LAPORAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI PERAKITAN PC (PERSONAL COMPUTER

)

Disusun Oleh : Nama Kelas Progran Keahlian : Defry Natalius : 2 RPL B : Rekayasa Perangkat Lunak

Nomor Induk Siswa : 7913/0458.RP

SMK PGRI 03 Malang
Jl. Raya Tlogomas Gg. IX No. 29 Telp : ( 0341 ) 554383 Fax : ( 0341) 574755 Malang 65144 Email: smkpgri3mlg@Yahoo.com Web : Http://www.smkpgri3-mlg.sch.id

Tahun Diklat 2008/2009

LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI
Nama NIS Kelas Program Keahlian Tempat Prakerin Alamat Prakerin Waktu Pelaksanaan : Defry Natalius : 7913/0458.RP : 2 RPL B : Rekayasa Perangkat Lunak : Perum Jasa Tirta I Malang : Jl. Surabaya 2A Malang : 2 Juli 2008 s/d 3 Juli 2009

Perakitan PC ( Personal Computer )
Malang,…………………….2009. Menyetujui, Pembimbing Sekolah Pembimbing DU/DI

Joko Mulyono, A.md Mengetahui, BKA/PRAKERIN

Ir. Ulie.M.Dewanta, M.T

Pimpinan DU/DI

M. Lukman Hakim, S.T

Ir. Adi Santosa, Dipl. HE

KATA PENGANTAR
Puji syukur penyusun panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan karunia-nya penyusun dapat menyelesaikan Laporan Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN ) di Perusahaan Umum ( Perum ) Jasa Tirta I Malang. Laporan ini penyusun ajukan sebagai salah satu syarat mengikuti Ujian Akhir Nasional tahun ajaran 2009/2010. Pada kesempatan ini penyusun mengucapkan terima kasih sebesarbesarnya kepada : 1. Bapak Santur Hidayat, S.Pd selaku Kepala Sekolah SMK PGRI 3 Malang 2. Bapak M. Nurullah, S.T selaku Ka. Bidang ETIK SMK PGRI 3 Malang 3. Bapak M.Lukman Hakim,S.T dkk selaku Staf PRAKERIN 4. Ibu Ivayanti Maysarah, A.md selaku Guru Wali saya 5. Bapak Ir. Ulie.M.Dewanta, M.T selaku Pembimbing Prakerin di Perum Jasa Tirta I Malang 6. Bapak Joko Mulyono, A.md selaku Guru Pembimbing Sekolah 7. Orang tua dan Keluarga 8. Teman –teman yang sudah membantu saya Penyusun menyadari bahwa laporan ini jauh dari sempurna baik dari segi materi maupun penyusunnya. Mengingat keterbatasan ilmu yang penyusun miliki. Oleh sebab itu kritik dan saran dari pembaca sangat penulis harapkan. Akhirnya penyusun harapkan agar laporan ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan warga SMK PGRI 3 MALANG khusunya. Malang, Juli 2008 membantu serta semua pihal yang telah

Penyusun

RECORDING HARIAN SISWA PRAKERIN TAHUN 2009
No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 14 15 16 17 18 19 20 21 22 Tanggal 23/07/2008 30/07/2008 18/08/2008 29/09/2008 s/d 30/09/2008 01/10/2008 s/d 02/10/2008 03/10/2008 31/10/2008 08/12/2008 25/12/2008 26/12/2008 29/12/2008 01/01/2009 02/01/2009 23/01/2009 26/01/2009 09/03/2009 26/03/2009 09/04/2009 10/04/2009 21/05/2009 15/06/2009 Keterangan Pemilihan Kepala Daerah Isra Mu’raj Nabi Muhammad SAW Hari Kemerdekaan RI Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri Idul Fitri Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri Sakit Idul Adha Natal Cuti Bersama Hari Raya Natal Tahun Baru Hijriyah Tahun Baru Masehi Cuti Bersama Tahun Baru Masehi Sakit Tahun Baru Imlek Maulid Nabi Muhammad SAW Nyepi Pemilu Legistatif Wafat Isa Almasih Waisak Alpha Paraf

Malang, .... Juli 2009 Pembimbing DU/DI

Ir. Ulie.M.Dewanta, M.T

DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN.…....………………………………....................................ii KATA PENGANTAR…………..…………………………………….........……...........ii RECORDING HARIAN SISWA...................................................................................iv DAFTAR ISI.......……………………………………………………………........….....v

BAB I

PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang...................................................................................1 1.2. 1.3. Tujuan..………………………………………….........................1 Waktu Pelaksanaan……………………………………………..1

BAB II

KAJIAN PUSTAKA 2.1 Sejarah Komputer ..............................................................................2

BAB II

PERAKITAN PC INTEL CORE 2 DUO 2.1. 2.2 Persiapan Merakit……………………………………………… dst ( tulis sendiri)!!!!!!KESEL BOS NULIS'E

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang masalah Perum Jasa Tita I Malang merupakan sebuah perusahaan umum yang bergerak dalam bidang pengelolahan dan jasa air. Untuk dapat melaksanakan semuanya itu dengan baik, maka Perum Jasa Tirta I Malang haruslah memiliki segala fasilitas yang memadai, terutama computer yang memiliki spesifikasi tinggi untuk dapat mejalankan tugas dengan baik Salah satu computer yang memiliki spesifikasi tinggi adalah computer yang menggunakan porosesor intel core 2 duo. Jadi dalam mejalankan setiap tugas dan kewajibannya, masing – masing karyawan Perum Jasa Tirta I Malang hdiharapkan menggunakan computer yang 1.2 Tujuan Karena setiap karyawan pada Perum Jasa Tirta I Malang harus menyelesaikan setiap tugas dan kewajiban sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Dengan adanya computer yang menggunakan prosesor intel core 2 duo dapat membantu menyelesaikan pekerjaan tersebut tepat pada waktunya. 1.3 Waktu dan Tempat Pelaksanaan Waktu yang diperlukan untuk melakukan perakitan PC adalah sekitar ± 2,5 jam menggunakan intel core 2 duo

BAB II KAJIAN PUSTAKA
2.1 Sejarah dan Perkembangan Komputer Pada awal peradaban, manusia sudah mengenal sistem pengelolahan data. Pada awalnya mereka hanya menggunakan jari untuk menghitung angka. Pada perkembangannya muncullah alat hitung manual pertama kali yaitu abakus atau sempoa. Pada tahun 1642 Blaise Pascal menemukan sebuah alat hitung mekanik yang ia beri nama kalkulatoer roda numerik ( numerical wheel calculator ). Pada perkembangan penyempurnaan. Awal mula tercipatnya komputer terjadi pada tahun 1822, ketika seorang profesor matematika Inggris mencipatakan sebuah mesin yang dapat menyimpan sebuah program dan dapat melakukan kalkulasi serta mencetak hasilnya secara otomatis, mesin tersebut dinamakan Mesin Differensial. Setelah 10 tahun lamanya ia menggunakan mesin tersebut, dia menyempurnakannya menjadi sebuah mesin yang lebih kompleks. Pada masa perang dunia II perkembangan komputer semakin pesat. Karena negara – negara yang terlibat perang melakukan pegembangan - pengembangan komputer. Pada awal 1960 terciptalah sebuah komputer yang menggunakan transistor. Pada tahun 1958 pengembangan IC mulai dilakukan. Melalui perkembangan IC, pada tahun 1980 ditemukanlah sebuah komponen yang bernama chip yang digunakan untuk menyimpan ribuan komponen. Pada tahun – tahun selanjutnya perkembangan komputer semakin pesat hingga pada tahun 1970 dibuatlah komputer untuk dapat digunakan oleh orang awam. Pada tahun 1981 IBM memperkenalkan PC (Personal Computer) untuk penggunaan pada rumah, kantor dan sekolah. Pada tahun – tahun selanjutnya komputer kembali berevolusi menjadi semakin kecil ukuranya, yang semula berada di atas meja (dekstop computer) menjadi yang dapat di masukkan dalam ta (laptop) hingga dapat digenggam (palmtop). selanjutnya penemua Blaise Pascal terus mengalami

BAB III PROSES PENGERJAAN
Pada dasarnya merakit PC itu cukup mudah, hanya saja dibutuhkan ke telitian saat mengerjakanya.. sehingga hasilnya cukup memuaskan diri kita. Komponen perakit komputer tersedia di pasaran dengan beragam pilihan kualitas dan harga. Dengan merakit sendiri komputer, kita dapat menentukan jenis komponen, kemampuan serta fasilitas dari komputer sesuai kebutuhan. Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari:

3.1. Persiapan

Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi: Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket 1. Penentuan Konfigurasi Komputer 2. Persiapan Kompunen dan perlengkapan 3. Pengamanan

3.1.1 Penentuan Konfigurasi Komputer

Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.

3.1.2. Persiapan Komponen dan Perlengkapan

Komponen

komputer

beserta

perlengkapan

untuk

perakitan

dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:

• • • •

Komponen komputer Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya Buku manual dan referensi dari komponen Alat bantu berupa obeng pipih dan philips

Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.

Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.

3.1.3. Pengamanan

Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:

• •

Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis. Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.

3.2.

Perakitan

Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:

3.2.1. Penyiapan motherboard

Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.

3.2.2. Memasang Prosessor

1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan. 2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka. 3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket. 4. Turunkan kembali tuas pengunci. Jenis Slot 5. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard 6. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.

3.2.3. Memasang Heatsink

Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada

motherboard.

3.2.4. Memasang Modul Memori

Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.

 Jenis SIMM

2 3 4

Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.

 Jenis DIMM dan RIMM

Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan

1. Rebahkan kait pengunci pada ujung slot 2. sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot. 3. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.

