LAPORAN KASUS II

SEORANG ANAK DENGAN DENGUE SYOK SINDROM DENGAN STATUS GIZI BAIK

Pembimbing: dr. Hartono, Sp.A dr. Slamet Widi, Sp.A dr. Z. Hidayati, Sp.A dr. Lilia Dewiyanti, Sp.A

Disusun Oleh : Mikael Stevan Jodjana 030.08.161

Kepaniteraan Klinik Ilmu Kesehatan Anak Rumah Sakit Umum Daerah Kota Semarang Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Periode 10 Juni 2013 – 17 Agustus 2013

Semarang : Tn. . mual. Keluhan utama Keluhan tambahan : Demam tinggi : Pusing. DATA DASAR 1. I : 46 tahun : Karyawan swasta : SMA : Ny. nafsu makan berkurang. Anamnesis Alloanamnesis dengan ibu pasien dilakukan pada tanggal 26 Juni 2013 pukul 12:00 WIB di ruang Parikesit dan didukung dengan catatan medis.LAPORAN KASUS I. bintik-bintik merah : An. seluruh badan terasa sakit. B : 7 Tahun : Laki .Laki : Islam : Jawa : Tlogomulyo Kidul RT 03 RW 04. pukul 16: 00 WIB pada perut dan lengan bawah. IDENTITAS PASIEN Nama pasien Umur Jenis kelamin Agama Suku Alamat Nama ayah Umur Pekerjaan Pendidikan Nama ibu Umur Pekerjaan Pendidikan No CM Bangsal Masuk RS II. W : 30 tahun : Ibu Rumah Tangga : SMP : 257943 : Parikesit : 22 Juni 2013.

Riwayat Penyakit Sekarang : Sebelum masuk RS: • 2 hari SMRS (Kamis. muntah 1x. Riwayat BAK normal. TD: 120/85 HR: 92x/m RR: 32x/m T: 37. Riwayat kejang pada saat demam disangkal. Selain itu pasien merasa sesak. Ibu pasien mengeluh anaknya menjadi malas makan dan minum. Kedua ekstrimitas pasien dingin. serta tidak hilang pada penekanan. tidak ada keluhan mengigil. Riwayat batuk. Riwayat nyeri pada persendian disangkal. konsistensi padat. tidak tercampur dengan darah. Setelah masuk RS: • 1 hari setelah masuk RS. namun sering tidak dihabiskan. nyeri tenggorokan disangkal. pilek. Riwayat perdarahan spontan seperti mimisan atau gusi berdarah disangkal oleh ibu pasien. 20 Juni 2013) ibu pasien mengeluh anaknya panas tinggi. berisi makanan. air seni berwarna kuning jernih. namun pasien cenderung mengantuk. BAB dan BAK normal. dan cenderung untuk berbaring ke arah kanan. pasien masih demam. muncul bintik-bintik kemerahan kecil. demam berlangsung terus menerus dan hanya turun ketika diberikan obat penurun panas. Makan dan minum masih mau. TD: 90/75 HR: 150x/m RR:45x/m T:37. datar dan berjumlah >10. tidak ada mimisan maupun gusi berdarah. Riwayat lebam-lebam yang mudah terbentuk saat terbentur disagkal. 2x sehari.9 C N: i/t cukup • 2 hari setelah masuk RS. Selama demam pasien mengeluh sering pusing dan badan terasa sakit semua. tidak ada keringat malam hari. ibu pasien masih mengeluh anaknya masih demam. timbul mendadak. mual2 masih dirasakan. keluhan mual-mual juga masih dirasakan oleh pasien. keluhan mual-mual agak sedikit berkurang. • Riwayat BAB normal. Selain itu nafsu makan pasien juga berkurang • 1 hari SMRS (Jumat 21 Juni 2013). serta perut terasa mual namun pasien tidak muntah.8 C N: i/t cukup 3 hari setelah masuk RS. tidak ada keluhan nyeri pada waktu berkemih. demam sudah berkurang. TD: 120/70 • HR: 92x/m RR: 32x/m T: 37. ibu pasien mengeluh pada daerah perut dan lengan bawah anaknya.0 C N: Melemah .

lingkar kepala saat lahir ibu lupa. lahir secara spontan dan persalinan ditolong oleh bidan. sesuai masa kehamilan.Riwayat Penyakit Dahulu : Penyakit Diare ISPA Otitis TBC Ginjal Campak Jantung Darah Pernah / Tidak Disangkal Pernah Disangkal Disangkal Disangkal Disangkal Disangkal Disangkal Penya Kit Varicella Kejang Typhoid Cacingan Alergi DBD Kecelakaan Operasi Pernah / Tidak Disangkal Disangkal Disangkal Disangkal Disangkal Disangkal Disangkal Disangkal Riwayat Penyakit Keluarga : • Tidak ada keluarga serumah yang sakit seperti ini. anak lahir langsung menangis. Riwayat Pemeliharaan Prenatal : Ibu biasa memeriksakan kandungannya secara teratur ke bidan 2x setiap bulan sampai usia kehamilan 8 bulan. Tidak pernah menderita penyakit selama kehamilan. lingkar dada saat lahir ibu juga lupa. Riwayat Lingkungan Sosial : • Tetangga sekitar rumah ada yang menderita sakit seperti ini. Kesan : neonatus aterm. Namun sekarang telah sembuh. Riwayat trauma saat hamil disangkal. berat badan lahir 3000 gram. Riwayat perdarahan saat hamil disangkal. Riwayat minum obat tanpa resep dokter ataupun . Telah di bawa ke rumah sakit dan didiagnosis dengan demam berdarah. Panjang badan lahir 50 cm. Riwayat Persalinan dan Kehamilan : Anak laki-laki lahir dari ibu usia 30 tahun G2P1A0 hamil 38 minggu. Setelah > 8 bulan ibu memeriksakan kehamilan 1x dalam 2 minggu. lahir spontan. vigorous baby. Selama hamil ibu mengaku mendapat imunisasi TT 2x di bidan.

Kesan : riwayat pemeliharaan postnatal baik Riwayat Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Pertumbuhan : Berat badan lahir 3000 gram. Kesan : riwayat pemeliharaan prenatal baik Riwayat Pemeliharaan Postnatal : Pemeliharaan postnatal dilakukan di Posyandu dengan anak dalam keadaan sehat. anak diberikan makanan padat seperti anggota keluarga yang lain. Riwayat Makan dan Minum Anak : ASI eksklusif sampai usia 6 bulan. Kesan : Kualitas dan kuantitas gizi baik. Mulai usia 8 bulan. Riwayat Imunisasi : . Panjang badan 50 cm. Perkembangan : Senyum Miring Tengkurap Gigi keluar Duduk Merangkak Berdiri : 2 bulan : 3 bulan : 4 bulan : 6 bulan : 7 bulan : 8 bulan : 10 bulan Berdiri Berjalan Bicara : 10 bulan : 12 bulan : 12 bulan Naik turun tangga : 24 bulan Sepeda roda 3 : 38 bulan Berpakaian : 72 bulan : 48 bulan Mengerti arti lawan kata : 60 bulan Menggambar 6 bagian tubuh manusia Kesan: pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai umur. anak diberi ASI dan bubur susu. panjang badan sekarang 114 cm. berat badan sekarang 17 kg. Mulai usia 6 bulan. anak diberi makanan lunak Mulai usia 1 tahun sampai sekarang. Obat–obat yang diminum selama kehamilan adalah vitamin dan tablet tambah darah.minum jamu disangkal.

2. Limbah dibuang ke selokan sekitar. Keadaan rumah : dinding rumah tembok. Biaya pengobatan ditanggung sendiri. 1x. 2 kamar tidur. Pencahayaan dan ventilasi rumah cukup. Sumber air minum adalah air kemasan isi ulang. Pemeriksaan Fisik . 6 bulan) : 4x (diberikan saat pasien usia 0. 4. 6 bulan) : 3x (diberikan saat pasien usia 2. 1. Imunisasi ulangan belum di berikan Riwayat imunisasi tambahan: tidak pernah dilakukan Riwayat Keluarga Berencana : Ibu tidak mengikuti program KB. 4. usia 9 bulan : Imunisasi dasar sesuai dengan jadwal KMS. 2. Kesan: sosial ekonomi cukup Data Keluarga Perkawinan ke Umur Agama Pendidikan terakhir Keadaan kesehatan Ayah 1 46 tahun Islam SMA Sehat Ibu 1 30 tahun Islam SMP Sehat Data Perumahan : Kepemilikan rumah : rumah sendiri . Ayah pasien bekerja sebagai karyawan swasta. 4.BCG Hep B Polio DPT Campak Kesan : 1x (usia 1 bulan). 1 dapur. Menanggung 1 orang anak. Ibu pasien tidak bekerja. Keadaan lingkungan : jarak antar rumah berdekatan kurang lebih 2 meter. scar (+) di lengan kanan atas : 4x (diberikan saat pasien usia 0. 1 ruang tamu. Riwayat Sosial Ekonomi : . sumber air untuk mencuci dari air tanah. 1 kamar mandi. 6 bulan) : pernah.

tampak lemas. gallop (-). retraksi suprasternal (-).II (N). facial flush (-) : mata cekung (-/-). panjang badan 114 cm Kesan umum : somnolen. tidak mudah dicabut. epigastrium (-). sklera ikterik (-/-) : bentuk hidung normal. regular. nadi melemah : 45 x/ menit : 37° C : normocephale. rambut hitam terdistribusi merata. perdarahan gusi (-/-) : simetris. diameter + konjungtiva anemis (-/-). sekret (-/-). Status Internus Tenggorok : T1-T1 mukosa hiperemis (-). discharge (-/-). pupil bulat. murmur (-). kulit kepala tidak ada kelainan. berat badan 17 kg. serumen (-/-) : bibir kering (-). detritus (-) Thorax : Jantung o Inspeksi o Palpasi : ictus cordis tidak tampak : pulsasi ictus cordis teraba di ICS V 1 cm medial dari linea 3mm/ 3mm. regular. kripte midklavikula sinistra o Perkusi : batas jantung sulit dinilai o Auskultasi : BJ I . tampak sakit berat.laki usia 7 tahun. gizi baik dengan perawakan normal Tanda vital Tekanan darah : 90/75 HR RR Suhu Kepala Mata Hidung Telinga Mulut Leher : 150 x/ menit. Paru – paru o Inspeksi : Pada saat inspirasi hemithorax kanan tertinggal. simetris. tampak sesak nafas. mukosa faring hiperemis (-). nafas cuping hidung (+/ +). perdarahan(-/-) : bentuk telinga normal. isokor.Dilakukan pada tanggal 26 Juni 2013 pukul 12. intercostalis (-) . tidak ada pembesaran KGB melebar (-).00 WIB Anak laki . bibir sianosis (-).

fimosis (-) dalam batas normal : Dalam batas normal. NT epigastrium (+) Alat kelamin Anorektal Ekstremitas Akral dingin Akral sianosis Petechiae CRT Kulit : Laki-laki. wheezing -/: Sonor pada hemithoraks kiri.3 33.4 36.3 44. redup pada hemithoraks Abdomen o Inspeksi : datar.o Palpasi : Hemithoraks kanan tertinggal saat inspirasi.4 14.9 .3 13.5 Hematokrit 32.8 11.8 12. hiperemis(-) : Superior +/+ -/+/+ < 2” Inferior +/+ -/+/+ < 2” : Turgor kulit kembali cepat 2. vokal fremitus sulit dinilai o Perkusi kanan o Auskultasi : Suara nafas vesikuler melemah pada paru kanan. petechiae(+) o Auskultasi : bising usus ( + ) normal o Perkusi o Palpasi : timpani (+) pada empat kuadran abdomen : supel.3 44.9 14.10 37. turgor kembali cepat. ronkhi -/-. Pemeriksaan Penunjang Laboratorium Pemeriksaan 22/6/2013 24/6/2013 26/6/2013 27/6/2013 28/6/2013 29/6/2013 Hemoglobin 11.

Leukosit Trombosit S. bentuk dan ukuran normal Pulmo : Corakan bronkovaskuler meningkay. pasien mengeluh pusing 2.200 34000 8.600 170. usia 7 tahun Berat badan : 17 kg Panjang badan : 114 cm Pemeriksaan status gizi ( Z score ) : WAZ = BB – median = 17 . berat badan 17 kg.5%) Kesan : Cor = normal Pulmo = peningkatan vaskuler paru dengan PEI dextra 23.200 41.50(normal) WHZ = BB – median = 17 – 20 = -1.600 45000 8.000 Foto Rontgen Thorax RLD Cor : Letak. terus menerus dan hanya turun ketika diberi obat penurun panas.9 = -2. berjumlah > 10. 1 hari SMRS timbul bercak-bercak kemerahan pada daerah perut dan lengan bawah.000 6.7 (normal) . tinggi badan 114 cm dengan keluhan utama demam.5 X 100% =23.5% Pemeriksaan Khusus Data Antropometri : Anak laki .7 HAZ = TB – median = 114 – 121.22. terdapat bercak-bercak di paru Diafragma dan sinus costofrenikus kanan suram Tampak kesuraman homogen di lateral hemithorax kanan (PEI=2/8.10 1.200 148. RESUME Riwayat Penyakit Sekarang : Telah diperiksa anak laki – laki usia 7 tahun.7 = -1.000 8. dan tidak hilang pada penekanan.100 262. ibu pasien mengeluh pasien tiba tiba demam tinggi.typhi O Styphi H 7.70 5.1 (berat badan rendah) SD SD SD Kesan : status gizi baik A.000 - 3.laki. Selama demam. 2 hari SMRS. datar.

3 hari setelah masuk rumah sakit. Pada auskultasi paru ditemukan suara nafas vesikular melemah pada hemithoraks kanan. Pasien merasa mual. gizi baik dengan perawakan normal. N: melemah. dan tampak sesak nafas dan cenderung untuk berbaring ke kanan. pada pemeriksaan foto thorax RLD didapatkan PEI 23. namun pasien cenderung mengantuk. pada inspirasi hemithoraks kanan tertinggal. DIAGNOSIS SEMENTARA I. tampak lemas.5%. tidak ada riwayat nyeri tenggorokan. berisi makanan yang dimakan dan tidak tercampur dengan darah. Pada pemeriksaan ektrimitas. dan muntah 1x. DHF(DSS) . demam sudah turun. Pada pemeriksaan fisik ditemukan kesan umum somnolen. Pada pemeriksaan abdomen ditemukan adanya nyeri tekan epigastrium dan petechiae. Tidak ada epistaksis maupun gusi berdarah. DHF 2. DD 3. tidak ada riwayat batuk pilek. Riwayat BAB dan BAK normal. tampak sakit berat. TD:90/75mmHg HR:150x/m. serta riwayat kejang pada saat demam disangkal. DIAGNOSIS BANDING Febris 2 hari : 1. tidak ada riwayat nyeri pada persendian. B. tampak sesak nafas.dan mual. RR:45x/m. namun tidak ada muntah. riwayat perdarahan spontan seperti mimisan atau gusi berdarah disangkal tidak ada riwayat mudah lebam. Pada pemeriksaan laboratorium diapatkan adanya hemokonsentasi dan trombositopenia pada hari ke 5 perawatan. T:37 C. Demam Chikungunya Trombositopenia : 1. didapatkan akral dingin serta petechiae pada keempat ekstrimitas. ITP C. DHF 2. pada pemeriksaan antopometri didapatkan hasil anak dengan gizi baik dengan perawakan normal.

350cc/hari (14tpm) 2. 3. Inj. 4. Paracetamol syrup 3 x 1 1/2 cth 2. Domperidon syrup 3x ½ cth Diet : BBI : 21 kg Kalori : 1520 kkal/ hari Protein : 42 gr/hari Program : 1.D. Inj. Trombosit. 4. Awasi tanda-tanda perdarahan spontan. Setelah masuk pada fase syok  Infus HES 340cc (20cc/kgBB bolus)  dalam 10 menit  cek tanda vital  jika tidak ada perubahan  Infus HES 170cc (10cc/kgBB bolus)  dalam 10 menit. TERAPI ( MEDIKAMENTOSA dan DIETETIK ) Tx/ : 1. Apabila terdapat perbaikan keadaan klinis  ganti dengan RL 170 cc/jam (10 mL/kgBB/jam) dalam 4-6 jam  cek kembali hasil lab dan keadaan klinis  jika membaik  RL 119cc/jam(7 mL/kgBB/jam)  pemantauan hasil lab dan klinis  membaik  RL 85cc/jam (5 mL/kgBB/jam)  lab dan klinis  membaik  RL 51cc/jam (3mL/kgBB/jam)  lab dan klinis membaik  RL rumatan 1. Leukosit) setiap 6 jam. O2 2L/menit (pada waktu masuk ke fase syok) 3. Evaluasi darah rutin (Hb. Evaluasi KU dan TTV setiap 4-6 jam. Infus awal (sebelum syok)  Infus RL 14 tpm 2. Pemantauan produksi urin 48 jam pasca syok. 6. Ranitidin 2x17mg (IV) 5. syok dan overload cairan. . 5. Pantau makan dan minum. Vit C 1x100mg (IV) PO : 1. Ht.

i) Pemeriksaan fungsi ginjal (a.i) Benzidine test (a. .E. BT) (a. PROGNOSA Quo ad vitam Quo ad sanam : ad bonam : ad bonam Quo ad fungsionam : ad bonam F.i) G.i) Pemeriksaan coagulogram (PT. cara penularan serta cara mencegah datangnya penyakit ini di kemudian hari Pasien diminta untuk beristirahat dan banyak minum. USULAN Pemeriksaan serologis dengue blot Pemeriksaan NS1 Pemeriksaan gula darah dan elektrolit Pemeriksaan sediaan apus darah tepi (mencari limfosit plasma biru) Pemeriksaan fungsi hati (a. NASEHAT Menjelaskan kepada orang tua pasien mengenai penyakit yang sedang dialami oleh pasien.APTT. Meminta kepada orang tua pasien untuk menjaga kebersihan rumah serta lingkungan di sekitar rumah dan melaksanakan 3M(menguras. meutup dan mengubur) Melaksanakan fogging di sekitar lingkungan rumah. CT.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.