MAKALAH FILSAFAT

―SEJARAH DAN PERKEMBANGAN FILSAFAT DARI MASA KE MASA‖
Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Filsafat Ilmu

UNIVERSITAS ISLAM MAKASSAR
2013

Kata Pengantar
Puji syukur penulis telah panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, sang Pencipta alam semesta, manusia, dan kehidupan beserta seperangkat aturan-Nya, karena berkat limpahan rahmat, taufiq, hidayah serta inayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah dengan tema “Sejarah dan Perkembangan Filsafat Dari Masa ke Masa” yang sederhana ini dapat terselesaikan tidak kurang daripada waktunya. Maksud dan tujuan dari penulisan makalah ini tidaklah lain untuk memenuhi salah satu dari sekian kewajiban mata kuliah Filsafat Ilmu serta merupakan bentuk langsung tanggung jawab penulis pada tugas yang diberikan. Pada kesempatan ini, penulis juga ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada serta semua pihak yang telah membantu penyelesaian makalah ini baik secara langsung maupun tidak langsung. Demikian pengantar yang dapat penulis sampaikan dimana penulis pun sadar bawasannya penulis hanyalah seorang manusia yang tidak luput dari kesalahan dan kekurangan, sedangkan kesempurnaan hanya milik Tuhan Azza Wa‘jala hingga dalam penulisan dan penyusununnya masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang konstruktif akan senantiasa penulis nanti dalam upaya evaluasi diri. Akhirnya penulis hanya bisa berharap, bahwa dibalik ketidak sempurnaan penulisan dan penyusunan makalah ini adalah ditemukan sesuatu yang dapat memberikan manfaat atau bahkan hikmah bagi penulis, pembaca, dan bagi seluruh mahasiswa-mahasiswi Universitas Islam Makassar. Amien ya Rabbal ‘alamin. Wassalalam, Makassar, 16 Oktober 2013 Penulis

3 2.…………….…… 11 C.DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL……………………………………………………………………………………….… 9 B. ii DAFTAR ISI………………………………………………………………………………… iii BAB I : Pendahuluan………………………………………………………………………… 1 A. Munculnya Filsafat………………………………………………………………….……… 23 . 21 DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………. Sejarah Perkembangan Awal Filsafat Dunia……………………………………………. Latar Belakang……………………………………………………………………………... i KATA PENGANTAR………………………………………………………….……………………... Klasifikasi Filsafat………………………………………………………………………… 2 1.. 1 B. Klasifikasi Filsafat Menurut Wilayah……………………………………. 12 BAB III : Penutup……………………………………………………. Kajian Filsafat…………………………………………………………………………. Klasifikasi Filsafat Menurut Latar Belakang Agama…………………….. 5 BAB II : Pembahasan………………………………………………………………………… 9 A.

Jauh sebelum manusia menemukan dan menetapkan apa yang sekarang kita sebut sesuatu sebagai suatu disiplin ilmu sebagaimana kita mengenal ilmu kedokteran. manusia senatiasa terkagum atas apa yang dilihatnya. . makin nyatalah tuntutan untuk mencari tahu tentang seluruh kenyataan (realitas). dan cara mendapatkannya dapat dipertanggung-jawabkan. umat manusia lebih dulu memfikirkan dengan bertanya tentang berbagai hakikat apa yang mereka lihat. dan mulai menyadari keterbatasannya. sistematis dan koheren. Makin ilmu pengetahuan menggali dan menekuni hal-hal yang khusus dari kenyataan (realitas). Dan jawaban mereka itulah yang nanti akan kita sebut sebagai sebuah jawaban filsafati. Manusia ragu-ragu apakah ia tidak ditipu oleh panca-inderanya. dan lain sebagainya. Tetapi sudah sejak awal sejarah. sistematis dan koheren (―bertalian‖) tentang suatu bidang tertentu dari kenyataan (realitas). 801 – 873 M). Bagian filsafat yang paling mulia adalah filsafat pertama. fisika. Kegiatan manusia yang memiliki tingkat tertinggi adalah filsafat yang merupakan pengetahuan benar mengenai hakikat segala yang ada sejauh mungkin bagi manusia . matematika. ternyata sikap iman penuh taqwa itu tidak menahan manusia menggunakan akal budi dan fikirannya untuk mencari tahu apa sebenarnya yang ada dibalik segala kenyataan (realitas) itu. Latar Belakang Dalam menghadapi seluruh kenyataan dalam hidupnya. dan yang (2) dapat digunakan untuk menerangkan gejala-gejala tertentu di bidang (pengetahuan) tersebut.BAB I PENDAHULUAN A. yang disebut pencerahan. Dalam situasi itu banyak yang berpaling kepada agama atau kepercayaan Ilahiah. (1) disusun metodis. Proses itu mencari tahu itu menghasilkan kesadaran. yaitu pengetahuan kebenaran pertama yang merupakan sebab dari segala kebenaran (Al-Kindi. Jika proses itu memiliki ciri-ciri metodis. maka lahirlah ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan adalah pengetahuan yang.

Menurut wilayah bisa dibagi menjadi: ―Filsafat Barat‖. ―Filsafat Timur‖. Sebagaimana definisinya. bahkan agama tempat tradisi filsafat itu dibangun. menanggapi. yang dianggap telah menyebarkan ajaran yang dilarang oleh negara. filsafat biasa diklasifikasikan menurut daerah geografis dan latar belakang budayanya. Klasifikasi Filsafat Dalam membangun tradisi filsafat banyak orang mengajukan pertanyaan yang sama. sebenarnya masih sulit untuk mendefinisikan secara konkret apa itu filsafat dan apa kriteria suatu pemikiran hingga kita bisa memvonisnya. Selanjutnya dikatakan bahwa seandainya kitab-kitab terjemahan Boethius menjadi . Sonny Keraf dan Mikhael Dua mengartikan ilmu filsafat sebagai ilmu tentag bertanya atau berpikir tentang segala sesuatu (apa saja dan bahkan tentang pemikiran itu sendiri) dari segala sudut pandang. karena filsafat bukanlah sebuah disiplin ilmu.Metode filsafat adalah metode bertanya. Obyek materinya semua yang ada. Tapi justru karena itulah mengapa fisafat begitu layak untuk dikaji demi mencari serta memaknai segala esensi kehidupan. bahasa.) Klasifikasi Filsafat Menurut Wilayah a. ―Filsafat Hindu‖. Filsafat ini berkembang dari tradisi falsafi orang Yunani kuno. Thinking about thinking. dan ―Filsafat Timur Tengah‖. Meski bagaimanapun banyaknya gambaran yang kita dapatkan tentang filsafat. Dewasa ini filsafat biasa dibagi menjadi dua kategori besar menurut wilayah dan menurut latar belakang agama. Namun pada hakikatnya. 1. ―Filsafat Budha‖. Objek formal filsafat adalah ratio yang bertanya. dan meneruskan karya-karya pendahulunya sesuai dengan latar belakang budaya. Sementara latar belakang agama dibagi menjadi: ―Filsafat Islam‖. Filsafat Barat ‗‗‗Filsafat Barat‘‘‘ adalah ilmu yang biasa dipelajari secara akademis di universitas universitas di Eropa dan daerah-daerah jajahan mereka. B. sejarah dan perkembangan filsafat pun takkan pernah habis untuk dikupas. Categories dan Porphyry telah dimusnahkan oleh pemerintah Romawi bersamaan dengan eksekusi mati terhadap Boethius. Oleh karena itu. Maka menjadi tugas filsafat mempersoalkan segala sesuatu yang ada sampai akhirnya menemukan kebijaksanaan universal. tradisi falsafi Yunani sebenarnya sempat mengalami pemutusan rantai ketika salinan buku filsafat Aristoteles seperti Isagoge. dan ―Filsafat Kristen‖.

Lao Tse. Arthur Schopenhauer. Tema ketiga adalah aksiolgi. yang telah dikerjakan oleh filosof Islam pada dinasti Abbasyah. epistemologi.sumber perkembangan filsafat dan ilmu pengetahuan di Eropah. maka John Salisbury. makhluk hidup. Kong Hu Cu. khususnya di India. misalnya tentang keberadaan alam semesta. George Hegel. seorang guru besar filsafat di Universitas Paris. antara lain Siddharta Gautama/Buddha. Tokoh utama filsafat Barat antara lain Plato. terutama di Abad Pertengahan. Zhuang Zi dan juga Mao Zedong. tidak akan menyalin kembali buku Organon karangan Aristoteles dari terjemahan-terjemahan berbahasa Arab. Aksiologi yaitu tema yang membahas tentang masalah nilai atau norma sosial yang berlaku pada kehidupan manusia. Friedrich Nietzsche. serta kebenaran suatu pengetahuan. Dalam tradisi filsafat Barat di Indonesia sendiri yang notabene-nya adalah bekas jajahan bangsa Eropa-Belanda. Tiongkok dan daerah-daerah lain yang pernah dipengaruhi budayanya. Filsafat Timur ‗‗‗Filsafat Timur‘‘‘ adalah tradisi falsafi yang terutama berkembang di Asia. tetapi di Dunia Barat filsafat ‘an sich‘ masih lebih menonjol daripada agama. Ontologi membahas tentang masalah ―keberadaan‖ sesuatu yang dapat dilihat dan dibedakan secara empiris (kasat mata). Tema-tema tersebut adalah: ontologi. Sebab dilihat dari sejarah. atau tata surya. Tema pertama adalah ontologi. Thomas Aquinas. Nama-nama beberapa filsuf Timur. ‗‗‗Filsafat Timur Tengah‘‘‘ ini sebenarnya mengambil tempat yang istimewa. Bodhidharma. dan Jean-Paul Sartre. Nilai sosial . Réne Descartes. Immanuel Kant. Tema kedua adalah epistemologi. Epistemologi adalah tema yang mengkaji tentang pengetahuan (episteme secara harafiah berarti ―pengetahuan‖). Karl Heinrich Marx. Epistemologi membahas berbagai hal tentang pengetahuan seperti batas. b. dan aksiologi. sumber. para filsuf dari tradisi ini sebenarnya bisa dikatakan juga merupakan ahli . Sebuah ciri khas Filsafat Timur ialah dekatnya hubungan filsafat dengan agama. Meskipun hal ini kurang lebih juga bisa dikatakan untuk Filsafat Barat. dikenal adanya pembidangan dalam filsafat yang menyangkut tema tertentu.

Kahlil Gibran (aliran romantisme. Pertama. manusia. bila dalam filsafat lain masih ‗mencari Tuhan‘. Ada sejumlah perbedaan besar antara filsafat Islam dengan filsafat lain. yang menaklukkan daerah-daerah di sekitar Laut Tengah dan menjumpai kebudayaan Yunani dengan tradisi falsafi mereka. filsafat mulai merambah dunia timur. Kedua.waris tradisi Filsafat Yunani. Ketika Iskandariah didirikan oleh Iskandar Agung pada 332 SM. para filsuf Timur Tengah ini mempelajari karya-karya yang sama dan bahkan terjemahan mereka dipelajari lagi oleh orang-orang Eropa. dan metafisika yang menjadi batubara kebudayaan dunia. dalam filsafat Islam justru Tuhan ‗sudah ditemukan. kalau boleh disebut bergitu)dan Averroes. Dari Asia Minor (Mediterania) bergerak menuju Athena yang menjadi tanah air filsafat. Filsafat Islam ‗‗‗Filsafat Islam‘‘‘ bukanlah filsafat Timur Tengah. Dari sinilah lahirlah sains-sains besar. seperti fisika.‘ Pada mulanya filsafat berkembang di pesisir samudera Mediterania bagian Timur pada abad ke-6 M yang ditandai dengan pertanyaan-pertanyaan untuk menjawab persoalan seputar alam. Bahkan ketika Eropa setalah runtuhnya Kekaisaran Romawi masuk ke Abad Pertengahan dan melupakan karya-karya klasik Yunani. Islam adalah agama tauhid. Maka. Sebab para filsuf Timur Tengah yang pertama-tama adalah orang-orang Arab atau orang-orang Islam dan juga beberapa orang Yahudi. etika. Lalu mereka menterjemahkan dan memberikan komentar terhadap karya-karya Yunani. dan berpuncak pada 529 M. Nama-nama beberapa filsuf Timur Tengah: Avicenna(Ibnu Sina).) Klasifikasi Filsafat Menurut Latar Belakang Agama a. 2. Bila memang disebut ada beberapa nama Yahudi dan Nasrani dalam filsafat Timur Tengah. dan Tuhan. namun kemudian menyesuaikannya dengan ajaran Islam. dalam filsafat Islam tentu seluruhnya adalah muslim. matematika. . Ibnu Tufail. meski semula filsuf-filsuf muslim klasik menggali kembali karya filsafat Yunani terutama Aristoteles dan Plotinus.

Dalam penggunaan kontemporer. masih ada beberapa agama lainya yang melahirkan pemahaman falsafi yang sampai sekarang masih eksis. datang selepas karma yang bagus (tujuan) dikekalkan seimbang dan semua tindakan buruk tidak mahir ditinggalkan. dan lain sebagainya. Hampir semua filsuf Kristen adalah teologian atau ahli masalah agama. kesulitan keadaan manusia. Selain dua agama terbesar diatas. Taoisme berasalkan dari kata ―Dao‖ yang berarti tidak berbentuk. filsafat Kristen banyak berkutat pada masalah ontologis dan filsafat ketuhanan. Buddha. Taoisme. Penganut Buddha tidak menganggap Siddharta Gautama sebagai sang hyang Buddha pertama atau terakhir. tidak terlihat tetapi . akal budi. atau yang mencapai pencerahan sejati (Dari perkataan Sansekerta: untuk mengetahui). Santo Bonaventura. Taoisme merupakan filsafat Laozi dan Zhuangzi (570 SM ~470 SM) tetapi bukan agama. Secara teknis. Filsafat Kristen ‗‗‗Filsafat Kristen‘‘‘ mulanya disusun oleh para bapa gereja untuk menghadapi tantangan zaman di abad pertengahan. Pencapaian nirwana (nibbana) di antara ketiga jenis Buddha adalah serupa. Buddha dalam bahasa Sansekerta berarti mereka yang sadar. Sidharta adalah guru agama dan pendiri Agama Buddha (dianggap ―Buddha bagi waktu ini‖). seseorang yang menemukan Dharma atau Dhamma (yang bermaksud: Kebenaran. ia merupakan tarikan dan contoh bagi manusia yang telah sadar. Tak heran. Masyarakat mulai mempertanyakan kembali kepercayaan agamanya.b. ia sering digunakan untuk merujuk Siddharta Gautama yang dilahirkan pada tahun 623 SM di Taman Lumbini. dan lain sebagainya. Dalam pandangan lainnya. Budha merupakan gelar kepada individu yang menyadari potensi penuh mereka untuk memajukan diri dan yang berkembang kesadarannya. Misalnya Budha. Saat itu dunia barat yang Kristen tengah berada dalam zaman kegelapan (dark age). dan jalan benar kepada kebebasan melalui Kesadaran. Sebagai contoh: Santo Thomas Aquinas. tetapi Samma-Sambuddha menekankan lebih kepada kualitas dan usaha dibandingkan dengan dua lainnya. perkara yang sebenarnya.

magnet memiliki kutub positif dan negatif. Yin dan Yang dengan saintifiknya diterjemahkan sebagai negatif dan positif. Taoisme bersifat tenang. Keabadian manusia adalah apabila seseorang mencapai ―Kesedaran Dao‖. Dao yang wujud dalam kesemua benda hidup dan kebendaan adalah ―De‖. tidak ada apa-apa. dan berabadi. bersifat lembut seperti air. tidak akan wujud negatif. tidak berbalah. Taoisme juga memperkenalkan teori Yinyang. . terdapat positif mesti adanya negatif. tanpa positif.merupakan asas atau jalan atau cara kejadian kesemua benda hidup dan benda-benda alam semesta dunia. Gabungan Dao dengan De diperkenalkan sebagai Taoisme merupakan asasi alamiah. Setiap benda adalah dualisme. Penganut-penganut Taoisme mempraktekan Dao untuk mencapai ―Kesedaran Dao‖ dan juga mendewakan. magnet tidak akan terjadi. kedua-dua sifat tidak bisa diasingkan. Bahkan magnet. tidak bernegatif dan tidak berpositif jadinya kosong.

hakekatnya. Kajian Filsafat Definisi kata filsafat bisa dikatakan sebagai sebuah problem falsafi pula. 4.BAB II PEMBAHASAN A. padahal ilmu filsafat itu dekat dan berada dalam kehidupan kita sehari-hari. mencari solusi untuk itu. Upaya untuk melukiskan hakekat realitas akhir dan dasar serta nyata. . Untuk studi falsafi. 3. Kerapkali ilmu filsafat dipandang sebagai ilmu yang abstrak dan berada di awangawang (tidak mendarat) saja. keabsahannya. filsafat bersifat tidak konkrit (atau lebih bisa dikatakan tidak tunggal). filsafat merupakan pengetahuan tentang kenyataan-kenyataan yang paling umum dan kaidah-kaidah realitas serta hakekat manusia dalam segala aspek perilakunya seperti: logika. karena menggunakan metode berpikir sebagai cara pergulatannya dengan realitas hidup kita. Dialektik ini secara singkat bisa dikatakan merupakan sebuah bentuk dialog. mutlak diperlukan logika berpikir dan logika bahasa. Penyelidikan kritis dan radikal atas pengandaian-pengandaian dan pernyataan-pernyataan yang diajukan oleh berbagai bidang pengetahuan. paling tidak bisa dikatakan bahwa ―filsafat‖ adalah studi yang mempelajari seluruh fenomena kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis dan mendasar (radikal). Upaya spekulatif untuk menyajikan suatu pandangan sistematik serta lengkap tentang seluruh realitas. Ini didalami tidak dengan melakukan eksperimen-eksperimen dan percobaanpercobaan. serta akhir dari prosesproses itu dimasukkan ke dalam sebuah proses dialektik. Tetapi. tetapi dengan mengutarakan problem secara persis. dan nilainya. Upaya untuk menentukan batas-batas jangkauan pengetahuan: sumbernya. etika. Banyak pengertian-pengertian atau definisi-definisi tentang filsafat yang telah dikemukakan oleh para filsuf. Menurut Merriam-Webster (dalam Soeparmo. Benar. estetika dan teori pengetahuan. 1984). 2. memberikan argumentasi dan alasan yang tepat untuk solusi tertentu. Beberapa filsuf mengajukan beberapa definitif pokok filsafat seperti: 1.

) dan (sophia = ―kebijaksanaan‖). Filsafat berusaha untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang asal mula dan sifat dasar alam semesta tempat manusia hidup serta apa yang merupakan tujuan hidupnya. Menurut pengertiannya yang semula dari zaman Yunani Kuno itu. Dalam istilah Inggris. melainkan meliputi pula kebenaran pertama. Sesuatu yang berupaya untuk membantu kita melihat apa yang kita katakan dan untuk mengatakan apa yang kita lihat. setelah dia membaca tulisan Herakleides Pontikos (penganut ajaran Aristoteles) yang memakai kata sophia. orang yang pertama memakai istilah philosophia dan philosophos ialah Pytagoras (592-497 S. Kata filosofi yang dipungut dari bahasa Belanda juga dikenal di Indonesia.). Filsafat menggunakan bahan-bahan dasar deskriptif yang disajikan bidang-bidang studi khusus dan melampaui deskripsi tersebut dengan menyelidiki atau menanyakan sifat dasarnya. cinta dsb. 1999). Dahulu sophia tidak hanya berarti kearifan saja. nila-nilainya dan kemungkinannya. Namun. pertimbangan sehat sampai kepandaian pengrajin dan bahkan kecerdikkan dalam memutuskan soal-soal praktis (The Liang Gie. philosophy. yang juga diambil dari bahasa Yunani. Sehingga arti harafiahnya adalah seorang ―pencinta kebijaksanaan‖ atau ―ilmu‖. Kata falsafah atau filsafat dalam bahasa Indonesia merupakan kata serapan dari bahasa Arab ‫ةسلف‬. Karena itulah filsafat merupakan pendekatan yang . juga berasal dari kata Yunani ―philosophia‖ yang lazim diterjemahkan ke dalam bahasa tersebut sebagai cinta kearifan. kebajikan intelektual. Filsafat adalah usaha untuk memahami atau mengerti semesta dalam hal makna (hakikat) dan nilai-nilainya (esensi) yang tidak cukup dijangkau hanya dengan panca indera manusia sekalipun. filsafat berarti cinta kearifan. Bentuk terakhir ini lebih mirip dengan aslinya. Baginya kearifan yang sesungguhnya hanyalah dimiliki semata-mata oleh Tuhan. yang berarti filsafat. kata tersebut merupakan kata majemuk dan berasal dari kata-kata (philia = persahabatan. cakupan pengertian sophia yang semula itu ternyata luas sekali. Kalau menurut tradisi filsafati yang diambil dari zaman Yunani Kuno. pengetahuan luas. Pytagoras menganggap dirinya ―philosophos‖ (pencinta kearifan).5.M.Tujuannya adalah pemahaman dan kebijaksanaan. Dalam bahasa Indonesia seseorang yang mendalami bidang falsafah disebut ―filsuf‖. philosophia (Φιλοσοφία) Dalam bahasa ini.Bidang filsafat sangatlah luas dan mencakup secara keseluruhan sejauh dapat dijangkau oleh pikiran.

dan lingkungan di sekitar mereka dan tidak menggantungkan diri kepada agama pada saat itu yang dianggap sebagai ―tirai besi keilmuan‖ lagi untuk mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini. B. Yudea (Israel) atau Mesir. Suatu bidang yang berhubungan erat dengan bidang-bidang pokok pengalaman manusia. mereka melepaskan diri dari hal-hal mistis yang secara turun-temurun diwariskan oleh tradisi. Di balik aneka kejadian yang diamati secara umum. dunia. Dalam artian inilah. Dan selanjutnya mereka mulai berpikir sendiri.. peran mitologi yang sebelumnya mengikat segala aspek pemikiran kemudian secara perlahan-lahan digantikan oleh logos (rasio/ ilmu). . yaitu berpikir secara ilmiah. Filsafat dan ilmu menjadi satu. Filsafat. Sebab hanya dengan cara semacam ini. tidak seperti di daerah lain-lainnya tidak ada kasta pendeta sehingga secara intelektual orang lebih bebas. mereka mulai mencari suatu keterangan yang memungkinkan mereka mampu mengerti kejadian-kejadian itu. Filsafat muncul ketika orang-orang mulai berfikir-fikir dan berdiskusi akan keadaan alam. Banyak yang bertanya-tanya mengapa filsafat muncul di Yunani dan tidak di daerah yang berberadaban lain kala itu seperti Babilonia. Pada saat inilah. mulai ada kesadaran untuk mendekati problem dan kejadian alam semesta secara logis dan rasional. Munculnya Filsafat Akibat dari berkembangnya kesusasteraan Yunani dan masuknya ilmu pengetahuan serta semakin hilangnya kepercayaan akan kebenaran yang diberikan oleh pemikiran keagamaan.M. para filsofof kemudian mencoba memandang dunia dengan cara yang lain yang belum pernah dipraktekkan sebelumnya. muncul di Yunani semenjak kira-kira abad ke 7 S. terbukalah kemungkinan bagi pertanyaanpertanyaan lain dan penilaian serta kritik dalam memahami alam semesta. Dalam mencari keterangan tentang alam semesta.menyeluruh terhadap kehidupan dan dunia. Semangat inilah yang memunculkan filosof-filosof pada jaman Yunani. Jawabannya sederhana: di Yunani. terutama Filsafat Barat.

kebenaran hanya menjadi otoritas gereja. b. dan lain sebagainya. Udara di alam semesta ibarat jiwa yang dipupuk dengan pernapasan di dalam tubuh manusia. Ia merupakan seorang Filsuf yang mendirikan aliran filsafat alam semesta atau kosmos dalam perkataan Yunani. filsafat Yunani abad 6 SM Pada masa ini ahli filsafatnya adalah Thales. Sejarah Perkembangan Awal Filsafat Dunia Meski istilah philosophia (Φιλοσοφία) pertama kali dimunculkan oleh Pythagoras. gereja dan para raja yang berhak mengatakan dan menjadi sumber kebenaran. . Yunani kemudian memiliki pemikir-pemikir terkenal yang lebih berpengaruh lagi terhadap perkembangan fisafat.W. Tentang bumi.C.) dari Mileta (sekarang di pesisir barat Turki). Makhluk yang pertama kali hidup adalah ikan dan menusia yang pertama kali terlahir dari perut ikan. Plato. Para raja membatasi kebebasan berfikir sehingga filsafat seolaholah telah mati suri. Anaximandros mengatakan bahwa bumi persis berada di pusat jagat raya dengan jarak yang sama terhadap semua badan yang lain. Thales juga berpendapat bahwa bumi terletak di atas air. namun orang Yunani pertama yang bisa diberi gelar filsuf ialah Thales (640-546 S. filsafat adalah suatu penelaahan terhadap alam semesta untuk mengetahui asal mulanya. Dalam buku History and Philosophy of Science karangan L. Thales berpendapat bahwa sumber kehidupan adalah air. Aristoteles. Periode Kedua. dengan para ulama filsafat.M. Menurut aliran filsafat kosmos. Periode setelah kelahiran Al Masih (Abad 0-6 M) Pada masa ini pertentangan antara gereja yang diwakili oleh para pastur dan para raja yang pro kepada gereja. Hull (1950). unsur-unsurnya dan kaidah-kaidahnya (The Liang Gie. Periode pertama. Phythagoras. seperti Socrates. Sementara Anaximenes dapat dikatakan sebagai pemikir pertama yang mengemukakan persamaan antara tubuh manusia dan jagat raya. Setelah mereka bertiga. dan Anaximenes yang dianggap sebagai bapak-bapak fisafat dari Mileta. 1999). a. Sehingga pada masa ini filsafat mengalami kemunduran. termasuk di dalamnya tokoh-tokoh yang terkenal pada periode itu.H. menulis setidaknya sejarah filsafat dan ilmu dapat dibagi dalam beberapa periode. Anaximandros. Hypocrates. Ilmu menjadi beku.

umat Islam dalam keadaan porak-poranda oleh berbagai peperangan. sejarah tidak mencatat lagi generasi penerus hingga munculnya Al-Kindi pada tahun 801 M. berbagai buku inilah diterbitkan dan ditulis. dan Hanbali yang ahli dalam hokum Islam. politik. yang dianggap telah menyebarkan ajaran yang dilarang oleh negara. ada juga yang menyatakan periode ini sebagai periode pertengahan. Terdapat 2 pendapat mengenai sumbangan peradaban Islam terhadap filsafat dan ilmu pengetahuan. Pendapat pertama mengatakan bahwa orang Eropa belajar filsafat dari filosof Yunani seperti Aristoteles. Periode Ketiga. filsafat sejarah. Al-Kindi banyak . Al-ghazali intelek yang meramu berbagai ilmu sehingga menjadi kesatuan dan kesinambungan dan mensintesis antara agama. Tetapi setelah perang salib terjadi umat Islam mengalami kemundurran. karena menurutnya salinan buku filsafat Aristoteles seperti Isagoge. yang kemudian diteruskan oleh Anicius Manlius Boethius (480 – 524 M) dan John Scotus. tidak akan menyalin kembali buku Organon karangan Aristoteles dari terjemahan-terjemahan berbahasa Arab. Sebagaimana telah diketahui. kemudian diteruskan oleh Plato (427 – 457 SM). filsafat. Setelah zaman Aristoteles. Di antara tokoh-tokoh tersebut adalah Hanafi. Pendapat kedua menyatakan bahwa orang Eropah belajar filsafat orang-orang Yunani dari buku-buku filasafat Yunani yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Arab oleh filosof Islam seperti Al-Kindi dan Al-Farabi. Ibnu Sina ahli kedokteran dengan buku terkenalnya yaitu The Canon of Medicine. Categories dan Porphyry telah dimusnahkan oleh pemerintah Romawi bersamaan dengan eksekusi mati terhadap Boethius. social dan kenegaraan. Agustine (354 – 430 M). Terhadap pendapat pertama Hoesin (1961) dengan tegas menolaknya. Al-kindi ahli filsafat. Ibnu Khaldun ahali sosiologi. yang terus berkembang hingga saat ini. Maliki. ekonomi. Anzahel ahli dan penemu teori peredaran planet. Selanjutnya dikatakan bahwa seandainya kitab-kitab terjemahan Boethius menjadi sumber perkembangan filsafat dan ilmu pengetahuan di Eropa. Syafii. Masa keemasan atau kebangkitan Islam ditandai dengan banyaknya ilmuan-ilmuan Islam yang ahli dibidang masing-masing. melalui kitab-kitab yang disalin oleh St. seorang guru besar filsafat di Universitas Paris. Setelah itu diteruskan oleh muridnya yang bernama Aristoteles (384 – 322 SM). orang yang pertama kali belajar dan mengajarkan filsafat dari orang-orang sophia atau sophists (500 – 400 SM) adalah Socrates (469 – 399 SM). yang telah dikerjakan oleh filosof Islam. maka John Salisbury. Periode kejayaan Islam (Abad 6-13 M) Pada masa ini dunia Kristen Eropa mengalami abad kegelapan.c. mistik dan sufisme . Al-farabi ahli astronomi dan matematika.

Pertentangan antara filosof yang diwakili oleh Ibnu Rushd dan kaum ulama yang diwakili oleh Al-Ghazali semakin memanas dengan terbitnya karangan Al-Ghazali yang berjudul Tahafut-El-Falasifah. yang dianggap setara dengan kitab Canon karangan Ibnu Sina. Sepeninggal Al-Kindi. Pandangan Ibnu Rushd yang menyatakan bahwa jalan filsafat merupakan jalan terbaik untuk mencapai kebenaran sejati dibanding jalan yang ditempuh oleh ahli agama. dan Ibnu Rushd. Al-Kindi menyatakan bahwa kaum fakih tidak dapat menjelaskan kebenaran dengan sempurna. Filosof Islam lainnya yang lahir di barat adalah Ibnu Baja (Avempace) dan Ibnu Tufail (Abubacer). sehingga mereka meminta kepada khalifah yang memerintah di Spanyol untuk menyatakan Ibnu Rushd sebagai atheis. Sebenarnya apa yang dikemukakan oleh Ibnu Rushd sudah dikemukakan pula oleh Al-Kindi dalam bukunya Falsafah El-Ula (First Philosophy). Ibnu baja dan Ibnu Tufail merupakan pendukung rasionalisme Aris-toteles. Akhirnya kedua orang ini bisa menjadi sahabat. Sedangkan Ibnu Rushd yang lahir dan dibesarkan di Cordova. Muhamad Iqbal. Filosof-filosof itu diantaranya adalah : Al-Farabi. Oleh Raja Al-Makmun dan Raja Harun Al-Rasyid pada Zaman Abbasiyah. Berbeda dengan filosof-filosof Islam pendahulunya yang lahir dan besar di Timur. yang kemudian digunakan pula oleh pihak gereja untuk menghambat berkembangnya pikiran bebas di Eropah pada Zaman Renaisance. Al-Ghazali berpendapat bahwa mempelajari filsafat dapat menyebabkan seseorang menjadi atheis. telah memancing kemarahan pemuka-pemuka agama. Muhammad Abduh. muncul filosof-filosof Islam kenamaan yang terus mengembangkan filsafat. oleh karena pengetahuan mereka yang tipis dan kurang bernilai. lebih dikenal sebagai seorang filosof. Ibnu Sina. Ibnu Rushd dilahirkan di Barat (Spanyol). Spanyol meskipun seorang dokter dan telah mengarang Buku Ilmu Kedokteran berjudul Colliget. Untuk mencapai kebenaran sejati menurut Al-Ghazali hanya ada satu cara yaitu melalui tasawuf .belajar dari kitab-kitab filsafat karangan Plato dan Aristoteles. Jamaluddin Al-Afghani. Al-Kindi diperintahkan untuk menyalin karya Plato dan Aristoteles tersebut ke dalam Bahasa Arab.

Dari hal ini dapat dikatakan bahwa apa yang diperdebatkan oleh kalangan filosof di Eropah Barat pada abad 12 dan 13. Buku karangan Al-Ghazali ini kemudian ditanggapi oleh Ibnu Rushd dalam karyanya Tahafut-et-Tahafut (The Incohenrence of the Incoherence). Eropah mengalami kebangkitan. Ernest Renan dan Roger Bacon. Kalangan yang menentang ajaran filsafat Ibnu Rushd ini antara lain pendeta Thomas Aquinas. Hoesin (1961) menyatakan bahwa pelarangan penyebaran filsafat Ibnu Rushd merupakan titik awal keruntuhan peradaban Islam yang didukung oleh maraknya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. ketika Raymund menjadi uskup Besar Kristen di Toledo pada Tahun 1130 – 1150 M. Universitas Paris menggunakan buku teks Organon karya Aristoteles yang disalin dari Bahasa Arab ke dalam Bahasa Latin oleh John Salisbury pada tahun 1182. sehingga saat itu berkembang 2 paham yaitu paham pembela Ibnu Rushd (Averroisme) dan paham yang menentangnya.(mistisisme). berkembangnya filsafat ajaran Ibnu Rushd dianggap dapat membahayakan iman kristiani oleh para pemuka agama . Pada masa ini. tidak lain adalah masalah yang diperdebatkan oleh filosof Islam. Al-Farabi. d. Kemenangan pandangan Al-Ghazali atas pandangan Ibnu Rushd telah menyebabkan dilarangnya pengajaran ilmu filsafat di berbagai perguruan-perguruan Islam. Periode Keempat. Dante menulis Divina Comedia setelah terinspirasi oleh hikayat Isra dan Mikraj Nabi Muhammad SAW. Hal ini sejalan dengan pendapat Suriasumantri (2002) yang menyatakan bahwa perkembangan ilmu dalam peradaban Islam bermula dengan berkembangnya filsafat dan mengalami kemunduran dengan kematian filsafat. Periode kebangkitan Eropa (Abad 12-17) Bersamaannya dengan mundurnya kebudayaan Islam. Pada zaman itu Bahasa Latin menjadi bahasa kebudayaan bangsa-bangsa Eropah. Hasil terjemahan dari Toledo ini menyebar sampai ke Italia. Pada pertengahan abad 12 kalangan gereja melakukan sensor terhadap karangan Ibnu Rushd. Seperti halnya yang dilakukan oleh pemuka agama Islam. buku-buku filsafat dan ilmu pengetahuan karangan dan terjemahan filosof Islam seperti Al-Kindi. Penterjemahan karya-karya kaum muslimin antara lain dilakukan di Toledo. Mereka yang menentang Averroisme umumnya banyak menggunakan argumentasi yang dikemukakan oleh Al-Ghazali dalam kitabnya Tahafut-el-Falasifah. Ibnu Sina dan Ibnu Rushd diterjemahkan ke dalam Bahasa Latin.

Pada tahun 1217 Frederick II mengutus Michael Scot ke Toledo untuk mengumpulkan terjemahan-terjemahan filsafat berbahasa latin karangan kaum muslimin.Kristen. usahanya untuk mengembangkan pengetahuan diteruskan oleh putranya. Masa ini juga memunculkan intelektual Gerard Van Cromona yang menyalin buku . ajaran filsafat Islam mulai berkembang lagi. Setelah Kaisar Frederick II wafat. Pekerjaan yang dilakukan oleh Kaisar Frederick II untuk menterje-mahkan karyakarya filsafat Islam ke dalam Bahasa Latin. Untuk tujuan ini putranya mengutus orang Jerman bernama Hermann untuk kembali ke Toledo pada tahun 1256. alur pemikiran yang mereka anut adalah rasionalitas. dan Kritisme. Frederick mendirikan Universitas Naples. Berkembangnya ajaran filsafat Ibnu Rushd di Eropah Barat tidak lepas dari hasil terjemahan Michael Scot. yang diterjemahkan oleh Colonymus pada Tahun 1328. sehingga sinode gereja mengeluarkan dekrit pada Tahun 1209. e. Pada masa ini Kristen yang berkuasa dan menjadi sumber otoritas kebenaran mengalami kehancuran. lalu disusul dengan putusan Papal Legate pada tahun 1215 yang melarang pengajaran dan penyebaran filsafat ajaran Ibnu Rushd. Pada Tahun 1215 saat Frederick II menjadi Kaisar Sicilia. Pada Tahun 1214. serupa dengan pekerjaan yang pernah dilakukan oleh Raja AlMakmun dan Harun Al-Rashid dari Dinasti Abbasiyah. Banyak orientalis menyatakan bahwa Michael Scot telah berhasil menterjemahkan Komentar Ibnu Rushd dengan judul de coelo et de mundo dan bagian pertama dari Kitab Anima. termasuk kitab tahafut-et-tahafut. Pada pertengahan abad 13 hampir seluruh karya Ibnu Rushd telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Latin. Peradaban Eropa bangkit melampaui dunia islam. guna mendorong pengembangan ilmu pengetahuan di Eropah Barat. Berbagai pemikiran Yunani muncul. empirisrme. Periode Filsafat Modern (Abad 17-20 M) Dikenal Juga sebagai abad Äufklarung. untuk mendorong pengembangan ilmu pengetahuan di Jazirah Arab. Hermann kemudian menterjemahkan Ichtisar Manthiq karangan Al-Farabi dan Ichtisar Syair karangan Ibnu Rushd. yang kemudian memiliki akademi yang bertugas menterjemahkan kitab-kitab berbahasa Arab ke dalam Bahasa latin. dan juga awal abad kemunduran bagi umat Islam.

Fransiscan Roger Bacon. Aliran rasionalisme beranggapan bahwa sumber pengetahuan adalah rasio: kebenaran pasti berasal dari rasio (akal). Ia berusaha mengikis habis taklid. Para filsuf zaman modern menegaskan bahwa pengetahuan tidak berasal dari kitab suci atau ajaran agama. maka kebenaran itu 100% pasti dan menjadi landasan bagi seluruh pengetahuan. secara metodis. bebas mengeluarkan pendapat. Aliran empirisme. Perlawanan terhadap gereja dan raja yang menindas terus berlangsung Revolusi ilmu pengetahuan makin gencar dan meningkat. Masa ini juga menyebabkan perpecahan dalam agama Kristen.Rousseau mengecam penguasa dalam bukunya yang berjudul Social Contak. ‖The canon of medicine‖. hak untuk hidup. tetapi kenyataan.J . yaitu Kristen Katolik dan Protestan. Hal serupa juga dilakuklan ole J. tidak juga dari para penguasa. John Locke yang menghembuskan perlawanan kepada pihak gereja dengan mengemukakan bahwa manusia bebas untuk berbicara. Pada masa krisis moral dan peradaban muncul ilmuwan lainnya yaitu Muhammad Abduh. Muhammad Abduh berusaha membangkitkan umat Islam untuk menggunakan akalnya. sebaliknya. tetapi dari diri manusia sendiri. yang menganut aliran pemikiran empirisme dan realisme berusaha menentang berbagai kebijakan gereja dan penguasa pada waktu itu. Hal berbeda terjadi didunai Islam. Ini bukan khayalan. Pada masa ini banyak muncul para ilmuwan seperti Newton dengan teori gravitasinya. hak untuk merdeka. Tetapi dalam rangka kesangsian yang metodis ini ternyata hanya ada satu hal yang tidak dapat diragukan. yaitu ―saya ragu-ragu‖. maupun yang inderawi. Kalau suatu kebenaran tahan terhadap ujian kesangsian yang radikal ini. Namun tentang aspek mana yang berperan ada beda pendapat. Dalam hal ini Galileo dan Copernicus juga mengalami penindasan dari penguasa. Dalam buku Discourse de la Methode tahun 1637 ia menegaskan perlunya ada metode yang jitu sebagai dasar kokoh bagi semua pengetahuan. Hal tersebut dilakukan oleh Muhammad Abduh agara umat Islam menemukan ilmu yang berasal dari al-Quran dan hadis. meyakini pengalamanlah sumber pengetahuan itu. yaitu dengan menyangsikan segalanya. bahwa .Ibnu Sina. yang mencoba memadukan kedua pendapat berbeda itu. serta hak berfikir. Lalu muncul aliran kritisisme. Intelektual Islam yang gigih menyeru umat Islam untuk kembali pada ajaran al-Quran dan Hadis. baik yang batin. Aliran rasionalisme dipelopori oleh Rene Descartes (1596-1650 M). pada masa ini umat Islam tertatih untuk bangkit dari keterpurukan spiritual.

menurut Kant. ada dua unsur yang memberi sumbangan kepada pengetahuan manusia tentang dunia. Demikian Kant membuat kritik atas seluruh . Jika aku menyangsikan sesuatu. aku berpikir ( menyadari) maka aku ada. Ada kondisi-kondisi tertentu dalam manusia yang ikut menentukan konsepsi manusia tentang dunia. Dengan lain kata kesangsian itu langsung menyatakan adanya aku. aku menyadari bahwa aku menyangsikan adanya. maupun yang batiniah (yang menyangkut pribadi manusia). Itulah kebenaran yang tidak dapat disangkal lagi. Aliran empririsme nyata dalam pemikiran David Hume (1711-1776). Ini bentuk pengetahuan. Yang kedua adalah kondisi-kondisi batiniah dalam manusia mengenai proses-proses yang tunduk kepada hukum kausalitas yang tak terpatahkan. Artinya. Itu materi pengetahuan.―aku ragu-ragu‖. Benarlah bahwa pengetahuan kita tentang dunia berasal dari indera kita. ―clara et distincta‖. Menurut Hume ada batasan-batasan yang tegas tentang bagaimana kesimpulan dapat diambil melalui persepsi indera kita. Descartes adalah pelopor kaum rasionalis. yaitu mereka yang percaya bahwa dasar semua pengetahuan ada dalam pikiran. Yang pertama adalah kondisi-kondisi lahirilah ruang dan waktu yang tidak dapat kita ketahui sebelum kita menangkapnya dengan indera kita. Namun. Kant setuju dengan Hume bahwa kita tidak mengetahui secara pasti seperti apa dunia ―itu sendiri‖ (‖das Ding an sich‖). namun dalam akal kita ada faktor-faktor yang menentukan bagaimana kita memandang dunia sekitar kita. yang percaya bahwa seluruh pengetahuan tentang dunia berasal dari indera. yang jelas dan terpilah-pilah itulah yang harus diterima sebagai benar. dan terpilah-pilah‖ — ―clearly and distinctly‖. Itulah ―cogito ergo sum‖. Hume merupakan pelopor para empirisis. — Mengapa kebenaran itu pasti? Sebab aku mengerti itu dengan ―jelas. atau ―bagi semua orang‖. namun hanya dunia itu seperti tampak ―bagiku‖. Ruang dan waktu adalah cara pandang dan bukan atribut dari dunia fisik. Pengalaman itu dapat yang bersifat lahirilah (yang menyangkut dunia). dan salah separuh. Oleh karena itu pengenalan inderawi merupakan bentuk pengenalan yang paling jelas dan sempurna. Dan itu menjadi norma Descartes dalam menentukan kebenaran. Adapun Kritisisme oleh Imanuel Kant (1724-1804) mencoba mengembangkan suatu sintesis atas dua pendekatan yang bertentangan ini. Kant berpendapat bahwa masing-masing pendekatan benar separuh. yang memilih pengalaman sebagai sumber utama pengetahuan.

Empirist diwakili Hume.pemikiran filsafat. Begitulah pergulatan antar aliran filsafat Modern. dan Kritisme oleh Kant saling menkritik satu sama lain. Rasionalist diwakili Descartes. membuat suatu sintesis. dan meletakkan dasar bagi aneka aliran filsafat masa kini. .

Hal ini setelah Ibnu Rusd sendiri menyatakan bahwa jalan filsafat merupakan jalan terbaik untuk mencapai kebenaran sejati dibanding jalan yang ditempuh oleh ahli atau mistikus agama. Metode filsafat adalah metode bertanya. Sedang objek materinya ialah semua yang ada yang bagi manusia perlu dipertanyakan hakikatnya. maka filsafat adalah tanah dasar tempat pohon tersebut berpijak dan tumbuh. fisika. Maka menjadi tugas filsafat mempersoalkan segala sesuatu yang ada sampai akhirnya menemukan kebijaksanaan universal. Yudea (Israel) atau Mesir. . Dan jawaban mereka itulah yang nanti akan kita sebut sebagai sebuah jawaban filsafati.BAB III PENUTUP Jauh sebelum manusia menemukan dan menetapkan apa yang sekarang kita sebut sesuatu sebagai suatu disiplin ilmu sebagaimana kita mengenal ilmu kedokteran. filsafat Yunani sempat mengalami masa pasang surut. Ketika peradaban Eropa harus berhadapan dengan otoritas Gereja dan imperium Romawi yang bertindak tegas terhadap keberadaan filsafat di mana dianggap mengancam kedudukannya sebagai penguasa ketika itu. Dalam perkembanganya. Objek formal filsafat adalah ratio yang bertanya. Filsafat Yunani kembali muncul pada masa kejayaan Islam dinasti Abbasiyah sekitar awal abad 9 M. Kalau ilmu diibiratkan sebagai sebuah pohon yang memiliki berbagai cabang pemikiran. umat manusia lebih dulu memfikirkan dengan bertanya tentang berbagai hakikat apa yang mereka lihat. matematika. dan lain sebagainya. dunia filsafat Islam mulai mengalami kemunduran ketika antara para kaum filsuf yang diwakili oleh Ibnu Rusd dengan para kaum ulama oleh Al-Ghazali yang menganggap filsafat dapat menjerumuskan manusia ke dalam Atheisme bergolak. serta buah solusi. Jawabannya sederhana: di Yunani. ranting pemahaman. tidak seperti di daerah lain-lainnya tidak ada kasta pendeta sehingga secara intelektual orang lebih bebas. Banyak yang bertanya-tanya mengapa filsafat muncul di Yunani dan tidak di daerah yang berberadaban lain kala itu seperti Babilonia. Tetapi di puncak kejayaannya.

JJ Rosseau. Dan lain sebagainya. Adapun para filsuf zaman modern setelah masa aufklarung.Setelah abad ke-13. Doktrin para pendeta katolik terus mendapatkan protes dari kaum Protestan. tetapi dari diri manusia sendiri. abad ke-17 M. di Eropa benar-benar tidak ditemukan lagi buku-buku filsafat hasil peradaban Yunani. Pemerintahan mempercayakan semua konsep berfikir kepada para ulama dan ahli tafsir agama. Nietsche. peradaban islam pun mengalami kemunduran sementara di eropa sendiri mengalami masa yang disebut sebagai abad Renaissance atau abad pencerahan. Ini sekaligus menunjukkan bahwa setelah pihak gereja berkuasa pada masanya dan sebelum peradaban Islam mulai menerjemahkan teks-teks aristoteles dan lain sebagainya oleh Al Kindhi. peradaban filsafat islam benar-benar mengalami kejumudan setelah kaum ulama berhasil memenangkan perdebatan panjang dengan kaum filosof. Tapi tidak demikian halnya dalam komunitas gereja. Kajian filsafat dilarang masuk kurikulum pendidikan. menegaskan bahwa pengetahuan tidak berasal dari kitab suci atau ajaran agama. tidak juga dari para penguasa. Periode ini juga menghantarkan dunia kristen menjadi terbelah. Banyak buku-buku karangan filosof muslim yang diterjemahkan kedalam bahasa latin. pada sekitar abad ke-15 M. di Eropa. Karl Marx. demam filsafat sedang menjamur. Entah kebetulan atau tidak. Para filsuf modern yang tercatat dalam sejarah ialah Descartes. ketika filsafat di dunia islam bisa dikatakan telah usai dan berpindah ke eropa. . Beriringan dengan itu.

komentar menengah dan komentar kecil.wordpres. Laozi meninggalkan dua karya yang berjudul De dan Dao (Judul pertama adalah ―De‖ dan kedua adalah ―Dao‖ ) sebelum meninggalkan Chuguo. hanya dengan usaha sendiri Pacceka-Buddha atau Pratyeka-Buddha yang menyerupai Samma-Sambuddha. makhluk hidup. [2] Tiga jenis golongan Buddha adalah: Samma-Sambuddha yang mendapat Kesadaran penuh tanpa guru. 02 Mar 2005 Halaman: 46 kognItar. [4] Logika merupakan sebuah ilmu yang sama-sama dipelajari dalam matematika dan filsafat. [7] Ibnu Rushd telah menyusun 3 komentar mengenai Aristoteles.DAFTAR PUSTAKA www. kemudian bertemu dengan Absal yang memperoleh kebenaran sejati dengan petunjuk wahyu.org [1] Ontologi adalah cabang pemikiran yang membahas tentang masalah ―keberadaan‖ sesuatu yang dapat dilihat dan dibedakan secara empiris (kasat mata).com philosopi Mingguan Indonesia Harian KOMPAS Rabu.wikipedia. Laozi meletak jawatan dan meninggalkan negerinya dengan koaknya.cidcm. tetapi mencapai tahap Kesadaran dengan mendengar Dhamma [3] Pada waktu keruntuhan Dinasti Zhou. [6] Menurut Ibnu Tufail. Dalam komentar besar.edu blog. Ketiga komentar tersebut dapat dijumpai dalam tiga bahasa : Arab.muslimphilosophy. manusia dapat mencapai kebenaran sejati dengan menggunakan petunjuk akal dan petunjuk wahyu. Pendapat ini dituangkan dengan baik dalam cerita HayyIbnu Yakdzhan. yaitu : komentar besar. Kedua -dua kitab digabungkan dan diperkenalan sebagai Daode Jing yang kepunyaan 5000 huruf Tionghua dalam 81 bab.org www. kecuali aku ragu‖. [8] ―aku meragukan segalanya. Ibnu Rushd menuliskan setiap kata dalam Stagirite karya Aristoteles dengan Bahasa Arab dan memberikan komentar pada bagian akhir. [5] Pythagoras ialah seorang ahli matematika yang kini lebih terkenal dengan dalilnya dalam geometri yang menetapkan a2 + b2 = c2. keraguan. dan couriousity ‗ketertarikan‘. Atas permintaan Guan Yixi.umd. Guan Yixi (关尹喜) meminta beliau meninggalkan filsafat dalam bentuk tulisan. Hal itu membuat filsafat menjadi sebuah ilmu yang pada sisi-sisi tertentu berciri eksak di samping nuansa khas filsafat. Ketika beliau tiba di Kastam Hangu (函谷关). atau tata surya.wordpress. yaitu spekulasi. Latin dan Yahudi. Kalimat yang menjadi trademark Descartes . yang menceritakan bagaimana Hayy yang tinggal pada suatu pulau terpencil sendirian tanpa manusia lain dapat menemukan kebenaran sejati melalui petunjuk akal. Dalam komentar menengah ia masih menyebut-nyebut Aritoteles sebagai Magister Digit.com id. sedang pada komentar kecil filsafat yang diulas murni pandangan Ibnu Rushd. Savaka-Buddha yang merupakan Arahat (pengikut kesadaran). tetapi senantiasa diam dan menyimpan pencapaian Dharma pada diri sendiri. misalnya tentang keberadaan alam semesta.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful