P. 1
`Buku Ekonomi Islam LAYOUT OK

`Buku Ekonomi Islam LAYOUT OK

4.0

|Views: 6,948|Likes:
Published by alchaidar

More info:

Published by: alchaidar on Jul 30, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/23/2013

pdf

text

original

Sections

  • The Glory of the Past dalam Ekonomi Islam
  • Kebangkitan Pemikiran Ekonomi Islam
  • Filsafat Ekonomi Islam
  • Usaha Ekonomi
  • Hubungan Produksi: Kerja Sama
  • Perkembangan dan Pertumbuhan
  • Sejarah Ekonomi Islam Masa Rasulullah saw
  • Sejarah Ekonomi Islam Masa Khalifah
  • Umar bin Khattab (40 SH-23 H/584- 644 M)
  • Usman bin Affan (47 SH-35H/577-656 M)
  • Ali bin Abi Thalib (23 SH-40H/600-661 M)
  • Ekonomi Islam Pasca Kemerdekaan Republik Indonesia
  • Ekonomi Masa Kerajaan Islam Peureulak
  • Ekonomi Masa Kerajaan Islam Samudra Pasai
  • Mata Uang Dirham Pasai
  • Pelabuhan dan Perdagangan
  • Ekspor dan Impor
  • Pelaksanaan Ekonomi Masa Kerajaan Aceh Darussalam
  • Ekonomi Islam di Aceh Masa Kolonial Belanda
  • Ekonomi Islam di Aceh Masa Republik Indonesia
  • Syariah (Label ‘Syariah’ belum tentu Islam)
  • Teori Zakat, Infaq, dan Shadaqah
  • Kewajiban Berinfaq
  • Orientasi Infaq yang Dituntut
  • Harta Ghanimah, Salab, dan Fa’i
  • Ghanimah dan Fa’i
  • Salab
  • Teori Jizyah
  • Teori Riba (Bunga/Rente)
  • Kapitalisme
  • Teori-teori Modern tentang Bunga
  • Teori Nisbah
  • Teori Kredit dalam Islam
  • Dana Jangka Pendek
  • Teknik Alternatif Diterapkan untuk Kontrak Pembelian Kembali
  • Teknik Altematif Diterapkan untuk Kontrak Sewa Beli
  • Teori Bank Sentral Islam
  • Pakistan—Suatu Kegagalan
  • Di Mesir—Sedikit Berhasil
  • Keberhasilan Juga Menimbulkan Kegagalan
  • Pemerintah Memberi Dukungan Bank Sosial Nasser
  • Asas-asas Islam Berlaku Secara Ketat
  • Bermacam-macam Jasa Bank
  • Bank Islam Tidak Membahayakan Kedudukan Bank Komersial
  • Perbankan Islam Tidak Membahayakan Bank Komersial Nasional
  • Pasar Ekonomi Syariah
  • Teori Pasar
  • Bisnis Saham
  • Bursa Efek (Bisnis Mata Uang)
  • Instrumen Pasar Uang Syari’ah
  • Mekanisme Operasi Pasar Uang Syariah
  • Investasi Berjangka (Deposito)
  • Dari Rekening Lancar Tidak Diperoleh Imbalan
  • Dari Deposito Berjangka Diperoleh Laba
  • Krisis Moneter
  • Sarana Moneter yang Diperkenankan
  • Tanah sebagai Modal
  • Hukum Tata Negara dan Kepemimpinan
  • Bentuk Pengelolaan Tanah
  • Pinggir Tanah Mati yang Dikelola
  • Air yang Diekplorasi
  • Pekerja/ Sumberdaya Manusia

Ekonomi Islam

Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia
---$€£¥---

380

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Peran KUD dalam Produksi dan Pemasaran Kedelai di Kabupaten Aceh Utara. Pengabdian selama menjelang 20 tahun menjadi dosen di Universitas Malikussaleh, membuat namanya menjadi tokoh pengajar yang paling senior di lingkungan kampus. Prestasi demi prestasi telah ia raih, atas dasar hal tersebut ia terpilih sebagai Rektor Universitas Malikussaleh

Prof. Abdul Hadi Arifin, M.Si

---$€£¥---

Ekonomi Islam
Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Universitas Malikussaleh Press Cetakan I Februari 2008

Riwayat Penulis

379

Perpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan (KDT) Abdul Hadi Arifin Ekonomi Islam Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia Universitas Malikussaleh Press xix, 352 hlm; 25 cm ISBN 979-99786-2-9 1. Ekonomi 2. Islam 3. Konsep I. Judul Arifin, A. Hadi

||

Riwayat Penulis
bdul Hadi Arifin dilahirkan di Desa Sawang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara Propinsi Daerah Istimewa Aceh, pada tanggal 6 Juni 1959. Mama yang diberikan ketika lahir adalah Abdul Hadi, anak keempat dari Arifin (Ayah) dan Antikah (Ibu). Anak keempat dari delapan bersaudara ini menyelesaikan pendidikan Sekolah Dasar pada tahun 1973 di Desa Sawang, selanjutnya Sekolah Menengah Tingkat Pertama pada tahun 1976 di Langsa Aceh Timur. Pendidikan Sekolah Menengah Tingkat Atas ia selesaikan pada tahun 1979 di Lhokseumawe Aceh Utara. Memasuki jenjang perguruan tinggi, ia mendaftar dan diterima pada Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala, Jurusan llmu Ekonomi dan Studi Pembangunan hingga akhimya berhasil memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada tahun 1985. Pada tahun 1992 Abdul Hadi menempuh jenjang S2-nya di Program Pasca Sarjana Universitas Padjadjaran bandung, Jurusan llmu Ekonomi dan Akutansi, Program Studi llmu Ekonomi Koperasi. Sejak tahun 1986 hingga saat ini Abdul Hadi Arifin bekerja sebagai Dosen tetap pada Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh Lhokseumawe. Pada periode yang sama ia telah diberi kesempatan bekerja sebagai Peneliti pada Proyek Pengembangan Wilayah Loan Technical Assistance (PPW-LTA 77) di Lhokseumawe, kemudian sebagai Konsultan Ekonomi pada Small Town Sanitation Project di Lhokseumawe, pada Proyek Air Bersih IKK Lhoksukon-Lhoknibong Aceh, dan pada Community Water and Sanitation Project Bali-Sidoaijo. Abdul Hadi Arifin juga aktifdalam Organisasi Pemuda dan Organisasi Profesi. Pada Organisasi Pemuda pernah aktif menjadi Pengurus GEMA MKGR Cabang Lhokseumawe sebagi Sekretaris, di Organisasi Profesi pemah menjadi Pengurus 1SEI Cabang Lhokseumawe sebagai wakil Sekretaris. Abdul Hadi Arifin juga aktif dalam kegiatan penelitian. la pemah menjadi ketua team Peneliti Survey Potensi, Prospek dan Pengembangan Anyaman Pandan di Kabupaten Aceh Utara. Pernah juga menjabat Ketua Team Peneliti pada Survey Dampak Kopinkra Bina kerajinan pada anggota dan masyarakat Lingkungan di Kabupaten Aceh Utara dan Ketua Team Peneliti pada Survey

Universitas Malikussaleh: Jl. Tgk. Chik Ditiro No. 26, Lhokseumawe P.O. Box 141, Nanggroe Aceh Darussalam  +62-0645-41373-40915  +62-0645-44450 Unimal Press: Jl. Panglateh No. 10, Keude Aceh, Lhokseumawe 24351 Nanggroe Aceh Darussalam  +62-645-47146  +62-645-47512  unimalpress@unimal.ac.id  http://www.unimal.ac.id/unimalpress Jakarta Office; Jl. Garuda Blok CC No. 2 Perum Bojong Depok Baru II Sukahati – Cibinong Bogor - INDONESIA  +62-021-87914649  +62-021-87914649

Hak Cipta © 2006, Abdul Hadi Arifin

A

® All rights reserved
Ekonomi Islam Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia Editor: Apridar, Iskandar Zulkarnaen, Rasyidin, Fauzi, Elidar Sari Hak Penerbitan: Universitas Malikussaleh Press Design Cover, Layout & Cetak: Muhammad Muntasir, Hermandar Puteh Madani Press, PT Cetakan Pertama: November 2006 Cetakan Kedua: Februari 2008

No parts of this book may be reproduced by any means, electronic or mechanical, including photocopy, recording, or information storage and retrieval system, without permission in writing from the publisher.
Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi buku ini dengan cara apa pun, termasuk dengan cara penggunaan mesin fotokopi, tanpa izin sah dari penerbit

...............................................................................40 Ali bin Abi Thalib (23 SH-40H/600-661 M) .......................................................... 65 Ekonomi Masa Kerajaan Islam Peureulak...............................................................................................17 Bab II Sejarah Ekonomi Islam .................................71 Ekspor dan Impor............68 Pelabuhan dan Perdagangan...............................................................................30 Umar bin Khattab (40 SH-23 H/584............................................................................................................................................... 23 Sejarah Ekonomi Islam Masa Rasulullah saw....644 M).......................................................................................................................................................................54 Bab IV Sejarah Ekonomi Islam di Aceh............. xvi Kata Pengantar .................. 1 The Glory of the Past dalam Ekonomi Islam...............................................................................................................32 Usman bin Affan (47 SH-35H/577-656 M).............. Bagan/Gambar.... Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Isi v || Daftar Isi Daftar Isi ..11 Hubungan Produksi: Kerja Sama................................ 7 Kebangkitan Pemikiran Ekonomi Islam ................................... xx Bagian Satu Bab I Pendahuluan........................16 Perkembangan dan Pertumbuhan............... xiv Kata Pengantar ..................................... 9 Filsafat Ekonomi Islam..78 ..................................................................................................................24 Sejarah Ekonomi Islam Masa Khalifah....................10 Usaha Ekonomi ........66 Ekonomi Masa Kerajaan Islam Samudra Pasai ................................................................................................. Teori...............................................................76 Pelaksanaan Ekonomi Masa Kerajaan Aceh Darussalam ............... xii Daftar Istilah...........67 Mata Uang Dirham Pasai ...............................................................................................................................................42 Bab III Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia.............................................................................................................................................................. v Daftar Tabel.................................. 45 Ekonomi Islam Pasca Kemerdekaan Republik Indonesia............................................................................................................378 Ekonomi Islam: Sejarah......................................................................

............................................. 27.................. 230...... 156..................................... 29............................................ 158...............103 Kapitalisme....................................101 Salab .............. 90 Kewajiban Berinfaq........ 57.... 126................. 203. 229.............................. 116.................... 125.... 90 Teori Zakat......................139 Bisnis Saham............................................................ 204......156 Mekanisme Operasi Pasar Uang Syariah .......................... 228......................................... 275................. 212....... 61......... 206............................................ 224............................... 371 Zakat................................................................... 82 Bagian Dua Bab V Teori Ekonomi Islam ......................................................................................................115 Teknik Altematif Diterapkan untuk Kontrak Sewa Beli ................................................ 278................125 Bab VI Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis ....... 157......................... Salab.................................. Teori......................................... 266..108 Teori-teori Modern tentang Bunga . 94 Harta Ghanimah............................................... 215.102 Teori Jizyah............................114 Dana Jangka Pendek............................................................................ 214..................... 233...................... 370.....vi Ekonomi Islam: Sejarah................................................. 227 —Z— Zainul Arifin............ 96..................... 354....... 90...... Infaq.......................................................121 Pemerintah Memberi Dukungan Bank Sosial Nasser ......... 231............ 130......... 59............................................................ 114......... 254.................. 155..........................157 Investasi Berjangka (Deposito). dan Fa’i........ 92 Orientasi Infaq yang Dituntut................. 30...........................159 —Y— Yusuf Qardhawi...... 8........154 Bursa Efek (Bisnis Mata Uang)................... 277.. 202.....158 Dari Rekening Lancar Tidak Diperoleh Imbalan ...................................113 Teori Kredit dalam Islam ......... 205......................... 166. 226........ 97... dan Shadaqah.....................................................119 Di Mesir—Sedikit Berhasil ...................................... 265........................ 205........................... 92......123 Bank Islam Tidak Membahayakan Kedudukan Bank Komersial ........................... 197.................................................................................... xiv.. 129 Teori Pasar...................................................................... 224............ 113.. 80 Ekonomi Islam di Aceh Masa Republik Indonesia.................................................... 97..... 92..........................115 Teknik Alternatif Diterapkan untuk Kontrak Pembelian Kembali...122 Bermacam-macam Jasa Bank . 35......102 Teori Riba (Bunga/Rente).................................... 216.....................118 Pakistan—Suatu Kegagalan ...............124 Perbankan Islam Tidak Membahayakan Bank Komersial Nasional ............................ 103.............................................110 Teori Nisbah.............. 117............ 85 Syariah (Label ‘Syariah’ belum tentu Islam)....... 203......... 91........ 227..........120 Keberhasilan Juga Menimbulkan Kegagalan.................................................... 267.......... 196...... 213...............117 Teori Bank Sentral Islam.........155 Instrumen Pasar Uang Syari’ah ............................................. 253.................. 371 ---$€£¥--- ....................................122 Asas-asas Islam Berlaku Secara Ketat...................... Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kesimpulan: Toward The Next Economy 377 Ekonomi Islam di Aceh Masa Kolonial Belanda................................101 Ghanimah dan Fa’i .... 219......124 Pasar Ekonomi Syariah ......................158 Dari Deposito Berjangka Diperoleh Laba....................................................................................................... 109.................................. 108......... 206............................ 232...... 225........................

...... 189 Peran Wanita Dalam Barisan Kerja akan Bertambah .... 97.................. 238......................... 216 Prinsip Wakalah ...... vii................................... 213............................................................................. 205 Besar Zakat Penghasilan dan Sejenisnya .......................... 265 rahn........ 216 Rahn........................ 215 Prinsip Qard.... 176............................. de Roo de la Faille.............. 2 —S— sanad............ 189........ 190 Sistem Koperasi..... 50..................... 310............. 70......... 8 Robert L..................... 167 Tanah sebagai Modal............ 176 Syeikh Muhammad Abid AsSindi...... 71........................................... 27............................ 24..... 369 —W— Wadi’ah..................... 82 Teuku Ibrahim Alfian.. 16 Sayyid Qutb...... 121.... 255... 240............................. 62 Syeikh Nasir Ahmad......................... 8 —R— Raden Aria Wirajaatmadja....... 188 Pendidikan pun akan Diselenggarakan Secara Terpisah .................................. 173 Air yang Diekplorasi . 120...... 40 usyr......... 207 Filsafat Ekonomi Islam.............................. 50 Krisis Moneter........................................ Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Isi vii —P— P......... 155............ 51 Sultan Alaad-Din Ri’ayat Syah............. 284............. 65 Wiryotirto...................................... 49.............. 36. 90 Wakaf.................................. xvi —T— tabdzir.. 26 Usman bin Affan............. 366................................................ 190 Bidang Pertanian.................................................. 277...................................... 197 Harta Penghasilan Menurut Para Sahabat dan Tabi'in ....................... 51 Sukir.... 46...... 93................ 370......................................... 30......... 203 Pengeluaran Zakat Pendapatan dan Gaji Bersih............. 201 Tinggal Satu Persoalan Lagi .............. 25 Soedjito Sosrodihardjo.......376 Ekonomi Islam: Sejarah........ 257... 51 Tengku Lckman Sinar........... 316........... 30. 12................... 230................. Heilbroner............... 281....................... 195 Pendapat Para Ulama Fikih ................ 77 ukhuwah Islamiyah...................................... 70.................. 53 Sutan Remy Sjahdeini....... 16............ 216.................... 188 Disediakan Lembaga Terpisah untuk Wanita............ 73 Pakistan... 216 ratbah................. 249................................ 213 Macam-macam Jual-Beli ...... 13 Sayyid Abul A’la Maududi............. 170 Pinggir Tanah Mati yang Dikelola....... 46... 72. 38..... 214 Sewa dan Sewa-Beli . 212 Prinsip Jual Beli ...... 180........ 371 Wan Hussein Azmi............ 216 rahmatan lil 'alamin...................................... 279 shadaqah. 96.. 209 Tamat Jaya............. 126 Uka Tjandrasasmita............ 206 Pemikiran Ilmuwan tentang Ekonomi Islam........... 110 Syirkah............ 31 Syeikh Mahmud Ahmad........................ 67......... 148........... 254 qath'i.. 231... 216 .......................... 326.................... 101........ 70 Sumawardoyo. 160 Sarana Moneter yang Diperkenankan .... 171............... 32................................ 202 Cara Pengeluaran Zakat Harta Penghasilan......................................... 355 wakaf............ 173 UUD 1945............. 12........................ 368 —U— UBS.................................... 266........... 201 Umar bin Khattab............. 49.......................................................... 37............. 168 Hukum Tata Negara dan Kepemimpinan ....................... Teori............... 164 Bab VII Sumberdaya dalam Ekonomi Islam ................ 8.... 215 Prinsip Rahn........... 50 Susanto Tirtoprodjo....... 50 rahin............. 6......... 48 Sultan Hasanuddin.... 13................................. 197 Mencari Pendapat yang Lebih Kuat tentang Zakat Profesi.................. 278.. 92.................................................... 50 supply and demand................................................... 50 Syarikat Dagang Islam (SDI)..... 11 Qirad............. 198 Nisab Mata Penghasilan dan Profesi........ 160. 256......................................... 217 Shibli Nu’mani....................... 32........ 12.. 180 Kenaikan Pangkat Atas Dasar Masa Dinas ............................... 363 Umer Chapra........................... 169 Bentuk Pengelolaan Tanah...... 188 Wanita di Lingkungan Kerja................................... vii.. 104 Suwandi............. 234 Risalah Islamiyyah...... 344 Sharf.... 88.......... 109. 109................................. 106 Sayyid Abd Al-Qadir 'Audah............ 297 takhsiniyyat....... 366 Paul Wheatley.................... 208 Suropranoto...... 210 Sistem Ekonomi Islam... 195 Pandangan Fikih Tentang Penghasilan dan Profesi ........... xvi......... 174 Pekerja/ Sumberdaya Manusia ......... xvi Qiyas................. 48.............. 238......................... 32.............. 215.... 45 Umar Bin Abdul Aziz.................... 30................ vii................ 68........... 215 Prinsip Wadi’ah (Titipan)... 216 Prinsip Kafalah. 192 Bagian Tiga Bab VIII Konsep-Konsep Ekonomi Islam ............ 27........ 149........... 74 —Q— qard.... 264......... 24.................. 39 rikaz....... 59................ 196 Gaji dan Upah adalah Harta Pendapatan....... 51 Syed Ameer Ali............. 188...... 132............... 119................................... 7.........

. 298... 85........ 155.... 212.. 255. 15..................... 199 muqayyadah... vii........................................... 278 Kharaj... 3................................................... 256.......... 114......... 47.................. 158.......... 89....... 116... 148.....228 Zakat Penghasilan ...... 156...................... 217 Julius Pour................................ 17 Manuel Godinho de Eradia...................................................... 216........................ 184..... 215........ 42..... 154.............. 191 —N— nation state... 220...... 125...................... 224.............. 292................. 106.... 211............ 218...................... 252.........................223 Konsepsi Zakat...........249 Berdirinya Bank Syariah di Indonesia............. 289. 303. 252..... 109. 7 muamaalah................ 61 M....... 296. 43................... 117..............................................243 Pengusaha: Produsen dan Pedagang...... 59........ Teori....... 220............246 Perbankan Islam.............viii Ekonomi Islam: Sejarah.............................................. 87.............. 210 Mabid Mahmoud...... 39. 147...................266 Pengusaha Kecil dalam Sistem Ekonomi Syariah............. Majid.............. 30 Karl Marx............217 Prinsip Sharf.. 111..222 Biasanya Jual Beli Masa Depan Dihindari................. 115........................ 77 Martodikoro. 36... 114......... 114. 7........................... 200 mudarabah............ 102......................... 135......................... 212.. 7............ 217.................... 34................................ 115........244 Peranan Negara...... 295.... 45...................271 Sistem Ekonomi Islam dan Beberapa Aspek Khusus ............. 294........... 11. 354 murtahin.......................... 338......... 86.......... Luthfi Hamidi.224 Zakat Fithrah ..267 Kerjasama Ekonomi Syari’ah (Kasus Malaysia dan Jepang)........ 367 Muhammad saw....................... 367 Khulafaurasyidin..................231 Bab IX Sistem Ekonomi Syariah.. 204................................... 329..... 364 Mohammad Said.............. 219... 80 mua’malat.......... 115 —M— M.... 122.................221 Sekarang Jual-beli Masa Depan Dapat Dihalalkan Bila Ada Unsur Kepastian ................238 Pemilik .................................... 253.. 356 Musyarakah............ 189......... 58..265 Mata Uang Dinar................... 24 Muhammad al Mubarak.............. 327. 1.......263 Peranan Pemerintah............ 108... 109 majhul...... 304...... 247......................................................... 203..... 307... 57..............217 Bai' as-Salam..................... 86. 108 Ju’alah................ 81... 209....................242 Konsumen .......... 193...... 138 M................ 87..................... 296........ 211......... 47.......... 220....240 Bagi Hasil ................. 102........257 Tujuan Bank Syariah ..... 216...........230 Zakat Perdagangan ............................ 240.... 165... 217............ 167 kharaj...... 263....... 39....... 61..... 82 ...... 251........................... 5..... 216........ 133. 28................ 265 mutlaqah........ 118............. 124................ 63. 222............... Fahim Khan............... 266......................... 114............................................. 299 muzara'ah..275 Cakupan Zakat.....................274 Keuangan Negara............ 71 —K— kafalah................ 50 jizyah........................ 10...... 174.............. 34... 39...................................220 Jaminan Masa Depan dan Risiko Kurs Mata Uang .......... 114................... 301....... 288. 54........ 253........ 252 M............................217 Bai' al-Murabahah............... 120............. 87..........219 Musyarakah............... 343.......................................................274 Zakat... 39.................220 Bait bi Tsaman ‘Ajil (Leasing)..............217 Prinsip Ju’alah ................. 211....... 35................. 221..... 202.......... 314.. 257... 213............... 17............................. 149................... 265 M...218 Murabahah.227 Zakat Pertanian ............... 190............................. 88..... 103.............................. 41.......... 172. 109 M... 11 —L— Letter of Credit (L/C)..................... Metwally......................................................................... Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kesimpulan: Toward The Next Economy 375 Prinsip Hawalah .....275 Jarmani.... 290..... 365 Muhammad SAW......... 206..................... 214....................... 163................. 33................ 171. 81..229 Zakat Barang Temuan (Tambang)........................ 178 Muhammad Husain Haekal........................A.... 103..... 357 Mu'awiyah bin Abi Sufyan.. 287...... 166. 220........................ 214......... Umar Chapra... 351............ 112........ 265 Muhammad Baqir al Sadr. 23 muamalah........... 200 mujtahid....... 30............. 8.. 23 Khumus............................. Manan................................ 86..258 Ciri-ciri Bank Syariah........... 339. 217... 262............... 207... 289.........M........... 212.... 182........ 26........................ 30 kifayah... 37........ 117........................................ 159... 214..... vii.. 90.................................................... 173...... 119.. 51 Mesir.. 294.................... 216 kaffarat........... 266 murabahah................................................................................................................................................................. 55 Muhammad Nejatullah Siddiqi................... 196.. 175 Malik ben Nabi................. Abd.... 237 Tujuan Sistem Ekonomi ....... 115............... 33 Muhammad Ismail Yusanto......221 Jual-Beli Masa Depan tidak Dibenarkan Agama Islam ....260 Baitul Maal wa Tamwil............... 216 musyarakah....................................................................... ix............ Shabri H................................ 308................. 37... 343 Muhammad Abdul Mannan.........................

.............. 62. 17.......................................... 8 —J— Jama'at al-Islami... 371 berley.......................................... Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Isi ix —B— Bai' as-Salam.......................................................... 76............... 171...................... 279 Jaminan Sosial dan Asuransi............ 28 —G— G........ 103.374 Ekonomi Islam: Sejarah.................... 364.... 47 Ibrahim At-Tahawi......... 171. 208....... 279 Asuransi ........................................ 58.................................... ix............ 74 istikhlaf............... 30................. 354.... 27 BNP Paribas SA............ 130 Istishab........................... 213. 318 Jenis kegiatan agroindustri di Kalimantan Barat: ....................... 266....... 58....... 221 Isaac Newton..... 118........................................ 220 Ijma'.......... 55.. 199... 12..... 165.... 3................................................................. 51 Chase Manhattan Bank.. 8.................... 287 Bab X Investasi Dalam Ekonomi Islam .................... 1 Isthmian Age... 51.... 301 Asuransi Syariah.. 59...... 198.. 336 Reksadana Syariah Pengertian Dan Definisi Reksadana Syariah................ 122.................. 297 Tabungan bagi hasil (Mudharabah)......................... 40........... 31 Imam Syafi'i................ Kartasapoetra......... 131.......................... 321 Bank Muamalah ................. 278 Warisan.......... 12.. 305 Berasuransi Syariah Mengamalkan Hadits Ukhuwah.......... 18 ijarah......... 304 Mencari Alternatif Asuransi Islami ....... 164.................................................. 215............... 217.. 79 dereuham.................................. 341....... 37................... 8 Istislah.......................................................... 363......... 126 BUSTANUS SALATIN.............................. Parwez..... 285.................................................................... 170................... 264.. vii... 47......... 34..... 78............ Cokroaminoto.............................. 51 hajiat............ 340 ............ 8 ijtihad........ 357........................... 53 Charles Issawi................ 25 Heri Sudarsono. 35.......... 125.................................. 363 Imam Malik..... 123.. 7.............. 56............................... 91... 42........ vi.................. 366 Irfan Mahmud Ra’na.............. 197.......................... 364....... 283 Perbankan Tanpa Bunga ...................... 263.. 344................ 300 Penyaluran Dana . 15............... 364............................................... 282 Perbankan ............................ 300 Al-Mudharabah Muqayyadah off Balance Sheet .... 154.. 277 Zakat Hasil Pertanian dan Hasil Tambang .... 209 Hardjosumarto............................. 302 Antara Akad-Akad Islam Dengan Sistem Asuransi. 90. 260.......... 324 Tenaga Kerja.................... 209 Denys Lombard....................... 126 —D— darruriyyah.................. 132 hibah.......... 101................ 188..... 258.. Teori............................ 49................................... 41..................... 53 HSBC.............. 279 Uang dan Perbankan ...... 4 HOS....................... 90........................... 199............... 117................... 124 Bank Syariah....................... 265............... 301 ijirawa iktina............... 16............. 216 homoeconomicus......................... 339 Jenis Reksadana Syariah .............. 77..................... 40.. 257..... 278 Ijtihad...... 252.. 335 Nilai Mata Uang..................... 148................................. 298 Al-Mudharabah Mutlaqah ................ 220 Baitul Maal........... 169...... 108. 107......... 263.................. 317 Peluang Investasi Agroindustri...................... 118............. 149............ 209 Ibnu Taymiyah.. 155.... 273....... 333 Ekonomi Ribawi ....................... 129 Haji Samanhudi................ 229 Ibnu Khaldun...................A... 339 BNI Danaplus Syariah....... 92........................ 294 Imam Shuyuti................... 332 Sistem Koperasi......... 51 Hawalah.... 299 Al-Mudharabah Muqayyadah on Balance Sheet............ 49................................ 108...... 276 Penyaluran Zakat......... 78 —E— Eleanor Selling............ 78 —C— Centraal Sjarikat Islam (CSI). 77 —F— Fadhlullah Jamil.................... 30.................... 33....... 305 Investasi saham sesuai syariah di pasar modal......................................... 126... 321 Konferensi Internasional................ 50.............................................................. 52............. 8... 18 Tarif........... 50 G...... 252 Hazrat Anat............................................................................. 302 Asal Mula Asuransi Syariah ... 214... 218 Bait bi Tsaman ‘Ajil............ 178 Iqtishad............... 4 —H— hablunminannas.. 365 Bank Sentral.................................... 46 Doty Damayanti............ 88..... 304 Pembicaraan Pertama Asuransi dalam Kitab Klasik . vi.. 316 Kebijakan Fiskal......... 200................................ 298...................................................... 339 BNI Dana Syariah ........... 365 Bank Sosial Nasser............................... 316 Reksadana Syariah ......................... 31.... 117............. 81 Futuh al-Buldan................... 143........................... 13 Gunnard Myrdal................ 55............ 129. 43..................... 319 Bagian Empat Bab XI Aplikasi Ekonomi Islam di Indonesia............. 12 Jaques Austruy........ 257 —I— Ibnu Abbas...... 325 Kenaikan Pangkat Atas Dasar Masa Dinas ..

...... 223 Ahmad M. 260...... 199 Abdullah Mustofa al Marghi........................ 36..363 Media Massa.... 16......... 351 Al-Murabahah.... 206.. 42........... 83.................... 366 Abu Aiman......... 148... 9.. 191. 41................. 345 Bidang-bidang Investasi Syariah di Indonesia . 368..... 190............................ Saefuddin.. 155....... 144........ 38..... 27 Adam Smith................. 1................. 172......... 14 Anthony Gidden............... 171.. 91. 135...............356 Prinsip Al-Murabahah .. 66.. 241..341 Bank Sentral Islam...... 12..341 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia. 56... xx. 24 Abu Sulaiman....... 182 Agustianto........ 39.......... 32...... 91.......... 2................ 359 aqidah........ 99..... 118........ 24. 39 Allah.......... 81.... 363............. 97... 259........... 373 Riwayat Penulis...... 23.... 14... 94... 170............. 105......... 118.... 246 Abu Sulamiman...... 307.............351 Mudharabah Muqayyadah Kredit Konsumtif ...................... 16 Abul Hasan Ali Nadwi...340 Regulasi Sistem Ekonomi Syari’ah............. 139........ 146..346 Prinsip-prinsip Untuk Merespon.... 88... 82 Abdul Hamid Abu Sulaiman........ 308.357 Kesimpulan: Toward The Next Economy. 241...... 334....... 106................. 240.......... 169.............355 Prinsip bagi hasil (Profit-sharing) Al-Mudharabah ... 37......... 42................. 179. 100.... 102............ 243..... 95............ 260 Armando Cortesao............................. 14 Abdul Hadi Arifin. 139.............. 196... 39 Abdurahman bin Ubaid al Qari. 37 Ali Aswaf.. 26............. Teori........ 207..356 Perbedaan Bank Syariah ........ 356 al-Muwaththa............. 61........ 7..........349 Asuransi Islam di Indonesia ........ 230. 356 Al-Musyarakah...345 Faktor-Faktor Penyebab .................. 24.... Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kesimpulan: Toward The Next Economy 373 Keuntungan Berinvestasi di BNI Reksadana Syariah.... Qadir ‘Audah...348 Rekomendasi Spesifik ........... 39....................... 226...... 3....... 29............. 15........ 76 Aunur Rahim Faqih.......... 297...... 43 al-Kharaj.... 249..372 Indeks ... 312. 143.... 26... 363 Buku/ Artikel. 171... 87......... 177......... 8.................. 20... 85... 28.... 49...... 137........... 224............................... 3 al-‘Uqaili....... 11... 107............ 26 .... 15.. 132....... 10... 201...... 365.. 7..... 30 Abu Hanifah...................... 174.............. 278....................... Hasjmy. 242......... 30................... 93... 267 Abu Mu’aim. 13......... 209.... 33...... 140............. 86... 168......... 31... 369 Abd.... 34.. 37 Abduul Hamid Ahmad.. 25.... 101.... 142...354 Prinsip titipan atau simpanan—Al-Wadi’ah ... 174............. 32. 213.............. 214..................... 96... 366....... 87...... 130.......x Ekonomi Islam: Sejarah..............355 Al-Musyarakah ................... 24....... 13............ 54...... 82..... 165. 190.... 90......... 40...... 98.......................... 211..... 14... 218... 126.............. 210 Adiwarman A Karim... 85. 148... 16......... 43........ 36....... 5.. 178... 259.. 47................... 173........ 48..... 123.... 65........... 179..... 379 ---$€£¥--- || Indeks —A— A....... Sebuah Harapan ..................... 200 ama'ah...... 104.... 238 Abu Bakar Siddiq...... 42............ 265 Ali bin Abi Thalib..... 359 Daftar Pustaka ............................ 92. 24.................. 192......... 146.. 265... 277......... 103. 210....... 231 Abu Hurairah. 27.... 169...... 122. 24 al-Diwan... 14 Abdullah bin Mas'ud.. 134........ 17...... 367 Ahmad Husaini.............................. 46................. 81..

Tegas. Media Massa Kompas.) “Bisnis Menurut Islam: Teori dan Praktek” (Jakarta: PT. Roy C. No. Intermasa. Wallerstein. 18 April 2006. Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia tahun 2004. 1988). Teori. Senin 3 Desember 2001. (Al Amwal fi Daulah Al Khilafah). 3 tahun IX. Wilson. Van Hoeve. “Ketergantungan Ekonomi Dunia Kapitalis”. 26 September 2003 Sabili. 15 Maret 2006. Judul Asli: ‘Islamic Business Theory and Practice: Special Report No. Jumat. (Bogor: Pustaka Thariqul Izzah. 29 Maret 2003. Tempo Interaktif.372 Ekonomi Islam: Sejarah. Pikiran Rakyat. Kompas. 2002). 2002. ---$€£¥--- . (terj. 1992). United Kingdom). dkk. sixth Edition. cet. Ensiklopedi Hukum Islam. ‘Comparative Politics. Jakarta. diterbitkan oleh The Economist Publications Ltd. dalam buku ‘Perbandingan Politik’. 221’. Republika . Judul Aslinya. Brown. Salim. (London WIA IDW. “Suku Bunga Dalam Perspektif Yunani”. Macridis & Bernrd E. alih bahasa Ahmad S. (Jakarta: Erlangga. Pikiran Rakyat Cyber Media. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Isi xi Tim Redaksi (1994). Zallum. Rabu. Sistem Keuangan di Negara Khilafah. edisi 1 Agustus 2001. Immanuel. Rodney. Ichtiar Baru. 2 Juli 1953. Abdul Qadim. Waspada. PT.T. 6 Mei 2003. i. alihbahasa: J. 14 Maret 2003 Kompas.

Fazlur. Muhammad Nejatullah. Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Judul Tabel Perkembangan Pemikiran Ekonomi Islam Sumber-sumber Pendapatan pada Masa Rasulullah saw Pengeluaran untuk Tunjangan Hidup Masa Pemerintahan Nabi/Sahabat Subsidi dalam tahun (jumlah dalam gulden) Daftar Standarisasi Zakat Fitrah Perkembangan jaringan Kantor Perbankan Syariah Perkembangan Pangsa Kegiatan Usaha Perbankan Syariah terhadap Perbankan Nasional (%) Ketentuan Bank Syariah Lembaga-lembaga Keuangan Islam Kelebihan dan Kelemahan Bank Syariah Maulan. “Penerapan Petunjuk Al-Qur’an Pada Produk Perbankan”. Infaq dan Shadaqah DKI. McGraw-Hill. Teori dan Model Ekonomi Islam. Rahman. 1995).. Fazlur. Litera Antarnusa. Rekomendasi dan Pedoman Pelaksanaan Zakat (Jakarta: Badan Amil Zakat. Husein Sawit.. (Jakarta: 1990). Islamic Studies.M. 2004). Heri. Penerjemah Soeroyo dan Nastangin. Objektivitas Penelitian Sosial. Pengantar dan Penterjemah M. Hukum Zakat. Nagvi. Surabaya. Pemikiran Ekonomi Islam. Rikza. Pinbuk. Ra’na. “The Economic Enterprise in Islam”. Rahman. 1982. Penerjemah Soeroyo dan Nastangin. Etika dim Ilmu Ekonomi. “Modul Manajemen Zakat”. . Irfan Mahmud. (Jakarta: Pustaka Firdaus.1996).xii Ekonomi Islam: Sejarah. Ibnu (1997). Pangestu. Ekonomi Islam. Soedradjat.. ”Debat Ekonomi ISEI 2004. M. Soedradjat. Islamabad. Minhajul Qashidin. Subhani. Permono. (Jakarta: Bangkit Daya Insana. M. “Ekonomic Principles of Islami”. “Modul Manajemen Zakat”. 1995). 198. Inc. Lembaga Islam untuk Penelitian dan Pengembangan Masyarakat_LIPPM. (Yogyakarta: Ekonisia. Siddiqi.. Irawan D. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Pustaka 371 || Daftar Tabel. Hukum Zakat. Sejarah Kehidupan Rasulullah saw. (Yogyakarta: Pustaka Firdaus. 90 dalam Monzer Kahf. Metwally. Sjechul Hadi. Litera Antarnusa. 1995). Teori. 1981. Metwally. (Jakarta: 1986). Doktrin Ekonomi Islam. Jakarta: LP3ES. 1985. Jalan Orang-Orang yang Mendapat Petunjuk. Qardawi. Siddiqi. Pustaka Firdaus. (Yogyakarta: 1995). Dec 2004 Ditulis kembali dari makalah DR. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. (Jakarta: 1991) lihat juga dalam Irawan D. Bandung: Mizan. ke-3). Lahore. Mari E. “Konsep Ekonomi Islam: Suatu Pengantar”. Teory dan Model Ekonomi Islam. Syed Nawab Haider. Dana Bhakti Wakaf. Pustaka AI-Kautsar. Pinbuk.M. Bagan/Gambar Tabel No. (Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf. PK_ Sejahtera Online. 1995). Qardhawi. Pustaka Alvabet. (Jakarta: Lentera. Ja'far.. Fazlur. Rodriguez. Ar Risalah. Telaah Analitik terhadap Fungsi Sistem Ekonomi Islam (terj). Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. 1977.” Economic Review Journal.. Heinz Riehl and Rita M. Rahman. Zainul Arifin. 1999). Yusuf. No.. (terj). Qudamah. (Jakarta: 1991). Foregn Exchange Market. A Guide to Foreign Currency Operations. Muhammad Nejatullah (1972). Karnaen A. Permataatmaja. Myrdal. hlm. Yusuf. Sumber-suber Penggalian Zakat. Doktrin Ekonomi Islam. “Embrio Asuransi Syariah”. Gunnard. (Jakarta: 2005). Islamic Publication. Sudarsono. (Jakarta: Bangkit Daya Insani.

Sayyid. M. “Teaching of Economics at the University Level in Muslim Countries: The Callenge of Alien Concepts and the Formulation of Islamic Concepts”. Some Aspects of the Islamic Economy. 2004). Teori.). 1993). Beik. Muhammad Abdul. Muhammad Nejatullah. Proceeding. Uzair. “Friction. Paper Presented at the First Word Coference on Muslim Education. (Yogyakarta. “Some Conseptual and Practical Aspects of Interets Free Banking”. Pakar-Pakar Fiqh Sepanjang Sejarah. Maraqhi. (Yogyakarta: Ekonesia. Siddiqi. 2004) Nomani. 1987. Pemikiran Ekonomi Islam. Heri. 2001). 1977). 1998). (Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf. Mannan. Farhad and Ali Rahmena. The Politics of Central Bank. Lectures on Islamic Economics. Chapra. (Lahore: Muhammad Ashraf. Islamic Economic Systems." in Ausaf Ahmad and Kazim Raza Awan (ed. Qardhawi. Power Rationing and al-Zakat” dalam Gary. Sudarsono. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Tabel/Bagan/Gambar xii i Mahmoud. Yusuf (terj. Islamic Culture Centre. Msc. Sudarsono. (Yogyakarta: Ekonesia. Irfan Syauqi. LIPPM.) “Sistem Masyarakat Islam dalam Al-Qur’an dan Sunnah” (Solo: Citra Islam Press. M. 1995). ). Anwar Iqbal. Abdullah Mustofa al. Paper Presented at the First International Conference on Islamic Economics. Qutb.. Khan. (Jakarta: 1986). Konsep Ekonomi Islam:Suatu Pengantar. (Lahore: Islamic Publication. Islam dan Kapitalis Pilihan Konsumer dalam pengalokasi Sumber Intervensi Pasar Skema Bai' al-Murabahah Metode Penyaluran Dana Bank Syariah Struktur Organisasi Bank Muamalat Indonesia Karakteristik Operasional Perbankan Syariah ---$€£¥--- . Heri. Robert Elgie dan Helen Thompson. Ma’rikat al Islam wa’l-ra’s Maliyah. 1997) hlm. Muhammad. (al-Qahirah: 1966). Oktober 2006. Association of Muslim Social Scientist. (Makka. (Makka. Qureshi. Papers and Proceeding on an Intemational Seminar on Teaching Islamic Economics for University Teachers". Judul Aslinya: ‘Malaamihu Al Mujtama’ Al Muslim Alladzii Nansyuduh’ Cairo: Maktabah Wahbah. "Theory of Consumer Behavior in Islamic Perspective. (Indiana: May 1974). Konsep Ekonomi Islam:Suatu Pengantar. Bagan/Gambar No. Siddiqi. Saudi Arabia: IRTI-IDB. Siddiqi. Makalah Ekonomi Islam: Antara Wacana dan Realita . Third National Seminarr. 1970). (Kuala Lumpur: Business Infonnation Press. Umar. Teori dan Praktek Ekonomi Islam.370 Ekonomi Islam: Sejarah. Muhammad Nejatullah. The Economic System of Islam. LKPSM. Mabid. (London: 1970). Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Judul Bagan/Gambar Perbandingan Sistem Ekonomi Sosialis. Islam and the Theory of Interest with an Introduction by Sulaiman Nadvi. (London and New York: Routledge. 1976). Muhammad Nejatullah. 250. Fahim.

Pengantar dan Penterjemah M. utang atau barang Sanksi/ hukuman (denda) Status sumber air atau tanah yang sudah dikelola manusia Bagian perolehan harta yang harus dikeluarkan Tanggungjawab bersama Tidak dikenal (istilah dalam ilmu hadits) Kerjasama mutualistis kafalah kaffarat kharaj Khumus kifayah majhul muamalah Hurgronje. pasal 6-7. Sulaiman. Pemikiran Politik Proklamator Negara Islam Indonesia SM. Memasukkan tanggungjawab seseorang ke dalam tanggungjawab orang lain dalam suatu tuntunan umum dalam masalah nyawa. Kartasapoetra. Muhammad Nejatullah. Pustaka Firdaus. The Economic System of Islam. 1981) Jamil. M. (Bandung: Al Ma’arif. Koperasi Indonesia yang Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. eds. Pustakan Utama Grafiti. Sinar. Said. “Hubungan Kerajaan Aceh Darussalam dengan Kerajaan Islam Haru”. (Medan: Waspada. (Jakarta: 1990). Sejenis gandum Kebutuhan pokok Dirham kerajaan Aceh Harta rampasan perang tanpa pertempuran. Keputusan Sidang Pleno DPRD Aceh tanggal 13 Agustus 1950. . (Jakarta: 1990). Sutan Remy. Hasjmy. al-Ilm wal-mal fil Islam. Nazaruddin. Islamabad. (Bandung: Al Ma’arif. Sejarah Aceh Sebuah Gugatan Terhadap Tradisi.. Husaini.M. 1981). M. pasal 125 ayat 1 dan 2. Hasjmy. (Rineka Cipta. 1997). Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Pustaka 369 || Daftar Istilah Istilah al-Diwan al-Muwaththa Bai' as-Salam Bai' bi Tsaman ‘Ajil Baitul Maal Bank Syariah berley darruriyyah dereuham Fa'i Ghanimah hablunminannas hajiat Hawalah Hazrat Anat hibah ijarah ijirawa iktina Ijma' ijtihad Infaq Iqtishad istikhlaf Istishab Istislah jizyah Ju’alah Arti Lembaga keuangan negara untuk menjamin angkatan perang/ lainnya Kitab hadits tulisan Imam Malik Pemesan barang menyerahkan uangnya di tempat akad = Leasing (pembelian dengan cara angsur dibiayai oleh pihak lain) Lembaga keuangan Islam di bawah pemerintahan negara Islam Bank dengan bunga 0%. Al. Chapra. Perbankan Islam dan Kedudukannya dalam Tata Hukum Perbankan Indonesia. (al Qahirah: Dar al-Tahrir Lil Tiba’ah wal Nashr. (Jakarta: 1986). (Jakarta: Sinar Harapan. Tengku Lukman. Hamidi. dalam A. (Jakarta: Senayan Abadi Publishing. (Lahore: Muhammad Ashraf. (Jakarta: Bangkit Daya Insana. Bab III.A. Chaidar. Teori dan Model Ekonomi Islam. 1970). M. 1985).. 9. Mohammad. Aceh Sepanjang Abad. 1990). dalam A. 1971). Teori. Pustaka Firdaus. Luthfi. 38 Tahun 1999. Manan. Snouck. hlm. Islamic Economics: Theory and Practice. G. Isa. M. Irfan Mahmud. 1981). Pemberontakan Kaum Republik: Kasus Darul Islam Aceh. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Hubungan antar manusia Kebutuhan sekunder Akad pemindahan utang/ piutang suatu pihak kepada pihak lain Kepala suku (pemimpin kaum) Pemberian cuma-cuma Sewa beli Kontrak pengadaan dan penyewaan Kesepakatan para ulama Pendapat ahli tentang suatu masalah (agama) Pengeluaran yang berasal dari sebagian penghasilan (hukumnya sunah). (London: 1970). Fazlur. “Ekonomic Principles of Islami”. Jakarta: 1984). Perekonomian Amanah Salah satu prinsip hukum ekonomi Islam selain istislah dan istikhlaf Salah satu prinsip hukum ekonomi Islam selain istihab dan istikhlaf Pajak bagi non muslim di negara Islam Kontrak di mana pihak pertama menjanjikan imbalan tertentu kepada pihak kedua atas pelaksanaan suatu tugas/pelayanan yang dilakukan oleh pihak kedua untuk kepentingan pihak pertama. 1995).. Darul Falah. Ra’na. (Jakarta: 1999). Sjamsuddin. M. Kartosoewirjo. Pemikiran Ekonomi Islam. Ra’na. UUPA. Husein Sawit. Siddiqi. Fadhlullah. Ahmad. 2003). Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. LIPPM. Undang-Undang Republik Indonesia No. Aceh di Mata Kolonial. (Jakarta: 1999). Umar. Irfan Mahmud. (Jakarta: Grafiti. Jejak-jejak Ekonomi Syariah. Sjahdeini. Islamic Culture Centre. Islamic Studies. “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”.xiv Ekonomi Islam: Sejarah. Rahman. (Jakarta: Yayasan Soko Guru. Harta rampasan perang melalui pertempuran. Bab XVII.. Metwally.

Teori. (Nendelyn/Lichtenstein: Kraus Reprint Limited.368 Ekonomi Islam: Sejarah. (Columbia: Columbia University. dalam: Hasan Muarif Ambary dan Bachtiar Ali (ed. 1981). 1994). Denys. 1994).D. 1978. (ed. 15 November 2003. Retrospeksi dan Refleksi Budaya Nusantara. Lihat Lim Heng Kow.. ---$€£¥--- . Wheatley. 6 Mei 2003.). Kerajaan Aceh. Armando. hlm. tahun?). (Jakarta: Ichtiar Van Hoeve. 1988). Hasjmy. A. Hasjmy. Cortesao. “Description of Malacca and Meridional India and Cathay”. Bustanus as-Salatin. (Jakarta: Balai Pustaka. Letchumanan. JMBRAS VIII (1930) 1. (terj. 1423 H edisi ke-1 tahun I (2002 M). (Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka. “The Evolution of Trading States in Southeast Asia before 17 th Century”. (Selangor: Pustaka Sarjana. Selling. Tjandrasasmita.). The Golden Khersonese menamakan zaman ini sebagai The Age of City States. Uka. Paul. Rangkaian periwayat hadits Sumbangan sukarela. Siti Hawa.). Jamil. (Selangor: Fajar Bakti..A. “Peraan Samudera-Pasai dalam Perkembangan Islam di beberapa Daerah Asia Tenggara”. Saleh. Sivachandralingam Sundara Raja Ayadurai. Paper 940/1.Mataram”. “Islam di Aceh Masuk dan Berkembangnya Hingga Abad XVI”. Wan Hussein. tahun?). dalam A. (Bandung: Al Ma’arif. Transaksi pertukaran antara emas dengan perak atau pertukaran valuta asing Kerjasama usaha Pemborosan/ ekonomi biaya tinggi Kebutuhan mewah (lux) Persudaraan umat Islam Status sumber air atau tanah yang belum ada campur tangan/ dikelola manusia Sistem penitipan barang Sumbangan berupa tanah/ barang untuk kepentingan umum Pengeluaran yang berasal dari sebagian penghasilan (hukumnya wajib). Historical Notes On Indonesia & Malaysia Compiled From Chinese Sources. Julius. Terjemahan dan diberi catatan oleh JV. 1981). (ed. Lombard. “Mencari Jejak Kejayaan Kerajaan Samudera Pasai”. Fadhlullah M. Tamadun Dunia. Doty. 1981). Sejarah Tamadun Dunia. The Suma Oriental of Tome Pires. Damayanti. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia.49-50. mudarabah mujtahid muqayyadah murabahah murtahin musyarakah mutlaqah muzara'ah qard qath'i Qiyas rahin rahn ratbah rikaz Salab sanad Shadaqah Sharf Syirkah tabdzir takhsiniyyat ukhuwah Islamiyah usyr Wadi’ah wakaf Zakat Investasi Ahli yang melakukan ijtihad Terikat Jual-beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati antara pihak bank dan nasabah Pemegang barang gadai Kerjasama modal kerja maupun usaha Tidak terikat Kerjasama Meminjamkan harta kepada orang lain tanpa mengharap imbalan Jelas/ terang Analogi dalam memandang suatu kasus Pemilik barang gadai Sistem Gadai Rempah-rempah (cengkeh) Hasil tambang Harta rampasan perang hak milik musuh yang terbunuh. (Bandung: Al Ma’arif. Kompas. 1960). Ensiklopedia Islam. de Eradia Manuel Godinho. “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”. 1986). Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Cahaya Peradaban. (Jakarta: Taman Iskandar Muda. Thesis Ph. 1992). 1-5.P. Kompas. (Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve. (Bandung: AlMaarif. ”Dinar dan Dhirham”. (Jakarta: Bhatara.). 1967). “Teuku Ibrahim Alfian: Keterikatan Samudera Pasai. Jaman Sultan Iskandar Muda 1607-1636. Hasjmy. Lihat juga Rammani Karupiah. Mills. W. Ensiklopedi Islam. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. 1981). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Istilah & Singkatan xv Azmi. Pour. dalam Ali Hasjmi. “Adakah Kerajaan Islam Perlak Negara Islam Pertama di Asia Tenggara”. Groeneveldt. Eleanor. dalam A.

keseimbangan. (Jakarta: Gema Insani Press). Heri. “Pengantar”. Nu’mani. “The Four Pillars of Islam”. Yusanto.. Teori. The Internasional Institut of Islamic Thought (IIIT). Sudarsono. Charles. “Asuransi Syariah”. karena hanya dengan ilmu gejala-gejala sosial yang akan terjadi dapat diketahui dan beramal. Pada Masa Pemerintahan Nabi Muhammad saw. “A Shaort History of Saracens”. as-Sindi. berarti kita perlu mencari landasan filsafatnya dalam tiga kerangka.Mukti Ali. ‘an Arab Philosophy of Historiy’(terj. yakni paham kapitalis dan sosialis. Saefuddin. Selain itu keunikan pendekatan Islam terletak pada sistem nilai yang mewarnai tingkah laku ekonomi/kehidupan.et. 1986). Pustaka Antara. Oleh karena itu bukan sekedar lamunan apabila sebuah sistem ekonomi Islam.’ Pustaka Al-Kausar. London. . Adiwarman A (2001).). Muhammad Husein. (Bandung: Sinar Baru Algensindo. “Paradigma Sistem Ekonomi Islam”. Haekal. Agustianto. Jakarta. Tamat. Chapra. sesungguhnya dapat. membangun sebuah sistem ekonomi tidak hanya memerlukan perangkat kelembagaan yang secara formal berlaku. Muhammad Ismail. Pringgodigdo.al. Orang-orang Besar Indonesia. 2000). A. (Jogyakarta: Ekonesia. kita menemukan Islam sebagai suatu sistem nilai yang penuh dan lengkap memuat nilai-nilai kehidupan. Perubahan Struktur Masjarakat di Djawa Suatu Analisa.ORG. pasal 1150. Pemikiran Ekonomi Islam. (Jakarta: 1990). (2001) Umarbin Khattab (terj). Islam telah cukup memuat nilai-nilai instrumental dan norma-norma yang operasional untuk di-terapkan dalam pembentukan lembaga-lembaga ekonomi masyarakat. Jakarta: The International Institut of Islamic Thought (IIIT). Karim. termasuk ekonomi tercakup nilai-nilai dasarnya dalam Islam yakni yang bersum-ber pada tauhid. dan bukan masyarakat yang homo-economicus sebagai-mana paham kapitalis dan sosialis. Khususnya untuk hal yang terakhir ini kita membutuhkan perangkat ilmu. Imam (2001) Tarikh Khulafa. yakni ontologi.K.xvi Ekonomi Islam: Sejarah. Susanto. Yusuf. dalam Adiwarman (2001). Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam. Soedjito. Gatra. Faqih. KUHP (Perdata). Sistem Ekonomi Fsiskal. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Yogyakarta: UII Press. Di tengah krisis sistem kontemporer yang bebas nilai. (Jakarta: Pembangunan. Irfan Mahmud. Hendri. Pustaka Firdaus. (ed. Kitab Al Kharaj. Aunur Rahim. Jakarta:Tintamas. p. Sosrodihardjo. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Pustaka 367 || Kata Pengantar -. 25 Desember 2004. kita tidak sekedar perlu membentuk lembaga-lembaga ekonomi yang secara normatif telah sejalan dengan nilai-nilai yang hendak kita aktualisir.. Jakarta. tetapi juga mem-butuhkan perangkat ilmu yang secara teoritis dapat diterap-kan. 1972). Artinya. Dan sebagaimana telah dikemukakan. keadilan. (Jakarta: LIPPM. Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam. perlu dan semestinya dibangun jika suatu kehidupan yang selamat sejahtera benarbenar diinginkan untuk terwujud dalam realitas masyarakat. (Yogyakarta: Karya. Syed Ameer (1949). Shibli. (Kairo: 1346). dalam esyariah. 1974). dalam www. Segala aspek kehidupan.Cetakan Pertama-- D ewasa ini dunia muslim tengah melewati salah satu masa sejarahnya yang paling kritis tetapi kreatif. Literas AntarNusa. dalam Muhammad Nejatullah Siddiqi. Rifwan. Membangun ilmu. 287 dalam MA Sabzwri.e-syariah. Masa Depan Ilmu Ekonomi. 6th print Vol 1..ORG. Abul Hasan Ali (1975). “Ijma Ulama Tentang Keharaman Bunga Bank”. Muhammad Abid (Syeikh) Musnad Syafi’i. Umer (2001). Ra’na. 1970). tetapi juga kita perlu memikirkan bagaimanakah proses aktualisasi itu dapat secara logis dan positif berlangsung dalam kancah kehidupan dengan sendirinya. Macmilan and Co. 2003). “Filsafat Islam Tentang Sejarah”. “Pemikiran dan Peradaban Islam”.) A. Tirtoprodjo. Issawi. Jaya. Shuyuti. 2nd ed. (Jakarta: Dian Rakyat. Seeratum-Nabi (urdu) Matbee Maarif Azamgarh. Sebuah Tinjauan Islam. Bahkan lebih dari sekedar nilai-nilai dasar (seperti kesatuan.. Bank dan Lembaga Keuangan Syariah: Deskripsi dan Ilustrasi. Yakni masyarakat yang "homo-islami-cus". Abu. Sedjarah Pergerakan Nasional Indonesia. (Jakarta. Sedjarah Pergerakan Islam. 1 Juni 2006. Jakarta. Ahmad M. 1968). kebebasan dan pertanggungjawaban). Ali. hampa nilai. an-Nadwi.

(Damaskus: alMoslemoon). (Canada: 1973). Sulaiman. Abd. 1972). Yusuf. (Lahore: Islamic Publication. (1987) Garis Besar Sistem Ekonomi Islam. Ibrahim. dalam www. Ahmad Azhar. Aiman. etis dan estetis yang islami ke tengah tingkah laku ekonomi manusia akan mewu-judkan kehidupan yang lebih terandalkan dalam menjaga keselamatan. epistemologi dan eksiologi. 1974). Sayyid Abul A’la. Jawabnya akan banyak bergantung kepada penafsiran kita sendiri tentang apa sesungguhnya Pancasila itu? Salah satu yang dapat kita garis bawahi adalah kenyataan bahwa Pancasila sendiri masih memerlukan isi untuk menjadi-kannya benarbenar fungsional sebagai nilai-nilai kebudayaan bangsa kita. maka sebuah bangunan ilmu ekonomi Islam tidak mustahil akan dapat dibangun dalam arti yang sebenar-nya. Al-Maal wa’lhukm fi’l-Islam. Economic Enterprise in Islam. 1960). Kajian sistem ekonomi secara makro dari sistem ekonomi Islam akan dipermudah oleh fakta bahwa Islam sendiri telah melengkapi kita dengan lembaga-lembaga ekonomi-sosial seperti Zakat. Austruy. Muhammad Nejatullah. Wakaf. 1972). Yogyakarta. Economic of Islam. (Damaskus: Dar al-Fikr. 1975). Social Justice in Islam. tingkat (tahap) demi tingkat" (QS. al-Maududi. dalam Gary Indiana. 1986). Basyir. bahwa nilai-nilai asumtif tersebut hendaknya diyakini sebagai kebenaran mutlak. “Peran Masjid Dalam Edukasi Ekonomi Syariah”. Muhamad Nejatullah. Siddiqi. Dari kajian terhadap kedua hal tersebut. Manshur bara e intkhabat 1970. (Beirut: Manshurat al-‘Asr alHadith. “Ma’alim at-Thariq: al-Nahiyah al-Iqtishadiyah”. (al-Qahirah: Dar Misr li’lTiba’ah. Hibah. esyariah. (Beirut: Dar al-Shuruq. (First Publishid: 1948). dan peranan pimpinan ummat dan negara dalam pengaturan ekonomi dalam masyarakat. Siddiqi. Saefuddin. (Lahore: 1969). Dan sementara itu. Parwez. Hal ini merupakan harapan bagi seluruh makhluk khususnya ummat manusia di dunia Barat dan Timur maupun Utara dan Selatan. Siddiqi.1 Fungsionalisasi nilai-nilai etos. Teori. 84 : 19). Al-Iqtishad al-Islami Madhahaban wa Nizaman wa Dirasah Muqaranah. Sintesis evolusioner inilah yang merupakan jantung pendekatan Islam dalam pembentukan ilmu ekonomi yang berwawasan uniter dan total berlandaskan prinsip-prinsip etikanya yang paripurna. Abu dan Abduul Hamid Ahmad. yang harmonis dan humanis. Pancasila adalah Untuk lebih jelas baca. Abu. at-Tahawi. (Jakarta: LIPPM.. Atau secara relatif pula dapat kita gali dari pengalaman hidup beragama dari masyarakat bangsa kita sendiri yang telah cukup populer sebagai masyarakat mayoritas muslim. 1984. larangan bunga/rente (riba). 1971). Sayyid. dan menjadi petunjuk/ pedoman kehidupan ekonomi manusia di dunia. Agustianto. A. Jaques. 1970).M. Siddiqi.” Peran Nilai dan Moral dalam Perekonomian Islam” Jakarta: Robbani Press. Dana Bhakti Wakaf. Kairo: Al-Muktamar al-Thani li Majma’al buhuth al-Islamiyah. (Al Azhar. Muhammad Nejatullah. al-Araby. Nabi. Qutb. (Lahore: Islamic Publications. May 1965). Islamic Though. ”The Theory of the Economic of Islam: The Economics of TAWHID AND Brotherhood”. Pijakan empirik ini dapat kita temukan dalam sejarah ummat Islam yang secara relatif dapat dianggap sebagai kancah pengalaman nilainilai tauhid (kesatuan dan pembebasan). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kata Pengantar xvii Mannan. kerjasama ekonomi (Qirad. Nazariyat Al-Islam al-Iqtishadiyah: al-Falsafah wal Wasail al-Mua’asirah. Muhammad Abdul. (1993). Pemikiran Ekonomi Islam. Studi Nilai-nilai Sistem Ekonomi Islam. 1997. Di dalam Al-Qur'an dan Hadits kita akan dapat menemukan nilainilai asumtif. Muhammad Nejatullah. ”Economic of Islam”. “Teori dan Praktek Ekonomi Islam (terj). jaminan sosial.366 Ekonomi Islam: Sejarah. Qadir. Yogyakarta. 1 . Qardhawi. Malik ben. al-Islam wa’ltanmiyat al-iqtishadiyah. Lalu bagaimana hubungan antara ekonomi Islam ini untuk masyarakat Indonesia yang telah memiliki dasar negara Pancasila?. yakni secara filsafati mencoba menggali nilainilai dasar dan instrumental dalam Islam dan secara empiris mengambil bahan-bahan kajian dari realitas masyarakat muslim. dalam kerangka epistemologi kita memerlukan pijakan empirik tertentu sebagai sumber keabsahan teori-teori yang akan dikembangkan. Muhammad Abdullah. 1960). Quranic Economic. (AL-Qahirah: majma’al Buhuth Al-Islamiyah. (Lahore: Quranic Reasearch Centre).A. BPFE. Jama’at-e-Islami Pakistan. dalam Guidepost of the Road: The Economic Aspect. Disinilah pada tahap yang pertama kita perlu menemu-kan nilai-nilai asumtif yang dapat digunakan untuk mengisi kerangka landasan filsafat ilmu tersebut. Sulaiman. “Turuq istithmar al-amwal wa mauqif alIslam minha”. Audah. G. tidak meragukan.ORG. Some Aspects of the Islamic Economiy. Contemporery Aspects of Economic and Social Thinking in Islam. (Lahore: Islamic Publications. al-Muslim fi’alam al-iqtishad. Syirkah). yang terserah dengan keimanan kita sebagai muslim. Jakarta: Mizan. "Sesungguhnya kamu harus melalui perjalanan. Abu dan Abduul Hamid Ahmad.

Ph. Konsep & Aplikasinya di Indonesia rumusan falsafah negara yang digali dari nilai-nilai kehidupan bangsa Indonesia tetapi bukan nilai-nilai kehidupan itu sendiri. 1992.*** Lhokseumawe. 2003). Amin. Haidar Abad. “Jejak-jejak Ekonomi Syariah” (Jakarta: Senayan Abadi Publishing. "Katakanlah : Tiap orang berbuat menurut cara bertindak-nya masing-masing.1997). 4. (Bandung: Al Maa’rif 1981). Bisnis Indonesia. Sedangkan dalam kesempatan ini. M. Robert L. Dan kita memulainya dengan mengentaskan diri kita dari statisme bisu.D Thesis. 1982). Penanggulangan Kemiskinan Melalui POKUSMA DAN BMT. az-Zahabi." dalam Syayyid Tahir. Luthfi. Ibnu (1986). Muqaddimah (terj). Labuan. 22 November 2006 Abdul Hadi Arifin Daftar Pustaka 365 Aswaf. Konsepsi Ekonomi Ibnu Taimiyah (Terj).. (Jakarta: Bulan Bintang. Azis. asy-Syathibi dalam al-Muwafaqat (1/130. .131). 1970. Jakarta. Ali.th. Rifwan. Khan. dan berbeda dari paham kapitalis dan sosialis serta semua sistem atau paham lainnya. "A Study on Islamic Banking Education and Strategy for the New Millenium-Malaysia Experience. Malaysia: Longman. "Theory of Consumer Behaviour in an Islamic Perspective. Azis. Ali. Ali. 17 : 84). 1970. 9 Agustus 2003. . Mohammad Fahim. (London: Islamic Culture Centre. Chapra. Islahi. Saleh. Pedoman Pendirian Baitul Maal wa Tamwil. Presiden RI selanjutnya berpesan agar Pancasila jangan di-agama-kan dan agama jangan di-Pancasila-kan.D Thesis. Reading in Microeconornics: An Islamic Perspective. “Islam di Aceh Masuk dan Berkembangnya Hingga Abad XVI” dalam A. Oleh karena itu kita harus menegakkan keunggulan solusi islami dalam pembangunan ekonomi dan menanggalkan solusi-solusi kapitalis. spanduk terpampang. Pustaka Firdaus. menuju momentum kebang-kitan kembali ekonomi Islam bagi seluruh manusia dan makhluk lainnya. Fachcruddin. Hamid & Nordin. Wan Hussein. Fuad (1982). 2 No. Political Economy of the Islamic State. 16-18 Juni 1997.. Munculnya disiplin ilmu ekonomi Islam sebagai kebenaran perlu diupayakan untuk menuntun kebijaksanaan pembangunan ekonomi dalam rangka regenerasi kebudayaan dari homo-economicus menjadi homoislamicus. Ph. 1970). 25 Desember 2004. Dan pernyataan retorik inipun akan dapat menghapus ambivalensi intelektual yang mengaburkan pandangan tentang tatanan ekonomi Islam. Irfan Syauqi. 1970). Political Economy of the Islamic State. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Aidlt Ghazali dan Syed Omar Syed Agil. (California: University of Southern California. kita akan mampu mempragakan bahwa ekonomi Islam itu ada (exist) baik secara normatif maupun positif. 1994)." International Journal of Islamic Financial Services Vol. “The Importance of Assets and Debts Securitization in Creating Dynamic Islamic Banking Environment”. Khaldun. M. Ekonomi Islam. University of Southern California.xviii Ekonomi Islam: Sejarah. 13 Juni 2003. Mutiara: Jakarta. Pernyataan retorik ini menuntun kita agar nilai-nilai sistem ekonomi islam terhindar dari pencampur-adukan yang tidak pada tempatnya dengan falsafah ekonomi lainnya. Al-Hafiz. terompet melengking dan bendera berkibar. Pancasila bukan agama dan agama bukan Pancasila. bukan sebutan formalnya. Republika. Amin. Berhasilnya proses regenerasi dalam artian islamisasi ekonomi bergantung ketepatan strategi untuk memulai perjalanan panjang dalam merubah struktur sosial ekonomi yang opresif dan tidak adil. Bagaimanapun pengantar ini adalah langkah pertama ke arah pemikiran tentang filsafat dasar dalam kaitannya dengan tingkah laku manusia di sektor ekonomi. Malaysia. Chalil. M. Hasjmy. Aswaf. paper presented to Labuan International Summit on Islamic Financial and Investment Instrument. The Economic System of Islam. Azmi. Dengan bantuan metode analisis deduktif untuk menggali proposisi-proposisi ekonomi pokok yang relevan. Pancasila adalah nama. Political Economy of the Islamic State. University of Southern California. Moenawar./). Pindbuk Press. /t. M. Hamidi. Kamil. Dan selanjutnya:"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda kekuasaan Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri sehingga jelaslah bagi mereka bahwa inilah kebenar-an" (QS. (Jakarta: Rajawali Press. dari kegelapan intelektual dan kepapaan materi serta dekadensi spiritual. AA. bagi alam semesta. Umar. Hendri. Talkhisul-Mustadrak. 41 : 53). Aswaf. Beik. Heilbroner. (Jakarta: 2004). “Menuju Bank Sentral Syariah”. Pinbuk Press. Tokoh-tokoh Besar Pemikir Ekonomi. sebutan untuk merangkum keseluruhan nilai yang hidup dalam masyarakat bangsa kita. Teori. Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya" (QS. (Jakarta: 2004). (Surabaya: Bina llmu. Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad saw. Gatra. kita sedang berbicara tentang substansi nilai. Dan proses islamisasi ekonomi ini akan gugur di tengah jalan bila kita hanya menonjolkan basa-basi simbolis dan slogan kosong. “Asuransi Syariah”.

(Th. Abul A’la. hlm. M. Malik bin. dikutip oleh A. (As-Siyasatu al-Iqtishadiyatu al-Mutsla). (Jakarta: LSPU Indonesia. Al-Qardawi. Majalah Politik Islam. Jilid V. 4. Abu Bakr Jabir. AI-Muwatta (terj). Muhammad Baqir. al-Maliki.A lslahi (1997). al-Mubarrakfury. Ma’alim as-Sunan. 1969). Arifin. alih bahasa Ibnu Sholah. al-Maududi. 1074). cet. Politik Ekonomi Islam. Arifin. Masyhur. Arifin. 2005). al-Khaththabi. Taqiyuddin. et. (Jakarta: 2005). Ma’asyiat el Islam. Amin. ---$€£¥--- . Islam and Modern Economics Theories. Yusuf. “Ensiklopedi Muslim Minhajul Muslim” (Jakarta. Islamic Publication. April. Abul A’la. Nizam al Islam al iqtisad. Fiqhuz-Zakah. Malikussaleh: Reinterpretasi Penyebaran Islam Nusantara. Amin. Islamic Publication. hadits No. 2005). 2001). an-Nabhani. cet. 47. 1996). Darul Falah.364 Ekonomi Islam: Sejarah. Anas. alih bahasa Moh. (Yogyakarta:Al Amin Press. Iqtisaduna. Abdurrahman. (Delhi: Markazi Maktabah Jama’at-e Islami. Muhammad.e-syariah. Ma’asyiat el Islam. Masyhur. 1969. dalam www.. Abul A’la. 7 Maret 2004. v. M. (Beirut: Dar al-Fikr.II.ORG. Jakarta. Vol. al-Jazairi. ‘Syarikat Islam: Obor Kebangkitan Nasional (1905-1942). Pustaka AI-Kaustar. (Loukseumawe: University Malikussaleh Press. (Jakarta: RajaGrafindo Persada.al. “al-Sharh al-Kabir” (Mesir. 1968). (Beirut: Dar Al Fikr. 3242. 1996). (Jakarta: Pustaka Alvabet. (Bairut: Darul-Irsyad) . (Lahore: 1969). Zainul.1999). (Surabaya: Risalah Gusti. dicetak pada garis tepi dari kitab al-Mughni oleh Ibnu Oudamah. al-Mubarak. al-Maududi. hlm. 1972). al-Maqdisi. Poitik Bank Sentral: Posisi Gubernur Bank Indonesia dalam Mempertahankan Independensi. Pustaka Alvabet. (Yogyakarta: Al Amin Press. 2005). hlm. al-Sadr. 2005). (Louksemawe: University of Malikussaleh Press. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kata Pengantar xix Ali. (Lahore: 1969). 2003). Syarikat Islam: Obor Kebangkitan Nasional 1905-1942. 44-45. Abdul Hadi. Muhammad Shiddiq. Ibnu Qudamah. 1374 H). Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. V. 2000). Abdul Hadi. Membangun Sistem Ekonomi Alternatif Perspektif Islam. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. Arifin. (An-Nidlam al-Iqtishadi fil Islam). al-Maududi. i. Assiyah. al-Jawi. (Bangil: Al-Izzah. Zainul. “Baitul Maal dalam Sistem Ekonomi Islam”. Teori. Maghfur Wachid. Fachry. Malikussaleh Reinterpretasi Penyebaran Islam Nusantara. 240241. Syaikh Shafiyyur-Rahman (1997) Sirah Nabawiyah.

1973). Teori. Jakarta. maupun aplikasi ekonomi syariah yang sekarang mulai banyak dibahas berbagai kalangan. (Dirasat fi al-Fikri al-Islami). Syeikh Nasir. Ekonomi Islam sebagai sebuah sistem sebenarnya merupakan salah satu bagian yang sangat signifikan dalam praktik keragamaan setiap muslim. Studi Dasar-Dasar Pemikiran Islam. Teuku Ibrahim. M. Kronika Pasai: Sebuah Tinjauan Sejarah. Juni 1967. i. Isa. PT. Some Aspects of Constitution and the Economics of Islam. (Bogor: Pustaka Thariqul Izzah. Agustianto. ekonom. (England: The Woking Mission & Literary Trust. 1973). alih bahasa Zamroni. baik di dunia Islam umumnya maupun di Indonesia.edinar. Di samping itu. 1999).com. konsep. Abd. “10 Pilar Pengembangan Bank Syariah”. (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. faktanya tidak bisa menyejahterakan anak negeri Islam sendiri.ORG. Nizam al Islam al iqtisad. Rawalpindi. Al –Muamalat Al-Haditsah. (Lahore: Muhammad Ashraf. D .. “Uang di Mata Pemikir Ekonomi Islam”. Ahmad. Teuku Ibrahim. Muhammad Abdul Aziz. mahasiswa. Muhammad. Fatwa dan Ijtihad Umar bin Khattab (terj) (Surabaya: Risalah Gusti. (tt). realitas menunjukkan bahwa bagianbagian dari Islam itu saat ini seperti 'berjalan' sendiri-sendiri. Seperti pada cetakan pertama. (Jogyakarta: Gajah Mada University Press. Bagian Pertama yaitu Bab I Pendahuluan menguraikan secara umum tentang sistem ekonomi syariah dan merefleksikan gejala mulai bangkitnya wacana ekonomi Islam. Majid. Meskipun begitu. Bab II sampai Bab IV mencoba menengok ke belakang melihat sejarah penerapan ekonomi Islam mulai dari awalnya di zaman kenabian sampai saat Daftar Pustaka Buku/ Artikel al-Mubarak. buku ini bukan untuk menggugat realita yang sedang terjadi namun mencoba untuk menggali kembali teori. Dipersembahkan kepada para pemerhati Islam. pemangku kekuasaan. Kronika Pasai: Sebuah Tinjauan Sedjarah. al-Halwi. Mahmud. Agustianto. dalam www. Alfian. teori. buku ini masih terdiri atas 13 Bab dan dibagi dalam 4 (empat) Bagian yang akan menguraikan tentang sejarah. banyak suntingan yang dilakukan untuk cetakan kedua ini mulai dari masalah bahasa sampai cara penulisan menurut standar penulisan ilmiah. Islam sebagai sebuah entitas keyakinan dan ajaran terurai atas bagian-bagian meskipun sebenarnya bagian-bagian dari Islam itu tidak bisa dipisah-pisahkan antara satu dengan yang lain dalam penerapan idealnya. dalam www. h 29 dalam Warkum Sumitro. Muhammad Husain. Namun. Economics of Islam: A Comparative Study. cet. banyak pula ditambahkan data-data baru terkait tema pembahasan menurut bab termasuk referensi-referensi baru yang relevan. Sebaliknya. Islamic Studies. azaz-azaz Perbankan Islam dan Lembaga-lembaga Terkait. wa Ahkamuh. prinsip-prinsip. Abdullah. 2002). Ciaro. Grafindo Persada. Abdurahman. dan aplikasi ekonomi syariah. esyariah. Shabri H. Ahmad. fakta menunjukkan bahwa praktik ekonomi umat Islam –bisa dikatakan—tidak mewakili gambaran ideal sebuah tujuan masyarakat Islam. “Peran Masjid Dalam Edukasi Ekonomi Syariah”. Dar Al Fikr. Ahmad. Syeikh Mahmud. 1972). Alfian. (Beirut: 1972). BMUI dan Takaful di Indonesia. 1967). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Pustaka 363 || || Kata Pengantar --untuk Cetakan Kedua-i akhir zaman ini. Sejak awal ditulis. Potensi kekayaan umat Islam dunia yang luar biasa besar. (1996). dan semua kalangan yang berminat akan studi ekonomi syariah –khususnya di Indonesia. “Semantic of Theory of Interest”.xx Ekonomi Islam: Sejarah. konsep. dalam Serambi Indonesia online.

pakaian. Lhokseumawe.Si ---$€£¥--- . Jadi tingginya pendapatan per kapita tidak akan berarti tanpa adanya jaminan keadilan dan pemerataan pendapatan. Penulis mengucapkan terima kasih kepada banyak pihak yang memberikan andil dalam penyusunan buku sederhana ini karena kontribusi yang telah diberikan. indikator utama keberhasilan pembangunan adalah pada sejauh mana tercukupinya segala kebutuhan manusianya dalam berbagai aspek. Meskipun sudah semaksimal mungkin penyempurnaan dilakukan. mendedah konsep-konsep ekonomi Islam. Bab XI dan Bab XII membahas penerapan atau implementasi ekonomi Islam di Indonesia. Bab VIII sampai dengan Bab X. seperti pernah terjadi di suatu daerah di Indonesia. Demikianlah upaya penulis dalam menyusun buku ini. seperti makanan. Semoga bermanfaat dan berguna bagi seluruh umat. yang secara statistik memiliki pendapatan per kapita tinggi tetapi pada saat yang sama jumlah desa miskinnya (desa IDT) termasuk paling banyak sehingga harus diberi subsidi pemerintah. Islam sangat menekankan pemerataan pendapatan dan keadilan ekonomim bagi masyarakat secara keseluruhan. kesehatan. Karena itu.362 Ekonomi Islam: Sejarah. Wallahu`alam bi ash-shawab. Bab XIII Kesimpulan yang berisi alasan bahwa ekonomi Islam akan menjadi sistem ekonomi alternatif baru bagi perekonomian dunia di masa mendatang (Toward The Next Economy). Penulis tetap menantikan saran dan kritik demi penyempurnaan isi buku ini. Bagian Keempat. Februari 2008 Prof. Bab VI dan Bab VII sedangkan Bagian Ketiga. ---$€£¥--- ini di Indonesia dan Aceh khususnya. Teori-teori ekonomi Islam dibahas pada Bagian Kedua yaitu Bab V. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kata Pengantar xxi adalah berorientasi kepada manusianya sehingga pembangunan manusia menempati posisi yang sangat sentral. dan lain-lain. M. Amin. kekurangan buku ini pasti tetaplah ada dan itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Karena seringkali terjadi bias. pendidikan. Abdul Hadi Arifin. tempat tinggal. Teori.

infrastruktur yang dibangun. Indonesia adalah contoh nyata negara yang terkena perangkap utang luar negeri. Sayangnya ternyata dari keseluruhan indikatorindikator itu tidak memberikan perhatian yang utuh terhadap aspek manusianya. struktur permodalan. Problematika pembangunan ekonomi terjadi di hampir seluruh negara berkembang meskipun masing-masing memiliki komitmen yang kuat untuk mencapai pembangunan ekonomi. dan lain-lain. Pembangunan pun harus memperhatikan sumberdaya lokal yang ada termasuk budaya dan tradisi sosial. Kemudian masalah lain yang sering dihadapi terutama bagi negaranegara berkembang adalah masalah bantuan luar negeri. Karena itu. Justru bantuan luar negeri ini tidak lebih dari perangkap negara-negara maju yang berperan sebagai rentenir kelas kakap dan bertujuan untuk memaksimalkan keuntungan mereka dari sumberdaya keuangan negara-negara berkembang. justru fokus utama pembangunan . Ini merupakan akibat propaganda para ekonom barat berdasarkan pada teori yang kini dikenal sebagai vicious circle theory. Umumnya model pembangunan yang dijadikan ukuran adalah model yang dikembangkan oleh negara-negara industri maju yang menekankan pada peningkatan stok barang fisik dan jasa bagi masyarakat secara keseluruhan sekaligus meningkatkan saham per kapita atas keseluruhan barang dan jasa. barang-barang yang diimpor. Islam menekankan bahwa pendekatan pembangunan tidaklah bersifat material semata tetapi juga mengandung nilai-nilai moral di dalamnya. Kemudian Islam juga menekankan pentingnya prinsip keadilan dalam ekonomi di mana tidak boleh ada penumpukan aset dan modal di tangan segelintir kelompok saja sehingga perlu adanya jaminan mengalirnya kekayaan dari kelompok kaya kepada kelompok miskin. Tidak pernah ada sejarahnya suatu negara maju karena utang luar negeri. Mereka memberikan pinjaman dengan sejumlah bunga yang nantinya harus dibayarkan kembali oleh negara penerima. Pendekatan pembangunan ala barat yang cenderung materialistis telah mendorong eksploitasi sumberdaya alam tanpa kendali sehingga menimbulkan kerusakan alam yang mengancam pada kelangsungan hidup di masa depan. pendapatan per kapita. Karena itu segala upaya untuk melepaskan diri dari ketergantungan bantuan luar negeri harus mendapat dukungan dan sokongan penuh seluruh komponen bangsa. GNP. Tetapi pengalaman selama lebih dari setengah abad pembangunan menunjukkan ternyata perbedaan income antara negara-negara maju dan berkembang justru semakin tinggi. Porsi bantuan luar negeri dalam skema pembangunan negara berkembang sangat signifikan.Kesimpulan: Toward The Next Economy 361 Hasilnya kemungkinan terjadi wage-push inflation dapat diminimumkan. Indikator-indikator pembangunan dalam proses pembangunan kita dewasa ini yang digunakan terkait dengan saving. Dalam pandangan Islam.

“Pengantar”. dioptimalkan perannya dalam memberikan bantuan dan dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan. dan memanjat pohon untuk berlindung dari ancaman binatang serta bahaya alami lainnya. baru dikenal oleh manusia ketika tahap perkembangan peradaban tertentu telah tercapai dalam kehidupan manusia. Islam mengajarkan pola hidup sederhana yang berbeda dengan pola konsumerisme ala barat sehingga pola ini dapat pula mendorong tetap terkendalikannya inflasi. (Jakarta: LIPPM. Jika inflasi bisa dikendalikan di satu sisi maka di sisi lain pengangguran akan meningkat. Tetapi ilmu ekonomi. bertikai. Tetapi pada kenyataannya struktur pasar yang terjadi tidaklah bersifat persaingan sempurna sehingga produsen mampu mempengaruhi harga produk yang dijualnya yang secara otomatis struktur harga tersebut dipengaruhi tingkat suku bunga dan menyebabkan terjadinya inflasi. dan lain-lain. penyebab utama inflasi adalah bunga itu sendiri yang telah menjadi bagian dari biaya produksi sehingga akhirnya menjadi bagian dari harga produk yang dijual. Tetapi pengalaman menunjukkan kenyataan yang membingungkan para ekonom. xi. 1986). mempertahankan dan menyambung kehidupannya. zakat sebagai sebuah institusi keuangan. dunia menghadapi masalah antara lain inflasi dan unemployment (pengangguran). meskipun baru bermilyar tahun kemudian Isaac Newton menemukannya atau lebih tepat merumuskannya. Pada mulanya. persoalan ekonomi adalah gejala kehidupan manusia yang universal sifatnya. yaitu adanya bunga pada kapital yang memperlambat investasi sehingga mempersempit kesempatan kerja yang berakibat pada munculnya pengangguran. Begitu pula halnya dengan inflasi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 1 Problematika sejak tahun 1960-an. lalu bekerjasama sebagai anggota kelompok manusia yang makin lama makin berkembang jumlahnya. Sejak kemunculannya pertama kali di muka bumi. manipulasi nilai tukar. dan bahkan berperang untuk alasan klasik yang tak pernah usang. Pertama. manusia berkembang biak dan bertambah banyak. Kemudian dari sudut pandang Islam. Mula-mula sebagai individu seorang diri. Untuk meyelesaikan masalah tersebut dalam pandangan ajaran Islam adalah dengan mengeliminir bunga pada kapital dalam berbagai bentuk dan mendorong investasi meningkat hingga mencapai level yang paling maksimum. Sejauh ini belum ada resep yang berhasil mengatasi masalah ini termasuk kebijakan manajemen defisit fiskal. Pemikiran Ekonomi Islam. Dan yang kelima. Ketiga. benih-benih untuk lahirnya sebuah ilmu ekonomi sesungguhnya telah tersebar dan tercecer di mana-mana sesuai dengan Ahmad M.360 Ekonomi Islam: Sejarah. incomes policy. Bagian Satu | BAB 1 | Pendahuluan isiplin ilmu ekonomi lahir sebagai sebuah disiplin ilmiah jauh berabad-abad lamanya setelah aktivitas dan persoalan ekonomi itu sendiri muncul dalam kehidupan manusia. yakni mempertahankan dan menyambung kehidupan inderawi. penghapusan bunga akan menurunkan tingkat harga yang ada. penurunan suku bunga hingga nol persen akan mendorong peningkatan investasi dan meningkatkan supply barang dan jasa. kebijakan defisit financing tidak akan muncul menjadi kebijakan yang diinginkan melainkan kebijakan balanced budget yang lebih mendekati etos Islam sehingga akan mengarahkan pada pengembangan institusi yang mampu menyediakan pendanaan bebas bunga. Kegiatan ekonomi memang merupakan aktivitas yang boleh dikatakan sama tuanya dengan keberadaan manusia di muka bumi ini. Waktu beredar. Dengan demikian. hlm. Masalah ini tidak akan terjadi jika asumsi perfect competition benar-benar terjadi. Sebagaimana hukum gravitasi bumi telah berlaku sejak bumi ini diciptakan. bersaing.1 Maka dari itu. pengendalian supply uang. Bagi pemerintah. Hal ini dikarenakan upayaupaya penyelesaian tersebut belum menyentuh akar permasalahan yang sebenarnya. manusia telah dihadapkan pada persoalan bagaimana memelihara. 1 D . Hal ini pun menjadi elemen yang mampu mereduksi level harga. Kemudian yang kedua. Keempat. Lalu manusia mesti bekerja keras. Mulamula cukup dengan sekedar memungut hasil alam untuk memenuhi kebutuhan pangannya. Saefuddin. Islam juga memiliki concern khusus terhadap masalah itu. dalam konsep Islam. Teori. pembiayaan bagi pemenuhan kebutuhan hidup melalui zakat ini lebih baik daripada melalui deficit financing. dalam Muhammad Nejatullah Siddiqi. dipercaya bahwa keduanya memiliki hubungan yang berlawanan. sektor produksi dalam perekonomian diorganisir berdasarkan basis profit-sharing atau bagi hasil sehingga tenaga kerja memiliki andil dan saham dalam suatu industri.

kekayaan gagasan serta keyakinan seorang filsuf pada jamannya. Bandung: Mizan. Adam Smith adalah salah seorang pemikir terkemuka yang telah membidani kelahiran ilmu ekonomi tersebut dengan tulisannya yang monumental pada tahun 1776. Perancis. Apa yang dituliskan oleh Smith dalam bukunya tersebut sesungguhnya merupakan gambaran. Jerman dan sekitarnya). S Tetapi meskipun telah begitu banyak mengalami perubahan. Teori Smith tentang sistem pasar telah memunculkan masalah-masalah ekonomi baru yang belum pernah ditemui sebelumnya tetapi justru menjadi bahan analisa bagi terbentuknya sebuah tubuh ilmu yang makin utuh. Hal ini disebabkan antara lain: pertama. Karena itu. Tercipta gap dan kesenjangan yang luar biasa di antara negara-negara yang ada." | BAB 13 | Kesimpulan: Toward The Next Economy … eperti kata Anthony Gidden. Pandangan. analisa dan teori-teorinya yang tertuang secara detail dalam bukunya tersebut mendasari lahirnya sebuah sistem ekonomi yang sampai kini berlaku. khususnya Inggris. Di sinilah peluang sistem ekonomi Islam untuk memainkan perannya dalam membangun masa depan perekonomian yang lebih baik. dibutuhkan adanya perubahan paradigma yang bersifat fundamental dalam membangun perekonomian. maupun kebebasan yang bersifat absolut dalam mencari. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kesimpulan: Toward The Next Economy 359 penyebaran tempat hidup manusia. tidak mampu memainkan peran aktif dalam mengarahkan perilaku manusia dalam berbagai kejadian ekonomi. .Lihat:Syed Nawab Haider Nagvi. free enterprise yang tanpa aturan. Etika dim Ilmu Ekonomi. dan Ibn Khaldun yang wafat 1375 M. melainkan tentang keuntungan-keuntungan mereka. Tusi (wafat 1274 M). Kita berbicara bukan kepada rasa kemanusiaan mereka. Dengan ketajaman dan kekuatan nalar.2 Ekonomi Islam: Sejarah. benihbenih pengetahuan ekonomi memperoleh tempat yang subur untuk berkembang oleh serangkaian proses pemikiran. Untuk itu. Karena itu dibutuhkan komprehensivitas penyelesaian problematika yang ada melalui pendekatan yang tepat. Di dalam masyarakat Barat (Eropa. Teori. pengamatan dan penulisan buku-buku ilmiah dari pemikir-pemikir ekonomi besar. Dasar analisanya semata-mata objektif. ternyata teori Smith-lah yang sampai kini mendasari perkembangan ilmu ekonomi liberal yang melahirkan sistem ekonomi kapitalis. yakni sistem ekonomi kapitalis. Jika kondisi ini terus bertahan maka profil masa depan perekonomian dunia tidak akan pernah menampakkan secercah harapan perbaikan. kemerdekaan atau kebebasan konsumen. 2 Lingkungan kondusif bagi perkembangan "bayi" ilmu ekonomi yang kini telah tumbuh dan menyebar di dunia adalah masyarakat Barat pada abad pertengahan. Meskipun benih 2 Meskipun demikian ternyata tidak semua tempat dapat menjadi lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya "bayi" ilmu ekonomi atau ilmu ekonomi embrionik. akan tetapi karena mereka memperhatikan kepentingan pribadi mereka. yang dimunculkan oleh Al Farabi (wafat 950 M). (Jakarta: Rajawali Press. Muncul ketidakadilan dan ketidakseimbangan dalam penguasaan aset-aset ekonomi dan kekayaan. dan janganlah sekali-kali berbicara tentang keperluan3 keperluan kita. maupun menginvestasikan sumberdaya ekonomi yang ada. Ide-ide neo-klasikal ekonomi menunjukkan ketidakmampuannya dalam mengatasi berbagai gelombang problematika ekonomi yang sangat dahsyat. menyimpan. dan makin berkembang dengan penemuan-penemuan Smith pada suatu masa dalam sejarahnya telah melahirkan "anak haram"nya yang kemudian memberontak. tukang pembuat bir atau tukang roti kita dapat makan siang. ekonomi neo-klasik sebagai sebuah disiplin. Dan kapitalisme yang telah mulai berjangkit sejak revolusi Industri. beberapa postulat dasar dari teori ekonomi neo-klasik seperti sifat egois individu. Kemudian yang kedua. 1985 3 Lihat Robert L. 1982). "Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations". pikiran. justru menjadi instrumen-instrumen yang menciptakan permasalahan ekonomi dunia saat ini. Smith melihat dibalik gejala yang menjadi pusat perhatiannya. Heilbroner. melainkan kepada cinta mereka kepada diri mereka sendiri. kondisi perekonomian dunia dewasa ini berada dalam ketidakseimbangan. Tokoh-tokoh Besar Pemikir Ekonomi. suatu yang kemudian disebutnya sebagai hukum-hukum sistem pasar. penulis mencoba menawarkan beberapa gagasan penyelesaian beberapa permasalahan ekonomi kontemporer melalui pendekatan ekonomi Islam dalam diskusi singkat di bawah ini. kupasan dan sekaligus ramalan tentang kehidupan ekonomi pada jamannya. Smith tidak percaya pada dorongan subjektif yang ikhlas yang mendasari tindakan ekonomi seseorang ketika ia menulis: "Bukan berkat kemurahan hati tukang daging.

Bergantung pada isi dari ketiga kerangka landasan tersebut maka pengetahuan kemudian dibedabedakan menurut jenisnya. Saefuddin. ---$€£¥--- nilai-nilai filsafatnya berasal dari masa pemunculan yang sezaman. perjudian. mengupas dan kemudian meramalkan keruntuhan sistem tersebut dalam bukunya "Das Kapital".358 Ekonomi Islam: Sejarah. Dan tiap disiplin ilmu pengetahuan. tumbuh dan berkembangnya ilmu dimulai dari pengetahuan yang makin dapat disistematisir. Teori. landasan epistemologis mempersoalkan tentang cara memperolehnya atau metodologi dan landasan aksiologis membicarakan guna pengetahuan bersangkutan. penyaluran dan simpanan dari masyarakat dibatasi oleh prinsip dasar. . Ibid. Tetapi dalam berbagai ranting dan cabang pemikiran yang diturunkan dari padanya masih dapat ditemui dasar-dasar ajaran kedua tokoh tersebut. pornografi dan bisnis lain yang tidak sesuai dengan syariah. tanpa memandang halal-haram bisnis tersebut. ilmu relatif paling jelas dan ketat dalam pembatasan ciri-cirinya hingga sering juga disebut sebagai disiplin. menulis tentang kapitalisme. yaitu prinsip syariah Artinya bahwa pemberian pinjaman tidak boleh ke bisnis yang haram seperti. Berbeda dengan jenis pengetahuan yang lain. minuman yang diharamkan. "anak haram" yang memberontak dalam wujud komunisme itu dapat muncul setelah kapitalisme merajalela di mana-mana menimbulkan penderitaan dan kesengsaraan pada masyarakat buruh yang diperas dan dihisap. budaya maupun agama memiliki tiga kerangka landasan filsafat yang mendasari bangunan sistemnya. Karl Marx. Ilmu ekonomi yang kini berlaku dan terus mengalami perkembangan di sebagian besar negara-negara di dunia adalah ilmu ekonomi yang bersumber dari dua sistem ajaran tersebut.5 Sebagaimana uraian di muka. sesungguhnya tidak lagi diikuti secara murni ajaran-ajarannya. Kapitalisme memang tidak segera mati seperti diramalkan oleh Marx. Dewasa ini pertarungan masih dengan sengit terjadi antara kedua paham tersebut dalam skala dan gelanggang yang tidak tanggung-tanggung luasnya. Menurut Gunnard Myrdal. Ilmu adalah salah satu jenis pengetahuan yang memiliki ciri-ciri tertentu dalam tiga landasannya tersebut. tetapi pemikiran Marx sendiri tentang komunisme memunculkan kekuatan baru yang tidak kalah besarnya. seni. Pengetahuan tentang ekonomi kini telah mencapai taraf perkembangan sebagai sebuah disiplin tersendiri dan termasuk dalam kelompok disiplin ilmu-ilmu sosial. Op. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 3 Perbedaan ketiga adalah sasaran kredit/ pembiayaan. Cit. si bidan yang di"nabi"-kan oleh pengikutnya pada masamasa selanjutnya. Para penabung di bank konvensional tidak sadar uang yang ditabung dipinjamkan untuk berbagai bisnis.4 Baik Adam Smith maupun Karl Marx. yakni landasan ontologis berkaitan dengan persoalan tentang objek atau hakekat pengetahuan bersangkutan. yakni kapitalisme dan sosialisme. filsafat merupakan orientasi dasar ilmu ekonomi. ekonomi memang salah satu gejala sosial dan tiap studi tentang suatu persoalan sosial betapapun terbatas ruang lingkupnya 4 5 Ahmad M. Timbul. Sedangkan di bank syariah. ditemukan kekhasannya dan ditingkatkan nilai kebenarannya di atas ketiga landasan filsafatnya tersebut.

Dalam hal ini ilmu ekonomi sesungguhnya tidak bersendiri. Dan Menurut Myrdal. Lihat Gunnard Myrdal. Ilmu ekonomi sebagaimana kini diajarkan di sekolah.Sedangkan bank syariah menggunakan pendekatan profit sharing. Dengan cara seperti ini maka pengembangan teori ilmu-ilmu sosial akan senantiasa berjalan menurut garis besar jalan yang telah dibentangkan oleh teori-teori besar sebelumnya. Hubungan saling terkait tersebut dicoba dirumuskan berdasarkan kerangka pemikiran tertentu yang tersusun dari teori-teori dan konsep-konsep sebelumnya. Sedangkan konsep dan teori-teori yang digunakan memiliki basis pijakan di dunia empiris yang betapapun juga mengandung kekhususan-kekhususan tertentu hingga tak dapat dihilangkan sama sekali dalam generalisasinya.6 Secara ontologis misalnya patut dipertanyakan dasar asumsi yang digunakan dalam ilmu ekonomi liberal bahwa manusia adalah binatang ekonomi (homoeconomicus) yang akan senantiasa berusaha mengejar keuntungan sebesar-besarnya dengan korbanan yang seminimum mungkin. Begitu juga secara epistemologis perlu ditinjau teori-teori ekonomi yang dikembangkan berdasar logika dan fakta empiris dari suatu bagian masyarakat manusia tertentu yang memiliki nilai-nilai perilaku sosial tersendiri. selalu mementingkan dirinya sendiri. ditentukan oleh etika. 1982 6 Dalam sistem bank syariah. tabungan maupun deposito. tidak pernah ada dan untuk alasan-alasan yang logis tidak akan pernah ada. yang kami uraikan di atas merupakan prinsip-prinsip dasar yang umum dikenal di perbankan syariah. Pada bank konvensional. Jakarta: LP3ES. Inilah yang tampaknya oleh Myrdal dinamakan/disebut sebagai "pemihakan ilmu-ilmu sosial" yang tak terhindarkan. Suatu ilmu sosial yang "tidak memihak". Penyusunan teori dan konsep tersebut berjalan menurut logika berfikir tertentu yang secara asumtif telah memuat nilai-nilai yang tidak netral lagi. Tentunya masih banyak lagi prinsip-prinsip perbankan syariah. maka nilai cicilan yang harus Anda bayarkan relatif lebih tetap. untuk bank dan untuk nasabah. Namun bentuknya bukan kredit. Hal ini karena. Juga Marshall (teori ekonomi makro). Oleh karena itu bank harus “menjual” kepada nasabah lain (peminjam) dengan biaya bunga yang lebih tinggi. Karena bentuk keuntungan bank syariah sudah disepakati di depan. berdasarkan perjanjian titipan. semua transaksi harus berdasarkan akad yang dibenarkan oleh syariah. bank syariah akan membeli mobil yang Anda inginkan terlebih dahulu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 357 memang dan harus ditentukan oleh penilaian-penilaian. tentu saja produk seperti ini juga tersedia. Keuntungan yang didapat dari pembiayaan tersebut dibagi dua. Artinya. . baik di bank syariah maupun bank konvensional diharuskan mengikuti aturan teknis perbankan secara umum. menabung di bank syariah de-ngan yang belaku di bank konvensional hampir tidak ada perbedaan. maka pada saat menjual kepada Anda. adalah ekonomi yang sarat memuat nilai-nilai kultur Barat. tetapi bersama-sama dengan ilmu-ilmu sosial yang lain memiliki kelemahan-kelemahan dalam keberlakuan teori-teorinya untuk masyarakat bukan Barat. Teori ilmu sosial termasuk ilmu ekonomi dikembangkan dari penangkapan terhadap hubungan saling terkait dibalik timbulnya gejala-gejala sosial yang diamati. tabungan maupun deposito. artinya dana yang diterima bank disalurkan kepada pembiayaan. Juga E. Dengan demikian. Dan bahwa manusia pada dasarnya adalah egois. ilmu ekonomi tersebut perlu dipugar kembali. misalnya wadi’ah. Schumacher dalam tulisannya "Small is Beautiful. baik giro. Hanya dengan cara seperti itu benar-benar akan dapat dibebaskan ilmu ekonomi dari pengaruh nilai-nilai yang hendak ditanamkan. Perbedaan kedua terdapat pada imbalan yang diberikan. Dalam hal ini. Bank konvensional menggunakan konsep biaya (cost concept) untuk menghitung keuntungan. Universalitas teori-teori ekonomi yang kini diterapkan perlu dipertanyakan mengingat setiap kelompok masyarakat memiliki karakteristiknya sendiri. sebagai bentuk keuntungan buat bank syariah. institut dan akademi di Indonesia. semua transaksi itu harus mengikuti kaidah dan aturan yang berlaku pada akad-akad muamalah syariah. terdapat beberapa perbedaan mendasar di antara keduanya. Kebaikan yang dapat timbul pada tindakannya adalah sematamata demi atau untuk menjaga kepentingan dirinya sendiri dan bukan oleh dorongan nilai moral dan sebagainya. Perbedaan pertama terletak pada akadnya. karena bank syariah menalanginya dulu. Objektivitas Penelitian Sosial. harganya sedikit lebih mahal. Dengan kata lain. yang diistilahkan dengan Murabahah.4 Ekonomi Islam: Sejarah. Tapi. transaksi pembukaan rekening. bunga yang dijanjikan di muka kepada nasabah penabung merupakan ongkos atau biaya yang harus dibayar oleh bank. Pada bank syariah. Sebaliknya juga benar. kemudian menjualnya lagi kepada Anda. maka dapat dikatakan bahwa bank mendapatkan keuntungan. Bila spreadnya positif. epistemologis dan aksiologis.F. Teori. universitas. di mana beban bunga yang dibebankan kepada peminjam lebih tinggi dari bunga yang diberikan kepada penabung. Perbedaan antara keduanya disebut spread yang menandakan apakah perusahaan tersebut untung atau rugi. menjanjikan imbalan dengan tingkat bunga tetap terhadap uang yang disetor. Baik secara ontologis. karena dalam produk giro. Economics as if People Matered". melainkan menggunakan prinsip jual-beli. Akan tetapi bila diamati lebih dalam. namun prinsip titipan ini tidak sesuai dengan aturan syariah. berdasarkan perjanjian pembagian keuntungan di muka. dan juga diterapkan dalam sistem perekonomian nasional serta dicoba untuk dikembangkan oleh para ahlinya. Sependapat dengan Myrdal ialah Eugene Lovell dalam bukunya "Humanomics". Perbedaan Bank Syariah Sepintas bila dilihat secara teknis.

Lahirnya sistem kehidupan kapitalis di satu pihak dan sistem sosialis di pihak lain merupakan bukti tak terbantah tentang akibat penerangan ilmu ekonomi tersebut dalam kehidupan sosial.30 juta diperoleh pendapatan Rp. Kenneth E. kerukunan dan kebersamaan serta religius yang selama berabad-abad menjadi permata kebudayaan bangsa kita. Sedangkan filsafat ekonomi Islam berazas kepada konsep tauhid. kemiskinan ditengah kemakmuran dan lain-lain yang bertentangan dengan nilai kemanusiaan atau nilai agama. Dengan menempatkan dana dalam prinsip al-mudharabah. Jika masingmasing sistem tersebut sampai kini pun memperoleh pendukung dan pejuangpejuangnya. kitapun menyaksikan makin berjangkitnya nilai-nilai individualisme. al-mudharabah. Teori. konsumerisme dan bahkan sekularisme yang banyak dibawa dan timbul dari proses interaksi dengan pola-pola kehidupan baru dan asing. sebut saja Rp." Maka dari itu jika tinjauan dilakukan dalam kerangka aksiologis. Boulding dalam bukunya "Toward the Development of a Cultural Economics" mengatakan "mengapa ilmu ekonomi dewasa ini kehilangan artikulturalnya. misalnya 60 persen untuk nasabah dan 40 persen untuk bank. Selanjutnya. angka tersebut kira-kira setara dengan 11-12 persen. sehingga berubah menjadi disiplin abstrak yang hampa budaya. Demikianlah hingga tak heran jika dewasa ini kita makin banyak menyaksikan bergeser dan berpadunya nilai-nilai kehidupan bangsa kita. Kita dan masyarakat akan digiring kepada pola kehidupan dari mana ilmu ekonomi tersebut memperoleh sumber dan daya hidupnya. pembiayaan seperti ini mirip dengan kredit modal kerja. Ilmu ekonomi kapitalis maupun sosialis marxis. Penjual dalam hal ini harus memberi tahu harga produk yang ia beli dan menentukan suatu tingkat keuntungan sebagai tambahan. Dalam sistem ini. Inti dari pola ini adalah. maka kepentingan apa-lagikah yang lebih masuk akal untuk diterima selain daripada untuk menjaga nilai-nilai filsafat sistem tersebut. Misalkan Anda membutuhkan kredit untuk pembelian mobil. Prinsip Al-Murabahah Dalam sistem ini. melainkan nisbah bagian keuntungan. bagaimana dan betapa akibat-akibat yang dapat ditimbulkan dari penerapan ilmu ekonomi yang selama ini diajarkan di sebagian besar lembaga-lembaga pendidikan tinggi kita. Memang. bila seorang pedagang membutuhkan modal untuk berdagang maka dapat mengajukan permohonan untuk pembiayaan bagi hasil seperti al-mudharabah. Arus kehidupan telah mengikis nilai-nilai gotong-royong. tolong-menolong. Dari pendapatan tersebut harus disisihkan terlebih dahulu untuk tabungan pengembalian modal. Para pihak yang bekerja sama memberikan kontribusi modal. bank syariah dan Anda secara bersama-sama memberikan kontribusi modal yang kemudian digunakan untuk menjalankan usaha. Pola kehidupan kapitalis adalah wujud dari sistem kehidupan ekonomi kita sekarang ini. nisbah untuk tabungan berkisar 55 –56 persen dari hasil investasi yang dilakukan oleh bank. selebihnya dibagi antara bank dengan nasabah dengan kesepakatan di muka. Keuntungan ataupun risiko usaha tersebut akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan. Akhirnya muncullah budaya permissive. jelas tidak bisa dipisahkan dari tujuan pengembangannya demi kepentingan nilai-nilai filsafat Adam Smith dan Karl Marx. Dalam hal bank konvensional. Secara konkret. alasan untuk mempertanyakan ilmu ekonomi kini menjadi makin relevan. pemilik dana tidak mendapatkan bunga seperti halnya di bank konvensional. Akibat dan pengaruh-pengaruhnya telah makin deras merembes kepada bidang-bidang kehidupan lain. Dalam praktiknya.356 Ekonomi Islam: Sejarah. bila Anda memiliki usaha dan ingin mendapatkan tambahan modal. Sedangkan dalam sisi pembiayaan.2 juta. diterapkan untuk: pembiayaan modal kerja. terkandung apa yang biasa disebut di bank konvensional sebagai sarana pembiayaan. dan filsafat sosialisme/marxisme berazas kepada konsep pertarungan kelas. Anda bisa menggunakan produk al-musyarakah ini. Al-Musyarakah Dalam sistem ini terjadi kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu. terjadi jual beli suatu barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang nilainya disepakati kedua belah pihak. Di sektor perbankan. suku bunga yang berlaku mungkin saja berubah. Dalam bank konvensional Anda akan dikenakan bunga dan Anda diharuskan membayar cicilan bulanan selama waktu tertentu. Misalkan. yang ramah dan jujur. Caranya dengan menghitung terlebih dahulu perkiraan pendapatan yang akan diperoleh oleh nasabah dari proyek tersebut. sistem ekonomi bukan satu-satunya sumber dan 7 Lihat Qur’an. Dalam bank konvensional. liberal). gaya hidup hedonistik. Surah 39: 38. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 5 diterapkan pada: tabungan dan deposito. Bertukar dan bertambah dengan nilai-nilai kehidupan baru yang asing dan dalam beberapa hal sesungguhnya banyak bertentangan dengan nilai-nilai sebelumnya. dari modal Rp. Porsi bank syariah akan diberlakukan sebagai penyertaan dengan pembagian keuntungan yang disepakati bersama. materialisme. Sedangkan pada sisi pembiayaan. Yakni filsafat ekonomi kapitalisme berazas laissez faire (bebas.5 juta/bulan. musyawarah. .7 Memperhatikan uraian sebelumnya jelas dapat diungkap apa.

kita masih akan tetap digiring kepada pola kehidupan yang mengandung nilai-nilai filsafat liberalisme. ketimpangan. Upaya-upaya membendung pengaruh yang tak dikehendakipun bukannya tak ada. tetapi betul-betul merupakan kebijakan bank. Hal ini dilakukan dalam upaya merangsang semangat masya-rakat dalam menabung dan sekaligus sebagai indikator kesehatan bank. insentif atau bonus dapat diberikan dan hal ini menjadi kebijakan dari bank bersangkutan. khususnya dalam sistem perekonomian nasional? Jawabannya akan banyak bergantung dari kemampuan kita untuk menjabarkan nilai-nilai tersebut. si penyimpan mendapat jaminan keamanan terhadap hartanya. semua keuntungan yang dihasilkan dari dana titipan tersebut menjadi milik bank (demikian pula sebaliknya). Ketika krisis moneter melanda Indonesia. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 355 penyebab dari perubahan yang demikian. Sebagai imbalan. Prinsip titipan atau simpanan—Al-Wadi’ah Al-wadi’ah dapat diartikan sebagai titipan murni dari satu pihak ke pihak yang lain. proses selanjutnya kita coba untuk menemukan. Kesemua nilai dan norma tersebut jelas tidak sejalan dan bahkan bertentangan dengan nilai kontemporer yang ditawarkan dari sistem kehidupan liberal-kapitalistik ataupun marxis-komunistik. di mana bank sebagai penerima simpanan dapat memanfaatkan prinsip ini yang dalam bank konvensional dikenal dengan produk giro. Prinsip bagi hasil (Profit-sharing) Al-Mudharabah Secara teknis. suku bunga pinjaman melambung tinggi hingga puluhan persen. pada saat itu. tetapi di antara bidang-bidang kehidupan lain. koperasi tidak menyembuhkan sumber penyakitnya tetapi sekedar mengurangi efek sakit dari penyakit yang timbul. Pancasila. Tetapi bagaimana menjadikan nilai-nilai dan norma-norma kehidupan bangsa kita tersebut dapat betul-betul tertanam dan teraktualisir dalam kehidupan negara dan masyarakat kita. Tentunya Anda ingat. Tapi. sistem syariah telah memberikan manfaat bagi banyak kalangan. yang harus dijaga dan dikembalikan kapan saja si penitip menghendakinya. Kita mengenal konsep koperasi sebagai alternatif lembaga ekonomi yang diharapkan dapat menggantikan pola kapitalis yang mengandung benih pertentangan antara kelas majikan dan kelas buruh dalam perusahaan. Syariah itu sendiri hanyalah sebuah prinsip atau sistem yang sesuai dengan aturan atau ajaran Islam. Teori. ekonomi demikian efektif dan dominannya mempengaruhi sistem kehidupan masyarakat. mereka cukup berbagi hasil dengan bank syariah. Seolah-olah faktor ekonomilah yang membentuk karakter manusia. kerakusan. epistemologis dan aksiologis di atas mana ilmu ekonomi bangsa kita sendiri akan kita bangun dengan berlandaskan nilai-nilai kultur masyarakat yang 90 persennya beragama Islam. Dengan perkataan lain. Keuntungan usaha secara mudharabah dibagi menurut kesepakatan yang dituangkan dalam kontrak. Betapapun besarnya peran koperasi di masa mendatang dalam perekonomian kita. merumuskan dan mengembangkan teori-teori ekonomi yang bersumber dari. biasanya diterapkan pada produk-produk pembiayaan dan pendanaan. maka pengelola harus bertanggung jawab atas kerugian tersebut. Penentuan persentasi bagi hasil dilakukan di awal pengambilan pinjaman. Sehingga wajah bangsa kita tampak bopeng karena ketidak adilan. Seandainya kerugian itu diakibatkan karena kecurangan atau kelalian si pengelola. dan segala bentuk kemelaratan serta kemiskinan. tetapi lebih penting dari usaha itu adalah menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai dasar asumtif dari filsafat ilmu ekonomi yang perlu digali dari bumi dan masyarakat bangsa sendiri. banyak dari kalangan usaha yang tidak mampu membayar. padahal manusialah yang seharusnya mengendalikan tingkah laku ekonomi. Sebagai konsekuensi. Siapa saja dapat memanfaatkan jasa keuangan bank syariah. al-mudharabah . baik individu maupun badan hukum.di mana pihak pertama menyediakan seluruh (100 persen) modal. sedangkan pihak lain menjadi pengelola. Dan demikianpun apabila kita tengok norma-norma kehidupan ekonomi kita yang tertuang dalam pasal 33 UUD 1945. sedangkan apabila rugi. Akibatnya. al-mudharabah adalah akad kerja sama usaha antara dua pihak. tidak saja dalam pembentukan lembaga-lembaga ekonomi yang secara formal mengangkat nilai-nilai tersebut sebagai norma-norma yang pasif dan mati. medio 1997. Dalam dunia perbankan yang semakin kompetitif. Pemberian bonus tidak dilarang dengan catatan tidak disyaratkan sebelumnya dan jumlahnya tidak ditetapkan dalam nominal atau persentasi secara advance. yakni oleh karena ibarat obat. barulah kemudian dalam. orang atau Universal. fenomena ini tidak berlaku bagi pelaku usaha yang menggunakan dana dari bank syariah. Pola transaksi mudharabah. Jika dasar-dasar tersebut telah dapat kita letakkan.Aplikasinya dalam produk perbankan. kita perlu membangun dasar-dasar ontologis.6 Ekonomi Islam: Sejarah. Tetapi sejarah dan kenyataan selama ini membuktikan bahwa kemampuan konsep koperasipun sangat terbatas dalam membendung pengaruh paham kapitalis dan sosialis yang tidak kita kehendaki. Para pengusaha tersebut tidak perlu membayar bunga sampai puluhan persen. berpijak pada dan berlaku bagi masyarakat. atau lebih utuh tercermin dalam nilai-nilai dasar negara. Sebabnya cukup jelas. ditanggung oleh pemilik modal selama kerugian tersebut bukan akibat kelalaian di pengelola. Pada sisi penghimpunan dana. dan juga fasilitas-fasilitas giro lain. tetapi apabila ilmu ekonomi yang digunakan tetap ilmu ekonomi liberal-kapitalistik.

Teory dan Model Ekonomi Islam. menjual dengan pembayaran tangguh (murabahah). kehormatan. Apakah benar demikian. Anda salah besar bila beranggapan seperti itu. dan tidak mengenal perubahan harga selama waktu pencicilan sesuai akad yang telah disepakati. agama dan negara. jiwa. Hadits Nabi-nya”. . 1. ibadah dan mua’malah. Sebelum melangkah lebih jauh lagi. Metwally. yang tidak hanya sebagai sekedar agama. yaitu: agama. kita lihat defenisinya menurut beberapa ekonom Muslim. Jadi. Dalam aktifitas perekonomian. Di mana pihak nasabah telah menetapkan barang yang ingin dimilikinya dari sautu developer tertentu dengan harga dan spesifikasi yang jelas. Metwally. 9 M. Sedangkan menurut M. Dan inilah rukun Islam yang ketiga dan dibangun secara sistematik dan agung dalam rangka menuju pembangunan ekonomi masyarakat yang adil. Muhammad Abdul Mannan mendefisinikan ekonomi Islam sebagai upaya untuk mengoptimalkan nilai Islam dalam kehidupan ekonomi masyarakat. 15 Maret 2006.354 Ekonomi Islam: Sejarah. produk keuangan berprinsip syariah baru dikenal beberapa tahun yang lalu dan masih sangat terbatas. 10 Al Hadits. hlm.Bank Syariah sebenarnya berlaku untuk semua Tempo Interaktif. Islam mempunyai pola tersendiri dalam berinteraksinya atau berprilaku yang umum sangat disesuai dengan aturan syariat Islam itu sendiri. walaupun secara generalitas ia tidak lepas dari permasalahan-permasalah yang sedang dihadapi oleh dunia perekonomian itu sendiri. 9 8 The Glory of the Past dalam Ekonomi Islam Islam adalah suatu sistem kehidupan yang sangat universal dan komprehensif dan integral. “Konsep Ekonomi Islam: Suatu Pengantar”. yaitu: Pertama. Mengkaji ekonomi dari sudut Islam. banyak di antara Anda yang sudah menggunakan jasa lembaga keuangan syariah. hlm. kita akan diajak merefleksikan diri kepada para ahli fiqh dan ahli ushul-fiqh yang telah menjadikan “agama” sebagai salah satu dari lima hal yang sifatnya dlaruri (tidak boleh tidak. ra. 8 Kedua. Zainul Arifin. atau. Dan ditambah satu lagi. bukan untuk diperjualbelikan”.9 Prinsip jual beli al murabahah ini dilandasakan pada sabda Rasulullah: “Tiga hal yang di dalamnya terdapat keberkahan. mencampuri tepung dengan gandum untuk kepentingan rumah. harus ada) diharuskan untuk menjaga dan memeliharanya. (Jakarta: 2005). Dalam aplikasinya. Islam adalah agama dan dunia. muqarradhah (nama lain dari mudharabah) dan ketiga. yang oleh Allah dikaitkan dengan ibadah shalat pada dua puluh delapan ayat al-Qur’an. 2004). termasuk di pasar modal dan asuransi.Anda tentu pernah mendengar istilah bank syariah. Di sinilah yang membedakannya. hlm. kebudayaan dan peradaban. melainkan juga meliputi berbagai kegiatan ekonomi dan investasi. itulah ibadah zakat. Prinsip syariah tidak hanya terbatas pada konteks perbankan. Teori dan Praktek Ekonomi Islam. lebih luas lagi ekonomi berbasis syariah. (Yogyakarta: Ekonisia. hlm. pertama. akal. Kemudian pihak bank membelinya dengan tunai kepada pihak developer dan dijualnya secara kredit kepada nasabah dengan keuntungan dan jangka waktu yang telah ditetapkan. Salah satu ibadah Islam yang pokok (mua’malat) pada kenyataannya merupakan bagian sistem keuangan dan ekonomi Islam. kedua. keturunan dan harta. dengan berdirinya Bank Muamalat pada November 1991. untuk dibeli oleh pihak bank dengan tunai.9 Memang banyak sumbangsih pemikiran terhadap definisi ekonomi Islam itu. Murabahah dengan pembayaran cicilan ini juga disebut bai’ bi tsaman ajil. Pustaka AlVabet. 12. Kemudian Bank menjualnya kepada nasabah sesuai akad jual-beli yang disepakati. Di Indonesia salahsatu bank yang mengeluarkan kredit pemilikan rumah secara syariah ialah Bank Tabungan Nasional Divisi Syariah. aqidah dan syari’ah. Jadi. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. Bahkan boleh jadi. tapi umumnya tidak lepas dari atauran atau syari’at Islam itu sendiri. lebih menekan pada usaha mempelajari masalah masyarakat Islam dalam memenuhi kebutuhannya. bank syariah hanya diperuntukan bagi kaum muslim saja? Maaf. Sebagian dari Anda ada yang menganggap bank syariah hanya untuk komunitas muslim. termasuk di dalamnya berkenaan dengan keuntungan yang telah ditetapkan dan penunaian pembayaran cicilan yang akan dilakukan oleh nasabah selama waktu tertentu.M. (Jakarta: Bangkit Daya Insani. 23. 1-10. Teori.10 8 Muhammad Abdul Mannan. Rabu. Kredit ini merupakan suatu kredit syariah yang bersifat kredit konsumtif. Dimulai dari sektor perbankan.8 Mudharabah Muqayyadah Kredit Konsumtif Kredit konsumtif dalam dunia perbankan islam dikenal sebagai jenis produk yang bernama al murabahah. riwayat Syuaib ar Rumy. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 7 Kepemilikan rumah melalui kredit perbankan syariah merupakan implementasi juali-beli secara syariah. 1995). 1993). merata dan makmur. hakekat ekonomi Islam itu sendiri merupakan ilmu yang dihasilkan dari sebuah upaya manusia keluar dari persoalan ekonomi dengan kebenaran alQur’an dan Hadits. nasabah memesan suatu barang dari suatu agen / toko dengan harga dan spesifikasi yang jelas.10 Walau Indonesia sebagai sebuah Negara dengan pemeluk agama Islam terbesar. Ekonomi Islam merupakan ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang diilhami oleh nilai-nilai Islam itu sendiri.M. dimana disebutkan bahwa: “Ekonomi Islam adalah ilmu yang mempelajari perilaku Muslim (yang beriman) dalam suatu masyarakat Islam yang mengikuti al-Quran. 10 Heri Sudarsono. (Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf.

Selain itu Mashlahah Mursalah dan ‘urf (adat kebiasaan) merupakan sumber hukum yang juga harus diperhatuikan. Karena itu mengikat manusia dengan aturan yang terbatas.5 persen pada empat tahun mendatang. (1987) Garis Besar Sistem Ekonomi Islam. 34-38. tingkat keuntungan yang dijanjikan kepada konsumen adalah berdasarkan perkiraan tingkat investasi nasional. 15 Al Qur’an. Karena itu. Dana Bhakti Wakaf. Para ulama dan pemimpin Islam telah berbeda pendapat dalam banyak hukum dan masalah.15 dan Ketiga. tidak saja dari industri perbankan dan asuransi. Kedua.'' paparnya. 14 Yusuf Qardhawi. kata Syakir Sula.12 Ekonomi Islam sebagai ilmu ekonomi didasarkan atas sumber hukum Islam. diperlakukan sebagai tax deducting. “ekonomi syariah”. Sementara rasio premi asuransi jiwa terhadap GDP (Produk Domestik Bruto) sekitar 4. atau yang lebih populer dikalangan umat Islam.13 Dalam pandangan Islam terhadapa urusan ekonomi. pasar modal syariah pun tumbuh pesar. Ekonomi Islam. Hanya saja industri konvensional tersebut tak perlu membuat akad sebagaimana industri asuransi syariah. hlm 16-18. kecuali jika ingin mewajibkan manusia dengan jalan menyulitkan dan menyempitkan. 13 Lihat Muhammad Abdul Mannan. ''Jika tidak segera mencari jalan keluar. menurut Syakir Sula. “ekonomi Qur’an. Hadits ini merupakan masih dalam urusan dunia. Dan tidak diragukan lagi bahwa ekonomi adalah urusan dunia. empat perusahaan reasuransi.8 Ekonomi Islam: Sejarah. rasio penduduk yang memiliki asuransi jiwa di Malaysia mencapai 32. Ada 3 (tiga) alasan menurut pendapat Yusuf Qardhawi 14 . surat Al-Baqarah ayat 185. Dengan cara ini. Islam tidak memberikan batasan tertentu pada manusia untuk mengikuti suatu aturan tertentu. Kendaraan bermotor pun tidak boleh tidak diasuransikan. mirip dengan praktik syariah. Premi Asuransi Jadi Pengurang Pajak untuk mendorong rakyat mengikuti asuransi. sehingga kita mengalami kesulitan untuk menetapkan satu Qs. ''Asuransi bisnis yang potensial tidak saja di Malaysia tapi juga di Indonesia. disamping itu sumber hukum lainya ialah Ijma'. Potensi asuransi syariah di Indonesia cukup tinggi. mereka akan bangkrut dalam lima tahun. Yogyakarta. Keumuman dan Kekekalan Risalah Islamiyyah. Sesungguhnya Rasullullah saw sendiri menyatakan. dengan kondisi suku bunga yang relatif rendah.47 persen. 1997. hlm. Atau pun bisa diartikan mengunakan rizki yang ada di sekitar kita dengan cara berhemat agar kita menjadi manusia-manusia yang baik dan tidak merusak nikmat apa pun yang diberikan kepadaa-Nya. persoalan ekonomi Islam diidentikan dengan Iqtishad. Pemerintah Malaysia melakukan berbagai kebijakan. Teori. Jika tak mau membuka atau mengonversi jadi syariah.11 yang artinya “ummat yang pertengahan”. politik dan sejenisnya bisa berubah sesuai perubahan lingkungan. kemungkinan pemerintah ingin kehidupan rakyatnya terjamin oleh asuransi.” Peran Nilai dan Moral dalam Perekonomian Islam” Jakarta: Robbani Press. Dalam hal syariah pun demikian. akan menafikan keumuman dan kekekalan risalah. ''Namun. padahal semua itu telah dinafikan oleh Allah dalam agama-Nya. khususnya dunia usaha atau bisnis. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 353 Di dalam Al-Qur’an juga. Lihat juga.Al-Maidah (5):66. Di Malaysia. divisi syariah merupakan jalan keluar bagi industri asuransi konvensional yang tengah dilanda masalah. makin besar peluang kerugian industri asuransi. asuransi konvensional bisa menjual produk unitlink. Sedangkan sistem ekonomi.82 persen dan menjadi 7.'' Kredit Pemilikan Rumah Syari’ah .91 persen. Fuad Fachcruddin (1982). Dari sini bisa dinyatakan bahwa Ekonomi Islam bukan nama baku dalam terminologi Islam. Sesungguhnya Islam telah datang membawa risalah yang bersifat umum dan bersifat kekal. Hadits yang berbunyi. “Kalian lebih mengetahui urusan dunia kalian”. Bila tinggi hasil investasinya. hlm. atau hanya “ekonomi Islam” saja. Perbedaan Para Ulama dan Pemimpin Islam. tahun depan pangsa pasar asuransi syariah akan meningkat jadi 1. Dalam kondisi seperti itu. Dengan kebijakan semacam itu. hlm. tidak ada peraturan atau undangundang yang menyatakan harus bernama ekonomi Islam. serta tiga perusahaan penyelenggara asuransi untuk PNS dan Polri. Yogyakarta. Pemerintah mempermudah perusahaan yang mengajukan perizinan untuk membuka lembaga keuangan syariah. Sedangkan sumber hukum ekonomi Islam lain yang diakui oleh empat mazhab adalah: Istihsan. (1993).'' katanya lagi. yaitu: Pertama. Ahmad Azhar Basyir. Mereka harus membayar klaim dengan tingkat suku bunga sembilan persen sementara bunga pasar saat ini sekitar lima persen saja. 9. zaman dan keadaan. dan tidak bermaksud pada kesulitan…”. istilah lainnya “ekonomi illahiyah” saja. Dunia asuransi konvensional tengah dilanda negative spread (jumlah kewajiban lebih besar dari bunga hasil investasi). “Teori dan Praktek Ekonomi Islam (terj). “…di antara mereka ada golongan yang pertengahan”. dengan memberikan 3 alasan. yang kita wajib menghormatinya dan berpegang kepadanya. Istislah. Mutiara: Jakarta. BPFE. maka tinggi pula hasil baginya kepada nasabah. Premi asuransi di Malaysia. Namun. Atau. Allah berfirman: “… Allah bermaksud kepada kamu sekalian kemudahan. Salah satunya adalah mengurangi pajak yang harus dibayar oleh wajib pajak bila ia memiliki premi asuransi. 12 11 104 perusahaan asuransi kerugian. dan dua perusahaan penyelenggara program asuransi sosial dan Jamsostek. 11. “Kalian lebih mengetahui urusan dunia kalian”. yaitu al-Qur’an dan al-Hadits sebagai sumber utamanya. Ijtihad dan Qiyas. Saat ini memang baru sekitar satu persen dari total asuransi. dan Istishab. makin tinggi penjualan premi atau makin banyak nasabah masuk. Prinsip unitlink.

ekonomi. yang secara paksa dicangkokkan pada masyarakat Islam. Menurut Dewan Syariah Nasional MUI. Jumat. Data direktorat Asuransi Departemen Keuangan menunjukan bahwa bisnis ini rata-rata tumbuh 20% pertahun.Ini merupakan usaha berdimensi banyak dan masih pada tahap pembentukan.4 Asuransi Syariah (Ta’min. Kebangkitan Pemikiran Ekonomi Islam Kebangkitan Islam pada masa ini tidaklah semata-mata bersifat kegiatan politik. Masyarakat perlu disadarkan bahwa saat ini sudah ada asuransi yang operasinya tanpa riba. Saat ini terdapat 17 perusahaan asuransi termasuk yang murni syariah dan asuransi konvensional yang membuka cabang syariah. risywah (suap). Gatra. Mereka terlibat dalam mawas diri yang seksama. 6 Tempo Interaktif. Teori. Pada dasawarsa inilah mulai diakui transisi yang sehat dari pemunculan "ajaran ekonomi Islam". 21/ DSN-MUI/IX/2001. Karenanya lahirlah kesegaran baru dalam cara berfikir Islam: ide-ide baru ditelurkan dan pendekatan-pendekatan baru pun mulai dikembangkan. menjadi pengucapan yang sistimatik dari "ekonomi Islam". Rinciannya terdiri atas 173 asuransi dan perusahaan reasuransi serta 184 perusahaan penunjang asuransi. Takaful atau Tadhamun) adalah usaha saling melindungi dan tolong menolong diantara sejumlah orang/ pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan/ atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi resiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan syariah. Islam melarang menyianyiakan potensi material maupun potensi sumber daya manusia. Daya bangkit pemikiran Islam masa kini adalah suatu aspek dari perkembangan ini. sumbangan premi asuransi syariah hanya Rp 20 miliar.5 Industri asuransi syariah di Indonesia mempunyai peluang berkembang yang sangat besar. Rabu. 21 Mei 2004. Kebangkitan Islam merupakan suatu kenyataan yang telah selesai. 25 Desember 2004. sebanyak 70 persen asuransi syariah dikuasai perusashaan asing. 15 Maret 2006. Perusahaan reasuransi syariah baru akan dibuka dengan masuknya Reindo. Ini adalah proses kreatif walaupun penuh tantangan dan meliputi hampir seluruh segi kehidupan mereka di bidang intelektual. atau satu persen dari total premi konvensional yang mencapai Rp 20 triliun. Dengan demikian Pesantren Virtual. perusahaan asuransi dan reasuransi terdiri atas 60 perusahaan asuransi jiwa. sosial. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 9 Makkah tahun 1978 dan Fatwa Majma' Fiqh. politik.352 Ekonomi Islam: Sejarah. maysir (perjudian). Dari data yang ia miliki. serta perumusan suatu strategi baru untuk perkembangan yang bebas dengan menimba inspirasi dari cita-cita dan tata nilai Islam mengenai Ummah. suatu pengkajian kembali dari perkembangan kebudayaan selama dominasi Barat dan pengaruh lanjutannya.36 persen. la lebih merupakan lambang dari perubahan mendasar dari dunia Islam masa kini: suatu usaha untuk melepaskan diri dari ikatan-ikatan budaya dasar peradaban Barat. sehingga menjadikan gambaran sistem ini jelas baik secara historis maupun teoritis. Adalah wajar untuk menganggap bahwa dasawarsa 1970-an merupakan garis pisah dari perkembangan pemikiran Islam mengenai ekonomi. Dari jumlah tersebut baru 35 perusahaan yang disetujui dewan syariah nasional dan yang beroperasi baru 30 perusahaan. Bahkan Islam mengerahkan semua itu untuk kepentingan produksi. dalam Fatwa DSN No. asuransi syariah pun berkembang pesat. “Asuransi Syariah”. kebudayaan dan peradaban masa depan mereka. Jumlah perusahaan asuransi secara total mencapai 357. kini ada 14 perusahaan asuransi syariah. 30 Juli 2002. . Dalam keadaan demikian dia hanyalah permulaan menuju masa depan yang penuh tantangan. Di dalam ekonomi Islam kegiatan produksi menjadi sesuatu yang unik dan istimewa sebab di dalamnya terdapat faktor itqan (profesionalitas) yang dicintai Allah dan Ihsan yang diwajibkan Allah atas segala sesuatu.Ikatan Cendekia Muslim Indonesia. Dimulai dengan berdirinya Asuransi Takaful Indonesia tahun 1994. Sebagaimana para khalifah kaum Muslimin dan para penguasa mereka juga berbeda pendapat dalam mengaplikasikan prinsipprinsipnya. 7 ICMI . 6 Namun potensi itu lebih banyak dikuasi perusahaan asing. belum akan menyelesaikan masalah karena perusahaan asuransi harus menyebar risiko minimal di tiga perusahaan reasuransi. dzulm (penganiayaan). Ekonomi Islam sangat mendorong produktifitas dan mengembangkannya baik kuantitas maupun kualitas. Ditilik dari jenisnya. Jeddah tahun 1985 menyatakan boleh model asuransi seperti ini. pendidikan. kebudayaan dan internasional. penyebab tidak signifikannya pertumbuhan asuransi syariah adalah lantaran kurangnya sosialisasi kepada umat Islam. 4 5 sistem yang disepakati. Perusahaan asruansi syariah lokal pada tahun ini diperkirakan baru akan mencapai 40 perusahaan. Rifwan Hendri. hanya dalam pengertian bahwa ia merupakan awal dari suatu proses. Syakir mengatakan bila baru satu perusahaan reasuransi. Menurut perkiraan dia. Kelahiran disiplin ekonomi Islam yang baru hanyalah suatu contoh dari kebangkitan yang bersifat kreatif. Kini. tanpa belas kasih mengabaikan aspirasi ideologi mereka serta tradisi sejarahnya. pada tahun 2005 pangsa pasar asuransi syariah naik 1. barang haram dan maksiat.5 persen dibandingkan tahun sebelumnya (2004).7 Angka tersebut meningkat dari akhir 2002 yang hanya sekitar 0.Sebagaimana perbankan syariah. Akad yang sesuai dengan syariah adalah yang tidak mengandung gharar (penipuan). riba. dan suatu usaha untuk menemukan kembali Islam sebagai dasar dari suatu sistem sosial yang baru.

ekspor dll melalui pendekatan yang strategis. Perintah meninggal sistem riba (2:275. Hakikat tauhid adalah penyerahan diri yang bulat kepada kehendak Ilahi. baik kematian. Lebih tepatnya prinsip utama filsafat ekonomi Islam ialah ada pada makna kalimat tauhid. Muhammad Nejatullah Siddiqi. Karena kehidupan manusia di muka bumi merupakan ujian dan semua perbekalan yang tersedia bagi manusia adalah amanat. 30 Juli 2002. Konsep & Aplikasinya di Indonesia tibalah saatnya untuk berhenti sejenak dan mengamati dengan seksama semua literatur yang pernah dihasilkan selama tujuh puluh tahun terakhir mengenai berbagai aspek pemikiran tentang ekonomi Islam. namun lebih kepada orientasi sosial. Jeddah tahun 1985.18 16 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 351 investasi yang berkualitas berdasarkan berbagai kriteria seperti penyerapan tenaga kerja. Pengetahuan hanya Allah saja yang tahu keberhasilan usaha pada masa yang akan datang (31: 34) Simpanan Simpanan Amanah 1. Meratakan kesempatan usaha (59:7) 4. Giro wadi’ah SIMPANAN BAGI HASIL. Dijadikan modal usaha dagang (2:275 dan 4: 29) 2. tapi juga merintis jalan untuk kerja lebih analitis. Fatwa Mu'tamar Ulama Sedunia ke tujuh tahun 1972. sebagai berikut:2 Tabel 13 Karakteristik Operasional Perbankan Syariah No A Panduan Al-Qur’an Pola Simpanan 1. “Penerapan Petunjuk Al-Qur’an Pada Produk Perbankan”. Pembiayaan bai’b tsaman’ ajil PEMBIAYAAN BAGI HASIL 1. Karakteristik operasional perbankan syariah menurut Karnaen Perwataatmaja. Depositi mudhorobah Asuransi Islam di Indonesia Banyak fatwa-fatwa ulama yang mengatakan haram asuransi konvensional ini.3 Pola kerja asuransi ta'awun: perusahaan asuransi bertindak memfasilitasi dana yang disetorkan atau dipinjamkan oleh para peserta asuransi. Beban usaha sesuai kemampuan (2:268) 5. seperti fatwa ulama Azhar. Pembiayaan bai’bi tsaman’ajil Pembiayaan Bagi Hasil 3. secara sukarela dan menyalurkan kepada para peserta asuransi yang terkena musibah.10 Ekonomi Islam: Sejarah. kerusakan barang atau musibah lainnya. fatwa Konferensi Ekonomi Islam pertama tahun 1976 di Mekah dan Fatwa Majma' Fiqh.16 Iradat Allah ini merupakan sumber tata nilai dan merupakan tujuan akhir daya-upaya manusia. B Pola Investasi 1. dalam melaksanakan kehendak Allah itu. Filsafat Ekonomi Islam Prinsip utama filsafat ekonomi Islam terletak pada hubungan manusia dengan Tuhan. 18 Q. baik menyangkut ibadah maupun panggilan hidup untuk menciptakan pola kehidupan sesuai dengan iradat-Nya. Kehidupan manusia di muka bumi merupakan suatu ujian. Ditanam untuk memproduksi barang dan jasa dengan sistem bagi hasil (7:20) dan (38:24) 3. 7: 35 2 Karnaen A. Tabungan mudhorobah 2. Pembiayaan musyarokah. Pembiayaan mudhorobah 2. Hubungan manusia dengan Tuhannya dirumuskan dengan tauhid. Pembaiayaan murobahah. 2. yang pertama menggambarkan Allah sebagai Khaliq (pencipta) dan pada sisi lainnya semua manusia adalah sama atau setiap orang adalah saudara bagi yang lain". 276. hlm. Alam semesta dengan segala sumber daya dan tenaga yang dikandungnya disediakan Allah bagi manusia untuk dimanfaatkan. dan maksud-nya ialah untuk membuktikan keberhasilan tiap manusia dalam ujian tersebut. 17 Ibid. yakni kalimat syahadat. . Pembiayaan mudharabah 4. Fatwa Mu'tamar ulama Islam sedunia kedua tahun 1965 di Kairo. Tabungan mudhorobah 3. Permataatmaja. (Jakarta: LIPPM. Depositi mudhorobah Pemyaluran Pembiayaan Jual Beli 1. Teori. alam semesta dan orang-orangnya. Pemikiran Ekonomi Islam. Jaminan pembaiayaan (2:283) Simpanan Bagi Hasil 1. maka ia harus mempertanggung-jawabkannya dihadapan Allah dan keberhasilan hidup ukhrowinya tergantung pada amaliahnya dalam kehidupan di muka bumi. Fatwa Majma'ul Foqh. dengan maksud bukan saja untuk menelaah kembali kenyataan yang ada. 3 Pesantren Virtual. 2. 1986). dan 3:130) 2.17 Karena setiap orang mendapatkan kesempatan yang sama berhubungan dengan Tuhan dan alam semesta. dengan pengerahan ahli-ahli ekonomi profesional untuk membina sistem mereka pada seperangkat aksioma dan norma yang dibangun secara mantap lewat diskusi yang menguraikan pendekatan secara Islam mengenai kehidupan dan masalah-masalah ekonominya. Hubungan tersebut berupa hubungan persaudaraan (mu'min akhul mu'min) dan persamaan (musaawah). pembiayaan musyarokah Pembiayaan Jual Beli 1. Mesir Januari 1919 dan Desember 1925. yaitu makhluk-makhluk manusia lainnya serta tujuan hidupnya di muka bumi. lalu hubungan tertentu antar manusia dengan manusia pun ditetapkan. "Tauhid adalah ibarat mata uang dengan dua muka. Ini merupakan tambahan dimensi baru bagi penilaian segala persoalan dan amaliahnya dalam kehidupan dunia ini.Pembiayaan murobahah 2. Asuransi ini tidak berorientasi komersial.S. tapi semua itu milik Allah semata-mata. 13.

24 21 Q. Bila diawali dengan niat atau motivasi yang tepat. Namun demikian. Sementara itu dalam jangka menengah dan panjang. telah disebutkan secara tegas dalam hubungan ini. merupakan pandangan yang mendapat dukungan luas dalam kepustakaan masalah ini. . Kebijakan investasi yang dapat dilakukan dalam jangka pendek adalah meneruskan langkah-langkah yang ada di white paper (mengurangi daftar negatif) dan mengevaluasi apa yang sudah dicapai BKPM dalam implementasi one stop service untuk perijinan investasi. HAKI). serta mengenai tingkatan kontrol sosial yang diperlukan. Yang perlu diciptakan adalah iklim yang kondusif untuk semua sektor dan jika memang diinginkan dapat diciptakan enclave secara geografis misalnya di daerah tertentu yang sudah ada cluster industri. Juga disepakati bahwa Islam menolak hidup bertapa (asceticisme). Mereka berbeda tentunya mengenai cara pembagian sumber-sumber ini tersebut oleh individu-individu secara merata dan adil. Tiada larangan apa pun untuk menjalankan usaha ekonomi. niscaya kamu tidak bisa menghitungnya".S. agar dapat bertahan dan mencapai kehidupan yang baik. lebih baik menghapus semua hambatan non tarif. Menabung untuk jaminan hari tua dan hasrat untuk bisa meninggalkan warisan bagi keturunan diakui pula sebagai tujuan usaha produktif yang dibenarkan. serta nenciptakan kebijakan investasi yang kondusif. serta memperbaiki prosedur untuk lisensi impor sebagaimana disarankan dalam white paper. jika ada kekhawatiran demikian. Disepakati bahwa untuk menempuh ujian kehidupan hendaklah dilakukan dengan wajar dan tidak seorang pun harus hidup tanpa bekal yang cukup dari sumber-sumber kehidupan yang dibutuhkan. industri dan berbagai bentuk kegiatan produktif yang sudah dikenal pada awal sejarah Islam. Yang penting sekali adalah motivasi atau niat serta tujuan dari kegiatan ekonomi. serta menarik Sementara para penulis setuju mengenai dasar filsafat tersebut. Ekonomi biaya tinggi dapat dilakukan melalui pengembalian PPN (Pajak Pertambahan Nilai) dan bea masuk (PPN BM) lain untuk produk ekspor dengan tepat dan cepat ( green lane dan faster audits). Dalam jangka pendek yang dapat dilakukan adalah melakukan deregulasi tarif. 21 Tiap penulis masalah ini mengutip ayat-ayat Qur'an dan Hadits Rasulullah Saw. Sebagaimana firman-Nya: "Dan jika kamu hitung-hitung nikmat Allah. perdagangan. yakni hubungan antar manusia dengan manusia dalam memanfaatkan karunia Allah. mencari jenis kebijakan industri yang cocok. 6: 112. Kesempatan yang sama dan santunan sosial bagi orang yang cacat merupakan syarat minimal dalam hal ini. Mendasarkan alasannya pada 2 ayat Al Qur'an yang jelas (qath'i). Kebijakan industri seperti masa lalu mungkin tidak lagi tepat untuk diimplementasikan karena instrumennya sudah terbatas dengan adanya WTO (seperti subsidized credit. kebijakan investasi yang dapat dilakukan adalah mengimplementasikan prinsip-prinsip dasar national treatment dan non discrimination. sesuai dengan nikmat Allah yang hampir tidak terbatas. Masalah ini akan dibahas lebih lanjut pada bagian lain. yang diridhai oleh Allah. Manusia dianjurkan untuk memanfaatkan kesempatan luas untuk berproduksi. Banyak penulis membahas tujuan usaha ekonomi yang baik secara terperinci. (termasuk juga investor domestik) sebagai sinyal yang baik bagi iklim investasi. Pada saat yang bersamaan perlu dipikirkan bagaimana merestrukturisasi BKPM untuk menggalakkan promosi. Kebutuhan minimal untuk mempertahankan kehidupan pada dasarnya adalah kewajiban. Wilayah tersebut adalah wilayah dimana bea cukai dan lain-lain dibenahi secara total. 14: 34. Kebijakan lain adalah membentuk tim yang profesional untuk melakukan promosi. menjaga tidak terjadinya persaingan yang tidak sehat (behind border measures seperti competition policy. hlm. untuk menunjukkan bahwa pertanian. maka berbagai takanan dalam uraian mereka di jumpai pada dua masalah terakhir. Karena itu. Islamic Though. perniagaan. Suatu kehidupan yang baik antara lain adalah kehidupan yang mencukupi secara material. Teori. ”Economic of Islam”.350 Ekonomi Islam: Sejarah. Dalam jangka menengah dan panjang yang dapat dilakukan diantaranya adalah mengadakan pendidikan dan pelatihan SDM. semua kegiatan ekonomi merupakan amal ibadah. 19 Penulis lain mengatakan bahwa hidup berkecukupan (kifayah) dan damai (amn) merupakan dua hal pokok yang tidak dapat dipisahkan.S. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 11 melakukan spesialisasi pengembangan niche di sektor manufaktur serta mengembangkan keunggulan komparatif baru (termasuk di jasa-jasa seperti pariwisata dan ekspor tenaga kerja). serta mengurangi korupsi di bea cukai. Sementara tidak ada batas 19 20 Q. dan membenahi salah satu high profile case seperti kasus Manulife dan Cemex. Tujuan ini bisa bersifat pribadi atau sosial (masyarakat). dan mengurangi ekonomi biaya tinggi.20 Usaha Ekonomi Filsafat di atas membuka perspektif yang baik bagi kegiatan ekonomi. Deregulasi tarif dilakukan melalui harmonisasi tariff untuk mencapai tingkat tarif tertentu sesuai white paper dan negosiasi WTO ( World Trade Organization). mempertimbangkan kembali PPN BM. memperbaiki prosedur ekspor di pelabuhan (saat ini dibutuhkan sekitar 30 tanda tangan yang seharusnya dapat dipersingkat dan dipermudah). langkah ini tidak akan berguna jika tidak dapat diimplementasikan dengan baik. Tujuan pribadi yang diperbolehkan (sah) termasuk antara lain pemenuhan kebutuhan pribadi dan keluarga. Muhammad Nejatullah Siddiqi. local content) dan memilih sektor ( picking winners) tidak dapat dikatakan berhasil di negara lain.

22 Penulisan masa akhir mengenai kegiatan ekonomi memberi arti yang sangat penting untuk tujuan sosial. 23 22 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 349 dilakukan oleh President’ s Office atau suatu planning agency ( revitalize Bappenas) dan dapat dikaitkan atau dipastikan komitmennya tidak bertentangan dengan rambu-rambu perjanjian perdagangan regional/multilateral. penyakit dan buta huruf serta pengerahan dana untuk memperkuat negara Islam dan penyebaran agama Allah (da'wan) dinyatakan sebagai tujuan terpuji dari kegiatan ekonomi perorangan. b) Suatu mekanisme untuk mempertahankan konsensus dan mengatasi perbedaan pendapat/sengketa dalam menjalankan kebijakan perdagangan. HRD. Al-Iqtishad al-Islami Madhahaban wa Nizaman wa Dirasah Muqaranah. Social Justice in Islam. Dalam jangka menengah dan panjang aspek-aspek yang perlu dibenahi adalah masalah teknologi. kualitas investasi. promosi secara strategis. karena bukan masalah utama. Kestabilan makro melalui pengendalian inflasi (depresiasi terkendali dan menekan tingkat suku bunga rendah) bukan merupakan jawaban untuk menstimulus sektor riel dan ekspor. sedangkan manusia memegang hak milik sebagai titipan (amanat) yang harus dipertanggung-jawabkan kepada Sayyid Qutb. (Lahore: 1969). diberikan ruang gerak yang tidak terbatas dan sangat digalakkan. dan melakukan public hearing mengenai assessment tersebut. Manshur bara e intkhabat 1970. Banyak karya yang khusus mengenai masalah ini dapat ditemui dalam berbagai bahasa.12 Ekonomi Islam: Sejarah. Salah satu dari langkah tersebut bisa dalam bentuk gebrakan untuk menunjukkan keseriusan pemerintah baru (misalnya menutup lembaga bea cukai dan menggantinya dengan lembaga baru). dan kebijakan industri (secara umum. Ibrahim At-Tahawi. melakukan langkahlangkah debirokratisasi secara nyata di tingkat pusat maupun daerah. dianggap sebagai memenuhi kehendak Allah dan dijanjikan balasan yang setimpal di dunia dan di akhirat. (AL-Qahirah: majma’al Buhuth Al-Islamiyah. Pada pengarang Ekonomic Committee Report dari Jama'at alIslami Pakistan beranggapan bahwa tujuan kegiatan ekonomi ialah "untuk menjadikan masyarakat Islam secara ekonomis kuat. dalam jangka pendek perlu dilakukan beberapa langkah sebagai berikut: Pertama. atau dapat juga dilakukan di Bappenas atau Kantor Menko. Pemberantasan kelaparan dan kemelaratan. kebijakan perdagangan dan investasi sudah cukup terbuka. Kesederhanaan dalam usaha pemenuhan kebutuhan ini lebih diutamakan. prasarana. sehingga ia dapat dikembangkan dan mampu bersaing dengan baik dan berhasil dengan sistem ekonomi lainnya di seluruh dunia". Seseorang yang terlibat dalam kegiatan produktif untuk tujuan-tujuan tersebut di atas. Islam tidak dapat membenarkan pamer kemewahan dari golongan elite yang bergelimang kemewahan. Misalnya. bertentangan dengan sifat keterbatasan dari tujuan-tujuan perorangan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia maximum ditetapkan dalam batas jumlah. 1974). geografis ataupun sektoral). untuk mempertimbangkan permohonan untuk proteksi. Sasaran kebijakan perdagangan internasional seyogyanya diarahkan untuk mempertahankan daya saing produk Indonesia yang memiliki keunggulan komparatif dan . Tiap penulis terkemuka menyinggung masalah ini dan semua pendekatan yang berbeda-beda mengenai suatu reorganisasi Islam tentang ekonomi modern tampak dalam pendirian mereka mengenai hak milik dalam Islam. tenaga kerja). melakukan promosi dan trouble shooting terhadap permasalahan secara profesional dan baik. Pemilikan hakiki hanya ada pada Allah. 23 Disebutkan bahwa hubungan yang sifatnya tidak terbatas dari tujuan sosial dalam kegiatan ekonomi. bakhil (kikir) dan keinginan yang berlebihan untuk mencapai kesenangan dan kemewahan adalah tercela. yang diungkapkan dengan kalimat "Berjuang di jalan Allah". Dalam jangka menengah yang dapat dilakukan adalah mengatasi masalah struktural yang menyebabkan inflasi (misalnya distribusi dan transportasi). Oleh karena itu. 141-144 Lihat. Permasalahan yang dihadapi lebih pada aspek implementasi dan inkonsistensi maupun ketidakjelasan dalam implementasi (termasuk faktor korupsi). Suatu badan independen yang baru dapat dibentuk. Ketiga. dari sisi perdagangan internasional.24 Pemilikan Sifat dan fungsi pemilikan merupakan salah satu topik yang paling banyak didiskusikan dalam kepustakaan Ekonomi Islam. Sedangkan keserakahan. Pertama. Teori. Prosedur harus ada untuk menciptakan penilaian yang independen dan obyektif untuk melakukan evaluasi mengenai dampak kepada konsumen dan sektor lain. dari sisi kebijakan makro. hlm. (First Publishid: 1948). atau berasal dari perluasan dan peningkatan kapasitas Tim Tarif yang ada sekarang. Kegiatan ekonomi yang demikian. 24 Lihat. Kedua. beberapa langkah deregulasi yang prioritas (pajak. Pemuasan hati dengan kehidupan mewah dan hasrat untuk berbangga-bangga dicela. Di bawah ini kami akan coba terlebih dahulu menguraikan apa yang telah sama-sama disepakati dan sesudah itu memisah-misahkan tulisan-tulisan khusus. Kedua. Rekomendasi Spesifik Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam upaya meningkatkan daya saing dan kinerja ekspor Indonesia. dan jika dilaksanakan akan menciptakan ambivalensi atas inflation targetting policy dari BI. Keempat. Kesederhanaan pada umumnya diartikan dalam kaitannya dengan konsep negatif mengenai keborosan (israf) dan pengeluaran barang dan jasa yang dilarang oleh Islam (tabdzir). Jama’at-e-Islami Pakistan. meningkatnya hambatan tariff dan birokrasi serta sangat kurangnya promosi yang terpadu dan profesional.

Semua kekayaan adalah milik Allah. Di samping milik pribadi. Sebagian besar ekspor Indonesia menggunakan kontainer yang dikapalkan melalui Singapura dan Malaysia karena tidak efisiennya pelabuhan Indonesia. Terdapat kewajiban tertentu terhadap orang lain mengenai hak milik perorangan. karena pemilikan itu hanya ada pada Allah semata. Quranic Economic. kebijakan tertentu akan tetap diperlukan untuk mengamankan atau memberi perlakuan khusus kepada kelompok. Beberapa penulis berkeyakinan bahwa pemilik hakiki (Allah) telah melimpahkan hak-hak pemilikan terutama kepada seluruh masyarakat manusia dan penguasaan hak-hak tersebut oleh perorangan menurut sistem ekonomi Islam adalah salah. sesuai dengan ketentuan bahwa penggantian yang layak harus dibayarkan kepada pemilik keuntungan yang bersangkutan. b) Cakupan relatif antara milik bersama dan milik pribadi. Dalam hal ini diperlukan kepemimpinan yang kuat. Untuk ini perlu dipikirkan bagaimana mengelola proses dengan kepentingan yang beraneka ragam tersebut sehingga menghasilkan kebijakan yang konsisten dan coherent. maka pemilikan bersama merupakan konsepsi inti dalam Islam. Bilamana faham ekstrim sosialistis seperti di atas tidak mendapat dukungan berarti dalam keputustakaan dan ditolak secara umum sebagai suatu usaha yang tidak berhasil untuk menampilkan Islam menurut faham sosialis.A. ada beberapa tokoh terkemuka menolak pengutamaan hak milik perorangan. Teori. Liberalisasi dan perekonomian yang terintegrasi dengan ekonomi regional dan dunia bukan tujuan akhir. Secara politis seringkali harus dilakukan – dan mungkin penting untuk dilakukan demi mengimbangi pendekatan “liberalisasi”. Ketiga. (Damaskus: al-Moslemoon). berpendirian seperti ini. punya wewenang untuk mengatur cara penggunaan kekayaan. subsidi atau perlakuan preferensial. . Pemilikan harta secara absolut bertentangan dengan ajaran Islam. “Ma’alim at-Thariq: al-Nahiyah al-Iqtishadiyah”. namun ramburambu kebijakan yang baik harus dipegang dalam menjalankan kebijakan “preferential” tersebut. mengamankan pengaruh dari kelompok-kelompok yang beraneka ragam yang akan mendorong adanya proteksi. Perwez dan Nasir A Sheikh dari Pakistan dan beberapa penganut sosialis Arab. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 13 biaya ekspor produk Indonesia. Misalnya. Di samping itu. tetapi Allah menyediakannya untuk kebaikan masyarakat. yaitu: a) Fungsi pokok pemilikan pribadi. Walaupun Islam mengizinkan 25 Abu Aiman. Prinsip-prinsip Untuk Merespon Pertama. Parwez. konsensus mengenai visi dan tim executive yang kompak. perbaikan logistik darat dan antar pulau juga sangat penting supaya daerah-daerah yang terpencil/ miskin dapat terintegrasi dengan pasar dunia. sesuai dengan peraturan dan hukum yang terdapat dengan jelas dalam syari'at dan juga seperti telah diuraikan dalam filsafat ekonomi di atas. dapat mencabut keuntungan kekayaan perorangan. Berdasarkan suatu penelitian. Fungsi dari dua macam pemilikan itu tidak secara kaku ditetapkan. pemanfaatannya dan penyalurannya tunduk pada ketentuan yang telah diberikan dan hendaklah mengikuti kaidah-kaidah yang ditetapkan oleh Allah. termasuk golongan miskin. daerah atau sektor tertentu. dalam Guidepost of the Road: The Economic Aspect. hlm 24. sehingga dibutuhkan dua hal yaitu: a) Suatu proses untuk mencapai kesepakatan visi dan pendekatan pada tingkat menterimenteri sektoral. Ketentuan dalam Islam adalah semua hak kepunyaan Allah untuk kebaikan masyarakat dan hak ini dipegang oleh pemerintah dan tidak oleh perorangan. rumah tinggal dan yang semacamnya. karena memperoleh produk yang berkualitas dengan harga bersaing dan memperoleh angkatan kerja yang bermutu. Dengan demikian. Kedua. transparan dan dalam kerangka governance yang benar dan ada masa akhir yang jelas dengan built in review. bila kehendak umum menuntut. dan c) Tingkat kontrol sosial atas hak-hak milik pribadi dan keadaan-keadaan yang memungkinkan dihilangkannya atau dibatasinya hak milik pribadi tersebut. (Lahore: Quranic Reasearch Centre). Hal ini bisa diperoleh dari proses perencanaan yang Allah. menggunakan pengaturan impor dan kenaikan tariff untuk memberantas penyelundupan. Usaha mendapatkan kekayaan. harus disadari bahwa kebijakan perdagangan dan investasi hanya bagian dari keseluruhan. yang akibatnya justru meningkatkan penyelundupan karena menyebabkan harga naik. Yang akan diuntungkan adalah masyarakat luas. Mereka mempertahankan fungsi sosial hak pemilik atas tanah dan sumber alam lain serta membatasi milik pribadi atas barang-barang konsumtif. kebijakan akan selalu ambivalen dan tidak terfokus.26 Dalam hubungan ini. Preferensi diberikan berdasarkan kinerja atau indikator yang jelas.25 Perbedaan-perbedaan berkisar pada tiga masalah pokok. Tanpa konsensus dan strategi/visi yang disepakati. Sayyid Abd Al-Qadir 'Audah mengemukakan secara panjang lebar: "Masyarakat (jama'ah) lewat wakilnya seperti penguasa dan hakim. diperlukan adanya konsensus mengenai pentingnya tujuan akhir ini dan tentunya berdasarkan ekonomi pasar. Tujuan akhir adalah penciptaan industri dan produsen yang dapat bersaing dan terintegrasi dengan dunia sebagai cara untuk mencapai pembangunan yang berbasis luas ( broad-based economic development). Indonesia dapat meningkatkan ekspor sebesar 18% jika logistik pelabuhan dan prosedur mencapai tingkat efisiensi setengah saja dari rata-rata negara APEC. tapi dibiarkan untuk ditentukan sesuai dengan ketentuan syari'at berdasarkan kebutuhan dan keadaan. "Masyarakat lewat penguasa yang mewakilinya. 26 G.348 Ekonomi Islam: Sejarah.

biaya tenaga kerja Indonesia dalam USD saat ini 35% lebih tinggi dibanding sebelum krisis. daya tenaga alam dan kepentingan umum dari masyarakat. hlm. untuk membatasi milik perorangan dari jenis tertentu.14 Ekonomi Islam: Sejarah. peningkatan biaya ekonomi tinggi yang disebabkan adanya korupsi. Contemporery Aspects of Economic and Social Thinking in Islam. jika yang demikian itu dibutuhkan untuk kepentingan umum. warga dari suatu masyarakat memiliki hak yang sama. (al-Qahirah: Dar Misr li’l-Tiba’ah. Berkurangnya minat investor asing juga berarti berkurangnya integrasi Indonesia dalam network produksi regional yang berkembang di kawasan Asia Timur di mana peran investor asing dan perusahaan multinasional serta jaringan pemasoknya sangat besar. Survai lain juga memberikan hasil yang lebih kurang sama. dengan demikian dapat diciptakan stabilitas. Teori. tapi Islam memberi kuasa kepada masyarakat (]ama'ah) sebagai satu kesatuan untuk menjamin tegaknya hak Allah dan untuk mengatur pemanfaatan kekayaan.27 Pendekatan ini memberikan prioritas kepada kepentingan umum dan menetapkan wakil-wakil dari masyarakat sebagai penengah dalam masalah kepentingan umum. 29 Abu Sulaiman dan Abduul Hamid Ahmad. Konsep & Aplikasinya di Indonesia pemilikan tanpa batas. 28 Pemilikan pribadi atas tanah. 1971). teknologi. serta permasalahan hubungan dengan buruh. peningkatan biaya tenaga kerja yang disebabkan kenaikan gaji (UMR) yang lebih tinggi dari produktivitas dan berbagai permasalahan penerapan UndangUndang Tenaga Kerja yang menghambat mobilitas tenaga kerja. Dan Kedua.29 27 Abd. Nazariyat Al-Islam al-Iqtishadiyah: alFalsafah wal Wasail al-Mua’asirah. Prasarana transportasi dan pelabuhan yang tidak mendukung telah menyebabkan meningkatnya . Karena tiap pribadi tidak sama kemampuannya untuk mengelola atau mengambil manfaat dari sumber-sumber tersebut. 116. hlm. Kedua. maka setiap pribadi. 28 Abu Sulaiman dan Abduul Hamid Ahmad. Ini akan berakibat buruk terhadap kegiatan ekonomi dan hubungan sosial di antara mereka. pungutan-pungutan tambahan yang berkaitan dengan birokrasi. (Canada: 1973). sebagai wakil dari mereka yang menggarap kurang dari bagian yang telah ditetapkan baginya. Ketiga. Anjloknya investasi (domestik dan asing) jelas menghambat kinerja ekspor karena tidak terjadi peningkatan dan pengembangan produk. hlm. Ekonomi biaya tinggi ini menurut estimasi LPEM UI jumlah cukup besar. dinyatakannya dalam kalimat berikut: Bersamaan yang ketat dalam pemilikan sumber alam akan berakibat seringnya dilakukan pembagian kembali pemilikan tersebut di antara warga suatu masyarakat. sedangkan haknya atas sumber-sumber tersebut tetap terbatas seperti semula ditetapkan baginya. relatif tingginya korupsi. dan ketidakpastian. anjloknya investasi dan prasarana yang tidak mendukung. mencapai 9% hingga 11% dari biaya produksi (tergantung daerah dan jenis usaha). ialah: pertama adalah menghindarkan seringnya dilakukan redistribusi. Walaupun demikian mereka tidak bisa menuntut seluruh barang yang dihasilkannya dari pemakaian sumber-sumber tadi. tapi sepanjang menyangkut sumber-sumber alam. 124. diperkenankan untuk mempergunakan lebih dari hak yang telah ditetapkan secara sama tersebut. sedangkan yang selebihnya tetap dimiliki oleh masyarakat. Sementara survai Bank Dunia dan ADB (Asean Development Bank) menonjolkan tiga faktor utama penyebab buruknya iklim investasi di Indonesia yakni ketidakstabilan makro. Qadir ‘Audah. yang akhirnya meningkatkan biaya produksi dan menurunnya daya saing. (Beirut: Manshurat al-‘Asr al-Hadith. Menurut satu estimasi. Depresiasi rupiah pada tahun 1997/ 1998 di satu sisi berhasil meningkatkan daya saing produk Indonesia tetapi karena inflasi dalam negeri lebih tinggi dari negara-negara pesaing. Pertama. Sistem ini menghasilkan persamaan dan keadilan". pajak dan bea cukai (serta lembaga-lembaga yang berkaitan dengan permasalahan tersebut). Survai iklim investasi di Indonesia menunjukkan bahwa faktor-faktor utama yang membuat iklim investasi Indonesia buruk berkaitan dengan kelembagaan dan governance. ”The Theory of the Economic of Islam: The Economics of TAWHID AND Brotherhood”. Masalah ekonomi biaya tinggi tidak saja mempunyai dampak langsung terhadap biaya tetapi karena menciptakan ketidakpastian juga berdampak tidak langsung kepada perusahaan karena harus menyimpan inventory yang lebih tinggi dan tidak bisa dianggap reliable dalam delivery barang (sehingga mempengaruhi peran indsutri kita dalam network produksi regional dan global). Ini dapat dilakukannya lewat wakil-wakil dari masyarakat tersebut. redistribusi hasil yang didapat dari sumber tadi secara merata kepada semua warga dari masyarakat tersebut. kurs efektif yang tidak menguntungkan. Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 347 Beberapa faktor domestik yang menyebabkan rendahnya pertumbuhan ekonomi Indonesia yakni menurunnya daya saing produk Indonesia. Prasarana yang tidak mendukung juga berperan terhadap rendahnya pertumbuhan ekonomi dan kinerja ekspor Indonesia. mesin dan kapasitas. dalam Gary Indiana. dan meningkatnya birokrasi/ peraturan-peraturan yang harus dipenuhi. Permasalahan yang seringkali dikeluhkan adalah permasalahan tenaga kerja. Abdul Hamid Abu Sulaiman mengakui hak perorangan untuk memiliki hasil usahanya. 78. modal atau lain-lain sumber daya alam tidak diperkenankan untuk dijadikan alat untuk mengeksploitasi sesamanya atau menguasai mereka. 1960). dan memperkenankan adanya pemilikan pribadi atas sumber-sumber alam. keuntungan karena depresiasi sudah tidak besar lagi. Dan ini dapat diterapkan pada pembatasan pemilikan lahan pertanian atau milik yang terdapat di kota". Al-Maal wa’lhukm fi’l-Islam. Ada beberapa faktor yang menyebabkan menurunnya daya saing produk Indonesia. Alasan untuk memperkenankan adanya ketidaksamaan dalam pemilikan pribadi dari sarana produksi. Alternatif yang bisa diterima. rnaka yang memiliki kemampuan lebih.

Ia beranggapan bahwa hak milik perorangan. faktor domestik tampaknya memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap penurunan daya saing produk Indonesia dan lemahnya kinerja ekspor. 137. semua mengalami penurunan pertumbuhan dan kehilangan pangsa pasar kepada pesaingnya. masih terdapat beberapa titik cerah yaitu pertumbuhan yang cukup tinggi untuk beberapa produk yang berbasiskan sumber daya alam seperti minyak kelapa sawit dan pertambangan serta dari ekspor komponen elektronika. pengawasan harga. Sementara itu. Walaupun ia mensitir ayat-ayat tertentu. (Al Azhar. negara dan masyarakat masing-masing punya claim (tuntutan atas hak milik berdasarkan prinsip. menyimpulkan bahwa: "Perorangan (individu). yakni dari 30% pada masa pra krisis menjadi 17.30 Prinsip-prinsip ini diikuti dengan pembahasan terperinci mengenai kemungkinan-kemungkinan yang bisa membenarkan pencabutan atau pembatasan hak milik perorangan dengan tindakan-tindakan seperti nasionalisasi. Faktor eksternal adalah peningkatan persaingan dengan RRC dan Vietnam serta mulai dihapuskannya kuota tekstil dan pakaian jadi secara bertahap di pasar AS dan Eropa (mulai tahun depan tidak ada kuota lagi dan berarti tidak ada pasar yang pasti lagi melalui kuota. Meskipun demikian. Pembagian sama rata terhadap "pendapatan sumber-sumber alam" yang mendasari pandangan Abu Sulaiman tentang riba dan pendapatnya tentang sewa tanah. Kairo: Al-Muktamar al-Thani li Majma’al buhuth al-Islamiyah.346 Ekonomi Islam: Sejarah. Untuk 30 komoditi ekspor utama. merupakan ketentuan umum sedangkan milik umum merupakan pengecualian. Tentunya karena sebagian besar tenaga kerja yang diserap adalah kategori tidak terampil. Muhammad Abdullah Al-Araby. maka hal ini akan memberi kontribusi untuk mengurangi kemiskinan. bagi hasil pertanian dan bagi keuntungan. Namun. Indonesia juga menikmati pertumbuhan permintaan yang cukup pesat dari RRC sehingga ekspor ke RRC mencapai 30% pada 2003 (walaupun pertumbuhan ini masih lebih rendah dibandingkan negara lain). secara riil ekspor Indonesia dalam beberapa tahun terakhir tidak berbeda jauh dengan pra krisis. (Lahore: Islamic Publication. Sementara pangsa pasar ekspor Indonesia di dunia relatif tidak mengalami perkembangan tetap berkisar pada angka 0. Ini menggambarkan bahwa Indonesia mengalami kendala untuk melayani permintaan pasar eksternal. pembatasan luas/jumlah. 1970). sebagai wakil rakyat. Bahkan terjadi penurunan presentase investasi terhadap PDB yang sangat tajam. selama 1990-1995 diperkirakan sekitar 50% dari penciptaan lapangan kerja baru bersumber dari ekspansi ekspor dan industri-industri pendukungnya. “Turuq istithmar al-amwal wa mauqif al-Islam minha”. Sebagai jalan tengah antara ijtihad berdasarkan ilmu usul fiqh dan suatu sistem yang ditarik dari satu prinsip dasar. Sebelum krisis. dapat disebutkan usaha Siddiqi yang mengambil dalil-dalil utama yang menyangkut hak pemilikan dari pandangan universal Islam. Some Aspects of the Islamic Economiy.31 Baqir al Sadr juga kritis mengenai pendapat. Pada 2003. pada dasarnya semua itu berakar dari konsepsinya mengenai tauhid. tapi pelaksanaannya tergantung pada tata nilai dan tujuan-tujuan yang dikandung oleh Islam". namun dia menempatkan negara yang mewakili masyarakat pada kedudukan yang dianggap sebagai khalifah Pemilik Hakiki Allah. Teori. implikasi yang memprihatinkan adalah berkurangnya kesempatan kerja. mengadakan pembatasan atau menyitanya sesudah memberikan ganti rugi yang layak. terutama RRC dan Vietnam (terutama untuk sektor yang padat karya seperti pakaian jadi dan sepatu). Yurisdiksi ini walaupun bersifat fungsional. bahwa negara Islam mempunyai yurisdiksi atas hak-hak perorangan. keuntungan dari sewa-menyewa serta pembelian paksa dan peminjaman dan sebagainya. hlm. Banyak penulis yang mengadakan pendekatan mengenai masalah pemilikan lewat berbagai sumber dan sumber-sumber pengambilan utamanya ialah kitab-kitab hukum fiqh yang sangat luas. sementara pertumbuhan ekspor Indonesia hanya mencapai angka 3%. tetapi harus bersaing). Dari sisi volume ekspor. pertumbuhan investasi juga relatif rendah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 15 pertumbuhan yang dihasilkan selama kurun waktu 1994-1996 (sebelum krisis) yang mencapai rata-rata 12. bahwa dalam ajaran Islam hak milik perorangan. perdagangan dunia mengalami pertumbuhan hingga 10%. apabila pemilik menyimpang dari Muhammad Nejatullah Siddiqi. Faktor-Faktor Penyebab Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang rendah lebih disebabkan oleh faktor eksternal maupun domestik. Walau Tahawi dalam ijtihadnya sampai pada kesimpulan bahwa hak milik perorangan mempunyai fungsi pokok. Semua ini merupakan subyek yang akan kita bahas pada bahagian-bahagian berikutnya.8% per tahun. Selain pertumbuhan yang rendah. pandangan sosial dan filsafat Islam mengenai hukum. Di samping itu.8%. 31 Lihat. Padahal pada kurun waktu yang sama pangsa pasar RRC di pasar dunia mengalami peningkatan cukup tajam dari 3% menjadi 6%. 30 . Ini berati negara diberikan hak untuk mencampuri hak milik perorangan dengan jalan mengaturnya. untuk memperkuat pendapatpendapat tertentu yang sesuai dengan pandangannya. dari gambaran yang kurang menggembirakan ini. hak milik negara dan milik bersama merupakan 3 bentuk pemilikan yang sejajar satu dengan lainnya dalam hukum Islam.8%. May 1965).

hlm. Cit. Economic of Islam. Kerja sama dianggap sebagai nilai dasar dalam filsafat ekonomi Islam. jauh di bawah S Ibrahim At-Tahawi. Teori. Gambaran perkembangan kinerja ekspor bila diperhatikan ekspor Indonesia dalam beberapa tahun terakhir pasca krisis tidaklah terlalu menggembirakan. Mari E. maka pribadi-pribadi dan kelompok-kelompok dianjurkan untuk bekerja sama menciptakan pola kehidupan di dunia sesuai dengan kehendak Allah. tetapi pendapatnya kemudian lebih cederung mengambil jalan tengah. masih diperlukan satu studi 32 33 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 345 | BAB 12 | Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia Bidang-bidang Investasi Syariah di Indonesia ebelum krisis. pertukaran dan distribusi. Op. Op. Sayyid Qutb. terutama dalam bidang produksi dan pertukaran kemakmuran. kesatuan tujuan serta kesamaan kepentingan akhir. yang mendapat dukungan dari kitab-kitab fiqh. Konsep & Aplikasinya di Indonesia peraturan pokok pemilikan. Cit. itu memang merupakan sikap yang paling cocok bagi kepentingan praktis kemanusiaan masa kini dan dapat menyelamatkan mereka dari kehancuran persaingan kapitalistis.34 Hubungan Produksi: Kerja Sama Dengan sikap positip terhadap usaha ekonomi dan hak pemilikan yang berorientasi sosial dan pengutamaan kepentingan umum. hlm.16 Ekonomi Islam: Sejarah. sektor ekspor Indonesia merupakan sumber penciptaan kesempatan kerja dan kesejahteraan rakyat.1 Kebijakan proteksi sebaiknya dihindari karena jika tidak diperhitungkan dampak keseluruhannya hanya akan menguntungkan sektor dan pihak tertentu saja dan merugikan rakyat banyak terutama yang tergolong dalam masyarakat perpendapatan rendah. hendaknya lebih bersifat kooperasi (kerja sama). pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif rendah baik dibandingkan pada pertumbuhan tahun-tahun sebelumnya ataupun dibandingkan di negaranegara di Asia umumnya. Cit. Abu Sulamiman dan abdul Hamid Ahmad. Op. dan produksi bermutu tinggi sambil menghindarkan segala kegitan yang berakibat buruk bagi produsen lainnya dan bagi konsumen. 34 35 Economic Review Journal. pandangan-pandangan mengenai hal-hal seperti landreform. Tapi beliau masih tetap menghendaki agar campur tangan negara sampai pada batas minimum.5% per tahun selama periode 1998-2003. juga karena secara tegas diperintahkan oleh Qur'an dan Sunnah. Sayyid Abul A’la Maududi. Dec 2004 Ditulis kembali dari makalah DR. bahwa dia harus merupakan alat bagi pelayanan masyarakat. dengan mengadakan "persaingan konstruktif" adalah tujuan mencapai yang baik untuk masyarakat. Di samping memang dikehendaki oleh persaudaraan umat manusia dan persamaan. Persaingan dan kompetisi saling menghancurkan sama sekali tidak sesuai dalam hubungan ini. dengan semangat persaudaraan. Sejak krisis. Hubungan ekonomi. (Lahore: Islamic Publications.. Tulisan ini telah melalui proses editing tanpa mengurangi dan merubah isi dan makna tulisan 1 . Namun keduanya menekankan perlunya jaminan agar dipenuhinya kebutuhan pokok bagi setiap pribadi dan dapat membenarkan suatu tindakan masyarakat jika memang sangat dibutuhkan untuk maksud tersebut. yang mengijinkan diadakannya kontrol sosial bilamana kepentingan sosial menghendakinya. 1975). 198. Pangestu dalam ”Debat Ekonomi ISEI 2004” di Jakarta Convention Centre 15-16 September 2004. Pertumbuhan di Indonesia lebih didorong oleh faktor pertumbuhan konsumsi dan bukan didorong oleh faktor ekspor netto ataupun investasi. terbentuk dari pendekatan ini.35 Sepanjang mengenai pelembagaan sikap berkoperasi serta seberapa jauh lembaga baru akan berbeda dengan perusahaan yang kini menguasai bidang produksi. 162. Ali Abdurrasul mengemukakan dalam hubungan ini. Produksi sektor manufaktur hanya tumbuh rata-rata 1. Untuk meningkatkan ekspor dan menyerap tenaga kerja maka diperlukan suatu strategi yang terpadu dalam menjaga kestabilan makro di antaranya dengan mem-perbaiki prasarana dan meningkatkan ketrampilan serta kapabilitas teknologi. Berbeda dengan posisi yang diambil oleh Abu Sulaiman. 40. No.32 Semula Maududi lebih cenderung kepada fungsi pokok hak milik perorangan. 33 Sayyid Qutb juga berpendapat sama bahwa hak milik pribadi merupakan pokok dari hukum Islam.

Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 17 memberi pinjaman yang bertujuan konsumtif. hlm. 40 Malik ben Nabi.37 Perkembangan dan Pertumbuhan Filsafat ekonomi Islam tidak hanya berhenti dengan mengajar manusia untuk mengadakan kerja sama. 139-152. la menciptakan suatu rangsangan kuat untuk berkembang. 37 Ibid.. yang menumbuhkan kerja sama antara negara-negara kaya dan miskin.40 Tentang strategi pengembangan ekonomi Islam. 13 Irfan Syauqi Beik. hlm. 132. hlm. Hal itu tidak mungkin bisa dilaksanakan bila negara-negara Islam masih tetap secara politis dan ekonomis tunduk pada kekuatan yang mewakili budaya berlawanan dengan Islam. sesudah menggalakkan mereka dalam usahausaha produktif. 39 Ibrahim At-Tahawi. yang memungkinkan kaum muslimin untuk melaksanakan risalah kemanusiaan.13 ---$€£¥--- pendalaman. 39 Tugas ini berhubungan dengan kesejahteraan bagi seluruh ummat manusia. 181. pengetahuan yang masih rendah dan mahalnya biaya sarana komunikasi. Hal ini membuat lebih dibutuhkan lagi untuk menggambarkan bagaimana semangat berkooperasi itu menjadi tindakan nyata yang melibatkan jutaan kesatuan perorangan. akibatnya akan selalu ada permasalahan-permasalahan yang dapat menghambat perkembangan salah satunya. Cit. 13 Juni 2003. Op. bisa jadi yang terhambat adalah perkembangan perbankan syariah. suatu yang dinyatakan Qur'an sebagai tugas suci mereka. (Lahore: Islamic Publications. al-Muslim fi’alam al-iqtishad. (Beirut: Dar al-Shuruq.36 Walaupun perhatian yang besar telah diberikan oleh Kahf mengenai masalah ini belum ada kemajuan dicapai dalam bidang ini. dan bisa dijadikan sebagai salah satu sumber pendanaan pinjaman untuk tujuan konsumtif. Dan masalah keenam yang dihadapi kalangan perbankan syariah adalah belum maksimalnya institusi undang-undang yang menjadi payung hukum bagi keseluruhan aktivitas perbankan Islam. Teori. “Menuju Bank Sentral Syariah”. Karena itu. Bahkan sudah saatnya kita mengembangkan wacana Bank Sentral Syariah sebagai payung bersama bagi seluruh bank yang beroperasi berdasarkan sistem syariah. 6-9. Kemudian bank-bank Islam yang ada saat ini masih kesulitan untuk mengumpulkan dana zakat. Bagaimanapun juga bank-bank syariah membutuhkan institusi bank sentral tersendiri. Op. Ini terjadi karena adanya motivasi bahwa Islam melaksanakan segala sesuatu untuk perkembangan ekonomi.344 Ekonomi Islam: Sejarah. Economic Enterprise in Islam. Karena itu Dewan Pengawas Syariah harus berperan aktif didalam mengawasi segala aktivitas usaha yang dilakukan bank Islam. dalam rangka ini dianggap sebagai penolakan atas ni'mat dan karunia Allah. Sehingga dalam prakteknya. padahal dana zakat ini merupakan potensi yang sangat luar biasa. Studi yang dibuat oleh Siddiqi mengenai tingkah laku pengusaha. Pengembangan ekonomi merupakan persyaratan yang perlu dipenuhi. Hal ini disebabkan oleh masih terbatasnya dana yang dapat dipinjamkan tanpa memperoleh keuntungan. infak. baru bersifat studi awal. 38 Malik ben Nabi. serta tiap sikap santai. maupun shadaqah pada skala yang besar.. Dalam kasus ini. Seorang muslim sejati melihat usaha-usaha pengembangan sebagai suatu jihad fi sabilillah. Republika. hlm. Alasan mendapatkan 36 Muhammad Nejatullah Siddiqi. guna mencapai suatu masyarakat dunia yang makmur dimana tiada kelaparan dan ketakutan mencekam ummat manusia. Kelima. sifat khasnya yang utama adalah bahwa keadilan sosial dan kemakmuran berjalan bergandengan. 1972). tidak serasi dengan semangat Islam yang mengajarkan pendekatan global. Pandangan Islam mengenai kerja sama tidak menghilangkan persaingan bebas dan jujur di pasaran. Kemudian. Kompetisi dinyatakan bertentangan dengan monopoli yang penghapusannya dianggap sebagai prasyarat bagi terjaminnya keadilan dan pertumbuhan. asal semua badanbadan perekonomian mengikuti moralitas Islam. perlu ditingkatkan berbagai upaya sosialisasi secara terus menerus mengenai sistem perbankan yang sesuai dengan syariah. 38 Masyarakat muslim mengarahkan kebijaksanaankebijaksanaannya agar terjamin kecukupan dan ketentraman bagi semua warganya. Pendekatan nasionalistis yang sempit terhadap pengembangan ekonomi. kita perlu mendukung secara penuh upaya untuk membuat RUU Perbankan Syariah yang direncanakan akan selesai pada akhir 2003 ini. Karena tidak mungkin dalam suatu institusi ada dua sistem yang memiliki perbedaan-perbedaan yang sangat mendasar. masih minimnya sumberdaya manusia yang memahami secara komprehensif segala hal yang berkaitan dengan industri perbankan syariah. seringkali terjadi penyimpanganpenyimpangan aktivitas transaksi yang tidak sesuai dengan syariah. . yang terpisah dengan bank sentral yang sudah ada. Cit. 1972).

Walaupun harus diakui bahwa ketika berbagai pemikiran dan konsep ekonomi syariah ini pertama kali diperkenalkan. tidak semua nasabah bank Islam yang potensial menyetujui meminjamkan uangnya berdasarkan prinsip musyarakah atau kemitraan. Akibatnya bank Islam harus memikul biaya tambahan yang tidak pernah terdapat pada pembukuan bank-bank berasas bunga. 1960). Bank Islam terkadang kesulitan untuk .42 Salah satu problematika mendasar yang dihadapi oleh para pakar maupun praktisi ekonomi syariah adalah masih minimnya kualitas dan kuantitas sumberdaya manusia yang memiliki penguasaan ilmu ekonomi yang berbasis pada syariah Islamiyyah. dan aspek ekonomi hanyalah salah satu dimensi. dimana bank Islam harus membayar keuntungan yang besar setiap tahun terhadap simpanan. Tujuannya adalah suatu hidup sejahtera dengan segala dimensinya. Minimnya jumlah SDM yang memenuhi kualifikasi tersebut tentu saja mendorong berbagai kalangan yang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap ekonomi syariah untuk mengambil langkah-langkah yang bersifat solutif. sekaligus merupakan tantangan bagi kalangan akademisi dan dunia pendidikan kita. jika suatu usaha mengalami kerugian maka bank akan menanggung beban kerugian yang lebih besar ketimbang partnernya. dibutuhkan tidak kurang dari 10 ribu SDM yang memiliki basis skill ekonomi syariah yang memadai. 42 Jaques Austruy. hlm. Problematika itu dapat kita kategorikan pada beberapa masalah yang diantaranya adalah: Pertama. adalah kurangnya deposito. 118. Ini merupakan peluang yang sangat prospektif. Teori. Perbankan yang beroperasi secara syariah tidak dapat menerima simpanan dari orang-orang yang ingin mendapat keuntungannya tanpa menanggung resiko apapun. tiap individu secara sukarela bekerjasama di dalam usaha tersebut. al-Islam wa’ltanmiyat al-iqtishadiyah. karena dalam mudarabah. (Damaskus: Dar al-Fikr. Ini dilakukan untuk mereduksi pengeluaran manajerial. adalah problematika biaya dan profitabilitas. Namun kendala yang dihadapi pun tidaklah mudah. usaha-usaha pengembangan tersebut tidak untuk tujuan dirinya sendiri. Dengan penekanan pada pokok ini Tahawi lebih jauh menyatakan. Op. Tentu saja bank Islam akan lebih cenderung mempertahankan rasio yang tinggi antara uang tunai dengan simpanannya bila dibandingkan dengan perbankan konvensional. Bank Islam pun cenderung menahan lebih banyak cadangannya (baik pada kasnya sendiri maupun bank sentral) sebagai perlindungan atas kerugian dan menjaga kepuasan para nasabah potensialnya. Bank Islam pun harus mampu meminimalisir potensi kerugian dari investasi mudarabahnya dan mengamankan tingkat keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan bank-bank riba. Pada umumnya nasabah lebih senang meminjam dana atas dasar mudarabah. Bank Islam bekerja dengan aturan yang sangat ketat dan memilih investasi yang halal dan sesuai syariah saja. Cit. Sebaliknya. bank Islam akan lebih senang --dengan alasan resiko-berinvestasi atas dasar musyarakah ketimbang mudarabah. Minimnya jumlah SDM yang memenuhi kualifikasi tersebut tentu saja mendorong berbagai kalangan yang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap ekonomi syariah untuk mengambil langkahlangkah yang bersifat solutif. mengeksploitasi sumber-sumber alam secara maksimal dan peranan aktif negara dalam memberikan jaminan pertumbuhan secara adil. Salah satu problematika mendasar yang dihadapi oleh para pakar maupun praktisi ekonomi syariah adalah masih minimnya kualitas dan kuantitas sumberdaya manusia yang memiliki penguasaan ilmu ekonomi yang berbasis pada syariah Islamiyyah. Ini dilakukan untuk mengantisipasi penarikan rekening tabungan yang dilakukan nasabah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia keuntungan pribadi bukanlah merupakan pendorong utama didalam Islam. Ketiga. Kemudian. Jenis deposan seperti ini pada umumnya lebih cenderung untuk mendepositokan uangnya pada bank-bank yang beroperasi dengan sistem bunga/riba atau pada pasar modal (stock market). Masalah keempat yang dihadapi selanjutnya adalah masalah pendanaan pinjaman untuk konsumsi. kemudian diimplementasikan dalam berbagai institusi ekonomi. Ibrahim At-Tahawi.. Long gestation project (proyek dengan masa menunggu yang lama) dan proyek infrastruktur adalah proyek-proyek yang kurang menarik minat perbankan Islam. Menurut data Bank Indonesia. masalah yang dihadapi oleh perbankan syariah adalah likuiditas berlebihan (excessive liquidity). Dibutuhkan adanya kerja keras dan perencanaan yang matang. berbagi keuntungan tidak dibenarkan tanpa berbagi resiko. Karena sesuai syariah.41 Dilihat dari segi pandangan Islam yang sangat luas. Hal ini menyebabkan bank Islam terdorong untuk mencari proyek yang segera memberikan keuntungan. betapa Islam mengutamakan amal (kerja). Kedua.18 Ekonomi Islam: Sejarah. Usaha-usaha pengembangan umumnya bersifat sosial. Sikap konservatif investor dan bank tersebut akan menimbulkan likuiditas berlebihan. Tingginya kebutuhan SDM ini menunjukkan bahwa sistem ekonomi syariah semakin dapat diterima oleh masyarakat. tidak pula peningkatan GNP (pendapatan nasional kotor) merupakan satu-satunya ukuran bagi "pertumbuhan" menurut pengertian Islam. Dan diantara langkah-langkah tersebut. agar output yang dihasilkan benar-benar mampu menjawab berbagai permasalahan yang ada. diperkirakan bahwa dalam jangka waktu sepuluh tahun kedepan. membangun institusi pendidikan ekonomi syariah yang berkualitas tentu saja menjadi pilihan yang tidak dapat ditawarkan lagi. sebagian dari kaum 41 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 343 hlm. 229-232. Implikasinya adalah bank Islam harus melakukan supervisi dan terkadang mengelola secara langsung operasional suatu proyek yang didanainya. atau bahkan meminjam dari bank konvensional dengan sistem bunga.

yaitu sebesar Rp 2. Beberapa masalah Ada beberapa problematika yang muncul seiring dengan berkembangnya industri perbankan syariah. muslimin banyak yang ragu dan tidak percaya.23 persen. Khurshid Ahmad. dimana tidak ada satu bidang pun yang luput dari perhatian Islam. lebih tinggi pada bank Islam bila dibandingkan dengan bank komersial konvensional. bank Islam menunjukkan rasio keuntungan yang lebih tinggi daripada bank konvensional yang bergerak di negara yang sama. yaitu: Pertama. maka tidak ada jalan lain kecuali dengan membangun dan mengembangkan sistem ekonomi yang memiliki nilai dan norma yang dapat dipertanggung-jawabkan. tetapi masih terdapat berbagai kelemahan dan kekurangan yang perlu untuk kita sempurnakan secara bersama-sama. Berkembangnya wacana ekonomi syariah sebagai sistem alternatif perekonomian yang ada. sebagaimana terbukti dari rasio pengeluaran non bunga dengan pendapatan kotor (gross revenue). Sehingga. distribusi. atau dengan kata lain. telah berusaha lama untuk keluar dari keadaan ini dengan mengajukan dan menawarkan berbagai gagasan ekonomi alternatif yang berlandaskan ajaran Islam. untuk kemudian dikembangkan didalam institusi ekonomi praktis. The Challange and The Vision. Begitu pula halnya dengan berbagai kebijakan dan regulasi yang dikeluarkan. mereka kekurangan kesempatan untuk meminjamkan dananya. diantaranya adalah Chapra dalam bukunya The Turning Point. Kemudian yang kedua. Munculnya sikap semacam ini sebagai refleksi dari pemahaman bahwa ajaran agama Islam hanya mengatur pola hubungan yang bersifat individual antara manusia dengan Tuhannya saja. Artinya bahwa kondisi yang terjadi di masa kejayaan peradaban Islam mempengaruhi terhadap pembentukan perspektif dan pandangan ekonomi Islam. inspirasi dan petunjuk pelaksanaan ekonomi Islam diambil dari al-Quran dan Sunnah Nabi saw. Ini menunjukkan bahwa bank Islam terikat pada modalnya dalam pemberian pinjaman. Ketiga. Kalau kita persentasekan. perspektif dan pandangan-pandangan ekonomi syariah mempertimbangkan peradaban Islam sebagai sumber. Society and The Rising Culture. Hal ini telah diungkap oleh beberapa pakar ekonomi. seperti Umar Chapra. Pertama. 2003 . baik produksi.43 Para pakar ekonomi Islam sendiri. maka nilainya masih relatif kecil. yang berarti bahwa bank-bank ini mungkin menghadapi kesulitan untuk menarik simpanan. Ini berarti bahwa sumber utama yang menjadi pedoman dan rujukan didalam mengembangkan ekonomi Islam adalah al-Quran dan Sunnah. Yang terjadi justru ketimpangan dan kesenjangan yang luar biasa. Analisis ini menunjukkan bahwa meskipun pendirian bank-bank Islam telah berjalan dengan lancar. Ada 4 poin penting yang didapat dari hasil riset tersebut. ada tiga karakteristik yang melekat pada ekonomi Islam. maupun konsumsi yang bertentangan dengan al-Quran dan Sunnah. maka volume usaha perbankan syariah baru mencapai angka 0. Begitu pula dengan rasio antara pinjaman dengan modal sendiri dan antara pinjaman dengan simpanan. dan tidak mengatur aspek-aspek lain yang berkaitan dengan mu`amalah yang berhubungan dengan interaksi dan pola kehidupan antar sesama manusia. termasuk bidang ekonomi tentunya. bank Islam lebih efisien daripada bank komersial konvensional. terutama dalam masalah rasionalitas dan moralitas. Dengan demikian. untuk kemudian dikomparasikan dengan sistem konvensional yang ada. bank Islam cenderung mempertahankan rasio yang lebih tinggi antara uang tunai dan simpanan dibandingkan dengan bank konvensional. yang 43 Lihat. Pada kesempatan ini penulis mencoba untuk mengetengahkan suatu hasil riset yang dilakukan oleh Abdul Gader dan Al-Ghahani (1990) yang melakukan studi perbandingan tentang peranan bank komersial konvensional dan bank Islam dalam pembangunan ekonomi. dan yang lainnya. Ilmu ekonomi konvensional sama sekali tidak mempertimbangkan aspek nilai dan moral dalam setiap aktivitas yang dilakukannya. Ini adalah bukti dari perolehan yang lebih tinggi terhadap kekayaan bersih atau modal pendapatan dari aset dan rasio total pendapatan operasional dengan total aset. Sedangkan total volume usaha perbankan nasional secara keseluruhan mencapai angka Rp 1087 triliun. Hal ini mengisyaratkan kepada kita bahwa ternyata bank Islam lebih konservatif daripada bank konvensional. Science. semuanya harus selaras dan sejalan dengan kedua sumber hukum tertinggi dalam ajaran Islam. Sehingga untuk memperbaiki keadaan tersebut. Didin Hafidhuddin. sehingga tidak mampu menciptakan pemerataan dan kesejahteraan secara lebih adil. Meskipun kalau dilihat dari volume usaha perbankan syariah jika dibandingkan dengan total keseluruhan volume usaha perbankan nasional. Keempat. tidak lepas dari kekeliruan sejumlah premisekonomi konvensional. maupun Ervin Laszio dalam 3rd Millenium. Karakteristik dan Landasan Filosofis Ekonomi Islam Menurut Didin Hafidhuddin. Sementara di tingkat kecamatan. kita pun memiliki puluhan BPRS yang telah beroperasi di seluruh wilayah Indonesia. Teori.5 triliun. Perbankan Islam Sesungguhnya jika mau jujur. Walau demikian. apalagi mengingat pangsa pasarnya yang sangat besar. tidak boleh ada satu aktivitas perekonomian pun. Kedua. Padahal ajaran Islam adalah ajaran yang bersifat komprehensif dan universal. wajar jika kemudian banyak bank-bank konvensional yang membuka cabang syariah secara langsung maupun melalui konversi cabang-cabang konvensionalnya menjadi cabang syariah. prospek perbankan syariah kedepannya sangat cerah. persentase modal sendiri (equity) terhadap total aset adalah lebih tinggi pada bank Islam daripada bank konvensional. masih banyak permasalahan yang dihadapi oleh perbankan syariah.342 Ekonomi Islam: Sejarah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 19 berada pada keadaan yang mengkhawatirkan.

11. sehingga menciptakan kesejahteraan. setiap kegiatan ekonomi haruslah senantiasa berada dalam koridor keadilan dan keseimbangan. tidak berlakunya riba. prinsip tauhid. Sehingga seluruh aktivitas. Ketika saat ini kita berupaya untuk membangun kembali sistem perekonomian Islam. yaitu dimana kita meyakini akan kemahaesaan dan kemahakuasaan Allah swt didalam mengatur segala sesuatunya. Setiap pemodal yang ingin membeli Unit penyertaan BNI Dana Syariah dan/atau BNI DanaPlus Syariah terlebih dahulu diharuskan untuk mengisi Formulir pembukaan Rekening dengan melampirkan fotocopi identitas diri (KTP/SIM/Paspor untuk Pemegang Unit Penyertaan perorangan) dan fotocopi akte pendirian perusahaan. Selanjutnya yang keempat adalah pertanggung-jawaban.Waktu pencairan penjualan setiap saat Penalti tidak ada Biaya pembelian 0. Konsep & Aplikasinya di Indonesia selanjutnya diterapkan pada kondisi saat ini. ras. Tentu saja. terbagi atas empat hal.000. Hal ini berarti bahwa setiap manusia memiliki kebebasan untuk melaksanakan berbagai aktivitas ekonomi sepanjang tidak ada ketentuan Allah Swt yang melarangnya. bahwa komunitas yang dibangun oleh Rasulullah Saw merupakan komunitas terbaik yang pernah ada sepanjang sejarah peradaban manusia. Perlu disadari bahwa sistem ekonomi Islam ini tidak hanya diperuntukkan bagi kaum muslimin saja. dan semakin tingginya tingkat kepercayaan masyarakat. Sistem perekonomian yang dibangun pada masa itu. 10. agama. Masyarakat sangat merindukan munculnya berbagai institusi ekonomi yang dapat mewujudkan keadilan ekonomi guna mempersempit kesenjangan sosial. tidak ada spekulasi. prinsip keadilan dan keseimbangan. Karena itu.500. Sebagaimana diketahui bersama. kondisi saat ini membutuhkan adanya dukungan yang kuat dari berbagai pihak agar sistem ekonomi berdasarkan syariah Islamiyah dapat terus tumbuh dan berkembang di Indonesia. Urgensi Kurikulum Ekonomi Syariah Setelah menyadari akan pentingnya penerapan sistem ekonomi Islam secara menyeluruh. 14. dan semakin tingginya tingkat kepercayaan masyarakat. daftar anggota direksi dan komisaris serta surat kuasa dari direksi kepada pejabat yang ditunjuk untuk melakukan transaksi dengan disertai fotokopi KTP atau Paspor dari yang memberi memberi dan diberi kuasa. yaitu: Pertama. Sedangkan yang ketiga. benar-benar mencerminkan pelaksanaan ajaran Islam secara utuh. tetapi juga memberikan dampak positif kepada kalangan non muslim lainnya. BNI SECURITIES) dan outlet-outletnya serta di kantor-kantor cabang BNI Syariah. Sebuah Harapan Perkembangan perbankan syariah di Indonesia dalam satu dekade terakhir ini sangat pesat. Artinya bahwa manusia harus memikul seluruh tanggung jawab atas segala keputusan yang telah diambilnya. Return dihitung berdasarkan perubahan NAB Minimum pencairan penjualan Rp. maupun atribut-atribut keduniaan lainnya. prioritas. Perkembangan perbankan syariah ini merupakan sebuah fenomena yang sangat menarik dan unik. Teori. yang mampu mencegah terjadinya konsentrasi kekayaan di tangan segelintir kelompok orang. karena mengandung nilai dan filsafat yang sejalan dengan fitrah dan kebutuhan hidup manusia. maka nilai-nilai dan norma-norma ekonomi yang pernah diterapkan oleh Rasulullah saw bersama para sahabat harus dihidupkan kembali. penimbunan. Hal ini memberikan keyakinan kepada kita bahwa sistem ekonomi Islam ini merupakan solusi di masa yang akan datang. termasuk ekonomi. Yang kedua. keadilan. . telah semakin menyadarkan kita akan pentingnya mencari dan mengembangkan sistem ekonomi alternatif. Hal ini terlihat dari semakin tumbuh dan berkembangnya industri perbankan Islam di tanah air. Perkembangan perbankan syariah di Indonesia dalam satu dekade terakhir ini sangat pesat. termasuk mekanisme perolehan rizki. Regulasi Sistem Ekonomi Syari’ah Bank Sentral Islam. harus dilaksanakan sebagai bentuk penghambaan kita kepada Allah Swt secara total. dan berbagai aktivitas yang merugikan. Ibid. 13.20 Ekonomi Islam: Sejarah. benar-benar diterapkan dalam kehidupan perekonomian. Kemudian yang ketiga adalah kebebasan. maka pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana memenuhi kebutuhan SDM yang memiliki kualifikasi yang memadai. tanpa membedakan suku. 15. Nilainilai seperti kejujuran.45 44 45 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 341 9. bahwa ekonomi Islam bertujuan untuk menemukan dan menghidupkan kembali nilai-nilai. yang menjadi dasar kesejahteraan manusia. Masyarakat sangat merindukan munculnya berbagai institusi ekonomi yang dapat mewujudkan keadilan ekonomi guna mempersempit kesenjangan sosial. Formulir Pembukaan Rekening dapat diperoleh di Kantor Manajer Investasi (PT.44 Berbagai karakteristik dan landasan filosofis di atas memberikan panduan kepada kita didalam proses implementasi ekonomi Islam. karena fenomena ini terjadi justru di saat kondisi perekonomian nasional Ibid. NPWP. Krisis ekonomi yang terjadi sejak pertengahan 1997. 12. yang masih berlangsung hingga saat ini. dan etika ekonomi komunitas muslim pada periode awal perkembangan Islam.75% dari investasi Penjualan kembali atau pengalihan tanpa biaya Proyeksi pencairan penjualan T +1 (maksimum T+7)/bursa Tata cara Pembukaan Rekening dan Pembayaran. Hal ini terlihat dari semakin tumbuh dan berkembangnya industri perbankan Islam di tanah air. Sedangkan landasan filosofis ekonomi Islam menurut Adiwarman Karim.

l.CD Mudharabah Muqayaddah.340 Ekonomi Islam: Sejarah. Obligasi Syariah. Tujuan Investasi BNI Dana Syariah adalah memberikan tingkat pertumbuhan yang stabil dalam jangka panjang kepada para pemodal yang berpegang kepada Syariah Islam dengan hasil investasi yang bersih dari unsur riba' dan gharar.12. Pembayaran penjualan kembali selambat-lambatnya 7 hari kerja (t+7). Terjangkau (minimum pembelian Rp. 7. Fasilitas bebas pajak atas return yang diterima dari investor 9. Bebas Pajak (bukan objek pajak) 4. Pembelian reksadana dapat dilakukan dioutlet bni securities dan bni syariah 6. Bebas biaya pencairan (tidak dikenakan penalti) 7. Mudah dijangkau dari segala penjuru (ATM.5 milyar 3. Tujuan Investasi BNI DanaPlus Syariah adalah memberikan tingkat pertumbuhan nilai investasi yang lebih baik dan optimal dalam jangka panjang kepada para pemodal yang berpegang kepada Syariah Islam dengan hasil investasi yang bersih dari unsur riba' dan gharar. Bahkan jika memungkinkan dibukanya jurusan ekonomi Islam secara tersendiri.Phoneplus) Tentu dalam hal ini. dimana sudah saatnya ada ruang bagi pengkajian dan penelaahan ekonomi syariah secara lebih mendalam dan aplikatif.2. peran institusi pendidikan. diantaranya ialah memperbaiki dan menyempurnakan kurikulum pendidikan ekonomi. Hasil yang optimal (dibanding deposito) 8. ---$€£¥--- . dimana ilmu ekonomi Islam dikembangkan dengan memadukan pendekatan normatif keagamaan dan pendekatan kuantitatif empiris.500 juta 2. Likuiditas Terjamin (dapat dicairkan sewaktu-waktu) 3. 1 juta atau maksimum 2% dari total unit yang dijual. CD Mudharabah Mutlaqah. 5. Transparan (investasi ditentukan didepan. Keuntungan Berinvestasi di BNI Reksadana Syariah 1.000. audit 1x setahun) 5. termasuk perguruan tinggi. Minimum pembelian setiap kali Rp. 11. 10. Langkah yang dapat dilakukan oleh perguruan tinggi. Imbalan jasa MI pertahun max. Pembayaran penjualan kembali selambat-lambatnya 7 hari kerja (t+7).l. beserta kurikulumnya menjadi sangat signifikan. Pengalihan ke reksadana non syariah tidakdikenakan biaya 8.1% berdasarkan NAB dihitung secara harian dan dibayar setiap bulan. Komposisi portofolio min. Total unit penyertaan sebesar Rp.48% sd. BNI Danaplus Syariah 1. 98% di efek pendapatan tetap a. yang disertai oleh komprehensifitas analisis. SWBI. Teori.0. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 21 12. Dana awal penerbitan sebesar Rp.50% pada efek yang bersifat ekuitas a.75% dan biaya penjualan kembali 0%. saham prinsip syariah (jii) 4. Biaya pembelian sebesar 0. Pengelolaan Portofolio yang profesional 6. Imbalan jasa kustodian pertahun max.000. Sertifikat Investasi Mudharabah antar bank serta efek-efek lain yang bersifat syariah dan max.1.25% dari NAB harian dan dibayar setiap bulan.

Dalam sistim ini. . Komposisi portofolio min.98% di efek pendapatan tetap a. Pembelian reksadana dapat dilakukan di outlet BNI Securities dan BNI Syariah 7. dari total unit yang dijual. Minimum pembelian setiap kali Rp. Biaya pembelian sebesar 0.22 Ekonomi Islam: Sejarah. jumlah pembagian hasil yang diterima belumlah diketahui secara pasti sebelum usaha itu berhasil atau gagal. 4. Dengan kata lain. Teori.1% berdasarkan NAB dihitung secara harian dan dibayar setiap bulan 11.l. Sertifikat Investasi Mudharabah antar bank serta efek-efek lain yang bersifat syariah. CD Mudharabah Muqayaddah. 8. 1 juta atau maksimum 2% 5.max.75% dan biaya penjualan kembali 0%. Pengalihan ke reksadana non syariah tidak dikenakan biaya 9. berhasil atau tidak bisnis para peminjam modal.500 juta 2. keuntungan dan kerugian adalah menjadi tanggung jawab bersama. Total unit penyertaan sebesar Rp. Fasilitas bebas pajak atas return yang diterima dari investor 10. Imbalan jasa MI pertahun max. peminjam harus membayar pinjaman plus bunganya. Imbalan jasa kustodian pertahun max.25% dari NAB harian dan dibayar setiap bulan. Perbedaan pembagian hasil yang pre-determined (exante) dalam sistim ekonomi ribawi inilah yang menyebabkan terjadinya ketidakadilan dalam ekonomi umat sehingga ianya dilarang oleh Islam dibandingkan dengan sistim ekonomi Islam yang pembagian hasilnya berdasarkan post-determined (ex-post) yang jauh lebih adil dan mensejahterakan umat Reksadana Syariah Pengertian Dan Definisi Reksadana Syariah Reksa Dana Syariah adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal sebagai pemilik harta ( shabib al-mal/rabb al-mal) untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi sebagai wakil shahib al-mal menurut ketentuan dan prinsip Syariah Islam. Dana awal penerbitan sebesar Rp. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 339 mempertimbangkan apakah dana yang dipinjam itu berhasil dibisniskan atau tidak.0. Mereka hanya tahu persentase pembagian hasil. Sedangkan dalam ekonomi Islam baik dalam bentuk usaha mudharabah mahupun musyarakah.5 milyar 3. Obligasi Syariah SWBI. tetapi mereka tidak pernah tahu berapa jumlah pembagian hasil sebenarnya yang akan mareka terima sebelum usaha itu berhasil atau tidak.CD Mudharabah Mutlaqah.12. 6. Jenis Reksadana Syariah BNI Dana Syariah 1.80% sd.

338

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sejarah Ekonomi Islam

23

pinjam meminjam dana yang digunakan untuk berbisnis adalah "Sistim Bagi Hasil" (Profit-Loss Sharing). secara umum, sistim bagi hasil ini ada yang disebut dengan mudharabah, yaitu bentuk usaha bisnis yang dilakukan oleh dua partai dimana dalam menjalankan usaha bisnis ini satu partai adalah bertindak sebagai pemodal dan partai lainnya bertindak sebagai pelaksana bisnis (enterpreneur). Sementara itu, musyarakah dimaksudkan sebagai suatu bentuk usaha bisnis/syarikat yang modalnya di biayai oleh semua partai yang terlibat dalam bisnis tersebut. Kedua bentuk bisnis ini, jauh lebih berkeadilan dibandingkan dengan bentuk bisnis dalam ekonomi konvensional, sebab apapun keuntungan atau resiko yang terjadi terhadap bisnis ini, ke semua partai yang terlibat dalam bisnis ini memiliki hak yang sama terhadap hasil usaha yang diperoleh. Bila bisnis mereka berjaya, maka semua partai akan menerima keuntungan dan sebaliknya, bila bisnis mereka bankrut maka kerugianpun harus ditanggung bersama. Jumlah pembagian keuntungan yang akan diperoleh mereka dalam mudharabah adalah berdasarkan penjanjian bersama, katakanlah 60% untuk pembagi modal dan sisanya, 40% untuk mereka yang memenej bisnis. Namun, bila usaha mudharabah mengalami kerugian, maka pelaksana tidak bertanggung jawab atas kehilangan modal yang disumbangkan pemodalnya. Ini tidak berarti para pelaksana tidak mengalami kerugian apapun, sebab ianya juga dirugikan atas jasa dan jerih payahnya yang disumbangkan untuk memajukan bisnis mereka. Dengan kata lain, pemodal rugi atas modalnya, dan pelaksana rugi atas usaha dan jerih payahnya. Sedangkan dalam musharakah, ada dua pendapat cara pembagian keuntungan yang diadopsikan. Pertama, pembagian keuntungan biasanya dibahagikan berdasarkan besarnya jumlah modal masing-masing yang diinvestasikan dalam bisnis mereka. Sebagai contoh, dalam menjalankan usaha bisnis "Emping Melinjo" yang memerlukan modal Rp100.000.000,- si A menginvestasi Rp70.000.000,- dan si B sisanya didanai oleh si B sebanyak Rp30.000.000,-. Maka pembahagian hasil keuntungan adalah 70% untuk si A dan 30% untuk si B berdasarkan jumlah proporsi modal yang mereka tanamkan. Semakin besar jumlah modal yang diinvestasikan, maka semakin besar bahagian keuntungan yang diperoleh. Sedangkan, sistim pembagian hasil kedua adalah keuntungan itu dibahagikan berdasarkan proporsi usaha dan jerih payah yang diberikan dalam menjayakan bisnis mereka. Seperti halnya dalam pembagian keuntungan, kerugian yang dialami mereka juga harus ditanggung bersama. Apapun dasar pembagian hasil yang dibuat, namun pembagian keuntungan itu haruslah berdasarkan kesepakatan bersama dan kerugian yang terjadipun hendaklah betul-betul disebabkan oleh faktor-faktor yang tidak dapat dielakkan dan bukan disebabkan oleh faktor kesengajaan.Bila kita melihat dalam sistim ekonomi ribawi (bunga), peminjam sudah ditentukan besarnya jumlah bunga yang harus dibayarkan ke bank dengan tidak

| BAB 2 |

Sejarah Ekonomi Islam

T

ujuan mulia diutusnya Rasulullah saw di muka bumi adalah membangun masyarakat yang berbudaya dan berperadaban, hal itu merupakan salah satu tujuan utama dari makna al-Qur’an diturunkan di dunia ini. Langkah-langkah utama yang diambil beliau adalah merekontruksikan secara mendasar pemahaman manusia terhadap keberadaannya di dunia. Dimulai dari hal-hal yang mendasar dan mulia (summum button) dalam bertingkah dan berperilaku (muamaalah) diantara sesamanya. Masalah muaMaalah menjadi bagian penting dari perkembangan masyarakat, yang akhirnya sangat menentukan kebijakan politik. Di mana kebijakan politik cendrung lebih dominan dalam mempengaruhi kehidupan masyarakat. Demikian juga dengan perkembangan ekonomi Islam, menjadi suatu yang tidak dapat dipisahkan dari perkembangan sejarah Islam. Walaupun sejumlah literatur tidak secara implisit menyebutkan keberadaan pemikiran ekonomi Islam, tetapi karena adanya perkembangan ekonomi Islam di masa sekarang, maka hal itu tidak dapat dipisahkan dari perkembangan sosial kemsyarakatan. Di samping itu, ekonomi Islam bukan ilmu spesifik yang menjadi alasan untuk dipisahkan dari perkembangan sosial kemasyarakatan di masa Rasullah saw dan Khulafaurasyidin. Sekalipun demikian, bukan berarti pemikiran tentang ekonomi Islam minim. Potensi pemikiran ekonomi Islam sangat potensial, sejalan karena tidak adanya pemisahan antara satu urusan dengan urusan lain dalam mencari keridhaan Allah. Mengapa saat ini perkembangan pemikiran ekonomi Islam kurang dikenal dan kurang pengaruhnya dalam kehidupan masyarakat? Faktor

24

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia

337

utamanya adalah karena kajian-kajian pemikiran ekonomi Islam kurang tereksplorasi di tengah maraknya dominasi ilmu ekonomi konvensional yang lebih banyak digunakan pada saat ini, baik di negara maju maupun negara berkembang. Akibatnya, perkembangan ekonomi Islam, yang telah ada sejak awal abad ke-7 M, kurang begitu dikenal masyarakat. Hal ini menjadikan pemikiran-pemikiran ekonomi Islam kurang mendapat perhatian yang baik, sebab masyarakatnya juga kurang mendapat informasi yang memadai. Tabel 1 Perkembangan Pemikiran Ekonomi Islam
Periode 632-656 M 656-661 M Rasulullah saw Tokoh Ekonomi Muslim

Pemikiran Ekonomi Islam di masa Khulafaurashydin. Abu Bakar Siddiq (632-634) Umar Bin Khatab (634-644), Usman bin Affan, (644-656) Ali bin Abi Thalib (656-661). 738-1037 Pemikiran Ekonomi Islam Periode Awal M Zayd bin Ali (738), Abu Hanifah (767 M), Awzai (774 M), Maalik (798 M), Abu Yusuf (798 M), Muhammad bin Hasan Al-Shaybani (804 M), Yahya bin Dam (818 M), Shafii (820 M), Abu Ubayd (838 M), Ahmad bin Hambali (855 M), Yahya Bin Hambali (855 M), Yahya bin Umar (902 M), Qudama bin Jafar (948 M), Abu Jafar al Dawudi (1012 M), Mawardi (1058 M) Hasan Al-Bashri (728 M), Ibrahim bin Dam (874 M), Fudayl bin Ayad (802 M) Ma’ruf Karkhi (815 M), Dzul Nun Al Misri (859 M), Ibn Maskawih (1030 M), al Kindi (1873 M), Farabi (950 M), Ibnu Sina (1037 M). 1058– Pemikiran Ekonomi Islam Periode Kedua. 1448 M Al-Ghazali (1111), Ibnu Taimiyah (1328), Ibnu Khaldum (1040), Syamsuddin Al-Sarakhsi (1090), Nizamul Mulk Tusi (1093), Ibnu Mas’ud Al-Kasani (1182), Al-Shaizari (1193) Fakhrudiin Al-Razi (1210), Najnudin Al-Razi (1256) Ibnu Ukhuwa (1329), Ibnu Qoyyim (1350), Muhhamd bin Abdulrahman Al-Habashi (1300) Abu Ishaq Al-Shatibi (1388), Al-Maqrizi (1441), Al-Qushayri (857) Al-Hujwari (1096), Abdul Qadir Jailani (1169) Al-Attar (1252), Ibnu Arabi (1240) Jalaludin Rumi (1274) Ibnu Baja (1138) Ibnu Tufayl (1185), Ibnu Rusyd (1198). 1446Pemikiran Ekonomi Islam Periode Ketiga 1931 M Shah Walilullah Al-Dhelhi (1762), Muhammad bin Abdul Wahab (1787), JaMaaluddin Al-Afghani (1897), Mufti Muhammad Abduh (1905) Muhammad Iqbal (1938), Ibnu Nujaym (1562), Ibnu Abidin (1836), Syeh Ahmad Sirhindi (1524). 1931 – Pemikiran Ekonomi Islam Periode Lanjut Sekarang Muhammad Abdul Mannan (b.1938), Muhammad Najatullah Siddiqi (b. 1931), Syed Nawad Haider Naqvi (b. 1935), Monzer Kahf, Sayyid Mahmud Taleghani. Muhammad baqir as Sadr, Umer Chapra. Sumber: M. Nejatullah Siddiqi (1995), M. Aslam Hannef (1995) dan A. Karim (2001).1

Sejarah Ekonomi Islam Masa Rasulullah saw Pemikiran Ekonomi Islam diawali sejak Nabi Muhammad saw diutus sebagai seorang Rasul (utusan Allah). Rasulullah saw mengeluarkan sejumlah
Diriwayatkan oleh al-‘Uqaili di dalam kitab Adh-Dhu’afa, Abu Mu’aim di dalam kitab al-Hulliyah dan Abu al-hasan Ibnu Abdu Kuwaih di dalam kitab Tsalatsatu Majalis lewat jalur periwayatan Sufyan dari Hajjaj dari Yazid ar-Ruqasyi dari Anas bin Malik dengan derajat marfu.
1

tingkat bunga di Indonesia, katakanlah, 17% dengan tingkat inflasi 15%, maka tingkat bunga riel adalah 2% (17%-15%). Ini berarti walaupun tingkat bunga nominal (tingkat bunga sebelum dikurangi dengan tingkat inflasi) tinggi di Indonesia, ini tidak secara otomatis akan mempengaruhi investor untuk membeli Rupiah, karena pada dasarnya tingkat bunga riel di Indonesia jauh lebih rendah dibandingkan dengan tingkat bunga riel di negara-negara lain. Inilah penyebab utama semakin menurunnya nilai (depresiasi) Rupiah akibat rendahnya permintaan akan Rupiah. Tinggi rendahnya nilai Rupiah sangat dipengaruhi oleh jumlah permintaan dan penawaran Rupiah di pasar uang. Semakin banyak jumlah permintaan mata uang Rupiah, maka semakin tinggi nilai mata uang Rupiah, dan sebaliknya. Begitu juga dengan penawaran, semakin tingginya jumlah Rupiah yang beredar di pasar, sementara permintaan akan Rupiah rendah, maka nilai rupiah akan menurun, dan sebaliknya. Sebenarnya, inilah yang sedang berlaku di Indonesia, dimana jangankan businessman asing, para businessman dalam negeripun lebih cenderung membeli Dolar atau mata uang asing lainnya dengan menjual Rupiah di pasar valuta asing. Ini juga bermakna semakin berkurangnya dana asing yang masuk ke Indonesia, ditambah lagi dengan larinya dana dalam negeri ke luar sehingga akan sangat mempengaruhi ketersediaan dana yang memadai sebagai modal pembangunan ekonomi. Hal ini jelas semakin memperparah penurunan nilai mata uang Rupiah dan semakin minimnya dana asing dan lokal yang tersedia untuk pembangunan ekonomi, yang pada gilirannya, akan menyebabkan krisis ekonomi terjadi berkepanjangan. Memang, harus diakui bahwa semakin rendahnya nilai Rupiah, maka semakin memperkuat daya saing komoditas eksport Indonesia di pasar internasional karena relatif murahnya harga komoditas eksport tersebut di pasar internasional bila dibeli dengan mata uang asing. Tetapi, penurunan nilai Rupiah ini tidak akan memberi pengaruh signifikan sebab kebanyakan komposisi bahan mentah komoditas eksport Indonesia adalah terdiri dari bahan mentah yang diimport dari negara luar. Dengan kata lain, kenaikan harga barang mentah akibatnya tingginya nilai mata uang (appresiasi) asing jelas akan menyebabkan biaya untuk memproduksikan komoditas eksport tersebut akan bertambah mahal sehingga produk akhir komoditas itu harus dijual dengan harga yang mahal pula. Ini menunjukkan bahwa penurunan nilai Rupiah tidak akan memberi kelebihan daya saing eksport Indonesia di pasar internasional. Permasalahan di atas, sebenarnya, tidak pernah terjadi kalau sistim ekonomi Islam diadopsi dalam sistim ekonomi negara. Kenapa tidak? Karena nilai uang tidak akan dipengaruhi oleh perbedaan tingkat bunga riel sebab ekonomi Islam tidak mengenal sistim bunga (riba). Inilah yang menyebabkan nilai uang dalam ekonomi tanpa bunga tidak mengalami volatilitas yang membahayakan.Solusi ekonomi Islam terhadap bunga (riba) dalam sistim

336

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sejarah Ekonomi Islam

25

lebih besar diperolehi akibat tingginya tingkat bunga. Terakhir, bunga dianggap sebagai tambahan biaya produksi bagi para businessman yang menggunakan modal pinjaman. Biaya produksi yang tinggi tentu akan memaksa perusahaan untuk menjual produknya dengan harga yang lebih tinggi pula. Melambungnya tingkat harga, pada gilirannya, akan mengundang terjadinya inflasi akibat semakin lemahnya daya beli konsumen. Semua dampak negatif sistim ekonomi ribawi ini secara gradual, tapi pasti, akan mengkeroposkan sendi-sendi ekonomi umat. Kehadiran krisis ekonomi tentunya tidak terlepas dari pengadopsian sistim ekonomi ribawi seperti disebutkan di atas. Bagaimana skenario sistim ekonomi ribawi akan menggerogoti sendisendi ekonomi umat, secara detail dapat disebutkan sebagai berikut. Dalam dunia perbankan yang menganut sistim ribawi tingkat bunga dijadikan acuan untuk meraih keuntungan para pemberi modal. Bank tidak mahu tahu apakah para peminjam memperoleh keuntungan atau tidak atas modal pinjamannya, yang penting para peminjam harus membayar modal pinjamannya plus bunga pinjaman. Semakin tinggi tingkat bunga dalam sebuah negara, maka semakin tinggi tingkat keuntungan yang diperoleh para pemberi modal dan semakin merusak sendi-sendi ekonomi umat akibat dampak negatif sistim ekonomi ribawi dalam masyarakat. Demikian pula, akibat terlalu tingginya tingkat bunga yang dibebankan kepada para meminjam, maka semakin sukarnya para peminjam untuk melunasi bunga pinjamannya. Apalagi dalam sistim ekonomi konvensional, biasanya pihak bank tidak terlalu selektif dalam meluncurkan kreditnya kepada masyarakat. Pihak bank tidak mahu tahu apakah uang pinjamannya itu digunakan pada sektor-sektor produktif atau tidak, yang penting bagi mereka adalah semua dana yang tersedia dapat disalurkan kepada masyarakat. Sikap bank yang beginilah yang menyebabkan semakin tingginya kredit macet dalam ekonomi akibat semakin menunggaknya hutang peminjam modal yang tidak sanggup dilunasi ketika jatuh tempo kepada pihak bank. Akibatnya, bank-bank akan memiliki defisit dana yang dampaknya sangat mempengaruhi tingkat produksi dalam masyarakat. Nilai Mata Uang Selanjutnya, sistem ekonomi ribawi juga menjadi punca utama penyebab tidak stabil nilai uang (currency) sesebuah negara. Karena uang senantiasa akan berpindah dari negara yang tingkat bunga riel yang rendah ke negara yang tingkat bunga riel yang lebih tinggi akibat para spekulator ingin memperoleh keuntungan besar dengan menyimpan uangnya dimana tingkat bunga riel relatif tinggi. Usaha memperoleh keuntungan dengan cara ini, dalam istilah ekonomi disebut dengan arbitraging. Tingkat bunga riel disini dimaksudkan adalah tingkat bunga minus tingkat inflasi. Sebagai contoh, bila

kebijakan yang menyangkut berbagai hal yang berkaitan dengan masalah kemasyarakatan, selain masalah hukum (fiqh), politik (siyasah), juga masalah perniagaan atau ekonomi (muaMaalah). Permasalahan ini menjadi salah satu pusat perhatian utama Rasulullah saw, karena merupakan pilar penyangga keimanan yang penting. Sebagaimana diriwayatkan oleh Muslim, Rasulullah saw bersabda, “Kemiskinan membawa orang kepada kekafiran”.2 Sudah pasti, upaya mengentas kemiskinan merupakan bagian dari kebijakan-kebijakan sosial yang dikeluarkan Rasulullah saw. Lebih aktual lagi, bahwa Muhammad Rasulullah sangat memperhatikan perihal ekonomi umat Islam adalah ketika Islam telah memiliki sebuah wilayah, yakni Madinah. Masjid sebagai pusat peradaban dan kebudayaan Islam, di masa Rasulullah telah difungsikan selain sebagai pusat ibadah (ritual) juga sebagai pusat komando operasi militer, pemerintahan dan pusat perekonomian. Di masa ini Rasulullah menjadikan masjid sebagai pusat penerimaan dan pendistirbusian zakat serta keuangan lainnya.3 Periode kerasulan, Nabi Muhammad diberi amanat yang sangat besar tidak hanya mengembangkan dakwah Islam, tetapi juga membina dan membangun budaya dan peradaban umat. Beliau dalam melaksanakan tugasnya tidak mendapatkan upah atau gaji sedikitpun dari negara, kecuali hadiah kecil yang umumnya berupa bahan makanan. Salah satu pemimpin kaum (Hazrat Anat) menawarkan miliknya kepada Rasulullah saw yang kemudian diberikan kepada Ummul Yaman, seorang Ibu pengasuh.4 Rasullah saw mendirikan majelis Syura, majelis ini terdiri dari pemimpin kaum yang sebagian dari mereka bertanggung-jawab mencatat wahyu. Pada tahun ke-6 hijrah, sekretaris dengan bentuk yang sederhana telah dibangun. Utusan negara telah dikirim ke berbagai raja dan pemimpin-pemimpin. Orang-orang ini mengerjakan tugasnya dengan sukarela dan membiayai hidupnya dari sumber independen, sedangkan pekerjaan sangat sederhana tidak memerlukan perhatian penuh. Pada masa Rasulullah saw tidak ada tentara forMaal, semuanya muslim yang mampu boleh menjadi tentara. Mereka tidak mendapat gaji tetap, tetapi mereka diperboleh mendapatkan bagian dari rampasan perang. Rampasan perang meliputi senjata, kuda, unta dan barang-barang bergerak lain yang didapatkan dalam perang. Situasi berubah setelah turunya surat alAnfal (8) ayat 41: “Ketahuilah sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk
H.R. Muslim. Agustianto, “Peran Masjid Dalam Edukasi Ekonomi Syariah”, dalam www. esyariah.ORG. 4 Shibli Nu’mani, Seeratum-Nabi (urdu) Matbee Maarif Azamgarh, 6th print Vol 1, p. 287 dalam MA Sabzwri, Sistem Ekonomi Fsiskal, Pada Masa Pemerintahan Nabi Muhammad saw, dalam Adiwarman (2001), Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam, The Internasional Institut of Islamic Thought (IIIT), Jakarta, h. 28.
3 2

26

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia

335

Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnu Sabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqaan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan, Dan Allah Kuasa atas segala sesuatu.” Selain pertempuran-pertempuran kecil, perang pertama antara orangorang Mekkah dan muslim terjadi di Badar. Perang ini orang Mekkah menceritakan kekalahan dan banyak yang ditawan oleh orang muslim. Rasulullah saw menetapkan besar uang tebusannya rata-rata 4.000 dirham untuk tiap tawanan. Tawanan yang miskin dan tidak dapat memberikan jumlah tersebut diminta untuk mengajar membaca sepuluh orang anak muslim. Melalui tebusan tersebut kaum muslim menerima uang.5 Rasulullah saw juga mengadopsi praktik yang lebih manusiawi terhadap tanah pertanian yang ditaklukan sebagai fai’ atau tanah dengan pemilik umum. Tanah-tanah ini dibiarkan dimiliki oleh pemilik dan menanam asal, sangat berbeda dari praktik kekaisaran Romawi dan Persia yang memisah-misahkan tanah-tanah ini dari pemiliknya dan membagikannya buat para elite militernya dan para prajuritnya. Semua tanah yang dihadiahkan kepada Rasulullah saw (iqta’) relatif lebih kecil jumlahnya dan terdiri dari tanah-tanah yang tidak bertuan. Kebijakan ini tidak hanya membantu mempertahankan kesinambungan kehidupan administrasi dan ekonomi tanah-tanah yang dikuasai, melaikan juga mendorong keadilan antara generasi dan mewujudkan sikap egaliter dalam Islam.6 Dalam bidang ekonomi, bangsa Arab telah mencapai perkembangan yang pesat. Mekah bukan saja merupakan pusat perdagangan lokal melainkan sudah menjadi jalur perdagangan dunia yang sangat penting saat itu, yang menghubungkan antara Utara (Syam), Selatan (Yaman), Timur (Persia) dan Barat (Mesir dan Abbessinia). Keberhasilan Mekkah menjadi pusat perdagangan internasional ini karena kejelian Hasyim 7 , tokoh penting suku Quraisy yang merupakan kakek buyut Muhammad saw, dalam mengisi kekosongan peranan suku bangsa lain di dalam bidang perdagangan di Mekkah sekitar abad keenam Masehi. Peredaran dagang mereka sempat dikisahkan Al-Qur’an: “Tuhan telah membinasakan kaum Quraisy dalam perjalanan di musim dingin dan musim panas. Karena itu hendaklah mereka menyembah Tuhan Kakbah ini, yang telah memberikan mereka makan di waktu kelaparan dan mengamankan mereka dari ketakutan.”.8

kemaslahatan bagi umat baik di dunia mahupun di akhirat kelak. Sebaliknya, pelanggaran syari'at Islam baik yang dilakukan dengan sengaja mahupun tidak, pasti akan mengundang malapetaka (ganjaran setimpal) langsung atau tidak langsung dari Allah swt. Krisis ekonomi adalah merupakan salah satu contoh malapetaka atau cobaan Tuhan terhadap makhluk-Nya yang telah terlalu jauh melaksanakan aktivitas ekonomi melenceng dari rel al-Qur'an dan Sunnah, seperti melegalkan riba merajelala berlaku di tengah-tengah ekonomi umat. Ekonomi Ribawi Islam telah mengharamkan riba untuk dipraktekkan dalam sistim ekonomi umatnya. Inilah yang menjadi pembeda utama antara sistim ekonomi Islam dengan ekonomi konvensional. Pelarangan riba dalam ekonomi Islam bukanlah tidak beralasan. Menurut Prof. A. M. Sadeq (1989) dalam artikelnya "Factor Pricing and Income Distribution from An Islamic perspective" yang dipublikasikan dalam Journal of Islamic Economics, menyebutkan bahwa pengharamkan riba dalam ekonomi, setidaknya, disebabkan oleh; Pertama, sistim ekonomi ribawi telah menimbulkan ketidakadilan dalam masyarakat terutama bagi para pemberi modal (bank) yang pasti menerima keuntungan tanpa mahu tahu apakah para peminjam dana tersebut memperoleh keuntungan atau tidak. Kalau para peminjam dana mendapatkan untung dalam bisnisnya, maka persoalan ketidakadilan mungkin tidak akan muncul. Namun, bila usaha bisnis para peminjam modal bankrut, para peminjam modal juga harus membayar kembali modal yang dipinjamkan dari pemodal plus bunga pinjaman. Dalam keadaan ini, para peminjam modal yang sudah bankrut seperti sudah jatuh di timpa tangga pula, dan bukankah ini sesuatu yang sangat tidak adil? Kedua, sistim ekonomi ribawi juga merupakan penyebab utama berlakunya ketidakseimbangan antara pemodal dengan peminjam. Keuntungan besar yang diperoleh para peminjam yang biasanya terdiri dari golongan industri raksasa (para konglomerat) hanya diharuskan membayar pinjaman modal mereka plus bunga pinjaman dalam jumlah yang relatif kecil dibandingkan dengan milyaran keuntungan yang mereka peroleh. Padahal para penyimpan uang di bank-bank adalah umumnya terdiri dari rakyat menengah ke bawah. Ini berarti bahwa keuntungan besar yang diterima para konglomerat dari hasil uang pinjamannya tidaklah setimpal dirasakan oleh para pemberi modal (para penyimpan uang di bank) yang umumnya terdiri dari masyarakat menengah ke bawah. Ketiga, sistim ekonomi ribawi akan menghambat investasi karena semakin tingginya tingkat bunga dalam masyarakat, maka semakin kecil kecenderungan masyarakat untuk berinvestasi. Masyarakat akan lebih cenderung untuk menyimpan uangnya di bank-bank karena keuntungan yang

Adiwarman A Karim, (2001), Ibid, hlm. 29. Umer Chapra (2001), Masa Depan Ilmu Ekonomi, Sebuah Tinjauan Islam, (Jakarta: Gema Insani Press), hlm. 156. 7 Aunur Rahim Faqih,dkk (ed.), “Pemikiran dan Peradaban Islam”, Yogyakarta: UII Press, Hlm. 24. 8 Al Qur’an, surat Quraisy (106) ayat 1-4.
6

5

barang-barang yang dikenai zakat. aspek etika ekonomi (economic ethical aspects). Al-Baqarah: 60). dan janganlah kamu berkeliaran di muka bumi Allah dengan berbuat kerusakan" (Q. p.dan janganlah kamu merugikan manusia pada hak-haknya dan janganlah kamu merajalela di muka bumi dengan membuat kerusakan"(Q. muda atau tua dan dibayar sebelum shalat id fitri. Sebelum konklusi diambil. dan beberapa faktor penyebab krisis ekonomi lainnya secara Islami. Penduduknya menetang dan memerangi kaum Muslim. Bila pelaku ekonomi telah terbiasa bertindak di luar tuntunan ekonomi Ilahiah. Melakukan praktek ekonomi yang bertentangan dengan syari'at Islam seperti disebutkan dalam ayat-ayat di atas adalah merupakan suatu tindakan yang tidak hanya merugikan diri sendiri tetapi juga akan merusak sendi-sendi kehidupan ekonomi umat. Nabi meminta mereka meninggalkan kota. Peraturan mengenai pengeluaran zakat di atas muncul pada tahun ke-9 Hijrah ketika dasar Islam telah kokoh. 30. korupsi. Karena langka dan pentingnya tulisan ini. Asy-Syu'ara: 183) ". Kekayaan pertama datang dari Banu Nadir.. Dimana bahagian pertama tulisan ini coba menyingkapi dampak negatif ekonomi ribawi dan pengaruhnya terhadap nilai mata uang. kecuali baju baja.Makan dan minumlah rezeki (yang diberikan) Allah. Zakat diwajibkan pada tahun ke-9 hijrah. 30. wilayah negara berekspansi dengan cepat dan orang berbondong-bondong masuk Islam. Besarnya satu sha kurma. “The Four Pillars of Islam”. nilai uang. 9 Sebelum diwajibkan zakat bersifat sukarela dan belum ada peraturan khsusus atau ketentuan hukum. Tujuh kebun penduduk Banu Nadir tersebut adalah wakaf Islam yang pertama. karena mereka mendapatklan tanpa berperang.S. Hal ini seperti disinyalir Allah swt dalam Surat Ar-Rum ayat 40: "Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia. mereka menyerah dan setuju meninggalkan kota dengan membawa barang-barang sebanyak daya angkut dengan unta. suatu suku yang tinggal di pinggiran Madinah. . Akhirnya. Nabi pun mengerahkan tentara dan mengepung mereka. maka tulisan ini akan dibahagikan ke dalam dua bahagian. Rasulullah saw membagikan tanah ini sebagian besar kepada Muhajirin dan orang Anshar yang miskin. terjadinya krisis ekonomi dalam Islam tidak terlepas dari praktek-praktek atau aktivitas ekonomi yang dilakukan bertentangan dengan nilai-nilai keIslaman. seperti disebutkan dalam dua ayat berikut ini: ". Bagian Rasulullah saw digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. inflasi dan pembiayaan anggaran defisit. Ibid. dan tindakan malpraktek lainnya.11 Semua milik Banu Nadir yang ditinggalkan menjadi milik Rasulullah saw menurut ketentuan alQur’an. Sedangkan. tulisan ini diharapkan dapat mengisi kokosongan tersebut dengan menganalisa sebab-sebab timbulnya krisis ekonomi ditinjau dari kacamata ekonomi Islam. Sementara itu kita melihat bahwa sungguh sangat langka ataupun boleh dikatakan tidak ada sama sekali tulisan-tulisan yang menyoroti faktorfaktor penyebab krisis ekonomi dari aspek-aspek keagamaan (religious aspect). tulisan ini coba menyoroti ekonomi ribawi. 30. 2nd ed. tetapi mereka menolaknya. Oleh karena itu. gandum (berley).Sebenarnya. supaya Allah merasakan kepada mareka sebahagian dari (akibat) perbuatan mareka. bahagian terakhir tulisan ini akan melihat konsep ekonomi Islam dalam mengatasi inflasi dan mengoptimalkan sistim pembiayaan negara defisit serta dampak negatif hutang luar negeri terhadap ekonomi umat. h.12 Khaibar dikuasai pada tahun ke-7 hijrah. tepung keju atau kismis. hutang luar negeri. Para pengumpul zakat bukanlah pekerjaan yang memerlukan waktu dan para pegawainya tidak diberikan gaji resmi. Ibid. aspek tingkah laku para pelaku ekonomi (economic behavioral agents).". Setelah pertempuran selama sebulan mereka 9 Abul Hasan Ali Nadwi (1975).. tepat pada tahun kedua setelah hijrah shadaqoh fitrah diwajibkan shadaqoh yang juga dikenal dengan zakat fitrah ini diwajibkan setiap bulan Ramadhan.e-Islam. batas-batas zakat dan tingkat persentase zakat untuk barang yang berbeda-beda. Dalam ulasannya. Seorang Muhajirin dari banu Nadir yang telah masuk Islam memberikan tujuh kebunnya. Peraturan yang disusun meliputi sistem pengumpulan zakat.S. Kelompok ini masuk dalam fakta Madinah tetapi melanggar perjanjian. Adiwarman A Karim (2001). tetapi mereka mendapatkan bayaran dari zakat. Akan tetapi ahli hadits memandang zakat telah diwajibkan sebelum tahun ke-9 Hijrah ketika Maulana Abdul Hasan berkata zakat diwajibkan setelah hijrah dan dalam kurun lima tahun setelahnya.. Karena setiap aturan Ilahiah senantiasa mengandung Dan. monopoli. Ibid. agar mareka kembali (ke jalan yang benar)". Teori. kemudian oleh Rasulullah saw dijadikan tanah shadaqah.334 Ekonomi Islam: Sejarah. Ibid. 98 dalam Adiwarman A Karim (2001). maka tidaklah berlebihan bila krisis ekonomi yang melanda kita adalah suatu malapetaka yang sengaja diundangkan kehadirannya akibat ulah tangan jahil manusia sendiri. seperti tindakan mengkonsumsi riba. budak atau orang bebas. 10 11 Adiwarman A Karim (2001).. Kejahilan manusia ini terjadi tidaklah terlepas dari sifat ketamakan atau kerakusan manusia yang lebih mementingkan diri sendiri ketimbang kemaslahatan umat sehingga mareka tidak mahu mendengar panduan Ilahi. bahkan berusaha membunuh Rasulullah saw. hlm. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 27 ekonomi lainnya telah berperan aktif dalam mengundang munculnya krisis ekonomi. dan aspek-aspek kualitatif lainnya. pendapatan dan sumber daya negara masih sangat kecil. Karachi.10 Sampai tahun ke-4 hijrah. laki-laki atau perempuan. sementara shadaqah fitrah pada tahun ke-2 hijrah. Majlis Nashreyat. hlm. hlm. 12 Adiwarman A karim (2001). faktor-faktor non-ekonomi juga dieksplorasi secara singkat. 30. atau setengah sha gandum untuk tiap muslim..

dan banyak indikator Adiwarman A Karim (2001). beban hutang luar negeri yang membengkak dan pengaliran modal yang berlaku berulang kali. Sistem Koperasi Menurut arah dasarnya perekonomian di masa datang akan semakin jauh daripada dasar individualisme dan semakin dekat kepada kolektivisme. Teori. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 333 menyerah dengan syarat dan berjanji meninggalkan tanahnya. namun mereka dapat mencari hiburan dengan bertawakal menurut ajaran agama Islam. dalam Adiwarman A.15 Nilai harta rampasan pad dekade awal kalender Hijrah (622-632 M) tidak lebih dari 6 juta dirham. defisit neraca pembayaran yang besar. seribu lagi pada Safar tiap tahun. kelebihan atau kekuarangannya itu harus diperhitungkan. Adiwarman A Karim (2001). Direktur International Monetary Fund (IMF) dalam kata-kata sambutannya pada Growth-Oriented Adjustment Programmes (kurang lebih) sebagai berikut: "ekonomi yang mengalami inflasi yang tidak terkawal.28 Ekonomi Islam: Sejarah.016 dirham. tamu dan sebagainya. Adhruh dan Adhriat membayarnya pada perang Tabuk. Hal ini memang dapat menimbulkan frustrasi di kalangan karyawan berusia muda atau yang berkemampuan tinggi. Ibid. Pada masa Rasulullah saw besarnya jizyah satu dinar pertahun untuk orang dewasa yang mampu membayarnya. merupakan cikal bakal terbentuknya sistem koperasi. Ibid. Ini dengan jelas menunjukkan bahwa defisit neraca pembayaran (deficit balance of payment). yaitu koperasi. telah menyebabkan kesulitan ekonomi. Rasulullah saw membagi Khaibar menjadi 36 bagian dan tiap bagian dibagi lagi menjadi 100 area. Dalam menganalisa penyebab utama timbulnya krisis moneter tersebut. Atas dasar kebersamaan. Di sana tidak terdapat keberatan terhadap nepotisme (rnengutamakan keluarga) seperti halnya di dunia Barat—bahkan ini dipandang wajar. “Kami memiliki pengalaman khsusus dalam bertani dan berkebun kurma” dan meminta izin untuk tetap tinggal di sana. Setengah bagian Rasulullah saw digunakan untuk keperluan delegasi. Mereka mengatakan kepada Rasulullah saw. dibawah pemilikan pemerintah. 15 Lihat Muhammad Yasin Mazhar Siddiqi. Dan berdasrkan kolektivisme. Hal ini terus berlangsung selama masa kepemimpinan Rasulullah saw dan Abu Bakar. sejak dahulu masyarakat Asia terkenal dengan konsep dasarnya tolong-menolong (gotong-royong). pendeta. Perusahaan semacam itu sebaiknya diatur oelh koperasi. 150. Pembayaran tidak harus merupakan uang tunai. berdasar asas-ekonomi kerayaktan maka diupayakanlah sebuah wadah yang mempunyai dasar historikal yang jelas. Orang-orang Ailah. hlm. para pakar ekonomi berkonklusi bahwa kerapuhan fundamental ekonomi (fundamental economic fragility) adalah merupakan penyebab utama munculnya krisis ekonomi. seribu garmen dikirim pada bulan Rajab tiap tahun. jadi bila ada yang bernilai lebih atau kurang dari satu aukiyah. “Peranan Harta Rampasan Perang”. pemerataan atau distribusi pendapatan dan keadilan dalam kebersamaan ini. dua ribu pakaian/garmen masingmasing bernilai satu aukiyah. penderita sakit dan semua yang menderita penyakit dibebaskan dari kewajiban ini. anak-anak. Abdullah ibnu Rawabah biasanya datang tiap tahun untuk memperkirakan hasil produksi dan membagikannya menjadi dua bagian yang sama banyak. . Syarat yang diajukan diteriima. Diantara ahli kitab yang harus memberi pajak. beban hutang luar negeri (foreign debt-burden) yang membengkak--terutama sekali hutang jangka pendek. pembatasan perdagangan yang berkelanjutan. hlm. Ibid. Hak milik orang-seorang atas tanah yang luas. orang tua. Atas dasar asas tersebut di atas. 31. karena kepentingan keluarga diutamakan di atas kepentingan perusahaan. daripada mengecam atau berusaha mendobrak sistem hirarki perusahaan yang mantap.14 Pada masa perang di masa Rasulullah saw bukan merupakan alasan bagi umat Islam untuk meningkatkan pendapatnya. 31. Perempuan. Sebagai contoh wacana ini terdapat di daerah perdesaan Indonesia yang umum memiliki rasa kebersamaan yang tinggi (gotongroyong). yang akhirnya akan memerangkapkan ekonomi negara ke dalam krisis ekonomi". Nilai dari kurma. yaitu sama sejahtera. sejauh yang diketahui. Bila diperkirakan dengan biaya hidup di Madinah untuk rata-rata keluarga yang 13 14 bukan keluarga. Tiap garmen bernilai satu aukiyah. Karim (2001).400 + 400 = 1. tingkat bunga yang tidak realistik. hlm. tetapi dapat juga berupa barang atau jasa. Hal ini seperti disebutkan oleh Michael Camdessus (1997).157. seperti yang disebutkan Baladhuri dalam kitab Futuh al-Buldan ketika menjelaskan pernyataan lengkap perjanjian Rasulullah saw dengan orang-orang Najran yang jelas dikatakan: “…setelah dinilai.800 bagian). Dan perang dimasa Rasulullah saw tersebut diperkirakan kurang lebih antara 74 sampai 90 kali dengan harta rampasan perang 6.400 tentara dan 400 penunggang kuda (1. kadar pertukaran mata uang yang tidak seimbang. Rasulullah saw mengabulkan permintaan mereka dan memberikan mereka setengah bagian hasil panen dari tanah mereka.13 Demikian juga Rasulullah saw juga menirima satu bagian biasa yang diberikan secara berkala kepada istri-istrinya sebanyak 80 unta penuh dengan kurma dan 80 unta penuh dengan gandum. dan barang yang digunakan untuk subtitusi garmen harus diperhitungkan”. pengemis. Dan setengah bagian lagi diberikan untuk 1. adalah orang Najran yang beragama Kristen (tahun keenam setelah Hijrah). investasi yang tidak efisien (inefficient investment). yang diusahakan oleh banyak orang sebagai buruh saja adalah pembawaan dasar individualisme yang bertentangan dengan dasar perekonomian yang adil.

asal saja sisa upahnya tidak akan kurang dari yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pokok karyawan bersama keluarganya. Adiwarman A.000 dirham per-tahun. 33. Sumber Pendapatan Primer merupakan pendapatan utama bagi negara di masa Rasulullah saw adalah zakat dan ushr. pada masa Rasulullah. perkakas. tidak dipandang sebagai sikap Islam sejati. zakat dikenakan pada hal-hal berikut:17 1) Benda logam yang terbuiat dari emas seperti koin. Rasulullah saw berkata kepada Muadz. . dan ditambah kekayaan yang dikumpulkan di Madinah. sekalipun sebenarnya tidak ada lagi pekerjaan bagi mereka. Kontribusi harta rampasan perang terhadap pendapatan kaum Muslim selama 10 tahun kepemimpinan Rasulullah saw tidak lebih dari 2 persen. yaitu: 1) Sumber pendapatan primer. Keduanya berbeda dengan pajak dan tidak diperlakukan seperti pajak. dan perlu ditunjukkan sikap murah hati bila karyawan itu mengalami kesulitan keuangan terus-menerus. Teori. Zakat atas hasil pertanian dan buah-buahan inilah yang dinamakan ushr. Rasulullah saw. 2) Benda logam yang terbuat dari perak. misalnya dengan memperluas usahanya. 6) Luqta. hlm. Binatang ternak yang digembalakan bebas ditentukan berdasarkan jumlahnya. dan 7) Barang temuan. perhatian seorang majikan akan disambut baik. 4) Berbagai jenis barang dagangan termasuk budak dan hewan. Lebih jauh lagi zakat secara fundamental adalah pajak lokal. seperti koin. jika seorang majikan memenuhi semua tanggungjawab sosialnya.” Demikianlah pemerintah pusat berhak menerima keuntungan hanya bila terjadi surplus yang tidak dapat didistribusikan lagi kepada orang-orang yang berhak. Tidak bisa memecat karyawan walaupun pesanan berkurang. sapi. Tidak mungkin berusaha dalam lingkungan dunia Islam tanpa menyediakan uang cadangan itu.332 Ekonomi Islam: Sejarah. Agar ia dapat memberi bantuan keuangan. kambing. hlm. perkakas. Barang dagangan bahan tambang dan luqta ditentukan beradasrkan nilai jualnya dan hasil pertanian dan buah-buahan ditentukan berdasarkan kuantitasnya. diperkirakan biaya untuk perang lebih dari 60 juta dirham. dan kenaikan pangkat para karyawan. Namun seorang majikan tidak mempunyai keleluasaan bergerak dalam soal menaikkan pangkat karyawan seperti para rekannya di dunia Barat. Berarti ia akan melepaskan peluang untuk memperoleh hasil dari tambahan investasi modalnya. jumlah harta itu hanya dapat menunjang sejumlah kecil dari populasi muslim dan juga akibat perang tersebut. dan seharusnya mereka tidak terlalu ketat untuk menuntut pembayaran kembali. Narnun mengingat suasana kekeluargaan. Kenaikan Pangkat Atas Dasar Masa Dinas Seorang majikan juga memikul tanggung jawab atas struktur kerja dalam perusahaannya. Menurut Bukhari. Zakat dan ushr merupakan kewajiban agama dan termasuk salah satu pilar Islam. 5) Hasil pertanian termasuk buah-buahan. ibu kota negara. namun pada umumnya seorang majikan lebih memilih kebangkrutan daripada rnemecat karyawannya. Karim (2001). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 29 dan walaupun kaum Muslimin menghargai kebebasan kehidupan keluarganya. Seorang majikan bertanggung jawab menjamin kepastian kerja bagi para karyawan. sepuluh kali lebih besar dari harta rampasan. Zakat emas dan perak ditentukan berdasrkan beratnya. Bahkan kaum ulama menganjurkan agar seorang majikan menyediakan pinjaman uang bebas bunga. Ibid. ornamen atau dalam bentuk lainnya. Ibid. Cicilan semacam itu haruslah disesuaikan dengan keadaan keuangan karyawan. Kelalaian menyediakan dana cadangan itu akan dipandang sebagai sikap tidak bertanggung jawab. Dan pengeluaran untuk zakat tidak dapat dibelanjakan untuk pengeluaran umum negara. Para majikan akan dihormati bila diketahui menyediakan dana cadangan darurat semacam itu. dan para keluarga mengharapkan agar dia diutamakan dalam soal kenaikan pangkat daripada karyawan yang terdiri atas enam orang sebesar 3. Sumber-sumber pendapatan sekunder yang menjadi sumber pendapatan negara: 18 1) Uang tebusan untuk para tawanan perang. Bila seorang karyawan mengalami kesulitan keuangan. harta benda yang ditingalkan musuh. hanya dalam kasus perang Badar pada perang lain tidak disebutkan jumlah uang 16 17 Adiwarman A. Karim (2001). Ibid. Dan. maka wajarlah bila cicilan utang itu dipotong dari upah karyawan. domba. bukan karena jasa atau keunggulannya. ketika ia mengirimnya ke Yaman sebagai pengumpul dan pemberi zakat: “…Katakalah kepada mereka (penduduk Yaman) bahwa Allah telah mewajibkan mereka untuk membayar zakat yang akan diambil dari orang kaya diantara mereka dan memberikannya kepada orang miskin diantara mereka.16 Dalam perjalanan roda pemerintahannya. Mengadakan "rasionalisasi" atau "penciutan" barisan pekerja semata-mata berdasarkan perkiraan atau perencanaan keuangan yang kurang menyenangkan. dan 2) Sumber pendapatan Sekunder. seorang majikan biasanya harus mempunyai cadangan dana cair yang cukup besar. Tentu saja hal ini tidak selalu bisa dilaksanakan. Kenaikan pangkat pada umumnya didasarkan pada masa dinas seorang karyawan. 34. ornamen atau dalam bentuk lainnya. Seorang majikan cenderung berusaha mengatasi kesulitan jangka pendek dengan harapan bahwa dalam jangka panjang kondisi perdagangan akan membaik. 3) Binatang ternak unta. mendapat 2 sumber pendapatan secara umum. 18 Adiwarman A. majikan diharap untuk membantunya. karim (2001). 147. hlm. Pengeluaran untuk keduanya sudah diuraikan secara jelas dan eksplisit di dalam al-Qur’an surat at-Taubah (9) ayat 60. Sistem jaminan kesempatan kerja seumur hdiup di kebanyakan negara Islam berarti bahwa seorang majikan harus tetap menahan karyawannya.

Menurut Imam Shuyuti. Campur tangan majikan secara berlebihan di luar lingkungan kerja tidak akan diterima oleh para karyawan di dunia Barat. 6) Nawaib. pajak yang jumlahnya cukup besar yang dibebankan pada kaum muslimin yang kaya dalam rangka menutupi pengeluaran negara selama masa darurat dan ini pernah terjadi pada masa perang Tabuk. maka sikap itu tidaklah mengherankan. terutama kepada anak prianya. Bila seorang majikan tidak memperhatikan keluarga karyawan ia dianggap tidak sopan. dan dengan penuh pengertian dia memberikan cuti kepada karyawan yang harus menjaga saudaranya yang sakit itu. Karena biasanya majikan dan karyawan masih sekeluarga atau sesuku. Tetapi walaupun perusahaan itu bukanlah perusahaan keluarga. berasal dari harta benda kaum muslimin yang meninggalkan tanpa ahli waris atau berasal dari barang-barang seorang muslim yang meninggalkan negerinya. yang merupakan ciri khas banyak penguasa dan pemerintah di wilayah Timur Tengah. Tanggung jawab seorang majikan bahkan meliputi karyawan dan keluarganya. disambut dengan gembira. hal ini sulit untuk dipahami para pengusaha Barat. terutama bila mereka menganggap bahwa laba itu adalah hasil jerih payah mereka.000 dirham (20. Ini merupakan suatu sikap yang banyak mencerminkan pola dasar kebapaan informal. Abu Bakar memerintahkan pasukannya untuk menyerang suku-suku pembangkang tersebut. Karena itu upah pokok itu harus cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok karyawan beserta keluarganya. Para karyawan akan merasa tidak puas bila laba membumbung tinggi. seperti berburu pada musim haji. Sebaliknya di dunia Islam tidak ada pemisahan tegas antara jam kerja dan jam istirahat. banyak suku-suku Arab yang meninggalkan Islam dan menolak membayar zakat. Namun laba. karena mungkin karyawan itu memenuhi sebagian kewajiban si majikan.5%) Zakat Fitrah Wakaf Amwal Fadila Nawaib Shadaqah yang lain Khumus No 1 2 3 Dari kaum NonMuslim Jizyah Kharaj Ushr (5%) No 1 2 3 4 5 Umum Ghanimah Fay Uang tembusan Pinjaman dari kaum muslim atau nonmuslim. Para majikan Muslimin cenderung untuk lebih bersikap kebapaan daripada rekan-rekan mereka di dunia Barat. dan tidak jarang seorang rnajikan menyediakan beasiswa dan jaminan pendidikan lain bagi anak-anak itu. sedangkan upah tidak berubah—ini adalah hal pasti yang memperburuk hubungan tenaga kerja yang sering terjadi di Barat. Tabel 2 Sumber-sumber Pendapatan pada Masa Rasulullah saw No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Dari Kaum Muslim Zakat Ushr (5-10%) Ushr (2. Teori. Sistem bonus mencegah penghasilan laba yang berlebih-lebihan. harta benda yang diindikasikan kepada umat Islam yang disebabkan Allah dan pendapatannya akan didepositkan di Baitul Maal. seperti kurban dan kaffarat. para majikan Muslimin acapkali memperhatikan kehidupan karyawan di luar lingkungan kerjanya. khususnya mengenai pendidikan anak-anak para karyawannya. 2) Pinjaman-pinjaman setelah menaklukan kota Mekkah untuk pembayaran uang pembebasan kaum muslim dari Judhayma atau sebelum pertempuran Hawazin 30. dan pada umumnya jadwal jam kerja kurang berstruktur. Bahkan seorang majikan bersedia memikul biaya perawatan rumah sakit untuk saudara para karyawan. 7) Zakat fitrah. dan sikapnya ini tidak menimbulkan kekesalan. Demikian pula perhatian majikan terhadap keluarga karyawan tidak ditolak melainkan disambut baik bahkan diharapkan. Sejarah Ekonomi Islam Masa Khalifah Ketika kekhalifahan di masa Abu Bakar Siddiq (51 SH–13 H/ 537– 634 M) berkuasa. sehingga tidak ada alasan untuk memandang laba sebagai hasil dari penindasan pada para pekerja. 3) Khumus atas rikaz harta karun temuan pada periode sebelum Islam. Hadiah dari pemimpin atau pemerintah negara lain. 4) Amwal Fadhla. 5) Wakaf.30 Ekonomi Islam: Sejarah. Kaffarat adalah denda atas kesalahan yang dilakukan seorang muslim pada acara keagamaan. Seorang majikan rnengharapkan bantuan karyawannya pada setiap saat yang dipandangnya perlu.000 dirham menuerut Bukhari) dari Abdullah bin Rabiah dan meminjam beberapa pakaian dan hewan-hewan tunggangan dari Sufyan bin Umaiyah. Perhatian terhadap para karyawan jauh melampaui soal pembayaran upah saja. dan para karyawan tidak dapat mengandalkan uang bonus untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. Sistem pembagian laba ini akan menghapuskan pandangan bahwa karyawan diperlakukan tidak adil dan mereka akan bekerja sekuat tenaganya untuk rneningkatkan keuntungan. dan dengan demikian menekan risiko pertentangan antara majikan dengan karyawan. ketika berita wafatnya Rasulullah saw tersebar ke seluruh penjuru Madinah. . beliau mengambil langkah-langkah tegas untuk mengumpulkan zakat dari semua umat Islam termasuk Badui yang kembali memperlihatkan tanda-tanda pembangkangan sepeninggal Rasulullah saw. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 331 tebusan tawanan perang. Merekajuga memperhatikan kesehatan serta kesejahteraan para karyawan dan berusaha agar para karyawan merasa puas di lingkungan perusahaannya. zakat yang ditarik di masa bulan Ramadhan dan dibagi sebelum sholad Idhul Fitri. dan 8) shadaqah. bila dibagi-bagikan. Umar bin Khattab memintanya bonusnya.

Diberitahukan bahwa fasilitas yang diberikan kepadanya adalah seorang budak yang tugasnya memelihara seekor unta dan membersihkan air dan sehelai kain pakaian biasa. belum tentu akan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dibandingkan dengan perusahaan yang buruhnya berupah tinggi. sehingga ia langsung memerintahkan untuk menjual sebagian besar tanah yang dimilikinya dan seluruh hasil penjualannya diberikan untuk pendanaan negara. Op.20 Beliau juga menanyakan lebih lanjut lagi seberapa banyak fasilitas yang telah dinikmati selama kepemimpinannya. Peraturan semacam inijelaslah berlaku secara tradisional di sejumlah besar perusahaan keluarga di dunia Islam. hklm. Dengan demikian ditekankan bahwa hadiah itu diberikan berdasarkanjiwa Islam dan akan menunjukkan bahwa perusahaan itu berpegang pada ajaran Islam. tenaga kerja. Ibid. misalnya pada Tahun Baru Islam atau pada Hari Raya Idul Fitri. kebutuhan keluaraga Abu bakar diurus oleh kekayaan dari Baitul Maal ini. beliau menemui banyak kesulitan dalam pengumpulan pendapat negara sehingga beliau menanyakan seberapa banyak yang diambilnya. Menurut beberapa keterangan beliau diperboleh mengambil dua setengah atau dua tiga perempat dirham setiap hari hanya dari Baitul Maal dengan beberapa waktu.000 atau 2. Teori. Tidak dapat tidak upah yang dibayarkan oleh majikan asing akan menarik perhatian dan akan diselidiki.”19 Abu bakar menyamakan seluruh rakyat dalam jumlah pembagian zakat. Di wilayah itu perusahaan yang buruhnya berupah lebih rendah. Beliau menginstruksikan untuk mengalihkan semua fasilitas tersebut kepada pemimpin berikutnya setelah beliau wafat. Hlm. Dalam keadaan semacam ini tidaklah bijaksana bila membayar upah yang rendah menurut pandangan setempat. bukan untuk mencabut perintah itu. Memang sejak menjadi Khalifah. Ketika semua ini diberitahukan kepada Umar. sebagian besar industri modern berciri padat rnodal. Diberitahukan bahwa fasilitas yang diberikan kepadanya adalah seorang budak yang tugasnya memelihara anak-anak dan membersihkan pedang-pedang kaum muslimin.000 dirham per-tahun. Tambahan lagi.Cit. 22 Adiwarman A Kahm (2001). dan alat perlengkapan. dengan melaksanakan pembagian pendapatan yang berlainlainan pada setiap perusahaan. 44-45 20 19 .330 Ekonomi Islam: Sejarah. sumber daya. Syed Ameer Ali (1949). ia berkata. page. Hadiah ini dapat dibayarkan setahun sekali. dari alasan ini saja sangatlah tidak bijaksana bila para majikan asing itu membayar upah di bawah tingkat upah yang dibayarkan oleh para majikan dalam negeri. beliau berkata. “A Shaort History of Saracens”. tetapi walaupun mengalami kegagalan mereka akan menerima santunan dari seluruh masyarakat Islam.’ Pustaka Al-Kausar. "22 Abu Bakar meninggal pada 13 Hijrah atau 13 Agustus 634 Masehi dalam usia 63 tahun. Beliau menginstruksikan untuk mengalihkan semua fasilitas tersebut kepada pemimpin berikutnya setelah beliau wafat. Dan tidak pandang bulu. London.44-45.”21 Lain lagi dimasa Umar bin Khatab (40 SH-23 H/584-644 M) penjualannya diberikan untuk pendanaan negara. baik dari kalangan mana saja. 80-81. sekalipun mereka dengan mudah bisa mendapatkan pekerjaan dengan upah yang rendah. karena setiap perusahaan wajib membayar upah pokok yang memadai dan upah pokok inilah yang merupakan upah yang layak. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 31 menggunakannya sebagai patokan yang tepat dalam menetapkan upah. para majikan dan para karyawannya mengencangkan ikat pinggang bersamasarna. "Oh Abu Bakar! Kamu membuat tugas dari penggantimu menjadi sangat sulit. 44. seekor unta membawa air dan sehelai kain pakaian biasa. mungkin di hari besar Islam. Caranya. Dan. Ketika perusahaannyajaya. sehingga upah bukan merupakan pengeluaran yang terbesar. “Oh Abu Bakar! Kamu membuat tugas dari penggantimu menjadi sangat sulit. Tetapi hadiah atau bonus ini hanyalah merupakan suatu imbalan tambahan. Jakarta: The International Institut of Islamic Thought (IIIT). Selain itu beberapa negara di dunia Islam—khususnya negaranegara penghasil minyak—bukan merupakan lingkungan berupah rendah menurut standar Dunia Ketiga. Seorang karyawan diharapkan lebih erat mengidentifikasikan dirinya dengan tempat bekerjanya bila diadakan pembagian pendapatan yang akan memupuk kesetiakawanan ekonomi antara para karyawan Muslimin dengan perusahaan Islamnya. saat mendfakti wafatnya juga. Ketika semua ini diberitahukan kepada Umar. h. Imam Shuyuti (2001) Tarikh Khulafa. Jakarta. Beliau menanyakan lebih lanjut lagi seberapa banyak fasilitas yang telah dinikmati selama kepemimpinannya. Ternyata tunjangan tersebut kurang mencukupi sehingga ditetapkan 2. Di sini pendapatan telah dibagi-bagi sesuai dengan proporsi masukan—misalnya.. 27 dalam Adiwarman A Karim (2001). karena seluruh urusan keluarga dapat berhasil atau gagal secara bersama-sama. Ternyata sebesar 8000 dirham. Khususnya bagi para majikan asing sangatlah penting untuk menghindari kesan ketidak adilan. para karyawan mendapat bagian dari labanya. namun para ulama sepakat bahwa suatu sistem bonus atau hadiah akan lebih tepat. namun Abu Bakar berkata: “Aku akan memerangi mereka sekalipun mereka hanya menolak membayar satu kali zakat atau menolak memberikan kambing muda yang biasa mereka serahkan kepada Rasulullah saw. hlm. sedangkan ketika keadaannya kurang cerah. Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam. Dukungan gagasan pembagian pendapatan sebagai imbalan kerja semakin bertambah sebagaimana yang sudah biasa terjadi secara tradisional dalam lingkungan pertanian. karena itu upah yang rendah sama sekali tidak akan dapat diterirna di sana.500 dirham dan menurut keterangan lain 6. 21 Adiwarman A Karim (2001). Macmilan and Co.

Meskipun dikemukakan alasan bahwa imbalan tambahan itu wajar bagi tenaga asing yang bekerja di luar tanah airnya. Namun siapa saja yang gagal mengelolanya selama 3 tahun. 12-13 Jamil Ahmad (2000). Kemudian. Dilahirkan di Mekah. Karyawan penyandang gelar kesarjanaan akan menerima tambahan gaji. Tidak perlu ditegaskan lagi bahwa diskriminasi yang akan menguntungkan karyawan bukan Muslimin pasti akan ditentang. ia mengambil langkah-langkah pengembangannya. karena itu perekonomiannya masih dipengaruhi oleh kondisi tersebut terutama dari segi penerimaan negara. maka sulitlah untuk . Dan acapkali upah minimum itu tidak berlaku bagi semua pekerja. namun rupanya setiap pemerintah negara Islam merasa bahwa paling tidak mereka harus mendukung gagasan upah minimum itu mengingat suasana moral yang berlaku. Silsilahnya berkaitan dengan garis keturunan Rasulullah saw pada generasi kedelapan. maka kebiasaan itu makin sulit untuk memperoleh dukungan dari pemerintah negara Islam. Dia menghadiahkan kepada orangorang yang sejak awal mengolahnya. Ibid. Karena itu. Usman bin Affan berkata: “saya berpendapat uang yang banyak itu cukup banyak untuk semua orang. kalau tidak dicatat untuk mengetahui siapa yang sudah mengambil dan sipa yang tidak. Tidak ada satupun gagasan tunggal mengenai wujud upah yang layak. Pemikiran tentang upah yang “layak” ditunjukkan dengan pembuatan undang-undang upah minimum di sebagian besar negara Islam. mengusulkan: “Uang yang sudah terkumpul setiap tahun dibagikan (didistribusikan). sedangkan gaji tertinggi dibayarkan kepada orang yang menyandang gelar doktor. 24 pekerjaan sama. atas usul ini Khalifah Umar bermusyawarah dengan para petinggi pemerintahan untuk membentuk lembaga keuangan negara. kemudian Khalifah mengumumkan kepada masyarakat. karena hal ini pasti akan memancing protes keras. mungkin dalam kondisi yang masih tandus.24 Dalam bidang ekonomi Umar bin Khatab menyadari pentingnya sektor pertanian untuk memajukan ekonomi negerinya. Maka seorang majikan bangsa asing tidak akan dibiarkan membayar upah di bawah batas minimum itu. Dan salah seorang masyarakat karena pengalamannya melihat kebiasaan orang-orang asing (di luar Madinah) dalam mengelola keuangan secara teratur dengan adanya sebuah lembaga keuangan. saya khawatir akibatnya akan merajalela”.32 Ekonomi Islam: Sejarah. Selain itu sebagian besar barisan pekerja mungkin terdapat di luar dunia ekonomi formal. tahun 40 sebelum Hijrah.644 M) Umar bin Khattab atau Umar bin AI-Khattab bin Nufail bin Abd AI-Uzza bin Rabah bin Abdullah bin Qart bin Razah bin Adi bin Ka'ab bin Luay bin AIAdawi AI-Ourasyi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 329 dan kekhalifahannya berlangsung selama dua tahun tiga bulan sebelas hari. Andaikan upah minimum itu berlaku pula untuk sektor pertanian. dengan demikian mereka tidak pula termasuk dalam undang-undang tingkat upah minimum itu. Orang-orang yang mengungsi. maka bentuklah sebuah lembaga keuangan dan adakan mobilisasi”. Keuangan negara yang terhimpun yang terbesar ialah dari hasil rampasan perang. misalnya di Mesir zaman Nasser. maka akan sulit untuk melaksanakannya dengan tegas. Ali bin Abi Thalib ra. dan jangan tersisa”. zakat dan shadaqah. pemerintahan Islam masih dalam masa perang. upah minimum itu dalam prakteknya hanya berlaku bagi pegawai pemerintah saja. atau karena sulit mencari tenaga yang sama ketrampilannya di kalangan priburni. Op. h. Acapkali upah minimum itu sangat rendah. Umar masuk Islam pada umur 27 tahun. hal ini banyak menimbulkan kejengkelan terutama pada perusahaan Aramco. Dalam kasus yang ekstrim. bergelar Al-Faruq. Diskrirninasi hanya akan dibenarkan bila menguntungkan warga negara sendiri. juga mengembalikan kondisi orangorang yang bekerja di bidang pertanian. Namun dengan segala kelemahannya itu gagasan upah minimum tetap dipandang penting. Selain itu untuk mengimbangi laju inflasi seringkali penyesuaian upah minimum itu dilalaikan. Di masa khalifah Umar. Atas pendapat 23 24 Jamil Ahmad (2000). h. Panggilan Abu Hafsah. pada waktu terjadinya invasi dapat dipanggil kembali dan dinyatakan boleh menempati kembali tanah mereka. Jenazah Abu bakar dikubur di samping Rasulullah saw. karena jika tidak mereka pasti akan dikecam. Setelah Khalifah Umar mempercayai Abu Hurairah ketika kembali dari Bahrain membawa hasil rampasan perang sejumlah 500 ribu dirham. sekedar memenuhi kebutuhan pokok saja. 21. sedangkan pada wanita dan anak-anak jarang sekali dibayarkan upah minimum menurut undang-undang itu. maka ia akan kehilangan hak kepemilikannya atas tanah tersebut. dan premi yang dibayarkan kepada karyawan dengan pendidikan yang lebih tinggi itu rupanya merupakan sebagian alasan mengapa orang-orang dari negara-negara Islam belajar di berbagai universitas Barat untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi. Cit. Acapkali tenaga asing Barat di Wilayah Teluk Arab diberi upah yang lebih tinggi daripada yangditerima oleh tenaga pribumi. sedangkan pekerja di sektor swasta tidak termasuk dalam undangundang itu. Para majikan bukan Muslimin sebaiknya membayar upah pada tingkat minimal itu.23 Umar bin Khattab (40 SH-23 H/584. Teori. la salah satu dari tujuh belas orang Mekah yang terpelajar ketika kenabian dianugerahkan kepada Muhammad al-Amin. Akan tetapi Walid bin Hisyam bin al Mughirah menyarankan: “Amirul Mukminin. Keadaan ini tidak menimbulkan rasa jengkel. dan bukan sebaliknya. Secara keseluruhan gagasan upah yang layak menimbulkan masalah yang sama dengan gagasan upah “ekonomis”. saya sudah peergi ke Syam dan sudah melihat para raja di sana membentuk lembaga keuangan dan memobilisasi tentara. infaq.

Umar bin Khatab juga tidak lupa dengan sifat tanah yang tidak dipunyai oleh unit-unit produktif lainnya. bahkan tidak bisa diterima. maka masyarakat Islam yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok bagi semua kaum Muslimin akan dipandang mengalami kegagalan. ketika kaum muslimin meminta tanah Khaibar. Pustaka Firdaus. hlm. Riwayat jasa di masa lampau dapat membenarkan dilanjutkannya pembayaran imbalan. dan mereka sudah merasa senang dengan upah rendah yang diterimanya di kota. dan inilah yang menjadi alasan untuk mengharamkan riba. Posting pengeluaran yang utama ialah untuk kesejahteraan (tunjangan) pegawai pemerintahan dan masyarakat (fakir dan miskin). Islam menjawab bahwa faktor-faktor produksi tidak boleh menjadi pemilikan pribadi. bahkan di daerah perkotaan. Makhramah bin Naufal dan Jubair bin Mu’tim yang ahli dalam bidang keuangan untuk menjadi pengelola lembaga keuangan. soal upah adalah soal moral. 27 Irfan Mahmud Ra’na. Dan pandangan itu terutama berlaku di lingkungan dunia Islam. Namun kepemilikan individu ini justru tidak diakui dalam masyarakat sosialis dan komunis. hlm. ialah pertimbangan mengenai pendapatan. Fungsi lembaga keuangan ini untuk mengatur penerimaan dan pengeluaran negara. Kedua. dan setiap orang berhak mendapatkan makanan dari pengolahan tanah. Rasulullah bersabda: “Pengolahan tanah terbengkalai yang bukan milik siapapun. Kemudian Rasulullah membagi Muhammad Husain Haekal. Bila orang kaya memboroskan uangnya dengan berjudi. Litera Antarnusa. Semuanya itu dipandang sebagai hak asasi manusia. 674. 672673. Akan datang masanya kelak orang tidak lagi mau memberi selain kepada yang disenanginya”. dalam pengertian milik setiap kelompok masyarakat. Tanah pada kuantitasnya bersifat terbatas dan tetap. tanah dan semua yang terkandung di dalamnya harus digunakan untuk kepentingan umum dan rakyat. bila soal upah sernata-mata ditentukan oleh gaya ekonomi yang abstrak saja. Para ahli falsafah Kristen termasuk Thomas Aquinas.328 Ekonomi Islam: Sejarah. dalam kebiasaannya mengeluarkan uang serta konsumsinya. haruslah merupakan imbalan jerih payah.26 Pemilikan tanah dianggap suatu tipe pemilikan yang parexellence (paling istimewa) di negara-negara kapitalis. Tetapi di sini soal kegiatan masa kini kurang diperhatikan. 30. Perbedaan skala gaji misalnya yang scring terjadi dijawatan pemerintah bagi golongan sarjana dan bukan sarjana yang melakukan yang terakhir inilah Khalifah Umar mengambil keputusan. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Dan posting pengeluaran yang utama kedua ialah untuk kepentingan mobilisasi tentara. yang menjadi parasit dan menahan kemajuan ekonomi. yang biasanya dikaitkan dengan soal pemerataan. Menurut pendapat umum. berpegang kepada gagasan upah "layak". riwayat Aisyah. 28 Dilihat dari sudut pandang Islam. soal pembagian pendapatan yang wajar dipandang penting. dan antara pendapatan dengan kegiatan kerja harus berkaitan. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. atau bergaya hidup yang mencolok. termasuk sandang pangan. yaitu: Pertama. tingkah lakunya itu dapat merusak akhlak masyarakat dan menghancurkan nilai-nilai agama Islam. Sekalipun sering terdapat perbedaan tingkat pendapatan yang cukup besar. Jadi dilihat dari sudut pandang Islam. dan tempat tinggal. maka dialah yang memilikinya”. buatlah ia subur. dari para bekas petani. (Jakarta: 1990). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 33 melepaskan diri dari kerja keras mulai fajar sampai senja dengan upah kecil di sektor pertanian. seperti juga halnya di Jepang.27 Sistem kepemilikan tanah yang tidak seimbang menyebabkan lahirnya pemilik tanah yang sangat berkuasa. hlm. berlainan halnya dengan di dunia Barat. Di lingkungan dunia Islam masalah moral jauh lebih dipentingkan daripada di dunia Barat. dan tak seorangpun boleh memperoleh hak istimewa atasnya. barang itu tidak dipamerkannya secara mencolok mata. Kemudian khalifah mengangkat Aqil bin Abi Thalib. hlm. 26 Ibid. rakyat mengharapkan agar si kaya tetap dapat menjadi teladan bagi si miskin. Kerisauan moral mengenai upah dinyatakan dalam tiga cara. bersabda: “Tanah yang terbengkalai adalah milik Allah dan Rasul-Nya serta kamu semua (muslimin)”. walaupun dia memakai perhiasan. 17. Pustaka Firdaus. 28 Irfan Mahmud Ra’na. Juga terdapat perbedaan tingkat upah yang berlaku di dunia Barat. di samping segi ekonominya. yang mana sangat signifikan dalam kelangsungan suatu corperate dan pekerja itu sendiri. Implementasi hadits ini langsung dicontohkan oleh Rasulullah saw. seharusnya upah itu cukup untuk memenuhi semua kebutuhan pokok. dan memperoleh banyak dukungan politik. (Jakarta: 2000). namun memiliki kekayaan berarti bertanggung jawab sosial. Di mana tanah dapat memenuhi kebutuhan pokok dan permanen bagi manusia. Land reform telah menjadi pokok persoalan yang lebih besar daripada nasionalisasi industri di banyak negara Islam.. 25 Selain itu harta Kharaj dan Jizyah yang diterima oleh lembaga keuangan negara dipergunakan untuk membangun bendungan guna mengairi lahan yang gersang menjadi tanah pertanian yang subur. Karena itu banyak orang kaya yang hidup sederhana dalam menikmati kekayaannya. Umar berkata kepada orang banyak: “Barangsiapa mempunyai harta kembangkanlah dan barangsiapa yang mempunyai lahan. dan menurut pandangan umum tidaklah adil. Di dunia Barat pun banyak orang yang tidak senang soal upah sematamata ditentukan oleh faktor-faktor ekonomi saja. Teori. Umar bin Khatab: Sebuah Tela’ah Mendalam Tentang Pertumbuhan Islam dan Kedaulatannya Masa itu. 29 Al Hadits. Ketiga. tanah sesungguhnya milik Allah. (Jakarta: 1990). Kekayaan bukanlah dosa. 25 . 29 Dalam hadits lain Rasulullah saw. Menikmati pendapatan tanpa kerja dipandang tidak bermoral.

32. 30 kekurangan tenaga kerja. diantaranya: 1) Iqta’ ialah suatu pemilikan tanah secara individu dengan melalui cara pemberian atau penyerahan sebidang tanah oleh negara.. mobilitas itu mungkin tidak didasarkan oleh faktor upah. Namun pada umumnya hubungan ketenagakerjaan tidak dilihat dari sudut konfrontasi antara para majikan dan karyawan. membiayai hidup anak-anak yatim. menginginkan agar tanah-tanah luas yang telah dikuasai kaum muslimin haruslah dipikirkan pemanfaatannya di masa depan. Saya kira. Rasulullah mengambil separuh dari bagian tersebut. hlm. Rakyat menuntut agar anda membagikan tanah dan harta benda kepada mereka. biasanya di negara-negara Islam secara keseluruhan. Teori. berarti kita tidak meninggalkan apa-apa untuk generasi yang akan datang”. tetapi tinggalkan tanah dan kanal. 30 Penafsiran Umar tersebut teraplikasikan pada ketika Sa’ad bin Abi Waqash menaklukan Irak. 162-163. dan tarif upah yang berlaku di negaranegara yang kurang makmur dalam lingkungan dunia Islam. setelah penaklukan tanah-tanah Kisra.34 Ekonomi Islam: Sejarah. tidak akan terjadi perpindahan kerja untuk mengisi kekurangan itu. kepala pemerintahan. yang ingin mandiri dalam hal ekonomi di usia muda sebagaimana akan diperolehnya bila rnereka merantau ke wilayah Teluk Arab. (Kairo: 1346). Saya telah membagi-bagikan harta benda kepada kaum muslimin. Kalau tanah-tanah tersebut saya bagi-bagikan. dan peranan serikat kerja itu pun berbeda dari yang biasanya diharapkan pengusaha Barat. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Mungkin banyak alasan untuk keadaan semacam ini. sehingga sistem keuangan Islam tidak akan rusak. baik untuk tenaga ahli. di mana para pejuang meminta hak atas tanah.32 Dalam masa pemerintahan Umar bin Khatab sistem pembagian pemilikan tanah diklasifikasikan ke dalam beberapa bagian. 31 Abu Yusuf. 32 Ibid. Pustaka Firdaus. lalu dengan apa kita membayar gaji mereka”. dan kebencian pekerja lebih diarahkan kepada para tuan tanah di pedalaman daripada ke para pengusaha perindustrian. Maka secara umum faktor-faktor penawaran dan permintaan tampaknya tidak berperanan penting. dalarn masyarakat negara penghasil minyak di wilayah Teluk. Kemudian Amirul mukminin menjawab: “Kalian mendengarkan orang-orang yang mengatakan bahwa saya telah mencabut hak-hak mereka. Penyesuaian masalah upah jarang dipandang sebagai suatu masalah politik dan kebanyakan karyawan tidak memandang para majikan sebagai suatu golongan yang bertentangan. maupun yang tidak ahli. Kalian lihatlah daerah-daerah perbatasan. Bahkan dalam hal ini pun. Kehadiran serikat kerja di sana merupakan suatu perkembangan yang relatif baru. maka pertentangan golongan ala Marx merupakan gagasan asing. 158-159. dan masa depan umat. dan laju inflasinya punjarang meningkat sampai angka 1 ke atas. Anda memang harus membagikan harta benda kepada mereka. kita pun butuh penjaganya demi keamanan. Meskipun demikian di beberapa negara Islam. berupa tanah yang terletak antara al-bahr (laut) dan al-sakhr (tanah Irfan Mahmud Ra’na. Sering terjadi pertentangan rnengenai hubungan perkotaan-pedesaan.31 Hal serupa juga terjadi pada ketika telah terjadi penaklukan Mesir oleh Panglima Amr bin al Ash. diantarnya ialah: Pertama. dan mempersiapkan generasi mendatang. Allah telah melimpahkan kita dengan harta yang banyak dan tanah yang luas dari pampasan perang. Hasil pendapatan tersebut akan saya gunakan untuk memperkuat balatentara. Rupanya upah tidaklah berfungsi sebagai isyarat pasaran efektif. Menurut Abu Ubayd. situasi makroekonominya lebih mantap. dan beliau menjawab: “Saya telah menerima surat anda. Kenyataan ini memberikan kesan bahwa lingkungan perekonomian di sana kurang berperanan dibandingkan di negara-negara perindustrian yang sudah maju. yang sudah ada urbanisasi buruh yang cukup besarjumlahnya. Suatu riwayat menyatakan: “Rasulullah saw telah memberikan iqta’ kepada Bilal bin Harith al Mujani. Kemudian Sa’ad melaporkannya kepada Amirulmukminin. kemudian dibagikan kepada para gubernur. di mana para pejuang meminta bagian atas rampasan perang dan tanah yang ditaklukan. kita harus menggaji mereka secara tetap. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 327 tanah Khaibar menjadi 26 bagian dan masing-masing bagian dibagi lagi ke dalam 100 bagian. serikat kerja itu menjalankan fungsi yang sangat mirip dengan serikat-serikat kerja di Eropa dan Amerika Serikat. hlm. kecuali dalam hal adanya perbedaan upah yang sangat besar. Banyak pekerja di kota yang merasa bersyukur dapat . biarkan tanah-tanah beserta para petaninya. Sebagian hal ini menunjukkan usaha yang bersungguhsungguh untuk memelihara kestabilan fiskal. Jika kita membagikan tanah itu sekarang. dan saya akan membebankan mereka dengan Kharaj dan Jizyah yang harus mereka bayar kepada kita. (Jakarta: 1990). tidak ada lagi tanah yang tersisa untuk ditaklukan. dan upah ditinjau kembali setiap 34 tahun. kita perlu tentara yang kuas untuk menjaganya. Karena sejumlah besar negara Islam tetap merupakan masyarakat pra-industri. gerakan buruh di sini jauh kurang kuat dibandingkan dengan di dunia Barat. dan Turki. hlm. dibandingkan dengan di dunia Barat. para panglima perang. Kitab Al Kharaj. Umar menafsirkan hadist tersebut bahwa Rasulullah saw. Karena itulah. seperti misalnya hasrat anggota keluarga lebih muda. Hanya dalam hal yang disebut belakangan inilah perbedaan upah dapat menyebabkan migrasi internasional. Tanah dan kanal untuk gubernur. dan masih belum jelas apakah faktor-faktor itu akan berpengaruh besar di segi penawaran walaupun dapat mempengaruhi sisi permintaannya. kecuali di Mesir. Maka saya mengharap. kalian lihatlah kota-kota besar. Tampaknya penyesuaian upah pun jarang terjadi di lingkungan dunia Islam. Kedua. Di banyak negara Islam gagasan kenaikan upah secara tahunan tidak ada.

melestarikan deferensial. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Teori ekonomi neo-klasik yang konvensional menyatakan bahwa upah ditentukan oleh interaksi antara penawaran dan permintaan di pasar tenaga kerja. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 35 soal keuangannya. zakat merupakan sumber pendapatan utama negara Islam. ataupun perbedaan jenis pekerjaan yang satu ke jenis lainnya. (Jakarta: 1990). 39 37 Ibidn.. lot. Hasil penggarapan tanah Hima’ harus dikeluarkan untuk ushr (semacam zakat). dan sebuah departemen besar didirikan untuk membangun waduk-waduk. di dunia Islarn sendiri kehilahatanya faktor-faktor mikro dan rnakro ekonomi nampaknya kurang berperanan dalam soal penetapan upah. khalifah segera memberi ganti rugi sebesar 10. baik negara Islam maupun negara yang bukan Islam. Umar mengurangi beban pajak terhadap beberapa barang. iklim perekonomian umum sering lebih dipentingkan daripada faktor-faktor mikro ekonomi. Tetapi banyak kemiripan dalam kebiasaan ketenagakerjaan di negara-negara Arab. yang memungkinkan pembukaan dan pengolahan banyak sekali ladang pertanian. Masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai soal hubungan ketenagakerjaan. Bagi seorang pengamat dari luar syarat-syarat kerja itu tampaknya agak serupa dengan di negara-negara Dunia Ketiga.12 Dan. antara perusahaan yang satu ke perusahaan lainnya. Mereka digaji dari harta kekayaan umat. dan munculnya perusahaan industri skala besar di dunia Islam merupakan suatu gejala yang relatif baru.. Pustaka Firdaus.326 Ekonomi Islam: Sejarah. hlm. Bahkan di dunia Barat pun tidak ada kriterium yang diterima umum mengenai cara penetapan upah. Pada masa Umar hukum perdagangan mengalami penyempurnaan guna menciptakan perekonomian secara sehat. Teori. Mendengar pengaduan ini. Pada saat yang sama. seorang laki-laki datang mengadu kepada Khalifah bahwa salah seorang tentara muslim dalam perjalanan melalui telah merusak tanamannya. namun ketentuan-ketentuan itu pun dapat ditafsirkan secara berlain-Iainan. Memang dalam hukum syari'at ada beberapa ketentuan mengenai perlakuan terhadap karyawan. Kurangnya mobilitas tenaga kerja. Iran.000 buruh yang bekerja setiap hari sepanjang tahun. hlm. Irfan Mahmud Ra’na. misalnya. di mana tanah yang dimiliki oleh satu orang atau lebih kemudian diolah oleh sebuah suku dan hasilnya digunakan untuk kepentingan bersama.. hlm.cit. Bangladesh. tangki-tangki kanal-kanal dan pintu-pintu air serba guna kelancaran dan distribusi air. Hal ini juga Ibid. Bila ushr tidak dibayarkan maka hak atas tanah tersebut dicabut oleh negara. dan Indonesia yang membenarkan diadakannya peraturan umum (generalization) mengenai soal ketenagakerjaan di negara-negara tersebut. 34 dan 2) Hima’ ialah pemilikan tanah secara kolektif. 58 34 33 Rodney Wilson. 40. Juza bin Muawiyah dengan seizin Umar. Turki. hlm 104. . Pakistan. Membanting harga dan menumpuk barang serta mengambil keuntungan secara berlebihan dipantau. Malaysia. hlm. dibandingkan dengan yang menyangkut segi lain dari kegiatan ekonomi. dan masalah penyelesaian upah masih merupakan masalah yang sangat kontroversial dalam kepustakaan ekonomi moderen. Tetapi kenyataannya. Zakat dijadikan ukuran fiskal utama dalam rangka memecahkan masalah ekonomi secara umum. 44. Nabi Muhammad hidup di lingkungan masyarakat pra-industri. Maka diusahakanlah penyelesaian soal upah yang akan mengimbangi laju inflasi. 35 Ibid. Pada waktu Umar menjadi khalifah. Menurut Maqrizi di Mesir saja ada sekitar 120. 73. Ibid.37 Sebagaimana di masa Rasulullah saw. mungkin hanya mencerminkan perbedaan perkembangan perburuhan di negara-negara industri bersangkutan. 46. dan mempertahankan jumlah upah bersih (take-home pay) dalam hitungan nilai uang yang nyata. dan bukan merupakan perbedaan yang diakibatkan oleh faktor-faktor keagamaan.11 Memang dalam Al Qur'an dan sunnah kurang banyak bahan-bahan yang khusus mengatur soal ketenagakerjaan. “adalah di luar kemampuan kamu untuk mengolah tanah seluas ini”.000 dirham. banyak membangun kanal-kanal di distrik Khuziztan dan Ahwaz. sekalipun banyak perbedaan etnik dan kebudayaan. Maka pelaksanaan hukum Islam serta falsafah ekonomi Islam dalam bidang perusahaan skala besar merupakan suatu perkembangan yang relatifbaru pula. juga dibangun pasar-pasar agar tercipta suasana persaingan yang bebas. hlm. pajak perdagangan nabati dan kurma Syria sebesar 50%. Ini berarti jika ditawarkan upah yang lebih tinggi sebagai akibat 11 12 karang). Hal ini untuk memperlancar arus pemasukan bahan makanan ke kota-kota. Kemudian Bilal mengizinkan Umar menghadiahkannya kepada orang lain. Pengenaan zakat atas harta berarti menjamin penanaman kembali dalam perdagangan dan perniagaan yang tidak perlu dilakukan dalam pajak pendapatan. Perbedaan yang kita sadari.35 Abu Yusuf menceritakan tentang keinginan Khalifah memajukan dan membantu pengembangan pertanian. dibandingkan dengan yang telah berlangsung dalam bidang penelitian lainnya. 36 Ibid. antara kebiasaan yang terdapat di Amerika utara dan Eropa barat.33 Namun dalam riwayat lain ada juga tanah iqta’ yang diberi ganti rugi oleh Umar. kecuali lahan yang mengandung mineral”. Dengan demikian demi kemaslahatan umum tanah iqta’ dapat dikuasai kembali oleh negara. beliau berkata kepada Bilal. Pada waktu invansi ke Syria. Namun kenyataan ini tidak dapat dijadikan bukti bahwa ciri-ciri keserupaan itu bersumber pada agama Islam.36 Saluran irigasi terbentang di daerah-daerah taklukan.

Pada tahun 16 Hijrah. tetapi kurangnya mobilitas tenaga kerja dan struktur upah nampaknya kurang lentur dibandingkan dengan di dunia Barat. IMF. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 325 akan memberi keseimbangan antara perdagangan dan pengeluaran.38 Di daerah perdamaian terdapat pusat-pusat perdagangan dan pekanpekan yang sangat membantu pelaksanaan kebijaksanaan dagang. "Sadarkah anda apa yang anda katakan?" Abu Hurairah mengulang lagi bahwa dia membawa 500. tanyanya. arsitektur sistem keuangan syariah. Sungguh sulit untuk menentukan ciri-ciri kebiasaan kerja di dunia Islam. tetapi juga rnengganggu rekan-rekannya yang ingin melakukan tugasnya dengan giat. Setelah mendengar jawabannya yang pertama. beberapa pekan dagang yang menonjol adalah pekan dagang 'Ukaz yang berada di Hijaz yang berdekatan dengan Sukar dan yang lainnya. 26 September 2003 . untuk mengetahui pentingnya faktor-faktor keagamaan dan undang-undang ketenagakerjaan Islam. Mekkah dan Bahrain. . Lihat Muhammad Husein Haekal (2001) Umarbin Khattab (terj). karena zakat berurusan dengan harta benda. acapkali mengherankan seorang pengamat Barat.dirham. Amii Bahrain mengunjungi Madinah dan membawa 500. Disebutkan bahwa Abu Hurairah sekembalinya dari Bahrain ditanya oleh Umar mengenai orang di sana. Segi positifnya ialah jarang terdapat keresahan industri. Selain itu juga untuk mempelajari karakteristik unik dari risiko usaha perbankan syariah dan manajemen risiko serta sistempengawasan perbankan syariah guna menciptakan harmonisasi dan konvergensi pengaturan perbankan syariah secara internasional. implikasi penerapan Basel II terhadap perbankan syariah internasional. Forum konferensi tersebut menghadirkan 25 pembicara dari berbagai lembaga internasional seperti IDB.000. dan sejumlah bank sentral negara-negara yang sudah menerapkan bank syariah. bahkan dalam karya penelitian. walau hanya seekor anak kambing yang seharusnya itu telah mereka bayar kepada Rasulullah.. 672-673. dianggap biasa. Literas AntarNusa. "Apa yang anda bawa?" jawab Abu Hurairah. “orang yang tidak mau membayar zakat akan saya ambil zakatnya dan setengah dari seluruh kekayaan”. saya akan perangi mereka -saya akan perangi mereka karena menolaknya”. perlu merasa Maalu mendapatkan sumbangan. Ya Allah. Pekan dagang berkedudukan penting. la berkata "Rupanya anda masih mengantuk. Semua surplus pendapatan dalam jumlah-jumlah tertentu harus diserahkan kepada negara. Jakarta. Jumat.10 Tenaga Kerja Walaupun dalam beberapa tahun belakangan ini teori keuangan Islam banyak diperhatikan di dunia Barat. Hal tersebut jarang terjadi di Eropa Barat atau di AS. Abu Hurairah. International Islam Financial Market. pulanglah dulu dan tidurlah. Cakupan materi konferensi terdiri atas materi yang berkaitan dengan stabilitas sistem keuangan. hlm. 87-88. Bagi pengusaha Barat keadaan pasar tenaga kerja tampaknya sangat berbeda dengan di negerinya sendiri. "Saya membawa 500. government dan manajemen risiko pada perbankan syariah serta hasil riset mutakhir tentang perbankan syariah. h. Umar mengumumkan kepada orang banyak bahwa Abu Hurairah datang membawa uang dalam jumlah besar. dan yang manakah yang merupakan kebiasaannya saja. dan tampaknya jarang dilakukan tindakan efektifter hadap karyawan yang tidak saja mengabaikan tugasnya sendiri.. deminikian pula dengan pemogokan sedangkan para karyawannya tampaknya lebih mengidentifikasikan dirinya pada perusahaan tempatnya bekerja.dirham". jika mereka menghindari kewajiban mereka membayar zakat kepada saya. Teori. yang memang kurang diteliti kecuali 10 Republika . Bank Dunia. lalu tanyanya lagi. dan International Islamic Rational Agency. Umar bin Khattab amat tegas terhadap masalah zakat.000. 39 38 penyelenggaraan konferensi tersebut adalah untuk menyediakan suatu forum internasional untuk penyampaian pemikiran dan diskusi tentang relevansi perbankan syariah dalam konteks penciptaan stabilitas sistem keuangan. Besok anda datang lagi". Keesok harinya sesudah Abu Hurairah datang lagi dan menegaskan lagi bahwa dia membawa 500. kemudian dana itu dikelola sedemikian rupa sehingga tak seorang pun yang memerlukan bantuan. Umar terkejut. tetapi lebih menyerupai keadaan di Jepang. beliau menyatakan: “Demi Allah akan saya perangi mereka membedakan antara kewajiban ibadah dan kewajiban membayar zakat. Sesungguhnya tidaklah mudah.000. Sebaliknya. Umar mengira bahwa bicara Abu Hurairah sudah berlebihan sehingga mengulangi lagi pertanyaan itu. toleransi terhadap karyawan yang tidak bekerja giat.dirham. Pekan dagang itu berlangsung pada 1-20 Duikaidah Umar mendirikan institusi administrasi yang hampir tidak mungkin diiakukan pada abad ketujuh sesudah Masehi. Bekerja pada suatu perusahaan seumur hidup. 'Ukaz adalah sebuah Oasis di antara Tha'if dan Nakhlah.36 Ekonomi Islam: Sejarah. yang timbul akibat ajaran againa Islam. namun dalam Islam banyak hukumhukum kegiatan ekonomi termasuk hubungan ketenagakerjaan dibahas cukup lengkap. Dengan demikian dapat dihindari terjadinya suatu siklus perdagangan yang membahayakan. Yaman.000 dirham kharaj 39 itu adalah jumlah yang besar sehingga khalifah mengadakan pertemuan dengan majelis Syura untuk menanyai pendapat mereka dan kemudian diputuskan bersama bahwa jumlah tersebut tidak untuk didistribusikan melainkan untuk disimpan Ibid. Hal ini juga berkaitan dengan hukuman berat bagi orang yang tidak mau membayar zakat sehingga orang tersebut dapat didenda sebesar 50% dari jumlah kekayaannya sebagaimana dinyatakan Rasulullah saw sendiri. Damaskus. Di antaranya di Ubulla...

penghasilkan Baitul Maal meningkat. Abdulah bin Arqam ditunjuk sebagai pengurus Baitul Maal bersama dengan Abdurahman bin Ubaid al Qari serta Muayqab sebagai asistennya. Bussines Group 16. fiktif dan derivatif. Konferensi yang bertema ”Manajemen Resiko. Data BI menyebutkan meskipun perkembangan perbankan syariah relatif sangat pesat hingga saat ini pangsa pasar perbankan syariah masih relatif kecil. Financing Suport Group 15. Tunjangan Umar tetap. Cit. Teori. satu untuk musim dingin dan satu untuk musim panas.000 dirham JUMLAH YANG DITETAPKAN UNTUK DIBERIKAN Bagi setiap istri Nabi Untuk Abbas. riwayat Muslim. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 37 10. Baitul Maal yang reguler dan permanen didirikan untuk pertama kalinya di ibukota kemudian dibangun cabang-cabang dan di ibu kota propinsi. Compliance Risk Management Staff 12. Baitul Maal secara tidak langsung bertugas sebagai pelaksana kebijakan fiskal negara Islam dan khalifah adalah yang berkuasa penuh atas dana tersebut. Bussines Development Group 17. Administration Group 14.324 Ekonomi Islam: Sejarah. Pandji Masyarakat. pangsa pasar perbankan syariah baru mencapai sekitar satu persen. kharaj dari sawad mencapai seratus juta dinar. Konferensi Internasional BI pernah menggelar konferensi internasional mengenai bank syariah. karena Utsman lebih disenangi Rasulullah SAW daripada Umar . ia tidak diperbolehkan menggunakannya untuk pengeluaran pribadi. Sawad.40 2. Sebenarnya al-Diwan adalah sebuah kantor yang ditujukan untuk membayar tunjangan-tunjangan angkatan perang dan pensiunan serta tunjangan lainnya dalam basis yang reguler lan tepat. Menurut Abu Yusuf dalam kitabnya al-Kharaj laporan tersebut disusun sebagai berikut ini: Tabel 3 Pengeluaran untuk Tunjangan 1 JUMIAH PEMBERIAN 12. Umar membedakan Nadzar bin Anas dan beliau memberinya Al Hadits. dari Mesir dua juta dinar. dan Islamic Development Bank (IDB).000 dirham setahun dan dua setel pakaian untuk setahun. Profesional dan amanah merupakan suatu pegangan bagi Bank Muamalat Indonesia yang mengacu pada prinsip “Kamu lebih mengetahu urusan-urusan duniamu”. Umar mendirikan Diwan Islam yang pertama. Depkeu. Untuk menyimpan dana tersebut. Setelah menaklukkan Syria. Bahkan Bank Indonesia (BI) mengharapkan ada penambahan jumlah jaringan bank syariah yang signifikan.8 Oleh karena profesionalisme yang dijujung. Bussines Director 11. paman Rasulullah saw Untuk kaum Muhajirin dan Anshar yang telah mengikuti perang Badar Bagi mereka yang Islamnya seperf Keislaman penduduk Badar Putra kaum Muhajirim dan Anshar Penduduk Mekah dan KETERANGAN Hasan dan Husein dimasukkan daftar sebagai kerabat Rasulullah saw Utsman bin Zaid dimasukkan dalam daftar mereka.000 dirham 5. Peraturan dan Pengawasan untuk Mencapai Keseragaman Peraturan Internasional” itu merupakan kerjasama antara BI.000 dirham karena keutamaan Ummu Salamah dalam Islam. Perkembangan perbankan syariah di Indonesia belum sebesar yang ada di Malaysia. serta satu binatang tunggangan untuk menunaikan ibadah haji. Sedangkan Umar bin Khattab menetapkan bagian anaknya Abdullah bin Umar bin Khattab sebesar 3000 dirham.000 dirham 12.000 dirham 4. dan Mesir. Network & Alliance Group. Bank jumlah aset maupun dana pihak ketiga masih di bawah satu persen dari total perbankan nasional. yang disebut al-Diwan. bahwa dia membedakan Abu Salamah dan memberinya 3. Sangat kontras dengan kondisi masyarakat di Indonesia yang masih kuat nuansa KKN-nya. Bank Indonesia tidak membatasi kalau banyak kengininan untuk berkembang jumlahnya bahkan itu yang diharapkan. Di Indonesia. Di negeri jiran perkembangan perbankan syariah didukung oleh struktur masyarakat yang sudah mapan salah satunya Malaysia mempunyai tabungan haji yang sangat kuat dan tidak ada korupsi di Malaysia sebesar Indonesia. yaitu 5. maka setiap transaski dan operasionalnya dari semua sistem yang harus berjalan senantiasa mengacu kepada syari’ah Islam. Corporate Suport Group 13. Op. Masyarakat muslim juga harus dibangun kesadarannya akan pentingnya bank syariah.9 Bank Muamalat Indonesia atau umumnya bank syariah yang tumbuh dan berkembang di Indonesia sangat mendapat perhatian dari Bank Indonesia selaku bank sentral. Khalifah juga menunjukkan sebuah komite yang terdiri dari Nassab ternama untuk membuat laporan sensus penduduk Madinah sesuai dengan tingkat kepentingan dan kelasnya. Tujuan 8 9 sebagai cadangan darurat membiayai angkatan perang dan kebutuhan lain untuk umat. Maka di Bank Muamalat tidak ada transaksi-transaksi yang sifatnya spekulatif. Bersamaan dengan reorganisasi Baitul Maal. Tetapi.000 dirham 800 dirham 40 Umar mengatakan sendiri kepada anaknnya.

Teori. Compliance & Corporate Suport Director 9. h. Finance & Administration Director 6 7 Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia. Risk Management Commite 8. "Sesungguhnya bapak ini telah rnenemuiku di hari Uhud. President Director 5. lalu ia berkata. kemudian didinginkan dengan minyak.41 syariah yang diterapkan maka krisis moneter dapat dilalui dengan selamat. 192-193 43 Umar bin Khattab memasukkan 4 orang yang tidak termasuk dari mereka . 84 miliar. (2002). Cit. Maka mari kita berperang sampai titik darah penghabisan" 42 Ibrahim Fuad Ahmad. Cit. maka Allah senantiasa hidup dan Dia tidak akan mati. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 323 masyarakat 200 dirham.000 dirham 2.6 ini:42 Berdasarkan riwayat lain menyebutkan sebagaimana tabel di bawah Struktur Organisasi Bank Muamalat Indonesia 1 2 3 Tabel 4 Pengeluaran untuk Tunjangan 11 NILAI PEMBERIAN 5000 dirham 4. mulai dari perjanjian Hudaibiyah sampai perang Riddah Untuk istri para pasukan pada perang Oodisiyah dan Yarmuk 4 5 6 7 8 9 10 Umar tidak hanya membagikan harta dalam bentuk uang. a/ lnfaq Al 'Am fil Islam. Shareholder Meeting 2. dalam Quthb Ibrahim Muhammad. dan Salaman al-Farisi. Op.000 dirham 500 dirham 300 dirham 250 dirham 200 dirham lOOdirham 500 dirham 400 dirham 300 dirham 200 dirham JUMLAH YANG DITETAPKAN UNTUK DIBERIKAN Untuk orang yang ikut perang Badar43 dan kaum Muhajirin yang pertama Untuk orang-orang yang ikut perang Badar dari kaum Anshar Untuk pejuang yang berjihad dalam barisan Islam dari Badar sampai per[anjian Hudaibiyah Untuk pasukan yang berjihad dalam barisan Islam dari perjanjian Hudaibiyah sampai akhir peristiwa orang-orang Murtad Untuk pejuang yang berjihad dalam barisan Islam Untuk satuan pasukan kelompok Mutsanna Untuk satuan pasukan kelompok Tsabit Untuk satuan pasukan kelompok Ar-Rabi' Untuk penduduk Hajar dan Ubad Untuk anak-anak yang ikut serta dalam berbagai pertempuran Untuk istri para pasukan di perang Badar Untuk istri para pasukan di perang Badar sampai perjanjian Hudaibiyah Untuk istri para pasukan. . "Yang aku fahu Rasulullah SAW telah diserang musuh. Sumber: Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia. Selanjutnya beliau 41 Ketika sebagian sahabat protes. karena mereka termasuk kerabat. tapi juga membagikannya dalam bentuk benda Seperti diriwayatkan bahwa beliau memerintahkan untuk mengambil satu ember makanan lalu diaduk dan dibuat roti. dan kenikmatan itu terwujudkan dalam bentuk laba bersih pada akhir tahun 2004 sebesar Rp.000 dirham 3. Abu Dzar al-Ghifari termasuk pembesar para sahabat. "apa yang terjadi dengan Rasuluilah SAW ?" Lalu aku menjawab." Lalu ia menghunuskan pedangnya dan 'melempar sarnng pedang seraya berkata. Board Of Commissioners 4.38 Ekonomi Islam: Sejarah. "Kalau Rasulullah saw sampai meninggal. dimana beliau telah melewatkan ujian yag berat untuk mempertahankan Islam pada perang Khadaq dan beiiau mendapatkan penghargaan atas pengalian parit 11 12 1 1 1 1 1 Keterangan: 7 1.yaitu Hasan dan Husein bin Ali. Sharia Supervisory Board 3. Internal Audit Group 6. Umar RA berkata. Op.000 dirham 4. Assisten Directors 7. Op Cit.

Lalu beliau memasak untuk makan Maalam dan berkata. Maka apabila seseorang ingin mengundang sahabatnya. Atas kenyataan ini tak dapat mengelak dari krisis tersebut. bahkan hingga tiga Irdabb gandum.44 Selain itu Umar menerapkan beberapa peraturan sebagai berikut:45 1) Wilayah lraq yang ditaklukkan dengan kekuatan menjadi milik muslim dan kepemilikan ini tidak diganggu gugat. Bank konvensional. Selain untuk mempertahankan eksistensi. juga untuk memlihkan dan memperkuat permodalan sebagai akibat dari goncangan krisis moneter. 5. Abu Lulu Fairuz Ai-Farisi. Op Cit. kharaj dibebankan sebesar satu dirham dan satu rafiz (satu ukuran lokal) gandum dan barley (jenis gandum) dengan anggapan tanah tersebut dapat dilalui air. (2002). dibebankan dua dinar.46 Panjimasyarakat. karena di dalamnya menggunakan sistem bunga. h.322 Ekonomi Islam: Sejarah. Umar RA berkata. suatu arternatif yang lebih baik dari sistem ekonomi ribawi.C/fh." Maka. juga karena keunggulan daripada sistem perbankan 2 3 memanggil 30 orang. 39. seorang yang beragama Majusi pembantu AI-Mughirah bin Syubah menikamnya dari belakang dengan sebilah pisau beracun. yang baru seumur jagung. Atas adanya ta’awuniyah dari IDB dalam bentuk investasi. Saat Umar shalat subuh bersamasama dengan kaum muslimin. 4 Ibid.4 Bank Muamalat Indonesia harus membuktikan eksistensi dirinya sebagai bank-nya orang Islam disaat krisis moneter terjadi. dua ember setiap bulan. Cit. Beban per kepaia sebesar satu dinar dan beban jarib (unit berat) yang diproduksi per jarib (ukuran) tanah. Bank Muamalat Indonesia menyandang predikat sebagai Bank Devisa. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 39 Muamalat Indonesia adalah sangat penting dalam sejarah perbankan Indonesia. Selanjutnya sistem syariah juga diakui juga UU Bank Indonesia yang baru.cit. maka akhir tahun 2004 jumlah aktiva Bank Muamalat Indonesia mencapai Rp. Op. karena kelahirannya UU Perbankan pun mengalami perubahan. Cit. Lihat Outhb Ibrahim Muhammad. "Cukup untuk seorang. dan dikonversikan dengan mata uang dolar yang sedang melagit maka bank-bank konvensioal berguguran karena ini. pembagian tanah dengan muslim. bulan Zulhijjah 23 Hijrah. tepatnya pada 27 Oktober 1994 atas keberhasilan dalam operasionalnya. 193 45 Adiwarman A Karim (2001). Bank Muamalat Indonesia harus menghadapi kriris ekonomi yang menimpa bangsa Indonesia tahun 1998. Kewajiban yang harus mereka bayar kepada nasabah lebih besar dari pendapatan yang merak terima daripada peminjam. paradigma baru di Indonesia. 42.2 triliun. Sehingga secara resmi IDB pada 21 Juni 1999 menjadi pemegang saham Bank Muamalat Indonesia. 4) Sisa tanah yang tidak ditempati atau ditanami (tanah mati) atau tanah yang diklaim kembal! (seperti Basra) bila ditanami oleh muslim diperlakukan sebagai tanah ushr. terhadap ekonomi modern juga dialami penulis Prancis yang namanya Maurits Chalaiz. 5 yang mengatakan bahwa dunia ini sudah menjadi big gambling table. 7) Perjanjian Damaskus (Syria) menetapkan pembayaran tunai. Begitu juga untuk anak-anak. 105 miliar. h. Abu Yusuf dalam al-Kharaj dan Abu Ubaid dalam an-Anwal.42 44 . dan mereka mengambil jatah makan siang sampai mereka kenyang. Jeddah. beliau memberikan rakyat baik laki-laki. Harga yang lebih tinggi dikenakan kepada ratbah (rempah atau cengkeh) dan perkebunan. Tiga hari sesudah itu. 49 46 Abdullah Mustofa al Marghi (2001). cuka dan madu dan rancangan ini telah disetujui khalifah. perempuan dan budak. hlm. Umar meninggal pada waktu subuh. Op. Teori. yang pada akhirnya mereka terlikuidasi. Arab Saudi. 5 Panjimasyarakat." Umar juga menetapkan 2 karung gandum dan cuka untuk satu orang muslimin. Jabatannya sebagai khalifah dipegangnya selama 10 tahun 6 bulan. Op. op. 3) Bekas pemilik tanah diberi hak kepemilikan. Laporan Tahunan Bank Muamalat. 2) Kharaj dibebankan pada semua tanah yang berada di bawah kategori pertama. 5) Di Sawad. Di mana rasio pembiayaan macet hingga mencapai lebih dari 60% sehingga tercatat kerugian sebesar Rp. Bank Muamalat Indonesia memberikan penawaran sahamnya kepada Islamic Development Bank (IDB). dua qist untuk setiap minyak. Op Cit. IDB memberikan respon positif. 5 hari. Yang pasti. sebuah meja judi yang sangat besar. meskipun pemilik tersebut kemudian memeiuk Islam dengan demikian tanah seperti itu tidak dapat dikonversikan menjadi tanah ushr. Jasadnya dikubur di samping Rasulullah saw. Umar meninggal dunia dalam usia 63 tahun.3 miliar (kurang dari sepertiga modal setor awal). dua ember selama satu bulan. karena ada sistem bunga. dan modal pemegang saham sebesar Rp. Dimana bank-bank konvensional menagalami negative spread. terjadinya kezaliman terhadap para pengusaha yang waktu sedang susah. 269. Atas usaha yang maksimal dalam menghadapi krisis.3 Tidak lama setelah kelahirannya. embuka wawasan baru. Atas penawaran tersebut. Di sinilah pentingnya bank syariah. sepanjang mereka memberi kharaj dan jizyah.2 Dua tahun kemudian. "Allah telah memotong jatah di embermu. 6) Di Mesir. sedangkan bagian yang berada di bawah perjaniian damai tetap dim'liki oleh pemilik sebelumnya dan kepemilikan lersebut adalah dialihkan.7 miliar. dan ekuitas mencapai titik terendah yaitu Rp.7/1992 dengan sebutan bagi hasil. menurut sebuah perjanjian Amar. Kerisauan terhadap sistem konvensional. dimana sistem perbankan syariah dimasukkan ke dalam UU No.

Usman bin Affan lahir di Mekah. 84 miliar. dan bergelar Zu An-Nurain (pemilik dua cahaya). Aliran air digali. juga mendapat dukungan yang nyata pula dari masyarakat Jawa Barat yang teraplikasikan dalam pembelian saham seniali Rp. kemudian tindakan efektif diterapkan dalam rangka pengembangan sumber daya alam. dan mereka pernah dipercaya menjaga bendera nasional Quraisy sebelum datangnya Islam. Selain itu ia memperkenalkan kebiasaan membagikan makanan di masjid untuk orangorang menderita. Kandang milik Abdurahman bin Auf berisi 1000 kuda. Tetapi tidak ada rinciannya. Dia menambahkan santunan dengan pakaian. Dukungan tersebut dibuktikan dengan pembelian saham perseroan senilai Rp. Untuk menata pendapatan baru.000 dirham berada di tangan bendaharanya. orang-orang di sekeliling Muhammad mendapatkan fasilitas perumahan dan uang. dan pendapatannya dari wilayah ash-Shrah bahkan lebih banyak dari itu. Penghasilan Talhah dari lraq mencapai angka 1000 dinar sehari. Tabri menyebutkan ketika khalifah Usman menaikkan pensiun sebesar seratus dirham. pengembara dan orang miskin. jalan dibangun.Cit.47 Pada enam tahun pertama kepemimpinannya. Dan pada tahun 1974. Balkh. Usman termasuk dalam keluarga besar Umayyah dari suku Quraisy. Dia juga mengurangi zakat dari pensiun. sedangkan itu merupakan pendapat pribadi. Ghazni Kerman dan Sistan ditaklukkan. Op. 48 Untuk meningkatkan Adiwarman A Karim (2001). dikirim delegasi ke beberapa negara Timur Tengah. dipanggil Abu Abdullah. Bank Mu’amalat Indonesia (BMI) pada tahun 1991. . Tak dapat dilupakan. Kabul. Dalam hubungannya dengan zakat dalam sambutan Ramadhan biasanya ia mengingatkan: ”Lihatlah bulan pembayaran zakat telah tiba. dan silsilah pertaliannya dengan Rasulullah saw ialah pada generasi kelima. Perumahan yang dia miliki di Hunayn dan Qadi AI-Oura serta tempat-tempat lain bernilai 200. Secara resmi Bank Muamalat Indonesia mulai beroperasi tahun 1992. h. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 321 Usman bin Affan (47 SH-35H/577-656 M) Usman bin Affan atau Usman bin Affan bin Abi AI-As bin Umayah bin Umawy AI-Qurasyi. Teori. buah-buahan ditanam dan keamanan perdagangan diberikan dengan cara pembentukan organisasi kepolisian tetap.000 dinar dan 100. uang sejumlah 150. kebijakan Umar diikuti. Tapi waktu itu masuk modal ke Indonesia lewat perbankan terbentur pada masalah UU Perbankan yang tidak mengakaui sistem syariah. Dia juga memiliki 1000 unta dan 48 47 Bagian Empat | BAB 11 | Aplikasi Ekonomi Islam di Indonesia Bank Muamalah erbagai upaya ditempuh dalam rangka membentuk perbankan syariah di Indonesia. Bani Umayyah berada di bawah Bani Hasyim. diprakarsai oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pemerintah.40 Ekonomi Islam: Sejarah. 106 miliar. Dalam peranan politiknya. Habibie dan juga mendapat dukungan dari para pengusaha muslim. Tidak lama Islam mengakui empat kontrak dagang setelah negara-negara tersebut ditaklukkan. Usman mendelegasikann kewenangan kepada para pemilik untuk menaksir kepemilikannya sendiri. Dilaporkan bahwa untuk mengamankan dari gangguan dan masalah dalam pemeriksaan kekayaan yang tidak Jelas oleh beberapa pengumpul yang nakal. terutama negaranegara Islam disekitar Teluk Persia yang kaya minyak. 1 Atas berdirinya Bank B 1 Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia tahun 2004.J. karena mengawini dua putri Rasulullah saw.000 dinar. pohon-pohon. Perkembangan berikutnya keadaan ini bertambah rumit bersamaan dengan munculnya pernyataan-pernyataan yang menimbulkan kontroversi mengenai pengeluaran uang Baitul Maal dengan tidak hati-hati. 40. berdirinya Bank Muamalat Indonesia. pada waktu pendirianya Bank Muamalat Indonesia mendapat dukungan nyata dari ekponen Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) dengan ketua B. Pada masa terbunuhnya Usman. Ruqayah dan saudaranya. 45 Ibnu Khaldun mengisahkan tentang kekayaan beberapa sahabat Rasulullah saw di masa pemerintahan Usman "pada masa Usman. Barang siapa memiliki properti dan utang biarkan ia untuk mengurangi dari apa yang dia miliki apa yang dia utarn dan membayar zakat untuk properti yang masih tersisa”. Mengundang pemodal Timur Tengah untuk mendirikan bank syariah juga sudah dilakukan. Ummu Kulsum. Dia juga mewariskan 1000 kuda dan 1000 wanita pelayan.

000 biri-biri.320 Ekonomi Islam: Sejarah. Op. Sa'ad bin Abi Waqqas juga membangun kediamannya di Madinah dengan dilapisi gip pada sisi luar dan sisi dalam tembok rumahnya.. kaum muslim di awal perintah Usman mampu mengerahkan dua ratus kapal dan memenangkan peperangan laut yang hebat. Dilaporkan bahwa lahan ini pada masa Umar menghasilkan sembilan juta dirham tetapi pada masa Usman penerimaan meningkat menjadi lima puluh juta. Sementara itu biaya pemeliharaan 10. Lahan luas yang dimiliki keluarga kerajaan Persia diambil alih oleh Umar tetapi dia menyimpannya sebagai lahan negara yang tidak dibagi-bagi. Laodicea dan wilayah semenanjung Syria. h. Ada dialog yang sangat terkenal dalam sejarah antara Usman dan Amr berkaitan dengan strukturisasi ini. 69-70 49 Adiwarman A Karim (2001). Op Cit. bata. (2) kaum Anshar. 58 50 Di saat itu muncul empat kelompok masyarakat.000 dinar. AI-Kuffah dan Alexandria. 91-90 . Bahanbahan yang digunakan antara lain gip. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 41 pengeluaran pertahanan kelautan. kaum muslimin membangun supremasi kelautan di wilayah Mediteriania. (1) suku Quraysh Mekah. Tripoli. h. Ya'la bin Munyah mewariskan 50. Mesir. (3) suku Arab pengembara. Bukan tugas yang mudah untuk mengawasi orang Badui yang pada dasarnya mencintai kebebasan pribadi dan tidak mengenal otoritas pemerintah yang dominan. Basra. sementara kebijakan Umar tidak demikian. h. (4) penduduk negara-negara yang ditaklukkan. dan. Lihat Ashar Ali Engineer (2000). Semua kelompok ini bersaing satu dengan yang lain untuk memperoieh kekuasaan dan kontrol yang lebih besar atas kekayaan materi. dan pembangunan di wilayah taklukan baru dibutuhkan dana tambahan. Asswad dan lain-lain digantikan dengan orang-orang baru. Talhah membangun kediamannya di AI-Kufah dan tengah memperbaharui kediamannya yang di Madinah. Demikian.000 dirham. Untuk itu khalifah harus membuat beberapa perubahan administrasi tingkat atas dan mengganti Gubernur Mesir. Zaid bin Tsabit yang dia wariskan emas dan perak yang telah ditumbuk halus dengan beliung. dan bila ini ditambah dengan lahan dan kekayaannya yang lain nilai bisa mencapai 100. Lihat Asghar Ali Engineer (2000). Tidak mudah pula mengakomodasi orang kota yang cepat kaya karena adanya peluangpeluang baru yang terbuka menyusul ditaklukannya propinsi-propinsi baru. Wajar kalau semasa pemerintahan Usman banyak sekali konfiik yang muncul di permukaan. Pada periode selanjutnya dia juga mengizinkan menukar lahan tersebut dengan lahan yang ada di Hijaz dan Yaman.50 Di Mesir ketika angkatan laut Byzantium memasuki Mesir. Nilai dari seperempat lahan yang dia wariskan mencapai 84.Cit. dan Barca di Afrika Utara menjadi pelabuhan pertama negara Islam.000 dinar Az-Zubair memiliki kediaman di Basra.000 dinar beserta hartanya yang lain yang keseluruhannya bernilai 300.49 Dalam pemerintahan Usman komposisi kelas sosial di dalam masyarakat berubah demikian cepat sehingga semakin sulit menengahi berbagai kepentingan yang ada. Sementara itu Usman menbaginya kepada individu-individu untuk reklamasi dan untuk kontribusi sebagian yang diprosesnya kepada Baitul Maal. Teori. Op Cit. dan kayu jati.

jeruk. berisi kegiatan: Minyak kelapa. 3. Op Cit. terbatas pada perusahaanperusahaan yang relatif besar. Ini terjadi pada bulan Dzulhijjah 35 H atau 17 Juni 656 M. ia secara sukarela menarik dirinya dari daftar penerima dana bantuan Baitul Maal. Ali bin Abu Thalib adalah saudara sepupu Rasulullah saw dan dari suku Bani Hasyim.53 Masalah apakah Ali membebankan khums atas ikan atau hasil hutan (ajmat) 4. sari jeruk. Konflik ini tidak hanya membuatnya menolak untuk menerima upah dan pekerjaannya sebagai pelayan atau muslim untuk kepentingan Allah. h 47. pengolahan tengkawang dan coklat. selanjutnya ---$€£¥--- 51 52 Adiwarman A Karim (2001). industri tepung tapioka. di hutan ini terdapat ngarai yang dalam yang dapat menciptakan kesempatan kerja. karet skim. salah seorang sahabat Nabi yang terkemuka yang berwenang melaksanakan kegiatan Baitul Maal pusat. pada waktu berumur 82 tahun dan kekhalifahannya berlangsung selama 12 tahun kurang 12 hari. ransum makanan ternak. Tanaman Pangan dan Hortikultura. minyak goreng sawit. h. Hutan-hutan ini terhampar di daerah istana raja Namruz di Babilonia. industri minuman ringan. hal 59-60 . pendingin. tetapi Usman menolak.000 dirham. tepung sagu gula. Peluang investasi agroindustri di Kalimantan Barat terdiri dari: Industri tepung pisang. arang tempurung. tepung tapioka. tetapi Ali menolak karena hal itu sama dencan mencuri uang milik masyarakat. 4. Jenazahnya dimakamkan di Baqi' waktu Maalam hari. industri tepung durian. Op Cit. Mereka kemudian mengepung rumah Usman dan menuntut pengunduran diri. industri minuman segar. industri dodol durian. Baladhuri menulis kepada mereka sebuah pernyataan yang ditulis di atas sehelai perkamen. Hal ini menimbulkan kesalahpahaman antara khalifah dan Abdul bin Arqam. Seperti telah dikemukakan di atas bahwa Kalimantan Barat mempunyai potensi hang sangat besar untuk mengembangkan agroindustri. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 319 angkatan laut sangat tinggi yang semuanya menjadi bagian dari beban pertahanan di periode ini. industri pengolahan ubi kayu (gaplek).52 Ali terkenal sangat sederhana. Sebagian di antara mereka memaksa masuk ke dalam rumah untuk kemudian membunuhnya.51 Khalifah Usman tidak mengambil upah dari kantornya. dan rumah potong hewan. coconut cream. Ali Bin Abi Thalib ditakdirkan menjalankan kemudi pemerintahan melalui masa-masa paling kritis berupa pertentangan antar kelompok. Ibid.42 Ekonomi Islam: Sejarah. industri selai dan industri sari nenas. Ali menikah dengan putri Rasulullah Fatimah az-Zahra dikaruniai dua putra Hasan dan Husein. industri tepung ikan dan tempat pendinginan (cold storage) hasil perikanan. minyak makanan dari nabati. Basrah. industri nenas dalam kaleng. 2. dilahirkan pada tahun Gajah ke13. dan perusahaan penggilingan padi. yang berisi kegiatan: pengolahan buah-buahan. bahkan menurut yang lainnya dia memberikan 5. industri komponen makanan ternak. industri tempe/tahu. Pada Akhir hayat Usman di awali ketika pada saat berbagai utusan dari Kufah. industri pendingin jeruk dengan industri sari jeruk. industri rambuatan dalam kaleng. Teori. Namun demikian keberadaannya belum sesuai dengan yang diharapkan. Ali bin Abi Thalib (23 SH-40H/600-661 M) Ali bin Abi Thalib bergelar Abul Hasan. industri keripik pisang. tetapi juga menolak hadir dalam pertemuan publik yang dihadiri khalifah. Jenis kegiatan agroindustri di Kalimantan Barat: 1. Ali sangat ketat dalam menjalankan keuangan negara.000 dirham setiap tahunnya. berisi kegiatan: Pengawetan dan penyamakan kulit. berisi kegiatan: Pengalengan ikan. industri pisang salai. 52 53 Adiwarman A Karim (2001). gula sirop. yang dipercaya menjadi penjaga tempat suci Ka'bah. dan yang telah ada. 57 Jamil Ahmad (2000). Usman juga menolak. dan Mesir datang menemui Usman agar memecat para gubemurnya yang notabene adalah kerabat-kerabat sendiri. Perikanan. Suatu hari saudaranya Aqil datang kepadanya meminta bantuan uang. Pengepungan terus berjalan sampai beberapa hari. Perkebunan. Peternakan.

318

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sejarah Ekonomi Islam

43

dalam ekonomi Islam terletak pada permasalahan individu manusia bukan pada tingkat kolektif (negara dan masyarakat).10 Menurut al-Maliki, ada empat perkara yang menjadi asas politik ekonomi Islam. Pertama, setiap orang adalah individu yang memerlukan pemenuhan kebutuhan. Kedua, pemenuhan kebutuhan-kebutuhan pokok dilakukan secara menyeluruh (lengkap). Ketiga, mubah (boleh) hukumnya bagi individu mencari rezki (bekerja) dengan tujuan untuk memperoleh kekayaan dan meningkatkan kemakmuran hidupnya. Keempat, nilai-nilai luhur (syariat Islam) harus mendominasi (menjadi aturan yang diterapkan) seluruh interaksi yang melibatkan individu-individu di dalam masyarakat.11 Berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa politik ekonomi kebijakan fiskal Islam adalah menjamin pemenuhan kebutuhan pokok setiap warga negara Muslim dan non Muslim/kafir dzimmi) dan mendorong mereka agar dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan sekunder dan tersiernya sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki. Politik ekonomi inilah yang menjadi garis dasar kebijakan fiskal Islam dan akan sangat terlihat dalam fungsi alokasi dan distribusi. Peluang Investasi Agroindustri Kegiatan agroindustri mempunyai potensi dalam meningkatkan nilai tambah produk hasil-hasil pertanian, bukan saja terbatas pada tingkat petani tetapi sampai pada para pengusaha yang bergerak dalam perdagangan baik lokal, nasional maupun Internasional. Agroindustri juga akan menciptakan kesempatan kerja yang memadai di pedesaan dan juga peningkatan eksport non migas. Peluang pengembangan agroindustri dapat dibagi dalam 2 kategori yakni pertama agroindustri berskala besar dengan basis perkebunan (PTP dan Swasta) Perikanan laut, peternakan dan kategori kedua agroindustri pedesaan dengan basis pertanian rakyat yang meliputi pengolahan palawija, hortikultura, hasil perikanan rakyat baik air tawar, payau maupun laut. Nilai tambah yang dihasilkan dari kegiatan agroindustri masih tetap mempunyai peluang yang cukup besar, untuk dikembangkan di Kalimantan Barat, mengingat Kalimantan Barat mempunyai potensi bahan baku, baik untuk agroindustri berskala besar maupun skala kecil. Selain itu karena Kalimantan Barat berbatasan langsung dengan negara tetangga yaitu Malaysia maka peluang pasarnya juga masih terbuka lebar. Di samping adanya peluang juga terdapat tantangan dalam mengembangkan agroindustri terutama agroindustri di pedesaan. Tantangan tersebut antara lain: kegiatan agroindustri itu harus dikembangkan dengan mengunakan teknologi yang mampu menyerap tenaga kerja pedesan dan
10 11

menurut beberapa orang, tanah untuk batu-batu istana dan menurut yang lainnya itu adalah tanah longsor.54 Pada saat pemerintahan di pegang khalifat Umar, Ali tidak hadir pada pertemuan Majelis Syuro di Djabiya (masuk wilayah Madinah) yang diadakan oleh Umar, tetapi ia menyepakati peraturan-peraturan yang sangat berkaitan dengan daerah taklukan. Pertemuan itu juga menyepakati untuk tidak mendistribusikan seluruh pendapatan Baitul Maal, tetapi menyimpan sebagai bagian cadangan. Semua kesepakatan itu berlawanan dengan pendapat Ali. Oleh karena itu ketika menjabat sebagai khalifah dia mendistribusikan seluruh pendapatan propinsi yang ada di Baitul Maal Madinah, Basrah, dan Kufah. Ali ingin mendistribusikan sawad, namun dia harus menahan diri karena takut akan terjadi perselisihan. Nahju Balaghah lebih jauh menambahkan: “Prinsip utama dari pemerataan distribusi uang rakyat diperkenankan. Sistem distribusi setiap pekan sekali untuk pertama kalinya diadopsi. Hari Kamis adalah hari pendistribusian atau hari pembayaran. Pada hari itu semua perhitungan diselesaikan dan pada hari sabtu dimulai perhitungan baru.” Mungkin cara ini merupakan solusi terbaik dipandang dari segi hukum dan keadaan negara yang sedang mengalami perubahan kepemimpinan. Khalifah Ali meningkatkan tunjangan pada pengikut-nya di Irak. Kurang lebih alokasi pengeluaran masih tetap sama sebagaimana halnya pada masa kepemimpinan Umar. Pengeluaran untuk Angkatan Laut yang ditambah jumlahnya pada masa kepemimpinan Usman hampir dihilangkan seluruhnya, karena daerah sepanjang garis pantai seperti Syria, Palestina dan Mesir berada di bawah kekuasan Muawiyah. Tetapi dengan adanya Penjaga Malam dan patroli yang diciptakan oleh Umar, Ali tetap menyediakan polisi reguler yang terorganisir yang disebut Shurta, dan pemimpinnya diberi gelar Sahibush Shurta. Dalam suratnya yang ditujukan kepada Maalik Ashter bin Harith menunjukkan Ali memiliki konsep yang jelas tentang pemerintahan, administrasi umum dan masalah-masalah yang berkaitan dengannya. Surat ini mendeskripsikan tugas dan kewajiban serta tanggung jawab penguasa. Menyusun prioritas dalam melakukan dispensasi terhadap keadilan, kontrol atas pejabat tinggi dan staf; menjelaskan kebaikan dan kekurangan jaksa, hakim dan abdi hukum, menguraikan pendapatan pegawai administrasi dan pengadaan bendahara.55 Ali bin Abi Thalib meninggal dunia akibat tebasan pedang Ibnu Muljam. Jenazahnya dimandikan kedua putranya Hasan dan Husein, kemudian dimakamkan di Kufah. Tetapi, Ibnu Asir menyatakan

Taqiyuddin an-Nabhani, Membangun Sistem Ekonomi…, hal. 53. Abdurrahman al-Maliki, Politik Ekonomi Islam, hal. 37.

54 Iman Abu Yusuf membahas dalam buku "What is taken out from the Sea" Adiwarman A Karim (2001), Ibid, h. 60 55 Adiwarman A Karim (2001), Ibid, h. 60, 61

44

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Investasi dalam Ekonomi Islam

317

bahwa ia dikuburkan di Neft. Ali meninggal dalam usia 63 tahun setelah memerintah selama 5 tahun 3 bufan.56 ***
---$€£¥---

Kebijakan Fiskal Pemahaman tentang politik ekonomi negara Islam sangat diperlukan untuk memahami politik ekonomi kebijakan fiskal Islam. Sebab politik ekonomi merupakan garis kebijakan ekonomi yang melandasi kebijakankebijakan ekonomi negara seperti halnya kebijakan fiskal. Menurut anNabhani, politik ekonomi merupakan tujuan yang ingin dicapai oleh hukumhukum yang dipergunakan untuk memecahkan mekanisme mengatur urusan manusia.5Jadi politik ekonomi dalam kebijakan fiskal meliputi dua hal, yaitu (a) hukum-hukum yang dipergunakan, dan (b) tujuan yang ingin dicapai dengan hukum-hukum tersebut. Dari sisi tujuan hukum, tujuan kebijakan fiskal Islam tidak dapat dilepaskan dari tujuan syariat Islam. Muhammad Husain Abdullah menyebutkan ada delapan tujuan luhur syariat Islam, yaitu; memelihara keturunan, akal, kemuliaan, jiwa, harta, agama, 6 ketentraman/keamanan, dan memelihara negara. Sementara itu dalam konteks kebijakan keuangan negara, Zallum sangat menekankan bahwa kebijakan keuangan negara Islam bertujuan untuk mencapai kemaslahatan 7 kaum Muslimin, memelihara urusan mereka, menjaga agar kebutuhan hidup mereka terpenuhi, tersebarnya risalah Islam dengan dakwah dan jihad fi sabililillah.8 Menurut an-Nahbani dan al-Maliki, politik ekonomi Islam adalah jaminan atas pemenuhan seluruh kebutuhan pokok (al-hajat al-asasiyah/basic needs) bagi setiap individu dan juga pemenuhan berbagai kebutuhan sekunder dan luks (al-hajat al-kamaliyah) sesuai kadar kemampuan individu bersangkutan yang hidup dalam masyarakat tertentu dengan kekhasan di dalamnya. 9 Dengan demikian titik berat sasaran pemecahan permasalahan
Taqiyuddin an-Nabhani, Membangun Sistem Ekonomi Alternatif Perspektif Islam, (AnNidlam al-Iqtishadi fil Islam), alih bahasa Moh. Maghfur Wachid, cet. v, (Surabaya: Risalah Gusti, 2000), hal. 52. Pendapat senada juga dikemukakan oleh Abdurrahman al-Maliki dalam bukunya “Politik Ekonomi Islam (terjemahan)”. menurut al-Maliki, politik ekonomi merupakan target yang menjadi sasaran hukum-hukum yang menangani pengaturan perkara-perkara manusia. (Lihat Abdurrahman al-Maliki, Politik Ekonomi Islam, (As-Siyasatu al-Iqtishadiyatu alMutsla), alih bahasa Ibnu Sholah, cet. i, (Bangil: Al-Izzah, 2001), hal. 37. 6 Muhammad Husain Abdullah, Studi Dasar-Dasar Pemikiran Islam, (Dirasat fi al-Fikri al-Islami), alih bahasa Zamroni, cet. i, (Bogor: Pustaka Thariqul Izzah, 2002), hal. 80. 7 Dengan adanya tujuan mencapai kemaslahatan atau kebaikan bagi kaum Muslimin, bukan berarti kemaslahatan menjadi tolak ukur kebijakan fiskal. Tetapi yang dimaksud dengan kemaslahatan bagi kaum Muslimin adalah segala hal yang menurut syara’ baik bagi umat, dan untuk mencapai kemaslahatan tersebut kebijakan fiskal yang ditempuh harus didasarkan kepada syara’ itu sendiri bukan didasarkan kepada kemaslahatan. 8 Lihat Abdul Qadim Zallum, Sistem Keuangan di Negara Khilafah, (Al Amwal fi Daulah Al Khilafah), cet. i, alih bahasa Ahmad S. dkk, (Bogor: Pustaka Thariqul Izzah, 2002), hal. 4, 5, 13, 14, 28, 30, 34, 36, 50, 67, 138, ,139. 9 Taqiyuddin an-Nabhani, Membangun Sistem Ekonomi Alternatif…, hal. 52. Abdurrahman al-Maliki, Politik Ekonomi Islam, hal. 37.
5

56

Abdullah Mustofa Al Maraghi (2000), Op Cit, h. 47

316

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia

45

terhadap tuntutan ganti kerugian oleh pihak ketiga. Lembaga ini tidak diperkenankan mencari laba, dan penghasilan bersihnya dibagi-bagikan pada setiap anggota yayasan itu. Tujuannya ialah untuk meringankan risiko bagi seluruh kaurn Muslimin, juga untuk menjamin orang Islarn lainnya, bahkan yang bukan Muslim pun akan menerirna santunan sesuai dengan setiap kerugian yang dideritanya sebagai akibat perbuatan salah seorang yang terasuransi. Dalam keadaan demikian maka keanggotaan yayasan asuransi timbal-balik itu tidaklah dicela, melainkan dipandang seolah-olah sebagai kewajiban agama. Ini merupakan suatu sarana yang memungkinkan seorang Muslimin untuk membantu saudaranya sesarna Muslimin. Daya upaya untuk melaksanakan usaha asuransi ini sekarang diadakan di Iran dan Pakistan dan agaknya tidak diragukan lagi bahwa perusahaan asuransi dengan asas tolongrnenolong yang diselenggarakan sesuai dengan hukum agama Islam ini akan didirikan pula di negara-negara Islam lainnya. Investasi saham sesuai syariah di pasar modal Salah satu bentuk investasi yang sesuai dengan syariah adalah membeli saham perusahaan, baik perusahaan non publik (private equity) maupun perusahaan publik/terbuka. Cara paling mudah dalam melakukan investasi saham sesuai syariah di Bursa Efek Jakarta adalah memilih dan membeli jenis saham-saham yang dimasukkan dalam Jakarta Islamic Index (JII). Reksadana Syariah Dalam reksadana konvensional, pengaturan atau penempatan portfolio investasi hanya menggunakan pertimbangan tingkat keuntungan. Sedangkan reksadana syariah selain mempertimbangkan tingkat keuntungan juga harus mempertimbangkan kehalalan suatu produk keuangan. Sebagai contoh bila reksadana syariah ingin menempatkan salah satu jenis investasinya dalam saham, maka saham yang dibeli tersebut harus termasuk perusahaan yang sudah dibolehkan secara syariat. Lebih mudahnya sudah termasuk dalam jenis saham yang ada dalam daftar JII (Jakarta Islamic Index). Demikian juga jenis investasi lainnya seperti obligasi, harus yang menganut sistem syariah. Manajer investasi reksadana syariah harus memahami investasi dan mampu melakukan kegiatan pengelolan yang sesuai dengan syariah. Untuk itu diperlukan adanya panduan mengenai normanorma yang harus dipenuhi Manajer Investasi agar investasi dan hasilnya tidak melanggar ketentuan syariah, termasuk ketentuan yang berkaitan dengan praktek riba, gharar dan maysir. Dalam praktek syariah maka Manajer Investasi bertindak sesuai dengan perjanjian atau aqad wakala. Manajer investasi akan menjadi wakil dari investor untuk kepentingan dan atas nama investor. Sebagai bukti penyertaan dalam reksadana syariah maka investor akan mendapat unit penyertaan dari reksadana syariah.

| BAB 3 |

Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia

N

ama “Indonesia” sebagai suatu bangsa baru muncul secara resmi setelah adanya “Sumpah Pemuda” tahun 1928. Kemudian, Indonesia sebagai nation state baru lahir pada tahun 1945 melalui proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus. Jika mengambil patokan adanya Indonesia sebagai bangsa setelah berdirinya Syarikat Islam (1905), yang keanggotaannya hampir meliputi seluruh daerah Hindia Belanda, maka bangsa Indonesia baru ada sejak tahun 1905. Namun kelahiran Syarikat Islam tidak mempelopori adanya kebangsaan Indonesia. Syarikat Islam lahir lebih didorong oleh faktor ukhuwah Islamiyah yang keberadaannya tertekan oleh Penguasa Hindia Belanda. Walaupun demikian, Syarikat Islam yang kelahirannya merupakan kelanjutan dari Syarikat Dagang Islam dapat dijadikan sebagai patokan awal adanya pemikiran ekonomi Islam di Indonesia. Hal ini menjadi patokan karena salah satu tujuan pergerakan SDI maupun SI adalah mengutamakan sosial ekonomi dan mempersatukan pedagang-pedagang batik. Kemudian dengan istilah “mempertinggi derajat bumi putra” implementasinya merupakan usaha politis hingga terbebas dari kekuasaan Hindia Belanda. Hasil akhir dari pergerakan para bumi putra ini kemudian dimerdekakanlah Republik Indonesia.1
1

M. Masyhur Amin, Syarikat Islam: Obor Kebangkitan Nasional 1905-1942, (Yogyakarta: Al Amin Press, 1996), hlm. 29.

46

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Investasi dalam Ekonomi Islam

315

Indonesia sebagai sebuah negara merupakan kesatuan dari berbagai kerajaan bekas kekuasaan Hindia Belanda. Di mana beberapa kerajaan yang berada dalam kekuasaan Hindia Belanda pada masa itu adalah sebahagiannya kerajaan Islam. Oleh karena itu, berbicara sejarah ekonomi Islam di Indonesia tidak lepas kaitannya dengan perkembangan ekonomi Islam yang berkembang dalam kerajaan-kerajaan Islam tersebut. Kerajaankerajaan Islam yang pernah ada dalam wilayah Nusantara merupakan suatu masyarakat dengan struktur yang lengkap. Kerajaan-kerajaan Islam dalam kenyataan sejarah telah memiliki Pelabuahan sebagai pusat perdagangan ekspor dan import. Juga telah memiliki bandar, pasar dan mata uang. Di kerajaan-kerajaan Islam di Aceh misalnya, telah banyak mata uang dereuham (dirham) ditemukan.2 Di Kerajaan Islam Sumenep sekalipun tidak dinamakan dinar atau dirham tetapi dinamaka mata uang reyal (real) adalah berasa dari mata uang Spanyol. Kemudian diadopsi menjadi mata uang Kerajaan Sumenep. Sebagai bukti bahwa mata uang ini adalah bagian dari sistem ekonomi Islam yang berjalan dalam Kerajaan Sumenep adalah mata uang reyal tersebut bertuliskan huruf Arab. Mata uang dinar juga ditemukan pada kerajaan Gowa, uang dinar ini dikenal pada masa pemerintahan Sultan Hasanuddin, sekitar abad ke-17 M. Di kerajaam Jambi pun telah dikenal mata uang yang bercirikan bahwa sistem ekonomi Islam berjalan dalam kerajaan ini. Di mana dalam mata uang Kerajaan Jambi terdapat tulisan “Sanat 1256” dengan mengggunakan huruf dan angka arab.3 Adanya bukti sejarah berupa mata uang dinar dan dirham serta mata uang lainnya yang bertuliskan huruf dan angka Arab di kerajaan-kerajaan Islam merupakan sebuah bukti, bahwa sistem ekonomi yang berjalan dalam kerajaan-kerajaan Islam tersebut adalah sistem ekonomi Islam. Kenyataan itu, sesuai dengan keberadaan sistem perekonomian yang terbangun di masa Rasulullah dan para sahabat. Sabda rasulullah yang menyatakan “...akan datang suatu masa di mana tidak ada lagi yang berguna untuk dijadikan simpanan kecuali dinar dan dirham...” adalah juga sebagai bukti bahwa sistem ekonomi yang berjalan di kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara adalah sama dengan sistem ekonomi di masa Rasulullah Muhammad. 4 Di masa pemerintahah Khalifah Umar bin Khaththab, telah menetapkan standar perbandingan dinar dan dirham yaitu dalam kadar berat dan nilai 7 dinar setara dengan 10 dirham.5
2 Teuku Ibrahim Alfian, Kronika Pasai: Sebuah Tinjauan Sedjarah, (Jogyakarta: Gajah Mada University Press, 1973), hlm. 4. 3 Ibid. 4 Hadits, dalam Musnad Imam Ahmad bin Hambal. 5 Abdul Hadi Arifin, Malikussaleh Reinterpretasi Penyebaran Islam Nusantara, (Louksemawe: University of Malikussaleh Press, 2005), hlm. 83.

menurut pandangan beberapa orang ulama larangan agama terhadapjasa asuransi akan berlaku atau tidak, bukanlah ditentukan oleh caranya perusahaan asuransi itu beroperasi, melainkan ditentukan oleh bentuk organisasinya. Karena Adanya Asas Tolong-menolong Dalam Islam Asas tolong-menolong dalam dunia Islam sesungguhnya sudah ada sejak zamanjahiliyah. Pada zaman itu biasanya seluruh keluarga atau suku dari pihak pembunuh membayar santunan pada suku korban pembunuhan. Uang tebusan itu dibayarkan untuk menghindarkan tindak pembalasan atau bahkan dendam kesumat yang mungkin akan berakibat binasanya beberapa orang anggota suku karena peperangan dendam kesumat itu. Adat istiadat itu membina kerukunan antara anggota kelompok atau suku, dan kemudian suku itu bukan saja membayar santunan atas nama seorang anggotanya dalam peristiwa pembunuhan, tetapijuga dalam peristiwa pelanggaran kecil. Ini merupakan awal dari suatu bentuk asuransi pihak ketiga, karena setiap anggota suku mengetahui bahwa anggota kelompok atau sukunya akan melindunginya dalam hal pelanggaran atau pembunuhan yang telah dilakukannya. Ini tidak akan menyebabkan seseorang anggota suku bertindak ceroboh, karena sekalipun anggota sukunya akan melindunginya, tetapi mereka akan memperlihatkan ketidaksenangan mereka atas kelakuannya. Sekarang Didirikan Yayasan Asuransi Tolong-menolong Di dalam Al Qur'an uang santunan dianjurkan sebagai usaha mencegah dendam kesumat.
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaas (pembalasan yang sebanding) berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh; orang merdeka dengan orang merdeka, hamba dengan hamba, dan wanita dengan wanita. Maka barangsiapa yangmendapat suatu pemaafan dari saudaranya, hendaklah (yang memaafkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah (yang diberi maaf) membayar (diat) kepada yang memberi maafdengan cara yang baik (pula). Yangdemikian itu adalah suatu keringanan dari Tuhan kamu dan suatu rahmat. Barang siapa yang melampaui batas sesudah itu, maka baginya siksa yang sangat pedih. Dan dalam qishaash itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu, hai orang-orang yang berakal, supaya kamu bertakwa". (Al Qur'an, 2. 178-1979).

Ketika Nabi Muhammad menjadi kepala pemerintahan di Madinah, telah diputuskannya bahwa asas santunan timbal-balik itu berlaku untuk seluruh umat atau masyarakat Mulimin. Sekarang ini diberi tafsiran bahwa setiap orang yang beriman, tanpa memandang golongan, atau suku bangsanya, dapat bergabung dengan sesama kaum Muslimin, mendirikan suatu perusahaan asuransi untuk mengadakan perlindungan timbal-balik

314 Ekonomi Islam: Sejarah. manusia memerlukan uang sebagai medium of exchange (alat perantara/pertukaran) untuk membeli barang dan jasa. Teori. bahwa Islam melarang memperlakukan uang sebagai commodity (barang) yang bisa diperjual-belikan. Peranan uang dalam ekonomi Islam telah didiskusikan oleh Imam Ghazali (1058-1111 M) dalam kitabnya yang terkenal “Ihya Ulumuddin”. sekaligus menjadi pemiliknya—dan Dar-al-Mal al-Islami memang telah mendirikan lembaga semacam itu dalam bentuk waqf mudarabah. Islam hanya melihat uang itu sebagai alat tukar. Seperti halnya bank itu. Sebagian besar calon nasabah Perusahaan Asuransi Islam Arab itu tampil karena anjuran Bank Islam Dubai kepada para nasabahnya. dan alat untuk menentukan nilai. Memang banyak perusahaan asuransi Barat yang mengakui bahwa mereka pun beroperasi sesuai dengan hukum Islam pada segi-segi yang penting. Perusahaan asuransi ini pun berfungsi mengikuti garis-garis Perusahaan Asuransi Islam Arab Dubai. Dua pandangan yang bertolak belakang ini telah mewarnai pemikiran ekonomi Islam. dibandingkan dengan pendirian bank-bank Islam. Besar kemungkinannya bahwa kemajuan bank-bank Islam akan mendorong pertumbuhan perusahaan asuransi Islam sebagai usaha pelengkap. Menurut Ghazali. namun pendirian perusahaan asuransi di sebagian besar negara-negara Islam masih merupakan gejala baru. hlm. Sekalipun demikian apa yang dilakukan Muhammad bin Abdullah sebagai sesuatu yang harus diikuti. In Islam. 9 H. akan tetap kerajaan (Negara) pun 6 M. Bukhari. sehingga pemilik harta itu tidak merasa ada alasan untuk mengasuransikannya.6 Sebagai sebuah kesimpulan tentang fungsi uang dalam Islam. alat perantara. 2003). Dan ketika dia membuat keputusan”.7 Sekalipun. Luthfi Hamidi. Bahkan keberhasilan perusahaan di Dubai itulah yang mendorong kelompok Al Baraka untuk melakukan kegiatan di Bahrain. Hal yang utama menciptakan bentuk asuransi yang sesuai atau dihalalkan oleh umat Islam. Ibnu Taymiyah menyebutkan bahwa uang itu tidak hanya berfungsi sebaga medium of exchange. (Jakarta: Senayan Abadi Publishing. Bank Islam Dubai telah mendirikan Perusahaan Asuransi Islam Arab di bawah naungannya di tahun 1979. Bahkan sebagian harta bergerak perlengkapan industripun tidak diasuransikan. Bukan hanya masyarkatnya yang giat berdagang. Kemudian kelompok Dar al-Mal al-Islami dipimpin oleh Pangeran Mohammad bin Faisal pun mendirikan beberapa perusahaan asuransi. Penghormatan atas profesi itu banyak disebut dalam berbagai hadits. Dalam rangka memenangkan program kerja di dunia asuransi di kalangan umat Islam. bukan sebagai barang yang bisa diperjual-belikan. Maka Dalam sejarah Islam. 7 Ibid. terlebih dalam Islam. Perusahaan asuransi Islam yang kedua didirikan oleh Kelompok Al Baraka dipimpin oleh Syeikh Saleh Kamel dari Bahrain di tahun 1980. sekalipun sejumlah pemegang sahamnyajuga menjadi pemegang saham bank tersebut. Dan apa yang dilakukannya tidak termasuk bagian dari sebuah sunnah. Sekalipun dalam dasawarsa terakhir ini jumlah perusahaan perbankan Islam semakin bertambah. walaupun akhir-akhir ini keadaannya sudah berubah. Abd. Shabri H. 8 Hal ini tidak berlebihan. yang memantau kegiatan perusahaan ini untuk memusatkan kepatuhannya pada hukum agama Islam. bahkan profesi “dagang” adalah sesuatu yang mendapat kehormatan. Namun Ibnu Khaldun dalam pandangannya terhadap uang lebih cenderung kepada pendapat Ibnu Taymiyah. dengan menerapkan eksperimen-eksperimental di bidang asuransi secara berkesinamgbungan. perusahaan asuransi ini pun dilengkapi dengan suatu majelis penasihat agama Islam. Rasulullah bersabda “Rahmat Allah atas orang-orang yang berbaik hati ketika menjual dan membeli. dan hampir tidak ada calon nasabah datang atas kegiatan perusahaan asuransi itu sendiri sampai sekarang. Sehingga Ibnu Qayyim dalam pembahasannya tentang peranan uang sependapat dengan Imam Ghazali. 325. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 47 Pasaran asuransi perabot rumah pun sangat terbatas. Bank Islam Faisal di Sudan mendirikan perusahaan Asuransi Islam di Khartum pada tahun 1982. . Di mana prinsip berniaga yang dilakukan oleh Muhammad bin Abdullah adalah jujur dan adil. money is not identical with commodity that can be traded for the purpose of making profit. dan diJenewa Dar al-Mal al-Islami mendirikan cabang "takaful" (asuransi gaya Islam) yang menyediakan jasa asuransi gaya Islam. Majid. “Uang di Mata Pemikir Ekonomi Islam”. dan dianggap yang terbaik sejajar dengan pekerjaan bertani. Oleh karena itu tak sedikit umat Islam. Ini adalah dana tolong menolong (mutual funds)—yaitu yayasan asuransi tidak komersial yang berusaha hanya untuk para anggotanya.9 Perihal niaga (perdagangan) di masa kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara merupakan suatu pekerjaan yang paling menonjol. Jejak-jejak Ekonomi Syariah. Perusahaan ini bersifat mandiri. Karenajarang sekali terjadi pencurian. Memang sedikit sekali minat untuk mendirikan perusahaan asuransi khas Islami. dalam Serambi Indonesia online. bahkan menjadikan perbuatan dagang yang dilakukan oleh Muhammad bin Abdullah sebagai sunnah yang harus diikuti. 8 M. Prinsip ini hingga sekarang masih dimasukan dalam kategori perbuatan selalu diidamkan oleh sema manusia. Namun apa yang diperbuatnya sebelum menjadi nabi adalah sebuah kebaikan.R. kesadaran akan uang sebagai bagian dalam sistem ekonomi telah muncul sebelum ekonomi itu itu diakui sebagai disiplin ilmu tersendiri. Muhammad Rasulullah dikenal sebagai seorang yang berprofesi pedagang sebelum diangkat sebagai utusan Allah. terus diadakan upaya-upaya progresif kedepan.

makajarang ada hipotek swasta. 210. meskipun zaman itu masih belum canggih. misalnya asuransi rumah dari gedung ataupun perabotannya. Ekonomi ini mulai berjalan di bawah kekuasaan Hindia Belanda setelah peraturan tanam paksa (Cultuur Stelsel) dihapuskan. namun sudah terjalin jaringan intelektual antara Aceh dan Jawa dan juga dengan seluruh Nusantara. Antara lain adik Putri Jeumpa bernama Pengeran Makhudum yang nantinya dikenal sebagai Sunan Ampel. Di wilayah tersebut peraturan penertiban pembangunan sangat sedikit dan kurang ketat.” Tidak hanya barang yang dibawa. utamanya harta tak bergerak sangat jarang diasuransi. kecuali perusahaan pelayaran. kodifikasi hukum tata pemerintah dan petunjuk memerintah dengan prinsip keadilan. Yogya. Tetapi karena lidah orang Jawa agak sulit untuk mengucapkan jeumpa. berasal dari masa pemerintah Sultan Alaad-Din Ri’ayat Syah (1589-1604). menyinggung hal yang sama. dan kemudian menjadi salah seorang Wali. Banyak bukti sejarah yang menunjukkan hubungan Samedra Pasai Mataram. Bahkan di sektor industri pun hanya perusahaan besar yang mengasuransikan alat perlengkapannya. Hikayat Raja-raja Pasai meyebutkan. ”. akan tetapi pada perkembangannya perdagangan antara dua kerajaan berkahir dengan keinginan saling menguasai.. karena banyak orang beranggapan bahwa hal ini termasuk jenis asuransi perseorangan yang tidak dihalalkan oleh hukum Islam. Karena biasanya benda tak bergerak diperjual-belikan atas dasar pembayaran uang tunai.48 Ekonomi Islam: Sejarah. supaya Makhudum bersedia menetap di Majapahit. Belum lagi kita mendalami Serat Tajussalatin.10 Hubungan antara Aceh dengan Jawa selalu mengalami naik-turun. Perusahaan-perusahaan asuransi itu juga menyadari besarnya risiko dalam bidang asuransi ini. Hasjmy. Dengan seizin kakak iparnya Raja Majapahit yang masih memeluk agama Hindu. Hal ini adalah akibat dari kurang giatnya perusahaan asuransi untuk menggarap jenis asuransi ini. juga sejumlah bangsawan Aceh ikut pindah ke Majapahit dan kelak menyebar agama Islam pertama di Jawa. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 313 mengandalkan pendapatannya dari hasil perdagangan ekspor dan impor. sangat jarang terjadi di dunia Islam. Berapa pun tingginya nilai harta tak bergerak itu di wilayah Teluk Arab. Apalagi kalau kita membicarakan lebih mendalam tentang dunia asuransi. ekonomi formal yang berjalan dalam masa kekuasaan Hindia Belanda adalah ekonomi liberal. tulisan berhuruf Jawa berbahasa Pasai. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Makhudum diizinkan membuka pesantren. Hubungan Samudera-Pasai dan Mataram misalnya. Seringkali terjadi penambahan lantai suatu gedung yang tidak direncanakan untuk menahan beban tambahan. Dalam catatan Negarakertagama dilukiskan bahwa SamuderaPasai dikuasai Majapahit tahun 1360. Semua faktor tersebut mengakibatkan terbatasnya pasaran asuransi harta tak bergerak. . dan keruntuhan total sebuah gedung bukanlah hal yangjarang terjadi. atau didukung dengan pinjaman dari lembaga pembiayaan perumahan yang diselenggarakan oleh pemerintah. Teori. 11 Kompas. Dan sementara itu. karena dapat diduga banyak sekali tuntutan yang akan diajukan. sebagian besarnya tidak dilindungi asuransi. Dengan demikian. Asuransi bahari merupakan satu-satunya cabang asuransi yang hidup subur di wilayah Teluk yang kaya minyak. adalah sudah lama terjalin. Dan sangat keliru kalau ada anggapan bahwa Putri Chempa yang menikah dengan Raja Majapahit berasal dari Kamboja. Dalam kenyataannya asuransi harta tak bergerak terbatas pada bangunan industri dan bukan rumah pribadi. Dana pembinaan "real estate" di Arab Saudi dan di negara-negara Teluk Arab menyediakan pinjaman tak berbunga bagi penduduk dengan hanya membebankan biayajasa yang kecil tanpa mengadakan syarat-syarat khusus selain kewajiban membayar pinjaman itu. Lembaga-lembaga pembiayaan perumahan negara biasanya tidak rnewajibkan pihak yang berutang agar mengasuransikan harta itu sebagai syarat untuk pemberian uang hipotek. terdapat guci air abad XVII kiriman Sultan Iskandar Muda dari Samudera-Pasai.. Juga sejalan dengan adanya penanaman modal usahawan Wan Hussein Azmi. Demikian pula halnya dengan problem konstruksi yang segera tersingkap setelah gedungnya selesai dibangun. jadilah chempa.11 Ekonomi Islam di Masa Hindia Belanda Secara sistemik. Hanya kelihatan kapalnya. Makhudum memilih Desa Ampel Gading di pinggir Sungai Mas. Dalam keadaan semacam ini asuransi terhadap bangunan. tentu saja tidak dapat dianggap berpotensi menghasilkan laba.begitu banyak barang diangkut sehingga kapal-kapal Majapahit pulang dari Pasai bagaikan itik berenang. Dengan izin tersebut yang telah diberikan kepada Makhudum. Buku berbahasa dan berhuruf Jawa yang dipakai di Keraton Yogya tersebut merupakan salinan dari Kitab Tajussalatin. diantarnya pada makam Sultan Agung di Imogiri. 6 Mei 2003. (Bandung: Al Maa’rif 1981). sedangkan perusahaan industri milik negara biasanya mengabaikan perusahaan asuransi swasta. akibat membawa muatan terlalu banyak. Semula berhubungan dalam niaga. hlm. 10 perusahaan kecil jarang mengasuransikan barang persediaannya. Karena itu tidak ada lembaga-lembaga pembiayaan seperti koperasi pembangunan yang mewajibkan pemilik rumah untuk mengasuransikan harta benda itu. Surabaya. dan dengan bertujuan menemani kakaknya tidak merasa kesepian. Kapal minyak (tanker) serta muatannya diasuransikan. dan Lloyds of London merupakan penampung asuransi terakhir. “Islam di Aceh Masuk dan Berkembangnya Hingga Abad XVI” dalam A.

kebakaran. Di masa Raasulullah. perusahaan-perusahaan asuransi kurang berminat pada asuransi mobil. Masjid sebagai pusat kebudayaan dan peradaban telah mewakili umat Islam sebagai institusi yang mendapatkan kepercayaan masyarakat. Koperasi Indonesia yang Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. 12 Sistem ekonomi ini sudah pasti tidak cocok dengan umat Islam. Jakarta: 1984). sekalipun sebenarnya pendapatan itu baru akan diterima setelah beberapa periode. infaq. pusat penyelesaian problematika umat dalam aspek hukum (peradilan). karena ajal adalah takdir Allah.14 Sentralisasi ZIS dan distribusinya oleh Masjid pada masa Hindia Belanda. Merekajuga tidak memaksa calon nasabah untuk mengambil asuransi.. Hal ini disebabkan oleh tingginya angka kecelakaan dl harnpir semua negara-negara Islam. seperti: pertanian. Kenyataan adanya sebuah Masjid yang mampu mengelola keuangan ZIS itu. Dalam istilah perekonomian. hal ini bertentangan dengan asas-asas Islam. namun tidak selalu berbuat sesuai dengan apa yang dinyatakannya itu. dan lain-lain. Bahkan Masjid di masa Rasulullah. Kedua: perusahaan asuransi itu tidak menawarkan asuransijiwa kepada kaum Muslimin dalam negeri. . Ada perasaan bahwa seorang yang beriman tidak akan mengasuransikan jiwanya sendiri. mereka tetap memegang surat berharga yang menghasilkan bunga untuk keperluan dana cair. yaitu dengan hanya menyediakan asuransi usaha. Pada satu sisi kebangkitan ingin berusaha dan tercukupinya hajat hidup adalah karena faktor tekanan sistem ekonomi liberal yang menyengsarakan. Hanya perusahaanperusahaan besar saja yang mementingkan soal asuransi. Asuransi dana lanjut usia pun tidak disetujui. karena pendapatan yang dihasilkan menyerupai bunga atas deposito bank. dan bermacam-macam masalah transportasi meliputi barang produksi serta kendaraannya. 13 Ibid.312 Ekonomi Islam: Sejarah. penindasan.15 Salahsatu pilar kemajuan peradaban Islam adalah amwal (wealth). maka kaidah ini tidak berlaku di lingkungan dunia Islam. Kewajiban berzakat. dengan modal awal dari Masjid tersebut Bank Penolong telah berkembang hingga bank tersebut memiliki modal senilai f 4. Perusahaan asuransi dalam dan luar negeri berusaha mematuhi hukum Islam dalam tiga segi penting. Ada pendapat. tetapi pasaran asuransi dalam negerinya sangat sedikit. dan shadaqoh dengan cara disentralisir di Masjid kemudian pengurus Masjid mendistribuskannya kepada setiap yang berhak telah menopang aktifitas ekonomi umat Islam. perdagangan. Pada sisi lain. atau mendesak nasabah lain untuk memperpanjang polisnya. dan tidak ditentukan oleh manusia. Kenyataan itu terbukti dengan adanya sebuah Masjid di Purwokerto pada tahun 1891 telah mampu memberikan pinjaman investasi kepada Bank Penolong yang didirikan oleh Raden Aria Wirajaatmadja. Masjid difungsikan sebagai pusat ibadah. lebih tepat dikatakan sebagai manifestasi dari kewajiban dalam beragama (Islam). pusat pendidikan. Pihak perusahaan membutuhkan perlindungan risiko. “Peran Masjid Dalam Edukasi Ekonomi Syariah”. Namun walaupun demikian. sedangkan Belanda dalam berbagai bidang ekonomi. Mereka hadir bila ada nasabah yang memerlukannya. Cara ketiga: perusahaan asuransi berikhtiar menyesuaikan diri dengan hukum Islam.ORG. Di mana penghimpunan zakat. Teori. Masjid sebagai pusat ekonomi Islam pada masa kekuasaan Hindia Belanda cukup efektif. bahwa asuransi merupakan sesuatu hal mewah dan dengan meningkatnya pendapatan pribadi seseorang.. namun mereka tidak mengejarngejar nasabah baru. (Rineka Cipta. juga sebagai pusat komando operasi militer dan pemerintahan. negara-negara seperti misalnya Kuwait dan Persatuan Emirat Arab yang angka pendapatan per kapitanya paling tinggi. hlm. namun memelihara rahasia kehadirannya. dan pusat informasi umat Islam. Adapun usaha lain yang sangat signifikan dalam rangka sosialisasi program asuransi –praktek asuransi dan hukum Islam dapat diintegralkan (disatupadukan). 63. dalam www. Namun karena alasan yang telah kita bahas itu. pusat pemberdayaan ekonomi umat. dan pemerasan. perkebunan. rakyat Hindia Belanda khususnya yang beragama Islam mempunyai keyakinan bahwa spirit ekonomi Islam harus dijalankan. karena manusia untuk hidup saling ketergantungan. esyariah. hlm. Pada perkembangan lebih lanjut. kelenturan pendapatan mengenai kebutuhan asuransi sangat tinggi. berinfaq dan bershadaqah pada setiap muslim telah mendorong terwjudnya ekonomi Masjid. misalnya. 15 Agustianto. kecelakaan kapal. 14 Ibid. Di sini salah satu kendalan utama lainnya adalah minat terhadap asuransi sangat kurang. karena uang preminya terpaksa ditetapkan dengan sangat tinggi jika hendak mengharapkan laba. bukan asuransi perseorangan. 58. Selain itu sudah tentu tidak mungkin untuk menyingkirkan setiap unsur perjudian. Pertama: perusahaan asuransi biasanya tidak memasang iklan untuk mencari nasabah. eds. Dalam soal usaha. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 49 Pada kenyataannya banyak perusahaan dalam negeri di negara Islam yang menyatakan patuh kepada hukum Islam. namun tercukupinya kebutuhan harus dilakukan secara kolektif. Kartasapoetra.000 (empat ribu gulden). sekalipun berjalan namun Masjid belum dapat dikatakan sebagai lembaga keuangan Islam yang tersistem. Hanya beberapa orang saja yang mengasuransikan kendaraan mereka terhadap risiko kerusakan. Ibnu Khaldun pernah menyatakan bahwa ekonomi adalah tiang dan pilar 12 G. Pada kenyataannya investasi yang dilakukan oleh para usahawan Belanda hanyalah menimbulkan pemerkosaan hak. secara terbuka di dunia Islam. 13 Hidup adalah hak setiap individu. maka kebutuhan akan asuransi pun akan meningkat pula.

perusahaan wajib membayar santunan kepada keluarga karyawan bersangkutan. hingga kemudian mendirikan Bank Penolong sebagai lembaga keuangan yang produk utamanya adalah Simpan Pinjam. (Rineka Cipta.16 Di Indonesia dalam masa perkembangan Islam di Indonesia. namun tidak satupun negara Islam yang melarang asuransi. bahwa azas koperasi adalah kekeluargaan dan kegotongroyongan.18 Istilah Koperasi sebelum lahir dan berkembang di Indonesia. berlainan dengan perusahaanperusahaan asing. Kenyataan itu pada masa Hindia Belanda ada sebuah masjid telah mampu memberikan pinjaman modal untuk pendirian sebuah bank. Di Hindia Belanda. Hanya Arab Saudi yang tidak memperkenankan perusahaan asuransi mendaftarkan diri karena tidak adanya peraturan dalam undang-undang pendaftaran perusahaan. Kemunculan Koperasi adalah sejak kapitalisme telah terbukti membawa masyarakat kepada kemiskinan dari sejak awal abad ke-17. hlm. Bagaimanakah caranya menawarkan suatu bentuk asuransi di lingkungan dunia Islam. Sekalipun belum sampai pada makna ”berhasil”. Di mana lembaga keuangan koperasi ini didasarkan pada nilai “ta’awuniyah_ tolong menolong”. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 311 paling penting untuk membangun peradaban Islam (imarah). Sienburgh sebagai pejabat tinggi Hindia Belanda. De Wolf van Westerrede yang bersemangant untuk mebangun bank Simpan Pinjam. 17 16 tersebar di dunia Islam. Sikap hukum terhadap usaha asuransi berlain-lainan di masing-masing negara Islam dan pada umumnya masing-masing pemerintah negara Islam itu kurang memperhatikan soal asuransi dibandingkan dengan soal perbankan. karena sebelum tahun 1920-an hanya sejumlah kecil penduduk. hlm. eds. Spaar En Landbouwcrediet”. Tetapi perusahaan-perusahaan asing diperkenankan untuk menyelenggarakan usaha asuransi di wilayah Kerajaan ini. 19 Op. dan ada sejumlah perusahaan asuransi yang terdaftar di Hongkong atau di tempat lain banyak menyelenggarakan usaha asuransi di Arab Saudi. Cit. mengingat hambatan-hambatan terhadapnya? Melihat keberadaan asuransi masih bersifat terbatas di kalangan Muslim. namun hanya sejumlah kecil perusahaan yang mengasuransikan risiko ini. Pada tahun 1891. Teori. 12 Tahun 1967 dinyatakan. 6) Ibid. Di Eropa. namun pemikiran Raden Aria Wiraatmadja telah membuat titik kebangkitan ekonomi yang berpihak pada rakyat. Sekalipun tidak dapat dinamakan sebagai lembaga keuangan Islam namun ide dasarnya dilandasi oleh suatu pemikiran keislaman.17 Koperasi sebagai lembaga simpan pinjam. yang pada kenyataannya sebagian besar dimiliki oleh warga negara Arab Saudi. karena di sana kegiatan perusahaan asuransi asing sangat dibatasi. . Kartasapoetra. Di banyak negara Islam berlaku keadaan yang bertolak belakang dengan keadaan di Arab Saudi. Jakarta: 1984). dan Ibnu Khaldun telah terserap oleh umat Islam di Indonesia. Oleh karena itu. dan untuk santunan keluarga dalam hal kematian atau cacatnya seseorang karyawan dalam melakukan kerjanya. maka cukup jelas bahwa koperasi merupakan usaha untuk membatasi perkembangan kapitalisme. Namun sekarang. Ada sistem pensiun untuk para karyawan perusahaan besar dan pegawai pemerintah. Semangat De Wolf van Westerrede tersebut kemudian diaplikasikan. karena tidak terdapat keringanan pajak bagi iuran asuransi. Sienburgh. 2) Wiryotirto. Koperasi Indonesia yang Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Bahkan pada kenyataannya terdapat suatu tingkat proteksi perusahaan usia muda untuk perusahaanperusahaan dalam negeri. namun masingmasing menghendaki agar setiap perusahaan asuransi menyesuaikan cara kerjanya dengan ketentuan hukum agama. beberapa diantaranya adalah perusahaan yang berukuran besar. yaitu Raden Aria Wirajaatmadja.20 di Solo perbaikan kearahan ekonomi umat Islam dipelopori Haji Samanhudi dengan delapan orang rekannya. Namun jarang terdapat asuransi jiwa untuk para karyawan perusahaan asing. di masa Hindia Belanda telah hadir ditengah masyarakat. Kemudian.50 Ekonomi Islam: Sejarah. namun ini tidak didasarkan kepada perjanjian asuransi. sehingga Bank Penolong menjadi ”Purwokerto Hulf. 3) Suwandi. bahaya kebakaran. mulai mencari perlindungan bermacam-macam asuransi—termasuk asuransi risiko kecelakaan. Asy-Syathibi dan seluruh ulama ushul yang membahasa maqashid syari’ah senantiasa memasukan amwal sebagai pilar maqashid. G. Raden Aria Wiraatmadja mendapat dukungan moril dari E. 4) Suropranoto. sebagaimana yang berlaku bagi iuran dana pensiun biasa. yaitu: 1) Sumawardoyo. Jika terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan kematian atau cederanya seseorang karyawan. yang masing-masing dianggap melakukan kegiatan dengan mematuhi hukum agama Islam. Koperasi pada awalnya dimunculkan oleh tokoh lokal. asuransi biaya pembayaran pensiun. Perusahaan-perusahaan dalam negeri digalakkan untuk mendaftar di negara bersangkutan dan yang diutamakan untuk menyelenggarakan urusan asuransi pemerintah.. dan pencurian. Masjid dalam fungsinya sebagai pusat pemberdayaan ekonomi dapat dipastikan sistem ekonomi Islam telah terbangun. dengan bertambah besarnya skala kegiatan usaha. 18. pemikiran Ghazali. telah populer di Eropa pada pertengah abad ke-19. Dalam pasal 5. 18 Ibid. bagian 3 Undang-undang No.. pada tahun 1898 menggantikan E.19 Pada awal abad ke. AlGhazali. Koperasi itu dinamakan ”Kinder der Not”. 56. Pada perkembangan lebih lanjut “ta’awuniyah” tersebut menjadi azas koperasi. Syathibi. termasuk para perantau yang mulai memperhatikan soal asuransi ini. 5) Jarmani.

Hal itu terangkum dalam makna filosofis yang mendalam sebagaimana yang diutarakan oleh Ibnu Khaldun. karena membeli langsung bahan bakunya dari importir bangsa Eropa. oleh karena itu keluarga mengadakan tekanan untuk mencegah terlibatnya anggota keluarga dalam kesulitan ini. usaha asuransi moderen mula-mula menembus ke negara-negara Islam di abad ke XIX sebagai akibat meningkatnya perdagangan dengan dunia Barat. yaitu: ‘tajdid salafi’ yaitu mengembalikan umat Islam pada kemurnian ajaran-ajarannya.21 Dalam pidato pembukaannya. Pustaka Antara. Majalah Politik Islam.) A. Tidak banyak terdapat tindakan perlawanan terhadap hal ini. Bahkan di zaman sekarang ini pencurian tetap jarang terjadi di masyarakat Islam yang taat. 1972). 7) Sukir. Bangsa Tionghoa menjadi kelas dua.Mukti Ali. termasuk juga jasa asuransi. Senernya. mempunyai dua kecendrungan. 24 Kemajuan SDI. 24 Soedjito Sosrodihardjo. angka pencuriannya termasuk yang paling rendah di seluruh dunia. karena terdapat keberatan terhadap semua prosedur perbankan dan perasuransian komersial Barat. Asuransi terhadap risiko pencurianjuga tidak diperlukan karena kejahatan semacam itu sangatjarang terdapat dalam masyarakat Islam di zaman itu. 21 Assiyah. Teori. Karena jika tidak demikian tradisi yang didasarkan pada pembayaran uang tunai terpaksa harus diganti dengan penggunaan cek dan fasilitas perbankan lainnya. khususnya berkenaan dengan semakin bertambah keanggotaan dan pesatnya perdagangan diantara anggota. kejahatan semacam itu mulai bertambah jarang. 20 . yaitu Tionghoa. Asuransi modern timbul karena perdagangan dengan dunia Barat. dan Keempat. Di Arab Saudi. Hal inijuga mencerminkan akibat yang kurang menyenangkan. dan perlu pula diingat bahwa syarat-syarat pembuktian. sekalipun hampir semua barang muatan diangkut dengan kapal-kapal milik orang-orang Barat. yaitu pemotongan sebelah tangan bagi seorang pencuri. Karena para pengekspor Baratjuga merasa perlu pengasuransikan barang dagangannya terhadap kerusakan sewaktu berada di pelabuhan negara Islam. M. (Yogyakarta:Al Amin Press. Ekspor dari dunia Barat diasuransikan terhadap risiko kerusakan selama masa pengangkutan. Adapun Bangsa Indonesia dianggap bangsa kelas kambing atau disebut juga inlander. dan 8) Martodikoro. 62. Jakarta:Tintamas. ‘Syarikat Islam: Obor Kebangkitan Nasional (1905-1942). 1074) hlm. Orang-orang Besar Indonesia. khususnya kelas pemasaran menengah berada di tangan orang Timur Asing. Jika kriminilitas meluas. ‘an Arab Philosophy of Historiy’(terj. 23 Ibid. Kemudian mereka mendirikan Syarikat Dagang Islam (SDI) sebagai manifestasi penghimpunan terhadap pengusaha muslim yang bergerak dalam perdagangan batik. yang satu lagi tajdid ashri yaitu merumuskan kembali ajaran-jaran Islam sehingga sesuai dengan alam pikiran modern. “Di negeri ini. (Th. Mempersatukan pedagang-pedagang batik. 29. Kedua. Dan. Karena itu asuransijiwa tidak dibutuhkan. Peristiwa residivisme (kejahatan yang terulang) pun jarang sekali terjadi di lingkungan dunia Islam. Bagaimanapun juga. karena pelaksanaan hukum Islam yang tegas. Tindakan semacam ini merupakan pencegahan efektif. Ketiga. (Yogyakarta: Karya. dan mereka tidak menyenangi hal itu. Dikalangan Islam asuransi belum lama tersebar luas. 1996). Di lingkungan keluarga besar setiap orang sadar akan kewajibannya terhadap sesama ahli keluarga. maka banyak pemerintah negara Islam yang beranggapan perlunya menjaga ketertiban keamanan secara ketat. maka hal ini memaksa masyarakat menjauhi ajaran-ajaran Al Qur'an. 15.” 22 Tentang pergerakan Islam pada periode ini. sekalipun hukuman ini hanya diterapkan terhadap para bromocorah. 17. sehingga dapat berakibat buruk pada seluruh keluarga besar yang bersangkutan. dibandingkan dengan di dunia Barat. yaitu: Pertama. Perubahan Struktur Masjarakat di Djawa Suatu Analisa. 22. Mempertinggi derajat bumiputera. Maka kelahiran Syarikat Dagang Islam adalah proses awal untuk membuka kembali alam pemikiran umat dari belenggu penjajahan atau imperialisme-kompeni yang sangat menyengsarakan rakyat. hlm. “Filsafat Islam Tentang Sejarah”. maka pengimpor dan saudagar Islam segera menyaksikan bahwa perusahaan asuransi Barat mengirim petugas penyelidikan untuk memperhitungkan jumlah uang premi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 51 memberi bantuan kepada perusahaan atau seseorang yang ditimpa nasib malang yang tak terduga. Masyhur Amin. Kompeni dan kaum Tionghoa merasa tersaingi dalam usaha perdagangannya. 1974). sebelum pelaksanaan hukuman itu sangat berat. tetapi kemelaratan dan kesengsaraan yang amat dalam menyelimuti mereka. Mereka tidak hanya berdagang tetapi juga mempunyai perusahaan-perusahaan perbatikan. (Jakarta. semenjak kebangkitan agama Islam. April.23 Faktor lain yang melatar-belakangi kelahiran Serikat Dagang Islam ialah karena adannya diskriminasi perdagangan. Haji Samanhudi mengemukan tentang nasib bangsa Indonesia. Mereka menjual dengan harga murah. Kejahatan ini sangat memalukan. 20 Pada saat itu SDI mengambil asas dan tujuannya sebagaimana terangkum dalam empat bagan. juga di Pakistan dan Sudan. V. Faktor utama keberhasilan SDI merupakan perpaduan antara solidaritas agama dan solidarited kesukuan yang mendahsyatkan. 25 Adanya tekanan dan intimidasi yang kuat bagi kaum SDI. hlm.II. misalnya. bangsa Belanda-lah yang kelas satu. Memajukan agama dan sekolah-sekolah Islam.310 Ekonomi Islam: Sejarah. hlm. Dua pemikiran Haji Samanhudi tersebut dikarenakan adanya kecendrungan mencampur aduk ajaran Islam dengan tradisi lama. 25 Charles Issawi. dan tidak mungkin seorang anggota keluarga dikucilkan sehingga tidak menerima bantuan diwaktu dia menderita. Selanjutnya. bisa diperkirakan sekitar baru selama 3-4 dasawarsa terakhir ini usaha perasuransian banyak Hardjosumarto. sekalipun para saudagar Muslimin menganggap asuransi itu tidak perlu. hlm. Kesengsaraan yang diderita rakyat tidak hanya lumpuhnya ekonomi. 22 Tamat Jaya. Mengutamakan sosial ekonomi.

Walaupun waktu itu belum ada rumusan mengenai ideologi Islam. menurut Tirto Adisuryo bahwa Islam adalah agama yang memiliki semangat untuk kemajuan. Sejumlah besar perusahaan asuransi Barat menginvestasi uang iuran yang diterima dari para pemegang polis. 28 Ibid. menyatakan dalam pidatonya. karena para pemegang polis yang tidak rnemperoleh manfaat dari uang premi yang dibayarnya. khususnya kalangan pengusaha dan pedagang pribumi. Termasuk kekayaan jangka pendek sebagai bagian cair dari dana persediaan untuk membayar tuntutan (claims) asuransi yang lancar serta surat berharga pemerintah yang berjangka lama. Ibid. pada tahun 1909.26 Gerakan ekonomi Islam yang teraplikasikan melalui SDI merupakan sebuah gagasan untuk melindungi dan memberi jalan bagi pengembangan kepentingan bisnis umat Islam. mencakup semua anggota masyarakat dari berbagai segmen. Namun masing-masing perusahaan asuransi hanya tergoda untuk menjual surat berharga pemerintah itu mendahului tanggal jatuh waktunya. Secara terpisah. mengadakan gerakan boikot terhadap pedagangpedagang Tionghoa. bahwa SI tidak bertujuan politik. 29 HOS. Haji Oemar Said Tjokroaminoto. dan 3) Telah membuka keanggotaan yang lebih luas lagi. “ada sekitar 60% penduduk Solo telah menjadi anggota”. mungkin akan berusaha memperoleh hasil dengan berbuat curang. Cara-cara menarik untung dari perkembangan suku bunga dengan jelas dipandang haram oleh kaum Muslimin yang salah. karena kecilnya kemungkinan nasabah itu menerima pembayaran. Kaum Muslimin juga berpendapat bahwa asuransi mengundang ‘tuntunan palsu’ serta bermacarnmacam kecurangan lainnya. tidak bersifat pokok pada asuransi komersial itu. walaupun cara kerja praktek itu merupakan asumsi kritis terhadap teori ekonomi dasar dari Keynes. dan bila suku bunga tetapnya melebihi suku bunga yang berlaku di pasaran uang. Gerakan ini merupakan aksi penting dalam upaya menghambat laju ekonomi kapitalis yang tidak berpihak kepada masyarakat kecil. Awal abad ke-20. dilihat dari segi anggota. di kota Solo pada waktu itu sudah tumbuh kelas borjuis yang cukup kuat dilihat dari segi kuantitas. bila harga pasaran yang berlaku melebihi nilai nominal dari surat berharga itu.52 Ekonomi Islam: Sejarah. maka seharusnya ia menjauhkan atau memboikot setiap kegiatan yang menyangkut perusahaan asuransi. Karena itu risiko yang ditanggung oleh perusahaan asuransi sangat minim. Teori. Dalam kegiatanya SI masih melanjutkan aspirasi SDI. Menurut pendapat Takashi Siraisi. Karena itu pihak asuransi tidak akan mengurangi risiko para nasabahnya. Ada beberapa faktor penting yang menyebabkan pesatnya perkembangan. sebagai aktiva terjamin .. Sifat khusus kontrak asuransi itu dianggap dapat menggalakkan daya upaya yang melanggar hukum itu. dan akan mengakibatkan kaum Muslimin berbuat jahat. suku. Terutama di sekitar industri perbatikan yang tampak berkembang sangat cepat dan sudah berkembang sejak pertengahan abad ke19.27 SDI berkembang lebih cepat lagi setelah namanya dipersingkat menjadi Serikat Islam (SI) dibawah kepemimpinan baru. Sekaligus sebagai langkah propokasi untuk kemunculan pemikiran ekonomi yang berbasis syariah Islam. Orang tidak akan keberatan bila perusahaan asuransi menginvestasikan dana dalam modal saham. atau masyarakat luas akan bersatu untuk . sedangkan risiko yang ditanggung oleh para nasabahnya sangat besar. hal Ini tampak dari dibentuknya koperasi-koperasi yang mendirikan toko-toko barang konsumsi. Cokroaminoto dalam Rapat Raksasa di Surabaya pada tanggal 26 Januari 1913. Ini berarti. 58. karena dana itu didasarkan kepada asas bagi hasil. Alasan selanjutnya untuk menentang perusahaan asuransi ialah cara penggunaan uang premi yang dibayar itu. tetapi sudah menjadi wadah pergerakan politik. Keadaan semacam ini tidak dapat diterima oleh seorang Muslim yang saleh. SI yang dibantu tentara Mangkunegara dalam upaya mendobrak kapitalisme. hlm. selalu menerima laba. Namun perusahaan-perusahaan asuransi itu lebih mengutamakan investasi dalam harta kekayaan yang menghasilkan bunga dengan jangka waktu tertentu. dan mutlak diperlukan untuk usaha perangkap likuiditas. Kaum borjuis Muslim ini terhimpun dalam SI.28 Pada tahun 1912. Namun keberatan itu lebih bersifat operasional. Bahkan yang lebih berbahaya adalah seorang pemegang polis mungkin akan merusak harta bendanya sendiri untuk menerima ganti kerugian asuransi. malah mereka mengatur siasat lagi dengan pengharapan dapat dukungan dan kekompakan penuh dari umat Islam seluruhnya. tetapi menghidupkan jiwa 26 27 Ibid. Tirto Adisuryo juga membentuk Sarikat Dagang Islam (SDI) di Bogor dan kemudian berkembang di Jakarta. Op. Cit. yang akan menghasilkan laba dan dapat diperkirakan dengan tepat dari semula. yaitu: 1) Tampilnya seorang pemimpin baru yang karismatik yang mahir berpidato. bahkan menambahnya dengan risiko keuangan pembayaran uang premi. Masyhur Amin. Sampai abadi ke XIX belum ada perusahaan asuransi komersial di dunia Islam. 29 M. Dan pada waktu itu sudah nampak komunitas pengusaha Muslim. karena dengan cara itu ia dapat menambah penghasilan untuk kepentingan perusahaan itu serta nasabahnya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 309 tidak membuat mereka hilang semangat perjuangannya. Islam hanya dipakai sebagai simbol dan sumber motivasi untuk pengerakan ekonomi kaum pribumi. dan merupakan alasan yang pantas untuk tidak melibatkan diri dalam kegiatan perusahaan asuransi. 2) Bergerak bukan hanya sebagai perkumpulan pedagang dan pengusaha. karena keluarga.

Sebagai realisasi dari apa yang telah nyatakan oleh pemimpin SI tersebut. termasuk rnemberi bantuan kepada sesama Muslimin yang menderita kesulitan keuangan. PSII melakukan penelitian dengan melalui penyebaran angket tentang pengangguran. yaitu melawan kapitalisme yang haram. Pringgodigdo. 31 30 Rodney Wilson. bukan sebuah retorika. memperkuat ekonominya agar dapat menghadapi bangsa asing. Kemudian persoalan tanah erfpacth ini menjadi agenda utama dalam Kongres PSII pada 24-27 Januari 1930. Ibid. Selain itu. Hal ini sebagian dapat dilaksanakan dengan memberi sedekah pembayaran zakat dan lembaga "waqf" (pengumpul harta yang diserahkan atas dasar ibadah) hasilnya ini dapat dipakai untuk keperluan amal atau santunan. hlm. kemudian pada 5 Mei 1930 PSII menuntut kepada pemerintah Kolonial agar segala jenis kerja paksa dihapuskan.K. Kaum Muslimin yakin bahwa seseorang tidak mempunyai daya untuk menentukan nasibnya sendiri. (Jakarta: Pembangunan. hlm. beban rakyat. tetapi pemegang polis tidak merasa pasti bahwa dia akan menerima suatu hasil atau berapakah jumlah hasil yang akan diterimanya. yang mutlak ditentukan oleh Takdir Ilahi. Sedjarah Pergerakan Nasional Indonesia. bukan hanya dalam aplikasi perdagangan saja. bahwa untuk melindungi para pekerja membentuk sub organisasi yang dinamkan dengan Serikat Sekerja (SS). 29. dan setiap orang Islam merasa beruntung karena dapat berbakti kepada Allah dengan cara demikian. 39. (Jakarta: Dian Rakyat. . Pada hakikatnya asuransi dipandang serupa dengan sejenis perjudian bahkan sebagai "gharar" (tipu daya). Di mana keputusannya menetapkan. Sub organisasi ini cukup berhasil. selain karena tidak sesuai dengan hak asasi manusia. Susanto Tirtoprodjo. sedangkanjurnlah tuntutan atau "claim" yang harus dibayarnya. Kegiatan perusahaan asuransi semacam ini akan menggantikan daya upaya perseorangan dan akan mengurangi kesempatan untuk memperoleh pahala dengan memberi sedekah. Pabrik Gula. Orang beriman tidak berdaya dihadapan Allah. Dalam hal ini modal atau deposito pokok terpelihara utuh namun hasilnya tidak diberikan kepada depositor yang bersyukur karena menyadari bahwa depositonya dimanfaatkan untuk keperluan amal. kekurangan pangan. Pada 26 Oktober s/d 2 November 1919 Centraal Sjarikat Islam (CSI) mengadakan Kongres. maka ia 4 dagang dari bangsa Indonesia. juga sesuai dengan syariat Islam. Memang Allah memberi rezeki kepada orang yang beriman. dan tidak diberikan kepada kapitalis. Sebaliknya perusahaan asuransi seperti ‘rumah-judi’. hlm. cuma sedikit. hal ini akan mengurangi perlunya usaha tolong menolong. pada beberapa bulan kemudian bermunculan aktifitas perekonomian yang lebih meluas selain perdagangan batik. Kemudian pada 28 Desember 1930 menggelar rapat dengan 22 cabang PSII. keamanan dan kesehatan rakyat. Sedjarah Pergerakan Islam. hal itu juga dapat diperkirakannya atas dasar kemungkinan angka-angka statistik (statistical-probabilities).sit.30 Pengharaman terhadap sistem ekonomi kapitalis oleh SI. dan di Perusahaan Jawatan Kereta Api. penghidupan. Walaupun demikian kaum Muslimin telah mengemban bermacam-macam kewajiban terhadap sesarna kaum beriman. kemiskinan. Kemudian pada bulan April dan Juli 1935. 90. Bila jaminan untuk masa depan disediakan oleh sebuah lembaga seperti misalnya suatu perusahaan asuransi. Dengan demikian hubungan perseorangan akan dilembagakan.31 Upaya perlawanan terhadap kapitalisme oleh SI semakin meluas. yang intinya menyatakan bahwa kontrak erfpacth harus dihentikan. Semangat berekonomi umat Islam ini. Dar al-Mal alIslarnijuga melakukan kegiatan mengembangkan kesejahteraan atau "waqf mudarabah"4 untuk maksud ini atau untuk keperluan keagamaan.308 Ekonomi Islam: Sejarah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 53 tidak beriman kepada Allah. 59. Kenyataan ini merupakan bukti dari perlawanan umat Islam terhadap sistem kapitalis yang telah diharamkan. 1968). 1970). yaitu di kantor Pegadaian. termasuk perusahaan asuransi. yang menjadi agenda kongres adalah perihal tanah partikelir dan aksi tandhim. Teori. namun Dia memerintahkan kepada orang yang beriman untuk menolong orang yang sengsara. Perusahaan asuransi itu menentukan suatu marjin tetap untuk menutup semua biayanya. Tidaklah benar bila orang beranggapan bahwa agama Islam berpegang pada fatalisme atau sikap "nrimo". hlm. lot. bahkan sebelum keringatnya kering harus sudah dibayar. HOS. yaitu bank (Islam). Cokroaminoto mengupas masalah tanah erfpacth. Dalam Rapat Umum PPPKI pada 25 September 1928. Di beberapa instansi dan pabrik telah terbentuk organisasi ini. Di mana agenda rapat yang berhasil diputuskan adalah menuntut keringanan pajak dan tidak memperpanjang lamanya erfpacth kepada Pemerintah Kolonial.32 Anti imperialisme dan anti kapitalisme terus digulirkan oleh PSII. Realiasi hasil kongres. Tegasnya kaum Muslimin beranggapan bahwa kerukunan sosial dalam lingkungan masyarakat Islam akan rusak oleh kegiatan berbagai lembaga asing. tidak pernah menderita kerugian. Semangat masyarakat Islam dalam berekonomi yang dipelopori SI ini adalah tak lepas dari spirit yang tertuang dalam sasaran perjuangan SI. tetapi telah berwujud pada pendirian lembaga keuangan. dan hal ini sangat dibenci. Dan karena banyak sekali jumlah uang premi yang dibayarkan kepadanya. dan akan menghilangkan tanggung jawab orang beriman terhadap tetangganya. di mana seseorang yang bekerja semestinya mendapat upah. dan unsur pokok agama Islam adalah takluk kepada takdir Allah. Tuntutan ini. Karena uang premi yang tetap dibayarkan seakan-akan uang taruhan. 32 A..

Kaum Muslimin Menghargai Pembagian Risiko Usaha menanggung risiko dalam arti mencaricari risiko. bila mereka selalu gelisah pada risiko yang ditanggungnya. bahkan bersifat egois. berarti ia melaksanakan suatu hal berfaedah. adalah suatu kemustahilan membangun paradigma sistem ekonomi Islam tanpa memperhatikan paradigma Islam. keputusan kongres menyatakan. Ekonomi Islam Pasca Kemerdekaan Republik Indonesia Ekonomi Islam sebagai sebuah sistem ekonomi. maka sebaiknya penyediaan tanggungan asuransi disambut baik oleh seluruh kaum Muslimin. dan bukannya mencari perlindungan asuransi. Maksud asuransi adalah menyediakan perlindungan terhadap risiko tak terduga yang timbul karena peristiwa atau keadaan di luar kekuasaan pihak yang mengasuransi. Pemecahan yang tepat ialah agar pengusaha bersangkutan menghindari risiko spekulasi semacam itu. 36 Selain faktor hukum yang memberikan hambatan terhadap aplikasi ekonomi Islam di Indonesia. Bila seorang pengusaha mencari asuransi untuk melindungi dirinya dari berbagai risiko yang dicarinya dengan sadar. Umumnya kaum muslim menolak adanya asuransi. Sebagai contoh.35 Kepastian tidak akan terwujud itu. setidaknya SI telah memberikan spirit dalam mengaplikasikan sistem dan hukum ekonomi Islam. akan mengurangi risiko itu bagi sesama kaum Muslimin. Secara politis. sedangkan orang yang dengan sengaja mencari risiko tidak dipandang sebagai kaum beriman sejati di mata kaum Muslimin. 1 Juni 2006. 4. dalam www. Sesungguhnya laba dipandang sebagai imbalan wajar bagi pembagian risiko. harta hanya boleh dimanfaatkan Ibid. Bilamana sistem ekonomi Islam diaplikasikan dalam format Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tidak menganut sistem hukum Islam. target akhir dari pergerakan SI adalah kekuasaan (Islam).. Tujuan mudarabah adalah untuk mengurangi risiko bagi orang yang memerlukan modal. Paradigma Islam itu meliputi tentang alam semesta. karena paradigma sistem ekonomi Islam tidak dapat dilepaskan dari paradigma Islam itu sendiri. Gagasan agama Islam ialah "Allah yang menentukan nasib seseorang" berarti bahwa bila seseorang hendak menentukan nasibnya sendiri ini menunjukkan bahwa dia . hlm. maka memperoleh perlindungan asuransi itu jelaslah merupakan dorongan untuk menanggung risiko itu. bagi seseorang yang melindungi dirinya terhadap keadaan atau peristiwa di masa yang akan datang..esyariah. Jelaslah bahwa perlindungan asuransi biasanya tidak mencakup risiko usaha biasa. Namun kenyataannya jauh berbeda. “Paradigma Sistem Ekonomi Islam”. adalah sah dan halal. maka dapat dipastikan tidak akan terwujud. Asuransi dipandang sebagai pemecahan kedua. yang merupakan ciri khas dari lembaga mudarabah. Kaum Muslimin berpendapat bahwa seseorang tidak patut mencari perlindungan atas peristiwa semacam itu karena hal ini tidak diperlukan. 34 33 mnemusatkan perhatian pada urusan rohani. bahkan bertolak belakang. Maka banyak kaum Muslimin yang berpendapat bahwa kemampuan mengasuransi akan berakibat pengambilan keputusan yang lebih bersifat spekulatif. Oleh karena itu. Pembagian risiko. Untuk mencapai target akhir itu kemudian pergerakan awalnya dimotivasi oleh pergerakan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan umat Islam. Islam memiliki paradigma yang khas tentang kepemilikan harta. Sekalipun tidak begitu nampak dengan jelas tentang aplikasi ekonomi Islam yang dibangun oleh SI. bahkan dilarang. Teori. 115. namun pihak pemerintah Kolonial tetap melihat bahwa SI merupakan organisasi yang tidak hanya bertujuan untuk kemajuan ekonomi umat Islam. terutama bagi golongan fundamentalis. Yang dikutuk ialah memaksimalkan risiko yang merupakan tujuan para penjudi dan orang yang berspekulasi. Karena itu orang yang menyediakan dana untuk sarana mudarabah berarti membantu orang lain untuk menghindari risiko yang diakui merupakan unsur tak terhindarkan dalam bisnis. harus dibedakan dari usaha pembagian risiko.ORG. Dengan demikian. dalam istilah perekonomian yang baku. karena itu kegiatan perusahaan asuransi dihambat.54 Ekonomi Islam: Sejarah. Karena itu menanggung risiko adalah haram bagi orang yang taat. faktor sistem ekonomi kafitalis yang dianut dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah bertolak belakang dengan paradigma sistem ekonomi Islam. 36 Ibid.33 Kehadiran SI dalam masa kekuasaan Hindia Belanda merupakan manifestasi dari kesadaran nasionalisme yang berdasarkan Islam. Ibid. 35 Muhammad Ismail Yusanto. Asuransi dipandang sebagai suatu gagasan Barat yang asing. bahwa kersis ekonomi dan politik nasional adalah persoalan yang sangat serius dan merupakan penghambat penerapan hukum (ekonomi) Islam. Di mana sistem ekonomi Islam terlahir dari sebuah paradigma (kerangka berfikir) Islam yang sangat luas dan menyeluruh ruang-lingkupnya. hlm.. Karena asuransi dapat merupakan sarana untuk mengurangi bahkan melenyapkan risiko. Sebaliknya orang-orang yang berusaha membagi risiko. 34 Sekalipun diselimuti oleh pergerakan ekonomi. manusia dan kehidupan dunia. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 307 Hasil penelitian ini kemudian dibawa dalam forum kongres yang diadakan pada 30 Juli s/d 4 Agustus 1935. pada kenyataannya di Indonesia belum memiliki eksistensi yang utuh. dan harta yang dipusakai oleh manusia sesungguhnya merupakan pemberian dari Allah yang dikuasakan kepadanya. bukannya didukung secara aktif. Di mana harta adalah milik Allah. kehidupan dunia dengan kehidupan sebelum dan sesudahnya.

Dalam tataran implementasinya masih sangat banyak terdapat hambatan. dan kesulitan yang diakibatkan dari keputusan yang tidak tepat. Dan Islam tidak mengenal motif money diemand for speculation. Kemudian lembaga keuangan Islami itu diikuti oleh bank-bank konvensional yang mendirikan cabang-cabang bank yang mengadopsi sistem perbankan Islam. Sering terjadi. "Mereka bertanya kepadamu tentang khamar (segala minuman yang memabukkan) danjudi. bahkan hampir-hampir dianggap tidak bertanggungjawab. Seminar Internasional itu diselenggarakan oleh Lembaga Studi Ilmuilmu Kemasyarakatan (LSKIK) dan Yayasan Bhineka Tunggal Ika.S. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 55 sebanyak mungkin terhadap kesulitan yang mungkin timbul karena peristiwa yang tidak mereka kuasai. Teori. walaupun keuntungan itu tidak diperolehnya dari orang yang kalah itu. Contoh lain adalah berkenaan dengan paradigma uang. Di Barat banyak pengusaha mencari proyek dan usaha yang banyak risikonya. Hal ini dibicarakan pada seminar nasional Hubungan Indonesia-Timur Tengah pada 1974 dan tahun 1976. 24: 33. 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Perubahan Kegiatan Usaha Bank Umum Konvensional menjadi Bank Umum Berdasrkan Prinsip Syariah dan Pembukuan Kantor Bank Berdasarkan Prinsip Syariah oleh Bank Umum Konvensional. Di mana money dalam Islam merupkan public goods (milik masyarakat).38 Sekalipun paradigma sistem ekonomi Islam tidak dapat berjalan secara utuh. Keberatan lain dari agama Islam terhadap segala bentuk risiko tidak terbatas pada perjudian. Menurut anggapan kaum Muslimin menanggung risiko berakibat buruk terhadap kegiatan usaha. Namun tidak ada kerisauan sosial terhadap orang-orang yang menderita kerugian sebagai akibat tindakan menanggung risiko. Lahirnya Lembaga Keuangan Islami yaitu Bank Syariah dan Baitul Maal wa Tamwil (BMT). Mungkin pengaplikasikan sistem ekonomi Islam di Indonesia harus berjalan secara evolutif (perlahan). Judi dipandang sebagai tindakan memecah belah karena mungkin menimbulkan dendam serta kebencian di antara pihak yang menang dan kalah. pada hal mereka tidak tahan menderita kerugian. Muhammad Ismail Yusanto. Pada perkembangan lebih lanjut dengan mengacu kepada Peraturan Bank Indonesia No. namun pemikiran dan aplikasi ekonomi Islam di Indonesia terus berjalan seiring waktu. Perjudian juga dapat mengakibatkan kurang meratanya pembagian pendapatan penduduk. Op. Hal itu bahkan dapat mengakibatkan pengabaian terhadap ibadah.306 Ekonomi Islam: Sejarah. orang miskin adalah pihak yang kalah berjudi. dan tidak ada orang yang merasa perlu menyediakan imbalan besar atas tanggungan risiko itu. karena kurangnya kemungkinan bagi orang bersangkutan untuk sesuai dengan kehendak Allah yang memiliki harta itu. adalah: Pertama. Di lingkungan masyarakat Islam ada rasa iba terhadap orang-orang yang menderita kesengsaraan di luar kesalahannya sendiri. Tetapi di dunia Islam jarang ada pengusaha yang dengan sengaja menanggung risiko besar. Wajarlah bila orang yang kalah berjudi akanjengkel dan iri. Paradigma ini cukup nyata bertolakbelakang dengan paradigma ekonomi sosialis maupun kapitalis. bahwa paradigma Islam meliputi persoalan kehidupan setelah kehidupan di dunia. tapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya". Dalam Al Qur'an dengan tegasjudi diharamkan. Gagasan untuk mendirikan bank syariah di Indonesia sebenarnya sudah muncul sejak pertengahan tahun 1970-an. BMT pun banyak berdiri di seluruh Nusantara termasuk di dalamnya Koperasi Syariah. yang paling sedikitnya dapat menyebabkan kebingungan bahkan gangguan jiwa. Beberapa bentuk pemikiran dan aplikasi ekonomi Islam di Indonesia tampak dalam beberapa bentuk diantaranya. dan 57: 7. Orang-orang yang sengaja menanggung risiko tidak dikagumi keberaniannya. kemudian mengikuti gerak perkembangan lembaga perbankan Islam. Katakanlah: Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia. Tentu saja sukar untuk membedakan risiko yang dapat dan yang tidak dapat dihindari. bahkan ada kaurn fundarnentalis yang memandang kerugian semacam itu sebagai ganjaran wajar atas kecerobohannya itu. Di dunia Islam mengambil risiko dianggap sama dengan berjudi dan disebut "maisir" atau "qimar" (judi). karena Islam melarang spekulasi (maysir). Maka penimbunan uang atau membiarkan tidak produktif adalah dilarang karena akan mengurangi uang yang beredar. Lembaga keuangan mikro syariah pun. . 37 Sebagaimana dikemukakan di atas. diantaranya tentang bagaimana penerapan bank syariah. Banyak orang Muslimin yang taat beranggapan bahwa emosi negatif itu pasti akan timbul karena bermain judi. Pertanggung-jawaban itu meliputi darimana dan bagaimana harta itu didapat. sebaliknya dipandang sebagai kecerobohan. serta digunakan untuk apa harta itu. Bahkan sikap menanggung risiko itu tidak dipandang sebagai sikap yang salah. dan tidak boleh digalakkan. Dalam waktu yang tidak terlalu lama. karena keuntungan yang diperoleh pemenangnya. Islam membedakan antara money (uang) dengan capital (modal). maka berkenaan dengan penggunaan harta dalam Islam akan dimintai pertanggung-jawaban oleh pemilik harta. Cit. Karena alasan inilah pertaruhan diharamkan. tidak selalu dapat dipisahkan dari kesulitan yang timbul dari faktor luar. dan sering terjadi orang miskinlah yang lebih parah keadaannya. tekhnik bagi hasilnya. Termasuk dalam hal ini Bank Syariah tidak dapat berjalan dengan 37 38 Lihat Q. Lembaga perbankan yang berbasis syariah di Indonesia yang pertama lahir adalah Bank Muamalat Indonesia (BMI).

tenggelam. Dengan dasar pijakan 'takaful' dalam berasuransi. 5) Peran Ulama sebagai juru penerangan kepada masyarakat masih terbatas. Demikian halnya ada pembatasan terhadap bank asing yang ingin membuka kantornya di Indonesia. dengan sebutan bagi hasil. dimana sistem perbankan syariah dimasukkan ke dalam UU No. 4) Peran pemerintah masih sangat kecil dalam memberikan dukungan terhadap implementasi ekonomi syariah. 42 Laporan Tahunan Bank Muamalat. Op. Bilamana salah satu bagian tubuh merasakan sakit. seperti kebakaran atau lainnya. merupakan dasar pijakan bagi kegiatan manusia bagi kegiatan menusia sebagai makhluk sosial. juga mendapat dukungan yang nyata pula dari masyarakat Jawa Barat yang teraplikasikan dalam pembelian saham seniali Rp. karena kelahirannya UU Perbankan pun mengalami perubahan.J. Cit. yang minimal dapat mengurangi beban penderitaan orang yang terkena musibah. dibajak atau sebagainya.3 Di dunia Barat maupun Islam kebutuhan perusahaan moderen akan asuransi adalah besar dan kompleks. 14/1967. Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia tahun 2004. Dimana digambarkan keadaannya seperti satu tubuh. akhirnya keinginan Umat Islam memiliki lembaga keuangan syariah terpuaskan dengan berdirinya Bank Mu’amalat Indonesia (BMI) pada tahun 1991.e-dinar. 41 Panjimasyarakat. apabila musnah karena kebakaran. Habibie pada masa itu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 305 UU Pokok Perbankan. Sistem At-Takaful.56 Ekonomi Islam: Sejarah. Tak dapat dilupakan. tepatnya pada 27 Oktober 1994 atas keberhasilan dalam operasionalnya. op.com. yakni UU No. “10 Pilar Pengembangan Bank Syariah”. adalah siapa yang menaruh modal dalam ventura. PK_ Sejahtera Online. Muslim) Hadits ini menggambarkan tentang adanya saling tolong menolong dalam masyarakat Islami. Secara resmi BMI mulai beroperasi tahun 1992 dan pada waktu pendirianya BMI mendapat dukungan nyata dari ekponen Ikatan Cendikiawan Muslim seIndonesia (ICMI) yang ketuai B.42 disewanya itu. hlm. 6) Belum optimalnya penelitian tentang ekonomi Islam dalam kalangan akademisi di perguruan tinggi termasuk dalam hal ini perguruan tinggi Islam. Pendirian BMI ini diprakarsai oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pemerintah. Dukungan tersebut dibuktikan dengan pembelian saham perseroan senilai Rp. Selanjutnya sistem syariah juga diakui Undang-undang Bank Indonesia yang baru. Sehingga terjadilah surplus. maka penerima uang premi asuransi itu menjadi penanggung sebagai imbalan uang yang diambil dari pedagang itu. . manusia harus saling tolong menolong dan saling menanggung antara yang satu dengan yang lain. Berasuransi Syariah Mengamalkan Hadits Ukhuwah Dalam sebuah riwayat digambarkan: "Dari Nu'man bin Basyir ra. Juga mendapat dukungan dari para pengusaha muslim.39 Melalui proses yang penuh liku dan memakan waktu. 2) Belum ada gerakan bersama dalam sekala besar untuk mempromosikan bank syariah. Rikza Maulan. dihilangkan seminimal mungkin dalam asuransi syariah. atau bahkan memberikan bantuan. 106 miliar. Rasulullah saw bersabda. jika ada satu anggota masyarakat yang sakit. 3) Terbatasnya Pakar dan Sumber Daya Manusia (SDM) ekonomi Islam. Termasuk dalam ruang lingkup itu. berdirinya BMI. 84 miliar. yaitu saling menanggung antara sesama manusia.. 40 Berdirinya BMI adalah sangat penting dalam sejarah perbankan Indonesia. Perumpamaan persaudaraan kaum muslimin dalam cinta dan kasih sayang diantara mereka adalah seumpama satu tubuh. maka si wakillah yang membayar kepada para pedagang itu sebagai uang pengganti sebesar junlah uang yang pernah diterimanya. Sifat mengutamakan kepertingan pribadi atau dorongan mendapatkan keuntungan semata-mata.41 Dua tahun kemudian." (HR. Teori. Untuk dapat meraih kehidupan bersama. maka yang lain ikut merasakannya. dan 7) Bank Idonesia (BI) sangat tidak serius dalam upaya mendukung lahirnya Bank Syariah pada masa itu. Bank Muamalat Indonesia menyandang predikat Bank Devisa. dalam www. akan terwujud hubungan yang Islami diantara para pesertanya yang bersepakat untuk menanggung bersama atas risiko yang diakibatkan musibah. Apabila barang-barang mereka terkena masalah yangdisebutkan di atas. Hambatan-hambatan pendirian bank syariah pada proses awalnya masih sangat banyak. seperti ketika tidak bisa tidur atau ketika demam. maka akan dirasakan oleh bagian tubuh yang lainnya. Di mana bank-bank syariah masih dipersamakan dengan bank konvensional. Hadits ini menjadi dasar filosofi tegaknya sistem Asuransi Syariah. tetapi para pengusaha berikhtiar untuk mencari perlindungan 3 39 40 Agustianto. Minimal dengan menjenguknya. diantaranya: 1) Tingkat pemahaman dan pengetahuan masyarakat terhadap bank syaraiah masih sangat rendah. 42. Semangat bertakaful menekankan pada kepentingan bersama atas dasar rasa persaudaraan diantara para peserta. jumlahnya melebihi biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan. sementara pendirian bank baru dari Timur Tengah masih dicegah.cit. Sekalipun tidak mungkin menghindari semua risiko. Dan terkadang bantuan yang diterima. “Embrio Asuransi Syariah”. Selain itu persoalan tentang bagaimana Konsep Bank Syariahnya masih belum memiliki jawaban yang pasti. Mencari Alternatif Asuransi Islami Pada hakekatnya manusia merupakan keluarga besar kemanusiaan. Faktor-faktor hambatan dalam proses berdirinya bank syariah. 7 tahun 1992.

Dan secara karakter. 45 M. yang justru 'pembayar premi' tidak mendapatkan 'manfaat' dari preminya tersebut. mudah dicairkan (redeemable). Oleh karenanya sesungguhnya asuransi merupakan sesuatu yang baru dan asing di kalangan muslim. equity (saham). Op. Kemudian secara syakliyah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 57 2) 3) muamalah tersebut didasari atas amal tathawwu dan tabarru yang tidak berorientasi pada profit. hingga ada dalil yang menunjukkan pengharamannya". Dalam hal ini uang dari masyarakat yang dihimpun oleh Reksadana Syariah sebagai capital (modal). hlm. dan asset securitization (sekuritisasi aset). dan tidak berdasarkan 'premi' yang dibayar oleh terjamin. Produk Reksadana Syariah diklarifikasi dalam empat golongan. Adanya JII yang merupakan subset dari Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) adalah menjadi salah satu sumber informasi yang dipergunakan oleh mereka yang berinvestasi dalam Reksadana syariah. "Telah menjadi kebiasaan bila para pedagang menyewa kapal dari seorang harby. Bab Jihad. Cit. Ibid. mutual fund (reksadana). mereka membayar upah pengangkutannya. yang disebut sebagai sukarah (premi asuransi) dengan ketentuan bahwa barang-barang pemakai kapal yang Lokar Karya tentang Reksadana Syariah. hlm. yang sudah memuat 30 emiten yang dikategori sesuai syariah dan layak dijadikan investasi bagi investor muslim. Peluang dan Tantangannya di Indonesia. Ibnu Abidin adalah seorang ulama bermazhab Hanafi. yang mengawali untuk membahas asuransi dalam karyanya yang popular. dimana penjamin memberikan jaminannya secara sukarela. meskipun beberapa diantaranya dipertanyakan 'pengakuan' Islam terhadap akad tersebut.. Op. di Jakarta telah ada Jakarta Islamic Index (JII). sederhana (simple). JII mulai bisa diakses sejak 3 Juli tahun 2000.45 43 44 Zainul Arifin. namun sesungguhnya secara syakliyah terdapat perbedaanperbedaan mendasar yang cukup membedakannya dengan asuransi. Antara Akad-Akad Islam Dengan Sistem Asuransi Kendati akad-akad di atas memiliki beberapa kemiripan dengan sistem asuransi. karena diperuntukkan bagi orang lain. asuransi sangat kental dengan karakteristik negeri tumbuh dan berkembangnya yang tentunya sangat berbeda dengan karakter Muamalah Islamiyah. Beliau menulis.. diantaranya: pendapatan yang baik (good return). Pembicaraan Pertama Asuransi dalam Kitab Klasik Ibnu Abidin (1784–1836) dianggap orang pertama di kalangan fuqoha yang mendiskusikan masalah asuransi. yang sebenarnya merupakan satu sistem pewarisan dalam pola kehidupan jahiliyah. Cit. kesimpulan dari Loka Karya terseut telah membolehkan diperdagangkannya Reksadana yang berisi surat-surat berharga dari perusahaan-perusahaan yang produk maupun operasinya tidak bertentangan dengan Islam. Seperti AlMuwalat. dalam aplikasinya merupakan wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana masyarakat (pemodal) sebagai pemilik harta (shabib al-mal / rabb al-mal). Selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi sebagai wakil shahib al-mal menurut ketentuan dan prinsip Syariah Islam. Hal serupa juga terjadi pada akad Dhaman Khatr Tariq. diselenggarakan di Jakarta pada 30-31 Juli 1997. resiko yang rendah (low risk). yaitu Hasyiyah Ibn Abidin. Karena dalam masalah muamalah pada prinsipnya yang penting tidak melanggar atau bertentangan dengan prinsip syariah. Fashl Isti'man Al-Kafir. 43 Oleh karena itu setiap instrumen keuangan harus memenuhi bebrapa syarat. yang pada masa peralihan zaman permulaan Islam memang diakui. 173. Namun kemudian Islam menetapkan sistim mawarisnya sendiri sehingga akad tersebut tidak mempunyai wujud lagi. Reksadana syariah merupakan pengembangan produk reksadana yang bersifat hibrid (campuran). Namun bukan berarti bahwa hal tersebut secara hukum Islam tidak sah dan tidak diperbolehkan. Teori. Luthfi Hamidi. dan fleksibel. Kaidah syariah mengatakan: "Pada dasarnya hukum sesuatu itu adalah boleh. bentuk-bentuk akad di atas memang memiliki kemiripan dengan asuransi.304 Ekonomi Islam: Sejarah. Harus diakui bahwa dunia Islam baru berkenalan dengan asuransi pada sekitar abad ke 19. Ia juga membayar sejumlah uang untuk seorang harby yang berada di negeri asal penyewa kapal.44 Pada perkembangan lebih lanjut tentang jual beli saham menurut syariah. Reksadana Syariah produk perbankan BNI 46. Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan syakliyah antara asuransi dengan Aqilah. yaitu: fixer income (obligasi). . Lalu pada Aqilah. 273. ketika terjadi penjajahan Dunia Barat terhadap negerinegeri Islam.

Sumber: Biro Perbankan Syariah. 84.. dan sekaligus sebagai bagian yang tak terpisah dari perkembangan aplikasi ekonomi Islam di Indonesia. 2003. di mana Negara Islam yang murni atau bukan Negara Islam sekuler tidak ada. Para pedagang muslim pada masa lampau ingin mendapatkan perlindungan keslamatan. Al-Muwalah. PBI No. misalnya ada individu yang ingin selamat lalu ia membuat kontrak dengan seseorang untuk menjaga keselamatannya. Dalam sebuah riwayat disebutkan. 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Penyelenggaraan Kliring Lokal dan Penyelesaian Akhir Transaksi Antar-Bank atas Hasil Kliring Lokal. dsb) karena memiliki kemiripan dengan prinsip-prinsip asuransi Islam. hlm.58 Ekonomi Islam: Sejarah. terutama untuk masyarakat kecil yang membutuhkan pinjaman modal. PBI No. Cikal Bakal Asuransi Syariah 1) Bentuk-bentuk muamalah di atas (Al-Aqilah. Optimisme para ahli ekonomi terhadap BMT dapat memberikan kontribusi terhadap perekonomian rakyat. Istilah yang umum dipergunakan pada masa sekarang adalah Baitul Maal wa Tamwil (BMT). Produk BMT tidak jauh berbeda dengan produk perbankan Islam. sistem Dalam perspektif politik Islam. lalu ia membuat kontrak dengan orang-orang yang kuat dan berani di daerah rawan. Bukhari). Kemudian dibagi diantara mereka secara merata. maka Baitul Maal dipersamakan dengan Kas Negara. 2/9/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Sertivikat Wadiah Bank Indonesia (SWBI) PBI No. sekalipun masih dikatakan sebagai lemabaga keuangan mikro syariah. maka mereka mengumpulkan apa yang mereka miliki dalam satu kumpulan. 46 Di era sekarang. Teori. dan mendistribusikan uang Negara menurut ketentuan syariat Islam. Op.ORG. selain karena sifatnya juga karena factor modal yang dimiliki tidak sama dengan sebuah bank. BI. 2) At-Tanahud Tanahud merupakan ibarat dari makanan yang dikumpulkan dari para peserta safar yang dicampur menjadi satu. Yaitu sebuah konsep perjanjian yang berhubungan dengan manusia. Maka Baitul Maal yang pernah ada dalam lintasan sejarah Islam. PBI No. 4) Dhiman Khatr Thariq Kontrak ini merupakan jaminan keselamatan lalu lintas. dan pihak lain menjaga keselamatan perjalanannya. 2/8/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Giro Wajib Minimun dalam rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum yang Melakukan Kegiatan Usaha Berdasarkan Syariah. Pada masa sekarang. Luthfi Hamidi. Baitul Maal telah diberdayakan untuk kepentingan umat Islam sebagai lembaga keuangan Islam. dengan konpensasi kemanannya akan dijaga oleh pengawal. mereka menyatakan “Bila di Indonesia tumbuh BMT-BMT semacam yang 46 Muhammad Shiddiq Al Jawi. “Baitul Maal dalam Sistem Ekonomi Islam”." (HR. Cit. Sistem ini melibatkan usaha pengumpulan dana dalam sebuah tabungan atau pengumpulan uang iuran dari peserta atau majlis. kendati mereka mendapatkan porsi yang berbeda-beda. Lembaga keuangan mikro syariah ini mulai popular pasca krisis ekonomi di Indonesia tahun 1998. 47 M. . Mereka adalah bagian dari kami dan kami adalah bagian dari mereka. At-Tanahud. makanan yang diserahkan bisa jadi sama kadarnya atau berbeda-beda. terlebih di Indonesia. sekalipun tidak eksis sebagaimana pada masa jaya Islam. Dalam kasus ini. baik dari sejak zaman Rasulullah hingga kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia adalah dipandang sebagai bagian yang tak terpisah dari ruang-lingkup ekonomi Islam. 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Perubahan Kegiatan Usaha Bank Umum Konvensional menjadi Bank Umum Berdasrkan Prinsip Syariah dan Pembukuan Kantor Bank Berdasarkan Prinsip Syariah oleh Bank Umum Konvensional. Namun BMT ini lebih bisa disejajarkan dengan koperasi. Di dunia Islam terjadi berbagai kontrak antar individu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 303 Tabel 5 Ketentuan Bank Syariah NO 1 2 3 4 5 6 7 8 Ketentuan SK DIR BI No. C.32/36/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999 tentang BUS PBI No.(Az Zarqa’ dalam Aqdud Ta’min). menyimpan. Manfaatnya akan dibayarkan kepada ahli waris yang dibunuh jika kasus pembunuhan itu tidak diketahui siapa pembunuhnya atau tidak ada keterangan saksi yang layak untuk benar-benar secara pasti mengetahui siapa pembunuhnya.32/34/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999 tentang BUS SK DIR BI No. tersebut melakukan jinayah. Mereka membayar sejumlah uang. Apabila orang yang dijamin meninggal. 3) Aqd Al-hirasah Yaitu kontrak pengawal keselamatan.. 2/8/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Pasar Uang Antar Bank Syariah (PUAS) PBI No. "Marga Asy’ari (Asy’ariyin) ketika keluarganya mengalami kekurangan makanan. Bedanya. Baitul Maal merupakan salah satu lembaga dalam Negara Islam yang tugasnya adalah menerima. Kesejajaran ini. dalam www. bisa jadi sama porsinya atau berbeda-beda. Begitu halnya dengan makanan yang diterima. dimana ia membayar sejumlah uang kepada pengawal. Kemudian makanan tersebut dibagikan pada saatnya kepada mereka. 7 Maret 2004. 47 Tumbuh dan berkembangnya BMT telah turut andil dalam memberikan jawaban terhadap krisis moneter di Indonesia. oleh sebagian ulama dianggap sebagai embrio dan acuan operasional asuransi Islam yang dikelola secara profesional. 5/3/PBI/2000 tanggal 4 Febuari 2000 tentang Fasilitas Pembiayaan Jangka Pendek bagi Bank Syariah. maka penjamin boleh mewarisi hartanya sepanjang tidak ada ahli warisnya.e-syariah.

Pengelolanya dari unsur masyarakat dan unsur pemerintah. D/291 Tahun 2000 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Zakat. Rekening ini merupakan sebagian premi dari nasabah yang sejak awal sudah diikhlaskan oleh peserta untuk keperluan tolong-menolong bila terjadi musibah. Dalam asuransi takaful terdapat pos rekening yang disebut rekening tabarru' (dana kebajikan) seluruh peserta. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 59 Asuransi Syariah Menurut Fatwa Dewan Syariah Nasional (MUI). Bank dan Lembaga Keuangan Syariah: Deskripsi dan Ilustrasi. (Jogyakarta: Ekonesia. 233. Departemen Agama mengeluarkan ketetapan dengan Keputusan Menteri Agama (KMA) No. 238. Ketetapan menteri agama ini diikuti pula dengan Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Urusan Haji No. Undang-undang Zakat yang di dalamnya ada formalisasi lembaga zakat telah disahkan oleh pemerintah melalui Undang-undang No. Pengelolaan dana menjadi hak dan tanggung jawab sepenuhnya perusahaan. Bentuk ini memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai syariah. 38 Tahun 1999. 50 Ibid. Penjamin setuju untuk menanggung bayaran dia. Pada asuransi takaful. pengundangan zakat merupakan realita dari perkembangan ekonomi Islam yang berjalan di Indonesia. Selain karena dorongan politis. zakat telah diwajibkan sejak tahun ke-9 Hijriyah. 38 Tahun 1999.. Banyak fatwa-fatwa ulama yang mengatakan haram atas asuransi konvensional. Terbentuknya Badan Amil Zakat. dimana seorang penjamin menjamin seseorang yang tidak memiliki waris dan tidak dikeketahui ahli warisnya. pasal 3 disebutkan. 2003).49 Umat Islam khususnya. maka pewaris korban akan dibayar dengan uang darah (diyat) sebagai konpensasi oleh saudara terdekat dari pembunuh. definisi asuransi syariah adalah usaha saling melindungi dan tolong-menolong di antara sejumlah orang/pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan atau tabarru’. Pewaris korban membawa permasalahan tersebut ke Pengadilan. Sedangkan dalam asuransi konvensional.48 Kedua. dan shadaqah fitrah sejak tahun ke.2 Hijriyah. “Pengelolaan zakat dilakukan oleh Badan Amil Zakat yang dibentuk oleh pemerintah”. Sebelum adanya Undangundang tentang pengelolaan zakat di Indonesia. karena ia telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kewajiban menjalankan agama (Islam). pengelolaan zakat telah berada dalam sebuah badan yang resmi. 581 Tahun 1999 tentang Pelaksanaan UU No. seperti fatwa ulama Al-Azhar. hlm. hlm. Dimana badan ini telah terbentuk dari tingkat pusat hingga tingkat kecamatan. dan pelayanan kepada muzzaki. Setelah para Ulama dan para fakar ekonomi Islam menganalisis akan persoalan asuransi.50 Kemudian dalam tataran implemntasi UU No. Kini setelah adanya undang-undang tentang zakat. Saudara terdekat dari pembunuh disebut aqilah. jika orang yang dijamin menyelaraskan peran ekonomi komersial dengan santunan social.. Umat Islam tak pernah berhenti dari kewajiban menjalankan syariat zakat. baik laki-laki maupun wanita. yaitu Badan Amil Zakat. Dan ada pula yang dikelola melalui masjid dan lembaga-lembaga (organisasi) Islam secara informal. Pelaksanaannya ada yang bersifat langsung dari orang muzaki kepada mustahik. Lalu mereka mengumpulkan dana (al-kanzu) yang diperuntukkan membantu keluarga yang terlibat dalam pembunuhan tidak disengaja. di mana konsumennya di Indonesia adalah kebanyakan Ibid. Jeddah tahun 1985. Ibnu Hajar Al-Asqolani mengemukakan bahwa sistem Aqilah ini diterima dan menjadi bagian dari hukum Islam. 49 48 . BMT telah menjadi vitamin sekaligus gizi bagi perekonomian wong cilik dalam menatap masa depan. 88 Heri Sudarsono. Al-Muwalat yaitu perjanjian jaminan. perihal kewajiban zakat tidak asing dalam penunaiannya. Indonesia sebagai Negara yang bukan Negara Islam. Hal ini terlihat dari hadits yang menceritakan pertengkaran antara dua wanita dari suku Huzail. Rasulullah memberikan keputusan bahwa konpensasi bagi pembunuh anak bayi adalah membebaskan budak. Teori. mustahiq dan amil zakat”. untuk pembayaran klaim diambil dari rekening dana perusahaan asuransi konvensional. Dalam Bab I. Sedangkan konpensasi atas membunuh wanita adalah uang darah (diyat) yang harus dibayar oleh Aqilah (saudara pihak ayah) dari yang tertuduh. dana terkumpul merupakan milik seluruh peserta.302 Ekonomi Islam: Sejarah. Kemudian pada Bab III pasal 6 dinyatakan bahwa. hlm. Asal Mula Asuransi Syariah 1)Al-Aqila Al-Aqilah yaitu saling memikul atau bertanggung jawab untuk keluarganya. dimana salah seorang dari mereka memukul yang lainnya dengan batu hingga mengakibatkan kematian wanita tersebut dan juga bayi yang sedang dikandungnya. Dalam Islam. Ketiga. pembinaan. Mesir Januari 1919 dan Desember 1925. fatwa Konferensi Ekonomi Islam pertama tahun 1976 di Mekah dan Fatwa Majma' Fiqh. bahwa “Pemerintah berkewajiban memberikan perlindungan. Sedangkan dalam asuransi konvensional dana yang terkumpul menjadi milik perusahaan asuransi konvensional. Jika salah seorang dari anggota suatu suku terbunuh oleh anggota satu suku yang lain. rasanya wajah ekonomi kita tak akan pucat pasi”. Perusahaan asuransi syariah hanya pengelola dana titipan para nasabah yang akan diinvestasikan ke dalam jenis investasi syariah. akan tetapi warga-negarannya mayoritas Islam merasa perlu untuk memformalkan zakat sebagai sumber penerimaan Negara secara tak langsung. 38 TAHUN 1999. Takafful (Asuransi Islam).

pihak perbankan (konvensional) sangat khawatir terhadap kemungkinan larinya para nasabah. Dalam aplikasinya perusahaan asuransi bertindak memfasilitasi dana yang disetorkan atau dipinjamkan oleh para peserta asuransi. Teori. tingkat keuntungan bank ditentukan dari besamya keuntungan usaha sesuai dengan prinsip bagi hasil. Pada ketika fatwa ini diumumkan. dalam Fatwa No. 53 Sebagaimana perbankan syariah.51 Dengan berlandaskan fatwa Dewan Syariah Nasional tersebut dan pola kerjanya asuransi bersifat ta'awun. 15 Maret 2006. Produk yang termasuk dalam kelompok ini adalah produk yang menggunakan prinsip jual-beli seperti murabahah. dzulm (penganiayaan). asuransi syariah pun berkembang pesat. Pesantren Virtual. Asuransi ini tidak berorientasi komersial. Makkah tahun 1978 dan Fatwa Majma' Fiqh. 30 Juli 2002. Pesantren Virtual. riba. kerusakan barang atau musibah lainnya. salam. yang mayoritas umat Islam. namun lebih kepada orientasi sosial. mendefinisikan asuransi syariah merupakan usaha saling melindungi dan tolong-menolong di antara sejumlah orang/pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan atau tabarru’. Fatwa Mu'tamar Ulama Islam sedunia kedua tahun 1965 di Cairo. Fatwa MUI “Riba itu Haram”. Pada produk bagi hasil keuntungan ditentukan oleh nisbah bagi hasil yang disepakati di muka. Gatra. 3) Transaksi pembiayaan untuk usaha kerjasama yang ditujukan guna mendapatkan sekaligus barang dan jasa dengan prinsip bagi hasil.52 Asuransi Syariah (Ta’min. Sedangkan antara pemilik dana dan pelaksana usaha berlaku nisbah bagi hasil. Akad yang sesuai dengan syariah adalah yang tidak mengandung gharar (penipuan). pada tahun 2005 pangsa pasar asuransi syariah naik 1. Rabu. risywah (suap). Sedangkan pada kategori ketiga. Dimulai dengan berdirinya Asuransi Takafful Indonesia tahun 1994.5 persen dibandingkan tahun sebelumnya (2004). Fatwa Mu'tamar Ulama Sedunia ketujuh tahun 1972. seperd jual-beli. 54 Ibid. yaitu:4 1) Transaksi pembiayaan yang ditujukan untuk memiliki barang berdasarkan prinsip jual-beli. dan istishna serta produk yang menggunakan prinsip sewa atau ijarah. kini ada 14 perusahaan asuransi syariah.60 Ekonomi Islam: Sejarah. . 30 Juli 2002. Secara sederhana. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 301 umat Islam dan mereka menjadikan asuransi sebagai bagian dalam kehidupan. Penyaluran Dana Penyaluran dana bank syariah dilakukan dengan berbagai metode. Menurut Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI. barang haram dan maksiat. 25 Desember 2004. Jeddah tahun 1985 menyatakan boleh model asuransi seperti ini. 51 52 3) Bank menerirna komisi atas jasa mempertemukan kedua pihak. Adanya fatwa MUI ini salahsatunya menyangkut persoalan uang dalam pandangan Islam. metode penyaluran dana bank syariah dapat diilustrasikan dalam gambar berikut: Jual-beli Sewa Masyarakat Bagi Hasil Bank Syariah Akad Pelengkap Pi j Dalam penyaluran dana pada nasabah. tingkat keuntungan banyak ditentukan di depan dan menjadi bagian harga atas barang atau jasa yang dijual. Pada kategori pertama dan kedua. 21/DSN-MUI/IX/2001.55 Keempat. pembiayaan. 54 Industri asuransi syariah di Indonesia mempunyai peluang berkembang yang sangat besar. Data direktorat Asuransi Departemen Keuangan menunjukan bahwa bisnis ini rata-rata tumbuh 20% pertahun. secara garis besar produk pembiayaan syariah terbagi kedalam tiga kategori yang dibedakan berdasarkan tujuan penggunaannya. Fatwa ini lebih dipertegas legalitasnya setelah lahirnya Undang-undang No. baik kematian. maka takafful telah resmi menjadi sebuah produk ekonomi Islam di Indonesia. Kemudian fatwa Dewan Syariah Nasional (MUI). Fatwa Majma'ul Fiqh. Takafful atau Tadhamun) adalah usaha saling melindungi dan tolong menolong diantara sejumlah orang/ pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan/ atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi resiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan syariah. “Asuransi Syariah”. 2) Transaksi pembiayaan yang ditujukan untuk mendapatkan jasa berdasarkan prinsip sewa. secara sukarela dan menyalurkan kepada para peserta asuransi yang terkena musibah. bagi hasil. maysir (perjudian). pinjaman dan investasi khusus. 53 Rifwan Hendri. 2 Tahun 1992. Produk perbankan yang termasuk ke dalam kelompok ini adalah muyarakah dan mudharabah. 55 Tempo Interaktif. tentang Usaha perasuransian.

Namun perlindungan yang dilakukan oleh YLKI hanya terbatas pada definisi “tidak merugikan konsumen”. Apabila telah tercapai kesepakatan maka hal tersebut harus dicantumkan dalam akad. Agustianto. 1. Akan tetapi pengharaman ini juga didasarkan atas istiqra (penelitian) para fakar ekonomi Islam sejak tahun 1970-an. gambling. Umar Chapra menyatakan. ulama saat ini sesungghnya telah ijma tentang keharaman bunga bank. Bank wajib memisahkan dana dari rekening lainnya. Halal dan Haram Dalam Islam. Al-Mudharabah Muqayyadah off Balance Sheet Jenis mudharabah ini merupakan penyaluran dana mudharabah langsung kepada pelaksana usahanya. setelah jatuh tempo akan diperlakukan sama seperti deposito baru. Definisi ini tidak menyangkut persoalan halal dan haram. Majid. dan bank wajib membuat akad yang mengatur persyaratan penyaluran dana simpanan khusus. mereka yang terlibat berjumlah 300 orang. maka fungsi uang dan peranan uang di dalam ekonomi konvensional dan ekonomi Islam adalah berbeda. tetapi nilai pada akad sudah tercanturn perpanjangan otomads maka ddak perlu dibuat akadbzru. 56 Haramnya riba “bunga bank” sudah merupakan ijma para ulama. Cit. 59 Ibid. Lihat juga Yusuf Qardhawi. hal itu tercermin dalam puluhan kali konerensi. bank wajib memberikan serdfikat atau tanda penyimpanan (bilyet) deposito kepada deposan.300 4) Ekonomi Islam: Sejarah. gharar. Shabri H. menurut Yusuf Qardhaw. . Simpanan khusus dicatat pada porsi tersendiri dalam rekening administrasi. Instrument-instrumen ekonomi konvensioanl baik yang bersifat instrument policy atau institusional yang tidak sejalan dengan paradigam ekonomi Islam.12 bulan.60 Dengan demikian setiap produk yang boleh dikonsumsi oleh umat Islam tidak boleh mengandung kesamaran. Labelisasi “halal dan haram” yang dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) selain meruanglingkupi control sebagaimana yang dilakukan oleh YLKI. bank wajib menisbahkan dana dari rekening lainnya. Teknik perbankan 1) Pemilik dana wajib menetapkan syarat tertentu yang harus diikuri oleh bank.ORG. Sedang dalam ekonomi konvensional memandang semua unsure itu sebagai sesuatu yang normal dan legal. Labelisasi “Halal-haram”. 57 Fatwa ini juga berimbas kepada laju pasar uang konvensional (valas). Op. Di mana memperjual-belikan uang di pasar Valuta Asing yang bersumber dari perbedaan harga beli dan harga jual dan perbedaan tingkat bunga antara satu Negara dengan Negara lain di mana valuta asing diperjual-belikan adalah bertentangan dengan nilai-nilai keislaman. Teori. atau disyarat-kan digunakan untuk nasabah tertentu. M. 60 Al-Hadits. 2) Wajib memberitahukan kepada pemilik dana mengenai nisbah dan tata cara pemberitahuan keuntungan dan atau pembagian keuntungan secara risiko yang dapat didmbulkan dari penyimpanan dana. Teknik perbankan 1) Sebagai tanda bukti simpanan bank menerbitkan bukti simpanan khusus. muktamar. Labelisasi 56 57 M. di mana bank bertindak sebagai perantara (arranger) yang mempertemukan antara pemi. gharar (uncertainty) diharamkan. halal itu jelas dan haram itu jelas. atau disyaratkan digunakan dengan akad tertentu. Dalam Islam. Motif spekulasi ini dimaksudkan untuk merauf keuntungan dan menumpuk kekayaan dengan memanfaatkan perubahan tingkat suku bunga dari masa ke masa. 58 Ibid. gambling (perjudian) dan unsure-unsur yang tidak jelas. Upaya perlindungan terhadap konsumen telah banyak dilakukan oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Misalnya. Ketentuan-ketentuan yang lain yang berkaitan dengan tabungan dan deposito tetap berlaku sepanjang ddak bertentangan dengan prinsip syanah. Abd. 2) Dana simpanan khusus harus disalurkan secara langsung kepada pihak yang diamanatkan oleh pemilik dana.6. 58 Maka pengharaman “interest” (riba) dalam ekonomi Islam menyebabkan tidak semua fungsi uang dalam ekonomi konvensional tidak dapat diimplemntasikan. Yang paling mendasar perbedaan dalam ekonomi Islam dan ekonomi konvensional adalah dalam system ekonomi Islam perihal interest (riba). jauh sebelum MUI mengeluarkan fatwanya di Indonesia. Bahkan pengharaman ini bukan semata-mata inisiatif para ulama ushul. Pemilik dana dapat menetapkan syarat-syarat tertentu yang harus dipatuhi oleh bank dalam mencari kegiatan usaha yang akan dibiayai dan pelaksanaan usahanya.lik dana dengan pelaksana usaha. 4) Untuk deposito mudharabah. Deposito yang diperpanjang. “Ijma Ulama Tentang Keharaman Bunga Bank”. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 61 5) Deposito mudharabah hanya dapat dicairkan sesuai dengan jangka waktu yang telah disepakad. dalam e-syariah. 3) Sebagai tanda bukti simpanan bank menerbitkan bukti simpanan khusus. symposium dan seminar.3. disyaratkan digunakan untuk bisnis tertentu. dan juhalah dalam motif permintaan uang untuk berspekulasi adalah diharamkan dalam Islam. Juga memberikan jaminan terhadap masyarakat (umat Islam) atas sesuatu produk yang dikonsumsi. Keterlibatan interest.59 Kelima. Al-Mudharabah Muqayyadah on Balance Sheet Jenis mudhambah ini merupakan simpanan khusus (restricted investment) dirnana pemilik dana dapat menetapkan syarat-syarat tertentu yang harus dipatuhi oleh bank.

Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 299 halal dan haram ini tidak lepas kaitannya dengan perkembangan ekonomi Islam di Indonesia. Teknik perbankan 1) Bank wajib memberitahukan kepada pemilik dana mengenai nisbah dan tata cara pemberitahuan keuntungan dan atau pembagian keuntungan secara risiko yang dapat didmbulkan dari penyimpanan dana. dimulailah publikasi list of Islamic stock (daftar saham yang masuk kategori syariah). pasal 1150.65 Setelah terbentuknya bank syariah. serta kartu ATM dan atau alat penarikan lainnya kepada penabung.. Apabila telah tercapai kesepakatan maka hal tersebut harus dicantumkan dalam akad. Keuntungan dibagi berdasarkan nisbah yang telah disepakati sebelumnya 3. yang diresmikan oleh Menteri Keuangan Boediono. Laba/rugi: Laba dibagi sesuai dengan nisbah yang disepakati dan tidak dalam jumlah yang pasti. 2000). Musnad Syafi’i. menurut bahasa adalah nama barang yang dijadikan sebagai jaminan kepercayaan. Kerugian finansial menjadi beban pemilik dana dan Kerugian akibat salah urus atau kelalaian mudharib menjadi beban mudharib · 6. Tepatnya peresmian Pasar Modal Syariah adalah pada tanggal 14 Maret 2003. hlm. Proyek/usaha: Tidak bertentangan dengan syariah. 1342.62 Menurut hokum positif di Republik Indonesia. Diserahkan kepada mudharib · 4. Kerugian finansial menjadi beban pemilik dana sedangkan pengelola tidak memperoleh imbalan atas usaha yang telah dilakukan. Pasar Modal Syariah. namun tidak diperkenankan mengalami saldo negarif. 61 Ketujuh. Setelah inventarisasi ini. 64 Heri Sudarsono. bank wajib memberikan sertifikat atau tanda penyimpanan {bilyet) deposito kepada deposan. Kemudian penguasa Hindia Belanda mengeluarkan staatsblad No. 157. Sesungguhnya jika kita perhatikan pegadaian telah ada syariatnya dalam Islam. Nisbah bagi hasil disetujui dengan kontrak. dan Asuransi Takafful. Pasca penanadatanganan. 65 Ibid. Kemunculan langsung bersifat resmi dan ditandai dengan penandatangan antara Dewan Syariah Nasional (DSN) dan Badan Pengawasan Pasar Modal (Bapepam) yang isinya mengukuhkan DSN sebagai otoritas yang mengawasi aspek syariah pasar modal.63 Pegadaian yang populer di Indonesia lebih dikenal sebagai sesuatu yang berasal dari Eropa. Tidak dibenarkan masuk kepada mudharabah lain tanpa seijin shahibul maal · 5. kemudian meluncurlah produk baru ke pasar modal syariah. Tak sedikit Umat Islam yang memiliki capital. Berdasarkan prinsip berbagi hasil dan berbagi resiko 2. 4. Teori. gadai adalah suatu hak yang diperoleh seseorang yang mempunyai piutang atas suatu barang bergerak. Akad (kontrak): Ada Ijab-kabul. Gadai dalam fikih disebut rabn. Hadirnya Pasar Modal Syariah menjadi tonggak sejarah baru dalam perkembangan ekonomi Islam. dan demikian pula tak sedikit orang Islam yang membutuhkan capital. BMT. 62 61 3. 63 KUHP (Perdata). Dengan peraturan itu kemudian pemerintah Hindia Belanda mendirikan rumah gadai. . BPR. Barang bergerak tersebut diserahkan kepada orang yang berpiutang oleh seorang yang mempunyai utang atau oleh orang lain atas nama orang yang mempunyai utang. seperti halnya saat Bank Muamalat di Indonesia pertama kali diperkenalkan.64 Pegadaian di masa Kolonial Belanda diperkenalkan oleh sebuah bank bernama Van Lening pada akhir abad XIX. Berdasarkan prinsip uu ddak ada pembatasan bagi bank dalam menggunakan dana yang dihimpun. (Bandung: Sinar Baru Algensindo. Keenam. 3) Tabungan mudharabah dapat diambil setiap saat oleh penabung sesuai dengan perjanjian yang disepakati. Untuk deposito mudharabah. tetapi dapat diambil kembali sebagai tebusan. Perbandingan bagi hasil dapat dalam persen atau pembagian. dalam menentukan: Jumlah modal. Dan itu telah berkembang di masa kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara. Pasar Modal berbasis syariah telah dimunculkan pada pertengahan Maret 2003. 14 Maret 2003 Syeikh Muhammad Abid As-Sindi. Op. Cit. kini Pegadaian Kompas. 2) Untuk tabungan mudharabah. 226 tahun 1960. 131 tahun 1901. hlm. Menurut syara’ adalah menyandera sejumlah harta yang diserahkan sebagai jaminan secara hak.62 Ekonomi Islam: Sejarah. Dana: Dalam bentuk dana (monetary form). Pegadaian Syariah (Rabn). Kemudian oleh pemerintah Republik Indonesia statusnya diubah menjadi Dinas Pegadaian dengan melalui Staatsblad No. bank dapat memberikan buku tabungan sebagai bukti penyimpanan. Jangka waktu penempatan. Pemilik dana tidak diperbolehkan mencampuri pengelolaan bisnis sehari-hari Al-Mudharabah Mutlaqah Penerapan mudharabah mutlaqah dapat berupa tabungan dan deposito sehingga terdapat dua jenis himpunan dana yaitu tabungan mudharabah dan deposito mudharabah. Walaupun di dalamnya ada faktor ekonomi politik. Nisbah bagi hasil Feature Mudharabah 1. Hal demikian dikarenakan dipopulerkan oleh para ahli sejarah adanya lembaga pegadaian sejak masa Hindia Belanda. Dalam jumlah tertentu.

Dinar dan dirham sebagai alat tukar (mata uang) telah dipergunakan oleh Jaringan Manajemen Qalbu Aa Gym dalam jual beli air kemasan MQ. Mudharabah ialah: akad kerjasama usaha antara dua pihak dimana pihak pertama (shohibul mal) menyediakan seluruh (100%) modal. Jakarta Selatan. Dana tersebut digunakan bank untuk melakukan pembiayaan mudharabah atau ijarah seperti yang telah dijelaskan terdahulu. Keuntungan yang diperoleh akan dibagi (perjanjian bagi hasil) sesuai dengan kesepakatan yang telah diikat oleh bank dan pengusaha tersebut. hlm. dijual dengan harga 1 dirham. nilai tukarnya adalah dipersamakan dengan harga perak yang berlaku dalam masa saat itu.70 Ibid. Bogor. Hasil usaha ini akan dibagihasilkan berdasarkan nisbah yang disepakati. Luthfi Hamidi. Money changer ini bernama Wakala Adina. Op. 68 Menurut WTO. Sekalipun dinar dan dirham bukan mata uang resmi Negara Republik Indonesia. yaitu: Mudharabah Mutlaqah: Dimana shahibul maal memberikan keleluasaan penuh kepada pengelola (mudharib) untuk mempergunakan dana tersebut dalam usaha yang dianggapnya baik dan menguntungkan. Secara fisik dinar dan dirham ini mengikuti standar yang ditentukan sejak zaman Khulafaurrasyidin. Tangerang. pembakuannya dilakukan dilakukan oleh Word Oslamic Trading Organization (WITO). Tujuan masyarakat menggunaan dinar dan dirham memiliki tujuan yang luas. Tipe mudharabah ada 2. Dalam hal ini bank syariah berposisi sebagai pengelola dana yang diinvestasikan oleh masyarakat (penabung) secara produktif. dan Yogyakarta. 381. tergantung pendapatan bagi hasil yang diterima bank syariah dari para peminjam. Cit. tabungan. Demikian halnya dengan dinar (emas). berdiameter 23 mm. Prinsip Mudharabah Ada prinsip atau syarat yang harus dipenuhi untuk terlaksananya mudharabah. maka bank bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi.7 persen). Dalam pembiayaan mudaharabah bank mengadakan akad dengan nasabah (pengusaha).25 gram. jenis usaha dan sebagainya. telah ada sebuah money changer mata uang dinar dan dirham. penyimpan atau deposan bertindak sebagai shahibul maal (penulik modal) dan bank sebagai mudharib (pengelola). Mudharabah Muqayyadah: Dimana pemilik dana menentukan syarat dan pembatasan kepada pengelola dalam penggunaan dana tersebut dengan jangka waktu. Op. sedangkan pihak l.. 67 Jika Rupiah ditukar dengan satu dirham (perak). Peredaran dinar dan dirham pada abad 21 ini. M. beratnya 3 gram. 69 Dinar dan dirham nampaknya telah menjadi trend di tengah berlangsungnya evolusi ekonomi Islam di abad sekarang. tempat.298 Ekonomi Islam: Sejarah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 63 Tabungan bagi hasil (Mudharabah) Tabungan bagi hasil merupakan tabungan yang didasarkan pada prinsip mudharabah mutlaqah. Namun pengelola tetap bertanggung jawab untuk melakukan pengelolaan sesuai dengan praktek kebiasaan usaha normal yang sehat (uruf). hlm. Bahkan kini pemakaian dinar dan dirham tak terbatas untuk wilayah Jabotabek (Jakarta.com. diantaranya untuk mahar. yaitu: 1. 68 e-dinar. Luthfi Hamidi. Di Indonesia. akan tetapi dengan beroperasinya Wakala Adina yang melayani penukaran dinar dan dirham. Hasil keuntungannya akan dibagikan kepada penabung dan bank sesuai perbandingan bagi hasil atau nisbah yang disepakati bersama. Dapat pula dana tersebut digunakan bank untuk melakukan pembiayaan mudharabah. 387. Shahibul Maal: Aqil Baligh dan Tidak ikut campur pengelolaan usaha 2. hlm. sekaligus juga sebagai sosialisasi terhadap masyarakat (Umat Islam). melainkan telah meluas hingga Medan. Teori. dan sebagai mata uang. 158. 67 66 . Dalam mengaplikasikan mudharabah. Sebagai perkembangan lebih lanjut. Walaupun demikian. dinar adalah koin emas 22 karat (kemurniannya 91. hadiah. beratnya 4. dapat dipastikan belum ada satu Negara pun yang memakainya sebagai alat tukar yang resmi. Maka jika rupiah ditukar dengan dirham adalah sama dengan 3 gram harga perak murni. aplikasi ekonomi Islam selain yang tersebutkan di atas. berdiameter 25 mm. Bank menyediakan pembiayaan modal usaha bagi proyek yang dikelola oleh pengusaha. juga dapat kita saksikan berbagai bentuk ekonomi Islam dalam aplikasi yang ragam. Adapun dirham adalah perak murni (95 persen). Surabaya. pada akhirnya Lembaga Pegadaian Syariah pada tahun 2003 resmi berdiri dan terpisah dari produk perbankan syriah. Mudharib: Aqil Baligh dan Menggunakan dana sesuai perjanjian dengan shahibul maal · Syariah telah berbentuk sebagai sebuah lembaga. dalam operasionalnya rabn lebih dikenal sebagai produk bank syariah. 69 M. tepatnya di Mampang Prapatan No. 70 Ibid.. kini tak sedikit masyarakat yang memakainya. menguntungkan dan memenuhi prinsip-prinsip syariah Islam.66 Sebagai bagian dari perkembangan ekonomi Islam yang tengah bergulir di tengah masyarakat Indonesia dan mendapat sambutan yang cukup hangat.ainnya menjadi pengelola modal tersebut. Bandung. pembayaran zakat harta. Di antaranya adalah Money Changer Dinar dan Dirham. Mata uang dinar dan dirham pada masa sekarang. Tiap kardus berisi 48 gelas kemasan. Bagi hasil yang didapatkan dari bank syariah dapat berubah setiap bulan. dan Bekasi) saja. Di Wakala Adina 1 dirham memiliki berat 3 gram perak murni. Cit. Bila bank menggunakannya untuk melakukan pembiayaan mudharabah. XI/9.

sehingga orang lain dapat menikmati harta itu. 2002. Juga produktifitas harta yang dikuasai harus digunakan untuk suatu usaha yang bersifat produktif.1 Rasulullah dalam memotivasi umatnya untuk berinvestasi juga tergambar dalam pernyataannya: “Kejarlah dunia seolah-olah kamu akan hidup selamanya. wala tansa nasbaka minadunya_ kejarlah akhirat dan janganlah lupa nasib kamu di dunia”. Teori. Jenis investasi berdasarkan syariah dalam dunia perbankan dan asuransi di antaranya:2 1 2 B Al hadits. maka setiap mukmin harus produktif dalam menggunakan hartanya.” Berhemat dalam pengertian ekonomi ialah berinvestasi. . Oleh karena itu harta yang dikuasai setiap mukmin bersifat amanah bagi dirinya dan bagi orang lain. Pikiran Rakyat Cyber Media. Dengan harta yang dikuasainya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 297 ---$€£¥--- | BAB 10 | Investasi Dalam Ekonomi Islam erperilaku tabdzir (konsumtif) dalam Islam termasuk sesuatu yang dilarang dan berhemat adalah sesuatu yang disyariatkan (diperintahkan) dalam Islam. sekalipun besok akan kiamat”.64 Ekonomi Islam: Sejarah. Firman-Nya menytakan: “innamal mubadziruna kaana ikhwanu sayathin -. Produktifitas harta yang dimiliki itu dapat diinvestasikan dalam bentuk tabungan mudharabah atau deposito mudharabah atau dalam bentuk lainnya. dan kejarlah akhirat seolah engkau akan mati esok hari”. Juga firman Allah swt menyatakan: “wabtagii fimaa atakallah.sesungguhnya orang-orang yang konsumtif itu ialah temannya syaithan. Produktifitas usaha yang dilakukan oleh setiap mukmin sebagimana motivasi yang disampaikan Rasulullah “Tanamlah sebatang pohon.

A .. Ia mencakup pengumpulan dan penyaluran dana zakat dan penyediaan pinjaman tanpa bunga dalam jangka terbatas. Hasjmy.296 Ekonomi Islam: Sejarah. dan Negeri Isak (Gayo) Aceh Tengah (sekarang). Bank itu akan membiayai lembaga-lembaga komersial dan lembaga-lembaga pembangunan di negara-negara tersebut.4 dan Kerajaan Indera Purba. Badan tersebut hanya berupa lembaga perbankan atas dasar kongsi yang melakukan penanaman modal pada berbagai kegiatan usaha atas dasar mudarabah. Oleh Ptolamueus dinamakan “Argure”. Studi tersebut juga meng-gambarkan pembentukan suatu badan penanaman modal dan pembangunan di negerinegeri Islam. 6 Ibid. 1 Kerajaan Samudera. Ibid.5 Wilayah keenam kerajaan tersebut kemudian dipersatukan oleh Sultan Husain Syah yang memerintah Aceh Darussalam pada tahun 870-885 H (1465-1480 M). kerajaan ini kemudian lebih terkenal dengan nama “Kerajaan Soudu”. 2 Kerajaan Teumiang.6 Perjalanan Aceh sebagai sebuah wilayah memiliki sejarah yang sangat panjang. 189. Negeri Lingga. juga ada yang menyebutnya dengan “negeri Indera” (negeri Alas). 1981). 190. hlm. 2 Kerajaan Samudera Pasai. dalam A. hingga kepada bentuk kekuasaan 1 Nama Perlak dalam buku-buku tulisan bangsa asning ditulis dengan nama Plik. 5 Bandarnya terkenal dengan nama “Kantoli” . 3 Disamping bernama negeri Teumiang. 3 Kerajaan Pidie. sebelum itu dikenal dengan nama “Negeri Salasari” dan “Basma”. hlm. Keberadaannya telah mengalami berbagai bentuk kekuasan dari mulai kekuasaan animisme-dinamisme. (Bandung: Al Ma’arif. 4 Bandarnya terkenal dengan nama “Lamuri” (asal sebutan Lam Urik). Lihat Wan Hussein Azmi. Ibid. ---$€£¥--- | BAB 4 | Sejarah Ekonomi Islam di Aceh ceh pada masa lampau merupakan wilayah kesatuan dari beberapa kerajaan-kerajaan Islam. dan Perlax. Proyek "Kuwaiti Investment House" yang mendahului studi yang dilakukan di Mesir dan juga karya dari al Araby dan Siddiqi. masih sangat terbatas ruang lingkupnya. Teori. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 65 lembaga-lembaga pembangunan dan lembaga-lembaga keuangan berasaskan zakat di negeri-negeri Muslim. di samping berfungsi sebagai lembaga clearing untuk transaksi antar negeri-negeri Islam. Suatu ciri yang luar biasa dari proyek itu adalah rancangan pencegahan yang sangat teliti tentang cadangan kemungkinan kerugian dan pembagian keuntungan yang ditujukan untuk melindungi kepentingan para nasabah dan pemegang saham bank. diantaranya yang paling terkemuka adalah Bank Pembangunan Islam di Jeddah. Kerajaan-kerajaan Islam itu adalah kerajaan Islam Perlak. Baru-baru ini sejumlah bank telah didirikan dengan prinsip untuk menghindari bunga dan memajukan cita dan citra Islam. Ibid. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Ibid. Kerajaan Indera Purba. “Islam di Aceh Masuk dan Berkembangnya Hingga Abad XVI”. Perlix. Bank juga menyelenggarakan kegiatan komersial antara negeri-negeri Muslim dan non Muslim.

juga mem-perinci ciri-ciri yang sangat menonjol dari bankbank sentral dan perbankan intemasional. maka peminjaman untuk usaha adalah suatu yang kontradiktif apabila suatu "pinjaman" tidak bisa memberikan keuntungan di dalam hukum Islam. Mata uang ini dipastikan oleh A. Hasjmy dalam penelitiannya tentang keberadaan kerajaan Perlak.56 Orang akan heran bagaimana usaha perkreditan dapat menjadi urusan dagang. pada saat bunga dilarang. Aceh disebut sebagai sebuah propinsi dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. juga dibuktikan dengan adanya mata uang sebagai alat tukar yang rersmi. mengingat bahwa "pemecahan suatu problema usaha hams dicari pada kegiatan usaha itu sendiri. Uzair me-nganjurkan "jasa bank" atas dasar tiap transaksi. 8 7 surat wesel. A. Hasjmy adalah mata uang perak bernama “Kupang”. A. Dari adanya penemuan mata uang yang berasal dari Lihat Undang-undang Pemeritahan Aceh.Studi yang dilakukan orang-orang Mesir.10 Mata uang yang lain yang ditemukan oleh A. menegaskan “Bahwa Kerajaan-kerajaan Islam pertama adalah Perlak. pada kedua sisinya bertuliskan huruf arab. Uzair menganggap tingkat keuntungan tahunan pada suatu jenis usaha dapat dipakai sebagai dasar untuk meng-hitung tingkat panjar yang diberikan untuk jangka waktu satu sampai tiga bulan. Oleh karenanya hampir di seluruh Kerajaan Islam. dalam A. 1981). 9 Ibid. yang dapat digunakan untuk menutup risiko atas hutang-hutang yang mungkin tak dibayar. Kini. apabila wesel tersebut tidak dilunasi oleh penarik pada hari jatuh temponya. Kebutuhan untuk "modifikasi secara konsepsional kerangka perekonomian yang cocok dengan persyaratan ekonomi Islam"57 tidak dapat dibatasi hanya pada konsepsi modal saja.55 Bank tidak akan mendapat suatu imbalan untuk suatu pinjaman. seperti juga pada penentuan tingkat prosentase bunga. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Uzair menolak ide untuk penyediaan kredit jangka pendek sebagai pemberian jasa cuma-cuma. tanpa memperdulikan untung rugi usaha yang dibiayai. tak beda dengan bunga dari jumlah yang dipinjam. hlm. Kata “Al A’la” merupakan kependekan dari putri Nurul A’la.58 Konsep mengenai "pinjaman" juga termasuk dalam keperluan ini. Pada satu sisinya bertuliskan “dhuribat mursyidan”. Bank intemasional akan ber-tindak sebagai penghubung antara perbankan nasional. karena jumlah jasa bank sama besar dengan ongkos yang benar-benar telah dikeluarkan untuk melayani pinjaman tersebut." Dan zakat merupakan sumber lain. mungkin hal itu diserah-kan pada ketentuan pasar. 146. sejak tanggal 10 s/d 16 Juli 1978. Tak hanya itu. hlm. pusat pemerintahannya berada di tepi pantai dan setiap kerajaan Islam mengutamakan pembangunan pelabuhan sebagai pusat pelayaran dan perdagangan. di samping menyediakan modal atas dasar muda-rabah. lembaga-lembaga komersial.7 Ekonomi Masa Kerajaan Islam Peureulak Kesimpulan Seminar Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Aceh yang berlangsung di Aceh. 143. Hasjmy adalah mata uang tembaga (kuningan). di kerajaan ini terkenal adanya pelabuhan yang bernama Bandar Khalifa sebagai pusat bisnis import dan eksport. Maksud dan pengaruh dari suatu potongan harga adalah berbeda. telah menemukan 3 jenis mata uang yang pernah dipergunakan dalam masa kekuasaan kerajaan Islam Perlak. 10 Ibid. hlm. Mata uang yang ditemukan itu adalah mata uang dirham. 150.9 Perihal kepastian suatu kerajaan Islam Perlak di masa lampau telah memiliki struktur ekonomi yang lengkap. Kemudian mata uang yang ketiga yang ditemukan A. dilakukan dengan penggunaan sarana "kooperasi asuransi" yang kepadanya "peminjam memberi sumbangan sejumlah premi tertentu untuk menutup resiko yang mungkin terjadi. Teori. Kedua faktor ini merupakan bagian dari kemajuan sebuah peradaban dan kebudayaan dalam suatu wilayah. Hasjmy. dalam satu sisi kepingnya bertuliskan “Al A’la” dan pada sisi lainnya bertuliskan “Sultan”. dengan menyandang nama “Nanggroe Aceh Darussalam” dan memiliki predikat otonomi luas. dan bukanlah sebagai suatu isyarat kebajikan". Merumus-kan usaha dagang sebagai suatu kegiatan yang ditujukan untuk mendapat untung. Pemecahan problem hutang-hutang yang mungkin tak dibayar.8 Perlak sebagai sebuah Negara (kerajaan) Islam. Tapi barangkali tidak mungkin menerapkan hal itu pada banyak kejadian.66 Ekonomi Islam: Sejarah. (Bandung: Al Ma’arif. Lamuri dan Pasai”.. Bank-bank lokal melakukan penanaman modal secara langsung. Alt Abdur Rasul tidak mengemukakan apa pun tentang besamya tingkat potongan harga. Beberapa penulis secara tepat menunjukkan bahwa suatu pengaturan keuntungan dapat diterapkan pada kebanyakan penarikan wesel. “Adakah Kerajaan Islam Perlak Negara Islam Pertama di Asia Tenggara”. .54 Sebagai 'alternatif kita bisa mencoba untuk menetapkan suatu tingkat keuntungan dari dana-dana yang dibayar di muka.. asal peminjam mau membayar kembali pinjaman tersebut. dan pada sisi lainnya bertuliskan “Syah Alam Barinsyah”. Untuk pinjaman jangka pendek kurang dari sebulan. Nanggroe Aceh Darussalam adalah satu-satunya propinsi yang mempunyai hak untuk pemberlakuan hukum Islam. dapat dipastikan memiliki struktur sosial dan ekonomi yang lengkap. Hasjmy adalah mata uang yang pernah berlaku pada masa kerajaan Perlak dipimpin oleh Perdana Menteri Sultan Makhdum Alaidin Ahmad Syah Jauhan Berdaulat. Perdagangan internasional adalah cirri yang paling menonjol dalam perekonomian kerajaan-kerajaan Islam. Hasjmy. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 295 lainnya. Demikian halnya dengan Perlak.

" Mereka diberikan prioritas berupa jasa-jasa bank. 4. Ibid. namun suatu tinjauan menge-nai implikasi ekonomi dari anjuran lebih banyak manfaat-nya buat penyelidikan kita. ada sebuah mata uang dirham yang bertuliskan “Mansur Maliku’l Zahir”. Di sekitar makam-makam raja Pasai. hlm. H.Ibid. di wilayah Geudong. Dengan demikian dapat dipastikan bahwa system ekonomi kerajaan Islam Perlak telah mengadopsi system ekonomi Islam yang berlaku di masa Khulafaurrasyidin. 15 Lihat H.J.K. Mata uang ini juga menjadi alat perekam kejadiankejadian politik. Uang emas ini beratnya 0. Land-. sesudah hujan turun. dengan syarat bahwa kedua belah pihak nasabah yang bersangkutan memiliki neraca rata-rata tahunan dalam rekening korannya pada bank tersebut yang berjumlah sekian persen dari nilai rekening. 15 Menurut Cowan.51 Dasar hukum yang dipergunakan ialah" menyisakan sebagian dari hutang kepada (yang dimiliki oleh) orang yang mengusahakan pembayaran hutang itu kembali (oleh si peminjam). bandar. UntUk para pemegang "rekening tabungan" ditawarkan juga fasilitas overdraft tanpa bunga. di samping mengorganisir fungsi perbankan biasa berdasarkan prinsip mudarabah. yang artinya uang yang terbuat dari perak.-. Bisa dicatat. Beratus-ratus keping uang emas peninggalan bersejarah ini hilang dalam panci pemanas emas di toko-toko Cina. pene-rimaan surat penarikan wesel.53 Pan-dangan ini tidak mendapat dukungan di dalam kepustakaan. dapat diketahui bahwa Malik Al-Zahir adalah gelar yang dipakai oleh sebagian besar keturunan Sultan Malikussaleh. Walau Ali Abdur Rasul menggunakan pendirian Imam Malik sebagai pegangan mendapat penilaian dari para ahli hukum Islam. 25. Atau alternatif lain ia dapat menguangkan surat rekening (yang sama jumlahnya dengan pinjaman bebas bunga kepada pembeli). 206.294 Ekonomi Islam: Sejarah. en Volkenkunde (1938). Metode kedua direkomendasi hanya bilamana cara yang pertama tidak dapat dilaksanakan. “Bijdrage tot de kennis der Geschiedenis van het Rijk SamoedraPase”. 4. seperti mata uang dan batu nisan telah mengalami nasib yang tragis. terhadap paajar yang dibayarkan atas wesel yang ditarik. dalam Kronika Pasai….12 Menurut Ibrahim Alfian. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 67 bank. sesuatu yang tidak menyenangkan hati bagi yang mendengarnya. (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. 13 Teuku Ibrahim Alfian. Pemegang rekening giro ditawarkan di samping pem-bebasan biayabiaya pelayanan bank. Teori. 18. Kronika Pasai: Sebuah Tinjauan Sejarah. ditemukan adanya sejumlah dirham. dengan alasan yang jelas bahwa itu sama saja dengan mem-bebankan bunga. sebagaimana ditemukan oleh Dr. pada tahun 1953 harganya hanya Rp. Tidak akan ada keberatan jika bank diperkenankan untuk memungut jasa bank yang masuk akal sebagai imbalan dari suatu pinjaman tanpa atas kerajaan Perlak. seperti "penerimaan surat penarikan wesel" tanpa bunga. hlm. Seperti yang dicatat dengan seksama oleh Ibrahim Alfian. lokal dan umum". Cowan. maka tidak ada pula imbalan. pelabuhan Samudera adalah bukti perkembangan masyarakat dan negara yang sudah kompleks.11 Ekonomi Masa Kerajaan Islam Samudra Pasai Kerajaan Samudera-Pasai. Bank bisa memberikan uang tunai kepada kreditor dan menjadi orang yang mendapat bagian keuntungan dari pembeli atas dasar mudarabah. hlm. Terutama untuk masalah perdagangan. ternyata tidak hanya menjadi alat tukar dalam perdagangan semata. dirham adalah mata uang Samuder-Pasai. Istilah dirham berasal dari kata Arab. Cowan. Loc. pasar dan mata uang. dirham. sebagai imbalan dari jasa bagi dilaksanakannya pembayaran hutang". di Negeri Belanda. mutu 18 karat dengan garis tengah satu centimeter. 12 11 . juga lain-lain jasa bank seperti letter of credit (L/C). 14 Teuku Ibrahim Alfian. adalah juga sebuah masyarakat dengan struktur yang lengkap.. dilihat dari perspektif ekonomi.cit. hlm. bahwa Maududi dan Siddiqi menganjurkan hal yang sama. 151.. Neraca rata-rata dalam rekening giro seorang pemohon kredit dapat merupakan suatu dasar untuk pemberian overdraft.52 Kelanjutannya ialah bila suatu pinjaman tidak benar-benar dibayar.J. di samping bagian khusus mereka dalam keuntungan atas dasar mudarabah. pinjaman bisa diberikan dari dana zakat. H. kalung dan perhiasan silly lainnya. Samudera-Pasai sudah memiliki pelabuhan. sebagaimana dikutip oleh Ibrahim Alfian. Pelabuhan Samudera dalam jalur perdagangan Selat Malaka adalah jalur perdagangan Ibid. 1973). 13 Di lokasi makam raja-raja Pasai ini. Ali Abdur Rasul membolehkan pemberian potongan harga pada penyerahan kwitansi tagihan. Ada pun mengenai pinjaman tanpa bunga kepada umum.14 Mata uang dirham. hlm.57 gram.. Selain itu. Mengenai penarikan surat-surat wesel ada dua jalan diusulkan. Bayangkan saja. Dari koleksi dirham yang dimiliki oleh kolektor benda bersejarah. di mana mata uang itu adalah dirham dan dinar. Walaupun nilai-nilai pokok dari bank model itu tetap sama seperti diuraikan di atas. para pembuat garam sering menemukan dirham di sekitar kompleks makam. banyak peninggalan sejarah. Tijdscrift vor Indische Taal-. di SamuderaPasai. namun karena pemerintah tidak menghargai penemuan ini.K. Scheffer. "suatu bagian dari keuntungan yang diperoleh bank sesuai dengan besarnya jumlah kontribusinya. rancangan yang diusulkannya memiliki beberapa ciri yang nyata berbeda. Teuku Ibrahim Alfian. dari dirham yang ada. suatu bentuk lain dari kredit jangka pendek. dirham maknanya adalah uang dari emas. masih menurut Ibrahim Alfian. Aceh Utara. maka nelayan pembuat garam kemudian menjualnya ke tukang emas orang Cina di Pasar Geudong untuk dilebur menjadi subang. "Studi yang dilakukan di Mesir mengenai pendirian sistem perbankan Islam menggambarkan suatu dana zakat dan sebuah "dana Islam. Tetapi.

Penerapan secara diskriminatif rasio pembiayaan kembali merupakan salah satu contohnya. di mana beliau juga telah berinteraksi dengan masyarakat Persia dan Romawi. membuat dinar dan dhirham sesuai dengan standar Umar’ra. bulanan atau mingguan. Siddiqi menganjurkan pemakaian "saham" yang di-keluarkan oleh pemerintah untuk membiayai perusahaan-perusahaan pelayanan kepentingan umum sebagai sarana operasi pasar terbuka oleh bank-bank sentral. dimana uang dinar dengan berat 4.68 Ekonomi Islam: Sejarah. . Seiring waktu berjalan. pada abad ke-2. 2. mata uang dinar dan dhirham itu diadopsi menjadi alat tukar yang sah pada masa pemerintahannya. Kebutuhan kredit tertentu suatu perusahaan. jumlah permintaan total untuk pinjaman jangka pendek tergantung dari besamya penanaman modal berjangka panjang dan luasnya kredit perdagangan (kredit yang di-sediakan oleh suatu perusahaan kepada perusahaan lainnya). 57. Ini dapat dilakukan oleh bank sentral yang akan menjamin suatu penyediaan sebanding dengan permintaan dengan mengendalikan "rasio pembiayaan ulang" dan "rasio pinjaman". Mata Uang Dirham Pasai Mata uang dirham adalah bukti sejarah sudah majunya Kerajaan Samudera-Pasai dan pada masa itu tulisan telah dikenal. jika sektor tersebut menciut sebagai akibat dari penghapusan bunga.3 gram terbuat dari emas 22 karat (0. Prioritas sosial yang melekat pada perusahaan. Dengan demikian manusia Indonesia pada masa abad itu telah melakukan hubungan sosial budaya dengan bangsa lain di dunia. Apakah pemohon kredit telah mendapat pula ke-mudahan-kemudahan jangka panjang dari bank untuk usaha yang sama. dianjurkan sebagai suatu sarana untuk penyediaan dana pinjaman berjangka pendek. hingga Umar bin Khattab menetapkan standar mengenai perbandingan Dinar dan Dhirham dalam kadar berat dan nilai 7 dinar harus setara dengan 10 dhirham. sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits: “Abu Bakr Ibn Abi Maryam mengatakan. hingga kemudian merambah kepada hubungan ekonomi (dagang). la menganjurkan pemberian konsepsi perpajakan sebagai perangsang bagi para "pembeli" sertifikat-sertifikat tersebut. Sifat dan j'enis jaminan yang diberikan terhadap pinjaman. baik secara langsung atau pun tidak lang-sung suatu keputusan bank pada tingkat kedua.916) yang bergaris tengah 23 mm.50 Kebanyakan permintaan untuk dana lancar dan pinjaman berjangka sangat pendek berasal dari dalam sektor pembiayaan itu sendiri. dan pada masa alat tukar “uang” belum ada. Zaman pra-sejarah telah berakhir di Indonesia sejak ditemukannya tulisan di Muarakaman. baik yang tahunan. yakni berupa dinar dan dirham yang merupakan mata uang Persia dan Romawi. daripada perusaha-an lainnya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 293 sangat penting dan termasuk dalam sejarah jalur sutra (silk road) yang merupakan jalur perdagangan luas menjangkau ke seluruh dunia. Bank diharapkan untuk lebih mengu-tamakan jaminan yang baik daripada yang kurang baik. Adalah dalam batas wewenang bank sentral untuk mempengaruhi. dimana tidak ada kepentingan 16 ….” 16 Kemudian pada masa pemerintahan Umar Bin Khattab (634644). bahwa ia mendengar Rasulullah saw bersabda: ‘akan datang suatu masa di mana tidak ada lagi yang berguna untuk dijadikan simpanan kecuali Dinar dan Dhirham. dan lebih melindungi perusahaan langganan. la juga mengemukakan betapa perangsang itu dapat diterapkan dalam sistem ini. dan Organisasi Perdagangan Islam dunia yang di organisir oleh Jam’ah al-murobithun. Saldo rata-rata rekening pemohon pada bank yang bersangkutan. Dalam sektor produksi. . baik dengan India.”Dinar dan Dhirham”. yang dikeluarkan oleh pemerintah. Problema untuk menjamin keseimbangan antara permintaan untuk pinjaman bebas bunga dan penyediaannya. Sesuai dengan tulisan yang ditemukan tersebut masih sangat kental dari pengaruh agama Hindu dan bahwa itu adalah merupakan tulisan yang berlatar belakang budaya India (Hindu). Cahaya Peradaban. 4. Dan Rasulullah pernah bersabda. dengan demikian peradaban sejarah di Indonesia telah tumbuh dan berkembang. Kredit yang dibutuhkan untuk seminggu atau sebulan dapat diperkirakan pada tingkat makro. Persia dan sebagainya. 3. 1423 H edisi ke-1 tahun I (2002 M). -agar bank-bank dapat menyediakan kredit jangka pendek tanpa bunga untuk dunia usaha. Sertifikat-sertifikat pinjaman dengan berbagai harga nominal dan jangka waktu pembayaran kembali berbeda-beda. hlm. setidaknya sejak sebelum abad ke-2 tersebut. telah dibahas oleh Siddiqi dalam kertas kerja terbarunya. Kalimantan. yang dalam hubungan sosial ekonominya telah mengenal mata uang. peradaban dan kebudayaan itu terus berkembang. Teori. dan dapat ditekan dalam hubungan dengan pinjaman untuk berbagai sektor perekonomian. Pada masa Rasulullah saw abad ke-6. dan mung-kin akan dihapuskan.’ (Musnad Imam Ahmad bin Hambal). Demikian pula halnya manusia yang ada di Aceh. Cina. dapat dilakukan oleh bank-bank perorangan dengan kriteria sebagai berikut: 1. perdagangan dilakukan dengan cara tukar-menukar barang yang dibutuhkan “barter”. 5. Kemudian masa itu telah terlewati hingga kemudian manusia dalam melakukan transaksi perdagangan telah menggunakan alat tukar berupa uang logam. Tugas untuk mem-bagikan dana-dana yang bisa dipinjamkan ini pada tingkat mikro. jauh sebelum Islam datang ke wilayah itu telah ada hubungan dengan manusia lain yang ada di dunia.

berbentuk setengah bulat. la mem-bahas secara panjang lebar mengenai penciptaan dan penga-wasan kredit. dan alat pembayaran itu disebut khrisnala. Antara lain. juga dikenal uang gobog. bank pertanian. Kemudian uang gobog Majapahit tersebut ada juga yang tidak ada lubang. Selain bentuk setengah bulat. kemiripan dengan uang gobog Cina adalah menunjukkan telah adanya hubungan antara Majapahit dengan negeri Cina. 24 dan 48 yang terbuat dari emas. Besamya bantuan yang diberikan oleh bank sentral ditetapkan atas perbandingan dengan pinjaman yang diberikan oleh bank-bank komersial" (158:105). . Hal ini dapat diketahui dari berbagai sumber literatur dan peninggalan sejarah. jenis uang ini sebenarnya berasal dari mata uang kerajaan Spanyol. dan bahwa "untuk men-ciptakan suatu rencana jangka panjang yang dapat dilaksana-kan. Pada abad ke-9. Teori. bank industri dan bank tabungan. di mana berbagai rasio pembiayaan ulang uang dhirham dengan berat 3 gram terbuat dari bahan perak murni 925 karat dan berdiameter 25 mm17. dan semula bentuknya berupa uang logam dari bahan perak. telah menimbulkan kesulitan serius mengenai status hukum bank dan pembenarannya untuk mendapat bahagian dari keuntungan.292 Ekonomi Islam: Sejarah. yaitu uang gobog Banten. dan ciri-cirinya adalah berbentuk bulat. tapi pembahasan singkatnya mengenai perbankan bebas bunga. sebagai suatu bagian dari strukturnya. dan pada umumnya uang gobog berukir-ukiran atau bergambar binatang. Sedang pecahan 1/2 dan 1 terbuat dari perak dan perunggu. telah digunakan uang sebagai alat tukar dalam transaksi perdagangan. wayang dan relief yang menggambarkan cerita rakyat pada masa itu. la berusaha memecahkan kesulitan ini berdasarkan pandangan hukum fiqh tertentu yang penerimaannya secara umum sangat diragukan. dan saya tidak dapat menemui suatu perbedaan antara keduanya. terdapat ukiran bunga Padma di tengah dalam sebuah bingkai. di zaman Kerajaan Jenggala. terdapat ukiran jambangan dan kepulan asap. Sumbangan utamanya terletak pada sejumlah anjuran-anjuran yang belum pemah kedengaran mengenai bank sentral. "Bank sentral menyediakan fasilitas pembiayaan kem-bali terhadap pinjaman-pinjaman tanpa bunga yang diberikan oleh bank-bank komersial. Uang gobog Banten terdiri dari berbagai pecahan. buat saya merupa-kan suatu yang secara logis tidak sehat" (612:91-92). yang dibangun atas dasar hukum yang dibuatbuat. Kemudian di zaman kerajaan Majapahit. Di Kerajaan Sumenep. dan menempatkan masa-lah hukumnya pada suatu karya terpisah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 69 sampai-sampai kerugian yang cuma teoritis. diketahui bahwa pada awalnya uang dibuat dari bahan perak. la memperkenalkan beberapa suratsurat berharga tertentu untuk mengganti ikatan-ikatan dan jaminan-jaminan. Sedang pada bagian sisi belakang.suatu kedudukan yang dinikmatinya dalam model seperti yang diusulkan oleh Siddiqi dan Abdullah al Araby. Di Indonesia sejak masa kerajaan-kerajaan telah juga mempergunakan uang sebagai alat tukar yang sah. terdapat juga uang yang menyerupai uang gobog di Majapahit. Jawa Timur. cuma berbeda namanya saja dari bunga. dan jenis uang ini diperkirakan dibuat pada masa pemerintahan Sultan Maulana Muhammad Pangeran Ratu Banten. pada sisi mukanya. jika bank yang bersangkutan memerlukan dana tambahan untuk mempertahankan likuiditasnya. yang memang pada masa itu telah ramai hubungan perdagangan Internasional. berisi nilai-nilai penting dari model bank seperti diuraikan di atas. pada abad ke-19 sekitar tahun 1812-1854. sebagai prosentase yang diberikan pada deposito berjangka. 12. Siddiqi terutama memusatkan perhatian terhadap segi ekonomis dari bank bebas bunga. Juga di Kerajaan Banten. pecahan 8. yaitu kerajaan tertua di Pulau Jawa yang berlokasi di Kediri. pipih yang di tengahnya berlubang segi empat menyerupai uang gobog Cina. ada pula uang yang berbentuk segi empat dan berbentuk menyerupai kancing yang bagian sisi mukanya terdapat tulisan dengan huruf sansekerta (Jawa Kuno). dengan ketebalan 1 sampai 3 mm. Walaupun sebagian besar dari karya Abdullah al Araby mengemukakan keburukan-keburukan bank yang ada sekarang. pembiayaan barang-barang konsumen dan pembiayaan untuk kegiatan pemerintah serta penyediaan pinjaman-pinjaman jangka pendek tanpa bunga untuk dunia usaha. sekitar abad ke-14. Di samping itu dia juga membahas masalah perbankan intemasional. Dikemukakan bahwa "rasio pembiayaan kembali" akan merupakan sarana untuk menutup kredit dalam sua-sana inflasi dan merupakan alat untuk pengawasan kredit selektif. sekitar abad 13. sepanjang itu menyangkut hakikat keduanya". Dari penemuan sejarah dan sumber literatur. terdapat uang reyal atau real yang terbuat dari batu yang digunakan pada masa pemerintahan Sultan Paku Nataningrat dari Kesultanan Sumenep. Bank tidak lagi me-rupakan partner keria ('amil) dalam hubungannya dengan para nasabah penyimpan uang dan sebagai partner penyedia modal dalam hubungannya dengan para pengusaha pada suatu akad mudarabah . "anjuran untuk menerapkan prinsip hadiah yang dalam fiqih Islam biasa disebut ji'ala. Uang khrisnala terdiri dari beberapa bahan dan pecahan. dan fungsi uang di Indonesia sebagai alat tukar diperkirakan sudah ada sejak abad ke-7. dan garis tengahnya berukuran sekitar 24 sampai 41 mm. 16. Dan terbuat dari bahan tembaga. sekitar tahun 856 hingga 1158. Kahf secara tepat mencatat. Kemudian dimodifikasi oleh kerajaan Sumenep dengan motif stempel yang berupa huruf 17 Ibid.

4. dan bank-bank serta lembaga-lembaga keuangan lainnya dengan siapa bank tanpa bunga ini harus berhubungan dan bersaing. Di Sumatera.”21 juga pada masa Sultan Muhammad Malik az-Zahir (1267-1326) hingga abad ke-18. memerintah dengan peri keadilan. Pada sisi muka terdapat tulisan "Sultan Hasanuddin" dengan menggunakan huruf Arab. Fasilitas kredit dan kertas-kertas berharga dibahas dalam suatu konteks sangat terbatas tentang cara bekerja satu bank tanpa bunga ditengahtengah lembaga-lembaga yang berdasarkan bunga. hamba hendak perkenakan ia. barang-kali secara moral tidak bertentangan bagi orang-orang tertentu. walaupun dalam prinsip. 20 Teuku Ibrahim Alfian. yaitu berbentuk bundar pipih sekitar 1 mm. Ibid. Kronika Pasai. 1256 Hijriyah. Kerangka referensinya juga tidak disertai suatu pern-bahasan mengenai pengawasan kredit. hlm. pada masa Kesultanan Aceh Raya Darussalam. beliau menyerahkan kenang-kenangan sekeping mata uang mas kuno yang dulu dipakai di Samudera-Pasai.22 Dan sebagai bukti juga. (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Gambaran yang diberikan Baqir pada lampiran ketiga dan kelima. hlm. mempunyai pengaruh yang sangat dalam atas seluruh karyanya. Dirham bisa mencapai 50 jenis. Anjuran seperti itu. . “angka" atau "bunga mawar".sendiri sesuatu yang mungkin dapat dicapai dengan pendekatan langsung. bagaimana bank-bank akan be-kerja di dalam masyarakat Islam yang bebas bunga. Dan ciricirinya. yaitu berbentuk bulat pipih. berkenaan dengan alat tukar ini ditemukan berupa mata uang Kerajaan Jambi yang diperkirakan dibuat pada tahun 1840. pada tanggal 9 April 2002 Prof Ibrahim Alfian yang menjadi promotor untuk penganugerahan gelar doktor honoris causa UGM kepada Sultan Brunei Hassanal Bolkiah di mana secara pribadi. bergaris tengah 810 mm. Sebuah Tinjauan Sejarah.45 mm. 19 18 yang terbelakang dari negara-negara Islam. (Jakarta: Ichtiar Van Hoeve. 1994). berdiameter sekitar 20. ia membahas berbagai cara yang "sah" bagi bank untuk membebankan biaya tertentu (ji'ala) yang merupakan suatu cara yang berliku-liku untuk menjamin pendapatan yang pantas untuk bank itu . la bahkan menganjurkan supaya bank itu men-depositokan uangnya pada bank lain (yang berdasarkan bunga) supaya mendapatkan bunga untuk memenuhi kebutuhan tertentu. Di masa jaya kerajaankerajaan Aceh abad 13 sampai 18. dan dinamisme bisa diperkenalkan dan proses pengembangan bisa dimualai dengan memanfaatkan tata nilai dan tradisi Islam. Dan ciri-ciri dirham Aceh. pada sisi muka semua menyebut Sultan dengan gelar Malik Az-Zahir. Teori. Oleh karena itu karyanya tidak menjawab masalah teori melainkan persoalan yang lebih luas. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 291 Arab "Sumenep". Di sana tertulis kalimat. sebagaimana kisah dalam Kronika Pasai. Model bank tanpa bunga yang di-kemukakannya adalah bahagian dari pokok pikiran yang lebih luas ini. di mana masalah intinya adalah altematif yang dapat bertahan sebagai ganti dari pengaturan yang ada sekarang yang berlaku secara universal. 22 Ensiklopedia Islam. maka bank model Baqir adalah suatu lembaga keuangan perantara yang tidak secara langsung berperan serta dalam perusahaan produksi. yaitu pada masa Sultan Malikussaleh sebelum menjadi sultan. kesungguhannya untuk membebaskan para penabung deposito dari kerugian. Dan pada Kerajaan Gowa di daerah kepulauan Sulawesi. uang dinar yang terbuat dari emas dikenal pada masa pemerintahan Sultan Hasanuddin. sejak pemerintahan Sultan Muhammad Malik az-Zahir (1267-1326). yakni di Sulawesi Selatan.40 mm. sehingga kemacetan bisa diakhiri. hlm. Sedangkan dirham Aceh yang dibuat 2 abad sesudahnya memiliki ukuran lebih besar 12-14 mm. Sebagai contoh. 248. sedangkan pada sisi belakang menyebut nama Sultan al-Adil. 21 Teuku Ibrahim Alfian. bahwa selebihnya dari sistem itu berlangsung terus atas garisgaris yang bukan Islam. tebal 1. ialah bahwa para nasabah penyimpanan dibebaskan dari risiko rugi. tetapi berfungsi atas dasar bunga.20 Jenis uang ini digunakan pula pada masa kejayaan kerajaan-kerajaan Aceh dari awal abad ke-13. dan sama seperti uang dirham Aceh.70 Ekonomi Islam: Sejarah. 44. Semua dirham Aceh berhuruf Arab di kedua sisinya.marilah kita muslihatkan kerbau jalang yang tiada berguna pada tuan-tuan sekalian itu. 1973). sekitar abad ke-17. Kerajaan Gowa. namun yang penting untuk studi ini adalah ketiadaan relevansinya bagi perekonomian Islam. la beranggapan bahwa ia harus menerima sebagai hal yang diketahui kenyataan yang hidup di Kuwait dan dimana saja. Berbeda dengan bank model Najjar. sesuai periode pemerintahan raja-raja di Aceh. Karya Baqir merupakan jawaban dari suatu daftar per-tanyaan dari sekelompok orang di Kuwait yang ingin mengetahui bagaimana caranya membuka usaha bank tanpa bunga. "Masa itu satuan uangnya disebut dirham. Pencurahan pemikirannya pada segi hukum dan bukan segi ekonomi dari berbagai pengaturan yang dianjurkannya. Faktor lain yang menonjol dari bank model Baqir.19 Dan adapun di Kerajaan Samudera-Pasai alat tukar yang dikenal adalah uang dirham yang terbuat dari emas. Ciri uang “real batu” Sumenep ini bentuknya tidak beraturan dan terbuat dari bahan perak campuran. mata uangnya bernama dirham. sesuai tulisan dan angka Arab di sisi bagian belakang sanat 1256 18(mungkin maksudnya tahun 1840). Sedang pada sisi belakang terdapat angka tahun Arab. kecuali yang dikeluarkan pada masa Sultan Salah ad-Din (1405-1412). “…. la terutama memusatkan perhatian pada pembenaran jaminan ini me-nurut hukum dan tidak mendalami alasan ekonominya. Ini merupakan pernyataan resmi Istilah sanad berasal dari bahasa Arab yang artinya “bukti pembayaran”. maka diupahnya oleh Meurah Silu akan mereka itu dengan emas dan perak…. pembiayaan konsu-men dan pembiayaan kegiatan pemerintah.

cit. yang melekat kepada mereka secara prinsipal. kemudian Sultan Malikussaleh memerintahkan kepada orang benua Keling tersebut dan dibantu oleh para pekerja yang di tunjuk Sultan untuk memulai aktifitas pertambangan. Najjar tidak membahas pokok-pokok. Juga Dr. 26 Dari aktifitas penggalian atas potensi pertambangan yang semula di laporkan kepada Sultan ada tujuh situs sesuai dengan prediksi orang benua Keling. suatu lembaga atas dasar kooperasi dan sekaligus suatu organisasi pelayanan sosial.. Buku pelajaran A. 25 Teuku Ibrahim Alfian. Issa Abdouh telah menulis mengenai hal yang sama. dalam Ensiklopedia Islam….cit. Loc. karya-karya yang disebutkan pertama menggambarkan bank terutama sebagai lembaga perantara yang mengerahkan simpanan dari masyarakat atas dasar bagi keuntungan (mudarabah) dan membantu para pengusaha atas dasar yang sama. Muhammad Uzair dan Ibrahim Dasooqo Abaza. Sehubungan dengan hal itu maka usaha pertambangan pun pada masa kesultanan Samudera-Pasai telah berkembang sebagai upaya pemenuhan bahan baku untuk pembuatan uang dan perhiasan dari logam mulia tersebut. Mustafa Abdullah al Hamshari dan Sami Hamud. 24 Teuku Ibrahim Alfian. teladan termaksud masih tetap dilestarikan sampai sekarang. Tidak ada keuntungan diberikan pada para penabung semacam ini dan malahan dari mereka bisa dipungut atau dibebankan dari biaya jasa-jasa. 24 Semula orang-orang kesultanan Samudera-Pasai tiada dapat mengetahui potensi sumber daya alam tersebut. dan Samudera-Pasai adalah merupakan sebuah kerajaan yang terkenal dan maju yang dikarenakan oleh perdagangan dan pelayaran. Bank juga bisa menerima uang simpanan dalam bentuk giro biasa. Loc. 23 Julius Pour. Keuntungan perusahaan dibagi dengan bank membagi keuntungan ini dengan para penyimpan pada rekening mudarabah. Demikianlah pokok-pokok penting dari model bank. Teori. sehingga disebut sebagai kerajaan maritim. atas keseluruhan penanaman modalnya.cit. dengan diperlengkapi oleh Sultan segala alat perlengkapan untuk keperluan aktifitas pertambangan itu. Loc. Op. “Teuku Ibrahim Alfian: Keterikatan Samudera Pasai. lainnya yang menyangkut perbankan komersial dan bank-bank lainnya yang menyangkut perbankan komersial dan bank-bank sentral. alat tukar sudah terbuat dari logam mulia. di Selat Malaka. sesuai dengan diversifikasi pena-naman modal yang dilakukannya. dengan sejumlah cara-cara yang praktis. 28 Samudera-Pasai secara geografis berada dan menguasai jalur perdagangan yang sangat penting. Loc. hlm.49 di samping kertas-kertas kerja yang disampaikan pada Konperensi Ekonomi Islam di Mekkah. termasuk studi yang cukup lengkap dari Gharib al Gammal. Pelabuhan dan Perdagangan Samudera-Pasai sebagai pendapatan untuk kerajaan bersumber devisa yang mengandalkan dari hasil perdagangan. Bank-bank menurut Najjar adalah lembaga-lembaga yang tdidirikan untuk memajukan tabungan dan melaksana-kan tugas-tugasnya yang berguna di sektor desa. Mannan mengenai ekonomi Islam memuat bab tersendiri mengenai masalah ini.290 Ekonomi Islam: Sejarah. . yang menggalakkan penerimaan zakat dari masyarakat dan menyelenggarakan pelayananpelayanan sosial di daerah sekitarnya. pelayaran dan perkembangan Islam. Bank-bank ini memiliki "Dana Pelayanan Sosial". yakni emas dan bernama dirham. Dan usaha pertambangan itu bermula dari adanya temuan dari seseorang yang berasal dari benua Keling yang datang untuk berniaga ke Samudera-Pasai.Mataram”."23 Pada masa kesultanan Samudera-Pasai di bawah kekuasaan Sultan Malikussaleh. dan sumbangansumbangan pribadi yang mengambil tempat yang penting. Kerajaan Samudera-Pasai memiliki akan kehidupan perekonomiannya dari perdagangan. bahwa di dalam negerinya ada tujuh situs penggalian emas. la ber-anggapan bahwa reorganisasi bankbank tanpa bunga. 28 “Samudera-Pasai-kerajaan”. Saya (Ibrahim Alfian) berharap. 25 Setelah Sultan Malikussaleh menerima laporan dari para pembantunya mengenai adanya potensi sumber daya pertambangan dan kemudian Sultan Malikussaleh mengadakan konfirmasi dengan orang yang berasal dari benua Keling tersebut. Kompas. Setelah adanya aktifitas penggalian yang berhasil ditemukan hanya lima situs (lima medan). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 71 Mannan.. melainkan atas dasar partnership. sesuai dengan persentase yang telah diumum-kan bank sebelumnya. Tanggung jawab atas kerugian modal yang terjadi akibat transaksi antara bank dengan pengusaha menjadi beban bank. 26 Teuku Ibrahim Alfian. seba-gai bagian dari usaha perombakan bentuk ekonomi raja-raja Samudera-Pasai bahwa mereka akan mengelola negaranya dengan berkeadilan. dengan janji akan membayar kembali atas permintaan. 6 Mei 2003.cit. Lebih banyak sumbangan yang diberikan pada awal dasawarsa 70-an. Bank-bank itu merupakan mata rantai lembaga yang didesentralisasi dengan ciri-ciri yang sama dengan bank lokal. yang akan kita bicarakan sekarang. Bank itu secara aktif terlibat dalam berbagai proyek pengembangan tidak atas dasar mudarabah. akan tetapi tidak mempunyai basis agraria. walaupun bank itu tidak mungkin menanggung kerugian. 27 Dari hikayat raja-raja Pasai ini dapatlah diketahui bahwa kemajuan peradaban Samudera-Pasai sudah demikian tinggi. Posisi berbeda diambil oleh Baqir yang di-catat dibawah ini. Penabung sebagai nasabah mudarabah dapat dibebaskan dari risiko rugi. 27 Teuku Ibrahim Alfian. Bank diwajibkan untuk memberikan pinjaman jangka pendek tanpa bunga dalam jumlah terbatas.cit.Dengan pengecualian rancangan Najjar. 57. Janji tersebut dicantumkan dalam keping uang sebagai tanda jaminan.

Huda. Menurut pendapat Ibrahim Alfian. Samudera-Pasai adalah negara maritim di mana perekonomiannya mengandalkan sektor perdagangan dan pelayaran. Samudera-Pasai memang merupakan suatu daerah yang amat penting sebagai penghubung antara pusat-pusat perdagangan di Nusantara.30 Ditinjau dari segi geografis dan sosial ekonomi. Sudan terang bahwa Abu Saud tidak berusaha untuk menye-Udiki secara terperinci.48 dan kegagalannya untuk memperhatikan karya-karya yang lebih sistematis yang diterbitkan dalam dasawarsa 60 dan 70-an. sering dipergunakan berlabuhnya kapal-kapal dagang dan juga sering dipergunakan sebagai tempat penyelundupan barang-barang dari luar Samudera-Pasai. dan bangkit kembali walaupun dalam keadaan terdesak. Pandangan bahwa mudarabah tidak dapat memberi-kan suatu altematif bagi bunga dalam kaitan dengan reorga-nisasi perbankan. menandakan adanya sistem dagang yang ketat dengan peraturan-peraturan yang mengikat. masih tidak terpecahkan.31 Dengan ramaiannya aktifitas perdagangan dan pelayaran pada pelabuhan di Samudera-Pasai. Muslehuddin gagal untuk memberikan altematif lain untuk perbankan tanpa bunga. India. Loc. yang merupakan lembaga besar pertama menurut jenisnya dalam sejarah.. bahwa dalam Kronika Pasai diceritakan kedua kerajaan. Penilaiannya terhadap model bank ini sebagai "Aliran Mawdudi Qureshi". hingga setiap kapal asing yang mengangkut barang dan masuk dalam pelabuhan Samudera-Pasai dikenakan pajak sejumlah 6 persen. Mahmud Abu Saud dengan dasar pemikiran lain.46 Pemecahan yang diajukannya untuk mengatasi bahaya-bahaya tersebut terletak pada zakat. 26. Ensiklopedia Islam……. sehingga membuat armada laut Kerajaan Siam mundur 29 30 Ibrahim Alfian.cit. Akhirnya dalam pertempuran yang sengit itu Panglima perang Siam.. memastikan yang demikian. Karena bank menurut pengertian-nya merupakan usaha komersial. Mahmud Ahmad. Op. 32 Teuku Ibrahim Alfian. Penyelundupan dalam teori ekonomi. para penabung mungldn akan memilih pasaran saham dan membeli andilandil daripada menyimpan uangnya pada bank-bank mudarabah44 Penimbunan harta akan meningkat dan para pejabat moneter akan terpaksa men-cetak semakin lebih banyak uang tunai.. berambisi menguasai dan menduduki kerajaan Samudera-Pasai. hlm.. . bertambah makmur.. 33 Perang Pasai-Siam terjadi dan berlangsung kurang lebih dua bulan lamanya setelah Samudera-Pasai menolak keras permintaan pemberian “upeti” kepada kerajaan Siam. Op.45 Ini dikaitkan dengan permintaan yang meningkat untuk pinjaman bebas bunga dan kemungkinan sewaktu-waktu adanya pelepasan uang tunai yang tertumpuk pada bursa efek dan valuta. yang berada di pantai Aceh Timur yang bernama Kuala Majapahit. Teori. juga dikemukakan oleh Dr. Talak Sejang dengan membawa seratus perahu untuk berlayar ke Samudera-Pasai dengan tujuan meminta upeti terhadap Pasai. Abdullah al Araby. Kronika Pasai…. Suatu contoh yang matang dan lengkap mengenai bank tanpa bunga adalah hasil dari karya-karya yang terbit pada akhir dasawarsa 60-an oleh Dr. hlm. Sehingga membuat kerajaan Siam memerintahkan panglimanya. 32 Betapa majunya perekonomian Samudera-Pasai dengan perdagangan dan pelayarannya.cit.. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 289 Keterkenalan Samudera-Pasai ini terbukti dari peristiwa bersejarah Perang Pasai-Siam. dan akibatnya menjadikan semangat untuk bertempur pasukan perang SamuderaPasai. 25.cit. 33 Ibrahim Alfian. Siddiqi. sama seperti yang dianjurkan oleh Silvio Gessel. yang dengan secara baik bisa diterapkan dengan cara mengadakan pungutan pajak uang yang beredar.. hlm. 31 Ibid. yang dibahas secara singkat di bawah ini.42 la menganggap bahwa "reorganisasi semacam itu akan menjurus bagi tum-buhnya suatu "pasar gelap" dimana bunga akan muncul kembali43 Apabila para pembesar negara benar-benar berhasil secara hukum mengadakan larangan atas bunga. Dalam peperangan tersebut Samudera-Pasai mengalami serangan hebat dan hampir mengalami kekalahan hingga membuat Raja Samudera-Pasai turut serta ke medan pertempuran. Adanya penyelundupan menandakan pajak yang biasanya dikutip oleh syahbandar berusaha untuk dihindari. Dalam pada itu kita memiliki proyek "Kuwaiti Investment House" (Baitui Maal Kuwait) dan beberapa karangan berkala yang disumbangkan oleh Shaibi. Talak Sejang mati terkena panah. Diikuti oleh suatu studi di Mesir dalam tahun 1972 dan pertimbangan-pertimbangan yang dibuat dalam Konperensi Menteri-menteri Keuangan Negara-negara Islam di Karachi tahun 1970. Dengan kemajuan kerajaan Samudera-Pasai sehingga terdapatnya para penyelundupan pada masa itu. Setelah penolakan prinsip-prinsip mudarabah. bukanlah kerajaan primitif karena sistem perdagangannya sudah maju dan kompleks.72 Ekonomi Islam: Sejarah. Baqir al Sadr dan Najjar. Samudera dan Pasai. Op. Cina dan Arab dan memiliki pelabuhan yang cukup baik untuk hal itu. Berkembangnya perdagangan kerajaan Samudera-Pasai membuat pengaruh besar di kawasan selat Malaka yang mengakibatkan kerajaan lain yang berkepentingan di kawasan tersebut. Kronika Pasai…. 25. merupakan bahaya inflasi terpendam yang tetap pada penerapan sistem ini.47 Kita telah meneliti anjuran di atas. semuanya membimbing kita pada penerimaan Piagam Bank Pembangunan Islam dalam tahun 1974.cit. hasil dari suatu model bank yang bekerja atas dasar mudarabah. 29 Samudera dan Pasai. ia mengakhiri uraiannya dengan membolehkan bank memungut "biaya service" bagi pinjaman-pinjaman41 Masalah pokok yang menghubungkan para penabung dengan penanam modal atas dasar yang lain daripada pem-bayaran bunga tetap.

Pandangan ini ditentang dengan mengemukakan kemungkinan peme-riksaan buku mengenai keuangan dan manajemen yang dapat mengatasi hal-hal tersebut. Kronika Pasai…. khususnya di Asia Tenggara. dalam tulisannya di Notulen van Algemmene en Directievergederingen van het Bataviaash Genatschap van Kunsten en Wetenschappen.34 Selain kerajaan Siam.288 Ekonomi Islam: Sejarah. bahwa mudarabah dapat dijadikan dasar dari kredit semacam itu hanya untuk batasbatas tertentu. 36 Ibrahim Alfian.. Kronika Pasai…. Hal ini secara baik telah dijelaskan oleh Taufiq Shawi. telah memerintahkan panglimannya. hlm. ia disamarkan sebagai pengembala ayam. gagasan tentang AFTA (ASEAN Free Trade Zone) ternyata sudah dimulai sejak abad ke-13 hingga pertengahan abad ke-14. Sjahrun-Nuwi adalah bekas ibukota Kerajaan Ayodhya di Siam. Ini tentu tidak menutup pemecahan lain seperti dibahas di bawah ini. bahwa bank Islam tidak mungkin bisa memberikan pembiayaan kepada perusahaan-perusahaan yang sudah menanamkan modalnya sendiri. umumnya me-rupakan suatu hasil dari pendekatannya secara hukum yang sempit mengenai mudarabah dan dari kegagalannya untuk menyadari bahwa konsep perbankan itu sendiri. Trengganu. Untuk melihat bagaimana terbentuknya zona perdagangan melalui jaringan pelabuhan-pelabuhan di sekitar Selat Malaka ini. Malaka. Dalam keterangannya. (1920). Takola. Alasan lain yang menentang kelayakan mudarabah adalah ketakutan akan tindakan curang dari lawan usaha bank yang bisa saja mengecilkan keuntungannya. deel LVIII. 36 Strategi “kuda troya” ini bukanlah strategi pertama dipergunakan. Langkasuka.cit. Zona perdagangan ini menuntut adanya infrastruktur pelabuhan di berbagai tempat. Loc.. 25. dengan membawa empat ribu hulubalang dan seratus buah perahu. dan jalur perdagangan dibuka kembali dan kerajaan Samudera-Pasai menjadi ramai dan makmur kembali. tidak punya dasar dalam hukum fiqh Islam. karena hal itu berlawanan dengan prinsipprinsip mudara-bah39. Pahang. Ibid. tak dapat tiada harus menjalani suatu perubahan pada saat ia diorganisir dengan dasar lain dari bunga. Menurut P. Ibrahim Alfian menyebutkan strategi yang dilancarkan Awi Dicu. merupakan satu kesatuan zona perdagangan yang eksklusif. Ketika peti itu dibuka di depan raja. Sejarah Melayu menuliskan bahwa Sjahru’n-Nuwi 35 (tidak disebutkan dari kerajaan mana). dari keempat mazhab hukum fiqh Islam. la bertumpu pada pengeluaran saham biasa untuk pembiayaan jangka panjang dan penggunaan dana reksa untuk pembiayaan jangka pendek. hlm. Pada artinya. terlebih dahulu kita harus memahami bagaimana perkembangan kebudayaan awal (the isthmian age) di tanah Melayu. Maka Samudera-Pasai. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 73 ini menganut pengertian yang salah tentang mudarabah sebagai penyer-taan dalam keuntungan maupun dalam kerugian oleh peserta usaha. Dikemukakan juga bahwa perusahaan yang tidak mampu melaporkan keuntungan yang layak akan kehilangan kesempatan untuk mendapat bantuan bank lebih lanjut. khususnya dalam jejaring pelabuhan di tanah Melayu. Kertas kerja Abdul Hadi Ghanameh dalam tahun 1968 tentang soal perbankan tanpa bunga (392) mengambil jalan yang berbeda dari apa yang menjadi pemikiran lanjut yang telah dikembangkan mengenai permasalahan ini. kembali ke negerinya. Kedah. sebagaimana yang pernah dilakukan oleh Bangsa Romawi ketika menaklukkan bangsa-bangsa jajahannya. Pemyataan Muslehuddin. Raja Samudera-Pasai akhirnya dibawa ke negeri Sjahrun’nNuwi. Sayang sekali buku yang lengkap yang dijanjikan oleh Ghanameh dalam karyanya itu tidak bisa kita peroleh untuk memungkinkan mengadakan perbandingan terperinci antara rancangannya dan rancangan lain. dan oleh raja. diakui oleh hampir setiap penults mengenai masalah ini. sebagaimana dikutip oleh Ibrahim Alfian. Ternyata strategi ini sudah juga dilakukan oleh para ahli-ahli politik dan militer Samudera-Pasai. dan menyampingkan bukti-bukti yang diajukan yang men-dukung kebalikan dari pendapat tersebut. kalau kita lihat dari ekonomi politik zaman sekarang. Awi Dicu melancarkan siasat tipu muslihat “kuda troya” yang dengan mudah berhasil menangkap Raja Samudera-Pasai untuk dibawa ke negerinya. keluarlah empat hulubalang itu dan menangkap raja. 25. Loc. yang rupanya se-karang sudah disetujui secara umum. Samudera-Pasai memperoleh akan kemenangan. yang di mana Awi Dicu pura-pura berniaga ke Samudera-Pasai dan menyerahkan peti berisi bingkisan yang di dalamnya berisi empat hulubalang yang kuat dan hebat. Suatu dana reksa adalah sebuah perusahaan investasi yang membeli andil penyertaan dari lain perusahaan industri dan perdagangan. ada kerajaan lain yang mendengar bahwa perdagangan Samudera-Pasai maju dan makmur. Johor.cit. Pelabuhan di Samudera-Pasai adalah bagian dari jaringan dagang yang melalui berbagai pelabuhan-pelabuhan lainnya di dunia. Teori. Pelabuhan di Asia Tenggara. Penolakan Muslehuddin36 mengenai mudarabah sebagai landasan dari perbankan bebas bunga. hlm 264. suatu cara yang dapat mencegah praktek-praktek curang sedemikian40 Mengenai penyediaan kredit jangka pendek dalam suatu sistem tanpa bunga. 35 34 .37 Salah satu dari perubah-an tersebut adalah suatu peningkatan dari penanaman modal yang sesungguhnya?8 Pada hakekatnya sebuah bank tanpa bunga tidak dapat berfungsi sebagai bank komersial yang murni. de Roo de la Faille. Selangor. Singapura dan lain-lain tempat. dengan demikian para pengawal tak bisa berbuat apa-apa. dan mengancam akan membunuhnya apabila pengawalpengawal raja menyerang mereka. Kelantan. Awi Dicu untuk mengadakan invasi terhadap Pasai dan menangkap Raja Samudera-Pasai..

simpanan deposito diterima dari umum atas dasar penyertaan. Walau pun merupakan buku kecil dari 21 halaman. Takola. dan membahas secara terpisah bank deposito dan bank dengan nasabah-nasabah pengusaha. Naiem Siddiqi lebih cermat. dapat disaksikan beberapa pusat bandar seperti Kedah. Buku itu juga membicarakan Bank Pengembangan Industri. skema yang dibuatnya ikut salah. karangan Muhammad Uzair berjudul "An Outline of Interestless Banking". muncul beberapa tempat tinggal di pinggir pantai dan muara-muara sungai dari bagian utara Segenting Kra hingga Kedah di bagian selatan. la berisi inti dari semua usul di masa depan dari subjek ini mengenai bank-bank deposito dan bank-bank dengan nasabah pengusaha atas dasar mudarabah. memiliki kedudukan terkemuka sebagai terbitan pertama yang secara khusus ditulis mengenai masalah ini oleh seorang ahli ekonomi profesional. Langkasuka dan Tun-sun. Referensi Qureshi mengenai perbankan tanpa bunga adalah singkat dan berdasarkan suatu pengertian yang salah tentang mudarabah. keuntungan dibagi atas dasar keikutsertaan ini. demikian juga "amanat" di-bayarkan pula atas permintaan. 1. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 287 Menjelang zaman perkembangan kebudayaan awal atau The Isthmian Age. Pada awal abad masehi. la menganjurkan bagian yang lebih besar dari keuntungan untuk deposito berjangka panjang. Dana deposito berupa pinjaman dimanfaatkan oleh bank untuk membantu pem-biayaan para pengusaha. Temasik. mengenai hubungan keuangan intemasional. Ini berlaku karena keadaan geografisnya yang bergunung-gunung serta kawasan berlembah yang berupaya menghalangi kerajaan tersebut meluaskan kawasan takluknya. suatu fasilitas terhadap apa yang mereka wajibkan untuk mem-berikan pinjaman jangka pendek tanpa bunga dari dana yang sama. The Golden Khersonese menamakan zaman ini sebagai The Age of City States. jika dibandingkan dengan berjangka pendek. bahwa tidak akan ada penciptaan kredit. Mawdudi telah menyatakan dengan tegas peno-lakannya atas pemungutan dan penyaluran dana zakat oleh bank Islam. bandar-bandar ini tidak melalui proses pembangunan perbandaran yang berkesinam-bungan dan tidak meletakkan dasar bagi kelahiran sistem pembandaran pada zaman yang seterusnya. Tiga karya awal mengenai sistem ekonomi Islam didalam bahasa Urdhu oleh Hifzur Rahman. 37 Paul Wheatley dalam bukunya. Teori. Tidak jelas benar. jelas bahwa muncul beberapa unit bandar yang bersinggungan dengan kawasan pedalaman yang tidak bergantung kepada bandar. Buku tersebut tidak membahas soal bank-bank sentral dan mengambil suatu pendirian tidak realistis. Pada tahap-tahap selanjutnya. Terlepas dari keasliannya. Perkembangan ini telah menyebabkan muncul beberapa bandar dan pelabuhan di kedua belah semananjung Tanah Melayu dan juga Temasek. 1978. Dalam suatu studi kemudian Uzair menganjurkan terpusatnya manajemen semua transaksi luar negeri pada bank-bank negara saja. Klang. Menurut Wheatley. Pada skema dari Mawdudi. yang dirumuskannya secara tepat. yang dibayar kembali bila diminta. Dalam konteks ini. 38 Ibid. Naiem Siddiqi dan Mahmud Ahmad pada akhir tahun empat puluh-an. Deposito juga diterima sebagai "pinjaman". Pelabuhan-pelabuhan di Kuala sungai di pantai timur ataupun pelabuhan pinggir laut di sepanjang Selat Malaka memberikan gambaran tentang proses urbanisasi di Alam Melayu sebelum kedatangan pengaruh kolonial dan imigran. Mahmud Ahmad mendasarkan skemanya atas "penyertaan". Karya Ahmad Irshad juga khusus membahas subjek ini. perusahaan-perusahaan ba-ngunan dan pinjaman konsumtif. Inilah yang menyebabkan muncul kerajaan di rantau Segenting Kra pada zaman Isthmian Age. diikuti dengan uraian yang lebih cermat oleh Mawdudi dalam tahun 1950. Walau bagaimanapun. Gilani Yousufuddin tidak menyebut masalah ini. Antara lain akan kedudukan geografi Semenanjung Tanah Melayu di tengah-tengah lalu lintas perdagangan antara timur dan barat yang menyebabkan ia menjadi tempat persinggahan bagi para pedagang. di Asia Tenggara beralih ke selatan khususnya dengan kemunculan Dinasti Sailendra. Sriwijaya (Palembang sekarang) dan diikuti oleh kerajaan Majapahit. Kerajaan Funan dan diikuti oleh Kerajaan Khmer terlibat dalam kegiatan perdagangan. la berisi suatu pembahasan yang baik.38 Terdapat beberapa faktor yang mendorong kemunculan kerajaan di alam Melayu. Perkembangan ini telah menyebabkan lalu lintas darat yang telah dirintis antara Segenting Kra hilang kepentingannya. walaupun singkat. Kami tidak mengetahui adanya karya mengenai masalah ini yang ditulis dalam bahasa Arab pada dasawarsa 40-an. Lihat Lim Heng Kow. apakah dia membeda-kan mudarabah dari syirkah. walaupun terdapat asas bagi kelahiran persekutuan kerajaan tetapi terdapat laporan yang menunjukkan kewujudan sebuah kerajaan yang kuat hingga berjaya menguasai seluruh rantau Segenting Kra di bawah pemerintahannya. Skema .74 Ekonomi Islam: Sejarah. karena salah mengartikan muda-rabah. Perbankan Tanpa Bunga Referensi paling awal mengenai reorganisasi perbankan atas dasar bagi keuntungan sebagai ganti dari bunga dapat ditemuai dalam karya Qureshi. dan berisi anjuran-anjuran yang berguna untuk penciptaan dana cadangan agar dapat menyerap kerugian-kerugian. atas dasar mudarabah. Kalah. Sebaliknya lalu lintas Selat Malaka menjadi bertambah penting. hlm. Malaka. Setelah kejatuhan kerajaan Funan. 37 Zaman ini menyaksikan kelahiran beberapa kerajaan seperti Kedah. Para pedagang dari India dan Arab berminat untuk menggunakan jalan darat meuju Segenting Kra dan itu dipandang lebih efektif dan ekonomis daripada menggunakan lalu lintas laut di Selat Malaka. Kuala Trengganu dan Johor yang merupakan bandar-bandar utama kerajaan.

kemudian Malaka berjaya dan muncul sebagai pelabuhan entrepot yang kaya. Sejak itu bebapa perbankan Islam sudah mendapat lisensi seperti Commerce TIJARI Bank Berhad. menyampaikan sentilan yang tidak terlalu keras: "Dalam dekade ini. yang merupakan akibat dari serangan tentara Chola pada tahun 1025. memiliki pandangan yang sama. banyak program sudah dibuat dan haknya untuk intens serta fokus oleh Bank Negara untuk mengembangkan Malaysia pada cabang perbankan Islam yang lebih signifikan. Takola dan Sabana ialah pelabuhan manakal Kole dan Palada merupakan bandar. Bank Muamalat Malaysia Berhad. pelabuhan di Malaka bukan saja merupakan pelabuhan entrepot terbesar di Asia Tenggara bahkan yang terbesar di dunia. gubernur Bank Negara. gambaran tentangnya diperbincangkan secara umum. Pedagang-pedagang kaya mendirikan rumah mereka di luar tembok tersebut walaupun mereka mempunyai pejabat perniagaan di dalam 39 Ibid. Sabana. . Hari ini. Tan Sri Dr Zeti Akhtar Aziz.000 orang termasuk pedagang asing." Ptolemy menyebut tentang Takola. Langkasuka dan Ko Lo. telah muncul persinggahanpersinggahan di Kelantan. Trengganu. Dalam tahun yang sama Bank Islam Malaysia Berhad menjadi bank yang mengajarkan konsep Islam secara penuh. model Malaysia sudah membuktikan dua hal menghindari risiko spekulasi sebaliknya menciptakan profit untuk nasabah dan disukai investor. Bank Islam kedua. Sumber-sumber tertulis yang menyebut politisipolitisi awal seperti. Kedah ialah negeri yang tertua di Tanah Melayu. 10 tahun kemudian seluruh bank konvensional menawarkan pembiayaan Islam terpisah dari counter bank konvensional sekaligus dan saat itu pemisahan Islamic Clearing House dan Islamic Inter Bank Market (pasar uang dan transaksi antar bank) di Malaysia sudah dimulai. Cina dan juga dari Alam Melayu. sedikit kutipan unik dari perundang-undangan dan kemungkinan pertamakali tercapai dari kesepakatan parlemen untuk menciptakan perbankan Islam. Johor. Arab dan India memainkan peranan yang aktif dalam perdagangan di Kedah. Kedah berkembang sebagai pelabuhan entrepot yang amat penting.286 Ekonomi Islam: Sejarah. Teori. Dari abad ke-7 hingga ke-11. Paul. produk memuaskan.39 Pada masa permulaan berdirinya. Berdasarkan kepada sumber-sumber arkeologi dan dokumen-dokumen dari Cina. Bahwa antara abad ke-7 dan ke-13. dan kemudian muncul sebagai pelabuhan entrepot utama di Nusantara. Pelabuhan Kedah merupakan yang terbesar di Semenanjung sebelum kemunculan Malaka. Istana raja terletak di atas bukit St. India dan Arab. sistem keuangan Islam memiliki pengalaman untuk tumbuh luar biasa dan menuju transformasi. akan membuat fondasi lebih kokoh. Hari ini pasar perbankan Islam dengan cepat membesar. Kesepakatan perbankan Islam sudah ada 1983. kegemilangan Kedah sebagai pusat perdagangan berakhir pada akhir abad ke-11. Sekarang. Pan Pan. mulai beroperasi 1999. "Baru saja dalam tahun-tahun ini.. Pada 1997 Dewan Penasihat Ekonomi Syariah Nasional Malaysia dibentuk. Dalam Konferensi Internasional Bank Islam kedua yang diadakan Februari lalu. Chu Li. Parsi. dia mengatakan meskipun sejarah perbankan Islam lebih singkat tetapi sudah berkembang dan melayani kebutuhan ekonomi lebih baik. Walau bagaimanapun. Pada akhir abad ke-15. Perkembangan kerajaan dan pelabuhan entrepot di Kedah di dorong oleh pertumbuhan dan pesatnya perdagangan antara bangsa. Pedagang-pedagang dari Cina. Selangor dan Kedah. servis. Sumber-sumber Cina menyatakan bahawa ia merupakan tempat persinggahan yang penting antara Cina. Dan 20 tahun dari sekarang. melayani seluruh tingkatan dari konsumer dan bisnis yang meluas di antara umat Islam dunia. Kebangkitan Malaka pada abad ke-15. India. Malaka hanya merupakan sebuah perkampungan nelayan kecil." Allen Tan. India. Malaysia sudah menjadi negara terbesar yang mengembangkan sistem keuangan bebas bunga di dunia. yaitu Tun sun. Sebuah tembok telah didirikan meliputi seluruh bandar di kaki bukit. maka Wheatley berpendapat “Bahwa pelabuhan di selatan Kedah sudah ada sejak abad abad ke-5 atau ke-6”. Tambahnya Bank Negara Malaysia juga membuka tiga cabang di luar negeri untuk memimpin bisnis bank Islam di dunia. Singapura. hlm. pemerintah setempat menunjukan komitmen untuk tidak ragu mengembangkan dengan semangat dan keuletan dalam sistem keuangan Malaysia. Pahang. Sementara itu orang laut juga mendirikan tempat-tempat tinggal di tepi laut. istana desa yang didirikan di tengah-tengah dusun dan sawah di lembah Bertam. melayani Muslim dan non Muslim. Memperhatikan maklumat tentang bandar Malaka. dan Arab. mendemonstrasikan sebagai sistem yang sangat kompetitif dari intermediasi keuangan. Penduduk di Malaka pada masa itu diperkirakan 40. Ia menjadi tumpuan pedagang dari Arab. Orang-orang Melayu terutamanya golongan imigran mendirikan kediaman di kaki bukit St. Pemerintah menciptakan Labuan Internasional Offshore Financial Center yang sekarang sebenarnya Islamic Wall Street. Setelah mendapat perlindungan dari Cina. keuangan Islam merepresentasikan multi jutaan dolar industri dengan tingkatan yang sudah sangat komprehensif dari produk. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 75 yang ingin naik haji. Melalui interview via telefon. Sepanjang tahun. THB Islamic Bank Berhad. Paul dan berdekatan dengan muara Sungai Malaka. Meletakkan dasar yang kukuh bagi kelahiran kekuasaan politik di Semenanjung yang berjaya. Kole dan Palada yan muncul pada abad ke-2. Hong Leong Islamic Bank Berhad. penasihat senior Citibank Berhad. 9. Chu tu Kun.

Malaysia membuka jalan dengan mengenalkan Lembaga Tabung Haji (LTH. pada umumnya jenis komoditi beras dan komoditi dari Samudera-Pasai adalah lada. 87. Tamadun Dunia. Dia mengatakan. Bandingkan dengan bank konvensional. Mereka meminjam uang untuk properti sebagai sewa. Dan komoditi yang diperdagangkan antara Samudera-Pasai dengan Jawa. namun prinsip dan filosofinya sudah mengemuka pada Al Quran lebih dari 1400 tahun lalu. Penetapan itu berdasarkan atau tergantung dari kapal atau jung. “Mencari Jejak Kejayaan Kerajaan Samudera Pasai”. "Setiap orang mempercayai ini. tahun?). Dato'nik Ezar Nik Bolia.P. 32. praktisi hukum yang menulis buku Legal Aspect of the Malaysian Financial Sytem. (Jakarta: Bhatara.76 Ekonomi Islam: Sejarah. kumpulan modal untuk bank Islam relatif lebih kecil dengan banyak area sekaligus potensial untuk tumbuh di sini. yang juga anggota Bank Sentral Malaysia di Komisi Reformasi Hukum Bank dan Keuangan Islam menambahkan.. Ada Sunni dan Shi'a di bawahnya. (Nendelyn/Lichtenstein: Kraus Reprint Limited. Ato' Dr Nik. tetapi konsep dan mengajar di sekolah biara bermanfaat [dan] saya kira ini harus lebih berusaha keras untuk menciptakan perhatian lebih tentang bank Islam kepada non Muslim. Groeneveldt . Teori.43 Pertukaran komoditi yang terjadi antara Samudera-Pasai dengan Jawa.49-50. akan tetapi ada juga transaksi perdagangan itu bersifat tukar komodoti (barter). Historical Notes On Indonesia & Malaysia Compiled From Chinese Sources. tahun?). Banyak orang Islam sekolah di situ tetapi itu tidak membuat mereka terpinggirkan sebagai Muslim. direktur eksekutif Prime Utilites Berhad Malaysia. pembayaran berhenti. gubernur bank sentral Malaysia dengan membuat cabang Bank Islam Malaysia. Alat transportasi yang dimiliki oleh Pasai hanya berupa lanchera (kapal kecil) yang diperkirakan hanya ada empat buah itupun didatangkan dari Malaka. 42 Doty Damayanti. SamuderaPasai juga sebagai pusat perdagangan internasional. Lihat juga Rammani Karupiah. "Konsep sangat penting untuk kita mengerti. Perlakuan istimewa terhadap para pedagang Jawa oleh Samudera-Pasai." kata Dato' Dr Nik Norzrul Thani. sebelumnya senior treasury di Hong Leong Bank. Hubungan perdagangan dengan pulau Jawa sudah terjalin sejak dahulu. dimungkinkan bahwa Jawa pada masa itu belum memiliki mata uang. lalu Mudhaib adalah variasi opini dari banyak aspek hukum. "Maksud saya ambil beberapa contoh untuk sekolah biara. sebagaimana yang dipraktikkan sistem bank barat yang mengimingi bunga). juga melarang Islam menerima bunga (riba.41 Ekspor dan Impor Selain sebagai pusat perkembangan Islam di Nusantara. 44 Walaupun Samudera-Pasai memiliki kelebihan dalam bidang perdagangan yaitu sebagai bandar perdagangan yang cukup ramai tetapi Samudera-Pasai tidak memiliki satupun alat transportasi besar yang pada kala itu disebut kapal atau jung. 145. Memang tidak sesimpel yang diungkapkan. hlm. 40 Selain itu. bandar Malaka juga mempunyai pusat jual beli utama dan gudang-gudang untuk pedagang-pedagang asing. Ini sesuatu yang saya tekankankan sebab ada banyak perbedaan tentang ini. 41 40 dari industri-industri itu. 45 Armando Cortesao. Malaysia Pilfrim Fund Board) pada 1963 dengan membentuk dasar sektor Islam yang lebih modern. 43 Satu bahar sama dengan 350 kati. Barang-barang impor dari Barat dikenakan pajak sebesar 6%.. LTH merupakan tempat menabung orang Islam . 311. Kebingungan tentang bank Islam tidak menjadi kejutan bagi Cherrie Chin. non Muslim pun akan menggunakan konsep dan produk perbankan Islam. Dia juga asisten pengarang dalam Law and Practice of Islamic Banking and Finance. Ada dua aliran pemikiran dalam Islam. 15 November 2003.42 Besarnya pajak yang ditetapkan Kesultanan Samudera-Pasai adalah sebesar 1 maze atau 16 tael uang Malaka terhadap setiap bahar barang yang diekspor. 1960). Dalam waktu dekat memenuhi kebutuhan orang Islam dengan konsep yang berubah dan lebih banyak lagi. Sivachandralingam Sundara Raja Ayadurai Letchumanan. 1967). (Selangor: Fajar Bakti. juga tampak dengan adanya pembebasan pembayaran cukai. persetujuan untuk mengambil alih kepemilihan di akhir perjanjian biasanya ditulis dalam kontrak 30 tahun. Malahan dari sistem gadai tradisional dalam Islam esensinya didasarkan kepercayaan pada nasabah untuk membeli satu properti. mengatakan ada empat perbedaan pemikiran dalam Islam yang bisa diinterpretasikan dalam hukum syariah. The Suma Oriental of Tome Pires."Perbankan Islam tumbuh dengan trennya dan pasti lebih baik dari yang diharapkan Tan Sri Dr Zeti Akhtar Aziz. tidak karena didasarkan agama semata. Bank mendapatkan keuntungan dari menyewakan properti. dan transaksi perdagangannya telah menggunakan dirham sebagai alat tukar. Samudera-Pasai tidak dapat memproduksi jung ataupun lanchera karena tidak tersedianya bahan baku utamanya yaitu kayu jati di daerah ini. (Selangor: Pustaka Sarjana.45 Ibid." Sejarah bank Islam Bank Islam muncul dalam sistem keuangan internasional sekitar 1970. Paper 940/1. sistem ini disebut Ijara dalam Islam. Kompas. bahkan kedudukan para pedagang dari Jawa mendapat posisi yang istimewa dalam hubungan dagang dengan Samudera-Pasai. hlm. Jika rumah dijual kemudian. misalnya. Ibid. W. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 285 bandar." Konsep perbankan Islam sudah didefinisikan berubah dan tidak hanya sebagai perencana keuangan untuk orang Islam. Budak dijual dengan harga lima maze emas. Sejarah Tamadun Dunia. antara beras dengan lada. hlm. hlm. melainkan dengan cukup memberi hadiah saja kepada sultan. Makanan tidak dikenakan pajak. Kerajaan Malaka pada awal perkembangannya mengimpor budak dari Samudera-Pasai. hlm. 44 Doty Damayanti. konsumen membayar sesuai komitmen berdasarkan kepercayaan.

49 Manuel Godinho de Eradia. Kecenderung-an ini mencapai puncaknya pada anjuran yang dibuat oleh Komisi Ekonomi Jama'at-i-Islami Pakistan. Mills. Jalur sutra (silk road) adalah jalur perdagangan dan migrasi bangsabangsa dalam jumlah yang besar dengan menggunakan pilar Islam sebagai identitas kulturalnya.35 Perbankan Islam telah menjadi perhatian dunia internasional dengan sistem yang fair sebagai kebutuhan alternatif sistem keuangan bagi penduduk Muslim. 47 Masyarakat Samudera-Pasai juga memproduksi benzoin dan kamphon untuk kebutuhan para pedagang Arab. 26.000 sampai 10. termasuk perubahan dalam sistem kebijakan pemerintahan. 87. Muhammad Uzair menyalahkan fluk-tuasi yang luas dalam penyediaan uang dan penciptaan kredit untuk lingkungan perdagangan. Seikh juga beranggapan bahwa kekuasaan bank untuk menciptakan uang dan memperluas jaringan kredit. Samudera-Pasai berkembang menjadi pusat perdagangan internasional. Uka Tjandrasasmita. dalam: Hasan Muarif Ambary dan Bachtiar Ali (ed. mempelajari perubahan dunia Islam dan pertumbuhan sistem keuangan dengan konklusi Malaysia memimpin pasar sebagai salah satu keselarasan yang pas di Asia. adalah produk yang digemari oleh hampir semua bangsa. Demikian juga pendapat Assal dan Fathi.Cit. Retrospeksi dan Refleksi Budaya Nusantara. sejak itu kemudian lebih banyak dosen melakukan penelitian. Dan diperkirakan bahwa kerajaan Samudera-Pasai telah melakukan pengeksporan hasil bumi rempah-rempah berupa lada sekitar 8. riset ini penting sebagai awal menjadi penguasa di seluruh dunia. hal mana hendaknya hanya meriipakan hak istemewa dari negara. kebutuhan pangan (beras) tidak dapat dipenuhi oleh penduduk Samudera-Pasai." International Journal of Islamic Financial Services Vol. “The Evolution of Trading States in Southeast Asia before 17 th Century”. Ketika Malaysia menelurkan groundwork (sistem dasar) dalam sektor finansial kelihatannya banyak didukung orang non muslim sebagai penggerak pertumbuhan. Emas dan barus merupakan produk yang digemari oleh penduduk di berbagai negeri di Afrika dan Eropa. kelihatan memiliki kesadaran walau masih minim tentang itu.49 Pada zaman pemerintahan Sultan Malikul Dhahir. Dalam pengaturan beras impor dari Jawa Timur (Majapahit) agar kebutuhan pangan rakyatnya terpenuhi. barang-barang yang diimpor adalah sutera berwarna . 2 No. barang-barang tembikar.284 Ekonomi Islam: Sejarah. 1988). masingmasing berat enam tael. besi. 48 Eleanor Selling. 47 46 . JMBRAS VIII (1930) 1. anggur. Teori. Pelabuhan Samudera-Pasai bukan hanya diramaikan Doty Damayanti. Dalam laporan di AS tentang publikasi bisnis yang dibuat Global Finance 2004. Persia dan Cina. hanya 27. berhubungan dengan penanaman lada yang cukup luas karena dilihat dari nilai ekspornya setiap tahunnya. 4 41 Tercatat dalam sejarah selama abad 13 sampai ke 16.D. berhubungan dengan kebutuhan beras sangat dibutuhkan rakyatnya maka untuk memastikan terpenuhinya cadangan bahan makanan tersebut. Sementara sutra. kasino. 1981). Loc. melaporlan 70 persen dari orang Malaysia memilih perbankan Islam adalah pemeluk non muslim. institute penelitian nasional. Selain bahan makanan. pornografi judi dan cabang Hamid & Nordin. Majalah Malaysia Tatler melakukan investigasi bagaima dual banking terjadi di negara tetangga itu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 77 Dalam membahas perbankan moderen. "A Study on Islamic Banking Education and Strategy for the New Millenium-Malaysia Experience. “Peraan Samudera-Pasai dalam Perkembangan Islam di beberapa Daerah Asia Tenggara”. (Columbia: Columbia University. Samudera-Pasai dikenal sebagai pelabuhan yang tersibuk (ramai). pada saat itu. Kesultanan Samudera-Pasai memberikan kebijakan ekonomi pada saat itu. tembaga. tidak hanya secara ekonomi sebagai produk yang mempunyai nilai jual yang tinggi dan permintaan besar yang terus meningkat di Asia. dengan persentase yang sama aset perbankan Islam menjadi umum sebagai bank tradisional dalam menawarkan produk. barus dan emas adalah komoditas penting dalam perdagangan dunia. Ekspor Samudera-Pasai ke berbagai negara dan kerajaan di berbagai belahan dunia telah menempatkan Samudera-Pasai sebagai jalur perdagangan yang sangat penting. hlm.48 Demikian juga beras. 46 Harga per-bahar lada sekitar 20 potong perak. beberapa penults menyerang lembaga kredit dan pembentukannya oleh bank-bank komersial. merupa-kan penyebab dari penyakit-penyakit keuangan. Selain lada Samudera-Pasai mengekspor sutera dan benzoin. Kahf juga ingin mencabut hak bank-bank sektor swasta untuk menciptakan kredit. maka kerajaan SamuderaPasai terpaksa mengimpor beras dari Majapahit (Jawa Timur). IMF yang mengurus soal ini menunjukkan dalam studi awalnya tentang perbankan Islam 1987.). Lalu apa yang membuat perbedaan mendasar perbankan Islam dengan konvensional? Simpel saja. hlm. Kesultanan Pasai membebaskan pajak masuk atas berasberas impor tersebut. Thesis Ph. baik secara kultural maupun militer. Studi di Malaysia 1994 menyatakan penduduk yang tahu bank Islam mendekati 100 persen. Sekarang sangat menarik karena persentase non muslim lebih besar di dalamnya. Terjemahan dan diberi catatan oleh JV. meskipun nasabah Muslim dan non Muslim bertambah. selain dari perdagangan jalur ini pun dipakai sebagai jalur untuk menyebarkan agama Islam. 41 Sekarang setelah 12 tahun kemudian. Jalur perdagangan sutra ini kemudian menjadi jalur yang sangat penting. 16. “Description of Malacca and Meridional India and Cathay”. NIRA. Naseer A. (Jakarta: Taman Iskandar Muda. Issa Abdouh juga beranggapan bahwa penciptaan kredit oleh bank-bank merugikan kepentingan rakyat yang berpeng-hasilan kecil. hlm. Studi cemerlang dari Mawdudi merupakan contoh dari kasus itu. Sutra.3 persen saja yang bisa membedakannya dengan bank konvensional. supaya hak untuk menciptakan kredit dicabut dari bank-bank komersial.000 bahar setiap tahunnya. satu-satunya pencipta uang. ajaran hukum Islam atau syariah melarang investasi dalam minuman keras. dan kain yang berasal dari Cina.

Yang menarik perhatian khusus dalam konteks uang dalam ekonomi Islam adalah sumbangan yang diberikan oleh Mabid al Jarhi. 1981). (Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve. Karena Aceh Darussalam bersifat kerajaan. apa lagi diterima. yakni fungsinya sebagai penyimpanan nilai. perubahan politik Dalam Negeri tidaklah berpengaruh. Terjalinnya hubungan diplomatic antara Aceh Darussalam dengan beberapa Negara di dunia. hlm. dan mempersatukan dua kerajaan kecil. juga yang paling menonjol adalah hubungan perekonomian. Hingga menjadi sebuah Konfederasi Kerajaan Aceh 51 Darussalam.). dan Eropa. Orang cenderung untuk setuju dengan Kahf. akan tetapi juga diramaikan oleh pedagang-pedagang dari Asia. 1-5. Metode ini yang dilaksanakan bersamaan dengan dihapuskannya bunga uang. yang disebut juga Kuta Raja. “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”. menyusul pada tahun 1524. Khususnya dengan Sultan Salim II yang memerintah Kekhalifahan Turki Utsmaniah. Switzerland dalam tahun 1922.cit. Parsi. Suatu "pemecahan menurut Islam" dari krisis moneter internasional sekarang ini. 51 50 . Ia mendirikan Kesultanan Aceh dengan tujuan untuk melanjutkan dan mengganti beberapa kerajaan Islam sebelumnya. Turki. 54 Ensiklopedi Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 283 oleh para pedagang dari kerajaan-kerajaan yang ada di Nusantara.). Tamiang. Cina. dan mengandung ketidakadilan karena tidak memperhitungkan perpindahan tangan selama suatu jangka waktu dan penumpukan seluruh beban uang yang dicap tersebut kepada pemegang terakhir. terletak pada pelarangan bunga. Segera hal itu berkembang dalam bentuk penjelajahan yang mengandung harapan besar untuk memberikan manu-sia moderen suatu lembaga yang baru dan tepat dalam bentuk perbankan tanpa bunga.cit. yang mengusulkan pendapatan suatu sarana persetujuan alat penukaran oleh negara dan penyediaannya bebas dari biaya (bunga) kepada umum. Mahkota Alam dan Darul Kamal. di masa awal daerah kekuasaanya hanya meliputi Aceh Besar dan Daya. untuk mendapatkan dukungan di dalam kepusta-kaan33.A. Sebagai tindakan yang praktis Abu Saud menyetujui ide uang yang pakai cap32 yang dianjurkan oleh Gessel dan telah dicoba untuk waktu yang singkat di kotapraja Woergi.. spekulasi. penimbunan emas dan penghentian dari bursa valuta dimana bank sentral merupakan satu-satunya penjual valuta asing. Abu Saud tidak berhenti sampai disitu saja. antara lain: India. sebegitu jauh. 232-236. Perbankan Evaluasi menurut Islam mengenai perbankan moderen berpusat sekitar keburukan lembaga bersistem bunga. 52 Lihat Siti Hawa Saleh. Oleh karena itu kehidupan perekonomian terus berlangsung hingga Aceh sampai pada kejayaan dan kemakmuran pada masa Sultan Iskandar Muda. serta menghentikan semua pendapatan dari peminjam berbunga yang lahir dari menganggurnya uang tersebut". Perlak. tetapi penulis hanya ingin mengungkapkan Bustanus Salatin yang menyebutkan Sultan Mughayat Syah sebagai raja atau Sultan Aceh yang pertama.54 sebagai jalan keluar untuk menga-tasi kesulitan itu dalam sistem Islam. kecuali bila dilengkapi dengan pembahasan terperinci dari mereka yang pro dan kontra.52 Kerajaan Aceh Raya Darussalam telah membuka kedutaannya di luar negeri. 1992). "Adalah perlu untuk menge-luarkan suatu jenis uang baru yang dikenakan pajak. Op. kekhalifahan itu telah mengirim 400 orang ahli pembuat meriam ke Aceh yang ditempatkan di Kampung Pande Aceh Besar. Bustanus as-Salatin. (ed. 1994).78 Ekonomi Islam: Sejarah. 231-232. 53 Pasang surut kondisi politik Aceh Darussalam masih dapat dikendalikan dengan normal. Ia mempeluas wilayah kekuasaanya sampai ke Pidie pada tahun 1521. lain dari zakat. selain karena factor politik dan pertahanan. Penggunaan emas secara pribadi bisa dilarang sedang semua hasil tambang emas hendaklah mengalir langsung kepada lembaga-lembaga keuangan. akan meningkatkan pendapatan riil. Kahf berpendapat bahwa secara umum penulis-penulis Muslim tidak memperhatikan penggunaan uang secara sementara. Perombakan secara besar-besaran semacam itu tidak bisa dipertimbangkan. Akram telah membahas uang dalam konteks intemasional. dan Lamuri. Aru. Kerajaan Aceh didirikan oleh Sultan Mughayat Syah. ketika ia mengatakan bahwa usul Abu Saud membedakan antara asset uang dan bukan uang. (Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka. kemudian Malaka yang jatuh ke tangan Portugis pada tahun 1511.A. hlm. yang mana Akram gagal untuk mengemukakannya. Fadhlullah Jamil M. Loc. untuk menghalang-halangi penumpukan harta dan menjamin sirkulasi terus menerus. “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”.50 Pelaksanaan Ekonomi Masa Kerajaan Aceh Darussalam Kerajaan Aceh berdiri tahun 1514. (ed. Pasai. seperti Pasai. Terbentuknya Kerajaan Aceh Darussalam dihadapkan dengan beberapa versi. Teori. Afrika. dan Tiongkok. Ide tersebut telah gagal. dalam Ali Hasjmi. pusat pemerintahan adalah Banda Aceh Darussalam. Di mana perekonomian yang terbangun di Aceh Darussalam ialah perdagangan.34. yang merupakan kurnia dan bukan malapetaka. Doty Damayanti. (Bandung: Al-Maarif. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. 53 Fadhlullah Jamil M.

Baqir al Sadr. 58 Lihat Snouck Hurgronje. Sampai sejauh itu tidak ada perbedaan. (Jakarta: Yayasan Soko Guru. Di masanya. dan penghapusan bunga melemahkan keinginan orang untuk mendapatkan keuntungan terjamin dengan penggunaan uang mengganggur tersebut. Iskandar Muda memegang kendali terhadap produksi beras. Sedang-kan asuransi komersial dibolehkan untuk beroperasi di daerah-daerah dimana harus diutamakan pembaharuan dan pengambilan inisiatif. Kerajaan Aceh Darussalam mengekspor beras keluar wilayah. 75 ton. diantaranya kapal selebar 30 meter dengan awal 600-800 orang yang dilengkapi tiga meriam. (Jakarta: Balai Pustaka. Iskandar Muda wafat pada 27 Desember 1636. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 79 ransi yang diselenggarakan oleh negara. 1985). Mereka gagal untuk membedakan antara pemenuhan kebutuhan dan pengaturan yang direncanakan untuk peningkatan daya guna dan menjamin lancarnya fungsi kegiatan usaha-usaha perdagangan dan industri besar. 1992). Diperkenalkannya uang kertas menimbulkan beberapa persoalan baru bagi para ahli hukum. (ed. tidak akan memerlukan asuransi.282 Ekonomi Islam: Sejarah. Mahmud Abu Saud Mahmud Ahmad31 dan Kahf menaruh perhatian khusus terhadap masalah uang dan peranannya. Ia memperketat pajak kelautan bagi kapal-kapal asing. diperkirakan Aceh memiliki 100-200 kapal. Para bangsawan kerajaan dikontrol dengan keras oleh Iskandar Muda. . 26 meriam. kapal yang dibawa antara lain: De Motmorency. Uang dan Perbankan Adalah merupakan hak istimewa pemerintah untuk mengeluarkan uang dan mengawasi jumlah uang beredar. 56 Lihat Denys Lombard. Aceh mengalami kemerosotan demi kemerosotan yang menghasilkan bencana politik yang menyedihkan. Akibatnya sedikit sekali analisa ekonomi dalam kebanyakan karya-karya mengenai masalah ini.000 orang. dengan pengetahuan yang sangat terbatas tentang ekonomi. Beaulieu mencatat jumlah pasukan darat Aceh sekitar 40. yaitu 1 steel pakaian militer pangkat tinggi lengkap dengan senjata buatan Jerman. Sedikit sekali yang menghubungkan dengan hukum jumlah besar. yang beratnya 450 ton memuat serta 126 awak. juga dalam hubungan asuransi komersial. ibid. Untuk militer. Baqir dan Saud menyimpulkan bahwa penggunaan uang penyimpanan nilai merupakan sumber dari banyak kesulitan.58 Setelah wafatnya Sultan Mahmud Syah II. ada peran yang terpisah antara jaminan sosial berdasar zakat dan asuransi yang diorganisir atas dasar kontribusi yang dilakukan oleh orang-orang yang bersangkutan. (Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka. Untuk armada laut. Mereka diharuskan ikut jaga malam di istana setiap tiga hari sekali tanpa membawa senjata. Sebagaimana dengan baik sekali diuraikan oleh Fanjari dalam kertas kerjanya yang terakhir30. Bustanus as-Salatin. Aceh di Mata Kolonial. dinobatkan pada awal April 1607. Kerajaan Pahang (1618). tapi segera disetujui bahwa hal itu tidak adalagi perbedaan. 400 ton. De Blaulieu datang ke Kerajaan Aceh Raya Darussalam dalam misi dagang dan disambut pihak Aceh dengan baik. Kerajaan Kedah (1619). Kerajaan Aceh. Beberapa penulis kelihatannya berada pada tanggapan yang salah. atau yang gagal untuk melakukannya. 57 Lihat Denys Lombard.). pedang dan lain-lain. tidak mendorong orang memiliki sisa uang menganggur. Asuransi bersama hendaknya diperbolehkan dalam keadaan yang tidak tertampung oleh sistem yang diselenggarakan negara. setelah itu baru ia menghadap Sultan Iskandar Muda dan menyerahkan surat dari Raja Perancis. Kerajaan Aceh Darussalam diperintah dengan sangat ketat. Kebanyakan pembahas mengenai masalah ini adalah ulama. (terj. mengatur kembali pajak perdagangan (saat itu banyak pedagang Inggris dan Belanda berada di Aceh).55 Maskapai Perancis pada tahun 1619 pernah datang ke Kerajaan Aceh Raya Darussalam. Teori. bahwa tiap pribadi harus dianjurkan agar berusaha untuk diri mereka sendiri sejauh yang mereka dapat lakukan. 3 buah kapal Perancis yang dipimpin oleh Agustin de Blaulieu. Benteng Deli dijebol. Ia juga mempekerjakan seorang Belanda sebagai penasihat militer yang mengenalkan teknik perang bangsa Belanda dan Perancis. Negara hanya akan diminta untuk menolong mereka yang tidak memiliki kemampuan untuk berbuat demikian.). bahwa sistem jaminan sosial menyeluruh. Beberapa kerajaan ditaklukkan seperti Kerajaan Johor (1613). Dimana Baqir menganggap bahwa zakat. 26 meriam. 1986). 50 awak. Jaman Sultan Iskandar Muda 1607-1636. Setelah Blaulieu membayar cukai 80 piaster baru dibolehkan turun dan membayar sewa tempat menginap 50 piaster. De Hermi Toge. De Esperance. Sultan Iskandar Muda (1607-1636). yang merupakan dasar dari perusahaan asuransi dan sedikit sekali usaha untuk menilai arti ekonomi dari asuransi dalam kehidupan moderen. 22 meriam. Mereka tidak mau mengakui suatu masalah yang sangat jelas. 117 awak. beserta surat itu ia menyerahkan bingkisan yang berharga sangat tinggi. serta Kerajaan Tuah (1620). sebagaimana diungkap dalam Kitab Bustanu-salatin. 57 Setelah meninggalnya Sultan Iskandar Muda. 6 pucuk senapan. Iskandar Muda membangun angkatan perang yang sang kuat. Setelah semua terkendali. kemudian dengan melalui mekanisme musyawarah para pembesar Negara Kerajaan Aceh Raya 55 Lihat Siti Hawa Saleh. pistol.56 Pada masa diperintah oleh Sultan Iskandar Muda. bahkan juga mengenai harta untuk kapal karam. Hal ini semakin dapat diterima dan orang cenderung untuk menyetujui pendapat Fanjari bahwa daerah konsesus semakin meluas dan bahwa perbedaan pendapat makin menciut. dan melindungi diri mereka terhadap risiko yang bisa diasuransikan.

Kecenderungan terakhir lebih menyetujui nasionalisasi dari asuransi. yang berorientasi kepada banyaknya korban itu jelas membuat Belanda putus asa. dengan gelar Sultan Alaiddin Muhammad Daud Syah II. perjudian dan melanggar hukum waris Islam. pada awal berdirinya hanya meliputi Aceh Besar dan Daya. Napolen Bonaparte. juga beranggapan bahwa pada prinsipnya asuransi sah. kemudian untuk menjalankan roda pemerintahan yang kala itu perang sedang berkecamuk dan Istana telah dikuasai Belanda. tapi suatu keputusan yang menguntungkan mengenai asuransi komersial masih tetap tertahan. Kerajaan Aceh berdiri pada tahun 1514. Namun wilayah Aceh tak pernah tunduk dalam kekuasaan Hindia Belanda. Sultan dibantu sepenuhnya oleh Panglima Tuanku Hasyim Bangta Muda. mengutip rumusanrumusan yang relevan. yang lazim dalam istilah Islam adalah jihad fi sabilillah. Tapi beberapa penulis termasuk Zarqa. dan mereka yang terlibat dalam usaha biasa dalam kehidupan dimana pihak perusahaan berusaha untuk menang-gulanginya melalui jalan hukum dalam jumlah yang besar. 27 59 Lihat Mohammad Said. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 281 Darussalam dan para ulama di Masjid Indra Puri. Dan kesemuanya setelah membenahi tatanan pemerintahan dan tatanan militer sepeninggal Sultan Mahmud Syah II. Attar. organisasi komersial dari asuransi merupakan sasaran serangan berikutnya. (Medan: Waspada. Oleh karena itu Kerajaan Aceh Darussalam. Beliau melakukan ekspansi. Ini diumumkan dalam resolusi yang disampaikan dalam Islamic Research Congress (Kongres Riset Islam) tahun 1965 di Kairo dan yang diterima dalam tahun 1969 di Kuala Lumpur. Tapi dia tidak memberikan perincian lebih lanjut. mereka juga menuliskan bahwa keliatan tempur musuhnya itu setaraf dengan pasukan Kaisar Prancis. karena adanya keberatan-keberatan dari ulama-ulama terkemuka tersebut di atas. menghadapi penjajah Belanda yang memang punya semangat perang dengan motivasi menebus kekalahan perang salib dan penguasaan wilayah-wilayah Islam. Dari permusyawaratan tersebut kemudian menetapkan dan mengikrarkan wajib perang sabil. Banyak penuits membuat tuntutan untuk suatu sistem menyeluruh yang mencakup jaminan sosial berasaskan zakat dan asu- . memajukan kerjasama yang sesuai dengan syari'ah dan dapat membantu penggantian bentuk asuransi komersial". Awad28 dan Tahawi telah menjelaskan perbedaan antara asuransi dan perjudian. Asuransi sudah dibahas dalam sejumlah konperensi Islam. Demikian juga pendapat dari Yusufuddin. Dan. Perjudian merubah sistem normal yang didasarkan pada kerja dan imbalan dan yang bertentangan dengan pembagian pendapatan dan kekayaan secara adil. Karena beliau masih muda. Sayyad29 telah gagal untuk mempertimbangkan hal-hal ini dan menghilangkan beberapa sifat yang tidak sama antara perjudian dan asuransi dengan alasan yang tidak cukup. diangkatlah Tuanku Muhammad Daud sebagai sultan. sedang asuransi melindungi hancurnya sistem itu karena kebetulan-kebetulan atau kejadian-kejadian di luar jangkauan kontrol manusia. yang diciptakannya untuk dirinya sendiri. Catatan-catatan buku peninggalan komandan perang Belanda di Aceh juga menunjukkan betapa mereka memuji ketangguhan tentara Aceh. dengan segala aldbat pembiayaannya (374). yakni suatu perjuangan untuk menegakkan dan mempertahankan kemurnian Islam dari aksi kelanjutan perang salib yang dikobarkan di Eropa pada awal abad ke-11. Aceh Sepanjang Abad. Sesudah perjudian. Kerajaan Aceh didirikan oleh Sultan Mughayat Syah. dapat diorganisir kembali agar bebas dari keburukan-keburukan tersebut. yang dikemukakan para fuqaha lama. Teori. ulama besar yang oleh orang Aceh dihormati sebagai orang keramat dan kebal senjata. dan dari permusyawaratan itu diputuskan bahwa Aceh dalam keadaan perang suci. Ali Al Khafeef. Mereka yang berpendapat dengan tegas demikian. Ekonomi Islam di Aceh Masa Kolonial Belanda Bangsa Aceh. berkumpul juga untuk bermusyawarah sejumlah 500 orang para ulama dan pembesar negeri Aceh Raya Darussalam. oleh pasukan Marsose yang tergabung dalam Brigade Mosselman sangat dikenal sebagai ahli penyamaran dan jebakan. Dan pada beberapa waktu kemudian. Konperensi menganjurkan pembentukan suatu komisi yang terdiri dari ahli-ahli syari'ah dan ekonomi untuk menyampaikan suatu sistem asuransi yang bebas dari riba dan spekulasi. melalui mekanisme syura juga. la juga membahas peranan ekonomi dari perjudian dan asuransi. karena ia tidak memenuhi syarat-syarat Islam untuk bisa diterima. Pang Nanggroe. memutuskan: "Konperensi merasa bahwa asuransi komersial dalarn prakteknya sekarang tidak melaksanakan tujuan-tujuan syari'ah mengenai kerjasama dan solidaritas.80 Ekonomi Islam: Sejarah. hingga Mawdudi mengemukakan bahwa asuransi yang kini mencakup bunga. dalam catatan komandan brigade ini tampak jelas kepiawaian pejuang Aceh tak kalah canggih dengan kecerdikan gerilyawan Vietkong ketika melawan tentara Amerika Serikat di akhir dekade 60-an lalu. Sampai dengan tahun 1976 Konperensi Ekonomi Islam Internasional Pertama yang diselenggarakan di Mek-kah. sesungguhnya sebuah wilayah yang pernah dimasuki oleh kolonial Belanda. Siddiqi telah memperlihatkan perbedaan antara risiko yang diambil oleh seorang penjudi. sebelum berintegrasi ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia masih eksis sebagai sebuah kerajaan Islam. 1981) Kebanyakan dari ulama di India dan Pakistan dalam menjawab questioner yang dikeluarkan oleh Majelis Tahqiqat Syari'ah di Lucknow.59 Perang Sabil.Pokok paling penting dari perbedaan pendapat itu adalah apakah asuransi mengandung unsur judi. Bahkan. mereka bertekad untuk melanjutkan perjuangan.

Di mana Kerajaan Aceh Darussalam merupakan kesatuan dari kerajaan-kerajaan Islam sebelumnya. sumber penerimaan kerajaan sebahagiannya berasal dari fai. karena mengandung ketidakpastian dalam kadar tinggi dan memungkinkan penipuan. Adalah mungkin untuk mengatur asuransi komersial demikian rupa. Tahawi. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. namun penyerangan itu dapat dipatahkan oleh pasukan yang dipimmpin langsung Sultan Mughayat Syah. dan salab. Muhammad al Bahy. beranggapan bahwa asuransi tidak bisa disamakan dengan salah satu bentuk akad yang dibenarkan oleh hukum fiqh Islam. Dalam bahasa Islam keadaan tersebut dinamakan jihad fardhu ’ain. Malikussaleh: Reinterpretasi Penyebaran Islam Nusantara. Beberapa penulis. bahwa prinsip yang sama menjadi dasar dari semua bentuk asuransi yang terorganisasi. Demikian juga halnya bila asuransi diselenggarakan oleh negara.20 Beberapa penulis setuju dengan pandangan ini sepanjang menyangkut asuransi umum. Hasjmy.Terdapat beberapa ulama (sarjana hukum Islam) yang menemukan adanya unsur perjudian pada semua jenis asuransi. Mustafa Zaid. bahwa Aceh sebagai sebuah kerajaan Islam. yang nota bene perang adalah wajib bagi seluruh rakyat Aceh.62 Aceh Darussalam dalam kondisi diinvasi oleh kolonial Belanda. Tetapi perusahaan asuransi komersial. Dasooqi dan Ahmad Fahmi Abu Sunnah24. Siddiqi dan Tahawi mengemukakan alasan bagaimana pun juga. Pada tahun 1521. Maka ekonomi yang terbangun dalam masyarakat Aceh 60 Fadhlullah Jamil. dan karenanya di luar hukum Islam. tapi mereka menganggap bahwa asuransi jiwa tidak dapat diterima. di luar perdagangan. sudah dapat dipastikan mengadopsi sistem ekonomi Islam. Aceh Darussalam telah mengadakan hubungan diplomatik dengan beberapa negara di dunia. (Loukseumawe: University Malikussaleh Press. sampai harus diharamkan. Siddiqi. perekonomian Aceh Darussalam berjalan secara normal. hlm. Keberadaan Aceh sebagai sebuah kerajaan yang tak luput dari adanya perang. 1981). sehingga bisa berfungsi tanpa eksploitasi. hlm. telah menawarkan pandangan bah-wa prinsip-prinsip asuransi dapat diterima. dapat dibebaskan dari pengenaan bunga seperti yang kini berlaku di dalam praktek. 231. Zarqa26. Roohani. umumnya memilih asuransi bersama yang diorganisir dalam bentuk kooperasi dan tidak akan menuju kepada eksploitasi. Sanousi. Kerajaan Aceh Darusssalam tetap eksis dari sejak berdirinya hingga berakhirnya peperangan dengan kolonial Belanda. sejauh menyangkut prinsip-prinsip yang mendasari asuransi. Yousuf Moosa. . la bebas dari sifat perjudian. tapi ia tidak dapat menerimanya dalam bentuk yang sekarang. Abu Zuhra. Mereka juga menemukan beberapa pokok soal yang tidak bisa diterima. (Bandung: Al Ma’arif. Peperangan yang berlangsung selama kurang lebih 40 tahun. salab. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 81 Beberapa penulis tidak melihat adanya keburukan pada asuransi. A. tentu bukan hanya terkait degan persoalan politik dan keamanan saja. Para penulis dalam katagori ini termasuk Zarqa 19. dan Aceh Darussalam sendiri diproklamirkan sebagai kerajaan Islam. 61 Abdul Hadi Arifin. seperti riba dan adu untung (gharar) yang tidak dapat dipisahkan dengan asuransi. Parsi. bahkan sampai adanya perang sabil. Jalal Mustafa al Sayyad22 dan Shaukat Ali Khan23 berpendirian seperti ini. Mannan. Ahmad Ibrahim dan Shaukat Ali Khan21 berpendirian seperti ini.280 Ekonomi Islam: Sejarah. menganggapnya sebagai suatu penemuan yang tidak perlu. Dengan demikian. Abu Zuhra.60 Dalam perspektif ekonomi. dalam A. Pada masa kerajaan Aceh Darussalam dipimpin oleh generasi selanjutnya. Issa Abdouh. ghanimah dan fai serta jizyah merupakan sumber penerimaan negara yang penting. bahwa keadaan negara dalam keadaan perang. Alial Khafeef. Teori. Sebelum Aceh Darussalam berada dalam kondisi perang dengan kolonial Belanda. dan Tiongkok. Turki. “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”. sebagai suatu masalah prinsip. maka keberadaan perekonomian Kerajaan Aceh Darussalam secara langsung maupun tak langsung telah beralih kepada keadaan ekonomi dalam masa perang. tapi menetapkan beberapa ketentuan yang diarahkan pada pembersihan usaha asuransi komersial dari unsur-unsur yang tidak dikehendaki. walaupun pada masa itu tidak mengenal istilah tersebut. Beberapa di antara mereka. 2005). tidak lepas dari sifat eksploitasi dan beberapa hal yang tidak bisa diterima. maka kharaj. Sheikh Bakheet. Portugis melakukan penyerangan terhadap kerajaan Aceh Darussalam. termasuk Sheikh Ali Al Khafeef. Attar25 menolak pandangan bahwa asuransi bersifat judi. karena melibatkan unsur perjudian dan ketidakpastian serta bertentangan dengan konsep Islam tentang takdir. sejarah dapat memberikan gambaran. dan kerajaan Aceh Darussalam telah memaklumatkan. 187. kekuasaannya meliputi Pidie pada tahun 1521. ghanimah. bahwa Kolonial Belanda berkehendak menguasai Kerajaan Aceh Darussalam.TaqiAmini. adalah berakhir tanpa adanya kemenangan bagi kolonial Belanda. Mufti Mohammad Shafi.61 Pecahnya perang Aceh pada tahun 1873-1913 adalah suatu kenyataan. 62 Ibid. Di antaranya telah ada kedutaan Aceh Darussalam di India. berbeda dengan mereka. sedangkan faktor ketidaktahuan (jahil) dan ketidakpastiannya (gharar) yang melekat pada asuransi tidaklah mencapai tingkat demikian berat. Akan tetapi salah satu hubungan yang dibangun tentunya terkait dengan bidang ekonomi. Sekalipun Aceh Darussalam berada dalam masa perang. Sheikh Mahmud Ahmad. Hubungan diplomatik ini. Muslehuddin. Abdullah al Qalqeeli. la menggambarkan suatu sistem asuransi yang berdasarkan pada sistem zakat. Shaheedi dan Awad. la menyetujui skema asuransi bersama.Mereka yang secara prinsip dapat menerima asuransi.

82 Ekonomi Islam: Sejarah.65 Tekanan dari penguasa kolonial dengan aparat pemerintahan adat sebagai kepanjangan kekuasaan telah membangkitkan kembali kesadaran perjuangan rakyat Aceh untuk kembali kepada masa kejayaan Aceh Darussalam. Beberapa penulis juga membahas ekonomi zakat dalam hubungannya dengan tabungan dan investasi. Kashif18 membayangkan suatu skema jaminan sosial dimana negara mengumpulkan zakat dari orang berpunya dan menyalurkannya kepada yang tidak punya. Asuransi Asuransi tetap merupakan salah satu pokok yang paling kontroversial dalam kepustakaan. Adalah rasa senasib dan sepenanggungan yang mendorong hati para elite Aceh untuk berintegrasi ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. 450. hlm. Teori. lebih terfokus kepada memperjuangkan eksistensi politik Islam di Aceh. sebagai diungkapkan dengan tegas oleh hampir setiap penulis. Cit. Pendapat-pendapat terpecah secara tajam baik mengenai prinsip asuransi maupun bentuk organisasinya. Oleh karena itu perhatian tehadap ekonomi Islam belum mendapat perhatian sama sekali. asuransi memikul tanggung jawab atas akibatakibat yang menimpa kehidupan dan hak milik. Jaminan Sosial dan Asuransi Jaminan sosial pada umumnya dibahas dalam hubungan dengan zakat. kemudan Jepang hengkang dari Nusantara setelah bertekuk lutut kepada Sekutu. 18. Masalah itu juga pemah dibahas dalam Konperensi Islam Intemasional di Kairo. (Bandung: Al Ma’arif. Namun aplikasi ekonomi Islam dalam arti sebagai kewajiban dalam beragama (Islam) tetap berjalan sebagaiman lazimnya dalam syariat Islam. Keberadaan Aceh secara politis dan ekonomi dikuasa oleh Hindia Belanda. Telah disepakati bahwa lembaga-lembaga baru selalu bisa dibentuk dan berbagai lembaga di dalam negara maju yang moderen disebutkan sebagai pendukung gagasan itu. 67 Ibid. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 279 Darussalam adalah ekonomi Islam. Di mana keberadaan politik dan ekonomi dapat berjalan secara adil menurut Islam yang secara mayoritas dipeluk oleh bangsa Aceh. Majikan memberikan iuran pada dana hari tua atau masa pensiun dari para pegawainya. “Hubungan Kerajaan Aceh Darussalam dengan Kerajaan Islam Haru”. Isa Sulaiman. 127. 64 Abdul Hadi Arifin.. hlm. menyumbang dalam bentuk premi asuransi. Sejarah Aceh Sebuah Gugatan Terhadap Tradisi. yang akan kita bahas lagi dalam bab mengenai analisa ekomonis. Dan lembaga kesultanan telah dieliminasi oleh penguasa kolonial. kondisi sosial dan politik telah berada dalam tangan para Ulama yang sangat bersemangat untuk kembali kepada Aceh yang hidup dengan syariat Islam. walaupun harus melalui peristiwa Cumbok.67 Walupun demikian pada tataran akhir dari perjuangan menancapkan Islam sebagai fondasi Tengku Lckman Sinar. dalam A. 180. sehingga kekayaan yang menumpuk pada satu tempat diluar ketentuan zakat. Baik langsung maupun tak langsung keberadaan perekonomian Aceh Darussalam mulai dikendalikan dengan format kapitalis oleh Hindia Belanda. Konsep yang mendasar dan teliti mengenai tanggung jawab bersama telah disampaikan antara lain oleh Sayyid Qutb.66 Aceh yang baru terbebas dari kekuasaan Hindia Belanda dan Kaum Ulubelang yang tidak bernafaskan Islam. Di mana zakat memelihara kaum fakir miskin. 1997). Islam juga sangat menekankan pada bantuan sukarela kepada mereka yang membutuhkan. Pada masa peralihan ini. mengingat fungsi redistribusinya. kemudian Indonesia diproklamasikan sebagai nation state.63 Ekonomi Islam di Aceh Masa Republik Indonesia Pasca kekalahan Aceh Darussalam secara definitif oleh Hindia Belanda pada tahun 1914. 66 Ibid. Hasjmy. Prinsip-prinsip yang bersangkutan dengannya telah dibahas. dapat dibagi-bagikan melalui hukum warisan. Di samping zakat yang menyediakan dana bagi negara Islam untuk membiayai jaminan sosial. Warisan Hukum Islam mengenai warisan selalu disebut oleh para penulis bersamaan dengan zakat. 1981). Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. (Jakarta: Sinar Harapan. sedangkan hukum Islam mengenai warisan melaksanakan pembagian kembali kekayaan antara generasi yang pergi dengan yang ada sekarang.. 65 M. hlm. hlm. Bahan sejarah tentang bagaimana negara Islam pertama mengatur jaminan sosial dihidangkan hampir oleh tiap penulis mengenai pokok ini. hlm. antara lain oleh Baqir al Sadr. . dan perorangan yang berkemampuan membayar. dan peranannya dalam memindahkan penumpukan kekayaan. Dimana zakat membagi kembali kekayaan pada generasi sekarang. Kuala Lumpur dan berbagai tempat lainnya dan anjuran-anjuran praktis pun sudah dikemukakan untuk diperbincangkan.. Setelah Jepang menundukan Hindia Belanda tanpa syarat. Op. Di mana Aceh (umat Islam) harus berhadap dengan kaum feodal yang berkeinginan mengembalikan Aceh dari tangan Ulama kepada Ulubelang. di mana dinar dan dirham masih merupakan mata uang yang sah sebagai alat tukar. Kondisi yang demikian telah melahirkan adanya penguasa lokal. 194. 63 kemakmuran (624:43). 64 Hindia Belanda dalam menjalankan kebijakan pemeritahan di daerah Aceh dengan perantaraan aparat pemerintahan adat yang telah terbentuk secara historis.

70 Pada perkembangan lebih lanjut. walaupun belum terbingkai sebagai ekonomi Islam dalam sebuah sistem. Dalam masa era reformasi dan pasca MoU Helsinki khususnya. pendidikan. tanpa memandang siapa pemiliknya. 69 Dan. sedangkan Qardhawi secara meyakinkan menyatakan bahwa itu dikenakan sesudah dipotong lebih dulu untuk pengeluaran pupuk. Dengan adanya institusi peradilan Islam ini. Akram menganggap sebagai instrumen bermanfaat dari kebijaksanaan fiskal dalam penggunaan ijtihad untuk prinsip tamlik (proses pemilikan) oleh negara Islam. (Jakarta: Grafiti. pasal 155 ayat 1.278 Ekonomi Islam: Sejarah. 73 Lihat UUPA. Bab XXII. Pendirian ini dipegang oleh Jamaat-iIslami Pakistan dalam laporan komisi ekonominya. bahwa Aceh dalam hal aplikasi ekonomi Islam ”hampir mutlak” memenuhi kriteria paradigma ekonomi Islam yang tak lepas dari paradigma Islam itu sendiri. Dari sejak kekuasaan Orde Lama hingga kekuasaan Orde Baru. Bagian Kesatu. atau pajak tanah (yaitu sewa tanah yang dibayarkan kepada negara). akan berimbas kepada aplikasi ekonomi Islam di Aceh. Pungutan ini berlaku atas setiap pribadi muslim. Pribadipribadi yang menemukan suatu tambang bisa diberikan hadiah atau diberikan kontrak berupa konsesi untuk eksplorasi mereka. adalah jawaban yang pasti bahwa masyarakat Aceh baik dalam berideologi. Pendapat terbanyak beranggapan pungutan ushar atau setengahnya dikenakan atas hasil kotor lahan. peradilan. Atif al Sayyid17 menjelaskan bagaimana zakat mengungguli semua sistem pajak resmi karena mengandung tiga macam nilai: 1). hukum perdata (muamalat). Beberapa penults. Wajib zakat memiliki kesadaran mendalam mengenai kewajiban terhadap Allah sebagai sumber hukum. Aceh pernah lahir kembali sebagai Negara Islam. Di mana arah pembangunan perekonomian di Aceh diselaraskan dan menjungjung tinggi nilai-nilai Islam. walaupun tidak berumur panjang. Dan Aceh dikenal dengan predikat Serambi Mekkah. 3). di mana hukum Islam.71 Sebagaimana diutarakan di atas. Pemberontakan Kaum Republik: Kasus Darul Islam Aceh. 72 Lihat UUPA. Bab XXII. hukum keluarga. 2 Juli 1953. syi’ar. Pada masa pergolakan revolusi kemerdekaan pemerintah lokal di Aceh. 72 Walaupun demikian. Mabid Mahmood mendapatkan pada zakat sarana yang kuat sekali untuk suatu redistribusi kekuasaan politik. 2). syariah dan akhlak. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 83 bentuknya yang dimungkinkan. 1990). Lihat Tegas. Usaha itu pada tahun 1950. Bab XVII. 2 dan 3. 70 Lihat Nazaruddin Sjamsuddin. para elite agama telah berusaha secara politis untuk memulai persoalan aplikasi ekonomi Islam. Bagian Kedua. pasal 125 ayat 1 dan 2. yang dianggapnya sebagai fungsi daerah Aceh. dan pembelaan Islam. aplikasi ekonomi Islam di Aceh ”mungkin” bisa sampai kepada aplikasi ekonomi Islam secara mutlak dengan langkah perlahan-lahan. Di mana Aceh memiliki kewenangan mutlak untuk melaksanakan syariat Islam yang meliputi aqidah. Zakat Hasil Pertanian dan Hasil Tambang Pungutan zakat atas hasil pertanian adalah dalam bentuk ushr (10%) dan setengahnya 5%.16 Tentang kekayaan hasil tambang. Pandangan yang sama juga diberikan oleh Abdul Salam. seperti diterangkan oleh Qardhawi. sistem politik dan sistem ekonomi Islam mutlak berlaku di dalamnya. apabila tergantung dari pengairan (irigasi) alam (sungai) atau usaha manusia. Teori. termasuk Qardhawi membahas prinsip-prinsip dasar sistem perpajakan Islam. pasca kekalahan Darul Islam Aceh oleh Republik Indonesia. Dalam prinsip dasar perekonomian di Aceh masih terformat dalam kerangka ekonomi nasional (Indonesia). secara evolutif pasca berintegrasi dengan NKRI. Aceh berstatus sebagai Daerah Istimewa. 68 Juga. bibit dan sebagainya. perlahan tapi pasti. Keputusan Sidang Pleno DPRD Aceh tanggal 13 Agustus 1950. teraplikasikan dengan lahirnya produk peraturan yang melarang masyarakat Aceh untuk bermain seudati dan judi. dengan harapan terwujudnya keadilan dan pemerataan. Dan pengertian syriat Islam dalam hal ini sesuai dengan UUPA adalah meliputi ibadah. hukum pidana (jinayat). Aceh telah mampu memiliki Mahkamah Syariah. seorang muslim pemilik penggarap dari lahan pertanian seperti itu harus membayar kharaj maupun ushar (10%) atau setengahnya (5%). Tapi se-bahagian tanah berlaku kharaj. Aceh dalam perspektif pardigma ekonomi Islam hampir memiliki mutlak dalam mengaplikasikan ekonomi Islam secara menyeluruh. Di mana format ekonomi Indonesia secara general merupakan perekonomian kapitalistik. pasal 154 ayat 1. Menurut pendapat terbanyak. pendapat terakhir cenderung untuk menjadikan sumber-sumber alam tersebut sebagai niilik negara dan memikul tanggung jawab untuk eksplorasi dan eksploitasinya dan Siddiqi. dakwah. Kebanyakan dari anjuran-anjuran yang bersifat khusus yang dibuat oleh Muhammad bin Jamal dapat ditampung dalam kerangka luas yang disediakan oleh mereka yang tidak berpegang teguh pada "tamlik" (proses pemilikan) pada tiap kasus. 71 Lihat UUPA. Aceh tetap memiliki hak khusus dalam hal pemberlakuan syariat Islam yang telah mengakar dalam peradaban dan kebudayaan Aceh. Dia memiliki dedikasi murni terhadap maksud dan tujuan dari pemungutan tersebut. kelihatan-nya lebih seimbang dan menentukan. 69 68 . yang temyata sama dan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh ahli-ahli ekonomi moderen untuk kebijaksanaan fiskal yang tepat dan efisien.73 Lihat. berpolitik. Dan dia sadar sepenuhnya atas kesanggupan dirinya untuk membayar itu. dan berekonomi harus sesuai dengan paradigma hukum Islam.

Tapi pembahasan Qardhawi yang mendalam. Beberapa penulis cenderung untuk memberikan tafsiran atas golongan "fisabilillah" secara luas. dengan pemberian zakat kepada para mustahiq (yang berhak menerima zakat) seperti yang diperinci dalam Al Qur'an. Terdapat persamaan pendapat mengenai kesucian dari tarif zakat yang secara jelas ditetapkan oleh Rasulullah Saw. Ketetapan ini dianggap sebagai suatu ibadah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 277 ---$€£¥--- untuk mereka yang cacat mental dan fisik dan tersingkir dari kemampuan untuk mencari nafkah. Kelompok pertama termasuk pada fakir/miskin. 15 Pendirian Husaini bertentangan dengan ijma tentang prinsip-prinsip fiqh yang bersangkutan dengannya. yang membatasinya pada kegiatan memajukan dan meninggikan kalimat Allah pada umumnya dalam berbagai . Dalam golongan ini termasuk Mawdudi. Beberapa ulama berpegang teguh dengan cara penyerahan langsung kepada mustahiqqin. dengan mengurangi hak orang-orang miskin yang terdapat dalam harta orang-orang kaya. dengan penciptaan lapangan kerja penuh dan memungkinkan tiap orang untuk mendapatkan pendapatan dan kekayaan dengan cara yang dapat menjaga harga diri manusia". Ini sangat sesuai dengan tujuan ganda dari sistem ekonomi Islam. Mengingat bahwa kebutuhan penerimaan negara yang selalu cenderung meningkat. Kebanyakan penulis. mustahiqqin dapat dibagi dalam dua kelompok. Penyaluran Zakat Di antara topik yang masih terdapat perbedaan adalah penyaluran zakat pada para mustahiq sebagaimana yang tercantum dalam Al-Qur'an.84 Ekonomi Islam: Sejarah. Teori. Sehubungan dengan perlunya meningkatkan bahagian ini. tujuan utama dari pengeluaran zakat. bagaimanapun. sehingga tertutup kemungkinan untuk mengadakan perubahan pada ketentuan zakat oleh penguasa. Amin Ahsan Islahi dan Yakub Shah. amil zakat dan muallaf dapat menerima zakat secara langsung. sehingga termasuk semua kegiatan sosial. maka tidak ada kemungkinan untuk menghapuskan pajak progresif. Sisanya bisa menerima zakat secara tidak langsung. Tapi Islahi mengemukakan bahwa penyaluran secara langsung kepada para asnaf (golongan) tertentu. Salah satu dari peranan utama pajak progresif dalam ekonomi moderen ialah pemerataan beban dalam pengumpulan pendapatan untuk negara. negara bisa saja memungut tambahan pajak. pungutan pajak hendaklah dilakukan dalam rangka penyediaan sumber dan kegiatan-kegiatan stabilisasi lainnya. Fleksibilitas dalam pengeluaran dana zakat ini dikaitkan dengan memperkenalkan fleksibilitas yang cukup. Pajak progressif menjamin adanya saham yang adil dari beban ini. dalam sistem itu untuk memungkinkannya memenuhi kebutuhan yang berubah-ubah dalam perencanaan fiskal. Menurut Qardhawi. membolehkan penyaluran zakat kepada para mustahiqqin secara tidak langsung lewat lembaga-lembaga penyediaan jasa untuk maksud tersebut. Dalam kategori ini termasuk Mufti Muhammad Shafi dari Pakistan. infaq. tidak mempunyai dasar dalam hukum. sadaqah.

stabilitas ekonomi serta distribusi pendapatan dan kekayaan. Alasan ekonomis utamanya adalah sebagai berikut: "Secara logis dan praktis adalah tidak mungkin untuk memisah-misahkan secara ketat ketiga cabang dari perencanaan fiskal: penyediaan sumber.13 Hasanuz-zaman juga mengharapkan suatu peninjauan kembali mengenai masalah ini dengan tujuan untuk mendapatkan nishab yang seragam.276 Ekonomi Islam: Sejarah. Perhatikan kita lebih terpusat pada pem-bahasan aspek ekonomis dari segi hukum dan penafsirannya. Seluruh persoalan ini masih memerlukan penelaahan kembali secara menyeluruh.14 Waqar Husaini berpendapat bahwa "jenis-jenis tersebut dan tarif zakat yang ditetapkan oleh Nabi Muhammad Saw. terutama Bagian Dua | BAB 5 | Teori Ekonomi Islam slam merupakan suatu sistem hidup dan kehidupan yang bersifat universal. Uthman dan Fanjari. di mana pungutan baru dapat dilihat sebagai suatu bagian dari keseluruhan struktur pungutan zakat dan memerlukan perhatian khusus mengenai fungsinya dalam ekonomi. keadilan dan lain-lain. yang bisa dicatat secara kese-luruhan di sini. (Jakarta: 1986). persoalan furu’ meliputi persoalan islam dan ibadah. persamaan. Alasan ekonomis untuk adanya tarif yang longgar. Mahmud Ahmad mengutip surat Maulana Abul Kalam Azad. 2 Kalimat tauhid itu mempunyai pengertian seperti sebuah pohon yang baik. 13. fungsi redistribusi melalui pajak progresif akan hilang lenyap dengan meninggalkan tugas untuk memper-tahankan sistem ekonomi sama rata (egalitarian) dengan pajak proporsional. Untuk mencapai dan mempertahankan sistem sama rata semacam itu. Salih Tug12 dan Mahmud Ahmad mempunyai pandangan yang sama. serta di dalamnya meliputi persoalan iman. bagaimana pun lebih berat. Pemberian alasan secara qiyas sering dilengkapi dengan menyebutkan kepentingan umum. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat”. yang menyokong pendiriannya. diatas dan melebihi jumlah yang telah ditetapkan sebagai tarif zakat. akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit. sebetulnya dikemukakan oleh golongan ulama. argumentasi dan kontra argumentasi pada tiap kasus. Terlalu banyak pandangan. . Husaini. LIPPM. persoalan 1 I hlm. kebanyakan ahli ekonomi. Akram menunjuk pada penyimpangan-penyimpangan yang terdapat dalam struktur nishab yang sekarang dan suatu peru-bahan ketentuan nishab diusulkan oleh Rafiullah. Argumentasi yang mendukung penilaian nishab. Pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Dengan analogi ini maka persoalan ushul meliputi persoalan iman dan aqidah. Di mana Islam sebagai suatu sistem melingkupi persoalan aqidah. Bila diterjemahkan ke dalam persoalan yang lebih rinci meliputi ideologi. mengemukakan alasan-alasan yang menyokong bahwa tarif-tarif ini dapat menerima perubahan-perubahan yang ditetapkan oleh negara. Al Qur’an. surat Ibrahim (14) ayat 24-25. kecuali untuk melakukan pengiriman pembayaran langsung dalam jumlah kecil. Itulah sebabnya dalam hal yang menyangkut bentuk-bentuk baru kekayaan. tidak mesti diterapkan pada sekarang ini".. yakni kalimat laa ilaaha illallah. 2 Muhammad Nejatullah Siddiqi. yakni waktu (hawl) yang ditetapkan syari'ah. Zayas. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 85 Perbedaan pendapat yang sama meliputi juga terhadap bentuk-bentuk kekayaan lainnya. di mana tidak terdapat ketentuan khusus dalam Syari'ah. politik. budaya. islam dan ihsan. Tarif Para ulama telah sepakat menganggap bahwa tarif zakat telah ditentukan secara tetap dalam hukum Islam. Pemikiran Ekonomi Islam. ibadah dan mu’amalah. dan mempunyai ukul (buah) dalam setiap musimnya. dimana mereka menegaskan bahwa negara punya kekuasaan (hak) untuk memungut tambahan pajak. 1 Analogi kalimat tauhid ini sebagaimana Allah swt jelaskan dalam firman-Nya: ”Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik. Dalam sistem ekonomi Islam yang berjalan lancar. Paradigma sistem ekonomi Islam itu secara simpel terangkum dalam makna kalimat tauhid. mempunyai furu’ (batang) yang menjulang ke langit. ekonomi. dilihat dari segi ekonomis. serta lainnya yang tidak terangkum dalam hal ini. tapi sejumlah penulis masa kini. pertahanan dan keamanan. Izadi. sosial. argumentasi yang men-dukung tarif yang longgar. punya arti yang praktis. Teori. Afazuddin. yang telah disebutkan di atas. di mana pohon yang baik ciri-cirinya ialah mempunyai ushul (akar) yang menghujam ke dasar bumi.

86 Ekonomi Islam: Sejarah. A. Di mana muamalah merupakan salah satu bagian dari sistem Islam. Lihat Tafsir Ibnu Katsir. Qardhawi membenarkan pandangannya setelah diadakan dua macam perubahan penting. Maka setiap sistem yang berkembang di muka bumi yang bersifat bathil harus ditolak oleh manusia (umat Islam) termasuk dalam hal ini ialah sistem ekonomi kapitalisme. dalam aplikasi sistem ekonomi Islam memerlukan piranti pendukung sehingga ekonomi Islam dapat dinikmati oleh seluruh umat manusia. Sesuai dengan fungsi batang pada sebuah pohon. Mawdudi menganggap bahwa hanya hasil produksi yang bisa dipasarkan dari unit industri yang dikenakan 2. yang tidak dikenal dalam masa permulaan Islam.3 Karena itu. Op. buku A. Dari analogi tersebut dapat ditarik sebuah kesimpulan sementara. ekonomi Islam secara makro memerlukan kebijakan publik yang dikeluarkan oleh negara (Islam) untuk mengatur tatanan masyarakat dalam menjalani fungsi dan tujuan hidupnya. juga perusahaan-perusahaan seperti petemakan unggas dan usaha sapi perah sama dengan unit perindustrian. 160. Dan mengaplikasikan ekonomi Islam merupakan sesuatu yang bernilai ibadah. Dengan demikian. para mustahiq (yang berhak menerima zakat) dan pelaksanaannya telah dibahas secara terperinci. la mengusulkan tarif zakat yang longgar. yaitu surat saham dan efek-efek. Di mana makna kalimat tauhid menurut syar’i.5 Persoalan ekonomi di dalam Islam terangkum dalam bab muamalah. Kenyataan itu. di mana zat yang terkandung di bumi diserap oleh akar kemudian ditransformasikan melalui batang sehingga zat yang diserap itu berproses untuk menghasilkan buah. rumah dan kendaraan yang disewakan. Dalam bahasa Inggris ’The Law and Philosophy of zakat '. dikenal juga tiga istilah yang tidak dapat dipisahkan. Qardhawi. Cakupan Zakat Telah disepakati secara umum. bahwa persoalan mu’amalah (ekonomi Islam) terkait mutlak dengan persoalan aqidah dan ibadah. mulkiyah (kekuasaan) dan uluhiyah (kemasyarakatan). Op. (Beirut: 1972). kalimat tauhid merupakan pijakan filosofis ekonomi dan sistem ekonomi islam. serta beberapa ahli ekonomi yunior telah menyampaikan pembahasan analitis mengenai zakat ini. 6 Muhammad al Mubarak.6 3 4 keuangan negara pada awal sejarah Islam yang digambarkan dalam kondisi dan situasi moderen. Beberapa hal masih belum memperlihatkan kesepakatan. . Oleh karena itu negara merupakan salahsatu dari tiga soko guru dalam sistem ekonomi Islam.5% pajak tahunan. yang bathil harus dinafikan (ditolak) dan yang haq harus ditetapkan dalam jiwa dan menjadi keyakinan (aqidah_ideologi) setiap umat Islam. walaupun kurang original tetapi lengkap dilihat dari sudut hukum. 5 Muhammad Nejatullah Siddiqi. hlm. Akram berpendapat bahwa pendirian Mawdudi ini tidak sesuai dengan pandangannya mengenai zakat atas syarat-syarat saham dalam perusahaan-perusahaan industri. Dan piranti utama yang kedua ialah kekuasaan “negara” sebagai alat transformasi sistem ekonomi Islam kepada masyarakat. Karya paling lengkap adalah Fiqh al Zakat. dalam semua kasus ini diusulkannya 10% pungutan dari keun tungan bersih sesudah penyusutan harga. Cit. Muhammad Nejatullah Siddiqi. bahwa cakupan zakat harus diperluas pada beberapa bentuk kekayaan. Kedua. feodalisme dan lainnya. Piranti pendukung yang utama agar berjalannya sistem ekonomi Islam ialah sistem ekonomi memerlukan hukum sebagai pijakan beroperasinya. jumlah minuman yang kena zakat. bersama-sama dengan iman dan keterikatannya pada nilainilai moral dan prinsip-prinsip tertentu dalam organisasi. Per-tama ia menggolongkan rumah sewa dan kendaraan yang disewakan.4 Kalimat tauhid inilah pokok persoalan utama dalam Islam sebagai suatu sistem hidup. persoalan muamalah tidak dapat dipisahkan dari persoalan aqidah dan ibadah. dari zakat. Mannan memuat bab mengenai keuangan negara secara lengkap dan kebijaksanaan fiskal. seperti barang dagangan lainnya. cakupannya. sehingga progresivitas bisa diterapkan pada penentuan tarif zakat. Nizam al Islam al iqtisad. sosialisme. Abu Zahra mengusulkan 10% zakat atas keuntungan (pendapatan) bersih dari perusahaan-perusahaan tersebut. Abu Zahra dan Mawdudi membahas pemungutan zakat atas kekayaan semacam ini dan tarif zakat atas kekayaan tersebut. Zakat Inti dari keuangan negara Islam adalah zakat. Dar Al Fikr. Dengan demikian diaplikasikannya ekonomi Islam dalam kehidupan sehari-hari harus bersesuaian dengan aturan-aturan Islam. karangan Qardhawi. Mannan juga menekankan perlunya diperhitungkan penyusutan harga dan selanjutnya menam-bahkan bahwa "masalah tarif zakat tidak bisa dipisahkan dari produktivitas yang berbeda dari satu industri ke industri lainnya". mesinmesin pabrik dan barang-barang modal lainnya. Teori. yaitu rububiyah (hukum). Sekalipun demikian. Cit. salah satu diantaranya adalah zakat atas mesin-mesin industri dan barang-barang modal. dengan membebaskan barang modal dan mesin yang terpasang pada unit-unit industri. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 275 ukul meliputi persoalan ihsan dan muamalah. Di antara para ahli ekonomi. tabungan dalam bentuk premi asuransi dan dana pensiun. sesuai analogi kalimat tauhid yang di-qiyas-kan kepada pengertian pohon yang baik tersebut di atas. Dengan demikian. sesuai dengan makna syar’i yang terkandung dalam kalimat tauhid adalah terklasifikasikan kepada dua persoalan yang bertolak belakang. Dalam paradigma Islam.

Dasar pemikiran itu biasanya disebut sebagai filsafat. bahkan selalu menjadi landasan pengembangan sistem hingga mencapai kemapanan sebagai suatu sistem. mendemonstrasikan sebagai sistem yang sangat kompetitif dari intermediasi keuangan. Political Economy of the Islamic State. hubungan perindustrian serta perkembangan dan pertumbuhan. 9 M. dan penggunaannya direncanakan untuk Muhammad Nejatullah Siddiqi. keuangan Islam merepresentasikan multi jutaan dolar industri dengan tingkatan yang sudah sangat komprehensif dari produk. perdagangan dan keuangan. memiliki pandangan yang sama. Keuangan Negara Kepustakaan yang luas mengenai keuangan negara dalam Islam banyak didapat dalam rangka peraturan yang jelas dari syari'ah mengenai masalah ini dan adanya bahan sejarah mengenai topik ini. gubernur Bank Negara. Dalam aplikasi ekonomi. (Jakarta: Bangkit Daya Insana. Allen Tan. Sekalipun demikian. servis. menyampaikan sentilan yang tidak terlalu keras: Bahkan.. Dalam ekonomi islam. Dalam mengembangkan hartanya. (London: 1970). termasuk kepemilikan alat produksi dan faktor produksi. model Malaysia sudah membuktikan dua hal dalam menghindari risiko spekulasi sebaliknya menciptakan profit untuk nasabah dan disukai investor. Hari ini pasar perbankan Islam dengan cepat membesar. Baru saja dalam tahun-tahun ini. Di mana sabda Rasulullah menyatakan: “adunya wasilah laa ghayah_ dunia itu sarana buka tujuan”. 8 Oleh karenanya peranan ekonomi secra aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari sistem ekonomi Islam. 11 Al Qur’an. filsafat ekonomi meruanglingkupi tentang pendekatan menyeluruh dari suatu persoalan ekonomi.M. Teori. Pokok pemikiran itu tidak lepas dari sistem. Oleh karena itu setiap manusia yang diberikan amanah akan harta harus memanfaatkan seoptimal mugkin dalam produksi guna memenuhi kesejahteraan bersama di dunia. Dan sistem ekonomi merupakan penguraian tentang methode dan sarana untuk menciptakan kesejahteraan umat manusia pada umumnya dan ekonomi pada khususnya. Sistem ekonomi Islam merupakan antitesis dari sistem ekonomi kapitalis dan sosialis. 280. sistem ekonomi Islam menolak terjadinya akumulasi kekayaan yang dikuasai oleh beberapa orang saja. Malaysia sudah menjadi negara terbesar yang mengembangkan sistem keuangan bebas bunga di dunia. Dalam hal ekonomi. 1995). pemilikan kekayaan pribadi harus berperan sebagai kapital produktif yang akan meningkatkan besaran produksi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hari ini. Ali Aswaf. Ph. juga harus mendapat perhatian dalam pengembangan sistem ekonomi Islam dan aplikasinya. jaminan sosial dan asuransi. Husein Sawit. Dalam Konferensi Internasional Bank Islam kedua yang diadakan bulan Februari lalu. Di samping karya Aghnides "Mohammedan Theories of Finance". Op.D Thesis. 73. 27. produk memuaskan. Umar Chapra. sistem keuangan Islam memiliki pengalaman untuk tumbuh luar biasa dan menuju transformasi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 87 Islamic Bank Berhad. akan membuat fondasi lebih kokoh. hlm. 11 Oleh karena itu. hlm. melayani Muslim dan non Muslim. uang dan perbankan. hlm. Dan 20 tahun dari sekarang. Beliau dia mengatakan meskipun sejarah perbankan Islam lebih singkat tetapi sudah berkembang dan melayani kebutuhan ekonomi lebih baik. The Economic System of Islam. Metwally. Cit. 40 10 M. 7 Filsafat kemasyarakatan Islam (mua’malah). dalam dekade ini. Tambahnya Bank Negara Malaysia juga membuka tiga cabang di luar negeri untuk memimpin bisnis bank Islam di dunia.9 Sistem ekonomi Islam sesuai landasan filosofisnya harus mengacu pada prinsip al maalu maalalllah_ harta itu harta Allah. Penyediaan modal fisik dan modal sosial terhitung sebagai kewajiban penting dari negara Islam modern. pemerintah setempat menunjukan komitmen untuk tidak ragu mengembangkan dengan semangat dan keuletan dalam sistem keuangan Malaysia. seorang muslim harus sesuai dengan amanah pemilik harta. penasihat senior Citibank Berhad. Teori dan Model Ekonomi Islam. hlm. membayangkan suatu masyarakat ekonomi yang didasarkan pada pengarahan negara secara luas dan penyertaan di dalam bidang-bidang perekonomian. Sistem Ekonomi Islam dan Beberapa Aspek Khusus Di dalam kerangka dasar seperti diuraikan di atas.10 Demikian pula halnya tentang bab-bab mengenai keuangan negara yang terdapat dihampir semua karya tulis mengenai sistem ekonomi Islam. melayani seluruh tingkatan dari konsumer dan bisnis yang meluas di antara umat Islam dunia. walaupun kebanyakan bersifat sejarah dan deskriptif. Minat kita tertuju pada cara kerja umum kebijaksanaan yang berasal dari Umumnya berbagai sistem yang berkembang di dunia memiliki dasar pemikiran yang pokok dan mendalam. 1970. berbagai jenis sumber daya dipandang sebagai pemberian atau titipan Tuhan kepada manusia. Islamic Culture Centre. Pengantar dan Penterjemah M.10 Prinsip Al milku lillaahi wahdah_ kepemilikan itu satu-satunya ialah Allah. penulis-penulis kita telah membahas aspek khusus dan sistem demikian itu seperti keuangan negara. Di mana Islam menjamin kepemilikan masyarakat. Sekarang. Tan Sri Dr Zeti Akhtar Aziz.274 Ekonomi Islam: Sejarah. Sepanjang tahun. 8 7 . sejumlah karya spesialisasi juga ada. surat 57 ayat 7. yaitu untuk diri sendiri dan untuk orang lain. Islam tetap mengakui kepemilikan pribadi manusia dalam batas-batas tertentu. University of Southern California. banyak program sudah dibuat dan haknya untuk intens serta fokus oleh Bank Negara untuk mengembangkan Malaysia pada cabang perbankan Islam yang lebih signifikan.

Islam telah meletakkan sistem sosial yang seimbang. Prinsip ini didasari oleh sunnah Rasul yang menyatakan bahwa.13 Seorang muslim yang kekayaannya melebihi ukuran tertentu (nisab) diwajibkan membayar zakat. Dengan demikian harta di tangan seorang muslim harus bermanfaat atas masyarakat luas. 13 12 diharapkan Tan Sri Dr Zeti Akhtar Aziz. Dalam makna ibadah. Bank Islam kedua. tapi setiap individu memiliki hak menggunakannya untuk kebutuhan pribadi dan kepentingan bersama. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 273 kepentingan orang banyak. Kesepakatan perbankan Islam sudah ada sejak tahun 1983. oleh karena itu penggunaan harta dalam aplikasinya di bidang produksi harus benar-benar direncanakan dengan sebaik-baiknya. dan tabzir (berlebihan) harus dihindari.12-13. baik yang bersifat untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan umum. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. 10 tahun kemudian seluruh bank konvensional menawarkan pembiayaan Islam terpisah dari counter bank konvensional sekaligus dan saat itu pemisahan Islamic Clearing House dan Islamic Inter Bank Market (pasar uang dan transaksi antar bank) di Malaysia sudah dimulai. THB Pada 1997 Dewan Penasihat Ekonomi Syariah Nasional Malaysia dibentuk." Sejarah bank Islam muncul dalam sistem keuangan internasional sekitar 1970. "Setiap orang mempercayai ini. Malaysia membuka jalan dengan mengenalkan Lembaga Tabung Haji (LTH. shadaqah dan warisan. Karena itu penting mendapat perhatian dalam sistem ekonomi Islam. Banyak orang Islam sekolah di situ tetapi itu tidak membuat mereka terpinggirkan sebagai Muslim.. kumpulan modal untuk bank Islam relatif lebih kecil dengan banyak area sekaligus potensial untuk tumbuh di sini. distribusi yang adil dari pendapatan dan Al Hadits. Hong Leong Islamic Bank Berhad. tetapi konsep dan mengajar di sekolah biara juga bias bermanfaat dan saya kira ini harus lebih berusaha keras untuk menciptakan perhatian lebih tentang bank Islam kepada non Muslim. Maka sejumlah zakat itulah yang menjadi hak delapan asnaf (golongan) mustahik. 12 Allamah Ibn Hazm menganggap.14 Harta yang dikuasakan Allah kepada manusia merupakan suatu ujian yang sangat berat. tidak karena didasarkan agama semata sja. Bandingkan dengan bank konvensional. Demikian halnya. 40 . mulai beroperasi 1999." Konsep perbankan Islam sudah didefinisikan berubah dan tidak hanya sebagai perencanaan keuangan untuk orang Islam. LTH merupakan tempat menabung bagi orang Islam yang ingin naik haji. pemilik harta harus menghindarkan penggunaan hartanya yang dapat membahayakan orang lain atau merugikan kepentingan umum. Teori. Op. dengan pembentukan lembaga-lembaga zakat. sedikit kutipan unik dari perundang-undangan dan kemungkinan pertamakali tercapai dari kesepakatan parlemen untuk menciptakan perbankan Islam. praktisi hukum yang menulis buku Legal Aspect of the Malaysian Financial Sytem. "Konsep sangat penting untuk kita mengerti. Cit. (Jakarta: 1990). Maksudnya kita juga mengambil beberapa contoh untuk sekolah biara. Manusia yang menguasai harta tidak berhak untuk menghancurkan harta-harta yang berada ditangannya. Tak sedikit orang yang telah diberikan kekuasaan atas harta yang banyak. kemudian manusia lupa kepada fitrahnya sebagai hamba yang harus selalu ingat kepada yang menciptakannya. Penggunaan harta secara mubadzir dan sikap boros dilarang dalam agama. negara bertanggungjawab terhadap persediaan kebutuhan dasar setiap individu. Orang lain atau masyarkat mempunyai hak tertentu atas harta seorang pemilik. 32. namun prinsip dan filosofinya sudah dikemukan dalam Al Quran lebih dari 1400 tahun lalu. hlm. Dalam waktu dekat memenuhi kebutuhan orang Islam dengan konsep yang berubah dan lebih banyak lagi. di mana sistem ekonomi Islam harus mampu menjaga fitrahnya manusia. Dan. yang juga anggota Bank Sentral Malaysia di Komisi Reformasi Hukum Bank dan Keuangan Islam menambahkan. Malaysia Pilfrim Fund Board) pada 1963 dengan membentuk dasar sektor Islam yang lebih modern. “masyarakat punya hak yang sama atas air. Termasuk dalam hal penggunaan harta yang dikuasakan Allah atas setiap manusia ialah kewajiban untuk membantu kerabat dekat dan keluarga kecil dan anggota keluarga besar jika mereka dalam keadaan membutuhkan. 14 Muhammad Nejatullah Siddiqi.40 Sejak itu bebapa perbankan Islam sudah mendapat lisensi seperti Commerce TIJARI Bank Berhad. Bank Muamalat Malaysia Berhad. non Muslim pun akan menggunakan konsep dan produk perbankan Islam. Sesuai prioritas tujuan ekonomi Islam. Irfan Mahmud Ra’na. Keseimbangan (fitrah) itu ialah keselamatan di dunia dan keselamatan di akhirat. padang rumput dan api”. menunaikan zakat merupakan salahsatu kewajiban sebagai manifestasi ketundukan terhadap perintah Allah. Dalam tahun yang sama Bank Islam Malaysia Berhad menjadi bank yang mengajarkan konsep Islam secara penuh(integral). Islam tidak mengakui hak milik absolut terhadap faktor-faktor yang berkaitan dengan produksi.88 Ekonomi Islam: Sejarah. hlm. gubernur bank sentral Malaysia dengan membuat cabang Bank Islam Malaysia. Ini sesuatu yang saya tekankankan sebab ada banyak perbedaan tentang ini. yakni terciptanya kesejahteraan ekonomi yang diikuti dengan persaudaraan sedunia dan keadilan. Pustaka Firdaus. Pemerintah menciptakan Labuan Internasional Offshore Financial Center yang sekarang sebenarnya Islamic Wall Street. Karena itu Islam tidak mengizinkan penimbunan harta kekayaan atau faktorfaktor yang memungkinkan timbulnya kemakmuran yang pincang. Ato' Dr Nik. Dia juga asisten pengarang dalam Law and Practice of Islamic Banking and Finance." kata Dato' Dr Nik Norzrul Thani.

lalu Mudhaib adalah variasi opini dari banyak aspek hukum. Memang tidak sesimpel yang diungkapkan. beberapa segi yang harus dikaji. Islamabad. Ketika Malaysia menelurkan groundwork (sistem dasar) dalam sektor finansial kelihatannya banyak didukung orang non muslim sebagai penggerak pertumbuhan. direktur eksekutif Prime Utilites Berhad Malaysia. Karena itu upaya untuk menggali dan mengembangkannya sangat penting.. hlm.17 Idealnya.3 persen saja yang bisa membedakannya dengan bank konvensional. persetujuan untuk mengambil alih kepemilihan di akhir perjanjian biasanya ditulis dalam kontrak 30 tahun. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 89 penguasa di seluruh dunia." International Journal of Islamic Financial Services Vol. Dengan media itu dapat merubah kecenderungannya. undang-undang. 38 IMF yang mengurus soal ini menunjukkan dalam studi awalnya tentang perbankan Islam 1987. institute penelitian nasional. sistem ekonomi Islam seolah merupakan sesuatu yang baru. meskipun nasabah Muslim dan non Muslim bertambah. Dato'nik Ezar Nik Bolia. (Lahore: 1969). 17 Muhammad Nejatullah Siddiqi. ajaran hukum Islam atau syariah melarang investasi dalam minuman keras. termasuk perubahan dalam sistem kebijakan pemerintahan. mempelajari perubahan dunia Islam dan pertumbuhan sistem keuangan dengan konklusi Malaysia memimpin pasar sebagai salah satu keselarasan yang pas di Asia. kelihatan memiliki kesadaran walau masih minim tentang itu. pornografi judi dan cabang dari industri-industri itu. tujuan ekonomi Islam harus terperinci dengan jelas. 18 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Dia mengatakan. 2) Menciptakan kondisi sehat di dalam pasar guna menjamin fungsinya dengan baik. misalnya. sikap. Teori. Malahan dari sistem gadai tradisional dalam Islam esensinya didasarkan kepercayaan pada nasabah untuk membeli satu properti.272 Ekonomi Islam: Sejarah. Dalam laporan di AS tentang publikasi bisnis yang dibuat Global Finance 2004. 39 38 kemerdekaan pribadi di dalam konteks kesejahteraan masyarakat. hlm. dan bila perlu lewat paksaan. NIRA. 436. melaporlan 70 persen dari orang Malaysia memilih perbankan Islam adalah pemeluk non muslim. konsumen membayar sesuai komitmen berdasarkan kepercayaan. Studi di Malaysia 1994 menyatakan penduduk yang tahu bank Islam mendekati 100 persen. peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan khusus yang ditetapkan oleh negara. sistem ekonomi Islam itu bernaung dalam negara Islam. Setidaknya peranan negara dalam kehidupan ekonomi Islam meliputi beberapa hal di antaranya: 1) Menjamin kesesuaian dengan kode etik Islam dari tiap pribadi lewat pendidikan. Jika rumah dijual kemudian. Ada Sunni dan Shi'ah di bawahnya. kasino. Ma’asyiat el Islam. sebagaimana yang dipraktikkan sistem bank barat yang mengimingi bunga). Kedua. Ketiga. hlm.16 Sistem ekonomi Islam adalah sistem ekonomi yang baru populer kembali setelah kehilangan masa jayanya pada beberapa abad silam. anggur. pendidikan dan latihan akhlaq. . Op. pembayaran berhenti. "A Study on Islamic Banking Education and Strategy for the New Millenium-Malaysia Experience. 3) Perbaikan penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diakibatkan oleh mekanisme pasar dengan bimbingan dan pengaturan maupun dengan campur tangan langsung serta partisipasi dalam prosesnya. 18 Keterlibatan negara hingga sejauh ini tentunya bagi kepentingan dasar dari keadilan sosial ekonomi. di mana negara harus mencampuri kemakmuran pribadi warga negara. sejauh keadilan sosial ekonomis menuntutnya. ibid. 28. sebelumnya senior treasury di Hong Leong Bank.. karena literatur sistem ekonomi Islam pada zaman dahulu tidak ditemukan atau “mungkin” belum tersusun secara sistematis yang dapat dipahami dan diaplikasikan oleh orang pada masa sekarang. 19 Fazlur Rahman. 30. moral dan tingkah laku pelaku-pelaku ekonomi harus benar-benar mencerminkan seorang yang memiliki integritas terhadap filsafat ekonomi Islam yang mendasarinya. 4.. Mereka meminjam uang untuk properti sebagai sewa. Islamic Publication. sistem ini disebut Ijara dalam Islam. Kebingungan tentang bank Islam tidak menjadi kejutan bagi Cherrie Chin. dengan persentase yang sama aset perbankan Islam menjadi umum sebagai bank tradisional dalam menawarkan produk. 18 April 2006. 4) Mengambil langkah-langkah positif di bidang produksi dan pembentukan modal guna mempercepat pertumbuhan dan menjamin keadilan sosial.19 15 16 Ibid. sejak itu kemudian lebih banyak dosen melakukan penelitian. Abul A’la Maududi. hanya 27. sehingga segala keperluan untuk berkembangnya sistem ekonomi Islam tidak menjumpai kesulitan. 15 Untuk mencapai keadilan ekonomi. Kini. ibadah. Islamic Studies. "Perbankan Islam tumbuh dengan trennya dan pasti lebih baik dari yang Waspada. “Ekonomic Principles of Islami”. 43. Ada dua aliran pemikiran dalam Islam. Bank mendapatkan keuntungan dari menyewakan properti. cara berfikirnya serta tertanamnya dalam diri manusia akan pengertian moral yang kuat. 39 Sekarang setelah 12 tahun kemudian. yaitu: pertama. Maka strategi dalam mengorganisir sistem ekonomi perlu mendapat perhatian dari para pemikir dan pelaku ekonomi Islam. hlm. mengatakan ada empat perbedaan pemikiran dalam Islam yang bisa diinterpretasikan dalam hukum syariah. Cit. juga melarang Islam menerima bunga (riba. Dikatakan baru. Islam selain bergantung pada hukum publik yang ditetapkan oleh negara juga perhatian yang besar untuk ini dicurahkan atas pembentukkan bathin manusia lewat iman. yang dapat memeliharanya serta bersikap adil. Untuk pengembangan sistem ekonomi Islam. 2 No. Lalu apa yang membuat perbedaan mendasar perbankan Islam dengan konvensional? Simpel saja. Hamid & Nordin.

. uluran tangan yang antusias akan diberikan. Dalam sistem ekonomi Islam. bila ditelusuri lebih lanjut justru yang besar itulah yang membuat terpuruknya perekonomian negeri ini. Di Banglades. Cit. al-Ilm wal-mal fil Islam.non performing loans) kredit KUK hanya lima persen. Sekarang sangat menarik karena persentase non muslim lebih besar di dalamnya.90 Ekonomi Islam: Sejarah. di mana negara pada masa sekarang lebih banyak menggunakan sistem politik demokrasi. 37 Ahmad Husaini. (al Qahirah: Dar al-Tahrir Lil Tiba’ah wal Nashr. hlm. Jika dalam teori maupun dalam aplikasinya berpijak pada pengertian kalimat tauhid.20 Teori Zakat. kifarat. yang merupakan sumber penerimaan keuangan Negara Islam yang utama ialah zakat. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Istilah syariah pada dewasa ini di Indonesia telah melengkapi kamus politik. kecenderungan penggunaan label “syariah” sangat marak. serta sederhana dalam prosedur. Bahkan. Padahal. dll.6 trilyun. Dari semua penerimaan itu. Pada masa sekarang di dalam negara modern disebut dengan Kantor Perbendaharaan Negara atau disebut juga dengan Kas Negara. Namun apabila terjadi sebaliknya. itu adalah bukan Islam. namun banyak invisible cost yang harus dibayar oleh para pelaku UKM.715 trilyun terkait dengan 200 obligor besar. fai. Filsafat ekonomi Islam sebagaimana diurai di atas berpijak pada makna kalimat tauhid sebagai landasan filosofisnya. Majalah Malaysia Tatler melakukan investigasi bagaima dual banking terjadi di negara tetangga itu. berbagai peluang ditawarkan. dan Shadaqah Dalam negara Islam di masa jayanya. bahkan modal usaha pun dibantu. jika dirangkaikan dengan istilah Islam_ syariah Islam berarti hukum Islam.21 Seiring dengan tidak berlakunya sistem politik Islam. Di Indonesia. Bahkan telah menjadi trade mark atas suatu produk ekonomi dan keuangan. 37 Kondisinya sangat kontras bila dibandingkan dengan yang berlaku di Australia. dikenal suatu badan yang dapat mengelola sumber keuangan dari umat islam. Jizyah. Pemerintah dalam situasi seperti saat ini memang tidak bisa dituntut untuk bersikap sama dengan yang berlaku di Australia dan Banglades. Simak saja jumlah kredit macet 200 obligor besar yang kini menjadi pasien BPPN. kreditnya hanya sebesar Rp 13. Terbukti.496 UKM yang menjadi pasien BPPN. Op. Kini. 80 persen uang yang beredar di negara itu dikelola oleh lembaga swadaya masyarakat yang mengembangkan berbagai jenis perekono-mian rakyat. Bila seorang rakyat kecil ingin membuka usaha. Infaq. bahwa Islam merupakan suatu sistem yang bersifat universal melingkupi seluruh tatanan hidup dan kehidupan umat manusia di muka bumi. Kalangan pelaku UKM menyatakan minimal dibutuhkan Rp 200. 22 Muhammad Nejatullah Siddiqi. lembaga keuangan negara disebut dengan Baitul Maal. dan juga diproyeksikan untuk tahun 2001 kredit bermasalah (NPL . Total kredit macet UKM tersebut masih jauh dibawah kredit macet Texmaco Grup yang mencapai Rp 17 trilyun. Namun. dibanding nasabah usaha besar.4 persen. Ini karena tingkat kepatuhan nasabah usaha kecil lebih tinggi. yang mencapai Rp 242. sistem politik sosialis dan sistem politik feodalis. sementara NPL kredit non-KUK mencapai 21. Teori. 126. waris. 21 Muhammad Nejatullah Siddiqi. geliat kebangkitan Islam lebih bersifat kultural. 50. Adanya perbendaharaan negara merupakan sarana untuk menunaikan tanggung jawab negara. Praktis sistem-sistem lainnya di dalam Islam tidak terpakai. Istilah syariah mempunyai arti hukum. Label “syariah” yang melekat pada produk ekonomi dan perbankan belum tentu Islam adalah kembali kepada landasan filosofis sistem ekonominya. maka sistem dan aplikasi sistem ekonomi itu ialah Islam. Kerjasama Ekonomi Syari’ah (Kasus Malaysia dan Jepang) Perbankan Islam telah menjadi perhatian dunia internasional dengan sistem yang fair sebagai kebutuhan alternatif sistem keuangan bagi penduduk Muslim. wasiat. oleh karenanya sistem-sistem yang ada dalam Islam yang dapat diaplikasikan di dalam lingkungan negara yang bukan negara Islam lebih bersifat penyesuaian. Infaq. Cit. maka sekalipun dikatakan “ekonomi syariah” atau “perbankan syariah”. warung atau usaha yang dibuka oleh rakyat kecil justru setiap saat terancam penggusuran atas nama pembangunan. sudah sebuah berkah yang besar buat UKM.6 trilyun. Di Indonesia sebaliknya. salab.22 dibayar. sehubungan dengan usaha mempertahankan keseimbangan sosial masyarakat. cukup dengan tidak membuat kebijakan yang diskriminatif. karena pasar potensial di Indonesia adalah muslim. hlm. Op. Sementara dari 213. yang dibutuhkan oleh UKM bukan subsidi. 20 . hingga Surat Tanda Daftar Usaha Perdagangan (STDUP). ghanimah. Shadaqah. dan tidak "mengganggu". yaitu Baitul Maal. Sumber penerimaan Baitul Maal ialah Zakat.000 untuk mendapatkan semua surat-surat itu. 1971). hibah. ekonomi dan keuangan. termasuk dalam hal ini ialah sistem ekonomi Islam. dibandingkan kredit non-KUK. yang ujung-ujungnya adalah "memanjakan" yang besar (konglomerat). akan tetapi ketersediaan dana yang tepat waktu dan tepat jumlah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 271 Syariah (Label ‘Syariah’ belum tentu Islam) Sebagaimana telah diuraikan di atas. itu pun Rp 3. Akhir tahun 2000. dari data Bank Indonesia sepanjang krisis moneter berlangsung KUK senantiasa mempunyai tingkat kolektibilitas kredit lebih baik. riset ini penting sebagai awal menjadi Mulai dari mendapat surat keterangan domisili dari lurah. wakaf.

Menurut pendapat mayoritas ulama fiqih. bangunan (properti). nishab-nya ditentukan syari’ah dengan tujuan semata-mata untuk mensucikan diri dan harta mereka. Akibatnya. ketergantungan kepada eksportir pengumpul yang banyak tersebar di sentra-sentra industri kecil telah membuat margin keuntungan yang diperoleh UKM jauh lebih kecil dibanding kalau dapat melakukan ekspor sendiri. “yang diambil dari kaum kaya dan diserahkan kepada kaum miskin dan disalurkan pada delapan alokasi penyaluran yang telah ditentukan oleh Al-Qur’an. kecuali orangorang yang memiliki penghasilan yang terbatas yang tidak mencapai nishab syar’i (batas minimal jumlah harta yang diwajibkan syari’ah untuk dizakati). Bagi produk yang berorientasi ekspor. Meski ada keunggulan yang melekat pada LKM dibanding bank umum. tetapi wajib atas setiap muslim yang telah memiliki jumlah zakat fitrah tersebut. Kepengurusannya terdiri dari unsur masyarakat dan pemerintah. dan tidak adanya kegiatan pendampingan untuk menjaga kontinyuitas keberhasilan usaha kecil atau mikro. Yaitu tidak ketatnya manajemen penyaluran. serta punya kedekatan budaya dan psikologis dengan nasabahnya. perniagaan. 25 Al Qur’an. Zakat –dalam konteks keseluruhan umat—bukan jumlah yang sedikit. udara dan sebagainya zakatnya adalah dua setengah persen (2.270 Ekonomi Islam: Sejarah. Termasuk dalam prosentase pembagian ini adalah kekayaan hewan. sesuai dengan madzhab Umar bin Abdul Aziz dan Abu Hanifah.26 Diqiyaskan (dianalogikan) kepadanya –menurut tarjih kami—penghasilan pabrik (industri). maupun setiap panen atau menuai tanaman dan buah-buhan. tidak perlu berbadan hukum. untuk mengakomodir masyarakat (Islam) dalam menunaikan kewajiban agama telah ada undang-undang tentang pengelolaan zakat. berfirman. bagi sebagian besar UKM yang banyak terdapat di daerah lemahnya manajemen dan penerapan teknologi menjadi kendala untuk berkembang lebih lanjut. namun ada kerawanan-kerawanan yang patut diwaspadai. yang diwajibkan atas setiap kepala yaitu zakat fitrah. Hal-hal yang bersifat teknis pelaksanaan diatur dengan kebijakan yang dikeluarkan menteri. juga tidak mampu secara cepat menyesuaikan diri dengan tuntutan perubahan mode di masyarakat. antara lain dari faktor lokasi yang memungkinkan lembaga itu menjangkau nasabah pengusaha kecil dan mikro. dan lolos dari seleksi yang dilakukan oleh tim pengawas di tingkat kabupaten dan kota. Tidak ada seorang pun yang terma’afkan dari kewajiban zakat. hewan ternak. surat al-Baqarah ayat 267. Yaitu berupa sedikit kelebihan dari 23 24 Undang-Undang Republik Indonesia No. belum pernah mendapat bantuan dana bergulir dari proyek sejenis dalam lima tahun terakhir. Padahal. tidak ditetapkannya sanksi bila ada pelanggaran penyaluran dana. laut. Atas dasar undang-undang ini pengelolaan zakat di lembagakan. sebagai kelebihan dari persedian makannya di malam dan hari idul fitri. Perizinan yang berbelit-belit dan tidak transparan telah membuat UKM terjebak dalam ekonomi biaya tinggi. . Zakat yang diwajibkan Allah atas harta orangorang yang kaya. karena tampaknya pemerintah hanya melihat persoalan pendanaan yang menjadi hambatan bagi UKM. Persyaratan yang ditetapkan untuk menjadi LKM yang layak mendapat alokasi dana dari Menegkop. Hingga menjelang berakhirnya tahun 2001. Ia dihitung dengan sepuluh persen (10%) atau lima persen (5%) dari setiap penghasilan pertanian yang dimakan atau yang tidak dimakan. Selain ketidakmampuan menjaga konsistensi mutu. luwes dalam bertransaksi. Ibid. 26 Al Qur’an. program LKM menjadi satu-satunya program "unggulan" untuk memberdayakan UKM.23 Badan ini dibentuk dari tingkat nasional hingga tingkat kecamatan. pasal 6-7. Ada juga zakat lain yang bersifat tahunan. 25 Dan. Punya anggota produktif minimal 45 orang. 38 Tahun 1999. Kendala melakukan ekspor secara individu akibat dari keterbatasan mendapat akses informasi pasar global. dalam bahasa undang-undang disebut bahwa badan yang berhak menerima sumber penerimaan sebagaimana sumber penerimaan Baitul Maal ialah Badan Amil Zakat. yaitu Undang-Undang No 38 Tahun 1999. Ketidakpahaman terhadap karakter UKM telah membuat persepsi pemerintah meleset dalam melihat UKM.24 Salah satu sumber utama yang membiayai jaminan penghidupan dalam masyarakat Islam adalah zakat. Perilaku birokrasi ikut mempersulit keberadaan UKM. ketimbang instansi yang benar-benar peduli dan serius memberdayakan UKM. termasuk produk yang diminati oleh konsumen di luar negeri. Allah swt. maskapai (perusahaan transportasi) darat. Bab III. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 91 maka dana itu akan ditarik kembali dan akan diberikan kepada LKM yang lain yang membutuhkan. surat at-Taubah ayat 60. Teori. Akan tetapi harus mengakar di masyarakat dan sudah melakukan usaha simpan pinjam secara aktif kepada anggota minimal dalam setahun terakhir.5%) dari modal keuangan atau perniagaan. Zakat merupakan kewajiban berkala yang pengambilannya berulangulang setiap satu haul (perhitungan tahun hijriah) baik dari uang. zakat jenis ini tidak mensyaratkan adanya nishab. Kantor Menegkop hanya seperti melaksanakan program "bagi-bagi rezeki". firman Allah menyatakan: “… Dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu”. Meski secara resmi tidak ada pungutan yang harus Di Indonesia.

dan tiap kabupaten mendapat dana untuk lima hingga enam LKM. yang lambat laun akan menjadikan pedesaan kompetitif dalam tatanan perekonomian global. sesuai hukum ekonomi maka investasi akan berkembang di pedesaan.. pemerintah melalui Kantor Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah pada pertengahan tahun 2001 mengeluarkan kebijakan mengembangkan lembaga keuangan mikro (LKM). Ia memohon kepada Allah supaya diterima. tetapi “hak yang ditentukan”. keberadaan lembaga keuangan yang dapat melayani kebutuhan ekonomi rakyat menjadi mutlak adanya. Akibatnya. mandiri. namun hingga saat ini peran itu belum dapat dijalankan dengan baik. yaitu sebagai kewajiban agama. khususnya di pedesaan. ia menempati urutan sesudah syahadatain dan menegakkan shalat. Ia merupakan kewajiban yang agung. digunakan untuk modal pengembangan LKM. Sebab masyarakat akan terbantu dalam pendanaan untuk mengembangkan potensi-potensi usaha di wilayahnya.28 Karena sistem Baitul Maal sebagai badan yang berwenang menghimpun dan mendayagunakan sumber penerimaan dari shadaqah. syi’ar terbesar dan ruku Islam ketiga. kredit Rp 100 juta . Berkembangnya lembaga kredit di tingkat masyarakat yang paling bawah akan berdampak positif terhadap pengembangan kawasan pedesaan. infaq dan zakat tidak seperti di negara Islam. Dana ini lebih kecil dibanding tahun 2000 yang masih sebesar Rp 350 milyar. kenyataan itu sangat nampak ketika bulan ramadhan tiba. tidak menjadi ekonomi berbiaya tinggi. Bila pengelolaan dana tersebut berjalan baik. surat an-Nisa (4) ayat 39. . Dengan situasi seperti itu. LKM akan dikembangkan di 175 kabupaten. Teori. Dalam al-Qur'an perkataan iman banyak digabungkan dengan infaq.Rp 200 juta sebagai kredit konsumtif. Cit. Hal itulah salah satu alasan dibentuk pemerintahan. karena bentuknya yang koperasi. Pemerintah dalam menggerakkan lembaga keuangan yang dekat dengan UKM. ia juga merupakan pajak resmi yang pemungutannya dilakukan oleh negara Islam dari para pemilik harta dan disalurkan kepada orang-orang yang berhak menerimanya (melalui para amilnya). Kedua. mendefinisikan kredit dari Rp 10 juta . seperti firman Allah. dan sejahtera dalam mekanisme pasar Bila semua itu berjalan. Zakat –seperti disyariatkan Islam—memiliki beberapa karakteristik yang menjadi ciri khasnya. Suatu pajak dimana orang yang menyembuyikannya akan dijatuhkan sanksi. KUD justru menjadi penghambat pengelolaan lembaga keuangan yang profesional. tanpa distorsi-distorsi. ”Apakah kemundharatan bagi mereka. dan hanya di kawasan yang investasinya berkembang pertumbuhan akan terjadi.92 Ekonomi Islam: Sejarah. Hukum …. Ini hanya bisa terjadi bila pemerintah dapat menciptakan iklim. Apalagi. Bahkan. Keberadaan lembaga kredit di pedesaan akan menstimulasi masyarakat pedesaan menjadi masyarakat yang maju. akan tetapi tidak sederhana untuk dilaksanakan. Hal demikian menunjukkan dengan jelas bahwa perintah tersebut sebagai suatu keharusan (kewajiban) bukan sekedar sebagai bimbingan atau himbauan. bagi orang yang menetang pembayarannya kepada jama’ah Islam (negara Islam) wajib diperangi. sehingga perekonomian di tingkat terbawah. Ketidakseragaman dalam mendefinisikan kredit untuk UKM. dan tidak membedakan pengertian antara pengusaha dan perusahaan telah melahirkan berbagai salah pengertian dan kebingungan di jajaran para pengambil keputusan. seperti shalat dan puasa. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 269 bahan makanan pokok di negerinya –atau nilai harga menurut pendapat yang benar—yaitu satu sha’ atau sekitar dua setengah kilogram. haul (waktu) dan alokasi penyaluran yang telah ditentukan. maka potensi keuangan kaum muslimin yang berkembang di masyarakat. antara lain: pertama. Juga kenyataan itu dapat dilihat dari adanya pengemis di jalan-jalan atau yang berjalan dari pintu ke pintu. Selama ini KUD yang dipenjarakan diharapkan dapat menjadi lembaga pembiayaan yang efektif dimasyarakat. Disamping itu. Di masa Khalifah Abu Bakar.ra. yang sudah diketahui oleh orang-orang yang berkewajiban ataupun orang-orang yang berhak menerimanya. Menyahuti gagasan yang dilontarkan oleh banyak pihak itu. kalau mereka beriman kepada Allah dan hari kemudian dan menafkahkan sebagian rezki yang telah diberikan Allah kepada mereka? Dan adalah Allah Maha Mengetahui keadaan mereka. zakat buka sekedar kebaikan pribadi atau shadaqah suka rela. Kewajiban Berinfaq Perintah berinfaq datang setelah perintah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. penyalurannya bersifat langsung secara perseorangan. Ibid. moral dan perundang-undangan. Ketiga.” 29 27 28 Yusuf Qardhawi. yaitu desa. kebijakan perkreditan untuk sektor UKM tidak pernah tepat sasaran. perbankan mematok suku bunga kredit yang sangat tinggi. Zakat ini (baik zakat atas harta atau zakat fitrah) adalah suatu ibadah yang dijadikan seorang muslim untuk ber_taqarrub kepada Allah. Op. Di dalam al-Qur’an dan Sunnah.27 Zakat tersebut –dalam konteks umum—menjadi sumber dana yang sangat penting. Gagasan ini mudah diucapkan. 29 Al Qur’an.Rp 5 milyar sebagai pinjaman usaha menengah. Dana kompensasi subsidi BBM tahun 2001 yang dialokasikan kepada program Menegkop sebesar Rp 50 milyar. Memiliki tingkat pewajiban yang sangat tinggi. Setiap LKM akan mendapat alokasi dana sebasar Rp 50 juta.20 persen membuat UKM sektor riil tidak mampu lagi bergerak. sekitar 17 . Ia memiliki jumlah nishab (kadar).

Sementara. Ini tidak berarti meniadakan tawakal kepada Allah dan sifat zuhud akan duma. yang mendirikan shalat dan menafkahkan (menginfaqkan) sebagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka. jika kita cuplik kembali datai BIRO. yang selama ini cenderung mengabaikan keberadaannya. riwayat Muslim. sehingga tidak memerlukan lagi Al Qur’an. Mereka memandang UKM sebagai pengusaha lemah yang tidak memiliki modal besar. Ketidakpahaman terhadap karakter UKM tercermin pula dalam menetapkan definisi kredit usaha kecil (KUK). surat al-Baqarah (2) ayat 3. yang kini harus menjalani "rawat inap" di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) karena harus direstrukturisasi. UKM telah menunjukkan eksistensinya dalam perekonomian nasional dengan pelbagai kontribusi. niscaya akan terkumpul padanya jumlah besar dari harta benda yang dapat mereka daya gunakan untuk kebaikan dan keberkatan seluruh masyarakat sehingga dapat menutupi berbagai kekurangan dalam kehidupan ekonomi.34 Apabila umat Islam sudah terbiasa menabung dan telah menjadikan hal itu sebagai suatu kebiasaan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 93 saat badai krisis menghantam sejak pertengahan tahun 1997 hingga awal tahun 2001. Fakta itu semakin menguatkan dugaan berbagai pihak bahwa sektor ini memang kuat dan fleksibel. Kisah sukses UKM. baik wajib maupun sunnat. setidaknya ini tampak dari rendahnya distribusi kredit kepada UKM. atau nafkah untuk kebaikan jamaah (masyarakat) dan untuk sabilillah (perjuangan di jalan Allah). Artinya. dan berbagai pujian yang dilontarkan kepada sektor ini ternyata tidak berbanding lurus dengan kepedulian untuk mengangkat sektor UKM ke jenjang yang lebih tinggi dalam kancah perekonomian negeri ini. Sebagaimana Firman Allah dalam menggambarkan sifat orang-orang muttaqin di permulaan surat al-Baqarah. menyatakan:”Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka. yaitu melihat UKM sebagai mitra dan konsumen yang potensial untuk dibesarkan. 34 Al hadits. baik dari sisi makro maupun mikro. Ini karena perbankan tidak mengubah paradigmanya. semua pinjaman dengan nilai maksimum Rp 500 juta termasuk dalam KUK. menabung untuk keluarganya sebagai persediaan hidup mereka selama setahun. Barangsiapa yang menafkahkan sebagian yang ia dapatkan dari penghasilan. maka perbankan akan lebih "ramah" kepada UKM. Al Qur’an. nafkah atas diri sendiri maupun keluarga. Apakah berupa zakat yang diwajibkan? Ataukah shadaqah sunnat? Ataukah nafkah atas keluarga? Para ahli tafsir menguatkan bahwa lafadz tersebut mencakup setiap infaq.268 Ekonomi Islam: Sejarah. Ini sebenarnya fakta lama. Tafsir al-Qurthubi. Berbeda dengan bank-bank yang berorientasi pada konglomerasi. BRI misalnya. padahal bila paradigmanya dibalik. UKM masih dipandang sebelah mata. Padahal. surat al-Baqarah(2) ayat 3. karena terbukti bank-bank yang berorientasi pada kredit kecil terselamatkan. Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benamya. dan apabila di-bacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya. Bahkan dengan berlebihan beberapa kalangan menjadikannya sebagai monumen bagi dunia usaha dan perbankan. 32 Al Qur’an. Bank lainnya. 33 Di antara rahasia ungkapan al-Qur'an bahwa ia menjadikan infaq yang diminta tersebut adalah dari sebagian rizki yang telah Allah berikan. Teori. Penghargaan yang tinggi terhadap UKM layak diberikan. di lain sisi banyak perusahaan afiliasi konglomerat yang harus dilikuidasi karena tak mampu lagi bertahan. yang tidak termasuk dalam KUK adalah pinjaman yang disalurkan kepada perusahaan yang memiliki aset produktif lebih besar dari Rp 200 juta. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezki (ni'mat) yang mulia. surat al-Anfal (8) ayat 2-4. surat as-Syuraa (42) ayat 38. Sementara bank-bank lain memiliki definisi yang berbeda terhadap kredit UKM.”31 Selain itu. malah muncul 99 UKM yang berorientasi ekspor. Al-Qur'an menjadikan infaq sebagai sifat dasar orang-orang mu'min seperti mendirikan shalat yang merupakan tiang agama.32 Para ahli tafsir berbeda pendapat tentang batasan yang dimaksud dengan infaq ini. karena hal tersebut termasuk mengambil sebab kausalitas yang disyariatkan. termasuk kredit mikro. dalam hadits shahih disebutkan bahwa Nabi saw. Bahkan. dan omzet yang lebih besar dari Rp 1 milyar per tahun. Sepanjang tahun 2001 kredit kepada UKM dan Koperasi (UKMK) hanya sekitar Rp 22 trilyun dari total kredit perbankan sebesar Rp 300 trilyun. BI memberi definisi. Terpaan badai krisis yang hingga kini belum dapat ditepis seluruhnya itu telah memberi kesadaran akan keberadaan UKM. bahwa sebagian rizki dinafkahkan dan sebagian lain ditabung. juga dalam surat makiyyah dinyatakan:”Dan bagi orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat. 33 lihat. Tidak ada keseragaman definisi KUK dikalangan perbankan. menyatakan: ”(Yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib. bertambahlah iman mereka (karenanya) elan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. bahkan 29 persen diantaranya rasio ekspornya diatas 86 persen. dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka. Menurut survei BIRO diketahui 60 persen UKM memiliki rasio penjualan ekspor lebih dari 40 persen.”30 Dan dalam firman-Nya yang termaktub dalam surat al-Anfal. maka kecil kemungkinan untuk jatuh miskin. menetapkan kredit Kupedes (Kredit Usaha Pedesaan) hingga Rp 50 juta. namun tidak pernah terangkat ke permukaan. (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka. 31 30 . sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka.

Kegiatan ekspor UKM terbanyak terjadi di sub sektor industri tekstil. namun tetap masih bisa berdiri dan berjalan. . Orientasi Pertama: Infaq di Jalan Allah. untuk itu dianjurkan sebaiknya menggunakan uang.35 Pengusaha Kecil dalam Sistem Ekonomi Syariah Tahan banting. Pengusaha di skala itu masih terus bergerak walau memikul beban yang lumayan berat. Al Qur’an. seperti yang dikatakan seorang penyair dulu: “Jika anda melunasi utang dengan utang yang lain tidak akan menjadi pelunasan. Abu Ya'la. sebagian besar UKM justru tetap bertahan. Sehingga dalam menunaikannya. mebel. dan selebihnya usaha kecil. alangkah baiknya seandainya kita mengurusi harta kita dan membenahi apa yang telah hilang darinya. IbnuJarir. Abu Hurairah.” 37 Jadi. ketika Allah telah menguatkan Islam dan orang-orang yang menolongnya (pengikutnya) semakin banyak. Abu Ayyub al-Anshari berkata. 36 Pada masa krisis ini kontribusi kegiatan ekspor terbesar diberikan oleh kelompok UKM. sehingga mereka bisa ke luar masuk pasar lokal maupun ekspor lebih cepat. "Sesungguhnya ayat ini turun berkenaan dengan kami orang-orang Anshar.34 Dalam konsep islam tidak dikenal money demand for speculation. kerajinan kulit. Namun yang lebih menakjubkan adalah. dan kelapa sawit. 80 persen dari UKM memiliki investasi di bawah 1 juta dollar AS. 16. sejak krisis melanda negeri ini pada pertengahan tahun 1997 hingga saat ini. selain karena faktor ekonomi juga karena faktor keikhlasan. jumlah usaha yang masuk dalam kelompok ini mencapai 40 juta unit. seperti di dalam ayat. Mereka pun relatif mampu mencapai optimalisasi produksi. ”Dan mengapa kamu tidak menafkahkan (sebagian hartamu) pada jalan Allah. Orientasinya penting dipahami oleh umat Islam sesuai dengan kadarnya.94 Ekonomi Islam: Sejarah. Tampaknya beliau melarang bentuk pertukaran seperti ini karena ada unsur riba di dalamnya”. dan berbuat baiklah karena sesungguhnya Allah menyertai orangorang yang berbuat baik. sehingga harus selalu berputar dalam perekonomian. dan al-Halda.5 persen omzetnya di bawah 1 juta dollar AS. Uang adalah milik masyarakat sehingga menimbun uang di bawah bantal (tidak produktif) dilarang. 35 Kita melihat rahasia pelarangan dan peperangan ini pada milyaran utang. karena spekulasi tidak diperbolehkan. yang 41. padahal Allah-lah yang mempusakai (mempunyai) langit dan bumi? Tidak sama diantara kamu orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang Al Qur’an. Di antara rontoknya konglomerat karena belitan utang. karena hal itu berarti megurangi jumlah uang yang beredar. surat al-Baqarah (2) ayat195. Abu Said.229).” Orientasi Infaq yang Dituntut Umat Islam dalam kewajibannya menunaikan infaq terdapat dua orientasi. Menurut syarah Bukhari dan Muslim. Tahlukah adalah mengurusi harta benda dan membenahinya serta meninggalkan jihad. seperti firman Allah: "Dan berinfaqlah (belanjakanlah hartamu) di jalan Allah. sepatu. sibuk dengan mengembangkan harta benda pribadi dan meninggalkan jihad di jalan Allah. Menurut data Survei Business Intelegence Report (BIRO) tentang prospek UKM Nasional yang dilaksanakan Februari-April 2001 di wilayah Jabotabek menunjukkan. ia menshahih-kinwya. Dalam bentuk pengingkaran dan hasungan. Lalu Allah menurunkan kepada kami dan menjawab apa yang telah kami katakan. Prinsip kata sektor ini begitu fleksibel. kalau pun ada dukungan bank itu pun jumlahnya tidak besar. Bagi UKM memiliki kandungan lokal yang besar. lalu 72. Ada yang berbentuk perintah dan ancaman. atau ketidakmampuan optimalisasi kapasitas produksinya karena seretnya pasokan bahan baku yang harus diimpor. Op. Istilah yang mungkin tepat untuk menggambarkan keberadaan usaha kecil dan menengah (UKM) ditengah situasi yang serba tidak menentu dan penuh ketidakpastian. mainan anak-anak. riwayat Atha bin Yasar. maka sebagian kami berkata kepada sebagian yang lain secara sembunyi-sembunyi: Sesungguhnya harta kita telah hilang dan Allah telah menguatkan Islam serta banyak penolong-penolongnya. surat al-Baqarah (2) ayat 275-279. Cit. dan Abu Said Al Hudri. bin Hamid bin Hatim. dan bunga yang telah memberatkan bangsa dan masyarakat sampai mereka berusaha melunasi utang dengan utang yang lain. 36 35 menyetujui transaksi-transaksi dengan sistem berter. Seruan berinfaq ini dianjurkan oleh al-Qur'an dalam berbagai macam cara dan bentuk. Zainul Arifin.. di 34 35 Al Hadits. rotan. 37 Ibnu Katsir di dalam tafsirnya me-nil bat-tan riwayat tersebut kepada Abu Daud. (Ibnu Katsir 1/228. Bergugurannya perbankan tidak membuat para pelaku UKM gamang. karena kekuatan modal kerja mereka tidak bergantung sepenuhnya pada lembaga perbankan. atTirmidzi. "tahlukah" adalah menyibukkan diri dengan kepentingan-kepentingan pribadi dengan mengabaikan problematika umat. Teori. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 267 pinjaman Luar Negeri yang didasarkan pada sistem riba (bunga) yang haram dan telah dimaklumatkan perang oleh Allah dan Rasul-Nya terhadap orang yang melakukannya. produk tekstil. 36 Kompas. Dalam pandangan Islam uang adalah flow concept. kekuatannya untuk bertahan semakin besar.Senin 3 Desember 2001. komisi. janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan. an-Nasa'i dari Abd.000 di antaranya masuk kategori usaha menengah. Mereka mampu hidup dengan modal sendiri. Terbukti dari data yang ada. melainkan utang di atas utang yang lain. hlm.”36 Dalam sebuah hadits terdapat interpretasi tentang "tahlukah' dengan menahan tangan dari infaq di jalan Allah. Itu data strata UKM berdasarkan modal.

Di mana itu merupakan faktor yang dapat memberikan keseimbangan politik dan dalam usaha mempertahankan keseimbangan sosial. Ibid. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah.28 Dalam negara Islam. 73. Islamic Studies. Karena zakat merupakan inti dari keuangan Negara Islam. 31 Zainul Arifin. hlm. Pustaka Alvabet. 40 Al Qur’an. Lembaga Islam untuk Penelitian dan Pengembangan Masyarakat_LIPPM. 42 Al Qur’an. surat al-Baqarah ayat 215. Di mana rakyat merupakan subjek zakat. maka beritahukanlah kepada mereka. Doktrin Ekonomi Islam. Dana Bhakti Wakaf. orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan. hlm. 32 Zainul Arifin. seakan-akan yang mereka maksud dari salah satunya adalah pertanyaan tentang alokasi nafkah. pada tiap-tiap bulir seratus biji. Op. Oleh karena itu Rasulullah meyadari akan kesulitan-kesulitan dan kelemahan-kelemahan sistem pertukaran ini. 41 Al Qur’an. surat at-Taubah (9) ayat 34-35. hlm. tentunya bagi setiap warga negara tidak ada lagi kewajiban setelah menunakan zakat. 29 Muhammad Nejatullah Siddiqi. 50. sebagaimana firman-Nya: ”Hai orang-orang yang beriman. 4) Mengambil langkah-langkah positif di bidang produksi dan pembentukan modal guna mempercepat pertumbuhan dan menjamin keadilan sosial. hlm. hlm. “Ekonomic Principles of Islami”.39 Dalam firman-Nya yang lain Allah swt menyatakan: ”Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah. 3) Perbaikan penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diakibatkan oleh mekanisme pasar dengan bimbingan dan pengaturan maupun dengan campur tangan langsung serta partisipasi dalam prosesnya. Allah berfirman: “Mereka bertanya kepadamu tentang apa yang mereka nafkahkan. 43.32 Sistem pertukaran zaman dahulu ialah barter (bai’ al muqayyadah). sejauh keadilan sosial ekonomis menuntutnya. 2) Menciptakan kondisi sehat di dalam pasar guna menjamin fungsinya yang baik. Allah menjanjikan kepada masing-masing mereka (balasan) yang lebih baik. surat al-Baqarah (2) ayat 261. lalu beliau ingin menggantinya dengan dengan sistem pertukaran melalui uang. 31 Untuk menghasilkan keuntungan. penasaran sehingga mereka mengajukan pertanyaan kepadanya: Apa yang mereka nafkahkan? Al-Qur'an menyebutkan pertanyaan dari mereka ini dua kali. (Yogyakarta: 1995). sesungguhnya sebahagian besar dari orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan harta orang dengan jalan yang bathil dan mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. uang harus dikaitkan dengan kegiata ekonomi dasar (primary economic activities) baik secara langsung melalui transaksi atau secara tidak langsung melalui penyertaan modal guna melakukan salahsatu atau seluruh kegiatan usaha. Mereka lebih tinggi derajatnya daripada orang-orang yang menafkahkan hartanya dan berperang sesudah itu. yang mempunyai kewajiban. (Jakarta: 2005)." 41 Ayat-ayat ini dan yang semisalnya membuat para sahabat Rasulullah saw. Pemikiran Ekonomi Islam. anak-anak yatim. (Jakarta: 1986).. maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya. 33 Rasulullah bersabda: “Ternyata Rasulullah tidak Fazlur Rahman. bukan sebagai barang dagangan (komoditas). 43. Islamabad..42 Yang mereka maksudkan dengan yang kedua adalah 38 39 Al Qur’an. yaitu: 1) Menjamin kesesuaian dengan kode etik Islam dari tiap pribadi lewat pendidikan. (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih. pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah). Ibid. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. Al Qur’an. kaum kerabat. seperti diungkap-kan dalam ayat: ”perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir. lalu dibakar dengannya dahi mereka. Oleh karena itu beliau menekankan kepada para sahabat untuk menggunakan uang dalam transaksitransaksi mereka. Dan apa saja kebaikan yang kamu buat. . 30 Muhammad Nejatullah Siddiqi.30 Mata Uang Dinar Pada dasarnya Islam memandang uang hanya sebagai alat tukar. 16. 33 Fazlur Rahman.29 Dalam negara Islam perbendaharaan negara (baitul maal) merupakan sarana untuk menunaikan tanggung jawab negara. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya lah kamu dikembalikan” 40 Dalam bentuk ancaman yang keras dengan sanksi Allah dan azab-Nya yang pedih. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 95 harus mencampuri kemakmuran pribadi warga negara. Muhammad Nejatullah Siddiqi. surat al-Hadid ayat 10. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. dan pada masa Rasulullah telah dipandang sebagai suatu sistem yang sangat lemah. pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka Jahanam. surat al-Baqarah ayat 245. lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: 'Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri. Allah melipat-gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Cit. Teori. hlm.27 Peranan negara dalam kehidupan ekonomi islam mencakup empat hal.. Jawablah: "Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak. maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui”. Penerjemah Soeroyo dan Nastangin. 47. 28 27 sebelum penaklukan (Mekkah).”38 Dalam bentuk anjuran dengan pahala yang baik.266 Ekonomi Islam: Sejarah.

Infaq dan Shadaqoh. mereka itulah orangorang yang beruntung" 45 Mereka mendahulukan hak-hak nafkah umum atas hak nafkah pribadinya karena dengan apa yang ada di sisi Allah. "Saya sisakan untuk mereka Allah dan Rasul-Nya” Saya mengatakan (kepada Abu Bakar). Al Hadits. bahwa kebijakan Islam dalam infaq. 26 Bagi kepentingan dasar dari keadilan sosial ekonomi. idealnya sistem ekonomi islam dalam tataran praktek dilapangan berada dalam naungan negara islam. Peranan ekonomi secara aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari system ekonomi islam. Inilah yang dilakukan oleh Abu Bakar ash-Shiddiq ra. tanpa harus berlarut-larut memikirkan dampak politis dari kebijakan pemerintah yang akan dikeluarkan. surat al-Hasyr (59) ayat 9. Tetapi. Dengan catatan pihak pemerintahnya dapat memberikan dukungan berupa kebijakan publik yang dapat menopang berjalannya sistem ekonomi islam. Dan Allah Maha Luas karunia-Nya lagi Maha Mengetahui". The Economic System of Islam. Dar Al Fikr. karena. ia berkata. hlm. berkata kepadanya. dan 5) Pembiayaan qardhul hasan. (London: 1970). perdagangan dan keuangan. Teori. Pembiayaan yang dijalankan oleh Baitul Maal wa Tamwil. (Beirut: 1972). 2) Pembiayaan Musyarakah. menerima dan menyalurkan Zakat. "'Umar berkata (lagi). 40 26 Muhammad al Mubarak. 25 M. juga Mengelola berbagai jenis simpanan dari pihak ketiga. Ph.dan mereka mengutamakan (orang lain) atas diri mereka sendiri sekalipun mereka memerlukan (apa yang mereka berikan itu). Pengendalian modal fisik dan modal sosial terhitung sebagai kewajiban penting dari negara islam modern. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 265 pertanyaan tentang kadar yang dinafkahkan. .25 Sehingga segala kebijakan yang dibutuhkan oleh sistem ekonomi islam dapat segera diakomodir. mengharapkan pahalaNya di akhirat. (QS. Karena sistem ekonomi islam berkait secara mutlak dengan negara. berkata. ”Tidak ada shadaqah kecuali dari kelebihan akan kebutuhan”. Tirmidzi dalam al-Manaqib dan Shahih-ny (3676) dan al-Haldm dalam az-Zakat dan di-shahih-kannya dengan syarat Muslim (1/414) serta disetujui oleh adz-Dzahabi). maka hal itu bertepatan dengan harta yang ada padaku.96 Ekonomi Islam: Sejarah.”46 Tentang hal ini Jabir ra. ialah: 1) Pembiayan Mudharabah. "Sepertiganya. Oleh karenanya operasional BMT tak jauh berbeda dengan koperasi simpan pinjam. Political Economy of the Islamic State." Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir. dan kerinduannya yang tinggi atas tuntutan duniawi dan kebutuhan materi. 44 Artinya. Perumpamaan (nafkah) yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir. Nizam al Islam al iqtisad. Di mana negara merupakan salah satu dari tiga soko guru dalam system ekonomi islam. "Saya tidak akan mengunggulimu untuk sesuatupun selamanya. 'Kemudian Abu Bakar datang dengan membawa seluruh (harta) yang ada padanya' Maka Rasulullah saw. Rasulullah saw. 44 43 BMT belum diakui sebagai lembaga keuangan secara formal. yaitu supaya nafkah umum tidak melebihi nafkah pribadi sehingga seseorang menyisakan untuk diri dan keluarganya sesuatu yang mencukupi mereka dan tidak perlu lagi memintaminta kepada orang lain. 2:261). dalam rangka melaksanakan prinsip "itsaar" (mendahulukan kepentingan orang lain dari kepentingan diri sendiri) sebagaimana Allah memuji orang-orang yang berbuat itsar dengan flrman-Nya:". sistem ekonomi Islam sebagai suatu sistem yang bersifat universal (rahmatan lil ‘alamin). 46 Al Hadits.43 Kata "al 'afwu dalam ayat tersebut bermakna kelebihan dari kebutuhan. membayangkan suatu masyarakat ekonomi yang didasarkan pada pengarahan negara secara luas dan penyertaan di dalam bidang-bidang perekonomian. maka jawabannya adalah: “Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. riwayat Bukhari secara mu'allaq dalam Kitab Zakat. memerintahkan kami untuk bershadaqah. ia berderma dengan sesuatu yang ia sendiri memerlukannya dan mendahulukan orang lain atas diri-nya. tentunya dapat dipraktekkan demi tercapainya kesejahteraan rakyat di negara yang bersistem apa pun. modal usaha. 280. Dan Mengelola berbagai jenis Pembiayaan. Saya mengatakan. Allah akan melipatgandakan ganjaran bagi siapa yang Dia kehendaki.. riwayat Abu Dawud dalam as-Zakat (1678). "Apa yang kamu sisakan untuk keluargamu?" la berkata. negara 24 Ali Aswaf. Islamic Culture Centre. kami ada di sisi Rasulullah saw. 4) Pembiayaan Murabahah. Katakanlah "Yang lebih dari keperluan. 1970.D Thesis. 45 Al Qur’an. hlm. hlm. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya. keyakinan. ia berkata. 160. Juga. hari ini saya mengungguli Abu Bakar. University of Southern California. meriwayatkan.. surat al-Baqarah (2) ayat 219. Namun. sebagaimana dikisahkan oleh Umar ra. BMT dalam operasionalnya. bersama-sama dengan iman dan keterikatan pada nilai-nilai moral dan prinsip-prinsip tertentu dalam organisasi. Umar Chapra. dan penggantian dari-Nya di dunia. 3) Pembiayaan Bai’ bi Taman ajil. "Apa yang kamu sisakan untuk keluargamu?” Ia berkata. Peranan Pemerintah Filsafat kemasyarakatan islam. dan pada tiap-tiap butir (menumbuhkan) 100 biji. ketika seseorang datang kepadanya dengan membawa emas Al Qur’an. jika saya memang dapat mengunggulinya suatu hari! Lalu saya datang dengan setengah harta saya. 24 Oleh karena itu. memang tidak ada keraguan bahwa ada beberapa kondisi individual di saat sebagian orang semakin meningkat keimanan. lalu Rasulullah saw.

Perbedaanna ialah 20 M. (1764) dan al-Hakim. Ada yang tidak tertentu dan terbatas bahkan diserahkan kepada nurani individu atau kepada kebutuhan masyarakat seperti kewajiban gotong-royong dan jihad dengan harta.. BMT berfungsi menerima dana titipan berupa zakat. lalu Rasulullah saw berpaling darinya. al-Qur'an mengingkari orang-orang yang mengaku zuhud dan para penyeru sikap berlebih-lebihan dalam agama yang mengharamkan atas diri mereka Al Hadirts. Lantas Rasulullah saw berpaling darinya. Pinbuk Press. 48 Ma'alim as-Sunan dengan Sunan Abu Daud. tidak mengingkari Abu Bakar Ash Shiddiq ra. dan Petunjuk Islam Mengenainya. kemudian ia menghampiri Rasulullah dari sisi kanannya. 22 Dewasa ini telah tersebar lebih dari 3000 BMT di seluruh nusantara. kami mendapatkannya dari tambang. sementara tetangga disebelah tengah kelaparan?” Umat Islam di Indonesia mempunyai potensi yang sangat besar dalam bidang ekonomi. lalu ia berkata.47 Berkata Imam al Khithabi. lembaga dan kondisi kehidupan ekonomi rakyat yang dilandasi oleh nilai-nilai dasar as salam (‘islam) merupakan tujuan dari pada keberadaan BMT di nusantara. Cit. hlm. dan tidak mengkhawatirkan fitnah atas dirinya seperti yang dikhawatirkan atas orang yang ditolak emasnya tersebut. Kemudian juga. pengingkaran. kekuatan keyakinannya. Ada yang sunnat. “ Wahai Rasulullah. secara konseptual ialah melakukan kegiatan pengembangan usaha-usaha produktif dan investasi dalam meningkatkan kualitas ekonomi pengusaha ekonomi mikro dan kecil terutama dengan mendorong kegiatan menabung dan menunjang pembiayaan kegiatan ekonominya. jilid II. Lalu Rasulullah saw bersabda. karena dikhawatirkan ia akan jatuh miskin. Pedoman Pendirian Baitul Maal wa Tamwil. Perincian tentang hal ini akan dijelaskan pada pembicaraan tentang distribusi. dan akhirnya ia menjadi beban bagi orang lain. dan telah memiliki asset (konsolidasi) lebih dari 1 trilyun rupiah."48 Tidak ada keraguan bahwa di antara infaq di jalan Allah ada yang wajib seperti yang ditunjukkan oleh ayat-ayat perintah. kami tidak membutuhkannya' . dengan jumlah pengelola lebih dari 30. Sekalipun lembaga keuangan koperasi telah ada sejak lama. Op. ada yang tertentu kadar dan alokasinya. termasuk dari amalan taqarrub kepada Allah yang paling besar. tidak jauh berbeda dengan bank syari’ah. 22 Ibid. Tetapi mengapa kita masih berada di “pinggiran” peta perekonomian bangsa ini? Salah satu penyebabnya adalah belum tersedianya wadah untuk memaksimalkan potensi yang besar itu. Seorang muslim tidak boleh melarang diri dan keluarganya dari rizki yang baik sedangkan ia mampu. (Jakarta: 2004). atau ancaman yang telah disebutkan di atas. Orientasi kedua ini adalah nafkah kepada diri.23 Secara umum. dalam akatifitas ekonominya berharap selamat di dunia dan di akhirat. "Seseorang di antara kalian datang dengan apa-apa yang ia miliki kemudian mengatakan ini adalah shadaqah. Infaq yang wajib.20 Fungsi BMT. riwayat Abu Daud dalam az-Zakat(1763). 23 M. Akhirnya pendar mata mereka hanyalah kegetiran. 21 Ibid. Pindbuk Press. Semuanya telah diremas. "Dari hadits tersebut dapat difahami bahwa yang tepat bagi orang tersebut adalah menyisakan persediaan hidup untuk dirinya dan tidak melepaskan semua harta miliknya sekaligus." Dalam riwayat lain: "Ambillah hartamu dari kami. ambillah sebagai sedekah. 1. infaq dan shadaqah yang akan diooptimalkan dalam distribusinya sesuai dengan peraturan dan amanahnya. hlm. kemudian ia meminta-minta kepada orang. namun dalam kenyataan prakteknya belum menjadi harapan bagi komunitas dhua’fa. Amin Azis. 2. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 97 mereka yang terkoyak. Amin Azis. atau dikhawatirkan sengitnya perang batin terhadap pengeluaran infaq tersebut akan menimbulkan penyesalan dalam dirinya sehingga harta sudah terlanjur hilang tetapi tidak mendapatkan pahalanya. dan siapa saja yang ditanggung seseorang. Sementara rentenir dan tengkulak diam-diam telah melumat mereka. yang melepaskan seluruh hartanya karena Rasulullah mengetahui akan kebenaran niatnya. Ya Rasullullah saw. xi. 311. ia menshahih-kannya mcnurut syarat Muslim (1/413) dan disepakati oleh adz-Dzahabi). “Bisakah kita tidur nyenyak. namun belum sepeuhnya berpihak pada kaum dhuafa. malu kami mendengar pesanmu.!".264 Ekonomi Islam: Sejarah. BMT adalah lembaga keuangan mikro syari’ah ditumbuhkan oleh prakarsa dan dengan modal awal dari tokoh masyarakat setempat sebagai landasan system ekonomi yang dijalakankan ialah as salam: keselamatan (yang berintikan keadilan). keluarga. hlm.000 orang. hlm. BMT (Baitul Maal wa Tamwil) adalah lembaga keuangan mikro yang dioperasikan dengan prinsip bagi hasil (profit loss sharing). Penanggulangan Kemiskinan Melalui POKUSMA DAN BMT. (Jakarta: 2004). seperti zakat yang telah diwajibkan Islam dan dijadikannya sebagai rukun ketiganya. Pedih menatap sosok mereka. saya tidak memiliki yang lainnya. Sebaik-baik shadaqah adalah sesuatu yang lebih dari kebutuhannya. Keberadaan koperasi sekalipun diperuntukkan untuk usahawan kecil. 49 Yusuf Qardhawi.21 Terciptanya system. Teori. Terlebih bila kaum dhu’afa. Kemudian ia menghampiri beliau dari belakangnya. Semua telah dicabut. dalam rangka mengangkat derajat dan martabat serta membela kepentingan kaum fakir dan miskin. kedamaian dan kesejahteraan. 47 . sistem operasional BMT sebagai lembaga keuangan mikro syari’ah. menumbuh kembangkan bisnis usaha mikro dan kecil. baik motivasinya karena zuhud dan kesederhanaan maupun kikir dan kebakhilan.49 Orientasi Kedua: Nafkah kepada Diri dan Keluarga. Rasulullah saw. sebesar telur.

5 62. 1. petugas mandatangi nasabah. al-Mundziri mcnisbatkannya pada An-Nasa'i. Kita tak akan paham dengan lakon mereka yang mungkin cuma indah dilantunkan di pentas sinetron. Fasilitas kurang lengkap. telah mengingkari kebakhilan dan menjadikan kebakhilan salah satu penyebab kebinasaan.0 18. Bagi hasil hasil sama saja dengan bunga secara bisnis a. makan dan minumlah. janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu. Simpanan/deposito sulit. a. Kelompok yang didirikan oleh Pangeran Mohammad bin Faisal. surat al-Maidah (5) ayat 87-88. kredit bagi hasil) b.” 51 Dalam ayat lain dinyatakan pula. Aspek Kelemahan a. surat al-Baqarah (2) ayat 172. Sebagaimana firman Allah. Jasa pinjamannya tinggi c. dan janganlah kamu melampaui batas. b.. Prinsip Syariah a. Transaksi belum jelas. dan buka pada hari libur. 54 Al Hadits. Ramah dan berpakaian sopan. Teori. Beliau bersabda. Menggunakan sistem bagi hasil. Lebih bervariasi (tabungan haji. . Informasi dan sosialisasi masih kurang. karena orang-orang sebelum kamu binasa lantaran kekikiran.9 5. Jenis Produk a. pakailah pakaianmu yang indah disetiap (memasuki) mesjid.54 Al Qur’an. memerintahkan mereka untuk memutuskan tali silaturrahmi maka mereka memutuskannya dan memerintahkan mereka untuk berbuat jahat maka mereka melakukan kejahatan. Perhitungan bagi hasil kurang jelas. Sesunggufmya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.50 Perintah-perintah Ilahi ini: “Pakailah pakaianmu! dan “Makan dan minumlah!” memberikan pengertian wajib bukan mubah. Produk kurang bervasiasi C. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 263 apa yang Allah halalkan. Jumlah maksimum plafon masih terbatas c. Pelayanan cepat dicairkan. b. c. 51 50 &Development Islamic International Company for Real Mesir 1981 Estate Development Islamic Inveslment Company of thc Gulf Mesir 1982 Islamic Investmeni House Jordan 1981 Jordan Islamic Bank for Finance Jordan 1978 &Investment 18 Kuwait Finance House Kuwait 1977 Kuwait Finance House (Turkcy) Turki 1983 Nasser Social Bank Mesir 1972 Qatar Islamic Bank Qatar 1983 Saudi-Philippine Islamic Arab Saudi 1982 Development Bank 19 Tadamon Islamic Bank Sudan 1983 West Sudan Islamic Bank Sudan 1984 Sumber: Arabia. Sumber: Survei BI di daerah Jawa Barat. Mereka tertatih melangkah. c. al-Qur'an mengatakan kepada seluruh manusia: “Hai anak Adam. jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah. 52 Al Qur’an. seperti dipahami oleh sebagian ulama.131). Al Qur’an. Middle Eastem Financial Directory 1985. makanlah di antara rizki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah. Rasulullah saw. dan berhias secara umum bukan terperinci. dan al-Haldm (1/11). dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepadaNya.98 Ekonomi Islam: Sejarah. Katakanlah: Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezki yang baik? Katakanlah: Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia. Baitul Maal wa Tamwil Kaum dhuafa adalah kelompok masyarakat yang telah tercabik. Dia juga mengingkarinya jika disebabkan oleh kebakhilan atas hartanya dan ambisi pada dunia. dan janganlah berlebih-lebihan. khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat. la (kekikiran itu) menyuruh mereka untuk bakhil maka mereka berbuat bakhil. Persyaratan tak berbelit dan tanpa jaminan Kenyamanan a. "Hai orang-orang yang beriman. d. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan.8 11. minum. 53 Lihit. mempertahankan hidup dan akhirnya kehabisan tenaga saat merengkuh cita-cita. b. b. B.”53 Perintah-perintah yang tegas dari Allah ini mewajibkan untuk menikmati hal-hal yang baik berupa makan. Kita juga tak bisa menuansai getar jiwa 18 19 Kelompok Al Baraka. surat al-A'raaf (7) ayat 31-32. menyatakan "Hai orangorang yang beriman. riwayat Ahmad (11/161).”52 Imam Syathibi menjelaskan tentang perintah-perintah seperti di atas: “la termasuk hal mubah (yang dibolehkan) dalam batas tertentu dan merupakan perintah secara umum baik bernilai sunat ataupun wajib.0' 50. Namun benarkah cita-cita masih menggelayuti impian mereka? Mereka memang tumbuh. The Middie East.1 10. bebas riba. Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui. "Jauhkanlah diri kalian dari kekikiran. Karyawan baik.0 Tabel 12 Kelebihan dan Kelemahan Bank Syariah Aspek Kelebihan A. Sebagaimana Allah mengingkari kehidupan susah dan nelangsa jika dengan motivasi zuhud dan "beribadah". Karyawan belum sepenuhnya paham sistem syariah. Abu Dawud dalam Az-Zabut 1698). Sesusai dengan syariat.Ibid. asy-Syathibi dalam al-Muwafaqat (1/130. b. Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rizkikan kepadamu. tak memberatkan.3 20.0 54. tapi kerap layu hingga sukar berkembang. Ada tawar-menawar bagi hasil. semuanya dari Abdullah bin 'Amr dan terdapat dalam Shahill al-Jami' ash-Shaghir (2678).

Allah itu adalah indah. Tabel 11 Lembaga-lembaga Keuangan Islam Bank Al Baraka Bank 14 Al Baraka Islamic Investment Bank 15 Al Baraka International PLC38 A] Baraka Investment & Development Company Al Baraka Turkish Finance House Al Rajhi Company for Currency Exchange &Commerce Al Rajhi Company for Islamic Investments Bahrain Islamic Bank Bahrain Islamic Investment Company Bank Islam Malaysia Beit Ettamouil Saudi Tounsi Dar al-Mal al-Islami16 Dubai Islamic Bank Faisal Islamic Bank of Egypt Faisal Islamic Bank of Sudan Faisal Islamic Bank of Turkey Internalionai Islamic Bank Islamic Bank International Islamic Banking System International Holding 17 Islamic Development Bank Islamic International Bank for Investment Negara Sudan Bahrain Inggeris Arab Saudi Turki Arab Saudi Inggeris Bahrain Bahrain Maiaysia Tunisia Swiss UAE Mesir Sudan Turki Bangladesh Denmark Luxemburg Arab Saudi Mesir Tanggal Didirikann 1982 1984 1984 1982 1984 1978 1980 1979 1981 1983 1984 1981 1875 1977 1977 1985 1983 1983 1978 1975 1981 Modal yang Disetor (juta f) 2.5 13. sehingga kenikmatan tersebut tampak pada dirinya.000. beri sebaikbaik pakaian tetapi pakaian itu tidak dipakainya pada saat menghadiri undangan. dan lembaga-lembaga pendidikannya. bersabda. Gamal Attia.8 2.5 42. Serta yang utama adalah diperbanyaknya kegiatan edukasi publik yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat itu sendiri. seperti Internasional Islamic Finansial Market (IIFM). rambutku terminyaki dan tali alas kakiku baru. Islamic Development Bank (IDB).0 315. dan AAOIFI. Nabi saw bertanya lagi.” Sampai ia menyebutkan gantungan cemetinya. Penyempurnaan sedikit infrastruktur dalam upaya pengauatan institusi pendukung industri perbankan syaraiah sangat menentukan sekali. Oleh karena itu.0 13. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 99 dilaksanakan secara umum bagi ssitem perbankan di Indonesia. Maka Rasulullah saw. ”Itulah keindahan."at-Tirmidzi dan al-Halam dari Abdullah bin 'Amr dan di-hasan-kannya dalam Shahih air Jami' Ash-Shaghir (1887). ”Tidak akan masuk surga siapa yang dalam hatinya ada seberat biji sawi dari kesombongan.8 180. Inilah yang dicintai Allah. ketika seorang lelaki datang kepada Nabi saw. ”Nabi saw bersabda. 16 Cabang di Turki yang sepenuhnya dimiliki oleh Kuwait Finance House. ”Dari setiap harta yang telah Allah berikan padaku. Asbisindo. dengan mengenakan pakaian usang. .” Al-Hakim meriwayatkannya pula.0 7.262 Ekonomi Islam: Sejarah. la menyukai keindahan. Dan pengajian daerah-daerah yang mempunyai potensi kedepan nantinya. khusunya Bank Indonesia yang terus aktif berkomunikasi dengan lembaga keunagan syariah internasional. sesungguhnya saya tertarik agar supaya pakaianku baru. mencintai keindahan.0 50. Kini (1985) diberi izin perbankan penuh dan disebut AJ Rajhi Banking Invcstment Corporation. "Ya".7 400. beliau bersabda. seperti DSN. Hal ini ditegaskan pula dalam hadits: ”Sesungguhnya Allah menyukai agar bekas nikmat-Nya terlihat pada Kelompok Al Baraka didirikan oleh Syeikh Saleh Kamal. ”Apabila Allah memberikan kepadamu harta maka hendaklah nikmat Allah dan kemurahan-Nya itu tampak pada dirimu. Juga yang utama lain adalah saling tukar informasi. di dalam riwayatnya ini disebutkan bahwa seorang lelaki berkata. 15 Ibid. la membenci perbuatan yang cenderung pada kebakhilan. Kita sebagai manusia –Allah Maha memiliki perumpamaan yang paling tinggi— seandainya memiliki seorang pelayan atau pengikut yang Idta." Lalu seorang lelaki berkata. Perlunya perdalaman ataua kajian dan penyusunan ketentuan pengawasan perbankan syaraiah berbasis risiko (risk-based supervisison).0 54.!” Tidak ada salahnya apabila seorang muslim tampak necis dalam berpakaian sehingga selalu berusaha agar pakaian dan alas kakinya bagus. Kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain. "Apakah kamu memiliki hana?''la menjawab.0 15.-(Apakah termasuk sombong)?' Beliau bersabda.0 34." 55 Demikianlah sunnah Nabi menjelaskan bahwa Allah itu indah. karena di antara tindakan mensyukuri nikmat Allah adalah menggunakannya dengan semestinya. BAMUI.8 Tidak diragukan bahwa kekikiran seseorang pada dirinya dan keluarganya termasuk dalam celaan tersebut. 'Sesungguhnya Allah itu indah. prudential regulation dan penilaian tingkat kesehatan perbank syaraiah itu sendiri. Imam Bukhari dan Muslim menjadilcm hujjah para pcrawinya dan disepakati oleh adz-Dzahabi.0 1. tetapi kesombongan itu adalah barang siapa yang menolak kebenaran dan meremehkan orang lain. la menjawab. Islamic Financial Service Board (IFSB). 17 Holding Company (perusahaan induk) yang dikelola oleh Dr. penyempurnaan terus menerus sistem pelaporan dan pedoman akuntasi dan audit perbankan syariah. 'Sesungguhnya ada seorang yang suka agar pakaiannya bagus dan alas kakinya bagus. Imam Muslim meriwayatkan dari Ibnu Mas'ud dari Nabi saw. ”Wahai Rasulullah.0 7. Teori. Kita pasti mengangapnya sebagai hal yang aneh karena hal itu bertentangan dengan biasanya. Sudah selayaknya keindahan tersebut terjadi dalam segala hal.6 40. 'Dari harta apa saja?". Nabi saw bertanya kepadanya. sebagaimana la menyukai agar bekas nikmat-Nya terlihat pada hamba-Nya. 14 55 "al-Halam (1/26) berkata. mencintai keindahan.0 50.0 5.

57 Tidak dibenarkan seorang muslim menyengsarakan istri dan anakanaknya serta kikir dalam menghidupi mereka sedangkan ia mampu dan lapang. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan.58 Sabda Nabi saw: "Sesungguhnya Allah pasti akan menanyakan setiap pemimpin tentang kepemimpinannya apakah ia memeliharanya ataukah menyia-nyiakan-nya. 56 Pengerahan dana masyarakat dalam bentuk deposit tabungan oleh penyimpan dianggap sebagai titipan (al-wadiah) sedangkan bagi bank dianggap sebagai titipan yang aiamanatkan sebagai penyertaan dana pada proyek-proyek yang dibiayaai bank yang beroperasi sesuai dengan prinsip syariah sehingga pada penyimpan tidak dijanjikan imbalan yang pasti. 6) Fungsi kelembagaan bank syariah selain menjembatani antara pihak pemilik modal dengan pihak yang membutuhkan dana. adanya rencana penambahan modal dan rencana pembukaan kantor cabang atau kantor di bawah kantor cabang dari Bank syariah yang sudah beroperasi. surat al-Isra' ayat 29. dan adanya kecendrungan terus menurunnya suku bunga SBI seperti yang terjadi tahun 2002. Rasulullah saw. Faktor eksternal yang semakin kondusif terutama dengan semakin stabilnya nilai rupiah. serta rencana masuknya bank-bank baru dalam industri perbankan syariah. Selain itu. baik dari bank swasta nasional maupun BPD. Diperkirakan jumlah bank syariah akan bertambah dengan masuknya pemain baru. 57 Al Qur’an. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 261 hamba-Nya”. Dari sisi penawaran. minuman. 59 Al Hadits.. anak yatim. sedangkan tingginya minat pada pemda untuk masuk ke industri perbankan syariah melalui pendirian BPRS diharapkan akan meningkatkan outreach pelayanan bank syariah khsususnya bagi masyarakat rendah dan UKM. dan kepentingan masyarakat Islam yang banyak diungkapkan oleh Al-Qur'an dengan fi sabilillah (di jalan Allah ). suarat ath-Thalaq ayat 7. Ahmad meriwayatkannya pula (6495) dan di-shahth-\an oleh syaikh Syalar. ia menshahih-iannyz dan disepakati oleh adz-Dzahabi (1/415). "Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin bertanggung jawab pada yang dipimpinnya. semuanya dari Abdullah bin "Amr. 56 Arahan Nabi ini hendaklah teraplikasikan pada makanan. baik bank umum maupun BPRS. Karena keadilan tercermin dalam keseimbangan. Karena itu optimisme pertumbuhan volume usaha perbankan syariah nasional sangat didukung oleh rencana pengembangan usaha yang dicanangkan oleh bank umum syariah dan unit usaha syariah bank umum konvensional. 5) Dewan Pengawas Syariah (DPS) bertugas untuk mengawasi operasionalisasi bank dari sudut syariah.. Arah kemajuan kedepan nantinya. maka pasti ia lebih bakhil terhadap kerabat.” 60 Pedoman al-Qur'an tentang pemberian nafkah seseorang terhadap keluarganya ditentukan oleh ayat mulia yang sangat gamblang berikut ini: “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rizkinya hendaklah memberikan nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah melarang berbuat kikir dan pelit dalam membelanjakan harta sebagaimana al-Qur'an juga melarang dari berlebih-lebihan dan pemborosan. Dari gambaran tahun 2002. diperkirakan akan meningkatkan ekspansi pembiayaan. Selain itu manajer dan pimpinan bank Islam harus menguasai dasar-dasr muamalat Islam. artinya berkewajiban menjaga dan bertanggung jawab atas keamanan dana yang disimpan dan siap sewaktu-waktu apabila dana diambil pemiliknya. riwayat Bukhari dan Muslim. dengan relatif tingginya CAR bank syariah yang memberikan kecukupan ruang gerak untuk tetap melakukan ekspansi seperti tahun-tahun sebelumnya. dan kebaikan tercermin dalam sikap pertengahan. Allah berflrman:"Dan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengulurkannya karena itu kamu menjadi tercela dan menyesal. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya. Seorang lelaki (suami) di keluarganya adalah pemimpin dan bertanggung jawab terhadap yang dipimpinnya. juga mempunyai fungsi khusus yaitu fungsi amanah. bank syariah sangat diharapkan dapat memperhatikan perkembangan pengaturan dan pengawasan yang . selain itu faktor riil seperti yang dilaporkan BPS pada awal tahun 2003 juga sangat menunjukkan adanya peningkatan ekspor yang cukup signifikan. an-Nasai dan al-Haldm. Teori. 59 Sabdanya pula menyatkan: “Cukuplah merupakan dosa bagi seorang lelaki (suami) jika ia menelantarkan orang yang ditanggungnya. Barang siapa bersikap bakhil terhadap diri dan keluarganya. Dan Abu Dawud (1692). riwayat Ibnu Hibban dan ia men-shahth-\annya dari Anas bin Malik {AlMawaridAWl) dan di dalam al-Jnmi' ash-Shaghir dinisbatkan kepada Nasa'i serta di-liasankannya di dalam Shahib id-Jami'i. bersabda. riwayat Tarmidzi dan al-Hakim dari Abdullah bin ‘Amr dan di-hasankannya dalam Shahih al-Jami’ Ash-Shagir (1887). Dan semakin banyaknya bank syariah yang beropersi juga diharapakan akan mendapatkan kepada economic of scala dari industri yang akan berdampak pada semakin efesiensinya operasional bank-bank syaraiah. orang miskin. 61 Al Qur’an. Apabila kita mengingat kembali potensi pasar perbankan syaraiah yang masih sangat besar dan banayk wilayah-wilayah potensial yang belum terlayani sebenarnya.100 Ekonomi Islam: Sejarah. dunia perbankan syariah diperkirakan akan tumbuh pesat seperti tahun-tahun sebelumnya. ibnu sabil. dan Muslim (696). terkendalinya laju inflansi.”61 At-Tirmidzi dan al-Hakim dari Abdullah bin ‘Amr dan di-hasan-kannya dalam Shahih al-Jami’As-Shaghir. sedangkan keutamaan berada di antara sikap berlebih-lebihan dan sikap berkekurangan. Terdapat beberapa faktor yang mengidentifikasi hal tersebut. diperkirakan pada tahun 2010 akan bertambah melonjak jumlah UUS. dan seluruh tuntutan hidup sebagaimana teraplikasi pada pakaian dan perhiasan yang telah disinggung dalam hadits tersebut. 60 Al Hadits. 58 Al Hadits. Untuk bank umum. tempat tinggal.

yang besarnya tidak kaku dan dapat dilakukan dengan kebebasan untuk tawarmenawar dalam batas wajar. Juga. Jakarta.63 Ghanimah dan Fa’i Di samping zakat. sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang. seperti mendorong para turis untuk datang mendapatkan mata uang asing dan sebaginya. karena persentase bersifat melekat pada sisa utang meskipun batas waktu perjanjian berakhir.12 Ciri-ciri Bank Syariah Bank syariah mempunyai ciri-ciri berbeda dengan bank konvensional. Beban biaya tersebut hanya dikenakan sampai batas waktu sesuai dengan kesepakatan dalam kontrak. 63 Ibid. 2) Penggunaan persentase dalam hal kewajiban untuk melakukan pembayaran selalu dihindari. Darul Falah. Hal itu dalam rangka memelihara prinsipprinsip. surat Ar-Rahman ayat 8-9 13 Isa Abdurahman. karena pada hakikatnya yang mengetahui tentang ruginya suatu proyek yang biayai bank hanya Allah semata. tetapi juga bertanggung jawa atas perawatan orang-orang yang lemah dan membutuhkan serta jaminan kehidupan yang layak untuk Lihat Al Chaidar.10 Apabila kita membuka klub-klub untuk judi atau dansa. (tt). Maka apabila ada pertentangan antara tujuan ekonomi bagi individu atau masyarakat dengan nilai-nilai dasar itu maka Islam tidak mau peduli dengan tujuan-tujuan tersebut dan snggup mengorbankan tujuantujuan itu dengan kerelaan hati. hlm. supaya harta itu tidak hanya beredar di antara orang-orang kaya saja diantara kamu”. Akan tetapi manfaat seperti itu tidak ada nilainya dalam pandangan Islam.64 Negara Islam bukan hanya bertanggung jawab atas pertahanan dan keamanan saja. maka sesungguhnya seperlima untuk Allah. azaz-azaz Perbankan Islam dan Lembaga-lembaga Terkait. adapun ciri bank syariah adalah:131) Beban biaya yang disepakati bersama pada waktu akad perjanjian diwujudkan dalam bentuk jumlah nominan. Di antaranya seperlima dari harta ghanimah dan fa’i. Al –Muamalat Al-Haditsah. orang-orang miskin dan ibnu sabil…”. sumber penerimaan negara Islam sangat luas untuk mencukupi mereka dan menjamin kebutuhan-kebutuhan mereka. infaq dan shadaqah sebagaimana terurai di atas sebagai sumber penerimaan Baitul Maal Negara Islam yang peruntukkannya bagi semua urusan negara dan kesejahteraan rakyat. 11 10 Harta Ghanimah. Ghanimah. bank syariah tidak menerapkan perhitungan berdasarkan keuntungan yang pasti yang ditetapkan di muka. tetapi Al-Qur’an menganggap semua itu kecil dan menjanjikan kepada mereka bahwa Allah akan mengganti untuk mereka yang lebih baik dari itu. Ciaro. BMUI dan Takaful di Indonesia. orang-orang miskin dan orang-orang dalam perjalanan. fisik. Grafindo Persada. dan penjualan minuman keras. Dari sinilah Islam mengharamkan haji bagi musyrikin dan mengharamkan thawaf mereka di baitullah dengan telanjang. Rasul. anak-anak yatim. tidak hanya berupa uang (cash money) akan tetapi. kekhususannya ialah harta itu akan ada apabila negara (islam) sedang dalam keadaan perang. PT. karena pada dasarnya terdapat mudharat yang besar. Kartosoewirjo.260 Ekonomi Islam: Sejarah. Allah swt. Salab. (Jakarta: 1999). sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh negara Islam berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah. Karena itu Al-Qur’an mengharamkan minuman keras dan judi. tujuan dan keutamaan manusia itu sendiri. (1996). salab. Dan Allah juga berfirman tentang harta Fai’: “Apa saja harta rampasan perang (fai’) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya yang berasal dari penduduk kota-kota maka adalah untuk Allah. Betapun pun syi’ar agama ini membawa suatu keuntungan materi bagi penduduk Makkah dan sekitarnya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 101 akhlaqul karimah. aqidah dan hubungan sosial. 11 Maka Islamlah satu-satunya aturan yang bersih dari ekstrimitas yang dilakukan oleh kedua sistem tersebut dan penyimpangan keduanya ke arah ifrath (berlebuhan) atau tafrith (mengurangi). Al Qur’an. dan fa’i merupakan bagian yang khusus di dalam ekonomi Islam. surat At Taubah ayat 28. karena dia bertentangan dengan prinsip-prinsipnya dalam memelihara kesehatan akal. Umumnya harta itu diperuntukkan bagi yang memperolehnya baik secara individu ataupun kelompok. 20-22. 3) Di dalam kontrak-kontrak pembiayaan proyek. 12 Al Qur’an. anak-anak yatim. 4) Al Qur’an. Kerabat Rasul. Memang hal itu dapat menghasilkan manfaat ekonomi. Pembagian harta yang didapat dalam masa perang ini. serta sebagian yang lain untuk kepentingan logistik perang. wa Ahkamuh. berfirman tentang distribusi harta ghanimah: “Ketahuilah. Teori. salab dan fa’i merupakan bagian dari sumber penerimaan Baitul Maal Negara Islam dalam keadaan perang (darul islam fi waqtil harb). kerabat Rasul. akhlaq. Untuk harta rampasan dalam masa perang yang dapat diangkat dan ada yang tidak dapat diangkat. Rasul. h 29 dalam Warkum Sumitro. ada juga dalam bentuk barang. Pemikiran Politik Proklamator Negara Islam Indonesia SM. 64 Al Qur’an. surat Al Baqarah ayat 219. dan Fa’i Berkenaan dengan harta ghanimah. Umumnya harta berupa senjata dikuasai oleh negara kemudian didistribusikan kepada para prajurit sebagai alat kelengkapan perang.62 Harta yang didapat dalam masa perang itu. Kemudian sebagian yang lain diperuntukkan untuk kemaslahatan umat (rakyat). surat al Hasyr (59) ayat 7 62 .

riwayat Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar. As-Salfiah. ekonomi adalah khadim (penompang atau sarana pendukung) bagi nilai-nilai dasar seperti aqidah Islamiyah. hadits no. hingga wilayahnya menjadi darul islam. 126. Siapa saja yang mati meninggalkan harta maka harta itu untuk ahli warisnya. 69 5) Besarnya jizyah boleh kurang dari jumlah di atas. Di mana salab ialah harta yang berada dalam diri musuh yang terbunuh. cet. Abu Bakr Jabir Al-Jazairi. Adapun Islam. Pembagian itu dimulai dengan salab. rampasan perang itu tidak boleh dibagibagikan di darul harb. yang semuanya adalah buatan manusia yang penuh dengan kekurangan dan dikuasai oleh hawa nafsu. yang menginginkan bagi hamba-Nya kemudahan dan bukan kesulitan. Jizyah diambil dari Al Hadits. Lihat. 1453-1456. Tunjungan ini akan bertambah seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan bayi tersebut. Beliau adalah orang yang lebih bertanggung jawab atas orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri. karena penekanan utamanya adalah meningkatkan produktifitas. Berbeda dengan sistem-sistem lainya. Dia adalah Rabbnya aghniya’ dan fuqara’. maka diserahkan kepada beliau dan beliau bertanggung jawab mengurusnya. surat Quraisy ayat 4. Atas hal ini Rasulullah saw. Seperti juga disebutkan dalam hadits shahih-nya: “Setiap kamu adalah pemimpin dan setiap pemimpin bertanggung jawab atas yang dipimpinya…”. Dia mengasihi mereka jauh lebih besar daripada kasih ibu terhadap anaknya. 68 Diriwayatkan oleh Abu Yusuf dalam al kharaj hlm. Sesungguhnya kemewahan materi itulah tujuan akhir dan menjadi firdaus yang diinginkan. misalnya satu dinar atau sepuluh dirham sesuai dengan kekayaan dan kemiskinan orang kafir yang bersangkutan. Siapa saja yang meninggalkan tanggungan utang atau anak kecil yang terlantar. Karena sesungguhnya manusia itu apabila dipenuhi kebutuhannya dan keamanannya maka merasa tentram dan berkorsentrasi untuk beribadah kepada Allah dengan khussyu’. . Dia-lah yang mengatur segala sesuatu tanpa penyimpangan dan tanpa pemihakan. Seseorang diperintahkan oleh Rasulullah saw. senjatanya dan sebagainya. Dalam pandangan Islam. bahwa beliau bertanggung jawab semuanya. 67 Al Hadits. yaitu hendaknya manusia tidak disibukkan dengan kesusahan hidup dan perang roti yang melalaikan dari ma’rifah kepada Allah dan hubungan baiknya dengan-Nya serta kehidupan lain yang lebih baik dan abadi. mereka berhak atas salab itu. menyatakan: “Siapa yang membunuh musuh maka ia berhak atas salab-nya”. tetapi merupakan ketentuan Allah yang maha mengetahui. 68 Teori Jizyah Jizyah ialah uang yang diambil dari ahli dzimmah pada akhir tahun dan besarnya ialah empat dinar emas 69 atau empat puluh dirham perak dari daerah yang ditaklukkan kaum Muslimin dengan senjata. Umar juga menetapkan tunjangan rutin bagi seorang Yahudi yang dilihatnya memintaminta di setiap pintu rumah. menjadikan harta sebagai sesembahan dan dunia seluruhnya menjadi pusat perhatiannya (tumpuan harapannya). Teori. “Ensiklopedi Muslim Minhajul Muslim” (Jakarta. baik hal itu ditetapkan oleh kepala negara maupun tidak. mereka semua adalah hamba dan keluarga-Nya. niscaya tidak ada yang lebih baik. secara otomatis salab itu menjadi harta ghanimah yang dimiliki secara bersama oleh tentara yang ikut berperang.67Berdasarkan prinsip ini Umar menetapkan tunjungan bagi setiap anak yang lahir dalam Islam. Lihat al-jami’ash-Shaghir. Pada saat itulah rampasan perang baru dapat dibagi-bagikan.9 Sehingga mereka meresa terikat dengan ikatan persaudaraan yang kuat antara satu dengan yang lainnya dari hamba-hamba Allah. Inilah tujuan ekonomi dalam Islam. “Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan rasa rapar dan mengamankan mereka dari ketakutan”. Sesungguhnya dasar-dasar dari sistem Islam bukanlah buatan manusia. adil. ibadah dan 9 Al Qur’an. jika kepala negara menetapkan salab itu sebagai hak para tentara. 490. Maka apabila Allah membuat sustu sistem hidup untuk mereka. Rabbnya para buruh dan para pemilik profesi. seperti pakaiannya. Abu Hanifah dan Malik berpendapat. Darul Falah. Sesungguhnya ekonomi Islam dalam sistem-sistem Materilisme yang ada itu terpisah dari aklaq dan nilai-nialai kemulian. 66 65 Selain berbeda dengan seluruh sistem buatan manusia yang ada – yaitu lebih dalam dari segi kebebasan individu pemanfaatan sosial – sesungguhnya Islam juga berbeda dengan sistem-sistem itu dalam ‘ruh’ dan ‘asas’-nya. Allah berfirman. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 259 mereka. dia telah menjadikan ekonomi sebagai sarana untuk mencapai tujuan besar.102 Ekonomi Islam: Sejarah. Masing-masing tentara mendapatkan salab musuh yang ia bunuh. untuk meneriakkan -setelah ghanimah didapatkan. dalam tujuan dan orientasinya dan di dalam kepentingan dan fungsinya. hlm. Sesungguhnya sistem-sistem itu bersifat materi murni yang menjadikan ekonomi sebagai orientasi hidupnya. riwayat Bukhari dan Muslim dari Abi Qatadah. karena Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mengambil Jizyiah satu dinar dari penduduk Yaman. bukan pula ciptaan sekelompok dari manusia. sebagai kepala negara umat Islam menjelaskan. dan penumpukan kekayaan pribadi atau kelompok dengan cara apa pun. dan empat dinar dari penduduk Syam.65 Demikian juga Rasulullah saw.66 Salab Abu Hanifah berpendapat. Rabbnya para pemilik dan Rabbnya para penyewa. 2005). lebih sempurna dan lebih ideal dari rancangan Allah. sedangkan jika imam atau kepala negara tidak menetapkan hal itu. Sesungguhnya Allah adalah Rab bagi segala makhluq.

agar tidak terjadi kesenjangan yang amat besar antara pemilik modal dengan pihak yang membutuhkan dana. 12. pembinaan pedagang perantara. firman Allah swt. Bila kita telusuri. dia menyatakan: “suku bunga menyebabkan perpecahan dan perasaan tidak puas di tengah Al Qur’an. Untuk menciptakan suatu keadilan di bidang ekonomi dengan jalan meratakan pendapatan melalui kegiatan investasi. PBI No. 3 tahun IX.71 Kontektual firman Allah atas pelarangan riba merupakan penyelamatan atas manusia. 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Penyelenggaraan Kliring Lokal dan Penyelesaian Akhir Transaksi Antar-Bank atas Hasil Kliring Lokal. Di mana riba memiliki dampak yang sangat luas baik dalam kehidupan pribadi atau pun dalam masyarakat. Aristoteles adalah orang yang sangat menentang dan melarang bunga (riba) berkembang di masayarakat. Usaha menjaga stabilitas ekonomi dan moneter. (yaitu orang-orang) yang diberikan al-Kitab kepada mereka. juga telah menimbulkan dampak negatif terhadap kehidupan ekonomi rakyat. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah.32/36/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999 tentang BUS PBI No. sehingga manusia tetap pada fitrahnya dan dunia (ekonomi) tidak menjadi tujuan hidupnya. atau karena usia tua. Untuk meningkatkan kualitas hidup umat dengan jalan membuka peluang berusaha yang lebih besar terutama kelompok miskin.258 Ekonomi Islam: Sejarah. No. Upaya bank syariah di dalam mengentaskan kemiskinan ini berupa pembinaan nasabah yang lebih menonjol sifat kebersamaan dari siklus usaha yang lengkap seperti program pembinaan penguasaha produksen. “Suku Bunga Dalam Perspektif Yunani”. 4).70 8 Tujuan Bank Syariah Bank syariah mempunyai beberapa tujuan diantaranya sebagai berikut: 1). Sumber: Biro Perbankan Syariah. 6).74 Sikap Plato terhadap persoalan suku bunga yang berkembang di masyarakat Yunani. PBI No. 5/3/PBI/2000 tanggal 4 Febuari 2000 tentang Fasilitas Pembiayaan Jangka Pendek bagi Bank Syariah. dimana beliau mengutuk praktek ekonomi yang bersifat ribawi (bunga). PBI No. Para pemikir zaman dahulu-pun telah berinteraksi dan menyikapi persoalan riba yang berkembangan dalam lingkungan masyarakat di mana pemikir itu hidup. orang laki-laki yang telah baligh saja dan tidak dikenakan kepada anak-anak dan wanita-wanita. 2/8/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Pasar Uang AntarBank Syariah (PUAS) PBI No. 73 Demikian pula dengan Plato. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 103 Ketentuan Bank Syariah NO 1 2 3 4 5 6 7 Ketentuan SK DIR BI No. program pembinaan konsumen. 74 M. Karena itu Islam melarang setiap pembayaran bunga (riba) atas berbagai bentuk pinjaman. Mengarahkan kegiatan ekonomi umat untuk bermualamat secara Islam.72 Bahkan meminjam uang dengan bunga di larang pada zaman Yunani Kuno. Kewajiban membayar jizyah gugur dari orang fakir dan orang yang tidak bisa kerja karena sakit. program pengembangan modal kerja dan program pengembangan usaha bersama. 2/9/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Sertivikat Wadiah Bank Indonesia (SWBI) PBI No. Teori.M. sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk”.13.32/34/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999 tentang BUS SK DIR BI No. maka uang perdamaian dikenakan terhadap mereka dan gugur dengan keislaman mereka. Pustaka Alvabet. 5). 71 70 . 3). Teori Riba (Bunga/Rente) Islam dalam memandang perihal ekonomi. Adapun orangorang yang berdamai dengan kaum Muslimin. 2/8/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Giro Wajib Minimun dalam rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum yang Melakukan Kegiatan Usaha Berdasarkan Syariah. bukan alat untuk menghasilkan tambahan melalui suku bunga. surat ar-Ruum (30) ayat 39. Cit. sangat besar menaruh perhatiannya terhadap persoalan riba. surat at-Taubah (9) ayat 29. surat Ali Imran (3) ayat 130. Dengan aktivitas bank syariah akan mampu menghindari pemanasan ekonomi diakibatkan adanya inflansi. 73 Sabili. 72 Zainul Arifin. menghindari persiangan yang tidak sehat antara lembaga keungan. Op. edisi 1 Agustus 2001. (Jakarta: 2005). 15. BI. Metwally. surat annisa (4) ayat 160-161. khususnya mualamat yang berhubungan dengan perbankan agar terhindar dari praktek-praktek riba atau jenis-jenis usaha atau perdagangan lain yang mengandung unsur gharar (tipuan). Al Qur’an. Untuk menanggulangi masalah kemiskinan. di mana jenis-jenis usaha tersebut selain dilarang dalam Islam. Pandangan Aristoteles yang terkait dengan soal suku bunga ialah berkenaan dengan fungsi uang sebagai alat tukar (medium of exchange). 2). dalam agama-agama lainnya pun termaktub larangan tersebut. Hukum jizyah ialah digunakan untuk kepentingan-kepentingan umum kaum Muslimin dan dasarnya. 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Perubahan Kegiatan Usaha Bank Umum Konvensional menjadi Bank Umum Berdasrkan Prinsip Syariah dan Pembukuan Kantor Bank Berdasarkan Prinsip Syariah oleh Bank Umum Konvensional. hlm. 2003. Islam bukanlah satu-satunya agama yang melarang pembayaran bunga. dan surat al Baqarah (2) ayat 278-279. menyatakan: “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah). menuju terciptanya kemandirian usaha. yang pada umumnya merupakan program utama dari negara-negara yang sedang berkembang. hlm. Untuk menyelamatkan ketergantungan umat Islam terhadap bank non-syariah. yang diarahkan kepada kegiatan usaha yang produktif.

dll. 3 tahun IX. Dari sisi penggunaan jasa perbankan syariah. Namun. yakni UU No. (Jakarta: 1999).104 Ekonomi Islam: Sejarah.77 Riba ialah tambahan uang pada sesuatu yang khusus. “riba” itu berasal dari suatu perkataan bahasa Arab. atau ia menjual sepuluh dinar emas dengan seratus dua puluh dirham perak hingga waktu tertentu. Kedua. negara-negara Teluk. riba nasi’ah. siapa yang menaruh modal dalam ventura. IBM. misalnya emas. 77 Al Qur’an. No. masih banyak terdapat hambatan tentang bagaimana penerapan bank syariah. Oasis Internasional Equity Fund dari Flemings Bank (Inggris) State Street Investment Management (Amerika Serikat) Kleintwort Benson Bank (Inggris) Hongkong Shanghai Bangking Corporation (HSBC-London) dan ANZ Bank (MelbourneLondon). General Electric. Malaysia. ada pula negara-negara non-Muslim yang mendidirikan bank Islam. tercatat beberapa perusahaan multinasional seperti KFC. seorang menjual satu kwintal kurma dengan satu kwintal gandum hingga waktu tertentu. Dengan instrumen bai’ (jual-beli). dan pembatasan bank asing yang ingin membuka kantornya di Indonesia. Bagaimana Konsep Bank Syariahnya. Bahamas (Benon). harus juga dapat kita bedakan dalam pengertian bisnis (nilai tambah). 76 75 1980-an. sementara City Chase Manhattam telah mengembangkan produk Chase Manhattan Leasing Liquidity Program (CML) untuk memenuhi kebutuhan investasi overnite dan short term lain yang halal. atau kurma dengan barangbarang ribawi lain secara tunda. Untuk itu kita harus memahami karakteristiknya. sementara pendirian bank baru dari Timur Tengah masih dicegah. hlm. lembaga-lembaga keungan syariah tersebut dimasukkan dalam dua ketegori. yang makna harfiahnya “tumbuh” atau “melebihi” dan dari perkataan itu digunakan untuk makna tumbuh/bertambah besarnya sesuatu benda melebihi ukurannya atau jumlahnya aslinya. yaitu Bank Islam Komersial (Islamic Comersial Bank) dan lembaga investasi dalam bentuk Internasional Holding Companies. Namun. Pesatnya perkembangan bank syariah menimbulkan ketertarikan bank konvensional untuk menawarkan produk-produk bank syariah. Riba fadhl ialah jual beli satu jenis barang dari barang-barang ribawi dengan barang sejenisnya dengan nilai harga lebih. Islam secara terang-terangan menentang keras riba. Produk-produk investment banking yang islami juga ditawarkan oleh find manager konvensional seperti The Wellington Management Company (Amerika Serikat). menyatakan: “hai orang-orang yang Sabili. larangan riba tercantum dalam Leviticus 25: 27. Penambahan uang yang tidak jelas (biasanya pekerjaan lintah darat) sangat mengganggu kehidupan yang harmonis sesama umat manusia. “Suku Bunga Dalam Perspektif Yunani”. Republik Indonesia No. Karena manusia pasti berinteraksi dengan persoalan ekonomi. Exodus 25: 25 dan dalam Perjanjian Baru terdapat dalam Lukas 6: 35. 119 tahun 1992. Hal tersebut cermin dan tindakan beberapa bank konvensional yang membuka sistem tertentu di dalam masing-masing bank dalam menawarkan produk bank syariah. banyak terjadi penambahan uang (beda dengan praktek riba) tertapi ia berasal dari taransaksi komersial yang sah (penambahan nilai uang dengan partisipasi langsung dari pihakpihak yang terlibat di dalamnya segi resiko (imbalan) dari suatu usaha ekonomi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 257 masyarakat”. apalagi di era modern sekarang ini. Teori. 14/1967. Pustakan Utama Grafiti. diantara di Mesir. General Motor. Denmark. Misalnya jual beli satu kwintal gandum dengan seperempat kwintal gandum sejenisnya atau jual beli satu sha’ kurma dengan satu setengah sha’ kurma.76 Selamat di dunia dan selamat di akhirat merupakan harapan dari setiap umat Islam. Iran. 9. dan masih banyak lagi persoalanpersoalannya. dan Chrysler. perak. Transaksi komersial yang sah adalah berdasarkan tugas distribusi barang. atau sya’ir (sejenis gandum). Perbankan Islam dan Kedudukannya dalam Tata Hukum Perbankan Indonesia.75 Dalam agama Nasrani pun terdapat larangan aktifitas ekonomi dan keuangan yang bersandar pada bunga. Selain itu. atau gandum. dimana barang yang diproduksi disediakan bagi calon konsumen yang merasa membutuhkan (tertarik). tekhnik bagi hasilnya. serta Turki. Misanya. Tabel 10 . Hal ini dibicarakan pada seminar nasional Hubungan Indonesia-Timur Tengah pada 1974 dan tahun 1976 dalam seminar Internasional yang diselenggarakan oleh Lembaga Studi Ilmu-ilmu Kemasyarakatan (LSKIK) dan Yayasan Bhineka Tunggal Ika. tidak berjalan dengan UU Pokok Perbankan. Riba ini adalah jual-beli barang-barang ribawi. Dalam riba nasi’ah terdapat kriteria riba jahiliyah. Di dalam Perjanjian Lama. Sementara itu Citibank mendirikan Citi Islamic Investment Bank pada tahun 1996 di Bahrain yang merupakan wholly-owned subsidiary. adanya jasa yang segaja dilakukan sebagai nilai tambahnya. Pakistan. bagaimana yang disebut dengan riba yang sebenarnya? Riba ini terbagi ke dalam dua bagian. edisi 1 Agustus 2001. Sudan . misalnya “Islamic windows” di Malaysia. yaitu: Pertama. surat al Baqarah (2) ayat 281. maka demi mencapai harapan tersebut seorang muslim harus takut kepada Allah dan hari akhirat dalam aktifitas ekonomi. firman-Nya. lembaga keuangan syariah bermunculan. “the Islamic Service” di cabang-cabang bank perdagangan Arab Saudi. Swiss dan Luxemberg. Riba ini sangat diharamkan Allah swt. Contohnya. Secara garis besar. Sutan Remy Sjahdeini. dan ekonomi itu urusan duniawi. seperti Inggris. Berdirinya Bank Syariah di Indonesia Gagasan untuk mendirikan bank syariah di Indonesia sebenarnya sudah muncul sejek pertengahan tahun 1970-an. Xerox. “the Islamic transactions” di cabang Bank Mesir.

Adanya pertanyaan tentang bagaimana bank akan membiayai sistem ekonominya. pada Sidang Menteri Luar Negeri negara-negara Organisasi Konferensi Islam (OKI) di Karachi.84 Termasuk di antara nilai-nilai yang telah ditetapkan oleh Islam di sini dan dalam semua aspek ekonomi Islam adalah: "sikap adil. memakan harta anak yatim. Allah mencintai orang-orang yang berbuat adil dan 78 79 Al Qur’an. Hingga sekarang riba jahiliyah ini masih banyak dijumpai di masyarakat. komite ahli yang mewakili negara-negara Islam penghasil minyak bertemu di Jeddah. muncul dalam konferensi negara-negara Islam sedunia di Kuala Lumpur. yaitu: 1) Tiap keuntungan haruslah tunduk kepada hukum untung dan rugi. dua orang saksinya dan penulisnya. membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang benar. ”Engkau melunasi hutangmu. Pakistan. janganlah kalian makan riba dengan berlipat ganda”. Maka pada bulan Desember 1970. menuduh wanita yang suci berzinah. Beberapa keterangan yang terangkum dalam al qur’an. maka janganlah kamu saling mendzalimi”. dihalalkan jual beli. . Atas usulan ini. syirik kepada Allah. “Jauhilah tujuh hal yang membinasakan. kemudian proposal yang diajukan Mesir dikaji para ahli dari delapan belas negara Islam. Secara kolektif gagasan berdirnya bank syariah di tingkat internasional. 3) Sementara menunggu berdirinya bank syariah. namun. Ketika telah jatuh tempo. Sidang kemudian memutuskan agar OKI mempunyai bidang yang khusus menangani masalah ekonomi dan keuangan. riwayat Al Hakim. Tetapi dipihak lain. 80 Allah melaknat riba. dan al hadits sebagai referensi hukum atas aktifitas riba diantaranya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 105 dasar bunga. 82 Al Hadits. Mei 1974. 2) Diusulkan supaya dibentuk suatu bank syariah yang bersih dari sistem riba dalam waktu secepat mungkin. 8 Pada sidang Menteri Luar Negeri OKI di Benghazi. surat Ali Imran (3I ayat130. ide bank syariah terus bergulir di tengah pro dan kontra. Di antara bentuk lain riba jahiliyah ialah si A meminjamkan uang sebesar sepuluh dinar kepada si B hingga waktu tertentu. riwayat Ahmad. 82 Riba mempunyai tujuh puluh tiga pintu. Berdirnya IDB memotivasi negara-negara Islam untuk mendirikan lembaga keuangan syariah. jika tidak ia termasuk riba dan riba itu sedikit atau banyak hukumnya haram. melarikan diri pada saat perang. jika benarbenar dalam keadaan darurat.78 Hakikat riba nasi’ah ialah si A mempunyai piutang pada si B yang akan dibayar pada suatu waktu. yang diikuti oleh 19 negera peserta. pintu yang paling ringan ialah seseorang menikahi ibu kandungnya. dan lupa (lupa dari maksiat)”. yaitu sesuatu yang telah diharamkan Allah atas diri-Nya sebagaimana telah diharamkanNya atas hamba-hamba-Nya: “Wahai hamba-hamba-Ku. Konferensi tersebut memutuskan beberapa hal. Keraguan tersebut diantaranya: Pertama. bankbank yang menerapkan bunga diperbolehkan beroperasi. yang memberi makan dengan riba. Libya. Teori. 8 beriman. 83 Al Hadits. Pada thun 1972. sihir. Kedua. Rancangan pendirian dibahas pada pertemuan kedua. Pada akhir periode 1970-an dan awal dekade Proposal tentang Pendirian Bank Islam Internasional untuk Perdagangan dan Pembangunan (Internasional Islamic Bank for trade and Development) dan proposal Pendirian Federasi Bank Islam (Federasi of Islamic Bank).” Jika si B tidak melunasi hutangnya pada waktu yang ditentukan. 81 Al Hadits. memakan riba. dan si B harus mengembalikan hutangnya plus uang tambahannya (riba) sebesar lima belas dinar. 79 Jangan memakan riba dengan berlipatganda. diharamkan riba." Cukuplah bagi kita bahwa Al-Qur'an telah menjadikan tujuan semua risalah langit adalah melaksanakan keadilan. Al Qur’an. riwayat Tirmidzi. terutama mengenai para pengusaha kecil (pedagang) yang tidak memiliki akses kepada perbankan syariah. delegasi Mesir mengajukan sebuah proposal untuk mendirikan bank syariah. Begitulah hingga akhirnya dalam beberapa waktu hutang si B menumpuk berkali-kali lipat dari hutang awalnya. atau aku beri tempo waktu dengan uang tambahan. 81 Satu dirham riba yang dimakan seseorang dengan sepengetahuannya itu lebih berat dosanya daripada tiga puluh enam kali berbuat zinah. Pada masa awal perkembangannya atas ide pendirian bank syari’ah tak sedikit yang meragukannya. Maret 1973 usulan tersebut kembali diagendakan. bank Islam dalah satu artenatif sistem ekonomi Islam. banyak yang beraggapan bahwa sistem perbankan bebas bunga (interes free) adalah suatu yang tidak mungkin dan tidak lazim. si A meminta uang tambahan dan memberi tempo waktu lagi. Berdirnya bank ini lebih bersifat sosial daripada komersial. Sekalipun demikian. Pada sidang Menteri Pembangunan Islam atau Islamic Development Bank (IDB) dengan modal awal 2 miliar dinar atau ekuivalen 2 miliar SDR (Special drawing right) IMF. surat Ali Imran (3) ayat 130. 80 Al Qur’an. sesungguhnya Aku telah mengharamkan kedzaliman atas diri-Ku dan Aku telah menjadikannya di antara kamu sekalian sebagai hal yang diharamkan.256 Ekonomi Islam: Sejarah. 83 dan Rasulullah saw sendiri juga menyatakan. 84 Al Hadits. sistem bank tanpa riba diperkenalkan lagi dengan berdirinya Nasser Social bank di Mesir. Muttafaq Alaih. Lawan kata dari keadilan adalah kedzaliman (azh zhulni}. dan para penggagasnya terus berupaya memikirkan jalan untuk mewujudkannya. Arab Saudi untuk membicarakan pendirian bank syariah. surat al Baqarah (2) ayat275. "al 'Adl" (Yang Maha Adil) adalah termasuk nama Allah. si A berkata kepada si B. Bulan Juli 1973. Untuk mempermudah berkembangannya bank syariah di negara-negara muslim perlu adanya usaha bersama diantara negara-negara muslim. Malaysia pada tanggal 21-27 April 1969.

Demikian pula ada hadits yang melarang jual beli “orang yang terpaksa” (mudhtharr). Sumber alasan pelarangan adalah unsur eksploitasi keperluan orang yang terpaksa (darurat) dan membeli darinya dengan harga yang lebih murah dari harga sewajarnya yaitu harga yang adil. Pada pertengahan 1967 bank ini diambil alih oleh National Bank of Egypt dan Central Bank of Egypt. Namun. karena persoalan politik. Di antara fenomena keadilan yang paling menonjol di sini adalah: “pengharaman riba”. bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. yaitu upaya pengelolaan dana jamaah haji secara konvensional. Kemudian yang lebih terperinci tentang gagasan ini ditulis oleh Mawdudi (1961). Fungsi intermediasi perbankan syariah juga menunjukkan kondisi yang mengembirakan. Firman-Nya: “Ingatlah.80 persen. Imam al-Khaththabi menafsirkan jual beli tersebut dengan mengatakan: seseorang terpaksa menjual barang karena uang yang menghimpitnya atau karena biaya hidup yang memberatkannya. Ma’alim as-Sunan. 1957. Al Qur’an. Jilid V.106 Ekonomi Islam: Sejarah. jika terjadi transaksi jual beli dengan kondisi darurat seperti ini. tetapi hendaklah ia ditolong dan diberikan pinjaman serta diperlonggar pembayarannya sampai ia mampu untuk menunaikan utangnya. bank ini ditutup. ditandai dengan banyaknnya pemikir-pemikir muslim yang menulis tentang keberadaan bank syariah.80 2002 Sumber: Biro Perbankan Syariat. Oleh karena itu. surart Hud (11) ayat 18 al-Khaththabi. Amad elNajar. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba) maka ketahuilah.gharar (jual beli yang tidak jelas sifat-sifat barang yang ditransaksikan) karena mengandung unsur ketidak-jelasan yang membahayakan salah satu pihak yang melakukan transaksi. sehingga beroperasi atas .36 0. 1955. menurut agama adalah tidak membelinya dengan cara ini dan tidak membiarkan hartanya ludes. Ini tercermin dari tingginya rasio pembaiayaan dibanding pendanaan syariah juga menunjukkan rasio pembiayaan dibanding pendanaan ( atau sering disebut financing to deposit atau FDR) dalam tiga tahun terakhir selalu di atas 100 persen.57 2001 0. Gagasan mengenai bank yang menggunakan sistem bagi hasil telah muncul sejak lama. tetapi jika sangat besar maka tidak ada ditoleransi. misalnya Anwar Qureshi (1946). Dana pihak ketiga (DKP) dari 0. hlm. Al-Khaththabi berkata. kamu tidak 85 86 Sebagai sustu industri baru. kutukan Allah (ditimpakan) atas orang-orang yang zhalim”. Namun.35 0. Rintisan bank syariah lainnya adalah dengan berdirinya Mit Ghmr Lokal Saving Bank pada tahun 1963 di Mesir oleh Dr. Bank Indonesia. bahkan melaknat mereka. maka bagimu pokok hartamu.40 0. hadits No. Sejarah perkembangan bank syariah modern tercatat di Pakistan dan Malaysia sekitar tahun 1940. 86 Yakni disepakati tentang kemakruhannya karena ada unsur kedzaliman dan merugikan. Jika unsur "gharar" (ketidakjelasannya) itu sangat kecil maka ditolerir. jika dilihat dari data selama tiga tahun terakhir dari tahun 1999 sampai Desemeber 2002. Naiem Siddiq (1948) dan Mahmud Ahmad (1952). peningkatan pangsa perbankan syariah terhadap perbankan nasional yaitu total aktiva dari 0. Namun.35 persen.11 persen menjadi 0.25 0. Selama unsur tersebut tidak banyak dan tidak disengaja maka dimaklumi. Hal itu akan menjadi suatu kedzaliman terhadapnya. Dan pembiayaan dari 0. Al-Qur’an telah memaklumatkan peperangan dari Allah dan Rasulnya terhadap orang-orang yang melakukannya. Tabel 9 Perkembangan Pangsa Kegiatan Usaha Perbankan Syariah terhadap Perbankan Nasional (%) Keterangan Aset Dana Pihak Ketiga Pembiayaan/Kredit 2000 0.17 0. Tingginya rasio FDR tidak terlepas dari karakteristik kegiatan perbankan dengan aktivitas sektor riil. Bank pedesaan yang beroperasi tanpa bunga dan sejalan dengan prinsip-prinsip syariah ini sangat populer dan pada mulanya tumbuh dengan baik.85 Islam telah mengharamkan setiap hubungan bisnis yang mengandung kezhaliman dan mewajibkan terpenuhinya keadilan yang teraplikasikan dalam setiap hubungan dagang dan kontrak-kontrak bisnis. Islam melarang bai' al. 47. kebanyakan para ulama membenci jual-beli seperti ini.07 persen menjadi 0. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba). Ia menjual apa yang ada di tanganya dengan “banting harga” karena darurat.15 0. 3242. bisa dikatagorikan sebagai gagasan pendahuluan mengenai perbankan Islam. Permodalan bank ini dibantu oleh Raja Faisal dari Arab Saudi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 255 membenci orang-orang yang berbuat zhalim. perkembangannya relatif cepat. “Dalam sanad hadits tersebut terdapat seseorang yang majhul (tidak diketahui identitasnya) yaitu orang tua dari Bani Tamim. dan 1962. Teori.17 persen menjadi 0. Solusi orang ini. bertaqwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. tahun 1967. seperti firman Allah: “hai orang-orang yang beriman. menurut hukum diperbolehkan dan tidak dinyatakan batal (yakni sah secara hukum meskipun tercela secara moral agama). Demikian juga dengan tulisan-tulisan Muhammad Hamidullah yang ditulis tahun 1944. Empat tahun kemudian Mit Ghamr dapat membuka sembilan cabang dengan nasabah sekitar satu juta orang. Islam melarang setiap hubungan dagang yang mengandung unsur penipuan.23 0. Jika dihitung dalam persentase.035 persen.

”Orang orang yang mengembangkan riba lebih mirip dengan pohon kurma jantan. 87 Nash al-Qur'an ini menunjukkan bahwa dasar pengharaman riba adalah melarang perbuatan zhalim bagi masing-masing dari kedua belah fihak. 88 Nabi saw menganggapnya sebagai salah satu dari kedua perbuatan hina yang jika tersebar di masyarakat maka akan mendatangkan azab Allah. yaitu riba dan zina: “Jika telah tampak di suatu negeri perbuatan riba dan zina. maka tidak boleh menzhalimi dan tidak boleh dizhalimi. 91 Lihat: Abu Zahrah.89 Hal itu tidak lain karena riba adalah memakan harta orang lain tanpa jerih payah dan kemungkinan mendapatkan resiko. 88 87 Sumber: Biro Perbankan Syariat. hlm. Hubungan antara ROA dengan leverage digambarkan sebagai berikut: Return On Assets x Leverage Multiplier = Return on Equity (ROE).. mendapatkan harta bukan sebagai imbalan kerja atau jasa. riwayat al-Khththabi dalam Ma’alim as Sunan (V/47) hadits no. Op. Adapaun ROE didefinisikan sebagai perbandingan antara pendapatan bersih dengan rata-rata modal (average equity) atau investasi parapemilik bank. penulis dan saksinya. Op. Sabda Nabi saw: “mereka dalam riba tersebut sama. meliputi: Laporan posisi keuangan (neraca).. yaitu return on asset (ROA) dan return on equity (ROE). Lord King. mengkategorikannya termasuk di antara “Tujuh perbuatan dosa besar yang menghancurkan”. “sesungguhnya masyarakat kita menapaki jalan hidup yang lurus jika dapat menurunkan nisbah bunga sampai nol. Bank Indonesia. 89 Al Hadits. perubahan modal pemilik dan laporan laba ditahan. . (3242). riwayat at-Thabrani dan al-Hakim dari Ibnu Abbas seperti tersebut dalam Shahih al-Jami' ash-Shaghir (679).”91Banyak ahli filsafat ekonomi di masa kita telah membicarakan riba. Cit. dan faktor-faktor yang tidak dapat dikendalikan (uncontrolable factors). yaitu Al Qur’an. Yaitu dalam pangkal dosanya. catatan-catatan laporan keuangan. Yitu perusak individu dan masyarakat. di dunia dan akhirat. 90 Sedangkan agama Kristen (Nasrani) telah mengharamkannya secara tegas dalam kitab-kitabnya yang asli. ROE = 2% x 15 = 30% Perangkat laporan keuangan bank syariah yang lengkap. 66. Ada dua rasio yang biasanya dipakai untuk mengukur kinerja bank. Sebagian kaum filosof berkata. Al Hadits.” ( Shahih al-Jami’ash-Shaghir. demikian sebaliknya untuk para pemegang rekening tidak boleh mengharapkan atau meminta keuntungan atas rekening wadi’ah. laba-rugi. maka mereka telah menghalalkan datangnya azab Allah pada mereka”. dalam hal ini menggunakan prinsip wadi’ah yad dhmanah. Semua agama telah mencela riba sampai orang-orang Yahudi pun mengharamkannya antara mereka meskipun membolehkannya dalam hubungan bisnis mereka dengan bangsa selain Yahudi. Beliau juga melaknat orang yang memakan riba. la berpendapat bahwa: “uang tidak melahirkan uang (dengan sendirinya)” dan barang siapa mengembangkan biakkannya dengan kerja maka ia lebih berhak mendapatkan hasilnya. Apabila bank dapat menghasilkan net income dari assetnya (ROA) sebesar 2%. mereka hidup dari kerja orang lain dan mereka tidak berkerja (sendiri). dan mengabaikan aspek perikemanusiaan demi penghasilan materi. ROA adalah perbandingan antara pendapatan bersih dengan rata-rata aktiva (average asset). Salah seorang di antara mereka mengatakan. perubahan investasi terbatas. arus kas. Keuntungan bagi para pemilik bank merupakan hasil dari tingkat keuntungan (profitability) dari asset dan tingkat leverage yang dipakai. Buhuts fir Riba. sedangkan leaveragenya 15 maka.7 Tabel 8 Perkembangan Jaringan Kantor Perbankan Syariah Keterangan BUS BUK yang mempunyai UUS Jumlah Kantor BPR Syariah 1992 1 0 1 9 2 1 40 78 1999 2 3 62 78 2000 2 3 96 81 2001 2 6 130 83 2002 menganiaya dan tidak (pula) dianiaya”. ekonomi dan politik. Mereka menjelaskan resiko dan bahayanya secara sosial. sumber dan penggunaan zakat dan dana sumbangan (apabila bank bertanggung jawab untuk hal ini). orang yang memberikan makan riba. sebagaimana terekam dalam pernyataan mereka? “Tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang ummi (orangArab)”. menjilat orang-orang kaya dengan mengorbankan kaum miskin. Nabi saw. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 107 bentuk rekening wadi’ah. 90 Al Qur’an. surat al-Baqarah (2) ayat 278-279. meskipun berlainan tingkatan masing-masing.6 Tingkat keuntungan bersih (net income) yang dihasilkan oleh bank dipengaruhi oleh faktor-faktor yang dapat dikendalikan (controlable factors). memandang bunga apapun sumbernya-adalah suatu penghasilan yang tidak wajar karena diambil dari jerih-payah orang lain. Namun bank tidak boleh menyatakan atau mejanjikan imbalan atau keuntungan apapun kepada pemegang rekening wadi’ah. 6 7 Zainul Arifin. 50 Zainul Arifin. Teori. 5090).254 Ekonomi Islam: Sejarah. surat Ali Imran (3) ayat 75. Sedangkan Aristoteles. Demikian pula para pembuat undang-undang dan filosof terdahulu seperti “Solon” perancang undang-undang Athena lama dan Plato”. sumber dan penggunaan dana qard. Cit. hlm.

maka sumber dana bank syariah terdiri dari: modal inti (core capital). kharaj. yaitu simpanan yang dijamin keamanan dan pengembaliannya (guaranted deposit) tetapi tanpa memperoleh imbalan atau keuntungan. (Delhi: Markazi Maktabah Jama’at-e Islami. persaingan bebas.. Abi As-Sa’ud. adapun kharaj dipergunakan untuk kebutuhan negara dalam pekerjaan umum dan pembangunan. dalam bentuk 1) titipan (wadi’ah). 2) partisipasi modal berbagio hasil dan berbagi resiko (non guaranted account) untuk investasi umum (general investement account / mudharabah mutlaqah) di mana bank akan membayar bagian keuntungan secara proporsional dengan portofolio yang didanai dengan modal tersebut.94 Penekanan tidak wajar atas hak-hak milik pribadi dan kemerdekaan berusaha menimbulkan kerugian yang besar selama berlangsungnya revolusi industri. kuasi ekuitas (mudharabah account) dan titipan (wadi’ah). kemerdekaan berusaha. juga diikuti oleh Abu Bakar pada masa beliau sebagai khalifah. tetapi oleh para pemegang saham sendiri (melalui rapat umum pemegang saham) diputuskan untuk ditahan kembali dalam bank. Manajemen Baitul Maal baik dari segi pengelolaan maupun fungsinya semakin menonjol ketika di masa pemerintahan Umar bin Khatab. tapi beranggapan bahwa pelaksanaannya dilakukan secara lewat batas oleh kapitalisme. yaitu sebagian laba bank yang tidak dibagi. Kebiasaan Rasulullah. Teori. 46. 93 Ibid. pusat kendali militer dan politik. dan ushr. yang mengakibatkan penderitaan dan kemelaratan yang luas. berupa modal yang disetor oleh para pemegang saham. ialah dana pihak ketiga yag ditipkan pada bank. fai. jadi bank tidak ikut berinvestasi sedang investor sepenuhnya mengambil resiko atas investasi tersebut. seperti Ustadz Al-Maududi. Beliau mengakui adanya unsur kebenaran pada prinsip-prinsip tersebut. 3) Investasi khsusus (special investement account / mudharabah muqayyadah) di mana bank bertindak sebagai manajer investasi untuk memperoleh fee. 1969). Bank dalam kedudukannya sebagai mudaharib menyediakan jasa bagi para investor. Darraz. selain sebagai tempat untuk ibadah mahdhah. Salahsatu syarat mudharabah ialah dananya harus dalam bentuk uang (monetary form) dalam jumlah tertentu dan diserahkan kepada mudharib. Dalam giro wadi’ah.93 Zakat dikeluarkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan negara sesuai delapan asnaf yang termaktub dalam al qur’an. 94 Abul A’la Maududi. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab.108 Ekonomi Islam: Sejarah. 148. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 253 menghapusnya sama sekali”. Cit. 3) rekening tabungan mudharabah. Kapitalisme Maududi menyebutkan milik pribadi. . (Jakarta: 1990). hlm. di mana bank bertindak sebagai manajer investasi bagi nasabah institusi (pemerintah atau lembaga keuangan lain) atau nasabah korporasi untuk menginvestasikan dana mereka pada unit-unit usaha mereka atau pada proyek-proyek tertentu yang mereka setujui. di mana bank menerima simpanan dari nasabah yang mencari kesempatan investasi atas dana mereka dalam bentuk investasi berdasarakan prinsip mudharabah mutlaqah. yang disihkan untuk mengantisipasi timbulnya resiko kerugian. hlm. bank islam dapat memberikan jasa simpanan giro dalam 5 Zainul Arifin. As-Shiddiqi dan lainlain. Baitul Maal merupakan lembaga perbendaharaan negara (islam) yang berfungsi untuk menerima dan mendistribusikan segala penerimaan negara sesuai posting yang dibenar menurut syar’i. bersandar pada sumber daya alam untuk pertumbuhan serta prinsip tidak campur tangan negara merupakan alasan-alasan utama kapitalisme modern. Dana titipan (wadi’ah / non remunerated deposit). Di mana Baitul Maal dilembagakan secara tersendiri dan memiliki pengelola yang diangkat khusus untuk itu. yang umumya berupa giro atau tabungan. 136. diskriminasi antara hak para pekerja dan majikan. Disahkannya pemungutan bunga yang menambah watak anti sosial dari perusahaan kapitalistis menjurus kepada penumpukan kekayaan dan proses Irfan Mahmud Ra’na. sumber penerimaan Baitul Maal ialah dari zakat. bank menghimpun dana bagi hasil atas dasar prinsip mudharabah yaitu akad kerjasama antara pemilik dana (shahibul maal) dengan pengusaha (mudharib). Praktek sistem Baitul Maal telah ada sejak masa Rasulullah saw. Op. Abu Zahrah. 92 Pada masa Rasulullah hingga masa para sahabat. Kemudian dana cadangan. 2) rekening investasi khusus. walaupun secara ekplisit tidak dinyatakan sebagai Baitul Maal. berupa: 1) rekening investasi umum. Dan laba ditahan. yaitu dana yang berasl dari para pemegang saham bank.5 Bank syariah sesuai dengan fungsinya dapat menarik dana dari masyarakat (pihak ketiga). Modal inti adalah dana modal sendiri. yaitu sebagian laba yang seharusnya dibagikan kepada para pemegang saham. Al’-Arabi. Pustaka Firdaus. prinsip mudharabah juga digunakan untuk jasa pengelolaan rekening tabungan. Praktek pendistribusian harta benda dari Bahrain yang dilakukan Rasulullah seusai shalat dan diserah-terimakan di masjid merupakan suatu kenyataan. Begitu pula para pemikir umat Islam telah menjelaskan keburukan-keburukan riba dan dampaknya yang membahayakan kehidupan dalam berbagai aspek. alasan mencari keuntungan sebagai satu-satunya perangsang. jizyah. ghanimah. bahwa masjid pada saat itu juga berfungsi sebagai tempat Baitul Maal. Isa Abduh. Kuasi ekuitas (mudharabah account). Islam and Modern Economics Theories. 92 hubungan kemitraan antara penyandang dana (shahibul maal) dengan pengelola dana (mudharib). hlm. Karena ketiga hal tersebut.

9 persen. ijarah.3 persen. 29 Maret 2003. Sedangkan bentuk-bentuk pembiyaan lainnya seperti salam4. Krisis-krisis ekonomi merupakan jawaban yang cukup untuk menolak anggapan seperti di atas.3 Terjadinya peningkatan sebesar 48. 3. Luthfi Hamidi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 109 keuntungan yang diperoleh adalah berdasarkan bagi hasil dari keuntungan bank yang pembayarannya dilakukan pada akhir bulan atau pada saat jatuh tempo. Jadi. Manan. 100 Lihat Sayyid Qutb. dan kerja sama. 99 Lihat Mabid Mahmoud. dengan menunjukkan kekacauan yang telah terjadi karenanya. arternatif penyaluran dana perbankan syariah relatif lebih banyak. 37-38 98 Muhammad Baqir al Sadr. serta 85 Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS). hlm. 96 95 . seperti jumlah aktiva. (Lahore: Muhammad Ashraf.98 Mabid Mahmud dan Chawdhri mengemukakan tambahan. 240-241. diharapkan masyarakat lebih mengenal dan tertarik dengan sistem perbankan syariah sehingga perkembangan dan kinerja bank syariah akan lebih meningkat menuju arah yang lebih prospektif. Proceeding. 100-106.28 triliun. Power Rationing and al-Zakat” dalam Gary. bahwa lewat distribusi yang adil dari hasil masyarakat yang dapat menjamin kesejahteraan dan pemenuhan kebutuhan serta besarnya ukuran kue tidak selamanya relevan dalam hubungan ini. Namun demikian. 1968). pembiayaan perbankan syariah masih dominan pembiayaan dengan akad murabahah 70. 96 Dengan mengutip Halm. karena ia memperlebar jurang antara si kaya dan si miskin. 99 Suatu penolakan yang keras terhadap kapitalisme. serta volume pembiayaan.252 Ekonomi Islam: Sejarah.100 Ibid. 95 Mahmud Ahmad menolak pengakuan kapitalisme sebagai suatu proses penyesuaian diri menuju pemuasan kebutuhan manusia secara maksimal. dana pihak ketiga. Third National Seminarr. 3. dari data diatas. Ma’rikat al Islam wa’l-ra’s Maliyah. Penekanan berlebihan pada kepentingan diri sendiri dan motif demi keuntungan justru menciptakan suatu masyarakat yang hampa dari prikemanusiaan. Sedangkan pembiayaan yang disalurkan oleh perbankan syariah adalah sebesar Rp.277 miliar atau 0. Penekanannya atas penambahan terus menerus dari produksi adalah salah kaprah karena penambahan produksi tidak menjamin kesejahteraan yang lebih baik. Itu dapat dilihat pada indikator keuangan. 2003). Melalui proses sosialisasi kedua komponen tersebut diatas. gadai dan hawalah masih dalam porsi yang belum signifikan. Setiap penambahan pada besarnya kue dalam sistem kapitalis mengurangi kesejahteraan dan kepuasan manusia.97 Kelemahan utama dari kapitalisme menurut Baqir adalah kegagalannya dalam lapangan distribusi. total aktiva dari seluruh bank syariah nasional (tidak termasuk BPRS) adalah sebesar Rp. (Lahore: Muhammad Ashraf. Teori. Ada aturan tertentu dalam dunia pembiayaan perbankan. Economics of Islam: A Comparative Study. Ijarah ialah sewa. 4 Salam ialah pembelian dengan pembayaran di muka. harus diakui bahwa pangsa volume usaha perbankan syariah nasional masih kecil dibandingakan dengan perbankan nasional. datang dari Sayyid Qutb yang berpendapat bahwa kapitalisme itu benar-benar tidak berprikemanusiaan dan bertentangan dengan Islam. A. Bahkan sekarang.36 persen dari total aktiva seluruh perbankan nasional. kuantitas dan waktu penyampaian pesanan. pertumbuhan pembiayaan perbankan syariah sebesar 59. dan mampu menjadi motor penggerak dalam pertumbuhan ekonomi bangsa. Hawalah ialah 3 2 pemiskinan dari rakyat banyak. Maududi mempertimbangkan kembali perombakan yang diperkenalkan di negara-negara kapitalis.A. terciptanya perdagangan yang turun naik dan dikuasainya masyarakat oleh lembaga-lembaga keuangan yang memungut riba terus berlangsung sampai hari ini. (al-Qahirah: 1966). M. hlm. 1972). 4-17. 03. pengangguran besar-besaran dan adanya kebutuhan yang tidak bisa dipenuhi ketika sumber-sumber produksi dibiarkan tidak dimanfaatkan. rasa iba hati.22 persen dan musyarakah 1.045 miliar atau 0.80 persen dari jumlah penyaluran pembaiayaan atau kredit seluruh sistem perbankan. “Jejak-jejak Ekonomi Syariah” (Jakarta: Senayan Abadi Publishing. yang pembelinya telah menetukan spesifikasi. Association of Muslim Social Scientist.05 triliun pada akhir tahun 2002 meningkat menjadi sebesar Rp.93 persen. Dibandingkan perbankan konvensional. yaitu 61. Mannan mengkritik kapitalisme karena kegagalannya dalam mempertahankan lapangan kerja yang penuh dan karena menjamin persaingan bebas. 4. Islamic Economics: Theory and Practice. persaudaraan.918 miliar atau 0. Walaupun adanya perubahan tersebut. sudah terdapat 2 Bank Umum Syariah (UUS). mudharabah 15. “Friction. Berbeda dengan bank konvensional. Syeikh Mahmud Ahmad. Iqtisaduna. Data pada akhir tahun 2002. hingga tahun 2002.8 persen dari tahun sebelumnya. (Beirut: Dar al-Fikr. sedikit lebih rendah dari tahun sebelumnya. 2. akan tetapi Pikiran Rakyat. (Indiana: May 1974). seperti kita lihat tahun 2002. 97 M.. 2.84 persen. hlm. yang memungkinkan peranan aktif negara dan perlakuan yang lebih baik terhadap para buruh.35 persen dari dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun seluruh sistem perbankan. hlm. Dana pihak ketiga yang dihimpun sebesar Rp. Jika pada akhir tahun 2001 tercatat Pembiayaan Yang Diberikan (PYD) sebesar Rp.2 Perbankan syariah nasional (Indonesia) dalam tiga tahun terakhir ini menunjukkan perkembangan yang relatif cepat. hlm. 1970). hubungan antara bank syariah dengan nasabahnya bukan hubungan antara debitur dan kreditur.

Mahmud Abu Saud. Teori. Namun. Tapi tentu saja penjelasan tidak bisa digolongkan pada suatu pembenaran. tabungan dengan akad mudharabah. memungkinkan meningkatnya perolehan dana yang dapat dihimpun dari produk tersebut. Dengan cara sama. Suatu lembaga hanya bisa dibenarkan dengan menunjuk pada peranannya di dalam masyarakat dan manfaatnya untuk kemanusiaan. yang dianggap sebagai sumber dari banyak keburukan di dalam sistem ini. Berbeda dengan konsep mudharabah muqayyah. Seperti adanya akad yang mendasarinya. Tabungan dengan akad wadi'ah tidak mendapatkan keuntungan dari bank. disini kita catat sanggahan dan penolakan mereka terhadap berbagai teori yang berusaha menjelaskan dan membenarkan penarikan bunga. peningkatan yang tidak terhindarkan dari kapitalisme monopoli. Dengan lebih dikenalnya produk tersebut oleh masyarakat. dan Nassir A. yaitu mudharabah muthlaqah (general invesment) dan mudharabah muqayyadah. yaitu giro.110 Ekonomi Islam: Sejarah. Teori produktivitas adalah tanpa bukti apa pun karena nilai produktivitas dari modal sebetulnya tunduk pada keadaan yang tidak pasti dari hukum penawaran dan per-mintaan. Oleh karena itu. la menyanggah teori klasik menurut cara-cara yang sudah dikenal. Dikala kita menyimpulkan secara singkat pandangan para ahli ekonomi Islam mengenai lembaga seperti apa yang akan dibahas pada bab berikut. semata-mata menempuh risiko tidak perlu menjamin adanya penambahan modal yang mengandung risiko itu. maupun moral spiritual. tempat. 71-75. Maududi dan Anwar Iqbal Qureshi merupakan penyumbang-penyumbang pertama di bidang ini. Dengan menolak teori produktivitas sebagai sesuatu yang berbelit-belit dalam pemberian alasannya dan teori pemilihan waktu (Time Preference) sebagai suatu yang berdasar atas dugaan psykhologis yang palsu. dan jenis layanannya. penyakit ekonomi. Giro pada bank syariah pada umumnya menggunakan akad al-wadi'ah sehingga secara asasi bank tidak dapat menggunakannya karena sifatnya hanya sebagai titipan yang dapat diambil sewaktu-waktu. dan deposito. persaingan "yang mematikan". berikut manfaat yang dapat diperolehnya. bank syariah menerapkan dua akad tabungan. tabungan. Syeikh Nasir Ahmad. sepanjang menyangkut penjelasan tentang bunga di dalam ekonomi modern. tapi bank tidak dapat memberikan semacam bonus kepada nasabahnya asal tidak dijanjikan dimuka. Untuk deposito pada hakekatnya hampir sama dengan tabungan. Jenis produk tabungan di bank syariah. hal lainnya yang juga perlu untuk lebih disosialisasikan kepada masyarakat adalah salah satu produk bank syariah yaitu tabungan. yakni pihak bank terikat dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh shahibul maal.101 Sikap menahan diri dan menunggu tidak memberikan hak kepada kapitalis atas suatu imbalan sampai ia dapat membuktikan bahwa penggunaan modal. Selain sistem penghimpunan dana. shahibul maal tidak memberikan batasan-batasan atas dana yang di investasikannya. Qureshi mencatat bahwa tidak terdapat teori yang sama-sama disetujui mengenai bunga _suatu pokok yang digarisbawahi oleh beberapa penulis mengenai masalah ini. dan sifat yang tak terkendalikan dari kebebasan berusaha dalam kapitalisme. ia menemukan bahwa teori Moneter tentang bunga dalam versi neoklasik dan versi Keynes. sebagai suatu yang tidak mengena dengan sebab musabab adanya bunga dibandingkan dengan bagaimana tingkat bunga itu ditentukan. (England: The Woking Mission & Literary Trust. dibutuhkan jangka waktu tertentu sehingga diperlukan adanya tenggang waktu antara dana yang diberikan dan pembagian keuntungan. bahkan seharusnya nasabah membayar kepada bank karena telah menugaskannya untuk menyimpan secara aman. yaitu wadi'ah dan mudharabah. tidak menutup kemungkinan bank dapat memberikan semacam bonus atau hadiah kepada para pemegang giro. jenis usaha. maka lembaga yang paling banyak dikecam adalah ”bunga”. Perbedaannya adalah dalam mudharabah muthlaqah. 101 mudharabah terbagi dalam dua jenis. Dalam pada itu Mahmud Ahmad. giro yang berdasarkan wadi'ah tidak mendapatkan keuntungan. Begitu pula dengan adanya profit sharing dalam hal penggunaan dana untuk pembiayaan. yaitu dengan menerapkan akad mudharabah sehingga . Dalam hal tabungan. Namun dalam bank syariah terdapat perbedaan-perbedaan yang sifatnya prinsipil. politik. Sementara itu. yang dipinjam tak dapat tiada harus menghasilkan keuntungan. karena jika dilakukan akan sama halnya dengan bunga. Di sini perlu ditekankan bahwa untuk memutarkan dana tersebut. Issa Abduh. nasabah akan memperoleh keuntungan dari bagi hasil atas pendapatan dari penggunaan dana oleh bank dengan ketentuan yang telah disepakati di muka. sehingga mudharib memiliki wewenang penuh untuk mengelola dana tersebut tanpa terikat waktu. 1967). asalkan tidak dijanjikan dimuka. Pembagian keuntungan yang diperoleh dari pembiayaan yang dilakukan harus berdasarkan perjanjian pembagian keuntungan antara bank dan nasabah yang ditetapkan dimuka. pemerasan tenaga kerja dan lahirnya imperialisme. Some Aspects of Constitution and the Economics of Islam. Maududi menemukan bahwa Teori Pemilihan Waktu dan Teori Likuiditas untuk sebagian bisa dianggap berlaku. sehingga semua transaksi yang dilakukan harus mengikuti kaidah dan aturan yang berlaku menurut syariat Islam. hlm. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 251 Teori-teori Modern tentang Bunga Sementara sasaran utama dari serangan kapitalisme ditujukan pada konsepsi hak milik pribadi yang bersifat mutlak. Maududi meneliti peranan ini dan mendapatkan bahwa bunga adalah penyebab dari pelbagai penyakit dalam masyarakat. Sheikh juga memberikan sumbangannya. pada dasarnya hampir sama dengan bank konvensional.

seperti pendapat yang diperoleh dari bagi hasil dengan pihak pengguna dana. Van Hoeve. sedangkan modal uang tidak. Jakarta. Mengenai sewa ia mencatat bahwa pada dasamya tanah tersebut produktif. Hlm. Modal pinjaman karena alasan ini. Dengan merumuskan modal sebagai "bagian dari kekayaan. yang dari dirinya sendiri merupakan cermin pantulan dari sebab pertama tersebut. Rawalpindi. la me-misahkan antara peranan ekonomi yang berbeda sama sekali. sedangkan modal beresiko tidak meletakkan suatu batas seperti itu dan membiarkannya bebas untuk menggarap semua sumber alam dan mengkaryakan semua tenaga yang tersedia". 79.105 Tapi modal pinjaman menentukan harga partisipasinya dalam bentuk suatu tingkat bunga yang ditetapkan. 1970). sedangkan modal risiko sebaliknya memperiihatkan keluwesan luar biasa bagi perusahaan yang bersangkutan. Hlm. merupakan biaya yang pertama-tama harus ditutup dari harga barang yang akan diproduksi". Dalam hal investasi. Modal sebagai dana yang diserahkan oleh para pemilik (owner). para pemilik modal akan memperoleh bagian yang biasa dikenal dengan deviden yang merupakan pendapatan bank dari hasil-hasil usaha yang dilakukan. dan ia dapat membebankan biaya kepada penitip sebagai biaya penitipan. dengan tujuan untuk menciptakan suatu kerjasama antara pemilik dana (shahibul maal) dengan pengelola dana (mudharib) yang dalam hal ini adalah bank. Modal pinjaman mendasarkan bunganya itu. Dan usaha bank ini selalu berkaitan dengan masalah uang sebagai dagangan utamanya. 182-187. Apa dan bagaimana sistem ini dilakukan sehingga sesuai dengan syariat Islam. yakni pihak yang menerima titipan tidak boleh menggunakan dan memanfaatkan uang atau barang yang dititpkan. 102 Tim Redaksi (1994). bersamaan dengan sebab-sebab kedua tertentu.104 la memberikan sejumlah ringkasan dari teori-teori Smith. Sementara itu. (Lahore: Muhammad Ashraf. Disini la mengutip Keynes untuk menetapkan akan kemungkinan dan keinginan tingkat bunga 0 persen. “Semantic of Theory of Interest”. Misalnya saja.1 Sekalipun demikian. Pada akhir periode. Teori. Ichtiar Baru. hlm.. serta perbedaannya dengan sistem bank konvensional harus lebih diperkenalkan sehingga diharapkan akan lebih menarik minat masyarakat untuk ikut serta di dalamnya. Islam and the Theory of Interest with an Introduction by Sulaiman Nadvi. 106 Ibid. bank syariah menerapkan mudharabah sebagai akad yang melandasinya. yang merupakan titipan murni dan setiap saat dapat diambil jika pemiliknya menghendaki. Dengan akad yang melandasinya yaitu al-wadi'ah. Juni 1967. Jenis wadi'ah yang kedua adalah wadi'ah yad adh-dhamanah (guarantee depository). dimana pihak yang menerima titipan dapat menggunakan dan memanfaatkan uang atau barang yang dititipkan. ). Say. Beban biaya modal tersebut berupa bunga. Ensiklopedi Hukum Islam. 1 . Terdapat dua jenis wadi'ah yaitu wadi'ah yad al-amanah (trustee depository). hlm. titipan. Hal itu disebabkan masih banyaknya masyarakat yang belum mengenal dan mengetahui sistem yang diterapkan dalam perbankan syariah sehingga manfaat dan nilai tambah yang dapat diperoleh masyarakat dari perbankan syariah kurang begitu dipahami dan diketahui. perbankan syariah masih perlu sosialisasi sehingga perkembangan dan kinerja perbankan syariah terus meningkat. yang sebenarnya mengekalkan keseimbangan kesempatan harga. 10-43. PT. bagaimana sistem penghimpunan dana yang dilakukan bank syariah? Apa saja perbedaan jasa dan layanan perbankan syariah dibandingkan bank konvensional?. Ricardo. hlm. (Lahore: Islamic Publication. keuntungan dan harga sewa. menunjukkan kekuatan luar biasa pada seluruh jangkauan pertimbangan secara ekonomis. Fisher dan malahan juga Bhom Bawerk dalam hubungan ini. Siddiqi mengutip Shackle untuk mengecilkan peranan bunga dan menggaris-bawahi "sifat-sifat bunga yang paradoksal". titipan merupakan salah satu prinsip yang digunakan oleh bank syariah dalam memobilisasi dananya. Islamic Studies. Jika dilihat dari sumbernya. pada dasarnya dana bank syariah dihimpun dari tiga komponen. di samping untuk penggunaan yang secara langsung tidak menghasilkan seperti pembelian fixed asset. yang dimainkan oleh modal pinjaman dan modal dengan risiko.103 Dalam risalahnya yang cemerlang mengenai "Semantics of the Theory of Interest" Mahmud Ahmad mencatat kekacauan yang ditemuinya dalam kepustakaan ekonomi antara istilah untung (profit) dan bunga (interest). ia mencatat bahwa "modal dengan risiko adalah sejenis modal yang setuju untuk menghubungkan imbalannya sebagai jasa partisipasinya dalam proses produksi dengan besamya nilai yang diciptakan oleh partisipasinya itu". Mahmud Ahmad menganggap bahwa bunga sebagai "sebab utama”. Malthus. 13-114.102 Mahmud Ahmad dan Farid mengutip Harrod untuk menetapkan pokok yang sama. 104 Mahmud Ahmad. Sismondi. sedangkan tanah biar pun tanpa usaha bisa menghasilkan sesuatu Anwar Iqbal Qureshi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 111 prinsip-prinsip syariah. yang digunakan untuk menciptakan kekayaan lebih lanjut". ”Uang tanpa kerja tidak akan menghasilkan apa pun. dengan menetapkan suatu batas bagi daya marginal dari usaha produktif.250 Ekonomi Islam: Sejarah. 103 Muhammad Nejatullah Siddiqi. 105 Ibid. adalah keliru. 194. Some Aspects of the Islamic Economy. Digunakan untuk hal-hal yang produktif seperti pembiayaan. 106 Mahmud Ahmad menilai bahwa alasan yang membenarkan bunga dengan mempersamakannya dengan sewa dan upah. Marshall. yaitu modal. dan penitip akan menerima insentif berupa bonus yang merupakan hasil dari penggunaan dana tersebut. dan investasi.

ditulis oleh Khursid Ahmad dan Naiem Siddiqi. harus dengan sendirinya memainkan peran positif dan secara sadar memberi sumbangan untuk pelaksanaan cita-cita yang diharapkan lewat: 1). qhanimah (rampasan perang). yang makin bersifat kompleks dan saling ketergantungan. bahkan telah menjadi contoh terbaik dalam dunia perbankan sebagai salah satu sistem perbankan modern sekarang ini. kelihatannya menunjukkan suatu kecenderungan yang tidak bisa dibelokkan. Some. 1976). Dengan kondisi itu dalam pikirannya. di samping karya Schumpeter dan Keynes. Pembangunan prasarana fisik dan sosial yang diperlukan. atau melibatkan suatu pengorbanan yang merupakan suatu tuntutan yang palsu tanpa dasar dalam kenyataannya. hlm. Cit. 110 Mahmud Abu Saud. Mahmud Ahmad membahas sifat dan tujuan menabung dan beranggapan bahwa meningkatkan tabungan sebagai pinjaman adalah sama dengan mengabaikan suatu kebutuhan. dan dari banco dalam bahasa Italia. 108 107 . Paper Presented at the First Word Coference on Muslim Education. Suatu kecenderungan dicerminkan secara penuh dalam manifestasi Jama'at pada pemilihan umum tahun 1970. juga tidak terhadap modal fisik. Op. 108 Sebagaimana ditekankan oleh beberapa penulis. Paper Presented at the First International Conference on Islamic Economics. Cit. Op. manajemen. 109 Muhammad Nejatullah Siddiqi. hlm. bilamana barang itu anda gunakan. Pening-katan aksentuasi untuk peranan lebih positif dari negara dalam ekonomi Islam. Kalim Siddiqi mengemukakan peranan sangat aktif negara.. 17. la menyalahkan Marshall karena telah membuat analog! yang palsu antara harga sewa dengan bunga. tapi dimaksudkan sebagai sesuatu yang memiliki unsusr-unsur seperti struktur. maka tiap kerugian karena nasib buruk. dayn (utang dagang) maal (harta) dan sebagainnya.. sudah pasti tidak luput dari membicara Perbankan Syariah yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan.109 Suatu kritik bersifat penelitian atas usaha untuk membenarkan bunga barubaru ini telah dilakukan oleh Mahmud Saud. (Makka. la berkesimpulan bahwa bunga tidaklah sama sifatnya dengan keuntungan. “Some Conseptual and Practical Aspects of Interets Free Banking”. Teori. Kita telah menyebutkan pendekatan Mawdudi yang berhati-hati mengenai campur tangan negara dalam kehidupan ekonomi. Berbicara perbankan dalam Islam. Patinkin. 1977). salah hitung atau sebab apa pun. 36.110 la meneliti pandangan dari Samuelson. Samuelson yang mempersamakan harga dengan sewa untuk memakai uang.9 Suatu peranan aktif dari negara. memberikan kesan bahwa mempergunakan jasa dari uang sama saja dengan menggunakan jasa seorang dokter. suatu kecenderungan yang makin sering terdapat dalam kepustakaan modern”. kerugian tersebut menjadi tanggungan dari peminjam". yang akan "melaksanakan atas nama Allah. Muhammad Uzair. Ada beberapa penulis seperti Muhammad Abu Su'ud yang beranggapan bahwa perluasan peranan negara dalam ekonomi di zaman moderen sebagai sesuatu yang tidak sehat. Bank syariah adalah lembaga keungan yang usaha pokoknya memberikan kredit dan jasa-jasa lain dalam lalu lintas pembayaran serta peredaran kredit dan jasa-jasa lain dalam lalu lintas pembayaran serta peredaran uang yang beroperasi diseuaikan dengan Muhammad Nejatullah Siddiqi. sedangkan dalam hal pinjaman modal. hlm. yang juga memperingatkan "akan kecenderungan untuk memperlakukan modal uang seolah-olah sama dengan barang modal atau sebagai kekayaan yang nyata. 35. Dan sudah pasti memiliki fungsi yang dilaksnakan oleh peran tertentu dalam kegaiatan ekonomi. Kebe-ratan menyolok untuk memperlakukan bunga sebagai sewa adalah bahwa uang sebagai alat pembayaran (alat tukar) dianggap tidak mengalami penyusutan harga dan bahwa anda tak akan menyewa sesuatu yang musnah atau hilang. 2). bersumber dari konsep mengenai modal fisik _barang modal _yang bertumpuk dalam masyarakat primitif. bai’ (jual-beli). berarti peti/lemari atau bangku.107 Dalam hal sewa menyewa: "Jika terjadi kerugian karena nasib buruk atau salah perhitungan. ia menimbulkan kebingungan. dan menginginkan agar sistem ekonomi Islam dapat mengawasi kecenderungan ini. bahkan dunia yang tidak menentu dimana proses produksi terjadi. Joe S. “Teaching of Economics at the University Level in Muslim Countries: The Callenge of Alien Concepts and the Formulation of Islamic Concepts”. fungsi. hak pemilikan atas nilai lebih atau modal dan mengelola serta mengarahkan investasi lebih lanjut". Barn. seperti digambarkan oleh para penults tersebut di atas. Ketika pembenaran yang sama untuk pemberian imbalan diterapkan pada modal uang. tidak memberi jaminan atas produktifitas nilai yang positif. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 249 barangkali hanya rumput untuk makanan temak atau semak-semak untuk dijadikan bahan bakar”. Perbankan Islam Kata bank dari kata banque dalam bahasa Prancis. juga tidak sama dengan sewa dan pinjaman. Uzair juga mencatat bahwa asal mula modal dengan pembenaran yang menyertai atas — pemberian imbalan. (Makka. semua itu untuk mentimpan barang-barang berharga. yang mencer-minkan kondisi yang sedang berubah dari kehidupan ekonomi moderen. seperti zakat. maka sipemberi pinjaman yang menanggung kerugian. Yang sudah pasti... Dalam Islam tidak disebutkan secara eksplisit. sadaqah. hak dan kewajiban maka semua itu disebutkan dengan jelas. dikemukakan di dalam laporan komisi ekonomi Jamaat-i-Islami Pakistan.112 Ekonomi Islam: Sejarah. Perencanaan rasional.

bila usaha lewat pendidikan gagal. . maka paksaan hendaklah dihindarkan. Zainul Arifin. melalui kontrak ini dua pihak atau lebih termasuk bank dan lembaga keuangan bersama nasabahnya dapat mengumpulkan modal mereka untuk membentuk sebuah perusahaan (syirkah al inan) sebagai sebuah badan hukum (legal entity). Tidak seorang pun membantah bahwa selama bisa diatasi dengan pendidikan. 18. 39." la berpendapat bahwa "apabila dianggap bahwa keadaan suatu masyarakat secara ekonomis tidak dapat diperbaiki untuk jangka waktu yang diperkirakan. Teori. Islam bukan saja tidak melarang yang demikian. pajak progresif pada kekayaan lebih. Cit. Di antara tindakan paksaan yang dibolehkan untuk suatu situasi tertentu. Nisbah bagi hasil itu melalui akad-akad bagi hasil (profit and loss sharing) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam aktifitas perekonomian. ruang lingkup kegiatannya ditentukan oleh tujuan dari sistem Islam. dapat memberikan suatu kesenangan rasa terjamin yang potensial. yaitu bahwa tujuan sistem Islam harus dapat dicapai dan paksaan adalah diperboleh-kan. . Negara Patinkin menganggap bahwa bunga adalah salah satu bentuk penghasilan karena pemilikan. hlm. yang sifatnya tidak sama dengan asset-asset dari jenis lainnya. suatu definisi yang lebih menunjukkan terutama pada alasan penarikan bunga (raison d'etre). Dalam prinsip bagi hasil dikenal dua macam kontrak (akad). Tapi kita tidak boleh ragu-ragu mengenai satu pokok fikiran. yaitu: akad Musyarqah (joint venture profit sharing) dan akad mudharabah (trustee profit sharing). perencanaan ekonomi dan penetapan denda-denda keuangan. Dalam rangka membahas alasan yang membuat harga bunga uang lebih bisa diterima daripada harga komoditi. Chapra lebih positip lagi dalam kertas kerjanya yang paling akhir. Teori Nisbah Satu faktor yang paling menonjol dalam sistem ekonomi Islam dan sekaligus yang membedakannya dengan sistem ekonomi konvensional adalah adanya nisbah bagi hasil dalam aplikasi perbankan syariah. Naiem Siddiqi.. penentuan harga.112 Akad Musyaraqah. ketika dia menetapkan bahwa "untuk pelaksanaan tujuan ini menjadi kewajiban negara Islam untuk tidak meninggalkan fungsi pokok berupa penyediaan sumbersumber. Abu Saud menunjukkan bahwa pemilik modal uang bukanlah seorang penanam modal. walaupun asset-asset itu sendiri mempunyai nilai yang sama. ia menyebutkan bahwa "kemampuan untuk melepaskan suatu asset pada suatu tenggang waktu. sejauh keadilan sosial ekonomis menuntutnya. khususnya sumber-sumber yang langka.. ketika ia menganggap bahwa bunga adalah perbedaan antara harga dari uang hari ini dan harga uang tersebut pada suatu tanggal di masa datang. atau penentuan tuntutan bersama akibat beroperasinya kekuatan tak ter-kendalikan dari pasar. terdapat pembatasan-pembatasan kebebasan pribadi dalam bertindak. perdagangan dan keuangan. Tapi ia juga sekaligus menekankan bahwa "tata cara untuk mencapainya ialah lewat pendidikan dan bukan lewat paksaan . pembatasan pemilikan. hlm.". . juga beranggapan bahwa peranan ekonomi aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari sistem ekonomi Islam. maka yang pertama adalah sangat menentukan atas hukum preferensi waktu yang dibuatnya. tapi malah tanpa peduli atas realisasi-nya itu sendiri. pengaturan kegiatan bisnis.. Op.. ini mungkin bisa ditentukan untuk waktu sekarang. Bain mempersamakan dana yang bisa dipinjam dengan barang modal. di samping usaha penghapusan kemiskinan dan penciptaan kondisi yang sehat untuk pemberian kesempatan kerja penuh dan pertumbuhan bertingkat tinggi. perpajakan. Di antara sejawat Mawdudi yang akrab. sewa serta tingkat keuntungan. Setiap pihak memiliki bagian secara proporsional dengan kontribusi modal mereka dan mempunyai hak 111 112 Ibid. malah secara sadar akan menganjurkan negara untuk melakukannya sebagai suatu kewajiban yang harus dilaksanakan. nasionalisasi. yang menunjukkan betapa besarnya pengaruh fikiran Mawdudi tentang masalah tersebut. juga menentukan beberapa tindakan positif oleh negara yang bisa diterapkan pada situasi tertentu yang terdapat di beberapa negara-negara Muslim. tapi bagaimana mungkin untuk menentukan harga uang tersebut pada waktu yang akan datang?"111 Keynes secara mutlak menyebutkan definisi lain dari bunga. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 113 pengarahan negara secara luas dan penyertaan di dalam bidang-bidang pereko-nomian. Dari dua rumusan tentang bunga yang dibuat oleh Keynes.. penyediaan modal fisik dan modal sosial oleh pemerintah dan penataan jaminan sosial terhitung sebagai kewajiban penting dari negara Islam moderen. Fazlur Rahman mengatakan bahwa "bagi kepentingan dasar dari keadilan sosial ekonomi." Chapra. upah. Lebih-lebih pembenaran Patinkin gagal untuk mencakup bunga yang harus dibayar atas pinjaman konsumtif. Tapi apakah harga tersebut? tanya Abu Saud "satu-satunya jalan untuk menentukan harga dari uang tersebut adalah dengan menentukan daya belinya . Dalam kertas kerja paling akhir mengenai masalah ini.248 Ekonomi Islam: Sejarah. karena bunga dibayar bukan saja sebelum realisasi penerimaan. negara harus mencampuri kemakmuran pribadi warga negara. tanpa negara mengambil alih pengelolaan langsung dari perindustrian. paksaan untuk menjual atau menyewakan. Argumen ini bersifat menipu. Sebagai methode pemenuhan permodalan (equity financing) juga ada akad-akad jual beli (al bai’) untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan (debt financing). daftar fungsi dan kewajiban negara ini termasuk juga menciptakan kemantapan nilai uang dan menyelaraskan hubungan ekonomi intemasional.8 Sebagai prinsip umum. Joe S. nilai uang dan nilai komoditi.

yaitu untuk menghasilkan keuntungan. maka ia menjadi haram. Sementara negara tidak dapat mengesahkan apa yang secara jelas diharamkan oleh syariah atau membebaskan orang dari kewajiban-kewajiban yang secara jelas diwajib-kan oleh syariah. ibid. negara punya fungsi penting untuk membuat perundang-undangan baru yang mengatur dan dan memberikan bimbingan bagi kehidupan ekonomi dalam hal-hal yang dibiarkan tidak diatur oleh syariah. jenis usaha dan sebagainya. yaitu akad mudharabah mutlaqah (tidak terikat) dan akad mudharabah muqayyadah (terikat). hubungan kontrak bukan hanya antara pembeli modal.. salah satu pihak dapat mengambil alih modal pihak lain sedang pihak lain tersebut menerima kembali modal mereka secara bertahap. tetapi mempunyai bentuk (feature) yang berbeda dengan akad musyaraqah. Fungsinya adalah untuk menegakkan keadilan dan menjamin dipenuhinya kebutuhan dengan mengatur fasilitas-fasilitas umum dan sistem jaminan sosial. atau dapat membuat peraturan yang membuat sesuatu yang mubah menjadi wajib. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 247 mengawasi (voting right) perusahaan sesuai dengan proporsinya. 19. jika ia dibaca dalam kaitan dengan apa yang ditulis oleh penulis mengenai permasalahan yang sama pada bagian awal buku ini.114 Ekonomi Islam: Sejarah. Bank dan lembaga keuangan dalam kontrak ini dapat menjadi salah satu pihak. membayangkan suatu masya-rakat ekonomi yang didasarkan pada . dengan pengertian bahwa pihak-pihak yang bersangkutan akan menerima prosentase tertentu dari keuntungan dan bukan dalam jumlah uang yang ditetapkan lebih dahulu. Pemikiran Ekonomi Islam. Mudharib dapat berbentuk perseorangan atau badan untuk tujuan melakukan perdagangan. Penga-turan semacam itu tidak boleh merupakan bagian dari hukum tetap. Muhammad al Mubarak menyatakan bahwa negara merupakan salah satu dari tiga soko guru sistem ekonomi Islam. menjamin pemenuhan kebutuhan dan mempertahankan keseimbangan sosial. 116 Muhammad Nejatullah Siddiqi. LIPPM. (Kekuasaan ini tidak bisa diterapkan pada apa yang sejak semula sudah haram atau wajib dalam syariah). karena kebutuhan akan pengaturan itu tumbuh berulang sesuai dengan perubahan dalam kondisi kehidupan. 114 113 bagaimana pun masih memungkinkan adanya perbedaan-perbedaan yang tidak menyolok. sebagai dapat dibedakan dengan hubungan antar manusia dengan manusia lainnya. Namun Zainul Arifin. 115 Muhammad Nejatullah Siddiqi. pemilik dana menentukan syarat dan pembatasan kepada pengelola dalam penggunaan dana tersebut dengan jangka waktu. tidak menetapkan suatu plafon prosentrase bagian dari modal dalam keuntungan yang didapat. agar dapat mengendalikan kehidupan ekonomi dan memberikan bimbingan untuk mencapai tujuan-tujuan yang diingikan. Inilah yang disebut musyarakah al muntanaqishah. 115 Mengenai perbankan dalam Islam yang mengambil mudharabah sebagai bentuk dasar dari cara kerjanya. Zainul Arifin.116 Teori Kredit dalam Islam Perjanjian mudarabah dan musyarakah pada hakikatnya bertujuan memberi modal investasi jangka panjang kepada perusahaan-perusahaan Islam. Pemerintah dapat melarang suatu hal yang selama ini dianggap mubah (yang dibolehkan). 34. Akad mudharabah dalam aplikasinya terbagi kepada dua tipe. dan bila diundang-kan sesuatu untuk dilaksanakan. Mudharib dalam kontek ini menjadi trustee atas modal tersebut. negara dapat saja mengeluarkan suatu perangkat perintah dan larangan. Islam memberikan wewenang kepada pemerintah yang dibentuk sesuai dengan hukum Islam untuk mengisi jurang ini. hlm. Pada akad mudharabah. Dalam kontrak tersebut. maka wajib hukumnya. Dalam disertasi doktomya tentang "Politik Ekonomi Negara Islam" Aswaf Ali menyimpulkan bahwa filsafat kemasyarakatan Islam. Hubungan ini selalu berubah dengan berubahnya pengetahuan. syariah. pemilik dana memberikan kekuasaan penuh kepada pengelola untuk menggunakan dana tersebut dalam usaha yang dianggapnya baik dan menguntungkan. Cit. penemuan sumber-sumber baru. atau dapat menjadi penyedia dana dalam hubungan mereka dengan pihak pengguna dana. Pegelola menggunakan modal tersebut dengan tujuan yang dinyatakan secara khusus dalam akad. Mereka dapat menjadi pengelola dana (mudharib) dalam hubungan mereka dengan penabung dan investor. bersama-sama dengan iman dan keterikatan pada nilai-nilai moral dan prinsip-prinsip tertentu dalam organisasi. juga merupakan suatu bentuk equity financing. Ibid. hlm. Hal ini terutama berlaku pada perjanjian musyarakah. Kesemuanya itu. hlm. terutama dalam mengatur hubungan antara manusia dengan alam. (Jakarta: 1986). Op. secara wajar dan layak wajib ditertibkan dalam rangka untuk menjamin keadilan dan melindungi kepentingan masyarakat.114 Pihak-pihak yang bersangkutan dalam suatu akad mudharabah. Dalam implementasi mudharabah mutlaqah.113 Dalam akad mudharabah. tempat. di mana pemulihan modal awal itu akan memakan waktu sampai 10 tahun. Kondisi yang terbuka guna penciptaan perundangan-undangan baru ini. Di samping memperlakukan hukum syariah. kekuatankekuatan produksi dan sebagainya. Teori. 33. bebas untuk menentukan tiap-tiap rumusan nisbah bagi kuntungan. Adapun dalam impelementasi mudharabah muqayyadah. Apabila penguasa melarang sesuatu yang pada dasar-nya dibolehkan. melainkan antar penyedia dana (shahibul maal) dengan enterpreneur (mudharib). Pembahasan ini merupakan suatu yang paling jelas bisa dilihat dalam kepustakaan. Dalam pembahasannya mengenai peran negara dalam ekonomi.

Dan sesungguhnya bank-bank Barat hanya memberi pinjaman untuk jangka waktu yang relatif pendek. dan bila perlu lewat paksaan. Tahawi juga menyokong teori yang sama. mengingat besarnya jumlah modal itu. karena dapat mengakibatkan kerugian modal. Di samping melaksanakan perundangan yang relevan. bahwa hal itu tidak bersangkutan dengan tingkatan pendapatan. Karena keseimbangan. Karena investasi modal saham dan perjanjian bagi hasil pada hakikatnya bersifat jangka panjang. serta apakah akan ada orang yang akan membeli saham yang dipegang oleh bank itu. Jelaslah bahwa mereka akan enggan menjual saham itu bila keadaannya kurang menguntungkan. dimana segala keputusan diambil sesudah bermusyawarah secukupnya dengan wakil-wakil rakyat yang sebenarnya. dengan syarat. Campur tangan pihak pemerintah. mungkin dianggap perlu. dan akibatnya itu masih terasa. yang khusus dan . Kuwait adalah satu-satunya negara Islam yang mempunyai bursa efek yang cukup maju. 2) Menciptakan kondisi sehat di dalam pasar guna menjamin fungsinya yang baik. bahwa sebagian warga masyarakat yang tidak punya kemampuan untuk bekerja. yang menyebabkan kehancuran bagi pasar uang Kuwait. karena saham menimbulkan masalah. 4) Mengambil langkah-langkah positif dibidang produksi dan pembentukan modal guna mempercepat pertumbuhan dan menjamin keadilan sosial. Tanggung jawab langsung negara sehubungan dengan jaminan sosial. peranan negara dalam kehidupan ekonomi makin banyak mendapat sorotan dalam berbagai tulisan. Abu Sulaiman memberikan komentar mengenai distribusi dengan meletakkan kepercayaan yang besar pada pasar yang berfungsi dengan baik.246 Ekonomi Islam: Sejarah. Maka sulitlah untuk mencari ahli keluarga yang dapat menebus saham-saham dari bank Islam ini. negara memberikan jaminan sosial. dalam bentuk Letter of Credit (L/C) sedangkan pinjaman untuk jangka lebih lama dipandang sebagai kredit jangka panjang. tapi dengan standar hidup. Baqir selanjutnya menunjukkan bahwa pembentukan perbendaharaan negara merupakan sarana untuk menunaikan tanggung jawab ini. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 115 milik. Sehubungan dengan usaha mempertahankan keseimbangan sosial. yang sebagian besar modalnya selain dari bank juga berasal dari para keluarga. Teori. dibandingkan dengan perjanjian mudarabah dan musyarakah. Bank-bank Inggris acapkali menyediakan kredit dagang untuk masa 90 hari atau kurang. Telah disetujui bahwa negara menikmati kekuasaan yang paling luas untuk melaksanakan fungsi-fungsi tersebut. yang di dalam Islam didapatkan berdasarkan kerja. Hal ini terutama ditentukan oleh keadaan pasar. maka diperlukan kerja keras untuk melaksanakannya. sesudah kerja dan kebutuhan. 3) Perbaikan penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diakibatkan oleh mekanisme pasar dengan bimbingan dan pengaturan maupun dengan campur tangan langsung serta partisipasi dalam prosesnya. menjamin pemenuhan kebutuhan untuk tiap warganegaranya serta menciptakan keseimbangan pada standar hidup dalam masyarakat. Teknik Alternatif Diterapkan untuk Kontrak Pembelian Kembali Suatu sarana baku adalah upaya murabahah (kontrak pembelian ulang untuk kredit jangka pendek) atau sarana kontrak penebusan. ia menekankan pada pendapat. bahwa fungsi itu dilaksanakan dengan cara demokratis. namun yang tidak resmi bubar di tahun 1982. Sekalipun bank mengutamakan dividen yang akan diterimanya atas saham-sahamnya. Tentu akan lebih mudah untuk mencari pembeli jika saham-saham perusahaan itu diperjual-belikan di bursa efek. namun jangka waktunya jarang yang berlangsung lebih lama dari tiga tahun. Baqir al Sadr telah membahas peranan negara didalam sistem ekonomi Islam dengan agak panjang lebar. khususnya pedagang eceran dan pedagang grosir. Selain di Kuwait jarang sekali ada perusahaan Islam yang mengumpulkan modal dari khalayak ramai. Di negara itu dulunya ada bursa resmi dan tidak resmi. Karena itu bank-bank Islam harus menemukan metode lain untuk menyediakan kredit jangka pendek. Namun kebanyakan perusahaan yang menerima pinjaman bank tidak termasuk kelompok yang sahamnya diperjualbelikan di bursa. dan karena adanya kenyataan. Dana Jangka Pendek Biasanya nasabah bank memerlukan pinjaman jangka pendek. bagaimana pun. juga punya hak terhadap sumbersumber alam tersebut. Peranan ini terutama mencakup empat macam tindakan: 1) Menjamin kesesuaian dengan kode etik Islam dari tiap pribadi lewat pendidikan. Jenis kredit semacam ini jelas tidak cocok untuk pinjaman jangka pendek. didasarkan atas hak umum dari seluruh masyarakat terhadap sumber-sumber alam. sementara tetap menghindari bunga. yang merupakan bagian terbesar dari para nasabah bank Islam. menjadi dasar kedua untuk didistribusikan. Kebanyakan perusahaan penerima modal dari bank merupakan perusahaan keluarga berukuran kecil. Peranan Negara Tanpa suatu prasangka mengenai pentingnya kemerdekaan pribadi. dalam hal perjanjian mudarabah pun pihak bank biasanya tidak menjual sahamnya dalam perusahaan itu selama masa empat-lima tahun.

bukannya penerima riba. di samping itu mereka tidak terlalu repot untuk mengusahakan kredit dagang itu sendiri bagi kepentingan pelanggannya pada bank-bank konvensional. la tidak mengemukakan pendapatnya ataupun menjawab pertanyaan-pertanyaan yang timbul seperti tersebut di atas. Karena itu sistem pemasaran harus dimodifikasi sedemikian rupa. Pendapatnya ini membawa kita kepada persoalan penilaian sistem pasar.117 Biasanya masa penjualan kembali akan ditentukan oleh pihak bank dalam suatu kontrak dengan nasabahnya. Urusan pembayaran terakhir berdasarkan kontrak penjualan merupakan urusan bank dan nasabahnya. Karena itu nasabahnya mungkin akan membayar harga yang tidak seberapa mahal kepada bank. bank Islam bersangkutan tidak perlu menangani sendiri komoditi yang diperdagangkan. Dan bila bank itu membeli barang-barang sekaligus untuk beberapa nasabahnya ia dapat memperoleh diskonto tambahan karena banyaknya pembelian itu. bahwa di dalam Islam ada dua dasar yang memberi hak atas pendapatan kerja dan kebutuhan. maka fungsi sistem pasar akan mencapai penyediaan optimum dari sumbersumber. Bank menerima laba dari premi penjualan kembali. Suatu keuntungan dari "murabahah" ini ialah karena kedudukan keuangan bank lebih kuat dibandingkan dengan nasabahnya. Baqir al Sadr menganggap kerja sebagai sumber utama bagi distribusi pendapatan. bilamana nasabahnya belum sanggup menebus barang itu.. Bank hanya mengurus dokumen. tidak ada kemungkinan bagi pemisahan antara kedua unsur itu. Perhatikanlah pernyataan berikut yang dibuat oleh penulis yang sama: "Di dalam Islam penyediaan sumber-sumber adalah optimum. karena kebebasan pribadi yang diberikannya. Sistem pasar sebagai sarana untuk distribusi pendapatan di dalam masyarakat. Dengan demikian pengekspor Barat itu dapat memanfaatkan sarana kreditnya untuk keperluan lain. Premi harga itu diterimanya berdasarkan usaha niaga. Sebagai alasan pokok untuk menentukan perubahan. Hak . sehingga memungkinkan penundaan tanggal penjualan kembali. apabila dia. Tugas yang bersifat pengawasan dan pengendalian dari pemerintah disatu pihak dan peranannya sebagai penjamin keten-traman masyarakat. dan menurut hukum Islam. sebelum pembelian dilaksanakan. supaya sejauh mungkin sesuai dengan cita-cita Islam. Adalah lebih perlu untuk mengadakan perubahan lewat tindakan negara. Cit. biasanya 90 hari atau paling lama 180 hari. Tujuan-tujuan dari masyarakat muslimlah yang lebih penting. Semua orang akan setuju dengan Chapra bahwa "walaupun sistem pasar diakui oleh ajaran Islam. kekuasaan dan organisasi yang sampai saat ini belum dibahas. Op. para pemasok tidak perlu menghiraukannya. Tapi ini mengakibatkan bahwa sekelompok rakyat menerima lebih dan yang dibutuhkan dan kelompok lainnya mendapatkan kurang dari yang mereka butuhkan. tapi mungkin bisa menyediakan kebutuhan. dan tidak perlu menyediakan gudang atau fasilitas penyimpanan komoditinya. dan menyimpan surat bersangkutan sebagai bukti bahwa ia pemilik komoditi itu. Hampir semua pengekspor Barat lebih senang melaksanakan perjanjian murabahah itu. termasuk premi harga yang tidak seberapa mahal kepada bank. Ibid. Pihak bank Islam enggan untuk mengurus penyimpanan atau pergudangan. Pembahasan Kahf mengenai struktur pasar memusatkan perhatiannya pada kerja sama dan menitik beratkan peranan pemerintah dipasar. dan dia dapat menyerahkan barangnya secara biasa saja.118 Dengan perjanjian murabahah itu. Pasar bisa memberi imbalan terhadap kerja. 19. hlm.116 Ekonomi Islam: Sejarah. mengenai pemecahan sistem pemasaran daripada pemecahan lewat alokasi sumber-sumber. keduaduanya dalam Islam dianggap sebagai ciri-ciri tetap dari pasar. Apakah itu berarti bahwa bila semua pelaku ekonomi bertindak sesuai dengan ketentuan akhlaq Islam dan juga distribusi pendapatan dan kekayaan sesuai dengan cita-cita Islam. pertama-tama sesuai dengan kaidah Islam dan kemudian cocok dengan selera konsumen. kebijaksanaan. Berdasarkan sarana murabahah pihak bank akan membeli suatu komoditi tertentu lalu menjualnya kepada nasabahnya sehingga kelak bank itu akan menerima premi harga. Teori. 119 Ibid. dilain pihak. dinilai sangat rendah oleh penulis-penulis kita. termasuk premi harga yang harus dibayarnya bila ia membeli komoditi bersangkutan sendiri.119 117 118 Zainul Arifin. Keadaan ini harus dirubah dengan jalan memindahkan sebagian dari pendapatan kelompok yang pertama kepada kelompok lainnya. seperti dikemukakan dalam argumen terdahulu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 245 cocok untuk kredit niaga. tapi itu tidak bisa dianggap sebagai sesuatu yang suci dan tidak bisa diganti. karena kegiatan itu bukan bidangnya. karena uang pembayarannya dapat diterima lebih cepat dan tanpa risiko. karena bank sendiri menyelenggarakan kegiatan jual beli barang. Di dalam masyarakat yang benar-benar Islam. hal ini halal. Dengan demikian sarana murabahah itu merupakan pemberian kredit dalam waktu tertentu. acapkali bank dapat memperoleh diskonto atas pembelian untuk kepentingan nasabahnya. Arti dari kalimat kedua tidak seluruhnya jelas. dalam pengertian Islam? Jawaban positif akan menimbulkan pertanyaan-pertanyaan lanjutan yang berkaitan dengan pengetahuan. Distribusi terakhir dari pendapatan harus sesuai dengan cita-cita Islam mengenai keadilan sosial yang menyangkut pemenuhan kebutuhan dasar bagi tiap pribadi dan juga untuk meratakan perbedaan yang menyolok. Komoditi bersangkutan dapat langsung diserahkan pada nasabah bank itu oleh pengekpor di Luar Negeri atau produsen Dalam Negeri. Kontrak itu dapat bersifat fleksibel. namun untuk penundaan itu ditetapkan pula suatu premi tambahan.

Perlu diketahui pula bahwa kontrak murabahah dapat juga dimanfaatkan untuk membiayai pembangunan atau proyek. Karena nasabah yang menyewa alat perlengkapan itu bukan pemilik benda itu. serta apakah nasabah itu memerlukan benda bersangkutan pada saat berakhirnya kontrak. Chapra. kita bahas seperti di bawah ini. praktek-praktek pemaksaan. maka kontrak itu dinyatakan mengandung unsur ijarah serta murabahah. yakni suatu pemikiran yang meninggalkan standar ini secara berlebih-lebihan harus tidak diperbolehkan. Masalah ini menimbulkan persoalan-persoalan pokok. dan sering digunakan oleh perusahaan di berbagai bidang seperti pembangunan untuk membiayai pengadaan alat-alat besar atau alat perlengkapan perusahaan. Kontrak jenis rangkap seperti ini semakin populer. atau menjual benda itu kepada nasabah semula. Ketidakjujuran. Pengusaha: Produsen dan Pedagang Peraturan tentang tingkah laku bagi seorang pengusaha Muslim. walaupun masih ditentukan oleh masa penggunaan yang diharapkan. dilarang. selama produksi barang-barang yang dibutuhkan umum belum mencapai jumlah memadai. Teknik Altematif Diterapkan untuk Kontrak Sewa Beli Suatu alternatif bagi perjanjian murabahah adalah gagasan "ijarah" (kontrak sewa beli) atau kontrak "leasing" yang dengan tegas diperbolehkan oleh hukum Islam. maka ia tidak mengeluarkan zakat untuk benda bersangkutan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 117 ekonomi masyarakat tidak mengizinkan pengeluaran bagi sumber-sumber yang sudah langka untuk membuat barang itu. Op. perjudian atau pemerasan. dan dalam hal itu barang yang dijual kembali terdiri atas saham-saham dari perusahaan bersangkutan dengan premi harga yang disepakati bersama. sejauh dia tidak berhasil dalam menterjemahkan norma-norma yang seperti disenanginya menjadi program kerja yang operasional.121 120 121 Muhammad Nejatullah Siddiqi. atau lebih menyukai pengganti alat itu dengan model yang lebih mutakhir. seperti peranan informasi dalam menterjemahkan kemauan balk menjadi hasil konkrit yang diharapkan oleh masyarakat. Baqir al Sadr manganjurkan agar bahan-bahan tertentu tidak diperkenankan untuk dialihkan ke dalam produksi barang-barang mewah. Hal ini memberantas penimbunan. Beberapa penulis memberikan perhatian khusus mengenai kewajiban seorang majikan terhadap buruhnya. Teori. Dalam hal semacam ini premi uang sewa dapat ditentukan lebih rendah. Monopoli juga dianggap merugikan kepentingan masyarakat. atau menyewakannya kepada nasabah lainnya. termasuk "zakat". Siddiqi. Konsumen harus menghindarkan diri dari sikap berlebihan. Kontrak itu dapat menjadi sumber dana jangka pendek atau jangka menengah. Dia tidak akan melakukan suatu perbuatan yang merugikan orang lain. Karena terbatasnya pustaka seperti disebutkan di atas. sedangkan bank bersangkutan akan menetapkan harga sewa yang mencakup sebagian besar harga pembelian asli barang itu di masa kontraknya. kecuali pembahasan pendahuluan dari Siddiqi dalam Economic Enterprise in Islam. Kebaikan umum selalu menjadi pedoman dalam keputusan-keputusannya. Berlebihan adalah dalam pengertian di atas standar pemakaian rata-rata dalam suatu masyarakat. Yusuf Qardhawi. spekulasi dan persekongkolan rahasia diantara pengusaha dan pedagang yang merugikan kepentingan konsumen. tidak terdapat suatu studi mendalam. Mengenai persoalannya sampai berapa jauh perhatian terhadap kepentingan masyarakat dapat mempengaruhi keputusan-keputusan para pengusaha.244 Ekonomi Islam: Sejarah. Yang dapat dikecualikan adalah Abdul Majeed Qureshi yang pendapatnya mengenai buruh dan hubungan perindustrian. yang dirumuskan sebagai pengeluaran tidak berguna di atas keperluan untuk memenuhi kebutuhan. penipuan. Cit. Tiada perhatian sungguh-sungguh diberikan kepada segi sosiologis dari tingkah laku pengusaha dan pedagang dalam masyarakat Islam. disamping kepentingan untuk dirinya sendiri. jenis kontrak ini digemari pula di dunia Islam karena uang sewanya dapat diperhitungkan dengan pajak perseroan. telah dibahas terperinci diantaranya oleh Maududi. berikut penyewaannya biasanya dirincikan dengan istilah "ijirawa iktina" (kontrak pengadaan dan penyewaan). Pada segi positifnya. Beberapa penulis membahas konsep israf (boros) termasuk di dalamnya Naiem Siddiqi. Cit. Alt Abdul Rasul7 dan Kahf. Pengusaha dibebani rasa keadilan dan kejujuran dalam setiap tindakannya. dan juga cara mengorganisasi dan melembagakan kemauan baik pribadi. . Op. kemudian bersepakat untuk menyewakannya kepada mereka dengan harga sewa tetap untuk waktu tertentu. Seperti halnya di dunia Barat. Diskusi-diskusi ini tidak berlangsung dengan sempurna. untuk membedakannya dari ijarah yang merupakan perjanjian sewa beli murni. Dengan perjanjian ijarah pihak bank membeli barang seperti misalnya alat-alat besar pembangunan untuk keperluan para nasabahnya.120 Di akhir kontrak ijarah itu bank Islam bersangkutan dapat menjual alat perlengkapan. kecurangan. Bentuk khusus ijarah yang mencakup pembelian barang itu. ia harus melayani kepentingan masyarakat. Bila penjualan kepada nasabah semula telah disepakati dari saat pembuatan kontrak. dengan uang sewa yang biasanya lebih sedikit daripada uang sewa menurut perjanjian awal. Nasabahnya itu dapat membayar uang sewa secara bulanan atau per triwulan.

Bilamana ia sendiri menggarapnya maka haknya ditetapkan sebagian berupa hasil karena hasil kerjanya dan sebagian lagi karena tanah. 125 Fachry Ali. hlm. Op.bisa ditemukan. Namun penyediaan (pembuatan) uang sebagai alat tukar. umat Isalm mendapatkan kepastian jaminan dalam berekonomi yang lepas dari azab Allah. perdagangan dan keuangan tak lepas kaitannya dengan negara sebagai institusi publik yang bertanggung jawab dunia dan akhirat. walaupun ekonomi Islam sebagiannya dapat diaplikasikan. Dengan ini jelas bahwa jawaban negatif dapat dianggap sebagai penolakan atas hak pemilikan itu sendiri. tetapi untuk menolak bagi hasil secara demikian. agar dilakukan oleh setiap muslim yang baik dalam mengabdi kepada masyarakat. Teori. hanya akan bisa diaplikasikan dalam sebuah Negara Islam. Dalam arti lain. Kegawatan masalah ini karenanya terletak pada sepanjang pemilik sebidang tanah berhak atas seluruh hasil bersih dari tanahnya. etc. bank sentral adalah wakil sebuah Negara dalam bidang financial dan moneter. dan mungkin akhirnya mendapat imbalan yang lebih tinggi. Jika pemilik dari lahan yang bisa digarap diperkenankan untuk memperkerjakan buruh agar tanahnya dapat digarap. bank sentral sebagai lembaga keuangan belum dikenal. Oleh karena itu. secara langsung maupun tak langsung adalah bersinggungan dalam sosial-politik dan struktur publik. Dengan demikian. Umar Chapra. 2003). Sebagai bahagiannya secara proporsional terhadap sumber-sumber alam yang bebas yaitu tanah dan tidak lebih.125 Di masa Rasulullah Muhammad maupun di masa para sahabat memimpin Negara dan pemerintahan. Poitik Bank Sentral: Posisi Gubernur Bank Indonesia dalam Mempertahankan Independensi. baik di masa Rasulullah hingga di masa kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara. Dan apabila dilihat dalam perspektif politik. Political Economy of the Islamic State. Cit. Cit. University of Southern California. Maka besar dan strategisnya posisi sebuah bank sentral. Hal mana penyertaan di dalam bidang-bidang perekonomian. dan menguasai hasil bersih lahan pertaniannya. mengapa ia tidak diperkenankan untuk memasuki suatu "persekutuan" dengan bekerjasama dan berbagi hasil secara menyeluruh? Abu Sulaiman boleh saja mengatakan bahwa "pemilik" berhak atas tanah tersebut. adalah tidak dapat dimengerti. Apakah ia diperbolehkan memberikan kepada orang lain hak menggarap dan ia berbagi hasil dengan pihak ketiga dengan mengambil bagiannya berupa imbalan atas tanah lahan pertaniannya? Masalah inilah yang oleh Abu Sulaiman dijawab dengan negatif sedangkan lainnya menjawab dengan membolehkannya. Mereka yang tidak menyetujui bagi hasil. hlm.D Thesis. Tidak ada batasan mengenai apa yang boleh dikonsumsikan oleh seorang untuk mencapai kehidupan baik. suatu kemustahilan bila ada dua bank sentral dalam sebuah Negara. dan dengan demikian meningkatkan daya guna dan memainkan peranan yang oleh Islam memang diharapkan. (London: 1970). maupun dalam keterkaitanya dengan perihal politik ekonomi Islam. 126 Satu-satunya lembaga keuangan di dalam Negara Islam yang dikenal adalah Baitul Maal. Umar Chapra. Konsumen Daftar barang-barang yang konsumsinya diharamkan Islam sudah cukup dikenal dan tidak menimbulkan pertentangan. 122 Oleh karenanya peranan ekonomi secara aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari sistem ekonomi Islam. Ali Aswaf. Sebegitu jauh yang menyangkut persoalan penyediaan bibit dan sebagainya. 126 M. 2. bank sentral Islam baik dalam peranannya sebagai pusat aktifitas keuangan Islam. 123 M. seperti halnya dengan bagi keuntungan.124 Bank sentral sebuah negara sangat berperan dalam dunia financial internasional dan kerjasma moneter. 40 124 Fachry Ali.118 Ekonomi Islam: Sejarah. bank sentral secara internasional telah menjadi symbol kedaulatan sebuah Negara. dikendalikan langsung oleh pemerintah atau Baitul Maal. untuk mana cara-cara lainnya mungkin . Adalah “mungkin” fungsi dan peran bank sentral sebagaimana dikenal pada masa sekarang. khususnya di masa Khalifah Umar bin Khaththab telah dikenal. Ph. oleh karena itu Umar Chapra menyatakan “penyediaan modal fisik dan modal sosial merupakan tanggung jawab Negara Islam modern. Dengan demikian. Seorang berdasarkan bagi hasil mungkin bekerja lebih tekun dibanding dengan tenaga kerja yang diupah. rupanya kurang menyadari kepentingannya maupun kelebihan cara ini dalam dorongan mereka untuk menjamin keadilan. The Economic System of Islam. Penyediaan modal fisik dan modal sosial terhitung sebagai kewajiban penting dari negara Islam modern. lebih-lebih bila kondisi . Tapi membiarkan diri dalam kehidupan mewah tidak dikehendaki.. Op. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 243 Teori Bank Sentral Islam Dalam paradigma ekonomi Islam. (Jakarta: LSPU Indonesia. 280. membayangkan suatu masyarakat ekonomi yang didasarkan pada kerangka negara (Islam) secara luas adalah dambaan setiap umat Islam. berbagai mazhab hukum Islam menetapkan berbagai rumusan. 122 mereka untuk memanfaatkan lahan pertaniannya lewat kerja sama dengan pihak ketiga. dan setiap pihak bebas untuk menganjurkan salah satu rumusan yang cocok-bagi kedua belah pihak. 1970. Islamic Culture Centre. hlm. 123 Dalam konteks Indonesia. hlm. adalah keniscayaan berdirinya sebuah bank sentral. Ini merupakan alasan bagi kasus mengenai pembatasan pemilikan pada lahan pertanian dan bukan alasan untuk bagi hasil. karena Indonesia tergolong negara yang tidak menerapkan hukum Islam. Beberapa penulis juga menganjurkan diadakannya larangan atas beberapa barang mewah tertentu atau membebaninya dengan pajak yang berat untuk menghalang-halangi konsumsinya. 1.

128 Pakistan—Suatu Kegagalan Walaupun gagal dalam melarang "riba" secara nasional. Hifzur Rahman. daripada bergabung dengan suatu usaha yang kurang mantap di daerah pedesaan. bank sentral Islam baik menurut fungsinya seperti sekarang atau seperti dulu adalah Baitul Maal. la juga mencatat bahwa para fuqahaa (ahli hukum) yang membolehkan adanya sewa atas lahan pertanian mendasarkannya pada hukum darurat. Mannan tak beda dengan Akram. ternyata aplikasi bank sentralnya tidak mampu menerapkan ekonomi non riba. karena pemegang deposito memandang sumbangannya untuk lembaga itu sebagai bantuan sekali jalan saja. termasuk S. bahwa sewa harus dilarang dianggap sama dengan bunga. Selain itu pihak yang menaruh uang deposito sangat memperhatikan bagaimanakah caranya dana yang mereka sediakan itu dipinjamkan. 1998). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 119 Tahawi menemukan adanya hadits sahih dari Rasulullah Saw.242 Ekonomi Islam: Sejarah. A. telah dibahas tentang baik buruknya. Pendirian dogmatis seperti itu hampir tak dapat dipertahankan.129 Namun walaupun cukup banyak minat untuk mendapat pinjaman. lalu disediakan kredit bagi para petani yang kurang berada untuk keperluan penyempurnaan usaha pertaniannya.127 Kenyataan di Pakistan ini. Abu Sulaiman dan Haider Zaman Siddiqi. Baqir al Sadr. Kita tidak memasuki perbedaan pendapat tadi sepanjang perbedaan itu berdasarkan berbagai hadits yang berhubungan dengan masalah itu dan interpretasi hukum mereka. dengan dasar fikiran bahwa "seorang hanya boleh memiliki tanah seluas yang dapat digarapnya sendiri. disisipkannya satu pasal yang melarang pemungutan bunga. A. dilihat dari sudut ekonomi. Op. sekalipun telah dijamin oleh Undang-undang Dasarnya. bila tidak demikian mereka setuju. bahwa sewa tersebut bertentangan dengan qiyas. Hamid. yang bersedia menitipkan uangnya tanpa menerima imbalan berupa bunga. Mereka yang menganggap sah bagi hasil membandingkannya dengan bagi keuntungan. ia menyatakan pandangan yang sama dengannya. walaupun masalah bunga kemudian dibangkitkan berulang kali dalam Majelis Nasional di Islamabad. (London and New York: Routledge. maka dalam waktu yang singkat lembaga tersebut pun Ibid. Selebihnya harus diserahkannya kepada negara".M. bahwa tidak semua pemilik mampu menggarap lahan pertanian secara langsung. namun suatu bank percobaan lokal yang tidak memungut bunga atas pinjamannya telah didirikan pada akhir tahun 1950-an di suatu daerah pedesaan di Pakistan. dan perdagangan. S. dan karena itu harus dimungkinkan bagi Oleh karena itu. Mazharuddin Siddiqi. Di sana kesadaran tentang identitas keagamaan terpisah sejak mula-mula didirikannya negara itu. Teori. hlm. Hal mana dalam teori bank sentral konvensional. Tahawi. Bagi Hasil Bagi hasil dianggap sah oleh banyak penulis moderen.M. Sewa berupa uang atas tanah harus dinyatakan sebagai tidak sah. Cit. Dari kredit itu tidak dipungut bunga kecuali biaya administrasi tetap untuk sekedar menutup biaya operasi bank itu. 129 M. Juga. seperti dinyatakan oleh Akram (613:34—36). The Politics of Central Bank. Tanpa adanya pemasukan deposito baru serta kesulitan yang dialami dalam mencari tenaga staf karena calon pekerja yang ada tidak besedia untuk melepaskan karier yang memberi hasil lumayan dan lebih terjamin. jumlah kredit. Robert Elgie dan Helen Thompson. Nasir A. Mannan tidak menyukai penggunaan lahan pertanian oleh pihak ketiga atas dasar sewa. 128 127 . tindakantindakan yang diambil oleh bank sentral berpengaruh langsung terhadap suku bunga. baik yang membolehkan maupun yang melarang sewa dalam bentuk uang atas tanah. satu-satunya perdebatan mengenai penerapan asas-asas Islam dalam bidang perniagaan di tahun 1950-an tidak berlangsung di wilayah Timur Tengah melainkan di Pakistan. 35-65. Apa pun penilaian orang tentang Tahawi dengan deduksi sejarahnya. sehingga tidak ada pembebanan biaya atas penggunaan kekuasaan atas tanah yang asli dan tak terhancurkan sesuai dengan definisi Ricardo sendiri mengenai tanah. Mereka yang menganggapnya tidak sah. atas kerugian bagi bidang industri. bila terdapat perhatian yang berlebih-lebihan dari rakyat terhadap pertanian. Lembaga itu menerima dukungan dari beberapa tuan tanah kecil. Dan. seperti diuraikan di atas. Metwally. Maka dalam Undang-undang Dasar Negara itu. Namun soal ini dikesampingkan karena pertimbangan komersial. maupun bagi hasil.M. la menganggap bahwa kedua putusan tersebut adalah berhubungan dengan dua situasi yang berbeda. Dengan mengutip karangan Iqbal dalam Bal-e-Jibril. baik sewa ataupun bagi hasil. maka lembaga itu dalam waktu singkat kekurangan dana. kita telah menjelaskan posisi Abu Sulaiman. dan kekuasaan otonomi para pejabat bank itu juga sangat kecil. dan memberikan alasan. juga membantah pendapat. Siddiqi dan Taqi Amini. Yusuf. Yusuf beranggapan "pada awal sejarah Islam terdapat kecenderungan yang nyata untuk menata pengembangan yang akan datang dalam bidang pertanian sedemikian rupa. seperti Mawdudi. Sheikh menentang dibolehkannya. Sepanjang yang menyangkut masalah filsafat ekonomi. dan penawaran uang (pasar uang). ia tak berhasil mengemukakan alasan ekonomis rasional guna menyokong pendapatnya.

tidak menetapkan sesuatu plafon dari presentase bagian dari modal dalam keuntungan yang didapat. Teori. dan ia berhasil menghimpun tenaga staf yang dipilih dengan seksama. namun agar berhak menerima pinjaman bebas-bunga. Orang bertanya apa yang mungkin menjadi alasan untuk menanamkan modal. Penulis kontemporer mengenai perbankan dalam Islam yang mengambil mudarabah sebagai bentuk dasar dari cara kerjanya. Mengenai macam tanah yang belum diolah. bisa disamakan dengan riba. baik berupa tenaga maupun modal yang mengakibatkan bertambah baiknya nilai lahan itu. tertentu dari keuntungan dan bukan dalam jumlah uang yang ditetapkan lebih dahulu. Abu Said juga mempersamakan sewa tersebut dengan harga bunga yang diperhitungkan atas modal uang.120 Ekonomi Islam: Sejarah. yaitu eksperimen pertama yang tercatat dalam sejarah Timur Tengah dan wilayah Arab. Dengan demikian ada suatu dorongan untuk menabung uang. Pertanyaan ini dapat dijawab sesudah meneliti lebih mendalam mengenai sifat pengembahan investasi atas pengolahan lahan pertanian itu. Op. Di Mesir—Sedikit Berhasil Pada saat eksperimen itu berakhir di Pakistan. Pengambilan investasi ini tidak pasti karena ketidakpastian harga pasar komoditi yang diproduksi. la tidak menopang pendapatnya dengan suatu preseden pun dalam Sunnah dan juga tidak memberikan argumen yang bertentangan dengan ijma' mazhab fiqh. dan setelah barisan pekerjanya yang kecil itu bubar. Bank Tabungan itu berkembang pesat. Cit. Tidak ada penolakan terhadap kenyataan bahwa jumlah sewa atas lahan pertanian biasanya lebih besar dari penurunan harga. sekalipun ada yang mengemukakan bahwa pendahulu paham itu telah ada di daerah pedesaan Mesir pada tahun 1920-an sebagai suatu koperasi keuangan swadaya kaum petani. sewa dan kegiatan untuk mengolah lahan pertanian. Ini merupakan pendirian yang merupakan kesimpulan dari pemyataan Mawdudi mengenai permasalahan sewa menyewa. dan tanah yang sudah diolah. bahwa putusan perusahaan terlibat dalam pemilikan partner yang tepat dalam mudarabah.000 depositor baru. Dalam membahas sewa tanah berupa uang atas lahan pertanian. yang intinya ialah membebankan suatu jumlah pasti ter-hadap suatu pengembalian nilai yang tidak pasti. Tokoh pendorongnya ialah Ahmad El Nagar. Bagi hasil juga bisa diperbolehkan. terdiri dari kaum Muslimin yang bergairah dan telah berpengalaman dalam bidang perbankan pada badan-badan komersial. bahwa tiap manusia punya andil yang sama atas karunia Allah (lain halnya jika itu merupakan hasil dari keahlian atau jerih payah pribadi seseorang). yang melihat bahwa para karyawan staf itu adalah orang beriman. Schumpeter. sebagai bagian dari sewa. Para petani di daerah itu selalu curiga terhadap orang luar. milik masyarakat perkotaan dan semata-mata melayani orang Mesir bergaya hidup kebaratbaratan. walaupun ia sendiri seorang ahli pendidikan. Seperti juga halnya di Pakistan. Namun pandangan mereka terhadap para bankir baru itu berlainan sekali. Pada tanggal 24 Juli tahun 1956 Bank Tabungan Mit Chamr memulai usahanya. karena pandangan dan nilai-nilai kesusilaan mereka sama. Abu Sulaiman menganggap pembebanan sewa dalam bentuk uang oleh si pemilik adalah tidak sah. sebagai imbalan atas investasi untuk pengolahan lahan.131 Dalam waktu singkat golongan staf itu memperoleh kepercayaan dari masyarakat pedesaan berpaham konservatif. di Mesir lembaga itu bertempat di daerah pedesaan pula yaitu disuatu kota pedalaman di daerah Delta sungai Nil. El Nagar-lah manajer bank itu. karena para depositor dan para debitur termasuk golongan yang sama. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 241 kandas. bila jumlah sewa yang diperkenankan untuk dipungut tidak boleh melebihi nilai penurunan harga. dan jarang menggunakan jasa bank komersial yang dipandangnya sebagai lembaga asing.130Kegairahannya merosot. maka pinjaman yang sedang berjalan hanya ditangani sebagai perjanjian bilateral saja antara para tuan tanah dengan para petani tanpa suatu perantaraan kelembagaan. sekalipun mereka sudah berpendidikan modern. Lalu timbul masalah sah tidaknya jumlah sewa yang lebih tinggi itu. dari 1000 depositor diikuti oleh 59. yang kemudian menjabat sekretaris jenderal dari Himpunan Internasional Perbankan Islam. dalam artian nilainya. 132 Ibid. diadakan suatu eksperimen baru di Mesir. berlainan dari keadaannya di Pakistan dahulu. dalam masa tiga tahun. Pendapat Abu Sulaiman bertolak dari pendirian dasarnya. Untuk mengijinkan ia membebankan suatu jumlah yang pasti. A. Tidak ada bunga atas deposito itu. Apabila penanam modal untuk pengolahan lahan pertanian itu sendiri yang menanami lahan pertaniannya. oleh karena bahagian masingmasing adalah berupa produksi yang dihasilkan dan bahagian (andil) dari pemilik atau investor tetap tidak pasti. . Tidak ada pertentangan bahwa sewa dalam bentuk uang dianggap sah atas lahan yang sudah diolah (macam kedua) sebagai pengganti "depresiasi". maka hasil berupa pengembalian investasinya jatuh secara sah kepadanya. calon debitur itu harus mempunyai uang tabungan sejumlah tertentu untuk paling sedikitnya selama setahun. Pada umumnya semua pinjaman telah diselesaikan pada permulaan tahun 1960-an. dan khusyuk dalam melakukan ibadahnya bersama-sama para calon nasabah bank itu.132 130 131 Ibid. pembedaan harus diadakan untuk tanah perawan di mana pemilik lahan tidak mengadakan investasi. Tapi ia gagal dalam menandingi argumen yang jelas.

bahwa mereka yang memiliki persediaan pangan dalam suatu keadaan darurat wajib menyerahkan kelebihan di atas kebutuhannya untuk mengisi kebutuhan masyarakat tersebut. Kontroversi berpusat pada masalah-masalah penyerahan lahan pertanian untuk digarap oleh orang lain atas dasar sewa atau bagi hasil. .240 Ekonomi Islam: Sejarah. letak bank itu di daerah pedesaan yang merupakan faktor kurang menarik. maka hak seorang pemilik atas pendapatan dari harta miliknya. Yang dipentingkan adalah. bank itu hanya memungut sedikit biaya administrasi. dengan pengertian bahwa pihak-pihak yang bersangkutan akan menerima presentase Pinjaman itu digunakan untuk bermacam-macam keperluan. Masalah utang penduduk juga berkurang karena para peminjam tidak lagi mengandalkan para rentenir setempat yang menuntut suku bunga yang sangat tinggi. juga pada penyediaan modal dengan ketentuan bagi keuntungan (mudarabah). tidak ada pertentangan pendapat. di mana disebutkan bahwa bank itu berhasil memperoleh dukungan pribadi dari sejumlah besar para petani dan penduduk pedesaan. Pemilik harus menghindarkan penggunaan hartanya dengan cara yang membahayakan orang lain atau merugikan kepentingan umum. Pinjaman dari bank itu menghasilkan pendapatan bagi pihak yang berutang. dan pengadaan penyempurnaan jaringan irigasi. karena penyediaan air secara efisien mutlak diperlukan oleh para petani. termasuk alat tenun bukan mesin. dengan memperhatikan larangan Nabi terhadap penimbunan. dan tidak dapat disangsikan bahwa bank itu memberi sumbangan berharga untuk usaha pembangunan. Meskipun demikian para petani miskin yang tidak mempunyai uang untuk didepositokan. Pada umumnya hanya penduduk berpendapatan sedang yang berantusias dengan adanya bank ini. Biasanya pinjaman itu adalah pinjaman jangka pendek selama 1-3 tahun. Penulispenulis lainnya secara bulat membenarkan keputusan dari 4 mazhab utama dalam Islam (fiqh). bila pemilik tanah tersebut menguasai suatu lahan yang lebih luas dari hak rata-rata yang boleh dimiliki oleh warga masyarakat. Pemilik Norma-norma tingkah laku untuk pemilik dibahas oleh sejumlah penulis termasuk Hifzur Rahman. pemilik harta harus menolong mereka yang sangat membutuhkan dan tidak boleh menolak suatu permintaan pinjaman berupa uang tunai atau benda. pembelian mesin-mesin sederhana untuk perusahaan kerajinan tangan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 121 terhadap peranan yang dapat digambarkan tentang mekanisme pasar dan peranan yang dimainkan oleh negara. seperti telah diuraikan di atas. Beberapa penulis menitikberatkan pentingnya arti ketentuan-ketentuan. Mannan. Ada pinjaman untuk pembelian ternak. Sayyid Qutb. Dalam hal tersebut ia merupakan pemilik sah dari hasil lebih di atas biaya produksi. Orang-orang lain dan masyarakat mempunyai hak tertentu atas harta seorang pemilik. Ini termasuk kewajiban untuk membantu kerabat dekat dalam keluarga kecil dan anggota keluarga besar jika mereka dalam keadaan membutuhkan. tetapi pada akhirnya mengalami kesulitan. Sulit untuk mengerahkan karyawan tambahan untuk perluasan bank itu. Kewajiban zakat yang mengikat tentu harus dipenuhinya. yang memandang bank itu juga sebagai milik mereka.133 Walaupun Bank Tabungan Mit Chamr terkenal di kalangan masyarakat. dan gaji yang dibayarkan kepada para karyawan tetap kurang menarik. namun tidak pernah diberi waktu tenggang untuk pembayaran kembali pinjaman itu. tidak dapat menarik manfaat dari bank itu. Dia tidak berhak atas keuntungan bersih yang murni. pemugaran rumah kediaman. dan pada mulanya berhasil. bahwa pihak-pihak yang bersangkutan dalam suatu akad mudarabah bebas untuk menentu-kan tiap rumusan bagi untung. Penggunaan secara mubazir dan sikap boros dilarang. namun ada juga pinjaman jangka menengah sampai 5 tahun. walaupun jarak ke tempat keramaian di Kairo dan Iskandaria tidak terlalu 133 Ibid. Abu Sulaiman menganjurkan bagian yang lebih besar dari masyarakat atas hasil suatu lahan. yang ditetapkan pada saat uang pinjaman diberikan. tapi "bagian dari pemilik hanyalah sebagai imbalan atas kerugian yang mungkin dideritanya". dalam bentuk sewa dan keuntungan merupakan hal yang kontroversial di dalam kepustakaan. Pemilik tidak berhak untuk menghancurkan harta-harta yang bermanfaat. yang memanfaatkannya untuk keperluan investasi modal. Abu Sulaiman membolehkan adanya bagi keuntungan. ataupun mesin jahit biasa. dan seperti halnya di Pakistan. Karena itu jumlah biaya administrasi yang dipungut sangat terbatas. karena tidak memperoleh bagian dari laba yang dihasilkan oleh pihak yang berutang. Teori. Manna' Qattan6 dan A. sekalipun dapat dinyatakan bahwa memang golongan inilah yang merupakan tulang punggung perekonomian pedesaan setempat. termasuk biaya pembangunan. Pihak yang berutang tidak diwajibkan untuk mengembalikan jumlah yang lebih besar sekalipun keadaan keuangannya bertambah baik. Sementara telah terdapat konsensus atas haramnya bunga yang dipungut atas pinjaman uang. Di samping zakat wajib. jika ada permintaan dari mereka yang benarbenar membutuhkan. Siddiqi. Seperti halnya di Pakistan. agar dana itu terus beredar. Keberhasilan Juga Menimbulkan Kegagalan Keberhasilan bank itu dibahas dalam laporan Yayasan Ford pada bulan Juni 1967. tanpa mengindahkan tujuan penggunaan uang pinjaman itu. Mawdudi. Hak seorang pemilik untuk mengelola tanahnya sendiri atau mengembang-kan modalnya sendiri dalam usaha yang bersifat produktif atau usaha menguntungkan.

Walaupun cara berfikir belakangan ini jauh lebih positip tentang peranan negara dalam usaha mencapai tujuan seperti diuraikan di atas.400. para buruh dan lain-lain. masyarakat muslim harus kuat untuk menekan tiap warganya tunduk kepada batas-batas yang dibolehkan. Dan bila semua ini juga tidak berhasil. dan pinjaman bagi orang-orang yang akan menggunakannya untuk keperluan sosial. dilengkapi dengan jalan menjadikan hal-hal yang mandub/sunnah sebagai hukum positip oleh negara ataupun dengan konpensasi dan lain-lain tindakan positip. Peranan masing-masing dari mekanisme pasar dan tindakan yang direncanakan ditentukan sesuai dengan cara yang sama. Perhatian yang sangat besar untuk tujuan ini dicurahkan atas pembentukan batin manusia lewat iman. Dan seperti halnya dengan Bank Tabungan Mit Chamr yang lama.” Ibid. Tindakan perorangan yang berorientasi moral diharapkan dapat mencapai hasil-hasil yang menjanun kebutuhan sosial dalam skala luas. mewakili kecenderungan yang berakar dalam pemikiran Islam dan digambarkan dengan contoh secara luas dalam kepustakaan mengenai tata perilaku dari berbagai pelaku-pelaku ekonomi. Ibid. Keadilan sosial. Daftar yang dibuat Chapra memberikan prioritas pada "kesejahteraan ekonomi". Mengutip kata-kata Mawdudi: "Untuk mencapai keadilan ekonomi. Op. Pembedaan dalam hubungan ini selalu dibuat antara yang bersifat wajib (fardhu) dan dianjurkan (mandub/ sunnah). tetapi hanya bagi para pemegang deposito yang diperkenankan menerima pinjaman dengan syarat istimewa itu. Dengan demikian lembaga baru itu dari semula telah menikmati dukungan dana yang lebih besar. 136 Ali Aswaf. dengan demikian barisan pekerjanya pasti berkurang. produsen. yaitu Bank Sosial Nasser. Yang wajib dilaksanakan secara hukum. setiap pinjaman bebas bunga. Teori. Hukum dan kontrol sosial adalah untuk membimbing. di mana ia menjabat sebagai Deputi Menejer Umum. diikuti dengan "persaudaraan sedunia dan keadilan. Suatu faktor yang menguntungkan ialah bank baru itu berkantor besar di Kairo. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 239 jauh.5 Siddiqi. pendidikan dan latihan akhlaq. Cara ini akan diikuti dengan mengadakan penilaian . dan dalam hal ini mereka tidak dapat disalahkan. aksentuasi Mawdudi pada tindakan penyelesaian lewat orientasi moral. yaitu pekerjaan yang dapat menjamin kehidupannya. Apabila semua itu gagal. Dengan cara inilah penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diharapkan dapat dilaksanakan dengan baik. untuk merubah kecenderungannya. pedagang. Kesulitan tambahannya ialah karyawan aslinya mulai keluar. seperti pemilik. Tiap kekurangan dalam usaha mencapai tujuan. mengatur dan melengkapi tindakan-tindakan pribadi dan untuk menutupi kekurangankekurangan yang masih ada. 135 Pada saat itu El Nagar telah mendapat dukungan dari teman-teman dekat almarhum Presiden Nasser. konsumen. yang dapat memeliharanya tetap bersikap adil. sekalipun syarat itu dapat ditafsirkan secara luas. demikian pula karyawan pimpinannya. dan menunjukkan akibat dari dimasukkannya tujuan non ekonomis tadi pada cara dan sarana yang harus diterapkan untuk mencapai tujuan sistem ekonomi dalam Islam. karena tersedianya sumber dana yang lebih banyak. ibadah. cara berfikirnya serta menanamkan dalam dirinya pengertian moral yang kuat. dan sebagai permulaan diberikan dana sejumlah Mf 1. persamaan kesempatan dan kerjasama merupakan esensi berikutnya dari Mawdudi tentang tujuan pokok sistem ekonomi Islam. Hal ini disetujui pula oleh pemerintah Sadat yang baru.020 (lebih dari dua juta dollar AS). Pada umumnya yang diutamakan adalah pinjaman jangka pendek untuk menjamin kelancaran peredaran dana. Asas-asas Islam Berlaku Secara Ketat Bank sosial Nasser itu diperkenankan beroperasi dengan memperhatikan asas-asas ajaran Islam. Banyak di antara mereka dipengaruhi keluarganya agar pindah ke kota untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih menguntungkan. majikan.134 Pemerintah Memberi Dukungan Bank Sosial Nasser Pengalaman yang mengecewakan pada Bank Tabungan Mit Chamr sama sekali tidak merupakan rintangan untuk usaha di masa depan. membahas alasan dimasukkannya tujuan-tujuan non ekonomis ke dalam tujuan sistem ekonomi. yang menyetujui pemberian dana dari negara untuk lembaga itu.136 134 135 kebebasan untuk memilih bagi tiap pribadi. distribusi yang adil dari pendapatan dan kemerdekaan pribadi di dalam konteks kesejahteraan masyarakat". karena gairah kerjanya tidak dapat dipertahankan untuk masa yang lama. maka Islam membolehkan mempergunakan kekuatan hukum untuk menegakkan keadilan secara tegas (51: 145).122 Ekonomi Islam: Sejarah. sehingga dari semula telah mendapat sambutan baik. bahkan Ahmad El Nagar telah terdorong untuk memperluas eksperimennya sebuah lembaga baru. Jelaslah El Nagar telah menarik pelajaran dari pengalamannya pada Bank Tabungan Mit Chamr. Mereka juga diberi jaminan kerja yang sama dengan karyawan di sektor negara Mesir. karena menyanggupi untuk memikul semua tanggungan bank pendahulunya. para pengusaha. Islam tidak hanya bergantung pada hukum. sedangkan yang mandub/sunnah dilaksanakan lewat pendidikan. Pinjaman itu pada umumnya diguna-kan untuk keperluan perumahan sedangkan pinjaman untuk tujuan spekulasi seperti pembelian "real estate" dengan maksud memperoleh tambahan modal tidak dibenarkan. Bahkan bank tersebut telah diambil alih oleh bank baru itu. Karena itu kita akan mulai dengan mempelajari berbagai tata sikap laku dari para pelaku ekonomi. Cit.

Bank Sosial Nasser sangat berminat untuk membina kegiatan investasinya melalui keikutsertaan langsung dalam berbagai proyek dan bersedia mengambil saham dalam usaha yang wajar. Daftar kebutuhan pokok menurut Tahawi mencakup sandang. pangan dan papan. Jama'at-i-Islami Pakistan dalam laporan Dewan Ekonominya lebih dekat kepada pandangan ini. Kahf menetapkan kadar pemanfaatan maksimum sumber-sumber sebagai tujuan pertama dari kebijak-sanaan ekonomi Islam. hal ini mungkin mencerminkan mutu dari pihak yang meminta bantuan bank itu. Bahkan. yang harus ditakutinya bukanlah pihak bank. . dan dalam daftar kebutuhan pokok yang dibuat oleh Mawdudi. yang memerlukan Uang pinjaman itu tidak dapat didepositokan pada bank komersial untuk menerima bunga. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 123 Tujuan Sistem Ekonomi Ekonomi yang sehat merupakan satu tujuan yang sangat ditekankan oleh setiap penulis. Dengan cara demikian bank itu dapat berperan serta langsung dalam masyarakat yang harus dibantunya. Baqir al Sadr menekankan perlu adanya penyediaan kemudahan dalam kehidupan sebagai akibat dari pertumbuhan dan perkembangan serta pemanfaatan secara maksimum dari sumber-sumber alam.238 Ekonomi Islam: Sejarah. Teori. ditekankan bahwa pemenuhan "kebutuhan spiritual". namun sebaliknya turut memikul kerugiannya.137 Bermacam-macam Jasa Bank Fungsi Bank Sosial Nasser itu jauh lebih luas daripada sekedar menerima deposito dan memberi pinjaman bebas bunga. Yang mengesankan ialah kenyataan bahwa sedikit sekali kerugian yang dideritanya. sekalipun transaksi mata uang asing sangat terbatas dan untuk keperluan itu nasabahnya tetap dianjurkan untuk menghubungi bank komersial lainnya. Sebagai pihak mitra. Abu Aiman (Dr. bank itu menerima sebagian dari laba usaha. Sayyid Qutb. yaitu pemanfaatan sebaik mungkin dari jumlah maksimum sumber-sumber alam. Mengingat sifat sumber-sumber alam yang terbatas. bahwa dana itu dimanfaatkan sesuai dengan asas-asas agama Islam. Said Ramadhan Al-Buthy) juga beranggapan bahwa penemuan sumber-sumber kemakmuran dan penggarapannya adalah suatu kewajiban. walaupun tidak ada pengawasan terhadap penggunaan uang pinjaman itu. Kembali kepada tujuan non ekonomis. tetapi pihak yang berutang bertanggung-jawab. bahkan dipandang layak dari segi sosialnya. Mustafa Siba'i. harus dilaksana-kan di samping usaha pemenuhan kebutuhan material. dan kecil sekali kemungkinan bahwa uangnya akan digunakan oleh pihak debitur yang kurang bonafide. Ini merupakan pokok pikiranyang mendapat banyak dukungan dalam kepustakaan. serta menjamin pemenuhan kebutuhan pokok bagi setiap orang. melainkan Allah Yang Maha Mengetahui. maka sedikit sekali terdapat kemungkinan uang pinjaman itu akan disalahgunakan. Mengingat sikap saling percaya antara bank dengan nasabahnya serta moral orang beriman yang menerima pinjaman. di mana mereka menyatakan prinsip yang sama. biaya pendidikan untuk mereka yang membutuhkannya. dan Siddiqi secara materiil tidak berbeda dengan daftar Tahawi di atas. karena orang yang beriman menyadari bahwa bila mereka menyalahgunakan dana yang disediakan oleh para depositor. karena ini merupakan cara yang wajar untuk membagi risiko antara pihak yang menerima dana dan pihak yang menyediakannya. Selain itu disediakan pula jasa bank yang biasa di kantor besarnya di Kairo. pelayanan kesehatan untuk orang sakit dan pelayanan untuk penderita cacat. walaupun setiap penulis mengemukakan pula sejumlah tujuan lain. Diutamakannya Cabang-cabang Bank Sekalipun kegiatan Bank Sosial Nasser telah bervariasi dan telah merintis cara-cara perbankan baru bagi bank Islam. Lebih dahulu dimana kita telaah materi' tujuan itu. bersamaan dengan memperkecil perbedaan dalam pembagian hasil serta pengawasan berdasarkan kaidah-kaidah Islam terhadap perilaku para pelaku ekonomi. status para nasabah sangat mantap sehingga mereka akan mendapat penilaian kredit yang baik dari setiap lembaga keuangan. biaya perkawinan dalam keadaan tertentu dan segala sesuatu yang dianggap penting menurut adat kebiasaan masyarakat. dan tidak memikulkan beban kepada debitur bila usahanya mengalami kegagal-an. Peraturan bagi hasil (laba) sepenuhnya dipandang sesuai dengan ajaran agama Islam. Mawdudi memberikan prioritas kepada "penyelamatan kebebasan manusia" yang diikuti dengan penyempurnaan akhlaq. yang tidak bersifat ekonomis. ataupun dipinjamkan kepada seseorang dengan memungut bunga. yang akan terjadi dengan menghilangkan kelaparan dan rasa takut masyarakat. tetapi tujuan utama dari 137 Ibid. maka adalah lebih tepat untuk mengganti konsepsi pemanfaatan maksimum dengan konsepsi penggunaan penuh optimisme. Dalam hal ini tidak disangsikan lagi bahwa bank Islam berkedudukan mantap. sebelum kita lanjutkan penilaian mengenai pandangan-pandangan mereka tentang tujuantujuan yang non ekonomis. Kita telah kemukakan di atas tentang tujuan kembar Tahawi berupa kecukupan dan ketenteraman. Menurut pendapat beberapa penulis.

maka mereka menyediakan jasa keuangan yang bersifat pelengkap daripada menyaingi bank konvensional yang kurang berminat pada kegiatan semacam itu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 237 kegiatannya ialah mendirikan cabang-cabang bank. termasuk menyediakan dana untuk perusahaan-perusahaan milik negara. Menjelang tahun 1979 sudah ada 25 cabang bank ini di seluruh Mesir dan jumlah depositonya mencapai M£ 240 juta (345 juta USD). pengorganisasian produksi dan pertukaran serta pembagian pendapatan yang dihasilkan. Keputusan ekonomi mengenai masalah tersebut membahas "berbagai metode untuk menentukan tingkat harga barang-barang yang akan diproduksi. sikap moral dan pola tingkah laku yang dirumuskan dengan baik dari pelaku-pelaku ekonomi. Tujuan sistem ekonomi dibahas dan dilanjutkan dengan pembahasan pola tingkah laku pelaku-pelaku ekonomi. Teori. Penyediaan sumber-sumber.138 Perbankan Islam Tidak Membahayakan Bank Komersial Nasional Bank-bank komersial Mesir utama telah dinasionalisasikan. Juga. Negara ikut campur dalam memimpin dan mengatur kerja suka rela dan menjamin usaha mencapai sasaran. yang diperkirakan masih jauh sekali dalam mencapai tujuan ini. Strategi Islam dalam mengorganisir sistem ekonomi mempunyai 3 segi.4 Pemilikan sarana produksi dan sejauh mana tergantung pada mekanisme pemasaran atau pada penguasa pusat untuk mengambil keputusan. Perluasan jaringan perbankan dengan menarik golongan bukan nasabah bank juga merupakan kebijakan Bank Tabungan Mit Chamr. namun pada umumnya mengandalkan jasa-jasa kaum rentenir tradisional. kedua. jumlah deposito yang dititipkan pada Bank Sosial Nasser hanya sebagian kecil dari 138 | BAB 9 | Sistem Ekonomi Syariah istem ekonomi menguraikan tentang cara dan sarana untuk menciptakan kesejahteraan umat manusia pada umumnya. sehingga mereka tidak terlalu merisaukan soal persaingan. .8 juta USD). Secara khusus disebabkan karena Bank Sosial Nasser ini telah menarik nasabah baru yang sebelumnya tidak pernah memanfaatkan jasa-jasa bank konvensional. merupakan kriteria utama untuk membedakan suatu sistem ekonomi dari sistem ekonomi lainnya. dan besarnya sama dengan modal Bank Mesir. yakni usaha pribadi yang bebas yang berorientasi moral dan pengaturan negara.5 juta USD) menjelang tahun 1978-1979. bank-bank Islam itu merupakan ancaman nyata bagi bank-bank konvensional yang menerapkan cara-cara kerja Barat. sekalipun pada akhirnya di setiap masyarakat Islam. peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan khusus yang ditetapkan oleh negara. dan terus meningkat dengan mantap mulai sejak saat didirikannya bank ini. S Ibid. dan kesejahteraan ekonomi pada khususnya. Dengan meningkatnya jumlah deposito dan meluasnya kegiatan bank. dan ketiga. walaupun modal disetornya dari Bank Sosial Nasser hanya separuh modal Bank Nasional Mesir. Selain itu masing-masing bank memegang peranan khusus. jumlah modal disetor telah dinaikkan sampai batas resmi M£ 4 juta (5. Sesungguhnya usaha rentenir tradisional itulah yang terancam. karena itu mereka mempunyai hak utama untuk melakukan peranannya. sebetulnya dipengaruhi oleh dua kekuatan. dan diharapkan akan meningkat lagi di masa mendatang.124 Ekonomi Islam: Sejarah. Labanya sungguh mantap. dan menyediakan banyak pinjaman bebas bunga berjumlah kecil bagi orangorang yang sebelumnya tidak pernah menggunakan jasa-jasa bank. yakni tujuan yang terperinci dan jelas. Tujuannya menyediakan fasilitas deposito bagi orang beriman di sebanyak mungkin tempat. sekalipun tidak terlalu mencolok. tetapi hal ini tidak mengganggu golongan yang berpengaruh meskipun kaum rentenir itu dituduh telah melakukan pengisapan di masa lampau. undang-undang. karena selalu didukung negara. Selain itu karena bank-bank Islam umumnya mengadakan investasi langsung di bermacam-rnacam perusahaan. pertama. Bank Islam Tidak Membahayakan Kedudukan Bank Komersial Pengalaman nyata di Mesir memberi kesan bahwa bank-bank lama tidak menolak persaingan dari bank-bank Islam. Titik berat dalam kepustakaan Islam mengenai subjek ini memang agak berbeda-beda. (penyediaan) sumbersumber untuk produksi dan distribusi pendapatan yang dihasilkan". dan telah meningkat dari M£ 12 juta ( 17.

pembiayaan bagi pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat melalui dana zakat akan lebih baik bila dibandingkan dengan kebijakan deficit financing. dibutuhkan tidak kurang dari 10 ribu SDM yang memiliki kualifikasi dan keahlian di bidang ekonomi syariah. Ekonomi Islam pun bukan semata-mata 139 Menurut data Biro Perbankan Syariah BI. Makalah Ekonomi Islam: Antara Wacana dan Realita . Badan Amil Zakat (BAZ) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) harus mampu memerankan dirinya sebagai pengelola zakat yang tidak hanya bersifat amanah. dan bahkan kini telah merambah sektor pasar modal. Teori. ulama pakar zakat) akan dapat dioptimalkan. koperasi syariah. Pasar Ekonomi Syariah Kita berharap dengan adanya UU No. Bahwa ekonomi Islam bukanlah semata-mata menyangkut aspek ibadah ritual saja. Kurikulum ekonomi Islam pun perlu untuk terus menerus disempurnakan. dimana dibutuhkan perpaduan antara pendekatan normatif keagamaan dengan pendekatan kuantitatif empiris. tetapi juga menyentuh dimensi-dimensi yang bersifat muamalah (sosial kemasyarakatan). adalah dengan meningkatkan sosialisasi mengenai konsep ekonomi Islam secara komprehensif. Tentu ini merupakan peluang yang sangat prospektif sekaligus sebagai tantangan bagi lembaga-lembaga pendidikan yang ada. Perkembangan sistem ekonomi syariah dalam satu dekade terakhir ini di Indonesia terlihat semakin pesat. Sudah saatnya kajian ekonomi Islam mendapat ruang dan tempat yang lebih luas lagi di perguruan tinggi. BMT (Baitul Maal wat Tamwiil). Dibukanya Jakarta Islamic Index juga membuktikan bahwa ekonomi syariah memiliki pangsa pasar tersendiri dan memiliki propek yang sangat strategis kedepannya. Riset-riset tentang ekonomi syariah.139 Langkah-langkah Membangun Sistem Ekonomi Islam ada beberapa langkah yang diperlukan dalam rangka membangun sistem perekonomian yang berdasarkan ajaran Islam. Msc. baik pada skala mikro maupun makro harus terus diperbanyak. Bank Sosial Nasser dipandang sebagai suatu lembaga santunan oleh banyak orang sehingga pihak bank enggan mengecamnya. . Ini akan memperkaya khazanah literatur ekonomi syariah sekaligus mempercepat perkembangan ekonomi syariah secara utuh dan menyeluruh. Bagi pemerintah sendiri pun. Bank tersebut berjasa pula dalam membangkitkan kembali pembayaran zakat di Mesir.3 triliun rupiah pertahunnya (menurut perhitungan Dr KH Didin Hafidhuddin. juga semakin berkembang. Hal ini menunjukkan betapa kecilnya jumlah masing-masing deposito pada lembaga Islam tersebut. tetapi juga bertanggung jawab. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 125 deposito pada kedua bank tersebut itu. dalam jangka waktu sepuluh tahun kedepan. serta mengawasi pembagian dananya untuk hal-hal yang bermanfaat di seluruh negara.236 Ekonomi Islam: Sejarah. dan profesional. maka segala potensi zakat di Indonesia yang mencapai 6. 140 yaitu: Pertama. transparan. 140 Irfan Syauqi Beik. Juga turut mendirikan Lebih dari 700 panitia yang khusus mengurus penagihan pajak sukarela itu. Oktober 2006. seperti asuransi syariah. 38 tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat. Sektor-sektor usaha lainnya.

38 tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat. Ini semua membuktikan bahwa konsep ekonomi Islam berlaku secara universal. hal ini akan menjadi sumber inspirasi bagi kebangkitan umat Islam di seluruh bidang kehidupan. Bahkan bukan tidak mungkin. Kedua. tengah dikembangkan konsep pembiayaan real estate dengan skema syariah. sebuah kelompok perbankan terbesar di Eropa yang berbasis di Swiss. perlu dikembangkan dan disempurnakannya institusi-institusi ekonomi syariah yang sudah ada. Kita bersyukur telah memiliki beberapa perangkat perundang-undangan yang menjadi landasan pengembangan ekonomi syariah. “Modul Manajemen Zakat”. maka berbagai permasalahan yang terkait dengan rendahnya tingkat kesejahteraan umat akan dapat diatasi. maupun aspek-aspek lainnya termasuk politik. maupun yang lainnya. maka kita akan menemukan fakta bahwa mesjid memiliki peran yang sangat vital dan signifikan dalam pengembangan dakwah Islam. Jika kita menilik pada shirah Rasulullah SAW. pembentukan karakter para sahabat sehingga mereka memiliki keimanan dan ketakwaan yang sangat kokoh kepada Allah SWT. seperti UU No. UU No. tetapi juga bermanfaat bagi kalangan umat beragama lainnya. yang diikuti oleh UBS group. Teori. yang membolehkan syariah windows. Karena itu dibutuhkan adanya pengawasan yang ketat terhadap aktivitas institusi ekonomi Islam yang ada. Begitu pula dengan masyarakat luas. baik itu perbankan syariah. dan memberikan masukan yang bersifat konstruktif bagi perbaikan dan penyempurnaan kinerja lembaga-lembaga ekonomi syariah. Demikian halnya dengan HSBC dan Chase Manhattan Bank yang juga membuka window syariah. 10 tahun 1998 tentang Perbankan. Kalangan perbankan di Eropa pun sudah melirik potensi perbankan syariah.141 Jangan sampai transaksi-transaksi yang dilakukan tidak sesuai dengan prinsip-prinsip ajaran Islam. 142 Irawan D. hingga pada bidang ekonomi. bank terbesar di Perancis telah membuka layanan syariahnya. lembaga zakat. strategi perang. Perangkat perundang-undangan dan peraturan lainnya perlu terus diperbaiki dan disempurnakan. 60 % nasabah bank Islam di Singapura adalah umat non muslim. mengontrol.142 Ketiga. 17 tahun 2000. adalah dengan terus menerus memperbaiki berbagai regulasi yang ada. asuransi syariah. sosial dan budaya. hukum. BNP Paribas SA. Disini dituntut optimalisasi peran Dewan Syariah Nasional MUI sebagai institusi yang memberikan keputusan atau fatwa apakah transaksi-transaksi ekonomi yang dilakukan telah sesuai dengan syariah atau belum.126 Ekonomi Islam: Sejarah. Bahkan kini di Inggris. 141 ---$€£¥--- . mesjid adalah pusat ibadah umat Islam. apakah itu dalam aspek tarbiyah (pembinaan) para sahabat. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 235 bersifat eksklusif bagi umat Islam saja. dimana dituntut pula untuk secara aktif mengawasi. Rasulullah menjadikan mesjid sebagai sentra utama seluruh aktivitas keumatan. dimana zakat merupakan Seperti memberdayakan mesjid sebagai pusat kegiatan perekonomian. Soedradjat. Sebagai contoh. telah mendirikan anak perusahaan yang diberi nama Noriba Bank yang juga beroperasi penuh dengan sistem syariah. Sebagaimana telah diketahui bersama. maupun UU No. Pinbuk.

marmer. Maliki dan Syafi’i wajib dizakati apabila diperdagangkan (kategori zakatnya zakat perdagangan) Maliki. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 127 segala jenis bungabungaan) Rumputrumputan Buah-buahan padi Sayur-sayuran Seukuran nisab padi Seukuran nisab padi Seukuran nisab padi 5% 10% 5% 10% 5% 10% Tiap panen Tiap panen pengurang pajak. Hanafi. sehingga peraturan seperti zakat adalah sebagai pengurang pajak masih belum terealisasikan pada tataran operasional. maka zakatnya kategori zakat perdagangan Menurut Hanafi 20% zakatnya. . Menurut Maliki dan Syafi’i wajib dizakati apabila diperdagangkan. dan zakatnya 2. Menurut Hanafi harta selain logam tidak wajib dizakati. Sedangkan yang keempat adalah dengan meningkatkan kualitas SDM yang memiliki kualifikasi dan wawasan ekonomi syariah yang memadai. dll) Tambang batubatuan.5% menurut Hambali 20% Hambali 700 gr. dan Syafi’i wajib dizakati apabila diperdagangkan (kategori zakatnya zakat perdagangan) Perak Seniali 642 gram 2. Yusuf Qardawi 85 gram. batu Senilai emas bara.5% Perbulan pertahun / Pendapatan yang terkena wajib zakat adalah pendapatan kotor.5% 20% Menurut Maliki dan Syafi’i harta terpendam selain emas dan perak wajib di zakati. Teori. Namun ini belumlah cukup. apalagi mengingat Peraturan Pemerintah yang menjabarkan undang-undang tersebut belumlah ada.234 Ekonomi Islam: Sejarah.5% menurut Hanafi 20%. tembaga.5% Ketika memperoleh Mazhab Hanafi nisabnya 107. 143 ---$€£¥--- Tiap panen Segala jenis tumbuhSeukuran tumbuhan 5% nisab Tiap panen lainnya yang 10% padi memiliki nilai ekonomis Tambang dan Harta Terpendam (rikaz) Emas Senilai emas 2.5% Ketika memperolehnya Ketika memperolehnya Ketika memperolehnya 2. Mazhab Hanafi kadar zakatnya 2. 143 Ibid.. timah. 2. dll Tambang Senilai Minyak Gas emas Harta terpendam Senilai (harta yang emas ditinggalkan non muslim) Pengahsilan / Profesi Senilai penghasilan 520 kg beras 2.5% Ketika memperolehnya Tambang selain emas dan perak Senilai (misal: besi. emas platina.5% Ketika memperolehnya 2.76 gr.

Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 233 Kekayaan Ternak Kambing. percetakan.5% hiburan dan emas restoran Perdagangan Senilai 2. emas tahun real estate. setiap bertambah 40 ekor zakatnya 1 ekor umur 2 th. 5% 1481 kg kacang10% kacangan. Kacangan umur 2 th. Menurut mazhab Maliki. 30 ekor 1 domba umur 1 th. Kerbau. swalayan.5% Tiap (export / import. Senilai 2. Tiap tahun Tiap tahun Kuda Unggas dan Ikan 40 ekor Setara dg 20 dinar Unggas dan Tiap atau 85 2.5% emas tahun Usaha Perhotelan. dll) Tanaman Hias Seukuran 5% (anggrek. Perusahaan dan Pendapatan Jasa Perniagaan/ Tiap 85 gram 2. dan ekor lain-lain yang setara. Setiap bertambah 30 ekor zakatnya bertambah 1 ekor umur 1 th.5% trading tahun Senilai Tiap Industri 2. Teori. penerbiatan. 1 ekor umur 1 th 1 ekor umur 2 th Tiap tahun Setiap bertambah 100 ekor. Domba. 40-120 Kacangan. tanpa irigasi 10% Tiap panen Tiap panen . nisab 10% Keterangan Tiap panen Dengan pengairan irigasi zakatnya 5%. Syafi’i dan Hambali tidak wajib zakat. zakatnya tambah 1 ekor domba umur 1 th.128 Ekonomi Islam: Sejarah. Sapi. dsb) Standarisasi Zakat Jenis Harta Nisab Kadar waktu Hasil Pertanian dan Hasil Bumi 1481 kg padi / 5% Padi / Beras 815 kg 10 % beras Biji-bijian (jagung.5% perikanan tahun gram emas Perniagaan.

Kapitalisme mengacu pada prinsip mendapat keuntungan dengan semaksimal mungkin dengan sumber daya terbatas. “Modul Manajemen Zakat”. kecuali diperdagangkan (dikategorikan zakat perdagangan) Irawan D. karena harta perdagangan itu justru harta benda yang diusahakan untuk diharap dapat berkembang atau tumbuh-berkembang. Dan kewajiban itu biasanya berlangsung selama sudah mencapai satu tahun sesudah tutup buku dan mencapai satu nisab. Perbedaan antara sistem ekonomi Islam dengan sistem ekonomi kapitalis sangat mendasar.5% Tiap tahun Menurut mazhab Hanafi. dan dia Indonesia biasanya ditegaskannya bila 85 gram emas atau menurut BAZIS 94 gram emas murni. Soedradjat. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 129 yaitu prinsip an-nama’ atau al-istinma’ (prinsip produktifitas) dan di luar kebutuhan pokok. Teori. Maliki. Sistem ekonomi Islam hanyalah bagian dari keseluruhan sistem Islam itu.76 gr. stok dan piutang. Jadi. Terhadap aktiva tetap. gudang.5% Senilai emas 2. 91. Oleh karena itu banyak sekali teks-teks nash (baik Qur’an maupun hadits) yang menerangkan dan menjelaskan tentang kebijakan-kebijakan Islam akan hubungan sosial antar umat (hablunminannas). Yusuf Qardawi. sekali saja sebesar dua setengah persen seperti biasanya. Sasaran inti sistem ekonomi Islam adalah keadilan sosial dalam masyarakat. Soedradjat. apabila tidak ada sumber ekonomi yang lain. 1 Adapun hak masyarakat atas hartanya dan Heri Sudarsono. Sistem ekonomi ini sangat materialistik.131 Standarisasi Zakat Jenis Harta Nisab Emas dan Perak Emas murni Emas perhiasan dan perabotan yang berssal dari emas Perak Perhiasan dan perabotan yang berasal dari perak Logam mulia selain emas / platina Batu permata (intan dan berlian) 130 131 | BAB 6 | Keterangan Kadar waktu Menurut Mazhab Syafi’I. Perhitungan ini biasanya terhadap aktiva lancar yang terdiri dari: uang kertas. I 2.5% Mazhab Hanafi 700 gr. gedung. dikurangi kewajiban dan hutang-hutang dan nafkah keluarga itu sendiri. uang di bank. yang dibangun dan ditegakkan atas dasar pengkultusan terhadap kebebasan individu dan terlepas dari semua ikatan nilai. mengembangkan dan menafkahkan dengan berbagai sarana yang dimiliki tanpa adanya aturan dan pembatasnya (frame of game). Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis slam merupakan sebuah sistem kehidupan yang lengkap dan menyeluruh menyangkut semua aspek kehidupan manusia.5% Tiap tahun Tiap tahun Tiap tahun Tiap tahun 91. hlm. 2004).92 gr 2.92 gr 2.130 Tabel 7 Daftar Standarisasi Zakat Maal. (Jakarta: 1991) lihat juga dalam Irawan D. Menurut Yusuf Qardawi nisabnya 85 gr. seperti tanah. dan sebagainya. Dan setengah tetap (mobil dan mebelair) dikenakan zakatnya dari harga beli atau harga buatanya. dan Syaif’i tidak wajib dizakati. kecuali diperdagangkan (dikategorikan zakat perdagangan) Menurut mazhab Hanafi. 1 91. (Yogyakarta: Ekonesia. Senilai perak 2. “Modul Manajemen Zakat”. Pinbuk. semuanya dalam Islam itu udah ada aturan mainnya.232 Ekonomi Islam: Sejarah. dan Syaif’i tidak wajib dizakati. Hukum Zakat. Setiap individu bebas memiliki.5% 642 gr. Maliki. . Konsep Ekonomi Islam:Suatu Pengantar. dan angka pungutan adalah dua setengah persen. yaitu seharga dua puluh misqal. Hambali. sangat jelas sekali.5% Tiap tahun Seniali emas 2. surat-surat berharga. Hambali. nisabnya senilai 107. Pinbuk. Litera Antarnusa.

130

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Konsep-konsep Ekonomi Islam

231

pengawasannya serta perhitungan atas kepemilikannya, pengembangan dan pendistribusiannya, adalah hak yang lemah bahkan hampir tidak memiliki pengaruh apa-apa. Sementara secara hati nurani (humanistik) mereka tidak lagi memiliki rasa pengawasan dan tanggung jawab yang menjadikannya menghormati kebenaran dan memeliharanya. Setiap saat mereka berusaha sedapat mungkin untuk lolos dari pengawasan hukum, khususnya tentang pajak dan permainan kotor lainnya (decoy of political). Berbeda dengan Islam, sungguh telah kita lihat bahwa Islam meletakkan batas-batas atas pemilikan (hak milik) dan karya, juga batas-batas dalam pengembangan, pengeluaran, pendistribusian dan pembelajaannya. Islam jelas menghampus bentuk kepemilikan yang mutlak secara individu, juga mengharamkan riba, menimbun, menipu, dan lain sebagainya yang menafikan (mengesampingkan) akhlaq dan bertentangan dengan kemaslahatan umum. Sistem ekonomi Islam mengacu pada prinsip kempemilikan hanya milik Allah dan manusia hanya dipercaya untuk mengoptimalkan harta yang bersifat amanah itu untuk kepentingan umum dan menjaga fitrah manusia. 2 Islam juga dengan jelas memberi hak kepada seorang hakim syar’i yang melaksanakan hukum Allah untuk mencabut pemilikan seseorang apabila bertentangan dengan kemaslahatan umat. Juga melarang memberi wewenang kepada yang belum sempurna akalnya, mengahmbur-hamburkan dan menahan mereka untuk tidak mempergunakan harta yang hakikatnya merupakan harta masyarakat atau harta Allah swt menurut prinsip “istikhlaf” (amanah).3 Sudah menjadi rahasia umum bahwa sistem ekonomi kapitalis dapat dikatakan mendominasi praktik ekonomi di berbagai belahan bumi ini. Ada anggapan bahwa sistem ini lebih menjanjikan kemakmuran masyarakat yang menjadi tujuan semua sistem perekonomian. Sementara itu, aliran sosialisme tampak menjadi semakin kurang populer karena terbukti dari beberapa negara yang menerapkannya tingkat kemakmuran yang dicapai kalah jauh dari negara-negara yang menerapkan sistem ekonomi kapitalis. Oleh karena itu, dapat disaksikan akhir-akhir ini semakin banyak negara yang mengalihkan sistem ekonominya menuju kapitalisme. Sistem ekonomi kapitalis telah dianggap berhasil dalam mencapai tujuannya walaupun di beberapa negara masih terjadi ketimpangan. Geliat kebangkitan Islam telah mendorong mengemukanya sistem ekonomi yang lebih menjanjikan, yakni sistem eknomi Islam. Terlepas dari perbedaan pandangan di antara berbagai pihak termasuk perbedaan pendapat di
Yusuf Qardhawi (terj.) “Sistem Masyarakat Islam dalam Al-Qur’an dan Sunnah” (Solo: Citra Islam Press, 1997) hlm. 250. Judul Aslinya: ‘Malaamihu Al Mujtama’ Al Muslim Alladzii Nansyuduh’ Cairo: Maktabah Wahbah. 3 Ibid.
2

timah, nekel dan lain-lainnya. Yang satu lagi adalah: La yazubu bil-izabah atau benda keras yang tidak dapat dicairkan dengan api, seperti: batubara, marmer, yagut, billaur, akik, zamrud, firuz, celak, kapur dan batu-batu permata lainnya.128 Semuanya itu adalah harta kekayaan bumi yang diperuntukkan bagi kehidupan manusia agar supaya mereka bisa mensyukuri nik’mat dan sekaligus mengamalkannya sesuai dengan fungsinya, yaitu fungsi sosial, yang berarti menuntut untuk dikeluarkan zakatnya, karena kesemuannya itu merupakan penghasilan yang berniali ekonomis. Para alim ulama seperti Abu Hanifah, mewajibkan zakat semua barang tambang. Namun, beliau tidak membatasi nisabnya, artinya sedikit maupun banyak tetap dikeluarkan zakatnya yaitu: seperlima (20/100). Ma’din (tambang) itu tercakup dalam pengertian rikaz, hal mana dikenakan 20% pungutan zakatnya. Apalagi kesemuanya adalah milik communaal bezit, hak milik masyarakat. Lain lagi dengan pendapat Malik dan asy-Syafi’I, yang hanya mewajibkan pada tambang emas dan perak dan mensyaratkan mencapai satu nisab yaitu 20 dinar atau 200 dirham. Adapun kadar pungutannya adalah 2½, dan zakatnya tiap-tiap memungut hasilnya dipungut zakatnya seperti pada tumbuhtumbuhan, jadi tidak menunggu setahun. Dan menurut beliau, hasil tambang itu sebenarnya termasuk penghasilan bumi yang wajib dipungut 10% (sepuluhpersen), akan tetapi karena melalui proses yang banyk menelan biaya, maka hanya minimal 2,5%. Bagaimana dengan perusahan-perusahaan pertambangan besar yang lain di Indonesia seperti PT. Freeford di Irian jaya? Lain lagi dengan Imam Ahmad, semua barang yang dikeluarkan dari tanah mempunyai nilai ekonomi, wajib dikenakan zakat apabila mencapai sudah mencapai satu nisab, yaitu seharga 20 dinar atau 200 dirham. Ia bahkan tidak mensyaratkan setahun, seperti Malik dan as-Safi’I di atas tadi, zakatnya tiaptiap memungut hasil seperti padi dengan kadar pungutan 2,5%. Mengenai harta karun (rikaz) yang ditemukan dan bernilai ekonomis, seperti emas, perak, besi, timah, menurut Imam Hanafiyah, Hanbillah dan Ibnu Munzir, dalam segala bentuk, seperti hiasan, tempan mainan, asesoris dan lain sebagainnya dikenakan zakat 20%. Lain dengan pendapat Imam asySyafi’i, tidak mewajibkan 20% kecuali pada temuan yang berupa emas dan perak saja. Yang pasti pada umumnya semua ulama besar itu menetapkan kesepakatan bahwa pertambangan dan harta karun yang diperoleh itu wajib dikenakan zakat-nya.129 Zakat Perdagangan Zakat perdagangan itu hukumnya sama dengan zakat-zakat mal yang lain, yaitu diwajibkan, dimana kalau kita melihat pada prinsip sumber zakat,
128 129

Ibid. Ibid.

230

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis

131

dimaksudnnya dengan al-mihanul-hurrah adalah pekerjaan bebas, tidak terikat pada orang lain, seperti pekerjaan seorang dokter swasta, pemborong, pengacara, seniman, penjahit, tukang kayu dan lain sebagainya.124 Permasalahan gaji, upah kerja, penghasilan wiraswasta itu termasuk katagori mal mustafad, yaitu harta dipungut zakatnya. Mal mustafad adalah harta yang diperoleh orang Islam dan baru dimilikinya melalui suatu cara pemiliknya yang disyahkan oleh undang-undang. 125 Jadi mal mustafad ini mencakup segala macam pendapatan, akan tetapi yang bukan pendapatan yang diperoleh dari penghasilan harta yang sudah dikenakan zakat, gaji, honor dan uang jasa itu bukan hasil dari harta benda yang berkembang, bukan hasil dari modal atau harta kekayaan produktif, akan tetapi diperoleh dengan sebab lain. Demikian juga penghasilan seorang dokter, pengacara, seninaman dan lain sebagainya, itu semuanya mencakup dalam pengertian mal mustafad. Dan mal mustafad itu sudah disepakati oleh jamaah sahabat dan ulama-ulama berikutnya untuk wajib dikenakan zakatnya. Perbedadaannya hanya pada waktu wajib zakatnya, yaitu tentang persayaratan haul. Zakat Barang Temuan (Tambang) Perihal zakat untuk barang temua, di dalam al-Qur’an dinyatakan, Allah Berfirman: “ Dan dari apa yang Kami keluarkan untuk kamu sekalian dari bumi”.126 Adapun harta benda yang dikeluarkan melalui usaha manusia dibagi menjadi dua bagian, yaitu:127 Pertama, Al-mustakhraju minal-barri atau harta benda yang dikeluarkan dari dalam tanah dengan melalui usaha manusia. Kedua, Al-mustakhraju minal-bahri atau harta benda yang berada dalam laut dan dapat diambil dengan mengunakan alat-alat seperti: mutiara, marjan, anbar, ikan dan kekayaan laut lainnya, termasuk juga ikan darat, amupun ikan yang diambil dari sungai-sungai. Al-Mustakharaju minal-barri, juga dibagi menjadi 2 bagian, yaitu: 1) Kanz atau barang-barang simpanan (harta karun), yang disimpan manusia dahulu kala, disebut juga dengan harta “rikaz”. 2) Ma’din atau barang-barang tambang, yang bukan merupakan simpanan manusia. Al-mustakhraju minal-bahri juga dibagi dua, yaitu: Mustajsad atau benda keras. Dan Ma’ atau benda cair, seperti minyak tanah, ter, aspal, belerang, gas bumi dan sebagainya. Mustasjad ini juga dibagi dua macam lagi, yaitu: Yazubui bil-izabah atau benda keras yang dapat dicairkan dengan api; tambang logam seperti emas, perak, tembaga, aluminium, besi baja,
Ibid. Ibid, hlm. 489-490. 126 Al-Qur’an, surat al-Baqarah (2) ayat 267. 127 Sjechul Hadi Permono, Sumber-suber Penggalian Zakat, (Jakarta: Pustaka Firdaus, 1999), hlm. 148.
125 124

kalangan para pakar muslim sendiri yang ternyata masih ada sebagian kalangan yang mempertanyakan apakah perlu dipakai istilah “sistem ekonomi Islam” atau tidak. Berdasarkan gambar berikut, terbukti bahwa sistem ekonomi Islam jika dipandang dari perspektif keilmuan dapat disejajarkan dengan sistem kapitalisme atau sosialisme. Hal ini didasarkan pada argumentasi bahwa sistem ekonomi Islam dapat memenuhi semua persyaratan yang dituntut agar sah diklasifikasikan sebagai sebuah sistem. Misalnya kalau dalam kapitalisme dan sosialisme ada paradigma, dasar fondasi mikro (basic of micro foundations), dan landasan filosofis (philosophic foundations), sistem ekonomi Islam juga mempunyai semua unsur tersebut. Oleh sebab itu sistem ekonomi Islam sah bila disejajarkan dengan sistem kapitalisme dan sosialisme. Perbandingan ketiga sistem ini dapat dilihat pada Gambar 1. berikut.4
Gambar 1 Perbandingan Sistem Ekonomi Sosialis, Islam dan Kapitalis
Economic

Economic System

Socialism

Islamic Economic System

Capitalism

Paradigma Marxian

Paradigma Syari’ah

Paradigma Market Economic

Basis of The Micro Foudation: No Private Ownership of The Means of Productions

Basis of The Micro Foundation: “Muslim Man” (Ahsani Taqwim)

Basic of Micro Foudation: “Economic Man”

Philosophic Foundations: Dialectical Materialism

Philosophic Foundations: Individualism in The Role of Vicegerent an Objective to Achieve ‘Falah’ in this Woeld and in The Hereafter, Accountable For Performance

Philosophic Foundations: Utilitarian Individualisme Based on The Laissezfaire Philosophy.

4

Heri Sudarsono, Konsep Ekonomi Islam:Suatu Pengantar, (Yogyakarta: Ekonesia,

2004)

132

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Konsep-konsep Ekonomi Islam

229

Hal penting yang dapat diambil dari gambar di atas adalah pertama, sistem ekonomi Islam menurut pendekatan keilmuan sejajar keberadaannya dengan kapitalisme dan sosialisme. Ke dua, siapapun dapat melihat bahwa sistem ekonomi Islam tidak sama, baik dengan kapitalisme maupun sosialisme. Ke tiga, sistem ekonomi Islam tidak bisa dikatakan secara sederhana meskipun posisinya berada di tengah atau di antara kedua sistem yang ada. Gambar di atas secara gamblang menunjukkan adanya perbedaan sangat mendasar dalam hal paradigma, dasar fondasi mikro, maupun landasan filosofisnya. Perbedaan-perbedaan ini tentu memberi akibat pada tataran lebih rendah. Sekedar contoh yang paling mudah, bagi paham kapitalisme adalah sah saja bagi seseorang untuk berdagang apa saja, sejauh hal tersebut memberikan keuntungan. Akan tetapi sistem ekonomi Islam tidaklah demikian, ada ketentuan yang mengatur, misalnya untuk tidak boleh memperdagangkan komoditi atau jasa tertentu yang melanggar aturan syariah, seperti babi, minuman keras, perjudian dan lain sebagainya.5 Dari uraian di atas, terbukti bahwa sistem kapitalisme tidak dapat disamakan dengan sistem ekonomi Islam khususnya dari aspek filosofisnya, apalagi dalam tataran teknis atau metodisnya. Yang utama pengaruhnya (efek) dan konsekuensinya bagi rakyat banyak (publik). Sudah pasti harus ada kejelian dan kehati-hatian dalam pemakaian segala instrumen atau segala teknik dan mekanisme, baik mekanisme produksi, pembagian keuntungan, antara owner dan labour, dampak lingkungan sekitarnya, dan lain-lainnya. Pembicaraan mengenai Sistem Ekonomi Islam pada beberapa tahun terakhir ini mulai mencuat ke permukaan. Namun pembicaraan itu acapkali membosankan, karena pembahasannya cenderung dengan pendekatan fiqhiyah atau masih bersifat normatif. Pembicaraan semacam ini bukan saja dilakukan oleh para kyai, ulama, atau para santri, tetapi juga oleh kebanyakan ekonom muslim. Sementara bahasan yang berkenaan dengan praktik ekonomi Islam belum banyak dilakukan. Firman Allah menyatakan dalam salah satu ayatnya, bahwa “umat Islam harus menjalankan ajaran Islam secara kaffah.”6 Perintah ini memacu umat Islam dalam menjalankan ajaran Islam dapat mencakup seluruh aspek kehidupan, baik politik, sosial, budaya, dan juga aspek ekonomi, di samping aspek keagamaan, serta mencakup seluruh teori dan praktiknya. Disinilah letak Islam sebagai agama “rahmatan lil 'alamin”.7

Zakat untuk tumbuh-tumbuhan, besarannya ialah sebagaimana hadits menyatakan: “Zakat pada tumbuh-tumbuhan yang disirami hujan dan air hujan dan mata air atau rembesan adalah seper-sepuluh dan pada yang disiram dengan onta adalah seperduapuluh (lima persen).” 121 Rasio hadits tersebut adalah beban pembiayaan yang berat dan setimpa dalam pemelihara tanaman akan mengurangi hasil keuntungannya. Hasil keuntungan yang rendah akan mengurangi beban kewajiban zakat. Dan ini adalah standard ukuran maksimal dan minimal yang tidak bisa ditawarkan lagi. Namun, menurut al-Qardawi dalam Fiqhuz-Zakatnya menyatakan: “Apabila pembiayaan tanah dan tanaman itu uang dari utang , maka Ibnu Abbas ra. Dan Ibnu Umar ra, berpendapat, hutang dilunasi dahulu dari hasil pertanian dan sisanya baru diperhitungkan zakatnya, apabila sisa itu mencapai satu nisab.” Demikian juga halnya dengan pajak terhadap tanah itu, menurut pendapat Ahmad, termasuk biaya adalah harga sewa tanah, maka dapat disamakan dengan pajak dan biaya tanah atau tanaman yang dari uang hutangan. Jumhur fuqara menganggap pajak itu sama dengan sewa tanah. Menurut pendapat BAZIS yang diperkuat dengan keputusan Gubernur DKI tertanggal 12 Juli 1976 No. D. III-5401/b/5/76 tentang Pedoman Perhitungan Zakat dalam Wilayah Daerah Khsusus Ibukota Jakarta, bahwa nisab hasil tanaman ialah 750 kg gabah padi. Apabila dalam sebuah tanaman itu tidak dipetik bersama-sama sekaligus, maka perhitungan secara kumulatif sampai musim petik itu habis atau untuk kebun yang tidak mempunyai musim (misalnya tanaman hias) sampai setahun. Jadi, ukuran 750 kg nisab itu sama dengan 5 wasaq, satu wasaq = 60 sa, jadi 5 wasaq = 5 x 60 x 1 sa = 300. 1 sa’ = 4 mud, jadi = 4 x 300 x 1 mud = 1.200 mud. Ukuran zakat fitrah di Indonesia adalah dua setengah kilogram beras, sedangkan ukuran zakat fitrah itu adalah 5 x 60 x 2,5 x 1kg = 750 kg. Sedangkan penetapan nisabnya sudah jelas, tidak akan ada wajib zakat pada korma dan habb yang jika kurang dari lima wasaq. Namun, kalau udah melebihi itu, maka sudah diwajibkan.122 Zakat Penghasilan Zakat penghasilan atau biasanya disebut zakat profesi (kasbul-‘Amal waMihan al-Hurrah). Yang sudah pasti, zakat ini biasanya hasil jerih payah, baik itu buruh, gaji pegawai dan uang jasa wiraswasta. Yang dimaksud dengan Kasbul’amal 123 oleh al-Qardawi adalah pekerjaan seseorang yang tunduk pada perseroan atau perseorangan dengan mendapat upah. Sedangkan yang
121 122

5 6

Heri Sudarsono, Op. Cit. Al Quran surat Al Baqarah ayat 208. 7 Ibid.

Al-Hafiz az-Zahabi, Talkhisul-Mustadrak, Haidar Abad, /t,th./) hlm. 180. Al-Qardawi, Yusuf, Fiqhuz-Zakah, (Bairut: Darul-Irsyad) , 1969. 123 Ibid.

228

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis

133

Gandum Kurma Anggur

1 sha (2,5) kg 1 sha (2,5) kg 1 sha (2,5) kg

2,5 kg x harga gandum 2,5 kg x harga kurma 2,5 x harga anggur

1 tahun sekali 1 tahun sekali 1 tahun sekali

Zakat Pertanian Pekerjaan yang terbaik setelah berdagang adalah pertanian. Petani yang mengarap lahanya dengan cucuran keringat sendiri meruapakan satu berkah yang tiada nilainya. Bahkan Rasulullah saw bersabda, “Seandainya seseorang menanam pohon atau berkebun, kemudian seseorang atau seekor burung atau seekor binatang memakannya, maka semua itu dianggap sebagai sedekah baginya.” Di dalam riwayat yang sama juga, di dalam Muslim terdapat tambahan, “Dan apabila apa saja dari yang ditanamnya itu dicuri, ia juga akan dianggap sebagai sedekah.”119 Di dalam tatacara bertani juga ada aturan mainnya tersendiri di dalam Islam. Bahkan harus jelas juga antara bertani dengan tanah milik sendiri, yang disebut Zara’at, dan memberikan tanahnya untuk diolah orang lain yang disebut Muzara’at. Terdapat perbedaan makna yang besar antara bentuk pertanian ini. Dan sudah pasti terdapat juga beberapa peraturan yang harus dilaksanakan dalam semua bentuk pertanian ini sebagaimana membicarakan tentang menyewa tanah. Dala setiap saat dan keadaan, hukum syariat hendaknya juga diterapkan dan dijaga tetap tetap bersih dan lurus. Berpedoman pada prinsip Islam bahwa zakat dipertanian juga dikenakan pada semua jenis tumbuh-tumbuhan yang bernilai ekonomis, maka tumbuhan di Indonesia yang diwajibkan dikeluarkan zakatnya adalah sengat luas sekali (sebagai daerah subur, terletak dilintang khatulistiwa dengan dua musimnya). Jenis-jenis tumbuhan tersebut antara lain adalah:120 1. Biji-bijian, jagung, jelai, kacang hijau, kacang tanah, kacang kedelai dan sebaginya. 2. Umbi-umbian dan sayur-sayuran: ubi kentang, ubi kayu, ubi jalar, bengkuan, bawang, cabe, petai, kol dan sebaginya. 3. buah-buahan: kelapa, pisang, durian, rambutan, duku, salak, apel, jeruk, pepaya, alpukat, mentimun dan sebaginya. 4. tanaman hias; anggrek, segala jenis bunga dan sebagainya. 5. tanaman keras, karet, kelapa sawit, cengkih, kopi, kayu cendana, kayu jati, kayu manis dan sebagainya. 6. Rumput-rumputan: serai (minyak serai), bambu, 7. Daun-daunan: teh, tembakau. 8. Dan lain-lain yang sejenisnya.
119 120

Dari pernyataan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem ekonomi Islam merupakan hanya sebagai sub-sistem dari supra-sistem ajaran Islam itu sendiri. Sebagai sebuah sub-sistem, sistem ekonomi Islam tegak dan ditegakkan dengan bertumpu pada pilar-pilar atau landasan yang kokoh. Pilar-pilar atau landasan itu sendiri adalah: 1. Nilai Dasar; 2. Nilai Instrumental; 3. Nilai Filosofis; 4. Nilai Normatif; dan 5. Nilai Praktis. Untuk dapat menjalankan suatu sub atau sistem baru dari kerangka sistem yang telah ada harus mengkaji terhadap pilar-pilar tersebut sehingga apa yang direncanakan dan akan dilaksanakan dapat diwujudkan tanpa banyak menimbulkan dampak kurang baik kepada masyarakat pemakai. Paham ekonomi konvensional (kapitalisme) berpendapat bahwa persoalan ekonomi muncul karena tuntutan pemenuhan kebutuhan yang diperlukan oleh manusia. Manusia memiliki kebutuhan yang tak terbatas sementara sumber daya untuk memenuhi kebutuhan ketersediannya terbatas. Akibatnya timbul kelangkaan, dan kelangkaan inilah yang menurut paham ekonomi konvensional merupakan masalah ekonomi yang harus dipecahkan. Kelangkaan terjadi karena barang dan jasa yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan atau pemuas kebutuhan semakin hari semakin habis baik dari sisi kualitas maupun kuantitasnya. Karena gejala ini maka orang mulai mencurahkan pengorbanan tertentu, baik dalam bentuk tenaga, waktu, maupun biaya. Jadi di sinilah yang disebut ilmu ekonomi lahir karena adanya masalah ekonomi.8 Sehubungan dengan masalah kelangkaan tersebut ada tiga hal pokok yang harus dipecahkan, yaitu “apa” (what) yang harus di produksi; “bagaimana” (how) memproduksinya dan untuk apa/ siapa (whom) barang tersebut diproduksi, serta mengapa barang diproduksi (why). Pemecahan terhadap tiga masalah pokok tersebut dilakukan tidak hanya dengan berdasarkan pada prinsip ilmu ekonomi semata. Islam dalam memandang masalah kelangkaan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan dan pemuas kebutuhan tidak berlaku hanya secara kasat mata. Islam telah memberikan gambaran tentang luasnya barang pemenuh kebutuhan manusia. Sebagaimana telah ditegaskan dalam firmanNya: “Dialah yang menciptakan untuk kalian semua, apa saja yang ada di bumi”.9
8 9

Misyykat jilid I hal. 168. Dr.K.H. Sjechul Hadi Permono, Sh, M.A, lot.cit, hlm. 62.

Muhammad Nejatullah Siddiqi, Op. Cit. Al Qur’an, surat al Baqarah (2) ayat 29

134

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Konsep-konsep Ekonomi Islam

227

Kemudian dalam firman lainya dinyatakan; “Allah yang telah menundukan untuk kalian lautan agar bahtera bisa berjalan di atasnya dengan kehendakNya, juga agar kalian bisa mengambil kebaikan (hikmahnya, efesiensi dan kemaslahatannya). Dan (Dialah) yang menundukan untuk kalian apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi”.10 Oleh karena itu, “Maka hendaknya manusia itu memperhatikan makanannya. Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit) kemudian Kami bilah bumi dengan sebaik-baiknya lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu anggur dan sayur-sayuran, zaitun, dan pohon kurma, kebun-kebun yang lebat, dan buah-buahan serta rumputrumputan untuk kesenangan dan untuk binatang-binatang temakmu”.11 Di beberapa ayat yang lainnya, Allah juga telah menjelaskan bahwa, Dialah yang telah menciptakan harta kekayaan dan tenaga manusia serta Dialah yang akan mencukupkan rezeki yang diperlukan manusia untuk keperluan hidup dan melaksanakan kewajiban kepada Allah dan masyarakat. Allah-lah yang menciptakan bumi, dan langit, dan segala isinya untuk manusia. Manusia diberikan kebebasan untuk memanfaatkannya. Dalam hal pemanfaatannya Allah tidak akan ikut campur di dalamnya. Kesemuanya diserahkan kepada manusia baik yang berkaitan dengan cara memproduksi, mendistribusikan, maupun dalam mengkonsumsi. Yang ada hanyalah aturanaturan agar manusia mendapatkan maslahat-Nya. Berkaitan dengan hal ini, Rasulullah pernah bersabda: “Kalianlah yang lebih tahu tentang (urusan) dunia kalian.” Riwayat lain menjelaskan bahwa Nabi saw telah mengutus dua muslimin untuk berangkat ke pandai besi Yaman untuk mempelajari industri persenjataan. ooo Kesemuanya ini menunjukkan, bahwa syara’ telah menyerahkan masalah memproduksi harta kekayaan tersebut pada manusia, agar mereka memproduksinya sesuai dengan keahlian dan pengetahuan mereka. Jadi dalam Islam konsep kelangkaan barang atau sumber daya adalah tidak berlaku. Artinya sumber pemenuhan kebutuhan/ pemuasan kebutuhan adalah tidak terbatas, sementara kebutuhan manusia-lah yang terbatas. Karena kebutuhan tersebut hanya berkategori pada persoalan keperluan, kesenangan, dan kemewahan. Selanjutnya para pakar ekonomi Islam menganalisis persoalan kelangkaan berpangkal dari beberapa firman Allah swt, yaitu: “...Dan Kami adakan bagimu di muka bumi itu (sumber) penghidupan...”. 12 Selanjutnya ditegaskan, yaitu: “...Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat
10 11

orang yang suka menimbun emas, perak dan barang berharga lainnya di lemarinya, tidak dipergunakan untuk kepentingan agama dan umatnya. Tidak pernah memperhatikan nasib orang-orang miskin dan anak yatim sebagai pembohong agama. Dan lebih suka kepada orang-orang yang dapat medermabaktikan harta bendanya di jalan-Nya, untuk kepentingan umat dengan pahala yang berlipat ganda di dunia dan akhirat. Belum lagi didalamnya ada hak umat juga, di mana di dalam Islam jelas aturan atau peraturan yang harus ditunaikan oleh pemilik harta dan merupakan dana Baitulmal.115 Zakat Fithrah Zakat fitrah adalah sunnah yang diwajibkan terhadap setiap individu kaum Muslim, karena Abdullah bin Umar berkata, “Rasulullah saw mewajibkan zkat fitrah pada bulan Ramadhan sebanyak satu sha’kurma, atau satu sha’ gandum terhadap budak, orang merdeka, laki-laki, perempuan, anak kecil, dan orang dewasa dari kaum Muslim”. 116 Besarnya zakat fitrah ialah satu sha’ dan satu sha’ ialah empat genggaman dua telapak tangan dan dikeluarkan dari makanan daerah setempat, seperti ; gandum, kurma, beras, susu kering dan lain sebagainya. Zakat fitrah ini juga sebuah upaya membersihkan orang yang berpuasa dari hal-hal yang tidak bermanfaat, katakata kotot dan memberi makan kepada orang-orang miskin. Dan hanya untuk orang fakir dan orang-orang miskin lebih berhak atas zakat fitrah daripada penerima-penerima lainnya, Rasulullah saw, bersabda: “kayakan mereka (orang-orang fakir) hingga tidak meminta-minta padfa hari ini (idul Fitri)”.117 Zakat fitrah tidak boleh diberikan selain orang-orang fakir kecuali jika orangorang fakir tida ada lagi, atau kefakiran mereka ringan (tidak parah), atau para penerima lainnya amat membutuhkannya. Dan kewajiban zakat fitrah ini akan gugur dengan sendirinya, apabila orangnya pada waktu menegeluarkannya tidak memiliki makanan untuk dikeluarkannya. Ini adalah salah satu upaya untuk ikut merasakan kebersamaan atas kemenagan bersama atas selesainya bulan puasa itu sendiri.118 Tabel 6 Daftar Standarisasi Zakat Fitrah
Jenis Barang Fitrah Tho’am Pokok)
115

Standar Nisab 1 sha (2,5 kg)

Standar Nilai 2,5 kg x jenis harga tho’am

Pelaksanaan 1 tahun sekali

(Makanan

Al Qur’an, surat.Aijastsiyah ayat 12- 13 Al Qur’an, surat Abasa ayat 24-32. 12 Al Qur’an, surat al A'Araaf (7) ayat 10.

Rekomendasi dan Pedoman Pelaksanaan Zakat (Jakarta: Badan Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah DKI, 1981, ke-3), hlm. 5. 116 Muttafaq ‘Ailaih. 117 Al Hadits, riwayat Baihaqi. 118 Yusuf Qardhawi., Op. Cit.

226

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis

135

biasa harus dipenuhi oleh setiap orang. Karena lebih dari kebutuhan itulah maka seseorang digolongkan sebagai orang kaya. 110 _ sabda Rasulullah: “bayarlah zakat kekayaan kalian yang dengannya anda memperoleh kesenangan, oleh karena itu zakat tidak wajib”. 111 _ sabda Rasulullah saw: “zakat hanya dibebankan ke atas pundak orang kaya”.112 Merupakan suatu landasan disyaratkannya orang yang wajib menunaikan zakat apabila kondisi kehidupan seseorang telah tergolong sebagai seorang yang kaya. Bila seseorang mempunyai harta yang sampai pada nisabnya, namun ia mempunyai hutang, maka membayar hutang adalah lebih penting untuk ditunaikan. _ mereka bertanya kepadamu tentang apa yang akan mereka berikan, katakanlah sesuatu yang lebih.113 _ sabda Rasulullah saw.: “seorang laki-laki berkata, saya mempunyai uang satu dinar, rasulullah menjawab: ‘berikanlah kepada dirimu sendiri’, ia bertanya lagi: ‘saya mempunyai yang lain lagi’, nabi menjawab: ‘berikanlah kepada istrimu’, ia bertanya lagi: ‘saya mempunyai yang lain lagi’, nabi menjawab: ‘berikanlah kepada anakmu’ ia bertanya lagi: ‘saya mempunyai yang lain lagi’ nabi menjawab: ‘kau berarti sudah mempunyai kelapangan”.114 5) Bebas dari Utang. Konsep zakat yang dimiliki Islam dapat dipercaya mampu mengatasi kemelaratan dan kemiskinan serta dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat sekaligus juga mengangkat harkat dan martabat manusiawi dan memperkecil jurang perbedaan sosial, baik pada zam,an Rasulullah saw maupun pada zaman al-Khulafa’ur-Rasyidun. Kunci utamanya adalah seluruh komponen lapisan masyarakat benar-benar dapat menaktualisasi hukum Islam tersebut, khususnya tentang hukum zakat itu sendiri. Baik itu, bagaimana meruskan kembali segi penggalian sumbernya, pendayagunaannya, organisasi pengelolaananya, dan pentasharufan-nya semuanya disusun secara sistematis, serta rumusan-rumusan yang mantap, menyeluruh dan terpadu, yang pola pikiranya sesuai dengan tuntutan masalih al-ibad (kemaslahatan umat) dengan melihat perkembangan masa kini dan tetap berdasarkan sumber-sumber ajaran Islam, maka pranata zakat ini akan tetap ampuh dan tangguh. Banyak pendapat pakar Islam yang manyatakan bahwa zakat itu adalah ta’abbudi, bukan perihal dogmatis saja, akan tetapi ta’aqquli, perihal yang rasional, karena disamping mengandung pengertian ibadah, ia juga mengandung pengertian ekonomi sosial. Ijtihat dan kias juga berlaku disana, akal pikiran ikut berkiprah, memegang peranan penting. Jadi hukum zakat bersifat reasonable, ma’qulul-ma’na. Bahkan Allah sendiri mengecam orang110 111

kamu menghinggakannya”. 13 juga firman-Nya menyatakan, “Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran”.14 Berangkat dari tiga ayat tersebut di atas, para ahli ekonomi Islam terkelompokan kepada tiga kelompok dalam penafsirannya. Kelompok pertama berdasarkan pada ayat 10 Surat Al-‘Araf. Pelopornya adalah M.A. Mannan. Dia berargumen bahwa ahli ekonomi Islam dan modern saling mendukung konsepsi tentang apa yang disebut problem ekonomi, yang meliputi: Kelangkaan sumber daya/alam (scarce source) dan keinginankeinginan yang tidak terbatas (unlimited wants). 15 Sementara itu, M. Arief nampaknya tidak sepenuhnya menyetujui dengan alasan, bahwa barangbarang langka bukan karena terbatasnya sumber daya alam, karena Allah menciptakan segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi diperuntukkan bagi manusia, sebagai contoh; air, udara, sinar matahari. Selanjutnya dikatakannya, bahwa kelangkaan itu timbul karena keterbatasan kemampuan manusia yang membuat sesuatu dalam memenuhi kebutuhannya, bukan disebabkan oleh ketidakcukupannya sumber daya yang disediakan oleh alam.16 Kelompok kedua, berangkat dari pendekatan doktrin. Dasar pijakannya adalah surat Ibrahim ayat 34. Kelompok ini dimotori oleh Nafeli dan alHasani. Mereka sependapat dengan mengatakan bahwa “kelangkaan terjadi bukan karena proses produksi yang tidak efisien, tetapi disebabkan oleh ketidakadilan/injustice) dan karena terjadinya kesalahan distribusi (maldisrtibution). Kelompok ketiga, dimotori oleh Baqir al-Sadr. Dia berargumen bahwa “Tuhan mencukupkan sumberdaya untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia secara memuaskan (satisfaction); Manusia sendirilah yang menyebabkan timbulnya problem ekonomi”. Timbulnya problem ekonomi ini disebabkan oleh dua alasan, yaitu: Ketidakadilan manusia dalam kesalahan distribusi sumber daya alam; dan adanya eksploitasi manusia pada alam yang berlebihan.17 Dalam kaitan ini dapat dibuat rekapitulasi apakah perbedaan (difference) yang terjadi jika kita menggunakan konsep pemenuhan kebutuhan (fulfilling needs) dengan pemaksimalan kepuasan atas keinginan (maximizing satisfaction of wants). 18 Hakekat masalah, di dalam kerangka

Yusuf Qardhawi, Op. Cit. hlm. 151. Al Hadits, riwayat Tabrani dari Abu Darda. 112 Al Hadits, riwayat Bukhari. 113 Al Qur’an, surat 2 ayat 219. 114 Al haidts, riwayat Ibnu Jarir, dan Muslim.

Al Qur’an, surat Ibrahim (14) ayat 34. Al Qur’an, surat Al Qamar ayat 49. 15 Farhad Nomani and Ali Rahmena, Islamic Economic Systems, (Kuala Lumpur: Business Infonnation Press, 1995). 16 Ibid. 17 Ibid. 18 M. Fahim Khan, "Theory of Consumer Behavior in Islamic Perspective," in Ausaf Ahmad and Kazim Raza Awan (ed.), Lectures on Islamic Economics, Papers and Proceeding on
14

13

136

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Konsep-konsep Ekonomi Islam

225

ekonomi konvensional, munculnya masalah ekonomi diasumsikan karena adanya kelangkaan sumber daya. Seharusnya kelangkaan sumber daya dihilangkan. Akankah problem tersebut terpecahkan? Kemungkinan besar tidak dapat. Inilah yang menyebabkan munculnya warisan ketidakmampuan sumber daya material tidak dapat memenuhi keinginan manusia. Apakah keinginan manusia dapat dipenuhi sepenuhnya? Pada kenyataannya, “keinginan” itu sendiri tidak memiliki batasan yang obyektif. Keinginan itu sendiri merupakan sesuatu yang samar-samar (tidak jelas dan jika problem ekonomi itu dibatasi berdasarkan istilah ini, juga merupakan hal yang masih samar-samar. Beberapa ahli ekonomi seperti Galbraith menunjukkan ketidakpuasannya dalam menjelaskan sasaran ekonomi dalam batasan keinginan. Menurut Galbraith: How can product be defended as want-satisfying if that production itself creates wants?19 Pemuasan keinginan manusia tidak hanya suatu asumsi teoritis untuk mendefinisikan problem ekonomi. Ideologi kapitalistik itu sendiri secara praktis mengarahkan pada individu mengejar tujuan yang tidak jelas ini. Di sisi lain, tujuan syari'ah memberikan dimensi yang berbeda terhadap problem ekonomi atas individu. Pertanyaannya adalah mengapa pada saat memproduksi barang atau jasa atau mengapa pada saat ingin menjalankan aktivitas ekonomi pertama kali harus menempatkan bahwa keinginan syari'ah itu sendiri untuk melihat setelah kesejahteraan mereka. Oleh karena itu, Syatibi menggunakan istilah “Maslahah”. 20 Aktivitas ekonomi seperti; Produksi, Konsumsi dan Pertukaran itu mengandung maslahah (kesejahteran) sebagaimana yang dibatasi dalam syari'ah yang dicapai sebagai tugas keagamaan, yang diharapkan memberikan manfaat bukan saja di dunia tetapi juga di akhirat. Semua aktivitas demikian itu harus maslahah bagi manusia yang biasa disebut “kebutuhan”. Kebutuhan ini harus dipenuhi. “Pemenuhan kebutuhan” adalah lebih baik dari pada “Pemuasan Keinginan” yang merupakan tujuan aktivitas ekonomi dan pencapaian tujuan ini merupakan tugas keagamaan. Manusia diharuskan menyelesaikan problem ekonominya. 21 Pendekatan bahwa keinginan yang tak terbatas, sementara sumber daya relatif terbatas yang dianggap sebagai problem ekonomi manusia dapat dijelaskan bagi perilaku ekonomi kapitalistik, akan tetapi hal itu tentu tidak dapat digunakan untuk menjelaskan perilaku ekonomi dalam masyarakat Islam.22

rezeki yang telah diberikannya kepada kalian”. 96 _ “Mereka sangat kikir mengeluarkan sebagian karunia yang diberikan Allah kepada mereka”. 97 Kedudukan manusia dan kaitannya dengan kekayaan adalah sebagai penyimpan, kuasa, atau benadahara. 98 Hal ini sesuai dengan keterangan firman-Nya: “Keluarkanlah oleh kalian sebagian apa yang telah Kami takdirkan kalian menyimpannya”.99 Kekayaan yang wajib dizakati ialah yang bersifat dimiliki penuh (mutlak) oleh seseorang. Dimaksudkan milik penuh ialah bahwa kekayaan itu harus berada di bawah kontrol dan di dalam kekuasaanya. 100 Sebagian ahli fiqih menyatakan bahwa kekayaan itu harus berada ditangannya, tidak tersangkut di dalamnya hak orang lain, dapat ia pergunakan, dan faedahnya dapat dinikmatinya. 101 2) Harta memiliki sifat berkembang, kekayaan yang wajib dizakati ialah kekayaan itu dikembangkan dengan sengaja atau mempunyai potensi untuk berkembang, dimaksu dalam pengertian berkembang ialah bahwa sifat kekayaan itu memberikan keuntungan baik yang bersifat diinvestasikan atau bersifat tabungan (simpanan).102 _ sabda Rasulullah: “Tidak akan berkurang kekayaan karena zakat”. 103 _“zakat yang kalian berikan untuk memperoleh ridha Allah, akan dilipatgandakan oleh Allah buat kalian”. 104 _ “bila engkau membayar zakat kekayaan, maka berarti engkau telah membuang yang tidak baik darinya”.105 nabi tidaklah mewajibkan zakat atas kekayaan yang dimiliki untuk kepentingan pribadi, sabdanya: “Seorang Muslim tidak wajib mengeluarkan zakat dari kuda atau budaknya”. 106 _ “semua kekayaan yang berkembang merupakan subjek zakat (sumber zakat)”. 107 3) Cukup Senisab.islam tidak mewajibkan zakat atas seberapa saja kekayaan yang berkembang sekalipun kecil sekali, tetapi memberi ketentuan yang bersifat standard yang dapat dijadikan sebagai patokan kaum muslimin dalam menunaikan kewajiban, dalam ilmu fiqh islam dikenal dengan istilah Nisab.108_ sabda Rasulullah saw,: “zakat hanya dibebankan ke atas pundak orang kaya”. 109 4) Lebih dari Kebutuhan Biasa (Minimal). Para Ulama Hanafiyah mensyaratakan wajibnya zakat kepada orang yang tergolong telah memenuhi kebutuhan minimal yang
96 97

an Intemational Seminar on Teaching Islamic Economics for University Teachers", Saudi Arabia: IRTI-IDB, 1987. 19 dalam Ibid. 20 Ibid. 21 Ibid. 22 Farhad Nomani and Ali Rahmena, Op. Cit.

Al Qur’an, surat 2 ayat 254. Al Qur’an, surat 3 ayat 180. 98 Yusuf Qardhawi, Op. Cit, hlm. 126. 99 Al Qur’an, surat 57 ayat 7. 100 Yusuf Qardhawi, Op. Cit., hlm. 128. 101 Ibid. 102 Yusuf Qardhawi, Op. Cit. hlm. 138. 103 Al Hadits, riwayat Tirmidzi. 104 Al Qur’an, surat 30 ayat 39. 105 Al Hadits, riwayat Ibnu Hazima dan Hakim dari Jabir. 106 Al Hadits, riwayat Muslim. 107 Yusuf Qardhawi, Op. Cit. hlm. 144. 108 Ibid., 149. 109 Al Hadits, riwayat Bukhari.

224

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis

137

masa depan dalam mata uang negara-negara Teluk Arab, selain beberapa transaksi dalam dinar Kuwait, sedangkan penguasa Arab Saudi tidak mendorong pengembangan transaksi pasaran masa depan dalam mata uang rial Saudi di Bahrain itu. Bank-bank yang berkedudukan di Arab Saudi tidak berpartisipasi dalam kegiatan pasaran masa depan di Bahrain itu, karena hal itu bertentangan dengan asas-asas Islam.88 Pada umumnya bank-bank di dunia Islam jarang melibatkan diri dalam kegiatan pasaran masa depan Barat. Di kalangan para nasabahnya kebutuhan akan jasa semacam ini sedikit sekali, namun hal ini mungkin disebabkan karena para nasabah, kurang menyadari faedah transaksi pasaran masa depan itu, dan bukan karena alasan agama. Pada umumnya tidak diragukan bahwa bank-bank yang berpangkalan di dunia Islarn, kecuali bank-bank Islam khusus, akan berpartisipasi dalam transaksi pasaran masa depan dunia Barat bila ini dikehendakinya. Karena pemerintah atau bank sentral di masingmasing negara Islamjarang memantaunya. Bagaimanapun juga, banyak sekali terjadi pembahasan, di antara bank-bank Islam tentang sikap yang harus diambil berkenaan dengan jual-beli komoditi dan pasaran masa depan.89 Konsepsi Zakat Secara umum cakupan zakat diperluas pada beberapa bentuk kekayaan yang tidak dikenal dalam masa permulaan islam, yaitu surat saham dan efek, tabungan dalam bentuk premi asuransi dan dana pensiun, rumah dan kendaraan yang disewakan, mesin-mesin pabrik dan barang-barang modal lainnya. 90 Jenis kekayaan yang wajib zakat menurut al qur’an dinyatakan dalam qs. 16:44, 9:34, 6:141, 2:276, (barang tambang). Pungutlah olehmu zakat dari kekayaan mereka kau bersihkan sucikan mereka dengannya.91 Di dalam kekayaan mereka terdapat hak peminta-minta dan orang-orang melarat.92 Harta adalah segala sesuatu yang diinginkan sekali oleh manusia menyimpan dan memilikinya. 93 Ibn Asyr mengatakan: “kekayaan pada mulanya berarti emas dan perak, tetapi kemudian berubah pengertiannya menjadi segala barang yang disimpan dan dimiliki”.94 Syarat-syarat kekayaan yang wajib zakat, yaitu: 1) Harta bersifat Milik Penuh; kekayaan pada dasarnya ialah milik Allah, sesuai dengan beberapa firmanNya menyatakan: “Berikanlah kepada mereka harta Allah yang telah dikaruniakannya kepada kalian”. 95 _ “Keluarkanlah oleh kaliian sebagian
88 89

Rodney Wilson, Lot. Cit. Ibid. 90 Muhammad Nejatullah Siddiqi, Op. Cit., hlm. 50. 91 Al Qur’an, surat at Taubah ayat 103. 92 Al Qur’an, surat 51: 19. 93 Yusuf Qardhawi, Hukum Zakat, Litera Antarnusa, (Jakarta: 1991), hlm. 123. 94 Yusuf Qardhawi, ibid. 95 Al Qur’an, surat 24 ayat 33.

Konsep Efisiensi: Konsep efisiensi dalam kerangka ekonomi konvensional adalah memaksimalkan kepuasan dengan sumber-sumber yang memadai, akan tetapi efisiensi dalam kerangka Islam adalah memaksimalkan pemenuhan kebutuhan dengan sumber-sumber yang memadai. Dua konsep ini adalah berbeda.23 Prinsip pokok ekonomi konvensional adalah efisiensi. Prinsip ini muncul, secara langsung, dari definisinya berkenaan dengan problem ekonomi. Jika keinginan adalah tidak terbatas dan sumber-sumber langka (terbatas), maka pemecahannya adalah dengan bertindak “ekonomis”. Inilah yang disebut dengan efisien, yaitu: “mengerjakan sesuatu yang terbaik dengan apa yang kita miliki”. Jika keinginan kita adalah sangat tak terbatas dan sumber dayanya adalah langka, kita tidak dapat memenuhi kepuasan masyarakat. Jelasnya, dalam konteks ekonomi Islam, bentuk efisiensi ini tidak dapat dijadikan prinsip dasar. Sebagaimana yang dijelaskan di awal, sifat yang disenangi atau diinginkan adalah sama pentingnya dengan efisiensi, namun sifat yang disukai akan ditentukan oleh Maslahah. Pemenuhan kebutuhan adalah yang diharapkan. Hal ini diharapkan dapat dipenuhi sebagai suatu hal yang penting dan berdayaguna. Kepentingannya adalah dibatasi seperti sumber-sumber yang tidak dapat dibatasi untuk memenuhi kepentingan itu. Ini bertentangan dengan janji Allah dan bertentangan dengan kenyataan, realitas sosial kemasyarakatan. Tidak ada pertanyaan yang berkaitan dengan ekonomi dalam hal kepentingan/keperluan ini. Maksudnya, kepentingan harus dipenuhi, pelengkap dan perbaikan juga harus dipenuhi. Efisiensi dan sifat yang diinginkan merupakan hal yang simultan dipenuhi dalam pemenuhan kebutuhan pelengkap dan perbaikannya. Oleh karena itu, efisiensi dan sifat yang diinginkan keduanya merupakan prinsip dasar yang ada dalam ekonomi Islam. Jadi, tidak ada lagi konflik yang berlebihan, sifat yang diinginkan akan memperoleh efisiensi yang lebih. Sifat yang diinginkan ditentukan oleh kemaslahatannya. Alat Analisis: Asumsi ekonomi konvensional adalah memaksimalkan bagian konsumer. Oleh karena itu, alat-alat matematis seperti kurver cekung, diferensiasi, dan sebagainya, dapat diterapkan. Dalam kerangka Islam, kita memiliki prinsip keseimbangan (mizaniah). Alat analisis matematis dapat diterapkan untuk maksimasi, tidak akan relevan dalam prinsip keseimbangan. Oleh karena itu, kita harus merumuskan dengan alat atau instrumentasi kita sendiri.24

23 24

Ibid. Ibid.

jelaslah bahwa risiko dollarjangka panjang tidak selalu dapat dihindari. Cit. dan sama sekali tidak ada kemungkinan bahwa bank-bank Islam itu akan berspekulasi dengan mata uang dollar untuk mencari laba dari kurs dollar itu. sekalipun adajuga beberapa transaksi pasaran masa depan berdasarkan uang Mark Jerman dan Frank Swis. gandum. buah kurma. cakupan teori perilaku konsumen dalam kerangka Islam adalah lebih luas dari pada teori perilaku konsumen dalam ilmu ekonomi konvensional. 77.2 berikut:25 Gambar 1. Teori. Kenyataannya ialah sebagian dari investasi bagi-hasil jangka panjang di mana mereka terlibat. Ahmad Husaini. dan lagi-lagi ini dilarang dalam Al Qur'an (lihat Bab III). 1992. Malaysia: Longman. dan uang dollar merupakan mata uang asing utama. Sepanjang alat analisis ekonomi konvensional diterapkan. harganya sering dipotong. dan risiko valuta asingjangka pendek tentu akan dihindarinya. dan 10 sebagaimana dijelaskan dalam halaman sebelumnya." dalam Syayyid Tahir. Syarat ini berlaku pula terhadap mata uang asing. Seluruh kegiatan jual belinya berlangsung dalam pasaran ekspor.138 Ekonomi Islam: Sejarah. tetapi biasanya akan diusahakannya untuk mengirnbangi utang piutangjangka pendek dalam suatu mata uang asing tertentu. Aidlt Ghazali dan Syed Omar Syed Agil. Memang setiap bank Islam menyediakan bermacam-macam portfolio mata uang atau aktiva asing. 9. Tapi ada transaksi pasaran 86 87 Third chice (5) Essentials (6) Comple men (7) Ameliorator ies Fourth choice (8) Choice Between Substitutes (9) Choice Between Substitute s (10) Choice Beetween Substitutes Sumber: M. alat tersebut mungkin hanya dapat diterapkan untuk beberapa pilihan di luar yang dijelaskan dalam kotak-kotak nomor 8. 25 Mohammad Fahim Khan. dan rinciannya diumurnkan dalam buletin triwulannya. perak. dan dana ini acapkali dipergunakan di pasaran dunia Barat. karena komoditi bersangkutan mungkin tidak tersedia untuk diserahkan pada pembelinya. Op. Walaupun demikian di Bahrain pun pasaran masa depan ini agak terbatas. didasarkan pada uang dollar.86 Biasanya Jual Beli Masa Depan Dihindari Semua bank Islam akan menghindari setiap transaksi pasar masa depan. Mengingat bahwa sebagian besar dana depositonya berasal dari wilayah Teluk dan Arab Saudi.87 Pada kenyataannya satu-satunya pusat keuangan di dunia Islam yang giat dengan pasaran mata uang asing masa depan. dan "barley" (sejenis gandum). adalah Bahrain. Oleh karena itu. Keadaan ini timbul dari bisnis yang normal. Kesukaran selanjutnya ialah bila suatu komoditi dijual untuk diserahkan di masa depan. .2 Bagan Alir Pilihan Konsumsi dalam Islam Pilihan Konsumer dalam pengalokasi Sumber First choice (1) Worldly Needs (2) Cause of Allah Second choice (3) Present Consumpti on (4) Future Consumpti on komoditi utama yang sangat penting bagi kelangsungan hidup kelompok dan perseorangan yaitu: emas. baik mengenai mata uang asing. namun hanya untuk penyerahan seketika. termasuk logam mulia yng ada di pasar masa depan itu. Pertimbangan ini merupakan alasan tambahan dalam melarang transaksi mata uang untuk masa depan ter-utarna karena pihak yang berusaha dalam pasaran itu acapkali memiliki surat berharga yang menghasilkan bunga dalam salah satu mata uang asing sampai pada saat transaksi masa depan itu jatuh tempo. Bila suatu komoditi dijual untuk diserahkan di masa depan.. Bank-bank Islam dapat menyediakan mata uang asing bagi para nasabahnya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 223 Luasan Teori: Berbagai macam aspek kerangka Islam untuk analisis perilaku konsumen dapat dipresentasi dalam gambar 3. hlm.. Fahim Khan (1985: 178) Jadi. Ibid. sementara kalau ekonomi konvensional terbatas pada pilihan kedua dan keempat dan menolak pilihan pertama dan ketiga. "Theory of Consumer Behaviour in an Islamic Perspective. dan Dunia Ketiga. teori perilaku konsumen dalam kerangka Islam akan menganalisis empat bentuk pilihan konsumen. maupun komoditi. Pemotongan ini disebabkan preferensi waktu dan berarti mengenai pokok-pokok bunga. Reading in Microeconornics: An Islamic Perspective. selalu terdapat suatu unsur risiko ataupun "qharar" (tipu daya). Luasnya transaksi masa depan dipantau oleh Dewan Moneter Bahrain.

yaitu penjualan buah-buahan ketika belum matang. 84 Ibid. (Jakarta: Muamalat Institute. dan hal ini berlaku pula dengan mata uang. ikan yang masih dalarn air. dan banyak kaum ulama beranggapan bahwa jual-beli di muka atau pada masa depan dilarang. harga ditentukan oleh kemampuan penjual untuk menyediakan barang yang ditawarkan kepada pembeli. Unsur inilah yang mengakibatkan larangan terhadap jual-beli enam jenis 83 Kemajuan dunia Industri telah menjadikan wajah dunia bagaikan mesin-mesin kapitalis yang semula menjadi alat bagi manusia untuk menjadikan penguasa atas alam dan dibebaskan dari perbudakan kerja. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 139 ini tentu dilarang oleh hukum Islam. Produsen yang beroperasi dengan posisi untung akan mengundang produsen lain untuk masuk ke dalam pasar yang sama sehingga jumlah output yang ditawarkan bertambah. Islamic Microeconomic. karena berlainan dengan buahbuahan yang belum matang atau ikan dalam air yang masih belum ditangkap. tidak ada keraguan mengenai mutu komoditi yang diperjualbelikan. atau hewan swasta dari pengawas satwa. karena besar kemungkinan terjadi penipuan. Cit. Kerelaan ini ditentukan oleh penjual dan pembeli dalam mempertahankan kepentingannya atas barang tersebut. berarti produsen dan konsumen mengetahui secara langsung kelebihan dan kelemahan dari barang yang ada di pasar. dengan kepemimpinan tekno-birokratis yang tak mengenal belas kasih. oligopoli tidak dilarang keberadaannya selama mereka tidak mengambil keuntungan di atas keuntungan normal.83 Di zaman jahiliyah transaksi-transaksi demikian termasuk penukaran buah kering dengan buah segar yang belum dipetik serta tidak ditentukan pula berapa banyaknya. duopoli. dan kemampuan pembeli untuk mendapatkan barang tersebut dari penjual. Nabi Muhammad beranggapan bahwa dalam transaksi semacam itu terdapat unsur perjudian. Pada keadaan ini produsen yang telah ada di pasar tidak mempunyai insentif untuk keluar dari pasar. Sekarang Jual-beli Masa Depan Dapat Dihalalkan Bila Ada Unsur Kepastian Namun. surat an-Nisa (4) ayat 29. Jual beli semacam ini dilarang oleh Nabi Muhammad ketika ia menjadi kepala pemerintahan di Madinah. Dalam hal ini nabi mendesak agar perjanjian dibuat secara tertulis dan dihadiri oleh beberapa orang saksi. dan harga akan turun. Teori. Bila barangnya dibeli sekarang. Al Qur’an. Larangan yang serupa berlaku pula terhadap "mukhabrah" (jual-beli masa depan pada zaman Jahiliyah). Op.26 Teori Pasar Dalam konsep ekonomi Islam harga ditentukan oleh keseimbangan permintaan dan penawaran. dan pembayarannya dijanjikan pada saat tertentu di masa yang akan datang. Transaksi semacam ini disebut "muzabarah" (tukarmenukar untuk masa depan).27 2) Kondisi pasar yang kompetitif mendorong segala sesuatunya menjadi terbuka. sebelum hewannya tertangkap. Jadi. Cit. dan suatu ketidak pastian bagi pembeli. Allah berfirman: “Hai orang-orang yang behman. 28 . serta menjadikan manusia sebagai bulan-bulanan antara sistem mekanis yang berat dan kejam. 27 hlm. melainkan kenyataan bahwa komoditi yang diperjualbelikan itu pun akan diserahkan pada masa depan. Transaksi serupa itu menyangkut jual beli: burung yang belum tertangkap. dan produsen yang belum masuk ke pasar tidak mempunyai insentif untuk masuk ke pasar. yang bersifat homogen (serba sama) setelah harga penjualannya disepakati. "maisir".114 Mohammad Fahim Khan. yang semua sudah pasti dipersenjatai sains dan dudukung oleh teknologi modern yang memabukkan. Lot. dapat diperdebatkan bahwa pasaran jual beli di muka belum tentu mengandung unsur ketidakpastian. Keseimbangan ini tidak terjadi bila antara penjual dan pembeli tidak bersikap saling merelakan. Ini merupakan konsekuensi dari konsep keseimbangan harga. 3) Produsen dilarang 26 Muhammad Nejatullah Siddiqi. 2000). Jual beli di muka terhadap komoditi juga tidak dihalalkan. Cit. Op. janganlah kalian saling memakan harta sesama kalian dengan jalan yang batil kecualj dengan jalan perdagangan yang berlaku dengan suka sama suka di antara kalian”. kontraknya sah jika syarat-syarat serta saat pembayarannya dinyatakan secara tegas. kini berubah menjadi sistem mekanis yang membelenggu manusia. maka menjadikan semua pihak mendapatkan kepuasan. Bila produsen menjual produknya tidak terbuka maka masyarakat akan cederung merasa kurang puas.85 Rupanya yang merupakan kesulitan utama kontrak masa depan itu bukanlah soal pembayaran di kernudian hari.222 Ekonomi Islam: Sejarah. Produsen baru akan terus memasuki bisnis tersebut sampai dengan harga turun sedemikian sehingga keuntungan ekonomi habis. maka ia akan memilih produsen yang lain. khususnya mengenai mata uang asing. Dalam ekonomi Islam keseimbangan pasar mempertimbangkan beberapa hal: 1) Dalam konsep Islam. karena pihak penjual mungkin tidak akan mampu memenuhi perjanjiannya.28 Suka sama suka semakna dengan sama-sama merelakan keadaan masing-masing diketahui oleh orang lain. Malah ada yang mengatakan bahwa transaksi masa depan tidak mengandung muzabarah atau mukhabrah. Adiwarman A Karim. monopoli. atau perjudian karena menyangkut kemungkinan mendapat laba tanpa melakukan pekerjaan atau jerih payah. Hukum dalam ayat Al Qur'an adalah mengenai suatu transaksi dengan pembayaran di masa mendatang.84 Karena itu jual beli benda yang belum dimiliki dilarang. 85 Rodney Wilson.

maka kontrak itu dinyatakan mengandung unsur ijira serta murabahah. lalu menyimpannya selama tiga bulan. Jalan Orang-Orang yang Mendapat Petunjuk. karena itulah ia tidak dapat memastikan jumlahnya dalam mata uang dinar. ukuran. 31 5) Islam melarang kaum muslimin untuk bertindak curang. Surabaya. Kontrak jenis rangkap seperti ini semakin populer. Hadits Rasulullah menyatakan: "Bukanlah termasuk umatku. sekalipun ada pedagang yang ikut serta dalam pasaran masa depan itu semata-mata sebagai spekulasi. petani desa membawa hasil pertaniannya ke kota dengan naik angkutan dengan membayar tarif lebih kepada angkutan. maka ia tidak mengeluarkan zakat untuk benda bersangkutan. Al Hadits. termasuk "zakat". jenis kontrak ini digemari pula di dunia Islam karena uang sewanya dapat diperhitungkan dengan pajak perseroan. Kegiatan semacam 82 Irfan Mahmud Ra’na.140 Ekonomi Islam: Sejarah. atau kenaikan barang yang diakibatkan adanya kenaikan barang yang berhubungan. jenis dan nilai maka pengaruhnya terhadap pembeli adalah. akibatnya harga barang lain juga naik. dan meningkatkan nilai jual barang yang dibeli pembeli bila ia jual kembali. ia berhak khiyar (hak memiliki buat menjadikan atau membatalkan penjualan sebelum datang ke pasar)”. Seorang pengimpor Arab Saudi yang mengetahui bahwa ia harus membayar sejumlah dollar AS tiga bulan kemudian. atau lebih menyukai pengganti alat itu dengan model yang lebih mutakhir. riwayat Muslim dari Abu Hurairah ra. orang yang melakukan penipuan”. Op. Jaminan Masa Depan dan Risiko Kurs Mata Uang Banyak pedagang yang ingin menghindari setiap risiko penyesuaian kurs uang yang berkaitan dengan tanggungannya dalam bentuk mata uang asing dengan mengusahakan perlindungan risiko dalam pasar masa depan (forward market). serta apakah nasabah itu memerlukan benda bersangkutan pada saat berakhirnya kontrak. Daya beli masyarakat desa akan berkurang terhadap produksi masyarakat kota. Akhirnya petani itu membebankan biaya kenaikan harga angkutan pada konsumen yang membeli hasil pertanian tersebut di kota.82 Jual-Beli Masa Depan tidak Dibenarkan Agama Islam Sekalipun transaksi masa depan semacam ini sudah memasyarakat di dunia Barat. Misalnya. hai penjual makanan? Penjual makanan itu menjawab. juga akan menghadapi kemungkinan turunnya nilai dollar itu. namun ia akan rugi karena terikat dana tunainya selama itu. Bisa juga ia langsung membeli uang dollar. Hukum ini berlaku pula terhadap perdagangan komoditi masa depan. Karena nasabah yang menyewa alat perlengkapan itu bukan pemilik benda itu. “Rasulullah saw telah melarang penimbunan makanan”. dengan uang sewa yang biasanya lebih sedikit daripada uang sewa menurut perjanjian awal. terutama mengenai tukar-menukar uang asing. . 102 32 Al Hadits. 32 Hadits yang semakna menyatakan. daya beli pembeli berkurang. 4) Konsep Islam melarang penimbunan karena alasan untuk mencari keuntungan dari kelangkaan barang di pasar. 30 Sedangkan AI-Atsram meriwayatakan dari Abi Umamah yang mengatakan. lalu Rasulullah saw memasukkan padanya tangannya. Kena hujan. “Janganlah kamu papak (pergi berjumpa kafilah sebelum sampai di kota dan sebelum mereka dapat tahu harga pasar) barang yang dibawa (dari luar kota). “Bahwa Rasulullah saw pernah melalui satu timbunan dari (biji-biji) makanan. mendapatkan keuntungan dari ketidaktahuan penjual dari satu kota terhadap harga yang berlaku di kota lain. Pustaka AI-Kautsar. Transaksi semacam ini sering dilakukan di Barat agar transaksi masa depan dapat dilindungi atau diberi asuransi terhadap segala risiko. 29 Bila pemapakan dilakukan masyarakat kota terhadap masyarakat desa akan menimbulkan kesenjangan pendapatan antara penduduk desa dengan kota. 30 29 Di akhir kontrak ijira itu bank Islam bersangkutan dapat menjual alat perlengkapan. riwayat Muslim dari Sa'id bi AI-Musaib dari Ma'mar bin Abdullah al-Adawi. lalu tangannya kena basah. 31 Ibnu Qudamah (1997) Minhajul Oashidin. merasa sangsi mengenai kurs dollar pada saat itu. tetapi transaksi semacam ini diharamkan dalam dunia Islam. Barang siapa dipapak lalu dibeli padanya (sesuatu). Rasulullah bersabda: “Tidak akan melakukan penimbunan selain orang yang salah”. Bila penjual bertindak curang terhadap timbangannya. Telah bersabda Rasulullah saw. maka apabila yang empunya (barang) itu datang ke pasar. Cit. Teori. terutama karena para pedagang di seluruh dunia ikut serta dalam kegiatan pasaran di Chicago dan dalam skala yang lebih kecil pada kegiatan Bursa Uang Masa Depan di London. Seperti halnya di dunia Barat. Dalam hal semacam ini premi uang sewa dapat ditentukan lebih rendah. walaupun masih ditentukan oleh masa penggunaan yang diharapkan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 221 melakukan praktik perdagangan demi keuntungan pribadi dengan cara memapak pedagang di pinggir kota. Pilihan lain ialah dengan mengadakan transaksi masa depan (forward transaction) pada kurs yang disepakati semula. pada saat BBM naik. Rasulullah saw bersabda. atau menjual benda itu kepada nasabah semula. yang juga berkembang belakangan ini. atau menyewakannya kepada nasabah lainnya. Kenaikan harga yang disebabkan kelangkaan akan mengakibatkan meningkatnya harga barangbarang yang tidak berkaitan secara langsung dengan barang barang yang ditimbun.Sehingga tingkat konsumsi masyarakat akan menurun pada gilirannya akan mengurangi tingkat produksi. “Apa ini. riwayat Ibnu Majah dan Abu Daud dari Abu Hurairah. Fenomena ini juga disebut sebagai multiplier effect. Bila penjualan kepada nasabah semula telah disepakati dari saat pembuatan kontrak. Akhirnya masyarakat desa akan mengalami perlambatan peningkatan kesejahteran ekonomi dibandingkan penduduk kota. h. ya Al Hadits.

Bila penyebabnya adalah perubahan pada pecmintaan dan penawaran. Rasulullah saw melarang hal itu. Dengan perjanjian ijara pihak bank membeli barang seperti misalnya alat-alat besar pembangunan untuk ke-perluan para nasabahnya. selain dia menjelaskan cacat tersebut kepadanya”. Bank dan pengusaha berjanji bersama-sama membiayai suatu proyek yang juga dikelola secara bersama-sama. sementara di dalamnya terdapat cacat. Yahya menyampaikan kepadaku (hadits) dari Malik. kurma dengan kurma. Cit. . Di dalam hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Abu Daud dari Umar. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 141 pembiayaan tidak terlepas dari berbagai faktor. biji dan zatnya harus sebanding timbangannya.. Apabila keduanya jujur. dan sering digunakan oleh perusahaan di berbagai bidang seperti pembangunan untuk membiayai pengadaan alat-alat besar atau alat perlengkapan perusahaan. 7) Jual beli dilakukan dengan keadaan nilai barang yang sama. hlm. Dalam konsep ekonomi Islam cara pengendalian harga ditentukan oleh penyebabnya. bahwa Rasulullah bersabda: “Emas dengan emas. 150. Sa'd bertanya kepadanya mana yang lebih baik dan ketika ia memberitahukannya bahwa (yang lebih baik adalah) gandum putih. riwayat Muslim dari Abi Hurairah Imam Ibnu Majah meriwayatkan dari Uqbah bin Amir 35 lihat Syaikh Shafiyyur-Rahman al-Mubarrakfury (1997) Sirah Nabawiyah.? Ketika Rasulullah saw diberitahu bahwa mereka mengecil. Selain itu. “Aku mendengar Rasulullah saw ditanya tentang menjual kurma kering untuk kurma segar (basah). maka barakah juatbelinya akan dicabut”. dari hasil Penelitian Kinerja Industri BPRS tahun 2002 juga diperoleh informasi bahwa perhitungan yang mudah dan sesuai dengan permintaan nasabah merupakan latar belakang mengapa pembiayaan murabahah banyak disukai. Jakarta. 33 6) Menyembunyikan barang cacat karena penjual mendapatkan harga yang tinggi. Sedangkan bila penyebabnya adalah distorsi terhadap permintaan dan penawaran. Kontrak itu dapat menjadi sumber dana jangka pendek atau jangka menengah. 34 33 78 79 Ibid. “Seorang muslim ada!ah saudara bagi muslim yang lain. sama dan sepadan. Garam dengan garam. Nasabahnya itu dapat membayar uang sewa secara bulanan atau per triwulan. maka keduanya diberkati dalam jual-belinya. selama keduanya belum terpisah. mengatakan. sedangkan bank bersangkutan akan menetapkan harga sewa yang mencakup sebagian besar harga pembelian asli barang itu di masa kontraknya. Lot. 81 Muhammad Nejatullah Siddiqi. 80 Rodney Wilson. 34 Dan dalam hadits lain Imam Bukhari meriwayatkan dari Hakim bin Hazzam dari Rasulullah saw. Teori. Bentuk khusus ijira yang mencakup pembelian barang itu. dan sama-sama menjelaskan (cacatnya). Mengapa engkau tidak taruh dia di sebelah atas supaya orang-orang lihat dia. dari Abdulllah ibn Yazid bahwa Zayd ibn 'Ayyash memberitahukan bahwa ia suatu ketika bertanya kepada Sa'd ibn Waqqas mengenai menjual gandum putih untuk sejenis gandum yang bagus. Op. Apabila keduanya menyembunyikan (cacatnya) dan berdusta. maka mekanisme pengendalian dilakukan melalui intervensi pasar.81 Rasulullah. kemudian bersepakat untuk menyewakannya kepada mereka dengan harga sewa tetap untuk waktu tertentu. Rasulullah saw bersabda kembali. bur dengan bur. Cit. biji dan zatnya harus sebanding timbangannya. Hadits yang semakna diriwayatkan oleh Imam An-Nasa'i dari Ubadah bin Shamit.78 Musyarakah Musyarakah ialah akad kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu yang masing-masing memberikan kontribusi dana atau amal (expertise) dengan kesepakatan bahwa keuntungan dan resiko akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan. syair dengan syair. hlm.79 Bait bi Tsaman ‘Ajil (Leasing) Teknik alternatif diterapkan untuk kontrak sewa beli dalam rangka mempermuda kebutuhan konsumen adalah bait bi Tsman ‘Ajil (Leasing). “Emas (ditukar) dengan uang bisa riba. Pustaka AIKaustar. antara lain karakteristik pembaiayaan murabahah yang return-nya dapat diperkirakan serta leratif mudah dalam pengelolaan likuidasi bank. Barang siapa menipu bukanlah dari (golongan) kita”. dan Rasulullah berkata: Apakah kurma-kurma mengecil ukurannya ketika mengering. Kaum muslimin pernah menjadi korban distorsi harga ini ketika kaum Quraisy menetapkan blokade Al Hadits. Rasulullah saw mengatakan. Maka siapa saja yang menambah atau meminta tambah maka ia telah melakukan riba. Keuntungan yang diperoleh dari usaha tersebut akan dibagi sesuai dengan penyertaan masing-masing pihak. Dan tidak halal bagi seseorang untuk menjual barang kepada saudaranya. Dalam pembiayaan musyarakah ini bank dengan pengusaha mengadakan perjanjian. ia melarang transaksi itu. Muhammad Nejatullah Siddiqi. 54-55. “Pembeli dan penjual itu boleh memilih. Perak dengan perak. Cit. Suatu alternatif bagi perjanjian murabahah atau disebut juga dengan gagasan "ijira" (kontrak sewa beli) atau kontrak "leasing" (Bait bi Tsaman ‘Ajil) yang dengan tegas diperbolehkan oleh hukum Islam. Rasulullah saw bersabda. kecuali sama-sama sepakat”. berikut penyewaannya biasanya dirincikan dengan istilah "ijirawa iktina" 80 (kontrak pengadaan dan penyewa-an). untuk membedakannya dari ijira yang merupakan perjanjian sewa beli murni.220 Ekonomi Islam: Sejarah. 35 Distorsi biasanya terjadi cfikarenakan menaikkan atau menurunkan harga ditentukan secara sepihak. Sa'ad berkata. Op.

3) Melarang keras bergaul dengan kaum muslim. 2) Tak seorang pun berhak mengadakan ikatan perkawinan dengan orang muslim. Ibnu Majah. Op Cit. Yaitu penjualan sesuatu dengan kriteria tertentu (yang masih berada) dalam tanggungan dengan pembayaran disegerakan. mutu. Bulog. Mereka bersumpah bahwa kaum Quraisy sepanjang hidupnya. umat Islam tinggal di lembah Abu Thalib di perbukitan Mekkah. Dalam keadaan kekurangan barang kebutuhan pokok. 3) Mengingat bank ddak menjadikan barang yang dibeli atau dipesannya sebagai persediaan. Dominasi penggunaan akad murabahah dalam 75 76 Al Qur’an. Lembaga logistis semacam Bulog. Teori. seperd. hlm. ialah: “Hai orang-orangJang beriman. Aligarh Muslim University. bukan untuk dijual”. Op. macam. Sejarah Kehidupan Rasulullah saw. p. 3) Bila bank menjualnya secara tunai biasanya disebut pembiayaan talangan.37 Intervensi pasar menjadi sangat penting daiam menjamin pengadaan barang kebutuhan pokok. bila harganya bagi konsumen terlalu mahal. dan jumlahnya. 228-229. akan melaksanakan ketentuan berikut. dalam Adiwarman A Karim (2001). hendaklah kamu menuliskannya”. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 219 ekonomi terhadap umat Islam. 119 pesanan tersebut menjadi tanggungan penerima pesanan. ." Menurut Sayyid Sabiq. (Jakarta: Lentera.77 Murabahah Murabahah Ialah jual beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati. Dalam hal ini pemerintah juga dapat membentuk lembaga logistis guna menjaga supaya produsen dan konsumen tidak di rugikan oleh naik turunnya harga. lembaga ini akan menambah pasokan barang di pasar. dalam keadaan bagaimana pun. hingga Hakim bisa membawa gandum itu untuk diberikan kepada bibinya. Jika pada tahun 2000 sebesar 69. 36 Hakim bin Hizam pernah membawa gandum untuk diberikan kepada bibinya. lembaga ini akan membeli barang tersebut di pasar sehingga jumlah barang ini menjadi sedikit. apabila kamu bermuamalah tidak. Namun Abu Jahal mencegahnya. surat al-aqarah (2) ayat 283. maka dimungkinkan bagi bank untuk melakukan akad salam kepada pihak ketiga (pembeli kedua). Kuala Lumpur. 118 38 Abul Khair Jalaluddin (1991) "The Role of Government in an Islamic Economic". ialah: “Tiga hal yang di dalamnya terdapat keberhakah: jual-beli secara tangguh muqaradhah (mudharabah). Ar Risalah. 38 Bila daya beli masyarakat lemah pemerintah dapat membuat kebijakan supaya produsen meningkatakan output produksi guna meningkatkan jumlah barang kebutuhan pokok di pasar. 1976). Harga jual yang ditetapkan bank adalah harga beli bank dari nasabah yang ditambah keuntungan. Bila bank menjual secara cicilan. pemerintah dapat membuat aturan supaya pedagang yang menahan barangnya untuk dijual ke pasar. 36 lihat Ja'far Subhani. porsi pembiayaan dengan akad murabahah dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan. dan mencampur gandum dengan tepung untuk keperluan rumah. ialah: 1) Pembelian hasil produksi harus diketahui spesifikasinya secara jelas seperti jenis. Landasan hukum dari sumber al-Qur'an. Apabila kita mengacu pada dunia perbankan syariah. (Cairo: Darul Sya'b. menurut data informasi dari Biro Syariah Bank Indonesia. 4) Musuh Muhmmad harus didukung. (terj). Al Hadits. ukuran. Sedangkan bila produsen dirugikan akan adanya penurunan harga barang. Ketentuan umum dalam hal pengaplikasian Ba’i assalam. lihat pula dalam Abdul Azim Islahi (1996) "History of Economic Thought in Islam. maka mekanisme pengendalian dilakukan melalui penghilangan distorsi termasuk penentuan harga untuk mengendalikan harga pada keadaan sebelum distorsi. Noordeen. "Al-Hisbah". secara tunai untuk waktu yang ditentukan. Untuk mempertahankan tingkat harga itu ia sendiri membeli barang dengan harga lebih. pedagang pasar induk dan rekanan.. ketika perdamaian beriaku di seluruh Jazirah Arab. Selama blokade yang berlangsung tiga tahun ini.76 Dan aplikasi di perbankan secara teknis ialah: 1) Salam adalah transaksi jual-beli di mana barang yang diperpal-belikan belum ada. Para pemimpin Quraisy menggantungkan di Ka'bah perjanjian yang ditulis oleh Manshur bin Akramah dan disahkan oleh Dewan Agung Quraisy. 77 Zainul Arifin. Ibid. A Subyectwise Survey".75 Dan dari sumber al-Hadits Rasulullah.33 persen. 2) Apabila hasil produksi yang diterima cacat atau tidak sesuai dengan akad maka produsen (pabrik/toko) harus bertanggung jawab dengan cara mengembalikan dana yang telah diterimanya atau menggand barang yang sesuai dengan pesanan. pada tahun 2002 menjadi 70. Mereka hanya keluar dari lembah itu untuk berbelanja sedikit. 1) Melarang setiap perdagangan dan bisnis dengan pendukung Muhammad. pada bulan bulan haram.142 Ekonomi Islam: Sejarah. 2) Saat barang diserahkan kepada bank oleh produsen (pabrik/-toko) maka bank akan menjualnya kepada nasabah secara tunai atau secara cicilan. Orang-orang Musrik tidak membiarkan bahan makanan masuk ke Makkah atau barang yang hendak dijual melainkan mereka langsung memborongnya. maka bank dan nasabah harus menyepakad harga jual dan jangka waktu pembayaran. 37 Ibn Taimiyah. Khadijah ra. 4) Harga jual dicantumkan dalam akad jual-beli dan jika telah disepakad ddak dapat berubah selama berlakunya akad. as-salam dinamai juga as-salaf (pendahuluan). dalam Adiwarman A Karim (2001). Namum kaum Ouraisy memasang harga tinggi di atas harga pasar. Oleh karena itu barang diserahkan secara tangguh sedangkan pembayaran dilakukan tunai. Lalu Abul Bakhtary datang untuk melerai keduanya.29 persen. Cit. Abu Lahab menyerukan. "Naikkan harga agar pengikut Muhammad tak dapat membeli".1996) hlm.

kenaikan harga atau penurunan harga semata-mata ditentukan oleh kekuatan penawaran dan permintaan. Pustaka Firdaus. yang dalam majelis itu pemesan barang menyerahkan uang seharga barang pesanan yang barang 73 74 Pemerintah dapat mengunakan dana dari Baitul Mal untuk melakukan intervensi ini. 3)Dalarn transaksi ini.39 Dalam keadaan nilai uang yang tidak berubah. murabahah lazimnya dilakukan dengan cara pembayaran cicilan (bitsaman ajit).73 Dan hadits Rasulullah saw. penjualan barang kepada nasabah dilakukan atas dasar cost-plus profit. bukan untuk dijual”. Disebut salam karena pemesan barang menyerahkan uangnya di tempat akad. hlm. Jakarta. Ibnu Khaldun juga mengidentifikasikan tiga faktor yang menyebabkan harga tinggi pada masyarakat yang makmur. Untuk itu pembelanjaan orang kota makin meningkat”. Al Qur’an. Ketiga. harga barang tersebut akan turun kembali. al-Munirriyah. “Allah telah menghalalkan jual-beli dan mengharamkan riba. Bila harta yang ada di Baitul Mal tidak mencukupi.74 Beberapa hal teknis di perbankan dalam tataran aplikasinya ialah: 1) Bank bertindak sebagai penjual sementara nasabah sebagai pembeli. Vol 6. Intervensi ini diperlukan untuk mengembalikan posisi penawaran pada posisi semula. . 422 39 . Kedua pihak harus menyepakati harga jual dan jangka waktu pembayaran. la juga berarti menjamin kelancaran perdagangan antardaerah. muqaradhah (mudharabah) dan mencampur gandum dengan tepung untuk keperluan rumah. antara kota dengan kota. sehingga batas intervensi pemerintah dapat diukur dari pergeseran kurva S1 dan S2. Kedua.1 menunjukkan terdapatnya gangguan di jalur perdagangan antar daerah akan menyebabkan pasokan barang berkurang atau kurva penawaran bergeser ke kiri. Disebut salaf karena pemesan barang menyerahkan uangnya terlebih dahulu. Suatu kota yang lebih banyak barang daripada yang dibutuhkan akan menjadikan harga barang tersebut menjadi murah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 143 menjualnya kepada nasabah dengan harga yang ditambah keuntungan atau mark-up. yang berakibat dengan timbulnya persaingan dalam mendapatkan jasa pelayanan dan pekerja dan berani membayar mereka lebih dari nilai pekerjaannya. dalam Adiwarman A Karim (2001). Gambar Skema Bai' al-Murabahah Bai' as-Salam Kata salama dengan salafa artinya sama. riwayat Ibnu Majah. Ibnu Khaldun mengungkapkan bahwa ketika barang-barang yang tersedia sedikit maka harga-harga akan naik. Gambar 8. Barang-barang hasil industri dan tenaga kerja juga mahal di tempat yang makmur karena tiga hal. dan banyaknya bahan makanan di kota-kota menyebabkan tukang-tukang (buruh) kurang mau menerima bayaran rendah bagi pekerjaan dan pelayanannya. Definisi salam ialah akad pesanan barang yang disebutkan sifat-sifatnya. sedangkan pembayaran dilakukan secara tangguh. bila sudah ada barang diserahkan segera kepada nasabah. pekerja dan orang yang mempunyai keahlian dan membawa peningkatan nilai pekerjaan mereka. pertama. Cairo al-Maktabah. Teori. Harga jual adalah harga beli bank dari produsen (pabrik/toko) ditambah keuntungan (mark-uf). pemerintah dapat meminta atau menarik pajak dari orang-orang yang mampu untuk menambah dana Baitul Mal. Ini menguatkan kedudukan para tukang. 2) Harga jual dicantumkan dalam akad jual-beli dan jika telah disepakad ddak dapat berubah selama berlaku akad. hlm. Ibid. kota dengan desa atau desa dengan desa. Harga suatu barang dapat saja dinaikkan.40 Intervensi pasar tidak selalu diartikan pemerintah menambah jumlah ketersediaan barang. "Al Muhalla". Al Hadits. demikian sebaliknya. karena besarnya kebutuhan yang ditimbulkan oleh meratanya hidup mewah dalam tempat yang demikian.218 Ekonomi Islam: Sejarah. surat Baqarah (2) ayat 275. "Tiga hal yang di dalam terdapat keberkahan: jual-beli secara tanfguh. Intervensi pemerintah dalam mengatasi gangguan tersebut akan membuat kurva penawaran bergeser ke kanan. gampangnya orang mencari penghidupan. 119 40 Ibnu Khaldun (1986). Hazm (1947). Dalam perbankan. Landasan hukum dari Al-Qur'an. Dengan kata lain. dan padatnya penduduk. karena banyaknya orang kaya yang kebutuhannya akan tenaga buruh dan tukang juga besar. namun bila tidak terjangkau harganya oleh masyarakat. dinyatakan. menyatakan:” Dari Suaib ar-Rumi ra bahwa Rasulullah saw bersabda. Muqaddimah (terj).

kemudian ia mensyaratkan atas laba dalam jumlah tertentu. sesorang memindahkan utang dan mengaitkannya dengan piutang yang ada padanya. hlm. yaitu: pertama. 72 Ibid. hawalah muqayyadah.69 Prinsip Hawalah Hawalah adalah akad pemindahan utang/ piutang suatu pihak kepada pihak lain.6 Pada perjanjian murabahah. op. Ibnu Taimiyahmencatat berapa faktor yang berpengaruh terhadap permintaan dan konsekuensinya terhadap harga. Inilah hawalah yang boleh (jaiz) menurut kesepakatan ulama.cit. Islam menghargai hak penjual dan pembeli untuk menentukan harga sekaligus melindungi hak keduanya. 29. Islahi. yaitu: 1) harus tunai. Bersumber dari hadits dari Muslim. Namun demikian. akad ini teraplikasikan dalam penerbitan bank guarantee.70 Prinsip Ju’alah Ju’alah adalah suatu kontrak di mana pihak pertama menjanjikan imbalan tertentu kepada pihak kedua atas pelaksanaan suatu tugas/pelayanan yang dilakukan oleh pihak kedua untuk kepentingan pihak pertama. di mana uang asing dipertukarkan dengan mata uang domestik atau dengan mata uang lainnya. Oleh karenanya pemerintah dituntut proaktif dalam mengawasi harga guna menghindari adanya kezaliman produsen terhadap konsumen. Bank islam sebagai lembaga keuangan dapat menerapkan prinsip ini.1997). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 217 Gambar Intervensi Pasar Y Dalam lembaga keuangan.. Kebolehan intervensi harga antara lain karena. Islam membolehkan. (Surabaya: Bina llmu. dan kemudian 69 70 X Dalam ekonomi Islam siapa pun boleh berbisnis. Keadaan ini sesuai dengan banyak dan sedikitnya barang yang diminta (al-Matlub) masyarakat tersebut.. Abu Daud dari Said bin al Musyyab dari Ma'mar bin Abdullah AI-Adawi bahwa Rasulullah saw bersabda. dia tidak boleh melakukan ikhtikar. Dalam aplikasi perbankan ialah uang muka (advance payment bond). yaitu mengambil keuntungan di atas keuntungan normal dengan menjual lebih sedikit barang untuk harga yang lebih tinggi. 41 1) Intervensi harga menyangkut kepentingan masyarakat yaitu melindungi penjual dalam hal tambahan keuntungan (profit margin) sekaligus melindungi pembeli dari penurunann daya beli. 3) Kafalah mualaqah.144 Ekonomi Islam: Sejarah. Konsepsi Ekonomi Ibnu Taimiyah (Terj). pemerintah melakukan intervensi harga. 30. bank membiayai pembelian barang yang dibutuhkan oleh nasabahnya dengan membeli barang itu dari pemasok. Suatu 41 42 107 Adiwarman A Karim (2001). Ibid. 2) Bila kondisi menyebabkan perlunya intervensi harga. “Tidaklah orang melakukan ikhtikar itu kecuali ia berdosa”. yaitu jaminan dari si penjamin (personal guarantee).72 Bai' al-Murabahah Murabahah adalah jual-beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati antara pihak bank dan nasabah. . Ibid. karena jika tidak dilakukan intervensi harga. yaitu pembayaran utang atau pelunasan utang. Dalam aplikasi perbankan disebut jaminan penawaran (bid bonds). 3) Pembeli biasanya mewakili masyarakat yang lebih luas. 2) serah terima harus dilaksanakan. bila kenaikan harga disebabkan adanya distorsi terhadap permintaan dan penawaraan. bahkan mewajibkan. Teori. hlm. penjual menaikkan harga dengan cara ikhtikar atau ghaban faa hisy. Dalam murabahah. 2) Kalafah bil maal. hawalah mutlaqah seseorang memindahkan utangnya kepada orang lain dan tidak mengaitkan dengan utang yang ada pada orang itu. Hawalah terbagi kepada dua hal. yaitu jaminan mutlak yang dibatasi oleh kurun tertentu. hlm. Ahmad. dengan catatan harus memenuhi syarat yang disebutkan dalam hadits. 71 Ibid.71 Prinsip Sharf Sharf adalah transaksi pertukaran antara emas dengan perak atau pertukaran valuta asing. 132 AA. Jenis-jenis kafalah ialah. Kedua. 1) Kafalah bi nafs. hlm. Dalam salah satu bagian dalam bukunya Fatawa. 42 1) Keinginan masyarakat (al-raghbah) atas suatu jenis barang berbeda-beda.. penjual menyebutkan harga pembelian barang kepada pembeli. 3) bila dipertukarkan mata uang yang sama harus dalam jumlah / kuatitas yang sama. sedangkan penjual mewakili kelompok masyarakat yang lebih kecil. Artinya intervensi harga harus dilakukan secara proporsional dengan melihat kenyataan tersebut.

yaitu: pertama. harga akan naik lebih tinggi daripada peningkatan kebutuhan itu kecil atau lemah. Ada beberapa jenis di dalam akad ini. dan custodian menggunakan harta titipan. wakalah mutlaqah. bila harga terlalu turun sehingga merugikan produsen. 67 Zainul Arifin. dengan utang sebagai gantinya. Peran pemerintah tersebut berlaku di saat ada masalah-masalah yang ekstrem sehingga pemerintah perlu memantau kondisi pasar setiap saat guna melihat kemungkinan diperlukannya pengaturan harga. 4) Harga juga berubah-ubah sesuai dengan (kuantitas pelanggan) siapa saja pertukaran barang itu dilakukan (al-mu'awid). wadi’ah yad dhmanah. 5) Harga itu dipengaruhi juga oleh bentuk alat pembayaran (uang) yang digunakan dalam jual-beli. Jika jumlah suatu jenis barang yang diminta masyarakat meningkat. suka mengulur-ulur pembayaran atau diragukan kemampuan membayarnya. hibah. yaitu penunjukan wakil untuk bertindak atas namanya dalam urusan tertentu. Pemberi sewa bisa mendapatkan keuntungan kepada penyewa. jika jumlah permintaannya menurun.43 Intinya pengaturan harga diperlukan bila kondisi pasar tidak menjamin adanya keuntungan di salah satu pihak. . Harga sewa dari tanah dalam kondisi demikian tak sama dengan tanah yang aman. 27. Misalnya dinar dan dirham saat itu merupakan alat pembayaran yang lazim di Damaskus. Dalam akad ini ada lima jenis yaitu. Namun hal ini kurang berlaku bila barang yang disewakan dalam kondisi yang tidak aman. Pemerintah harus mengatur harga. pemerintah meningkatkan pembelian atas produk produsen tersebut dari pasar. Kedua. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 145 kelalaian.44 Sedangkan. bila dalam kasus ini ia tak sepenuhnya mampu menjamin melaksanakan janjinya maka tingkat kemampuan danjaminan itu berbeda. 6) Disebabkan oleh tujuan dari kontrak adanya (timbal balik) pemilikan oleh kedua pihak yang melakukan transaksi. 7) Aplikasi yang sama berlaku bagi seseorang yang meminjam atau menyewa. 44 43 Ibid. Jika yang digunakan umum dipakai (naqd ra'ji). Kata lain rahn adalah akad menggadaikan barang dari satu pihak kepada pihak lain. harga akan naik dan terjadi sebaliknya. karena sangat dibutuhkan dalam muamalah masyarakat. Penerima simpanan bertanggungjawab penuh atas segala kerusakan dan kehilangan. utang atau barang. misalnya bila ada kenaikan harga barang di atas batas kemampuan masyarakat maka pemerintah melakukan pengaturan dengan operasi pasar. qard. Cit. tanpa batasan waktu dan untuk segala urusan. ialah akad titipan di mana penerima titipan adalah trustee yang sekaligus penjamin (guarantor) keamanan aset yang dititipkan. Kedua. ia termasuk transaski ‘aniyah. yaitu perwakilan yang lebih luas dari al muqayyadah tetapi lebih sederhana dari al mutlaqah. melakukan penurunan tarif/bea impor terhadap barang-barang tertentu yang memicu costpush inflation atau memberikan subsidi harga kepada barang-barang tertentu. karena apa yang diberikan rahin (pemilik barang) untuk murtahin (pemegang barang) bukan atas imbalan akan sesuatu. harga yang rendah bisa diterima darinya. dan rahn. yaitu mewakilkan secara mutlak. ijarah.68 Prinsip Kafalah Istilah kafalah ialah memasukan tanggungjawab seseorang ke dalam tanggungjawab orang lain dalam suatu tuntunan umum dalam masalah nyawa. harga akan lebih rendah ketimbang jika membayar dengan uang yang jarang ada di peredaran. Dengan menjual secara langsung barang-barang yang dibutuhkan masyarakat. di mana pihak pertama mewakilkan suatu urusan kepada pihak kedua untuk bertindak atas nama pihak pertama.66 Prinsip Rahn Rahn menurut syariah adalah menahan sesuatu dengan cara yang dibenarkan yang memungkinkan untuk ditarik kembali. ida’.67 Prinsip Wakalah Wakalah adalah akad perwakilan antara dua pihak. Dengan prinsip ini custodian menerima simpanan harta dari pemiliknya yang memerlukan jasab penitipan dan penyimpan mempunyai kebebasan untuk menariknya kembali sewaktuwaktu. Yaitu menjadikan barang yang mempunyai nilai harta sebagai jaminan utang. hlm. 2) Perubahan jumlah barang tergantung pada jumlah para peminta (tullab).216 Ekonomi Islam: Sejarah. atau diduduki oleh binatang buas. wakalah muqayyadah. 3) Itu juga akan berpengaruh atas menguatnya atau melemahnya tingkat kebutuhan atas barang karena meluasnya jumlah dan ukuran dari kebutuhan. Ibid. tujuan dari transaksi itu bisa diwujudkan dengannya. Jika kebutuhan tinggi dan kuat. Teori. ketimbang yang diterima dari orang lain yang diketahui sedang bangkrut. Jika ia kaya dan dijamin membayar utang. Ketiga. hlm. Para ulama sepakat tentang bolehnya kafalah. di mana tidak dianggap sempurna kecuali bila sudah diterima ‘ain al ma’qud. wakalah al ammah. 27. Rahn adalah suatu bentuk transaksi tabaru’. dan agar yang berpiutang tidak dirugikan dengan ketidakmampuan orang yang berutang.. Wadi’ah yad amanah akan berubah menjadi wadi’ah yad dhmanah apabila karena dua hal yaitu harta titipan teracmpur. Dalam perbankan biasanya diterapkan dalam aplikasi letter of credit (L/C) atau untuk permintaan barang Dalam Negeri dari bank Luar Negeri (L/C ekspor). 68 Ibid. 66 barang sangat diinginkan jika persediaannya sangat sedikit daripada jika ketersediannya berlimpah. Sebaliknya.. Op. Jika si pembayar mampu melakukan pembayaran dan diharapkan mampu memenuhi janjinya. misalnya tanah yang disewakan di suatu wilayah yang banyak perampoknya.

Dalam rangka mewujudkan tanggungjawab sosialnya. Teori. Abdullah Mustofa al Maraqhi. la berkata.64 Prinsip Qard Qard adalah meminjamkan harta kepada orang lain tanpa mengharap imbalan. yaitu: pertama. sementara tidak ada satu orang pun yang menuntutku karena suatu kezaliman yang aku lakukan kepadanya.45 Imam Abu Daud meriwayatkan dari Abu Hurairah yang mengatakan. penyewa dapat diberikan opsi untuk memiliki barang yang disewakan. "Wahai Rasulullah saw. Setelah selesai masa kontrak. Bank dapat menggunakan akad ini sebagai produk pelengkap untuk memfasilitasi nasabah yang membutuhkan dana talangan dalam jangka waktu pendek. Selama akad belum berakhir maka harga tidak boleh berubah. Ini melibatkan hak milik seseorang di dalamnya setiap orang memiliki hak untuk menjual pada harga berapa pun. menyatakan harga bisa ditentukan oleh pemerintah. Op. Lagi Maha Menentukan Harga. yang menitipkan disebut mudi’ dan yang menerima titipan disebut wadi’. artinya ia tidak diharuskan mengganti segala resiko kehilangan atau kerusakan yang terjadi pada aset yang dititipkan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 215 Berbagai pandangan muncul mengenai pengaturan harga ini. beliau menjawab. dalam transaksi tersebut penjual harus menyebutkan dengan jelas barang yang diperjualbelikan dan tidak termasuk barang haram. Pakar-Pakar Fiqh Sepanjang Sejarah. Masing-masing mengutarakan alasan yang jelas untuk mengambil pandangan tersebut. walaupun syari’ah membolehkan peminjam memberikan imbalan sesuai dengan keikhlasan. yaitu penyediaan pinjaman dana kepada pihak-pihak yang patut mendapatkannya. Penduduk boleh menjual barang-barang mereka dengan harga berapa pun yang mereka sukai.65 Prinsip Wadi’ah (Titipan) Wadi’ah secara bahasa ialah sesuatu yang diletakkan pada yang bukan pemiliknya untuk dijaga. sebab jika para pedagang dari luar Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Anas. pastilah Rasululah akan melaksanakannya. 55 A. “Bahwa ada seorang laki-laki datang lalu berkata. 2) Menetapkan harga adalah sesuatu ketidakadilan (zulm) yang dilarang. pendapat pertama. hlm. 62 Murabahah adalah kontark jual beli atas barang tertentu. . Dalam sejarah Islam masalah pengawasan atas harga muncul pada masa Rasulullah saw sendiri. asal ia sepakat dengan pembeliannya. Muhammad Nejatullah Siddiqi. Dua dari empat mazhab terkenal. sedangkan pendapat kedua. kontrak ini disebut al ijarah wa iqtina’ atau al ijarah munthahiyah bi tamlik. Wadi’ah terklasifikasi kepada dua tipe. kecuali terjadi karena 62 63 Al Hadits. Bila itu dibolehkan. 65 Ibid. (Yogyakarta. dalam masalah harta dan darah”. Yang Maha Menggenggam. kalau seandainya harga ini engkau tetapkan (niscaya tidak membumbung seperti ini). menyatakan bahwa pemerintah tak mempunyai hak untuk menetap-kan harga. harga sepenuhnya ditentukan pasar. Beliau menjawab. hlm. Dalam syariah peminjam hanya berkewajiban membayar kembali pokok pinjamannya. Islahi.146 Ekonomi Islam: Sejarah. Beliau menjawab. Cit. 2001).A. mengatakan: “Harga pada masa Rasulullah saw membumbung. "Wahai Rasulullah saw tetapkanlah harga ini. Wahai Rasulullah saw. 25. Barang yag dititipkan disebut ida’. Sesungguhnya Allah-lah Yang Maha Menciptakan. Cit. riwayat Syuaib Rumy. 47 Ibnu Qudarnah mengutip hadits di atas dan memberikan dua alasan tidak diperkenankannya mengatur harga: 48 1) Rasulullah saw tidak pernah menetapkan harga. bukan untuk diperjualbelikan”. Loc.. Hambali dan Syafi'i. Lalu mereka lapor. tetapkanlah harga ini. Ibnu Qudamah AI-Maqdisi adalah salah seorang argumentator Mazhab Hambali46 menulis. Dalam fiqh dikategorikan sebagai aqad tathawwu’. bank islam dapat memberikan fasilitas yang disebut al qardun hasan. 111 46 45 kepentingan rumah. 195-196. bahwa imam (pemimpin pemerintah) tak memiliki wewenang untuk mengatur harga bagi penduduk. “Ini sangat nyata bahwa penetapan harga akan mendorongnya menjadi lebih mahal. "(tidak) tetapi Allahlah yang berhak menurunkan dan menaikkan”. Aku ingin menghadap ke hadirat Allah. biarkan saja" Kemudian beliau didatangi oleh laki-laki yang lain lalu mengatakan. Yang Maha Memberi Rezeki. Al ijarah adalah kontrak yang melibatkan suatu barang (sebagai harga) dengan jasa atas manfaat atas barang lainnya. dimana akad yang terjadi antara bank (sebagai pemilik barang) dengan nasabah (sebagai penyewa) dengan cicilan sewanya sudah termasuk cicilan pokok dan harga barang. meskipun penduduk menginginkannya. Model ini secara konvensional dikenal sebagai operating lease dan financing lease. Yang Maha Melapangkan.63 Sewa dan Sewa-Beli Sewa (ijarah) dan sewa beli (ijarah wa iqtina’) atau disebut juga ijarah munthahiyah bi tamlik oleh para ulama dianggap sebagai model pembiayaan yang dibenarkan oleh syariah islam. "(Tidak) justru. hlm. LKPSM. Ibnu Oudamah menganalisis penetapan harga dari pandangan ekonomis juga mengindikasikan tak menguntungkan bentuk pengawasan atas harga. yaitu akad salaing membantu dan bukan transaksi komersial. 64 Zainul Arifin. Op. ialah akad titipan di mana penerima titipan (custodian) adalah penerima kepercayaan (trustee). wadi’ah yad amanah. Cit.

jika terjadi harga yang tinggi dipasaran dan seseorang berusaha menetapkan harga yang lebih tinggi daripada harga sebenarnya. tetapi bila para penjual mau menjual di bawah harga semestinya. Menurut Ibnu Taimiyah kontroversi antara para ulama tentang masalah harga berkisar dua poin. merupakan salah satu bentuk jual beli yang bersifat amanah. Cit. walaupun baru dilaksanakan dalam situasi penting dan menekankan perlunya kebijakan harga yang adil. 2) Bai’ al muqayyadah. serdang barang yang diperjual belikan diproduksi dan diserahkan kemudian. jual beli seperti ini didasarakan kpada sabda Rasulullah: “tiga hal yang didalamnya terdapat keberkahan: pertama.214 Ekonomi Islam: Sejarah. tuan rumah akan dirugikan akibat kebijakan itu dan perlu membendung berbagai usaha untuk membuat regulasi harga. demikian 58 59 Zainul Arifin. akan terjadi kekurangan penawaran. 4. hlm. yaitu kontrak jual beli di mana harga atas barang tersebut dibayar lebih dahulu tapi dapat diangsur sesuai dengan jadwal dan syarat-syarat yang disepakati bersama. juga akan mengecilkan hati para importir untuk mengimpor barang tersebut. muqarradhah (nama lain dari mudharabah). Inilah alasannya. perbuatan mereka dibiarkan saja. kedua. dicetak pada garis tepi dari kitab al-Mughni oleh Ibnu Oudamah. Pengawasan harga hanya akan memperburuk situasi tersebut. Vol. 4) Bai’ al murabahah. Para penjual akan menderita karena dibatasi dari penjual barang dagangan mereka dan para pembeli menderita karena keinginan mereka tidak bisa dipenuhi. 7) Bai’ as salam. mencampuri tepung dengan gandum untuk 58 mendengar adanya kebijakan pengawasan harga mereka tak akan mau membawa barang dagangannya ke suatu wilayah dimana dipaksa menjual barang dagangannya diluar harga yang ia inginkan. Akad jual beli ini dilandasi oleh perkataan Ibnu Abbas: “Aku bersaksi bahwa salam yang dijamin untuk waktu tertentu benarbenar dihalalkan oleh Allah dan diizinkan. Aplikasi jual beli seacam ini dapat dilakukan sebagai jalan keluar bagi transaksi ekspor yang tidak dapat menghasilkan valuta asing (devisa). “al-Sharh al-Kabir” (Mesir. Menurut Syafi'i atau penganut Ahmad bin Hambal seperti Abu Hafz AI-'Akbari. 9) Al murabahah. menjal dengan pembayaran tangguh (murabahah). Op. 6) Bai’ al muwadha’ah. hlm.49 Argumentasi itu merupakan kesimpulan sederhana bila harga ditetapkan akan membawa akibat munculnya tujuan yang saling bertentangan. yaitu pada tanggal yang disepakati.60 Sabda Rasulullah: “barangsiapa yang melakukan salaf (transaksi salam) hendaknya melakukannya dengan takaran yang jelas dan timbangan yang jelas pula sampai pada batas waktu tertentu”. 122 . Mazhab Maliki dan Hanafi. dikutip oleh A. yaitu pertukaran antara barang atau jasa dengan uang. adalah jual beli biasa. Uang berperan sebagai alat tukar. Argumentasi Ibnu Oudamah melawan penetapan harga oleh pemerintah serupa dengan para ahli ekonomi modern. yaitu jual beli di mana pertukaran terjadi antara barang dengan barang (barter). Ibid. adalah jual beli yang memiliki pengertian hampir sama dengan bai’ as salam. pada umumnya bermuia dari situasi meningkatnya permintaan atau menurunnya penawaran. Mata uang asing yang diperjualbelikan dapat berupa uang kartal (bank notes) ataupun dalam bentuk uang giral (telegrafic transfer atau mail tarnsfer). riwayat Ibnu Abbas. yaitu jual beli di mana penjual melakukan penjualan dengan harga yang lebih rendah daripada harga pasar atau dengan potongan (discount). 61 Al Hadits. Pada saat yang sama akan mendorong produksi dalam negeri mencari pasar luar negeri atau menahan produksinya. 1374 H). transaksi ini lazimnya disebut counter trade. menganut keyakinan ini. Harga yang tinggi. adalah akad jual beli barang tertentu. 61 8) Bai’ al istisna. Tetapi. Pertama.59 Sabda Rasulullah: “Janganlah kamu menjual barang yang tidak ada padamu”. Akibatnya. 60 Al Hadits. yaitu jual beli atau pertukaran antara satu mata uang asing dengan mata uang asing lainnya. sampai pengawasan harga secara lokal itu dilarang. di mana penjual tidak memberitahukan harga pokok dan keuntungan yang didapatnya. karena harganya meningkat Harga akan meningkat dan kedua pihak menderita. 49 Ibnu Qudamah al-Maqdisi. Harga yang rendah akan mendorong permintaan baru atau meningkatkan permintaan. Kemudian ia membaca ayat 282 surat al baqarah. Qadi Abu Ya'la dan lainnya mereka tetap menentang berbagai campur tangan terhadap keadaan itu. 3) Bai’ al shraf. Dalam transaksi jual beli tersebut penjual menyebutkan dengan jelas barang yang diperjualbelikan. Para konsumen yang membutuhkan akan meminta barang dagangan dan membuat permintaan mereka tak bisa dipuaskan. kenapa hal itu dilarang”. riwayat Ahmad dan Ibnu Hiban.A lslahi (1997). perbuatan mereka itu— menurut mazhab Maliki—harus dihentikan. 44-45. Dan para pedagang lokal yang memiliki barang dagangan akan menyembunyikan barang dagangannya. Teori. Jadi. hlm. sejumlah ahli fiqh Islam mendukung kebijakan pengaturan harga. adalah akad jual beli di mana pembeli membayar uang (sebesar harga) atas barang yang telah disebutkan spesifikasinya. 5) Bai’ al musawamah.. termasuk harga pembelian dan keuntungan yang diambil. sedang barang yang diperjualbelikan itu akan diserahkan kemudian. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 147 Macam-macam Jual-Beli: Beberapa macam jual beli dalam Islam ialah: 1) Bai’ al mutlaqah. 22. dan ketiga.

54 Al Qur’an. (Jakarta: 1990). hlm. 53 Al Qur’an.53 “Tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia (rezki hasil perniagaan) dari Tuhanmu…Sesungguhnya kamu sebelum itu benar-benar termasuk orangorang yang sesat. Pustaka Firdaus. 1964). Yahya menyampaikan kepadaku. kalian menghancurkan kami. 51 50 . kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu…”55 Sabda Rasulullah: “Pekerjaan seseorang dengan tangannya dan setiap jual beli yang mabrur. janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil. kedua munta’aqadani (pihak yang berakad). Berjalanlah di muka bumi ini dengan mengais barang dagangan sebagai tengkulak (al-jaalib) yang tidak punya kios di pasar. sehingga nilai produk tersebut tidak dapat dikaitkan dengan pekerja yang dipekerjakan di situ. 56 “Pedagang yang jujur dan terpercaya akan bersama para nabi. maka setiap akad harus memenuhi unsur-unsur pokok sebagai rukun yang pokok. hlm. Abu Zahra membahas benda-benda yang menjadi milik Allah sebagai landasan bagi pemilikan mineral oleh pemerintah. Lahore. hlm.51 Allamah Ibn Hazm menganggap negara bertanggungjawab terhadap persediaan kebutuhan dasar setiap individu. 56 Zainul Arifin. 21. hlm. 57 Al Hadits. Cit. 369 50 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Op. tetapi. tapi setiap indivisu memiliki hak menggunakannya untuk kebutuhan pribadi dan kepentingan bersama. Teori. surat An Nisa (4) ayat 29.54 “Hai orang-orang yang beriman. Cit. di mana hak penduduk harus dilindungi dari kerugian yang diakibatkan olehnya. surat al Baqarah (2) 275. Fatwa dan Ijtihad Umar bin Khattab (terj) (Surabaya: Risalah Gusti. Kalian (para pedagang) telah membeli dari rumah-rumah penduduk kami. "Sesungguhnya telah tiba serombongan unta yang datang dari Thaif dengan membawa anggur kering. Op. Islamic Publication. orang yang kembali (mengambil riba). orang-orang yang Telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya.. shighat (ijab qabul).52 Abdurrazzaq meriwayatkan dalam AI-Mushannaf. hanya bila masyarakat menderita akibat peningkatan harga itu. “The Economic Enterprise in Islam”. Op. 40 dalam Islahi. kemudian juallah sesuai cara kalian sendiri”. kemudian kalian menjualnya? Juallah satu sha'-nya (empat mud) dengan harga satu dirham. Op Cit. dari Malik dari Yunus ibn Yusuf dari Sa'id ibn AI-Musayyab bahwa Umar ibn Khattab melewati Hatab ibn Abi Baltha'a dahulu. Cit. mereka kekal di dalamnya”. Muhammad Nejatullah Siddiqi (1972). ketika mereka telah memenuhi kewajibannya. (Yogyakarta: Pustaka Firdaus. Lalu Umar berbicara. “al-Hisbah”. dalam Monzer Kahf. riwayat Tirmidzi. Umar berkata.57 Dari beberapa nas tersebut di atas. Ekonomi Islam. Islam tidak mengakui hak milik absolut terhadap factor-faktor yang berkaitan dengan produksi.. 90 dalam Monzer Kahf.. Maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka. Op Cit.50 Poin kedua dari perbedaan pendapat antara ulama adalah penetapan harga maksimum bagi para penyalur barang dagangan. diantaranya: pertama. beberapa ahli seperti Sa'id bin Musayyib. Muhammad Nejatullah Siddiqi. orang-orang yang jujur dan para syuhada”. hlm. “Dua mud-nya seharga satu dirham". ma’qud fiih (objek akad). Inilah pendapat yang bertentangan dengan mayoritas para ulama bahkan Maliki sendiri. 33. hlm. 55 Al Qur’an. (Oahirah: DarulQaumiyyah. hlm. hlm.53 Sedangkan dalam AI-Muwatta'. Islam telah meletakkan system sosial yang seimbang.52 Prinsip Jual Beli Beberapa nas (al-qur’an. 50 Mengenai perbankan dalam islam yang mengambil mudharabah sebagai bentuk dasar dari cara kerjanya. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. hlm. dengan pembentukan lembaga-lembaga zakat. yaitu tidak ada tipuan dan khianat”. dan Hadist) yang menyatakan tentang jual beli. Di depan pedagang ini terdapat dua karung anggur kering. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 213 juga yang dinyatakan oleh M Nejatullah Siddiqi. surat al Baqarah (2) ayat 198. lalu terus berhenti (dari mengambil riba). Maka baginya apa yang Telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan). Dia juga menekankan bahwa individu-individu tidak diperbolehkan memiliki sumber-sumber ini dan pemerintah tidak dibenarkan memberi izin pemilikan atas sumber-sumbertersebut. “At-Tafafulul Ijtima fi Islam”. 34.12-13. Anda telah mematok harga standar dan mereka mengikutinya. 1995). Telaah Analitik terhadap Fungsi Sistem Ekonomi Islam (terj). shadaqah dan warisan. hlm. maka janganlah berdagang di pasar kami.55 51 Ibnu Taimiyah. kalau tidak. "Bagaimana engkau menjualnya wahai Hathib?" Hathib menjawab. Ibnu Hazm dalam AIMuhalla dan Malik dalam AI-Muwatha bahwa Umar ra pernah lewat di depan Hathib bin Abi Talta'ah yang sedang berada di pasar AI-Mushalla. Cit. ketiga. tidak menetapkan suatu plafon dari prosentrase bagian dari modal dalam keuntungan yang didapat. Rabi'ah bin Abdul Rahman dan Yahya bin Sa'id dilaporkan menyetujuinya.148 Ekonomi Islam: Sejarah. 51 Para pengikut Abu Hanifah berkata bahwa otoritas harus menetapkan harga.. Karena itu islam tidak mengizinkan penimbunan harta kekayaan atau factor-faktor yang memungkinkan timbulnya kemakmuran yang pincang. 29-30. 52 Irfan Mahmud Ra’na. 61 53 Muhammad Abdul Aziz al-Halwi. 114 52 Muhammad Abu Zahrah (1964). dan urusannya (terserah) kepada Allah. 1999). hlm. di antaranya ialah: “…Allah Telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Op. bahwa Islam memberikan kepercayaan sangat besar kepada mekanisme pasar.

Islahi (1995). Dalam prinsip bagi hasil dikenal dua macam kontrak (akad). Setiap pihak memiliki bagian secara proporsional dengan kontribusi modal mereka dan mempunyai hak mengawasi (voting right) perusahaan sesuai dengan proporsinya. jika harga itu bisa ditetapkan untuk memenuhi kebutuhan satu orang saja. Op. satu pihak memiliki pohon yang sebagian tumbuh di tanah orang. 54 Imam Malik ibn Anas.1999). misalnya menurunnya penawaran berkaitan dengan menurunnya produksi. Cit. 2) Dilaporkan ketika terjadi perselisihan antara dua orang. atau dapat menjadi penyedia dana dalam hubungan mereka dengan pihak pengguna dana. pemilik dana memberikan kekuasaan penuh kepada pengelola untuk menggunakan dana tersebut dalam usaha yang dianggapnya baik dan menguntungkan. pemilik dana meentukan syarat dan pembatasan kepada pengelola dalam penggunaan dana tersebut dengan jangka waktu. 55 Taqiyuddin An-Nabhani. hal tersebut dapat diketahui dari kondisi berikut: 56 1) Bila dalam kasus pembebasan budaknya sendiri. Ibnu Taimiyah membuktikan bahwa Rasulullah saw sendiri menetapkan harga yang adil jika terjadi perselisihan antara dua orang. 1996). (Surabaya: Risalah Gusti.212 Ekonomi Islam: Sejarah. sebagai akibat langkanya makanan dan pada tahun tersebut membubung tinggi. 49 Zainul Arifin. Inilah yang disebut musyarakah al muntanaqishah. yaitu: Musyarqah (joint venture profit sharing) dan mudharabah (trustee profit sharing). Katanya. (Jakarta: RajaGrafindo Persada. Kemudian Rasulullah saw membolehkan pemilik tanah untuk menebang pohon tersebut dan ia memberikan kompensasi harganya kepada pemilik pohon. Mudharib dalam kontek ini menjadi trustee atas modal tersebut. ini adalah sebuah kasus khusus dan bukan merupakan aturan umum. melalui kontrak ini dua pihak atau lebih termasuk bank dan lembaga keuangan bersama nasabahnya dapat mengumpulkan modal mereka untuk membentuk sebuah perusahaan (syirkah al inan) sebagai sebuah badan hukum (legal entity). 47 48 360 Zainul Arifin. hlm. hubungan kontrak bukan antar pemebeli modal. Bank dan lembaga keuangan dalam kontrak ini dapat menjadi salah satu pihak. Mudharib dapat beberbentuk perseorangan atau badan untuk tujuan melakukan perdagangan. juga merupakan suatu bentuk equity financing. bukan karena kasus penjual menimbun atau menyembunyikan penawaran. Dalam kontrak tersebut. 47 Musyaraqah. yaitu mutlaqah (tidak terikat) dan muqayyadah (terikat). Teori.Cit. Umar ibn al-Khattab berkata kepadanya.. Rasulullah memerintahkan pemilik pohon itu untuk menjual pohon itu kepada pemilik tanah dan menerima kompensasi atau ganti rugi yang adil kepadanya. Pemilik tanah menemukan adanya jejak langkah pemilik pohon di atas tanahnya. Op. Ibid. salah satu pihak dapat mengambil alih modal pihak lain sedang pihak lain tersebut menerima kembali modal mereka secara bertahap. Membangun Sistem Ekonomi Alternat'f Perspektif Islam (terj). “Naikkan harga atau tinggalkan pasarkami”. hlm. la mengajukan masalah itu kepada Rasulullah saw. 19. ia mendekritkan bahwa harga yang adil (qimah al-adl) dari budak itu harus dipertimbangkan tanpa adanya tambahan atau pengurangan (/a wakasa wa la shatata) dan setiap orang harus diberi bagian dan budak itu harus dibebaskan. Tipe mudharabah. yaitu untuk menghaslkan keuntungan. Menurut Ibnu Taimiyah harga naik karena kekuatan pasar dan bukan karena ketidaksempurnaan dari pasar itu. tetapi mempunyai bentuk (feature) yang berbeda dengan musuaraqah. hlm. Setelah menceritakan dua kasus yang berbeda dalam bukunya AIHisbah. Itu bukan merupakan laporan bahwa seseorang tidak boleh menjual atau melakukan sesuatu yang wajib dilakukan atau menetapkan harga melebihi kompensasi yang ekuivalen ('iwad al-mithl).54 Pada masa Umar bin Khattab pernah terjadi masa paceklik— yang disebut dengan amur ramadah—yang terjadi hanya di Hijaz. Dalam dua kasus tersebut ia melanjutkan penjelasannya.. Beliau mengirim makanan dari Mesir dan Syam ke Hijaz. Orang itu ternyata tak melakukan apa-apa. hlm. 214 56 AA. AI-Muwatta (terj). 115 . Sehingga berakhirlah krisis tersebut tanpa harus mematok harga. jenis usaha dan sebagainya. bahkan sebaliknya.55 Ibnu Taimiyah menafsirkan sabda Rasulullah saw yang menolak penetapan harga meskipun pengikutnya memintanya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 149 Sistem Ekonomi Islam Islam dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dalam aktifitas perekonomian ialah melalui akad-akad bagi hasil (profit and loss sharing).. Pegelola menggunakan modal tersebut dengan tujuan yang dinyatakan secara khusus. Op. Dalam kasus terjadinya kekurangan.48 Dalam kontrak mudharabah. 18.49 Pihak-pihak yang bersangkutan dalam suatu akad mudharabah bebas untuk menentukan tiap-tiap rumusan bagi untung. Mereka dapat menjadi pengelola dana (mudharib) dalam hubungan mereka dengan penabung dan investor. hlm. Pada mudharabah. dengan pengertian bahwa pihak-pihak yang bersangkutan akan menerima prosentase tertentu dari keuntungan dan bukan dalam jumlah uang yang ditetapkan lebih yang sedang mengobral anggur keringnya di pasar. Sebagai methode pemenuhan permodalan (equity financing) dan akad-akad jual beli (al bai’) untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan (debt financing). Mudharabah mutlaqah. Namun beliau tidak mematok harga tertentu untuk makanan tersebut. Ibnu Taimiyah menegaskan bahwa Rasulullah saw pernah melakukan penetapan harga. Cit. yang dirasa menganggunya. melainkan antar penedia dana (shahibul maal) dengan enterprenenur (mudharib). Mudharabah muqayyadah. tempat.

Kondisi pasar di masa Rasululullah saw menjadi justifikasi tidak ditetapkannya harga.. Sebab penetapan harga tak bisa dikenakan kepada seseorang yang tak berfungsi sebagai supplyer sebab tak akan berarti apa-apa atau tidak adil. adalah. 32.59 Keberadaan pasar yang terbuka memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk ambil bagian dalam menentukan harga. The Economic System of Islam. Political Economy of the Islamic State. Penggunaan secara mubadzir dan sikap boros dilarang. keadaan ini akan mengakibatkan barang menjadi langka akhirnya harga barang naik. Karena penjualnya tak bisa diidentifikasi secara khusus. “seseorang yang membawa barang yang dibutuhkan untuk kehidupan sehari-hari siapa pun yang menghalangi sangat dilarang".42 egara merupakan salahsatu dari tiga soko guru system ekonomi islam. 44 . perdagangan dan keuangan. Ini termasuk kewajiban untuk membantu kerabat dekat dan keluarga kecil dan anggota keluarga besar jika mereka dalam keadaan membutuhkan. membayangkan suatu masyarakat ekonnomi yang didasarkan pada pengarahan negara secara luas dan penyertaan di dalam bidang-bidang perekonomian.. 45 eranan ekonomi aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari system ekonomi islam. Umar Chapra. tak ada alasan yang bisa digunakan untuk menetapkan harga. 43. 280..116 57 memeliharanya tetap bersikap adil.41 Pembentukan perbendaharan negara merupakan sarana untuk menunaikan tanggung jawab negara. (Beirut: Dar Al Fikr. yaitu: 1) Menjamin kesesuaian dengan kode etik islam dari tiap pribadi lewat pendidikan. Ali Aswaf. 1970). 44 Bagi kepentingan dasar dari keadilan sosial ekonomi. Salah satu alasan lagi kenapa Rasulullah saw menolak menetapkan harga adalah. di Madinah. Islamabad. Pemilik harus menghindarkan penggunaan hartanya dengan cara yang membahayakan orang lain atau merugikan kepentingan umum. sehingga harga ditentukan oleh kemampuan riil masyarakat dalam mengoptimalisasikan faktor produksi yang ada di dalamnya.150 Ekonomi Islam: Sejarah. Maka importir tidak akan lagi berdagang di pasar Madinah. Nizam al Islam al iqtisad. Ma’asyiat el Islam. Bila hal ini tercapai maka mekanisme pasar yang sesuai dengan syariah Islam akan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat. pada waktu itu tak ada kelompok yang secara khusus hanya menjadi pedagang. Itulah sebabnya penetapan harga hanya mungkin dilakukan jika diketahui secara persis ada kelompok yang melakukan perdagangan dan bisnis yang manipulatif sehingga berakibat menaikkan harga. hlm. bersama-sama dengan iman dan keterikatan pada nilai-nilai moral dan prinsip-prinsip tertentu dalam organisasi. Sehubungan dengan usaha mempertahankan keseimbangan sosial. 43 Muhammad al Mubarak. 58 Jadi. 42 Ibid. dan bukan sebaliknya. Islamic Publication. Op. 3) perbaikan penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diakibatkan oleh mekanisme pasar dengan bimbingan dan pengaturan maupun dengan campur tangan langsung serta partisipasi dalam prosesnya. demikian juga dengan barang subtitusinya. satu sama iain (minjins wahid) 57 Tak seorang pun bisa dipaksakan untuk menjual sesuatu. hlm. 58 Tingginya harga barang impor dikarenakan beban biaya untuk mendatangkar. Penedeiaan modal fisik dan modal sosial terhitung sebagai kewajiban penting darin negara islam modern. Orang lain atau masyarkat mempunyai hak tertentu atas harta seorang pemilik. hlm. Bukan berarti ibnu Taimiyah berpendapat bahwa Rasulullah saw meiarang penetapan harga. 1) Harga lebih ditentukan oleh mekanisme pasar. dengan menyatakan. 46 M. Dengan kondisi ini. 4) mengambil langkah-langkah positif di bidang produksi dan pembentukan modal guna mempercepat pertumbuhan dan menjamin keadilan sosial. 1972). negara harus mencampuri kemakmuran pribadi warga negara. 436. 40 160.46 39 40 Abul A’la Maududi. (London: Islamic Culture Centre. Islam mengatur bagaimana keberadaan suatu pasar tidak merugikan antara satu dengan yang lain. hlm. hlm. dan bila perlu lewat paksaan. Pengaruh lain dari mekanisme pasar yang Islami. “Ekonomic Principles of Islami”. Cit. Jadi bila harga ditetapkan—diturunkan—maka keuntungan yang ambil sedikit atau rugi. hlm. hlm. Kontrol apa pun yang dilakukan atas barang-barang itu akan bisa menyebabkan timbulnya kekurangan penawaran dan memperburuk situasi ekonomi dalam negeri. Jika harga ditetapkan kepada siapa penetapan harga itu akan dipaksakan?. Muhammad Nejatullah Siddiqi.40 Peranan negara dalam kehidupan ekonomi islam mencakup empat hal. Menurut Ibnu Taimiyah barang-barang yang dijual di Madinah sebagian besar berasal dari impor. (Lahore: 1969). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 211 pastilah akan lebih logis kalau hal itu ditetapkan untuk memenuhi kebutuhan publik atas produk makanan. Dalam konsep Islam wujud suatu pasar merupakan refleksi dari kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Para penjual dan pedagang merupakan orang yang sama. Teori. Rasulullah saw menghargai kegiatan impor. 39 Pemilik tidak berhak untuk menghancurkan harta-harta yang bermanfaat. 41 Ibid. (California: University of Southern California. lbid. 2) menciptakan kondisi sehat di dalam pasar guna menjamin fungsinya yang baik. Nyatanya saat itu penduduk Madinah tak membutuhkan penetapan harga”. 45 Fazlur Rahman. 59 Islahi (1995). sejauh keadilan sosial ekonomis menuntutnya. barang impor dialihkan kepada harga per nnit dari barang tersebut ketika dijuol di Pasar Madinah. 1970). Oleh karena keterlibatan produsen. konsumen dan pemerintah di pasar diperlukan guna menyamakan persepsinya tentang keberadaan suatu "harga". Islamic Studies.43Filsafat kemasyarakatan islam. pakaian dan perumahan karena kebutuhan umum itu jauh lebih penting ketimbang kebutuhan seorang individu.

dengan menghapus praktik penimbunan barang. distribusi yang adil dari pendapatan dan kemerdekaan pribadi di dalam konteks kesejahteraan masyarakat. 38 Untuk mencapai keadilan ekonomi. 27. 35 34 dimana mekanisme ini dibentuk oleh masyarakat dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Metwally. bila pasar gelap dapat dihapuskan maka produsen dalam negeri tidak dirugikan. pendidikan dan latihan akhlaq.34 Filsafat Ekonomi Islam Dalam ekonomi islam. Pengantar dan Penterjemah M. Sumedang. berbagai jenis sumber daya dipandang sebagai pemberian atau titipan Tuhan kepada manusia. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 151 Hal yang menyedihkan justru teori-teori mereka diklaim berasal dari barat. 36 Strategi islam dalam mengorganisir system ekonomi mempunyai tiga segi. 3) Pemerintah bertanggung jawab dalam menindak pelaku pasar yang cenderung merusak. Bila pembajakan bisa dihampuskan maka produsen akan memperoleh kenyamanan dalam berproduksi. 2) Bila pasar tidak bisa menjamin kestabilan harga dan harga yang terjadi merugikan salah satu pihak dalam pasar tersebut— produsen atau konsumen—maka pemerintah harus ikut turut campur tangan dengan cara mengeluarkan kebijakan-kebijakan langsung yang mempengaruhi pasar dengan motif bahwa hal itu diperlukan untuk menjaga kesinambungan perniagaan dalam kehidupan masyarakat. pembajakan. 36 Ibid. Op. hlm. Buku tersebut dihasilkan pada abad ke-18. peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan khusus yang ditetapkan oleh negara. Op. 35 Islam mengakui kepemilikan pribadi dalam batas-batas tertentu Filsafat ekonomi meruanglingkupi tentang pendekatan menyeluruh dari suatu persoalan ekonomi. masyarakat juga akan menikmati barang yang bermutu. . Kedua. aktualisasi keimanan seorang muslim akan terlihat di pasar. Husein Sawit. cara berfikirnya serta menanamkan dalam dirinya pengertian moral yang kuat. sedang system ekonomi merupakan penguraian tentang methode dan sarana untuk menciptakan kesejahteraan umat manusia pada umumnya dan ekonomi pada khususnya. Barru (sulawesi) dan beberapa daerah lainnya lebih detai anda bisa lihat pada halaman pengembangan ekonomi lokal di Tegal pengembangan ekonomi lokal di Sumedang.M. Metwally. 37 Ibid. pertama. hlm. secara umum pengembangan ekonomi regional atau lokal pada dasarnya adalah usaha untuk penguatan daya saing ekonomi lokal untuk pengembangan ekonomi daerah dan tentunya akumulasi kegiatan tersebut akan berpengaruh besar pada pengembangan daya saing ekonomi nasional dan penguatan daya saing ekonomi nasional.. yaitu tujuan yang terperinci dan jelas. yang dapat M.. maupun ilmu-ilmu lainnya sesuai dengan keahlian kita masingmasing.60 Pengembangan ekonomi lokal bukan lah hal yang baru.. maka dalam Islam tidak mengambil posisi kaku dalam menggunakan sistem ekonomi— seperti pemahaman bahwa sistem ekonomi Islam harus beda dengan sistem ekonomi kapitalis dan sosialis. ibadah. tetapi konsep pengembangan ekonomi lokal dan teknik impelementasinya terus berkembang. (Jakarta: Bangkit Daya Insana. 28. Mudah-mudahan Allah swt menjadikan kita orang yang haus akan ilmu dan menjadikan kita semua semakin dekat dan taqarrub. islam tidak hanya bergantung pada hokum. pengembangan ekonomi lokal di Karawang. sehingga akan menimbulkan kenaikan harga barang secara umum atau inflasi. hlm. 73. padahal kalau kita kaji teori ekonomi yang signifikan pada dunia barat. Cit. pengembangan ekonomi lokal di Bandung. untuk merubah kecenderungannya. baik dalam bidang ilmu ekonomi. Cit. yang bahkan isinya banyak terdapat kemiripan dengan buku ‘Muqaddimah’ karya Ibn Khaldun yang dihasilkan beberapa abad sebelumnya Kontribusi besar para ilmuwan ekonomi Islam inilah yang harus kita jadikan acuan untuk terus belajar dan menghasilkan karya-karya signifikan. pertama kali dihasilkan oleh seorang profesor dari University of Glasgow yang bernama Adam Smith pada bukunya “An Inquiry Into The Nature and Cause Of The Wealth of Nations”. 1995). 60 61 Taqiyuddin An-Nabhani. Ketiga. Manusia harus memanfaatkannya seoptimal mugkin dalam produksi guna memenuhi kesejahteraan bersama di dunia. Dan. Bila masyarakat bisa memenuhi kebutuhan—dan bukan keinginan semata—maka harga pasar cenderung stabil. Teori dan Model Ekonomi Islam.61 Di Indonesia pengembangan ekonomi lokal telah diterapkan di beberapa daerah seperti di Kabupaten Tegal. pasar gelap dan sejenisnya. Bila penimbunan bisa dihampuskan maka masyarakat bisa mengkonsumsi barang dengan tingkat harga yang stabil. yaitu untuk diri sendiri dan untuk orang lain. 30. Karena intervensi di luar kebutuhan akan meningkatkan harga. Perhatian yang besar untuk ini dicurahkan atas pembentukkan bathin manusia lewat iman. undangundang.M. Rasulullah saw pernah menggunakan sistem ekonomi pasar bebas dan pasar terkendali. Karena pada dasarnya setiap masyarakat akan dapat menginterpretasikan sistem ekonomi yang mampu mensejahterakannya.210 Ekonomi Islam: Sejarah. hlm. M.37 Prioritas daripada tujuan ekonomi islam ialah kesejahteraan ekonomi yang diikuti dengan persaudaraan sedunia dan keadilan. Ibid. 38 Ibid. Sebab. 4) Dengan dasar bahwa pasar merupakan representasi masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya. Teori. sikap moral dan tingkah laku yang dirumuskan dengan baik dari pelaku-pelaku ekonomi.

dan kebutuhan tertier (luxury). Oleh karenanya untuk keperluan tersebut di atas kolaborasi antar berbagai pihak secara intensif Klaster indsutri. dimana nilainya tidak boleh berubah-ubah Ibnu Rushd menyatakan bahwa uang itu tidak boleh berubah arena dua alasan. kehidupan. Roger E. maka uang sebagai pengukur keadaannya tidak boleh berubah. Kondisi ini merefleksikan produktivitas sektor mikro dan kecil yang rendah bila di bandingkan dengan usaha yang lebih besar. 62 63 yang menekankan bahwa uang dapat digunakan kapan saja oleh konsumen untuk membeli keperluan hidupnya. dan polarisasi yang terus menerus meneganai kelas dan daerah (pusat/pinggir) sepanjang waktu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 209 Penting pengembangan ekonomi lokal dalam konteks perkuatan tidak lepas dari kinerja nyata yang dihadapi oleh sebagian besar usaha terutama mikro. Peningkatan produktivitas akan berdampak luas pada perbaikan kesejahteraan rakyat menggantungkan sumber kehidupannya. Di antara berbagai faktor penyebabnya. Dia pun tak berubahubah. dan sebagai cadangan untuk konsumsi di masa depan. dan harta kekayaan yang bersangkutan dengan masalah ekonomi. tetapi kontribusi dalam output nasional di katagorikan rendah.29 Sebelumnya. Ibnu Rushd juga membantah Aristoteles tentang teori nilai uang. 9 Agustus 2003.33 29 30 Bisnis Indonesia. alat untuk mengukur nilai. 62 Hal ini dikarenakan usaha mikro dan sektor pertanian (yang banyak menyerap tenaga kerja). Masih banyak karya-karya lainnya yang dihasilkan oleh para ilmuwan muslim terhadap perkembangan ilmu ekonomi. Cit. rendahnya tingkat penguasaan teknologi dan kemampuan wirausaha di kalangan UKMK menjadi isu yang mengemuka saat ini. 9 Agustus 2003. Salah satu resources yang bisa dioptimalkan untuk kegiatan di atas adalah program pemerintah yang lebih terpadu. kebutuhan primer (darruriyyah). menurut Ibnu Khaldun penerapan syariah pada negara tidak akan tegak tanpa didasari oleh keadilan di bidang sosial dan ekonomi. mempunyai produktivitas yang sangat rendah. sekunder (hajiat). Sistem ini telah berkembang dan meluas ke seluruh bumi ini. perkembangan ekonomi secara lebih luas mengakibatkan tingkat daya saing kita tertinggal dibandingkan dengan negara-negara tetangga kita seperti misalnya Malaysia. maka perubahan padanya sangatlah tidak adil. Keberlangsungan orang tidak akan berjalan tanpa adanya kapital/harta (al-maal). program Community Development perusahaan besar atau BUMN. keturunan. 31 M. maka sesungguhnya nilai nominal uang itu harus sama dengan nilai intrinsiknya. dan keadilan adalah salah satu kriteria manusia dihisab oleh Allah swt. Ibnu Khaldun menekankan. Loc. maka sama seperti Allah swt yang Maha Pengukur. Ibid. Pengembangan UKMK secara parsial selama ini tidak banyak memberikan hasil yang maksimal terhadap peningkatan kinerja UKMK. dan pembangunan tidak akan berjalan tanpa danya keadilan.63 Salah satu alternatif dalam meningkatkan produktivitas adalah melakukan modernisasi sistem usaha secara sistemik dengan program Penguatan Daya Saing UKMK dengan Platform Klaster Industri sehingga akan memberikan dampak yang lebih luas lagi dalam meningkatkan daya saing daerah dan Nasional. Teori. sekunder (decency).152 Ekonomi Islam: Sejarah. Maka. negara tidak akan berjalan baik tanpa adanya implementasi hukum syariah. 32 Tokoh selanjutnya adalah Al Ghazali yang menyatakan bahwa kebutuhan hidup manusia itu terdiri dari tiga. Walau diakui pula bahwa menjadi lapangan kerja bagi sebagian besar pekerja di Indonesia. uang berfungsi sebagai alat untuk mengukur nilai. 32 Ibid. The Penguin History of Economic. Bila upah dijadikan produktivitas. komoditi dan tenaga). uang berfungsi sebagai cadangan untuk konsumsi masa depan. Aristoteles menyebutkan bahwa fungsi uang itu ada tiga. Al Ghazali uga menyatakan tentang tujuan utama dari penerepan syariah adalah masalah religi atau agama. persyaratan politis mengenai tingkat harga (modal. 33 Ibid. rendahnya nilai tambah.30 Dari edua alasan tersebut. Harta didapatkan dari pembangunan yang signifikan (imarat). uang sebagai alat tukar. dan menengah di Indonesia yang paling menonjol adalah rendahnya tingkat produktivitas. pertama. Diperkirakan hanya menghasilkan kurang dari 40 persen Indonesia. tapi karena produktivitasnya yang rendah. pemikiran. Bisnis Indonesia. Ahli lainnya adalah Ibnu Khaldun yang menghasilkan teori pengembangan dan pembangunan sosial dan ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan. upah rata-rata di usaha mikro dan kecil umumnya berada dibawah upah minimum. . bahwa syariah tidak akan tegak jika tidak melalui peran negara atau penguasa.31 Negara atau pemerintahan tidak akan berjalan baik tanpa adanya orang (khalifah). Teori hirarki kebutuhan ini kemudian ‘diambil’ oleh William Nassau Senior yang menyatakan bahwa kebutuhan manusia itu terdiri dari kebutuhan dasar (necessity). kecil. Karena itu kebijakan bukan karena ukurannya yang kecil. dimana peran negara sangatlah penting dalam pembangunan sosial. Teori Pertumbuhan Ekonomi Dalam ekonomi dunia kapitalis yang ada di Eropa. yaitu: pertama.Backhouse. Umer hapra menyatakan bahwa Ibnu Khaldun berhasil memberikan pencerahan pada dunia ekonomi. 2002. Umar Chapra. Kedua. sangat berkembang wacana sebagai sebuah sistem yang didasarkan pada keingginan untuk mengunpulkan modal. khususnya Abad ke 16. dan rendahnya kualitas produk. dan kebutuhan mewah (takhsiniyyat).

Schumpeter. semuanya merupakan konsekuensi. Ia menghasilkan sebuah teori dengan memperkenalkan fungsi keempat dari uang yaitu sebagai alat simpanan daya beli dari konsumen.208 Ekonomi Islam: Sejarah.65 Proses produksi dalam ekonomi dunia kapitalis dibangun di atas hubungan sentral atau antinomi: hubungan antar modal dan tenaga operasi sistem yang berjalan mempunyai pengaruh untuk meningkatkan pembatasan terhadap individu (bukan keluarga). Batas-batasnya kurang lebih ditunjukkan dengan jelas. 66 Ibid. pemaksaan agar mereka terlibat proses kerja dalam kemampuan tertentu. Dan kelompok nilai surplus yang dirampas dari mereka. 64 Yang lebih mencolok lagi. maka yang dimaksud adalah kelas-kelas dunia ekonomi ini. Banyak ilmuwan muslim yang menulis. Dalam dunia ekonomi kapitalis. Bila diteliti lebih dalam. meneliti. 64 . Roger E. Ibnu Taimiyyah. hlm. ternyata pada saat tersebut adalah masa kegelapan dunia barat (dark age) terhadap dunia keilmuan dan sains. Roy C. dalam mengejar kepentingan kelasnnya. dan menghasilkan teori-teori ekonomi yang hasilnya hingga sekarang masih relevan untuk dipelajari dan diterapkan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 153 terjadi di dunia. Al Ghazali. 65 Ibid. Brown. Pada abad kegelapan tersebutlah. negara adalah suatu institusi yang eksistensinya ditentukan oleh hubungannya dengan “negara-negara” lainnya. yang kini justru secara ironi diakui sebagai teori yang berasal dari dunia barat. apalagi kalau kita berbicara kelas yang objektif. berkisar mulai dari menyeluruh sampai dengan nol. sebaliknya jika produksi turun dan permintaan naik. Beberapa ilmuwan muslim yang berhasil dan menghasilkan karya fenomenal pada teori ekonomi diantaranya adalah Ibnu Taimiyyah. dunia barat mengalami kemunduran di bidang keilmuan.27 Di sisi lain. Teori. adalah menyangkut hukum permintaan dan penawaran (supply and demand) di pasar. dan tenaga kerja di seluruh wilayahnya adalah kurang lebih besar. Tokoh lainnya yang berhasil memberikan kontribusi besar adalah Ibnu Rushd (Aveorrus). Jika produksi naik dan ermintaan turun. atau terjadi jurang atau jarak yang besar diantaranya. dalam bahasa dan sebagainya. sebagai kontributor nilai suplus atau sebagai penerima. Semua struktur ini terjadi setelkah kapitalisme. berusaha melibatkan diri dalam aktivitas ekonomi karena ia merasa cocok tanpa kendala-kendala lokasi geografisatau pertimbangan politik lainnya. Judul Aslinya. 26 27 Perkembangan ekonomi dunia kapitalis melibatkan penciptaan semua institusi utama dunia modern: kelas. 1992). termasuk karya di bidang ekonomi. Kekuasaan riilnya untuk mengendalikan arus model. berhasil mengeluarkan teori yang dikenal dengan ‘price volatility’ atau naik turunnya harga di pasar. Dia menyatakan bahwa: “Sebab naik turunnya harga di pasar bukan hanya karena adanya ketidakadilan yang disebabkan orang atau pihak tertentu. Ibid. misalnya. 28 Ibid. 1954. History of Economic Analysis. kelas borjuis mencerminkan persepsi diri (self perception) ini dalam arah gaya budaya “dunia”—dalam dunia konsumsi. yaitu kaum proletar. Baik kelompok borjuis maupun kaum proletar adalah kelas-kelas yang dibentuk dalam ekonomi dunia. komoditi. dalam buku ‘Perbandingan Politik’. dan hukuman mati pun akan diberikan padanya. 540. kelompok etnis/bangsa. Pada masa tersebut adalah masa keemasan umat Islam. Kelas borjuis. Ibnu Khaldun. bahkan masa ini berjalan hingga abad ke-13 yang ditandai dengan masa St. sixth Edition. tidak begitu banyak teori dan karya ekonomi yg dihasilkan oleh para pemikir di dunia barat. Modalitas dan batas kelompok dalam struktur negara juga semakin dibatasi (dalam arti batas-batas hukum diberikan kepada tekanan tersebut. Macridis & Bernrd E. bukan penyebab kapitalisme. ternyata abad kegelapan yang dialami oleh dunia barat justru berbanding terbalik dengan perkembangan keilmuan pada dunia Islam. Pada saat itu pengaruh gereja (Church Father) sangatlah kental terasa. maka harga di pasar akan naik. Ibnu Rushd. 66 A. Hal yang menarik adalah setelah akhir masa keemasan Graceo Roma di abad ke-8 Masehi.Backhouse dalam bukunya yang memuat karya yang dihasilkan oleh Ibnu Rushd. salah satunya dalam perkembangan dunia ilmu ekonomi. Schumpeter bahkan menyebutnya sebagai ‘Great Gap’. dimana banyak para ilmuwan muslim berhasil memberikan karya-karya imiah yang signifikan. ‘Comparative Politics. rumah tangga – dan “negara”. dan masih banyak lagi. dan batas-batas organisasi rasional oleh kelompok untuk mengungguli batas-batas ini. terhadap kemungkinan mereke mempengaruhi hukum nilai (law of value) yang mengarisbawahi kapitalisme. tetapi juga karena panjang singkatnya masa produksi (khalq) suatu komoditi. Batasbatas dan penetuan hak-hak formal mereka telah dibatasi dengan semakin jelas (yang berpuncak di dalam struktur hukum internasional Amerika Serikat kontemporer). dimana mereka membatasi para ahli dan ilmuwan untuk menghasilkan karya ilmiah. sangat sedikit sekali ditemukan pemikiran dan teori ekonomi yg signifikan dihasilkan. maka harga di pasar akan turun.26 Selama kurang lebih lima abad tersebut. pemaksimal keuntungan untuk memupuk modal. (Jakarta: Erlangga. Tingkat kedaulatan juridisnya berbeda-beda. Immanuel Wallerstein “Ketergantungan Ekonomi Dunia Kapitalis”.”28 Teori ini kalau kita kaji lebih dalam. Aquinas (1225-1274 M). Dan selanjutnya. Bahkan seseorang dapat dianggap membelot dari ajaran Tuhan bila bertentangan dengannya.

dan gabungan antara modal dan kerja.68 Dalam gerak langkahnya. Sebagimana negara-negara maju telah merintiskan pengembangan instrumen syraiah di pasar modal dengan munculnya Dow Jones Islamic Index (DJIM).cit. 266-68. Pengqiasan penghasilan kepada pemberian atau gaji yang diberikan oleh khalifah kepada tentara itu lebih kuat dari pengqiasannya kepada hasil pertanian. Bapepam mengharapakan pengembangan pasar modal syariah dapat mengirimkan delegasinya untuk mengahdiri acaraacara yang digelarkan Internasional Organization Securities Commission (IOSC). 268. Teori dan Model Ekonomi Islam. yaitu: 1)Menyangkut kebijakan umum. sebagai rujukan atau pedomannya. pembersihan jiwa. Pengantar dan Penterjemah M. 4) Instrumen obligasi syariah. kerja. Luthfi Hamidi. khususnya dalam rangka pengembangan industri jasa keungan bernuasa Islami. Sekurang-kuranganya menurut pakar ekonomi syariat Indonesia. Schumpeter dalam bukunya yang berjudul History of Economic Analysis. Bahkan sebagian orang-orang sosialis lebih ekstrim lagi. Di Jakarta. Husein Sawit. Regulasi ini akan menjadi rujukan bagi emiten baru yang berkehendak dicatat dalam daftar saham syariah. 25 24 Kompas. Ia menjelaskan sejarah perkembangan ekonomi yang Ibid. Dan ini harus secepatnya melaksnakan terobosanterobosan yang kongkrit dan pengembangan instrumen berbasiskan syariah. 3) Indeks syariah yang akan menjadi pedoman penyususnan emiten-emiten yang layak masuk syariah. seperti halnya saat Bank Muamalat di Indonesia pertama kali diperkenalkan. yang sudah memuat 30 emiten yang dikategori sesuai syariah dan layak dijadikan investasi bagi investor muslim. hak masyarakat. dan hak orang yang lemah.67 Tepat pada tanggal 14 Maret 2003. Dan untuk ini juga. berupa zakat. Meski demikian. obligasi syariah mengunakana skim ijarah. Sedang yang lebih tepat diqiaskan kepada pendapatan hasil pertanian adalah pendapatan dari gedung-gedung. pembersihan harta. 5) Reksadana syariah. . dari gaji para tentara dan para penerima gaji lainnya langsung di dalam kantor pembayaran gaji. pabrik-pabrik. hlm. Dan itu ada lembaga tersendiri.154 Ekonomi Islam: Sejarah. Teori. Termasuk yang terbesar di dunia. Pandangan itu menegaskan bahwa zakat wajib dipungut dari hasil kerja sebagaimana juga wujud dipungut dari pendapatan-pendapatan yang lain. dan pemberian hak Allah. Inilah yang diterapkan oleh sistem perpajakan modern yang oleh para ahli moneter dihimbau agar keadilan diterapkan melalui penetapan pajak berdasarkan kuat atau lemahnya sumber pendapatan tersebut sehingga salah satu ciri penting kepribadian pajak pendapatan adalah perhitungan atas sumber pendapatan tersebut. M. dia mengakui industri pasar modal syariah di Indonesia masih memprihatinkan dan mencemaskan. hlm. juga sesuai dengan apa yang diterapkan oleh khalifah Umar bin Abdul Aziz. Hadirnya Pasar Modal Syariah akan menjadi tonggak sejarah baru. Adiwarman Karim69. Yang sudah ada obligasi syariah mudharabah. yaitu modal. Dan mulailah dipublikasi list of Islamic stock (daftar saham yang masuk kategori syariah). Metwally. 14 Maret 2003 M. Karena modal merupakan sumber yang lebih stabil dan mantap. dan itu berarti berperan aktif mewujudkan keadilan dalam distribusi pendapatan. sehingga meluncurlah produk baru ke pasar modal syariah. kalau di luar negeri.24 Ini berarti bahwa besar zakat pendapatan kerja lebih ringan dari besar zakat pendapatan modal atau modal kerja.25 Namun pandangan Islam mengenai zakat adalah bahwa zakat merupakan lambang pensyukuran nikmat. dan sekaligus anggota DSN. 69 Ibid. yang berisikan tentang pondasi dan pemikiran dasar ilmu ekonomi dan perkembangannya. jika dibandingkan dengan populasi muslim di atas 200 juta jiwa lebih. Dimana membahas kedudukan DSN dan Bapepam dalam kaitannay dengan pengembangan pasar modal syaraiah. Yaitu pengembangan produk reksadana yang bersifat hibrid 67 68 serta mengikuti tindakan Ibnu Mas'ud dan Mu'awiyah yang telah memotong sebesar tertentu. ada Jakarta Islamic Index (JII). 2) Proses emisi saham syariah. yang menghimbau agar penghasilan dari kerja dapat dibebaskan dari segala macam pajak untuk mendorong kerja tersebut. sedangkan kerja merupakan sumber yang paling tidak stabil. ada lima ketentuan baru yang akan mengatur perjalanan pasar modal syariah. Dan karena sumber pendapatan pada pokoknya tidak keluar dari tiga hal. Mereka menegaskan bahwa perhatian terhadap sumber pendapatan seharusnya menyebabkan pajak yang ditetapkan dapat mengurangi beban pajak. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 207 Bisnis Saham Pasar modal syariah baru saja dimunculkan pertengahan Maret 2003 dan penandatangan antara Dewan Syariah Nasional (DSN) dan Badan Pengawasan Pasar Modal (Bapepam) yang isinya mengukuhkan DSN sebagai otoritas yang mengawasi aspek syariah pasar modal. Pemikiran Ilmuwan tentang Ekonomi Islam A. seperti Rasyid Husain dan Dow Jones Islamic Market Index. maka ketentuan dalam dunia perpajakan adalah bahwa besar pajak pendapatan atas modal tetap atau yang berkembang mempunyai urutan lebih tinggi daripada besar pajak yang dikenakan atas penghasilan dari kerja. (Jakarta: Bangkit Daya Insana. 1995). loc. meskipun besar zakat masing-masing berbeda-beda. pasar modal syariah diresmikan oleh Menkeu Boediono. agar irama kemajuan pasar modal Syariah Indonesia dapat menimba masukan-masukan yang ada sesuai dengan perkembangan dunia pasar saham Internasional. orang-orang yang memperoleh pendapatan dari sumber yang lemah. dan sejenisnya berupa modal-modal yang memberikan penghasilan sedangkan modal tersebut tetap utuh.M.

karena spekulasi tidak diperbolehkan. Yang diupayakan dapat diklarifikasi dalam empat golongan. op. 73 Fazlur Rahman. dan sesuai dengan kaedah Islam yang menegaskan bahwa kesukaran dapat meringankan besar kewajiban Lihat M. Cit. sehingga harus selalu berputar dalam perekonomian.75 Untuk memenuhi kebutuha likuiditas. dan Abu Said Al Hudri. 73 Rasulullah bersabda: “ternyata Rasulullah tidak menyetujui transaksi-transaksi dengan sistem berter.21 Besar Zakat Penghasilan dan Sejenisnya Berapakah besar zakat yang ditetapkan atas berbagai macam penghasilan dan pendapatan? Masalah yang diundang oleh Muhammad Ghazali agar para ulama dan ilmuwan bekerjasama membahasnya. (London: 1970). untuk itu dianjurkan sebaiknya menggunakan uang. yaitu: fixer income (obligasi). 2005). hlm. maka zakatnya diambil dari pendapatan tersebut sebesar sepersepuluh. Dalam pandangan Islam uang adalah flow concept. Penerjemah Soeroyo dan Nastangin. Op. gedung. hlm. Abu Hurairah. Oleh karena itu Rasulullah meyadari akan kesulitan-kesulitan dan kelemahan-kelemahan sistem pertukaran ini. (Jakarta: Pustaka Alvabet. karena hal itu berarti megurangi jumlah uang yang beredar. Uang adalah milik masyarakat sehingga menimbun uang di bawah bantal (tidak produktif) dilarang. gajinya umpamanya pada bulan Safar atau Rabiul Awal atau bulan-bulan sesudahnya dan ia sudah mengeluarkan zakatnya pada waktu menerimanya. 23 Yusuf Qardhawi. Cit. 22 Ibid.. 16. sebagaimana sudah dijelaskan dalam pembahasan mengenai hal itu. dan jika tidak mungkin diketahui pendapatan bersih seperti berbagai macam gedung dan sejenisnya. Untuk keperlua itu maka diperluka instrumen-instumen likuiditas.. 21 (campuran).23 Yang kita maksudkan dengan modal disini adalah modal yang dikembangkan di luar sektor perdagangan.70 Produk obligasi memberikan keuntungan yang sifatnya tetap. percetakan. maka besar zakat yang wajib dikeluarkan adalah seperempat puluh. 72 Zainul Arifin. Sedangkan saham bisa memberikan hasil yang lebih tinggi. hlm. Islamic Culture Centre. Umar Chapra. 71 70 . Produk hibrid syariah itu mencoba mengabungkan produk yang memberikan pendapatan tetap. dan pada masa Rasulullah telah dipandang sebagai suatu sistem yang sangat lemah. Teori. sampai pada satu pendapat yang kita paparkan sebagai berikut: Penghasilan yang diperoleh dari modal saja atau dari modal kerja seperti penghasilan pabrik. hotel.74 Dalam konsep Islam tidak dikenal money demand for speculation. Abu Said. tapi dengan tingkat gain yang lebih rendah. berupa surat berharga yag berasal dari Ibid. kebutuhankebutuhan pokok dan lain-lainnya dikeluarkan. 73. berdasarkan qias kepada penghasilan dari hasil pertanian yang diairi tanpa ongkos tambahan. maka ia tidak waJib lagi mengeluarkan zakatnya sekali lagi pada akhir tempo bersama dengan kekayaannya yang lain itu. riwayat Atha bin Yasar. 71 Untuk menghasilkan keuntungan.22 Diatas kita sudah bertemu dengan pendapat Abu Zahrah dan temantemannya mengenai zakat gedung dan pabrik bahwa bila mungkin diketahui pendapatan bersih setelah dikeluarkan ongkos-ongkos dan biaya-biaya. equity (saham). Klasifikasinya itu dapat diterima. Tampaknya beliau melarang bentuk pertukaran seperti ini karena ada unsur riba di dalamnya”. sesuai dengan keumuman nash yang mewajibkan zakat uang sebanyak seperempat puluh. Oleh karena itu beliau menekankan kepada para sahabat untuk menggunakan uang dalam transaksitransaksi mereka. tentu saja dengan reseiko yang tinggi pula. sehingga kita tidak mempersukar diri sendiri sedangkan Allah telah menegakkan syariat-Nya atas dasar kemudahan. 47. 1995). hutang. 16. The Economic System of Islam. seperti keadaan dalam perusahaan industri. kapal terbang dan sebangsanya-besar zakatnya adalah sepersepuluh dari pendapatan bersih setelah biaya. bukan sebagai barang dagangan (komoditas). lalu beliau ingin menggantinya dengan dengan sistem pertukaran melalui uang. (Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf. 75 Zainul Arifin.206 Ekonomi Islam: Sejarah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 155 penghasilan. Doktrin Ekonomi Islam.72 Sistem pertukaran zaman dahulu ialah barter (bai’al muqayyadah). cit. Sedangkan modal yang tersebar dalam sektor perdagangan maka zakatnya diambil dari modal beserta keuntungannya sebesar seperempat puluh. baik harta penghasilan maupun yang harta yang bermasa tempo. mobil. uang harus dikaitkan dengan kegiata ekonomi dasar (primary economic activities) baik secara langsung melalui transaksi atau secara tidak langsung melalui penyertaan modal guna melakukan salahsatu atau seluruh kegiatan usaha. Zainul Arifin. hlm. Tetapi pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan saja seperti pendapatan pegawai dan golongan profesi yang mereka peroleh dari pekerjaan mereka. maka kita setelah mengadakan penelitian dan pengkajian. maka zakatnya diambil dari pendapatan bersih sebesar sepersepuluh. tetapi mengeluarkan zakat dari penghasilan tersebut atau sisanya pada masa tempo kedua. mutual fund (reksadana). Op. 74 Al Hadits. bank Islam juga memerlukan akses ke pasar uang (money market). dan asset securitization (sekuritisasi aset). tetapi pada saat yang sama juga bisa memberikan bagi hasil yang tinggi. Bursa Efek (Bisnis Mata Uang) Pada dasarnya Islam memandang uang hanya sebagai alat tukar. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah.

. Ibid. 173. yang terkait dengan perdagangan. penghasilan. yang meliputi modal tetap (fixed capital) dengan hak mengelola. tidak wajib zakat. 78 Heinz Riehl and Rita M. McGraw-Hill. bahwa biaya harus dikeluarkan terlebih dahulu baru zakat dikeluarkan zakatnya dari sisa. Masalah ini berdampak negatif bagi pengelolaan likuiditas maupun pengelolaan investasi jangka panjang. tidak wajib zakat sampai mencapai nisab bersama dengan kekayaan lain yang harus dikeluarkan zakatnya pada waktu itu dan masa sampainya dimulai dari saat tersebut. mengawasi dan hak suara dalam pengambilan keputusan (voting right) maupun dalam bentuk penyertaan mudharabah (participation share) yang mewakili modal kerja (variable capital). 79 Zainul Arifin. 4. upah. 77 76 Ibid. hlm.79 Instrumen Pasar Uang Syari’ah Untuk menciptakan pasar uang yang bermanfaat bagi perbankan Islam harus diciptakan instrumen pasar uang yang berbasis syariah. Op. sehingga tidak terjadi kewajiban mengeluarkan zakat dua kali pada satu kekayaan dalam satu tahun. A Guide to Foreign Currency Operations. pasar uang adalah pasar di mana diperdagangkan surat-surat berharga jangka pendek. Foregn Exchange Market.156 Ekonomi Islam: Sejarah. Kita berikan contoh tentang itu bahwa seseorang mempunyai kekayaan yang dikeluarkan zakatnya setiap tahun pada awal bulan Muharram. Cit. bila ia memperoleh 19 20 Ibid. Perbedaan pokok antara lembaga keuangan syariah dan lembaga keuangan konvensional adalah terletak pada faktor riba. dan berlawan dengan keperluan investasi dan pembangunan ekonomi. berdasarkan pada pengqiasannya kepada hasil bumi dan kurma serta sejenisnya. tidak saja dalam memfasilitasi perdagangan jangka pendek tapi juga berperan mendukung investasi jangka panjang. dan sejenisnya. hlm. sedangkan penghasilan yang tidak mencapai nisab. sedang pasar valuta asig (foreign exchange market) adalah pasar di mana diperdagangkan surat-surat berharga dalam suatu mata uang dengan melibatkan mata uang lain. 1977. Bila seseorang sudah mengeluarkan zakat gaji. maka perbankan Islam menghadapi kendala karena tidak diperbolehkan untuk menjadi bagian dari aktiva atau pasiva yang berbasis bunga.77 Artikel-artikel yang diperdagangkan di pasar uang adalah uang (money) dan uang kuasi (near money).. Op. kecuali saham.19 Pengeluaran Zakat Pendapatan dan Gaji Bersih Setelah kita menegaskan pendapat yang terpilih tentang kewajiban zakat atas gaji. maka tidak wajib zakat lagi pada waktu masa tempo tahunnya sampai. 80 Ibid. maka kita menegaskan pula bahwa zakat tersebut hanya diambil dari pendapatan bersih. Piranti keuangan itu dapat dibentuk melalui sekuritisasi aktiva / proyek aktiva (assets securitization) yang merupakan bukti penyertaan. kekayaan yang harus dibelanjakan untuk nafkah sendiri dan tanggungannya tidak diambil zakatnya. hlm. tapi tanpa adanya voting right. Dalam ekonomi Islam. 169.76Dalam praktik pasar uang konvensional. Yusuf Qardhawi.. bila ia tidak kuatir penghasilannya itu akan terbelanjakan olehnya sebelum temponya sendiri jatuh. Teori. semua jeni riba adalah haram. Itu adalah pendapat 'Atha dan lain-lain. sedangkan zakat diwajibkan atas jumlah senisab yang sudah melebihi kebutuhan pokok sebagaimana telah kita tegaskan di atas. dan bila ia tidak mempunyai harta lain. Juga harus dikeluarkan biaya dan ongkos-ongkos untuk melakukan pekerjaan tersebut. hlm.. berbasis pada sistem bunga. Pemilihan pendapat yang lebih kuat diatas berarti memberikan keringanann kepada orang-orang yang mempunyai gaji kecil yang tidak cukup senisab dan kepada mereka yang menerima gaji kecil pada waktu-waktu tertentu yang per satu kali waktu tidak cukup senisab. ia harus mengeluarkan zakatnya pada waktu tertentu. Rodriguez. sedangkan gaji dan upah setahun yang tidak mencapai nisab uang – setelah biaya-biaya diatas dikeluarkan misalnya gaji pekerja-pekerja dan pegawai-pegawai kecil.78 Karena surat-surat berharga yang ada di pasar keuangan konvensioal. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 205 sekuritisasi aset. Pengambilan dari pendapatan atau gaji bersih dimaksudkan supaya hutang bisa dibayar bila ada dan biaya hidup terendah seseorang dan yang menjadi tanggungannya bisa dikeluarkan karena biaya terendah kehidupan seseorang merupakan kebutuhan pokok seseorang. 171. Dengan aktifnya pasar uang berbasis syariah maka perbankan Islam maka perbankan Islam dapat melaksanakan fungsinya secara penuh. Sebagai konsekwensi. Uang atau uang kuasi tidak lain adalah surat berharga yang mewakili uang di mana seseorang (atau perusahaan) mempunyai kewajiban kepada orang (atau perusahaan) lain. dengan hak atas modal dan keuntungan dari modal tersebut. maka bank Islam hanya memusatkan pada portofolio mereka pada aktiva jangka pendek. Karena itulah kita menegaskan dalam pembahasan mengenai harta penghasilan bahwa bila seseorang mempunyai penghasilan itu maka ia harus menangguhkan pengeluaran zakatnya sampai bersamaan dengan pengeluaran zakat kekayaannya yang lain yang sudah jatuh tempo zakatnya.20 Berdasarkan hal itu maka sisa gaji dan pendapatan setahun wajib zakat bila mencapai nisab uang. Cit. baik dalam bentuk penyertaan musyarakah (management share).80 dipungut berdasar pendapat Makhul yaitu bahwa kekayaan yang sudah sampai bulan pengeluaran zakat harus dikeluarkan zakatnya. Inc. atau sejenisnya pada waktu menerimanya.

maka ia hendaknya mengeluarkan zakat uang penjualan tersebut bersamaan dengan hartanya yang lain tersebut. Kebutuhan valuta asing selain untuk kebutuhan perdagangan ekport dan import. Kesimpulannya: memberikan keringanan kepada orang yang mempunyai kekayaan lain dan memberi beban berat kepada orang yang tidak mempunyai kekayaan selain penghasilannya tersebut. . juga dalam masa sekarang bepergian ke Luar Negeri membutuhkan uang yang berlaku di negara tujuan. Fatwa Ulama pada simposisum yang disponsori Dallah al Baraka Group pada november 1984 di Tunisia. Op. Bila dalam perdagangan valuta asing mengikuti pola perdagangan valuta asing Saleh Kamil. 83 Ibid. sebagaimana yang dikatakan Zuhri dan Auza'i. yang wajib zakat hanya uang yang sudah datang bulan untuk mengeluarkan zakatnya itu. Ini berarti bahwa bila seseorang mempunyai harta yang sebelumnya harus dikeluarkan zakatnya dan mempunyai masa tahun tertentu maka hendaknya ia mengundurkan pengeluaran zakat penghasilannya itu bersamaan dengan hartanya yang lain. Dan juga sekalipun ia membelanjakan penghasilannya itu. dan bila tidak mencapai nisab. Disamping itu. Cit. Dari sejak dahulu lalu lintas perdagangan antar negara termasuk di masa Rasulullah telah berlangsung. Cit. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 157 hendaknya ia mengeluarkan zakatnya bersamaan dengan kekayaannya yang lain-lain. resiko yang rendah (low risk). sedangkan mereka yang tidak mempunyai kekayaan lain harus mengeluarkan zakat penghasilannya pada waktu menerima penghasilan tersebut. Akan tetapi surat berharga yang diperdagangkan tidak dalam mata uang yang sama. Dengan demikian pertukaran uang sangat dibutuhkan. maka ia harus mengeluarkan zakatnya pada waktu uang tadi diperoleh. 83 Namun pertukaran pada masa sekarang sangat jauh berbeda dengan pertukaran yang terjadi pada masa lampau. Teori. 173. Labuan. sederhana (simple). Yaitu membolehkan orang-orang yang pertama tadi membelanjakan penghasilannya tanpa mengeluarkan zakat kecuali bila masih bersisa sampai bulan tertentu yang dikeluarkan zakatnya bersamaan dengan kekayaannya yang lain.204 Ekonomi Islam: Sejarah..18 Dalam masalah ini yang lebih kuat adalah pendapat bahwa penghasilan yang mencapai nisab wajib diambil zakatnya. zakatnya 17 18 Mekanisme Operasi Pasar Uang Syariah Teknis perdagangan surat-surat berharga berbasis syariah harus berada dalam batas toleransi dan ketentuan-ketentuan yang digariskan syariah. menyatakan “adalah dibolehkan menjual bagian modal dari setiap modal dari setiap perusahaan di mana manajemen perusahaan tetap berada di tangan pemilik nama dagang (owner trade mark) yang telah terdaftar secara legal. kecuali bila ia mempunyai bulan tertentu untuk mengeluarkan zakat. “The Importance of Assets and Debts Securitization in Creating Dynamic Islamic Banking Environment”. karena itulah perlu adanya pasar valuta asing. Cit. 179. hlm. Op. Dalam pasar valuta asing juga diperdagangkan surat-surat berharga jangka pendek. karena dinar dan dirham terbuat dari emas dan perak. Pendapat itu dengan demikian memberikan keistimewaan kepada orangorang yang mempunyai uang yang harus dikeluarkan zakatnya pada bulan tertentu itu. telah menggunakan dinar dan dirham sebagai alat tukar. dan fleksibel. Malaysia. Pembeli hanya mempunyai hak atas bagian modal dan keuntungan tunai atas odal tersebut. dimana hal itu merupakan mata uang milik Romawi dan Persia. baik dengan mengeluarkan zakatnya begitu diterima ini khususnya bagi mereka yang tidak mempunyai kekayaan lain yang bermasa wajib zakat tertentu ataupun dengan mengundurkan pengeluaran zakat sampai batas setahun bersamaan dengan kekayaannya yang lain bila ia tidak kuatir akan membelanjakannya. Tetapi bila ia tidak harus mengeluarkan zakat pada bulan tertentu kemudian ia memperoleh uang. paper presented to Labuan International Summit on Islamic Financial and Investment Instrument. Op. maka ia harus mengeluarkan zakatnya segera. lalu lintas orang dan perdagangan dari satu negara ke negara lain tidak terlalu dipengaruhi oleh faktor politik dan ekonomi seperti pada masa sekarang. 81 Lokar Karya tentang Reksadana Syariah. Hal serupa atau dekat dengan pendapat tersebut adalah pendapat Auza'i tentang seseorang yang menjual hambanya atau rumahnya bahwa ia wajib mengeluarkan zakat sesudah menerima uang penjualan ditangannya. maka uang itu tidak wajib zakat. di mana dinar dan dirham berlaku di negara manapun pada masa itu.. tanpa hak pengawasan atas manajemen atau pembagian asset kecuali untuk menjual bagian saham yang mewakili kepentingannya”. dan tidak memberikan keistimewaan kepada orang yang tidak mempunyai uang seperti itu. 82 Zainul Arifin. mudah dicairkan (redeemable). Peluang dan Tantangannya di Indonesia. kecuali bila ia kuatir penghasilannya itu terbelanjakan sebelum datang masa tahunnya tersebut yang dalam hal ini ia hendaknya segera mengeluarkan zakatnya. telah membolehkan diperdagangkannya Reksadana yang berisi surat-surat berharga dari perusahaan-perusahaan yang produk maupun operasinya tidak bertentangan dengan Islam.17 2) Makhul berpendapat bahwa bila seseorang harus mengeluarkan zakat ada bulan tertentu kemudian memperoleh uang tetapi kemudian dibelanjakannya. diantaranya: pendapatan yang baik (good return). 81 Yusuf Qardhawi. Islam sebelum memiliki mata uang yang resmi. diselenggarakan di Jakarta pada 3031 Juli 1997. maka zakatnya tetap menjadi tanggungjawabnya. Muhammad Nejatullah Siddiqi. hlm. Lalu lintas perdagangan yang menggunakan dinar dan dirham pada masa itu tidak menjadi masalah. 16-18 Juni 1997.82 Oleh karena itu setiap instrmen keuangan harus memenuhi bebrapa syarat. tetapi bila ia kuatir penghasilan itu akan terbelanjakan olehnya. Jejak perdagangan semacam ini telah banyak dijumpai dalam sejarah.

15 Atas dasar ini dapat kita katakan bahwa satu tahun merupakan satu kesatuan menurut pandangan pembuat syariat.84 Aktivitas perdagangan valuta asing harus benar-benar terbebas dari ribda dan gharar. namun karena bank-bank Islam tidak ikut serta dalam peraturan clearing bank-bank komersial konvensional. bukan dalam rangka spekulasi untuk mendapatkan kelebihan dari selisih valuta asing. op. Semoga pendapat-pendapat sebagian ulama fikih yang menegaskan bahwa harta penghasilan wajib zakat dan cara mengeluarkan zakatnya seperti yang diterangkan mereka. Motif pertukaran adalah dalam rangka menukung transaski komersial. dapat membantu kita dalam menetapkan kebijaksanaan wajib zakat atas penghasilan pegawai dan golongan profesi tersebut. sama halnya dengan syarat-syarat bagi nasabah pengguna dana bank. Berdasarkan hal itulah zakat penghasilan bersih seorang pegawai dan golongan profesi dapat diambil dari dalam setahun penuh. Yusuf Qardhawi. karena kedua penghasilan tersebut adalah buah-buahan yang dihasilkan dalam satu tahun. Banyak pemegang deposito bank-bank Islam yang menyelenggarakan lebih dari satu rekening termasuk deposito bank jenis konvensional. Op. maka sebagai solusi dalam persoalan ini. diriwayatkan mempunyai dua cara dalam mengeluarkan zakatnya:16 1) Az-Zuhri berpendapat bahwa bila seseorang memperoleh penghasilan dan ingin membelanjakannya sebelum bulan wajib zakatnya datang.a. riwayat Abu Bakar. maka hasil seluruhnya dikumpulkan untuk mencapai satu nisab. Kita menemukan ulama-ulama fikih yang berpendapat seperti itu dalam kasus nisab pertambangan. namun nasabah berhak mencabut rekeningnya dengan segera. perdagangan valuta asing dapat diqiyaskan kepada emas dan perak. sedangkan bila seluruh gaji itu dari satu waktu itu dikumpulkan akan cukup senisab bahkan akan mencapai beberapa nisab. Cit. Begitu juga halnya kebanyakan para pegawai dan pekerja. Karena di dunia Islam sebagian besar transaksi dilakukan dengan 84 85 membebaskan kebanyakan golongan profesi yang menerima gaji beberapa kali pembayaran dan jarang sekali cukup nisab dari kewajiban zakat. di mana (misalnya) A setuju membeli barang dari B. di mana masing-masing pihak harus menerima masing-masingmata uang pada saat yang bersamaan. tapi tukarlah emas dengan perak menurut yang kamu sukai”. 86 Ibid. dengan syarat B membelinya kembali pada masa tertentu. Zainul Arifin.86 Dari Rekening Lancar Tidak Diperoleh Imbalan Bank-bank Islam memperkenalkan penggunaan rekening lancar (current account). Para nasabah memanfaatkan rekening semacam ini untuk pembayaran transaksi rutin. Dan prinsip menjual barang yang tidak dikuasai secara mutlak adalah tidak dibenarkan dalam transaksi valutas asing ini. dan bila tidak ingin membelanjakannya maka 15 16 Al Hadits. Karena bank Islam sebagai lembaga keuangan yang turut serta dalam memfasilitasi perdagangan internasional. Oleh karena itu dalam aplikasinya pertukaran harus dilakukan secara tunai (bai’ naqd). r. Muhammad Nejatullah Siddiqi. 182.. Ibid.158 Ekonomi Islam: Sejarah. yaitu transaksi perdagangan barang dan jasa antar negara. Disini timbul kemungkinan yang kedua. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 203 konvensional sudah dapat dipastikan tidak akan lepas dai faktor bunga. sekalipun tempat tanaman tidak satu dan menghasilkan dua kali dalam satu tahun. Namun mereka dapat menggunakan buku induknya untuk menarik uang dari cabang-cabang bank Islam yang bersangkutan atau dari beberapa bank Islam lainnya. begitu juga menurut pandangan ahli perpajakan modern. Juga harus dihindari jual beli bersyarat.85 Investasi Berjangka (Deposito) Pembayaran kepada pemegang deposito (investasi berjangka) di bank Islam juga berdasarkan pada asas "mudarabah" atau bagi hasil. cit. maka hendaknya ia segera mengeluarkan zakat itu terlebih dahulu dari membelanjakannya. Cara Pengeluaran Zakat Harta Penghasilan Ulama-ulama salaf yang berpendapat bahwa harta penghasilan wajib zakat. maka mereka tidak diberi buku cek. Mazhab Hanbali berpendapat bahwa hasil bermacam-macam jenis tanaman dan buah-buahan selama satu tahun penuh dikumpulkan jadi satu untuk mencapai nisab. . jika pendapatan bersih setahun itu mencapai satu nisab. Para ulama fikih itu juga berbeda pendapat tentang penyatuan hasil tanaman dan buah-buahan antara satu dengan yang lain dalam satu tahun. hlm. yaitu mengumpulkan gaji atau penghasilan yang diterima berkalikali itu dalam waktu tertentu. Jika buahbuahan tersebut menghasilkan dua kali dalam setahun. sama halnya dengan jagung yang berbuah dua kali. Harga atas pertukaran itu dapat ditentukan berdasarkan kesepakatan antara penjual dan pembeli. meskipun dibayarkan perbulan karena kebutuhan pegawai yang mendesak. Fakta adalah bahwa para pemerintahan mengatur gaji pegawainya berdasarkan ukuran tahun. Dalam transaski berjangka harus dilakukan dengan pihak-pihak yang mampu menyediakan valuta asing yang dipertukarkan. Teori. Kedua. Oleh karena itulah ketentuan setahun diberlakukan dalam zakat. yang tidak menghasilkan bunga uang ataupun imbalan lain-nya. Rasulullah bersabda: “Jangan menukarkan emas dengan emas dan perak dengan perak dengan kuantitas yang sama. bahwa hasil yang diperoleh dari waktu ke waktu yang tidak pernah terputus ditengah akan lengkap-melengkapi untuk mencapai nisab.

90 87 88 Al Hadits.89 Sesungguhnya banyak nasabah bank menitipkan dana pada bank-bank Islam di samping bank-bank komersial jenis konvensional. Kontrak mudharabah dan ijira turut menjamin kemantapan pendapatan bank. kadang-kadang pada saat-saat tertentu seperti advokat dan kontraktor serta penjahit atau sebangsanya. lalu bagaimana kita menentukan penghasilan mereka itu? Disini kita bertemu dengan dua kemungkinan: Pertama. wajib dikenakan zakat. dan mereka hanya memelihara rekening lancar pada lembaga-lembaga itu. khususnya untuk bisnis di luar negeri. sekarang ini banyak dipikirkan untuk menyediakan fasilitas semacam itu.87 Dari Deposito Berjangka Diperoleh Laba Dari rekening mudarabah para investor bank memperoleh laba bank namun jika ia hendak mencabut rekening. tidak akan merugikan kedudukan persaingan antara bank-bank Islam. wajib berzakat. Disamping itu juga merupakan realisasi pendapat sahabat dan para ulama fikih yang mengatakan bahwa penghasilan wajib zakatnya pada saat diterima bila mencapai nisab. Op. Ini adalah pendapat yang benar. Yusuf Qardhawi. Dengan demikian penghasilan yang mencapai nisab seperti gaji yang tinggi dan honorarium yang besar para pegawai dan karyawan. Yang paling penting dari besar nisab tersebut adalah bahwa nisab uang diukur dari nisab tersebut yang telah kita tetapkan sebesar nilai 85 gram emas. Tetapi bila kita harus menetapkan nisab untuk setiap kali upah. Karena banyak orang beriinan yang enggan membuka rekening tabungan dengan menerima bunga dari bank konvensional. Cit. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 159 dikeluarkan bila cukup batas nisab. Ibid. dengan tingkat imbalan yang lebih tinggi bagi deposito dengan jangka pemberitahuan lebih lama untuk penarikan dananya.14 Tinggal Satu Persoalan Lagi Orang-orang yang memiliki profesi itu memperoleh dan menerima pendapatan mereka tidak teratur. karena mereka bermaksud untuk membina lembaga-lembaga yang dapat menyediakan bermacam-macam jasa bank sebagai pengganti jasa yang disediakan oleh bank-bank konvensional. dan bukan sebagai penggantinya. yang digunakannya untuk transaksi mata uang asing serta untuk urusan lainya. maka laba bank itu tidak terlalu naik-turun seperti hal-nya pada masing-masing perusahaan yang diberi dukungan dana. Karena itu bank-bank Islam dipandang sebagai pelengkap bank-bank konvesional.Kemungkinan ini dapat dibenarkan. seperti nasabah koperasi pembangunan memandang depositonya di sana sebagai pelengkap bagi deposito banknya yang biasa. kadang-kadang setiap hari seperti pendapatan seorang dokter. Tetapi menurut ketentuan wajib zakat atau penghasilan itu bila masih bersisa di akhir tahun dan cukup senisab. Ini lebih mendekati kesamaan dan keadilan sosial. Terdapat juga bermacamnnacam deposito berjangka seperti yang terdapat pada koperasi pembangunan rumah di Inggris. berarti kita 13 14 pembayaran tunai maka tidak adanya fasilitas buku cek. Artinya. serta pembayaran-pembayaran yang besar kepada para golongan profesi. Banyak orang memperoleh gaji dan pendapatan dalam bentuk uang. siapa yang mempunyai pendapatan yang mencapai lima wasaq (50 kail Mesir) atau 653 kg. karena tanaman merupakan penentu kehidupan manusia. Ini bukanlah tujuan pihak pemrakarsa gerakan bank-bank Islarn. 90 Ibid. Tetapi barangkali pembuat syariat mempunyai maksud tertentu dalam menentukan nisab tanaman kecil.88 Membuka Rekening Pada Bank Islam Merupakan Kewajiban Moral Banyak orang Islam yang menganggap bahwa membuka rekening pada bank Islam adalah suatu kewajiban. maka kehadiran bank Islam disambut dengan gembira. maka yang paling baik adalah menetapkan nisab gaji itu berdasarkan nisab uang. Besar itu sama dengan dua puluh misqal hasil pertanian yang disebutkan oleh banyak hadis. dan kebanyakan pegawai menerlma gaji mereka setiap bulan. Op. 89 Saleh Kamil. karena membebaskan orangorang yang mempunyai gaji yang kecil dari kewajiban zakat dan membatasi kewajiban zakat hanya atas pegawai-pegawai tinggi dan tergolong tinggi saja. Cit. . Memberlakukan nisab dalam setiap jumlah pendapatan atau penghasilan yang diterima. namun karena bank-bank Islam itu memelihara portfolio investasi yangluas. Teori. sedangkan yang tidak mencapai nisab tidak terkena. dari yang terendah nilainya yang dihasilkan tanah seperti gandum. Siapa yang memiliki pendapatan tidak kurang dari pendapatan seorang petani yang wajib mengeluarkan zakat maka orang itu wajib mengeluarkan zakatnya. sebagian pekerja menerima upah mereka setiap minggu atau dua minggu. Pendapatnya akan bervariasi sesuai dengan variasi laba bank bersangkutan. sehingga mengurangi risiko para pemegang deposito. Ibid. ia harus memperhatikan jangka pemberitahuannya. oleh karena itu bank Islam tidak perlu bersaing dengan lembaga lainnya untuk memperoleh deposito. atau pendapatan yang diterima. gaji. Setidak-tidaknya mereka akan menerima imbalan atas uang tabungannya pada bank Islam itu. maka berapakah besar nisab dalam kasus ini?13 Muhammad Ghazali dalam diskusi di atas cenderung untuk mengukurnya menurut ukuran tanaman dan buah-buahan.202 Ekonomi Islam: Sejarah. Tetapi bagaimanapun juga.

United Kingdom). riwauyat Abu Said al-Khudri. Memang. Namun mereka tetap mengharapkan agar pemerintah memegang peranan penting dalam mengatur lingkungan perekonomian dengan menyelenggarakan kebijakan moneter serta fiskal. Ia memungut zakat dari pemberian bila telah berada di tangan penerima. Allah berfirman. Mulailah dari orang yang menjadi tanggunganmu. Bahkan hadiah-hadiah atau bea-bea yang diberikan kepada para duta baik sebagai pemberian. alihbahasa: J. (London WIA IDW. Bila zakat wajib 10 11 Al Hadits. yang bila barang tersebut dikembalikan kepada pemiliknya merupakan penghasilan baru bagi pemilik itu. datanglah pembaharu seratus tahun pertama yaitu khalifah Umar bin Abdul Aziz. bersabda.160 Ekonomi Islam: Sejarah. 55-57.10 4. Pandangan baru yang diterapkannya adalah pemungutan zakat dari pemberian. 1988). Itu adalah pendapat Umar. barang sitaan. banyak pengusaha yang tidak menyukai campur tangan negara yang berlebih-lebihan. Mungkin dalam waktu singkat kegiatan itu akan diperluas mencakup penye-diaan hipotik untuk rumah oleh sejumlah bank Islam. karena tentunya bank mengutamakan para pemegang deposito dalam menyediakan dana kredit. bahwa Islam tidak mewajibkan zakat atas seluruh harta benda. hadiah. ”Mereka bertanya kepadamu tentang apa yang mereka nafkahkan Katakanlah. atau kado. Namun hal itu adalah akibat hasrat 91 Rodney Wilson. melainkan sebagai suatu katalisator yang dapat merukunkan umat Islam serta sekaligus menyediakanjasa-jasa yang nyata untuk membantu para nasabahnya mematuhi ajaran agama Islam. Pemberian (u'tiyat) adalah harta seperti honorarium atau biaya hidup yang dikeluarkan oleh Baitul mal untuk tentara Islam dan orang-orang yang berada di bawah kekuasaannya. Pertimbangan semacam ini memang dipandang wajar oleh bank yang bersangkutan. "Yang lebih dari keperluan.tidak bermaksud menyanggah sunnah yang tegas dari Rasulullah saw. Al Hadits. (terj. sebaliknya pada tingkat ekonomi makro tindakan pemerintah dipandang wajar. begitu pula bila ia mengembalikan barang sitaan. diterbitkan oleh The Economist Publications Ltd. Dengan demikian ucapan ('Umalah) adalah sesuatu yang diterima seseorang karena kerjanya. 12 Dan Rasulullah saw. sedikit atau banyak. dan lain Abu Ubaid menyebutkan bahwa bila Umar memberikan gaji seseorang ia memungut zakatnya. Hal itu untuk menetapkan siapa yang tergolong seorang kaya yang wajib zakat karena zakat hanya dipungut dari orang-orang kaya tersebut. surat al-Baqarah (2) ayat 219.11 Nisab Mata Penghasilan dan Profesi Kita sudah mengetahui.T. Dalam hal ini bank-bank Islam itu melayani kebutuhan pinjaman konsumen melalui lembaga "qard al-hasna" 91 —yaitu kredit konsumen bebas bunga. Hal itu sama dengan apa yang dilakukan oleh banyak negara sekarang dalam pengenaan pajak atas hadiah-hadiah tersebut. Umar Bin Abdul Aziz Empat periode Mu'awiyah. khususnya mengenai perpajakan. dalam rangka anggaran pendapatan dan belanja negara. bersih dari hutang. Salim. Sedikit banyaknya keadaan ini mencerminkan rendahnya tingkat perkembangan negara-negara Islam. hlm. Dengan demikian mereka cenderung merasa dirinya adalah warga masyara-kat keuangan Islam. ditarik zakatnya. Teori.93 Di lingkungan dunia Islarn pemerintah juga rnenggunakan APBN untuk mengendalikan anggaran belanja negara. seperti gaji pegawai dan karyawan pada masa sekarang. 93 Rodney Wilson.92 Krisis Moneter Di lingkungan ekonomi campuran di dunia Barat. bahwa Umar bin Abdul Aziz memungut zakat pemberian dan hadiah. Intermasa. Op. Namun biasanya bagian perbelanjaannya yang memerlukan penyesuaian. tetapi mewajibkan zakat atas harta benda yang mencapai nisab. Cit. karena masing-masing bank Islarn tidak memandang dirinya hanya sebagai perantara. riwayat Ibnu Abi Syaibah 12 Al Qur’an. bila nasabah bank menjadi pemegang deposito me-rangkap debitur.) “Bisnis Menurut Islam: Teori dan Praktek” (Jakarta: PT. 221’. serta lebih dari kebutuhan pokok pemiliknya. bukan bagian perpajakan. 92 Saleh Kamil. baik pada waktu yang bersamaan ataupun secara berurutan. dalam bandingan dengan jumlah pendapatannya. dan untuk menetapkan arti ”lebih” ('afw) yang dijadikan Qur’an sebagai sasaran zakat tersebut. Ibnu Abi Syaibah meriwayatkan. . Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 201 Membuka Rekening Pada Bank Agar Diperbolehkan Menerima Pinjaman Sejumlah besar pemegang deposito pada bank Islam membuka rekening dengan tujuan agar mereka dapat menerima pinjaman. Cit. Namun pada tingkat ekonomi mikro di masingmasing perusahaan hanya sedikit sambutan terhadap prakarsa dari negara. mereka akan berpengalaman dengan berbagai aspek keuangan Islam.” Hal itu sudah ditegaskan dalam syarat-syarat kekayaan yang wajib zakat. tip. Harta sitaan (mazalim) ialah harta benda yang disita oleh penguasa karena tindakan tidak benar pada masa-masa yang telah silam dan pemiliknya menganggapnya sudah hilang atau tidak ada lagi. serta terbatasnya dasar perpajakannya. ”Kewajiban zakat hanya bagi orang kaya. Op. lebihan dan banyak salah. Judul Asli: ‘Islamic Business Theory and Practice: Special Report No.

8 Al Hadits. banyak Bank konvensional yang berdiri karena adanya Pakto 88 mulai berjatuhan. dan at Tabrani. laju perminIbid. karena sebelumnya sudah ada yang mengenakan zakat atas pemberian yaitu Ibnu Mas'ud sebagaimana sudah kita jelaskan. 96 Non-perfoming loan adalah kredit macet. Ibnu Abi Syaibah. Dalam pada itu. Di dunia Barat. karena Ibnu Mas'ud berada di Kufah. Krisis yang datangnya “out of the blue” (sekonyongkonyong dan tidak diketahui dari mana datangnya) dan menggoncangkan secara dahsyat hubungan rupiah dengan dollar Amerika. bank-bank konvensional juga menghadapi masalah meningkatnya pinjaman bermasalah (nonperfoming loan).200 Ekonomi Islam: Sejarah. Bintang. Memang benar ada beberapa pengusaha yang mengeluh tentang inersia atau kelambanan di pihak pemerintah. hal ini juga bermanfaat. bukan karena diberikan. riwayat Ibnu Abi Syaibah. benar-benar telah menghantam ekonomi nasional dan sendidi-sendirnya. Kebijakan moneter pun terbatas secara serupa.meski dikatakan bahwa ucapannya terlalu berlebihMoenawar Chalil. Dan yang jelas adalah bahwa di zaman Mu'awiyah penuh dengan kumpulan para sahabat yang terhormat. yang menciptakan keseimbangan antara penawaran dan permintaan dana yang tersedia untuk pinjaman. dan sebagai akibatnya. karena bermacam-macam pajak sering menimbulkan berbagai kesulitan khas dalam suatu masyarakat Islam dan akan berpengaruh pada pemungutan pajak keagamaan khas. Dengan demikian permintaan akan kredit dapat ditekan secara efektif. para sahabat tidak begitu saja akan mau diam. Teori. maka para penguasa senantiasa dapat menaikkan suku bunga.94 Krisis moneter yang terajdi di Indonesia berakibat sangat signifikan bagi industri perbankan. Pada umumnya lingkungan perekonomian di hampir sernua negara Islam jauh lebih mantap dalam makna pengelolaan ekonomi negaranya. ketika Mu'awiyah memungut setengah sha' gandum zakat fitrah untuk imbalan satu sha' bukan gandum. bahkan beberapa bank di antaranya harus dilikuidasi. 9 Barangkali yang ia maksudkan adalah orang yang pertama mengenakan zakat atas pemberian dari khalifah. Pemotongan sebesar tertentu itu hampir sama dengan apa yang disebut oleh para ahli perpajakan sekarang dengan Pengurangan Sumber. seperti diberitakan hadis Abu Said al-Khudri sedangkan Mu'awiyah sendiri . Para sahabat pernah tidak menyetujui Mu'awiyah tentang masalah lain. 95 94 (Jakarta: Bulan . karena perlunya mematuhi asas-asas agama Islam. namun banyak di antara mereka yang merasa iri atas kemantapan kestabilan ekonomi di lingkungan berusahanya pengusaha Muslim. khususnya adalah pengaturan naik turunnya suku bunga. dilikuidasi atau direkapitalisasi. yang apabila Mu'awiyah melanggar hadis Nabi atau ijma’ yang dapat dipertanggungjawabkan. 96 Hal tersebut terjadi karena tingkat suku bunga yang semakin tinggi.95 yang mengakibatkan modal bank tersebut menjadi negatif. Mu'awiyah Malik dalam al-Muwaththa dari Ibnu Syihab bahwa orang yang pertama kali mengenakan zakat dari pemberian adalah Mu'awiyah bin Abi Sufyan. riwayat Imam Malik dalam al-Muwaththa dari Ibnu Syihab 7 rnencapai kemantapan perpajakan. karena ia adalah khalifah dan penguasa umat Islam. Kekacauan moneter ini ditambah parah dengan ulah spekulan-spekulan yang hanya mencari keuntungan bagi dirinya sendiri. Negative spread adalah selisih negative antara bunga yang didapat dari debitur dengan bunga yang harus dibayarkan kepada kreditur. Hal buruk yang kemudian terjadi adalah bank-bank tersebut akhirnya siambil alih oleh pemerintah (BTO). Bank-bank konvensional yang sistem opresinya bertumpu pada sistem bunga mengalami negative spread. 3.8Hubairah sendiri sebenarnya mengakui riwayat pertama yang ditakwilkan oleh Abu Ubaid. dan at Tabrani 9 Al hadits. Suku bunga ini berlaku sebagai suatu mekanisme penetapan harga. Abu Ubaid menafsirkan lain hal itu bahwa zakatnya ditarik karena memang benda itu sudah wajib dikeluarkan zakatnya waktu itu. Barangkali Abu Ubaid belum mengetahui riwayat itu. daripada dibanyak negara Barat. Selain itu. sedangkan Ibnu Syihab berada di Madinah. dan berbeda pula dengan pendapat yang berasal dari Ibnu Mas'ud bahwa maksud penarikan zakat di atas adalah penarikan zakat atas pemberian Hubairah mengatakan bahwa lbnu Mas'ud mengeluarkan zakat pemberian yang ia terima sebesar dua puluh lima dari seribu. Yang jelas adalah bahwa Mu'awiyah mengenakan zakat atas pemberian menurut ukuran yang berlaku dalam negara Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 161 zakatnya. Bila Ibnu Mas'ud mengambil zakat dari pemberian lain tentu ia tidak akan mengeluarkan zakat dari pemberian yang dikenakan dari kekayaan asalnya sebesar dua puluh lima dari setiap seribu yang mungkin lebih sedikit atau lebih banyak dari seharusnya.7 Penafsiran lain itu kadang-kadang dilakukan takwil serampangan yang berbeda maksudnya dengan makna yang dapat langsung difahami. Nilai tukar (koers) dollar dengan rupiah yang nait-turun secara cepat dan tajam sehingga nilai tukar itu tidak dapat dijadikan pegangan dalam bisnis dan dalam penggunaan anggaran belanja negara. sehingga dia memberikan takwil tersebut. seperti zakat. Bila permintaan terlampau tinggi sehingga ada bahaya akan meningkatnya laju inflasi. Dan. juga meriwayatkan demikian. Atau barangkali dia belum mendengar perbuatan Ibnu Mas'ud tersebut. bukan diambil karena kekayaan asal memang sudah wajib bayar pajak karena sudah lewat masa setahunnya. Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad SAW. paham yang mereka anut dan refleksikan selalu bagi mereka adalah menjaga kebijakan moneter. 1994). kredit yang tidak lagi memberikan kontribusi laba kepada bank.

ia akan menjual surat berharga pemerintah (government securities). Mu'awiyah. namun saya menilai pendapatnya dalam masalah ini lemah. terutama bila kenaikan suku bunga itu berlaku terhadap utang larna maupun utang baru. namun sekali lagi metode semacam itu di lingkungan dunia Islam terlarang. Namun masyarakat dan bank hanya akan bersedia memegang surat-surat berharga pernerintah itu bila ada Madinah menamakan tanah adalah harta benda. riwayat Ibnu Abi Syaibah dari Ibnu Abbas al Hadits. dan dalam penutup ia mengatakan. Al Hadits. Pendapat Ibnu Abbas tersebut-bila benar-tidak bisa dibawa keluar dari zahirnya untuk disesuaikan dengan pendapat sahabat lainnya. Yang benar adalah seorang mujtahid harus mengeluarkan pendapatnya baik sesuai dengan pendapat yang lain atau tidak. Abdullah bin Mas'ud memberikan kami keranjang-keranjang kecil kemudian menarik 5 6 97 98 Saleh Kamil.162 Ekonomi Islam: Sejarah. yang kemudian diikuti orang-orang sesudahnya seperti Umar bin Abdul Aziz. Ibid. . dan hal tersebut tidak jarang terjadi dalam warisan hukum fikih kita. kemudian mengumumkan pendapat dan ijtihad-nya bila sesuai dan tidak mengumumkannya dan bila tidak sesuai dengan ulama yang lain. baik kepada bank.5 Abu Ubaid adalah imam dan ahli dalam persoalan zakat harta benda dan ini tidak bisa diragukan. Hasan. Jika demikian. Ia memiliki beberapa ijtihad dan tarjih yang cemerlang. Bila Ibnu Abbas tidak memaksudkan demikian. Tujuan pemerintah adalah melayani khalayak ramai bukannya bertindak sewenang-wenang terhadap mereka. 2) Tidak merupakan keharusan bagi seorang sahabat yang mujtahid dalam masalah-masalah yang tidak ada nash-nya. Pendapat Abu Ubaid yang menyatakan terdapat penghambat untuk menerima pengertian zahir hadis tersebut tidak dapat diterima karena: 1) Ibnu Abbas tidak pernah menyendiri dari pendapat umat. atau kepada orang yang akan menggunakan uangnya untuk membeli obligasi itu. Dengan dernikian dana tunai di tangan masyarakat akan berkurang bahkan bank pun akan memandang surat-surat berharga itu bersifat kurang cair dibandingkan dengan uang tunai. bila riba ditafsirkan dengan istilah sukubunga. Sedangkan pada waktu yang bersamaan persediaan uang tabungan digalakkan—hal ini berarti turunnya tekanan permintaan. Diharannkannya riba berpengaruh pada semua transaksi bunga modal. Abu Ubaid sendiri tidak mengharuskan penafsiran tersebut mesti diumumkan. padahal mereka tidak melakukan usaha tambahan. yang kadangkadang betul terjadi kesepakatan secara konkrit tetapi kadang-kadang tidak terjadi. Karena kenaikan suku bunga akan memberatkan beban orang-orang yang berutang. ia mempunyai pendapat sendiri tentang perkawinan mut'ah. atau hanya boleh dilaksanakan dalam bentuk yang disesuaikan. Tentu saja mekanisme klasik ini sering kali gagal berfungsi secara efektif. tetapi mengatakan saya duga atau saya mengira. Cit. karena tidak sesuai dengan apa yang difahami dengan serta merta oleh umat dan dengan apa yang difahami oleh para ulama sebelumnya. Yaitu yang telah disepakati oleh Ibnu Mas'ud. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 199 taan umum dalam lingkungan perekonomian akan tertekan pula. upaya ini secara efektif akan mengurangi jumlah permintaan dalam perekonomian negara bersangkutan. Pada dasarnya hadis tersebut harus difahami menurut zahirnya tanpa penafsiran. Namun. dan lain-lain. perusahaan. Ibnu Abbas misalnya. daging himar peliharaan. tetapi penghambat itu tidak ada.98 Penyelenggaraan kegiatan di pasaran terbuka merupakan suatu sarana penting untuk mengatur kegiatan ekonomi di sejumlah besar negara Barat melalui pengendalian persediaan uang. maka saya tidak tahu apa maksud hadis tersebut?" 6 2.97 Asas-asas agama Islam secara efektif menutup kemungkinan pengeluaran kebijakan moneter semacam itu. para penguasa itu akan mengadakan daya upaya tegas untuk memperbaiki cacat yang telah timbul. dan bila terjadi kegagalan. maka tentu tak seorang mujtahid pun mau mengeluarkan pendapatnya. Teori. Bila memang yang salah itu yang dimaksudkan maka ia tidak akan dipandang istimewa oleh Ibnu Abbas. karena konsumsi pun berkurang. maka saya tidak tahu apa maksud hadis tersebut. Jika pemerintah hendak mengurangi persediaan uang logam dengan menerapkan kegiatan pasaran terbuka. riwayat Ibnu Abbas. yang banyak meriwayatkan darinya. namunjarang sekali penguasa moneter yang beranggapan bahwa mekanisme ini sama sekali tidak berfaedah. Ibnu Mas'ud Abu Ubaid meriwayatkan pula dari Hubairah bin Yaryam. 3) Sahabat yang mempunyai pendapat sendiri merupakan hal yang tak dapat dielakkan. Hal ini tak dapat di-benarkan. yang sering saya kutip. Karena pemilikan surat berharga pemerintah itu merupakan suatujenis tabungan. Kenaikan suku bunga itu akan menghasilkan imbalan yang tidak didasarkan jerih payah bagi pihak yang meminjamkan uang dengan memungut bunga. "Bila ia (Ibnu Abbas) tidak memaksudkan. kecuali bila terdapat sesuatu yang menghambat pemahaman menurut zahirnya tersebut. untuk menunggu pendapat ulama yang lain. hampir semua ulama berpendapat bahwa pengaturan naik-turunnya suku bunga dengan sengaja semata-mata hanya demi kebijakan makro-ekonomi tidak dapat dibenarkan. Op. Kaum ulama berpendapat bahwa baik orang yang berpiutang maupun yang berutang harus diberi perlindungan terhadap perkembangan di luar kekuasaannya masing-masing. Zuhri dan lain-lainnya.

Mesir dan Pakistanjuga banyak me-nerbitkan surat berharga semacam itu. dan tidaklah jelas mengapa pemegang surat berharga diberi imbalan. di antara negara Islam yang satu dengan yang lainnya. Namun sejumlah kaum fundarnentalis Islam menaruh keberatan pada sistem semacam ini. Pemerintah Turki merupakan penerbit terbesar dari surat berharga atau "securities" pemerintah. Ibnu Abbas Abu Ubaid meriwayatkan tentang seorang laki-laki yang memperoleh penghasilan ”Ia mengeluarkan zakatnya pada hari ia memperolehnya. Hal itu berdasarkan hadis-hadis mengenai ketentuan masa setahun tersebut dan penilaian bahwa hadis-hadis tersebut berlaku bagi semua kekayaan termasuk harta hasil usaha. Cit. karena penduduk imbalannya. tidak dalam nilai mata uang pemerintah Islam bersangkutan. yang berkembang bukan dari kekayaan lain.99 Bermacam-macam kebiasaan praktik pengeluaran surat utang pemerintah. Surat-surat berharga itu tersebar luas. Di dunia Barat imbalan itu akan berbentuk bunga. 115-121. investasi modal. 101 Ibid. Harta Penghasilan Menurut Para Sahabat dan Tabi'in Harta penghasilan menurut pandangan beberapa sahabat dan Tabi’in di antaranya ialah: 1. bersih dari hutang. Orang menafsirkan bahwa Ibnu Abbas memaksudkan penghasilan itu berupa emas dan perak. namun tanpa membayar bunga. Acapkali sukubunga yang relatiftinggi ditawarkan dengan maksud me-narik calon pembeli potensial di luar ngeri. Sistem ini telah diperkenalkan di tahun 1983 di Arab Saudi dan berhasil baik. baik dari sejenis dengan kekayaan lain yang ada padanya atau tidak. 102 Ibid. Loc. begitu juga seseorang menjual produksi ternak yang sudah dikeluarkan zakatnya. Hal itu menunjukkan ketiadaan ketentuan satu tahun bagi harta penghasilan.198 Ekonomi Islam: Sejarah. sebagaimana ditegaskan Ibnu Hazm. Lalu selisih antara harga diskonto dengan nilai penebusannya merupakan hasil untuk pemegang surat berharga itu. Ibid. dan obligasi dari negara-negara yang mata uangnya tidak dapat ditukarkan karena jumlahnya di luar negeri sangat sedikit. Di bawah ini dijelaskan tingkatan kebenaran hadis-hadis tentang ketentuan setahun tersebut dan sejauh mana para imam hadis membenarkannya.” 4 Demikian pula yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah. walaupun adajuga orang asing yang memegang sebagian surat penerbitan itu. pemberian. namun diskontonya berjumlah tetap. namun di dunia Islam kemungkinan ini tertutup secara efektif. Pada kenyataannya dalam beberapa tahun terakhir ini pengeluaran obligasi pemerintah yang dinyatakan dalam nilai mata uang negara bersangkutan.101 Salah satu sarana yang telah dicoba pemakaiannya oleh beberapa pemerintah Islam untuk mengatasi kesulitan mengenai penjualan surat berharga yang menghasilkan bunga ialah surat berharga dengan diskonto di bawah nilai penebusannya.. Menurut saya ia sama sekali tidak mengatakan demikian karena tidak sesuai dengan pendapat umat.102 99 4 Al Hadits. selain dari penundaan pemakaiannya—hal ini tidak dipandang sebagai alasan yang pantas untuk pemberian imbalan itu. Teori. adalah tentang ”harta penghasilan”. sedangkan saya (Abu Ubaid) menganggapnya tidak demikian. Di masa yang lampau beberapa di antaranya menerbitkan surat-surat berharga yang meng-hasilkan bunga sama caranya dengan yang berlaku di dunia Barat. karena baik bank dalam negeri maupun perseorangan yang berharta tampaknya bergairah untuk membeli surat berharga dalam nilai mata uang rial Saudi. Sekalipun cara perhitungannya berbeda. Yang kita bicarakan disini. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 163 tanamannya yang sudah dikeluarkan zakatnya 1/10 atau 1/20. dan lebih dari kebutuhan-kebutuhan pokok? Yang jelas ketiga pendapat tersebut di atas adalah pendapat ulamaulama fikih. Tetapi Abu Ubaid berbeda pendapat mengenai itu. yang ditawarkan untuk pasar luar negeri kurang laris dibandingkan dengan keluaran eurobond. karena eurobond dinyatakan dalam nilai dollar. karena hasil yang dinyatakan sebagai diskonto sangat menyerupai bunga. menurut yang difahami dari perkataan Ibnu Abbas. yang dalam perpajakan dinamakan ”Tumpang Tindih Pajak”. 100 . maka uang yang didapat dari harga barang tersebut tidak dikeluarkan zakatnya waktu itu juga. riwayat Abu Ubaid dari Ibnu Abbas Rodney Wilson. seperti upah kerja. Di mana ia mentyatakan hadis tersebut shahih dari Ibnu Abbas. Hal itu untuk menghindari adanya zakat ganda. atau semacamnya. Berlaku jugakah ketentuan setahun penuh bagi zakat kekayaan hasil kerja ini? Ataukah digabungkan dengan zakat hartanya yang sejenis dan ketentuan waktunya mengikuti waktu setahun harta lainnya yang sejenis itu? Atau wajib zakat terhitung saat harta tersebut diperoleh dan susah terpenuhi syarat-syarat zakat yang berlaku seperti cukup senisab. Ibnu Abbas sesungguhnya memaksudkannya zakat tanah. yang memandang surat-surat berharga keluaran negara-negara Islam itu sebagai sesuatu yang lebih beresi-ko daripada yang dikeluarkan oleh pemerintah-pemerintah di dunia Barat atau penerbitan "eurobond" 100 oleh pernerintah negara-negara Islam. namun pemerintah Iran. hlm. Meskipun yang terkenal banyak di kalangan para ulama fikih itu adalah masa setahun merupakan syarat mutlak setiap harta benda wajib zakat. harta benda perolehan maupun bukan. tetapi karena penyebab bebas. terutama di kalangan penduduk negara bersangkutan dan bankbank.

dan diriwayatkan juga Umar bin Abdul Aziz. pernerintah terpaksa memelihara surplus uang tunai untuk memenuhi keperluan sehari-hari. Hal itu karena hubungan keuntungan dengan induknya itu sangat erat. Kemungkinan meminjam uangditutup. Namun dengan demikian akan timbul kerugian karena kehilangan opportunity cost 103. Ia wajib mengeluarkan zakat sesuai dengan nisab yang telah berumur setahun. Teori. misalnya seseorang yang menjual hasil Ibid. namun dibiayai dengan utang pemerintah bila pendapatan dari pajak tidak menutup belanja negara sepenuhnya. misalnya laba perdagangan dan produksi binatang ternak maka perhitungan tahunnya disamakan dengan perhitungan tahun induknya.164 Ekonomi Islam: Sejarah. sejumlah ahli ekonomi Islam menganjurkan agar pemerintah menganut kebijakan anggaran berimbang. tanpa menunggu batas waktu setahun. atau sematamata untuk membiayai belanja rutin pemerintah. Yang menarik adalah pendapat guru-guru besar tentang hasil penghasilan dan profesi dan pendapatan dari gaji atau lain-lainnya di atas. Karena ketentuan wajib zakat adalah cukup nisab penuh pada awal tahun atau akhir tahun. Baqir. Daud. penerbitannya itu haruslah didasarkan kepada bagi hasil. yaitu bahwa kekayaan tersebut dapat digolongkan kepada kekayaan penghasilan. Uang tunai yang berlaku di lingkungan perekonomian dunia Islam. ”harta penghasilan” dalam bentuk uang dari kekayaan wajib zakat yang belum cukup masanya setahun. oleh karena terdapat halhal penting yang perlu diperhatikan. dan kekayaan non-dagang dapat digolongkan kepada ”harta penghasilan” tersebut. bahwa ia adalah ”harta penghasilan”. terutama di Arab Saudi. adalah menemukan hukum pasti ”harta penghasilan” itu. Untuk menambah persediaan uang.3 Mencari Pendapat yang Lebih Kuat tentang Zakat Profesi Yang mendesak. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 197 Maka beberapa ulama telah mengusulkan bila pemerintah hendak menerbitkan surat berharga untuk umum. Shadiq. jilid 4: 83 dan seterusnya al-Mughni oleh Ibnu Qudamah jilid 2: 6 Nail-Authar jilid 4: 148 Rudz an-Nadzir jilid 2. pemerintah dapat mengurangi pencetakan uang baru. dan akibatnya anggaran belanja negara harus diselenggarakan di tingkat lebih rendah daripada yang mungkin dengan cara berlainan. Misalnya. Namun dalam Al Qur'an dan sunah tidak ada larangan terhadap uang 103 104 tahun tetapi cukup pada akhir tahun. adalah bahwa zakat wajib dipungut dari gaji atau semacamnya sebulan dari dua belas bulan. Nashir. mengalami perkembangan. Maka agar pemerintah tidak berutang untuk menutup defisit anggaran. Sekelompok sahabat berpendapat bahwa kewajiban zakat kekayaan tersebut langsung. Pendapat-pendapat dan sanggahan-sanggahan terhadap pendapat-pendapat itu pernah ditulis dalam buku-buku yang sudah berada di kalangan para peneliti. serta Auza'i. Zuhri. Bila kekayaan dari satu kekayaan. kecuali yang menentang. mengingat zaman sekarang yang serba instan. Jadi pandangan fikih tentang bentuk penghasilan itu adalah. rnaka sebagian besar sarana baku mengenai kebijakan moneter dapat diterapkan tanpa melanggar ajaran agama Islam. termasuk belanja untuk tujuan sosial. dan untuk menekan pertumbuhan persediaan uang. Namun ini akan mempengaruhi kebijakan flskal dan sangat sulit bagi suatu pemerintah untuk mencocokkan belanjanya dengan pendapatannya sehari-hari. 3 2 Ibid. . Ini jelas. 41 dan Subul as-Salam jilid 2: 129. berbeda dengan hal itu. Cit. Berdasarkan hal itu. bila seseorang sudah memiliki satu nisab binatang ternak atau harta perdagangan. maka dasar dan labanya bersama-sama dikeluarkan zakatnya pada akhir tahun. Mu'awiyah. yaitu bahwa hasil penghasilan. bank sentral dapat saja mencetak uang baru. penguasaan mesin percetakan uang berkenaan dengan persediaan uangjauh lebih besar daripada di dunia Barat yang lebih berorientasi pada kredit. Banyak yang diterbitkan dalam rangka operasi pasaran terbuka dengan tujuan menekan persediaan uang tunai. profesi. Op. yang sudah dikeluarkan zakatnya. yang di dalamnya terdapat ”harta penghasilan” itu. Proyek-proyek pembangunan diutamakan—misal-nya— pendapatannya dikaitkan dengan proyek tertentu yang merupakan tujuan pencarian dana bersangkutan. Diantara mereka adalah Ibnu Abbas.104 Sarana Moneter yang Diperkenankan Sekalipun di negara-negara Islam terdapat masalah-masalah mengenai pelaksanaan kebijakan mengubah suku bunga serta penyelenggaraan kegiatan pasaran terbuka untuk mengatur persediaan dana tunai. Tetapi sesungguhnya persamaan itu ada yang perlu disebutkan di sini. Bank Sentral Dapat Mengatur Persediaan Dana Tunai. Sepanjang sejarah terdapat keberatan pencetakan uang kertas di beberapa negara Islam. Anggaran belanja itu tidak menghasilkan laba. Hasan. Ibnu Mas'ud. bahwa mereka tidak menemukan persamaannya dalam fikih selain apa yang dilaporkan tentang pendapat Ahmad tentang sewa rumah diatas. bank sentral dapat mengendalikan persediaan uang karena kekuasaannya mengatur pengeluaran uang baru.2 Gaji dan Upah adalah Harta Pendapatan Akibat dari tafsiran itu. misalnya alMuhalla oleh Ibnu Hazm. Saleh Kamil. yakni kekayaan yang diperoleh seseorang Muslim melalui bentuk usaha baru yang sesuai dengan syariat agama. Hanya uang logam mulia yang dipandang sebagai bentuk mata uang sah di Kerajaan ini sampai tahun 1950an. Kesulitannya ialah bahwa surat-surat berharga pemerintah tidaklah diterbitkan dengan tujuan semacam itu.

Ada beberapa ahli ekonomi Islam yang menyarankan agar bank sentral memberi imbalan atas dasarjumlah bulat (lump sum) kepada bank komersial yang menyerahkan dana cadangan kepada bank sentral itu. bahwa jarang seseorang pekerja yang penghasilannya tidak mencapai nisab seperti yang telah kita tetapkan. Cit. kita dapat menetapkan hasil penghasilan sebagai sumber zakat. Sejumlah ahli ekonomi Muslimin mengakui bahwa yang kertas merupakan suatu sarana yang diperlukan. Cadangan itu dapat diubah sebagai bagian dari pengendalian persediaan uang. tidak ada yang keberatan terhadap uang kertas semacam itu. yang akan memungkinkan bank-bank itu menambah persediaan kredit kepada pihak perseorangan dan perusahaan. akibatnya ialah bank-bank komersial itu harus mengurangi uang yang dipinjamkan kepada sektor swasta. maka orangorang lebih tergoda untuk melakukan spekulasi dengan logam mulia tersebut dibandingkan dengan uang kertas. ”Zakat” (Damaskus: 1952) Abul A’la Maududi. dan Muhammad bahwa nisab tidak perlu harus tercapai sepanjang tahun. maka ukuran itu harus terpenuhi pula buat seseorang untuk terkena kewajiban zakat. yang merupakan landasan wajib zakat. maka permintaan uang akan dapat digalakkan dengan mengurangi cadangan wajib. Ahmad Husaini. Tingkat cadangan yang biasa adalah sekitar 10% dari jumlah laba untuk cadangan wajib dan 20% untuk cadangan umum. seorang pekerja profesi jarang tidak memenuhi ketentuan tersebut. Ketentuan itu harus diperhatikan dalam mewajibkan zakat atas hasil penghasilan dan profesi ini. dan nisab. 2) Nisab. Dalam hal ini. Muhammad Abu Zahrah dan Abdul Wahab Khalaf mengemukakan persoalan ini dalam ceramahnya di Damaskus. dan cara menetapkannya. hal ini semata-mata karena tuntutan kegiatan mudarabah terhadap modal. bank-bank komersial diwajibkan menyimpan cadangan di bank sentral pada tingkat yang ditentukan oleh undang-undang negara. kita tidak menemukan contohnya dalam fikih. Ceramah mereka sampai pada suatu kesimpulan yang teksnya sebagai berikut: ”Penghasilan dan profesi dapat diambil zakatnya bila sudah setahun dan cukup senisab. Pendapat Para Ulama Fikih Para ahli. Abu Yusuf. karena emas merupakan persediaan dengan nilai yang kurang mantap. supaya dapat jelas siapa yang tergolong kaya dan siapa yang tergolong miskin. karena hasil itu jarang terhenti sepanjang tahun bahkan kebanyakan mencapai kedua sisi ujung tahun tersebut. Dan tidak pantas untuk menganggap bahwa imbalan itu ditujukan untuk menggairahkan bank-bank komersial agar 105 106 1 Abdul Wahab Khalaf. yang menurut ulama-ulama fikih sah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 165 para ulama fikih pada zaman dulu dan sekarang tentang hukumnya. hal ini akan mengakibatkan tertekannya tingkat kegiatan ekonomi. sekalipun benar bahwa pada zaman Nabi Muhammad tidak ada uang kertas. Hal itu pada hakikatnya menyerupai mata penghasilan. dan hanya sedikit di antaranya yang mengemukakan alasan bahwa logam mulia merupakan alat pertukaran yang efisien. Bila tuntutan cadangan berdasarkan undang-undang dinaikkan. melainkan dipandang serupa denga saldo dana tunai. dan wajib dikeluarkan zakatnya bila sudah mencapai satu nisab. ”Penghasilan dan profesi. Jika kita berpegang kepada pendapat Abu Hanifah. seperti Abdur Rahman Hasan. Semua negara Islam menggunakan uang kertas. Tingkat cadangan itu umumnya lebih tinggi daripada yang diwajibkan di dunia Barat. selain masalah khusus mengenai penyewaan yang dibicarakan Ahmad. asal saja pencetakan uang kertas itu tidak disalahgunakan dengan mencetak uang secara berlebih-lebihan. khususnya bila tingkat cadangan itu ditetapkan dengan peraturan Bank Sentral. Ia dilaporkan berpendapat tentang seseorang yang menyewakan rumahnya dan mendapatkan uang sewaan yang cukup nisab. 3) Besar zakatnya. sekalipun pada umumnya kurang bervariasi dibandingkan dengan yang berlaku di dunia Barat. Teori. Op. sedangkan rasio modal perseroan terhadap jumlah dana deposito dianggap layak pada 15%. mazhab Hanafi lebih jelas.yaitu 12 Junaih emas menurut ukuran Junaih Mesir lama.196 Ekonomi Islam: Sejarah. yaitu bahwa jumlah senisab itu cukup terdapat pada awal dan akhir tahun saja tanpa harus terdapat di pertengahan tahun. Sebaliknya bila perekonomian mengalami depresi dan bukan inflasi. mereka mengatakan. Cit. Dan logam mulia itu tidak lagi merupakan persediaan nilai yang aman seperti sediakala.”1 Dan karena Islam mempunyai ukuran bagi seseorang – untuk bisa dianggap kaya . Mengenai besar zakat. tapi cukup tercapai penuh antara dua ujung tahun tanpa kurang di tengah-tengah. karena terdapatnya illat (penyebab). maka orang tersebut wajib mengeluarkan zakatnya ketika menerimanya tanpa persyaratan setahun. serta penjelasan tentang pendapat yang kuat. Karena harga emas dan perak tidak stabil. Sejumlah bank Islarn yang menyimpan persediaan logam mulia lebih banyak dari uang kertas sebagai harta cairnya telah tahu akan risikonya. Op. Berdasar hal itu. Kita dapat menyimpulkan bahwa dengan penafsiran tersebut memungkinkan untuk mewajibkan zakat atas hasil penghasilan setiap tahun. Hal itu sesuai dengan apa yang telah kita tegaskan lebih dahulu.106 Di negara-negara Islam dana cadangan yang diserahkan kepada Bank Sentral biasanya tidak menghasilkan pendapatan. besarnya.105 Di negara-negara Islam sepertijuga di dunia Barat. meskipun tidak cukup di pertengahan kertas. Imbalan ini tidak berupa bunga. . karena tidak diperhitungkan sebagai prosentase. Sehingga jelas perbedaan antara orang kaya yang wajib zakat dan orang miskin penerima zakat.

Dalam keadaan ekonomi cerah. ataupun dinaikkan bila tujuannya ialah mengangkat perekonomian dari jurang resesi serta untuk memperluas lapangan kerja dan kegiatan usaha secara umum. Pertama. Cit. perusahaan. insinyur. upah. otak. merupakan sesuatu yang belum dikenal oleh para ulama fikih pada masa silam. masalah-masalah ini akan bertarnbah nyata lagi. sehingga tidak ada pilihan yang menghendaki perangsang. Sehingga menimbulkan inflasi. bila sebagian besar deposito serta pinjaman bank didasarkan kepada bagi laba mudarabah. mengenai pengaruhnya terhadap kegiatan ekonomi. labanya mungkin meningkat. seperti penghasilan seorang dokter. dan sumbernya yang luas itu. Kita menguraikan jawaban pertanyaan-pertanyaan tersebut dalam tiga fasal: 1) Pandangan fikih tentang penghasilan dan profesi. Dengan bertambahnya pengaruh bank-bank Islam pada sistem perekonomian. Penghasilan yang diperoleh dengan cara ini merupakan penghasilan profesional. .166 Ekonomi Islam: Sejarah. sekalipun sulit dibayangkan bagaimanakah caranya menetapkan ambang (threshold) ter. penjahit. Wajibkah kedua macam penghasilan yang berkembang sekarang itu dikeluarkan zakatnya ataukah tidak? Bila wajib.108 Bagian Tiga | BAB 8 | Konsep-Konsep Ekonomi Islam Pandangan Fikih Tentang Penghasilan dan Profesi entuk penghasilan yang paling menyolok pada zaman sekarang ini adalah apa yang diperoleh dari pekerjaan dan profesinya. serta pendapat B ---$€£¥--- 107 108 Zainul Arifin. supaya setiap orang mengetahui kewajiban dan haknya. Bentuk-bentuk penghasilan dengan bentuknya yang modern. dan bagaimana tinjauan fikih Islam tentang masalah itu? Pertanyaan-pertanyaan tersebut perlu sekali memperoleh jawaban pada masa sekarang.hadap kredit ketika resesi. sebagian nasabah bank akan mencabut deposito mereka. sehingga para depositor akan mendepositokan kembali sebagian labanya. ini merupakan suatu alat efektif untuk pengendalian moneter. karena bila laba itu merosot. Batas tertinggi itu dapat direndahkan dengan tujuan melawan laju inflasi dengan mengurangi permintaan masyarakat. Sesungguhnya sepanjang cadangan bank itu merupakan bagian tetap dari dana yang dikuasai oleh Bank Sentral. Pekerjaan yang menghasilkan uang ada dua macam. advokat. dengan tangan. maupun perorangan dengan memperoleh upah. Ibid. Penghasilan dari pekerjaan seperti itu berupa gaji. ataupun honorarium. Oleh karena itu peraturan bagi laba cenderung lebih mendorong dari-pada memperlambat siklus konyunktur (anti-cyclical). Karena pertimbangan ini perlu ditentukan batas kredit tertinggi selama fase perluasan siklus itu. adalah pekerjaan yang dikerjakan sendiri tanpa tergantung kepada orang lain. tukang kayu dan lain-lainnya. Dengan demikian dana yang tersedia untuk pinjaman keperluan bisnis membengkak. seniman. besar zakatnya. yang diberikan. Sebaliknya dalam masa resesi terjadi kebalikannya. adalah pekerjaan yang dikerjakan seseorang buat pihak lain-baik pemerintah. volumenya yang besar. Op. Teori.107 Di samping berlakunya syarat-syarat cadangan sepanjang hukum batas kredit paling tinggi (credit ceilings) juga dapat digunakan dalam beberapa masyarakat ekonomi Islam sebagai suatu alat pengendalian moneter. berapakah nisabnya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 195 menambah jumlah cadangan yang merupakan kewajiban menurut hukum. ataupun kedua-duanya. berkat kecekatan tangan ataupun otak. Namun akan timbul kesulitan. Yang kedua. Sekali lagi: gagasan bahwa cadangan bank merupakan suatu bagian tetap dari cadangan moneter yang teratur dari bank Sentral merupakan sebab berfungsinya sistem ini.

1 Padahal yang sebenarnya menang bukanlah dari kalangan buruh. kecuali satu golongan yaitu –kaum “proletar”. Meskipun begitu Islam juga menetapkan kewajiban-kewajiban tertentu terkait kepemilikan pribadi. Islam mengajarkan bahwa di dalam setiap kepemilikan pribadi terdapat hak orang lain. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 167 | BAB 7 | Sumberdaya dalam Ekonomi Islam slam mengahargai hak milik pribadi karena merupakan konsekuensi fitrah dan termasuk bagian dari kebebasan individu (freedom). . Hak milik pribadi itu memotivasikan yang paling kuat untuk merangsang produktivitas dan meningkatkannya. Islam tidak membedakan antara sarana produksi dan lainnya. termasuk di dalamnya kaum buruh rakyat kecil. I 1 Mohammad Fahim Khan. Sesungguhnya faham sosialis marxisme itu tegak di atas perang antar golongan dan mengobarkan api permusuhan antar golongan yang satu dengan yang lainnya dengan mempergunakan sarana kekerasan yang penuh pertumpahan darah. Op. Olah karena itu akhirnya penejlasan dari Karl Marx adalah. “Wahai kaum buruh sedunia bersatulah!” untuk melawan kelompok-kelompok lainnya.194 Ekonomi Islam: Sejarah. Sehingga pada akhirnya seluruh golongan itu hancur. tetapi sekelompok manusia yang berkerja di partai dan militer yang berkuasa atas nama golongan buruh di segala bidang dan melarang sebagian besar penduduk dari segala sesuatu. Teori. Cit. tidak pula membedakan antara pemilik besar atau kecil. selama ia memperolehnya dengan cara yang sah menurut syari’at.

168 Ekonomi Islam: Sejarah. di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang”. Sama saja sejak masa “Lenin” sampai sekarang. Demikian juga halnya dengan air dan udara. Loc. Tanah adalah modal dasar. Dari dasar keutamaan ini. Ibid. Dr.’ Ia membahas tentang Teologi Tanah. Nabi saw bersabda: “jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara”. Maka jelaslah perbedaan antara orang yang mengajak para buruh untuk bersatu melawan yang lainnya dengan yang mangajak manusia seluruhnya untuk bersaudara dan menajlin cinta kasih sesam mereka. Perusahaan semacam itu sebaiknya diatur oelh koperasi. dan teror pemikiran serta berbagai pelarangan terhadap kebebsan.” Sebaliknya. Mereka menyembuyikan aspirasi kelompok-kelompok yang menetang sistem dan menuduh setiap kelompok oposisi sebagai sikap primitif. yang diusahakan oleh banyak orang sebagai buruh saja adalah pembawaan dasar individualisme yang bertentangan dengan dasar perekonomian yang adil. pengkhianat atau dengan tuduhan yang lainnya. Op.Cit. Atas dasar asas tersebut di atas. Behesti. nurani manusia beranggapan makhluk manusia sebagai pemilik yang sah alami ini. Islam ditegakan atas dasar musyawarah dan menjadikan nasihat pemerintah itu termasuk inti ajarannya. Teori. satu kesatuan yang sangat mendasar.54 ---$€£¥--- Al Hadits.53 Hak milik orang-seorang atas tanah yang luas. khususnya kaum sosialis. ia mengatakan. . mengatakan bahwa urusan tanah merupakan bagian dari masalah ‘teologi. dan medidik masyarakat untuk menyelamatkan orang yang berbuat kejahatan dengan lembut dan beramar ma’ruf nahi mungkar serta memperingatkan ummat apabila melihat orang yang zhalim. 4 Al Qur’an.2 Faham sosialis Marxis selalu diliputi oleh tekanan politik. kemudian bila mereka tidak meemgang kedua tangannya (mencegahnya) maka Allah akan menyegerakan siksa untuk mereka dari sisinya. 53 54 M. Luthfi Hamidi. dibawah pemilikan pemerintah. 4 Dan inilah yang membedakan secara mendasar antara wacana kepemilikan dalam Islam dengan faham-faham lainnya yang berkembang di dunia sekarang. yang lebih menitik beratkan kepada kepemilikan bersama (kolektif). bahwa semuanya adalah ada yang memilikinya secara abadi atau hakiki. kontra revolusi. Dan. utama dan penting dalam segala aspek kehidupan masyarakat yang patut disyukuri setiap insan manusia.3 Tanah sebagai Modal Hassan Hanafi. seorang pemikir Kiri Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 193 Namun Islam. “Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk-(Nya). Islam menganggap hal itu lebih mulia daripada shalat atau puasa sunnah. riwayat Ahmad dan Muslim. aturan dan falsahnya tegak dinatas persaudaraan antar manusia dan mengagnggap mereka semuanya satu keluarga dan memperbaiki hubungan di antara mereka apabila terjadi ketidakberesan. Istilah “kepemilikan kolektif” melampaui batas-batas kebangsaan dan masa. Lenin pernah menulis kepada salah seorang sahabatnya.Cit. atau 2 3 Indonesia yang umum memiliki rasa kebersamaan yang tinggi (gotongroyong). surat ar Rahman (55) ayat10-11. merupakan cikal bakal terbentuknya sistem koperasi. “sesungguhnya tidak mengapa membunuh tiga perempat penduduk dunia agar sisanya seperempat menjadi sosialis.

8 Hadits itu adalah dalil bahwa kepemilikan tanah mati ditentukan ol siapa yang mengelolanya. sesungguhnya si Fulan telah membunuhku dengan sia-sia. Jika demikian. maka kita melakukan kerja konsumsi. sesungguhnya janji itupasti dimintai pertanggungan jawabnya'. dalam mata rantai periwayatan-nya itu terdapat Amru bin Waqid ad-Dimasyqi Abu Hafsh bahwa ia adalah periwayat yang matruk. “Sementara sabda Rasulullah saw. Demikian juga halnya dengan siapa yang memiliki tanah dan mengelola tanah sebagai modal dasar dalam ekonomi bisnis. maka hal itu merupakan makna lahiriah dari konteks hadits tersebut. Jadi. Hadits sangat dhaif. Isyarat penting dalam hadits itu adalah dorongan mempergunakan sesuatu sesuai fungsinya. nalar seluruh umat manusia adalah pengatur alam. surat al-Israa' ayat 34 dan 18 Farhad Nomani and Ali Rahmena. atau kita melakukan aktifitas ekonomi atau kerja produktif. Behesti. kecuali dengan cara yang lebih baik (bermanfaat) sampai ia dewasa dan penuhilah janji. atau dengan sepersepuluhnya. maupun tanpa seizinnya. ketika anda merasa haus. Manusia dipandang sebagai pengatur alam yang punya hak memanfaatkan atau mengeksploitasinya. lalu minum air dari sebuah sungai. 8 Al Hadits. Dalam hadits lain pun dikemukakan bahwa Nabi saw mengingkari orang yang mempergunakan sesuatu yang tidak sesuai dengan fungsinya. yaitu. "Wahai Tuhanku. maupun secara adat kebiasaan... berdasar asas-ekonomi kerayaktan maka diupayakanlah sebuah wadah yang mempunyai dasar historikal yang jelas. hiazat6 adalah perolehan ‘jatah’ sesorang dari aset keseluruhannya. Produksi terdapat sesuatu yang lain yang sebut perolehan (acquisition).:” Seseorang hanya boleh memiliki tanah mati (tidak bertuan) jika telah mendapatkan persetujuan dari pemerintah. Allah. 20. tanpa terlebih dahulu mendapatkan ian kep negara atau pemerintah. hlm 331. sejak dahulu masyarakat Asia terkenal dengan konsep dasarnya tolong-menolong (gotong-royong). yang kadangkala lebih tajam daripada ucapan? Ataukah ucapan itu merupakan ucapan sungguhan. Dalam Islam ada falsafah tersendiri. maupun barang tambang tanpa ada kemanfaatan bagi manusia. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 169 dengan separuhnya. dengan seperempat-nya.Tanah mati menurut Imam Syafi'i adalah 5 6 52 . berdasarkan sabda Rasulullah 'saw. Burung ini bisa dianalogikan dengan sesuatu yang dibolehkan perburuannya dan yang sejenisnya dari kekayaan daratan ataupun lautan. pemerataan atau distribusi pendapatan dan keadilan dalam kebersamaan ini. lalu sapi itu berbicara. baik secara fltrah. atau memiliki setelah ada perjanjian dengan penciptanya. dari Habib bin Muslimah dari Mu'adz. dan jangan kalian biarkan tanah itu menjadi kosong. Dan berdasrkan kolektivisme. Teori.52 Sistem Koperasi Menurut arah dasarnya perekonomian di masa datang akan semakin jauh daripada dasar individualisme dan semakin dekat kepada kolektivisme. riwayat at-Tirmidzi dan Ahmad . Hal itu tidaklah sulit bagi Allah. Sebagai contoh wacana ini terdapat di daerah perdesaan mencakup komunitas dunia sepanjang sejarah umat manusia.. sambil berkata. la tidak membunnhku karena ada suatu kemanfaatan “. dan karenanya ‘jatah’ setiap individu ada dalam bentuk kolektif bersama jatah orang lain. Diriwayatkan oleh ath-Thabrani dalam al-Kabir (4/ 3533). Bagaiman dengan pengelolan tanah dalam pengertian luas. Atas dasar kebersamaan. Dan.. tetapi saya diciptakan untuk membajak sawah“. Ada baiknya di sini kami sebutkan flrman Allah berkenaan wasiat tcrhadap harta anak yatim: 'Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim. Beliau memberitahukan bahwa burung itu akan mengadu kepada Allah. 7 Lihat Majma'uz-Zaumid . tanah itu otomatis menjadi miliknya? Baik dengan izin kepala negara. dengan sepertiganya. Cit. pemerintah. sebagai bagian dari khawariq (hal-hal luar biasa). . yaitu koperasi. Apakah sapi itu berbicara dengan lisan (bahasa keadaan).192 Ekonomi Islam: Sejarah. “Bukan vntvk ini saya diciptakan. hlm. Dr. dalam terminologi fiqh (yurisprudensi) mempunyai nama hiazat atau kepemilikian atas sesuatu. yaitu sama sejahtera.7 Hukum Tata Negara dan Kepemimpinan “Siapa yang mengolah (mengelola) tanah mati (tak bertuan) ma tanah itu menjadi miliknya”. jilid 5. Tidak boleh memperlakukannya dengan sia-sia. baik tanah "mati" dan "tidak bertuan". Op. Op. yang memiliki kesemuannya melalui aturan ketauhidan-Nya.. pertanian. Tidak boleh mengambil sumber' hewani. Al Qur’an. Dalam sebuah hadits shahih dikemukakan bahwa seseorang menug-gangi seekor sapi. Jadi. Dan seluruh umat manusia adalah pengatur alam dan masing-masing individu mempunyai ‘jatah’-nya sendiri atau berhak berkecimpung dalam praktek hiazat guna mendapatkan keuntungan dari karunia alam. Abu Hanifah berpendapat bahwa seseorang tidak boleh mengelola tanah mati kecuali setelah mendapatkan izin dari kepala negara atau pemerintah. Dalam salah satu frakmentasi disebutkan bahwa.Cit.5 Manusia bisa memiliki sesuatu (hiazat) yang merupakan asal-usul kepemilikan atau mendahului prevalensinya." Rasulullah saw juga mengecam orang yang membunuh burung dengan sia-sia. Dan ini merupakan komponen dari salah satu pilar penting pandangan sosialisme.

Umar bin Abdul Aziz berkata. dengan sepertiganya. dengan seperempat-nya. Pendapat ini tidak tepat. Dan menahan air dari lahan itu. Karena. Imam Malik pendapat bahwa orang yang tinggal dekat dengan lahan itu. .381). Abu Yu berkata bahwa tanah mati adalah seluruh tanah yang jika seseora berteriak dengan suara paling kuat di lahan yang paling dekat dengan lahan yang telah dikelola. Teori. yaitu: Pertama. Meskipun tanah bersambung dengan tanah yang telah dikelola. karena hal itu seperti orang yang menempati suatu bangunan orang lain. Sebagian pengikut mazhab Syafi'i berpendapat tidak tepat dengan mengatakan bahwa pengolahnya itu belum berhak memilikinya hingga ia menanam lahannya itu. la tidak membunnhku karena ada suatu kemanfaatan “. Dimungkinkan pula menyewakannya dengan jumlah harta tentu sebagaimana pendapat sebagian besar ahli fiqh. mengelola tanah itu. "Lakukanlah muzara'ah pada tanah kalian. adalah lebih berhak untuk menge tanah itu dari orang yang jauh. Jika demikian.9 Kedua. sambil berkata. maka hal itu merupakan makna lahiriah dari konteks hadits tersebut. dan bentuk pengelolaan lahan basah adalah dengan menahan air darinya. maka orang yang mengelola itu tetap sebagai pemilik lahan tersebut Demikian juga dengan mudharabah (salah satu bentuk kerjasama) yaitu kerja sama antara modal dengan tenaga. dan orang yang mengelolanya berhak memilikinya. sehingga pembatasan diserahkan kepada kebiasaan yang diakui. bentuk pengelolaan harus memenuhi tiga syarat. 577. riwayat Ahmad dan Nasa'i. sehingga menjadi pembatas yang jelas antara lahan itu dan lahan lain.170 Ekonomi Islam: Sejarah. Lihat komentar kaini tentang hadits Ini dalam al-Muntafa at-Taghib wat Tarhib hadits no. tidak ada orang yang mendengarnya yang berada di tanah yang telah dikelola itu.50 Rasulullah saw telah melakukan muzara'ah dengan orang-orang Yahudi pada tanah di Khaibar dengan separuh hasil yang dikeluarkannya. "Wahai Tuhanku. jika ia berbentuk lahan kering. jika lahan ditujukan untuk dijadikan tempat tinggal. Burung ini bisa dianalogikan dengan sesuatu yang dibolehkan perburuannya dan yang sejenisnya dari kekayaan daratan ataupun lautan. hlm. kar seperti itulah suatu bangunan dinamakan tempat tinggal yang dapat dih Dan jika ditujukan untuk ladang dan perkebunan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 191 seluruh tanah yang tid dikelola dan bukan pinggir tanah yang telah terkelola. lalu sapi itu berbicara. . Bentuk Pengelolaan Tanah Bentuk pengelolaan tanah itu ditentukan oleh kebiasaan kar Rasulullah saw. Hal itu tidaklah sulit bagi Allah. "Bukan vntvk ini saya diciptakan.338. bentuk pengelolaan lahan yang kering adalah dengan mengalirkan air ke lahan itu. Tidak boleh memperlakukannya dengan sia-sia. dan jangan kalian biarkan tanah itu menjadi kosong. riwayat Tirmidzi (1379). ia tetap berstatus sebagai tanah mati. kecuali dengan cara yang lebih baik (bermanfaat) sampai ia dewasa dan penuhilah janji. Ahmad (3/313. Abu Hanifah berpendapat tanah mati adalah tanah yang jauh d tanah yang telah dikelola dan tidak dicapai oleh saluran air.51 Rasulullah saw telah melakukan mttzara 'ah dengan orang-orang Yahudi pada tanah di Khaibar dengan separuh hasil yang dikeluarkannya. Al Hadits. Jika ketiga syarat ini telah dipenuhi. baik dengan separuhnya. Isyarat penting dalam hadits itu adalah dorongan mempergunakan sesuatu sesuai fungsinya. dan tidak menjadi alasan baginya untuk memiliki bangunan orang tersebut. maupun secara adat kebiasaan. Ketiga. maka bentuk pengelolaan adalah dengan mendirikan bangunan dan atapnya di lahan itu.. mertgalirkan air ke lahan itu.. atau dengan sepersepuluhnya. 51 50 9 Al Hadits. "Lakukanlah Muzara'ah pada tanah kalian. sekalipun kami tidak mengganggap kuat pendapat tersebut. Apakah sapi itu berbicara dengan lisanul bahasa keadaan). sebagai bagian dari khawariq (hal-hal luar biasa). yaitu dengan membolak-balikkan tanah yang berada di lahan itu. yang kadangkala lebih tajam daripada ucapan? Ataukah ucapan itu merupakan ucapan sungguhan." Rasulullah saw juga mengecam orang yang membunuh burung dengan sia-sia. sesungguhnya janji itu pasti dimintai pertanggungan jawabnya”. Tidak boleh mengambil sumber' hewani. Misalnya. baik Lihat buku penulis Halal dan Haram. Jika orang yang mengelola tanah uu mempekerjakan orang lain untuk menanami lahannya. orang yang dekat dengan lahan dan yang jauh darinya mempunyai hak yang sama. tetapi saya diciptakan untuk membajak sawah °. mengumpulkan tanah yang mengelilingi lahan itu. Beliau memberitahukan bahwa burung itu akan mengadu kepada Allah. maupun barang tambang tanpa ada kemanfaatan bagi manusia. Dalam hadits lain pun dikemukakan bahwa Nabi saw mengingkari orang yang mempergunakan sesuatu yang tidak sesuai dengan fungsinya. sesungguhnya si Fulan telah membunuhku dengan sia-sia. Ada baiknya di sini kami sebutkan firman Allah berkenaan wasiat tcrhadap harta anak yatim: “Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim. dari pendui yang telah mengelola tanahnya. Umar bin Abdul Aziz berkata. baik secara fltrah. jika ia berbentuk lahan yang digenangi air. Dalam sebuah hadits shahih dikemukakan bahwa seseorang menug-gangi seekor sapi. Dalam mengelola tanah mati mi. menyebutnya secara indefinitif. 271-276. pertanian. meninggikannya (membuat galengan sebagai tanda petak-petak lah. sehingga kedua macam tanah itu dapat ditanami dan dijadikan lahan pertanian. tanah itu dinilai sebagai tanah yang telah dikelola.

ia boleh menjualnya. Sementara. karena lahan itu hilang dari tangannya. menurut pendapat Ibnu Abu Hurairah-salah seorang ulama pengikut mazhab Syafi'i-harga tanah itu masih dapat diminta kepada si pembeli. Imam Malik berpendapat bahwa ia boleh menjual bangunan-nya dalam semua kondisi. Allah berfirman kepada Bani Israil. Hal ini menyerupai Al Qur’an. riwayat Bukhari dan Muslim dari Jabir dan Abu Hurairah. Nabi saw mengingatkan untuk tidak menyia-nyiakan satu suap pun makanan. polusi. Imam Syafi'i berpendapat bahwa ia tidak boleh menjual bangunan itu sama sekali. Jika seseorang telah menandakan batas-batas suatu lahan yang mati baginya. bukan bangunannya. ia boleh menjual barang-barang itu. kehancuran. dan kemudian mengalirkan air ke lahan itu. jika ia tidak turut bekerja mengelolanya. Namun ini adalah suatu tantangan bagi majikan pribumi dan asing untuk merancangkan sistem kerja yang memungkinkan terpisahnya kaum wanita dan kaum pria. karena kepemilikannya belnm permanen. Oleh usaha perbankan telah ditunjukkan cara melaksanakannya.49 Jika penggarapan tanah dilakukan dengan sistem muzara’ah (kerjasama) maka hal ini itu pun adalah baik. dan tidak membuang sisa-sisa makanan ke tong-tong sampah. Sedangkan. ia tetap sebagai pemilik bangunan itu. hal ini tidak boleh menurut pendapat yang zahir dalam mazhab Syafi'i. ia boleh menjual bidang tahan yang telah diairi itu. ada dua kemungkinan. maka hendaknya ia menanamkannya. surat al-Baqarah (2) ayat 60. ia menjadi pihak yang paling berhak atas lahan itu. Bahkan. Dan banyak dari ulama sahabat Syafi'i membolehkannya karena saat ia telah memberikan batas-batas atas lahan itu. setelah ia menerimanya. Kemudian. walupun kadang kala disepelekan oleh manusia. Karena dihadapkan dengan pilihan antara bertambah banyaknya mempekerjakan pekerja perantau atau kaum wanita. dan orang yang mengelola lahan itu menjadi sekutunya dalam kepemilikan lahan itu. kemudian ada pihak yang dapat merebutnya dari tangan si pembeli dan mengelola tanah itu. ia menjadi pihak yang paling berhak untuk mengelola tanah itu dari orang lain. Makanan yang jatuh harus dibersihkan lalu dimakan sisanya. Sedangkan. meskipun kemudian ada orang lain yang me-nempatinya. Teori. Hal itu termasuk bagian tolong menolong antara pemilik tanah dengan petani penggarap. seperti kulit bangkai domba. namun ia tidak menanaminya. Di antara bentuk syukurnya itu adalah menjaganya dari kerusakan. Jika tidak mampu menanamnya sendiri maka hendaknya ia merelakannya kepada saudaranya sesama muslim”. Jika pemilik lahan itu ingin menjual lahannya. di negara seperti Arab Saudi pun peranan kaum wanita di barisan kerjanya akan meningkat. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 171 Peran Wanita Dalam Barisan Kerja akan Bertambah Agaknya tidak dapat disangsikan lagi. hal ini dibolehkan. jika ia menjualnya. Dalam masalah itu terdapat sebuah hadits: “Barangsiapa yang memiliki tanah. Al Hadts. Kita nantikan bagairnanakah fasilitas yang disediakan oleh majikan lainnya. dan tidak boleh dipungut kharaf darinya. Abu Hanifah berpendapat bahwa jika ia turut bekerja mendirikan bangunan itu. Bidang Pertanian Sumber daya alam merupakan nikmat Allah kepada mahluk-Nya. ulama masih memperdebatkan kebolehannya. setelah memancarkan dua belas mata air untuk mereka di saat ketersesatan mereka: “…makanlah dan minumlah kamu sekalian dan jaganlah kalian melampaui batas dengan membuat kerusakan”. orang yang mengelola itu lebih berhak dari orang yang telah memberikan batas atas lahan itu. Abu Hanifah dan Abu Yusuf berpendapat bahwa jika tanah itu diairi dengan air usyr maka . menjual sisa lahan yang telah ia tandai itu. Tanah yang dikelola adalah meiyadi tanah ma'syur (hasilnya dipungut zakat sebesar sepersepuluh/10 persen). jika ada pihak yang lain merebut lahan itu dan mengelolanya. Sementara ulama lain pengikut mazhab Syafi'i. tidak merusaknya atau menghancurkannya. jika pemilik bangunan ingin menjual bangunannya itu. seperti telah kami jelaskan sebelumnya. dan lain-lain yang tergolong sebagai keruskan dimuka bumi. padajangka panjang. namunjika ia mempunyai barang lain yang berada di lahan itu. Perlu disampaiakan di sini. yang berpendapat boleh menjual lahan itu bahwa menilai harga tanah tersebut tidak dapat diminta kepada si pembeli. maka ia memiliki air dan tanah mati yang terkena air itu serta pinggir-pinggirnya. seperti pepohonan atau tanaman. 49 48 pihak yang mendirikan bangunan. Namun.48 Kita telah mengetahui bagaimana Rasulullah saw meninggatkan kewajiban memanfatkan benda apapun yang terbuang. meski-pun ia tetap sebagai pihak yang paling berhak atas tanah itu. maka para pembesar Arab Saudi mungkin menyukai pilihan yang disebut belakangan. dalam Shahih alJam’ ash-Shaghir: 6514. Dan. baik karena berlebih-lebihan maupun meremehkannnya. tanpa perlu mengandalkan pekerja perantau. Manusia wajib mensyukurinya. arahan Nabi saw untuk menggarap tanah bagi orang yang mampu menanamnya sendiri.190 Ekonomi Islam: Sejarah. dan tidak dibiarkan dimakan syaitan. Dan ia boleh pula menjualnya. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja. seperti harta miliknya. Jika seseorang telah memberikan batas-batas terhadap suatu lahan yang mati. ia tidak memiliki lahan sisanya. jika orang yang baru memberikan batas-batas atas lahan itu ingin menjual lahan tersebut sebelum terlebih dahulu mengelolanya. Seorang muslim juga harus membersihkan piringnya dengan sendoknya. atau dengan cara disewakan kepada orang muslim lainnya yang mampu melakukannya. Dengan demikian. ia tidak boleh menjualnya. Sedangkan. baik ia diairi dengan air usyr maupun air kharaj.

Dan. . di Arab Saudi. Hal itu terjadi pada tahun keenam Hijriah. Dengan diutamakannya pendidikan secara terpisah baik di Mesir maupun di Pakistan bertambah pulalah jumlah berisan kaum pekerja wanita. jika diairi dengan sungai yang dibangun oleh Allah swt.47 46 Lihat Abu Yusuf dalam Al-Haraj. sehingga ia tidak berstatus sebagai air kharaj. tetapi kini wanita Saudi telah mulai dilatih untuk memegang jabatan yang lebih tinggi. dan bukan karena larangan agama Islam. dan suaminya tidak boleh menggugat harta istrinya itu. Pendapat Muhammad bin Hasan itu adalah berdasaAan landasan kenyataan bahwa Sungai Dajlah di Bashrah adalah di antara sungai yang diciptakan oleh Allah swt. dan status itu tidak mengubah status hukum air yang mengalir di situ.10 Sebabnya adalah seperti diceritakan oleh para sejarawan bahwa air Dajlah mengalir di Dajlah yang dikenal dengan al-Ghaur. sebelumnya adalah tanah pertanian dan pedesaan yang berisi rumah-rumah yang ditempati. di antaranya Thalhah bin Adam berpendapat bahwa alasannya adalah karena air sungai Dajlah dan Eufrat telah menetap di Sungai alBathaih. kemudian air itu mengalir ke Sungai Dajlah Bashrah. Kemudian. bertempat di gedung yang berdampingan dengan cabang bank untuk kaum pria. dan melakukan bermacam-macam jenis pekerjaan yang biasa dilakukan oleh kaum pria. Bank ini telah didirikan sebagai cabang terpisah dari perusahaan perbankan komersial terbesar di Arab Saudi. dan sekalipun pada saat ini hanya beberapa pejabat saja yang berkebangsaan Arab Saudi. Sedangkan. sehingga hukum tanah itu berubah menjadi tanah mati. sedangkan tanah Bashrah diairi dari gelombang air pasang. Akibatnya terciptalah kesempatan kerja bagi kaum wanita. Kini pendidikan untuk kaum wanita mendapat prioritas di kebanyakan negara Islam. bukannya berkurang. bukan dari air laut yang pasang itu. Anu Syirwan. Belum tentu isi dan bahan pendidikannya berlainan. dan jika lahan itu diairi dengan air kharaj. oleh pengikutaya. Penduduk Irak dan lainnya telah sepakat bahwa tanah Bashrah yang mati dan tak terurus yang kemudian dikelola adalah tanah usyr. Ini juga alasan yang tidak tepat. Harta warisan seorang wanita tetap menjadi miliknya menurut hukum waris Islam. termasuk Mesir dan Pakistan. Kita harus menunggu apakah gagasan bank khusus untuk kaum wanita itu akan tersebar ke negara-negara Islam lainnya. sehingga air yang kemudian dialirkan ke lahan di Bashrah itu adalah dari air Sungai Dajlah dan Eufrat. sehingga sebagian tanah itu kembali dapat dikelola. mengutus Abdullah bin Hudzafah as-Sahami kepada 10 dan istri tidak mempunyai rekening lancar bersama dan masing-masing mengurus keuangannya secara terpisah. Ada dua pendapat tentang hal ini: sebagian mereka berpendapat bahwa dasarnya itu adalah karena air kharaj mengalir di Sungai Dajlah di Bashrah dan menyerap ke tanah yang dilewatinya. Dan daerah alBathaih saat ini. seperti Sungai Dajlah. Ibid. berkuasa. Muhammad bin Hasan berpendapatbahwa jika lahan itu adalah tanah yang dikelola dengan pengairan dari sungai yang digali oleh manusia maka ia adalah tanah kharaj. tahun yang bertepatan dengan kejadian Rasulullah saw. Para pengikutnya.46 Pendidikan pun akan Diselenggarakan Secara Terpisah Sekalipun sepanjang sejarah pendidikan kaum wanita relatif lebih diabaikan di negara-negara Islam. maka lahan itu menjadi tanah kharaj. hal ini adalah akibat faktor kebudayaan. karena al-Bathaih di Irak telah ada sebelum Islam. karena pada lembaga pendidikan khusus untuk wanita hanya akan mempekerjakan tenaga wanita. 47 Ibid. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 189 lahan itu menjadi tanah usyr (tanah yang hasilnya dipuiigut zakat sebesar sepersepuluh/10 persen). sehingga airnya meluap dan menenggelamkan bangunan-bangunan yang ada di sekitarnya. namun akan disediakan pendidikan secara terpisah dan bukan secara membaur. sehingga hukumnya terputus dari hukum sebelumnya. Bahkan usaha pendidikan di Arab Saudi merupakan majikan tunggal terbesar bagi kaum wanita. termasuk Arab Saudi. Munculnya bank khusus untuk wanita ini berarti bahwa kaum wanita kini dapat mengurus uangnya sendiri. dan Eufrat maka ia adalah tanah usyr. Kaum wanita juga menyimpan sendiri pendapatannya. saat Raja Qabbadz bin Fairuz berkuasa sungai itujebol dan ia tidak memperhatikannya. Karena Sungai al-Bathaih adalah bukan termasuk sungai kharaj. ia memerintahkan untuk memperbaiki sungai itu. kaum wanita berperanan penting dalam barisan kerja. dan kebanyakan dari mereka itu adalah warga negara Palestina atau Mesir. ataupun di gedung-gedung tersendiri. Tentang landasan pendapat Abu Hanifah diperdebatkar. namun ia tidak bercampur dengan air itu. air pasang itu berasal dari laut bukan dari Dajlah dan Eufrat Pendapat ini tidak tepat karena air pasang dari laut itu hanya mendorong air tawar itu di sungai. namun sampai saat ini eksperimen di Arab Saudi tampaknya berhasil dengan baik.172 Ekonomi Islam: Sejarah. Dan saat anaknya. Di beberapa negara. Teori. yang sampai ke Bashrah dari saluran yang lurus dan sisi-sisinya terpelihara. sedangkan sungai-sungai yang dibangun kemudian adalah sungai yang digali oleh kaum muslimin. Sekalipun dapat diajukan alasan bahwa ini adalah akibat kebijakan sosialis yang dianut negara-negara bersangkutan yang mendukung paham emansipasi wanita. dan tidak perlu disangsikan bahwa wanita lulusan sekolah menengah atau perguruan tinggi paling tidak sama kemampuannya dengan rekan-rekan prianya. Semua pimpinannya wanita.

para pekeijayang bertanggungjawab atas sungai itu tidak dapat mengatasinya. menjadi berstatus tanah usyr. Abruiz juga banyak membuat sungai-sungai kecil yang dialirkan dari sungai itu. sehingga luas genangan air di Bathiah ber-tambah besar dan meluas. dan para keluarga mengharapkan agar dia diutamakan dalam soal kenaikan pangkat daripada karyawan yang bukan keluarga. yang tidak pernah teijadi sebelumnya. Dan. dan saluran airnya. Jika dua pendapat ini dipakai. demikian pula kantor dari sejumlah perusahaan besar. Abu Hanifah berpendapat bahwa pinggir tanah itu adalah tanah yangjauh darinya dan tidak dicapai oleh air. didambakan di dunia Islam. dan sedang diselenggarakan usaha penelitian untuk rnengetahui bagaimanakah menyelenggarakan kegiatan pemerintahan sipil di kantor-kantor khusus untuk wanita. dan kebanyakan sekretaris adalah pria. Biasanya suami 44 Lihat: Muhammad Abdul Aziz al-Halwi. tidak ada dua bangunan yang saling berhubungan. bukan karena jasa atau keunggulannya. Sementara. Fatwa dan Ijtihad Umar bin Khattab (terj) (Surabaya: Risalah Gusti. 1999). la berhasil mengumpulkan kharaj dan tanah al-Bathaih sebesar lima juta dirham. Mereka membangun jalan raya utama selebar enam puluh cubit dan lebarjalan-jalan lain sebesar dua puluh cubit. dan pasukan Persia sibuk terlibat dalam peperangan dengan kaum muslimin. Kemudian. Semua kantor-kantor pemerintah hanya mempekerjakan kaum pria. Pemisahan antara pria dan wanita dalam lingkungan kerja didambakan. ia dapat mengumpulkan kharajyang besar. Kisra sebagai utusan beliau kepadanya. Hal ini memang dapat menimbulkan frustrasi di kalangan karyawan berusia muda atau yang berkemampuan tinggi. halaman rumah. menduduki jabatan kekhalifahan. Kenaikan pangkat pada umumnya didasarkan pada masa dinas seorang karyawan. ukurannya adalah dengan kadar luas yang dibutuhkan oleh tanah itu. daripada mengecam atau berusaha mendobrak sistem hirarki perusahaan yang mantap. yaitu Kisra Abruiz. malah lebih besar lagi. Khalifah Hisyam bin Abdul Malik. Para sahabat telah menjadikan Bashrah sebagai kota pada masa Umar r. Ibid. Dengan upaya perbaikan sungai itu maka luas Sungai Dajlah dan Eufrat bertambah dengan drastis. Abu Yusufberpendapat bahwa pinggir tanah itu adalah ukuran sampainya suara orang yang memanggil dari batasnya. Namun seorang majikan tidak mempunyai keleluasaan bergerak dalam soal menaikkan pangkat karyawan seperti para rekannya di dunia Barat. Status itu terus berlangsung hingga saat ini. namun ini tidaklah menutup kemungkinan bagi kaum wanita untuk bekerja. pejabat yang bertugas mengumpulkan kharaj daerah itu adalah Hasan an-Nabthi dalam masa kekuasaan Khalifah Walid bin Abdul Malik. sehingga perjalanan air di sungai itu terpelihara. dan mereka telah membuat rencana tempat tinggal bagi anggota kabilah kota itu. namun mereka dapat mencari hiburan dengan bertawakal menurut ajaran agama Islam. seperti besar wilayah Bathaih. Teori. sekalipun dalam agama Islam tidak ada larangan bagi kaum wanita untuk bekerja. Di sana tidak terdapat keberatan terhadap nepotisme (rnengutamakan keluarga) seperti halnya di dunia Barat—bahkan ini dipandang wajar. Wanita Arab Saudi pada umumnya tidak bekerja di luar rumah sendiri. Alasan yang dikemukakan oleh para sahabat Abu Hanifah bersama apa yang kami jelaskan tentang keadaan Bathaih itulah yang membuat mereka ber-pendapat seperti itu. sehingga dalam satu hari saja ia dapat membuat tujuh puluh sungai kecil.a. Kemudian kaum muslimin datang ke Irak.12 Pinggir Tanah Mati yang Dikelola Pinggir tanah yang dikelola untuk tempat tinggal atau ladang. karena kepentingan keluarga diutamakan di atas kepentingan perusahaan. sehingga saat sungai itu pecah tidak ada yang mem-perhatikannya.11 Kemudian saat Muawiyah r. 45 Ibid. bukannya wanita.a. Setelah itu. dan lebar seluruh gang sebesar 11 12 Ibid. landasan kesepakatan pendapat itu hanyalah karena adanya pengelolaan tanah bukan karena sebab yang lain. Dan. juga oleh kenyataan para sahabat bersepakat bahwa tanah-tanah mati di Bashrah yang kemudian dikelola dan dlpergunakan.188 Ekonomi Islam: Sejarah. Terpisahnya pria dan wanita baik dalam pergaulan sosial maupun dalam lingkungan kerja.44 Wanita di Lingkungan Kerja Para pengusaha Barat yang untuk pertama kalinya mengunjungi Arab Saudi acapkali heran melihat pemisahan antara pria dan wanita. seperti untuk jalanannya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 173 Kenaikan Pangkat Atas Dasar Masa Dinas Seorang majikan juga memikul tanggung jawab atas struktur kerja dalam perusahaannya. sehingga tanah yang tak terurus tersebut. ia mengangkat maula-nya yaitu Abdullah bin Darraj sebagai pemungut kharaj Irak. di Arab Saudi telah disediakan lembaga-lembaga khusus yang diselenggarakan oleh wanita untuk wanita. Yang diutamakan ialah mengadakan perpisahan antara lingkungan pria dan wanita. menurut Syafi'i. atau menerima pekerjaan berupah. Pembesar Arab Saudi lebih maju dari pemerintah Islam lainnya dalam melaksanakannya.45 Disediakan Lembaga Terpisah untuk Wanita Kini. . dan dari tanah al-Bathaih itu. la juga banyak mengeluarkan dana untuk mengatur sungai itu. dan kenaikan pangkat para karyawan. Bank khusus untuk wanita mungkin adalah gagasan Islam yang lebih inovatifmengenai pemisahan kaum wanita dari kaum pria. dan tidak ada dua rumah yang saling berdempetan. Dan.

kemudian dilanjutkan dengan wilayah-wilayah 13 rnengharapkan bantuan karyawannya pada setiap saat yang dipandangnya perlu. terutama kepada anak prianya. Air sungai ada tiga macam.42 Agar ia dapat memberi bantuan keuangan.41 Bila seorang karyawan mengalami kesulitan keuangan. dan perlu ditunjukkan sikap murah hati bila karyawan itu mengalami kesulitan keuangan terus-menerus. dan seharusnya mereka tidak terlalu ketat untuk menuntut pembayaran kembali. jika seorang majikan memenuhi semua tanggungjawab sosialnya. “Jika suatu kaum berselisih pendapat tentang luas gang mereka. Bahkan kaum ulama menganjurkan agar seorang majikan menyediakan pinjaman uang bebas bunga. 43 Ibid. Tentu saja hal ini tidak selalu bisa dilaksanakan. Tidak ada yang boleh melarang seseorang untuk cieng-ambil minum darinya dan tidak boleh pula menghalangi seseorang untuk membuat saluran air ke ladangnya dari sungai itu. Dan. Para majikan akan dihormati bila diketahui menyediakan dana cadangan darurat semacam itu. dan mencukupi kebutuhan para penduduk tanpa ada kekurangan. majikan diharap untuk membantunya. dan membangun pada tiap persinggahan kendaraan tempat yang luas sebagai tempat mengikat kuda-kuda mereka.174 Ekonomi Islam: Sejarah. Mereka melakukan hal itu sesuai dengan pendapat yang telah mereka sepakati dan nash yang tidak boleh dilanggar. Pertama. seorang majikan biasanya harus mempunyai cadangan dana cair yang cukup besar. 14 Macam kedua: air sungai itu berkurang dan permukaan tidak naik sehingga ia baru dapat mengairi ladang penduduk setelah dibuat dam. riwayat Bukhari dari Abu Hurairah. maka rencana mereka itu dilarang.58 m. dan tempa mengubur orang yang mati. dan walaupun kaum Muslimin menghargai kebebasan kehidupan keluarganya.13 Air yang Diekplorasi Air yang dieksplorasi ada tiga macam. 14 Al Hadits. Bila seorang majikan tidak memperhatikan keluarga karyawan ia dianggap tidak sopan. riwayat Bukhari. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 187 tujuh cubit. dan sikapnya ini tidak menimbulkan kekesalan. Air keduanya dapat dipergunakan untuk mengairi ladang dan untuk keperluan minum. cabang dari sungai itu untuk mengairi tanah yang lain. Tidak terbayangkan jika air kedua sungai itu sampai tidak mampu memenuhi kebutuhan manusia sekitarnya. air yang dialirkan oleh Allah swt di sungai-sungai kecil. Ibid. Di Mesir adalah 0. Narnun mengingat suasana kekeluargaan. Tidak bisa memecat karyawan walaupun pesanan berkurang. yang dialirkan oleh Allah SWTdi sungai-sungai besaryang tidak dibuat oleh manusia. sumur. Seorang majikan bertanggung jawab menjamin kepastian kerja bagi para karyawan. Seorang majikan cenderung berusaha mengatasi kesulitan jangka pendek dengan harapan bahwa dalam jangka panjang kondisi perdagangan akan membaik. perhatian seorang majikan akan disambut baik.43 41 Al Hadits. misalnya dengan memperluas usahanya. tidak dipandang sebagai sikap Islam sejati. Dan rumah-rumah yang mereka bangun saling berdempetan. seperti Sungai Dajlah dan Eufrat Kedua sungai itu juga dinamakan dengan Rafidain. Cit. Cicilan semacam itu haruslah disesuaikan dengan keadaan keuangan karyawan. maka jadikanlah luas gang itu selebar tujuh cubit/depa”. Sistem jaminan kesempatan kerja seumur hdiup di kebanyakan negara Islam berarti bahwa seorang majikan harus tetap menahan karyawannya.80 m. Sedangkanjika tidak menghasilkan pengaruh apa-apa. dan Di Irak adalah sepanjang 0. atau mereka mem-buat saluran ke sungai lain. maka wajarlah bila cicilan utang itu dipotong dari upah karyawan. 42 . Mengadakan "rasionalisasi" atau "penciutan" barisan pekerja semata-mata berdasarkan perkiraan atau perencanaan keuangan yang kurang menyenangkan. Masing-masing pemilik lahan boleh mengambil air dari sungai itu untuk mengairi lahannya pada saat ia membutuhkan. rencana mereka itu tidak dilarang. Kelalaian menyediakan dana cadangan itu akan dipandang sebagai sikap tidak bertanggung jawab. dan masing-masing boleh membuat saluran air ke ladangnya dari sungai itu. masing-masing orang tidak boleh saling menghalangi yang lain untuk memanfaatkan air itu. Satu cubit/depa di Syria adalah 0. maka hal itu patut diperhatikan. Muhammad Abu Zahrah. Basyir bin Ka'ab meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. Kedua. namun pada umumnya seorang majikan lebih memilih kebangkrutan daripada rnemecat karyawannya. Op. Macam pertama: sungai yang airnya naik meninggi meskipun tidak ada dam yang menahannya. Teori. dan mata air. Berarti ia akan melepaskan peluang untuk memperoleh hasil dari tambahan investasi modalnya. Jika sekelompok orang ingin membuat sungai. Maka penduduk bagian hulu sungai itu dapat menahan air itu hingga dapat mengairi ladang mereka. Tidak mungkin berusaha dalam lingkungan dunia Islam tanpa menyediakan uang cadangan itu. Jika hal itu membuat efek yang buruk terhadap para penduduk yang biasa me-manfaatkan sungai itu.68 m. Demikian pula perhatian majikan terhadap keluarga karyawan tidak ditolak melainkan disambut baik bahkan diharapkan. dan tidak ada pula kepentingan yang mendesak sehingga membuat orang mempertengkarkan dan mempersengketakan airnya. yaitu: air sungai. Siapa yang mau boleh mengambil air dari sungai itu untuk mengairi ladangnya. bersabda. asal saja sisa upahnya tidak akan kurang dari yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pokok karyawan bersama keluarganya. sekalipun sebenarnya tidak ada lagi pekerjaan bagi mereka.

dan dengan penuh pengertian dia memberikan cuti kepada karyawan yang harus menjaga saudaranya yang sakit itu. Ketentuan. dan para karyawan tidak dapat mengandalkan uang bonus untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. Op. karena penyiramanan untuk perkebunan ada ukuran tertentu. Jika seseorang mengairi tanahnya atau mengeluarkan airnya dari dalam tanahnya.39 Para majikan Muslimin cenderung untuk lebih bersikap kebapaan daripada rekan-rekan mereka di dunia Barat. khususnya mengenai pendidikan anak-anak para karyawannya. dari segi perbedaan tanaman yang ditanam. Monzer Kahf. Namun. hal ini sulit untuk dipahami para pengusaha Barat. begitu seterusnya hingga akhimya seluruh lahan mereka dapat diairi”. Bahkan seorang majikan bersedia memikul biaya perawatan rumah sakit untuk saudara para karyawan. Karena perbedaan dari kelima segi ini. terutama bila mereka menganggap bahwa laba itu adalah hasil jerih payah mereka. Cit. Kelima. tentang ukuran air yang ditahan untuk mengairi lahannya itu. maka sikap itu tidaklah mengherankan. hadits ini sahih dengan dengan adanya hadits berikutnya dalam buku ini yang menguatkannya. Kedua.16 Malik berpendapat bahwa ukuran pengairan untuk daerah Buthhan juga seperti itu. Ini merupakan suatu sikap yang banyak mencerminkan pola dasar kebapaan informal. kemudian setelah airyang dialirkcm ke lahan mereka itu telah mencapai ukuran mata kaki. Sebaliknya di dunia Islam tidak ada pemisahan tegas antara jam kerja dan jam istirahat. dari segi perbedaan tanah. dari segi perbedaan musim panas dan musim dingm. Teori. maka tidak dapat ditentukan ukurannnya dengan ukuran yang ditetapkan oleh Rasulullah saw. masing-masing memiliki ukuran kebutuhan pengairan tersendiri. dari segi perbedaan waktu menanam.15 Sedangkan. yang merupakan ciri khas banyak penguasa dan pemerintah di wilayah Timur Tengah. memutuskan dalam masalah pengairan lahan darisungai bahwa para pemilik lahan yang berada di hulu sungai dapat mengairi lahannya sebelum pemilik lahan yang berada di hilir sungai. Ubadah bin Shamit meriwayatkan. darinya. dan dengan demikian menekan risiko pertentangan antara majikan dengan karyawan. Tanggung jawab seorang majikan bahkan meliputi karyawan dan keluarganya. kemudian setelah selesai mengairi lahan msreka. . masing-masing musim ini (untuk lahan tanah) mempunyai ukuran kebutuhan pengairan tersendiri. Per-bedaan itu bisa terjadi dari lima segi. para majikan Muslimin acapkali memperhatikan kehidupan karyawan di luar lingkungan kerjanya. Karena itu upah pokok itu harus cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok karyawan beserta keluarganya. Dan. 15 Ibid. Karena biasanya majikan dan karyawan masih sekeluarga atau sesuku. kemudian air itu mengalir ke tanah tetangganya hingga menenggelamkan tanah itu. bukan bonusnya. Ahmad dari Ubadah bin Shamit dari jalan periwayatan Ishaq bin Yahya bin Walid. demikian juga untuk pohon kurma dan pepohonan lain. “Nabisaw. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 175 Tetapi hadiah atau bonus ini hanyalah merupakan suatu imbalan tambahan. karena masing-masing ukurannya ditentukan sesuai dengan kebutuhan. menetapkan bagi pemilik lahan yang berada di lembah Mahzur untuk menahan air di lahan mereka hingga sebatas mata kaki. 16 Al Hadits. Para karyawan akan merasa tidak puas bila laba membumbung tinggi. la adalah periwayat yang majhul keadaannya. mereka harus mengalirkan air itu kepada pemilik lahcm yang berikutnya”.40 Campur tangan majikan secara berlebihan di luar lingkungan kerja tidak akan diterima oleh para karyawan di dunia Barat. Seorang majikan 39 40 berikutnya yang dilewati sungai itu. karena ia bertindak dalam lingkup miliknya dengan cara yang AlHadits.186 Ekonomi Islam: Sejarah. di antara tanah itu cukup diairi dengan sedikit air dan ada yang harus diairi dengan banyak air. dan tidak jarang seorang rnajikan menyediakan beasiswa dan jaminan pendidikan lain bagi anak-anak itu. Sistem pembagian laba ini akan menghapuskan pandangan bahwa karyawan diperlakukan tidak adil dan mereka akan bekerja sekuat tenaganya untuk rneningkatkan keuntungan. bagi salah satu jenis saja. Mereka juga memperhatikan kesehatan serta kesejahteraan para karyawan dan berusaha agar para karyawan merasa puas di lingkungan perusahaannya. sedangkan upah tidak berubah—ini adalah hal pasti yang memperburuk hubungan tenaga kerja yang sering terjadi di Barat. Perhatian terhadap para karyawan jauh melampaui soal pembayaran upah saja. “Rasulullah saw. karena mungkin karyawan itu memenuhi sebagian kewajiban si majikan. karena setiap perusahaan wajib membayar upah pokok yang memadai dan upah pokok inilah yang merupakan upah yang layak. sehingga tidak ada alasan untuk memandang laba sebagai hasil dari penindasan pada para pekerja. riwayat Ibnu Majah. dan tidak bertemu dengan Ubadah. Namun laba. Sistem bonus mencegah penghasilan laba yang berlebih-lebihan. dan pada umumnya jadwal jam kerja kurang berstruktur. untuk itu dikembalikan kepada kebiasaan yang berlaku baginya. Ketiga. yaitu seukuran mata kaki. sementara yang berkontmuitas diambil darinya yang dipakai. maka mereka mengalirkan air itu kepada para pemilik lahan berikutnya. Muhammad Ibn Ishaq meriwayatkan dari Abi Malik bin Tsalabah dari ayahnya. dari segi perbedaan kontinuitasnya dan keterputusannya. Tetapi walaupun perusahaan itu bukanlah perusahaan keluarga. Keempat. karena masing-masing usia pohon mempunyai kebutuhan pengairan tersendiri. ini bukan sebuah ketentuan umum bagi sepanjang masa dan bagi seluruh negeri. maka ia tidak menanggung kerugian yang dialami oleh tetangganya itu. Yang terputus diambil darinya apa yang tersimpan. disambut dengan gembira. Pertama. bila dibagi-bagikan.

Jika sungai ini berada di Bashrah. Jika mereka berselisih dalam tertib penggunaan sungai itu. sehingga ia menjadi miliknya. misalnya pada Tahun Baru Islam atau pada Hari Raya Idul Fitri. Ibnu Qudamah al-Maqdisi. Di wilayah itu perusahaan yang buruhnya berupah lebih rendah. karena ikan itu hidup di lahan miliknya. masing-masing pihak pemilik lahan dapat memanfaatkan air sungai itu secara teratur. maka sulitlah untuk menggunakannya sebagai patokan yang tepat dalam menetapkan upah. masing-masing pihak men-dapatkan gilirannya yang tidak boleh diganggu oleh yang lainnya. sehingga seseorang tidak boleh memonopolinya. Op. meng-angkat airnya. Dan mereka tidak perlu pula membendungnya karena dengan naiknya permukaan air sungai karena air pasang. Di sini pendapatan telah dibagi-bagi sesuai dengan proporsi masukan—misalnya. Sedangkan. Abdul Azim Islahi. belum tentu akan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dibandingkan dengan perusahaan yang buruhnya berupah tinggi. Ketiga.176 Ekonomi Islam: Sejarah. maka orang kedua yang memiliki lahan itu menjadi pihak yang lebih berhak untuk menangkap ikan itu dari orang yang per-tama. dan alat perlengkapan. (al-Qahirah: 1966). maka sungai itu menjadi milik orang yang menggalinya dari para pemilik tanah itu. Tambahan lagi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 185 dibolehkan. atau juga meletakkan alat pemompa air di situ. membagi air sungai itu dengan membuat saluran dari kayu secara memancang dan darinya kemudian dibuat lubang-lubang kecil yang disesuaikan dengan bagian air masing-masing. tenaga kerja. Teori. orang lain tidak berhak atas sungai itu. . kemudian setelah selesai mengairi ladang-ladang itu. karena seluruh urusan keluarga dapat berhasil atau gagal secara bersama-sama. Maka sungai itu menjadi milik bersama mereka. mungkin di hari besar Islam. saluran itu tidak dimiliki secara khusus oleh salah seorang mereka. masing-masing orang menggali saluran di atas tanahnya sesuai dengan kadar pengairan yang dibutuhkan mereka. yaitu di negeri yang tidak ada air pasangnya. Op.19 Kemudian tentang pengairan dari air sungai ada tiga kemungkinan. Cit. mereka saling bergantian menggunakannya dalam hitung-an hari jika air sungai itu sedikit. Dengan pembagian itu. sebagian besar industri modern berciri padat rnodal. dan setelah satu orang menggunakan gilirannya maka orang yang selanjutnya dapat menggunakannya. para karyawan mendapat bagian dari labanya. Cit. Dengan demikian ditekankan bahwa hadiah itu diberikan berdasarkanjiwa Islam dan akan menunjukkan bahwa perusahaan itu berpegang pada ajaran Islam. sehingga dapat ditetap-kan siapa yang pertama dan seterusnya. Kedua. Ketika perusahaannyajaya. Dalam keadaan semacam ini tidaklah bijaksana bila membayar upah yang rendah menurut pandangan setempat. kemudian sungai itu dimasuki air pasang sehingga ia dapat memenuhi kebutuhan semua orang. Besarnya saluran itu disesuaikan dengan hasil 17 18 tunggal mengenai wujud upah yang layak. maka mereka tidak boleh mempertengkar-kannya karena banyaknya air sungai itu. para majikan dan para karyawannya mengencangkan ikat pinggang bersamasarna. Selain itu beberapa negara di dunia Islam—khususnya negaranegara penghasil minyak—bukan merupakan lingkungan berupah rendah menurut standar Dunia Ketiga. Ibid.38 Caranya. sedangkan ketika keadaannya kurang cerah. karena itu upah yang rendah sama sekali tidak akan dapat diterirna di sana. Cit. sesuai dengan urutan tertib penggunaan sungai itu. baik untuk minum maupun membuat saluran darinya. Ma’rikat al Islam wa’l-ra’s Maliyah. sehingga upah bukan merupakan pengeluaran yang terbesar. namun para ulama sepakat bahwa suatu sistem bonus atau hadiah akan lebih tepat. kecuali setelah mendapatkan izin dari seluruh pemilik sungai itu. Op. Khususnya bagi para majikan asing sangatlah penting untuk menghindari kesan ketidak adilan. air sungai itu akan meresap ke dalam tanah. Seorang karyawan diharapkan lebih erat mengidentifikasikan dirinya dengan tempat bekerjanya bila diadakan pembagian pendapatan yang akan memupuk kesetiakawanan ekonomi antara para karyawan Muslimin dengan perusahaan Islamnya.37 Dukungan gagasan pembagian pendapatan sebagai imbalan kerja semakin bertambah sebagaimana yang sudah biasa terjadi secara tradisional dalam lingkungan pertanian. tetapi walaupun mengalami kegagalan mereka akan menerima santunan dari seluruh masyarakat Islam. Tidak dapat tidak upah yang dibayarkan oleh majikan asing akan menarik perhatian dan akan diselidiki. Mereka dapat mengairi seluruh ladang.17 Macam ketiga: di antara sungai ada yang digali dan dibuat oleh manusia untuk mengairi ladang yang mereka olah. Salah seorang dari pemiliknya itu tidak boleh mendirikan jembatan di atasnya. seperti saluran yang dibuat oleh para pemilik lahan di antara lahan mereka. 19 Syeikh Mahmud Ahmad. Peraturan semacam inijelaslah berlaku secara tradisional di sejumlah besar perusahaan keluarga di dunia Islam. Pertama. 37 38 Sayyid Qutb. dari alasan ini saja sangatlah tidak bijaksana bila para majikan asing itu membayar upah di bawah tingkat upah yang dibayarkan oleh para majikan dalam negeri. sekalipun mereka dengan mudah bisa mendapatkan pekerjaan dengan upah yang rendah. Dan. Jika di dalam air yang meluap ke lahan tetangga itu hidup ikanikan di ladangnya. mereka dapat mengundi nama mereka. sumber daya. seperlima atau seper-sepuluh.18 Jika sungai itu bukan berada di Bashrah. Hadiah ini dapat dibayarkan setahun sekali. dengan melaksanakan pembagian pendapatan yang berlainlainan pada setiap perusahaan. sedangkan jika banyak dapat bergantian dengan hitungan jam. karena mereka memiliki hak yang sama atas sungai itu.

serta kebutuhan hewan mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan air itu. saat mereka me-nempati suatu lahan dan menggali sumur di tanah itu untuk keperluan minum mereka dan hewanhewannya. Demikian juga dengan hukum saluran kanal karena saluran seperti itu adalah sungai dalam bumi.20 Sedangkan. telah mewakafkan sumur rumah. maka kebiasaan itu makin sulit untuk memperoleh dukungan dari pemerintah negara Islam. Andaikan upah minimum itu berlaku pula untuk sektor pertanian. sedangkan pekerja di sektor swasta tidak termasuk dalam undangundang itu. untuk diambil air sungai sesuai kadar haknya. karena jika tidak mereka pasti akan dikecam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 177 premi yang dibayarkan kepada karyawan dengan pendidikan yang lebih tinggi itu rupanya merupakan sebagian alasan mengapa orang-orang dari negara-negara Islam belajar di berbagai universitas Barat untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi. Teori. maka akan sulit untuk melaksanakannya dengan tegas. Maka. tidak untuk kebutuhan yang lain.35 Namun dengan segala kelemahannya itu gagasan upah minimum tetap dipandang penting. ditentukan oleh kebiasaan yang berlaku dalam masalah seperti itu. Seseorang tidak boleh menambah kadar pengairannya itu. hal ini banyak menimbulkan kejengkelan terutama pada perusahaan Aramco. mendahulukan pengairan lahan setelah dia adalah memberikan penam-bahan jatah bagi hak orang lain. misalnya di Mesir zaman Nasser. Tidak perlu ditegaskan lagi bahwa diskriminasi yang akan menguntungkan karyawan bukan Muslimin pasti akan ditentang. Para majikan bukan Muslimin sebaiknya membayar upah pada tingkat minimal itu. dan penggalinya memiliki hak yang setara dengan orang lain. Dalam kasus yang ekstrim. pinggir sungai yang digali di lahan yang mati ini.34 Pemikiran tentang upah yang “layak” ditunjukkan dengan pembuatan undang-undang upah minimum di sebagian besar negara Islam. Dan acapkali upah minimum itu tidak berlaku bagi semua pekerja. Utsman r. Pertama. ia menggalinya untuk pemenuhan kebutuhan airnya. ia tidak boleh menunda pintu pengairan yang lebih dahulu.184 Ekonomi Islam: Sejarah. Kedua. Maka seorang majikan bangsa asing tidak akan dibiarkan membayar upah di bawah batas minimum itu. Mereka harus memberikan kelebihan air itu bagi orang-orang yang butuh minum. Ibid. Begitu juga halnya para pemilik saluran air yang berupa talang-talang air. menurut pendapat Syafi'i. dengan mendahulukan pintu pengairan yang belakangan. Acapkali tenaga asing Barat di Wilayah Teluk Arab diberi upah yang lebih tinggi daripada yangditerima oleh tenaga pribumi. Mereka menjadi pihak yang paling berhak atas air sumur itu.36 Meskipun dikemukakan alasan bahwa imbalan tambahan itu wajar bagi tenaga asing yang bekerja di luar tanah airnya. Ibid. Secara keseluruhan gagasan upah yang layak menimbulkan masalah yang sama dengan gagasan upah “ekonomis”. upah minimum itu dalam prakteknya hanya berlaku bagi pegawai pemerintah saja. meskipun ia boleh mendahulukan membuka pintu saluran pengairan pihak yang berada dalam urutan setelah dia. Selain itu sebagian besar barisan pekerja mungkin terdapat di luar dunia ekonomi formal. Acapkali upah minimum itu sangat rendah. 20 21 Ibid. Diskrirninasi hanya akan dibenarkan bila menguntungkan warga negara sendiri. Lalu dibagi-bagikan secara sama kepada para pemilik hak atas air itu. dan ia menjadi penyatu saluran air itu. ia akan mengurangi sebagian hak orang lain. ini adalah pendapat yang baik. selama mereka berada di tempat itu. Abul Khair Jalaluddin. . 36 Ibid. Abu Hanifah berpendapat bahwa pinggir sungai adalah tempat dibuangnya tanah galian sungai itu. Op. dan ia tidak boleh mendahulukan pengairan yang belakangan. atau karena sulit mencari tenaga yang sama ketrampilannya di kalangan priburni.a. atau me-ngurangi jatah pengairan yang lain.21 Bagi para penggali sumur ada tiga kemungkinan. Jika airnya sedang banyak. dengan demikian mereka tidak pula termasuk dalam undang-undang tingkat upah minimum itu. air sumur itu dipergunakan untuk memberi minum hewan dan mengairi tanaman. la mengambil air dari sumur itu bersama dengan orang lain. Seperti kalangan Badui yang nomaden (berpindah-pindah). Sementara. penggunaannya untuk memberi minum hewan lebih diutamakan daripada untuk mengairi ladang. Cit. sedangkan pada wanita dan anak-anak jarang sekali dibayarkan upah minimum menurut undang-undang itu. dan bukan sebaliknya. Tidak ada satupun gagasan 34 35 kesepakatan mereka atau sesuai dengan luas lahan mereka. la juga tidak boleh menunda jatah pengairan pihak yang seharusnya mendapatkan jatah pengairan lebih dahulu. jika ia menggalinya untuk air minum bagi orang yang lewat maka air yang dihasilkan oleh sumur itu menjadi milik bersama. Jika airnya sedang surut dan tidak dapat menyuplai airyang mencukupinya. Karena. sekedar memenuhi kebutuhan pokok saja. kebutuhan manusia. jika air sumur itu tidak dapat pula menyuplai kebutuhan keduanya maka memberi minum manusia lebih diutamakan daripada memberi minum hewan. Selain itu untuk mengimbangi laju inflasi seringkali penyesuaian upah minimum itu dilalaikan. dan mereka mempunyai hak sama atas air itu. karena hal ini pasti akan memancing protes keras. namun rupanya setiap pemerintah negara Islam merasa bahwa paling tidak mereka harus mendukung gagasan upah minimum itu mengingat suasana moral yang berlaku. Abu YU£ 'f berkata bahwa pinggir saluran kanal adalah apa yang tidak tampak di permukaan tanah.

Sekalipun sering terdapat perbedaan tingkat pendapatan yang cukup besar. Para ahli falsafah Kristen termasuk Thomas Aquinas. berarti ia telah mengelola tanah tersebut dan kepemilikannya atas lahan itu dan pinggirnya menjadi resmi. bila soal upah sernata-mata ditentukan oleh gaya ekonomi yang abstrak saja. Dan. sumur itu menjadi miliknya setelah ia selesai menuntaskan penggaliannya. dan antara pendapatan dengan kegiatan kerja harus berkaitan. di samping segi ekonominya.32 Di dunia Barat pun banyak orang yang tidak senang soal upah sematamata ditentukan oleh faktor-faktor ekonomi saja. Ketiga. Semuanya itu dipandang sebagai hak asasi manusia. dalam kebiasaannya mengeluarkan uang serta konsumsinya. sebelum ia mengeksplorasinya. dan inilah yang menjadi alasan untuk mengharamkan riba. tingkah lakunya itu dapat merusak akhlak masyarakat dan menghancurkan nilai-nilai agama Islam. Muhammad Baqir al Sadr. penentuan ukurannya dengan akhir luas luapan air itu adalah bentuk pengukuran yang dapat dipergunakan. Karena itu banyak orang kaya yang hidup sederhana dalam menikmati kekayaannya. Dan.22 Para fuqaha berbeda pendapat ukuran besarnya pinggir sumur itu. Kedua. seharusnya upah itu cukup untuk memenuhi semua kebutuhan pokok. Riwayat jasa di masa lampau dapat membenarkan dilanjutkannya pembayaran imbalan. yang mana sangat signifikan dalam kelangsungan suatu corperate dan pekerja itu sendiri. soal upah adalah soal moral.178 Ekonomi Islam: Sejarah. Teori. soal pembagian pendapatan yang wajar dipandang penting. dan menurut pandangan umum tidaklah adil. Karyawan penyandang gelar kesarjanaan akan menerima tambahan gaji. dan 32 33 Ibid. Jika mereka kembali dari perjalanan mereka ke sumur itu. barang itu tidak dipamerkannya secara mencolok mata. Imam Syafi'i berpendapat bahwa hal itu ditentukan oleh kebiasaan dalam masalah itu. . Dan pandangan itu terutama berlaku di lingkungan dunia Islam. Kekayaan bukanlah dosa. Dan. jika ia menggalinya untuk kepentingan dirinya dan sebagai miliknya maka penggaliannya itu belum sampai menemukan air dan kepemilikannya atas sumur itu belum diakui. sebelum ia mengambil airnya. termasuk sandang pangan. status sumur itu berubah dari milik pribadi menjadi milik umum. Sebagian mereka berpendapat bahwa sumur itu menjadi miliknya jika ia tinggal di situ. maka ia menjadi pemilik apa yang terkandung di dalamnya. Ulama lain berpendapat bahwa ia tidak memiliki sumur itu. Bila orang kaya memboroskan uangnya dengan berjudi. Menikmati pendapatan tanpa kerja dipandang tidak bermoral. jika ia menggali-nya hingga ditemukannya air. rakyat mengharapkan agar si kaya tetap dapat menjadi teladan bagi si miskin. Perbedaan skala gaji misalnya yang scring terjadi dijawatan pemerintah bagi golongan sarjana dan bukan sarjana yang melakukan pekerjaan sama. jika ada nash yang menetapkannya maka nash itu menjadi ikutan. Sebagaimana habya jika ia memiliki barang tambang. Op. jika tidak ada maka penentuannya harus dengan landasan tertentu. Jika ada orang yang mengalahkannya sehingga orang 22 23 memperoleh banyak dukungan politik. serta orang yang paling dahulu mencapai sumur itu menjadi orang yang paling berhak atasnya. Ketiga. Cit. Abu Hanifah berpendapat bahwa pinggir sungai bagi orang yang menggalinya adalah seluas lima puluh cubit/depa. ialah pertimbangan mengenai pendapatan. berpegang kepada gagasan upah "layak". Dan jika seseorang telah tetap kepemilikannya atas sumur dan tanah pinggir sumur itu maka ia menjadi orang yang paling berhak atas air sumur itu.23 Para ulama pengikut mazhab Syaf’i berbeda pendapat bahwa apakah sumur itu menjadi pemiliknya sebelum ia mengambil air dari sumur itu dan mengumpulkan airnya. Tetapi di sini soal kegiatan masa kini kurang diperhatikan. yang biasanya dikaitkan dengan soal pemerataan. dari para bekas petani. ia dapat mencegah orang lain menggunakannya setelah ia mengambil air darinya. yaitu: Pertama. Di lingkungan dunia Islam masalah moral jauh lebih dipentingkan daripada di dunia Barat. Abu Yusuf berpendapat bahwa luas pinggir sungai itu adalah seluas enam puluh cubit/depa. Keadaan ini tidak menimbulkan rasa jengkel. Maka dengan pengeboran itu. dan tempat tinggal. sebelum ia mengambil airnya. Menurut pendapat umum. Abu Yusuf berkata bahwa batas pinggir sumur tempat minum unta adalah empat puluh cubit Ini adalah ukuran-ukuran yang hanya ditetapkan dengan nash. seperti juga halnya di Jepang. Itu masuk dalam kategori kebiasaan yang berlaku. Ibid. kecual jika luapan airnya lebih luas. Sedangkan. Ibid.33 Kerisauan moral mengenai upah dinyatakan dalam tiga cara. kecuali penggalian sumur itu membutuhkan pengeboran. sedangkan gaji tertinggi dibayarkan kepada orang yang menyandang gelar doktor. namun memiliki kekayaan berarti bertanggung jawab sosial. bahkan di daerah perkotaan. Sedangkan. maka masyarakat Islam yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok bagi semua kaum Muslimin akan dipandang mengalami kegagalan. haruslah merupakan imbalan jerih payah. karena pada asalnya air itu belum memiliki status hukum. bahkan tidak bisa diterima. batasnya adalah bagian akhir luapan air itu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 183 Jika mereka meninggalkan tempat itu. mereka dan orang lain mempunyai hak yang sama. Juga terdapat perbedaan tingkat upah yang berlaku di dunia Barat. walaupun dia memakai perhiasan. la boleh menjualnya sebelum ia mengambil airnya. atau bergaya hidup yang mencolok. dan siapa yang menggunakan air itu tanpa seizinnya terlebih dahulu maka ia dapat meminta kembali kepada orang yang telah mengambil airnya. berlainan halnya dengan di dunia Barat. sumur itu menjadi sumber air sehingga menjadi milik umum.

kecuali di Mesir. Salah seorang peng-ikutnya. Jika air itu tidak berlebih dari kebutuhannya maka ia tidak harus memberikan airnya kepada orang lain. Kedua.25 Pemberian kelebihan akan air ini dinilai dengan empat syarat. namun mereka tidak memberikannya hingga mati. ia tidak harus mem-berikannya. baik bagi tanaman maupun bagi hewan-hewan gembala itu. Teori. dan Turki. Danjika sumuryang lainjuga milik pribadi maka masing-masmg kedua pemilik sumur itu harus memberikan kelebihan airnya kepada orang yang datang ke sumurnya. Dan jika menimbulkan kerugian. gerakan buruh di sini jauh kurang kuat dibandingkan dengan di dunia Barat. yang ingin mandiri dalam hal ekonomi di usia muda sebagaimana akan diperolehnya bila rnereka merantau ke wilayah Teluk Arab. dan peranan serikat kerja itu pun berbeda dari yang biasanya diharapkan pengusaha Barat. Kehadiran serikat kerja di sana merupakan suatu perkembangan yang relatif baru. mengairi ladangnya.a. bersabda. Sedangkan. situasi makroekonominya lebih mantap.31 Penyesuaian masalah upah jarang dipandang sebagai suatu masalah politik dan kebanyakan karyawan tidak memandang para majikan sebagai suatu golongan yang bertentangan. “Siapa yang menahan kelebihan air untuk mengairi pepohonan. Banyak pekerja di kota yang merasa bersyukur dapat melepaskan diri dari kerja keras mulai fajar sampai senja dengan upah kecil di sektor pertanian. Land reform telah menjadi pokok persoalan yang lebih besar daripada nasionalisasi industri di banyak negara Islam. Jika ia telah menimbanya.30 Tampaknya penyesuaian upah pun jarang terjadi di lingkungan dunia Islam. hewan itu dilarang untuk Ibid. maka Allah swt akan menahan orang itu untuk mendapatkan kelebihan rahmat-Nya pada hari kiamat”. dan aimya secara pasti menjadi miliknya maka ia boleh menggunakannya untuk memberi minum gembalanya. kelebihan air di dalam sumur. Jika tidak dekat dengan padang gembala. dari Abu Hurairah. Dan. Meskipun demikian di beberapa negara Islam. Mungkin banyak alasan untuk keadaan semacam ini. Hadits sahih diiriwayatkan oleh Imam Syal’i dalam Musniuhsya (382) dariAbu Hurairah. Jika sumur itu secara hukum telah menjadi milik pribadinya. kelebihan air tersebut salurannya bersambung ke padang gembala. Sebagian hal ini menunjukkan usaha yang bersungguhsungguh untuk memelihara kestabilan fiskal. lalu Umar r. dan kebencian pekerja lebih diarahkan kepada para tuan tanah di pedalaman daripada ke para pengusaha perindustrian. serikat kerja itu menjalankan fungsi yang sangat mirip dengan serikat-serikat kerja di Eropa dan Amerika Serikat. diantarnya ialah: Pertama. sehingga sistem keuangan Islam tidak akan rusak. menghukum mereka untuk membayar diyat orang itu. yaitu: Pertama. dan masih belum jelas apakah faktor-faktor itu akan berpengaruh besar di segi penawaran walaupun dapat mempengaruhi sisi permintaannya. dan laju inflasinya punjarang meningkat sampai angka 1 ke atas. Ketiga. yang jika tidak diberikan minum dapat menyebabkan kematiannya. bukan tanaman dan tetumbuhan. dibandingkan dengan di dunia Barat. yang sudah ada urbanisasi buruh yang cukup besarjumlahnya. yaitu Abu Ubaidah bin Jartsunah berpendapat bahwa kelebihan air yang ia nuliki itu tidak harus diberikan kepada hewan dan tetumbunan. jika hewan itu telah cukup diberikan minum dari salah satu dua sumur itu maka kewajiban bagi pemilik sumur yang lain menjadi gugur. Keempat. Karena sejumlah besar negara Islam tetap merupakan masyarakat pra-industri. 31 Adiwarman A Karim.24 Hasan meriwayatkan bahwa seseorang mendatangi para pemilik air dan meminta diberikan minum. Di banyak negara Islam gagasan kenaikan upah secara tahunan tidak ada. menurut mazhab Syafi'i. mobilitas itu mungkin tidak didasarkan oleh faktor upah. pohon kurmanya. ia harus memberikan air itu untuk memberikan minum kepada hewan gembala. dan 30 itu dapat mengambil air dari sumurnya maka ia tidak dapat meminta kembali air itu. Cit. Sering terjadi pertentangan rnengenai hubungan perkotaan-pedesaan. Abu Zinad meriwayatkan dari A'raj. Ini adalah hadits Muttafaq 'alaih. pendapat Syafi'i yang meng-haruskan memberikan kelebihan itu kepada hewan bukan tetumbuhan adalah pendapat yang dipegang. Seriientara.182 Ekonomi Islam: Sejarah. ulama yang lain berpendapat bahwa ia harus memberikannya kepada hewan. kecuali bagi orang yang amat membutuhkan untuk minum. Maka secara umum faktor-faktor penawaran dan permintaan tampaknya tidak berperanan penting. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 179 internasional. biasanya di negara-negara Islam secara keseluruhan. dan upah ditinjau kembali setiap 34 tahun. 25 24 Ibid. Melihat itu. para penggembala itu tidak mendapatkan sumur yang lain. maka pertentangan golongan ala Marx merupakan gagasan asing. pemilik sumur itu tidak harus memberikan air kepada para penggembala itu. ia tidak harus memberikannya kepada orang lain. agar dalam menggiring hewan gembala itu ke sumurnya tidak menimbulkan kerugian. Namun pada umumnya hubungan ketenagakerjaan tidak dilihat dari sudut konfrontasi antara para majikan dan karyawan. dan mereka sudah merasa senang dengan upah rendah yang diterimanya di kota. ia berkata bahwa Rasulullah saw. seperti misalnya hasrat anggota keluarga lebih muda. . dan pohon-pohon miliknya yang lain. Jika setelah selesai mencukupi kebutuhannya terhadap air miliknya dan air tersebut masih bersisa. Jika mereka mendapatkan sumur umum yang lain. bukan tetumbuhan. Op. Kenyataan ini memberikan kesan bahwa lingkungan perekonomian di sana kurang berperanan dibandingkan di negara-negara perindustrian yang sudah maju. dan gembala-gembala itu digiring ke sumur umum. Kedua. Bahkan dalam hal ini pun.

Cit. dan munculnya perusahaan industri skala besar di dunia Islam merupakan suatu gejala yang relatif baru. Iran. Segi positifnya ialah jarang terdapat keresahan industri. jika salah satu syarat yang empat itu tidak terpenuhi. Bagi seorang pengamat dari luar syarat-syarat kerja itu tampaknya agak serupa dengan di negara-negara Dunia Ketiga. Dan. Teori. kecuali dalam hal adanya perbedaan upah yang sangat besar. hlm 104. dan tarif upah yang berlaku di negaranegara yang kurang makmur dalam lingkungan dunia Islam. Hanya dalam hal yang disebut belakangan inilah perbedaan upah dapat menyebabkan migrasi 27 28 Ibid. Sungguh sulit untuk menentukan ciri-ciri kebiasaan kerja di dunia Islam.180 Ekonomi Islam: Sejarah. Malaysia.29 Dan. dibandingkan dengan yang telah berlangsung dalam bidang penelitian lainnya. dibandingkan dengan yang menyangkut segi lain dari kegiatan ekonomi. baik untuk tenaga ahli. bahkan dalam karya penelitian.26 Pekerja/ Sumberdaya Manusia Walaupun dalam beberapa tahun belakangan ini teori keuangan Islam banyak diperhatikan di dunia Barat. Rupanya upah tidaklah berfungsi sebagai isyarat pasaran efektif. tetapi juga rnengganggu rekan-rekannya yang ingin melakukan tugasnya dengan giat. 29 Ibid. Rodney Wilson. hewan-hewan gembala atau sekadar kecukupan mengairi. untuk mengetahui pentingnya faktor-faktor keagamaan dan undang-undang ketenagakerjaan Islam.cit. Pakistan. Teori ekonomi neo-klasik yang konvensional menyatakan bahwa upah ditentukan oleh interaksi antara penawaran dan permintaan di pasar tenaga kerja. sekalipun banyak perbedaan etnik dan kebudayaan. melestarikan deferensial. ia tidak boleh menjual air itu dengan tanpa ada ukuran tertentu yang pasti. yang timbul akibat ajaran againa Islam. dan tampaknya jarang dilakukan tindakan efektifter hadap karyawan yang tidak saja mengabaikan tugasnya sendiri. lot. Memang dalam hukum syari'at ada beberapa ketentuan mengenai perlakuan terhadap karyawan. Bagi pengusaha Barat keadaan pasar tenaga kerja tampaknya sangat berbeda dengan di negerinya sendiri.27 Memang dalam Al Qur'an dan sunnah kurang banyak bahan-bahan yang khusus mengatur soal ketenagakerjaan. di dunia Islarn sendiri kehilahatanya faktor-faktor mikro dan rnakro ekonomi nampaknya kurang berperanan dalam soal penetapan upah. misahya seukuran minum. Masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai soal hubungan ketenagakerjaan. Farhad Nomani and Ali Rahmena. tidak akan terjadi perpindahan kerja untuk mengisi kekurangan itu. iklim perekonomian umum sering lebih dipentingkan daripada faktor-faktor mikro ekonomi. Namun. Op. Bekerja pada suatu perusahaan seumur hidup.28 Bahkan di dunia Barat pun tidak ada kriterium yang diterima umum mengenai cara penetapan upah. Jika keempat syarat ini terpenuhi maka pemilik sumur harus memberikan kelebihan air itu. dan Indonesia yang membenarkan diadakannya peraturan umum (generalization) mengenai soal ketenagakerjaan di negara-negara tersebut. mungkin hanya mencerminkan perbedaan perkembangan perburuhan di negara-negara industri bersangkutan. . deminikian pula dengan pemogokan sedangkan para karyawannya tampaknya lebih mengidentifikasikan dirinya pada perusahaan tempatnya bekerja. Maka pelaksanaan hukum Islam serta falsafah ekonomi Islam dalam bidang perusahaan skala besar merupakan suatu perkembangan yang relatifbaru pula. dan ia haram untuk meminta harga atas air yang ia berikan itu. yang memang kurang diteliti kecuali soal keuangannya. toleransi terhadap karyawan yang tidak bekerja giat. misalnya. baik negara 26 Islam maupun negara yang bukan Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 181 digiring ke sumur itu. tetapi kurangnya mobilitas tenaga kerja dan struktur upah nampaknya kurang lentur dibandingkan dengan di dunia Barat. antara kebiasaan yang terdapat di Amerika utara dan Eropa barat. Tetapi banyak kemiripan dalam kebiasaan ketenagakerjaan di negara-negara Arab. Ini berarti jika ditawarkan upah yang lebih tinggi sebagai akibat kekurangan tenaga kerja. Namun kenyataan ini tidak dapat dijadikan bukti bahwa ciri-ciri keserupaan itu bersumber pada agama Islam. Turki. ataupun perbedaan jenis pekerjaan yang satu ke jenis lainnya. dalam agama Islam banyak hukum-hukum kegiatan ekonomi termasuk hubungan ketenagakerjaan. ia boleh meminta bayaran atas air yang ia berikan itu. dengan timbangan atau takaran. Maka diusahakanlah penyelesaian soal upah yang akan mengimbangi laju inflasi. dan mempertahankan jumlah upah bersih (take-home pay) dalam hitungan nilai uang yang nyata. Kurangnya mobilitas tenaga kerja. Sesungguhnya tidaklah mudah. dan bukan merupakan perbedaan yang diakibatkan oleh faktor-faktor keagamaan. Perbedaan yang kita sadari. namun ketentuan-ketentuan itu pun dapat ditafsirkan secara berlain-Iainan. maupun yang tidak ahli. Tetapi kenyataannya. namun sesungguhnya. antara perusahaan yang satu ke perusahaan lainnya. Hal tersebut jarang terjadi di Eropa Barat atau di AS. dan masalah penyelesaian upah masih merupakan masalah yang sangat kontroversial dalam kepustakaan ekonomi moderen. Nabi Muhammad hidup di lingkungan masyarakat pra-industri. dengan ukuran tertentu. acapkali mengherankan seorang pengamat Barat. dan yang manakah yang merupakan kebiasaannya saja. Sebaliknya. dianggap biasa. Para penggembala boleh meminta minum dari kelebihan air itu. Bangladesh. dalarn masyarakat negara penghasil minyak di wilayah Teluk. tetapi lebih menyerupai keadaan di Jepang.