PERUSAHAAN PEMBUATAN MINUMAN JUS JERUK GARUT

Ditujukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Strategi Perusahaan

disusun oleh: Muhammad syaban (0903012)

TEKNIK DAN MANAJEMEN INDUSTRI SKOLAH TINGGI TEKNOLOGI GARUT 2012

Latar belakang Tanaman jeruk berasal dari suatu kawasan yang sangat luas, mulai dari daratan India, Cina Selatan, Australia Utara dan Selandia Baru. Kini tanaman tersebut telah menyebar keseluruh dunia baik di daerah tropis maupun subtropis. Spesies jeruk yang bernilai ekonomis tinggi pada umumnya sudah dibudidayakan di seluruh dunia ada delapan spesies (Free, 1976; Verheij dan Stone, 1991) yaitu Jeruk Nipis(Citrus aurantifolia), Jeruk Kates (Citrus aurantium: sour orange), Jeruk Besar (Citrus grandis: Pummelo), Jeruk Lemon (Citrus Lemon), Jeruk Sitrun (Citrus Medika : Citron), Jeruk Grapefruit (Citrus paradisi), Jeruk Mandarin/ Jeruk Keprok (Citrus Reticulata), dan Jeruk Manis ( Citrus Sinensis: Sweet orange). Buah jeruk pada umumnya dikonsumsi dalam bentuk segar, terutama jeruk manis, jeruk keprok dan jeruk besar. Jeruk sitrun digunakan untuk minyak penyedap, jeruk bergamen untuk parfum, jeruk yang digunakan untuk bumbu masak adalah jeruk purut dan jeruk limau, sedangkan kulit jeruk besar digunakan untuk manisan. Sedangkan beberapa jenis jeruk lainnya digunakan sebagai bahan minuman penyegar, seperti jeruk nipis dan jeruk lemon. Salah satu kota penghasil jeruk di Indonesia adalah Kabupaten Garut. Citra Kabupaten Garut sebagai sentra Produksi Jeruk di Jawa Barat khususnya dan nasional pada umumnya, diperkuat melalui Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 760/KPTS.240/6/99 tanggal 22 Juni 1999 tentang Jeruk Garut yang telah ditetapkan sebagai Jeruk Varietas Unggul Nasional dengan nama Jeruk Keprok Garut I. Penetapan tersebut pada dasarnya menunjukkan bahwa Jeruk Garut merupakan salah satu komoditas pertanian unggulan nasional yang perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan kualitas maupun kuantitas produksinya. Sudah sejak lama, jeruk Garut telah popular dan menjadi trademark Kabupaten Garut. Oleh karena itu, sesuai dengan Perda No. 9 Tahun 1981, jeruk garut telah dijadikan sebagai komponen penyusun lambang daerah Kabupaten Garut. Selain sebagai buah ciri khas Kabupaten Garut, jeruk merupakan komoditas sub-sektor pertanian tanaman pangan yang mempunyai prospek cukup cerah dengan nilai ekonomis yang cukup tinggi. Melihat keterangan diatas, Kabupaten Garut memiliki potensi untuk mendirikan perusahaan dengan produk yang akan dijual kepasaran yaitu produk minuman berkemasan botol.

Dengan bahan minuman tersebut adalah jeruk yang ada di Kabupaten Garut, jeruk yang ada di Kabupaten Garut berjenis jeruk siam. Visi dan Misi Perusahaan Dengan melihat latar belakang diatas kami memiliki visi dan misi agar perusahaan yang kami buat nanti memiliki tujuan yang pasti. Berikut adalah visi dan misi dari perusahaan yang nantinya akan diterapkan diperusahaan kami: 1. Visi Sebagai pendiri perusahaan minuman yang pertama dengan jenis jeruk Garut (jeruk siam). Selain itu minuman ini dapat melepas rasa dahaga kapan saja dimana saja, Baik setelah berolahraga maupun tidak berolahraga.

2. Misi a. Melahirkan merek dan produk minuman baru. b. Membangun dan memimpin jaringan distribusi. c. Menciptakan lapangan pekerjaan. d. Memberikan kepuasan kepada para pelanggan. Tujuan perusahaan Tujuan dari pembuatan perusahaan ini yaitu untuk memberikan motivasi kepada para petani agar para petani menanam kembali jeruk garut yang hamper punah. Oleh karena itu pemerintah menggalangkan kepada setiap petani supaya menanam kembali buah jeruk tersebut. Sehingga perusahaan ini bisa dibentuk apabila bahan yang akan disupply bisa lebih terjangkau, tidak perlu membeli bahan ke luar kota. Mitra perusahaan Mitra yang akan digandeng untuk menunjang perusahan ini yaitu para petani yang mampu membuat tanaman jeruk yang berkualitas, subur, tepat ketika pemanenan, dan bisa bersaing dengan jeruk yang banyak dipasaran.

Selain para petani, mitra yang akan digandeng untuk menujnag agar perusahaan ini berjalan, menawarkan kerjasama dengan para pengusaha yang memiliki merek ternama sperti nutrisari, aleale, dan lain-lain. Strategi Perusahaan 1. Membangun persepsi yang baik sesuai dengan brand positioning. Hal ini biasanya dilakukan dengan melakukan komunikasi pemasaran secara intensif. 2. Meningkatkan kualitas produk. Disini sebuah perusahaan harus senantiasa meningkatkan kualitas produk, baik itu jasa, barang maupun gagasan. Dari sudut pandang pemasaran, hal ini sering dipengaruhi oleh persepsi. Semakin tinggi persepsi kualitas produk, semakin tinggi pula dibutuhkannya kualitas riil dari produk tersebut. 3. Selalu menyajikan produk-produk baru. Ini tidak berarti menghasilkan produk yang sama sekali baru, akan tetapi bisa pula berarti menghasilkan produk -produk hasil inovasi atau modifikasi dar i produk yang sudah ada. 4. Melakukan pendekatan dengan konsumen. Ini diistilahkan dengan custumer relationship management, yaitu serangkaian proses dan teknik untuk mengontrol hubungan konsumen. 5. Melakukan distribusi secara terintegrasi. Pendekatan distribusi ini memadukan sistem distribusi direct, dependent dan independent. 6. Harga yang kompetitif. Harga kompetitif tidak berarti menjual dengan harga yang murah. Sebab pihak perusahaan dapat memadukan kesiapan bersaing dengan keragaman produk yang dimiliki dengan portfolio produk yang lengkap, perusahaan bisa menjual produk dengan harga beragam sesuai permintaan konsumennya. (Hernoe)

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful