KIMIA LIPIDA

Lipos (Yunani) = lemak. Inggris : Lemak = fat. Jadi Lipid = Lipida. Definisi : Senyawa organik yang terdapat dalam alam yang tak larut dalam air tetapi larut dalam pelarut organik non polar seperti suatu hidrokarbon atau dietil eter (biasa disebut eter), kloroform, n-heksana. Merupakan kelompok terbesar dari molekul organik lain, dibandingkan dengan karbohidrat, protein, & asam nukleat. Kelompok penyusunnya : Asam lemak. Fungsi utama : banyak sekali, misalnya sbg. Komp. Membran & simpanan energi jangka panjang sebagai triasil gliserol.

Klasifikasi: berdasarkan sifat fisik seperti lemak & minyak, terpena & steroid. Gugus ester

O O

CH2 O C CH O C O CH2 O C

(CH2)16 (CH2)16 (CH2)16

CH3 CH3 CH3

Minyak : lipida yang pd sh ruang berwjd cair. Lemak : lipida yang pd sh ruang berwjd pdt. Komponen utama minyak dan lemak : trigliserida.

TRIGLISERIDA
• Def : triester dari asam lemak & gliserol. • Trigliserida : satu dari tiga bahan makanan utama; selain protein dan karbohidrat. Sebagai sumber energi, trigliserida paling efisien (menghasilkan 9,5 kkal/g, sedangkan protein 4,4 kkal/g dan karbohidrat 4,2 kkal/g). • Dalam suatu organisma, lemak yang dicerna dihidrolisis menjadi monogliserida, digliserida, asam lemak dan gliserol, yang semuanya dapat diserap melalui dinding usus.

Organisme itu menggunakan lemak yang terhidrolisis atau terhidrolisis sebagian sebagai bahan baku untuk : • mensintesis lemaknya sendiri. • mengubah asam lemak menjadi senyawa seperti karbohidrat atau kolesterol atau • mengubah asam lemak menjadi energi. .

C H2O 2 CR H2O e n z im -e n z i m C H2O 2 CR C H2O + 2 CR C H2O CHOH C H2 O H + CH O2CR C H2 O C R 2 CHO CR 2 CHOH + R C O2H C H2 O H d i g li s e r i d a C H2 O H m o n o g li s e r i d a g li s e r o l a s a m le m a k • Reaksi umum pembentukan trigliserida: CH2OH CHOH CH2OH O HO C R CH2 CH CH2 O O C R O O C R O O C R + 3 + 3 H2O Gliserol 3 mol asam lemak trigliserida air .

). lemak sapi. . minyak jagung. dll.• Kebanyakan gliserida pada hewan adalah lemak sedangkan gliserida dalam tumbuhan adalah minyak. dll. minyak bunga matahari. terpena & steroid.) dan minyak nabati (misal minyak kelapa. • Klasifikasi: berdasarkan sifat fisik seperti lemak & minyak. oleh karena itu biasa terdengar ungkapan lemak hewani (misal lemak babi.

O CH2 O C O CH O C O CH2 O C (CH2)16 CH3 (CH2)16 CH3 (CH2)16 CH3 gugus ester Tristearin (Contoh lemak atau trigliserida) .

hidrokarbon siklik OH gugus alkohol Mentol (Contoh terpena) .

Hidrokarbon polisiklik Gugus alkohol HO Kolesterol (Steroid) .

. tristearat (dari) gliserol diberi nama tristearin. • Umumnya mempunyai rantai hidrokarbon yang panjang & tidak bercabang.Asam Lemak • Definisi: Asam karboksilat yang diperoleh dari hidrolisis suatu lemak atau minyak (bisa juga dari hidrolisis lilin (wax)). dan tripalmitat (dari) gliserol diberi nama tripalmitin. • Lemak dan minyak seringkali diberi nama sebagai derivat/turunan asam-asam lemak ini. Misalnya.

Dalam hal ini asam lemak diesterkan dengan suatu alkohol sederhana berantai panjang. • C25H51CO2C28H57 (dalam lilin lebah) • C27H55CO2C32H65 (dalam lilin carnauba) • C15H31CO2C16H33 (dalam spermaceti atau lilin yang diperoleh dari dalam kepala ikan paus). • Kebanyakan lemak dan minyak yang terdapat dalam alam merupakan trigliserida campuran artinya ketiga bagian asam lemak dari gliserida itu tidak sama. .• Asam-asam lemak dapat juga diperoleh dari lilin (wax) misalnya lilin lebah. • Tabel berikut menunjukkan komposisi asam lemak dari beberapa trigliserida hewani dan nabati.

Asam lemak pilihan dan sumbernya Nama asam Jenuh*: butirat palmitat stearat Tak-jenuh** palmitoleat oleat linoleat linolenat CH3(CH2)5CH=CH(CH2)7CO2H CH3(CH2)7CH=CH(CH2)7CO2H CH3(CH2)4CH=CHCH2CH=CH(CH2)7CO2H CH3CH2CH=CHCH2CH=CHCH2CH=CH (CH2)7CO2H lemak hewani & nabati lemak hewani & nabati minyak nabati minyak biji rami CH3(CH2)2CO2H CH3(CH2)14CO2H CH3(CH2)16CO2H lemak susu lemak hewani & nabati lemak hewani & nabati Struktur Sumber *Asam lemak jenuh: asam lemak yg mengandung hanya ikatan tunggal C-C. **Asam lemak tak jenuh : asam lemak yg mengandung ikatan rangkap C=C. .Tabel 1.

. Komposisi kasar asam lemak dari beberapa minyak dan lemak yang lazim Komposisi (%)*** Sumber Minyak jagung Minyak kedelai palmitat 10 10 stearat 5 - oleat 45 25 linoleat 38 55 Minyak babi Mentega Lemak manusia 30 25 25 15 10 8 45 35 46 5 10 *** Asam-asam lemak lain juga dijumpai dalam kuantitas yang lebih rendah.Tabel 2.

asam karboksilat dgn berat molekul terrendah yang masih memperlihatkan sifat asam lemak. O CH3 CH2 C OH .• Asam lemak pertama : asam propionat.

Contoh: asam butirat yang berbau seperti mentega tengik atau kaki kotor & asam lemak dengan jumlah atom C 6.berbau tajam. .tidak berwarna. 8 & 10 berbau kambing. . .• Asam lemak dgn berat molekul rendah: .cairan yang mudah menguap.

dapat digunakan untuk membuat lilin (candles).• Asam lemak dengan berat molekul yang lebih tinggi (lebih panjang) .tidak mudah menguap .lilin padat dgn titik leleh rendah Contoh: asam stearat yang dapat diperoleh dari lemak daging sapi. .

dua karbon O CH3 C SCoA Banyak tahap jumlah karbon genap CH3(CH2)14CO2H asam palmitat asetilkoenzim A .• Hampir semua asam lemak di alam mempunyai jumlah atom karbon genap karena asam ini dibiosintesis dari gugus asetil berkarbon dua dlm asetil koenzim A.

rapat.Rantai hidrokarbon dalam suatu asam lemak dapat bersifat jenuh atau dapat pula mengandung ikatan rangkap. oleh karena itu lemak bersifat padat. Konfigurasi di sekitar ikatan rangkap dalam asam lemak alamiah adalah cis. terutama dalam minyak nabati. . minyak ini disebut poliunsaturate. Asam lemak jenuh membentuk rantai zig-zag. oleh karena itu. Asam lemak dengan lebih dari satu ikatan rangkap juga lazim. sehingga gaya tarik van der walls tinggi. titik lelehnya rendah.

molekul itu tidak dapat membentuk kisi yang rapi dan rapat.Jika beberapa ikatan rangkap cis terdapat dalam rantai. tetapi cenderung melingkar. trigliserida-tak-jenuhganda cenderung berbentuk minyak. .

.

Sebagai sumber energi. . yang semuanya dapat diserap melalui dinding usus.Trigliserida • Definisi: triester dari asam lemak & gliserol.4 kkal/g dan karbohidrat 4. sedangkan protein 4. • Dalam suatu organisma. • Trigliserida adalah satu dari tiga bahan makanan utama. digliserida. asam lemak dan gliserol.5 kkal/g. trigliserida paling efisien (menghasilkan 9. selain protein dan karbohidrat. lemak yang dicerna dihidrolisis menjadi monogliserida.2 kkal/g).

. • mengubah asam lemak menjadi senyawa seperti karbohidrat atau kolesterol atau • mengubah asam lemak menjadi energi.• Organisme itu: • menggunakan lemak yang terhidrolisis atau terhidrolisis sebagian sebagai bahan baku untuk mensintesis lemaknya sendiri.

CH2O 2CR CH O 2CR H2O CH2O 2CR CH 2O 2CR 2O 2CR CH CHOH + CHOH + RCO CHO H C R + 2 2 enzim-enzim CH CH CR CH CH 2OH 2OH 2OH 2O 2 ak onogliserida gliserol asamlem digliserida m .

Reaksi umum pembentukan trigliserida: O HO C R CH2OH CHOH CH2OH O CH2 CH CH2 + HO C R O HO C R O O C R O O C R O O C R + 3H2O Gliserol 3 mol asam lemak trigliserida Air .

Contoh reaksi: hidrogenasi triolein (minyak) menjadi tristearin (lemak): .Hidrogenasi Lemak dan Minyak • Minyak (ikatan rangkap) Lemak (ikatan tunggal) • Cara ini digunakan untuk pembuatan margarin.

CH2 CH CH2 O O C (CH2)7CH=CH(CH2)7CH3 O O C (CH2)7CH=CH(CH2)7CH3 O O C (CH2)7CH=CH(CH2)7CH3 Triolein CH2 CH CH2 O O C (CH2)16CH3 O O C (CH2)16CH3 O O C (CH2)16CH3 Tristearin Catatan: Reaksi berjalan dengan adanya H2. tekanan. . panas dan katalis Ni.

yakni semakin tinggi derajat penjenuhan lemak dgn hidrogenasi. semakin padat produk pada suhu kamar.• Konsistensi lemak dpt dikontrol dengan derajat hidrogenasi. .

Ada 2 hal penyebab ketengikan: • Reaksi hidrolisis (hydrolytic rancidity) Terhidrolisisnya ikatan ester pd asam lemak dari trigliserida yang melepaskan asam lemak mudah menguap (seperti: lepasnya asam butirat dari lemak mentega yang telah tengik). Hidrolisis lemak dan minyak sering dikatalisis oleh enzim lipase yang berasal dari bakteri di udara (Bau yang tidak enak pada keringat terjadi karena hidrolisis lemak/minyak pada kulit yang dikatalis oleh lipase dari bakteri).Ransiditas/Ketengikan • Trigliserida mudah berubah menjadi tengik: yaitu proses pembentukan bau dan rasa dan yang tidak sedap akibat bereaksi dengan uap air di udara pd suhu kamar. Ketengikan pada makanan dapat dicegah dengan penyimpanan di refrigator. .

untuk mencegahnya dapat dilakukan penambahan zat antioksidan pada makanan.Reaksi Oksidasi (oxidative rancidity) Oksidasi merupakan penyebab utama ketengikan pada makanan yang didorong oleh suhu yang cukup tinggi dan pemaparan terhadap udara. seperti: asam askorbat (Vit. Ikatan rangkap pada asam lemak tidak jenuh dari trigliserida teroksidasi menjadi aldehida dengan berat molekul rendah (bau busuk) yang dapat teroksidasi lagi menghasilkan asam karboksilat dengan bau yang menusuk. E). . Oksidasi menyebabkan makanan menjadi tidak tahan lama. C) dan a-tokoferol (Vit.

K. • Proses ini digunakan untuk membuat sabun yaitu garam alkali (Na. • Sabun dibuat dengan pemanasan lemak sapi atau minyak kelapa dengan penambahan sodium/natrium hidroksida berlebih.Penyabunan Lemak dan Minyak (Saponification) • Penyabunan adalah reaksi hidrolisis lemak atau minyak dengan cara mendidihkannya dengan larutan sodium hidroksida (NaOH). . garam sodium terpisah sebagai lapisan kental dari sabun mentah. Ketika sodium klorida ditambahkan pada campuran. atau Li) dari asam lemak.

Gliserol digunakan sebagai pelembab (sifat melembabkan timbul dari gugus hidroksil yang dapat berikatan hidrogen dengan air dan mencegah peguapan air) dalam tembakau. . Zat tambahan/aditif seperti pewarna dan parfum ditambahkan lalu sabun dilelehkan dan dicetak. terbentuk sabun sodium stearat. Gliserol adalah produk samping dari reaksi penyabunan yang dapat dipisahkan dengan penguapan (penyulingan) lapisan air. gliserol dan NaCl. industri farmasi dan kosmetik.Jika lemak yang digunakan adalah tristearin. Sabun mentah dimurnikan dengan mendidihkan dalam air bersih untuk membuang larutan alkali yang berlebih.

CH2 CH CH2 O O C (CH2)16CH3 O O C (CH2)16CH3 O O C (CH2)16CH3 NaOH CH2OH CHOH CH2OH Gliserol Mendidih Triester (tristearin) 3 CH3(CH2)16 C O-Na+ Na-stearaat / sabun O .

Senyawa ini mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses metabolisme. Beberapa fungsi lipida pada manusia antara lain sebagai : a. Komponen membran sel. termasuk dalam otak dan hati. . Sebagian besar lipida sel jaringan terdapat sebagai komponen utama membran sel dan berperan mengatur jalannya metabolisme di dalam sel. pada jaringan adipos. seluruh sel. Penyusun utama struktur membran tersebut terutama adalah berupa senyawa fosfogliserida.FUNGSI LIPIDA DALAM TUBUH MANUSIA Lipida terdapat dalam semua bagian tubuh manusia.

Jika kandungan glikogen dalam darah menurun. Lipida mempunyai fungsi sebagai vitamin dan hormon baik dalam bentuk lipida maupun turunannya. E. aldosteron. kortisol. Berbagai hormon manusia dari kelompok hormon steroid adalah merupakan turunan sterol seperti progesteron. estradiol. . merupakan vitamin yang larut dalam lipida. Energi cadangan. D. Lipida sebagai energi cadangan tersimpan pada jaringan adipos dalam bentuk trigliserida. Kelompok vitamin lipida adalah A. testosteron. c. K. Vitamin dan hormon.b. maka secara otomatis triasil gliserol dari jaringan adeposit tersebut akan termobilisasi ke jaringan tubuh tertentu dan selanjutnya akan diubah menjadi energi.

Senyawa lipoprotein yang merupakan komponen plasma darah berfungsi sebagai pengangkut makanan ke seluruh jaringan tubuh dan mengangkut kolesterol yang ada di sel tepi menuju ke hati oleh HDL untuk diolah kembali dalam bentuk turunan kolesterol lain. terutama dalam bentuk garam empedu hasil konjugasi amida dengan taurin atau glisin. e. Komponen transport. Sehingga pada proses pencernaan. . Surfaktan. Sebagai komponen dalam proses pengangkutan zat melalui membran. Asam empedu yang merupakan turunan dari kolesterol.d. mempunyai sifat sebagai surfaktan yang akan membantu pelarutan lipida tertentu (makanan) yang ada di usus kecil. lipida makanan dapat dihidrolisis oleh lipase yang selanjutnya diubah menjadi energi.

Si. Lipida juga dapat berfungsi sebagai lapisan pelindung pada beberapa jazad hidup. Sri Utami. Komponen permukaan sel yang berperan dalam proses interaksi antara sel dengan senyawa kimia di luar sel. Lapisan pelindung. seperti dalam proses kekebalan jaringan.f. g. . Wassalaamu ‘alaikum w. M. amin… Hj..Si. Semoga lulus semua.w. termasuk sebagai isolator terhadap dingin. S.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful