Peluang suatu Kejadian

lanjutan

Gisoesilo Abudi, S.Pd

gisoesilo_wp@yahoo.com soesilongeblog.wordpress.com

Harapan setelah menyaksikan tayangan ini anda dapat
Menentukan Frekuensi harapan, Komplemen kejadian, Kejadian saling lepas, Kejadian saling bebas, dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Frekuensi Harapan
Frekuensi harapan adalah banyaknya kemunculan yang diharapkan dalam suatu percobaan. Frekuensi harapan dinotasikan dengan Fr .

Fr (A) = P(A).n
n : banyaknya percobaan P(A) : peluang kejadian A

berapakah frekuensi harapan munculnya mata dadu 5 ? .Contoh 1 Bila sebuah dadu dilempar 300 kali.

300 = 1 6 1 6 .Penyelesaian:  Peluang muncul mata dadu 5 adalah : P(5) =  Banyak pelemparan n = 300 . 300 = 50  Jadi frekuensi harapan munculnya mata dadu 5 adalah 50  Fr (5) = P(5).

000 orang anak.Contoh 2 Peluang seorang anak terkena penyakit polio adalah 0. berapa kira-kira yang terjangkit penyakit polio ? . Dari 8.01.

diperkirakan ada 80 anak yang terkena penyakit polio.000  Fr (kena polio) = 0. dari 8.01x 8.01  Banyak anak n = 8.Penyelesaian:  P(kena polio) = 0.000 anak.000 = 80  Jadi. .

Aktivitas Kelas & Latihan  Coba anda kerjakan aktivitas kelas halaman 21 no 1 – 2 buku paket Erlangga Matematika SMK Teknologi  Coba anda kerjakan latihan halaman 21 no 1 – 5 buku paket Erlangga Matematika SMK Teknologi .

Komplemen Kejadian Nilai suatu peluang antara 0 sampai dengan 1  0 ≤ p(A) ≤ 1 P(A) = 0  kejadian yang tidak mungkin terjadi P(A) = 1  kejadian yang pasti terjadi P(A1) = 1 – P(A) A1 adalah komplemen A .

Peluang paling sedikit mempunyai seorang anak laki-laki adalah …. .Contoh 1 Sepasang suami istri mengikuti keluarga berencana. Mereka berharap mempunyai dua anak.

𝑝) 𝑛(𝑆) =1. 𝑛(𝑝.= 1 4 3 4 . keduanya perempuan. atau 1 lakilaki dan 1perempuan  n(S) = 4  Peluang paling sedikit 1 laki-laki adalah : 1 – peluang semua perempuan.Penyelesaian:  Kemunkinan pasangan anak yang akan dimiliki : keduanya laki-laki. =1.

. Diambil 5 buah salak. Peluang paling sedikit mendapat sebuah salak tidak busuk adalah…. 10 diantaranya busuk.Contoh 2 Dalam sebuah keranjang terdapat 50 buah salak.

10 salak busuk.Penyelesaian:  Banyak salak 50.  𝑛(1𝑠𝑎𝑙𝑎𝑘 𝑏𝑢𝑠𝑢𝑘) =1 𝑛(𝑆) 252 9 =1− 2118760 … =1 - 10 𝐶5 50 𝐶5 =1− .  Diambil 5 salak  r = 5  Peluang paling sedikit satu salak tidak busuk adalah 1 – peluang semua salak busuk.

Kejadian Saling Lepas Bila dua kejadian tidak dapat terjadi secara bersamaan maka dua buah kejadian itu dikatakan saling lepas (mutually exclusive) A dan B adalah dua kejadian yang saling lepas apabila A dan B tidak memiliki titik sampel sama .

P(A ∩ B) .Jika A dan B adalah dua kejadian yang saling lepas maka peluang kejadian A atau B adalah : P(A ∪ B) = P(A) + P(B).

maka peluang kejadian A atau B yang saling lepas adalah : P(A ∪ B) = P(A) + P(B) .Jika A dan B adalah dua kejadian yang saling lepas (A ∩ B) = ∅.

tentukan peluang munculnya mata dadu berjumlah 4 atau 10 ! .Contoh 1 Dalam pelemparan dua dadu.

(3 . 2).Penyelesaian:  n(s) = 36  Misal A = kejadian munculnya mata dadu berjumlah 4. 3). maka n(A) = 3  Jadi P(A) = 𝑛(𝐴) 𝑛(𝑆) = 3 36 = 1 12 .  A={(1. 1)}.(2 .

 B={(4.(6 .Penyelesaian:  n(s) = 36  Misal B = kejadian munculnya mata dadu berjumlah 10. 6). 4)}. 5).(5 . maka n(B) = 3  Jadi P(B) = 𝑛(𝐵) 𝑛(𝑆) = 3 36 = 1 12 .

sehingga (A ∩ B) = ∅ .  Jadi peluang A atau B adalah P(A ∪ B) = P(A) + P(B) = 1 12 + 1 12 = 2 12 = 1 6 .Penyelesaian:  Jika kedua mata dadu berjumlah 4. berarti A dan B adalah kejadian saling lepas. maka tidak mungkin sekaligus berjumlah 10.

Contoh 2 Sebuah kartu diambil secara acak dari seperangkat kartu bridge. Berapa peluang terambilnya kartu As atau kartu berwarna hitam ? .

Penyelesaian:  n(s) = 52  Misal A = kejadian terambilnya kartu As. maka n(A) = 4  Jadi P(A) = 𝑛(𝐴) 𝑛(𝑆) = 4 52 = 1 13 .

Penyelesaian:  n(s) = 52  Misal B = kejadian terambilnya kartu berwarna hitam. maka n(B) = 26  Jadi P(B) = 𝑛(𝐵) 𝑛(𝑆) = 26 52 = 1 2 .

maka A ∩ B ≠ ∅ . maka P(A ∩ B) =  Jadi peluang A atau B adalah P(A ∪ B) = P(A) + P(B).P(A ∩ B) = 4 52 2 52 + 26 52 − 2 52 = 28 52 = 7 13 . berarti A dan B adalah kejadian tidak saling lepas.Penyelesaian:  Karena ada dua kartu As yang berwarna hitam.  n(A ∩ B) = 2.

Peluang terambilnya kartu as atau kartu king adalah….Contoh 3 Dari satu set kartu bridge (tanpa joker) akan diambil dua kartu satu persatu berturut-turut. . kemudian kartu tersebut dikembalikan.

Penyelesaian: • Kartu bridge = 52  n(S) = 52 • Kartu As = 4  n(As) = 4 • P(As) = • Kartu King = 4  n(King) = 4 • P(King) = • P(As atau King) = P(As) + P(King) = 4 52 4 8 + = 52 52 4 52 4 52 = 2 13 .

. peluang untuk mendapatkan uang logam ratusan rupiah adalah…. Jika sebuah uang logam diambil secara acak dari salah satu dompet.Contoh 4 Sebuah dompet berisi uang logam 5 keping lima ratusan dan 2 keping ratusan rupiah.Dompet yang lain berisi uang logam 1 keping lima ratusan dan 3 keping ratusan.

1 3 3 P(dompet II. ratusan) = 2 .ratusan) = . = 2 7 7 • dompet II: 1 keping lima ratusan dan 3 keping ratusan. 4 = 8 • Jadi peluang mendapatkan uang logam ratusan rupiah 1 3 29 P(ratusan) = 7 + 8 = 56 .Penyelesaian • Dompet I : 5 keping lima ratusan dan 2 keping ratusan 1 2 1 P(dompet I.

Kejadian Saling Bebas Kejadian A dan B saling bebas Jika keduanya tidak saling mempengaruhi P(A dan B) = P(A) x P(B) .

Berapa peluang munculnya mata dadu 3 pada pelemparan pertama dan mata dadu 5 pada pelemparan kedua ? .Contoh 1 Sebuah dadu dilempar dua kali.

 Maka n(A) = 1  Jadi P(A) = 𝑛(𝐴) 𝑛(𝑆) = 1 6 .Penyelesaian:  n(s) = 6  Misal A = kejadian munculnya mata dadu 3 pada pelemparan pertama.

 Maka n(B) = 1  Jadi P(B) = 𝑛(𝐵) 𝑛(𝑆) = 1 6 .Penyelesaian:  n(s) = 6  Misal B = kejadian munculnya mata dadu 5 pada pelemparan kedua.

 jadi peluang A dan B adalah P(A ∩ B) = P(A) x P(B) = 1 1 𝑥 6 6 = 1 36 . maka kejadian itu saling bebas.Penyelesaian:  Karena kejadian munculnya mata dadu 3 pada pelemparan pertama dan munculnya mata dadu 5 pada pelemparan kedua tidak saling mempengaruhi kejadian satu dengan lainnya.

.Contoh 2 Anggota paduan suara suatu sekolah terdiri dari 12 putra dan 18 putri. Bila diambil dua anggota dari kelompok tersebut untuk mengikuti lomba perorangan. maka peluang terpilihnya putra dan putri adalah….

Penyelesaian  banyak anggota putra 12 dan banyak anggota putri 18  n(S) = 12 + 18 = 30  P(putra dan putri) = P(putra) x P(putri) 12 18 = 𝑥 = 30 6 25 30 .

Peluang Amir lulus tetapi Badu tidak lulus pada ujian itu adalah….85. . Sedangkan peluang Badu lulus pada Ujian Nasional 0.90.Contoh 3 Peluang Amir lulus pada Ujian Nasional adalah 0.

85 • Badu tidak lulus  P(BTL) = 1 – 0.85 = 0.135 .15 • P(AL tetapi BTL) = P(AL) x P(BTL) = 0.Penyelesaian: • Amir lulus  P(AL) = 0.15 = 0.90 • Badu lulus  P(BL) = 0.90 x 0.

Aktivitas Kelas & Latihan  Coba anda kerjakan aktivitas kelas halaman 25 no 1 – 2 buku paket Erlangga Matematika SMK Teknologi  Coba anda kerjakan latihan halaman 25 no 1 – 5 buku paket Erlangga Matematika SMK Teknologi .

Hati-hatilah dengan tindakan Anda. karena itu akan menjadi perilaku Anda. karena akan menjadi suatu tindakan. .Motivasi Hati-hatilah dengan perkataan Anda. Hati-hatilah dengan perilaku Anda. karena itu akan menentukan masa depan Anda.