3.2.5. Memasang Motherboard pada Casing

Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:

1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang. 2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard. 3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam. 4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada. 5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.

3.2.6. Memasang Power Supply

1. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci. 2. HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.

3.2.7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing

Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.

9. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard 10. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard. 11. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang. 12. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.

13. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard. 14. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.

3.2.8. Memasang Drive

Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut: Cara memasang adapter:Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:

1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing) 2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive. 3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive. 4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu) 5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive. 6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave. 7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan. 8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard

3.2.9. Memasang Card Adapter

Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive. Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya.

1. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard 2. Pasang sekerup penahan card ke casing 3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.

3. Penyelessaian Akhir

1. Pasang penutup casing dengan menggeser 2. sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding. 3. Pasang konektor monitor ke port video card. 4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada. 5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse). 6. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.

3.3 Pengujian

1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker. 2. Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang

terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep. 3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. Tekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS. 4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence. 5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.

Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.

3.4 Penanganan Masalah

Permasalahan

yang

umum

terjadi

dalam

perakitan

komputer

dan

penanganannya antara lain:

1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung. 2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot.

BAB IV HASIL PEKERJAAN
1. Daftar Harga No. Nama Barang / Komponen 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Motherboard Intel DB43LD Memory DDR2 PC 6400 1 GB Prosesor Intel Core 2 Duo E7300 Hardisk Mastor HDD IDE 160 GB CD RW Sony CRX-230AD/K Casing PC Powerlogic Futura 220 450 W Monitor HP S5502 Keyboard Sturdy Classic Mouse Optik Dmouse UPS Reillo WP 60U Printer Canon IP 1980 Harga Rp. 1.493.500,00 Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. 196.000,00 546.000,00 234.000,00 243.000,00 917.000,00 25.000,00 35.000,00 938.000,00 578.000,00 Rp. 1.164.000,00

Total Harga Pembulatan Harga 2. Biaya di Tempat Lain a. Biaya install Sistem Operasi b. PPN 10% c. Total Biaya

Rp. 6.369.500,00 Rp. 6.370.000,00

Jumlah total yang harus dibayar oleh konsumen untuk perakitan pc secara keseluruhannya adalah : Biaya instal Sistem Operasi Rp. 45.000,00 PPN 10% Total Biaya Pembulatan Biaya Total Harga Total yang Harus Dibayar Rp. 4.500,00 Rp. 50.000,00 Rp. 49.500,00 Rp. 6.370.000,00 Rp. 6.420.000,00

BAB V

PENUTUP
5.1. Kesimpulan Dengan adanya perkembangan industri yang semakin pesat menuntut kita untuk memiliki kemampuan daya saing yang tinggi. Dengan adanya Praktek Kerja Industru ( Prakerin ) pada siswa SMK, diharapkan setiap siswa mampu memiliki daya saing yang tinggi dari lulusan dari SMA biasa karena siswa SMK telah merasakan bagaimana ketatnya persaingan pada dunia industri melalui prakerin ini. Sehingga lulusan yang dihasil sekolah SMK memiliki kualitas yang jelas dan mampu bersaing dalam dunia industri. Dengan dilaksanakannya Prakerin selama 1 tahun pada SMK PGRI 03 Malang diharapkan siswa mampu mengetahui dan paham bagaimana ketatnya persaingan pada dunia industri, sehingga lulusan dari SMK PGRI 03 Malang mampu bersaing dengan lulusan – lulusan dari SMK maupun SMA lainnya serta mampu bersaing dengan lulusan – lulusan dari perguruan tinggi. 5.2. Saran Prakerin yang telah dilaksanakan selama 1 tahun memberikan banyak manfaat bagi penyusun. Penyusun juga mengharapkan untuk tahun mendatang staf dari BKA mampu menjalankan tugasnya dengan baik, sehingga prakerin yang silaksanakan tahun mendatang juga mampu memberikan mafaat yang baik bagi siswa – siswi yang mengikuti prakerin.

DAFTAR PUSTAKA

http://dedenthea.wordpress.com http://scribd.com http://ilmukomputer.com http://bhineka.com

LEMBAR ASISTENSI
Nama NIS Judul Laporan : Defry Natalius : 7913/0458.RP : Perakitan PC ( Personal Computer ) Paraf

Program Keahlian :Rekayasa Perangkat Lunak Tanggal Catatan 15/07/2009 Hal.Judul, Lemb. Pengesahan, Recording Siswa, Kata Pengantar, Daftar Isi, Kajian Pustaka, Rincian Biaya, Daftar Pustaka, Lemb. Asistensi 17/07/2009 Kata Pengantar, Recording Siswa, Daftar Pustaka, Lemb. Asistensi

Malang, .... Juli 2009 Pembimbing,

Joko Mulyono,A.md

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful