Errata

Dasar-dasar Metode
Statistika
Updated 20 Maret 2009
Penerbit Grasindo
ISBN 9789790253223
Errata dan Tambahan Informasi
Dasar-Dasar Metode Statistika
Pertama kali saya mohon maaf atas adanya errata dalam edisi perdana buku saya ini. Mayoritas errata berkisar
kesalahan ketik belaka. Atau juga dapat karena penggunaan printer yang berbeda pada saat pencetakan dan
pengetikan. Tiada gading yang tak retak. Mohon berikan kritik dan saran yang membangun untuk perbaikan
buku ini pada edisi selanjutnya. Atas bantuan Saudara/i diucapkan ribuan terima kasih.
Halaman Baris tercetak Seharusnya
7 24 munculnya kejadian A. munculnya kejadian A.
( )
banyaknyacara Adapat terjadi m
P A
total semuacara n
· ·
15 5 helopeltis ... Helopeltis
18 12 diaftar ... didaftar ...
35 14 z1 1
37 9 frekusni frekuensi
52 [diagram venn kurang pas] Lihat diagram dibawah
55 6 Karena; munculnya Karena munculnya
57 1 helopeltis ... Helopeltis
58 [tabel peubah acak] Lihat tabel dibawah
59/60 [tabel peubah acak] Lihat tabel dibawah
64 6
! 2
n n
n n e pn

≅ ! 2
n n
n n e n π


65 29 .. ada sebanya .. ada sebanyak
72 11
lim (1 )
!
m x
x n x
n x
n
e m
C p p
x


→∞
− ·
!
) 1 ( lim
x
e
p p C
x
x n x
x n
n
µ
µ −

∞ →
· −
73 6
, 0,1, 2,...; 0
( ; )
!
0 ,
m x
e m
x
P x
x
x selainnya
µ
µ

¹
· > ¹
·
'
¹
¹
¹
¹
¹
'
¹
> ·
·

selainnya x
x
x
e
x P
x
, 0
0 ,...; 2 , 1 , 0 ,
!
) ; (
µ
µ
µ
µ
83 10
2
7
1
( 7)
2
x m
s
P X e dx
s p
− | ` +∞


. ,
> ·

2
1
2
7
1
( 7)
2
x
P X e dx
µ
σ
σ π
− | ` +∞


. ,
> ·

20 2 1
( )
2
z
Z
f z e
p

·
2
1
2
1
( )
2
z
Z
f z e
π

·
24
2 1
( )
2
z
z
P Z z e dz
p
α
α

−∞
≤ ·

2
1
2
1
( )
2
z
z
P Z z e dz
α
α
π

−∞
≤ ·

84 9 <1,1,7 <1,17
85 1 … ukuran, contoh … … ukuran contoh …
87 8 … n pebah acak normal baku … n-1 peubah acak normal baku
101 9 Karena, sebaran … Karena sebaran …
105 13,
16,
20
100(1-a)%
100(1-α )%
112 2-3 ... signifikansi. Dalam ... ... signifikansi, dalam ...
penolakan, terbagi ...
120 [Pada tabel tengah]
... ukuran contoh kecil
[Pada tabel tengah]
... ukuran contoh besar
122
( ) ( )
2
1 1
2
2
2
2
1
2
1
2
1
2
2
2
2
1
2
1

+

,
`

.
|
+
+

,
`

.
|

,
`

.
|
+
·
n
n
s
n
n
s
n
s
n
s
ν
( ) ( )
2
2 2
1 2
1 2
2 2
2 2
1 2
1 2
1 2
2
1 1
s s
n n
s s
n n
n n
ν
| `
+

. ,
· −
| ` | `

. , . ,
+
+ +
127 7 ) , (
2
. 1 X Y
X µ
2
2 .
( , )
Y X
X µ
129-131 ... kaki persegi … meter persegi
64-78 Grafik fungsi sebaran
(distribution function) yang
tergambar adalah grafik untuk
Normal Density.
Dibawah ini diberikan gambar
fungsi kepekatan peluang yang
dibuat dengan software lain dan
fungsi sebaran kumulatif yang
sesuai dengan buku
Fungsi Kepekatan Peluang Fungsi Sebaran Kumulatif
Peluang
Hal 66
Hipergeometrik (n=5, B=6, N=10)
Hal 67
Hipergeometrik (n=8, B=10, N=25)
Hal 69
Bernoulli (p=0.65)
Hal 71
Binomial (n=10, p=0.5)
Hal 71
Binomial (n=8, p=0.35)
Hal 73
Poisson (µ =10)
Hal 74
Poisson (µ =3.5)
Hal 75
Geometrik (p=0.1)
Hal 76
Geometrik (p=0.6)
Hal 77
Negatif Binomial (r=6, p=0.4)
Hal 77
Negatif Binomial (r=8, p=0.55)
Hal 78
Seragam Diskrit (N=6)
Hal 79
Seragam Diskrit (N=10)
Grafik kedua pada halaman 79 dan grafik pada halaman 80 bukan grafik dari seragam
diskrit melainkan dari seragam kontinu.
A ∪ B A ∩ B A
c
S
A
B
S
A
A
B
S
A
c

A
Nama Peubah
Diskrit
Notasi dan
Parameter
P(X=x) dan x dimana
P(X=x) terdefinisi
µ X σ
2
X
Seragam X ~ SD(N) 1/N
x=1,2,3,…,N
(N+1)/2 (N
2
-1)/ 12
Bernouli X ~ Bin(1,p)
0<p<1 q=1-p
p
x
q
1-x

x=0,1
p pq
Binomial X ~ Bin(n,p)
0<p<1 q=1-p
x n x n
x
q p C

x=0,1,2,…,n
np npq
Geometrik X ~ Geo(p)
0<p<1 q=1-p
pq
x-1
x=1,2,…
1/p q/p
2

Negatif
Binomial
X ~ NB(r,p)
0<p<1 q=1-p
r=1,2,3,…
x r r x
r
q p C
− −

1
1
x=r,r+1,r+2,…
r/p rq/p
2

Hipergeome trik X ~ Hyp(n,M,N)
n=1,2,…,N
M=0,1,2,…,N
N
n
M N
x n
M
x
C
C C


x=0,1,2,…,n
nM/N n(M/N)(1-
M/N)
*((N-n)/(N-1))
Poisson
X ~ Poi(µ )
µ > 0
! x
e
x
µ
µ −
x=0,1,2,…
µ µ
Nama
Peubah
Kontinu
Notasi dan
Parameter
fX(x) dan x dimana fungsi
terdefinisi*
µ X σ
2
X
Seragam X ~ SK(a,b)
a < b
1/(b-a)
a < x < b
(a+b)/2 (b-a)
2
/12
Normal
X ~ N(µ ,σ
2
)
σ
2
> 0
2
2
) (
2
1
σ
µ
σ π


x
e
µ σ
2
Gamma X ~
Gam(θ ,κ )
0 < θ 0 <
κ
θ κ
κ
κ θ
/ 1
) (
1
x
e x
− −
Γ
0 < x
κ θ κ θ
2

Eksponensial X ~ Exp(θ )
0 < θ
θ
θ
/
1
x
e

0 < x
θ θ
2
Eksponensial
2-Parameter
X ~
Exp(θ ,η )
θ η
θ
/ ) (
1
− − x
e
η < x
η +θ θ
2
Eksponensial
Ganda
X ~ EG(θ ,η )
θ η
θ
/ | |
2
1
− −x
e
η 2θ
2
Weibul X ~
Wei(θ ,β )
( )
β
θ β
β
θ
β
/ 1 x
e x
− −
0 < x
θ Γ (1+1/
β )
θ
2
[Γ (1+2/
β )-
Γ
2
(1+1/β )]
Pareto
X ~ Par(θ ,κ )
( )
1
/ 1
+
+
κ
θ θ
κ
x
0 < x
θ /(κ -1)
κ > 1

2
κ ) /
((κ -2)(κ -
1)
2
)
κ > 2
Beta X ~ Beta(a,b)
0 < a 0 < b
1
) 1 (
1
) ( ) (
) (



Γ Γ
+ Γ
b
x
a
x
b a
b a
0 < x < 1
a/(a+b) ab/((a+b+1)
(a+b))
2
* bila tak disebutkan, x terdefinisi untuk seluruh bilangan nyata.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful