You are on page 1of 24

Stroke

Edwin Yosef Widjaja

Definition:
Rapidly developing clinical signs of focal (or global) disturbances of cerebral function, lasting for more than 24 hours or leading to death, with no apparent cause other than vascular origin

Vaskularisasi
Sistem karotis Sistem vertebrobasilaris

Faktor Resiko
Tidak dapat dimodifikasi Usia Gender Ras Herediter
Dapat dimodifikasi Mayor Hipertensi Diabetes Mellitus Penyakit Jantung Minor Obesitas, Dislipidemia Hiperuricemia Infeksi Merokok Penggunaan kontrasepsi hormonal Inactivity TIA Alkohol

Classification
Stroke

Infarct

Hemorrhagic

Thrombotic

Embolic

ICH

SAH

Stroke Infark
TIA (Transient Ischemic Attack) RIND (Reversible Ischemic Neurological Deficit) Progressive Stroke
Bertambah berat menit hari

Complete Stroke

Patophysiology
Hukum Monroe-Kellie
Volume CSF + Volume Parenkim otak + Volume darah = konstan

Hukum Hagen-Pouisseuille
Pxr

Q = ----------- X -----Lxn

50-60 mL/100 g/minute NORMAL 15-20 mL/100 g/minute 10 mL/100 g/minute 5 mL/100 g/minute Membrane Damage Neuronal Death

Signs and Symptoms


Cardinal Signs
Hemiparesis / Hemiplegic Hemianesthesia/hemihipesthesia/hemihiperesthe sia Hemiparesis alternans

Arteri Cerebri Anterior


Hemiparese kontralateral (leg more affected than arm) Bradipsikism Inkontinensia urin Lack of motivation Refleks Primitif meningkat

Arteri Cerebri Media


Hemipareses kontralateral (Brachiocephal). Jika terkena di daerah pangkal, hemiparese pada tungkai dan lengan sama beratnya Dominan hemisphere - Aphasia

Arteri Cerebri Posterior


Hemianopsia homonimous kontralateral Hemianesthesia kontralateral Alexia

Arteri Vertebrobasiler
Hemiparesis alternans Hemihipestesia kontralateral Penurunan kesadaran Sindroma Wallenberg Ataxia

Diagnosis
Anamnesa Pemeriksaan fisik umum dan neurologis
GCS, meningeal sign, Nervi craniales, motorik, sensorik, reflex fisiologis, reflex patologis, koordinasi

Pemeriksaan laboratorium
DL, gula darah, profil lipid, elektrolit, RFT, LFT, ion, BGA, albumin dan globulin, asam urat.

Pemeriksaan radiologis
Head CT scan atau Head MRI Foto Thorax

Pemeriksaan penunjang lainnya


ECG, EEG, EMG, LP

Terapi
Umum
B1-B6 = Breath, Blood, Brain, Bladder, Bowel, Bone 5 No

Spesifik
IVFD 1500-2000cc/hari Trombolisis: rt-PA Antikoagulan: Oral antikoagulan (Warfarin) or LMWH Antiplatelet aggregation Neuroprotective agent Neurotropik Metabolit activator
Fungsi: meningkatkan CBF ES: hipotensi, insomnia, epigastric distress

Pentoxyfilin
Fungsi: menaikkan flexibilitas eritrosit, menurunkan fibrinogen, menurunkan aggregitasi platelet, menurunkan viskositas darah, menaikkan ADO, menurunkan tekanan darah. ES: hipotensi, gangguan GI, febris KI: penurunan kesadaran

Prevention
Kontrol Hipertensi Kontrol Diabetes Kontrol dislipidemia Hentikan merokok

Stroke Bleeding
Pada stroke pendarahan, sel neuron tertekan oleh massa yang diakibatkan oleh pendarahan tersebut, yang dapat menyebabkan peningkatan TIK dan herniasi.

Perbedaan
GEJALA Permulaan Bleeding akut INFARK Sub akut

Waktu serangan
Peringatan sebelumnya Nyeri kepala Muntah Kejang Penurunan kesadaran Perdarahan di retina

Aktif
++ ++ ++ ++ ++

Bangun pagi
+ +/-

Papiledema
Kaku kuduk, kernig, Brudzinski Ptosis

+
++ ++

Siriraj Score
Siriraj score = (2.5 X consciousness level) + (2 X headache) + (2 X vomiting) + (0.1 X Diastolic pressure) (3 X atheroma markers) 12

Gejala Nyeri kepala Kaku kuduk Kernig/Brudzinski Ggn N III, IV

ICH ++ + + + (bila masif)

SAH +++ +++ +++ +++

CSF
Hipertensi

Eritrosit > 1000


++

Eritrosit > 25000


+/-

Terapi
IVFD : 1500 cc/hari Anti Hypertension (Target : 20% / systolic < 160 mmHg). Pilihan obat : Ace Inhibitor, CCB. Untuk Edema : Mannitol 20% (0,25-0,5gr/KgBB/hari) Corticosteroid 3x1/2 ampul Anti Fibrinolitik Tranexamic acid 4-6 gr/hari Vit K Surgery Indikasi : - Komplikasi batang otak - Kesadaran menurun cepat (7-10) - Tanda-tanda herniasi, misal TIK, Cheyne stokes - CT Scan : Hidrocephalus - Lesi cerebellum / cortex - Bleeding diameter > 3cm / > 50cc. (Hematoma volume 30cc-80cc)