P. 1
`Buku Ekonomi Islam LAYOUT OK

`Buku Ekonomi Islam LAYOUT OK

4.0

|Views: 6,948|Likes:
Published by alchaidar

More info:

Published by: alchaidar on Jul 30, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/23/2013

pdf

text

original

Sections

  • The Glory of the Past dalam Ekonomi Islam
  • Kebangkitan Pemikiran Ekonomi Islam
  • Filsafat Ekonomi Islam
  • Usaha Ekonomi
  • Hubungan Produksi: Kerja Sama
  • Perkembangan dan Pertumbuhan
  • Sejarah Ekonomi Islam Masa Rasulullah saw
  • Sejarah Ekonomi Islam Masa Khalifah
  • Umar bin Khattab (40 SH-23 H/584- 644 M)
  • Usman bin Affan (47 SH-35H/577-656 M)
  • Ali bin Abi Thalib (23 SH-40H/600-661 M)
  • Ekonomi Islam Pasca Kemerdekaan Republik Indonesia
  • Ekonomi Masa Kerajaan Islam Peureulak
  • Ekonomi Masa Kerajaan Islam Samudra Pasai
  • Mata Uang Dirham Pasai
  • Pelabuhan dan Perdagangan
  • Ekspor dan Impor
  • Pelaksanaan Ekonomi Masa Kerajaan Aceh Darussalam
  • Ekonomi Islam di Aceh Masa Kolonial Belanda
  • Ekonomi Islam di Aceh Masa Republik Indonesia
  • Syariah (Label ‘Syariah’ belum tentu Islam)
  • Teori Zakat, Infaq, dan Shadaqah
  • Kewajiban Berinfaq
  • Orientasi Infaq yang Dituntut
  • Harta Ghanimah, Salab, dan Fa’i
  • Ghanimah dan Fa’i
  • Salab
  • Teori Jizyah
  • Teori Riba (Bunga/Rente)
  • Kapitalisme
  • Teori-teori Modern tentang Bunga
  • Teori Nisbah
  • Teori Kredit dalam Islam
  • Dana Jangka Pendek
  • Teknik Alternatif Diterapkan untuk Kontrak Pembelian Kembali
  • Teknik Altematif Diterapkan untuk Kontrak Sewa Beli
  • Teori Bank Sentral Islam
  • Pakistan—Suatu Kegagalan
  • Di Mesir—Sedikit Berhasil
  • Keberhasilan Juga Menimbulkan Kegagalan
  • Pemerintah Memberi Dukungan Bank Sosial Nasser
  • Asas-asas Islam Berlaku Secara Ketat
  • Bermacam-macam Jasa Bank
  • Bank Islam Tidak Membahayakan Kedudukan Bank Komersial
  • Perbankan Islam Tidak Membahayakan Bank Komersial Nasional
  • Pasar Ekonomi Syariah
  • Teori Pasar
  • Bisnis Saham
  • Bursa Efek (Bisnis Mata Uang)
  • Instrumen Pasar Uang Syari’ah
  • Mekanisme Operasi Pasar Uang Syariah
  • Investasi Berjangka (Deposito)
  • Dari Rekening Lancar Tidak Diperoleh Imbalan
  • Dari Deposito Berjangka Diperoleh Laba
  • Krisis Moneter
  • Sarana Moneter yang Diperkenankan
  • Tanah sebagai Modal
  • Hukum Tata Negara dan Kepemimpinan
  • Bentuk Pengelolaan Tanah
  • Pinggir Tanah Mati yang Dikelola
  • Air yang Diekplorasi
  • Pekerja/ Sumberdaya Manusia

Ekonomi Islam

Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia
---$€£¥---

380

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Peran KUD dalam Produksi dan Pemasaran Kedelai di Kabupaten Aceh Utara. Pengabdian selama menjelang 20 tahun menjadi dosen di Universitas Malikussaleh, membuat namanya menjadi tokoh pengajar yang paling senior di lingkungan kampus. Prestasi demi prestasi telah ia raih, atas dasar hal tersebut ia terpilih sebagai Rektor Universitas Malikussaleh

Prof. Abdul Hadi Arifin, M.Si

---$€£¥---

Ekonomi Islam
Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Universitas Malikussaleh Press Cetakan I Februari 2008

Riwayat Penulis

379

Perpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan (KDT) Abdul Hadi Arifin Ekonomi Islam Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia Universitas Malikussaleh Press xix, 352 hlm; 25 cm ISBN 979-99786-2-9 1. Ekonomi 2. Islam 3. Konsep I. Judul Arifin, A. Hadi

||

Riwayat Penulis
bdul Hadi Arifin dilahirkan di Desa Sawang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara Propinsi Daerah Istimewa Aceh, pada tanggal 6 Juni 1959. Mama yang diberikan ketika lahir adalah Abdul Hadi, anak keempat dari Arifin (Ayah) dan Antikah (Ibu). Anak keempat dari delapan bersaudara ini menyelesaikan pendidikan Sekolah Dasar pada tahun 1973 di Desa Sawang, selanjutnya Sekolah Menengah Tingkat Pertama pada tahun 1976 di Langsa Aceh Timur. Pendidikan Sekolah Menengah Tingkat Atas ia selesaikan pada tahun 1979 di Lhokseumawe Aceh Utara. Memasuki jenjang perguruan tinggi, ia mendaftar dan diterima pada Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala, Jurusan llmu Ekonomi dan Studi Pembangunan hingga akhimya berhasil memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada tahun 1985. Pada tahun 1992 Abdul Hadi menempuh jenjang S2-nya di Program Pasca Sarjana Universitas Padjadjaran bandung, Jurusan llmu Ekonomi dan Akutansi, Program Studi llmu Ekonomi Koperasi. Sejak tahun 1986 hingga saat ini Abdul Hadi Arifin bekerja sebagai Dosen tetap pada Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh Lhokseumawe. Pada periode yang sama ia telah diberi kesempatan bekerja sebagai Peneliti pada Proyek Pengembangan Wilayah Loan Technical Assistance (PPW-LTA 77) di Lhokseumawe, kemudian sebagai Konsultan Ekonomi pada Small Town Sanitation Project di Lhokseumawe, pada Proyek Air Bersih IKK Lhoksukon-Lhoknibong Aceh, dan pada Community Water and Sanitation Project Bali-Sidoaijo. Abdul Hadi Arifin juga aktifdalam Organisasi Pemuda dan Organisasi Profesi. Pada Organisasi Pemuda pernah aktif menjadi Pengurus GEMA MKGR Cabang Lhokseumawe sebagi Sekretaris, di Organisasi Profesi pemah menjadi Pengurus 1SEI Cabang Lhokseumawe sebagai wakil Sekretaris. Abdul Hadi Arifin juga aktif dalam kegiatan penelitian. la pemah menjadi ketua team Peneliti Survey Potensi, Prospek dan Pengembangan Anyaman Pandan di Kabupaten Aceh Utara. Pernah juga menjabat Ketua Team Peneliti pada Survey Dampak Kopinkra Bina kerajinan pada anggota dan masyarakat Lingkungan di Kabupaten Aceh Utara dan Ketua Team Peneliti pada Survey

Universitas Malikussaleh: Jl. Tgk. Chik Ditiro No. 26, Lhokseumawe P.O. Box 141, Nanggroe Aceh Darussalam  +62-0645-41373-40915  +62-0645-44450 Unimal Press: Jl. Panglateh No. 10, Keude Aceh, Lhokseumawe 24351 Nanggroe Aceh Darussalam  +62-645-47146  +62-645-47512  unimalpress@unimal.ac.id  http://www.unimal.ac.id/unimalpress Jakarta Office; Jl. Garuda Blok CC No. 2 Perum Bojong Depok Baru II Sukahati – Cibinong Bogor - INDONESIA  +62-021-87914649  +62-021-87914649

Hak Cipta © 2006, Abdul Hadi Arifin

A

® All rights reserved
Ekonomi Islam Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia Editor: Apridar, Iskandar Zulkarnaen, Rasyidin, Fauzi, Elidar Sari Hak Penerbitan: Universitas Malikussaleh Press Design Cover, Layout & Cetak: Muhammad Muntasir, Hermandar Puteh Madani Press, PT Cetakan Pertama: November 2006 Cetakan Kedua: Februari 2008

No parts of this book may be reproduced by any means, electronic or mechanical, including photocopy, recording, or information storage and retrieval system, without permission in writing from the publisher.
Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi buku ini dengan cara apa pun, termasuk dengan cara penggunaan mesin fotokopi, tanpa izin sah dari penerbit

..........................................................32 Usman bin Affan (47 SH-35H/577-656 M)................................................................. 45 Ekonomi Islam Pasca Kemerdekaan Republik Indonesia.......................................................... 23 Sejarah Ekonomi Islam Masa Rasulullah saw.............................................................................54 Bab IV Sejarah Ekonomi Islam di Aceh................................................................................76 Pelaksanaan Ekonomi Masa Kerajaan Aceh Darussalam ................................................................................................................................................. xii Daftar Istilah...................................................................................................................... xx Bagian Satu Bab I Pendahuluan............................................... xiv Kata Pengantar .................... 1 The Glory of the Past dalam Ekonomi Islam.............. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Isi v || Daftar Isi Daftar Isi ............................................................................................................................................644 M)...........17 Bab II Sejarah Ekonomi Islam ............................67 Mata Uang Dirham Pasai .........................................................378 Ekonomi Islam: Sejarah................................................................................................................................................. 65 Ekonomi Masa Kerajaan Islam Peureulak.11 Hubungan Produksi: Kerja Sama.........................................................24 Sejarah Ekonomi Islam Masa Khalifah..........71 Ekspor dan Impor................ v Daftar Tabel.....................................................................................................10 Usaha Ekonomi .........................................................................66 Ekonomi Masa Kerajaan Islam Samudra Pasai ................................... xvi Kata Pengantar ................................................................................. 9 Filsafat Ekonomi Islam...............................42 Bab III Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia................................................................................. 7 Kebangkitan Pemikiran Ekonomi Islam ..................................................................................................................68 Pelabuhan dan Perdagangan........................................... Teori............ Bagan/Gambar....40 Ali bin Abi Thalib (23 SH-40H/600-661 M) .......16 Perkembangan dan Pertumbuhan........................................................30 Umar bin Khattab (40 SH-23 H/584...............78 ..................

........................................... 8................ 94 Harta Ghanimah...............................139 Bisnis Saham............ 96......... 126................................................................155 Instrumen Pasar Uang Syari’ah ....... 205...118 Pakistan—Suatu Kegagalan ........ 206............ Teori...................... 57............................. 114. 91. 166............. 224.................120 Keberhasilan Juga Menimbulkan Kegagalan.......... 196................. 266.............. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kesimpulan: Toward The Next Economy 377 Ekonomi Islam di Aceh Masa Kolonial Belanda...........................................vi Ekonomi Islam: Sejarah......................................................... 371 ---$€£¥--- ............................ 214.................................................. 219.............. 85 Syariah (Label ‘Syariah’ belum tentu Islam).123 Bank Islam Tidak Membahayakan Kedudukan Bank Komersial ......................110 Teori Nisbah......................................................... 90 Kewajiban Berinfaq....................... 30................................................................................................................. 157............. 370..............158 Dari Deposito Berjangka Diperoleh Laba........................... 92 Orientasi Infaq yang Dituntut.............................. 27...........................................................................157 Investasi Berjangka (Deposito)....................... 29................................. 254........... 125....114 Dana Jangka Pendek........................... 108....................... 117..............................................................101 Ghanimah dan Fa’i ......................115 Teknik Alternatif Diterapkan untuk Kontrak Pembelian Kembali...... 253...................................................................102 Teori Jizyah.......................................................................... 59... 278. Salab................................. 61................. 156.........102 Teori Riba (Bunga/Rente)..119 Di Mesir—Sedikit Berhasil .. 97................................ 97.........158 Dari Rekening Lancar Tidak Diperoleh Imbalan ................. 230....................... 213.................................... 109...121 Pemerintah Memberi Dukungan Bank Sosial Nasser ............... 35....... 92...................... 203...................... 202... 229.. 231.......................................................... 116........... 212... 265............ 205........ 224........................................... dan Shadaqah.......................................108 Teori-teori Modern tentang Bunga . 206.................. 267.....156 Mekanisme Operasi Pasar Uang Syariah ............115 Teknik Altematif Diterapkan untuk Kontrak Sewa Beli ...............................................................124 Pasar Ekonomi Syariah ................122 Asas-asas Islam Berlaku Secara Ketat................. 354.......................................... 227 —Z— Zainul Arifin... 371 Zakat........................ 90 Teori Zakat............................ 215................124 Perbankan Islam Tidak Membahayakan Bank Komersial Nasional ....154 Bursa Efek (Bisnis Mata Uang)..............................................103 Kapitalisme.............................. 129 Teori Pasar.......................................................... 228...... 233..... dan Fa’i.............................. 216............. 158........................................................ 92...................... 277...................................... 130......................... 103............... 232.......... 275......... 155..................................................... 225................. 227......... 90. 113....125 Bab VI Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis ............................................................ 226................... xiv..........................113 Teori Kredit dalam Islam ..................101 Salab .................... 204.... 203...... Infaq................................ 82 Bagian Dua Bab V Teori Ekonomi Islam ..........117 Teori Bank Sentral Islam...............122 Bermacam-macam Jasa Bank .............159 —Y— Yusuf Qardhawi........................................... 80 Ekonomi Islam di Aceh Masa Republik Indonesia................................................... 197...

............................. 132. 65 Wiryotirto... 51 Syed Ameer Ali.. 265 rahn..................... 188 Pendidikan pun akan Diselenggarakan Secara Terpisah .. 197 Mencari Pendapat yang Lebih Kuat tentang Zakat Profesi................................. 11 Qirad..... Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Isi vii —P— P. 109........................ 190 Bidang Pertanian....................................... 50 Syarikat Dagang Islam (SDI)....... 155... 207 Filsafat Ekonomi Islam................................................................... 230............................................ 90 Wakaf................................ 189 Peran Wanita Dalam Barisan Kerja akan Bertambah ........ 217 Shibli Nu’mani.. de Roo de la Faille... 216 rahmatan lil 'alamin...... 196 Gaji dan Upah adalah Harta Pendapatan.... 171.. 176 Syeikh Muhammad Abid AsSindi....... Heilbroner............... 213 Macam-macam Jual-Beli . 30............... 51 Sukir............................... 203 Pengeluaran Zakat Pendapatan dan Gaji Bersih..... 180 Kenaikan Pangkat Atas Dasar Masa Dinas ..... 173 Air yang Diekplorasi ............... 92............................................. 188 Disediakan Lembaga Terpisah untuk Wanita........................ 13............... 77 ukhuwah Islamiyah.. 370................... 238.......................................... 148........................ 8.. 32.... 70 Sumawardoyo.............. 126 Uka Tjandrasasmita....................................... 169 Bentuk Pengelolaan Tanah.. 24............................... 50 supply and demand.......................... 104 Suwandi....................................... 49......................................... 27................... 50 Krisis Moneter. 255..... 176..................... 50 Susanto Tirtoprodjo... 24............. 46.. 149........... 16.... 180....... 30..................... vii............................ 74 —Q— qard.................... 106 Sayyid Abd Al-Qadir 'Audah........................ 51 Tengku Lckman Sinar....... 216 Rahn........ 277..... 214 Sewa dan Sewa-Beli . 212 Prinsip Jual Beli ................... xvi —T— tabdzir....... 40 usyr.. 249......................... xvi. 316.... Teori........................................................................ 216 ratbah...... 201 Umar bin Khattab........... 16 Sayyid Qutb................ 278............................... 25 Soedjito Sosrodihardjo....... 68.............. 355 wakaf......................... 326......... 208 Suropranoto........................................................... 266................................. 36....... 215 Prinsip Wadi’ah (Titipan).............. 195 Pendapat Para Ulama Fikih ..... 12....... 215 Prinsip Rahn........ 70.. 173 UUD 1945.......... 256............... 371 Wan Hussein Azmi................................. 168 Hukum Tata Negara dan Kepemimpinan ................ 231....... 310... 188 Wanita di Lingkungan Kerja.......376 Ekonomi Islam: Sejarah......... 206 Pemikiran Ilmuwan tentang Ekonomi Islam.. 363 Umer Chapra....................... 109............... 174 Pekerja/ Sumberdaya Manusia ............................................................. 96................ 234 Risalah Islamiyyah........ 121........................................ 93.......................... 216 Prinsip Kafalah................... 160.................................................................... 12............................. 197 Harta Penghasilan Menurut Para Sahabat dan Tabi'in ......... 189........ 281........... 31 Syeikh Mahmud Ahmad..... 53 Sutan Remy Sjahdeini.......... 205 Besar Zakat Penghasilan dan Sejenisnya ...... 37.... xvi Qiyas........................ 12........... 284............. 50.. 344 Sharf................. 120.... 369 —W— Wadi’ah....................... 216 ........................... 38.. 188.......... 119..... 254 qath'i................... 201 Tinggal Satu Persoalan Lagi . 257.... 2 —S— sanad.................... 110 Syirkah.................... 215 Prinsip Qard... 297 takhsiniyyat................ 264......................................... 240............ 164 Bab VII Sumberdaya dalam Ekonomi Islam . 216............ 202 Cara Pengeluaran Zakat Harta Penghasilan....................... 8 Robert L.......................................................... 209 Tamat Jaya......................... 8 —R— Raden Aria Wirajaatmadja...... 59........ 366.............................. 213........................ 216 Prinsip Wakalah .......... 48 Sultan Hasanuddin....... 72........ 48... 7................ 27. 70... 88.............. 101.. 97........................ 279 shadaqah................... 6....... 160 Sarana Moneter yang Diperkenankan .. 167 Tanah sebagai Modal. 198 Nisab Mata Penghasilan dan Profesi. 49..... 366 Paul Wheatley.................. 46.............. 67....... 32.......................... 73 Pakistan.......... 192 Bagian Tiga Bab VIII Konsep-Konsep Ekonomi Islam . 26 Usman bin Affan...... vii.... 71............................... 170 Pinggir Tanah Mati yang Dikelola........... 190 Sistem Koperasi. 51 Sultan Alaad-Din Ri’ayat Syah............................................................. 210 Sistem Ekonomi Islam............. 368 —U— UBS......... 30................... 195 Pandangan Fikih Tentang Penghasilan dan Profesi .................................... 62 Syeikh Nasir Ahmad.... 50 rahin........... 32.................. 45 Umar Bin Abdul Aziz.... 82 Teuku Ibrahim Alfian.. 238...................... 39 rikaz.. vii... 215................ 13 Sayyid Abul A’la Maududi.........................................

..............................275 Cakupan Zakat.... 182......... 81. 86.................... 58................... 257.............. 87....... 5...................................................M............. 364 Mohammad Said.....A......................... 292...............217 Bai' as-Salam.......... 47................ 103...... 304... 220................................ 156................. 7 muamaalah......... 34.................. 220....................................... 212.........231 Bab IX Sistem Ekonomi Syariah........................ 109 M. 339....274 Zakat............ 206......... 17.... 294.................... 43........ 30 kifayah............. 149......244 Peranan Negara...... 220........... 211................... 189. 115.......... 11............................ 39....257 Tujuan Bank Syariah .................... vii......... Metwally........ 39.................. 175 Malik ben Nabi....... 338............................................. 212....217 Prinsip Ju’alah ................ 296.......... 253... Majid........ 212.... 36........... 90.......... 217........... 80 mua’malat. 204..... 154. 23 Khumus..... 50 jizyah.............. 217 Julius Pour..219 Musyarakah............................. 178 Muhammad Husain Haekal..... 61 M. 329.. 289....... 224... 263... 216................................. 87.................................. Teori......242 Konsumen ......................... 207.. 122......... 367 Khulafaurasyidin....................230 Zakat Perdagangan ....................... 298.........243 Pengusaha: Produsen dan Pedagang.............. 217... 216. 37........... 173... 108 Ju’alah.... 365 Muhammad SAW........................ 301......... 290................................................................ 118.. 174... 63..................................266 Pengusaha Kecil dalam Sistem Ekonomi Syariah........... 214.... 114..................... 109........ 30... 222.......... 218.... 106.. 103........ 148........................... 217.................... 203............ 262........................................................................... 251.. 42.............................. 199 muqayyadah.......................... 295......... 138 M. 115...................................................................221 Sekarang Jual-beli Masa Depan Dapat Dihalalkan Bila Ada Unsur Kepastian .......274 Keuangan Negara........................ 45...............260 Baitul Maal wa Tamwil............217 Bai' al-Murabahah...............240 Bagi Hasil .................................. 125. 191 —N— nation state....... 87............ 55 Muhammad Nejatullah Siddiqi............ 314........................... 303. 7....... 193...................... 10.....222 Biasanya Jual Beli Masa Depan Dihindari...... 124.. 77 Martodikoro... 102... 289........... 237 Tujuan Sistem Ekonomi .......................... 211.......... 214..................................... Umar Chapra..... 351..... 26............... 34... 367 Muhammad saw... 255................227 Zakat Pertanian .............. 296..... vii............... 115................... 256......... 307... Manan................. 159.................... 37........ 215... 167 kharaj... 265 Muhammad Baqir al Sadr... 266 murabahah..... 8......................................... 357 Mu'awiyah bin Abi Sufyan......... 253.. 23 muamalah............... 209.............. 171........................224 Zakat Fithrah ........... 109 majhul...... 24 Muhammad al Mubarak........................... 308..275 Jarmani.................. 120. 35........... 81................ Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kesimpulan: Toward The Next Economy 375 Prinsip Hawalah . 82 ............ 343 Muhammad Abdul Mannan............... 28....... 184............ 252 M........................... 1.............. 51 Mesir...... 17 Manuel Godinho de Eradia........................... Shabri H.............................................. 111.............................. 294.......... 11 —L— Letter of Credit (L/C)......... 133........ 220........ 252..................... 287............. Fahim Khan.. 114........ 265 M............. 354 murtahin............... 155.....218 Murabahah............... 33.220 Bait bi Tsaman ‘Ajil (Leasing)...... 343......................................221 Jual-Beli Masa Depan tidak Dibenarkan Agama Islam ... 61.... 219.......................229 Zakat Barang Temuan (Tambang)... 54..... 30 Karl Marx........... 252............. 41........... 59............................................... 266......................265 Mata Uang Dinar. 114......................... ix...... 135... 89................. 196...223 Konsepsi Zakat............................... 147. 210 Mabid Mahmoud.................................... 86......... 211.......217 Prinsip Sharf..... 240...................... 86........ Luthfi Hamidi.... 117... 114....220 Jaminan Masa Depan dan Risiko Kurs Mata Uang ..................................................271 Sistem Ekonomi Islam dan Beberapa Aspek Khusus ...... 112.............................. 265 mutlaqah......... 247....................... 88.................. 39......246 Perbankan Islam. 327. 47... 114... 102..................................................................... 278 Kharaj......... 213.. 85............... 216... 200 mudarabah....................... 200 mujtahid........................ 190........................ 33 Muhammad Ismail Yusanto.. 165...... Abd...........228 Zakat Penghasilan .. 356 Musyarakah..viii Ekonomi Islam: Sejarah.... 115 —M— M....... 216 kaffarat..... 216 musyarakah...............263 Peranan Pemerintah.. 116........................... 71 —K— kafalah......249 Berdirinya Bank Syariah di Indonesia........... 172..... 7..................... 158.... 288................................................. 15............ 221....... 202.............. 117. 39..... 119..................258 Ciri-ciri Bank Syariah....... 166. 299 muzara'ah..... 3..................... 214...................................................... 108.................238 Pemilik .. 163..................... 57...........................................267 Kerjasama Ekonomi Syari’ah (Kasus Malaysia dan Jepang).....

.............................................. 30...... 278 Warisan.................................... 285............... 17.................... 88................... 49... 126........................................ 363 Imam Malik....374 Ekonomi Islam: Sejarah......... 273........ 90............ ix........ 78................................ 277 Zakat Hasil Pertanian dan Hasil Tambang .......................... 31 Imam Syafi'i..................... 200............................ 188.. 4 HOS.............. 56.............................. 305 Berasuransi Syariah Mengamalkan Hadits Ukhuwah............... 278 Ijtihad............................ 27 BNP Paribas SA......A.......................... 324 Tenaga Kerja..... 131........... 165......... 217.......................... 260................ 40.. 265............ 221 Isaac Newton............ 300 Penyaluran Dana ........................... 257 —I— Ibnu Abbas......... 317 Peluang Investasi Agroindustri..... 107. 365 Bank Sentral................... 302 Antara Akad-Akad Islam Dengan Sistem Asuransi............... 321 Bank Muamalah . 257.......................................................... 364................................................ 178 Iqtishad..... 282 Perbankan ............. 333 Ekonomi Ribawi ..................... 335 Nilai Mata Uang............................................... 78 —E— Eleanor Selling..... 92.. 13 Gunnard Myrdal....................... 62................ 218 Bait bi Tsaman ‘Ajil...... 325 Kenaikan Pangkat Atas Dasar Masa Dinas ................................... 169........ 53 Charles Issawi.......................... 125............................................................................................. 198........ 52.................... 15................................. 266..... 49.......... 51 Chase Manhattan Bank......... 170............ 18 Tarif.... 276 Penyaluran Zakat........................................... 118.................. 76. 336 Reksadana Syariah Pengertian Dan Definisi Reksadana Syariah... 344. 300 Al-Mudharabah Muqayyadah off Balance Sheet ........... 78 —C— Centraal Sjarikat Islam (CSI).......... 363........................... 340 ...... 171............ Parwez.. 149................... 18 ijarah....... 263........... 130 Istishab............ 30.......... 209 Ibnu Taymiyah............... 126 BUSTANUS SALATIN....................................................................... 263........... 90....... 252............. 59................ 213............... 108................... 42... 12....................... 301 Asuransi Syariah..... 366 Irfan Mahmud Ra’na. 208. 124 Bank Syariah. 339 Jenis Reksadana Syariah ............ 16.... 55... 3........................................................................ 129 Haji Samanhudi...... 252 Hazrat Anat......... 209 Hardjosumarto... 101... 77 —F— Fadhlullah Jamil... 229 Ibnu Khaldun. 199..... 117........................ 279 Asuransi ...... 1 Isthmian Age.................... Kartasapoetra....... 287 Bab X Investasi Dalam Ekonomi Islam ................... 364.. 294 Imam Shuyuti..................................... 365 Bank Sosial Nasser.... 8 ijtihad......... 301 ijirawa iktina............................... 143..... 297 Tabungan bagi hasil (Mudharabah)................ 279 Uang dan Perbankan ................. 214....... 33.......................... 77.............. 50..... vi....... 148......... 8.. 50 G............ 258...................... 302 Asal Mula Asuransi Syariah ............... 34.... 298 Al-Mudharabah Mutlaqah . 220 Ijma'................................ 43....................... 31..... 58................ 305 Investasi saham sesuai syariah di pasar modal.................. vi.................. 8 —J— Jama'at al-Islami................ 316 Reksadana Syariah ............... 122........ 199..... 216 homoeconomicus............................. 51 Hawalah............ 298............. 279 Jaminan Sosial dan Asuransi..... 364......................... 123....................................... 132 hibah..... 79 dereuham. 40..................................... 81 Futuh al-Buldan...... 321 Konferensi Internasional...................................... 319 Bagian Empat Bab XI Aplikasi Ekonomi Islam di Indonesia............................................. 47.... 339 BNI Dana Syariah ............................... Cokroaminoto.......................... 332 Sistem Koperasi. 318 Jenis kegiatan agroindustri di Kalimantan Barat: ......... 7..... 25 Heri Sudarsono...................... 58..... 299 Al-Mudharabah Muqayyadah on Balance Sheet.. 197........................... 74 istikhlaf.......................................... 8 Istislah........... 264......................................... 304 Mencari Alternatif Asuransi Islami .. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Isi ix —B— Bai' as-Salam............. 215............... 341.................. 164.................. 220 Baitul Maal.. 171.. 209 Denys Lombard........... 126 —D— darruriyyah. 117.......... 41.... 304 Pembicaraan Pertama Asuransi dalam Kitab Klasik ............... Teori. 12........................... vii..... 55.......... 91.......................................................................... 108............ 28 —G— G. 35... 8.... 154......... 283 Perbankan Tanpa Bunga .......... 37.............. 354................... 339 BNI Danaplus Syariah.................................. 118.............................................. 12 Jaques Austruy.... 4 —H— hablunminannas...................... 129.. 371 berley.... 51 hajiat......... 103.......................... 51..... 46 Doty Damayanti....... 47 Ibrahim At-Tahawi..... 155........... 357................ 316 Kebijakan Fiskal....... 53 HSBC..

. 345 Bidang-bidang Investasi Syariah di Indonesia .......... 365..... 10.............. 46. 155.. 259...... 373 Riwayat Penulis.. 24..... 65.. 140............................ 134..355 Al-Musyarakah .... xx........ 177...x Ekonomi Islam: Sejarah...... 190......... 104.... 190............363 Media Massa....... 242... 100... 26 .. 367 Ahmad Husaini............. 40................. 265...... 82. 15....................... 359 aqidah........ 211. 24........... 99...........356 Perbedaan Bank Syariah ..................................... 366. 43....... 30...... 178................... 91......... 37.......................... 278. 27.. 8.................................................... 226.. 25....... 90...... 47...... 179.. 49. 14 Abdullah bin Mas'ud........ 23............ 231 Abu Hurairah................ 28.... 17...341 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia... 334....... 103..... 312.................... 143..... 240............... 32. 144........ 191............. 224................... 137. 139............. 83... 206.... 32....340 Regulasi Sistem Ekonomi Syari’ah. 139...... 169. 1.......... 13.......... 14 Abdul Hadi Arifin...... 66.......... 87......354 Prinsip titipan atau simpanan—Al-Wadi’ah ......... 26.... 182 Agustianto.... 199 Abdullah Mustofa al Marghi... 249... 39 Abdurahman bin Ubaid al Qari....... 12...... 85.. 297. 41... 43 al-Kharaj.. 16.................................. Teori..... 146.............. 30 Abu Hanifah.............. 61................ Hasjmy..... 92... 169.....346 Prinsip-prinsip Untuk Merespon...348 Rekomendasi Spesifik ...... 5........... 24....... 126................ 369 Abd. 118....... Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kesimpulan: Toward The Next Economy 373 Keuntungan Berinvestasi di BNI Reksadana Syariah...... 14 Anthony Gidden...................... 174.......... 105........... 207......... 2..... 277...... 36... 38........356 Prinsip Al-Murabahah ...372 Indeks ......... 107............. 179........ 94....... 54......... 37 Abduul Hamid Ahmad. 27 Adam Smith... 356 al-Muwaththa. 102............... 82 Abdul Hamid Abu Sulaiman. 101............ 118......... 42..357 Kesimpulan: Toward The Next Economy........... 33............. 165..... 3. 366 Abu Aiman.......... 42... 91.................... 213.. 267 Abu Mu’aim....... 14........ 307.................. 223 Ahmad M. 98..... 214... 359 Daftar Pustaka ........... 196. 209.. 86............. 241.. 308... 39 Allah............ 130. 36....... 148... 24....... 200 ama'ah....... 16 Abul Hasan Ali Nadwi....... 135......... 95.......... 48... 16............. 11. 265 Ali bin Abi Thalib...... 356 Al-Musyarakah. 37 Ali Aswaf.. 174.. 88.... 148.................................... 173. 24 al-Diwan... 259......... 56.............. 260 Armando Cortesao.... 39.............. 241............ 3 al-‘Uqaili... 31.. 24 Abu Sulaiman...349 Asuransi Islam di Indonesia ......355 Prinsip bagi hasil (Profit-sharing) Al-Mudharabah .... 243...345 Faktor-Faktor Penyebab ........ 96.............. 15.. 192.......... 81.... 171. 97........... 170. 14....... Qadir ‘Audah....... 7.. 29. 246 Abu Sulamiman.................. 210 Adiwarman A Karim....................... 201..........351 Mudharabah Muqayyadah Kredit Konsumtif ....... 363........ 87.... 351 Al-Murabahah................. 81.............. 132.... 76 Aunur Rahim Faqih.............. 13...... 42........ 123................ 146......... 34........ 9... 218........ Saefuddin.......... 85..341 Bank Sentral Islam................. 238 Abu Bakar Siddiq.. 368.. 93... 379 ---$€£¥--- || Indeks —A— A.. Sebuah Harapan .... 20....... 171. 363 Buku/ Artikel.............. 26...... 172..... 7... 39. 168.. 210. 260............................ 230............ 106.. 122... 142.

Zallum. Tempo Interaktif. 15 Maret 2006. (Jakarta: Erlangga.) “Bisnis Menurut Islam: Teori dan Praktek” (Jakarta: PT. Rabu. Wallerstein. Salim. “Suku Bunga Dalam Perspektif Yunani”. alih bahasa Ahmad S. 3 tahun IX. Pikiran Rakyat. (terj. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Isi xi Tim Redaksi (1994). Teori. Judul Aslinya. cet. No. edisi 1 Agustus 2001. ---$€£¥--- . Media Massa Kompas. Macridis & Bernrd E. Ichtiar Baru. sixth Edition. i. Wilson. United Kingdom). Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia tahun 2004. Sistem Keuangan di Negara Khilafah. Brown. Immanuel. ‘Comparative Politics. 18 April 2006. (Bogor: Pustaka Thariqul Izzah. Jumat. diterbitkan oleh The Economist Publications Ltd. (London WIA IDW. Intermasa. 14 Maret 2003 Kompas. dkk. 6 Mei 2003. dalam buku ‘Perbandingan Politik’. Roy C. Republika . 2002).372 Ekonomi Islam: Sejarah. 26 September 2003 Sabili. (Al Amwal fi Daulah Al Khilafah). Pikiran Rakyat Cyber Media. Tegas. 29 Maret 2003. Judul Asli: ‘Islamic Business Theory and Practice: Special Report No. Kompas. PT. Abdul Qadim. Rodney. 1992). alihbahasa: J. “Ketergantungan Ekonomi Dunia Kapitalis”. 221’. Waspada. Senin 3 Desember 2001. 1988). Van Hoeve. 2 Juli 1953. 2002. Jakarta. Ensiklopedi Hukum Islam.T.

Teory dan Model Ekonomi Islam. “Penerapan Petunjuk Al-Qur’an Pada Produk Perbankan”. Surabaya. Rahman. M. Zainul Arifin. Pinbuk. Hukum Zakat. Jalan Orang-Orang yang Mendapat Petunjuk. Islamabad. Qardhawi. Litera Antarnusa. Permono. . Hukum Zakat. 1982. Penerjemah Soeroyo dan Nastangin. Qudamah. Ja'far. 1995). Pustaka Alvabet. No. Infaq dan Shadaqah DKI. (Jakarta: 1986).M. Teori.. Muhammad Nejatullah (1972). “Embrio Asuransi Syariah”. Soedradjat. Qardawi. (Jakarta: Bangkit Daya Insani. (terj). Nagvi. hlm. Pangestu. Dec 2004 Ditulis kembali dari makalah DR. McGraw-Hill. Husein Sawit. (Jakarta: 1991). Irawan D. Ibnu (1997). Siddiqi. Karnaen A.. (Jakarta: Bangkit Daya Insana. 1985. 2004). “Ekonomic Principles of Islami”. (Jakarta: 1990). ”Debat Ekonomi ISEI 2004. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. Muhammad Nejatullah. Teori dan Model Ekonomi Islam. Lembaga Islam untuk Penelitian dan Pengembangan Masyarakat_LIPPM. Subhani. Fazlur. Sjechul Hadi. (Yogyakarta: Pustaka Firdaus. Fazlur. Litera Antarnusa. (Yogyakarta: Ekonisia. (Jakarta: 1991) lihat juga dalam Irawan D. Pemikiran Ekonomi Islam. ke-3). 1995). “Modul Manajemen Zakat”. (Jakarta: Pustaka Firdaus. Fazlur. Myrdal.. Heri. Rekomendasi dan Pedoman Pelaksanaan Zakat (Jakarta: Badan Amil Zakat. Sudarsono. Permataatmaja. 1999). Pustaka AI-Kautsar. Gunnard. Ar Risalah. 1977. M. Soedradjat. Metwally. Pustaka Firdaus. Penerjemah Soeroyo dan Nastangin. Siddiqi. Heinz Riehl and Rita M.. Pengantar dan Penterjemah M. 1995). Telaah Analitik terhadap Fungsi Sistem Ekonomi Islam (terj). Syed Nawab Haider. Jakarta: LP3ES. Sumber-suber Penggalian Zakat. Ekonomi Islam. “Modul Manajemen Zakat”. Ra’na. 1995). “The Economic Enterprise in Islam”.” Economic Review Journal. Irfan Mahmud. Rikza. Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Judul Tabel Perkembangan Pemikiran Ekonomi Islam Sumber-sumber Pendapatan pada Masa Rasulullah saw Pengeluaran untuk Tunjangan Hidup Masa Pemerintahan Nabi/Sahabat Subsidi dalam tahun (jumlah dalam gulden) Daftar Standarisasi Zakat Fitrah Perkembangan jaringan Kantor Perbankan Syariah Perkembangan Pangsa Kegiatan Usaha Perbankan Syariah terhadap Perbankan Nasional (%) Ketentuan Bank Syariah Lembaga-lembaga Keuangan Islam Kelebihan dan Kelemahan Bank Syariah Maulan. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Doktrin Ekonomi Islam. (Jakarta: Lentera. Dana Bhakti Wakaf. Inc. 1981. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Pustaka 371 || Daftar Tabel. Islamic Publication. Bandung: Mizan. (Yogyakarta: 1995)... A Guide to Foreign Currency Operations. Doktrin Ekonomi Islam. (Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf. Etika dim Ilmu Ekonomi. Rahman. Islamic Studies.1996). Mari E. Objektivitas Penelitian Sosial. PK_ Sejahtera Online. Rahman. 198. Lahore. “Konsep Ekonomi Islam: Suatu Pengantar”. Pinbuk. Yusuf. Minhajul Qashidin. 90 dalam Monzer Kahf.M. Sejarah Kehidupan Rasulullah saw. Foregn Exchange Market. Bagan/Gambar Tabel No. (Jakarta: 2005).. Yusuf.xii Ekonomi Islam: Sejarah. Metwally. Rodriguez.

Teori dan Praktek Ekonomi Islam. Beik. Bagan/Gambar No. (Kuala Lumpur: Business Infonnation Press. Muhammad Nejatullah. Sudarsono. Anwar Iqbal. Yusuf (terj. Islamic Culture Centre. 2001). Papers and Proceeding on an Intemational Seminar on Teaching Islamic Economics for University Teachers".370 Ekonomi Islam: Sejarah. Pemikiran Ekonomi Islam. (al-Qahirah: 1966). (Lahore: Muhammad Ashraf. (London: 1970). 1998). Teori. (Makka.). M. Proceeding. (Jakarta: 1986). Mannan. The Politics of Central Bank. Konsep Ekonomi Islam:Suatu Pengantar. 1997) hlm. Islam and the Theory of Interest with an Introduction by Sulaiman Nadvi. Msc. 1976). Oktober 2006. The Economic System of Islam. 1995). “Teaching of Economics at the University Level in Muslim Countries: The Callenge of Alien Concepts and the Formulation of Islamic Concepts”. (Yogyakarta. Some Aspects of the Islamic Economy. Association of Muslim Social Scientist. Muhammad. 1970). Abdullah Mustofa al. 1977). Qureshi. “Friction. Third National Seminarr. Islamic Economic Systems. 2004) Nomani. Umar. “Some Conseptual and Practical Aspects of Interets Free Banking”. Khan. Fahim. (Yogyakarta: Ekonesia. Konsep Ekonomi Islam:Suatu Pengantar. Sayyid. Siddiqi. Pakar-Pakar Fiqh Sepanjang Sejarah. Power Rationing and al-Zakat” dalam Gary. "Theory of Consumer Behavior in Islamic Perspective." in Ausaf Ahmad and Kazim Raza Awan (ed. Uzair. Paper Presented at the First International Conference on Islamic Economics. M. Muhammad Nejatullah. LKPSM.) “Sistem Masyarakat Islam dalam Al-Qur’an dan Sunnah” (Solo: Citra Islam Press. Robert Elgie dan Helen Thompson. Makalah Ekonomi Islam: Antara Wacana dan Realita . Siddiqi. Muhammad Abdul. Islam dan Kapitalis Pilihan Konsumer dalam pengalokasi Sumber Intervensi Pasar Skema Bai' al-Murabahah Metode Penyaluran Dana Bank Syariah Struktur Organisasi Bank Muamalat Indonesia Karakteristik Operasional Perbankan Syariah ---$€£¥--- . Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Judul Bagan/Gambar Perbandingan Sistem Ekonomi Sosialis. Muhammad Nejatullah. Ma’rikat al Islam wa’l-ra’s Maliyah. Maraqhi. Judul Aslinya: ‘Malaamihu Al Mujtama’ Al Muslim Alladzii Nansyuduh’ Cairo: Maktabah Wahbah. (Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf. Paper Presented at the First Word Coference on Muslim Education. (Indiana: May 1974). Irfan Syauqi. 1987. LIPPM. Qutb. Qardhawi. Mabid. (Yogyakarta: Ekonesia. Siddiqi. 250. Saudi Arabia: IRTI-IDB. (Lahore: Islamic Publication. Chapra. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Tabel/Bagan/Gambar xii i Mahmoud. ). Farhad and Ali Rahmena. 1993). (London and New York: Routledge.. Heri. Lectures on Islamic Economics. Heri. Sudarsono. (Makka. 2004).

Teori dan Model Ekonomi Islam. 1981) Jamil. Pengantar dan Penterjemah M. Luthfi. (London: 1970). 1981). 9. Mohammad. Tengku Lukman. Hamidi. Bab XVII.xiv Ekonomi Islam: Sejarah. The Economic System of Islam. 2003). Pemberontakan Kaum Republik: Kasus Darul Islam Aceh. Kartasapoetra. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Pustaka 369 || Daftar Istilah Istilah al-Diwan al-Muwaththa Bai' as-Salam Bai' bi Tsaman ‘Ajil Baitul Maal Bank Syariah berley darruriyyah dereuham Fa'i Ghanimah hablunminannas hajiat Hawalah Hazrat Anat hibah ijarah ijirawa iktina Ijma' ijtihad Infaq Iqtishad istikhlaf Istishab Istislah jizyah Ju’alah Arti Lembaga keuangan negara untuk menjamin angkatan perang/ lainnya Kitab hadits tulisan Imam Malik Pemesan barang menyerahkan uangnya di tempat akad = Leasing (pembelian dengan cara angsur dibiayai oleh pihak lain) Lembaga keuangan Islam di bawah pemerintahan negara Islam Bank dengan bunga 0%. Al. Said. M. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. “Ekonomic Principles of Islami”. Sjahdeini. Irfan Mahmud. Harta rampasan perang melalui pertempuran. (Jakarta: 1999). (al Qahirah: Dar al-Tahrir Lil Tiba’ah wal Nashr.A. (Jakarta: 1999). eds. Memasukkan tanggungjawab seseorang ke dalam tanggungjawab orang lain dalam suatu tuntunan umum dalam masalah nyawa. Ra’na. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Perbankan Islam dan Kedudukannya dalam Tata Hukum Perbankan Indonesia. Islamic Studies. 1997). Chaidar. Aceh Sepanjang Abad. Darul Falah.. Sinar. utang atau barang Sanksi/ hukuman (denda) Status sumber air atau tanah yang sudah dikelola manusia Bagian perolehan harta yang harus dikeluarkan Tanggungjawab bersama Tidak dikenal (istilah dalam ilmu hadits) Kerjasama mutualistis kafalah kaffarat kharaj Khumus kifayah majhul muamalah Hurgronje. Islamabad. Jejak-jejak Ekonomi Syariah. (Jakarta: 1990). Ra’na. (Bandung: Al Ma’arif.M. (Jakarta: Grafiti. Chapra. dalam A. pasal 6-7. (Jakarta: Yayasan Soko Guru. UUPA. Keputusan Sidang Pleno DPRD Aceh tanggal 13 Agustus 1950. “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”. (Jakarta: Senayan Abadi Publishing.. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Hubungan antar manusia Kebutuhan sekunder Akad pemindahan utang/ piutang suatu pihak kepada pihak lain Kepala suku (pemimpin kaum) Pemberian cuma-cuma Sewa beli Kontrak pengadaan dan penyewaan Kesepakatan para ulama Pendapat ahli tentang suatu masalah (agama) Pengeluaran yang berasal dari sebagian penghasilan (hukumnya sunah). Sutan Remy. Aceh di Mata Kolonial. Kartosoewirjo. hlm. Pemikiran Ekonomi Islam. Nazaruddin. Sejarah Aceh Sebuah Gugatan Terhadap Tradisi. Bab III. Pustaka Firdaus. Koperasi Indonesia yang Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. (Jakarta: Sinar Harapan. 1995). M. Ahmad. Sulaiman. Muhammad Nejatullah. Pustaka Firdaus. M.. pasal 125 ayat 1 dan 2. Undang-Undang Republik Indonesia No. Isa. M. (Rineka Cipta. (Lahore: Muhammad Ashraf. 1970). M. (Medan: Waspada. 38 Tahun 1999. Irfan Mahmud. Husaini. Pemikiran Politik Proklamator Negara Islam Indonesia SM. (Jakarta: Bangkit Daya Insana. Sjamsuddin. (Jakarta: 1986). Islamic Culture Centre. Metwally. Sejenis gandum Kebutuhan pokok Dirham kerajaan Aceh Harta rampasan perang tanpa pertempuran. “Hubungan Kerajaan Aceh Darussalam dengan Kerajaan Islam Haru”. dalam A. Perekonomian Amanah Salah satu prinsip hukum ekonomi Islam selain istislah dan istikhlaf Salah satu prinsip hukum ekonomi Islam selain istihab dan istikhlaf Pajak bagi non muslim di negara Islam Kontrak di mana pihak pertama menjanjikan imbalan tertentu kepada pihak kedua atas pelaksanaan suatu tugas/pelayanan yang dilakukan oleh pihak kedua untuk kepentingan pihak pertama. 1971). Rahman. LIPPM. Snouck. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. . (Jakarta: 1990). Pustakan Utama Grafiti. 1990). Fadhlullah. 1981). Islamic Economics: Theory and Practice. Manan.. Umar. Jakarta: 1984). Siddiqi. Teori. Fazlur. 1985). G. (Bandung: Al Ma’arif. Hasjmy. al-Ilm wal-mal fil Islam. Hasjmy. Husein Sawit.

(Jakarta: Taman Iskandar Muda. (Bandung: Al Ma’arif. (ed. Sivachandralingam Sundara Raja Ayadurai.. (Selangor: Fajar Bakti. The Golden Khersonese menamakan zaman ini sebagai The Age of City States. Terjemahan dan diberi catatan oleh JV. dalam: Hasan Muarif Ambary dan Bachtiar Ali (ed.). Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. 1981). Hasjmy. (Bandung: AlMaarif. Lihat Lim Heng Kow. Julius. Paul. Mills. Transaksi pertukaran antara emas dengan perak atau pertukaran valuta asing Kerjasama usaha Pemborosan/ ekonomi biaya tinggi Kebutuhan mewah (lux) Persudaraan umat Islam Status sumber air atau tanah yang belum ada campur tangan/ dikelola manusia Sistem penitipan barang Sumbangan berupa tanah/ barang untuk kepentingan umum Pengeluaran yang berasal dari sebagian penghasilan (hukumnya wajib). Sejarah Tamadun Dunia. “Description of Malacca and Meridional India and Cathay”. Siti Hawa. Lihat juga Rammani Karupiah. Selling. mudarabah mujtahid muqayyadah murabahah murtahin musyarakah mutlaqah muzara'ah qard qath'i Qiyas rahin rahn ratbah rikaz Salab sanad Shadaqah Sharf Syirkah tabdzir takhsiniyyat ukhuwah Islamiyah usyr Wadi’ah wakaf Zakat Investasi Ahli yang melakukan ijtihad Terikat Jual-beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati antara pihak bank dan nasabah Pemegang barang gadai Kerjasama modal kerja maupun usaha Tidak terikat Kerjasama Meminjamkan harta kepada orang lain tanpa mengharap imbalan Jelas/ terang Analogi dalam memandang suatu kasus Pemilik barang gadai Sistem Gadai Rempah-rempah (cengkeh) Hasil tambang Harta rampasan perang hak milik musuh yang terbunuh. Rangkaian periwayat hadits Sumbangan sukarela. (Selangor: Pustaka Sarjana. ---$€£¥--- . Groeneveldt. Hasjmy. de Eradia Manuel Godinho. (Jakarta: Balai Pustaka. Cortesao. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. 1986). Fadhlullah M. Thesis Ph. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. 1981). ”Dinar dan Dhirham”. (Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka. Letchumanan. hlm. Jaman Sultan Iskandar Muda 1607-1636.368 Ekonomi Islam: Sejarah.49-50. (Jakarta: Ichtiar Van Hoeve. Ensiklopedia Islam. Kerajaan Aceh. Tamadun Dunia. Tjandrasasmita. 1967).. Wheatley. Pour. 1992).D. Kompas. (Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve.P.Mataram”. Bustanus as-Salatin. (terj. “Islam di Aceh Masuk dan Berkembangnya Hingga Abad XVI”. “Adakah Kerajaan Islam Perlak Negara Islam Pertama di Asia Tenggara”. 1988). Doty. Ensiklopedi Islam. “Peraan Samudera-Pasai dalam Perkembangan Islam di beberapa Daerah Asia Tenggara”. tahun?). Denys. tahun?). Eleanor. “The Evolution of Trading States in Southeast Asia before 17 th Century”.A. (Bandung: Al Ma’arif. Cahaya Peradaban. dalam A. “Mencari Jejak Kejayaan Kerajaan Samudera Pasai”. “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”. Lombard. (ed. 1981). 1960). Hasjmy. Saleh. Kompas.). 1994). 1981). JMBRAS VIII (1930) 1. 1423 H edisi ke-1 tahun I (2002 M).). Paper 940/1. Damayanti. 15 November 2003. 6 Mei 2003. dalam Ali Hasjmi. “Teuku Ibrahim Alfian: Keterikatan Samudera Pasai. Teori. Retrospeksi dan Refleksi Budaya Nusantara. Historical Notes On Indonesia & Malaysia Compiled From Chinese Sources. (Columbia: Columbia University. A. (Jakarta: Bhatara. Wan Hussein. dalam A. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Istilah & Singkatan xv Azmi. Jamil. (Nendelyn/Lichtenstein: Kraus Reprint Limited. 1994). W.). Uka. Armando. 1978. The Suma Oriental of Tome Pires. 1-5.

25 Desember 2004. Membangun ilmu. Karim. Heri. Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam. Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam. (Jakarta: Dian Rakyat. yakni paham kapitalis dan sosialis. Ra’na.xvi Ekonomi Islam: Sejarah. 1974). Sedjarah Pergerakan Islam. Teori. Dan sebagaimana telah dikemukakan. “A Shaort History of Saracens”. tetapi juga mem-butuhkan perangkat ilmu yang secara teoritis dapat diterap-kan. ‘an Arab Philosophy of Historiy’(terj. 1968). Yusanto. London. karena hanya dengan ilmu gejala-gejala sosial yang akan terjadi dapat diketahui dan beramal. dalam Adiwarman (2001). membangun sebuah sistem ekonomi tidak hanya memerlukan perangkat kelembagaan yang secara formal berlaku. Tamat.. keseimbangan. Jakarta: The International Institut of Islamic Thought (IIIT). Sosrodihardjo. Tirtoprodjo. A. Sedjarah Pergerakan Nasional Indonesia. dalam esyariah. Pustaka Firdaus. “Paradigma Sistem Ekonomi Islam”.. (ed. “Filsafat Islam Tentang Sejarah”. Muhammad Ismail. an-Nadwi. (Jakarta: LIPPM. Saefuddin. Pringgodigdo. Khususnya untuk hal yang terakhir ini kita membutuhkan perangkat ilmu. Umer (2001). termasuk ekonomi tercakup nilai-nilai dasarnya dalam Islam yakni yang bersum-ber pada tauhid. The Internasional Institut of Islamic Thought (IIIT). Bank dan Lembaga Keuangan Syariah: Deskripsi dan Ilustrasi. (Jakarta. 2nd ed. dan bukan masyarakat yang homo-economicus sebagai-mana paham kapitalis dan sosialis.). yakni ontologi. Sudarsono. Shuyuti. Haekal. 1970).ORG. Ali. Imam (2001) Tarikh Khulafa. Aunur Rahim.Cetakan Pertama-- D ewasa ini dunia muslim tengah melewati salah satu masa sejarahnya yang paling kritis tetapi kreatif. Jaya. keadilan. (Bandung: Sinar Baru Algensindo. “Pemikiran dan Peradaban Islam”. Jakarta.al. Irfan Mahmud. Artinya. Sistem Ekonomi Fsiskal. tetapi juga kita perlu memikirkan bagaimanakah proses aktualisasi itu dapat secara logis dan positif berlangsung dalam kancah kehidupan dengan sendirinya. Adiwarman A (2001). Oleh karena itu bukan sekedar lamunan apabila sebuah sistem ekonomi Islam. kebebasan dan pertanggungjawaban). 1986).. Charles. (Jakarta: Gema Insani Press). Yakni masyarakat yang "homo-islami-cus". “The Four Pillars of Islam”. Hendri.e-syariah. Orang-orang Besar Indonesia. Selain itu keunikan pendekatan Islam terletak pada sistem nilai yang mewarnai tingkah laku ekonomi/kehidupan.ORG. Pemikiran Ekonomi Islam. berarti kita perlu mencari landasan filsafatnya dalam tiga kerangka. Yusuf. Syed Ameer (1949). Yogyakarta: UII Press. (Kairo: 1346). perlu dan semestinya dibangun jika suatu kehidupan yang selamat sejahtera benarbenar diinginkan untuk terwujud dalam realitas masyarakat. “Pengantar”. Kitab Al Kharaj. “Asuransi Syariah”. as-Sindi. Segala aspek kehidupan.) A. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. 1972).K. Muhammad Husein. Jakarta. Nu’mani. (Jogyakarta: Ekonesia. Islam telah cukup memuat nilai-nilai instrumental dan norma-norma yang operasional untuk di-terapkan dalam pembentukan lembaga-lembaga ekonomi masyarakat. Bahkan lebih dari sekedar nilai-nilai dasar (seperti kesatuan. “Ijma Ulama Tentang Keharaman Bunga Bank”. Gatra. Pada Masa Pemerintahan Nabi Muhammad saw. (Jakarta: 1990). kita tidak sekedar perlu membentuk lembaga-lembaga ekonomi yang secara normatif telah sejalan dengan nilai-nilai yang hendak kita aktualisir. Chapra. 2003). (Yogyakarta: Karya. Issawi. Susanto. sesungguhnya dapat. pasal 1150. Pustaka Antara. dalam www. hampa nilai. Shibli. kita menemukan Islam sebagai suatu sistem nilai yang penuh dan lengkap memuat nilai-nilai kehidupan.. 6th print Vol 1. Jakarta:Tintamas. Abu. Muhammad Abid (Syeikh) Musnad Syafi’i.et. (Jakarta: Pembangunan. (2001) Umarbin Khattab (terj). p. dalam Muhammad Nejatullah Siddiqi. Agustianto. Abul Hasan Ali (1975). Literas AntarNusa.’ Pustaka Al-Kausar.Mukti Ali. Rifwan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Pustaka 367 || Kata Pengantar -. Di tengah krisis sistem kontemporer yang bebas nilai. Ahmad M. Faqih. Seeratum-Nabi (urdu) Matbee Maarif Azamgarh. Masa Depan Ilmu Ekonomi. 287 dalam MA Sabzwri. Macmilan and Co. Sebuah Tinjauan Islam. Jakarta. Soedjito. Perubahan Struktur Masjarakat di Djawa Suatu Analisa. . 2000). 1 Juni 2006. KUHP (Perdata).

Austruy. 1986). Abu dan Abduul Hamid Ahmad. Sintesis evolusioner inilah yang merupakan jantung pendekatan Islam dalam pembentukan ilmu ekonomi yang berwawasan uniter dan total berlandaskan prinsip-prinsip etikanya yang paripurna. (Beirut: Dar al-Shuruq. 1960). al-Maududi. Quranic Economic. Audah. Sulaiman. 1972). 1974).366 Ekonomi Islam: Sejarah. Agustianto. tingkat (tahap) demi tingkat" (QS. Economic Enterprise in Islam. Pancasila adalah Untuk lebih jelas baca. 1984. Jakarta: Mizan. Basyir. 1971). etis dan estetis yang islami ke tengah tingkah laku ekonomi manusia akan mewu-judkan kehidupan yang lebih terandalkan dalam menjaga keselamatan. 1970). dan peranan pimpinan ummat dan negara dalam pengaturan ekonomi dalam masyarakat. (Lahore: Quranic Reasearch Centre). Muhammad Nejatullah. Yogyakarta. Abu dan Abduul Hamid Ahmad. Pemikiran Ekonomi Islam. Studi Nilai-nilai Sistem Ekonomi Islam. May 1965). G. epistemologi dan eksiologi.” Peran Nilai dan Moral dalam Perekonomian Islam” Jakarta: Robbani Press. Some Aspects of the Islamic Economiy.ORG. (Lahore: Islamic Publication. Contemporery Aspects of Economic and Social Thinking in Islam. al-Araby. Yusuf. esyariah. 84 : 19). bahwa nilai-nilai asumtif tersebut hendaknya diyakini sebagai kebenaran mutlak. Siddiqi. Social Justice in Islam. Kajian sistem ekonomi secara makro dari sistem ekonomi Islam akan dipermudah oleh fakta bahwa Islam sendiri telah melengkapi kita dengan lembaga-lembaga ekonomi-sosial seperti Zakat. Jama’at-e-Islami Pakistan. jaminan sosial. larangan bunga/rente (riba). Sayyid Abul A’la. (Damaskus: alMoslemoon). Abu. (Canada: 1973). Yogyakarta. ”The Theory of the Economic of Islam: The Economics of TAWHID AND Brotherhood”. Di dalam Al-Qur'an dan Hadits kita akan dapat menemukan nilainilai asumtif. 1997. Ibrahim. Qadir. “Teori dan Praktek Ekonomi Islam (terj). Abd.1 Fungsionalisasi nilai-nilai etos. Qardhawi. (Lahore: Islamic Publications. Al-Maal wa’lhukm fi’l-Islam.A. tidak meragukan. “Ma’alim at-Thariq: al-Nahiyah al-Iqtishadiyah”. dalam Gary Indiana. (Al Azhar. Economic of Islam. 1972). Dana Bhakti Wakaf. Dari kajian terhadap kedua hal tersebut. Jaques. Hal ini merupakan harapan bagi seluruh makhluk khususnya ummat manusia di dunia Barat dan Timur maupun Utara dan Selatan. (Lahore: 1969). (al-Qahirah: Dar Misr li’lTiba’ah. Al-Iqtishad al-Islami Madhahaban wa Nizaman wa Dirasah Muqaranah. Muhammad Abdullah. ”Economic of Islam”. Pijakan empirik ini dapat kita temukan dalam sejarah ummat Islam yang secara relatif dapat dianggap sebagai kancah pengalaman nilainilai tauhid (kesatuan dan pembebasan). (Beirut: Manshurat al-‘Asr alHadith. 1960). 1 . yang harmonis dan humanis. Jawabnya akan banyak bergantung kepada penafsiran kita sendiri tentang apa sesungguhnya Pancasila itu? Salah satu yang dapat kita garis bawahi adalah kenyataan bahwa Pancasila sendiri masih memerlukan isi untuk menjadi-kannya benarbenar fungsional sebagai nilai-nilai kebudayaan bangsa kita. “Peran Masjid Dalam Edukasi Ekonomi Syariah”. Aiman. Syirkah). dan menjadi petunjuk/ pedoman kehidupan ekonomi manusia di dunia. (Damaskus: Dar al-Fikr. Muhamad Nejatullah. Muhammad Nejatullah. Nabi. dalam www. "Sesungguhnya kamu harus melalui perjalanan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kata Pengantar xvii Mannan. (Jakarta: LIPPM. Dan sementara itu. 1975). Parwez. Teori. Qutb. “Turuq istithmar al-amwal wa mauqif alIslam minha”. dalam Guidepost of the Road: The Economic Aspect. Nazariyat Al-Islam al-Iqtishadiyah: al-Falsafah wal Wasail al-Mua’asirah. yakni secara filsafati mencoba menggali nilainilai dasar dan instrumental dalam Islam dan secara empiris mengambil bahan-bahan kajian dari realitas masyarakat muslim. Siddiqi. BPFE. al-Islam wa’ltanmiyat al-iqtishadiyah. Muhammad Abdul. maka sebuah bangunan ilmu ekonomi Islam tidak mustahil akan dapat dibangun dalam arti yang sebenar-nya. Siddiqi. Sayyid. Atau secara relatif pula dapat kita gali dari pengalaman hidup beragama dari masyarakat bangsa kita sendiri yang telah cukup populer sebagai masyarakat mayoritas muslim. Hibah. dalam kerangka epistemologi kita memerlukan pijakan empirik tertentu sebagai sumber keabsahan teori-teori yang akan dikembangkan. A. kerjasama ekonomi (Qirad. (1993). Siddiqi. (1987) Garis Besar Sistem Ekonomi Islam. (AL-Qahirah: majma’al Buhuth Al-Islamiyah. Lalu bagaimana hubungan antara ekonomi Islam ini untuk masyarakat Indonesia yang telah memiliki dasar negara Pancasila?. yang terserah dengan keimanan kita sebagai muslim. Disinilah pada tahap yang pertama kita perlu menemu-kan nilai-nilai asumtif yang dapat digunakan untuk mengisi kerangka landasan filsafat ilmu tersebut.M. Saefuddin. (Lahore: Islamic Publications. Wakaf. Muhammad Nejatullah.. at-Tahawi. Sulaiman. Islamic Though. Manshur bara e intkhabat 1970. al-Muslim fi’alam al-iqtishad. Kairo: Al-Muktamar al-Thani li Majma’al buhuth al-Islamiyah. Malik ben. (First Publishid: 1948). Ahmad Azhar.

Saleh. “Jejak-jejak Ekonomi Syariah” (Jakarta: Senayan Abadi Publishing. Gatra. AA. (Bandung: Al Maa’rif 1981). Mutiara: Jakarta. Pustaka Firdaus. Kamil. asy-Syathibi dalam al-Muwafaqat (1/130. Khaldun. Dan pernyataan retorik inipun akan dapat menghapus ambivalensi intelektual yang mengaburkan pandangan tentang tatanan ekonomi Islam. (Jakarta: Bulan Bintang. Wan Hussein. Aswaf. Fuad (1982). Chalil. Fachcruddin.D Thesis. . 16-18 Juni 1997.131). Hasjmy. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Konsep & Aplikasinya di Indonesia rumusan falsafah negara yang digali dari nilai-nilai kehidupan bangsa Indonesia tetapi bukan nilai-nilai kehidupan itu sendiri. (Surabaya: Bina llmu. 1970. Munculnya disiplin ilmu ekonomi Islam sebagai kebenaran perlu diupayakan untuk menuntun kebijaksanaan pembangunan ekonomi dalam rangka regenerasi kebudayaan dari homo-economicus menjadi homoislamicus. University of Southern California. Hendri. 2003). The Economic System of Islam. Beik. Presiden RI selanjutnya berpesan agar Pancasila jangan di-agama-kan dan agama jangan di-Pancasila-kan. Amin. University of Southern California. 17 : 84). 13 Juni 2003. “Islam di Aceh Masuk dan Berkembangnya Hingga Abad XVI” dalam A.D Thesis. Ali. M. Dengan bantuan metode analisis deduktif untuk menggali proposisi-proposisi ekonomi pokok yang relevan. bagi alam semesta. Chapra. Konsepsi Ekonomi Ibnu Taimiyah (Terj). Al-Hafiz. 1970). 22 November 2006 Abdul Hadi Arifin Daftar Pustaka 365 Aswaf. dan berbeda dari paham kapitalis dan sosialis serta semua sistem atau paham lainnya. M. Labuan.th. Amin. paper presented to Labuan International Summit on Islamic Financial and Investment Instrument. "Theory of Consumer Behaviour in an Islamic Perspective. Muqaddimah (terj). Khan. dari kegelapan intelektual dan kepapaan materi serta dekadensi spiritual. Ibnu (1986). (Jakarta: 2004). Luthfi. “Asuransi Syariah”. terompet melengking dan bendera berkibar. Dan kita memulainya dengan mengentaskan diri kita dari statisme bisu. (California: University of Southern California. Aswaf. "Katakanlah : Tiap orang berbuat menurut cara bertindak-nya masing-masing. Mohammad Fahim. Azis.*** Lhokseumawe. Berhasilnya proses regenerasi dalam artian islamisasi ekonomi bergantung ketepatan strategi untuk memulai perjalanan panjang dalam merubah struktur sosial ekonomi yang opresif dan tidak adil. 1992. Pedoman Pendirian Baitul Maal wa Tamwil." dalam Syayyid Tahir. Sedangkan dalam kesempatan ini. Ekonomi Islam.1997). bukan sebutan formalnya." International Journal of Islamic Financial Services Vol. 1982). Bisnis Indonesia. Malaysia. 2 No. Dan proses islamisasi ekonomi ini akan gugur di tengah jalan bila kita hanya menonjolkan basa-basi simbolis dan slogan kosong. kita sedang berbicara tentang substansi nilai.. Hamid & Nordin. Aidlt Ghazali dan Syed Omar Syed Agil. M. kita akan mampu mempragakan bahwa ekonomi Islam itu ada (exist) baik secara normatif maupun positif. az-Zahabi. Tokoh-tokoh Besar Pemikir Ekonomi. Ph. Teori. Political Economy of the Islamic State. Azis. (Jakarta: 2004). Rifwan. “Menuju Bank Sentral Syariah”. Pernyataan retorik ini menuntun kita agar nilai-nilai sistem ekonomi islam terhindar dari pencampur-adukan yang tidak pada tempatnya dengan falsafah ekonomi lainnya. M. Pancasila adalah nama. Bagaimanapun pengantar ini adalah langkah pertama ke arah pemikiran tentang filsafat dasar dalam kaitannya dengan tingkah laku manusia di sektor ekonomi. “The Importance of Assets and Debts Securitization in Creating Dynamic Islamic Banking Environment”. Ali. Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya" (QS. Political Economy of the Islamic State. Jakarta. Haidar Abad. Islahi. Heilbroner. Irfan Syauqi. Moenawar. Reading in Microeconornics: An Islamic Perspective. Pindbuk Press. Pinbuk Press. spanduk terpampang. Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad saw.. menuju momentum kebang-kitan kembali ekonomi Islam bagi seluruh manusia dan makhluk lainnya. Pancasila bukan agama dan agama bukan Pancasila. (Jakarta: Rajawali Press. /t. (London: Islamic Culture Centre. Azmi. 4. Penanggulangan Kemiskinan Melalui POKUSMA DAN BMT. "A Study on Islamic Banking Education and Strategy for the New Millenium-Malaysia Experience. Political Economy of the Islamic State. Talkhisul-Mustadrak. Republika. Robert L. Ph. 41 : 53). 1970). Ali. sebutan untuk merangkum keseluruhan nilai yang hidup dalam masyarakat bangsa kita. 25 Desember 2004. Malaysia: Longman. Oleh karena itu kita harus menegakkan keunggulan solusi islami dalam pembangunan ekonomi dan menanggalkan solusi-solusi kapitalis. Dan selanjutnya:"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda kekuasaan Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri sehingga jelaslah bagi mereka bahwa inilah kebenar-an" (QS./). Umar. 1994).xviii Ekonomi Islam: Sejarah. 1970. Hamidi. . 9 Agustus 2003.

2000). 1969. Abul A’la. Jilid V. v.ORG. Malikussaleh: Reinterpretasi Penyebaran Islam Nusantara. Abul A’la. 44-45. (Bairut: Darul-Irsyad) . (Th. Muhammad Shiddiq. Islamic Publication. Anas. et. (Jakarta: RajaGrafindo Persada. (Yogyakarta: Al Amin Press. 2005). Arifin. 240241. Al-Qardawi. hlm. ‘Syarikat Islam: Obor Kebangkitan Nasional (1905-1942). Nizam al Islam al iqtisad. Muhammad Baqir. Syaikh Shafiyyur-Rahman (1997) Sirah Nabawiyah. Abdul Hadi. Abdul Hadi. (Lahore: 1969). Darul Falah. 2005). dikutip oleh A. (Jakarta: LSPU Indonesia. 2005).1999). (Lahore: 1969). 1996). Maghfur Wachid. Amin. (Loukseumawe: University Malikussaleh Press. Taqiyuddin. an-Nabhani. al-Jawi. Masyhur. (As-Siyasatu al-Iqtishadiyatu al-Mutsla). 3242. Masyhur. cet. (Beirut: Dar Al Fikr. al-Maududi. Abdurrahman. (Yogyakarta:Al Amin Press. Malikussaleh Reinterpretasi Penyebaran Islam Nusantara. 4. Arifin. Assiyah. Islam and Modern Economics Theories. Ma’alim as-Sunan.A lslahi (1997). Zainul. dalam www. hlm. hadits No. Fachry.al. al-Maududi. (Beirut: Dar al-Fikr. Pustaka AI-Kaustar. 1374 H). Majalah Politik Islam. V. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kata Pengantar xix Ali. 1969). Muhammad. Politik Ekonomi Islam. 1972). (Louksemawe: University of Malikussaleh Press. Islamic Publication. cet. April.II. (An-Nidlam al-Iqtishadi fil Islam). Zainul. i. Poitik Bank Sentral: Posisi Gubernur Bank Indonesia dalam Mempertahankan Independensi. 2005). Yusuf. (Jakarta: 2005). al-Jazairi. 7 Maret 2004. alih bahasa Moh. M. “Baitul Maal dalam Sistem Ekonomi Islam”. al-Sadr. M. 2003). (Surabaya: Risalah Gusti. Iqtisaduna. (Delhi: Markazi Maktabah Jama’at-e Islami. Malik bin.e-syariah. Abu Bakr Jabir. (Bangil: Al-Izzah. Syarikat Islam: Obor Kebangkitan Nasional 1905-1942. alih bahasa Ibnu Sholah. hlm. Ma’asyiat el Islam. al-Maliki. Arifin. Arifin. 2001). 1074). Ma’asyiat el Islam. Vol. ---$€£¥--- . “Ensiklopedi Muslim Minhajul Muslim” (Jakarta. al-Khaththabi. 1968). (Jakarta: Pustaka Alvabet. al-Mubarrakfury. Jakarta. “al-Sharh al-Kabir” (Mesir. Pustaka Alvabet. al-Mubarak. Amin. 1996). Abul A’la.364 Ekonomi Islam: Sejarah. al-Maududi. al-Maqdisi. Ibnu Qudamah. AI-Muwatta (terj).. Membangun Sistem Ekonomi Alternatif Perspektif Islam. Fiqhuz-Zakah. dicetak pada garis tepi dari kitab al-Mughni oleh Ibnu Oudamah. Teori. 47.

Majid. Meskipun begitu. (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Sebaliknya. Ahmad. D . (Jogyakarta: Gajah Mada University Press. Nizam al Islam al iqtisad.edinar. Bagian Pertama yaitu Bab I Pendahuluan menguraikan secara umum tentang sistem ekonomi syariah dan merefleksikan gejala mulai bangkitnya wacana ekonomi Islam. 1967). Muhammad. Fatwa dan Ijtihad Umar bin Khattab (terj) (Surabaya: Risalah Gusti. 1999). i. maupun aplikasi ekonomi syariah yang sekarang mulai banyak dibahas berbagai kalangan. esyariah. banyak pula ditambahkan data-data baru terkait tema pembahasan menurut bab termasuk referensi-referensi baru yang relevan. Shabri H. Abd. Teuku Ibrahim. (1996). (tt). M. Rawalpindi. dalam Serambi Indonesia online. azaz-azaz Perbankan Islam dan Lembaga-lembaga Terkait. wa Ahkamuh. Di samping itu. al-Halwi. Al –Muamalat Al-Haditsah.ORG. Ekonomi Islam sebagai sebuah sistem sebenarnya merupakan salah satu bagian yang sangat signifikan dalam praktik keragamaan setiap muslim. Agustianto. pemangku kekuasaan. Kronika Pasai: Sebuah Tinjauan Sedjarah. BMUI dan Takaful di Indonesia. Grafindo Persada. (Beirut: 1972). Alfian. Ahmad. Syeikh Mahmud. Mahmud. Kronika Pasai: Sebuah Tinjauan Sejarah. realitas menunjukkan bahwa bagianbagian dari Islam itu saat ini seperti 'berjalan' sendiri-sendiri. Teori. dan aplikasi ekonomi syariah. Islamic Studies. Namun. Ahmad. (Bogor: Pustaka Thariqul Izzah. mahasiswa. 2002). Dar Al Fikr. (Lahore: Muhammad Ashraf. Isa. (England: The Woking Mission & Literary Trust. Syeikh Nasir. Potensi kekayaan umat Islam dunia yang luar biasa besar. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Pustaka 363 || || Kata Pengantar --untuk Cetakan Kedua-i akhir zaman ini.. PT. Juni 1967. h 29 dalam Warkum Sumitro. Studi Dasar-Dasar Pemikiran Islam. buku ini bukan untuk menggugat realita yang sedang terjadi namun mencoba untuk menggali kembali teori. “Peran Masjid Dalam Edukasi Ekonomi Syariah”. buku ini masih terdiri atas 13 Bab dan dibagi dalam 4 (empat) Bagian yang akan menguraikan tentang sejarah. banyak suntingan yang dilakukan untuk cetakan kedua ini mulai dari masalah bahasa sampai cara penulisan menurut standar penulisan ilmiah. Ciaro. Alfian. faktanya tidak bisa menyejahterakan anak negeri Islam sendiri. fakta menunjukkan bahwa praktik ekonomi umat Islam –bisa dikatakan—tidak mewakili gambaran ideal sebuah tujuan masyarakat Islam. Economics of Islam: A Comparative Study. Some Aspects of Constitution and the Economics of Islam.com. dalam www. Dipersembahkan kepada para pemerhati Islam. dalam www. prinsip-prinsip. Muhammad Husain. 1972). 1973). cet. baik di dunia Islam umumnya maupun di Indonesia. Jakarta. ekonom. “10 Pilar Pengembangan Bank Syariah”. “Semantic of Theory of Interest”. Islam sebagai sebuah entitas keyakinan dan ajaran terurai atas bagian-bagian meskipun sebenarnya bagian-bagian dari Islam itu tidak bisa dipisah-pisahkan antara satu dengan yang lain dalam penerapan idealnya. dan semua kalangan yang berminat akan studi ekonomi syariah –khususnya di Indonesia. Seperti pada cetakan pertama. Sejak awal ditulis. Abdurahman. konsep. 1973). teori. Teuku Ibrahim. konsep.xx Ekonomi Islam: Sejarah. Muhammad Abdul Aziz. “Uang di Mata Pemikir Ekonomi Islam”. alih bahasa Zamroni. Abdullah. Bab II sampai Bab IV mencoba menengok ke belakang melihat sejarah penerapan ekonomi Islam mulai dari awalnya di zaman kenabian sampai saat Daftar Pustaka Buku/ Artikel al-Mubarak. Agustianto. (Dirasat fi al-Fikri al-Islami).

dan lain-lain. Demikianlah upaya penulis dalam menyusun buku ini. Wallahu`alam bi ash-shawab.362 Ekonomi Islam: Sejarah. Teori-teori ekonomi Islam dibahas pada Bagian Kedua yaitu Bab V. yang secara statistik memiliki pendapatan per kapita tinggi tetapi pada saat yang sama jumlah desa miskinnya (desa IDT) termasuk paling banyak sehingga harus diberi subsidi pemerintah. Februari 2008 Prof. tempat tinggal. Bab VIII sampai dengan Bab X. Meskipun sudah semaksimal mungkin penyempurnaan dilakukan.Si ---$€£¥--- . Bab XI dan Bab XII membahas penerapan atau implementasi ekonomi Islam di Indonesia. Semoga bermanfaat dan berguna bagi seluruh umat. indikator utama keberhasilan pembangunan adalah pada sejauh mana tercukupinya segala kebutuhan manusianya dalam berbagai aspek. kesehatan. Penulis mengucapkan terima kasih kepada banyak pihak yang memberikan andil dalam penyusunan buku sederhana ini karena kontribusi yang telah diberikan. Amin. Karena seringkali terjadi bias. Jadi tingginya pendapatan per kapita tidak akan berarti tanpa adanya jaminan keadilan dan pemerataan pendapatan. pendidikan. pakaian. seperti makanan. Bagian Keempat. kekurangan buku ini pasti tetaplah ada dan itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. mendedah konsep-konsep ekonomi Islam. Karena itu. Islam sangat menekankan pemerataan pendapatan dan keadilan ekonomim bagi masyarakat secara keseluruhan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kata Pengantar xxi adalah berorientasi kepada manusianya sehingga pembangunan manusia menempati posisi yang sangat sentral. Abdul Hadi Arifin. Bab XIII Kesimpulan yang berisi alasan bahwa ekonomi Islam akan menjadi sistem ekonomi alternatif baru bagi perekonomian dunia di masa mendatang (Toward The Next Economy). Bab VI dan Bab VII sedangkan Bagian Ketiga. M. Penulis tetap menantikan saran dan kritik demi penyempurnaan isi buku ini. ---$€£¥--- ini di Indonesia dan Aceh khususnya. Teori. seperti pernah terjadi di suatu daerah di Indonesia. Lhokseumawe.

Dalam pandangan Islam. Sayangnya ternyata dari keseluruhan indikatorindikator itu tidak memberikan perhatian yang utuh terhadap aspek manusianya. Pendekatan pembangunan ala barat yang cenderung materialistis telah mendorong eksploitasi sumberdaya alam tanpa kendali sehingga menimbulkan kerusakan alam yang mengancam pada kelangsungan hidup di masa depan. Indonesia adalah contoh nyata negara yang terkena perangkap utang luar negeri. justru fokus utama pembangunan . Justru bantuan luar negeri ini tidak lebih dari perangkap negara-negara maju yang berperan sebagai rentenir kelas kakap dan bertujuan untuk memaksimalkan keuntungan mereka dari sumberdaya keuangan negara-negara berkembang. pendapatan per kapita. barang-barang yang diimpor. Pembangunan pun harus memperhatikan sumberdaya lokal yang ada termasuk budaya dan tradisi sosial. Indikator-indikator pembangunan dalam proses pembangunan kita dewasa ini yang digunakan terkait dengan saving. Porsi bantuan luar negeri dalam skema pembangunan negara berkembang sangat signifikan. Mereka memberikan pinjaman dengan sejumlah bunga yang nantinya harus dibayarkan kembali oleh negara penerima. dan lain-lain. Tetapi pengalaman selama lebih dari setengah abad pembangunan menunjukkan ternyata perbedaan income antara negara-negara maju dan berkembang justru semakin tinggi. Karena itu. Problematika pembangunan ekonomi terjadi di hampir seluruh negara berkembang meskipun masing-masing memiliki komitmen yang kuat untuk mencapai pembangunan ekonomi. Kemudian Islam juga menekankan pentingnya prinsip keadilan dalam ekonomi di mana tidak boleh ada penumpukan aset dan modal di tangan segelintir kelompok saja sehingga perlu adanya jaminan mengalirnya kekayaan dari kelompok kaya kepada kelompok miskin. Umumnya model pembangunan yang dijadikan ukuran adalah model yang dikembangkan oleh negara-negara industri maju yang menekankan pada peningkatan stok barang fisik dan jasa bagi masyarakat secara keseluruhan sekaligus meningkatkan saham per kapita atas keseluruhan barang dan jasa. Islam menekankan bahwa pendekatan pembangunan tidaklah bersifat material semata tetapi juga mengandung nilai-nilai moral di dalamnya. struktur permodalan.Kesimpulan: Toward The Next Economy 361 Hasilnya kemungkinan terjadi wage-push inflation dapat diminimumkan. Tidak pernah ada sejarahnya suatu negara maju karena utang luar negeri. Kemudian masalah lain yang sering dihadapi terutama bagi negaranegara berkembang adalah masalah bantuan luar negeri. Ini merupakan akibat propaganda para ekonom barat berdasarkan pada teori yang kini dikenal sebagai vicious circle theory. infrastruktur yang dibangun. Karena itu segala upaya untuk melepaskan diri dari ketergantungan bantuan luar negeri harus mendapat dukungan dan sokongan penuh seluruh komponen bangsa. GNP.

Bagian Satu | BAB 1 | Pendahuluan isiplin ilmu ekonomi lahir sebagai sebuah disiplin ilmiah jauh berabad-abad lamanya setelah aktivitas dan persoalan ekonomi itu sendiri muncul dalam kehidupan manusia. penghapusan bunga akan menurunkan tingkat harga yang ada. persoalan ekonomi adalah gejala kehidupan manusia yang universal sifatnya. Masalah ini tidak akan terjadi jika asumsi perfect competition benar-benar terjadi. dunia menghadapi masalah antara lain inflasi dan unemployment (pengangguran). manusia berkembang biak dan bertambah banyak.360 Ekonomi Islam: Sejarah. bersaing. dioptimalkan perannya dalam memberikan bantuan dan dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan. dalam Muhammad Nejatullah Siddiqi. Waktu beredar. meskipun baru bermilyar tahun kemudian Isaac Newton menemukannya atau lebih tepat merumuskannya. sektor produksi dalam perekonomian diorganisir berdasarkan basis profit-sharing atau bagi hasil sehingga tenaga kerja memiliki andil dan saham dalam suatu industri. Mula-mula sebagai individu seorang diri. Teori. Kemudian yang kedua. Ketiga. kebijakan defisit financing tidak akan muncul menjadi kebijakan yang diinginkan melainkan kebijakan balanced budget yang lebih mendekati etos Islam sehingga akan mengarahkan pada pengembangan institusi yang mampu menyediakan pendanaan bebas bunga. (Jakarta: LIPPM. bertikai. mempertahankan dan menyambung kehidupannya. Sejak kemunculannya pertama kali di muka bumi. Bagi pemerintah. dan bahkan berperang untuk alasan klasik yang tak pernah usang. penyebab utama inflasi adalah bunga itu sendiri yang telah menjadi bagian dari biaya produksi sehingga akhirnya menjadi bagian dari harga produk yang dijual. manusia telah dihadapkan pada persoalan bagaimana memelihara. Sejauh ini belum ada resep yang berhasil mengatasi masalah ini termasuk kebijakan manajemen defisit fiskal. 1 D . zakat sebagai sebuah institusi keuangan. lalu bekerjasama sebagai anggota kelompok manusia yang makin lama makin berkembang jumlahnya. yaitu adanya bunga pada kapital yang memperlambat investasi sehingga mempersempit kesempatan kerja yang berakibat pada munculnya pengangguran. Untuk meyelesaikan masalah tersebut dalam pandangan ajaran Islam adalah dengan mengeliminir bunga pada kapital dalam berbagai bentuk dan mendorong investasi meningkat hingga mencapai level yang paling maksimum. manipulasi nilai tukar.1 Maka dari itu. Tetapi pengalaman menunjukkan kenyataan yang membingungkan para ekonom. baru dikenal oleh manusia ketika tahap perkembangan peradaban tertentu telah tercapai dalam kehidupan manusia. pengendalian supply uang. benih-benih untuk lahirnya sebuah ilmu ekonomi sesungguhnya telah tersebar dan tercecer di mana-mana sesuai dengan Ahmad M. xi. Jika inflasi bisa dikendalikan di satu sisi maka di sisi lain pengangguran akan meningkat. Lalu manusia mesti bekerja keras. Keempat. Sebagaimana hukum gravitasi bumi telah berlaku sejak bumi ini diciptakan. hlm. “Pengantar”. Islam mengajarkan pola hidup sederhana yang berbeda dengan pola konsumerisme ala barat sehingga pola ini dapat pula mendorong tetap terkendalikannya inflasi. Tetapi ilmu ekonomi. Islam juga memiliki concern khusus terhadap masalah itu. Dan yang kelima. yakni mempertahankan dan menyambung kehidupan inderawi. penurunan suku bunga hingga nol persen akan mendorong peningkatan investasi dan meningkatkan supply barang dan jasa. Tetapi pada kenyataannya struktur pasar yang terjadi tidaklah bersifat persaingan sempurna sehingga produsen mampu mempengaruhi harga produk yang dijualnya yang secara otomatis struktur harga tersebut dipengaruhi tingkat suku bunga dan menyebabkan terjadinya inflasi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 1 Problematika sejak tahun 1960-an. Kemudian dari sudut pandang Islam. pembiayaan bagi pemenuhan kebutuhan hidup melalui zakat ini lebih baik daripada melalui deficit financing. Kegiatan ekonomi memang merupakan aktivitas yang boleh dikatakan sama tuanya dengan keberadaan manusia di muka bumi ini. Dengan demikian. Pertama. Begitu pula halnya dengan inflasi. Pemikiran Ekonomi Islam. dan memanjat pohon untuk berlindung dari ancaman binatang serta bahaya alami lainnya. dalam konsep Islam. Pada mulanya. Mulamula cukup dengan sekedar memungut hasil alam untuk memenuhi kebutuhan pangannya. dan lain-lain. Hal ini pun menjadi elemen yang mampu mereduksi level harga. Saefuddin. Hal ini dikarenakan upayaupaya penyelesaian tersebut belum menyentuh akar permasalahan yang sebenarnya. 1986). incomes policy. dipercaya bahwa keduanya memiliki hubungan yang berlawanan.

Kita berbicara bukan kepada rasa kemanusiaan mereka. kemerdekaan atau kebebasan konsumen. Smith tidak percaya pada dorongan subjektif yang ikhlas yang mendasari tindakan ekonomi seseorang ketika ia menulis: "Bukan berkat kemurahan hati tukang daging. . Dasar analisanya semata-mata objektif. beberapa postulat dasar dari teori ekonomi neo-klasik seperti sifat egois individu. yang dimunculkan oleh Al Farabi (wafat 950 M). melainkan tentang keuntungan-keuntungan mereka. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kesimpulan: Toward The Next Economy 359 penyebaran tempat hidup manusia. Tokoh-tokoh Besar Pemikir Ekonomi. S Tetapi meskipun telah begitu banyak mengalami perubahan. benihbenih pengetahuan ekonomi memperoleh tempat yang subur untuk berkembang oleh serangkaian proses pemikiran. Adam Smith adalah salah seorang pemikir terkemuka yang telah membidani kelahiran ilmu ekonomi tersebut dengan tulisannya yang monumental pada tahun 1776. Dengan ketajaman dan kekuatan nalar. dan janganlah sekali-kali berbicara tentang keperluan3 keperluan kita. khususnya Inggris. "Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations". Ide-ide neo-klasikal ekonomi menunjukkan ketidakmampuannya dalam mengatasi berbagai gelombang problematika ekonomi yang sangat dahsyat. dan Ibn Khaldun yang wafat 1375 M. 1985 3 Lihat Robert L. tidak mampu memainkan peran aktif dalam mengarahkan perilaku manusia dalam berbagai kejadian ekonomi. justru menjadi instrumen-instrumen yang menciptakan permasalahan ekonomi dunia saat ini.2 Ekonomi Islam: Sejarah. menyimpan. ekonomi neo-klasik sebagai sebuah disiplin. Di sinilah peluang sistem ekonomi Islam untuk memainkan perannya dalam membangun masa depan perekonomian yang lebih baik. Apa yang dituliskan oleh Smith dalam bukunya tersebut sesungguhnya merupakan gambaran. kupasan dan sekaligus ramalan tentang kehidupan ekonomi pada jamannya. pikiran. Smith melihat dibalik gejala yang menjadi pusat perhatiannya. Teori. Teori Smith tentang sistem pasar telah memunculkan masalah-masalah ekonomi baru yang belum pernah ditemui sebelumnya tetapi justru menjadi bahan analisa bagi terbentuknya sebuah tubuh ilmu yang makin utuh. maupun kebebasan yang bersifat absolut dalam mencari. Dan kapitalisme yang telah mulai berjangkit sejak revolusi Industri. Perancis. yakni sistem ekonomi kapitalis. Heilbroner. dibutuhkan adanya perubahan paradigma yang bersifat fundamental dalam membangun perekonomian. Untuk itu. free enterprise yang tanpa aturan. Etika dim Ilmu Ekonomi. Tusi (wafat 1274 M).Lihat:Syed Nawab Haider Nagvi. Hal ini disebabkan antara lain: pertama. ternyata teori Smith-lah yang sampai kini mendasari perkembangan ilmu ekonomi liberal yang melahirkan sistem ekonomi kapitalis. penulis mencoba menawarkan beberapa gagasan penyelesaian beberapa permasalahan ekonomi kontemporer melalui pendekatan ekonomi Islam dalam diskusi singkat di bawah ini. 2 Lingkungan kondusif bagi perkembangan "bayi" ilmu ekonomi yang kini telah tumbuh dan menyebar di dunia adalah masyarakat Barat pada abad pertengahan. Kemudian yang kedua. Pandangan. tukang pembuat bir atau tukang roti kita dapat makan siang. melainkan kepada cinta mereka kepada diri mereka sendiri. kondisi perekonomian dunia dewasa ini berada dalam ketidakseimbangan. Bandung: Mizan." | BAB 13 | Kesimpulan: Toward The Next Economy … eperti kata Anthony Gidden. dan makin berkembang dengan penemuan-penemuan Smith pada suatu masa dalam sejarahnya telah melahirkan "anak haram"nya yang kemudian memberontak. Di dalam masyarakat Barat (Eropa. maupun menginvestasikan sumberdaya ekonomi yang ada. suatu yang kemudian disebutnya sebagai hukum-hukum sistem pasar. Tercipta gap dan kesenjangan yang luar biasa di antara negara-negara yang ada. Karena itu. pengamatan dan penulisan buku-buku ilmiah dari pemikir-pemikir ekonomi besar. Jika kondisi ini terus bertahan maka profil masa depan perekonomian dunia tidak akan pernah menampakkan secercah harapan perbaikan. (Jakarta: Rajawali Press. Meskipun benih 2 Meskipun demikian ternyata tidak semua tempat dapat menjadi lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya "bayi" ilmu ekonomi atau ilmu ekonomi embrionik. 1982). Jerman dan sekitarnya). kekayaan gagasan serta keyakinan seorang filsuf pada jamannya. akan tetapi karena mereka memperhatikan kepentingan pribadi mereka. Karena itu dibutuhkan komprehensivitas penyelesaian problematika yang ada melalui pendekatan yang tepat. analisa dan teori-teorinya yang tertuang secara detail dalam bukunya tersebut mendasari lahirnya sebuah sistem ekonomi yang sampai kini berlaku. Muncul ketidakadilan dan ketidakseimbangan dalam penguasaan aset-aset ekonomi dan kekayaan.

landasan epistemologis mempersoalkan tentang cara memperolehnya atau metodologi dan landasan aksiologis membicarakan guna pengetahuan bersangkutan. penyaluran dan simpanan dari masyarakat dibatasi oleh prinsip dasar. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 3 Perbedaan ketiga adalah sasaran kredit/ pembiayaan. ditemukan kekhasannya dan ditingkatkan nilai kebenarannya di atas ketiga landasan filsafatnya tersebut. Ibid. filsafat merupakan orientasi dasar ilmu ekonomi. Para penabung di bank konvensional tidak sadar uang yang ditabung dipinjamkan untuk berbagai bisnis.4 Baik Adam Smith maupun Karl Marx. Ilmu ekonomi yang kini berlaku dan terus mengalami perkembangan di sebagian besar negara-negara di dunia adalah ilmu ekonomi yang bersumber dari dua sistem ajaran tersebut. Kapitalisme memang tidak segera mati seperti diramalkan oleh Marx. Karl Marx. Menurut Gunnard Myrdal. budaya maupun agama memiliki tiga kerangka landasan filsafat yang mendasari bangunan sistemnya. Teori. yakni landasan ontologis berkaitan dengan persoalan tentang objek atau hakekat pengetahuan bersangkutan. Dan tiap disiplin ilmu pengetahuan. si bidan yang di"nabi"-kan oleh pengikutnya pada masamasa selanjutnya. yakni kapitalisme dan sosialisme. seni. sesungguhnya tidak lagi diikuti secara murni ajaran-ajarannya. Sedangkan di bank syariah. Tetapi dalam berbagai ranting dan cabang pemikiran yang diturunkan dari padanya masih dapat ditemui dasar-dasar ajaran kedua tokoh tersebut. Pengetahuan tentang ekonomi kini telah mencapai taraf perkembangan sebagai sebuah disiplin tersendiri dan termasuk dalam kelompok disiplin ilmu-ilmu sosial. Berbeda dengan jenis pengetahuan yang lain. mengupas dan kemudian meramalkan keruntuhan sistem tersebut dalam bukunya "Das Kapital". yaitu prinsip syariah Artinya bahwa pemberian pinjaman tidak boleh ke bisnis yang haram seperti. Bergantung pada isi dari ketiga kerangka landasan tersebut maka pengetahuan kemudian dibedabedakan menurut jenisnya. minuman yang diharamkan.5 Sebagaimana uraian di muka. Cit. "anak haram" yang memberontak dalam wujud komunisme itu dapat muncul setelah kapitalisme merajalela di mana-mana menimbulkan penderitaan dan kesengsaraan pada masyarakat buruh yang diperas dan dihisap. ---$€£¥--- nilai-nilai filsafatnya berasal dari masa pemunculan yang sezaman. tumbuh dan berkembangnya ilmu dimulai dari pengetahuan yang makin dapat disistematisir. Dewasa ini pertarungan masih dengan sengit terjadi antara kedua paham tersebut dalam skala dan gelanggang yang tidak tanggung-tanggung luasnya. ilmu relatif paling jelas dan ketat dalam pembatasan ciri-cirinya hingga sering juga disebut sebagai disiplin. menulis tentang kapitalisme. Ilmu adalah salah satu jenis pengetahuan yang memiliki ciri-ciri tertentu dalam tiga landasannya tersebut. Saefuddin. Timbul. perjudian. ekonomi memang salah satu gejala sosial dan tiap studi tentang suatu persoalan sosial betapapun terbatas ruang lingkupnya 4 5 Ahmad M. pornografi dan bisnis lain yang tidak sesuai dengan syariah. Op. . tetapi pemikiran Marx sendiri tentang komunisme memunculkan kekuatan baru yang tidak kalah besarnya. tanpa memandang halal-haram bisnis tersebut.358 Ekonomi Islam: Sejarah.

bank syariah akan membeli mobil yang Anda inginkan terlebih dahulu. Universalitas teori-teori ekonomi yang kini diterapkan perlu dipertanyakan mengingat setiap kelompok masyarakat memiliki karakteristiknya sendiri. berdasarkan perjanjian pembagian keuntungan di muka. di mana beban bunga yang dibebankan kepada peminjam lebih tinggi dari bunga yang diberikan kepada penabung. harganya sedikit lebih mahal. bunga yang dijanjikan di muka kepada nasabah penabung merupakan ongkos atau biaya yang harus dibayar oleh bank. untuk bank dan untuk nasabah. dan juga diterapkan dalam sistem perekonomian nasional serta dicoba untuk dikembangkan oleh para ahlinya. menabung di bank syariah de-ngan yang belaku di bank konvensional hampir tidak ada perbedaan. Jakarta: LP3ES. transaksi pembukaan rekening. adalah ekonomi yang sarat memuat nilai-nilai kultur Barat. artinya dana yang diterima bank disalurkan kepada pembiayaan. Kebaikan yang dapat timbul pada tindakannya adalah sematamata demi atau untuk menjaga kepentingan dirinya sendiri dan bukan oleh dorongan nilai moral dan sebagainya.F. ditentukan oleh etika. Perbedaan antara keduanya disebut spread yang menandakan apakah perusahaan tersebut untung atau rugi. Hanya dengan cara seperti itu benar-benar akan dapat dibebaskan ilmu ekonomi dari pengaruh nilai-nilai yang hendak ditanamkan. Sedangkan konsep dan teori-teori yang digunakan memiliki basis pijakan di dunia empiris yang betapapun juga mengandung kekhususan-kekhususan tertentu hingga tak dapat dihilangkan sama sekali dalam generalisasinya. Sependapat dengan Myrdal ialah Eugene Lovell dalam bukunya "Humanomics".4 Ekonomi Islam: Sejarah. namun prinsip titipan ini tidak sesuai dengan aturan syariah. selalu mementingkan dirinya sendiri. kemudian menjualnya lagi kepada Anda. Pada bank konvensional. Dengan demikian. yang diistilahkan dengan Murabahah. . Baik secara ontologis. misalnya wadi’ah. Begitu juga secara epistemologis perlu ditinjau teori-teori ekonomi yang dikembangkan berdasar logika dan fakta empiris dari suatu bagian masyarakat manusia tertentu yang memiliki nilai-nilai perilaku sosial tersendiri. Tentunya masih banyak lagi prinsip-prinsip perbankan syariah. semua transaksi itu harus mengikuti kaidah dan aturan yang berlaku pada akad-akad muamalah syariah. Bank konvensional menggunakan konsep biaya (cost concept) untuk menghitung keuntungan. berdasarkan perjanjian titipan. Penyusunan teori dan konsep tersebut berjalan menurut logika berfikir tertentu yang secara asumtif telah memuat nilai-nilai yang tidak netral lagi. epistemologis dan aksiologis. Economics as if People Matered". karena dalam produk giro. sebagai bentuk keuntungan buat bank syariah. Lihat Gunnard Myrdal. semua transaksi harus berdasarkan akad yang dibenarkan oleh syariah. Sebaliknya juga benar. Oleh karena itu bank harus “menjual” kepada nasabah lain (peminjam) dengan biaya bunga yang lebih tinggi. Pada bank syariah. karena bank syariah menalanginya dulu. Hubungan saling terkait tersebut dicoba dirumuskan berdasarkan kerangka pemikiran tertentu yang tersusun dari teori-teori dan konsep-konsep sebelumnya. tabungan maupun deposito.6 Secara ontologis misalnya patut dipertanyakan dasar asumsi yang digunakan dalam ilmu ekonomi liberal bahwa manusia adalah binatang ekonomi (homoeconomicus) yang akan senantiasa berusaha mengejar keuntungan sebesar-besarnya dengan korbanan yang seminimum mungkin. maka dapat dikatakan bahwa bank mendapatkan keuntungan. Teori ilmu sosial termasuk ilmu ekonomi dikembangkan dari penangkapan terhadap hubungan saling terkait dibalik timbulnya gejala-gejala sosial yang diamati. Hal ini karena. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 357 memang dan harus ditentukan oleh penilaian-penilaian. Dengan kata lain. yang kami uraikan di atas merupakan prinsip-prinsip dasar yang umum dikenal di perbankan syariah. Suatu ilmu sosial yang "tidak memihak". maka pada saat menjual kepada Anda. universitas. Keuntungan yang didapat dari pembiayaan tersebut dibagi dua. Dan bahwa manusia pada dasarnya adalah egois. Dan Menurut Myrdal. Akan tetapi bila diamati lebih dalam.Sedangkan bank syariah menggunakan pendekatan profit sharing. 1982 6 Dalam sistem bank syariah. Bila spreadnya positif. Perbedaan kedua terdapat pada imbalan yang diberikan. Ilmu ekonomi sebagaimana kini diajarkan di sekolah. Perbedaan pertama terletak pada akadnya. terdapat beberapa perbedaan mendasar di antara keduanya. menjanjikan imbalan dengan tingkat bunga tetap terhadap uang yang disetor. Juga E. maka nilai cicilan yang harus Anda bayarkan relatif lebih tetap. Namun bentuknya bukan kredit. Dengan cara seperti ini maka pengembangan teori ilmu-ilmu sosial akan senantiasa berjalan menurut garis besar jalan yang telah dibentangkan oleh teori-teori besar sebelumnya. Objektivitas Penelitian Sosial. tabungan maupun deposito. tidak pernah ada dan untuk alasan-alasan yang logis tidak akan pernah ada. Teori. baik di bank syariah maupun bank konvensional diharuskan mengikuti aturan teknis perbankan secara umum. tentu saja produk seperti ini juga tersedia. Tapi. Dalam hal ini ilmu ekonomi sesungguhnya tidak bersendiri. institut dan akademi di Indonesia. melainkan menggunakan prinsip jual-beli. baik giro. Dalam hal ini. ilmu ekonomi tersebut perlu dipugar kembali. Perbedaan Bank Syariah Sepintas bila dilihat secara teknis. Juga Marshall (teori ekonomi makro). Schumacher dalam tulisannya "Small is Beautiful. Karena bentuk keuntungan bank syariah sudah disepakati di depan. Artinya. Inilah yang tampaknya oleh Myrdal dinamakan/disebut sebagai "pemihakan ilmu-ilmu sosial" yang tak terhindarkan. tetapi bersama-sama dengan ilmu-ilmu sosial yang lain memiliki kelemahan-kelemahan dalam keberlakuan teori-teorinya untuk masyarakat bukan Barat.

pembiayaan seperti ini mirip dengan kredit modal kerja. pemilik dana tidak mendapatkan bunga seperti halnya di bank konvensional. Para pihak yang bekerja sama memberikan kontribusi modal. Selanjutnya. kerukunan dan kebersamaan serta religius yang selama berabad-abad menjadi permata kebudayaan bangsa kita. Secara konkret. Dengan menempatkan dana dalam prinsip al-mudharabah. bank syariah dan Anda secara bersama-sama memberikan kontribusi modal yang kemudian digunakan untuk menjalankan usaha. Arus kehidupan telah mengikis nilai-nilai gotong-royong. Prinsip Al-Murabahah Dalam sistem ini. terjadi jual beli suatu barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang nilainya disepakati kedua belah pihak. tolong-menolong. bila Anda memiliki usaha dan ingin mendapatkan tambahan modal. Memang. Bertukar dan bertambah dengan nilai-nilai kehidupan baru yang asing dan dalam beberapa hal sesungguhnya banyak bertentangan dengan nilai-nilai sebelumnya. Di sektor perbankan. Boulding dalam bukunya "Toward the Development of a Cultural Economics" mengatakan "mengapa ilmu ekonomi dewasa ini kehilangan artikulturalnya. alasan untuk mempertanyakan ilmu ekonomi kini menjadi makin relevan. nisbah untuk tabungan berkisar 55 –56 persen dari hasil investasi yang dilakukan oleh bank. Penjual dalam hal ini harus memberi tahu harga produk yang ia beli dan menentukan suatu tingkat keuntungan sebagai tambahan. Misalkan Anda membutuhkan kredit untuk pembelian mobil. kitapun menyaksikan makin berjangkitnya nilai-nilai individualisme. Kenneth E. terkandung apa yang biasa disebut di bank konvensional sebagai sarana pembiayaan. al-mudharabah. Keuntungan ataupun risiko usaha tersebut akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan. angka tersebut kira-kira setara dengan 11-12 persen. Akibat dan pengaruh-pengaruhnya telah makin deras merembes kepada bidang-bidang kehidupan lain. Jika masingmasing sistem tersebut sampai kini pun memperoleh pendukung dan pejuangpejuangnya. . Surah 39: 38. Dari pendapatan tersebut harus disisihkan terlebih dahulu untuk tabungan pengembalian modal. diterapkan untuk: pembiayaan modal kerja. gaya hidup hedonistik.2 juta. Ilmu ekonomi kapitalis maupun sosialis marxis. Al-Musyarakah Dalam sistem ini terjadi kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu. Lahirnya sistem kehidupan kapitalis di satu pihak dan sistem sosialis di pihak lain merupakan bukti tak terbantah tentang akibat penerangan ilmu ekonomi tersebut dalam kehidupan sosial. Caranya dengan menghitung terlebih dahulu perkiraan pendapatan yang akan diperoleh oleh nasabah dari proyek tersebut. Yakni filsafat ekonomi kapitalisme berazas laissez faire (bebas. Inti dari pola ini adalah. Sedangkan pada sisi pembiayaan.7 Memperhatikan uraian sebelumnya jelas dapat diungkap apa. Sedangkan dalam sisi pembiayaan. Demikianlah hingga tak heran jika dewasa ini kita makin banyak menyaksikan bergeser dan berpadunya nilai-nilai kehidupan bangsa kita. misalnya 60 persen untuk nasabah dan 40 persen untuk bank. kemiskinan ditengah kemakmuran dan lain-lain yang bertentangan dengan nilai kemanusiaan atau nilai agama. Sedangkan filsafat ekonomi Islam berazas kepada konsep tauhid. Anda bisa menggunakan produk al-musyarakah ini. jelas tidak bisa dipisahkan dari tujuan pengembangannya demi kepentingan nilai-nilai filsafat Adam Smith dan Karl Marx. suku bunga yang berlaku mungkin saja berubah. Kita dan masyarakat akan digiring kepada pola kehidupan dari mana ilmu ekonomi tersebut memperoleh sumber dan daya hidupnya. Porsi bank syariah akan diberlakukan sebagai penyertaan dengan pembagian keuntungan yang disepakati bersama. Dalam bank konvensional.356 Ekonomi Islam: Sejarah. Misalkan.30 juta diperoleh pendapatan Rp. sebut saja Rp. yang ramah dan jujur. dan filsafat sosialisme/marxisme berazas kepada konsep pertarungan kelas. musyawarah. liberal). sistem ekonomi bukan satu-satunya sumber dan 7 Lihat Qur’an. materialisme. Teori. maka kepentingan apa-lagikah yang lebih masuk akal untuk diterima selain daripada untuk menjaga nilai-nilai filsafat sistem tersebut. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 5 diterapkan pada: tabungan dan deposito. Dalam praktiknya. Dalam bank konvensional Anda akan dikenakan bunga dan Anda diharuskan membayar cicilan bulanan selama waktu tertentu.5 juta/bulan." Maka dari itu jika tinjauan dilakukan dalam kerangka aksiologis. sehingga berubah menjadi disiplin abstrak yang hampa budaya. dari modal Rp. konsumerisme dan bahkan sekularisme yang banyak dibawa dan timbul dari proses interaksi dengan pola-pola kehidupan baru dan asing. melainkan nisbah bagian keuntungan. Dalam hal bank konvensional. Akhirnya muncullah budaya permissive. bila seorang pedagang membutuhkan modal untuk berdagang maka dapat mengajukan permohonan untuk pembiayaan bagi hasil seperti al-mudharabah. selebihnya dibagi antara bank dengan nasabah dengan kesepakatan di muka. bagaimana dan betapa akibat-akibat yang dapat ditimbulkan dari penerapan ilmu ekonomi yang selama ini diajarkan di sebagian besar lembaga-lembaga pendidikan tinggi kita. Pola kehidupan kapitalis adalah wujud dari sistem kehidupan ekonomi kita sekarang ini. Dalam sistem ini.

Hal ini dilakukan dalam upaya merangsang semangat masya-rakat dalam menabung dan sekaligus sebagai indikator kesehatan bank. pada saat itu. Teori. Sebabnya cukup jelas. Ketika krisis moneter melanda Indonesia. Dalam dunia perbankan yang semakin kompetitif. Dengan perkataan lain. tidak saja dalam pembentukan lembaga-lembaga ekonomi yang secara formal mengangkat nilai-nilai tersebut sebagai norma-norma yang pasif dan mati. Akibatnya. Seandainya kerugian itu diakibatkan karena kecurangan atau kelalian si pengelola. berpijak pada dan berlaku bagi masyarakat. ditanggung oleh pemilik modal selama kerugian tersebut bukan akibat kelalaian di pengelola. ekonomi demikian efektif dan dominannya mempengaruhi sistem kehidupan masyarakat. suku bunga pinjaman melambung tinggi hingga puluhan persen. Pada sisi penghimpunan dana. Jika dasar-dasar tersebut telah dapat kita letakkan. dan segala bentuk kemelaratan serta kemiskinan. yakni oleh karena ibarat obat. epistemologis dan aksiologis di atas mana ilmu ekonomi bangsa kita sendiri akan kita bangun dengan berlandaskan nilai-nilai kultur masyarakat yang 90 persennya beragama Islam. Prinsip titipan atau simpanan—Al-Wadi’ah Al-wadi’ah dapat diartikan sebagai titipan murni dari satu pihak ke pihak yang lain. al-mudharabah . Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 355 penyebab dari perubahan yang demikian. insentif atau bonus dapat diberikan dan hal ini menjadi kebijakan dari bank bersangkutan. kita masih akan tetap digiring kepada pola kehidupan yang mengandung nilai-nilai filsafat liberalisme. banyak dari kalangan usaha yang tidak mampu membayar. biasanya diterapkan pada produk-produk pembiayaan dan pendanaan. Para pengusaha tersebut tidak perlu membayar bunga sampai puluhan persen.di mana pihak pertama menyediakan seluruh (100 persen) modal. dan juga fasilitas-fasilitas giro lain. Upaya-upaya membendung pengaruh yang tak dikehendakipun bukannya tak ada. Pemberian bonus tidak dilarang dengan catatan tidak disyaratkan sebelumnya dan jumlahnya tidak ditetapkan dalam nominal atau persentasi secara advance. koperasi tidak menyembuhkan sumber penyakitnya tetapi sekedar mengurangi efek sakit dari penyakit yang timbul. Siapa saja dapat memanfaatkan jasa keuangan bank syariah. khususnya dalam sistem perekonomian nasional? Jawabannya akan banyak bergantung dari kemampuan kita untuk menjabarkan nilai-nilai tersebut. barulah kemudian dalam. Pola transaksi mudharabah. Tetapi bagaimana menjadikan nilai-nilai dan norma-norma kehidupan bangsa kita tersebut dapat betul-betul tertanam dan teraktualisir dalam kehidupan negara dan masyarakat kita. Tetapi sejarah dan kenyataan selama ini membuktikan bahwa kemampuan konsep koperasipun sangat terbatas dalam membendung pengaruh paham kapitalis dan sosialis yang tidak kita kehendaki. tetapi apabila ilmu ekonomi yang digunakan tetap ilmu ekonomi liberal-kapitalistik. Syariah itu sendiri hanyalah sebuah prinsip atau sistem yang sesuai dengan aturan atau ajaran Islam. orang atau Universal. Tentunya Anda ingat. Penentuan persentasi bagi hasil dilakukan di awal pengambilan pinjaman. Pancasila. yang harus dijaga dan dikembalikan kapan saja si penitip menghendakinya. padahal manusialah yang seharusnya mengendalikan tingkah laku ekonomi. kita perlu membangun dasar-dasar ontologis. mereka cukup berbagi hasil dengan bank syariah. tetapi lebih penting dari usaha itu adalah menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai dasar asumtif dari filsafat ilmu ekonomi yang perlu digali dari bumi dan masyarakat bangsa sendiri. si penyimpan mendapat jaminan keamanan terhadap hartanya. Seolah-olah faktor ekonomilah yang membentuk karakter manusia. Betapapun besarnya peran koperasi di masa mendatang dalam perekonomian kita. semua keuntungan yang dihasilkan dari dana titipan tersebut menjadi milik bank (demikian pula sebaliknya). sistem syariah telah memberikan manfaat bagi banyak kalangan. ketimpangan. Sebagai konsekuensi. Sehingga wajah bangsa kita tampak bopeng karena ketidak adilan.6 Ekonomi Islam: Sejarah. di mana bank sebagai penerima simpanan dapat memanfaatkan prinsip ini yang dalam bank konvensional dikenal dengan produk giro. Kita mengenal konsep koperasi sebagai alternatif lembaga ekonomi yang diharapkan dapat menggantikan pola kapitalis yang mengandung benih pertentangan antara kelas majikan dan kelas buruh dalam perusahaan. sedangkan apabila rugi. al-mudharabah adalah akad kerja sama usaha antara dua pihak. proses selanjutnya kita coba untuk menemukan. Tapi. tetapi di antara bidang-bidang kehidupan lain. sedangkan pihak lain menjadi pengelola. fenomena ini tidak berlaku bagi pelaku usaha yang menggunakan dana dari bank syariah. atau lebih utuh tercermin dalam nilai-nilai dasar negara. medio 1997. maka pengelola harus bertanggung jawab atas kerugian tersebut. Keuntungan usaha secara mudharabah dibagi menurut kesepakatan yang dituangkan dalam kontrak. Kesemua nilai dan norma tersebut jelas tidak sejalan dan bahkan bertentangan dengan nilai kontemporer yang ditawarkan dari sistem kehidupan liberal-kapitalistik ataupun marxis-komunistik. merumuskan dan mengembangkan teori-teori ekonomi yang bersumber dari. tetapi betul-betul merupakan kebijakan bank. kerakusan. Sebagai imbalan. Prinsip bagi hasil (Profit-sharing) Al-Mudharabah Secara teknis.Aplikasinya dalam produk perbankan. Dan demikianpun apabila kita tengok norma-norma kehidupan ekonomi kita yang tertuang dalam pasal 33 UUD 1945. baik individu maupun badan hukum.

(Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. Rabu. Pustaka AlVabet. Metwally. melainkan juga meliputi berbagai kegiatan ekonomi dan investasi.M.Bank Syariah sebenarnya berlaku untuk semua Tempo Interaktif. hlm. Di mana pihak nasabah telah menetapkan barang yang ingin dimilikinya dari sautu developer tertentu dengan harga dan spesifikasi yang jelas. menjual dengan pembayaran tangguh (murabahah). . kita lihat defenisinya menurut beberapa ekonom Muslim. kita akan diajak merefleksikan diri kepada para ahli fiqh dan ahli ushul-fiqh yang telah menjadikan “agama” sebagai salah satu dari lima hal yang sifatnya dlaruri (tidak boleh tidak. pertama. Mengkaji ekonomi dari sudut Islam. bukan untuk diperjualbelikan”. 10 Heri Sudarsono.9 Memang banyak sumbangsih pemikiran terhadap definisi ekonomi Islam itu. 2004). Dan inilah rukun Islam yang ketiga dan dibangun secara sistematik dan agung dalam rangka menuju pembangunan ekonomi masyarakat yang adil. 1995). Dan ditambah satu lagi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 7 Kepemilikan rumah melalui kredit perbankan syariah merupakan implementasi juali-beli secara syariah. Di sinilah yang membedakannya. 12. jiwa. Kredit ini merupakan suatu kredit syariah yang bersifat kredit konsumtif. Muhammad Abdul Mannan mendefisinikan ekonomi Islam sebagai upaya untuk mengoptimalkan nilai Islam dalam kehidupan ekonomi masyarakat. untuk dibeli oleh pihak bank dengan tunai. Hadits Nabi-nya”. Teori. Salah satu ibadah Islam yang pokok (mua’malat) pada kenyataannya merupakan bagian sistem keuangan dan ekonomi Islam. hakekat ekonomi Islam itu sendiri merupakan ilmu yang dihasilkan dari sebuah upaya manusia keluar dari persoalan ekonomi dengan kebenaran alQur’an dan Hadits. agama dan negara. “Konsep Ekonomi Islam: Suatu Pengantar”. yang tidak hanya sebagai sekedar agama. walaupun secara generalitas ia tidak lepas dari permasalahan-permasalah yang sedang dihadapi oleh dunia perekonomian itu sendiri.354 Ekonomi Islam: Sejarah. yaitu: Pertama. aqidah dan syari’ah. nasabah memesan suatu barang dari suatu agen / toko dengan harga dan spesifikasi yang jelas. 9 M. Anda salah besar bila beranggapan seperti itu. hlm. dan tidak mengenal perubahan harga selama waktu pencicilan sesuai akad yang telah disepakati. Kemudian pihak bank membelinya dengan tunai kepada pihak developer dan dijualnya secara kredit kepada nasabah dengan keuntungan dan jangka waktu yang telah ditetapkan. yaitu: agama. termasuk di pasar modal dan asuransi. dimana disebutkan bahwa: “Ekonomi Islam adalah ilmu yang mempelajari perilaku Muslim (yang beriman) dalam suatu masyarakat Islam yang mengikuti al-Quran. ibadah dan mua’malah. Jadi. 1-10. ra. produk keuangan berprinsip syariah baru dikenal beberapa tahun yang lalu dan masih sangat terbatas.8 Mudharabah Muqayyadah Kredit Konsumtif Kredit konsumtif dalam dunia perbankan islam dikenal sebagai jenis produk yang bernama al murabahah. 10 Al Hadits. atau. Dalam aplikasinya. Teory dan Model Ekonomi Islam. 1993). lebih luas lagi ekonomi berbasis syariah. termasuk di dalamnya berkenaan dengan keuntungan yang telah ditetapkan dan penunaian pembayaran cicilan yang akan dilakukan oleh nasabah selama waktu tertentu. Sedangkan menurut M. (Jakarta: 2005). keturunan dan harta.M. harus ada) diharuskan untuk menjaga dan memeliharanya. Di Indonesia salahsatu bank yang mengeluarkan kredit pemilikan rumah secara syariah ialah Bank Tabungan Nasional Divisi Syariah. dengan berdirinya Bank Muamalat pada November 1991. riwayat Syuaib ar Rumy. Dimulai dari sektor perbankan. kebudayaan dan peradaban. bank syariah hanya diperuntukan bagi kaum muslim saja? Maaf.9 Prinsip jual beli al murabahah ini dilandasakan pada sabda Rasulullah: “Tiga hal yang di dalamnya terdapat keberkahan. hlm. 8 Kedua. itulah ibadah zakat. Bahkan boleh jadi. muqarradhah (nama lain dari mudharabah) dan ketiga. 1. kedua. Kemudian Bank menjualnya kepada nasabah sesuai akad jual-beli yang disepakati. (Jakarta: Bangkit Daya Insani. Prinsip syariah tidak hanya terbatas pada konteks perbankan.10 8 Muhammad Abdul Mannan. Zainul Arifin.10 Walau Indonesia sebagai sebuah Negara dengan pemeluk agama Islam terbesar. 23. Sebelum melangkah lebih jauh lagi. Islam mempunyai pola tersendiri dalam berinteraksinya atau berprilaku yang umum sangat disesuai dengan aturan syariat Islam itu sendiri. merata dan makmur.Anda tentu pernah mendengar istilah bank syariah. hlm. Murabahah dengan pembayaran cicilan ini juga disebut bai’ bi tsaman ajil. tapi umumnya tidak lepas dari atauran atau syari’at Islam itu sendiri. Jadi. Apakah benar demikian. (Yogyakarta: Ekonisia. lebih menekan pada usaha mempelajari masalah masyarakat Islam dalam memenuhi kebutuhannya. akal. Metwally. yang oleh Allah dikaitkan dengan ibadah shalat pada dua puluh delapan ayat al-Qur’an. Islam adalah agama dan dunia. banyak di antara Anda yang sudah menggunakan jasa lembaga keuangan syariah. 15 Maret 2006. 9 8 The Glory of the Past dalam Ekonomi Islam Islam adalah suatu sistem kehidupan yang sangat universal dan komprehensif dan integral. mencampuri tepung dengan gandum untuk kepentingan rumah. Sebagian dari Anda ada yang menganggap bank syariah hanya untuk komunitas muslim. Dalam aktifitas perekonomian. Ekonomi Islam merupakan ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang diilhami oleh nilai-nilai Islam itu sendiri. Teori dan Praktek Ekonomi Islam. kehormatan.

Jika tak mau membuka atau mengonversi jadi syariah. surat Al-Baqarah ayat 185. 11. makin tinggi penjualan premi atau makin banyak nasabah masuk.82 persen dan menjadi 7. Para ulama dan pemimpin Islam telah berbeda pendapat dalam banyak hukum dan masalah.Al-Maidah (5):66.91 persen. politik dan sejenisnya bisa berubah sesuai perubahan lingkungan. hlm 16-18. Yogyakarta. Ahmad Azhar Basyir. empat perusahaan reasuransi. Dengan cara ini.13 Dalam pandangan Islam terhadapa urusan ekonomi. menurut Syakir Sula. Saat ini memang baru sekitar satu persen dari total asuransi. divisi syariah merupakan jalan keluar bagi industri asuransi konvensional yang tengah dilanda masalah. Dengan kebijakan semacam itu. asuransi konvensional bisa menjual produk unitlink. Teori. tingkat keuntungan yang dijanjikan kepada konsumen adalah berdasarkan perkiraan tingkat investasi nasional. Fuad Fachcruddin (1982). Di Malaysia. Prinsip unitlink. Sementara rasio premi asuransi jiwa terhadap GDP (Produk Domestik Bruto) sekitar 4. serta tiga perusahaan penyelenggara asuransi untuk PNS dan Polri. tidak saja dari industri perbankan dan asuransi.15 dan Ketiga. Atau pun bisa diartikan mengunakan rizki yang ada di sekitar kita dengan cara berhemat agar kita menjadi manusia-manusia yang baik dan tidak merusak nikmat apa pun yang diberikan kepadaa-Nya. mirip dengan praktik syariah. persoalan ekonomi Islam diidentikan dengan Iqtishad. Pemerintah Malaysia melakukan berbagai kebijakan. Atau. Ada 3 (tiga) alasan menurut pendapat Yusuf Qardhawi 14 . hlm. “…di antara mereka ada golongan yang pertengahan”. Ijtihad dan Qiyas. 9. maka tinggi pula hasil baginya kepada nasabah.12 Ekonomi Islam sebagai ilmu ekonomi didasarkan atas sumber hukum Islam. Ekonomi Islam. Sedangkan sumber hukum ekonomi Islam lain yang diakui oleh empat mazhab adalah: Istihsan.5 persen pada empat tahun mendatang. Lihat juga. “Teori dan Praktek Ekonomi Islam (terj). dan Istishab.11 yang artinya “ummat yang pertengahan”. rasio penduduk yang memiliki asuransi jiwa di Malaysia mencapai 32. 12 11 104 perusahaan asuransi kerugian. sehingga kita mengalami kesulitan untuk menetapkan satu Qs. hlm. Premi Asuransi Jadi Pengurang Pajak untuk mendorong rakyat mengikuti asuransi. Karena itu mengikat manusia dengan aturan yang terbatas.'' paparnya. dan dua perusahaan penyelenggara program asuransi sosial dan Jamsostek. Namun. Islam tidak memberikan batasan tertentu pada manusia untuk mengikuti suatu aturan tertentu. tahun depan pangsa pasar asuransi syariah akan meningkat jadi 1.'' katanya lagi. yang kita wajib menghormatinya dan berpegang kepadanya. ''Namun. Potensi asuransi syariah di Indonesia cukup tinggi. dan tidak bermaksud pada kesulitan…”. 1997. “Kalian lebih mengetahui urusan dunia kalian”. Dalam kondisi seperti itu. Hadits ini merupakan masih dalam urusan dunia. dengan memberikan 3 alasan. 15 Al Qur’an. Dunia asuransi konvensional tengah dilanda negative spread (jumlah kewajiban lebih besar dari bunga hasil investasi).'' Kredit Pemilikan Rumah Syari’ah . Karena itu. (1993). istilah lainnya “ekonomi illahiyah” saja. Hadits yang berbunyi. Yogyakarta. diperlakukan sebagai tax deducting. mereka akan bangkrut dalam lima tahun. yaitu: Pertama. Pemerintah mempermudah perusahaan yang mengajukan perizinan untuk membuka lembaga keuangan syariah. kecuali jika ingin mewajibkan manusia dengan jalan menyulitkan dan menyempitkan. pasar modal syariah pun tumbuh pesar. zaman dan keadaan. Dalam hal syariah pun demikian. hlm. “ekonomi syariah”. khususnya dunia usaha atau bisnis. Sedangkan sistem ekonomi. Keumuman dan Kekekalan Risalah Islamiyyah. Sesungguhnya Islam telah datang membawa risalah yang bersifat umum dan bersifat kekal. Bila tinggi hasil investasinya. kata Syakir Sula.47 persen. Sesungguhnya Rasullullah saw sendiri menyatakan. yaitu al-Qur’an dan al-Hadits sebagai sumber utamanya. Kendaraan bermotor pun tidak boleh tidak diasuransikan. dengan kondisi suku bunga yang relatif rendah. Selain itu Mashlahah Mursalah dan ‘urf (adat kebiasaan) merupakan sumber hukum yang juga harus diperhatuikan. “Kalian lebih mengetahui urusan dunia kalian”. Kedua. Dari sini bisa dinyatakan bahwa Ekonomi Islam bukan nama baku dalam terminologi Islam. atau hanya “ekonomi Islam” saja. Salah satunya adalah mengurangi pajak yang harus dibayar oleh wajib pajak bila ia memiliki premi asuransi. tidak ada peraturan atau undangundang yang menyatakan harus bernama ekonomi Islam. “ekonomi Qur’an. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 353 Di dalam Al-Qur’an juga. Istislah. padahal semua itu telah dinafikan oleh Allah dalam agama-Nya. BPFE.” Peran Nilai dan Moral dalam Perekonomian Islam” Jakarta: Robbani Press. kemungkinan pemerintah ingin kehidupan rakyatnya terjamin oleh asuransi. (1987) Garis Besar Sistem Ekonomi Islam. disamping itu sumber hukum lainya ialah Ijma'. ''Asuransi bisnis yang potensial tidak saja di Malaysia tapi juga di Indonesia. Perbedaan Para Ulama dan Pemimpin Islam. Dan tidak diragukan lagi bahwa ekonomi adalah urusan dunia. Mereka harus membayar klaim dengan tingkat suku bunga sembilan persen sementara bunga pasar saat ini sekitar lima persen saja. atau yang lebih populer dikalangan umat Islam. ''Jika tidak segera mencari jalan keluar. makin besar peluang kerugian industri asuransi.8 Ekonomi Islam: Sejarah. Premi asuransi di Malaysia. Hanya saja industri konvensional tersebut tak perlu membuat akad sebagaimana industri asuransi syariah. Dana Bhakti Wakaf. 14 Yusuf Qardhawi. akan menafikan keumuman dan kekekalan risalah. Allah berfirman: “… Allah bermaksud kepada kamu sekalian kemudahan. 13 Lihat Muhammad Abdul Mannan. 34-38. Mutiara: Jakarta.

Perusahaan asruansi syariah lokal pada tahun ini diperkirakan baru akan mencapai 40 perusahaan. Masyarakat perlu disadarkan bahwa saat ini sudah ada asuransi yang operasinya tanpa riba. Ditilik dari jenisnya. suatu pengkajian kembali dari perkembangan kebudayaan selama dominasi Barat dan pengaruh lanjutannya. “Asuransi Syariah”. menjadi pengucapan yang sistimatik dari "ekonomi Islam". Kebangkitan Islam merupakan suatu kenyataan yang telah selesai. sosial. Karenanya lahirlah kesegaran baru dalam cara berfikir Islam: ide-ide baru ditelurkan dan pendekatan-pendekatan baru pun mulai dikembangkan. Kebangkitan Pemikiran Ekonomi Islam Kebangkitan Islam pada masa ini tidaklah semata-mata bersifat kegiatan politik. la lebih merupakan lambang dari perubahan mendasar dari dunia Islam masa kini: suatu usaha untuk melepaskan diri dari ikatan-ikatan budaya dasar peradaban Barat. Kini. 15 Maret 2006. hanya dalam pengertian bahwa ia merupakan awal dari suatu proses. Adalah wajar untuk menganggap bahwa dasawarsa 1970-an merupakan garis pisah dari perkembangan pemikiran Islam mengenai ekonomi.7 Angka tersebut meningkat dari akhir 2002 yang hanya sekitar 0. tanpa belas kasih mengabaikan aspirasi ideologi mereka serta tradisi sejarahnya. Perusahaan reasuransi syariah baru akan dibuka dengan masuknya Reindo. Jeddah tahun 1985 menyatakan boleh model asuransi seperti ini. Jumat. kebudayaan dan internasional. penyebab tidak signifikannya pertumbuhan asuransi syariah adalah lantaran kurangnya sosialisasi kepada umat Islam. atau satu persen dari total premi konvensional yang mencapai Rp 20 triliun. Daya bangkit pemikiran Islam masa kini adalah suatu aspek dari perkembangan ini. Data direktorat Asuransi Departemen Keuangan menunjukan bahwa bisnis ini rata-rata tumbuh 20% pertahun.352 Ekonomi Islam: Sejarah. Rifwan Hendri. risywah (suap).Ikatan Cendekia Muslim Indonesia. 21 Mei 2004. barang haram dan maksiat. Ekonomi Islam sangat mendorong produktifitas dan mengembangkannya baik kuantitas maupun kualitas. pendidikan. serta perumusan suatu strategi baru untuk perkembangan yang bebas dengan menimba inspirasi dari cita-cita dan tata nilai Islam mengenai Ummah. riba. maysir (perjudian). yang secara paksa dicangkokkan pada masyarakat Islam. Rinciannya terdiri atas 173 asuransi dan perusahaan reasuransi serta 184 perusahaan penunjang asuransi. dan suatu usaha untuk menemukan kembali Islam sebagai dasar dari suatu sistem sosial yang baru. Dari data yang ia miliki. sebanyak 70 persen asuransi syariah dikuasai perusashaan asing. 21/ DSN-MUI/IX/2001. Takaful atau Tadhamun) adalah usaha saling melindungi dan tolong menolong diantara sejumlah orang/ pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan/ atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi resiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan syariah. Saat ini terdapat 17 perusahaan asuransi termasuk yang murni syariah dan asuransi konvensional yang membuka cabang syariah. 6 Namun potensi itu lebih banyak dikuasi perusahaan asing.5 persen dibandingkan tahun sebelumnya (2004).36 persen. Menurut Dewan Syariah Nasional MUI. dzulm (penganiayaan). Akad yang sesuai dengan syariah adalah yang tidak mengandung gharar (penipuan). Bahkan Islam mengerahkan semua itu untuk kepentingan produksi. kebudayaan dan peradaban masa depan mereka. Syakir mengatakan bila baru satu perusahaan reasuransi. Dari jumlah tersebut baru 35 perusahaan yang disetujui dewan syariah nasional dan yang beroperasi baru 30 perusahaan. 4 5 sistem yang disepakati. Rabu. sumbangan premi asuransi syariah hanya Rp 20 miliar. asuransi syariah pun berkembang pesat. 7 ICMI . belum akan menyelesaikan masalah karena perusahaan asuransi harus menyebar risiko minimal di tiga perusahaan reasuransi.Ini merupakan usaha berdimensi banyak dan masih pada tahap pembentukan.4 Asuransi Syariah (Ta’min. 25 Desember 2004. ekonomi. Dengan demikian Pesantren Virtual. sehingga menjadikan gambaran sistem ini jelas baik secara historis maupun teoritis. Menurut perkiraan dia. pada tahun 2005 pangsa pasar asuransi syariah naik 1. Dimulai dengan berdirinya Asuransi Takaful Indonesia tahun 1994. dalam Fatwa DSN No.Sebagaimana perbankan syariah. kini ada 14 perusahaan asuransi syariah. perusahaan asuransi dan reasuransi terdiri atas 60 perusahaan asuransi jiwa. 6 Tempo Interaktif. Sebagaimana para khalifah kaum Muslimin dan para penguasa mereka juga berbeda pendapat dalam mengaplikasikan prinsipprinsipnya. Ini adalah proses kreatif walaupun penuh tantangan dan meliputi hampir seluruh segi kehidupan mereka di bidang intelektual. Dalam keadaan demikian dia hanyalah permulaan menuju masa depan yang penuh tantangan. . politik. Islam melarang menyianyiakan potensi material maupun potensi sumber daya manusia. Kelahiran disiplin ekonomi Islam yang baru hanyalah suatu contoh dari kebangkitan yang bersifat kreatif. Teori. Di dalam ekonomi Islam kegiatan produksi menjadi sesuatu yang unik dan istimewa sebab di dalamnya terdapat faktor itqan (profesionalitas) yang dicintai Allah dan Ihsan yang diwajibkan Allah atas segala sesuatu. Jumlah perusahaan asuransi secara total mencapai 357. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 9 Makkah tahun 1978 dan Fatwa Majma' Fiqh. 30 Juli 2002. Pada dasawarsa inilah mulai diakui transisi yang sehat dari pemunculan "ajaran ekonomi Islam". Gatra. Mereka terlibat dalam mawas diri yang seksama.5 Industri asuransi syariah di Indonesia mempunyai peluang berkembang yang sangat besar.

Ditanam untuk memproduksi barang dan jasa dengan sistem bagi hasil (7:20) dan (38:24) 3. Depositi mudhorobah Pemyaluran Pembiayaan Jual Beli 1. Hakikat tauhid adalah penyerahan diri yang bulat kepada kehendak Ilahi. "Tauhid adalah ibarat mata uang dengan dua muka. Permataatmaja. Dijadikan modal usaha dagang (2:275 dan 4: 29) 2. Mesir Januari 1919 dan Desember 1925. Asuransi ini tidak berorientasi komersial. Jaminan pembaiayaan (2:283) Simpanan Bagi Hasil 1. yakni kalimat syahadat. 3 Pesantren Virtual. hlm. Lebih tepatnya prinsip utama filsafat ekonomi Islam ialah ada pada makna kalimat tauhid. Fatwa Majma'ul Foqh. 17 Ibid. Tabungan mudhorobah 2. dengan pengerahan ahli-ahli ekonomi profesional untuk membina sistem mereka pada seperangkat aksioma dan norma yang dibangun secara mantap lewat diskusi yang menguraikan pendekatan secara Islam mengenai kehidupan dan masalah-masalah ekonominya. 7: 35 2 Karnaen A. 13.Pembiayaan murobahah 2. Alam semesta dengan segala sumber daya dan tenaga yang dikandungnya disediakan Allah bagi manusia untuk dimanfaatkan. Karakteristik operasional perbankan syariah menurut Karnaen Perwataatmaja. Filsafat Ekonomi Islam Prinsip utama filsafat ekonomi Islam terletak pada hubungan manusia dengan Tuhan. B Pola Investasi 1. 2. secara sukarela dan menyalurkan kepada para peserta asuransi yang terkena musibah. Giro wadi’ah SIMPANAN BAGI HASIL. pembiayaan musyarokah Pembiayaan Jual Beli 1.3 Pola kerja asuransi ta'awun: perusahaan asuransi bertindak memfasilitasi dana yang disetorkan atau dipinjamkan oleh para peserta asuransi. namun lebih kepada orientasi sosial. Kehidupan manusia di muka bumi merupakan suatu ujian. alam semesta dan orang-orangnya. fatwa Konferensi Ekonomi Islam pertama tahun 1976 di Mekah dan Fatwa Majma' Fiqh. 18 Q. “Penerapan Petunjuk Al-Qur’an Pada Produk Perbankan”. Ini merupakan tambahan dimensi baru bagi penilaian segala persoalan dan amaliahnya dalam kehidupan dunia ini. Depositi mudhorobah Asuransi Islam di Indonesia Banyak fatwa-fatwa ulama yang mengatakan haram asuransi konvensional ini. tapi semua itu milik Allah semata-mata.18 16 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 351 investasi yang berkualitas berdasarkan berbagai kriteria seperti penyerapan tenaga kerja. lalu hubungan tertentu antar manusia dengan manusia pun ditetapkan. Pemikiran Ekonomi Islam. 30 Juli 2002. maka ia harus mempertanggung-jawabkannya dihadapan Allah dan keberhasilan hidup ukhrowinya tergantung pada amaliahnya dalam kehidupan di muka bumi. Pembiayaan mudhorobah 2. Perintah meninggal sistem riba (2:275. dan 3:130) 2.17 Karena setiap orang mendapatkan kesempatan yang sama berhubungan dengan Tuhan dan alam semesta. Pembiayaan bai’bi tsaman’ajil Pembiayaan Bagi Hasil 3. Karena kehidupan manusia di muka bumi merupakan ujian dan semua perbekalan yang tersedia bagi manusia adalah amanat. . baik kematian.16 Iradat Allah ini merupakan sumber tata nilai dan merupakan tujuan akhir daya-upaya manusia. dan maksud-nya ialah untuk membuktikan keberhasilan tiap manusia dalam ujian tersebut. 1986). Konsep & Aplikasinya di Indonesia tibalah saatnya untuk berhenti sejenak dan mengamati dengan seksama semua literatur yang pernah dihasilkan selama tujuh puluh tahun terakhir mengenai berbagai aspek pemikiran tentang ekonomi Islam. seperti fatwa ulama Azhar. sebagai berikut:2 Tabel 13 Karakteristik Operasional Perbankan Syariah No A Panduan Al-Qur’an Pola Simpanan 1. dalam melaksanakan kehendak Allah itu.10 Ekonomi Islam: Sejarah. Hubungan tersebut berupa hubungan persaudaraan (mu'min akhul mu'min) dan persamaan (musaawah). tapi juga merintis jalan untuk kerja lebih analitis. Fatwa Mu'tamar ulama Islam sedunia kedua tahun 1965 di Kairo. ekspor dll melalui pendekatan yang strategis. yang pertama menggambarkan Allah sebagai Khaliq (pencipta) dan pada sisi lainnya semua manusia adalah sama atau setiap orang adalah saudara bagi yang lain". Teori. Pembiayaan musyarokah. Tabungan mudhorobah 3. (Jakarta: LIPPM.S. yaitu makhluk-makhluk manusia lainnya serta tujuan hidupnya di muka bumi. dengan maksud bukan saja untuk menelaah kembali kenyataan yang ada. 2. Jeddah tahun 1985. kerusakan barang atau musibah lainnya. 276. baik menyangkut ibadah maupun panggilan hidup untuk menciptakan pola kehidupan sesuai dengan iradat-Nya. Pembaiayaan murobahah. Pengetahuan hanya Allah saja yang tahu keberhasilan usaha pada masa yang akan datang (31: 34) Simpanan Simpanan Amanah 1. Fatwa Mu'tamar Ulama Sedunia ke tujuh tahun 1972. Pembiayaan mudharabah 4. Hubungan manusia dengan Tuhannya dirumuskan dengan tauhid. Meratakan kesempatan usaha (59:7) 4. Pembiayaan bai’b tsaman’ ajil PEMBIAYAAN BAGI HASIL 1. Beban usaha sesuai kemampuan (2:268) 5. Muhammad Nejatullah Siddiqi.

6: 112. (termasuk juga investor domestik) sebagai sinyal yang baik bagi iklim investasi. untuk menunjukkan bahwa pertanian. 19 Penulis lain mengatakan bahwa hidup berkecukupan (kifayah) dan damai (amn) merupakan dua hal pokok yang tidak dapat dipisahkan. HAKI). yakni hubungan antar manusia dengan manusia dalam memanfaatkan karunia Allah. Wilayah tersebut adalah wilayah dimana bea cukai dan lain-lain dibenahi secara total. Mereka berbeda tentunya mengenai cara pembagian sumber-sumber ini tersebut oleh individu-individu secara merata dan adil. Pada saat yang bersamaan perlu dipikirkan bagaimana merestrukturisasi BKPM untuk menggalakkan promosi. Karena itu. mencari jenis kebijakan industri yang cocok. serta nenciptakan kebijakan investasi yang kondusif. Deregulasi tarif dilakukan melalui harmonisasi tariff untuk mencapai tingkat tarif tertentu sesuai white paper dan negosiasi WTO ( World Trade Organization). serta mengurangi korupsi di bea cukai. merupakan pandangan yang mendapat dukungan luas dalam kepustakaan masalah ini. Disepakati bahwa untuk menempuh ujian kehidupan hendaklah dilakukan dengan wajar dan tidak seorang pun harus hidup tanpa bekal yang cukup dari sumber-sumber kehidupan yang dibutuhkan. serta mengenai tingkatan kontrol sosial yang diperlukan. serta memperbaiki prosedur untuk lisensi impor sebagaimana disarankan dalam white paper. Masalah ini akan dibahas lebih lanjut pada bagian lain. 14: 34. yang diridhai oleh Allah. Kebutuhan minimal untuk mempertahankan kehidupan pada dasarnya adalah kewajiban.S. Yang perlu diciptakan adalah iklim yang kondusif untuk semua sektor dan jika memang diinginkan dapat diciptakan enclave secara geografis misalnya di daerah tertentu yang sudah ada cluster industri. Mendasarkan alasannya pada 2 ayat Al Qur'an yang jelas (qath'i). Bila diawali dengan niat atau motivasi yang tepat. . dan membenahi salah satu high profile case seperti kasus Manulife dan Cemex.S. langkah ini tidak akan berguna jika tidak dapat diimplementasikan dengan baik. lebih baik menghapus semua hambatan non tarif. Kesempatan yang sama dan santunan sosial bagi orang yang cacat merupakan syarat minimal dalam hal ini. Sementara itu dalam jangka menengah dan panjang. Menabung untuk jaminan hari tua dan hasrat untuk bisa meninggalkan warisan bagi keturunan diakui pula sebagai tujuan usaha produktif yang dibenarkan. 24 21 Q. Dalam jangka menengah dan panjang yang dapat dilakukan diantaranya adalah mengadakan pendidikan dan pelatihan SDM. Manusia dianjurkan untuk memanfaatkan kesempatan luas untuk berproduksi.20 Usaha Ekonomi Filsafat di atas membuka perspektif yang baik bagi kegiatan ekonomi. telah disebutkan secara tegas dalam hubungan ini. Banyak penulis membahas tujuan usaha ekonomi yang baik secara terperinci. Kebijakan industri seperti masa lalu mungkin tidak lagi tepat untuk diimplementasikan karena instrumennya sudah terbatas dengan adanya WTO (seperti subsidized credit. Sementara tidak ada batas 19 20 Q. industri dan berbagai bentuk kegiatan produktif yang sudah dikenal pada awal sejarah Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 11 melakukan spesialisasi pengembangan niche di sektor manufaktur serta mengembangkan keunggulan komparatif baru (termasuk di jasa-jasa seperti pariwisata dan ekspor tenaga kerja). local content) dan memilih sektor ( picking winners) tidak dapat dikatakan berhasil di negara lain. Kebijakan investasi yang dapat dilakukan dalam jangka pendek adalah meneruskan langkah-langkah yang ada di white paper (mengurangi daftar negatif) dan mengevaluasi apa yang sudah dicapai BKPM dalam implementasi one stop service untuk perijinan investasi. serta menarik Sementara para penulis setuju mengenai dasar filsafat tersebut. Tujuan ini bisa bersifat pribadi atau sosial (masyarakat). kebijakan investasi yang dapat dilakukan adalah mengimplementasikan prinsip-prinsip dasar national treatment dan non discrimination. jika ada kekhawatiran demikian. niscaya kamu tidak bisa menghitungnya". Namun demikian. Juga disepakati bahwa Islam menolak hidup bertapa (asceticisme). hlm. sesuai dengan nikmat Allah yang hampir tidak terbatas. Teori. ”Economic of Islam”.350 Ekonomi Islam: Sejarah. Dalam jangka pendek yang dapat dilakukan adalah melakukan deregulasi tarif. dan mengurangi ekonomi biaya tinggi. Yang penting sekali adalah motivasi atau niat serta tujuan dari kegiatan ekonomi. memperbaiki prosedur ekspor di pelabuhan (saat ini dibutuhkan sekitar 30 tanda tangan yang seharusnya dapat dipersingkat dan dipermudah). maka berbagai takanan dalam uraian mereka di jumpai pada dua masalah terakhir. Tiada larangan apa pun untuk menjalankan usaha ekonomi. menjaga tidak terjadinya persaingan yang tidak sehat (behind border measures seperti competition policy. Kebijakan lain adalah membentuk tim yang profesional untuk melakukan promosi. agar dapat bertahan dan mencapai kehidupan yang baik. mempertimbangkan kembali PPN BM. 21 Tiap penulis masalah ini mengutip ayat-ayat Qur'an dan Hadits Rasulullah Saw. Ekonomi biaya tinggi dapat dilakukan melalui pengembalian PPN (Pajak Pertambahan Nilai) dan bea masuk (PPN BM) lain untuk produk ekspor dengan tepat dan cepat ( green lane dan faster audits). perdagangan. Tujuan pribadi yang diperbolehkan (sah) termasuk antara lain pemenuhan kebutuhan pribadi dan keluarga. Muhammad Nejatullah Siddiqi. Sebagaimana firman-Nya: "Dan jika kamu hitung-hitung nikmat Allah. semua kegiatan ekonomi merupakan amal ibadah. perniagaan. Suatu kehidupan yang baik antara lain adalah kehidupan yang mencukupi secara material. Islamic Though.

Di bawah ini kami akan coba terlebih dahulu menguraikan apa yang telah sama-sama disepakati dan sesudah itu memisah-misahkan tulisan-tulisan khusus. dan kebijakan industri (secara umum. Konsep & Aplikasinya di Indonesia maximum ditetapkan dalam batas jumlah. 141-144 Lihat. Sasaran kebijakan perdagangan internasional seyogyanya diarahkan untuk mempertahankan daya saing produk Indonesia yang memiliki keunggulan komparatif dan . melakukan promosi dan trouble shooting terhadap permasalahan secara profesional dan baik. Misalnya. atau dapat juga dilakukan di Bappenas atau Kantor Menko. Kedua. geografis ataupun sektoral). sedangkan manusia memegang hak milik sebagai titipan (amanat) yang harus dipertanggung-jawabkan kepada Sayyid Qutb. meningkatnya hambatan tariff dan birokrasi serta sangat kurangnya promosi yang terpadu dan profesional. dalam jangka pendek perlu dilakukan beberapa langkah sebagai berikut: Pertama. Pemberantasan kelaparan dan kemelaratan. kualitas investasi. Prosedur harus ada untuk menciptakan penilaian yang independen dan obyektif untuk melakukan evaluasi mengenai dampak kepada konsumen dan sektor lain. Kedua. hlm. Teori. atau berasal dari perluasan dan peningkatan kapasitas Tim Tarif yang ada sekarang. Seseorang yang terlibat dalam kegiatan produktif untuk tujuan-tujuan tersebut di atas. 24 Lihat. 23 Disebutkan bahwa hubungan yang sifatnya tidak terbatas dari tujuan sosial dalam kegiatan ekonomi. Permasalahan yang dihadapi lebih pada aspek implementasi dan inkonsistensi maupun ketidakjelasan dalam implementasi (termasuk faktor korupsi). Kestabilan makro melalui pengendalian inflasi (depresiasi terkendali dan menekan tingkat suku bunga rendah) bukan merupakan jawaban untuk menstimulus sektor riel dan ekspor. Kegiatan ekonomi yang demikian. promosi secara strategis. dan melakukan public hearing mengenai assessment tersebut. Oleh karena itu. dan jika dilaksanakan akan menciptakan ambivalensi atas inflation targetting policy dari BI. prasarana. Ketiga. Pada pengarang Ekonomic Committee Report dari Jama'at alIslami Pakistan beranggapan bahwa tujuan kegiatan ekonomi ialah "untuk menjadikan masyarakat Islam secara ekonomis kuat. melakukan langkahlangkah debirokratisasi secara nyata di tingkat pusat maupun daerah. (Lahore: 1969). HRD. Al-Iqtishad al-Islami Madhahaban wa Nizaman wa Dirasah Muqaranah. Dalam jangka menengah dan panjang aspek-aspek yang perlu dibenahi adalah masalah teknologi.22 Penulisan masa akhir mengenai kegiatan ekonomi memberi arti yang sangat penting untuk tujuan sosial. bakhil (kikir) dan keinginan yang berlebihan untuk mencapai kesenangan dan kemewahan adalah tercela. Tiap penulis terkemuka menyinggung masalah ini dan semua pendekatan yang berbeda-beda mengenai suatu reorganisasi Islam tentang ekonomi modern tampak dalam pendirian mereka mengenai hak milik dalam Islam. karena bukan masalah utama. Islam tidak dapat membenarkan pamer kemewahan dari golongan elite yang bergelimang kemewahan. Suatu badan independen yang baru dapat dibentuk. Rekomendasi Spesifik Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam upaya meningkatkan daya saing dan kinerja ekspor Indonesia. Social Justice in Islam.24 Pemilikan Sifat dan fungsi pemilikan merupakan salah satu topik yang paling banyak didiskusikan dalam kepustakaan Ekonomi Islam. Pemilikan hakiki hanya ada pada Allah. 1974). Salah satu dari langkah tersebut bisa dalam bentuk gebrakan untuk menunjukkan keseriusan pemerintah baru (misalnya menutup lembaga bea cukai dan menggantinya dengan lembaga baru). Keempat. dari sisi kebijakan makro. (AL-Qahirah: majma’al Buhuth Al-Islamiyah. Pertama. Ibrahim At-Tahawi. Sedangkan keserakahan. bertentangan dengan sifat keterbatasan dari tujuan-tujuan perorangan. Banyak karya yang khusus mengenai masalah ini dapat ditemui dalam berbagai bahasa. (First Publishid: 1948). beberapa langkah deregulasi yang prioritas (pajak. yang diungkapkan dengan kalimat "Berjuang di jalan Allah". untuk mempertimbangkan permohonan untuk proteksi. dianggap sebagai memenuhi kehendak Allah dan dijanjikan balasan yang setimpal di dunia dan di akhirat. diberikan ruang gerak yang tidak terbatas dan sangat digalakkan. kebijakan perdagangan dan investasi sudah cukup terbuka. dari sisi perdagangan internasional. penyakit dan buta huruf serta pengerahan dana untuk memperkuat negara Islam dan penyebaran agama Allah (da'wan) dinyatakan sebagai tujuan terpuji dari kegiatan ekonomi perorangan. Kesederhanaan dalam usaha pemenuhan kebutuhan ini lebih diutamakan. Dalam jangka menengah yang dapat dilakukan adalah mengatasi masalah struktural yang menyebabkan inflasi (misalnya distribusi dan transportasi). Jama’at-e-Islami Pakistan. b) Suatu mekanisme untuk mempertahankan konsensus dan mengatasi perbedaan pendapat/sengketa dalam menjalankan kebijakan perdagangan. Manshur bara e intkhabat 1970. tenaga kerja). sehingga ia dapat dikembangkan dan mampu bersaing dengan baik dan berhasil dengan sistem ekonomi lainnya di seluruh dunia".12 Ekonomi Islam: Sejarah. 23 22 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 349 dilakukan oleh President’ s Office atau suatu planning agency ( revitalize Bappenas) dan dapat dikaitkan atau dipastikan komitmennya tidak bertentangan dengan rambu-rambu perjanjian perdagangan regional/multilateral. Pemuasan hati dengan kehidupan mewah dan hasrat untuk berbangga-bangga dicela. Kesederhanaan pada umumnya diartikan dalam kaitannya dengan konsep negatif mengenai keborosan (israf) dan pengeluaran barang dan jasa yang dilarang oleh Islam (tabdzir).

kebijakan tertentu akan tetap diperlukan untuk mengamankan atau memberi perlakuan khusus kepada kelompok. Untuk ini perlu dipikirkan bagaimana mengelola proses dengan kepentingan yang beraneka ragam tersebut sehingga menghasilkan kebijakan yang konsisten dan coherent. tapi dibiarkan untuk ditentukan sesuai dengan ketentuan syari'at berdasarkan kebutuhan dan keadaan.26 Dalam hubungan ini. dalam Guidepost of the Road: The Economic Aspect. Perwez dan Nasir A Sheikh dari Pakistan dan beberapa penganut sosialis Arab. Terdapat kewajiban tertentu terhadap orang lain mengenai hak milik perorangan. Sebagian besar ekspor Indonesia menggunakan kontainer yang dikapalkan melalui Singapura dan Malaysia karena tidak efisiennya pelabuhan Indonesia. Ketentuan dalam Islam adalah semua hak kepunyaan Allah untuk kebaikan masyarakat dan hak ini dipegang oleh pemerintah dan tidak oleh perorangan. sesuai dengan ketentuan bahwa penggantian yang layak harus dibayarkan kepada pemilik keuntungan yang bersangkutan. diperlukan adanya konsensus mengenai pentingnya tujuan akhir ini dan tentunya berdasarkan ekonomi pasar. sesuai dengan peraturan dan hukum yang terdapat dengan jelas dalam syari'at dan juga seperti telah diuraikan dalam filsafat ekonomi di atas. Ketiga. Dalam hal ini diperlukan kepemimpinan yang kuat. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 13 biaya ekspor produk Indonesia. namun ramburambu kebijakan yang baik harus dipegang dalam menjalankan kebijakan “preferential” tersebut. yang akibatnya justru meningkatkan penyelundupan karena menyebabkan harga naik. harus disadari bahwa kebijakan perdagangan dan investasi hanya bagian dari keseluruhan. Beberapa penulis berkeyakinan bahwa pemilik hakiki (Allah) telah melimpahkan hak-hak pemilikan terutama kepada seluruh masyarakat manusia dan penguasaan hak-hak tersebut oleh perorangan menurut sistem ekonomi Islam adalah salah. subsidi atau perlakuan preferensial. .348 Ekonomi Islam: Sejarah. Berdasarkan suatu penelitian. rumah tinggal dan yang semacamnya. (Damaskus: al-Moslemoon). "Masyarakat lewat penguasa yang mewakilinya. pemanfaatannya dan penyalurannya tunduk pada ketentuan yang telah diberikan dan hendaklah mengikuti kaidah-kaidah yang ditetapkan oleh Allah. Quranic Economic. Semua kekayaan adalah milik Allah. yaitu: a) Fungsi pokok pemilikan pribadi. Tanpa konsensus dan strategi/visi yang disepakati. konsensus mengenai visi dan tim executive yang kompak. (Lahore: Quranic Reasearch Centre). Sayyid Abd Al-Qadir 'Audah mengemukakan secara panjang lebar: "Masyarakat (jama'ah) lewat wakilnya seperti penguasa dan hakim.A. Parwez. menggunakan pengaturan impor dan kenaikan tariff untuk memberantas penyelundupan. tetapi Allah menyediakannya untuk kebaikan masyarakat.25 Perbedaan-perbedaan berkisar pada tiga masalah pokok. termasuk golongan miskin. Secara politis seringkali harus dilakukan – dan mungkin penting untuk dilakukan demi mengimbangi pendekatan “liberalisasi”. Indonesia dapat meningkatkan ekspor sebesar 18% jika logistik pelabuhan dan prosedur mencapai tingkat efisiensi setengah saja dari rata-rata negara APEC. Liberalisasi dan perekonomian yang terintegrasi dengan ekonomi regional dan dunia bukan tujuan akhir. Hal ini bisa diperoleh dari proses perencanaan yang Allah. Dengan demikian. Misalnya. punya wewenang untuk mengatur cara penggunaan kekayaan. perbaikan logistik darat dan antar pulau juga sangat penting supaya daerah-daerah yang terpencil/ miskin dapat terintegrasi dengan pasar dunia. karena pemilikan itu hanya ada pada Allah semata. Prinsip-prinsip Untuk Merespon Pertama. Usaha mendapatkan kekayaan. kebijakan akan selalu ambivalen dan tidak terfokus. Kedua. sehingga dibutuhkan dua hal yaitu: a) Suatu proses untuk mencapai kesepakatan visi dan pendekatan pada tingkat menterimenteri sektoral. dan c) Tingkat kontrol sosial atas hak-hak milik pribadi dan keadaan-keadaan yang memungkinkan dihilangkannya atau dibatasinya hak milik pribadi tersebut. berpendirian seperti ini. Mereka mempertahankan fungsi sosial hak pemilik atas tanah dan sumber alam lain serta membatasi milik pribadi atas barang-barang konsumtif. karena memperoleh produk yang berkualitas dengan harga bersaing dan memperoleh angkatan kerja yang bermutu. Preferensi diberikan berdasarkan kinerja atau indikator yang jelas. Teori. Bilamana faham ekstrim sosialistis seperti di atas tidak mendapat dukungan berarti dalam keputustakaan dan ditolak secara umum sebagai suatu usaha yang tidak berhasil untuk menampilkan Islam menurut faham sosialis. maka pemilikan bersama merupakan konsepsi inti dalam Islam. ada beberapa tokoh terkemuka menolak pengutamaan hak milik perorangan. mengamankan pengaruh dari kelompok-kelompok yang beraneka ragam yang akan mendorong adanya proteksi. Di samping milik pribadi. bila kehendak umum menuntut. b) Cakupan relatif antara milik bersama dan milik pribadi. hlm 24. dapat mencabut keuntungan kekayaan perorangan. Fungsi dari dua macam pemilikan itu tidak secara kaku ditetapkan. transparan dan dalam kerangka governance yang benar dan ada masa akhir yang jelas dengan built in review. Walaupun Islam mengizinkan 25 Abu Aiman. Di samping itu. Yang akan diuntungkan adalah masyarakat luas. Tujuan akhir adalah penciptaan industri dan produsen yang dapat bersaing dan terintegrasi dengan dunia sebagai cara untuk mencapai pembangunan yang berbasis luas ( broad-based economic development). “Ma’alim at-Thariq: al-Nahiyah al-Iqtishadiyah”. 26 G. Pemilikan harta secara absolut bertentangan dengan ajaran Islam. daerah atau sektor tertentu.

Nazariyat Al-Islam al-Iqtishadiyah: alFalsafah wal Wasail al-Mua’asirah. 28 Pemilikan pribadi atas tanah. Ekonomi biaya tinggi ini menurut estimasi LPEM UI jumlah cukup besar. warga dari suatu masyarakat memiliki hak yang sama. anjloknya investasi dan prasarana yang tidak mendukung. mencapai 9% hingga 11% dari biaya produksi (tergantung daerah dan jenis usaha). Ini dapat dilakukannya lewat wakil-wakil dari masyarakat tersebut. maka setiap pribadi. relatif tingginya korupsi. hlm. Teori.29 27 Abd. pungutan-pungutan tambahan yang berkaitan dengan birokrasi. Dan ini dapat diterapkan pada pembatasan pemilikan lahan pertanian atau milik yang terdapat di kota". jika yang demikian itu dibutuhkan untuk kepentingan umum. Dan Kedua. Contemporery Aspects of Economic and Social Thinking in Islam. ialah: pertama adalah menghindarkan seringnya dilakukan redistribusi. Menurut satu estimasi. dinyatakannya dalam kalimat berikut: Bersamaan yang ketat dalam pemilikan sumber alam akan berakibat seringnya dilakukan pembagian kembali pemilikan tersebut di antara warga suatu masyarakat. dan meningkatnya birokrasi/ peraturan-peraturan yang harus dipenuhi. daya tenaga alam dan kepentingan umum dari masyarakat. Alasan untuk memperkenankan adanya ketidaksamaan dalam pemilikan pribadi dari sarana produksi. mesin dan kapasitas. teknologi. Survai iklim investasi di Indonesia menunjukkan bahwa faktor-faktor utama yang membuat iklim investasi Indonesia buruk berkaitan dengan kelembagaan dan governance. Ada beberapa faktor yang menyebabkan menurunnya daya saing produk Indonesia. Prasarana yang tidak mendukung juga berperan terhadap rendahnya pertumbuhan ekonomi dan kinerja ekspor Indonesia. Karena tiap pribadi tidak sama kemampuannya untuk mengelola atau mengambil manfaat dari sumber-sumber tersebut. Ketiga. sedangkan yang selebihnya tetap dimiliki oleh masyarakat. redistribusi hasil yang didapat dari sumber tadi secara merata kepada semua warga dari masyarakat tersebut. Permasalahan yang seringkali dikeluhkan adalah permasalahan tenaga kerja. Kedua. Survai lain juga memberikan hasil yang lebih kurang sama. ”The Theory of the Economic of Islam: The Economics of TAWHID AND Brotherhood”. Qadir ‘Audah. hlm. yang akhirnya meningkatkan biaya produksi dan menurunnya daya saing. Walaupun demikian mereka tidak bisa menuntut seluruh barang yang dihasilkannya dari pemakaian sumber-sumber tadi. Prasarana transportasi dan pelabuhan yang tidak mendukung telah menyebabkan meningkatnya . tapi Islam memberi kuasa kepada masyarakat (]ama'ah) sebagai satu kesatuan untuk menjamin tegaknya hak Allah dan untuk mengatur pemanfaatan kekayaan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia pemilikan tanpa batas. (Canada: 1973). Berkurangnya minat investor asing juga berarti berkurangnya integrasi Indonesia dalam network produksi regional yang berkembang di kawasan Asia Timur di mana peran investor asing dan perusahaan multinasional serta jaringan pemasoknya sangat besar. Alternatif yang bisa diterima. dan ketidakpastian. Masalah ekonomi biaya tinggi tidak saja mempunyai dampak langsung terhadap biaya tetapi karena menciptakan ketidakpastian juga berdampak tidak langsung kepada perusahaan karena harus menyimpan inventory yang lebih tinggi dan tidak bisa dianggap reliable dalam delivery barang (sehingga mempengaruhi peran indsutri kita dalam network produksi regional dan global). Al-Maal wa’lhukm fi’l-Islam. 124. untuk membatasi milik perorangan dari jenis tertentu.14 Ekonomi Islam: Sejarah. Abdul Hamid Abu Sulaiman mengakui hak perorangan untuk memiliki hasil usahanya. dalam Gary Indiana. kurs efektif yang tidak menguntungkan. Sementara survai Bank Dunia dan ADB (Asean Development Bank) menonjolkan tiga faktor utama penyebab buruknya iklim investasi di Indonesia yakni ketidakstabilan makro. (Beirut: Manshurat al-‘Asr al-Hadith. dengan demikian dapat diciptakan stabilitas. peningkatan biaya tenaga kerja yang disebabkan kenaikan gaji (UMR) yang lebih tinggi dari produktivitas dan berbagai permasalahan penerapan UndangUndang Tenaga Kerja yang menghambat mobilitas tenaga kerja. pajak dan bea cukai (serta lembaga-lembaga yang berkaitan dengan permasalahan tersebut). peningkatan biaya ekonomi tinggi yang disebabkan adanya korupsi. diperkenankan untuk mempergunakan lebih dari hak yang telah ditetapkan secara sama tersebut. Anjloknya investasi (domestik dan asing) jelas menghambat kinerja ekspor karena tidak terjadi peningkatan dan pengembangan produk. (al-Qahirah: Dar Misr li’l-Tiba’ah. Depresiasi rupiah pada tahun 1997/ 1998 di satu sisi berhasil meningkatkan daya saing produk Indonesia tetapi karena inflasi dalam negeri lebih tinggi dari negara-negara pesaing. 116.27 Pendekatan ini memberikan prioritas kepada kepentingan umum dan menetapkan wakil-wakil dari masyarakat sebagai penengah dalam masalah kepentingan umum. rnaka yang memiliki kemampuan lebih. modal atau lain-lain sumber daya alam tidak diperkenankan untuk dijadikan alat untuk mengeksploitasi sesamanya atau menguasai mereka. Ini akan berakibat buruk terhadap kegiatan ekonomi dan hubungan sosial di antara mereka. Sistem ini menghasilkan persamaan dan keadilan". hlm. sedangkan haknya atas sumber-sumber tersebut tetap terbatas seperti semula ditetapkan baginya. tapi sepanjang menyangkut sumber-sumber alam. 78. serta permasalahan hubungan dengan buruh. keuntungan karena depresiasi sudah tidak besar lagi. 29 Abu Sulaiman dan Abduul Hamid Ahmad. Pertama. biaya tenaga kerja Indonesia dalam USD saat ini 35% lebih tinggi dibanding sebelum krisis. Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 347 Beberapa faktor domestik yang menyebabkan rendahnya pertumbuhan ekonomi Indonesia yakni menurunnya daya saing produk Indonesia. dan memperkenankan adanya pemilikan pribadi atas sumber-sumber alam. 28 Abu Sulaiman dan Abduul Hamid Ahmad. sebagai wakil dari mereka yang menggarap kurang dari bagian yang telah ditetapkan baginya. 1971). 1960).

Pada 2003. Faktor eksternal adalah peningkatan persaingan dengan RRC dan Vietnam serta mulai dihapuskannya kuota tekstil dan pakaian jadi secara bertahap di pasar AS dan Eropa (mulai tahun depan tidak ada kuota lagi dan berarti tidak ada pasar yang pasti lagi melalui kuota. implikasi yang memprihatinkan adalah berkurangnya kesempatan kerja. hlm. 137. Dari sisi volume ekspor.8%. Selain pertumbuhan yang rendah. Banyak penulis yang mengadakan pendekatan mengenai masalah pemilikan lewat berbagai sumber dan sumber-sumber pengambilan utamanya ialah kitab-kitab hukum fiqh yang sangat luas.31 Baqir al Sadr juga kritis mengenai pendapat. Meskipun demikian. terutama RRC dan Vietnam (terutama untuk sektor yang padat karya seperti pakaian jadi dan sepatu). mengadakan pembatasan atau menyitanya sesudah memberikan ganti rugi yang layak. Kairo: Al-Muktamar al-Thani li Majma’al buhuth al-Islamiyah. selama 1990-1995 diperkirakan sekitar 50% dari penciptaan lapangan kerja baru bersumber dari ekspansi ekspor dan industri-industri pendukungnya. Walaupun ia mensitir ayat-ayat tertentu.8%. Di samping itu.30 Prinsip-prinsip ini diikuti dengan pembahasan terperinci mengenai kemungkinan-kemungkinan yang bisa membenarkan pencabutan atau pembatasan hak milik perorangan dengan tindakan-tindakan seperti nasionalisasi. perdagangan dunia mengalami pertumbuhan hingga 10%. untuk memperkuat pendapatpendapat tertentu yang sesuai dengan pandangannya. Sebagai jalan tengah antara ijtihad berdasarkan ilmu usul fiqh dan suatu sistem yang ditarik dari satu prinsip dasar. merupakan ketentuan umum sedangkan milik umum merupakan pengecualian. menyimpulkan bahwa: "Perorangan (individu). faktor domestik tampaknya memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap penurunan daya saing produk Indonesia dan lemahnya kinerja ekspor. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 15 pertumbuhan yang dihasilkan selama kurun waktu 1994-1996 (sebelum krisis) yang mencapai rata-rata 12. pembatasan luas/jumlah. Padahal pada kurun waktu yang sama pangsa pasar RRC di pasar dunia mengalami peningkatan cukup tajam dari 3% menjadi 6%. negara dan masyarakat masing-masing punya claim (tuntutan atas hak milik berdasarkan prinsip. maka hal ini akan memberi kontribusi untuk mengurangi kemiskinan. Indonesia juga menikmati pertumbuhan permintaan yang cukup pesat dari RRC sehingga ekspor ke RRC mencapai 30% pada 2003 (walaupun pertumbuhan ini masih lebih rendah dibandingkan negara lain). pengawasan harga. apabila pemilik menyimpang dari Muhammad Nejatullah Siddiqi.8% per tahun.346 Ekonomi Islam: Sejarah. Yurisdiksi ini walaupun bersifat fungsional. Some Aspects of the Islamic Economiy. Faktor-Faktor Penyebab Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang rendah lebih disebabkan oleh faktor eksternal maupun domestik. namun dia menempatkan negara yang mewakili masyarakat pada kedudukan yang dianggap sebagai khalifah Pemilik Hakiki Allah. 1970). Ia beranggapan bahwa hak milik perorangan. Ini berati negara diberikan hak untuk mencampuri hak milik perorangan dengan jalan mengaturnya. Pembagian sama rata terhadap "pendapatan sumber-sumber alam" yang mendasari pandangan Abu Sulaiman tentang riba dan pendapatnya tentang sewa tanah. pertumbuhan investasi juga relatif rendah. Semua ini merupakan subyek yang akan kita bahas pada bahagian-bahagian berikutnya. bahwa negara Islam mempunyai yurisdiksi atas hak-hak perorangan. Muhammad Abdullah Al-Araby. pada dasarnya semua itu berakar dari konsepsinya mengenai tauhid. May 1965). Sementara itu. keuntungan dari sewa-menyewa serta pembelian paksa dan peminjaman dan sebagainya. Bahkan terjadi penurunan presentase investasi terhadap PDB yang sangat tajam. tapi pelaksanaannya tergantung pada tata nilai dan tujuan-tujuan yang dikandung oleh Islam". sebagai wakil rakyat. tetapi harus bersaing). 31 Lihat. pandangan sosial dan filsafat Islam mengenai hukum. “Turuq istithmar al-amwal wa mauqif al-Islam minha”. bagi hasil pertanian dan bagi keuntungan. dari gambaran yang kurang menggembirakan ini. (Lahore: Islamic Publication. Tentunya karena sebagian besar tenaga kerja yang diserap adalah kategori tidak terampil. Walau Tahawi dalam ijtihadnya sampai pada kesimpulan bahwa hak milik perorangan mempunyai fungsi pokok. semua mengalami penurunan pertumbuhan dan kehilangan pangsa pasar kepada pesaingnya. (Al Azhar. secara riil ekspor Indonesia dalam beberapa tahun terakhir tidak berbeda jauh dengan pra krisis. masih terdapat beberapa titik cerah yaitu pertumbuhan yang cukup tinggi untuk beberapa produk yang berbasiskan sumber daya alam seperti minyak kelapa sawit dan pertambangan serta dari ekspor komponen elektronika. Sementara pangsa pasar ekspor Indonesia di dunia relatif tidak mengalami perkembangan tetap berkisar pada angka 0. Sebelum krisis. yakni dari 30% pada masa pra krisis menjadi 17. bahwa dalam ajaran Islam hak milik perorangan. Teori. Ini menggambarkan bahwa Indonesia mengalami kendala untuk melayani permintaan pasar eksternal. Namun. hak milik negara dan milik bersama merupakan 3 bentuk pemilikan yang sejajar satu dengan lainnya dalam hukum Islam. Untuk 30 komoditi ekspor utama. dapat disebutkan usaha Siddiqi yang mengambil dalil-dalil utama yang menyangkut hak pemilikan dari pandangan universal Islam. sementara pertumbuhan ekspor Indonesia hanya mencapai angka 3%. 30 .

tetapi pendapatnya kemudian lebih cederung mengambil jalan tengah. juga karena secara tegas diperintahkan oleh Qur'an dan Sunnah.1 Kebijakan proteksi sebaiknya dihindari karena jika tidak diperhitungkan dampak keseluruhannya hanya akan menguntungkan sektor dan pihak tertentu saja dan merugikan rakyat banyak terutama yang tergolong dalam masyarakat perpendapatan rendah. terbentuk dari pendekatan ini. Op. dengan mengadakan "persaingan konstruktif" adalah tujuan mencapai yang baik untuk masyarakat. Konsep & Aplikasinya di Indonesia peraturan pokok pemilikan. Hubungan ekonomi. Teori. Produksi sektor manufaktur hanya tumbuh rata-rata 1. No. 34 35 Economic Review Journal. hlm.16 Ekonomi Islam: Sejarah. terutama dalam bidang produksi dan pertukaran kemakmuran. Pertumbuhan di Indonesia lebih didorong oleh faktor pertumbuhan konsumsi dan bukan didorong oleh faktor ekspor netto ataupun investasi. 40. (Lahore: Islamic Publications. Sejak krisis.5% per tahun selama periode 1998-2003. Berbeda dengan posisi yang diambil oleh Abu Sulaiman. yang mendapat dukungan dari kitab-kitab fiqh. hendaknya lebih bersifat kooperasi (kerja sama). pertukaran dan distribusi. 1975). Pangestu dalam ”Debat Ekonomi ISEI 2004” di Jakarta Convention Centre 15-16 September 2004. hlm. Cit. Op. Tapi beliau masih tetap menghendaki agar campur tangan negara sampai pada batas minimum. kesatuan tujuan serta kesamaan kepentingan akhir. sektor ekspor Indonesia merupakan sumber penciptaan kesempatan kerja dan kesejahteraan rakyat. Abu Sulamiman dan abdul Hamid Ahmad. Kerja sama dianggap sebagai nilai dasar dalam filsafat ekonomi Islam. itu memang merupakan sikap yang paling cocok bagi kepentingan praktis kemanusiaan masa kini dan dapat menyelamatkan mereka dari kehancuran persaingan kapitalistis.34 Hubungan Produksi: Kerja Sama Dengan sikap positip terhadap usaha ekonomi dan hak pemilikan yang berorientasi sosial dan pengutamaan kepentingan umum. Mari E.32 Semula Maududi lebih cenderung kepada fungsi pokok hak milik perorangan. Persaingan dan kompetisi saling menghancurkan sama sekali tidak sesuai dalam hubungan ini. Sayyid Qutb. pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif rendah baik dibandingkan pada pertumbuhan tahun-tahun sebelumnya ataupun dibandingkan di negaranegara di Asia umumnya. Op. Untuk meningkatkan ekspor dan menyerap tenaga kerja maka diperlukan suatu strategi yang terpadu dalam menjaga kestabilan makro di antaranya dengan mem-perbaiki prasarana dan meningkatkan ketrampilan serta kapabilitas teknologi. Tulisan ini telah melalui proses editing tanpa mengurangi dan merubah isi dan makna tulisan 1 . 162. Dec 2004 Ditulis kembali dari makalah DR.. pandangan-pandangan mengenai hal-hal seperti landreform. 33 Sayyid Qutb juga berpendapat sama bahwa hak milik pribadi merupakan pokok dari hukum Islam. masih diperlukan satu studi 32 33 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 345 | BAB 12 | Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia Bidang-bidang Investasi Syariah di Indonesia ebelum krisis.35 Sepanjang mengenai pelembagaan sikap berkoperasi serta seberapa jauh lembaga baru akan berbeda dengan perusahaan yang kini menguasai bidang produksi. Cit. dan produksi bermutu tinggi sambil menghindarkan segala kegitan yang berakibat buruk bagi produsen lainnya dan bagi konsumen. dengan semangat persaudaraan. yang mengijinkan diadakannya kontrol sosial bilamana kepentingan sosial menghendakinya. 198. Di samping memang dikehendaki oleh persaudaraan umat manusia dan persamaan. Ali Abdurrasul mengemukakan dalam hubungan ini. Cit. jauh di bawah S Ibrahim At-Tahawi. maka pribadi-pribadi dan kelompok-kelompok dianjurkan untuk bekerja sama menciptakan pola kehidupan di dunia sesuai dengan kehendak Allah. Namun keduanya menekankan perlunya jaminan agar dipenuhinya kebutuhan pokok bagi setiap pribadi dan dapat membenarkan suatu tindakan masyarakat jika memang sangat dibutuhkan untuk maksud tersebut. bahwa dia harus merupakan alat bagi pelayanan masyarakat. Economic of Islam. Sayyid Abul A’la Maududi. Gambaran perkembangan kinerja ekspor bila diperhatikan ekspor Indonesia dalam beberapa tahun terakhir pasca krisis tidaklah terlalu menggembirakan.

(Lahore: Islamic Publications. Kemudian bank-bank Islam yang ada saat ini masih kesulitan untuk mengumpulkan dana zakat. Karena itu. Karena tidak mungkin dalam suatu institusi ada dua sistem yang memiliki perbedaan-perbedaan yang sangat mendasar. Alasan mendapatkan 36 Muhammad Nejatullah Siddiqi. seringkali terjadi penyimpanganpenyimpangan aktivitas transaksi yang tidak sesuai dengan syariah. yang menumbuhkan kerja sama antara negara-negara kaya dan miskin. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 17 memberi pinjaman yang bertujuan konsumtif. 39 Tugas ini berhubungan dengan kesejahteraan bagi seluruh ummat manusia. 40 Malik ben Nabi. Bagaimanapun juga bank-bank syariah membutuhkan institusi bank sentral tersendiri. 37 Ibid. baru bersifat studi awal. 13 Irfan Syauqi Beik. hlm.13 ---$€£¥--- pendalaman. bisa jadi yang terhambat adalah perkembangan perbankan syariah. Sehingga dalam prakteknya. Dalam kasus ini. 38 Masyarakat muslim mengarahkan kebijaksanaankebijaksanaannya agar terjamin kecukupan dan ketentraman bagi semua warganya. 181. kita perlu mendukung secara penuh upaya untuk membuat RUU Perbankan Syariah yang direncanakan akan selesai pada akhir 2003 ini.40 Tentang strategi pengembangan ekonomi Islam. 132. akibatnya akan selalu ada permasalahan-permasalahan yang dapat menghambat perkembangan salah satunya. sifat khasnya yang utama adalah bahwa keadilan sosial dan kemakmuran berjalan bergandengan. Kelima. maupun shadaqah pada skala yang besar. 39 Ibrahim At-Tahawi..344 Ekonomi Islam: Sejarah. Seorang muslim sejati melihat usaha-usaha pengembangan sebagai suatu jihad fi sabilillah. Kemudian. Bahkan sudah saatnya kita mengembangkan wacana Bank Sentral Syariah sebagai payung bersama bagi seluruh bank yang beroperasi berdasarkan sistem syariah. Dan masalah keenam yang dihadapi kalangan perbankan syariah adalah belum maksimalnya institusi undang-undang yang menjadi payung hukum bagi keseluruhan aktivitas perbankan Islam. Pengembangan ekonomi merupakan persyaratan yang perlu dipenuhi. 6-9. Op. Teori. padahal dana zakat ini merupakan potensi yang sangat luar biasa. serta tiap sikap santai. Ini terjadi karena adanya motivasi bahwa Islam melaksanakan segala sesuatu untuk perkembangan ekonomi. al-Muslim fi’alam al-iqtishad. 38 Malik ben Nabi. 13 Juni 2003. sesudah menggalakkan mereka dalam usahausaha produktif. la menciptakan suatu rangsangan kuat untuk berkembang. yang memungkinkan kaum muslimin untuk melaksanakan risalah kemanusiaan. Economic Enterprise in Islam. pengetahuan yang masih rendah dan mahalnya biaya sarana komunikasi.36 Walaupun perhatian yang besar telah diberikan oleh Kahf mengenai masalah ini belum ada kemajuan dicapai dalam bidang ini. 1972). Studi yang dibuat oleh Siddiqi mengenai tingkah laku pengusaha. suatu yang dinyatakan Qur'an sebagai tugas suci mereka. Republika. hlm. infak.37 Perkembangan dan Pertumbuhan Filsafat ekonomi Islam tidak hanya berhenti dengan mengajar manusia untuk mengadakan kerja sama. yang terpisah dengan bank sentral yang sudah ada. dan bisa dijadikan sebagai salah satu sumber pendanaan pinjaman untuk tujuan konsumtif. hlm. hlm. 1972).. Karena itu Dewan Pengawas Syariah harus berperan aktif didalam mengawasi segala aktivitas usaha yang dilakukan bank Islam. Hal ini disebabkan oleh masih terbatasnya dana yang dapat dipinjamkan tanpa memperoleh keuntungan. masih minimnya sumberdaya manusia yang memahami secara komprehensif segala hal yang berkaitan dengan industri perbankan syariah. Op. Pandangan Islam mengenai kerja sama tidak menghilangkan persaingan bebas dan jujur di pasaran. Pendekatan nasionalistis yang sempit terhadap pengembangan ekonomi. (Beirut: Dar al-Shuruq. Hal ini membuat lebih dibutuhkan lagi untuk menggambarkan bagaimana semangat berkooperasi itu menjadi tindakan nyata yang melibatkan jutaan kesatuan perorangan. Kompetisi dinyatakan bertentangan dengan monopoli yang penghapusannya dianggap sebagai prasyarat bagi terjaminnya keadilan dan pertumbuhan. dalam rangka ini dianggap sebagai penolakan atas ni'mat dan karunia Allah. perlu ditingkatkan berbagai upaya sosialisasi secara terus menerus mengenai sistem perbankan yang sesuai dengan syariah. Hal itu tidak mungkin bisa dilaksanakan bila negara-negara Islam masih tetap secara politis dan ekonomis tunduk pada kekuatan yang mewakili budaya berlawanan dengan Islam. Cit. Cit. “Menuju Bank Sentral Syariah”. 139-152. tidak serasi dengan semangat Islam yang mengajarkan pendekatan global. . guna mencapai suatu masyarakat dunia yang makmur dimana tiada kelaparan dan ketakutan mencekam ummat manusia. asal semua badanbadan perekonomian mengikuti moralitas Islam.

Cit. mengeksploitasi sumber-sumber alam secara maksimal dan peranan aktif negara dalam memberikan jaminan pertumbuhan secara adil. Masalah keempat yang dihadapi selanjutnya adalah masalah pendanaan pinjaman untuk konsumsi. masalah yang dihadapi oleh perbankan syariah adalah likuiditas berlebihan (excessive liquidity).41 Dilihat dari segi pandangan Islam yang sangat luas. Kemudian. Kedua. dimana bank Islam harus membayar keuntungan yang besar setiap tahun terhadap simpanan. atau bahkan meminjam dari bank konvensional dengan sistem bunga. Minimnya jumlah SDM yang memenuhi kualifikasi tersebut tentu saja mendorong berbagai kalangan yang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap ekonomi syariah untuk mengambil langkahlangkah yang bersifat solutif. Long gestation project (proyek dengan masa menunggu yang lama) dan proyek infrastruktur adalah proyek-proyek yang kurang menarik minat perbankan Islam. Ibrahim At-Tahawi. Teori. tidak pula peningkatan GNP (pendapatan nasional kotor) merupakan satu-satunya ukuran bagi "pertumbuhan" menurut pengertian Islam. sekaligus merupakan tantangan bagi kalangan akademisi dan dunia pendidikan kita. jika suatu usaha mengalami kerugian maka bank akan menanggung beban kerugian yang lebih besar ketimbang partnernya. dibutuhkan tidak kurang dari 10 ribu SDM yang memiliki basis skill ekonomi syariah yang memadai. Salah satu problematika mendasar yang dihadapi oleh para pakar maupun praktisi ekonomi syariah adalah masih minimnya kualitas dan kuantitas sumberdaya manusia yang memiliki penguasaan ilmu ekonomi yang berbasis pada syariah Islamiyyah. Ketiga. Bank Islam terkadang kesulitan untuk . Op. Dibutuhkan adanya kerja keras dan perencanaan yang matang. Konsep & Aplikasinya di Indonesia keuntungan pribadi bukanlah merupakan pendorong utama didalam Islam. Ini dilakukan untuk mengantisipasi penarikan rekening tabungan yang dilakukan nasabah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Tentu saja bank Islam akan lebih cenderung mempertahankan rasio yang tinggi antara uang tunai dengan simpanannya bila dibandingkan dengan perbankan konvensional. betapa Islam mengutamakan amal (kerja). Dengan penekanan pada pokok ini Tahawi lebih jauh menyatakan. Tingginya kebutuhan SDM ini menunjukkan bahwa sistem ekonomi syariah semakin dapat diterima oleh masyarakat. 229-232. bank Islam akan lebih senang --dengan alasan resiko-berinvestasi atas dasar musyarakah ketimbang mudarabah. (Damaskus: Dar al-Fikr. Dan diantara langkah-langkah tersebut. Akibatnya bank Islam harus memikul biaya tambahan yang tidak pernah terdapat pada pembukuan bank-bank berasas bunga. karena dalam mudarabah. al-Islam wa’ltanmiyat al-iqtishadiyah. diperkirakan bahwa dalam jangka waktu sepuluh tahun kedepan. Bank Islam pun harus mampu meminimalisir potensi kerugian dari investasi mudarabahnya dan mengamankan tingkat keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan bank-bank riba.18 Ekonomi Islam: Sejarah. sebagian dari kaum 41 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 343 hlm. Sebaliknya. tiap individu secara sukarela bekerjasama di dalam usaha tersebut. Problematika itu dapat kita kategorikan pada beberapa masalah yang diantaranya adalah: Pertama.42 Salah satu problematika mendasar yang dihadapi oleh para pakar maupun praktisi ekonomi syariah adalah masih minimnya kualitas dan kuantitas sumberdaya manusia yang memiliki penguasaan ilmu ekonomi yang berbasis pada syariah Islamiyyah. Ini merupakan peluang yang sangat prospektif. agar output yang dihasilkan benar-benar mampu menjawab berbagai permasalahan yang ada. Ini dilakukan untuk mereduksi pengeluaran manajerial. Minimnya jumlah SDM yang memenuhi kualifikasi tersebut tentu saja mendorong berbagai kalangan yang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap ekonomi syariah untuk mengambil langkah-langkah yang bersifat solutif. Usaha-usaha pengembangan umumnya bersifat sosial. 42 Jaques Austruy. Jenis deposan seperti ini pada umumnya lebih cenderung untuk mendepositokan uangnya pada bank-bank yang beroperasi dengan sistem bunga/riba atau pada pasar modal (stock market).. Perbankan yang beroperasi secara syariah tidak dapat menerima simpanan dari orang-orang yang ingin mendapat keuntungannya tanpa menanggung resiko apapun. Sikap konservatif investor dan bank tersebut akan menimbulkan likuiditas berlebihan. membangun institusi pendidikan ekonomi syariah yang berkualitas tentu saja menjadi pilihan yang tidak dapat ditawarkan lagi. Pada umumnya nasabah lebih senang meminjam dana atas dasar mudarabah. Bank Islam bekerja dengan aturan yang sangat ketat dan memilih investasi yang halal dan sesuai syariah saja. 118. tidak semua nasabah bank Islam yang potensial menyetujui meminjamkan uangnya berdasarkan prinsip musyarakah atau kemitraan. Bank Islam pun cenderung menahan lebih banyak cadangannya (baik pada kasnya sendiri maupun bank sentral) sebagai perlindungan atas kerugian dan menjaga kepuasan para nasabah potensialnya. Walaupun harus diakui bahwa ketika berbagai pemikiran dan konsep ekonomi syariah ini pertama kali diperkenalkan. berbagi keuntungan tidak dibenarkan tanpa berbagi resiko. 1960). Namun kendala yang dihadapi pun tidaklah mudah. Tujuannya adalah suatu hidup sejahtera dengan segala dimensinya. hlm. adalah problematika biaya dan profitabilitas. Implikasinya adalah bank Islam harus melakukan supervisi dan terkadang mengelola secara langsung operasional suatu proyek yang didanainya. dan aspek ekonomi hanyalah salah satu dimensi. usaha-usaha pengembangan tersebut tidak untuk tujuan dirinya sendiri. Hal ini menyebabkan bank Islam terdorong untuk mencari proyek yang segera memberikan keuntungan. adalah kurangnya deposito. Karena sesuai syariah. kemudian diimplementasikan dalam berbagai institusi ekonomi. Menurut data Bank Indonesia.

Hal ini telah diungkap oleh beberapa pakar ekonomi. yaitu sebesar Rp 2. Begitu pula dengan rasio antara pinjaman dengan modal sendiri dan antara pinjaman dengan simpanan. Science. distribusi. dan yang lainnya. Analisis ini menunjukkan bahwa meskipun pendirian bank-bank Islam telah berjalan dengan lancar. inspirasi dan petunjuk pelaksanaan ekonomi Islam diambil dari al-Quran dan Sunnah Nabi saw.43 Para pakar ekonomi Islam sendiri. diantaranya adalah Chapra dalam bukunya The Turning Point. Begitu pula halnya dengan berbagai kebijakan dan regulasi yang dikeluarkan. maka volume usaha perbankan syariah baru mencapai angka 0. Ini adalah bukti dari perolehan yang lebih tinggi terhadap kekayaan bersih atau modal pendapatan dari aset dan rasio total pendapatan operasional dengan total aset. Munculnya sikap semacam ini sebagai refleksi dari pemahaman bahwa ajaran agama Islam hanya mengatur pola hubungan yang bersifat individual antara manusia dengan Tuhannya saja.342 Ekonomi Islam: Sejarah. persentase modal sendiri (equity) terhadap total aset adalah lebih tinggi pada bank Islam daripada bank konvensional. Walau demikian. Ada 4 poin penting yang didapat dari hasil riset tersebut. seperti Umar Chapra.23 persen. muslimin banyak yang ragu dan tidak percaya. Ini menunjukkan bahwa bank Islam terikat pada modalnya dalam pemberian pinjaman. wajar jika kemudian banyak bank-bank konvensional yang membuka cabang syariah secara langsung maupun melalui konversi cabang-cabang konvensionalnya menjadi cabang syariah. Society and The Rising Culture. Teori. ada tiga karakteristik yang melekat pada ekonomi Islam. Yang terjadi justru ketimpangan dan kesenjangan yang luar biasa. lebih tinggi pada bank Islam bila dibandingkan dengan bank komersial konvensional. yaitu: Pertama. The Challange and The Vision. yang berarti bahwa bank-bank ini mungkin menghadapi kesulitan untuk menarik simpanan. maupun konsumsi yang bertentangan dengan al-Quran dan Sunnah. atau dengan kata lain. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 19 berada pada keadaan yang mengkhawatirkan. Ini berarti bahwa sumber utama yang menjadi pedoman dan rujukan didalam mengembangkan ekonomi Islam adalah al-Quran dan Sunnah. untuk kemudian dikomparasikan dengan sistem konvensional yang ada. Kemudian yang kedua. baik produksi. bank Islam menunjukkan rasio keuntungan yang lebih tinggi daripada bank konvensional yang bergerak di negara yang sama. tidak lepas dari kekeliruan sejumlah premisekonomi konvensional. bank Islam cenderung mempertahankan rasio yang lebih tinggi antara uang tunai dan simpanan dibandingkan dengan bank konvensional. Sementara di tingkat kecamatan. Didin Hafidhuddin. Beberapa masalah Ada beberapa problematika yang muncul seiring dengan berkembangnya industri perbankan syariah. Kalau kita persentasekan. Ilmu ekonomi konvensional sama sekali tidak mempertimbangkan aspek nilai dan moral dalam setiap aktivitas yang dilakukannya. sebagaimana terbukti dari rasio pengeluaran non bunga dengan pendapatan kotor (gross revenue). masih banyak permasalahan yang dihadapi oleh perbankan syariah. maka nilainya masih relatif kecil. perspektif dan pandangan-pandangan ekonomi syariah mempertimbangkan peradaban Islam sebagai sumber. Berkembangnya wacana ekonomi syariah sebagai sistem alternatif perekonomian yang ada. dan tidak mengatur aspek-aspek lain yang berkaitan dengan mu`amalah yang berhubungan dengan interaksi dan pola kehidupan antar sesama manusia. Padahal ajaran Islam adalah ajaran yang bersifat komprehensif dan universal. mereka kekurangan kesempatan untuk meminjamkan dananya. Sedangkan total volume usaha perbankan nasional secara keseluruhan mencapai angka Rp 1087 triliun. Pertama. tidak boleh ada satu aktivitas perekonomian pun. Meskipun kalau dilihat dari volume usaha perbankan syariah jika dibandingkan dengan total keseluruhan volume usaha perbankan nasional. sehingga tidak mampu menciptakan pemerataan dan kesejahteraan secara lebih adil. semuanya harus selaras dan sejalan dengan kedua sumber hukum tertinggi dalam ajaran Islam. Ketiga. kita pun memiliki puluhan BPRS yang telah beroperasi di seluruh wilayah Indonesia. maupun Ervin Laszio dalam 3rd Millenium. terutama dalam masalah rasionalitas dan moralitas. Sehingga. bank Islam lebih efisien daripada bank komersial konvensional. Artinya bahwa kondisi yang terjadi di masa kejayaan peradaban Islam mempengaruhi terhadap pembentukan perspektif dan pandangan ekonomi Islam. 2003 . dimana tidak ada satu bidang pun yang luput dari perhatian Islam. yang 43 Lihat. termasuk bidang ekonomi tentunya. prospek perbankan syariah kedepannya sangat cerah.5 triliun. Dengan demikian. Perbankan Islam Sesungguhnya jika mau jujur. Hal ini mengisyaratkan kepada kita bahwa ternyata bank Islam lebih konservatif daripada bank konvensional. Sehingga untuk memperbaiki keadaan tersebut. maka tidak ada jalan lain kecuali dengan membangun dan mengembangkan sistem ekonomi yang memiliki nilai dan norma yang dapat dipertanggung-jawabkan. Karakteristik dan Landasan Filosofis Ekonomi Islam Menurut Didin Hafidhuddin. Kedua. tetapi masih terdapat berbagai kelemahan dan kekurangan yang perlu untuk kita sempurnakan secara bersama-sama. Khurshid Ahmad. Keempat. Pada kesempatan ini penulis mencoba untuk mengetengahkan suatu hasil riset yang dilakukan oleh Abdul Gader dan Al-Ghahani (1990) yang melakukan studi perbandingan tentang peranan bank komersial konvensional dan bank Islam dalam pembangunan ekonomi. untuk kemudian dikembangkan didalam institusi ekonomi praktis. apalagi mengingat pangsa pasarnya yang sangat besar. telah berusaha lama untuk keluar dari keadaan ini dengan mengajukan dan menawarkan berbagai gagasan ekonomi alternatif yang berlandaskan ajaran Islam.

prioritas.Waktu pencairan penjualan setiap saat Penalti tidak ada Biaya pembelian 0. Konsep & Aplikasinya di Indonesia selanjutnya diterapkan pada kondisi saat ini. bahwa komunitas yang dibangun oleh Rasulullah Saw merupakan komunitas terbaik yang pernah ada sepanjang sejarah peradaban manusia. daftar anggota direksi dan komisaris serta surat kuasa dari direksi kepada pejabat yang ditunjuk untuk melakukan transaksi dengan disertai fotokopi KTP atau Paspor dari yang memberi memberi dan diberi kuasa. dan semakin tingginya tingkat kepercayaan masyarakat. Perkembangan perbankan syariah ini merupakan sebuah fenomena yang sangat menarik dan unik. 10. Krisis ekonomi yang terjadi sejak pertengahan 1997. tetapi juga memberikan dampak positif kepada kalangan non muslim lainnya. dan berbagai aktivitas yang merugikan. karena mengandung nilai dan filsafat yang sejalan dengan fitrah dan kebutuhan hidup manusia.75% dari investasi Penjualan kembali atau pengalihan tanpa biaya Proyeksi pencairan penjualan T +1 (maksimum T+7)/bursa Tata cara Pembukaan Rekening dan Pembayaran. termasuk mekanisme perolehan rizki. dan etika ekonomi komunitas muslim pada periode awal perkembangan Islam.500. Karena itu. yang menjadi dasar kesejahteraan manusia. 13. yaitu dimana kita meyakini akan kemahaesaan dan kemahakuasaan Allah swt didalam mengatur segala sesuatunya. Sedangkan landasan filosofis ekonomi Islam menurut Adiwarman Karim. harus dilaksanakan sebagai bentuk penghambaan kita kepada Allah Swt secara total. maka nilai-nilai dan norma-norma ekonomi yang pernah diterapkan oleh Rasulullah saw bersama para sahabat harus dihidupkan kembali. Nilainilai seperti kejujuran. benar-benar mencerminkan pelaksanaan ajaran Islam secara utuh. benar-benar diterapkan dalam kehidupan perekonomian. Masyarakat sangat merindukan munculnya berbagai institusi ekonomi yang dapat mewujudkan keadilan ekonomi guna mempersempit kesenjangan sosial. kondisi saat ini membutuhkan adanya dukungan yang kuat dari berbagai pihak agar sistem ekonomi berdasarkan syariah Islamiyah dapat terus tumbuh dan berkembang di Indonesia. Selanjutnya yang keempat adalah pertanggung-jawaban. Teori. prinsip keadilan dan keseimbangan. Urgensi Kurikulum Ekonomi Syariah Setelah menyadari akan pentingnya penerapan sistem ekonomi Islam secara menyeluruh. ras. tidak berlakunya riba. Ibid. Sehingga seluruh aktivitas. Perlu disadari bahwa sistem ekonomi Islam ini tidak hanya diperuntukkan bagi kaum muslimin saja. terbagi atas empat hal. yang mampu mencegah terjadinya konsentrasi kekayaan di tangan segelintir kelompok orang. Artinya bahwa manusia harus memikul seluruh tanggung jawab atas segala keputusan yang telah diambilnya. Kemudian yang ketiga adalah kebebasan. Return dihitung berdasarkan perubahan NAB Minimum pencairan penjualan Rp. penimbunan. termasuk ekonomi. Hal ini memberikan keyakinan kepada kita bahwa sistem ekonomi Islam ini merupakan solusi di masa yang akan datang. Masyarakat sangat merindukan munculnya berbagai institusi ekonomi yang dapat mewujudkan keadilan ekonomi guna mempersempit kesenjangan sosial. Hal ini terlihat dari semakin tumbuh dan berkembangnya industri perbankan Islam di tanah air. yang masih berlangsung hingga saat ini.44 Berbagai karakteristik dan landasan filosofis di atas memberikan panduan kepada kita didalam proses implementasi ekonomi Islam. Regulasi Sistem Ekonomi Syari’ah Bank Sentral Islam. Setiap pemodal yang ingin membeli Unit penyertaan BNI Dana Syariah dan/atau BNI DanaPlus Syariah terlebih dahulu diharuskan untuk mengisi Formulir pembukaan Rekening dengan melampirkan fotocopi identitas diri (KTP/SIM/Paspor untuk Pemegang Unit Penyertaan perorangan) dan fotocopi akte pendirian perusahaan. telah semakin menyadarkan kita akan pentingnya mencari dan mengembangkan sistem ekonomi alternatif. sehingga menciptakan kesejahteraan. Hal ini berarti bahwa setiap manusia memiliki kebebasan untuk melaksanakan berbagai aktivitas ekonomi sepanjang tidak ada ketentuan Allah Swt yang melarangnya.45 44 45 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 341 9. Perkembangan perbankan syariah di Indonesia dalam satu dekade terakhir ini sangat pesat. 15. 11. keadilan. tidak ada spekulasi. tanpa membedakan suku. Sistem perekonomian yang dibangun pada masa itu. yaitu: Pertama. 12. NPWP. agama. 14. Tentu saja. Ketika saat ini kita berupaya untuk membangun kembali sistem perekonomian Islam. Sebagaimana diketahui bersama. Yang kedua. bahwa ekonomi Islam bertujuan untuk menemukan dan menghidupkan kembali nilai-nilai. . karena fenomena ini terjadi justru di saat kondisi perekonomian nasional Ibid. Sedangkan yang ketiga. Hal ini terlihat dari semakin tumbuh dan berkembangnya industri perbankan Islam di tanah air. prinsip tauhid. BNI SECURITIES) dan outlet-outletnya serta di kantor-kantor cabang BNI Syariah. Formulir Pembukaan Rekening dapat diperoleh di Kantor Manajer Investasi (PT.000. setiap kegiatan ekonomi haruslah senantiasa berada dalam koridor keadilan dan keseimbangan. dan semakin tingginya tingkat kepercayaan masyarakat. maka pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana memenuhi kebutuhan SDM yang memiliki kualifikasi yang memadai. Sebuah Harapan Perkembangan perbankan syariah di Indonesia dalam satu dekade terakhir ini sangat pesat.20 Ekonomi Islam: Sejarah. maupun atribut-atribut keduniaan lainnya.

Bebas biaya pencairan (tidak dikenakan penalti) 7. Pembelian reksadana dapat dilakukan dioutlet bni securities dan bni syariah 6.000. BNI Danaplus Syariah 1. Fasilitas bebas pajak atas return yang diterima dari investor 9. Hasil yang optimal (dibanding deposito) 8.25% dari NAB harian dan dibayar setiap bulan. Sertifikat Investasi Mudharabah antar bank serta efek-efek lain yang bersifat syariah dan max. Minimum pembelian setiap kali Rp. Transparan (investasi ditentukan didepan. beserta kurikulumnya menjadi sangat signifikan. dimana ilmu ekonomi Islam dikembangkan dengan memadukan pendekatan normatif keagamaan dan pendekatan kuantitatif empiris.50% pada efek yang bersifat ekuitas a. CD Mudharabah Mutlaqah. Imbalan jasa MI pertahun max.75% dan biaya penjualan kembali 0%. termasuk perguruan tinggi. Pembayaran penjualan kembali selambat-lambatnya 7 hari kerja (t+7). ---$€£¥--- .5 milyar 3.500 juta 2. SWBI.48% sd.2. 5.0. Dana awal penerbitan sebesar Rp. 7. 1 juta atau maksimum 2% dari total unit yang dijual. saham prinsip syariah (jii) 4. 11. 98% di efek pendapatan tetap a. yang disertai oleh komprehensifitas analisis.000. audit 1x setahun) 5.340 Ekonomi Islam: Sejarah.12. Pengalihan ke reksadana non syariah tidakdikenakan biaya 8.l. Bebas Pajak (bukan objek pajak) 4.1. diantaranya ialah memperbaiki dan menyempurnakan kurikulum pendidikan ekonomi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 21 12. Imbalan jasa kustodian pertahun max.Phoneplus) Tentu dalam hal ini.1% berdasarkan NAB dihitung secara harian dan dibayar setiap bulan.CD Mudharabah Muqayaddah. Tujuan Investasi BNI Dana Syariah adalah memberikan tingkat pertumbuhan yang stabil dalam jangka panjang kepada para pemodal yang berpegang kepada Syariah Islam dengan hasil investasi yang bersih dari unsur riba' dan gharar. Pengelolaan Portofolio yang profesional 6. dimana sudah saatnya ada ruang bagi pengkajian dan penelaahan ekonomi syariah secara lebih mendalam dan aplikatif. Teori.l. Bahkan jika memungkinkan dibukanya jurusan ekonomi Islam secara tersendiri. Keuntungan Berinvestasi di BNI Reksadana Syariah 1. Pembayaran penjualan kembali selambat-lambatnya 7 hari kerja (t+7). Total unit penyertaan sebesar Rp. Terjangkau (minimum pembelian Rp. Mudah dijangkau dari segala penjuru (ATM. Langkah yang dapat dilakukan oleh perguruan tinggi. Likuiditas Terjamin (dapat dicairkan sewaktu-waktu) 3. Tujuan Investasi BNI DanaPlus Syariah adalah memberikan tingkat pertumbuhan nilai investasi yang lebih baik dan optimal dalam jangka panjang kepada para pemodal yang berpegang kepada Syariah Islam dengan hasil investasi yang bersih dari unsur riba' dan gharar. peran institusi pendidikan. 10. Biaya pembelian sebesar 0. Komposisi portofolio min. Obligasi Syariah.

6.75% dan biaya penjualan kembali 0%.CD Mudharabah Mutlaqah. dari total unit yang dijual. Imbalan jasa kustodian pertahun max.80% sd.98% di efek pendapatan tetap a. Fasilitas bebas pajak atas return yang diterima dari investor 10.0. berhasil atau tidak bisnis para peminjam modal. keuntungan dan kerugian adalah menjadi tanggung jawab bersama. peminjam harus membayar pinjaman plus bunganya. Dengan kata lain. Obligasi Syariah SWBI. Komposisi portofolio min.12. . jumlah pembagian hasil yang diterima belumlah diketahui secara pasti sebelum usaha itu berhasil atau gagal. Perbedaan pembagian hasil yang pre-determined (exante) dalam sistim ekonomi ribawi inilah yang menyebabkan terjadinya ketidakadilan dalam ekonomi umat sehingga ianya dilarang oleh Islam dibandingkan dengan sistim ekonomi Islam yang pembagian hasilnya berdasarkan post-determined (ex-post) yang jauh lebih adil dan mensejahterakan umat Reksadana Syariah Pengertian Dan Definisi Reksadana Syariah Reksa Dana Syariah adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal sebagai pemilik harta ( shabib al-mal/rabb al-mal) untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi sebagai wakil shahib al-mal menurut ketentuan dan prinsip Syariah Islam. Jenis Reksadana Syariah BNI Dana Syariah 1. CD Mudharabah Muqayaddah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 339 mempertimbangkan apakah dana yang dipinjam itu berhasil dibisniskan atau tidak.max. 4. Biaya pembelian sebesar 0.500 juta 2. Sedangkan dalam ekonomi Islam baik dalam bentuk usaha mudharabah mahupun musyarakah.25% dari NAB harian dan dibayar setiap bulan. Pengalihan ke reksadana non syariah tidak dikenakan biaya 9. Sertifikat Investasi Mudharabah antar bank serta efek-efek lain yang bersifat syariah. Total unit penyertaan sebesar Rp. Teori. 8.5 milyar 3. Pembelian reksadana dapat dilakukan di outlet BNI Securities dan BNI Syariah 7. Dalam sistim ini. Mereka hanya tahu persentase pembagian hasil. Imbalan jasa MI pertahun max.22 Ekonomi Islam: Sejarah.1% berdasarkan NAB dihitung secara harian dan dibayar setiap bulan 11. Minimum pembelian setiap kali Rp.l. tetapi mereka tidak pernah tahu berapa jumlah pembagian hasil sebenarnya yang akan mareka terima sebelum usaha itu berhasil atau tidak. 1 juta atau maksimum 2% 5. Dana awal penerbitan sebesar Rp.

338

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sejarah Ekonomi Islam

23

pinjam meminjam dana yang digunakan untuk berbisnis adalah "Sistim Bagi Hasil" (Profit-Loss Sharing). secara umum, sistim bagi hasil ini ada yang disebut dengan mudharabah, yaitu bentuk usaha bisnis yang dilakukan oleh dua partai dimana dalam menjalankan usaha bisnis ini satu partai adalah bertindak sebagai pemodal dan partai lainnya bertindak sebagai pelaksana bisnis (enterpreneur). Sementara itu, musyarakah dimaksudkan sebagai suatu bentuk usaha bisnis/syarikat yang modalnya di biayai oleh semua partai yang terlibat dalam bisnis tersebut. Kedua bentuk bisnis ini, jauh lebih berkeadilan dibandingkan dengan bentuk bisnis dalam ekonomi konvensional, sebab apapun keuntungan atau resiko yang terjadi terhadap bisnis ini, ke semua partai yang terlibat dalam bisnis ini memiliki hak yang sama terhadap hasil usaha yang diperoleh. Bila bisnis mereka berjaya, maka semua partai akan menerima keuntungan dan sebaliknya, bila bisnis mereka bankrut maka kerugianpun harus ditanggung bersama. Jumlah pembagian keuntungan yang akan diperoleh mereka dalam mudharabah adalah berdasarkan penjanjian bersama, katakanlah 60% untuk pembagi modal dan sisanya, 40% untuk mereka yang memenej bisnis. Namun, bila usaha mudharabah mengalami kerugian, maka pelaksana tidak bertanggung jawab atas kehilangan modal yang disumbangkan pemodalnya. Ini tidak berarti para pelaksana tidak mengalami kerugian apapun, sebab ianya juga dirugikan atas jasa dan jerih payahnya yang disumbangkan untuk memajukan bisnis mereka. Dengan kata lain, pemodal rugi atas modalnya, dan pelaksana rugi atas usaha dan jerih payahnya. Sedangkan dalam musharakah, ada dua pendapat cara pembagian keuntungan yang diadopsikan. Pertama, pembagian keuntungan biasanya dibahagikan berdasarkan besarnya jumlah modal masing-masing yang diinvestasikan dalam bisnis mereka. Sebagai contoh, dalam menjalankan usaha bisnis "Emping Melinjo" yang memerlukan modal Rp100.000.000,- si A menginvestasi Rp70.000.000,- dan si B sisanya didanai oleh si B sebanyak Rp30.000.000,-. Maka pembahagian hasil keuntungan adalah 70% untuk si A dan 30% untuk si B berdasarkan jumlah proporsi modal yang mereka tanamkan. Semakin besar jumlah modal yang diinvestasikan, maka semakin besar bahagian keuntungan yang diperoleh. Sedangkan, sistim pembagian hasil kedua adalah keuntungan itu dibahagikan berdasarkan proporsi usaha dan jerih payah yang diberikan dalam menjayakan bisnis mereka. Seperti halnya dalam pembagian keuntungan, kerugian yang dialami mereka juga harus ditanggung bersama. Apapun dasar pembagian hasil yang dibuat, namun pembagian keuntungan itu haruslah berdasarkan kesepakatan bersama dan kerugian yang terjadipun hendaklah betul-betul disebabkan oleh faktor-faktor yang tidak dapat dielakkan dan bukan disebabkan oleh faktor kesengajaan.Bila kita melihat dalam sistim ekonomi ribawi (bunga), peminjam sudah ditentukan besarnya jumlah bunga yang harus dibayarkan ke bank dengan tidak

| BAB 2 |

Sejarah Ekonomi Islam

T

ujuan mulia diutusnya Rasulullah saw di muka bumi adalah membangun masyarakat yang berbudaya dan berperadaban, hal itu merupakan salah satu tujuan utama dari makna al-Qur’an diturunkan di dunia ini. Langkah-langkah utama yang diambil beliau adalah merekontruksikan secara mendasar pemahaman manusia terhadap keberadaannya di dunia. Dimulai dari hal-hal yang mendasar dan mulia (summum button) dalam bertingkah dan berperilaku (muamaalah) diantara sesamanya. Masalah muaMaalah menjadi bagian penting dari perkembangan masyarakat, yang akhirnya sangat menentukan kebijakan politik. Di mana kebijakan politik cendrung lebih dominan dalam mempengaruhi kehidupan masyarakat. Demikian juga dengan perkembangan ekonomi Islam, menjadi suatu yang tidak dapat dipisahkan dari perkembangan sejarah Islam. Walaupun sejumlah literatur tidak secara implisit menyebutkan keberadaan pemikiran ekonomi Islam, tetapi karena adanya perkembangan ekonomi Islam di masa sekarang, maka hal itu tidak dapat dipisahkan dari perkembangan sosial kemsyarakatan. Di samping itu, ekonomi Islam bukan ilmu spesifik yang menjadi alasan untuk dipisahkan dari perkembangan sosial kemasyarakatan di masa Rasullah saw dan Khulafaurasyidin. Sekalipun demikian, bukan berarti pemikiran tentang ekonomi Islam minim. Potensi pemikiran ekonomi Islam sangat potensial, sejalan karena tidak adanya pemisahan antara satu urusan dengan urusan lain dalam mencari keridhaan Allah. Mengapa saat ini perkembangan pemikiran ekonomi Islam kurang dikenal dan kurang pengaruhnya dalam kehidupan masyarakat? Faktor

24

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia

337

utamanya adalah karena kajian-kajian pemikiran ekonomi Islam kurang tereksplorasi di tengah maraknya dominasi ilmu ekonomi konvensional yang lebih banyak digunakan pada saat ini, baik di negara maju maupun negara berkembang. Akibatnya, perkembangan ekonomi Islam, yang telah ada sejak awal abad ke-7 M, kurang begitu dikenal masyarakat. Hal ini menjadikan pemikiran-pemikiran ekonomi Islam kurang mendapat perhatian yang baik, sebab masyarakatnya juga kurang mendapat informasi yang memadai. Tabel 1 Perkembangan Pemikiran Ekonomi Islam
Periode 632-656 M 656-661 M Rasulullah saw Tokoh Ekonomi Muslim

Pemikiran Ekonomi Islam di masa Khulafaurashydin. Abu Bakar Siddiq (632-634) Umar Bin Khatab (634-644), Usman bin Affan, (644-656) Ali bin Abi Thalib (656-661). 738-1037 Pemikiran Ekonomi Islam Periode Awal M Zayd bin Ali (738), Abu Hanifah (767 M), Awzai (774 M), Maalik (798 M), Abu Yusuf (798 M), Muhammad bin Hasan Al-Shaybani (804 M), Yahya bin Dam (818 M), Shafii (820 M), Abu Ubayd (838 M), Ahmad bin Hambali (855 M), Yahya Bin Hambali (855 M), Yahya bin Umar (902 M), Qudama bin Jafar (948 M), Abu Jafar al Dawudi (1012 M), Mawardi (1058 M) Hasan Al-Bashri (728 M), Ibrahim bin Dam (874 M), Fudayl bin Ayad (802 M) Ma’ruf Karkhi (815 M), Dzul Nun Al Misri (859 M), Ibn Maskawih (1030 M), al Kindi (1873 M), Farabi (950 M), Ibnu Sina (1037 M). 1058– Pemikiran Ekonomi Islam Periode Kedua. 1448 M Al-Ghazali (1111), Ibnu Taimiyah (1328), Ibnu Khaldum (1040), Syamsuddin Al-Sarakhsi (1090), Nizamul Mulk Tusi (1093), Ibnu Mas’ud Al-Kasani (1182), Al-Shaizari (1193) Fakhrudiin Al-Razi (1210), Najnudin Al-Razi (1256) Ibnu Ukhuwa (1329), Ibnu Qoyyim (1350), Muhhamd bin Abdulrahman Al-Habashi (1300) Abu Ishaq Al-Shatibi (1388), Al-Maqrizi (1441), Al-Qushayri (857) Al-Hujwari (1096), Abdul Qadir Jailani (1169) Al-Attar (1252), Ibnu Arabi (1240) Jalaludin Rumi (1274) Ibnu Baja (1138) Ibnu Tufayl (1185), Ibnu Rusyd (1198). 1446Pemikiran Ekonomi Islam Periode Ketiga 1931 M Shah Walilullah Al-Dhelhi (1762), Muhammad bin Abdul Wahab (1787), JaMaaluddin Al-Afghani (1897), Mufti Muhammad Abduh (1905) Muhammad Iqbal (1938), Ibnu Nujaym (1562), Ibnu Abidin (1836), Syeh Ahmad Sirhindi (1524). 1931 – Pemikiran Ekonomi Islam Periode Lanjut Sekarang Muhammad Abdul Mannan (b.1938), Muhammad Najatullah Siddiqi (b. 1931), Syed Nawad Haider Naqvi (b. 1935), Monzer Kahf, Sayyid Mahmud Taleghani. Muhammad baqir as Sadr, Umer Chapra. Sumber: M. Nejatullah Siddiqi (1995), M. Aslam Hannef (1995) dan A. Karim (2001).1

Sejarah Ekonomi Islam Masa Rasulullah saw Pemikiran Ekonomi Islam diawali sejak Nabi Muhammad saw diutus sebagai seorang Rasul (utusan Allah). Rasulullah saw mengeluarkan sejumlah
Diriwayatkan oleh al-‘Uqaili di dalam kitab Adh-Dhu’afa, Abu Mu’aim di dalam kitab al-Hulliyah dan Abu al-hasan Ibnu Abdu Kuwaih di dalam kitab Tsalatsatu Majalis lewat jalur periwayatan Sufyan dari Hajjaj dari Yazid ar-Ruqasyi dari Anas bin Malik dengan derajat marfu.
1

tingkat bunga di Indonesia, katakanlah, 17% dengan tingkat inflasi 15%, maka tingkat bunga riel adalah 2% (17%-15%). Ini berarti walaupun tingkat bunga nominal (tingkat bunga sebelum dikurangi dengan tingkat inflasi) tinggi di Indonesia, ini tidak secara otomatis akan mempengaruhi investor untuk membeli Rupiah, karena pada dasarnya tingkat bunga riel di Indonesia jauh lebih rendah dibandingkan dengan tingkat bunga riel di negara-negara lain. Inilah penyebab utama semakin menurunnya nilai (depresiasi) Rupiah akibat rendahnya permintaan akan Rupiah. Tinggi rendahnya nilai Rupiah sangat dipengaruhi oleh jumlah permintaan dan penawaran Rupiah di pasar uang. Semakin banyak jumlah permintaan mata uang Rupiah, maka semakin tinggi nilai mata uang Rupiah, dan sebaliknya. Begitu juga dengan penawaran, semakin tingginya jumlah Rupiah yang beredar di pasar, sementara permintaan akan Rupiah rendah, maka nilai rupiah akan menurun, dan sebaliknya. Sebenarnya, inilah yang sedang berlaku di Indonesia, dimana jangankan businessman asing, para businessman dalam negeripun lebih cenderung membeli Dolar atau mata uang asing lainnya dengan menjual Rupiah di pasar valuta asing. Ini juga bermakna semakin berkurangnya dana asing yang masuk ke Indonesia, ditambah lagi dengan larinya dana dalam negeri ke luar sehingga akan sangat mempengaruhi ketersediaan dana yang memadai sebagai modal pembangunan ekonomi. Hal ini jelas semakin memperparah penurunan nilai mata uang Rupiah dan semakin minimnya dana asing dan lokal yang tersedia untuk pembangunan ekonomi, yang pada gilirannya, akan menyebabkan krisis ekonomi terjadi berkepanjangan. Memang, harus diakui bahwa semakin rendahnya nilai Rupiah, maka semakin memperkuat daya saing komoditas eksport Indonesia di pasar internasional karena relatif murahnya harga komoditas eksport tersebut di pasar internasional bila dibeli dengan mata uang asing. Tetapi, penurunan nilai Rupiah ini tidak akan memberi pengaruh signifikan sebab kebanyakan komposisi bahan mentah komoditas eksport Indonesia adalah terdiri dari bahan mentah yang diimport dari negara luar. Dengan kata lain, kenaikan harga barang mentah akibatnya tingginya nilai mata uang (appresiasi) asing jelas akan menyebabkan biaya untuk memproduksikan komoditas eksport tersebut akan bertambah mahal sehingga produk akhir komoditas itu harus dijual dengan harga yang mahal pula. Ini menunjukkan bahwa penurunan nilai Rupiah tidak akan memberi kelebihan daya saing eksport Indonesia di pasar internasional. Permasalahan di atas, sebenarnya, tidak pernah terjadi kalau sistim ekonomi Islam diadopsi dalam sistim ekonomi negara. Kenapa tidak? Karena nilai uang tidak akan dipengaruhi oleh perbedaan tingkat bunga riel sebab ekonomi Islam tidak mengenal sistim bunga (riba). Inilah yang menyebabkan nilai uang dalam ekonomi tanpa bunga tidak mengalami volatilitas yang membahayakan.Solusi ekonomi Islam terhadap bunga (riba) dalam sistim

336

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sejarah Ekonomi Islam

25

lebih besar diperolehi akibat tingginya tingkat bunga. Terakhir, bunga dianggap sebagai tambahan biaya produksi bagi para businessman yang menggunakan modal pinjaman. Biaya produksi yang tinggi tentu akan memaksa perusahaan untuk menjual produknya dengan harga yang lebih tinggi pula. Melambungnya tingkat harga, pada gilirannya, akan mengundang terjadinya inflasi akibat semakin lemahnya daya beli konsumen. Semua dampak negatif sistim ekonomi ribawi ini secara gradual, tapi pasti, akan mengkeroposkan sendi-sendi ekonomi umat. Kehadiran krisis ekonomi tentunya tidak terlepas dari pengadopsian sistim ekonomi ribawi seperti disebutkan di atas. Bagaimana skenario sistim ekonomi ribawi akan menggerogoti sendisendi ekonomi umat, secara detail dapat disebutkan sebagai berikut. Dalam dunia perbankan yang menganut sistim ribawi tingkat bunga dijadikan acuan untuk meraih keuntungan para pemberi modal. Bank tidak mahu tahu apakah para peminjam memperoleh keuntungan atau tidak atas modal pinjamannya, yang penting para peminjam harus membayar modal pinjamannya plus bunga pinjaman. Semakin tinggi tingkat bunga dalam sebuah negara, maka semakin tinggi tingkat keuntungan yang diperoleh para pemberi modal dan semakin merusak sendi-sendi ekonomi umat akibat dampak negatif sistim ekonomi ribawi dalam masyarakat. Demikian pula, akibat terlalu tingginya tingkat bunga yang dibebankan kepada para meminjam, maka semakin sukarnya para peminjam untuk melunasi bunga pinjamannya. Apalagi dalam sistim ekonomi konvensional, biasanya pihak bank tidak terlalu selektif dalam meluncurkan kreditnya kepada masyarakat. Pihak bank tidak mahu tahu apakah uang pinjamannya itu digunakan pada sektor-sektor produktif atau tidak, yang penting bagi mereka adalah semua dana yang tersedia dapat disalurkan kepada masyarakat. Sikap bank yang beginilah yang menyebabkan semakin tingginya kredit macet dalam ekonomi akibat semakin menunggaknya hutang peminjam modal yang tidak sanggup dilunasi ketika jatuh tempo kepada pihak bank. Akibatnya, bank-bank akan memiliki defisit dana yang dampaknya sangat mempengaruhi tingkat produksi dalam masyarakat. Nilai Mata Uang Selanjutnya, sistem ekonomi ribawi juga menjadi punca utama penyebab tidak stabil nilai uang (currency) sesebuah negara. Karena uang senantiasa akan berpindah dari negara yang tingkat bunga riel yang rendah ke negara yang tingkat bunga riel yang lebih tinggi akibat para spekulator ingin memperoleh keuntungan besar dengan menyimpan uangnya dimana tingkat bunga riel relatif tinggi. Usaha memperoleh keuntungan dengan cara ini, dalam istilah ekonomi disebut dengan arbitraging. Tingkat bunga riel disini dimaksudkan adalah tingkat bunga minus tingkat inflasi. Sebagai contoh, bila

kebijakan yang menyangkut berbagai hal yang berkaitan dengan masalah kemasyarakatan, selain masalah hukum (fiqh), politik (siyasah), juga masalah perniagaan atau ekonomi (muaMaalah). Permasalahan ini menjadi salah satu pusat perhatian utama Rasulullah saw, karena merupakan pilar penyangga keimanan yang penting. Sebagaimana diriwayatkan oleh Muslim, Rasulullah saw bersabda, “Kemiskinan membawa orang kepada kekafiran”.2 Sudah pasti, upaya mengentas kemiskinan merupakan bagian dari kebijakan-kebijakan sosial yang dikeluarkan Rasulullah saw. Lebih aktual lagi, bahwa Muhammad Rasulullah sangat memperhatikan perihal ekonomi umat Islam adalah ketika Islam telah memiliki sebuah wilayah, yakni Madinah. Masjid sebagai pusat peradaban dan kebudayaan Islam, di masa Rasulullah telah difungsikan selain sebagai pusat ibadah (ritual) juga sebagai pusat komando operasi militer, pemerintahan dan pusat perekonomian. Di masa ini Rasulullah menjadikan masjid sebagai pusat penerimaan dan pendistirbusian zakat serta keuangan lainnya.3 Periode kerasulan, Nabi Muhammad diberi amanat yang sangat besar tidak hanya mengembangkan dakwah Islam, tetapi juga membina dan membangun budaya dan peradaban umat. Beliau dalam melaksanakan tugasnya tidak mendapatkan upah atau gaji sedikitpun dari negara, kecuali hadiah kecil yang umumnya berupa bahan makanan. Salah satu pemimpin kaum (Hazrat Anat) menawarkan miliknya kepada Rasulullah saw yang kemudian diberikan kepada Ummul Yaman, seorang Ibu pengasuh.4 Rasullah saw mendirikan majelis Syura, majelis ini terdiri dari pemimpin kaum yang sebagian dari mereka bertanggung-jawab mencatat wahyu. Pada tahun ke-6 hijrah, sekretaris dengan bentuk yang sederhana telah dibangun. Utusan negara telah dikirim ke berbagai raja dan pemimpin-pemimpin. Orang-orang ini mengerjakan tugasnya dengan sukarela dan membiayai hidupnya dari sumber independen, sedangkan pekerjaan sangat sederhana tidak memerlukan perhatian penuh. Pada masa Rasulullah saw tidak ada tentara forMaal, semuanya muslim yang mampu boleh menjadi tentara. Mereka tidak mendapat gaji tetap, tetapi mereka diperboleh mendapatkan bagian dari rampasan perang. Rampasan perang meliputi senjata, kuda, unta dan barang-barang bergerak lain yang didapatkan dalam perang. Situasi berubah setelah turunya surat alAnfal (8) ayat 41: “Ketahuilah sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk
H.R. Muslim. Agustianto, “Peran Masjid Dalam Edukasi Ekonomi Syariah”, dalam www. esyariah.ORG. 4 Shibli Nu’mani, Seeratum-Nabi (urdu) Matbee Maarif Azamgarh, 6th print Vol 1, p. 287 dalam MA Sabzwri, Sistem Ekonomi Fsiskal, Pada Masa Pemerintahan Nabi Muhammad saw, dalam Adiwarman (2001), Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam, The Internasional Institut of Islamic Thought (IIIT), Jakarta, h. 28.
3 2

26

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia

335

Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnu Sabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqaan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan, Dan Allah Kuasa atas segala sesuatu.” Selain pertempuran-pertempuran kecil, perang pertama antara orangorang Mekkah dan muslim terjadi di Badar. Perang ini orang Mekkah menceritakan kekalahan dan banyak yang ditawan oleh orang muslim. Rasulullah saw menetapkan besar uang tebusannya rata-rata 4.000 dirham untuk tiap tawanan. Tawanan yang miskin dan tidak dapat memberikan jumlah tersebut diminta untuk mengajar membaca sepuluh orang anak muslim. Melalui tebusan tersebut kaum muslim menerima uang.5 Rasulullah saw juga mengadopsi praktik yang lebih manusiawi terhadap tanah pertanian yang ditaklukan sebagai fai’ atau tanah dengan pemilik umum. Tanah-tanah ini dibiarkan dimiliki oleh pemilik dan menanam asal, sangat berbeda dari praktik kekaisaran Romawi dan Persia yang memisah-misahkan tanah-tanah ini dari pemiliknya dan membagikannya buat para elite militernya dan para prajuritnya. Semua tanah yang dihadiahkan kepada Rasulullah saw (iqta’) relatif lebih kecil jumlahnya dan terdiri dari tanah-tanah yang tidak bertuan. Kebijakan ini tidak hanya membantu mempertahankan kesinambungan kehidupan administrasi dan ekonomi tanah-tanah yang dikuasai, melaikan juga mendorong keadilan antara generasi dan mewujudkan sikap egaliter dalam Islam.6 Dalam bidang ekonomi, bangsa Arab telah mencapai perkembangan yang pesat. Mekah bukan saja merupakan pusat perdagangan lokal melainkan sudah menjadi jalur perdagangan dunia yang sangat penting saat itu, yang menghubungkan antara Utara (Syam), Selatan (Yaman), Timur (Persia) dan Barat (Mesir dan Abbessinia). Keberhasilan Mekkah menjadi pusat perdagangan internasional ini karena kejelian Hasyim 7 , tokoh penting suku Quraisy yang merupakan kakek buyut Muhammad saw, dalam mengisi kekosongan peranan suku bangsa lain di dalam bidang perdagangan di Mekkah sekitar abad keenam Masehi. Peredaran dagang mereka sempat dikisahkan Al-Qur’an: “Tuhan telah membinasakan kaum Quraisy dalam perjalanan di musim dingin dan musim panas. Karena itu hendaklah mereka menyembah Tuhan Kakbah ini, yang telah memberikan mereka makan di waktu kelaparan dan mengamankan mereka dari ketakutan.”.8

kemaslahatan bagi umat baik di dunia mahupun di akhirat kelak. Sebaliknya, pelanggaran syari'at Islam baik yang dilakukan dengan sengaja mahupun tidak, pasti akan mengundang malapetaka (ganjaran setimpal) langsung atau tidak langsung dari Allah swt. Krisis ekonomi adalah merupakan salah satu contoh malapetaka atau cobaan Tuhan terhadap makhluk-Nya yang telah terlalu jauh melaksanakan aktivitas ekonomi melenceng dari rel al-Qur'an dan Sunnah, seperti melegalkan riba merajelala berlaku di tengah-tengah ekonomi umat. Ekonomi Ribawi Islam telah mengharamkan riba untuk dipraktekkan dalam sistim ekonomi umatnya. Inilah yang menjadi pembeda utama antara sistim ekonomi Islam dengan ekonomi konvensional. Pelarangan riba dalam ekonomi Islam bukanlah tidak beralasan. Menurut Prof. A. M. Sadeq (1989) dalam artikelnya "Factor Pricing and Income Distribution from An Islamic perspective" yang dipublikasikan dalam Journal of Islamic Economics, menyebutkan bahwa pengharamkan riba dalam ekonomi, setidaknya, disebabkan oleh; Pertama, sistim ekonomi ribawi telah menimbulkan ketidakadilan dalam masyarakat terutama bagi para pemberi modal (bank) yang pasti menerima keuntungan tanpa mahu tahu apakah para peminjam dana tersebut memperoleh keuntungan atau tidak. Kalau para peminjam dana mendapatkan untung dalam bisnisnya, maka persoalan ketidakadilan mungkin tidak akan muncul. Namun, bila usaha bisnis para peminjam modal bankrut, para peminjam modal juga harus membayar kembali modal yang dipinjamkan dari pemodal plus bunga pinjaman. Dalam keadaan ini, para peminjam modal yang sudah bankrut seperti sudah jatuh di timpa tangga pula, dan bukankah ini sesuatu yang sangat tidak adil? Kedua, sistim ekonomi ribawi juga merupakan penyebab utama berlakunya ketidakseimbangan antara pemodal dengan peminjam. Keuntungan besar yang diperoleh para peminjam yang biasanya terdiri dari golongan industri raksasa (para konglomerat) hanya diharuskan membayar pinjaman modal mereka plus bunga pinjaman dalam jumlah yang relatif kecil dibandingkan dengan milyaran keuntungan yang mereka peroleh. Padahal para penyimpan uang di bank-bank adalah umumnya terdiri dari rakyat menengah ke bawah. Ini berarti bahwa keuntungan besar yang diterima para konglomerat dari hasil uang pinjamannya tidaklah setimpal dirasakan oleh para pemberi modal (para penyimpan uang di bank) yang umumnya terdiri dari masyarakat menengah ke bawah. Ketiga, sistim ekonomi ribawi akan menghambat investasi karena semakin tingginya tingkat bunga dalam masyarakat, maka semakin kecil kecenderungan masyarakat untuk berinvestasi. Masyarakat akan lebih cenderung untuk menyimpan uangnya di bank-bank karena keuntungan yang

Adiwarman A Karim, (2001), Ibid, hlm. 29. Umer Chapra (2001), Masa Depan Ilmu Ekonomi, Sebuah Tinjauan Islam, (Jakarta: Gema Insani Press), hlm. 156. 7 Aunur Rahim Faqih,dkk (ed.), “Pemikiran dan Peradaban Islam”, Yogyakarta: UII Press, Hlm. 24. 8 Al Qur’an, surat Quraisy (106) ayat 1-4.
6

5

muda atau tua dan dibayar sebelum shalat id fitri. Asy-Syu'ara: 183) ". Penduduknya menetang dan memerangi kaum Muslim. Adiwarman A Karim (2001). maka tulisan ini akan dibahagikan ke dalam dua bahagian. Kekayaan pertama datang dari Banu Nadir. Oleh karena itu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 27 ekonomi lainnya telah berperan aktif dalam mengundang munculnya krisis ekonomi. sementara shadaqah fitrah pada tahun ke-2 hijrah. nilai uang. hlm. seperti disebutkan dalam dua ayat berikut ini: ". 9 Sebelum diwajibkan zakat bersifat sukarela dan belum ada peraturan khsusus atau ketentuan hukum. Kejahilan manusia ini terjadi tidaklah terlepas dari sifat ketamakan atau kerakusan manusia yang lebih mementingkan diri sendiri ketimbang kemaslahatan umat sehingga mareka tidak mahu mendengar panduan Ilahi. seperti tindakan mengkonsumsi riba. budak atau orang bebas. 10 11 Adiwarman A Karim (2001). Setelah pertempuran selama sebulan mereka 9 Abul Hasan Ali Nadwi (1975). dan aspek-aspek kualitatif lainnya.Makan dan minumlah rezeki (yang diberikan) Allah. 98 dalam Adiwarman A Karim (2001). gandum (berley).S.e-Islam. mereka menyerah dan setuju meninggalkan kota dengan membawa barang-barang sebanyak daya angkut dengan unta. tulisan ini coba menyoroti ekonomi ribawi. Ibid. tulisan ini diharapkan dapat mengisi kokosongan tersebut dengan menganalisa sebab-sebab timbulnya krisis ekonomi ditinjau dari kacamata ekonomi Islam. faktor-faktor non-ekonomi juga dieksplorasi secara singkat. wilayah negara berekspansi dengan cepat dan orang berbondong-bondong masuk Islam. 30. Nabi meminta mereka meninggalkan kota. hlm. Al-Baqarah: 60). tetapi mereka mendapatkan bayaran dari zakat. hlm. dan janganlah kamu berkeliaran di muka bumi Allah dengan berbuat kerusakan" (Q. p.. Rasulullah saw membagikan tanah ini sebagian besar kepada Muhajirin dan orang Anshar yang miskin.. kecuali baju baja. Peraturan mengenai pengeluaran zakat di atas muncul pada tahun ke-9 Hijrah ketika dasar Islam telah kokoh. inflasi dan pembiayaan anggaran defisit. atau setengah sha gandum untuk tiap muslim. Bagian Rasulullah saw digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. hutang luar negeri. Karachi. 12 Adiwarman A karim (2001). Akan tetapi ahli hadits memandang zakat telah diwajibkan sebelum tahun ke-9 Hijrah ketika Maulana Abdul Hasan berkata zakat diwajibkan setelah hijrah dan dalam kurun lima tahun setelahnya. suatu suku yang tinggal di pinggiran Madinah. batas-batas zakat dan tingkat persentase zakat untuk barang yang berbeda-beda. pendapatan dan sumber daya negara masih sangat kecil. tetapi mereka menolaknya.S. Ibid.Sebenarnya. aspek tingkah laku para pelaku ekonomi (economic behavioral agents). Peraturan yang disusun meliputi sistem pengumpulan zakat. monopoli. Ibid. dan tindakan malpraktek lainnya. laki-laki atau perempuan.12 Khaibar dikuasai pada tahun ke-7 hijrah. Sementara itu kita melihat bahwa sungguh sangat langka ataupun boleh dikatakan tidak ada sama sekali tulisan-tulisan yang menyoroti faktorfaktor penyebab krisis ekonomi dari aspek-aspek keagamaan (religious aspect). terjadinya krisis ekonomi dalam Islam tidak terlepas dari praktek-praktek atau aktivitas ekonomi yang dilakukan bertentangan dengan nilai-nilai keIslaman. agar mareka kembali (ke jalan yang benar)".334 Ekonomi Islam: Sejarah. Seorang Muhajirin dari banu Nadir yang telah masuk Islam memberikan tujuh kebunnya. 30. Majlis Nashreyat. 30. 2nd ed. bahkan berusaha membunuh Rasulullah saw. Akhirnya. . h. barang-barang yang dikenai zakat.. maka tidaklah berlebihan bila krisis ekonomi yang melanda kita adalah suatu malapetaka yang sengaja diundangkan kehadirannya akibat ulah tangan jahil manusia sendiri. Sedangkan. tepat pada tahun kedua setelah hijrah shadaqoh fitrah diwajibkan shadaqoh yang juga dikenal dengan zakat fitrah ini diwajibkan setiap bulan Ramadhan. korupsi. Hal ini seperti disinyalir Allah swt dalam Surat Ar-Rum ayat 40: "Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia. kemudian oleh Rasulullah saw dijadikan tanah shadaqah. tepung keju atau kismis. “The Four Pillars of Islam”. Dalam ulasannya. karena mereka mendapatklan tanpa berperang. 30. Karena setiap aturan Ilahiah senantiasa mengandung Dan. Bila pelaku ekonomi telah terbiasa bertindak di luar tuntunan ekonomi Ilahiah.. Besarnya satu sha kurma.dan janganlah kamu merugikan manusia pada hak-haknya dan janganlah kamu merajalela di muka bumi dengan membuat kerusakan"(Q.10 Sampai tahun ke-4 hijrah.11 Semua milik Banu Nadir yang ditinggalkan menjadi milik Rasulullah saw menurut ketentuan alQur’an.". Zakat diwajibkan pada tahun ke-9 hijrah. Para pengumpul zakat bukanlah pekerjaan yang memerlukan waktu dan para pegawainya tidak diberikan gaji resmi. Nabi pun mengerahkan tentara dan mengepung mereka. dan beberapa faktor penyebab krisis ekonomi lainnya secara Islami. bahagian terakhir tulisan ini akan melihat konsep ekonomi Islam dalam mengatasi inflasi dan mengoptimalkan sistim pembiayaan negara defisit serta dampak negatif hutang luar negeri terhadap ekonomi umat. aspek etika ekonomi (economic ethical aspects). Dimana bahagian pertama tulisan ini coba menyingkapi dampak negatif ekonomi ribawi dan pengaruhnya terhadap nilai mata uang.. Tujuh kebun penduduk Banu Nadir tersebut adalah wakaf Islam yang pertama. supaya Allah merasakan kepada mareka sebahagian dari (akibat) perbuatan mareka. Ibid. Teori. Kelompok ini masuk dalam fakta Madinah tetapi melanggar perjanjian. Melakukan praktek ekonomi yang bertentangan dengan syari'at Islam seperti disebutkan dalam ayat-ayat di atas adalah merupakan suatu tindakan yang tidak hanya merugikan diri sendiri tetapi juga akan merusak sendi-sendi kehidupan ekonomi umat. Karena langka dan pentingnya tulisan ini. Sebelum konklusi diambil.

157.400 tentara dan 400 penunggang kuda (1. Ini dengan jelas menunjukkan bahwa defisit neraca pembayaran (deficit balance of payment). Hal ini seperti disebutkan oleh Michael Camdessus (1997). investasi yang tidak efisien (inefficient investment). berdasar asas-ekonomi kerayaktan maka diupayakanlah sebuah wadah yang mempunyai dasar historikal yang jelas. Tiap garmen bernilai satu aukiyah.800 bagian). 31. dalam Adiwarman A. Diantara ahli kitab yang harus memberi pajak. anak-anak. Dan berdasrkan kolektivisme. Dan setengah bagian lagi diberikan untuk 1. beban hutang luar negeri yang membengkak dan pengaliran modal yang berlaku berulang kali. sejauh yang diketahui. para pakar ekonomi berkonklusi bahwa kerapuhan fundamental ekonomi (fundamental economic fragility) adalah merupakan penyebab utama munculnya krisis ekonomi.016 dirham.400 + 400 = 1.14 Pada masa perang di masa Rasulullah saw bukan merupakan alasan bagi umat Islam untuk meningkatkan pendapatnya. dan barang yang digunakan untuk subtitusi garmen harus diperhitungkan”. karena kepentingan keluarga diutamakan di atas kepentingan perusahaan. dua ribu pakaian/garmen masingmasing bernilai satu aukiyah. hlm. Ibid. namun mereka dapat mencari hiburan dengan bertawakal menurut ajaran agama Islam. Syarat yang diajukan diteriima. tamu dan sebagainya. Di sana tidak terdapat keberatan terhadap nepotisme (rnengutamakan keluarga) seperti halnya di dunia Barat—bahkan ini dipandang wajar. daripada mengecam atau berusaha mendobrak sistem hirarki perusahaan yang mantap. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 333 menyerah dengan syarat dan berjanji meninggalkan tanahnya. Sistem Koperasi Menurut arah dasarnya perekonomian di masa datang akan semakin jauh daripada dasar individualisme dan semakin dekat kepada kolektivisme. Pembayaran tidak harus merupakan uang tunai. “Peranan Harta Rampasan Perang”. beban hutang luar negeri (foreign debt-burden) yang membengkak--terutama sekali hutang jangka pendek. Nilai dari kurma. 150. tingkat bunga yang tidak realistik. Hal ini terus berlangsung selama masa kepemimpinan Rasulullah saw dan Abu Bakar. Karim (2001). Adhruh dan Adhriat membayarnya pada perang Tabuk. telah menyebabkan kesulitan ekonomi. pengemis. Setengah bagian Rasulullah saw digunakan untuk keperluan delegasi. . pendeta. defisit neraca pembayaran yang besar. yang diusahakan oleh banyak orang sebagai buruh saja adalah pembawaan dasar individualisme yang bertentangan dengan dasar perekonomian yang adil. hlm. seperti yang disebutkan Baladhuri dalam kitab Futuh al-Buldan ketika menjelaskan pernyataan lengkap perjanjian Rasulullah saw dengan orang-orang Najran yang jelas dikatakan: “…setelah dinilai. pemerataan atau distribusi pendapatan dan keadilan dalam kebersamaan ini. adalah orang Najran yang beragama Kristen (tahun keenam setelah Hijrah). pembatasan perdagangan yang berkelanjutan. 31. orang tua. Atas dasar kebersamaan. Hal ini memang dapat menimbulkan frustrasi di kalangan karyawan berusia muda atau yang berkemampuan tinggi. Teori. tetapi dapat juga berupa barang atau jasa. kelebihan atau kekuarangannya itu harus diperhitungkan. merupakan cikal bakal terbentuknya sistem koperasi. Pada masa Rasulullah saw besarnya jizyah satu dinar pertahun untuk orang dewasa yang mampu membayarnya. seribu lagi pada Safar tiap tahun. Perusahaan semacam itu sebaiknya diatur oelh koperasi. Rasulullah saw membagi Khaibar menjadi 36 bagian dan tiap bagian dibagi lagi menjadi 100 area. kadar pertukaran mata uang yang tidak seimbang. sejak dahulu masyarakat Asia terkenal dengan konsep dasarnya tolong-menolong (gotong-royong). Dalam menganalisa penyebab utama timbulnya krisis moneter tersebut. Bila diperkirakan dengan biaya hidup di Madinah untuk rata-rata keluarga yang 13 14 bukan keluarga. yaitu sama sejahtera. dan banyak indikator Adiwarman A Karim (2001). dibawah pemilikan pemerintah. Direktur International Monetary Fund (IMF) dalam kata-kata sambutannya pada Growth-Oriented Adjustment Programmes (kurang lebih) sebagai berikut: "ekonomi yang mengalami inflasi yang tidak terkawal. Dan perang dimasa Rasulullah saw tersebut diperkirakan kurang lebih antara 74 sampai 90 kali dengan harta rampasan perang 6. yaitu koperasi. Ibid. Rasulullah saw mengabulkan permintaan mereka dan memberikan mereka setengah bagian hasil panen dari tanah mereka. seribu garmen dikirim pada bulan Rajab tiap tahun. Sebagai contoh wacana ini terdapat di daerah perdesaan Indonesia yang umum memiliki rasa kebersamaan yang tinggi (gotongroyong).15 Nilai harta rampasan pad dekade awal kalender Hijrah (622-632 M) tidak lebih dari 6 juta dirham. Orang-orang Ailah. “Kami memiliki pengalaman khsusus dalam bertani dan berkebun kurma” dan meminta izin untuk tetap tinggal di sana. jadi bila ada yang bernilai lebih atau kurang dari satu aukiyah. hlm.13 Demikian juga Rasulullah saw juga menirima satu bagian biasa yang diberikan secara berkala kepada istri-istrinya sebanyak 80 unta penuh dengan kurma dan 80 unta penuh dengan gandum. Mereka mengatakan kepada Rasulullah saw. Abdullah ibnu Rawabah biasanya datang tiap tahun untuk memperkirakan hasil produksi dan membagikannya menjadi dua bagian yang sama banyak. yang akhirnya akan memerangkapkan ekonomi negara ke dalam krisis ekonomi". Hak milik orang-seorang atas tanah yang luas. Adiwarman A Karim (2001).28 Ekonomi Islam: Sejarah. penderita sakit dan semua yang menderita penyakit dibebaskan dari kewajiban ini. Perempuan. Atas dasar asas tersebut di atas. 15 Lihat Muhammad Yasin Mazhar Siddiqi. Ibid.

Kelalaian menyediakan dana cadangan itu akan dipandang sebagai sikap tidak bertanggung jawab. Kontribusi harta rampasan perang terhadap pendapatan kaum Muslim selama 10 tahun kepemimpinan Rasulullah saw tidak lebih dari 2 persen. perkakas. maka wajarlah bila cicilan utang itu dipotong dari upah karyawan. asal saja sisa upahnya tidak akan kurang dari yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pokok karyawan bersama keluarganya. kambing.” Demikianlah pemerintah pusat berhak menerima keuntungan hanya bila terjadi surplus yang tidak dapat didistribusikan lagi kepada orang-orang yang berhak. Dan pengeluaran untuk zakat tidak dapat dibelanjakan untuk pengeluaran umum negara. Tentu saja hal ini tidak selalu bisa dilaksanakan. 4) Berbagai jenis barang dagangan termasuk budak dan hewan. hlm. ornamen atau dalam bentuk lainnya.16 Dalam perjalanan roda pemerintahannya. Ibid. majikan diharap untuk membantunya. dan kenaikan pangkat para karyawan. Para majikan akan dihormati bila diketahui menyediakan dana cadangan darurat semacam itu. 2) Benda logam yang terbuat dari perak. Sumber-sumber pendapatan sekunder yang menjadi sumber pendapatan negara: 18 1) Uang tebusan untuk para tawanan perang. ketika ia mengirimnya ke Yaman sebagai pengumpul dan pemberi zakat: “…Katakalah kepada mereka (penduduk Yaman) bahwa Allah telah mewajibkan mereka untuk membayar zakat yang akan diambil dari orang kaya diantara mereka dan memberikannya kepada orang miskin diantara mereka. Menurut Bukhari. Tidak mungkin berusaha dalam lingkungan dunia Islam tanpa menyediakan uang cadangan itu. pada masa Rasulullah. domba. hlm. Kenaikan Pangkat Atas Dasar Masa Dinas Seorang majikan juga memikul tanggung jawab atas struktur kerja dalam perusahaannya. bukan karena jasa atau keunggulannya. Namun seorang majikan tidak mempunyai keleluasaan bergerak dalam soal menaikkan pangkat karyawan seperti para rekannya di dunia Barat. Zakat dan ushr merupakan kewajiban agama dan termasuk salah satu pilar Islam. Sistem jaminan kesempatan kerja seumur hdiup di kebanyakan negara Islam berarti bahwa seorang majikan harus tetap menahan karyawannya. dan perlu ditunjukkan sikap murah hati bila karyawan itu mengalami kesulitan keuangan terus-menerus. 33. Karim (2001). sepuluh kali lebih besar dari harta rampasan. hanya dalam kasus perang Badar pada perang lain tidak disebutkan jumlah uang 16 17 Adiwarman A. Berarti ia akan melepaskan peluang untuk memperoleh hasil dari tambahan investasi modalnya. Adiwarman A. 147. Tidak bisa memecat karyawan walaupun pesanan berkurang. Mengadakan "rasionalisasi" atau "penciutan" barisan pekerja semata-mata berdasarkan perkiraan atau perencanaan keuangan yang kurang menyenangkan. namun pada umumnya seorang majikan lebih memilih kebangkrutan daripada rnemecat karyawannya. misalnya dengan memperluas usahanya. mendapat 2 sumber pendapatan secara umum. diperkirakan biaya untuk perang lebih dari 60 juta dirham. Pengeluaran untuk keduanya sudah diuraikan secara jelas dan eksplisit di dalam al-Qur’an surat at-Taubah (9) ayat 60. Karim (2001). Bahkan kaum ulama menganjurkan agar seorang majikan menyediakan pinjaman uang bebas bunga. Sumber Pendapatan Primer merupakan pendapatan utama bagi negara di masa Rasulullah saw adalah zakat dan ushr. jumlah harta itu hanya dapat menunjang sejumlah kecil dari populasi muslim dan juga akibat perang tersebut. Kenaikan pangkat pada umumnya didasarkan pada masa dinas seorang karyawan. sekalipun sebenarnya tidak ada lagi pekerjaan bagi mereka. sapi. Barang dagangan bahan tambang dan luqta ditentukan beradasrkan nilai jualnya dan hasil pertanian dan buah-buahan ditentukan berdasarkan kuantitasnya. Dan. perhatian seorang majikan akan disambut baik. Binatang ternak yang digembalakan bebas ditentukan berdasarkan jumlahnya. dan 2) Sumber pendapatan Sekunder. dan 7) Barang temuan. Lebih jauh lagi zakat secara fundamental adalah pajak lokal. tidak dipandang sebagai sikap Islam sejati. Keduanya berbeda dengan pajak dan tidak diperlakukan seperti pajak. seorang majikan biasanya harus mempunyai cadangan dana cair yang cukup besar. ornamen atau dalam bentuk lainnya. jika seorang majikan memenuhi semua tanggungjawab sosialnya. dan ditambah kekayaan yang dikumpulkan di Madinah. 18 Adiwarman A. Narnun mengingat suasana kekeluargaan. Seorang majikan bertanggung jawab menjamin kepastian kerja bagi para karyawan. hlm. dan seharusnya mereka tidak terlalu ketat untuk menuntut pembayaran kembali. . yaitu: 1) Sumber pendapatan primer.332 Ekonomi Islam: Sejarah. Agar ia dapat memberi bantuan keuangan. ibu kota negara. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 29 dan walaupun kaum Muslimin menghargai kebebasan kehidupan keluarganya. Ibid. 5) Hasil pertanian termasuk buah-buahan. Cicilan semacam itu haruslah disesuaikan dengan keadaan keuangan karyawan. Zakat emas dan perak ditentukan berdasrkan beratnya. karim (2001). Zakat atas hasil pertanian dan buah-buahan inilah yang dinamakan ushr. Rasulullah saw.000 dirham per-tahun. Rasulullah saw berkata kepada Muadz. dan para keluarga mengharapkan agar dia diutamakan dalam soal kenaikan pangkat daripada karyawan yang terdiri atas enam orang sebesar 3. seperti koin. Teori. Seorang majikan cenderung berusaha mengatasi kesulitan jangka pendek dengan harapan bahwa dalam jangka panjang kondisi perdagangan akan membaik. 3) Binatang ternak unta. Bila seorang karyawan mengalami kesulitan keuangan. harta benda yang ditingalkan musuh. zakat dikenakan pada hal-hal berikut:17 1) Benda logam yang terbuiat dari emas seperti koin. perkakas. 6) Luqta. 34. Ibid.

terutama bila mereka menganggap bahwa laba itu adalah hasil jerih payah mereka. dan sikapnya ini tidak menimbulkan kekesalan. beliau mengambil langkah-langkah tegas untuk mengumpulkan zakat dari semua umat Islam termasuk Badui yang kembali memperlihatkan tanda-tanda pembangkangan sepeninggal Rasulullah saw. sehingga tidak ada alasan untuk memandang laba sebagai hasil dari penindasan pada para pekerja. Seorang majikan rnengharapkan bantuan karyawannya pada setiap saat yang dipandangnya perlu. Bahkan seorang majikan bersedia memikul biaya perawatan rumah sakit untuk saudara para karyawan. maka sikap itu tidaklah mengherankan. dan tidak jarang seorang rnajikan menyediakan beasiswa dan jaminan pendidikan lain bagi anak-anak itu. pajak yang jumlahnya cukup besar yang dibebankan pada kaum muslimin yang kaya dalam rangka menutupi pengeluaran negara selama masa darurat dan ini pernah terjadi pada masa perang Tabuk. Kaffarat adalah denda atas kesalahan yang dilakukan seorang muslim pada acara keagamaan. zakat yang ditarik di masa bulan Ramadhan dan dibagi sebelum sholad Idhul Fitri. para majikan Muslimin acapkali memperhatikan kehidupan karyawan di luar lingkungan kerjanya. Sistem pembagian laba ini akan menghapuskan pandangan bahwa karyawan diperlakukan tidak adil dan mereka akan bekerja sekuat tenaganya untuk rneningkatkan keuntungan. khususnya mengenai pendidikan anak-anak para karyawannya. Para majikan Muslimin cenderung untuk lebih bersikap kebapaan daripada rekan-rekan mereka di dunia Barat. dan dengan demikian menekan risiko pertentangan antara majikan dengan karyawan. Merekajuga memperhatikan kesehatan serta kesejahteraan para karyawan dan berusaha agar para karyawan merasa puas di lingkungan perusahaannya. ketika berita wafatnya Rasulullah saw tersebar ke seluruh penjuru Madinah. Sebaliknya di dunia Islam tidak ada pemisahan tegas antara jam kerja dan jam istirahat. dan 8) shadaqah. Karena biasanya majikan dan karyawan masih sekeluarga atau sesuku. Namun laba. terutama kepada anak prianya. dan para karyawan tidak dapat mengandalkan uang bonus untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. Sistem bonus mencegah penghasilan laba yang berlebih-lebihan. seperti kurban dan kaffarat. 2) Pinjaman-pinjaman setelah menaklukan kota Mekkah untuk pembayaran uang pembebasan kaum muslim dari Judhayma atau sebelum pertempuran Hawazin 30. Perhatian terhadap para karyawan jauh melampaui soal pembayaran upah saja. Para karyawan akan merasa tidak puas bila laba membumbung tinggi. yang merupakan ciri khas banyak penguasa dan pemerintah di wilayah Timur Tengah.30 Ekonomi Islam: Sejarah. Tanggung jawab seorang majikan bahkan meliputi karyawan dan keluarganya. disambut dengan gembira. Tabel 2 Sumber-sumber Pendapatan pada Masa Rasulullah saw No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Dari Kaum Muslim Zakat Ushr (5-10%) Ushr (2. karena mungkin karyawan itu memenuhi sebagian kewajiban si majikan. 4) Amwal Fadhla. . harta benda yang diindikasikan kepada umat Islam yang disebabkan Allah dan pendapatannya akan didepositkan di Baitul Maal. Umar bin Khattab memintanya bonusnya. Hadiah dari pemimpin atau pemerintah negara lain. dan dengan penuh pengertian dia memberikan cuti kepada karyawan yang harus menjaga saudaranya yang sakit itu. Campur tangan majikan secara berlebihan di luar lingkungan kerja tidak akan diterima oleh para karyawan di dunia Barat. Teori. 3) Khumus atas rikaz harta karun temuan pada periode sebelum Islam. hal ini sulit untuk dipahami para pengusaha Barat.5%) Zakat Fitrah Wakaf Amwal Fadila Nawaib Shadaqah yang lain Khumus No 1 2 3 Dari kaum NonMuslim Jizyah Kharaj Ushr (5%) No 1 2 3 4 5 Umum Ghanimah Fay Uang tembusan Pinjaman dari kaum muslim atau nonmuslim. Menurut Imam Shuyuti. sedangkan upah tidak berubah—ini adalah hal pasti yang memperburuk hubungan tenaga kerja yang sering terjadi di Barat. seperti berburu pada musim haji. Tetapi walaupun perusahaan itu bukanlah perusahaan keluarga. berasal dari harta benda kaum muslimin yang meninggalkan tanpa ahli waris atau berasal dari barang-barang seorang muslim yang meninggalkan negerinya. banyak suku-suku Arab yang meninggalkan Islam dan menolak membayar zakat. Bila seorang majikan tidak memperhatikan keluarga karyawan ia dianggap tidak sopan. Demikian pula perhatian majikan terhadap keluarga karyawan tidak ditolak melainkan disambut baik bahkan diharapkan. Ini merupakan suatu sikap yang banyak mencerminkan pola dasar kebapaan informal. Sejarah Ekonomi Islam Masa Khalifah Ketika kekhalifahan di masa Abu Bakar Siddiq (51 SH–13 H/ 537– 634 M) berkuasa. 5) Wakaf. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 331 tebusan tawanan perang. bila dibagi-bagikan.000 dirham (20. 6) Nawaib. 7) Zakat fitrah.000 dirham menuerut Bukhari) dari Abdullah bin Rabiah dan meminjam beberapa pakaian dan hewan-hewan tunggangan dari Sufyan bin Umaiyah. Karena itu upah pokok itu harus cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok karyawan beserta keluarganya. Abu Bakar memerintahkan pasukannya untuk menyerang suku-suku pembangkang tersebut. dan pada umumnya jadwal jam kerja kurang berstruktur.

44-45 20 19 . saat mendfakti wafatnya juga. tenaga kerja. sekalipun mereka dengan mudah bisa mendapatkan pekerjaan dengan upah yang rendah. Beliau menanyakan lebih lanjut lagi seberapa banyak fasilitas yang telah dinikmati selama kepemimpinannya. para karyawan mendapat bagian dari labanya. kebutuhan keluaraga Abu bakar diurus oleh kekayaan dari Baitul Maal ini. sedangkan ketika keadaannya kurang cerah. sebagian besar industri modern berciri padat rnodal. London.500 dirham dan menurut keterangan lain 6. 44. Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam.000 atau 2.. Op. Memang sejak menjadi Khalifah. seekor unta membawa air dan sehelai kain pakaian biasa. Dan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 31 menggunakannya sebagai patokan yang tepat dalam menetapkan upah.Cit. namun para ulama sepakat bahwa suatu sistem bonus atau hadiah akan lebih tepat. Tambahan lagi. Menurut beberapa keterangan beliau diperboleh mengambil dua setengah atau dua tiga perempat dirham setiap hari hanya dari Baitul Maal dengan beberapa waktu. Beliau menginstruksikan untuk mengalihkan semua fasilitas tersebut kepada pemimpin berikutnya setelah beliau wafat. sumber daya.20 Beliau juga menanyakan lebih lanjut lagi seberapa banyak fasilitas yang telah dinikmati selama kepemimpinannya. Tetapi hadiah atau bonus ini hanyalah merupakan suatu imbalan tambahan. karena seluruh urusan keluarga dapat berhasil atau gagal secara bersama-sama. Ternyata tunjangan tersebut kurang mencukupi sehingga ditetapkan 2. karena setiap perusahaan wajib membayar upah pokok yang memadai dan upah pokok inilah yang merupakan upah yang layak.330 Ekonomi Islam: Sejarah. Teori. Tidak dapat tidak upah yang dibayarkan oleh majikan asing akan menarik perhatian dan akan diselidiki. Selain itu beberapa negara di dunia Islam—khususnya negaranegara penghasil minyak—bukan merupakan lingkungan berupah rendah menurut standar Dunia Ketiga. para majikan dan para karyawannya mengencangkan ikat pinggang bersamasarna. beliau menemui banyak kesulitan dalam pengumpulan pendapat negara sehingga beliau menanyakan seberapa banyak yang diambilnya.”19 Abu bakar menyamakan seluruh rakyat dalam jumlah pembagian zakat. Di wilayah itu perusahaan yang buruhnya berupah lebih rendah. Dan tidak pandang bulu.000 dirham per-tahun. bukan untuk mencabut perintah itu. Hlm. Diberitahukan bahwa fasilitas yang diberikan kepadanya adalah seorang budak yang tugasnya memelihara seekor unta dan membersihkan air dan sehelai kain pakaian biasa. tetapi walaupun mengalami kegagalan mereka akan menerima santunan dari seluruh masyarakat Islam. Ibid.’ Pustaka Al-Kausar.”21 Lain lagi dimasa Umar bin Khatab (40 SH-23 H/584-644 M) penjualannya diberikan untuk pendanaan negara. page. Dalam keadaan semacam ini tidaklah bijaksana bila membayar upah yang rendah menurut pandangan setempat. Jakarta. belum tentu akan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dibandingkan dengan perusahaan yang buruhnya berupah tinggi. sehingga upah bukan merupakan pengeluaran yang terbesar. namun Abu Bakar berkata: “Aku akan memerangi mereka sekalipun mereka hanya menolak membayar satu kali zakat atau menolak memberikan kambing muda yang biasa mereka serahkan kepada Rasulullah saw. hlm. Seorang karyawan diharapkan lebih erat mengidentifikasikan dirinya dengan tempat bekerjanya bila diadakan pembagian pendapatan yang akan memupuk kesetiakawanan ekonomi antara para karyawan Muslimin dengan perusahaan Islamnya. “A Shaort History of Saracens”. baik dari kalangan mana saja. "Oh Abu Bakar! Kamu membuat tugas dari penggantimu menjadi sangat sulit. h. Peraturan semacam inijelaslah berlaku secara tradisional di sejumlah besar perusahaan keluarga di dunia Islam. Beliau menginstruksikan untuk mengalihkan semua fasilitas tersebut kepada pemimpin berikutnya setelah beliau wafat. Imam Shuyuti (2001) Tarikh Khulafa. Macmilan and Co. Syed Ameer Ali (1949). Ketika semua ini diberitahukan kepada Umar. beliau berkata. ia berkata. Ketika perusahaannyajaya. 21 Adiwarman A Karim (2001). dengan melaksanakan pembagian pendapatan yang berlainlainan pada setiap perusahaan. Khususnya bagi para majikan asing sangatlah penting untuk menghindari kesan ketidak adilan. Hadiah ini dapat dibayarkan setahun sekali. 27 dalam Adiwarman A Karim (2001). dan alat perlengkapan. Dengan demikian ditekankan bahwa hadiah itu diberikan berdasarkanjiwa Islam dan akan menunjukkan bahwa perusahaan itu berpegang pada ajaran Islam. mungkin di hari besar Islam. karena itu upah yang rendah sama sekali tidak akan dapat diterirna di sana. dari alasan ini saja sangatlah tidak bijaksana bila para majikan asing itu membayar upah di bawah tingkat upah yang dibayarkan oleh para majikan dalam negeri. Jakarta: The International Institut of Islamic Thought (IIIT). Ternyata sebesar 8000 dirham.44-45. Ketika semua ini diberitahukan kepada Umar. Caranya. Dukungan gagasan pembagian pendapatan sebagai imbalan kerja semakin bertambah sebagaimana yang sudah biasa terjadi secara tradisional dalam lingkungan pertanian. Di sini pendapatan telah dibagi-bagi sesuai dengan proporsi masukan—misalnya. “Oh Abu Bakar! Kamu membuat tugas dari penggantimu menjadi sangat sulit. "22 Abu Bakar meninggal pada 13 Hijrah atau 13 Agustus 634 Masehi dalam usia 63 tahun. sehingga ia langsung memerintahkan untuk menjual sebagian besar tanah yang dimilikinya dan seluruh hasil penjualannya diberikan untuk pendanaan negara. 22 Adiwarman A Kahm (2001). misalnya pada Tahun Baru Islam atau pada Hari Raya Idul Fitri. 80-81. hklm. Diberitahukan bahwa fasilitas yang diberikan kepadanya adalah seorang budak yang tugasnya memelihara anak-anak dan membersihkan pedang-pedang kaum muslimin.

Op. karena itu perekonomiannya masih dipengaruhi oleh kondisi tersebut terutama dari segi penerimaan negara. Tidak perlu ditegaskan lagi bahwa diskriminasi yang akan menguntungkan karyawan bukan Muslimin pasti akan ditentang. Secara keseluruhan gagasan upah yang layak menimbulkan masalah yang sama dengan gagasan upah “ekonomis”. kemudian Khalifah mengumumkan kepada masyarakat. maka kebiasaan itu makin sulit untuk memperoleh dukungan dari pemerintah negara Islam. sedangkan pekerja di sektor swasta tidak termasuk dalam undangundang itu. mungkin dalam kondisi yang masih tandus. zakat dan shadaqah. Dan salah seorang masyarakat karena pengalamannya melihat kebiasaan orang-orang asing (di luar Madinah) dalam mengelola keuangan secara teratur dengan adanya sebuah lembaga keuangan. Maka seorang majikan bangsa asing tidak akan dibiarkan membayar upah di bawah batas minimum itu. Umar masuk Islam pada umur 27 tahun. Ibid. Kemudian. la salah satu dari tujuh belas orang Mekah yang terpelajar ketika kenabian dianugerahkan kepada Muhammad al-Amin. infaq. h. maka ia akan kehilangan hak kepemilikannya atas tanah tersebut. Jenazah Abu bakar dikubur di samping Rasulullah saw. Diskrirninasi hanya akan dibenarkan bila menguntungkan warga negara sendiri. dengan demikian mereka tidak pula termasuk dalam undang-undang tingkat upah minimum itu. Para majikan bukan Muslimin sebaiknya membayar upah pada tingkat minimal itu. hal ini banyak menimbulkan kejengkelan terutama pada perusahaan Aramco.23 Umar bin Khattab (40 SH-23 H/584. pemerintahan Islam masih dalam masa perang. Dalam kasus yang ekstrim. mengusulkan: “Uang yang sudah terkumpul setiap tahun dibagikan (didistribusikan). Di masa khalifah Umar. Karena itu. Cit. Setelah Khalifah Umar mempercayai Abu Hurairah ketika kembali dari Bahrain membawa hasil rampasan perang sejumlah 500 ribu dirham. 24 pekerjaan sama. dan premi yang dibayarkan kepada karyawan dengan pendidikan yang lebih tinggi itu rupanya merupakan sebagian alasan mengapa orang-orang dari negara-negara Islam belajar di berbagai universitas Barat untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi. karena jika tidak mereka pasti akan dikecam. juga mengembalikan kondisi orangorang yang bekerja di bidang pertanian. Selain itu untuk mengimbangi laju inflasi seringkali penyesuaian upah minimum itu dilalaikan. pada waktu terjadinya invasi dapat dipanggil kembali dan dinyatakan boleh menempati kembali tanah mereka. Keuangan negara yang terhimpun yang terbesar ialah dari hasil rampasan perang. Orang-orang yang mengungsi. maka sulitlah untuk . namun rupanya setiap pemerintah negara Islam merasa bahwa paling tidak mereka harus mendukung gagasan upah minimum itu mengingat suasana moral yang berlaku. Akan tetapi Walid bin Hisyam bin al Mughirah menyarankan: “Amirul Mukminin. Karyawan penyandang gelar kesarjanaan akan menerima tambahan gaji. sedangkan pada wanita dan anak-anak jarang sekali dibayarkan upah minimum menurut undang-undang itu. Namun siapa saja yang gagal mengelolanya selama 3 tahun. saya khawatir akibatnya akan merajalela”. Tidak ada satupun gagasan tunggal mengenai wujud upah yang layak. Panggilan Abu Hafsah. Dilahirkan di Mekah. Selain itu sebagian besar barisan pekerja mungkin terdapat di luar dunia ekonomi formal. maka akan sulit untuk melaksanakannya dengan tegas. bergelar Al-Faruq. Ali bin Abi Thalib ra. Acapkali tenaga asing Barat di Wilayah Teluk Arab diberi upah yang lebih tinggi daripada yangditerima oleh tenaga pribumi. kalau tidak dicatat untuk mengetahui siapa yang sudah mengambil dan sipa yang tidak. upah minimum itu dalam prakteknya hanya berlaku bagi pegawai pemerintah saja. misalnya di Mesir zaman Nasser. 21.32 Ekonomi Islam: Sejarah. 12-13 Jamil Ahmad (2000). ia mengambil langkah-langkah pengembangannya. Silsilahnya berkaitan dengan garis keturunan Rasulullah saw pada generasi kedelapan. karena hal ini pasti akan memancing protes keras.24 Dalam bidang ekonomi Umar bin Khatab menyadari pentingnya sektor pertanian untuk memajukan ekonomi negerinya. Atas pendapat 23 24 Jamil Ahmad (2000). atau karena sulit mencari tenaga yang sama ketrampilannya di kalangan priburni. Namun dengan segala kelemahannya itu gagasan upah minimum tetap dipandang penting. sekedar memenuhi kebutuhan pokok saja. Pemikiran tentang upah yang “layak” ditunjukkan dengan pembuatan undang-undang upah minimum di sebagian besar negara Islam. Usman bin Affan berkata: “saya berpendapat uang yang banyak itu cukup banyak untuk semua orang. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 329 dan kekhalifahannya berlangsung selama dua tahun tiga bulan sebelas hari. Meskipun dikemukakan alasan bahwa imbalan tambahan itu wajar bagi tenaga asing yang bekerja di luar tanah airnya. h.644 M) Umar bin Khattab atau Umar bin AI-Khattab bin Nufail bin Abd AI-Uzza bin Rabah bin Abdullah bin Qart bin Razah bin Adi bin Ka'ab bin Luay bin AIAdawi AI-Ourasyi. Keadaan ini tidak menimbulkan rasa jengkel. saya sudah peergi ke Syam dan sudah melihat para raja di sana membentuk lembaga keuangan dan memobilisasi tentara. atas usul ini Khalifah Umar bermusyawarah dengan para petinggi pemerintahan untuk membentuk lembaga keuangan negara. dan bukan sebaliknya. Teori. sedangkan gaji tertinggi dibayarkan kepada orang yang menyandang gelar doktor. Acapkali upah minimum itu sangat rendah. Andaikan upah minimum itu berlaku pula untuk sektor pertanian. dan jangan tersisa”. Dan acapkali upah minimum itu tidak berlaku bagi semua pekerja. tahun 40 sebelum Hijrah. maka bentuklah sebuah lembaga keuangan dan adakan mobilisasi”. Dia menghadiahkan kepada orangorang yang sejak awal mengolahnya.

yang biasanya dikaitkan dengan soal pemerataan. walaupun dia memakai perhiasan. Tetapi di sini soal kegiatan masa kini kurang diperhatikan. Pustaka Firdaus. dan setiap orang berhak mendapatkan makanan dari pengolahan tanah. Umar berkata kepada orang banyak: “Barangsiapa mempunyai harta kembangkanlah dan barangsiapa yang mempunyai lahan. Karena itu banyak orang kaya yang hidup sederhana dalam menikmati kekayaannya. 27 Irfan Mahmud Ra’na. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Juga terdapat perbedaan tingkat upah yang berlaku di dunia Barat. 26 Ibid.328 Ekonomi Islam: Sejarah. dan memperoleh banyak dukungan politik. Makhramah bin Naufal dan Jubair bin Mu’tim yang ahli dalam bidang keuangan untuk menjadi pengelola lembaga keuangan. Umar bin Khatab: Sebuah Tela’ah Mendalam Tentang Pertumbuhan Islam dan Kedaulatannya Masa itu. Semuanya itu dipandang sebagai hak asasi manusia. ialah pertimbangan mengenai pendapatan. berpegang kepada gagasan upah "layak". Tanah pada kuantitasnya bersifat terbatas dan tetap. Riwayat jasa di masa lampau dapat membenarkan dilanjutkannya pembayaran imbalan.27 Sistem kepemilikan tanah yang tidak seimbang menyebabkan lahirnya pemilik tanah yang sangat berkuasa. Islam menjawab bahwa faktor-faktor produksi tidak boleh menjadi pemilikan pribadi. tanah sesungguhnya milik Allah. 17. Pustaka Firdaus. Akan datang masanya kelak orang tidak lagi mau memberi selain kepada yang disenanginya”. Posting pengeluaran yang utama ialah untuk kesejahteraan (tunjangan) pegawai pemerintahan dan masyarakat (fakir dan miskin). soal upah adalah soal moral. hlm. seperti juga halnya di Jepang. atau bergaya hidup yang mencolok. yang menjadi parasit dan menahan kemajuan ekonomi. hlm. ketika kaum muslimin meminta tanah Khaibar. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Jadi dilihat dari sudut pandang Islam. dari para bekas petani. Fungsi lembaga keuangan ini untuk mengatur penerimaan dan pengeluaran negara. berlainan halnya dengan di dunia Barat. (Jakarta: 1990). 672673. yang mana sangat signifikan dalam kelangsungan suatu corperate dan pekerja itu sendiri. Kekayaan bukanlah dosa. Menurut pendapat umum. seharusnya upah itu cukup untuk memenuhi semua kebutuhan pokok. Kemudian khalifah mengangkat Aqil bin Abi Thalib. Dan pandangan itu terutama berlaku di lingkungan dunia Islam. rakyat mengharapkan agar si kaya tetap dapat menjadi teladan bagi si miskin. bersabda: “Tanah yang terbengkalai adalah milik Allah dan Rasul-Nya serta kamu semua (muslimin)”. Umar bin Khatab juga tidak lupa dengan sifat tanah yang tidak dipunyai oleh unit-unit produktif lainnya. dan mereka sudah merasa senang dengan upah rendah yang diterimanya di kota. dan inilah yang menjadi alasan untuk mengharamkan riba. Litera Antarnusa. Kemudian Rasulullah membagi Muhammad Husain Haekal. tingkah lakunya itu dapat merusak akhlak masyarakat dan menghancurkan nilai-nilai agama Islam. (Jakarta: 2000). dalam pengertian milik setiap kelompok masyarakat. Para ahli falsafah Kristen termasuk Thomas Aquinas. yaitu: Pertama. 25 Selain itu harta Kharaj dan Jizyah yang diterima oleh lembaga keuangan negara dipergunakan untuk membangun bendungan guna mengairi lahan yang gersang menjadi tanah pertanian yang subur. (Jakarta: 1990). Dan posting pengeluaran yang utama kedua ialah untuk kepentingan mobilisasi tentara.26 Pemilikan tanah dianggap suatu tipe pemilikan yang parexellence (paling istimewa) di negara-negara kapitalis. Namun kepemilikan individu ini justru tidak diakui dalam masyarakat sosialis dan komunis. Di dunia Barat pun banyak orang yang tidak senang soal upah sematamata ditentukan oleh faktor-faktor ekonomi saja. 674. di samping segi ekonominya. dalam kebiasaannya mengeluarkan uang serta konsumsinya. 25 . hlm. dan tempat tinggal. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 33 melepaskan diri dari kerja keras mulai fajar sampai senja dengan upah kecil di sektor pertanian. Menikmati pendapatan tanpa kerja dipandang tidak bermoral. dan tak seorangpun boleh memperoleh hak istimewa atasnya. maka masyarakat Islam yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok bagi semua kaum Muslimin akan dipandang mengalami kegagalan. Di mana tanah dapat memenuhi kebutuhan pokok dan permanen bagi manusia. maka dialah yang memilikinya”. termasuk sandang pangan. 28 Irfan Mahmud Ra’na. riwayat Aisyah. 28 Dilihat dari sudut pandang Islam. dan menurut pandangan umum tidaklah adil. Perbedaan skala gaji misalnya yang scring terjadi dijawatan pemerintah bagi golongan sarjana dan bukan sarjana yang melakukan yang terakhir inilah Khalifah Umar mengambil keputusan. haruslah merupakan imbalan jerih payah. Di lingkungan dunia Islam masalah moral jauh lebih dipentingkan daripada di dunia Barat. Rasulullah bersabda: “Pengolahan tanah terbengkalai yang bukan milik siapapun. hlm. Implementasi hadits ini langsung dicontohkan oleh Rasulullah saw. bahkan di daerah perkotaan. tanah dan semua yang terkandung di dalamnya harus digunakan untuk kepentingan umum dan rakyat. dan antara pendapatan dengan kegiatan kerja harus berkaitan. Kedua. 29 Dalam hadits lain Rasulullah saw. soal pembagian pendapatan yang wajar dipandang penting. 30. Ketiga. buatlah ia subur.. Land reform telah menjadi pokok persoalan yang lebih besar daripada nasionalisasi industri di banyak negara Islam. Teori. namun memiliki kekayaan berarti bertanggung jawab sosial. barang itu tidak dipamerkannya secara mencolok mata. 29 Al Hadits. Kerisauan moral mengenai upah dinyatakan dalam tiga cara. Sekalipun sering terdapat perbedaan tingkat pendapatan yang cukup besar. Bila orang kaya memboroskan uangnya dengan berjudi. bahkan tidak bisa diterima. bila soal upah sernata-mata ditentukan oleh gaya ekonomi yang abstrak saja.

membiayai hidup anak-anak yatim. Mungkin banyak alasan untuk keadaan semacam ini. dan peranan serikat kerja itu pun berbeda dari yang biasanya diharapkan pengusaha Barat. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab.31 Hal serupa juga terjadi pada ketika telah terjadi penaklukan Mesir oleh Panglima Amr bin al Ash. Banyak pekerja di kota yang merasa bersyukur dapat . hlm. Kehadiran serikat kerja di sana merupakan suatu perkembangan yang relatif baru. Menurut Abu Ubayd. menginginkan agar tanah-tanah luas yang telah dikuasai kaum muslimin haruslah dipikirkan pemanfaatannya di masa depan. dan laju inflasinya punjarang meningkat sampai angka 1 ke atas. Teori. tidak akan terjadi perpindahan kerja untuk mengisi kekurangan itu. biasanya di negara-negara Islam secara keseluruhan. hlm. gerakan buruh di sini jauh kurang kuat dibandingkan dengan di dunia Barat. diantarnya ialah: Pertama. 30 kekurangan tenaga kerja. dan mempersiapkan generasi mendatang. dan upah ditinjau kembali setiap 34 tahun. Tampaknya penyesuaian upah pun jarang terjadi di lingkungan dunia Islam. di mana para pejuang meminta hak atas tanah. hlm. kemudian dibagikan kepada para gubernur. kita harus menggaji mereka secara tetap. Di banyak negara Islam gagasan kenaikan upah secara tahunan tidak ada. sehingga sistem keuangan Islam tidak akan rusak. Saya telah membagi-bagikan harta benda kepada kaum muslimin. Penyesuaian masalah upah jarang dipandang sebagai suatu masalah politik dan kebanyakan karyawan tidak memandang para majikan sebagai suatu golongan yang bertentangan. 32 Ibid. (Kairo: 1346). Rasulullah mengambil separuh dari bagian tersebut. dan masih belum jelas apakah faktor-faktor itu akan berpengaruh besar di segi penawaran walaupun dapat mempengaruhi sisi permintaannya. Jika kita membagikan tanah itu sekarang. 32. Maka secara umum faktor-faktor penawaran dan permintaan tampaknya tidak berperanan penting. Karena sejumlah besar negara Islam tetap merupakan masyarakat pra-industri. dan beliau menjawab: “Saya telah menerima surat anda. dan masa depan umat. Hasil pendapatan tersebut akan saya gunakan untuk memperkuat balatentara. Maka saya mengharap. diantaranya: 1) Iqta’ ialah suatu pemilikan tanah secara individu dengan melalui cara pemberian atau penyerahan sebidang tanah oleh negara.. Saya kira. kecuali dalam hal adanya perbedaan upah yang sangat besar. dibandingkan dengan di dunia Barat. biarkan tanah-tanah beserta para petaninya. para panglima perang. Umar menafsirkan hadist tersebut bahwa Rasulullah saw. Anda memang harus membagikan harta benda kepada mereka. 31 Abu Yusuf. serikat kerja itu menjalankan fungsi yang sangat mirip dengan serikat-serikat kerja di Eropa dan Amerika Serikat. Kemudian Amirul mukminin menjawab: “Kalian mendengarkan orang-orang yang mengatakan bahwa saya telah mencabut hak-hak mereka. yang ingin mandiri dalam hal ekonomi di usia muda sebagaimana akan diperolehnya bila rnereka merantau ke wilayah Teluk Arab. dan saya akan membebankan mereka dengan Kharaj dan Jizyah yang harus mereka bayar kepada kita. (Jakarta: 1990). Kalau tanah-tanah tersebut saya bagi-bagikan. Sering terjadi pertentangan rnengenai hubungan perkotaan-pedesaan. Kenyataan ini memberikan kesan bahwa lingkungan perekonomian di sana kurang berperanan dibandingkan di negara-negara perindustrian yang sudah maju.34 Ekonomi Islam: Sejarah. Namun pada umumnya hubungan ketenagakerjaan tidak dilihat dari sudut konfrontasi antara para majikan dan karyawan. kepala pemerintahan. Rupanya upah tidaklah berfungsi sebagai isyarat pasaran efektif. baik untuk tenaga ahli. di mana para pejuang meminta bagian atas rampasan perang dan tanah yang ditaklukan. maupun yang tidak ahli. dan kebencian pekerja lebih diarahkan kepada para tuan tanah di pedalaman daripada ke para pengusaha perindustrian. kalian lihatlah kota-kota besar. Kalian lihatlah daerah-daerah perbatasan. Karena itulah. mobilitas itu mungkin tidak didasarkan oleh faktor upah.32 Dalam masa pemerintahan Umar bin Khatab sistem pembagian pemilikan tanah diklasifikasikan ke dalam beberapa bagian. Tanah dan kanal untuk gubernur. kita pun butuh penjaganya demi keamanan. berupa tanah yang terletak antara al-bahr (laut) dan al-sakhr (tanah Irfan Mahmud Ra’na. Suatu riwayat menyatakan: “Rasulullah saw telah memberikan iqta’ kepada Bilal bin Harith al Mujani. yang sudah ada urbanisasi buruh yang cukup besarjumlahnya. Kedua. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 327 tanah Khaibar menjadi 26 bagian dan masing-masing bagian dibagi lagi ke dalam 100 bagian. Meskipun demikian di beberapa negara Islam. dan tarif upah yang berlaku di negaranegara yang kurang makmur dalam lingkungan dunia Islam. Hanya dalam hal yang disebut belakangan inilah perbedaan upah dapat menyebabkan migrasi internasional. setelah penaklukan tanah-tanah Kisra. tidak ada lagi tanah yang tersisa untuk ditaklukan. Kitab Al Kharaj. dalarn masyarakat negara penghasil minyak di wilayah Teluk. 162-163. Pustaka Firdaus. Allah telah melimpahkan kita dengan harta yang banyak dan tanah yang luas dari pampasan perang. Sebagian hal ini menunjukkan usaha yang bersungguhsungguh untuk memelihara kestabilan fiskal. kecuali di Mesir. maka pertentangan golongan ala Marx merupakan gagasan asing. Kemudian Sa’ad melaporkannya kepada Amirulmukminin. 30 Penafsiran Umar tersebut teraplikasikan pada ketika Sa’ad bin Abi Waqash menaklukan Irak. Bahkan dalam hal ini pun. tetapi tinggalkan tanah dan kanal. 158-159. situasi makroekonominya lebih mantap. berarti kita tidak meninggalkan apa-apa untuk generasi yang akan datang”. lalu dengan apa kita membayar gaji mereka”. Rakyat menuntut agar anda membagikan tanah dan harta benda kepada mereka. dan Turki. kita perlu tentara yang kuas untuk menjaganya. seperti misalnya hasrat anggota keluarga lebih muda.

dan munculnya perusahaan industri skala besar di dunia Islam merupakan suatu gejala yang relatif baru. melestarikan deferensial. seorang laki-laki datang mengadu kepada Khalifah bahwa salah seorang tentara muslim dalam perjalanan melalui telah merusak tanamannya. khalifah segera memberi ganti rugi sebesar 10. Mendengar pengaduan ini. tangki-tangki kanal-kanal dan pintu-pintu air serba guna kelancaran dan distribusi air. hlm. 44. hlm. Iran. beliau berkata kepada Bilal. banyak membangun kanal-kanal di distrik Khuziztan dan Ahwaz.33 Namun dalam riwayat lain ada juga tanah iqta’ yang diberi ganti rugi oleh Umar. Bagi seorang pengamat dari luar syarat-syarat kerja itu tampaknya agak serupa dengan di negara-negara Dunia Ketiga. Malaysia. dan sebuah departemen besar didirikan untuk membangun waduk-waduk.36 Saluran irigasi terbentang di daerah-daerah taklukan. Hal ini untuk memperlancar arus pemasukan bahan makanan ke kota-kota. 58 34 33 Rodney Wilson. Hasil penggarapan tanah Hima’ harus dikeluarkan untuk ushr (semacam zakat). Ibid.326 Ekonomi Islam: Sejarah. Mereka digaji dari harta kekayaan umat. antara kebiasaan yang terdapat di Amerika utara dan Eropa barat. dan masalah penyelesaian upah masih merupakan masalah yang sangat kontroversial dalam kepustakaan ekonomi moderen. di mana tanah yang dimiliki oleh satu orang atau lebih kemudian diolah oleh sebuah suku dan hasilnya digunakan untuk kepentingan bersama. juga dibangun pasar-pasar agar tercipta suasana persaingan yang bebas. “adalah di luar kemampuan kamu untuk mengolah tanah seluas ini”. pajak perdagangan nabati dan kurma Syria sebesar 50%. . 73. 40. Maka pelaksanaan hukum Islam serta falsafah ekonomi Islam dalam bidang perusahaan skala besar merupakan suatu perkembangan yang relatifbaru pula. Kemudian Bilal mengizinkan Umar menghadiahkannya kepada orang lain. Bahkan di dunia Barat pun tidak ada kriterium yang diterima umum mengenai cara penetapan upah. Dengan demikian demi kemaslahatan umum tanah iqta’ dapat dikuasai kembali oleh negara. hlm 104. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Teori ekonomi neo-klasik yang konvensional menyatakan bahwa upah ditentukan oleh interaksi antara penawaran dan permintaan di pasar tenaga kerja.cit. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 35 soal keuangannya. dan mempertahankan jumlah upah bersih (take-home pay) dalam hitungan nilai uang yang nyata. Pada waktu Umar menjadi khalifah.37 Sebagaimana di masa Rasulullah saw. Memang dalam hukum syari'at ada beberapa ketentuan mengenai perlakuan terhadap karyawan. Ini berarti jika ditawarkan upah yang lebih tinggi sebagai akibat 11 12 karang). antara perusahaan yang satu ke perusahaan lainnya. Irfan Mahmud Ra’na. Hal ini juga Ibid.12 Dan. dan bukan merupakan perbedaan yang diakibatkan oleh faktor-faktor keagamaan. 35 Ibid. Bangladesh. Namun kenyataan ini tidak dapat dijadikan bukti bahwa ciri-ciri keserupaan itu bersumber pada agama Islam. Membanting harga dan menumpuk barang serta mengambil keuntungan secara berlebihan dipantau. ataupun perbedaan jenis pekerjaan yang satu ke jenis lainnya.000 dirham.35 Abu Yusuf menceritakan tentang keinginan Khalifah memajukan dan membantu pengembangan pertanian. Turki. 34 dan 2) Hima’ ialah pemilikan tanah secara kolektif. misalnya. Zakat dijadikan ukuran fiskal utama dalam rangka memecahkan masalah ekonomi secara umum. Kurangnya mobilitas tenaga kerja. Tetapi banyak kemiripan dalam kebiasaan ketenagakerjaan di negara-negara Arab. yang memungkinkan pembukaan dan pengolahan banyak sekali ladang pertanian. Masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai soal hubungan ketenagakerjaan. iklim perekonomian umum sering lebih dipentingkan daripada faktor-faktor mikro ekonomi. di dunia Islarn sendiri kehilahatanya faktor-faktor mikro dan rnakro ekonomi nampaknya kurang berperanan dalam soal penetapan upah. Pada saat yang sama. Pada masa Umar hukum perdagangan mengalami penyempurnaan guna menciptakan perekonomian secara sehat. Pakistan. zakat merupakan sumber pendapatan utama negara Islam. dibandingkan dengan yang menyangkut segi lain dari kegiatan ekonomi. kecuali lahan yang mengandung mineral”. mungkin hanya mencerminkan perbedaan perkembangan perburuhan di negara-negara industri bersangkutan. sekalipun banyak perbedaan etnik dan kebudayaan. Nabi Muhammad hidup di lingkungan masyarakat pra-industri. Perbedaan yang kita sadari. baik negara Islam maupun negara yang bukan Islam. Menurut Maqrizi di Mesir saja ada sekitar 120. Pengenaan zakat atas harta berarti menjamin penanaman kembali dalam perdagangan dan perniagaan yang tidak perlu dilakukan dalam pajak pendapatan. Teori.11 Memang dalam Al Qur'an dan sunnah kurang banyak bahan-bahan yang khusus mengatur soal ketenagakerjaan. 46. hlm. (Jakarta: 1990). dan Indonesia yang membenarkan diadakannya peraturan umum (generalization) mengenai soal ketenagakerjaan di negara-negara tersebut. Pustaka Firdaus. lot. Bila ushr tidak dibayarkan maka hak atas tanah tersebut dicabut oleh negara. namun ketentuan-ketentuan itu pun dapat ditafsirkan secara berlain-Iainan. dibandingkan dengan yang telah berlangsung dalam bidang penelitian lainnya.. Pada waktu invansi ke Syria.. 36 Ibid.. hlm. 39 37 Ibidn. Maka diusahakanlah penyelesaian soal upah yang akan mengimbangi laju inflasi. hlm. Juza bin Muawiyah dengan seizin Umar. Tetapi kenyataannya.000 buruh yang bekerja setiap hari sepanjang tahun. Umar mengurangi beban pajak terhadap beberapa barang.

dan tampaknya jarang dilakukan tindakan efektifter hadap karyawan yang tidak saja mengabaikan tugasnya sendiri. tetapi lebih menyerupai keadaan di Jepang. implikasi penerapan Basel II terhadap perbankan syariah internasional. tanyanya. yang memang kurang diteliti kecuali 10 Republika . acapkali mengherankan seorang pengamat Barat.000. Amii Bahrain mengunjungi Madinah dan membawa 500. Segi positifnya ialah jarang terdapat keresahan industri. dan yang manakah yang merupakan kebiasaannya saja.000. deminikian pula dengan pemogokan sedangkan para karyawannya tampaknya lebih mengidentifikasikan dirinya pada perusahaan tempatnya bekerja.000 dirham kharaj 39 itu adalah jumlah yang besar sehingga khalifah mengadakan pertemuan dengan majelis Syura untuk menanyai pendapat mereka dan kemudian diputuskan bersama bahwa jumlah tersebut tidak untuk didistribusikan melainkan untuk disimpan Ibid.36 Ekonomi Islam: Sejarah.000. hlm. bahkan dalam karya penelitian. dianggap biasa. Lihat Muhammad Husein Haekal (2001) Umarbin Khattab (terj). yang timbul akibat ajaran againa Islam. walau hanya seekor anak kambing yang seharusnya itu telah mereka bayar kepada Rasulullah. jika mereka menghindari kewajiban mereka membayar zakat kepada saya. Pada tahun 16 Hijrah.dirham". kemudian dana itu dikelola sedemikian rupa sehingga tak seorang pun yang memerlukan bantuan. Hal ini juga berkaitan dengan hukuman berat bagi orang yang tidak mau membayar zakat sehingga orang tersebut dapat didenda sebesar 50% dari jumlah kekayaannya sebagaimana dinyatakan Rasulullah saw sendiri. Jakarta. International Islam Financial Market. Damaskus. Abu Hurairah. . Dengan demikian dapat dihindari terjadinya suatu siklus perdagangan yang membahayakan. Pekan dagang itu berlangsung pada 1-20 Duikaidah Umar mendirikan institusi administrasi yang hampir tidak mungkin diiakukan pada abad ketujuh sesudah Masehi. 'Ukaz adalah sebuah Oasis di antara Tha'if dan Nakhlah. arsitektur sistem keuangan syariah. toleransi terhadap karyawan yang tidak bekerja giat. Besok anda datang lagi". "Apa yang anda bawa?" jawab Abu Hurairah. Literas AntarNusa. Mekkah dan Bahrain.. 26 September 2003 . untuk mengetahui pentingnya faktor-faktor keagamaan dan undang-undang ketenagakerjaan Islam. Cakupan materi konferensi terdiri atas materi yang berkaitan dengan stabilitas sistem keuangan. beberapa pekan dagang yang menonjol adalah pekan dagang 'Ukaz yang berada di Hijaz yang berdekatan dengan Sukar dan yang lainnya. dan sejumlah bank sentral negara-negara yang sudah menerapkan bank syariah.dirham. Sesungguhnya tidaklah mudah.. Selain itu juga untuk mempelajari karakteristik unik dari risiko usaha perbankan syariah dan manajemen risiko serta sistempengawasan perbankan syariah guna menciptakan harmonisasi dan konvergensi pengaturan perbankan syariah secara internasional. perlu merasa Maalu mendapatkan sumbangan. IMF. Umar mengumumkan kepada orang banyak bahwa Abu Hurairah datang membawa uang dalam jumlah besar. “orang yang tidak mau membayar zakat akan saya ambil zakatnya dan setengah dari seluruh kekayaan”. Hal tersebut jarang terjadi di Eropa Barat atau di AS.10 Tenaga Kerja Walaupun dalam beberapa tahun belakangan ini teori keuangan Islam banyak diperhatikan di dunia Barat. "Saya membawa 500.dirham. 87-88. Umar bin Khattab amat tegas terhadap masalah zakat. Semua surplus pendapatan dalam jumlah-jumlah tertentu harus diserahkan kepada negara. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 325 akan memberi keseimbangan antara perdagangan dan pengeluaran. 39 38 penyelenggaraan konferensi tersebut adalah untuk menyediakan suatu forum internasional untuk penyampaian pemikiran dan diskusi tentang relevansi perbankan syariah dalam konteks penciptaan stabilitas sistem keuangan. lalu tanyanya lagi. saya akan perangi mereka -saya akan perangi mereka karena menolaknya”. government dan manajemen risiko pada perbankan syariah serta hasil riset mutakhir tentang perbankan syariah. Pekan dagang berkedudukan penting. Sungguh sulit untuk menentukan ciri-ciri kebiasaan kerja di dunia Islam. Forum konferensi tersebut menghadirkan 25 pembicara dari berbagai lembaga internasional seperti IDB.. Disebutkan bahwa Abu Hurairah sekembalinya dari Bahrain ditanya oleh Umar mengenai orang di sana. 672-673.. beliau menyatakan: “Demi Allah akan saya perangi mereka membedakan antara kewajiban ibadah dan kewajiban membayar zakat. Bekerja pada suatu perusahaan seumur hidup. Keesok harinya sesudah Abu Hurairah datang lagi dan menegaskan lagi bahwa dia membawa 500. Umar mengira bahwa bicara Abu Hurairah sudah berlebihan sehingga mengulangi lagi pertanyaan itu. tetapi kurangnya mobilitas tenaga kerja dan struktur upah nampaknya kurang lentur dibandingkan dengan di dunia Barat. h. la berkata "Rupanya anda masih mengantuk. Bagi pengusaha Barat keadaan pasar tenaga kerja tampaknya sangat berbeda dengan di negerinya sendiri. Di antaranya di Ubulla.38 Di daerah perdamaian terdapat pusat-pusat perdagangan dan pekanpekan yang sangat membantu pelaksanaan kebijaksanaan dagang. Jumat. dan International Islamic Rational Agency. karena zakat berurusan dengan harta benda. Ya Allah. Umar terkejut. Yaman. namun dalam Islam banyak hukumhukum kegiatan ekonomi termasuk hubungan ketenagakerjaan dibahas cukup lengkap. pulanglah dulu dan tidurlah. Setelah mendengar jawabannya yang pertama. Bank Dunia. tetapi juga rnengganggu rekan-rekannya yang ingin melakukan tugasnya dengan giat. Sebaliknya. Teori. "Sadarkah anda apa yang anda katakan?" Abu Hurairah mengulang lagi bahwa dia membawa 500.

000 dirham 5. Sedangkan Umar bin Khattab menetapkan bagian anaknya Abdullah bin Umar bin Khattab sebesar 3000 dirham. Masyarakat muslim juga harus dibangun kesadarannya akan pentingnya bank syariah. Konferensi yang bertema ”Manajemen Resiko. Untuk menyimpan dana tersebut.324 Ekonomi Islam: Sejarah. Bussines Development Group 17.000 dirham 4. serta satu binatang tunggangan untuk menunaikan ibadah haji. Maka di Bank Muamalat tidak ada transaksi-transaksi yang sifatnya spekulatif. bahwa dia membedakan Abu Salamah dan memberinya 3. dari Mesir dua juta dinar. maka setiap transaski dan operasionalnya dari semua sistem yang harus berjalan senantiasa mengacu kepada syari’ah Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 37 10. Umar membedakan Nadzar bin Anas dan beliau memberinya Al Hadits. Bank jumlah aset maupun dana pihak ketiga masih di bawah satu persen dari total perbankan nasional. fiktif dan derivatif. Sangat kontras dengan kondisi masyarakat di Indonesia yang masih kuat nuansa KKN-nya. Tunjangan Umar tetap. penghasilkan Baitul Maal meningkat. Bank Indonesia tidak membatasi kalau banyak kengininan untuk berkembang jumlahnya bahkan itu yang diharapkan. Administration Group 14. Tetapi.000 dirham 12. Op.000 dirham setahun dan dua setel pakaian untuk setahun. ia tidak diperbolehkan menggunakannya untuk pengeluaran pribadi. pangsa pasar perbankan syariah baru mencapai sekitar satu persen. Tujuan 8 9 sebagai cadangan darurat membiayai angkatan perang dan kebutuhan lain untuk umat. satu untuk musim dingin dan satu untuk musim panas.8 Oleh karena profesionalisme yang dijujung. Di Indonesia. Peraturan dan Pengawasan untuk Mencapai Keseragaman Peraturan Internasional” itu merupakan kerjasama antara BI. Teori. paman Rasulullah saw Untuk kaum Muhajirin dan Anshar yang telah mengikuti perang Badar Bagi mereka yang Islamnya seperf Keislaman penduduk Badar Putra kaum Muhajirim dan Anshar Penduduk Mekah dan KETERANGAN Hasan dan Husein dimasukkan daftar sebagai kerabat Rasulullah saw Utsman bin Zaid dimasukkan dalam daftar mereka. Baitul Maal yang reguler dan permanen didirikan untuk pertama kalinya di ibukota kemudian dibangun cabang-cabang dan di ibu kota propinsi. Corporate Suport Group 13. Sebenarnya al-Diwan adalah sebuah kantor yang ditujukan untuk membayar tunjangan-tunjangan angkatan perang dan pensiunan serta tunjangan lainnya dalam basis yang reguler lan tepat. Konferensi Internasional BI pernah menggelar konferensi internasional mengenai bank syariah. Compliance Risk Management Staff 12. Perkembangan perbankan syariah di Indonesia belum sebesar yang ada di Malaysia. Cit. Baitul Maal secara tidak langsung bertugas sebagai pelaksana kebijakan fiskal negara Islam dan khalifah adalah yang berkuasa penuh atas dana tersebut. dan Mesir. yaitu 5. yang disebut al-Diwan. Di negeri jiran perkembangan perbankan syariah didukung oleh struktur masyarakat yang sudah mapan salah satunya Malaysia mempunyai tabungan haji yang sangat kuat dan tidak ada korupsi di Malaysia sebesar Indonesia. Bersamaan dengan reorganisasi Baitul Maal. Umar mendirikan Diwan Islam yang pertama. Profesional dan amanah merupakan suatu pegangan bagi Bank Muamalat Indonesia yang mengacu pada prinsip “Kamu lebih mengetahu urusan-urusan duniamu”. Khalifah juga menunjukkan sebuah komite yang terdiri dari Nassab ternama untuk membuat laporan sensus penduduk Madinah sesuai dengan tingkat kepentingan dan kelasnya. Setelah menaklukkan Syria. riwayat Muslim.9 Bank Muamalat Indonesia atau umumnya bank syariah yang tumbuh dan berkembang di Indonesia sangat mendapat perhatian dari Bank Indonesia selaku bank sentral. dan Islamic Development Bank (IDB). Bussines Group 16. Bussines Director 11.000 dirham 800 dirham 40 Umar mengatakan sendiri kepada anaknnya.40 2. Menurut Abu Yusuf dalam kitabnya al-Kharaj laporan tersebut disusun sebagai berikut ini: Tabel 3 Pengeluaran untuk Tunjangan 1 JUMIAH PEMBERIAN 12. Network & Alliance Group.000 dirham karena keutamaan Ummu Salamah dalam Islam. Financing Suport Group 15. Pandji Masyarakat. Sawad. Depkeu. kharaj dari sawad mencapai seratus juta dinar. karena Utsman lebih disenangi Rasulullah SAW daripada Umar . Bahkan Bank Indonesia (BI) mengharapkan ada penambahan jumlah jaringan bank syariah yang signifikan.000 dirham JUMLAH YANG DITETAPKAN UNTUK DIBERIKAN Bagi setiap istri Nabi Untuk Abbas. Data BI menyebutkan meskipun perkembangan perbankan syariah relatif sangat pesat hingga saat ini pangsa pasar perbankan syariah masih relatif kecil. Abdulah bin Arqam ditunjuk sebagai pengurus Baitul Maal bersama dengan Abdurahman bin Ubaid al Qari serta Muayqab sebagai asistennya.

Finance & Administration Director 6 7 Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia. Compliance & Corporate Suport Director 9. h. Op Cit. dimana beliau telah melewatkan ujian yag berat untuk mempertahankan Islam pada perang Khadaq dan beiiau mendapatkan penghargaan atas pengalian parit 11 12 1 1 1 1 1 Keterangan: 7 1.6 ini:42 Berdasarkan riwayat lain menyebutkan sebagaimana tabel di bawah Struktur Organisasi Bank Muamalat Indonesia 1 2 3 Tabel 4 Pengeluaran untuk Tunjangan 11 NILAI PEMBERIAN 5000 dirham 4. dan kenikmatan itu terwujudkan dalam bentuk laba bersih pada akhir tahun 2004 sebesar Rp. lalu ia berkata.000 dirham 500 dirham 300 dirham 250 dirham 200 dirham lOOdirham 500 dirham 400 dirham 300 dirham 200 dirham JUMLAH YANG DITETAPKAN UNTUK DIBERIKAN Untuk orang yang ikut perang Badar43 dan kaum Muhajirin yang pertama Untuk orang-orang yang ikut perang Badar dari kaum Anshar Untuk pejuang yang berjihad dalam barisan Islam dari Badar sampai per[anjian Hudaibiyah Untuk pasukan yang berjihad dalam barisan Islam dari perjanjian Hudaibiyah sampai akhir peristiwa orang-orang Murtad Untuk pejuang yang berjihad dalam barisan Islam Untuk satuan pasukan kelompok Mutsanna Untuk satuan pasukan kelompok Tsabit Untuk satuan pasukan kelompok Ar-Rabi' Untuk penduduk Hajar dan Ubad Untuk anak-anak yang ikut serta dalam berbagai pertempuran Untuk istri para pasukan di perang Badar Untuk istri para pasukan di perang Badar sampai perjanjian Hudaibiyah Untuk istri para pasukan. Selanjutnya beliau 41 Ketika sebagian sahabat protes. President Director 5.38 Ekonomi Islam: Sejarah. dalam Quthb Ibrahim Muhammad.41 syariah yang diterapkan maka krisis moneter dapat dilalui dengan selamat. Internal Audit Group 6. . Umar RA berkata. dan Salaman al-Farisi.000 dirham 3. Cit. Teori. Sharia Supervisory Board 3. a/ lnfaq Al 'Am fil Islam. Sumber: Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia. "Kalau Rasulullah saw sampai meninggal. (2002). Cit. Shareholder Meeting 2. kemudian didinginkan dengan minyak. 84 miliar. Assisten Directors 7. "apa yang terjadi dengan Rasuluilah SAW ?" Lalu aku menjawab. karena mereka termasuk kerabat. tapi juga membagikannya dalam bentuk benda Seperti diriwayatkan bahwa beliau memerintahkan untuk mengambil satu ember makanan lalu diaduk dan dibuat roti. Op. maka Allah senantiasa hidup dan Dia tidak akan mati. Board Of Commissioners 4. "Yang aku fahu Rasulullah SAW telah diserang musuh.000 dirham 4. Abu Dzar al-Ghifari termasuk pembesar para sahabat. Risk Management Commite 8. Op. "Sesungguhnya bapak ini telah rnenemuiku di hari Uhud.000 dirham 2. Maka mari kita berperang sampai titik darah penghabisan" 42 Ibrahim Fuad Ahmad. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 323 masyarakat 200 dirham.yaitu Hasan dan Husein bin Ali. mulai dari perjanjian Hudaibiyah sampai perang Riddah Untuk istri para pasukan pada perang Oodisiyah dan Yarmuk 4 5 6 7 8 9 10 Umar tidak hanya membagikan harta dalam bentuk uang." Lalu ia menghunuskan pedangnya dan 'melempar sarnng pedang seraya berkata. 192-193 43 Umar bin Khattab memasukkan 4 orang yang tidak termasuk dari mereka .

Bank Muamalat Indonesia menyandang predikat sebagai Bank Devisa. pembagian tanah dengan muslim. karena kelahirannya UU Perbankan pun mengalami perubahan. juga untuk memlihkan dan memperkuat permodalan sebagai akibat dari goncangan krisis moneter. bahkan hingga tiga Irdabb gandum. cuka dan madu dan rancangan ini telah disetujui khalifah. 6) Di Mesir. dua qist untuk setiap minyak. yang baru seumur jagung. Atas usaha yang maksimal dalam menghadapi krisis. Beban per kepaia sebesar satu dinar dan beban jarib (unit berat) yang diproduksi per jarib (ukuran) tanah. 5 hari. Op. Di sinilah pentingnya bank syariah. Jasadnya dikubur di samping Rasulullah saw.3 Tidak lama setelah kelahirannya. terjadinya kezaliman terhadap para pengusaha yang waktu sedang susah. Atas penawaran tersebut. Lihat Outhb Ibrahim Muhammad. terhadap ekonomi modern juga dialami penulis Prancis yang namanya Maurits Chalaiz. 105 miliar." Maka. Yang pasti. Kerisauan terhadap sistem konvensional. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 39 Muamalat Indonesia adalah sangat penting dalam sejarah perbankan Indonesia.4 Bank Muamalat Indonesia harus membuktikan eksistensi dirinya sebagai bank-nya orang Islam disaat krisis moneter terjadi.7/1992 dengan sebutan bagi hasil. dan modal pemegang saham sebesar Rp. Laporan Tahunan Bank Muamalat. dua ember setiap bulan. 49 46 Abdullah Mustofa al Marghi (2001). IDB memberikan respon positif. dan dikonversikan dengan mata uang dolar yang sedang melagit maka bank-bank konvensioal berguguran karena ini. Selain untuk mempertahankan eksistensi. Maka apabila seseorang ingin mengundang sahabatnya. Jeddah. Selanjutnya sistem syariah juga diakui juga UU Bank Indonesia yang baru. dan ekuitas mencapai titik terendah yaitu Rp.322 Ekonomi Islam: Sejarah. 2) Kharaj dibebankan pada semua tanah yang berada di bawah kategori pertama. karena ada sistem bunga. dimana sistem perbankan syariah dimasukkan ke dalam UU No. Op Cit. tepatnya pada 27 Oktober 1994 atas keberhasilan dalam operasionalnya. Op. Teori. 39. Atas adanya ta’awuniyah dari IDB dalam bentuk investasi. Abu Yusuf dalam al-Kharaj dan Abu Ubaid dalam an-Anwal. Op Cit. karena di dalamnya menggunakan sistem bunga. h. Di mana rasio pembiayaan macet hingga mencapai lebih dari 60% sehingga tercatat kerugian sebesar Rp. beliau memberikan rakyat baik laki-laki.2 triliun.C/fh. Cit. Lalu beliau memasak untuk makan Maalam dan berkata. Bank konvensional. "Cukup untuk seorang. yang pada akhirnya mereka terlikuidasi. 269. maka akhir tahun 2004 jumlah aktiva Bank Muamalat Indonesia mencapai Rp. Saat Umar shalat subuh bersamasama dengan kaum muslimin.3 miliar (kurang dari sepertiga modal setor awal). 5 yang mengatakan bahwa dunia ini sudah menjadi big gambling table. 4) Sisa tanah yang tidak ditempati atau ditanami (tanah mati) atau tanah yang diklaim kembal! (seperti Basra) bila ditanami oleh muslim diperlakukan sebagai tanah ushr. bulan Zulhijjah 23 Hijrah.cit. Sehingga secara resmi IDB pada 21 Juni 1999 menjadi pemegang saham Bank Muamalat Indonesia. hlm. embuka wawasan baru. Kewajiban yang harus mereka bayar kepada nasabah lebih besar dari pendapatan yang merak terima daripada peminjam. 5) Di Sawad.46 Panjimasyarakat. 5. juga karena keunggulan daripada sistem perbankan 2 3 memanggil 30 orang. kharaj dibebankan sebesar satu dirham dan satu rafiz (satu ukuran lokal) gandum dan barley (jenis gandum) dengan anggapan tanah tersebut dapat dilalui air. Jabatannya sebagai khalifah dipegangnya selama 10 tahun 6 bulan. sepanjang mereka memberi kharaj dan jizyah. Arab Saudi. Atas kenyataan ini tak dapat mengelak dari krisis tersebut. Bank Muamalat Indonesia memberikan penawaran sahamnya kepada Islamic Development Bank (IDB). op. 42. sedangkan bagian yang berada di bawah perjaniian damai tetap dim'liki oleh pemilik sebelumnya dan kepemilikan lersebut adalah dialihkan.7 miliar. Begitu juga untuk anak-anak. Abu Lulu Fairuz Ai-Farisi." Umar juga menetapkan 2 karung gandum dan cuka untuk satu orang muslimin. dua ember selama satu bulan. Umar meninggal pada waktu subuh. perempuan dan budak. h. Umar meninggal dunia dalam usia 63 tahun. "Allah telah memotong jatah di embermu. (2002). dibebankan dua dinar. sebuah meja judi yang sangat besar.44 Selain itu Umar menerapkan beberapa peraturan sebagai berikut:45 1) Wilayah lraq yang ditaklukkan dengan kekuatan menjadi milik muslim dan kepemilikan ini tidak diganggu gugat. Harga yang lebih tinggi dikenakan kepada ratbah (rempah atau cengkeh) dan perkebunan. Dimana bank-bank konvensional menagalami negative spread. menurut sebuah perjanjian Amar. 5 Panjimasyarakat. seorang yang beragama Majusi pembantu AI-Mughirah bin Syubah menikamnya dari belakang dengan sebilah pisau beracun. paradigma baru di Indonesia. suatu arternatif yang lebih baik dari sistem ekonomi ribawi. Bank Muamalat Indonesia harus menghadapi kriris ekonomi yang menimpa bangsa Indonesia tahun 1998.42 44 . Op. meskipun pemilik tersebut kemudian memeiuk Islam dengan demikian tanah seperti itu tidak dapat dikonversikan menjadi tanah ushr.2 Dua tahun kemudian. Umar RA berkata. Cit. 4 Ibid. Tiga hari sesudah itu. dan mereka mengambil jatah makan siang sampai mereka kenyang. 7) Perjanjian Damaskus (Syria) menetapkan pembayaran tunai. 193 45 Adiwarman A Karim (2001). 3) Bekas pemilik tanah diberi hak kepemilikan.

Penghasilan Talhah dari lraq mencapai angka 1000 dinar sehari. Kabul. Habibie dan juga mendapat dukungan dari para pengusaha muslim. h. Usman termasuk dalam keluarga besar Umayyah dari suku Quraisy. Perumahan yang dia miliki di Hunayn dan Qadi AI-Oura serta tempat-tempat lain bernilai 200. karena mengawini dua putri Rasulullah saw. Selain itu ia memperkenalkan kebiasaan membagikan makanan di masjid untuk orangorang menderita. Barang siapa memiliki properti dan utang biarkan ia untuk mengurangi dari apa yang dia miliki apa yang dia utarn dan membayar zakat untuk properti yang masih tersisa”. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 321 Usman bin Affan (47 SH-35H/577-656 M) Usman bin Affan atau Usman bin Affan bin Abi AI-As bin Umayah bin Umawy AI-Qurasyi. Dilaporkan bahwa untuk mengamankan dari gangguan dan masalah dalam pemeriksaan kekayaan yang tidak Jelas oleh beberapa pengumpul yang nakal. 40.J. Tidak lama Islam mengakui empat kontrak dagang setelah negara-negara tersebut ditaklukkan. Bank Mu’amalat Indonesia (BMI) pada tahun 1991. 45 Ibnu Khaldun mengisahkan tentang kekayaan beberapa sahabat Rasulullah saw di masa pemerintahan Usman "pada masa Usman. kebijakan Umar diikuti. Dukungan tersebut dibuktikan dengan pembelian saham perseroan senilai Rp. berdirinya Bank Muamalat Indonesia. Op. kemudian tindakan efektif diterapkan dalam rangka pengembangan sumber daya alam. Dia juga memiliki 1000 unta dan 48 47 Bagian Empat | BAB 11 | Aplikasi Ekonomi Islam di Indonesia Bank Muamalah erbagai upaya ditempuh dalam rangka membentuk perbankan syariah di Indonesia. Bani Umayyah berada di bawah Bani Hasyim. Ghazni Kerman dan Sistan ditaklukkan. Tabri menyebutkan ketika khalifah Usman menaikkan pensiun sebesar seratus dirham. dipanggil Abu Abdullah. Mengundang pemodal Timur Tengah untuk mendirikan bank syariah juga sudah dilakukan. Tak dapat dilupakan. jalan dibangun. diprakarsai oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pemerintah. Dan pada tahun 1974. dan mereka pernah dipercaya menjaga bendera nasional Quraisy sebelum datangnya Islam.000 dinar. Tapi waktu itu masuk modal ke Indonesia lewat perbankan terbentur pada masalah UU Perbankan yang tidak mengakaui sistem syariah. orang-orang di sekeliling Muhammad mendapatkan fasilitas perumahan dan uang.000 dinar dan 100. Ruqayah dan saudaranya. 1 Atas berdirinya Bank B 1 Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia tahun 2004. Secara resmi Bank Muamalat Indonesia mulai beroperasi tahun 1992. Dia juga mengurangi zakat dari pensiun. Aliran air digali. pengembara dan orang miskin. Perkembangan berikutnya keadaan ini bertambah rumit bersamaan dengan munculnya pernyataan-pernyataan yang menimbulkan kontroversi mengenai pengeluaran uang Baitul Maal dengan tidak hati-hati. Pada masa terbunuhnya Usman. terutama negaranegara Islam disekitar Teluk Persia yang kaya minyak. dikirim delegasi ke beberapa negara Timur Tengah. buah-buahan ditanam dan keamanan perdagangan diberikan dengan cara pembentukan organisasi kepolisian tetap. pohon-pohon. Tetapi tidak ada rinciannya. 106 miliar. pada waktu pendirianya Bank Muamalat Indonesia mendapat dukungan nyata dari ekponen Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) dengan ketua B.Cit. Untuk menata pendapatan baru. dan silsilah pertaliannya dengan Rasulullah saw ialah pada generasi kelima.47 Pada enam tahun pertama kepemimpinannya. juga mendapat dukungan yang nyata pula dari masyarakat Jawa Barat yang teraplikasikan dalam pembelian saham seniali Rp. . uang sejumlah 150. sedangkan itu merupakan pendapat pribadi. dan pendapatannya dari wilayah ash-Shrah bahkan lebih banyak dari itu. Dia juga mewariskan 1000 kuda dan 1000 wanita pelayan. dan bergelar Zu An-Nurain (pemilik dua cahaya). Teori. 84 miliar. Usman bin Affan lahir di Mekah. Kandang milik Abdurahman bin Auf berisi 1000 kuda. Dalam hubungannya dengan zakat dalam sambutan Ramadhan biasanya ia mengingatkan: ”Lihatlah bulan pembayaran zakat telah tiba. Dalam peranan politiknya. Dia menambahkan santunan dengan pakaian. Balkh. Ummu Kulsum.40 Ekonomi Islam: Sejarah.000 dirham berada di tangan bendaharanya. 48 Untuk meningkatkan Adiwarman A Karim (2001). Usman mendelegasikann kewenangan kepada para pemilik untuk menaksir kepemilikannya sendiri.

Tidak mudah pula mengakomodasi orang kota yang cepat kaya karena adanya peluangpeluang baru yang terbuka menyusul ditaklukannya propinsi-propinsi baru. Asswad dan lain-lain digantikan dengan orang-orang baru. 58 50 Di saat itu muncul empat kelompok masyarakat. Op Cit. h.. Semua kelompok ini bersaing satu dengan yang lain untuk memperoieh kekuasaan dan kontrol yang lebih besar atas kekayaan materi. (2) kaum Anshar. AI-Kuffah dan Alexandria.000 dirham. Sementara itu Usman menbaginya kepada individu-individu untuk reklamasi dan untuk kontribusi sebagian yang diprosesnya kepada Baitul Maal. dan Barca di Afrika Utara menjadi pelabuhan pertama negara Islam. Wajar kalau semasa pemerintahan Usman banyak sekali konfiik yang muncul di permukaan. Laodicea dan wilayah semenanjung Syria. sementara kebijakan Umar tidak demikian. Ya'la bin Munyah mewariskan 50. Mesir. Demikian. Tripoli.000 dinar. Untuk itu khalifah harus membuat beberapa perubahan administrasi tingkat atas dan mengganti Gubernur Mesir. Sementara itu biaya pemeliharaan 10. h. kaum muslimin membangun supremasi kelautan di wilayah Mediteriania. 91-90 . Ada dialog yang sangat terkenal dalam sejarah antara Usman dan Amr berkaitan dengan strukturisasi ini.000 dinar beserta hartanya yang lain yang keseluruhannya bernilai 300.Cit. Bahanbahan yang digunakan antara lain gip.000 biri-biri. dan bila ini ditambah dengan lahan dan kekayaannya yang lain nilai bisa mencapai 100.50 Di Mesir ketika angkatan laut Byzantium memasuki Mesir. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 41 pengeluaran pertahanan kelautan. dan pembangunan di wilayah taklukan baru dibutuhkan dana tambahan. dan kayu jati. Lihat Ashar Ali Engineer (2000). 69-70 49 Adiwarman A Karim (2001). Talhah membangun kediamannya di AI-Kufah dan tengah memperbaharui kediamannya yang di Madinah. Dilaporkan bahwa lahan ini pada masa Umar menghasilkan sembilan juta dirham tetapi pada masa Usman penerimaan meningkat menjadi lima puluh juta. (4) penduduk negara-negara yang ditaklukkan. (1) suku Quraysh Mekah. Basra. bata. kaum muslim di awal perintah Usman mampu mengerahkan dua ratus kapal dan memenangkan peperangan laut yang hebat. Lahan luas yang dimiliki keluarga kerajaan Persia diambil alih oleh Umar tetapi dia menyimpannya sebagai lahan negara yang tidak dibagi-bagi. Lihat Asghar Ali Engineer (2000). Op Cit.000 dinar Az-Zubair memiliki kediaman di Basra. Sa'ad bin Abi Waqqas juga membangun kediamannya di Madinah dengan dilapisi gip pada sisi luar dan sisi dalam tembok rumahnya.320 Ekonomi Islam: Sejarah. Zaid bin Tsabit yang dia wariskan emas dan perak yang telah ditumbuk halus dengan beliung. Teori. (3) suku Arab pengembara. Bukan tugas yang mudah untuk mengawasi orang Badui yang pada dasarnya mencintai kebebasan pribadi dan tidak mengenal otoritas pemerintah yang dominan. dan. h. Nilai dari seperempat lahan yang dia wariskan mencapai 84. Op. Pada periode selanjutnya dia juga mengizinkan menukar lahan tersebut dengan lahan yang ada di Hijaz dan Yaman.49 Dalam pemerintahan Usman komposisi kelas sosial di dalam masyarakat berubah demikian cepat sehingga semakin sulit menengahi berbagai kepentingan yang ada.

Basrah. Mereka kemudian mengepung rumah Usman dan menuntut pengunduran diri. Perkebunan. industri tepung durian. Konflik ini tidak hanya membuatnya menolak untuk menerima upah dan pekerjaannya sebagai pelayan atau muslim untuk kepentingan Allah. Ali Bin Abi Thalib ditakdirkan menjalankan kemudi pemerintahan melalui masa-masa paling kritis berupa pertentangan antar kelompok. industri tempe/tahu. Usman juga menolak. hal 59-60 . industri minuman segar. Hal ini menimbulkan kesalahpahaman antara khalifah dan Abdul bin Arqam. industri tepung tapioka. industri rambuatan dalam kaleng. Ibid. Hutan-hutan ini terhampar di daerah istana raja Namruz di Babilonia. dan rumah potong hewan.42 Ekonomi Islam: Sejarah. minyak goreng sawit. 52 53 Adiwarman A Karim (2001). h 47. tepung tapioka. Sebagian di antara mereka memaksa masuk ke dalam rumah untuk kemudian membunuhnya. industri pendingin jeruk dengan industri sari jeruk. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 319 angkatan laut sangat tinggi yang semuanya menjadi bagian dari beban pertahanan di periode ini.000 dirham. tetapi juga menolak hadir dalam pertemuan publik yang dihadiri khalifah. Teori. Seperti telah dikemukakan di atas bahwa Kalimantan Barat mempunyai potensi hang sangat besar untuk mengembangkan agroindustri. industri nenas dalam kaleng.51 Khalifah Usman tidak mengambil upah dari kantornya. Jenis kegiatan agroindustri di Kalimantan Barat: 1. Pada Akhir hayat Usman di awali ketika pada saat berbagai utusan dari Kufah. industri keripik pisang. dilahirkan pada tahun Gajah ke13.53 Masalah apakah Ali membebankan khums atas ikan atau hasil hutan (ajmat) 4. Ali sangat ketat dalam menjalankan keuangan negara.000 dirham setiap tahunnya. tetapi Ali menolak karena hal itu sama dencan mencuri uang milik masyarakat. yang berisi kegiatan: pengolahan buah-buahan. ransum makanan ternak. tetapi Usman menolak. Jenazahnya dimakamkan di Baqi' waktu Maalam hari. Tanaman Pangan dan Hortikultura. 2. Baladhuri menulis kepada mereka sebuah pernyataan yang ditulis di atas sehelai perkamen. jeruk. yang dipercaya menjadi penjaga tempat suci Ka'bah. industri selai dan industri sari nenas. industri dodol durian. bahkan menurut yang lainnya dia memberikan 5. Suatu hari saudaranya Aqil datang kepadanya meminta bantuan uang. Peluang investasi agroindustri di Kalimantan Barat terdiri dari: Industri tepung pisang. Peternakan. gula sirop. Namun demikian keberadaannya belum sesuai dengan yang diharapkan. Pengepungan terus berjalan sampai beberapa hari. 4. industri tepung ikan dan tempat pendinginan (cold storage) hasil perikanan. Ini terjadi pada bulan Dzulhijjah 35 H atau 17 Juni 656 M. terbatas pada perusahaanperusahaan yang relatif besar. Ali bin Abi Thalib (23 SH-40H/600-661 M) Ali bin Abi Thalib bergelar Abul Hasan. Op Cit. Ali bin Abu Thalib adalah saudara sepupu Rasulullah saw dan dari suku Bani Hasyim. selanjutnya ---$€£¥--- 51 52 Adiwarman A Karim (2001). dan Mesir datang menemui Usman agar memecat para gubemurnya yang notabene adalah kerabat-kerabat sendiri. dan perusahaan penggilingan padi. sari jeruk. industri komponen makanan ternak. 3. industri minuman ringan. pendingin. pada waktu berumur 82 tahun dan kekhalifahannya berlangsung selama 12 tahun kurang 12 hari. Perikanan. berisi kegiatan: Pengawetan dan penyamakan kulit. industri pengolahan ubi kayu (gaplek). minyak makanan dari nabati. tepung sagu gula. ia secara sukarela menarik dirinya dari daftar penerima dana bantuan Baitul Maal. salah seorang sahabat Nabi yang terkemuka yang berwenang melaksanakan kegiatan Baitul Maal pusat. arang tempurung. h.52 Ali terkenal sangat sederhana. berisi kegiatan: Pengalengan ikan. pengolahan tengkawang dan coklat. Op Cit. di hutan ini terdapat ngarai yang dalam yang dapat menciptakan kesempatan kerja. berisi kegiatan: Minyak kelapa. coconut cream. industri pisang salai. Ali menikah dengan putri Rasulullah Fatimah az-Zahra dikaruniai dua putra Hasan dan Husein. 57 Jamil Ahmad (2000). dan yang telah ada. karet skim.

318

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sejarah Ekonomi Islam

43

dalam ekonomi Islam terletak pada permasalahan individu manusia bukan pada tingkat kolektif (negara dan masyarakat).10 Menurut al-Maliki, ada empat perkara yang menjadi asas politik ekonomi Islam. Pertama, setiap orang adalah individu yang memerlukan pemenuhan kebutuhan. Kedua, pemenuhan kebutuhan-kebutuhan pokok dilakukan secara menyeluruh (lengkap). Ketiga, mubah (boleh) hukumnya bagi individu mencari rezki (bekerja) dengan tujuan untuk memperoleh kekayaan dan meningkatkan kemakmuran hidupnya. Keempat, nilai-nilai luhur (syariat Islam) harus mendominasi (menjadi aturan yang diterapkan) seluruh interaksi yang melibatkan individu-individu di dalam masyarakat.11 Berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa politik ekonomi kebijakan fiskal Islam adalah menjamin pemenuhan kebutuhan pokok setiap warga negara Muslim dan non Muslim/kafir dzimmi) dan mendorong mereka agar dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan sekunder dan tersiernya sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki. Politik ekonomi inilah yang menjadi garis dasar kebijakan fiskal Islam dan akan sangat terlihat dalam fungsi alokasi dan distribusi. Peluang Investasi Agroindustri Kegiatan agroindustri mempunyai potensi dalam meningkatkan nilai tambah produk hasil-hasil pertanian, bukan saja terbatas pada tingkat petani tetapi sampai pada para pengusaha yang bergerak dalam perdagangan baik lokal, nasional maupun Internasional. Agroindustri juga akan menciptakan kesempatan kerja yang memadai di pedesaan dan juga peningkatan eksport non migas. Peluang pengembangan agroindustri dapat dibagi dalam 2 kategori yakni pertama agroindustri berskala besar dengan basis perkebunan (PTP dan Swasta) Perikanan laut, peternakan dan kategori kedua agroindustri pedesaan dengan basis pertanian rakyat yang meliputi pengolahan palawija, hortikultura, hasil perikanan rakyat baik air tawar, payau maupun laut. Nilai tambah yang dihasilkan dari kegiatan agroindustri masih tetap mempunyai peluang yang cukup besar, untuk dikembangkan di Kalimantan Barat, mengingat Kalimantan Barat mempunyai potensi bahan baku, baik untuk agroindustri berskala besar maupun skala kecil. Selain itu karena Kalimantan Barat berbatasan langsung dengan negara tetangga yaitu Malaysia maka peluang pasarnya juga masih terbuka lebar. Di samping adanya peluang juga terdapat tantangan dalam mengembangkan agroindustri terutama agroindustri di pedesaan. Tantangan tersebut antara lain: kegiatan agroindustri itu harus dikembangkan dengan mengunakan teknologi yang mampu menyerap tenaga kerja pedesan dan
10 11

menurut beberapa orang, tanah untuk batu-batu istana dan menurut yang lainnya itu adalah tanah longsor.54 Pada saat pemerintahan di pegang khalifat Umar, Ali tidak hadir pada pertemuan Majelis Syuro di Djabiya (masuk wilayah Madinah) yang diadakan oleh Umar, tetapi ia menyepakati peraturan-peraturan yang sangat berkaitan dengan daerah taklukan. Pertemuan itu juga menyepakati untuk tidak mendistribusikan seluruh pendapatan Baitul Maal, tetapi menyimpan sebagai bagian cadangan. Semua kesepakatan itu berlawanan dengan pendapat Ali. Oleh karena itu ketika menjabat sebagai khalifah dia mendistribusikan seluruh pendapatan propinsi yang ada di Baitul Maal Madinah, Basrah, dan Kufah. Ali ingin mendistribusikan sawad, namun dia harus menahan diri karena takut akan terjadi perselisihan. Nahju Balaghah lebih jauh menambahkan: “Prinsip utama dari pemerataan distribusi uang rakyat diperkenankan. Sistem distribusi setiap pekan sekali untuk pertama kalinya diadopsi. Hari Kamis adalah hari pendistribusian atau hari pembayaran. Pada hari itu semua perhitungan diselesaikan dan pada hari sabtu dimulai perhitungan baru.” Mungkin cara ini merupakan solusi terbaik dipandang dari segi hukum dan keadaan negara yang sedang mengalami perubahan kepemimpinan. Khalifah Ali meningkatkan tunjangan pada pengikut-nya di Irak. Kurang lebih alokasi pengeluaran masih tetap sama sebagaimana halnya pada masa kepemimpinan Umar. Pengeluaran untuk Angkatan Laut yang ditambah jumlahnya pada masa kepemimpinan Usman hampir dihilangkan seluruhnya, karena daerah sepanjang garis pantai seperti Syria, Palestina dan Mesir berada di bawah kekuasan Muawiyah. Tetapi dengan adanya Penjaga Malam dan patroli yang diciptakan oleh Umar, Ali tetap menyediakan polisi reguler yang terorganisir yang disebut Shurta, dan pemimpinnya diberi gelar Sahibush Shurta. Dalam suratnya yang ditujukan kepada Maalik Ashter bin Harith menunjukkan Ali memiliki konsep yang jelas tentang pemerintahan, administrasi umum dan masalah-masalah yang berkaitan dengannya. Surat ini mendeskripsikan tugas dan kewajiban serta tanggung jawab penguasa. Menyusun prioritas dalam melakukan dispensasi terhadap keadilan, kontrol atas pejabat tinggi dan staf; menjelaskan kebaikan dan kekurangan jaksa, hakim dan abdi hukum, menguraikan pendapatan pegawai administrasi dan pengadaan bendahara.55 Ali bin Abi Thalib meninggal dunia akibat tebasan pedang Ibnu Muljam. Jenazahnya dimandikan kedua putranya Hasan dan Husein, kemudian dimakamkan di Kufah. Tetapi, Ibnu Asir menyatakan

Taqiyuddin an-Nabhani, Membangun Sistem Ekonomi…, hal. 53. Abdurrahman al-Maliki, Politik Ekonomi Islam, hal. 37.

54 Iman Abu Yusuf membahas dalam buku "What is taken out from the Sea" Adiwarman A Karim (2001), Ibid, h. 60 55 Adiwarman A Karim (2001), Ibid, h. 60, 61

44

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Investasi dalam Ekonomi Islam

317

bahwa ia dikuburkan di Neft. Ali meninggal dalam usia 63 tahun setelah memerintah selama 5 tahun 3 bufan.56 ***
---$€£¥---

Kebijakan Fiskal Pemahaman tentang politik ekonomi negara Islam sangat diperlukan untuk memahami politik ekonomi kebijakan fiskal Islam. Sebab politik ekonomi merupakan garis kebijakan ekonomi yang melandasi kebijakankebijakan ekonomi negara seperti halnya kebijakan fiskal. Menurut anNabhani, politik ekonomi merupakan tujuan yang ingin dicapai oleh hukumhukum yang dipergunakan untuk memecahkan mekanisme mengatur urusan manusia.5Jadi politik ekonomi dalam kebijakan fiskal meliputi dua hal, yaitu (a) hukum-hukum yang dipergunakan, dan (b) tujuan yang ingin dicapai dengan hukum-hukum tersebut. Dari sisi tujuan hukum, tujuan kebijakan fiskal Islam tidak dapat dilepaskan dari tujuan syariat Islam. Muhammad Husain Abdullah menyebutkan ada delapan tujuan luhur syariat Islam, yaitu; memelihara keturunan, akal, kemuliaan, jiwa, harta, agama, 6 ketentraman/keamanan, dan memelihara negara. Sementara itu dalam konteks kebijakan keuangan negara, Zallum sangat menekankan bahwa kebijakan keuangan negara Islam bertujuan untuk mencapai kemaslahatan 7 kaum Muslimin, memelihara urusan mereka, menjaga agar kebutuhan hidup mereka terpenuhi, tersebarnya risalah Islam dengan dakwah dan jihad fi sabililillah.8 Menurut an-Nahbani dan al-Maliki, politik ekonomi Islam adalah jaminan atas pemenuhan seluruh kebutuhan pokok (al-hajat al-asasiyah/basic needs) bagi setiap individu dan juga pemenuhan berbagai kebutuhan sekunder dan luks (al-hajat al-kamaliyah) sesuai kadar kemampuan individu bersangkutan yang hidup dalam masyarakat tertentu dengan kekhasan di dalamnya. 9 Dengan demikian titik berat sasaran pemecahan permasalahan
Taqiyuddin an-Nabhani, Membangun Sistem Ekonomi Alternatif Perspektif Islam, (AnNidlam al-Iqtishadi fil Islam), alih bahasa Moh. Maghfur Wachid, cet. v, (Surabaya: Risalah Gusti, 2000), hal. 52. Pendapat senada juga dikemukakan oleh Abdurrahman al-Maliki dalam bukunya “Politik Ekonomi Islam (terjemahan)”. menurut al-Maliki, politik ekonomi merupakan target yang menjadi sasaran hukum-hukum yang menangani pengaturan perkara-perkara manusia. (Lihat Abdurrahman al-Maliki, Politik Ekonomi Islam, (As-Siyasatu al-Iqtishadiyatu alMutsla), alih bahasa Ibnu Sholah, cet. i, (Bangil: Al-Izzah, 2001), hal. 37. 6 Muhammad Husain Abdullah, Studi Dasar-Dasar Pemikiran Islam, (Dirasat fi al-Fikri al-Islami), alih bahasa Zamroni, cet. i, (Bogor: Pustaka Thariqul Izzah, 2002), hal. 80. 7 Dengan adanya tujuan mencapai kemaslahatan atau kebaikan bagi kaum Muslimin, bukan berarti kemaslahatan menjadi tolak ukur kebijakan fiskal. Tetapi yang dimaksud dengan kemaslahatan bagi kaum Muslimin adalah segala hal yang menurut syara’ baik bagi umat, dan untuk mencapai kemaslahatan tersebut kebijakan fiskal yang ditempuh harus didasarkan kepada syara’ itu sendiri bukan didasarkan kepada kemaslahatan. 8 Lihat Abdul Qadim Zallum, Sistem Keuangan di Negara Khilafah, (Al Amwal fi Daulah Al Khilafah), cet. i, alih bahasa Ahmad S. dkk, (Bogor: Pustaka Thariqul Izzah, 2002), hal. 4, 5, 13, 14, 28, 30, 34, 36, 50, 67, 138, ,139. 9 Taqiyuddin an-Nabhani, Membangun Sistem Ekonomi Alternatif…, hal. 52. Abdurrahman al-Maliki, Politik Ekonomi Islam, hal. 37.
5

56

Abdullah Mustofa Al Maraghi (2000), Op Cit, h. 47

316

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia

45

terhadap tuntutan ganti kerugian oleh pihak ketiga. Lembaga ini tidak diperkenankan mencari laba, dan penghasilan bersihnya dibagi-bagikan pada setiap anggota yayasan itu. Tujuannya ialah untuk meringankan risiko bagi seluruh kaurn Muslimin, juga untuk menjamin orang Islarn lainnya, bahkan yang bukan Muslim pun akan menerirna santunan sesuai dengan setiap kerugian yang dideritanya sebagai akibat perbuatan salah seorang yang terasuransi. Dalam keadaan demikian maka keanggotaan yayasan asuransi timbal-balik itu tidaklah dicela, melainkan dipandang seolah-olah sebagai kewajiban agama. Ini merupakan suatu sarana yang memungkinkan seorang Muslimin untuk membantu saudaranya sesarna Muslimin. Daya upaya untuk melaksanakan usaha asuransi ini sekarang diadakan di Iran dan Pakistan dan agaknya tidak diragukan lagi bahwa perusahaan asuransi dengan asas tolongrnenolong yang diselenggarakan sesuai dengan hukum agama Islam ini akan didirikan pula di negara-negara Islam lainnya. Investasi saham sesuai syariah di pasar modal Salah satu bentuk investasi yang sesuai dengan syariah adalah membeli saham perusahaan, baik perusahaan non publik (private equity) maupun perusahaan publik/terbuka. Cara paling mudah dalam melakukan investasi saham sesuai syariah di Bursa Efek Jakarta adalah memilih dan membeli jenis saham-saham yang dimasukkan dalam Jakarta Islamic Index (JII). Reksadana Syariah Dalam reksadana konvensional, pengaturan atau penempatan portfolio investasi hanya menggunakan pertimbangan tingkat keuntungan. Sedangkan reksadana syariah selain mempertimbangkan tingkat keuntungan juga harus mempertimbangkan kehalalan suatu produk keuangan. Sebagai contoh bila reksadana syariah ingin menempatkan salah satu jenis investasinya dalam saham, maka saham yang dibeli tersebut harus termasuk perusahaan yang sudah dibolehkan secara syariat. Lebih mudahnya sudah termasuk dalam jenis saham yang ada dalam daftar JII (Jakarta Islamic Index). Demikian juga jenis investasi lainnya seperti obligasi, harus yang menganut sistem syariah. Manajer investasi reksadana syariah harus memahami investasi dan mampu melakukan kegiatan pengelolan yang sesuai dengan syariah. Untuk itu diperlukan adanya panduan mengenai normanorma yang harus dipenuhi Manajer Investasi agar investasi dan hasilnya tidak melanggar ketentuan syariah, termasuk ketentuan yang berkaitan dengan praktek riba, gharar dan maysir. Dalam praktek syariah maka Manajer Investasi bertindak sesuai dengan perjanjian atau aqad wakala. Manajer investasi akan menjadi wakil dari investor untuk kepentingan dan atas nama investor. Sebagai bukti penyertaan dalam reksadana syariah maka investor akan mendapat unit penyertaan dari reksadana syariah.

| BAB 3 |

Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia

N

ama “Indonesia” sebagai suatu bangsa baru muncul secara resmi setelah adanya “Sumpah Pemuda” tahun 1928. Kemudian, Indonesia sebagai nation state baru lahir pada tahun 1945 melalui proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus. Jika mengambil patokan adanya Indonesia sebagai bangsa setelah berdirinya Syarikat Islam (1905), yang keanggotaannya hampir meliputi seluruh daerah Hindia Belanda, maka bangsa Indonesia baru ada sejak tahun 1905. Namun kelahiran Syarikat Islam tidak mempelopori adanya kebangsaan Indonesia. Syarikat Islam lahir lebih didorong oleh faktor ukhuwah Islamiyah yang keberadaannya tertekan oleh Penguasa Hindia Belanda. Walaupun demikian, Syarikat Islam yang kelahirannya merupakan kelanjutan dari Syarikat Dagang Islam dapat dijadikan sebagai patokan awal adanya pemikiran ekonomi Islam di Indonesia. Hal ini menjadi patokan karena salah satu tujuan pergerakan SDI maupun SI adalah mengutamakan sosial ekonomi dan mempersatukan pedagang-pedagang batik. Kemudian dengan istilah “mempertinggi derajat bumi putra” implementasinya merupakan usaha politis hingga terbebas dari kekuasaan Hindia Belanda. Hasil akhir dari pergerakan para bumi putra ini kemudian dimerdekakanlah Republik Indonesia.1
1

M. Masyhur Amin, Syarikat Islam: Obor Kebangkitan Nasional 1905-1942, (Yogyakarta: Al Amin Press, 1996), hlm. 29.

46

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Investasi dalam Ekonomi Islam

315

Indonesia sebagai sebuah negara merupakan kesatuan dari berbagai kerajaan bekas kekuasaan Hindia Belanda. Di mana beberapa kerajaan yang berada dalam kekuasaan Hindia Belanda pada masa itu adalah sebahagiannya kerajaan Islam. Oleh karena itu, berbicara sejarah ekonomi Islam di Indonesia tidak lepas kaitannya dengan perkembangan ekonomi Islam yang berkembang dalam kerajaan-kerajaan Islam tersebut. Kerajaankerajaan Islam yang pernah ada dalam wilayah Nusantara merupakan suatu masyarakat dengan struktur yang lengkap. Kerajaan-kerajaan Islam dalam kenyataan sejarah telah memiliki Pelabuahan sebagai pusat perdagangan ekspor dan import. Juga telah memiliki bandar, pasar dan mata uang. Di kerajaan-kerajaan Islam di Aceh misalnya, telah banyak mata uang dereuham (dirham) ditemukan.2 Di Kerajaan Islam Sumenep sekalipun tidak dinamakan dinar atau dirham tetapi dinamaka mata uang reyal (real) adalah berasa dari mata uang Spanyol. Kemudian diadopsi menjadi mata uang Kerajaan Sumenep. Sebagai bukti bahwa mata uang ini adalah bagian dari sistem ekonomi Islam yang berjalan dalam Kerajaan Sumenep adalah mata uang reyal tersebut bertuliskan huruf Arab. Mata uang dinar juga ditemukan pada kerajaan Gowa, uang dinar ini dikenal pada masa pemerintahan Sultan Hasanuddin, sekitar abad ke-17 M. Di kerajaam Jambi pun telah dikenal mata uang yang bercirikan bahwa sistem ekonomi Islam berjalan dalam kerajaan ini. Di mana dalam mata uang Kerajaan Jambi terdapat tulisan “Sanat 1256” dengan mengggunakan huruf dan angka arab.3 Adanya bukti sejarah berupa mata uang dinar dan dirham serta mata uang lainnya yang bertuliskan huruf dan angka Arab di kerajaan-kerajaan Islam merupakan sebuah bukti, bahwa sistem ekonomi yang berjalan dalam kerajaan-kerajaan Islam tersebut adalah sistem ekonomi Islam. Kenyataan itu, sesuai dengan keberadaan sistem perekonomian yang terbangun di masa Rasulullah dan para sahabat. Sabda rasulullah yang menyatakan “...akan datang suatu masa di mana tidak ada lagi yang berguna untuk dijadikan simpanan kecuali dinar dan dirham...” adalah juga sebagai bukti bahwa sistem ekonomi yang berjalan di kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara adalah sama dengan sistem ekonomi di masa Rasulullah Muhammad. 4 Di masa pemerintahah Khalifah Umar bin Khaththab, telah menetapkan standar perbandingan dinar dan dirham yaitu dalam kadar berat dan nilai 7 dinar setara dengan 10 dirham.5
2 Teuku Ibrahim Alfian, Kronika Pasai: Sebuah Tinjauan Sedjarah, (Jogyakarta: Gajah Mada University Press, 1973), hlm. 4. 3 Ibid. 4 Hadits, dalam Musnad Imam Ahmad bin Hambal. 5 Abdul Hadi Arifin, Malikussaleh Reinterpretasi Penyebaran Islam Nusantara, (Louksemawe: University of Malikussaleh Press, 2005), hlm. 83.

menurut pandangan beberapa orang ulama larangan agama terhadapjasa asuransi akan berlaku atau tidak, bukanlah ditentukan oleh caranya perusahaan asuransi itu beroperasi, melainkan ditentukan oleh bentuk organisasinya. Karena Adanya Asas Tolong-menolong Dalam Islam Asas tolong-menolong dalam dunia Islam sesungguhnya sudah ada sejak zamanjahiliyah. Pada zaman itu biasanya seluruh keluarga atau suku dari pihak pembunuh membayar santunan pada suku korban pembunuhan. Uang tebusan itu dibayarkan untuk menghindarkan tindak pembalasan atau bahkan dendam kesumat yang mungkin akan berakibat binasanya beberapa orang anggota suku karena peperangan dendam kesumat itu. Adat istiadat itu membina kerukunan antara anggota kelompok atau suku, dan kemudian suku itu bukan saja membayar santunan atas nama seorang anggotanya dalam peristiwa pembunuhan, tetapijuga dalam peristiwa pelanggaran kecil. Ini merupakan awal dari suatu bentuk asuransi pihak ketiga, karena setiap anggota suku mengetahui bahwa anggota kelompok atau sukunya akan melindunginya dalam hal pelanggaran atau pembunuhan yang telah dilakukannya. Ini tidak akan menyebabkan seseorang anggota suku bertindak ceroboh, karena sekalipun anggota sukunya akan melindunginya, tetapi mereka akan memperlihatkan ketidaksenangan mereka atas kelakuannya. Sekarang Didirikan Yayasan Asuransi Tolong-menolong Di dalam Al Qur'an uang santunan dianjurkan sebagai usaha mencegah dendam kesumat.
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaas (pembalasan yang sebanding) berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh; orang merdeka dengan orang merdeka, hamba dengan hamba, dan wanita dengan wanita. Maka barangsiapa yangmendapat suatu pemaafan dari saudaranya, hendaklah (yang memaafkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah (yang diberi maaf) membayar (diat) kepada yang memberi maafdengan cara yang baik (pula). Yangdemikian itu adalah suatu keringanan dari Tuhan kamu dan suatu rahmat. Barang siapa yang melampaui batas sesudah itu, maka baginya siksa yang sangat pedih. Dan dalam qishaash itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu, hai orang-orang yang berakal, supaya kamu bertakwa". (Al Qur'an, 2. 178-1979).

Ketika Nabi Muhammad menjadi kepala pemerintahan di Madinah, telah diputuskannya bahwa asas santunan timbal-balik itu berlaku untuk seluruh umat atau masyarakat Mulimin. Sekarang ini diberi tafsiran bahwa setiap orang yang beriman, tanpa memandang golongan, atau suku bangsanya, dapat bergabung dengan sesama kaum Muslimin, mendirikan suatu perusahaan asuransi untuk mengadakan perlindungan timbal-balik

Shabri H. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 47 Pasaran asuransi perabot rumah pun sangat terbatas. dibandingkan dengan pendirian bank-bank Islam. Menurut Ghazali. dan hampir tidak ada calon nasabah datang atas kegiatan perusahaan asuransi itu sendiri sampai sekarang. perusahaan asuransi ini pun dilengkapi dengan suatu majelis penasihat agama Islam. Ibnu Taymiyah menyebutkan bahwa uang itu tidak hanya berfungsi sebaga medium of exchange.6 Sebagai sebuah kesimpulan tentang fungsi uang dalam Islam. Bank Islam Faisal di Sudan mendirikan perusahaan Asuransi Islam di Khartum pada tahun 1982. kesadaran akan uang sebagai bagian dalam sistem ekonomi telah muncul sebelum ekonomi itu itu diakui sebagai disiplin ilmu tersendiri. 8 M. sekaligus menjadi pemiliknya—dan Dar-al-Mal al-Islami memang telah mendirikan lembaga semacam itu dalam bentuk waqf mudarabah. Dalam rangka memenangkan program kerja di dunia asuransi di kalangan umat Islam. Jejak-jejak Ekonomi Syariah. Bahkan keberhasilan perusahaan di Dubai itulah yang mendorong kelompok Al Baraka untuk melakukan kegiatan di Bahrain. Majid. 8 Hal ini tidak berlebihan. Memang banyak perusahaan asuransi Barat yang mengakui bahwa mereka pun beroperasi sesuai dengan hukum Islam pada segi-segi yang penting. Namun apa yang diperbuatnya sebelum menjadi nabi adalah sebuah kebaikan. Maka Dalam sejarah Islam.R. 325. bahkan profesi “dagang” adalah sesuatu yang mendapat kehormatan. money is not identical with commodity that can be traded for the purpose of making profit. Prinsip ini hingga sekarang masih dimasukan dalam kategori perbuatan selalu diidamkan oleh sema manusia. Dan apa yang dilakukannya tidak termasuk bagian dari sebuah sunnah. dan diJenewa Dar al-Mal al-Islami mendirikan cabang "takaful" (asuransi gaya Islam) yang menyediakan jasa asuransi gaya Islam. Ini adalah dana tolong menolong (mutual funds)—yaitu yayasan asuransi tidak komersial yang berusaha hanya untuk para anggotanya. 7 Ibid. dan alat untuk menentukan nilai. walaupun akhir-akhir ini keadaannya sudah berubah. Luthfi Hamidi. Teori. akan tetap kerajaan (Negara) pun 6 M. bahkan menjadikan perbuatan dagang yang dilakukan oleh Muhammad bin Abdullah sebagai sunnah yang harus diikuti. Islam hanya melihat uang itu sebagai alat tukar. Sekalipun demikian apa yang dilakukan Muhammad bin Abdullah sebagai sesuatu yang harus diikuti. manusia memerlukan uang sebagai medium of exchange (alat perantara/pertukaran) untuk membeli barang dan jasa. Bukan hanya masyarkatnya yang giat berdagang. Bahkan sebagian harta bergerak perlengkapan industripun tidak diasuransikan. 9 H. terus diadakan upaya-upaya progresif kedepan. bahwa Islam melarang memperlakukan uang sebagai commodity (barang) yang bisa diperjual-belikan. (Jakarta: Senayan Abadi Publishing. hlm. . Penghormatan atas profesi itu banyak disebut dalam berbagai hadits. Dua pandangan yang bertolak belakang ini telah mewarnai pemikiran ekonomi Islam. “Uang di Mata Pemikir Ekonomi Islam”. Memang sedikit sekali minat untuk mendirikan perusahaan asuransi khas Islami.314 Ekonomi Islam: Sejarah. Namun Ibnu Khaldun dalam pandangannya terhadap uang lebih cenderung kepada pendapat Ibnu Taymiyah. Seperti halnya bank itu. sekalipun sejumlah pemegang sahamnyajuga menjadi pemegang saham bank tersebut. Dan ketika dia membuat keputusan”. Sehingga Ibnu Qayyim dalam pembahasannya tentang peranan uang sependapat dengan Imam Ghazali. Muhammad Rasulullah dikenal sebagai seorang yang berprofesi pedagang sebelum diangkat sebagai utusan Allah. terlebih dalam Islam. alat perantara. Bank Islam Dubai telah mendirikan Perusahaan Asuransi Islam Arab di bawah naungannya di tahun 1979. dengan menerapkan eksperimen-eksperimental di bidang asuransi secara berkesinamgbungan. namun pendirian perusahaan asuransi di sebagian besar negara-negara Islam masih merupakan gejala baru. dalam Serambi Indonesia online. Perusahaan asuransi Islam yang kedua didirikan oleh Kelompok Al Baraka dipimpin oleh Syeikh Saleh Kamel dari Bahrain di tahun 1980. Rasulullah bersabda “Rahmat Allah atas orang-orang yang berbaik hati ketika menjual dan membeli. Sebagian besar calon nasabah Perusahaan Asuransi Islam Arab itu tampil karena anjuran Bank Islam Dubai kepada para nasabahnya. Karenajarang sekali terjadi pencurian. In Islam. yang memantau kegiatan perusahaan ini untuk memusatkan kepatuhannya pada hukum agama Islam. Abd. Besar kemungkinannya bahwa kemajuan bank-bank Islam akan mendorong pertumbuhan perusahaan asuransi Islam sebagai usaha pelengkap. Perusahaan ini bersifat mandiri. Perusahaan asuransi ini pun berfungsi mengikuti garis-garis Perusahaan Asuransi Islam Arab Dubai. Peranan uang dalam ekonomi Islam telah didiskusikan oleh Imam Ghazali (1058-1111 M) dalam kitabnya yang terkenal “Ihya Ulumuddin”. bukan sebagai barang yang bisa diperjual-belikan.9 Perihal niaga (perdagangan) di masa kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara merupakan suatu pekerjaan yang paling menonjol.7 Sekalipun. Hal yang utama menciptakan bentuk asuransi yang sesuai atau dihalalkan oleh umat Islam. Di mana prinsip berniaga yang dilakukan oleh Muhammad bin Abdullah adalah jujur dan adil. sehingga pemilik harta itu tidak merasa ada alasan untuk mengasuransikannya. Bukhari. Sekalipun dalam dasawarsa terakhir ini jumlah perusahaan perbankan Islam semakin bertambah. Oleh karena itu tak sedikit umat Islam. dan dianggap yang terbaik sejajar dengan pekerjaan bertani. 2003). Kemudian kelompok Dar al-Mal al-Islami dipimpin oleh Pangeran Mohammad bin Faisal pun mendirikan beberapa perusahaan asuransi.

. 210. Berapa pun tingginya nilai harta tak bergerak itu di wilayah Teluk Arab. Dengan demikian. 10 perusahaan kecil jarang mengasuransikan barang persediaannya.11 Ekonomi Islam di Masa Hindia Belanda Secara sistemik. Dan sementara itu. juga sejumlah bangsawan Aceh ikut pindah ke Majapahit dan kelak menyebar agama Islam pertama di Jawa. Yogya. Makhudum diizinkan membuka pesantren. Surabaya. menyinggung hal yang sama. Kapal minyak (tanker) serta muatannya diasuransikan. sebagian besarnya tidak dilindungi asuransi. Ekonomi ini mulai berjalan di bawah kekuasaan Hindia Belanda setelah peraturan tanam paksa (Cultuur Stelsel) dihapuskan. Bahkan di sektor industri pun hanya perusahaan besar yang mengasuransikan alat perlengkapannya. dan keruntuhan total sebuah gedung bukanlah hal yangjarang terjadi. utamanya harta tak bergerak sangat jarang diasuransi. misalnya asuransi rumah dari gedung ataupun perabotannya. ekonomi formal yang berjalan dalam masa kekuasaan Hindia Belanda adalah ekonomi liberal. sedangkan perusahaan industri milik negara biasanya mengabaikan perusahaan asuransi swasta. supaya Makhudum bersedia menetap di Majapahit. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 313 mengandalkan pendapatannya dari hasil perdagangan ekspor dan impor. Dengan seizin kakak iparnya Raja Majapahit yang masih memeluk agama Hindu. karena banyak orang beranggapan bahwa hal ini termasuk jenis asuransi perseorangan yang tidak dihalalkan oleh hukum Islam. Demikian pula halnya dengan problem konstruksi yang segera tersingkap setelah gedungnya selesai dibangun. meskipun zaman itu masih belum canggih. Banyak bukti sejarah yang menunjukkan hubungan Samedra Pasai Mataram. Dalam kenyataannya asuransi harta tak bergerak terbatas pada bangunan industri dan bukan rumah pribadi. (Bandung: Al Maa’rif 1981). Dalam keadaan semacam ini asuransi terhadap bangunan. Karena itu tidak ada lembaga-lembaga pembiayaan seperti koperasi pembangunan yang mewajibkan pemilik rumah untuk mengasuransikan harta benda itu. dan kemudian menjadi salah seorang Wali. Hikayat Raja-raja Pasai meyebutkan. Belum lagi kita mendalami Serat Tajussalatin. namun sudah terjalin jaringan intelektual antara Aceh dan Jawa dan juga dengan seluruh Nusantara.. Lembaga-lembaga pembiayaan perumahan negara biasanya tidak rnewajibkan pihak yang berutang agar mengasuransikan harta itu sebagai syarat untuk pemberian uang hipotek. Antara lain adik Putri Jeumpa bernama Pengeran Makhudum yang nantinya dikenal sebagai Sunan Ampel. diantarnya pada makam Sultan Agung di Imogiri. Asuransi bahari merupakan satu-satunya cabang asuransi yang hidup subur di wilayah Teluk yang kaya minyak.” Tidak hanya barang yang dibawa. akan tetapi pada perkembangannya perdagangan antara dua kerajaan berkahir dengan keinginan saling menguasai. Perusahaan-perusahaan asuransi itu juga menyadari besarnya risiko dalam bidang asuransi ini.48 Ekonomi Islam: Sejarah. Seringkali terjadi penambahan lantai suatu gedung yang tidak direncanakan untuk menahan beban tambahan. “Islam di Aceh Masuk dan Berkembangnya Hingga Abad XVI” dalam A. karena dapat diduga banyak sekali tuntutan yang akan diajukan. dan Lloyds of London merupakan penampung asuransi terakhir. berasal dari masa pemerintah Sultan Alaad-Din Ri’ayat Syah (1589-1604). adalah sudah lama terjalin. Di wilayah tersebut peraturan penertiban pembangunan sangat sedikit dan kurang ketat. tentu saja tidak dapat dianggap berpotensi menghasilkan laba.10 Hubungan antara Aceh dengan Jawa selalu mengalami naik-turun. Hubungan Samudera-Pasai dan Mataram misalnya. . 11 Kompas. hlm. Juga sejalan dengan adanya penanaman modal usahawan Wan Hussein Azmi. Buku berbahasa dan berhuruf Jawa yang dipakai di Keraton Yogya tersebut merupakan salinan dari Kitab Tajussalatin. Dalam catatan Negarakertagama dilukiskan bahwa SamuderaPasai dikuasai Majapahit tahun 1360. Dana pembinaan "real estate" di Arab Saudi dan di negara-negara Teluk Arab menyediakan pinjaman tak berbunga bagi penduduk dengan hanya membebankan biayajasa yang kecil tanpa mengadakan syarat-syarat khusus selain kewajiban membayar pinjaman itu. 6 Mei 2003. Makhudum memilih Desa Ampel Gading di pinggir Sungai Mas. ”. jadilah chempa. sangat jarang terjadi di dunia Islam. Dengan izin tersebut yang telah diberikan kepada Makhudum. Karena biasanya benda tak bergerak diperjual-belikan atas dasar pembayaran uang tunai. Apalagi kalau kita membicarakan lebih mendalam tentang dunia asuransi. terdapat guci air abad XVII kiriman Sultan Iskandar Muda dari Samudera-Pasai. Hasjmy. Hal ini adalah akibat dari kurang giatnya perusahaan asuransi untuk menggarap jenis asuransi ini. dan dengan bertujuan menemani kakaknya tidak merasa kesepian. tulisan berhuruf Jawa berbahasa Pasai. Semula berhubungan dalam niaga. makajarang ada hipotek swasta. kodifikasi hukum tata pemerintah dan petunjuk memerintah dengan prinsip keadilan.begitu banyak barang diangkut sehingga kapal-kapal Majapahit pulang dari Pasai bagaikan itik berenang. kecuali perusahaan pelayaran. Semua faktor tersebut mengakibatkan terbatasnya pasaran asuransi harta tak bergerak. Hanya kelihatan kapalnya. Teori. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Dan sangat keliru kalau ada anggapan bahwa Putri Chempa yang menikah dengan Raja Majapahit berasal dari Kamboja. Tetapi karena lidah orang Jawa agak sulit untuk mengucapkan jeumpa. akibat membawa muatan terlalu banyak. atau didukung dengan pinjaman dari lembaga pembiayaan perumahan yang diselenggarakan oleh pemerintah.

sekalipun sebenarnya pendapatan itu baru akan diterima setelah beberapa periode. Kewajiban berzakat. sedangkan Belanda dalam berbagai bidang ekonomi. Jakarta: 1984). Masjid sebagai pusat kebudayaan dan peradaban telah mewakili umat Islam sebagai institusi yang mendapatkan kepercayaan masyarakat. 15 Agustianto. Pihak perusahaan membutuhkan perlindungan risiko. Kenyataan itu terbukti dengan adanya sebuah Masjid di Purwokerto pada tahun 1891 telah mampu memberikan pinjaman investasi kepada Bank Penolong yang didirikan oleh Raden Aria Wirajaatmadja. . Namun karena alasan yang telah kita bahas itu. dan lain-lain. Di sini salah satu kendalan utama lainnya adalah minat terhadap asuransi sangat kurang. kelenturan pendapatan mengenai kebutuhan asuransi sangat tinggi. hlm. pusat pemberdayaan ekonomi umat. hlm. Dalam soal usaha. penindasan. Kenyataan adanya sebuah Masjid yang mampu mengelola keuangan ZIS itu.312 Ekonomi Islam: Sejarah. rakyat Hindia Belanda khususnya yang beragama Islam mempunyai keyakinan bahwa spirit ekonomi Islam harus dijalankan. esyariah. maka kaidah ini tidak berlaku di lingkungan dunia Islam. Di masa Raasulullah.000 (empat ribu gulden). perkebunan. seperti: pertanian. Ada perasaan bahwa seorang yang beriman tidak akan mengasuransikan jiwanya sendiri. Ada pendapat. maka kebutuhan akan asuransi pun akan meningkat pula. dan shadaqoh dengan cara disentralisir di Masjid kemudian pengurus Masjid mendistribuskannya kepada setiap yang berhak telah menopang aktifitas ekonomi umat Islam. Hanya perusahaanperusahaan besar saja yang mementingkan soal asuransi. dan pemerasan. Adapun usaha lain yang sangat signifikan dalam rangka sosialisasi program asuransi –praktek asuransi dan hukum Islam dapat diintegralkan (disatupadukan). Bahkan Masjid di masa Rasulullah. namun tercukupinya kebutuhan harus dilakukan secara kolektif.14 Sentralisasi ZIS dan distribusinya oleh Masjid pada masa Hindia Belanda. dengan modal awal dari Masjid tersebut Bank Penolong telah berkembang hingga bank tersebut memiliki modal senilai f 4. namun mereka tidak mengejarngejar nasabah baru. yaitu dengan hanya menyediakan asuransi usaha. sekalipun berjalan namun Masjid belum dapat dikatakan sebagai lembaga keuangan Islam yang tersistem. tetapi pasaran asuransi dalam negerinya sangat sedikit. pusat pendidikan. Cara ketiga: perusahaan asuransi berikhtiar menyesuaikan diri dengan hukum Islam. dalam www. mereka tetap memegang surat berharga yang menghasilkan bunga untuk keperluan dana cair. bahwa asuransi merupakan sesuatu hal mewah dan dengan meningkatnya pendapatan pribadi seseorang. (Rineka Cipta. kebakaran. lebih tepat dikatakan sebagai manifestasi dari kewajiban dalam beragama (Islam). Teori. Pada satu sisi kebangkitan ingin berusaha dan tercukupinya hajat hidup adalah karena faktor tekanan sistem ekonomi liberal yang menyengsarakan. perusahaan-perusahaan asuransi kurang berminat pada asuransi mobil. namun tidak selalu berbuat sesuai dengan apa yang dinyatakannya itu. “Peran Masjid Dalam Edukasi Ekonomi Syariah”. perdagangan. 14 Ibid. eds. dan pusat informasi umat Islam. Hal ini disebabkan oleh tingginya angka kecelakaan dl harnpir semua negara-negara Islam. kecelakaan kapal. misalnya. juga sebagai pusat komando operasi militer dan pemerintahan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 49 Pada kenyataannya banyak perusahaan dalam negeri di negara Islam yang menyatakan patuh kepada hukum Islam. karena manusia untuk hidup saling ketergantungan. Kartasapoetra. karena uang preminya terpaksa ditetapkan dengan sangat tinggi jika hendak mengharapkan laba. bukan asuransi perseorangan. 58. Masjid difungsikan sebagai pusat ibadah. Pertama: perusahaan asuransi biasanya tidak memasang iklan untuk mencari nasabah. karena ajal adalah takdir Allah.. secara terbuka di dunia Islam. 12 Sistem ekonomi ini sudah pasti tidak cocok dengan umat Islam. Asuransi dana lanjut usia pun tidak disetujui. karena pendapatan yang dihasilkan menyerupai bunga atas deposito bank. 63. namun memelihara rahasia kehadirannya. Perusahaan asuransi dalam dan luar negeri berusaha mematuhi hukum Islam dalam tiga segi penting. Pada kenyataannya investasi yang dilakukan oleh para usahawan Belanda hanyalah menimbulkan pemerkosaan hak. 13 Hidup adalah hak setiap individu. Mereka hadir bila ada nasabah yang memerlukannya. Merekajuga tidak memaksa calon nasabah untuk mengambil asuransi. dan bermacam-macam masalah transportasi meliputi barang produksi serta kendaraannya. Namun walaupun demikian. Koperasi Indonesia yang Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Pada perkembangan lebih lanjut. Ibnu Khaldun pernah menyatakan bahwa ekonomi adalah tiang dan pilar 12 G. berinfaq dan bershadaqah pada setiap muslim telah mendorong terwjudnya ekonomi Masjid. negara-negara seperti misalnya Kuwait dan Persatuan Emirat Arab yang angka pendapatan per kapitanya paling tinggi. infaq. 13 Ibid.ORG. Kedua: perusahaan asuransi itu tidak menawarkan asuransijiwa kepada kaum Muslimin dalam negeri. Masjid sebagai pusat ekonomi Islam pada masa kekuasaan Hindia Belanda cukup efektif. dan tidak ditentukan oleh manusia. Hanya beberapa orang saja yang mengasuransikan kendaraan mereka terhadap risiko kerusakan. Selain itu sudah tentu tidak mungkin untuk menyingkirkan setiap unsur perjudian. Di mana penghimpunan zakat. Pada sisi lain. Dalam istilah perekonomian.15 Salahsatu pilar kemajuan peradaban Islam adalah amwal (wealth). atau mendesak nasabah lain untuk memperpanjang polisnya. hal ini bertentangan dengan asas-asas Islam.. pusat penyelesaian problematika umat dalam aspek hukum (peradilan).

hingga kemudian mendirikan Bank Penolong sebagai lembaga keuangan yang produk utamanya adalah Simpan Pinjam. Raden Aria Wiraatmadja mendapat dukungan moril dari E. dan Ibnu Khaldun telah terserap oleh umat Islam di Indonesia. yaitu Raden Aria Wirajaatmadja. Kemunculan Koperasi adalah sejak kapitalisme telah terbukti membawa masyarakat kepada kemiskinan dari sejak awal abad ke-17. Cit. telah populer di Eropa pada pertengah abad ke-19. sebagaimana yang berlaku bagi iuran dana pensiun biasa. Di mana lembaga keuangan koperasi ini didasarkan pada nilai “ta’awuniyah_ tolong menolong”. 5) Jarmani. Bahkan pada kenyataannya terdapat suatu tingkat proteksi perusahaan usia muda untuk perusahaanperusahaan dalam negeri. Kenyataan itu pada masa Hindia Belanda ada sebuah masjid telah mampu memberikan pinjaman modal untuk pendirian sebuah bank. Syathibi. Jakarta: 1984). Koperasi itu dinamakan ”Kinder der Not”. namun pemikiran Raden Aria Wiraatmadja telah membuat titik kebangkitan ekonomi yang berpihak pada rakyat. namun tidak satupun negara Islam yang melarang asuransi. 12 Tahun 1967 dinyatakan. namun masingmasing menghendaki agar setiap perusahaan asuransi menyesuaikan cara kerjanya dengan ketentuan hukum agama. bagian 3 Undang-undang No. dan pencurian. Jika terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan kematian atau cederanya seseorang karyawan. Spaar En Landbouwcrediet”. perusahaan wajib membayar santunan kepada keluarga karyawan bersangkutan. Pada tahun 1891. Ada sistem pensiun untuk para karyawan perusahaan besar dan pegawai pemerintah. maka cukup jelas bahwa koperasi merupakan usaha untuk membatasi perkembangan kapitalisme. Sienburgh. Sekalipun tidak dapat dinamakan sebagai lembaga keuangan Islam namun ide dasarnya dilandasi oleh suatu pemikiran keislaman. termasuk para perantau yang mulai memperhatikan soal asuransi ini. De Wolf van Westerrede yang bersemangant untuk mebangun bank Simpan Pinjam.19 Pada awal abad ke. sehingga Bank Penolong menjadi ”Purwokerto Hulf. bahwa azas koperasi adalah kekeluargaan dan kegotongroyongan. . Sikap hukum terhadap usaha asuransi berlain-lainan di masing-masing negara Islam dan pada umumnya masing-masing pemerintah negara Islam itu kurang memperhatikan soal asuransi dibandingkan dengan soal perbankan. mulai mencari perlindungan bermacam-macam asuransi—termasuk asuransi risiko kecelakaan. yang pada kenyataannya sebagian besar dimiliki oleh warga negara Arab Saudi. Tetapi perusahaan-perusahaan asing diperkenankan untuk menyelenggarakan usaha asuransi di wilayah Kerajaan ini. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 311 paling penting untuk membangun peradaban Islam (imarah). mengingat hambatan-hambatan terhadapnya? Melihat keberadaan asuransi masih bersifat terbatas di kalangan Muslim. eds. pada tahun 1898 menggantikan E. di masa Hindia Belanda telah hadir ditengah masyarakat. yaitu: 1) Sumawardoyo.20 di Solo perbaikan kearahan ekonomi umat Islam dipelopori Haji Samanhudi dengan delapan orang rekannya.16 Di Indonesia dalam masa perkembangan Islam di Indonesia. dan ada sejumlah perusahaan asuransi yang terdaftar di Hongkong atau di tempat lain banyak menyelenggarakan usaha asuransi di Arab Saudi. Asy-Syathibi dan seluruh ulama ushul yang membahasa maqashid syari’ah senantiasa memasukan amwal sebagai pilar maqashid. Teori. karena tidak terdapat keringanan pajak bagi iuran asuransi. Oleh karena itu. pemikiran Ghazali. Di banyak negara Islam berlaku keadaan yang bertolak belakang dengan keadaan di Arab Saudi. Dalam pasal 5. asuransi biaya pembayaran pensiun. 18. 17 16 tersebar di dunia Islam. G. Kemudian. karena sebelum tahun 1920-an hanya sejumlah kecil penduduk. bahaya kebakaran. 18 Ibid. namun ini tidak didasarkan kepada perjanjian asuransi..17 Koperasi sebagai lembaga simpan pinjam. Namun jarang terdapat asuransi jiwa untuk para karyawan perusahaan asing. Perusahaan-perusahaan dalam negeri digalakkan untuk mendaftar di negara bersangkutan dan yang diutamakan untuk menyelenggarakan urusan asuransi pemerintah. 2) Wiryotirto. dengan bertambah besarnya skala kegiatan usaha. 56. Sienburgh sebagai pejabat tinggi Hindia Belanda. Kartasapoetra. 19 Op. Bagaimanakah caranya menawarkan suatu bentuk asuransi di lingkungan dunia Islam. Di Eropa. Pada perkembangan lebih lanjut “ta’awuniyah” tersebut menjadi azas koperasi. Sekalipun belum sampai pada makna ”berhasil”.. karena di sana kegiatan perusahaan asuransi asing sangat dibatasi. hlm. yang masing-masing dianggap melakukan kegiatan dengan mematuhi hukum agama Islam. beberapa diantaranya adalah perusahaan yang berukuran besar. namun hanya sejumlah kecil perusahaan yang mengasuransikan risiko ini. Masjid dalam fungsinya sebagai pusat pemberdayaan ekonomi dapat dipastikan sistem ekonomi Islam telah terbangun. Semangat De Wolf van Westerrede tersebut kemudian diaplikasikan.50 Ekonomi Islam: Sejarah. Namun sekarang. hlm. Hanya Arab Saudi yang tidak memperkenankan perusahaan asuransi mendaftarkan diri karena tidak adanya peraturan dalam undang-undang pendaftaran perusahaan. AlGhazali. 4) Suropranoto.18 Istilah Koperasi sebelum lahir dan berkembang di Indonesia. 6) Ibid. dan untuk santunan keluarga dalam hal kematian atau cacatnya seseorang karyawan dalam melakukan kerjanya. (Rineka Cipta. Koperasi Indonesia yang Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Koperasi pada awalnya dimunculkan oleh tokoh lokal. 3) Suwandi. berlainan dengan perusahaanperusahaan asing. Di Hindia Belanda.

Kemudian mereka mendirikan Syarikat Dagang Islam (SDI) sebagai manifestasi penghimpunan terhadap pengusaha muslim yang bergerak dalam perdagangan batik. Karena jika tidak demikian tradisi yang didasarkan pada pembayaran uang tunai terpaksa harus diganti dengan penggunaan cek dan fasilitas perbankan lainnya. 24 Kemajuan SDI. April. sehingga dapat berakibat buruk pada seluruh keluarga besar yang bersangkutan. Senernya. Mengutamakan sosial ekonomi.Mukti Ali. Di Arab Saudi. Bahkan di zaman sekarang ini pencurian tetap jarang terjadi di masyarakat Islam yang taat.23 Faktor lain yang melatar-belakangi kelahiran Serikat Dagang Islam ialah karena adannya diskriminasi perdagangan. Tidak banyak terdapat tindakan perlawanan terhadap hal ini. sekalipun para saudagar Muslimin menganggap asuransi itu tidak perlu. Faktor utama keberhasilan SDI merupakan perpaduan antara solidaritas agama dan solidarited kesukuan yang mendahsyatkan. 15. 29. misalnya.310 Ekonomi Islam: Sejarah. karena terdapat keberatan terhadap semua prosedur perbankan dan perasuransian komersial Barat. Di lingkungan keluarga besar setiap orang sadar akan kewajibannya terhadap sesama ahli keluarga. Kompeni dan kaum Tionghoa merasa tersaingi dalam usaha perdagangannya. Ketiga. Asuransi modern timbul karena perdagangan dengan dunia Barat. Maka kelahiran Syarikat Dagang Islam adalah proses awal untuk membuka kembali alam pemikiran umat dari belenggu penjajahan atau imperialisme-kompeni yang sangat menyengsarakan rakyat. Dan.) A. “Di negeri ini. bisa diperkirakan sekitar baru selama 3-4 dasawarsa terakhir ini usaha perasuransian banyak Hardjosumarto. hlm. 20 . ‘an Arab Philosophy of Historiy’(terj. Hal itu terangkum dalam makna filosofis yang mendalam sebagaimana yang diutarakan oleh Ibnu Khaldun. Jika kriminilitas meluas. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 51 memberi bantuan kepada perusahaan atau seseorang yang ditimpa nasib malang yang tak terduga. maka hal ini memaksa masyarakat menjauhi ajaran-ajaran Al Qur'an. (Th. Karena itu asuransijiwa tidak dibutuhkan. 1974). maka pengimpor dan saudagar Islam segera menyaksikan bahwa perusahaan asuransi Barat mengirim petugas penyelidikan untuk memperhitungkan jumlah uang premi. Mereka tidak hanya berdagang tetapi juga mempunyai perusahaan-perusahaan perbatikan.II. Bangsa Tionghoa menjadi kelas dua. Orang-orang Besar Indonesia. Memajukan agama dan sekolah-sekolah Islam. hlm. 22 Tamat Jaya. 25 Adanya tekanan dan intimidasi yang kuat bagi kaum SDI. Bagaimanapun juga. dan Keempat. semenjak kebangkitan agama Islam. 7) Sukir. Asuransi terhadap risiko pencurianjuga tidak diperlukan karena kejahatan semacam itu sangatjarang terdapat dalam masyarakat Islam di zaman itu. Mempertinggi derajat bumiputera. juga di Pakistan dan Sudan. karena membeli langsung bahan bakunya dari importir bangsa Eropa. Selanjutnya. yang satu lagi tajdid ashri yaitu merumuskan kembali ajaran-jaran Islam sehingga sesuai dengan alam pikiran modern. 24 Soedjito Sosrodihardjo. Adapun Bangsa Indonesia dianggap bangsa kelas kambing atau disebut juga inlander. Ekspor dari dunia Barat diasuransikan terhadap risiko kerusakan selama masa pengangkutan. dan perlu pula diingat bahwa syarat-syarat pembuktian. dan mereka tidak menyenangi hal itu. M. 25 Charles Issawi. Dua pemikiran Haji Samanhudi tersebut dikarenakan adanya kecendrungan mencampur aduk ajaran Islam dengan tradisi lama. Teori.21 Dalam pidato pembukaannya. bangsa Belanda-lah yang kelas satu. 1074) hlm. termasuk juga jasa asuransi. kejahatan semacam itu mulai bertambah jarang. 20 Pada saat itu SDI mengambil asas dan tujuannya sebagaimana terangkum dalam empat bagan. Hal inijuga mencerminkan akibat yang kurang menyenangkan. dan tidak mungkin seorang anggota keluarga dikucilkan sehingga tidak menerima bantuan diwaktu dia menderita. 62. sekalipun hukuman ini hanya diterapkan terhadap para bromocorah. Mereka menjual dengan harga murah. “Filsafat Islam Tentang Sejarah”. Jakarta:Tintamas. Peristiwa residivisme (kejahatan yang terulang) pun jarang sekali terjadi di lingkungan dunia Islam. 1996). Majalah Politik Islam. Mempersatukan pedagang-pedagang batik. V. 23 Ibid. (Yogyakarta:Al Amin Press. Kejahatan ini sangat memalukan. yaitu Tionghoa. angka pencuriannya termasuk yang paling rendah di seluruh dunia. (Jakarta. ‘Syarikat Islam: Obor Kebangkitan Nasional (1905-1942). usaha asuransi moderen mula-mula menembus ke negara-negara Islam di abad ke XIX sebagai akibat meningkatnya perdagangan dengan dunia Barat. 22. khususnya berkenaan dengan semakin bertambah keanggotaan dan pesatnya perdagangan diantara anggota. dibandingkan dengan di dunia Barat. sekalipun hampir semua barang muatan diangkut dengan kapal-kapal milik orang-orang Barat. hlm. yaitu: Pertama.” 22 Tentang pergerakan Islam pada periode ini. mempunyai dua kecendrungan. oleh karena itu keluarga mengadakan tekanan untuk mencegah terlibatnya anggota keluarga dalam kesulitan ini. Kedua. sebelum pelaksanaan hukuman itu sangat berat. Karena para pengekspor Baratjuga merasa perlu pengasuransikan barang dagangannya terhadap kerusakan sewaktu berada di pelabuhan negara Islam. maka banyak pemerintah negara Islam yang beranggapan perlunya menjaga ketertiban keamanan secara ketat. Tindakan semacam ini merupakan pencegahan efektif. karena pelaksanaan hukum Islam yang tegas. (Yogyakarta: Karya. 17. yaitu: ‘tajdid salafi’ yaitu mengembalikan umat Islam pada kemurnian ajaran-ajarannya. khususnya kelas pemasaran menengah berada di tangan orang Timur Asing. 1972). tetapi kemelaratan dan kesengsaraan yang amat dalam menyelimuti mereka. Pustaka Antara. hlm. dan 8) Martodikoro. yaitu pemotongan sebelah tangan bagi seorang pencuri. Dikalangan Islam asuransi belum lama tersebar luas. Masyhur Amin. 21 Assiyah. Perubahan Struktur Masjarakat di Djawa Suatu Analisa. Haji Samanhudi mengemukan tentang nasib bangsa Indonesia. Kesengsaraan yang diderita rakyat tidak hanya lumpuhnya ekonomi.

27 SDI berkembang lebih cepat lagi setelah namanya dipersingkat menjadi Serikat Islam (SI) dibawah kepemimpinan baru. Sifat khusus kontrak asuransi itu dianggap dapat menggalakkan daya upaya yang melanggar hukum itu. Ini berarti.. Orang tidak akan keberatan bila perusahaan asuransi menginvestasikan dana dalam modal saham. Ibid. dan mutlak diperlukan untuk usaha perangkap likuiditas. maka seharusnya ia menjauhkan atau memboikot setiap kegiatan yang menyangkut perusahaan asuransi. khususnya kalangan pengusaha dan pedagang pribumi. Secara terpisah. Bahkan yang lebih berbahaya adalah seorang pemegang polis mungkin akan merusak harta bendanya sendiri untuk menerima ganti kerugian asuransi. menurut Tirto Adisuryo bahwa Islam adalah agama yang memiliki semangat untuk kemajuan. 29 M. Termasuk kekayaan jangka pendek sebagai bagian cair dari dana persediaan untuk membayar tuntutan (claims) asuransi yang lancar serta surat berharga pemerintah yang berjangka lama. Menurut pendapat Takashi Siraisi. karena dengan cara itu ia dapat menambah penghasilan untuk kepentingan perusahaan itu serta nasabahnya. bahwa SI tidak bertujuan politik. selalu menerima laba. Op. yang akan menghasilkan laba dan dapat diperkirakan dengan tepat dari semula. Walaupun waktu itu belum ada rumusan mengenai ideologi Islam. pada tahun 1909. Sejumlah besar perusahaan asuransi Barat menginvestasi uang iuran yang diterima dari para pemegang polis.52 Ekonomi Islam: Sejarah. Keadaan semacam ini tidak dapat diterima oleh seorang Muslim yang saleh. bila harga pasaran yang berlaku melebihi nilai nominal dari surat berharga itu. hlm. sedangkan risiko yang ditanggung oleh para nasabahnya sangat besar.28 Pada tahun 1912. tidak bersifat pokok pada asuransi komersial itu. sebagai aktiva terjamin . Dalam kegiatanya SI masih melanjutkan aspirasi SDI. mungkin akan berusaha memperoleh hasil dengan berbuat curang. Alasan selanjutnya untuk menentang perusahaan asuransi ialah cara penggunaan uang premi yang dibayar itu. karena para pemegang polis yang tidak rnemperoleh manfaat dari uang premi yang dibayarnya. hal Ini tampak dari dibentuknya koperasi-koperasi yang mendirikan toko-toko barang konsumsi. mengadakan gerakan boikot terhadap pedagangpedagang Tionghoa. menyatakan dalam pidatonya. 29 HOS. Islam hanya dipakai sebagai simbol dan sumber motivasi untuk pengerakan ekonomi kaum pribumi. Terutama di sekitar industri perbatikan yang tampak berkembang sangat cepat dan sudah berkembang sejak pertengahan abad ke19. dan bila suku bunga tetapnya melebihi suku bunga yang berlaku di pasaran uang. Dan pada waktu itu sudah nampak komunitas pengusaha Muslim.26 Gerakan ekonomi Islam yang teraplikasikan melalui SDI merupakan sebuah gagasan untuk melindungi dan memberi jalan bagi pengembangan kepentingan bisnis umat Islam. walaupun cara kerja praktek itu merupakan asumsi kritis terhadap teori ekonomi dasar dari Keynes. tetapi menghidupkan jiwa 26 27 Ibid. karena kecilnya kemungkinan nasabah itu menerima pembayaran. Gerakan ini merupakan aksi penting dalam upaya menghambat laju ekonomi kapitalis yang tidak berpihak kepada masyarakat kecil. Masyhur Amin. Kaum Muslimin juga berpendapat bahwa asuransi mengundang ‘tuntunan palsu’ serta bermacarnmacam kecurangan lainnya. Tirto Adisuryo juga membentuk Sarikat Dagang Islam (SDI) di Bogor dan kemudian berkembang di Jakarta. “ada sekitar 60% penduduk Solo telah menjadi anggota”. Haji Oemar Said Tjokroaminoto. Cara-cara menarik untung dari perkembangan suku bunga dengan jelas dipandang haram oleh kaum Muslimin yang salah. Namun keberatan itu lebih bersifat operasional. Sekaligus sebagai langkah propokasi untuk kemunculan pemikiran ekonomi yang berbasis syariah Islam. Namun perusahaan-perusahaan asuransi itu lebih mengutamakan investasi dalam harta kekayaan yang menghasilkan bunga dengan jangka waktu tertentu. dan merupakan alasan yang pantas untuk tidak melibatkan diri dalam kegiatan perusahaan asuransi. Sampai abadi ke XIX belum ada perusahaan asuransi komersial di dunia Islam. Namun masing-masing perusahaan asuransi hanya tergoda untuk menjual surat berharga pemerintah itu mendahului tanggal jatuh waktunya. SI yang dibantu tentara Mangkunegara dalam upaya mendobrak kapitalisme. 58. bahkan menambahnya dengan risiko keuangan pembayaran uang premi. Cokroaminoto dalam Rapat Raksasa di Surabaya pada tanggal 26 Januari 1913. Awal abad ke-20. malah mereka mengatur siasat lagi dengan pengharapan dapat dukungan dan kekompakan penuh dari umat Islam seluruhnya. yaitu: 1) Tampilnya seorang pemimpin baru yang karismatik yang mahir berpidato. Kaum borjuis Muslim ini terhimpun dalam SI. suku. Karena itu pihak asuransi tidak akan mengurangi risiko para nasabahnya. 28 Ibid. atau masyarakat luas akan bersatu untuk . dan 3) Telah membuka keanggotaan yang lebih luas lagi. dan akan mengakibatkan kaum Muslimin berbuat jahat. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 309 tidak membuat mereka hilang semangat perjuangannya. mencakup semua anggota masyarakat dari berbagai segmen. dilihat dari segi anggota. karena keluarga. di kota Solo pada waktu itu sudah tumbuh kelas borjuis yang cukup kuat dilihat dari segi kuantitas. 2) Bergerak bukan hanya sebagai perkumpulan pedagang dan pengusaha. Karena itu risiko yang ditanggung oleh perusahaan asuransi sangat minim. Ada beberapa faktor penting yang menyebabkan pesatnya perkembangan. karena dana itu didasarkan kepada asas bagi hasil. tetapi sudah menjadi wadah pergerakan politik. Cit. Teori.

Orang beriman tidak berdaya dihadapan Allah. di mana seseorang yang bekerja semestinya mendapat upah. 1970). Semangat berekonomi umat Islam ini. Semangat masyarakat Islam dalam berekonomi yang dipelopori SI ini adalah tak lepas dari spirit yang tertuang dalam sasaran perjuangan SI. .. tidak pernah menderita kerugian. Hal ini sebagian dapat dilaksanakan dengan memberi sedekah pembayaran zakat dan lembaga "waqf" (pengumpul harta yang diserahkan atas dasar ibadah) hasilnya ini dapat dipakai untuk keperluan amal atau santunan. Realiasi hasil kongres. hlm. (Jakarta: Pembangunan. hal itu juga dapat diperkirakannya atas dasar kemungkinan angka-angka statistik (statistical-probabilities). memperkuat ekonominya agar dapat menghadapi bangsa asing. yang menjadi agenda kongres adalah perihal tanah partikelir dan aksi tandhim. termasuk rnemberi bantuan kepada sesama Muslimin yang menderita kesulitan keuangan. sedangkanjurnlah tuntutan atau "claim" yang harus dibayarnya. Dalam Rapat Umum PPPKI pada 25 September 1928. selain karena tidak sesuai dengan hak asasi manusia. 39. Selain itu. yaitu bank (Islam). Dar al-Mal alIslarnijuga melakukan kegiatan mengembangkan kesejahteraan atau "waqf mudarabah"4 untuk maksud ini atau untuk keperluan keagamaan.30 Pengharaman terhadap sistem ekonomi kapitalis oleh SI. bukan sebuah retorika. kemudian pada 5 Mei 1930 PSII menuntut kepada pemerintah Kolonial agar segala jenis kerja paksa dihapuskan. 90. beban rakyat. (Jakarta: Dian Rakyat. Di beberapa instansi dan pabrik telah terbentuk organisasi ini. Memang Allah memberi rezeki kepada orang yang beriman. Teori. Pada 26 Oktober s/d 2 November 1919 Centraal Sjarikat Islam (CSI) mengadakan Kongres. Kemudian persoalan tanah erfpacth ini menjadi agenda utama dalam Kongres PSII pada 24-27 Januari 1930. Sebagai realisasi dari apa yang telah nyatakan oleh pemimpin SI tersebut. Perusahaan asuransi itu menentukan suatu marjin tetap untuk menutup semua biayanya. dan unsur pokok agama Islam adalah takluk kepada takdir Allah. Sebaliknya perusahaan asuransi seperti ‘rumah-judi’. Kemudian pada bulan April dan Juli 1935. Kemudian pada 28 Desember 1930 menggelar rapat dengan 22 cabang PSII. Tuntutan ini. Sedjarah Pergerakan Islam. pada beberapa bulan kemudian bermunculan aktifitas perekonomian yang lebih meluas selain perdagangan batik. Di mana agenda rapat yang berhasil diputuskan adalah menuntut keringanan pajak dan tidak memperpanjang lamanya erfpacth kepada Pemerintah Kolonial.32 Anti imperialisme dan anti kapitalisme terus digulirkan oleh PSII. dan tidak diberikan kepada kapitalis. Tegasnya kaum Muslimin beranggapan bahwa kerukunan sosial dalam lingkungan masyarakat Islam akan rusak oleh kegiatan berbagai lembaga asing. Ibid. 31 30 Rodney Wilson. Sedjarah Pergerakan Nasional Indonesia. bahwa untuk melindungi para pekerja membentuk sub organisasi yang dinamkan dengan Serikat Sekerja (SS). bukan hanya dalam aplikasi perdagangan saja. dan hal ini sangat dibenci. keamanan dan kesehatan rakyat. Sub organisasi ini cukup berhasil. Tidaklah benar bila orang beranggapan bahwa agama Islam berpegang pada fatalisme atau sikap "nrimo". Kegiatan perusahaan asuransi semacam ini akan menggantikan daya upaya perseorangan dan akan mengurangi kesempatan untuk memperoleh pahala dengan memberi sedekah. penghidupan. Kaum Muslimin yakin bahwa seseorang tidak mempunyai daya untuk menentukan nasibnya sendiri. 59. cuma sedikit. Karena uang premi yang tetap dibayarkan seakan-akan uang taruhan.K. hal ini akan mengurangi perlunya usaha tolong menolong. dan akan menghilangkan tanggung jawab orang beriman terhadap tetangganya.sit. 32 A. kekurangan pangan. termasuk perusahaan asuransi.31 Upaya perlawanan terhadap kapitalisme oleh SI semakin meluas. maka ia 4 dagang dari bangsa Indonesia. yang intinya menyatakan bahwa kontrak erfpacth harus dihentikan. Pringgodigdo. hlm. yaitu melawan kapitalisme yang haram. juga sesuai dengan syariat Islam. Pada hakikatnya asuransi dipandang serupa dengan sejenis perjudian bahkan sebagai "gharar" (tipu daya). bahkan sebelum keringatnya kering harus sudah dibayar. HOS. Dengan demikian hubungan perseorangan akan dilembagakan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 53 tidak beriman kepada Allah. Dan karena banyak sekali jumlah uang premi yang dibayarkan kepadanya. Pabrik Gula. tetapi telah berwujud pada pendirian lembaga keuangan. yaitu di kantor Pegadaian. Susanto Tirtoprodjo. lot. dan setiap orang Islam merasa beruntung karena dapat berbakti kepada Allah dengan cara demikian. hlm. Walaupun demikian kaum Muslimin telah mengemban bermacam-macam kewajiban terhadap sesarna kaum beriman. tetapi pemegang polis tidak merasa pasti bahwa dia akan menerima suatu hasil atau berapakah jumlah hasil yang akan diterimanya. hlm. dan di Perusahaan Jawatan Kereta Api. yang mutlak ditentukan oleh Takdir Ilahi. Dalam hal ini modal atau deposito pokok terpelihara utuh namun hasilnya tidak diberikan kepada depositor yang bersyukur karena menyadari bahwa depositonya dimanfaatkan untuk keperluan amal. Bila jaminan untuk masa depan disediakan oleh sebuah lembaga seperti misalnya suatu perusahaan asuransi. 1968).308 Ekonomi Islam: Sejarah. 29. Di mana keputusannya menetapkan. namun Dia memerintahkan kepada orang yang beriman untuk menolong orang yang sengsara. Cokroaminoto mengupas masalah tanah erfpacth. kemiskinan. PSII melakukan penelitian dengan melalui penyebaran angket tentang pengangguran. Kenyataan ini merupakan bukti dari perlawanan umat Islam terhadap sistem kapitalis yang telah diharamkan.

Di mana sistem ekonomi Islam terlahir dari sebuah paradigma (kerangka berfikir) Islam yang sangat luas dan menyeluruh ruang-lingkupnya. bahkan bersifat egois. Asuransi dipandang sebagai suatu gagasan Barat yang asing.ORG. Ibid.. Gagasan agama Islam ialah "Allah yang menentukan nasib seseorang" berarti bahwa bila seseorang hendak menentukan nasibnya sendiri ini menunjukkan bahwa dia . Yang dikutuk ialah memaksimalkan risiko yang merupakan tujuan para penjudi dan orang yang berspekulasi.54 Ekonomi Islam: Sejarah. Umumnya kaum muslim menolak adanya asuransi. akan mengurangi risiko itu bagi sesama kaum Muslimin.35 Kepastian tidak akan terwujud itu. Pembagian risiko. Pemecahan yang tepat ialah agar pengusaha bersangkutan menghindari risiko spekulasi semacam itu. 36 Ibid. Karena itu menanggung risiko adalah haram bagi orang yang taat. berarti ia melaksanakan suatu hal berfaedah. Secara politis. karena paradigma sistem ekonomi Islam tidak dapat dilepaskan dari paradigma Islam itu sendiri. bila mereka selalu gelisah pada risiko yang ditanggungnya.33 Kehadiran SI dalam masa kekuasaan Hindia Belanda merupakan manifestasi dari kesadaran nasionalisme yang berdasarkan Islam. 34 33 mnemusatkan perhatian pada urusan rohani. Sebagai contoh. 35 Muhammad Ismail Yusanto. keputusan kongres menyatakan. Sesungguhnya laba dipandang sebagai imbalan wajar bagi pembagian risiko. target akhir dari pergerakan SI adalah kekuasaan (Islam). kehidupan dunia dengan kehidupan sebelum dan sesudahnya. namun pihak pemerintah Kolonial tetap melihat bahwa SI merupakan organisasi yang tidak hanya bertujuan untuk kemajuan ekonomi umat Islam. bahkan bertolak belakang. pada kenyataannya di Indonesia belum memiliki eksistensi yang utuh. Teori. Asuransi dipandang sebagai pemecahan kedua. Paradigma Islam itu meliputi tentang alam semesta. Namun kenyataannya jauh berbeda. karena itu kegiatan perusahaan asuransi dihambat. Di mana harta adalah milik Allah. 4. dan harta yang dipusakai oleh manusia sesungguhnya merupakan pemberian dari Allah yang dikuasakan kepadanya. Kaum Muslimin Menghargai Pembagian Risiko Usaha menanggung risiko dalam arti mencaricari risiko. bahwa kersis ekonomi dan politik nasional adalah persoalan yang sangat serius dan merupakan penghambat penerapan hukum (ekonomi) Islam. maka memperoleh perlindungan asuransi itu jelaslah merupakan dorongan untuk menanggung risiko itu. adalah sah dan halal.. maka sebaiknya penyediaan tanggungan asuransi disambut baik oleh seluruh kaum Muslimin. 36 Selain faktor hukum yang memberikan hambatan terhadap aplikasi ekonomi Islam di Indonesia. harta hanya boleh dimanfaatkan Ibid. Kaum Muslimin berpendapat bahwa seseorang tidak patut mencari perlindungan atas peristiwa semacam itu karena hal ini tidak diperlukan. bahkan dilarang. 115. Sekalipun tidak begitu nampak dengan jelas tentang aplikasi ekonomi Islam yang dibangun oleh SI. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 307 Hasil penelitian ini kemudian dibawa dalam forum kongres yang diadakan pada 30 Juli s/d 4 Agustus 1935. Untuk mencapai target akhir itu kemudian pergerakan awalnya dimotivasi oleh pergerakan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan umat Islam. hlm. setidaknya SI telah memberikan spirit dalam mengaplikasikan sistem dan hukum ekonomi Islam.. Bila seorang pengusaha mencari asuransi untuk melindungi dirinya dari berbagai risiko yang dicarinya dengan sadar. maka dapat dipastikan tidak akan terwujud. Tujuan mudarabah adalah untuk mengurangi risiko bagi orang yang memerlukan modal. Maksud asuransi adalah menyediakan perlindungan terhadap risiko tak terduga yang timbul karena peristiwa atau keadaan di luar kekuasaan pihak yang mengasuransi. Maka banyak kaum Muslimin yang berpendapat bahwa kemampuan mengasuransi akan berakibat pengambilan keputusan yang lebih bersifat spekulatif. dan bukannya mencari perlindungan asuransi. dalam istilah perekonomian yang baku.esyariah. Ekonomi Islam Pasca Kemerdekaan Republik Indonesia Ekonomi Islam sebagai sebuah sistem ekonomi. dalam www. harus dibedakan dari usaha pembagian risiko. bukannya didukung secara aktif. Islam memiliki paradigma yang khas tentang kepemilikan harta. faktor sistem ekonomi kafitalis yang dianut dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah bertolak belakang dengan paradigma sistem ekonomi Islam. Jelaslah bahwa perlindungan asuransi biasanya tidak mencakup risiko usaha biasa. Karena asuransi dapat merupakan sarana untuk mengurangi bahkan melenyapkan risiko. “Paradigma Sistem Ekonomi Islam”. bagi seseorang yang melindungi dirinya terhadap keadaan atau peristiwa di masa yang akan datang. manusia dan kehidupan dunia. Karena itu orang yang menyediakan dana untuk sarana mudarabah berarti membantu orang lain untuk menghindari risiko yang diakui merupakan unsur tak terhindarkan dalam bisnis. Dengan demikian. terutama bagi golongan fundamentalis. Bilamana sistem ekonomi Islam diaplikasikan dalam format Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tidak menganut sistem hukum Islam. sedangkan orang yang dengan sengaja mencari risiko tidak dipandang sebagai kaum beriman sejati di mata kaum Muslimin. 1 Juni 2006. 34 Sekalipun diselimuti oleh pergerakan ekonomi. adalah suatu kemustahilan membangun paradigma sistem ekonomi Islam tanpa memperhatikan paradigma Islam. yang merupakan ciri khas dari lembaga mudarabah. Oleh karena itu. hlm. Sebaliknya orang-orang yang berusaha membagi risiko.

Termasuk dalam hal ini Bank Syariah tidak dapat berjalan dengan 37 38 Lihat Q. dan tidak boleh digalakkan. Perjudian juga dapat mengakibatkan kurang meratanya pembagian pendapatan penduduk. Paradigma ini cukup nyata bertolakbelakang dengan paradigma ekonomi sosialis maupun kapitalis. Dan Islam tidak mengenal motif money diemand for speculation. Dalam waktu yang tidak terlalu lama. Namun tidak ada kerisauan sosial terhadap orang-orang yang menderita kerugian sebagai akibat tindakan menanggung risiko. Di Barat banyak pengusaha mencari proyek dan usaha yang banyak risikonya. Kemudian lembaga keuangan Islami itu diikuti oleh bank-bank konvensional yang mendirikan cabang-cabang bank yang mengadopsi sistem perbankan Islam. karena keuntungan yang diperoleh pemenangnya. Maka penimbunan uang atau membiarkan tidak produktif adalah dilarang karena akan mengurangi uang yang beredar. serta digunakan untuk apa harta itu. BMT pun banyak berdiri di seluruh Nusantara termasuk di dalamnya Koperasi Syariah. "Mereka bertanya kepadamu tentang khamar (segala minuman yang memabukkan) danjudi. pada hal mereka tidak tahan menderita kerugian. karena Islam melarang spekulasi (maysir). Karena alasan inilah pertaruhan diharamkan. maka berkenaan dengan penggunaan harta dalam Islam akan dimintai pertanggung-jawaban oleh pemilik harta. Keberatan lain dari agama Islam terhadap segala bentuk risiko tidak terbatas pada perjudian. Di lingkungan masyarakat Islam ada rasa iba terhadap orang-orang yang menderita kesengsaraan di luar kesalahannya sendiri. Tetapi di dunia Islam jarang ada pengusaha yang dengan sengaja menanggung risiko besar. dan kesulitan yang diakibatkan dari keputusan yang tidak tepat. Dalam Al Qur'an dengan tegasjudi diharamkan. orang miskin adalah pihak yang kalah berjudi. Beberapa bentuk pemikiran dan aplikasi ekonomi Islam di Indonesia tampak dalam beberapa bentuk diantaranya. Hal ini dibicarakan pada seminar nasional Hubungan Indonesia-Timur Tengah pada 1974 dan tahun 1976. Op. bahkan ada kaurn fundarnentalis yang memandang kerugian semacam itu sebagai ganjaran wajar atas kecerobohannya itu. Hal itu bahkan dapat mengakibatkan pengabaian terhadap ibadah.38 Sekalipun paradigma sistem ekonomi Islam tidak dapat berjalan secara utuh. 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Perubahan Kegiatan Usaha Bank Umum Konvensional menjadi Bank Umum Berdasrkan Prinsip Syariah dan Pembukuan Kantor Bank Berdasarkan Prinsip Syariah oleh Bank Umum Konvensional. sebaliknya dipandang sebagai kecerobohan. Gagasan untuk mendirikan bank syariah di Indonesia sebenarnya sudah muncul sejak pertengahan tahun 1970-an. namun pemikiran dan aplikasi ekonomi Islam di Indonesia terus berjalan seiring waktu. Orang-orang yang sengaja menanggung risiko tidak dikagumi keberaniannya. Dalam tataran implementasinya masih sangat banyak terdapat hambatan. Lembaga perbankan yang berbasis syariah di Indonesia yang pertama lahir adalah Bank Muamalat Indonesia (BMI). 24: 33. Katakanlah: Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia. Pada perkembangan lebih lanjut dengan mengacu kepada Peraturan Bank Indonesia No. Lembaga keuangan mikro syariah pun. bahkan hampir-hampir dianggap tidak bertanggungjawab. Di mana money dalam Islam merupkan public goods (milik masyarakat). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 55 sebanyak mungkin terhadap kesulitan yang mungkin timbul karena peristiwa yang tidak mereka kuasai. Wajarlah bila orang yang kalah berjudi akanjengkel dan iri. Bahkan sikap menanggung risiko itu tidak dipandang sebagai sikap yang salah.S. tapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya". Mungkin pengaplikasikan sistem ekonomi Islam di Indonesia harus berjalan secara evolutif (perlahan). Contoh lain adalah berkenaan dengan paradigma uang. tekhnik bagi hasilnya. Seminar Internasional itu diselenggarakan oleh Lembaga Studi Ilmuilmu Kemasyarakatan (LSKIK) dan Yayasan Bhineka Tunggal Ika. Lahirnya Lembaga Keuangan Islami yaitu Bank Syariah dan Baitul Maal wa Tamwil (BMT). Di dunia Islam mengambil risiko dianggap sama dengan berjudi dan disebut "maisir" atau "qimar" (judi). walaupun keuntungan itu tidak diperolehnya dari orang yang kalah itu. Judi dipandang sebagai tindakan memecah belah karena mungkin menimbulkan dendam serta kebencian di antara pihak yang menang dan kalah. Tentu saja sukar untuk membedakan risiko yang dapat dan yang tidak dapat dihindari. tidak selalu dapat dipisahkan dari kesulitan yang timbul dari faktor luar. dan sering terjadi orang miskinlah yang lebih parah keadaannya. dan tidak ada orang yang merasa perlu menyediakan imbalan besar atas tanggungan risiko itu. Pertanggung-jawaban itu meliputi darimana dan bagaimana harta itu didapat. 37 Sebagaimana dikemukakan di atas.306 Ekonomi Islam: Sejarah. diantaranya tentang bagaimana penerapan bank syariah. Teori. kemudian mengikuti gerak perkembangan lembaga perbankan Islam. yang paling sedikitnya dapat menyebabkan kebingungan bahkan gangguan jiwa. Cit. . Islam membedakan antara money (uang) dengan capital (modal). Muhammad Ismail Yusanto. Banyak orang Muslimin yang taat beranggapan bahwa emosi negatif itu pasti akan timbul karena bermain judi. karena kurangnya kemungkinan bagi orang bersangkutan untuk sesuai dengan kehendak Allah yang memiliki harta itu. adalah: Pertama. bahwa paradigma Islam meliputi persoalan kehidupan setelah kehidupan di dunia. dan 57: 7. Menurut anggapan kaum Muslimin menanggung risiko berakibat buruk terhadap kegiatan usaha. Sering terjadi.

41 Panjimasyarakat.e-dinar. “Embrio Asuransi Syariah”. Termasuk dalam ruang lingkup itu. maka yang lain ikut merasakannya. dibajak atau sebagainya. yang minimal dapat mengurangi beban penderitaan orang yang terkena musibah. dimana sistem perbankan syariah dimasukkan ke dalam UU No. Op. Rikza Maulan. Untuk dapat meraih kehidupan bersama. “10 Pilar Pengembangan Bank Syariah”. karena kelahirannya UU Perbankan pun mengalami perubahan. Muslim) Hadits ini menggambarkan tentang adanya saling tolong menolong dalam masyarakat Islami. Demikian halnya ada pembatasan terhadap bank asing yang ingin membuka kantornya di Indonesia. jumlahnya melebihi biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan. juga mendapat dukungan yang nyata pula dari masyarakat Jawa Barat yang teraplikasikan dalam pembelian saham seniali Rp. Minimal dengan menjenguknya. Dan terkadang bantuan yang diterima. dan 7) Bank Idonesia (BI) sangat tidak serius dalam upaya mendukung lahirnya Bank Syariah pada masa itu.. seperti kebakaran atau lainnya. 4) Peran pemerintah masih sangat kecil dalam memberikan dukungan terhadap implementasi ekonomi syariah. dengan sebutan bagi hasil. Habibie pada masa itu.39 Melalui proses yang penuh liku dan memakan waktu.com.41 Dua tahun kemudian. Hadits ini menjadi dasar filosofi tegaknya sistem Asuransi Syariah. PK_ Sejahtera Online. Tak dapat dilupakan. Di mana bank-bank syariah masih dipersamakan dengan bank konvensional. yakni UU No. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 305 UU Pokok Perbankan. Selain itu persoalan tentang bagaimana Konsep Bank Syariahnya masih belum memiliki jawaban yang pasti. jika ada satu anggota masyarakat yang sakit. tetapi para pengusaha berikhtiar untuk mencari perlindungan 3 39 40 Agustianto. berdirinya BMI. apabila musnah karena kebakaran. Dukungan tersebut dibuktikan dengan pembelian saham perseroan senilai Rp. tenggelam. Bilamana salah satu bagian tubuh merasakan sakit." (HR. Berasuransi Syariah Mengamalkan Hadits Ukhuwah Dalam sebuah riwayat digambarkan: "Dari Nu'man bin Basyir ra. Bank Muamalat Indonesia menyandang predikat Bank Devisa. dalam www.56 Ekonomi Islam: Sejarah. 2) Belum ada gerakan bersama dalam sekala besar untuk mempromosikan bank syariah. 5) Peran Ulama sebagai juru penerangan kepada masyarakat masih terbatas. Juga mendapat dukungan dari para pengusaha muslim. tepatnya pada 27 Oktober 1994 atas keberhasilan dalam operasionalnya. Secara resmi BMI mulai beroperasi tahun 1992 dan pada waktu pendirianya BMI mendapat dukungan nyata dari ekponen Ikatan Cendikiawan Muslim seIndonesia (ICMI) yang ketuai B. merupakan dasar pijakan bagi kegiatan manusia bagi kegiatan menusia sebagai makhluk sosial.42 disewanya itu. diantaranya: 1) Tingkat pemahaman dan pengetahuan masyarakat terhadap bank syaraiah masih sangat rendah. Sekalipun tidak mungkin menghindari semua risiko. maka si wakillah yang membayar kepada para pedagang itu sebagai uang pengganti sebesar junlah uang yang pernah diterimanya. Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia tahun 2004. Faktor-faktor hambatan dalam proses berdirinya bank syariah. Semangat bertakaful menekankan pada kepentingan bersama atas dasar rasa persaudaraan diantara para peserta.J. akan terwujud hubungan yang Islami diantara para pesertanya yang bersepakat untuk menanggung bersama atas risiko yang diakibatkan musibah. 3) Terbatasnya Pakar dan Sumber Daya Manusia (SDM) ekonomi Islam. 6) Belum optimalnya penelitian tentang ekonomi Islam dalam kalangan akademisi di perguruan tinggi termasuk dalam hal ini perguruan tinggi Islam. manusia harus saling tolong menolong dan saling menanggung antara yang satu dengan yang lain. maka penerima uang premi asuransi itu menjadi penanggung sebagai imbalan uang yang diambil dari pedagang itu. Rasulullah saw bersabda. Sistem At-Takaful. Pendirian BMI ini diprakarsai oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pemerintah. 7 tahun 1992. Teori. dihilangkan seminimal mungkin dalam asuransi syariah. 42 Laporan Tahunan Bank Muamalat. Sifat mengutamakan kepertingan pribadi atau dorongan mendapatkan keuntungan semata-mata. hlm. 84 miliar. 14/1967. maka akan dirasakan oleh bagian tubuh yang lainnya. Perumpamaan persaudaraan kaum muslimin dalam cinta dan kasih sayang diantara mereka adalah seumpama satu tubuh. Cit. seperti ketika tidak bisa tidur atau ketika demam. yaitu saling menanggung antara sesama manusia.cit. Selanjutnya sistem syariah juga diakui Undang-undang Bank Indonesia yang baru. atau bahkan memberikan bantuan. 40 Berdirinya BMI adalah sangat penting dalam sejarah perbankan Indonesia. Mencari Alternatif Asuransi Islami Pada hakekatnya manusia merupakan keluarga besar kemanusiaan. Sehingga terjadilah surplus. Apabila barang-barang mereka terkena masalah yangdisebutkan di atas. Hambatan-hambatan pendirian bank syariah pada proses awalnya masih sangat banyak. . 42.3 Di dunia Barat maupun Islam kebutuhan perusahaan moderen akan asuransi adalah besar dan kompleks. akhirnya keinginan Umat Islam memiliki lembaga keuangan syariah terpuaskan dengan berdirinya Bank Mu’amalat Indonesia (BMI) pada tahun 1991. adalah siapa yang menaruh modal dalam ventura. op. Dengan dasar pijakan 'takaful' dalam berasuransi. 106 miliar. Dimana digambarkan keadaannya seperti satu tubuh. sementara pendirian bank baru dari Timur Tengah masih dicegah.

Harus diakui bahwa dunia Islam baru berkenalan dengan asuransi pada sekitar abad ke 19.304 Ekonomi Islam: Sejarah. yang justru 'pembayar premi' tidak mendapatkan 'manfaat' dari preminya tersebut. Namun bukan berarti bahwa hal tersebut secara hukum Islam tidak sah dan tidak diperbolehkan. Kemudian secara syakliyah. yang disebut sebagai sukarah (premi asuransi) dengan ketentuan bahwa barang-barang pemakai kapal yang Lokar Karya tentang Reksadana Syariah. Namun kemudian Islam menetapkan sistim mawarisnya sendiri sehingga akad tersebut tidak mempunyai wujud lagi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 57 2) 3) muamalah tersebut didasari atas amal tathawwu dan tabarru yang tidak berorientasi pada profit. ketika terjadi penjajahan Dunia Barat terhadap negerinegeri Islam. dan asset securitization (sekuritisasi aset). yang pada masa peralihan zaman permulaan Islam memang diakui. Fashl Isti'man Al-Kafir. meskipun beberapa diantaranya dipertanyakan 'pengakuan' Islam terhadap akad tersebut. Antara Akad-Akad Islam Dengan Sistem Asuransi Kendati akad-akad di atas memiliki beberapa kemiripan dengan sistem asuransi. hlm. Ibnu Abidin adalah seorang ulama bermazhab Hanafi.45 43 44 Zainul Arifin. karena diperuntukkan bagi orang lain. Luthfi Hamidi. Seperti AlMuwalat. Reksadana Syariah produk perbankan BNI 46. diselenggarakan di Jakarta pada 30-31 Juli 1997. mudah dicairkan (redeemable). dan fleksibel. namun sesungguhnya secara syakliyah terdapat perbedaanperbedaan mendasar yang cukup membedakannya dengan asuransi. Produk Reksadana Syariah diklarifikasi dalam empat golongan. Teori. sederhana (simple). Selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi sebagai wakil shahib al-mal menurut ketentuan dan prinsip Syariah Islam. asuransi sangat kental dengan karakteristik negeri tumbuh dan berkembangnya yang tentunya sangat berbeda dengan karakter Muamalah Islamiyah. Karena dalam masalah muamalah pada prinsipnya yang penting tidak melanggar atau bertentangan dengan prinsip syariah. Kaidah syariah mengatakan: "Pada dasarnya hukum sesuatu itu adalah boleh. Dalam hal ini uang dari masyarakat yang dihimpun oleh Reksadana Syariah sebagai capital (modal). di Jakarta telah ada Jakarta Islamic Index (JII). equity (saham). Ibid. Cit. dan tidak berdasarkan 'premi' yang dibayar oleh terjamin. Ia juga membayar sejumlah uang untuk seorang harby yang berada di negeri asal penyewa kapal. Hal serupa juga terjadi pada akad Dhaman Khatr Tariq. mutual fund (reksadana).. Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan syakliyah antara asuransi dengan Aqilah. Adanya JII yang merupakan subset dari Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) adalah menjadi salah satu sumber informasi yang dipergunakan oleh mereka yang berinvestasi dalam Reksadana syariah. yaitu: fixer income (obligasi). bentuk-bentuk akad di atas memang memiliki kemiripan dengan asuransi. "Telah menjadi kebiasaan bila para pedagang menyewa kapal dari seorang harby. 45 M. hingga ada dalil yang menunjukkan pengharamannya". 43 Oleh karena itu setiap instrumen keuangan harus memenuhi bebrapa syarat. Bab Jihad. Oleh karenanya sesungguhnya asuransi merupakan sesuatu yang baru dan asing di kalangan muslim. Peluang dan Tantangannya di Indonesia. kesimpulan dari Loka Karya terseut telah membolehkan diperdagangkannya Reksadana yang berisi surat-surat berharga dari perusahaan-perusahaan yang produk maupun operasinya tidak bertentangan dengan Islam. 173. dalam aplikasinya merupakan wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana masyarakat (pemodal) sebagai pemilik harta (shabib al-mal / rabb al-mal). dimana penjamin memberikan jaminannya secara sukarela. yaitu Hasyiyah Ibn Abidin. Cit.44 Pada perkembangan lebih lanjut tentang jual beli saham menurut syariah. JII mulai bisa diakses sejak 3 Juli tahun 2000. yang mengawali untuk membahas asuransi dalam karyanya yang popular. Dan secara karakter. Op. hlm. diantaranya: pendapatan yang baik (good return). resiko yang rendah (low risk). yang sudah memuat 30 emiten yang dikategori sesuai syariah dan layak dijadikan investasi bagi investor muslim. Beliau menulis.. Op. Reksadana syariah merupakan pengembangan produk reksadana yang bersifat hibrid (campuran). 273. Lalu pada Aqilah. . Pembicaraan Pertama Asuransi dalam Kitab Klasik Ibnu Abidin (1784–1836) dianggap orang pertama di kalangan fuqoha yang mendiskusikan masalah asuransi. yang sebenarnya merupakan satu sistem pewarisan dalam pola kehidupan jahiliyah. mereka membayar upah pengangkutannya.

47 Tumbuh dan berkembangnya BMT telah turut andil dalam memberikan jawaban terhadap krisis moneter di Indonesia. Cit. . Dalam sebuah riwayat disebutkan. Sumber: Biro Perbankan Syariah. Mereka adalah bagian dari kami dan kami adalah bagian dari mereka.. 84. dimana ia membayar sejumlah uang kepada pengawal. dengan konpensasi kemanannya akan dijaga oleh pengawal. PBI No. Maka Baitul Maal yang pernah ada dalam lintasan sejarah Islam. maka penjamin boleh mewarisi hartanya sepanjang tidak ada ahli warisnya. oleh sebagian ulama dianggap sebagai embrio dan acuan operasional asuransi Islam yang dikelola secara profesional. mereka menyatakan “Bila di Indonesia tumbuh BMT-BMT semacam yang 46 Muhammad Shiddiq Al Jawi. Kesejajaran ini. lalu ia membuat kontrak dengan orang-orang yang kuat dan berani di daerah rawan.(Az Zarqa’ dalam Aqdud Ta’min). Apabila orang yang dijamin meninggal.e-syariah. 2/8/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Giro Wajib Minimun dalam rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum yang Melakukan Kegiatan Usaha Berdasarkan Syariah. Kemudian dibagi diantara mereka secara merata. makanan yang diserahkan bisa jadi sama kadarnya atau berbeda-beda. 4) Dhiman Khatr Thariq Kontrak ini merupakan jaminan keselamatan lalu lintas. BI. Luthfi Hamidi.58 Ekonomi Islam: Sejarah. PBI No. Istilah yang umum dipergunakan pada masa sekarang adalah Baitul Maal wa Tamwil (BMT). Kemudian makanan tersebut dibagikan pada saatnya kepada mereka. Dalam kasus ini. Di dunia Islam terjadi berbagai kontrak antar individu. Produk BMT tidak jauh berbeda dengan produk perbankan Islam. Baitul Maal telah diberdayakan untuk kepentingan umat Islam sebagai lembaga keuangan Islam. hlm. At-Tanahud. “Baitul Maal dalam Sistem Ekonomi Islam”. Sistem ini melibatkan usaha pengumpulan dana dalam sebuah tabungan atau pengumpulan uang iuran dari peserta atau majlis. dsb) karena memiliki kemiripan dengan prinsip-prinsip asuransi Islam. 5/3/PBI/2000 tanggal 4 Febuari 2000 tentang Fasilitas Pembiayaan Jangka Pendek bagi Bank Syariah. tersebut melakukan jinayah." (HR. dan mendistribusikan uang Negara menurut ketentuan syariat Islam. 2003. kendati mereka mendapatkan porsi yang berbeda-beda. Optimisme para ahli ekonomi terhadap BMT dapat memberikan kontribusi terhadap perekonomian rakyat. terlebih di Indonesia.32/34/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999 tentang BUS SK DIR BI No. 3) Aqd Al-hirasah Yaitu kontrak pengawal keselamatan. dan sekaligus sebagai bagian yang tak terpisah dari perkembangan aplikasi ekonomi Islam di Indonesia. Yaitu sebuah konsep perjanjian yang berhubungan dengan manusia. Baitul Maal merupakan salah satu lembaga dalam Negara Islam yang tugasnya adalah menerima..ORG. 2) At-Tanahud Tanahud merupakan ibarat dari makanan yang dikumpulkan dari para peserta safar yang dicampur menjadi satu. terutama untuk masyarakat kecil yang membutuhkan pinjaman modal. bisa jadi sama porsinya atau berbeda-beda. Bukhari). dan pihak lain menjaga keselamatan perjalanannya. dalam www. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 303 Tabel 5 Ketentuan Bank Syariah NO 1 2 3 4 5 6 7 8 Ketentuan SK DIR BI No. sekalipun tidak eksis sebagaimana pada masa jaya Islam.32/36/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999 tentang BUS PBI No. 46 Di era sekarang. 47 M. selain karena sifatnya juga karena factor modal yang dimiliki tidak sama dengan sebuah bank. "Marga Asy’ari (Asy’ariyin) ketika keluarganya mengalami kekurangan makanan. Para pedagang muslim pada masa lampau ingin mendapatkan perlindungan keslamatan. 7 Maret 2004. Manfaatnya akan dibayarkan kepada ahli waris yang dibunuh jika kasus pembunuhan itu tidak diketahui siapa pembunuhnya atau tidak ada keterangan saksi yang layak untuk benar-benar secara pasti mengetahui siapa pembunuhnya. Op. 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Perubahan Kegiatan Usaha Bank Umum Konvensional menjadi Bank Umum Berdasrkan Prinsip Syariah dan Pembukuan Kantor Bank Berdasarkan Prinsip Syariah oleh Bank Umum Konvensional. Begitu halnya dengan makanan yang diterima. baik dari sejak zaman Rasulullah hingga kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia adalah dipandang sebagai bagian yang tak terpisah dari ruang-lingkup ekonomi Islam. misalnya ada individu yang ingin selamat lalu ia membuat kontrak dengan seseorang untuk menjaga keselamatannya. PBI No. Bedanya. Mereka membayar sejumlah uang. Pada masa sekarang. 2/9/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Sertivikat Wadiah Bank Indonesia (SWBI) PBI No. Al-Muwalah. Lembaga keuangan mikro syariah ini mulai popular pasca krisis ekonomi di Indonesia tahun 1998. 2/8/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Pasar Uang Antar Bank Syariah (PUAS) PBI No. 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Penyelenggaraan Kliring Lokal dan Penyelesaian Akhir Transaksi Antar-Bank atas Hasil Kliring Lokal. maka Baitul Maal dipersamakan dengan Kas Negara. Teori. menyimpan. Cikal Bakal Asuransi Syariah 1) Bentuk-bentuk muamalah di atas (Al-Aqilah. C. sistem Dalam perspektif politik Islam. sekalipun masih dikatakan sebagai lemabaga keuangan mikro syariah. maka mereka mengumpulkan apa yang mereka miliki dalam satu kumpulan. Namun BMT ini lebih bisa disejajarkan dengan koperasi. di mana Negara Islam yang murni atau bukan Negara Islam sekuler tidak ada.

238. Pada asuransi takaful. maka pewaris korban akan dibayar dengan uang darah (diyat) sebagai konpensasi oleh saudara terdekat dari pembunuh. 38 Tahun 1999. dan pelayanan kepada muzzaki. Mesir Januari 1919 dan Desember 1925. 38 TAHUN 1999. Asal Mula Asuransi Syariah 1)Al-Aqila Al-Aqilah yaitu saling memikul atau bertanggung jawab untuk keluarganya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 59 Asuransi Syariah Menurut Fatwa Dewan Syariah Nasional (MUI).2 Hijriyah. dimana seorang penjamin menjamin seseorang yang tidak memiliki waris dan tidak dikeketahui ahli warisnya. pembinaan. di mana konsumennya di Indonesia adalah kebanyakan Ibid. perihal kewajiban zakat tidak asing dalam penunaiannya.50 Kemudian dalam tataran implemntasi UU No. Pengelolanya dari unsur masyarakat dan unsur pemerintah. hlm. Departemen Agama mengeluarkan ketetapan dengan Keputusan Menteri Agama (KMA) No. Lalu mereka mengumpulkan dana (al-kanzu) yang diperuntukkan membantu keluarga yang terlibat dalam pembunuhan tidak disengaja. 581 Tahun 1999 tentang Pelaksanaan UU No. Sedangkan konpensasi atas membunuh wanita adalah uang darah (diyat) yang harus dibayar oleh Aqilah (saudara pihak ayah) dari yang tertuduh. Penjamin setuju untuk menanggung bayaran dia. Ketiga.48 Kedua. 233. fatwa Konferensi Ekonomi Islam pertama tahun 1976 di Mekah dan Fatwa Majma' Fiqh. hlm. zakat telah diwajibkan sejak tahun ke-9 Hijriyah. pasal 3 disebutkan. “Pengelolaan zakat dilakukan oleh Badan Amil Zakat yang dibentuk oleh pemerintah”.49 Umat Islam khususnya. Pelaksanaannya ada yang bersifat langsung dari orang muzaki kepada mustahik. Selain karena dorongan politis. Hal ini terlihat dari hadits yang menceritakan pertengkaran antara dua wanita dari suku Huzail.302 Ekonomi Islam: Sejarah. Perusahaan asuransi syariah hanya pengelola dana titipan para nasabah yang akan diinvestasikan ke dalam jenis investasi syariah. Kini setelah adanya undang-undang tentang zakat. Teori. mustahiq dan amil zakat”. definisi asuransi syariah adalah usaha saling melindungi dan tolong-menolong di antara sejumlah orang/pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan atau tabarru’.. 38 Tahun 1999.. D/291 Tahun 2000 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Zakat. dana terkumpul merupakan milik seluruh peserta. pengundangan zakat merupakan realita dari perkembangan ekonomi Islam yang berjalan di Indonesia. Dalam Bab I. Pewaris korban membawa permasalahan tersebut ke Pengadilan. 2003). 88 Heri Sudarsono. Saudara terdekat dari pembunuh disebut aqilah. Banyak fatwa-fatwa ulama yang mengatakan haram atas asuransi konvensional. BMT telah menjadi vitamin sekaligus gizi bagi perekonomian wong cilik dalam menatap masa depan. Takafful (Asuransi Islam). Ibnu Hajar Al-Asqolani mengemukakan bahwa sistem Aqilah ini diterima dan menjadi bagian dari hukum Islam. Sedangkan dalam asuransi konvensional. bahwa “Pemerintah berkewajiban memberikan perlindungan. Jika salah seorang dari anggota suatu suku terbunuh oleh anggota satu suku yang lain. Sedangkan dalam asuransi konvensional dana yang terkumpul menjadi milik perusahaan asuransi konvensional. (Jogyakarta: Ekonesia. Terbentuknya Badan Amil Zakat. Indonesia sebagai Negara yang bukan Negara Islam. Al-Muwalat yaitu perjanjian jaminan. Pengelolaan dana menjadi hak dan tanggung jawab sepenuhnya perusahaan. seperti fatwa ulama Al-Azhar. dimana salah seorang dari mereka memukul yang lainnya dengan batu hingga mengakibatkan kematian wanita tersebut dan juga bayi yang sedang dikandungnya. 49 48 . Bentuk ini memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai syariah. karena ia telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kewajiban menjalankan agama (Islam). dan shadaqah fitrah sejak tahun ke. Undang-undang Zakat yang di dalamnya ada formalisasi lembaga zakat telah disahkan oleh pemerintah melalui Undang-undang No. Dan ada pula yang dikelola melalui masjid dan lembaga-lembaga (organisasi) Islam secara informal. pengelolaan zakat telah berada dalam sebuah badan yang resmi. hlm. Rekening ini merupakan sebagian premi dari nasabah yang sejak awal sudah diikhlaskan oleh peserta untuk keperluan tolong-menolong bila terjadi musibah. Kemudian pada Bab III pasal 6 dinyatakan bahwa. Sebelum adanya Undangundang tentang pengelolaan zakat di Indonesia. Rasulullah memberikan keputusan bahwa konpensasi bagi pembunuh anak bayi adalah membebaskan budak. rasanya wajah ekonomi kita tak akan pucat pasi”. yaitu Badan Amil Zakat. Umat Islam tak pernah berhenti dari kewajiban menjalankan syariat zakat. baik laki-laki maupun wanita. akan tetapi warga-negarannya mayoritas Islam merasa perlu untuk memformalkan zakat sebagai sumber penerimaan Negara secara tak langsung. Bank dan Lembaga Keuangan Syariah: Deskripsi dan Ilustrasi. untuk pembayaran klaim diambil dari rekening dana perusahaan asuransi konvensional. Dalam Islam. Ketetapan menteri agama ini diikuti pula dengan Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Urusan Haji No. Setelah para Ulama dan para fakar ekonomi Islam menganalisis akan persoalan asuransi. 50 Ibid. jika orang yang dijamin menyelaraskan peran ekonomi komersial dengan santunan social. Dalam asuransi takaful terdapat pos rekening yang disebut rekening tabarru' (dana kebajikan) seluruh peserta. Jeddah tahun 1985. Dimana badan ini telah terbentuk dari tingkat pusat hingga tingkat kecamatan.

25 Desember 2004. Fatwa ini lebih dipertegas legalitasnya setelah lahirnya Undang-undang No. kerusakan barang atau musibah lainnya. namun lebih kepada orientasi sosial. Sedangkan antara pemilik dana dan pelaksana usaha berlaku nisbah bagi hasil. 30 Juli 2002. Teori. Akad yang sesuai dengan syariah adalah yang tidak mengandung gharar (penipuan).60 Ekonomi Islam: Sejarah. pinjaman dan investasi khusus. Produk yang termasuk dalam kelompok ini adalah produk yang menggunakan prinsip jual-beli seperti murabahah. Fatwa Mu'tamar Ulama Sedunia ketujuh tahun 1972. 55 Tempo Interaktif. Gatra. Kemudian fatwa Dewan Syariah Nasional (MUI). secara garis besar produk pembiayaan syariah terbagi kedalam tiga kategori yang dibedakan berdasarkan tujuan penggunaannya. 30 Juli 2002. Pada produk bagi hasil keuntungan ditentukan oleh nisbah bagi hasil yang disepakati di muka. dalam Fatwa No. riba. Pesantren Virtual. 2) Transaksi pembiayaan yang ditujukan untuk mendapatkan jasa berdasarkan prinsip sewa. Asuransi ini tidak berorientasi komersial. 54 Ibid. 2 Tahun 1992. maka takafful telah resmi menjadi sebuah produk ekonomi Islam di Indonesia. Pada ketika fatwa ini diumumkan. 21/DSN-MUI/IX/2001. tingkat keuntungan banyak ditentukan di depan dan menjadi bagian harga atas barang atau jasa yang dijual. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 301 umat Islam dan mereka menjadikan asuransi sebagai bagian dalam kehidupan. Fatwa Majma'ul Fiqh.55 Keempat. kini ada 14 perusahaan asuransi syariah. secara sukarela dan menyalurkan kepada para peserta asuransi yang terkena musibah. baik kematian. Pesantren Virtual. Dimulai dengan berdirinya Asuransi Takafful Indonesia tahun 1994. Secara sederhana. salam. Pada kategori pertama dan kedua. tentang Usaha perasuransian.5 persen dibandingkan tahun sebelumnya (2004). barang haram dan maksiat. Adanya fatwa MUI ini salahsatunya menyangkut persoalan uang dalam pandangan Islam. yaitu:4 1) Transaksi pembiayaan yang ditujukan untuk memiliki barang berdasarkan prinsip jual-beli. Produk perbankan yang termasuk ke dalam kelompok ini adalah muyarakah dan mudharabah. Fatwa Mu'tamar Ulama Islam sedunia kedua tahun 1965 di Cairo. dan istishna serta produk yang menggunakan prinsip sewa atau ijarah. Fatwa MUI “Riba itu Haram”. 53 Rifwan Hendri. 15 Maret 2006. Takafful atau Tadhamun) adalah usaha saling melindungi dan tolong menolong diantara sejumlah orang/ pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan/ atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi resiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan syariah. asuransi syariah pun berkembang pesat. Sedangkan pada kategori ketiga. Data direktorat Asuransi Departemen Keuangan menunjukan bahwa bisnis ini rata-rata tumbuh 20% pertahun. Dalam aplikasinya perusahaan asuransi bertindak memfasilitasi dana yang disetorkan atau dipinjamkan oleh para peserta asuransi. Penyaluran Dana Penyaluran dana bank syariah dilakukan dengan berbagai metode. 51 52 3) Bank menerirna komisi atas jasa mempertemukan kedua pihak. dzulm (penganiayaan). pembiayaan. Jeddah tahun 1985 menyatakan boleh model asuransi seperti ini. tingkat keuntungan bank ditentukan dari besamya keuntungan usaha sesuai dengan prinsip bagi hasil. . risywah (suap). seperd jual-beli.52 Asuransi Syariah (Ta’min. Menurut Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI. metode penyaluran dana bank syariah dapat diilustrasikan dalam gambar berikut: Jual-beli Sewa Masyarakat Bagi Hasil Bank Syariah Akad Pelengkap Pi j Dalam penyaluran dana pada nasabah. maysir (perjudian). “Asuransi Syariah”. yang mayoritas umat Islam. 3) Transaksi pembiayaan untuk usaha kerjasama yang ditujukan guna mendapatkan sekaligus barang dan jasa dengan prinsip bagi hasil.51 Dengan berlandaskan fatwa Dewan Syariah Nasional tersebut dan pola kerjanya asuransi bersifat ta'awun. 53 Sebagaimana perbankan syariah. pada tahun 2005 pangsa pasar asuransi syariah naik 1. Rabu. Makkah tahun 1978 dan Fatwa Majma' Fiqh. 54 Industri asuransi syariah di Indonesia mempunyai peluang berkembang yang sangat besar. bagi hasil. pihak perbankan (konvensional) sangat khawatir terhadap kemungkinan larinya para nasabah. mendefinisikan asuransi syariah merupakan usaha saling melindungi dan tolong-menolong di antara sejumlah orang/pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan atau tabarru’.

300 4) Ekonomi Islam: Sejarah. 4) Untuk deposito mudharabah. 2) Dana simpanan khusus harus disalurkan secara langsung kepada pihak yang diamanatkan oleh pemilik dana. 57 Fatwa ini juga berimbas kepada laju pasar uang konvensional (valas). Yang paling mendasar perbedaan dalam ekonomi Islam dan ekonomi konvensional adalah dalam system ekonomi Islam perihal interest (riba). Bank wajib memisahkan dana dari rekening lainnya. Abd. Deposito yang diperpanjang. Op.3. Majid. dalam e-syariah. Shabri H. Keterlibatan interest. Definisi ini tidak menyangkut persoalan halal dan haram. Teknik perbankan 1) Sebagai tanda bukti simpanan bank menerbitkan bukti simpanan khusus.59 Kelima. . 3) Sebagai tanda bukti simpanan bank menerbitkan bukti simpanan khusus. bank wajib memberikan serdfikat atau tanda penyimpanan (bilyet) deposito kepada deposan.ORG.60 Dengan demikian setiap produk yang boleh dikonsumsi oleh umat Islam tidak boleh mengandung kesamaran. halal itu jelas dan haram itu jelas. Halal dan Haram Dalam Islam. tetapi nilai pada akad sudah tercanturn perpanjangan otomads maka ddak perlu dibuat akadbzru. M. 56 Haramnya riba “bunga bank” sudah merupakan ijma para ulama. Sedang dalam ekonomi konvensional memandang semua unsure itu sebagai sesuatu yang normal dan legal. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 61 5) Deposito mudharabah hanya dapat dicairkan sesuai dengan jangka waktu yang telah disepakad. Labelisasi “halal dan haram” yang dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) selain meruanglingkupi control sebagaimana yang dilakukan oleh YLKI. maka fungsi uang dan peranan uang di dalam ekonomi konvensional dan ekonomi Islam adalah berbeda. Cit. Dalam Islam. atau disyarat-kan digunakan untuk nasabah tertentu. “Ijma Ulama Tentang Keharaman Bunga Bank”. Akan tetapi pengharaman ini juga didasarkan atas istiqra (penelitian) para fakar ekonomi Islam sejak tahun 1970-an. menurut Yusuf Qardhaw.lik dana dengan pelaksana usaha. Agustianto. ulama saat ini sesungghnya telah ijma tentang keharaman bunga bank. disyaratkan digunakan untuk bisnis tertentu. Pemilik dana dapat menetapkan syarat-syarat tertentu yang harus dipatuhi oleh bank dalam mencari kegiatan usaha yang akan dibiayai dan pelaksanaan usahanya. Labelisasi “Halal-haram”. 2) Wajib memberitahukan kepada pemilik dana mengenai nisbah dan tata cara pemberitahuan keuntungan dan atau pembagian keuntungan secara risiko yang dapat didmbulkan dari penyimpanan dana. gambling (perjudian) dan unsure-unsur yang tidak jelas. Namun perlindungan yang dilakukan oleh YLKI hanya terbatas pada definisi “tidak merugikan konsumen”. Bahkan pengharaman ini bukan semata-mata inisiatif para ulama ushul. bank wajib menisbahkan dana dari rekening lainnya. Al-Mudharabah Muqayyadah off Balance Sheet Jenis mudharabah ini merupakan penyaluran dana mudharabah langsung kepada pelaksana usahanya. Misalnya. jauh sebelum MUI mengeluarkan fatwanya di Indonesia. 1. 59 Ibid. mereka yang terlibat berjumlah 300 orang. Labelisasi 56 57 M.6. 58 Maka pengharaman “interest” (riba) dalam ekonomi Islam menyebabkan tidak semua fungsi uang dalam ekonomi konvensional tidak dapat diimplemntasikan. Di mana memperjual-belikan uang di pasar Valuta Asing yang bersumber dari perbedaan harga beli dan harga jual dan perbedaan tingkat bunga antara satu Negara dengan Negara lain di mana valuta asing diperjual-belikan adalah bertentangan dengan nilai-nilai keislaman. Instrument-instrumen ekonomi konvensioanl baik yang bersifat instrument policy atau institusional yang tidak sejalan dengan paradigam ekonomi Islam. Umar Chapra menyatakan. dan juhalah dalam motif permintaan uang untuk berspekulasi adalah diharamkan dalam Islam. Lihat juga Yusuf Qardhawi. Juga memberikan jaminan terhadap masyarakat (umat Islam) atas sesuatu produk yang dikonsumsi. hal itu tercermin dalam puluhan kali konerensi. 58 Ibid. dan bank wajib membuat akad yang mengatur persyaratan penyaluran dana simpanan khusus. Al-Mudharabah Muqayyadah on Balance Sheet Jenis mudhambah ini merupakan simpanan khusus (restricted investment) dirnana pemilik dana dapat menetapkan syarat-syarat tertentu yang harus dipatuhi oleh bank. Apabila telah tercapai kesepakatan maka hal tersebut harus dicantumkan dalam akad. Ketentuan-ketentuan yang lain yang berkaitan dengan tabungan dan deposito tetap berlaku sepanjang ddak bertentangan dengan prinsip syanah. Upaya perlindungan terhadap konsumen telah banyak dilakukan oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Teori. Motif spekulasi ini dimaksudkan untuk merauf keuntungan dan menumpuk kekayaan dengan memanfaatkan perubahan tingkat suku bunga dari masa ke masa. gharar. atau disyaratkan digunakan dengan akad tertentu. gharar (uncertainty) diharamkan. gambling. setelah jatuh tempo akan diperlakukan sama seperti deposito baru. di mana bank bertindak sebagai perantara (arranger) yang mempertemukan antara pemi. Teknik perbankan 1) Pemilik dana wajib menetapkan syarat tertentu yang harus diikuri oleh bank. muktamar. 60 Al-Hadits. Simpanan khusus dicatat pada porsi tersendiri dalam rekening administrasi. symposium dan seminar.12 bulan.

Tepatnya peresmian Pasar Modal Syariah adalah pada tanggal 14 Maret 2003. Nisbah bagi hasil Feature Mudharabah 1. Tidak dibenarkan masuk kepada mudharabah lain tanpa seijin shahibul maal · 5. Pasar Modal berbasis syariah telah dimunculkan pada pertengahan Maret 2003. Tak sedikit Umat Islam yang memiliki capital. Hadirnya Pasar Modal Syariah menjadi tonggak sejarah baru dalam perkembangan ekonomi Islam. 14 Maret 2003 Syeikh Muhammad Abid As-Sindi. 131 tahun 1901. Hal demikian dikarenakan dipopulerkan oleh para ahli sejarah adanya lembaga pegadaian sejak masa Hindia Belanda. Cit. Teori. dalam menentukan: Jumlah modal. dan Asuransi Takafful. Keenam. Nisbah bagi hasil disetujui dengan kontrak. 61 Ketujuh. Teknik perbankan 1) Bank wajib memberitahukan kepada pemilik dana mengenai nisbah dan tata cara pemberitahuan keuntungan dan atau pembagian keuntungan secara risiko yang dapat didmbulkan dari penyimpanan dana. 64 Heri Sudarsono. Kemudian penguasa Hindia Belanda mengeluarkan staatsblad No. Kemunculan langsung bersifat resmi dan ditandai dengan penandatangan antara Dewan Syariah Nasional (DSN) dan Badan Pengawasan Pasar Modal (Bapepam) yang isinya mengukuhkan DSN sebagai otoritas yang mengawasi aspek syariah pasar modal. Laba/rugi: Laba dibagi sesuai dengan nisbah yang disepakati dan tidak dalam jumlah yang pasti. bank dapat memberikan buku tabungan sebagai bukti penyimpanan. Jangka waktu penempatan. menurut bahasa adalah nama barang yang dijadikan sebagai jaminan kepercayaan. Pasar Modal Syariah. Sesungguhnya jika kita perhatikan pegadaian telah ada syariatnya dalam Islam. Menurut syara’ adalah menyandera sejumlah harta yang diserahkan sebagai jaminan secara hak. Apabila telah tercapai kesepakatan maka hal tersebut harus dicantumkan dalam akad. 62 61 3. 157. Keuntungan dibagi berdasarkan nisbah yang telah disepakati sebelumnya 3. 2) Untuk tabungan mudharabah. tetapi dapat diambil kembali sebagai tebusan.63 Pegadaian yang populer di Indonesia lebih dikenal sebagai sesuatu yang berasal dari Eropa. Untuk deposito mudharabah. serta kartu ATM dan atau alat penarikan lainnya kepada penabung. dimulailah publikasi list of Islamic stock (daftar saham yang masuk kategori syariah). 226 tahun 1960. Berdasarkan prinsip uu ddak ada pembatasan bagi bank dalam menggunakan dana yang dihimpun. hlm. 4. Gadai dalam fikih disebut rabn. seperti halnya saat Bank Muamalat di Indonesia pertama kali diperkenalkan. Dalam jumlah tertentu. Diserahkan kepada mudharib · 4. Pegadaian Syariah (Rabn). Dana: Dalam bentuk dana (monetary form). Op. Pemilik dana tidak diperbolehkan mencampuri pengelolaan bisnis sehari-hari Al-Mudharabah Mutlaqah Penerapan mudharabah mutlaqah dapat berupa tabungan dan deposito sehingga terdapat dua jenis himpunan dana yaitu tabungan mudharabah dan deposito mudharabah. Akad (kontrak): Ada Ijab-kabul. gadai adalah suatu hak yang diperoleh seseorang yang mempunyai piutang atas suatu barang bergerak. Barang bergerak tersebut diserahkan kepada orang yang berpiutang oleh seorang yang mempunyai utang atau oleh orang lain atas nama orang yang mempunyai utang. 3) Tabungan mudharabah dapat diambil setiap saat oleh penabung sesuai dengan perjanjian yang disepakati. namun tidak diperkenankan mengalami saldo negarif. 63 KUHP (Perdata). BMT. (Bandung: Sinar Baru Algensindo. Perbandingan bagi hasil dapat dalam persen atau pembagian. Kerugian finansial menjadi beban pemilik dana dan Kerugian akibat salah urus atau kelalaian mudharib menjadi beban mudharib · 6. Proyek/usaha: Tidak bertentangan dengan syariah. Walaupun di dalamnya ada faktor ekonomi politik. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 299 halal dan haram ini tidak lepas kaitannya dengan perkembangan ekonomi Islam di Indonesia. Berdasarkan prinsip berbagi hasil dan berbagi resiko 2. bank wajib memberikan sertifikat atau tanda penyimpanan {bilyet) deposito kepada deposan. Dan itu telah berkembang di masa kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara. 2000).65 Setelah terbentuknya bank syariah. BPR. Kemudian oleh pemerintah Republik Indonesia statusnya diubah menjadi Dinas Pegadaian dengan melalui Staatsblad No.. yang diresmikan oleh Menteri Keuangan Boediono. kini Pegadaian Kompas. Dengan peraturan itu kemudian pemerintah Hindia Belanda mendirikan rumah gadai. Musnad Syafi’i. . 65 Ibid. Setelah inventarisasi ini. pasal 1150. Kerugian finansial menjadi beban pemilik dana sedangkan pengelola tidak memperoleh imbalan atas usaha yang telah dilakukan.62 Ekonomi Islam: Sejarah. 1342. hlm. kemudian meluncurlah produk baru ke pasar modal syariah.62 Menurut hokum positif di Republik Indonesia. dan demikian pula tak sedikit orang Islam yang membutuhkan capital. Pasca penanadatanganan.64 Pegadaian di masa Kolonial Belanda diperkenalkan oleh sebuah bank bernama Van Lening pada akhir abad XIX.

Peredaran dinar dan dirham pada abad 21 ini. tabungan. dijual dengan harga 1 dirham. Tipe mudharabah ada 2. dalam operasionalnya rabn lebih dikenal sebagai produk bank syariah.25 gram. 158.. 69 Dinar dan dirham nampaknya telah menjadi trend di tengah berlangsungnya evolusi ekonomi Islam di abad sekarang. Maka jika rupiah ditukar dengan dirham adalah sama dengan 3 gram harga perak murni. 387. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 63 Tabungan bagi hasil (Mudharabah) Tabungan bagi hasil merupakan tabungan yang didasarkan pada prinsip mudharabah mutlaqah. beratnya 4. kini tak sedikit masyarakat yang memakainya. hlm.. maka bank bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi. dapat dipastikan belum ada satu Negara pun yang memakainya sebagai alat tukar yang resmi. juga dapat kita saksikan berbagai bentuk ekonomi Islam dalam aplikasi yang ragam. Luthfi Hamidi. pada akhirnya Lembaga Pegadaian Syariah pada tahun 2003 resmi berdiri dan terpisah dari produk perbankan syriah. Luthfi Hamidi. menguntungkan dan memenuhi prinsip-prinsip syariah Islam. Mata uang dinar dan dirham pada masa sekarang. tepatnya di Mampang Prapatan No. pembayaran zakat harta. aplikasi ekonomi Islam selain yang tersebutkan di atas. Shahibul Maal: Aqil Baligh dan Tidak ikut campur pengelolaan usaha 2. Di Wakala Adina 1 dirham memiliki berat 3 gram perak murni. Tujuan masyarakat menggunaan dinar dan dirham memiliki tujuan yang luas. M. akan tetapi dengan beroperasinya Wakala Adina yang melayani penukaran dinar dan dirham. hlm. 68 Menurut WTO. Dalam hal ini bank syariah berposisi sebagai pengelola dana yang diinvestasikan oleh masyarakat (penabung) secara produktif. Di Indonesia. Op. Demikian halnya dengan dinar (emas). Hasil usaha ini akan dibagihasilkan berdasarkan nisbah yang disepakati. hlm. 68 e-dinar. Teori. sekaligus juga sebagai sosialisasi terhadap masyarakat (Umat Islam). nilai tukarnya adalah dipersamakan dengan harga perak yang berlaku dalam masa saat itu. Hasil keuntungannya akan dibagikan kepada penabung dan bank sesuai perbandingan bagi hasil atau nisbah yang disepakati bersama. yaitu: Mudharabah Mutlaqah: Dimana shahibul maal memberikan keleluasaan penuh kepada pengelola (mudharib) untuk mempergunakan dana tersebut dalam usaha yang dianggapnya baik dan menguntungkan. Mudharabah ialah: akad kerjasama usaha antara dua pihak dimana pihak pertama (shohibul mal) menyediakan seluruh (100%) modal. Dalam pembiayaan mudaharabah bank mengadakan akad dengan nasabah (pengusaha). Dalam mengaplikasikan mudharabah. Bandung. Op. dan Bekasi) saja. Sebagai perkembangan lebih lanjut. Tiap kardus berisi 48 gelas kemasan. hadiah.ainnya menjadi pengelola modal tersebut. Bila bank menggunakannya untuk melakukan pembiayaan mudharabah. XI/9. pembakuannya dilakukan dilakukan oleh Word Oslamic Trading Organization (WITO). Mudharib: Aqil Baligh dan Menggunakan dana sesuai perjanjian dengan shahibul maal · Syariah telah berbentuk sebagai sebuah lembaga. Walaupun demikian. 70 Ibid. dan sebagai mata uang. berdiameter 25 mm. Dana tersebut digunakan bank untuk melakukan pembiayaan mudharabah atau ijarah seperti yang telah dijelaskan terdahulu. sedangkan pihak l. telah ada sebuah money changer mata uang dinar dan dirham. diantaranya untuk mahar. Dapat pula dana tersebut digunakan bank untuk melakukan pembiayaan mudharabah. Cit. tempat. 69 M. beratnya 3 gram. Di antaranya adalah Money Changer Dinar dan Dirham. Dinar dan dirham sebagai alat tukar (mata uang) telah dipergunakan oleh Jaringan Manajemen Qalbu Aa Gym dalam jual beli air kemasan MQ. dan Yogyakarta. 67 Jika Rupiah ditukar dengan satu dirham (perak). Jakarta Selatan. Adapun dirham adalah perak murni (95 persen). jenis usaha dan sebagainya. melainkan telah meluas hingga Medan. Bogor.298 Ekonomi Islam: Sejarah. dinar adalah koin emas 22 karat (kemurniannya 91. Keuntungan yang diperoleh akan dibagi (perjanjian bagi hasil) sesuai dengan kesepakatan yang telah diikat oleh bank dan pengusaha tersebut. penyimpan atau deposan bertindak sebagai shahibul maal (penulik modal) dan bank sebagai mudharib (pengelola). Sekalipun dinar dan dirham bukan mata uang resmi Negara Republik Indonesia.7 persen). Mudharabah Muqayyadah: Dimana pemilik dana menentukan syarat dan pembatasan kepada pengelola dalam penggunaan dana tersebut dengan jangka waktu. Bank menyediakan pembiayaan modal usaha bagi proyek yang dikelola oleh pengusaha.66 Sebagai bagian dari perkembangan ekonomi Islam yang tengah bergulir di tengah masyarakat Indonesia dan mendapat sambutan yang cukup hangat. Namun pengelola tetap bertanggung jawab untuk melakukan pengelolaan sesuai dengan praktek kebiasaan usaha normal yang sehat (uruf). Surabaya. yaitu: 1. Bagi hasil yang didapatkan dari bank syariah dapat berubah setiap bulan. Secara fisik dinar dan dirham ini mengikuti standar yang ditentukan sejak zaman Khulafaurrasyidin. tergantung pendapatan bagi hasil yang diterima bank syariah dari para peminjam. Money changer ini bernama Wakala Adina. 381. 67 66 . Tangerang. berdiameter 23 mm. Prinsip Mudharabah Ada prinsip atau syarat yang harus dipenuhi untuk terlaksananya mudharabah.com. Cit. Bahkan kini pemakaian dinar dan dirham tak terbatas untuk wilayah Jabotabek (Jakarta.70 Ibid.

Firman-Nya menytakan: “innamal mubadziruna kaana ikhwanu sayathin -. Pikiran Rakyat Cyber Media. sehingga orang lain dapat menikmati harta itu. 2002. maka setiap mukmin harus produktif dalam menggunakan hartanya. Dengan harta yang dikuasainya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 297 ---$€£¥--- | BAB 10 | Investasi Dalam Ekonomi Islam erperilaku tabdzir (konsumtif) dalam Islam termasuk sesuatu yang dilarang dan berhemat adalah sesuatu yang disyariatkan (diperintahkan) dalam Islam.1 Rasulullah dalam memotivasi umatnya untuk berinvestasi juga tergambar dalam pernyataannya: “Kejarlah dunia seolah-olah kamu akan hidup selamanya. Juga produktifitas harta yang dikuasai harus digunakan untuk suatu usaha yang bersifat produktif. dan kejarlah akhirat seolah engkau akan mati esok hari”. Juga firman Allah swt menyatakan: “wabtagii fimaa atakallah. Produktifitas harta yang dimiliki itu dapat diinvestasikan dalam bentuk tabungan mudharabah atau deposito mudharabah atau dalam bentuk lainnya. sekalipun besok akan kiamat”. Oleh karena itu harta yang dikuasai setiap mukmin bersifat amanah bagi dirinya dan bagi orang lain. Teori. Jenis investasi berdasarkan syariah dalam dunia perbankan dan asuransi di antaranya:2 1 2 B Al hadits. Produktifitas usaha yang dilakukan oleh setiap mukmin sebagimana motivasi yang disampaikan Rasulullah “Tanamlah sebatang pohon. . wala tansa nasbaka minadunya_ kejarlah akhirat dan janganlah lupa nasib kamu di dunia”.” Berhemat dalam pengertian ekonomi ialah berinvestasi.64 Ekonomi Islam: Sejarah.sesungguhnya orang-orang yang konsumtif itu ialah temannya syaithan.

dalam A. Ia mencakup pengumpulan dan penyaluran dana zakat dan penyediaan pinjaman tanpa bunga dalam jangka terbatas. dan Perlax. 2 Kerajaan Samudera Pasai. Lihat Wan Hussein Azmi. masih sangat terbatas ruang lingkupnya. diantaranya yang paling terkemuka adalah Bank Pembangunan Islam di Jeddah. Ibid. 6 Ibid. Badan tersebut hanya berupa lembaga perbankan atas dasar kongsi yang melakukan penanaman modal pada berbagai kegiatan usaha atas dasar mudarabah. Ibid. 5 Bandarnya terkenal dengan nama “Kantoli” . Negeri Lingga. juga ada yang menyebutnya dengan “negeri Indera” (negeri Alas).5 Wilayah keenam kerajaan tersebut kemudian dipersatukan oleh Sultan Husain Syah yang memerintah Aceh Darussalam pada tahun 870-885 H (1465-1480 M). 1 Kerajaan Samudera. Hasjmy. 190. hlm. hlm.6 Perjalanan Aceh sebagai sebuah wilayah memiliki sejarah yang sangat panjang. A . 3 Kerajaan Pidie. “Islam di Aceh Masuk dan Berkembangnya Hingga Abad XVI”. 1981). hingga kepada bentuk kekuasaan 1 Nama Perlak dalam buku-buku tulisan bangsa asning ditulis dengan nama Plik.. (Bandung: Al Ma’arif. Studi tersebut juga meng-gambarkan pembentukan suatu badan penanaman modal dan pembangunan di negerinegeri Islam. Bank itu akan membiayai lembaga-lembaga komersial dan lembaga-lembaga pembangunan di negara-negara tersebut. 2 Kerajaan Teumiang. Ibid. Keberadaannya telah mengalami berbagai bentuk kekuasan dari mulai kekuasaan animisme-dinamisme. Suatu ciri yang luar biasa dari proyek itu adalah rancangan pencegahan yang sangat teliti tentang cadangan kemungkinan kerugian dan pembagian keuntungan yang ditujukan untuk melindungi kepentingan para nasabah dan pemegang saham bank. kerajaan ini kemudian lebih terkenal dengan nama “Kerajaan Soudu”. di samping berfungsi sebagai lembaga clearing untuk transaksi antar negeri-negeri Islam. Kerajaan Indera Purba. 189. 3 Disamping bernama negeri Teumiang. Kerajaan-kerajaan Islam itu adalah kerajaan Islam Perlak. Ibid. sebelum itu dikenal dengan nama “Negeri Salasari” dan “Basma”. ---$€£¥--- | BAB 4 | Sejarah Ekonomi Islam di Aceh ceh pada masa lampau merupakan wilayah kesatuan dari beberapa kerajaan-kerajaan Islam. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Bank juga menyelenggarakan kegiatan komersial antara negeri-negeri Muslim dan non Muslim. Teori. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 65 lembaga-lembaga pembangunan dan lembaga-lembaga keuangan berasaskan zakat di negeri-negeri Muslim. 4 Bandarnya terkenal dengan nama “Lamuri” (asal sebutan Lam Urik). dan Negeri Isak (Gayo) Aceh Tengah (sekarang). Oleh Ptolamueus dinamakan “Argure”. Perlix.4 dan Kerajaan Indera Purba. Baru-baru ini sejumlah bank telah didirikan dengan prinsip untuk menghindari bunga dan memajukan cita dan citra Islam.296 Ekonomi Islam: Sejarah. Proyek "Kuwaiti Investment House" yang mendahului studi yang dilakukan di Mesir dan juga karya dari al Araby dan Siddiqi.

Untuk pinjaman jangka pendek kurang dari sebulan. pusat pemerintahannya berada di tepi pantai dan setiap kerajaan Islam mengutamakan pembangunan pelabuhan sebagai pusat pelayaran dan perdagangan. sejak tanggal 10 s/d 16 Juli 1978. Mata uang ini dipastikan oleh A. karena jumlah jasa bank sama besar dengan ongkos yang benar-benar telah dikeluarkan untuk melayani pinjaman tersebut. Tapi barangkali tidak mungkin menerapkan hal itu pada banyak kejadian. juga dibuktikan dengan adanya mata uang sebagai alat tukar yang rersmi.8 Perlak sebagai sebuah Negara (kerajaan) Islam. Mata uang yang ditemukan itu adalah mata uang dirham. 143. dengan menyandang nama “Nanggroe Aceh Darussalam” dan memiliki predikat otonomi luas.55 Bank tidak akan mendapat suatu imbalan untuk suatu pinjaman. Hasjmy. tanpa memperdulikan untung rugi usaha yang dibiayai.. 8 7 surat wesel. Beberapa penulis secara tepat menunjukkan bahwa suatu pengaturan keuntungan dapat diterapkan pada kebanyakan penarikan wesel. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 295 lainnya. di kerajaan ini terkenal adanya pelabuhan yang bernama Bandar Khalifa sebagai pusat bisnis import dan eksport. Nanggroe Aceh Darussalam adalah satu-satunya propinsi yang mempunyai hak untuk pemberlakuan hukum Islam. Pemecahan problem hutang-hutang yang mungkin tak dibayar. tak beda dengan bunga dari jumlah yang dipinjam. Tak hanya itu. Kini. pada saat bunga dilarang.54 Sebagai 'alternatif kita bisa mencoba untuk menetapkan suatu tingkat keuntungan dari dana-dana yang dibayar di muka. Aceh disebut sebagai sebuah propinsi dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hasjmy adalah mata uang yang pernah berlaku pada masa kerajaan Perlak dipimpin oleh Perdana Menteri Sultan Makhdum Alaidin Ahmad Syah Jauhan Berdaulat. Hasjmy dalam penelitiannya tentang keberadaan kerajaan Perlak.66 Ekonomi Islam: Sejarah. apabila wesel tersebut tidak dilunasi oleh penarik pada hari jatuh temponya. (Bandung: Al Ma’arif. yang dapat digunakan untuk menutup risiko atas hutang-hutang yang mungkin tak dibayar. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Maksud dan pengaruh dari suatu potongan harga adalah berbeda.9 Perihal kepastian suatu kerajaan Islam Perlak di masa lampau telah memiliki struktur ekonomi yang lengkap. A.7 Ekonomi Masa Kerajaan Islam Peureulak Kesimpulan Seminar Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Aceh yang berlangsung di Aceh.56 Orang akan heran bagaimana usaha perkreditan dapat menjadi urusan dagang. di samping menyediakan modal atas dasar muda-rabah.58 Konsep mengenai "pinjaman" juga termasuk dalam keperluan ini. telah menemukan 3 jenis mata uang yang pernah dipergunakan dalam masa kekuasaan kerajaan Islam Perlak. hlm. dapat dipastikan memiliki struktur sosial dan ekonomi yang lengkap. Uzair menganggap tingkat keuntungan tahunan pada suatu jenis usaha dapat dipakai sebagai dasar untuk meng-hitung tingkat panjar yang diberikan untuk jangka waktu satu sampai tiga bulan. Kebutuhan untuk "modifikasi secara konsepsional kerangka perekonomian yang cocok dengan persyaratan ekonomi Islam"57 tidak dapat dibatasi hanya pada konsepsi modal saja. A. Hasjmy adalah mata uang perak bernama “Kupang”. mungkin hal itu diserah-kan pada ketentuan pasar. 10 Ibid. “Adakah Kerajaan Islam Perlak Negara Islam Pertama di Asia Tenggara”. lembaga-lembaga komersial. Perdagangan internasional adalah cirri yang paling menonjol dalam perekonomian kerajaan-kerajaan Islam. .Studi yang dilakukan orang-orang Mesir. maka peminjaman untuk usaha adalah suatu yang kontradiktif apabila suatu "pinjaman" tidak bisa memberikan keuntungan di dalam hukum Islam.10 Mata uang yang lain yang ditemukan oleh A. dalam satu sisi kepingnya bertuliskan “Al A’la” dan pada sisi lainnya bertuliskan “Sultan”.. 146. Uzair me-nganjurkan "jasa bank" atas dasar tiap transaksi. 150. pada kedua sisinya bertuliskan huruf arab. menegaskan “Bahwa Kerajaan-kerajaan Islam pertama adalah Perlak. 9 Ibid. Alt Abdur Rasul tidak mengemukakan apa pun tentang besamya tingkat potongan harga. dalam A. Teori. Uzair menolak ide untuk penyediaan kredit jangka pendek sebagai pemberian jasa cuma-cuma. Bank intemasional akan ber-tindak sebagai penghubung antara perbankan nasional. dan bukanlah sebagai suatu isyarat kebajikan". Bank-bank lokal melakukan penanaman modal secara langsung. Kedua faktor ini merupakan bagian dari kemajuan sebuah peradaban dan kebudayaan dalam suatu wilayah. Merumus-kan usaha dagang sebagai suatu kegiatan yang ditujukan untuk mendapat untung. seperti juga pada penentuan tingkat prosentase bunga. mengingat bahwa "pemecahan suatu problema usaha hams dicari pada kegiatan usaha itu sendiri. hlm. 1981). Dari adanya penemuan mata uang yang berasal dari Lihat Undang-undang Pemeritahan Aceh. Hasjmy. Lamuri dan Pasai”. Hasjmy adalah mata uang tembaga (kuningan). juga mem-perinci ciri-ciri yang sangat menonjol dari bankbank sentral dan perbankan intemasional. dilakukan dengan penggunaan sarana "kooperasi asuransi" yang kepadanya "peminjam memberi sumbangan sejumlah premi tertentu untuk menutup resiko yang mungkin terjadi. Kemudian mata uang yang ketiga yang ditemukan A. dan pada sisi lainnya bertuliskan “Syah Alam Barinsyah”. Demikian halnya dengan Perlak. Pada satu sisinya bertuliskan “dhuribat mursyidan”." Dan zakat merupakan sumber lain. Kata “Al A’la” merupakan kependekan dari putri Nurul A’la. hlm. asal peminjam mau membayar kembali pinjaman tersebut. Oleh karenanya hampir di seluruh Kerajaan Islam.

Kronika Pasai: Sebuah Tinjauan Sejarah. 15 Lihat H. dari dirham yang ada. mutu 18 karat dengan garis tengah satu centimeter. Seperti yang dicatat dengan seksama oleh Ibrahim Alfian. Tidak akan ada keberatan jika bank diperkenankan untuk memungut jasa bank yang masuk akal sebagai imbalan dari suatu pinjaman tanpa atas kerajaan Perlak. sesudah hujan turun. Aceh Utara. sebagaimana dikutip oleh Ibrahim Alfian. Ibid.K.51 Dasar hukum yang dipergunakan ialah" menyisakan sebagian dari hutang kepada (yang dimiliki oleh) orang yang mengusahakan pembayaran hutang itu kembali (oleh si peminjam). 4. pada tahun 1953 harganya hanya Rp. Pelabuhan Samudera dalam jalur perdagangan Selat Malaka adalah jalur perdagangan Ibid. seperti mata uang dan batu nisan telah mengalami nasib yang tragis.. bahwa Maududi dan Siddiqi menganjurkan hal yang sama. H. ditemukan adanya sejumlah dirham. sebagai imbalan dari jasa bagi dilaksanakannya pembayaran hutang". Scheffer. di samping mengorganisir fungsi perbankan biasa berdasarkan prinsip mudarabah. dengan syarat bahwa kedua belah pihak nasabah yang bersangkutan memiliki neraca rata-rata tahunan dalam rekening korannya pada bank tersebut yang berjumlah sekian persen dari nilai rekening. (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Bayangkan saja.-. Tijdscrift vor Indische Taal-. rancangan yang diusulkannya memiliki beberapa ciri yang nyata berbeda.. Teori. Ali Abdur Rasul membolehkan pemberian potongan harga pada penyerahan kwitansi tagihan. bandar.294 Ekonomi Islam: Sejarah. di samping bagian khusus mereka dalam keuntungan atas dasar mudarabah. hlm. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 67 bank. Terutama untuk masalah perdagangan. Walaupun nilai-nilai pokok dari bank model itu tetap sama seperti diuraikan di atas. dapat diketahui bahwa Malik Al-Zahir adalah gelar yang dipakai oleh sebagian besar keturunan Sultan Malikussaleh. 12 11 . yang artinya uang yang terbuat dari perak. Beratus-ratus keping uang emas peninggalan bersejarah ini hilang dalam panci pemanas emas di toko-toko Cina. seperti "penerimaan surat penarikan wesel" tanpa bunga. 14 Teuku Ibrahim Alfian. 25. 151. en Volkenkunde (1938). Atau alternatif lain ia dapat menguangkan surat rekening (yang sama jumlahnya dengan pinjaman bebas bunga kepada pembeli). di Negeri Belanda. para pembuat garam sering menemukan dirham di sekitar kompleks makam. Mata uang ini juga menjadi alat perekam kejadiankejadian politik." Mereka diberikan prioritas berupa jasa-jasa bank. di SamuderaPasai. pene-rimaan surat penarikan wesel.K. 13 Teuku Ibrahim Alfian. Bisa dicatat. 13 Di lokasi makam raja-raja Pasai ini. H. Di sekitar makam-makam raja Pasai. Teuku Ibrahim Alfian. di mana mata uang itu adalah dirham dan dinar. dirham. Loc. Istilah dirham berasal dari kata Arab. Metode kedua direkomendasi hanya bilamana cara yang pertama tidak dapat dilaksanakan. banyak peninggalan sejarah. suatu bentuk lain dari kredit jangka pendek. adalah juga sebuah masyarakat dengan struktur yang lengkap. lokal dan umum". dalam Kronika Pasai…. 18. Pemegang rekening giro ditawarkan di samping pem-bebasan biayabiaya pelayanan bank. hlm. ternyata tidak hanya menjadi alat tukar dalam perdagangan semata. Mengenai penarikan surat-surat wesel ada dua jalan diusulkan. pinjaman bisa diberikan dari dana zakat. Land-. hlm. terhadap paajar yang dibayarkan atas wesel yang ditarik. maka nelayan pembuat garam kemudian menjualnya ke tukang emas orang Cina di Pasar Geudong untuk dilebur menjadi subang.Ibid. masih menurut Ibrahim Alfian.J. hlm. sesuatu yang tidak menyenangkan hati bagi yang mendengarnya. di wilayah Geudong. maka tidak ada pula imbalan. Neraca rata-rata dalam rekening giro seorang pemohon kredit dapat merupakan suatu dasar untuk pemberian overdraft. pasar dan mata uang. Cowan. namun suatu tinjauan menge-nai implikasi ekonomi dari anjuran lebih banyak manfaat-nya buat penyelidikan kita. 4. sebagaimana ditemukan oleh Dr. "Studi yang dilakukan di Mesir mengenai pendirian sistem perbankan Islam menggambarkan suatu dana zakat dan sebuah "dana Islam. 206. namun karena pemerintah tidak menghargai penemuan ini. 15 Menurut Cowan. Bank bisa memberikan uang tunai kepada kreditor dan menjadi orang yang mendapat bagian keuntungan dari pembeli atas dasar mudarabah. kalung dan perhiasan silly lainnya. 1973). Samudera-Pasai sudah memiliki pelabuhan. dirham maknanya adalah uang dari emas.11 Ekonomi Masa Kerajaan Islam Samudra Pasai Kerajaan Samudera-Pasai. hlm. pelabuhan Samudera adalah bukti perkembangan masyarakat dan negara yang sudah kompleks.14 Mata uang dirham. “Bijdrage tot de kennis der Geschiedenis van het Rijk SamoedraPase”. juga lain-lain jasa bank seperti letter of credit (L/C).cit. dirham adalah mata uang Samuder-Pasai. Selain itu. Uang emas ini beratnya 0. Ada pun mengenai pinjaman tanpa bunga kepada umum. Dengan demikian dapat dipastikan bahwa system ekonomi kerajaan Islam Perlak telah mengadopsi system ekonomi Islam yang berlaku di masa Khulafaurrasyidin. Tetapi. Walau Ali Abdur Rasul menggunakan pendirian Imam Malik sebagai pegangan mendapat penilaian dari para ahli hukum Islam. ada sebuah mata uang dirham yang bertuliskan “Mansur Maliku’l Zahir”.57 gram.12 Menurut Ibrahim Alfian. Dari koleksi dirham yang dimiliki oleh kolektor benda bersejarah. dengan alasan yang jelas bahwa itu sama saja dengan mem-bebankan bunga.J. "suatu bagian dari keuntungan yang diperoleh bank sesuai dengan besarnya jumlah kontribusinya. Cowan.. dilihat dari perspektif ekonomi.53 Pan-dangan ini tidak mendapat dukungan di dalam kepustakaan.52 Kelanjutannya ialah bila suatu pinjaman tidak benar-benar dibayar. UntUk para pemegang "rekening tabungan" ditawarkan juga fasilitas overdraft tanpa bunga.

Mata Uang Dirham Pasai Mata uang dirham adalah bukti sejarah sudah majunya Kerajaan Samudera-Pasai dan pada masa itu tulisan telah dikenal. Tugas untuk mem-bagikan dana-dana yang bisa dipinjamkan ini pada tingkat mikro. -agar bank-bank dapat menyediakan kredit jangka pendek tanpa bunga untuk dunia usaha. 4.” 16 Kemudian pada masa pemerintahan Umar Bin Khattab (634644). dianjurkan sebagai suatu sarana untuk penyediaan dana pinjaman berjangka pendek. sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits: “Abu Bakr Ibn Abi Maryam mengatakan.68 Ekonomi Islam: Sejarah. dan Organisasi Perdagangan Islam dunia yang di organisir oleh Jam’ah al-murobithun. telah dibahas oleh Siddiqi dalam kertas kerja terbarunya. pada abad ke-2. yang dikeluarkan oleh pemerintah. jumlah permintaan total untuk pinjaman jangka pendek tergantung dari besamya penanaman modal berjangka panjang dan luasnya kredit perdagangan (kredit yang di-sediakan oleh suatu perusahaan kepada perusahaan lainnya).3 gram terbuat dari emas 22 karat (0. hlm. yang dalam hubungan sosial ekonominya telah mengenal mata uang. baik yang tahunan. Dalam sektor produksi. Kredit yang dibutuhkan untuk seminggu atau sebulan dapat diperkirakan pada tingkat makro. dimana tidak ada kepentingan 16 …. Zaman pra-sejarah telah berakhir di Indonesia sejak ditemukannya tulisan di Muarakaman.”Dinar dan Dhirham”. . Prioritas sosial yang melekat pada perusahaan. dapat dilakukan oleh bank-bank perorangan dengan kriteria sebagai berikut: 1. 5. Sesuai dengan tulisan yang ditemukan tersebut masih sangat kental dari pengaruh agama Hindu dan bahwa itu adalah merupakan tulisan yang berlatar belakang budaya India (Hindu). jika sektor tersebut menciut sebagai akibat dari penghapusan bunga. Dengan demikian manusia Indonesia pada masa abad itu telah melakukan hubungan sosial budaya dengan bangsa lain di dunia. Teori. Ini dapat dilakukan oleh bank sentral yang akan menjamin suatu penyediaan sebanding dengan permintaan dengan mengendalikan "rasio pembiayaan ulang" dan "rasio pinjaman". Pada masa Rasulullah saw abad ke-6. dimana uang dinar dengan berat 4. Siddiqi menganjurkan pemakaian "saham" yang di-keluarkan oleh pemerintah untuk membiayai perusahaan-perusahaan pelayanan kepentingan umum sebagai sarana operasi pasar terbuka oleh bank-bank sentral. bahwa ia mendengar Rasulullah saw bersabda: ‘akan datang suatu masa di mana tidak ada lagi yang berguna untuk dijadikan simpanan kecuali Dinar dan Dhirham. dan pada masa alat tukar “uang” belum ada. baik secara langsung atau pun tidak lang-sung suatu keputusan bank pada tingkat kedua. la menganjurkan pemberian konsepsi perpajakan sebagai perangsang bagi para "pembeli" sertifikat-sertifikat tersebut. Sifat dan j'enis jaminan yang diberikan terhadap pinjaman. hingga kemudian merambah kepada hubungan ekonomi (dagang). Bank diharapkan untuk lebih mengu-tamakan jaminan yang baik daripada yang kurang baik.50 Kebanyakan permintaan untuk dana lancar dan pinjaman berjangka sangat pendek berasal dari dalam sektor pembiayaan itu sendiri.’ (Musnad Imam Ahmad bin Hambal). Kalimantan. mata uang dinar dan dhirham itu diadopsi menjadi alat tukar yang sah pada masa pemerintahannya. Cina. 2. dengan demikian peradaban sejarah di Indonesia telah tumbuh dan berkembang. daripada perusaha-an lainnya. Saldo rata-rata rekening pemohon pada bank yang bersangkutan. setidaknya sejak sebelum abad ke-2 tersebut. 57. perdagangan dilakukan dengan cara tukar-menukar barang yang dibutuhkan “barter”. Apakah pemohon kredit telah mendapat pula ke-mudahan-kemudahan jangka panjang dari bank untuk usaha yang sama. peradaban dan kebudayaan itu terus berkembang. bulanan atau mingguan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 293 sangat penting dan termasuk dalam sejarah jalur sutra (silk road) yang merupakan jalur perdagangan luas menjangkau ke seluruh dunia. di mana beliau juga telah berinteraksi dengan masyarakat Persia dan Romawi. baik dengan India. 1423 H edisi ke-1 tahun I (2002 M). Penerapan secara diskriminatif rasio pembiayaan kembali merupakan salah satu contohnya. Adalah dalam batas wewenang bank sentral untuk mempengaruhi. . Demikian pula halnya manusia yang ada di Aceh. Sertifikat-sertifikat pinjaman dengan berbagai harga nominal dan jangka waktu pembayaran kembali berbeda-beda. Dan Rasulullah pernah bersabda. dan lebih melindungi perusahaan langganan. Kemudian masa itu telah terlewati hingga kemudian manusia dalam melakukan transaksi perdagangan telah menggunakan alat tukar berupa uang logam. membuat dinar dan dhirham sesuai dengan standar Umar’ra. yakni berupa dinar dan dirham yang merupakan mata uang Persia dan Romawi. dan mung-kin akan dihapuskan. Persia dan sebagainya. dan dapat ditekan dalam hubungan dengan pinjaman untuk berbagai sektor perekonomian.916) yang bergaris tengah 23 mm. Cahaya Peradaban. Seiring waktu berjalan. hingga Umar bin Khattab menetapkan standar mengenai perbandingan Dinar dan Dhirham dalam kadar berat dan nilai 7 dinar harus setara dengan 10 dhirham. Problema untuk menjamin keseimbangan antara permintaan untuk pinjaman bebas bunga dan penyediaannya. la juga mengemukakan betapa perangsang itu dapat diterapkan dalam sistem ini. Kebutuhan kredit tertentu suatu perusahaan. jauh sebelum Islam datang ke wilayah itu telah ada hubungan dengan manusia lain yang ada di dunia. 3.

Dikemukakan bahwa "rasio pembiayaan kembali" akan merupakan sarana untuk menutup kredit dalam sua-sana inflasi dan merupakan alat untuk pengawasan kredit selektif. Pada abad ke-9. jika bank yang bersangkutan memerlukan dana tambahan untuk mempertahankan likuiditasnya. Di Indonesia sejak masa kerajaan-kerajaan telah juga mempergunakan uang sebagai alat tukar yang sah. buat saya merupa-kan suatu yang secara logis tidak sehat" (612:91-92). Bank tidak lagi me-rupakan partner keria ('amil) dalam hubungannya dengan para nasabah penyimpan uang dan sebagai partner penyedia modal dalam hubungannya dengan para pengusaha pada suatu akad mudarabah . Siddiqi terutama memusatkan perhatian terhadap segi ekonomis dari bank bebas bunga. Uang gobog Banten terdiri dari berbagai pecahan. yang dibangun atas dasar hukum yang dibuatbuat. di zaman Kerajaan Jenggala. Walaupun sebagian besar dari karya Abdullah al Araby mengemukakan keburukan-keburukan bank yang ada sekarang. Jawa Timur.suatu kedudukan yang dinikmatinya dalam model seperti yang diusulkan oleh Siddiqi dan Abdullah al Araby. sekitar tahun 856 hingga 1158.292 Ekonomi Islam: Sejarah. kemiripan dengan uang gobog Cina adalah menunjukkan telah adanya hubungan antara Majapahit dengan negeri Cina. . telah menimbulkan kesulitan serius mengenai status hukum bank dan pembenarannya untuk mendapat bahagian dari keuntungan. la mem-bahas secara panjang lebar mengenai penciptaan dan penga-wasan kredit. Kemudian uang gobog Majapahit tersebut ada juga yang tidak ada lubang. "Bank sentral menyediakan fasilitas pembiayaan kem-bali terhadap pinjaman-pinjaman tanpa bunga yang diberikan oleh bank-bank komersial. pipih yang di tengahnya berlubang segi empat menyerupai uang gobog Cina. la memperkenalkan beberapa suratsurat berharga tertentu untuk mengganti ikatan-ikatan dan jaminan-jaminan. wayang dan relief yang menggambarkan cerita rakyat pada masa itu. sekitar abad 13. Uang khrisnala terdiri dari beberapa bahan dan pecahan. yaitu kerajaan tertua di Pulau Jawa yang berlokasi di Kediri. tapi pembahasan singkatnya mengenai perbankan bebas bunga. dan bahwa "untuk men-ciptakan suatu rencana jangka panjang yang dapat dilaksana-kan. terdapat ukiran jambangan dan kepulan asap. pada abad ke-19 sekitar tahun 1812-1854. Kemudian di zaman kerajaan Majapahit. pada sisi mukanya. Dan terbuat dari bahan tembaga. juga dikenal uang gobog. Dari penemuan sejarah dan sumber literatur. la berusaha memecahkan kesulitan ini berdasarkan pandangan hukum fiqh tertentu yang penerimaannya secara umum sangat diragukan. dan menempatkan masa-lah hukumnya pada suatu karya terpisah. Antara lain. Hal ini dapat diketahui dari berbagai sumber literatur dan peninggalan sejarah. Teori. Sumbangan utamanya terletak pada sejumlah anjuran-anjuran yang belum pemah kedengaran mengenai bank sentral. terdapat ukiran bunga Padma di tengah dalam sebuah bingkai. Kemudian dimodifikasi oleh kerajaan Sumenep dengan motif stempel yang berupa huruf 17 Ibid. 24 dan 48 yang terbuat dari emas. sepanjang itu menyangkut hakikat keduanya". dan semula bentuknya berupa uang logam dari bahan perak. 12. Di Kerajaan Sumenep. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 69 sampai-sampai kerugian yang cuma teoritis. dan saya tidak dapat menemui suatu perbedaan antara keduanya. Sedang pecahan 1/2 dan 1 terbuat dari perak dan perunggu. ada pula uang yang berbentuk segi empat dan berbentuk menyerupai kancing yang bagian sisi mukanya terdapat tulisan dengan huruf sansekerta (Jawa Kuno). "anjuran untuk menerapkan prinsip hadiah yang dalam fiqih Islam biasa disebut ji'ala. dan fungsi uang di Indonesia sebagai alat tukar diperkirakan sudah ada sejak abad ke-7. terdapat juga uang yang menyerupai uang gobog di Majapahit. diketahui bahwa pada awalnya uang dibuat dari bahan perak. terdapat uang reyal atau real yang terbuat dari batu yang digunakan pada masa pemerintahan Sultan Paku Nataningrat dari Kesultanan Sumenep. dan garis tengahnya berukuran sekitar 24 sampai 41 mm. Juga di Kerajaan Banten. yaitu uang gobog Banten. Besamya bantuan yang diberikan oleh bank sentral ditetapkan atas perbandingan dengan pinjaman yang diberikan oleh bank-bank komersial" (158:105). dan pada umumnya uang gobog berukir-ukiran atau bergambar binatang. pecahan 8. cuma berbeda namanya saja dari bunga. yang memang pada masa itu telah ramai hubungan perdagangan Internasional. berbentuk setengah bulat. dan jenis uang ini diperkirakan dibuat pada masa pemerintahan Sultan Maulana Muhammad Pangeran Ratu Banten. bank industri dan bank tabungan. sekitar abad ke-14. Kahf secara tepat mencatat. dan alat pembayaran itu disebut khrisnala. sebagai prosentase yang diberikan pada deposito berjangka. dengan ketebalan 1 sampai 3 mm. di mana berbagai rasio pembiayaan ulang uang dhirham dengan berat 3 gram terbuat dari bahan perak murni 925 karat dan berdiameter 25 mm17. jenis uang ini sebenarnya berasal dari mata uang kerajaan Spanyol. sebagai suatu bagian dari strukturnya. bank pertanian. dan ciri-cirinya adalah berbentuk bulat. Sedang pada bagian sisi belakang. Selain bentuk setengah bulat. 16. pembiayaan barang-barang konsumen dan pembiayaan untuk kegiatan pemerintah serta penyediaan pinjaman-pinjaman jangka pendek tanpa bunga untuk dunia usaha. telah digunakan uang sebagai alat tukar dalam transaksi perdagangan. Di samping itu dia juga membahas masalah perbankan intemasional. berisi nilai-nilai penting dari model bank seperti diuraikan di atas.

barang-kali secara moral tidak bertentangan bagi orang-orang tertentu. mata uangnya bernama dirham. yakni di Sulawesi Selatan. berdiameter sekitar 20. sedangkan pada sisi belakang menyebut nama Sultan al-Adil. Di masa jaya kerajaankerajaan Aceh abad 13 sampai 18. walaupun dalam prinsip. 1256 Hijriyah. hlm. Sedangkan dirham Aceh yang dibuat 2 abad sesudahnya memiliki ukuran lebih besar 12-14 mm. namun yang penting untuk studi ini adalah ketiadaan relevansinya bagi perekonomian Islam. yaitu berbentuk bulat pipih. pembiayaan konsu-men dan pembiayaan kegiatan pemerintah.20 Jenis uang ini digunakan pula pada masa kejayaan kerajaan-kerajaan Aceh dari awal abad ke-13.22 Dan sebagai bukti juga. 44. Kronika Pasai. mempunyai pengaruh yang sangat dalam atas seluruh karyanya. hamba hendak perkenakan ia. tetapi berfungsi atas dasar bunga. maka diupahnya oleh Meurah Silu akan mereka itu dengan emas dan perak…. 20 Teuku Ibrahim Alfian. bagaimana bank-bank akan be-kerja di dalam masyarakat Islam yang bebas bunga. tebal 1.sendiri sesuatu yang mungkin dapat dicapai dengan pendekatan langsung. sejak pemerintahan Sultan Muhammad Malik az-Zahir (1267-1326). 19 18 yang terbelakang dari negara-negara Islam. sebagaimana kisah dalam Kronika Pasai. bergaris tengah 810 mm. "Masa itu satuan uangnya disebut dirham.19 Dan adapun di Kerajaan Samudera-Pasai alat tukar yang dikenal adalah uang dirham yang terbuat dari emas. Anjuran seperti itu. la bahkan menganjurkan supaya bank itu men-depositokan uangnya pada bank lain (yang berdasarkan bunga) supaya mendapatkan bunga untuk memenuhi kebutuhan tertentu. 21 Teuku Ibrahim Alfian. 22 Ensiklopedia Islam. Faktor lain yang menonjol dari bank model Baqir. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 291 Arab "Sumenep". Di sana tertulis kalimat. Kerangka referensinya juga tidak disertai suatu pern-bahasan mengenai pengawasan kredit. Dan ciri-ciri dirham Aceh. Model bank tanpa bunga yang di-kemukakannya adalah bahagian dari pokok pikiran yang lebih luas ini. maka bank model Baqir adalah suatu lembaga keuangan perantara yang tidak secara langsung berperan serta dalam perusahaan produksi. Dirham bisa mencapai 50 jenis. Teori. 1973). 1994). sesuai periode pemerintahan raja-raja di Aceh. Semua dirham Aceh berhuruf Arab di kedua sisinya. Pada sisi muka terdapat tulisan "Sultan Hasanuddin" dengan menggunakan huruf Arab. . Pencurahan pemikirannya pada segi hukum dan bukan segi ekonomi dari berbagai pengaturan yang dianjurkannya. bahwa selebihnya dari sistem itu berlangsung terus atas garisgaris yang bukan Islam. Di Sumatera. Sebuah Tinjauan Sejarah. Ini merupakan pernyataan resmi Istilah sanad berasal dari bahasa Arab yang artinya “bukti pembayaran”. berkenaan dengan alat tukar ini ditemukan berupa mata uang Kerajaan Jambi yang diperkirakan dibuat pada tahun 1840.40 mm. yaitu pada masa Sultan Malikussaleh sebelum menjadi sultan. (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. hlm. yaitu berbentuk bundar pipih sekitar 1 mm. sehingga kemacetan bisa diakhiri. Dan ciricirinya. ia membahas berbagai cara yang "sah" bagi bank untuk membebankan biaya tertentu (ji'ala) yang merupakan suatu cara yang berliku-liku untuk menjamin pendapatan yang pantas untuk bank itu . pada sisi muka semua menyebut Sultan dengan gelar Malik Az-Zahir. uang dinar yang terbuat dari emas dikenal pada masa pemerintahan Sultan Hasanuddin. pada masa Kesultanan Aceh Raya Darussalam. dan dinamisme bisa diperkenalkan dan proses pengembangan bisa dimualai dengan memanfaatkan tata nilai dan tradisi Islam. sekitar abad ke-17.marilah kita muslihatkan kerbau jalang yang tiada berguna pada tuan-tuan sekalian itu. la beranggapan bahwa ia harus menerima sebagai hal yang diketahui kenyataan yang hidup di Kuwait dan dimana saja.70 Ekonomi Islam: Sejarah.”21 juga pada masa Sultan Muhammad Malik az-Zahir (1267-1326) hingga abad ke-18. pada tanggal 9 April 2002 Prof Ibrahim Alfian yang menjadi promotor untuk penganugerahan gelar doktor honoris causa UGM kepada Sultan Brunei Hassanal Bolkiah di mana secara pribadi. beliau menyerahkan kenang-kenangan sekeping mata uang mas kuno yang dulu dipakai di Samudera-Pasai. (Jakarta: Ichtiar Van Hoeve. 248. Kerajaan Gowa. kecuali yang dikeluarkan pada masa Sultan Salah ad-Din (1405-1412). Karya Baqir merupakan jawaban dari suatu daftar per-tanyaan dari sekelompok orang di Kuwait yang ingin mengetahui bagaimana caranya membuka usaha bank tanpa bunga. “…. sesuai tulisan dan angka Arab di sisi bagian belakang sanat 1256 18(mungkin maksudnya tahun 1840). Ibid. Sebagai contoh. Dan pada Kerajaan Gowa di daerah kepulauan Sulawesi. Sedang pada sisi belakang terdapat angka tahun Arab. dan sama seperti uang dirham Aceh. ialah bahwa para nasabah penyimpanan dibebaskan dari risiko rugi. Ciri uang “real batu” Sumenep ini bentuknya tidak beraturan dan terbuat dari bahan perak campuran.45 mm. “angka" atau "bunga mawar". la terutama memusatkan perhatian pada pembenaran jaminan ini me-nurut hukum dan tidak mendalami alasan ekonominya. di mana masalah intinya adalah altematif yang dapat bertahan sebagai ganti dari pengaturan yang ada sekarang yang berlaku secara universal. memerintah dengan peri keadilan. Oleh karena itu karyanya tidak menjawab masalah teori melainkan persoalan yang lebih luas. Fasilitas kredit dan kertas-kertas berharga dibahas dalam suatu konteks sangat terbatas tentang cara bekerja satu bank tanpa bunga ditengahtengah lembaga-lembaga yang berdasarkan bunga. dan bank-bank serta lembaga-lembaga keuangan lainnya dengan siapa bank tanpa bunga ini harus berhubungan dan bersaing. kesungguhannya untuk membebaskan para penabung deposito dari kerugian. hlm. Berbeda dengan bank model Najjar. 4. Gambaran yang diberikan Baqir pada lampiran ketiga dan kelima.

Mustafa Abdullah al Hamshari dan Sami Hamud. Issa Abdouh telah menulis mengenai hal yang sama. sehingga disebut sebagai kerajaan maritim.290 Ekonomi Islam: Sejarah. sesuai dengan persentase yang telah diumum-kan bank sebelumnya. Loc. Najjar tidak membahas pokok-pokok. la ber-anggapan bahwa reorganisasi bankbank tanpa bunga. Dan usaha pertambangan itu bermula dari adanya temuan dari seseorang yang berasal dari benua Keling yang datang untuk berniaga ke Samudera-Pasai. teladan termaksud masih tetap dilestarikan sampai sekarang.cit. Loc. 27 Dari hikayat raja-raja Pasai ini dapatlah diketahui bahwa kemajuan peradaban Samudera-Pasai sudah demikian tinggi. yang melekat kepada mereka secara prinsipal. dan sumbangansumbangan pribadi yang mengambil tempat yang penting. atas keseluruhan penanaman modalnya.Dengan pengecualian rancangan Najjar. Loc. 26 Dari aktifitas penggalian atas potensi pertambangan yang semula di laporkan kepada Sultan ada tujuh situs sesuai dengan prediksi orang benua Keling. “Teuku Ibrahim Alfian: Keterikatan Samudera Pasai. Juga Dr. yang akan kita bicarakan sekarang. Bank-bank itu merupakan mata rantai lembaga yang didesentralisasi dengan ciri-ciri yang sama dengan bank lokal. kemudian Sultan Malikussaleh memerintahkan kepada orang benua Keling tersebut dan dibantu oleh para pekerja yang di tunjuk Sultan untuk memulai aktifitas pertambangan. Buku pelajaran A.cit. walaupun bank itu tidak mungkin menanggung kerugian. 26 Teuku Ibrahim Alfian. Op. Teori. 24 Semula orang-orang kesultanan Samudera-Pasai tiada dapat mengetahui potensi sumber daya alam tersebut. Mannan mengenai ekonomi Islam memuat bab tersendiri mengenai masalah ini. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 71 Mannan. Posisi berbeda diambil oleh Baqir yang di-catat dibawah ini. seba-gai bagian dari usaha perombakan bentuk ekonomi raja-raja Samudera-Pasai bahwa mereka akan mengelola negaranya dengan berkeadilan.. Tanggung jawab atas kerugian modal yang terjadi akibat transaksi antara bank dengan pengusaha menjadi beban bank. Sehubungan dengan hal itu maka usaha pertambangan pun pada masa kesultanan Samudera-Pasai telah berkembang sebagai upaya pemenuhan bahan baku untuk pembuatan uang dan perhiasan dari logam mulia tersebut.cit. Bank juga bisa menerima uang simpanan dalam bentuk giro biasa. Bank itu secara aktif terlibat dalam berbagai proyek pengembangan tidak atas dasar mudarabah. dalam Ensiklopedia Islam…. suatu lembaga atas dasar kooperasi dan sekaligus suatu organisasi pelayanan sosial. Demikianlah pokok-pokok penting dari model bank. dengan diperlengkapi oleh Sultan segala alat perlengkapan untuk keperluan aktifitas pertambangan itu. Kerajaan Samudera-Pasai memiliki akan kehidupan perekonomiannya dari perdagangan. Saya (Ibrahim Alfian) berharap. yang menggalakkan penerimaan zakat dari masyarakat dan menyelenggarakan pelayananpelayanan sosial di daerah sekitarnya. yakni emas dan bernama dirham. 28 “Samudera-Pasai-kerajaan”. Muhammad Uzair dan Ibrahim Dasooqo Abaza. dengan janji akan membayar kembali atas permintaan. Bank-bank menurut Najjar adalah lembaga-lembaga yang tdidirikan untuk memajukan tabungan dan melaksana-kan tugas-tugasnya yang berguna di sektor desa. 23 Julius Pour. Loc. alat tukar sudah terbuat dari logam mulia. pelayaran dan perkembangan Islam. 6 Mei 2003. Pelabuhan dan Perdagangan Samudera-Pasai sebagai pendapatan untuk kerajaan bersumber devisa yang mengandalkan dari hasil perdagangan. sesuai dengan diversifikasi pena-naman modal yang dilakukannya. melainkan atas dasar partnership. . hlm. 27 Teuku Ibrahim Alfian. akan tetapi tidak mempunyai basis agraria. Janji tersebut dicantumkan dalam keping uang sebagai tanda jaminan. dengan sejumlah cara-cara yang praktis.Mataram”. Setelah adanya aktifitas penggalian yang berhasil ditemukan hanya lima situs (lima medan). Lebih banyak sumbangan yang diberikan pada awal dasawarsa 70-an.cit. dan Samudera-Pasai adalah merupakan sebuah kerajaan yang terkenal dan maju yang dikarenakan oleh perdagangan dan pelayaran. karya-karya yang disebutkan pertama menggambarkan bank terutama sebagai lembaga perantara yang mengerahkan simpanan dari masyarakat atas dasar bagi keuntungan (mudarabah) dan membantu para pengusaha atas dasar yang sama. termasuk studi yang cukup lengkap dari Gharib al Gammal.. Kompas. Tidak ada keuntungan diberikan pada para penabung semacam ini dan malahan dari mereka bisa dipungut atau dibebankan dari biaya jasa-jasa. di Selat Malaka. Bank-bank ini memiliki "Dana Pelayanan Sosial". 25 Setelah Sultan Malikussaleh menerima laporan dari para pembantunya mengenai adanya potensi sumber daya pertambangan dan kemudian Sultan Malikussaleh mengadakan konfirmasi dengan orang yang berasal dari benua Keling tersebut. Penabung sebagai nasabah mudarabah dapat dibebaskan dari risiko rugi. 24 Teuku Ibrahim Alfian. lainnya yang menyangkut perbankan komersial dan bank-bank lainnya yang menyangkut perbankan komersial dan bank-bank sentral."23 Pada masa kesultanan Samudera-Pasai di bawah kekuasaan Sultan Malikussaleh. 25 Teuku Ibrahim Alfian. bahwa di dalam negerinya ada tujuh situs penggalian emas. 28 Samudera-Pasai secara geografis berada dan menguasai jalur perdagangan yang sangat penting. Bank diwajibkan untuk memberikan pinjaman jangka pendek tanpa bunga dalam jumlah terbatas. Keuntungan perusahaan dibagi dengan bank membagi keuntungan ini dengan para penyimpan pada rekening mudarabah.cit.49 di samping kertas-kertas kerja yang disampaikan pada Konperensi Ekonomi Islam di Mekkah. 57.

hingga setiap kapal asing yang mengangkut barang dan masuk dalam pelabuhan Samudera-Pasai dikenakan pajak sejumlah 6 persen. Ensiklopedia Islam……. Setelah penolakan prinsip-prinsip mudarabah. bahwa dalam Kronika Pasai diceritakan kedua kerajaan. Loc. hlm. yang dibahas secara singkat di bawah ini. Siddiqi. Abdullah al Araby. Op.cit.72 Ekonomi Islam: Sejarah. bertambah makmur. Pandangan bahwa mudarabah tidak dapat memberi-kan suatu altematif bagi bunga dalam kaitan dengan reorga-nisasi perbankan.. Huda. Mahmud Ahmad. 31 Ibid. merupakan bahaya inflasi terpendam yang tetap pada penerapan sistem ini. bukanlah kerajaan primitif karena sistem perdagangannya sudah maju dan kompleks. Talak Sejang dengan membawa seratus perahu untuk berlayar ke Samudera-Pasai dengan tujuan meminta upeti terhadap Pasai. ia mengakhiri uraiannya dengan membolehkan bank memungut "biaya service" bagi pinjaman-pinjaman41 Masalah pokok yang menghubungkan para penabung dengan penanam modal atas dasar yang lain daripada pem-bayaran bunga tetap.46 Pemecahan yang diajukannya untuk mengatasi bahaya-bahaya tersebut terletak pada zakat. sama seperti yang dianjurkan oleh Silvio Gessel. Muslehuddin gagal untuk memberikan altematif lain untuk perbankan tanpa bunga.. Suatu contoh yang matang dan lengkap mengenai bank tanpa bunga adalah hasil dari karya-karya yang terbit pada akhir dasawarsa 60-an oleh Dr. Sudan terang bahwa Abu Saud tidak berusaha untuk menye-Udiki secara terperinci. Adanya penyelundupan menandakan pajak yang biasanya dikutip oleh syahbandar berusaha untuk dihindari. semuanya membimbing kita pada penerimaan Piagam Bank Pembangunan Islam dalam tahun 1974.cit. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 289 Keterkenalan Samudera-Pasai ini terbukti dari peristiwa bersejarah Perang Pasai-Siam.. Berkembangnya perdagangan kerajaan Samudera-Pasai membuat pengaruh besar di kawasan selat Malaka yang mengakibatkan kerajaan lain yang berkepentingan di kawasan tersebut. Akhirnya dalam pertempuran yang sengit itu Panglima perang Siam. Menurut pendapat Ibrahim Alfian. . Dalam peperangan tersebut Samudera-Pasai mengalami serangan hebat dan hampir mengalami kekalahan hingga membuat Raja Samudera-Pasai turut serta ke medan pertempuran. Kronika Pasai….30 Ditinjau dari segi geografis dan sosial ekonomi. Op.cit. 33 Ibrahim Alfian. Penyelundupan dalam teori ekonomi..48 dan kegagalannya untuk memperhatikan karya-karya yang lebih sistematis yang diterbitkan dalam dasawarsa 60 dan 70-an. berambisi menguasai dan menduduki kerajaan Samudera-Pasai. Teori. Penilaiannya terhadap model bank ini sebagai "Aliran Mawdudi Qureshi". hlm. Samudera-Pasai memang merupakan suatu daerah yang amat penting sebagai penghubung antara pusat-pusat perdagangan di Nusantara.47 Kita telah meneliti anjuran di atas. Dalam pada itu kita memiliki proyek "Kuwaiti Investment House" (Baitui Maal Kuwait) dan beberapa karangan berkala yang disumbangkan oleh Shaibi. 32 Teuku Ibrahim Alfian.45 Ini dikaitkan dengan permintaan yang meningkat untuk pinjaman bebas bunga dan kemungkinan sewaktu-waktu adanya pelepasan uang tunai yang tertumpuk pada bursa efek dan valuta. Samudera-Pasai adalah negara maritim di mana perekonomiannya mengandalkan sektor perdagangan dan pelayaran. 26. Kronika Pasai….. yang dengan secara baik bisa diterapkan dengan cara mengadakan pungutan pajak uang yang beredar. 25. memastikan yang demikian. Op. Talak Sejang mati terkena panah. Mahmud Abu Saud dengan dasar pemikiran lain. hlm. Samudera dan Pasai. 32 Betapa majunya perekonomian Samudera-Pasai dengan perdagangan dan pelayarannya. India.. yang berada di pantai Aceh Timur yang bernama Kuala Majapahit. menandakan adanya sistem dagang yang ketat dengan peraturan-peraturan yang mengikat. juga dikemukakan oleh Dr. Diikuti oleh suatu studi di Mesir dalam tahun 1972 dan pertimbangan-pertimbangan yang dibuat dalam Konperensi Menteri-menteri Keuangan Negara-negara Islam di Karachi tahun 1970. Baqir al Sadr dan Najjar. Cina dan Arab dan memiliki pelabuhan yang cukup baik untuk hal itu. para penabung mungldn akan memilih pasaran saham dan membeli andilandil daripada menyimpan uangnya pada bank-bank mudarabah44 Penimbunan harta akan meningkat dan para pejabat moneter akan terpaksa men-cetak semakin lebih banyak uang tunai. Dengan kemajuan kerajaan Samudera-Pasai sehingga terdapatnya para penyelundupan pada masa itu..42 la menganggap bahwa "reorganisasi semacam itu akan menjurus bagi tum-buhnya suatu "pasar gelap" dimana bunga akan muncul kembali43 Apabila para pembesar negara benar-benar berhasil secara hukum mengadakan larangan atas bunga. 25. masih tidak terpecahkan. yang merupakan lembaga besar pertama menurut jenisnya dalam sejarah.cit. 29 Samudera dan Pasai. 33 Perang Pasai-Siam terjadi dan berlangsung kurang lebih dua bulan lamanya setelah Samudera-Pasai menolak keras permintaan pemberian “upeti” kepada kerajaan Siam.31 Dengan ramaiannya aktifitas perdagangan dan pelayaran pada pelabuhan di Samudera-Pasai. hasil dari suatu model bank yang bekerja atas dasar mudarabah. Karena bank menurut pengertian-nya merupakan usaha komersial. sering dipergunakan berlabuhnya kapal-kapal dagang dan juga sering dipergunakan sebagai tempat penyelundupan barang-barang dari luar Samudera-Pasai. sehingga membuat armada laut Kerajaan Siam mundur 29 30 Ibrahim Alfian. Sehingga membuat kerajaan Siam memerintahkan panglimanya. dan bangkit kembali walaupun dalam keadaan terdesak. dan akibatnya menjadikan semangat untuk bertempur pasukan perang SamuderaPasai.

khususnya dalam jejaring pelabuhan di tanah Melayu. Pelabuhan di Samudera-Pasai adalah bagian dari jaringan dagang yang melalui berbagai pelabuhan-pelabuhan lainnya di dunia. dan mengancam akan membunuhnya apabila pengawalpengawal raja menyerang mereka. Loc. Ketika peti itu dibuka di depan raja.cit. Teori. terlebih dahulu kita harus memahami bagaimana perkembangan kebudayaan awal (the isthmian age) di tanah Melayu. dalam tulisannya di Notulen van Algemmene en Directievergederingen van het Bataviaash Genatschap van Kunsten en Wetenschappen.. hlm 264. suatu cara yang dapat mencegah praktek-praktek curang sedemikian40 Mengenai penyediaan kredit jangka pendek dalam suatu sistem tanpa bunga. telah memerintahkan panglimannya. 35 34 . Samudera-Pasai memperoleh akan kemenangan.cit. Singapura dan lain-lain tempat. 25. Loc. dengan demikian para pengawal tak bisa berbuat apa-apa. Johor. Kelantan. Untuk melihat bagaimana terbentuknya zona perdagangan melalui jaringan pelabuhan-pelabuhan di sekitar Selat Malaka ini. Suatu dana reksa adalah sebuah perusahaan investasi yang membeli andil penyertaan dari lain perusahaan industri dan perdagangan. kalau kita lihat dari ekonomi politik zaman sekarang. Ini tentu tidak menutup pemecahan lain seperti dibahas di bawah ini. kembali ke negerinya. dari keempat mazhab hukum fiqh Islam. Kertas kerja Abdul Hadi Ghanameh dalam tahun 1968 tentang soal perbankan tanpa bunga (392) mengambil jalan yang berbeda dari apa yang menjadi pemikiran lanjut yang telah dikembangkan mengenai permasalahan ini. dan oleh raja. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 73 ini menganut pengertian yang salah tentang mudarabah sebagai penyer-taan dalam keuntungan maupun dalam kerugian oleh peserta usaha. deel LVIII. Malaka. 36 Strategi “kuda troya” ini bukanlah strategi pertama dipergunakan. Langkasuka. sebagaimana dikutip oleh Ibrahim Alfian. karena hal itu berlawanan dengan prinsipprinsip mudara-bah39. bahwa mudarabah dapat dijadikan dasar dari kredit semacam itu hanya untuk batasbatas tertentu. dengan membawa empat ribu hulubalang dan seratus buah perahu. hlm. Pemyataan Muslehuddin. ada kerajaan lain yang mendengar bahwa perdagangan Samudera-Pasai maju dan makmur. merupakan satu kesatuan zona perdagangan yang eksklusif. gagasan tentang AFTA (ASEAN Free Trade Zone) ternyata sudah dimulai sejak abad ke-13 hingga pertengahan abad ke-14. keluarlah empat hulubalang itu dan menangkap raja. Sejarah Melayu menuliskan bahwa Sjahru’n-Nuwi 35 (tidak disebutkan dari kerajaan mana). hlm. Pelabuhan di Asia Tenggara. Kronika Pasai…. Maka Samudera-Pasai. Kronika Pasai…. yang di mana Awi Dicu pura-pura berniaga ke Samudera-Pasai dan menyerahkan peti berisi bingkisan yang di dalamnya berisi empat hulubalang yang kuat dan hebat. diakui oleh hampir setiap penults mengenai masalah ini.288 Ekonomi Islam: Sejarah. Selangor. Sjahrun-Nuwi adalah bekas ibukota Kerajaan Ayodhya di Siam. Dikemukakan juga bahwa perusahaan yang tidak mampu melaporkan keuntungan yang layak akan kehilangan kesempatan untuk mendapat bantuan bank lebih lanjut. Zona perdagangan ini menuntut adanya infrastruktur pelabuhan di berbagai tempat.. Ibid. Awi Dicu untuk mengadakan invasi terhadap Pasai dan menangkap Raja Samudera-Pasai. dan jalur perdagangan dibuka kembali dan kerajaan Samudera-Pasai menjadi ramai dan makmur kembali. Kedah. Menurut P. Alasan lain yang menentang kelayakan mudarabah adalah ketakutan akan tindakan curang dari lawan usaha bank yang bisa saja mengecilkan keuntungannya. tak dapat tiada harus menjalani suatu perubahan pada saat ia diorganisir dengan dasar lain dari bunga. yang rupanya se-karang sudah disetujui secara umum. Sayang sekali buku yang lengkap yang dijanjikan oleh Ghanameh dalam karyanya itu tidak bisa kita peroleh untuk memungkinkan mengadakan perbandingan terperinci antara rancangannya dan rancangan lain. dan menyampingkan bukti-bukti yang diajukan yang men-dukung kebalikan dari pendapat tersebut. 25. khususnya di Asia Tenggara. de Roo de la Faille. (1920). Pahang. la bertumpu pada pengeluaran saham biasa untuk pembiayaan jangka panjang dan penggunaan dana reksa untuk pembiayaan jangka pendek. Raja Samudera-Pasai akhirnya dibawa ke negeri Sjahrun’nNuwi. tidak punya dasar dalam hukum fiqh Islam. Awi Dicu melancarkan siasat tipu muslihat “kuda troya” yang dengan mudah berhasil menangkap Raja Samudera-Pasai untuk dibawa ke negerinya.34 Selain kerajaan Siam. umumnya me-rupakan suatu hasil dari pendekatannya secara hukum yang sempit mengenai mudarabah dan dari kegagalannya untuk menyadari bahwa konsep perbankan itu sendiri.37 Salah satu dari perubah-an tersebut adalah suatu peningkatan dari penanaman modal yang sesungguhnya?8 Pada hakekatnya sebuah bank tanpa bunga tidak dapat berfungsi sebagai bank komersial yang murni. Pandangan ini ditentang dengan mengemukakan kemungkinan peme-riksaan buku mengenai keuangan dan manajemen yang dapat mengatasi hal-hal tersebut. Trengganu. Pada artinya. 36 Ibrahim Alfian. sebagaimana yang pernah dilakukan oleh Bangsa Romawi ketika menaklukkan bangsa-bangsa jajahannya. Penolakan Muslehuddin36 mengenai mudarabah sebagai landasan dari perbankan bebas bunga. bahwa bank Islam tidak mungkin bisa memberikan pembiayaan kepada perusahaan-perusahaan yang sudah menanamkan modalnya sendiri. Takola.. ia disamarkan sebagai pengembala ayam. Hal ini secara baik telah dijelaskan oleh Taufiq Shawi. Ibrahim Alfian menyebutkan strategi yang dilancarkan Awi Dicu. Ternyata strategi ini sudah juga dilakukan oleh para ahli-ahli politik dan militer Samudera-Pasai. Dalam keterangannya.

37 Zaman ini menyaksikan kelahiran beberapa kerajaan seperti Kedah. Dana deposito berupa pinjaman dimanfaatkan oleh bank untuk membantu pem-biayaan para pengusaha. perusahaan-perusahaan ba-ngunan dan pinjaman konsumtif. suatu fasilitas terhadap apa yang mereka wajibkan untuk mem-berikan pinjaman jangka pendek tanpa bunga dari dana yang sama. walaupun singkat. Buku tersebut tidak membahas soal bank-bank sentral dan mengambil suatu pendirian tidak realistis. Gilani Yousufuddin tidak menyebut masalah ini. Pelabuhan-pelabuhan di Kuala sungai di pantai timur ataupun pelabuhan pinggir laut di sepanjang Selat Malaka memberikan gambaran tentang proses urbanisasi di Alam Melayu sebelum kedatangan pengaruh kolonial dan imigran. Skema . Sebaliknya lalu lintas Selat Malaka menjadi bertambah penting. la menganjurkan bagian yang lebih besar dari keuntungan untuk deposito berjangka panjang. Lihat Lim Heng Kow. Pada tahap-tahap selanjutnya. Terlepas dari keasliannya. simpanan deposito diterima dari umum atas dasar penyertaan. yang dibayar kembali bila diminta. demikian juga "amanat" di-bayarkan pula atas permintaan. mengenai hubungan keuangan intemasional. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 287 Menjelang zaman perkembangan kebudayaan awal atau The Isthmian Age. dapat disaksikan beberapa pusat bandar seperti Kedah. Pada awal abad masehi. Perbankan Tanpa Bunga Referensi paling awal mengenai reorganisasi perbankan atas dasar bagi keuntungan sebagai ganti dari bunga dapat ditemuai dalam karya Qureshi. Naiem Siddiqi dan Mahmud Ahmad pada akhir tahun empat puluh-an. yang dirumuskannya secara tepat. Mahmud Ahmad mendasarkan skemanya atas "penyertaan". Setelah kejatuhan kerajaan Funan. Takola. Temasik. diikuti dengan uraian yang lebih cermat oleh Mawdudi dalam tahun 1950. bandar-bandar ini tidak melalui proses pembangunan perbandaran yang berkesinam-bungan dan tidak meletakkan dasar bagi kelahiran sistem pembandaran pada zaman yang seterusnya. Malaka. Deposito juga diterima sebagai "pinjaman". walaupun terdapat asas bagi kelahiran persekutuan kerajaan tetapi terdapat laporan yang menunjukkan kewujudan sebuah kerajaan yang kuat hingga berjaya menguasai seluruh rantau Segenting Kra di bawah pemerintahannya. dan membahas secara terpisah bank deposito dan bank dengan nasabah-nasabah pengusaha. muncul beberapa tempat tinggal di pinggir pantai dan muara-muara sungai dari bagian utara Segenting Kra hingga Kedah di bagian selatan. Walau bagaimanapun. karangan Muhammad Uzair berjudul "An Outline of Interestless Banking". 37 Paul Wheatley dalam bukunya. Pada skema dari Mawdudi. Naiem Siddiqi lebih cermat. Menurut Wheatley. bahwa tidak akan ada penciptaan kredit. Ini berlaku karena keadaan geografisnya yang bergunung-gunung serta kawasan berlembah yang berupaya menghalangi kerajaan tersebut meluaskan kawasan takluknya. Perkembangan ini telah menyebabkan lalu lintas darat yang telah dirintis antara Segenting Kra hilang kepentingannya. Mawdudi telah menyatakan dengan tegas peno-lakannya atas pemungutan dan penyaluran dana zakat oleh bank Islam. la berisi suatu pembahasan yang baik. Referensi Qureshi mengenai perbankan tanpa bunga adalah singkat dan berdasarkan suatu pengertian yang salah tentang mudarabah. jelas bahwa muncul beberapa unit bandar yang bersinggungan dengan kawasan pedalaman yang tidak bergantung kepada bandar. Sriwijaya (Palembang sekarang) dan diikuti oleh kerajaan Majapahit. atas dasar mudarabah. Kuala Trengganu dan Johor yang merupakan bandar-bandar utama kerajaan.38 Terdapat beberapa faktor yang mendorong kemunculan kerajaan di alam Melayu. memiliki kedudukan terkemuka sebagai terbitan pertama yang secara khusus ditulis mengenai masalah ini oleh seorang ahli ekonomi profesional. karena salah mengartikan muda-rabah. The Golden Khersonese menamakan zaman ini sebagai The Age of City States. Kerajaan Funan dan diikuti oleh Kerajaan Khmer terlibat dalam kegiatan perdagangan. hlm. Para pedagang dari India dan Arab berminat untuk menggunakan jalan darat meuju Segenting Kra dan itu dipandang lebih efektif dan ekonomis daripada menggunakan lalu lintas laut di Selat Malaka. Tiga karya awal mengenai sistem ekonomi Islam didalam bahasa Urdhu oleh Hifzur Rahman. Dalam suatu studi kemudian Uzair menganjurkan terpusatnya manajemen semua transaksi luar negeri pada bank-bank negara saja. 38 Ibid. Buku itu juga membicarakan Bank Pengembangan Industri. apakah dia membeda-kan mudarabah dari syirkah. la berisi inti dari semua usul di masa depan dari subjek ini mengenai bank-bank deposito dan bank-bank dengan nasabah pengusaha atas dasar mudarabah. jika dibandingkan dengan berjangka pendek. keuntungan dibagi atas dasar keikutsertaan ini. di Asia Tenggara beralih ke selatan khususnya dengan kemunculan Dinasti Sailendra. Klang. dan berisi anjuran-anjuran yang berguna untuk penciptaan dana cadangan agar dapat menyerap kerugian-kerugian.74 Ekonomi Islam: Sejarah. Tidak jelas benar. Teori. 1. Inilah yang menyebabkan muncul kerajaan di rantau Segenting Kra pada zaman Isthmian Age. Walau pun merupakan buku kecil dari 21 halaman. Kalah. Dalam konteks ini. Langkasuka dan Tun-sun. Karya Ahmad Irshad juga khusus membahas subjek ini. 1978. Antara lain akan kedudukan geografi Semenanjung Tanah Melayu di tengah-tengah lalu lintas perdagangan antara timur dan barat yang menyebabkan ia menjadi tempat persinggahan bagi para pedagang. skema yang dibuatnya ikut salah. Kami tidak mengetahui adanya karya mengenai masalah ini yang ditulis dalam bahasa Arab pada dasawarsa 40-an. Perkembangan ini telah menyebabkan muncul beberapa bandar dan pelabuhan di kedua belah semananjung Tanah Melayu dan juga Temasek.

Cina dan juga dari Alam Melayu. mulai beroperasi 1999." Ptolemy menyebut tentang Takola. Bahwa antara abad ke-7 dan ke-13. kegemilangan Kedah sebagai pusat perdagangan berakhir pada akhir abad ke-11. kemudian Malaka berjaya dan muncul sebagai pelabuhan entrepot yang kaya. sistem keuangan Islam memiliki pengalaman untuk tumbuh luar biasa dan menuju transformasi. hlm. Kedah berkembang sebagai pelabuhan entrepot yang amat penting. . Langkasuka dan Ko Lo. gubernur Bank Negara. Meletakkan dasar yang kukuh bagi kelahiran kekuasaan politik di Semenanjung yang berjaya. India dan Arab. Tan Sri Dr Zeti Akhtar Aziz. gambaran tentangnya diperbincangkan secara umum. Istana raja terletak di atas bukit St. Sementara itu orang laut juga mendirikan tempat-tempat tinggal di tepi laut. Sepanjang tahun. Hari ini. Perkembangan kerajaan dan pelabuhan entrepot di Kedah di dorong oleh pertumbuhan dan pesatnya perdagangan antara bangsa. telah muncul persinggahanpersinggahan di Kelantan. Walau bagaimanapun. Tambahnya Bank Negara Malaysia juga membuka tiga cabang di luar negeri untuk memimpin bisnis bank Islam di dunia. Pahang. 9. maka Wheatley berpendapat “Bahwa pelabuhan di selatan Kedah sudah ada sejak abad abad ke-5 atau ke-6”. Penduduk di Malaka pada masa itu diperkirakan 40. model Malaysia sudah membuktikan dua hal menghindari risiko spekulasi sebaliknya menciptakan profit untuk nasabah dan disukai investor. Arab dan India memainkan peranan yang aktif dalam perdagangan di Kedah. Sumber-sumber tertulis yang menyebut politisipolitisi awal seperti. Chu Li. "Baru saja dalam tahun-tahun ini. Sabana.000 orang termasuk pedagang asing. keuangan Islam merepresentasikan multi jutaan dolar industri dengan tingkatan yang sudah sangat komprehensif dari produk. Memperhatikan maklumat tentang bandar Malaka. Pemerintah menciptakan Labuan Internasional Offshore Financial Center yang sekarang sebenarnya Islamic Wall Street. dia mengatakan meskipun sejarah perbankan Islam lebih singkat tetapi sudah berkembang dan melayani kebutuhan ekonomi lebih baik. Hari ini pasar perbankan Islam dengan cepat membesar. Sumber-sumber Cina menyatakan bahawa ia merupakan tempat persinggahan yang penting antara Cina. Chu tu Kun. Pada 1997 Dewan Penasihat Ekonomi Syariah Nasional Malaysia dibentuk. Setelah mendapat perlindungan dari Cina. yaitu Tun sun. Pan Pan. Takola dan Sabana ialah pelabuhan manakal Kole dan Palada merupakan bandar.286 Ekonomi Islam: Sejarah. Kesepakatan perbankan Islam sudah ada 1983. Dari abad ke-7 hingga ke-11. Orang-orang Melayu terutamanya golongan imigran mendirikan kediaman di kaki bukit St. Dalam tahun yang sama Bank Islam Malaysia Berhad menjadi bank yang mengajarkan konsep Islam secara penuh. memiliki pandangan yang sama. produk memuaskan. Sebuah tembok telah didirikan meliputi seluruh bandar di kaki bukit. Pedagang-pedagang kaya mendirikan rumah mereka di luar tembok tersebut walaupun mereka mempunyai pejabat perniagaan di dalam 39 Ibid. Malaysia sudah menjadi negara terbesar yang mengembangkan sistem keuangan bebas bunga di dunia. penasihat senior Citibank Berhad. Malaka hanya merupakan sebuah perkampungan nelayan kecil. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 75 yang ingin naik haji. India. Johor. pemerintah setempat menunjukan komitmen untuk tidak ragu mengembangkan dengan semangat dan keuletan dalam sistem keuangan Malaysia. dan Arab. Bank Muamalat Malaysia Berhad. mendemonstrasikan sebagai sistem yang sangat kompetitif dari intermediasi keuangan. Selangor dan Kedah. Parsi. Dalam Konferensi Internasional Bank Islam kedua yang diadakan Februari lalu. Dan 20 tahun dari sekarang. melayani seluruh tingkatan dari konsumer dan bisnis yang meluas di antara umat Islam dunia. akan membuat fondasi lebih kokoh. Melalui interview via telefon. 10 tahun kemudian seluruh bank konvensional menawarkan pembiayaan Islam terpisah dari counter bank konvensional sekaligus dan saat itu pemisahan Islamic Clearing House dan Islamic Inter Bank Market (pasar uang dan transaksi antar bank) di Malaysia sudah dimulai. Kedah ialah negeri yang tertua di Tanah Melayu. sedikit kutipan unik dari perundang-undangan dan kemungkinan pertamakali tercapai dari kesepakatan parlemen untuk menciptakan perbankan Islam. Paul dan berdekatan dengan muara Sungai Malaka. Singapura. Pada akhir abad ke-15. Pelabuhan Kedah merupakan yang terbesar di Semenanjung sebelum kemunculan Malaka..39 Pada masa permulaan berdirinya. Trengganu. pelabuhan di Malaka bukan saja merupakan pelabuhan entrepot terbesar di Asia Tenggara bahkan yang terbesar di dunia. dan kemudian muncul sebagai pelabuhan entrepot utama di Nusantara. Bank Islam kedua. THB Islamic Bank Berhad. melayani Muslim dan non Muslim. Ia menjadi tumpuan pedagang dari Arab. menyampaikan sentilan yang tidak terlalu keras: "Dalam dekade ini. Teori. servis. Hong Leong Islamic Bank Berhad. Paul. Kole dan Palada yan muncul pada abad ke-2. Sejak itu bebapa perbankan Islam sudah mendapat lisensi seperti Commerce TIJARI Bank Berhad. istana desa yang didirikan di tengah-tengah dusun dan sawah di lembah Bertam. Kebangkitan Malaka pada abad ke-15. yang merupakan akibat dari serangan tentara Chola pada tahun 1025. Sekarang. Berdasarkan kepada sumber-sumber arkeologi dan dokumen-dokumen dari Cina. banyak program sudah dibuat dan haknya untuk intens serta fokus oleh Bank Negara untuk mengembangkan Malaysia pada cabang perbankan Islam yang lebih signifikan. India. Pedagang-pedagang dari Cina." Allen Tan.

"Maksud saya ambil beberapa contoh untuk sekolah biara. Groeneveldt . 44 Doty Damayanti. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 285 bandar. Dia mengatakan. Dan komoditi yang diperdagangkan antara Samudera-Pasai dengan Jawa." Sejarah bank Islam Bank Islam muncul dalam sistem keuangan internasional sekitar 1970. Ada dua aliran pemikiran dalam Islam. lalu Mudhaib adalah variasi opini dari banyak aspek hukum. (Selangor: Pustaka Sarjana.. Lihat juga Rammani Karupiah. hlm. non Muslim pun akan menggunakan konsep dan produk perbankan Islam. Malaysia membuka jalan dengan mengenalkan Lembaga Tabung Haji (LTH. SamuderaPasai juga sebagai pusat perdagangan internasional. "Setiap orang mempercayai ini. tidak karena didasarkan agama semata. 32. Tamadun Dunia. Ada Sunni dan Shi'a di bawahnya. Ibid. dimungkinkan bahwa Jawa pada masa itu belum memiliki mata uang. bahkan kedudukan para pedagang dari Jawa mendapat posisi yang istimewa dalam hubungan dagang dengan Samudera-Pasai. 1960). 87." kata Dato' Dr Nik Norzrul Thani. melainkan dengan cukup memberi hadiah saja kepada sultan. direktur eksekutif Prime Utilites Berhad Malaysia. persetujuan untuk mengambil alih kepemilihan di akhir perjanjian biasanya ditulis dalam kontrak 30 tahun. Penetapan itu berdasarkan atau tergantung dari kapal atau jung. Alat transportasi yang dimiliki oleh Pasai hanya berupa lanchera (kapal kecil) yang diperkirakan hanya ada empat buah itupun didatangkan dari Malaka. (Selangor: Fajar Bakti. Kebingungan tentang bank Islam tidak menjadi kejutan bagi Cherrie Chin. hlm. Jika rumah dijual kemudian.45 Ibid."Perbankan Islam tumbuh dengan trennya dan pasti lebih baik dari yang diharapkan Tan Sri Dr Zeti Akhtar Aziz. 145. Banyak orang Islam sekolah di situ tetapi itu tidak membuat mereka terpinggirkan sebagai Muslim. sebagaimana yang dipraktikkan sistem bank barat yang mengimingi bunga). bandar Malaka juga mempunyai pusat jual beli utama dan gudang-gudang untuk pedagang-pedagang asing. hlm. Dalam waktu dekat memenuhi kebutuhan orang Islam dengan konsep yang berubah dan lebih banyak lagi. Hubungan perdagangan dengan pulau Jawa sudah terjalin sejak dahulu. Dato'nik Ezar Nik Bolia. Malaysia Pilfrim Fund Board) pada 1963 dengan membentuk dasar sektor Islam yang lebih modern. 41 40 dari industri-industri itu. Barang-barang impor dari Barat dikenakan pajak sebesar 6%. Kerajaan Malaka pada awal perkembangannya mengimpor budak dari Samudera-Pasai. pada umumnya jenis komoditi beras dan komoditi dari Samudera-Pasai adalah lada. Kompas. hlm. LTH merupakan tempat menabung orang Islam . misalnya. 40 Selain itu. 44 Walaupun Samudera-Pasai memiliki kelebihan dalam bidang perdagangan yaitu sebagai bandar perdagangan yang cukup ramai tetapi Samudera-Pasai tidak memiliki satupun alat transportasi besar yang pada kala itu disebut kapal atau jung. “Mencari Jejak Kejayaan Kerajaan Samudera Pasai”. antara beras dengan lada. sebelumnya senior treasury di Hong Leong Bank. Sivachandralingam Sundara Raja Ayadurai Letchumanan. praktisi hukum yang menulis buku Legal Aspect of the Malaysian Financial Sytem. 311. gubernur bank sentral Malaysia dengan membuat cabang Bank Islam Malaysia. kumpulan modal untuk bank Islam relatif lebih kecil dengan banyak area sekaligus potensial untuk tumbuh di sini. namun prinsip dan filosofinya sudah mengemuka pada Al Quran lebih dari 1400 tahun lalu. Historical Notes On Indonesia & Malaysia Compiled From Chinese Sources. tahun?).P. akan tetapi ada juga transaksi perdagangan itu bersifat tukar komodoti (barter). 1967). dan transaksi perdagangannya telah menggunakan dirham sebagai alat tukar. yang juga anggota Bank Sentral Malaysia di Komisi Reformasi Hukum Bank dan Keuangan Islam menambahkan. pembayaran berhenti. Paper 940/1. Mereka meminjam uang untuk properti sebagai sewa. Memang tidak sesimpel yang diungkapkan. hlm. 42 Doty Damayanti. (Nendelyn/Lichtenstein: Kraus Reprint Limited. Perlakuan istimewa terhadap para pedagang Jawa oleh Samudera-Pasai. Teori. Dia juga asisten pengarang dalam Law and Practice of Islamic Banking and Finance. tahun?). Makanan tidak dikenakan pajak. sistem ini disebut Ijara dalam Islam. Ato' Dr Nik. Bank mendapatkan keuntungan dari menyewakan properti." Konsep perbankan Islam sudah didefinisikan berubah dan tidak hanya sebagai perencana keuangan untuk orang Islam. konsumen membayar sesuai komitmen berdasarkan kepercayaan.76 Ekonomi Islam: Sejarah. 45 Armando Cortesao. juga melarang Islam menerima bunga (riba. 15 November 2003.49-50. mengatakan ada empat perbedaan pemikiran dalam Islam yang bisa diinterpretasikan dalam hukum syariah. tetapi konsep dan mengajar di sekolah biara bermanfaat [dan] saya kira ini harus lebih berusaha keras untuk menciptakan perhatian lebih tentang bank Islam kepada non Muslim. "Konsep sangat penting untuk kita mengerti. Malahan dari sistem gadai tradisional dalam Islam esensinya didasarkan kepercayaan pada nasabah untuk membeli satu properti.42 Besarnya pajak yang ditetapkan Kesultanan Samudera-Pasai adalah sebesar 1 maze atau 16 tael uang Malaka terhadap setiap bahar barang yang diekspor. juga tampak dengan adanya pembebasan pembayaran cukai. Ini sesuatu yang saya tekankankan sebab ada banyak perbedaan tentang ini. Samudera-Pasai tidak dapat memproduksi jung ataupun lanchera karena tidak tersedianya bahan baku utamanya yaitu kayu jati di daerah ini..43 Pertukaran komoditi yang terjadi antara Samudera-Pasai dengan Jawa. 43 Satu bahar sama dengan 350 kati. W. Budak dijual dengan harga lima maze emas. (Jakarta: Bhatara.41 Ekspor dan Impor Selain sebagai pusat perkembangan Islam di Nusantara. Bandingkan dengan bank konvensional. Sejarah Tamadun Dunia. The Suma Oriental of Tome Pires.

hanya 27. Ekspor Samudera-Pasai ke berbagai negara dan kerajaan di berbagai belahan dunia telah menempatkan Samudera-Pasai sebagai jalur perdagangan yang sangat penting. Lalu apa yang membuat perbedaan mendasar perbankan Islam dengan konvensional? Simpel saja.284 Ekonomi Islam: Sejarah. maka kerajaan SamuderaPasai terpaksa mengimpor beras dari Majapahit (Jawa Timur). Naseer A. 26. Emas dan barus merupakan produk yang digemari oleh penduduk di berbagai negeri di Afrika dan Eropa. termasuk perubahan dalam sistem kebijakan pemerintahan.000 bahar setiap tahunnya. anggur. IMF yang mengurus soal ini menunjukkan dalam studi awalnya tentang perbankan Islam 1987.D. beberapa penults menyerang lembaga kredit dan pembentukannya oleh bank-bank komersial.48 Demikian juga beras. Samudera-Pasai dikenal sebagai pelabuhan yang tersibuk (ramai). 47 46 . 49 Manuel Godinho de Eradia. Jalur sutra (silk road) adalah jalur perdagangan dan migrasi bangsabangsa dalam jumlah yang besar dengan menggunakan pilar Islam sebagai identitas kulturalnya. hal mana hendaknya hanya meriipakan hak istemewa dari negara. Selain bahan makanan. (Jakarta: Taman Iskandar Muda. Dalam pengaturan beras impor dari Jawa Timur (Majapahit) agar kebutuhan pangan rakyatnya terpenuhi. dalam: Hasan Muarif Ambary dan Bachtiar Ali (ed. Uka Tjandrasasmita. (Columbia: Columbia University. kebutuhan pangan (beras) tidak dapat dipenuhi oleh penduduk Samudera-Pasai. institute penelitian nasional. Dalam laporan di AS tentang publikasi bisnis yang dibuat Global Finance 2004.). JMBRAS VIII (1930) 1. Pelabuhan Samudera-Pasai bukan hanya diramaikan Doty Damayanti. barang-barang tembikar.Cit. “The Evolution of Trading States in Southeast Asia before 17 th Century”. Jalur perdagangan sutra ini kemudian menjadi jalur yang sangat penting. kasino. melaporlan 70 persen dari orang Malaysia memilih perbankan Islam adalah pemeluk non muslim. besi. Seikh juga beranggapan bahwa kekuasaan bank untuk menciptakan uang dan memperluas jaringan kredit. Kecenderung-an ini mencapai puncaknya pada anjuran yang dibuat oleh Komisi Ekonomi Jama'at-i-Islami Pakistan. Kesultanan Samudera-Pasai memberikan kebijakan ekonomi pada saat itu. Sementara sutra. dan kain yang berasal dari Cina. berhubungan dengan penanaman lada yang cukup luas karena dilihat dari nilai ekspornya setiap tahunnya.49 Pada zaman pemerintahan Sultan Malikul Dhahir.000 sampai 10. 1988). satu-satunya pencipta uang. “Peraan Samudera-Pasai dalam Perkembangan Islam di beberapa Daerah Asia Tenggara”. Ketika Malaysia menelurkan groundwork (sistem dasar) dalam sektor finansial kelihatannya banyak didukung orang non muslim sebagai penggerak pertumbuhan. Studi cemerlang dari Mawdudi merupakan contoh dari kasus itu. Persia dan Cina. 47 Masyarakat Samudera-Pasai juga memproduksi benzoin dan kamphon untuk kebutuhan para pedagang Arab. Mills. 1981). 48 Eleanor Selling.35 Perbankan Islam telah menjadi perhatian dunia internasional dengan sistem yang fair sebagai kebutuhan alternatif sistem keuangan bagi penduduk Muslim. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 77 Dalam membahas perbankan moderen. barus dan emas adalah komoditas penting dalam perdagangan dunia. barang-barang yang diimpor adalah sutera berwarna . Samudera-Pasai berkembang menjadi pusat perdagangan internasional. Thesis Ph. 2 No." International Journal of Islamic Financial Services Vol. meskipun nasabah Muslim dan non Muslim bertambah. Studi di Malaysia 1994 menyatakan penduduk yang tahu bank Islam mendekati 100 persen. Loc. Sutra. Kesultanan Pasai membebaskan pajak masuk atas berasberas impor tersebut. Retrospeksi dan Refleksi Budaya Nusantara. riset ini penting sebagai awal menjadi penguasa di seluruh dunia. mempelajari perubahan dunia Islam dan pertumbuhan sistem keuangan dengan konklusi Malaysia memimpin pasar sebagai salah satu keselarasan yang pas di Asia. adalah produk yang digemari oleh hampir semua bangsa. Muhammad Uzair menyalahkan fluk-tuasi yang luas dalam penyediaan uang dan penciptaan kredit untuk lingkungan perdagangan. pornografi judi dan cabang Hamid & Nordin. Teori. hlm.3 persen saja yang bisa membedakannya dengan bank konvensional. hlm. "A Study on Islamic Banking Education and Strategy for the New Millenium-Malaysia Experience. Demikian juga pendapat Assal dan Fathi. selain dari perdagangan jalur ini pun dipakai sebagai jalur untuk menyebarkan agama Islam. tidak hanya secara ekonomi sebagai produk yang mempunyai nilai jual yang tinggi dan permintaan besar yang terus meningkat di Asia. 4 41 Tercatat dalam sejarah selama abad 13 sampai ke 16. kelihatan memiliki kesadaran walau masih minim tentang itu. tembaga. Dan diperkirakan bahwa kerajaan Samudera-Pasai telah melakukan pengeksporan hasil bumi rempah-rempah berupa lada sekitar 8. 87. supaya hak untuk menciptakan kredit dicabut dari bank-bank komersial. “Description of Malacca and Meridional India and Cathay”. 16. berhubungan dengan kebutuhan beras sangat dibutuhkan rakyatnya maka untuk memastikan terpenuhinya cadangan bahan makanan tersebut. sejak itu kemudian lebih banyak dosen melakukan penelitian. Selain lada Samudera-Pasai mengekspor sutera dan benzoin. Sekarang sangat menarik karena persentase non muslim lebih besar di dalamnya. Majalah Malaysia Tatler melakukan investigasi bagaima dual banking terjadi di negara tetangga itu. hlm. Kahf juga ingin mencabut hak bank-bank sektor swasta untuk menciptakan kredit. Terjemahan dan diberi catatan oleh JV. 41 Sekarang setelah 12 tahun kemudian. dengan persentase yang sama aset perbankan Islam menjadi umum sebagai bank tradisional dalam menawarkan produk. ajaran hukum Islam atau syariah melarang investasi dalam minuman keras. baik secara kultural maupun militer. masingmasing berat enam tael. pada saat itu. merupa-kan penyebab dari penyakit-penyakit keuangan. Issa Abdouh juga beranggapan bahwa penciptaan kredit oleh bank-bank merugikan kepentingan rakyat yang berpeng-hasilan kecil. 46 Harga per-bahar lada sekitar 20 potong perak. NIRA.

dan Lamuri. yang disebut juga Kuta Raja. penimbunan emas dan penghentian dari bursa valuta dimana bank sentral merupakan satu-satunya penjual valuta asing.. 54 Ensiklopedi Islam. hlm. “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”. 1-5. Ia mendirikan Kesultanan Aceh dengan tujuan untuk melanjutkan dan mengganti beberapa kerajaan Islam sebelumnya. menyusul pada tahun 1524. yang merupakan kurnia dan bukan malapetaka. serta menghentikan semua pendapatan dari peminjam berbunga yang lahir dari menganggurnya uang tersebut". 231-232. yakni fungsinya sebagai penyimpanan nilai. sebegitu jauh. apa lagi diterima. Segera hal itu berkembang dalam bentuk penjelajahan yang mengandung harapan besar untuk memberikan manu-sia moderen suatu lembaga yang baru dan tepat dalam bentuk perbankan tanpa bunga. Aru. Kahf berpendapat bahwa secara umum penulis-penulis Muslim tidak memperhatikan penggunaan uang secara sementara. dan mempersatukan dua kerajaan kecil. Kerajaan Aceh didirikan oleh Sultan Mughayat Syah. 51 50 . Parsi. juga yang paling menonjol adalah hubungan perekonomian.A. Di mana perekonomian yang terbangun di Aceh Darussalam ialah perdagangan.A. untuk mendapatkan dukungan di dalam kepusta-kaan33. tetapi penulis hanya ingin mengungkapkan Bustanus Salatin yang menyebutkan Sultan Mughayat Syah sebagai raja atau Sultan Aceh yang pertama.78 Ekonomi Islam: Sejarah. Tamiang. (ed. 1981). Hingga menjadi sebuah Konfederasi Kerajaan Aceh 51 Darussalam. Turki. Switzerland dalam tahun 1922. yang mengusulkan pendapatan suatu sarana persetujuan alat penukaran oleh negara dan penyediaannya bebas dari biaya (bunga) kepada umum. (ed.34.cit.54 sebagai jalan keluar untuk menga-tasi kesulitan itu dalam sistem Islam. ketika ia mengatakan bahwa usul Abu Saud membedakan antara asset uang dan bukan uang. Metode ini yang dilaksanakan bersamaan dengan dihapuskannya bunga uang. Pasai. “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”. Mahkota Alam dan Darul Kamal. dan Tiongkok. perubahan politik Dalam Negeri tidaklah berpengaruh. Penggunaan emas secara pribadi bisa dilarang sedang semua hasil tambang emas hendaklah mengalir langsung kepada lembaga-lembaga keuangan. dan mengandung ketidakadilan karena tidak memperhitungkan perpindahan tangan selama suatu jangka waktu dan penumpukan seluruh beban uang yang dicap tersebut kepada pemegang terakhir. Terjalinnya hubungan diplomatic antara Aceh Darussalam dengan beberapa Negara di dunia. pusat pemerintahan adalah Banda Aceh Darussalam. Yang menarik perhatian khusus dalam konteks uang dalam ekonomi Islam adalah sumbangan yang diberikan oleh Mabid al Jarhi. 53 Fadhlullah Jamil M. Sebagai tindakan yang praktis Abu Saud menyetujui ide uang yang pakai cap32 yang dianjurkan oleh Gessel dan telah dicoba untuk waktu yang singkat di kotapraja Woergi. Doty Damayanti. Orang cenderung untuk setuju dengan Kahf. Suatu "pemecahan menurut Islam" dari krisis moneter internasional sekarang ini. lain dari zakat. akan meningkatkan pendapatan riil. untuk menghalang-halangi penumpukan harta dan menjamin sirkulasi terus menerus. 53 Pasang surut kondisi politik Aceh Darussalam masih dapat dikendalikan dengan normal. di masa awal daerah kekuasaanya hanya meliputi Aceh Besar dan Daya. Cina. dan Eropa. Fadhlullah Jamil M. 1992). Teori. Ide tersebut telah gagal. Terbentuknya Kerajaan Aceh Darussalam dihadapkan dengan beberapa versi. Bustanus as-Salatin. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Khususnya dengan Sultan Salim II yang memerintah Kekhalifahan Turki Utsmaniah. (Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve.52 Kerajaan Aceh Raya Darussalam telah membuka kedutaannya di luar negeri. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 283 oleh para pedagang dari kerajaan-kerajaan yang ada di Nusantara. yang mana Akram gagal untuk mengemukakannya. kemudian Malaka yang jatuh ke tangan Portugis pada tahun 1511. Op. 52 Lihat Siti Hawa Saleh. Perbankan Evaluasi menurut Islam mengenai perbankan moderen berpusat sekitar keburukan lembaga bersistem bunga. Ia mempeluas wilayah kekuasaanya sampai ke Pidie pada tahun 1521. dalam Ali Hasjmi. Oleh karena itu kehidupan perekonomian terus berlangsung hingga Aceh sampai pada kejayaan dan kemakmuran pada masa Sultan Iskandar Muda. kecuali bila dilengkapi dengan pembahasan terperinci dari mereka yang pro dan kontra. Akram telah membahas uang dalam konteks intemasional. Karena Aceh Darussalam bersifat kerajaan. antara lain: India. seperti Pasai. Perombakan secara besar-besaran semacam itu tidak bisa dipertimbangkan. Perlak.cit. Abu Saud tidak berhenti sampai disitu saja. spekulasi. 1994). akan tetapi juga diramaikan oleh pedagang-pedagang dari Asia. Afrika.).). (Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka. (Bandung: Al-Maarif. "Adalah perlu untuk menge-luarkan suatu jenis uang baru yang dikenakan pajak.50 Pelaksanaan Ekonomi Masa Kerajaan Aceh Darussalam Kerajaan Aceh berdiri tahun 1514. terletak pada pelarangan bunga. kekhalifahan itu telah mengirim 400 orang ahli pembuat meriam ke Aceh yang ditempatkan di Kampung Pande Aceh Besar. hlm. Loc. selain karena factor politik dan pertahanan. 232-236.

diperkirakan Aceh memiliki 100-200 kapal. Sedikit sekali yang menghubungkan dengan hukum jumlah besar. 56 Lihat Denys Lombard. Mereka diharuskan ikut jaga malam di istana setiap tiga hari sekali tanpa membawa senjata. (Jakarta: Yayasan Soko Guru. Jaman Sultan Iskandar Muda 1607-1636. 117 awak. 50 awak. Sebagaimana dengan baik sekali diuraikan oleh Fanjari dalam kertas kerjanya yang terakhir30. 75 ton. pistol. Di masanya. yaitu 1 steel pakaian militer pangkat tinggi lengkap dengan senjata buatan Jerman. 57 Lihat Denys Lombard. Uang dan Perbankan Adalah merupakan hak istimewa pemerintah untuk mengeluarkan uang dan mengawasi jumlah uang beredar. kapal yang dibawa antara lain: De Motmorency. dinobatkan pada awal April 1607. serta Kerajaan Tuah (1620). 1985).282 Ekonomi Islam: Sejarah. Bustanus as-Salatin. diantaranya kapal selebar 30 meter dengan awal 600-800 orang yang dilengkapi tiga meriam. Kerajaan Aceh Darussalam diperintah dengan sangat ketat. tidak akan memerlukan asuransi. 1986). De Blaulieu datang ke Kerajaan Aceh Raya Darussalam dalam misi dagang dan disambut pihak Aceh dengan baik. bahwa sistem jaminan sosial menyeluruh. Untuk armada laut. Ia memperketat pajak kelautan bagi kapal-kapal asing. (ed. Mereka gagal untuk membedakan antara pemenuhan kebutuhan dan pengaturan yang direncanakan untuk peningkatan daya guna dan menjamin lancarnya fungsi kegiatan usaha-usaha perdagangan dan industri besar. 26 meriam. Teori. Kerajaan Aceh. dan melindungi diri mereka terhadap risiko yang bisa diasuransikan. Benteng Deli dijebol. tapi segera disetujui bahwa hal itu tidak adalagi perbedaan. setelah itu baru ia menghadap Sultan Iskandar Muda dan menyerahkan surat dari Raja Perancis. . Sultan Iskandar Muda (1607-1636). tidak mendorong orang memiliki sisa uang menganggur. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 79 ransi yang diselenggarakan oleh negara. Akibatnya sedikit sekali analisa ekonomi dalam kebanyakan karya-karya mengenai masalah ini. De Hermi Toge. (Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka. 58 Lihat Snouck Hurgronje. Iskandar Muda memegang kendali terhadap produksi beras. Aceh mengalami kemerosotan demi kemerosotan yang menghasilkan bencana politik yang menyedihkan. (terj. Para bangsawan kerajaan dikontrol dengan keras oleh Iskandar Muda. Mahmud Abu Saud Mahmud Ahmad31 dan Kahf menaruh perhatian khusus terhadap masalah uang dan peranannya. beserta surat itu ia menyerahkan bingkisan yang berharga sangat tinggi. (Jakarta: Balai Pustaka.000 orang. Iskandar Muda wafat pada 27 Desember 1636. Aceh di Mata Kolonial. Setelah semua terkendali. Asuransi bersama hendaknya diperbolehkan dalam keadaan yang tidak tertampung oleh sistem yang diselenggarakan negara. Sedang-kan asuransi komersial dibolehkan untuk beroperasi di daerah-daerah dimana harus diutamakan pembaharuan dan pengambilan inisiatif. Dimana Baqir menganggap bahwa zakat. bahwa tiap pribadi harus dianjurkan agar berusaha untuk diri mereka sendiri sejauh yang mereka dapat lakukan. Kebanyakan pembahas mengenai masalah ini adalah ulama. Negara hanya akan diminta untuk menolong mereka yang tidak memiliki kemampuan untuk berbuat demikian. Beberapa penulis kelihatannya berada pada tanggapan yang salah. 6 pucuk senapan. dengan pengetahuan yang sangat terbatas tentang ekonomi.58 Setelah wafatnya Sultan Mahmud Syah II. yang merupakan dasar dari perusahaan asuransi dan sedikit sekali usaha untuk menilai arti ekonomi dari asuransi dalam kehidupan moderen. Kerajaan Kedah (1619). Setelah Blaulieu membayar cukai 80 piaster baru dibolehkan turun dan membayar sewa tempat menginap 50 piaster. Diperkenalkannya uang kertas menimbulkan beberapa persoalan baru bagi para ahli hukum. juga dalam hubungan asuransi komersial. mengatur kembali pajak perdagangan (saat itu banyak pedagang Inggris dan Belanda berada di Aceh). Baqir dan Saud menyimpulkan bahwa penggunaan uang penyimpanan nilai merupakan sumber dari banyak kesulitan. dan penghapusan bunga melemahkan keinginan orang untuk mendapatkan keuntungan terjamin dengan penggunaan uang mengganggur tersebut. 22 meriam. kemudian dengan melalui mekanisme musyawarah para pembesar Negara Kerajaan Aceh Raya 55 Lihat Siti Hawa Saleh.56 Pada masa diperintah oleh Sultan Iskandar Muda.55 Maskapai Perancis pada tahun 1619 pernah datang ke Kerajaan Aceh Raya Darussalam. Mereka tidak mau mengakui suatu masalah yang sangat jelas. ada peran yang terpisah antara jaminan sosial berdasar zakat dan asuransi yang diorganisir atas dasar kontribusi yang dilakukan oleh orang-orang yang bersangkutan. sebagaimana diungkap dalam Kitab Bustanu-salatin. Iskandar Muda membangun angkatan perang yang sang kuat. 400 ton. 3 buah kapal Perancis yang dipimpin oleh Agustin de Blaulieu. 1992). 57 Setelah meninggalnya Sultan Iskandar Muda. Baqir al Sadr. yang beratnya 450 ton memuat serta 126 awak. De Esperance.). bahkan juga mengenai harta untuk kapal karam. ibid. 26 meriam. Beberapa kerajaan ditaklukkan seperti Kerajaan Johor (1613). pedang dan lain-lain. Kerajaan Aceh Darussalam mengekspor beras keluar wilayah. Ia juga mempekerjakan seorang Belanda sebagai penasihat militer yang mengenalkan teknik perang bangsa Belanda dan Perancis. Sampai sejauh itu tidak ada perbedaan. Untuk militer. Hal ini semakin dapat diterima dan orang cenderung untuk menyetujui pendapat Fanjari bahwa daerah konsesus semakin meluas dan bahwa perbedaan pendapat makin menciut. atau yang gagal untuk melakukannya. Kerajaan Pahang (1618). Beaulieu mencatat jumlah pasukan darat Aceh sekitar 40.).

perjudian dan melanggar hukum waris Islam. yang dikemukakan para fuqaha lama. tapi suatu keputusan yang menguntungkan mengenai asuransi komersial masih tetap tertahan. dan mereka yang terlibat dalam usaha biasa dalam kehidupan dimana pihak perusahaan berusaha untuk menang-gulanginya melalui jalan hukum dalam jumlah yang besar. 27 59 Lihat Mohammad Said. Ekonomi Islam di Aceh Masa Kolonial Belanda Bangsa Aceh. organisasi komersial dari asuransi merupakan sasaran serangan berikutnya. Ali Al Khafeef.59 Perang Sabil. oleh pasukan Marsose yang tergabung dalam Brigade Mosselman sangat dikenal sebagai ahli penyamaran dan jebakan. juga beranggapan bahwa pada prinsipnya asuransi sah. Ini diumumkan dalam resolusi yang disampaikan dalam Islamic Research Congress (Kongres Riset Islam) tahun 1965 di Kairo dan yang diterima dalam tahun 1969 di Kuala Lumpur. dengan segala aldbat pembiayaannya (374). Sesudah perjudian. Tapi dia tidak memberikan perincian lebih lanjut. memajukan kerjasama yang sesuai dengan syari'ah dan dapat membantu penggantian bentuk asuransi komersial". la juga membahas peranan ekonomi dari perjudian dan asuransi. Oleh karena itu Kerajaan Aceh Darussalam. mereka juga menuliskan bahwa keliatan tempur musuhnya itu setaraf dengan pasukan Kaisar Prancis. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 281 Darussalam dan para ulama di Masjid Indra Puri. pada awal berdirinya hanya meliputi Aceh Besar dan Daya. Kecenderungan terakhir lebih menyetujui nasionalisasi dari asuransi. Pang Nanggroe. dengan gelar Sultan Alaiddin Muhammad Daud Syah II. dapat diorganisir kembali agar bebas dari keburukan-keburukan tersebut. Dari permusyawaratan tersebut kemudian menetapkan dan mengikrarkan wajib perang sabil. yang berorientasi kepada banyaknya korban itu jelas membuat Belanda putus asa. 1981) Kebanyakan dari ulama di India dan Pakistan dalam menjawab questioner yang dikeluarkan oleh Majelis Tahqiqat Syari'ah di Lucknow. yang lazim dalam istilah Islam adalah jihad fi sabilillah. Dan. Bahkan. ulama besar yang oleh orang Aceh dihormati sebagai orang keramat dan kebal senjata. Catatan-catatan buku peninggalan komandan perang Belanda di Aceh juga menunjukkan betapa mereka memuji ketangguhan tentara Aceh. Banyak penuits membuat tuntutan untuk suatu sistem menyeluruh yang mencakup jaminan sosial berasaskan zakat dan asu- . memutuskan: "Konperensi merasa bahwa asuransi komersial dalarn prakteknya sekarang tidak melaksanakan tujuan-tujuan syari'ah mengenai kerjasama dan solidaritas. sebelum berintegrasi ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia masih eksis sebagai sebuah kerajaan Islam. Dan pada beberapa waktu kemudian.Pokok paling penting dari perbedaan pendapat itu adalah apakah asuransi mengandung unsur judi. Beliau melakukan ekspansi. yakni suatu perjuangan untuk menegakkan dan mempertahankan kemurnian Islam dari aksi kelanjutan perang salib yang dikobarkan di Eropa pada awal abad ke-11. Sampai dengan tahun 1976 Konperensi Ekonomi Islam Internasional Pertama yang diselenggarakan di Mek-kah. Kerajaan Aceh berdiri pada tahun 1514. dalam catatan komandan brigade ini tampak jelas kepiawaian pejuang Aceh tak kalah canggih dengan kecerdikan gerilyawan Vietkong ketika melawan tentara Amerika Serikat di akhir dekade 60-an lalu. Karena beliau masih muda. sedang asuransi melindungi hancurnya sistem itu karena kebetulan-kebetulan atau kejadian-kejadian di luar jangkauan kontrol manusia. Sayyad29 telah gagal untuk mempertimbangkan hal-hal ini dan menghilangkan beberapa sifat yang tidak sama antara perjudian dan asuransi dengan alasan yang tidak cukup. Konperensi menganjurkan pembentukan suatu komisi yang terdiri dari ahli-ahli syari'ah dan ekonomi untuk menyampaikan suatu sistem asuransi yang bebas dari riba dan spekulasi. menghadapi penjajah Belanda yang memang punya semangat perang dengan motivasi menebus kekalahan perang salib dan penguasaan wilayah-wilayah Islam. Namun wilayah Aceh tak pernah tunduk dalam kekuasaan Hindia Belanda. Aceh Sepanjang Abad. karena ia tidak memenuhi syarat-syarat Islam untuk bisa diterima. Teori. hingga Mawdudi mengemukakan bahwa asuransi yang kini mencakup bunga.80 Ekonomi Islam: Sejarah. Mereka yang berpendapat dengan tegas demikian. mereka bertekad untuk melanjutkan perjuangan. Demikian juga pendapat dari Yusufuddin. kemudian untuk menjalankan roda pemerintahan yang kala itu perang sedang berkecamuk dan Istana telah dikuasai Belanda. Kerajaan Aceh didirikan oleh Sultan Mughayat Syah. Dan kesemuanya setelah membenahi tatanan pemerintahan dan tatanan militer sepeninggal Sultan Mahmud Syah II. Perjudian merubah sistem normal yang didasarkan pada kerja dan imbalan dan yang bertentangan dengan pembagian pendapatan dan kekayaan secara adil. yang diciptakannya untuk dirinya sendiri. Tapi beberapa penulis termasuk Zarqa. melalui mekanisme syura juga. diangkatlah Tuanku Muhammad Daud sebagai sultan. Asuransi sudah dibahas dalam sejumlah konperensi Islam. dan dari permusyawaratan itu diputuskan bahwa Aceh dalam keadaan perang suci. (Medan: Waspada. Siddiqi telah memperlihatkan perbedaan antara risiko yang diambil oleh seorang penjudi. berkumpul juga untuk bermusyawarah sejumlah 500 orang para ulama dan pembesar negeri Aceh Raya Darussalam. Attar. Napolen Bonaparte. mengutip rumusanrumusan yang relevan. Awad28 dan Tahawi telah menjelaskan perbedaan antara asuransi dan perjudian. Sultan dibantu sepenuhnya oleh Panglima Tuanku Hasyim Bangta Muda. karena adanya keberatan-keberatan dari ulama-ulama terkemuka tersebut di atas. sesungguhnya sebuah wilayah yang pernah dimasuki oleh kolonial Belanda.

A. tapi menetapkan beberapa ketentuan yang diarahkan pada pembersihan usaha asuransi komersial dari unsur-unsur yang tidak dikehendaki. tentu bukan hanya terkait degan persoalan politik dan keamanan saja. tidak lepas dari sifat eksploitasi dan beberapa hal yang tidak bisa diterima. sejarah dapat memberikan gambaran. Issa Abdouh. kekuasaannya meliputi Pidie pada tahun 1521. Sheikh Bakheet. umumnya memilih asuransi bersama yang diorganisir dalam bentuk kooperasi dan tidak akan menuju kepada eksploitasi. Malikussaleh: Reinterpretasi Penyebaran Islam Nusantara. (Bandung: Al Ma’arif. Zarqa26. Demikian juga halnya bila asuransi diselenggarakan oleh negara. beranggapan bahwa asuransi tidak bisa disamakan dengan salah satu bentuk akad yang dibenarkan oleh hukum fiqh Islam. 2005). 187. Para penulis dalam katagori ini termasuk Zarqa 19.60 Dalam perspektif ekonomi. Parsi. Dengan demikian. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Mufti Mohammad Shafi.Terdapat beberapa ulama (sarjana hukum Islam) yang menemukan adanya unsur perjudian pada semua jenis asuransi. Attar25 menolak pandangan bahwa asuransi bersifat judi. ghanimah dan fai serta jizyah merupakan sumber penerimaan negara yang penting. bahwa keadaan negara dalam keadaan perang. maka keberadaan perekonomian Kerajaan Aceh Darussalam secara langsung maupun tak langsung telah beralih kepada keadaan ekonomi dalam masa perang.Mereka yang secara prinsip dapat menerima asuransi. Tetapi perusahaan asuransi komersial. menganggapnya sebagai suatu penemuan yang tidak perlu.280 Ekonomi Islam: Sejarah. dan Aceh Darussalam sendiri diproklamirkan sebagai kerajaan Islam. sehingga bisa berfungsi tanpa eksploitasi. (Loukseumawe: University Malikussaleh Press. Muhammad al Bahy. Sekalipun Aceh Darussalam berada dalam masa perang. dan kerajaan Aceh Darussalam telah memaklumatkan. Sheikh Mahmud Ahmad. yang nota bene perang adalah wajib bagi seluruh rakyat Aceh. hlm. maka kharaj. Roohani. Peperangan yang berlangsung selama kurang lebih 40 tahun. karena mengandung ketidakpastian dalam kadar tinggi dan memungkinkan penipuan.20 Beberapa penulis setuju dengan pandangan ini sepanjang menyangkut asuransi umum. la menyetujui skema asuransi bersama. dalam A. bahwa Aceh sebagai sebuah kerajaan Islam. hlm. sudah dapat dipastikan mengadopsi sistem ekonomi Islam. Muslehuddin. Abu Zuhra. Siddiqi dan Tahawi mengemukakan alasan bagaimana pun juga.TaqiAmini. 231. Sanousi. Keberadaan Aceh sebagai sebuah kerajaan yang tak luput dari adanya perang. Pada tahun 1521. Akan tetapi salah satu hubungan yang dibangun tentunya terkait dengan bidang ekonomi. 62 Ibid. Aceh Darussalam telah mengadakan hubungan diplomatik dengan beberapa negara di dunia. karena melibatkan unsur perjudian dan ketidakpastian serta bertentangan dengan konsep Islam tentang takdir. Mannan. 61 Abdul Hadi Arifin. namun penyerangan itu dapat dipatahkan oleh pasukan yang dipimmpin langsung Sultan Mughayat Syah. Mustafa Zaid. Dalam bahasa Islam keadaan tersebut dinamakan jihad fardhu ’ain. Siddiqi.61 Pecahnya perang Aceh pada tahun 1873-1913 adalah suatu kenyataan. Abdullah al Qalqeeli. Di antaranya telah ada kedutaan Aceh Darussalam di India. Hasjmy. Maka ekonomi yang terbangun dalam masyarakat Aceh 60 Fadhlullah Jamil. 1981). Alial Khafeef. salab. dan karenanya di luar hukum Islam. bahwa prinsip yang sama menjadi dasar dari semua bentuk asuransi yang terorganisasi. . tapi mereka menganggap bahwa asuransi jiwa tidak dapat diterima.62 Aceh Darussalam dalam kondisi diinvasi oleh kolonial Belanda. di luar perdagangan. Mereka juga menemukan beberapa pokok soal yang tidak bisa diterima. dan salab. la menggambarkan suatu sistem asuransi yang berdasarkan pada sistem zakat. ghanimah. Ahmad Ibrahim dan Shaukat Ali Khan21 berpendirian seperti ini. Kerajaan Aceh Darusssalam tetap eksis dari sejak berdirinya hingga berakhirnya peperangan dengan kolonial Belanda. dan Tiongkok. Hubungan diplomatik ini. bahkan sampai adanya perang sabil. Di mana Kerajaan Aceh Darussalam merupakan kesatuan dari kerajaan-kerajaan Islam sebelumnya. Dasooqi dan Ahmad Fahmi Abu Sunnah24. perekonomian Aceh Darussalam berjalan secara normal. Yousuf Moosa. sebagai suatu masalah prinsip. walaupun pada masa itu tidak mengenal istilah tersebut. Adalah mungkin untuk mengatur asuransi komersial demikian rupa. seperti riba dan adu untung (gharar) yang tidak dapat dipisahkan dengan asuransi. “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”. Jalal Mustafa al Sayyad22 dan Shaukat Ali Khan23 berpendirian seperti ini. Teori. bahwa Kolonial Belanda berkehendak menguasai Kerajaan Aceh Darussalam. Portugis melakukan penyerangan terhadap kerajaan Aceh Darussalam. sedangkan faktor ketidaktahuan (jahil) dan ketidakpastiannya (gharar) yang melekat pada asuransi tidaklah mencapai tingkat demikian berat. Sebelum Aceh Darussalam berada dalam kondisi perang dengan kolonial Belanda. sumber penerimaan kerajaan sebahagiannya berasal dari fai. la bebas dari sifat perjudian. Tahawi. Beberapa penulis. Shaheedi dan Awad. berbeda dengan mereka. dapat dibebaskan dari pengenaan bunga seperti yang kini berlaku di dalam praktek. tapi ia tidak dapat menerimanya dalam bentuk yang sekarang. Turki. Pada masa kerajaan Aceh Darussalam dipimpin oleh generasi selanjutnya. sejauh menyangkut prinsip-prinsip yang mendasari asuransi. adalah berakhir tanpa adanya kemenangan bagi kolonial Belanda. telah menawarkan pandangan bah-wa prinsip-prinsip asuransi dapat diterima. sampai harus diharamkan. Beberapa di antara mereka. termasuk Sheikh Ali Al Khafeef. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 81 Beberapa penulis tidak melihat adanya keburukan pada asuransi. Abu Zuhra.

Baik langsung maupun tak langsung keberadaan perekonomian Aceh Darussalam mulai dikendalikan dengan format kapitalis oleh Hindia Belanda. 67 Ibid. Kuala Lumpur dan berbagai tempat lainnya dan anjuran-anjuran praktis pun sudah dikemukakan untuk diperbincangkan. 65 M. Majikan memberikan iuran pada dana hari tua atau masa pensiun dari para pegawainya.67 Walupun demikian pada tataran akhir dari perjuangan menancapkan Islam sebagai fondasi Tengku Lckman Sinar. 18. Isa Sulaiman. (Bandung: Al Ma’arif. Bahan sejarah tentang bagaimana negara Islam pertama mengatur jaminan sosial dihidangkan hampir oleh tiap penulis mengenai pokok ini. hlm. Di mana Aceh (umat Islam) harus berhadap dengan kaum feodal yang berkeinginan mengembalikan Aceh dari tangan Ulama kepada Ulubelang..65 Tekanan dari penguasa kolonial dengan aparat pemerintahan adat sebagai kepanjangan kekuasaan telah membangkitkan kembali kesadaran perjuangan rakyat Aceh untuk kembali kepada masa kejayaan Aceh Darussalam.66 Aceh yang baru terbebas dari kekuasaan Hindia Belanda dan Kaum Ulubelang yang tidak bernafaskan Islam. . 127. hlm. kemudan Jepang hengkang dari Nusantara setelah bertekuk lutut kepada Sekutu. hlm. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 279 Darussalam adalah ekonomi Islam. yang akan kita bahas lagi dalam bab mengenai analisa ekomonis. 64 Abdul Hadi Arifin. Prinsip-prinsip yang bersangkutan dengannya telah dibahas. Teori. (Jakarta: Sinar Harapan. dalam A. 194. Di mana keberadaan politik dan ekonomi dapat berjalan secara adil menurut Islam yang secara mayoritas dipeluk oleh bangsa Aceh.. Di samping zakat yang menyediakan dana bagi negara Islam untuk membiayai jaminan sosial. kondisi sosial dan politik telah berada dalam tangan para Ulama yang sangat bersemangat untuk kembali kepada Aceh yang hidup dengan syariat Islam. 450. lebih terfokus kepada memperjuangkan eksistensi politik Islam di Aceh. dan perorangan yang berkemampuan membayar. kemudian Indonesia diproklamasikan sebagai nation state. Asuransi Asuransi tetap merupakan salah satu pokok yang paling kontroversial dalam kepustakaan. Dimana zakat membagi kembali kekayaan pada generasi sekarang. Pada masa peralihan ini. Dan lembaga kesultanan telah dieliminasi oleh penguasa kolonial. Di mana zakat memelihara kaum fakir miskin. walaupun harus melalui peristiwa Cumbok. sehingga kekayaan yang menumpuk pada satu tempat diluar ketentuan zakat. 63 kemakmuran (624:43). hlm. Beberapa penulis juga membahas ekonomi zakat dalam hubungannya dengan tabungan dan investasi. Adalah rasa senasib dan sepenanggungan yang mendorong hati para elite Aceh untuk berintegrasi ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jaminan Sosial dan Asuransi Jaminan sosial pada umumnya dibahas dalam hubungan dengan zakat. mengingat fungsi redistribusinya.. 64 Hindia Belanda dalam menjalankan kebijakan pemeritahan di daerah Aceh dengan perantaraan aparat pemerintahan adat yang telah terbentuk secara historis. 1997). Islam juga sangat menekankan pada bantuan sukarela kepada mereka yang membutuhkan. “Hubungan Kerajaan Aceh Darussalam dengan Kerajaan Islam Haru”. Oleh karena itu perhatian tehadap ekonomi Islam belum mendapat perhatian sama sekali. sedangkan hukum Islam mengenai warisan melaksanakan pembagian kembali kekayaan antara generasi yang pergi dengan yang ada sekarang.63 Ekonomi Islam di Aceh Masa Republik Indonesia Pasca kekalahan Aceh Darussalam secara definitif oleh Hindia Belanda pada tahun 1914. Masalah itu juga pemah dibahas dalam Konperensi Islam Intemasional di Kairo. Konsep yang mendasar dan teliti mengenai tanggung jawab bersama telah disampaikan antara lain oleh Sayyid Qutb. di mana dinar dan dirham masih merupakan mata uang yang sah sebagai alat tukar. dan peranannya dalam memindahkan penumpukan kekayaan. 66 Ibid. Op. Telah disepakati bahwa lembaga-lembaga baru selalu bisa dibentuk dan berbagai lembaga di dalam negara maju yang moderen disebutkan sebagai pendukung gagasan itu. Kondisi yang demikian telah melahirkan adanya penguasa lokal. Setelah Jepang menundukan Hindia Belanda tanpa syarat. asuransi memikul tanggung jawab atas akibatakibat yang menimpa kehidupan dan hak milik. Kashif18 membayangkan suatu skema jaminan sosial dimana negara mengumpulkan zakat dari orang berpunya dan menyalurkannya kepada yang tidak punya.82 Ekonomi Islam: Sejarah. hlm. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. menyumbang dalam bentuk premi asuransi. Pendapat-pendapat terpecah secara tajam baik mengenai prinsip asuransi maupun bentuk organisasinya. 180. Cit. antara lain oleh Baqir al Sadr. sebagai diungkapkan dengan tegas oleh hampir setiap penulis. Sejarah Aceh Sebuah Gugatan Terhadap Tradisi. Hasjmy. Namun aplikasi ekonomi Islam dalam arti sebagai kewajiban dalam beragama (Islam) tetap berjalan sebagaiman lazimnya dalam syariat Islam. Keberadaan Aceh secara politis dan ekonomi dikuasa oleh Hindia Belanda. Warisan Hukum Islam mengenai warisan selalu disebut oleh para penulis bersamaan dengan zakat. dapat dibagi-bagikan melalui hukum warisan. 1981).

Pendirian ini dipegang oleh Jamaat-iIslami Pakistan dalam laporan komisi ekonominya. Dari sejak kekuasaan Orde Lama hingga kekuasaan Orde Baru. dan pembelaan Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 83 bentuknya yang dimungkinkan. akan berimbas kepada aplikasi ekonomi Islam di Aceh. 70 Lihat Nazaruddin Sjamsuddin. Bab XXII. Bab XVII. pasca kekalahan Darul Islam Aceh oleh Republik Indonesia. Keputusan Sidang Pleno DPRD Aceh tanggal 13 Agustus 1950. seperti diterangkan oleh Qardhawi. hukum keluarga. tanpa memandang siapa pemiliknya. sedangkan Qardhawi secara meyakinkan menyatakan bahwa itu dikenakan sesudah dipotong lebih dulu untuk pengeluaran pupuk.70 Pada perkembangan lebih lanjut. Aceh berstatus sebagai Daerah Istimewa. Dan Aceh dikenal dengan predikat Serambi Mekkah.16 Tentang kekayaan hasil tambang. 2 Juli 1953. 69 Dan. Lihat Tegas. 69 68 . Menurut pendapat terbanyak. Dalam masa era reformasi dan pasca MoU Helsinki khususnya. Mabid Mahmood mendapatkan pada zakat sarana yang kuat sekali untuk suatu redistribusi kekuasaan politik. Pada masa pergolakan revolusi kemerdekaan pemerintah lokal di Aceh. Wajib zakat memiliki kesadaran mendalam mengenai kewajiban terhadap Allah sebagai sumber hukum. (Jakarta: Grafiti. Aceh pernah lahir kembali sebagai Negara Islam. Dan dia sadar sepenuhnya atas kesanggupan dirinya untuk membayar itu. 72 Lihat UUPA. walaupun tidak berumur panjang. Kebanyakan dari anjuran-anjuran yang bersifat khusus yang dibuat oleh Muhammad bin Jamal dapat ditampung dalam kerangka luas yang disediakan oleh mereka yang tidak berpegang teguh pada "tamlik" (proses pemilikan) pada tiap kasus. 72 Walaupun demikian. Dan pengertian syriat Islam dalam hal ini sesuai dengan UUPA adalah meliputi ibadah. Zakat Hasil Pertanian dan Hasil Tambang Pungutan zakat atas hasil pertanian adalah dalam bentuk ushr (10%) dan setengahnya 5%. Aceh tetap memiliki hak khusus dalam hal pemberlakuan syariat Islam yang telah mengakar dalam peradaban dan kebudayaan Aceh. syariah dan akhlak. yang temyata sama dan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh ahli-ahli ekonomi moderen untuk kebijaksanaan fiskal yang tepat dan efisien. Dia memiliki dedikasi murni terhadap maksud dan tujuan dari pemungutan tersebut.71 Sebagaimana diutarakan di atas. Pungutan ini berlaku atas setiap pribadi muslim.73 Lihat. Bagian Kesatu. kelihatan-nya lebih seimbang dan menentukan. Pandangan yang sama juga diberikan oleh Abdul Salam. Akram menganggap sebagai instrumen bermanfaat dari kebijaksanaan fiskal dalam penggunaan ijtihad untuk prinsip tamlik (proses pemilikan) oleh negara Islam. pendidikan. Dengan adanya institusi peradilan Islam ini. 71 Lihat UUPA. peradilan. 73 Lihat UUPA. syi’ar. perlahan tapi pasti. secara evolutif pasca berintegrasi dengan NKRI. Atif al Sayyid17 menjelaskan bagaimana zakat mengungguli semua sistem pajak resmi karena mengandung tiga macam nilai: 1). yang dianggapnya sebagai fungsi daerah Aceh. apabila tergantung dari pengairan (irigasi) alam (sungai) atau usaha manusia. Beberapa penults. dakwah. teraplikasikan dengan lahirnya produk peraturan yang melarang masyarakat Aceh untuk bermain seudati dan judi. 2 dan 3. Dalam prinsip dasar perekonomian di Aceh masih terformat dalam kerangka ekonomi nasional (Indonesia). seorang muslim pemilik penggarap dari lahan pertanian seperti itu harus membayar kharaj maupun ushar (10%) atau setengahnya (5%). dengan harapan terwujudnya keadilan dan pemerataan. Bagian Kedua. Teori. 3). bahwa Aceh dalam hal aplikasi ekonomi Islam ”hampir mutlak” memenuhi kriteria paradigma ekonomi Islam yang tak lepas dari paradigma Islam itu sendiri. Pendapat terbanyak beranggapan pungutan ushar atau setengahnya dikenakan atas hasil kotor lahan. sistem politik dan sistem ekonomi Islam mutlak berlaku di dalamnya. Aceh telah mampu memiliki Mahkamah Syariah. di mana hukum Islam. Di mana format ekonomi Indonesia secara general merupakan perekonomian kapitalistik. 68 Juga.278 Ekonomi Islam: Sejarah. Tapi se-bahagian tanah berlaku kharaj. pasal 155 ayat 1. Bab XXII. hukum pidana (jinayat). walaupun belum terbingkai sebagai ekonomi Islam dalam sebuah sistem. pendapat terakhir cenderung untuk menjadikan sumber-sumber alam tersebut sebagai niilik negara dan memikul tanggung jawab untuk eksplorasi dan eksploitasinya dan Siddiqi. Pemberontakan Kaum Republik: Kasus Darul Islam Aceh. pasal 125 ayat 1 dan 2. Aceh dalam perspektif pardigma ekonomi Islam hampir memiliki mutlak dalam mengaplikasikan ekonomi Islam secara menyeluruh. bibit dan sebagainya. Pribadipribadi yang menemukan suatu tambang bisa diberikan hadiah atau diberikan kontrak berupa konsesi untuk eksplorasi mereka. berpolitik. adalah jawaban yang pasti bahwa masyarakat Aceh baik dalam berideologi. aplikasi ekonomi Islam di Aceh ”mungkin” bisa sampai kepada aplikasi ekonomi Islam secara mutlak dengan langkah perlahan-lahan. Di mana Aceh memiliki kewenangan mutlak untuk melaksanakan syariat Islam yang meliputi aqidah. termasuk Qardhawi membahas prinsip-prinsip dasar sistem perpajakan Islam. 2). 1990). Di mana arah pembangunan perekonomian di Aceh diselaraskan dan menjungjung tinggi nilai-nilai Islam. hukum perdata (muamalat). pasal 154 ayat 1. para elite agama telah berusaha secara politis untuk memulai persoalan aplikasi ekonomi Islam. Usaha itu pada tahun 1950. dan berekonomi harus sesuai dengan paradigma hukum Islam. atau pajak tanah (yaitu sewa tanah yang dibayarkan kepada negara).

84 Ekonomi Islam: Sejarah. sehingga tertutup kemungkinan untuk mengadakan perubahan pada ketentuan zakat oleh penguasa. Kelompok pertama termasuk pada fakir/miskin. Beberapa ulama berpegang teguh dengan cara penyerahan langsung kepada mustahiqqin. Terdapat persamaan pendapat mengenai kesucian dari tarif zakat yang secara jelas ditetapkan oleh Rasulullah Saw. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 277 ---$€£¥--- untuk mereka yang cacat mental dan fisik dan tersingkir dari kemampuan untuk mencari nafkah. Ini sangat sesuai dengan tujuan ganda dari sistem ekonomi Islam. Salah satu dari peranan utama pajak progresif dalam ekonomi moderen ialah pemerataan beban dalam pengumpulan pendapatan untuk negara. negara bisa saja memungut tambahan pajak. maka tidak ada kemungkinan untuk menghapuskan pajak progresif. dengan penciptaan lapangan kerja penuh dan memungkinkan tiap orang untuk mendapatkan pendapatan dan kekayaan dengan cara yang dapat menjaga harga diri manusia". sadaqah. bagaimanapun. Tapi pembahasan Qardhawi yang mendalam. yang membatasinya pada kegiatan memajukan dan meninggikan kalimat Allah pada umumnya dalam berbagai . mustahiqqin dapat dibagi dalam dua kelompok. Beberapa penulis cenderung untuk memberikan tafsiran atas golongan "fisabilillah" secara luas. tujuan utama dari pengeluaran zakat. Amin Ahsan Islahi dan Yakub Shah. Mengingat bahwa kebutuhan penerimaan negara yang selalu cenderung meningkat. dengan mengurangi hak orang-orang miskin yang terdapat dalam harta orang-orang kaya. Menurut Qardhawi. tidak mempunyai dasar dalam hukum. pungutan pajak hendaklah dilakukan dalam rangka penyediaan sumber dan kegiatan-kegiatan stabilisasi lainnya. Dalam golongan ini termasuk Mawdudi. Tapi Islahi mengemukakan bahwa penyaluran secara langsung kepada para asnaf (golongan) tertentu. Penyaluran Zakat Di antara topik yang masih terdapat perbedaan adalah penyaluran zakat pada para mustahiq sebagaimana yang tercantum dalam Al-Qur'an. membolehkan penyaluran zakat kepada para mustahiqqin secara tidak langsung lewat lembaga-lembaga penyediaan jasa untuk maksud tersebut. dalam sistem itu untuk memungkinkannya memenuhi kebutuhan yang berubah-ubah dalam perencanaan fiskal. 15 Pendirian Husaini bertentangan dengan ijma tentang prinsip-prinsip fiqh yang bersangkutan dengannya. sehingga termasuk semua kegiatan sosial. infaq. Sehubungan dengan perlunya meningkatkan bahagian ini. amil zakat dan muallaf dapat menerima zakat secara langsung. Pajak progressif menjamin adanya saham yang adil dari beban ini. Ketetapan ini dianggap sebagai suatu ibadah. dengan pemberian zakat kepada para mustahiq (yang berhak menerima zakat) seperti yang diperinci dalam Al Qur'an. Teori. Sisanya bisa menerima zakat secara tidak langsung. Dalam kategori ini termasuk Mufti Muhammad Shafi dari Pakistan. Kebanyakan penulis. Fleksibilitas dalam pengeluaran dana zakat ini dikaitkan dengan memperkenalkan fleksibilitas yang cukup.

serta lainnya yang tidak terangkum dalam hal ini. Perhatikan kita lebih terpusat pada pem-bahasan aspek ekonomis dari segi hukum dan penafsirannya. Dengan analogi ini maka persoalan ushul meliputi persoalan iman dan aqidah. diatas dan melebihi jumlah yang telah ditetapkan sebagai tarif zakat. bagaimana pun lebih berat. fungsi redistribusi melalui pajak progresif akan hilang lenyap dengan meninggalkan tugas untuk memper-tahankan sistem ekonomi sama rata (egalitarian) dengan pajak proporsional.276 Ekonomi Islam: Sejarah. (Jakarta: 1986). Izadi. Alasan ekonomis untuk adanya tarif yang longgar. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat”. 2 Kalimat tauhid itu mempunyai pengertian seperti sebuah pohon yang baik. punya arti yang praktis. Tarif Para ulama telah sepakat menganggap bahwa tarif zakat telah ditentukan secara tetap dalam hukum Islam. LIPPM. di mana pungutan baru dapat dilihat sebagai suatu bagian dari keseluruhan struktur pungutan zakat dan memerlukan perhatian khusus mengenai fungsinya dalam ekonomi. kebanyakan ahli ekonomi. ekonomi. Itulah sebabnya dalam hal yang menyangkut bentuk-bentuk baru kekayaan. Argumentasi yang mendukung penilaian nishab. persamaan.. persoalan furu’ meliputi persoalan islam dan ibadah. Teori. Seluruh persoalan ini masih memerlukan penelaahan kembali secara menyeluruh. Zayas. tapi sejumlah penulis masa kini. politik. yang telah disebutkan di atas. yang bisa dicatat secara kese-luruhan di sini. dilihat dari segi ekonomis. Uthman dan Fanjari.13 Hasanuz-zaman juga mengharapkan suatu peninjauan kembali mengenai masalah ini dengan tujuan untuk mendapatkan nishab yang seragam. stabilitas ekonomi serta distribusi pendapatan dan kekayaan. yakni kalimat laa ilaaha illallah. Husaini. islam dan ihsan. Untuk mencapai dan mempertahankan sistem sama rata semacam itu. yakni waktu (hawl) yang ditetapkan syari'ah. Salih Tug12 dan Mahmud Ahmad mempunyai pandangan yang sama. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 85 Perbedaan pendapat yang sama meliputi juga terhadap bentuk-bentuk kekayaan lainnya. di mana pohon yang baik ciri-cirinya ialah mempunyai ushul (akar) yang menghujam ke dasar bumi. Bila diterjemahkan ke dalam persoalan yang lebih rinci meliputi ideologi. pertahanan dan keamanan. kecuali untuk melakukan pengiriman pembayaran langsung dalam jumlah kecil. dimana mereka menegaskan bahwa negara punya kekuasaan (hak) untuk memungut tambahan pajak. sebetulnya dikemukakan oleh golongan ulama. tidak mesti diterapkan pada sekarang ini". Paradigma sistem ekonomi Islam itu secara simpel terangkum dalam makna kalimat tauhid. akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit. Terlalu banyak pandangan. Pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Di mana Islam sebagai suatu sistem melingkupi persoalan aqidah. sosial. mempunyai furu’ (batang) yang menjulang ke langit.14 Waqar Husaini berpendapat bahwa "jenis-jenis tersebut dan tarif zakat yang ditetapkan oleh Nabi Muhammad Saw. Afazuddin. . argumentasi yang men-dukung tarif yang longgar. keadilan dan lain-lain. surat Ibrahim (14) ayat 24-25. Al Qur’an. Pemikiran Ekonomi Islam. serta di dalamnya meliputi persoalan iman. Akram menunjuk pada penyimpangan-penyimpangan yang terdapat dalam struktur nishab yang sekarang dan suatu peru-bahan ketentuan nishab diusulkan oleh Rafiullah. persoalan 1 I hlm. Mahmud Ahmad mengutip surat Maulana Abul Kalam Azad. 1 Analogi kalimat tauhid ini sebagaimana Allah swt jelaskan dalam firman-Nya: ”Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik. Pemberian alasan secara qiyas sering dilengkapi dengan menyebutkan kepentingan umum. mengemukakan alasan-alasan yang menyokong bahwa tarif-tarif ini dapat menerima perubahan-perubahan yang ditetapkan oleh negara. Alasan ekonomis utamanya adalah sebagai berikut: "Secara logis dan praktis adalah tidak mungkin untuk memisah-misahkan secara ketat ketiga cabang dari perencanaan fiskal: penyediaan sumber. ibadah dan mu’amalah. 2 Muhammad Nejatullah Siddiqi. budaya. argumentasi dan kontra argumentasi pada tiap kasus. 13. Dalam sistem ekonomi Islam yang berjalan lancar. yang menyokong pendiriannya. terutama Bagian Dua | BAB 5 | Teori Ekonomi Islam slam merupakan suatu sistem hidup dan kehidupan yang bersifat universal. di mana tidak terdapat ketentuan khusus dalam Syari'ah. dan mempunyai ukul (buah) dalam setiap musimnya.

. rumah dan kendaraan yang disewakan. cakupannya. walaupun kurang original tetapi lengkap dilihat dari sudut hukum. mulkiyah (kekuasaan) dan uluhiyah (kemasyarakatan). la mengusulkan tarif zakat yang longgar. sesuai analogi kalimat tauhid yang di-qiyas-kan kepada pengertian pohon yang baik tersebut di atas. Zakat Inti dari keuangan negara Islam adalah zakat.5% pajak tahunan. Dalam bahasa Inggris ’The Law and Philosophy of zakat '. (Beirut: 1972). Kenyataan itu. Abu Zahra dan Mawdudi membahas pemungutan zakat atas kekayaan semacam ini dan tarif zakat atas kekayaan tersebut. kalimat tauhid merupakan pijakan filosofis ekonomi dan sistem ekonomi islam.5 Persoalan ekonomi di dalam Islam terangkum dalam bab muamalah. 6 Muhammad al Mubarak. bahwa cakupan zakat harus diperluas pada beberapa bentuk kekayaan. Di antara para ahli ekonomi. Dar Al Fikr. di mana zat yang terkandung di bumi diserap oleh akar kemudian ditransformasikan melalui batang sehingga zat yang diserap itu berproses untuk menghasilkan buah. Lihat Tafsir Ibnu Katsir. buku A. seperti barang dagangan lainnya. Dari analogi tersebut dapat ditarik sebuah kesimpulan sementara. karangan Qardhawi. Akram berpendapat bahwa pendirian Mawdudi ini tidak sesuai dengan pandangannya mengenai zakat atas syarat-syarat saham dalam perusahaan-perusahaan industri. Per-tama ia menggolongkan rumah sewa dan kendaraan yang disewakan. Sesuai dengan fungsi batang pada sebuah pohon. sehingga progresivitas bisa diterapkan pada penentuan tarif zakat. Cit. Op. dalam aplikasi sistem ekonomi Islam memerlukan piranti pendukung sehingga ekonomi Islam dapat dinikmati oleh seluruh umat manusia. mesinmesin pabrik dan barang-barang modal lainnya. Oleh karena itu negara merupakan salahsatu dari tiga soko guru dalam sistem ekonomi Islam. yaitu surat saham dan efek-efek. Cit. bahwa persoalan mu’amalah (ekonomi Islam) terkait mutlak dengan persoalan aqidah dan ibadah. bersama-sama dengan iman dan keterikatannya pada nilainilai moral dan prinsip-prinsip tertentu dalam organisasi. Op. hlm. persoalan muamalah tidak dapat dipisahkan dari persoalan aqidah dan ibadah. Dengan demikian. 5 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Dengan demikian diaplikasikannya ekonomi Islam dalam kehidupan sehari-hari harus bersesuaian dengan aturan-aturan Islam. Dalam paradigma Islam. salah satu diantaranya adalah zakat atas mesin-mesin industri dan barang-barang modal. Mawdudi menganggap bahwa hanya hasil produksi yang bisa dipasarkan dari unit industri yang dikenakan 2. Sekalipun demikian. tabungan dalam bentuk premi asuransi dan dana pensiun. sosialisme. Qardhawi. 160.4 Kalimat tauhid inilah pokok persoalan utama dalam Islam sebagai suatu sistem hidup. sesuai dengan makna syar’i yang terkandung dalam kalimat tauhid adalah terklasifikasikan kepada dua persoalan yang bertolak belakang. Maka setiap sistem yang berkembang di muka bumi yang bersifat bathil harus ditolak oleh manusia (umat Islam) termasuk dalam hal ini ialah sistem ekonomi kapitalisme. dalam semua kasus ini diusulkannya 10% pungutan dari keun tungan bersih sesudah penyusutan harga. Cakupan Zakat Telah disepakati secara umum. A. Abu Zahra mengusulkan 10% zakat atas keuntungan (pendapatan) bersih dari perusahaan-perusahaan tersebut. Di mana makna kalimat tauhid menurut syar’i. Mannan memuat bab mengenai keuangan negara secara lengkap dan kebijaksanaan fiskal. Qardhawi membenarkan pandangannya setelah diadakan dua macam perubahan penting. Dan mengaplikasikan ekonomi Islam merupakan sesuatu yang bernilai ibadah. Di mana muamalah merupakan salah satu bagian dari sistem Islam. yang bathil harus dinafikan (ditolak) dan yang haq harus ditetapkan dalam jiwa dan menjadi keyakinan (aqidah_ideologi) setiap umat Islam. Dengan demikian. dari zakat. dikenal juga tiga istilah yang tidak dapat dipisahkan. Piranti pendukung yang utama agar berjalannya sistem ekonomi Islam ialah sistem ekonomi memerlukan hukum sebagai pijakan beroperasinya. Teori. para mustahiq (yang berhak menerima zakat) dan pelaksanaannya telah dibahas secara terperinci. ekonomi Islam secara makro memerlukan kebijakan publik yang dikeluarkan oleh negara (Islam) untuk mengatur tatanan masyarakat dalam menjalani fungsi dan tujuan hidupnya. juga perusahaan-perusahaan seperti petemakan unggas dan usaha sapi perah sama dengan unit perindustrian. Muhammad Nejatullah Siddiqi. dengan membebaskan barang modal dan mesin yang terpasang pada unit-unit industri.6 3 4 keuangan negara pada awal sejarah Islam yang digambarkan dalam kondisi dan situasi moderen.86 Ekonomi Islam: Sejarah. yang tidak dikenal dalam masa permulaan Islam. Karya paling lengkap adalah Fiqh al Zakat. Dan piranti utama yang kedua ialah kekuasaan “negara” sebagai alat transformasi sistem ekonomi Islam kepada masyarakat. Mannan juga menekankan perlunya diperhitungkan penyusutan harga dan selanjutnya menam-bahkan bahwa "masalah tarif zakat tidak bisa dipisahkan dari produktivitas yang berbeda dari satu industri ke industri lainnya".3 Karena itu. Kedua. Beberapa hal masih belum memperlihatkan kesepakatan. yaitu rububiyah (hukum). jumlah minuman yang kena zakat. serta beberapa ahli ekonomi yunior telah menyampaikan pembahasan analitis mengenai zakat ini. Nizam al Islam al iqtisad. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 275 ukul meliputi persoalan ihsan dan muamalah. feodalisme dan lainnya.

9 Sistem ekonomi Islam sesuai landasan filosofisnya harus mengacu pada prinsip al maalu maalalllah_ harta itu harta Allah. mendemonstrasikan sebagai sistem yang sangat kompetitif dari intermediasi keuangan. 8 7 . Sekalipun demikian. 73. 1970. filsafat ekonomi meruanglingkupi tentang pendekatan menyeluruh dari suatu persoalan ekonomi.. juga harus mendapat perhatian dalam pengembangan sistem ekonomi Islam dan aplikasinya. dalam dekade ini. Dalam hal ekonomi. memiliki pandangan yang sama. sistem keuangan Islam memiliki pengalaman untuk tumbuh luar biasa dan menuju transformasi. 1995).10 Demikian pula halnya tentang bab-bab mengenai keuangan negara yang terdapat dihampir semua karya tulis mengenai sistem ekonomi Islam. Tambahnya Bank Negara Malaysia juga membuka tiga cabang di luar negeri untuk memimpin bisnis bank Islam di dunia. Dalam ekonomi islam. hlm. Oleh karena itu setiap manusia yang diberikan amanah akan harta harus memanfaatkan seoptimal mugkin dalam produksi guna memenuhi kesejahteraan bersama di dunia. sejumlah karya spesialisasi juga ada. gubernur Bank Negara. hlm. Dalam aplikasi ekonomi. Dalam mengembangkan hartanya. Ph. menyampaikan sentilan yang tidak terlalu keras: Bahkan. hlm. Hari ini. Hari ini pasar perbankan Islam dengan cepat membesar. melayani seluruh tingkatan dari konsumer dan bisnis yang meluas di antara umat Islam dunia. Keuangan Negara Kepustakaan yang luas mengenai keuangan negara dalam Islam banyak didapat dalam rangka peraturan yang jelas dari syari'ah mengenai masalah ini dan adanya bahan sejarah mengenai topik ini.D Thesis. bahkan selalu menjadi landasan pengembangan sistem hingga mencapai kemapanan sebagai suatu sistem. Islam tetap mengakui kepemilikan pribadi manusia dalam batas-batas tertentu. yaitu untuk diri sendiri dan untuk orang lain. servis. Di samping karya Aghnides "Mohammedan Theories of Finance". Teori dan Model Ekonomi Islam. Di mana sabda Rasulullah menyatakan: “adunya wasilah laa ghayah_ dunia itu sarana buka tujuan”. walaupun kebanyakan bersifat sejarah dan deskriptif. Penyediaan modal fisik dan modal sosial terhitung sebagai kewajiban penting dari negara Islam modern. 7 Filsafat kemasyarakatan Islam (mua’malah). University of Southern California. Beliau dia mengatakan meskipun sejarah perbankan Islam lebih singkat tetapi sudah berkembang dan melayani kebutuhan ekonomi lebih baik. hubungan perindustrian serta perkembangan dan pertumbuhan. penulis-penulis kita telah membahas aspek khusus dan sistem demikian itu seperti keuangan negara. pemilikan kekayaan pribadi harus berperan sebagai kapital produktif yang akan meningkatkan besaran produksi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. perdagangan dan keuangan. hlm. model Malaysia sudah membuktikan dua hal dalam menghindari risiko spekulasi sebaliknya menciptakan profit untuk nasabah dan disukai investor. uang dan perbankan. Sistem Ekonomi Islam dan Beberapa Aspek Khusus Di dalam kerangka dasar seperti diuraikan di atas. keuangan Islam merepresentasikan multi jutaan dolar industri dengan tingkatan yang sudah sangat komprehensif dari produk. Ali Aswaf. 8 Oleh karenanya peranan ekonomi secra aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari sistem ekonomi Islam. Pengantar dan Penterjemah M. Pokok pemikiran itu tidak lepas dari sistem. Malaysia sudah menjadi negara terbesar yang mengembangkan sistem keuangan bebas bunga di dunia. 27. (Jakarta: Bangkit Daya Insana. banyak program sudah dibuat dan haknya untuk intens serta fokus oleh Bank Negara untuk mengembangkan Malaysia pada cabang perbankan Islam yang lebih signifikan. Tan Sri Dr Zeti Akhtar Aziz. Husein Sawit. termasuk kepemilikan alat produksi dan faktor produksi. 9 M. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 87 Islamic Bank Berhad. Sepanjang tahun. berbagai jenis sumber daya dipandang sebagai pemberian atau titipan Tuhan kepada manusia. Political Economy of the Islamic State. Minat kita tertuju pada cara kerja umum kebijaksanaan yang berasal dari Umumnya berbagai sistem yang berkembang di dunia memiliki dasar pemikiran yang pokok dan mendalam. produk memuaskan.10 Prinsip Al milku lillaahi wahdah_ kepemilikan itu satu-satunya ialah Allah. 280. Teori.274 Ekonomi Islam: Sejarah. 40 10 M. Dalam Konferensi Internasional Bank Islam kedua yang diadakan bulan Februari lalu. (London: 1970). jaminan sosial dan asuransi. penasihat senior Citibank Berhad. pemerintah setempat menunjukan komitmen untuk tidak ragu mengembangkan dengan semangat dan keuletan dalam sistem keuangan Malaysia. Dan sistem ekonomi merupakan penguraian tentang methode dan sarana untuk menciptakan kesejahteraan umat manusia pada umumnya dan ekonomi pada khususnya. dan penggunaannya direncanakan untuk Muhammad Nejatullah Siddiqi. Cit. Baru saja dalam tahun-tahun ini. The Economic System of Islam. akan membuat fondasi lebih kokoh. Dasar pemikiran itu biasanya disebut sebagai filsafat. Dan 20 tahun dari sekarang. surat 57 ayat 7. Sekarang. melayani Muslim dan non Muslim. membayangkan suatu masyarakat ekonomi yang didasarkan pada pengarahan negara secara luas dan penyertaan di dalam bidang-bidang perekonomian. Islamic Culture Centre.M. Umar Chapra. sistem ekonomi Islam menolak terjadinya akumulasi kekayaan yang dikuasai oleh beberapa orang saja. Di mana Islam menjamin kepemilikan masyarakat. Op. Allen Tan. 11 Al Qur’an. seorang muslim harus sesuai dengan amanah pemilik harta. 11 Oleh karena itu. Metwally. Sistem ekonomi Islam merupakan antitesis dari sistem ekonomi kapitalis dan sosialis.

“masyarakat punya hak yang sama atas air. kumpulan modal untuk bank Islam relatif lebih kecil dengan banyak area sekaligus potensial untuk tumbuh di sini. hlm. Karena itu penting mendapat perhatian dalam sistem ekonomi Islam. Dan. Cit." Konsep perbankan Islam sudah didefinisikan berubah dan tidak hanya sebagai perencanaan keuangan untuk orang Islam. Orang lain atau masyarkat mempunyai hak tertentu atas harta seorang pemilik. dan tabzir (berlebihan) harus dihindari. tetapi konsep dan mengajar di sekolah biara juga bias bermanfaat dan saya kira ini harus lebih berusaha keras untuk menciptakan perhatian lebih tentang bank Islam kepada non Muslim. Maksudnya kita juga mengambil beberapa contoh untuk sekolah biara. Banyak orang Islam sekolah di situ tetapi itu tidak membuat mereka terpinggirkan sebagai Muslim. (Jakarta: 1990). praktisi hukum yang menulis buku Legal Aspect of the Malaysian Financial Sytem. pemilik harta harus menghindarkan penggunaan hartanya yang dapat membahayakan orang lain atau merugikan kepentingan umum. yakni terciptanya kesejahteraan ekonomi yang diikuti dengan persaudaraan sedunia dan keadilan. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. baik yang bersifat untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan umum. Maka sejumlah zakat itulah yang menjadi hak delapan asnaf (golongan) mustahik.. tapi setiap individu memiliki hak menggunakannya untuk kebutuhan pribadi dan kepentingan bersama. Bank Muamalat Malaysia Berhad. kemudian manusia lupa kepada fitrahnya sebagai hamba yang harus selalu ingat kepada yang menciptakannya. Prinsip ini didasari oleh sunnah Rasul yang menyatakan bahwa. THB Pada 1997 Dewan Penasihat Ekonomi Syariah Nasional Malaysia dibentuk.13 Seorang muslim yang kekayaannya melebihi ukuran tertentu (nisab) diwajibkan membayar zakat. padang rumput dan api”. Irfan Mahmud Ra’na. namun prinsip dan filosofinya sudah dikemukan dalam Al Quran lebih dari 1400 tahun lalu. Kesepakatan perbankan Islam sudah ada sejak tahun 1983. negara bertanggungjawab terhadap persediaan kebutuhan dasar setiap individu.40 Sejak itu bebapa perbankan Islam sudah mendapat lisensi seperti Commerce TIJARI Bank Berhad. Op. tidak karena didasarkan agama semata sja. Malaysia Pilfrim Fund Board) pada 1963 dengan membentuk dasar sektor Islam yang lebih modern. Teori. 12 Allamah Ibn Hazm menganggap. distribusi yang adil dari pendapatan dan Al Hadits. shadaqah dan warisan. Hong Leong Islamic Bank Berhad. 10 tahun kemudian seluruh bank konvensional menawarkan pembiayaan Islam terpisah dari counter bank konvensional sekaligus dan saat itu pemisahan Islamic Clearing House dan Islamic Inter Bank Market (pasar uang dan transaksi antar bank) di Malaysia sudah dimulai.12-13. LTH merupakan tempat menabung bagi orang Islam yang ingin naik haji. 13 12 diharapkan Tan Sri Dr Zeti Akhtar Aziz. Penggunaan harta secara mubadzir dan sikap boros dilarang dalam agama. dengan pembentukan lembaga-lembaga zakat. Pemerintah menciptakan Labuan Internasional Offshore Financial Center yang sekarang sebenarnya Islamic Wall Street. Dalam tahun yang sama Bank Islam Malaysia Berhad menjadi bank yang mengajarkan konsep Islam secara penuh(integral). gubernur bank sentral Malaysia dengan membuat cabang Bank Islam Malaysia. "Konsep sangat penting untuk kita mengerti. menunaikan zakat merupakan salahsatu kewajiban sebagai manifestasi ketundukan terhadap perintah Allah. Malaysia membuka jalan dengan mengenalkan Lembaga Tabung Haji (LTH. Sesuai prioritas tujuan ekonomi Islam. Keseimbangan (fitrah) itu ialah keselamatan di dunia dan keselamatan di akhirat. di mana sistem ekonomi Islam harus mampu menjaga fitrahnya manusia.88 Ekonomi Islam: Sejarah. Termasuk dalam hal penggunaan harta yang dikuasakan Allah atas setiap manusia ialah kewajiban untuk membantu kerabat dekat dan keluarga kecil dan anggota keluarga besar jika mereka dalam keadaan membutuhkan." kata Dato' Dr Nik Norzrul Thani.14 Harta yang dikuasakan Allah kepada manusia merupakan suatu ujian yang sangat berat. Dia juga asisten pengarang dalam Law and Practice of Islamic Banking and Finance. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 273 kepentingan orang banyak. Bandingkan dengan bank konvensional. "Setiap orang mempercayai ini. Tak sedikit orang yang telah diberikan kekuasaan atas harta yang banyak. non Muslim pun akan menggunakan konsep dan produk perbankan Islam. Dengan demikian harta di tangan seorang muslim harus bermanfaat atas masyarakat luas. Bank Islam kedua. yang juga anggota Bank Sentral Malaysia di Komisi Reformasi Hukum Bank dan Keuangan Islam menambahkan." Sejarah bank Islam muncul dalam sistem keuangan internasional sekitar 1970. Islam tidak mengakui hak milik absolut terhadap faktor-faktor yang berkaitan dengan produksi. Ini sesuatu yang saya tekankankan sebab ada banyak perbedaan tentang ini. Karena itu Islam tidak mengizinkan penimbunan harta kekayaan atau faktorfaktor yang memungkinkan timbulnya kemakmuran yang pincang. 40 . Manusia yang menguasai harta tidak berhak untuk menghancurkan harta-harta yang berada ditangannya. oleh karena itu penggunaan harta dalam aplikasinya di bidang produksi harus benar-benar direncanakan dengan sebaik-baiknya. Islam telah meletakkan sistem sosial yang seimbang. Dalam waktu dekat memenuhi kebutuhan orang Islam dengan konsep yang berubah dan lebih banyak lagi. 14 Muhammad Nejatullah Siddiqi. hlm. Demikian halnya. mulai beroperasi 1999. Pustaka Firdaus. 32. Dalam makna ibadah. sedikit kutipan unik dari perundang-undangan dan kemungkinan pertamakali tercapai dari kesepakatan parlemen untuk menciptakan perbankan Islam. Ato' Dr Nik.

Ada Sunni dan Shi'ah di bawahnya. Kini. 4) Mengambil langkah-langkah positif di bidang produksi dan pembentukan modal guna mempercepat pertumbuhan dan menjamin keadilan sosial. termasuk perubahan dalam sistem kebijakan pemerintahan. Cit. anggur. lalu Mudhaib adalah variasi opini dari banyak aspek hukum. hlm. hlm. 39 Sekarang setelah 12 tahun kemudian.3 persen saja yang bisa membedakannya dengan bank konvensional. institute penelitian nasional. hlm. Ada dua aliran pemikiran dalam Islam. cara berfikirnya serta tertanamnya dalam diri manusia akan pengertian moral yang kuat. Op. Bank mendapatkan keuntungan dari menyewakan properti. Islam selain bergantung pada hukum publik yang ditetapkan oleh negara juga perhatian yang besar untuk ini dicurahkan atas pembentukkan bathin manusia lewat iman. moral dan tingkah laku pelaku-pelaku ekonomi harus benar-benar mencerminkan seorang yang memiliki integritas terhadap filsafat ekonomi Islam yang mendasarinya. sistem ekonomi Islam seolah merupakan sesuatu yang baru. Hamid & Nordin. juga melarang Islam menerima bunga (riba. dan bila perlu lewat paksaan. undang-undang. Dalam laporan di AS tentang publikasi bisnis yang dibuat Global Finance 2004. Islamic Publication. Islamabad. mempelajari perubahan dunia Islam dan pertumbuhan sistem keuangan dengan konklusi Malaysia memimpin pasar sebagai salah satu keselarasan yang pas di Asia. sistem ini disebut Ijara dalam Islam. 38 IMF yang mengurus soal ini menunjukkan dalam studi awalnya tentang perbankan Islam 1987. dengan persentase yang sama aset perbankan Islam menjadi umum sebagai bank tradisional dalam menawarkan produk. “Ekonomic Principles of Islami”. pendidikan dan latihan akhlaq. Ketika Malaysia menelurkan groundwork (sistem dasar) dalam sektor finansial kelihatannya banyak didukung orang non muslim sebagai penggerak pertumbuhan. 436. di mana negara harus mencampuri kemakmuran pribadi warga negara. NIRA. sikap. Kedua. misalnya. Abul A’la Maududi. direktur eksekutif Prime Utilites Berhad Malaysia. 18 Muhammad Nejatullah Siddiqi. (Lahore: 1969). 2) Menciptakan kondisi sehat di dalam pasar guna menjamin fungsinya dengan baik.. sebagaimana yang dipraktikkan sistem bank barat yang mengimingi bunga). 19 Fazlur Rahman. 17 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 89 penguasa di seluruh dunia.16 Sistem ekonomi Islam adalah sistem ekonomi yang baru populer kembali setelah kehilangan masa jayanya pada beberapa abad silam. Dia mengatakan. "A Study on Islamic Banking Education and Strategy for the New Millenium-Malaysia Experience.19 15 16 Ibid. Memang tidak sesimpel yang diungkapkan. yaitu: pertama. Malahan dari sistem gadai tradisional dalam Islam esensinya didasarkan kepercayaan pada nasabah untuk membeli satu properti. Maka strategi dalam mengorganisir sistem ekonomi perlu mendapat perhatian dari para pemikir dan pelaku ekonomi Islam. Dikatakan baru. sejak itu kemudian lebih banyak dosen melakukan penelitian. Studi di Malaysia 1994 menyatakan penduduk yang tahu bank Islam mendekati 100 persen." International Journal of Islamic Financial Services Vol. kelihatan memiliki kesadaran walau masih minim tentang itu. 39 38 kemerdekaan pribadi di dalam konteks kesejahteraan masyarakat. sistem ekonomi Islam itu bernaung dalam negara Islam. 3) Perbaikan penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diakibatkan oleh mekanisme pasar dengan bimbingan dan pengaturan maupun dengan campur tangan langsung serta partisipasi dalam prosesnya. 15 Untuk mencapai keadilan ekonomi. Setidaknya peranan negara dalam kehidupan ekonomi Islam meliputi beberapa hal di antaranya: 1) Menjamin kesesuaian dengan kode etik Islam dari tiap pribadi lewat pendidikan. persetujuan untuk mengambil alih kepemilihan di akhir perjanjian biasanya ditulis dalam kontrak 30 tahun. sebelumnya senior treasury di Hong Leong Bank. 30. ibadah. Ma’asyiat el Islam. mengatakan ada empat perbedaan pemikiran dalam Islam yang bisa diinterpretasikan dalam hukum syariah. yang dapat memeliharanya serta bersikap adil. ibid.17 Idealnya. tujuan ekonomi Islam harus terperinci dengan jelas. 18 Keterlibatan negara hingga sejauh ini tentunya bagi kepentingan dasar dari keadilan sosial ekonomi. 28. sejauh keadilan sosial ekonomis menuntutnya. peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan khusus yang ditetapkan oleh negara. Islamic Studies. Dato'nik Ezar Nik Bolia. Teori. melaporlan 70 persen dari orang Malaysia memilih perbankan Islam adalah pemeluk non muslim. meskipun nasabah Muslim dan non Muslim bertambah. beberapa segi yang harus dikaji. . Karena itu upaya untuk menggali dan mengembangkannya sangat penting. Lalu apa yang membuat perbedaan mendasar perbankan Islam dengan konvensional? Simpel saja. karena literatur sistem ekonomi Islam pada zaman dahulu tidak ditemukan atau “mungkin” belum tersusun secara sistematis yang dapat dipahami dan diaplikasikan oleh orang pada masa sekarang. konsumen membayar sesuai komitmen berdasarkan kepercayaan. 4. Jika rumah dijual kemudian. 18 April 2006. kasino. Ketiga. pembayaran berhenti.272 Ekonomi Islam: Sejarah. Untuk pengembangan sistem ekonomi Islam. "Perbankan Islam tumbuh dengan trennya dan pasti lebih baik dari yang Waspada. Kebingungan tentang bank Islam tidak menjadi kejutan bagi Cherrie Chin. 43. 2 No. hanya 27.. pornografi judi dan cabang dari industri-industri itu. hlm.. sehingga segala keperluan untuk berkembangnya sistem ekonomi Islam tidak menjumpai kesulitan. Dengan media itu dapat merubah kecenderungannya. ajaran hukum Islam atau syariah melarang investasi dalam minuman keras. Mereka meminjam uang untuk properti sebagai sewa.

bahwa Islam merupakan suatu sistem yang bersifat universal melingkupi seluruh tatanan hidup dan kehidupan umat manusia di muka bumi. kreditnya hanya sebesar Rp 13.6 trilyun. riset ini penting sebagai awal menjadi Mulai dari mendapat surat keterangan domisili dari lurah. Infaq. Praktis sistem-sistem lainnya di dalam Islam tidak terpakai. Padahal. 20 . dan tidak "mengganggu". bahkan modal usaha pun dibantu. Op. termasuk dalam hal ini ialah sistem ekonomi Islam. cukup dengan tidak membuat kebijakan yang diskriminatif. itu adalah bukan Islam. Jizyah. Di Banglades. Cit. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 271 Syariah (Label ‘Syariah’ belum tentu Islam) Sebagaimana telah diuraikan di atas. geliat kebangkitan Islam lebih bersifat kultural. Akhir tahun 2000. Shadaqah. Dari semua penerimaan itu. Pemerintah dalam situasi seperti saat ini memang tidak bisa dituntut untuk bersikap sama dengan yang berlaku di Australia dan Banglades. Sementara dari 213.non performing loans) kredit KUK hanya lima persen.21 Seiring dengan tidak berlakunya sistem politik Islam. hibah. sudah sebuah berkah yang besar buat UKM. 21 Muhammad Nejatullah Siddiqi.90 Ekonomi Islam: Sejarah. Label “syariah” yang melekat pada produk ekonomi dan perbankan belum tentu Islam adalah kembali kepada landasan filosofis sistem ekonominya.. Bahkan telah menjadi trade mark atas suatu produk ekonomi dan keuangan. itu pun Rp 3. (al Qahirah: Dar al-Tahrir Lil Tiba’ah wal Nashr. serta sederhana dalam prosedur.715 trilyun terkait dengan 200 obligor besar. 80 persen uang yang beredar di negara itu dikelola oleh lembaga swadaya masyarakat yang mengembangkan berbagai jenis perekono-mian rakyat. 37 Ahmad Husaini. Kalangan pelaku UKM menyatakan minimal dibutuhkan Rp 200. dibanding nasabah usaha besar. Teori. yang dibutuhkan oleh UKM bukan subsidi. Op. 126. maka sistem dan aplikasi sistem ekonomi itu ialah Islam. bila ditelusuri lebih lanjut justru yang besar itulah yang membuat terpuruknya perekonomian negeri ini.4 persen. akan tetapi ketersediaan dana yang tepat waktu dan tepat jumlah.6 trilyun. yaitu Baitul Maal. sementara NPL kredit non-KUK mencapai 21. hingga Surat Tanda Daftar Usaha Perdagangan (STDUP). Bahkan. al-Ilm wal-mal fil Islam. berbagai peluang ditawarkan. di mana negara pada masa sekarang lebih banyak menggunakan sistem politik demokrasi. dikenal suatu badan yang dapat mengelola sumber keuangan dari umat islam.20 Teori Zakat. yang mencapai Rp 242. Kerjasama Ekonomi Syari’ah (Kasus Malaysia dan Jepang) Perbankan Islam telah menjadi perhatian dunia internasional dengan sistem yang fair sebagai kebutuhan alternatif sistem keuangan bagi penduduk Muslim. 50. wakaf. oleh karenanya sistem-sistem yang ada dalam Islam yang dapat diaplikasikan di dalam lingkungan negara yang bukan negara Islam lebih bersifat penyesuaian. Kini. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). karena pasar potensial di Indonesia adalah muslim. Jika dalam teori maupun dalam aplikasinya berpijak pada pengertian kalimat tauhid. 1971).000 untuk mendapatkan semua surat-surat itu. warung atau usaha yang dibuka oleh rakyat kecil justru setiap saat terancam penggusuran atas nama pembangunan. Cit. dan Shadaqah Dalam negara Islam di masa jayanya. sistem politik sosialis dan sistem politik feodalis. Total kredit macet UKM tersebut masih jauh dibawah kredit macet Texmaco Grup yang mencapai Rp 17 trilyun. fai. kifarat. Adanya perbendaharaan negara merupakan sarana untuk menunaikan tanggung jawab negara. 22 Muhammad Nejatullah Siddiqi. lembaga keuangan negara disebut dengan Baitul Maal.496 UKM yang menjadi pasien BPPN. Di Indonesia. salab. dan juga diproyeksikan untuk tahun 2001 kredit bermasalah (NPL . waris. Filsafat ekonomi Islam sebagaimana diurai di atas berpijak pada makna kalimat tauhid sebagai landasan filosofisnya. yang ujung-ujungnya adalah "memanjakan" yang besar (konglomerat). dll. dibandingkan kredit non-KUK. Ini karena tingkat kepatuhan nasabah usaha kecil lebih tinggi. Majalah Malaysia Tatler melakukan investigasi bagaima dual banking terjadi di negara tetangga itu. Bila seorang rakyat kecil ingin membuka usaha. Istilah syariah pada dewasa ini di Indonesia telah melengkapi kamus politik. Namun apabila terjadi sebaliknya. Infaq. dari data Bank Indonesia sepanjang krisis moneter berlangsung KUK senantiasa mempunyai tingkat kolektibilitas kredit lebih baik.22 dibayar. sehubungan dengan usaha mempertahankan keseimbangan sosial masyarakat. Terbukti. jika dirangkaikan dengan istilah Islam_ syariah Islam berarti hukum Islam. Sekarang sangat menarik karena persentase non muslim lebih besar di dalamnya. Pada masa sekarang di dalam negara modern disebut dengan Kantor Perbendaharaan Negara atau disebut juga dengan Kas Negara. hlm. hlm. Istilah syariah mempunyai arti hukum. Namun. Di Indonesia sebaliknya. maka sekalipun dikatakan “ekonomi syariah” atau “perbankan syariah”. namun banyak invisible cost yang harus dibayar oleh para pelaku UKM. 37 Kondisinya sangat kontras bila dibandingkan dengan yang berlaku di Australia. wasiat. Dalam sistem ekonomi Islam. yang merupakan sumber penerimaan keuangan Negara Islam yang utama ialah zakat. kecenderungan penggunaan label “syariah” sangat marak. Sumber penerimaan Baitul Maal ialah Zakat. ekonomi dan keuangan. Simak saja jumlah kredit macet 200 obligor besar yang kini menjadi pasien BPPN. uluran tangan yang antusias akan diberikan. ghanimah.

program LKM menjadi satu-satunya program "unggulan" untuk memberdayakan UKM.24 Salah satu sumber utama yang membiayai jaminan penghidupan dalam masyarakat Islam adalah zakat. pasal 6-7. Yaitu berupa sedikit kelebihan dari 23 24 Undang-Undang Republik Indonesia No. untuk mengakomodir masyarakat (Islam) dalam menunaikan kewajiban agama telah ada undang-undang tentang pengelolaan zakat. nishab-nya ditentukan syari’ah dengan tujuan semata-mata untuk mensucikan diri dan harta mereka. Ia dihitung dengan sepuluh persen (10%) atau lima persen (5%) dari setiap penghasilan pertanian yang dimakan atau yang tidak dimakan.270 Ekonomi Islam: Sejarah. Zakat yang diwajibkan Allah atas harta orangorang yang kaya. belum pernah mendapat bantuan dana bergulir dari proyek sejenis dalam lima tahun terakhir. zakat jenis ini tidak mensyaratkan adanya nishab. udara dan sebagainya zakatnya adalah dua setengah persen (2. 38 Tahun 1999. Termasuk dalam prosentase pembagian ini adalah kekayaan hewan. Selain ketidakmampuan menjaga konsistensi mutu. Ketidakpahaman terhadap karakter UKM telah membuat persepsi pemerintah meleset dalam melihat UKM. firman Allah menyatakan: “… Dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu”. tetapi wajib atas setiap muslim yang telah memiliki jumlah zakat fitrah tersebut. Hingga menjelang berakhirnya tahun 2001. bangunan (properti). dan lolos dari seleksi yang dilakukan oleh tim pengawas di tingkat kabupaten dan kota. Bab III. juga tidak mampu secara cepat menyesuaikan diri dengan tuntutan perubahan mode di masyarakat. Zakat –dalam konteks keseluruhan umat—bukan jumlah yang sedikit. luwes dalam bertransaksi. perniagaan. Punya anggota produktif minimal 45 orang. Meski secara resmi tidak ada pungutan yang harus Di Indonesia. 26 Al Qur’an.5%) dari modal keuangan atau perniagaan. bagi sebagian besar UKM yang banyak terdapat di daerah lemahnya manajemen dan penerapan teknologi menjadi kendala untuk berkembang lebih lanjut. . dan tidak adanya kegiatan pendampingan untuk menjaga kontinyuitas keberhasilan usaha kecil atau mikro. sesuai dengan madzhab Umar bin Abdul Aziz dan Abu Hanifah. Meski ada keunggulan yang melekat pada LKM dibanding bank umum. karena tampaknya pemerintah hanya melihat persoalan pendanaan yang menjadi hambatan bagi UKM. Kepengurusannya terdiri dari unsur masyarakat dan pemerintah.23 Badan ini dibentuk dari tingkat nasional hingga tingkat kecamatan. Akan tetapi harus mengakar di masyarakat dan sudah melakukan usaha simpan pinjam secara aktif kepada anggota minimal dalam setahun terakhir. Persyaratan yang ditetapkan untuk menjadi LKM yang layak mendapat alokasi dana dari Menegkop. Ada juga zakat lain yang bersifat tahunan. Menurut pendapat mayoritas ulama fiqih. kecuali orangorang yang memiliki penghasilan yang terbatas yang tidak mencapai nishab syar’i (batas minimal jumlah harta yang diwajibkan syari’ah untuk dizakati). ketergantungan kepada eksportir pengumpul yang banyak tersebar di sentra-sentra industri kecil telah membuat margin keuntungan yang diperoleh UKM jauh lebih kecil dibanding kalau dapat melakukan ekspor sendiri. ketimbang instansi yang benar-benar peduli dan serius memberdayakan UKM. Kantor Menegkop hanya seperti melaksanakan program "bagi-bagi rezeki". Akibatnya. hewan ternak. namun ada kerawanan-kerawanan yang patut diwaspadai. Zakat merupakan kewajiban berkala yang pengambilannya berulangulang setiap satu haul (perhitungan tahun hijriah) baik dari uang. Perizinan yang berbelit-belit dan tidak transparan telah membuat UKM terjebak dalam ekonomi biaya tinggi. surat al-Baqarah ayat 267. Atas dasar undang-undang ini pengelolaan zakat di lembagakan. Bagi produk yang berorientasi ekspor. dalam bahasa undang-undang disebut bahwa badan yang berhak menerima sumber penerimaan sebagaimana sumber penerimaan Baitul Maal ialah Badan Amil Zakat. serta punya kedekatan budaya dan psikologis dengan nasabahnya. Padahal. tidak perlu berbadan hukum. Allah swt. 25 Dan. maskapai (perusahaan transportasi) darat. antara lain dari faktor lokasi yang memungkinkan lembaga itu menjangkau nasabah pengusaha kecil dan mikro. Yaitu tidak ketatnya manajemen penyaluran. Kendala melakukan ekspor secara individu akibat dari keterbatasan mendapat akses informasi pasar global. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 91 maka dana itu akan ditarik kembali dan akan diberikan kepada LKM yang lain yang membutuhkan. laut.26 Diqiyaskan (dianalogikan) kepadanya –menurut tarjih kami—penghasilan pabrik (industri). yang diwajibkan atas setiap kepala yaitu zakat fitrah. termasuk produk yang diminati oleh konsumen di luar negeri. Hal-hal yang bersifat teknis pelaksanaan diatur dengan kebijakan yang dikeluarkan menteri. maupun setiap panen atau menuai tanaman dan buah-buhan. Tidak ada seorang pun yang terma’afkan dari kewajiban zakat. yaitu Undang-Undang No 38 Tahun 1999. Perilaku birokrasi ikut mempersulit keberadaan UKM. 25 Al Qur’an. berfirman. tidak ditetapkannya sanksi bila ada pelanggaran penyaluran dana. surat at-Taubah ayat 60. Teori. “yang diambil dari kaum kaya dan diserahkan kepada kaum miskin dan disalurkan pada delapan alokasi penyaluran yang telah ditentukan oleh Al-Qur’an. sebagai kelebihan dari persedian makannya di malam dan hari idul fitri. Ibid.

kalau mereka beriman kepada Allah dan hari kemudian dan menafkahkan sebagian rezki yang telah diberikan Allah kepada mereka? Dan adalah Allah Maha Mengetahui keadaan mereka. . Ia merupakan kewajiban yang agung. Gagasan ini mudah diucapkan. ia menempati urutan sesudah syahadatain dan menegakkan shalat. Memiliki tingkat pewajiban yang sangat tinggi. Ia memohon kepada Allah supaya diterima. 29 Al Qur’an. Pemerintah dalam menggerakkan lembaga keuangan yang dekat dengan UKM. Keberadaan lembaga kredit di pedesaan akan menstimulasi masyarakat pedesaan menjadi masyarakat yang maju. Akibatnya. namun hingga saat ini peran itu belum dapat dijalankan dengan baik. yang sudah diketahui oleh orang-orang yang berkewajiban ataupun orang-orang yang berhak menerimanya. kenyataan itu sangat nampak ketika bulan ramadhan tiba. infaq dan zakat tidak seperti di negara Islam. sekitar 17 . Kewajiban Berinfaq Perintah berinfaq datang setelah perintah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. sesuai hukum ekonomi maka investasi akan berkembang di pedesaan. Di dalam al-Qur’an dan Sunnah. KUD justru menjadi penghambat pengelolaan lembaga keuangan yang profesional. haul (waktu) dan alokasi penyaluran yang telah ditentukan. Dengan situasi seperti itu. Apalagi.ra. moral dan perundang-undangan. perbankan mematok suku bunga kredit yang sangat tinggi. Dalam al-Qur'an perkataan iman banyak digabungkan dengan infaq. mendefinisikan kredit dari Rp 10 juta . ia juga merupakan pajak resmi yang pemungutannya dilakukan oleh negara Islam dari para pemilik harta dan disalurkan kepada orang-orang yang berhak menerimanya (melalui para amilnya). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 269 bahan makanan pokok di negerinya –atau nilai harga menurut pendapat yang benar—yaitu satu sha’ atau sekitar dua setengah kilogram. dan sejahtera dalam mekanisme pasar Bila semua itu berjalan. tanpa distorsi-distorsi. Selama ini KUD yang dipenjarakan diharapkan dapat menjadi lembaga pembiayaan yang efektif dimasyarakat. Menyahuti gagasan yang dilontarkan oleh banyak pihak itu. maka potensi keuangan kaum muslimin yang berkembang di masyarakat.27 Zakat tersebut –dalam konteks umum—menjadi sumber dana yang sangat penting. dan tiap kabupaten mendapat dana untuk lima hingga enam LKM. Juga kenyataan itu dapat dilihat dari adanya pengemis di jalan-jalan atau yang berjalan dari pintu ke pintu. yaitu desa. dan hanya di kawasan yang investasinya berkembang pertumbuhan akan terjadi. seperti shalat dan puasa. Kedua.28 Karena sistem Baitul Maal sebagai badan yang berwenang menghimpun dan mendayagunakan sumber penerimaan dari shadaqah. Di masa Khalifah Abu Bakar. Ini hanya bisa terjadi bila pemerintah dapat menciptakan iklim. dan tidak membedakan pengertian antara pengusaha dan perusahaan telah melahirkan berbagai salah pengertian dan kebingungan di jajaran para pengambil keputusan. Bila pengelolaan dana tersebut berjalan baik.20 persen membuat UKM sektor riil tidak mampu lagi bergerak. sehingga perekonomian di tingkat terbawah. digunakan untuk modal pengembangan LKM. Cit. penyalurannya bersifat langsung secara perseorangan. khususnya di pedesaan. Ketidakseragaman dalam mendefinisikan kredit untuk UKM. Hal demikian menunjukkan dengan jelas bahwa perintah tersebut sebagai suatu keharusan (kewajiban) bukan sekedar sebagai bimbingan atau himbauan. kebijakan perkreditan untuk sektor UKM tidak pernah tepat sasaran. yaitu sebagai kewajiban agama. Zakat –seperti disyariatkan Islam—memiliki beberapa karakteristik yang menjadi ciri khasnya. Ibid. Bahkan. antara lain: pertama. Setiap LKM akan mendapat alokasi dana sebasar Rp 50 juta. bagi orang yang menetang pembayarannya kepada jama’ah Islam (negara Islam) wajib diperangi. Suatu pajak dimana orang yang menyembuyikannya akan dijatuhkan sanksi.. Dana ini lebih kecil dibanding tahun 2000 yang masih sebesar Rp 350 milyar.Rp 5 milyar sebagai pinjaman usaha menengah.92 Ekonomi Islam: Sejarah. Ia memiliki jumlah nishab (kadar). surat an-Nisa (4) ayat 39.” 29 27 28 Yusuf Qardhawi. syi’ar terbesar dan ruku Islam ketiga. Sebab masyarakat akan terbantu dalam pendanaan untuk mengembangkan potensi-potensi usaha di wilayahnya.Rp 200 juta sebagai kredit konsumtif. LKM akan dikembangkan di 175 kabupaten. mandiri. akan tetapi tidak sederhana untuk dilaksanakan. tidak menjadi ekonomi berbiaya tinggi. zakat buka sekedar kebaikan pribadi atau shadaqah suka rela. kredit Rp 100 juta . keberadaan lembaga keuangan yang dapat melayani kebutuhan ekonomi rakyat menjadi mutlak adanya. Zakat ini (baik zakat atas harta atau zakat fitrah) adalah suatu ibadah yang dijadikan seorang muslim untuk ber_taqarrub kepada Allah. karena bentuknya yang koperasi. Op. Hukum …. Disamping itu. Dana kompensasi subsidi BBM tahun 2001 yang dialokasikan kepada program Menegkop sebesar Rp 50 milyar. Hal itulah salah satu alasan dibentuk pemerintahan. seperti firman Allah. tetapi “hak yang ditentukan”. Teori. yang lambat laun akan menjadikan pedesaan kompetitif dalam tatanan perekonomian global. Ketiga. ”Apakah kemundharatan bagi mereka. pemerintah melalui Kantor Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah pada pertengahan tahun 2001 mengeluarkan kebijakan mengembangkan lembaga keuangan mikro (LKM). Berkembangnya lembaga kredit di tingkat masyarakat yang paling bawah akan berdampak positif terhadap pengembangan kawasan pedesaan.

karena hal tersebut termasuk mengambil sebab kausalitas yang disyariatkan. BI memberi definisi. Kisah sukses UKM. bertambahlah iman mereka (karenanya) elan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka. 32 Al Qur’an.32 Para ahli tafsir berbeda pendapat tentang batasan yang dimaksud dengan infaq ini. riwayat Muslim. yang selama ini cenderung mengabaikan keberadaannya. sehingga tidak memerlukan lagi Al Qur’an. Penghargaan yang tinggi terhadap UKM layak diberikan. Padahal. karena terbukti bank-bank yang berorientasi pada kredit kecil terselamatkan. jika kita cuplik kembali datai BIRO. Sepanjang tahun 2001 kredit kepada UKM dan Koperasi (UKMK) hanya sekitar Rp 22 trilyun dari total kredit perbankan sebesar Rp 300 trilyun. Terpaan badai krisis yang hingga kini belum dapat ditepis seluruhnya itu telah memberi kesadaran akan keberadaan UKM. Apakah berupa zakat yang diwajibkan? Ataukah shadaqah sunnat? Ataukah nafkah atas keluarga? Para ahli tafsir menguatkan bahwa lafadz tersebut mencakup setiap infaq. Bank lainnya. bahwa sebagian rizki dinafkahkan dan sebagian lain ditabung. Al Qur’an. namun tidak pernah terangkat ke permukaan. menyatakan: ”(Yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib. malah muncul 99 UKM yang berorientasi ekspor. padahal bila paradigmanya dibalik. 31 30 . baik wajib maupun sunnat. Al-Qur'an menjadikan infaq sebagai sifat dasar orang-orang mu'min seperti mendirikan shalat yang merupakan tiang agama.”31 Selain itu. Ini sebenarnya fakta lama. Bahkan dengan berlebihan beberapa kalangan menjadikannya sebagai monumen bagi dunia usaha dan perbankan. Tafsir al-Qurthubi. dan berbagai pujian yang dilontarkan kepada sektor ini ternyata tidak berbanding lurus dengan kepedulian untuk mengangkat sektor UKM ke jenjang yang lebih tinggi dalam kancah perekonomian negeri ini. Artinya. yang mendirikan shalat dan menafkahkan (menginfaqkan) sebagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka. Bahkan. dan apabila di-bacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya. menyatakan:”Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka. Sementara bank-bank lain memiliki definisi yang berbeda terhadap kredit UKM. Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benamya. termasuk kredit mikro. menetapkan kredit Kupedes (Kredit Usaha Pedesaan) hingga Rp 50 juta. Ketidakpahaman terhadap karakter UKM tercermin pula dalam menetapkan definisi kredit usaha kecil (KUK). setidaknya ini tampak dari rendahnya distribusi kredit kepada UKM. surat al-Baqarah(2) ayat 3. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 93 saat badai krisis menghantam sejak pertengahan tahun 1997 hingga awal tahun 2001.34 Apabila umat Islam sudah terbiasa menabung dan telah menjadikan hal itu sebagai suatu kebiasaan. Ini tidak berarti meniadakan tawakal kepada Allah dan sifat zuhud akan duma. Fakta itu semakin menguatkan dugaan berbagai pihak bahwa sektor ini memang kuat dan fleksibel. Tidak ada keseragaman definisi KUK dikalangan perbankan. yang tidak termasuk dalam KUK adalah pinjaman yang disalurkan kepada perusahaan yang memiliki aset produktif lebih besar dari Rp 200 juta. maka kecil kemungkinan untuk jatuh miskin. Berbeda dengan bank-bank yang berorientasi pada konglomerasi. juga dalam surat makiyyah dinyatakan:”Dan bagi orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat. surat as-Syuraa (42) ayat 38. yaitu melihat UKM sebagai mitra dan konsumen yang potensial untuk dibesarkan. baik dari sisi makro maupun mikro. semua pinjaman dengan nilai maksimum Rp 500 juta termasuk dalam KUK. Sementara.268 Ekonomi Islam: Sejarah. Teori. di lain sisi banyak perusahaan afiliasi konglomerat yang harus dilikuidasi karena tak mampu lagi bertahan. menabung untuk keluarganya sebagai persediaan hidup mereka selama setahun. dan omzet yang lebih besar dari Rp 1 milyar per tahun. UKM masih dipandang sebelah mata. 33 lihat. bahkan 29 persen diantaranya rasio ekspornya diatas 86 persen. (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka. 34 Al hadits. nafkah atas diri sendiri maupun keluarga. BRI misalnya. 33 Di antara rahasia ungkapan al-Qur'an bahwa ia menjadikan infaq yang diminta tersebut adalah dari sebagian rizki yang telah Allah berikan. yang kini harus menjalani "rawat inap" di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) karena harus direstrukturisasi. surat al-Anfal (8) ayat 2-4. sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka. atau nafkah untuk kebaikan jamaah (masyarakat) dan untuk sabilillah (perjuangan di jalan Allah). Menurut survei BIRO diketahui 60 persen UKM memiliki rasio penjualan ekspor lebih dari 40 persen. niscaya akan terkumpul padanya jumlah besar dari harta benda yang dapat mereka daya gunakan untuk kebaikan dan keberkatan seluruh masyarakat sehingga dapat menutupi berbagai kekurangan dalam kehidupan ekonomi. Barangsiapa yang menafkahkan sebagian yang ia dapatkan dari penghasilan. surat al-Baqarah (2) ayat 3. Ini karena perbankan tidak mengubah paradigmanya. Mereka memandang UKM sebagai pengusaha lemah yang tidak memiliki modal besar. maka perbankan akan lebih "ramah" kepada UKM. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezki (ni'mat) yang mulia. Sebagaimana Firman Allah dalam menggambarkan sifat orang-orang muttaqin di permulaan surat al-Baqarah. UKM telah menunjukkan eksistensinya dalam perekonomian nasional dengan pelbagai kontribusi. dalam hadits shahih disebutkan bahwa Nabi saw.”30 Dan dalam firman-Nya yang termaktub dalam surat al-Anfal.

Pengusaha di skala itu masih terus bergerak walau memikul beban yang lumayan berat. Namun yang lebih menakjubkan adalah. melainkan utang di atas utang yang lain. seperti di dalam ayat. Abu Ayyub al-Anshari berkata. kerajinan kulit. Orientasi Pertama: Infaq di Jalan Allah. 36 35 menyetujui transaksi-transaksi dengan sistem berter. . Mereka pun relatif mampu mencapai optimalisasi produksi. Abu Said. Terbukti dari data yang ada. namun tetap masih bisa berdiri dan berjalan. Orientasinya penting dipahami oleh umat Islam sesuai dengan kadarnya. kekuatannya untuk bertahan semakin besar. atTirmidzi. Op. Uang adalah milik masyarakat sehingga menimbun uang di bawah bantal (tidak produktif) dilarang. padahal Allah-lah yang mempusakai (mempunyai) langit dan bumi? Tidak sama diantara kamu orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang Al Qur’an. di 34 35 Al Hadits. produk tekstil. Teori. dan Abu Said Al Hudri. Tampaknya beliau melarang bentuk pertukaran seperti ini karena ada unsur riba di dalamnya”. ketika Allah telah menguatkan Islam dan orang-orang yang menolongnya (pengikutnya) semakin banyak. dan selebihnya usaha kecil. Zainul Arifin. Itu data strata UKM berdasarkan modal. surat al-Baqarah (2) ayat195. Ada yang berbentuk perintah dan ancaman. untuk itu dianjurkan sebaiknya menggunakan uang. seperti firman Allah: "Dan berinfaqlah (belanjakanlah hartamu) di jalan Allah. 36 Pada masa krisis ini kontribusi kegiatan ekspor terbesar diberikan oleh kelompok UKM. Prinsip kata sektor ini begitu fleksibel. karena spekulasi tidak diperbolehkan. dan al-Halda. dan kelapa sawit. sibuk dengan mengembangkan harta benda pribadi dan meninggalkan jihad di jalan Allah. Dalam bentuk pengingkaran dan hasungan. IbnuJarir.” Orientasi Infaq yang Dituntut Umat Islam dalam kewajibannya menunaikan infaq terdapat dua orientasi. Menurut syarah Bukhari dan Muslim. Dalam pandangan Islam uang adalah flow concept. Mereka mampu hidup dengan modal sendiri. sehingga mereka bisa ke luar masuk pasar lokal maupun ekspor lebih cepat. Menurut data Survei Business Intelegence Report (BIRO) tentang prospek UKM Nasional yang dilaksanakan Februari-April 2001 di wilayah Jabotabek menunjukkan. surat al-Baqarah (2) ayat 275-279. jumlah usaha yang masuk dalam kelompok ini mencapai 40 juta unit. sejak krisis melanda negeri ini pada pertengahan tahun 1997 hingga saat ini. yang 41. Lalu Allah menurunkan kepada kami dan menjawab apa yang telah kami katakan. seperti yang dikatakan seorang penyair dulu: “Jika anda melunasi utang dengan utang yang lain tidak akan menjadi pelunasan. an-Nasa'i dari Abd. dan bunga yang telah memberatkan bangsa dan masyarakat sampai mereka berusaha melunasi utang dengan utang yang lain. Istilah yang mungkin tepat untuk menggambarkan keberadaan usaha kecil dan menengah (UKM) ditengah situasi yang serba tidak menentu dan penuh ketidakpastian. komisi. "Sesungguhnya ayat ini turun berkenaan dengan kami orang-orang Anshar.. karena kekuatan modal kerja mereka tidak bergantung sepenuhnya pada lembaga perbankan. Al Qur’an. Tahlukah adalah mengurusi harta benda dan membenahinya serta meninggalkan jihad. sebagian besar UKM justru tetap bertahan. Abu Hurairah. Di antara rontoknya konglomerat karena belitan utang.Senin 3 Desember 2001. hlm.35 Pengusaha Kecil dalam Sistem Ekonomi Syariah Tahan banting.229). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 267 pinjaman Luar Negeri yang didasarkan pada sistem riba (bunga) yang haram dan telah dimaklumatkan perang oleh Allah dan Rasul-Nya terhadap orang yang melakukannya. 35 Kita melihat rahasia pelarangan dan peperangan ini pada milyaran utang. janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.”36 Dalam sebuah hadits terdapat interpretasi tentang "tahlukah' dengan menahan tangan dari infaq di jalan Allah. sepatu. bin Hamid bin Hatim. Abu Ya'la. 80 persen dari UKM memiliki investasi di bawah 1 juta dollar AS. dan berbuat baiklah karena sesungguhnya Allah menyertai orangorang yang berbuat baik. mebel.94 Ekonomi Islam: Sejarah. lalu 72. 16.34 Dalam konsep islam tidak dikenal money demand for speculation. Seruan berinfaq ini dianjurkan oleh al-Qur'an dalam berbagai macam cara dan bentuk. (Ibnu Katsir 1/228.5 persen omzetnya di bawah 1 juta dollar AS. Cit. Kegiatan ekspor UKM terbanyak terjadi di sub sektor industri tekstil. alangkah baiknya seandainya kita mengurusi harta kita dan membenahi apa yang telah hilang darinya. selain karena faktor ekonomi juga karena faktor keikhlasan. Sehingga dalam menunaikannya. ”Dan mengapa kamu tidak menafkahkan (sebagian hartamu) pada jalan Allah. 36 Kompas. "tahlukah" adalah menyibukkan diri dengan kepentingan-kepentingan pribadi dengan mengabaikan problematika umat. Bagi UKM memiliki kandungan lokal yang besar. maka sebagian kami berkata kepada sebagian yang lain secara sembunyi-sembunyi: Sesungguhnya harta kita telah hilang dan Allah telah menguatkan Islam serta banyak penolong-penolongnya. karena hal itu berarti megurangi jumlah uang yang beredar.” 37 Jadi. sehingga harus selalu berputar dalam perekonomian. mainan anak-anak. atau ketidakmampuan optimalisasi kapasitas produksinya karena seretnya pasokan bahan baku yang harus diimpor. ia menshahih-kinwya.000 di antaranya masuk kategori usaha menengah. kalau pun ada dukungan bank itu pun jumlahnya tidak besar. rotan. 37 Ibnu Katsir di dalam tafsirnya me-nil bat-tan riwayat tersebut kepada Abu Daud. Bergugurannya perbankan tidak membuat para pelaku UKM gamang. riwayat Atha bin Yasar.

Ibid. tentunya bagi setiap warga negara tidak ada lagi kewajiban setelah menunakan zakat. 41 Al Qur’an. (Jakarta: 1986). Pustaka Alvabet. 50. 43. Op. surat al-Hadid ayat 10. 30 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. sebagaimana firman-Nya: ”Hai orang-orang yang beriman. Jawablah: "Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak. maka beritahukanlah kepada mereka. hlm. anak-anak yatim. Allah berfirman: “Mereka bertanya kepadamu tentang apa yang mereka nafkahkan. Pemikiran Ekonomi Islam. sesungguhnya sebahagian besar dari orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan harta orang dengan jalan yang bathil dan mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui”. Karena zakat merupakan inti dari keuangan Negara Islam. Mereka lebih tinggi derajatnya daripada orang-orang yang menafkahkan hartanya dan berperang sesudah itu. surat al-Baqarah (2) ayat 261. 16. Allah menjanjikan kepada masing-masing mereka (balasan) yang lebih baik. yang mempunyai kewajiban. uang harus dikaitkan dengan kegiata ekonomi dasar (primary economic activities) baik secara langsung melalui transaksi atau secara tidak langsung melalui penyertaan modal guna melakukan salahsatu atau seluruh kegiatan usaha. hlm. 42 Al Qur’an. lalu beliau ingin menggantinya dengan dengan sistem pertukaran melalui uang. yaitu: 1) Menjamin kesesuaian dengan kode etik Islam dari tiap pribadi lewat pendidikan. Cit. hlm. pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka Jahanam. Teori. 33 Rasulullah bersabda: “Ternyata Rasulullah tidak Fazlur Rahman. 3) Perbaikan penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diakibatkan oleh mekanisme pasar dengan bimbingan dan pengaturan maupun dengan campur tangan langsung serta partisipasi dalam prosesnya.. hlm. surat at-Taubah (9) ayat 34-35. surat al-Baqarah ayat 215. orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan. pada tiap-tiap bulir seratus biji. seakan-akan yang mereka maksud dari salah satunya adalah pertanyaan tentang alokasi nafkah. 43. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 95 harus mencampuri kemakmuran pribadi warga negara. (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih. 31 Untuk menghasilkan keuntungan. surat al-Baqarah ayat 245. “Ekonomic Principles of Islami”. lalu dibakar dengannya dahi mereka. maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. 28 27 sebelum penaklukan (Mekkah).30 Mata Uang Dinar Pada dasarnya Islam memandang uang hanya sebagai alat tukar. pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah). maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu. Muhammad Nejatullah Siddiqi. hlm.32 Sistem pertukaran zaman dahulu ialah barter (bai’ al muqayyadah). (Jakarta: 2005). seperti diungkap-kan dalam ayat: ”perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir. Oleh karena itu Rasulullah meyadari akan kesulitan-kesulitan dan kelemahan-kelemahan sistem pertukaran ini. Ibid. Dana Bhakti Wakaf. lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: 'Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri. Dan apa saja kebaikan yang kamu buat. 33 Fazlur Rahman.42 Yang mereka maksudkan dengan yang kedua adalah 38 39 Al Qur’an. 73. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya lah kamu dikembalikan” 40 Dalam bentuk ancaman yang keras dengan sanksi Allah dan azab-Nya yang pedih.29 Dalam negara Islam perbendaharaan negara (baitul maal) merupakan sarana untuk menunaikan tanggung jawab negara. penasaran sehingga mereka mengajukan pertanyaan kepadanya: Apa yang mereka nafkahkan? Al-Qur'an menyebutkan pertanyaan dari mereka ini dua kali. hlm." 41 Ayat-ayat ini dan yang semisalnya membuat para sahabat Rasulullah saw. 2) Menciptakan kondisi sehat di dalam pasar guna menjamin fungsinya yang baik. sejauh keadilan sosial ekonomis menuntutnya. 32 Zainul Arifin. Islamabad. Islamic Studies. 4) Mengambil langkah-langkah positif di bidang produksi dan pembentukan modal guna mempercepat pertumbuhan dan menjamin keadilan sosial. Doktrin Ekonomi Islam. Oleh karena itu beliau menekankan kepada para sahabat untuk menggunakan uang dalam transaksitransaksi mereka.. 29 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah. kaum kerabat.28 Dalam negara Islam. Lembaga Islam untuk Penelitian dan Pengembangan Masyarakat_LIPPM. (Yogyakarta: 1995). Penerjemah Soeroyo dan Nastangin. Di mana itu merupakan faktor yang dapat memberikan keseimbangan politik dan dalam usaha mempertahankan keseimbangan sosial.39 Dalam firman-Nya yang lain Allah swt menyatakan: ”Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah. 47. Allah melipat-gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki.”38 Dalam bentuk anjuran dengan pahala yang baik. maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. . Di mana rakyat merupakan subjek zakat. dan pada masa Rasulullah telah dipandang sebagai suatu sistem yang sangat lemah. Al Qur’an..27 Peranan negara dalam kehidupan ekonomi islam mencakup empat hal. bukan sebagai barang dagangan (komoditas). 31 Zainul Arifin.266 Ekonomi Islam: Sejarah. 40 Al Qur’an.

(Beirut: 1972). Oleh karenanya operasional BMT tak jauh berbeda dengan koperasi simpan pinjam. juga Mengelola berbagai jenis simpanan dari pihak ketiga. dan 5) Pembiayaan qardhul hasan. Allah akan melipatgandakan ganjaran bagi siapa yang Dia kehendaki. sistem ekonomi Islam sebagai suatu sistem yang bersifat universal (rahmatan lil ‘alamin). memerintahkan kami untuk bershadaqah. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya. 44 43 BMT belum diakui sebagai lembaga keuangan secara formal. lalu Rasulullah saw. maka jawabannya adalah: “Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. menerima dan menyalurkan Zakat. (London: 1970). idealnya sistem ekonomi islam dalam tataran praktek dilapangan berada dalam naungan negara islam. keyakinan. Dengan catatan pihak pemerintahnya dapat memberikan dukungan berupa kebijakan publik yang dapat menopang berjalannya sistem ekonomi islam. maka hal itu bertepatan dengan harta yang ada padaku. riwayat Bukhari secara mu'allaq dalam Kitab Zakat. 40 26 Muhammad al Mubarak. yaitu supaya nafkah umum tidak melebihi nafkah pribadi sehingga seseorang menyisakan untuk diri dan keluarganya sesuatu yang mencukupi mereka dan tidak perlu lagi memintaminta kepada orang lain. dan pada tiap-tiap butir (menumbuhkan) 100 biji. The Economic System of Islam. Tetapi. 46 Al Hadits. Infaq dan Shadaqoh. "Saya tidak akan mengunggulimu untuk sesuatupun selamanya. sebagaimana dikisahkan oleh Umar ra. mengharapkan pahalaNya di akhirat. memang tidak ada keraguan bahwa ada beberapa kondisi individual di saat sebagian orang semakin meningkat keimanan.. dan kerinduannya yang tinggi atas tuntutan duniawi dan kebutuhan materi. Political Economy of the Islamic State.D Thesis. "Sepertiganya. Di mana negara merupakan salah satu dari tiga soko guru dalam system ekonomi islam. dalam rangka melaksanakan prinsip "itsaar" (mendahulukan kepentingan orang lain dari kepentingan diri sendiri) sebagaimana Allah memuji orang-orang yang berbuat itsar dengan flrman-Nya:". ialah: 1) Pembiayan Mudharabah. tentunya dapat dipraktekkan demi tercapainya kesejahteraan rakyat di negara yang bersistem apa pun. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 265 pertanyaan tentang kadar yang dinafkahkan." Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir. hlm. "Apa yang kamu sisakan untuk keluargamu?" la berkata. Saya mengatakan. Dar Al Fikr. Katakanlah "Yang lebih dari keperluan. hari ini saya mengungguli Abu Bakar. karena. 'Kemudian Abu Bakar datang dengan membawa seluruh (harta) yang ada padanya' Maka Rasulullah saw. Tirmidzi dalam al-Manaqib dan Shahih-ny (3676) dan al-Haldm dalam az-Zakat dan di-shahih-kannya dengan syarat Muslim (1/414) serta disetujui oleh adz-Dzahabi). 4) Pembiayaan Murabahah. dan penggantian dari-Nya di dunia. Karena sistem ekonomi islam berkait secara mutlak dengan negara. Ph. kami ada di sisi Rasulullah saw. 45 Al Qur’an. 2) Pembiayaan Musyarakah. mereka itulah orangorang yang beruntung" 45 Mereka mendahulukan hak-hak nafkah umum atas hak nafkah pribadinya karena dengan apa yang ada di sisi Allah. Peranan ekonomi secara aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari system ekonomi islam. 44 Artinya. Umar Chapra. (QS. negara 24 Ali Aswaf. meriwayatkan. Pengendalian modal fisik dan modal sosial terhitung sebagai kewajiban penting dari negara islam modern. Inilah yang dilakukan oleh Abu Bakar ash-Shiddiq ra. Islamic Culture Centre. bersama-sama dengan iman dan keterikatan pada nilai-nilai moral dan prinsip-prinsip tertentu dalam organisasi. berkata kepadanya. 1970. Dan Allah Maha Luas karunia-Nya lagi Maha Mengetahui". 3) Pembiayaan Bai’ bi Taman ajil.43 Kata "al 'afwu dalam ayat tersebut bermakna kelebihan dari kebutuhan. hlm.”46 Tentang hal ini Jabir ra. BMT dalam operasionalnya. University of Southern California. surat al-Baqarah (2) ayat 219. hlm. Juga. Teori.dan mereka mengutamakan (orang lain) atas diri mereka sendiri sekalipun mereka memerlukan (apa yang mereka berikan itu). modal usaha. "Saya sisakan untuk mereka Allah dan Rasul-Nya” Saya mengatakan (kepada Abu Bakar). 26 Bagi kepentingan dasar dari keadilan sosial ekonomi. 160. "Apa yang kamu sisakan untuk keluargamu?” Ia berkata. jika saya memang dapat mengunggulinya suatu hari! Lalu saya datang dengan setengah harta saya. 280. 24 Oleh karena itu. ia berderma dengan sesuatu yang ia sendiri memerlukannya dan mendahulukan orang lain atas diri-nya. "'Umar berkata (lagi). ia berkata. ia berkata. surat al-Hasyr (59) ayat 9. Namun. riwayat Abu Dawud dalam as-Zakat (1678).25 Sehingga segala kebijakan yang dibutuhkan oleh sistem ekonomi islam dapat segera diakomodir. perdagangan dan keuangan. Al Hadits. tanpa harus berlarut-larut memikirkan dampak politis dari kebijakan pemerintah yang akan dikeluarkan. Pembiayaan yang dijalankan oleh Baitul Maal wa Tamwil. Rasulullah saw. ”Tidak ada shadaqah kecuali dari kelebihan akan kebutuhan”.. 25 M. Nizam al Islam al iqtisad. berkata.96 Ekonomi Islam: Sejarah. . Dan Mengelola berbagai jenis Pembiayaan. 2:261). membayangkan suatu masyarakat ekonomi yang didasarkan pada pengarahan negara secara luas dan penyertaan di dalam bidang-bidang perekonomian. Peranan Pemerintah Filsafat kemasyarakatan islam. Perumpamaan (nafkah) yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir. ketika seseorang datang kepadanya dengan membawa emas Al Qur’an. bahwa kebijakan Islam dalam infaq.

Akhirnya pendar mata mereka hanyalah kegetiran. “ Wahai Rasulullah. sementara tetangga disebelah tengah kelaparan?” Umat Islam di Indonesia mempunyai potensi yang sangat besar dalam bidang ekonomi. Perbedaanna ialah 20 M. Op. dan siapa saja yang ditanggung seseorang.47 Berkata Imam al Khithabi. (Jakarta: 2004). al-Qur'an mengingkari orang-orang yang mengaku zuhud dan para penyeru sikap berlebih-lebihan dalam agama yang mengharamkan atas diri mereka Al Hadirts. hlm.20 Fungsi BMT. baik motivasinya karena zuhud dan kesederhanaan maupun kikir dan kebakhilan. saya tidak memiliki yang lainnya. kemudian ia menghampiri Rasulullah dari sisi kanannya. atau dikhawatirkan sengitnya perang batin terhadap pengeluaran infaq tersebut akan menimbulkan penyesalan dalam dirinya sehingga harta sudah terlanjur hilang tetapi tidak mendapatkan pahalanya. seperti zakat yang telah diwajibkan Islam dan dijadikannya sebagai rukun ketiganya. lalu ia berkata. kekuatan keyakinannya. tidak jauh berbeda dengan bank syari’ah. 2. 23 M. (1764) dan al-Hakim. 49 Yusuf Qardhawi. Amin Azis. Sekalipun lembaga keuangan koperasi telah ada sejak lama.!". infaq dan shadaqah yang akan diooptimalkan dalam distribusinya sesuai dengan peraturan dan amanahnya. keluarga. 21 Ibid. dalam akatifitas ekonominya berharap selamat di dunia dan di akhirat. sebesar telur. "Seseorang di antara kalian datang dengan apa-apa yang ia miliki kemudian mengatakan ini adalah shadaqah. jilid II. 22 Ibid. Kemudian juga. Pinbuk Press. (Jakarta: 2004). Semua telah dicabut. “Bisakah kita tidur nyenyak.23 Secara umum. Ya Rasullullah saw. Seorang muslim tidak boleh melarang diri dan keluarganya dari rizki yang baik sedangkan ia mampu. 1.. Kemudian ia menghampiri beliau dari belakangnya. dan tidak mengkhawatirkan fitnah atas dirinya seperti yang dikhawatirkan atas orang yang ditolak emasnya tersebut. Ada yang tidak tertentu dan terbatas bahkan diserahkan kepada nurani individu atau kepada kebutuhan masyarakat seperti kewajiban gotong-royong dan jihad dengan harta. Lalu Rasulullah saw bersabda. menumbuh kembangkan bisnis usaha mikro dan kecil. Tetapi mengapa kita masih berada di “pinggiran” peta perekonomian bangsa ini? Salah satu penyebabnya adalah belum tersedianya wadah untuk memaksimalkan potensi yang besar itu.49 Orientasi Kedua: Nafkah kepada Diri dan Keluarga. Keberadaan koperasi sekalipun diperuntukkan untuk usahawan kecil.000 orang. Cit. Pindbuk Press. namun dalam kenyataan prakteknya belum menjadi harapan bagi komunitas dhua’fa. Terlebih bila kaum dhu’afa. hlm. hlm. Pedoman Pendirian Baitul Maal wa Tamwil. hlm. Sementara rentenir dan tengkulak diam-diam telah melumat mereka. Orientasi kedua ini adalah nafkah kepada diri. kemudian ia meminta-minta kepada orang. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 97 mereka yang terkoyak. ada yang tertentu kadar dan alokasinya. Perincian tentang hal ini akan dijelaskan pada pembicaraan tentang distribusi. lembaga dan kondisi kehidupan ekonomi rakyat yang dilandasi oleh nilai-nilai dasar as salam (‘islam) merupakan tujuan dari pada keberadaan BMT di nusantara. malu kami mendengar pesanmu. riwayat Abu Daud dalam az-Zakat(1763). kami tidak membutuhkannya' . lalu Rasulullah saw berpaling darinya. Penanggulangan Kemiskinan Melalui POKUSMA DAN BMT. ia menshahih-kannya mcnurut syarat Muslim (1/413) dan disepakati oleh adz-Dzahabi). 311. namun belum sepeuhnya berpihak pada kaum dhuafa. secara konseptual ialah melakukan kegiatan pengembangan usaha-usaha produktif dan investasi dalam meningkatkan kualitas ekonomi pengusaha ekonomi mikro dan kecil terutama dengan mendorong kegiatan menabung dan menunjang pembiayaan kegiatan ekonominya. 22 Dewasa ini telah tersebar lebih dari 3000 BMT di seluruh nusantara. tidak mengingkari Abu Bakar Ash Shiddiq ra. karena dikhawatirkan ia akan jatuh miskin. ambillah sebagai sedekah."48 Tidak ada keraguan bahwa di antara infaq di jalan Allah ada yang wajib seperti yang ditunjukkan oleh ayat-ayat perintah. termasuk dari amalan taqarrub kepada Allah yang paling besar. sistem operasional BMT sebagai lembaga keuangan mikro syari’ah. Rasulullah saw. Semuanya telah diremas. pengingkaran.21 Terciptanya system. Teori. Pedih menatap sosok mereka. yang melepaskan seluruh hartanya karena Rasulullah mengetahui akan kebenaran niatnya. dan Petunjuk Islam Mengenainya. kedamaian dan kesejahteraan. dengan jumlah pengelola lebih dari 30. Ada yang sunnat. dan akhirnya ia menjadi beban bagi orang lain. 47 . Lantas Rasulullah saw berpaling darinya. BMT adalah lembaga keuangan mikro syari’ah ditumbuhkan oleh prakarsa dan dengan modal awal dari tokoh masyarakat setempat sebagai landasan system ekonomi yang dijalakankan ialah as salam: keselamatan (yang berintikan keadilan). 48 Ma'alim as-Sunan dengan Sunan Abu Daud.264 Ekonomi Islam: Sejarah. dalam rangka mengangkat derajat dan martabat serta membela kepentingan kaum fakir dan miskin. kami mendapatkannya dari tambang." Dalam riwayat lain: "Ambillah hartamu dari kami. BMT berfungsi menerima dana titipan berupa zakat. Amin Azis. dan telah memiliki asset (konsolidasi) lebih dari 1 trilyun rupiah. Infaq yang wajib. xi. BMT (Baitul Maal wa Tamwil) adalah lembaga keuangan mikro yang dioperasikan dengan prinsip bagi hasil (profit loss sharing). atau ancaman yang telah disebutkan di atas. "Dari hadits tersebut dapat difahami bahwa yang tepat bagi orang tersebut adalah menyisakan persediaan hidup untuk dirinya dan tidak melepaskan semua harta miliknya sekaligus. Sebaik-baik shadaqah adalah sesuatu yang lebih dari kebutuhannya.

"Jauhkanlah diri kalian dari kekikiran. Kita juga tak bisa menuansai getar jiwa 18 19 Kelompok Al Baraka. Ramah dan berpakaian sopan. B. Baitul Maal wa Tamwil Kaum dhuafa adalah kelompok masyarakat yang telah tercabik.0' 50. Karyawan belum sepenuhnya paham sistem syariah. Perhitungan bagi hasil kurang jelas.” 51 Dalam ayat lain dinyatakan pula. Produk kurang bervasiasi C. dan al-Haldm (1/11).1 10. tak memberatkan. b. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 263 apa yang Allah halalkan.8 11. mempertahankan hidup dan akhirnya kehabisan tenaga saat merengkuh cita-cita.50 Perintah-perintah Ilahi ini: “Pakailah pakaianmu! dan “Makan dan minumlah!” memberikan pengertian wajib bukan mubah. Abu Dawud dalam Az-Zabut 1698). minum. Mereka tertatih melangkah. The Middie East. 52 Al Qur’an.0 18. Prinsip Syariah a.9 5. seperti dipahami oleh sebagian ulama.. al-Mundziri mcnisbatkannya pada An-Nasa'i. makan dan minumlah.Ibid. petugas mandatangi nasabah. Bagi hasil hasil sama saja dengan bunga secara bisnis a. janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu. 51 50 &Development Islamic International Company for Real Mesir 1981 Estate Development Islamic Inveslment Company of thc Gulf Mesir 1982 Islamic Investmeni House Jordan 1981 Jordan Islamic Bank for Finance Jordan 1978 &Investment 18 Kuwait Finance House Kuwait 1977 Kuwait Finance House (Turkcy) Turki 1983 Nasser Social Bank Mesir 1972 Qatar Islamic Bank Qatar 1983 Saudi-Philippine Islamic Arab Saudi 1982 Development Bank 19 Tadamon Islamic Bank Sudan 1983 West Sudan Islamic Bank Sudan 1984 Sumber: Arabia. Menggunakan sistem bagi hasil. Sumber: Survei BI di daerah Jawa Barat.0 54. "Hai orang-orang yang beriman. 53 Lihit. Beliau bersabda. menyatakan "Hai orangorang yang beriman. Pelayanan cepat dicairkan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan. Informasi dan sosialisasi masih kurang. surat al-Maidah (5) ayat 87-88. Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rizkikan kepadamu. .131). Sesusai dengan syariat. dan berhias secara umum bukan terperinci. 54 Al Hadits. telah mengingkari kebakhilan dan menjadikan kebakhilan salah satu penyebab kebinasaan. Simpanan/deposito sulit. tapi kerap layu hingga sukar berkembang. Sebagaimana Allah mengingkari kehidupan susah dan nelangsa jika dengan motivasi zuhud dan "beribadah". Transaksi belum jelas.3 20. memerintahkan mereka untuk memutuskan tali silaturrahmi maka mereka memutuskannya dan memerintahkan mereka untuk berbuat jahat maka mereka melakukan kejahatan. b. jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah. 1. al-Qur'an mengatakan kepada seluruh manusia: “Hai anak Adam. Lebih bervariasi (tabungan haji. Dia juga mengingkarinya jika disebabkan oleh kebakhilan atas hartanya dan ambisi pada dunia. b. Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui. a. makanlah di antara rizki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah. Al Qur’an. b. khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat. la (kekikiran itu) menyuruh mereka untuk bakhil maka mereka berbuat bakhil.”53 Perintah-perintah yang tegas dari Allah ini mewajibkan untuk menikmati hal-hal yang baik berupa makan. dan janganlah berlebih-lebihan. b. Fasilitas kurang lengkap. riwayat Ahmad (11/161). karena orang-orang sebelum kamu binasa lantaran kekikiran. Rasulullah saw. Namun benarkah cita-cita masih menggelayuti impian mereka? Mereka memang tumbuh. semuanya dari Abdullah bin 'Amr dan terdapat dalam Shahill al-Jami' ash-Shaghir (2678). kredit bagi hasil) b. pakailah pakaianmu yang indah disetiap (memasuki) mesjid. Jenis Produk a. Kelompok yang didirikan oleh Pangeran Mohammad bin Faisal. Sesunggufmya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Katakanlah: Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezki yang baik? Katakanlah: Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia.5 62.0 Tabel 12 Kelebihan dan Kelemahan Bank Syariah Aspek Kelebihan A. bebas riba. c. c.98 Ekonomi Islam: Sejarah. Karyawan baik. surat al-Baqarah (2) ayat 172. dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepadaNya. Aspek Kelemahan a. dan buka pada hari libur. dan janganlah kamu melampaui batas. d.”52 Imam Syathibi menjelaskan tentang perintah-perintah seperti di atas: “la termasuk hal mubah (yang dibolehkan) dalam batas tertentu dan merupakan perintah secara umum baik bernilai sunat ataupun wajib. Teori. Kita tak akan paham dengan lakon mereka yang mungkin cuma indah dilantunkan di pentas sinetron. Persyaratan tak berbelit dan tanpa jaminan Kenyamanan a.54 Al Qur’an. surat al-A'raaf (7) ayat 31-32. Middle Eastem Financial Directory 1985. Jasa pinjamannya tinggi c. Jumlah maksimum plafon masih terbatas c. Sebagaimana firman Allah. Ada tawar-menawar bagi hasil. asy-Syathibi dalam al-Muwafaqat (1/130.

Serta yang utama adalah diperbanyaknya kegiatan edukasi publik yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat itu sendiri. khusunya Bank Indonesia yang terus aktif berkomunikasi dengan lembaga keunagan syariah internasional. Kita pasti mengangapnya sebagai hal yang aneh karena hal itu bertentangan dengan biasanya. ”Nabi saw bersabda. sebagaimana la menyukai agar bekas nikmat-Nya terlihat pada hamba-Nya.” Sampai ia menyebutkan gantungan cemetinya. 'Sesungguhnya ada seorang yang suka agar pakaiannya bagus dan alas kakinya bagus. tetapi kesombongan itu adalah barang siapa yang menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.8 Tidak diragukan bahwa kekikiran seseorang pada dirinya dan keluarganya termasuk dalam celaan tersebut. "Ya". prudential regulation dan penilaian tingkat kesehatan perbank syaraiah itu sendiri. sehingga kenikmatan tersebut tampak pada dirinya. la membenci perbuatan yang cenderung pada kebakhilan.0 50.8 180.0 7. Tabel 11 Lembaga-lembaga Keuangan Islam Bank Al Baraka Bank 14 Al Baraka Islamic Investment Bank 15 Al Baraka International PLC38 A] Baraka Investment & Development Company Al Baraka Turkish Finance House Al Rajhi Company for Currency Exchange &Commerce Al Rajhi Company for Islamic Investments Bahrain Islamic Bank Bahrain Islamic Investment Company Bank Islam Malaysia Beit Ettamouil Saudi Tounsi Dar al-Mal al-Islami16 Dubai Islamic Bank Faisal Islamic Bank of Egypt Faisal Islamic Bank of Sudan Faisal Islamic Bank of Turkey Internalionai Islamic Bank Islamic Bank International Islamic Banking System International Holding 17 Islamic Development Bank Islamic International Bank for Investment Negara Sudan Bahrain Inggeris Arab Saudi Turki Arab Saudi Inggeris Bahrain Bahrain Maiaysia Tunisia Swiss UAE Mesir Sudan Turki Bangladesh Denmark Luxemburg Arab Saudi Mesir Tanggal Didirikann 1982 1984 1984 1982 1984 1978 1980 1979 1981 1983 1984 1981 1875 1977 1977 1985 1983 1983 1978 1975 1981 Modal yang Disetor (juta f) 2.6 40. ”Itulah keindahan. karena di antara tindakan mensyukuri nikmat Allah adalah menggunakannya dengan semestinya.000. ”Apabila Allah memberikan kepadamu harta maka hendaklah nikmat Allah dan kemurahan-Nya itu tampak pada dirimu. Kita sebagai manusia –Allah Maha memiliki perumpamaan yang paling tinggi— seandainya memiliki seorang pelayan atau pengikut yang Idta. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 99 dilaksanakan secara umum bagi ssitem perbankan di Indonesia.0 13. rambutku terminyaki dan tali alas kakiku baru. la menjawab. Dan pengajian daerah-daerah yang mempunyai potensi kedepan nantinya. Inilah yang dicintai Allah. la menyukai keindahan. Kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.-(Apakah termasuk sombong)?' Beliau bersabda.0 5. ”Wahai Rasulullah.!” Tidak ada salahnya apabila seorang muslim tampak necis dalam berpakaian sehingga selalu berusaha agar pakaian dan alas kakinya bagus. dengan mengenakan pakaian usang. Penyempurnaan sedikit infrastruktur dalam upaya pengauatan institusi pendukung industri perbankan syaraiah sangat menentukan sekali. seperti DSN. Imam Bukhari dan Muslim menjadilcm hujjah para pcrawinya dan disepakati oleh adz-Dzahabi. Oleh karena itu. "Apakah kamu memiliki hana?''la menjawab. Asbisindo. ”Tidak akan masuk surga siapa yang dalam hatinya ada seberat biji sawi dari kesombongan.5 42. sesungguhnya saya tertarik agar supaya pakaianku baru.0 34."at-Tirmidzi dan al-Halam dari Abdullah bin 'Amr dan di-hasan-kannya dalam Shahih air Jami' Ash-Shaghir (1887). seperti Internasional Islamic Finansial Market (IIFM). BAMUI." Lalu seorang lelaki berkata. Perlunya perdalaman ataua kajian dan penyusunan ketentuan pengawasan perbankan syaraiah berbasis risiko (risk-based supervisison)." 55 Demikianlah sunnah Nabi menjelaskan bahwa Allah itu indah. . Maka Rasulullah saw. ketika seorang lelaki datang kepada Nabi saw.0 50. Islamic Financial Service Board (IFSB). 'Sesungguhnya Allah itu indah. penyempurnaan terus menerus sistem pelaporan dan pedoman akuntasi dan audit perbankan syariah. Nabi saw bertanya lagi.262 Ekonomi Islam: Sejarah. mencintai keindahan. beliau bersabda. 14 55 "al-Halam (1/26) berkata. dan lembaga-lembaga pendidikannya. di dalam riwayatnya ini disebutkan bahwa seorang lelaki berkata. Gamal Attia.0 1. Teori.0 315. Hal ini ditegaskan pula dalam hadits: ”Sesungguhnya Allah menyukai agar bekas nikmat-Nya terlihat pada Kelompok Al Baraka didirikan oleh Syeikh Saleh Kamal. Nabi saw bertanya kepadanya.0 54. mencintai keindahan. beri sebaikbaik pakaian tetapi pakaian itu tidak dipakainya pada saat menghadiri undangan.5 13. Allah itu adalah indah. 17 Holding Company (perusahaan induk) yang dikelola oleh Dr. Sudah selayaknya keindahan tersebut terjadi dalam segala hal. bersabda. 15 Ibid. Kini (1985) diberi izin perbankan penuh dan disebut AJ Rajhi Banking Invcstment Corporation. 'Dari harta apa saja?".8 2. Islamic Development Bank (IDB).0 7. Juga yang utama lain adalah saling tukar informasi. Imam Muslim meriwayatkan dari Ibnu Mas'ud dari Nabi saw. dan AAOIFI.” Al-Hakim meriwayatkannya pula. ”Dari setiap harta yang telah Allah berikan padaku.7 400. 16 Cabang di Turki yang sepenuhnya dimiliki oleh Kuwait Finance House.0 15.

"Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin bertanggung jawab pada yang dipimpinnya. serta rencana masuknya bank-bank baru dalam industri perbankan syariah. 59 Al Hadits. 61 Al Qur’an. Apabila kita mengingat kembali potensi pasar perbankan syaraiah yang masih sangat besar dan banayk wilayah-wilayah potensial yang belum terlayani sebenarnya. maka pasti ia lebih bakhil terhadap kerabat. riwayat Tarmidzi dan al-Hakim dari Abdullah bin ‘Amr dan di-hasankannya dalam Shahih al-Jami’ Ash-Shagir (1887). 56 Pengerahan dana masyarakat dalam bentuk deposit tabungan oleh penyimpan dianggap sebagai titipan (al-wadiah) sedangkan bagi bank dianggap sebagai titipan yang aiamanatkan sebagai penyertaan dana pada proyek-proyek yang dibiayaai bank yang beroperasi sesuai dengan prinsip syariah sehingga pada penyimpan tidak dijanjikan imbalan yang pasti. artinya berkewajiban menjaga dan bertanggung jawab atas keamanan dana yang disimpan dan siap sewaktu-waktu apabila dana diambil pemiliknya. Arah kemajuan kedepan nantinya. Karena itu optimisme pertumbuhan volume usaha perbankan syariah nasional sangat didukung oleh rencana pengembangan usaha yang dicanangkan oleh bank umum syariah dan unit usaha syariah bank umum konvensional.57 Tidak dibenarkan seorang muslim menyengsarakan istri dan anakanaknya serta kikir dalam menghidupi mereka sedangkan ia mampu dan lapang. Terdapat beberapa faktor yang mengidentifikasi hal tersebut. Dari gambaran tahun 2002. an-Nasai dan al-Haldm. selain itu faktor riil seperti yang dilaporkan BPS pada awal tahun 2003 juga sangat menunjukkan adanya peningkatan ekspor yang cukup signifikan.58 Sabda Nabi saw: "Sesungguhnya Allah pasti akan menanyakan setiap pemimpin tentang kepemimpinannya apakah ia memeliharanya ataukah menyia-nyiakan-nya. diperkirakan akan meningkatkan ekspansi pembiayaan. bank syariah sangat diharapkan dapat memperhatikan perkembangan pengaturan dan pengawasan yang . Karena keadilan tercermin dalam keseimbangan. 60 Al Hadits. ibnu sabil.. surat al-Isra' ayat 29.100 Ekonomi Islam: Sejarah. Diperkirakan jumlah bank syariah akan bertambah dengan masuknya pemain baru. baik bank umum maupun BPRS.. Allah melarang berbuat kikir dan pelit dalam membelanjakan harta sebagaimana al-Qur'an juga melarang dari berlebih-lebihan dan pemborosan. minuman. bersabda. dan adanya kecendrungan terus menurunnya suku bunga SBI seperti yang terjadi tahun 2002. terkendalinya laju inflansi. riwayat Ibnu Hibban dan ia men-shahth-\annya dari Anas bin Malik {AlMawaridAWl) dan di dalam al-Jnmi' ash-Shaghir dinisbatkan kepada Nasa'i serta di-liasankannya di dalam Shahib id-Jami'i. dan kebaikan tercermin dalam sikap pertengahan. Ahmad meriwayatkannya pula (6495) dan di-shahth-\an oleh syaikh Syalar. dan Muslim (696). Teori. Barang siapa bersikap bakhil terhadap diri dan keluarganya. Faktor eksternal yang semakin kondusif terutama dengan semakin stabilnya nilai rupiah. 5) Dewan Pengawas Syariah (DPS) bertugas untuk mengawasi operasionalisasi bank dari sudut syariah. dunia perbankan syariah diperkirakan akan tumbuh pesat seperti tahun-tahun sebelumnya. riwayat Bukhari dan Muslim. Dan semakin banyaknya bank syariah yang beropersi juga diharapakan akan mendapatkan kepada economic of scala dari industri yang akan berdampak pada semakin efesiensinya operasional bank-bank syaraiah. diperkirakan pada tahun 2010 akan bertambah melonjak jumlah UUS. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya. 58 Al Hadits. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan. sedangkan tingginya minat pada pemda untuk masuk ke industri perbankan syariah melalui pendirian BPRS diharapkan akan meningkatkan outreach pelayanan bank syariah khsususnya bagi masyarakat rendah dan UKM. tempat tinggal. anak yatim. baik dari bank swasta nasional maupun BPD. Selain itu. orang miskin. 6) Fungsi kelembagaan bank syariah selain menjembatani antara pihak pemilik modal dengan pihak yang membutuhkan dana. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 261 hamba-Nya”. Untuk bank umum. Allah berflrman:"Dan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengulurkannya karena itu kamu menjadi tercela dan menyesal. suarat ath-Thalaq ayat 7. 59 Sabdanya pula menyatkan: “Cukuplah merupakan dosa bagi seorang lelaki (suami) jika ia menelantarkan orang yang ditanggungnya.”61 At-Tirmidzi dan al-Hakim dari Abdullah bin ‘Amr dan di-hasan-kannya dalam Shahih al-Jami’As-Shaghir. dan kepentingan masyarakat Islam yang banyak diungkapkan oleh Al-Qur'an dengan fi sabilillah (di jalan Allah ). Seorang lelaki (suami) di keluarganya adalah pemimpin dan bertanggung jawab terhadap yang dipimpinnya. Dan orang yang disempitkan rizkinya hendaklah memberikan nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Dari sisi penawaran.” 60 Pedoman al-Qur'an tentang pemberian nafkah seseorang terhadap keluarganya ditentukan oleh ayat mulia yang sangat gamblang berikut ini: “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Selain itu manajer dan pimpinan bank Islam harus menguasai dasar-dasr muamalat Islam. adanya rencana penambahan modal dan rencana pembukaan kantor cabang atau kantor di bawah kantor cabang dari Bank syariah yang sudah beroperasi. dan seluruh tuntutan hidup sebagaimana teraplikasi pada pakaian dan perhiasan yang telah disinggung dalam hadits tersebut. semuanya dari Abdullah bin "Amr. 56 Arahan Nabi ini hendaklah teraplikasikan pada makanan. ia menshahih-iannyz dan disepakati oleh adz-Dzahabi (1/415). sedangkan keutamaan berada di antara sikap berlebih-lebihan dan sikap berkekurangan. Dan Abu Dawud (1692). Rasulullah saw. juga mempunyai fungsi khusus yaitu fungsi amanah. dengan relatif tingginya CAR bank syariah yang memberikan kecukupan ruang gerak untuk tetap melakukan ekspansi seperti tahun-tahun sebelumnya. 57 Al Qur’an.

berfirman tentang distribusi harta ghanimah: “Ketahuilah. Memang hal itu dapat menghasilkan manfaat ekonomi. karena pada hakikatnya yang mengetahui tentang ruginya suatu proyek yang biayai bank hanya Allah semata. (1996). dan penjualan minuman keras. aqidah dan hubungan sosial. 2) Penggunaan persentase dalam hal kewajiban untuk melakukan pembayaran selalu dihindari. kerabat Rasul. 20-22. Di antaranya seperlima dari harta ghanimah dan fa’i. karena dia bertentangan dengan prinsip-prinsipnya dalam memelihara kesehatan akal. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 101 akhlaqul karimah.62 Harta yang didapat dalam masa perang itu. Pemikiran Politik Proklamator Negara Islam Indonesia SM. yang besarnya tidak kaku dan dapat dilakukan dengan kebebasan untuk tawarmenawar dalam batas wajar. Ciaro. 3) Di dalam kontrak-kontrak pembiayaan proyek. Juga. Kartosoewirjo.64 Negara Islam bukan hanya bertanggung jawab atas pertahanan dan keamanan saja. 64 Al Qur’an. Grafindo Persada. salab dan fa’i merupakan bagian dari sumber penerimaan Baitul Maal Negara Islam dalam keadaan perang (darul islam fi waqtil harb). Hal itu dalam rangka memelihara prinsipprinsip. surat Ar-Rahman ayat 8-9 13 Isa Abdurahman. orang-orang miskin dan orang-orang dalam perjalanan. maka sesungguhnya seperlima untuk Allah. Karena itu Al-Qur’an mengharamkan minuman keras dan judi. (tt). kekhususannya ialah harta itu akan ada apabila negara (islam) sedang dalam keadaan perang. Jakarta. infaq dan shadaqah sebagaimana terurai di atas sebagai sumber penerimaan Baitul Maal Negara Islam yang peruntukkannya bagi semua urusan negara dan kesejahteraan rakyat.260 Ekonomi Islam: Sejarah. Allah swt. dan fa’i merupakan bagian yang khusus di dalam ekonomi Islam. wa Ahkamuh. anak-anak yatim. Akan tetapi manfaat seperti itu tidak ada nilainya dalam pandangan Islam. Untuk harta rampasan dalam masa perang yang dapat diangkat dan ada yang tidak dapat diangkat. 63 Ibid. surat Al Baqarah ayat 219. Al Qur’an. Rasul. Ghanimah. Maka apabila ada pertentangan antara tujuan ekonomi bagi individu atau masyarakat dengan nilai-nilai dasar itu maka Islam tidak mau peduli dengan tujuan-tujuan tersebut dan snggup mengorbankan tujuantujuan itu dengan kerelaan hati. sumber penerimaan negara Islam sangat luas untuk mencukupi mereka dan menjamin kebutuhan-kebutuhan mereka. PT. BMUI dan Takaful di Indonesia. Kerabat Rasul. h 29 dalam Warkum Sumitro. seperti mendorong para turis untuk datang mendapatkan mata uang asing dan sebaginya. dan Fa’i Berkenaan dengan harta ghanimah. Rasul. sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang. surat At Taubah ayat 28. Teori. salab. Betapun pun syi’ar agama ini membawa suatu keuntungan materi bagi penduduk Makkah dan sekitarnya. Dari sinilah Islam mengharamkan haji bagi musyrikin dan mengharamkan thawaf mereka di baitullah dengan telanjang. tidak hanya berupa uang (cash money) akan tetapi.12 Ciri-ciri Bank Syariah Bank syariah mempunyai ciri-ciri berbeda dengan bank konvensional. tetapi Al-Qur’an menganggap semua itu kecil dan menjanjikan kepada mereka bahwa Allah akan mengganti untuk mereka yang lebih baik dari itu. anak-anak yatim. sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh negara Islam berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah. akhlaq.63 Ghanimah dan Fa’i Di samping zakat. Kemudian sebagian yang lain diperuntukkan untuk kemaslahatan umat (rakyat). Umumnya harta itu diperuntukkan bagi yang memperolehnya baik secara individu ataupun kelompok. (Jakarta: 1999). orang-orang miskin dan ibnu sabil…”. Salab. adapun ciri bank syariah adalah:131) Beban biaya yang disepakati bersama pada waktu akad perjanjian diwujudkan dalam bentuk jumlah nominan. 11 10 Harta Ghanimah. Darul Falah. hlm. surat al Hasyr (59) ayat 7 62 . tetapi juga bertanggung jawa atas perawatan orang-orang yang lemah dan membutuhkan serta jaminan kehidupan yang layak untuk Lihat Al Chaidar. fisik. 4) Al Qur’an. 11 Maka Islamlah satu-satunya aturan yang bersih dari ekstrimitas yang dilakukan oleh kedua sistem tersebut dan penyimpangan keduanya ke arah ifrath (berlebuhan) atau tafrith (mengurangi). azaz-azaz Perbankan Islam dan Lembaga-lembaga Terkait. karena persentase bersifat melekat pada sisa utang meskipun batas waktu perjanjian berakhir. Al –Muamalat Al-Haditsah. 12 Al Qur’an.10 Apabila kita membuka klub-klub untuk judi atau dansa. ada juga dalam bentuk barang. Dan Allah juga berfirman tentang harta Fai’: “Apa saja harta rampasan perang (fai’) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya yang berasal dari penduduk kota-kota maka adalah untuk Allah. tujuan dan keutamaan manusia itu sendiri. Umumnya harta berupa senjata dikuasai oleh negara kemudian didistribusikan kepada para prajurit sebagai alat kelengkapan perang. karena pada dasarnya terdapat mudharat yang besar. Beban biaya tersebut hanya dikenakan sampai batas waktu sesuai dengan kesepakatan dalam kontrak. serta sebagian yang lain untuk kepentingan logistik perang. Pembagian harta yang didapat dalam masa perang ini. supaya harta itu tidak hanya beredar di antara orang-orang kaya saja diantara kamu”. bank syariah tidak menerapkan perhitungan berdasarkan keuntungan yang pasti yang ditetapkan di muka.

misalnya satu dinar atau sepuluh dirham sesuai dengan kekayaan dan kemiskinan orang kafir yang bersangkutan. Abu Hanifah dan Malik berpendapat. jika kepala negara menetapkan salab itu sebagai hak para tentara. seperti pakaiannya. dia telah menjadikan ekonomi sebagai sarana untuk mencapai tujuan besar. 490. Dia-lah yang mengatur segala sesuatu tanpa penyimpangan dan tanpa pemihakan. Pada saat itulah rampasan perang baru dapat dibagi-bagikan. mereka semua adalah hamba dan keluarga-Nya. tetapi merupakan ketentuan Allah yang maha mengetahui. Rabbnya para buruh dan para pemilik profesi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 259 mereka. Rabbnya para pemilik dan Rabbnya para penyewa. Dia mengasihi mereka jauh lebih besar daripada kasih ibu terhadap anaknya. secara otomatis salab itu menjadi harta ghanimah yang dimiliki secara bersama oleh tentara yang ikut berperang. Tunjungan ini akan bertambah seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan bayi tersebut. Darul Falah. Pembagian itu dimulai dengan salab. cet. hingga wilayahnya menjadi darul islam. Allah berfirman. dalam tujuan dan orientasinya dan di dalam kepentingan dan fungsinya. yang menginginkan bagi hamba-Nya kemudahan dan bukan kesulitan. mereka berhak atas salab itu. Maka apabila Allah membuat sustu sistem hidup untuk mereka. untuk meneriakkan -setelah ghanimah didapatkan. bukan pula ciptaan sekelompok dari manusia. 67 Al Hadits.102 Ekonomi Islam: Sejarah.65 Demikian juga Rasulullah saw. Beliau adalah orang yang lebih bertanggung jawab atas orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri. Inilah tujuan ekonomi dalam Islam. . lebih sempurna dan lebih ideal dari rancangan Allah. Adapun Islam. 68 Diriwayatkan oleh Abu Yusuf dalam al kharaj hlm. Dalam pandangan Islam. Berbeda dengan sistem-sistem lainya. Karena sesungguhnya manusia itu apabila dipenuhi kebutuhannya dan keamanannya maka merasa tentram dan berkorsentrasi untuk beribadah kepada Allah dengan khussyu’. 2005). riwayat Bukhari dan Muslim dari Abi Qatadah. Seperti juga disebutkan dalam hadits shahih-nya: “Setiap kamu adalah pemimpin dan setiap pemimpin bertanggung jawab atas yang dipimpinya…”. Lihat. hadits no. Sesungguhnya dasar-dasar dari sistem Islam bukanlah buatan manusia. senjatanya dan sebagainya. Abu Bakr Jabir Al-Jazairi. 1453-1456. Seseorang diperintahkan oleh Rasulullah saw. As-Salfiah. Sesungguhnya sistem-sistem itu bersifat materi murni yang menjadikan ekonomi sebagai orientasi hidupnya. Dia adalah Rabbnya aghniya’ dan fuqara’. maka diserahkan kepada beliau dan beliau bertanggung jawab mengurusnya. Masing-masing tentara mendapatkan salab musuh yang ia bunuh. Lihat al-jami’ash-Shaghir. yang semuanya adalah buatan manusia yang penuh dengan kekurangan dan dikuasai oleh hawa nafsu. hlm. Sesungguhnya ekonomi Islam dalam sistem-sistem Materilisme yang ada itu terpisah dari aklaq dan nilai-nialai kemulian. baik hal itu ditetapkan oleh kepala negara maupun tidak. 68 Teori Jizyah Jizyah ialah uang yang diambil dari ahli dzimmah pada akhir tahun dan besarnya ialah empat dinar emas 69 atau empat puluh dirham perak dari daerah yang ditaklukkan kaum Muslimin dengan senjata. Sesungguhnya Allah adalah Rab bagi segala makhluq. Atas hal ini Rasulullah saw.67Berdasarkan prinsip ini Umar menetapkan tunjungan bagi setiap anak yang lahir dalam Islam. “Ensiklopedi Muslim Minhajul Muslim” (Jakarta. karena Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mengambil Jizyiah satu dinar dari penduduk Yaman. niscaya tidak ada yang lebih baik. yaitu hendaknya manusia tidak disibukkan dengan kesusahan hidup dan perang roti yang melalaikan dari ma’rifah kepada Allah dan hubungan baiknya dengan-Nya serta kehidupan lain yang lebih baik dan abadi. ibadah dan 9 Al Qur’an. dan empat dinar dari penduduk Syam. Jizyah diambil dari Al Hadits. 69 5) Besarnya jizyah boleh kurang dari jumlah di atas. rampasan perang itu tidak boleh dibagibagikan di darul harb. menjadikan harta sebagai sesembahan dan dunia seluruhnya menjadi pusat perhatiannya (tumpuan harapannya). adil. surat Quraisy ayat 4. sebagai kepala negara umat Islam menjelaskan. Siapa saja yang mati meninggalkan harta maka harta itu untuk ahli warisnya. karena penekanan utamanya adalah meningkatkan produktifitas. Siapa saja yang meninggalkan tanggungan utang atau anak kecil yang terlantar. Sesungguhnya kemewahan materi itulah tujuan akhir dan menjadi firdaus yang diinginkan. menyatakan: “Siapa yang membunuh musuh maka ia berhak atas salab-nya”. sedangkan jika imam atau kepala negara tidak menetapkan hal itu. Teori. dan penumpukan kekayaan pribadi atau kelompok dengan cara apa pun. 66 65 Selain berbeda dengan seluruh sistem buatan manusia yang ada – yaitu lebih dalam dari segi kebebasan individu pemanfaatan sosial – sesungguhnya Islam juga berbeda dengan sistem-sistem itu dalam ‘ruh’ dan ‘asas’-nya. “Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan rasa rapar dan mengamankan mereka dari ketakutan”. 126. ekonomi adalah khadim (penompang atau sarana pendukung) bagi nilai-nilai dasar seperti aqidah Islamiyah. bahwa beliau bertanggung jawab semuanya.9 Sehingga mereka meresa terikat dengan ikatan persaudaraan yang kuat antara satu dengan yang lainnya dari hamba-hamba Allah. Di mana salab ialah harta yang berada dalam diri musuh yang terbunuh. Umar juga menetapkan tunjangan rutin bagi seorang Yahudi yang dilihatnya memintaminta di setiap pintu rumah.66 Salab Abu Hanifah berpendapat. riwayat Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar.

258 Ekonomi Islam: Sejarah. Dengan aktivitas bank syariah akan mampu menghindari pemanasan ekonomi diakibatkan adanya inflansi. khususnya mualamat yang berhubungan dengan perbankan agar terhindar dari praktek-praktek riba atau jenis-jenis usaha atau perdagangan lain yang mengandung unsur gharar (tipuan). 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Penyelenggaraan Kliring Lokal dan Penyelesaian Akhir Transaksi Antar-Bank atas Hasil Kliring Lokal. Cit. yang diarahkan kepada kegiatan usaha yang produktif. BI. bukan alat untuk menghasilkan tambahan melalui suku bunga. 4). Untuk menciptakan suatu keadilan di bidang ekonomi dengan jalan meratakan pendapatan melalui kegiatan investasi. Aristoteles adalah orang yang sangat menentang dan melarang bunga (riba) berkembang di masayarakat. menuju terciptanya kemandirian usaha. menghindari persiangan yang tidak sehat antara lembaga keungan. Sumber: Biro Perbankan Syariah. Upaya bank syariah di dalam mengentaskan kemiskinan ini berupa pembinaan nasabah yang lebih menonjol sifat kebersamaan dari siklus usaha yang lengkap seperti program pembinaan penguasaha produksen. firman Allah swt. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 103 Ketentuan Bank Syariah NO 1 2 3 4 5 6 7 Ketentuan SK DIR BI No. dia menyatakan: “suku bunga menyebabkan perpecahan dan perasaan tidak puas di tengah Al Qur’an. Karena itu Islam melarang setiap pembayaran bunga (riba) atas berbagai bentuk pinjaman. 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Perubahan Kegiatan Usaha Bank Umum Konvensional menjadi Bank Umum Berdasrkan Prinsip Syariah dan Pembukuan Kantor Bank Berdasarkan Prinsip Syariah oleh Bank Umum Konvensional. PBI No. PBI No. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. yang pada umumnya merupakan program utama dari negara-negara yang sedang berkembang. Al Qur’an. 3). atau karena usia tua. Pustaka Alvabet. dan surat al Baqarah (2) ayat 278-279. Di mana riba memiliki dampak yang sangat luas baik dalam kehidupan pribadi atau pun dalam masyarakat. hlm. 73 Sabili. Teori.13.74 Sikap Plato terhadap persoalan suku bunga yang berkembang di masyarakat Yunani. (yaitu orang-orang) yang diberikan al-Kitab kepada mereka. dalam agama-agama lainnya pun termaktub larangan tersebut.M. Untuk meningkatkan kualitas hidup umat dengan jalan membuka peluang berusaha yang lebih besar terutama kelompok miskin. “Suku Bunga Dalam Perspektif Yunani”. Bila kita telusuri. 5/3/PBI/2000 tanggal 4 Febuari 2000 tentang Fasilitas Pembiayaan Jangka Pendek bagi Bank Syariah. hlm. 5). 2003. Islam bukanlah satu-satunya agama yang melarang pembayaran bunga. 73 Demikian pula dengan Plato. program pengembangan modal kerja dan program pengembangan usaha bersama. Op. surat Ali Imran (3) ayat 130. 12.32/34/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999 tentang BUS SK DIR BI No. 2/9/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Sertivikat Wadiah Bank Indonesia (SWBI) PBI No. 2/8/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Pasar Uang AntarBank Syariah (PUAS) PBI No. 2/8/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Giro Wajib Minimun dalam rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum yang Melakukan Kegiatan Usaha Berdasarkan Syariah. PBI No. sehingga manusia tetap pada fitrahnya dan dunia (ekonomi) tidak menjadi tujuan hidupnya. 3 tahun IX. pembinaan pedagang perantara. dimana beliau mengutuk praktek ekonomi yang bersifat ribawi (bunga). 6). Para pemikir zaman dahulu-pun telah berinteraksi dan menyikapi persoalan riba yang berkembangan dalam lingkungan masyarakat di mana pemikir itu hidup. Hukum jizyah ialah digunakan untuk kepentingan-kepentingan umum kaum Muslimin dan dasarnya. 72 Zainul Arifin. Pandangan Aristoteles yang terkait dengan soal suku bunga ialah berkenaan dengan fungsi uang sebagai alat tukar (medium of exchange). 15.32/36/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999 tentang BUS PBI No. di mana jenis-jenis usaha tersebut selain dilarang dalam Islam. Untuk menyelamatkan ketergantungan umat Islam terhadap bank non-syariah. menyatakan: “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah).71 Kontektual firman Allah atas pelarangan riba merupakan penyelamatan atas manusia. Kewajiban membayar jizyah gugur dari orang fakir dan orang yang tidak bisa kerja karena sakit. orang laki-laki yang telah baligh saja dan tidak dikenakan kepada anak-anak dan wanita-wanita. Untuk menanggulangi masalah kemiskinan. Metwally. sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk”. juga telah menimbulkan dampak negatif terhadap kehidupan ekonomi rakyat.72 Bahkan meminjam uang dengan bunga di larang pada zaman Yunani Kuno. program pembinaan konsumen. surat ar-Ruum (30) ayat 39. sangat besar menaruh perhatiannya terhadap persoalan riba. Mengarahkan kegiatan ekonomi umat untuk bermualamat secara Islam. Usaha menjaga stabilitas ekonomi dan moneter. Teori Riba (Bunga/Rente) Islam dalam memandang perihal ekonomi. (Jakarta: 2005).70 8 Tujuan Bank Syariah Bank syariah mempunyai beberapa tujuan diantaranya sebagai berikut: 1). surat annisa (4) ayat 160-161. No. 74 M. Adapun orangorang yang berdamai dengan kaum Muslimin. agar tidak terjadi kesenjangan yang amat besar antara pemilik modal dengan pihak yang membutuhkan dana. maka uang perdamaian dikenakan terhadap mereka dan gugur dengan keislaman mereka. 2). surat at-Taubah (9) ayat 29. edisi 1 Agustus 2001. 71 70 .

ada pula negara-negara non-Muslim yang mendidirikan bank Islam. maka demi mencapai harapan tersebut seorang muslim harus takut kepada Allah dan hari akhirat dalam aktifitas ekonomi. menyatakan: “hai orang-orang yang Sabili. yaitu: Pertama.104 Ekonomi Islam: Sejarah. Bahamas (Benon). Namun. Islam secara terang-terangan menentang keras riba. 3 tahun IX. seperti Inggris. 77 Al Qur’an.77 Riba ialah tambahan uang pada sesuatu yang khusus. Pustakan Utama Grafiti. Penambahan uang yang tidak jelas (biasanya pekerjaan lintah darat) sangat mengganggu kehidupan yang harmonis sesama umat manusia. dll. 76 75 1980-an. seorang menjual satu kwintal kurma dengan satu kwintal gandum hingga waktu tertentu. Di dalam Perjanjian Lama. Untuk itu kita harus memahami karakteristiknya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 257 masyarakat”. apalagi di era modern sekarang ini. Selain itu. “the Islamic transactions” di cabang Bank Mesir. harus juga dapat kita bedakan dalam pengertian bisnis (nilai tambah). Dari sisi penggunaan jasa perbankan syariah. tercatat beberapa perusahaan multinasional seperti KFC. (Jakarta: 1999).76 Selamat di dunia dan selamat di akhirat merupakan harapan dari setiap umat Islam. Swiss dan Luxemberg. Contohnya. Riba ini sangat diharamkan Allah swt. diantara di Mesir. “the Islamic Service” di cabang-cabang bank perdagangan Arab Saudi. Perbankan Islam dan Kedudukannya dalam Tata Hukum Perbankan Indonesia. dimana barang yang diproduksi disediakan bagi calon konsumen yang merasa membutuhkan (tertarik). Misanya. Produk-produk investment banking yang islami juga ditawarkan oleh find manager konvensional seperti The Wellington Management Company (Amerika Serikat). adanya jasa yang segaja dilakukan sebagai nilai tambahnya. dan ekonomi itu urusan duniawi. tekhnik bagi hasilnya. Pakistan. Denmark. Karena manusia pasti berinteraksi dengan persoalan ekonomi. Exodus 25: 25 dan dalam Perjanjian Baru terdapat dalam Lukas 6: 35. General Motor. Hal tersebut cermin dan tindakan beberapa bank konvensional yang membuka sistem tertentu di dalam masing-masing bank dalam menawarkan produk bank syariah. Tabel 10 . Riba ini adalah jual-beli barang-barang ribawi. misalnya emas. Kedua. “Suku Bunga Dalam Perspektif Yunani”. Dalam riba nasi’ah terdapat kriteria riba jahiliyah. riba nasi’ah. negara-negara Teluk. Teori. atau gandum. bagaimana yang disebut dengan riba yang sebenarnya? Riba ini terbagi ke dalam dua bagian. firman-Nya. Bagaimana Konsep Bank Syariahnya. surat al Baqarah (2) ayat 281. lembaga keuangan syariah bermunculan. yakni UU No. IBM. Misalnya jual beli satu kwintal gandum dengan seperempat kwintal gandum sejenisnya atau jual beli satu sha’ kurma dengan satu setengah sha’ kurma. Secara garis besar. No. atau ia menjual sepuluh dinar emas dengan seratus dua puluh dirham perak hingga waktu tertentu. banyak terjadi penambahan uang (beda dengan praktek riba) tertapi ia berasal dari taransaksi komersial yang sah (penambahan nilai uang dengan partisipasi langsung dari pihakpihak yang terlibat di dalamnya segi resiko (imbalan) dari suatu usaha ekonomi.75 Dalam agama Nasrani pun terdapat larangan aktifitas ekonomi dan keuangan yang bersandar pada bunga. Dengan instrumen bai’ (jual-beli). atau kurma dengan barangbarang ribawi lain secara tunda. masih banyak terdapat hambatan tentang bagaimana penerapan bank syariah. Hal ini dibicarakan pada seminar nasional Hubungan Indonesia-Timur Tengah pada 1974 dan tahun 1976 dalam seminar Internasional yang diselenggarakan oleh Lembaga Studi Ilmu-ilmu Kemasyarakatan (LSKIK) dan Yayasan Bhineka Tunggal Ika. dan pembatasan bank asing yang ingin membuka kantornya di Indonesia. serta Turki. tidak berjalan dengan UU Pokok Perbankan. siapa yang menaruh modal dalam ventura. Pesatnya perkembangan bank syariah menimbulkan ketertarikan bank konvensional untuk menawarkan produk-produk bank syariah. General Electric. “riba” itu berasal dari suatu perkataan bahasa Arab. Malaysia. atau sya’ir (sejenis gandum). Namun. Republik Indonesia No. sementara pendirian bank baru dari Timur Tengah masih dicegah. 9. 14/1967. Transaksi komersial yang sah adalah berdasarkan tugas distribusi barang. dan masih banyak lagi persoalanpersoalannya. lembaga-lembaga keungan syariah tersebut dimasukkan dalam dua ketegori. yaitu Bank Islam Komersial (Islamic Comersial Bank) dan lembaga investasi dalam bentuk Internasional Holding Companies. hlm. dan Chrysler. Oasis Internasional Equity Fund dari Flemings Bank (Inggris) State Street Investment Management (Amerika Serikat) Kleintwort Benson Bank (Inggris) Hongkong Shanghai Bangking Corporation (HSBC-London) dan ANZ Bank (MelbourneLondon). Sudan . edisi 1 Agustus 2001. 119 tahun 1992. perak. misalnya “Islamic windows” di Malaysia. Berdirinya Bank Syariah di Indonesia Gagasan untuk mendirikan bank syariah di Indonesia sebenarnya sudah muncul sejek pertengahan tahun 1970-an. Iran. Xerox. Sutan Remy Sjahdeini. larangan riba tercantum dalam Leviticus 25: 27. yang makna harfiahnya “tumbuh” atau “melebihi” dan dari perkataan itu digunakan untuk makna tumbuh/bertambah besarnya sesuatu benda melebihi ukurannya atau jumlahnya aslinya. sementara City Chase Manhattam telah mengembangkan produk Chase Manhattan Leasing Liquidity Program (CML) untuk memenuhi kebutuhan investasi overnite dan short term lain yang halal. Riba fadhl ialah jual beli satu jenis barang dari barang-barang ribawi dengan barang sejenisnya dengan nilai harga lebih. Sementara itu Citibank mendirikan Citi Islamic Investment Bank pada tahun 1996 di Bahrain yang merupakan wholly-owned subsidiary.

Secara kolektif gagasan berdirnya bank syariah di tingkat internasional. Hingga sekarang riba jahiliyah ini masih banyak dijumpai di masyarakat. Pada masa awal perkembangannya atas ide pendirian bank syari’ah tak sedikit yang meragukannya. si A berkata kepada si B. melarikan diri pada saat perang. 8 beriman. bank Islam dalah satu artenatif sistem ekonomi Islam. memakan riba. Adanya pertanyaan tentang bagaimana bank akan membiayai sistem ekonominya. pada Sidang Menteri Luar Negeri negara-negara Organisasi Konferensi Islam (OKI) di Karachi. si A meminta uang tambahan dan memberi tempo waktu lagi. sihir. dan si B harus mengembalikan hutangnya plus uang tambahannya (riba) sebesar lima belas dinar. jika tidak ia termasuk riba dan riba itu sedikit atau banyak hukumnya haram. atau aku beri tempo waktu dengan uang tambahan. Beberapa keterangan yang terangkum dalam al qur’an. syirik kepada Allah. dan lupa (lupa dari maksiat)”. dua orang saksinya dan penulisnya. 8 Pada sidang Menteri Luar Negeri OKI di Benghazi. ide bank syariah terus bergulir di tengah pro dan kontra. bankbank yang menerapkan bunga diperbolehkan beroperasi. Rancangan pendirian dibahas pada pertemuan kedua. Muttafaq Alaih. kemudian proposal yang diajukan Mesir dikaji para ahli dari delapan belas negara Islam. riwayat Ahmad. Ketika telah jatuh tempo. Maka pada bulan Desember 1970. namun. yaitu: 1) Tiap keuntungan haruslah tunduk kepada hukum untung dan rugi. Sidang kemudian memutuskan agar OKI mempunyai bidang yang khusus menangani masalah ekonomi dan keuangan. sistem bank tanpa riba diperkenalkan lagi dengan berdirinya Nasser Social bank di Mesir. komite ahli yang mewakili negara-negara Islam penghasil minyak bertemu di Jeddah. Al Qur’an. Mei 1974. Konferensi tersebut memutuskan beberapa hal. Berdirnya bank ini lebih bersifat sosial daripada komersial.256 Ekonomi Islam: Sejarah.” Jika si B tidak melunasi hutangnya pada waktu yang ditentukan. janganlah kalian makan riba dengan berlipat ganda”. Libya. Pakistan. “Jauhilah tujuh hal yang membinasakan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 105 dasar bunga. surat Ali Imran (3) ayat 130. 83 dan Rasulullah saw sendiri juga menyatakan.84 Termasuk di antara nilai-nilai yang telah ditetapkan oleh Islam di sini dan dalam semua aspek ekonomi Islam adalah: "sikap adil. dan al hadits sebagai referensi hukum atas aktifitas riba diantaranya. "al 'Adl" (Yang Maha Adil) adalah termasuk nama Allah. dan para penggagasnya terus berupaya memikirkan jalan untuk mewujudkannya. yang diikuti oleh 19 negera peserta. pintu yang paling ringan ialah seseorang menikahi ibu kandungnya. 81 Al Hadits. Kedua. Arab Saudi untuk membicarakan pendirian bank syariah. jika benarbenar dalam keadaan darurat. . maka janganlah kamu saling mendzalimi”. Atas usulan ini. diharamkan riba. 80 Al Qur’an. yaitu sesuatu yang telah diharamkan Allah atas diri-Nya sebagaimana telah diharamkanNya atas hamba-hamba-Nya: “Wahai hamba-hamba-Ku. Lawan kata dari keadilan adalah kedzaliman (azh zhulni}. surat Ali Imran (3I ayat130. sesungguhnya Aku telah mengharamkan kedzaliman atas diri-Ku dan Aku telah menjadikannya di antara kamu sekalian sebagai hal yang diharamkan. Allah mencintai orang-orang yang berbuat adil dan 78 79 Al Qur’an.78 Hakikat riba nasi’ah ialah si A mempunyai piutang pada si B yang akan dibayar pada suatu waktu. memakan harta anak yatim. 84 Al Hadits. Berdirnya IDB memotivasi negara-negara Islam untuk mendirikan lembaga keuangan syariah. dihalalkan jual beli. 80 Allah melaknat riba. 83 Al Hadits. Bulan Juli 1973. Begitulah hingga akhirnya dalam beberapa waktu hutang si B menumpuk berkali-kali lipat dari hutang awalnya. riwayat Al Hakim. Pada sidang Menteri Pembangunan Islam atau Islamic Development Bank (IDB) dengan modal awal 2 miliar dinar atau ekuivalen 2 miliar SDR (Special drawing right) IMF. terutama mengenai para pengusaha kecil (pedagang) yang tidak memiliki akses kepada perbankan syariah. menuduh wanita yang suci berzinah. membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang benar." Cukuplah bagi kita bahwa Al-Qur'an telah menjadikan tujuan semua risalah langit adalah melaksanakan keadilan. Sekalipun demikian. Pada akhir periode 1970-an dan awal dekade Proposal tentang Pendirian Bank Islam Internasional untuk Perdagangan dan Pembangunan (Internasional Islamic Bank for trade and Development) dan proposal Pendirian Federasi Bank Islam (Federasi of Islamic Bank). yang memberi makan dengan riba. delegasi Mesir mengajukan sebuah proposal untuk mendirikan bank syariah. Teori. Di antara bentuk lain riba jahiliyah ialah si A meminjamkan uang sebesar sepuluh dinar kepada si B hingga waktu tertentu. banyak yang beraggapan bahwa sistem perbankan bebas bunga (interes free) adalah suatu yang tidak mungkin dan tidak lazim. Maret 1973 usulan tersebut kembali diagendakan. 2) Diusulkan supaya dibentuk suatu bank syariah yang bersih dari sistem riba dalam waktu secepat mungkin. muncul dalam konferensi negara-negara Islam sedunia di Kuala Lumpur. Tetapi dipihak lain. Malaysia pada tanggal 21-27 April 1969. surat al Baqarah (2) ayat275. 79 Jangan memakan riba dengan berlipatganda. Untuk mempermudah berkembangannya bank syariah di negara-negara muslim perlu adanya usaha bersama diantara negara-negara muslim. 82 Riba mempunyai tujuh puluh tiga pintu. Keraguan tersebut diantaranya: Pertama. 3) Sementara menunggu berdirinya bank syariah. Pada thun 1972. 81 Satu dirham riba yang dimakan seseorang dengan sepengetahuannya itu lebih berat dosanya daripada tiga puluh enam kali berbuat zinah. 82 Al Hadits. riwayat Tirmidzi. ”Engkau melunasi hutangmu.

Bank pedesaan yang beroperasi tanpa bunga dan sejalan dengan prinsip-prinsip syariah ini sangat populer dan pada mulanya tumbuh dengan baik. Jika dihitung dalam persentase. kutukan Allah (ditimpakan) atas orang-orang yang zhalim”.25 0. maka bagimu pokok hartamu. Solusi orang ini. tetapi jika sangat besar maka tidak ada ditoleransi. Bank Indonesia. misalnya Anwar Qureshi (1946). jika terjadi transaksi jual beli dengan kondisi darurat seperti ini. yaitu upaya pengelolaan dana jamaah haji secara konvensional. Di antara fenomena keadilan yang paling menonjol di sini adalah: “pengharaman riba”. Sejarah perkembangan bank syariah modern tercatat di Pakistan dan Malaysia sekitar tahun 1940. Demikian pula ada hadits yang melarang jual beli “orang yang terpaksa” (mudhtharr). Amad elNajar.57 2001 0. hadits No. 1957. peningkatan pangsa perbankan syariah terhadap perbankan nasional yaitu total aktiva dari 0. Demikian juga dengan tulisan-tulisan Muhammad Hamidullah yang ditulis tahun 1944. Kemudian yang lebih terperinci tentang gagasan ini ditulis oleh Mawdudi (1961). Jika unsur "gharar" (ketidakjelasannya) itu sangat kecil maka ditolerir. Al Qur’an. menurut hukum diperbolehkan dan tidak dinyatakan batal (yakni sah secara hukum meskipun tercela secara moral agama). 47. Islam melarang setiap hubungan dagang yang mengandung unsur penipuan.80 2002 Sumber: Biro Perbankan Syariat. seperti firman Allah: “hai orang-orang yang beriman. Sumber alasan pelarangan adalah unsur eksploitasi keperluan orang yang terpaksa (darurat) dan membeli darinya dengan harga yang lebih murah dari harga sewajarnya yaitu harga yang adil. Imam al-Khaththabi menafsirkan jual beli tersebut dengan mengatakan: seseorang terpaksa menjual barang karena uang yang menghimpitnya atau karena biaya hidup yang memberatkannya. Pada pertengahan 1967 bank ini diambil alih oleh National Bank of Egypt dan Central Bank of Egypt.17 0.11 persen menjadi 0. Namun.40 0. Empat tahun kemudian Mit Ghamr dapat membuka sembilan cabang dengan nasabah sekitar satu juta orang. jika dilihat dari data selama tiga tahun terakhir dari tahun 1999 sampai Desemeber 2002. 86 Yakni disepakati tentang kemakruhannya karena ada unsur kedzaliman dan merugikan. 1955. Ini tercermin dari tingginya rasio pembaiayaan dibanding pendanaan syariah juga menunjukkan rasio pembiayaan dibanding pendanaan ( atau sering disebut financing to deposit atau FDR) dalam tiga tahun terakhir selalu di atas 100 persen. bertaqwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Jilid V. karena persoalan politik. menurut agama adalah tidak membelinya dengan cara ini dan tidak membiarkan hartanya ludes.35 0. hlm.gharar (jual beli yang tidak jelas sifat-sifat barang yang ditransaksikan) karena mengandung unsur ketidak-jelasan yang membahayakan salah satu pihak yang melakukan transaksi. Tabel 9 Perkembangan Pangsa Kegiatan Usaha Perbankan Syariah terhadap Perbankan Nasional (%) Keterangan Aset Dana Pihak Ketiga Pembiayaan/Kredit 2000 0. Hal itu akan menjadi suatu kedzaliman terhadapnya. bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Selama unsur tersebut tidak banyak dan tidak disengaja maka dimaklumi.17 persen menjadi 0. ditandai dengan banyaknnya pemikir-pemikir muslim yang menulis tentang keberadaan bank syariah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 255 membenci orang-orang yang berbuat zhalim. Namun. tahun 1967. 3242. kebanyakan para ulama membenci jual-beli seperti ini. Oleh karena itu. Firman-Nya: “Ingatlah. Tingginya rasio FDR tidak terlepas dari karakteristik kegiatan perbankan dengan aktivitas sektor riil. perkembangannya relatif cepat. Dan pembiayaan dari 0.07 persen menjadi 0. Ma’alim as-Sunan.85 Islam telah mengharamkan setiap hubungan bisnis yang mengandung kezhaliman dan mewajibkan terpenuhinya keadilan yang teraplikasikan dalam setiap hubungan dagang dan kontrak-kontrak bisnis.36 0.35 persen. tetapi hendaklah ia ditolong dan diberikan pinjaman serta diperlonggar pembayarannya sampai ia mampu untuk menunaikan utangnya. Islam melarang bai' al. bank ini ditutup.80 persen. kamu tidak 85 86 Sebagai sustu industri baru. bahkan melaknat mereka. Al-Khaththabi berkata. Permodalan bank ini dibantu oleh Raja Faisal dari Arab Saudi.106 Ekonomi Islam: Sejarah. Teori. bisa dikatagorikan sebagai gagasan pendahuluan mengenai perbankan Islam. Al-Qur’an telah memaklumatkan peperangan dari Allah dan Rasulnya terhadap orang-orang yang melakukannya. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba) maka ketahuilah. Gagasan mengenai bank yang menggunakan sistem bagi hasil telah muncul sejak lama. Ia menjual apa yang ada di tanganya dengan “banting harga” karena darurat. Rintisan bank syariah lainnya adalah dengan berdirinya Mit Ghmr Lokal Saving Bank pada tahun 1963 di Mesir oleh Dr. surart Hud (11) ayat 18 al-Khaththabi. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba).035 persen. “Dalam sanad hadits tersebut terdapat seseorang yang majhul (tidak diketahui identitasnya) yaitu orang tua dari Bani Tamim. Naiem Siddiq (1948) dan Mahmud Ahmad (1952). Dana pihak ketiga (DKP) dari 0. dan 1962. Namun.23 0. sehingga beroperasi atas .15 0. Fungsi intermediasi perbankan syariah juga menunjukkan kondisi yang mengembirakan.

Lord King. perubahan investasi terbatas.6 Tingkat keuntungan bersih (net income) yang dihasilkan oleh bank dipengaruhi oleh faktor-faktor yang dapat dikendalikan (controlable factors). 89 Al Hadits. Adapaun ROE didefinisikan sebagai perbandingan antara pendapatan bersih dengan rata-rata modal (average equity) atau investasi parapemilik bank. sedangkan leaveragenya 15 maka. 91 Lihat: Abu Zahrah. Nabi saw. 90 Sedangkan agama Kristen (Nasrani) telah mengharamkannya secara tegas dalam kitab-kitabnya yang asli. Op. surat al-Baqarah (2) ayat 278-279.” ( Shahih al-Jami’ash-Shaghir.. Sabda Nabi saw: “mereka dalam riba tersebut sama. Bank Indonesia. ”Orang orang yang mengembangkan riba lebih mirip dengan pohon kurma jantan. memandang bunga apapun sumbernya-adalah suatu penghasilan yang tidak wajar karena diambil dari jerih-payah orang lain. Apabila bank dapat menghasilkan net income dari assetnya (ROA) sebesar 2%. meliputi: Laporan posisi keuangan (neraca). ROA adalah perbandingan antara pendapatan bersih dengan rata-rata aktiva (average asset). surat Ali Imran (3) ayat 75. menjilat orang-orang kaya dengan mengorbankan kaum miskin. ekonomi dan politik. riwayat al-Khththabi dalam Ma’alim as Sunan (V/47) hadits no. Op. 66. yaitu riba dan zina: “Jika telah tampak di suatu negeri perbuatan riba dan zina. mendapatkan harta bukan sebagai imbalan kerja atau jasa. Hubungan antara ROA dengan leverage digambarkan sebagai berikut: Return On Assets x Leverage Multiplier = Return on Equity (ROE). Yitu perusak individu dan masyarakat. perubahan modal pemilik dan laporan laba ditahan. laba-rugi. Teori. la berpendapat bahwa: “uang tidak melahirkan uang (dengan sendirinya)” dan barang siapa mengembangkan biakkannya dengan kerja maka ia lebih berhak mendapatkan hasilnya. hlm. sumber dan penggunaan dana qard. riwayat at-Thabrani dan al-Hakim dari Ibnu Abbas seperti tersebut dalam Shahih al-Jami' ash-Shaghir (679). 5090). 88 87 Sumber: Biro Perbankan Syariat. 87 Nash al-Qur'an ini menunjukkan bahwa dasar pengharaman riba adalah melarang perbuatan zhalim bagi masing-masing dari kedua belah fihak. mereka hidup dari kerja orang lain dan mereka tidak berkerja (sendiri). 50 Zainul Arifin. dan faktor-faktor yang tidak dapat dikendalikan (uncontrolable factors). demikian sebaliknya untuk para pemegang rekening tidak boleh mengharapkan atau meminta keuntungan atas rekening wadi’ah. 6 7 Zainul Arifin. Demikian pula para pembuat undang-undang dan filosof terdahulu seperti “Solon” perancang undang-undang Athena lama dan Plato”. Cit. Cit.254 Ekonomi Islam: Sejarah. Namun bank tidak boleh menyatakan atau mejanjikan imbalan atau keuntungan apapun kepada pemegang rekening wadi’ah. penulis dan saksinya. maka tidak boleh menzhalimi dan tidak boleh dizhalimi. Salah seorang di antara mereka mengatakan. meskipun berlainan tingkatan masing-masing.7 Tabel 8 Perkembangan Jaringan Kantor Perbankan Syariah Keterangan BUS BUK yang mempunyai UUS Jumlah Kantor BPR Syariah 1992 1 0 1 9 2 1 40 78 1999 2 3 62 78 2000 2 3 96 81 2001 2 6 130 83 2002 menganiaya dan tidak (pula) dianiaya”. dalam hal ini menggunakan prinsip wadi’ah yad dhmanah. Sedangkan Aristoteles. Semua agama telah mencela riba sampai orang-orang Yahudi pun mengharamkannya antara mereka meskipun membolehkannya dalam hubungan bisnis mereka dengan bangsa selain Yahudi. maka mereka telah menghalalkan datangnya azab Allah pada mereka”. orang yang memberikan makan riba. “sesungguhnya masyarakat kita menapaki jalan hidup yang lurus jika dapat menurunkan nisbah bunga sampai nol.. . Keuntungan bagi para pemilik bank merupakan hasil dari tingkat keuntungan (profitability) dari asset dan tingkat leverage yang dipakai. ROE = 2% x 15 = 30% Perangkat laporan keuangan bank syariah yang lengkap. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 107 bentuk rekening wadi’ah. Sebagian kaum filosof berkata. Beliau juga melaknat orang yang memakan riba. sebagaimana terekam dalam pernyataan mereka? “Tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang ummi (orangArab)”. (3242). hlm. Mereka menjelaskan resiko dan bahayanya secara sosial. arus kas.89 Hal itu tidak lain karena riba adalah memakan harta orang lain tanpa jerih payah dan kemungkinan mendapatkan resiko. Yaitu dalam pangkal dosanya. Buhuts fir Riba. yaitu return on asset (ROA) dan return on equity (ROE). catatan-catatan laporan keuangan.”91Banyak ahli filsafat ekonomi di masa kita telah membicarakan riba. Ada dua rasio yang biasanya dipakai untuk mengukur kinerja bank. 88 Nabi saw menganggapnya sebagai salah satu dari kedua perbuatan hina yang jika tersebar di masyarakat maka akan mendatangkan azab Allah. 90 Al Qur’an. yaitu Al Qur’an. dan mengabaikan aspek perikemanusiaan demi penghasilan materi. Al Hadits. mengkategorikannya termasuk di antara “Tujuh perbuatan dosa besar yang menghancurkan”. sumber dan penggunaan zakat dan dana sumbangan (apabila bank bertanggung jawab untuk hal ini). di dunia dan akhirat.

hlm. Dan laba ditahan. tapi beranggapan bahwa pelaksanaannya dilakukan secara lewat batas oleh kapitalisme. ialah dana pihak ketiga yag ditipkan pada bank. yang mengakibatkan penderitaan dan kemelaratan yang luas. berupa modal yang disetor oleh para pemegang saham.5 Bank syariah sesuai dengan fungsinya dapat menarik dana dari masyarakat (pihak ketiga). Dalam giro wadi’ah. yaitu sebagian laba bank yang tidak dibagi. Salahsatu syarat mudharabah ialah dananya harus dalam bentuk uang (monetary form) dalam jumlah tertentu dan diserahkan kepada mudharib. bahwa masjid pada saat itu juga berfungsi sebagai tempat Baitul Maal. prinsip mudharabah juga digunakan untuk jasa pengelolaan rekening tabungan. fai. Abu Zahrah. seperti Ustadz Al-Maududi. Begitu pula para pemikir umat Islam telah menjelaskan keburukan-keburukan riba dan dampaknya yang membahayakan kehidupan dalam berbagai aspek. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 253 menghapusnya sama sekali”. kuasi ekuitas (mudharabah account) dan titipan (wadi’ah). di mana bank menerima simpanan dari nasabah yang mencari kesempatan investasi atas dana mereka dalam bentuk investasi berdasarakan prinsip mudharabah mutlaqah. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. dalam bentuk 1) titipan (wadi’ah). alasan mencari keuntungan sebagai satu-satunya perangsang. juga diikuti oleh Abu Bakar pada masa beliau sebagai khalifah. hlm. walaupun secara ekplisit tidak dinyatakan sebagai Baitul Maal. kemerdekaan berusaha. Karena ketiga hal tersebut. Islam and Modern Economics Theories. selain sebagai tempat untuk ibadah mahdhah. Kebiasaan Rasulullah.94 Penekanan tidak wajar atas hak-hak milik pribadi dan kemerdekaan berusaha menimbulkan kerugian yang besar selama berlangsungnya revolusi industri. Kemudian dana cadangan. 148. 2) partisipasi modal berbagio hasil dan berbagi resiko (non guaranted account) untuk investasi umum (general investement account / mudharabah mutlaqah) di mana bank akan membayar bagian keuntungan secara proporsional dengan portofolio yang didanai dengan modal tersebut. Beliau mengakui adanya unsur kebenaran pada prinsip-prinsip tersebut. Di mana Baitul Maal dilembagakan secara tersendiri dan memiliki pengelola yang diangkat khusus untuk itu. yaitu dana yang berasl dari para pemegang saham bank. persaingan bebas. yaitu simpanan yang dijamin keamanan dan pengembaliannya (guaranted deposit) tetapi tanpa memperoleh imbalan atau keuntungan. dan ushr. 93 Ibid. diskriminasi antara hak para pekerja dan majikan. Op. (Jakarta: 1990). hlm. Manajemen Baitul Maal baik dari segi pengelolaan maupun fungsinya semakin menonjol ketika di masa pemerintahan Umar bin Khatab. yang disihkan untuk mengantisipasi timbulnya resiko kerugian.93 Zakat dikeluarkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan negara sesuai delapan asnaf yang termaktub dalam al qur’an. 92 hubungan kemitraan antara penyandang dana (shahibul maal) dengan pengelola dana (mudharib). 92 Pada masa Rasulullah hingga masa para sahabat. (Delhi: Markazi Maktabah Jama’at-e Islami. pusat kendali militer dan politik. Al’-Arabi. ghanimah. maka sumber dana bank syariah terdiri dari: modal inti (core capital). kharaj. Praktek pendistribusian harta benda dari Bahrain yang dilakukan Rasulullah seusai shalat dan diserah-terimakan di masjid merupakan suatu kenyataan. 136. adapun kharaj dipergunakan untuk kebutuhan negara dalam pekerjaan umum dan pembangunan. Pustaka Firdaus. bank menghimpun dana bagi hasil atas dasar prinsip mudharabah yaitu akad kerjasama antara pemilik dana (shahibul maal) dengan pengusaha (mudharib). 3) rekening tabungan mudharabah. yaitu sebagian laba yang seharusnya dibagikan kepada para pemegang saham. Modal inti adalah dana modal sendiri. tetapi oleh para pemegang saham sendiri (melalui rapat umum pemegang saham) diputuskan untuk ditahan kembali dalam bank. . jadi bank tidak ikut berinvestasi sedang investor sepenuhnya mengambil resiko atas investasi tersebut. di mana bank bertindak sebagai manajer investasi bagi nasabah institusi (pemerintah atau lembaga keuangan lain) atau nasabah korporasi untuk menginvestasikan dana mereka pada unit-unit usaha mereka atau pada proyek-proyek tertentu yang mereka setujui. As-Shiddiqi dan lainlain. Isa Abduh. 94 Abul A’la Maududi.. Praktek sistem Baitul Maal telah ada sejak masa Rasulullah saw. Darraz. yang umumya berupa giro atau tabungan. Cit.108 Ekonomi Islam: Sejarah. Abi As-Sa’ud. 1969). berupa: 1) rekening investasi umum. sumber penerimaan Baitul Maal ialah dari zakat. 3) Investasi khsusus (special investement account / mudharabah muqayyadah) di mana bank bertindak sebagai manajer investasi untuk memperoleh fee. Baitul Maal merupakan lembaga perbendaharaan negara (islam) yang berfungsi untuk menerima dan mendistribusikan segala penerimaan negara sesuai posting yang dibenar menurut syar’i. jizyah. Teori. Kapitalisme Maududi menyebutkan milik pribadi. Bank dalam kedudukannya sebagai mudaharib menyediakan jasa bagi para investor. 2) rekening investasi khusus. Disahkannya pemungutan bunga yang menambah watak anti sosial dari perusahaan kapitalistis menjurus kepada penumpukan kekayaan dan proses Irfan Mahmud Ra’na. bersandar pada sumber daya alam untuk pertumbuhan serta prinsip tidak campur tangan negara merupakan alasan-alasan utama kapitalisme modern. Kuasi ekuitas (mudharabah account). 46. bank islam dapat memberikan jasa simpanan giro dalam 5 Zainul Arifin. Dana titipan (wadi’ah / non remunerated deposit).

dan mampu menjadi motor penggerak dalam pertumbuhan ekonomi bangsa. 2. Luthfi Hamidi. 1970). hlm. 03. 99 Lihat Mabid Mahmoud. Ma’rikat al Islam wa’l-ra’s Maliyah. hingga tahun 2002. 96 95 . (Lahore: Muhammad Ashraf. ijarah. Setiap penambahan pada besarnya kue dalam sistem kapitalis mengurangi kesejahteraan dan kepuasan manusia. seperti kita lihat tahun 2002. yang pembelinya telah menetukan spesifikasi. dari data diatas. 96 Dengan mengutip Halm. diharapkan masyarakat lebih mengenal dan tertarik dengan sistem perbankan syariah sehingga perkembangan dan kinerja bank syariah akan lebih meningkat menuju arah yang lebih prospektif. 3. Penekanannya atas penambahan terus menerus dari produksi adalah salah kaprah karena penambahan produksi tidak menjamin kesejahteraan yang lebih baik. “Jejak-jejak Ekonomi Syariah” (Jakarta: Senayan Abadi Publishing. 4.2 Perbankan syariah nasional (Indonesia) dalam tiga tahun terakhir ini menunjukkan perkembangan yang relatif cepat. Islamic Economics: Theory and Practice.277 miliar atau 0. Krisis-krisis ekonomi merupakan jawaban yang cukup untuk menolak anggapan seperti di atas. 1968). Itu dapat dilihat pada indikator keuangan.918 miliar atau 0. arternatif penyaluran dana perbankan syariah relatif lebih banyak. bahwa lewat distribusi yang adil dari hasil masyarakat yang dapat menjamin kesejahteraan dan pemenuhan kebutuhan serta besarnya ukuran kue tidak selamanya relevan dalam hubungan ini. Melalui proses sosialisasi kedua komponen tersebut diatas. Jadi. Ijarah ialah sewa. Proceeding. Walaupun adanya perubahan tersebut. Bahkan sekarang. harus diakui bahwa pangsa volume usaha perbankan syariah nasional masih kecil dibandingakan dengan perbankan nasional. pembiayaan perbankan syariah masih dominan pembiayaan dengan akad murabahah 70. persaudaraan. 4 Salam ialah pembelian dengan pembayaran di muka.93 persen. (Beirut: Dar al-Fikr.8 persen dari tahun sebelumnya. hubungan antara bank syariah dengan nasabahnya bukan hubungan antara debitur dan kreditur. dana pihak ketiga. Dana pihak ketiga yang dihimpun sebesar Rp.28 triliun. kuantitas dan waktu penyampaian pesanan. rasa iba hati. (Indiana: May 1974). Manan. Power Rationing and al-Zakat” dalam Gary.045 miliar atau 0.35 persen dari dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun seluruh sistem perbankan. dengan menunjukkan kekacauan yang telah terjadi karenanya. Data pada akhir tahun 2002. 95 Mahmud Ahmad menolak pengakuan kapitalisme sebagai suatu proses penyesuaian diri menuju pemuasan kebutuhan manusia secara maksimal. Sedangkan bentuk-bentuk pembiyaan lainnya seperti salam4. hlm.252 Ekonomi Islam: Sejarah.9 persen. Namun demikian. Ada aturan tertentu dalam dunia pembiayaan perbankan.05 triliun pada akhir tahun 2002 meningkat menjadi sebesar Rp. akan tetapi Pikiran Rakyat. 99 Suatu penolakan yang keras terhadap kapitalisme. yang memungkinkan peranan aktif negara dan perlakuan yang lebih baik terhadap para buruh.3 persen. Teori. 2. yaitu 61. total aktiva dari seluruh bank syariah nasional (tidak termasuk BPRS) adalah sebesar Rp.. Berbeda dengan bank konvensional.100 Ibid. sudah terdapat 2 Bank Umum Syariah (UUS). Jika pada akhir tahun 2001 tercatat Pembiayaan Yang Diberikan (PYD) sebesar Rp. Dibandingkan perbankan konvensional. Third National Seminarr. hlm. Economics of Islam: A Comparative Study. Syeikh Mahmud Ahmad.22 persen dan musyarakah 1. seperti jumlah aktiva. 97 M. gadai dan hawalah masih dalam porsi yang belum signifikan. Maududi mempertimbangkan kembali perombakan yang diperkenalkan di negara-negara kapitalis. (al-Qahirah: 1966). 37-38 98 Muhammad Baqir al Sadr. pertumbuhan pembiayaan perbankan syariah sebesar 59. Penekanan berlebihan pada kepentingan diri sendiri dan motif demi keuntungan justru menciptakan suatu masyarakat yang hampa dari prikemanusiaan.98 Mabid Mahmud dan Chawdhri mengemukakan tambahan. 100 Lihat Sayyid Qutb. 29 Maret 2003. datang dari Sayyid Qutb yang berpendapat bahwa kapitalisme itu benar-benar tidak berprikemanusiaan dan bertentangan dengan Islam. mudharabah 15.3 Terjadinya peningkatan sebesar 48. 1972). Hawalah ialah 3 2 pemiskinan dari rakyat banyak.97 Kelemahan utama dari kapitalisme menurut Baqir adalah kegagalannya dalam lapangan distribusi.80 persen dari jumlah penyaluran pembaiayaan atau kredit seluruh sistem perbankan. Iqtisaduna. 3.A. M. dan kerja sama. hlm. serta volume pembiayaan. pengangguran besar-besaran dan adanya kebutuhan yang tidak bisa dipenuhi ketika sumber-sumber produksi dibiarkan tidak dimanfaatkan. hlm. 240-241. karena ia memperlebar jurang antara si kaya dan si miskin. “Friction. 100-106. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 109 keuntungan yang diperoleh adalah berdasarkan bagi hasil dari keuntungan bank yang pembayarannya dilakukan pada akhir bulan atau pada saat jatuh tempo. 4-17. Sedangkan pembiayaan yang disalurkan oleh perbankan syariah adalah sebesar Rp.84 persen. Association of Muslim Social Scientist. sedikit lebih rendah dari tahun sebelumnya. 2003). terciptanya perdagangan yang turun naik dan dikuasainya masyarakat oleh lembaga-lembaga keuangan yang memungut riba terus berlangsung sampai hari ini. serta 85 Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS). A. (Lahore: Muhammad Ashraf.36 persen dari total aktiva seluruh perbankan nasional. Mannan mengkritik kapitalisme karena kegagalannya dalam mempertahankan lapangan kerja yang penuh dan karena menjamin persaingan bebas.

dan jenis layanannya. Some Aspects of Constitution and the Economics of Islam. Pembagian keuntungan yang diperoleh dari pembiayaan yang dilakukan harus berdasarkan perjanjian pembagian keuntungan antara bank dan nasabah yang ditetapkan dimuka. sehingga mudharib memiliki wewenang penuh untuk mengelola dana tersebut tanpa terikat waktu. Namun. Dalam hal tabungan. persaingan "yang mematikan". Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 251 Teori-teori Modern tentang Bunga Sementara sasaran utama dari serangan kapitalisme ditujukan pada konsepsi hak milik pribadi yang bersifat mutlak.101 Sikap menahan diri dan menunggu tidak memberikan hak kepada kapitalis atas suatu imbalan sampai ia dapat membuktikan bahwa penggunaan modal. Maududi meneliti peranan ini dan mendapatkan bahwa bunga adalah penyebab dari pelbagai penyakit dalam masyarakat. yaitu dengan menerapkan akad mudharabah sehingga . bahkan seharusnya nasabah membayar kepada bank karena telah menugaskannya untuk menyimpan secara aman. memungkinkan meningkatnya perolehan dana yang dapat dihimpun dari produk tersebut. yang dipinjam tak dapat tiada harus menghasilkan keuntungan. nasabah akan memperoleh keuntungan dari bagi hasil atas pendapatan dari penggunaan dana oleh bank dengan ketentuan yang telah disepakati di muka. sepanjang menyangkut penjelasan tentang bunga di dalam ekonomi modern. sehingga semua transaksi yang dilakukan harus mengikuti kaidah dan aturan yang berlaku menurut syariat Islam. maka lembaga yang paling banyak dikecam adalah ”bunga”. Sementara itu. Seperti adanya akad yang mendasarinya. tempat. Dengan cara sama. semata-mata menempuh risiko tidak perlu menjamin adanya penambahan modal yang mengandung risiko itu. Tapi tentu saja penjelasan tidak bisa digolongkan pada suatu pembenaran. 71-75. berikut manfaat yang dapat diperolehnya. yang dianggap sebagai sumber dari banyak keburukan di dalam sistem ini. dan deposito. yaitu giro. tapi bank tidak dapat memberikan semacam bonus kepada nasabahnya asal tidak dijanjikan dimuka. Oleh karena itu. 101 mudharabah terbagi dalam dua jenis. Teori. shahibul maal tidak memberikan batasan-batasan atas dana yang di investasikannya. pada dasarnya hampir sama dengan bank konvensional. bank syariah menerapkan dua akad tabungan. yakni pihak bank terikat dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh shahibul maal. Suatu lembaga hanya bisa dibenarkan dengan menunjuk pada peranannya di dalam masyarakat dan manfaatnya untuk kemanusiaan. (England: The Woking Mission & Literary Trust. tabungan dengan akad mudharabah. asalkan tidak dijanjikan dimuka. la menyanggah teori klasik menurut cara-cara yang sudah dikenal. jenis usaha. Dengan menolak teori produktivitas sebagai sesuatu yang berbelit-belit dalam pemberian alasannya dan teori pemilihan waktu (Time Preference) sebagai suatu yang berdasar atas dugaan psykhologis yang palsu. Mahmud Abu Saud. 1967). Dalam pada itu Mahmud Ahmad. peningkatan yang tidak terhindarkan dari kapitalisme monopoli. Begitu pula dengan adanya profit sharing dalam hal penggunaan dana untuk pembiayaan. Tabungan dengan akad wadi'ah tidak mendapatkan keuntungan dari bank. giro yang berdasarkan wadi'ah tidak mendapatkan keuntungan. disini kita catat sanggahan dan penolakan mereka terhadap berbagai teori yang berusaha menjelaskan dan membenarkan penarikan bunga. politik. hlm. Selain sistem penghimpunan dana. Berbeda dengan konsep mudharabah muqayyah. yaitu mudharabah muthlaqah (general invesment) dan mudharabah muqayyadah. penyakit ekonomi. Giro pada bank syariah pada umumnya menggunakan akad al-wadi'ah sehingga secara asasi bank tidak dapat menggunakannya karena sifatnya hanya sebagai titipan yang dapat diambil sewaktu-waktu. hal lainnya yang juga perlu untuk lebih disosialisasikan kepada masyarakat adalah salah satu produk bank syariah yaitu tabungan. tidak menutup kemungkinan bank dapat memberikan semacam bonus atau hadiah kepada para pemegang giro. yaitu wadi'ah dan mudharabah. Maududi dan Anwar Iqbal Qureshi merupakan penyumbang-penyumbang pertama di bidang ini. dan Nassir A. Untuk deposito pada hakekatnya hampir sama dengan tabungan. pemerasan tenaga kerja dan lahirnya imperialisme. dan sifat yang tak terkendalikan dari kebebasan berusaha dalam kapitalisme. dibutuhkan jangka waktu tertentu sehingga diperlukan adanya tenggang waktu antara dana yang diberikan dan pembagian keuntungan. sebagai suatu yang tidak mengena dengan sebab musabab adanya bunga dibandingkan dengan bagaimana tingkat bunga itu ditentukan. Di sini perlu ditekankan bahwa untuk memutarkan dana tersebut. Perbedaannya adalah dalam mudharabah muthlaqah. Teori produktivitas adalah tanpa bukti apa pun karena nilai produktivitas dari modal sebetulnya tunduk pada keadaan yang tidak pasti dari hukum penawaran dan per-mintaan. Syeikh Nasir Ahmad. Qureshi mencatat bahwa tidak terdapat teori yang sama-sama disetujui mengenai bunga _suatu pokok yang digarisbawahi oleh beberapa penulis mengenai masalah ini. karena jika dilakukan akan sama halnya dengan bunga. maupun moral spiritual. Namun dalam bank syariah terdapat perbedaan-perbedaan yang sifatnya prinsipil. tabungan. Maududi menemukan bahwa Teori Pemilihan Waktu dan Teori Likuiditas untuk sebagian bisa dianggap berlaku.110 Ekonomi Islam: Sejarah. Dengan lebih dikenalnya produk tersebut oleh masyarakat. Sheikh juga memberikan sumbangannya. Issa Abduh. ia menemukan bahwa teori Moneter tentang bunga dalam versi neoklasik dan versi Keynes. Dikala kita menyimpulkan secara singkat pandangan para ahli ekonomi Islam mengenai lembaga seperti apa yang akan dibahas pada bab berikut. Jenis produk tabungan di bank syariah.

PT. 1970). bersamaan dengan sebab-sebab kedua tertentu.104 la memberikan sejumlah ringkasan dari teori-teori Smith. di samping untuk penggunaan yang secara langsung tidak menghasilkan seperti pembelian fixed asset. Dengan akad yang melandasinya yaitu al-wadi'ah. Sementara itu. Hlm. ”Uang tanpa kerja tidak akan menghasilkan apa pun. hlm. 10-43. keuntungan dan harga sewa. dan penitip akan menerima insentif berupa bonus yang merupakan hasil dari penggunaan dana tersebut. yang dari dirinya sendiri merupakan cermin pantulan dari sebab pertama tersebut. Apa dan bagaimana sistem ini dilakukan sehingga sesuai dengan syariat Islam. Misalnya saja. 105 Ibid. Siddiqi mengutip Shackle untuk mengecilkan peranan bunga dan menggaris-bawahi "sifat-sifat bunga yang paradoksal". Islamic Studies. 194. Mahmud Ahmad menganggap bahwa bunga sebagai "sebab utama”. sedangkan tanah biar pun tanpa usaha bisa menghasilkan sesuatu Anwar Iqbal Qureshi. pada dasarnya dana bank syariah dihimpun dari tiga komponen. Fisher dan malahan juga Bhom Bawerk dalam hubungan ini. bank syariah menerapkan mudharabah sebagai akad yang melandasinya. Terdapat dua jenis wadi'ah yaitu wadi'ah yad al-amanah (trustee depository). titipan. 102 Tim Redaksi (1994). 79. yakni pihak yang menerima titipan tidak boleh menggunakan dan memanfaatkan uang atau barang yang dititpkan. Pada akhir periode. titipan merupakan salah satu prinsip yang digunakan oleh bank syariah dalam memobilisasi dananya..250 Ekonomi Islam: Sejarah. sedangkan modal risiko sebaliknya memperiihatkan keluwesan luar biasa bagi perusahaan yang bersangkutan. Van Hoeve. Teori. “Semantic of Theory of Interest”. 1 . yang sebenarnya mengekalkan keseimbangan kesempatan harga. serta perbedaannya dengan sistem bank konvensional harus lebih diperkenalkan sehingga diharapkan akan lebih menarik minat masyarakat untuk ikut serta di dalamnya. ). dan ia dapat membebankan biaya kepada penitip sebagai biaya penitipan. Some Aspects of the Islamic Economy. Dalam hal investasi. Islam and the Theory of Interest with an Introduction by Sulaiman Nadvi. perbankan syariah masih perlu sosialisasi sehingga perkembangan dan kinerja perbankan syariah terus meningkat. 106 Mahmud Ahmad menilai bahwa alasan yang membenarkan bunga dengan mempersamakannya dengan sewa dan upah. dengan menetapkan suatu batas bagi daya marginal dari usaha produktif. Disini la mengutip Keynes untuk menetapkan akan kemungkinan dan keinginan tingkat bunga 0 persen.103 Dalam risalahnya yang cemerlang mengenai "Semantics of the Theory of Interest" Mahmud Ahmad mencatat kekacauan yang ditemuinya dalam kepustakaan ekonomi antara istilah untung (profit) dan bunga (interest). yang digunakan untuk menciptakan kekayaan lebih lanjut". 182-187. yang merupakan titipan murni dan setiap saat dapat diambil jika pemiliknya menghendaki. Sismondi. Marshall. menunjukkan kekuatan luar biasa pada seluruh jangkauan pertimbangan secara ekonomis. la me-misahkan antara peranan ekonomi yang berbeda sama sekali. Rawalpindi. Digunakan untuk hal-hal yang produktif seperti pembiayaan. 106 Ibid. 13-114. Jakarta. Hlm. Modal pinjaman mendasarkan bunganya itu. bagaimana sistem penghimpunan dana yang dilakukan bank syariah? Apa saja perbedaan jasa dan layanan perbankan syariah dibandingkan bank konvensional?. Say.102 Mahmud Ahmad dan Farid mengutip Harrod untuk menetapkan pokok yang sama. Ichtiar Baru.1 Sekalipun demikian. Beban biaya modal tersebut berupa bunga. Modal pinjaman karena alasan ini. Jenis wadi'ah yang kedua adalah wadi'ah yad adh-dhamanah (guarantee depository). Dan usaha bank ini selalu berkaitan dengan masalah uang sebagai dagangan utamanya. (Lahore: Islamic Publication. 104 Mahmud Ahmad. dan investasi. merupakan biaya yang pertama-tama harus ditutup dari harga barang yang akan diproduksi". Ensiklopedi Hukum Islam. yaitu modal. hlm. Ricardo. hlm. dengan tujuan untuk menciptakan suatu kerjasama antara pemilik dana (shahibul maal) dengan pengelola dana (mudharib) yang dalam hal ini adalah bank. Mengenai sewa ia mencatat bahwa pada dasamya tanah tersebut produktif. Hal itu disebabkan masih banyaknya masyarakat yang belum mengenal dan mengetahui sistem yang diterapkan dalam perbankan syariah sehingga manfaat dan nilai tambah yang dapat diperoleh masyarakat dari perbankan syariah kurang begitu dipahami dan diketahui. sedangkan modal uang tidak. Juni 1967. ia mencatat bahwa "modal dengan risiko adalah sejenis modal yang setuju untuk menghubungkan imbalannya sebagai jasa partisipasinya dalam proses produksi dengan besamya nilai yang diciptakan oleh partisipasinya itu". 103 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Dengan merumuskan modal sebagai "bagian dari kekayaan. yang dimainkan oleh modal pinjaman dan modal dengan risiko. seperti pendapat yang diperoleh dari bagi hasil dengan pihak pengguna dana. Malthus. para pemilik modal akan memperoleh bagian yang biasa dikenal dengan deviden yang merupakan pendapatan bank dari hasil-hasil usaha yang dilakukan.105 Tapi modal pinjaman menentukan harga partisipasinya dalam bentuk suatu tingkat bunga yang ditetapkan. Modal sebagai dana yang diserahkan oleh para pemilik (owner). Jika dilihat dari sumbernya. sedangkan modal beresiko tidak meletakkan suatu batas seperti itu dan membiarkannya bebas untuk menggarap semua sumber alam dan mengkaryakan semua tenaga yang tersedia". Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 111 prinsip-prinsip syariah. dimana pihak yang menerima titipan dapat menggunakan dan memanfaatkan uang atau barang yang dititipkan. (Lahore: Muhammad Ashraf. adalah keliru.

seperti zakat. Pening-katan aksentuasi untuk peranan lebih positif dari negara dalam ekonomi Islam. fungsi. yang akan "melaksanakan atas nama Allah. Muhammad Uzair. dikemukakan di dalam laporan komisi ekonomi Jamaat-i-Islami Pakistan. Some. hlm. bahkan telah menjadi contoh terbaik dalam dunia perbankan sebagai salah satu sistem perbankan modern sekarang ini. hlm. seperti digambarkan oleh para penults tersebut di atas. la menyalahkan Marshall karena telah membuat analog! yang palsu antara harga sewa dengan bunga. bersumber dari konsep mengenai modal fisik _barang modal _yang bertumpuk dalam masyarakat primitif. “Teaching of Economics at the University Level in Muslim Countries: The Callenge of Alien Concepts and the Formulation of Islamic Concepts”. hak pemilikan atas nilai lebih atau modal dan mengelola serta mengarahkan investasi lebih lanjut". Samuelson yang mempersamakan harga dengan sewa untuk memakai uang. 110 Mahmud Abu Saud. Kita telah menyebutkan pendekatan Mawdudi yang berhati-hati mengenai campur tangan negara dalam kehidupan ekonomi. di samping karya Schumpeter dan Keynes. memberikan kesan bahwa mempergunakan jasa dari uang sama saja dengan menggunakan jasa seorang dokter. Ada beberapa penulis seperti Muhammad Abu Su'ud yang beranggapan bahwa perluasan peranan negara dalam ekonomi di zaman moderen sebagai sesuatu yang tidak sehat.. 35. kerugian tersebut menjadi tanggungan dari peminjam". sedangkan dalam hal pinjaman modal. 108 Sebagaimana ditekankan oleh beberapa penulis. Ketika pembenaran yang sama untuk pemberian imbalan diterapkan pada modal uang. maka tiap kerugian karena nasib buruk. 108 107 . bai’ (jual-beli). atau melibatkan suatu pengorbanan yang merupakan suatu tuntutan yang palsu tanpa dasar dalam kenyataannya. manajemen. Paper Presented at the First International Conference on Islamic Economics. salah hitung atau sebab apa pun. (Makka. bilamana barang itu anda gunakan. semua itu untuk mentimpan barang-barang berharga. 109 Muhammad Nejatullah Siddiqi. ia menimbulkan kebingungan. Op. yang makin bersifat kompleks dan saling ketergantungan. hlm. (Makka. 1977).. Bank syariah adalah lembaga keungan yang usaha pokoknya memberikan kredit dan jasa-jasa lain dalam lalu lintas pembayaran serta peredaran kredit dan jasa-jasa lain dalam lalu lintas pembayaran serta peredaran uang yang beroperasi diseuaikan dengan Muhammad Nejatullah Siddiqi. Suatu kecenderungan dicerminkan secara penuh dalam manifestasi Jama'at pada pemilihan umum tahun 1970. Paper Presented at the First Word Coference on Muslim Education. Perbankan Islam Kata bank dari kata banque dalam bahasa Prancis. Kebe-ratan menyolok untuk memperlakukan bunga sebagai sewa adalah bahwa uang sebagai alat pembayaran (alat tukar) dianggap tidak mengalami penyusutan harga dan bahwa anda tak akan menyewa sesuatu yang musnah atau hilang. Dan sudah pasti memiliki fungsi yang dilaksnakan oleh peran tertentu dalam kegaiatan ekonomi. kelihatannya menunjukkan suatu kecenderungan yang tidak bisa dibelokkan. ditulis oleh Khursid Ahmad dan Naiem Siddiqi.9 Suatu peranan aktif dari negara. yang juga memperingatkan "akan kecenderungan untuk memperlakukan modal uang seolah-olah sama dengan barang modal atau sebagai kekayaan yang nyata. la berkesimpulan bahwa bunga tidaklah sama sifatnya dengan keuntungan. Mahmud Ahmad membahas sifat dan tujuan menabung dan beranggapan bahwa meningkatkan tabungan sebagai pinjaman adalah sama dengan mengabaikan suatu kebutuhan. hak dan kewajiban maka semua itu disebutkan dengan jelas. Kalim Siddiqi mengemukakan peranan sangat aktif negara. juga tidak terhadap modal fisik. Teori. tapi dimaksudkan sebagai sesuatu yang memiliki unsusr-unsur seperti struktur. dan dari banco dalam bahasa Italia. Pembangunan prasarana fisik dan sosial yang diperlukan. Dalam Islam tidak disebutkan secara eksplisit. Cit.. sudah pasti tidak luput dari membicara Perbankan Syariah yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan. Berbicara perbankan dalam Islam. dan menginginkan agar sistem ekonomi Islam dapat mengawasi kecenderungan ini. juga tidak sama dengan sewa dan pinjaman.109 Suatu kritik bersifat penelitian atas usaha untuk membenarkan bunga barubaru ini telah dilakukan oleh Mahmud Saud.107 Dalam hal sewa menyewa: "Jika terjadi kerugian karena nasib buruk atau salah perhitungan. sadaqah. bahkan dunia yang tidak menentu dimana proses produksi terjadi.112 Ekonomi Islam: Sejarah.110 la meneliti pandangan dari Samuelson. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 249 barangkali hanya rumput untuk makanan temak atau semak-semak untuk dijadikan bahan bakar”. 17. qhanimah (rampasan perang). Op. Patinkin. Yang sudah pasti. dayn (utang dagang) maal (harta) dan sebagainnya. “Some Conseptual and Practical Aspects of Interets Free Banking”. maka sipemberi pinjaman yang menanggung kerugian. 1976). 2). Dengan kondisi itu dalam pikirannya. suatu kecenderungan yang makin sering terdapat dalam kepustakaan modern”. 36. tidak memberi jaminan atas produktifitas nilai yang positif. yang mencer-minkan kondisi yang sedang berubah dari kehidupan ekonomi moderen. harus dengan sendirinya memainkan peran positif dan secara sadar memberi sumbangan untuk pelaksanaan cita-cita yang diharapkan lewat: 1). Perencanaan rasional. berarti peti/lemari atau bangku. Barn. Uzair juga mencatat bahwa asal mula modal dengan pembenaran yang menyertai atas — pemberian imbalan.. Cit. Joe S.

suatu definisi yang lebih menunjukkan terutama pada alasan penarikan bunga (raison d'etre). Tapi ia juga sekaligus menekankan bahwa "tata cara untuk mencapainya ialah lewat pendidikan dan bukan lewat paksaan . tapi bagaimana mungkin untuk menentukan harga uang tersebut pada waktu yang akan datang?"111 Keynes secara mutlak menyebutkan definisi lain dari bunga. Tapi kita tidak boleh ragu-ragu mengenai satu pokok fikiran. Chapra lebih positip lagi dalam kertas kerjanya yang paling akhir. Negara Patinkin menganggap bahwa bunga adalah salah satu bentuk penghasilan karena pemilikan." la berpendapat bahwa "apabila dianggap bahwa keadaan suatu masyarakat secara ekonomis tidak dapat diperbaiki untuk jangka waktu yang diperkirakan. ruang lingkup kegiatannya ditentukan oleh tujuan dari sistem Islam. yaitu bahwa tujuan sistem Islam harus dapat dicapai dan paksaan adalah diperboleh-kan. dapat memberikan suatu kesenangan rasa terjamin yang potensial. tapi malah tanpa peduli atas realisasi-nya itu sendiri.. paksaan untuk menjual atau menyewakan. tanpa negara mengambil alih pengelolaan langsung dari perindustrian. . Nisbah bagi hasil itu melalui akad-akad bagi hasil (profit and loss sharing) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam aktifitas perekonomian.. . Setiap pihak memiliki bagian secara proporsional dengan kontribusi modal mereka dan mempunyai hak 111 112 Ibid. negara harus mencampuri kemakmuran pribadi warga negara. 39. ketika dia menetapkan bahwa "untuk pelaksanaan tujuan ini menjadi kewajiban negara Islam untuk tidak meninggalkan fungsi pokok berupa penyediaan sumbersumber. 18. Dalam rangka membahas alasan yang membuat harga bunga uang lebih bisa diterima daripada harga komoditi. . yang sifatnya tidak sama dengan asset-asset dari jenis lainnya. Teori Nisbah Satu faktor yang paling menonjol dalam sistem ekonomi Islam dan sekaligus yang membedakannya dengan sistem ekonomi konvensional adalah adanya nisbah bagi hasil dalam aplikasi perbankan syariah. juga beranggapan bahwa peranan ekonomi aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari sistem ekonomi Islam. Abu Saud menunjukkan bahwa pemilik modal uang bukanlah seorang penanam modal. Di antara tindakan paksaan yang dibolehkan untuk suatu situasi tertentu. yaitu: akad Musyarqah (joint venture profit sharing) dan akad mudharabah (trustee profit sharing). Argumen ini bersifat menipu. Zainul Arifin. maka yang pertama adalah sangat menentukan atas hukum preferensi waktu yang dibuatnya. Islam bukan saja tidak melarang yang demikian. Joe S. Dalam prinsip bagi hasil dikenal dua macam kontrak (akad). juga menentukan beberapa tindakan positif oleh negara yang bisa diterapkan pada situasi tertentu yang terdapat di beberapa negara-negara Muslim.. walaupun asset-asset itu sendiri mempunyai nilai yang sama. perencanaan ekonomi dan penetapan denda-denda keuangan. Lebih-lebih pembenaran Patinkin gagal untuk mencakup bunga yang harus dibayar atas pinjaman konsumtif. sejauh keadilan sosial ekonomis menuntutnya. malah secara sadar akan menganjurkan negara untuk melakukannya sebagai suatu kewajiban yang harus dilaksanakan. yang menunjukkan betapa besarnya pengaruh fikiran Mawdudi tentang masalah tersebut. penyediaan modal fisik dan modal sosial oleh pemerintah dan penataan jaminan sosial terhitung sebagai kewajiban penting dari negara Islam moderen. Di antara sejawat Mawdudi yang akrab. karena bunga dibayar bukan saja sebelum realisasi penerimaan. pajak progresif pada kekayaan lebih. sewa serta tingkat keuntungan. bila usaha lewat pendidikan gagal. melalui kontrak ini dua pihak atau lebih termasuk bank dan lembaga keuangan bersama nasabahnya dapat mengumpulkan modal mereka untuk membentuk sebuah perusahaan (syirkah al inan) sebagai sebuah badan hukum (legal entity). Naiem Siddiqi. Teori.248 Ekonomi Islam: Sejarah.. perpajakan. Fazlur Rahman mengatakan bahwa "bagi kepentingan dasar dari keadilan sosial ekonomi. nilai uang dan nilai komoditi. Sebagai methode pemenuhan permodalan (equity financing) juga ada akad-akad jual beli (al bai’) untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan (debt financing). hlm. nasionalisasi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 113 pengarahan negara secara luas dan penyertaan di dalam bidang-bidang pereko-nomian. Tidak seorang pun membantah bahwa selama bisa diatasi dengan pendidikan." Chapra. Bain mempersamakan dana yang bisa dipinjam dengan barang modal.8 Sebagai prinsip umum. hlm. maka paksaan hendaklah dihindarkan. di samping usaha penghapusan kemiskinan dan penciptaan kondisi yang sehat untuk pemberian kesempatan kerja penuh dan pertumbuhan bertingkat tinggi.. Op.". atau penentuan tuntutan bersama akibat beroperasinya kekuatan tak ter-kendalikan dari pasar. ini mungkin bisa ditentukan untuk waktu sekarang. Tapi apakah harga tersebut? tanya Abu Saud "satu-satunya jalan untuk menentukan harga dari uang tersebut adalah dengan menentukan daya belinya . Dari dua rumusan tentang bunga yang dibuat oleh Keynes. Cit. khususnya sumber-sumber yang langka. upah. penentuan harga. pembatasan pemilikan. terdapat pembatasan-pembatasan kebebasan pribadi dalam bertindak. perdagangan dan keuangan. pengaturan kegiatan bisnis. daftar fungsi dan kewajiban negara ini termasuk juga menciptakan kemantapan nilai uang dan menyelaraskan hubungan ekonomi intemasional. ketika ia menganggap bahwa bunga adalah perbedaan antara harga dari uang hari ini dan harga uang tersebut pada suatu tanggal di masa datang.112 Akad Musyaraqah. Dalam kertas kerja paling akhir mengenai masalah ini. ia menyebutkan bahwa "kemampuan untuk melepaskan suatu asset pada suatu tenggang waktu.

Sementara negara tidak dapat mengesahkan apa yang secara jelas diharamkan oleh syariah atau membebaskan orang dari kewajiban-kewajiban yang secara jelas diwajib-kan oleh syariah. 115 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Zainul Arifin. LIPPM. karena kebutuhan akan pengaturan itu tumbuh berulang sesuai dengan perubahan dalam kondisi kehidupan. di mana pemulihan modal awal itu akan memakan waktu sampai 10 tahun. Bank dan lembaga keuangan dalam kontrak ini dapat menjadi salah satu pihak. maka wajib hukumnya. Mereka dapat menjadi pengelola dana (mudharib) dalam hubungan mereka dengan penabung dan investor.. pemilik dana memberikan kekuasaan penuh kepada pengelola untuk menggunakan dana tersebut dalam usaha yang dianggapnya baik dan menguntungkan. Kondisi yang terbuka guna penciptaan perundangan-undangan baru ini. 115 Mengenai perbankan dalam Islam yang mengambil mudharabah sebagai bentuk dasar dari cara kerjanya. negara punya fungsi penting untuk membuat perundang-undangan baru yang mengatur dan dan memberikan bimbingan bagi kehidupan ekonomi dalam hal-hal yang dibiarkan tidak diatur oleh syariah. Pemerintah dapat melarang suatu hal yang selama ini dianggap mubah (yang dibolehkan). Fungsinya adalah untuk menegakkan keadilan dan menjamin dipenuhinya kebutuhan dengan mengatur fasilitas-fasilitas umum dan sistem jaminan sosial. syariah. yaitu untuk menghasilkan keuntungan. 34. atau dapat menjadi penyedia dana dalam hubungan mereka dengan pihak pengguna dana. secara wajar dan layak wajib ditertibkan dalam rangka untuk menjamin keadilan dan melindungi kepentingan masyarakat. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 247 mengawasi (voting right) perusahaan sesuai dengan proporsinya. Pemikiran Ekonomi Islam. tempat. penemuan sumber-sumber baru. dengan pengertian bahwa pihak-pihak yang bersangkutan akan menerima prosentase tertentu dari keuntungan dan bukan dalam jumlah uang yang ditetapkan lebih dahulu. kekuatankekuatan produksi dan sebagainya. 19. Muhammad al Mubarak menyatakan bahwa negara merupakan salah satu dari tiga soko guru sistem ekonomi Islam. Cit. Ibid. juga merupakan suatu bentuk equity financing. Teori. Kesemuanya itu. negara dapat saja mengeluarkan suatu perangkat perintah dan larangan. hlm. 33. Op. atau dapat membuat peraturan yang membuat sesuatu yang mubah menjadi wajib. Di samping memperlakukan hukum syariah. Apabila penguasa melarang sesuatu yang pada dasar-nya dibolehkan. tetapi mempunyai bentuk (feature) yang berbeda dengan akad musyaraqah. bersama-sama dengan iman dan keterikatan pada nilai-nilai moral dan prinsip-prinsip tertentu dalam organisasi. Mudharib dapat berbentuk perseorangan atau badan untuk tujuan melakukan perdagangan. Hal ini terutama berlaku pada perjanjian musyarakah. tidak menetapkan suatu plafon prosentrase bagian dari modal dalam keuntungan yang didapat.114 Pihak-pihak yang bersangkutan dalam suatu akad mudharabah. jika ia dibaca dalam kaitan dengan apa yang ditulis oleh penulis mengenai permasalahan yang sama pada bagian awal buku ini. yaitu akad mudharabah mutlaqah (tidak terikat) dan akad mudharabah muqayyadah (terikat). bebas untuk menentukan tiap-tiap rumusan nisbah bagi kuntungan. salah satu pihak dapat mengambil alih modal pihak lain sedang pihak lain tersebut menerima kembali modal mereka secara bertahap. Pegelola menggunakan modal tersebut dengan tujuan yang dinyatakan secara khusus dalam akad. Dalam disertasi doktomya tentang "Politik Ekonomi Negara Islam" Aswaf Ali menyimpulkan bahwa filsafat kemasyarakatan Islam. Mudharib dalam kontek ini menjadi trustee atas modal tersebut. hubungan kontrak bukan hanya antara pembeli modal. 116 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Adapun dalam impelementasi mudharabah muqayyadah. Hubungan ini selalu berubah dengan berubahnya pengetahuan. Pembahasan ini merupakan suatu yang paling jelas bisa dilihat dalam kepustakaan.116 Teori Kredit dalam Islam Perjanjian mudarabah dan musyarakah pada hakikatnya bertujuan memberi modal investasi jangka panjang kepada perusahaan-perusahaan Islam. menjamin pemenuhan kebutuhan dan mempertahankan keseimbangan sosial. melainkan antar penyedia dana (shahibul maal) dengan enterpreneur (mudharib). Penga-turan semacam itu tidak boleh merupakan bagian dari hukum tetap. maka ia menjadi haram. Dalam implementasi mudharabah mutlaqah. Namun Zainul Arifin. Akad mudharabah dalam aplikasinya terbagi kepada dua tipe. sebagai dapat dibedakan dengan hubungan antar manusia dengan manusia lainnya. hlm. hlm. terutama dalam mengatur hubungan antara manusia dengan alam. Inilah yang disebut musyarakah al muntanaqishah. Pada akad mudharabah. ibid. membayangkan suatu masya-rakat ekonomi yang didasarkan pada . jenis usaha dan sebagainya. dan bila diundang-kan sesuatu untuk dilaksanakan. agar dapat mengendalikan kehidupan ekonomi dan memberikan bimbingan untuk mencapai tujuan-tujuan yang diingikan. (Kekuasaan ini tidak bisa diterapkan pada apa yang sejak semula sudah haram atau wajib dalam syariah). 114 113 bagaimana pun masih memungkinkan adanya perbedaan-perbedaan yang tidak menyolok. Dalam kontrak tersebut.113 Dalam akad mudharabah. pemilik dana menentukan syarat dan pembatasan kepada pengelola dalam penggunaan dana tersebut dengan jangka waktu. (Jakarta: 1986).114 Ekonomi Islam: Sejarah. Islam memberikan wewenang kepada pemerintah yang dibentuk sesuai dengan hukum Islam untuk mengisi jurang ini. Dalam pembahasannya mengenai peran negara dalam ekonomi.

Karena keseimbangan. bahwa hal itu tidak bersangkutan dengan tingkatan pendapatan. dalam bentuk Letter of Credit (L/C) sedangkan pinjaman untuk jangka lebih lama dipandang sebagai kredit jangka panjang. Sehubungan dengan usaha mempertahankan keseimbangan sosial. Sekalipun bank mengutamakan dividen yang akan diterimanya atas saham-sahamnya. maka diperlukan kerja keras untuk melaksanakannya. karena dapat mengakibatkan kerugian modal. serta apakah akan ada orang yang akan membeli saham yang dipegang oleh bank itu. didasarkan atas hak umum dari seluruh masyarakat terhadap sumber-sumber alam. bahwa sebagian warga masyarakat yang tidak punya kemampuan untuk bekerja. mungkin dianggap perlu. Namun kebanyakan perusahaan yang menerima pinjaman bank tidak termasuk kelompok yang sahamnya diperjualbelikan di bursa. bagaimana pun. karena saham menimbulkan masalah. menjadi dasar kedua untuk didistribusikan. dimana segala keputusan diambil sesudah bermusyawarah secukupnya dengan wakil-wakil rakyat yang sebenarnya. sesudah kerja dan kebutuhan. yang khusus dan . Karena investasi modal saham dan perjanjian bagi hasil pada hakikatnya bersifat jangka panjang. Hal ini terutama ditentukan oleh keadaan pasar. 4) Mengambil langkah-langkah positif dibidang produksi dan pembentukan modal guna mempercepat pertumbuhan dan menjamin keadilan sosial. Baqir al Sadr telah membahas peranan negara didalam sistem ekonomi Islam dengan agak panjang lebar. juga punya hak terhadap sumbersumber alam tersebut. Jelaslah bahwa mereka akan enggan menjual saham itu bila keadaannya kurang menguntungkan. Dan sesungguhnya bank-bank Barat hanya memberi pinjaman untuk jangka waktu yang relatif pendek. Teori. yang menyebabkan kehancuran bagi pasar uang Kuwait. Telah disetujui bahwa negara menikmati kekuasaan yang paling luas untuk melaksanakan fungsi-fungsi tersebut. sementara tetap menghindari bunga. yang sebagian besar modalnya selain dari bank juga berasal dari para keluarga. Di samping melaksanakan perundangan yang relevan. tapi dengan standar hidup. Jenis kredit semacam ini jelas tidak cocok untuk pinjaman jangka pendek. Di negara itu dulunya ada bursa resmi dan tidak resmi. yang merupakan bagian terbesar dari para nasabah bank Islam. Kuwait adalah satu-satunya negara Islam yang mempunyai bursa efek yang cukup maju. ia menekankan pada pendapat. Karena itu bank-bank Islam harus menemukan metode lain untuk menyediakan kredit jangka pendek. Tentu akan lebih mudah untuk mencari pembeli jika saham-saham perusahaan itu diperjual-belikan di bursa efek. Teknik Alternatif Diterapkan untuk Kontrak Pembelian Kembali Suatu sarana baku adalah upaya murabahah (kontrak pembelian ulang untuk kredit jangka pendek) atau sarana kontrak penebusan. Campur tangan pihak pemerintah. 3) Perbaikan penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diakibatkan oleh mekanisme pasar dengan bimbingan dan pengaturan maupun dengan campur tangan langsung serta partisipasi dalam prosesnya. dibandingkan dengan perjanjian mudarabah dan musyarakah.246 Ekonomi Islam: Sejarah. dengan syarat. dan karena adanya kenyataan. Bank-bank Inggris acapkali menyediakan kredit dagang untuk masa 90 hari atau kurang. Baqir selanjutnya menunjukkan bahwa pembentukan perbendaharaan negara merupakan sarana untuk menunaikan tanggung jawab ini. 2) Menciptakan kondisi sehat di dalam pasar guna menjamin fungsinya yang baik. Tanggung jawab langsung negara sehubungan dengan jaminan sosial. Tahawi juga menyokong teori yang sama. dan bila perlu lewat paksaan. Dana Jangka Pendek Biasanya nasabah bank memerlukan pinjaman jangka pendek. Kebanyakan perusahaan penerima modal dari bank merupakan perusahaan keluarga berukuran kecil. negara memberikan jaminan sosial. bahwa fungsi itu dilaksanakan dengan cara demokratis. Peranan Negara Tanpa suatu prasangka mengenai pentingnya kemerdekaan pribadi. dalam hal perjanjian mudarabah pun pihak bank biasanya tidak menjual sahamnya dalam perusahaan itu selama masa empat-lima tahun. Selain di Kuwait jarang sekali ada perusahaan Islam yang mengumpulkan modal dari khalayak ramai. peranan negara dalam kehidupan ekonomi makin banyak mendapat sorotan dalam berbagai tulisan. Maka sulitlah untuk mencari ahli keluarga yang dapat menebus saham-saham dari bank Islam ini. mengingat besarnya jumlah modal itu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 115 milik. menjamin pemenuhan kebutuhan untuk tiap warganegaranya serta menciptakan keseimbangan pada standar hidup dalam masyarakat. khususnya pedagang eceran dan pedagang grosir. yang di dalam Islam didapatkan berdasarkan kerja. namun yang tidak resmi bubar di tahun 1982. Abu Sulaiman memberikan komentar mengenai distribusi dengan meletakkan kepercayaan yang besar pada pasar yang berfungsi dengan baik. dan akibatnya itu masih terasa. Peranan ini terutama mencakup empat macam tindakan: 1) Menjamin kesesuaian dengan kode etik Islam dari tiap pribadi lewat pendidikan. namun jangka waktunya jarang yang berlangsung lebih lama dari tiga tahun.

tapi mungkin bisa menyediakan kebutuhan. Teori. Dengan demikian pengekspor Barat itu dapat memanfaatkan sarana kreditnya untuk keperluan lain. Berdasarkan sarana murabahah pihak bank akan membeli suatu komoditi tertentu lalu menjualnya kepada nasabahnya sehingga kelak bank itu akan menerima premi harga. Sistem pasar sebagai sarana untuk distribusi pendapatan di dalam masyarakat. la tidak mengemukakan pendapatnya ataupun menjawab pertanyaan-pertanyaan yang timbul seperti tersebut di atas. biasanya 90 hari atau paling lama 180 hari. Keadaan ini harus dirubah dengan jalan memindahkan sebagian dari pendapatan kelompok yang pertama kepada kelompok lainnya. para pemasok tidak perlu menghiraukannya. di samping itu mereka tidak terlalu repot untuk mengusahakan kredit dagang itu sendiri bagi kepentingan pelanggannya pada bank-bank konvensional. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 245 cocok untuk kredit niaga. Tapi ini mengakibatkan bahwa sekelompok rakyat menerima lebih dan yang dibutuhkan dan kelompok lainnya mendapatkan kurang dari yang mereka butuhkan. Pihak bank Islam enggan untuk mengurus penyimpanan atau pergudangan. sehingga memungkinkan penundaan tanggal penjualan kembali. Cit. tapi itu tidak bisa dianggap sebagai sesuatu yang suci dan tidak bisa diganti. Di dalam masyarakat yang benar-benar Islam. dalam pengertian Islam? Jawaban positif akan menimbulkan pertanyaan-pertanyaan lanjutan yang berkaitan dengan pengetahuan. Perhatikanlah pernyataan berikut yang dibuat oleh penulis yang sama: "Di dalam Islam penyediaan sumber-sumber adalah optimum. Pembahasan Kahf mengenai struktur pasar memusatkan perhatiannya pada kerja sama dan menitik beratkan peranan pemerintah dipasar. maka fungsi sistem pasar akan mencapai penyediaan optimum dari sumbersumber. bahwa di dalam Islam ada dua dasar yang memberi hak atas pendapatan kerja dan kebutuhan. 119 Ibid. Dan bila bank itu membeli barang-barang sekaligus untuk beberapa nasabahnya ia dapat memperoleh diskonto tambahan karena banyaknya pembelian itu. sebelum pembelian dilaksanakan.118 Dengan perjanjian murabahah itu. Op. Apakah itu berarti bahwa bila semua pelaku ekonomi bertindak sesuai dengan ketentuan akhlaq Islam dan juga distribusi pendapatan dan kekayaan sesuai dengan cita-cita Islam. pertama-tama sesuai dengan kaidah Islam dan kemudian cocok dengan selera konsumen. karena kebebasan pribadi yang diberikannya. Tujuan-tujuan dari masyarakat muslimlah yang lebih penting. karena kegiatan itu bukan bidangnya.. Distribusi terakhir dari pendapatan harus sesuai dengan cita-cita Islam mengenai keadilan sosial yang menyangkut pemenuhan kebutuhan dasar bagi tiap pribadi dan juga untuk meratakan perbedaan yang menyolok. karena uang pembayarannya dapat diterima lebih cepat dan tanpa risiko. Semua orang akan setuju dengan Chapra bahwa "walaupun sistem pasar diakui oleh ajaran Islam. Bank hanya mengurus dokumen. Karena itu sistem pemasaran harus dimodifikasi sedemikian rupa. Karena itu nasabahnya mungkin akan membayar harga yang tidak seberapa mahal kepada bank. mengenai pemecahan sistem pemasaran daripada pemecahan lewat alokasi sumber-sumber. kebijaksanaan. bank Islam bersangkutan tidak perlu menangani sendiri komoditi yang diperdagangkan. apabila dia. 19. dan menyimpan surat bersangkutan sebagai bukti bahwa ia pemilik komoditi itu. Adalah lebih perlu untuk mengadakan perubahan lewat tindakan negara.117 Biasanya masa penjualan kembali akan ditentukan oleh pihak bank dalam suatu kontrak dengan nasabahnya. hlm. Urusan pembayaran terakhir berdasarkan kontrak penjualan merupakan urusan bank dan nasabahnya. dilain pihak. supaya sejauh mungkin sesuai dengan cita-cita Islam. Sebagai alasan pokok untuk menentukan perubahan. Komoditi bersangkutan dapat langsung diserahkan pada nasabah bank itu oleh pengekpor di Luar Negeri atau produsen Dalam Negeri. seperti dikemukakan dalam argumen terdahulu. keduaduanya dalam Islam dianggap sebagai ciri-ciri tetap dari pasar. karena bank sendiri menyelenggarakan kegiatan jual beli barang. Suatu keuntungan dari "murabahah" ini ialah karena kedudukan keuangan bank lebih kuat dibandingkan dengan nasabahnya. Ibid. Arti dari kalimat kedua tidak seluruhnya jelas. kekuasaan dan organisasi yang sampai saat ini belum dibahas. hal ini halal. bukannya penerima riba. Pendapatnya ini membawa kita kepada persoalan penilaian sistem pasar. Pasar bisa memberi imbalan terhadap kerja. dan dia dapat menyerahkan barangnya secara biasa saja. dan menurut hukum Islam. Hampir semua pengekspor Barat lebih senang melaksanakan perjanjian murabahah itu. tidak ada kemungkinan bagi pemisahan antara kedua unsur itu. Kontrak itu dapat bersifat fleksibel. termasuk premi harga yang harus dibayarnya bila ia membeli komoditi bersangkutan sendiri. namun untuk penundaan itu ditetapkan pula suatu premi tambahan. bilamana nasabahnya belum sanggup menebus barang itu. termasuk premi harga yang tidak seberapa mahal kepada bank. Premi harga itu diterimanya berdasarkan usaha niaga. Bank menerima laba dari premi penjualan kembali.116 Ekonomi Islam: Sejarah. Hak . Dengan demikian sarana murabahah itu merupakan pemberian kredit dalam waktu tertentu.119 117 118 Zainul Arifin. acapkali bank dapat memperoleh diskonto atas pembelian untuk kepentingan nasabahnya. Tugas yang bersifat pengawasan dan pengendalian dari pemerintah disatu pihak dan peranannya sebagai penjamin keten-traman masyarakat. Baqir al Sadr menganggap kerja sebagai sumber utama bagi distribusi pendapatan. dinilai sangat rendah oleh penulis-penulis kita. dan tidak perlu menyediakan gudang atau fasilitas penyimpanan komoditinya.

untuk membedakannya dari ijarah yang merupakan perjanjian sewa beli murni. Diskusi-diskusi ini tidak berlangsung dengan sempurna. selama produksi barang-barang yang dibutuhkan umum belum mencapai jumlah memadai. yakni suatu pemikiran yang meninggalkan standar ini secara berlebih-lebihan harus tidak diperbolehkan. atau lebih menyukai pengganti alat itu dengan model yang lebih mutakhir. Beberapa penulis membahas konsep israf (boros) termasuk di dalamnya Naiem Siddiqi.120 Di akhir kontrak ijarah itu bank Islam bersangkutan dapat menjual alat perlengkapan. sedangkan bank bersangkutan akan menetapkan harga sewa yang mencakup sebagian besar harga pembelian asli barang itu di masa kontraknya. termasuk "zakat". maka kontrak itu dinyatakan mengandung unsur ijarah serta murabahah. Berlebihan adalah dalam pengertian di atas standar pemakaian rata-rata dalam suatu masyarakat. Baqir al Sadr manganjurkan agar bahan-bahan tertentu tidak diperkenankan untuk dialihkan ke dalam produksi barang-barang mewah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 117 ekonomi masyarakat tidak mengizinkan pengeluaran bagi sumber-sumber yang sudah langka untuk membuat barang itu. walaupun masih ditentukan oleh masa penggunaan yang diharapkan. Alt Abdul Rasul7 dan Kahf. praktek-praktek pemaksaan. dengan uang sewa yang biasanya lebih sedikit daripada uang sewa menurut perjanjian awal. Bila penjualan kepada nasabah semula telah disepakati dari saat pembuatan kontrak. Cit. Nasabahnya itu dapat membayar uang sewa secara bulanan atau per triwulan. Ketidakjujuran. dan dalam hal itu barang yang dijual kembali terdiri atas saham-saham dari perusahaan bersangkutan dengan premi harga yang disepakati bersama. serta apakah nasabah itu memerlukan benda bersangkutan pada saat berakhirnya kontrak. berikut penyewaannya biasanya dirincikan dengan istilah "ijirawa iktina" (kontrak pengadaan dan penyewaan). sejauh dia tidak berhasil dalam menterjemahkan norma-norma yang seperti disenanginya menjadi program kerja yang operasional. Siddiqi. Perlu diketahui pula bahwa kontrak murabahah dapat juga dimanfaatkan untuk membiayai pembangunan atau proyek. Hal ini memberantas penimbunan. disamping kepentingan untuk dirinya sendiri. Teori. dan sering digunakan oleh perusahaan di berbagai bidang seperti pembangunan untuk membiayai pengadaan alat-alat besar atau alat perlengkapan perusahaan. atau menjual benda itu kepada nasabah semula. maka ia tidak mengeluarkan zakat untuk benda bersangkutan. yang dirumuskan sebagai pengeluaran tidak berguna di atas keperluan untuk memenuhi kebutuhan. Dalam hal semacam ini premi uang sewa dapat ditentukan lebih rendah. . Pengusaha dibebani rasa keadilan dan kejujuran dalam setiap tindakannya. kecuali pembahasan pendahuluan dari Siddiqi dalam Economic Enterprise in Islam.121 120 121 Muhammad Nejatullah Siddiqi. atau menyewakannya kepada nasabah lainnya. Kontrak itu dapat menjadi sumber dana jangka pendek atau jangka menengah. Dengan perjanjian ijarah pihak bank membeli barang seperti misalnya alat-alat besar pembangunan untuk keperluan para nasabahnya. Mengenai persoalannya sampai berapa jauh perhatian terhadap kepentingan masyarakat dapat mempengaruhi keputusan-keputusan para pengusaha. Konsumen harus menghindarkan diri dari sikap berlebihan. Monopoli juga dianggap merugikan kepentingan masyarakat. Pada segi positifnya. ia harus melayani kepentingan masyarakat. dilarang. penipuan. Cit. Tiada perhatian sungguh-sungguh diberikan kepada segi sosiologis dari tingkah laku pengusaha dan pedagang dalam masyarakat Islam. Yusuf Qardhawi. Op. kemudian bersepakat untuk menyewakannya kepada mereka dengan harga sewa tetap untuk waktu tertentu. Chapra. kecurangan. perjudian atau pemerasan. Dia tidak akan melakukan suatu perbuatan yang merugikan orang lain. dan juga cara mengorganisasi dan melembagakan kemauan baik pribadi. Karena nasabah yang menyewa alat perlengkapan itu bukan pemilik benda itu. Yang dapat dikecualikan adalah Abdul Majeed Qureshi yang pendapatnya mengenai buruh dan hubungan perindustrian. Kontrak jenis rangkap seperti ini semakin populer. Pengusaha: Produsen dan Pedagang Peraturan tentang tingkah laku bagi seorang pengusaha Muslim. Masalah ini menimbulkan persoalan-persoalan pokok. Op. Kebaikan umum selalu menjadi pedoman dalam keputusan-keputusannya. tidak terdapat suatu studi mendalam.244 Ekonomi Islam: Sejarah. seperti peranan informasi dalam menterjemahkan kemauan balk menjadi hasil konkrit yang diharapkan oleh masyarakat. Teknik Altematif Diterapkan untuk Kontrak Sewa Beli Suatu alternatif bagi perjanjian murabahah adalah gagasan "ijarah" (kontrak sewa beli) atau kontrak "leasing" yang dengan tegas diperbolehkan oleh hukum Islam. telah dibahas terperinci diantaranya oleh Maududi. spekulasi dan persekongkolan rahasia diantara pengusaha dan pedagang yang merugikan kepentingan konsumen. Beberapa penulis memberikan perhatian khusus mengenai kewajiban seorang majikan terhadap buruhnya. jenis kontrak ini digemari pula di dunia Islam karena uang sewanya dapat diperhitungkan dengan pajak perseroan. kita bahas seperti di bawah ini. Seperti halnya di dunia Barat. Karena terbatasnya pustaka seperti disebutkan di atas. Bentuk khusus ijarah yang mencakup pembelian barang itu.

Bilamana ia sendiri menggarapnya maka haknya ditetapkan sebagian berupa hasil karena hasil kerjanya dan sebagian lagi karena tanah. hlm. Kegawatan masalah ini karenanya terletak pada sepanjang pemilik sebidang tanah berhak atas seluruh hasil bersih dari tanahnya. dan setiap pihak bebas untuk menganjurkan salah satu rumusan yang cocok-bagi kedua belah pihak. bank sentral adalah wakil sebuah Negara dalam bidang financial dan moneter. 122 Oleh karenanya peranan ekonomi secara aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari sistem ekonomi Islam. bank sentral secara internasional telah menjadi symbol kedaulatan sebuah Negara. Dengan demikian. Jika pemilik dari lahan yang bisa digarap diperkenankan untuk memperkerjakan buruh agar tanahnya dapat digarap. bank sentral Islam baik dalam peranannya sebagai pusat aktifitas keuangan Islam. Tidak ada batasan mengenai apa yang boleh dikonsumsikan oleh seorang untuk mencapai kehidupan baik. 122 mereka untuk memanfaatkan lahan pertaniannya lewat kerja sama dengan pihak ketiga. lebih-lebih bila kondisi . Umar Chapra. Penyediaan modal fisik dan modal sosial terhitung sebagai kewajiban penting dari negara Islam modern. hlm. Namun penyediaan (pembuatan) uang sebagai alat tukar. tetapi untuk menolak bagi hasil secara demikian. Dalam arti lain.. 2003). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 243 Teori Bank Sentral Islam Dalam paradigma ekonomi Islam. Seorang berdasarkan bagi hasil mungkin bekerja lebih tekun dibanding dengan tenaga kerja yang diupah. Mereka yang tidak menyetujui bagi hasil. 1. maupun dalam keterkaitanya dengan perihal politik ekonomi Islam. 1970. khususnya di masa Khalifah Umar bin Khaththab telah dikenal. adalah tidak dapat dimengerti. oleh karena itu Umar Chapra menyatakan “penyediaan modal fisik dan modal sosial merupakan tanggung jawab Negara Islam modern. suatu kemustahilan bila ada dua bank sentral dalam sebuah Negara.118 Ekonomi Islam: Sejarah. hlm. 123 Dalam konteks Indonesia. hanya akan bisa diaplikasikan dalam sebuah Negara Islam. Op. Apakah ia diperbolehkan memberikan kepada orang lain hak menggarap dan ia berbagi hasil dengan pihak ketiga dengan mengambil bagiannya berupa imbalan atas tanah lahan pertaniannya? Masalah inilah yang oleh Abu Sulaiman dijawab dengan negatif sedangkan lainnya menjawab dengan membolehkannya. secara langsung maupun tak langsung adalah bersinggungan dalam sosial-politik dan struktur publik. Cit.bisa ditemukan.D Thesis. 280. seperti halnya dengan bagi keuntungan. 2. Dengan ini jelas bahwa jawaban negatif dapat dianggap sebagai penolakan atas hak pemilikan itu sendiri. untuk mana cara-cara lainnya mungkin . Sebegitu jauh yang menyangkut persoalan penyediaan bibit dan sebagainya. Ini merupakan alasan bagi kasus mengenai pembatasan pemilikan pada lahan pertanian dan bukan alasan untuk bagi hasil. walaupun ekonomi Islam sebagiannya dapat diaplikasikan. bank sentral sebagai lembaga keuangan belum dikenal. Dengan demikian. membayangkan suatu masyarakat ekonomi yang didasarkan pada kerangka negara (Islam) secara luas adalah dambaan setiap umat Islam. The Economic System of Islam. karena Indonesia tergolong negara yang tidak menerapkan hukum Islam. etc. dikendalikan langsung oleh pemerintah atau Baitul Maal. Sebagai bahagiannya secara proporsional terhadap sumber-sumber alam yang bebas yaitu tanah dan tidak lebih. dan menguasai hasil bersih lahan pertaniannya. Op. Cit. Konsumen Daftar barang-barang yang konsumsinya diharamkan Islam sudah cukup dikenal dan tidak menimbulkan pertentangan. perdagangan dan keuangan tak lepas kaitannya dengan negara sebagai institusi publik yang bertanggung jawab dunia dan akhirat. 126 Satu-satunya lembaga keuangan di dalam Negara Islam yang dikenal adalah Baitul Maal. Ph. 125 Fachry Ali. Islamic Culture Centre. (Jakarta: LSPU Indonesia. Oleh karena itu. Ali Aswaf. Maka besar dan strategisnya posisi sebuah bank sentral. 123 M. berbagai mazhab hukum Islam menetapkan berbagai rumusan. mengapa ia tidak diperkenankan untuk memasuki suatu "persekutuan" dengan bekerjasama dan berbagi hasil secara menyeluruh? Abu Sulaiman boleh saja mengatakan bahwa "pemilik" berhak atas tanah tersebut. dan mungkin akhirnya mendapat imbalan yang lebih tinggi. Poitik Bank Sentral: Posisi Gubernur Bank Indonesia dalam Mempertahankan Independensi. 126 M. Dan apabila dilihat dalam perspektif politik. hlm. agar dilakukan oleh setiap muslim yang baik dalam mengabdi kepada masyarakat. rupanya kurang menyadari kepentingannya maupun kelebihan cara ini dalam dorongan mereka untuk menjamin keadilan. (London: 1970). Adalah “mungkin” fungsi dan peran bank sentral sebagaimana dikenal pada masa sekarang. 40 124 Fachry Ali. dan dengan demikian meningkatkan daya guna dan memainkan peranan yang oleh Islam memang diharapkan. adalah keniscayaan berdirinya sebuah bank sentral. Beberapa penulis juga menganjurkan diadakannya larangan atas beberapa barang mewah tertentu atau membebaninya dengan pajak yang berat untuk menghalang-halangi konsumsinya. Umar Chapra. Hal mana penyertaan di dalam bidang-bidang perekonomian. Political Economy of the Islamic State.125 Di masa Rasulullah Muhammad maupun di masa para sahabat memimpin Negara dan pemerintahan. baik di masa Rasulullah hingga di masa kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara. Tapi membiarkan diri dalam kehidupan mewah tidak dikehendaki. Teori. University of Southern California. umat Isalm mendapatkan kepastian jaminan dalam berekonomi yang lepas dari azab Allah.124 Bank sentral sebuah negara sangat berperan dalam dunia financial internasional dan kerjasma moneter.

Juga. bila terdapat perhatian yang berlebih-lebihan dari rakyat terhadap pertanian. Tahawi. baik yang membolehkan maupun yang melarang sewa dalam bentuk uang atas tanah. sehingga tidak ada pembebanan biaya atas penggunaan kekuasaan atas tanah yang asli dan tak terhancurkan sesuai dengan definisi Ricardo sendiri mengenai tanah. 1998). yang bersedia menitipkan uangnya tanpa menerima imbalan berupa bunga. Mereka yang menganggapnya tidak sah.M. Sewa berupa uang atas tanah harus dinyatakan sebagai tidak sah. seperti dinyatakan oleh Akram (613:34—36). Tanpa adanya pemasukan deposito baru serta kesulitan yang dialami dalam mencari tenaga staf karena calon pekerja yang ada tidak besedia untuk melepaskan karier yang memberi hasil lumayan dan lebih terjamin. Di sana kesadaran tentang identitas keagamaan terpisah sejak mula-mula didirikannya negara itu.129 Namun walaupun cukup banyak minat untuk mendapat pinjaman. Pendirian dogmatis seperti itu hampir tak dapat dipertahankan. Hal mana dalam teori bank sentral konvensional. Bagi Hasil Bagi hasil dianggap sah oleh banyak penulis moderen. namun suatu bank percobaan lokal yang tidak memungut bunga atas pinjamannya telah didirikan pada akhir tahun 1950-an di suatu daerah pedesaan di Pakistan. la juga mencatat bahwa para fuqahaa (ahli hukum) yang membolehkan adanya sewa atas lahan pertanian mendasarkannya pada hukum darurat.M. sekalipun telah dijamin oleh Undang-undang Dasarnya. Yusuf beranggapan "pada awal sejarah Islam terdapat kecenderungan yang nyata untuk menata pengembangan yang akan datang dalam bidang pertanian sedemikian rupa. A. (London and New York: Routledge. kita telah menjelaskan posisi Abu Sulaiman. 128 127 . Mannan tak beda dengan Akram. Mannan tidak menyukai penggunaan lahan pertanian oleh pihak ketiga atas dasar sewa. bahwa sewa tersebut bertentangan dengan qiyas. dan memberikan alasan. maka lembaga itu dalam waktu singkat kekurangan dana.127 Kenyataan di Pakistan ini. hlm. Teori. seperti diuraikan di atas. ia menyatakan pandangan yang sama dengannya. atas kerugian bagi bidang industri. bahwa sewa harus dilarang dianggap sama dengan bunga.128 Pakistan—Suatu Kegagalan Walaupun gagal dalam melarang "riba" secara nasional. bila tidak demikian mereka setuju. dengan dasar fikiran bahwa "seorang hanya boleh memiliki tanah seluas yang dapat digarapnya sendiri. maka dalam waktu yang singkat lembaga tersebut pun Ibid. A. Kita tidak memasuki perbedaan pendapat tadi sepanjang perbedaan itu berdasarkan berbagai hadits yang berhubungan dengan masalah itu dan interpretasi hukum mereka. Sheikh menentang dibolehkannya. bank sentral Islam baik menurut fungsinya seperti sekarang atau seperti dulu adalah Baitul Maal. Robert Elgie dan Helen Thompson. termasuk S. Dan. Nasir A.242 Ekonomi Islam: Sejarah. maupun bagi hasil. Hamid. ia tak berhasil mengemukakan alasan ekonomis rasional guna menyokong pendapatnya. walaupun masalah bunga kemudian dibangkitkan berulang kali dalam Majelis Nasional di Islamabad. Cit. dan karena itu harus dimungkinkan bagi Oleh karena itu. Lembaga itu menerima dukungan dari beberapa tuan tanah kecil. Dengan mengutip karangan Iqbal dalam Bal-e-Jibril. Baqir al Sadr. tindakantindakan yang diambil oleh bank sentral berpengaruh langsung terhadap suku bunga. Selebihnya harus diserahkannya kepada negara". karena pemegang deposito memandang sumbangannya untuk lembaga itu sebagai bantuan sekali jalan saja. lalu disediakan kredit bagi para petani yang kurang berada untuk keperluan penyempurnaan usaha pertaniannya. telah dibahas tentang baik buruknya. juga membantah pendapat. Mazharuddin Siddiqi. Op. disisipkannya satu pasal yang melarang pemungutan bunga. dan perdagangan. Siddiqi dan Taqi Amini. satu-satunya perdebatan mengenai penerapan asas-asas Islam dalam bidang perniagaan di tahun 1950-an tidak berlangsung di wilayah Timur Tengah melainkan di Pakistan. Selain itu pihak yang menaruh uang deposito sangat memperhatikan bagaimanakah caranya dana yang mereka sediakan itu dipinjamkan. la menganggap bahwa kedua putusan tersebut adalah berhubungan dengan dua situasi yang berbeda. dan penawaran uang (pasar uang). Sepanjang yang menyangkut masalah filsafat ekonomi. Hifzur Rahman. Namun soal ini dikesampingkan karena pertimbangan komersial. 129 M. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 119 Tahawi menemukan adanya hadits sahih dari Rasulullah Saw. The Politics of Central Bank. jumlah kredit. Metwally. dan kekuasaan otonomi para pejabat bank itu juga sangat kecil. Apa pun penilaian orang tentang Tahawi dengan deduksi sejarahnya. Dari kredit itu tidak dipungut bunga kecuali biaya administrasi tetap untuk sekedar menutup biaya operasi bank itu. daripada bergabung dengan suatu usaha yang kurang mantap di daerah pedesaan. bahwa tidak semua pemilik mampu menggarap lahan pertanian secara langsung. baik sewa ataupun bagi hasil. seperti Mawdudi. 35-65. Abu Sulaiman dan Haider Zaman Siddiqi. dilihat dari sudut ekonomi. ternyata aplikasi bank sentralnya tidak mampu menerapkan ekonomi non riba.M. Yusuf. Maka dalam Undang-undang Dasar Negara itu. S. Mereka yang menganggap sah bagi hasil membandingkannya dengan bagi keuntungan.

calon debitur itu harus mempunyai uang tabungan sejumlah tertentu untuk paling sedikitnya selama setahun. A. Abu Sulaiman menganggap pembebanan sewa dalam bentuk uang oleh si pemilik adalah tidak sah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 241 kandas. tertentu dari keuntungan dan bukan dalam jumlah uang yang ditetapkan lebih dahulu. 132 Ibid.130Kegairahannya merosot. walaupun ia sendiri seorang ahli pendidikan. dari 1000 depositor diikuti oleh 59. bahwa putusan perusahaan terlibat dalam pemilikan partner yang tepat dalam mudarabah. Dengan demikian ada suatu dorongan untuk menabung uang. Mengenai macam tanah yang belum diolah. karena para depositor dan para debitur termasuk golongan yang sama. Di Mesir—Sedikit Berhasil Pada saat eksperimen itu berakhir di Pakistan. bisa disamakan dengan riba. Tidak ada penolakan terhadap kenyataan bahwa jumlah sewa atas lahan pertanian biasanya lebih besar dari penurunan harga. Lalu timbul masalah sah tidaknya jumlah sewa yang lebih tinggi itu. yang kemudian menjabat sekretaris jenderal dari Himpunan Internasional Perbankan Islam.131 Dalam waktu singkat golongan staf itu memperoleh kepercayaan dari masyarakat pedesaan berpaham konservatif. diadakan suatu eksperimen baru di Mesir. Pertanyaan ini dapat dijawab sesudah meneliti lebih mendalam mengenai sifat pengembahan investasi atas pengolahan lahan pertanian itu. Dalam membahas sewa tanah berupa uang atas lahan pertanian. Op. Schumpeter. Ini merupakan pendirian yang merupakan kesimpulan dari pemyataan Mawdudi mengenai permasalahan sewa menyewa. bila jumlah sewa yang diperkenankan untuk dipungut tidak boleh melebihi nilai penurunan harga. sewa dan kegiatan untuk mengolah lahan pertanian. Para petani di daerah itu selalu curiga terhadap orang luar. pembedaan harus diadakan untuk tanah perawan di mana pemilik lahan tidak mengadakan investasi. Tokoh pendorongnya ialah Ahmad El Nagar. sebagai imbalan atas investasi untuk pengolahan lahan. namun agar berhak menerima pinjaman bebas-bunga.120 Ekonomi Islam: Sejarah. sebagai bagian dari sewa. Tidak ada pertentangan bahwa sewa dalam bentuk uang dianggap sah atas lahan yang sudah diolah (macam kedua) sebagai pengganti "depresiasi". Abu Said juga mempersamakan sewa tersebut dengan harga bunga yang diperhitungkan atas modal uang. Penulis kontemporer mengenai perbankan dalam Islam yang mengambil mudarabah sebagai bentuk dasar dari cara kerjanya. berlainan dari keadaannya di Pakistan dahulu. dan ia berhasil menghimpun tenaga staf yang dipilih dengan seksama. yang intinya ialah membebankan suatu jumlah pasti ter-hadap suatu pengembalian nilai yang tidak pasti. yaitu eksperimen pertama yang tercatat dalam sejarah Timur Tengah dan wilayah Arab. dalam masa tiga tahun. Pendapat Abu Sulaiman bertolak dari pendirian dasarnya. sekalipun ada yang mengemukakan bahwa pendahulu paham itu telah ada di daerah pedesaan Mesir pada tahun 1920-an sebagai suatu koperasi keuangan swadaya kaum petani. Tapi ia gagal dalam menandingi argumen yang jelas. Untuk mengijinkan ia membebankan suatu jumlah yang pasti. . Cit. yang melihat bahwa para karyawan staf itu adalah orang beriman.132 130 131 Ibid. Bank Tabungan itu berkembang pesat. Pengambilan investasi ini tidak pasti karena ketidakpastian harga pasar komoditi yang diproduksi. dan setelah barisan pekerjanya yang kecil itu bubar. la tidak menopang pendapatnya dengan suatu preseden pun dalam Sunnah dan juga tidak memberikan argumen yang bertentangan dengan ijma' mazhab fiqh. dan jarang menggunakan jasa bank komersial yang dipandangnya sebagai lembaga asing. oleh karena bahagian masingmasing adalah berupa produksi yang dihasilkan dan bahagian (andil) dari pemilik atau investor tetap tidak pasti. terdiri dari kaum Muslimin yang bergairah dan telah berpengalaman dalam bidang perbankan pada badan-badan komersial. Pada tanggal 24 Juli tahun 1956 Bank Tabungan Mit Chamr memulai usahanya. dalam artian nilainya. sekalipun mereka sudah berpendidikan modern. dan khusyuk dalam melakukan ibadahnya bersama-sama para calon nasabah bank itu. dan tanah yang sudah diolah. karena pandangan dan nilai-nilai kesusilaan mereka sama. El Nagar-lah manajer bank itu. Namun pandangan mereka terhadap para bankir baru itu berlainan sekali. tidak menetapkan sesuatu plafon dari presentase bagian dari modal dalam keuntungan yang didapat. Tidak ada bunga atas deposito itu. Bagi hasil juga bisa diperbolehkan. maka hasil berupa pengembalian investasinya jatuh secara sah kepadanya. Apabila penanam modal untuk pengolahan lahan pertanian itu sendiri yang menanami lahan pertaniannya.000 depositor baru. di Mesir lembaga itu bertempat di daerah pedesaan pula yaitu disuatu kota pedalaman di daerah Delta sungai Nil. Teori. baik berupa tenaga maupun modal yang mengakibatkan bertambah baiknya nilai lahan itu. bahwa tiap manusia punya andil yang sama atas karunia Allah (lain halnya jika itu merupakan hasil dari keahlian atau jerih payah pribadi seseorang). Pada umumnya semua pinjaman telah diselesaikan pada permulaan tahun 1960-an. milik masyarakat perkotaan dan semata-mata melayani orang Mesir bergaya hidup kebaratbaratan. Seperti juga halnya di Pakistan. maka pinjaman yang sedang berjalan hanya ditangani sebagai perjanjian bilateral saja antara para tuan tanah dengan para petani tanpa suatu perantaraan kelembagaan. Orang bertanya apa yang mungkin menjadi alasan untuk menanamkan modal.

Keberhasilan Juga Menimbulkan Kegagalan Keberhasilan bank itu dibahas dalam laporan Yayasan Ford pada bulan Juni 1967. tidak dapat menarik manfaat dari bank itu. Orang-orang lain dan masyarakat mempunyai hak tertentu atas harta seorang pemilik. Dia tidak berhak atas keuntungan bersih yang murni. Seperti halnya di Pakistan. dalam bentuk sewa dan keuntungan merupakan hal yang kontroversial di dalam kepustakaan. termasuk alat tenun bukan mesin. tapi "bagian dari pemilik hanyalah sebagai imbalan atas kerugian yang mungkin dideritanya".133 Walaupun Bank Tabungan Mit Chamr terkenal di kalangan masyarakat. Kontroversi berpusat pada masalah-masalah penyerahan lahan pertanian untuk digarap oleh orang lain atas dasar sewa atau bagi hasil. agar dana itu terus beredar. sekalipun dapat dinyatakan bahwa memang golongan inilah yang merupakan tulang punggung perekonomian pedesaan setempat. termasuk biaya pembangunan. Mannan. Penulispenulis lainnya secara bulat membenarkan keputusan dari 4 mazhab utama dalam Islam (fiqh). dan pengadaan penyempurnaan jaringan irigasi. Abu Sulaiman menganjurkan bagian yang lebih besar dari masyarakat atas hasil suatu lahan. . Pihak yang berutang tidak diwajibkan untuk mengembalikan jumlah yang lebih besar sekalipun keadaan keuangannya bertambah baik. dan seperti halnya di Pakistan. namun tidak pernah diberi waktu tenggang untuk pembayaran kembali pinjaman itu. tanpa mengindahkan tujuan penggunaan uang pinjaman itu. di mana disebutkan bahwa bank itu berhasil memperoleh dukungan pribadi dari sejumlah besar para petani dan penduduk pedesaan. pembelian mesin-mesin sederhana untuk perusahaan kerajinan tangan. dan pada mulanya berhasil. juga pada penyediaan modal dengan ketentuan bagi keuntungan (mudarabah). dan tidak dapat disangsikan bahwa bank itu memberi sumbangan berharga untuk usaha pembangunan. yang ditetapkan pada saat uang pinjaman diberikan. Pinjaman dari bank itu menghasilkan pendapatan bagi pihak yang berutang. Karena itu jumlah biaya administrasi yang dipungut sangat terbatas. Biasanya pinjaman itu adalah pinjaman jangka pendek selama 1-3 tahun. Beberapa penulis menitikberatkan pentingnya arti ketentuan-ketentuan. Pemilik Norma-norma tingkah laku untuk pemilik dibahas oleh sejumlah penulis termasuk Hifzur Rahman. Kewajiban zakat yang mengikat tentu harus dipenuhinya.240 Ekonomi Islam: Sejarah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 121 terhadap peranan yang dapat digambarkan tentang mekanisme pasar dan peranan yang dimainkan oleh negara. tetapi pada akhirnya mengalami kesulitan. karena penyediaan air secara efisien mutlak diperlukan oleh para petani. Teori. Sementara telah terdapat konsensus atas haramnya bunga yang dipungut atas pinjaman uang. yang memanfaatkannya untuk keperluan investasi modal. bank itu hanya memungut sedikit biaya administrasi. Di samping zakat wajib. dengan pengertian bahwa pihak-pihak yang bersangkutan akan menerima presentase Pinjaman itu digunakan untuk bermacam-macam keperluan. Yang dipentingkan adalah. Penggunaan secara mubazir dan sikap boros dilarang. maka hak seorang pemilik atas pendapatan dari harta miliknya. Pada umumnya hanya penduduk berpendapatan sedang yang berantusias dengan adanya bank ini. Sayyid Qutb. jika ada permintaan dari mereka yang benarbenar membutuhkan. Abu Sulaiman membolehkan adanya bagi keuntungan. Manna' Qattan6 dan A. Dalam hal tersebut ia merupakan pemilik sah dari hasil lebih di atas biaya produksi. pemilik harta harus menolong mereka yang sangat membutuhkan dan tidak boleh menolak suatu permintaan pinjaman berupa uang tunai atau benda. letak bank itu di daerah pedesaan yang merupakan faktor kurang menarik. Ini termasuk kewajiban untuk membantu kerabat dekat dalam keluarga kecil dan anggota keluarga besar jika mereka dalam keadaan membutuhkan. tidak ada pertentangan pendapat. bahwa pihak-pihak yang bersangkutan dalam suatu akad mudarabah bebas untuk menentu-kan tiap rumusan bagi untung. dengan memperhatikan larangan Nabi terhadap penimbunan. Masalah utang penduduk juga berkurang karena para peminjam tidak lagi mengandalkan para rentenir setempat yang menuntut suku bunga yang sangat tinggi. bila pemilik tanah tersebut menguasai suatu lahan yang lebih luas dari hak rata-rata yang boleh dimiliki oleh warga masyarakat. ataupun mesin jahit biasa. Mawdudi. Sulit untuk mengerahkan karyawan tambahan untuk perluasan bank itu. Meskipun demikian para petani miskin yang tidak mempunyai uang untuk didepositokan. Pemilik tidak berhak untuk menghancurkan harta-harta yang bermanfaat. seperti telah diuraikan di atas. dan gaji yang dibayarkan kepada para karyawan tetap kurang menarik. pemugaran rumah kediaman. walaupun jarak ke tempat keramaian di Kairo dan Iskandaria tidak terlalu 133 Ibid. yang memandang bank itu juga sebagai milik mereka. bahwa mereka yang memiliki persediaan pangan dalam suatu keadaan darurat wajib menyerahkan kelebihan di atas kebutuhannya untuk mengisi kebutuhan masyarakat tersebut. Pemilik harus menghindarkan penggunaan hartanya dengan cara yang membahayakan orang lain atau merugikan kepentingan umum. karena tidak memperoleh bagian dari laba yang dihasilkan oleh pihak yang berutang. Siddiqi. Hak seorang pemilik untuk mengelola tanahnya sendiri atau mengembang-kan modalnya sendiri dalam usaha yang bersifat produktif atau usaha menguntungkan. namun ada juga pinjaman jangka menengah sampai 5 tahun. Ada pinjaman untuk pembelian ternak.

Daftar yang dibuat Chapra memberikan prioritas pada "kesejahteraan ekonomi". Hukum dan kontrol sosial adalah untuk membimbing. diikuti dengan "persaudaraan sedunia dan keadilan. Yang wajib dilaksanakan secara hukum. Dan seperti halnya dengan Bank Tabungan Mit Chamr yang lama.134 Pemerintah Memberi Dukungan Bank Sosial Nasser Pengalaman yang mengecewakan pada Bank Tabungan Mit Chamr sama sekali tidak merupakan rintangan untuk usaha di masa depan. yang menyetujui pemberian dana dari negara untuk lembaga itu. maka Islam membolehkan mempergunakan kekuatan hukum untuk menegakkan keadilan secara tegas (51: 145).136 134 135 kebebasan untuk memilih bagi tiap pribadi. Jelaslah El Nagar telah menarik pelajaran dari pengalamannya pada Bank Tabungan Mit Chamr. persamaan kesempatan dan kerjasama merupakan esensi berikutnya dari Mawdudi tentang tujuan pokok sistem ekonomi Islam.5 Siddiqi. dan dalam hal ini mereka tidak dapat disalahkan. membahas alasan dimasukkannya tujuan-tujuan non ekonomis ke dalam tujuan sistem ekonomi. Cara ini akan diikuti dengan mengadakan penilaian . konsumen. ibadah. Dan bila semua ini juga tidak berhasil. Cit. bahkan Ahmad El Nagar telah terdorong untuk memperluas eksperimennya sebuah lembaga baru. Pinjaman itu pada umumnya diguna-kan untuk keperluan perumahan sedangkan pinjaman untuk tujuan spekulasi seperti pembelian "real estate" dengan maksud memperoleh tambahan modal tidak dibenarkan. Dengan cara inilah penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diharapkan dapat dilaksanakan dengan baik. untuk merubah kecenderungannya. Pembedaan dalam hubungan ini selalu dibuat antara yang bersifat wajib (fardhu) dan dianjurkan (mandub/ sunnah). setiap pinjaman bebas bunga. Karena itu kita akan mulai dengan mempelajari berbagai tata sikap laku dari para pelaku ekonomi. sedangkan yang mandub/sunnah dilaksanakan lewat pendidikan. Keadilan sosial.020 (lebih dari dua juta dollar AS). Op. masyarakat muslim harus kuat untuk menekan tiap warganya tunduk kepada batas-batas yang dibolehkan. dilengkapi dengan jalan menjadikan hal-hal yang mandub/sunnah sebagai hukum positip oleh negara ataupun dengan konpensasi dan lain-lain tindakan positip. aksentuasi Mawdudi pada tindakan penyelesaian lewat orientasi moral. Tiap kekurangan dalam usaha mencapai tujuan. Suatu faktor yang menguntungkan ialah bank baru itu berkantor besar di Kairo. mengatur dan melengkapi tindakan-tindakan pribadi dan untuk menutupi kekurangankekurangan yang masih ada. karena tersedianya sumber dana yang lebih banyak. Ibid. yaitu Bank Sosial Nasser. yaitu pekerjaan yang dapat menjamin kehidupannya. di mana ia menjabat sebagai Deputi Menejer Umum.122 Ekonomi Islam: Sejarah. mewakili kecenderungan yang berakar dalam pemikiran Islam dan digambarkan dengan contoh secara luas dalam kepustakaan mengenai tata perilaku dari berbagai pelaku-pelaku ekonomi. yang dapat memeliharanya tetap bersikap adil. demikian pula karyawan pimpinannya. sehingga dari semula telah mendapat sambutan baik. Apabila semua itu gagal. Hal ini disetujui pula oleh pemerintah Sadat yang baru. 135 Pada saat itu El Nagar telah mendapat dukungan dari teman-teman dekat almarhum Presiden Nasser. pedagang. para buruh dan lain-lain. 136 Ali Aswaf. Teori. Dengan demikian lembaga baru itu dari semula telah menikmati dukungan dana yang lebih besar. produsen.” Ibid. karena menyanggupi untuk memikul semua tanggungan bank pendahulunya. Mengutip kata-kata Mawdudi: "Untuk mencapai keadilan ekonomi. dan pinjaman bagi orang-orang yang akan menggunakannya untuk keperluan sosial. Kesulitan tambahannya ialah karyawan aslinya mulai keluar. dengan demikian barisan pekerjanya pasti berkurang. Perhatian yang sangat besar untuk tujuan ini dicurahkan atas pembentukan batin manusia lewat iman. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 239 jauh. para pengusaha. Pada umumnya yang diutamakan adalah pinjaman jangka pendek untuk menjamin kelancaran peredaran dana. Peranan masing-masing dari mekanisme pasar dan tindakan yang direncanakan ditentukan sesuai dengan cara yang sama. majikan. dan sebagai permulaan diberikan dana sejumlah Mf 1. seperti pemilik. Banyak di antara mereka dipengaruhi keluarganya agar pindah ke kota untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih menguntungkan. sekalipun syarat itu dapat ditafsirkan secara luas. dan menunjukkan akibat dari dimasukkannya tujuan non ekonomis tadi pada cara dan sarana yang harus diterapkan untuk mencapai tujuan sistem ekonomi dalam Islam. cara berfikirnya serta menanamkan dalam dirinya pengertian moral yang kuat. Walaupun cara berfikir belakangan ini jauh lebih positip tentang peranan negara dalam usaha mencapai tujuan seperti diuraikan di atas. tetapi hanya bagi para pemegang deposito yang diperkenankan menerima pinjaman dengan syarat istimewa itu. Mereka juga diberi jaminan kerja yang sama dengan karyawan di sektor negara Mesir. pendidikan dan latihan akhlaq. distribusi yang adil dari pendapatan dan kemerdekaan pribadi di dalam konteks kesejahteraan masyarakat". Bahkan bank tersebut telah diambil alih oleh bank baru itu.400. karena gairah kerjanya tidak dapat dipertahankan untuk masa yang lama. Asas-asas Islam Berlaku Secara Ketat Bank sosial Nasser itu diperkenankan beroperasi dengan memperhatikan asas-asas ajaran Islam. Islam tidak hanya bergantung pada hukum. Tindakan perorangan yang berorientasi moral diharapkan dapat mencapai hasil-hasil yang menjanun kebutuhan sosial dalam skala luas.

sekalipun transaksi mata uang asing sangat terbatas dan untuk keperluan itu nasabahnya tetap dianjurkan untuk menghubungi bank komersial lainnya. tetapi tujuan utama dari 137 Ibid. Baqir al Sadr menekankan perlu adanya penyediaan kemudahan dalam kehidupan sebagai akibat dari pertumbuhan dan perkembangan serta pemanfaatan secara maksimum dari sumber-sumber alam. bahwa dana itu dimanfaatkan sesuai dengan asas-asas agama Islam. tetapi pihak yang berutang bertanggung-jawab. karena orang yang beriman menyadari bahwa bila mereka menyalahgunakan dana yang disediakan oleh para depositor. maka adalah lebih tepat untuk mengganti konsepsi pemanfaatan maksimum dengan konsepsi penggunaan penuh optimisme. yang harus ditakutinya bukanlah pihak bank. pangan dan papan. status para nasabah sangat mantap sehingga mereka akan mendapat penilaian kredit yang baik dari setiap lembaga keuangan. ditekankan bahwa pemenuhan "kebutuhan spiritual". Daftar kebutuhan pokok menurut Tahawi mencakup sandang. Bahkan. Kembali kepada tujuan non ekonomis. Peraturan bagi hasil (laba) sepenuhnya dipandang sesuai dengan ajaran agama Islam. Mengingat sikap saling percaya antara bank dengan nasabahnya serta moral orang beriman yang menerima pinjaman. dan dalam daftar kebutuhan pokok yang dibuat oleh Mawdudi. Kita telah kemukakan di atas tentang tujuan kembar Tahawi berupa kecukupan dan ketenteraman. namun sebaliknya turut memikul kerugiannya. Dengan cara demikian bank itu dapat berperan serta langsung dalam masyarakat yang harus dibantunya. Jama'at-i-Islami Pakistan dalam laporan Dewan Ekonominya lebih dekat kepada pandangan ini. melainkan Allah Yang Maha Mengetahui. biaya perkawinan dalam keadaan tertentu dan segala sesuatu yang dianggap penting menurut adat kebiasaan masyarakat. bahkan dipandang layak dari segi sosialnya. Lebih dahulu dimana kita telaah materi' tujuan itu. maka sedikit sekali terdapat kemungkinan uang pinjaman itu akan disalahgunakan. walaupun tidak ada pengawasan terhadap penggunaan uang pinjaman itu. Sebagai pihak mitra. ataupun dipinjamkan kepada seseorang dengan memungut bunga. dan kecil sekali kemungkinan bahwa uangnya akan digunakan oleh pihak debitur yang kurang bonafide. Selain itu disediakan pula jasa bank yang biasa di kantor besarnya di Kairo.238 Ekonomi Islam: Sejarah. serta menjamin pemenuhan kebutuhan pokok bagi setiap orang. yaitu pemanfaatan sebaik mungkin dari jumlah maksimum sumber-sumber alam. Diutamakannya Cabang-cabang Bank Sekalipun kegiatan Bank Sosial Nasser telah bervariasi dan telah merintis cara-cara perbankan baru bagi bank Islam. pelayanan kesehatan untuk orang sakit dan pelayanan untuk penderita cacat. hal ini mungkin mencerminkan mutu dari pihak yang meminta bantuan bank itu. walaupun setiap penulis mengemukakan pula sejumlah tujuan lain. Mengingat sifat sumber-sumber alam yang terbatas. harus dilaksana-kan di samping usaha pemenuhan kebutuhan material. dan Siddiqi secara materiil tidak berbeda dengan daftar Tahawi di atas. sebelum kita lanjutkan penilaian mengenai pandangan-pandangan mereka tentang tujuantujuan yang non ekonomis. Dalam hal ini tidak disangsikan lagi bahwa bank Islam berkedudukan mantap.137 Bermacam-macam Jasa Bank Fungsi Bank Sosial Nasser itu jauh lebih luas daripada sekedar menerima deposito dan memberi pinjaman bebas bunga. karena ini merupakan cara yang wajar untuk membagi risiko antara pihak yang menerima dana dan pihak yang menyediakannya. Yang mengesankan ialah kenyataan bahwa sedikit sekali kerugian yang dideritanya. biaya pendidikan untuk mereka yang membutuhkannya. Mustafa Siba'i. yang memerlukan Uang pinjaman itu tidak dapat didepositokan pada bank komersial untuk menerima bunga. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 123 Tujuan Sistem Ekonomi Ekonomi yang sehat merupakan satu tujuan yang sangat ditekankan oleh setiap penulis. Abu Aiman (Dr. Bank Sosial Nasser sangat berminat untuk membina kegiatan investasinya melalui keikutsertaan langsung dalam berbagai proyek dan bersedia mengambil saham dalam usaha yang wajar. Menurut pendapat beberapa penulis. Kahf menetapkan kadar pemanfaatan maksimum sumber-sumber sebagai tujuan pertama dari kebijak-sanaan ekonomi Islam. Mawdudi memberikan prioritas kepada "penyelamatan kebebasan manusia" yang diikuti dengan penyempurnaan akhlaq. Said Ramadhan Al-Buthy) juga beranggapan bahwa penemuan sumber-sumber kemakmuran dan penggarapannya adalah suatu kewajiban. Sayyid Qutb. . dan tidak memikulkan beban kepada debitur bila usahanya mengalami kegagal-an. bersamaan dengan memperkecil perbedaan dalam pembagian hasil serta pengawasan berdasarkan kaidah-kaidah Islam terhadap perilaku para pelaku ekonomi. yang tidak bersifat ekonomis. yang akan terjadi dengan menghilangkan kelaparan dan rasa takut masyarakat. di mana mereka menyatakan prinsip yang sama. Teori. Ini merupakan pokok pikiranyang mendapat banyak dukungan dalam kepustakaan. bank itu menerima sebagian dari laba usaha.

S Ibid. yakni tujuan yang terperinci dan jelas. Keputusan ekonomi mengenai masalah tersebut membahas "berbagai metode untuk menentukan tingkat harga barang-barang yang akan diproduksi.5 juta USD) menjelang tahun 1978-1979. Selain itu karena bank-bank Islam umumnya mengadakan investasi langsung di bermacam-rnacam perusahaan. namun pada umumnya mengandalkan jasa-jasa kaum rentenir tradisional. Menjelang tahun 1979 sudah ada 25 cabang bank ini di seluruh Mesir dan jumlah depositonya mencapai M£ 240 juta (345 juta USD). merupakan kriteria utama untuk membedakan suatu sistem ekonomi dari sistem ekonomi lainnya. Labanya sungguh mantap. Strategi Islam dalam mengorganisir sistem ekonomi mempunyai 3 segi. dan kesejahteraan ekonomi pada khususnya. dan diharapkan akan meningkat lagi di masa mendatang. sekalipun pada akhirnya di setiap masyarakat Islam. walaupun modal disetornya dari Bank Sosial Nasser hanya separuh modal Bank Nasional Mesir. pengorganisasian produksi dan pertukaran serta pembagian pendapatan yang dihasilkan. Titik berat dalam kepustakaan Islam mengenai subjek ini memang agak berbeda-beda. bank-bank Islam itu merupakan ancaman nyata bagi bank-bank konvensional yang menerapkan cara-cara kerja Barat. dan ketiga. Tujuannya menyediakan fasilitas deposito bagi orang beriman di sebanyak mungkin tempat. jumlah modal disetor telah dinaikkan sampai batas resmi M£ 4 juta (5. Juga. karena selalu didukung negara. yakni usaha pribadi yang bebas yang berorientasi moral dan pengaturan negara.4 Pemilikan sarana produksi dan sejauh mana tergantung pada mekanisme pemasaran atau pada penguasa pusat untuk mengambil keputusan. dan menyediakan banyak pinjaman bebas bunga berjumlah kecil bagi orangorang yang sebelumnya tidak pernah menggunakan jasa-jasa bank. sebetulnya dipengaruhi oleh dua kekuatan. Sesungguhnya usaha rentenir tradisional itulah yang terancam. undang-undang. tetapi hal ini tidak mengganggu golongan yang berpengaruh meskipun kaum rentenir itu dituduh telah melakukan pengisapan di masa lampau. karena itu mereka mempunyai hak utama untuk melakukan peranannya. Teori.8 juta USD). Dengan meningkatnya jumlah deposito dan meluasnya kegiatan bank. Penyediaan sumber-sumber. jumlah deposito yang dititipkan pada Bank Sosial Nasser hanya sebagian kecil dari 138 | BAB 9 | Sistem Ekonomi Syariah istem ekonomi menguraikan tentang cara dan sarana untuk menciptakan kesejahteraan umat manusia pada umumnya. dan telah meningkat dari M£ 12 juta ( 17. pertama. (penyediaan) sumbersumber untuk produksi dan distribusi pendapatan yang dihasilkan". Tujuan sistem ekonomi dibahas dan dilanjutkan dengan pembahasan pola tingkah laku pelaku-pelaku ekonomi. Secara khusus disebabkan karena Bank Sosial Nasser ini telah menarik nasabah baru yang sebelumnya tidak pernah memanfaatkan jasa-jasa bank konvensional. dan besarnya sama dengan modal Bank Mesir. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 237 kegiatannya ialah mendirikan cabang-cabang bank. peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan khusus yang ditetapkan oleh negara. kedua. dan terus meningkat dengan mantap mulai sejak saat didirikannya bank ini. . sikap moral dan pola tingkah laku yang dirumuskan dengan baik dari pelaku-pelaku ekonomi. yang diperkirakan masih jauh sekali dalam mencapai tujuan ini. termasuk menyediakan dana untuk perusahaan-perusahaan milik negara. maka mereka menyediakan jasa keuangan yang bersifat pelengkap daripada menyaingi bank konvensional yang kurang berminat pada kegiatan semacam itu. Selain itu masing-masing bank memegang peranan khusus.124 Ekonomi Islam: Sejarah. sehingga mereka tidak terlalu merisaukan soal persaingan. Negara ikut campur dalam memimpin dan mengatur kerja suka rela dan menjamin usaha mencapai sasaran. sekalipun tidak terlalu mencolok. Bank Islam Tidak Membahayakan Kedudukan Bank Komersial Pengalaman nyata di Mesir memberi kesan bahwa bank-bank lama tidak menolak persaingan dari bank-bank Islam.138 Perbankan Islam Tidak Membahayakan Bank Komersial Nasional Bank-bank komersial Mesir utama telah dinasionalisasikan. Perluasan jaringan perbankan dengan menarik golongan bukan nasabah bank juga merupakan kebijakan Bank Tabungan Mit Chamr.

236 Ekonomi Islam: Sejarah. 140 yaitu: Pertama. dimana dibutuhkan perpaduan antara pendekatan normatif keagamaan dengan pendekatan kuantitatif empiris. dalam jangka waktu sepuluh tahun kedepan. dan profesional. dibutuhkan tidak kurang dari 10 ribu SDM yang memiliki kualifikasi dan keahlian di bidang ekonomi syariah. Tentu ini merupakan peluang yang sangat prospektif sekaligus sebagai tantangan bagi lembaga-lembaga pendidikan yang ada. BMT (Baitul Maal wat Tamwiil). Ekonomi Islam pun bukan semata-mata 139 Menurut data Biro Perbankan Syariah BI. koperasi syariah. tetapi juga bertanggung jawab. 38 tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat. Bank Sosial Nasser dipandang sebagai suatu lembaga santunan oleh banyak orang sehingga pihak bank enggan mengecamnya. Ini akan memperkaya khazanah literatur ekonomi syariah sekaligus mempercepat perkembangan ekonomi syariah secara utuh dan menyeluruh.3 triliun rupiah pertahunnya (menurut perhitungan Dr KH Didin Hafidhuddin. dan bahkan kini telah merambah sektor pasar modal. tetapi juga menyentuh dimensi-dimensi yang bersifat muamalah (sosial kemasyarakatan). Hal ini menunjukkan betapa kecilnya jumlah masing-masing deposito pada lembaga Islam tersebut. Bahwa ekonomi Islam bukanlah semata-mata menyangkut aspek ibadah ritual saja.139 Langkah-langkah Membangun Sistem Ekonomi Islam ada beberapa langkah yang diperlukan dalam rangka membangun sistem perekonomian yang berdasarkan ajaran Islam. 140 Irfan Syauqi Beik. Pasar Ekonomi Syariah Kita berharap dengan adanya UU No. Sudah saatnya kajian ekonomi Islam mendapat ruang dan tempat yang lebih luas lagi di perguruan tinggi. Makalah Ekonomi Islam: Antara Wacana dan Realita . juga semakin berkembang. Perkembangan sistem ekonomi syariah dalam satu dekade terakhir ini di Indonesia terlihat semakin pesat. pembiayaan bagi pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat melalui dana zakat akan lebih baik bila dibandingkan dengan kebijakan deficit financing. transparan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 125 deposito pada kedua bank tersebut itu. Sektor-sektor usaha lainnya. Msc. maka segala potensi zakat di Indonesia yang mencapai 6. Juga turut mendirikan Lebih dari 700 panitia yang khusus mengurus penagihan pajak sukarela itu. baik pada skala mikro maupun makro harus terus diperbanyak. Bagi pemerintah sendiri pun. . Dibukanya Jakarta Islamic Index juga membuktikan bahwa ekonomi syariah memiliki pangsa pasar tersendiri dan memiliki propek yang sangat strategis kedepannya. Oktober 2006. Riset-riset tentang ekonomi syariah. Kurikulum ekonomi Islam pun perlu untuk terus menerus disempurnakan. serta mengawasi pembagian dananya untuk hal-hal yang bermanfaat di seluruh negara. Teori. seperti asuransi syariah. Bank tersebut berjasa pula dalam membangkitkan kembali pembayaran zakat di Mesir. adalah dengan meningkatkan sosialisasi mengenai konsep ekonomi Islam secara komprehensif. ulama pakar zakat) akan dapat dioptimalkan. Badan Amil Zakat (BAZ) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) harus mampu memerankan dirinya sebagai pengelola zakat yang tidak hanya bersifat amanah.

Begitu pula dengan masyarakat luas. baik itu perbankan syariah. sosial dan budaya. tetapi juga bermanfaat bagi kalangan umat beragama lainnya. maupun aspek-aspek lainnya termasuk politik. yang membolehkan syariah windows. Bahkan bukan tidak mungkin. Karena itu dibutuhkan adanya pengawasan yang ketat terhadap aktivitas institusi ekonomi Islam yang ada. dimana zakat merupakan Seperti memberdayakan mesjid sebagai pusat kegiatan perekonomian. Rasulullah menjadikan mesjid sebagai sentra utama seluruh aktivitas keumatan.141 Jangan sampai transaksi-transaksi yang dilakukan tidak sesuai dengan prinsip-prinsip ajaran Islam. Jika kita menilik pada shirah Rasulullah SAW. Teori. 17 tahun 2000. Pinbuk. Perangkat perundang-undangan dan peraturan lainnya perlu terus diperbaiki dan disempurnakan. Kalangan perbankan di Eropa pun sudah melirik potensi perbankan syariah. pembentukan karakter para sahabat sehingga mereka memiliki keimanan dan ketakwaan yang sangat kokoh kepada Allah SWT. seperti UU No. Sebagaimana telah diketahui bersama. hukum. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 235 bersifat eksklusif bagi umat Islam saja. tengah dikembangkan konsep pembiayaan real estate dengan skema syariah. dimana dituntut pula untuk secara aktif mengawasi. lembaga zakat. 10 tahun 1998 tentang Perbankan. “Modul Manajemen Zakat”. 141 ---$€£¥--- . Soedradjat. 38 tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat. UU No. Sebagai contoh. maka kita akan menemukan fakta bahwa mesjid memiliki peran yang sangat vital dan signifikan dalam pengembangan dakwah Islam. mesjid adalah pusat ibadah umat Islam. sebuah kelompok perbankan terbesar di Eropa yang berbasis di Swiss. Kita bersyukur telah memiliki beberapa perangkat perundang-undangan yang menjadi landasan pengembangan ekonomi syariah. BNP Paribas SA. perlu dikembangkan dan disempurnakannya institusi-institusi ekonomi syariah yang sudah ada. strategi perang. adalah dengan terus menerus memperbaiki berbagai regulasi yang ada. Ini semua membuktikan bahwa konsep ekonomi Islam berlaku secara universal. maka berbagai permasalahan yang terkait dengan rendahnya tingkat kesejahteraan umat akan dapat diatasi. maupun yang lainnya. yang diikuti oleh UBS group. Kedua. mengontrol. bank terbesar di Perancis telah membuka layanan syariahnya.126 Ekonomi Islam: Sejarah. hal ini akan menjadi sumber inspirasi bagi kebangkitan umat Islam di seluruh bidang kehidupan. Bahkan kini di Inggris. 142 Irawan D. Demikian halnya dengan HSBC dan Chase Manhattan Bank yang juga membuka window syariah. Disini dituntut optimalisasi peran Dewan Syariah Nasional MUI sebagai institusi yang memberikan keputusan atau fatwa apakah transaksi-transaksi ekonomi yang dilakukan telah sesuai dengan syariah atau belum. maupun UU No. hingga pada bidang ekonomi. asuransi syariah. 60 % nasabah bank Islam di Singapura adalah umat non muslim. telah mendirikan anak perusahaan yang diberi nama Noriba Bank yang juga beroperasi penuh dengan sistem syariah. apakah itu dalam aspek tarbiyah (pembinaan) para sahabat. dan memberikan masukan yang bersifat konstruktif bagi perbaikan dan penyempurnaan kinerja lembaga-lembaga ekonomi syariah.142 Ketiga.

Menurut Maliki dan Syafi’i wajib dizakati apabila diperdagangkan. Hanafi. dll) Tambang batubatuan. 143 Ibid. maka zakatnya kategori zakat perdagangan Menurut Hanafi 20% zakatnya. Yusuf Qardawi 85 gram. dll Tambang Senilai Minyak Gas emas Harta terpendam Senilai (harta yang emas ditinggalkan non muslim) Pengahsilan / Profesi Senilai penghasilan 520 kg beras 2. . 143 ---$€£¥--- Tiap panen Segala jenis tumbuhSeukuran tumbuhan 5% nisab Tiap panen lainnya yang 10% padi memiliki nilai ekonomis Tambang dan Harta Terpendam (rikaz) Emas Senilai emas 2. Namun ini belumlah cukup.76 gr. marmer. Menurut Hanafi harta selain logam tidak wajib dizakati. dan Syafi’i wajib dizakati apabila diperdagangkan (kategori zakatnya zakat perdagangan) Perak Seniali 642 gram 2. Sedangkan yang keempat adalah dengan meningkatkan kualitas SDM yang memiliki kualifikasi dan wawasan ekonomi syariah yang memadai. sehingga peraturan seperti zakat adalah sebagai pengurang pajak masih belum terealisasikan pada tataran operasional. Maliki dan Syafi’i wajib dizakati apabila diperdagangkan (kategori zakatnya zakat perdagangan) Maliki. tembaga. Mazhab Hanafi kadar zakatnya 2.5% menurut Hanafi 20%. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 127 segala jenis bungabungaan) Rumputrumputan Buah-buahan padi Sayur-sayuran Seukuran nisab padi Seukuran nisab padi Seukuran nisab padi 5% 10% 5% 10% 5% 10% Tiap panen Tiap panen pengurang pajak.5% Ketika memperolehnya 2.5% Ketika memperolehnya Ketika memperolehnya Ketika memperolehnya 2.. emas platina. Teori. batu Senilai emas bara. apalagi mengingat Peraturan Pemerintah yang menjabarkan undang-undang tersebut belumlah ada.234 Ekonomi Islam: Sejarah. timah.5% Ketika memperoleh Mazhab Hanafi nisabnya 107.5% Perbulan pertahun / Pendapatan yang terkena wajib zakat adalah pendapatan kotor.5% 20% Menurut Maliki dan Syafi’i harta terpendam selain emas dan perak wajib di zakati.5% menurut Hambali 20% Hambali 700 gr. dan zakatnya 2.5% Ketika memperolehnya Tambang selain emas dan perak Senilai (misal: besi. 2.

Senilai 2. setiap bertambah 40 ekor zakatnya 1 ekor umur 2 th. 40-120 Kacangan. Perusahaan dan Pendapatan Jasa Perniagaan/ Tiap 85 gram 2. dll) Tanaman Hias Seukuran 5% (anggrek. 1 ekor umur 1 th 1 ekor umur 2 th Tiap tahun Setiap bertambah 100 ekor. Sapi.128 Ekonomi Islam: Sejarah.5% emas tahun Usaha Perhotelan.5% Tiap (export / import. Tiap tahun Tiap tahun Kuda Unggas dan Ikan 40 ekor Setara dg 20 dinar Unggas dan Tiap atau 85 2. Setiap bertambah 30 ekor zakatnya bertambah 1 ekor umur 1 th. dsb) Standarisasi Zakat Jenis Harta Nisab Kadar waktu Hasil Pertanian dan Hasil Bumi 1481 kg padi / 5% Padi / Beras 815 kg 10 % beras Biji-bijian (jagung. swalayan. Kerbau. percetakan. 5% 1481 kg kacang10% kacangan. dan ekor lain-lain yang setara. tanpa irigasi 10% Tiap panen Tiap panen .5% perikanan tahun gram emas Perniagaan. penerbiatan. zakatnya tambah 1 ekor domba umur 1 th. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 233 Kekayaan Ternak Kambing. 30 ekor 1 domba umur 1 th. emas tahun real estate.5% trading tahun Senilai Tiap Industri 2. nisab 10% Keterangan Tiap panen Dengan pengairan irigasi zakatnya 5%. Domba. Kacangan umur 2 th. Syafi’i dan Hambali tidak wajib zakat. Menurut mazhab Maliki.5% hiburan dan emas restoran Perdagangan Senilai 2. Teori.

dan angka pungutan adalah dua setengah persen. dan sebagainya. kecuali diperdagangkan (dikategorikan zakat perdagangan) Menurut mazhab Hanafi.92 gr 2. gudang. Soedradjat.232 Ekonomi Islam: Sejarah. seperti tanah. Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis slam merupakan sebuah sistem kehidupan yang lengkap dan menyeluruh menyangkut semua aspek kehidupan manusia.5% Tiap tahun Seniali emas 2. Sistem ekonomi Islam hanyalah bagian dari keseluruhan sistem Islam itu. Dan kewajiban itu biasanya berlangsung selama sudah mencapai satu tahun sesudah tutup buku dan mencapai satu nisab. 1 Adapun hak masyarakat atas hartanya dan Heri Sudarsono. Pinbuk. 91. Hambali. Hukum Zakat. semuanya dalam Islam itu udah ada aturan mainnya.5% Mazhab Hanafi 700 gr. sangat jelas sekali. Dan setengah tetap (mobil dan mebelair) dikenakan zakatnya dari harga beli atau harga buatanya. I 2. (Jakarta: 1991) lihat juga dalam Irawan D. yaitu seharga dua puluh misqal. Sasaran inti sistem ekonomi Islam adalah keadilan sosial dalam masyarakat.5% Tiap tahun Tiap tahun Tiap tahun Tiap tahun 91. stok dan piutang.130 Tabel 7 Daftar Standarisasi Zakat Maal. . hlm. Perhitungan ini biasanya terhadap aktiva lancar yang terdiri dari: uang kertas. Konsep Ekonomi Islam:Suatu Pengantar. Soedradjat. Perbedaan antara sistem ekonomi Islam dengan sistem ekonomi kapitalis sangat mendasar. “Modul Manajemen Zakat”.5% Tiap tahun Menurut mazhab Hanafi. “Modul Manajemen Zakat”.5% Senilai emas 2. gedung. Litera Antarnusa. Maliki. dan Syaif’i tidak wajib dizakati. uang di bank. Pinbuk. Terhadap aktiva tetap. (Yogyakarta: Ekonesia. yang dibangun dan ditegakkan atas dasar pengkultusan terhadap kebebasan individu dan terlepas dari semua ikatan nilai. Kapitalisme mengacu pada prinsip mendapat keuntungan dengan semaksimal mungkin dengan sumber daya terbatas.131 Standarisasi Zakat Jenis Harta Nisab Emas dan Perak Emas murni Emas perhiasan dan perabotan yang berssal dari emas Perak Perhiasan dan perabotan yang berasal dari perak Logam mulia selain emas / platina Batu permata (intan dan berlian) 130 131 | BAB 6 | Keterangan Kadar waktu Menurut Mazhab Syafi’I. nisabnya senilai 107.92 gr 2. Sistem ekonomi ini sangat materialistik. mengembangkan dan menafkahkan dengan berbagai sarana yang dimiliki tanpa adanya aturan dan pembatasnya (frame of game). dan dia Indonesia biasanya ditegaskannya bila 85 gram emas atau menurut BAZIS 94 gram emas murni. dikurangi kewajiban dan hutang-hutang dan nafkah keluarga itu sendiri. Hambali.5% 642 gr. Oleh karena itu banyak sekali teks-teks nash (baik Qur’an maupun hadits) yang menerangkan dan menjelaskan tentang kebijakan-kebijakan Islam akan hubungan sosial antar umat (hablunminannas). sekali saja sebesar dua setengah persen seperti biasanya. kecuali diperdagangkan (dikategorikan zakat perdagangan) Irawan D. apabila tidak ada sumber ekonomi yang lain. Teori. 1 91. Senilai perak 2. dan Syaif’i tidak wajib dizakati.76 gr. Setiap individu bebas memiliki. surat-surat berharga. Jadi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 129 yaitu prinsip an-nama’ atau al-istinma’ (prinsip produktifitas) dan di luar kebutuhan pokok. Maliki. Menurut Yusuf Qardawi nisabnya 85 gr. Yusuf Qardawi. 2004). karena harta perdagangan itu justru harta benda yang diusahakan untuk diharap dapat berkembang atau tumbuh-berkembang.

130

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Konsep-konsep Ekonomi Islam

231

pengawasannya serta perhitungan atas kepemilikannya, pengembangan dan pendistribusiannya, adalah hak yang lemah bahkan hampir tidak memiliki pengaruh apa-apa. Sementara secara hati nurani (humanistik) mereka tidak lagi memiliki rasa pengawasan dan tanggung jawab yang menjadikannya menghormati kebenaran dan memeliharanya. Setiap saat mereka berusaha sedapat mungkin untuk lolos dari pengawasan hukum, khususnya tentang pajak dan permainan kotor lainnya (decoy of political). Berbeda dengan Islam, sungguh telah kita lihat bahwa Islam meletakkan batas-batas atas pemilikan (hak milik) dan karya, juga batas-batas dalam pengembangan, pengeluaran, pendistribusian dan pembelajaannya. Islam jelas menghampus bentuk kepemilikan yang mutlak secara individu, juga mengharamkan riba, menimbun, menipu, dan lain sebagainya yang menafikan (mengesampingkan) akhlaq dan bertentangan dengan kemaslahatan umum. Sistem ekonomi Islam mengacu pada prinsip kempemilikan hanya milik Allah dan manusia hanya dipercaya untuk mengoptimalkan harta yang bersifat amanah itu untuk kepentingan umum dan menjaga fitrah manusia. 2 Islam juga dengan jelas memberi hak kepada seorang hakim syar’i yang melaksanakan hukum Allah untuk mencabut pemilikan seseorang apabila bertentangan dengan kemaslahatan umat. Juga melarang memberi wewenang kepada yang belum sempurna akalnya, mengahmbur-hamburkan dan menahan mereka untuk tidak mempergunakan harta yang hakikatnya merupakan harta masyarakat atau harta Allah swt menurut prinsip “istikhlaf” (amanah).3 Sudah menjadi rahasia umum bahwa sistem ekonomi kapitalis dapat dikatakan mendominasi praktik ekonomi di berbagai belahan bumi ini. Ada anggapan bahwa sistem ini lebih menjanjikan kemakmuran masyarakat yang menjadi tujuan semua sistem perekonomian. Sementara itu, aliran sosialisme tampak menjadi semakin kurang populer karena terbukti dari beberapa negara yang menerapkannya tingkat kemakmuran yang dicapai kalah jauh dari negara-negara yang menerapkan sistem ekonomi kapitalis. Oleh karena itu, dapat disaksikan akhir-akhir ini semakin banyak negara yang mengalihkan sistem ekonominya menuju kapitalisme. Sistem ekonomi kapitalis telah dianggap berhasil dalam mencapai tujuannya walaupun di beberapa negara masih terjadi ketimpangan. Geliat kebangkitan Islam telah mendorong mengemukanya sistem ekonomi yang lebih menjanjikan, yakni sistem eknomi Islam. Terlepas dari perbedaan pandangan di antara berbagai pihak termasuk perbedaan pendapat di
Yusuf Qardhawi (terj.) “Sistem Masyarakat Islam dalam Al-Qur’an dan Sunnah” (Solo: Citra Islam Press, 1997) hlm. 250. Judul Aslinya: ‘Malaamihu Al Mujtama’ Al Muslim Alladzii Nansyuduh’ Cairo: Maktabah Wahbah. 3 Ibid.
2

timah, nekel dan lain-lainnya. Yang satu lagi adalah: La yazubu bil-izabah atau benda keras yang tidak dapat dicairkan dengan api, seperti: batubara, marmer, yagut, billaur, akik, zamrud, firuz, celak, kapur dan batu-batu permata lainnya.128 Semuanya itu adalah harta kekayaan bumi yang diperuntukkan bagi kehidupan manusia agar supaya mereka bisa mensyukuri nik’mat dan sekaligus mengamalkannya sesuai dengan fungsinya, yaitu fungsi sosial, yang berarti menuntut untuk dikeluarkan zakatnya, karena kesemuannya itu merupakan penghasilan yang berniali ekonomis. Para alim ulama seperti Abu Hanifah, mewajibkan zakat semua barang tambang. Namun, beliau tidak membatasi nisabnya, artinya sedikit maupun banyak tetap dikeluarkan zakatnya yaitu: seperlima (20/100). Ma’din (tambang) itu tercakup dalam pengertian rikaz, hal mana dikenakan 20% pungutan zakatnya. Apalagi kesemuanya adalah milik communaal bezit, hak milik masyarakat. Lain lagi dengan pendapat Malik dan asy-Syafi’I, yang hanya mewajibkan pada tambang emas dan perak dan mensyaratkan mencapai satu nisab yaitu 20 dinar atau 200 dirham. Adapun kadar pungutannya adalah 2½, dan zakatnya tiap-tiap memungut hasilnya dipungut zakatnya seperti pada tumbuhtumbuhan, jadi tidak menunggu setahun. Dan menurut beliau, hasil tambang itu sebenarnya termasuk penghasilan bumi yang wajib dipungut 10% (sepuluhpersen), akan tetapi karena melalui proses yang banyk menelan biaya, maka hanya minimal 2,5%. Bagaimana dengan perusahan-perusahaan pertambangan besar yang lain di Indonesia seperti PT. Freeford di Irian jaya? Lain lagi dengan Imam Ahmad, semua barang yang dikeluarkan dari tanah mempunyai nilai ekonomi, wajib dikenakan zakat apabila mencapai sudah mencapai satu nisab, yaitu seharga 20 dinar atau 200 dirham. Ia bahkan tidak mensyaratkan setahun, seperti Malik dan as-Safi’I di atas tadi, zakatnya tiaptiap memungut hasil seperti padi dengan kadar pungutan 2,5%. Mengenai harta karun (rikaz) yang ditemukan dan bernilai ekonomis, seperti emas, perak, besi, timah, menurut Imam Hanafiyah, Hanbillah dan Ibnu Munzir, dalam segala bentuk, seperti hiasan, tempan mainan, asesoris dan lain sebagainnya dikenakan zakat 20%. Lain dengan pendapat Imam asySyafi’i, tidak mewajibkan 20% kecuali pada temuan yang berupa emas dan perak saja. Yang pasti pada umumnya semua ulama besar itu menetapkan kesepakatan bahwa pertambangan dan harta karun yang diperoleh itu wajib dikenakan zakat-nya.129 Zakat Perdagangan Zakat perdagangan itu hukumnya sama dengan zakat-zakat mal yang lain, yaitu diwajibkan, dimana kalau kita melihat pada prinsip sumber zakat,
128 129

Ibid. Ibid.

230

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis

131

dimaksudnnya dengan al-mihanul-hurrah adalah pekerjaan bebas, tidak terikat pada orang lain, seperti pekerjaan seorang dokter swasta, pemborong, pengacara, seniman, penjahit, tukang kayu dan lain sebagainya.124 Permasalahan gaji, upah kerja, penghasilan wiraswasta itu termasuk katagori mal mustafad, yaitu harta dipungut zakatnya. Mal mustafad adalah harta yang diperoleh orang Islam dan baru dimilikinya melalui suatu cara pemiliknya yang disyahkan oleh undang-undang. 125 Jadi mal mustafad ini mencakup segala macam pendapatan, akan tetapi yang bukan pendapatan yang diperoleh dari penghasilan harta yang sudah dikenakan zakat, gaji, honor dan uang jasa itu bukan hasil dari harta benda yang berkembang, bukan hasil dari modal atau harta kekayaan produktif, akan tetapi diperoleh dengan sebab lain. Demikian juga penghasilan seorang dokter, pengacara, seninaman dan lain sebagainya, itu semuanya mencakup dalam pengertian mal mustafad. Dan mal mustafad itu sudah disepakati oleh jamaah sahabat dan ulama-ulama berikutnya untuk wajib dikenakan zakatnya. Perbedadaannya hanya pada waktu wajib zakatnya, yaitu tentang persayaratan haul. Zakat Barang Temuan (Tambang) Perihal zakat untuk barang temua, di dalam al-Qur’an dinyatakan, Allah Berfirman: “ Dan dari apa yang Kami keluarkan untuk kamu sekalian dari bumi”.126 Adapun harta benda yang dikeluarkan melalui usaha manusia dibagi menjadi dua bagian, yaitu:127 Pertama, Al-mustakhraju minal-barri atau harta benda yang dikeluarkan dari dalam tanah dengan melalui usaha manusia. Kedua, Al-mustakhraju minal-bahri atau harta benda yang berada dalam laut dan dapat diambil dengan mengunakan alat-alat seperti: mutiara, marjan, anbar, ikan dan kekayaan laut lainnya, termasuk juga ikan darat, amupun ikan yang diambil dari sungai-sungai. Al-Mustakharaju minal-barri, juga dibagi menjadi 2 bagian, yaitu: 1) Kanz atau barang-barang simpanan (harta karun), yang disimpan manusia dahulu kala, disebut juga dengan harta “rikaz”. 2) Ma’din atau barang-barang tambang, yang bukan merupakan simpanan manusia. Al-mustakhraju minal-bahri juga dibagi dua, yaitu: Mustajsad atau benda keras. Dan Ma’ atau benda cair, seperti minyak tanah, ter, aspal, belerang, gas bumi dan sebagainya. Mustasjad ini juga dibagi dua macam lagi, yaitu: Yazubui bil-izabah atau benda keras yang dapat dicairkan dengan api; tambang logam seperti emas, perak, tembaga, aluminium, besi baja,
Ibid. Ibid, hlm. 489-490. 126 Al-Qur’an, surat al-Baqarah (2) ayat 267. 127 Sjechul Hadi Permono, Sumber-suber Penggalian Zakat, (Jakarta: Pustaka Firdaus, 1999), hlm. 148.
125 124

kalangan para pakar muslim sendiri yang ternyata masih ada sebagian kalangan yang mempertanyakan apakah perlu dipakai istilah “sistem ekonomi Islam” atau tidak. Berdasarkan gambar berikut, terbukti bahwa sistem ekonomi Islam jika dipandang dari perspektif keilmuan dapat disejajarkan dengan sistem kapitalisme atau sosialisme. Hal ini didasarkan pada argumentasi bahwa sistem ekonomi Islam dapat memenuhi semua persyaratan yang dituntut agar sah diklasifikasikan sebagai sebuah sistem. Misalnya kalau dalam kapitalisme dan sosialisme ada paradigma, dasar fondasi mikro (basic of micro foundations), dan landasan filosofis (philosophic foundations), sistem ekonomi Islam juga mempunyai semua unsur tersebut. Oleh sebab itu sistem ekonomi Islam sah bila disejajarkan dengan sistem kapitalisme dan sosialisme. Perbandingan ketiga sistem ini dapat dilihat pada Gambar 1. berikut.4
Gambar 1 Perbandingan Sistem Ekonomi Sosialis, Islam dan Kapitalis
Economic

Economic System

Socialism

Islamic Economic System

Capitalism

Paradigma Marxian

Paradigma Syari’ah

Paradigma Market Economic

Basis of The Micro Foudation: No Private Ownership of The Means of Productions

Basis of The Micro Foundation: “Muslim Man” (Ahsani Taqwim)

Basic of Micro Foudation: “Economic Man”

Philosophic Foundations: Dialectical Materialism

Philosophic Foundations: Individualism in The Role of Vicegerent an Objective to Achieve ‘Falah’ in this Woeld and in The Hereafter, Accountable For Performance

Philosophic Foundations: Utilitarian Individualisme Based on The Laissezfaire Philosophy.

4

Heri Sudarsono, Konsep Ekonomi Islam:Suatu Pengantar, (Yogyakarta: Ekonesia,

2004)

132

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Konsep-konsep Ekonomi Islam

229

Hal penting yang dapat diambil dari gambar di atas adalah pertama, sistem ekonomi Islam menurut pendekatan keilmuan sejajar keberadaannya dengan kapitalisme dan sosialisme. Ke dua, siapapun dapat melihat bahwa sistem ekonomi Islam tidak sama, baik dengan kapitalisme maupun sosialisme. Ke tiga, sistem ekonomi Islam tidak bisa dikatakan secara sederhana meskipun posisinya berada di tengah atau di antara kedua sistem yang ada. Gambar di atas secara gamblang menunjukkan adanya perbedaan sangat mendasar dalam hal paradigma, dasar fondasi mikro, maupun landasan filosofisnya. Perbedaan-perbedaan ini tentu memberi akibat pada tataran lebih rendah. Sekedar contoh yang paling mudah, bagi paham kapitalisme adalah sah saja bagi seseorang untuk berdagang apa saja, sejauh hal tersebut memberikan keuntungan. Akan tetapi sistem ekonomi Islam tidaklah demikian, ada ketentuan yang mengatur, misalnya untuk tidak boleh memperdagangkan komoditi atau jasa tertentu yang melanggar aturan syariah, seperti babi, minuman keras, perjudian dan lain sebagainya.5 Dari uraian di atas, terbukti bahwa sistem kapitalisme tidak dapat disamakan dengan sistem ekonomi Islam khususnya dari aspek filosofisnya, apalagi dalam tataran teknis atau metodisnya. Yang utama pengaruhnya (efek) dan konsekuensinya bagi rakyat banyak (publik). Sudah pasti harus ada kejelian dan kehati-hatian dalam pemakaian segala instrumen atau segala teknik dan mekanisme, baik mekanisme produksi, pembagian keuntungan, antara owner dan labour, dampak lingkungan sekitarnya, dan lain-lainnya. Pembicaraan mengenai Sistem Ekonomi Islam pada beberapa tahun terakhir ini mulai mencuat ke permukaan. Namun pembicaraan itu acapkali membosankan, karena pembahasannya cenderung dengan pendekatan fiqhiyah atau masih bersifat normatif. Pembicaraan semacam ini bukan saja dilakukan oleh para kyai, ulama, atau para santri, tetapi juga oleh kebanyakan ekonom muslim. Sementara bahasan yang berkenaan dengan praktik ekonomi Islam belum banyak dilakukan. Firman Allah menyatakan dalam salah satu ayatnya, bahwa “umat Islam harus menjalankan ajaran Islam secara kaffah.”6 Perintah ini memacu umat Islam dalam menjalankan ajaran Islam dapat mencakup seluruh aspek kehidupan, baik politik, sosial, budaya, dan juga aspek ekonomi, di samping aspek keagamaan, serta mencakup seluruh teori dan praktiknya. Disinilah letak Islam sebagai agama “rahmatan lil 'alamin”.7

Zakat untuk tumbuh-tumbuhan, besarannya ialah sebagaimana hadits menyatakan: “Zakat pada tumbuh-tumbuhan yang disirami hujan dan air hujan dan mata air atau rembesan adalah seper-sepuluh dan pada yang disiram dengan onta adalah seperduapuluh (lima persen).” 121 Rasio hadits tersebut adalah beban pembiayaan yang berat dan setimpa dalam pemelihara tanaman akan mengurangi hasil keuntungannya. Hasil keuntungan yang rendah akan mengurangi beban kewajiban zakat. Dan ini adalah standard ukuran maksimal dan minimal yang tidak bisa ditawarkan lagi. Namun, menurut al-Qardawi dalam Fiqhuz-Zakatnya menyatakan: “Apabila pembiayaan tanah dan tanaman itu uang dari utang , maka Ibnu Abbas ra. Dan Ibnu Umar ra, berpendapat, hutang dilunasi dahulu dari hasil pertanian dan sisanya baru diperhitungkan zakatnya, apabila sisa itu mencapai satu nisab.” Demikian juga halnya dengan pajak terhadap tanah itu, menurut pendapat Ahmad, termasuk biaya adalah harga sewa tanah, maka dapat disamakan dengan pajak dan biaya tanah atau tanaman yang dari uang hutangan. Jumhur fuqara menganggap pajak itu sama dengan sewa tanah. Menurut pendapat BAZIS yang diperkuat dengan keputusan Gubernur DKI tertanggal 12 Juli 1976 No. D. III-5401/b/5/76 tentang Pedoman Perhitungan Zakat dalam Wilayah Daerah Khsusus Ibukota Jakarta, bahwa nisab hasil tanaman ialah 750 kg gabah padi. Apabila dalam sebuah tanaman itu tidak dipetik bersama-sama sekaligus, maka perhitungan secara kumulatif sampai musim petik itu habis atau untuk kebun yang tidak mempunyai musim (misalnya tanaman hias) sampai setahun. Jadi, ukuran 750 kg nisab itu sama dengan 5 wasaq, satu wasaq = 60 sa, jadi 5 wasaq = 5 x 60 x 1 sa = 300. 1 sa’ = 4 mud, jadi = 4 x 300 x 1 mud = 1.200 mud. Ukuran zakat fitrah di Indonesia adalah dua setengah kilogram beras, sedangkan ukuran zakat fitrah itu adalah 5 x 60 x 2,5 x 1kg = 750 kg. Sedangkan penetapan nisabnya sudah jelas, tidak akan ada wajib zakat pada korma dan habb yang jika kurang dari lima wasaq. Namun, kalau udah melebihi itu, maka sudah diwajibkan.122 Zakat Penghasilan Zakat penghasilan atau biasanya disebut zakat profesi (kasbul-‘Amal waMihan al-Hurrah). Yang sudah pasti, zakat ini biasanya hasil jerih payah, baik itu buruh, gaji pegawai dan uang jasa wiraswasta. Yang dimaksud dengan Kasbul’amal 123 oleh al-Qardawi adalah pekerjaan seseorang yang tunduk pada perseroan atau perseorangan dengan mendapat upah. Sedangkan yang
121 122

5 6

Heri Sudarsono, Op. Cit. Al Quran surat Al Baqarah ayat 208. 7 Ibid.

Al-Hafiz az-Zahabi, Talkhisul-Mustadrak, Haidar Abad, /t,th./) hlm. 180. Al-Qardawi, Yusuf, Fiqhuz-Zakah, (Bairut: Darul-Irsyad) , 1969. 123 Ibid.

228

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis

133

Gandum Kurma Anggur

1 sha (2,5) kg 1 sha (2,5) kg 1 sha (2,5) kg

2,5 kg x harga gandum 2,5 kg x harga kurma 2,5 x harga anggur

1 tahun sekali 1 tahun sekali 1 tahun sekali

Zakat Pertanian Pekerjaan yang terbaik setelah berdagang adalah pertanian. Petani yang mengarap lahanya dengan cucuran keringat sendiri meruapakan satu berkah yang tiada nilainya. Bahkan Rasulullah saw bersabda, “Seandainya seseorang menanam pohon atau berkebun, kemudian seseorang atau seekor burung atau seekor binatang memakannya, maka semua itu dianggap sebagai sedekah baginya.” Di dalam riwayat yang sama juga, di dalam Muslim terdapat tambahan, “Dan apabila apa saja dari yang ditanamnya itu dicuri, ia juga akan dianggap sebagai sedekah.”119 Di dalam tatacara bertani juga ada aturan mainnya tersendiri di dalam Islam. Bahkan harus jelas juga antara bertani dengan tanah milik sendiri, yang disebut Zara’at, dan memberikan tanahnya untuk diolah orang lain yang disebut Muzara’at. Terdapat perbedaan makna yang besar antara bentuk pertanian ini. Dan sudah pasti terdapat juga beberapa peraturan yang harus dilaksanakan dalam semua bentuk pertanian ini sebagaimana membicarakan tentang menyewa tanah. Dala setiap saat dan keadaan, hukum syariat hendaknya juga diterapkan dan dijaga tetap tetap bersih dan lurus. Berpedoman pada prinsip Islam bahwa zakat dipertanian juga dikenakan pada semua jenis tumbuh-tumbuhan yang bernilai ekonomis, maka tumbuhan di Indonesia yang diwajibkan dikeluarkan zakatnya adalah sengat luas sekali (sebagai daerah subur, terletak dilintang khatulistiwa dengan dua musimnya). Jenis-jenis tumbuhan tersebut antara lain adalah:120 1. Biji-bijian, jagung, jelai, kacang hijau, kacang tanah, kacang kedelai dan sebaginya. 2. Umbi-umbian dan sayur-sayuran: ubi kentang, ubi kayu, ubi jalar, bengkuan, bawang, cabe, petai, kol dan sebaginya. 3. buah-buahan: kelapa, pisang, durian, rambutan, duku, salak, apel, jeruk, pepaya, alpukat, mentimun dan sebaginya. 4. tanaman hias; anggrek, segala jenis bunga dan sebagainya. 5. tanaman keras, karet, kelapa sawit, cengkih, kopi, kayu cendana, kayu jati, kayu manis dan sebagainya. 6. Rumput-rumputan: serai (minyak serai), bambu, 7. Daun-daunan: teh, tembakau. 8. Dan lain-lain yang sejenisnya.
119 120

Dari pernyataan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem ekonomi Islam merupakan hanya sebagai sub-sistem dari supra-sistem ajaran Islam itu sendiri. Sebagai sebuah sub-sistem, sistem ekonomi Islam tegak dan ditegakkan dengan bertumpu pada pilar-pilar atau landasan yang kokoh. Pilar-pilar atau landasan itu sendiri adalah: 1. Nilai Dasar; 2. Nilai Instrumental; 3. Nilai Filosofis; 4. Nilai Normatif; dan 5. Nilai Praktis. Untuk dapat menjalankan suatu sub atau sistem baru dari kerangka sistem yang telah ada harus mengkaji terhadap pilar-pilar tersebut sehingga apa yang direncanakan dan akan dilaksanakan dapat diwujudkan tanpa banyak menimbulkan dampak kurang baik kepada masyarakat pemakai. Paham ekonomi konvensional (kapitalisme) berpendapat bahwa persoalan ekonomi muncul karena tuntutan pemenuhan kebutuhan yang diperlukan oleh manusia. Manusia memiliki kebutuhan yang tak terbatas sementara sumber daya untuk memenuhi kebutuhan ketersediannya terbatas. Akibatnya timbul kelangkaan, dan kelangkaan inilah yang menurut paham ekonomi konvensional merupakan masalah ekonomi yang harus dipecahkan. Kelangkaan terjadi karena barang dan jasa yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan atau pemuas kebutuhan semakin hari semakin habis baik dari sisi kualitas maupun kuantitasnya. Karena gejala ini maka orang mulai mencurahkan pengorbanan tertentu, baik dalam bentuk tenaga, waktu, maupun biaya. Jadi di sinilah yang disebut ilmu ekonomi lahir karena adanya masalah ekonomi.8 Sehubungan dengan masalah kelangkaan tersebut ada tiga hal pokok yang harus dipecahkan, yaitu “apa” (what) yang harus di produksi; “bagaimana” (how) memproduksinya dan untuk apa/ siapa (whom) barang tersebut diproduksi, serta mengapa barang diproduksi (why). Pemecahan terhadap tiga masalah pokok tersebut dilakukan tidak hanya dengan berdasarkan pada prinsip ilmu ekonomi semata. Islam dalam memandang masalah kelangkaan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan dan pemuas kebutuhan tidak berlaku hanya secara kasat mata. Islam telah memberikan gambaran tentang luasnya barang pemenuh kebutuhan manusia. Sebagaimana telah ditegaskan dalam firmanNya: “Dialah yang menciptakan untuk kalian semua, apa saja yang ada di bumi”.9
8 9

Misyykat jilid I hal. 168. Dr.K.H. Sjechul Hadi Permono, Sh, M.A, lot.cit, hlm. 62.

Muhammad Nejatullah Siddiqi, Op. Cit. Al Qur’an, surat al Baqarah (2) ayat 29

134

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Konsep-konsep Ekonomi Islam

227

Kemudian dalam firman lainya dinyatakan; “Allah yang telah menundukan untuk kalian lautan agar bahtera bisa berjalan di atasnya dengan kehendakNya, juga agar kalian bisa mengambil kebaikan (hikmahnya, efesiensi dan kemaslahatannya). Dan (Dialah) yang menundukan untuk kalian apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi”.10 Oleh karena itu, “Maka hendaknya manusia itu memperhatikan makanannya. Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit) kemudian Kami bilah bumi dengan sebaik-baiknya lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu anggur dan sayur-sayuran, zaitun, dan pohon kurma, kebun-kebun yang lebat, dan buah-buahan serta rumputrumputan untuk kesenangan dan untuk binatang-binatang temakmu”.11 Di beberapa ayat yang lainnya, Allah juga telah menjelaskan bahwa, Dialah yang telah menciptakan harta kekayaan dan tenaga manusia serta Dialah yang akan mencukupkan rezeki yang diperlukan manusia untuk keperluan hidup dan melaksanakan kewajiban kepada Allah dan masyarakat. Allah-lah yang menciptakan bumi, dan langit, dan segala isinya untuk manusia. Manusia diberikan kebebasan untuk memanfaatkannya. Dalam hal pemanfaatannya Allah tidak akan ikut campur di dalamnya. Kesemuanya diserahkan kepada manusia baik yang berkaitan dengan cara memproduksi, mendistribusikan, maupun dalam mengkonsumsi. Yang ada hanyalah aturanaturan agar manusia mendapatkan maslahat-Nya. Berkaitan dengan hal ini, Rasulullah pernah bersabda: “Kalianlah yang lebih tahu tentang (urusan) dunia kalian.” Riwayat lain menjelaskan bahwa Nabi saw telah mengutus dua muslimin untuk berangkat ke pandai besi Yaman untuk mempelajari industri persenjataan. ooo Kesemuanya ini menunjukkan, bahwa syara’ telah menyerahkan masalah memproduksi harta kekayaan tersebut pada manusia, agar mereka memproduksinya sesuai dengan keahlian dan pengetahuan mereka. Jadi dalam Islam konsep kelangkaan barang atau sumber daya adalah tidak berlaku. Artinya sumber pemenuhan kebutuhan/ pemuasan kebutuhan adalah tidak terbatas, sementara kebutuhan manusia-lah yang terbatas. Karena kebutuhan tersebut hanya berkategori pada persoalan keperluan, kesenangan, dan kemewahan. Selanjutnya para pakar ekonomi Islam menganalisis persoalan kelangkaan berpangkal dari beberapa firman Allah swt, yaitu: “...Dan Kami adakan bagimu di muka bumi itu (sumber) penghidupan...”. 12 Selanjutnya ditegaskan, yaitu: “...Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat
10 11

orang yang suka menimbun emas, perak dan barang berharga lainnya di lemarinya, tidak dipergunakan untuk kepentingan agama dan umatnya. Tidak pernah memperhatikan nasib orang-orang miskin dan anak yatim sebagai pembohong agama. Dan lebih suka kepada orang-orang yang dapat medermabaktikan harta bendanya di jalan-Nya, untuk kepentingan umat dengan pahala yang berlipat ganda di dunia dan akhirat. Belum lagi didalamnya ada hak umat juga, di mana di dalam Islam jelas aturan atau peraturan yang harus ditunaikan oleh pemilik harta dan merupakan dana Baitulmal.115 Zakat Fithrah Zakat fitrah adalah sunnah yang diwajibkan terhadap setiap individu kaum Muslim, karena Abdullah bin Umar berkata, “Rasulullah saw mewajibkan zkat fitrah pada bulan Ramadhan sebanyak satu sha’kurma, atau satu sha’ gandum terhadap budak, orang merdeka, laki-laki, perempuan, anak kecil, dan orang dewasa dari kaum Muslim”. 116 Besarnya zakat fitrah ialah satu sha’ dan satu sha’ ialah empat genggaman dua telapak tangan dan dikeluarkan dari makanan daerah setempat, seperti ; gandum, kurma, beras, susu kering dan lain sebagainya. Zakat fitrah ini juga sebuah upaya membersihkan orang yang berpuasa dari hal-hal yang tidak bermanfaat, katakata kotot dan memberi makan kepada orang-orang miskin. Dan hanya untuk orang fakir dan orang-orang miskin lebih berhak atas zakat fitrah daripada penerima-penerima lainnya, Rasulullah saw, bersabda: “kayakan mereka (orang-orang fakir) hingga tidak meminta-minta padfa hari ini (idul Fitri)”.117 Zakat fitrah tidak boleh diberikan selain orang-orang fakir kecuali jika orangorang fakir tida ada lagi, atau kefakiran mereka ringan (tidak parah), atau para penerima lainnya amat membutuhkannya. Dan kewajiban zakat fitrah ini akan gugur dengan sendirinya, apabila orangnya pada waktu menegeluarkannya tidak memiliki makanan untuk dikeluarkannya. Ini adalah salah satu upaya untuk ikut merasakan kebersamaan atas kemenagan bersama atas selesainya bulan puasa itu sendiri.118 Tabel 6 Daftar Standarisasi Zakat Fitrah
Jenis Barang Fitrah Tho’am Pokok)
115

Standar Nisab 1 sha (2,5 kg)

Standar Nilai 2,5 kg x jenis harga tho’am

Pelaksanaan 1 tahun sekali

(Makanan

Al Qur’an, surat.Aijastsiyah ayat 12- 13 Al Qur’an, surat Abasa ayat 24-32. 12 Al Qur’an, surat al A'Araaf (7) ayat 10.

Rekomendasi dan Pedoman Pelaksanaan Zakat (Jakarta: Badan Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah DKI, 1981, ke-3), hlm. 5. 116 Muttafaq ‘Ailaih. 117 Al Hadits, riwayat Baihaqi. 118 Yusuf Qardhawi., Op. Cit.

226

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis

135

biasa harus dipenuhi oleh setiap orang. Karena lebih dari kebutuhan itulah maka seseorang digolongkan sebagai orang kaya. 110 _ sabda Rasulullah: “bayarlah zakat kekayaan kalian yang dengannya anda memperoleh kesenangan, oleh karena itu zakat tidak wajib”. 111 _ sabda Rasulullah saw: “zakat hanya dibebankan ke atas pundak orang kaya”.112 Merupakan suatu landasan disyaratkannya orang yang wajib menunaikan zakat apabila kondisi kehidupan seseorang telah tergolong sebagai seorang yang kaya. Bila seseorang mempunyai harta yang sampai pada nisabnya, namun ia mempunyai hutang, maka membayar hutang adalah lebih penting untuk ditunaikan. _ mereka bertanya kepadamu tentang apa yang akan mereka berikan, katakanlah sesuatu yang lebih.113 _ sabda Rasulullah saw.: “seorang laki-laki berkata, saya mempunyai uang satu dinar, rasulullah menjawab: ‘berikanlah kepada dirimu sendiri’, ia bertanya lagi: ‘saya mempunyai yang lain lagi’, nabi menjawab: ‘berikanlah kepada istrimu’, ia bertanya lagi: ‘saya mempunyai yang lain lagi’, nabi menjawab: ‘berikanlah kepada anakmu’ ia bertanya lagi: ‘saya mempunyai yang lain lagi’ nabi menjawab: ‘kau berarti sudah mempunyai kelapangan”.114 5) Bebas dari Utang. Konsep zakat yang dimiliki Islam dapat dipercaya mampu mengatasi kemelaratan dan kemiskinan serta dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat sekaligus juga mengangkat harkat dan martabat manusiawi dan memperkecil jurang perbedaan sosial, baik pada zam,an Rasulullah saw maupun pada zaman al-Khulafa’ur-Rasyidun. Kunci utamanya adalah seluruh komponen lapisan masyarakat benar-benar dapat menaktualisasi hukum Islam tersebut, khususnya tentang hukum zakat itu sendiri. Baik itu, bagaimana meruskan kembali segi penggalian sumbernya, pendayagunaannya, organisasi pengelolaananya, dan pentasharufan-nya semuanya disusun secara sistematis, serta rumusan-rumusan yang mantap, menyeluruh dan terpadu, yang pola pikiranya sesuai dengan tuntutan masalih al-ibad (kemaslahatan umat) dengan melihat perkembangan masa kini dan tetap berdasarkan sumber-sumber ajaran Islam, maka pranata zakat ini akan tetap ampuh dan tangguh. Banyak pendapat pakar Islam yang manyatakan bahwa zakat itu adalah ta’abbudi, bukan perihal dogmatis saja, akan tetapi ta’aqquli, perihal yang rasional, karena disamping mengandung pengertian ibadah, ia juga mengandung pengertian ekonomi sosial. Ijtihat dan kias juga berlaku disana, akal pikiran ikut berkiprah, memegang peranan penting. Jadi hukum zakat bersifat reasonable, ma’qulul-ma’na. Bahkan Allah sendiri mengecam orang110 111

kamu menghinggakannya”. 13 juga firman-Nya menyatakan, “Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran”.14 Berangkat dari tiga ayat tersebut di atas, para ahli ekonomi Islam terkelompokan kepada tiga kelompok dalam penafsirannya. Kelompok pertama berdasarkan pada ayat 10 Surat Al-‘Araf. Pelopornya adalah M.A. Mannan. Dia berargumen bahwa ahli ekonomi Islam dan modern saling mendukung konsepsi tentang apa yang disebut problem ekonomi, yang meliputi: Kelangkaan sumber daya/alam (scarce source) dan keinginankeinginan yang tidak terbatas (unlimited wants). 15 Sementara itu, M. Arief nampaknya tidak sepenuhnya menyetujui dengan alasan, bahwa barangbarang langka bukan karena terbatasnya sumber daya alam, karena Allah menciptakan segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi diperuntukkan bagi manusia, sebagai contoh; air, udara, sinar matahari. Selanjutnya dikatakannya, bahwa kelangkaan itu timbul karena keterbatasan kemampuan manusia yang membuat sesuatu dalam memenuhi kebutuhannya, bukan disebabkan oleh ketidakcukupannya sumber daya yang disediakan oleh alam.16 Kelompok kedua, berangkat dari pendekatan doktrin. Dasar pijakannya adalah surat Ibrahim ayat 34. Kelompok ini dimotori oleh Nafeli dan alHasani. Mereka sependapat dengan mengatakan bahwa “kelangkaan terjadi bukan karena proses produksi yang tidak efisien, tetapi disebabkan oleh ketidakadilan/injustice) dan karena terjadinya kesalahan distribusi (maldisrtibution). Kelompok ketiga, dimotori oleh Baqir al-Sadr. Dia berargumen bahwa “Tuhan mencukupkan sumberdaya untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia secara memuaskan (satisfaction); Manusia sendirilah yang menyebabkan timbulnya problem ekonomi”. Timbulnya problem ekonomi ini disebabkan oleh dua alasan, yaitu: Ketidakadilan manusia dalam kesalahan distribusi sumber daya alam; dan adanya eksploitasi manusia pada alam yang berlebihan.17 Dalam kaitan ini dapat dibuat rekapitulasi apakah perbedaan (difference) yang terjadi jika kita menggunakan konsep pemenuhan kebutuhan (fulfilling needs) dengan pemaksimalan kepuasan atas keinginan (maximizing satisfaction of wants). 18 Hakekat masalah, di dalam kerangka

Yusuf Qardhawi, Op. Cit. hlm. 151. Al Hadits, riwayat Tabrani dari Abu Darda. 112 Al Hadits, riwayat Bukhari. 113 Al Qur’an, surat 2 ayat 219. 114 Al haidts, riwayat Ibnu Jarir, dan Muslim.

Al Qur’an, surat Ibrahim (14) ayat 34. Al Qur’an, surat Al Qamar ayat 49. 15 Farhad Nomani and Ali Rahmena, Islamic Economic Systems, (Kuala Lumpur: Business Infonnation Press, 1995). 16 Ibid. 17 Ibid. 18 M. Fahim Khan, "Theory of Consumer Behavior in Islamic Perspective," in Ausaf Ahmad and Kazim Raza Awan (ed.), Lectures on Islamic Economics, Papers and Proceeding on
14

13

136

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Konsep-konsep Ekonomi Islam

225

ekonomi konvensional, munculnya masalah ekonomi diasumsikan karena adanya kelangkaan sumber daya. Seharusnya kelangkaan sumber daya dihilangkan. Akankah problem tersebut terpecahkan? Kemungkinan besar tidak dapat. Inilah yang menyebabkan munculnya warisan ketidakmampuan sumber daya material tidak dapat memenuhi keinginan manusia. Apakah keinginan manusia dapat dipenuhi sepenuhnya? Pada kenyataannya, “keinginan” itu sendiri tidak memiliki batasan yang obyektif. Keinginan itu sendiri merupakan sesuatu yang samar-samar (tidak jelas dan jika problem ekonomi itu dibatasi berdasarkan istilah ini, juga merupakan hal yang masih samar-samar. Beberapa ahli ekonomi seperti Galbraith menunjukkan ketidakpuasannya dalam menjelaskan sasaran ekonomi dalam batasan keinginan. Menurut Galbraith: How can product be defended as want-satisfying if that production itself creates wants?19 Pemuasan keinginan manusia tidak hanya suatu asumsi teoritis untuk mendefinisikan problem ekonomi. Ideologi kapitalistik itu sendiri secara praktis mengarahkan pada individu mengejar tujuan yang tidak jelas ini. Di sisi lain, tujuan syari'ah memberikan dimensi yang berbeda terhadap problem ekonomi atas individu. Pertanyaannya adalah mengapa pada saat memproduksi barang atau jasa atau mengapa pada saat ingin menjalankan aktivitas ekonomi pertama kali harus menempatkan bahwa keinginan syari'ah itu sendiri untuk melihat setelah kesejahteraan mereka. Oleh karena itu, Syatibi menggunakan istilah “Maslahah”. 20 Aktivitas ekonomi seperti; Produksi, Konsumsi dan Pertukaran itu mengandung maslahah (kesejahteran) sebagaimana yang dibatasi dalam syari'ah yang dicapai sebagai tugas keagamaan, yang diharapkan memberikan manfaat bukan saja di dunia tetapi juga di akhirat. Semua aktivitas demikian itu harus maslahah bagi manusia yang biasa disebut “kebutuhan”. Kebutuhan ini harus dipenuhi. “Pemenuhan kebutuhan” adalah lebih baik dari pada “Pemuasan Keinginan” yang merupakan tujuan aktivitas ekonomi dan pencapaian tujuan ini merupakan tugas keagamaan. Manusia diharuskan menyelesaikan problem ekonominya. 21 Pendekatan bahwa keinginan yang tak terbatas, sementara sumber daya relatif terbatas yang dianggap sebagai problem ekonomi manusia dapat dijelaskan bagi perilaku ekonomi kapitalistik, akan tetapi hal itu tentu tidak dapat digunakan untuk menjelaskan perilaku ekonomi dalam masyarakat Islam.22

rezeki yang telah diberikannya kepada kalian”. 96 _ “Mereka sangat kikir mengeluarkan sebagian karunia yang diberikan Allah kepada mereka”. 97 Kedudukan manusia dan kaitannya dengan kekayaan adalah sebagai penyimpan, kuasa, atau benadahara. 98 Hal ini sesuai dengan keterangan firman-Nya: “Keluarkanlah oleh kalian sebagian apa yang telah Kami takdirkan kalian menyimpannya”.99 Kekayaan yang wajib dizakati ialah yang bersifat dimiliki penuh (mutlak) oleh seseorang. Dimaksudkan milik penuh ialah bahwa kekayaan itu harus berada di bawah kontrol dan di dalam kekuasaanya. 100 Sebagian ahli fiqih menyatakan bahwa kekayaan itu harus berada ditangannya, tidak tersangkut di dalamnya hak orang lain, dapat ia pergunakan, dan faedahnya dapat dinikmatinya. 101 2) Harta memiliki sifat berkembang, kekayaan yang wajib dizakati ialah kekayaan itu dikembangkan dengan sengaja atau mempunyai potensi untuk berkembang, dimaksu dalam pengertian berkembang ialah bahwa sifat kekayaan itu memberikan keuntungan baik yang bersifat diinvestasikan atau bersifat tabungan (simpanan).102 _ sabda Rasulullah: “Tidak akan berkurang kekayaan karena zakat”. 103 _“zakat yang kalian berikan untuk memperoleh ridha Allah, akan dilipatgandakan oleh Allah buat kalian”. 104 _ “bila engkau membayar zakat kekayaan, maka berarti engkau telah membuang yang tidak baik darinya”.105 nabi tidaklah mewajibkan zakat atas kekayaan yang dimiliki untuk kepentingan pribadi, sabdanya: “Seorang Muslim tidak wajib mengeluarkan zakat dari kuda atau budaknya”. 106 _ “semua kekayaan yang berkembang merupakan subjek zakat (sumber zakat)”. 107 3) Cukup Senisab.islam tidak mewajibkan zakat atas seberapa saja kekayaan yang berkembang sekalipun kecil sekali, tetapi memberi ketentuan yang bersifat standard yang dapat dijadikan sebagai patokan kaum muslimin dalam menunaikan kewajiban, dalam ilmu fiqh islam dikenal dengan istilah Nisab.108_ sabda Rasulullah saw,: “zakat hanya dibebankan ke atas pundak orang kaya”. 109 4) Lebih dari Kebutuhan Biasa (Minimal). Para Ulama Hanafiyah mensyaratakan wajibnya zakat kepada orang yang tergolong telah memenuhi kebutuhan minimal yang
96 97

an Intemational Seminar on Teaching Islamic Economics for University Teachers", Saudi Arabia: IRTI-IDB, 1987. 19 dalam Ibid. 20 Ibid. 21 Ibid. 22 Farhad Nomani and Ali Rahmena, Op. Cit.

Al Qur’an, surat 2 ayat 254. Al Qur’an, surat 3 ayat 180. 98 Yusuf Qardhawi, Op. Cit, hlm. 126. 99 Al Qur’an, surat 57 ayat 7. 100 Yusuf Qardhawi, Op. Cit., hlm. 128. 101 Ibid. 102 Yusuf Qardhawi, Op. Cit. hlm. 138. 103 Al Hadits, riwayat Tirmidzi. 104 Al Qur’an, surat 30 ayat 39. 105 Al Hadits, riwayat Ibnu Hazima dan Hakim dari Jabir. 106 Al Hadits, riwayat Muslim. 107 Yusuf Qardhawi, Op. Cit. hlm. 144. 108 Ibid., 149. 109 Al Hadits, riwayat Bukhari.

224

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis

137

masa depan dalam mata uang negara-negara Teluk Arab, selain beberapa transaksi dalam dinar Kuwait, sedangkan penguasa Arab Saudi tidak mendorong pengembangan transaksi pasaran masa depan dalam mata uang rial Saudi di Bahrain itu. Bank-bank yang berkedudukan di Arab Saudi tidak berpartisipasi dalam kegiatan pasaran masa depan di Bahrain itu, karena hal itu bertentangan dengan asas-asas Islam.88 Pada umumnya bank-bank di dunia Islam jarang melibatkan diri dalam kegiatan pasaran masa depan Barat. Di kalangan para nasabahnya kebutuhan akan jasa semacam ini sedikit sekali, namun hal ini mungkin disebabkan karena para nasabah, kurang menyadari faedah transaksi pasaran masa depan itu, dan bukan karena alasan agama. Pada umumnya tidak diragukan bahwa bank-bank yang berpangkalan di dunia Islarn, kecuali bank-bank Islam khusus, akan berpartisipasi dalam transaksi pasaran masa depan dunia Barat bila ini dikehendakinya. Karena pemerintah atau bank sentral di masingmasing negara Islamjarang memantaunya. Bagaimanapun juga, banyak sekali terjadi pembahasan, di antara bank-bank Islam tentang sikap yang harus diambil berkenaan dengan jual-beli komoditi dan pasaran masa depan.89 Konsepsi Zakat Secara umum cakupan zakat diperluas pada beberapa bentuk kekayaan yang tidak dikenal dalam masa permulaan islam, yaitu surat saham dan efek, tabungan dalam bentuk premi asuransi dan dana pensiun, rumah dan kendaraan yang disewakan, mesin-mesin pabrik dan barang-barang modal lainnya. 90 Jenis kekayaan yang wajib zakat menurut al qur’an dinyatakan dalam qs. 16:44, 9:34, 6:141, 2:276, (barang tambang). Pungutlah olehmu zakat dari kekayaan mereka kau bersihkan sucikan mereka dengannya.91 Di dalam kekayaan mereka terdapat hak peminta-minta dan orang-orang melarat.92 Harta adalah segala sesuatu yang diinginkan sekali oleh manusia menyimpan dan memilikinya. 93 Ibn Asyr mengatakan: “kekayaan pada mulanya berarti emas dan perak, tetapi kemudian berubah pengertiannya menjadi segala barang yang disimpan dan dimiliki”.94 Syarat-syarat kekayaan yang wajib zakat, yaitu: 1) Harta bersifat Milik Penuh; kekayaan pada dasarnya ialah milik Allah, sesuai dengan beberapa firmanNya menyatakan: “Berikanlah kepada mereka harta Allah yang telah dikaruniakannya kepada kalian”. 95 _ “Keluarkanlah oleh kaliian sebagian
88 89

Rodney Wilson, Lot. Cit. Ibid. 90 Muhammad Nejatullah Siddiqi, Op. Cit., hlm. 50. 91 Al Qur’an, surat at Taubah ayat 103. 92 Al Qur’an, surat 51: 19. 93 Yusuf Qardhawi, Hukum Zakat, Litera Antarnusa, (Jakarta: 1991), hlm. 123. 94 Yusuf Qardhawi, ibid. 95 Al Qur’an, surat 24 ayat 33.

Konsep Efisiensi: Konsep efisiensi dalam kerangka ekonomi konvensional adalah memaksimalkan kepuasan dengan sumber-sumber yang memadai, akan tetapi efisiensi dalam kerangka Islam adalah memaksimalkan pemenuhan kebutuhan dengan sumber-sumber yang memadai. Dua konsep ini adalah berbeda.23 Prinsip pokok ekonomi konvensional adalah efisiensi. Prinsip ini muncul, secara langsung, dari definisinya berkenaan dengan problem ekonomi. Jika keinginan adalah tidak terbatas dan sumber-sumber langka (terbatas), maka pemecahannya adalah dengan bertindak “ekonomis”. Inilah yang disebut dengan efisien, yaitu: “mengerjakan sesuatu yang terbaik dengan apa yang kita miliki”. Jika keinginan kita adalah sangat tak terbatas dan sumber dayanya adalah langka, kita tidak dapat memenuhi kepuasan masyarakat. Jelasnya, dalam konteks ekonomi Islam, bentuk efisiensi ini tidak dapat dijadikan prinsip dasar. Sebagaimana yang dijelaskan di awal, sifat yang disenangi atau diinginkan adalah sama pentingnya dengan efisiensi, namun sifat yang disukai akan ditentukan oleh Maslahah. Pemenuhan kebutuhan adalah yang diharapkan. Hal ini diharapkan dapat dipenuhi sebagai suatu hal yang penting dan berdayaguna. Kepentingannya adalah dibatasi seperti sumber-sumber yang tidak dapat dibatasi untuk memenuhi kepentingan itu. Ini bertentangan dengan janji Allah dan bertentangan dengan kenyataan, realitas sosial kemasyarakatan. Tidak ada pertanyaan yang berkaitan dengan ekonomi dalam hal kepentingan/keperluan ini. Maksudnya, kepentingan harus dipenuhi, pelengkap dan perbaikan juga harus dipenuhi. Efisiensi dan sifat yang diinginkan merupakan hal yang simultan dipenuhi dalam pemenuhan kebutuhan pelengkap dan perbaikannya. Oleh karena itu, efisiensi dan sifat yang diinginkan keduanya merupakan prinsip dasar yang ada dalam ekonomi Islam. Jadi, tidak ada lagi konflik yang berlebihan, sifat yang diinginkan akan memperoleh efisiensi yang lebih. Sifat yang diinginkan ditentukan oleh kemaslahatannya. Alat Analisis: Asumsi ekonomi konvensional adalah memaksimalkan bagian konsumer. Oleh karena itu, alat-alat matematis seperti kurver cekung, diferensiasi, dan sebagainya, dapat diterapkan. Dalam kerangka Islam, kita memiliki prinsip keseimbangan (mizaniah). Alat analisis matematis dapat diterapkan untuk maksimasi, tidak akan relevan dalam prinsip keseimbangan. Oleh karena itu, kita harus merumuskan dengan alat atau instrumentasi kita sendiri.24

23 24

Ibid. Ibid.

selalu terdapat suatu unsur risiko ataupun "qharar" (tipu daya).86 Biasanya Jual Beli Masa Depan Dihindari Semua bank Islam akan menghindari setiap transaksi pasar masa depan. Sepanjang alat analisis ekonomi konvensional diterapkan. harganya sering dipotong. dan uang dollar merupakan mata uang asing utama. Pemotongan ini disebabkan preferensi waktu dan berarti mengenai pokok-pokok bunga. dan rinciannya diumurnkan dalam buletin triwulannya. Kenyataannya ialah sebagian dari investasi bagi-hasil jangka panjang di mana mereka terlibat. Fahim Khan (1985: 178) Jadi.2 berikut:25 Gambar 1. jelaslah bahwa risiko dollarjangka panjang tidak selalu dapat dihindari. Bank-bank Islam dapat menyediakan mata uang asing bagi para nasabahnya. 9. maupun komoditi. Ahmad Husaini. termasuk logam mulia yng ada di pasar masa depan itu. Reading in Microeconornics: An Islamic Perspective. didasarkan pada uang dollar. perak. adalah Bahrain. 77. teori perilaku konsumen dalam kerangka Islam akan menganalisis empat bentuk pilihan konsumen. Syarat ini berlaku pula terhadap mata uang asing. dan dana ini acapkali dipergunakan di pasaran dunia Barat. Aidlt Ghazali dan Syed Omar Syed Agil. Keadaan ini timbul dari bisnis yang normal. namun hanya untuk penyerahan seketika.2 Bagan Alir Pilihan Konsumsi dalam Islam Pilihan Konsumer dalam pengalokasi Sumber First choice (1) Worldly Needs (2) Cause of Allah Second choice (3) Present Consumpti on (4) Future Consumpti on komoditi utama yang sangat penting bagi kelangsungan hidup kelompok dan perseorangan yaitu: emas. Oleh karena itu. Kesukaran selanjutnya ialah bila suatu komoditi dijual untuk diserahkan di masa depan. Luasnya transaksi masa depan dipantau oleh Dewan Moneter Bahrain. sementara kalau ekonomi konvensional terbatas pada pilihan kedua dan keempat dan menolak pilihan pertama dan ketiga. 25 Mohammad Fahim Khan. dan Dunia Ketiga. Mengingat bahwa sebagian besar dana depositonya berasal dari wilayah Teluk dan Arab Saudi. hlm. tetapi biasanya akan diusahakannya untuk mengirnbangi utang piutangjangka pendek dalam suatu mata uang asing tertentu. Bila suatu komoditi dijual untuk diserahkan di masa depan. dan 10 sebagaimana dijelaskan dalam halaman sebelumnya. Memang setiap bank Islam menyediakan bermacam-macam portfolio mata uang atau aktiva asing. 1992. . cakupan teori perilaku konsumen dalam kerangka Islam adalah lebih luas dari pada teori perilaku konsumen dalam ilmu ekonomi konvensional. dan "barley" (sejenis gandum). Seluruh kegiatan jual belinya berlangsung dalam pasaran ekspor.. dan sama sekali tidak ada kemungkinan bahwa bank-bank Islam itu akan berspekulasi dengan mata uang dollar untuk mencari laba dari kurs dollar itu. Walaupun demikian di Bahrain pun pasaran masa depan ini agak terbatas. Teori. alat tersebut mungkin hanya dapat diterapkan untuk beberapa pilihan di luar yang dijelaskan dalam kotak-kotak nomor 8. buah kurma. Op. "Theory of Consumer Behaviour in an Islamic Perspective. Cit.87 Pada kenyataannya satu-satunya pusat keuangan di dunia Islam yang giat dengan pasaran mata uang asing masa depan. sekalipun adajuga beberapa transaksi pasaran masa depan berdasarkan uang Mark Jerman dan Frank Swis. Pertimbangan ini merupakan alasan tambahan dalam melarang transaksi mata uang untuk masa depan ter-utarna karena pihak yang berusaha dalam pasaran itu acapkali memiliki surat berharga yang menghasilkan bunga dalam salah satu mata uang asing sampai pada saat transaksi masa depan itu jatuh tempo. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 223 Luasan Teori: Berbagai macam aspek kerangka Islam untuk analisis perilaku konsumen dapat dipresentasi dalam gambar 3. baik mengenai mata uang asing.138 Ekonomi Islam: Sejarah.. Tapi ada transaksi pasaran 86 87 Third chice (5) Essentials (6) Comple men (7) Ameliorator ies Fourth choice (8) Choice Between Substitutes (9) Choice Between Substitute s (10) Choice Beetween Substitutes Sumber: M. dan lagi-lagi ini dilarang dalam Al Qur'an (lihat Bab III). dan risiko valuta asingjangka pendek tentu akan dihindarinya. Malaysia: Longman. gandum." dalam Syayyid Tahir. Ibid. karena komoditi bersangkutan mungkin tidak tersedia untuk diserahkan pada pembelinya.

Keseimbangan ini tidak terjadi bila antara penjual dan pembeli tidak bersikap saling merelakan. serta menjadikan manusia sebagai bulan-bulanan antara sistem mekanis yang berat dan kejam.83 Di zaman jahiliyah transaksi-transaksi demikian termasuk penukaran buah kering dengan buah segar yang belum dipetik serta tidak ditentukan pula berapa banyaknya. Op.27 2) Kondisi pasar yang kompetitif mendorong segala sesuatunya menjadi terbuka. Nabi Muhammad beranggapan bahwa dalam transaksi semacam itu terdapat unsur perjudian. Hukum dalam ayat Al Qur'an adalah mengenai suatu transaksi dengan pembayaran di masa mendatang. khususnya mengenai mata uang asing. 84 Ibid. Ini merupakan konsekuensi dari konsep keseimbangan harga. dan kemampuan pembeli untuk mendapatkan barang tersebut dari penjual. dapat diperdebatkan bahwa pasaran jual beli di muka belum tentu mengandung unsur ketidakpastian. Sekarang Jual-beli Masa Depan Dapat Dihalalkan Bila Ada Unsur Kepastian Namun. yang bersifat homogen (serba sama) setelah harga penjualannya disepakati. Teori. harga ditentukan oleh kemampuan penjual untuk menyediakan barang yang ditawarkan kepada pembeli. Larangan yang serupa berlaku pula terhadap "mukhabrah" (jual-beli masa depan pada zaman Jahiliyah). monopoli.85 Rupanya yang merupakan kesulitan utama kontrak masa depan itu bukanlah soal pembayaran di kernudian hari. tidak ada keraguan mengenai mutu komoditi yang diperjualbelikan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 139 ini tentu dilarang oleh hukum Islam. karena besar kemungkinan terjadi penipuan.114 Mohammad Fahim Khan. Produsen baru akan terus memasuki bisnis tersebut sampai dengan harga turun sedemikian sehingga keuntungan ekonomi habis. Transaksi semacam ini disebut "muzabarah" (tukarmenukar untuk masa depan). kontraknya sah jika syarat-syarat serta saat pembayarannya dinyatakan secara tegas. Jual beli di muka terhadap komoditi juga tidak dihalalkan. Kerelaan ini ditentukan oleh penjual dan pembeli dalam mempertahankan kepentingannya atas barang tersebut. dan pembayarannya dijanjikan pada saat tertentu di masa yang akan datang. yaitu penjualan buah-buahan ketika belum matang. sebelum hewannya tertangkap. maka ia akan memilih produsen yang lain. melainkan kenyataan bahwa komoditi yang diperjualbelikan itu pun akan diserahkan pada masa depan. surat an-Nisa (4) ayat 29. "maisir". atau perjudian karena menyangkut kemungkinan mendapat laba tanpa melakukan pekerjaan atau jerih payah. atau hewan swasta dari pengawas satwa. 85 Rodney Wilson. karena berlainan dengan buahbuahan yang belum matang atau ikan dalam air yang masih belum ditangkap. Cit. dan hal ini berlaku pula dengan mata uang. Allah berfirman: “Hai orang-orang yang behman. Transaksi serupa itu menyangkut jual beli: burung yang belum tertangkap.222 Ekonomi Islam: Sejarah. berarti produsen dan konsumen mengetahui secara langsung kelebihan dan kelemahan dari barang yang ada di pasar. Jual beli semacam ini dilarang oleh Nabi Muhammad ketika ia menjadi kepala pemerintahan di Madinah. oligopoli tidak dilarang keberadaannya selama mereka tidak mengambil keuntungan di atas keuntungan normal. maka menjadikan semua pihak mendapatkan kepuasan. Bila barangnya dibeli sekarang. Unsur inilah yang mengakibatkan larangan terhadap jual-beli enam jenis 83 Kemajuan dunia Industri telah menjadikan wajah dunia bagaikan mesin-mesin kapitalis yang semula menjadi alat bagi manusia untuk menjadikan penguasa atas alam dan dibebaskan dari perbudakan kerja. 3) Produsen dilarang 26 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Malah ada yang mengatakan bahwa transaksi masa depan tidak mengandung muzabarah atau mukhabrah. Lot. karena pihak penjual mungkin tidak akan mampu memenuhi perjanjiannya. Al Qur’an.28 Suka sama suka semakna dengan sama-sama merelakan keadaan masing-masing diketahui oleh orang lain. Dalam hal ini nabi mendesak agar perjanjian dibuat secara tertulis dan dihadiri oleh beberapa orang saksi. 28 . Op. (Jakarta: Muamalat Institute. 27 hlm. Bila produsen menjual produknya tidak terbuka maka masyarakat akan cederung merasa kurang puas. Produsen yang beroperasi dengan posisi untung akan mengundang produsen lain untuk masuk ke dalam pasar yang sama sehingga jumlah output yang ditawarkan bertambah. dan produsen yang belum masuk ke pasar tidak mempunyai insentif untuk masuk ke pasar. Pada keadaan ini produsen yang telah ada di pasar tidak mempunyai insentif untuk keluar dari pasar.26 Teori Pasar Dalam konsep ekonomi Islam harga ditentukan oleh keseimbangan permintaan dan penawaran. janganlah kalian saling memakan harta sesama kalian dengan jalan yang batil kecualj dengan jalan perdagangan yang berlaku dengan suka sama suka di antara kalian”. Dalam ekonomi Islam keseimbangan pasar mempertimbangkan beberapa hal: 1) Dalam konsep Islam. dengan kepemimpinan tekno-birokratis yang tak mengenal belas kasih. yang semua sudah pasti dipersenjatai sains dan dudukung oleh teknologi modern yang memabukkan. ikan yang masih dalarn air. Adiwarman A Karim. dan banyak kaum ulama beranggapan bahwa jual-beli di muka atau pada masa depan dilarang.84 Karena itu jual beli benda yang belum dimiliki dilarang. dan harga akan turun. Cit. Jadi. 2000). Islamic Microeconomic. duopoli. dan suatu ketidak pastian bagi pembeli. kini berubah menjadi sistem mekanis yang membelenggu manusia. Cit.

ukuran. Bisa juga ia langsung membeli uang dollar. Rasulullah saw bersabda. mendapatkan keuntungan dari ketidaktahuan penjual dari satu kota terhadap harga yang berlaku di kota lain. Akhirnya petani itu membebankan biaya kenaikan harga angkutan pada konsumen yang membeli hasil pertanian tersebut di kota. Dalam hal semacam ini premi uang sewa dapat ditentukan lebih rendah. juga akan menghadapi kemungkinan turunnya nilai dollar itu. Al Hadits. 31 5) Islam melarang kaum muslimin untuk bertindak curang. ia berhak khiyar (hak memiliki buat menjadikan atau membatalkan penjualan sebelum datang ke pasar)”. Jalan Orang-Orang yang Mendapat Petunjuk. Seorang pengimpor Arab Saudi yang mengetahui bahwa ia harus membayar sejumlah dollar AS tiga bulan kemudian. termasuk "zakat". maka apabila yang empunya (barang) itu datang ke pasar. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 221 melakukan praktik perdagangan demi keuntungan pribadi dengan cara memapak pedagang di pinggir kota. akibatnya harga barang lain juga naik. Seperti halnya di dunia Barat. atau lebih menyukai pengganti alat itu dengan model yang lebih mutakhir. serta apakah nasabah itu memerlukan benda bersangkutan pada saat berakhirnya kontrak. maka kontrak itu dinyatakan mengandung unsur ijira serta murabahah. karena itulah ia tidak dapat memastikan jumlahnya dalam mata uang dinar. Barang siapa dipapak lalu dibeli padanya (sesuatu). Telah bersabda Rasulullah saw. h. atau menjual benda itu kepada nasabah semula. lalu tangannya kena basah. sekalipun ada pedagang yang ikut serta dalam pasaran masa depan itu semata-mata sebagai spekulasi. Kegiatan semacam 82 Irfan Mahmud Ra’na. Fenomena ini juga disebut sebagai multiplier effect. . Pilihan lain ialah dengan mengadakan transaksi masa depan (forward transaction) pada kurs yang disepakati semula. jenis kontrak ini digemari pula di dunia Islam karena uang sewanya dapat diperhitungkan dengan pajak perseroan. Bila penjual bertindak curang terhadap timbangannya. orang yang melakukan penipuan”. 102 32 Al Hadits. petani desa membawa hasil pertaniannya ke kota dengan naik angkutan dengan membayar tarif lebih kepada angkutan. lalu menyimpannya selama tiga bulan. 29 Bila pemapakan dilakukan masyarakat kota terhadap masyarakat desa akan menimbulkan kesenjangan pendapatan antara penduduk desa dengan kota. Kenaikan harga yang disebabkan kelangkaan akan mengakibatkan meningkatnya harga barangbarang yang tidak berkaitan secara langsung dengan barang barang yang ditimbun.140 Ekonomi Islam: Sejarah. Transaksi semacam ini sering dilakukan di Barat agar transaksi masa depan dapat dilindungi atau diberi asuransi terhadap segala risiko. dengan uang sewa yang biasanya lebih sedikit daripada uang sewa menurut perjanjian awal. merasa sangsi mengenai kurs dollar pada saat itu.82 Jual-Beli Masa Depan tidak Dibenarkan Agama Islam Sekalipun transaksi masa depan semacam ini sudah memasyarakat di dunia Barat. riwayat Muslim dari Abu Hurairah ra. 30 Sedangkan AI-Atsram meriwayatakan dari Abi Umamah yang mengatakan. lalu Rasulullah saw memasukkan padanya tangannya. Bila penjualan kepada nasabah semula telah disepakati dari saat pembuatan kontrak. namun ia akan rugi karena terikat dana tunainya selama itu. atau menyewakannya kepada nasabah lainnya. riwayat Muslim dari Sa'id bi AI-Musaib dari Ma'mar bin Abdullah al-Adawi. riwayat Ibnu Majah dan Abu Daud dari Abu Hurairah. pada saat BBM naik. Pustaka AI-Kautsar. 4) Konsep Islam melarang penimbunan karena alasan untuk mencari keuntungan dari kelangkaan barang di pasar. Misalnya. tetapi transaksi semacam ini diharamkan dalam dunia Islam. maka ia tidak mengeluarkan zakat untuk benda bersangkutan. Hadits Rasulullah menyatakan: "Bukanlah termasuk umatku. “Bahwa Rasulullah saw pernah melalui satu timbunan dari (biji-biji) makanan. jenis dan nilai maka pengaruhnya terhadap pembeli adalah. Rasulullah bersabda: “Tidak akan melakukan penimbunan selain orang yang salah”. atau kenaikan barang yang diakibatkan adanya kenaikan barang yang berhubungan. terutama mengenai tukar-menukar uang asing. dan meningkatkan nilai jual barang yang dibeli pembeli bila ia jual kembali. ya Al Hadits. terutama karena para pedagang di seluruh dunia ikut serta dalam kegiatan pasaran di Chicago dan dalam skala yang lebih kecil pada kegiatan Bursa Uang Masa Depan di London. 30 29 Di akhir kontrak ijira itu bank Islam bersangkutan dapat menjual alat perlengkapan. 31 Ibnu Qudamah (1997) Minhajul Oashidin.Sehingga tingkat konsumsi masyarakat akan menurun pada gilirannya akan mengurangi tingkat produksi. “Apa ini. Akhirnya masyarakat desa akan mengalami perlambatan peningkatan kesejahteran ekonomi dibandingkan penduduk kota. Op. Cit. Jaminan Masa Depan dan Risiko Kurs Mata Uang Banyak pedagang yang ingin menghindari setiap risiko penyesuaian kurs uang yang berkaitan dengan tanggungannya dalam bentuk mata uang asing dengan mengusahakan perlindungan risiko dalam pasar masa depan (forward market). “Janganlah kamu papak (pergi berjumpa kafilah sebelum sampai di kota dan sebelum mereka dapat tahu harga pasar) barang yang dibawa (dari luar kota). Teori. yang juga berkembang belakangan ini. Kontrak jenis rangkap seperti ini semakin populer. 32 Hadits yang semakna menyatakan. Karena nasabah yang menyewa alat perlengkapan itu bukan pemilik benda itu. walaupun masih ditentukan oleh masa penggunaan yang diharapkan. Daya beli masyarakat desa akan berkurang terhadap produksi masyarakat kota. “Rasulullah saw telah melarang penimbunan makanan”. daya beli pembeli berkurang. Surabaya. Hukum ini berlaku pula terhadap perdagangan komoditi masa depan. Kena hujan. hai penjual makanan? Penjual makanan itu menjawab.

Apabila keduanya menyembunyikan (cacatnya) dan berdusta. Op. Op.78 Musyarakah Musyarakah ialah akad kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu yang masing-masing memberikan kontribusi dana atau amal (expertise) dengan kesepakatan bahwa keuntungan dan resiko akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan. Sa'ad berkata. biji dan zatnya harus sebanding timbangannya.79 Bait bi Tsaman ‘Ajil (Leasing) Teknik alternatif diterapkan untuk kontrak sewa beli dalam rangka mempermuda kebutuhan konsumen adalah bait bi Tsman ‘Ajil (Leasing). Cit. sama dan sepadan.. Barang siapa menipu bukanlah dari (golongan) kita”. Teori. Hadits yang semakna diriwayatkan oleh Imam An-Nasa'i dari Ubadah bin Shamit. Cit. Mengapa engkau tidak taruh dia di sebelah atas supaya orang-orang lihat dia. bahwa Rasulullah bersabda: “Emas dengan emas. Dalam konsep ekonomi Islam cara pengendalian harga ditentukan oleh penyebabnya. . Muhammad Nejatullah Siddiqi. maka mekanisme pengendalian dilakukan melalui intervensi pasar. untuk membedakannya dari ijira yang merupakan perjanjian sewa beli murni. 54-55. Maka siapa saja yang menambah atau meminta tambah maka ia telah melakukan riba. selain dia menjelaskan cacat tersebut kepadanya”. hlm. Garam dengan garam.? Ketika Rasulullah saw diberitahu bahwa mereka mengecil. 35 Distorsi biasanya terjadi cfikarenakan menaikkan atau menurunkan harga ditentukan secara sepihak. syair dengan syair. bur dengan bur. Nasabahnya itu dapat membayar uang sewa secara bulanan atau per triwulan. 34 33 78 79 Ibid. Suatu alternatif bagi perjanjian murabahah atau disebut juga dengan gagasan "ijira" (kontrak sewa beli) atau kontrak "leasing" (Bait bi Tsaman ‘Ajil) yang dengan tegas diperbolehkan oleh hukum Islam. Kontrak itu dapat menjadi sumber dana jangka pendek atau jangka menengah. “Aku mendengar Rasulullah saw ditanya tentang menjual kurma kering untuk kurma segar (basah). “Pembeli dan penjual itu boleh memilih. kurma dengan kurma. dan sering digunakan oleh perusahaan di berbagai bidang seperti pembangunan untuk membiayai pengadaan alat-alat besar atau alat perlengkapan perusahaan. Rasulullah saw mengatakan. maka keduanya diberkati dalam jual-belinya. selama keduanya belum terpisah. Dan tidak halal bagi seseorang untuk menjual barang kepada saudaranya. “Seorang muslim ada!ah saudara bagi muslim yang lain. Lot. 34 Dan dalam hadits lain Imam Bukhari meriwayatkan dari Hakim bin Hazzam dari Rasulullah saw. sedangkan bank bersangkutan akan menetapkan harga sewa yang mencakup sebagian besar harga pembelian asli barang itu di masa kontraknya. Sedangkan bila penyebabnya adalah distorsi terhadap permintaan dan penawaran. dan sama-sama menjelaskan (cacatnya). Cit. Sa'd bertanya kepadanya mana yang lebih baik dan ketika ia memberitahukannya bahwa (yang lebih baik adalah) gandum putih. sementara di dalamnya terdapat cacat. Perak dengan perak. Bila penyebabnya adalah perubahan pada pecmintaan dan penawaran. “Emas (ditukar) dengan uang bisa riba. maka barakah juatbelinya akan dicabut”. kecuali sama-sama sepakat”. Rasulullah saw melarang hal itu. dan Rasulullah berkata: Apakah kurma-kurma mengecil ukurannya ketika mengering. kemudian bersepakat untuk menyewakannya kepada mereka dengan harga sewa tetap untuk waktu tertentu. antara lain karakteristik pembaiayaan murabahah yang return-nya dapat diperkirakan serta leratif mudah dalam pengelolaan likuidasi bank. Rasulullah saw bersabda kembali. Selain itu. biji dan zatnya harus sebanding timbangannya. Keuntungan yang diperoleh dari usaha tersebut akan dibagi sesuai dengan penyertaan masing-masing pihak. 33 6) Menyembunyikan barang cacat karena penjual mendapatkan harga yang tinggi. 81 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Bank dan pengusaha berjanji bersama-sama membiayai suatu proyek yang juga dikelola secara bersama-sama. Pustaka AIKaustar. Bentuk khusus ijira yang mencakup pembelian barang itu.81 Rasulullah. Di dalam hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Abu Daud dari Umar. Jakarta. ia melarang transaksi itu. 80 Rodney Wilson. 7) Jual beli dilakukan dengan keadaan nilai barang yang sama. Rasulullah saw bersabda.220 Ekonomi Islam: Sejarah. berikut penyewaannya biasanya dirincikan dengan istilah "ijirawa iktina" 80 (kontrak pengadaan dan penyewa-an). mengatakan. riwayat Muslim dari Abi Hurairah Imam Ibnu Majah meriwayatkan dari Uqbah bin Amir 35 lihat Syaikh Shafiyyur-Rahman al-Mubarrakfury (1997) Sirah Nabawiyah. Apabila keduanya jujur. hlm. 150. Yahya menyampaikan kepadaku (hadits) dari Malik. Dengan perjanjian ijara pihak bank membeli barang seperti misalnya alat-alat besar pembangunan untuk ke-perluan para nasabahnya. dari hasil Penelitian Kinerja Industri BPRS tahun 2002 juga diperoleh informasi bahwa perhitungan yang mudah dan sesuai dengan permintaan nasabah merupakan latar belakang mengapa pembiayaan murabahah banyak disukai. dari Abdulllah ibn Yazid bahwa Zayd ibn 'Ayyash memberitahukan bahwa ia suatu ketika bertanya kepada Sa'd ibn Waqqas mengenai menjual gandum putih untuk sejenis gandum yang bagus. Dalam pembiayaan musyarakah ini bank dengan pengusaha mengadakan perjanjian. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 141 pembiayaan tidak terlepas dari berbagai faktor. Kaum muslimin pernah menjadi korban distorsi harga ini ketika kaum Quraisy menetapkan blokade Al Hadits.

Noordeen. Dominasi penggunaan akad murabahah dalam 75 76 Al Qur’an. Bila bank menjual secara cicilan. ialah: “Tiga hal yang di dalamnya terdapat keberhakah: jual-beli secara tangguh muqaradhah (mudharabah). porsi pembiayaan dengan akad murabahah dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan. 119 pesanan tersebut menjadi tanggungan penerima pesanan. Apabila kita mengacu pada dunia perbankan syariah. macam. 3) Melarang keras bergaul dengan kaum muslim. 2) Apabila hasil produksi yang diterima cacat atau tidak sesuai dengan akad maka produsen (pabrik/toko) harus bertanggung jawab dengan cara mengembalikan dana yang telah diterimanya atau menggand barang yang sesuai dengan pesanan. 38 Bila daya beli masyarakat lemah pemerintah dapat membuat kebijakan supaya produsen meningkatakan output produksi guna meningkatkan jumlah barang kebutuhan pokok di pasar. bukan untuk dijual”. lembaga ini akan menambah pasokan barang di pasar. Op Cit. 1976). Khadijah ra. 36 lihat Ja'far Subhani. hendaklah kamu menuliskannya”. dan mencampur gandum dengan tepung untuk keperluan rumah. hlm.33 persen. Yaitu penjualan sesuatu dengan kriteria tertentu (yang masih berada) dalam tanggungan dengan pembayaran disegerakan. maka bank dan nasabah harus menyepakad harga jual dan jangka waktu pembayaran." Menurut Sayyid Sabiq. Ar Risalah. . surat al-aqarah (2) ayat 283. p. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 219 ekonomi terhadap umat Islam. 228-229. (Jakarta: Lentera. hingga Hakim bisa membawa gandum itu untuk diberikan kepada bibinya. Mereka hanya keluar dari lembah itu untuk berbelanja sedikit. menurut data informasi dari Biro Syariah Bank Indonesia. Para pemimpin Quraisy menggantungkan di Ka'bah perjanjian yang ditulis oleh Manshur bin Akramah dan disahkan oleh Dewan Agung Quraisy.76 Dan aplikasi di perbankan secara teknis ialah: 1) Salam adalah transaksi jual-beli di mana barang yang diperpal-belikan belum ada. Dalam keadaan kekurangan barang kebutuhan pokok.142 Ekonomi Islam: Sejarah. ketika perdamaian beriaku di seluruh Jazirah Arab. 3) Bila bank menjualnya secara tunai biasanya disebut pembiayaan talangan. dalam Adiwarman A Karim (2001). Ibnu Majah. Namun Abu Jahal mencegahnya. 1) Melarang setiap perdagangan dan bisnis dengan pendukung Muhammad. lihat pula dalam Abdul Azim Islahi (1996) "History of Economic Thought in Islam. Jika pada tahun 2000 sebesar 69. 2) Saat barang diserahkan kepada bank oleh produsen (pabrik/-toko) maka bank akan menjualnya kepada nasabah secara tunai atau secara cicilan. Teori. Mereka bersumpah bahwa kaum Quraisy sepanjang hidupnya. umat Islam tinggal di lembah Abu Thalib di perbukitan Mekkah. Selama blokade yang berlangsung tiga tahun ini. A Subyectwise Survey". ialah: 1) Pembelian hasil produksi harus diketahui spesifikasinya secara jelas seperti jenis. dalam Adiwarman A Karim (2001). Al Hadits. Sejarah Kehidupan Rasulullah saw. ialah: “Hai orang-orangJang beriman. 36 Hakim bin Hizam pernah membawa gandum untuk diberikan kepada bibinya. Lalu Abul Bakhtary datang untuk melerai keduanya. pada tahun 2002 menjadi 70. lembaga ini akan membeli barang tersebut di pasar sehingga jumlah barang ini menjadi sedikit. 77 Zainul Arifin. Op. Dalam hal ini pemerintah juga dapat membentuk lembaga logistis guna menjaga supaya produsen dan konsumen tidak di rugikan oleh naik turunnya harga. mutu. dan jumlahnya. maka dimungkinkan bagi bank untuk melakukan akad salam kepada pihak ketiga (pembeli kedua).77 Murabahah Murabahah Ialah jual beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati. Ketentuan umum dalam hal pengaplikasian Ba’i assalam. maka mekanisme pengendalian dilakukan melalui penghilangan distorsi termasuk penentuan harga untuk mengendalikan harga pada keadaan sebelum distorsi. Kuala Lumpur. Lembaga logistis semacam Bulog. Ibid. 37 Ibn Taimiyah. pemerintah dapat membuat aturan supaya pedagang yang menahan barangnya untuk dijual ke pasar. akan melaksanakan ketentuan berikut. Namum kaum Ouraisy memasang harga tinggi di atas harga pasar. "Al-Hisbah". 4) Musuh Muhmmad harus didukung. apabila kamu bermuamalah tidak. pedagang pasar induk dan rekanan. Oleh karena itu barang diserahkan secara tangguh sedangkan pembayaran dilakukan tunai. Cit. as-salam dinamai juga as-salaf (pendahuluan). 2) Tak seorang pun berhak mengadakan ikatan perkawinan dengan orang muslim. Sedangkan bila produsen dirugikan akan adanya penurunan harga barang. (Cairo: Darul Sya'b.75 Dan dari sumber al-Hadits Rasulullah.29 persen.1996) hlm. Aligarh Muslim University. pada bulan bulan haram. Orang-orang Musrik tidak membiarkan bahan makanan masuk ke Makkah atau barang yang hendak dijual melainkan mereka langsung memborongnya. 118 38 Abul Khair Jalaluddin (1991) "The Role of Government in an Islamic Economic".37 Intervensi pasar menjadi sangat penting daiam menjamin pengadaan barang kebutuhan pokok. seperd. (terj). dalam keadaan bagaimana pun. bila harganya bagi konsumen terlalu mahal. "Naikkan harga agar pengikut Muhammad tak dapat membeli". 4) Harga jual dicantumkan dalam akad jual-beli dan jika telah disepakad ddak dapat berubah selama berlakunya akad. secara tunai untuk waktu yang ditentukan. Abu Lahab menyerukan. Untuk mempertahankan tingkat harga itu ia sendiri membeli barang dengan harga lebih. Bulog.. 3) Mengingat bank ddak menjadikan barang yang dibeli atau dipesannya sebagai persediaan. Harga jual yang ditetapkan bank adalah harga beli bank dari nasabah yang ditambah keuntungan. Landasan hukum dari sumber al-Qur'an. ukuran.

Kedua pihak harus menyepakati harga jual dan jangka waktu pembayaran. la juga berarti menjamin kelancaran perdagangan antardaerah. Hazm (1947). 3)Dalarn transaksi ini.73 Dan hadits Rasulullah saw. pekerja dan orang yang mempunyai keahlian dan membawa peningkatan nilai pekerjaan mereka. Dalam perbankan. Harga jual adalah harga beli bank dari produsen (pabrik/toko) ditambah keuntungan (mark-uf). dan padatnya penduduk. kota dengan desa atau desa dengan desa. Al Qur’an. Disebut salaf karena pemesan barang menyerahkan uangnya terlebih dahulu.40 Intervensi pasar tidak selalu diartikan pemerintah menambah jumlah ketersediaan barang. Gambar Skema Bai' al-Murabahah Bai' as-Salam Kata salama dengan salafa artinya sama. Untuk itu pembelanjaan orang kota makin meningkat”. dan banyaknya bahan makanan di kota-kota menyebabkan tukang-tukang (buruh) kurang mau menerima bayaran rendah bagi pekerjaan dan pelayanannya. . gampangnya orang mencari penghidupan. "Tiga hal yang di dalam terdapat keberkahan: jual-beli secara tanfguh. Gambar 8. Teori. karena banyaknya orang kaya yang kebutuhannya akan tenaga buruh dan tukang juga besar. riwayat Ibnu Majah.74 Beberapa hal teknis di perbankan dalam tataran aplikasinya ialah: 1) Bank bertindak sebagai penjual sementara nasabah sebagai pembeli.218 Ekonomi Islam: Sejarah. Ini menguatkan kedudukan para tukang. 119 40 Ibnu Khaldun (1986). muqaradhah (mudharabah) dan mencampur gandum dengan tepung untuk keperluan rumah. Cairo al-Maktabah. harga barang tersebut akan turun kembali. dalam Adiwarman A Karim (2001). Muqaddimah (terj). Barang-barang hasil industri dan tenaga kerja juga mahal di tempat yang makmur karena tiga hal. Intervensi pemerintah dalam mengatasi gangguan tersebut akan membuat kurva penawaran bergeser ke kanan. Intervensi ini diperlukan untuk mengembalikan posisi penawaran pada posisi semula. Ibnu Khaldun mengungkapkan bahwa ketika barang-barang yang tersedia sedikit maka harga-harga akan naik. hlm. “Allah telah menghalalkan jual-beli dan mengharamkan riba. 422 39 . surat Baqarah (2) ayat 275. karena besarnya kebutuhan yang ditimbulkan oleh meratanya hidup mewah dalam tempat yang demikian. Kedua. Landasan hukum dari Al-Qur'an. Ketiga. Disebut salam karena pemesan barang menyerahkan uangnya di tempat akad. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 143 menjualnya kepada nasabah dengan harga yang ditambah keuntungan atau mark-up. sedangkan pembayaran dilakukan secara tangguh. Vol 6. al-Munirriyah. yang dalam majelis itu pemesan barang menyerahkan uang seharga barang pesanan yang barang 73 74 Pemerintah dapat mengunakan dana dari Baitul Mal untuk melakukan intervensi ini. Dengan kata lain. 2) Harga jual dicantumkan dalam akad jual-beli dan jika telah disepakad ddak dapat berubah selama berlaku akad. Jakarta. sehingga batas intervensi pemerintah dapat diukur dari pergeseran kurva S1 dan S2.1 menunjukkan terdapatnya gangguan di jalur perdagangan antar daerah akan menyebabkan pasokan barang berkurang atau kurva penawaran bergeser ke kiri. Harga suatu barang dapat saja dinaikkan. "Al Muhalla". Al Hadits.39 Dalam keadaan nilai uang yang tidak berubah. dinyatakan. hlm. penjualan barang kepada nasabah dilakukan atas dasar cost-plus profit. antara kota dengan kota. bukan untuk dijual”. Ibnu Khaldun juga mengidentifikasikan tiga faktor yang menyebabkan harga tinggi pada masyarakat yang makmur. Definisi salam ialah akad pesanan barang yang disebutkan sifat-sifatnya. Bila harta yang ada di Baitul Mal tidak mencukupi. menyatakan:” Dari Suaib ar-Rumi ra bahwa Rasulullah saw bersabda. demikian sebaliknya. Suatu kota yang lebih banyak barang daripada yang dibutuhkan akan menjadikan harga barang tersebut menjadi murah. Pustaka Firdaus. bila sudah ada barang diserahkan segera kepada nasabah. murabahah lazimnya dilakukan dengan cara pembayaran cicilan (bitsaman ajit). namun bila tidak terjangkau harganya oleh masyarakat. yang berakibat dengan timbulnya persaingan dalam mendapatkan jasa pelayanan dan pekerja dan berani membayar mereka lebih dari nilai pekerjaannya. Ibid. pertama. pemerintah dapat meminta atau menarik pajak dari orang-orang yang mampu untuk menambah dana Baitul Mal. kenaikan harga atau penurunan harga semata-mata ditentukan oleh kekuatan penawaran dan permintaan.

op.. 41 1) Intervensi harga menyangkut kepentingan masyarakat yaitu melindungi penjual dalam hal tambahan keuntungan (profit margin) sekaligus melindungi pembeli dari penurunann daya beli. Hawalah terbagi kepada dua hal. Inilah hawalah yang boleh (jaiz) menurut kesepakatan ulama. karena jika tidak dilakukan intervensi harga. Oleh karenanya pemerintah dituntut proaktif dalam mengawasi harga guna menghindari adanya kezaliman produsen terhadap konsumen. Ibnu Taimiyahmencatat berapa faktor yang berpengaruh terhadap permintaan dan konsekuensinya terhadap harga. hawalah muqayyadah.cit. sesorang memindahkan utang dan mengaitkannya dengan piutang yang ada padanya. hlm. Dalam aplikasi perbankan ialah uang muka (advance payment bond). yaitu: pertama. 3) Kafalah mualaqah. yaitu pembayaran utang atau pelunasan utang. 71 Ibid.71 Prinsip Sharf Sharf adalah transaksi pertukaran antara emas dengan perak atau pertukaran valuta asing. Islam menghargai hak penjual dan pembeli untuk menentukan harga sekaligus melindungi hak keduanya. pemerintah melakukan intervensi harga. Konsepsi Ekonomi Ibnu Taimiyah (Terj). yaitu jaminan dari si penjamin (personal guarantee). 30. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 217 Gambar Intervensi Pasar Y Dalam lembaga keuangan. (Surabaya: Bina llmu.70 Prinsip Ju’alah Ju’alah adalah suatu kontrak di mana pihak pertama menjanjikan imbalan tertentu kepada pihak kedua atas pelaksanaan suatu tugas/pelayanan yang dilakukan oleh pihak kedua untuk kepentingan pihak pertama. Bersumber dari hadits dari Muslim. di mana uang asing dipertukarkan dengan mata uang domestik atau dengan mata uang lainnya. hlm.. 2) serah terima harus dilaksanakan. Abu Daud dari Said bin al Musyyab dari Ma'mar bin Abdullah AI-Adawi bahwa Rasulullah saw bersabda. sedangkan penjual mewakili kelompok masyarakat yang lebih kecil. Dalam salah satu bagian dalam bukunya Fatawa. kemudian ia mensyaratkan atas laba dalam jumlah tertentu. Islahi. bahkan mewajibkan. hlm. 42 1) Keinginan masyarakat (al-raghbah) atas suatu jenis barang berbeda-beda. bank membiayai pembelian barang yang dibutuhkan oleh nasabahnya dengan membeli barang itu dari pemasok. penjual menyebutkan harga pembelian barang kepada pembeli. yaitu mengambil keuntungan di atas keuntungan normal dengan menjual lebih sedikit barang untuk harga yang lebih tinggi. Artinya intervensi harga harus dilakukan secara proporsional dengan melihat kenyataan tersebut. dan kemudian 69 70 X Dalam ekonomi Islam siapa pun boleh berbisnis. dengan catatan harus memenuhi syarat yang disebutkan dalam hadits. yaitu: 1) harus tunai. dia tidak boleh melakukan ikhtikar.69 Prinsip Hawalah Hawalah adalah akad pemindahan utang/ piutang suatu pihak kepada pihak lain. 3) bila dipertukarkan mata uang yang sama harus dalam jumlah / kuatitas yang sama. Keadaan ini sesuai dengan banyak dan sedikitnya barang yang diminta (al-Matlub) masyarakat tersebut. 2) Kalafah bil maal. Dalam aplikasi perbankan disebut jaminan penawaran (bid bonds). yaitu jaminan mutlak yang dibatasi oleh kurun tertentu.72 Bai' al-Murabahah Murabahah adalah jual-beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati antara pihak bank dan nasabah. “Tidaklah orang melakukan ikhtikar itu kecuali ia berdosa”. Namun demikian.. Suatu 41 42 107 Adiwarman A Karim (2001). 132 AA. hawalah mutlaqah seseorang memindahkan utangnya kepada orang lain dan tidak mengaitkan dengan utang yang ada pada orang itu. Ibid. Teori. Ahmad. Jenis-jenis kafalah ialah.144 Ekonomi Islam: Sejarah. bila kenaikan harga disebabkan adanya distorsi terhadap permintaan dan penawaraan. 2) Bila kondisi menyebabkan perlunya intervensi harga. 3) Pembeli biasanya mewakili masyarakat yang lebih luas. Kedua. hlm.1997). Islam membolehkan. Bank islam sebagai lembaga keuangan dapat menerapkan prinsip ini. . 1) Kafalah bi nafs. Dalam murabahah. 29. akad ini teraplikasikan dalam penerbitan bank guarantee. Ibid. 72 Ibid.6 Pada perjanjian murabahah. Kebolehan intervensi harga antara lain karena. penjual menaikkan harga dengan cara ikhtikar atau ghaban faa hisy.

dan custodian menggunakan harta titipan. Dalam perbankan biasanya diterapkan dalam aplikasi letter of credit (L/C) atau untuk permintaan barang Dalam Negeri dari bank Luar Negeri (L/C ekspor). 4) Harga juga berubah-ubah sesuai dengan (kuantitas pelanggan) siapa saja pertukaran barang itu dilakukan (al-mu'awid). Penerima simpanan bertanggungjawab penuh atas segala kerusakan dan kehilangan.216 Ekonomi Islam: Sejarah.66 Prinsip Rahn Rahn menurut syariah adalah menahan sesuatu dengan cara yang dibenarkan yang memungkinkan untuk ditarik kembali. wakalah al ammah.68 Prinsip Kafalah Istilah kafalah ialah memasukan tanggungjawab seseorang ke dalam tanggungjawab orang lain dalam suatu tuntunan umum dalam masalah nyawa. 66 barang sangat diinginkan jika persediaannya sangat sedikit daripada jika ketersediannya berlimpah. Harga sewa dari tanah dalam kondisi demikian tak sama dengan tanah yang aman. yaitu: pertama. misalnya bila ada kenaikan harga barang di atas batas kemampuan masyarakat maka pemerintah melakukan pengaturan dengan operasi pasar. hlm. hlm.44 Sedangkan. Jika ia kaya dan dijamin membayar utang. tujuan dari transaksi itu bisa diwujudkan dengannya. dengan utang sebagai gantinya. Cit. wakalah muqayyadah. Op.. hibah. qard. 3) Itu juga akan berpengaruh atas menguatnya atau melemahnya tingkat kebutuhan atas barang karena meluasnya jumlah dan ukuran dari kebutuhan. Jika jumlah suatu jenis barang yang diminta masyarakat meningkat. Ketiga. melakukan penurunan tarif/bea impor terhadap barang-barang tertentu yang memicu costpush inflation atau memberikan subsidi harga kepada barang-barang tertentu. Teori. harga akan lebih rendah ketimbang jika membayar dengan uang yang jarang ada di peredaran. suka mengulur-ulur pembayaran atau diragukan kemampuan membayarnya. wakalah mutlaqah. ialah akad titipan di mana penerima titipan adalah trustee yang sekaligus penjamin (guarantor) keamanan aset yang dititipkan. Sebaliknya. jika jumlah permintaannya menurun. yaitu mewakilkan secara mutlak. 44 43 Ibid. 27. Para ulama sepakat tentang bolehnya kafalah. Jika si pembayar mampu melakukan pembayaran dan diharapkan mampu memenuhi janjinya. Kata lain rahn adalah akad menggadaikan barang dari satu pihak kepada pihak lain. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 145 kelalaian. 67 Zainul Arifin. Peran pemerintah tersebut berlaku di saat ada masalah-masalah yang ekstrem sehingga pemerintah perlu memantau kondisi pasar setiap saat guna melihat kemungkinan diperlukannya pengaturan harga. 7) Aplikasi yang sama berlaku bagi seseorang yang meminjam atau menyewa. yaitu perwakilan yang lebih luas dari al muqayyadah tetapi lebih sederhana dari al mutlaqah. Dengan prinsip ini custodian menerima simpanan harta dari pemiliknya yang memerlukan jasab penitipan dan penyimpan mempunyai kebebasan untuk menariknya kembali sewaktuwaktu. harga yang rendah bisa diterima darinya. dan rahn. yaitu penunjukan wakil untuk bertindak atas namanya dalam urusan tertentu.67 Prinsip Wakalah Wakalah adalah akad perwakilan antara dua pihak. tanpa batasan waktu dan untuk segala urusan. 5) Harga itu dipengaruhi juga oleh bentuk alat pembayaran (uang) yang digunakan dalam jual-beli. ijarah. bila harga terlalu turun sehingga merugikan produsen. Dengan menjual secara langsung barang-barang yang dibutuhkan masyarakat. ia termasuk transaski ‘aniyah. misalnya tanah yang disewakan di suatu wilayah yang banyak perampoknya. Kedua. Rahn adalah suatu bentuk transaksi tabaru’. Pemberi sewa bisa mendapatkan keuntungan kepada penyewa. di mana pihak pertama mewakilkan suatu urusan kepada pihak kedua untuk bertindak atas nama pihak pertama. 68 Ibid. Dalam akad ini ada lima jenis yaitu. karena apa yang diberikan rahin (pemilik barang) untuk murtahin (pemegang barang) bukan atas imbalan akan sesuatu. karena sangat dibutuhkan dalam muamalah masyarakat. atau diduduki oleh binatang buas. ketimbang yang diterima dari orang lain yang diketahui sedang bangkrut. 27. harga akan naik lebih tinggi daripada peningkatan kebutuhan itu kecil atau lemah. bila dalam kasus ini ia tak sepenuhnya mampu menjamin melaksanakan janjinya maka tingkat kemampuan danjaminan itu berbeda. Ada beberapa jenis di dalam akad ini. pemerintah meningkatkan pembelian atas produk produsen tersebut dari pasar.43 Intinya pengaturan harga diperlukan bila kondisi pasar tidak menjamin adanya keuntungan di salah satu pihak. Jika yang digunakan umum dipakai (naqd ra'ji). Misalnya dinar dan dirham saat itu merupakan alat pembayaran yang lazim di Damaskus. 6) Disebabkan oleh tujuan dari kontrak adanya (timbal balik) pemilikan oleh kedua pihak yang melakukan transaksi. utang atau barang. Namun hal ini kurang berlaku bila barang yang disewakan dalam kondisi yang tidak aman. Yaitu menjadikan barang yang mempunyai nilai harta sebagai jaminan utang. Wadi’ah yad amanah akan berubah menjadi wadi’ah yad dhmanah apabila karena dua hal yaitu harta titipan teracmpur. di mana tidak dianggap sempurna kecuali bila sudah diterima ‘ain al ma’qud. Pemerintah harus mengatur harga. harga akan naik dan terjadi sebaliknya. ida’. 2) Perubahan jumlah barang tergantung pada jumlah para peminta (tullab).. dan agar yang berpiutang tidak dirugikan dengan ketidakmampuan orang yang berutang. Kedua. wadi’ah yad dhmanah. . Ibid. Jika kebutuhan tinggi dan kuat.

Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 215 Berbagai pandangan muncul mengenai pengaturan harga ini. hlm. Ini melibatkan hak milik seseorang di dalamnya setiap orang memiliki hak untuk menjual pada harga berapa pun. “Ini sangat nyata bahwa penetapan harga akan mendorongnya menjadi lebih mahal. Cit. Masing-masing mengutarakan alasan yang jelas untuk mengambil pandangan tersebut. biarkan saja" Kemudian beliau didatangi oleh laki-laki yang lain lalu mengatakan. Yang Maha Menggenggam. sedangkan pendapat kedua. Bank dapat menggunakan akad ini sebagai produk pelengkap untuk memfasilitasi nasabah yang membutuhkan dana talangan dalam jangka waktu pendek. meskipun penduduk menginginkannya. Beliau menjawab. bank islam dapat memberikan fasilitas yang disebut al qardun hasan. mengatakan: “Harga pada masa Rasulullah saw membumbung. dalam masalah harta dan darah”. bahwa imam (pemimpin pemerintah) tak memiliki wewenang untuk mengatur harga bagi penduduk. Muhammad Nejatullah Siddiqi. yaitu penyediaan pinjaman dana kepada pihak-pihak yang patut mendapatkannya. Teori. Aku ingin menghadap ke hadirat Allah. 111 46 45 kepentingan rumah. bukan untuk diperjualbelikan”. Loc. Cit. walaupun syari’ah membolehkan peminjam memberikan imbalan sesuai dengan keikhlasan. Dua dari empat mazhab terkenal.146 Ekonomi Islam: Sejarah. pendapat pertama. Dalam sejarah Islam masalah pengawasan atas harga muncul pada masa Rasulullah saw sendiri. (Yogyakarta. Lagi Maha Menentukan Harga. kontrak ini disebut al ijarah wa iqtina’ atau al ijarah munthahiyah bi tamlik. yaitu akad salaing membantu dan bukan transaksi komersial. Ibnu Qudamah AI-Maqdisi adalah salah seorang argumentator Mazhab Hambali46 menulis.45 Imam Abu Daud meriwayatkan dari Abu Hurairah yang mengatakan. Dalam syariah peminjam hanya berkewajiban membayar kembali pokok pinjamannya. pastilah Rasululah akan melaksanakannya. "(tidak) tetapi Allahlah yang berhak menurunkan dan menaikkan”. yang menitipkan disebut mudi’ dan yang menerima titipan disebut wadi’. 55 A. sebab jika para pedagang dari luar Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Anas. riwayat Syuaib Rumy. Wahai Rasulullah saw. Selama akad belum berakhir maka harga tidak boleh berubah. Sesungguhnya Allah-lah Yang Maha Menciptakan. Op. beliau menjawab. 2001). Ibnu Oudamah menganalisis penetapan harga dari pandangan ekonomis juga mengindikasikan tak menguntungkan bentuk pengawasan atas harga. LKPSM. Barang yag dititipkan disebut ida’. Op. la berkata. penyewa dapat diberikan opsi untuk memiliki barang yang disewakan. 2) Menetapkan harga adalah sesuatu ketidakadilan (zulm) yang dilarang.64 Prinsip Qard Qard adalah meminjamkan harta kepada orang lain tanpa mengharap imbalan. dimana akad yang terjadi antara bank (sebagai pemilik barang) dengan nasabah (sebagai penyewa) dengan cicilan sewanya sudah termasuk cicilan pokok dan harga barang. Dalam rangka mewujudkan tanggungjawab sosialnya. Penduduk boleh menjual barang-barang mereka dengan harga berapa pun yang mereka sukai. 62 Murabahah adalah kontark jual beli atas barang tertentu. menyatakan harga bisa ditentukan oleh pemerintah. .. menyatakan bahwa pemerintah tak mempunyai hak untuk menetap-kan harga. Yang Maha Memberi Rezeki. kalau seandainya harga ini engkau tetapkan (niscaya tidak membumbung seperti ini). dalam transaksi tersebut penjual harus menyebutkan dengan jelas barang yang diperjualbelikan dan tidak termasuk barang haram. "Wahai Rasulullah saw. 195-196. Wadi’ah terklasifikasi kepada dua tipe. Lalu mereka lapor. Bila itu dibolehkan. tetapkanlah harga ini. 65 Ibid. kecuali terjadi karena 62 63 Al Hadits. Cit. 47 Ibnu Qudarnah mengutip hadits di atas dan memberikan dua alasan tidak diperkenankannya mengatur harga: 48 1) Rasulullah saw tidak pernah menetapkan harga. 25.A. Beliau menjawab. Islahi. Yang Maha Melapangkan. "(Tidak) justru. Pakar-Pakar Fiqh Sepanjang Sejarah. 64 Zainul Arifin. artinya ia tidak diharuskan mengganti segala resiko kehilangan atau kerusakan yang terjadi pada aset yang dititipkan. asal ia sepakat dengan pembeliannya. hlm. Model ini secara konvensional dikenal sebagai operating lease dan financing lease. Al ijarah adalah kontrak yang melibatkan suatu barang (sebagai harga) dengan jasa atas manfaat atas barang lainnya. sementara tidak ada satu orang pun yang menuntutku karena suatu kezaliman yang aku lakukan kepadanya.63 Sewa dan Sewa-Beli Sewa (ijarah) dan sewa beli (ijarah wa iqtina’) atau disebut juga ijarah munthahiyah bi tamlik oleh para ulama dianggap sebagai model pembiayaan yang dibenarkan oleh syariah islam. "Wahai Rasulullah saw tetapkanlah harga ini. ialah akad titipan di mana penerima titipan (custodian) adalah penerima kepercayaan (trustee). Dalam fiqh dikategorikan sebagai aqad tathawwu’. wadi’ah yad amanah. Abdullah Mustofa al Maraqhi. hlm. harga sepenuhnya ditentukan pasar.65 Prinsip Wadi’ah (Titipan) Wadi’ah secara bahasa ialah sesuatu yang diletakkan pada yang bukan pemiliknya untuk dijaga. Setelah selesai masa kontrak. yaitu: pertama. Hambali dan Syafi'i. “Bahwa ada seorang laki-laki datang lalu berkata.

5) Bai’ al musawamah. tetapi bila para penjual mau menjual di bawah harga semestinya. di mana penjual tidak memberitahukan harga pokok dan keuntungan yang didapatnya. Akibatnya. perbuatan mereka itu— menurut mazhab Maliki—harus dihentikan. 49 Ibnu Qudamah al-Maqdisi. yaitu pertukaran antara barang atau jasa dengan uang. 60 Al Hadits. juga akan mengecilkan hati para importir untuk mengimpor barang tersebut. Jadi. muqarradhah (nama lain dari mudharabah). Pengawasan harga hanya akan memperburuk situasi tersebut. yaitu pada tanggal yang disepakati. 22. Aplikasi jual beli seacam ini dapat dilakukan sebagai jalan keluar bagi transaksi ekspor yang tidak dapat menghasilkan valuta asing (devisa). Ibid. menjal dengan pembayaran tangguh (murabahah). Harga yang rendah akan mendorong permintaan baru atau meningkatkan permintaan. Para konsumen yang membutuhkan akan meminta barang dagangan dan membuat permintaan mereka tak bisa dipuaskan. yaitu kontrak jual beli di mana harga atas barang tersebut dibayar lebih dahulu tapi dapat diangsur sesuai dengan jadwal dan syarat-syarat yang disepakati bersama. dan ketiga.A lslahi (1997). adalah jual beli yang memiliki pengertian hampir sama dengan bai’ as salam.. Mazhab Maliki dan Hanafi. mencampuri tepung dengan gandum untuk 58 mendengar adanya kebijakan pengawasan harga mereka tak akan mau membawa barang dagangannya ke suatu wilayah dimana dipaksa menjual barang dagangannya diluar harga yang ia inginkan.214 Ekonomi Islam: Sejarah. walaupun baru dilaksanakan dalam situasi penting dan menekankan perlunya kebijakan harga yang adil. Tetapi. tuan rumah akan dirugikan akibat kebijakan itu dan perlu membendung berbagai usaha untuk membuat regulasi harga. perbuatan mereka dibiarkan saja. Inilah alasannya. 4) Bai’ al murabahah. hlm. karena harganya meningkat Harga akan meningkat dan kedua pihak menderita. demikian 58 59 Zainul Arifin. Dalam transaksi jual beli tersebut penjual menyebutkan dengan jelas barang yang diperjualbelikan. Argumentasi Ibnu Oudamah melawan penetapan harga oleh pemerintah serupa dengan para ahli ekonomi modern. sampai pengawasan harga secara lokal itu dilarang. adalah akad jual beli barang tertentu. menganut keyakinan ini. 61 8) Bai’ al istisna. 2) Bai’ al muqayyadah. Mata uang asing yang diperjualbelikan dapat berupa uang kartal (bank notes) ataupun dalam bentuk uang giral (telegrafic transfer atau mail tarnsfer). yaitu jual beli di mana penjual melakukan penjualan dengan harga yang lebih rendah daripada harga pasar atau dengan potongan (discount). adalah akad jual beli di mana pembeli membayar uang (sebesar harga) atas barang yang telah disebutkan spesifikasinya. merupakan salah satu bentuk jual beli yang bersifat amanah. Op. Teori. Menurut Syafi'i atau penganut Ahmad bin Hambal seperti Abu Hafz AI-'Akbari. jual beli seperti ini didasarakan kpada sabda Rasulullah: “tiga hal yang didalamnya terdapat keberkahan: pertama. “al-Sharh al-Kabir” (Mesir. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 147 Macam-macam Jual-Beli: Beberapa macam jual beli dalam Islam ialah: 1) Bai’ al mutlaqah. Pertama. Kemudian ia membaca ayat 282 surat al baqarah. 122 . 1374 H). jika terjadi harga yang tinggi dipasaran dan seseorang berusaha menetapkan harga yang lebih tinggi daripada harga sebenarnya. 44-45. transaksi ini lazimnya disebut counter trade. Cit.60 Sabda Rasulullah: “barangsiapa yang melakukan salaf (transaksi salam) hendaknya melakukannya dengan takaran yang jelas dan timbangan yang jelas pula sampai pada batas waktu tertentu”. Vol. kedua. yaitu jual beli atau pertukaran antara satu mata uang asing dengan mata uang asing lainnya. Qadi Abu Ya'la dan lainnya mereka tetap menentang berbagai campur tangan terhadap keadaan itu.59 Sabda Rasulullah: “Janganlah kamu menjual barang yang tidak ada padamu”. Menurut Ibnu Taimiyah kontroversi antara para ulama tentang masalah harga berkisar dua poin. riwayat Ibnu Abbas. 6) Bai’ al muwadha’ah. akan terjadi kekurangan penawaran. termasuk harga pembelian dan keuntungan yang diambil. pada umumnya bermuia dari situasi meningkatnya permintaan atau menurunnya penawaran.49 Argumentasi itu merupakan kesimpulan sederhana bila harga ditetapkan akan membawa akibat munculnya tujuan yang saling bertentangan. dicetak pada garis tepi dari kitab al-Mughni oleh Ibnu Oudamah. Para penjual akan menderita karena dibatasi dari penjual barang dagangan mereka dan para pembeli menderita karena keinginan mereka tidak bisa dipenuhi. hlm. dikutip oleh A. adalah jual beli biasa. serdang barang yang diperjual belikan diproduksi dan diserahkan kemudian. yaitu jual beli di mana pertukaran terjadi antara barang dengan barang (barter). hlm. 61 Al Hadits. Uang berperan sebagai alat tukar. Harga yang tinggi. 7) Bai’ as salam. kenapa hal itu dilarang”. Pada saat yang sama akan mendorong produksi dalam negeri mencari pasar luar negeri atau menahan produksinya. Akad jual beli ini dilandasi oleh perkataan Ibnu Abbas: “Aku bersaksi bahwa salam yang dijamin untuk waktu tertentu benarbenar dihalalkan oleh Allah dan diizinkan. 3) Bai’ al shraf. sejumlah ahli fiqh Islam mendukung kebijakan pengaturan harga. Dan para pedagang lokal yang memiliki barang dagangan akan menyembunyikan barang dagangannya. riwayat Ahmad dan Ibnu Hiban. 9) Al murabahah. sedang barang yang diperjualbelikan itu akan diserahkan kemudian. 4.

“al-Hisbah”. Ekonomi Islam.55 51 Ibnu Taimiyah. “At-Tafafulul Ijtima fi Islam”.50 Poin kedua dari perbedaan pendapat antara ulama adalah penetapan harga maksimum bagi para penyalur barang dagangan. Karena itu islam tidak mengizinkan penimbunan harta kekayaan atau factor-faktor yang memungkinkan timbulnya kemakmuran yang pincang. Op. dengan pembentukan lembaga-lembaga zakat.54 “Hai orang-orang yang beriman. Op. di antaranya ialah: “…Allah Telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. yaitu tidak ada tipuan dan khianat”. 57 Al Hadits. mereka kekal di dalamnya”. hlm. 56 “Pedagang yang jujur dan terpercaya akan bersama para nabi. "Sesungguhnya telah tiba serombongan unta yang datang dari Thaif dengan membawa anggur kering. 61 53 Muhammad Abdul Aziz al-Halwi. Islamic Publication. Lalu Umar berbicara. 52 Irfan Mahmud Ra’na. ma’qud fiih (objek akad). sehingga nilai produk tersebut tidak dapat dikaitkan dengan pekerja yang dipekerjakan di situ. ketika mereka telah memenuhi kewajibannya. hlm. surat al Baqarah (2) ayat 198. shighat (ijab qabul). (Jakarta: 1990). 1995). shadaqah dan warisan. Maka baginya apa yang Telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan). (Yogyakarta: Pustaka Firdaus. hlm. surat al Baqarah (2) 275. hlm. hanya bila masyarakat menderita akibat peningkatan harga itu. Cit. Yahya menyampaikan kepadaku.52 Abdurrazzaq meriwayatkan dalam AI-Mushannaf. 34. Cit. Cit. dari Malik dari Yunus ibn Yusuf dari Sa'id ibn AI-Musayyab bahwa Umar ibn Khattab melewati Hatab ibn Abi Baltha'a dahulu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 213 juga yang dinyatakan oleh M Nejatullah Siddiqi. “Dua mud-nya seharga satu dirham". dan Hadist) yang menyatakan tentang jual beli. tetapi. Di depan pedagang ini terdapat dua karung anggur kering. di mana hak penduduk harus dilindungi dari kerugian yang diakibatkan olehnya. 114 52 Muhammad Abu Zahrah (1964). Maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka. Lahore. Op.. Rabi'ah bin Abdul Rahman dan Yahya bin Sa'id dilaporkan menyetujuinya. diantaranya: pertama. Islam telah meletakkan system sosial yang seimbang. kedua munta’aqadani (pihak yang berakad). Muhammad Nejatullah Siddiqi (1972). ketiga. Op Cit. 90 dalam Monzer Kahf. hlm. beberapa ahli seperti Sa'id bin Musayyib. (Oahirah: DarulQaumiyyah. kalian menghancurkan kami. kemudian kalian menjualnya? Juallah satu sha'-nya (empat mud) dengan harga satu dirham. Fatwa dan Ijtihad Umar bin Khattab (terj) (Surabaya: Risalah Gusti. Inilah pendapat yang bertentangan dengan mayoritas para ulama bahkan Maliki sendiri. 56 Zainul Arifin. surat An Nisa (4) ayat 29. Teori. 40 dalam Islahi. 33. Telaah Analitik terhadap Fungsi Sistem Ekonomi Islam (terj). hlm.52 Prinsip Jual Beli Beberapa nas (al-qur’an. Op. 54 Al Qur’an. orang yang kembali (mengambil riba). Berjalanlah di muka bumi ini dengan mengais barang dagangan sebagai tengkulak (al-jaalib) yang tidak punya kios di pasar. 55 Al Qur’an. hlm. orang-orang yang jujur dan para syuhada”. Umar berkata. kemudian juallah sesuai cara kalian sendiri”.57 Dari beberapa nas tersebut di atas.. 21.. tapi setiap indivisu memiliki hak menggunakannya untuk kebutuhan pribadi dan kepentingan bersama. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. 1964).53 “Tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia (rezki hasil perniagaan) dari Tuhanmu…Sesungguhnya kamu sebelum itu benar-benar termasuk orangorang yang sesat.12-13. Op Cit. Anda telah mematok harga standar dan mereka mengikutinya. 51 50 .. 51 Para pengikut Abu Hanifah berkata bahwa otoritas harus menetapkan harga. hlm. Abu Zahra membahas benda-benda yang menjadi milik Allah sebagai landasan bagi pemilikan mineral oleh pemerintah. Ibnu Hazm dalam AIMuhalla dan Malik dalam AI-Muwatha bahwa Umar ra pernah lewat di depan Hathib bin Abi Talta'ah yang sedang berada di pasar AI-Mushalla. Pustaka Firdaus. 50 Mengenai perbankan dalam islam yang mengambil mudharabah sebagai bentuk dasar dari cara kerjanya. kalau tidak. 1999). “The Economic Enterprise in Islam”. tidak menetapkan suatu plafon dari prosentrase bagian dari modal dalam keuntungan yang didapat.51 Allamah Ibn Hazm menganggap negara bertanggungjawab terhadap persediaan kebutuhan dasar setiap individu. lalu terus berhenti (dari mengambil riba). Muhammad Nejatullah Siddiqi. hlm. janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil. 53 Al Qur’an. Kalian (para pedagang) telah membeli dari rumah-rumah penduduk kami. 369 50 Muhammad Nejatullah Siddiqi. dalam Monzer Kahf. Islam tidak mengakui hak milik absolut terhadap factor-faktor yang berkaitan dengan produksi. riwayat Tirmidzi. maka janganlah berdagang di pasar kami. Dia juga menekankan bahwa individu-individu tidak diperbolehkan memiliki sumber-sumber ini dan pemerintah tidak dibenarkan memberi izin pemilikan atas sumber-sumbertersebut. 29-30. bahwa Islam memberikan kepercayaan sangat besar kepada mekanisme pasar. orang-orang yang Telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya. dan urusannya (terserah) kepada Allah. hlm.148 Ekonomi Islam: Sejarah. kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu…”55 Sabda Rasulullah: “Pekerjaan seseorang dengan tangannya dan setiap jual beli yang mabrur. hlm. "Bagaimana engkau menjualnya wahai Hathib?" Hathib menjawab. Cit.53 Sedangkan dalam AI-Muwatta'. maka setiap akad harus memenuhi unsur-unsur pokok sebagai rukun yang pokok.

yaitu untuk menghaslkan keuntungan. Dalam prinsip bagi hasil dikenal dua macam kontrak (akad). jenis usaha dan sebagainya. Membangun Sistem Ekonomi Alternat'f Perspektif Islam (terj). hlm. Pemilik tanah menemukan adanya jejak langkah pemilik pohon di atas tanahnya. (Surabaya: Risalah Gusti. hubungan kontrak bukan antar pemebeli modal. Sehingga berakhirlah krisis tersebut tanpa harus mematok harga. yaitu mutlaqah (tidak terikat) dan muqayyadah (terikat). pemilik dana memberikan kekuasaan penuh kepada pengelola untuk menggunakan dana tersebut dalam usaha yang dianggapnya baik dan menguntungkan.. Mereka dapat menjadi pengelola dana (mudharib) dalam hubungan mereka dengan penabung dan investor. hal tersebut dapat diketahui dari kondisi berikut: 56 1) Bila dalam kasus pembebasan budaknya sendiri.Cit. Mudharib dapat beberbentuk perseorangan atau badan untuk tujuan melakukan perdagangan. 19. la mengajukan masalah itu kepada Rasulullah saw. Teori. dengan pengertian bahwa pihak-pihak yang bersangkutan akan menerima prosentase tertentu dari keuntungan dan bukan dalam jumlah uang yang ditetapkan lebih yang sedang mengobral anggur keringnya di pasar. pemilik dana meentukan syarat dan pembatasan kepada pengelola dalam penggunaan dana tersebut dengan jangka waktu. Ibid. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 149 Sistem Ekonomi Islam Islam dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dalam aktifitas perekonomian ialah melalui akad-akad bagi hasil (profit and loss sharing). Dalam dua kasus tersebut ia melanjutkan penjelasannya. 55 Taqiyuddin An-Nabhani. 115 . Setelah menceritakan dua kasus yang berbeda dalam bukunya AIHisbah. Bank dan lembaga keuangan dalam kontrak ini dapat menjadi salah satu pihak. Mudharabah mutlaqah. Mudharabah muqayyadah. Dalam kasus terjadinya kekurangan.. Menurut Ibnu Taimiyah harga naik karena kekuatan pasar dan bukan karena ketidaksempurnaan dari pasar itu.1999). ini adalah sebuah kasus khusus dan bukan merupakan aturan umum. salah satu pihak dapat mengambil alih modal pihak lain sedang pihak lain tersebut menerima kembali modal mereka secara bertahap. 214 56 AA. melalui kontrak ini dua pihak atau lebih termasuk bank dan lembaga keuangan bersama nasabahnya dapat mengumpulkan modal mereka untuk membentuk sebuah perusahaan (syirkah al inan) sebagai sebuah badan hukum (legal entity). misalnya menurunnya penawaran berkaitan dengan menurunnya produksi. 2) Dilaporkan ketika terjadi perselisihan antara dua orang. Tipe mudharabah. hlm. Op.212 Ekonomi Islam: Sejarah. yang dirasa menganggunya.54 Pada masa Umar bin Khattab pernah terjadi masa paceklik— yang disebut dengan amur ramadah—yang terjadi hanya di Hijaz. hlm. hlm. tetapi mempunyai bentuk (feature) yang berbeda dengan musuaraqah. Ibnu Taimiyah menegaskan bahwa Rasulullah saw pernah melakukan penetapan harga.55 Ibnu Taimiyah menafsirkan sabda Rasulullah saw yang menolak penetapan harga meskipun pengikutnya memintanya. yaitu: Musyarqah (joint venture profit sharing) dan mudharabah (trustee profit sharing). bukan karena kasus penjual menimbun atau menyembunyikan penawaran. satu pihak memiliki pohon yang sebagian tumbuh di tanah orang. Umar ibn al-Khattab berkata kepadanya. Katanya. 1996). Orang itu ternyata tak melakukan apa-apa. Sebagai methode pemenuhan permodalan (equity financing) dan akad-akad jual beli (al bai’) untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan (debt financing). hlm.49 Pihak-pihak yang bersangkutan dalam suatu akad mudharabah bebas untuk menentukan tiap-tiap rumusan bagi untung. Ibnu Taimiyah membuktikan bahwa Rasulullah saw sendiri menetapkan harga yang adil jika terjadi perselisihan antara dua orang. atau dapat menjadi penyedia dana dalam hubungan mereka dengan pihak pengguna dana. Op. 18. Op. Namun beliau tidak mematok harga tertentu untuk makanan tersebut. 49 Zainul Arifin. 47 48 360 Zainul Arifin. melainkan antar penedia dana (shahibul maal) dengan enterprenenur (mudharib). Pada mudharabah. juga merupakan suatu bentuk equity financing.48 Dalam kontrak mudharabah. sebagai akibat langkanya makanan dan pada tahun tersebut membubung tinggi. 54 Imam Malik ibn Anas. Cit. bahkan sebaliknya.. AI-Muwatta (terj). “Naikkan harga atau tinggalkan pasarkami”. Islahi (1995). Beliau mengirim makanan dari Mesir dan Syam ke Hijaz. Itu bukan merupakan laporan bahwa seseorang tidak boleh menjual atau melakukan sesuatu yang wajib dilakukan atau menetapkan harga melebihi kompensasi yang ekuivalen ('iwad al-mithl). Inilah yang disebut musyarakah al muntanaqishah. tempat. Cit. Dalam kontrak tersebut. Setiap pihak memiliki bagian secara proporsional dengan kontribusi modal mereka dan mempunyai hak mengawasi (voting right) perusahaan sesuai dengan proporsinya. Rasulullah memerintahkan pemilik pohon itu untuk menjual pohon itu kepada pemilik tanah dan menerima kompensasi atau ganti rugi yang adil kepadanya. (Jakarta: RajaGrafindo Persada. Mudharib dalam kontek ini menjadi trustee atas modal tersebut. Pegelola menggunakan modal tersebut dengan tujuan yang dinyatakan secara khusus. ia mendekritkan bahwa harga yang adil (qimah al-adl) dari budak itu harus dipertimbangkan tanpa adanya tambahan atau pengurangan (/a wakasa wa la shatata) dan setiap orang harus diberi bagian dan budak itu harus dibebaskan. 47 Musyaraqah. jika harga itu bisa ditetapkan untuk memenuhi kebutuhan satu orang saja. Kemudian Rasulullah saw membolehkan pemilik tanah untuk menebang pohon tersebut dan ia memberikan kompensasi harganya kepada pemilik pohon.

Maka importir tidak akan lagi berdagang di pasar Madinah. di Madinah.40 Peranan negara dalam kehidupan ekonomi islam mencakup empat hal. tak ada alasan yang bisa digunakan untuk menetapkan harga. Teori. Sebab penetapan harga tak bisa dikenakan kepada seseorang yang tak berfungsi sebagai supplyer sebab tak akan berarti apa-apa atau tidak adil. sejauh keadilan sosial ekonomis menuntutnya.. Ini termasuk kewajiban untuk membantu kerabat dekat dan keluarga kecil dan anggota keluarga besar jika mereka dalam keadaan membutuhkan. lbid. Salah satu alasan lagi kenapa Rasulullah saw menolak menetapkan harga adalah. 43. 32. Ma’asyiat el Islam.42 egara merupakan salahsatu dari tiga soko guru system ekonomi islam. Islam mengatur bagaimana keberadaan suatu pasar tidak merugikan antara satu dengan yang lain. Jika harga ditetapkan kepada siapa penetapan harga itu akan dipaksakan?. 1) Harga lebih ditentukan oleh mekanisme pasar. 58 Tingginya harga barang impor dikarenakan beban biaya untuk mendatangkar. (California: University of Southern California. konsumen dan pemerintah di pasar diperlukan guna menyamakan persepsinya tentang keberadaan suatu "harga". 45 Fazlur Rahman. Jadi bila harga ditetapkan—diturunkan—maka keuntungan yang ambil sedikit atau rugi. (Lahore: 1969). dengan menyatakan. hlm. 2) menciptakan kondisi sehat di dalam pasar guna menjamin fungsinya yang baik. 1972). Rasulullah saw menghargai kegiatan impor. keadaan ini akan mengakibatkan barang menjadi langka akhirnya harga barang naik. demikian juga dengan barang subtitusinya. satu sama iain (minjins wahid) 57 Tak seorang pun bisa dipaksakan untuk menjual sesuatu. (Beirut: Dar Al Fikr. Dalam konsep Islam wujud suatu pasar merupakan refleksi dari kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. 436. 44 Bagi kepentingan dasar dari keadilan sosial ekonomi. bersama-sama dengan iman dan keterikatan pada nilai-nilai moral dan prinsip-prinsip tertentu dalam organisasi. Bukan berarti ibnu Taimiyah berpendapat bahwa Rasulullah saw meiarang penetapan harga. 3) perbaikan penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diakibatkan oleh mekanisme pasar dengan bimbingan dan pengaturan maupun dengan campur tangan langsung serta partisipasi dalam prosesnya. Dengan kondisi ini. Kontrol apa pun yang dilakukan atas barang-barang itu akan bisa menyebabkan timbulnya kekurangan penawaran dan memperburuk situasi ekonomi dalam negeri. 59 Islahi (1995). 46 M. “Ekonomic Principles of Islami”. Umar Chapra. sehingga harga ditentukan oleh kemampuan riil masyarakat dalam mengoptimalisasikan faktor produksi yang ada di dalamnya. Sehubungan dengan usaha mempertahankan keseimbangan sosial. The Economic System of Islam. Nyatanya saat itu penduduk Madinah tak membutuhkan penetapan harga”.43Filsafat kemasyarakatan islam. 58 Jadi.46 39 40 Abul A’la Maududi.41 Pembentukan perbendaharan negara merupakan sarana untuk menunaikan tanggung jawab negara.59 Keberadaan pasar yang terbuka memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk ambil bagian dalam menentukan harga. 4) mengambil langkah-langkah positif di bidang produksi dan pembentukan modal guna mempercepat pertumbuhan dan menjamin keadilan sosial. hlm. Muhammad Nejatullah Siddiqi. Oleh karena keterlibatan produsen. 1970). barang impor dialihkan kepada harga per nnit dari barang tersebut ketika dijuol di Pasar Madinah. Bila hal ini tercapai maka mekanisme pasar yang sesuai dengan syariah Islam akan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat. Ali Aswaf. 44 . Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 211 pastilah akan lebih logis kalau hal itu ditetapkan untuk memenuhi kebutuhan publik atas produk makanan. Op.. “seseorang yang membawa barang yang dibutuhkan untuk kehidupan sehari-hari siapa pun yang menghalangi sangat dilarang". dan bukan sebaliknya. 40 160. hlm..116 57 memeliharanya tetap bersikap adil. hlm. pada waktu itu tak ada kelompok yang secara khusus hanya menjadi pedagang.150 Ekonomi Islam: Sejarah. Orang lain atau masyarkat mempunyai hak tertentu atas harta seorang pemilik. negara harus mencampuri kemakmuran pribadi warga negara. Nizam al Islam al iqtisad. hlm. Pengaruh lain dari mekanisme pasar yang Islami. Political Economy of the Islamic State. 45 eranan ekonomi aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari system ekonomi islam. Itulah sebabnya penetapan harga hanya mungkin dilakukan jika diketahui secara persis ada kelompok yang melakukan perdagangan dan bisnis yang manipulatif sehingga berakibat menaikkan harga. Kondisi pasar di masa Rasululullah saw menjadi justifikasi tidak ditetapkannya harga. 41 Ibid. 42 Ibid. 1970). yaitu: 1) Menjamin kesesuaian dengan kode etik islam dari tiap pribadi lewat pendidikan. (London: Islamic Culture Centre. Islamic Publication. 43 Muhammad al Mubarak. dan bila perlu lewat paksaan. Menurut Ibnu Taimiyah barang-barang yang dijual di Madinah sebagian besar berasal dari impor. Islamic Studies. 39 Pemilik tidak berhak untuk menghancurkan harta-harta yang bermanfaat. Para penjual dan pedagang merupakan orang yang sama. Pemilik harus menghindarkan penggunaan hartanya dengan cara yang membahayakan orang lain atau merugikan kepentingan umum. pakaian dan perumahan karena kebutuhan umum itu jauh lebih penting ketimbang kebutuhan seorang individu. membayangkan suatu masyarakat ekonnomi yang didasarkan pada pengarahan negara secara luas dan penyertaan di dalam bidang-bidang perekonomian. adalah. Penedeiaan modal fisik dan modal sosial terhitung sebagai kewajiban penting darin negara islam modern. Karena penjualnya tak bisa diidentifikasi secara khusus. Cit. 280. Islamabad. Penggunaan secara mubadzir dan sikap boros dilarang. hlm. perdagangan dan keuangan. hlm.

secara umum pengembangan ekonomi regional atau lokal pada dasarnya adalah usaha untuk penguatan daya saing ekonomi lokal untuk pengembangan ekonomi daerah dan tentunya akumulasi kegiatan tersebut akan berpengaruh besar pada pengembangan daya saing ekonomi nasional dan penguatan daya saing ekonomi nasional. aktualisasi keimanan seorang muslim akan terlihat di pasar. 3) Pemerintah bertanggung jawab dalam menindak pelaku pasar yang cenderung merusak. Cit. sehingga akan menimbulkan kenaikan harga barang secara umum atau inflasi. Metwally. padahal kalau kita kaji teori ekonomi yang signifikan pada dunia barat. pengembangan ekonomi lokal di Karawang. (Jakarta: Bangkit Daya Insana. pertama kali dihasilkan oleh seorang profesor dari University of Glasgow yang bernama Adam Smith pada bukunya “An Inquiry Into The Nature and Cause Of The Wealth of Nations”. Dan.210 Ekonomi Islam: Sejarah. 35 34 dimana mekanisme ini dibentuk oleh masyarakat dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. untuk merubah kecenderungannya. dengan menghapus praktik penimbunan barang. 30. . pasar gelap dan sejenisnya. hlm. Perhatian yang besar untuk ini dicurahkan atas pembentukkan bathin manusia lewat iman. 38 Untuk mencapai keadilan ekonomi. masyarakat juga akan menikmati barang yang bermutu.M.. Op. 1995). undangundang. Karena intervensi di luar kebutuhan akan meningkatkan harga. ibadah. Bila masyarakat bisa memenuhi kebutuhan—dan bukan keinginan semata—maka harga pasar cenderung stabil.60 Pengembangan ekonomi lokal bukan lah hal yang baru. Pengantar dan Penterjemah M. yang bahkan isinya banyak terdapat kemiripan dengan buku ‘Muqaddimah’ karya Ibn Khaldun yang dihasilkan beberapa abad sebelumnya Kontribusi besar para ilmuwan ekonomi Islam inilah yang harus kita jadikan acuan untuk terus belajar dan menghasilkan karya-karya signifikan. baik dalam bidang ilmu ekonomi. sedang system ekonomi merupakan penguraian tentang methode dan sarana untuk menciptakan kesejahteraan umat manusia pada umumnya dan ekonomi pada khususnya. sikap moral dan tingkah laku yang dirumuskan dengan baik dari pelaku-pelaku ekonomi. 36 Strategi islam dalam mengorganisir system ekonomi mempunyai tiga segi. bila pasar gelap dapat dihapuskan maka produsen dalam negeri tidak dirugikan. Barru (sulawesi) dan beberapa daerah lainnya lebih detai anda bisa lihat pada halaman pengembangan ekonomi lokal di Tegal pengembangan ekonomi lokal di Sumedang. Mudah-mudahan Allah swt menjadikan kita orang yang haus akan ilmu dan menjadikan kita semua semakin dekat dan taqarrub. berbagai jenis sumber daya dipandang sebagai pemberian atau titipan Tuhan kepada manusia. 2) Bila pasar tidak bisa menjamin kestabilan harga dan harga yang terjadi merugikan salah satu pihak dalam pasar tersebut— produsen atau konsumen—maka pemerintah harus ikut turut campur tangan dengan cara mengeluarkan kebijakan-kebijakan langsung yang mempengaruhi pasar dengan motif bahwa hal itu diperlukan untuk menjaga kesinambungan perniagaan dalam kehidupan masyarakat. 60 61 Taqiyuddin An-Nabhani. pendidikan dan latihan akhlaq. 38 Ibid. yaitu tujuan yang terperinci dan jelas. Teori dan Model Ekonomi Islam. 35 Islam mengakui kepemilikan pribadi dalam batas-batas tertentu Filsafat ekonomi meruanglingkupi tentang pendekatan menyeluruh dari suatu persoalan ekonomi. yaitu untuk diri sendiri dan untuk orang lain. hlm. 37 Ibid. 4) Dengan dasar bahwa pasar merupakan representasi masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya. pertama. yang dapat M. cara berfikirnya serta menanamkan dalam dirinya pengertian moral yang kuat. Sumedang. maupun ilmu-ilmu lainnya sesuai dengan keahlian kita masingmasing. 28.61 Di Indonesia pengembangan ekonomi lokal telah diterapkan di beberapa daerah seperti di Kabupaten Tegal. Rasulullah saw pernah menggunakan sistem ekonomi pasar bebas dan pasar terkendali.34 Filsafat Ekonomi Islam Dalam ekonomi islam. Teori. Manusia harus memanfaatkannya seoptimal mugkin dalam produksi guna memenuhi kesejahteraan bersama di dunia. 36 Ibid. peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan khusus yang ditetapkan oleh negara. Ketiga. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 151 Hal yang menyedihkan justru teori-teori mereka diklaim berasal dari barat. hlm. Husein Sawit. 27. pengembangan ekonomi lokal di Bandung. Sebab. Bila pembajakan bisa dihampuskan maka produsen akan memperoleh kenyamanan dalam berproduksi. Ibid. Metwally. hlm. maka dalam Islam tidak mengambil posisi kaku dalam menggunakan sistem ekonomi— seperti pemahaman bahwa sistem ekonomi Islam harus beda dengan sistem ekonomi kapitalis dan sosialis.. Op. 73. Cit. Bila penimbunan bisa dihampuskan maka masyarakat bisa mengkonsumsi barang dengan tingkat harga yang stabil.37 Prioritas daripada tujuan ekonomi islam ialah kesejahteraan ekonomi yang diikuti dengan persaudaraan sedunia dan keadilan.. Kedua. M.M. Buku tersebut dihasilkan pada abad ke-18. tetapi konsep pengembangan ekonomi lokal dan teknik impelementasinya terus berkembang. pembajakan. distribusi yang adil dari pendapatan dan kemerdekaan pribadi di dalam konteks kesejahteraan masyarakat. Karena pada dasarnya setiap masyarakat akan dapat menginterpretasikan sistem ekonomi yang mampu mensejahterakannya. islam tidak hanya bergantung pada hokum.

Umer hapra menyatakan bahwa Ibnu Khaldun berhasil memberikan pencerahan pada dunia ekonomi. perkembangan ekonomi secara lebih luas mengakibatkan tingkat daya saing kita tertinggal dibandingkan dengan negara-negara tetangga kita seperti misalnya Malaysia. Teori hirarki kebutuhan ini kemudian ‘diambil’ oleh William Nassau Senior yang menyatakan bahwa kebutuhan manusia itu terdiri dari kebutuhan dasar (necessity).63 Salah satu alternatif dalam meningkatkan produktivitas adalah melakukan modernisasi sistem usaha secara sistemik dengan program Penguatan Daya Saing UKMK dengan Platform Klaster Industri sehingga akan memberikan dampak yang lebih luas lagi dalam meningkatkan daya saing daerah dan Nasional.Backhouse. Umar Chapra. 9 Agustus 2003. tapi karena produktivitasnya yang rendah. 31 M. Al Ghazali uga menyatakan tentang tujuan utama dari penerepan syariah adalah masalah religi atau agama. Pengembangan UKMK secara parsial selama ini tidak banyak memberikan hasil yang maksimal terhadap peningkatan kinerja UKMK. 62 Hal ini dikarenakan usaha mikro dan sektor pertanian (yang banyak menyerap tenaga kerja). dan keadilan adalah salah satu kriteria manusia dihisab oleh Allah swt. Karena itu kebijakan bukan karena ukurannya yang kecil. keturunan. dimana peran negara sangatlah penting dalam pembangunan sosial. Loc. Bisnis Indonesia. maka sama seperti Allah swt yang Maha Pengukur. 32 Tokoh selanjutnya adalah Al Ghazali yang menyatakan bahwa kebutuhan hidup manusia itu terdiri dari tiga. Bila upah dijadikan produktivitas. Peningkatan produktivitas akan berdampak luas pada perbaikan kesejahteraan rakyat menggantungkan sumber kehidupannya. Ahli lainnya adalah Ibnu Khaldun yang menghasilkan teori pengembangan dan pembangunan sosial dan ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan. negara tidak akan berjalan baik tanpa adanya implementasi hukum syariah. dan harta kekayaan yang bersangkutan dengan masalah ekonomi. Aristoteles menyebutkan bahwa fungsi uang itu ada tiga. Oleh karenanya untuk keperluan tersebut di atas kolaborasi antar berbagai pihak secara intensif Klaster indsutri. Ibid. Ibnu Khaldun menekankan. sekunder (hajiat). menurut Ibnu Khaldun penerapan syariah pada negara tidak akan tegak tanpa didasari oleh keadilan di bidang sosial dan ekonomi. maka perubahan padanya sangatlah tidak adil. dan kebutuhan tertier (luxury). Roger E. rendahnya nilai tambah. dan sebagai cadangan untuk konsumsi di masa depan. maka sesungguhnya nilai nominal uang itu harus sama dengan nilai intrinsiknya. program Community Development perusahaan besar atau BUMN. uang sebagai alat tukar. dimana nilainya tidak boleh berubah-ubah Ibnu Rushd menyatakan bahwa uang itu tidak boleh berubah arena dua alasan. kebutuhan primer (darruriyyah). Teori Pertumbuhan Ekonomi Dalam ekonomi dunia kapitalis yang ada di Eropa. 9 Agustus 2003.30 Dari edua alasan tersebut. Keberlangsungan orang tidak akan berjalan tanpa adanya kapital/harta (al-maal). The Penguin History of Economic. uang berfungsi sebagai cadangan untuk konsumsi masa depan. tetapi kontribusi dalam output nasional di katagorikan rendah. Walau diakui pula bahwa menjadi lapangan kerja bagi sebagian besar pekerja di Indonesia. khususnya Abad ke 16. upah rata-rata di usaha mikro dan kecil umumnya berada dibawah upah minimum. pertama. dan rendahnya kualitas produk. persyaratan politis mengenai tingkat harga (modal. Di antara berbagai faktor penyebabnya. 2002. Teori.31 Negara atau pemerintahan tidak akan berjalan baik tanpa adanya orang (khalifah). Kedua. Sistem ini telah berkembang dan meluas ke seluruh bumi ini.152 Ekonomi Islam: Sejarah. dan kebutuhan mewah (takhsiniyyat). Kondisi ini merefleksikan produktivitas sektor mikro dan kecil yang rendah bila di bandingkan dengan usaha yang lebih besar. dan pembangunan tidak akan berjalan tanpa danya keadilan. Ibnu Rushd juga membantah Aristoteles tentang teori nilai uang. kehidupan. Dia pun tak berubahubah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 209 Penting pengembangan ekonomi lokal dalam konteks perkuatan tidak lepas dari kinerja nyata yang dihadapi oleh sebagian besar usaha terutama mikro. pemikiran. 62 63 yang menekankan bahwa uang dapat digunakan kapan saja oleh konsumen untuk membeli keperluan hidupnya. maka uang sebagai pengukur keadaannya tidak boleh berubah. uang berfungsi sebagai alat untuk mengukur nilai. Diperkirakan hanya menghasilkan kurang dari 40 persen Indonesia. . bahwa syariah tidak akan tegak jika tidak melalui peran negara atau penguasa. komoditi dan tenaga). rendahnya tingkat penguasaan teknologi dan kemampuan wirausaha di kalangan UKMK menjadi isu yang mengemuka saat ini. sangat berkembang wacana sebagai sebuah sistem yang didasarkan pada keingginan untuk mengunpulkan modal. Cit.33 29 30 Bisnis Indonesia. alat untuk mengukur nilai. mempunyai produktivitas yang sangat rendah. Salah satu resources yang bisa dioptimalkan untuk kegiatan di atas adalah program pemerintah yang lebih terpadu. Maka. dan polarisasi yang terus menerus meneganai kelas dan daerah (pusat/pinggir) sepanjang waktu. Masih banyak karya-karya lainnya yang dihasilkan oleh para ilmuwan muslim terhadap perkembangan ilmu ekonomi. Harta didapatkan dari pembangunan yang signifikan (imarat). dan menengah di Indonesia yang paling menonjol adalah rendahnya tingkat produktivitas. 32 Ibid. yaitu: pertama. 33 Ibid.29 Sebelumnya. sekunder (decency). kecil.

Backhouse dalam bukunya yang memuat karya yang dihasilkan oleh Ibnu Rushd. 66 A. 65 Ibid. dan menghasilkan teori-teori ekonomi yang hasilnya hingga sekarang masih relevan untuk dipelajari dan diterapkan. ‘Comparative Politics. 540. Al Ghazali. tetapi juga karena panjang singkatnya masa produksi (khalq) suatu komoditi. adalah menyangkut hukum permintaan dan penawaran (supply and demand) di pasar. Pada abad kegelapan tersebutlah. pemaksaan agar mereka terlibat proses kerja dalam kemampuan tertentu. Ibnu Rushd. Batasbatas dan penetuan hak-hak formal mereka telah dibatasi dengan semakin jelas (yang berpuncak di dalam struktur hukum internasional Amerika Serikat kontemporer). 1992). Ibnu Taimiyyah. yang kini justru secara ironi diakui sebagai teori yang berasal dari dunia barat. Dia menyatakan bahwa: “Sebab naik turunnya harga di pasar bukan hanya karena adanya ketidakadilan yang disebabkan orang atau pihak tertentu. History of Economic Analysis. kelas borjuis mencerminkan persepsi diri (self perception) ini dalam arah gaya budaya “dunia”—dalam dunia konsumsi. sebagai kontributor nilai suplus atau sebagai penerima. 28 Ibid. Tokoh lainnya yang berhasil memberikan kontribusi besar adalah Ibnu Rushd (Aveorrus). Teori. dalam mengejar kepentingan kelasnnya. dalam buku ‘Perbandingan Politik’. sebaliknya jika produksi turun dan permintaan naik. Dan selanjutnya. dan batas-batas organisasi rasional oleh kelompok untuk mengungguli batas-batas ini. Baik kelompok borjuis maupun kaum proletar adalah kelas-kelas yang dibentuk dalam ekonomi dunia.65 Proses produksi dalam ekonomi dunia kapitalis dibangun di atas hubungan sentral atau antinomi: hubungan antar modal dan tenaga operasi sistem yang berjalan mempunyai pengaruh untuk meningkatkan pembatasan terhadap individu (bukan keluarga). hlm. Macridis & Bernrd E. sixth Edition. semuanya merupakan konsekuensi. Tingkat kedaulatan juridisnya berbeda-beda. Banyak ilmuwan muslim yang menulis. terhadap kemungkinan mereke mempengaruhi hukum nilai (law of value) yang mengarisbawahi kapitalisme. negara adalah suatu institusi yang eksistensinya ditentukan oleh hubungannya dengan “negara-negara” lainnya. Roy C. dunia barat mengalami kemunduran di bidang keilmuan. Pada masa tersebut adalah masa keemasan umat Islam.27 Di sisi lain. Bahkan seseorang dapat dianggap membelot dari ajaran Tuhan bila bertentangan dengannya. Beberapa ilmuwan muslim yang berhasil dan menghasilkan karya fenomenal pada teori ekonomi diantaranya adalah Ibnu Taimiyyah. rumah tangga – dan “negara”. Semua struktur ini terjadi setelkah kapitalisme. Schumpeter bahkan menyebutnya sebagai ‘Great Gap’. Ibnu Khaldun. pemaksimal keuntungan untuk memupuk modal. misalnya. 64 . dimana banyak para ilmuwan muslim berhasil memberikan karya-karya imiah yang signifikan. ternyata pada saat tersebut adalah masa kegelapan dunia barat (dark age) terhadap dunia keilmuan dan sains. komoditi. maka harga di pasar akan turun. dimana mereka membatasi para ahli dan ilmuwan untuk menghasilkan karya ilmiah. dan masih banyak lagi. (Jakarta: Erlangga. tidak begitu banyak teori dan karya ekonomi yg dihasilkan oleh para pemikir di dunia barat. berhasil mengeluarkan teori yang dikenal dengan ‘price volatility’ atau naik turunnya harga di pasar. sangat sedikit sekali ditemukan pemikiran dan teori ekonomi yg signifikan dihasilkan. Dan kelompok nilai surplus yang dirampas dari mereka. Hal yang menarik adalah setelah akhir masa keemasan Graceo Roma di abad ke-8 Masehi. Modalitas dan batas kelompok dalam struktur negara juga semakin dibatasi (dalam arti batas-batas hukum diberikan kepada tekanan tersebut. dan hukuman mati pun akan diberikan padanya. Kekuasaan riilnya untuk mengendalikan arus model. Bila diteliti lebih dalam. kelompok etnis/bangsa. 1954. Dalam dunia ekonomi kapitalis. bukan penyebab kapitalisme.26 Selama kurang lebih lima abad tersebut. Ibid. berkisar mulai dari menyeluruh sampai dengan nol. Kelas borjuis. termasuk karya di bidang ekonomi. Immanuel Wallerstein “Ketergantungan Ekonomi Dunia Kapitalis”. Aquinas (1225-1274 M). 26 27 Perkembangan ekonomi dunia kapitalis melibatkan penciptaan semua institusi utama dunia modern: kelas. Judul Aslinya. dan tenaga kerja di seluruh wilayahnya adalah kurang lebih besar.”28 Teori ini kalau kita kaji lebih dalam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 153 terjadi di dunia. salah satunya dalam perkembangan dunia ilmu ekonomi.208 Ekonomi Islam: Sejarah. maka yang dimaksud adalah kelas-kelas dunia ekonomi ini. maka harga di pasar akan naik. dalam bahasa dan sebagainya. Pada saat itu pengaruh gereja (Church Father) sangatlah kental terasa. Schumpeter. Ia menghasilkan sebuah teori dengan memperkenalkan fungsi keempat dari uang yaitu sebagai alat simpanan daya beli dari konsumen. 66 Ibid. Jika produksi naik dan ermintaan turun. apalagi kalau kita berbicara kelas yang objektif. meneliti. 64 Yang lebih mencolok lagi. ternyata abad kegelapan yang dialami oleh dunia barat justru berbanding terbalik dengan perkembangan keilmuan pada dunia Islam. Roger E. Batas-batasnya kurang lebih ditunjukkan dengan jelas. atau terjadi jurang atau jarak yang besar diantaranya. berusaha melibatkan diri dalam aktivitas ekonomi karena ia merasa cocok tanpa kendala-kendala lokasi geografisatau pertimbangan politik lainnya. yaitu kaum proletar. bahkan masa ini berjalan hingga abad ke-13 yang ditandai dengan masa St. Brown.

Regulasi ini akan menjadi rujukan bagi emiten baru yang berkehendak dicatat dalam daftar saham syariah. Pemikiran Ilmuwan tentang Ekonomi Islam A. 266-68.25 Namun pandangan Islam mengenai zakat adalah bahwa zakat merupakan lambang pensyukuran nikmat. kerja. (Jakarta: Bangkit Daya Insana. yang menghimbau agar penghasilan dari kerja dapat dibebaskan dari segala macam pajak untuk mendorong kerja tersebut. Bahkan sebagian orang-orang sosialis lebih ekstrim lagi. yaitu modal. khususnya dalam rangka pengembangan industri jasa keungan bernuasa Islami. dia mengakui industri pasar modal syariah di Indonesia masih memprihatinkan dan mencemaskan. Dimana membahas kedudukan DSN dan Bapepam dalam kaitannay dengan pengembangan pasar modal syaraiah. Yaitu pengembangan produk reksadana yang bersifat hibrid 67 68 serta mengikuti tindakan Ibnu Mas'ud dan Mu'awiyah yang telah memotong sebesar tertentu. Adiwarman Karim69. 3) Indeks syariah yang akan menjadi pedoman penyususnan emiten-emiten yang layak masuk syariah. Dan ini harus secepatnya melaksnakan terobosanterobosan yang kongkrit dan pengembangan instrumen berbasiskan syariah. agar irama kemajuan pasar modal Syariah Indonesia dapat menimba masukan-masukan yang ada sesuai dengan perkembangan dunia pasar saham Internasional.67 Tepat pada tanggal 14 Maret 2003. pasar modal syariah diresmikan oleh Menkeu Boediono. Pandangan itu menegaskan bahwa zakat wajib dipungut dari hasil kerja sebagaimana juga wujud dipungut dari pendapatan-pendapatan yang lain. pembersihan jiwa. berupa zakat. sebagai rujukan atau pedomannya. hak masyarakat. pembersihan harta. Karena modal merupakan sumber yang lebih stabil dan mantap. maka ketentuan dalam dunia perpajakan adalah bahwa besar pajak pendapatan atas modal tetap atau yang berkembang mempunyai urutan lebih tinggi daripada besar pajak yang dikenakan atas penghasilan dari kerja. Mereka menegaskan bahwa perhatian terhadap sumber pendapatan seharusnya menyebabkan pajak yang ditetapkan dapat mengurangi beban pajak. Schumpeter dalam bukunya yang berjudul History of Economic Analysis. dan sekaligus anggota DSN.M. M. Dan mulailah dipublikasi list of Islamic stock (daftar saham yang masuk kategori syariah). jika dibandingkan dengan populasi muslim di atas 200 juta jiwa lebih. 25 24 Kompas. yaitu: 1)Menyangkut kebijakan umum. ada Jakarta Islamic Index (JII). Ia menjelaskan sejarah perkembangan ekonomi yang Ibid. Luthfi Hamidi.24 Ini berarti bahwa besar zakat pendapatan kerja lebih ringan dari besar zakat pendapatan modal atau modal kerja.154 Ekonomi Islam: Sejarah. yang sudah memuat 30 emiten yang dikategori sesuai syariah dan layak dijadikan investasi bagi investor muslim. hlm. Pengqiasan penghasilan kepada pemberian atau gaji yang diberikan oleh khalifah kepada tentara itu lebih kuat dari pengqiasannya kepada hasil pertanian. 4) Instrumen obligasi syariah. orang-orang yang memperoleh pendapatan dari sumber yang lemah. Bapepam mengharapakan pengembangan pasar modal syariah dapat mengirimkan delegasinya untuk mengahdiri acaraacara yang digelarkan Internasional Organization Securities Commission (IOSC). 268. dan itu berarti berperan aktif mewujudkan keadilan dalam distribusi pendapatan. kalau di luar negeri.cit. seperti Rasyid Husain dan Dow Jones Islamic Market Index. 5) Reksadana syariah. Dan karena sumber pendapatan pada pokoknya tidak keluar dari tiga hal. juga sesuai dengan apa yang diterapkan oleh khalifah Umar bin Abdul Aziz. dan pemberian hak Allah. 2) Proses emisi saham syariah. ada lima ketentuan baru yang akan mengatur perjalanan pasar modal syariah.68 Dalam gerak langkahnya. Teori. Sedang yang lebih tepat diqiaskan kepada pendapatan hasil pertanian adalah pendapatan dari gedung-gedung. Sekurang-kuranganya menurut pakar ekonomi syariat Indonesia. loc. Inilah yang diterapkan oleh sistem perpajakan modern yang oleh para ahli moneter dihimbau agar keadilan diterapkan melalui penetapan pajak berdasarkan kuat atau lemahnya sumber pendapatan tersebut sehingga salah satu ciri penting kepribadian pajak pendapatan adalah perhitungan atas sumber pendapatan tersebut. 1995). Dan itu ada lembaga tersendiri. Husein Sawit. yang berisikan tentang pondasi dan pemikiran dasar ilmu ekonomi dan perkembangannya. Pengantar dan Penterjemah M. hlm. Teori dan Model Ekonomi Islam. dan hak orang yang lemah. dan sejenisnya berupa modal-modal yang memberikan penghasilan sedangkan modal tersebut tetap utuh. meskipun besar zakat masing-masing berbeda-beda. Yang sudah ada obligasi syariah mudharabah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 207 Bisnis Saham Pasar modal syariah baru saja dimunculkan pertengahan Maret 2003 dan penandatangan antara Dewan Syariah Nasional (DSN) dan Badan Pengawasan Pasar Modal (Bapepam) yang isinya mengukuhkan DSN sebagai otoritas yang mengawasi aspek syariah pasar modal. . sedangkan kerja merupakan sumber yang paling tidak stabil. Meski demikian. dari gaji para tentara dan para penerima gaji lainnya langsung di dalam kantor pembayaran gaji. 69 Ibid. pabrik-pabrik. sehingga meluncurlah produk baru ke pasar modal syariah. Dan untuk ini juga. Di Jakarta. obligasi syariah mengunakana skim ijarah. Hadirnya Pasar Modal Syariah akan menjadi tonggak sejarah baru. Termasuk yang terbesar di dunia. dan gabungan antara modal dan kerja. 14 Maret 2003 M. seperti halnya saat Bank Muamalat di Indonesia pertama kali diperkenalkan. Sebagimana negara-negara maju telah merintiskan pengembangan instrumen syraiah di pasar modal dengan munculnya Dow Jones Islamic Index (DJIM). Metwally.

75 Untuk memenuhi kebutuha likuiditas. maka zakatnya diambil dari pendapatan tersebut sebesar sepersepuluh. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. 73. 23 Yusuf Qardhawi. tapi dengan tingkat gain yang lebih rendah.. bukan sebagai barang dagangan (komoditas). mobil. gajinya umpamanya pada bulan Safar atau Rabiul Awal atau bulan-bulan sesudahnya dan ia sudah mengeluarkan zakatnya pada waktu menerimanya.23 Yang kita maksudkan dengan modal disini adalah modal yang dikembangkan di luar sektor perdagangan. kapal terbang dan sebangsanya-besar zakatnya adalah sepersepuluh dari pendapatan bersih setelah biaya.70 Produk obligasi memberikan keuntungan yang sifatnya tetap. Tetapi pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan saja seperti pendapatan pegawai dan golongan profesi yang mereka peroleh dari pekerjaan mereka. maka zakatnya diambil dari pendapatan bersih sebesar sepersepuluh. berupa surat berharga yag berasal dari Ibid. Sedangkan modal yang tersebar dalam sektor perdagangan maka zakatnya diambil dari modal beserta keuntungannya sebesar seperempat puluh. Abu Said. sesuai dengan keumuman nash yang mewajibkan zakat uang sebanyak seperempat puluh. uang harus dikaitkan dengan kegiata ekonomi dasar (primary economic activities) baik secara langsung melalui transaksi atau secara tidak langsung melalui penyertaan modal guna melakukan salahsatu atau seluruh kegiatan usaha. tentu saja dengan reseiko yang tinggi pula. percetakan. Penerjemah Soeroyo dan Nastangin. Oleh karena itu beliau menekankan kepada para sahabat untuk menggunakan uang dalam transaksitransaksi mereka. maka besar zakat yang wajib dikeluarkan adalah seperempat puluh. untuk itu dianjurkan sebaiknya menggunakan uang.206 Ekonomi Islam: Sejarah. Cit. 75 Zainul Arifin. hlm. hlm. cit. Zainul Arifin. tetapi pada saat yang sama juga bisa memberikan bagi hasil yang tinggi. 73 Rasulullah bersabda: “ternyata Rasulullah tidak menyetujui transaksi-transaksi dengan sistem berter. Cit. Umar Chapra. Sedangkan saham bisa memberikan hasil yang lebih tinggi.74 Dalam konsep Islam tidak dikenal money demand for speculation. bank Islam juga memerlukan akses ke pasar uang (money market). seperti keadaan dalam perusahaan industri. mutual fund (reksadana). Uang adalah milik masyarakat sehingga menimbun uang di bawah bantal (tidak produktif) dilarang. 47. Abu Hurairah. 22 Ibid. tetapi mengeluarkan zakat dari penghasilan tersebut atau sisanya pada masa tempo kedua. 72 Zainul Arifin. hutang. maka kita setelah mengadakan penelitian dan pengkajian. hlm. Untuk keperlua itu maka diperluka instrumen-instumen likuiditas. dan sesuai dengan kaedah Islam yang menegaskan bahwa kesukaran dapat meringankan besar kewajiban Lihat M. Doktrin Ekonomi Islam. Bursa Efek (Bisnis Mata Uang) Pada dasarnya Islam memandang uang hanya sebagai alat tukar. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 155 penghasilan. Produk hibrid syariah itu mencoba mengabungkan produk yang memberikan pendapatan tetap. dan asset securitization (sekuritisasi aset). lalu beliau ingin menggantinya dengan dengan sistem pertukaran melalui uang. Islamic Culture Centre. Teori. hlm. op.22 Diatas kita sudah bertemu dengan pendapat Abu Zahrah dan temantemannya mengenai zakat gedung dan pabrik bahwa bila mungkin diketahui pendapatan bersih setelah dikeluarkan ongkos-ongkos dan biaya-biaya. The Economic System of Islam.72 Sistem pertukaran zaman dahulu ialah barter (bai’al muqayyadah). Dalam pandangan Islam uang adalah flow concept. Op. 71 70 . 16. 73 Fazlur Rahman. yaitu: fixer income (obligasi). equity (saham). Klasifikasinya itu dapat diterima. 21 (campuran). 71 Untuk menghasilkan keuntungan. dan Abu Said Al Hudri. maka ia tidak waJib lagi mengeluarkan zakatnya sekali lagi pada akhir tempo bersama dengan kekayaannya yang lain itu. (London: 1970). Oleh karena itu Rasulullah meyadari akan kesulitan-kesulitan dan kelemahan-kelemahan sistem pertukaran ini. kebutuhankebutuhan pokok dan lain-lainnya dikeluarkan. karena spekulasi tidak diperbolehkan. sehingga harus selalu berputar dalam perekonomian. riwayat Atha bin Yasar. baik harta penghasilan maupun yang harta yang bermasa tempo. Tampaknya beliau melarang bentuk pertukaran seperti ini karena ada unsur riba di dalamnya”. Yang diupayakan dapat diklarifikasi dalam empat golongan. 1995).. dan pada masa Rasulullah telah dipandang sebagai suatu sistem yang sangat lemah. sebagaimana sudah dijelaskan dalam pembahasan mengenai hal itu.21 Besar Zakat Penghasilan dan Sejenisnya Berapakah besar zakat yang ditetapkan atas berbagai macam penghasilan dan pendapatan? Masalah yang diundang oleh Muhammad Ghazali agar para ulama dan ilmuwan bekerjasama membahasnya. Op. sampai pada satu pendapat yang kita paparkan sebagai berikut: Penghasilan yang diperoleh dari modal saja atau dari modal kerja seperti penghasilan pabrik. 74 Al Hadits. sehingga kita tidak mempersukar diri sendiri sedangkan Allah telah menegakkan syariat-Nya atas dasar kemudahan. 16. gedung. dan jika tidak mungkin diketahui pendapatan bersih seperti berbagai macam gedung dan sejenisnya. berdasarkan qias kepada penghasilan dari hasil pertanian yang diairi tanpa ongkos tambahan. 2005). (Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf. karena hal itu berarti megurangi jumlah uang yang beredar. (Jakarta: Pustaka Alvabet. hotel.

Foregn Exchange Market. hlm. Op. 171.79 Instrumen Pasar Uang Syari’ah Untuk menciptakan pasar uang yang bermanfaat bagi perbankan Islam harus diciptakan instrumen pasar uang yang berbasis syariah. yang meliputi modal tetap (fixed capital) dengan hak mengelola. dan berlawan dengan keperluan investasi dan pembangunan ekonomi. Masalah ini berdampak negatif bagi pengelolaan likuiditas maupun pengelolaan investasi jangka panjang. Op.20 Berdasarkan hal itu maka sisa gaji dan pendapatan setahun wajib zakat bila mencapai nisab uang. sehingga tidak terjadi kewajiban mengeluarkan zakat dua kali pada satu kekayaan dalam satu tahun. Juga harus dikeluarkan biaya dan ongkos-ongkos untuk melakukan pekerjaan tersebut. Pengambilan dari pendapatan atau gaji bersih dimaksudkan supaya hutang bisa dibayar bila ada dan biaya hidup terendah seseorang dan yang menjadi tanggungannya bisa dikeluarkan karena biaya terendah kehidupan seseorang merupakan kebutuhan pokok seseorang. hlm. Yusuf Qardhawi. tidak wajib zakat. Rodriguez. 78 Heinz Riehl and Rita M. berdasarkan pada pengqiasannya kepada hasil bumi dan kurma serta sejenisnya. sedangkan zakat diwajibkan atas jumlah senisab yang sudah melebihi kebutuhan pokok sebagaimana telah kita tegaskan di atas. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 205 sekuritisasi aset. Ibid. kekayaan yang harus dibelanjakan untuk nafkah sendiri dan tanggungannya tidak diambil zakatnya. ia harus mengeluarkan zakatnya pada waktu tertentu. pasar uang adalah pasar di mana diperdagangkan surat-surat berharga jangka pendek. yang terkait dengan perdagangan. berbasis pada sistem bunga. sedang pasar valuta asig (foreign exchange market) adalah pasar di mana diperdagangkan surat-surat berharga dalam suatu mata uang dengan melibatkan mata uang lain. semua jeni riba adalah haram. maka kita menegaskan pula bahwa zakat tersebut hanya diambil dari pendapatan bersih. baik dalam bentuk penyertaan musyarakah (management share). maka perbankan Islam menghadapi kendala karena tidak diperbolehkan untuk menjadi bagian dari aktiva atau pasiva yang berbasis bunga. Pemilihan pendapat yang lebih kuat diatas berarti memberikan keringanann kepada orang-orang yang mempunyai gaji kecil yang tidak cukup senisab dan kepada mereka yang menerima gaji kecil pada waktu-waktu tertentu yang per satu kali waktu tidak cukup senisab.. Cit. maka tidak wajib zakat lagi pada waktu masa tempo tahunnya sampai. Dengan aktifnya pasar uang berbasis syariah maka perbankan Islam maka perbankan Islam dapat melaksanakan fungsinya secara penuh. tidak wajib zakat sampai mencapai nisab bersama dengan kekayaan lain yang harus dikeluarkan zakatnya pada waktu itu dan masa sampainya dimulai dari saat tersebut. 4. dan bila ia tidak mempunyai harta lain. Sebagai konsekwensi. upah.76Dalam praktik pasar uang konvensional. Kita berikan contoh tentang itu bahwa seseorang mempunyai kekayaan yang dikeluarkan zakatnya setiap tahun pada awal bulan Muharram. Uang atau uang kuasi tidak lain adalah surat berharga yang mewakili uang di mana seseorang (atau perusahaan) mempunyai kewajiban kepada orang (atau perusahaan) lain. maka bank Islam hanya memusatkan pada portofolio mereka pada aktiva jangka pendek. Bila seseorang sudah mengeluarkan zakat gaji. McGraw-Hill. tapi tanpa adanya voting right. sedangkan gaji dan upah setahun yang tidak mencapai nisab uang – setelah biaya-biaya diatas dikeluarkan misalnya gaji pekerja-pekerja dan pegawai-pegawai kecil. A Guide to Foreign Currency Operations..80 dipungut berdasar pendapat Makhul yaitu bahwa kekayaan yang sudah sampai bulan pengeluaran zakat harus dikeluarkan zakatnya. atau sejenisnya pada waktu menerimanya. Karena itulah kita menegaskan dalam pembahasan mengenai harta penghasilan bahwa bila seseorang mempunyai penghasilan itu maka ia harus menangguhkan pengeluaran zakatnya sampai bersamaan dengan pengeluaran zakat kekayaannya yang lain yang sudah jatuh tempo zakatnya. sedangkan penghasilan yang tidak mencapai nisab. 169. bila ia tidak kuatir penghasilannya itu akan terbelanjakan olehnya sebelum temponya sendiri jatuh.77 Artikel-artikel yang diperdagangkan di pasar uang adalah uang (money) dan uang kuasi (near money). 77 76 Ibid. hlm. 79 Zainul Arifin. Inc.78 Karena surat-surat berharga yang ada di pasar keuangan konvensioal. bila ia memperoleh 19 20 Ibid. tidak saja dalam memfasilitasi perdagangan jangka pendek tapi juga berperan mendukung investasi jangka panjang. Dalam ekonomi Islam. Teori. hlm. dan sejenisnya.156 Ekonomi Islam: Sejarah. 1977. Cit. Piranti keuangan itu dapat dibentuk melalui sekuritisasi aktiva / proyek aktiva (assets securitization) yang merupakan bukti penyertaan. Perbedaan pokok antara lembaga keuangan syariah dan lembaga keuangan konvensional adalah terletak pada faktor riba. bahwa biaya harus dikeluarkan terlebih dahulu baru zakat dikeluarkan zakatnya dari sisa.. 80 Ibid. Itu adalah pendapat 'Atha dan lain-lain. . penghasilan. kecuali saham. 173.19 Pengeluaran Zakat Pendapatan dan Gaji Bersih Setelah kita menegaskan pendapat yang terpilih tentang kewajiban zakat atas gaji. dengan hak atas modal dan keuntungan dari modal tersebut. mengawasi dan hak suara dalam pengambilan keputusan (voting right) maupun dalam bentuk penyertaan mudharabah (participation share) yang mewakili modal kerja (variable capital).

telah menggunakan dinar dan dirham sebagai alat tukar. Teori. karena itulah perlu adanya pasar valuta asing. Op. Cit. Dalam pasar valuta asing juga diperdagangkan surat-surat berharga jangka pendek. telah membolehkan diperdagangkannya Reksadana yang berisi surat-surat berharga dari perusahaan-perusahaan yang produk maupun operasinya tidak bertentangan dengan Islam. Kesimpulannya: memberikan keringanan kepada orang yang mempunyai kekayaan lain dan memberi beban berat kepada orang yang tidak mempunyai kekayaan selain penghasilannya tersebut. Bila dalam perdagangan valuta asing mengikuti pola perdagangan valuta asing Saleh Kamil. kecuali bila ia mempunyai bulan tertentu untuk mengeluarkan zakat. yang wajib zakat hanya uang yang sudah datang bulan untuk mengeluarkan zakatnya itu. Pembeli hanya mempunyai hak atas bagian modal dan keuntungan tunai atas odal tersebut. Kebutuhan valuta asing selain untuk kebutuhan perdagangan ekport dan import. 83 Ibid. zakatnya 17 18 Mekanisme Operasi Pasar Uang Syariah Teknis perdagangan surat-surat berharga berbasis syariah harus berada dalam batas toleransi dan ketentuan-ketentuan yang digariskan syariah. paper presented to Labuan International Summit on Islamic Financial and Investment Instrument. maka zakatnya tetap menjadi tanggungjawabnya. 81 Lokar Karya tentang Reksadana Syariah. dimana hal itu merupakan mata uang milik Romawi dan Persia. sedangkan mereka yang tidak mempunyai kekayaan lain harus mengeluarkan zakat penghasilannya pada waktu menerima penghasilan tersebut. baik dengan mengeluarkan zakatnya begitu diterima ini khususnya bagi mereka yang tidak mempunyai kekayaan lain yang bermasa wajib zakat tertentu ataupun dengan mengundurkan pengeluaran zakat sampai batas setahun bersamaan dengan kekayaannya yang lain bila ia tidak kuatir akan membelanjakannya. tetapi bila ia kuatir penghasilan itu akan terbelanjakan olehnya. Malaysia.82 Oleh karena itu setiap instrmen keuangan harus memenuhi bebrapa syarat. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 157 hendaknya ia mengeluarkan zakatnya bersamaan dengan kekayaannya yang lain-lain. maka ia harus mengeluarkan zakatnya pada waktu uang tadi diperoleh. lalu lintas orang dan perdagangan dari satu negara ke negara lain tidak terlalu dipengaruhi oleh faktor politik dan ekonomi seperti pada masa sekarang. hlm. Cit. maka uang itu tidak wajib zakat. Muhammad Nejatullah Siddiqi.. mudah dicairkan (redeemable). dan bila tidak mencapai nisab. dan tidak memberikan keistimewaan kepada orang yang tidak mempunyai uang seperti itu. maka ia harus mengeluarkan zakatnya segera.. “The Importance of Assets and Debts Securitization in Creating Dynamic Islamic Banking Environment”.18 Dalam masalah ini yang lebih kuat adalah pendapat bahwa penghasilan yang mencapai nisab wajib diambil zakatnya. Dengan demikian pertukaran uang sangat dibutuhkan. Tetapi bila ia tidak harus mengeluarkan zakat pada bulan tertentu kemudian ia memperoleh uang. Islam sebelum memiliki mata uang yang resmi. diselenggarakan di Jakarta pada 3031 Juli 1997. 81 Yusuf Qardhawi. Ini berarti bahwa bila seseorang mempunyai harta yang sebelumnya harus dikeluarkan zakatnya dan mempunyai masa tahun tertentu maka hendaknya ia mengundurkan pengeluaran zakat penghasilannya itu bersamaan dengan hartanya yang lain. Cit. 83 Namun pertukaran pada masa sekarang sangat jauh berbeda dengan pertukaran yang terjadi pada masa lampau. Akan tetapi surat berharga yang diperdagangkan tidak dalam mata uang yang sama.17 2) Makhul berpendapat bahwa bila seseorang harus mengeluarkan zakat ada bulan tertentu kemudian memperoleh uang tetapi kemudian dibelanjakannya. kecuali bila ia kuatir penghasilannya itu terbelanjakan sebelum datang masa tahunnya tersebut yang dalam hal ini ia hendaknya segera mengeluarkan zakatnya. Op. diantaranya: pendapatan yang baik (good return). Op. dan fleksibel. resiko yang rendah (low risk). menyatakan “adalah dibolehkan menjual bagian modal dari setiap modal dari setiap perusahaan di mana manajemen perusahaan tetap berada di tangan pemilik nama dagang (owner trade mark) yang telah terdaftar secara legal. Lalu lintas perdagangan yang menggunakan dinar dan dirham pada masa itu tidak menjadi masalah. 82 Zainul Arifin. Labuan. Dari sejak dahulu lalu lintas perdagangan antar negara termasuk di masa Rasulullah telah berlangsung. Pendapat itu dengan demikian memberikan keistimewaan kepada orangorang yang mempunyai uang yang harus dikeluarkan zakatnya pada bulan tertentu itu. Jejak perdagangan semacam ini telah banyak dijumpai dalam sejarah. Disamping itu. hlm. . Fatwa Ulama pada simposisum yang disponsori Dallah al Baraka Group pada november 1984 di Tunisia. 173.204 Ekonomi Islam: Sejarah. karena dinar dan dirham terbuat dari emas dan perak. 179. Dan juga sekalipun ia membelanjakan penghasilannya itu. tanpa hak pengawasan atas manajemen atau pembagian asset kecuali untuk menjual bagian saham yang mewakili kepentingannya”. sebagaimana yang dikatakan Zuhri dan Auza'i. 16-18 Juni 1997. di mana dinar dan dirham berlaku di negara manapun pada masa itu. Peluang dan Tantangannya di Indonesia. Hal serupa atau dekat dengan pendapat tersebut adalah pendapat Auza'i tentang seseorang yang menjual hambanya atau rumahnya bahwa ia wajib mengeluarkan zakat sesudah menerima uang penjualan ditangannya. Yaitu membolehkan orang-orang yang pertama tadi membelanjakan penghasilannya tanpa mengeluarkan zakat kecuali bila masih bersisa sampai bulan tertentu yang dikeluarkan zakatnya bersamaan dengan kekayaannya yang lain. juga dalam masa sekarang bepergian ke Luar Negeri membutuhkan uang yang berlaku di negara tujuan. sederhana (simple). maka ia hendaknya mengeluarkan zakat uang penjualan tersebut bersamaan dengan hartanya yang lain tersebut.

Dan prinsip menjual barang yang tidak dikuasai secara mutlak adalah tidak dibenarkan dalam transaksi valutas asing ini.. Fakta adalah bahwa para pemerintahan mengatur gaji pegawainya berdasarkan ukuran tahun. sekalipun tempat tanaman tidak satu dan menghasilkan dua kali dalam satu tahun. riwayat Abu Bakar. Cara Pengeluaran Zakat Harta Penghasilan Ulama-ulama salaf yang berpendapat bahwa harta penghasilan wajib zakat. 182. Karena di dunia Islam sebagian besar transaksi dilakukan dengan 84 85 membebaskan kebanyakan golongan profesi yang menerima gaji beberapa kali pembayaran dan jarang sekali cukup nisab dari kewajiban zakat. Ibid. Teori. diriwayatkan mempunyai dua cara dalam mengeluarkan zakatnya:16 1) Az-Zuhri berpendapat bahwa bila seseorang memperoleh penghasilan dan ingin membelanjakannya sebelum bulan wajib zakatnya datang. Para ulama fikih itu juga berbeda pendapat tentang penyatuan hasil tanaman dan buah-buahan antara satu dengan yang lain dalam satu tahun.84 Aktivitas perdagangan valuta asing harus benar-benar terbebas dari ribda dan gharar. di mana (misalnya) A setuju membeli barang dari B. di mana masing-masing pihak harus menerima masing-masingmata uang pada saat yang bersamaan. Yusuf Qardhawi. namun karena bank-bank Islam tidak ikut serta dalam peraturan clearing bank-bank komersial konvensional. tapi tukarlah emas dengan perak menurut yang kamu sukai”. maka hasil seluruhnya dikumpulkan untuk mencapai satu nisab. Disini timbul kemungkinan yang kedua. Zainul Arifin. Banyak pemegang deposito bank-bank Islam yang menyelenggarakan lebih dari satu rekening termasuk deposito bank jenis konvensional. sama halnya dengan syarat-syarat bagi nasabah pengguna dana bank.158 Ekonomi Islam: Sejarah. begitu juga menurut pandangan ahli perpajakan modern. Mazhab Hanbali berpendapat bahwa hasil bermacam-macam jenis tanaman dan buah-buahan selama satu tahun penuh dikumpulkan jadi satu untuk mencapai nisab. Oleh karena itulah ketentuan setahun diberlakukan dalam zakat. sedangkan bila seluruh gaji itu dari satu waktu itu dikumpulkan akan cukup senisab bahkan akan mencapai beberapa nisab. bukan dalam rangka spekulasi untuk mendapatkan kelebihan dari selisih valuta asing. namun nasabah berhak mencabut rekeningnya dengan segera. . Oleh karena itu dalam aplikasinya pertukaran harus dilakukan secara tunai (bai’ naqd). Cit. maka mereka tidak diberi buku cek. Juga harus dihindari jual beli bersyarat. bahwa hasil yang diperoleh dari waktu ke waktu yang tidak pernah terputus ditengah akan lengkap-melengkapi untuk mencapai nisab. maka hendaknya ia segera mengeluarkan zakat itu terlebih dahulu dari membelanjakannya. perdagangan valuta asing dapat diqiyaskan kepada emas dan perak. Motif pertukaran adalah dalam rangka menukung transaski komersial. Begitu juga halnya kebanyakan para pegawai dan pekerja. Berdasarkan hal itulah zakat penghasilan bersih seorang pegawai dan golongan profesi dapat diambil dari dalam setahun penuh.86 Dari Rekening Lancar Tidak Diperoleh Imbalan Bank-bank Islam memperkenalkan penggunaan rekening lancar (current account). Para nasabah memanfaatkan rekening semacam ini untuk pembayaran transaksi rutin. Harga atas pertukaran itu dapat ditentukan berdasarkan kesepakatan antara penjual dan pembeli. dengan syarat B membelinya kembali pada masa tertentu. Kita menemukan ulama-ulama fikih yang berpendapat seperti itu dalam kasus nisab pertambangan. Jika buahbuahan tersebut menghasilkan dua kali dalam setahun.a. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 203 konvensional sudah dapat dipastikan tidak akan lepas dai faktor bunga. 86 Ibid. karena kedua penghasilan tersebut adalah buah-buahan yang dihasilkan dalam satu tahun. Kedua. meskipun dibayarkan perbulan karena kebutuhan pegawai yang mendesak. dapat membantu kita dalam menetapkan kebijaksanaan wajib zakat atas penghasilan pegawai dan golongan profesi tersebut. cit. yaitu transaksi perdagangan barang dan jasa antar negara. yang tidak menghasilkan bunga uang ataupun imbalan lain-nya. jika pendapatan bersih setahun itu mencapai satu nisab. yaitu mengumpulkan gaji atau penghasilan yang diterima berkalikali itu dalam waktu tertentu. hlm. dan bila tidak ingin membelanjakannya maka 15 16 Al Hadits.85 Investasi Berjangka (Deposito) Pembayaran kepada pemegang deposito (investasi berjangka) di bank Islam juga berdasarkan pada asas "mudarabah" atau bagi hasil. Dalam transaski berjangka harus dilakukan dengan pihak-pihak yang mampu menyediakan valuta asing yang dipertukarkan. Muhammad Nejatullah Siddiqi. Namun mereka dapat menggunakan buku induknya untuk menarik uang dari cabang-cabang bank Islam yang bersangkutan atau dari beberapa bank Islam lainnya.15 Atas dasar ini dapat kita katakan bahwa satu tahun merupakan satu kesatuan menurut pandangan pembuat syariat. op. maka sebagai solusi dalam persoalan ini. Op. sama halnya dengan jagung yang berbuah dua kali. Rasulullah bersabda: “Jangan menukarkan emas dengan emas dan perak dengan perak dengan kuantitas yang sama. Semoga pendapat-pendapat sebagian ulama fikih yang menegaskan bahwa harta penghasilan wajib zakat dan cara mengeluarkan zakatnya seperti yang diterangkan mereka. r. Karena bank Islam sebagai lembaga keuangan yang turut serta dalam memfasilitasi perdagangan internasional.

wajib berzakat. Setidak-tidaknya mereka akan menerima imbalan atas uang tabungannya pada bank Islam itu. khususnya untuk bisnis di luar negeri. gaji. ia harus memperhatikan jangka pemberitahuannya. dan mereka hanya memelihara rekening lancar pada lembaga-lembaga itu. maka yang paling baik adalah menetapkan nisab gaji itu berdasarkan nisab uang. serta pembayaran-pembayaran yang besar kepada para golongan profesi.89 Sesungguhnya banyak nasabah bank menitipkan dana pada bank-bank Islam di samping bank-bank komersial jenis konvensional. oleh karena itu bank Islam tidak perlu bersaing dengan lembaga lainnya untuk memperoleh deposito. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 159 dikeluarkan bila cukup batas nisab.202 Ekonomi Islam: Sejarah. karena mereka bermaksud untuk membina lembaga-lembaga yang dapat menyediakan bermacam-macam jasa bank sebagai pengganti jasa yang disediakan oleh bank-bank konvensional. sebagian pekerja menerima upah mereka setiap minggu atau dua minggu. 89 Saleh Kamil. sekarang ini banyak dipikirkan untuk menyediakan fasilitas semacam itu. Cit.90 87 88 Al Hadits. Karena itu bank-bank Islam dipandang sebagai pelengkap bank-bank konvesional. dan kebanyakan pegawai menerlma gaji mereka setiap bulan. Siapa yang memiliki pendapatan tidak kurang dari pendapatan seorang petani yang wajib mengeluarkan zakat maka orang itu wajib mengeluarkan zakatnya. Ini bukanlah tujuan pihak pemrakarsa gerakan bank-bank Islarn. kadang-kadang setiap hari seperti pendapatan seorang dokter. Op. maka kehadiran bank Islam disambut dengan gembira. Yusuf Qardhawi. Besar itu sama dengan dua puluh misqal hasil pertanian yang disebutkan oleh banyak hadis. tidak akan merugikan kedudukan persaingan antara bank-bank Islam. maka laba bank itu tidak terlalu naik-turun seperti hal-nya pada masing-masing perusahaan yang diberi dukungan dana. 90 Ibid. atau pendapatan yang diterima. Yang paling penting dari besar nisab tersebut adalah bahwa nisab uang diukur dari nisab tersebut yang telah kita tetapkan sebesar nilai 85 gram emas. Memberlakukan nisab dalam setiap jumlah pendapatan atau penghasilan yang diterima. dari yang terendah nilainya yang dihasilkan tanah seperti gandum. Op. seperti nasabah koperasi pembangunan memandang depositonya di sana sebagai pelengkap bagi deposito banknya yang biasa. karena tanaman merupakan penentu kehidupan manusia. dengan tingkat imbalan yang lebih tinggi bagi deposito dengan jangka pemberitahuan lebih lama untuk penarikan dananya. Dengan demikian penghasilan yang mencapai nisab seperti gaji yang tinggi dan honorarium yang besar para pegawai dan karyawan. . Ibid. maka berapakah besar nisab dalam kasus ini?13 Muhammad Ghazali dalam diskusi di atas cenderung untuk mengukurnya menurut ukuran tanaman dan buah-buahan. Kontrak mudharabah dan ijira turut menjamin kemantapan pendapatan bank. Artinya.14 Tinggal Satu Persoalan Lagi Orang-orang yang memiliki profesi itu memperoleh dan menerima pendapatan mereka tidak teratur. Terdapat juga bermacamnnacam deposito berjangka seperti yang terdapat pada koperasi pembangunan rumah di Inggris. dan bukan sebagai penggantinya. Tetapi barangkali pembuat syariat mempunyai maksud tertentu dalam menentukan nisab tanaman kecil.88 Membuka Rekening Pada Bank Islam Merupakan Kewajiban Moral Banyak orang Islam yang menganggap bahwa membuka rekening pada bank Islam adalah suatu kewajiban. Teori. Tetapi bagaimanapun juga. karena membebaskan orangorang yang mempunyai gaji yang kecil dari kewajiban zakat dan membatasi kewajiban zakat hanya atas pegawai-pegawai tinggi dan tergolong tinggi saja. Tetapi bila kita harus menetapkan nisab untuk setiap kali upah. yang digunakannya untuk transaksi mata uang asing serta untuk urusan lainya.Kemungkinan ini dapat dibenarkan. lalu bagaimana kita menentukan penghasilan mereka itu? Disini kita bertemu dengan dua kemungkinan: Pertama. Disamping itu juga merupakan realisasi pendapat sahabat dan para ulama fikih yang mengatakan bahwa penghasilan wajib zakatnya pada saat diterima bila mencapai nisab. Karena banyak orang beriinan yang enggan membuka rekening tabungan dengan menerima bunga dari bank konvensional. berarti kita 13 14 pembayaran tunai maka tidak adanya fasilitas buku cek. Cit. kadang-kadang pada saat-saat tertentu seperti advokat dan kontraktor serta penjahit atau sebangsanya. Ini adalah pendapat yang benar. sedangkan yang tidak mencapai nisab tidak terkena. wajib dikenakan zakat. siapa yang mempunyai pendapatan yang mencapai lima wasaq (50 kail Mesir) atau 653 kg.87 Dari Deposito Berjangka Diperoleh Laba Dari rekening mudarabah para investor bank memperoleh laba bank namun jika ia hendak mencabut rekening. sehingga mengurangi risiko para pemegang deposito. namun karena bank-bank Islam itu memelihara portfolio investasi yangluas. Pendapatnya akan bervariasi sesuai dengan variasi laba bank bersangkutan. Ini lebih mendekati kesamaan dan keadilan sosial. Ibid. Banyak orang memperoleh gaji dan pendapatan dalam bentuk uang. Tetapi menurut ketentuan wajib zakat atau penghasilan itu bila masih bersisa di akhir tahun dan cukup senisab.

alihbahasa: J. Pertimbangan semacam ini memang dipandang wajar oleh bank yang bersangkutan. Umar Bin Abdul Aziz Empat periode Mu'awiyah. . Dengan demikian ucapan ('Umalah) adalah sesuatu yang diterima seseorang karena kerjanya. barang sitaan. yang bila barang tersebut dikembalikan kepada pemiliknya merupakan penghasilan baru bagi pemilik itu. Namun biasanya bagian perbelanjaannya yang memerlukan penyesuaian. Judul Asli: ‘Islamic Business Theory and Practice: Special Report No.” Hal itu sudah ditegaskan dalam syarat-syarat kekayaan yang wajib zakat. atau kado. serta lebih dari kebutuhan pokok pemiliknya. Al Hadits. Bahkan hadiah-hadiah atau bea-bea yang diberikan kepada para duta baik sebagai pemberian. Bila zakat wajib 10 11 Al Hadits. tip. Ibnu Abi Syaibah meriwayatkan. 12 Dan Rasulullah saw. Hal itu untuk menetapkan siapa yang tergolong seorang kaya yang wajib zakat karena zakat hanya dipungut dari orang-orang kaya tersebut.T. seperti gaji pegawai dan karyawan pada masa sekarang. karena masing-masing bank Islarn tidak memandang dirinya hanya sebagai perantara. diterbitkan oleh The Economist Publications Ltd. Namun hal itu adalah akibat hasrat 91 Rodney Wilson. dalam bandingan dengan jumlah pendapatannya. Op. Teori. baik pada waktu yang bersamaan ataupun secara berurutan. ditarik zakatnya. dan untuk menetapkan arti ”lebih” ('afw) yang dijadikan Qur’an sebagai sasaran zakat tersebut. serta terbatasnya dasar perpajakannya. Pemberian (u'tiyat) adalah harta seperti honorarium atau biaya hidup yang dikeluarkan oleh Baitul mal untuk tentara Islam dan orang-orang yang berada di bawah kekuasaannya. Op. Mulailah dari orang yang menjadi tanggunganmu. 221’. bahwa Umar bin Abdul Aziz memungut zakat pemberian dan hadiah. bersih dari hutang. Dengan demikian mereka cenderung merasa dirinya adalah warga masyara-kat keuangan Islam. karena tentunya bank mengutamakan para pemegang deposito dalam menyediakan dana kredit.10 4. 55-57. dan lain Abu Ubaid menyebutkan bahwa bila Umar memberikan gaji seseorang ia memungut zakatnya. sebaliknya pada tingkat ekonomi makro tindakan pemerintah dipandang wajar.) “Bisnis Menurut Islam: Teori dan Praktek” (Jakarta: PT. ”Mereka bertanya kepadamu tentang apa yang mereka nafkahkan Katakanlah. hlm.93 Di lingkungan dunia Islarn pemerintah juga rnenggunakan APBN untuk mengendalikan anggaran belanja negara. bila nasabah bank menjadi pemegang deposito me-rangkap debitur.11 Nisab Mata Penghasilan dan Profesi Kita sudah mengetahui. Memang. tetapi mewajibkan zakat atas harta benda yang mencapai nisab. khususnya mengenai perpajakan. 92 Saleh Kamil. Harta sitaan (mazalim) ialah harta benda yang disita oleh penguasa karena tindakan tidak benar pada masa-masa yang telah silam dan pemiliknya menganggapnya sudah hilang atau tidak ada lagi. bahwa Islam tidak mewajibkan zakat atas seluruh harta benda. Hal itu sama dengan apa yang dilakukan oleh banyak negara sekarang dalam pengenaan pajak atas hadiah-hadiah tersebut. riwauyat Abu Said al-Khudri. "Yang lebih dari keperluan. sedikit atau banyak.160 Ekonomi Islam: Sejarah. Ia memungut zakat dari pemberian bila telah berada di tangan penerima. datanglah pembaharu seratus tahun pertama yaitu khalifah Umar bin Abdul Aziz. surat al-Baqarah (2) ayat 219. Salim. ”Kewajiban zakat hanya bagi orang kaya. Dalam hal ini bank-bank Islam itu melayani kebutuhan pinjaman konsumen melalui lembaga "qard al-hasna" 91 —yaitu kredit konsumen bebas bunga. lebihan dan banyak salah. Namun mereka tetap mengharapkan agar pemerintah memegang peranan penting dalam mengatur lingkungan perekonomian dengan menyelenggarakan kebijakan moneter serta fiskal. melainkan sebagai suatu katalisator yang dapat merukunkan umat Islam serta sekaligus menyediakanjasa-jasa yang nyata untuk membantu para nasabahnya mematuhi ajaran agama Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 201 Membuka Rekening Pada Bank Agar Diperbolehkan Menerima Pinjaman Sejumlah besar pemegang deposito pada bank Islam membuka rekening dengan tujuan agar mereka dapat menerima pinjaman. Intermasa. banyak pengusaha yang tidak menyukai campur tangan negara yang berlebih-lebihan. Cit. 1988). begitu pula bila ia mengembalikan barang sitaan. (London WIA IDW. Itu adalah pendapat Umar. hadiah. 93 Rodney Wilson. Mungkin dalam waktu singkat kegiatan itu akan diperluas mencakup penye-diaan hipotik untuk rumah oleh sejumlah bank Islam. Namun pada tingkat ekonomi mikro di masingmasing perusahaan hanya sedikit sambutan terhadap prakarsa dari negara. Cit. Sedikit banyaknya keadaan ini mencerminkan rendahnya tingkat perkembangan negara-negara Islam. bukan bagian perpajakan. bersabda.tidak bermaksud menyanggah sunnah yang tegas dari Rasulullah saw. United Kingdom). riwayat Ibnu Abi Syaibah 12 Al Qur’an. dalam rangka anggaran pendapatan dan belanja negara. mereka akan berpengalaman dengan berbagai aspek keuangan Islam. Allah berfirman. (terj.92 Krisis Moneter Di lingkungan ekonomi campuran di dunia Barat. Pandangan baru yang diterapkannya adalah pemungutan zakat dari pemberian.

karena ia adalah khalifah dan penguasa umat Islam. Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad SAW. namun banyak di antara mereka yang merasa iri atas kemantapan kestabilan ekonomi di lingkungan berusahanya pengusaha Muslim. benar-benar telah menghantam ekonomi nasional dan sendidi-sendirnya. karena sebelumnya sudah ada yang mengenakan zakat atas pemberian yaitu Ibnu Mas'ud sebagaimana sudah kita jelaskan.8Hubairah sendiri sebenarnya mengakui riwayat pertama yang ditakwilkan oleh Abu Ubaid. 3. yang apabila Mu'awiyah melanggar hadis Nabi atau ijma’ yang dapat dipertanggungjawabkan. daripada dibanyak negara Barat. 1994). Dan yang jelas adalah bahwa di zaman Mu'awiyah penuh dengan kumpulan para sahabat yang terhormat. karena Ibnu Mas'ud berada di Kufah. khususnya adalah pengaturan naik turunnya suku bunga. seperti zakat.95 yang mengakibatkan modal bank tersebut menjadi negatif. dan sebagai akibatnya. Selain itu. Krisis yang datangnya “out of the blue” (sekonyongkonyong dan tidak diketahui dari mana datangnya) dan menggoncangkan secara dahsyat hubungan rupiah dengan dollar Amerika. laju perminIbid. Hal buruk yang kemudian terjadi adalah bank-bank tersebut akhirnya siambil alih oleh pemerintah (BTO). Atau barangkali dia belum mendengar perbuatan Ibnu Mas'ud tersebut. bahkan beberapa bank di antaranya harus dilikuidasi. Para sahabat pernah tidak menyetujui Mu'awiyah tentang masalah lain. Memang benar ada beberapa pengusaha yang mengeluh tentang inersia atau kelambanan di pihak pemerintah. Abu Ubaid menafsirkan lain hal itu bahwa zakatnya ditarik karena memang benda itu sudah wajib dikeluarkan zakatnya waktu itu. bank-bank konvensional juga menghadapi masalah meningkatnya pinjaman bermasalah (nonperfoming loan).7 Penafsiran lain itu kadang-kadang dilakukan takwil serampangan yang berbeda maksudnya dengan makna yang dapat langsung difahami. riwayat Imam Malik dalam al-Muwaththa dari Ibnu Syihab 7 rnencapai kemantapan perpajakan. karena bermacam-macam pajak sering menimbulkan berbagai kesulitan khas dalam suatu masyarakat Islam dan akan berpengaruh pada pemungutan pajak keagamaan khas. Dalam pada itu. Yang jelas adalah bahwa Mu'awiyah mengenakan zakat atas pemberian menurut ukuran yang berlaku dalam negara Islam. dan at Tabrani 9 Al hadits. Dengan demikian permintaan akan kredit dapat ditekan secara efektif.94 Krisis moneter yang terajdi di Indonesia berakibat sangat signifikan bagi industri perbankan. Bank-bank konvensional yang sistem opresinya bertumpu pada sistem bunga mengalami negative spread. Mu'awiyah Malik dalam al-Muwaththa dari Ibnu Syihab bahwa orang yang pertama kali mengenakan zakat dari pemberian adalah Mu'awiyah bin Abi Sufyan. kredit yang tidak lagi memberikan kontribusi laba kepada bank. 95 94 (Jakarta: Bulan . Nilai tukar (koers) dollar dengan rupiah yang nait-turun secara cepat dan tajam sehingga nilai tukar itu tidak dapat dijadikan pegangan dalam bisnis dan dalam penggunaan anggaran belanja negara. Teori.200 Ekonomi Islam: Sejarah. Suku bunga ini berlaku sebagai suatu mekanisme penetapan harga. karena perlunya mematuhi asas-asas agama Islam. banyak Bank konvensional yang berdiri karena adanya Pakto 88 mulai berjatuhan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 161 zakatnya. dan berbeda pula dengan pendapat yang berasal dari Ibnu Mas'ud bahwa maksud penarikan zakat di atas adalah penarikan zakat atas pemberian Hubairah mengatakan bahwa lbnu Mas'ud mengeluarkan zakat pemberian yang ia terima sebesar dua puluh lima dari seribu. hal ini juga bermanfaat. seperti diberitakan hadis Abu Said al-Khudri sedangkan Mu'awiyah sendiri . yang menciptakan keseimbangan antara penawaran dan permintaan dana yang tersedia untuk pinjaman. Negative spread adalah selisih negative antara bunga yang didapat dari debitur dengan bunga yang harus dibayarkan kepada kreditur. paham yang mereka anut dan refleksikan selalu bagi mereka adalah menjaga kebijakan moneter. bukan karena diberikan.meski dikatakan bahwa ucapannya terlalu berlebihMoenawar Chalil. para sahabat tidak begitu saja akan mau diam. ketika Mu'awiyah memungut setengah sha' gandum zakat fitrah untuk imbalan satu sha' bukan gandum. 9 Barangkali yang ia maksudkan adalah orang yang pertama mengenakan zakat atas pemberian dari khalifah. Di dunia Barat. riwayat Ibnu Abi Syaibah. Dan. dan at Tabrani. Bila permintaan terlampau tinggi sehingga ada bahaya akan meningkatnya laju inflasi. 8 Al Hadits. Barangkali Abu Ubaid belum mengetahui riwayat itu. bukan diambil karena kekayaan asal memang sudah wajib bayar pajak karena sudah lewat masa setahunnya. Pada umumnya lingkungan perekonomian di hampir sernua negara Islam jauh lebih mantap dalam makna pengelolaan ekonomi negaranya. Ibnu Abi Syaibah. Kebijakan moneter pun terbatas secara serupa. dilikuidasi atau direkapitalisasi. Bila Ibnu Mas'ud mengambil zakat dari pemberian lain tentu ia tidak akan mengeluarkan zakat dari pemberian yang dikenakan dari kekayaan asalnya sebesar dua puluh lima dari setiap seribu yang mungkin lebih sedikit atau lebih banyak dari seharusnya. Kekacauan moneter ini ditambah parah dengan ulah spekulan-spekulan yang hanya mencari keuntungan bagi dirinya sendiri. sedangkan Ibnu Syihab berada di Madinah. juga meriwayatkan demikian. Pemotongan sebesar tertentu itu hampir sama dengan apa yang disebut oleh para ahli perpajakan sekarang dengan Pengurangan Sumber. 96 Non-perfoming loan adalah kredit macet. maka para penguasa senantiasa dapat menaikkan suku bunga. Bintang. 96 Hal tersebut terjadi karena tingkat suku bunga yang semakin tinggi. sehingga dia memberikan takwil tersebut.

namun sekali lagi metode semacam itu di lingkungan dunia Islam terlarang. atau kepada orang yang akan menggunakan uangnya untuk membeli obligasi itu. tetapi mengatakan saya duga atau saya mengira. namunjarang sekali penguasa moneter yang beranggapan bahwa mekanisme ini sama sekali tidak berfaedah. Cit. Karena kenaikan suku bunga akan memberatkan beban orang-orang yang berutang. Op. para penguasa itu akan mengadakan daya upaya tegas untuk memperbaiki cacat yang telah timbul.162 Ekonomi Islam: Sejarah. . Al Hadits. Jika pemerintah hendak mengurangi persediaan uang logam dengan menerapkan kegiatan pasaran terbuka. Tentu saja mekanisme klasik ini sering kali gagal berfungsi secara efektif. Bila Ibnu Abbas tidak memaksudkan demikian. kecuali bila terdapat sesuatu yang menghambat pemahaman menurut zahirnya tersebut. karena konsumsi pun berkurang. dan lain-lain. Ibnu Mas'ud Abu Ubaid meriwayatkan pula dari Hubairah bin Yaryam. Hasan. dan bila terjadi kegagalan. dan dalam penutup ia mengatakan. yang banyak meriwayatkan darinya. karena tidak sesuai dengan apa yang difahami dengan serta merta oleh umat dan dengan apa yang difahami oleh para ulama sebelumnya. hampir semua ulama berpendapat bahwa pengaturan naik-turunnya suku bunga dengan sengaja semata-mata hanya demi kebijakan makro-ekonomi tidak dapat dibenarkan. Yaitu yang telah disepakati oleh Ibnu Mas'ud. yang kadangkadang betul terjadi kesepakatan secara konkrit tetapi kadang-kadang tidak terjadi. ia mempunyai pendapat sendiri tentang perkawinan mut'ah. perusahaan. Hal ini tak dapat di-benarkan. kemudian mengumumkan pendapat dan ijtihad-nya bila sesuai dan tidak mengumumkannya dan bila tidak sesuai dengan ulama yang lain. tetapi penghambat itu tidak ada. riwayat Ibnu Abi Syaibah dari Ibnu Abbas al Hadits. Kaum ulama berpendapat bahwa baik orang yang berpiutang maupun yang berutang harus diberi perlindungan terhadap perkembangan di luar kekuasaannya masing-masing. Abu Ubaid sendiri tidak mengharuskan penafsiran tersebut mesti diumumkan. 3) Sahabat yang mempunyai pendapat sendiri merupakan hal yang tak dapat dielakkan. Namun masyarakat dan bank hanya akan bersedia memegang surat-surat berharga pernerintah itu bila ada Madinah menamakan tanah adalah harta benda. Dengan dernikian dana tunai di tangan masyarakat akan berkurang bahkan bank pun akan memandang surat-surat berharga itu bersifat kurang cair dibandingkan dengan uang tunai. Ibnu Abbas misalnya. upaya ini secara efektif akan mengurangi jumlah permintaan dalam perekonomian negara bersangkutan. Karena pemilikan surat berharga pemerintah itu merupakan suatujenis tabungan. daging himar peliharaan. Diharannkannya riba berpengaruh pada semua transaksi bunga modal. Ibid. riwayat Ibnu Abbas. padahal mereka tidak melakukan usaha tambahan.5 Abu Ubaid adalah imam dan ahli dalam persoalan zakat harta benda dan ini tidak bisa diragukan. "Bila ia (Ibnu Abbas) tidak memaksudkan. maka saya tidak tahu apa maksud hadis tersebut. Ia memiliki beberapa ijtihad dan tarjih yang cemerlang. Bila memang yang salah itu yang dimaksudkan maka ia tidak akan dipandang istimewa oleh Ibnu Abbas. dan hal tersebut tidak jarang terjadi dalam warisan hukum fikih kita. untuk menunggu pendapat ulama yang lain. atau hanya boleh dilaksanakan dalam bentuk yang disesuaikan.98 Penyelenggaraan kegiatan di pasaran terbuka merupakan suatu sarana penting untuk mengatur kegiatan ekonomi di sejumlah besar negara Barat melalui pengendalian persediaan uang. Mu'awiyah.97 Asas-asas agama Islam secara efektif menutup kemungkinan pengeluaran kebijakan moneter semacam itu. Yang benar adalah seorang mujtahid harus mengeluarkan pendapatnya baik sesuai dengan pendapat yang lain atau tidak. yang sering saya kutip. Jika demikian. bila riba ditafsirkan dengan istilah sukubunga. baik kepada bank. ia akan menjual surat berharga pemerintah (government securities). Abdullah bin Mas'ud memberikan kami keranjang-keranjang kecil kemudian menarik 5 6 97 98 Saleh Kamil. 2) Tidak merupakan keharusan bagi seorang sahabat yang mujtahid dalam masalah-masalah yang tidak ada nash-nya. Teori. maka saya tidak tahu apa maksud hadis tersebut?" 6 2. Namun. Tujuan pemerintah adalah melayani khalayak ramai bukannya bertindak sewenang-wenang terhadap mereka. Kenaikan suku bunga itu akan menghasilkan imbalan yang tidak didasarkan jerih payah bagi pihak yang meminjamkan uang dengan memungut bunga. Zuhri dan lain-lainnya. Pendapat Ibnu Abbas tersebut-bila benar-tidak bisa dibawa keluar dari zahirnya untuk disesuaikan dengan pendapat sahabat lainnya. namun saya menilai pendapatnya dalam masalah ini lemah. yang kemudian diikuti orang-orang sesudahnya seperti Umar bin Abdul Aziz. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 199 taan umum dalam lingkungan perekonomian akan tertekan pula. maka tentu tak seorang mujtahid pun mau mengeluarkan pendapatnya. Pada dasarnya hadis tersebut harus difahami menurut zahirnya tanpa penafsiran. terutama bila kenaikan suku bunga itu berlaku terhadap utang larna maupun utang baru. Sedangkan pada waktu yang bersamaan persediaan uang tabungan digalakkan—hal ini berarti turunnya tekanan permintaan. Pendapat Abu Ubaid yang menyatakan terdapat penghambat untuk menerima pengertian zahir hadis tersebut tidak dapat diterima karena: 1) Ibnu Abbas tidak pernah menyendiri dari pendapat umat.

Acapkali sukubunga yang relatiftinggi ditawarkan dengan maksud me-narik calon pembeli potensial di luar ngeri. Berlaku jugakah ketentuan setahun penuh bagi zakat kekayaan hasil kerja ini? Ataukah digabungkan dengan zakat hartanya yang sejenis dan ketentuan waktunya mengikuti waktu setahun harta lainnya yang sejenis itu? Atau wajib zakat terhitung saat harta tersebut diperoleh dan susah terpenuhi syarat-syarat zakat yang berlaku seperti cukup senisab. Pada kenyataannya dalam beberapa tahun terakhir ini pengeluaran obligasi pemerintah yang dinyatakan dalam nilai mata uang negara bersangkutan. Sekalipun cara perhitungannya berbeda. dan tidaklah jelas mengapa pemegang surat berharga diberi imbalan. seperti upah kerja. dan lebih dari kebutuhan-kebutuhan pokok? Yang jelas ketiga pendapat tersebut di atas adalah pendapat ulamaulama fikih. yang memandang surat-surat berharga keluaran negara-negara Islam itu sebagai sesuatu yang lebih beresi-ko daripada yang dikeluarkan oleh pemerintah-pemerintah di dunia Barat atau penerbitan "eurobond" 100 oleh pernerintah negara-negara Islam. Mesir dan Pakistanjuga banyak me-nerbitkan surat berharga semacam itu.99 Bermacam-macam kebiasaan praktik pengeluaran surat utang pemerintah. baik dari sejenis dengan kekayaan lain yang ada padanya atau tidak.101 Salah satu sarana yang telah dicoba pemakaiannya oleh beberapa pemerintah Islam untuk mengatasi kesulitan mengenai penjualan surat berharga yang menghasilkan bunga ialah surat berharga dengan diskonto di bawah nilai penebusannya. walaupun adajuga orang asing yang memegang sebagian surat penerbitan itu. hlm. maka uang yang didapat dari harga barang tersebut tidak dikeluarkan zakatnya waktu itu juga. investasi modal. Meskipun yang terkenal banyak di kalangan para ulama fikih itu adalah masa setahun merupakan syarat mutlak setiap harta benda wajib zakat. karena penduduk imbalannya. Pemerintah Turki merupakan penerbit terbesar dari surat berharga atau "securities" pemerintah. Ibid. Sistem ini telah diperkenalkan di tahun 1983 di Arab Saudi dan berhasil baik. yang dalam perpajakan dinamakan ”Tumpang Tindih Pajak”. namun tanpa membayar bunga. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 163 tanamannya yang sudah dikeluarkan zakatnya 1/10 atau 1/20. yang ditawarkan untuk pasar luar negeri kurang laris dibandingkan dengan keluaran eurobond. pemberian. selain dari penundaan pemakaiannya—hal ini tidak dipandang sebagai alasan yang pantas untuk pemberian imbalan itu. Menurut saya ia sama sekali tidak mengatakan demikian karena tidak sesuai dengan pendapat umat. Lalu selisih antara harga diskonto dengan nilai penebusannya merupakan hasil untuk pemegang surat berharga itu.198 Ekonomi Islam: Sejarah. karena baik bank dalam negeri maupun perseorangan yang berharta tampaknya bergairah untuk membeli surat berharga dalam nilai mata uang rial Saudi. namun pemerintah Iran. Loc. namun di dunia Islam kemungkinan ini tertutup secara efektif. karena hasil yang dinyatakan sebagai diskonto sangat menyerupai bunga. Tetapi Abu Ubaid berbeda pendapat mengenai itu. menurut yang difahami dari perkataan Ibnu Abbas. Orang menafsirkan bahwa Ibnu Abbas memaksudkan penghasilan itu berupa emas dan perak. Ibnu Abbas sesungguhnya memaksudkannya zakat tanah. Harta Penghasilan Menurut Para Sahabat dan Tabi'in Harta penghasilan menurut pandangan beberapa sahabat dan Tabi’in di antaranya ialah: 1. 102 Ibid. tidak dalam nilai mata uang pemerintah Islam bersangkutan. Di dunia Barat imbalan itu akan berbentuk bunga. 101 Ibid. riwayat Abu Ubaid dari Ibnu Abbas Rodney Wilson.” 4 Demikian pula yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah. Hal itu untuk menghindari adanya zakat ganda.. Ibnu Abbas Abu Ubaid meriwayatkan tentang seorang laki-laki yang memperoleh penghasilan ”Ia mengeluarkan zakatnya pada hari ia memperolehnya. Hal itu menunjukkan ketiadaan ketentuan satu tahun bagi harta penghasilan. yang berkembang bukan dari kekayaan lain. Di masa yang lampau beberapa di antaranya menerbitkan surat-surat berharga yang meng-hasilkan bunga sama caranya dengan yang berlaku di dunia Barat. tetapi karena penyebab bebas. terutama di kalangan penduduk negara bersangkutan dan bankbank. 100 . atau semacamnya. Namun sejumlah kaum fundarnentalis Islam menaruh keberatan pada sistem semacam ini. Hal itu berdasarkan hadis-hadis mengenai ketentuan masa setahun tersebut dan penilaian bahwa hadis-hadis tersebut berlaku bagi semua kekayaan termasuk harta hasil usaha.102 99 4 Al Hadits. dan obligasi dari negara-negara yang mata uangnya tidak dapat ditukarkan karena jumlahnya di luar negeri sangat sedikit. 115-121. adalah tentang ”harta penghasilan”. Di bawah ini dijelaskan tingkatan kebenaran hadis-hadis tentang ketentuan setahun tersebut dan sejauh mana para imam hadis membenarkannya. sebagaimana ditegaskan Ibnu Hazm. namun diskontonya berjumlah tetap. harta benda perolehan maupun bukan. Di mana ia mentyatakan hadis tersebut shahih dari Ibnu Abbas. bersih dari hutang. karena eurobond dinyatakan dalam nilai dollar. Cit. Yang kita bicarakan disini. begitu juga seseorang menjual produksi ternak yang sudah dikeluarkan zakatnya. Surat-surat berharga itu tersebar luas. di antara negara Islam yang satu dengan yang lainnya. Teori. sedangkan saya (Abu Ubaid) menganggapnya tidak demikian.

dan akibatnya anggaran belanja negara harus diselenggarakan di tingkat lebih rendah daripada yang mungkin dengan cara berlainan. Hasan. Bila kekayaan dari satu kekayaan. Anggaran belanja itu tidak menghasilkan laba. mengingat zaman sekarang yang serba instan. Hanya uang logam mulia yang dipandang sebagai bentuk mata uang sah di Kerajaan ini sampai tahun 1950an. maka dasar dan labanya bersama-sama dikeluarkan zakatnya pada akhir tahun. Op. Namun dengan demikian akan timbul kerugian karena kehilangan opportunity cost 103. yaitu bahwa kekayaan tersebut dapat digolongkan kepada kekayaan penghasilan. Bank Sentral Dapat Mengatur Persediaan Dana Tunai. kecuali yang menentang. bila seseorang sudah memiliki satu nisab binatang ternak atau harta perdagangan. Misalnya. terutama di Arab Saudi. Zuhri. profesi. 3 2 Ibid. Yang menarik adalah pendapat guru-guru besar tentang hasil penghasilan dan profesi dan pendapatan dari gaji atau lain-lainnya di atas.2 Gaji dan Upah adalah Harta Pendapatan Akibat dari tafsiran itu. Diantara mereka adalah Ibnu Abbas. yaitu bahwa hasil penghasilan. berbeda dengan hal itu. sejumlah ahli ekonomi Islam menganjurkan agar pemerintah menganut kebijakan anggaran berimbang.3 Mencari Pendapat yang Lebih Kuat tentang Zakat Profesi Yang mendesak. termasuk belanja untuk tujuan sosial. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 197 Maka beberapa ulama telah mengusulkan bila pemerintah hendak menerbitkan surat berharga untuk umum. Proyek-proyek pembangunan diutamakan—misal-nya— pendapatannya dikaitkan dengan proyek tertentu yang merupakan tujuan pencarian dana bersangkutan. yang di dalamnya terdapat ”harta penghasilan” itu. rnaka sebagian besar sarana baku mengenai kebijakan moneter dapat diterapkan tanpa melanggar ajaran agama Islam. dan diriwayatkan juga Umar bin Abdul Aziz. Namun dalam Al Qur'an dan sunah tidak ada larangan terhadap uang 103 104 tahun tetapi cukup pada akhir tahun. Jadi pandangan fikih tentang bentuk penghasilan itu adalah. Berdasarkan hal itu. Ini jelas. atau sematamata untuk membiayai belanja rutin pemerintah. Banyak yang diterbitkan dalam rangka operasi pasaran terbuka dengan tujuan menekan persediaan uang tunai. oleh karena terdapat halhal penting yang perlu diperhatikan. bank sentral dapat mengendalikan persediaan uang karena kekuasaannya mengatur pengeluaran uang baru. Hal itu karena hubungan keuntungan dengan induknya itu sangat erat. tanpa menunggu batas waktu setahun. adalah bahwa zakat wajib dipungut dari gaji atau semacamnya sebulan dari dua belas bulan. bank sentral dapat saja mencetak uang baru. . Kesulitannya ialah bahwa surat-surat berharga pemerintah tidaklah diterbitkan dengan tujuan semacam itu. Sekelompok sahabat berpendapat bahwa kewajiban zakat kekayaan tersebut langsung. Maka agar pemerintah tidak berutang untuk menutup defisit anggaran. bahwa ia adalah ”harta penghasilan”. Shadiq. Uang tunai yang berlaku di lingkungan perekonomian dunia Islam. Pendapat-pendapat dan sanggahan-sanggahan terhadap pendapat-pendapat itu pernah ditulis dalam buku-buku yang sudah berada di kalangan para peneliti. serta Auza'i. Karena ketentuan wajib zakat adalah cukup nisab penuh pada awal tahun atau akhir tahun.164 Ekonomi Islam: Sejarah. Cit. Teori. mengalami perkembangan. jilid 4: 83 dan seterusnya al-Mughni oleh Ibnu Qudamah jilid 2: 6 Nail-Authar jilid 4: 148 Rudz an-Nadzir jilid 2. Saleh Kamil. misalnya alMuhalla oleh Ibnu Hazm. Kemungkinan meminjam uangditutup. bahwa mereka tidak menemukan persamaannya dalam fikih selain apa yang dilaporkan tentang pendapat Ahmad tentang sewa rumah diatas. namun dibiayai dengan utang pemerintah bila pendapatan dari pajak tidak menutup belanja negara sepenuhnya. Baqir. pernerintah terpaksa memelihara surplus uang tunai untuk memenuhi keperluan sehari-hari. Untuk menambah persediaan uang. yang sudah dikeluarkan zakatnya. misalnya laba perdagangan dan produksi binatang ternak maka perhitungan tahunnya disamakan dengan perhitungan tahun induknya. ”harta penghasilan” dalam bentuk uang dari kekayaan wajib zakat yang belum cukup masanya setahun. Tetapi sesungguhnya persamaan itu ada yang perlu disebutkan di sini. adalah menemukan hukum pasti ”harta penghasilan” itu. dan kekayaan non-dagang dapat digolongkan kepada ”harta penghasilan” tersebut. Daud. Namun ini akan mempengaruhi kebijakan flskal dan sangat sulit bagi suatu pemerintah untuk mencocokkan belanjanya dengan pendapatannya sehari-hari. penerbitannya itu haruslah didasarkan kepada bagi hasil. Nashir. yakni kekayaan yang diperoleh seseorang Muslim melalui bentuk usaha baru yang sesuai dengan syariat agama. pemerintah dapat mengurangi pencetakan uang baru. misalnya seseorang yang menjual hasil Ibid. penguasaan mesin percetakan uang berkenaan dengan persediaan uangjauh lebih besar daripada di dunia Barat yang lebih berorientasi pada kredit. dan untuk menekan pertumbuhan persediaan uang. Ibnu Mas'ud. Mu'awiyah.104 Sarana Moneter yang Diperkenankan Sekalipun di negara-negara Islam terdapat masalah-masalah mengenai pelaksanaan kebijakan mengubah suku bunga serta penyelenggaraan kegiatan pasaran terbuka untuk mengatur persediaan dana tunai. 41 dan Subul as-Salam jilid 2: 129. Sepanjang sejarah terdapat keberatan pencetakan uang kertas di beberapa negara Islam. Ia wajib mengeluarkan zakat sesuai dengan nisab yang telah berumur setahun.

Ia dilaporkan berpendapat tentang seseorang yang menyewakan rumahnya dan mendapatkan uang sewaan yang cukup nisab. Sehingga jelas perbedaan antara orang kaya yang wajib zakat dan orang miskin penerima zakat. hal ini akan mengakibatkan tertekannya tingkat kegiatan ekonomi. Dalam hal ini. 3) Besar zakatnya.”1 Dan karena Islam mempunyai ukuran bagi seseorang – untuk bisa dianggap kaya . Cadangan itu dapat diubah sebagai bagian dari pengendalian persediaan uang. mereka mengatakan. Op. Ada beberapa ahli ekonomi Islam yang menyarankan agar bank sentral memberi imbalan atas dasarjumlah bulat (lump sum) kepada bank komersial yang menyerahkan dana cadangan kepada bank sentral itu. Pendapat Para Ulama Fikih Para ahli. kita dapat menetapkan hasil penghasilan sebagai sumber zakat. sedangkan rasio modal perseroan terhadap jumlah dana deposito dianggap layak pada 15%. tidak ada yang keberatan terhadap uang kertas semacam itu. asal saja pencetakan uang kertas itu tidak disalahgunakan dengan mencetak uang secara berlebih-lebihan. Tingkat cadangan yang biasa adalah sekitar 10% dari jumlah laba untuk cadangan wajib dan 20% untuk cadangan umum. supaya dapat jelas siapa yang tergolong kaya dan siapa yang tergolong miskin. karena terdapatnya illat (penyebab). Semua negara Islam menggunakan uang kertas. kita tidak menemukan contohnya dalam fikih. serta penjelasan tentang pendapat yang kuat. 2) Nisab. maka orang tersebut wajib mengeluarkan zakatnya ketika menerimanya tanpa persyaratan setahun. Abu Yusuf. yang menurut ulama-ulama fikih sah. dan wajib dikeluarkan zakatnya bila sudah mencapai satu nisab. Karena harga emas dan perak tidak stabil. seorang pekerja profesi jarang tidak memenuhi ketentuan tersebut. Bila tuntutan cadangan berdasarkan undang-undang dinaikkan. karena hasil itu jarang terhenti sepanjang tahun bahkan kebanyakan mencapai kedua sisi ujung tahun tersebut. Ahmad Husaini. akibatnya ialah bank-bank komersial itu harus mengurangi uang yang dipinjamkan kepada sektor swasta. Hal itu pada hakikatnya menyerupai mata penghasilan. bank-bank komersial diwajibkan menyimpan cadangan di bank sentral pada tingkat yang ditentukan oleh undang-undang negara. sekalipun pada umumnya kurang bervariasi dibandingkan dengan yang berlaku di dunia Barat. maka permintaan uang akan dapat digalakkan dengan mengurangi cadangan wajib. dan Muhammad bahwa nisab tidak perlu harus tercapai sepanjang tahun. Ceramah mereka sampai pada suatu kesimpulan yang teksnya sebagai berikut: ”Penghasilan dan profesi dapat diambil zakatnya bila sudah setahun dan cukup senisab. Hal itu sesuai dengan apa yang telah kita tegaskan lebih dahulu. selain masalah khusus mengenai penyewaan yang dibicarakan Ahmad. karena tidak diperhitungkan sebagai prosentase. Dan tidak pantas untuk menganggap bahwa imbalan itu ditujukan untuk menggairahkan bank-bank komersial agar 105 106 1 Abdul Wahab Khalaf. Mengenai besar zakat. Op. Imbalan ini tidak berupa bunga. Cit. dan nisab. besarnya. yaitu bahwa jumlah senisab itu cukup terdapat pada awal dan akhir tahun saja tanpa harus terdapat di pertengahan tahun. Muhammad Abu Zahrah dan Abdul Wahab Khalaf mengemukakan persoalan ini dalam ceramahnya di Damaskus. mazhab Hanafi lebih jelas. . melainkan dipandang serupa denga saldo dana tunai. maka ukuran itu harus terpenuhi pula buat seseorang untuk terkena kewajiban zakat. Cit. Sejumlah bank Islarn yang menyimpan persediaan logam mulia lebih banyak dari uang kertas sebagai harta cairnya telah tahu akan risikonya. Jika kita berpegang kepada pendapat Abu Hanifah. Sejumlah ahli ekonomi Muslimin mengakui bahwa yang kertas merupakan suatu sarana yang diperlukan. Sebaliknya bila perekonomian mengalami depresi dan bukan inflasi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 165 para ulama fikih pada zaman dulu dan sekarang tentang hukumnya. Kita dapat menyimpulkan bahwa dengan penafsiran tersebut memungkinkan untuk mewajibkan zakat atas hasil penghasilan setiap tahun. hal ini semata-mata karena tuntutan kegiatan mudarabah terhadap modal. sekalipun benar bahwa pada zaman Nabi Muhammad tidak ada uang kertas. dan hanya sedikit di antaranya yang mengemukakan alasan bahwa logam mulia merupakan alat pertukaran yang efisien. dan cara menetapkannya. Dan logam mulia itu tidak lagi merupakan persediaan nilai yang aman seperti sediakala.105 Di negara-negara Islam sepertijuga di dunia Barat.106 Di negara-negara Islam dana cadangan yang diserahkan kepada Bank Sentral biasanya tidak menghasilkan pendapatan. meskipun tidak cukup di pertengahan kertas. Teori.yaitu 12 Junaih emas menurut ukuran Junaih Mesir lama. Berdasar hal itu. bahwa jarang seseorang pekerja yang penghasilannya tidak mencapai nisab seperti yang telah kita tetapkan. maka orangorang lebih tergoda untuk melakukan spekulasi dengan logam mulia tersebut dibandingkan dengan uang kertas. tapi cukup tercapai penuh antara dua ujung tahun tanpa kurang di tengah-tengah. Tingkat cadangan itu umumnya lebih tinggi daripada yang diwajibkan di dunia Barat. karena emas merupakan persediaan dengan nilai yang kurang mantap. seperti Abdur Rahman Hasan. khususnya bila tingkat cadangan itu ditetapkan dengan peraturan Bank Sentral. yang merupakan landasan wajib zakat. yang akan memungkinkan bank-bank itu menambah persediaan kredit kepada pihak perseorangan dan perusahaan. ”Penghasilan dan profesi. Ketentuan itu harus diperhatikan dalam mewajibkan zakat atas hasil penghasilan dan profesi ini. ”Zakat” (Damaskus: 1952) Abul A’la Maududi.196 Ekonomi Islam: Sejarah.

Karena pertimbangan ini perlu ditentukan batas kredit tertinggi selama fase perluasan siklus itu. ataupun honorarium. Wajibkah kedua macam penghasilan yang berkembang sekarang itu dikeluarkan zakatnya ataukah tidak? Bila wajib. dengan tangan. Dengan bertambahnya pengaruh bank-bank Islam pada sistem perekonomian. adalah pekerjaan yang dikerjakan sendiri tanpa tergantung kepada orang lain. Pertama. . Cit. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 195 menambah jumlah cadangan yang merupakan kewajiban menurut hukum. masalah-masalah ini akan bertarnbah nyata lagi. karena bila laba itu merosot. labanya mungkin meningkat. Namun akan timbul kesulitan. volumenya yang besar. Sesungguhnya sepanjang cadangan bank itu merupakan bagian tetap dari dana yang dikuasai oleh Bank Sentral. seperti penghasilan seorang dokter.166 Ekonomi Islam: Sejarah. seniman. supaya setiap orang mengetahui kewajiban dan haknya.107 Di samping berlakunya syarat-syarat cadangan sepanjang hukum batas kredit paling tinggi (credit ceilings) juga dapat digunakan dalam beberapa masyarakat ekonomi Islam sebagai suatu alat pengendalian moneter. Oleh karena itu peraturan bagi laba cenderung lebih mendorong dari-pada memperlambat siklus konyunktur (anti-cyclical). Sehingga menimbulkan inflasi. ini merupakan suatu alat efektif untuk pengendalian moneter. Batas tertinggi itu dapat direndahkan dengan tujuan melawan laju inflasi dengan mengurangi permintaan masyarakat. berapakah nisabnya. mengenai pengaruhnya terhadap kegiatan ekonomi. dan sumbernya yang luas itu. yang diberikan. Teori. Pekerjaan yang menghasilkan uang ada dua macam. Sekali lagi: gagasan bahwa cadangan bank merupakan suatu bagian tetap dari cadangan moneter yang teratur dari bank Sentral merupakan sebab berfungsinya sistem ini. Ibid. merupakan sesuatu yang belum dikenal oleh para ulama fikih pada masa silam. insinyur. Dalam keadaan ekonomi cerah. Penghasilan dari pekerjaan seperti itu berupa gaji. sehingga para depositor akan mendepositokan kembali sebagian labanya. upah. Bentuk-bentuk penghasilan dengan bentuknya yang modern. Op. Sebaliknya dalam masa resesi terjadi kebalikannya. sekalipun sulit dibayangkan bagaimanakah caranya menetapkan ambang (threshold) ter. Yang kedua. penjahit. otak. maupun perorangan dengan memperoleh upah. dan bagaimana tinjauan fikih Islam tentang masalah itu? Pertanyaan-pertanyaan tersebut perlu sekali memperoleh jawaban pada masa sekarang. advokat. tukang kayu dan lain-lainnya.108 Bagian Tiga | BAB 8 | Konsep-Konsep Ekonomi Islam Pandangan Fikih Tentang Penghasilan dan Profesi entuk penghasilan yang paling menyolok pada zaman sekarang ini adalah apa yang diperoleh dari pekerjaan dan profesinya. perusahaan. Dengan demikian dana yang tersedia untuk pinjaman keperluan bisnis membengkak. adalah pekerjaan yang dikerjakan seseorang buat pihak lain-baik pemerintah. besar zakatnya. ataupun dinaikkan bila tujuannya ialah mengangkat perekonomian dari jurang resesi serta untuk memperluas lapangan kerja dan kegiatan usaha secara umum. berkat kecekatan tangan ataupun otak. sehingga tidak ada pilihan yang menghendaki perangsang.hadap kredit ketika resesi. Kita menguraikan jawaban pertanyaan-pertanyaan tersebut dalam tiga fasal: 1) Pandangan fikih tentang penghasilan dan profesi. bila sebagian besar deposito serta pinjaman bank didasarkan kepada bagi laba mudarabah. ataupun kedua-duanya. Penghasilan yang diperoleh dengan cara ini merupakan penghasilan profesional. sebagian nasabah bank akan mencabut deposito mereka. serta pendapat B ---$€£¥--- 107 108 Zainul Arifin.

selama ia memperolehnya dengan cara yang sah menurut syari’at. Teori. Op. tidak pula membedakan antara pemilik besar atau kecil. Olah karena itu akhirnya penejlasan dari Karl Marx adalah. Sehingga pada akhirnya seluruh golongan itu hancur. Hak milik pribadi itu memotivasikan yang paling kuat untuk merangsang produktivitas dan meningkatkannya.194 Ekonomi Islam: Sejarah. termasuk di dalamnya kaum buruh rakyat kecil. . Sesungguhnya faham sosialis marxisme itu tegak di atas perang antar golongan dan mengobarkan api permusuhan antar golongan yang satu dengan yang lainnya dengan mempergunakan sarana kekerasan yang penuh pertumpahan darah. tetapi sekelompok manusia yang berkerja di partai dan militer yang berkuasa atas nama golongan buruh di segala bidang dan melarang sebagian besar penduduk dari segala sesuatu. kecuali satu golongan yaitu –kaum “proletar”. I 1 Mohammad Fahim Khan.1 Padahal yang sebenarnya menang bukanlah dari kalangan buruh. “Wahai kaum buruh sedunia bersatulah!” untuk melawan kelompok-kelompok lainnya. Meskipun begitu Islam juga menetapkan kewajiban-kewajiban tertentu terkait kepemilikan pribadi. Islam tidak membedakan antara sarana produksi dan lainnya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 167 | BAB 7 | Sumberdaya dalam Ekonomi Islam slam mengahargai hak milik pribadi karena merupakan konsekuensi fitrah dan termasuk bagian dari kebebasan individu (freedom). Islam mengajarkan bahwa di dalam setiap kepemilikan pribadi terdapat hak orang lain. Cit.

seorang pemikir Kiri Islam.’ Ia membahas tentang Teologi Tanah.Cit.Cit. 4 Al Qur’an. Tanah adalah modal dasar. merupakan cikal bakal terbentuknya sistem koperasi. Luthfi Hamidi. Teori. di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang”. Loc. Atas dasar asas tersebut di atas. dan medidik masyarakat untuk menyelamatkan orang yang berbuat kejahatan dengan lembut dan beramar ma’ruf nahi mungkar serta memperingatkan ummat apabila melihat orang yang zhalim. dan teror pemikiran serta berbagai pelarangan terhadap kebebsan. khususnya kaum sosialis. Behesti. kemudian bila mereka tidak meemgang kedua tangannya (mencegahnya) maka Allah akan menyegerakan siksa untuk mereka dari sisinya. riwayat Ahmad dan Muslim. Istilah “kepemilikan kolektif” melampaui batas-batas kebangsaan dan masa. Dari dasar keutamaan ini. Islam ditegakan atas dasar musyawarah dan menjadikan nasihat pemerintah itu termasuk inti ajarannya. Sama saja sejak masa “Lenin” sampai sekarang.54 ---$€£¥--- Al Hadits. . satu kesatuan yang sangat mendasar. atau 2 3 Indonesia yang umum memiliki rasa kebersamaan yang tinggi (gotongroyong). pengkhianat atau dengan tuduhan yang lainnya.2 Faham sosialis Marxis selalu diliputi oleh tekanan politik. surat ar Rahman (55) ayat10-11. Perusahaan semacam itu sebaiknya diatur oelh koperasi. Nabi saw bersabda: “jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara”. Ibid. aturan dan falsahnya tegak dinatas persaudaraan antar manusia dan mengagnggap mereka semuanya satu keluarga dan memperbaiki hubungan di antara mereka apabila terjadi ketidakberesan. yang lebih menitik beratkan kepada kepemilikan bersama (kolektif). Dan. nurani manusia beranggapan makhluk manusia sebagai pemilik yang sah alami ini. Maka jelaslah perbedaan antara orang yang mengajak para buruh untuk bersatu melawan yang lainnya dengan yang mangajak manusia seluruhnya untuk bersaudara dan menajlin cinta kasih sesam mereka. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 193 Namun Islam. Op. Mereka menyembuyikan aspirasi kelompok-kelompok yang menetang sistem dan menuduh setiap kelompok oposisi sebagai sikap primitif.3 Tanah sebagai Modal Hassan Hanafi. ia mengatakan. utama dan penting dalam segala aspek kehidupan masyarakat yang patut disyukuri setiap insan manusia. yang diusahakan oleh banyak orang sebagai buruh saja adalah pembawaan dasar individualisme yang bertentangan dengan dasar perekonomian yang adil. kontra revolusi. “Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk-(Nya).168 Ekonomi Islam: Sejarah. Islam menganggap hal itu lebih mulia daripada shalat atau puasa sunnah. dibawah pemilikan pemerintah. mengatakan bahwa urusan tanah merupakan bagian dari masalah ‘teologi. “sesungguhnya tidak mengapa membunuh tiga perempat penduduk dunia agar sisanya seperempat menjadi sosialis. Demikian juga halnya dengan air dan udara.53 Hak milik orang-seorang atas tanah yang luas. Dr.” Sebaliknya. 53 54 M. 4 Dan inilah yang membedakan secara mendasar antara wacana kepemilikan dalam Islam dengan faham-faham lainnya yang berkembang di dunia sekarang. bahwa semuanya adalah ada yang memilikinya secara abadi atau hakiki. Lenin pernah menulis kepada salah seorang sahabatnya.

7 Lihat Majma'uz-Zaumid . Dan berdasrkan kolektivisme. “Sementara sabda Rasulullah saw. maupun tanpa seizinnya. dari Habib bin Muslimah dari Mu'adz. baik secara fltrah. sesungguhnya janji itupasti dimintai pertanggungan jawabnya'. Dalam Islam ada falsafah tersendiri. dalam mata rantai periwayatan-nya itu terdapat Amru bin Waqid ad-Dimasyqi Abu Hafsh bahwa ia adalah periwayat yang matruk. dan jangan kalian biarkan tanah itu menjadi kosong. sejak dahulu masyarakat Asia terkenal dengan konsep dasarnya tolong-menolong (gotong-royong).7 Hukum Tata Negara dan Kepemimpinan “Siapa yang mengolah (mengelola) tanah mati (tak bertuan) ma tanah itu menjadi miliknya”. hiazat6 adalah perolehan ‘jatah’ sesorang dari aset keseluruhannya." Rasulullah saw juga mengecam orang yang membunuh burung dengan sia-sia. kecuali dengan cara yang lebih baik (bermanfaat) sampai ia dewasa dan penuhilah janji. dalam terminologi fiqh (yurisprudensi) mempunyai nama hiazat atau kepemilikian atas sesuatu. dengan sepertiganya. maka kita melakukan kerja konsumsi.52 Sistem Koperasi Menurut arah dasarnya perekonomian di masa datang akan semakin jauh daripada dasar individualisme dan semakin dekat kepada kolektivisme. Hal itu tidaklah sulit bagi Allah. Allah.. hlm 331. Hadits sangat dhaif. Burung ini bisa dianalogikan dengan sesuatu yang dibolehkan perburuannya dan yang sejenisnya dari kekayaan daratan ataupun lautan. jilid 5. riwayat at-Tirmidzi dan Ahmad . Bagaiman dengan pengelolan tanah dalam pengertian luas. Dan ini merupakan komponen dari salah satu pilar penting pandangan sosialisme. berdasar asas-ekonomi kerayaktan maka diupayakanlah sebuah wadah yang mempunyai dasar historikal yang jelas. Dr.192 Ekonomi Islam: Sejarah. pemerataan atau distribusi pendapatan dan keadilan dalam kebersamaan ini. dengan seperempat-nya... Jadi. Jadi.:” Seseorang hanya boleh memiliki tanah mati (tidak bertuan) jika telah mendapatkan persetujuan dari pemerintah. Tidak boleh memperlakukannya dengan sia-sia. atau kita melakukan aktifitas ekonomi atau kerja produktif. tanah itu otomatis menjadi miliknya? Baik dengan izin kepala negara.Tanah mati menurut Imam Syafi'i adalah 5 6 52 .5 Manusia bisa memiliki sesuatu (hiazat) yang merupakan asal-usul kepemilikan atau mendahului prevalensinya. lalu minum air dari sebuah sungai. . Cit. lalu sapi itu berbicara. “Bukan vntvk ini saya diciptakan. surat al-Israa' ayat 34 dan 18 Farhad Nomani and Ali Rahmena.. pertanian. nalar seluruh umat manusia adalah pengatur alam. dan karenanya ‘jatah’ setiap individu ada dalam bentuk kolektif bersama jatah orang lain. 20. berdasarkan sabda Rasulullah 'saw. Apakah sapi itu berbicara dengan lisan (bahasa keadaan). Op. yaitu koperasi.. Manusia dipandang sebagai pengatur alam yang punya hak memanfaatkan atau mengeksploitasinya.Cit. ketika anda merasa haus. Tidak boleh mengambil sumber' hewani. tetapi saya diciptakan untuk membajak sawah“. Al Qur’an. pemerintah. Teori. yang kadangkala lebih tajam daripada ucapan? Ataukah ucapan itu merupakan ucapan sungguhan. Op. baik tanah "mati" dan "tidak bertuan". yaitu. Sebagai contoh wacana ini terdapat di daerah perdesaan mencakup komunitas dunia sepanjang sejarah umat manusia. Dalam hadits lain pun dikemukakan bahwa Nabi saw mengingkari orang yang mempergunakan sesuatu yang tidak sesuai dengan fungsinya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 169 dengan separuhnya. maupun barang tambang tanpa ada kemanfaatan bagi manusia. Diriwayatkan oleh ath-Thabrani dalam al-Kabir (4/ 3533). sesungguhnya si Fulan telah membunuhku dengan sia-sia. Jika demikian. tanpa terlebih dahulu mendapatkan ian kep negara atau pemerintah. Behesti. "Wahai Tuhanku. sambil berkata. Atas dasar kebersamaan. 8 Al Hadits. Dan seluruh umat manusia adalah pengatur alam dan masing-masing individu mempunyai ‘jatah’-nya sendiri atau berhak berkecimpung dalam praktek hiazat guna mendapatkan keuntungan dari karunia alam. maka hal itu merupakan makna lahiriah dari konteks hadits tersebut. sebagai bagian dari khawariq (hal-hal luar biasa). Abu Hanifah berpendapat bahwa seseorang tidak boleh mengelola tanah mati kecuali setelah mendapatkan izin dari kepala negara atau pemerintah. hlm. Produksi terdapat sesuatu yang lain yang sebut perolehan (acquisition).8 Hadits itu adalah dalil bahwa kepemilikan tanah mati ditentukan ol siapa yang mengelolanya. Ada baiknya di sini kami sebutkan flrman Allah berkenaan wasiat tcrhadap harta anak yatim: 'Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim. maupun secara adat kebiasaan. Demikian juga halnya dengan siapa yang memiliki tanah dan mengelola tanah sebagai modal dasar dalam ekonomi bisnis. la tidak membunnhku karena ada suatu kemanfaatan “. yang memiliki kesemuannya melalui aturan ketauhidan-Nya. atau dengan sepersepuluhnya. Dan. Dalam sebuah hadits shahih dikemukakan bahwa seseorang menug-gangi seekor sapi. yaitu sama sejahtera. Isyarat penting dalam hadits itu adalah dorongan mempergunakan sesuatu sesuai fungsinya. Beliau memberitahukan bahwa burung itu akan mengadu kepada Allah. atau memiliki setelah ada perjanjian dengan penciptanya. Dalam salah satu frakmentasi disebutkan bahwa.

baik dengan separuhnya. Umar bin Abdul Aziz berkata. dari pendui yang telah mengelola tanahnya. Teori. menyebutnya secara indefinitif.9 Kedua. baik secara fltrah. bentuk pengelolaan lahan yang kering adalah dengan mengalirkan air ke lahan itu. sehingga kedua macam tanah itu dapat ditanami dan dijadikan lahan pertanian. Burung ini bisa dianalogikan dengan sesuatu yang dibolehkan perburuannya dan yang sejenisnya dari kekayaan daratan ataupun lautan. riwayat Ahmad dan Nasa'i. yaitu dengan membolak-balikkan tanah yang berada di lahan itu. riwayat Tirmidzi (1379).338. maupun secara adat kebiasaan. Bentuk Pengelolaan Tanah Bentuk pengelolaan tanah itu ditentukan oleh kebiasaan kar Rasulullah saw. maka hal itu merupakan makna lahiriah dari konteks hadits tersebut. Ketiga. pertanian. orang yang dekat dengan lahan dan yang jauh darinya mempunyai hak yang sama. tetapi saya diciptakan untuk membajak sawah °. Jika demikian. dan bentuk pengelolaan lahan basah adalah dengan menahan air darinya. adalah lebih berhak untuk menge tanah itu dari orang yang jauh. Jika ketiga syarat ini telah dipenuhi. yaitu: Pertama. . maka orang yang mengelola itu tetap sebagai pemilik lahan tersebut Demikian juga dengan mudharabah (salah satu bentuk kerjasama) yaitu kerja sama antara modal dengan tenaga.. meninggikannya (membuat galengan sebagai tanda petak-petak lah. "Wahai Tuhanku. hlm. sesungguhnya janji itu pasti dimintai pertanggungan jawabnya”.51 Rasulullah saw telah melakukan mttzara 'ah dengan orang-orang Yahudi pada tanah di Khaibar dengan separuh hasil yang dikeluarkannya. 271-276. Al Hadits. Hal itu tidaklah sulit bagi Allah. Pendapat ini tidak tepat..381). Apakah sapi itu berbicara dengan lisanul bahasa keadaan). Abu Yu berkata bahwa tanah mati adalah seluruh tanah yang jika seseora berteriak dengan suara paling kuat di lahan yang paling dekat dengan lahan yang telah dikelola. Jika orang yang mengelola tanah uu mempekerjakan orang lain untuk menanami lahannya. Karena. Dalam hadits lain pun dikemukakan bahwa Nabi saw mengingkari orang yang mempergunakan sesuatu yang tidak sesuai dengan fungsinya. baik Lihat buku penulis Halal dan Haram. kar seperti itulah suatu bangunan dinamakan tempat tinggal yang dapat dih Dan jika ditujukan untuk ladang dan perkebunan. Dalam sebuah hadits shahih dikemukakan bahwa seseorang menug-gangi seekor sapi.170 Ekonomi Islam: Sejarah. Sebagian pengikut mazhab Syafi'i berpendapat tidak tepat dengan mengatakan bahwa pengolahnya itu belum berhak memilikinya hingga ia menanam lahannya itu. sehingga menjadi pembatas yang jelas antara lahan itu dan lahan lain. "Bukan vntvk ini saya diciptakan. . jika ia berbentuk lahan kering. bentuk pengelolaan harus memenuhi tiga syarat. Umar bin Abdul Aziz berkata. la tidak membunnhku karena ada suatu kemanfaatan “. Beliau memberitahukan bahwa burung itu akan mengadu kepada Allah. Lihat komentar kaini tentang hadits Ini dalam al-Muntafa at-Taghib wat Tarhib hadits no. sebagai bagian dari khawariq (hal-hal luar biasa). jika ia berbentuk lahan yang digenangi air. ia tetap berstatus sebagai tanah mati. mengumpulkan tanah yang mengelilingi lahan itu. "Lakukanlah muzara'ah pada tanah kalian. yang kadangkala lebih tajam daripada ucapan? Ataukah ucapan itu merupakan ucapan sungguhan. Dimungkinkan pula menyewakannya dengan jumlah harta tentu sebagaimana pendapat sebagian besar ahli fiqh. dengan sepertiganya. maka bentuk pengelolaan adalah dengan mendirikan bangunan dan atapnya di lahan itu. Abu Hanifah berpendapat tanah mati adalah tanah yang jauh d tanah yang telah dikelola dan tidak dicapai oleh saluran air. Tidak boleh mengambil sumber' hewani. Ahmad (3/313. maupun barang tambang tanpa ada kemanfaatan bagi manusia. Meskipun tanah bersambung dengan tanah yang telah dikelola. jika lahan ditujukan untuk dijadikan tempat tinggal. Dalam mengelola tanah mati mi. dan orang yang mengelolanya berhak memilikinya. kecuali dengan cara yang lebih baik (bermanfaat) sampai ia dewasa dan penuhilah janji. Dan menahan air dari lahan itu. mengelola tanah itu. "Lakukanlah Muzara'ah pada tanah kalian. mertgalirkan air ke lahan itu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 191 seluruh tanah yang tid dikelola dan bukan pinggir tanah yang telah terkelola. dan jangan kalian biarkan tanah itu menjadi kosong. Ada baiknya di sini kami sebutkan firman Allah berkenaan wasiat tcrhadap harta anak yatim: “Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim. 51 50 9 Al Hadits. sesungguhnya si Fulan telah membunuhku dengan sia-sia.50 Rasulullah saw telah melakukan muzara'ah dengan orang-orang Yahudi pada tanah di Khaibar dengan separuh hasil yang dikeluarkannya. Tidak boleh memperlakukannya dengan sia-sia. tanah itu dinilai sebagai tanah yang telah dikelola. Isyarat penting dalam hadits itu adalah dorongan mempergunakan sesuatu sesuai fungsinya. sekalipun kami tidak mengganggap kuat pendapat tersebut. Imam Malik pendapat bahwa orang yang tinggal dekat dengan lahan itu. dan tidak menjadi alasan baginya untuk memiliki bangunan orang tersebut. atau dengan sepersepuluhnya. karena hal itu seperti orang yang menempati suatu bangunan orang lain. sehingga pembatasan diserahkan kepada kebiasaan yang diakui. dengan seperempat-nya. Misalnya. 577. lalu sapi itu berbicara." Rasulullah saw juga mengecam orang yang membunuh burung dengan sia-sia. tidak ada orang yang mendengarnya yang berada di tanah yang telah dikelola itu. sambil berkata.

Perlu disampaiakan di sini. Abu Hanifah dan Abu Yusuf berpendapat bahwa jika tanah itu diairi dengan air usyr maka . Sementara ulama lain pengikut mazhab Syafi'i. Kemudian. namunjika ia mempunyai barang lain yang berada di lahan itu. bukan bangunannya. Manusia wajib mensyukurinya. Bahkan. maka para pembesar Arab Saudi mungkin menyukai pilihan yang disebut belakangan. ia boleh menjualnya. Hal itu termasuk bagian tolong menolong antara pemilik tanah dengan petani penggarap. Karena dihadapkan dengan pilihan antara bertambah banyaknya mempekerjakan pekerja perantau atau kaum wanita. meskipun kemudian ada orang lain yang me-nempatinya. maka ia memiliki air dan tanah mati yang terkena air itu serta pinggir-pinggirnya. jika ia tidak turut bekerja mengelolanya. Jika tidak mampu menanamnya sendiri maka hendaknya ia merelakannya kepada saudaranya sesama muslim”. seperti harta miliknya. hal ini tidak boleh menurut pendapat yang zahir dalam mazhab Syafi'i. di negara seperti Arab Saudi pun peranan kaum wanita di barisan kerjanya akan meningkat. Sedangkan. tidak merusaknya atau menghancurkannya. ia menjadi pihak yang paling berhak untuk mengelola tanah itu dari orang lain. jika ia menjualnya. ia tidak memiliki lahan sisanya. Jika seseorang telah memberikan batas-batas terhadap suatu lahan yang mati. karena kepemilikannya belnm permanen. Namun ini adalah suatu tantangan bagi majikan pribumi dan asing untuk merancangkan sistem kerja yang memungkinkan terpisahnya kaum wanita dan kaum pria. seperti telah kami jelaskan sebelumnya. baik ia diairi dengan air usyr maupun air kharaj. karena lahan itu hilang dari tangannya. kehancuran. walupun kadang kala disepelekan oleh manusia. ia tetap sebagai pemilik bangunan itu. Makanan yang jatuh harus dibersihkan lalu dimakan sisanya. Kita nantikan bagairnanakah fasilitas yang disediakan oleh majikan lainnya. ulama masih memperdebatkan kebolehannya. dan lain-lain yang tergolong sebagai keruskan dimuka bumi. Seorang muslim juga harus membersihkan piringnya dengan sendoknya. dan kemudian mengalirkan air ke lahan itu. Allah berfirman kepada Bani Israil. ada dua kemungkinan. Sementara. ia boleh menjual barang-barang itu. menurut pendapat Ibnu Abu Hurairah-salah seorang ulama pengikut mazhab Syafi'i-harga tanah itu masih dapat diminta kepada si pembeli. Di antara bentuk syukurnya itu adalah menjaganya dari kerusakan. dalam Shahih alJam’ ash-Shaghir: 6514. Nabi saw mengingatkan untuk tidak menyia-nyiakan satu suap pun makanan. Jika pemilik lahan itu ingin menjual lahannya. kemudian ada pihak yang dapat merebutnya dari tangan si pembeli dan mengelola tanah itu. Sedangkan. orang yang mengelola itu lebih berhak dari orang yang telah memberikan batas atas lahan itu. Teori. Abu Hanifah berpendapat bahwa jika ia turut bekerja mendirikan bangunan itu.48 Kita telah mengetahui bagaimana Rasulullah saw meninggatkan kewajiban memanfatkan benda apapun yang terbuang. Bidang Pertanian Sumber daya alam merupakan nikmat Allah kepada mahluk-Nya. Jika seseorang telah menandakan batas-batas suatu lahan yang mati baginya. ia boleh menjual bidang tahan yang telah diairi itu. tanpa perlu mengandalkan pekerja perantau. Dan banyak dari ulama sahabat Syafi'i membolehkannya karena saat ia telah memberikan batas-batas atas lahan itu. meski-pun ia tetap sebagai pihak yang paling berhak atas tanah itu. hal ini dibolehkan. Imam Malik berpendapat bahwa ia boleh menjual bangunan-nya dalam semua kondisi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 171 Peran Wanita Dalam Barisan Kerja akan Bertambah Agaknya tidak dapat disangsikan lagi. namun ia tidak menanaminya. setelah ia menerimanya. jika orang yang baru memberikan batas-batas atas lahan itu ingin menjual lahan tersebut sebelum terlebih dahulu mengelolanya. maka hendaknya ia menanamkannya. atau dengan cara disewakan kepada orang muslim lainnya yang mampu melakukannya.49 Jika penggarapan tanah dilakukan dengan sistem muzara’ah (kerjasama) maka hal ini itu pun adalah baik. Namun. dan tidak boleh dipungut kharaf darinya. Tanah yang dikelola adalah meiyadi tanah ma'syur (hasilnya dipungut zakat sebesar sepersepuluh/10 persen). surat al-Baqarah (2) ayat 60. arahan Nabi saw untuk menggarap tanah bagi orang yang mampu menanamnya sendiri. jika pemilik bangunan ingin menjual bangunannya itu. Oleh usaha perbankan telah ditunjukkan cara melaksanakannya. baik karena berlebih-lebihan maupun meremehkannnya. jika ada pihak yang lain merebut lahan itu dan mengelolanya. seperti kulit bangkai domba. seperti pepohonan atau tanaman. setelah memancarkan dua belas mata air untuk mereka di saat ketersesatan mereka: “…makanlah dan minumlah kamu sekalian dan jaganlah kalian melampaui batas dengan membuat kerusakan”. yang berpendapat boleh menjual lahan itu bahwa menilai harga tanah tersebut tidak dapat diminta kepada si pembeli. padajangka panjang. 49 48 pihak yang mendirikan bangunan. menjual sisa lahan yang telah ia tandai itu. riwayat Bukhari dan Muslim dari Jabir dan Abu Hurairah. Dalam masalah itu terdapat sebuah hadits: “Barangsiapa yang memiliki tanah. dan tidak dibiarkan dimakan syaitan. polusi. Dengan demikian. ia menjadi pihak yang paling berhak atas lahan itu. dan orang yang mengelola lahan itu menjadi sekutunya dalam kepemilikan lahan itu. ia tidak boleh menjualnya. Hal ini menyerupai Al Qur’an. Dan ia boleh pula menjualnya. dan tidak membuang sisa-sisa makanan ke tong-tong sampah.190 Ekonomi Islam: Sejarah. Dan. Sedangkan. Imam Syafi'i berpendapat bahwa ia tidak boleh menjual bangunan itu sama sekali. Al Hadts. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja.

Akibatnya terciptalah kesempatan kerja bagi kaum wanita.172 Ekonomi Islam: Sejarah. Kita harus menunggu apakah gagasan bank khusus untuk kaum wanita itu akan tersebar ke negara-negara Islam lainnya. jika diairi dengan sungai yang dibangun oleh Allah swt. Dengan diutamakannya pendidikan secara terpisah baik di Mesir maupun di Pakistan bertambah pulalah jumlah berisan kaum pekerja wanita. ia memerintahkan untuk memperbaiki sungai itu. dan suaminya tidak boleh menggugat harta istrinya itu. dan sekalipun pada saat ini hanya beberapa pejabat saja yang berkebangsaan Arab Saudi. dan jika lahan itu diairi dengan air kharaj. Karena Sungai al-Bathaih adalah bukan termasuk sungai kharaj. sedangkan tanah Bashrah diairi dari gelombang air pasang. dan bukan karena larangan agama Islam. Kini pendidikan untuk kaum wanita mendapat prioritas di kebanyakan negara Islam. kemudian air itu mengalir ke Sungai Dajlah Bashrah. karena al-Bathaih di Irak telah ada sebelum Islam. namun ia tidak bercampur dengan air itu. Munculnya bank khusus untuk wanita ini berarti bahwa kaum wanita kini dapat mengurus uangnya sendiri. bukannya berkurang. Semua pimpinannya wanita. Kemudian. Penduduk Irak dan lainnya telah sepakat bahwa tanah Bashrah yang mati dan tak terurus yang kemudian dikelola adalah tanah usyr. Dan. hal ini adalah akibat faktor kebudayaan. Di beberapa negara. Sekalipun dapat diajukan alasan bahwa ini adalah akibat kebijakan sosialis yang dianut negara-negara bersangkutan yang mendukung paham emansipasi wanita. oleh pengikutaya. Para pengikutnya.47 46 Lihat Abu Yusuf dalam Al-Haraj. 47 Ibid. dan tidak perlu disangsikan bahwa wanita lulusan sekolah menengah atau perguruan tinggi paling tidak sama kemampuannya dengan rekan-rekan prianya. sehingga sebagian tanah itu kembali dapat dikelola. Bahkan usaha pendidikan di Arab Saudi merupakan majikan tunggal terbesar bagi kaum wanita. Harta warisan seorang wanita tetap menjadi miliknya menurut hukum waris Islam. saat Raja Qabbadz bin Fairuz berkuasa sungai itujebol dan ia tidak memperhatikannya. sedangkan sungai-sungai yang dibangun kemudian adalah sungai yang digali oleh kaum muslimin. Belum tentu isi dan bahan pendidikannya berlainan. dan Eufrat maka ia adalah tanah usyr. sehingga air yang kemudian dialirkan ke lahan di Bashrah itu adalah dari air Sungai Dajlah dan Eufrat. Sedangkan. termasuk Mesir dan Pakistan. Anu Syirwan. bukan dari air laut yang pasang itu. maka lahan itu menjadi tanah kharaj. tahun yang bertepatan dengan kejadian Rasulullah saw. berkuasa. dan status itu tidak mengubah status hukum air yang mengalir di situ. dan melakukan bermacam-macam jenis pekerjaan yang biasa dilakukan oleh kaum pria. . Kaum wanita juga menyimpan sendiri pendapatannya. Bank ini telah didirikan sebagai cabang terpisah dari perusahaan perbankan komersial terbesar di Arab Saudi. Dan daerah alBathaih saat ini. Hal itu terjadi pada tahun keenam Hijriah. sehingga hukumnya terputus dari hukum sebelumnya. sehingga ia tidak berstatus sebagai air kharaj. air pasang itu berasal dari laut bukan dari Dajlah dan Eufrat Pendapat ini tidak tepat karena air pasang dari laut itu hanya mendorong air tawar itu di sungai. seperti Sungai Dajlah.46 Pendidikan pun akan Diselenggarakan Secara Terpisah Sekalipun sepanjang sejarah pendidikan kaum wanita relatif lebih diabaikan di negara-negara Islam. kaum wanita berperanan penting dalam barisan kerja. sehingga hukum tanah itu berubah menjadi tanah mati. Muhammad bin Hasan berpendapatbahwa jika lahan itu adalah tanah yang dikelola dengan pengairan dari sungai yang digali oleh manusia maka ia adalah tanah kharaj. yang sampai ke Bashrah dari saluran yang lurus dan sisi-sisinya terpelihara. termasuk Arab Saudi. karena pada lembaga pendidikan khusus untuk wanita hanya akan mempekerjakan tenaga wanita. sehingga airnya meluap dan menenggelamkan bangunan-bangunan yang ada di sekitarnya. namun akan disediakan pendidikan secara terpisah dan bukan secara membaur. Ibid. tetapi kini wanita Saudi telah mulai dilatih untuk memegang jabatan yang lebih tinggi. Ada dua pendapat tentang hal ini: sebagian mereka berpendapat bahwa dasarnya itu adalah karena air kharaj mengalir di Sungai Dajlah di Bashrah dan menyerap ke tanah yang dilewatinya. di Arab Saudi.10 Sebabnya adalah seperti diceritakan oleh para sejarawan bahwa air Dajlah mengalir di Dajlah yang dikenal dengan al-Ghaur. bertempat di gedung yang berdampingan dengan cabang bank untuk kaum pria. Pendapat Muhammad bin Hasan itu adalah berdasaAan landasan kenyataan bahwa Sungai Dajlah di Bashrah adalah di antara sungai yang diciptakan oleh Allah swt. mengutus Abdullah bin Hudzafah as-Sahami kepada 10 dan istri tidak mempunyai rekening lancar bersama dan masing-masing mengurus keuangannya secara terpisah. Teori. di antaranya Thalhah bin Adam berpendapat bahwa alasannya adalah karena air sungai Dajlah dan Eufrat telah menetap di Sungai alBathaih. Dan saat anaknya. Tentang landasan pendapat Abu Hanifah diperdebatkar. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 189 lahan itu menjadi tanah usyr (tanah yang hasilnya dipuiigut zakat sebesar sepersepuluh/10 persen). sebelumnya adalah tanah pertanian dan pedesaan yang berisi rumah-rumah yang ditempati. ataupun di gedung-gedung tersendiri. Ini juga alasan yang tidak tepat. dan kebanyakan dari mereka itu adalah warga negara Palestina atau Mesir. namun sampai saat ini eksperimen di Arab Saudi tampaknya berhasil dengan baik.

didambakan di dunia Islam. Semua kantor-kantor pemerintah hanya mempekerjakan kaum pria. daripada mengecam atau berusaha mendobrak sistem hirarki perusahaan yang mantap. Teori. Wanita Arab Saudi pada umumnya tidak bekerja di luar rumah sendiri. pejabat yang bertugas mengumpulkan kharaj daerah itu adalah Hasan an-Nabthi dalam masa kekuasaan Khalifah Walid bin Abdul Malik. Pemisahan antara pria dan wanita dalam lingkungan kerja didambakan. dan dari tanah al-Bathaih itu. Terpisahnya pria dan wanita baik dalam pergaulan sosial maupun dalam lingkungan kerja. sekalipun dalam agama Islam tidak ada larangan bagi kaum wanita untuk bekerja. Status itu terus berlangsung hingga saat ini. ia mengangkat maula-nya yaitu Abdullah bin Darraj sebagai pemungut kharaj Irak. Hal ini memang dapat menimbulkan frustrasi di kalangan karyawan berusia muda atau yang berkemampuan tinggi. sehingga luas genangan air di Bathiah ber-tambah besar dan meluas. Setelah itu. Abu Hanifah berpendapat bahwa pinggir tanah itu adalah tanah yangjauh darinya dan tidak dicapai oleh air. Dan.a. la juga banyak mengeluarkan dana untuk mengatur sungai itu. malah lebih besar lagi. dan para keluarga mengharapkan agar dia diutamakan dalam soal kenaikan pangkat daripada karyawan yang bukan keluarga.188 Ekonomi Islam: Sejarah. demikian pula kantor dari sejumlah perusahaan besar. Abu Yusufberpendapat bahwa pinggir tanah itu adalah ukuran sampainya suara orang yang memanggil dari batasnya.12 Pinggir Tanah Mati yang Dikelola Pinggir tanah yang dikelola untuk tempat tinggal atau ladang. karena kepentingan keluarga diutamakan di atas kepentingan perusahaan. dan kenaikan pangkat para karyawan. dan pasukan Persia sibuk terlibat dalam peperangan dengan kaum muslimin. dan kebanyakan sekretaris adalah pria.45 Disediakan Lembaga Terpisah untuk Wanita Kini. Bank khusus untuk wanita mungkin adalah gagasan Islam yang lebih inovatifmengenai pemisahan kaum wanita dari kaum pria. juga oleh kenyataan para sahabat bersepakat bahwa tanah-tanah mati di Bashrah yang kemudian dikelola dan dlpergunakan. Di sana tidak terdapat keberatan terhadap nepotisme (rnengutamakan keluarga) seperti halnya di dunia Barat—bahkan ini dipandang wajar. menurut Syafi'i. Dengan upaya perbaikan sungai itu maka luas Sungai Dajlah dan Eufrat bertambah dengan drastis. namun mereka dapat mencari hiburan dengan bertawakal menurut ajaran agama Islam. 45 Ibid. 1999). Namun seorang majikan tidak mempunyai keleluasaan bergerak dalam soal menaikkan pangkat karyawan seperti para rekannya di dunia Barat. di Arab Saudi telah disediakan lembaga-lembaga khusus yang diselenggarakan oleh wanita untuk wanita. sehingga perjalanan air di sungai itu terpelihara. sehingga tanah yang tak terurus tersebut. Mereka membangun jalan raya utama selebar enam puluh cubit dan lebarjalan-jalan lain sebesar dua puluh cubit. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 173 Kenaikan Pangkat Atas Dasar Masa Dinas Seorang majikan juga memikul tanggung jawab atas struktur kerja dalam perusahaannya.a. la berhasil mengumpulkan kharaj dan tanah al-Bathaih sebesar lima juta dirham. Biasanya suami 44 Lihat: Muhammad Abdul Aziz al-Halwi. Abruiz juga banyak membuat sungai-sungai kecil yang dialirkan dari sungai itu. Kemudian. Alasan yang dikemukakan oleh para sahabat Abu Hanifah bersama apa yang kami jelaskan tentang keadaan Bathaih itulah yang membuat mereka ber-pendapat seperti itu. dan saluran airnya. bukannya wanita. Dan. Jika dua pendapat ini dipakai. dan sedang diselenggarakan usaha penelitian untuk rnengetahui bagaimanakah menyelenggarakan kegiatan pemerintahan sipil di kantor-kantor khusus untuk wanita. Kisra sebagai utusan beliau kepadanya. . dan tidak ada dua rumah yang saling berdempetan. sehingga dalam satu hari saja ia dapat membuat tujuh puluh sungai kecil. atau menerima pekerjaan berupah. namun ini tidaklah menutup kemungkinan bagi kaum wanita untuk bekerja. landasan kesepakatan pendapat itu hanyalah karena adanya pengelolaan tanah bukan karena sebab yang lain. yaitu Kisra Abruiz. Kenaikan pangkat pada umumnya didasarkan pada masa dinas seorang karyawan. Sementara. Fatwa dan Ijtihad Umar bin Khattab (terj) (Surabaya: Risalah Gusti. Ibid. Dan. para pekeijayang bertanggungjawab atas sungai itu tidak dapat mengatasinya. Pembesar Arab Saudi lebih maju dari pemerintah Islam lainnya dalam melaksanakannya.11 Kemudian saat Muawiyah r. bukan karena jasa atau keunggulannya. yang tidak pernah teijadi sebelumnya. ukurannya adalah dengan kadar luas yang dibutuhkan oleh tanah itu. seperti besar wilayah Bathaih. menjadi berstatus tanah usyr. Yang diutamakan ialah mengadakan perpisahan antara lingkungan pria dan wanita. dan mereka telah membuat rencana tempat tinggal bagi anggota kabilah kota itu.44 Wanita di Lingkungan Kerja Para pengusaha Barat yang untuk pertama kalinya mengunjungi Arab Saudi acapkali heran melihat pemisahan antara pria dan wanita. sehingga saat sungai itu pecah tidak ada yang mem-perhatikannya. dan lebar seluruh gang sebesar 11 12 Ibid. menduduki jabatan kekhalifahan. seperti untuk jalanannya. tidak ada dua bangunan yang saling berhubungan. ia dapat mengumpulkan kharajyang besar. halaman rumah. Kemudian kaum muslimin datang ke Irak. Khalifah Hisyam bin Abdul Malik. Para sahabat telah menjadikan Bashrah sebagai kota pada masa Umar r.

43 Ibid. Para majikan akan dihormati bila diketahui menyediakan dana cadangan darurat semacam itu. Op. bersabda. Tentu saja hal ini tidak selalu bisa dilaksanakan. Cicilan semacam itu haruslah disesuaikan dengan keadaan keuangan karyawan. Ibid. Sedangkanjika tidak menghasilkan pengaruh apa-apa. dan tidak ada pula kepentingan yang mendesak sehingga membuat orang mempertengkarkan dan mempersengketakan airnya. jika seorang majikan memenuhi semua tanggungjawab sosialnya. Tidak ada yang boleh melarang seseorang untuk cieng-ambil minum darinya dan tidak boleh pula menghalangi seseorang untuk membuat saluran air ke ladangnya dari sungai itu. Satu cubit/depa di Syria adalah 0. Air sungai ada tiga macam. Tidak terbayangkan jika air kedua sungai itu sampai tidak mampu memenuhi kebutuhan manusia sekitarnya.68 m. dan tempa mengubur orang yang mati. masing-masing orang tidak boleh saling menghalangi yang lain untuk memanfaatkan air itu. dan Di Irak adalah sepanjang 0. cabang dari sungai itu untuk mengairi tanah yang lain.174 Ekonomi Islam: Sejarah. dan membangun pada tiap persinggahan kendaraan tempat yang luas sebagai tempat mengikat kuda-kuda mereka.13 Air yang Diekplorasi Air yang dieksplorasi ada tiga macam. dan mata air. seperti Sungai Dajlah dan Eufrat Kedua sungai itu juga dinamakan dengan Rafidain. Muhammad Abu Zahrah. yang dialirkan oleh Allah SWTdi sungai-sungai besaryang tidak dibuat oleh manusia. perhatian seorang majikan akan disambut baik. Di Mesir adalah 0. maka hal itu patut diperhatikan. dan walaupun kaum Muslimin menghargai kebebasan kehidupan keluarganya. Demikian pula perhatian majikan terhadap keluarga karyawan tidak ditolak melainkan disambut baik bahkan diharapkan.41 Bila seorang karyawan mengalami kesulitan keuangan. Jika hal itu membuat efek yang buruk terhadap para penduduk yang biasa me-manfaatkan sungai itu. atau mereka mem-buat saluran ke sungai lain. Seorang majikan cenderung berusaha mengatasi kesulitan jangka pendek dengan harapan bahwa dalam jangka panjang kondisi perdagangan akan membaik. tidak dipandang sebagai sikap Islam sejati. namun pada umumnya seorang majikan lebih memilih kebangkrutan daripada rnemecat karyawannya. Narnun mengingat suasana kekeluargaan. Tidak mungkin berusaha dalam lingkungan dunia Islam tanpa menyediakan uang cadangan itu. dan perlu ditunjukkan sikap murah hati bila karyawan itu mengalami kesulitan keuangan terus-menerus. Seorang majikan bertanggung jawab menjamin kepastian kerja bagi para karyawan. Kedua. asal saja sisa upahnya tidak akan kurang dari yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pokok karyawan bersama keluarganya. Teori. Tidak bisa memecat karyawan walaupun pesanan berkurang. Kelalaian menyediakan dana cadangan itu akan dipandang sebagai sikap tidak bertanggung jawab. Berarti ia akan melepaskan peluang untuk memperoleh hasil dari tambahan investasi modalnya. seorang majikan biasanya harus mempunyai cadangan dana cair yang cukup besar. dan mencukupi kebutuhan para penduduk tanpa ada kekurangan. misalnya dengan memperluas usahanya. kemudian dilanjutkan dengan wilayah-wilayah 13 rnengharapkan bantuan karyawannya pada setiap saat yang dipandangnya perlu. dan sikapnya ini tidak menimbulkan kekesalan. Mengadakan "rasionalisasi" atau "penciutan" barisan pekerja semata-mata berdasarkan perkiraan atau perencanaan keuangan yang kurang menyenangkan. terutama kepada anak prianya. maka jadikanlah luas gang itu selebar tujuh cubit/depa”. Air keduanya dapat dipergunakan untuk mengairi ladang dan untuk keperluan minum. air yang dialirkan oleh Allah swt di sungai-sungai kecil. 14 Macam kedua: air sungai itu berkurang dan permukaan tidak naik sehingga ia baru dapat mengairi ladang penduduk setelah dibuat dam. Bahkan kaum ulama menganjurkan agar seorang majikan menyediakan pinjaman uang bebas bunga. Dan rumah-rumah yang mereka bangun saling berdempetan. Bila seorang majikan tidak memperhatikan keluarga karyawan ia dianggap tidak sopan. yaitu: air sungai. dan seharusnya mereka tidak terlalu ketat untuk menuntut pembayaran kembali. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 187 tujuh cubit. “Jika suatu kaum berselisih pendapat tentang luas gang mereka. dan masing-masing boleh membuat saluran air ke ladangnya dari sungai itu. Macam pertama: sungai yang airnya naik meninggi meskipun tidak ada dam yang menahannya.58 m. Cit. riwayat Bukhari. rencana mereka itu tidak dilarang. Maka penduduk bagian hulu sungai itu dapat menahan air itu hingga dapat mengairi ladang mereka. Jika sekelompok orang ingin membuat sungai. maka rencana mereka itu dilarang. sumur. sekalipun sebenarnya tidak ada lagi pekerjaan bagi mereka. Basyir bin Ka'ab meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw.80 m. Sistem jaminan kesempatan kerja seumur hdiup di kebanyakan negara Islam berarti bahwa seorang majikan harus tetap menahan karyawannya.42 Agar ia dapat memberi bantuan keuangan. Dan. Masing-masing pemilik lahan boleh mengambil air dari sungai itu untuk mengairi lahannya pada saat ia membutuhkan. 14 Al Hadits.43 41 Al Hadits. majikan diharap untuk membantunya. Pertama. 42 . riwayat Bukhari dari Abu Hurairah. Mereka melakukan hal itu sesuai dengan pendapat yang telah mereka sepakati dan nash yang tidak boleh dilanggar. Siapa yang mau boleh mengambil air dari sungai itu untuk mengairi ladangnya. maka wajarlah bila cicilan utang itu dipotong dari upah karyawan.

dan tidak bertemu dengan Ubadah. menetapkan bagi pemilik lahan yang berada di lembah Mahzur untuk menahan air di lahan mereka hingga sebatas mata kaki. Seorang majikan 39 40 berikutnya yang dilewati sungai itu. masing-masing musim ini (untuk lahan tanah) mempunyai ukuran kebutuhan pengairan tersendiri. Sistem bonus mencegah penghasilan laba yang berlebih-lebihan. . Namun. Cit. 16 Al Hadits. Kelima. darinya. Karena itu upah pokok itu harus cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok karyawan beserta keluarganya. Mereka juga memperhatikan kesehatan serta kesejahteraan para karyawan dan berusaha agar para karyawan merasa puas di lingkungan perusahaannya. para majikan Muslimin acapkali memperhatikan kehidupan karyawan di luar lingkungan kerjanya. Ubadah bin Shamit meriwayatkan. dan dengan penuh pengertian dia memberikan cuti kepada karyawan yang harus menjaga saudaranya yang sakit itu. mereka harus mengalirkan air itu kepada pemilik lahcm yang berikutnya”. “Rasulullah saw. dari segi perbedaan kontinuitasnya dan keterputusannya. Yang terputus diambil darinya apa yang tersimpan. Para karyawan akan merasa tidak puas bila laba membumbung tinggi. Ketentuan. di antara tanah itu cukup diairi dengan sedikit air dan ada yang harus diairi dengan banyak air. Op. Namun laba. karena setiap perusahaan wajib membayar upah pokok yang memadai dan upah pokok inilah yang merupakan upah yang layak. dari segi perbedaan waktu menanam. karena masing-masing usia pohon mempunyai kebutuhan pengairan tersendiri. begitu seterusnya hingga akhimya seluruh lahan mereka dapat diairi”. Teori. riwayat Ibnu Majah. kemudian setelah airyang dialirkcm ke lahan mereka itu telah mencapai ukuran mata kaki. Sistem pembagian laba ini akan menghapuskan pandangan bahwa karyawan diperlakukan tidak adil dan mereka akan bekerja sekuat tenaganya untuk rneningkatkan keuntungan. hal ini sulit untuk dipahami para pengusaha Barat.40 Campur tangan majikan secara berlebihan di luar lingkungan kerja tidak akan diterima oleh para karyawan di dunia Barat. memutuskan dalam masalah pengairan lahan darisungai bahwa para pemilik lahan yang berada di hulu sungai dapat mengairi lahannya sebelum pemilik lahan yang berada di hilir sungai. Sebaliknya di dunia Islam tidak ada pemisahan tegas antara jam kerja dan jam istirahat. Tanggung jawab seorang majikan bahkan meliputi karyawan dan keluarganya. kemudian air itu mengalir ke tanah tetangganya hingga menenggelamkan tanah itu. dan para karyawan tidak dapat mengandalkan uang bonus untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. Dan. sementara yang berkontmuitas diambil darinya yang dipakai. 15 Ibid. Ketiga. karena mungkin karyawan itu memenuhi sebagian kewajiban si majikan. untuk itu dikembalikan kepada kebiasaan yang berlaku baginya. dari segi perbedaan musim panas dan musim dingm. Pertama. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 175 Tetapi hadiah atau bonus ini hanyalah merupakan suatu imbalan tambahan. Bahkan seorang majikan bersedia memikul biaya perawatan rumah sakit untuk saudara para karyawan. bukan bonusnya. yang merupakan ciri khas banyak penguasa dan pemerintah di wilayah Timur Tengah. Jika seseorang mengairi tanahnya atau mengeluarkan airnya dari dalam tanahnya. dari segi perbedaan tanaman yang ditanam. dan dengan demikian menekan risiko pertentangan antara majikan dengan karyawan. Monzer Kahf. la adalah periwayat yang majhul keadaannya.16 Malik berpendapat bahwa ukuran pengairan untuk daerah Buthhan juga seperti itu. disambut dengan gembira. masing-masing memiliki ukuran kebutuhan pengairan tersendiri. kemudian setelah selesai mengairi lahan msreka. dan tidak jarang seorang rnajikan menyediakan beasiswa dan jaminan pendidikan lain bagi anak-anak itu.15 Sedangkan. dari segi perbedaan tanah. Tetapi walaupun perusahaan itu bukanlah perusahaan keluarga. “Nabisaw. sedangkan upah tidak berubah—ini adalah hal pasti yang memperburuk hubungan tenaga kerja yang sering terjadi di Barat. sehingga tidak ada alasan untuk memandang laba sebagai hasil dari penindasan pada para pekerja. bila dibagi-bagikan. maka tidak dapat ditentukan ukurannnya dengan ukuran yang ditetapkan oleh Rasulullah saw. yaitu seukuran mata kaki. khususnya mengenai pendidikan anak-anak para karyawannya. maka sikap itu tidaklah mengherankan. Karena perbedaan dari kelima segi ini. maka mereka mengalirkan air itu kepada para pemilik lahan berikutnya. karena ia bertindak dalam lingkup miliknya dengan cara yang AlHadits. bagi salah satu jenis saja. Ahmad dari Ubadah bin Shamit dari jalan periwayatan Ishaq bin Yahya bin Walid.39 Para majikan Muslimin cenderung untuk lebih bersikap kebapaan daripada rekan-rekan mereka di dunia Barat. karena penyiramanan untuk perkebunan ada ukuran tertentu. Kedua. Perhatian terhadap para karyawan jauh melampaui soal pembayaran upah saja. Muhammad Ibn Ishaq meriwayatkan dari Abi Malik bin Tsalabah dari ayahnya. maka ia tidak menanggung kerugian yang dialami oleh tetangganya itu.186 Ekonomi Islam: Sejarah. Keempat. terutama bila mereka menganggap bahwa laba itu adalah hasil jerih payah mereka. tentang ukuran air yang ditahan untuk mengairi lahannya itu. karena masing-masing ukurannya ditentukan sesuai dengan kebutuhan. demikian juga untuk pohon kurma dan pepohonan lain. hadits ini sahih dengan dengan adanya hadits berikutnya dalam buku ini yang menguatkannya. Karena biasanya majikan dan karyawan masih sekeluarga atau sesuku. dan pada umumnya jadwal jam kerja kurang berstruktur. Ini merupakan suatu sikap yang banyak mencerminkan pola dasar kebapaan informal. Per-bedaan itu bisa terjadi dari lima segi. ini bukan sebuah ketentuan umum bagi sepanjang masa dan bagi seluruh negeri.

Cit. karena ikan itu hidup di lahan miliknya. sehingga upah bukan merupakan pengeluaran yang terbesar. mereka dapat mengundi nama mereka. kemudian sungai itu dimasuki air pasang sehingga ia dapat memenuhi kebutuhan semua orang. air sungai itu akan meresap ke dalam tanah. Jika sungai ini berada di Bashrah.18 Jika sungai itu bukan berada di Bashrah. para karyawan mendapat bagian dari labanya. meng-angkat airnya. karena seluruh urusan keluarga dapat berhasil atau gagal secara bersama-sama. Seorang karyawan diharapkan lebih erat mengidentifikasikan dirinya dengan tempat bekerjanya bila diadakan pembagian pendapatan yang akan memupuk kesetiakawanan ekonomi antara para karyawan Muslimin dengan perusahaan Islamnya. sumber daya. kecuali setelah mendapatkan izin dari seluruh pemilik sungai itu. tetapi walaupun mengalami kegagalan mereka akan menerima santunan dari seluruh masyarakat Islam. seperti saluran yang dibuat oleh para pemilik lahan di antara lahan mereka. sebagian besar industri modern berciri padat rnodal. Cit. para majikan dan para karyawannya mengencangkan ikat pinggang bersamasarna. Pertama. sehingga seseorang tidak boleh memonopolinya.17 Macam ketiga: di antara sungai ada yang digali dan dibuat oleh manusia untuk mengairi ladang yang mereka olah. namun para ulama sepakat bahwa suatu sistem bonus atau hadiah akan lebih tepat. Dengan demikian ditekankan bahwa hadiah itu diberikan berdasarkanjiwa Islam dan akan menunjukkan bahwa perusahaan itu berpegang pada ajaran Islam. atau juga meletakkan alat pemompa air di situ. 37 38 Sayyid Qutb. misalnya pada Tahun Baru Islam atau pada Hari Raya Idul Fitri. Kedua.19 Kemudian tentang pengairan dari air sungai ada tiga kemungkinan. yaitu di negeri yang tidak ada air pasangnya. Ibnu Qudamah al-Maqdisi. masing-masing pihak men-dapatkan gilirannya yang tidak boleh diganggu oleh yang lainnya. 19 Syeikh Mahmud Ahmad. . Selain itu beberapa negara di dunia Islam—khususnya negaranegara penghasil minyak—bukan merupakan lingkungan berupah rendah menurut standar Dunia Ketiga. Dan mereka tidak perlu pula membendungnya karena dengan naiknya permukaan air sungai karena air pasang. karena mereka memiliki hak yang sama atas sungai itu. maka sungai itu menjadi milik orang yang menggalinya dari para pemilik tanah itu. maka mereka tidak boleh mempertengkar-kannya karena banyaknya air sungai itu. Tambahan lagi. masing-masing pihak pemilik lahan dapat memanfaatkan air sungai itu secara teratur. Cit. Jika di dalam air yang meluap ke lahan tetangga itu hidup ikanikan di ladangnya. dengan melaksanakan pembagian pendapatan yang berlainlainan pada setiap perusahaan. tenaga kerja. Maka sungai itu menjadi milik bersama mereka. seperlima atau seper-sepuluh. Mereka dapat mengairi seluruh ladang. sehingga ia menjadi miliknya. membagi air sungai itu dengan membuat saluran dari kayu secara memancang dan darinya kemudian dibuat lubang-lubang kecil yang disesuaikan dengan bagian air masing-masing.176 Ekonomi Islam: Sejarah. sehingga dapat ditetap-kan siapa yang pertama dan seterusnya. kemudian setelah selesai mengairi ladang-ladang itu. Ketika perusahaannyajaya. Op. Teori. saluran itu tidak dimiliki secara khusus oleh salah seorang mereka. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 185 dibolehkan. Tidak dapat tidak upah yang dibayarkan oleh majikan asing akan menarik perhatian dan akan diselidiki. orang lain tidak berhak atas sungai itu. Besarnya saluran itu disesuaikan dengan hasil 17 18 tunggal mengenai wujud upah yang layak. (al-Qahirah: 1966). dari alasan ini saja sangatlah tidak bijaksana bila para majikan asing itu membayar upah di bawah tingkat upah yang dibayarkan oleh para majikan dalam negeri. Dalam keadaan semacam ini tidaklah bijaksana bila membayar upah yang rendah menurut pandangan setempat. masing-masing orang menggali saluran di atas tanahnya sesuai dengan kadar pengairan yang dibutuhkan mereka. maka orang kedua yang memiliki lahan itu menjadi pihak yang lebih berhak untuk menangkap ikan itu dari orang yang per-tama. Op. sedangkan jika banyak dapat bergantian dengan hitungan jam. mereka saling bergantian menggunakannya dalam hitung-an hari jika air sungai itu sedikit. dan alat perlengkapan. Di wilayah itu perusahaan yang buruhnya berupah lebih rendah.38 Caranya. Jika mereka berselisih dalam tertib penggunaan sungai itu. sesuai dengan urutan tertib penggunaan sungai itu. Ma’rikat al Islam wa’l-ra’s Maliyah. Khususnya bagi para majikan asing sangatlah penting untuk menghindari kesan ketidak adilan. maka sulitlah untuk menggunakannya sebagai patokan yang tepat dalam menetapkan upah. Sedangkan. belum tentu akan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dibandingkan dengan perusahaan yang buruhnya berupah tinggi. Peraturan semacam inijelaslah berlaku secara tradisional di sejumlah besar perusahaan keluarga di dunia Islam. Abdul Azim Islahi.37 Dukungan gagasan pembagian pendapatan sebagai imbalan kerja semakin bertambah sebagaimana yang sudah biasa terjadi secara tradisional dalam lingkungan pertanian. Hadiah ini dapat dibayarkan setahun sekali. Dan. Ketiga. Ibid. mungkin di hari besar Islam. Di sini pendapatan telah dibagi-bagi sesuai dengan proporsi masukan—misalnya. Op. Dengan pembagian itu. sedangkan ketika keadaannya kurang cerah. Salah seorang dari pemiliknya itu tidak boleh mendirikan jembatan di atasnya. baik untuk minum maupun membuat saluran darinya. sekalipun mereka dengan mudah bisa mendapatkan pekerjaan dengan upah yang rendah. dan setelah satu orang menggunakan gilirannya maka orang yang selanjutnya dapat menggunakannya. karena itu upah yang rendah sama sekali tidak akan dapat diterirna di sana.

atau karena sulit mencari tenaga yang sama ketrampilannya di kalangan priburni. Seperti kalangan Badui yang nomaden (berpindah-pindah). Utsman r. Mereka menjadi pihak yang paling berhak atas air sumur itu. Abul Khair Jalaluddin. Seseorang tidak boleh menambah kadar pengairannya itu. meskipun ia boleh mendahulukan membuka pintu saluran pengairan pihak yang berada dalam urutan setelah dia. menurut pendapat Syafi'i. Pertama. dengan mendahulukan pintu pengairan yang belakangan. Begitu juga halnya para pemilik saluran air yang berupa talang-talang air. Maka. . misalnya di Mesir zaman Nasser. Ibid. Demikian juga dengan hukum saluran kanal karena saluran seperti itu adalah sungai dalam bumi. Secara keseluruhan gagasan upah yang layak menimbulkan masalah yang sama dengan gagasan upah “ekonomis”. Diskrirninasi hanya akan dibenarkan bila menguntungkan warga negara sendiri. kebutuhan manusia.a. Acapkali tenaga asing Barat di Wilayah Teluk Arab diberi upah yang lebih tinggi daripada yangditerima oleh tenaga pribumi. Teori. dan mereka mempunyai hak sama atas air itu. Sementara. 20 21 Ibid. namun rupanya setiap pemerintah negara Islam merasa bahwa paling tidak mereka harus mendukung gagasan upah minimum itu mengingat suasana moral yang berlaku. sedangkan pada wanita dan anak-anak jarang sekali dibayarkan upah minimum menurut undang-undang itu. ia menggalinya untuk pemenuhan kebutuhan airnya. dengan demikian mereka tidak pula termasuk dalam undang-undang tingkat upah minimum itu. Para majikan bukan Muslimin sebaiknya membayar upah pada tingkat minimal itu. Tidak perlu ditegaskan lagi bahwa diskriminasi yang akan menguntungkan karyawan bukan Muslimin pasti akan ditentang. untuk diambil air sungai sesuai kadar haknya. ia tidak boleh menunda pintu pengairan yang lebih dahulu. Ibid.36 Meskipun dikemukakan alasan bahwa imbalan tambahan itu wajar bagi tenaga asing yang bekerja di luar tanah airnya. Cit. dan penggalinya memiliki hak yang setara dengan orang lain. atau me-ngurangi jatah pengairan yang lain. Kedua. 36 Ibid. hal ini banyak menimbulkan kejengkelan terutama pada perusahaan Aramco. karena jika tidak mereka pasti akan dikecam. dan ia menjadi penyatu saluran air itu. jika ia menggalinya untuk air minum bagi orang yang lewat maka air yang dihasilkan oleh sumur itu menjadi milik bersama. Abu YU£ 'f berkata bahwa pinggir saluran kanal adalah apa yang tidak tampak di permukaan tanah.184 Ekonomi Islam: Sejarah. Dalam kasus yang ekstrim. ini adalah pendapat yang baik. Jika airnya sedang banyak.21 Bagi para penggali sumur ada tiga kemungkinan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 177 premi yang dibayarkan kepada karyawan dengan pendidikan yang lebih tinggi itu rupanya merupakan sebagian alasan mengapa orang-orang dari negara-negara Islam belajar di berbagai universitas Barat untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi. air sumur itu dipergunakan untuk memberi minum hewan dan mengairi tanaman. Lalu dibagi-bagikan secara sama kepada para pemilik hak atas air itu. mendahulukan pengairan lahan setelah dia adalah memberikan penam-bahan jatah bagi hak orang lain. la juga tidak boleh menunda jatah pengairan pihak yang seharusnya mendapatkan jatah pengairan lebih dahulu. upah minimum itu dalam prakteknya hanya berlaku bagi pegawai pemerintah saja. Tidak ada satupun gagasan 34 35 kesepakatan mereka atau sesuai dengan luas lahan mereka.20 Sedangkan. la mengambil air dari sumur itu bersama dengan orang lain. selama mereka berada di tempat itu. dan ia tidak boleh mendahulukan pengairan yang belakangan. serta kebutuhan hewan mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan air itu. ia akan mengurangi sebagian hak orang lain. saat mereka me-nempati suatu lahan dan menggali sumur di tanah itu untuk keperluan minum mereka dan hewanhewannya. ditentukan oleh kebiasaan yang berlaku dalam masalah seperti itu.35 Namun dengan segala kelemahannya itu gagasan upah minimum tetap dipandang penting.34 Pemikiran tentang upah yang “layak” ditunjukkan dengan pembuatan undang-undang upah minimum di sebagian besar negara Islam. telah mewakafkan sumur rumah. jika air sumur itu tidak dapat pula menyuplai kebutuhan keduanya maka memberi minum manusia lebih diutamakan daripada memberi minum hewan. Maka seorang majikan bangsa asing tidak akan dibiarkan membayar upah di bawah batas minimum itu. Op. sedangkan pekerja di sektor swasta tidak termasuk dalam undangundang itu. maka akan sulit untuk melaksanakannya dengan tegas. Acapkali upah minimum itu sangat rendah. sekedar memenuhi kebutuhan pokok saja. Mereka harus memberikan kelebihan air itu bagi orang-orang yang butuh minum. Dan acapkali upah minimum itu tidak berlaku bagi semua pekerja. Andaikan upah minimum itu berlaku pula untuk sektor pertanian. maka kebiasaan itu makin sulit untuk memperoleh dukungan dari pemerintah negara Islam. dan bukan sebaliknya. Abu Hanifah berpendapat bahwa pinggir sungai adalah tempat dibuangnya tanah galian sungai itu. pinggir sungai yang digali di lahan yang mati ini. karena hal ini pasti akan memancing protes keras. Selain itu sebagian besar barisan pekerja mungkin terdapat di luar dunia ekonomi formal. Selain itu untuk mengimbangi laju inflasi seringkali penyesuaian upah minimum itu dilalaikan. Jika airnya sedang surut dan tidak dapat menyuplai airyang mencukupinya. Karena. tidak untuk kebutuhan yang lain. penggunaannya untuk memberi minum hewan lebih diutamakan daripada untuk mengairi ladang.

jika ada nash yang menetapkannya maka nash itu menjadi ikutan. jika ia menggali-nya hingga ditemukannya air. Dan jika seseorang telah tetap kepemilikannya atas sumur dan tanah pinggir sumur itu maka ia menjadi orang yang paling berhak atas air sumur itu. ia dapat mencegah orang lain menggunakannya setelah ia mengambil air darinya. serta orang yang paling dahulu mencapai sumur itu menjadi orang yang paling berhak atasnya. Para ahli falsafah Kristen termasuk Thomas Aquinas. Imam Syafi'i berpendapat bahwa hal itu ditentukan oleh kebiasaan dalam masalah itu. di samping segi ekonominya. kecual jika luapan airnya lebih luas. atau bergaya hidup yang mencolok. Abu Yusuf berkata bahwa batas pinggir sumur tempat minum unta adalah empat puluh cubit Ini adalah ukuran-ukuran yang hanya ditetapkan dengan nash. dalam kebiasaannya mengeluarkan uang serta konsumsinya. dari para bekas petani. maka ia menjadi pemilik apa yang terkandung di dalamnya. Menurut pendapat umum. Keadaan ini tidak menimbulkan rasa jengkel. termasuk sandang pangan. sumur itu menjadi miliknya setelah ia selesai menuntaskan penggaliannya. Sedangkan. la boleh menjualnya sebelum ia mengambil airnya. dan inilah yang menjadi alasan untuk mengharamkan riba. ialah pertimbangan mengenai pendapatan. Semuanya itu dipandang sebagai hak asasi manusia. jika tidak ada maka penentuannya harus dengan landasan tertentu. sumur itu menjadi sumber air sehingga menjadi milik umum. berarti ia telah mengelola tanah tersebut dan kepemilikannya atas lahan itu dan pinggirnya menjadi resmi. dan tempat tinggal. rakyat mengharapkan agar si kaya tetap dapat menjadi teladan bagi si miskin. Jika ada orang yang mengalahkannya sehingga orang 22 23 memperoleh banyak dukungan politik. Ketiga. namun memiliki kekayaan berarti bertanggung jawab sosial. walaupun dia memakai perhiasan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 183 Jika mereka meninggalkan tempat itu. yaitu: Pertama. Ulama lain berpendapat bahwa ia tidak memiliki sumur itu. haruslah merupakan imbalan jerih payah. dan antara pendapatan dengan kegiatan kerja harus berkaitan. Riwayat jasa di masa lampau dapat membenarkan dilanjutkannya pembayaran imbalan. penentuan ukurannya dengan akhir luas luapan air itu adalah bentuk pengukuran yang dapat dipergunakan. batasnya adalah bagian akhir luapan air itu. dan menurut pandangan umum tidaklah adil. Ibid. mereka dan orang lain mempunyai hak yang sama. Muhammad Baqir al Sadr. Kedua. Abu Hanifah berpendapat bahwa pinggir sungai bagi orang yang menggalinya adalah seluas lima puluh cubit/depa. seperti juga halnya di Jepang. bahkan di daerah perkotaan.23 Para ulama pengikut mazhab Syaf’i berbeda pendapat bahwa apakah sumur itu menjadi pemiliknya sebelum ia mengambil air dari sumur itu dan mengumpulkan airnya. Jika mereka kembali dari perjalanan mereka ke sumur itu.178 Ekonomi Islam: Sejarah. sedangkan gaji tertinggi dibayarkan kepada orang yang menyandang gelar doktor. karena pada asalnya air itu belum memiliki status hukum. . Dan. sebelum ia mengeksplorasinya. seharusnya upah itu cukup untuk memenuhi semua kebutuhan pokok. barang itu tidak dipamerkannya secara mencolok mata. Sebagian mereka berpendapat bahwa sumur itu menjadi miliknya jika ia tinggal di situ. Ibid. Tetapi di sini soal kegiatan masa kini kurang diperhatikan. Perbedaan skala gaji misalnya yang scring terjadi dijawatan pemerintah bagi golongan sarjana dan bukan sarjana yang melakukan pekerjaan sama. Ketiga. Dan pandangan itu terutama berlaku di lingkungan dunia Islam. kecuali penggalian sumur itu membutuhkan pengeboran. Sebagaimana habya jika ia memiliki barang tambang. berlainan halnya dengan di dunia Barat. maka masyarakat Islam yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok bagi semua kaum Muslimin akan dipandang mengalami kegagalan. Itu masuk dalam kategori kebiasaan yang berlaku. berpegang kepada gagasan upah "layak". Bila orang kaya memboroskan uangnya dengan berjudi. Menikmati pendapatan tanpa kerja dipandang tidak bermoral. jika ia menggalinya untuk kepentingan dirinya dan sebagai miliknya maka penggaliannya itu belum sampai menemukan air dan kepemilikannya atas sumur itu belum diakui. Sedangkan. tingkah lakunya itu dapat merusak akhlak masyarakat dan menghancurkan nilai-nilai agama Islam. dan siapa yang menggunakan air itu tanpa seizinnya terlebih dahulu maka ia dapat meminta kembali kepada orang yang telah mengambil airnya. sebelum ia mengambil airnya. soal pembagian pendapatan yang wajar dipandang penting. dan 32 33 Ibid. status sumur itu berubah dari milik pribadi menjadi milik umum. sebelum ia mengambil airnya. Karena itu banyak orang kaya yang hidup sederhana dalam menikmati kekayaannya. yang mana sangat signifikan dalam kelangsungan suatu corperate dan pekerja itu sendiri.32 Di dunia Barat pun banyak orang yang tidak senang soal upah sematamata ditentukan oleh faktor-faktor ekonomi saja. Karyawan penyandang gelar kesarjanaan akan menerima tambahan gaji. bila soal upah sernata-mata ditentukan oleh gaya ekonomi yang abstrak saja. Juga terdapat perbedaan tingkat upah yang berlaku di dunia Barat.33 Kerisauan moral mengenai upah dinyatakan dalam tiga cara. Teori. Kekayaan bukanlah dosa. Dan. yang biasanya dikaitkan dengan soal pemerataan. Op. Maka dengan pengeboran itu. Dan. bahkan tidak bisa diterima.22 Para fuqaha berbeda pendapat ukuran besarnya pinggir sumur itu. Cit. soal upah adalah soal moral. Di lingkungan dunia Islam masalah moral jauh lebih dipentingkan daripada di dunia Barat. Abu Yusuf berpendapat bahwa luas pinggir sungai itu adalah seluas enam puluh cubit/depa. Sekalipun sering terdapat perbedaan tingkat pendapatan yang cukup besar.

182 Ekonomi Islam: Sejarah. situasi makroekonominya lebih mantap. ia harus memberikan air itu untuk memberikan minum kepada hewan gembala. Salah seorang peng-ikutnya. “Siapa yang menahan kelebihan air untuk mengairi pepohonan. sehingga sistem keuangan Islam tidak akan rusak. diantarnya ialah: Pertama. yang jika tidak diberikan minum dapat menyebabkan kematiannya. dan aimya secara pasti menjadi miliknya maka ia boleh menggunakannya untuk memberi minum gembalanya. seperti misalnya hasrat anggota keluarga lebih muda. yang ingin mandiri dalam hal ekonomi di usia muda sebagaimana akan diperolehnya bila rnereka merantau ke wilayah Teluk Arab. menghukum mereka untuk membayar diyat orang itu. Dan. Kedua. dan masih belum jelas apakah faktor-faktor itu akan berpengaruh besar di segi penawaran walaupun dapat mempengaruhi sisi permintaannya. Mungkin banyak alasan untuk keadaan semacam ini. Karena sejumlah besar negara Islam tetap merupakan masyarakat pra-industri. Kedua. mobilitas itu mungkin tidak didasarkan oleh faktor upah. dan mereka sudah merasa senang dengan upah rendah yang diterimanya di kota. Sedangkan. bukan tanaman dan tetumbuhan. menurut mazhab Syafi'i.30 Tampaknya penyesuaian upah pun jarang terjadi di lingkungan dunia Islam. Land reform telah menjadi pokok persoalan yang lebih besar daripada nasionalisasi industri di banyak negara Islam. yang sudah ada urbanisasi buruh yang cukup besarjumlahnya. Jika ia telah menimbanya. Banyak pekerja di kota yang merasa bersyukur dapat melepaskan diri dari kerja keras mulai fajar sampai senja dengan upah kecil di sektor pertanian. dan pohon-pohon miliknya yang lain. dan laju inflasinya punjarang meningkat sampai angka 1 ke atas. lalu Umar r. agar dalam menggiring hewan gembala itu ke sumurnya tidak menimbulkan kerugian. Di banyak negara Islam gagasan kenaikan upah secara tahunan tidak ada.31 Penyesuaian masalah upah jarang dipandang sebagai suatu masalah politik dan kebanyakan karyawan tidak memandang para majikan sebagai suatu golongan yang bertentangan. Bahkan dalam hal ini pun. biasanya di negara-negara Islam secara keseluruhan. Sebagian hal ini menunjukkan usaha yang bersungguhsungguh untuk memelihara kestabilan fiskal. Seriientara. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 179 internasional. mengairi ladangnya.a. Jika mereka mendapatkan sumur umum yang lain. Keempat. Melihat itu. bukan tetumbuhan. dan kebencian pekerja lebih diarahkan kepada para tuan tanah di pedalaman daripada ke para pengusaha perindustrian. serikat kerja itu menjalankan fungsi yang sangat mirip dengan serikat-serikat kerja di Eropa dan Amerika Serikat.24 Hasan meriwayatkan bahwa seseorang mendatangi para pemilik air dan meminta diberikan minum. Jika air itu tidak berlebih dari kebutuhannya maka ia tidak harus memberikan airnya kepada orang lain. maka pertentangan golongan ala Marx merupakan gagasan asing. Abu Zinad meriwayatkan dari A'raj. dan peranan serikat kerja itu pun berbeda dari yang biasanya diharapkan pengusaha Barat. Maka secara umum faktor-faktor penawaran dan permintaan tampaknya tidak berperanan penting. Sering terjadi pertentangan rnengenai hubungan perkotaan-pedesaan. Namun pada umumnya hubungan ketenagakerjaan tidak dilihat dari sudut konfrontasi antara para majikan dan karyawan. Cit. Meskipun demikian di beberapa negara Islam. Jika tidak dekat dengan padang gembala. Jika sumur itu secara hukum telah menjadi milik pribadinya. dan gembala-gembala itu digiring ke sumur umum. 25 24 Ibid. dan 30 itu dapat mengambil air dari sumurnya maka ia tidak dapat meminta kembali air itu. Op. ia tidak harus mem-berikannya. baik bagi tanaman maupun bagi hewan-hewan gembala itu. namun mereka tidak memberikannya hingga mati. kecuali bagi orang yang amat membutuhkan untuk minum. Kehadiran serikat kerja di sana merupakan suatu perkembangan yang relatif baru. Jika setelah selesai mencukupi kebutuhannya terhadap air miliknya dan air tersebut masih bersisa. dan Turki.25 Pemberian kelebihan akan air ini dinilai dengan empat syarat. kecuali di Mesir. jika hewan itu telah cukup diberikan minum dari salah satu dua sumur itu maka kewajiban bagi pemilik sumur yang lain menjadi gugur. pemilik sumur itu tidak harus memberikan air kepada para penggembala itu. yaitu: Pertama. pohon kurmanya. Ketiga. Danjika sumuryang lainjuga milik pribadi maka masing-masmg kedua pemilik sumur itu harus memberikan kelebihan airnya kepada orang yang datang ke sumurnya. maka Allah swt akan menahan orang itu untuk mendapatkan kelebihan rahmat-Nya pada hari kiamat”. dari Abu Hurairah. 31 Adiwarman A Karim. ia tidak harus memberikannya kepada orang lain. gerakan buruh di sini jauh kurang kuat dibandingkan dengan di dunia Barat. kelebihan air tersebut salurannya bersambung ke padang gembala. ulama yang lain berpendapat bahwa ia harus memberikannya kepada hewan. kelebihan air di dalam sumur. pendapat Syafi'i yang meng-haruskan memberikan kelebihan itu kepada hewan bukan tetumbuhan adalah pendapat yang dipegang. Teori. Hadits sahih diiriwayatkan oleh Imam Syal’i dalam Musniuhsya (382) dariAbu Hurairah. ia berkata bahwa Rasulullah saw. dan upah ditinjau kembali setiap 34 tahun. dibandingkan dengan di dunia Barat. Dan jika menimbulkan kerugian. para penggembala itu tidak mendapatkan sumur yang lain. Kenyataan ini memberikan kesan bahwa lingkungan perekonomian di sana kurang berperanan dibandingkan di negara-negara perindustrian yang sudah maju. bersabda. yaitu Abu Ubaidah bin Jartsunah berpendapat bahwa kelebihan air yang ia nuliki itu tidak harus diberikan kepada hewan dan tetumbunan. . hewan itu dilarang untuk Ibid. Ini adalah hadits Muttafaq 'alaih.

dan bukan merupakan perbedaan yang diakibatkan oleh faktor-faktor keagamaan. mungkin hanya mencerminkan perbedaan perkembangan perburuhan di negara-negara industri bersangkutan. Op. Ini berarti jika ditawarkan upah yang lebih tinggi sebagai akibat kekurangan tenaga kerja. hewan-hewan gembala atau sekadar kecukupan mengairi. Nabi Muhammad hidup di lingkungan masyarakat pra-industri. misalnya. Kurangnya mobilitas tenaga kerja. Hal tersebut jarang terjadi di Eropa Barat atau di AS. tetapi lebih menyerupai keadaan di Jepang. Teori ekonomi neo-klasik yang konvensional menyatakan bahwa upah ditentukan oleh interaksi antara penawaran dan permintaan di pasar tenaga kerja. sekalipun banyak perbedaan etnik dan kebudayaan. dan tampaknya jarang dilakukan tindakan efektifter hadap karyawan yang tidak saja mengabaikan tugasnya sendiri. Namun kenyataan ini tidak dapat dijadikan bukti bahwa ciri-ciri keserupaan itu bersumber pada agama Islam. di dunia Islarn sendiri kehilahatanya faktor-faktor mikro dan rnakro ekonomi nampaknya kurang berperanan dalam soal penetapan upah. dan ia haram untuk meminta harga atas air yang ia berikan itu. dan masalah penyelesaian upah masih merupakan masalah yang sangat kontroversial dalam kepustakaan ekonomi moderen. toleransi terhadap karyawan yang tidak bekerja giat. lot. Tetapi kenyataannya. Dan. dibandingkan dengan yang menyangkut segi lain dari kegiatan ekonomi. melestarikan deferensial. antara kebiasaan yang terdapat di Amerika utara dan Eropa barat. Masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai soal hubungan ketenagakerjaan. yang timbul akibat ajaran againa Islam. dengan timbangan atau takaran. Memang dalam hukum syari'at ada beberapa ketentuan mengenai perlakuan terhadap karyawan. acapkali mengherankan seorang pengamat Barat. . Sungguh sulit untuk menentukan ciri-ciri kebiasaan kerja di dunia Islam. misahya seukuran minum. ia boleh meminta bayaran atas air yang ia berikan itu. dalam agama Islam banyak hukum-hukum kegiatan ekonomi termasuk hubungan ketenagakerjaan. Farhad Nomani and Ali Rahmena. namun ketentuan-ketentuan itu pun dapat ditafsirkan secara berlain-Iainan. Turki. tetapi kurangnya mobilitas tenaga kerja dan struktur upah nampaknya kurang lentur dibandingkan dengan di dunia Barat. Pakistan. baik untuk tenaga ahli. untuk mengetahui pentingnya faktor-faktor keagamaan dan undang-undang ketenagakerjaan Islam. Malaysia. namun sesungguhnya. bahkan dalam karya penelitian. jika salah satu syarat yang empat itu tidak terpenuhi. Rupanya upah tidaklah berfungsi sebagai isyarat pasaran efektif. Bekerja pada suatu perusahaan seumur hidup.28 Bahkan di dunia Barat pun tidak ada kriterium yang diterima umum mengenai cara penetapan upah. 29 Ibid.29 Dan. dan yang manakah yang merupakan kebiasaannya saja. Maka pelaksanaan hukum Islam serta falsafah ekonomi Islam dalam bidang perusahaan skala besar merupakan suatu perkembangan yang relatifbaru pula. maupun yang tidak ahli. ataupun perbedaan jenis pekerjaan yang satu ke jenis lainnya. dalarn masyarakat negara penghasil minyak di wilayah Teluk. Cit. antara perusahaan yang satu ke perusahaan lainnya. yang memang kurang diteliti kecuali soal keuangannya.180 Ekonomi Islam: Sejarah. kecuali dalam hal adanya perbedaan upah yang sangat besar. Jika keempat syarat ini terpenuhi maka pemilik sumur harus memberikan kelebihan air itu.26 Pekerja/ Sumberdaya Manusia Walaupun dalam beberapa tahun belakangan ini teori keuangan Islam banyak diperhatikan di dunia Barat. dan mempertahankan jumlah upah bersih (take-home pay) dalam hitungan nilai uang yang nyata. tetapi juga rnengganggu rekan-rekannya yang ingin melakukan tugasnya dengan giat. Iran. Bagi seorang pengamat dari luar syarat-syarat kerja itu tampaknya agak serupa dengan di negara-negara Dunia Ketiga. Maka diusahakanlah penyelesaian soal upah yang akan mengimbangi laju inflasi. Bangladesh.cit. deminikian pula dengan pemogokan sedangkan para karyawannya tampaknya lebih mengidentifikasikan dirinya pada perusahaan tempatnya bekerja. Sebaliknya. Rodney Wilson. dan Indonesia yang membenarkan diadakannya peraturan umum (generalization) mengenai soal ketenagakerjaan di negara-negara tersebut. dianggap biasa. Bagi pengusaha Barat keadaan pasar tenaga kerja tampaknya sangat berbeda dengan di negerinya sendiri. Hanya dalam hal yang disebut belakangan inilah perbedaan upah dapat menyebabkan migrasi 27 28 Ibid.27 Memang dalam Al Qur'an dan sunnah kurang banyak bahan-bahan yang khusus mengatur soal ketenagakerjaan. dan tarif upah yang berlaku di negaranegara yang kurang makmur dalam lingkungan dunia Islam. tidak akan terjadi perpindahan kerja untuk mengisi kekurangan itu. dibandingkan dengan yang telah berlangsung dalam bidang penelitian lainnya. hlm 104. Segi positifnya ialah jarang terdapat keresahan industri. Perbedaan yang kita sadari. baik negara 26 Islam maupun negara yang bukan Islam. Namun. Para penggembala boleh meminta minum dari kelebihan air itu. iklim perekonomian umum sering lebih dipentingkan daripada faktor-faktor mikro ekonomi. Sesungguhnya tidaklah mudah. Teori. dengan ukuran tertentu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 181 digiring ke sumur itu. Tetapi banyak kemiripan dalam kebiasaan ketenagakerjaan di negara-negara Arab. ia tidak boleh menjual air itu dengan tanpa ada ukuran tertentu yang pasti. dan munculnya perusahaan industri skala besar di dunia Islam merupakan suatu gejala yang relatif baru.