ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU BERSALIN GII P0202 Ab000 UK 38-39 MINGGU ATERM, TUNGGAL, HIDUP, LETAK KEPALA, INTRAUTERIN

, INPARTU KALA 1 FASE AKTIF DI BPS NGADILA SOBIRIN PAKIS, MALANG

Disusun Oleh : DESI LAILATUL RAFNI NIM. 0605.08

PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEBIDANAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIDYAGAMA HUSADA-MALANG

2008 BAB I PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG Dalam pembuatan asuhan kebidanan ini pada berbagai kasus kebidanan merupakan salah satu upaya manajemen asuhan kebidanan yang bermutu dan berkualitas. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan kebidanan di masa sekarang dan mendatang. Dimana mengenai persalinan dan kelahiran merupakan suatu kejadian fisiologis. Ketika persalinan dimulai peranan ibu adalah berusaha untuk melahirkan bayinya. Peran petugas kesehatan adalah memantau proses persalinan untuk mendeteksi dini adanya permasalahan dan komplikasi. Dengan asuhan persalinan yang baik diharapkan mampu menurunkan komplikasi persalinan dalam upaya menurunkan morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi pada masa perinatal.

1.2 TUJUAN a. Tujuan Umum Mahasiswa dapat melaksanakan asuhan kebidanan pada kasuskasus kebidanan yang ditangani. b. Tujuan Khusus Setelah penyusunan asuhan kebidanan, diharapkan mahasiswa dapat : 1. Melakukan pengkajian data. 2. Mengidentifiaksi diagnosa dan masalah. 3. Mengidentifikasi diagnosa dan masalah potensial. 4. Mengidentifikasi kebutuhan segera. 5. Melakukan pengembangan rencana.

6. Melakukan implementasi sesuai dengan intervensi. 7. Mengevaluasi asuhan yang diberikan.

1.3 Metode Penulisan Kasus 1 Observasi Melakukan pengamatan langsung pada klien. 2 Wawancara Melakukan tanya jawab langsung pada klien. 3. Praktek Melaksanakan praktek langsung pada permasalahan yang dihadapi klien. 4. Studi dokumentasi Mempelajari dan membaca status klien, catatan medis dan catatan medis dan catatan perawatan. 1.4 SISTEMATIKA PENULISAN BAB I Pendahuluan BAB II Tinjauan Teori BAB III Tinjauan Kasus BAB IV Pembahasan BAB V Penutup DAFTAR PUSTAKAP

1 KONSEP PERSALINAN 2.1. 1998 : 91) b. dari rahim melalui jalan lahir atau dengan jalan lain. 2002 : 180) 2. dengan bantuan (kekuatan sendiri). 1998 : 151) c. Persalinan adalah suatu proses pengeluaran hasil konsepsi yang dapat hidup dari dalam uterus melalui vagina ke dunia luar. Persalinan anjuran Bila kekuatan yang diperlukan untuk persalinan ditimbulkan dari luar dengan jalan rangsangan. b.2 Bentuk Persalinan a. Persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi (janin + uri) yang telah cukup bulan atau dapat hidup diluar kandungan melalui jalan lahir atau melalui jalan lain. . Persalinan spontan Bila persalinan seluruhnya berlangsung dengan kekuatan ibu sendiri.1 Definisi a.1.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. (Saifuddin. (Manuaba. Persalinan buatan Bila proses persalinan dengan bantuan dari luar. Persalinan adalah suatu proses pengeluaran hasil konsepsi (janin + uri) yang dapat hidup kedunia luar. (Mochtar. c.

2. . misalnya oleh kepala janin akan timbul kontraksi uterus. Teori plasenta menjadi tua Akan menyebabkan turunnya kadar estrogen dan progesteron yang menyebakan kekejangan pembuluh darah. hal itu akan menyebabkan kontraksi rahim. : pemberian oksitosin menurut tetesan perinfus. Oksitosin drip servikalis dengan tujuan merangsang fleksus frankenhauser.1. : pemecahan ketuban. fundus uteri menurun. Teori penurunan hormonal 1-2 minggu sebelum partus mulai terjadi penurunan kadar hormon estrogen dan progesteron. d. 1998 : 92) 2. Induksi partus Partus dapat pula ditimbulkan dengan jalan : 1. Teori iritasi mekanik Di belakang serviks terletak ganglion servikalis (fleksus frankenhauser) bila ganglion ini digeser dan ditekan. Perut kelihatan makin melebar. e. Amniotomi 3. c.3 Sebab-sebab Yang Menimbulkan Persalinan a.4 Tanda-tanda Permulaan Persalinan a.1. sehingga mengganggu sehingga mengganggu sirkulasi utero plasenta. Teori distensi rahim Rahim yang menjadi besar dan menegang menyebabkan iskemia otot-otot rahim. (Mochtar. b. b. Ganggang laminaria : beberapa laminaria dimasukkan dalam kanalis 2. Progesteron sebagai penenang otot-otot polos rahim dan akan menyebabkan kesenjangan pembuluh darah sehingga timbul his bila kadar progesteron turun. Lightening/ setting/ dropping yaitu kepala turun memasuki PAP terutama pada primigravida – pada multi para tidak begitu terlihat.

Fase laten Dimana pembukaan serviks berlangsung lambat. 3. Rasa sakit adanya his yang datang lebih kuat. 2. b. sering dan teratur. Serviks menjadi lembek. Fase aktif Berlangsung dalam 6 jam dan dibagi atas 3 sub fase : Periode akselerasi : berlangsung 2 jam.6 Faktor-faktor Yang Berperan Dalam Persalinan a. HIS (kontraksi uterus). Kontraksi otot-otot dinding perut. Perasaan sering-sering/ sudah kencing (pola kisuria) karena kandung kemih tertekan oleh bagian bawah rahim. Perasaan sakit diperut dan dipinggang oleh adanya kontraksi. c. . 1998 : 93) 2. 4. 2.c.7 Mekanisme Persalinan a. Kontraksi lemah dari uterus disebut falselabot pains. pembukaan menjadi 4 cm.1. 1. e. Kala I (Kala Pembukaan) Kala pembukaan dibagi dalam 2 fase : 1. Ligamentum action terutama ligamentum retundum.5 Tanda-tanda Inpartu a. 1998 : 93) 2. sampai pembukaan 3 cm berlangsung 7-8 jam. d. Keluar lendir bercampur darah (show) yang lebih banyak karena robekan-robekan kecil pada serviks.1.1. Periode dilatasi maximal : selama 2 jam pembukaan berlangsung sampai 9 cm. Kadang-kadang ketuban pecah dengan sendirinya. mulai mendatar dan sekresinya bertambah bisa bercampur darah (bloody show). Kontraksi diafragma. 2. Kekuatan mendorong janin keluar (power). (Mochtar. (Mochtar.

dengan tanda anus membuka. Kala IV (Observasi) Adalah pengawasan selama 2 jam. kepala janin mulai kelihatan. Seluruh proses biasanya berlangsung 5-30 menit setelah bayi lahir. Kala III (Kala Pengeluaran Uri) Setelah bayi lahir. c. selama 1 jam setelah bayi lahir dan cek jalan lahir untuk mengamati keadaan ibu terutama terhadap bahaya pendarahan post partum.2 jam. Pengeluaran plasenta disertai dengan pengeluaran darah kira-kira 100-200 cc. pada multi ½ . jam dalam pembukaan menjadi 10 cm/ lengkap. d.1 jam. Kala II Pada kala pengeluaran janin. Pada waktu his. Beberapa saat kemudian timbul his pelepasan dan pengeluaran uri. (Mochtar. Dengan his mengedan yang terpimpin. Dalam waktu 1-2 menit seluruh plasenta terlepas terdorong ke vagina dan lahir spontan/ dengan sedikit dorongan dari atas sympisis atau fundus uteri.- Periode deseleasi : berlangsung waktu 2 lambat. vulva membuka dan perineum menegang. kuat. akan lahirlah kepala diikuti oleh seluruh badan bayi. karena tekanan pada rectum ibu merasa seperti mau BAB. kontraksi rahim istirahat sebentar. Pada kala II primi : 1 ½ . kira-kira 2-3 menit sekali. Uterus teraba keras dengan fundus uteri setinggi pusat dan berisi plasenta yang menjadi tebal 2 kali sebelumnya. his terkoordinir. Kepala janin telah turun masuk ruang panggul sehingga terjadilah tekanan-tekanan pada otot-otot dasar panggul yang secara reflektonis menimbulkan rasa mengedan. b. 1998 : 94-97) . cepat dan lebih lama.

2. Nadi. Molase 4. 2. : sutura terpisah. : ketuban pecah dan bercampur darah. Waktu. 11. : ketuban pecah dan jernih. 202 : N-12) . 3. asetan dan volume urin. Definisi Adalah alat yang dipakai untuk memantau kemajuan persalinan dan membantu petugas kesehatan dalam mengambil keputusan dalam pelaksanaan. Protein. Warna dan adanya air ketuban U J D M K 0 1 2 3 : ketuban utuh. : ketuban pecah dan bercampur mekonium. : sutura (pertemuan 2 tulang tengkorak).1. b. 7. Obat yang diberikan. : sutura tumpang tindih tetapi dapat diperbaiki. Kontraksi. (Saifuddin. Jam. 6. Oksitosin. Fase aktif (pembukaan 4) Petugas harus mencatat kondisi ibu dan janin sebagai berikut : 1. Pembukaan serviks Dinilai setiap 4 jam dan diberi tanda silang (x). Penurunan. DJJ tiap 30 menit (normalnya 120-160 x/menit).8 Patograf a. Mengacu pada bagian kepala yang teraba diatas sympisis pubis. 12. 5. tekanan darah. : ketuban pecah dan tidak ada air ketuban. suhu. 8. 10. 9. : sutura tumpang tindih tetapi tidak dapat diperbaiki.

. untuk memudahkan waktu kunjungan rumah.... PENGKAJIAN DATA Tanggal Tempat : ...... Riwayat perkawinan Alamat : : berapa kali...... untuk memudahkan waktu kunjungan rumah. usia kawin. lama kawin....... WIB a.. untuk mengetahui taraf kehidupan dalam rumah tangga.2 KONSEP MANAJEMEN KEBIDANAN PADA INPARTU KALA I FASE AKTIF I.. untuk mengetahui taraf kehidupan. Biodata Nama ibu Umur Pekerjaan Pendidikan : : : : untuk memudahkan memanggil/ menghindari kekeliruan... Riwayat perkawinan Alamat : : berapa kali. Jam : . Nama Suami Umur Pekerjaan Pendidikan : : : : untuk untuk. untuk memberi bimbingan sesuai dengan tingkat pendidikan. Data Subyektif 1.. memudahkan memanggil/ menghindari kekeliruan. untuk mengetahui apakah ibu resiko tinggi/ tidak. usia kawin... ........... untuk memberi bimbingan sesuai dengan tingkat pendidikan... lama kawin.2..... : .....

.2. 4.... Persalinan dan Nifas Yang Lalu N o 1 .. 5. TMS II. tablet Fe/ zat besi serta nafsu makan ibu selama kehamilan ada keluhan atau tidak. bulan dan saat ini ibu merasakan kenceng-kenceng pada perut bagian bawah sejak jam . frekuensi dan nafsu makan. serta lendir dan darah dari vaginanya. ANC pada TMS I.. 8. Suami Ke Kehamilan UK Penyulit Jenis Penolong Persalinan Sex BB/PB H/M Umur Nifas Penyulit KB Meneteki Metode 7. -Minum berapa kali. imunisasi TT berapa kali.. bulan .. Riwayat Kesehatan Keluarga Apakah dalam keluarganya ada yang menderita penyakit menular.. Riwayat Kesehatan Yang Lalu Untuk mengetahui apakah ibu pernah menderita sakit yang dapat mempengaruhi persalinannya. Riwayat Haid Ibu mengatakan terlambat haid sejak tanggal . Pola Nutrisi Selama hamil : -Porsi makan berapa piring sehari. Pola Kebiasaan Sehari-hari a. Di RB : -Porsi makan berapa piring. Riwayat Kehamilan. TMS III berapa kali... ibu mengkonsumsi vitamin. menurun dan menahun serta adakah keturunan kembar baik dari pihak ibu maupun suami... Riwayat Kehamilan Sekarang Ibu hamil anak ke berapa. keluhan selama kehamilan.... 3.. Keluhan Utama Ibu mengatakan hamil . tahun . tanggal .. . -Minum berapa kali sehari. 6. dan ibu telah mengeluarkan cairan ketuban sejak jam . frekuensi dan nafsu makan.

. Pola Eliminasi Selama hamil:. ada ganguan/ tidak. Latar Belakang Sosial Budaya Kebiasaan yang masih dilakukan oleh ibu dan keluarga di lingkungannya. Di RB : c.Siang hari : frekuensi berapa jam /hari. : Kegiatan apa saja yang dilakukan dan ada tidaknya d. Pola Istirahat Selama hamil: . Di RB :Bagaimana pola istirahat ibu.b. warnanya. ada gangguan/ tidak. BAB : berapa kali /hari. konsistensi BAB. ada gangguan/ tidak.Malam hari : frekuensi berapa jam /hari. f. ada gangguan / tidak. Pola Aktivitas Selama hamil:Kegiatan apa saja yang dilakukan dan ada tidaknya Di RB gangguan yang dirasakan ibu sehubungan dengan aktivitasnya. . ada gangguan/ tidak. BAK : berapa kali /hari. gangguan yang dirasakan ibu sehubungan dengan aktivitasnya. ada gangguan/ tidak. konsistensi BAB. ada gangguan/ tidak. Data Psikologis Apa yang ibu rasakan saat ini. apakah ibu dan keluarga senang akan kelahiran bayinya. warnanya. e.BAB : berapa kali /hari.BAK : berapa kali /hari. .

bersih/ tidak. : 60-88 x/menit : 16-24 x/menit : 36 – 37. rontok/ tidak. :genetalia bersih/ tidak.b. :pucat/ tidak. Pemeriksaan Fisik Umum KU Kesadaran TTV : Baik : Composmentis : TD Nadi Pernafasan Suhu 2. ada hipervaskularisasi/ tidak. putting susu mendatar/ masuk/ Ketiak Abdomen Genetalia Anus menonjol. oedema/ tidak :konjungtiva pucat/ tidak. Dada dan Payudara : simetris/ tidak. bawah. adakah striae gravidarium. tidak. adakah kelainan pada vulva. Diastole > 15 mmHg. Inspeksi Kepala Wajah Mata Hidung Telinga Mulut :warna rambut. :adakah hemoroid/ tidak. bloody show (+). :adakah bekas luka operasi. lurus/ tidak. adakah varises/ tidak. bersih/ pucat/ tidak. colostrum +/-. membesar (hamil). bibir stomatitis dan caries gigi. tidak. Data Obyektif 1. adakah polip. :adakah pembesaran kelenjar limfe. Pemeriksaan Fisik Khusus a. :adakah pengeluaran sekret/ tidak. sklera kuning/ tidak. :simetris/ :bersih/ tidak. adakah adakah pengeluaran serumen. Ekstremitas :adakah oedema/ tidak pada ekstreimitas atas dan : Sistole tidak > 30 mmHg. simetris/ tidak.5 oC . keadaan bersih/ tidak.

.b.. Pemeriksaan Penunjang VT.. jam . teratur/ tidak.. tunggal/ hidup/ intrauterin dengan inpartu kala I fase aktif. Auskultasi DJJ Dada d. Ab. IDENTIFIKASI DIAGNOSA DAN MASALAH Dx Ds : G. dan ibu telah mengeluarkan . P. adakah benjolan abnormal. : Ibu mengatakan hamil anak keberapa.... minggu. Dada dan Payudara : konsistensi payudara. 3. Palpasi Leher :adakah pembesaran kelenjar tyroid/ tidak. dalam 10 menit berapa kali dan lamanya berapa menit.. Abdomen Leopold I : : Untuk menentukan TFU dan apa yang terdapat di fundus Leopold II :Menentukan apa yang ada dibagian kanan datau kiri perut ibu Leopold III :untuk menentukan apa yang ada pada bagian terendah Leopold IV : untuk menentukan seberapa jauh bagian terendah sudah masuk PAP Abdomen terasa keras saat his. :normalnya 120-160 x/menit... bulan dan saat ni ibu merasakan kenceng-kenceng pada perut bagian bawah sejak tanggal .... UK . Perkusi Reflek patella : +/+. II. :adakah ronkhi dan wheezing.. c. WIB. kolostrum +/-. adakah bendungan vena jugularis/ tidak.. Uk .

.. adakah hiperpigmentasi areola mammae. adakah bagian kecil Pemeriksaan dalam : v/v…... Ds : TTV dalam batas normal. hodge…. molase…. serta lendir dan darah dari vaginanya. Abdomen : Leopold I Leopold II : Untuk menentukan TFU dan apa yang terdapat di fundus : Menentukan apa yang ada dibagian kanan datau kiri perut ibu Leopold III : untuk menentukan apa yang ada pada bagian terendah Leopold IV : untuk menentukan seberapa jauh bagian terendah sudah masuk PAP Genetalia : bloody show (+). :60-88 x/menit :16-24 x/menit :36 – 37.. terdahulu…. simetris/ tidak.. effit . Diastole > 15 mmHg....5 oC : putting susu menonjol/ tidak.bag disamping bagian terdahulu. TD Nadi Pernafasan Suhu Payudara :Sistole tidak > 30 mmHg.Ø . jam ....%.cairan sejak tanggal ... ket +/. Pemeriksaan fisik . cm.

.. TTV dalam batas normal. Jam….III. Ruptur uteri. Lakukan informmed concent : Sistole tidak > 30 mmHg. ibu dan bayi selamat Kriteia hasil : KU ibu baik. Gawat janin. aterm/ tunggal/ hidup/ intrauterin dengan inpartu kala I fase aktif.. Infeksi.. ANTISIPASI DIAGNOSA DAN MASALAH a.Untuk ibu 1. INTERVENSI Dx Tujuan : G . b. IDENTIFIKASI KEBUTUHAN SEGERA a. Bayii lahir spt B . His adekuat dan kala II ≠ > 30 menit. Diastole > 15 mmHg. minggu. : 60-88 x/menit : 36 – 37. 2. TD Nadi Suhu Intervensi 1. Asfiksia. Ab . Uk . P .. IV.5 oC Pernafasan : 16-24 x/menit DJJ dalam batas normal (120-160 x/menit). Kolaborasi dengan dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi.Untuk janin 1.. V... : Setelah dilakukan asuhan kebidanan dalam waktu <6 jam bayi lahir spontan. 2.

: 60-88 x/menit Jam : . 3.... Observasi CHPB R/ mendeteksi adanya komplikasi pada ibu dan janin untuk memantau kemajuan persalinan... IMPLEMENTASI Dilakukan sesuai dengan intervensi.. EVALUASI Tanggal : .. 5. R/ mengurangi rasa nyeri 7.. : TTV dalam batas normal. VI..... Anjurkan ibu untuk tidak tidur terlentang R/ agar ibu tidak terasa sesak dan tidak menekan vena kava inferior 8.. Observasi TTV R/ sebagai parameter untuk mencegah adanya komplikasi..... Anjurkan ibu untuk makan makanan yang mudah diserap disela-sela his R/ nutrisi akan menambah energi ibu. WIB : Ibu mengatakan sudah lega karena telah melahirkan akan ke ... Siapkan partus set R/ semua peralatan persiapan partus yang tersedia akan memperlancar proses persalinan.. TD Nadi : Sistole tidak > 30 mmHg. 2.. VII..R/ memberi persetujuan tindak medis dimana ibu dan keluarga mengerti tindakan yang akan dilakukan.. 6.. Ajarkan ibu teknik relaksasi. .. Lakukan pertolongan persalinan R/ masuk kala II pertolongan persalinan harus segera dilakukan. Diastole > 15 mmHg. S O ini dengan selamat... 4.......

. : Rubra. : Intack/ ruptur uteri.. A P : Ny …. cm. adakah kelainan. anus (+)... : Baik/ lembek : (+)/ (-). jam . Plasenta lahir jam . kandung kemih Observasi KU bayi. BB . TTV UC.. WIB. gram. : Jumlah darah : + .. simetris.Pernafasan : 16-24 x/menit Suhu : 36 – 37. plasenta lahir spontan lengkap. Perdarahan... : Observasi KU ibu.5 oC Pemeriksaan fisik Dada dan Payudara: ASI (+)/ (-)... PB . cc. .. AS . adakah benjolan abnormal. WIB.. spt B. TTV dan tali pusat : 2 jari b pusat. P… Ab… dengan post partum fisiologis hari ke I..... Abdomen : TFU UC Blast Genetalia Lochea Perineum Kondisi bayi Bayi lahir sehat tanggal .

Biodata Nama Ibu Umur Agama Pendidikan Pekerjaan Alamat Nama Suami Umur Agama Pendidikan Pekerjaan Alamat 2. Riwayat Kesehatan Yang Lalu Ibu mengatakan tidak pernah menderita penyakit menurun menahun dan menular yang dapat mempengaruhi persalinannya. malaria dan ibu tidak pernah MRS sebelumnya. : Ny “W” : 23tahun : Islam : SMA : Swasta : Cemeng : Tn “P” : 28 tahun : Islam : SMA : Swasta : Cemeng . 3.1 PENGKAJIAN DATA Tanggal Tempat : 5 Februari 2008 Jam : 13.1. hipertensi.1 Data Subyektif 1.00 WIB : Ruang bersalin BPS Sih Edi Sidoarjo. Seperti DM. sejak jam 21.BAB 3 TINJAUAN KASUS 3.00 WIB. Keluhan Utama Ibu mengatakan hamil 9 bulan dan saat ini ibu merasakan kencengkenceng pada perut ibu bagian bawah dan mengeluarkan lendir dan darah dari vaginanya. 3. jantung. tanggal 04 Februari 2008.

Periksa rutin tiap bulan di BPS. 9. Riwayat Perkawinan Kawin : 1x Lamanya : 1 tahun Usia kawin: Istri: 22 tahun Suami : 27 tahun 6. Pola Nutrisi Selama hamil : .4. Selama kehamilan ibu mendapat imunisasi TT 2x. porsi 1 – ½ piring nasi. 5. ibu mengkonsumsi vitamin dan tablet Fe. ibu periksa tiap 1 minggu sekali. Pola Kebiasaan Sehari.Ibu makan 3x /hari. . Minum + 8 gelas /hari. Suami Ke Kehamilan UK Penyulit Jenis Penolong H/M Umur 8. menurun dan menahun serta tidak ada keturunan kembar baik dari pihak ibu maupun suami. Riwayat Kehamilan.hari a. Riwayat Kesehatan Keluarga Ibu mengatakan bahwa dalam keluarganya tidak ada yang menderita penyakit menular. Pada UK 8 bulan. Persalinan dan Nifas Yang Lalu N o 1 . selama kehamilan ada keluhan keputihan yang berlebihan dan sudah diobati. lauk pauk dan sayuran. Riwayat Haid Menarche : 12 tahun Siklus haid : 30 hari Banyaknya: 2-3 softek Warna HPHT TP : merah tua : 2 mei 2007 : 9 Februari 2008 Persalinan Sex BB/P B Hamil ini Nifas Penyulit KB Meneteki Metode 7. Riwayat Kehamilan Sekarang Ibu hamil anak pertama.

Spiritual Ibu berdoa agar kelahiran anaknya selamat minggu ibu cuti dari pekerjaannya : Ibu hanya berbaring karena kenceng-kenceng. Pola Eliminasi Selama hamil : Di RB : c. Sosial Hubungan ibu. suami. . 10. BAB : Ibu bekerja di pabrik setiap pagi dan sudah 1 b.Di RB : - Ibu makan 1 piring lauk dan sayur nasi.BAK : 3-4 x/hari. : Bagaimana pola istirahat ibu. Budaya Ibu mengatakan masih melakukan adat jawa yaitu melakukan upacara 3 bulan dan 7 bulanan saat kehamilan d. konsistensi luak dan tidak ada gangguan. keluarga dan tetangga sangat baik c. Keadaan Psikososial. . Data Psikologis Ibu mengatakan kenceng-kenceng yang sering dan ibu sangat menginginkan kelahiran bayinya. budaya dan spiritual a. Pola Istirahat Selama hamil : Di RB . Minum + 2 gelas. BAK : 2x.Siang hari : tidak tidur karena bekerja Malam hari : + 7 jam /hari. tidak ada gangguan. BAB : 1 x /hari. dan tidak ada gangguan. Pola Aktivitas Selama hamil : Di RB d. ada gangguan / tidak. b.

ada striae gravidarium. blood show (+). : tidak ada luka bekas operasi. sklera tidak kuning. perut membesar (hamil). bersih dan tidak rontok. Pemeriksaan Khusus a. tidak ada polip. Inspeksi Kepala Wajah Mata Hidung Telinga Mulut Leher : warna hitam. putting susu menonjol.2 Data Obyektif 1. : simetris.3 oC . konjungtiva tidak pucat. : tidak ada hemoroid. : tidak ada pengeluaran sekret. : tidak ada pembesaran kelenjar tyroid dan tidak ada bendungan vena jugularis. tidak ada serumen. hiperpigmentasi areola mammae. Ekstremitas : tidak ada oedema dan tidak ada varises pada : 120/80 mmHg : 80 x/menit : 20 x/menit : 36. bersih. tidak ada cloasma gravidarium. : tidak ada stomatitis dan tidak ada caries gigi. bersih. bersih. : simetris. Ketiak Abdomen Genetalia Anus : tidak ada pembesaran kelenjar limfe. Pemeriksaan Umum KU Kesadaran TTV : Baik : Composmentis : TD Nadi RR Suhu 2.3. : simetris. ekstremitas atas dan bawah. : bersih. Dada dan Payudara : simetris. colostrum (-).1. tidak ada odema dan varises. tidak pucat.

ketuban (+). Leopold IV : Bagian kepala. 3. molase (-) 3. Pemeriksaan Penunjang VT :V/V lendir dan darah Ø 4 cm. Auskultasi DJJ (+) Dada d. Perkusi Reflek patella : +/+. tidak ada benjolan abnormal. : Ibu mengatakan hamil anak pertama. seperti papan pada bagian kiri perut ibu Leopold III : Bagian terendah teraba bundar. : konsistensi padat. eff 75%. kepala sudah masuk PAP 4/5 TBJ HIS c. : 2900 gram : 10` 4 x 45” Leopold I . Uk 9 bulan. tunggal / hidup/Letkep / intrauterin dengan inpartu kala I fase aktif. disamping bagian terdahulu tidak ada bagian kecil . bagian terdahulu kepala.b. Palpasi Leher Payudara : tidak ada pembesaran kelenjar tyroid dan bendungan vena jugularis. keras. Abdomen : : TFU 3 jari b Px (33 cm). dan saat ini ibu merasakan kenceng-kenceng pada perut bagian bawah sejak tanggal 4 : 12-11-12 (140 x/menit). bagian terendah UUK. melenting (kepala). hodge 3.2 IDENTIFIKASI DIAGNOSA DAN MASALAH Dx Ds : GI P0000 Ab000 UK 39-40 minggu. ASI (-). pada fundus teraba lunak kurang melentins (bokong) Leopold II : Teraba panjang keras. : tidak ada ronchi dan wheezing.

bagian terdahulu kepala. aterm/ tunggal / hidup / intrauterin dengan inpartu kala I fase aktif. jam 21. kepala sudah masuk PAP 4/5 Genetalia : bloody show (+). dan mengeluarkan lendir dan darah dari vaginanya. : Bagian kepala. Leopold I Leopold II : TFU 3 jari b Px (33 cm). simetris. terdapat Payudara : putting Abdomen : hiperpigmentasi areola mammae.00 WIB. keras. hodge III. .4 IDENTIFIKASI KEBUTUHAN SEGERA Tidak ada 3. ketuban (+). seperti papan pada bagian kiri perut ibu Leopold III : Bagian Leopold IV terendah teraba bundar. disamping bagian terdahulu tidak ada bagian kecil . melenting (kepala).5 INTERVENSI Dx : NY W GI P0000 Ab000 UK 39-40 minggu. Do : TTV : TD Nadi RR Suhu : 120/80 mmHg : 80 x/menit : 20 x/menit : 36. pada fundus teraba lunak kurang melentins (bokong) : Teraba panjang keras.Februari 2008. molase (-) 3.3 oC susu menonjol. bagian terendah UUK hodge 3. eff 75%.3 ANTISIPASI DIAGNOSA DAN MASALAH  Prolonge fase aktif 3. Pemeriksaan dalam V/V lendir +darah Ø 4 cm.

Siapkan partus set R/ semua peralatan persiapan partus yang tersedia akan memperlancar proses persalinan. 6.Tujuan : Setelah dilakukan asuhan kebidanan dalam waktu <6 jam bayi lahir spontan. TTV dalam batas normal.00 WIB Bayi lahir spt B. TD Nadi Suhu : Sistole tidak > 30 mmHg.5 oC Pernafasan : 16-24 x/menit DJJ dalam batas normal (120-160 x/menit). Kriteia hasil : - Intervensi 1. Lakukan informed concent R/ memberi persetujuan tindak medis dimana ibu dan keluarga mengerti tindakan yang akan diberikan. ibu dan bayi selamat KU ibu baik. 2. Lakukan pertolongan persalinan R/ masuk kala II pertolongan persalinan harus segera dilakukan. 3. Observasi CHPB R/ mendekati adanya komplikasi pada ibu dan janin untuk memantau kemajuan persalinan. Jam 19. R/ mengurangi rasa nyeri 7. Ajarkan ibu untuk makan-makanan yang mudah diserap disela-sela his R/ nutrisi akan menambah energi ibu. Diastole > 15 mmHg. 4. Ajarkan ibu teknik relaksasi. Observasi TTV R/ sebagai parameter mencegah adanya komplikasi. His adekuat dan kala II ≠ > 30 menit. Anjurkan ibu untuk tidak tidur terlentang R/ agar ibu tidak terasa sesak dan tidak menekan vena kava inferior 8. : 60-88 x/menit : 36 – 37. 5. .

H III. Mengobservasi TTV untuk mengetahui kondisi ibu TD Nadi RR Suhu : 120/80 mmHg : 90 x/menit : 24 x/menit : 36 oC 3. .HIV molase (-) - 4. disamping bag terdahulu tidak ada bag kecil janin UUK ki. 2.00 14.  Benang tali pusat/ disposible. tidak ada bag kecil disamping bagian terdahulu bag terendah UUK ki.Eff 75 % ket (+) bag terdahulu kepala. misal roti dan teh manis.00 Cortonan (DJJ) 128 HIS Penurunan Bandle - 13. Menganjurkan pada ibu untuk makan-makanan disela-sela his untuk menambah energi ibu. 5.30 1.30 136 140 145 10’ 4 x 45” Ø 4 cm. Melakukan observasi CHPB untuk mengetahui kesejahteraan ibu dan janin dengan hasil Jam 13.30 14. Menyiapkan partus set  2 klem jelly atau 2 klem kocher. Menyiapkan alat-alat pertolongan persalinan untuk mempermudah kala II yaitu: a. molase (-) 10’ 4 x 45” 10’ 4 x 45” 10’ 4 x45 “ Ø 10 cm Eff 100% ket (-) bag terdahulu kepala.3.  Gunting tali pusat.6 IMPLEMENTASI Tanggal : 05 Februari 2008 jam 13. beri makan dan minuman yang manis. Melakukan informed concent dengan memberitahukan pada ibu tentang kondisinya saat ini bahwa ibu segera melahirkan dan meminta persetujuan pasien tiap akan dilakukan tindakan.

.  Klem ½ kocher. b.  Tensimeter.0. c.  20 ml larutan lidoain 1%.  Jarum jahit.  Penghisap lendir/ kateter penghisap delee.  Jam. Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Kateter nelaton. Memakai celemek.  Kasa. 6.  Sarung tangan steril.  Spuit 2.  Sabun dan detergen. Bahan-bahan  Patograf.  Kain bersih dan handuk untuk mengeringkan bayi dan menyelimuti bayi. Jam 14.  Stetoskop.  Fun andoskop.  Benang catgut 3.5/ 3 ml dengan jarum sekali pakai.  Pinset.  Gunting episiotomi.  Celemek. b.30 WIB Mempersiapkan diri (penolong) dengan cara : a.  Nalfooder.  Metelin.  Kantong plastik.  Thermometer.  Larutan DTT. Heating set  1 buah alat suntik 10 ml sekali pakai.

Urut ke arah ibu lalu klem yang kedua 2 cm dari kiri klem pertama. 7. saat ada his. . ketuban (-). jam 15. Segera bebaskan jalan nafas dan keringkan. Mengganti pembungkus bayi dengan kain bersih dan kering. Vulva vagina dan anus membuka Ø 10 cm. Potong diantara 2 klem. Setelah dipastikan kehamilan tunggal. Periksa adakah lilitan tali pusat dan tunggu sampai janin selesai melakukan putaran paksi luar. efficement 100%. WIB Mempersiapkan pasien untuk dilakukan pertolongan persalinan dengan menjelaskan tindakan pada pertolongan persalinan dan posisikan pasien lithosomi. Kemudian posisikan tangan biparietal kepala janin untuk melahirkan bahu. ibu dipimpin untuk meneran saat kepala tampak 5-6 cm saat subocciput tampak dibawah sympisis.40 WIB Melakukan pertolongan persalinan setelah ada tanda dan gejala kala II a. Jam 14. tangan kanan melindungi perineum sementara tangan kiri menahan puncak kepala agar tidak terjadi defleksi yang terlalu cepat. Ibu mempunyai dorongan kuat untuk meneran.c. e. tangan kanan menyangga leher dengan keempat jari pada punggung dan dada sementara tangan kiri menyusuri punggung.15 Bayi lahir langsung menangis dengan PB/ BB: 3000gram/50 cm jenis kelamin perempuan AS :8-9. hodge IV.31. Perineum menonjol. Jam 14. Setelah bahu lahir. d.Klem tali pusat 3 cm dari umbilikus janin. usap wajah dengan kasa. bokong serta kaki bayi. c. Ibu merasa adanya tekanan uterus. b. 8. Memakai sarung tangan DTT. lalu dilakukan episiotomi untuk memperlancar kala II karena perineum katat. menggunting saat ada his saat kepala lahir.

plasenta lahir lengkap jam 15. terdapat hiperpigmentasi areola mamae.7 EVALUASI Tanggal S O : 05 Februari 2008 ini dengan selamat. putar plasenta searah jarum jam. : 120/80 mmHg : 90 x/menit : 24 x/menit : 36. Pindahkan klem 5-10 cm dari vulva dan melakukan PTT saat uterus kontraksi. kelainan (-). PB 50 cm. . 3. lakukan PTT dengan tangan kanan memegang klien sementara tangan kiri menekan uterus ke arah dorsokronial. Lahirkan plasenta dengan hati-hati. Setelah plasenta tampak pada vulva.f. tidak ada benjolan abnormal. Setelah plasenta lahir. Periksa adakah robekan jalan lahir dan kemungkinan terjadinya pendarahan pasca persalinan. Menarik tali pusat sesuai dengan kurve jalan lahir hingga plasenta tampak pada vulva. : TTV : TD Nadi RR Suhu Pemeriksaan fisik Dada dan Payudara : ASI -/-.15 WIB. lakukan massase fundus uteri dan cek kelengkapan plasenta. Abdomen : TFU UC Blast Genetalia Kondisi bayi Bayi lahir ♀ tanggal 05 Februari 2008. Jam 15. anus (+).4 oC Jam : 16. keadaan bayi sehat. BB 3000 gram. keadaan tali pusat lembek. AS 8-9.20 Wib Menyuntikkan oksitosin 10 unit IM. jam 15. : kosong : ruptur. Perineum : setinggi pusat : Baik.20 WIB.15 WIB : Ibu mengatakan sudah lega karena telah melahirkan anak pertama : Jumlah darah : + 150 cc.

Observasi KU ibu.Observasi KU bayi. . kandung kemih . TTV dan tali pusat . Perdarahan.A P: : Ny “W” usia 44 tahun P1001 Ab000 dengan post partum fisiologis hari ke I. TTV UC.

BAB 4 PEMBAHASAN Pembahasan merupakan studi kasus yang membahas tentang kesenjangan yang ditemukan antara tinjauan teori dan tinjauan kasus dalam asuhan kebidanan yang diangkat oleh penulis tidak ditemui kesenjangan antara teori dengan kasus. Setelah melakukan Asuhan Kebidanan pada NY NY W GI P0000 Ab000 UK 39-40 minggu. aterm/ tunggal / hidup / intrauterin dengan inpartu kala I fase aktif di Klinik BPS NY Sih Edi Sidoarjo maka dapat penulis dapat membandingkan dan memperaktekkan ilmu yang telah didapatkan . Semua pelaksanan pengkajian data hingga evaluasi disesuaikan dengan kebutuhan pasien.

aterm/ tunggal / hidup / intrauterin dengan inpartu kala I fase aktif. yang telah penulis selesaikan. “W” GI P0000 Ab000 UK 39-40 minggu.2 Saran Setelah penyusunan laporan ini penulis menyarankan agar setiap paramedic tahu dan mengerti tentang asuhan yang diberikan pada ibu inpartu ka 1 fase aktif sehingga dapat memberikan asuhan sesuai dengan kebutuhan ibu inpartu tersebut. Supaya angka kematian dan kesakitan ibu inpartu dapat diturunkan.BAB 5 PENUTUP 5. 5. menyimpulkan bahwa asuhan kebidanan pada ibu inpartu kala 1 fase aktif telah dilakukan dan pemeriksaan sesuai dengan sandart yang telah diterapkan sehingga diharapkan akan dapat mengurangi kematian maternal maupun neonatal. . Dan diharapkan paramedic dapat lebih meningkatkan asuhan yang telah diberikan.1 Kesimpulan Dengan adanya laporan asuhan kebidanan pada Ny.

. 1998.dr. 1996. Ida Bagua Gde. Prof. Christina. Ilmu Kebidanan Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana untuk Pendidikan Bidan. Abdul Basri. 1998. Jakarta : EGC Mochtar. 2004. Buku Pedoman Praktis Pelayanan Maternal dan Neonatal. Rustam. Jakarta : YBP – SP Ibrahim. Jakarta : EGC Manuaba. Perawatan Kebidanan Jilid II.DAFTAR PUSTAKA Saifuddin. Synopsis Obstetri Jilid I.

Gawat Darurat Ginekology dan Obstetri.Laz. Heler. Jakarta : EGC. .

Keb. Ibu Ari Christiana. Maka dari itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi perbaikan yang akan datang. Ibu Dra. Keb selaku pembimbing lapangan yang telah memberikan bimbingan dan bantuan dalam proses pembuatan asuhan kebidanan ini 4. Dalam penulisan Asuhan Kebidanan ini banyak mendapat bimbingan dan bantuan. Laily Amie. baik secara materi maupun secara moril. Orang tua saya yang telah memberikan dukungannya secara moral dan materiil. “W” GI P0000 Ab000 UK 39-40 minggu.KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahNya kepada kita semua sehingga penulis dapat menyelesaikan Asuhan Kebidanan pada Ny. 3. Penulis menyadari bahwa penyusunan Asuhan Kebidanan ini masih banyak kekurangan. Semoga Asuhan Kebidanan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak yang membaca dan yang membutuhkan khususnya bermanfaat bagi penulis. . 5. 6. 2. Sih Edi S. aterm/ tunggal / hidup / intrauterin dengan inpartu kala I fase aktif di BPS NY. MARS selaku Direktur STIKES Widyagama Husada Malang yang telah memberikan kebijaksanaan. Amd. Ibu Peni Indrawati . Ibu Sih Edi S. selaku Dosen Pembimbing Lapangan dari Prodi Kebidanan Widyagama Husada Malang yang telah memberikan bimbingan dan bantuan dalam proses pembuatan Asuhan Kebidanan ini. Prodi Kebidanan Widyagama Husada. SKM selaku Ka. Semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian laporan studi kasus ini. Amd. Maka dari itu penulis mengucapkan terima kasih kepada : 1.

Januari 2008 Penulis .Malang.