P. 1
Dinamika Harga

Dinamika Harga

4.5

|Views: 491|Likes:
Published by cesare23

More info:

Published by: cesare23 on Jul 29, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/11/2013

pdf

text

original

Strategi Harga

1

Agenda
Dinamika Persaingan Harga Struktur Pasar dan Persaingan Harga Fasilitasi Penetapan Harga Bersama Persaingan Kualitas (Non Pricing Strategy)

Prepared by Tjahjanto Budisatrio

2

Dinamika Persaingan Harga
Model yang telah didiskusikan relatif bersifat statis. Di dalam pasar, perusahaan bersaing terus menerus, dengan pesaing yang umumnya relatif sama atau adanya pendatang baru sebagai pesaing barunya.
Hal ini menunjukan adanya kompleksitas yang besar sehingga perlu dijelaskan bagaimana persaingan di dalam jangka pendek dan panjang.

Dalam model Cournot dan Bertrand terlihat dinamis, nampak seperti pergerakan yang simultan.
Sebagai catatan, fungsi reaksi tidak didasarkan waktu dan hanya dianggap sebagai satu periode waktu.
Prepared by Tjahjanto Budisatrio
3

Penetapan Harga Bersama
Dalam situasi dimana perusahaan tidak adanya kolusi formal dapat menciptakan/ mempertahankan harga diatas harta normal yang biasa terjadi dalam satu kali permainan. Bagaimana Harga tersebut dapat dipertahankan?
Bagaimana harga sms relatif sama? Kenapa harga nama kendaraan selalu lebih tinggi dari yang lain? Harga Kompas selalu lebih tinggi dari pesaingnya?

Dengan intensitas persaingan harga, keuntungan dapat mengarah ke nol.
Karena itu perusahaan mendorong harga ke tingkat monopoli, dan mereka dapat membagi keuntungan tersebut bersama.

Perusahaan cenderung bersaing dalam basis yang berkelanjutan
Hal ini menjelaskan bahwa setiap perusahaan harus menganggap adanya perbedaan antara keuntungan jangka pendek dan panjang. Melihat kondisi ini dapat dijelaskan dengan perhitungan NPV
Prepared by Tjahjanto Budisatrio
4

Tit-for-Tat Strategy
A tit-for-tat strategy menyatakan bahwa perusahaan seharusnya mencoba untuk strategi bekerjasama dalam kondisi awal, kemudian menyesuaikan atas pilihan pesaingnya atau bertindak mendahului keluar dari strategi bekerja sama.

Prepared by Tjahjanto Budisatrio

5

The Folk Theorem
Folk Theorem menyatakan bahwa dengan tingkat discount faktor yang relatif cukup rendah, setiap harga dibentuk antara biaya marjinal dan harga monopoli dapat dipertahankan sebagai suatu keseimbangan yang berulang tiada batas dalam prisoner dilemma game.
Hal ini menjelaskan bahwa prilaku penetapan harga bersama dapat saja terjadi dalam industri oligopolistic.

Prepared by Tjahjanto Budisatrio

6

Permasalahan Koordinasi
Permasalahan koordinasi ada ketika terjadi multiple equlibria, yang dapat menghambat prilaku kerjasama Permasalahan koordinasi dapat teratasi jika ada suatu “Focal Point Strategy”
Focal point strategy adalah suatu strategi yang dapat memaksa ekspetasi suatu perusahaan adalah sama dengan perusahaan lainnya, sehingga dapat diterima semua pihak.
Prepared by Tjahjanto Budisatrio
7

Mengapa Tit-for-Tat?
Strategi sederhana dan mudah untuk dipahami. Tit-for-tat adalah strategi yang dapat mengatasi strategi lain dalam jangka panjang. Strategi tit-for-tat tertanam dalam properti berikut ini:
Niceness Provocability Forgiveness

Prepared by Tjahjanto Budisatrio

8

Berhadapan dengan salah membaca
Adalah mungkin bahwa perusahaan dapat salah membaca signal dalam pasar, ketika kerjasama terjadi.
Hal ini terjadi karena:
Perusahaan salah percaya bahwa perusahaan lain menetapkan satu harga, dimana kenyataannya menetapkan harga berbeda. Perusahaan salah mengerti atas keputusan harga pesaingnya.

Tit-for-tat adalah sangat kuat, ini dapat menimbulkan permasalahan dengan salah mengartikan. Strategi forgiving lebih baik dibandingkan tit-for-tat dalam menghadapi salah mengartikan.
Prepared by Tjahjanto Budisatrio
9

Struktur Pasar dan Penetapan Harga
Permasalahan dalam struktur pasar yang memfasilitasi atau memungkinkan tercapainya kondisi penetapan harga:
Konsentrasi pasar Kondisi struktural yang mempengaruhi kecepatan berreaksi dan kesenjangan mendeteksi. Asymetris diantara perusahaan.

Konsentrasi pasar cenderung memfasilitasi pembentukan harga bersama karena:
Tidak adanya insentif untuk melakukan kecurangan bagi setiap perusahaan karena setiap perusahaan telah dapat membagi pasar dengan baik. Ini adalah mudah dimana beberapa perusahaan dapat lebih cepat menemukan strategi focal point.
Prepared by Tjahjanto Budisatrio
10

Reaction Speeds, Detection Lags, and Cooperative Pricing
Kerjasama penetapan harga dapat berpengaruh besar dengan kecepatan perusahaan berreaksi terhadap pergerakan harga pesaingnya. Kesenjangan dalam mengantisipasi harga pesaing.
Frekuensi interaksi yang rendah dengan pesaing. Terlalu banyak perusahaan dalam pasar membuat tidak jelas siapa yang memotong harga. Kesulitan membedakan apakah suatu harga turun karena pesaing atau sesuatu pergerakan yang tidak dapat diantisipasi dalam permintaan.

Prepared by Tjahjanto Budisatrio

11

Structural Condition for Slow Reaction Time
Lumpiness of orders
Kondisi ini terjadi ketika pembelian dibuat dalam jumlah besar dan frekuensinya jarang terjadi.

Information about sales transactions
Kondisi ini berhubungan dengan transaksi penjualan di pasar di masa datang dan kompleksitas.

Jumlah dan ukuran dari pembeli
Ketika banyak pembeli, adalah mudah untuk dideteksi deviasi harga terjadi dari pembentukan harga bersama ketika banyak pembeli dalam jumlah kecil.

Volatility dari kondisi permintaan dan biaya
Ketika permintaan sangat tinggi volatile, adalah sulit untuk mendeteksi adanya kecurangan.
Prepared by Tjahjanto Budisatrio
12

Asymmetries Diantara Perusahaan
Hal ini berhubungan dengan perbedaan struktur biaya yang dimiliki oleh perusahaan, vertical differentiation, atau kualitas produk yang berbeda. Asymmetries menyebabkan kesulitan dalam mempertahankan pembentukan harga bersama karena:
Tidak jelas adanya strategi focal point Perusahaan besar mempunyai sedikit insentif untuk menghukum perusahaan kecil yang bermain curang. Perusahaan kecil dapat meningkatkan pangsa pasarnya dalam jangka panjang, jika konsumen loyal dengan merknya.

Prepared by Tjahjanto Budisatrio

13

Cooperative Pricing Facilitating Practices
Price leadership
Kondisi ini terjadi ketika satu perusahaan melangkah lebih dahulu untuk menetapkan harga sebelum perusahaan lain menetapkan. Mengatasi permasalahan koordinasi karena berkembangnya suatu keseimbangan focal.

Pengumuman Lebih Awal dari Perubahan Harga
Cara kerjanya sama seperti price leadership kecuali satu perusahaan tidak perlu mengambil langkah lebih awal.

Most favored customer clauses
Suatu perusahaan berjanji kepada pelangannya menjamin harga murah. Tindakan ini menjadi fasilitas untuk koordinasi karena memberikan insentif bagi pelanggan mengetahui perusahaan ketika perusahaan lain adalah curang.

Uniform delivered pricing
Suatu perusahaan menetapkan satu harga dan di terima oleh semua pihak. Sistim ini berjalan baik, jika pembeli dan penjual berada pada geografis yang berbeda.
14

Prepared by Tjahjanto Budisatrio

Persaingan Kualitas
Persaingan perusahaan tidak hanya pada harga dapat juga dengan kualitas. Bahkan ada perusahaan yang tidak terlalu memperhatikan harga namun memperhatikan kualitas. Konsumen terkadang berkeinginan untuk memilih harga yang mahal (murah) untuk mendapatkan kualitas yang tinggi (rendah).
Karenanya, persaingan cenderung dapat terjadi baik di harga maupun di kualitas.

Dalam pasar persaingan, karena adanya persaingan, akan terjadi pemaksaan untuk mengenakan harga yang sama per kualitas unit. Persaingan kualitas adalah tinggi tergantung dari informasi pelanggan dan persepsi dari informasi produknya.
Prepared by Tjahjanto Budisatrio
15

Quality Choice of Sellers with Market Power
Suatu perusahan menentukan kualitas dimana biaya marjinal dari peningkatan kualitas adalah sama dengan manfaat keuntungan marjinal yang diperoleh dari kenaikan kualitas tersebut.
Kualitas cenderung meningkat dengan tingkat yang menurun. Rencana perubahan dalam kualitas, perusahaan harus memperhatikan distribusi dan reaksi dari utility marjinal dari pelanggan.
Prepared by Tjahjanto Budisatrio
16

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->