Pasien datang ke RS dengan keluhan sesak nafas.

3 HSMRS pasien mengeluh sesak nafas, mendadak, terus- menerus, memberat untuk beraktivitas seperti bermain, menangis, membaik jika dalam posisi jongkok, sehabis bermain pasien sering jongkok, sesak belum diobati. Sesak nafas disertai dengan bibir, ujung kaki yang membiru, tidak ada batuk, pilek (-) , demam (-), diare (-), riwayat alergi (-), riwayat tersedak (-), riwayat asma (-), nyeri dada (-) 2 HSMRS masih sesak nafas, terus- menerus, memberat untuk beraktivitas seperti bermain, menangis, membaik jika dalam posisi jongkok, sehabis bermain pasien sering jongkok. Sesak nafas disertai dengan bibir, ujung kaki yang membiru, tidak ada batuk, pilek (-) , demam (-), diare (-), riwayat alergi (-), riwayat tersedak (-), riwayat asma (-), nyeri dada (-) 1 HSMRS masih sesak nafas, terus- menerus, memberat untuk beraktivitas seperti bermain, menangis, membaik jika dalam posisi jongkok, sehabis bermain pasien sering jongkok. Sesak nafas disertai dengan bibir, ujung kaki yang membiru, tidak ada batuk, pilek (-) , demam (-), diare (-), riwayat alergi (-), riwayat tersedak (-), riwayat asma (-), nyeri dada (-) KU : sesak, compos mentis TV : nadi :120x/m nafas : 40x/m suhu : 37° C Kepala : bibir kebiruan (+) CA (-/-) SI (-/-) Thorax : I : retraksi (+) subcostal, substernal, ictus cordis kuat angkat (-) P : simetris (+) P : sonor (+) batas jantung normal A : vesikuler (+) bunyi jantung I-II, sistol keras R. Kehamilan] : riwayat alkohol (-) riwayat merokok (-) penyakit waktu kehamilan (-)

RPD

: Sejak umur 1 tahun pasien sering mengalami sianosis, jari tangan dan kaki

membentuk jari tabuh RPK A : kakek pasien meninggal karena penyakit jantung : ToF

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful