1. Dalam setiap memepelajari biokimia selalu erat hubungannya dengan pengertian sel. a.

Apa fungsi membran sel dalam sel ekariyot dan prokariot? Jawab: Sel memiliki struktur khusus yang berfungsi untuk memisahkan isi sel dengan lingkungan luarnya, struktur ini dinamakan membrane plasma atau membran sel. Membran plasma ini memiliki ketebalan antara 5 sampai 10 nm (nanometer), oleh karena itu hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron. Membran sel memiliki beberapa fungsi, antara lain yaitu: 1) Sebagai pembungkus isi sel dan membentuk sistem endomembran di dalam sel, misalnya retikulum endoplasma, aparatus Golgi, dan lisosom. 2) Menyediakan selaput atau penghalang yang bersifat selektif permeabel. Membran sel berfungsi untuk menyaring masuknya zat-zat ke dalam sel sehingga tidak semua zat dapat menembus membran sel. 3) Sebagai sarana transpor larutan dari dan ke dalam sel. Membran sel berfungsi dalam membantu memasukkan dan mengeluarkan senyawa – senyawa tertentu dari dan ke dalam sel. 4) Merespons terhadap sinyal dari luar. Pada membran sel terdapat protein integral yang berfungsi sebagai reseptor untuk menerima sinyal dari lingkungan sel. 5) Untuk interaksi interseluler. Protein - protein membran sel dan glikoprotein sebagai perantara sel untuk berinteraksi dengan sel lain atau dengan lingkungan luarnya. 6) Tempat aktivitas biokimiawi. Beberapa reaksi kimia dikatalisis oleh protein integral membran yang berfungsi sebagai katalisator. 7) Untuk transduksi energi. Membran dalam (inner membrane) kloroplas berfungsi untuk mengubah energi cahaya menjadi energi kimia dalam proses fotosintesis. b. Mengapa mitokondria disebut sebagai tempat pembangkit energi bagi tubuh? Jawab: Mitokondria disebut sebagai pembangkit energi bagi tubuh dikarenakan mitokondria adalah suatu badan energi sel yang berisi protein dan benar-benar merupakan "gardu tenaga". "Gardu tenaga" ini mengoksidasi makanan dan mengubah energi menjadi adenosin trifosfat atau ATP. ATP menjadi agen dalam berbagai reaksi termasuk sistesis enzim. Mitokondria penuh selaput dalam yang tersusun seperti akordion dan meluaskan permukaan tempat terjadinya reaksi. 2. Buatlah struktur amilosa dan amilopektin dan beri penjelasan mengenai struktur tersebut? Struktur amilosa

Amilosa adalah polimer linier dari α-D-glukosa yang dihubungkan dengan ikatan 1,4-α. Dalam satu molekul amilosa terdapat 250 satuan glukosa atau lebih. Stuktur Amilopektin

Mempunyai vakuola [vacuole] atau rongga sel yang besar. Mempunyai bentuk yang tetap. Hidrolisis selulosa dalam HCl 4% dalam air menghasilkan D-glukosa. Tidak mempunyai plastida. Strukturnya bercabang. Sel hewan lebih kecil daripada sel tumbuhan. daun dari tumbuh-tumbuhan. dan sel bakteri berikut gambar masing-masing? Jawab: Sel tumbuhan Sel hewan Sel bakteri Sel tumbuhan lebih besar daripada sel hewan.4’-βD-glukosa. Mempunyai dinding sel [cell wall] dari lipoprotein. sel hewan.6'-α. Suatu molekul tunggal selulosa merupakan polimer rantai lurus dari 1.Molekul amilopektin lebih besar dari amilosa. 3. Perbedaan sel tumbuhan. Mempunyai bentuk yang tetap. Tidak mempunyai plastida. Mempunyai dinding sel [cell wall] dari selulosa. Selulosa merupakan polimer yang berantai panjang dan tidak bercabang. dahan. Rantai utama mengandung α-D-glukosa yang dihubungkan oleh ikatan 1. Tiap molekul glukosa pada titik percabangan dihubungkan oleh ikatan 1. Tidak mempunyai vakuola. Mempunyai plastida. Perbedaan struktur terbuka dan struktur tertutup dari glukosa dan fruktosa? Jawab: Struktur terbuka glukosa Struktur tertutup glukosa Struktur terbuka fruktosa Struktur tertutup fruktosa 4. .4'-α. Apa yang terjadi bila selulosa dilakukan hidrolisis? Jawab: Selulosa merupakan polisakarida yang banyak dijumpai dalam dinding sel pelindung seperti batang. Tidak mempunyai dinding sel [cell wall]. Yang biasa dimiliki hewan adalah vesikel Sel bakteri sangat kecil. 5. Tidak mempunyai vakuola [vacuole]. walaupun kadangkadang sel beberapa hewan uniseluler memiliki vakuola (tapi tidak sebesar yang dimiliki tumbuhan). Tidak mempunyai bentuk yang tetap.

[centrosome]. glikogen. Tidak memiliki nukleus dalam arti sebenarnya. 6. Dan Bakteri - Tidak Mempunyai sentrosom [centrosome]. [lysosome]. Gambar Sel Hewan. Tidak memiliki lisosom Memiliki lisosom [lysosome]. Nukleus lebih kecil Nukleus lebih besar daripada daripada vakuola. vesikel. Buatlah mekanisme perubahan α D-Glukosa menjadi β D-Glukosa dari D-Glukosa bentuk linier? Jawab 7. Menyimpan tenaga Menyimpan tenaga dalam dalam bentuk butiran bentuk butiran (granul) (granul) pati.atau [vesicle]. Tumbuhan. Buatlah juga mekanisme perubahan α D-Fruktosa menjadi β D-Fruktosa dari Fruktosa bentuk linier? Jawab: D- . Tidak Mempunyai Mempunyai sentrosom sentrosom [centrosome].

Steroid yang banyak terdapat dalam kehidupan adalah sterol. Vitamin adalah zat penting yang diperlukan oleh tubuh dalam kegiatan metabolisme. sistem susunan syaraf dan pembekuan darah. Istilah "vitamin" sebenarnya sudah tidak tepat untuk dipakai tetapi akhirnya dipertahankan dalam konteks ilmu kesehatan dan gizi. sehingga harus dipasok dari makanan. Terpena Terpena merupakan suatu golongan hidrokarbon yang banyak dihasilkan oleh tumbuhan dan terutama terkandung pada getah dan vakuola selnya. Akan tetapi. Mekanismenya adalah Molekul-molekul lemak yang mengandung radikal asam lemak tidak jenuh mengalami oksidsi dan menjadi tengik. vitamin adalah kofaktor dalam reaksi kimia yang dikatalisasi oleh enzim. vitamin diperlukan memperlancar proses metabolisme tubuh. b. suatu alkohol yang berintikan perhidroksisiklopentano fenantren. Senyawa dasar terpen merupakan satuan C5 disebut isoprena 9. dan keton yang besifat volatile dan menimbulakn bau tengik pada lemak. membrane dan lain-lain. atau enzim. Buatlah juga mekanisme terbentuknya proses ketengikan dari lemak? Jawab: Ketengikan terjadi bila komponen cita-rasa dan bau mudah menguap terbentuk sebagai akibat kerusakan oksidatif dari lemak dan minyak yang tak jenuh. dan tidak berfungsi menghasilkan energi. Nama ini berasal dari gabungan kata latin vita yang artinya hidup dan amina (amine) yang mengacu pada suatu gugus organik yang memiliki atom nitrogen (N).8. Vitamin terlibat dalam proses enzimatik. system saraf. Mikosterol adalah sterol yang terdapat dalam jamur dan ragimisalnya elgosterol yang merupakan bahan baku vitamin D. Dalam tanaman terdapat fitosterol. akan mengakibatkan terganggunya metabolisme di dalam tubuh kita karena fungsinya tidak dapat digantikan oleh senyawa lain. karena pada awalnya vitamin dianggap demikian. Pada umumnya vitamin tidak dapat dibuat sendiri oleh hewan (atau manusia) karena mereka tidak memiliki enzim untuk membentuknya. penglihatan. Kondisi kekurang vitamin disebut avitaminosis. Kelak diketahui bahwa banyak vitamin sama sekali tidak memiliki atom N. Bau tengik yang tidak sedap tersebut disebabkan oleh pembentukan senyawa-senyawa hasil pemecahan hidroperoksida sebuah atom hydrogen yang terikat pada suatu atom karbon yang letaknya disebelah atom karbon lain yang mempunyai ikatan rangkap dapat disingkirkan oleh suatu kuantum energi sehingga membentuk radikal bebas. Jelaskan arti senyawa dari gambar berikut ini? a. Steroid Suatu steroid adalah senyawa yang mengandung system cincin berikut yaitu tiga cincin 6 dan 1 cincin 5. Vitamin berfungsi sebagai kofaktor ( elemen pembantu ) untuk reaksi enzimatik. ada beberapa vitamin yang dapat dibuat dari zat-zat tertentu (disebut provitamin) di dalam tubuh. Kemudian radikal ini dengan O2 membentuk peroksida aktif yang dapat membentuk hidroperoksida yang bersifat sangat tidak stabil dan mudah pecah menjadi senyawa dengan rantai karbon yang lebih pendek oleh radiasi energi tinggi. c. Tubuh memerlukan vitamin dalam jumlah sedikit. tetapi jika kebutuhan yang sedikit itu diabaikan. energi panas. Sebagai salah satu komponen gizi. aldehida-aldehida. Senyawa-senyawa dengan rantai C lebih pendek ini adalah asam-asam lemak. . Dipandang dari sisi enzimologi (ilmu tentang enzim). misalnya stigmasterol dan sitostrol. Contohnya adalah kolesterol yang banyak terdapat dalam otak. regenerasi kulit. katalis logam. Vitamin Vitamin adalah sekelompok senyawa organik berbobot molekul kecil yang memiliki fungsi vital dalam metabolisme organisme.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful