G

AHARU
r o f o r e s t r y

Ag

Gaharu Internasional

Agroforesty Gaharu
Jenis Gaharu yang akan kita budidayakan Aquilaria Malaccencis yang sudah tumbuh dan berkembang di Sulawesi Tengah. Budaya Gaharu ini akan dapat dinikmati oleh Petani Gaharu 6-8 tahun, pada saat usia Tanaman Gaharu berusia 4-5 Tahun baru kita akan Inokulasi (2-3 Tahun) yang akan menghasilkan Gaharu kelas Kemendangan (semua kelas). Bergaharu tidak disarankan monokultur (hanya tanaman gaharu saja), tapi lebih multikultur (berbagai tanaman). Karena tanaman Gaharu pada tahap awal pertumbuhannya butuh peneduh (tidak langsung kena matahari). Maka inilah rencananya AGROFORESTRY GAHARU : Budidaya Gaharu dengan Tanaman Pisang sebagai tanaman peneduh, dipilihnya tanaman pisang dengan pertimbanagan sebagai berikut : Cepat tumbuh, berbuah, dan beranak pinak. Akarnya bisa mendinginkan tanah Hasilnya dari pohon pisang (Daun dan Buahnya) bisa menopang hidup petani gaharu sampai Pohon Gaharunya bisa dipanen. Konsep AGROFORESTRY GAHARU ini apabila dijalankan dengan baik dan benar dapat mempercepat mensejahterakan masyarakat, karena nilai jual Gaharu masih sangat tinggi. Dengan Tanaman Pisang sebagai penopang hidup petani sebuah perpaduan yang sangat baik (sinergi), sudah banyak hasil dari tanaman pisang dari keripik sampai selai pisang.
2-3 m

INOKULASI

TEH

SULING

DUPA

PASAR GAHARU INDONESIA 60% ASIA TIMUR (Cina, Taiwan dan Jepang) 40% TIMUR TENGAH DAN EROPA

40%

60%

PERMINTAAN 1000 TON/TAHUN (KAYU) KAPASITAS PRODUKSI 63%

37%

63%
Ada 16 Spesies penghasil Gaharu yang Tumbuh di Indonesia : 1. Aquilaria Malaccensis 2. A. Beccarina 3. A. Hirta 4. A. Microcarpa 5. A. Cumingiana 6. A. Filaria 7. A. Secundana 8. A. Moszkowskii 9. A. Tomentosa 10. Gyrinops Verstegii 11. G. Moluccana 12. G. Decipiens 13. G. Ledermanii 14. G. Salicifolia 15. G. Caudata 16. G. Podocarpus Walaupun sulit membedakan antar Spesies

GAHARU

2-3 m

PISANG, SENGON PEPAYA, Dll

Agroforesty Gaharu
Gaharu merupakan substansi aromatic berupa gumpalan yang terdapat diantara sel-sel kayu dengan berbagai bentuk dan warna yang khas serta memiliki kandungan kadar wangi, berasal dari pohon atau bagian pohon penghasil gaharu yang tumbuh secara alami ada telah mati sebagai akibat dari proses infeksi yang terjadi baik secara alami maupun buatan. Pada umumnya terjadi pada pohon jenis aquilaria, hanya untuk jenis malaccesis memang mudah untuk dilakukan rekayasa demi hasil yang maksimal. Pola Bagi Hasil yang kami tawarkar : GAHARU ALAM Gaharu Alam yang ada di hutan yang sudah jelas kepemilikannya (milik masyarakat berupa Surat Penyerahan/Sertifikat) siap bekerjasama dengan ABC untuk Inokulasi dan Budidaya Gaharu. Syarat-syarat kerjasama - Copy KTP, KK - Surat Keterangan Desa tidak sengketa - Surat Kepemilikan Tanah (Penyerahan/Sertifikat) - Surat Penyataan tidak dalam jaminan utang kepada pihak lain Jangka Waktu kerjasama minimal 5 tahun, dan dapat diperpanjang apabila disepakati oleh kedua belah Pihak (Notaris) Dengan Bagi Hasil : 70% ABC 30% Pemilik Tanah

INOKULASI

TEH

SULING

DUPA

JAMINAN PROGRAM GAHARU Jaminan yang bisa diberikan : Jaminan Beli sesuai harga pasar Jaminan Beli kalau gagal inokulasi, harga beli perpohon Rp. 2-5 jt Garansi pengantian Bibit apabila bibit mati dalam jangka waktu 0 s/d 3 bulan setelah penyerahan bibit. Pendampingan selama kerjasama, kunjungan 1-2 bulan sekali.

GAHARU BUDIDAYA + INOKULASI Gaharu budidaya dan Inokulasi adalah penanaman baru, sampai di Inokulasi pada tahun ke 4-5 tahun (diameter pohon + 10 Cm) - Copy KTP, KK - Surat Keterangan Desa tidak sengketa - Surat Kepemilikan Tanah (Penyerahan/Sertifikat) - Surat Penyataan tidak dalam jaminan utang kepada pihak lain angka Waktu kerjasama minimal 8 tahun, dan dapat diperpanjang apabila disepakati oleh kedua belah Pihak (Notaris) Dengan Bagi Hasil : 65% ABC 35% Pemilik Tanah

HARGA PASARAN GAHARU (minimal)

GRADE
Grade A Super King Grade A Grade AB Grade C Grade D Grade E Low Grade Gaharu Of Oil

HARGA (Rp)/Kg
Rp. 30.000.000,Rp. 25.000.000,Rp. 21.000.000,Rp. 6.000.000,Rp. 4.000.000,Rp. 900.000,Rp. 500.000,- s/d Rp. 700.000,Rp. 50.000,- s/d Rp. 100.000,-

Agroforesty Gaharu
POLA TUMPANG SARI
Bergaharu disarankan tidak MONOKULTUR (tunggal), lebih baik dengan Tumpang Sari. Hasilnya lebih Baik dan Maksimal, Tumpang Sari yang disarankan : 1. Sengon/Jinjing/Albasia 2. Karet 3. Jabon 4. Mahoni 5. Sayuran (tanam bareng) - Tomat, Cabe, Singkong, jagung, dll 6. Buah-buahan - Jambu Biji, Kelengkeng, dll 7. Keliling Kolam Ikan dan Peternakan 8. Perkebunan - Sawit, Kopi, Coklat, Kelapa, dll Dengan cara ini maka kita akan mendapatkan hasil maksimum sampai Tanaman Gaharu bisa kita panen 7-8 Tahun. Kerena Pohon Gaharu adalah jenis yang perlu naungan/teduhan (40%-60% cahaya matahari). Hindari cahaya matahari langsung mulai pukul 10.00 s/d 15.00. Gaharu tidak dapat ditanam di tanah yang berair dan berawa.

INOKULASI

TEH

SULING

DUPA

TEHNIK TANAM GAHARU
Diamkan selama 2-4 minggu Siap Tanam

Tanaman Gaharu perlu perawatan ekstra 6 - 12 bulan Pemberian Pupuk 3-4 kali dalam setahun untuk hasil yang baik gunakan Pupuk Kandang (kompos) + Pupuk Cair Organik Pupuk Kimia dapat mempengaruhi aroma dan menurunkan harga jual

Lubang ukuran 40 Cm x 40 Cm isi dengan Pupuk Kandang/Kompos sebanyak 2-5 Kg, campur dengan tanah

40 Cm

40 Cm

40 Cm

40 Cm

Inokulasi Gaharu Alam
Jika secara alami, pohon gaharu dapat menghasilkan Gubal paling cepat usia 30 tahun, maka perlu dilakukannya Inokulasi/Penyuntikan agar pohon bisa dipanen. Pohon boleh dilakukan proses Inokulasi apabila diameternya sudah mencapai 10 Cm s/d 15 Cm dengan rata-rata minimal berumur 3 tahun. Lamanya waktu Inokulasi 1 - 3 tahun baru pohon boleh/siap untuk dipanen. Untuk tetap membuat Tanaman Gaharu ini lestari maka setiap 1 pohon yang di Inokulasi maka 100 pohon baru akan di tanam.

INOKULASI

TEH

SULING

DUPA

ALAT

Lingkar Pohon 32 - 47 Cm

INOKULASI
Tinggi Pohon + Lingkar Pohon

DOSIS OBAT 1 INOKULASI 1 Pohon Gaharu Berdiameter 10 Cm - 15 Cm atau Lingkar Pohon 32 Cm - 47 Cm 1 PAKETnya

Inokulasi 2 - 3 Tahun menghasilkan Gaharu Kemendangan (all grade)

2 1

Diameter Pohon SIAP INOKULASI 10 Cm - 15 Cm

Dihitung 10 Cm dari Tanah

Pengolahan Gaharu
Hasil Pohon Gaharu (daun, batang dan akar) dapat diolah menjadi : 1. DAUN Daunnya dapat dijadikan TEH GAHARU sangat baik untuk kesehatan, terutama bagi mereka yang susah tidur. 2. GUBAL Gubal akan didapat masa inokulasi lebih dari 4 tahun (makin lama masa inokulasi makin baik hasil gaharunya), apalagi kalau pohonnya sampai tumbang dengan sendirinya, saat ini akarnyapun diinokulasi untuk mendapatkan Gubal Gaharu Double Super. 3. KEMEDANGAN Kemedangan (Gaharu kwalitas rendah) akan didapat dengan inokulasi 2-3 tahun, dan sudah dapat disuling jadi minyak gaharu. 4. ABU Sisa pembersihan dan ampas perebusan kemendangan masih dapat diolah menjadi DUPA.

INOKULASI

TEH

SULING

DUPA

3 rasa Teh Gaharu
Madu Melati Murni

IDENTIFIKASI MUTU

Penyortiran, berdasarkan species, Kemedangan dan Abu Gaharu dijemur di Lantai dan kelas

Pengolahan Gaharu

INOKULASI

TEH

SULING

DUPA

ABU Sisa pembersihan dan ampas perebusan kemendangan - gubal masih dapat diolah menjadi DUPA.

Pengolahan Gaharu

INOKULASI

TEH

SULING

DUPA

Mesin Suling dengan kapasitas 20 Kg menghasil 0,5 gram Pembakaran selama 8-10 Jam Dengan suhu stabil dibawah 100 drajat

air bekas penyulingan dibeli oleh Spa
KEMEDANGAN Kemedangan (Gaharu kwalitas baik sampai rendah) akan disuling jadi minyak gaharu.

Selamat Bergaharu

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful