KEMELUT HIDUP YANG PANJANG Hidup ini satu perjalanan panjang Bertolak dari satu alam Pertemuan dua

titis Tautan dua kasih dari dua jiwa Kita diam duduk keseorangan Riuh rendah di luar sana Hanya gambaran yang tidak terlihat Sorakan ceria dan tangisan duka Tiada yang endah Limpahan Nur yang suci menerangi jiwa Agar kita mengerti Warna kehidupan kelak Lantas tidak terbatas Dari sinar cahayaNya Air mata yang pertama lambang kepayahan Perjalanan yang bakal ditelusuri Kalimah-kalimah yang suci yang dititip Membunuh igauan buruk Agar kemanisan hidup dapat dirasa Jauh dihadapan sana Begitu sayup, samudera terbentang luas Biru mempersonakan Sesekali ombak nakal mengguling diri Menjamah pantai diam membisu Di tengah pulau tersenyum malu Berbisik lembut memujuk ke sana Menikmati segala juadah yang terhidang Buih-buih di lautan Amaran untuk pengembara Nukilan rasa, Roza A. R.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful