SEMENTARA, UnLtd.

Bandung - Indonesia

ANNUAL REPORT JULY 05, 2009 & RENCANA PENGEMBANGAN BISNIS

Diajukan oleh: Tim Korporasi

Untuk: Investor

INDONESIA 2009

PENDAHULUAN
Fenomena umum yang menjadi salah satu tolok ukur bagi pertumbuhan bisnis apparel di Indonesia adalah pergerakannya yang semakin positif pada masa-masa menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Dan hal ini pun terjadi pada saat sekarang ini, dimana tingkat penjualan berangsur stabil, dan terus tumbuh hingga mencapai titik target yang diharapkan. Tabel 1 Pertumbuhan Penjualan Perusahaan
No. 1 2 3 4 Periode 01 Jan - 12 April 13 April - 10 Mei 11 Mei - 05 Juni 06 Juni - 05 Juli Volume Penjualan (Rp) 21.113.000 6.875.000 4.674.000 16.483.000

Grafik 1 Pertumbuhan Penjualan Perusahaan Pada periode 1 sampai dengan 3, perusahaan terus mengalami penurunan penjualan, dan baru pada period ke-4 perusahaan mengalami peningkatan volume penjualan yang cukup signifikan, yaitu sebesar 16.483.000. Angka ini dinilai cukup fantastis, mengingat tingkat modal yang disetorkan tidak terlalu besar, dan tingkat persainganpun cukup ketat, dengan kapasitas pesaing diatas kapasitas perusahaan. Dengan memperhatikan kecenderungan tersebut, maka pihak manajemen menganggap perlu untuk semakin mengintensifkan proses bisnis, termasuk di dalamnya meningkatkan kapasitas modal perusahaan, yang bersumber dari investor. Rencana ini dinilai cukup relevan, karena diprediksikan tingkat penjualan akan terus mengalami peningkatan, sampai dengan peringatan Hari Raya Idul Fitri yang akan datang.

EVALUASI KINERJA UNIT BISNIS Dalam operasinya pada semester pertama, pihak manajemen telah mengumpulkan beberapa data dan informasi yang dianggap penting untuk pertumbuhan unit bisnis. Point-point penting tersebut antara lain: Aspek Pemasaran
1. Perbaikan dan Kelengkapan pada Interior Outlet Penjualan. (Penambahan pajangan:

Stainless, besi, kelengkapan tenda, hanger, boneka) 2. Tenaga kerja penjualan. (penambahan SDM penjualan) 3. Ketersediaan produk pada Outlet Penjualan. (Penambahan volume persediaan barang dagangan) Aspek Pembelian
1. Peningkatan hubungan dengan supplier. (memperbanyak supplier yang menyediakan

produk dengan desain yang sesuai dengan permintaan pasar)
2. Ketersediaan kas untuk pembentukan cadangan persediaan di gudang.

Aspek Manajemen dan Organisasi
1. Efektivitas proses manajemen, dan penyediaan fasilitas yang dianggap perlu dan

mendesak. (ketersediaan kantor dan fasilitasnya). 2. Pembentukan struktur organisasi yang lebih efektif dan efisien. (penambahan SDM).

TINJAUAN ATAS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN

Laporan Keuangan Historis Laporan Laba / (Rugi)
Uraian Penjualan Bersih HPP Persediaan Awal Pembelian Retur Pembelian Diskon Pembelian Beban Angkut Pembelian Pers. Brg Siap Jual Persediaan Akhir HPP Laba / (Rugi) Kotor Beban Operasional Administrasi & Umum Gaji Direksi Administrasi Bank Zakat Pembelian Lain-lain Penjualan Gaji Wiraniaga - Upah Harian - Upah Lembur - Komisi Penjualan - Tunjangan Lain-lain Telepon Transportasi Sewa Kavling Sewa Gudang & Penginapan Listrik Perlengkapan Retribusi Lain-lain 1 21.113.000 18.383.000 (141.000) (2.000) 705.100 18.945.100 (5.583.500) 13.361.600 7.751.400 Periode 2 3 6.875.000 4.674.000 5.583.500 2.352.000 160.000 8.095.500 (3.974.000) 4.121.500 2.753.500 3.974.000 1.861.000 (2.000) 172.000 6.005.000 (2.767.000) 3.238.000 1.436.000 4 16.483.000 2.767.000 13.114.000 (2.000) 475.500 16.354.500 (5.629.000) 10.725.500 5.757.500

2.730.000 15.000 60.000 2.805.000

1.050.000 20.000 1.070.000

1.050.000 5.000 1.055.000

1.050.000 35.000 1.085.000

985.000 315.000 25.000 1.325.000 7.000 780.100 1.740.000 35.000 395.000 89.500 160.500 5.000

700.000 140.000 840.000 12.000 149.000 250.000 160.000 28.000 40.000 -

650.000 100.000 750.000 123.000 200.000 65.000 42.000 -

750.000 120.000 330.000 3.000 1.203.000 89.000 1.000.000 150.000 27.500 56.000 -

Laba / (Rugi) Operasi Pendapatan/(Beban) Lain-lain Pendapatan Lain-lain - Sewa Space Kavling Beban Lain-lain Laba / (Rugi) Lain-lain Laba / (Rugi) Bersih

4.537.100 7.342.100 409.300

1.479.000 2.549.000 204.500

1.180.000 2.235.000 (799.000)

2.525.500 3.610.500 2.147.000

200.000 200.000 609.300

204.500

(799.000)

2.147.000

Neraca
Uraian 1 ASSETS Harta Lancar: Kas Piutang Persediaan Barang Dagangan Sewa Dibayar Dimuka Lain-lain 2 Periode 3 4

1.191.500 2.321.000 5.583.500 250.000 9.346.000

1.670.000 3.602.000 3.974.000 250.000 9.496.000

1.808.000 3.622.000 2.767.000 500.000 8.697.000

2.289.000 3.122.000 5.629.000 750.000 11.790.000

Harta Tetap: Peralatan

1.263.300 1.263.300

1.317.800 1.317.800 10.813.800

1.317.800 1.317.800 10.014.800

2.371.800 2.371.800 14.161.800

Total Asset Kewajiban + Modal Pemilik Kewajiban Kewajiban Lancar Kewajiban Jangka Panjang Total Kewajiban Modal Pemilik Modal Disetor

10.609.300

-

-

-

2.000.000 2.000.000

10.000.000

10.000.000

10.000.000

10.000.000

Laba Ditahan, 1 Januari 2009 (+) Laba Bersih Periode Berjalan (-) Dividen Laba Ditahan, Akhir Periode Total Modal Pemilik Kewajiban + Modal Pemilik

609.300 609.300 10.609.300 10.609.300

609.300 204.500 813.800 10.813.800 10.813.800

813.800 (799.000) 14.800 10.014.800 10.014.800

14.800 2.147.000 2.161.800 12.161.800 14.161.800

Laporan Keuangan Semester Laporan Laba-Rugi Untuk Periode yang Berakhir Pada 05 Juli 2009
Penjualan Bersih HPP Laba / (Rugi) Kotor Beban Operasional Administrasi & Umum Gaji Direksi Administrasi Bank Zakat Pembelian Lain-lain Beban Adm & Umum Penjualan Gaji Wiraniaga - Upah Harian - Upah Lembur - Komisi Penjualan - Tunjangan Lain-lain Telepon Transportasi Sewa Kavling Sewa Gudang & Penginapan Listrik Perlengkapan Retribusi Lain-lain Beban Penjualan Beban Operasional Laba / (Rugi) Operasi Pendapatan / (Beban) Lain-lain Pendapatan Lain-lain - Sewa Space Kavling Beban Lain-lain Laba / (Rugi) Lain-lain Laba / (Rugi) Bersih 49.145.000 31.446.600 17.698.400

5.880.000 75.000 60.000 6.015.000 3.085.000 120.000 885.000 28.000 4.118.000 19.000 1.141.100 3.190.000 35.000 770.000 145.000 298.500 5.000 9.721.600 15.736.600 1.961.800 200.000 200.000 2.161.800

NERACA Per 05 Juli 2009 ASSETS Asset Lancar: Kas Piutang Persediaan Barang Dagangan Sewa Dibayar Dimuka Lain-lain Asset Lancar: Asset Tetap: Peralatan Asset Tetap: Total Asset KEWAJIBAN & MODAL PEMILIK Kewajiban Kewajiban Lancar Kewajiban Jangka Panjang Total Kewajiban Modal Pemilik Modal Disetor Laba Ditahan, 1 Januari 2009 (+) Laba Bersih Periode Berjalan (-) Dividen Laba Ditahan, Akhir Periode Total Modal Pemilik Kewajiban + Modal Pemilik

2.289.000 3.122.000 5.629.000 750.000 11.790.000 2.371.800 2.371.800 14.161.800 2.000.000 2.000.000 10.000.000 14.800 2.147.000 2.161.800 12.161.800 14.161.800

Analisis Rasio Keuangan
NO 1 JENIS RASIO Rasio Likuiditas Current Ratio Inventory to net working capital FORMULA Aktiva Lancar Kewajiban Lancar Persediaan Aktiva Lancar - Kew. Lancar Kas + Ekuivalen dengan Kas Kewajiban Lancar Laba bersih setelah pajak Penjualan Bersih Penjualan - HPP Penjualan Bersih Laba bersih setelah pajak Total Investasi Laba bersih setelah pajak Total Aktiva Laba bersih setelah pajak Modal Pemegang Saham Penjualan bersih Persediaan Persediaan HPP : 185 Penjualan bersih Modal Kerja Bersih Penjualan bersih Total Aktiva Penjualan bersih Aktiva Tetap Kas Penjualan bersih tahun : 185 Hasil

5,90

0,57

Cash Ratio 2 Rasio Profitabilitas Net Profit Margin Gross profit margin Return On Investment (ROI) Return On Asset (ROA) Return On Equity (ROE) 3 Rasio Aktivitas Inventory Turnover Days of inventory Net working capital turnover Asset Turnover Fixed Asset turnover Days of cash 4 Rasio Laverage

1,14

4,40% 36,01% 21,62% 15,27% 17,78%

8,73 33,12 5,02 3,47 20,72 8,62

Debt to asset ratio Debt to equity ratio

Total Hutang Total Aktiva Total Hutang Modal Pemegang Saham Total Hutang Jangka Panjang Modal Pemegang Saham Kewajiban lancar Modal Pemegang Saham

0,14 16,44%

Long-term debt to capital structure Current liabilities to equity

-

16,44%

USULAN PENGEMBANGAN BISNIS Alokasi Modal Untuk meningkatkan kinerja SBU bazar ini, pihak manajemen mengajukan beberapa usulan, yaitu: 1. Melengkapi fasilitas interior outlet penjualan. 2. Penambahan persediaan barang dagangan. 3. Penambahan SDM Penjualan. Usulan pengembangan tersebut, ditujukan untuk peningkatan kinerja perusahaan, dengan cara meningkatkan performa outlet dan menambah outlet penjualan. terutama persiapan menjelang bulan Ramadhan (Idul Fitri). Sehigga target penjualan dan profitabilitas usaha dapat tercapai. Untuk memenuhi ketiga usulan tersebut, perusahaan membutuhkan penambahan modal investasi dan modal kerja sebagai berikut: Tabel 2 Kebutuhan Modal Investasi
No 1 Uraian Peralatan: Pajangan Stainles Pajangan Besi Hanger Busa Boneka Pajangan Total Keb. Modal Investasi Quantity 3 1 24 6 Set Paket Pcs Pcs Price 150.000 500.000 40.000 40.000 Total 450.000 500.000 960.000 240.000 2.150.000 2.150.000

Tabel 3 Kebutuhan Modal Kerja Operasional
No Uraian 1 Persediaan Barang Dagangan Oscar Oscar Racing Liberty Liberty Racing Cocoly Cowok Cocoly Cewek Sweater Full Print Sweater Full Print Cewek Sweater Full Print Taiwan Loto Jeans Parasit Biasa Parasit Kw 1 Metalic Katun Kotak Sub-total 2 Cadangan Total Keb. Modal Kerja Quantity 15 10 10 5 5 5 15 10 10 20 10 10 10 10 10 155 Pcs Pcs Pcs Pcs Pcs Pcs Pcs Pcs Pcs Pcs Pcs Pcs Pcs Pcs Pcs Pcs Price 35.000 50.000 65.000 85.000 64.000 56.000 40.000 38.000 45.000 31.000 80.000 25.000 45.000 35.000 45.000 Total 525.000 500.000 650.000 425.000 320.000 280.000 600.000 380.000 450.000 620.000 800.000 250.000 450.000 350.000 450.000 7.050.000 800.000 7.850.000

Tabel 4 Total Kebutuhan Modal
No. Jenis Modal 1 Modal Investasi 2 Modal Kerja Operasional Total Keb. Modal Jumlah 2.150.000 7.850.000 10.000.000

Dengan adanya penambahan modal untuk pengembangan usaha ini, maka Neraca Perusahaan akan mengalami perubahan sebagai berikut:

Tabel 5 Neraca Sebelum dan Setelah Penambahan Modal
DESCRIPTION ASET Aset Lancar: - Kas - Piutang - Persediaan - Sewa Dibayar di Muka - Lain-lain Aset Tetap: - Peralatan Aset Tak Berwujud TOTAL ASET KEWAJIBAN & MODAL PEMILIK KEWAJIBAN - Hutang Lancar - Hutang Jangka Panjang MODAL PEMILIK Modal Disetor Laba Ditahan, Awal Periode Laba Bersih Periode Berjalan Dividen Laba Ditahan, Akhir Periode BEFORE ADDED AFTER

2.289.000 3.122.000 5.629.000 750.000 11.790.000 2.371.800 2.371.800 14.161.800

7.850.000 7.850.000 2.150.000 2.150.000 10.000.000

2.289.000 3.122.000 13.479.000 750.000 19.640.000 4.521.800 4.521.800 24.161.800

2.000.000 2.000.000 10.000.000 14.800 2.147.000 2.161.800 12.161.800 14.161.800

10.000.000 10.000.000 10.000.000

2.000.000 2.000.000 20.000.000 14.800 2.147.000 2.161.800 22.161.800 24.161.800

TOTAL KEWAJIBAN & MOD. PEMILIK

Waktu Penyetoran Modal Penambahan Penambahan Modal direncanakan akan dilakukan sebelum 20 Juli 2009, bertepatan dengan pelaksanaan Acara Banjar Fair 2009 (22 Juli s.d. 16 Agustus 2009). Sehingga modal dapat dikelola untuk dua Event, Banjar Fair dan Ramadhan.

PROYEKSI LAPORAN KEUANGAN Proyeksi Laporan Laba-Rugi
Penjualan Bersih HPP Laba / (Rugi) Kotor Beban Operasional Administrasi & Umum Gaji Direksi Administrasi Bank Lain-lain Beban Adm & Umum Penjualan Gaji Wiraniaga - Upah Harian - Upah Lembur - Komisi Penjualan - Tunjangan Lain-lain Telepon Transportasi Sewa Kavling Listrik Perlengkapan Retribusi Lain-lain Beban Penjualan Beban Operasional Laba / (Rugi) Operasi Pendapatan / (Beban) Lain-lain Laba / (Rugi) Bersih Event 1 (1 Outlet) 25.000.000 (16.250.000) 8.750.000 Event 2 (2 Outlet) 40.000.000 (26.000.000) 14.000.000

1.050.000 100.000 1.150.000

1.500.000 200.000 1.700.000

750.000 150.000 500.000 50.000 1.450.000 25.000 500.000 2.700.000 150.000 50.000 100.000 20.000 4.995.000 6.145.000 2.605.000 0 2.605.000

1.500.000 300.000 800.000 100.000 2.700.000 50.000 1.000.000 3.000.000 300.000 100.000 200.000 20.000 7.370.000 9.070.000 4.930.000 0 4.930.000

Proyeksi Laporan Arus Kas
Kas Awal Arus Kas dari Aktivitas Operasi Laba Bersih Setelah Pajak Penghasilan Ditambah: - Depresiasi - Amortisasi Kas dari Aktivitas Operasi Arus Kas dari Aktivitas Pembiayaan Pembelian Aktiva Tetap Pembentukan Cadangan Persediaan Biaya Organisasional Penjualan Aktiva Tetap Kas Bersih dari Aktivitas Pembiayaan Arus Kas dari Aktivitas Investasi Penyetoran Modal Pemilik Pembagian Dividen Dana Pinjaman Pengembalian Pinjaman Kas Bersih dari Aktivitas Investasi Kas Awal Operasi Penambahan / (Pengurangan) Dalam Kas Kas Akhir 1 2

2.605.000 2.605.000 (2.150.000) (7.850.000)

4.930.000 4.930.000

-

10.000.000

(10.000.000)

-

10.000.000 2.289.000 10.000.000 12.289.000

(2.000.000) (2.000.000) 12.289.000 (9.395.000) 2.894.000

2.894.000 4.930.000 7.824.000

Proyekse Neraca
Neraca Awal ASSETS Asset Lancar: Kas Piutang Persediaan Barang Dagangan Sewa Dibayar Dimuka Lain-lain Asset Lancar: Asset Tetap: Peralatan Asset Tetap: Total Asset KEWAJIBAN & MODAL PEMILIK Kewajiban Kewajiban Lancar Kewajiban Jangka Panjang Total Kewajiban Modal Pemilik Modal Disetor Laba Ditahan, Awal Periode (+) Laba Bersih Periode Berjalan (-) Dividen Laba Ditahan, Akhir Periode Total Modal Pemilik Kewajiban + Modal Pemilik Event 1 Event 2

12.289.000 3.122.000 5.629.000 750.000 21.790.000 2.371.800 2.371.800 24.161.800

2.894.000 3.122.000 13.479.000 750.000 20.245.000 4.521.800 4.521.800 24.766.800

7.824.000 3.122.000 13.479.000 750.000 25.175.000 4.521.800 4.521.800 29.696.800

2.000.000 2.000.000 20.000.000 14.800 2.147.000 2.161.800 22.161.800 24.161.800

-

-

20.000.000 2.161.800 2.605.000 4.766.800 24.766.800 24.766.800

20.000.000 4.766.800 4.930.000 9.696.800 29.696.800 29.696.800

Proyeksi Rasio Keuangan
NO 1 JENIS RASIO Rasio Likuiditas Current Ratio Inventory to net working capital Cash Ratio FORMULA Aktiva Lancar Kewajiban Lancar Persediaan Aktiva Lancar - Kew. Lancar Kas + Ekuivalen dengan Kas Kewajiban Lancar Event 1 Event 2

~ 0,67 ~

~ 0,54 ~

2

Rasio Profitabilitas Net Profit Margin Gross profit margin Return On Investment (ROI) Return On Asset (ROA) Return On Equity (ROE)

Laba bersih setelah pajak Penjualan Bersih Penjualan - HPP Penjualan Bersih Laba bersih setelah pajak Total Investasi Laba bersih setelah pajak Total Aktiva Laba bersih setelah pajak Modal Pemegang Saham

10,42% 35,00% 13,03% 10,52% 10,52%

12,33% 35,00% 24,65% 16,60% 16,60%

3

Rasio Aktivitas Inventory Turnover Days of inventory Net working capital turnover Asset Turnover Fixed Asset turnover Days of cash

Penjualan bersih Persediaan Persediaan HPP : 30 Penjualan bersih Modal Kerja Bersih Penjualan bersih Total Aktiva Penjualan bersih Aktiva Tetap Kas Penjualan: 30

1,85 24,88 1,23 1,01 5,53 3,47

2,97 15,55 1,59 1,35 8,85 5,87

4

Rasio Laverage

(tidak perlu diukur, karena hutang = 0)

PENUTUP
Dengan memperhatikan berbagai faktor yang telah diuraikan dalam evaluasi dan pembahasan sebelumnya, maka pengembangan ini dinilai sangat relevan untuk dilakukan. Hal ini terutama dengan mempertimbangkan beberapa faktor: 1. Faktor waktu / musim. Masa-masa menjelang Bulan Ramadhan sampai dengan Peringatan Hari Raya Idul fitri, merupakan masa yang tepat dalam mencapai volume penjualan dan profitabilitas yang maksimal. 2. Proyeksi keuangan. Angka-angka yang menunjukkan kinerja keuangan yang telah diproyeksikan, merupakan angka yang cukup optimal dalam standar ukur kinerja keungan. (lihat proyeksi laporan keuangan dan analisis rasio keungan).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful