P. 1
`Buku Ekonomi Islam LAYOUT OK

`Buku Ekonomi Islam LAYOUT OK

4.0

|Views: 6,948|Likes:
Published by alchaidar

More info:

Published by: alchaidar on Jul 30, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/23/2013

pdf

text

original

Sections

  • The Glory of the Past dalam Ekonomi Islam
  • Kebangkitan Pemikiran Ekonomi Islam
  • Filsafat Ekonomi Islam
  • Usaha Ekonomi
  • Hubungan Produksi: Kerja Sama
  • Perkembangan dan Pertumbuhan
  • Sejarah Ekonomi Islam Masa Rasulullah saw
  • Sejarah Ekonomi Islam Masa Khalifah
  • Umar bin Khattab (40 SH-23 H/584- 644 M)
  • Usman bin Affan (47 SH-35H/577-656 M)
  • Ali bin Abi Thalib (23 SH-40H/600-661 M)
  • Ekonomi Islam Pasca Kemerdekaan Republik Indonesia
  • Ekonomi Masa Kerajaan Islam Peureulak
  • Ekonomi Masa Kerajaan Islam Samudra Pasai
  • Mata Uang Dirham Pasai
  • Pelabuhan dan Perdagangan
  • Ekspor dan Impor
  • Pelaksanaan Ekonomi Masa Kerajaan Aceh Darussalam
  • Ekonomi Islam di Aceh Masa Kolonial Belanda
  • Ekonomi Islam di Aceh Masa Republik Indonesia
  • Syariah (Label ‘Syariah’ belum tentu Islam)
  • Teori Zakat, Infaq, dan Shadaqah
  • Kewajiban Berinfaq
  • Orientasi Infaq yang Dituntut
  • Harta Ghanimah, Salab, dan Fa’i
  • Ghanimah dan Fa’i
  • Salab
  • Teori Jizyah
  • Teori Riba (Bunga/Rente)
  • Kapitalisme
  • Teori-teori Modern tentang Bunga
  • Teori Nisbah
  • Teori Kredit dalam Islam
  • Dana Jangka Pendek
  • Teknik Alternatif Diterapkan untuk Kontrak Pembelian Kembali
  • Teknik Altematif Diterapkan untuk Kontrak Sewa Beli
  • Teori Bank Sentral Islam
  • Pakistan—Suatu Kegagalan
  • Di Mesir—Sedikit Berhasil
  • Keberhasilan Juga Menimbulkan Kegagalan
  • Pemerintah Memberi Dukungan Bank Sosial Nasser
  • Asas-asas Islam Berlaku Secara Ketat
  • Bermacam-macam Jasa Bank
  • Bank Islam Tidak Membahayakan Kedudukan Bank Komersial
  • Perbankan Islam Tidak Membahayakan Bank Komersial Nasional
  • Pasar Ekonomi Syariah
  • Teori Pasar
  • Bisnis Saham
  • Bursa Efek (Bisnis Mata Uang)
  • Instrumen Pasar Uang Syari’ah
  • Mekanisme Operasi Pasar Uang Syariah
  • Investasi Berjangka (Deposito)
  • Dari Rekening Lancar Tidak Diperoleh Imbalan
  • Dari Deposito Berjangka Diperoleh Laba
  • Krisis Moneter
  • Sarana Moneter yang Diperkenankan
  • Tanah sebagai Modal
  • Hukum Tata Negara dan Kepemimpinan
  • Bentuk Pengelolaan Tanah
  • Pinggir Tanah Mati yang Dikelola
  • Air yang Diekplorasi
  • Pekerja/ Sumberdaya Manusia

Ekonomi Islam

Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia
---$€£¥---

380

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Peran KUD dalam Produksi dan Pemasaran Kedelai di Kabupaten Aceh Utara. Pengabdian selama menjelang 20 tahun menjadi dosen di Universitas Malikussaleh, membuat namanya menjadi tokoh pengajar yang paling senior di lingkungan kampus. Prestasi demi prestasi telah ia raih, atas dasar hal tersebut ia terpilih sebagai Rektor Universitas Malikussaleh

Prof. Abdul Hadi Arifin, M.Si

---$€£¥---

Ekonomi Islam
Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Universitas Malikussaleh Press Cetakan I Februari 2008

Riwayat Penulis

379

Perpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan (KDT) Abdul Hadi Arifin Ekonomi Islam Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia Universitas Malikussaleh Press xix, 352 hlm; 25 cm ISBN 979-99786-2-9 1. Ekonomi 2. Islam 3. Konsep I. Judul Arifin, A. Hadi

||

Riwayat Penulis
bdul Hadi Arifin dilahirkan di Desa Sawang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara Propinsi Daerah Istimewa Aceh, pada tanggal 6 Juni 1959. Mama yang diberikan ketika lahir adalah Abdul Hadi, anak keempat dari Arifin (Ayah) dan Antikah (Ibu). Anak keempat dari delapan bersaudara ini menyelesaikan pendidikan Sekolah Dasar pada tahun 1973 di Desa Sawang, selanjutnya Sekolah Menengah Tingkat Pertama pada tahun 1976 di Langsa Aceh Timur. Pendidikan Sekolah Menengah Tingkat Atas ia selesaikan pada tahun 1979 di Lhokseumawe Aceh Utara. Memasuki jenjang perguruan tinggi, ia mendaftar dan diterima pada Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala, Jurusan llmu Ekonomi dan Studi Pembangunan hingga akhimya berhasil memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada tahun 1985. Pada tahun 1992 Abdul Hadi menempuh jenjang S2-nya di Program Pasca Sarjana Universitas Padjadjaran bandung, Jurusan llmu Ekonomi dan Akutansi, Program Studi llmu Ekonomi Koperasi. Sejak tahun 1986 hingga saat ini Abdul Hadi Arifin bekerja sebagai Dosen tetap pada Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh Lhokseumawe. Pada periode yang sama ia telah diberi kesempatan bekerja sebagai Peneliti pada Proyek Pengembangan Wilayah Loan Technical Assistance (PPW-LTA 77) di Lhokseumawe, kemudian sebagai Konsultan Ekonomi pada Small Town Sanitation Project di Lhokseumawe, pada Proyek Air Bersih IKK Lhoksukon-Lhoknibong Aceh, dan pada Community Water and Sanitation Project Bali-Sidoaijo. Abdul Hadi Arifin juga aktifdalam Organisasi Pemuda dan Organisasi Profesi. Pada Organisasi Pemuda pernah aktif menjadi Pengurus GEMA MKGR Cabang Lhokseumawe sebagi Sekretaris, di Organisasi Profesi pemah menjadi Pengurus 1SEI Cabang Lhokseumawe sebagai wakil Sekretaris. Abdul Hadi Arifin juga aktif dalam kegiatan penelitian. la pemah menjadi ketua team Peneliti Survey Potensi, Prospek dan Pengembangan Anyaman Pandan di Kabupaten Aceh Utara. Pernah juga menjabat Ketua Team Peneliti pada Survey Dampak Kopinkra Bina kerajinan pada anggota dan masyarakat Lingkungan di Kabupaten Aceh Utara dan Ketua Team Peneliti pada Survey

Universitas Malikussaleh: Jl. Tgk. Chik Ditiro No. 26, Lhokseumawe P.O. Box 141, Nanggroe Aceh Darussalam  +62-0645-41373-40915  +62-0645-44450 Unimal Press: Jl. Panglateh No. 10, Keude Aceh, Lhokseumawe 24351 Nanggroe Aceh Darussalam  +62-645-47146  +62-645-47512  unimalpress@unimal.ac.id  http://www.unimal.ac.id/unimalpress Jakarta Office; Jl. Garuda Blok CC No. 2 Perum Bojong Depok Baru II Sukahati – Cibinong Bogor - INDONESIA  +62-021-87914649  +62-021-87914649

Hak Cipta © 2006, Abdul Hadi Arifin

A

® All rights reserved
Ekonomi Islam Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia Editor: Apridar, Iskandar Zulkarnaen, Rasyidin, Fauzi, Elidar Sari Hak Penerbitan: Universitas Malikussaleh Press Design Cover, Layout & Cetak: Muhammad Muntasir, Hermandar Puteh Madani Press, PT Cetakan Pertama: November 2006 Cetakan Kedua: Februari 2008

No parts of this book may be reproduced by any means, electronic or mechanical, including photocopy, recording, or information storage and retrieval system, without permission in writing from the publisher.
Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi buku ini dengan cara apa pun, termasuk dengan cara penggunaan mesin fotokopi, tanpa izin sah dari penerbit

................. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Isi v || Daftar Isi Daftar Isi ..................................................................................................... 7 Kebangkitan Pemikiran Ekonomi Islam ..................... Bagan/Gambar.............................................................................. 45 Ekonomi Islam Pasca Kemerdekaan Republik Indonesia........................................................................................................... v Daftar Tabel................................................ xii Daftar Istilah...................................................................................................30 Umar bin Khattab (40 SH-23 H/584................................................. 23 Sejarah Ekonomi Islam Masa Rasulullah saw..........................................................10 Usaha Ekonomi ........................................................................................... 65 Ekonomi Masa Kerajaan Islam Peureulak.........................................................................16 Perkembangan dan Pertumbuhan......................................................................................................................................... xx Bagian Satu Bab I Pendahuluan.............................................................................54 Bab IV Sejarah Ekonomi Islam di Aceh......................... 9 Filsafat Ekonomi Islam....................................................................................................................................................................71 Ekspor dan Impor....................................................................................................................................................................................644 M)...66 Ekonomi Masa Kerajaan Islam Samudra Pasai ..17 Bab II Sejarah Ekonomi Islam .78 .............32 Usman bin Affan (47 SH-35H/577-656 M).................................................................42 Bab III Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia.................76 Pelaksanaan Ekonomi Masa Kerajaan Aceh Darussalam ........................ xvi Kata Pengantar .........11 Hubungan Produksi: Kerja Sama...............378 Ekonomi Islam: Sejarah......... 1 The Glory of the Past dalam Ekonomi Islam........................40 Ali bin Abi Thalib (23 SH-40H/600-661 M) ..................................... Teori.......................................................................................................................67 Mata Uang Dirham Pasai ............................................................................................................................68 Pelabuhan dan Perdagangan..24 Sejarah Ekonomi Islam Masa Khalifah...................... xiv Kata Pengantar .......

....119 Di Mesir—Sedikit Berhasil .. 97.......................................118 Pakistan—Suatu Kegagalan .......................................................................................................................... 129 Teori Pasar................................ 35... 232............ 113..... 275.......................124 Perbankan Islam Tidak Membahayakan Bank Komersial Nasional ..................................... Teori............... 57................................ 61.139 Bisnis Saham.................................................................................. 27.................................... Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kesimpulan: Toward The Next Economy 377 Ekonomi Islam di Aceh Masa Kolonial Belanda............ 203................................................................................................................... 82 Bagian Dua Bab V Teori Ekonomi Islam .. 90 Teori Zakat........... 117...117 Teori Bank Sentral Islam.............. 266..... Infaq............................. 216.155 Instrumen Pasar Uang Syari’ah .................................123 Bank Islam Tidak Membahayakan Kedudukan Bank Komersial ........................................ 203............114 Dana Jangka Pendek................................................... 85 Syariah (Label ‘Syariah’ belum tentu Islam)................... 267.......................... 130..................................... 226............101 Salab ............... 92................ 227..........................159 —Y— Yusuf Qardhawi................................... dan Shadaqah...............157 Investasi Berjangka (Deposito).........110 Teori Nisbah...................................................... 230.....122 Bermacam-macam Jasa Bank . 227 —Z— Zainul Arifin......... 354.....120 Keberhasilan Juga Menimbulkan Kegagalan............ 80 Ekonomi Islam di Aceh Masa Republik Indonesia...... 205...................156 Mekanisme Operasi Pasar Uang Syariah ...... 91............ 206............................ 204................................. 215..................................................................101 Ghanimah dan Fa’i .. 92.......154 Bursa Efek (Bisnis Mata Uang)...... 228......................................................................... 90 Kewajiban Berinfaq............... 30......................158 Dari Rekening Lancar Tidak Diperoleh Imbalan ..................................... 196................. 158.... 277..................................................... dan Fa’i..... 59..... 206....................... 371 ---$€£¥--- ................ 94 Harta Ghanimah..................... 92 Orientasi Infaq yang Dituntut.... 197............ 108..............................113 Teori Kredit dalam Islam .......... 213............................... 116.............................115 Teknik Altematif Diterapkan untuk Kontrak Sewa Beli ......................108 Teori-teori Modern tentang Bunga .103 Kapitalisme...................122 Asas-asas Islam Berlaku Secara Ketat............................................................... 155......................................................................................................................................................................... 8............. 96......................... 29.... 371 Zakat................121 Pemerintah Memberi Dukungan Bank Sosial Nasser .................................................................... 370. 125..........................124 Pasar Ekonomi Syariah ....... 97............ 212......... 114......................... 219........... 253........................................................................ xiv................ 157................. 225........102 Teori Riba (Bunga/Rente)....... 156... 224.............. 224.....vi Ekonomi Islam: Sejarah.... 278... 202. 166..... 254............................................................. 229..................... 205............... Salab. 109................................................ 214..........115 Teknik Alternatif Diterapkan untuk Kontrak Pembelian Kembali.................................................... 231.125 Bab VI Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis ......................158 Dari Deposito Berjangka Diperoleh Laba.. 233........... 265....................... 90......................................... 126.......................102 Teori Jizyah......................... 103.................................

..................... 53 Sutan Remy Sjahdeini......... 126 Uka Tjandrasasmita................................................ 8 —R— Raden Aria Wirajaatmadja............ 70 Sumawardoyo............................................... 148............... 190 Bidang Pertanian................... 169 Bentuk Pengelolaan Tanah................................................................... 168 Hukum Tata Negara dan Kepemimpinan .......... 254 qath'i.......... 281..... 188............................................. vii...... 176 Syeikh Muhammad Abid AsSindi.......... 49.................... 120.......................... 65 Wiryotirto.... 49...... 197 Mencari Pendapat yang Lebih Kuat tentang Zakat Profesi... 284..... 363 Umer Chapra...................... 201 Umar bin Khattab.................... 51 Sukir.......... 26 Usman bin Affan..... 32......... 366.......... 12......... 216... 36...................................... 316............. 278...... 192 Bagian Tiga Bab VIII Konsep-Konsep Ekonomi Islam ................ 256......................... 30................................ 90 Wakaf................................ 231........................................... 27................................... 214 Sewa dan Sewa-Beli ............ 238... 70..... 50 supply and demand... 188 Wanita di Lingkungan Kerja............. 255..... 180....................... 71.......................... 297 takhsiniyyat..... 216 Prinsip Kafalah.................. 72......... 176............................. xvi................................... 170 Pinggir Tanah Mati yang Dikelola.. 326... 8 Robert L. 40 usyr................................... 6................ 109.......................... xvi —T— tabdzir..... 109........................ vii.. 2 —S— sanad.. 215 Prinsip Wadi’ah (Titipan)..................................... 213................................................. 215...................... 160 Sarana Moneter yang Diperkenankan .................................... 216 rahmatan lil 'alamin................ 8.. 198 Nisab Mata Penghasilan dan Profesi.................... 46.............. 67.............................................................................. 11 Qirad................... 12........................................................... 132....... 208 Suropranoto................................ 30.............. 50 Syarikat Dagang Islam (SDI). 149...... 160....................... 344 Sharf......... 197 Harta Penghasilan Menurut Para Sahabat dan Tabi'in .............. 201 Tinggal Satu Persoalan Lagi .......................376 Ekonomi Islam: Sejarah..................... 77 ukhuwah Islamiyah.... 110 Syirkah... 93. 216 ratbah.... 206 Pemikiran Ilmuwan tentang Ekonomi Islam......................... 38............. de Roo de la Faille.... 230...................... 190 Sistem Koperasi.... 119.. 46.......... 240.. 62 Syeikh Nasir Ahmad.... 217 Shibli Nu’mani........ 216 ..... 7....... 50 rahin............................. 265 rahn. 50....... Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Isi vii —P— P.................... 167 Tanah sebagai Modal......... 13 Sayyid Abul A’la Maududi.............. Teori............ 73 Pakistan............. 266... 215 Prinsip Rahn. 234 Risalah Islamiyyah........ 188 Disediakan Lembaga Terpisah untuk Wanita..... 16............ 16 Sayyid Qutb...... 97....... 189 Peran Wanita Dalam Barisan Kerja akan Bertambah ... 369 —W— Wadi’ah........... 264............. 173 UUD 1945.... 51 Tengku Lckman Sinar.. 164 Bab VII Sumberdaya dalam Ekonomi Islam .... 209 Tamat Jaya.............................. 50 Susanto Tirtoprodjo..... 173 Air yang Diekplorasi ...... 368 —U— UBS.. 92...... 32........................... 13...................................................... 215 Prinsip Qard............... 51 Syed Ameer Ali........ 39 rikaz.. 68... 171... 216 Rahn................ 257............. 366 Paul Wheatley..... 279 shadaqah....... 24..... 101........................... 27.............. 202 Cara Pengeluaran Zakat Harta Penghasilan. 213 Macam-macam Jual-Beli .................... 195 Pandangan Fikih Tentang Penghasilan dan Profesi ............................. 50 Krisis Moneter........ 310....................... 70.................. 370.......... vii.......... 12........ 371 Wan Hussein Azmi......... 25 Soedjito Sosrodihardjo.... 355 wakaf.............................. 180 Kenaikan Pangkat Atas Dasar Masa Dinas ..................................... 88..... 205 Besar Zakat Penghasilan dan Sejenisnya . 45 Umar Bin Abdul Aziz..... 249........ 121...... 277..... 195 Pendapat Para Ulama Fikih ......... 48..... 174 Pekerja/ Sumberdaya Manusia ..................................... Heilbroner....................... 51 Sultan Alaad-Din Ri’ayat Syah......... 24............................................ 31 Syeikh Mahmud Ahmad............... 32............... 216 Prinsip Wakalah ............................ 196 Gaji dan Upah adalah Harta Pendapatan......................................... 210 Sistem Ekonomi Islam........................ 207 Filsafat Ekonomi Islam....... 96............................... 48 Sultan Hasanuddin....... 104 Suwandi................................................. 30..... 59......................................... 106 Sayyid Abd Al-Qadir 'Audah..................................... 37............................ 203 Pengeluaran Zakat Pendapatan dan Gaji Bersih........... 82 Teuku Ibrahim Alfian......... xvi Qiyas...... 189...... 155...... 212 Prinsip Jual Beli ... 238..... 74 —Q— qard........ 188 Pendidikan pun akan Diselenggarakan Secara Terpisah ...

196. 237 Tujuan Sistem Ekonomi ...... 265 Muhammad Baqir al Sadr... 114....... 357 Mu'awiyah bin Abi Sufyan........................................ 367 Muhammad saw.......... 10.. 149. 199 muqayyadah.....243 Pengusaha: Produsen dan Pedagang............... 343 Muhammad Abdul Mannan............. 214.................................... 266 murabahah.............. 87.... 354 murtahin.. 102.. ix...... 178 Muhammad Husain Haekal.................................. 63................................................. 212... 216...................... 71 —K— kafalah.................. 220.. 211.................. 115..................... 39................ 289... 114......... 304..................................... Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kesimpulan: Toward The Next Economy 375 Prinsip Hawalah ... 287......... 224............ 114...................................... 278 Kharaj. 216..... Fahim Khan......... 343............................................217 Bai' al-Murabahah........ 57.............. 182........................ 77 Martodikoro......................................................... 41............. 102. 298...... 118.. 117................................... 166.. 209....... 167 kharaj...........viii Ekonomi Islam: Sejarah....220 Bait bi Tsaman ‘Ajil (Leasing)........................... 106....................... 288. 51 Mesir... 294......263 Peranan Pemerintah............. 184.. 159..... 23 Khumus... 89........................ 217 Julius Pour.................. 114.. 256.................................................. 290.. 86................ 189... 54................................. 294..............267 Kerjasama Ekonomi Syari’ah (Kasus Malaysia dan Jepang)... 34........... 265 mutlaqah............... 109 M................ 33 Muhammad Ismail Yusanto................................................... 214......... 30................ 172. 154. 117...... 24 Muhammad al Mubarak...................... 211............ 173........... 171..... 35... Umar Chapra....... 365 Muhammad SAW....... 252 M....246 Perbankan Islam............. 86...A...........275 Cakupan Zakat...... 37...............230 Zakat Perdagangan . 214........................... 338. 116.......... 34.......... 17.... 87..... 148................. 87....... 120........ 114.. 204..................................... 216...... 220....... Shabri H.................... 108 Ju’alah.................... 158..........228 Zakat Penghasilan . 289............................ 175 Malik ben Nabi................. 11 —L— Letter of Credit (L/C)............ 7.................... 263.217 Prinsip Ju’alah .... 295.........266 Pengusaha Kecil dalam Sistem Ekonomi Syariah.... 356 Musyarakah....... 47..... 303.............275 Jarmani...M.....217 Bai' as-Salam... 351..265 Mata Uang Dinar............................................ Luthfi Hamidi........ 42.... 207...... 5..... 202.................... 124...227 Zakat Pertanian .............. 103.......... 39........... 30 kifayah........... 217..... 339............................................................ 90....220 Jaminan Masa Depan dan Risiko Kurs Mata Uang ............................ 23 muamalah.................... 119................................. 329...............274 Zakat..240 Bagi Hasil ................................271 Sistem Ekonomi Islam dan Beberapa Aspek Khusus ................................... 85. 8............................... 88............. 247........... 257.... vii............. 308....................... 191 —N— nation state.............................................. 156................................... 206...... 367 Khulafaurasyidin................... 307.......................... 301... 193....... 222......................... 61 M... 252. Abd........ 7... 1................. 103............................................... Manan.............................................. 122....229 Zakat Barang Temuan (Tambang)............ 58.........258 Ciri-ciri Bank Syariah..... 26... 15.... 109 majhul.......260 Baitul Maal wa Tamwil. 165............. 37...... 220.......... 33................ 3........................................................ 81.274 Keuangan Negara.222 Biasanya Jual Beli Masa Depan Dihindari.... 125. 210 Mabid Mahmoud..... Teori.............242 Konsumen ............. 211........... 314....................................... 190............ 109........... 174.. 163............... 115.......... 252....... vii........................ 296................ 217......... 213........ 364 Mohammad Said................... 108......... 155........................ 30 Karl Marx...................................... 45. 61... 11.........218 Murabahah............................ 216 kaffarat................ 200 mudarabah.. 265 M................. 296..................... Majid.........244 Peranan Negara........ 327........ 133........... 59...........249 Berdirinya Bank Syariah di Indonesia............. 253.........217 Prinsip Sharf..............257 Tujuan Bank Syariah ............................. 219......................................219 Musyarakah...... 251...... 212...... 55 Muhammad Nejatullah Siddiqi..221 Jual-Beli Masa Depan tidak Dibenarkan Agama Islam .............. 112.. 80 mua’malat........................ 262............... 82 .. 50 jizyah.......... 115 —M— M.......238 Pemilik . 111............... 36......................................... Metwally..............224 Zakat Fithrah ..... 292.. 240.. 86........... 39...............................223 Konsepsi Zakat... 266................. 203.......................... 81. 28.. 253............ 255....... 43......... 299 muzara'ah.................... 215....... 47............................231 Bab IX Sistem Ekonomi Syariah.....221 Sekarang Jual-beli Masa Depan Dapat Dihalalkan Bila Ada Unsur Kepastian ................. 135..................................... 212...... 221....... 138 M......... 39............ 115.............. 216 musyarakah.......................... 218............ 220............ 200 mujtahid.. 7 muamaalah...... 147.................................................................... 17 Manuel Godinho de Eradia............................. 217.....

354. 126..................... 35. 287 Bab X Investasi Dalam Ekonomi Islam ..... 257 —I— Ibnu Abbas..... 197...................... 252.......... 301 ijirawa iktina............. 40..................................... Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Isi ix —B— Bai' as-Salam........ 300 Al-Mudharabah Muqayyadah off Balance Sheet .......... 16............. 143......................................... 325 Kenaikan Pangkat Atas Dasar Masa Dinas ............................ 53 HSBC............ 305 Berasuransi Syariah Mengamalkan Hadits Ukhuwah.......... 78 —C— Centraal Sjarikat Islam (CSI).. 77 —F— Fadhlullah Jamil.................. 299 Al-Mudharabah Muqayyadah on Balance Sheet...... 92..... 12............ 170.......... 301 Asuransi Syariah..... 62. 364........ 12 Jaques Austruy... 294 Imam Shuyuti........ 90... 4 —H— hablunminannas........... 31 Imam Syafi'i....... 302 Asal Mula Asuransi Syariah ................... vi... 126 —D— darruriyyah............ vi....... 273............ 59.................. 263....................... 130 Istishab... Kartasapoetra.A..... Parwez.................................... 283 Perbankan Tanpa Bunga ...... 339 Jenis Reksadana Syariah .................................................................... 18 Tarif.. 304 Pembicaraan Pertama Asuransi dalam Kitab Klasik . 265................. 46 Doty Damayanti................ 279 Asuransi .. 333 Ekonomi Ribawi ................. 220 Baitul Maal...... 178 Iqtishad.............. 108..... 339 BNI Dana Syariah .................................. 18 ijarah.............. 279 Jaminan Sosial dan Asuransi.. 364....................... 58................................................... 363........................................... 13 Gunnard Myrdal.................. 90........................ 332 Sistem Koperasi.... 321 Bank Muamalah .. 34................................ 50............. 107........................ 277 Zakat Hasil Pertanian dan Hasil Tambang ........ Cokroaminoto............ 47 Ibrahim At-Tahawi.................... 123...... 229 Ibnu Khaldun.... 263. 258....374 Ekonomi Islam: Sejarah..................... 40....................................................................... 8 —J— Jama'at al-Islami........ 344....................... 79 dereuham.............. 8 Istislah................................. 76............................. 209 Ibnu Taymiyah.. 365 Bank Sosial Nasser........................................ 37................................ 208........... 50 G........................................ 252 Hazrat Anat. 132 hibah. 298......................... 8.......... 12.. 216 homoeconomicus......... 78... 129................................. 8 ijtihad............... 49..... 357............................................. ix....... 318 Jenis kegiatan agroindustri di Kalimantan Barat: ........................... 49............ 8.......... 118................. 316 Kebijakan Fiskal................................................. 266.. 335 Nilai Mata Uang................................. 103. 51 Hawalah..... 257........... 149................... 41......... 171..................................................................... 363 Imam Malik.... 33................ 316 Reksadana Syariah .... 213.............. 278 Warisan.............. 28 —G— G...... 365 Bank Sentral..... 148....... 51 Chase Manhattan Bank...................... 165............................................. 200.. 321 Konferensi Internasional... 217. 51 hajiat...... 209 Hardjosumarto................................. 78 —E— Eleanor Selling....... 155... 366 Irfan Mahmud Ra’na...... 56. 221 Isaac Newton........ 77............ 43.. 364..... 126 BUSTANUS SALATIN................... vii............ 124 Bank Syariah.. 91.............. 171...... 336 Reksadana Syariah Pengertian Dan Definisi Reksadana Syariah............. 30................................... 276 Penyaluran Zakat............. 340 ........... 125............. 371 berley.. 101............................ 317 Peluang Investasi Agroindustri.... 25 Heri Sudarsono................................... 15.............................. 52................ 131. 304 Mencari Alternatif Asuransi Islami .................................... 51.................................... 298 Al-Mudharabah Mutlaqah ....................... 220 Ijma'................................... 27 BNP Paribas SA.......... 53 Charles Issawi...................... 42.......... 47............. 81 Futuh al-Buldan......... 285.. 55........................................... 7.................... 88........... 117. 218 Bait bi Tsaman ‘Ajil........................ 154.................................................... 4 HOS............. 198........................ 300 Penyaluran Dana .... 31. 1 Isthmian Age........... 319 Bagian Empat Bab XI Aplikasi Ekonomi Islam di Indonesia....... 169................................ 55..... 305 Investasi saham sesuai syariah di pasar modal.......... 260.............. 30...... 3........... 199............ 74 istikhlaf.................................... 282 Perbankan ......................................................................... 341................................ 199....... 209 Denys Lombard.................... 122................. 215............ 214....... 324 Tenaga Kerja.. 118...... 17............. 117............ 58.................... 164.................. Teori.. 339 BNI Danaplus Syariah...... 297 Tabungan bagi hasil (Mudharabah)............... 188.............. 279 Uang dan Perbankan ...................... 108.... 278 Ijtihad..... 129 Haji Samanhudi..................... 264.................... 302 Antara Akad-Akad Islam Dengan Sistem Asuransi...............................

367 Ahmad Husaini.................... 243. 206..........x Ekonomi Islam: Sejarah...... 23. 1..372 Indeks ........................ 56... Sebuah Harapan ..... 16 Abul Hasan Ali Nadwi....... 191. 16......... 143.. 223 Ahmad M. Qadir ‘Audah. 8.... 259.. 171..... 28........................................ 90.... 174............... 26... 249......... 15...... 118...................................... 3................ 87... 15...... 368.... 148.................. 192....... 24......... 165. 26 .......... 209...... 122......341 Bank Sentral Islam. 2.... 7.... 224..... 81...356 Perbedaan Bank Syariah .. 142. 25.. 199 Abdullah Mustofa al Marghi.................363 Media Massa. 30.......................... 174....................345 Faktor-Faktor Penyebab ....... 46.. 356 al-Muwaththa.... 359 Daftar Pustaka ............................. 85. 297.. 126.. 87...................... 365.. 42.............. 179... 190.............. 366....... 99....... 200 ama'ah... 231 Abu Hurairah. 24 al-Diwan.. 27 Adam Smith...... 30 Abu Hanifah.... 144................. 277.355 Al-Musyarakah .. 54...... 41.. 103..... 37 Abduul Hamid Ahmad..........................351 Mudharabah Muqayyadah Kredit Konsumtif ... 210..................... 82 Abdul Hamid Abu Sulaiman... 179.. 207........ 172........... 169...... 13........... 259.........357 Kesimpulan: Toward The Next Economy.. 98....... 214... 170.. 14 Anthony Gidden... 173.. 230..... 106......... 10..................341 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia.. 379 ---$€£¥--- || Indeks —A— A..... 42.... 5........ 130. 94...... 12.... 88... 242..... 66.. 38..... 36.... 155.... 132........ 42.. 24.......... 308....................... 226............... 118...... 366 Abu Aiman... 278............. 241. 196... 240........ 24..... 3 al-‘Uqaili..... 39.. 177........... 91. 265.. 307. 40........ 95..... 37 Ali Aswaf................................ 334...... 363.... 201.... 29.. 345 Bidang-bidang Investasi Syariah di Indonesia ....... 123............ 33.............. 17........ 61.354 Prinsip titipan atau simpanan—Al-Wadi’ah ..346 Prinsip-prinsip Untuk Merespon... 14. 49..... 135........ 134................... 267 Abu Mu’aim........ 140.. 359 aqidah............. 312........ 260 Armando Cortesao..... 36............. 39 Abdurahman bin Ubaid al Qari... 246 Abu Sulamiman......... 139............... 7.................. 91. 169............ 92............. 213..........355 Prinsip bagi hasil (Profit-sharing) Al-Mudharabah ..................... 107.......... 14 Abdullah bin Mas'ud.......... 146.............. 171... 241.............. 43.... 27.......... 14.......... 76 Aunur Rahim Faqih.340 Regulasi Sistem Ekonomi Syari’ah... 363 Buku/ Artikel.......... 82........ xx........... 178.............. 356 Al-Musyarakah........................ 211... 65......... 24........ 265 Ali bin Abi Thalib......... 101...... 146............. 104..... 9..... 85....................... 218.. 168. 210 Adiwarman A Karim.... 32. 39 Allah..... 24 Abu Sulaiman......... Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kesimpulan: Toward The Next Economy 373 Keuntungan Berinvestasi di BNI Reksadana Syariah........ 43 al-Kharaj.... 34.... 32......... 137.................... 83...... 190..... 26............ 37.... 182 Agustianto......... 238 Abu Bakar Siddiq................................. 47...... 369 Abd........... 86.................349 Asuransi Islam di Indonesia .... 20.... Teori. 260.... 31......... 81. 351 Al-Murabahah... 96................. Saefuddin... 16. 139...356 Prinsip Al-Murabahah .. 13....... 148............... 39.. 48...... 105... 373 Riwayat Penulis. 100.......... 102....................... 14 Abdul Hadi Arifin....... 11........348 Rekomendasi Spesifik ... 93.... 97.. Hasjmy..

Jumat. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Isi xi Tim Redaksi (1994). Abdul Qadim. alihbahasa: J. edisi 1 Agustus 2001. 6 Mei 2003. 2 Juli 1953. 1992).) “Bisnis Menurut Islam: Teori dan Praktek” (Jakarta: PT. Roy C. Republika . Macridis & Bernrd E. Pikiran Rakyat. Immanuel. 14 Maret 2003 Kompas. United Kingdom). 221’. (Bogor: Pustaka Thariqul Izzah. Ichtiar Baru.T. ‘Comparative Politics. Intermasa. Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia tahun 2004. dkk. Kompas. Jakarta. 3 tahun IX. (terj. Salim. 2002. Rabu. i. (Jakarta: Erlangga. 18 April 2006. (Al Amwal fi Daulah Al Khilafah). Ensiklopedi Hukum Islam. 1988). alih bahasa Ahmad S. Tempo Interaktif. Sistem Keuangan di Negara Khilafah. Wilson. Pikiran Rakyat Cyber Media. No. “Suku Bunga Dalam Perspektif Yunani”. ---$€£¥--- . Brown. Rodney. (London WIA IDW. PT. Senin 3 Desember 2001. diterbitkan oleh The Economist Publications Ltd. 2002). Media Massa Kompas. 15 Maret 2006. Teori. Wallerstein. 26 September 2003 Sabili. Judul Aslinya. “Ketergantungan Ekonomi Dunia Kapitalis”. sixth Edition. Judul Asli: ‘Islamic Business Theory and Practice: Special Report No. Zallum. dalam buku ‘Perbandingan Politik’. Van Hoeve. Tegas. cet. 29 Maret 2003. Waspada.372 Ekonomi Islam: Sejarah.

Husein Sawit. 1982. Teori dan Model Ekonomi Islam. Jakarta: LP3ES. Objektivitas Penelitian Sosial. Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Judul Tabel Perkembangan Pemikiran Ekonomi Islam Sumber-sumber Pendapatan pada Masa Rasulullah saw Pengeluaran untuk Tunjangan Hidup Masa Pemerintahan Nabi/Sahabat Subsidi dalam tahun (jumlah dalam gulden) Daftar Standarisasi Zakat Fitrah Perkembangan jaringan Kantor Perbankan Syariah Perkembangan Pangsa Kegiatan Usaha Perbankan Syariah terhadap Perbankan Nasional (%) Ketentuan Bank Syariah Lembaga-lembaga Keuangan Islam Kelebihan dan Kelemahan Bank Syariah Maulan.. Rahman. 90 dalam Monzer Kahf. Penerjemah Soeroyo dan Nastangin. (Jakarta: 2005). Lahore. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. Permono. Surabaya. Litera Antarnusa. Islamabad. PK_ Sejahtera Online. (Yogyakarta: Ekonisia. Pustaka Firdaus. .1996).xii Ekonomi Islam: Sejarah.” Economic Review Journal. Fazlur. “Modul Manajemen Zakat”. Zainul Arifin. (Jakarta: 1991). Sjechul Hadi. 1995). 1981. “Ekonomic Principles of Islami”. M. Mari E. Soedradjat. Teory dan Model Ekonomi Islam. Heinz Riehl and Rita M. Ja'far. Infaq dan Shadaqah DKI. 1999). Ibnu (1997). ke-3). Pengantar dan Penterjemah M. Qardawi. Lembaga Islam untuk Penelitian dan Pengembangan Masyarakat_LIPPM. M. Teori. Fazlur. (Jakarta: Lentera. Siddiqi. Syed Nawab Haider. A Guide to Foreign Currency Operations. 1985. Rikza. Minhajul Qashidin.. “The Economic Enterprise in Islam”. Karnaen A. “Modul Manajemen Zakat”. (Jakarta: Pustaka Firdaus. Rahman. (Jakarta: 1991) lihat juga dalam Irawan D. (Jakarta: Bangkit Daya Insana. Pangestu. Siddiqi. Nagvi. Gunnard. ”Debat Ekonomi ISEI 2004. (terj). Ra’na.. Metwally. Heri. 1977. Penerjemah Soeroyo dan Nastangin. Etika dim Ilmu Ekonomi. Pemikiran Ekonomi Islam. (Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf. No. Muhammad Nejatullah. Qardhawi. Pustaka Alvabet. “Embrio Asuransi Syariah”. Telaah Analitik terhadap Fungsi Sistem Ekonomi Islam (terj). Irawan D. “Penerapan Petunjuk Al-Qur’an Pada Produk Perbankan”. Dec 2004 Ditulis kembali dari makalah DR. Metwally. Sudarsono. Yusuf. Hukum Zakat. Jalan Orang-Orang yang Mendapat Petunjuk. 1995). Muhammad Nejatullah (1972). 1995). Sumber-suber Penggalian Zakat. 1995).. Myrdal. Doktrin Ekonomi Islam. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. (Jakarta: 1990). Qudamah. McGraw-Hill. Soedradjat. Fazlur. Inc. Litera Antarnusa. Bagan/Gambar Tabel No... Doktrin Ekonomi Islam. Subhani. Pinbuk. Rodriguez. Foregn Exchange Market. Islamic Publication. Irfan Mahmud. Islamic Studies. (Jakarta: 1986). Ar Risalah. Bandung: Mizan.M. Dana Bhakti Wakaf. Rekomendasi dan Pedoman Pelaksanaan Zakat (Jakarta: Badan Amil Zakat. Pustaka AI-Kautsar. hlm.M. “Konsep Ekonomi Islam: Suatu Pengantar”. Ekonomi Islam.. Pinbuk. Hukum Zakat. Yusuf. 198. (Jakarta: Bangkit Daya Insani. 2004). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Pustaka 371 || Daftar Tabel. (Yogyakarta: 1995). (Yogyakarta: Pustaka Firdaus. Sejarah Kehidupan Rasulullah saw. Rahman. Permataatmaja.

1993). Abdullah Mustofa al. Siddiqi. Papers and Proceeding on an Intemational Seminar on Teaching Islamic Economics for University Teachers". 1987. Islamic Culture Centre. Ma’rikat al Islam wa’l-ra’s Maliyah. Robert Elgie dan Helen Thompson. Judul Aslinya: ‘Malaamihu Al Mujtama’ Al Muslim Alladzii Nansyuduh’ Cairo: Maktabah Wahbah. Mabid. Muhammad. Muhammad Nejatullah. Beik. (Kuala Lumpur: Business Infonnation Press. The Economic System of Islam. 1997) hlm.) “Sistem Masyarakat Islam dalam Al-Qur’an dan Sunnah” (Solo: Citra Islam Press. "Theory of Consumer Behavior in Islamic Perspective. Some Aspects of the Islamic Economy. (Makka. Maraqhi. Siddiqi. Umar. 2004). (Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf. Khan. The Politics of Central Bank. Paper Presented at the First International Conference on Islamic Economics.. Teori. ). Muhammad Abdul.370 Ekonomi Islam: Sejarah. Association of Muslim Social Scientist. Bagan/Gambar No. Sudarsono. Teori dan Praktek Ekonomi Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Tabel/Bagan/Gambar xii i Mahmoud. (Lahore: Islamic Publication. 1976). Pakar-Pakar Fiqh Sepanjang Sejarah. (Lahore: Muhammad Ashraf. (Jakarta: 1986). LIPPM. Farhad and Ali Rahmena. Siddiqi. Heri. “Friction. Anwar Iqbal. Power Rationing and al-Zakat” dalam Gary. Islam dan Kapitalis Pilihan Konsumer dalam pengalokasi Sumber Intervensi Pasar Skema Bai' al-Murabahah Metode Penyaluran Dana Bank Syariah Struktur Organisasi Bank Muamalat Indonesia Karakteristik Operasional Perbankan Syariah ---$€£¥--- . (Yogyakarta. Qardhawi. Yusuf (terj. Oktober 2006. Fahim. 1995). Paper Presented at the First Word Coference on Muslim Education. Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Judul Bagan/Gambar Perbandingan Sistem Ekonomi Sosialis. M. “Some Conseptual and Practical Aspects of Interets Free Banking”. Uzair. Third National Seminarr. Konsep Ekonomi Islam:Suatu Pengantar. (Makka. (London: 1970). Muhammad Nejatullah. Saudi Arabia: IRTI-IDB. 2001). Islam and the Theory of Interest with an Introduction by Sulaiman Nadvi. Islamic Economic Systems. “Teaching of Economics at the University Level in Muslim Countries: The Callenge of Alien Concepts and the Formulation of Islamic Concepts”." in Ausaf Ahmad and Kazim Raza Awan (ed. Muhammad Nejatullah. LKPSM. Qutb. 1998). Sudarsono.). (Indiana: May 1974). Proceeding. Sayyid. M. 1970). Pemikiran Ekonomi Islam. (London and New York: Routledge. Msc. (Yogyakarta: Ekonesia. 250. (Yogyakarta: Ekonesia. Mannan. Makalah Ekonomi Islam: Antara Wacana dan Realita . 1977). Lectures on Islamic Economics. Heri. (al-Qahirah: 1966). Qureshi. Chapra. Irfan Syauqi. 2004) Nomani. Konsep Ekonomi Islam:Suatu Pengantar.

1985). 2003). Keputusan Sidang Pleno DPRD Aceh tanggal 13 Agustus 1950.M. (Medan: Waspada. Teori. (Jakarta: 1986). Jejak-jejak Ekonomi Syariah. Chaidar. Umar. Muhammad Nejatullah. (Jakarta: 1999). (Jakarta: Bangkit Daya Insana. (Jakarta: Sinar Harapan. Perbankan Islam dan Kedudukannya dalam Tata Hukum Perbankan Indonesia. pasal 125 ayat 1 dan 2. M. (Rineka Cipta. Sjahdeini. Memasukkan tanggungjawab seseorang ke dalam tanggungjawab orang lain dalam suatu tuntunan umum dalam masalah nyawa. Harta rampasan perang melalui pertempuran. M. Pustakan Utama Grafiti. 1971). Nazaruddin. (Jakarta: Yayasan Soko Guru. Hubungan antar manusia Kebutuhan sekunder Akad pemindahan utang/ piutang suatu pihak kepada pihak lain Kepala suku (pemimpin kaum) Pemberian cuma-cuma Sewa beli Kontrak pengadaan dan penyewaan Kesepakatan para ulama Pendapat ahli tentang suatu masalah (agama) Pengeluaran yang berasal dari sebagian penghasilan (hukumnya sunah). M. Husaini. 1981) Jamil. Rahman. G.A. Bab XVII. (al Qahirah: Dar al-Tahrir Lil Tiba’ah wal Nashr. Luthfi. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia.xiv Ekonomi Islam: Sejarah. Hasjmy. 1981). Pengantar dan Penterjemah M.. (Jakarta: 1990). Pustaka Firdaus. Islamic Studies. Kartasapoetra. (Bandung: Al Ma’arif. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. pasal 6-7. (Lahore: Muhammad Ashraf. (Jakarta: Senayan Abadi Publishing. Husein Sawit. Sejenis gandum Kebutuhan pokok Dirham kerajaan Aceh Harta rampasan perang tanpa pertempuran. Metwally. Hasjmy. Jakarta: 1984). Kartosoewirjo. Sulaiman. Tengku Lukman. M. Said. utang atau barang Sanksi/ hukuman (denda) Status sumber air atau tanah yang sudah dikelola manusia Bagian perolehan harta yang harus dikeluarkan Tanggungjawab bersama Tidak dikenal (istilah dalam ilmu hadits) Kerjasama mutualistis kafalah kaffarat kharaj Khumus kifayah majhul muamalah Hurgronje. Aceh Sepanjang Abad. Ra’na. Fadhlullah. (Jakarta: 1990). Perekonomian Amanah Salah satu prinsip hukum ekonomi Islam selain istislah dan istikhlaf Salah satu prinsip hukum ekonomi Islam selain istihab dan istikhlaf Pajak bagi non muslim di negara Islam Kontrak di mana pihak pertama menjanjikan imbalan tertentu kepada pihak kedua atas pelaksanaan suatu tugas/pelayanan yang dilakukan oleh pihak kedua untuk kepentingan pihak pertama. Mohammad. Undang-Undang Republik Indonesia No.. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. (London: 1970). (Jakarta: 1999). Pemikiran Ekonomi Islam. Isa. Al. 1995). Siddiqi. (Jakarta: Grafiti. Snouck. “Hubungan Kerajaan Aceh Darussalam dengan Kerajaan Islam Haru”. Pemberontakan Kaum Republik: Kasus Darul Islam Aceh. Ra’na. Islamic Culture Centre. Aceh di Mata Kolonial. Manan. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. “Ekonomic Principles of Islami”. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Pustaka 369 || Daftar Istilah Istilah al-Diwan al-Muwaththa Bai' as-Salam Bai' bi Tsaman ‘Ajil Baitul Maal Bank Syariah berley darruriyyah dereuham Fa'i Ghanimah hablunminannas hajiat Hawalah Hazrat Anat hibah ijarah ijirawa iktina Ijma' ijtihad Infaq Iqtishad istikhlaf Istishab Istislah jizyah Ju’alah Arti Lembaga keuangan negara untuk menjamin angkatan perang/ lainnya Kitab hadits tulisan Imam Malik Pemesan barang menyerahkan uangnya di tempat akad = Leasing (pembelian dengan cara angsur dibiayai oleh pihak lain) Lembaga keuangan Islam di bawah pemerintahan negara Islam Bank dengan bunga 0%. dalam A.. Darul Falah. The Economic System of Islam. Islamic Economics: Theory and Practice. UUPA. Teori dan Model Ekonomi Islam. 1981). LIPPM. Fazlur. Ahmad. eds. Irfan Mahmud. Islamabad. Chapra. M. Bab III. Pemikiran Politik Proklamator Negara Islam Indonesia SM. Sjamsuddin. 1997). Irfan Mahmud. Sutan Remy. Sejarah Aceh Sebuah Gugatan Terhadap Tradisi. 1990). 9. “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”. Pustaka Firdaus. . 1970). 38 Tahun 1999. Koperasi Indonesia yang Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. al-Ilm wal-mal fil Islam. dalam A. Hamidi.. (Bandung: Al Ma’arif. hlm. Sinar.

Wheatley. JMBRAS VIII (1930) 1.). Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Uka. Rangkaian periwayat hadits Sumbangan sukarela.A. Paper 940/1. “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”. tahun?). Groeneveldt. (ed. Historical Notes On Indonesia & Malaysia Compiled From Chinese Sources. Jaman Sultan Iskandar Muda 1607-1636. Thesis Ph.). (Nendelyn/Lichtenstein: Kraus Reprint Limited. Ensiklopedi Islam. “Adakah Kerajaan Islam Perlak Negara Islam Pertama di Asia Tenggara”. Hasjmy. Pour. hlm. mudarabah mujtahid muqayyadah murabahah murtahin musyarakah mutlaqah muzara'ah qard qath'i Qiyas rahin rahn ratbah rikaz Salab sanad Shadaqah Sharf Syirkah tabdzir takhsiniyyat ukhuwah Islamiyah usyr Wadi’ah wakaf Zakat Investasi Ahli yang melakukan ijtihad Terikat Jual-beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati antara pihak bank dan nasabah Pemegang barang gadai Kerjasama modal kerja maupun usaha Tidak terikat Kerjasama Meminjamkan harta kepada orang lain tanpa mengharap imbalan Jelas/ terang Analogi dalam memandang suatu kasus Pemilik barang gadai Sistem Gadai Rempah-rempah (cengkeh) Hasil tambang Harta rampasan perang hak milik musuh yang terbunuh. Fadhlullah M. Tjandrasasmita. Armando.368 Ekonomi Islam: Sejarah.). tahun?). Hasjmy. (Jakarta: Ichtiar Van Hoeve. 1981). Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. (Columbia: Columbia University. Teori. dalam A.. (Selangor: Fajar Bakti. (Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve. Denys.P. “Islam di Aceh Masuk dan Berkembangnya Hingga Abad XVI”. (Jakarta: Balai Pustaka. 1981). Saleh. Tamadun Dunia. Doty. 1967). (Jakarta: Taman Iskandar Muda. Cahaya Peradaban. Julius. Siti Hawa. ---$€£¥--- . Damayanti. 1978. Terjemahan dan diberi catatan oleh JV. (Bandung: Al Ma’arif. Kerajaan Aceh. The Golden Khersonese menamakan zaman ini sebagai The Age of City States. (Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka. 1986). (Bandung: Al Ma’arif. The Suma Oriental of Tome Pires. 1988). 1992). Letchumanan. 1423 H edisi ke-1 tahun I (2002 M). (Jakarta: Bhatara. “Mencari Jejak Kejayaan Kerajaan Samudera Pasai”. Sivachandralingam Sundara Raja Ayadurai. dalam A.). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Istilah & Singkatan xv Azmi. W. 1981).D. Hasjmy. “Description of Malacca and Meridional India and Cathay”. Ensiklopedia Islam. de Eradia Manuel Godinho. A. Kompas.Mataram”. Selling. Transaksi pertukaran antara emas dengan perak atau pertukaran valuta asing Kerjasama usaha Pemborosan/ ekonomi biaya tinggi Kebutuhan mewah (lux) Persudaraan umat Islam Status sumber air atau tanah yang belum ada campur tangan/ dikelola manusia Sistem penitipan barang Sumbangan berupa tanah/ barang untuk kepentingan umum Pengeluaran yang berasal dari sebagian penghasilan (hukumnya wajib). 1994). Jamil. 1994). (Selangor: Pustaka Sarjana. Kompas. 15 November 2003. (terj. “The Evolution of Trading States in Southeast Asia before 17 th Century”.49-50. Sejarah Tamadun Dunia. Bustanus as-Salatin. 1-5. (ed. 1960). “Peraan Samudera-Pasai dalam Perkembangan Islam di beberapa Daerah Asia Tenggara”. Cortesao. dalam Ali Hasjmi.. Eleanor. Lihat juga Rammani Karupiah. 6 Mei 2003. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Paul. Wan Hussein. Mills. (Bandung: AlMaarif. 1981). “Teuku Ibrahim Alfian: Keterikatan Samudera Pasai. ”Dinar dan Dhirham”. Retrospeksi dan Refleksi Budaya Nusantara. Lombard. Lihat Lim Heng Kow. dalam: Hasan Muarif Ambary dan Bachtiar Ali (ed.

dalam Muhammad Nejatullah Siddiqi. “Pemikiran dan Peradaban Islam”. Pemikiran Ekonomi Islam. 287 dalam MA Sabzwri. Syed Ameer (1949). Yakni masyarakat yang "homo-islami-cus". Jakarta:Tintamas. Seeratum-Nabi (urdu) Matbee Maarif Azamgarh. Imam (2001) Tarikh Khulafa. Yogyakarta: UII Press. Faqih. Rifwan. Gatra. Islam telah cukup memuat nilai-nilai instrumental dan norma-norma yang operasional untuk di-terapkan dalam pembentukan lembaga-lembaga ekonomi masyarakat. sesungguhnya dapat. “Filsafat Islam Tentang Sejarah”. Ahmad M. tetapi juga mem-butuhkan perangkat ilmu yang secara teoritis dapat diterap-kan. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Shibli. London. Charles. kebebasan dan pertanggungjawaban). Jakarta. Aunur Rahim. Muhammad Ismail. Muhammad Abid (Syeikh) Musnad Syafi’i. Selain itu keunikan pendekatan Islam terletak pada sistem nilai yang mewarnai tingkah laku ekonomi/kehidupan. (Jakarta: Gema Insani Press). an-Nadwi. “Ijma Ulama Tentang Keharaman Bunga Bank”. (2001) Umarbin Khattab (terj). p. as-Sindi. 1968). kita tidak sekedar perlu membentuk lembaga-lembaga ekonomi yang secara normatif telah sejalan dengan nilai-nilai yang hendak kita aktualisir. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Pustaka 367 || Kata Pengantar -. Segala aspek kehidupan. Jaya. Susanto. Literas AntarNusa. (Bandung: Sinar Baru Algensindo. 1972). yakni paham kapitalis dan sosialis. (ed. Sosrodihardjo. Haekal. pasal 1150.Mukti Ali.. termasuk ekonomi tercakup nilai-nilai dasarnya dalam Islam yakni yang bersum-ber pada tauhid. Sudarsono. Masa Depan Ilmu Ekonomi. 1970). Sedjarah Pergerakan Islam. Bahkan lebih dari sekedar nilai-nilai dasar (seperti kesatuan. Ali. “Paradigma Sistem Ekonomi Islam”. Saefuddin. Sedjarah Pergerakan Nasional Indonesia. Macmilan and Co. Yusanto. The Internasional Institut of Islamic Thought (IIIT). Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam. Heri. ‘an Arab Philosophy of Historiy’(terj. perlu dan semestinya dibangun jika suatu kehidupan yang selamat sejahtera benarbenar diinginkan untuk terwujud dalam realitas masyarakat. Pringgodigdo. (Jakarta: Pembangunan. Shuyuti. Sistem Ekonomi Fsiskal. (Jogyakarta: Ekonesia.’ Pustaka Al-Kausar. Orang-orang Besar Indonesia. Dan sebagaimana telah dikemukakan. keadilan. Khususnya untuk hal yang terakhir ini kita membutuhkan perangkat ilmu. “The Four Pillars of Islam”. Pustaka Antara. Pada Masa Pemerintahan Nabi Muhammad saw. Pustaka Firdaus. Tamat. Perubahan Struktur Masjarakat di Djawa Suatu Analisa. Ra’na. 25 Desember 2004. “Asuransi Syariah”. Sebuah Tinjauan Islam. Jakarta. Jakarta.xvi Ekonomi Islam: Sejarah.ORG. kita menemukan Islam sebagai suatu sistem nilai yang penuh dan lengkap memuat nilai-nilai kehidupan. Chapra. yakni ontologi. Issawi. 6th print Vol 1. 1986). “Pengantar”. Adiwarman A (2001). Hendri. 2000). Umer (2001). Soedjito. karena hanya dengan ilmu gejala-gejala sosial yang akan terjadi dapat diketahui dan beramal. Abul Hasan Ali (1975). dalam esyariah. Yusuf. Tirtoprodjo. Oleh karena itu bukan sekedar lamunan apabila sebuah sistem ekonomi Islam. keseimbangan. Artinya. membangun sebuah sistem ekonomi tidak hanya memerlukan perangkat kelembagaan yang secara formal berlaku.al. (Yogyakarta: Karya. “A Shaort History of Saracens”. (Jakarta: 1990)..ORG. (Jakarta: LIPPM.e-syariah. . dan bukan masyarakat yang homo-economicus sebagai-mana paham kapitalis dan sosialis. dalam Adiwarman (2001).). Teori. 2003). (Jakarta: Dian Rakyat. Irfan Mahmud. Nu’mani. 1974).Cetakan Pertama-- D ewasa ini dunia muslim tengah melewati salah satu masa sejarahnya yang paling kritis tetapi kreatif. Karim. Bank dan Lembaga Keuangan Syariah: Deskripsi dan Ilustrasi. tetapi juga kita perlu memikirkan bagaimanakah proses aktualisasi itu dapat secara logis dan positif berlangsung dalam kancah kehidupan dengan sendirinya. dalam www. Membangun ilmu. Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam. 2nd ed. Muhammad Husein. (Kairo: 1346)..K.et. Di tengah krisis sistem kontemporer yang bebas nilai. Abu. A. 1 Juni 2006. hampa nilai. (Jakarta. berarti kita perlu mencari landasan filsafatnya dalam tiga kerangka.) A. Kitab Al Kharaj. Jakarta: The International Institut of Islamic Thought (IIIT).. KUHP (Perdata). Agustianto.

Abu. (Damaskus: Dar al-Fikr. Hal ini merupakan harapan bagi seluruh makhluk khususnya ummat manusia di dunia Barat dan Timur maupun Utara dan Selatan. Muhammad Nejatullah. BPFE. etis dan estetis yang islami ke tengah tingkah laku ekonomi manusia akan mewu-judkan kehidupan yang lebih terandalkan dalam menjaga keselamatan. al-Araby. Some Aspects of the Islamic Economiy. Dari kajian terhadap kedua hal tersebut. kerjasama ekonomi (Qirad. Economic Enterprise in Islam. (Damaskus: alMoslemoon). "Sesungguhnya kamu harus melalui perjalanan. Qardhawi. Social Justice in Islam. at-Tahawi. Dan sementara itu. dan peranan pimpinan ummat dan negara dalam pengaturan ekonomi dalam masyarakat. ”The Theory of the Economic of Islam: The Economics of TAWHID AND Brotherhood”. Disinilah pada tahap yang pertama kita perlu menemu-kan nilai-nilai asumtif yang dapat digunakan untuk mengisi kerangka landasan filsafat ilmu tersebut. Syirkah). (Al Azhar. Hibah.366 Ekonomi Islam: Sejarah. “Ma’alim at-Thariq: al-Nahiyah al-Iqtishadiyah”. Contemporery Aspects of Economic and Social Thinking in Islam. Parwez. Austruy. 1960). Muhammad Nejatullah. dalam Guidepost of the Road: The Economic Aspect. 1970). Abd. Jawabnya akan banyak bergantung kepada penafsiran kita sendiri tentang apa sesungguhnya Pancasila itu? Salah satu yang dapat kita garis bawahi adalah kenyataan bahwa Pancasila sendiri masih memerlukan isi untuk menjadi-kannya benarbenar fungsional sebagai nilai-nilai kebudayaan bangsa kita. Qadir. 1972). 84 : 19). (Beirut: Dar al-Shuruq. maka sebuah bangunan ilmu ekonomi Islam tidak mustahil akan dapat dibangun dalam arti yang sebenar-nya. 1974). Pancasila adalah Untuk lebih jelas baca. (Canada: 1973). tingkat (tahap) demi tingkat" (QS. dalam kerangka epistemologi kita memerlukan pijakan empirik tertentu sebagai sumber keabsahan teori-teori yang akan dikembangkan. Islamic Though. dan menjadi petunjuk/ pedoman kehidupan ekonomi manusia di dunia. Audah. Studi Nilai-nilai Sistem Ekonomi Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kata Pengantar xvii Mannan. Economic of Islam. (1987) Garis Besar Sistem Ekonomi Islam. larangan bunga/rente (riba).. Muhammad Abdul. Pijakan empirik ini dapat kita temukan dalam sejarah ummat Islam yang secara relatif dapat dianggap sebagai kancah pengalaman nilainilai tauhid (kesatuan dan pembebasan). Muhammad Abdullah. epistemologi dan eksiologi.M. Sulaiman. Sulaiman. jaminan sosial. Di dalam Al-Qur'an dan Hadits kita akan dapat menemukan nilainilai asumtif.A. Lalu bagaimana hubungan antara ekonomi Islam ini untuk masyarakat Indonesia yang telah memiliki dasar negara Pancasila?. Al-Iqtishad al-Islami Madhahaban wa Nizaman wa Dirasah Muqaranah. dalam Gary Indiana. 1984. yang harmonis dan humanis. Siddiqi. (Jakarta: LIPPM. Saefuddin. (al-Qahirah: Dar Misr li’lTiba’ah. Yogyakarta. May 1965). al-Islam wa’ltanmiyat al-iqtishadiyah. Sintesis evolusioner inilah yang merupakan jantung pendekatan Islam dalam pembentukan ilmu ekonomi yang berwawasan uniter dan total berlandaskan prinsip-prinsip etikanya yang paripurna. 1986).1 Fungsionalisasi nilai-nilai etos. Manshur bara e intkhabat 1970. Muhamad Nejatullah. Yusuf. al-Maududi. yakni secara filsafati mencoba menggali nilainilai dasar dan instrumental dalam Islam dan secara empiris mengambil bahan-bahan kajian dari realitas masyarakat muslim. 1997.ORG. Jama’at-e-Islami Pakistan. “Teori dan Praktek Ekonomi Islam (terj). Sayyid. Siddiqi. 1975). Siddiqi. tidak meragukan. Siddiqi. Quranic Economic. (Lahore: Quranic Reasearch Centre). Jakarta: Mizan. (1993). (Lahore: Islamic Publication. Jaques.” Peran Nilai dan Moral dalam Perekonomian Islam” Jakarta: Robbani Press. G. Dana Bhakti Wakaf. Ibrahim. yang terserah dengan keimanan kita sebagai muslim. (Lahore: 1969). (AL-Qahirah: majma’al Buhuth Al-Islamiyah. Sayyid Abul A’la. Qutb. “Turuq istithmar al-amwal wa mauqif alIslam minha”. Wakaf. bahwa nilai-nilai asumtif tersebut hendaknya diyakini sebagai kebenaran mutlak. Pemikiran Ekonomi Islam. A. al-Muslim fi’alam al-iqtishad. Malik ben. ”Economic of Islam”. Basyir. Al-Maal wa’lhukm fi’l-Islam. dalam www. Kajian sistem ekonomi secara makro dari sistem ekonomi Islam akan dipermudah oleh fakta bahwa Islam sendiri telah melengkapi kita dengan lembaga-lembaga ekonomi-sosial seperti Zakat. 1972). Abu dan Abduul Hamid Ahmad. Agustianto. Nazariyat Al-Islam al-Iqtishadiyah: al-Falsafah wal Wasail al-Mua’asirah. Yogyakarta. Abu dan Abduul Hamid Ahmad. esyariah. Muhammad Nejatullah. Nabi. Teori. 1960). (Lahore: Islamic Publications. Kairo: Al-Muktamar al-Thani li Majma’al buhuth al-Islamiyah. Aiman. (Lahore: Islamic Publications. Atau secara relatif pula dapat kita gali dari pengalaman hidup beragama dari masyarakat bangsa kita sendiri yang telah cukup populer sebagai masyarakat mayoritas muslim. (First Publishid: 1948). “Peran Masjid Dalam Edukasi Ekonomi Syariah”. 1971). (Beirut: Manshurat al-‘Asr alHadith. Ahmad Azhar. 1 .

Fachcruddin. (Jakarta: Rajawali Press. Sedangkan dalam kesempatan ini. Ibnu (1986). Kamil. Pinbuk Press. Irfan Syauqi. paper presented to Labuan International Summit on Islamic Financial and Investment Instrument./). Pernyataan retorik ini menuntun kita agar nilai-nilai sistem ekonomi islam terhindar dari pencampur-adukan yang tidak pada tempatnya dengan falsafah ekonomi lainnya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia rumusan falsafah negara yang digali dari nilai-nilai kehidupan bangsa Indonesia tetapi bukan nilai-nilai kehidupan itu sendiri. dari kegelapan intelektual dan kepapaan materi serta dekadensi spiritual. Hasjmy. “Asuransi Syariah”. Umar. (Surabaya: Bina llmu. (Jakarta: Bulan Bintang. spanduk terpampang. Labuan. 2003). Hendri. 22 November 2006 Abdul Hadi Arifin Daftar Pustaka 365 Aswaf. Malaysia. asy-Syathibi dalam al-Muwafaqat (1/130. Political Economy of the Islamic State.131). Political Economy of the Islamic State. Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad saw. “Islam di Aceh Masuk dan Berkembangnya Hingga Abad XVI” dalam A. Aswaf. /t. Ph. Rifwan. Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya" (QS. terompet melengking dan bendera berkibar. 9 Agustus 2003. "A Study on Islamic Banking Education and Strategy for the New Millenium-Malaysia Experience. bagi alam semesta. (London: Islamic Culture Centre. 13 Juni 2003. kita sedang berbicara tentang substansi nilai. Dan selanjutnya:"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda kekuasaan Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri sehingga jelaslah bagi mereka bahwa inilah kebenar-an" (QS. bukan sebutan formalnya. M. Republika. Munculnya disiplin ilmu ekonomi Islam sebagai kebenaran perlu diupayakan untuk menuntun kebijaksanaan pembangunan ekonomi dalam rangka regenerasi kebudayaan dari homo-economicus menjadi homoislamicus. (California: University of Southern California. 1970).th. Talkhisul-Mustadrak. Dan proses islamisasi ekonomi ini akan gugur di tengah jalan bila kita hanya menonjolkan basa-basi simbolis dan slogan kosong. M. kita akan mampu mempragakan bahwa ekonomi Islam itu ada (exist) baik secara normatif maupun positif. menuju momentum kebang-kitan kembali ekonomi Islam bagi seluruh manusia dan makhluk lainnya. 17 : 84). University of Southern California. “Menuju Bank Sentral Syariah”. Mutiara: Jakarta. Chapra.xviii Ekonomi Islam: Sejarah.. The Economic System of Islam. Jakarta. Haidar Abad.. sebutan untuk merangkum keseluruhan nilai yang hidup dalam masyarakat bangsa kita. 16-18 Juni 1997. Pancasila adalah nama. Oleh karena itu kita harus menegakkan keunggulan solusi islami dalam pembangunan ekonomi dan menanggalkan solusi-solusi kapitalis. . Khaldun. Pedoman Pendirian Baitul Maal wa Tamwil. Aswaf.*** Lhokseumawe. 2 No. Ali. Muqaddimah (terj). "Katakanlah : Tiap orang berbuat menurut cara bertindak-nya masing-masing. Berhasilnya proses regenerasi dalam artian islamisasi ekonomi bergantung ketepatan strategi untuk memulai perjalanan panjang dalam merubah struktur sosial ekonomi yang opresif dan tidak adil. 1970). Islahi. Hamidi. Moenawar. Azmi. 1970. Ph. Pustaka Firdaus. Aidlt Ghazali dan Syed Omar Syed Agil. Ali. Bagaimanapun pengantar ini adalah langkah pertama ke arah pemikiran tentang filsafat dasar dalam kaitannya dengan tingkah laku manusia di sektor ekonomi.D Thesis. dan berbeda dari paham kapitalis dan sosialis serta semua sistem atau paham lainnya. 25 Desember 2004. Dan kita memulainya dengan mengentaskan diri kita dari statisme bisu." International Journal of Islamic Financial Services Vol. Teori. Dengan bantuan metode analisis deduktif untuk menggali proposisi-proposisi ekonomi pokok yang relevan. Dan pernyataan retorik inipun akan dapat menghapus ambivalensi intelektual yang mengaburkan pandangan tentang tatanan ekonomi Islam. 41 : 53). Fuad (1982). Presiden RI selanjutnya berpesan agar Pancasila jangan di-agama-kan dan agama jangan di-Pancasila-kan. Reading in Microeconornics: An Islamic Perspective." dalam Syayyid Tahir. Penanggulangan Kemiskinan Melalui POKUSMA DAN BMT. Amin. “The Importance of Assets and Debts Securitization in Creating Dynamic Islamic Banking Environment”. AA. Political Economy of the Islamic State. Konsepsi Ekonomi Ibnu Taimiyah (Terj). Ekonomi Islam. "Theory of Consumer Behaviour in an Islamic Perspective. University of Southern California. 1982). Pancasila bukan agama dan agama bukan Pancasila. . (Bandung: Al Maa’rif 1981). Beik. Azis. Heilbroner. Gatra. Ali. Chalil. Luthfi. 4. Bisnis Indonesia. Mohammad Fahim. Wan Hussein. “Jejak-jejak Ekonomi Syariah” (Jakarta: Senayan Abadi Publishing. Pindbuk Press.D Thesis. Robert L. 1970. Amin. (Jakarta: 2004). M. Saleh.1997). (Jakarta: 2004). Azis. 1994). Al-Hafiz. Tokoh-tokoh Besar Pemikir Ekonomi. Khan. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. az-Zahabi. Malaysia: Longman. Hamid & Nordin. 1992. M.

2005). “Baitul Maal dalam Sistem Ekonomi Islam”. alih bahasa Ibnu Sholah. Maghfur Wachid. Ma’asyiat el Islam. 2005). Jakarta. Pustaka AI-Kaustar. v. Fiqhuz-Zakah. Zainul. 1996). Assiyah. Membangun Sistem Ekonomi Alternatif Perspektif Islam. (Bairut: Darul-Irsyad) . Taqiyuddin.al. Arifin. Arifin. Ma’asyiat el Islam. Iqtisaduna. (Surabaya: Risalah Gusti. Amin. 2005). (Bangil: Al-Izzah. 1972). al-Jawi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kata Pengantar xix Ali. et. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. alih bahasa Moh. hlm. Amin. (Th. April. Islam and Modern Economics Theories. i. (Lahore: 1969). Malikussaleh Reinterpretasi Penyebaran Islam Nusantara. (Beirut: Dar al-Fikr. Fachry. Teori. 1969. 2003). ‘Syarikat Islam: Obor Kebangkitan Nasional (1905-1942). Masyhur. Abu Bakr Jabir. Jilid V. (Jakarta: LSPU Indonesia. (Louksemawe: University of Malikussaleh Press. Zainul. Vol. Yusuf.e-syariah. (Beirut: Dar Al Fikr. (Yogyakarta: Al Amin Press. Muhammad. Syaikh Shafiyyur-Rahman (1997) Sirah Nabawiyah. al-Maqdisi. “al-Sharh al-Kabir” (Mesir. (As-Siyasatu al-Iqtishadiyatu al-Mutsla).1999). Masyhur. hlm. 1074). 2000). hadits No. al-Mubarak. 240241. al-Mubarrakfury. al-Sadr. M. Darul Falah. (Jakarta: RajaGrafindo Persada.. (An-Nidlam al-Iqtishadi fil Islam). dalam www. 44-45. al-Jazairi. (Jakarta: Pustaka Alvabet. Ma’alim as-Sunan. Abul A’la.ORG. Abul A’la. cet. dikutip oleh A. 7 Maret 2004. Islamic Publication. Malik bin. al-Maududi. ---$€£¥--- . Malikussaleh: Reinterpretasi Penyebaran Islam Nusantara. al-Maududi. Abdurrahman. dicetak pada garis tepi dari kitab al-Mughni oleh Ibnu Oudamah. 3242. 2001). 1968). Arifin.II. Majalah Politik Islam. Abdul Hadi. (Loukseumawe: University Malikussaleh Press. Arifin. al-Khaththabi. V. (Jakarta: 2005). Abul A’la. an-Nabhani. Islamic Publication. al-Maliki. Syarikat Islam: Obor Kebangkitan Nasional 1905-1942. M. Muhammad Shiddiq. 2005). al-Maududi. (Lahore: 1969).A lslahi (1997).364 Ekonomi Islam: Sejarah. (Delhi: Markazi Maktabah Jama’at-e Islami. Al-Qardawi. 1374 H). AI-Muwatta (terj). “Ensiklopedi Muslim Minhajul Muslim” (Jakarta. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. 47. hlm. Anas. Muhammad Baqir. cet. 1996). Politik Ekonomi Islam. 4. Nizam al Islam al iqtisad. Ibnu Qudamah. (Yogyakarta:Al Amin Press. Poitik Bank Sentral: Posisi Gubernur Bank Indonesia dalam Mempertahankan Independensi. Abdul Hadi. 1969). Pustaka Alvabet.

wa Ahkamuh. buku ini masih terdiri atas 13 Bab dan dibagi dalam 4 (empat) Bagian yang akan menguraikan tentang sejarah. Kronika Pasai: Sebuah Tinjauan Sedjarah. Alfian. BMUI dan Takaful di Indonesia. (Dirasat fi al-Fikri al-Islami). fakta menunjukkan bahwa praktik ekonomi umat Islam –bisa dikatakan—tidak mewakili gambaran ideal sebuah tujuan masyarakat Islam. (Bogor: Pustaka Thariqul Izzah. mahasiswa. prinsip-prinsip. ekonom. Shabri H. PT. Fatwa dan Ijtihad Umar bin Khattab (terj) (Surabaya: Risalah Gusti. Abd. (Beirut: 1972). Teori. Agustianto. Muhammad Husain. Jakarta. Rawalpindi. Dipersembahkan kepada para pemerhati Islam. dan aplikasi ekonomi syariah.. alih bahasa Zamroni. Bagian Pertama yaitu Bab I Pendahuluan menguraikan secara umum tentang sistem ekonomi syariah dan merefleksikan gejala mulai bangkitnya wacana ekonomi Islam. Isa. 2002).xx Ekonomi Islam: Sejarah. Muhammad Abdul Aziz. cet. Ahmad. konsep. Sejak awal ditulis. Abdullah. 1967). Dar Al Fikr. (England: The Woking Mission & Literary Trust.com. Economics of Islam: A Comparative Study. Al –Muamalat Al-Haditsah. Ekonomi Islam sebagai sebuah sistem sebenarnya merupakan salah satu bagian yang sangat signifikan dalam praktik keragamaan setiap muslim. “Semantic of Theory of Interest”. “Peran Masjid Dalam Edukasi Ekonomi Syariah”. Islam sebagai sebuah entitas keyakinan dan ajaran terurai atas bagian-bagian meskipun sebenarnya bagian-bagian dari Islam itu tidak bisa dipisah-pisahkan antara satu dengan yang lain dalam penerapan idealnya. h 29 dalam Warkum Sumitro. Sebaliknya. pemangku kekuasaan. Abdurahman. buku ini bukan untuk menggugat realita yang sedang terjadi namun mencoba untuk menggali kembali teori. dalam Serambi Indonesia online. 1999). Ahmad.ORG. Mahmud. dalam www. (Jogyakarta: Gajah Mada University Press. Studi Dasar-Dasar Pemikiran Islam. Syeikh Mahmud. Some Aspects of Constitution and the Economics of Islam. Seperti pada cetakan pertama. Alfian. 1973). M. azaz-azaz Perbankan Islam dan Lembaga-lembaga Terkait. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Pustaka 363 || || Kata Pengantar --untuk Cetakan Kedua-i akhir zaman ini. i.edinar. Teuku Ibrahim. “10 Pilar Pengembangan Bank Syariah”. Kronika Pasai: Sebuah Tinjauan Sejarah. Juni 1967. faktanya tidak bisa menyejahterakan anak negeri Islam sendiri. Teuku Ibrahim. banyak suntingan yang dilakukan untuk cetakan kedua ini mulai dari masalah bahasa sampai cara penulisan menurut standar penulisan ilmiah. Di samping itu. Syeikh Nasir. 1972). (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. dalam www. Nizam al Islam al iqtisad. teori. Ciaro. Islamic Studies. Agustianto. Ahmad. 1973). dan semua kalangan yang berminat akan studi ekonomi syariah –khususnya di Indonesia. D . “Uang di Mata Pemikir Ekonomi Islam”. Namun. esyariah. banyak pula ditambahkan data-data baru terkait tema pembahasan menurut bab termasuk referensi-referensi baru yang relevan. Muhammad. maupun aplikasi ekonomi syariah yang sekarang mulai banyak dibahas berbagai kalangan. (1996). Majid. (Lahore: Muhammad Ashraf. baik di dunia Islam umumnya maupun di Indonesia. al-Halwi. konsep. realitas menunjukkan bahwa bagianbagian dari Islam itu saat ini seperti 'berjalan' sendiri-sendiri. Meskipun begitu. (tt). Potensi kekayaan umat Islam dunia yang luar biasa besar. Grafindo Persada. Bab II sampai Bab IV mencoba menengok ke belakang melihat sejarah penerapan ekonomi Islam mulai dari awalnya di zaman kenabian sampai saat Daftar Pustaka Buku/ Artikel al-Mubarak.

M.Si ---$€£¥--- . Semoga bermanfaat dan berguna bagi seluruh umat. Wallahu`alam bi ash-shawab. Bab VIII sampai dengan Bab X. Bab XI dan Bab XII membahas penerapan atau implementasi ekonomi Islam di Indonesia. kekurangan buku ini pasti tetaplah ada dan itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Abdul Hadi Arifin. Februari 2008 Prof. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kata Pengantar xxi adalah berorientasi kepada manusianya sehingga pembangunan manusia menempati posisi yang sangat sentral.362 Ekonomi Islam: Sejarah. pakaian. Penulis mengucapkan terima kasih kepada banyak pihak yang memberikan andil dalam penyusunan buku sederhana ini karena kontribusi yang telah diberikan. Amin. pendidikan. Bagian Keempat. Teori-teori ekonomi Islam dibahas pada Bagian Kedua yaitu Bab V. Bab XIII Kesimpulan yang berisi alasan bahwa ekonomi Islam akan menjadi sistem ekonomi alternatif baru bagi perekonomian dunia di masa mendatang (Toward The Next Economy). yang secara statistik memiliki pendapatan per kapita tinggi tetapi pada saat yang sama jumlah desa miskinnya (desa IDT) termasuk paling banyak sehingga harus diberi subsidi pemerintah. Karena seringkali terjadi bias. Lhokseumawe. Penulis tetap menantikan saran dan kritik demi penyempurnaan isi buku ini. Islam sangat menekankan pemerataan pendapatan dan keadilan ekonomim bagi masyarakat secara keseluruhan. kesehatan. ---$€£¥--- ini di Indonesia dan Aceh khususnya. indikator utama keberhasilan pembangunan adalah pada sejauh mana tercukupinya segala kebutuhan manusianya dalam berbagai aspek. Jadi tingginya pendapatan per kapita tidak akan berarti tanpa adanya jaminan keadilan dan pemerataan pendapatan. Bab VI dan Bab VII sedangkan Bagian Ketiga. Teori. Karena itu. Demikianlah upaya penulis dalam menyusun buku ini. seperti makanan. dan lain-lain. tempat tinggal. seperti pernah terjadi di suatu daerah di Indonesia. mendedah konsep-konsep ekonomi Islam. Meskipun sudah semaksimal mungkin penyempurnaan dilakukan.

Karena itu segala upaya untuk melepaskan diri dari ketergantungan bantuan luar negeri harus mendapat dukungan dan sokongan penuh seluruh komponen bangsa. Pendekatan pembangunan ala barat yang cenderung materialistis telah mendorong eksploitasi sumberdaya alam tanpa kendali sehingga menimbulkan kerusakan alam yang mengancam pada kelangsungan hidup di masa depan. Karena itu. Indikator-indikator pembangunan dalam proses pembangunan kita dewasa ini yang digunakan terkait dengan saving. Umumnya model pembangunan yang dijadikan ukuran adalah model yang dikembangkan oleh negara-negara industri maju yang menekankan pada peningkatan stok barang fisik dan jasa bagi masyarakat secara keseluruhan sekaligus meningkatkan saham per kapita atas keseluruhan barang dan jasa. infrastruktur yang dibangun. Mereka memberikan pinjaman dengan sejumlah bunga yang nantinya harus dibayarkan kembali oleh negara penerima. Porsi bantuan luar negeri dalam skema pembangunan negara berkembang sangat signifikan. Problematika pembangunan ekonomi terjadi di hampir seluruh negara berkembang meskipun masing-masing memiliki komitmen yang kuat untuk mencapai pembangunan ekonomi. GNP. Indonesia adalah contoh nyata negara yang terkena perangkap utang luar negeri. pendapatan per kapita. Pembangunan pun harus memperhatikan sumberdaya lokal yang ada termasuk budaya dan tradisi sosial. dan lain-lain. Kemudian Islam juga menekankan pentingnya prinsip keadilan dalam ekonomi di mana tidak boleh ada penumpukan aset dan modal di tangan segelintir kelompok saja sehingga perlu adanya jaminan mengalirnya kekayaan dari kelompok kaya kepada kelompok miskin. Kemudian masalah lain yang sering dihadapi terutama bagi negaranegara berkembang adalah masalah bantuan luar negeri. struktur permodalan. Ini merupakan akibat propaganda para ekonom barat berdasarkan pada teori yang kini dikenal sebagai vicious circle theory. Sayangnya ternyata dari keseluruhan indikatorindikator itu tidak memberikan perhatian yang utuh terhadap aspek manusianya. Justru bantuan luar negeri ini tidak lebih dari perangkap negara-negara maju yang berperan sebagai rentenir kelas kakap dan bertujuan untuk memaksimalkan keuntungan mereka dari sumberdaya keuangan negara-negara berkembang. Islam menekankan bahwa pendekatan pembangunan tidaklah bersifat material semata tetapi juga mengandung nilai-nilai moral di dalamnya. Tidak pernah ada sejarahnya suatu negara maju karena utang luar negeri. barang-barang yang diimpor. Tetapi pengalaman selama lebih dari setengah abad pembangunan menunjukkan ternyata perbedaan income antara negara-negara maju dan berkembang justru semakin tinggi. Dalam pandangan Islam.Kesimpulan: Toward The Next Economy 361 Hasilnya kemungkinan terjadi wage-push inflation dapat diminimumkan. justru fokus utama pembangunan .

xi. zakat sebagai sebuah institusi keuangan. Sejauh ini belum ada resep yang berhasil mengatasi masalah ini termasuk kebijakan manajemen defisit fiskal. penyebab utama inflasi adalah bunga itu sendiri yang telah menjadi bagian dari biaya produksi sehingga akhirnya menjadi bagian dari harga produk yang dijual. yaitu adanya bunga pada kapital yang memperlambat investasi sehingga mempersempit kesempatan kerja yang berakibat pada munculnya pengangguran. Kemudian yang kedua. benih-benih untuk lahirnya sebuah ilmu ekonomi sesungguhnya telah tersebar dan tercecer di mana-mana sesuai dengan Ahmad M. dan lain-lain. baru dikenal oleh manusia ketika tahap perkembangan peradaban tertentu telah tercapai dalam kehidupan manusia. Islam mengajarkan pola hidup sederhana yang berbeda dengan pola konsumerisme ala barat sehingga pola ini dapat pula mendorong tetap terkendalikannya inflasi. manipulasi nilai tukar. kebijakan defisit financing tidak akan muncul menjadi kebijakan yang diinginkan melainkan kebijakan balanced budget yang lebih mendekati etos Islam sehingga akan mengarahkan pada pengembangan institusi yang mampu menyediakan pendanaan bebas bunga.1 Maka dari itu. dioptimalkan perannya dalam memberikan bantuan dan dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan. Pada mulanya. Keempat. Dan yang kelima. hlm. Pemikiran Ekonomi Islam. bersaing. dalam konsep Islam. Hal ini pun menjadi elemen yang mampu mereduksi level harga. 1986). Masalah ini tidak akan terjadi jika asumsi perfect competition benar-benar terjadi. Ketiga. Bagi pemerintah. penurunan suku bunga hingga nol persen akan mendorong peningkatan investasi dan meningkatkan supply barang dan jasa. Kemudian dari sudut pandang Islam. “Pengantar”. yakni mempertahankan dan menyambung kehidupan inderawi. Dengan demikian. Hal ini dikarenakan upayaupaya penyelesaian tersebut belum menyentuh akar permasalahan yang sebenarnya. bertikai. mempertahankan dan menyambung kehidupannya. Sebagaimana hukum gravitasi bumi telah berlaku sejak bumi ini diciptakan. Saefuddin. meskipun baru bermilyar tahun kemudian Isaac Newton menemukannya atau lebih tepat merumuskannya. Mula-mula sebagai individu seorang diri. Lalu manusia mesti bekerja keras. Jika inflasi bisa dikendalikan di satu sisi maka di sisi lain pengangguran akan meningkat. penghapusan bunga akan menurunkan tingkat harga yang ada. Kegiatan ekonomi memang merupakan aktivitas yang boleh dikatakan sama tuanya dengan keberadaan manusia di muka bumi ini. Sejak kemunculannya pertama kali di muka bumi. dan bahkan berperang untuk alasan klasik yang tak pernah usang. incomes policy. lalu bekerjasama sebagai anggota kelompok manusia yang makin lama makin berkembang jumlahnya. Pertama. Begitu pula halnya dengan inflasi. Waktu beredar. (Jakarta: LIPPM. 1 D . Tetapi ilmu ekonomi. Teori. pembiayaan bagi pemenuhan kebutuhan hidup melalui zakat ini lebih baik daripada melalui deficit financing. Mulamula cukup dengan sekedar memungut hasil alam untuk memenuhi kebutuhan pangannya. Tetapi pada kenyataannya struktur pasar yang terjadi tidaklah bersifat persaingan sempurna sehingga produsen mampu mempengaruhi harga produk yang dijualnya yang secara otomatis struktur harga tersebut dipengaruhi tingkat suku bunga dan menyebabkan terjadinya inflasi. sektor produksi dalam perekonomian diorganisir berdasarkan basis profit-sharing atau bagi hasil sehingga tenaga kerja memiliki andil dan saham dalam suatu industri. dalam Muhammad Nejatullah Siddiqi. Islam juga memiliki concern khusus terhadap masalah itu. dunia menghadapi masalah antara lain inflasi dan unemployment (pengangguran). Tetapi pengalaman menunjukkan kenyataan yang membingungkan para ekonom. manusia telah dihadapkan pada persoalan bagaimana memelihara. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 1 Problematika sejak tahun 1960-an. pengendalian supply uang. Bagian Satu | BAB 1 | Pendahuluan isiplin ilmu ekonomi lahir sebagai sebuah disiplin ilmiah jauh berabad-abad lamanya setelah aktivitas dan persoalan ekonomi itu sendiri muncul dalam kehidupan manusia.360 Ekonomi Islam: Sejarah. persoalan ekonomi adalah gejala kehidupan manusia yang universal sifatnya. dan memanjat pohon untuk berlindung dari ancaman binatang serta bahaya alami lainnya. manusia berkembang biak dan bertambah banyak. Untuk meyelesaikan masalah tersebut dalam pandangan ajaran Islam adalah dengan mengeliminir bunga pada kapital dalam berbagai bentuk dan mendorong investasi meningkat hingga mencapai level yang paling maksimum. dipercaya bahwa keduanya memiliki hubungan yang berlawanan.

Kemudian yang kedua. dan Ibn Khaldun yang wafat 1375 M.2 Ekonomi Islam: Sejarah. tukang pembuat bir atau tukang roti kita dapat makan siang. tidak mampu memainkan peran aktif dalam mengarahkan perilaku manusia dalam berbagai kejadian ekonomi. kupasan dan sekaligus ramalan tentang kehidupan ekonomi pada jamannya. Jika kondisi ini terus bertahan maka profil masa depan perekonomian dunia tidak akan pernah menampakkan secercah harapan perbaikan. maupun kebebasan yang bersifat absolut dalam mencari. Kita berbicara bukan kepada rasa kemanusiaan mereka. khususnya Inggris. "Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations". maupun menginvestasikan sumberdaya ekonomi yang ada. (Jakarta: Rajawali Press. kemerdekaan atau kebebasan konsumen. Meskipun benih 2 Meskipun demikian ternyata tidak semua tempat dapat menjadi lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya "bayi" ilmu ekonomi atau ilmu ekonomi embrionik. Teori Smith tentang sistem pasar telah memunculkan masalah-masalah ekonomi baru yang belum pernah ditemui sebelumnya tetapi justru menjadi bahan analisa bagi terbentuknya sebuah tubuh ilmu yang makin utuh. Tokoh-tokoh Besar Pemikir Ekonomi. Heilbroner. kekayaan gagasan serta keyakinan seorang filsuf pada jamannya. Karena itu. melainkan tentang keuntungan-keuntungan mereka. Dan kapitalisme yang telah mulai berjangkit sejak revolusi Industri. suatu yang kemudian disebutnya sebagai hukum-hukum sistem pasar. akan tetapi karena mereka memperhatikan kepentingan pribadi mereka. Dengan ketajaman dan kekuatan nalar. Di dalam masyarakat Barat (Eropa. Di sinilah peluang sistem ekonomi Islam untuk memainkan perannya dalam membangun masa depan perekonomian yang lebih baik. penulis mencoba menawarkan beberapa gagasan penyelesaian beberapa permasalahan ekonomi kontemporer melalui pendekatan ekonomi Islam dalam diskusi singkat di bawah ini. Apa yang dituliskan oleh Smith dalam bukunya tersebut sesungguhnya merupakan gambaran. kondisi perekonomian dunia dewasa ini berada dalam ketidakseimbangan. S Tetapi meskipun telah begitu banyak mengalami perubahan. . Karena itu dibutuhkan komprehensivitas penyelesaian problematika yang ada melalui pendekatan yang tepat. beberapa postulat dasar dari teori ekonomi neo-klasik seperti sifat egois individu. Dasar analisanya semata-mata objektif. dan janganlah sekali-kali berbicara tentang keperluan3 keperluan kita. 2 Lingkungan kondusif bagi perkembangan "bayi" ilmu ekonomi yang kini telah tumbuh dan menyebar di dunia adalah masyarakat Barat pada abad pertengahan. 1985 3 Lihat Robert L. Adam Smith adalah salah seorang pemikir terkemuka yang telah membidani kelahiran ilmu ekonomi tersebut dengan tulisannya yang monumental pada tahun 1776. Etika dim Ilmu Ekonomi. 1982). dan makin berkembang dengan penemuan-penemuan Smith pada suatu masa dalam sejarahnya telah melahirkan "anak haram"nya yang kemudian memberontak. Jerman dan sekitarnya)." | BAB 13 | Kesimpulan: Toward The Next Economy … eperti kata Anthony Gidden. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kesimpulan: Toward The Next Economy 359 penyebaran tempat hidup manusia. Perancis. dibutuhkan adanya perubahan paradigma yang bersifat fundamental dalam membangun perekonomian. Bandung: Mizan. Hal ini disebabkan antara lain: pertama. justru menjadi instrumen-instrumen yang menciptakan permasalahan ekonomi dunia saat ini. Smith tidak percaya pada dorongan subjektif yang ikhlas yang mendasari tindakan ekonomi seseorang ketika ia menulis: "Bukan berkat kemurahan hati tukang daging. benihbenih pengetahuan ekonomi memperoleh tempat yang subur untuk berkembang oleh serangkaian proses pemikiran. menyimpan. Smith melihat dibalik gejala yang menjadi pusat perhatiannya. analisa dan teori-teorinya yang tertuang secara detail dalam bukunya tersebut mendasari lahirnya sebuah sistem ekonomi yang sampai kini berlaku. Tercipta gap dan kesenjangan yang luar biasa di antara negara-negara yang ada. Untuk itu. Muncul ketidakadilan dan ketidakseimbangan dalam penguasaan aset-aset ekonomi dan kekayaan.Lihat:Syed Nawab Haider Nagvi. Tusi (wafat 1274 M). melainkan kepada cinta mereka kepada diri mereka sendiri. Pandangan. Ide-ide neo-klasikal ekonomi menunjukkan ketidakmampuannya dalam mengatasi berbagai gelombang problematika ekonomi yang sangat dahsyat. Teori. yang dimunculkan oleh Al Farabi (wafat 950 M). pengamatan dan penulisan buku-buku ilmiah dari pemikir-pemikir ekonomi besar. ternyata teori Smith-lah yang sampai kini mendasari perkembangan ilmu ekonomi liberal yang melahirkan sistem ekonomi kapitalis. pikiran. free enterprise yang tanpa aturan. yakni sistem ekonomi kapitalis. ekonomi neo-klasik sebagai sebuah disiplin.

Karl Marx. ekonomi memang salah satu gejala sosial dan tiap studi tentang suatu persoalan sosial betapapun terbatas ruang lingkupnya 4 5 Ahmad M. Op.358 Ekonomi Islam: Sejarah. Kapitalisme memang tidak segera mati seperti diramalkan oleh Marx. yaitu prinsip syariah Artinya bahwa pemberian pinjaman tidak boleh ke bisnis yang haram seperti. Sedangkan di bank syariah. Pengetahuan tentang ekonomi kini telah mencapai taraf perkembangan sebagai sebuah disiplin tersendiri dan termasuk dalam kelompok disiplin ilmu-ilmu sosial. perjudian. ---$€£¥--- nilai-nilai filsafatnya berasal dari masa pemunculan yang sezaman. Bergantung pada isi dari ketiga kerangka landasan tersebut maka pengetahuan kemudian dibedabedakan menurut jenisnya. Tetapi dalam berbagai ranting dan cabang pemikiran yang diturunkan dari padanya masih dapat ditemui dasar-dasar ajaran kedua tokoh tersebut. si bidan yang di"nabi"-kan oleh pengikutnya pada masamasa selanjutnya. penyaluran dan simpanan dari masyarakat dibatasi oleh prinsip dasar. ilmu relatif paling jelas dan ketat dalam pembatasan ciri-cirinya hingga sering juga disebut sebagai disiplin. Para penabung di bank konvensional tidak sadar uang yang ditabung dipinjamkan untuk berbagai bisnis. seni. mengupas dan kemudian meramalkan keruntuhan sistem tersebut dalam bukunya "Das Kapital". yakni kapitalisme dan sosialisme. minuman yang diharamkan. menulis tentang kapitalisme. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 3 Perbedaan ketiga adalah sasaran kredit/ pembiayaan. ditemukan kekhasannya dan ditingkatkan nilai kebenarannya di atas ketiga landasan filsafatnya tersebut. .5 Sebagaimana uraian di muka. Menurut Gunnard Myrdal. Ibid. Teori. Dewasa ini pertarungan masih dengan sengit terjadi antara kedua paham tersebut dalam skala dan gelanggang yang tidak tanggung-tanggung luasnya. Berbeda dengan jenis pengetahuan yang lain. landasan epistemologis mempersoalkan tentang cara memperolehnya atau metodologi dan landasan aksiologis membicarakan guna pengetahuan bersangkutan. "anak haram" yang memberontak dalam wujud komunisme itu dapat muncul setelah kapitalisme merajalela di mana-mana menimbulkan penderitaan dan kesengsaraan pada masyarakat buruh yang diperas dan dihisap. Timbul. tumbuh dan berkembangnya ilmu dimulai dari pengetahuan yang makin dapat disistematisir. Saefuddin. budaya maupun agama memiliki tiga kerangka landasan filsafat yang mendasari bangunan sistemnya. Dan tiap disiplin ilmu pengetahuan. filsafat merupakan orientasi dasar ilmu ekonomi. sesungguhnya tidak lagi diikuti secara murni ajaran-ajarannya. Ilmu adalah salah satu jenis pengetahuan yang memiliki ciri-ciri tertentu dalam tiga landasannya tersebut. Cit.4 Baik Adam Smith maupun Karl Marx. yakni landasan ontologis berkaitan dengan persoalan tentang objek atau hakekat pengetahuan bersangkutan. pornografi dan bisnis lain yang tidak sesuai dengan syariah. tanpa memandang halal-haram bisnis tersebut. tetapi pemikiran Marx sendiri tentang komunisme memunculkan kekuatan baru yang tidak kalah besarnya. Ilmu ekonomi yang kini berlaku dan terus mengalami perkembangan di sebagian besar negara-negara di dunia adalah ilmu ekonomi yang bersumber dari dua sistem ajaran tersebut.

untuk bank dan untuk nasabah. Schumacher dalam tulisannya "Small is Beautiful. kemudian menjualnya lagi kepada Anda. maka pada saat menjual kepada Anda. Keuntungan yang didapat dari pembiayaan tersebut dibagi dua. Dalam hal ini. berdasarkan perjanjian pembagian keuntungan di muka. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 357 memang dan harus ditentukan oleh penilaian-penilaian. ilmu ekonomi tersebut perlu dipugar kembali. Juga E. universitas. Dan bahwa manusia pada dasarnya adalah egois. karena bank syariah menalanginya dulu.Sedangkan bank syariah menggunakan pendekatan profit sharing. Hanya dengan cara seperti itu benar-benar akan dapat dibebaskan ilmu ekonomi dari pengaruh nilai-nilai yang hendak ditanamkan. epistemologis dan aksiologis. baik giro. sebagai bentuk keuntungan buat bank syariah. Teori ilmu sosial termasuk ilmu ekonomi dikembangkan dari penangkapan terhadap hubungan saling terkait dibalik timbulnya gejala-gejala sosial yang diamati. Sebaliknya juga benar. Hal ini karena. yang kami uraikan di atas merupakan prinsip-prinsip dasar yang umum dikenal di perbankan syariah.6 Secara ontologis misalnya patut dipertanyakan dasar asumsi yang digunakan dalam ilmu ekonomi liberal bahwa manusia adalah binatang ekonomi (homoeconomicus) yang akan senantiasa berusaha mengejar keuntungan sebesar-besarnya dengan korbanan yang seminimum mungkin. dan juga diterapkan dalam sistem perekonomian nasional serta dicoba untuk dikembangkan oleh para ahlinya. . semua transaksi harus berdasarkan akad yang dibenarkan oleh syariah. Pada bank konvensional. Tapi. harganya sedikit lebih mahal. baik di bank syariah maupun bank konvensional diharuskan mengikuti aturan teknis perbankan secara umum. transaksi pembukaan rekening. Artinya.F. ditentukan oleh etika. artinya dana yang diterima bank disalurkan kepada pembiayaan. tetapi bersama-sama dengan ilmu-ilmu sosial yang lain memiliki kelemahan-kelemahan dalam keberlakuan teori-teorinya untuk masyarakat bukan Barat. Dengan cara seperti ini maka pengembangan teori ilmu-ilmu sosial akan senantiasa berjalan menurut garis besar jalan yang telah dibentangkan oleh teori-teori besar sebelumnya. maka dapat dikatakan bahwa bank mendapatkan keuntungan. Pada bank syariah. Baik secara ontologis. tentu saja produk seperti ini juga tersedia. Ilmu ekonomi sebagaimana kini diajarkan di sekolah. Suatu ilmu sosial yang "tidak memihak". bunga yang dijanjikan di muka kepada nasabah penabung merupakan ongkos atau biaya yang harus dibayar oleh bank. Oleh karena itu bank harus “menjual” kepada nasabah lain (peminjam) dengan biaya bunga yang lebih tinggi. Perbedaan antara keduanya disebut spread yang menandakan apakah perusahaan tersebut untung atau rugi. Dengan demikian. namun prinsip titipan ini tidak sesuai dengan aturan syariah. bank syariah akan membeli mobil yang Anda inginkan terlebih dahulu. yang diistilahkan dengan Murabahah. Kebaikan yang dapat timbul pada tindakannya adalah sematamata demi atau untuk menjaga kepentingan dirinya sendiri dan bukan oleh dorongan nilai moral dan sebagainya. menjanjikan imbalan dengan tingkat bunga tetap terhadap uang yang disetor. Sedangkan konsep dan teori-teori yang digunakan memiliki basis pijakan di dunia empiris yang betapapun juga mengandung kekhususan-kekhususan tertentu hingga tak dapat dihilangkan sama sekali dalam generalisasinya. Hubungan saling terkait tersebut dicoba dirumuskan berdasarkan kerangka pemikiran tertentu yang tersusun dari teori-teori dan konsep-konsep sebelumnya. Penyusunan teori dan konsep tersebut berjalan menurut logika berfikir tertentu yang secara asumtif telah memuat nilai-nilai yang tidak netral lagi. Dan Menurut Myrdal. berdasarkan perjanjian titipan. Objektivitas Penelitian Sosial. Dengan kata lain. Bank konvensional menggunakan konsep biaya (cost concept) untuk menghitung keuntungan. Perbedaan kedua terdapat pada imbalan yang diberikan. di mana beban bunga yang dibebankan kepada peminjam lebih tinggi dari bunga yang diberikan kepada penabung.4 Ekonomi Islam: Sejarah. Teori. institut dan akademi di Indonesia. Namun bentuknya bukan kredit. tidak pernah ada dan untuk alasan-alasan yang logis tidak akan pernah ada. adalah ekonomi yang sarat memuat nilai-nilai kultur Barat. Karena bentuk keuntungan bank syariah sudah disepakati di depan. Perbedaan pertama terletak pada akadnya. Lihat Gunnard Myrdal. menabung di bank syariah de-ngan yang belaku di bank konvensional hampir tidak ada perbedaan. Begitu juga secara epistemologis perlu ditinjau teori-teori ekonomi yang dikembangkan berdasar logika dan fakta empiris dari suatu bagian masyarakat manusia tertentu yang memiliki nilai-nilai perilaku sosial tersendiri. Tentunya masih banyak lagi prinsip-prinsip perbankan syariah. Bila spreadnya positif. karena dalam produk giro. Economics as if People Matered". maka nilai cicilan yang harus Anda bayarkan relatif lebih tetap. semua transaksi itu harus mengikuti kaidah dan aturan yang berlaku pada akad-akad muamalah syariah. tabungan maupun deposito. Juga Marshall (teori ekonomi makro). Perbedaan Bank Syariah Sepintas bila dilihat secara teknis. tabungan maupun deposito. Universalitas teori-teori ekonomi yang kini diterapkan perlu dipertanyakan mengingat setiap kelompok masyarakat memiliki karakteristiknya sendiri. Sependapat dengan Myrdal ialah Eugene Lovell dalam bukunya "Humanomics". misalnya wadi’ah. melainkan menggunakan prinsip jual-beli. Jakarta: LP3ES. selalu mementingkan dirinya sendiri. terdapat beberapa perbedaan mendasar di antara keduanya. Akan tetapi bila diamati lebih dalam. Inilah yang tampaknya oleh Myrdal dinamakan/disebut sebagai "pemihakan ilmu-ilmu sosial" yang tak terhindarkan. Dalam hal ini ilmu ekonomi sesungguhnya tidak bersendiri. 1982 6 Dalam sistem bank syariah.

selebihnya dibagi antara bank dengan nasabah dengan kesepakatan di muka. konsumerisme dan bahkan sekularisme yang banyak dibawa dan timbul dari proses interaksi dengan pola-pola kehidupan baru dan asing. kemiskinan ditengah kemakmuran dan lain-lain yang bertentangan dengan nilai kemanusiaan atau nilai agama. Surah 39: 38. Prinsip Al-Murabahah Dalam sistem ini. Jika masingmasing sistem tersebut sampai kini pun memperoleh pendukung dan pejuangpejuangnya. Dengan menempatkan dana dalam prinsip al-mudharabah. sebut saja Rp. bank syariah dan Anda secara bersama-sama memberikan kontribusi modal yang kemudian digunakan untuk menjalankan usaha.2 juta. jelas tidak bisa dipisahkan dari tujuan pengembangannya demi kepentingan nilai-nilai filsafat Adam Smith dan Karl Marx. Dalam praktiknya. tolong-menolong. yang ramah dan jujur. Caranya dengan menghitung terlebih dahulu perkiraan pendapatan yang akan diperoleh oleh nasabah dari proyek tersebut. bagaimana dan betapa akibat-akibat yang dapat ditimbulkan dari penerapan ilmu ekonomi yang selama ini diajarkan di sebagian besar lembaga-lembaga pendidikan tinggi kita. suku bunga yang berlaku mungkin saja berubah. kitapun menyaksikan makin berjangkitnya nilai-nilai individualisme. Kita dan masyarakat akan digiring kepada pola kehidupan dari mana ilmu ekonomi tersebut memperoleh sumber dan daya hidupnya. Kenneth E. . pemilik dana tidak mendapatkan bunga seperti halnya di bank konvensional. Dalam sistem ini. Dalam bank konvensional Anda akan dikenakan bunga dan Anda diharuskan membayar cicilan bulanan selama waktu tertentu. musyawarah. Pola kehidupan kapitalis adalah wujud dari sistem kehidupan ekonomi kita sekarang ini. Lahirnya sistem kehidupan kapitalis di satu pihak dan sistem sosialis di pihak lain merupakan bukti tak terbantah tentang akibat penerangan ilmu ekonomi tersebut dalam kehidupan sosial. Bertukar dan bertambah dengan nilai-nilai kehidupan baru yang asing dan dalam beberapa hal sesungguhnya banyak bertentangan dengan nilai-nilai sebelumnya. Al-Musyarakah Dalam sistem ini terjadi kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu. Sedangkan filsafat ekonomi Islam berazas kepada konsep tauhid. Sedangkan dalam sisi pembiayaan. Teori. angka tersebut kira-kira setara dengan 11-12 persen. Memang. Para pihak yang bekerja sama memberikan kontribusi modal. dan filsafat sosialisme/marxisme berazas kepada konsep pertarungan kelas. Ilmu ekonomi kapitalis maupun sosialis marxis. al-mudharabah. Akibat dan pengaruh-pengaruhnya telah makin deras merembes kepada bidang-bidang kehidupan lain. Di sektor perbankan. maka kepentingan apa-lagikah yang lebih masuk akal untuk diterima selain daripada untuk menjaga nilai-nilai filsafat sistem tersebut. liberal). diterapkan untuk: pembiayaan modal kerja. nisbah untuk tabungan berkisar 55 –56 persen dari hasil investasi yang dilakukan oleh bank. Akhirnya muncullah budaya permissive. Dalam hal bank konvensional. materialisme. dari modal Rp. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 5 diterapkan pada: tabungan dan deposito. Dalam bank konvensional. alasan untuk mempertanyakan ilmu ekonomi kini menjadi makin relevan. Arus kehidupan telah mengikis nilai-nilai gotong-royong. kerukunan dan kebersamaan serta religius yang selama berabad-abad menjadi permata kebudayaan bangsa kita. sehingga berubah menjadi disiplin abstrak yang hampa budaya. Dari pendapatan tersebut harus disisihkan terlebih dahulu untuk tabungan pengembalian modal. terjadi jual beli suatu barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang nilainya disepakati kedua belah pihak. sistem ekonomi bukan satu-satunya sumber dan 7 Lihat Qur’an. Inti dari pola ini adalah.5 juta/bulan. terkandung apa yang biasa disebut di bank konvensional sebagai sarana pembiayaan." Maka dari itu jika tinjauan dilakukan dalam kerangka aksiologis. Selanjutnya. Anda bisa menggunakan produk al-musyarakah ini. Misalkan Anda membutuhkan kredit untuk pembelian mobil. Penjual dalam hal ini harus memberi tahu harga produk yang ia beli dan menentukan suatu tingkat keuntungan sebagai tambahan. pembiayaan seperti ini mirip dengan kredit modal kerja. Demikianlah hingga tak heran jika dewasa ini kita makin banyak menyaksikan bergeser dan berpadunya nilai-nilai kehidupan bangsa kita. Boulding dalam bukunya "Toward the Development of a Cultural Economics" mengatakan "mengapa ilmu ekonomi dewasa ini kehilangan artikulturalnya. misalnya 60 persen untuk nasabah dan 40 persen untuk bank.7 Memperhatikan uraian sebelumnya jelas dapat diungkap apa. Sedangkan pada sisi pembiayaan.30 juta diperoleh pendapatan Rp. gaya hidup hedonistik. Porsi bank syariah akan diberlakukan sebagai penyertaan dengan pembagian keuntungan yang disepakati bersama.356 Ekonomi Islam: Sejarah. bila Anda memiliki usaha dan ingin mendapatkan tambahan modal. Yakni filsafat ekonomi kapitalisme berazas laissez faire (bebas. Misalkan. Keuntungan ataupun risiko usaha tersebut akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan. Secara konkret. melainkan nisbah bagian keuntungan. bila seorang pedagang membutuhkan modal untuk berdagang maka dapat mengajukan permohonan untuk pembiayaan bagi hasil seperti al-mudharabah.

Upaya-upaya membendung pengaruh yang tak dikehendakipun bukannya tak ada. mereka cukup berbagi hasil dengan bank syariah. Keuntungan usaha secara mudharabah dibagi menurut kesepakatan yang dituangkan dalam kontrak.di mana pihak pertama menyediakan seluruh (100 persen) modal. khususnya dalam sistem perekonomian nasional? Jawabannya akan banyak bergantung dari kemampuan kita untuk menjabarkan nilai-nilai tersebut. tetapi di antara bidang-bidang kehidupan lain. dan segala bentuk kemelaratan serta kemiskinan. Betapapun besarnya peran koperasi di masa mendatang dalam perekonomian kita. dan juga fasilitas-fasilitas giro lain. al-mudharabah . Dengan perkataan lain. Sebagai konsekuensi. orang atau Universal. al-mudharabah adalah akad kerja sama usaha antara dua pihak. tetapi lebih penting dari usaha itu adalah menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai dasar asumtif dari filsafat ilmu ekonomi yang perlu digali dari bumi dan masyarakat bangsa sendiri. tidak saja dalam pembentukan lembaga-lembaga ekonomi yang secara formal mengangkat nilai-nilai tersebut sebagai norma-norma yang pasif dan mati. Kesemua nilai dan norma tersebut jelas tidak sejalan dan bahkan bertentangan dengan nilai kontemporer yang ditawarkan dari sistem kehidupan liberal-kapitalistik ataupun marxis-komunistik. Tetapi sejarah dan kenyataan selama ini membuktikan bahwa kemampuan konsep koperasipun sangat terbatas dalam membendung pengaruh paham kapitalis dan sosialis yang tidak kita kehendaki. tetapi apabila ilmu ekonomi yang digunakan tetap ilmu ekonomi liberal-kapitalistik. fenomena ini tidak berlaku bagi pelaku usaha yang menggunakan dana dari bank syariah. Dalam dunia perbankan yang semakin kompetitif. sistem syariah telah memberikan manfaat bagi banyak kalangan. merumuskan dan mengembangkan teori-teori ekonomi yang bersumber dari. Pola transaksi mudharabah. medio 1997. kita perlu membangun dasar-dasar ontologis. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 355 penyebab dari perubahan yang demikian. Teori. ketimpangan. berpijak pada dan berlaku bagi masyarakat. banyak dari kalangan usaha yang tidak mampu membayar. biasanya diterapkan pada produk-produk pembiayaan dan pendanaan. Pancasila. Tetapi bagaimana menjadikan nilai-nilai dan norma-norma kehidupan bangsa kita tersebut dapat betul-betul tertanam dan teraktualisir dalam kehidupan negara dan masyarakat kita. padahal manusialah yang seharusnya mengendalikan tingkah laku ekonomi. yang harus dijaga dan dikembalikan kapan saja si penitip menghendakinya. Seandainya kerugian itu diakibatkan karena kecurangan atau kelalian si pengelola. Akibatnya. Siapa saja dapat memanfaatkan jasa keuangan bank syariah. Ketika krisis moneter melanda Indonesia. epistemologis dan aksiologis di atas mana ilmu ekonomi bangsa kita sendiri akan kita bangun dengan berlandaskan nilai-nilai kultur masyarakat yang 90 persennya beragama Islam. Prinsip bagi hasil (Profit-sharing) Al-Mudharabah Secara teknis. ekonomi demikian efektif dan dominannya mempengaruhi sistem kehidupan masyarakat. di mana bank sebagai penerima simpanan dapat memanfaatkan prinsip ini yang dalam bank konvensional dikenal dengan produk giro. ditanggung oleh pemilik modal selama kerugian tersebut bukan akibat kelalaian di pengelola. si penyimpan mendapat jaminan keamanan terhadap hartanya. sedangkan pihak lain menjadi pengelola. yakni oleh karena ibarat obat. Syariah itu sendiri hanyalah sebuah prinsip atau sistem yang sesuai dengan aturan atau ajaran Islam. Hal ini dilakukan dalam upaya merangsang semangat masya-rakat dalam menabung dan sekaligus sebagai indikator kesehatan bank. Tapi. Jika dasar-dasar tersebut telah dapat kita letakkan. Dan demikianpun apabila kita tengok norma-norma kehidupan ekonomi kita yang tertuang dalam pasal 33 UUD 1945. proses selanjutnya kita coba untuk menemukan. atau lebih utuh tercermin dalam nilai-nilai dasar negara. sedangkan apabila rugi. Pada sisi penghimpunan dana. Tentunya Anda ingat. kita masih akan tetap digiring kepada pola kehidupan yang mengandung nilai-nilai filsafat liberalisme. maka pengelola harus bertanggung jawab atas kerugian tersebut. Sehingga wajah bangsa kita tampak bopeng karena ketidak adilan. insentif atau bonus dapat diberikan dan hal ini menjadi kebijakan dari bank bersangkutan. baik individu maupun badan hukum. suku bunga pinjaman melambung tinggi hingga puluhan persen. Pemberian bonus tidak dilarang dengan catatan tidak disyaratkan sebelumnya dan jumlahnya tidak ditetapkan dalam nominal atau persentasi secara advance. Penentuan persentasi bagi hasil dilakukan di awal pengambilan pinjaman. Para pengusaha tersebut tidak perlu membayar bunga sampai puluhan persen. tetapi betul-betul merupakan kebijakan bank. barulah kemudian dalam. Prinsip titipan atau simpanan—Al-Wadi’ah Al-wadi’ah dapat diartikan sebagai titipan murni dari satu pihak ke pihak yang lain. Kita mengenal konsep koperasi sebagai alternatif lembaga ekonomi yang diharapkan dapat menggantikan pola kapitalis yang mengandung benih pertentangan antara kelas majikan dan kelas buruh dalam perusahaan.6 Ekonomi Islam: Sejarah. koperasi tidak menyembuhkan sumber penyakitnya tetapi sekedar mengurangi efek sakit dari penyakit yang timbul. Seolah-olah faktor ekonomilah yang membentuk karakter manusia. kerakusan. Sebagai imbalan. Sebabnya cukup jelas. semua keuntungan yang dihasilkan dari dana titipan tersebut menjadi milik bank (demikian pula sebaliknya). pada saat itu.Aplikasinya dalam produk perbankan.

10 Al Hadits. Salah satu ibadah Islam yang pokok (mua’malat) pada kenyataannya merupakan bagian sistem keuangan dan ekonomi Islam. kedua. hakekat ekonomi Islam itu sendiri merupakan ilmu yang dihasilkan dari sebuah upaya manusia keluar dari persoalan ekonomi dengan kebenaran alQur’an dan Hadits. kebudayaan dan peradaban. Ekonomi Islam merupakan ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang diilhami oleh nilai-nilai Islam itu sendiri. (Yogyakarta: Ekonisia. Anda salah besar bila beranggapan seperti itu. Dimulai dari sektor perbankan. 2004). bukan untuk diperjualbelikan”. menjual dengan pembayaran tangguh (murabahah). aqidah dan syari’ah. Bahkan boleh jadi. bank syariah hanya diperuntukan bagi kaum muslim saja? Maaf. Dalam aplikasinya. Sebelum melangkah lebih jauh lagi. yang oleh Allah dikaitkan dengan ibadah shalat pada dua puluh delapan ayat al-Qur’an. kehormatan. 1. dimana disebutkan bahwa: “Ekonomi Islam adalah ilmu yang mempelajari perilaku Muslim (yang beriman) dalam suatu masyarakat Islam yang mengikuti al-Quran.Anda tentu pernah mendengar istilah bank syariah. walaupun secara generalitas ia tidak lepas dari permasalahan-permasalah yang sedang dihadapi oleh dunia perekonomian itu sendiri. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 7 Kepemilikan rumah melalui kredit perbankan syariah merupakan implementasi juali-beli secara syariah.10 Walau Indonesia sebagai sebuah Negara dengan pemeluk agama Islam terbesar. Jadi. pertama. Teory dan Model Ekonomi Islam. muqarradhah (nama lain dari mudharabah) dan ketiga. ra. Hadits Nabi-nya”. hlm. itulah ibadah zakat. (Jakarta: Bangkit Daya Insani.8 Mudharabah Muqayyadah Kredit Konsumtif Kredit konsumtif dalam dunia perbankan islam dikenal sebagai jenis produk yang bernama al murabahah. 12. dan tidak mengenal perubahan harga selama waktu pencicilan sesuai akad yang telah disepakati. 23. Islam adalah agama dan dunia. nasabah memesan suatu barang dari suatu agen / toko dengan harga dan spesifikasi yang jelas. Jadi. kita lihat defenisinya menurut beberapa ekonom Muslim. Metwally. harus ada) diharuskan untuk menjaga dan memeliharanya. Pustaka AlVabet. riwayat Syuaib ar Rumy. . 9 M. lebih menekan pada usaha mempelajari masalah masyarakat Islam dalam memenuhi kebutuhannya. Rabu. merata dan makmur. untuk dibeli oleh pihak bank dengan tunai. banyak di antara Anda yang sudah menggunakan jasa lembaga keuangan syariah. Sedangkan menurut M. 15 Maret 2006. Apakah benar demikian. Di mana pihak nasabah telah menetapkan barang yang ingin dimilikinya dari sautu developer tertentu dengan harga dan spesifikasi yang jelas. 1995). Mengkaji ekonomi dari sudut Islam. Sebagian dari Anda ada yang menganggap bank syariah hanya untuk komunitas muslim. kita akan diajak merefleksikan diri kepada para ahli fiqh dan ahli ushul-fiqh yang telah menjadikan “agama” sebagai salah satu dari lima hal yang sifatnya dlaruri (tidak boleh tidak. 9 8 The Glory of the Past dalam Ekonomi Islam Islam adalah suatu sistem kehidupan yang sangat universal dan komprehensif dan integral. termasuk di pasar modal dan asuransi. Zainul Arifin. yaitu: Pertama. Muhammad Abdul Mannan mendefisinikan ekonomi Islam sebagai upaya untuk mengoptimalkan nilai Islam dalam kehidupan ekonomi masyarakat.9 Prinsip jual beli al murabahah ini dilandasakan pada sabda Rasulullah: “Tiga hal yang di dalamnya terdapat keberkahan. yang tidak hanya sebagai sekedar agama. Kemudian Bank menjualnya kepada nasabah sesuai akad jual-beli yang disepakati. (Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf. Islam mempunyai pola tersendiri dalam berinteraksinya atau berprilaku yang umum sangat disesuai dengan aturan syariat Islam itu sendiri. Murabahah dengan pembayaran cicilan ini juga disebut bai’ bi tsaman ajil. lebih luas lagi ekonomi berbasis syariah. produk keuangan berprinsip syariah baru dikenal beberapa tahun yang lalu dan masih sangat terbatas. hlm. Kemudian pihak bank membelinya dengan tunai kepada pihak developer dan dijualnya secara kredit kepada nasabah dengan keuntungan dan jangka waktu yang telah ditetapkan.354 Ekonomi Islam: Sejarah. Dalam aktifitas perekonomian. Di sinilah yang membedakannya. Dan ditambah satu lagi.Bank Syariah sebenarnya berlaku untuk semua Tempo Interaktif. Teori. (Jakarta: 2005). Kredit ini merupakan suatu kredit syariah yang bersifat kredit konsumtif. Teori dan Praktek Ekonomi Islam. yaitu: agama. 8 Kedua.9 Memang banyak sumbangsih pemikiran terhadap definisi ekonomi Islam itu. keturunan dan harta.M. hlm. hlm. akal. melainkan juga meliputi berbagai kegiatan ekonomi dan investasi. mencampuri tepung dengan gandum untuk kepentingan rumah. Prinsip syariah tidak hanya terbatas pada konteks perbankan. 1993). agama dan negara. Metwally. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. Dan inilah rukun Islam yang ketiga dan dibangun secara sistematik dan agung dalam rangka menuju pembangunan ekonomi masyarakat yang adil. tapi umumnya tidak lepas dari atauran atau syari’at Islam itu sendiri. termasuk di dalamnya berkenaan dengan keuntungan yang telah ditetapkan dan penunaian pembayaran cicilan yang akan dilakukan oleh nasabah selama waktu tertentu.10 8 Muhammad Abdul Mannan.M. 1-10. jiwa. Di Indonesia salahsatu bank yang mengeluarkan kredit pemilikan rumah secara syariah ialah Bank Tabungan Nasional Divisi Syariah. ibadah dan mua’malah. atau. “Konsep Ekonomi Islam: Suatu Pengantar”. dengan berdirinya Bank Muamalat pada November 1991. 10 Heri Sudarsono.

yaitu: Pertama. disamping itu sumber hukum lainya ialah Ijma'. Sesungguhnya Islam telah datang membawa risalah yang bersifat umum dan bersifat kekal. Perbedaan Para Ulama dan Pemimpin Islam. Istislah. Jika tak mau membuka atau mengonversi jadi syariah. Premi Asuransi Jadi Pengurang Pajak untuk mendorong rakyat mengikuti asuransi. 13 Lihat Muhammad Abdul Mannan.'' paparnya. dan Istishab. Karena itu. “Kalian lebih mengetahui urusan dunia kalian”. Pemerintah Malaysia melakukan berbagai kebijakan. hlm. “Teori dan Praktek Ekonomi Islam (terj). hlm. 11. zaman dan keadaan. Dan tidak diragukan lagi bahwa ekonomi adalah urusan dunia.82 persen dan menjadi 7. politik dan sejenisnya bisa berubah sesuai perubahan lingkungan. Sesungguhnya Rasullullah saw sendiri menyatakan. Premi asuransi di Malaysia.” Peran Nilai dan Moral dalam Perekonomian Islam” Jakarta: Robbani Press. asuransi konvensional bisa menjual produk unitlink.91 persen. hlm. mirip dengan praktik syariah. makin besar peluang kerugian industri asuransi. tidak saja dari industri perbankan dan asuransi.5 persen pada empat tahun mendatang. 1997. BPFE. 9. Sedangkan sumber hukum ekonomi Islam lain yang diakui oleh empat mazhab adalah: Istihsan. makin tinggi penjualan premi atau makin banyak nasabah masuk. Salah satunya adalah mengurangi pajak yang harus dibayar oleh wajib pajak bila ia memiliki premi asuransi. rasio penduduk yang memiliki asuransi jiwa di Malaysia mencapai 32. Dari sini bisa dinyatakan bahwa Ekonomi Islam bukan nama baku dalam terminologi Islam. Kedua. Yogyakarta. Lihat juga. Dengan kebijakan semacam itu. Pemerintah mempermudah perusahaan yang mengajukan perizinan untuk membuka lembaga keuangan syariah. Dalam hal syariah pun demikian.Al-Maidah (5):66.13 Dalam pandangan Islam terhadapa urusan ekonomi. Kendaraan bermotor pun tidak boleh tidak diasuransikan. Ekonomi Islam. Bila tinggi hasil investasinya. ''Jika tidak segera mencari jalan keluar.15 dan Ketiga. akan menafikan keumuman dan kekekalan risalah. empat perusahaan reasuransi. “Kalian lebih mengetahui urusan dunia kalian”. Atau pun bisa diartikan mengunakan rizki yang ada di sekitar kita dengan cara berhemat agar kita menjadi manusia-manusia yang baik dan tidak merusak nikmat apa pun yang diberikan kepadaa-Nya. Karena itu mengikat manusia dengan aturan yang terbatas. Saat ini memang baru sekitar satu persen dari total asuransi. padahal semua itu telah dinafikan oleh Allah dalam agama-Nya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 353 Di dalam Al-Qur’an juga. tahun depan pangsa pasar asuransi syariah akan meningkat jadi 1. 12 11 104 perusahaan asuransi kerugian. tidak ada peraturan atau undangundang yang menyatakan harus bernama ekonomi Islam. Mereka harus membayar klaim dengan tingkat suku bunga sembilan persen sementara bunga pasar saat ini sekitar lima persen saja. serta tiga perusahaan penyelenggara asuransi untuk PNS dan Polri. Hadits ini merupakan masih dalam urusan dunia. Hanya saja industri konvensional tersebut tak perlu membuat akad sebagaimana industri asuransi syariah. Dalam kondisi seperti itu. khususnya dunia usaha atau bisnis. Namun. 14 Yusuf Qardhawi. Yogyakarta. ''Asuransi bisnis yang potensial tidak saja di Malaysia tapi juga di Indonesia. persoalan ekonomi Islam diidentikan dengan Iqtishad.'' Kredit Pemilikan Rumah Syari’ah . Ijtihad dan Qiyas. Hadits yang berbunyi. surat Al-Baqarah ayat 185. Mutiara: Jakarta. Dengan cara ini. atau yang lebih populer dikalangan umat Islam. Para ulama dan pemimpin Islam telah berbeda pendapat dalam banyak hukum dan masalah. hlm 16-18. Islam tidak memberikan batasan tertentu pada manusia untuk mengikuti suatu aturan tertentu. yang kita wajib menghormatinya dan berpegang kepadanya. Keumuman dan Kekekalan Risalah Islamiyyah.8 Ekonomi Islam: Sejarah. Di Malaysia. “…di antara mereka ada golongan yang pertengahan”. Dana Bhakti Wakaf. Ahmad Azhar Basyir. (1993). dengan memberikan 3 alasan. (1987) Garis Besar Sistem Ekonomi Islam. Potensi asuransi syariah di Indonesia cukup tinggi. “ekonomi syariah”. maka tinggi pula hasil baginya kepada nasabah. sehingga kita mengalami kesulitan untuk menetapkan satu Qs. kecuali jika ingin mewajibkan manusia dengan jalan menyulitkan dan menyempitkan.11 yang artinya “ummat yang pertengahan”. menurut Syakir Sula. dan dua perusahaan penyelenggara program asuransi sosial dan Jamsostek. Fuad Fachcruddin (1982). Teori. kemungkinan pemerintah ingin kehidupan rakyatnya terjamin oleh asuransi. 34-38. Sementara rasio premi asuransi jiwa terhadap GDP (Produk Domestik Bruto) sekitar 4. tingkat keuntungan yang dijanjikan kepada konsumen adalah berdasarkan perkiraan tingkat investasi nasional. pasar modal syariah pun tumbuh pesar. atau hanya “ekonomi Islam” saja.47 persen. ''Namun. “ekonomi Qur’an. istilah lainnya “ekonomi illahiyah” saja. Sedangkan sistem ekonomi.'' katanya lagi. dan tidak bermaksud pada kesulitan…”. divisi syariah merupakan jalan keluar bagi industri asuransi konvensional yang tengah dilanda masalah. kata Syakir Sula. Ada 3 (tiga) alasan menurut pendapat Yusuf Qardhawi 14 . Prinsip unitlink. yaitu al-Qur’an dan al-Hadits sebagai sumber utamanya. 15 Al Qur’an. diperlakukan sebagai tax deducting. dengan kondisi suku bunga yang relatif rendah. Selain itu Mashlahah Mursalah dan ‘urf (adat kebiasaan) merupakan sumber hukum yang juga harus diperhatuikan. Allah berfirman: “… Allah bermaksud kepada kamu sekalian kemudahan.12 Ekonomi Islam sebagai ilmu ekonomi didasarkan atas sumber hukum Islam. Atau. mereka akan bangkrut dalam lima tahun. Dunia asuransi konvensional tengah dilanda negative spread (jumlah kewajiban lebih besar dari bunga hasil investasi).

Dalam keadaan demikian dia hanyalah permulaan menuju masa depan yang penuh tantangan. Bahkan Islam mengerahkan semua itu untuk kepentingan produksi. Daya bangkit pemikiran Islam masa kini adalah suatu aspek dari perkembangan ini. Di dalam ekonomi Islam kegiatan produksi menjadi sesuatu yang unik dan istimewa sebab di dalamnya terdapat faktor itqan (profesionalitas) yang dicintai Allah dan Ihsan yang diwajibkan Allah atas segala sesuatu. Menurut Dewan Syariah Nasional MUI.Ini merupakan usaha berdimensi banyak dan masih pada tahap pembentukan. Ditilik dari jenisnya. sumbangan premi asuransi syariah hanya Rp 20 miliar. Pada dasawarsa inilah mulai diakui transisi yang sehat dari pemunculan "ajaran ekonomi Islam". kebudayaan dan peradaban masa depan mereka.36 persen. sehingga menjadikan gambaran sistem ini jelas baik secara historis maupun teoritis. Kelahiran disiplin ekonomi Islam yang baru hanyalah suatu contoh dari kebangkitan yang bersifat kreatif. Perusahaan asruansi syariah lokal pada tahun ini diperkirakan baru akan mencapai 40 perusahaan.5 Industri asuransi syariah di Indonesia mempunyai peluang berkembang yang sangat besar. Data direktorat Asuransi Departemen Keuangan menunjukan bahwa bisnis ini rata-rata tumbuh 20% pertahun. yang secara paksa dicangkokkan pada masyarakat Islam. Dimulai dengan berdirinya Asuransi Takaful Indonesia tahun 1994. Rabu. Dari data yang ia miliki. barang haram dan maksiat. dzulm (penganiayaan). Takaful atau Tadhamun) adalah usaha saling melindungi dan tolong menolong diantara sejumlah orang/ pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan/ atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi resiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan syariah. suatu pengkajian kembali dari perkembangan kebudayaan selama dominasi Barat dan pengaruh lanjutannya. Karenanya lahirlah kesegaran baru dalam cara berfikir Islam: ide-ide baru ditelurkan dan pendekatan-pendekatan baru pun mulai dikembangkan. Gatra.4 Asuransi Syariah (Ta’min. riba. hanya dalam pengertian bahwa ia merupakan awal dari suatu proses. Jumlah perusahaan asuransi secara total mencapai 357. Dengan demikian Pesantren Virtual. Rinciannya terdiri atas 173 asuransi dan perusahaan reasuransi serta 184 perusahaan penunjang asuransi. serta perumusan suatu strategi baru untuk perkembangan yang bebas dengan menimba inspirasi dari cita-cita dan tata nilai Islam mengenai Ummah. Saat ini terdapat 17 perusahaan asuransi termasuk yang murni syariah dan asuransi konvensional yang membuka cabang syariah. Ini adalah proses kreatif walaupun penuh tantangan dan meliputi hampir seluruh segi kehidupan mereka di bidang intelektual. risywah (suap). Jeddah tahun 1985 menyatakan boleh model asuransi seperti ini. 25 Desember 2004. 4 5 sistem yang disepakati. sosial. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 9 Makkah tahun 1978 dan Fatwa Majma' Fiqh. Dari jumlah tersebut baru 35 perusahaan yang disetujui dewan syariah nasional dan yang beroperasi baru 30 perusahaan. politik. Sebagaimana para khalifah kaum Muslimin dan para penguasa mereka juga berbeda pendapat dalam mengaplikasikan prinsipprinsipnya. Akad yang sesuai dengan syariah adalah yang tidak mengandung gharar (penipuan). Ekonomi Islam sangat mendorong produktifitas dan mengembangkannya baik kuantitas maupun kualitas. . Islam melarang menyianyiakan potensi material maupun potensi sumber daya manusia. menjadi pengucapan yang sistimatik dari "ekonomi Islam". 7 ICMI . Rifwan Hendri.352 Ekonomi Islam: Sejarah. kebudayaan dan internasional. pendidikan. penyebab tidak signifikannya pertumbuhan asuransi syariah adalah lantaran kurangnya sosialisasi kepada umat Islam. Kebangkitan Islam merupakan suatu kenyataan yang telah selesai. kini ada 14 perusahaan asuransi syariah. Kini. Kebangkitan Pemikiran Ekonomi Islam Kebangkitan Islam pada masa ini tidaklah semata-mata bersifat kegiatan politik. 21 Mei 2004. belum akan menyelesaikan masalah karena perusahaan asuransi harus menyebar risiko minimal di tiga perusahaan reasuransi. 15 Maret 2006. tanpa belas kasih mengabaikan aspirasi ideologi mereka serta tradisi sejarahnya. “Asuransi Syariah”. dalam Fatwa DSN No. 30 Juli 2002. dan suatu usaha untuk menemukan kembali Islam sebagai dasar dari suatu sistem sosial yang baru. perusahaan asuransi dan reasuransi terdiri atas 60 perusahaan asuransi jiwa. pada tahun 2005 pangsa pasar asuransi syariah naik 1. Mereka terlibat dalam mawas diri yang seksama. Syakir mengatakan bila baru satu perusahaan reasuransi. Adalah wajar untuk menganggap bahwa dasawarsa 1970-an merupakan garis pisah dari perkembangan pemikiran Islam mengenai ekonomi. la lebih merupakan lambang dari perubahan mendasar dari dunia Islam masa kini: suatu usaha untuk melepaskan diri dari ikatan-ikatan budaya dasar peradaban Barat. Perusahaan reasuransi syariah baru akan dibuka dengan masuknya Reindo. Jumat. ekonomi. 6 Namun potensi itu lebih banyak dikuasi perusahaan asing. 6 Tempo Interaktif. Masyarakat perlu disadarkan bahwa saat ini sudah ada asuransi yang operasinya tanpa riba. Teori.5 persen dibandingkan tahun sebelumnya (2004).Ikatan Cendekia Muslim Indonesia.7 Angka tersebut meningkat dari akhir 2002 yang hanya sekitar 0. atau satu persen dari total premi konvensional yang mencapai Rp 20 triliun.Sebagaimana perbankan syariah. 21/ DSN-MUI/IX/2001. asuransi syariah pun berkembang pesat. Menurut perkiraan dia. maysir (perjudian). sebanyak 70 persen asuransi syariah dikuasai perusashaan asing.

alam semesta dan orang-orangnya. Meratakan kesempatan usaha (59:7) 4. Lebih tepatnya prinsip utama filsafat ekonomi Islam ialah ada pada makna kalimat tauhid. Beban usaha sesuai kemampuan (2:268) 5. sebagai berikut:2 Tabel 13 Karakteristik Operasional Perbankan Syariah No A Panduan Al-Qur’an Pola Simpanan 1. dan 3:130) 2. Permataatmaja. 7: 35 2 Karnaen A. Tabungan mudhorobah 2. 2. Karena kehidupan manusia di muka bumi merupakan ujian dan semua perbekalan yang tersedia bagi manusia adalah amanat. Depositi mudhorobah Asuransi Islam di Indonesia Banyak fatwa-fatwa ulama yang mengatakan haram asuransi konvensional ini. Konsep & Aplikasinya di Indonesia tibalah saatnya untuk berhenti sejenak dan mengamati dengan seksama semua literatur yang pernah dihasilkan selama tujuh puluh tahun terakhir mengenai berbagai aspek pemikiran tentang ekonomi Islam. Fatwa Mu'tamar Ulama Sedunia ke tujuh tahun 1972. (Jakarta: LIPPM. secara sukarela dan menyalurkan kepada para peserta asuransi yang terkena musibah. . fatwa Konferensi Ekonomi Islam pertama tahun 1976 di Mekah dan Fatwa Majma' Fiqh. Asuransi ini tidak berorientasi komersial.16 Iradat Allah ini merupakan sumber tata nilai dan merupakan tujuan akhir daya-upaya manusia. namun lebih kepada orientasi sosial. Pembiayaan mudharabah 4. 18 Q. Muhammad Nejatullah Siddiqi. “Penerapan Petunjuk Al-Qur’an Pada Produk Perbankan”.17 Karena setiap orang mendapatkan kesempatan yang sama berhubungan dengan Tuhan dan alam semesta. B Pola Investasi 1. dengan pengerahan ahli-ahli ekonomi profesional untuk membina sistem mereka pada seperangkat aksioma dan norma yang dibangun secara mantap lewat diskusi yang menguraikan pendekatan secara Islam mengenai kehidupan dan masalah-masalah ekonominya.18 16 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 351 investasi yang berkualitas berdasarkan berbagai kriteria seperti penyerapan tenaga kerja. seperti fatwa ulama Azhar. Pembiayaan mudhorobah 2. Hakikat tauhid adalah penyerahan diri yang bulat kepada kehendak Ilahi. Jeddah tahun 1985. Depositi mudhorobah Pemyaluran Pembiayaan Jual Beli 1. Ini merupakan tambahan dimensi baru bagi penilaian segala persoalan dan amaliahnya dalam kehidupan dunia ini. Kehidupan manusia di muka bumi merupakan suatu ujian. Tabungan mudhorobah 3. Pembiayaan bai’b tsaman’ ajil PEMBIAYAAN BAGI HASIL 1. ekspor dll melalui pendekatan yang strategis. Pemikiran Ekonomi Islam. Karakteristik operasional perbankan syariah menurut Karnaen Perwataatmaja. baik menyangkut ibadah maupun panggilan hidup untuk menciptakan pola kehidupan sesuai dengan iradat-Nya. 3 Pesantren Virtual. Alam semesta dengan segala sumber daya dan tenaga yang dikandungnya disediakan Allah bagi manusia untuk dimanfaatkan. 17 Ibid. yang pertama menggambarkan Allah sebagai Khaliq (pencipta) dan pada sisi lainnya semua manusia adalah sama atau setiap orang adalah saudara bagi yang lain". Giro wadi’ah SIMPANAN BAGI HASIL. "Tauhid adalah ibarat mata uang dengan dua muka. Hubungan tersebut berupa hubungan persaudaraan (mu'min akhul mu'min) dan persamaan (musaawah). Hubungan manusia dengan Tuhannya dirumuskan dengan tauhid. dalam melaksanakan kehendak Allah itu.10 Ekonomi Islam: Sejarah. pembiayaan musyarokah Pembiayaan Jual Beli 1. tapi juga merintis jalan untuk kerja lebih analitis. Dijadikan modal usaha dagang (2:275 dan 4: 29) 2. Perintah meninggal sistem riba (2:275. dan maksud-nya ialah untuk membuktikan keberhasilan tiap manusia dalam ujian tersebut. lalu hubungan tertentu antar manusia dengan manusia pun ditetapkan. Pembaiayaan murobahah.3 Pola kerja asuransi ta'awun: perusahaan asuransi bertindak memfasilitasi dana yang disetorkan atau dipinjamkan oleh para peserta asuransi. baik kematian. Teori. 276. Pembiayaan musyarokah.S. Filsafat Ekonomi Islam Prinsip utama filsafat ekonomi Islam terletak pada hubungan manusia dengan Tuhan. tapi semua itu milik Allah semata-mata. kerusakan barang atau musibah lainnya.Pembiayaan murobahah 2. yakni kalimat syahadat. Fatwa Majma'ul Foqh. 13. Jaminan pembaiayaan (2:283) Simpanan Bagi Hasil 1. 30 Juli 2002. yaitu makhluk-makhluk manusia lainnya serta tujuan hidupnya di muka bumi. 1986). 2. maka ia harus mempertanggung-jawabkannya dihadapan Allah dan keberhasilan hidup ukhrowinya tergantung pada amaliahnya dalam kehidupan di muka bumi. Fatwa Mu'tamar ulama Islam sedunia kedua tahun 1965 di Kairo. hlm. Ditanam untuk memproduksi barang dan jasa dengan sistem bagi hasil (7:20) dan (38:24) 3. Pengetahuan hanya Allah saja yang tahu keberhasilan usaha pada masa yang akan datang (31: 34) Simpanan Simpanan Amanah 1. Mesir Januari 1919 dan Desember 1925. dengan maksud bukan saja untuk menelaah kembali kenyataan yang ada. Pembiayaan bai’bi tsaman’ajil Pembiayaan Bagi Hasil 3.

(termasuk juga investor domestik) sebagai sinyal yang baik bagi iklim investasi. Deregulasi tarif dilakukan melalui harmonisasi tariff untuk mencapai tingkat tarif tertentu sesuai white paper dan negosiasi WTO ( World Trade Organization). serta memperbaiki prosedur untuk lisensi impor sebagaimana disarankan dalam white paper. mempertimbangkan kembali PPN BM. mencari jenis kebijakan industri yang cocok. Menabung untuk jaminan hari tua dan hasrat untuk bisa meninggalkan warisan bagi keturunan diakui pula sebagai tujuan usaha produktif yang dibenarkan.S. serta nenciptakan kebijakan investasi yang kondusif. ”Economic of Islam”. memperbaiki prosedur ekspor di pelabuhan (saat ini dibutuhkan sekitar 30 tanda tangan yang seharusnya dapat dipersingkat dan dipermudah). jika ada kekhawatiran demikian. HAKI).20 Usaha Ekonomi Filsafat di atas membuka perspektif yang baik bagi kegiatan ekonomi. Kesempatan yang sama dan santunan sosial bagi orang yang cacat merupakan syarat minimal dalam hal ini. yakni hubungan antar manusia dengan manusia dalam memanfaatkan karunia Allah. Dalam jangka menengah dan panjang yang dapat dilakukan diantaranya adalah mengadakan pendidikan dan pelatihan SDM. Disepakati bahwa untuk menempuh ujian kehidupan hendaklah dilakukan dengan wajar dan tidak seorang pun harus hidup tanpa bekal yang cukup dari sumber-sumber kehidupan yang dibutuhkan. hlm. Yang penting sekali adalah motivasi atau niat serta tujuan dari kegiatan ekonomi. Kebutuhan minimal untuk mempertahankan kehidupan pada dasarnya adalah kewajiban. industri dan berbagai bentuk kegiatan produktif yang sudah dikenal pada awal sejarah Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 11 melakukan spesialisasi pengembangan niche di sektor manufaktur serta mengembangkan keunggulan komparatif baru (termasuk di jasa-jasa seperti pariwisata dan ekspor tenaga kerja). dan membenahi salah satu high profile case seperti kasus Manulife dan Cemex. Pada saat yang bersamaan perlu dipikirkan bagaimana merestrukturisasi BKPM untuk menggalakkan promosi. Tujuan pribadi yang diperbolehkan (sah) termasuk antara lain pemenuhan kebutuhan pribadi dan keluarga. Wilayah tersebut adalah wilayah dimana bea cukai dan lain-lain dibenahi secara total. Dalam jangka pendek yang dapat dilakukan adalah melakukan deregulasi tarif. sesuai dengan nikmat Allah yang hampir tidak terbatas. dan mengurangi ekonomi biaya tinggi. Sementara itu dalam jangka menengah dan panjang. . semua kegiatan ekonomi merupakan amal ibadah. Teori. niscaya kamu tidak bisa menghitungnya". Ekonomi biaya tinggi dapat dilakukan melalui pengembalian PPN (Pajak Pertambahan Nilai) dan bea masuk (PPN BM) lain untuk produk ekspor dengan tepat dan cepat ( green lane dan faster audits). Kebijakan lain adalah membentuk tim yang profesional untuk melakukan promosi. Karena itu. Muhammad Nejatullah Siddiqi. kebijakan investasi yang dapat dilakukan adalah mengimplementasikan prinsip-prinsip dasar national treatment dan non discrimination. Islamic Though. Kebijakan industri seperti masa lalu mungkin tidak lagi tepat untuk diimplementasikan karena instrumennya sudah terbatas dengan adanya WTO (seperti subsidized credit. 21 Tiap penulis masalah ini mengutip ayat-ayat Qur'an dan Hadits Rasulullah Saw. perdagangan. maka berbagai takanan dalam uraian mereka di jumpai pada dua masalah terakhir.350 Ekonomi Islam: Sejarah. serta mengurangi korupsi di bea cukai. Mendasarkan alasannya pada 2 ayat Al Qur'an yang jelas (qath'i).S. serta mengenai tingkatan kontrol sosial yang diperlukan. merupakan pandangan yang mendapat dukungan luas dalam kepustakaan masalah ini. Sebagaimana firman-Nya: "Dan jika kamu hitung-hitung nikmat Allah. Manusia dianjurkan untuk memanfaatkan kesempatan luas untuk berproduksi. Juga disepakati bahwa Islam menolak hidup bertapa (asceticisme). lebih baik menghapus semua hambatan non tarif. 14: 34. yang diridhai oleh Allah. 6: 112. Suatu kehidupan yang baik antara lain adalah kehidupan yang mencukupi secara material. Yang perlu diciptakan adalah iklim yang kondusif untuk semua sektor dan jika memang diinginkan dapat diciptakan enclave secara geografis misalnya di daerah tertentu yang sudah ada cluster industri. 19 Penulis lain mengatakan bahwa hidup berkecukupan (kifayah) dan damai (amn) merupakan dua hal pokok yang tidak dapat dipisahkan. serta menarik Sementara para penulis setuju mengenai dasar filsafat tersebut. Mereka berbeda tentunya mengenai cara pembagian sumber-sumber ini tersebut oleh individu-individu secara merata dan adil. Masalah ini akan dibahas lebih lanjut pada bagian lain. Bila diawali dengan niat atau motivasi yang tepat. Sementara tidak ada batas 19 20 Q. Banyak penulis membahas tujuan usaha ekonomi yang baik secara terperinci. Tiada larangan apa pun untuk menjalankan usaha ekonomi. local content) dan memilih sektor ( picking winners) tidak dapat dikatakan berhasil di negara lain. 24 21 Q. untuk menunjukkan bahwa pertanian. Tujuan ini bisa bersifat pribadi atau sosial (masyarakat). telah disebutkan secara tegas dalam hubungan ini. langkah ini tidak akan berguna jika tidak dapat diimplementasikan dengan baik. perniagaan. menjaga tidak terjadinya persaingan yang tidak sehat (behind border measures seperti competition policy. Kebijakan investasi yang dapat dilakukan dalam jangka pendek adalah meneruskan langkah-langkah yang ada di white paper (mengurangi daftar negatif) dan mengevaluasi apa yang sudah dicapai BKPM dalam implementasi one stop service untuk perijinan investasi. Namun demikian. agar dapat bertahan dan mencapai kehidupan yang baik.

Kedua. HRD. Pemuasan hati dengan kehidupan mewah dan hasrat untuk berbangga-bangga dicela. Prosedur harus ada untuk menciptakan penilaian yang independen dan obyektif untuk melakukan evaluasi mengenai dampak kepada konsumen dan sektor lain. Salah satu dari langkah tersebut bisa dalam bentuk gebrakan untuk menunjukkan keseriusan pemerintah baru (misalnya menutup lembaga bea cukai dan menggantinya dengan lembaga baru).12 Ekonomi Islam: Sejarah. b) Suatu mekanisme untuk mempertahankan konsensus dan mengatasi perbedaan pendapat/sengketa dalam menjalankan kebijakan perdagangan. 24 Lihat. diberikan ruang gerak yang tidak terbatas dan sangat digalakkan. kebijakan perdagangan dan investasi sudah cukup terbuka. Ibrahim At-Tahawi. Di bawah ini kami akan coba terlebih dahulu menguraikan apa yang telah sama-sama disepakati dan sesudah itu memisah-misahkan tulisan-tulisan khusus. sehingga ia dapat dikembangkan dan mampu bersaing dengan baik dan berhasil dengan sistem ekonomi lainnya di seluruh dunia". Kedua. Teori. meningkatnya hambatan tariff dan birokrasi serta sangat kurangnya promosi yang terpadu dan profesional. dari sisi perdagangan internasional. Kesederhanaan dalam usaha pemenuhan kebutuhan ini lebih diutamakan. (First Publishid: 1948). geografis ataupun sektoral). Pemilikan hakiki hanya ada pada Allah. Dalam jangka menengah yang dapat dilakukan adalah mengatasi masalah struktural yang menyebabkan inflasi (misalnya distribusi dan transportasi). kualitas investasi. Rekomendasi Spesifik Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam upaya meningkatkan daya saing dan kinerja ekspor Indonesia.22 Penulisan masa akhir mengenai kegiatan ekonomi memberi arti yang sangat penting untuk tujuan sosial. Konsep & Aplikasinya di Indonesia maximum ditetapkan dalam batas jumlah. hlm. Keempat. Al-Iqtishad al-Islami Madhahaban wa Nizaman wa Dirasah Muqaranah. yang diungkapkan dengan kalimat "Berjuang di jalan Allah". dan kebijakan industri (secara umum. Misalnya. dan melakukan public hearing mengenai assessment tersebut. Oleh karena itu. Islam tidak dapat membenarkan pamer kemewahan dari golongan elite yang bergelimang kemewahan. Social Justice in Islam. 1974). dianggap sebagai memenuhi kehendak Allah dan dijanjikan balasan yang setimpal di dunia dan di akhirat. (AL-Qahirah: majma’al Buhuth Al-Islamiyah. dari sisi kebijakan makro. melakukan langkahlangkah debirokratisasi secara nyata di tingkat pusat maupun daerah. Dalam jangka menengah dan panjang aspek-aspek yang perlu dibenahi adalah masalah teknologi. Pertama. Seseorang yang terlibat dalam kegiatan produktif untuk tujuan-tujuan tersebut di atas. prasarana. Pemberantasan kelaparan dan kemelaratan. Sasaran kebijakan perdagangan internasional seyogyanya diarahkan untuk mempertahankan daya saing produk Indonesia yang memiliki keunggulan komparatif dan . Sedangkan keserakahan. melakukan promosi dan trouble shooting terhadap permasalahan secara profesional dan baik. Kestabilan makro melalui pengendalian inflasi (depresiasi terkendali dan menekan tingkat suku bunga rendah) bukan merupakan jawaban untuk menstimulus sektor riel dan ekspor. (Lahore: 1969).24 Pemilikan Sifat dan fungsi pemilikan merupakan salah satu topik yang paling banyak didiskusikan dalam kepustakaan Ekonomi Islam. Kegiatan ekonomi yang demikian. Jama’at-e-Islami Pakistan. atau berasal dari perluasan dan peningkatan kapasitas Tim Tarif yang ada sekarang. beberapa langkah deregulasi yang prioritas (pajak. penyakit dan buta huruf serta pengerahan dana untuk memperkuat negara Islam dan penyebaran agama Allah (da'wan) dinyatakan sebagai tujuan terpuji dari kegiatan ekonomi perorangan. promosi secara strategis. karena bukan masalah utama. bakhil (kikir) dan keinginan yang berlebihan untuk mencapai kesenangan dan kemewahan adalah tercela. Manshur bara e intkhabat 1970. sedangkan manusia memegang hak milik sebagai titipan (amanat) yang harus dipertanggung-jawabkan kepada Sayyid Qutb. dan jika dilaksanakan akan menciptakan ambivalensi atas inflation targetting policy dari BI. Tiap penulis terkemuka menyinggung masalah ini dan semua pendekatan yang berbeda-beda mengenai suatu reorganisasi Islam tentang ekonomi modern tampak dalam pendirian mereka mengenai hak milik dalam Islam. Banyak karya yang khusus mengenai masalah ini dapat ditemui dalam berbagai bahasa. untuk mempertimbangkan permohonan untuk proteksi. dalam jangka pendek perlu dilakukan beberapa langkah sebagai berikut: Pertama. tenaga kerja). Permasalahan yang dihadapi lebih pada aspek implementasi dan inkonsistensi maupun ketidakjelasan dalam implementasi (termasuk faktor korupsi). Pada pengarang Ekonomic Committee Report dari Jama'at alIslami Pakistan beranggapan bahwa tujuan kegiatan ekonomi ialah "untuk menjadikan masyarakat Islam secara ekonomis kuat. Ketiga. Kesederhanaan pada umumnya diartikan dalam kaitannya dengan konsep negatif mengenai keborosan (israf) dan pengeluaran barang dan jasa yang dilarang oleh Islam (tabdzir). atau dapat juga dilakukan di Bappenas atau Kantor Menko. 141-144 Lihat. 23 22 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 349 dilakukan oleh President’ s Office atau suatu planning agency ( revitalize Bappenas) dan dapat dikaitkan atau dipastikan komitmennya tidak bertentangan dengan rambu-rambu perjanjian perdagangan regional/multilateral. Suatu badan independen yang baru dapat dibentuk. bertentangan dengan sifat keterbatasan dari tujuan-tujuan perorangan. 23 Disebutkan bahwa hubungan yang sifatnya tidak terbatas dari tujuan sosial dalam kegiatan ekonomi.

dan c) Tingkat kontrol sosial atas hak-hak milik pribadi dan keadaan-keadaan yang memungkinkan dihilangkannya atau dibatasinya hak milik pribadi tersebut. Teori. Dalam hal ini diperlukan kepemimpinan yang kuat. yang akibatnya justru meningkatkan penyelundupan karena menyebabkan harga naik. Tujuan akhir adalah penciptaan industri dan produsen yang dapat bersaing dan terintegrasi dengan dunia sebagai cara untuk mencapai pembangunan yang berbasis luas ( broad-based economic development). Yang akan diuntungkan adalah masyarakat luas. Bilamana faham ekstrim sosialistis seperti di atas tidak mendapat dukungan berarti dalam keputustakaan dan ditolak secara umum sebagai suatu usaha yang tidak berhasil untuk menampilkan Islam menurut faham sosialis. Hal ini bisa diperoleh dari proses perencanaan yang Allah. Beberapa penulis berkeyakinan bahwa pemilik hakiki (Allah) telah melimpahkan hak-hak pemilikan terutama kepada seluruh masyarakat manusia dan penguasaan hak-hak tersebut oleh perorangan menurut sistem ekonomi Islam adalah salah. Mereka mempertahankan fungsi sosial hak pemilik atas tanah dan sumber alam lain serta membatasi milik pribadi atas barang-barang konsumtif. karena pemilikan itu hanya ada pada Allah semata.348 Ekonomi Islam: Sejarah. Kedua. Quranic Economic. Ketentuan dalam Islam adalah semua hak kepunyaan Allah untuk kebaikan masyarakat dan hak ini dipegang oleh pemerintah dan tidak oleh perorangan. Misalnya. menggunakan pengaturan impor dan kenaikan tariff untuk memberantas penyelundupan. Secara politis seringkali harus dilakukan – dan mungkin penting untuk dilakukan demi mengimbangi pendekatan “liberalisasi”. punya wewenang untuk mengatur cara penggunaan kekayaan. "Masyarakat lewat penguasa yang mewakilinya. Di samping itu. karena memperoleh produk yang berkualitas dengan harga bersaing dan memperoleh angkatan kerja yang bermutu. Pemilikan harta secara absolut bertentangan dengan ajaran Islam. daerah atau sektor tertentu. Di samping milik pribadi. Untuk ini perlu dipikirkan bagaimana mengelola proses dengan kepentingan yang beraneka ragam tersebut sehingga menghasilkan kebijakan yang konsisten dan coherent. . tapi dibiarkan untuk ditentukan sesuai dengan ketentuan syari'at berdasarkan kebutuhan dan keadaan. sesuai dengan peraturan dan hukum yang terdapat dengan jelas dalam syari'at dan juga seperti telah diuraikan dalam filsafat ekonomi di atas. subsidi atau perlakuan preferensial. bila kehendak umum menuntut. dalam Guidepost of the Road: The Economic Aspect. konsensus mengenai visi dan tim executive yang kompak. mengamankan pengaruh dari kelompok-kelompok yang beraneka ragam yang akan mendorong adanya proteksi. Liberalisasi dan perekonomian yang terintegrasi dengan ekonomi regional dan dunia bukan tujuan akhir. termasuk golongan miskin. hlm 24. tetapi Allah menyediakannya untuk kebaikan masyarakat. Semua kekayaan adalah milik Allah. Perwez dan Nasir A Sheikh dari Pakistan dan beberapa penganut sosialis Arab. sesuai dengan ketentuan bahwa penggantian yang layak harus dibayarkan kepada pemilik keuntungan yang bersangkutan. transparan dan dalam kerangka governance yang benar dan ada masa akhir yang jelas dengan built in review. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 13 biaya ekspor produk Indonesia.26 Dalam hubungan ini. Preferensi diberikan berdasarkan kinerja atau indikator yang jelas. (Damaskus: al-Moslemoon). Ketiga. Tanpa konsensus dan strategi/visi yang disepakati. b) Cakupan relatif antara milik bersama dan milik pribadi. maka pemilikan bersama merupakan konsepsi inti dalam Islam. kebijakan akan selalu ambivalen dan tidak terfokus. Dengan demikian. Sayyid Abd Al-Qadir 'Audah mengemukakan secara panjang lebar: "Masyarakat (jama'ah) lewat wakilnya seperti penguasa dan hakim. yaitu: a) Fungsi pokok pemilikan pribadi. Prinsip-prinsip Untuk Merespon Pertama.25 Perbedaan-perbedaan berkisar pada tiga masalah pokok. Terdapat kewajiban tertentu terhadap orang lain mengenai hak milik perorangan. rumah tinggal dan yang semacamnya. dapat mencabut keuntungan kekayaan perorangan. pemanfaatannya dan penyalurannya tunduk pada ketentuan yang telah diberikan dan hendaklah mengikuti kaidah-kaidah yang ditetapkan oleh Allah. Berdasarkan suatu penelitian. namun ramburambu kebijakan yang baik harus dipegang dalam menjalankan kebijakan “preferential” tersebut.A. diperlukan adanya konsensus mengenai pentingnya tujuan akhir ini dan tentunya berdasarkan ekonomi pasar. harus disadari bahwa kebijakan perdagangan dan investasi hanya bagian dari keseluruhan. (Lahore: Quranic Reasearch Centre). berpendirian seperti ini. Walaupun Islam mengizinkan 25 Abu Aiman. kebijakan tertentu akan tetap diperlukan untuk mengamankan atau memberi perlakuan khusus kepada kelompok. Usaha mendapatkan kekayaan. Indonesia dapat meningkatkan ekspor sebesar 18% jika logistik pelabuhan dan prosedur mencapai tingkat efisiensi setengah saja dari rata-rata negara APEC. ada beberapa tokoh terkemuka menolak pengutamaan hak milik perorangan. Sebagian besar ekspor Indonesia menggunakan kontainer yang dikapalkan melalui Singapura dan Malaysia karena tidak efisiennya pelabuhan Indonesia. “Ma’alim at-Thariq: al-Nahiyah al-Iqtishadiyah”. Parwez. perbaikan logistik darat dan antar pulau juga sangat penting supaya daerah-daerah yang terpencil/ miskin dapat terintegrasi dengan pasar dunia. 26 G. Fungsi dari dua macam pemilikan itu tidak secara kaku ditetapkan. sehingga dibutuhkan dua hal yaitu: a) Suatu proses untuk mencapai kesepakatan visi dan pendekatan pada tingkat menterimenteri sektoral.

untuk membatasi milik perorangan dari jenis tertentu. Ketiga. ialah: pertama adalah menghindarkan seringnya dilakukan redistribusi. Ini dapat dilakukannya lewat wakil-wakil dari masyarakat tersebut. Survai iklim investasi di Indonesia menunjukkan bahwa faktor-faktor utama yang membuat iklim investasi Indonesia buruk berkaitan dengan kelembagaan dan governance. Anjloknya investasi (domestik dan asing) jelas menghambat kinerja ekspor karena tidak terjadi peningkatan dan pengembangan produk. hlm. Contemporery Aspects of Economic and Social Thinking in Islam. keuntungan karena depresiasi sudah tidak besar lagi. Alasan untuk memperkenankan adanya ketidaksamaan dalam pemilikan pribadi dari sarana produksi. Sistem ini menghasilkan persamaan dan keadilan". anjloknya investasi dan prasarana yang tidak mendukung. Prasarana transportasi dan pelabuhan yang tidak mendukung telah menyebabkan meningkatnya . Alternatif yang bisa diterima. sebagai wakil dari mereka yang menggarap kurang dari bagian yang telah ditetapkan baginya. dalam Gary Indiana. kurs efektif yang tidak menguntungkan. 1971). peningkatan biaya ekonomi tinggi yang disebabkan adanya korupsi. diperkenankan untuk mempergunakan lebih dari hak yang telah ditetapkan secara sama tersebut. Ini akan berakibat buruk terhadap kegiatan ekonomi dan hubungan sosial di antara mereka. ”The Theory of the Economic of Islam: The Economics of TAWHID AND Brotherhood”. tapi Islam memberi kuasa kepada masyarakat (]ama'ah) sebagai satu kesatuan untuk menjamin tegaknya hak Allah dan untuk mengatur pemanfaatan kekayaan. mesin dan kapasitas. Ada beberapa faktor yang menyebabkan menurunnya daya saing produk Indonesia. hlm. Depresiasi rupiah pada tahun 1997/ 1998 di satu sisi berhasil meningkatkan daya saing produk Indonesia tetapi karena inflasi dalam negeri lebih tinggi dari negara-negara pesaing. Kedua. Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 347 Beberapa faktor domestik yang menyebabkan rendahnya pertumbuhan ekonomi Indonesia yakni menurunnya daya saing produk Indonesia. Survai lain juga memberikan hasil yang lebih kurang sama. sedangkan yang selebihnya tetap dimiliki oleh masyarakat. tapi sepanjang menyangkut sumber-sumber alam. Ekonomi biaya tinggi ini menurut estimasi LPEM UI jumlah cukup besar. dengan demikian dapat diciptakan stabilitas. modal atau lain-lain sumber daya alam tidak diperkenankan untuk dijadikan alat untuk mengeksploitasi sesamanya atau menguasai mereka. serta permasalahan hubungan dengan buruh.27 Pendekatan ini memberikan prioritas kepada kepentingan umum dan menetapkan wakil-wakil dari masyarakat sebagai penengah dalam masalah kepentingan umum. dan meningkatnya birokrasi/ peraturan-peraturan yang harus dipenuhi. Dan Kedua. Karena tiap pribadi tidak sama kemampuannya untuk mengelola atau mengambil manfaat dari sumber-sumber tersebut.29 27 Abd. 124. (al-Qahirah: Dar Misr li’l-Tiba’ah. warga dari suatu masyarakat memiliki hak yang sama. 28 Pemilikan pribadi atas tanah. sedangkan haknya atas sumber-sumber tersebut tetap terbatas seperti semula ditetapkan baginya. dinyatakannya dalam kalimat berikut: Bersamaan yang ketat dalam pemilikan sumber alam akan berakibat seringnya dilakukan pembagian kembali pemilikan tersebut di antara warga suatu masyarakat. relatif tingginya korupsi. Sementara survai Bank Dunia dan ADB (Asean Development Bank) menonjolkan tiga faktor utama penyebab buruknya iklim investasi di Indonesia yakni ketidakstabilan makro. Al-Maal wa’lhukm fi’l-Islam. Walaupun demikian mereka tidak bisa menuntut seluruh barang yang dihasilkannya dari pemakaian sumber-sumber tadi. Permasalahan yang seringkali dikeluhkan adalah permasalahan tenaga kerja. Qadir ‘Audah.14 Ekonomi Islam: Sejarah. hlm. 28 Abu Sulaiman dan Abduul Hamid Ahmad. 116. Pertama. peningkatan biaya tenaga kerja yang disebabkan kenaikan gaji (UMR) yang lebih tinggi dari produktivitas dan berbagai permasalahan penerapan UndangUndang Tenaga Kerja yang menghambat mobilitas tenaga kerja. Menurut satu estimasi. 29 Abu Sulaiman dan Abduul Hamid Ahmad. rnaka yang memiliki kemampuan lebih. Dan ini dapat diterapkan pada pembatasan pemilikan lahan pertanian atau milik yang terdapat di kota". Teori. teknologi. yang akhirnya meningkatkan biaya produksi dan menurunnya daya saing. Konsep & Aplikasinya di Indonesia pemilikan tanpa batas. (Beirut: Manshurat al-‘Asr al-Hadith. 1960). dan ketidakpastian. pungutan-pungutan tambahan yang berkaitan dengan birokrasi. daya tenaga alam dan kepentingan umum dari masyarakat. Prasarana yang tidak mendukung juga berperan terhadap rendahnya pertumbuhan ekonomi dan kinerja ekspor Indonesia. 78. mencapai 9% hingga 11% dari biaya produksi (tergantung daerah dan jenis usaha). Nazariyat Al-Islam al-Iqtishadiyah: alFalsafah wal Wasail al-Mua’asirah. Masalah ekonomi biaya tinggi tidak saja mempunyai dampak langsung terhadap biaya tetapi karena menciptakan ketidakpastian juga berdampak tidak langsung kepada perusahaan karena harus menyimpan inventory yang lebih tinggi dan tidak bisa dianggap reliable dalam delivery barang (sehingga mempengaruhi peran indsutri kita dalam network produksi regional dan global). dan memperkenankan adanya pemilikan pribadi atas sumber-sumber alam. Berkurangnya minat investor asing juga berarti berkurangnya integrasi Indonesia dalam network produksi regional yang berkembang di kawasan Asia Timur di mana peran investor asing dan perusahaan multinasional serta jaringan pemasoknya sangat besar. maka setiap pribadi. biaya tenaga kerja Indonesia dalam USD saat ini 35% lebih tinggi dibanding sebelum krisis. Abdul Hamid Abu Sulaiman mengakui hak perorangan untuk memiliki hasil usahanya. (Canada: 1973). redistribusi hasil yang didapat dari sumber tadi secara merata kepada semua warga dari masyarakat tersebut. jika yang demikian itu dibutuhkan untuk kepentingan umum. pajak dan bea cukai (serta lembaga-lembaga yang berkaitan dengan permasalahan tersebut).

Faktor eksternal adalah peningkatan persaingan dengan RRC dan Vietnam serta mulai dihapuskannya kuota tekstil dan pakaian jadi secara bertahap di pasar AS dan Eropa (mulai tahun depan tidak ada kuota lagi dan berarti tidak ada pasar yang pasti lagi melalui kuota. 1970). Bahkan terjadi penurunan presentase investasi terhadap PDB yang sangat tajam. Tentunya karena sebagian besar tenaga kerja yang diserap adalah kategori tidak terampil. menyimpulkan bahwa: "Perorangan (individu). mengadakan pembatasan atau menyitanya sesudah memberikan ganti rugi yang layak. pengawasan harga.8% per tahun. Walaupun ia mensitir ayat-ayat tertentu. maka hal ini akan memberi kontribusi untuk mengurangi kemiskinan. Pembagian sama rata terhadap "pendapatan sumber-sumber alam" yang mendasari pandangan Abu Sulaiman tentang riba dan pendapatnya tentang sewa tanah. pembatasan luas/jumlah. sementara pertumbuhan ekspor Indonesia hanya mencapai angka 3%. (Al Azhar. keuntungan dari sewa-menyewa serta pembelian paksa dan peminjaman dan sebagainya. Untuk 30 komoditi ekspor utama. Faktor-Faktor Penyebab Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang rendah lebih disebabkan oleh faktor eksternal maupun domestik. Indonesia juga menikmati pertumbuhan permintaan yang cukup pesat dari RRC sehingga ekspor ke RRC mencapai 30% pada 2003 (walaupun pertumbuhan ini masih lebih rendah dibandingkan negara lain). faktor domestik tampaknya memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap penurunan daya saing produk Indonesia dan lemahnya kinerja ekspor. masih terdapat beberapa titik cerah yaitu pertumbuhan yang cukup tinggi untuk beberapa produk yang berbasiskan sumber daya alam seperti minyak kelapa sawit dan pertambangan serta dari ekspor komponen elektronika. Sementara pangsa pasar ekspor Indonesia di dunia relatif tidak mengalami perkembangan tetap berkisar pada angka 0. bahwa negara Islam mempunyai yurisdiksi atas hak-hak perorangan. untuk memperkuat pendapatpendapat tertentu yang sesuai dengan pandangannya. pertumbuhan investasi juga relatif rendah. (Lahore: Islamic Publication. Namun. tetapi harus bersaing). merupakan ketentuan umum sedangkan milik umum merupakan pengecualian. apabila pemilik menyimpang dari Muhammad Nejatullah Siddiqi. Dari sisi volume ekspor. selama 1990-1995 diperkirakan sekitar 50% dari penciptaan lapangan kerja baru bersumber dari ekspansi ekspor dan industri-industri pendukungnya. yakni dari 30% pada masa pra krisis menjadi 17. pandangan sosial dan filsafat Islam mengenai hukum. Muhammad Abdullah Al-Araby. semua mengalami penurunan pertumbuhan dan kehilangan pangsa pasar kepada pesaingnya. 31 Lihat. tapi pelaksanaannya tergantung pada tata nilai dan tujuan-tujuan yang dikandung oleh Islam".8%. secara riil ekspor Indonesia dalam beberapa tahun terakhir tidak berbeda jauh dengan pra krisis. Kairo: Al-Muktamar al-Thani li Majma’al buhuth al-Islamiyah. perdagangan dunia mengalami pertumbuhan hingga 10%. Banyak penulis yang mengadakan pendekatan mengenai masalah pemilikan lewat berbagai sumber dan sumber-sumber pengambilan utamanya ialah kitab-kitab hukum fiqh yang sangat luas. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 15 pertumbuhan yang dihasilkan selama kurun waktu 1994-1996 (sebelum krisis) yang mencapai rata-rata 12. “Turuq istithmar al-amwal wa mauqif al-Islam minha”. terutama RRC dan Vietnam (terutama untuk sektor yang padat karya seperti pakaian jadi dan sepatu). Ia beranggapan bahwa hak milik perorangan. hlm. dapat disebutkan usaha Siddiqi yang mengambil dalil-dalil utama yang menyangkut hak pemilikan dari pandangan universal Islam. dari gambaran yang kurang menggembirakan ini. 137. Selain pertumbuhan yang rendah. Di samping itu. namun dia menempatkan negara yang mewakili masyarakat pada kedudukan yang dianggap sebagai khalifah Pemilik Hakiki Allah. Walau Tahawi dalam ijtihadnya sampai pada kesimpulan bahwa hak milik perorangan mempunyai fungsi pokok. bahwa dalam ajaran Islam hak milik perorangan. Padahal pada kurun waktu yang sama pangsa pasar RRC di pasar dunia mengalami peningkatan cukup tajam dari 3% menjadi 6%.31 Baqir al Sadr juga kritis mengenai pendapat. Ini menggambarkan bahwa Indonesia mengalami kendala untuk melayani permintaan pasar eksternal. Meskipun demikian. Teori. implikasi yang memprihatinkan adalah berkurangnya kesempatan kerja. Yurisdiksi ini walaupun bersifat fungsional.8%.30 Prinsip-prinsip ini diikuti dengan pembahasan terperinci mengenai kemungkinan-kemungkinan yang bisa membenarkan pencabutan atau pembatasan hak milik perorangan dengan tindakan-tindakan seperti nasionalisasi. bagi hasil pertanian dan bagi keuntungan. hak milik negara dan milik bersama merupakan 3 bentuk pemilikan yang sejajar satu dengan lainnya dalam hukum Islam. May 1965). pada dasarnya semua itu berakar dari konsepsinya mengenai tauhid. Pada 2003.346 Ekonomi Islam: Sejarah. negara dan masyarakat masing-masing punya claim (tuntutan atas hak milik berdasarkan prinsip. Ini berati negara diberikan hak untuk mencampuri hak milik perorangan dengan jalan mengaturnya. Some Aspects of the Islamic Economiy. Sebelum krisis. Sementara itu. Sebagai jalan tengah antara ijtihad berdasarkan ilmu usul fiqh dan suatu sistem yang ditarik dari satu prinsip dasar. Semua ini merupakan subyek yang akan kita bahas pada bahagian-bahagian berikutnya. sebagai wakil rakyat. 30 .

Dec 2004 Ditulis kembali dari makalah DR. 162. Op. tetapi pendapatnya kemudian lebih cederung mengambil jalan tengah. yang mendapat dukungan dari kitab-kitab fiqh. hendaknya lebih bersifat kooperasi (kerja sama). Persaingan dan kompetisi saling menghancurkan sama sekali tidak sesuai dalam hubungan ini. jauh di bawah S Ibrahim At-Tahawi. Ali Abdurrasul mengemukakan dalam hubungan ini. Sayyid Abul A’la Maududi. Berbeda dengan posisi yang diambil oleh Abu Sulaiman.5% per tahun selama periode 1998-2003. bahwa dia harus merupakan alat bagi pelayanan masyarakat. Op. Gambaran perkembangan kinerja ekspor bila diperhatikan ekspor Indonesia dalam beberapa tahun terakhir pasca krisis tidaklah terlalu menggembirakan. dengan semangat persaudaraan. Mari E. masih diperlukan satu studi 32 33 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 345 | BAB 12 | Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia Bidang-bidang Investasi Syariah di Indonesia ebelum krisis. terutama dalam bidang produksi dan pertukaran kemakmuran. itu memang merupakan sikap yang paling cocok bagi kepentingan praktis kemanusiaan masa kini dan dapat menyelamatkan mereka dari kehancuran persaingan kapitalistis. No. pandangan-pandangan mengenai hal-hal seperti landreform.. sektor ekspor Indonesia merupakan sumber penciptaan kesempatan kerja dan kesejahteraan rakyat. terbentuk dari pendekatan ini.34 Hubungan Produksi: Kerja Sama Dengan sikap positip terhadap usaha ekonomi dan hak pemilikan yang berorientasi sosial dan pengutamaan kepentingan umum.32 Semula Maududi lebih cenderung kepada fungsi pokok hak milik perorangan. Kerja sama dianggap sebagai nilai dasar dalam filsafat ekonomi Islam. hlm. Untuk meningkatkan ekspor dan menyerap tenaga kerja maka diperlukan suatu strategi yang terpadu dalam menjaga kestabilan makro di antaranya dengan mem-perbaiki prasarana dan meningkatkan ketrampilan serta kapabilitas teknologi. pertukaran dan distribusi. 40. Konsep & Aplikasinya di Indonesia peraturan pokok pemilikan. Pangestu dalam ”Debat Ekonomi ISEI 2004” di Jakarta Convention Centre 15-16 September 2004.16 Ekonomi Islam: Sejarah. Sejak krisis.35 Sepanjang mengenai pelembagaan sikap berkoperasi serta seberapa jauh lembaga baru akan berbeda dengan perusahaan yang kini menguasai bidang produksi. Op. Cit. Di samping memang dikehendaki oleh persaudaraan umat manusia dan persamaan. Pertumbuhan di Indonesia lebih didorong oleh faktor pertumbuhan konsumsi dan bukan didorong oleh faktor ekspor netto ataupun investasi. Namun keduanya menekankan perlunya jaminan agar dipenuhinya kebutuhan pokok bagi setiap pribadi dan dapat membenarkan suatu tindakan masyarakat jika memang sangat dibutuhkan untuk maksud tersebut. Economic of Islam. 33 Sayyid Qutb juga berpendapat sama bahwa hak milik pribadi merupakan pokok dari hukum Islam. hlm. 198. Cit. Produksi sektor manufaktur hanya tumbuh rata-rata 1. Tulisan ini telah melalui proses editing tanpa mengurangi dan merubah isi dan makna tulisan 1 . Sayyid Qutb. maka pribadi-pribadi dan kelompok-kelompok dianjurkan untuk bekerja sama menciptakan pola kehidupan di dunia sesuai dengan kehendak Allah. (Lahore: Islamic Publications.1 Kebijakan proteksi sebaiknya dihindari karena jika tidak diperhitungkan dampak keseluruhannya hanya akan menguntungkan sektor dan pihak tertentu saja dan merugikan rakyat banyak terutama yang tergolong dalam masyarakat perpendapatan rendah. Cit. Tapi beliau masih tetap menghendaki agar campur tangan negara sampai pada batas minimum. dengan mengadakan "persaingan konstruktif" adalah tujuan mencapai yang baik untuk masyarakat. 34 35 Economic Review Journal. yang mengijinkan diadakannya kontrol sosial bilamana kepentingan sosial menghendakinya. Hubungan ekonomi. Abu Sulamiman dan abdul Hamid Ahmad. juga karena secara tegas diperintahkan oleh Qur'an dan Sunnah. 1975). Teori. pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif rendah baik dibandingkan pada pertumbuhan tahun-tahun sebelumnya ataupun dibandingkan di negaranegara di Asia umumnya. kesatuan tujuan serta kesamaan kepentingan akhir. dan produksi bermutu tinggi sambil menghindarkan segala kegitan yang berakibat buruk bagi produsen lainnya dan bagi konsumen.

Pandangan Islam mengenai kerja sama tidak menghilangkan persaingan bebas dan jujur di pasaran. padahal dana zakat ini merupakan potensi yang sangat luar biasa. Op. Kemudian bank-bank Islam yang ada saat ini masih kesulitan untuk mengumpulkan dana zakat. yang terpisah dengan bank sentral yang sudah ada. Sehingga dalam prakteknya. Alasan mendapatkan 36 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Kelima. 38 Malik ben Nabi. hlm. Kemudian. 39 Ibrahim At-Tahawi.40 Tentang strategi pengembangan ekonomi Islam. la menciptakan suatu rangsangan kuat untuk berkembang.. 1972). hlm. yang menumbuhkan kerja sama antara negara-negara kaya dan miskin. Bagaimanapun juga bank-bank syariah membutuhkan institusi bank sentral tersendiri. sifat khasnya yang utama adalah bahwa keadilan sosial dan kemakmuran berjalan bergandengan. Cit. Seorang muslim sejati melihat usaha-usaha pengembangan sebagai suatu jihad fi sabilillah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 17 memberi pinjaman yang bertujuan konsumtif.344 Ekonomi Islam: Sejarah.13 ---$€£¥--- pendalaman. 13 Juni 2003. Karena itu Dewan Pengawas Syariah harus berperan aktif didalam mengawasi segala aktivitas usaha yang dilakukan bank Islam. Kompetisi dinyatakan bertentangan dengan monopoli yang penghapusannya dianggap sebagai prasyarat bagi terjaminnya keadilan dan pertumbuhan. Republika. Economic Enterprise in Islam. 181. Karena tidak mungkin dalam suatu institusi ada dua sistem yang memiliki perbedaan-perbedaan yang sangat mendasar. al-Muslim fi’alam al-iqtishad. infak. Karena itu. 139-152. . 39 Tugas ini berhubungan dengan kesejahteraan bagi seluruh ummat manusia. 38 Masyarakat muslim mengarahkan kebijaksanaankebijaksanaannya agar terjamin kecukupan dan ketentraman bagi semua warganya. baru bersifat studi awal. sesudah menggalakkan mereka dalam usahausaha produktif. 1972). guna mencapai suatu masyarakat dunia yang makmur dimana tiada kelaparan dan ketakutan mencekam ummat manusia. Op. Hal itu tidak mungkin bisa dilaksanakan bila negara-negara Islam masih tetap secara politis dan ekonomis tunduk pada kekuatan yang mewakili budaya berlawanan dengan Islam. tidak serasi dengan semangat Islam yang mengajarkan pendekatan global. 40 Malik ben Nabi. “Menuju Bank Sentral Syariah”. Pengembangan ekonomi merupakan persyaratan yang perlu dipenuhi. hlm.. Ini terjadi karena adanya motivasi bahwa Islam melaksanakan segala sesuatu untuk perkembangan ekonomi. dan bisa dijadikan sebagai salah satu sumber pendanaan pinjaman untuk tujuan konsumtif. asal semua badanbadan perekonomian mengikuti moralitas Islam. Hal ini disebabkan oleh masih terbatasnya dana yang dapat dipinjamkan tanpa memperoleh keuntungan. Dan masalah keenam yang dihadapi kalangan perbankan syariah adalah belum maksimalnya institusi undang-undang yang menjadi payung hukum bagi keseluruhan aktivitas perbankan Islam. dalam rangka ini dianggap sebagai penolakan atas ni'mat dan karunia Allah. akibatnya akan selalu ada permasalahan-permasalahan yang dapat menghambat perkembangan salah satunya. 37 Ibid. Hal ini membuat lebih dibutuhkan lagi untuk menggambarkan bagaimana semangat berkooperasi itu menjadi tindakan nyata yang melibatkan jutaan kesatuan perorangan. Bahkan sudah saatnya kita mengembangkan wacana Bank Sentral Syariah sebagai payung bersama bagi seluruh bank yang beroperasi berdasarkan sistem syariah. hlm. Pendekatan nasionalistis yang sempit terhadap pengembangan ekonomi. serta tiap sikap santai. (Lahore: Islamic Publications.37 Perkembangan dan Pertumbuhan Filsafat ekonomi Islam tidak hanya berhenti dengan mengajar manusia untuk mengadakan kerja sama. Teori. perlu ditingkatkan berbagai upaya sosialisasi secara terus menerus mengenai sistem perbankan yang sesuai dengan syariah. maupun shadaqah pada skala yang besar. (Beirut: Dar al-Shuruq. Cit. suatu yang dinyatakan Qur'an sebagai tugas suci mereka. 132. masih minimnya sumberdaya manusia yang memahami secara komprehensif segala hal yang berkaitan dengan industri perbankan syariah.36 Walaupun perhatian yang besar telah diberikan oleh Kahf mengenai masalah ini belum ada kemajuan dicapai dalam bidang ini. 6-9. seringkali terjadi penyimpanganpenyimpangan aktivitas transaksi yang tidak sesuai dengan syariah. Dalam kasus ini. yang memungkinkan kaum muslimin untuk melaksanakan risalah kemanusiaan. kita perlu mendukung secara penuh upaya untuk membuat RUU Perbankan Syariah yang direncanakan akan selesai pada akhir 2003 ini. Studi yang dibuat oleh Siddiqi mengenai tingkah laku pengusaha. bisa jadi yang terhambat adalah perkembangan perbankan syariah. 13 Irfan Syauqi Beik. pengetahuan yang masih rendah dan mahalnya biaya sarana komunikasi.

Cit. agar output yang dihasilkan benar-benar mampu menjawab berbagai permasalahan yang ada. Kedua. jika suatu usaha mengalami kerugian maka bank akan menanggung beban kerugian yang lebih besar ketimbang partnernya. dimana bank Islam harus membayar keuntungan yang besar setiap tahun terhadap simpanan. Dibutuhkan adanya kerja keras dan perencanaan yang matang. tidak pula peningkatan GNP (pendapatan nasional kotor) merupakan satu-satunya ukuran bagi "pertumbuhan" menurut pengertian Islam. atau bahkan meminjam dari bank konvensional dengan sistem bunga. Walaupun harus diakui bahwa ketika berbagai pemikiran dan konsep ekonomi syariah ini pertama kali diperkenalkan. Bank Islam bekerja dengan aturan yang sangat ketat dan memilih investasi yang halal dan sesuai syariah saja. 118. Bank Islam terkadang kesulitan untuk . Ibrahim At-Tahawi. sebagian dari kaum 41 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 343 hlm. Perbankan yang beroperasi secara syariah tidak dapat menerima simpanan dari orang-orang yang ingin mendapat keuntungannya tanpa menanggung resiko apapun. Minimnya jumlah SDM yang memenuhi kualifikasi tersebut tentu saja mendorong berbagai kalangan yang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap ekonomi syariah untuk mengambil langkah-langkah yang bersifat solutif. Masalah keempat yang dihadapi selanjutnya adalah masalah pendanaan pinjaman untuk konsumsi. adalah kurangnya deposito. Hal ini menyebabkan bank Islam terdorong untuk mencari proyek yang segera memberikan keuntungan. tiap individu secara sukarela bekerjasama di dalam usaha tersebut. diperkirakan bahwa dalam jangka waktu sepuluh tahun kedepan. Tentu saja bank Islam akan lebih cenderung mempertahankan rasio yang tinggi antara uang tunai dengan simpanannya bila dibandingkan dengan perbankan konvensional. mengeksploitasi sumber-sumber alam secara maksimal dan peranan aktif negara dalam memberikan jaminan pertumbuhan secara adil. hlm. Implikasinya adalah bank Islam harus melakukan supervisi dan terkadang mengelola secara langsung operasional suatu proyek yang didanainya. Karena sesuai syariah. (Damaskus: Dar al-Fikr. membangun institusi pendidikan ekonomi syariah yang berkualitas tentu saja menjadi pilihan yang tidak dapat ditawarkan lagi. Problematika itu dapat kita kategorikan pada beberapa masalah yang diantaranya adalah: Pertama. Namun kendala yang dihadapi pun tidaklah mudah. Dan diantara langkah-langkah tersebut. Minimnya jumlah SDM yang memenuhi kualifikasi tersebut tentu saja mendorong berbagai kalangan yang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap ekonomi syariah untuk mengambil langkahlangkah yang bersifat solutif. Tujuannya adalah suatu hidup sejahtera dengan segala dimensinya. usaha-usaha pengembangan tersebut tidak untuk tujuan dirinya sendiri. Long gestation project (proyek dengan masa menunggu yang lama) dan proyek infrastruktur adalah proyek-proyek yang kurang menarik minat perbankan Islam. 42 Jaques Austruy. Ketiga. Salah satu problematika mendasar yang dihadapi oleh para pakar maupun praktisi ekonomi syariah adalah masih minimnya kualitas dan kuantitas sumberdaya manusia yang memiliki penguasaan ilmu ekonomi yang berbasis pada syariah Islamiyyah. tidak semua nasabah bank Islam yang potensial menyetujui meminjamkan uangnya berdasarkan prinsip musyarakah atau kemitraan. adalah problematika biaya dan profitabilitas. Op. Ini dilakukan untuk mereduksi pengeluaran manajerial. Menurut data Bank Indonesia. Sebaliknya. 229-232.18 Ekonomi Islam: Sejarah. bank Islam akan lebih senang --dengan alasan resiko-berinvestasi atas dasar musyarakah ketimbang mudarabah. Jenis deposan seperti ini pada umumnya lebih cenderung untuk mendepositokan uangnya pada bank-bank yang beroperasi dengan sistem bunga/riba atau pada pasar modal (stock market). Dengan penekanan pada pokok ini Tahawi lebih jauh menyatakan. Ini merupakan peluang yang sangat prospektif. al-Islam wa’ltanmiyat al-iqtishadiyah. Bank Islam pun harus mampu meminimalisir potensi kerugian dari investasi mudarabahnya dan mengamankan tingkat keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan bank-bank riba.42 Salah satu problematika mendasar yang dihadapi oleh para pakar maupun praktisi ekonomi syariah adalah masih minimnya kualitas dan kuantitas sumberdaya manusia yang memiliki penguasaan ilmu ekonomi yang berbasis pada syariah Islamiyyah. Akibatnya bank Islam harus memikul biaya tambahan yang tidak pernah terdapat pada pembukuan bank-bank berasas bunga. sekaligus merupakan tantangan bagi kalangan akademisi dan dunia pendidikan kita. Tingginya kebutuhan SDM ini menunjukkan bahwa sistem ekonomi syariah semakin dapat diterima oleh masyarakat. Teori. dibutuhkan tidak kurang dari 10 ribu SDM yang memiliki basis skill ekonomi syariah yang memadai. kemudian diimplementasikan dalam berbagai institusi ekonomi. berbagi keuntungan tidak dibenarkan tanpa berbagi resiko. Ini dilakukan untuk mengantisipasi penarikan rekening tabungan yang dilakukan nasabah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. karena dalam mudarabah. betapa Islam mengutamakan amal (kerja). dan aspek ekonomi hanyalah salah satu dimensi. Kemudian. Sikap konservatif investor dan bank tersebut akan menimbulkan likuiditas berlebihan. Usaha-usaha pengembangan umumnya bersifat sosial. masalah yang dihadapi oleh perbankan syariah adalah likuiditas berlebihan (excessive liquidity). Konsep & Aplikasinya di Indonesia keuntungan pribadi bukanlah merupakan pendorong utama didalam Islam. Bank Islam pun cenderung menahan lebih banyak cadangannya (baik pada kasnya sendiri maupun bank sentral) sebagai perlindungan atas kerugian dan menjaga kepuasan para nasabah potensialnya. 1960)..41 Dilihat dari segi pandangan Islam yang sangat luas. Pada umumnya nasabah lebih senang meminjam dana atas dasar mudarabah.

Kalau kita persentasekan. apalagi mengingat pangsa pasarnya yang sangat besar.342 Ekonomi Islam: Sejarah. Beberapa masalah Ada beberapa problematika yang muncul seiring dengan berkembangnya industri perbankan syariah. Teori. Sedangkan total volume usaha perbankan nasional secara keseluruhan mencapai angka Rp 1087 triliun. inspirasi dan petunjuk pelaksanaan ekonomi Islam diambil dari al-Quran dan Sunnah Nabi saw. Begitu pula dengan rasio antara pinjaman dengan modal sendiri dan antara pinjaman dengan simpanan. Didin Hafidhuddin. Ketiga. tidak lepas dari kekeliruan sejumlah premisekonomi konvensional. Berkembangnya wacana ekonomi syariah sebagai sistem alternatif perekonomian yang ada. Sehingga. sehingga tidak mampu menciptakan pemerataan dan kesejahteraan secara lebih adil. baik produksi. dan tidak mengatur aspek-aspek lain yang berkaitan dengan mu`amalah yang berhubungan dengan interaksi dan pola kehidupan antar sesama manusia. Artinya bahwa kondisi yang terjadi di masa kejayaan peradaban Islam mempengaruhi terhadap pembentukan perspektif dan pandangan ekonomi Islam. yaitu: Pertama. persentase modal sendiri (equity) terhadap total aset adalah lebih tinggi pada bank Islam daripada bank konvensional. Hal ini telah diungkap oleh beberapa pakar ekonomi. maka tidak ada jalan lain kecuali dengan membangun dan mengembangkan sistem ekonomi yang memiliki nilai dan norma yang dapat dipertanggung-jawabkan. bank Islam menunjukkan rasio keuntungan yang lebih tinggi daripada bank konvensional yang bergerak di negara yang sama. Ini berarti bahwa sumber utama yang menjadi pedoman dan rujukan didalam mengembangkan ekonomi Islam adalah al-Quran dan Sunnah. Kemudian yang kedua. telah berusaha lama untuk keluar dari keadaan ini dengan mengajukan dan menawarkan berbagai gagasan ekonomi alternatif yang berlandaskan ajaran Islam. Yang terjadi justru ketimpangan dan kesenjangan yang luar biasa. Munculnya sikap semacam ini sebagai refleksi dari pemahaman bahwa ajaran agama Islam hanya mengatur pola hubungan yang bersifat individual antara manusia dengan Tuhannya saja. dan yang lainnya. masih banyak permasalahan yang dihadapi oleh perbankan syariah. Karakteristik dan Landasan Filosofis Ekonomi Islam Menurut Didin Hafidhuddin. maka nilainya masih relatif kecil. Keempat. perspektif dan pandangan-pandangan ekonomi syariah mempertimbangkan peradaban Islam sebagai sumber.43 Para pakar ekonomi Islam sendiri. Meskipun kalau dilihat dari volume usaha perbankan syariah jika dibandingkan dengan total keseluruhan volume usaha perbankan nasional. prospek perbankan syariah kedepannya sangat cerah. Sementara di tingkat kecamatan. maka volume usaha perbankan syariah baru mencapai angka 0. Perbankan Islam Sesungguhnya jika mau jujur. Ada 4 poin penting yang didapat dari hasil riset tersebut. terutama dalam masalah rasionalitas dan moralitas. untuk kemudian dikembangkan didalam institusi ekonomi praktis. distribusi. Hal ini mengisyaratkan kepada kita bahwa ternyata bank Islam lebih konservatif daripada bank konvensional. lebih tinggi pada bank Islam bila dibandingkan dengan bank komersial konvensional. Dengan demikian. Ini menunjukkan bahwa bank Islam terikat pada modalnya dalam pemberian pinjaman. 2003 . Society and The Rising Culture. tidak boleh ada satu aktivitas perekonomian pun. Pada kesempatan ini penulis mencoba untuk mengetengahkan suatu hasil riset yang dilakukan oleh Abdul Gader dan Al-Ghahani (1990) yang melakukan studi perbandingan tentang peranan bank komersial konvensional dan bank Islam dalam pembangunan ekonomi. maupun Ervin Laszio dalam 3rd Millenium. yang berarti bahwa bank-bank ini mungkin menghadapi kesulitan untuk menarik simpanan. dimana tidak ada satu bidang pun yang luput dari perhatian Islam. termasuk bidang ekonomi tentunya. kita pun memiliki puluhan BPRS yang telah beroperasi di seluruh wilayah Indonesia. sebagaimana terbukti dari rasio pengeluaran non bunga dengan pendapatan kotor (gross revenue). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 19 berada pada keadaan yang mengkhawatirkan. semuanya harus selaras dan sejalan dengan kedua sumber hukum tertinggi dalam ajaran Islam. wajar jika kemudian banyak bank-bank konvensional yang membuka cabang syariah secara langsung maupun melalui konversi cabang-cabang konvensionalnya menjadi cabang syariah. The Challange and The Vision. Begitu pula halnya dengan berbagai kebijakan dan regulasi yang dikeluarkan. mereka kekurangan kesempatan untuk meminjamkan dananya. yang 43 Lihat. muslimin banyak yang ragu dan tidak percaya. yaitu sebesar Rp 2. Pertama. ada tiga karakteristik yang melekat pada ekonomi Islam. bank Islam lebih efisien daripada bank komersial konvensional. Walau demikian. Sehingga untuk memperbaiki keadaan tersebut. diantaranya adalah Chapra dalam bukunya The Turning Point. Ini adalah bukti dari perolehan yang lebih tinggi terhadap kekayaan bersih atau modal pendapatan dari aset dan rasio total pendapatan operasional dengan total aset.5 triliun. untuk kemudian dikomparasikan dengan sistem konvensional yang ada. atau dengan kata lain.23 persen. tetapi masih terdapat berbagai kelemahan dan kekurangan yang perlu untuk kita sempurnakan secara bersama-sama. Kedua. maupun konsumsi yang bertentangan dengan al-Quran dan Sunnah. Analisis ini menunjukkan bahwa meskipun pendirian bank-bank Islam telah berjalan dengan lancar. bank Islam cenderung mempertahankan rasio yang lebih tinggi antara uang tunai dan simpanan dibandingkan dengan bank konvensional. Ilmu ekonomi konvensional sama sekali tidak mempertimbangkan aspek nilai dan moral dalam setiap aktivitas yang dilakukannya. Khurshid Ahmad. Science. Padahal ajaran Islam adalah ajaran yang bersifat komprehensif dan universal. seperti Umar Chapra.

000.45 44 45 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 341 9. Urgensi Kurikulum Ekonomi Syariah Setelah menyadari akan pentingnya penerapan sistem ekonomi Islam secara menyeluruh. Ibid. Perkembangan perbankan syariah ini merupakan sebuah fenomena yang sangat menarik dan unik. dan etika ekonomi komunitas muslim pada periode awal perkembangan Islam. prinsip keadilan dan keseimbangan. maka pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana memenuhi kebutuhan SDM yang memiliki kualifikasi yang memadai. bahwa komunitas yang dibangun oleh Rasulullah Saw merupakan komunitas terbaik yang pernah ada sepanjang sejarah peradaban manusia. Sedangkan yang ketiga. dan berbagai aktivitas yang merugikan. Sebagaimana diketahui bersama. . Tentu saja.Waktu pencairan penjualan setiap saat Penalti tidak ada Biaya pembelian 0. Perkembangan perbankan syariah di Indonesia dalam satu dekade terakhir ini sangat pesat. ras. 12. agama. tidak ada spekulasi. 10. Yang kedua. daftar anggota direksi dan komisaris serta surat kuasa dari direksi kepada pejabat yang ditunjuk untuk melakukan transaksi dengan disertai fotokopi KTP atau Paspor dari yang memberi memberi dan diberi kuasa. 13. Sebuah Harapan Perkembangan perbankan syariah di Indonesia dalam satu dekade terakhir ini sangat pesat. Perlu disadari bahwa sistem ekonomi Islam ini tidak hanya diperuntukkan bagi kaum muslimin saja. Karena itu. kondisi saat ini membutuhkan adanya dukungan yang kuat dari berbagai pihak agar sistem ekonomi berdasarkan syariah Islamiyah dapat terus tumbuh dan berkembang di Indonesia. Kemudian yang ketiga adalah kebebasan. harus dilaksanakan sebagai bentuk penghambaan kita kepada Allah Swt secara total. Regulasi Sistem Ekonomi Syari’ah Bank Sentral Islam. Hal ini berarti bahwa setiap manusia memiliki kebebasan untuk melaksanakan berbagai aktivitas ekonomi sepanjang tidak ada ketentuan Allah Swt yang melarangnya. penimbunan. Selanjutnya yang keempat adalah pertanggung-jawaban. NPWP. benar-benar diterapkan dalam kehidupan perekonomian. termasuk ekonomi. terbagi atas empat hal. bahwa ekonomi Islam bertujuan untuk menemukan dan menghidupkan kembali nilai-nilai. yang masih berlangsung hingga saat ini. setiap kegiatan ekonomi haruslah senantiasa berada dalam koridor keadilan dan keseimbangan. BNI SECURITIES) dan outlet-outletnya serta di kantor-kantor cabang BNI Syariah. Masyarakat sangat merindukan munculnya berbagai institusi ekonomi yang dapat mewujudkan keadilan ekonomi guna mempersempit kesenjangan sosial. yaitu dimana kita meyakini akan kemahaesaan dan kemahakuasaan Allah swt didalam mengatur segala sesuatunya.75% dari investasi Penjualan kembali atau pengalihan tanpa biaya Proyeksi pencairan penjualan T +1 (maksimum T+7)/bursa Tata cara Pembukaan Rekening dan Pembayaran. dan semakin tingginya tingkat kepercayaan masyarakat. keadilan. Sistem perekonomian yang dibangun pada masa itu. Nilainilai seperti kejujuran. Formulir Pembukaan Rekening dapat diperoleh di Kantor Manajer Investasi (PT. 15. karena mengandung nilai dan filsafat yang sejalan dengan fitrah dan kebutuhan hidup manusia. Konsep & Aplikasinya di Indonesia selanjutnya diterapkan pada kondisi saat ini. dan semakin tingginya tingkat kepercayaan masyarakat. Hal ini terlihat dari semakin tumbuh dan berkembangnya industri perbankan Islam di tanah air. yaitu: Pertama.20 Ekonomi Islam: Sejarah. tidak berlakunya riba. prinsip tauhid.44 Berbagai karakteristik dan landasan filosofis di atas memberikan panduan kepada kita didalam proses implementasi ekonomi Islam. 11. benar-benar mencerminkan pelaksanaan ajaran Islam secara utuh. Masyarakat sangat merindukan munculnya berbagai institusi ekonomi yang dapat mewujudkan keadilan ekonomi guna mempersempit kesenjangan sosial. Krisis ekonomi yang terjadi sejak pertengahan 1997. telah semakin menyadarkan kita akan pentingnya mencari dan mengembangkan sistem ekonomi alternatif. karena fenomena ini terjadi justru di saat kondisi perekonomian nasional Ibid. maupun atribut-atribut keduniaan lainnya. yang menjadi dasar kesejahteraan manusia. Setiap pemodal yang ingin membeli Unit penyertaan BNI Dana Syariah dan/atau BNI DanaPlus Syariah terlebih dahulu diharuskan untuk mengisi Formulir pembukaan Rekening dengan melampirkan fotocopi identitas diri (KTP/SIM/Paspor untuk Pemegang Unit Penyertaan perorangan) dan fotocopi akte pendirian perusahaan. Teori. tetapi juga memberikan dampak positif kepada kalangan non muslim lainnya. Sehingga seluruh aktivitas. termasuk mekanisme perolehan rizki.500. Artinya bahwa manusia harus memikul seluruh tanggung jawab atas segala keputusan yang telah diambilnya. yang mampu mencegah terjadinya konsentrasi kekayaan di tangan segelintir kelompok orang. Sedangkan landasan filosofis ekonomi Islam menurut Adiwarman Karim. Hal ini memberikan keyakinan kepada kita bahwa sistem ekonomi Islam ini merupakan solusi di masa yang akan datang. tanpa membedakan suku. prioritas. Hal ini terlihat dari semakin tumbuh dan berkembangnya industri perbankan Islam di tanah air. 14. Ketika saat ini kita berupaya untuk membangun kembali sistem perekonomian Islam. sehingga menciptakan kesejahteraan. Return dihitung berdasarkan perubahan NAB Minimum pencairan penjualan Rp. maka nilai-nilai dan norma-norma ekonomi yang pernah diterapkan oleh Rasulullah saw bersama para sahabat harus dihidupkan kembali.

peran institusi pendidikan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 21 12. Dana awal penerbitan sebesar Rp. Biaya pembelian sebesar 0. BNI Danaplus Syariah 1. Transparan (investasi ditentukan didepan. dimana sudah saatnya ada ruang bagi pengkajian dan penelaahan ekonomi syariah secara lebih mendalam dan aplikatif. Bebas biaya pencairan (tidak dikenakan penalti) 7. CD Mudharabah Mutlaqah. Bebas Pajak (bukan objek pajak) 4.12.340 Ekonomi Islam: Sejarah. Teori.000.500 juta 2. 7.0.50% pada efek yang bersifat ekuitas a.25% dari NAB harian dan dibayar setiap bulan. Sertifikat Investasi Mudharabah antar bank serta efek-efek lain yang bersifat syariah dan max. Keuntungan Berinvestasi di BNI Reksadana Syariah 1.Phoneplus) Tentu dalam hal ini. saham prinsip syariah (jii) 4.75% dan biaya penjualan kembali 0%. Imbalan jasa MI pertahun max. Pembayaran penjualan kembali selambat-lambatnya 7 hari kerja (t+7). diantaranya ialah memperbaiki dan menyempurnakan kurikulum pendidikan ekonomi. Langkah yang dapat dilakukan oleh perguruan tinggi. ---$€£¥--- . Bahkan jika memungkinkan dibukanya jurusan ekonomi Islam secara tersendiri. Pembelian reksadana dapat dilakukan dioutlet bni securities dan bni syariah 6. Pengalihan ke reksadana non syariah tidakdikenakan biaya 8. Tujuan Investasi BNI DanaPlus Syariah adalah memberikan tingkat pertumbuhan nilai investasi yang lebih baik dan optimal dalam jangka panjang kepada para pemodal yang berpegang kepada Syariah Islam dengan hasil investasi yang bersih dari unsur riba' dan gharar.1% berdasarkan NAB dihitung secara harian dan dibayar setiap bulan. Fasilitas bebas pajak atas return yang diterima dari investor 9.l. audit 1x setahun) 5. 98% di efek pendapatan tetap a. Minimum pembelian setiap kali Rp. 11. Pengelolaan Portofolio yang profesional 6. Pembayaran penjualan kembali selambat-lambatnya 7 hari kerja (t+7). Terjangkau (minimum pembelian Rp.CD Mudharabah Muqayaddah.000. dimana ilmu ekonomi Islam dikembangkan dengan memadukan pendekatan normatif keagamaan dan pendekatan kuantitatif empiris. Komposisi portofolio min.2. Imbalan jasa kustodian pertahun max. yang disertai oleh komprehensifitas analisis. Tujuan Investasi BNI Dana Syariah adalah memberikan tingkat pertumbuhan yang stabil dalam jangka panjang kepada para pemodal yang berpegang kepada Syariah Islam dengan hasil investasi yang bersih dari unsur riba' dan gharar. beserta kurikulumnya menjadi sangat signifikan. Obligasi Syariah. Mudah dijangkau dari segala penjuru (ATM. 10.5 milyar 3. SWBI. 5. Hasil yang optimal (dibanding deposito) 8. termasuk perguruan tinggi. Likuiditas Terjamin (dapat dicairkan sewaktu-waktu) 3.l. 1 juta atau maksimum 2% dari total unit yang dijual.48% sd.1. Total unit penyertaan sebesar Rp.

4. 1 juta atau maksimum 2% 5. berhasil atau tidak bisnis para peminjam modal. Biaya pembelian sebesar 0. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 339 mempertimbangkan apakah dana yang dipinjam itu berhasil dibisniskan atau tidak. Sertifikat Investasi Mudharabah antar bank serta efek-efek lain yang bersifat syariah.22 Ekonomi Islam: Sejarah. Dalam sistim ini. Pengalihan ke reksadana non syariah tidak dikenakan biaya 9. Imbalan jasa MI pertahun max.l.75% dan biaya penjualan kembali 0%. Komposisi portofolio min. Perbedaan pembagian hasil yang pre-determined (exante) dalam sistim ekonomi ribawi inilah yang menyebabkan terjadinya ketidakadilan dalam ekonomi umat sehingga ianya dilarang oleh Islam dibandingkan dengan sistim ekonomi Islam yang pembagian hasilnya berdasarkan post-determined (ex-post) yang jauh lebih adil dan mensejahterakan umat Reksadana Syariah Pengertian Dan Definisi Reksadana Syariah Reksa Dana Syariah adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal sebagai pemilik harta ( shabib al-mal/rabb al-mal) untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi sebagai wakil shahib al-mal menurut ketentuan dan prinsip Syariah Islam.12. Mereka hanya tahu persentase pembagian hasil.98% di efek pendapatan tetap a. Dana awal penerbitan sebesar Rp. Total unit penyertaan sebesar Rp. Fasilitas bebas pajak atas return yang diterima dari investor 10. . tetapi mereka tidak pernah tahu berapa jumlah pembagian hasil sebenarnya yang akan mareka terima sebelum usaha itu berhasil atau tidak. 6. Teori.1% berdasarkan NAB dihitung secara harian dan dibayar setiap bulan 11. CD Mudharabah Muqayaddah.5 milyar 3. Obligasi Syariah SWBI. peminjam harus membayar pinjaman plus bunganya. jumlah pembagian hasil yang diterima belumlah diketahui secara pasti sebelum usaha itu berhasil atau gagal. keuntungan dan kerugian adalah menjadi tanggung jawab bersama. Imbalan jasa kustodian pertahun max. Jenis Reksadana Syariah BNI Dana Syariah 1.25% dari NAB harian dan dibayar setiap bulan. Pembelian reksadana dapat dilakukan di outlet BNI Securities dan BNI Syariah 7.0. 8. Dengan kata lain. Minimum pembelian setiap kali Rp. Sedangkan dalam ekonomi Islam baik dalam bentuk usaha mudharabah mahupun musyarakah.CD Mudharabah Mutlaqah. dari total unit yang dijual.80% sd.500 juta 2.max.

338

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sejarah Ekonomi Islam

23

pinjam meminjam dana yang digunakan untuk berbisnis adalah "Sistim Bagi Hasil" (Profit-Loss Sharing). secara umum, sistim bagi hasil ini ada yang disebut dengan mudharabah, yaitu bentuk usaha bisnis yang dilakukan oleh dua partai dimana dalam menjalankan usaha bisnis ini satu partai adalah bertindak sebagai pemodal dan partai lainnya bertindak sebagai pelaksana bisnis (enterpreneur). Sementara itu, musyarakah dimaksudkan sebagai suatu bentuk usaha bisnis/syarikat yang modalnya di biayai oleh semua partai yang terlibat dalam bisnis tersebut. Kedua bentuk bisnis ini, jauh lebih berkeadilan dibandingkan dengan bentuk bisnis dalam ekonomi konvensional, sebab apapun keuntungan atau resiko yang terjadi terhadap bisnis ini, ke semua partai yang terlibat dalam bisnis ini memiliki hak yang sama terhadap hasil usaha yang diperoleh. Bila bisnis mereka berjaya, maka semua partai akan menerima keuntungan dan sebaliknya, bila bisnis mereka bankrut maka kerugianpun harus ditanggung bersama. Jumlah pembagian keuntungan yang akan diperoleh mereka dalam mudharabah adalah berdasarkan penjanjian bersama, katakanlah 60% untuk pembagi modal dan sisanya, 40% untuk mereka yang memenej bisnis. Namun, bila usaha mudharabah mengalami kerugian, maka pelaksana tidak bertanggung jawab atas kehilangan modal yang disumbangkan pemodalnya. Ini tidak berarti para pelaksana tidak mengalami kerugian apapun, sebab ianya juga dirugikan atas jasa dan jerih payahnya yang disumbangkan untuk memajukan bisnis mereka. Dengan kata lain, pemodal rugi atas modalnya, dan pelaksana rugi atas usaha dan jerih payahnya. Sedangkan dalam musharakah, ada dua pendapat cara pembagian keuntungan yang diadopsikan. Pertama, pembagian keuntungan biasanya dibahagikan berdasarkan besarnya jumlah modal masing-masing yang diinvestasikan dalam bisnis mereka. Sebagai contoh, dalam menjalankan usaha bisnis "Emping Melinjo" yang memerlukan modal Rp100.000.000,- si A menginvestasi Rp70.000.000,- dan si B sisanya didanai oleh si B sebanyak Rp30.000.000,-. Maka pembahagian hasil keuntungan adalah 70% untuk si A dan 30% untuk si B berdasarkan jumlah proporsi modal yang mereka tanamkan. Semakin besar jumlah modal yang diinvestasikan, maka semakin besar bahagian keuntungan yang diperoleh. Sedangkan, sistim pembagian hasil kedua adalah keuntungan itu dibahagikan berdasarkan proporsi usaha dan jerih payah yang diberikan dalam menjayakan bisnis mereka. Seperti halnya dalam pembagian keuntungan, kerugian yang dialami mereka juga harus ditanggung bersama. Apapun dasar pembagian hasil yang dibuat, namun pembagian keuntungan itu haruslah berdasarkan kesepakatan bersama dan kerugian yang terjadipun hendaklah betul-betul disebabkan oleh faktor-faktor yang tidak dapat dielakkan dan bukan disebabkan oleh faktor kesengajaan.Bila kita melihat dalam sistim ekonomi ribawi (bunga), peminjam sudah ditentukan besarnya jumlah bunga yang harus dibayarkan ke bank dengan tidak

| BAB 2 |

Sejarah Ekonomi Islam

T

ujuan mulia diutusnya Rasulullah saw di muka bumi adalah membangun masyarakat yang berbudaya dan berperadaban, hal itu merupakan salah satu tujuan utama dari makna al-Qur’an diturunkan di dunia ini. Langkah-langkah utama yang diambil beliau adalah merekontruksikan secara mendasar pemahaman manusia terhadap keberadaannya di dunia. Dimulai dari hal-hal yang mendasar dan mulia (summum button) dalam bertingkah dan berperilaku (muamaalah) diantara sesamanya. Masalah muaMaalah menjadi bagian penting dari perkembangan masyarakat, yang akhirnya sangat menentukan kebijakan politik. Di mana kebijakan politik cendrung lebih dominan dalam mempengaruhi kehidupan masyarakat. Demikian juga dengan perkembangan ekonomi Islam, menjadi suatu yang tidak dapat dipisahkan dari perkembangan sejarah Islam. Walaupun sejumlah literatur tidak secara implisit menyebutkan keberadaan pemikiran ekonomi Islam, tetapi karena adanya perkembangan ekonomi Islam di masa sekarang, maka hal itu tidak dapat dipisahkan dari perkembangan sosial kemsyarakatan. Di samping itu, ekonomi Islam bukan ilmu spesifik yang menjadi alasan untuk dipisahkan dari perkembangan sosial kemasyarakatan di masa Rasullah saw dan Khulafaurasyidin. Sekalipun demikian, bukan berarti pemikiran tentang ekonomi Islam minim. Potensi pemikiran ekonomi Islam sangat potensial, sejalan karena tidak adanya pemisahan antara satu urusan dengan urusan lain dalam mencari keridhaan Allah. Mengapa saat ini perkembangan pemikiran ekonomi Islam kurang dikenal dan kurang pengaruhnya dalam kehidupan masyarakat? Faktor

24

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia

337

utamanya adalah karena kajian-kajian pemikiran ekonomi Islam kurang tereksplorasi di tengah maraknya dominasi ilmu ekonomi konvensional yang lebih banyak digunakan pada saat ini, baik di negara maju maupun negara berkembang. Akibatnya, perkembangan ekonomi Islam, yang telah ada sejak awal abad ke-7 M, kurang begitu dikenal masyarakat. Hal ini menjadikan pemikiran-pemikiran ekonomi Islam kurang mendapat perhatian yang baik, sebab masyarakatnya juga kurang mendapat informasi yang memadai. Tabel 1 Perkembangan Pemikiran Ekonomi Islam
Periode 632-656 M 656-661 M Rasulullah saw Tokoh Ekonomi Muslim

Pemikiran Ekonomi Islam di masa Khulafaurashydin. Abu Bakar Siddiq (632-634) Umar Bin Khatab (634-644), Usman bin Affan, (644-656) Ali bin Abi Thalib (656-661). 738-1037 Pemikiran Ekonomi Islam Periode Awal M Zayd bin Ali (738), Abu Hanifah (767 M), Awzai (774 M), Maalik (798 M), Abu Yusuf (798 M), Muhammad bin Hasan Al-Shaybani (804 M), Yahya bin Dam (818 M), Shafii (820 M), Abu Ubayd (838 M), Ahmad bin Hambali (855 M), Yahya Bin Hambali (855 M), Yahya bin Umar (902 M), Qudama bin Jafar (948 M), Abu Jafar al Dawudi (1012 M), Mawardi (1058 M) Hasan Al-Bashri (728 M), Ibrahim bin Dam (874 M), Fudayl bin Ayad (802 M) Ma’ruf Karkhi (815 M), Dzul Nun Al Misri (859 M), Ibn Maskawih (1030 M), al Kindi (1873 M), Farabi (950 M), Ibnu Sina (1037 M). 1058– Pemikiran Ekonomi Islam Periode Kedua. 1448 M Al-Ghazali (1111), Ibnu Taimiyah (1328), Ibnu Khaldum (1040), Syamsuddin Al-Sarakhsi (1090), Nizamul Mulk Tusi (1093), Ibnu Mas’ud Al-Kasani (1182), Al-Shaizari (1193) Fakhrudiin Al-Razi (1210), Najnudin Al-Razi (1256) Ibnu Ukhuwa (1329), Ibnu Qoyyim (1350), Muhhamd bin Abdulrahman Al-Habashi (1300) Abu Ishaq Al-Shatibi (1388), Al-Maqrizi (1441), Al-Qushayri (857) Al-Hujwari (1096), Abdul Qadir Jailani (1169) Al-Attar (1252), Ibnu Arabi (1240) Jalaludin Rumi (1274) Ibnu Baja (1138) Ibnu Tufayl (1185), Ibnu Rusyd (1198). 1446Pemikiran Ekonomi Islam Periode Ketiga 1931 M Shah Walilullah Al-Dhelhi (1762), Muhammad bin Abdul Wahab (1787), JaMaaluddin Al-Afghani (1897), Mufti Muhammad Abduh (1905) Muhammad Iqbal (1938), Ibnu Nujaym (1562), Ibnu Abidin (1836), Syeh Ahmad Sirhindi (1524). 1931 – Pemikiran Ekonomi Islam Periode Lanjut Sekarang Muhammad Abdul Mannan (b.1938), Muhammad Najatullah Siddiqi (b. 1931), Syed Nawad Haider Naqvi (b. 1935), Monzer Kahf, Sayyid Mahmud Taleghani. Muhammad baqir as Sadr, Umer Chapra. Sumber: M. Nejatullah Siddiqi (1995), M. Aslam Hannef (1995) dan A. Karim (2001).1

Sejarah Ekonomi Islam Masa Rasulullah saw Pemikiran Ekonomi Islam diawali sejak Nabi Muhammad saw diutus sebagai seorang Rasul (utusan Allah). Rasulullah saw mengeluarkan sejumlah
Diriwayatkan oleh al-‘Uqaili di dalam kitab Adh-Dhu’afa, Abu Mu’aim di dalam kitab al-Hulliyah dan Abu al-hasan Ibnu Abdu Kuwaih di dalam kitab Tsalatsatu Majalis lewat jalur periwayatan Sufyan dari Hajjaj dari Yazid ar-Ruqasyi dari Anas bin Malik dengan derajat marfu.
1

tingkat bunga di Indonesia, katakanlah, 17% dengan tingkat inflasi 15%, maka tingkat bunga riel adalah 2% (17%-15%). Ini berarti walaupun tingkat bunga nominal (tingkat bunga sebelum dikurangi dengan tingkat inflasi) tinggi di Indonesia, ini tidak secara otomatis akan mempengaruhi investor untuk membeli Rupiah, karena pada dasarnya tingkat bunga riel di Indonesia jauh lebih rendah dibandingkan dengan tingkat bunga riel di negara-negara lain. Inilah penyebab utama semakin menurunnya nilai (depresiasi) Rupiah akibat rendahnya permintaan akan Rupiah. Tinggi rendahnya nilai Rupiah sangat dipengaruhi oleh jumlah permintaan dan penawaran Rupiah di pasar uang. Semakin banyak jumlah permintaan mata uang Rupiah, maka semakin tinggi nilai mata uang Rupiah, dan sebaliknya. Begitu juga dengan penawaran, semakin tingginya jumlah Rupiah yang beredar di pasar, sementara permintaan akan Rupiah rendah, maka nilai rupiah akan menurun, dan sebaliknya. Sebenarnya, inilah yang sedang berlaku di Indonesia, dimana jangankan businessman asing, para businessman dalam negeripun lebih cenderung membeli Dolar atau mata uang asing lainnya dengan menjual Rupiah di pasar valuta asing. Ini juga bermakna semakin berkurangnya dana asing yang masuk ke Indonesia, ditambah lagi dengan larinya dana dalam negeri ke luar sehingga akan sangat mempengaruhi ketersediaan dana yang memadai sebagai modal pembangunan ekonomi. Hal ini jelas semakin memperparah penurunan nilai mata uang Rupiah dan semakin minimnya dana asing dan lokal yang tersedia untuk pembangunan ekonomi, yang pada gilirannya, akan menyebabkan krisis ekonomi terjadi berkepanjangan. Memang, harus diakui bahwa semakin rendahnya nilai Rupiah, maka semakin memperkuat daya saing komoditas eksport Indonesia di pasar internasional karena relatif murahnya harga komoditas eksport tersebut di pasar internasional bila dibeli dengan mata uang asing. Tetapi, penurunan nilai Rupiah ini tidak akan memberi pengaruh signifikan sebab kebanyakan komposisi bahan mentah komoditas eksport Indonesia adalah terdiri dari bahan mentah yang diimport dari negara luar. Dengan kata lain, kenaikan harga barang mentah akibatnya tingginya nilai mata uang (appresiasi) asing jelas akan menyebabkan biaya untuk memproduksikan komoditas eksport tersebut akan bertambah mahal sehingga produk akhir komoditas itu harus dijual dengan harga yang mahal pula. Ini menunjukkan bahwa penurunan nilai Rupiah tidak akan memberi kelebihan daya saing eksport Indonesia di pasar internasional. Permasalahan di atas, sebenarnya, tidak pernah terjadi kalau sistim ekonomi Islam diadopsi dalam sistim ekonomi negara. Kenapa tidak? Karena nilai uang tidak akan dipengaruhi oleh perbedaan tingkat bunga riel sebab ekonomi Islam tidak mengenal sistim bunga (riba). Inilah yang menyebabkan nilai uang dalam ekonomi tanpa bunga tidak mengalami volatilitas yang membahayakan.Solusi ekonomi Islam terhadap bunga (riba) dalam sistim

336

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sejarah Ekonomi Islam

25

lebih besar diperolehi akibat tingginya tingkat bunga. Terakhir, bunga dianggap sebagai tambahan biaya produksi bagi para businessman yang menggunakan modal pinjaman. Biaya produksi yang tinggi tentu akan memaksa perusahaan untuk menjual produknya dengan harga yang lebih tinggi pula. Melambungnya tingkat harga, pada gilirannya, akan mengundang terjadinya inflasi akibat semakin lemahnya daya beli konsumen. Semua dampak negatif sistim ekonomi ribawi ini secara gradual, tapi pasti, akan mengkeroposkan sendi-sendi ekonomi umat. Kehadiran krisis ekonomi tentunya tidak terlepas dari pengadopsian sistim ekonomi ribawi seperti disebutkan di atas. Bagaimana skenario sistim ekonomi ribawi akan menggerogoti sendisendi ekonomi umat, secara detail dapat disebutkan sebagai berikut. Dalam dunia perbankan yang menganut sistim ribawi tingkat bunga dijadikan acuan untuk meraih keuntungan para pemberi modal. Bank tidak mahu tahu apakah para peminjam memperoleh keuntungan atau tidak atas modal pinjamannya, yang penting para peminjam harus membayar modal pinjamannya plus bunga pinjaman. Semakin tinggi tingkat bunga dalam sebuah negara, maka semakin tinggi tingkat keuntungan yang diperoleh para pemberi modal dan semakin merusak sendi-sendi ekonomi umat akibat dampak negatif sistim ekonomi ribawi dalam masyarakat. Demikian pula, akibat terlalu tingginya tingkat bunga yang dibebankan kepada para meminjam, maka semakin sukarnya para peminjam untuk melunasi bunga pinjamannya. Apalagi dalam sistim ekonomi konvensional, biasanya pihak bank tidak terlalu selektif dalam meluncurkan kreditnya kepada masyarakat. Pihak bank tidak mahu tahu apakah uang pinjamannya itu digunakan pada sektor-sektor produktif atau tidak, yang penting bagi mereka adalah semua dana yang tersedia dapat disalurkan kepada masyarakat. Sikap bank yang beginilah yang menyebabkan semakin tingginya kredit macet dalam ekonomi akibat semakin menunggaknya hutang peminjam modal yang tidak sanggup dilunasi ketika jatuh tempo kepada pihak bank. Akibatnya, bank-bank akan memiliki defisit dana yang dampaknya sangat mempengaruhi tingkat produksi dalam masyarakat. Nilai Mata Uang Selanjutnya, sistem ekonomi ribawi juga menjadi punca utama penyebab tidak stabil nilai uang (currency) sesebuah negara. Karena uang senantiasa akan berpindah dari negara yang tingkat bunga riel yang rendah ke negara yang tingkat bunga riel yang lebih tinggi akibat para spekulator ingin memperoleh keuntungan besar dengan menyimpan uangnya dimana tingkat bunga riel relatif tinggi. Usaha memperoleh keuntungan dengan cara ini, dalam istilah ekonomi disebut dengan arbitraging. Tingkat bunga riel disini dimaksudkan adalah tingkat bunga minus tingkat inflasi. Sebagai contoh, bila

kebijakan yang menyangkut berbagai hal yang berkaitan dengan masalah kemasyarakatan, selain masalah hukum (fiqh), politik (siyasah), juga masalah perniagaan atau ekonomi (muaMaalah). Permasalahan ini menjadi salah satu pusat perhatian utama Rasulullah saw, karena merupakan pilar penyangga keimanan yang penting. Sebagaimana diriwayatkan oleh Muslim, Rasulullah saw bersabda, “Kemiskinan membawa orang kepada kekafiran”.2 Sudah pasti, upaya mengentas kemiskinan merupakan bagian dari kebijakan-kebijakan sosial yang dikeluarkan Rasulullah saw. Lebih aktual lagi, bahwa Muhammad Rasulullah sangat memperhatikan perihal ekonomi umat Islam adalah ketika Islam telah memiliki sebuah wilayah, yakni Madinah. Masjid sebagai pusat peradaban dan kebudayaan Islam, di masa Rasulullah telah difungsikan selain sebagai pusat ibadah (ritual) juga sebagai pusat komando operasi militer, pemerintahan dan pusat perekonomian. Di masa ini Rasulullah menjadikan masjid sebagai pusat penerimaan dan pendistirbusian zakat serta keuangan lainnya.3 Periode kerasulan, Nabi Muhammad diberi amanat yang sangat besar tidak hanya mengembangkan dakwah Islam, tetapi juga membina dan membangun budaya dan peradaban umat. Beliau dalam melaksanakan tugasnya tidak mendapatkan upah atau gaji sedikitpun dari negara, kecuali hadiah kecil yang umumnya berupa bahan makanan. Salah satu pemimpin kaum (Hazrat Anat) menawarkan miliknya kepada Rasulullah saw yang kemudian diberikan kepada Ummul Yaman, seorang Ibu pengasuh.4 Rasullah saw mendirikan majelis Syura, majelis ini terdiri dari pemimpin kaum yang sebagian dari mereka bertanggung-jawab mencatat wahyu. Pada tahun ke-6 hijrah, sekretaris dengan bentuk yang sederhana telah dibangun. Utusan negara telah dikirim ke berbagai raja dan pemimpin-pemimpin. Orang-orang ini mengerjakan tugasnya dengan sukarela dan membiayai hidupnya dari sumber independen, sedangkan pekerjaan sangat sederhana tidak memerlukan perhatian penuh. Pada masa Rasulullah saw tidak ada tentara forMaal, semuanya muslim yang mampu boleh menjadi tentara. Mereka tidak mendapat gaji tetap, tetapi mereka diperboleh mendapatkan bagian dari rampasan perang. Rampasan perang meliputi senjata, kuda, unta dan barang-barang bergerak lain yang didapatkan dalam perang. Situasi berubah setelah turunya surat alAnfal (8) ayat 41: “Ketahuilah sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk
H.R. Muslim. Agustianto, “Peran Masjid Dalam Edukasi Ekonomi Syariah”, dalam www. esyariah.ORG. 4 Shibli Nu’mani, Seeratum-Nabi (urdu) Matbee Maarif Azamgarh, 6th print Vol 1, p. 287 dalam MA Sabzwri, Sistem Ekonomi Fsiskal, Pada Masa Pemerintahan Nabi Muhammad saw, dalam Adiwarman (2001), Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam, The Internasional Institut of Islamic Thought (IIIT), Jakarta, h. 28.
3 2

26

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia

335

Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnu Sabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqaan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan, Dan Allah Kuasa atas segala sesuatu.” Selain pertempuran-pertempuran kecil, perang pertama antara orangorang Mekkah dan muslim terjadi di Badar. Perang ini orang Mekkah menceritakan kekalahan dan banyak yang ditawan oleh orang muslim. Rasulullah saw menetapkan besar uang tebusannya rata-rata 4.000 dirham untuk tiap tawanan. Tawanan yang miskin dan tidak dapat memberikan jumlah tersebut diminta untuk mengajar membaca sepuluh orang anak muslim. Melalui tebusan tersebut kaum muslim menerima uang.5 Rasulullah saw juga mengadopsi praktik yang lebih manusiawi terhadap tanah pertanian yang ditaklukan sebagai fai’ atau tanah dengan pemilik umum. Tanah-tanah ini dibiarkan dimiliki oleh pemilik dan menanam asal, sangat berbeda dari praktik kekaisaran Romawi dan Persia yang memisah-misahkan tanah-tanah ini dari pemiliknya dan membagikannya buat para elite militernya dan para prajuritnya. Semua tanah yang dihadiahkan kepada Rasulullah saw (iqta’) relatif lebih kecil jumlahnya dan terdiri dari tanah-tanah yang tidak bertuan. Kebijakan ini tidak hanya membantu mempertahankan kesinambungan kehidupan administrasi dan ekonomi tanah-tanah yang dikuasai, melaikan juga mendorong keadilan antara generasi dan mewujudkan sikap egaliter dalam Islam.6 Dalam bidang ekonomi, bangsa Arab telah mencapai perkembangan yang pesat. Mekah bukan saja merupakan pusat perdagangan lokal melainkan sudah menjadi jalur perdagangan dunia yang sangat penting saat itu, yang menghubungkan antara Utara (Syam), Selatan (Yaman), Timur (Persia) dan Barat (Mesir dan Abbessinia). Keberhasilan Mekkah menjadi pusat perdagangan internasional ini karena kejelian Hasyim 7 , tokoh penting suku Quraisy yang merupakan kakek buyut Muhammad saw, dalam mengisi kekosongan peranan suku bangsa lain di dalam bidang perdagangan di Mekkah sekitar abad keenam Masehi. Peredaran dagang mereka sempat dikisahkan Al-Qur’an: “Tuhan telah membinasakan kaum Quraisy dalam perjalanan di musim dingin dan musim panas. Karena itu hendaklah mereka menyembah Tuhan Kakbah ini, yang telah memberikan mereka makan di waktu kelaparan dan mengamankan mereka dari ketakutan.”.8

kemaslahatan bagi umat baik di dunia mahupun di akhirat kelak. Sebaliknya, pelanggaran syari'at Islam baik yang dilakukan dengan sengaja mahupun tidak, pasti akan mengundang malapetaka (ganjaran setimpal) langsung atau tidak langsung dari Allah swt. Krisis ekonomi adalah merupakan salah satu contoh malapetaka atau cobaan Tuhan terhadap makhluk-Nya yang telah terlalu jauh melaksanakan aktivitas ekonomi melenceng dari rel al-Qur'an dan Sunnah, seperti melegalkan riba merajelala berlaku di tengah-tengah ekonomi umat. Ekonomi Ribawi Islam telah mengharamkan riba untuk dipraktekkan dalam sistim ekonomi umatnya. Inilah yang menjadi pembeda utama antara sistim ekonomi Islam dengan ekonomi konvensional. Pelarangan riba dalam ekonomi Islam bukanlah tidak beralasan. Menurut Prof. A. M. Sadeq (1989) dalam artikelnya "Factor Pricing and Income Distribution from An Islamic perspective" yang dipublikasikan dalam Journal of Islamic Economics, menyebutkan bahwa pengharamkan riba dalam ekonomi, setidaknya, disebabkan oleh; Pertama, sistim ekonomi ribawi telah menimbulkan ketidakadilan dalam masyarakat terutama bagi para pemberi modal (bank) yang pasti menerima keuntungan tanpa mahu tahu apakah para peminjam dana tersebut memperoleh keuntungan atau tidak. Kalau para peminjam dana mendapatkan untung dalam bisnisnya, maka persoalan ketidakadilan mungkin tidak akan muncul. Namun, bila usaha bisnis para peminjam modal bankrut, para peminjam modal juga harus membayar kembali modal yang dipinjamkan dari pemodal plus bunga pinjaman. Dalam keadaan ini, para peminjam modal yang sudah bankrut seperti sudah jatuh di timpa tangga pula, dan bukankah ini sesuatu yang sangat tidak adil? Kedua, sistim ekonomi ribawi juga merupakan penyebab utama berlakunya ketidakseimbangan antara pemodal dengan peminjam. Keuntungan besar yang diperoleh para peminjam yang biasanya terdiri dari golongan industri raksasa (para konglomerat) hanya diharuskan membayar pinjaman modal mereka plus bunga pinjaman dalam jumlah yang relatif kecil dibandingkan dengan milyaran keuntungan yang mereka peroleh. Padahal para penyimpan uang di bank-bank adalah umumnya terdiri dari rakyat menengah ke bawah. Ini berarti bahwa keuntungan besar yang diterima para konglomerat dari hasil uang pinjamannya tidaklah setimpal dirasakan oleh para pemberi modal (para penyimpan uang di bank) yang umumnya terdiri dari masyarakat menengah ke bawah. Ketiga, sistim ekonomi ribawi akan menghambat investasi karena semakin tingginya tingkat bunga dalam masyarakat, maka semakin kecil kecenderungan masyarakat untuk berinvestasi. Masyarakat akan lebih cenderung untuk menyimpan uangnya di bank-bank karena keuntungan yang

Adiwarman A Karim, (2001), Ibid, hlm. 29. Umer Chapra (2001), Masa Depan Ilmu Ekonomi, Sebuah Tinjauan Islam, (Jakarta: Gema Insani Press), hlm. 156. 7 Aunur Rahim Faqih,dkk (ed.), “Pemikiran dan Peradaban Islam”, Yogyakarta: UII Press, Hlm. 24. 8 Al Qur’an, surat Quraisy (106) ayat 1-4.
6

5

“The Four Pillars of Islam”. hlm. kecuali baju baja. pendapatan dan sumber daya negara masih sangat kecil. maka tulisan ini akan dibahagikan ke dalam dua bahagian.Makan dan minumlah rezeki (yang diberikan) Allah. h. Rasulullah saw membagikan tanah ini sebagian besar kepada Muhajirin dan orang Anshar yang miskin. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 27 ekonomi lainnya telah berperan aktif dalam mengundang munculnya krisis ekonomi. seperti disebutkan dalam dua ayat berikut ini: ".dan janganlah kamu merugikan manusia pada hak-haknya dan janganlah kamu merajalela di muka bumi dengan membuat kerusakan"(Q. hutang luar negeri. Dalam ulasannya. muda atau tua dan dibayar sebelum shalat id fitri. Akan tetapi ahli hadits memandang zakat telah diwajibkan sebelum tahun ke-9 Hijrah ketika Maulana Abdul Hasan berkata zakat diwajibkan setelah hijrah dan dalam kurun lima tahun setelahnya. seperti tindakan mengkonsumsi riba. Akhirnya. Asy-Syu'ara: 183) ".S. kemudian oleh Rasulullah saw dijadikan tanah shadaqah. faktor-faktor non-ekonomi juga dieksplorasi secara singkat. 30. Besarnya satu sha kurma. Karena langka dan pentingnya tulisan ini. sementara shadaqah fitrah pada tahun ke-2 hijrah. tulisan ini coba menyoroti ekonomi ribawi. budak atau orang bebas. Kelompok ini masuk dalam fakta Madinah tetapi melanggar perjanjian. Nabi meminta mereka meninggalkan kota. laki-laki atau perempuan.334 Ekonomi Islam: Sejarah.S. tetapi mereka menolaknya. Dimana bahagian pertama tulisan ini coba menyingkapi dampak negatif ekonomi ribawi dan pengaruhnya terhadap nilai mata uang. 30. dan tindakan malpraktek lainnya.10 Sampai tahun ke-4 hijrah. bahagian terakhir tulisan ini akan melihat konsep ekonomi Islam dalam mengatasi inflasi dan mengoptimalkan sistim pembiayaan negara defisit serta dampak negatif hutang luar negeri terhadap ekonomi umat. Al-Baqarah: 60). dan beberapa faktor penyebab krisis ekonomi lainnya secara Islami. Karachi. Sebelum konklusi diambil. dan janganlah kamu berkeliaran di muka bumi Allah dengan berbuat kerusakan" (Q. Kekayaan pertama datang dari Banu Nadir. 30. mereka menyerah dan setuju meninggalkan kota dengan membawa barang-barang sebanyak daya angkut dengan unta. gandum (berley). Ibid. hlm. wilayah negara berekspansi dengan cepat dan orang berbondong-bondong masuk Islam. tepung keju atau kismis. inflasi dan pembiayaan anggaran defisit. 2nd ed. Kejahilan manusia ini terjadi tidaklah terlepas dari sifat ketamakan atau kerakusan manusia yang lebih mementingkan diri sendiri ketimbang kemaslahatan umat sehingga mareka tidak mahu mendengar panduan Ilahi. Setelah pertempuran selama sebulan mereka 9 Abul Hasan Ali Nadwi (1975). aspek tingkah laku para pelaku ekonomi (economic behavioral agents). bahkan berusaha membunuh Rasulullah saw. Para pengumpul zakat bukanlah pekerjaan yang memerlukan waktu dan para pegawainya tidak diberikan gaji resmi. Teori. Oleh karena itu. nilai uang.. Sedangkan. Melakukan praktek ekonomi yang bertentangan dengan syari'at Islam seperti disebutkan dalam ayat-ayat di atas adalah merupakan suatu tindakan yang tidak hanya merugikan diri sendiri tetapi juga akan merusak sendi-sendi kehidupan ekonomi umat.12 Khaibar dikuasai pada tahun ke-7 hijrah.Sebenarnya. Zakat diwajibkan pada tahun ke-9 hijrah. 10 11 Adiwarman A Karim (2001). tepat pada tahun kedua setelah hijrah shadaqoh fitrah diwajibkan shadaqoh yang juga dikenal dengan zakat fitrah ini diwajibkan setiap bulan Ramadhan. 98 dalam Adiwarman A Karim (2001). monopoli. Ibid. suatu suku yang tinggal di pinggiran Madinah... Seorang Muhajirin dari banu Nadir yang telah masuk Islam memberikan tujuh kebunnya. Peraturan mengenai pengeluaran zakat di atas muncul pada tahun ke-9 Hijrah ketika dasar Islam telah kokoh. agar mareka kembali (ke jalan yang benar)". tulisan ini diharapkan dapat mengisi kokosongan tersebut dengan menganalisa sebab-sebab timbulnya krisis ekonomi ditinjau dari kacamata ekonomi Islam. Peraturan yang disusun meliputi sistem pengumpulan zakat. 12 Adiwarman A karim (2001). 9 Sebelum diwajibkan zakat bersifat sukarela dan belum ada peraturan khsusus atau ketentuan hukum. Majlis Nashreyat. hlm. Bagian Rasulullah saw digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. batas-batas zakat dan tingkat persentase zakat untuk barang yang berbeda-beda. Hal ini seperti disinyalir Allah swt dalam Surat Ar-Rum ayat 40: "Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia...e-Islam. maka tidaklah berlebihan bila krisis ekonomi yang melanda kita adalah suatu malapetaka yang sengaja diundangkan kehadirannya akibat ulah tangan jahil manusia sendiri. p. Adiwarman A Karim (2001). terjadinya krisis ekonomi dalam Islam tidak terlepas dari praktek-praktek atau aktivitas ekonomi yang dilakukan bertentangan dengan nilai-nilai keIslaman. Nabi pun mengerahkan tentara dan mengepung mereka. aspek etika ekonomi (economic ethical aspects). barang-barang yang dikenai zakat. Penduduknya menetang dan memerangi kaum Muslim. dan aspek-aspek kualitatif lainnya.11 Semua milik Banu Nadir yang ditinggalkan menjadi milik Rasulullah saw menurut ketentuan alQur’an. tetapi mereka mendapatkan bayaran dari zakat.". Sementara itu kita melihat bahwa sungguh sangat langka ataupun boleh dikatakan tidak ada sama sekali tulisan-tulisan yang menyoroti faktorfaktor penyebab krisis ekonomi dari aspek-aspek keagamaan (religious aspect). 30. karena mereka mendapatklan tanpa berperang. korupsi. . Karena setiap aturan Ilahiah senantiasa mengandung Dan. Ibid. Tujuh kebun penduduk Banu Nadir tersebut adalah wakaf Islam yang pertama. Bila pelaku ekonomi telah terbiasa bertindak di luar tuntunan ekonomi Ilahiah. Ibid. atau setengah sha gandum untuk tiap muslim. supaya Allah merasakan kepada mareka sebahagian dari (akibat) perbuatan mareka.

Perusahaan semacam itu sebaiknya diatur oelh koperasi. Sistem Koperasi Menurut arah dasarnya perekonomian di masa datang akan semakin jauh daripada dasar individualisme dan semakin dekat kepada kolektivisme. hlm. beban hutang luar negeri (foreign debt-burden) yang membengkak--terutama sekali hutang jangka pendek. Di sana tidak terdapat keberatan terhadap nepotisme (rnengutamakan keluarga) seperti halnya di dunia Barat—bahkan ini dipandang wajar. Pada masa Rasulullah saw besarnya jizyah satu dinar pertahun untuk orang dewasa yang mampu membayarnya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 333 menyerah dengan syarat dan berjanji meninggalkan tanahnya. Ibid. seribu garmen dikirim pada bulan Rajab tiap tahun.016 dirham. adalah orang Najran yang beragama Kristen (tahun keenam setelah Hijrah). beban hutang luar negeri yang membengkak dan pengaliran modal yang berlaku berulang kali. tamu dan sebagainya. jadi bila ada yang bernilai lebih atau kurang dari satu aukiyah. Setengah bagian Rasulullah saw digunakan untuk keperluan delegasi. Sebagai contoh wacana ini terdapat di daerah perdesaan Indonesia yang umum memiliki rasa kebersamaan yang tinggi (gotongroyong). investasi yang tidak efisien (inefficient investment). Bila diperkirakan dengan biaya hidup di Madinah untuk rata-rata keluarga yang 13 14 bukan keluarga. kadar pertukaran mata uang yang tidak seimbang. “Peranan Harta Rampasan Perang”. berdasar asas-ekonomi kerayaktan maka diupayakanlah sebuah wadah yang mempunyai dasar historikal yang jelas. Direktur International Monetary Fund (IMF) dalam kata-kata sambutannya pada Growth-Oriented Adjustment Programmes (kurang lebih) sebagai berikut: "ekonomi yang mengalami inflasi yang tidak terkawal. orang tua. yaitu sama sejahtera. sejak dahulu masyarakat Asia terkenal dengan konsep dasarnya tolong-menolong (gotong-royong). Rasulullah saw membagi Khaibar menjadi 36 bagian dan tiap bagian dibagi lagi menjadi 100 area. dan barang yang digunakan untuk subtitusi garmen harus diperhitungkan”. defisit neraca pembayaran yang besar. dalam Adiwarman A. Adhruh dan Adhriat membayarnya pada perang Tabuk. yang diusahakan oleh banyak orang sebagai buruh saja adalah pembawaan dasar individualisme yang bertentangan dengan dasar perekonomian yang adil. seperti yang disebutkan Baladhuri dalam kitab Futuh al-Buldan ketika menjelaskan pernyataan lengkap perjanjian Rasulullah saw dengan orang-orang Najran yang jelas dikatakan: “…setelah dinilai. dua ribu pakaian/garmen masingmasing bernilai satu aukiyah. Teori. Dan berdasrkan kolektivisme. Perempuan. Diantara ahli kitab yang harus memberi pajak. tetapi dapat juga berupa barang atau jasa. Hal ini memang dapat menimbulkan frustrasi di kalangan karyawan berusia muda atau yang berkemampuan tinggi. tingkat bunga yang tidak realistik. Hal ini terus berlangsung selama masa kepemimpinan Rasulullah saw dan Abu Bakar.800 bagian). pemerataan atau distribusi pendapatan dan keadilan dalam kebersamaan ini. Dalam menganalisa penyebab utama timbulnya krisis moneter tersebut. Hal ini seperti disebutkan oleh Michael Camdessus (1997). Ini dengan jelas menunjukkan bahwa defisit neraca pembayaran (deficit balance of payment). karena kepentingan keluarga diutamakan di atas kepentingan perusahaan. Pembayaran tidak harus merupakan uang tunai. pengemis. sejauh yang diketahui. namun mereka dapat mencari hiburan dengan bertawakal menurut ajaran agama Islam. Orang-orang Ailah. Dan perang dimasa Rasulullah saw tersebut diperkirakan kurang lebih antara 74 sampai 90 kali dengan harta rampasan perang 6. Rasulullah saw mengabulkan permintaan mereka dan memberikan mereka setengah bagian hasil panen dari tanah mereka. seribu lagi pada Safar tiap tahun. Hak milik orang-seorang atas tanah yang luas.13 Demikian juga Rasulullah saw juga menirima satu bagian biasa yang diberikan secara berkala kepada istri-istrinya sebanyak 80 unta penuh dengan kurma dan 80 unta penuh dengan gandum. merupakan cikal bakal terbentuknya sistem koperasi. Abdullah ibnu Rawabah biasanya datang tiap tahun untuk memperkirakan hasil produksi dan membagikannya menjadi dua bagian yang sama banyak. pembatasan perdagangan yang berkelanjutan. anak-anak.14 Pada masa perang di masa Rasulullah saw bukan merupakan alasan bagi umat Islam untuk meningkatkan pendapatnya. pendeta. dan banyak indikator Adiwarman A Karim (2001). hlm. hlm. telah menyebabkan kesulitan ekonomi. Atas dasar kebersamaan. 150. .28 Ekonomi Islam: Sejarah. 31. dibawah pemilikan pemerintah.400 tentara dan 400 penunggang kuda (1. 31. Dan setengah bagian lagi diberikan untuk 1. 15 Lihat Muhammad Yasin Mazhar Siddiqi. “Kami memiliki pengalaman khsusus dalam bertani dan berkebun kurma” dan meminta izin untuk tetap tinggal di sana. Ibid.157. Ibid. kelebihan atau kekuarangannya itu harus diperhitungkan.400 + 400 = 1. Adiwarman A Karim (2001). penderita sakit dan semua yang menderita penyakit dibebaskan dari kewajiban ini. para pakar ekonomi berkonklusi bahwa kerapuhan fundamental ekonomi (fundamental economic fragility) adalah merupakan penyebab utama munculnya krisis ekonomi. yang akhirnya akan memerangkapkan ekonomi negara ke dalam krisis ekonomi". Mereka mengatakan kepada Rasulullah saw. Tiap garmen bernilai satu aukiyah. Karim (2001). daripada mengecam atau berusaha mendobrak sistem hirarki perusahaan yang mantap.15 Nilai harta rampasan pad dekade awal kalender Hijrah (622-632 M) tidak lebih dari 6 juta dirham. Syarat yang diajukan diteriima. Atas dasar asas tersebut di atas. Nilai dari kurma. yaitu koperasi.

Adiwarman A. perkakas. tidak dipandang sebagai sikap Islam sejati. Rasulullah saw. Dan pengeluaran untuk zakat tidak dapat dibelanjakan untuk pengeluaran umum negara. Agar ia dapat memberi bantuan keuangan. Zakat atas hasil pertanian dan buah-buahan inilah yang dinamakan ushr. ibu kota negara. jika seorang majikan memenuhi semua tanggungjawab sosialnya. Tentu saja hal ini tidak selalu bisa dilaksanakan. pada masa Rasulullah. Karim (2001). perkakas. ketika ia mengirimnya ke Yaman sebagai pengumpul dan pemberi zakat: “…Katakalah kepada mereka (penduduk Yaman) bahwa Allah telah mewajibkan mereka untuk membayar zakat yang akan diambil dari orang kaya diantara mereka dan memberikannya kepada orang miskin diantara mereka. Rasulullah saw berkata kepada Muadz. 33. Seorang majikan bertanggung jawab menjamin kepastian kerja bagi para karyawan.332 Ekonomi Islam: Sejarah. Zakat emas dan perak ditentukan berdasrkan beratnya. Pengeluaran untuk keduanya sudah diuraikan secara jelas dan eksplisit di dalam al-Qur’an surat at-Taubah (9) ayat 60. seperti koin. .16 Dalam perjalanan roda pemerintahannya. Narnun mengingat suasana kekeluargaan. dan seharusnya mereka tidak terlalu ketat untuk menuntut pembayaran kembali. Ibid. karim (2001). Lebih jauh lagi zakat secara fundamental adalah pajak lokal. dan para keluarga mengharapkan agar dia diutamakan dalam soal kenaikan pangkat daripada karyawan yang terdiri atas enam orang sebesar 3. Bahkan kaum ulama menganjurkan agar seorang majikan menyediakan pinjaman uang bebas bunga. Ibid. 3) Binatang ternak unta. hlm. 4) Berbagai jenis barang dagangan termasuk budak dan hewan. maka wajarlah bila cicilan utang itu dipotong dari upah karyawan. 6) Luqta. 18 Adiwarman A. mendapat 2 sumber pendapatan secara umum. Mengadakan "rasionalisasi" atau "penciutan" barisan pekerja semata-mata berdasarkan perkiraan atau perencanaan keuangan yang kurang menyenangkan. kambing. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 29 dan walaupun kaum Muslimin menghargai kebebasan kehidupan keluarganya. Binatang ternak yang digembalakan bebas ditentukan berdasarkan jumlahnya. sekalipun sebenarnya tidak ada lagi pekerjaan bagi mereka. jumlah harta itu hanya dapat menunjang sejumlah kecil dari populasi muslim dan juga akibat perang tersebut. hlm.” Demikianlah pemerintah pusat berhak menerima keuntungan hanya bila terjadi surplus yang tidak dapat didistribusikan lagi kepada orang-orang yang berhak. Para majikan akan dihormati bila diketahui menyediakan dana cadangan darurat semacam itu. Karim (2001). hanya dalam kasus perang Badar pada perang lain tidak disebutkan jumlah uang 16 17 Adiwarman A. dan 7) Barang temuan. ornamen atau dalam bentuk lainnya. Berarti ia akan melepaskan peluang untuk memperoleh hasil dari tambahan investasi modalnya. Menurut Bukhari. domba. 5) Hasil pertanian termasuk buah-buahan. Zakat dan ushr merupakan kewajiban agama dan termasuk salah satu pilar Islam. dan perlu ditunjukkan sikap murah hati bila karyawan itu mengalami kesulitan keuangan terus-menerus. seorang majikan biasanya harus mempunyai cadangan dana cair yang cukup besar. Namun seorang majikan tidak mempunyai keleluasaan bergerak dalam soal menaikkan pangkat karyawan seperti para rekannya di dunia Barat. Ibid. majikan diharap untuk membantunya. Tidak bisa memecat karyawan walaupun pesanan berkurang. zakat dikenakan pada hal-hal berikut:17 1) Benda logam yang terbuiat dari emas seperti koin. Kelalaian menyediakan dana cadangan itu akan dipandang sebagai sikap tidak bertanggung jawab.000 dirham per-tahun. namun pada umumnya seorang majikan lebih memilih kebangkrutan daripada rnemecat karyawannya. hlm. Keduanya berbeda dengan pajak dan tidak diperlakukan seperti pajak. Seorang majikan cenderung berusaha mengatasi kesulitan jangka pendek dengan harapan bahwa dalam jangka panjang kondisi perdagangan akan membaik. 147. Cicilan semacam itu haruslah disesuaikan dengan keadaan keuangan karyawan. dan 2) Sumber pendapatan Sekunder. Teori. sapi. misalnya dengan memperluas usahanya. Kontribusi harta rampasan perang terhadap pendapatan kaum Muslim selama 10 tahun kepemimpinan Rasulullah saw tidak lebih dari 2 persen. harta benda yang ditingalkan musuh. 2) Benda logam yang terbuat dari perak. dan kenaikan pangkat para karyawan. Bila seorang karyawan mengalami kesulitan keuangan. yaitu: 1) Sumber pendapatan primer. Tidak mungkin berusaha dalam lingkungan dunia Islam tanpa menyediakan uang cadangan itu. 34. perhatian seorang majikan akan disambut baik. bukan karena jasa atau keunggulannya. Sumber Pendapatan Primer merupakan pendapatan utama bagi negara di masa Rasulullah saw adalah zakat dan ushr. asal saja sisa upahnya tidak akan kurang dari yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pokok karyawan bersama keluarganya. Dan. dan ditambah kekayaan yang dikumpulkan di Madinah. Barang dagangan bahan tambang dan luqta ditentukan beradasrkan nilai jualnya dan hasil pertanian dan buah-buahan ditentukan berdasarkan kuantitasnya. Kenaikan pangkat pada umumnya didasarkan pada masa dinas seorang karyawan. Sumber-sumber pendapatan sekunder yang menjadi sumber pendapatan negara: 18 1) Uang tebusan untuk para tawanan perang. Kenaikan Pangkat Atas Dasar Masa Dinas Seorang majikan juga memikul tanggung jawab atas struktur kerja dalam perusahaannya. sepuluh kali lebih besar dari harta rampasan. diperkirakan biaya untuk perang lebih dari 60 juta dirham. ornamen atau dalam bentuk lainnya. Sistem jaminan kesempatan kerja seumur hdiup di kebanyakan negara Islam berarti bahwa seorang majikan harus tetap menahan karyawannya.

disambut dengan gembira. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 331 tebusan tawanan perang. berasal dari harta benda kaum muslimin yang meninggalkan tanpa ahli waris atau berasal dari barang-barang seorang muslim yang meninggalkan negerinya. Sebaliknya di dunia Islam tidak ada pemisahan tegas antara jam kerja dan jam istirahat. dan pada umumnya jadwal jam kerja kurang berstruktur. khususnya mengenai pendidikan anak-anak para karyawannya. Campur tangan majikan secara berlebihan di luar lingkungan kerja tidak akan diterima oleh para karyawan di dunia Barat. karena mungkin karyawan itu memenuhi sebagian kewajiban si majikan. 6) Nawaib. Sejarah Ekonomi Islam Masa Khalifah Ketika kekhalifahan di masa Abu Bakar Siddiq (51 SH–13 H/ 537– 634 M) berkuasa. harta benda yang diindikasikan kepada umat Islam yang disebabkan Allah dan pendapatannya akan didepositkan di Baitul Maal. Bila seorang majikan tidak memperhatikan keluarga karyawan ia dianggap tidak sopan. seperti berburu pada musim haji. beliau mengambil langkah-langkah tegas untuk mengumpulkan zakat dari semua umat Islam termasuk Badui yang kembali memperlihatkan tanda-tanda pembangkangan sepeninggal Rasulullah saw. Namun laba. 7) Zakat fitrah. banyak suku-suku Arab yang meninggalkan Islam dan menolak membayar zakat. bila dibagi-bagikan. Abu Bakar memerintahkan pasukannya untuk menyerang suku-suku pembangkang tersebut. Karena biasanya majikan dan karyawan masih sekeluarga atau sesuku. sehingga tidak ada alasan untuk memandang laba sebagai hasil dari penindasan pada para pekerja. Tanggung jawab seorang majikan bahkan meliputi karyawan dan keluarganya. seperti kurban dan kaffarat. maka sikap itu tidaklah mengherankan. Menurut Imam Shuyuti. 3) Khumus atas rikaz harta karun temuan pada periode sebelum Islam. Seorang majikan rnengharapkan bantuan karyawannya pada setiap saat yang dipandangnya perlu.5%) Zakat Fitrah Wakaf Amwal Fadila Nawaib Shadaqah yang lain Khumus No 1 2 3 Dari kaum NonMuslim Jizyah Kharaj Ushr (5%) No 1 2 3 4 5 Umum Ghanimah Fay Uang tembusan Pinjaman dari kaum muslim atau nonmuslim. dan dengan penuh pengertian dia memberikan cuti kepada karyawan yang harus menjaga saudaranya yang sakit itu. Ini merupakan suatu sikap yang banyak mencerminkan pola dasar kebapaan informal. dan para karyawan tidak dapat mengandalkan uang bonus untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. hal ini sulit untuk dipahami para pengusaha Barat. Bahkan seorang majikan bersedia memikul biaya perawatan rumah sakit untuk saudara para karyawan. Teori. ketika berita wafatnya Rasulullah saw tersebar ke seluruh penjuru Madinah. sedangkan upah tidak berubah—ini adalah hal pasti yang memperburuk hubungan tenaga kerja yang sering terjadi di Barat. Tetapi walaupun perusahaan itu bukanlah perusahaan keluarga. dan 8) shadaqah. Para karyawan akan merasa tidak puas bila laba membumbung tinggi. Perhatian terhadap para karyawan jauh melampaui soal pembayaran upah saja. pajak yang jumlahnya cukup besar yang dibebankan pada kaum muslimin yang kaya dalam rangka menutupi pengeluaran negara selama masa darurat dan ini pernah terjadi pada masa perang Tabuk.000 dirham (20. 4) Amwal Fadhla. 2) Pinjaman-pinjaman setelah menaklukan kota Mekkah untuk pembayaran uang pembebasan kaum muslim dari Judhayma atau sebelum pertempuran Hawazin 30. Sistem bonus mencegah penghasilan laba yang berlebih-lebihan. Tabel 2 Sumber-sumber Pendapatan pada Masa Rasulullah saw No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Dari Kaum Muslim Zakat Ushr (5-10%) Ushr (2. Kaffarat adalah denda atas kesalahan yang dilakukan seorang muslim pada acara keagamaan. zakat yang ditarik di masa bulan Ramadhan dan dibagi sebelum sholad Idhul Fitri. terutama kepada anak prianya. Para majikan Muslimin cenderung untuk lebih bersikap kebapaan daripada rekan-rekan mereka di dunia Barat. terutama bila mereka menganggap bahwa laba itu adalah hasil jerih payah mereka. Umar bin Khattab memintanya bonusnya. . Hadiah dari pemimpin atau pemerintah negara lain. Merekajuga memperhatikan kesehatan serta kesejahteraan para karyawan dan berusaha agar para karyawan merasa puas di lingkungan perusahaannya. 5) Wakaf. Karena itu upah pokok itu harus cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok karyawan beserta keluarganya. yang merupakan ciri khas banyak penguasa dan pemerintah di wilayah Timur Tengah. Sistem pembagian laba ini akan menghapuskan pandangan bahwa karyawan diperlakukan tidak adil dan mereka akan bekerja sekuat tenaganya untuk rneningkatkan keuntungan.000 dirham menuerut Bukhari) dari Abdullah bin Rabiah dan meminjam beberapa pakaian dan hewan-hewan tunggangan dari Sufyan bin Umaiyah. dan dengan demikian menekan risiko pertentangan antara majikan dengan karyawan.30 Ekonomi Islam: Sejarah. Demikian pula perhatian majikan terhadap keluarga karyawan tidak ditolak melainkan disambut baik bahkan diharapkan. dan tidak jarang seorang rnajikan menyediakan beasiswa dan jaminan pendidikan lain bagi anak-anak itu. para majikan Muslimin acapkali memperhatikan kehidupan karyawan di luar lingkungan kerjanya. dan sikapnya ini tidak menimbulkan kekesalan.

Dengan demikian ditekankan bahwa hadiah itu diberikan berdasarkanjiwa Islam dan akan menunjukkan bahwa perusahaan itu berpegang pada ajaran Islam. tenaga kerja. Beliau menginstruksikan untuk mengalihkan semua fasilitas tersebut kepada pemimpin berikutnya setelah beliau wafat..’ Pustaka Al-Kausar. karena setiap perusahaan wajib membayar upah pokok yang memadai dan upah pokok inilah yang merupakan upah yang layak. Ternyata sebesar 8000 dirham. Ketika semua ini diberitahukan kepada Umar. Macmilan and Co. karena seluruh urusan keluarga dapat berhasil atau gagal secara bersama-sama. misalnya pada Tahun Baru Islam atau pada Hari Raya Idul Fitri. beliau menemui banyak kesulitan dalam pengumpulan pendapat negara sehingga beliau menanyakan seberapa banyak yang diambilnya.”19 Abu bakar menyamakan seluruh rakyat dalam jumlah pembagian zakat. Dan tidak pandang bulu.20 Beliau juga menanyakan lebih lanjut lagi seberapa banyak fasilitas yang telah dinikmati selama kepemimpinannya. Hadiah ini dapat dibayarkan setahun sekali. Di wilayah itu perusahaan yang buruhnya berupah lebih rendah. Memang sejak menjadi Khalifah. Tambahan lagi. tetapi walaupun mengalami kegagalan mereka akan menerima santunan dari seluruh masyarakat Islam. 27 dalam Adiwarman A Karim (2001). "Oh Abu Bakar! Kamu membuat tugas dari penggantimu menjadi sangat sulit. hklm. Di sini pendapatan telah dibagi-bagi sesuai dengan proporsi masukan—misalnya.000 dirham per-tahun. h. dan alat perlengkapan. sehingga upah bukan merupakan pengeluaran yang terbesar. 80-81. Menurut beberapa keterangan beliau diperboleh mengambil dua setengah atau dua tiga perempat dirham setiap hari hanya dari Baitul Maal dengan beberapa waktu. Tetapi hadiah atau bonus ini hanyalah merupakan suatu imbalan tambahan. Diberitahukan bahwa fasilitas yang diberikan kepadanya adalah seorang budak yang tugasnya memelihara seekor unta dan membersihkan air dan sehelai kain pakaian biasa. page. Jakarta. Syed Ameer Ali (1949). Dukungan gagasan pembagian pendapatan sebagai imbalan kerja semakin bertambah sebagaimana yang sudah biasa terjadi secara tradisional dalam lingkungan pertanian. “A Shaort History of Saracens”. Seorang karyawan diharapkan lebih erat mengidentifikasikan dirinya dengan tempat bekerjanya bila diadakan pembagian pendapatan yang akan memupuk kesetiakawanan ekonomi antara para karyawan Muslimin dengan perusahaan Islamnya. bukan untuk mencabut perintah itu. Teori. Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam. Ibid. para majikan dan para karyawannya mengencangkan ikat pinggang bersamasarna. sedangkan ketika keadaannya kurang cerah. sehingga ia langsung memerintahkan untuk menjual sebagian besar tanah yang dimilikinya dan seluruh hasil penjualannya diberikan untuk pendanaan negara.330 Ekonomi Islam: Sejarah. Dan. Dalam keadaan semacam ini tidaklah bijaksana bila membayar upah yang rendah menurut pandangan setempat.000 atau 2. kebutuhan keluaraga Abu bakar diurus oleh kekayaan dari Baitul Maal ini. Caranya.Cit. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 31 menggunakannya sebagai patokan yang tepat dalam menetapkan upah. 21 Adiwarman A Karim (2001). Peraturan semacam inijelaslah berlaku secara tradisional di sejumlah besar perusahaan keluarga di dunia Islam. sekalipun mereka dengan mudah bisa mendapatkan pekerjaan dengan upah yang rendah.44-45. Imam Shuyuti (2001) Tarikh Khulafa. Beliau menanyakan lebih lanjut lagi seberapa banyak fasilitas yang telah dinikmati selama kepemimpinannya. Hlm. sebagian besar industri modern berciri padat rnodal. 44. dengan melaksanakan pembagian pendapatan yang berlainlainan pada setiap perusahaan.500 dirham dan menurut keterangan lain 6. Tidak dapat tidak upah yang dibayarkan oleh majikan asing akan menarik perhatian dan akan diselidiki. London. Selain itu beberapa negara di dunia Islam—khususnya negaranegara penghasil minyak—bukan merupakan lingkungan berupah rendah menurut standar Dunia Ketiga. Beliau menginstruksikan untuk mengalihkan semua fasilitas tersebut kepada pemimpin berikutnya setelah beliau wafat. Jakarta: The International Institut of Islamic Thought (IIIT). para karyawan mendapat bagian dari labanya. baik dari kalangan mana saja. karena itu upah yang rendah sama sekali tidak akan dapat diterirna di sana. seekor unta membawa air dan sehelai kain pakaian biasa. ia berkata. "22 Abu Bakar meninggal pada 13 Hijrah atau 13 Agustus 634 Masehi dalam usia 63 tahun. “Oh Abu Bakar! Kamu membuat tugas dari penggantimu menjadi sangat sulit.”21 Lain lagi dimasa Umar bin Khatab (40 SH-23 H/584-644 M) penjualannya diberikan untuk pendanaan negara. 44-45 20 19 . dari alasan ini saja sangatlah tidak bijaksana bila para majikan asing itu membayar upah di bawah tingkat upah yang dibayarkan oleh para majikan dalam negeri. Ketika semua ini diberitahukan kepada Umar. 22 Adiwarman A Kahm (2001). beliau berkata. Op. namun Abu Bakar berkata: “Aku akan memerangi mereka sekalipun mereka hanya menolak membayar satu kali zakat atau menolak memberikan kambing muda yang biasa mereka serahkan kepada Rasulullah saw. Ketika perusahaannyajaya. sumber daya. namun para ulama sepakat bahwa suatu sistem bonus atau hadiah akan lebih tepat. mungkin di hari besar Islam. Diberitahukan bahwa fasilitas yang diberikan kepadanya adalah seorang budak yang tugasnya memelihara anak-anak dan membersihkan pedang-pedang kaum muslimin. hlm. Ternyata tunjangan tersebut kurang mencukupi sehingga ditetapkan 2. belum tentu akan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dibandingkan dengan perusahaan yang buruhnya berupah tinggi. saat mendfakti wafatnya juga. Khususnya bagi para majikan asing sangatlah penting untuk menghindari kesan ketidak adilan.

kalau tidak dicatat untuk mengetahui siapa yang sudah mengambil dan sipa yang tidak.32 Ekonomi Islam: Sejarah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 329 dan kekhalifahannya berlangsung selama dua tahun tiga bulan sebelas hari. dengan demikian mereka tidak pula termasuk dalam undang-undang tingkat upah minimum itu. Setelah Khalifah Umar mempercayai Abu Hurairah ketika kembali dari Bahrain membawa hasil rampasan perang sejumlah 500 ribu dirham. pemerintahan Islam masih dalam masa perang. namun rupanya setiap pemerintah negara Islam merasa bahwa paling tidak mereka harus mendukung gagasan upah minimum itu mengingat suasana moral yang berlaku. Karena itu. sedangkan gaji tertinggi dibayarkan kepada orang yang menyandang gelar doktor. la salah satu dari tujuh belas orang Mekah yang terpelajar ketika kenabian dianugerahkan kepada Muhammad al-Amin. Umar masuk Islam pada umur 27 tahun. 12-13 Jamil Ahmad (2000). juga mengembalikan kondisi orangorang yang bekerja di bidang pertanian. tahun 40 sebelum Hijrah. Di masa khalifah Umar. 24 pekerjaan sama. Namun siapa saja yang gagal mengelolanya selama 3 tahun. Op. kemudian Khalifah mengumumkan kepada masyarakat.644 M) Umar bin Khattab atau Umar bin AI-Khattab bin Nufail bin Abd AI-Uzza bin Rabah bin Abdullah bin Qart bin Razah bin Adi bin Ka'ab bin Luay bin AIAdawi AI-Ourasyi. atas usul ini Khalifah Umar bermusyawarah dengan para petinggi pemerintahan untuk membentuk lembaga keuangan negara. Karyawan penyandang gelar kesarjanaan akan menerima tambahan gaji.24 Dalam bidang ekonomi Umar bin Khatab menyadari pentingnya sektor pertanian untuk memajukan ekonomi negerinya. dan premi yang dibayarkan kepada karyawan dengan pendidikan yang lebih tinggi itu rupanya merupakan sebagian alasan mengapa orang-orang dari negara-negara Islam belajar di berbagai universitas Barat untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi. 21. Meskipun dikemukakan alasan bahwa imbalan tambahan itu wajar bagi tenaga asing yang bekerja di luar tanah airnya. sedangkan pekerja di sektor swasta tidak termasuk dalam undangundang itu. dan bukan sebaliknya. Selain itu untuk mengimbangi laju inflasi seringkali penyesuaian upah minimum itu dilalaikan. maka ia akan kehilangan hak kepemilikannya atas tanah tersebut. bergelar Al-Faruq. Ibid. sedangkan pada wanita dan anak-anak jarang sekali dibayarkan upah minimum menurut undang-undang itu. Selain itu sebagian besar barisan pekerja mungkin terdapat di luar dunia ekonomi formal. Keuangan negara yang terhimpun yang terbesar ialah dari hasil rampasan perang. karena hal ini pasti akan memancing protes keras. dan jangan tersisa”. Ali bin Abi Thalib ra. Andaikan upah minimum itu berlaku pula untuk sektor pertanian. zakat dan shadaqah. maka sulitlah untuk . upah minimum itu dalam prakteknya hanya berlaku bagi pegawai pemerintah saja. Dan acapkali upah minimum itu tidak berlaku bagi semua pekerja. Orang-orang yang mengungsi. Usman bin Affan berkata: “saya berpendapat uang yang banyak itu cukup banyak untuk semua orang. Acapkali upah minimum itu sangat rendah. saya sudah peergi ke Syam dan sudah melihat para raja di sana membentuk lembaga keuangan dan memobilisasi tentara. Dilahirkan di Mekah. maka akan sulit untuk melaksanakannya dengan tegas. misalnya di Mesir zaman Nasser. Diskrirninasi hanya akan dibenarkan bila menguntungkan warga negara sendiri. h. Secara keseluruhan gagasan upah yang layak menimbulkan masalah yang sama dengan gagasan upah “ekonomis”. Pemikiran tentang upah yang “layak” ditunjukkan dengan pembuatan undang-undang upah minimum di sebagian besar negara Islam. infaq. Tidak ada satupun gagasan tunggal mengenai wujud upah yang layak. Dan salah seorang masyarakat karena pengalamannya melihat kebiasaan orang-orang asing (di luar Madinah) dalam mengelola keuangan secara teratur dengan adanya sebuah lembaga keuangan. Tidak perlu ditegaskan lagi bahwa diskriminasi yang akan menguntungkan karyawan bukan Muslimin pasti akan ditentang. Cit. Teori. karena itu perekonomiannya masih dipengaruhi oleh kondisi tersebut terutama dari segi penerimaan negara. Kemudian. Namun dengan segala kelemahannya itu gagasan upah minimum tetap dipandang penting. sekedar memenuhi kebutuhan pokok saja. Keadaan ini tidak menimbulkan rasa jengkel. Akan tetapi Walid bin Hisyam bin al Mughirah menyarankan: “Amirul Mukminin. saya khawatir akibatnya akan merajalela”. h. Dalam kasus yang ekstrim. karena jika tidak mereka pasti akan dikecam. maka bentuklah sebuah lembaga keuangan dan adakan mobilisasi”. mengusulkan: “Uang yang sudah terkumpul setiap tahun dibagikan (didistribusikan). Dia menghadiahkan kepada orangorang yang sejak awal mengolahnya. Maka seorang majikan bangsa asing tidak akan dibiarkan membayar upah di bawah batas minimum itu. Panggilan Abu Hafsah. atau karena sulit mencari tenaga yang sama ketrampilannya di kalangan priburni. Para majikan bukan Muslimin sebaiknya membayar upah pada tingkat minimal itu. maka kebiasaan itu makin sulit untuk memperoleh dukungan dari pemerintah negara Islam. Silsilahnya berkaitan dengan garis keturunan Rasulullah saw pada generasi kedelapan. ia mengambil langkah-langkah pengembangannya. mungkin dalam kondisi yang masih tandus. Atas pendapat 23 24 Jamil Ahmad (2000). Jenazah Abu bakar dikubur di samping Rasulullah saw.23 Umar bin Khattab (40 SH-23 H/584. pada waktu terjadinya invasi dapat dipanggil kembali dan dinyatakan boleh menempati kembali tanah mereka. hal ini banyak menimbulkan kejengkelan terutama pada perusahaan Aramco. Acapkali tenaga asing Barat di Wilayah Teluk Arab diberi upah yang lebih tinggi daripada yangditerima oleh tenaga pribumi.

hlm. 30. dan menurut pandangan umum tidaklah adil. Tanah pada kuantitasnya bersifat terbatas dan tetap. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Jadi dilihat dari sudut pandang Islam. Kerisauan moral mengenai upah dinyatakan dalam tiga cara. dan memperoleh banyak dukungan politik. 25 . (Jakarta: 1990). tanah sesungguhnya milik Allah. Umar bin Khatab: Sebuah Tela’ah Mendalam Tentang Pertumbuhan Islam dan Kedaulatannya Masa itu. berlainan halnya dengan di dunia Barat. 25 Selain itu harta Kharaj dan Jizyah yang diterima oleh lembaga keuangan negara dipergunakan untuk membangun bendungan guna mengairi lahan yang gersang menjadi tanah pertanian yang subur. Land reform telah menjadi pokok persoalan yang lebih besar daripada nasionalisasi industri di banyak negara Islam. soal upah adalah soal moral. 674. bersabda: “Tanah yang terbengkalai adalah milik Allah dan Rasul-Nya serta kamu semua (muslimin)”. (Jakarta: 2000). Kekayaan bukanlah dosa. hlm. yang menjadi parasit dan menahan kemajuan ekonomi. Umar berkata kepada orang banyak: “Barangsiapa mempunyai harta kembangkanlah dan barangsiapa yang mempunyai lahan. dan inilah yang menjadi alasan untuk mengharamkan riba. 26 Ibid. Islam menjawab bahwa faktor-faktor produksi tidak boleh menjadi pemilikan pribadi. walaupun dia memakai perhiasan. Posting pengeluaran yang utama ialah untuk kesejahteraan (tunjangan) pegawai pemerintahan dan masyarakat (fakir dan miskin). Makhramah bin Naufal dan Jubair bin Mu’tim yang ahli dalam bidang keuangan untuk menjadi pengelola lembaga keuangan. Para ahli falsafah Kristen termasuk Thomas Aquinas. Di mana tanah dapat memenuhi kebutuhan pokok dan permanen bagi manusia. dalam kebiasaannya mengeluarkan uang serta konsumsinya. Perbedaan skala gaji misalnya yang scring terjadi dijawatan pemerintah bagi golongan sarjana dan bukan sarjana yang melakukan yang terakhir inilah Khalifah Umar mengambil keputusan. Menikmati pendapatan tanpa kerja dipandang tidak bermoral. Di dunia Barat pun banyak orang yang tidak senang soal upah sematamata ditentukan oleh faktor-faktor ekonomi saja. bila soal upah sernata-mata ditentukan oleh gaya ekonomi yang abstrak saja. yang biasanya dikaitkan dengan soal pemerataan. di samping segi ekonominya. dalam pengertian milik setiap kelompok masyarakat. rakyat mengharapkan agar si kaya tetap dapat menjadi teladan bagi si miskin. Umar bin Khatab juga tidak lupa dengan sifat tanah yang tidak dipunyai oleh unit-unit produktif lainnya. Dan posting pengeluaran yang utama kedua ialah untuk kepentingan mobilisasi tentara. maka masyarakat Islam yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok bagi semua kaum Muslimin akan dipandang mengalami kegagalan. Ketiga. hlm. 29 Dalam hadits lain Rasulullah saw. buatlah ia subur. yang mana sangat signifikan dalam kelangsungan suatu corperate dan pekerja itu sendiri. hlm. Teori. 672673. Litera Antarnusa. soal pembagian pendapatan yang wajar dipandang penting. Pustaka Firdaus. ketika kaum muslimin meminta tanah Khaibar. Di lingkungan dunia Islam masalah moral jauh lebih dipentingkan daripada di dunia Barat. Kemudian Rasulullah membagi Muhammad Husain Haekal. Juga terdapat perbedaan tingkat upah yang berlaku di dunia Barat. 28 Irfan Mahmud Ra’na. 27 Irfan Mahmud Ra’na. atau bergaya hidup yang mencolok. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Sekalipun sering terdapat perbedaan tingkat pendapatan yang cukup besar. Fungsi lembaga keuangan ini untuk mengatur penerimaan dan pengeluaran negara.. termasuk sandang pangan. (Jakarta: 1990). haruslah merupakan imbalan jerih payah. seperti juga halnya di Jepang. ialah pertimbangan mengenai pendapatan.26 Pemilikan tanah dianggap suatu tipe pemilikan yang parexellence (paling istimewa) di negara-negara kapitalis. bahkan di daerah perkotaan. Menurut pendapat umum. dan tak seorangpun boleh memperoleh hak istimewa atasnya. bahkan tidak bisa diterima.328 Ekonomi Islam: Sejarah. Implementasi hadits ini langsung dicontohkan oleh Rasulullah saw. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 33 melepaskan diri dari kerja keras mulai fajar sampai senja dengan upah kecil di sektor pertanian. Semuanya itu dipandang sebagai hak asasi manusia. Riwayat jasa di masa lampau dapat membenarkan dilanjutkannya pembayaran imbalan. tanah dan semua yang terkandung di dalamnya harus digunakan untuk kepentingan umum dan rakyat. dan mereka sudah merasa senang dengan upah rendah yang diterimanya di kota. Rasulullah bersabda: “Pengolahan tanah terbengkalai yang bukan milik siapapun. dan tempat tinggal. Akan datang masanya kelak orang tidak lagi mau memberi selain kepada yang disenanginya”. berpegang kepada gagasan upah "layak". yaitu: Pertama. seharusnya upah itu cukup untuk memenuhi semua kebutuhan pokok. Dan pandangan itu terutama berlaku di lingkungan dunia Islam. 29 Al Hadits. Tetapi di sini soal kegiatan masa kini kurang diperhatikan. dari para bekas petani. Kemudian khalifah mengangkat Aqil bin Abi Thalib. tingkah lakunya itu dapat merusak akhlak masyarakat dan menghancurkan nilai-nilai agama Islam. Pustaka Firdaus. dan setiap orang berhak mendapatkan makanan dari pengolahan tanah.27 Sistem kepemilikan tanah yang tidak seimbang menyebabkan lahirnya pemilik tanah yang sangat berkuasa. Karena itu banyak orang kaya yang hidup sederhana dalam menikmati kekayaannya. Bila orang kaya memboroskan uangnya dengan berjudi. dan antara pendapatan dengan kegiatan kerja harus berkaitan. Namun kepemilikan individu ini justru tidak diakui dalam masyarakat sosialis dan komunis. barang itu tidak dipamerkannya secara mencolok mata. 28 Dilihat dari sudut pandang Islam. namun memiliki kekayaan berarti bertanggung jawab sosial. riwayat Aisyah. Kedua. maka dialah yang memilikinya”. 17.

Menurut Abu Ubayd. kecuali dalam hal adanya perbedaan upah yang sangat besar. dalarn masyarakat negara penghasil minyak di wilayah Teluk. tidak ada lagi tanah yang tersisa untuk ditaklukan. hlm. Kemudian Amirul mukminin menjawab: “Kalian mendengarkan orang-orang yang mengatakan bahwa saya telah mencabut hak-hak mereka. berarti kita tidak meninggalkan apa-apa untuk generasi yang akan datang”. dan upah ditinjau kembali setiap 34 tahun. dan saya akan membebankan mereka dengan Kharaj dan Jizyah yang harus mereka bayar kepada kita. Anda memang harus membagikan harta benda kepada mereka. 158-159. 30 Penafsiran Umar tersebut teraplikasikan pada ketika Sa’ad bin Abi Waqash menaklukan Irak. biarkan tanah-tanah beserta para petaninya. Maka secara umum faktor-faktor penawaran dan permintaan tampaknya tidak berperanan penting. yang ingin mandiri dalam hal ekonomi di usia muda sebagaimana akan diperolehnya bila rnereka merantau ke wilayah Teluk Arab.32 Dalam masa pemerintahan Umar bin Khatab sistem pembagian pemilikan tanah diklasifikasikan ke dalam beberapa bagian. hlm. Karena itulah. kita pun butuh penjaganya demi keamanan. gerakan buruh di sini jauh kurang kuat dibandingkan dengan di dunia Barat. di mana para pejuang meminta bagian atas rampasan perang dan tanah yang ditaklukan. Saya kira. kemudian dibagikan kepada para gubernur. Rasulullah mengambil separuh dari bagian tersebut. membiayai hidup anak-anak yatim. dan tarif upah yang berlaku di negaranegara yang kurang makmur dalam lingkungan dunia Islam. Kemudian Sa’ad melaporkannya kepada Amirulmukminin. Hasil pendapatan tersebut akan saya gunakan untuk memperkuat balatentara. Jika kita membagikan tanah itu sekarang. Teori. di mana para pejuang meminta hak atas tanah.31 Hal serupa juga terjadi pada ketika telah terjadi penaklukan Mesir oleh Panglima Amr bin al Ash. dan kebencian pekerja lebih diarahkan kepada para tuan tanah di pedalaman daripada ke para pengusaha perindustrian. Rakyat menuntut agar anda membagikan tanah dan harta benda kepada mereka.. Kenyataan ini memberikan kesan bahwa lingkungan perekonomian di sana kurang berperanan dibandingkan di negara-negara perindustrian yang sudah maju. kecuali di Mesir. Suatu riwayat menyatakan: “Rasulullah saw telah memberikan iqta’ kepada Bilal bin Harith al Mujani. Tanah dan kanal untuk gubernur. baik untuk tenaga ahli. diantaranya: 1) Iqta’ ialah suatu pemilikan tanah secara individu dengan melalui cara pemberian atau penyerahan sebidang tanah oleh negara. dibandingkan dengan di dunia Barat. Namun pada umumnya hubungan ketenagakerjaan tidak dilihat dari sudut konfrontasi antara para majikan dan karyawan. dan beliau menjawab: “Saya telah menerima surat anda. kepala pemerintahan. Umar menafsirkan hadist tersebut bahwa Rasulullah saw. Kedua. Kitab Al Kharaj.34 Ekonomi Islam: Sejarah. para panglima perang. lalu dengan apa kita membayar gaji mereka”. Banyak pekerja di kota yang merasa bersyukur dapat . Pustaka Firdaus. Mungkin banyak alasan untuk keadaan semacam ini. setelah penaklukan tanah-tanah Kisra. Meskipun demikian di beberapa negara Islam. tidak akan terjadi perpindahan kerja untuk mengisi kekurangan itu. Tampaknya penyesuaian upah pun jarang terjadi di lingkungan dunia Islam. Hanya dalam hal yang disebut belakangan inilah perbedaan upah dapat menyebabkan migrasi internasional. sehingga sistem keuangan Islam tidak akan rusak. kalian lihatlah kota-kota besar. 32 Ibid. dan laju inflasinya punjarang meningkat sampai angka 1 ke atas. dan masa depan umat. diantarnya ialah: Pertama. hlm. Kalau tanah-tanah tersebut saya bagi-bagikan. kita harus menggaji mereka secara tetap. Sering terjadi pertentangan rnengenai hubungan perkotaan-pedesaan. maka pertentangan golongan ala Marx merupakan gagasan asing. biasanya di negara-negara Islam secara keseluruhan. Saya telah membagi-bagikan harta benda kepada kaum muslimin. (Kairo: 1346). tetapi tinggalkan tanah dan kanal. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. dan masih belum jelas apakah faktor-faktor itu akan berpengaruh besar di segi penawaran walaupun dapat mempengaruhi sisi permintaannya. 31 Abu Yusuf. berupa tanah yang terletak antara al-bahr (laut) dan al-sakhr (tanah Irfan Mahmud Ra’na. dan mempersiapkan generasi mendatang. seperti misalnya hasrat anggota keluarga lebih muda. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 327 tanah Khaibar menjadi 26 bagian dan masing-masing bagian dibagi lagi ke dalam 100 bagian. dan peranan serikat kerja itu pun berbeda dari yang biasanya diharapkan pengusaha Barat. Maka saya mengharap. kita perlu tentara yang kuas untuk menjaganya. dan Turki. serikat kerja itu menjalankan fungsi yang sangat mirip dengan serikat-serikat kerja di Eropa dan Amerika Serikat. mobilitas itu mungkin tidak didasarkan oleh faktor upah. menginginkan agar tanah-tanah luas yang telah dikuasai kaum muslimin haruslah dipikirkan pemanfaatannya di masa depan. Sebagian hal ini menunjukkan usaha yang bersungguhsungguh untuk memelihara kestabilan fiskal. Di banyak negara Islam gagasan kenaikan upah secara tahunan tidak ada. Kalian lihatlah daerah-daerah perbatasan. Penyesuaian masalah upah jarang dipandang sebagai suatu masalah politik dan kebanyakan karyawan tidak memandang para majikan sebagai suatu golongan yang bertentangan. yang sudah ada urbanisasi buruh yang cukup besarjumlahnya. situasi makroekonominya lebih mantap. maupun yang tidak ahli. Karena sejumlah besar negara Islam tetap merupakan masyarakat pra-industri. 30 kekurangan tenaga kerja. Rupanya upah tidaklah berfungsi sebagai isyarat pasaran efektif. Allah telah melimpahkan kita dengan harta yang banyak dan tanah yang luas dari pampasan perang. Kehadiran serikat kerja di sana merupakan suatu perkembangan yang relatif baru. (Jakarta: 1990). 32. Bahkan dalam hal ini pun. 162-163.

cit. dan Indonesia yang membenarkan diadakannya peraturan umum (generalization) mengenai soal ketenagakerjaan di negara-negara tersebut. zakat merupakan sumber pendapatan utama negara Islam.37 Sebagaimana di masa Rasulullah saw. 36 Ibid.326 Ekonomi Islam: Sejarah. (Jakarta: 1990). Pada saat yang sama. Kemudian Bilal mengizinkan Umar menghadiahkannya kepada orang lain.33 Namun dalam riwayat lain ada juga tanah iqta’ yang diberi ganti rugi oleh Umar. yang memungkinkan pembukaan dan pengolahan banyak sekali ladang pertanian. Pada waktu invansi ke Syria. ataupun perbedaan jenis pekerjaan yang satu ke jenis lainnya. dan munculnya perusahaan industri skala besar di dunia Islam merupakan suatu gejala yang relatif baru. Dengan demikian demi kemaslahatan umum tanah iqta’ dapat dikuasai kembali oleh negara... iklim perekonomian umum sering lebih dipentingkan daripada faktor-faktor mikro ekonomi. Bahkan di dunia Barat pun tidak ada kriterium yang diterima umum mengenai cara penetapan upah.12 Dan. Maka pelaksanaan hukum Islam serta falsafah ekonomi Islam dalam bidang perusahaan skala besar merupakan suatu perkembangan yang relatifbaru pula. dan mempertahankan jumlah upah bersih (take-home pay) dalam hitungan nilai uang yang nyata. Teori ekonomi neo-klasik yang konvensional menyatakan bahwa upah ditentukan oleh interaksi antara penawaran dan permintaan di pasar tenaga kerja. Tetapi banyak kemiripan dalam kebiasaan ketenagakerjaan di negara-negara Arab. banyak membangun kanal-kanal di distrik Khuziztan dan Ahwaz. hlm. hlm 104. baik negara Islam maupun negara yang bukan Islam. Hal ini untuk memperlancar arus pemasukan bahan makanan ke kota-kota. hlm. Irfan Mahmud Ra’na. Membanting harga dan menumpuk barang serta mengambil keuntungan secara berlebihan dipantau. sekalipun banyak perbedaan etnik dan kebudayaan. Malaysia. Namun kenyataan ini tidak dapat dijadikan bukti bahwa ciri-ciri keserupaan itu bersumber pada agama Islam. antara perusahaan yang satu ke perusahaan lainnya. Ibid. 39 37 Ibidn. beliau berkata kepada Bilal. 34 dan 2) Hima’ ialah pemilikan tanah secara kolektif. 40. Pustaka Firdaus. Umar mengurangi beban pajak terhadap beberapa barang. 35 Ibid. Masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai soal hubungan ketenagakerjaan. Mendengar pengaduan ini. Maka diusahakanlah penyelesaian soal upah yang akan mengimbangi laju inflasi. 44.000 dirham. hlm. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab.36 Saluran irigasi terbentang di daerah-daerah taklukan. pajak perdagangan nabati dan kurma Syria sebesar 50%. Menurut Maqrizi di Mesir saja ada sekitar 120. 58 34 33 Rodney Wilson. Hasil penggarapan tanah Hima’ harus dikeluarkan untuk ushr (semacam zakat). Bila ushr tidak dibayarkan maka hak atas tanah tersebut dicabut oleh negara. Pada waktu Umar menjadi khalifah.000 buruh yang bekerja setiap hari sepanjang tahun. misalnya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 35 soal keuangannya. lot. Juza bin Muawiyah dengan seizin Umar. Bagi seorang pengamat dari luar syarat-syarat kerja itu tampaknya agak serupa dengan di negara-negara Dunia Ketiga. Pada masa Umar hukum perdagangan mengalami penyempurnaan guna menciptakan perekonomian secara sehat. dibandingkan dengan yang telah berlangsung dalam bidang penelitian lainnya. hlm. 73. dibandingkan dengan yang menyangkut segi lain dari kegiatan ekonomi. Bangladesh. juga dibangun pasar-pasar agar tercipta suasana persaingan yang bebas. Tetapi kenyataannya. melestarikan deferensial. “adalah di luar kemampuan kamu untuk mengolah tanah seluas ini”. Perbedaan yang kita sadari. di dunia Islarn sendiri kehilahatanya faktor-faktor mikro dan rnakro ekonomi nampaknya kurang berperanan dalam soal penetapan upah. tangki-tangki kanal-kanal dan pintu-pintu air serba guna kelancaran dan distribusi air. dan masalah penyelesaian upah masih merupakan masalah yang sangat kontroversial dalam kepustakaan ekonomi moderen. antara kebiasaan yang terdapat di Amerika utara dan Eropa barat. 46. mungkin hanya mencerminkan perbedaan perkembangan perburuhan di negara-negara industri bersangkutan. Zakat dijadikan ukuran fiskal utama dalam rangka memecahkan masalah ekonomi secara umum. . seorang laki-laki datang mengadu kepada Khalifah bahwa salah seorang tentara muslim dalam perjalanan melalui telah merusak tanamannya. Turki. Pengenaan zakat atas harta berarti menjamin penanaman kembali dalam perdagangan dan perniagaan yang tidak perlu dilakukan dalam pajak pendapatan. namun ketentuan-ketentuan itu pun dapat ditafsirkan secara berlain-Iainan. Kurangnya mobilitas tenaga kerja. di mana tanah yang dimiliki oleh satu orang atau lebih kemudian diolah oleh sebuah suku dan hasilnya digunakan untuk kepentingan bersama. Pakistan. Mereka digaji dari harta kekayaan umat. dan sebuah departemen besar didirikan untuk membangun waduk-waduk. Teori. Hal ini juga Ibid. Iran. hlm. Nabi Muhammad hidup di lingkungan masyarakat pra-industri. khalifah segera memberi ganti rugi sebesar 10.35 Abu Yusuf menceritakan tentang keinginan Khalifah memajukan dan membantu pengembangan pertanian. kecuali lahan yang mengandung mineral”. Ini berarti jika ditawarkan upah yang lebih tinggi sebagai akibat 11 12 karang). dan bukan merupakan perbedaan yang diakibatkan oleh faktor-faktor keagamaan.11 Memang dalam Al Qur'an dan sunnah kurang banyak bahan-bahan yang khusus mengatur soal ketenagakerjaan.. Memang dalam hukum syari'at ada beberapa ketentuan mengenai perlakuan terhadap karyawan.

36 Ekonomi Islam: Sejarah. kemudian dana itu dikelola sedemikian rupa sehingga tak seorang pun yang memerlukan bantuan. Pada tahun 16 Hijrah.38 Di daerah perdamaian terdapat pusat-pusat perdagangan dan pekanpekan yang sangat membantu pelaksanaan kebijaksanaan dagang. Semua surplus pendapatan dalam jumlah-jumlah tertentu harus diserahkan kepada negara. lalu tanyanya lagi. Teori. Di antaranya di Ubulla. tetapi kurangnya mobilitas tenaga kerja dan struktur upah nampaknya kurang lentur dibandingkan dengan di dunia Barat. Umar mengumumkan kepada orang banyak bahwa Abu Hurairah datang membawa uang dalam jumlah besar. Ya Allah. Dengan demikian dapat dihindari terjadinya suatu siklus perdagangan yang membahayakan. . saya akan perangi mereka -saya akan perangi mereka karena menolaknya”. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 325 akan memberi keseimbangan antara perdagangan dan pengeluaran. Jumat. Disebutkan bahwa Abu Hurairah sekembalinya dari Bahrain ditanya oleh Umar mengenai orang di sana. dan International Islamic Rational Agency.. dianggap biasa.000. hlm. 'Ukaz adalah sebuah Oasis di antara Tha'if dan Nakhlah.. government dan manajemen risiko pada perbankan syariah serta hasil riset mutakhir tentang perbankan syariah. deminikian pula dengan pemogokan sedangkan para karyawannya tampaknya lebih mengidentifikasikan dirinya pada perusahaan tempatnya bekerja. Bagi pengusaha Barat keadaan pasar tenaga kerja tampaknya sangat berbeda dengan di negerinya sendiri. 26 September 2003 .. Literas AntarNusa. arsitektur sistem keuangan syariah. Sesungguhnya tidaklah mudah.dirham". 672-673. yang memang kurang diteliti kecuali 10 Republika .000.. Mekkah dan Bahrain. Amii Bahrain mengunjungi Madinah dan membawa 500. Sebaliknya. la berkata "Rupanya anda masih mengantuk. bahkan dalam karya penelitian. Umar mengira bahwa bicara Abu Hurairah sudah berlebihan sehingga mengulangi lagi pertanyaan itu. Pekan dagang berkedudukan penting. walau hanya seekor anak kambing yang seharusnya itu telah mereka bayar kepada Rasulullah. untuk mengetahui pentingnya faktor-faktor keagamaan dan undang-undang ketenagakerjaan Islam. Yaman. pulanglah dulu dan tidurlah. karena zakat berurusan dengan harta benda. namun dalam Islam banyak hukumhukum kegiatan ekonomi termasuk hubungan ketenagakerjaan dibahas cukup lengkap. Sungguh sulit untuk menentukan ciri-ciri kebiasaan kerja di dunia Islam. Pekan dagang itu berlangsung pada 1-20 Duikaidah Umar mendirikan institusi administrasi yang hampir tidak mungkin diiakukan pada abad ketujuh sesudah Masehi.10 Tenaga Kerja Walaupun dalam beberapa tahun belakangan ini teori keuangan Islam banyak diperhatikan di dunia Barat. Besok anda datang lagi". IMF. toleransi terhadap karyawan yang tidak bekerja giat. Cakupan materi konferensi terdiri atas materi yang berkaitan dengan stabilitas sistem keuangan. Jakarta. Selain itu juga untuk mempelajari karakteristik unik dari risiko usaha perbankan syariah dan manajemen risiko serta sistempengawasan perbankan syariah guna menciptakan harmonisasi dan konvergensi pengaturan perbankan syariah secara internasional. Lihat Muhammad Husein Haekal (2001) Umarbin Khattab (terj). Umar bin Khattab amat tegas terhadap masalah zakat. dan sejumlah bank sentral negara-negara yang sudah menerapkan bank syariah. Bank Dunia. Umar terkejut. 87-88. Segi positifnya ialah jarang terdapat keresahan industri. "Sadarkah anda apa yang anda katakan?" Abu Hurairah mengulang lagi bahwa dia membawa 500. beliau menyatakan: “Demi Allah akan saya perangi mereka membedakan antara kewajiban ibadah dan kewajiban membayar zakat. beberapa pekan dagang yang menonjol adalah pekan dagang 'Ukaz yang berada di Hijaz yang berdekatan dengan Sukar dan yang lainnya. Hal ini juga berkaitan dengan hukuman berat bagi orang yang tidak mau membayar zakat sehingga orang tersebut dapat didenda sebesar 50% dari jumlah kekayaannya sebagaimana dinyatakan Rasulullah saw sendiri. "Apa yang anda bawa?" jawab Abu Hurairah. dan tampaknya jarang dilakukan tindakan efektifter hadap karyawan yang tidak saja mengabaikan tugasnya sendiri. Abu Hurairah. dan yang manakah yang merupakan kebiasaannya saja. Hal tersebut jarang terjadi di Eropa Barat atau di AS. International Islam Financial Market. tetapi juga rnengganggu rekan-rekannya yang ingin melakukan tugasnya dengan giat. "Saya membawa 500. jika mereka menghindari kewajiban mereka membayar zakat kepada saya.000. yang timbul akibat ajaran againa Islam. Keesok harinya sesudah Abu Hurairah datang lagi dan menegaskan lagi bahwa dia membawa 500. 39 38 penyelenggaraan konferensi tersebut adalah untuk menyediakan suatu forum internasional untuk penyampaian pemikiran dan diskusi tentang relevansi perbankan syariah dalam konteks penciptaan stabilitas sistem keuangan. tanyanya. Bekerja pada suatu perusahaan seumur hidup. Setelah mendengar jawabannya yang pertama. Forum konferensi tersebut menghadirkan 25 pembicara dari berbagai lembaga internasional seperti IDB. h.dirham.dirham. Damaskus. perlu merasa Maalu mendapatkan sumbangan. “orang yang tidak mau membayar zakat akan saya ambil zakatnya dan setengah dari seluruh kekayaan”.000 dirham kharaj 39 itu adalah jumlah yang besar sehingga khalifah mengadakan pertemuan dengan majelis Syura untuk menanyai pendapat mereka dan kemudian diputuskan bersama bahwa jumlah tersebut tidak untuk didistribusikan melainkan untuk disimpan Ibid. tetapi lebih menyerupai keadaan di Jepang. implikasi penerapan Basel II terhadap perbankan syariah internasional. acapkali mengherankan seorang pengamat Barat.

Konferensi Internasional BI pernah menggelar konferensi internasional mengenai bank syariah. dan Mesir. pangsa pasar perbankan syariah baru mencapai sekitar satu persen. Network & Alliance Group. fiktif dan derivatif. Teori. Data BI menyebutkan meskipun perkembangan perbankan syariah relatif sangat pesat hingga saat ini pangsa pasar perbankan syariah masih relatif kecil. Di negeri jiran perkembangan perbankan syariah didukung oleh struktur masyarakat yang sudah mapan salah satunya Malaysia mempunyai tabungan haji yang sangat kuat dan tidak ada korupsi di Malaysia sebesar Indonesia.000 dirham karena keutamaan Ummu Salamah dalam Islam. paman Rasulullah saw Untuk kaum Muhajirin dan Anshar yang telah mengikuti perang Badar Bagi mereka yang Islamnya seperf Keislaman penduduk Badar Putra kaum Muhajirim dan Anshar Penduduk Mekah dan KETERANGAN Hasan dan Husein dimasukkan daftar sebagai kerabat Rasulullah saw Utsman bin Zaid dimasukkan dalam daftar mereka. Setelah menaklukkan Syria. maka setiap transaski dan operasionalnya dari semua sistem yang harus berjalan senantiasa mengacu kepada syari’ah Islam. Peraturan dan Pengawasan untuk Mencapai Keseragaman Peraturan Internasional” itu merupakan kerjasama antara BI. Perkembangan perbankan syariah di Indonesia belum sebesar yang ada di Malaysia. Bussines Development Group 17. ia tidak diperbolehkan menggunakannya untuk pengeluaran pribadi. Sawad. Masyarakat muslim juga harus dibangun kesadarannya akan pentingnya bank syariah. Umar mendirikan Diwan Islam yang pertama. Financing Suport Group 15. Bussines Group 16. Bersamaan dengan reorganisasi Baitul Maal. Baitul Maal yang reguler dan permanen didirikan untuk pertama kalinya di ibukota kemudian dibangun cabang-cabang dan di ibu kota propinsi. satu untuk musim dingin dan satu untuk musim panas. dari Mesir dua juta dinar. Untuk menyimpan dana tersebut. Sedangkan Umar bin Khattab menetapkan bagian anaknya Abdullah bin Umar bin Khattab sebesar 3000 dirham. Tunjangan Umar tetap. Bank Indonesia tidak membatasi kalau banyak kengininan untuk berkembang jumlahnya bahkan itu yang diharapkan.8 Oleh karena profesionalisme yang dijujung.324 Ekonomi Islam: Sejarah.000 dirham 5. bahwa dia membedakan Abu Salamah dan memberinya 3. Khalifah juga menunjukkan sebuah komite yang terdiri dari Nassab ternama untuk membuat laporan sensus penduduk Madinah sesuai dengan tingkat kepentingan dan kelasnya. Depkeu. Baitul Maal secara tidak langsung bertugas sebagai pelaksana kebijakan fiskal negara Islam dan khalifah adalah yang berkuasa penuh atas dana tersebut. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 37 10. Abdulah bin Arqam ditunjuk sebagai pengurus Baitul Maal bersama dengan Abdurahman bin Ubaid al Qari serta Muayqab sebagai asistennya. Umar membedakan Nadzar bin Anas dan beliau memberinya Al Hadits. Pandji Masyarakat.000 dirham 12. Administration Group 14.000 dirham 4. Di Indonesia. yaitu 5. Maka di Bank Muamalat tidak ada transaksi-transaksi yang sifatnya spekulatif.40 2. Profesional dan amanah merupakan suatu pegangan bagi Bank Muamalat Indonesia yang mengacu pada prinsip “Kamu lebih mengetahu urusan-urusan duniamu”. Cit.9 Bank Muamalat Indonesia atau umumnya bank syariah yang tumbuh dan berkembang di Indonesia sangat mendapat perhatian dari Bank Indonesia selaku bank sentral. Corporate Suport Group 13. dan Islamic Development Bank (IDB). Compliance Risk Management Staff 12. Tujuan 8 9 sebagai cadangan darurat membiayai angkatan perang dan kebutuhan lain untuk umat. riwayat Muslim. serta satu binatang tunggangan untuk menunaikan ibadah haji. Konferensi yang bertema ”Manajemen Resiko. Bussines Director 11. Op. Sebenarnya al-Diwan adalah sebuah kantor yang ditujukan untuk membayar tunjangan-tunjangan angkatan perang dan pensiunan serta tunjangan lainnya dalam basis yang reguler lan tepat. penghasilkan Baitul Maal meningkat. Sangat kontras dengan kondisi masyarakat di Indonesia yang masih kuat nuansa KKN-nya. kharaj dari sawad mencapai seratus juta dinar. yang disebut al-Diwan. Bank jumlah aset maupun dana pihak ketiga masih di bawah satu persen dari total perbankan nasional. Menurut Abu Yusuf dalam kitabnya al-Kharaj laporan tersebut disusun sebagai berikut ini: Tabel 3 Pengeluaran untuk Tunjangan 1 JUMIAH PEMBERIAN 12.000 dirham JUMLAH YANG DITETAPKAN UNTUK DIBERIKAN Bagi setiap istri Nabi Untuk Abbas. Tetapi. Bahkan Bank Indonesia (BI) mengharapkan ada penambahan jumlah jaringan bank syariah yang signifikan.000 dirham 800 dirham 40 Umar mengatakan sendiri kepada anaknnya.000 dirham setahun dan dua setel pakaian untuk setahun. karena Utsman lebih disenangi Rasulullah SAW daripada Umar .

. Board Of Commissioners 4. dan kenikmatan itu terwujudkan dalam bentuk laba bersih pada akhir tahun 2004 sebesar Rp. "Kalau Rasulullah saw sampai meninggal.000 dirham 3." Lalu ia menghunuskan pedangnya dan 'melempar sarnng pedang seraya berkata. Abu Dzar al-Ghifari termasuk pembesar para sahabat. Assisten Directors 7. a/ lnfaq Al 'Am fil Islam. Op. kemudian didinginkan dengan minyak. Maka mari kita berperang sampai titik darah penghabisan" 42 Ibrahim Fuad Ahmad. lalu ia berkata. Op.000 dirham 500 dirham 300 dirham 250 dirham 200 dirham lOOdirham 500 dirham 400 dirham 300 dirham 200 dirham JUMLAH YANG DITETAPKAN UNTUK DIBERIKAN Untuk orang yang ikut perang Badar43 dan kaum Muhajirin yang pertama Untuk orang-orang yang ikut perang Badar dari kaum Anshar Untuk pejuang yang berjihad dalam barisan Islam dari Badar sampai per[anjian Hudaibiyah Untuk pasukan yang berjihad dalam barisan Islam dari perjanjian Hudaibiyah sampai akhir peristiwa orang-orang Murtad Untuk pejuang yang berjihad dalam barisan Islam Untuk satuan pasukan kelompok Mutsanna Untuk satuan pasukan kelompok Tsabit Untuk satuan pasukan kelompok Ar-Rabi' Untuk penduduk Hajar dan Ubad Untuk anak-anak yang ikut serta dalam berbagai pertempuran Untuk istri para pasukan di perang Badar Untuk istri para pasukan di perang Badar sampai perjanjian Hudaibiyah Untuk istri para pasukan. mulai dari perjanjian Hudaibiyah sampai perang Riddah Untuk istri para pasukan pada perang Oodisiyah dan Yarmuk 4 5 6 7 8 9 10 Umar tidak hanya membagikan harta dalam bentuk uang. 192-193 43 Umar bin Khattab memasukkan 4 orang yang tidak termasuk dari mereka . Internal Audit Group 6. Shareholder Meeting 2. Risk Management Commite 8. dan Salaman al-Farisi. Selanjutnya beliau 41 Ketika sebagian sahabat protes. Umar RA berkata. tapi juga membagikannya dalam bentuk benda Seperti diriwayatkan bahwa beliau memerintahkan untuk mengambil satu ember makanan lalu diaduk dan dibuat roti.6 ini:42 Berdasarkan riwayat lain menyebutkan sebagaimana tabel di bawah Struktur Organisasi Bank Muamalat Indonesia 1 2 3 Tabel 4 Pengeluaran untuk Tunjangan 11 NILAI PEMBERIAN 5000 dirham 4. dimana beliau telah melewatkan ujian yag berat untuk mempertahankan Islam pada perang Khadaq dan beiiau mendapatkan penghargaan atas pengalian parit 11 12 1 1 1 1 1 Keterangan: 7 1. maka Allah senantiasa hidup dan Dia tidak akan mati. 84 miliar. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 323 masyarakat 200 dirham. Op Cit. Teori. dalam Quthb Ibrahim Muhammad. Finance & Administration Director 6 7 Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia. h.yaitu Hasan dan Husein bin Ali. Compliance & Corporate Suport Director 9. President Director 5. "Yang aku fahu Rasulullah SAW telah diserang musuh. Sumber: Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia. Cit.000 dirham 4. karena mereka termasuk kerabat. "apa yang terjadi dengan Rasuluilah SAW ?" Lalu aku menjawab. "Sesungguhnya bapak ini telah rnenemuiku di hari Uhud.38 Ekonomi Islam: Sejarah. Sharia Supervisory Board 3. (2002). Cit.000 dirham 2.41 syariah yang diterapkan maka krisis moneter dapat dilalui dengan selamat.

Lihat Outhb Ibrahim Muhammad.322 Ekonomi Islam: Sejarah. dan modal pemegang saham sebesar Rp. Atas penawaran tersebut. sepanjang mereka memberi kharaj dan jizyah. juga untuk memlihkan dan memperkuat permodalan sebagai akibat dari goncangan krisis moneter. 193 45 Adiwarman A Karim (2001).C/fh. Op. dibebankan dua dinar. hlm. Jasadnya dikubur di samping Rasulullah saw. menurut sebuah perjanjian Amar. bahkan hingga tiga Irdabb gandum. h.2 Dua tahun kemudian. (2002). h. 7) Perjanjian Damaskus (Syria) menetapkan pembayaran tunai. dua ember selama satu bulan.44 Selain itu Umar menerapkan beberapa peraturan sebagai berikut:45 1) Wilayah lraq yang ditaklukkan dengan kekuatan menjadi milik muslim dan kepemilikan ini tidak diganggu gugat. sebuah meja judi yang sangat besar. Dimana bank-bank konvensional menagalami negative spread. perempuan dan budak. Teori.46 Panjimasyarakat. kharaj dibebankan sebesar satu dirham dan satu rafiz (satu ukuran lokal) gandum dan barley (jenis gandum) dengan anggapan tanah tersebut dapat dilalui air. bulan Zulhijjah 23 Hijrah. Umar meninggal pada waktu subuh. Jabatannya sebagai khalifah dipegangnya selama 10 tahun 6 bulan. 2) Kharaj dibebankan pada semua tanah yang berada di bawah kategori pertama. karena kelahirannya UU Perbankan pun mengalami perubahan. dua qist untuk setiap minyak. Cit. Cit. 5 yang mengatakan bahwa dunia ini sudah menjadi big gambling table. Selanjutnya sistem syariah juga diakui juga UU Bank Indonesia yang baru. Atas usaha yang maksimal dalam menghadapi krisis. 42. Bank Muamalat Indonesia memberikan penawaran sahamnya kepada Islamic Development Bank (IDB). 3) Bekas pemilik tanah diberi hak kepemilikan. Begitu juga untuk anak-anak. Lalu beliau memasak untuk makan Maalam dan berkata." Maka. 105 miliar. maka akhir tahun 2004 jumlah aktiva Bank Muamalat Indonesia mencapai Rp.cit. dan dikonversikan dengan mata uang dolar yang sedang melagit maka bank-bank konvensioal berguguran karena ini. Bank konvensional. 4) Sisa tanah yang tidak ditempati atau ditanami (tanah mati) atau tanah yang diklaim kembal! (seperti Basra) bila ditanami oleh muslim diperlakukan sebagai tanah ushr. terjadinya kezaliman terhadap para pengusaha yang waktu sedang susah. Jeddah. Sehingga secara resmi IDB pada 21 Juni 1999 menjadi pemegang saham Bank Muamalat Indonesia. dua ember setiap bulan. IDB memberikan respon positif.3 Tidak lama setelah kelahirannya. seorang yang beragama Majusi pembantu AI-Mughirah bin Syubah menikamnya dari belakang dengan sebilah pisau beracun. dimana sistem perbankan syariah dimasukkan ke dalam UU No. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 39 Muamalat Indonesia adalah sangat penting dalam sejarah perbankan Indonesia. sedangkan bagian yang berada di bawah perjaniian damai tetap dim'liki oleh pemilik sebelumnya dan kepemilikan lersebut adalah dialihkan. Op Cit." Umar juga menetapkan 2 karung gandum dan cuka untuk satu orang muslimin. Tiga hari sesudah itu. yang baru seumur jagung. 5. Bank Muamalat Indonesia menyandang predikat sebagai Bank Devisa. "Allah telah memotong jatah di embermu. 5) Di Sawad. Atas adanya ta’awuniyah dari IDB dalam bentuk investasi. 4 Ibid. Selain untuk mempertahankan eksistensi. yang pada akhirnya mereka terlikuidasi. "Cukup untuk seorang. dan mereka mengambil jatah makan siang sampai mereka kenyang. Arab Saudi. terhadap ekonomi modern juga dialami penulis Prancis yang namanya Maurits Chalaiz. beliau memberikan rakyat baik laki-laki. embuka wawasan baru. Saat Umar shalat subuh bersamasama dengan kaum muslimin. dan ekuitas mencapai titik terendah yaitu Rp.7/1992 dengan sebutan bagi hasil. karena di dalamnya menggunakan sistem bunga. juga karena keunggulan daripada sistem perbankan 2 3 memanggil 30 orang. Yang pasti. karena ada sistem bunga. 269. pembagian tanah dengan muslim. Kerisauan terhadap sistem konvensional. suatu arternatif yang lebih baik dari sistem ekonomi ribawi. cuka dan madu dan rancangan ini telah disetujui khalifah. Harga yang lebih tinggi dikenakan kepada ratbah (rempah atau cengkeh) dan perkebunan.3 miliar (kurang dari sepertiga modal setor awal). 49 46 Abdullah Mustofa al Marghi (2001). Atas kenyataan ini tak dapat mengelak dari krisis tersebut. Bank Muamalat Indonesia harus menghadapi kriris ekonomi yang menimpa bangsa Indonesia tahun 1998. Laporan Tahunan Bank Muamalat. 5 Panjimasyarakat.7 miliar. 6) Di Mesir.42 44 . op. Op.2 triliun. Di mana rasio pembiayaan macet hingga mencapai lebih dari 60% sehingga tercatat kerugian sebesar Rp. Kewajiban yang harus mereka bayar kepada nasabah lebih besar dari pendapatan yang merak terima daripada peminjam. tepatnya pada 27 Oktober 1994 atas keberhasilan dalam operasionalnya. meskipun pemilik tersebut kemudian memeiuk Islam dengan demikian tanah seperti itu tidak dapat dikonversikan menjadi tanah ushr. Maka apabila seseorang ingin mengundang sahabatnya. Beban per kepaia sebesar satu dinar dan beban jarib (unit berat) yang diproduksi per jarib (ukuran) tanah. Abu Yusuf dalam al-Kharaj dan Abu Ubaid dalam an-Anwal. Op. paradigma baru di Indonesia. 5 hari. Di sinilah pentingnya bank syariah. Op Cit. Umar RA berkata. 39. Umar meninggal dunia dalam usia 63 tahun. Abu Lulu Fairuz Ai-Farisi.4 Bank Muamalat Indonesia harus membuktikan eksistensi dirinya sebagai bank-nya orang Islam disaat krisis moneter terjadi.

40. 84 miliar. berdirinya Bank Muamalat Indonesia. Dilaporkan bahwa untuk mengamankan dari gangguan dan masalah dalam pemeriksaan kekayaan yang tidak Jelas oleh beberapa pengumpul yang nakal. orang-orang di sekeliling Muhammad mendapatkan fasilitas perumahan dan uang. kebijakan Umar diikuti. Balkh. pengembara dan orang miskin. pohon-pohon. Usman mendelegasikann kewenangan kepada para pemilik untuk menaksir kepemilikannya sendiri. dan pendapatannya dari wilayah ash-Shrah bahkan lebih banyak dari itu. Dukungan tersebut dibuktikan dengan pembelian saham perseroan senilai Rp. Dia juga mengurangi zakat dari pensiun. Perkembangan berikutnya keadaan ini bertambah rumit bersamaan dengan munculnya pernyataan-pernyataan yang menimbulkan kontroversi mengenai pengeluaran uang Baitul Maal dengan tidak hati-hati. dikirim delegasi ke beberapa negara Timur Tengah. dan mereka pernah dipercaya menjaga bendera nasional Quraisy sebelum datangnya Islam. Ruqayah dan saudaranya. sedangkan itu merupakan pendapat pribadi. Ummu Kulsum. h. Op. Habibie dan juga mendapat dukungan dari para pengusaha muslim.000 dirham berada di tangan bendaharanya. Pada masa terbunuhnya Usman. Bani Umayyah berada di bawah Bani Hasyim.000 dinar dan 100. Kandang milik Abdurahman bin Auf berisi 1000 kuda.Cit. jalan dibangun.40 Ekonomi Islam: Sejarah. Tak dapat dilupakan. Usman termasuk dalam keluarga besar Umayyah dari suku Quraisy.J. Perumahan yang dia miliki di Hunayn dan Qadi AI-Oura serta tempat-tempat lain bernilai 200. Untuk menata pendapatan baru. 106 miliar. Barang siapa memiliki properti dan utang biarkan ia untuk mengurangi dari apa yang dia miliki apa yang dia utarn dan membayar zakat untuk properti yang masih tersisa”. buah-buahan ditanam dan keamanan perdagangan diberikan dengan cara pembentukan organisasi kepolisian tetap. Dia juga memiliki 1000 unta dan 48 47 Bagian Empat | BAB 11 | Aplikasi Ekonomi Islam di Indonesia Bank Muamalah erbagai upaya ditempuh dalam rangka membentuk perbankan syariah di Indonesia. Penghasilan Talhah dari lraq mencapai angka 1000 dinar sehari. Tetapi tidak ada rinciannya. Dalam peranan politiknya. Tabri menyebutkan ketika khalifah Usman menaikkan pensiun sebesar seratus dirham. Bank Mu’amalat Indonesia (BMI) pada tahun 1991. Kabul. Dia menambahkan santunan dengan pakaian. Tidak lama Islam mengakui empat kontrak dagang setelah negara-negara tersebut ditaklukkan. dan silsilah pertaliannya dengan Rasulullah saw ialah pada generasi kelima. dan bergelar Zu An-Nurain (pemilik dua cahaya). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 321 Usman bin Affan (47 SH-35H/577-656 M) Usman bin Affan atau Usman bin Affan bin Abi AI-As bin Umayah bin Umawy AI-Qurasyi. 45 Ibnu Khaldun mengisahkan tentang kekayaan beberapa sahabat Rasulullah saw di masa pemerintahan Usman "pada masa Usman. terutama negaranegara Islam disekitar Teluk Persia yang kaya minyak. Teori. Mengundang pemodal Timur Tengah untuk mendirikan bank syariah juga sudah dilakukan. . kemudian tindakan efektif diterapkan dalam rangka pengembangan sumber daya alam. 1 Atas berdirinya Bank B 1 Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia tahun 2004. Ghazni Kerman dan Sistan ditaklukkan. dipanggil Abu Abdullah. uang sejumlah 150.000 dinar.47 Pada enam tahun pertama kepemimpinannya. Aliran air digali. Dan pada tahun 1974. karena mengawini dua putri Rasulullah saw. 48 Untuk meningkatkan Adiwarman A Karim (2001). Selain itu ia memperkenalkan kebiasaan membagikan makanan di masjid untuk orangorang menderita. diprakarsai oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pemerintah. Usman bin Affan lahir di Mekah. Dalam hubungannya dengan zakat dalam sambutan Ramadhan biasanya ia mengingatkan: ”Lihatlah bulan pembayaran zakat telah tiba. juga mendapat dukungan yang nyata pula dari masyarakat Jawa Barat yang teraplikasikan dalam pembelian saham seniali Rp. pada waktu pendirianya Bank Muamalat Indonesia mendapat dukungan nyata dari ekponen Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) dengan ketua B. Dia juga mewariskan 1000 kuda dan 1000 wanita pelayan. Secara resmi Bank Muamalat Indonesia mulai beroperasi tahun 1992. Tapi waktu itu masuk modal ke Indonesia lewat perbankan terbentur pada masalah UU Perbankan yang tidak mengakaui sistem syariah.

Ada dialog yang sangat terkenal dalam sejarah antara Usman dan Amr berkaitan dengan strukturisasi ini. (1) suku Quraysh Mekah.Cit. kaum muslim di awal perintah Usman mampu mengerahkan dua ratus kapal dan memenangkan peperangan laut yang hebat. Tripoli.000 dinar.. (2) kaum Anshar.000 dinar Az-Zubair memiliki kediaman di Basra. bata. sementara kebijakan Umar tidak demikian. Untuk itu khalifah harus membuat beberapa perubahan administrasi tingkat atas dan mengganti Gubernur Mesir. h. Semua kelompok ini bersaing satu dengan yang lain untuk memperoieh kekuasaan dan kontrol yang lebih besar atas kekayaan materi.000 dinar beserta hartanya yang lain yang keseluruhannya bernilai 300. 69-70 49 Adiwarman A Karim (2001). Op Cit. (3) suku Arab pengembara. dan Barca di Afrika Utara menjadi pelabuhan pertama negara Islam. Op.000 dirham. Lihat Asghar Ali Engineer (2000). Demikian. Nilai dari seperempat lahan yang dia wariskan mencapai 84. Laodicea dan wilayah semenanjung Syria. Mesir. Wajar kalau semasa pemerintahan Usman banyak sekali konfiik yang muncul di permukaan. 91-90 .50 Di Mesir ketika angkatan laut Byzantium memasuki Mesir. Ya'la bin Munyah mewariskan 50. Asswad dan lain-lain digantikan dengan orang-orang baru. Basra.000 biri-biri. Sementara itu Usman menbaginya kepada individu-individu untuk reklamasi dan untuk kontribusi sebagian yang diprosesnya kepada Baitul Maal. dan pembangunan di wilayah taklukan baru dibutuhkan dana tambahan. AI-Kuffah dan Alexandria. Bukan tugas yang mudah untuk mengawasi orang Badui yang pada dasarnya mencintai kebebasan pribadi dan tidak mengenal otoritas pemerintah yang dominan. Talhah membangun kediamannya di AI-Kufah dan tengah memperbaharui kediamannya yang di Madinah.49 Dalam pemerintahan Usman komposisi kelas sosial di dalam masyarakat berubah demikian cepat sehingga semakin sulit menengahi berbagai kepentingan yang ada. h. Lahan luas yang dimiliki keluarga kerajaan Persia diambil alih oleh Umar tetapi dia menyimpannya sebagai lahan negara yang tidak dibagi-bagi. 58 50 Di saat itu muncul empat kelompok masyarakat.320 Ekonomi Islam: Sejarah. Zaid bin Tsabit yang dia wariskan emas dan perak yang telah ditumbuk halus dengan beliung. (4) penduduk negara-negara yang ditaklukkan. Op Cit. dan kayu jati. dan. kaum muslimin membangun supremasi kelautan di wilayah Mediteriania. Teori. dan bila ini ditambah dengan lahan dan kekayaannya yang lain nilai bisa mencapai 100. Pada periode selanjutnya dia juga mengizinkan menukar lahan tersebut dengan lahan yang ada di Hijaz dan Yaman. Tidak mudah pula mengakomodasi orang kota yang cepat kaya karena adanya peluangpeluang baru yang terbuka menyusul ditaklukannya propinsi-propinsi baru. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 41 pengeluaran pertahanan kelautan. Sementara itu biaya pemeliharaan 10. Lihat Ashar Ali Engineer (2000). Sa'ad bin Abi Waqqas juga membangun kediamannya di Madinah dengan dilapisi gip pada sisi luar dan sisi dalam tembok rumahnya. Bahanbahan yang digunakan antara lain gip. h. Dilaporkan bahwa lahan ini pada masa Umar menghasilkan sembilan juta dirham tetapi pada masa Usman penerimaan meningkat menjadi lima puluh juta.

minyak goreng sawit. industri dodol durian. Pada Akhir hayat Usman di awali ketika pada saat berbagai utusan dari Kufah. yang berisi kegiatan: pengolahan buah-buahan. gula sirop. di hutan ini terdapat ngarai yang dalam yang dapat menciptakan kesempatan kerja. industri nenas dalam kaleng. industri tempe/tahu. jeruk. Usman juga menolak. Sebagian di antara mereka memaksa masuk ke dalam rumah untuk kemudian membunuhnya. industri keripik pisang. bahkan menurut yang lainnya dia memberikan 5. industri pengolahan ubi kayu (gaplek). yang dipercaya menjadi penjaga tempat suci Ka'bah. ransum makanan ternak. tepung sagu gula.51 Khalifah Usman tidak mengambil upah dari kantornya. tepung tapioka. tetapi Usman menolak. Ibid. Konflik ini tidak hanya membuatnya menolak untuk menerima upah dan pekerjaannya sebagai pelayan atau muslim untuk kepentingan Allah. berisi kegiatan: Minyak kelapa. Ini terjadi pada bulan Dzulhijjah 35 H atau 17 Juni 656 M. ia secara sukarela menarik dirinya dari daftar penerima dana bantuan Baitul Maal. industri pendingin jeruk dengan industri sari jeruk. industri tepung tapioka. Peternakan. industri minuman segar. dilahirkan pada tahun Gajah ke13. Peluang investasi agroindustri di Kalimantan Barat terdiri dari: Industri tepung pisang. Ali Bin Abi Thalib ditakdirkan menjalankan kemudi pemerintahan melalui masa-masa paling kritis berupa pertentangan antar kelompok. Namun demikian keberadaannya belum sesuai dengan yang diharapkan. coconut cream. Hutan-hutan ini terhampar di daerah istana raja Namruz di Babilonia. tetapi juga menolak hadir dalam pertemuan publik yang dihadiri khalifah. Perkebunan. dan yang telah ada.000 dirham setiap tahunnya. industri pisang salai. Ali bin Abi Thalib (23 SH-40H/600-661 M) Ali bin Abi Thalib bergelar Abul Hasan. dan perusahaan penggilingan padi. salah seorang sahabat Nabi yang terkemuka yang berwenang melaksanakan kegiatan Baitul Maal pusat. selanjutnya ---$€£¥--- 51 52 Adiwarman A Karim (2001). industri minuman ringan. berisi kegiatan: Pengawetan dan penyamakan kulit. industri komponen makanan ternak. Baladhuri menulis kepada mereka sebuah pernyataan yang ditulis di atas sehelai perkamen. Jenis kegiatan agroindustri di Kalimantan Barat: 1.52 Ali terkenal sangat sederhana. h 47. Perikanan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 319 angkatan laut sangat tinggi yang semuanya menjadi bagian dari beban pertahanan di periode ini. 2. industri tepung durian. pada waktu berumur 82 tahun dan kekhalifahannya berlangsung selama 12 tahun kurang 12 hari. Op Cit. Teori. Pengepungan terus berjalan sampai beberapa hari. Mereka kemudian mengepung rumah Usman dan menuntut pengunduran diri. sari jeruk. 3. arang tempurung. tetapi Ali menolak karena hal itu sama dencan mencuri uang milik masyarakat. industri tepung ikan dan tempat pendinginan (cold storage) hasil perikanan. karet skim.000 dirham. Basrah. hal 59-60 . Suatu hari saudaranya Aqil datang kepadanya meminta bantuan uang. industri selai dan industri sari nenas. Tanaman Pangan dan Hortikultura. Ali menikah dengan putri Rasulullah Fatimah az-Zahra dikaruniai dua putra Hasan dan Husein. Seperti telah dikemukakan di atas bahwa Kalimantan Barat mempunyai potensi hang sangat besar untuk mengembangkan agroindustri. dan Mesir datang menemui Usman agar memecat para gubemurnya yang notabene adalah kerabat-kerabat sendiri. Ali bin Abu Thalib adalah saudara sepupu Rasulullah saw dan dari suku Bani Hasyim. Op Cit. h. pengolahan tengkawang dan coklat. 57 Jamil Ahmad (2000). Hal ini menimbulkan kesalahpahaman antara khalifah dan Abdul bin Arqam. terbatas pada perusahaanperusahaan yang relatif besar. industri rambuatan dalam kaleng. 4.53 Masalah apakah Ali membebankan khums atas ikan atau hasil hutan (ajmat) 4. 52 53 Adiwarman A Karim (2001). minyak makanan dari nabati. dan rumah potong hewan. Jenazahnya dimakamkan di Baqi' waktu Maalam hari. Ali sangat ketat dalam menjalankan keuangan negara. pendingin. berisi kegiatan: Pengalengan ikan.42 Ekonomi Islam: Sejarah.

318

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sejarah Ekonomi Islam

43

dalam ekonomi Islam terletak pada permasalahan individu manusia bukan pada tingkat kolektif (negara dan masyarakat).10 Menurut al-Maliki, ada empat perkara yang menjadi asas politik ekonomi Islam. Pertama, setiap orang adalah individu yang memerlukan pemenuhan kebutuhan. Kedua, pemenuhan kebutuhan-kebutuhan pokok dilakukan secara menyeluruh (lengkap). Ketiga, mubah (boleh) hukumnya bagi individu mencari rezki (bekerja) dengan tujuan untuk memperoleh kekayaan dan meningkatkan kemakmuran hidupnya. Keempat, nilai-nilai luhur (syariat Islam) harus mendominasi (menjadi aturan yang diterapkan) seluruh interaksi yang melibatkan individu-individu di dalam masyarakat.11 Berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa politik ekonomi kebijakan fiskal Islam adalah menjamin pemenuhan kebutuhan pokok setiap warga negara Muslim dan non Muslim/kafir dzimmi) dan mendorong mereka agar dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan sekunder dan tersiernya sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki. Politik ekonomi inilah yang menjadi garis dasar kebijakan fiskal Islam dan akan sangat terlihat dalam fungsi alokasi dan distribusi. Peluang Investasi Agroindustri Kegiatan agroindustri mempunyai potensi dalam meningkatkan nilai tambah produk hasil-hasil pertanian, bukan saja terbatas pada tingkat petani tetapi sampai pada para pengusaha yang bergerak dalam perdagangan baik lokal, nasional maupun Internasional. Agroindustri juga akan menciptakan kesempatan kerja yang memadai di pedesaan dan juga peningkatan eksport non migas. Peluang pengembangan agroindustri dapat dibagi dalam 2 kategori yakni pertama agroindustri berskala besar dengan basis perkebunan (PTP dan Swasta) Perikanan laut, peternakan dan kategori kedua agroindustri pedesaan dengan basis pertanian rakyat yang meliputi pengolahan palawija, hortikultura, hasil perikanan rakyat baik air tawar, payau maupun laut. Nilai tambah yang dihasilkan dari kegiatan agroindustri masih tetap mempunyai peluang yang cukup besar, untuk dikembangkan di Kalimantan Barat, mengingat Kalimantan Barat mempunyai potensi bahan baku, baik untuk agroindustri berskala besar maupun skala kecil. Selain itu karena Kalimantan Barat berbatasan langsung dengan negara tetangga yaitu Malaysia maka peluang pasarnya juga masih terbuka lebar. Di samping adanya peluang juga terdapat tantangan dalam mengembangkan agroindustri terutama agroindustri di pedesaan. Tantangan tersebut antara lain: kegiatan agroindustri itu harus dikembangkan dengan mengunakan teknologi yang mampu menyerap tenaga kerja pedesan dan
10 11

menurut beberapa orang, tanah untuk batu-batu istana dan menurut yang lainnya itu adalah tanah longsor.54 Pada saat pemerintahan di pegang khalifat Umar, Ali tidak hadir pada pertemuan Majelis Syuro di Djabiya (masuk wilayah Madinah) yang diadakan oleh Umar, tetapi ia menyepakati peraturan-peraturan yang sangat berkaitan dengan daerah taklukan. Pertemuan itu juga menyepakati untuk tidak mendistribusikan seluruh pendapatan Baitul Maal, tetapi menyimpan sebagai bagian cadangan. Semua kesepakatan itu berlawanan dengan pendapat Ali. Oleh karena itu ketika menjabat sebagai khalifah dia mendistribusikan seluruh pendapatan propinsi yang ada di Baitul Maal Madinah, Basrah, dan Kufah. Ali ingin mendistribusikan sawad, namun dia harus menahan diri karena takut akan terjadi perselisihan. Nahju Balaghah lebih jauh menambahkan: “Prinsip utama dari pemerataan distribusi uang rakyat diperkenankan. Sistem distribusi setiap pekan sekali untuk pertama kalinya diadopsi. Hari Kamis adalah hari pendistribusian atau hari pembayaran. Pada hari itu semua perhitungan diselesaikan dan pada hari sabtu dimulai perhitungan baru.” Mungkin cara ini merupakan solusi terbaik dipandang dari segi hukum dan keadaan negara yang sedang mengalami perubahan kepemimpinan. Khalifah Ali meningkatkan tunjangan pada pengikut-nya di Irak. Kurang lebih alokasi pengeluaran masih tetap sama sebagaimana halnya pada masa kepemimpinan Umar. Pengeluaran untuk Angkatan Laut yang ditambah jumlahnya pada masa kepemimpinan Usman hampir dihilangkan seluruhnya, karena daerah sepanjang garis pantai seperti Syria, Palestina dan Mesir berada di bawah kekuasan Muawiyah. Tetapi dengan adanya Penjaga Malam dan patroli yang diciptakan oleh Umar, Ali tetap menyediakan polisi reguler yang terorganisir yang disebut Shurta, dan pemimpinnya diberi gelar Sahibush Shurta. Dalam suratnya yang ditujukan kepada Maalik Ashter bin Harith menunjukkan Ali memiliki konsep yang jelas tentang pemerintahan, administrasi umum dan masalah-masalah yang berkaitan dengannya. Surat ini mendeskripsikan tugas dan kewajiban serta tanggung jawab penguasa. Menyusun prioritas dalam melakukan dispensasi terhadap keadilan, kontrol atas pejabat tinggi dan staf; menjelaskan kebaikan dan kekurangan jaksa, hakim dan abdi hukum, menguraikan pendapatan pegawai administrasi dan pengadaan bendahara.55 Ali bin Abi Thalib meninggal dunia akibat tebasan pedang Ibnu Muljam. Jenazahnya dimandikan kedua putranya Hasan dan Husein, kemudian dimakamkan di Kufah. Tetapi, Ibnu Asir menyatakan

Taqiyuddin an-Nabhani, Membangun Sistem Ekonomi…, hal. 53. Abdurrahman al-Maliki, Politik Ekonomi Islam, hal. 37.

54 Iman Abu Yusuf membahas dalam buku "What is taken out from the Sea" Adiwarman A Karim (2001), Ibid, h. 60 55 Adiwarman A Karim (2001), Ibid, h. 60, 61

44

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Investasi dalam Ekonomi Islam

317

bahwa ia dikuburkan di Neft. Ali meninggal dalam usia 63 tahun setelah memerintah selama 5 tahun 3 bufan.56 ***
---$€£¥---

Kebijakan Fiskal Pemahaman tentang politik ekonomi negara Islam sangat diperlukan untuk memahami politik ekonomi kebijakan fiskal Islam. Sebab politik ekonomi merupakan garis kebijakan ekonomi yang melandasi kebijakankebijakan ekonomi negara seperti halnya kebijakan fiskal. Menurut anNabhani, politik ekonomi merupakan tujuan yang ingin dicapai oleh hukumhukum yang dipergunakan untuk memecahkan mekanisme mengatur urusan manusia.5Jadi politik ekonomi dalam kebijakan fiskal meliputi dua hal, yaitu (a) hukum-hukum yang dipergunakan, dan (b) tujuan yang ingin dicapai dengan hukum-hukum tersebut. Dari sisi tujuan hukum, tujuan kebijakan fiskal Islam tidak dapat dilepaskan dari tujuan syariat Islam. Muhammad Husain Abdullah menyebutkan ada delapan tujuan luhur syariat Islam, yaitu; memelihara keturunan, akal, kemuliaan, jiwa, harta, agama, 6 ketentraman/keamanan, dan memelihara negara. Sementara itu dalam konteks kebijakan keuangan negara, Zallum sangat menekankan bahwa kebijakan keuangan negara Islam bertujuan untuk mencapai kemaslahatan 7 kaum Muslimin, memelihara urusan mereka, menjaga agar kebutuhan hidup mereka terpenuhi, tersebarnya risalah Islam dengan dakwah dan jihad fi sabililillah.8 Menurut an-Nahbani dan al-Maliki, politik ekonomi Islam adalah jaminan atas pemenuhan seluruh kebutuhan pokok (al-hajat al-asasiyah/basic needs) bagi setiap individu dan juga pemenuhan berbagai kebutuhan sekunder dan luks (al-hajat al-kamaliyah) sesuai kadar kemampuan individu bersangkutan yang hidup dalam masyarakat tertentu dengan kekhasan di dalamnya. 9 Dengan demikian titik berat sasaran pemecahan permasalahan
Taqiyuddin an-Nabhani, Membangun Sistem Ekonomi Alternatif Perspektif Islam, (AnNidlam al-Iqtishadi fil Islam), alih bahasa Moh. Maghfur Wachid, cet. v, (Surabaya: Risalah Gusti, 2000), hal. 52. Pendapat senada juga dikemukakan oleh Abdurrahman al-Maliki dalam bukunya “Politik Ekonomi Islam (terjemahan)”. menurut al-Maliki, politik ekonomi merupakan target yang menjadi sasaran hukum-hukum yang menangani pengaturan perkara-perkara manusia. (Lihat Abdurrahman al-Maliki, Politik Ekonomi Islam, (As-Siyasatu al-Iqtishadiyatu alMutsla), alih bahasa Ibnu Sholah, cet. i, (Bangil: Al-Izzah, 2001), hal. 37. 6 Muhammad Husain Abdullah, Studi Dasar-Dasar Pemikiran Islam, (Dirasat fi al-Fikri al-Islami), alih bahasa Zamroni, cet. i, (Bogor: Pustaka Thariqul Izzah, 2002), hal. 80. 7 Dengan adanya tujuan mencapai kemaslahatan atau kebaikan bagi kaum Muslimin, bukan berarti kemaslahatan menjadi tolak ukur kebijakan fiskal. Tetapi yang dimaksud dengan kemaslahatan bagi kaum Muslimin adalah segala hal yang menurut syara’ baik bagi umat, dan untuk mencapai kemaslahatan tersebut kebijakan fiskal yang ditempuh harus didasarkan kepada syara’ itu sendiri bukan didasarkan kepada kemaslahatan. 8 Lihat Abdul Qadim Zallum, Sistem Keuangan di Negara Khilafah, (Al Amwal fi Daulah Al Khilafah), cet. i, alih bahasa Ahmad S. dkk, (Bogor: Pustaka Thariqul Izzah, 2002), hal. 4, 5, 13, 14, 28, 30, 34, 36, 50, 67, 138, ,139. 9 Taqiyuddin an-Nabhani, Membangun Sistem Ekonomi Alternatif…, hal. 52. Abdurrahman al-Maliki, Politik Ekonomi Islam, hal. 37.
5

56

Abdullah Mustofa Al Maraghi (2000), Op Cit, h. 47

316

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia

45

terhadap tuntutan ganti kerugian oleh pihak ketiga. Lembaga ini tidak diperkenankan mencari laba, dan penghasilan bersihnya dibagi-bagikan pada setiap anggota yayasan itu. Tujuannya ialah untuk meringankan risiko bagi seluruh kaurn Muslimin, juga untuk menjamin orang Islarn lainnya, bahkan yang bukan Muslim pun akan menerirna santunan sesuai dengan setiap kerugian yang dideritanya sebagai akibat perbuatan salah seorang yang terasuransi. Dalam keadaan demikian maka keanggotaan yayasan asuransi timbal-balik itu tidaklah dicela, melainkan dipandang seolah-olah sebagai kewajiban agama. Ini merupakan suatu sarana yang memungkinkan seorang Muslimin untuk membantu saudaranya sesarna Muslimin. Daya upaya untuk melaksanakan usaha asuransi ini sekarang diadakan di Iran dan Pakistan dan agaknya tidak diragukan lagi bahwa perusahaan asuransi dengan asas tolongrnenolong yang diselenggarakan sesuai dengan hukum agama Islam ini akan didirikan pula di negara-negara Islam lainnya. Investasi saham sesuai syariah di pasar modal Salah satu bentuk investasi yang sesuai dengan syariah adalah membeli saham perusahaan, baik perusahaan non publik (private equity) maupun perusahaan publik/terbuka. Cara paling mudah dalam melakukan investasi saham sesuai syariah di Bursa Efek Jakarta adalah memilih dan membeli jenis saham-saham yang dimasukkan dalam Jakarta Islamic Index (JII). Reksadana Syariah Dalam reksadana konvensional, pengaturan atau penempatan portfolio investasi hanya menggunakan pertimbangan tingkat keuntungan. Sedangkan reksadana syariah selain mempertimbangkan tingkat keuntungan juga harus mempertimbangkan kehalalan suatu produk keuangan. Sebagai contoh bila reksadana syariah ingin menempatkan salah satu jenis investasinya dalam saham, maka saham yang dibeli tersebut harus termasuk perusahaan yang sudah dibolehkan secara syariat. Lebih mudahnya sudah termasuk dalam jenis saham yang ada dalam daftar JII (Jakarta Islamic Index). Demikian juga jenis investasi lainnya seperti obligasi, harus yang menganut sistem syariah. Manajer investasi reksadana syariah harus memahami investasi dan mampu melakukan kegiatan pengelolan yang sesuai dengan syariah. Untuk itu diperlukan adanya panduan mengenai normanorma yang harus dipenuhi Manajer Investasi agar investasi dan hasilnya tidak melanggar ketentuan syariah, termasuk ketentuan yang berkaitan dengan praktek riba, gharar dan maysir. Dalam praktek syariah maka Manajer Investasi bertindak sesuai dengan perjanjian atau aqad wakala. Manajer investasi akan menjadi wakil dari investor untuk kepentingan dan atas nama investor. Sebagai bukti penyertaan dalam reksadana syariah maka investor akan mendapat unit penyertaan dari reksadana syariah.

| BAB 3 |

Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia

N

ama “Indonesia” sebagai suatu bangsa baru muncul secara resmi setelah adanya “Sumpah Pemuda” tahun 1928. Kemudian, Indonesia sebagai nation state baru lahir pada tahun 1945 melalui proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus. Jika mengambil patokan adanya Indonesia sebagai bangsa setelah berdirinya Syarikat Islam (1905), yang keanggotaannya hampir meliputi seluruh daerah Hindia Belanda, maka bangsa Indonesia baru ada sejak tahun 1905. Namun kelahiran Syarikat Islam tidak mempelopori adanya kebangsaan Indonesia. Syarikat Islam lahir lebih didorong oleh faktor ukhuwah Islamiyah yang keberadaannya tertekan oleh Penguasa Hindia Belanda. Walaupun demikian, Syarikat Islam yang kelahirannya merupakan kelanjutan dari Syarikat Dagang Islam dapat dijadikan sebagai patokan awal adanya pemikiran ekonomi Islam di Indonesia. Hal ini menjadi patokan karena salah satu tujuan pergerakan SDI maupun SI adalah mengutamakan sosial ekonomi dan mempersatukan pedagang-pedagang batik. Kemudian dengan istilah “mempertinggi derajat bumi putra” implementasinya merupakan usaha politis hingga terbebas dari kekuasaan Hindia Belanda. Hasil akhir dari pergerakan para bumi putra ini kemudian dimerdekakanlah Republik Indonesia.1
1

M. Masyhur Amin, Syarikat Islam: Obor Kebangkitan Nasional 1905-1942, (Yogyakarta: Al Amin Press, 1996), hlm. 29.

46

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Investasi dalam Ekonomi Islam

315

Indonesia sebagai sebuah negara merupakan kesatuan dari berbagai kerajaan bekas kekuasaan Hindia Belanda. Di mana beberapa kerajaan yang berada dalam kekuasaan Hindia Belanda pada masa itu adalah sebahagiannya kerajaan Islam. Oleh karena itu, berbicara sejarah ekonomi Islam di Indonesia tidak lepas kaitannya dengan perkembangan ekonomi Islam yang berkembang dalam kerajaan-kerajaan Islam tersebut. Kerajaankerajaan Islam yang pernah ada dalam wilayah Nusantara merupakan suatu masyarakat dengan struktur yang lengkap. Kerajaan-kerajaan Islam dalam kenyataan sejarah telah memiliki Pelabuahan sebagai pusat perdagangan ekspor dan import. Juga telah memiliki bandar, pasar dan mata uang. Di kerajaan-kerajaan Islam di Aceh misalnya, telah banyak mata uang dereuham (dirham) ditemukan.2 Di Kerajaan Islam Sumenep sekalipun tidak dinamakan dinar atau dirham tetapi dinamaka mata uang reyal (real) adalah berasa dari mata uang Spanyol. Kemudian diadopsi menjadi mata uang Kerajaan Sumenep. Sebagai bukti bahwa mata uang ini adalah bagian dari sistem ekonomi Islam yang berjalan dalam Kerajaan Sumenep adalah mata uang reyal tersebut bertuliskan huruf Arab. Mata uang dinar juga ditemukan pada kerajaan Gowa, uang dinar ini dikenal pada masa pemerintahan Sultan Hasanuddin, sekitar abad ke-17 M. Di kerajaam Jambi pun telah dikenal mata uang yang bercirikan bahwa sistem ekonomi Islam berjalan dalam kerajaan ini. Di mana dalam mata uang Kerajaan Jambi terdapat tulisan “Sanat 1256” dengan mengggunakan huruf dan angka arab.3 Adanya bukti sejarah berupa mata uang dinar dan dirham serta mata uang lainnya yang bertuliskan huruf dan angka Arab di kerajaan-kerajaan Islam merupakan sebuah bukti, bahwa sistem ekonomi yang berjalan dalam kerajaan-kerajaan Islam tersebut adalah sistem ekonomi Islam. Kenyataan itu, sesuai dengan keberadaan sistem perekonomian yang terbangun di masa Rasulullah dan para sahabat. Sabda rasulullah yang menyatakan “...akan datang suatu masa di mana tidak ada lagi yang berguna untuk dijadikan simpanan kecuali dinar dan dirham...” adalah juga sebagai bukti bahwa sistem ekonomi yang berjalan di kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara adalah sama dengan sistem ekonomi di masa Rasulullah Muhammad. 4 Di masa pemerintahah Khalifah Umar bin Khaththab, telah menetapkan standar perbandingan dinar dan dirham yaitu dalam kadar berat dan nilai 7 dinar setara dengan 10 dirham.5
2 Teuku Ibrahim Alfian, Kronika Pasai: Sebuah Tinjauan Sedjarah, (Jogyakarta: Gajah Mada University Press, 1973), hlm. 4. 3 Ibid. 4 Hadits, dalam Musnad Imam Ahmad bin Hambal. 5 Abdul Hadi Arifin, Malikussaleh Reinterpretasi Penyebaran Islam Nusantara, (Louksemawe: University of Malikussaleh Press, 2005), hlm. 83.

menurut pandangan beberapa orang ulama larangan agama terhadapjasa asuransi akan berlaku atau tidak, bukanlah ditentukan oleh caranya perusahaan asuransi itu beroperasi, melainkan ditentukan oleh bentuk organisasinya. Karena Adanya Asas Tolong-menolong Dalam Islam Asas tolong-menolong dalam dunia Islam sesungguhnya sudah ada sejak zamanjahiliyah. Pada zaman itu biasanya seluruh keluarga atau suku dari pihak pembunuh membayar santunan pada suku korban pembunuhan. Uang tebusan itu dibayarkan untuk menghindarkan tindak pembalasan atau bahkan dendam kesumat yang mungkin akan berakibat binasanya beberapa orang anggota suku karena peperangan dendam kesumat itu. Adat istiadat itu membina kerukunan antara anggota kelompok atau suku, dan kemudian suku itu bukan saja membayar santunan atas nama seorang anggotanya dalam peristiwa pembunuhan, tetapijuga dalam peristiwa pelanggaran kecil. Ini merupakan awal dari suatu bentuk asuransi pihak ketiga, karena setiap anggota suku mengetahui bahwa anggota kelompok atau sukunya akan melindunginya dalam hal pelanggaran atau pembunuhan yang telah dilakukannya. Ini tidak akan menyebabkan seseorang anggota suku bertindak ceroboh, karena sekalipun anggota sukunya akan melindunginya, tetapi mereka akan memperlihatkan ketidaksenangan mereka atas kelakuannya. Sekarang Didirikan Yayasan Asuransi Tolong-menolong Di dalam Al Qur'an uang santunan dianjurkan sebagai usaha mencegah dendam kesumat.
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaas (pembalasan yang sebanding) berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh; orang merdeka dengan orang merdeka, hamba dengan hamba, dan wanita dengan wanita. Maka barangsiapa yangmendapat suatu pemaafan dari saudaranya, hendaklah (yang memaafkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah (yang diberi maaf) membayar (diat) kepada yang memberi maafdengan cara yang baik (pula). Yangdemikian itu adalah suatu keringanan dari Tuhan kamu dan suatu rahmat. Barang siapa yang melampaui batas sesudah itu, maka baginya siksa yang sangat pedih. Dan dalam qishaash itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu, hai orang-orang yang berakal, supaya kamu bertakwa". (Al Qur'an, 2. 178-1979).

Ketika Nabi Muhammad menjadi kepala pemerintahan di Madinah, telah diputuskannya bahwa asas santunan timbal-balik itu berlaku untuk seluruh umat atau masyarakat Mulimin. Sekarang ini diberi tafsiran bahwa setiap orang yang beriman, tanpa memandang golongan, atau suku bangsanya, dapat bergabung dengan sesama kaum Muslimin, mendirikan suatu perusahaan asuransi untuk mengadakan perlindungan timbal-balik

sekalipun sejumlah pemegang sahamnyajuga menjadi pemegang saham bank tersebut. Di mana prinsip berniaga yang dilakukan oleh Muhammad bin Abdullah adalah jujur dan adil. Peranan uang dalam ekonomi Islam telah didiskusikan oleh Imam Ghazali (1058-1111 M) dalam kitabnya yang terkenal “Ihya Ulumuddin”. Perusahaan asuransi ini pun berfungsi mengikuti garis-garis Perusahaan Asuransi Islam Arab Dubai. Sehingga Ibnu Qayyim dalam pembahasannya tentang peranan uang sependapat dengan Imam Ghazali. hlm. Maka Dalam sejarah Islam. Memang sedikit sekali minat untuk mendirikan perusahaan asuransi khas Islami. kesadaran akan uang sebagai bagian dalam sistem ekonomi telah muncul sebelum ekonomi itu itu diakui sebagai disiplin ilmu tersendiri. Perusahaan ini bersifat mandiri. Ini adalah dana tolong menolong (mutual funds)—yaitu yayasan asuransi tidak komersial yang berusaha hanya untuk para anggotanya. dengan menerapkan eksperimen-eksperimental di bidang asuransi secara berkesinamgbungan. Jejak-jejak Ekonomi Syariah. Islam hanya melihat uang itu sebagai alat tukar. Hal yang utama menciptakan bentuk asuransi yang sesuai atau dihalalkan oleh umat Islam. bukan sebagai barang yang bisa diperjual-belikan. akan tetap kerajaan (Negara) pun 6 M. Oleh karena itu tak sedikit umat Islam.314 Ekonomi Islam: Sejarah. Dan ketika dia membuat keputusan”. Ibnu Taymiyah menyebutkan bahwa uang itu tidak hanya berfungsi sebaga medium of exchange. Rasulullah bersabda “Rahmat Allah atas orang-orang yang berbaik hati ketika menjual dan membeli. bahkan menjadikan perbuatan dagang yang dilakukan oleh Muhammad bin Abdullah sebagai sunnah yang harus diikuti. terus diadakan upaya-upaya progresif kedepan. 325.9 Perihal niaga (perdagangan) di masa kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara merupakan suatu pekerjaan yang paling menonjol. Dua pandangan yang bertolak belakang ini telah mewarnai pemikiran ekonomi Islam. Dalam rangka memenangkan program kerja di dunia asuransi di kalangan umat Islam. yang memantau kegiatan perusahaan ini untuk memusatkan kepatuhannya pada hukum agama Islam. Abd. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 47 Pasaran asuransi perabot rumah pun sangat terbatas. Besar kemungkinannya bahwa kemajuan bank-bank Islam akan mendorong pertumbuhan perusahaan asuransi Islam sebagai usaha pelengkap. Sekalipun dalam dasawarsa terakhir ini jumlah perusahaan perbankan Islam semakin bertambah. dan hampir tidak ada calon nasabah datang atas kegiatan perusahaan asuransi itu sendiri sampai sekarang. 2003). money is not identical with commodity that can be traded for the purpose of making profit. dalam Serambi Indonesia online. Muhammad Rasulullah dikenal sebagai seorang yang berprofesi pedagang sebelum diangkat sebagai utusan Allah. Majid. In Islam. 9 H. Menurut Ghazali. “Uang di Mata Pemikir Ekonomi Islam”. walaupun akhir-akhir ini keadaannya sudah berubah. Penghormatan atas profesi itu banyak disebut dalam berbagai hadits.7 Sekalipun. bahkan profesi “dagang” adalah sesuatu yang mendapat kehormatan. Teori. Sekalipun demikian apa yang dilakukan Muhammad bin Abdullah sebagai sesuatu yang harus diikuti. Seperti halnya bank itu. Dan apa yang dilakukannya tidak termasuk bagian dari sebuah sunnah. sehingga pemilik harta itu tidak merasa ada alasan untuk mengasuransikannya. perusahaan asuransi ini pun dilengkapi dengan suatu majelis penasihat agama Islam. Bahkan sebagian harta bergerak perlengkapan industripun tidak diasuransikan. 8 M. Kemudian kelompok Dar al-Mal al-Islami dipimpin oleh Pangeran Mohammad bin Faisal pun mendirikan beberapa perusahaan asuransi. Perusahaan asuransi Islam yang kedua didirikan oleh Kelompok Al Baraka dipimpin oleh Syeikh Saleh Kamel dari Bahrain di tahun 1980. Memang banyak perusahaan asuransi Barat yang mengakui bahwa mereka pun beroperasi sesuai dengan hukum Islam pada segi-segi yang penting. Namun apa yang diperbuatnya sebelum menjadi nabi adalah sebuah kebaikan. (Jakarta: Senayan Abadi Publishing.6 Sebagai sebuah kesimpulan tentang fungsi uang dalam Islam. dibandingkan dengan pendirian bank-bank Islam. Bukhari. Bukan hanya masyarkatnya yang giat berdagang. dan diJenewa Dar al-Mal al-Islami mendirikan cabang "takaful" (asuransi gaya Islam) yang menyediakan jasa asuransi gaya Islam. Shabri H. terlebih dalam Islam. Bahkan keberhasilan perusahaan di Dubai itulah yang mendorong kelompok Al Baraka untuk melakukan kegiatan di Bahrain. Prinsip ini hingga sekarang masih dimasukan dalam kategori perbuatan selalu diidamkan oleh sema manusia. Bank Islam Faisal di Sudan mendirikan perusahaan Asuransi Islam di Khartum pada tahun 1982. Bank Islam Dubai telah mendirikan Perusahaan Asuransi Islam Arab di bawah naungannya di tahun 1979.R. Karenajarang sekali terjadi pencurian. 7 Ibid. Namun Ibnu Khaldun dalam pandangannya terhadap uang lebih cenderung kepada pendapat Ibnu Taymiyah. dan dianggap yang terbaik sejajar dengan pekerjaan bertani. manusia memerlukan uang sebagai medium of exchange (alat perantara/pertukaran) untuk membeli barang dan jasa. . sekaligus menjadi pemiliknya—dan Dar-al-Mal al-Islami memang telah mendirikan lembaga semacam itu dalam bentuk waqf mudarabah. alat perantara. dan alat untuk menentukan nilai. bahwa Islam melarang memperlakukan uang sebagai commodity (barang) yang bisa diperjual-belikan. Sebagian besar calon nasabah Perusahaan Asuransi Islam Arab itu tampil karena anjuran Bank Islam Dubai kepada para nasabahnya. Luthfi Hamidi. 8 Hal ini tidak berlebihan. namun pendirian perusahaan asuransi di sebagian besar negara-negara Islam masih merupakan gejala baru.

misalnya asuransi rumah dari gedung ataupun perabotannya. Hasjmy.10 Hubungan antara Aceh dengan Jawa selalu mengalami naik-turun. Asuransi bahari merupakan satu-satunya cabang asuransi yang hidup subur di wilayah Teluk yang kaya minyak. Dan sangat keliru kalau ada anggapan bahwa Putri Chempa yang menikah dengan Raja Majapahit berasal dari Kamboja. ekonomi formal yang berjalan dalam masa kekuasaan Hindia Belanda adalah ekonomi liberal. terdapat guci air abad XVII kiriman Sultan Iskandar Muda dari Samudera-Pasai. adalah sudah lama terjalin. Karena biasanya benda tak bergerak diperjual-belikan atas dasar pembayaran uang tunai. berasal dari masa pemerintah Sultan Alaad-Din Ri’ayat Syah (1589-1604). Banyak bukti sejarah yang menunjukkan hubungan Samedra Pasai Mataram. kodifikasi hukum tata pemerintah dan petunjuk memerintah dengan prinsip keadilan. Apalagi kalau kita membicarakan lebih mendalam tentang dunia asuransi. Di wilayah tersebut peraturan penertiban pembangunan sangat sedikit dan kurang ketat. Hal ini adalah akibat dari kurang giatnya perusahaan asuransi untuk menggarap jenis asuransi ini. Dengan demikian. karena dapat diduga banyak sekali tuntutan yang akan diajukan.begitu banyak barang diangkut sehingga kapal-kapal Majapahit pulang dari Pasai bagaikan itik berenang. sebagian besarnya tidak dilindungi asuransi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 313 mengandalkan pendapatannya dari hasil perdagangan ekspor dan impor. utamanya harta tak bergerak sangat jarang diasuransi. Antara lain adik Putri Jeumpa bernama Pengeran Makhudum yang nantinya dikenal sebagai Sunan Ampel. Tetapi karena lidah orang Jawa agak sulit untuk mengucapkan jeumpa. dan keruntuhan total sebuah gedung bukanlah hal yangjarang terjadi. diantarnya pada makam Sultan Agung di Imogiri. Teori. sedangkan perusahaan industri milik negara biasanya mengabaikan perusahaan asuransi swasta.48 Ekonomi Islam: Sejarah. Hubungan Samudera-Pasai dan Mataram misalnya. makajarang ada hipotek swasta. Lembaga-lembaga pembiayaan perumahan negara biasanya tidak rnewajibkan pihak yang berutang agar mengasuransikan harta itu sebagai syarat untuk pemberian uang hipotek. jadilah chempa.” Tidak hanya barang yang dibawa. Dan sementara itu. akibat membawa muatan terlalu banyak. Kapal minyak (tanker) serta muatannya diasuransikan. Hikayat Raja-raja Pasai meyebutkan. 11 Kompas. Surabaya. ”. hlm. Dalam catatan Negarakertagama dilukiskan bahwa SamuderaPasai dikuasai Majapahit tahun 1360.. Makhudum diizinkan membuka pesantren. atau didukung dengan pinjaman dari lembaga pembiayaan perumahan yang diselenggarakan oleh pemerintah. Ekonomi ini mulai berjalan di bawah kekuasaan Hindia Belanda setelah peraturan tanam paksa (Cultuur Stelsel) dihapuskan.. juga sejumlah bangsawan Aceh ikut pindah ke Majapahit dan kelak menyebar agama Islam pertama di Jawa. Semua faktor tersebut mengakibatkan terbatasnya pasaran asuransi harta tak bergerak. kecuali perusahaan pelayaran. tentu saja tidak dapat dianggap berpotensi menghasilkan laba. dan kemudian menjadi salah seorang Wali. “Islam di Aceh Masuk dan Berkembangnya Hingga Abad XVI” dalam A. Bahkan di sektor industri pun hanya perusahaan besar yang mengasuransikan alat perlengkapannya. Dengan seizin kakak iparnya Raja Majapahit yang masih memeluk agama Hindu. Makhudum memilih Desa Ampel Gading di pinggir Sungai Mas. karena banyak orang beranggapan bahwa hal ini termasuk jenis asuransi perseorangan yang tidak dihalalkan oleh hukum Islam. . Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Dana pembinaan "real estate" di Arab Saudi dan di negara-negara Teluk Arab menyediakan pinjaman tak berbunga bagi penduduk dengan hanya membebankan biayajasa yang kecil tanpa mengadakan syarat-syarat khusus selain kewajiban membayar pinjaman itu. 210. Karena itu tidak ada lembaga-lembaga pembiayaan seperti koperasi pembangunan yang mewajibkan pemilik rumah untuk mengasuransikan harta benda itu. meskipun zaman itu masih belum canggih. Berapa pun tingginya nilai harta tak bergerak itu di wilayah Teluk Arab. Semula berhubungan dalam niaga. akan tetapi pada perkembangannya perdagangan antara dua kerajaan berkahir dengan keinginan saling menguasai. Buku berbahasa dan berhuruf Jawa yang dipakai di Keraton Yogya tersebut merupakan salinan dari Kitab Tajussalatin. 10 perusahaan kecil jarang mengasuransikan barang persediaannya. Dalam keadaan semacam ini asuransi terhadap bangunan.11 Ekonomi Islam di Masa Hindia Belanda Secara sistemik. namun sudah terjalin jaringan intelektual antara Aceh dan Jawa dan juga dengan seluruh Nusantara. Perusahaan-perusahaan asuransi itu juga menyadari besarnya risiko dalam bidang asuransi ini. Seringkali terjadi penambahan lantai suatu gedung yang tidak direncanakan untuk menahan beban tambahan. Dengan izin tersebut yang telah diberikan kepada Makhudum. tulisan berhuruf Jawa berbahasa Pasai. Dalam kenyataannya asuransi harta tak bergerak terbatas pada bangunan industri dan bukan rumah pribadi. (Bandung: Al Maa’rif 1981). supaya Makhudum bersedia menetap di Majapahit. Belum lagi kita mendalami Serat Tajussalatin. menyinggung hal yang sama. dan Lloyds of London merupakan penampung asuransi terakhir. sangat jarang terjadi di dunia Islam. Yogya. Juga sejalan dengan adanya penanaman modal usahawan Wan Hussein Azmi. Demikian pula halnya dengan problem konstruksi yang segera tersingkap setelah gedungnya selesai dibangun. 6 Mei 2003. dan dengan bertujuan menemani kakaknya tidak merasa kesepian. Hanya kelihatan kapalnya.

Namun walaupun demikian. rakyat Hindia Belanda khususnya yang beragama Islam mempunyai keyakinan bahwa spirit ekonomi Islam harus dijalankan. (Rineka Cipta. dan tidak ditentukan oleh manusia.. Koperasi Indonesia yang Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. karena pendapatan yang dihasilkan menyerupai bunga atas deposito bank. hlm. sekalipun berjalan namun Masjid belum dapat dikatakan sebagai lembaga keuangan Islam yang tersistem. Teori. dan bermacam-macam masalah transportasi meliputi barang produksi serta kendaraannya. namun tercukupinya kebutuhan harus dilakukan secara kolektif. eds. yaitu dengan hanya menyediakan asuransi usaha.. Hanya perusahaanperusahaan besar saja yang mementingkan soal asuransi. negara-negara seperti misalnya Kuwait dan Persatuan Emirat Arab yang angka pendapatan per kapitanya paling tinggi.15 Salahsatu pilar kemajuan peradaban Islam adalah amwal (wealth). Cara ketiga: perusahaan asuransi berikhtiar menyesuaikan diri dengan hukum Islam. Dalam soal usaha. Adapun usaha lain yang sangat signifikan dalam rangka sosialisasi program asuransi –praktek asuransi dan hukum Islam dapat diintegralkan (disatupadukan). bukan asuransi perseorangan. kelenturan pendapatan mengenai kebutuhan asuransi sangat tinggi. 12 Sistem ekonomi ini sudah pasti tidak cocok dengan umat Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 49 Pada kenyataannya banyak perusahaan dalam negeri di negara Islam yang menyatakan patuh kepada hukum Islam. pusat penyelesaian problematika umat dalam aspek hukum (peradilan). Pada sisi lain. dan pemerasan. pusat pendidikan. Ada perasaan bahwa seorang yang beriman tidak akan mengasuransikan jiwanya sendiri. Kewajiban berzakat. perkebunan. perdagangan. Kedua: perusahaan asuransi itu tidak menawarkan asuransijiwa kepada kaum Muslimin dalam negeri. juga sebagai pusat komando operasi militer dan pemerintahan.14 Sentralisasi ZIS dan distribusinya oleh Masjid pada masa Hindia Belanda.312 Ekonomi Islam: Sejarah. Merekajuga tidak memaksa calon nasabah untuk mengambil asuransi. . seperti: pertanian. sedangkan Belanda dalam berbagai bidang ekonomi. hal ini bertentangan dengan asas-asas Islam. infaq. esyariah.ORG. Kenyataan itu terbukti dengan adanya sebuah Masjid di Purwokerto pada tahun 1891 telah mampu memberikan pinjaman investasi kepada Bank Penolong yang didirikan oleh Raden Aria Wirajaatmadja. perusahaan-perusahaan asuransi kurang berminat pada asuransi mobil. Kartasapoetra. Jakarta: 1984). Perusahaan asuransi dalam dan luar negeri berusaha mematuhi hukum Islam dalam tiga segi penting. karena manusia untuk hidup saling ketergantungan. penindasan. Namun karena alasan yang telah kita bahas itu. Bahkan Masjid di masa Rasulullah. Masjid sebagai pusat ekonomi Islam pada masa kekuasaan Hindia Belanda cukup efektif. dan shadaqoh dengan cara disentralisir di Masjid kemudian pengurus Masjid mendistribuskannya kepada setiap yang berhak telah menopang aktifitas ekonomi umat Islam. Selain itu sudah tentu tidak mungkin untuk menyingkirkan setiap unsur perjudian. maka kaidah ini tidak berlaku di lingkungan dunia Islam. lebih tepat dikatakan sebagai manifestasi dari kewajiban dalam beragama (Islam). dan pusat informasi umat Islam. Hal ini disebabkan oleh tingginya angka kecelakaan dl harnpir semua negara-negara Islam. Pihak perusahaan membutuhkan perlindungan risiko. karena ajal adalah takdir Allah. “Peran Masjid Dalam Edukasi Ekonomi Syariah”. Di masa Raasulullah. pusat pemberdayaan ekonomi umat. Di sini salah satu kendalan utama lainnya adalah minat terhadap asuransi sangat kurang. sekalipun sebenarnya pendapatan itu baru akan diterima setelah beberapa periode. atau mendesak nasabah lain untuk memperpanjang polisnya. dan lain-lain. maka kebutuhan akan asuransi pun akan meningkat pula. Ada pendapat. Kenyataan adanya sebuah Masjid yang mampu mengelola keuangan ZIS itu. namun tidak selalu berbuat sesuai dengan apa yang dinyatakannya itu. namun mereka tidak mengejarngejar nasabah baru. Masjid sebagai pusat kebudayaan dan peradaban telah mewakili umat Islam sebagai institusi yang mendapatkan kepercayaan masyarakat. dengan modal awal dari Masjid tersebut Bank Penolong telah berkembang hingga bank tersebut memiliki modal senilai f 4. Pertama: perusahaan asuransi biasanya tidak memasang iklan untuk mencari nasabah. misalnya. Dalam istilah perekonomian. Masjid difungsikan sebagai pusat ibadah. Pada satu sisi kebangkitan ingin berusaha dan tercukupinya hajat hidup adalah karena faktor tekanan sistem ekonomi liberal yang menyengsarakan. Di mana penghimpunan zakat. 14 Ibid. kecelakaan kapal. kebakaran. berinfaq dan bershadaqah pada setiap muslim telah mendorong terwjudnya ekonomi Masjid. secara terbuka di dunia Islam. Asuransi dana lanjut usia pun tidak disetujui. 63. Hanya beberapa orang saja yang mengasuransikan kendaraan mereka terhadap risiko kerusakan. mereka tetap memegang surat berharga yang menghasilkan bunga untuk keperluan dana cair. 15 Agustianto. Mereka hadir bila ada nasabah yang memerlukannya. 58. 13 Hidup adalah hak setiap individu. 13 Ibid.000 (empat ribu gulden). bahwa asuransi merupakan sesuatu hal mewah dan dengan meningkatnya pendapatan pribadi seseorang. Pada kenyataannya investasi yang dilakukan oleh para usahawan Belanda hanyalah menimbulkan pemerkosaan hak. namun memelihara rahasia kehadirannya. hlm. Pada perkembangan lebih lanjut. karena uang preminya terpaksa ditetapkan dengan sangat tinggi jika hendak mengharapkan laba. tetapi pasaran asuransi dalam negerinya sangat sedikit. Ibnu Khaldun pernah menyatakan bahwa ekonomi adalah tiang dan pilar 12 G. dalam www.

di masa Hindia Belanda telah hadir ditengah masyarakat.20 di Solo perbaikan kearahan ekonomi umat Islam dipelopori Haji Samanhudi dengan delapan orang rekannya. yaitu: 1) Sumawardoyo. namun tidak satupun negara Islam yang melarang asuransi. . Bagaimanakah caranya menawarkan suatu bentuk asuransi di lingkungan dunia Islam. 56. bahaya kebakaran. Sekalipun belum sampai pada makna ”berhasil”. dan untuk santunan keluarga dalam hal kematian atau cacatnya seseorang karyawan dalam melakukan kerjanya. 2) Wiryotirto. berlainan dengan perusahaanperusahaan asing. 12 Tahun 1967 dinyatakan. Tetapi perusahaan-perusahaan asing diperkenankan untuk menyelenggarakan usaha asuransi di wilayah Kerajaan ini. 19 Op. bagian 3 Undang-undang No. Sikap hukum terhadap usaha asuransi berlain-lainan di masing-masing negara Islam dan pada umumnya masing-masing pemerintah negara Islam itu kurang memperhatikan soal asuransi dibandingkan dengan soal perbankan. Teori. termasuk para perantau yang mulai memperhatikan soal asuransi ini. Sienburgh sebagai pejabat tinggi Hindia Belanda. (Rineka Cipta. 3) Suwandi. Pada perkembangan lebih lanjut “ta’awuniyah” tersebut menjadi azas koperasi. mengingat hambatan-hambatan terhadapnya? Melihat keberadaan asuransi masih bersifat terbatas di kalangan Muslim. 18 Ibid. bahwa azas koperasi adalah kekeluargaan dan kegotongroyongan. Kartasapoetra. Jika terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan kematian atau cederanya seseorang karyawan. 6) Ibid. Cit.16 Di Indonesia dalam masa perkembangan Islam di Indonesia. De Wolf van Westerrede yang bersemangant untuk mebangun bank Simpan Pinjam. Dalam pasal 5. dan ada sejumlah perusahaan asuransi yang terdaftar di Hongkong atau di tempat lain banyak menyelenggarakan usaha asuransi di Arab Saudi. namun masingmasing menghendaki agar setiap perusahaan asuransi menyesuaikan cara kerjanya dengan ketentuan hukum agama. mulai mencari perlindungan bermacam-macam asuransi—termasuk asuransi risiko kecelakaan. sehingga Bank Penolong menjadi ”Purwokerto Hulf. sebagaimana yang berlaku bagi iuran dana pensiun biasa. hingga kemudian mendirikan Bank Penolong sebagai lembaga keuangan yang produk utamanya adalah Simpan Pinjam. Oleh karena itu. Kemunculan Koperasi adalah sejak kapitalisme telah terbukti membawa masyarakat kepada kemiskinan dari sejak awal abad ke-17. Koperasi pada awalnya dimunculkan oleh tokoh lokal. Semangat De Wolf van Westerrede tersebut kemudian diaplikasikan. perusahaan wajib membayar santunan kepada keluarga karyawan bersangkutan. eds. Hanya Arab Saudi yang tidak memperkenankan perusahaan asuransi mendaftarkan diri karena tidak adanya peraturan dalam undang-undang pendaftaran perusahaan.18 Istilah Koperasi sebelum lahir dan berkembang di Indonesia. Ada sistem pensiun untuk para karyawan perusahaan besar dan pegawai pemerintah. hlm. Kenyataan itu pada masa Hindia Belanda ada sebuah masjid telah mampu memberikan pinjaman modal untuk pendirian sebuah bank. 18. AlGhazali. Bahkan pada kenyataannya terdapat suatu tingkat proteksi perusahaan usia muda untuk perusahaanperusahaan dalam negeri. Di Eropa. Namun sekarang. Koperasi itu dinamakan ”Kinder der Not”. dengan bertambah besarnya skala kegiatan usaha. Jakarta: 1984). Sienburgh. karena tidak terdapat keringanan pajak bagi iuran asuransi.19 Pada awal abad ke. Di banyak negara Islam berlaku keadaan yang bertolak belakang dengan keadaan di Arab Saudi.. asuransi biaya pembayaran pensiun. karena di sana kegiatan perusahaan asuransi asing sangat dibatasi. Syathibi. karena sebelum tahun 1920-an hanya sejumlah kecil penduduk. Sekalipun tidak dapat dinamakan sebagai lembaga keuangan Islam namun ide dasarnya dilandasi oleh suatu pemikiran keislaman. Masjid dalam fungsinya sebagai pusat pemberdayaan ekonomi dapat dipastikan sistem ekonomi Islam telah terbangun. Raden Aria Wiraatmadja mendapat dukungan moril dari E. beberapa diantaranya adalah perusahaan yang berukuran besar.50 Ekonomi Islam: Sejarah. Pada tahun 1891. Asy-Syathibi dan seluruh ulama ushul yang membahasa maqashid syari’ah senantiasa memasukan amwal sebagai pilar maqashid. namun pemikiran Raden Aria Wiraatmadja telah membuat titik kebangkitan ekonomi yang berpihak pada rakyat. telah populer di Eropa pada pertengah abad ke-19. yang pada kenyataannya sebagian besar dimiliki oleh warga negara Arab Saudi. namun hanya sejumlah kecil perusahaan yang mengasuransikan risiko ini. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 311 paling penting untuk membangun peradaban Islam (imarah). 5) Jarmani. Di Hindia Belanda. yang masing-masing dianggap melakukan kegiatan dengan mematuhi hukum agama Islam. 4) Suropranoto. Di mana lembaga keuangan koperasi ini didasarkan pada nilai “ta’awuniyah_ tolong menolong”. Namun jarang terdapat asuransi jiwa untuk para karyawan perusahaan asing. dan Ibnu Khaldun telah terserap oleh umat Islam di Indonesia. Koperasi Indonesia yang Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. pada tahun 1898 menggantikan E.. pemikiran Ghazali. namun ini tidak didasarkan kepada perjanjian asuransi. Kemudian. hlm. 17 16 tersebar di dunia Islam. maka cukup jelas bahwa koperasi merupakan usaha untuk membatasi perkembangan kapitalisme. G. Perusahaan-perusahaan dalam negeri digalakkan untuk mendaftar di negara bersangkutan dan yang diutamakan untuk menyelenggarakan urusan asuransi pemerintah. yaitu Raden Aria Wirajaatmadja.17 Koperasi sebagai lembaga simpan pinjam. dan pencurian. Spaar En Landbouwcrediet”.

Dan. dibandingkan dengan di dunia Barat. karena pelaksanaan hukum Islam yang tegas. (Yogyakarta:Al Amin Press. Faktor utama keberhasilan SDI merupakan perpaduan antara solidaritas agama dan solidarited kesukuan yang mendahsyatkan. 17. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 51 memberi bantuan kepada perusahaan atau seseorang yang ditimpa nasib malang yang tak terduga. Di lingkungan keluarga besar setiap orang sadar akan kewajibannya terhadap sesama ahli keluarga.) A. Dikalangan Islam asuransi belum lama tersebar luas. Mengutamakan sosial ekonomi. termasuk juga jasa asuransi. sekalipun para saudagar Muslimin menganggap asuransi itu tidak perlu. “Di negeri ini. hlm. khususnya kelas pemasaran menengah berada di tangan orang Timur Asing. hlm. 7) Sukir. semenjak kebangkitan agama Islam. yaitu pemotongan sebelah tangan bagi seorang pencuri. (Th. 24 Kemajuan SDI. sehingga dapat berakibat buruk pada seluruh keluarga besar yang bersangkutan. Orang-orang Besar Indonesia. Kemudian mereka mendirikan Syarikat Dagang Islam (SDI) sebagai manifestasi penghimpunan terhadap pengusaha muslim yang bergerak dalam perdagangan batik. “Filsafat Islam Tentang Sejarah”. sekalipun hampir semua barang muatan diangkut dengan kapal-kapal milik orang-orang Barat. 25 Adanya tekanan dan intimidasi yang kuat bagi kaum SDI. Tindakan semacam ini merupakan pencegahan efektif. Di Arab Saudi. dan tidak mungkin seorang anggota keluarga dikucilkan sehingga tidak menerima bantuan diwaktu dia menderita. Mempertinggi derajat bumiputera. Kedua. Selanjutnya. 15. maka hal ini memaksa masyarakat menjauhi ajaran-ajaran Al Qur'an. bisa diperkirakan sekitar baru selama 3-4 dasawarsa terakhir ini usaha perasuransian banyak Hardjosumarto. sebelum pelaksanaan hukuman itu sangat berat. mempunyai dua kecendrungan. ‘an Arab Philosophy of Historiy’(terj. Bagaimanapun juga. Majalah Politik Islam.21 Dalam pidato pembukaannya. Bahkan di zaman sekarang ini pencurian tetap jarang terjadi di masyarakat Islam yang taat. Senernya. Jika kriminilitas meluas.II. bangsa Belanda-lah yang kelas satu. dan mereka tidak menyenangi hal itu. Memajukan agama dan sekolah-sekolah Islam. juga di Pakistan dan Sudan. Dua pemikiran Haji Samanhudi tersebut dikarenakan adanya kecendrungan mencampur aduk ajaran Islam dengan tradisi lama. maka banyak pemerintah negara Islam yang beranggapan perlunya menjaga ketertiban keamanan secara ketat. 24 Soedjito Sosrodihardjo. Jakarta:Tintamas. 22. Kejahatan ini sangat memalukan. Ekspor dari dunia Barat diasuransikan terhadap risiko kerusakan selama masa pengangkutan. V. 21 Assiyah. Karena para pengekspor Baratjuga merasa perlu pengasuransikan barang dagangannya terhadap kerusakan sewaktu berada di pelabuhan negara Islam. Karena jika tidak demikian tradisi yang didasarkan pada pembayaran uang tunai terpaksa harus diganti dengan penggunaan cek dan fasilitas perbankan lainnya. 20 Pada saat itu SDI mengambil asas dan tujuannya sebagaimana terangkum dalam empat bagan. Kompeni dan kaum Tionghoa merasa tersaingi dalam usaha perdagangannya. 1996). Karena itu asuransijiwa tidak dibutuhkan. 22 Tamat Jaya. (Jakarta. yang satu lagi tajdid ashri yaitu merumuskan kembali ajaran-jaran Islam sehingga sesuai dengan alam pikiran modern. 29. 1074) hlm. Bangsa Tionghoa menjadi kelas dua. 20 . Perubahan Struktur Masjarakat di Djawa Suatu Analisa. hlm. Mereka tidak hanya berdagang tetapi juga mempunyai perusahaan-perusahaan perbatikan. yaitu Tionghoa. Kesengsaraan yang diderita rakyat tidak hanya lumpuhnya ekonomi. Maka kelahiran Syarikat Dagang Islam adalah proses awal untuk membuka kembali alam pemikiran umat dari belenggu penjajahan atau imperialisme-kompeni yang sangat menyengsarakan rakyat. dan 8) Martodikoro. yaitu: Pertama. Tidak banyak terdapat tindakan perlawanan terhadap hal ini. dan Keempat. 1974). Mereka menjual dengan harga murah. (Yogyakarta: Karya. Teori. 25 Charles Issawi. sekalipun hukuman ini hanya diterapkan terhadap para bromocorah. karena terdapat keberatan terhadap semua prosedur perbankan dan perasuransian komersial Barat. tetapi kemelaratan dan kesengsaraan yang amat dalam menyelimuti mereka. Hal inijuga mencerminkan akibat yang kurang menyenangkan. kejahatan semacam itu mulai bertambah jarang. karena membeli langsung bahan bakunya dari importir bangsa Eropa.Mukti Ali. Peristiwa residivisme (kejahatan yang terulang) pun jarang sekali terjadi di lingkungan dunia Islam. M. khususnya berkenaan dengan semakin bertambah keanggotaan dan pesatnya perdagangan diantara anggota. angka pencuriannya termasuk yang paling rendah di seluruh dunia. Asuransi terhadap risiko pencurianjuga tidak diperlukan karena kejahatan semacam itu sangatjarang terdapat dalam masyarakat Islam di zaman itu. April. Hal itu terangkum dalam makna filosofis yang mendalam sebagaimana yang diutarakan oleh Ibnu Khaldun. Haji Samanhudi mengemukan tentang nasib bangsa Indonesia. 1972). ‘Syarikat Islam: Obor Kebangkitan Nasional (1905-1942). Pustaka Antara.” 22 Tentang pergerakan Islam pada periode ini. Mempersatukan pedagang-pedagang batik. 62. Masyhur Amin.23 Faktor lain yang melatar-belakangi kelahiran Serikat Dagang Islam ialah karena adannya diskriminasi perdagangan. oleh karena itu keluarga mengadakan tekanan untuk mencegah terlibatnya anggota keluarga dalam kesulitan ini. yaitu: ‘tajdid salafi’ yaitu mengembalikan umat Islam pada kemurnian ajaran-ajarannya. Asuransi modern timbul karena perdagangan dengan dunia Barat. usaha asuransi moderen mula-mula menembus ke negara-negara Islam di abad ke XIX sebagai akibat meningkatnya perdagangan dengan dunia Barat. hlm. Ketiga. misalnya. Adapun Bangsa Indonesia dianggap bangsa kelas kambing atau disebut juga inlander. dan perlu pula diingat bahwa syarat-syarat pembuktian. maka pengimpor dan saudagar Islam segera menyaksikan bahwa perusahaan asuransi Barat mengirim petugas penyelidikan untuk memperhitungkan jumlah uang premi. 23 Ibid.310 Ekonomi Islam: Sejarah.

2) Bergerak bukan hanya sebagai perkumpulan pedagang dan pengusaha. Sekaligus sebagai langkah propokasi untuk kemunculan pemikiran ekonomi yang berbasis syariah Islam. Op. suku. atau masyarakat luas akan bersatu untuk . mengadakan gerakan boikot terhadap pedagangpedagang Tionghoa. Islam hanya dipakai sebagai simbol dan sumber motivasi untuk pengerakan ekonomi kaum pribumi. dan akan mengakibatkan kaum Muslimin berbuat jahat. tetapi menghidupkan jiwa 26 27 Ibid. Namun masing-masing perusahaan asuransi hanya tergoda untuk menjual surat berharga pemerintah itu mendahului tanggal jatuh waktunya. dilihat dari segi anggota. mencakup semua anggota masyarakat dari berbagai segmen. Alasan selanjutnya untuk menentang perusahaan asuransi ialah cara penggunaan uang premi yang dibayar itu. Ibid. khususnya kalangan pengusaha dan pedagang pribumi. Tirto Adisuryo juga membentuk Sarikat Dagang Islam (SDI) di Bogor dan kemudian berkembang di Jakarta. Walaupun waktu itu belum ada rumusan mengenai ideologi Islam. 28 Ibid. sedangkan risiko yang ditanggung oleh para nasabahnya sangat besar. yang akan menghasilkan laba dan dapat diperkirakan dengan tepat dari semula. Namun keberatan itu lebih bersifat operasional. bahkan menambahnya dengan risiko keuangan pembayaran uang premi. Ini berarti. Masyhur Amin. Kaum borjuis Muslim ini terhimpun dalam SI. dan mutlak diperlukan untuk usaha perangkap likuiditas. 29 HOS. Keadaan semacam ini tidak dapat diterima oleh seorang Muslim yang saleh. Ada beberapa faktor penting yang menyebabkan pesatnya perkembangan. karena dana itu didasarkan kepada asas bagi hasil. SI yang dibantu tentara Mangkunegara dalam upaya mendobrak kapitalisme. Secara terpisah. Karena itu pihak asuransi tidak akan mengurangi risiko para nasabahnya. dan merupakan alasan yang pantas untuk tidak melibatkan diri dalam kegiatan perusahaan asuransi. hal Ini tampak dari dibentuknya koperasi-koperasi yang mendirikan toko-toko barang konsumsi. tetapi sudah menjadi wadah pergerakan politik. Dan pada waktu itu sudah nampak komunitas pengusaha Muslim. Bahkan yang lebih berbahaya adalah seorang pemegang polis mungkin akan merusak harta bendanya sendiri untuk menerima ganti kerugian asuransi. Awal abad ke-20. Teori. Menurut pendapat Takashi Siraisi. “ada sekitar 60% penduduk Solo telah menjadi anggota”. yaitu: 1) Tampilnya seorang pemimpin baru yang karismatik yang mahir berpidato.. karena dengan cara itu ia dapat menambah penghasilan untuk kepentingan perusahaan itu serta nasabahnya. bahwa SI tidak bertujuan politik.26 Gerakan ekonomi Islam yang teraplikasikan melalui SDI merupakan sebuah gagasan untuk melindungi dan memberi jalan bagi pengembangan kepentingan bisnis umat Islam. hlm. dan bila suku bunga tetapnya melebihi suku bunga yang berlaku di pasaran uang. bila harga pasaran yang berlaku melebihi nilai nominal dari surat berharga itu. tidak bersifat pokok pada asuransi komersial itu. karena kecilnya kemungkinan nasabah itu menerima pembayaran. menurut Tirto Adisuryo bahwa Islam adalah agama yang memiliki semangat untuk kemajuan. mungkin akan berusaha memperoleh hasil dengan berbuat curang.52 Ekonomi Islam: Sejarah. pada tahun 1909. malah mereka mengatur siasat lagi dengan pengharapan dapat dukungan dan kekompakan penuh dari umat Islam seluruhnya. Namun perusahaan-perusahaan asuransi itu lebih mengutamakan investasi dalam harta kekayaan yang menghasilkan bunga dengan jangka waktu tertentu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 309 tidak membuat mereka hilang semangat perjuangannya. sebagai aktiva terjamin . di kota Solo pada waktu itu sudah tumbuh kelas borjuis yang cukup kuat dilihat dari segi kuantitas. Sampai abadi ke XIX belum ada perusahaan asuransi komersial di dunia Islam.27 SDI berkembang lebih cepat lagi setelah namanya dipersingkat menjadi Serikat Islam (SI) dibawah kepemimpinan baru. Kaum Muslimin juga berpendapat bahwa asuransi mengundang ‘tuntunan palsu’ serta bermacarnmacam kecurangan lainnya. Sejumlah besar perusahaan asuransi Barat menginvestasi uang iuran yang diterima dari para pemegang polis. selalu menerima laba. Dalam kegiatanya SI masih melanjutkan aspirasi SDI.28 Pada tahun 1912. 58. Cara-cara menarik untung dari perkembangan suku bunga dengan jelas dipandang haram oleh kaum Muslimin yang salah. Cokroaminoto dalam Rapat Raksasa di Surabaya pada tanggal 26 Januari 1913. Orang tidak akan keberatan bila perusahaan asuransi menginvestasikan dana dalam modal saham. Termasuk kekayaan jangka pendek sebagai bagian cair dari dana persediaan untuk membayar tuntutan (claims) asuransi yang lancar serta surat berharga pemerintah yang berjangka lama. Sifat khusus kontrak asuransi itu dianggap dapat menggalakkan daya upaya yang melanggar hukum itu. maka seharusnya ia menjauhkan atau memboikot setiap kegiatan yang menyangkut perusahaan asuransi. Haji Oemar Said Tjokroaminoto. karena para pemegang polis yang tidak rnemperoleh manfaat dari uang premi yang dibayarnya. Karena itu risiko yang ditanggung oleh perusahaan asuransi sangat minim. 29 M. Cit. Terutama di sekitar industri perbatikan yang tampak berkembang sangat cepat dan sudah berkembang sejak pertengahan abad ke19. menyatakan dalam pidatonya. karena keluarga. Gerakan ini merupakan aksi penting dalam upaya menghambat laju ekonomi kapitalis yang tidak berpihak kepada masyarakat kecil. dan 3) Telah membuka keanggotaan yang lebih luas lagi. walaupun cara kerja praktek itu merupakan asumsi kritis terhadap teori ekonomi dasar dari Keynes.

Kemudian pada 28 Desember 1930 menggelar rapat dengan 22 cabang PSII. tidak pernah menderita kerugian. Teori. 31 30 Rodney Wilson. Selain itu. Di beberapa instansi dan pabrik telah terbentuk organisasi ini. kekurangan pangan. lot. Sebagai realisasi dari apa yang telah nyatakan oleh pemimpin SI tersebut. Dar al-Mal alIslarnijuga melakukan kegiatan mengembangkan kesejahteraan atau "waqf mudarabah"4 untuk maksud ini atau untuk keperluan keagamaan. HOS. sedangkanjurnlah tuntutan atau "claim" yang harus dibayarnya. yang intinya menyatakan bahwa kontrak erfpacth harus dihentikan. Tegasnya kaum Muslimin beranggapan bahwa kerukunan sosial dalam lingkungan masyarakat Islam akan rusak oleh kegiatan berbagai lembaga asing. termasuk perusahaan asuransi. Di mana agenda rapat yang berhasil diputuskan adalah menuntut keringanan pajak dan tidak memperpanjang lamanya erfpacth kepada Pemerintah Kolonial. Pringgodigdo. Sebaliknya perusahaan asuransi seperti ‘rumah-judi’. di mana seseorang yang bekerja semestinya mendapat upah. pada beberapa bulan kemudian bermunculan aktifitas perekonomian yang lebih meluas selain perdagangan batik. Pabrik Gula. Pada 26 Oktober s/d 2 November 1919 Centraal Sjarikat Islam (CSI) mengadakan Kongres. Realiasi hasil kongres. bahkan sebelum keringatnya kering harus sudah dibayar. selain karena tidak sesuai dengan hak asasi manusia. Dalam hal ini modal atau deposito pokok terpelihara utuh namun hasilnya tidak diberikan kepada depositor yang bersyukur karena menyadari bahwa depositonya dimanfaatkan untuk keperluan amal. Kemudian persoalan tanah erfpacth ini menjadi agenda utama dalam Kongres PSII pada 24-27 Januari 1930. Hal ini sebagian dapat dilaksanakan dengan memberi sedekah pembayaran zakat dan lembaga "waqf" (pengumpul harta yang diserahkan atas dasar ibadah) hasilnya ini dapat dipakai untuk keperluan amal atau santunan. Karena uang premi yang tetap dibayarkan seakan-akan uang taruhan. tetapi telah berwujud pada pendirian lembaga keuangan. keamanan dan kesehatan rakyat. hal itu juga dapat diperkirakannya atas dasar kemungkinan angka-angka statistik (statistical-probabilities). dan setiap orang Islam merasa beruntung karena dapat berbakti kepada Allah dengan cara demikian. Semangat masyarakat Islam dalam berekonomi yang dipelopori SI ini adalah tak lepas dari spirit yang tertuang dalam sasaran perjuangan SI. penghidupan. Semangat berekonomi umat Islam ini. Sub organisasi ini cukup berhasil. hal ini akan mengurangi perlunya usaha tolong menolong. . dan hal ini sangat dibenci. Ibid. kemudian pada 5 Mei 1930 PSII menuntut kepada pemerintah Kolonial agar segala jenis kerja paksa dihapuskan. Bila jaminan untuk masa depan disediakan oleh sebuah lembaga seperti misalnya suatu perusahaan asuransi. Cokroaminoto mengupas masalah tanah erfpacth. Dan karena banyak sekali jumlah uang premi yang dibayarkan kepadanya. Susanto Tirtoprodjo. dan unsur pokok agama Islam adalah takluk kepada takdir Allah. juga sesuai dengan syariat Islam. Pada hakikatnya asuransi dipandang serupa dengan sejenis perjudian bahkan sebagai "gharar" (tipu daya). Kenyataan ini merupakan bukti dari perlawanan umat Islam terhadap sistem kapitalis yang telah diharamkan. Di mana keputusannya menetapkan. 32 A. hlm.31 Upaya perlawanan terhadap kapitalisme oleh SI semakin meluas.32 Anti imperialisme dan anti kapitalisme terus digulirkan oleh PSII. Dalam Rapat Umum PPPKI pada 25 September 1928.sit.308 Ekonomi Islam: Sejarah. Walaupun demikian kaum Muslimin telah mengemban bermacam-macam kewajiban terhadap sesarna kaum beriman. Kegiatan perusahaan asuransi semacam ini akan menggantikan daya upaya perseorangan dan akan mengurangi kesempatan untuk memperoleh pahala dengan memberi sedekah. (Jakarta: Pembangunan. Sedjarah Pergerakan Islam. hlm. Dengan demikian hubungan perseorangan akan dilembagakan. dan di Perusahaan Jawatan Kereta Api. kemiskinan. Perusahaan asuransi itu menentukan suatu marjin tetap untuk menutup semua biayanya. Tidaklah benar bila orang beranggapan bahwa agama Islam berpegang pada fatalisme atau sikap "nrimo". 1970). termasuk rnemberi bantuan kepada sesama Muslimin yang menderita kesulitan keuangan.K. hlm. 90. 29. cuma sedikit. tetapi pemegang polis tidak merasa pasti bahwa dia akan menerima suatu hasil atau berapakah jumlah hasil yang akan diterimanya. 39.30 Pengharaman terhadap sistem ekonomi kapitalis oleh SI. yaitu melawan kapitalisme yang haram. (Jakarta: Dian Rakyat. yaitu di kantor Pegadaian. Tuntutan ini. Kaum Muslimin yakin bahwa seseorang tidak mempunyai daya untuk menentukan nasibnya sendiri. hlm. dan akan menghilangkan tanggung jawab orang beriman terhadap tetangganya. dan tidak diberikan kepada kapitalis. yang menjadi agenda kongres adalah perihal tanah partikelir dan aksi tandhim. 1968). Memang Allah memberi rezeki kepada orang yang beriman. Orang beriman tidak berdaya dihadapan Allah. namun Dia memerintahkan kepada orang yang beriman untuk menolong orang yang sengsara. yaitu bank (Islam). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 53 tidak beriman kepada Allah. bahwa untuk melindungi para pekerja membentuk sub organisasi yang dinamkan dengan Serikat Sekerja (SS). yang mutlak ditentukan oleh Takdir Ilahi. bukan sebuah retorika. Sedjarah Pergerakan Nasional Indonesia. memperkuat ekonominya agar dapat menghadapi bangsa asing. beban rakyat. 59. Kemudian pada bulan April dan Juli 1935. PSII melakukan penelitian dengan melalui penyebaran angket tentang pengangguran. maka ia 4 dagang dari bangsa Indonesia.. bukan hanya dalam aplikasi perdagangan saja.

Pembagian risiko. manusia dan kehidupan dunia. bahkan dilarang. Bila seorang pengusaha mencari asuransi untuk melindungi dirinya dari berbagai risiko yang dicarinya dengan sadar. bukannya didukung secara aktif. bahwa kersis ekonomi dan politik nasional adalah persoalan yang sangat serius dan merupakan penghambat penerapan hukum (ekonomi) Islam.35 Kepastian tidak akan terwujud itu. Sebagai contoh. Islam memiliki paradigma yang khas tentang kepemilikan harta. Asuransi dipandang sebagai pemecahan kedua. Maka banyak kaum Muslimin yang berpendapat bahwa kemampuan mengasuransi akan berakibat pengambilan keputusan yang lebih bersifat spekulatif. harus dibedakan dari usaha pembagian risiko. yang merupakan ciri khas dari lembaga mudarabah. Kaum Muslimin Menghargai Pembagian Risiko Usaha menanggung risiko dalam arti mencaricari risiko. bila mereka selalu gelisah pada risiko yang ditanggungnya.. Teori. adalah suatu kemustahilan membangun paradigma sistem ekonomi Islam tanpa memperhatikan paradigma Islam. Ibid.54 Ekonomi Islam: Sejarah. Karena itu menanggung risiko adalah haram bagi orang yang taat. hlm. Dengan demikian. Untuk mencapai target akhir itu kemudian pergerakan awalnya dimotivasi oleh pergerakan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan umat Islam. Secara politis. Kaum Muslimin berpendapat bahwa seseorang tidak patut mencari perlindungan atas peristiwa semacam itu karena hal ini tidak diperlukan. pada kenyataannya di Indonesia belum memiliki eksistensi yang utuh. faktor sistem ekonomi kafitalis yang dianut dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah bertolak belakang dengan paradigma sistem ekonomi Islam.. kehidupan dunia dengan kehidupan sebelum dan sesudahnya. karena itu kegiatan perusahaan asuransi dihambat. sedangkan orang yang dengan sengaja mencari risiko tidak dipandang sebagai kaum beriman sejati di mata kaum Muslimin. Karena itu orang yang menyediakan dana untuk sarana mudarabah berarti membantu orang lain untuk menghindari risiko yang diakui merupakan unsur tak terhindarkan dalam bisnis. Karena asuransi dapat merupakan sarana untuk mengurangi bahkan melenyapkan risiko. 115. namun pihak pemerintah Kolonial tetap melihat bahwa SI merupakan organisasi yang tidak hanya bertujuan untuk kemajuan ekonomi umat Islam. karena paradigma sistem ekonomi Islam tidak dapat dilepaskan dari paradigma Islam itu sendiri. dalam www. 34 33 mnemusatkan perhatian pada urusan rohani. Sekalipun tidak begitu nampak dengan jelas tentang aplikasi ekonomi Islam yang dibangun oleh SI. Sesungguhnya laba dipandang sebagai imbalan wajar bagi pembagian risiko. Ekonomi Islam Pasca Kemerdekaan Republik Indonesia Ekonomi Islam sebagai sebuah sistem ekonomi.esyariah. 1 Juni 2006. maka sebaiknya penyediaan tanggungan asuransi disambut baik oleh seluruh kaum Muslimin. Di mana harta adalah milik Allah. berarti ia melaksanakan suatu hal berfaedah. bahkan bertolak belakang. Sebaliknya orang-orang yang berusaha membagi risiko. Oleh karena itu. Bilamana sistem ekonomi Islam diaplikasikan dalam format Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tidak menganut sistem hukum Islam. terutama bagi golongan fundamentalis. 4. dan harta yang dipusakai oleh manusia sesungguhnya merupakan pemberian dari Allah yang dikuasakan kepadanya. 36 Ibid. “Paradigma Sistem Ekonomi Islam”. Gagasan agama Islam ialah "Allah yang menentukan nasib seseorang" berarti bahwa bila seseorang hendak menentukan nasibnya sendiri ini menunjukkan bahwa dia . Tujuan mudarabah adalah untuk mengurangi risiko bagi orang yang memerlukan modal. 35 Muhammad Ismail Yusanto. Asuransi dipandang sebagai suatu gagasan Barat yang asing. maka memperoleh perlindungan asuransi itu jelaslah merupakan dorongan untuk menanggung risiko itu. target akhir dari pergerakan SI adalah kekuasaan (Islam). keputusan kongres menyatakan. Jelaslah bahwa perlindungan asuransi biasanya tidak mencakup risiko usaha biasa. Namun kenyataannya jauh berbeda. maka dapat dipastikan tidak akan terwujud. 36 Selain faktor hukum yang memberikan hambatan terhadap aplikasi ekonomi Islam di Indonesia. adalah sah dan halal. Di mana sistem ekonomi Islam terlahir dari sebuah paradigma (kerangka berfikir) Islam yang sangat luas dan menyeluruh ruang-lingkupnya. setidaknya SI telah memberikan spirit dalam mengaplikasikan sistem dan hukum ekonomi Islam. dalam istilah perekonomian yang baku. Pemecahan yang tepat ialah agar pengusaha bersangkutan menghindari risiko spekulasi semacam itu. hlm. Yang dikutuk ialah memaksimalkan risiko yang merupakan tujuan para penjudi dan orang yang berspekulasi..ORG. harta hanya boleh dimanfaatkan Ibid. Paradigma Islam itu meliputi tentang alam semesta. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 307 Hasil penelitian ini kemudian dibawa dalam forum kongres yang diadakan pada 30 Juli s/d 4 Agustus 1935. Umumnya kaum muslim menolak adanya asuransi. bagi seseorang yang melindungi dirinya terhadap keadaan atau peristiwa di masa yang akan datang. Maksud asuransi adalah menyediakan perlindungan terhadap risiko tak terduga yang timbul karena peristiwa atau keadaan di luar kekuasaan pihak yang mengasuransi. dan bukannya mencari perlindungan asuransi.33 Kehadiran SI dalam masa kekuasaan Hindia Belanda merupakan manifestasi dari kesadaran nasionalisme yang berdasarkan Islam. 34 Sekalipun diselimuti oleh pergerakan ekonomi. bahkan bersifat egois. akan mengurangi risiko itu bagi sesama kaum Muslimin.

Paradigma ini cukup nyata bertolakbelakang dengan paradigma ekonomi sosialis maupun kapitalis. Namun tidak ada kerisauan sosial terhadap orang-orang yang menderita kerugian sebagai akibat tindakan menanggung risiko. Contoh lain adalah berkenaan dengan paradigma uang. Tetapi di dunia Islam jarang ada pengusaha yang dengan sengaja menanggung risiko besar. Mungkin pengaplikasikan sistem ekonomi Islam di Indonesia harus berjalan secara evolutif (perlahan). Di dunia Islam mengambil risiko dianggap sama dengan berjudi dan disebut "maisir" atau "qimar" (judi). maka berkenaan dengan penggunaan harta dalam Islam akan dimintai pertanggung-jawaban oleh pemilik harta. dan 57: 7. "Mereka bertanya kepadamu tentang khamar (segala minuman yang memabukkan) danjudi. karena kurangnya kemungkinan bagi orang bersangkutan untuk sesuai dengan kehendak Allah yang memiliki harta itu. Termasuk dalam hal ini Bank Syariah tidak dapat berjalan dengan 37 38 Lihat Q. Banyak orang Muslimin yang taat beranggapan bahwa emosi negatif itu pasti akan timbul karena bermain judi. Lahirnya Lembaga Keuangan Islami yaitu Bank Syariah dan Baitul Maal wa Tamwil (BMT). bahwa paradigma Islam meliputi persoalan kehidupan setelah kehidupan di dunia. Cit. Hal ini dibicarakan pada seminar nasional Hubungan Indonesia-Timur Tengah pada 1974 dan tahun 1976. Maka penimbunan uang atau membiarkan tidak produktif adalah dilarang karena akan mengurangi uang yang beredar.S. 37 Sebagaimana dikemukakan di atas. kemudian mengikuti gerak perkembangan lembaga perbankan Islam. Orang-orang yang sengaja menanggung risiko tidak dikagumi keberaniannya. dan tidak ada orang yang merasa perlu menyediakan imbalan besar atas tanggungan risiko itu. orang miskin adalah pihak yang kalah berjudi. adalah: Pertama. diantaranya tentang bagaimana penerapan bank syariah. 24: 33. tekhnik bagi hasilnya. Kemudian lembaga keuangan Islami itu diikuti oleh bank-bank konvensional yang mendirikan cabang-cabang bank yang mengadopsi sistem perbankan Islam. yang paling sedikitnya dapat menyebabkan kebingungan bahkan gangguan jiwa. serta digunakan untuk apa harta itu. Perjudian juga dapat mengakibatkan kurang meratanya pembagian pendapatan penduduk. Op. Sering terjadi. Pada perkembangan lebih lanjut dengan mengacu kepada Peraturan Bank Indonesia No. Islam membedakan antara money (uang) dengan capital (modal). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 55 sebanyak mungkin terhadap kesulitan yang mungkin timbul karena peristiwa yang tidak mereka kuasai. dan kesulitan yang diakibatkan dari keputusan yang tidak tepat. Lembaga perbankan yang berbasis syariah di Indonesia yang pertama lahir adalah Bank Muamalat Indonesia (BMI). dan sering terjadi orang miskinlah yang lebih parah keadaannya. Dan Islam tidak mengenal motif money diemand for speculation. 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Perubahan Kegiatan Usaha Bank Umum Konvensional menjadi Bank Umum Berdasrkan Prinsip Syariah dan Pembukuan Kantor Bank Berdasarkan Prinsip Syariah oleh Bank Umum Konvensional. Gagasan untuk mendirikan bank syariah di Indonesia sebenarnya sudah muncul sejak pertengahan tahun 1970-an. dan tidak boleh digalakkan. Dalam tataran implementasinya masih sangat banyak terdapat hambatan. Muhammad Ismail Yusanto. Hal itu bahkan dapat mengakibatkan pengabaian terhadap ibadah. bahkan ada kaurn fundarnentalis yang memandang kerugian semacam itu sebagai ganjaran wajar atas kecerobohannya itu. Di Barat banyak pengusaha mencari proyek dan usaha yang banyak risikonya. . Beberapa bentuk pemikiran dan aplikasi ekonomi Islam di Indonesia tampak dalam beberapa bentuk diantaranya. Katakanlah: Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia. Teori. bahkan hampir-hampir dianggap tidak bertanggungjawab. walaupun keuntungan itu tidak diperolehnya dari orang yang kalah itu. Judi dipandang sebagai tindakan memecah belah karena mungkin menimbulkan dendam serta kebencian di antara pihak yang menang dan kalah. BMT pun banyak berdiri di seluruh Nusantara termasuk di dalamnya Koperasi Syariah. Pertanggung-jawaban itu meliputi darimana dan bagaimana harta itu didapat. karena keuntungan yang diperoleh pemenangnya. sebaliknya dipandang sebagai kecerobohan. Di lingkungan masyarakat Islam ada rasa iba terhadap orang-orang yang menderita kesengsaraan di luar kesalahannya sendiri. Karena alasan inilah pertaruhan diharamkan. Menurut anggapan kaum Muslimin menanggung risiko berakibat buruk terhadap kegiatan usaha. karena Islam melarang spekulasi (maysir).306 Ekonomi Islam: Sejarah. Bahkan sikap menanggung risiko itu tidak dipandang sebagai sikap yang salah. Lembaga keuangan mikro syariah pun. Keberatan lain dari agama Islam terhadap segala bentuk risiko tidak terbatas pada perjudian. tidak selalu dapat dipisahkan dari kesulitan yang timbul dari faktor luar. Tentu saja sukar untuk membedakan risiko yang dapat dan yang tidak dapat dihindari. Wajarlah bila orang yang kalah berjudi akanjengkel dan iri. Dalam Al Qur'an dengan tegasjudi diharamkan. namun pemikiran dan aplikasi ekonomi Islam di Indonesia terus berjalan seiring waktu. pada hal mereka tidak tahan menderita kerugian. Dalam waktu yang tidak terlalu lama. Di mana money dalam Islam merupkan public goods (milik masyarakat). tapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya".38 Sekalipun paradigma sistem ekonomi Islam tidak dapat berjalan secara utuh. Seminar Internasional itu diselenggarakan oleh Lembaga Studi Ilmuilmu Kemasyarakatan (LSKIK) dan Yayasan Bhineka Tunggal Ika.

apabila musnah karena kebakaran. yaitu saling menanggung antara sesama manusia.J. Dengan dasar pijakan 'takaful' dalam berasuransi. 2) Belum ada gerakan bersama dalam sekala besar untuk mempromosikan bank syariah. Tak dapat dilupakan. jumlahnya melebihi biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan.com. adalah siapa yang menaruh modal dalam ventura. yakni UU No. Sistem At-Takaful. 4) Peran pemerintah masih sangat kecil dalam memberikan dukungan terhadap implementasi ekonomi syariah. Di mana bank-bank syariah masih dipersamakan dengan bank konvensional. Hadits ini menjadi dasar filosofi tegaknya sistem Asuransi Syariah." (HR. dalam www. dibajak atau sebagainya. Hambatan-hambatan pendirian bank syariah pada proses awalnya masih sangat banyak. “10 Pilar Pengembangan Bank Syariah”. “Embrio Asuransi Syariah”. merupakan dasar pijakan bagi kegiatan manusia bagi kegiatan menusia sebagai makhluk sosial. yang minimal dapat mengurangi beban penderitaan orang yang terkena musibah. hlm. dan 7) Bank Idonesia (BI) sangat tidak serius dalam upaya mendukung lahirnya Bank Syariah pada masa itu. diantaranya: 1) Tingkat pemahaman dan pengetahuan masyarakat terhadap bank syaraiah masih sangat rendah. Secara resmi BMI mulai beroperasi tahun 1992 dan pada waktu pendirianya BMI mendapat dukungan nyata dari ekponen Ikatan Cendikiawan Muslim seIndonesia (ICMI) yang ketuai B.e-dinar. Dimana digambarkan keadaannya seperti satu tubuh. Rasulullah saw bersabda. Sekalipun tidak mungkin menghindari semua risiko. Minimal dengan menjenguknya. tepatnya pada 27 Oktober 1994 atas keberhasilan dalam operasionalnya. Sehingga terjadilah surplus. sementara pendirian bank baru dari Timur Tengah masih dicegah. Bank Muamalat Indonesia menyandang predikat Bank Devisa. Bilamana salah satu bagian tubuh merasakan sakit. maka si wakillah yang membayar kepada para pedagang itu sebagai uang pengganti sebesar junlah uang yang pernah diterimanya. PK_ Sejahtera Online. Untuk dapat meraih kehidupan bersama. 3) Terbatasnya Pakar dan Sumber Daya Manusia (SDM) ekonomi Islam. 40 Berdirinya BMI adalah sangat penting dalam sejarah perbankan Indonesia. Cit. 42 Laporan Tahunan Bank Muamalat. Dukungan tersebut dibuktikan dengan pembelian saham perseroan senilai Rp. Op. Berasuransi Syariah Mengamalkan Hadits Ukhuwah Dalam sebuah riwayat digambarkan: "Dari Nu'man bin Basyir ra.42 disewanya itu.56 Ekonomi Islam: Sejarah. Apabila barang-barang mereka terkena masalah yangdisebutkan di atas. Demikian halnya ada pembatasan terhadap bank asing yang ingin membuka kantornya di Indonesia. Muslim) Hadits ini menggambarkan tentang adanya saling tolong menolong dalam masyarakat Islami. Sifat mengutamakan kepertingan pribadi atau dorongan mendapatkan keuntungan semata-mata. Mencari Alternatif Asuransi Islami Pada hakekatnya manusia merupakan keluarga besar kemanusiaan. 6) Belum optimalnya penelitian tentang ekonomi Islam dalam kalangan akademisi di perguruan tinggi termasuk dalam hal ini perguruan tinggi Islam. 41 Panjimasyarakat. . op. Selain itu persoalan tentang bagaimana Konsep Bank Syariahnya masih belum memiliki jawaban yang pasti. tenggelam. atau bahkan memberikan bantuan. 42. jika ada satu anggota masyarakat yang sakit. dimana sistem perbankan syariah dimasukkan ke dalam UU No. Faktor-faktor hambatan dalam proses berdirinya bank syariah. seperti ketika tidak bisa tidur atau ketika demam. 5) Peran Ulama sebagai juru penerangan kepada masyarakat masih terbatas. Rikza Maulan. dengan sebutan bagi hasil. tetapi para pengusaha berikhtiar untuk mencari perlindungan 3 39 40 Agustianto. seperti kebakaran atau lainnya. akan terwujud hubungan yang Islami diantara para pesertanya yang bersepakat untuk menanggung bersama atas risiko yang diakibatkan musibah. Perumpamaan persaudaraan kaum muslimin dalam cinta dan kasih sayang diantara mereka adalah seumpama satu tubuh. Semangat bertakaful menekankan pada kepentingan bersama atas dasar rasa persaudaraan diantara para peserta.39 Melalui proses yang penuh liku dan memakan waktu. Selanjutnya sistem syariah juga diakui Undang-undang Bank Indonesia yang baru. Teori. manusia harus saling tolong menolong dan saling menanggung antara yang satu dengan yang lain. Dan terkadang bantuan yang diterima. maka akan dirasakan oleh bagian tubuh yang lainnya.41 Dua tahun kemudian. akhirnya keinginan Umat Islam memiliki lembaga keuangan syariah terpuaskan dengan berdirinya Bank Mu’amalat Indonesia (BMI) pada tahun 1991.. Pendirian BMI ini diprakarsai oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pemerintah. Juga mendapat dukungan dari para pengusaha muslim. berdirinya BMI. Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia tahun 2004.3 Di dunia Barat maupun Islam kebutuhan perusahaan moderen akan asuransi adalah besar dan kompleks. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 305 UU Pokok Perbankan. 14/1967. dihilangkan seminimal mungkin dalam asuransi syariah. karena kelahirannya UU Perbankan pun mengalami perubahan. maka penerima uang premi asuransi itu menjadi penanggung sebagai imbalan uang yang diambil dari pedagang itu. maka yang lain ikut merasakannya. 7 tahun 1992. juga mendapat dukungan yang nyata pula dari masyarakat Jawa Barat yang teraplikasikan dalam pembelian saham seniali Rp. 106 miliar. Habibie pada masa itu. 84 miliar. Termasuk dalam ruang lingkup itu.cit.

173. yang justru 'pembayar premi' tidak mendapatkan 'manfaat' dari preminya tersebut. dalam aplikasinya merupakan wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana masyarakat (pemodal) sebagai pemilik harta (shabib al-mal / rabb al-mal). dan fleksibel. Namun bukan berarti bahwa hal tersebut secara hukum Islam tidak sah dan tidak diperbolehkan. dan tidak berdasarkan 'premi' yang dibayar oleh terjamin. equity (saham). Bab Jihad. karena diperuntukkan bagi orang lain. yang sebenarnya merupakan satu sistem pewarisan dalam pola kehidupan jahiliyah. Fashl Isti'man Al-Kafir. Luthfi Hamidi. namun sesungguhnya secara syakliyah terdapat perbedaanperbedaan mendasar yang cukup membedakannya dengan asuransi. . Kaidah syariah mengatakan: "Pada dasarnya hukum sesuatu itu adalah boleh. hingga ada dalil yang menunjukkan pengharamannya". Selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi sebagai wakil shahib al-mal menurut ketentuan dan prinsip Syariah Islam. Teori. mutual fund (reksadana). Kemudian secara syakliyah. Pembicaraan Pertama Asuransi dalam Kitab Klasik Ibnu Abidin (1784–1836) dianggap orang pertama di kalangan fuqoha yang mendiskusikan masalah asuransi. resiko yang rendah (low risk). mudah dicairkan (redeemable).. Hal serupa juga terjadi pada akad Dhaman Khatr Tariq. Ia juga membayar sejumlah uang untuk seorang harby yang berada di negeri asal penyewa kapal. 273. Ibnu Abidin adalah seorang ulama bermazhab Hanafi. yang disebut sebagai sukarah (premi asuransi) dengan ketentuan bahwa barang-barang pemakai kapal yang Lokar Karya tentang Reksadana Syariah. sederhana (simple). yaitu: fixer income (obligasi). Reksadana syariah merupakan pengembangan produk reksadana yang bersifat hibrid (campuran). Produk Reksadana Syariah diklarifikasi dalam empat golongan.44 Pada perkembangan lebih lanjut tentang jual beli saham menurut syariah. yaitu Hasyiyah Ibn Abidin. Peluang dan Tantangannya di Indonesia. Reksadana Syariah produk perbankan BNI 46. Lalu pada Aqilah. Antara Akad-Akad Islam Dengan Sistem Asuransi Kendati akad-akad di atas memiliki beberapa kemiripan dengan sistem asuransi. JII mulai bisa diakses sejak 3 Juli tahun 2000. Beliau menulis. diselenggarakan di Jakarta pada 30-31 Juli 1997..45 43 44 Zainul Arifin. Op. "Telah menjadi kebiasaan bila para pedagang menyewa kapal dari seorang harby. Op. hlm. Dan secara karakter. Adanya JII yang merupakan subset dari Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) adalah menjadi salah satu sumber informasi yang dipergunakan oleh mereka yang berinvestasi dalam Reksadana syariah. Cit. yang mengawali untuk membahas asuransi dalam karyanya yang popular. 43 Oleh karena itu setiap instrumen keuangan harus memenuhi bebrapa syarat. Namun kemudian Islam menetapkan sistim mawarisnya sendiri sehingga akad tersebut tidak mempunyai wujud lagi. mereka membayar upah pengangkutannya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 57 2) 3) muamalah tersebut didasari atas amal tathawwu dan tabarru yang tidak berorientasi pada profit. Ibid. yang pada masa peralihan zaman permulaan Islam memang diakui. Karena dalam masalah muamalah pada prinsipnya yang penting tidak melanggar atau bertentangan dengan prinsip syariah. ketika terjadi penjajahan Dunia Barat terhadap negerinegeri Islam. Seperti AlMuwalat. dimana penjamin memberikan jaminannya secara sukarela. Harus diakui bahwa dunia Islam baru berkenalan dengan asuransi pada sekitar abad ke 19. Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan syakliyah antara asuransi dengan Aqilah. bentuk-bentuk akad di atas memang memiliki kemiripan dengan asuransi. hlm. Cit. yang sudah memuat 30 emiten yang dikategori sesuai syariah dan layak dijadikan investasi bagi investor muslim. di Jakarta telah ada Jakarta Islamic Index (JII). meskipun beberapa diantaranya dipertanyakan 'pengakuan' Islam terhadap akad tersebut. dan asset securitization (sekuritisasi aset). Oleh karenanya sesungguhnya asuransi merupakan sesuatu yang baru dan asing di kalangan muslim. diantaranya: pendapatan yang baik (good return). Dalam hal ini uang dari masyarakat yang dihimpun oleh Reksadana Syariah sebagai capital (modal).304 Ekonomi Islam: Sejarah. asuransi sangat kental dengan karakteristik negeri tumbuh dan berkembangnya yang tentunya sangat berbeda dengan karakter Muamalah Islamiyah. kesimpulan dari Loka Karya terseut telah membolehkan diperdagangkannya Reksadana yang berisi surat-surat berharga dari perusahaan-perusahaan yang produk maupun operasinya tidak bertentangan dengan Islam. 45 M.

Dalam sebuah riwayat disebutkan.. Bukhari). 46 Di era sekarang. 2003. maka mereka mengumpulkan apa yang mereka miliki dalam satu kumpulan. . 2/8/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Giro Wajib Minimun dalam rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum yang Melakukan Kegiatan Usaha Berdasarkan Syariah. mereka menyatakan “Bila di Indonesia tumbuh BMT-BMT semacam yang 46 Muhammad Shiddiq Al Jawi. dan sekaligus sebagai bagian yang tak terpisah dari perkembangan aplikasi ekonomi Islam di Indonesia. "Marga Asy’ari (Asy’ariyin) ketika keluarganya mengalami kekurangan makanan. BI." (HR. Maka Baitul Maal yang pernah ada dalam lintasan sejarah Islam. Manfaatnya akan dibayarkan kepada ahli waris yang dibunuh jika kasus pembunuhan itu tidak diketahui siapa pembunuhnya atau tidak ada keterangan saksi yang layak untuk benar-benar secara pasti mengetahui siapa pembunuhnya.e-syariah. 47 Tumbuh dan berkembangnya BMT telah turut andil dalam memberikan jawaban terhadap krisis moneter di Indonesia. Di dunia Islam terjadi berbagai kontrak antar individu. Pada masa sekarang. terutama untuk masyarakat kecil yang membutuhkan pinjaman modal. Op. hlm. Baitul Maal telah diberdayakan untuk kepentingan umat Islam sebagai lembaga keuangan Islam. Apabila orang yang dijamin meninggal. baik dari sejak zaman Rasulullah hingga kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia adalah dipandang sebagai bagian yang tak terpisah dari ruang-lingkup ekonomi Islam. “Baitul Maal dalam Sistem Ekonomi Islam”. Mereka membayar sejumlah uang. Namun BMT ini lebih bisa disejajarkan dengan koperasi. Produk BMT tidak jauh berbeda dengan produk perbankan Islam. makanan yang diserahkan bisa jadi sama kadarnya atau berbeda-beda. bisa jadi sama porsinya atau berbeda-beda. Kesejajaran ini. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 303 Tabel 5 Ketentuan Bank Syariah NO 1 2 3 4 5 6 7 8 Ketentuan SK DIR BI No. 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Perubahan Kegiatan Usaha Bank Umum Konvensional menjadi Bank Umum Berdasrkan Prinsip Syariah dan Pembukuan Kantor Bank Berdasarkan Prinsip Syariah oleh Bank Umum Konvensional.ORG. dan pihak lain menjaga keselamatan perjalanannya.(Az Zarqa’ dalam Aqdud Ta’min). tersebut melakukan jinayah. 5/3/PBI/2000 tanggal 4 Febuari 2000 tentang Fasilitas Pembiayaan Jangka Pendek bagi Bank Syariah. di mana Negara Islam yang murni atau bukan Negara Islam sekuler tidak ada. Kemudian dibagi diantara mereka secara merata. C. dsb) karena memiliki kemiripan dengan prinsip-prinsip asuransi Islam. Luthfi Hamidi. Bedanya. 3) Aqd Al-hirasah Yaitu kontrak pengawal keselamatan. Begitu halnya dengan makanan yang diterima. maka penjamin boleh mewarisi hartanya sepanjang tidak ada ahli warisnya.32/36/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999 tentang BUS PBI No. menyimpan. Sumber: Biro Perbankan Syariah. 2/8/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Pasar Uang Antar Bank Syariah (PUAS) PBI No. Istilah yang umum dipergunakan pada masa sekarang adalah Baitul Maal wa Tamwil (BMT).. terlebih di Indonesia. 2) At-Tanahud Tanahud merupakan ibarat dari makanan yang dikumpulkan dari para peserta safar yang dicampur menjadi satu. Dalam kasus ini. 84. 47 M. Cikal Bakal Asuransi Syariah 1) Bentuk-bentuk muamalah di atas (Al-Aqilah. misalnya ada individu yang ingin selamat lalu ia membuat kontrak dengan seseorang untuk menjaga keselamatannya. Al-Muwalah. 4) Dhiman Khatr Thariq Kontrak ini merupakan jaminan keselamatan lalu lintas. PBI No. Lembaga keuangan mikro syariah ini mulai popular pasca krisis ekonomi di Indonesia tahun 1998. Kemudian makanan tersebut dibagikan pada saatnya kepada mereka. Sistem ini melibatkan usaha pengumpulan dana dalam sebuah tabungan atau pengumpulan uang iuran dari peserta atau majlis. Cit. Baitul Maal merupakan salah satu lembaga dalam Negara Islam yang tugasnya adalah menerima. Yaitu sebuah konsep perjanjian yang berhubungan dengan manusia.58 Ekonomi Islam: Sejarah. PBI No. Mereka adalah bagian dari kami dan kami adalah bagian dari mereka. dimana ia membayar sejumlah uang kepada pengawal. dan mendistribusikan uang Negara menurut ketentuan syariat Islam. 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Penyelenggaraan Kliring Lokal dan Penyelesaian Akhir Transaksi Antar-Bank atas Hasil Kliring Lokal. sistem Dalam perspektif politik Islam. PBI No. sekalipun masih dikatakan sebagai lemabaga keuangan mikro syariah. sekalipun tidak eksis sebagaimana pada masa jaya Islam. dalam www. 7 Maret 2004. lalu ia membuat kontrak dengan orang-orang yang kuat dan berani di daerah rawan. At-Tanahud. selain karena sifatnya juga karena factor modal yang dimiliki tidak sama dengan sebuah bank. maka Baitul Maal dipersamakan dengan Kas Negara. dengan konpensasi kemanannya akan dijaga oleh pengawal. Para pedagang muslim pada masa lampau ingin mendapatkan perlindungan keslamatan. Optimisme para ahli ekonomi terhadap BMT dapat memberikan kontribusi terhadap perekonomian rakyat.32/34/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999 tentang BUS SK DIR BI No. 2/9/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Sertivikat Wadiah Bank Indonesia (SWBI) PBI No. Teori. oleh sebagian ulama dianggap sebagai embrio dan acuan operasional asuransi Islam yang dikelola secara profesional. kendati mereka mendapatkan porsi yang berbeda-beda.

baik laki-laki maupun wanita. jika orang yang dijamin menyelaraskan peran ekonomi komersial dengan santunan social. Jika salah seorang dari anggota suatu suku terbunuh oleh anggota satu suku yang lain. Teori.2 Hijriyah. pasal 3 disebutkan. Kemudian pada Bab III pasal 6 dinyatakan bahwa. seperti fatwa ulama Al-Azhar.49 Umat Islam khususnya. karena ia telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kewajiban menjalankan agama (Islam). Pengelolanya dari unsur masyarakat dan unsur pemerintah. 581 Tahun 1999 tentang Pelaksanaan UU No. Takafful (Asuransi Islam). Pengelolaan dana menjadi hak dan tanggung jawab sepenuhnya perusahaan. 38 TAHUN 1999. Sebelum adanya Undangundang tentang pengelolaan zakat di Indonesia. 38 Tahun 1999. Dimana badan ini telah terbentuk dari tingkat pusat hingga tingkat kecamatan. 238. 49 48 . dan pelayanan kepada muzzaki. (Jogyakarta: Ekonesia. pengelolaan zakat telah berada dalam sebuah badan yang resmi. Sedangkan dalam asuransi konvensional. Asal Mula Asuransi Syariah 1)Al-Aqila Al-Aqilah yaitu saling memikul atau bertanggung jawab untuk keluarganya. dan shadaqah fitrah sejak tahun ke. Dalam Islam. Al-Muwalat yaitu perjanjian jaminan. hlm. di mana konsumennya di Indonesia adalah kebanyakan Ibid. Saudara terdekat dari pembunuh disebut aqilah. zakat telah diwajibkan sejak tahun ke-9 Hijriyah. Banyak fatwa-fatwa ulama yang mengatakan haram atas asuransi konvensional. Departemen Agama mengeluarkan ketetapan dengan Keputusan Menteri Agama (KMA) No. Bank dan Lembaga Keuangan Syariah: Deskripsi dan Ilustrasi. 233. Lalu mereka mengumpulkan dana (al-kanzu) yang diperuntukkan membantu keluarga yang terlibat dalam pembunuhan tidak disengaja. Rekening ini merupakan sebagian premi dari nasabah yang sejak awal sudah diikhlaskan oleh peserta untuk keperluan tolong-menolong bila terjadi musibah. Sedangkan dalam asuransi konvensional dana yang terkumpul menjadi milik perusahaan asuransi konvensional. BMT telah menjadi vitamin sekaligus gizi bagi perekonomian wong cilik dalam menatap masa depan. dimana salah seorang dari mereka memukul yang lainnya dengan batu hingga mengakibatkan kematian wanita tersebut dan juga bayi yang sedang dikandungnya. yaitu Badan Amil Zakat. 2003). hlm. bahwa “Pemerintah berkewajiban memberikan perlindungan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 59 Asuransi Syariah Menurut Fatwa Dewan Syariah Nasional (MUI). Ibnu Hajar Al-Asqolani mengemukakan bahwa sistem Aqilah ini diterima dan menjadi bagian dari hukum Islam. dana terkumpul merupakan milik seluruh peserta. Pelaksanaannya ada yang bersifat langsung dari orang muzaki kepada mustahik.. Jeddah tahun 1985. Penjamin setuju untuk menanggung bayaran dia. Indonesia sebagai Negara yang bukan Negara Islam.50 Kemudian dalam tataran implemntasi UU No. 88 Heri Sudarsono. mustahiq dan amil zakat”. pembinaan.48 Kedua. rasanya wajah ekonomi kita tak akan pucat pasi”. Perusahaan asuransi syariah hanya pengelola dana titipan para nasabah yang akan diinvestasikan ke dalam jenis investasi syariah. Undang-undang Zakat yang di dalamnya ada formalisasi lembaga zakat telah disahkan oleh pemerintah melalui Undang-undang No. untuk pembayaran klaim diambil dari rekening dana perusahaan asuransi konvensional. Pada asuransi takaful. 50 Ibid. dimana seorang penjamin menjamin seseorang yang tidak memiliki waris dan tidak dikeketahui ahli warisnya. Mesir Januari 1919 dan Desember 1925. definisi asuransi syariah adalah usaha saling melindungi dan tolong-menolong di antara sejumlah orang/pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan atau tabarru’. Kini setelah adanya undang-undang tentang zakat. Dalam asuransi takaful terdapat pos rekening yang disebut rekening tabarru' (dana kebajikan) seluruh peserta.. Rasulullah memberikan keputusan bahwa konpensasi bagi pembunuh anak bayi adalah membebaskan budak. Bentuk ini memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai syariah. Dan ada pula yang dikelola melalui masjid dan lembaga-lembaga (organisasi) Islam secara informal. hlm. Ketetapan menteri agama ini diikuti pula dengan Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Urusan Haji No. Sedangkan konpensasi atas membunuh wanita adalah uang darah (diyat) yang harus dibayar oleh Aqilah (saudara pihak ayah) dari yang tertuduh. perihal kewajiban zakat tidak asing dalam penunaiannya. Ketiga. fatwa Konferensi Ekonomi Islam pertama tahun 1976 di Mekah dan Fatwa Majma' Fiqh. 38 Tahun 1999. Umat Islam tak pernah berhenti dari kewajiban menjalankan syariat zakat. Pewaris korban membawa permasalahan tersebut ke Pengadilan.302 Ekonomi Islam: Sejarah. maka pewaris korban akan dibayar dengan uang darah (diyat) sebagai konpensasi oleh saudara terdekat dari pembunuh. Dalam Bab I. Hal ini terlihat dari hadits yang menceritakan pertengkaran antara dua wanita dari suku Huzail. pengundangan zakat merupakan realita dari perkembangan ekonomi Islam yang berjalan di Indonesia. “Pengelolaan zakat dilakukan oleh Badan Amil Zakat yang dibentuk oleh pemerintah”. Setelah para Ulama dan para fakar ekonomi Islam menganalisis akan persoalan asuransi. akan tetapi warga-negarannya mayoritas Islam merasa perlu untuk memformalkan zakat sebagai sumber penerimaan Negara secara tak langsung. Terbentuknya Badan Amil Zakat. D/291 Tahun 2000 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Zakat. Selain karena dorongan politis.

Fatwa Mu'tamar Ulama Islam sedunia kedua tahun 1965 di Cairo. yaitu:4 1) Transaksi pembiayaan yang ditujukan untuk memiliki barang berdasarkan prinsip jual-beli. baik kematian. bagi hasil. dzulm (penganiayaan). dan istishna serta produk yang menggunakan prinsip sewa atau ijarah. 30 Juli 2002. 21/DSN-MUI/IX/2001. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 301 umat Islam dan mereka menjadikan asuransi sebagai bagian dalam kehidupan. Pada kategori pertama dan kedua. pada tahun 2005 pangsa pasar asuransi syariah naik 1. Fatwa MUI “Riba itu Haram”. Kemudian fatwa Dewan Syariah Nasional (MUI). “Asuransi Syariah”. Fatwa ini lebih dipertegas legalitasnya setelah lahirnya Undang-undang No. secara sukarela dan menyalurkan kepada para peserta asuransi yang terkena musibah. 3) Transaksi pembiayaan untuk usaha kerjasama yang ditujukan guna mendapatkan sekaligus barang dan jasa dengan prinsip bagi hasil. 54 Industri asuransi syariah di Indonesia mempunyai peluang berkembang yang sangat besar. Dimulai dengan berdirinya Asuransi Takafful Indonesia tahun 1994. Pesantren Virtual. Sedangkan antara pemilik dana dan pelaksana usaha berlaku nisbah bagi hasil.52 Asuransi Syariah (Ta’min. Gatra. Produk perbankan yang termasuk ke dalam kelompok ini adalah muyarakah dan mudharabah. Sedangkan pada kategori ketiga. seperd jual-beli. metode penyaluran dana bank syariah dapat diilustrasikan dalam gambar berikut: Jual-beli Sewa Masyarakat Bagi Hasil Bank Syariah Akad Pelengkap Pi j Dalam penyaluran dana pada nasabah. 2) Transaksi pembiayaan yang ditujukan untuk mendapatkan jasa berdasarkan prinsip sewa.5 persen dibandingkan tahun sebelumnya (2004). Produk yang termasuk dalam kelompok ini adalah produk yang menggunakan prinsip jual-beli seperti murabahah. 53 Sebagaimana perbankan syariah. 54 Ibid.55 Keempat. Teori. dalam Fatwa No. Asuransi ini tidak berorientasi komersial. Dalam aplikasinya perusahaan asuransi bertindak memfasilitasi dana yang disetorkan atau dipinjamkan oleh para peserta asuransi. riba. pinjaman dan investasi khusus. 2 Tahun 1992. asuransi syariah pun berkembang pesat. risywah (suap).60 Ekonomi Islam: Sejarah. 51 52 3) Bank menerirna komisi atas jasa mempertemukan kedua pihak. barang haram dan maksiat. Akad yang sesuai dengan syariah adalah yang tidak mengandung gharar (penipuan). mendefinisikan asuransi syariah merupakan usaha saling melindungi dan tolong-menolong di antara sejumlah orang/pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan atau tabarru’. Penyaluran Dana Penyaluran dana bank syariah dilakukan dengan berbagai metode. . Fatwa Majma'ul Fiqh. 25 Desember 2004. maka takafful telah resmi menjadi sebuah produk ekonomi Islam di Indonesia. secara garis besar produk pembiayaan syariah terbagi kedalam tiga kategori yang dibedakan berdasarkan tujuan penggunaannya. kini ada 14 perusahaan asuransi syariah. 53 Rifwan Hendri. Makkah tahun 1978 dan Fatwa Majma' Fiqh. 55 Tempo Interaktif. Data direktorat Asuransi Departemen Keuangan menunjukan bahwa bisnis ini rata-rata tumbuh 20% pertahun. Pada produk bagi hasil keuntungan ditentukan oleh nisbah bagi hasil yang disepakati di muka. Menurut Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI. Pesantren Virtual. Rabu. namun lebih kepada orientasi sosial. tentang Usaha perasuransian. yang mayoritas umat Islam. 15 Maret 2006. pihak perbankan (konvensional) sangat khawatir terhadap kemungkinan larinya para nasabah. Takafful atau Tadhamun) adalah usaha saling melindungi dan tolong menolong diantara sejumlah orang/ pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan/ atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi resiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan syariah. Adanya fatwa MUI ini salahsatunya menyangkut persoalan uang dalam pandangan Islam. Fatwa Mu'tamar Ulama Sedunia ketujuh tahun 1972. tingkat keuntungan banyak ditentukan di depan dan menjadi bagian harga atas barang atau jasa yang dijual.51 Dengan berlandaskan fatwa Dewan Syariah Nasional tersebut dan pola kerjanya asuransi bersifat ta'awun. Secara sederhana. maysir (perjudian). Pada ketika fatwa ini diumumkan. 30 Juli 2002. tingkat keuntungan bank ditentukan dari besamya keuntungan usaha sesuai dengan prinsip bagi hasil. Jeddah tahun 1985 menyatakan boleh model asuransi seperti ini. pembiayaan. salam. kerusakan barang atau musibah lainnya.

dan juhalah dalam motif permintaan uang untuk berspekulasi adalah diharamkan dalam Islam. 56 Haramnya riba “bunga bank” sudah merupakan ijma para ulama. Bank wajib memisahkan dana dari rekening lainnya. mereka yang terlibat berjumlah 300 orang. Op. Upaya perlindungan terhadap konsumen telah banyak dilakukan oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). di mana bank bertindak sebagai perantara (arranger) yang mempertemukan antara pemi. Agustianto. atau disyarat-kan digunakan untuk nasabah tertentu. Shabri H. Pemilik dana dapat menetapkan syarat-syarat tertentu yang harus dipatuhi oleh bank dalam mencari kegiatan usaha yang akan dibiayai dan pelaksanaan usahanya. Akan tetapi pengharaman ini juga didasarkan atas istiqra (penelitian) para fakar ekonomi Islam sejak tahun 1970-an. 58 Ibid. Abd. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 61 5) Deposito mudharabah hanya dapat dicairkan sesuai dengan jangka waktu yang telah disepakad. Majid. dan bank wajib membuat akad yang mengatur persyaratan penyaluran dana simpanan khusus. 3) Sebagai tanda bukti simpanan bank menerbitkan bukti simpanan khusus. hal itu tercermin dalam puluhan kali konerensi. dalam e-syariah.6.300 4) Ekonomi Islam: Sejarah. disyaratkan digunakan untuk bisnis tertentu. maka fungsi uang dan peranan uang di dalam ekonomi konvensional dan ekonomi Islam adalah berbeda. Teknik perbankan 1) Pemilik dana wajib menetapkan syarat tertentu yang harus diikuri oleh bank. bank wajib menisbahkan dana dari rekening lainnya. 60 Al-Hadits. Definisi ini tidak menyangkut persoalan halal dan haram. Ketentuan-ketentuan yang lain yang berkaitan dengan tabungan dan deposito tetap berlaku sepanjang ddak bertentangan dengan prinsip syanah. 58 Maka pengharaman “interest” (riba) dalam ekonomi Islam menyebabkan tidak semua fungsi uang dalam ekonomi konvensional tidak dapat diimplemntasikan.59 Kelima. Juga memberikan jaminan terhadap masyarakat (umat Islam) atas sesuatu produk yang dikonsumsi. Misalnya. gambling (perjudian) dan unsure-unsur yang tidak jelas. Umar Chapra menyatakan. M. 59 Ibid. Dalam Islam. jauh sebelum MUI mengeluarkan fatwanya di Indonesia. Instrument-instrumen ekonomi konvensioanl baik yang bersifat instrument policy atau institusional yang tidak sejalan dengan paradigam ekonomi Islam. Simpanan khusus dicatat pada porsi tersendiri dalam rekening administrasi. gharar (uncertainty) diharamkan. halal itu jelas dan haram itu jelas. Yang paling mendasar perbedaan dalam ekonomi Islam dan ekonomi konvensional adalah dalam system ekonomi Islam perihal interest (riba). Apabila telah tercapai kesepakatan maka hal tersebut harus dicantumkan dalam akad. Keterlibatan interest. Labelisasi 56 57 M. Sedang dalam ekonomi konvensional memandang semua unsure itu sebagai sesuatu yang normal dan legal. Lihat juga Yusuf Qardhawi. bank wajib memberikan serdfikat atau tanda penyimpanan (bilyet) deposito kepada deposan. Deposito yang diperpanjang. 4) Untuk deposito mudharabah.12 bulan. Teknik perbankan 1) Sebagai tanda bukti simpanan bank menerbitkan bukti simpanan khusus.lik dana dengan pelaksana usaha. Di mana memperjual-belikan uang di pasar Valuta Asing yang bersumber dari perbedaan harga beli dan harga jual dan perbedaan tingkat bunga antara satu Negara dengan Negara lain di mana valuta asing diperjual-belikan adalah bertentangan dengan nilai-nilai keislaman.3. ulama saat ini sesungghnya telah ijma tentang keharaman bunga bank. atau disyaratkan digunakan dengan akad tertentu. Halal dan Haram Dalam Islam. 57 Fatwa ini juga berimbas kepada laju pasar uang konvensional (valas).60 Dengan demikian setiap produk yang boleh dikonsumsi oleh umat Islam tidak boleh mengandung kesamaran. Labelisasi “halal dan haram” yang dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) selain meruanglingkupi control sebagaimana yang dilakukan oleh YLKI. Motif spekulasi ini dimaksudkan untuk merauf keuntungan dan menumpuk kekayaan dengan memanfaatkan perubahan tingkat suku bunga dari masa ke masa. gambling. setelah jatuh tempo akan diperlakukan sama seperti deposito baru. gharar. 2) Wajib memberitahukan kepada pemilik dana mengenai nisbah dan tata cara pemberitahuan keuntungan dan atau pembagian keuntungan secara risiko yang dapat didmbulkan dari penyimpanan dana.ORG. Al-Mudharabah Muqayyadah on Balance Sheet Jenis mudhambah ini merupakan simpanan khusus (restricted investment) dirnana pemilik dana dapat menetapkan syarat-syarat tertentu yang harus dipatuhi oleh bank. muktamar. symposium dan seminar. . 1. “Ijma Ulama Tentang Keharaman Bunga Bank”. 2) Dana simpanan khusus harus disalurkan secara langsung kepada pihak yang diamanatkan oleh pemilik dana. Bahkan pengharaman ini bukan semata-mata inisiatif para ulama ushul. Al-Mudharabah Muqayyadah off Balance Sheet Jenis mudharabah ini merupakan penyaluran dana mudharabah langsung kepada pelaksana usahanya. Labelisasi “Halal-haram”. tetapi nilai pada akad sudah tercanturn perpanjangan otomads maka ddak perlu dibuat akadbzru. menurut Yusuf Qardhaw. Namun perlindungan yang dilakukan oleh YLKI hanya terbatas pada definisi “tidak merugikan konsumen”. Teori. Cit.

63 KUHP (Perdata). Dan itu telah berkembang di masa kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara. Kemudian penguasa Hindia Belanda mengeluarkan staatsblad No. hlm.62 Ekonomi Islam: Sejarah. Jangka waktu penempatan. kemudian meluncurlah produk baru ke pasar modal syariah. 2) Untuk tabungan mudharabah. Berdasarkan prinsip berbagi hasil dan berbagi resiko 2. Barang bergerak tersebut diserahkan kepada orang yang berpiutang oleh seorang yang mempunyai utang atau oleh orang lain atas nama orang yang mempunyai utang. Laba/rugi: Laba dibagi sesuai dengan nisbah yang disepakati dan tidak dalam jumlah yang pasti. Teknik perbankan 1) Bank wajib memberitahukan kepada pemilik dana mengenai nisbah dan tata cara pemberitahuan keuntungan dan atau pembagian keuntungan secara risiko yang dapat didmbulkan dari penyimpanan dana. Tak sedikit Umat Islam yang memiliki capital. Nisbah bagi hasil disetujui dengan kontrak. Musnad Syafi’i. kini Pegadaian Kompas. Kemudian oleh pemerintah Republik Indonesia statusnya diubah menjadi Dinas Pegadaian dengan melalui Staatsblad No. seperti halnya saat Bank Muamalat di Indonesia pertama kali diperkenalkan.65 Setelah terbentuknya bank syariah. Keenam. Proyek/usaha: Tidak bertentangan dengan syariah. Akad (kontrak): Ada Ijab-kabul. 3) Tabungan mudharabah dapat diambil setiap saat oleh penabung sesuai dengan perjanjian yang disepakati. Gadai dalam fikih disebut rabn. Dana: Dalam bentuk dana (monetary form). Apabila telah tercapai kesepakatan maka hal tersebut harus dicantumkan dalam akad. dan Asuransi Takafful. Menurut syara’ adalah menyandera sejumlah harta yang diserahkan sebagai jaminan secara hak.64 Pegadaian di masa Kolonial Belanda diperkenalkan oleh sebuah bank bernama Van Lening pada akhir abad XIX. Pemilik dana tidak diperbolehkan mencampuri pengelolaan bisnis sehari-hari Al-Mudharabah Mutlaqah Penerapan mudharabah mutlaqah dapat berupa tabungan dan deposito sehingga terdapat dua jenis himpunan dana yaitu tabungan mudharabah dan deposito mudharabah. Teori.62 Menurut hokum positif di Republik Indonesia. bank dapat memberikan buku tabungan sebagai bukti penyimpanan. Dalam jumlah tertentu. Tepatnya peresmian Pasar Modal Syariah adalah pada tanggal 14 Maret 2003. yang diresmikan oleh Menteri Keuangan Boediono. Hadirnya Pasar Modal Syariah menjadi tonggak sejarah baru dalam perkembangan ekonomi Islam. Hal demikian dikarenakan dipopulerkan oleh para ahli sejarah adanya lembaga pegadaian sejak masa Hindia Belanda. menurut bahasa adalah nama barang yang dijadikan sebagai jaminan kepercayaan. Pasar Modal Syariah. dan demikian pula tak sedikit orang Islam yang membutuhkan capital. BPR. Sesungguhnya jika kita perhatikan pegadaian telah ada syariatnya dalam Islam. dimulailah publikasi list of Islamic stock (daftar saham yang masuk kategori syariah). Nisbah bagi hasil Feature Mudharabah 1. hlm. Tidak dibenarkan masuk kepada mudharabah lain tanpa seijin shahibul maal · 5. serta kartu ATM dan atau alat penarikan lainnya kepada penabung. bank wajib memberikan sertifikat atau tanda penyimpanan {bilyet) deposito kepada deposan. 157. . Pasar Modal berbasis syariah telah dimunculkan pada pertengahan Maret 2003. Dengan peraturan itu kemudian pemerintah Hindia Belanda mendirikan rumah gadai. 61 Ketujuh. Op. Walaupun di dalamnya ada faktor ekonomi politik. pasal 1150. Pasca penanadatanganan. 226 tahun 1960. 64 Heri Sudarsono. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 299 halal dan haram ini tidak lepas kaitannya dengan perkembangan ekonomi Islam di Indonesia. 131 tahun 1901. 14 Maret 2003 Syeikh Muhammad Abid As-Sindi. Pegadaian Syariah (Rabn). 4. Keuntungan dibagi berdasarkan nisbah yang telah disepakati sebelumnya 3. Berdasarkan prinsip uu ddak ada pembatasan bagi bank dalam menggunakan dana yang dihimpun. dalam menentukan: Jumlah modal. BMT. Perbandingan bagi hasil dapat dalam persen atau pembagian. 1342. Untuk deposito mudharabah. (Bandung: Sinar Baru Algensindo. tetapi dapat diambil kembali sebagai tebusan. 62 61 3. Cit. Setelah inventarisasi ini.63 Pegadaian yang populer di Indonesia lebih dikenal sebagai sesuatu yang berasal dari Eropa. Kerugian finansial menjadi beban pemilik dana sedangkan pengelola tidak memperoleh imbalan atas usaha yang telah dilakukan. Diserahkan kepada mudharib · 4. 65 Ibid. 2000). Kemunculan langsung bersifat resmi dan ditandai dengan penandatangan antara Dewan Syariah Nasional (DSN) dan Badan Pengawasan Pasar Modal (Bapepam) yang isinya mengukuhkan DSN sebagai otoritas yang mengawasi aspek syariah pasar modal. gadai adalah suatu hak yang diperoleh seseorang yang mempunyai piutang atas suatu barang bergerak.. namun tidak diperkenankan mengalami saldo negarif. Kerugian finansial menjadi beban pemilik dana dan Kerugian akibat salah urus atau kelalaian mudharib menjadi beban mudharib · 6.

25 gram. Namun pengelola tetap bertanggung jawab untuk melakukan pengelolaan sesuai dengan praktek kebiasaan usaha normal yang sehat (uruf). hlm. yaitu: Mudharabah Mutlaqah: Dimana shahibul maal memberikan keleluasaan penuh kepada pengelola (mudharib) untuk mempergunakan dana tersebut dalam usaha yang dianggapnya baik dan menguntungkan. Sekalipun dinar dan dirham bukan mata uang resmi Negara Republik Indonesia. menguntungkan dan memenuhi prinsip-prinsip syariah Islam. yaitu: 1. Adapun dirham adalah perak murni (95 persen).. Mata uang dinar dan dirham pada masa sekarang. aplikasi ekonomi Islam selain yang tersebutkan di atas. Peredaran dinar dan dirham pada abad 21 ini. Hasil usaha ini akan dibagihasilkan berdasarkan nisbah yang disepakati. Mudharib: Aqil Baligh dan Menggunakan dana sesuai perjanjian dengan shahibul maal · Syariah telah berbentuk sebagai sebuah lembaga. hadiah. beratnya 4. Jakarta Selatan. dan Bekasi) saja. Cit. pada akhirnya Lembaga Pegadaian Syariah pada tahun 2003 resmi berdiri dan terpisah dari produk perbankan syriah. Dana tersebut digunakan bank untuk melakukan pembiayaan mudharabah atau ijarah seperti yang telah dijelaskan terdahulu. Bank menyediakan pembiayaan modal usaha bagi proyek yang dikelola oleh pengusaha. Dalam pembiayaan mudaharabah bank mengadakan akad dengan nasabah (pengusaha). Tangerang. hlm. Prinsip Mudharabah Ada prinsip atau syarat yang harus dipenuhi untuk terlaksananya mudharabah. Hasil keuntungannya akan dibagikan kepada penabung dan bank sesuai perbandingan bagi hasil atau nisbah yang disepakati bersama. dan sebagai mata uang. penyimpan atau deposan bertindak sebagai shahibul maal (penulik modal) dan bank sebagai mudharib (pengelola). maka bank bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi. tabungan. 69 Dinar dan dirham nampaknya telah menjadi trend di tengah berlangsungnya evolusi ekonomi Islam di abad sekarang.. Tiap kardus berisi 48 gelas kemasan. 70 Ibid. diantaranya untuk mahar. 68 Menurut WTO. Walaupun demikian. Bagi hasil yang didapatkan dari bank syariah dapat berubah setiap bulan. Cit. Dalam mengaplikasikan mudharabah. Maka jika rupiah ditukar dengan dirham adalah sama dengan 3 gram harga perak murni. sedangkan pihak l. Di Wakala Adina 1 dirham memiliki berat 3 gram perak murni. akan tetapi dengan beroperasinya Wakala Adina yang melayani penukaran dinar dan dirham. 158.com. tempat. 68 e-dinar. Dinar dan dirham sebagai alat tukar (mata uang) telah dipergunakan oleh Jaringan Manajemen Qalbu Aa Gym dalam jual beli air kemasan MQ. juga dapat kita saksikan berbagai bentuk ekonomi Islam dalam aplikasi yang ragam. Demikian halnya dengan dinar (emas). jenis usaha dan sebagainya. tepatnya di Mampang Prapatan No. dapat dipastikan belum ada satu Negara pun yang memakainya sebagai alat tukar yang resmi. Luthfi Hamidi. 381. 67 66 . Shahibul Maal: Aqil Baligh dan Tidak ikut campur pengelolaan usaha 2. dan Yogyakarta. Luthfi Hamidi. Bila bank menggunakannya untuk melakukan pembiayaan mudharabah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 63 Tabungan bagi hasil (Mudharabah) Tabungan bagi hasil merupakan tabungan yang didasarkan pada prinsip mudharabah mutlaqah. tergantung pendapatan bagi hasil yang diterima bank syariah dari para peminjam. Tujuan masyarakat menggunaan dinar dan dirham memiliki tujuan yang luas. M. 387. pembakuannya dilakukan dilakukan oleh Word Oslamic Trading Organization (WITO). telah ada sebuah money changer mata uang dinar dan dirham. nilai tukarnya adalah dipersamakan dengan harga perak yang berlaku dalam masa saat itu. Dapat pula dana tersebut digunakan bank untuk melakukan pembiayaan mudharabah. dalam operasionalnya rabn lebih dikenal sebagai produk bank syariah. Bogor. pembayaran zakat harta. Bandung. Tipe mudharabah ada 2. Secara fisik dinar dan dirham ini mengikuti standar yang ditentukan sejak zaman Khulafaurrasyidin. kini tak sedikit masyarakat yang memakainya. hlm. Sebagai perkembangan lebih lanjut. 69 M. Di antaranya adalah Money Changer Dinar dan Dirham. dijual dengan harga 1 dirham. beratnya 3 gram. Teori. berdiameter 23 mm.ainnya menjadi pengelola modal tersebut. Di Indonesia.298 Ekonomi Islam: Sejarah. Keuntungan yang diperoleh akan dibagi (perjanjian bagi hasil) sesuai dengan kesepakatan yang telah diikat oleh bank dan pengusaha tersebut.7 persen).70 Ibid. Surabaya. Mudharabah ialah: akad kerjasama usaha antara dua pihak dimana pihak pertama (shohibul mal) menyediakan seluruh (100%) modal. Money changer ini bernama Wakala Adina.66 Sebagai bagian dari perkembangan ekonomi Islam yang tengah bergulir di tengah masyarakat Indonesia dan mendapat sambutan yang cukup hangat. Mudharabah Muqayyadah: Dimana pemilik dana menentukan syarat dan pembatasan kepada pengelola dalam penggunaan dana tersebut dengan jangka waktu. Bahkan kini pemakaian dinar dan dirham tak terbatas untuk wilayah Jabotabek (Jakarta. 67 Jika Rupiah ditukar dengan satu dirham (perak). melainkan telah meluas hingga Medan. berdiameter 25 mm. sekaligus juga sebagai sosialisasi terhadap masyarakat (Umat Islam). dinar adalah koin emas 22 karat (kemurniannya 91. Op. Op. Dalam hal ini bank syariah berposisi sebagai pengelola dana yang diinvestasikan oleh masyarakat (penabung) secara produktif. XI/9.

64 Ekonomi Islam: Sejarah. Produktifitas harta yang dimiliki itu dapat diinvestasikan dalam bentuk tabungan mudharabah atau deposito mudharabah atau dalam bentuk lainnya. sekalipun besok akan kiamat”. Teori. wala tansa nasbaka minadunya_ kejarlah akhirat dan janganlah lupa nasib kamu di dunia”. Dengan harta yang dikuasainya. Oleh karena itu harta yang dikuasai setiap mukmin bersifat amanah bagi dirinya dan bagi orang lain. Produktifitas usaha yang dilakukan oleh setiap mukmin sebagimana motivasi yang disampaikan Rasulullah “Tanamlah sebatang pohon. Juga produktifitas harta yang dikuasai harus digunakan untuk suatu usaha yang bersifat produktif.1 Rasulullah dalam memotivasi umatnya untuk berinvestasi juga tergambar dalam pernyataannya: “Kejarlah dunia seolah-olah kamu akan hidup selamanya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 297 ---$€£¥--- | BAB 10 | Investasi Dalam Ekonomi Islam erperilaku tabdzir (konsumtif) dalam Islam termasuk sesuatu yang dilarang dan berhemat adalah sesuatu yang disyariatkan (diperintahkan) dalam Islam. Juga firman Allah swt menyatakan: “wabtagii fimaa atakallah. maka setiap mukmin harus produktif dalam menggunakan hartanya. .” Berhemat dalam pengertian ekonomi ialah berinvestasi. sehingga orang lain dapat menikmati harta itu.sesungguhnya orang-orang yang konsumtif itu ialah temannya syaithan. Jenis investasi berdasarkan syariah dalam dunia perbankan dan asuransi di antaranya:2 1 2 B Al hadits. Firman-Nya menytakan: “innamal mubadziruna kaana ikhwanu sayathin -. Pikiran Rakyat Cyber Media. dan kejarlah akhirat seolah engkau akan mati esok hari”. 2002.

“Islam di Aceh Masuk dan Berkembangnya Hingga Abad XVI”.. juga ada yang menyebutnya dengan “negeri Indera” (negeri Alas).6 Perjalanan Aceh sebagai sebuah wilayah memiliki sejarah yang sangat panjang. hlm. 4 Bandarnya terkenal dengan nama “Lamuri” (asal sebutan Lam Urik). (Bandung: Al Ma’arif. 3 Kerajaan Pidie.5 Wilayah keenam kerajaan tersebut kemudian dipersatukan oleh Sultan Husain Syah yang memerintah Aceh Darussalam pada tahun 870-885 H (1465-1480 M). A . Oleh Ptolamueus dinamakan “Argure”. Badan tersebut hanya berupa lembaga perbankan atas dasar kongsi yang melakukan penanaman modal pada berbagai kegiatan usaha atas dasar mudarabah. 5 Bandarnya terkenal dengan nama “Kantoli” . Lihat Wan Hussein Azmi. 2 Kerajaan Samudera Pasai. 1 Kerajaan Samudera. hlm. Ibid. diantaranya yang paling terkemuka adalah Bank Pembangunan Islam di Jeddah. Ibid.4 dan Kerajaan Indera Purba. hingga kepada bentuk kekuasaan 1 Nama Perlak dalam buku-buku tulisan bangsa asning ditulis dengan nama Plik. dalam A. Ibid. Keberadaannya telah mengalami berbagai bentuk kekuasan dari mulai kekuasaan animisme-dinamisme. Baru-baru ini sejumlah bank telah didirikan dengan prinsip untuk menghindari bunga dan memajukan cita dan citra Islam. Perlix. 2 Kerajaan Teumiang. 189. Hasjmy. ---$€£¥--- | BAB 4 | Sejarah Ekonomi Islam di Aceh ceh pada masa lampau merupakan wilayah kesatuan dari beberapa kerajaan-kerajaan Islam. 190. Teori. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. kerajaan ini kemudian lebih terkenal dengan nama “Kerajaan Soudu”. Bank juga menyelenggarakan kegiatan komersial antara negeri-negeri Muslim dan non Muslim. Negeri Lingga. sebelum itu dikenal dengan nama “Negeri Salasari” dan “Basma”.296 Ekonomi Islam: Sejarah. 6 Ibid. Bank itu akan membiayai lembaga-lembaga komersial dan lembaga-lembaga pembangunan di negara-negara tersebut. Proyek "Kuwaiti Investment House" yang mendahului studi yang dilakukan di Mesir dan juga karya dari al Araby dan Siddiqi. masih sangat terbatas ruang lingkupnya. dan Negeri Isak (Gayo) Aceh Tengah (sekarang). di samping berfungsi sebagai lembaga clearing untuk transaksi antar negeri-negeri Islam. Kerajaan Indera Purba. Ibid. 3 Disamping bernama negeri Teumiang. dan Perlax. Studi tersebut juga meng-gambarkan pembentukan suatu badan penanaman modal dan pembangunan di negerinegeri Islam. Suatu ciri yang luar biasa dari proyek itu adalah rancangan pencegahan yang sangat teliti tentang cadangan kemungkinan kerugian dan pembagian keuntungan yang ditujukan untuk melindungi kepentingan para nasabah dan pemegang saham bank. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 65 lembaga-lembaga pembangunan dan lembaga-lembaga keuangan berasaskan zakat di negeri-negeri Muslim. Kerajaan-kerajaan Islam itu adalah kerajaan Islam Perlak. 1981). Ia mencakup pengumpulan dan penyaluran dana zakat dan penyediaan pinjaman tanpa bunga dalam jangka terbatas.

Perdagangan internasional adalah cirri yang paling menonjol dalam perekonomian kerajaan-kerajaan Islam. 8 7 surat wesel. Hasjmy. 10 Ibid. asal peminjam mau membayar kembali pinjaman tersebut. Merumus-kan usaha dagang sebagai suatu kegiatan yang ditujukan untuk mendapat untung. sejak tanggal 10 s/d 16 Juli 1978. Kata “Al A’la” merupakan kependekan dari putri Nurul A’la. .55 Bank tidak akan mendapat suatu imbalan untuk suatu pinjaman. Bank intemasional akan ber-tindak sebagai penghubung antara perbankan nasional.54 Sebagai 'alternatif kita bisa mencoba untuk menetapkan suatu tingkat keuntungan dari dana-dana yang dibayar di muka. Mata uang yang ditemukan itu adalah mata uang dirham. Hasjmy adalah mata uang yang pernah berlaku pada masa kerajaan Perlak dipimpin oleh Perdana Menteri Sultan Makhdum Alaidin Ahmad Syah Jauhan Berdaulat. Teori. Kemudian mata uang yang ketiga yang ditemukan A.58 Konsep mengenai "pinjaman" juga termasuk dalam keperluan ini. Beberapa penulis secara tepat menunjukkan bahwa suatu pengaturan keuntungan dapat diterapkan pada kebanyakan penarikan wesel. Nanggroe Aceh Darussalam adalah satu-satunya propinsi yang mempunyai hak untuk pemberlakuan hukum Islam. A.Studi yang dilakukan orang-orang Mesir. dan bukanlah sebagai suatu isyarat kebajikan". tanpa memperdulikan untung rugi usaha yang dibiayai. Uzair me-nganjurkan "jasa bank" atas dasar tiap transaksi. dalam satu sisi kepingnya bertuliskan “Al A’la” dan pada sisi lainnya bertuliskan “Sultan”." Dan zakat merupakan sumber lain. di samping menyediakan modal atas dasar muda-rabah.. Bank-bank lokal melakukan penanaman modal secara langsung. mungkin hal itu diserah-kan pada ketentuan pasar. 1981). Demikian halnya dengan Perlak. dengan menyandang nama “Nanggroe Aceh Darussalam” dan memiliki predikat otonomi luas. Pemecahan problem hutang-hutang yang mungkin tak dibayar. juga dibuktikan dengan adanya mata uang sebagai alat tukar yang rersmi.7 Ekonomi Masa Kerajaan Islam Peureulak Kesimpulan Seminar Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Aceh yang berlangsung di Aceh. dan pada sisi lainnya bertuliskan “Syah Alam Barinsyah”. telah menemukan 3 jenis mata uang yang pernah dipergunakan dalam masa kekuasaan kerajaan Islam Perlak. “Adakah Kerajaan Islam Perlak Negara Islam Pertama di Asia Tenggara”. maka peminjaman untuk usaha adalah suatu yang kontradiktif apabila suatu "pinjaman" tidak bisa memberikan keuntungan di dalam hukum Islam.66 Ekonomi Islam: Sejarah. juga mem-perinci ciri-ciri yang sangat menonjol dari bankbank sentral dan perbankan intemasional. pada kedua sisinya bertuliskan huruf arab.. karena jumlah jasa bank sama besar dengan ongkos yang benar-benar telah dikeluarkan untuk melayani pinjaman tersebut. tak beda dengan bunga dari jumlah yang dipinjam. seperti juga pada penentuan tingkat prosentase bunga. Untuk pinjaman jangka pendek kurang dari sebulan. Aceh disebut sebagai sebuah propinsi dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Maksud dan pengaruh dari suatu potongan harga adalah berbeda. Alt Abdur Rasul tidak mengemukakan apa pun tentang besamya tingkat potongan harga. apabila wesel tersebut tidak dilunasi oleh penarik pada hari jatuh temponya. 150. dalam A. mengingat bahwa "pemecahan suatu problema usaha hams dicari pada kegiatan usaha itu sendiri. Kedua faktor ini merupakan bagian dari kemajuan sebuah peradaban dan kebudayaan dalam suatu wilayah. pusat pemerintahannya berada di tepi pantai dan setiap kerajaan Islam mengutamakan pembangunan pelabuhan sebagai pusat pelayaran dan perdagangan. 9 Ibid. Tapi barangkali tidak mungkin menerapkan hal itu pada banyak kejadian. 143. di kerajaan ini terkenal adanya pelabuhan yang bernama Bandar Khalifa sebagai pusat bisnis import dan eksport. (Bandung: Al Ma’arif. lembaga-lembaga komersial. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 295 lainnya. Mata uang ini dipastikan oleh A. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Uzair menolak ide untuk penyediaan kredit jangka pendek sebagai pemberian jasa cuma-cuma. dapat dipastikan memiliki struktur sosial dan ekonomi yang lengkap. Hasjmy. dilakukan dengan penggunaan sarana "kooperasi asuransi" yang kepadanya "peminjam memberi sumbangan sejumlah premi tertentu untuk menutup resiko yang mungkin terjadi. Uzair menganggap tingkat keuntungan tahunan pada suatu jenis usaha dapat dipakai sebagai dasar untuk meng-hitung tingkat panjar yang diberikan untuk jangka waktu satu sampai tiga bulan. Tak hanya itu. hlm. Hasjmy adalah mata uang tembaga (kuningan). menegaskan “Bahwa Kerajaan-kerajaan Islam pertama adalah Perlak.9 Perihal kepastian suatu kerajaan Islam Perlak di masa lampau telah memiliki struktur ekonomi yang lengkap. Dari adanya penemuan mata uang yang berasal dari Lihat Undang-undang Pemeritahan Aceh.8 Perlak sebagai sebuah Negara (kerajaan) Islam. Hasjmy adalah mata uang perak bernama “Kupang”. hlm. 146. yang dapat digunakan untuk menutup risiko atas hutang-hutang yang mungkin tak dibayar.10 Mata uang yang lain yang ditemukan oleh A. Oleh karenanya hampir di seluruh Kerajaan Islam. Kebutuhan untuk "modifikasi secara konsepsional kerangka perekonomian yang cocok dengan persyaratan ekonomi Islam"57 tidak dapat dibatasi hanya pada konsepsi modal saja. hlm. Lamuri dan Pasai”. A. pada saat bunga dilarang.56 Orang akan heran bagaimana usaha perkreditan dapat menjadi urusan dagang. Kini. Pada satu sisinya bertuliskan “dhuribat mursyidan”. Hasjmy dalam penelitiannya tentang keberadaan kerajaan Perlak.

Seperti yang dicatat dengan seksama oleh Ibrahim Alfian. Mengenai penarikan surat-surat wesel ada dua jalan diusulkan. H. namun karena pemerintah tidak menghargai penemuan ini.51 Dasar hukum yang dipergunakan ialah" menyisakan sebagian dari hutang kepada (yang dimiliki oleh) orang yang mengusahakan pembayaran hutang itu kembali (oleh si peminjam). 25. ternyata tidak hanya menjadi alat tukar dalam perdagangan semata. lokal dan umum". dapat diketahui bahwa Malik Al-Zahir adalah gelar yang dipakai oleh sebagian besar keturunan Sultan Malikussaleh. Istilah dirham berasal dari kata Arab. sebagai imbalan dari jasa bagi dilaksanakannya pembayaran hutang". "Studi yang dilakukan di Mesir mengenai pendirian sistem perbankan Islam menggambarkan suatu dana zakat dan sebuah "dana Islam. H.J. 151. UntUk para pemegang "rekening tabungan" ditawarkan juga fasilitas overdraft tanpa bunga. bahwa Maududi dan Siddiqi menganjurkan hal yang sama. ditemukan adanya sejumlah dirham. 15 Menurut Cowan. Ada pun mengenai pinjaman tanpa bunga kepada umum. sebagaimana dikutip oleh Ibrahim Alfian. yang artinya uang yang terbuat dari perak. dengan alasan yang jelas bahwa itu sama saja dengan mem-bebankan bunga.12 Menurut Ibrahim Alfian. pasar dan mata uang. Pelabuhan Samudera dalam jalur perdagangan Selat Malaka adalah jalur perdagangan Ibid. Bank bisa memberikan uang tunai kepada kreditor dan menjadi orang yang mendapat bagian keuntungan dari pembeli atas dasar mudarabah. 15 Lihat H. terhadap paajar yang dibayarkan atas wesel yang ditarik. Mata uang ini juga menjadi alat perekam kejadiankejadian politik. hlm. Tetapi. Aceh Utara. dirham.14 Mata uang dirham. sesudah hujan turun. 12 11 .J.294 Ekonomi Islam: Sejarah. Terutama untuk masalah perdagangan. kalung dan perhiasan silly lainnya. dirham maknanya adalah uang dari emas. mutu 18 karat dengan garis tengah satu centimeter. Bisa dicatat. Beratus-ratus keping uang emas peninggalan bersejarah ini hilang dalam panci pemanas emas di toko-toko Cina. masih menurut Ibrahim Alfian.53 Pan-dangan ini tidak mendapat dukungan di dalam kepustakaan. pelabuhan Samudera adalah bukti perkembangan masyarakat dan negara yang sudah kompleks.cit. di samping mengorganisir fungsi perbankan biasa berdasarkan prinsip mudarabah. 13 Di lokasi makam raja-raja Pasai ini. ada sebuah mata uang dirham yang bertuliskan “Mansur Maliku’l Zahir”. pinjaman bisa diberikan dari dana zakat.. Uang emas ini beratnya 0. Ali Abdur Rasul membolehkan pemberian potongan harga pada penyerahan kwitansi tagihan. pada tahun 1953 harganya hanya Rp.. hlm. dirham adalah mata uang Samuder-Pasai. pene-rimaan surat penarikan wesel. 4. dari dirham yang ada.Ibid. maka tidak ada pula imbalan. Walau Ali Abdur Rasul menggunakan pendirian Imam Malik sebagai pegangan mendapat penilaian dari para ahli hukum Islam. di Negeri Belanda. di mana mata uang itu adalah dirham dan dinar. seperti "penerimaan surat penarikan wesel" tanpa bunga. Dengan demikian dapat dipastikan bahwa system ekonomi kerajaan Islam Perlak telah mengadopsi system ekonomi Islam yang berlaku di masa Khulafaurrasyidin. hlm. hlm. Land-.. 1973).K. namun suatu tinjauan menge-nai implikasi ekonomi dari anjuran lebih banyak manfaat-nya buat penyelidikan kita. suatu bentuk lain dari kredit jangka pendek. juga lain-lain jasa bank seperti letter of credit (L/C). hlm. Atau alternatif lain ia dapat menguangkan surat rekening (yang sama jumlahnya dengan pinjaman bebas bunga kepada pembeli). bandar. Ibid.11 Ekonomi Masa Kerajaan Islam Samudra Pasai Kerajaan Samudera-Pasai. 4. “Bijdrage tot de kennis der Geschiedenis van het Rijk SamoedraPase”." Mereka diberikan prioritas berupa jasa-jasa bank. di samping bagian khusus mereka dalam keuntungan atas dasar mudarabah. Walaupun nilai-nilai pokok dari bank model itu tetap sama seperti diuraikan di atas. Selain itu. Pemegang rekening giro ditawarkan di samping pem-bebasan biayabiaya pelayanan bank. Loc. Teori. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 67 bank. sesuatu yang tidak menyenangkan hati bagi yang mendengarnya. Metode kedua direkomendasi hanya bilamana cara yang pertama tidak dapat dilaksanakan. banyak peninggalan sejarah. 18. Dari koleksi dirham yang dimiliki oleh kolektor benda bersejarah. Bayangkan saja. Neraca rata-rata dalam rekening giro seorang pemohon kredit dapat merupakan suatu dasar untuk pemberian overdraft. 13 Teuku Ibrahim Alfian. "suatu bagian dari keuntungan yang diperoleh bank sesuai dengan besarnya jumlah kontribusinya. Cowan. Cowan.-. dalam Kronika Pasai…. para pembuat garam sering menemukan dirham di sekitar kompleks makam. di wilayah Geudong. rancangan yang diusulkannya memiliki beberapa ciri yang nyata berbeda. Scheffer. Tijdscrift vor Indische Taal-. dilihat dari perspektif ekonomi. Tidak akan ada keberatan jika bank diperkenankan untuk memungut jasa bank yang masuk akal sebagai imbalan dari suatu pinjaman tanpa atas kerajaan Perlak.K.57 gram. maka nelayan pembuat garam kemudian menjualnya ke tukang emas orang Cina di Pasar Geudong untuk dilebur menjadi subang. adalah juga sebuah masyarakat dengan struktur yang lengkap. Teuku Ibrahim Alfian. di SamuderaPasai. (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. 206. Samudera-Pasai sudah memiliki pelabuhan. en Volkenkunde (1938). seperti mata uang dan batu nisan telah mengalami nasib yang tragis.52 Kelanjutannya ialah bila suatu pinjaman tidak benar-benar dibayar. 14 Teuku Ibrahim Alfian. Di sekitar makam-makam raja Pasai. sebagaimana ditemukan oleh Dr. dengan syarat bahwa kedua belah pihak nasabah yang bersangkutan memiliki neraca rata-rata tahunan dalam rekening korannya pada bank tersebut yang berjumlah sekian persen dari nilai rekening. Kronika Pasai: Sebuah Tinjauan Sejarah.

la menganjurkan pemberian konsepsi perpajakan sebagai perangsang bagi para "pembeli" sertifikat-sertifikat tersebut. Teori. dan dapat ditekan dalam hubungan dengan pinjaman untuk berbagai sektor perekonomian. Kebutuhan kredit tertentu suatu perusahaan. -agar bank-bank dapat menyediakan kredit jangka pendek tanpa bunga untuk dunia usaha. Saldo rata-rata rekening pemohon pada bank yang bersangkutan. Kalimantan. dan mung-kin akan dihapuskan. Adalah dalam batas wewenang bank sentral untuk mempengaruhi. hlm. Sertifikat-sertifikat pinjaman dengan berbagai harga nominal dan jangka waktu pembayaran kembali berbeda-beda. Kredit yang dibutuhkan untuk seminggu atau sebulan dapat diperkirakan pada tingkat makro. 2. . pada abad ke-2. Zaman pra-sejarah telah berakhir di Indonesia sejak ditemukannya tulisan di Muarakaman. hingga kemudian merambah kepada hubungan ekonomi (dagang). 1423 H edisi ke-1 tahun I (2002 M). perdagangan dilakukan dengan cara tukar-menukar barang yang dibutuhkan “barter”. Sifat dan j'enis jaminan yang diberikan terhadap pinjaman. Dalam sektor produksi. dan Organisasi Perdagangan Islam dunia yang di organisir oleh Jam’ah al-murobithun. dimana uang dinar dengan berat 4.” 16 Kemudian pada masa pemerintahan Umar Bin Khattab (634644). hingga Umar bin Khattab menetapkan standar mengenai perbandingan Dinar dan Dhirham dalam kadar berat dan nilai 7 dinar harus setara dengan 10 dhirham. baik secara langsung atau pun tidak lang-sung suatu keputusan bank pada tingkat kedua. baik dengan India. dan lebih melindungi perusahaan langganan.916) yang bergaris tengah 23 mm. Ini dapat dilakukan oleh bank sentral yang akan menjamin suatu penyediaan sebanding dengan permintaan dengan mengendalikan "rasio pembiayaan ulang" dan "rasio pinjaman".50 Kebanyakan permintaan untuk dana lancar dan pinjaman berjangka sangat pendek berasal dari dalam sektor pembiayaan itu sendiri. Penerapan secara diskriminatif rasio pembiayaan kembali merupakan salah satu contohnya. Sesuai dengan tulisan yang ditemukan tersebut masih sangat kental dari pengaruh agama Hindu dan bahwa itu adalah merupakan tulisan yang berlatar belakang budaya India (Hindu). jika sektor tersebut menciut sebagai akibat dari penghapusan bunga. baik yang tahunan. 5. yang dikeluarkan oleh pemerintah. yang dalam hubungan sosial ekonominya telah mengenal mata uang.3 gram terbuat dari emas 22 karat (0. 57. Dengan demikian manusia Indonesia pada masa abad itu telah melakukan hubungan sosial budaya dengan bangsa lain di dunia. yakni berupa dinar dan dirham yang merupakan mata uang Persia dan Romawi. . di mana beliau juga telah berinteraksi dengan masyarakat Persia dan Romawi. Persia dan sebagainya. peradaban dan kebudayaan itu terus berkembang. Siddiqi menganjurkan pemakaian "saham" yang di-keluarkan oleh pemerintah untuk membiayai perusahaan-perusahaan pelayanan kepentingan umum sebagai sarana operasi pasar terbuka oleh bank-bank sentral. bahwa ia mendengar Rasulullah saw bersabda: ‘akan datang suatu masa di mana tidak ada lagi yang berguna untuk dijadikan simpanan kecuali Dinar dan Dhirham. bulanan atau mingguan. Cina. mata uang dinar dan dhirham itu diadopsi menjadi alat tukar yang sah pada masa pemerintahannya. 3. Tugas untuk mem-bagikan dana-dana yang bisa dipinjamkan ini pada tingkat mikro. jumlah permintaan total untuk pinjaman jangka pendek tergantung dari besamya penanaman modal berjangka panjang dan luasnya kredit perdagangan (kredit yang di-sediakan oleh suatu perusahaan kepada perusahaan lainnya). Mata Uang Dirham Pasai Mata uang dirham adalah bukti sejarah sudah majunya Kerajaan Samudera-Pasai dan pada masa itu tulisan telah dikenal. dan pada masa alat tukar “uang” belum ada.68 Ekonomi Islam: Sejarah. la juga mengemukakan betapa perangsang itu dapat diterapkan dalam sistem ini. Problema untuk menjamin keseimbangan antara permintaan untuk pinjaman bebas bunga dan penyediaannya. daripada perusaha-an lainnya. sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits: “Abu Bakr Ibn Abi Maryam mengatakan. dianjurkan sebagai suatu sarana untuk penyediaan dana pinjaman berjangka pendek. Bank diharapkan untuk lebih mengu-tamakan jaminan yang baik daripada yang kurang baik. dapat dilakukan oleh bank-bank perorangan dengan kriteria sebagai berikut: 1.”Dinar dan Dhirham”. telah dibahas oleh Siddiqi dalam kertas kerja terbarunya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 293 sangat penting dan termasuk dalam sejarah jalur sutra (silk road) yang merupakan jalur perdagangan luas menjangkau ke seluruh dunia.’ (Musnad Imam Ahmad bin Hambal). Seiring waktu berjalan. Apakah pemohon kredit telah mendapat pula ke-mudahan-kemudahan jangka panjang dari bank untuk usaha yang sama. dengan demikian peradaban sejarah di Indonesia telah tumbuh dan berkembang. dimana tidak ada kepentingan 16 …. Pada masa Rasulullah saw abad ke-6. Demikian pula halnya manusia yang ada di Aceh. membuat dinar dan dhirham sesuai dengan standar Umar’ra. setidaknya sejak sebelum abad ke-2 tersebut. Cahaya Peradaban. Prioritas sosial yang melekat pada perusahaan. jauh sebelum Islam datang ke wilayah itu telah ada hubungan dengan manusia lain yang ada di dunia. 4. Kemudian masa itu telah terlewati hingga kemudian manusia dalam melakukan transaksi perdagangan telah menggunakan alat tukar berupa uang logam. Dan Rasulullah pernah bersabda.

Kahf secara tepat mencatat. wayang dan relief yang menggambarkan cerita rakyat pada masa itu. tapi pembahasan singkatnya mengenai perbankan bebas bunga. terdapat ukiran jambangan dan kepulan asap. Selain bentuk setengah bulat. . yang dibangun atas dasar hukum yang dibuatbuat. yaitu uang gobog Banten. sepanjang itu menyangkut hakikat keduanya". la berusaha memecahkan kesulitan ini berdasarkan pandangan hukum fiqh tertentu yang penerimaannya secara umum sangat diragukan. la mem-bahas secara panjang lebar mengenai penciptaan dan penga-wasan kredit. cuma berbeda namanya saja dari bunga. Juga di Kerajaan Banten. Sedang pada bagian sisi belakang. la memperkenalkan beberapa suratsurat berharga tertentu untuk mengganti ikatan-ikatan dan jaminan-jaminan. dan fungsi uang di Indonesia sebagai alat tukar diperkirakan sudah ada sejak abad ke-7. dan alat pembayaran itu disebut khrisnala. jika bank yang bersangkutan memerlukan dana tambahan untuk mempertahankan likuiditasnya. kemiripan dengan uang gobog Cina adalah menunjukkan telah adanya hubungan antara Majapahit dengan negeri Cina. telah digunakan uang sebagai alat tukar dalam transaksi perdagangan. ada pula uang yang berbentuk segi empat dan berbentuk menyerupai kancing yang bagian sisi mukanya terdapat tulisan dengan huruf sansekerta (Jawa Kuno). berbentuk setengah bulat. sekitar tahun 856 hingga 1158. Hal ini dapat diketahui dari berbagai sumber literatur dan peninggalan sejarah. Bank tidak lagi me-rupakan partner keria ('amil) dalam hubungannya dengan para nasabah penyimpan uang dan sebagai partner penyedia modal dalam hubungannya dengan para pengusaha pada suatu akad mudarabah . pipih yang di tengahnya berlubang segi empat menyerupai uang gobog Cina. Kemudian uang gobog Majapahit tersebut ada juga yang tidak ada lubang. dengan ketebalan 1 sampai 3 mm. di mana berbagai rasio pembiayaan ulang uang dhirham dengan berat 3 gram terbuat dari bahan perak murni 925 karat dan berdiameter 25 mm17. pada abad ke-19 sekitar tahun 1812-1854. Besamya bantuan yang diberikan oleh bank sentral ditetapkan atas perbandingan dengan pinjaman yang diberikan oleh bank-bank komersial" (158:105). bank industri dan bank tabungan. Walaupun sebagian besar dari karya Abdullah al Araby mengemukakan keburukan-keburukan bank yang ada sekarang. Teori. "anjuran untuk menerapkan prinsip hadiah yang dalam fiqih Islam biasa disebut ji'ala. pembiayaan barang-barang konsumen dan pembiayaan untuk kegiatan pemerintah serta penyediaan pinjaman-pinjaman jangka pendek tanpa bunga untuk dunia usaha. 12. pecahan 8. Sumbangan utamanya terletak pada sejumlah anjuran-anjuran yang belum pemah kedengaran mengenai bank sentral. dan bahwa "untuk men-ciptakan suatu rencana jangka panjang yang dapat dilaksana-kan. buat saya merupa-kan suatu yang secara logis tidak sehat" (612:91-92). "Bank sentral menyediakan fasilitas pembiayaan kem-bali terhadap pinjaman-pinjaman tanpa bunga yang diberikan oleh bank-bank komersial. Kemudian di zaman kerajaan Majapahit. Siddiqi terutama memusatkan perhatian terhadap segi ekonomis dari bank bebas bunga. 16. sekitar abad ke-14. dan ciri-cirinya adalah berbentuk bulat. sebagai suatu bagian dari strukturnya.suatu kedudukan yang dinikmatinya dalam model seperti yang diusulkan oleh Siddiqi dan Abdullah al Araby. berisi nilai-nilai penting dari model bank seperti diuraikan di atas. dan pada umumnya uang gobog berukir-ukiran atau bergambar binatang. telah menimbulkan kesulitan serius mengenai status hukum bank dan pembenarannya untuk mendapat bahagian dari keuntungan. sebagai prosentase yang diberikan pada deposito berjangka. sekitar abad 13. yaitu kerajaan tertua di Pulau Jawa yang berlokasi di Kediri. Dari penemuan sejarah dan sumber literatur. Kemudian dimodifikasi oleh kerajaan Sumenep dengan motif stempel yang berupa huruf 17 Ibid. Sedang pecahan 1/2 dan 1 terbuat dari perak dan perunggu. Di Kerajaan Sumenep. Jawa Timur. bank pertanian. Di Indonesia sejak masa kerajaan-kerajaan telah juga mempergunakan uang sebagai alat tukar yang sah. Antara lain. Di samping itu dia juga membahas masalah perbankan intemasional. jenis uang ini sebenarnya berasal dari mata uang kerajaan Spanyol. dan garis tengahnya berukuran sekitar 24 sampai 41 mm.292 Ekonomi Islam: Sejarah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 69 sampai-sampai kerugian yang cuma teoritis. dan menempatkan masa-lah hukumnya pada suatu karya terpisah. Uang khrisnala terdiri dari beberapa bahan dan pecahan. di zaman Kerajaan Jenggala. Uang gobog Banten terdiri dari berbagai pecahan. Dikemukakan bahwa "rasio pembiayaan kembali" akan merupakan sarana untuk menutup kredit dalam sua-sana inflasi dan merupakan alat untuk pengawasan kredit selektif. terdapat juga uang yang menyerupai uang gobog di Majapahit. pada sisi mukanya. juga dikenal uang gobog. diketahui bahwa pada awalnya uang dibuat dari bahan perak. Dan terbuat dari bahan tembaga. terdapat uang reyal atau real yang terbuat dari batu yang digunakan pada masa pemerintahan Sultan Paku Nataningrat dari Kesultanan Sumenep. terdapat ukiran bunga Padma di tengah dalam sebuah bingkai. dan saya tidak dapat menemui suatu perbedaan antara keduanya. yang memang pada masa itu telah ramai hubungan perdagangan Internasional. 24 dan 48 yang terbuat dari emas. dan jenis uang ini diperkirakan dibuat pada masa pemerintahan Sultan Maulana Muhammad Pangeran Ratu Banten. dan semula bentuknya berupa uang logam dari bahan perak. Pada abad ke-9.

berdiameter sekitar 20. hlm. Sedang pada sisi belakang terdapat angka tahun Arab. 248. sekitar abad ke-17. la bahkan menganjurkan supaya bank itu men-depositokan uangnya pada bank lain (yang berdasarkan bunga) supaya mendapatkan bunga untuk memenuhi kebutuhan tertentu. Kerajaan Gowa. 21 Teuku Ibrahim Alfian. Ciri uang “real batu” Sumenep ini bentuknya tidak beraturan dan terbuat dari bahan perak campuran. . Kerangka referensinya juga tidak disertai suatu pern-bahasan mengenai pengawasan kredit. maka diupahnya oleh Meurah Silu akan mereka itu dengan emas dan perak…. sebagaimana kisah dalam Kronika Pasai. Gambaran yang diberikan Baqir pada lampiran ketiga dan kelima. "Masa itu satuan uangnya disebut dirham. sedangkan pada sisi belakang menyebut nama Sultan al-Adil. ia membahas berbagai cara yang "sah" bagi bank untuk membebankan biaya tertentu (ji'ala) yang merupakan suatu cara yang berliku-liku untuk menjamin pendapatan yang pantas untuk bank itu . sehingga kemacetan bisa diakhiri. 4.22 Dan sebagai bukti juga. Pencurahan pemikirannya pada segi hukum dan bukan segi ekonomi dari berbagai pengaturan yang dianjurkannya. di mana masalah intinya adalah altematif yang dapat bertahan sebagai ganti dari pengaturan yang ada sekarang yang berlaku secara universal. Dan ciricirinya. kesungguhannya untuk membebaskan para penabung deposito dari kerugian. Teori. hamba hendak perkenakan ia. dan sama seperti uang dirham Aceh.45 mm. 19 18 yang terbelakang dari negara-negara Islam.70 Ekonomi Islam: Sejarah. Dan pada Kerajaan Gowa di daerah kepulauan Sulawesi. bahwa selebihnya dari sistem itu berlangsung terus atas garisgaris yang bukan Islam. sesuai tulisan dan angka Arab di sisi bagian belakang sanat 1256 18(mungkin maksudnya tahun 1840). mata uangnya bernama dirham. 22 Ensiklopedia Islam. Faktor lain yang menonjol dari bank model Baqir. bergaris tengah 810 mm. Ibid. (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. 1994).marilah kita muslihatkan kerbau jalang yang tiada berguna pada tuan-tuan sekalian itu. sejak pemerintahan Sultan Muhammad Malik az-Zahir (1267-1326). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 291 Arab "Sumenep". yaitu pada masa Sultan Malikussaleh sebelum menjadi sultan. (Jakarta: Ichtiar Van Hoeve. namun yang penting untuk studi ini adalah ketiadaan relevansinya bagi perekonomian Islam. mempunyai pengaruh yang sangat dalam atas seluruh karyanya. pembiayaan konsu-men dan pembiayaan kegiatan pemerintah.sendiri sesuatu yang mungkin dapat dicapai dengan pendekatan langsung. tebal 1. “angka" atau "bunga mawar". Model bank tanpa bunga yang di-kemukakannya adalah bahagian dari pokok pikiran yang lebih luas ini. hlm. yaitu berbentuk bulat pipih. Dan ciri-ciri dirham Aceh. 20 Teuku Ibrahim Alfian. Sebuah Tinjauan Sejarah. berkenaan dengan alat tukar ini ditemukan berupa mata uang Kerajaan Jambi yang diperkirakan dibuat pada tahun 1840. pada sisi muka semua menyebut Sultan dengan gelar Malik Az-Zahir. yakni di Sulawesi Selatan. walaupun dalam prinsip.”21 juga pada masa Sultan Muhammad Malik az-Zahir (1267-1326) hingga abad ke-18. Karya Baqir merupakan jawaban dari suatu daftar per-tanyaan dari sekelompok orang di Kuwait yang ingin mengetahui bagaimana caranya membuka usaha bank tanpa bunga. “…. uang dinar yang terbuat dari emas dikenal pada masa pemerintahan Sultan Hasanuddin. tetapi berfungsi atas dasar bunga. Di Sumatera. Oleh karena itu karyanya tidak menjawab masalah teori melainkan persoalan yang lebih luas. la terutama memusatkan perhatian pada pembenaran jaminan ini me-nurut hukum dan tidak mendalami alasan ekonominya.19 Dan adapun di Kerajaan Samudera-Pasai alat tukar yang dikenal adalah uang dirham yang terbuat dari emas. sesuai periode pemerintahan raja-raja di Aceh. Kronika Pasai. Ini merupakan pernyataan resmi Istilah sanad berasal dari bahasa Arab yang artinya “bukti pembayaran”. dan bank-bank serta lembaga-lembaga keuangan lainnya dengan siapa bank tanpa bunga ini harus berhubungan dan bersaing. 1973). pada tanggal 9 April 2002 Prof Ibrahim Alfian yang menjadi promotor untuk penganugerahan gelar doktor honoris causa UGM kepada Sultan Brunei Hassanal Bolkiah di mana secara pribadi. Semua dirham Aceh berhuruf Arab di kedua sisinya. Sebagai contoh. Sedangkan dirham Aceh yang dibuat 2 abad sesudahnya memiliki ukuran lebih besar 12-14 mm. ialah bahwa para nasabah penyimpanan dibebaskan dari risiko rugi. Di masa jaya kerajaankerajaan Aceh abad 13 sampai 18. Anjuran seperti itu. 44. la beranggapan bahwa ia harus menerima sebagai hal yang diketahui kenyataan yang hidup di Kuwait dan dimana saja. yaitu berbentuk bundar pipih sekitar 1 mm. Di sana tertulis kalimat. dan dinamisme bisa diperkenalkan dan proses pengembangan bisa dimualai dengan memanfaatkan tata nilai dan tradisi Islam. beliau menyerahkan kenang-kenangan sekeping mata uang mas kuno yang dulu dipakai di Samudera-Pasai.40 mm. kecuali yang dikeluarkan pada masa Sultan Salah ad-Din (1405-1412).20 Jenis uang ini digunakan pula pada masa kejayaan kerajaan-kerajaan Aceh dari awal abad ke-13. Pada sisi muka terdapat tulisan "Sultan Hasanuddin" dengan menggunakan huruf Arab. Berbeda dengan bank model Najjar. bagaimana bank-bank akan be-kerja di dalam masyarakat Islam yang bebas bunga. Fasilitas kredit dan kertas-kertas berharga dibahas dalam suatu konteks sangat terbatas tentang cara bekerja satu bank tanpa bunga ditengahtengah lembaga-lembaga yang berdasarkan bunga. 1256 Hijriyah. pada masa Kesultanan Aceh Raya Darussalam. Dirham bisa mencapai 50 jenis. memerintah dengan peri keadilan. barang-kali secara moral tidak bertentangan bagi orang-orang tertentu. maka bank model Baqir adalah suatu lembaga keuangan perantara yang tidak secara langsung berperan serta dalam perusahaan produksi. hlm.

Loc. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 71 Mannan. dalam Ensiklopedia Islam…. 27 Dari hikayat raja-raja Pasai ini dapatlah diketahui bahwa kemajuan peradaban Samudera-Pasai sudah demikian tinggi. di Selat Malaka. sesuai dengan diversifikasi pena-naman modal yang dilakukannya. Bank itu secara aktif terlibat dalam berbagai proyek pengembangan tidak atas dasar mudarabah.. 27 Teuku Ibrahim Alfian. Setelah adanya aktifitas penggalian yang berhasil ditemukan hanya lima situs (lima medan). 26 Teuku Ibrahim Alfian. Sehubungan dengan hal itu maka usaha pertambangan pun pada masa kesultanan Samudera-Pasai telah berkembang sebagai upaya pemenuhan bahan baku untuk pembuatan uang dan perhiasan dari logam mulia tersebut. yakni emas dan bernama dirham. 6 Mei 2003.Dengan pengecualian rancangan Najjar.. 24 Teuku Ibrahim Alfian. 25 Setelah Sultan Malikussaleh menerima laporan dari para pembantunya mengenai adanya potensi sumber daya pertambangan dan kemudian Sultan Malikussaleh mengadakan konfirmasi dengan orang yang berasal dari benua Keling tersebut. 57. yang menggalakkan penerimaan zakat dari masyarakat dan menyelenggarakan pelayananpelayanan sosial di daerah sekitarnya. 24 Semula orang-orang kesultanan Samudera-Pasai tiada dapat mengetahui potensi sumber daya alam tersebut. alat tukar sudah terbuat dari logam mulia. Teori. Janji tersebut dicantumkan dalam keping uang sebagai tanda jaminan. teladan termaksud masih tetap dilestarikan sampai sekarang. dengan diperlengkapi oleh Sultan segala alat perlengkapan untuk keperluan aktifitas pertambangan itu. Lebih banyak sumbangan yang diberikan pada awal dasawarsa 70-an. dan Samudera-Pasai adalah merupakan sebuah kerajaan yang terkenal dan maju yang dikarenakan oleh perdagangan dan pelayaran. suatu lembaga atas dasar kooperasi dan sekaligus suatu organisasi pelayanan sosial. . sehingga disebut sebagai kerajaan maritim. lainnya yang menyangkut perbankan komersial dan bank-bank lainnya yang menyangkut perbankan komersial dan bank-bank sentral. Bank-bank ini memiliki "Dana Pelayanan Sosial". walaupun bank itu tidak mungkin menanggung kerugian. Pelabuhan dan Perdagangan Samudera-Pasai sebagai pendapatan untuk kerajaan bersumber devisa yang mengandalkan dari hasil perdagangan. Juga Dr. Keuntungan perusahaan dibagi dengan bank membagi keuntungan ini dengan para penyimpan pada rekening mudarabah. Loc. dengan sejumlah cara-cara yang praktis. Op. Tidak ada keuntungan diberikan pada para penabung semacam ini dan malahan dari mereka bisa dipungut atau dibebankan dari biaya jasa-jasa."23 Pada masa kesultanan Samudera-Pasai di bawah kekuasaan Sultan Malikussaleh. 23 Julius Pour. atas keseluruhan penanaman modalnya. 28 “Samudera-Pasai-kerajaan”. Dan usaha pertambangan itu bermula dari adanya temuan dari seseorang yang berasal dari benua Keling yang datang untuk berniaga ke Samudera-Pasai. kemudian Sultan Malikussaleh memerintahkan kepada orang benua Keling tersebut dan dibantu oleh para pekerja yang di tunjuk Sultan untuk memulai aktifitas pertambangan. pelayaran dan perkembangan Islam. Demikianlah pokok-pokok penting dari model bank. akan tetapi tidak mempunyai basis agraria. 26 Dari aktifitas penggalian atas potensi pertambangan yang semula di laporkan kepada Sultan ada tujuh situs sesuai dengan prediksi orang benua Keling. Kompas. 28 Samudera-Pasai secara geografis berada dan menguasai jalur perdagangan yang sangat penting. Bank-bank menurut Najjar adalah lembaga-lembaga yang tdidirikan untuk memajukan tabungan dan melaksana-kan tugas-tugasnya yang berguna di sektor desa. la ber-anggapan bahwa reorganisasi bankbank tanpa bunga. Issa Abdouh telah menulis mengenai hal yang sama. sesuai dengan persentase yang telah diumum-kan bank sebelumnya.cit.Mataram”. melainkan atas dasar partnership. dan sumbangansumbangan pribadi yang mengambil tempat yang penting. Muhammad Uzair dan Ibrahim Dasooqo Abaza. 25 Teuku Ibrahim Alfian.cit. Kerajaan Samudera-Pasai memiliki akan kehidupan perekonomiannya dari perdagangan.cit. Loc. “Teuku Ibrahim Alfian: Keterikatan Samudera Pasai. Mustafa Abdullah al Hamshari dan Sami Hamud. Tanggung jawab atas kerugian modal yang terjadi akibat transaksi antara bank dengan pengusaha menjadi beban bank. Buku pelajaran A. Mannan mengenai ekonomi Islam memuat bab tersendiri mengenai masalah ini. hlm. Bank diwajibkan untuk memberikan pinjaman jangka pendek tanpa bunga dalam jumlah terbatas.49 di samping kertas-kertas kerja yang disampaikan pada Konperensi Ekonomi Islam di Mekkah. yang melekat kepada mereka secara prinsipal. Najjar tidak membahas pokok-pokok. Bank-bank itu merupakan mata rantai lembaga yang didesentralisasi dengan ciri-ciri yang sama dengan bank lokal. seba-gai bagian dari usaha perombakan bentuk ekonomi raja-raja Samudera-Pasai bahwa mereka akan mengelola negaranya dengan berkeadilan. dengan janji akan membayar kembali atas permintaan.cit. bahwa di dalam negerinya ada tujuh situs penggalian emas. Penabung sebagai nasabah mudarabah dapat dibebaskan dari risiko rugi. Loc. karya-karya yang disebutkan pertama menggambarkan bank terutama sebagai lembaga perantara yang mengerahkan simpanan dari masyarakat atas dasar bagi keuntungan (mudarabah) dan membantu para pengusaha atas dasar yang sama. Saya (Ibrahim Alfian) berharap.290 Ekonomi Islam: Sejarah.cit. Posisi berbeda diambil oleh Baqir yang di-catat dibawah ini. yang akan kita bicarakan sekarang. Bank juga bisa menerima uang simpanan dalam bentuk giro biasa. termasuk studi yang cukup lengkap dari Gharib al Gammal.

yang merupakan lembaga besar pertama menurut jenisnya dalam sejarah. semuanya membimbing kita pada penerimaan Piagam Bank Pembangunan Islam dalam tahun 1974. Talak Sejang mati terkena panah. bertambah makmur. 33 Perang Pasai-Siam terjadi dan berlangsung kurang lebih dua bulan lamanya setelah Samudera-Pasai menolak keras permintaan pemberian “upeti” kepada kerajaan Siam. sama seperti yang dianjurkan oleh Silvio Gessel. menandakan adanya sistem dagang yang ketat dengan peraturan-peraturan yang mengikat. 32 Betapa majunya perekonomian Samudera-Pasai dengan perdagangan dan pelayarannya. Penilaiannya terhadap model bank ini sebagai "Aliran Mawdudi Qureshi". Op. Berkembangnya perdagangan kerajaan Samudera-Pasai membuat pengaruh besar di kawasan selat Malaka yang mengakibatkan kerajaan lain yang berkepentingan di kawasan tersebut. Op.. Mahmud Abu Saud dengan dasar pemikiran lain.46 Pemecahan yang diajukannya untuk mengatasi bahaya-bahaya tersebut terletak pada zakat. Menurut pendapat Ibrahim Alfian. Samudera-Pasai memang merupakan suatu daerah yang amat penting sebagai penghubung antara pusat-pusat perdagangan di Nusantara.45 Ini dikaitkan dengan permintaan yang meningkat untuk pinjaman bebas bunga dan kemungkinan sewaktu-waktu adanya pelepasan uang tunai yang tertumpuk pada bursa efek dan valuta.47 Kita telah meneliti anjuran di atas. Ensiklopedia Islam……. Dengan kemajuan kerajaan Samudera-Pasai sehingga terdapatnya para penyelundupan pada masa itu. hlm. yang berada di pantai Aceh Timur yang bernama Kuala Majapahit. 25. Abdullah al Araby. Karena bank menurut pengertian-nya merupakan usaha komersial. Dalam peperangan tersebut Samudera-Pasai mengalami serangan hebat dan hampir mengalami kekalahan hingga membuat Raja Samudera-Pasai turut serta ke medan pertempuran. Samudera dan Pasai. Pandangan bahwa mudarabah tidak dapat memberi-kan suatu altematif bagi bunga dalam kaitan dengan reorga-nisasi perbankan.. Loc. juga dikemukakan oleh Dr. sehingga membuat armada laut Kerajaan Siam mundur 29 30 Ibrahim Alfian. Setelah penolakan prinsip-prinsip mudarabah.72 Ekonomi Islam: Sejarah. para penabung mungldn akan memilih pasaran saham dan membeli andilandil daripada menyimpan uangnya pada bank-bank mudarabah44 Penimbunan harta akan meningkat dan para pejabat moneter akan terpaksa men-cetak semakin lebih banyak uang tunai.48 dan kegagalannya untuk memperhatikan karya-karya yang lebih sistematis yang diterbitkan dalam dasawarsa 60 dan 70-an. Muslehuddin gagal untuk memberikan altematif lain untuk perbankan tanpa bunga. hasil dari suatu model bank yang bekerja atas dasar mudarabah. Diikuti oleh suatu studi di Mesir dalam tahun 1972 dan pertimbangan-pertimbangan yang dibuat dalam Konperensi Menteri-menteri Keuangan Negara-negara Islam di Karachi tahun 1970. Cina dan Arab dan memiliki pelabuhan yang cukup baik untuk hal itu.cit.cit. sering dipergunakan berlabuhnya kapal-kapal dagang dan juga sering dipergunakan sebagai tempat penyelundupan barang-barang dari luar Samudera-Pasai. Huda. Suatu contoh yang matang dan lengkap mengenai bank tanpa bunga adalah hasil dari karya-karya yang terbit pada akhir dasawarsa 60-an oleh Dr.. hlm. 32 Teuku Ibrahim Alfian. 31 Ibid. hlm. Mahmud Ahmad. Penyelundupan dalam teori ekonomi. India. yang dengan secara baik bisa diterapkan dengan cara mengadakan pungutan pajak uang yang beredar. yang dibahas secara singkat di bawah ini.cit. berambisi menguasai dan menduduki kerajaan Samudera-Pasai. Talak Sejang dengan membawa seratus perahu untuk berlayar ke Samudera-Pasai dengan tujuan meminta upeti terhadap Pasai. Kronika Pasai…. Sehingga membuat kerajaan Siam memerintahkan panglimanya.. dan bangkit kembali walaupun dalam keadaan terdesak.42 la menganggap bahwa "reorganisasi semacam itu akan menjurus bagi tum-buhnya suatu "pasar gelap" dimana bunga akan muncul kembali43 Apabila para pembesar negara benar-benar berhasil secara hukum mengadakan larangan atas bunga. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 289 Keterkenalan Samudera-Pasai ini terbukti dari peristiwa bersejarah Perang Pasai-Siam. 33 Ibrahim Alfian. Adanya penyelundupan menandakan pajak yang biasanya dikutip oleh syahbandar berusaha untuk dihindari.. Op. ia mengakhiri uraiannya dengan membolehkan bank memungut "biaya service" bagi pinjaman-pinjaman41 Masalah pokok yang menghubungkan para penabung dengan penanam modal atas dasar yang lain daripada pem-bayaran bunga tetap. Sudan terang bahwa Abu Saud tidak berusaha untuk menye-Udiki secara terperinci. masih tidak terpecahkan. 29 Samudera dan Pasai.. Dalam pada itu kita memiliki proyek "Kuwaiti Investment House" (Baitui Maal Kuwait) dan beberapa karangan berkala yang disumbangkan oleh Shaibi. 26. Akhirnya dalam pertempuran yang sengit itu Panglima perang Siam. memastikan yang demikian. Siddiqi.cit. dan akibatnya menjadikan semangat untuk bertempur pasukan perang SamuderaPasai. Teori. .31 Dengan ramaiannya aktifitas perdagangan dan pelayaran pada pelabuhan di Samudera-Pasai.30 Ditinjau dari segi geografis dan sosial ekonomi. merupakan bahaya inflasi terpendam yang tetap pada penerapan sistem ini.. Samudera-Pasai adalah negara maritim di mana perekonomiannya mengandalkan sektor perdagangan dan pelayaran. hingga setiap kapal asing yang mengangkut barang dan masuk dalam pelabuhan Samudera-Pasai dikenakan pajak sejumlah 6 persen. bukanlah kerajaan primitif karena sistem perdagangannya sudah maju dan kompleks. Kronika Pasai…. 25. bahwa dalam Kronika Pasai diceritakan kedua kerajaan. Baqir al Sadr dan Najjar.

Singapura dan lain-lain tempat. Pada artinya. de Roo de la Faille. Sayang sekali buku yang lengkap yang dijanjikan oleh Ghanameh dalam karyanya itu tidak bisa kita peroleh untuk memungkinkan mengadakan perbandingan terperinci antara rancangannya dan rancangan lain. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 73 ini menganut pengertian yang salah tentang mudarabah sebagai penyer-taan dalam keuntungan maupun dalam kerugian oleh peserta usaha. Samudera-Pasai memperoleh akan kemenangan. Pelabuhan di Asia Tenggara. umumnya me-rupakan suatu hasil dari pendekatannya secara hukum yang sempit mengenai mudarabah dan dari kegagalannya untuk menyadari bahwa konsep perbankan itu sendiri. Langkasuka. Suatu dana reksa adalah sebuah perusahaan investasi yang membeli andil penyertaan dari lain perusahaan industri dan perdagangan. Untuk melihat bagaimana terbentuknya zona perdagangan melalui jaringan pelabuhan-pelabuhan di sekitar Selat Malaka ini. 35 34 . terlebih dahulu kita harus memahami bagaimana perkembangan kebudayaan awal (the isthmian age) di tanah Melayu. Loc. ada kerajaan lain yang mendengar bahwa perdagangan Samudera-Pasai maju dan makmur. Kelantan. dengan demikian para pengawal tak bisa berbuat apa-apa. Sejarah Melayu menuliskan bahwa Sjahru’n-Nuwi 35 (tidak disebutkan dari kerajaan mana). ia disamarkan sebagai pengembala ayam. hlm 264. Menurut P. khususnya dalam jejaring pelabuhan di tanah Melayu.. keluarlah empat hulubalang itu dan menangkap raja. Pandangan ini ditentang dengan mengemukakan kemungkinan peme-riksaan buku mengenai keuangan dan manajemen yang dapat mengatasi hal-hal tersebut. Ibrahim Alfian menyebutkan strategi yang dilancarkan Awi Dicu. kembali ke negerinya. Trengganu. Johor. suatu cara yang dapat mencegah praktek-praktek curang sedemikian40 Mengenai penyediaan kredit jangka pendek dalam suatu sistem tanpa bunga. Loc. gagasan tentang AFTA (ASEAN Free Trade Zone) ternyata sudah dimulai sejak abad ke-13 hingga pertengahan abad ke-14. (1920). Ini tentu tidak menutup pemecahan lain seperti dibahas di bawah ini. Ternyata strategi ini sudah juga dilakukan oleh para ahli-ahli politik dan militer Samudera-Pasai. Penolakan Muslehuddin36 mengenai mudarabah sebagai landasan dari perbankan bebas bunga.288 Ekonomi Islam: Sejarah. dan mengancam akan membunuhnya apabila pengawalpengawal raja menyerang mereka. Dikemukakan juga bahwa perusahaan yang tidak mampu melaporkan keuntungan yang layak akan kehilangan kesempatan untuk mendapat bantuan bank lebih lanjut.. Sjahrun-Nuwi adalah bekas ibukota Kerajaan Ayodhya di Siam. 36 Strategi “kuda troya” ini bukanlah strategi pertama dipergunakan.. dan menyampingkan bukti-bukti yang diajukan yang men-dukung kebalikan dari pendapat tersebut. Raja Samudera-Pasai akhirnya dibawa ke negeri Sjahrun’nNuwi. tidak punya dasar dalam hukum fiqh Islam. dan oleh raja. Kertas kerja Abdul Hadi Ghanameh dalam tahun 1968 tentang soal perbankan tanpa bunga (392) mengambil jalan yang berbeda dari apa yang menjadi pemikiran lanjut yang telah dikembangkan mengenai permasalahan ini. dan jalur perdagangan dibuka kembali dan kerajaan Samudera-Pasai menjadi ramai dan makmur kembali. Awi Dicu melancarkan siasat tipu muslihat “kuda troya” yang dengan mudah berhasil menangkap Raja Samudera-Pasai untuk dibawa ke negerinya. Hal ini secara baik telah dijelaskan oleh Taufiq Shawi. hlm. yang di mana Awi Dicu pura-pura berniaga ke Samudera-Pasai dan menyerahkan peti berisi bingkisan yang di dalamnya berisi empat hulubalang yang kuat dan hebat. yang rupanya se-karang sudah disetujui secara umum. karena hal itu berlawanan dengan prinsipprinsip mudara-bah39. Dalam keterangannya. kalau kita lihat dari ekonomi politik zaman sekarang.34 Selain kerajaan Siam. tak dapat tiada harus menjalani suatu perubahan pada saat ia diorganisir dengan dasar lain dari bunga. Awi Dicu untuk mengadakan invasi terhadap Pasai dan menangkap Raja Samudera-Pasai. Kronika Pasai….cit. Kronika Pasai….37 Salah satu dari perubah-an tersebut adalah suatu peningkatan dari penanaman modal yang sesungguhnya?8 Pada hakekatnya sebuah bank tanpa bunga tidak dapat berfungsi sebagai bank komersial yang murni. dari keempat mazhab hukum fiqh Islam. telah memerintahkan panglimannya. Pelabuhan di Samudera-Pasai adalah bagian dari jaringan dagang yang melalui berbagai pelabuhan-pelabuhan lainnya di dunia. hlm. Teori. 36 Ibrahim Alfian. Ibid. khususnya di Asia Tenggara. dalam tulisannya di Notulen van Algemmene en Directievergederingen van het Bataviaash Genatschap van Kunsten en Wetenschappen. diakui oleh hampir setiap penults mengenai masalah ini. 25. Selangor. deel LVIII. la bertumpu pada pengeluaran saham biasa untuk pembiayaan jangka panjang dan penggunaan dana reksa untuk pembiayaan jangka pendek. merupakan satu kesatuan zona perdagangan yang eksklusif. 25. Maka Samudera-Pasai. Kedah.cit. sebagaimana yang pernah dilakukan oleh Bangsa Romawi ketika menaklukkan bangsa-bangsa jajahannya. dengan membawa empat ribu hulubalang dan seratus buah perahu. Takola. bahwa mudarabah dapat dijadikan dasar dari kredit semacam itu hanya untuk batasbatas tertentu. bahwa bank Islam tidak mungkin bisa memberikan pembiayaan kepada perusahaan-perusahaan yang sudah menanamkan modalnya sendiri. Alasan lain yang menentang kelayakan mudarabah adalah ketakutan akan tindakan curang dari lawan usaha bank yang bisa saja mengecilkan keuntungannya. Ketika peti itu dibuka di depan raja. Pemyataan Muslehuddin. Malaka. Zona perdagangan ini menuntut adanya infrastruktur pelabuhan di berbagai tempat. Pahang. sebagaimana dikutip oleh Ibrahim Alfian.

mengenai hubungan keuangan intemasional. Kalah. The Golden Khersonese menamakan zaman ini sebagai The Age of City States. dan berisi anjuran-anjuran yang berguna untuk penciptaan dana cadangan agar dapat menyerap kerugian-kerugian. Naiem Siddiqi lebih cermat. Pelabuhan-pelabuhan di Kuala sungai di pantai timur ataupun pelabuhan pinggir laut di sepanjang Selat Malaka memberikan gambaran tentang proses urbanisasi di Alam Melayu sebelum kedatangan pengaruh kolonial dan imigran. simpanan deposito diterima dari umum atas dasar penyertaan. perusahaan-perusahaan ba-ngunan dan pinjaman konsumtif.74 Ekonomi Islam: Sejarah. Terlepas dari keasliannya. Dana deposito berupa pinjaman dimanfaatkan oleh bank untuk membantu pem-biayaan para pengusaha. Walau bagaimanapun. Buku itu juga membicarakan Bank Pengembangan Industri. Tiga karya awal mengenai sistem ekonomi Islam didalam bahasa Urdhu oleh Hifzur Rahman. Perkembangan ini telah menyebabkan lalu lintas darat yang telah dirintis antara Segenting Kra hilang kepentingannya. karena salah mengartikan muda-rabah. Naiem Siddiqi dan Mahmud Ahmad pada akhir tahun empat puluh-an. Para pedagang dari India dan Arab berminat untuk menggunakan jalan darat meuju Segenting Kra dan itu dipandang lebih efektif dan ekonomis daripada menggunakan lalu lintas laut di Selat Malaka. Dalam suatu studi kemudian Uzair menganjurkan terpusatnya manajemen semua transaksi luar negeri pada bank-bank negara saja. Pada tahap-tahap selanjutnya. 38 Ibid. keuntungan dibagi atas dasar keikutsertaan ini. 37 Zaman ini menyaksikan kelahiran beberapa kerajaan seperti Kedah. Tidak jelas benar. Kerajaan Funan dan diikuti oleh Kerajaan Khmer terlibat dalam kegiatan perdagangan. Kuala Trengganu dan Johor yang merupakan bandar-bandar utama kerajaan. walaupun terdapat asas bagi kelahiran persekutuan kerajaan tetapi terdapat laporan yang menunjukkan kewujudan sebuah kerajaan yang kuat hingga berjaya menguasai seluruh rantau Segenting Kra di bawah pemerintahannya. Takola. 1. walaupun singkat. 1978. Pada awal abad masehi. Walau pun merupakan buku kecil dari 21 halaman. la berisi suatu pembahasan yang baik. dapat disaksikan beberapa pusat bandar seperti Kedah. Setelah kejatuhan kerajaan Funan. Klang. Langkasuka dan Tun-sun. bahwa tidak akan ada penciptaan kredit. Inilah yang menyebabkan muncul kerajaan di rantau Segenting Kra pada zaman Isthmian Age. skema yang dibuatnya ikut salah. Antara lain akan kedudukan geografi Semenanjung Tanah Melayu di tengah-tengah lalu lintas perdagangan antara timur dan barat yang menyebabkan ia menjadi tempat persinggahan bagi para pedagang. suatu fasilitas terhadap apa yang mereka wajibkan untuk mem-berikan pinjaman jangka pendek tanpa bunga dari dana yang sama. Kami tidak mengetahui adanya karya mengenai masalah ini yang ditulis dalam bahasa Arab pada dasawarsa 40-an. Perkembangan ini telah menyebabkan muncul beberapa bandar dan pelabuhan di kedua belah semananjung Tanah Melayu dan juga Temasek. muncul beberapa tempat tinggal di pinggir pantai dan muara-muara sungai dari bagian utara Segenting Kra hingga Kedah di bagian selatan. Lihat Lim Heng Kow. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 287 Menjelang zaman perkembangan kebudayaan awal atau The Isthmian Age. Karya Ahmad Irshad juga khusus membahas subjek ini. jelas bahwa muncul beberapa unit bandar yang bersinggungan dengan kawasan pedalaman yang tidak bergantung kepada bandar. la menganjurkan bagian yang lebih besar dari keuntungan untuk deposito berjangka panjang. Mahmud Ahmad mendasarkan skemanya atas "penyertaan". karangan Muhammad Uzair berjudul "An Outline of Interestless Banking". Perbankan Tanpa Bunga Referensi paling awal mengenai reorganisasi perbankan atas dasar bagi keuntungan sebagai ganti dari bunga dapat ditemuai dalam karya Qureshi. Dalam konteks ini. Buku tersebut tidak membahas soal bank-bank sentral dan mengambil suatu pendirian tidak realistis. apakah dia membeda-kan mudarabah dari syirkah. bandar-bandar ini tidak melalui proses pembangunan perbandaran yang berkesinam-bungan dan tidak meletakkan dasar bagi kelahiran sistem pembandaran pada zaman yang seterusnya. Gilani Yousufuddin tidak menyebut masalah ini. yang dirumuskannya secara tepat. dan membahas secara terpisah bank deposito dan bank dengan nasabah-nasabah pengusaha. 37 Paul Wheatley dalam bukunya. Referensi Qureshi mengenai perbankan tanpa bunga adalah singkat dan berdasarkan suatu pengertian yang salah tentang mudarabah. memiliki kedudukan terkemuka sebagai terbitan pertama yang secara khusus ditulis mengenai masalah ini oleh seorang ahli ekonomi profesional. Menurut Wheatley. Skema . jika dibandingkan dengan berjangka pendek. hlm. demikian juga "amanat" di-bayarkan pula atas permintaan. Sebaliknya lalu lintas Selat Malaka menjadi bertambah penting. Temasik.38 Terdapat beberapa faktor yang mendorong kemunculan kerajaan di alam Melayu. la berisi inti dari semua usul di masa depan dari subjek ini mengenai bank-bank deposito dan bank-bank dengan nasabah pengusaha atas dasar mudarabah. Malaka. di Asia Tenggara beralih ke selatan khususnya dengan kemunculan Dinasti Sailendra. atas dasar mudarabah. yang dibayar kembali bila diminta. Sriwijaya (Palembang sekarang) dan diikuti oleh kerajaan Majapahit. Ini berlaku karena keadaan geografisnya yang bergunung-gunung serta kawasan berlembah yang berupaya menghalangi kerajaan tersebut meluaskan kawasan takluknya. Pada skema dari Mawdudi. Deposito juga diterima sebagai "pinjaman". Mawdudi telah menyatakan dengan tegas peno-lakannya atas pemungutan dan penyaluran dana zakat oleh bank Islam. diikuti dengan uraian yang lebih cermat oleh Mawdudi dalam tahun 1950. Teori.

Malaysia sudah menjadi negara terbesar yang mengembangkan sistem keuangan bebas bunga di dunia. Pan Pan. maka Wheatley berpendapat “Bahwa pelabuhan di selatan Kedah sudah ada sejak abad abad ke-5 atau ke-6”. Sebuah tembok telah didirikan meliputi seluruh bandar di kaki bukit. Tan Sri Dr Zeti Akhtar Aziz. Singapura. servis. Hari ini pasar perbankan Islam dengan cepat membesar. yang merupakan akibat dari serangan tentara Chola pada tahun 1025. telah muncul persinggahanpersinggahan di Kelantan. akan membuat fondasi lebih kokoh. gambaran tentangnya diperbincangkan secara umum. Parsi. Pada 1997 Dewan Penasihat Ekonomi Syariah Nasional Malaysia dibentuk. "Baru saja dalam tahun-tahun ini. dia mengatakan meskipun sejarah perbankan Islam lebih singkat tetapi sudah berkembang dan melayani kebutuhan ekonomi lebih baik. Arab dan India memainkan peranan yang aktif dalam perdagangan di Kedah. Teori. 10 tahun kemudian seluruh bank konvensional menawarkan pembiayaan Islam terpisah dari counter bank konvensional sekaligus dan saat itu pemisahan Islamic Clearing House dan Islamic Inter Bank Market (pasar uang dan transaksi antar bank) di Malaysia sudah dimulai. Memperhatikan maklumat tentang bandar Malaka. 9. Pada akhir abad ke-15. Selangor dan Kedah. melayani seluruh tingkatan dari konsumer dan bisnis yang meluas di antara umat Islam dunia. Trengganu. Setelah mendapat perlindungan dari Cina. Sabana.. Pemerintah menciptakan Labuan Internasional Offshore Financial Center yang sekarang sebenarnya Islamic Wall Street. Sejak itu bebapa perbankan Islam sudah mendapat lisensi seperti Commerce TIJARI Bank Berhad. kemudian Malaka berjaya dan muncul sebagai pelabuhan entrepot yang kaya. Hari ini. Orang-orang Melayu terutamanya golongan imigran mendirikan kediaman di kaki bukit St. Kedah ialah negeri yang tertua di Tanah Melayu. ." Allen Tan. sistem keuangan Islam memiliki pengalaman untuk tumbuh luar biasa dan menuju transformasi. Sumber-sumber tertulis yang menyebut politisipolitisi awal seperti. melayani Muslim dan non Muslim. keuangan Islam merepresentasikan multi jutaan dolar industri dengan tingkatan yang sudah sangat komprehensif dari produk. menyampaikan sentilan yang tidak terlalu keras: "Dalam dekade ini. Pedagang-pedagang dari Cina. Pedagang-pedagang kaya mendirikan rumah mereka di luar tembok tersebut walaupun mereka mempunyai pejabat perniagaan di dalam 39 Ibid. Tambahnya Bank Negara Malaysia juga membuka tiga cabang di luar negeri untuk memimpin bisnis bank Islam di dunia. dan kemudian muncul sebagai pelabuhan entrepot utama di Nusantara.286 Ekonomi Islam: Sejarah. India. pemerintah setempat menunjukan komitmen untuk tidak ragu mengembangkan dengan semangat dan keuletan dalam sistem keuangan Malaysia. dan Arab. Kesepakatan perbankan Islam sudah ada 1983. sedikit kutipan unik dari perundang-undangan dan kemungkinan pertamakali tercapai dari kesepakatan parlemen untuk menciptakan perbankan Islam. Dari abad ke-7 hingga ke-11. produk memuaskan. Berdasarkan kepada sumber-sumber arkeologi dan dokumen-dokumen dari Cina. India dan Arab. Kebangkitan Malaka pada abad ke-15. gubernur Bank Negara. Chu tu Kun. Perkembangan kerajaan dan pelabuhan entrepot di Kedah di dorong oleh pertumbuhan dan pesatnya perdagangan antara bangsa. Pahang. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 75 yang ingin naik haji.000 orang termasuk pedagang asing. istana desa yang didirikan di tengah-tengah dusun dan sawah di lembah Bertam. mendemonstrasikan sebagai sistem yang sangat kompetitif dari intermediasi keuangan. Cina dan juga dari Alam Melayu. THB Islamic Bank Berhad. Paul dan berdekatan dengan muara Sungai Malaka. Hong Leong Islamic Bank Berhad. Kole dan Palada yan muncul pada abad ke-2. Johor. Chu Li. Istana raja terletak di atas bukit St. Ia menjadi tumpuan pedagang dari Arab. memiliki pandangan yang sama. Paul.39 Pada masa permulaan berdirinya. Dan 20 tahun dari sekarang. Kedah berkembang sebagai pelabuhan entrepot yang amat penting. hlm. Langkasuka dan Ko Lo. banyak program sudah dibuat dan haknya untuk intens serta fokus oleh Bank Negara untuk mengembangkan Malaysia pada cabang perbankan Islam yang lebih signifikan." Ptolemy menyebut tentang Takola. Walau bagaimanapun. Melalui interview via telefon. Bank Muamalat Malaysia Berhad. Pelabuhan Kedah merupakan yang terbesar di Semenanjung sebelum kemunculan Malaka. Bahwa antara abad ke-7 dan ke-13. mulai beroperasi 1999. model Malaysia sudah membuktikan dua hal menghindari risiko spekulasi sebaliknya menciptakan profit untuk nasabah dan disukai investor. pelabuhan di Malaka bukan saja merupakan pelabuhan entrepot terbesar di Asia Tenggara bahkan yang terbesar di dunia. Malaka hanya merupakan sebuah perkampungan nelayan kecil. kegemilangan Kedah sebagai pusat perdagangan berakhir pada akhir abad ke-11. Dalam tahun yang sama Bank Islam Malaysia Berhad menjadi bank yang mengajarkan konsep Islam secara penuh. Sementara itu orang laut juga mendirikan tempat-tempat tinggal di tepi laut. Meletakkan dasar yang kukuh bagi kelahiran kekuasaan politik di Semenanjung yang berjaya. Dalam Konferensi Internasional Bank Islam kedua yang diadakan Februari lalu. Sumber-sumber Cina menyatakan bahawa ia merupakan tempat persinggahan yang penting antara Cina. Sekarang. Bank Islam kedua. India. yaitu Tun sun. Sepanjang tahun. Takola dan Sabana ialah pelabuhan manakal Kole dan Palada merupakan bandar. penasihat senior Citibank Berhad. Penduduk di Malaka pada masa itu diperkirakan 40.

42 Doty Damayanti. gubernur bank sentral Malaysia dengan membuat cabang Bank Islam Malaysia. direktur eksekutif Prime Utilites Berhad Malaysia. LTH merupakan tempat menabung orang Islam . Kompas. pembayaran berhenti. 87. 32. hlm. (Selangor: Fajar Bakti. 44 Doty Damayanti. namun prinsip dan filosofinya sudah mengemuka pada Al Quran lebih dari 1400 tahun lalu. bandar Malaka juga mempunyai pusat jual beli utama dan gudang-gudang untuk pedagang-pedagang asing. Sivachandralingam Sundara Raja Ayadurai Letchumanan. “Mencari Jejak Kejayaan Kerajaan Samudera Pasai”. Dia juga asisten pengarang dalam Law and Practice of Islamic Banking and Finance. tahun?). Budak dijual dengan harga lima maze emas. non Muslim pun akan menggunakan konsep dan produk perbankan Islam. Mereka meminjam uang untuk properti sebagai sewa. Memang tidak sesimpel yang diungkapkan. Bandingkan dengan bank konvensional. dan transaksi perdagangannya telah menggunakan dirham sebagai alat tukar. Dato'nik Ezar Nik Bolia. Banyak orang Islam sekolah di situ tetapi itu tidak membuat mereka terpinggirkan sebagai Muslim. akan tetapi ada juga transaksi perdagangan itu bersifat tukar komodoti (barter). bahkan kedudukan para pedagang dari Jawa mendapat posisi yang istimewa dalam hubungan dagang dengan Samudera-Pasai. Samudera-Pasai tidak dapat memproduksi jung ataupun lanchera karena tidak tersedianya bahan baku utamanya yaitu kayu jati di daerah ini. W.. 40 Selain itu." Sejarah bank Islam Bank Islam muncul dalam sistem keuangan internasional sekitar 1970. Kebingungan tentang bank Islam tidak menjadi kejutan bagi Cherrie Chin. misalnya. "Setiap orang mempercayai ini.76 Ekonomi Islam: Sejarah. 311. melainkan dengan cukup memberi hadiah saja kepada sultan. (Nendelyn/Lichtenstein: Kraus Reprint Limited. mengatakan ada empat perbedaan pemikiran dalam Islam yang bisa diinterpretasikan dalam hukum syariah. yang juga anggota Bank Sentral Malaysia di Komisi Reformasi Hukum Bank dan Keuangan Islam menambahkan. tetapi konsep dan mengajar di sekolah biara bermanfaat [dan] saya kira ini harus lebih berusaha keras untuk menciptakan perhatian lebih tentang bank Islam kepada non Muslim. Ada dua aliran pemikiran dalam Islam."Perbankan Islam tumbuh dengan trennya dan pasti lebih baik dari yang diharapkan Tan Sri Dr Zeti Akhtar Aziz. Teori. Groeneveldt . Ato' Dr Nik. hlm. Sejarah Tamadun Dunia.49-50. sistem ini disebut Ijara dalam Islam. sebelumnya senior treasury di Hong Leong Bank. 1960). 1967). persetujuan untuk mengambil alih kepemilihan di akhir perjanjian biasanya ditulis dalam kontrak 30 tahun. Lihat juga Rammani Karupiah. konsumen membayar sesuai komitmen berdasarkan kepercayaan. 44 Walaupun Samudera-Pasai memiliki kelebihan dalam bidang perdagangan yaitu sebagai bandar perdagangan yang cukup ramai tetapi Samudera-Pasai tidak memiliki satupun alat transportasi besar yang pada kala itu disebut kapal atau jung.45 Ibid. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 285 bandar. Tamadun Dunia.P. Barang-barang impor dari Barat dikenakan pajak sebesar 6%. Jika rumah dijual kemudian. juga tampak dengan adanya pembebasan pembayaran cukai. SamuderaPasai juga sebagai pusat perdagangan internasional. kumpulan modal untuk bank Islam relatif lebih kecil dengan banyak area sekaligus potensial untuk tumbuh di sini." Konsep perbankan Islam sudah didefinisikan berubah dan tidak hanya sebagai perencana keuangan untuk orang Islam. 15 November 2003. The Suma Oriental of Tome Pires. Ini sesuatu yang saya tekankankan sebab ada banyak perbedaan tentang ini. Dan komoditi yang diperdagangkan antara Samudera-Pasai dengan Jawa. 43 Satu bahar sama dengan 350 kati. Penetapan itu berdasarkan atau tergantung dari kapal atau jung. Perlakuan istimewa terhadap para pedagang Jawa oleh Samudera-Pasai. (Jakarta: Bhatara. hlm. juga melarang Islam menerima bunga (riba. Malahan dari sistem gadai tradisional dalam Islam esensinya didasarkan kepercayaan pada nasabah untuk membeli satu properti. Dalam waktu dekat memenuhi kebutuhan orang Islam dengan konsep yang berubah dan lebih banyak lagi.43 Pertukaran komoditi yang terjadi antara Samudera-Pasai dengan Jawa. Historical Notes On Indonesia & Malaysia Compiled From Chinese Sources. 41 40 dari industri-industri itu. Alat transportasi yang dimiliki oleh Pasai hanya berupa lanchera (kapal kecil) yang diperkirakan hanya ada empat buah itupun didatangkan dari Malaka. "Maksud saya ambil beberapa contoh untuk sekolah biara. Malaysia membuka jalan dengan mengenalkan Lembaga Tabung Haji (LTH. dimungkinkan bahwa Jawa pada masa itu belum memiliki mata uang. pada umumnya jenis komoditi beras dan komoditi dari Samudera-Pasai adalah lada. 45 Armando Cortesao. Malaysia Pilfrim Fund Board) pada 1963 dengan membentuk dasar sektor Islam yang lebih modern. antara beras dengan lada. Hubungan perdagangan dengan pulau Jawa sudah terjalin sejak dahulu. Paper 940/1. "Konsep sangat penting untuk kita mengerti.42 Besarnya pajak yang ditetapkan Kesultanan Samudera-Pasai adalah sebesar 1 maze atau 16 tael uang Malaka terhadap setiap bahar barang yang diekspor. Bank mendapatkan keuntungan dari menyewakan properti. lalu Mudhaib adalah variasi opini dari banyak aspek hukum. sebagaimana yang dipraktikkan sistem bank barat yang mengimingi bunga).41 Ekspor dan Impor Selain sebagai pusat perkembangan Islam di Nusantara. Ibid. 145. Makanan tidak dikenakan pajak. tahun?). tidak karena didasarkan agama semata. Kerajaan Malaka pada awal perkembangannya mengimpor budak dari Samudera-Pasai." kata Dato' Dr Nik Norzrul Thani. hlm. Dia mengatakan. hlm. praktisi hukum yang menulis buku Legal Aspect of the Malaysian Financial Sytem.. (Selangor: Pustaka Sarjana. Ada Sunni dan Shi'a di bawahnya.

Muhammad Uzair menyalahkan fluk-tuasi yang luas dalam penyediaan uang dan penciptaan kredit untuk lingkungan perdagangan. melaporlan 70 persen dari orang Malaysia memilih perbankan Islam adalah pemeluk non muslim. hlm. Uka Tjandrasasmita. Demikian juga pendapat Assal dan Fathi. Mills. JMBRAS VIII (1930) 1. Studi cemerlang dari Mawdudi merupakan contoh dari kasus itu. 4 41 Tercatat dalam sejarah selama abad 13 sampai ke 16. 46 Harga per-bahar lada sekitar 20 potong perak. 47 Masyarakat Samudera-Pasai juga memproduksi benzoin dan kamphon untuk kebutuhan para pedagang Arab. barang-barang tembikar. hanya 27. hlm. tembaga. 2 No. “Description of Malacca and Meridional India and Cathay”.48 Demikian juga beras. Naseer A. Seikh juga beranggapan bahwa kekuasaan bank untuk menciptakan uang dan memperluas jaringan kredit. Kahf juga ingin mencabut hak bank-bank sektor swasta untuk menciptakan kredit. meskipun nasabah Muslim dan non Muslim bertambah. berhubungan dengan kebutuhan beras sangat dibutuhkan rakyatnya maka untuk memastikan terpenuhinya cadangan bahan makanan tersebut. Emas dan barus merupakan produk yang digemari oleh penduduk di berbagai negeri di Afrika dan Eropa. Thesis Ph. pornografi judi dan cabang Hamid & Nordin. (Jakarta: Taman Iskandar Muda. baik secara kultural maupun militer. kebutuhan pangan (beras) tidak dapat dipenuhi oleh penduduk Samudera-Pasai.3 persen saja yang bisa membedakannya dengan bank konvensional. “The Evolution of Trading States in Southeast Asia before 17 th Century”.49 Pada zaman pemerintahan Sultan Malikul Dhahir. 41 Sekarang setelah 12 tahun kemudian. Studi di Malaysia 1994 menyatakan penduduk yang tahu bank Islam mendekati 100 persen. Selain lada Samudera-Pasai mengekspor sutera dan benzoin. Kesultanan Pasai membebaskan pajak masuk atas berasberas impor tersebut. supaya hak untuk menciptakan kredit dicabut dari bank-bank komersial.Cit." International Journal of Islamic Financial Services Vol. Ketika Malaysia menelurkan groundwork (sistem dasar) dalam sektor finansial kelihatannya banyak didukung orang non muslim sebagai penggerak pertumbuhan. Lalu apa yang membuat perbedaan mendasar perbankan Islam dengan konvensional? Simpel saja. hlm. Teori.). Pelabuhan Samudera-Pasai bukan hanya diramaikan Doty Damayanti. 87. kelihatan memiliki kesadaran walau masih minim tentang itu. satu-satunya pencipta uang. Majalah Malaysia Tatler melakukan investigasi bagaima dual banking terjadi di negara tetangga itu. selain dari perdagangan jalur ini pun dipakai sebagai jalur untuk menyebarkan agama Islam. 1981). besi. Jalur perdagangan sutra ini kemudian menjadi jalur yang sangat penting. Retrospeksi dan Refleksi Budaya Nusantara. Samudera-Pasai dikenal sebagai pelabuhan yang tersibuk (ramai). merupa-kan penyebab dari penyakit-penyakit keuangan. kasino. Persia dan Cina. Kecenderung-an ini mencapai puncaknya pada anjuran yang dibuat oleh Komisi Ekonomi Jama'at-i-Islami Pakistan. Selain bahan makanan. barus dan emas adalah komoditas penting dalam perdagangan dunia. 49 Manuel Godinho de Eradia. ajaran hukum Islam atau syariah melarang investasi dalam minuman keras. Ekspor Samudera-Pasai ke berbagai negara dan kerajaan di berbagai belahan dunia telah menempatkan Samudera-Pasai sebagai jalur perdagangan yang sangat penting. mempelajari perubahan dunia Islam dan pertumbuhan sistem keuangan dengan konklusi Malaysia memimpin pasar sebagai salah satu keselarasan yang pas di Asia.000 sampai 10. pada saat itu. Jalur sutra (silk road) adalah jalur perdagangan dan migrasi bangsabangsa dalam jumlah yang besar dengan menggunakan pilar Islam sebagai identitas kulturalnya.35 Perbankan Islam telah menjadi perhatian dunia internasional dengan sistem yang fair sebagai kebutuhan alternatif sistem keuangan bagi penduduk Muslim. tidak hanya secara ekonomi sebagai produk yang mempunyai nilai jual yang tinggi dan permintaan besar yang terus meningkat di Asia. Loc. riset ini penting sebagai awal menjadi penguasa di seluruh dunia. IMF yang mengurus soal ini menunjukkan dalam studi awalnya tentang perbankan Islam 1987.D. 1988). Dan diperkirakan bahwa kerajaan Samudera-Pasai telah melakukan pengeksporan hasil bumi rempah-rempah berupa lada sekitar 8. hal mana hendaknya hanya meriipakan hak istemewa dari negara. adalah produk yang digemari oleh hampir semua bangsa. Kesultanan Samudera-Pasai memberikan kebijakan ekonomi pada saat itu. (Columbia: Columbia University. Dalam pengaturan beras impor dari Jawa Timur (Majapahit) agar kebutuhan pangan rakyatnya terpenuhi.284 Ekonomi Islam: Sejarah. maka kerajaan SamuderaPasai terpaksa mengimpor beras dari Majapahit (Jawa Timur). Issa Abdouh juga beranggapan bahwa penciptaan kredit oleh bank-bank merugikan kepentingan rakyat yang berpeng-hasilan kecil. barang-barang yang diimpor adalah sutera berwarna . 47 46 . institute penelitian nasional. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 77 Dalam membahas perbankan moderen.000 bahar setiap tahunnya. NIRA. Sutra. Samudera-Pasai berkembang menjadi pusat perdagangan internasional. berhubungan dengan penanaman lada yang cukup luas karena dilihat dari nilai ekspornya setiap tahunnya. 26. dalam: Hasan Muarif Ambary dan Bachtiar Ali (ed. masingmasing berat enam tael. sejak itu kemudian lebih banyak dosen melakukan penelitian. dan kain yang berasal dari Cina. dengan persentase yang sama aset perbankan Islam menjadi umum sebagai bank tradisional dalam menawarkan produk. Sekarang sangat menarik karena persentase non muslim lebih besar di dalamnya. termasuk perubahan dalam sistem kebijakan pemerintahan. "A Study on Islamic Banking Education and Strategy for the New Millenium-Malaysia Experience. 16. beberapa penults menyerang lembaga kredit dan pembentukannya oleh bank-bank komersial. Sementara sutra. anggur. 48 Eleanor Selling. Terjemahan dan diberi catatan oleh JV. Dalam laporan di AS tentang publikasi bisnis yang dibuat Global Finance 2004. “Peraan Samudera-Pasai dalam Perkembangan Islam di beberapa Daerah Asia Tenggara”.

). Turki. seperti Pasai. dan mengandung ketidakadilan karena tidak memperhitungkan perpindahan tangan selama suatu jangka waktu dan penumpukan seluruh beban uang yang dicap tersebut kepada pemegang terakhir. akan tetapi juga diramaikan oleh pedagang-pedagang dari Asia. Ia mendirikan Kesultanan Aceh dengan tujuan untuk melanjutkan dan mengganti beberapa kerajaan Islam sebelumnya. (ed. serta menghentikan semua pendapatan dari peminjam berbunga yang lahir dari menganggurnya uang tersebut". 53 Fadhlullah Jamil M. yang mana Akram gagal untuk mengemukakannya. penimbunan emas dan penghentian dari bursa valuta dimana bank sentral merupakan satu-satunya penjual valuta asing. Mahkota Alam dan Darul Kamal. Perlak. Kahf berpendapat bahwa secara umum penulis-penulis Muslim tidak memperhatikan penggunaan uang secara sementara. (Bandung: Al-Maarif. Ia mempeluas wilayah kekuasaanya sampai ke Pidie pada tahun 1521.cit. Ide tersebut telah gagal. 51 50 . Perbankan Evaluasi menurut Islam mengenai perbankan moderen berpusat sekitar keburukan lembaga bersistem bunga. Afrika. Parsi. Penggunaan emas secara pribadi bisa dilarang sedang semua hasil tambang emas hendaklah mengalir langsung kepada lembaga-lembaga keuangan. dan Lamuri. kekhalifahan itu telah mengirim 400 orang ahli pembuat meriam ke Aceh yang ditempatkan di Kampung Pande Aceh Besar. hlm. Pasai. dalam Ali Hasjmi. (Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka. yang disebut juga Kuta Raja. di masa awal daerah kekuasaanya hanya meliputi Aceh Besar dan Daya. hlm. menyusul pada tahun 1524. terletak pada pelarangan bunga. Di mana perekonomian yang terbangun di Aceh Darussalam ialah perdagangan. untuk menghalang-halangi penumpukan harta dan menjamin sirkulasi terus menerus. untuk mendapatkan dukungan di dalam kepusta-kaan33. 1-5. yang mengusulkan pendapatan suatu sarana persetujuan alat penukaran oleh negara dan penyediaannya bebas dari biaya (bunga) kepada umum.. tetapi penulis hanya ingin mengungkapkan Bustanus Salatin yang menyebutkan Sultan Mughayat Syah sebagai raja atau Sultan Aceh yang pertama. spekulasi. Sebagai tindakan yang praktis Abu Saud menyetujui ide uang yang pakai cap32 yang dianjurkan oleh Gessel dan telah dicoba untuk waktu yang singkat di kotapraja Woergi. kemudian Malaka yang jatuh ke tangan Portugis pada tahun 1511. dan Eropa.A. 1994). Terjalinnya hubungan diplomatic antara Aceh Darussalam dengan beberapa Negara di dunia. Teori. perubahan politik Dalam Negeri tidaklah berpengaruh. Switzerland dalam tahun 1922. yang merupakan kurnia dan bukan malapetaka. sebegitu jauh.34. Hingga menjadi sebuah Konfederasi Kerajaan Aceh 51 Darussalam. Karena Aceh Darussalam bersifat kerajaan. 1981). dan Tiongkok. kecuali bila dilengkapi dengan pembahasan terperinci dari mereka yang pro dan kontra. (ed. (Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve. "Adalah perlu untuk menge-luarkan suatu jenis uang baru yang dikenakan pajak. Fadhlullah Jamil M. Perombakan secara besar-besaran semacam itu tidak bisa dipertimbangkan. 54 Ensiklopedi Islam. 232-236. Metode ini yang dilaksanakan bersamaan dengan dihapuskannya bunga uang. juga yang paling menonjol adalah hubungan perekonomian. apa lagi diterima. antara lain: India. Cina.50 Pelaksanaan Ekonomi Masa Kerajaan Aceh Darussalam Kerajaan Aceh berdiri tahun 1514. akan meningkatkan pendapatan riil. 52 Lihat Siti Hawa Saleh. pusat pemerintahan adalah Banda Aceh Darussalam. Suatu "pemecahan menurut Islam" dari krisis moneter internasional sekarang ini. Kerajaan Aceh didirikan oleh Sultan Mughayat Syah. selain karena factor politik dan pertahanan. Op. Khususnya dengan Sultan Salim II yang memerintah Kekhalifahan Turki Utsmaniah. Terbentuknya Kerajaan Aceh Darussalam dihadapkan dengan beberapa versi. Segera hal itu berkembang dalam bentuk penjelajahan yang mengandung harapan besar untuk memberikan manu-sia moderen suatu lembaga yang baru dan tepat dalam bentuk perbankan tanpa bunga. 53 Pasang surut kondisi politik Aceh Darussalam masih dapat dikendalikan dengan normal. “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”. lain dari zakat. Orang cenderung untuk setuju dengan Kahf.cit. “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 283 oleh para pedagang dari kerajaan-kerajaan yang ada di Nusantara. yakni fungsinya sebagai penyimpanan nilai. Abu Saud tidak berhenti sampai disitu saja. ketika ia mengatakan bahwa usul Abu Saud membedakan antara asset uang dan bukan uang. Doty Damayanti. 231-232. 1992).). Loc.A.52 Kerajaan Aceh Raya Darussalam telah membuka kedutaannya di luar negeri. dan mempersatukan dua kerajaan kecil.78 Ekonomi Islam: Sejarah.54 sebagai jalan keluar untuk menga-tasi kesulitan itu dalam sistem Islam. Oleh karena itu kehidupan perekonomian terus berlangsung hingga Aceh sampai pada kejayaan dan kemakmuran pada masa Sultan Iskandar Muda. Tamiang. Bustanus as-Salatin. Yang menarik perhatian khusus dalam konteks uang dalam ekonomi Islam adalah sumbangan yang diberikan oleh Mabid al Jarhi. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Aru. Akram telah membahas uang dalam konteks intemasional.

Kebanyakan pembahas mengenai masalah ini adalah ulama. Untuk militer. diperkirakan Aceh memiliki 100-200 kapal.56 Pada masa diperintah oleh Sultan Iskandar Muda. Kerajaan Kedah (1619).58 Setelah wafatnya Sultan Mahmud Syah II. dan melindungi diri mereka terhadap risiko yang bisa diasuransikan. dan penghapusan bunga melemahkan keinginan orang untuk mendapatkan keuntungan terjamin dengan penggunaan uang mengganggur tersebut. Mereka tidak mau mengakui suatu masalah yang sangat jelas. Beberapa kerajaan ditaklukkan seperti Kerajaan Johor (1613). dinobatkan pada awal April 1607. Kerajaan Aceh Darussalam mengekspor beras keluar wilayah. 57 Setelah meninggalnya Sultan Iskandar Muda. bahkan juga mengenai harta untuk kapal karam. Sedang-kan asuransi komersial dibolehkan untuk beroperasi di daerah-daerah dimana harus diutamakan pembaharuan dan pengambilan inisiatif. yang merupakan dasar dari perusahaan asuransi dan sedikit sekali usaha untuk menilai arti ekonomi dari asuransi dalam kehidupan moderen. Iskandar Muda membangun angkatan perang yang sang kuat. (Jakarta: Balai Pustaka.55 Maskapai Perancis pada tahun 1619 pernah datang ke Kerajaan Aceh Raya Darussalam. De Hermi Toge.282 Ekonomi Islam: Sejarah. tapi segera disetujui bahwa hal itu tidak adalagi perbedaan. 26 meriam. Kerajaan Aceh. (Jakarta: Yayasan Soko Guru. Beberapa penulis kelihatannya berada pada tanggapan yang salah. pedang dan lain-lain. ibid. (terj. Ia memperketat pajak kelautan bagi kapal-kapal asing. juga dalam hubungan asuransi komersial. Aceh di Mata Kolonial. sebagaimana diungkap dalam Kitab Bustanu-salatin. beserta surat itu ia menyerahkan bingkisan yang berharga sangat tinggi. 1992). Dimana Baqir menganggap bahwa zakat. 3 buah kapal Perancis yang dipimpin oleh Agustin de Blaulieu. tidak akan memerlukan asuransi. Beaulieu mencatat jumlah pasukan darat Aceh sekitar 40. De Blaulieu datang ke Kerajaan Aceh Raya Darussalam dalam misi dagang dan disambut pihak Aceh dengan baik. diantaranya kapal selebar 30 meter dengan awal 600-800 orang yang dilengkapi tiga meriam. Iskandar Muda wafat pada 27 Desember 1636. dengan pengetahuan yang sangat terbatas tentang ekonomi. pistol. 22 meriam. Di masanya. Hal ini semakin dapat diterima dan orang cenderung untuk menyetujui pendapat Fanjari bahwa daerah konsesus semakin meluas dan bahwa perbedaan pendapat makin menciut.000 orang. Kerajaan Pahang (1618). Teori. yang beratnya 450 ton memuat serta 126 awak. 400 ton. Sedikit sekali yang menghubungkan dengan hukum jumlah besar. (ed. Uang dan Perbankan Adalah merupakan hak istimewa pemerintah untuk mengeluarkan uang dan mengawasi jumlah uang beredar. Setelah semua terkendali. 56 Lihat Denys Lombard. Baqir dan Saud menyimpulkan bahwa penggunaan uang penyimpanan nilai merupakan sumber dari banyak kesulitan. Sampai sejauh itu tidak ada perbedaan. 26 meriam. bahwa sistem jaminan sosial menyeluruh. kemudian dengan melalui mekanisme musyawarah para pembesar Negara Kerajaan Aceh Raya 55 Lihat Siti Hawa Saleh. Iskandar Muda memegang kendali terhadap produksi beras. Mereka diharuskan ikut jaga malam di istana setiap tiga hari sekali tanpa membawa senjata. Sultan Iskandar Muda (1607-1636). 58 Lihat Snouck Hurgronje. Kerajaan Aceh Darussalam diperintah dengan sangat ketat. Sebagaimana dengan baik sekali diuraikan oleh Fanjari dalam kertas kerjanya yang terakhir30. Untuk armada laut. 50 awak. Benteng Deli dijebol. 117 awak.). Para bangsawan kerajaan dikontrol dengan keras oleh Iskandar Muda. kapal yang dibawa antara lain: De Motmorency. Mahmud Abu Saud Mahmud Ahmad31 dan Kahf menaruh perhatian khusus terhadap masalah uang dan peranannya. mengatur kembali pajak perdagangan (saat itu banyak pedagang Inggris dan Belanda berada di Aceh). Negara hanya akan diminta untuk menolong mereka yang tidak memiliki kemampuan untuk berbuat demikian. Diperkenalkannya uang kertas menimbulkan beberapa persoalan baru bagi para ahli hukum. Mereka gagal untuk membedakan antara pemenuhan kebutuhan dan pengaturan yang direncanakan untuk peningkatan daya guna dan menjamin lancarnya fungsi kegiatan usaha-usaha perdagangan dan industri besar. De Esperance. atau yang gagal untuk melakukannya. Aceh mengalami kemerosotan demi kemerosotan yang menghasilkan bencana politik yang menyedihkan. Akibatnya sedikit sekali analisa ekonomi dalam kebanyakan karya-karya mengenai masalah ini. ada peran yang terpisah antara jaminan sosial berdasar zakat dan asuransi yang diorganisir atas dasar kontribusi yang dilakukan oleh orang-orang yang bersangkutan. yaitu 1 steel pakaian militer pangkat tinggi lengkap dengan senjata buatan Jerman. Baqir al Sadr. Jaman Sultan Iskandar Muda 1607-1636. Bustanus as-Salatin. . (Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka. 1986). serta Kerajaan Tuah (1620). Ia juga mempekerjakan seorang Belanda sebagai penasihat militer yang mengenalkan teknik perang bangsa Belanda dan Perancis. bahwa tiap pribadi harus dianjurkan agar berusaha untuk diri mereka sendiri sejauh yang mereka dapat lakukan. Setelah Blaulieu membayar cukai 80 piaster baru dibolehkan turun dan membayar sewa tempat menginap 50 piaster. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 79 ransi yang diselenggarakan oleh negara. 75 ton. 1985). Asuransi bersama hendaknya diperbolehkan dalam keadaan yang tidak tertampung oleh sistem yang diselenggarakan negara. setelah itu baru ia menghadap Sultan Iskandar Muda dan menyerahkan surat dari Raja Perancis. 57 Lihat Denys Lombard.). tidak mendorong orang memiliki sisa uang menganggur. 6 pucuk senapan.

sedang asuransi melindungi hancurnya sistem itu karena kebetulan-kebetulan atau kejadian-kejadian di luar jangkauan kontrol manusia. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 281 Darussalam dan para ulama di Masjid Indra Puri. sesungguhnya sebuah wilayah yang pernah dimasuki oleh kolonial Belanda. organisasi komersial dari asuransi merupakan sasaran serangan berikutnya. tapi suatu keputusan yang menguntungkan mengenai asuransi komersial masih tetap tertahan. la juga membahas peranan ekonomi dari perjudian dan asuransi. oleh pasukan Marsose yang tergabung dalam Brigade Mosselman sangat dikenal sebagai ahli penyamaran dan jebakan. Namun wilayah Aceh tak pernah tunduk dalam kekuasaan Hindia Belanda. yang dikemukakan para fuqaha lama. juga beranggapan bahwa pada prinsipnya asuransi sah. berkumpul juga untuk bermusyawarah sejumlah 500 orang para ulama dan pembesar negeri Aceh Raya Darussalam. hingga Mawdudi mengemukakan bahwa asuransi yang kini mencakup bunga. Siddiqi telah memperlihatkan perbedaan antara risiko yang diambil oleh seorang penjudi. ulama besar yang oleh orang Aceh dihormati sebagai orang keramat dan kebal senjata. mengutip rumusanrumusan yang relevan. Demikian juga pendapat dari Yusufuddin. mereka juga menuliskan bahwa keliatan tempur musuhnya itu setaraf dengan pasukan Kaisar Prancis. Karena beliau masih muda. karena ia tidak memenuhi syarat-syarat Islam untuk bisa diterima. yang berorientasi kepada banyaknya korban itu jelas membuat Belanda putus asa. dapat diorganisir kembali agar bebas dari keburukan-keburukan tersebut. perjudian dan melanggar hukum waris Islam. Beliau melakukan ekspansi. dan mereka yang terlibat dalam usaha biasa dalam kehidupan dimana pihak perusahaan berusaha untuk menang-gulanginya melalui jalan hukum dalam jumlah yang besar. Sesudah perjudian. Tapi beberapa penulis termasuk Zarqa. Asuransi sudah dibahas dalam sejumlah konperensi Islam. 1981) Kebanyakan dari ulama di India dan Pakistan dalam menjawab questioner yang dikeluarkan oleh Majelis Tahqiqat Syari'ah di Lucknow. yang lazim dalam istilah Islam adalah jihad fi sabilillah.59 Perang Sabil. Konperensi menganjurkan pembentukan suatu komisi yang terdiri dari ahli-ahli syari'ah dan ekonomi untuk menyampaikan suatu sistem asuransi yang bebas dari riba dan spekulasi. Sampai dengan tahun 1976 Konperensi Ekonomi Islam Internasional Pertama yang diselenggarakan di Mek-kah. dan dari permusyawaratan itu diputuskan bahwa Aceh dalam keadaan perang suci. (Medan: Waspada. yakni suatu perjuangan untuk menegakkan dan mempertahankan kemurnian Islam dari aksi kelanjutan perang salib yang dikobarkan di Eropa pada awal abad ke-11. Teori.80 Ekonomi Islam: Sejarah. kemudian untuk menjalankan roda pemerintahan yang kala itu perang sedang berkecamuk dan Istana telah dikuasai Belanda. Catatan-catatan buku peninggalan komandan perang Belanda di Aceh juga menunjukkan betapa mereka memuji ketangguhan tentara Aceh. Mereka yang berpendapat dengan tegas demikian. Pang Nanggroe. pada awal berdirinya hanya meliputi Aceh Besar dan Daya. Kerajaan Aceh didirikan oleh Sultan Mughayat Syah. Kerajaan Aceh berdiri pada tahun 1514. Dan pada beberapa waktu kemudian. Dan. Bahkan. Ini diumumkan dalam resolusi yang disampaikan dalam Islamic Research Congress (Kongres Riset Islam) tahun 1965 di Kairo dan yang diterima dalam tahun 1969 di Kuala Lumpur. Sultan dibantu sepenuhnya oleh Panglima Tuanku Hasyim Bangta Muda. sebelum berintegrasi ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia masih eksis sebagai sebuah kerajaan Islam. Awad28 dan Tahawi telah menjelaskan perbedaan antara asuransi dan perjudian. 27 59 Lihat Mohammad Said. dengan gelar Sultan Alaiddin Muhammad Daud Syah II. diangkatlah Tuanku Muhammad Daud sebagai sultan. karena adanya keberatan-keberatan dari ulama-ulama terkemuka tersebut di atas. dengan segala aldbat pembiayaannya (374). Attar. dalam catatan komandan brigade ini tampak jelas kepiawaian pejuang Aceh tak kalah canggih dengan kecerdikan gerilyawan Vietkong ketika melawan tentara Amerika Serikat di akhir dekade 60-an lalu. Perjudian merubah sistem normal yang didasarkan pada kerja dan imbalan dan yang bertentangan dengan pembagian pendapatan dan kekayaan secara adil. Napolen Bonaparte. Ali Al Khafeef. Tapi dia tidak memberikan perincian lebih lanjut. Kecenderungan terakhir lebih menyetujui nasionalisasi dari asuransi. melalui mekanisme syura juga. menghadapi penjajah Belanda yang memang punya semangat perang dengan motivasi menebus kekalahan perang salib dan penguasaan wilayah-wilayah Islam.Pokok paling penting dari perbedaan pendapat itu adalah apakah asuransi mengandung unsur judi. mereka bertekad untuk melanjutkan perjuangan. memutuskan: "Konperensi merasa bahwa asuransi komersial dalarn prakteknya sekarang tidak melaksanakan tujuan-tujuan syari'ah mengenai kerjasama dan solidaritas. Ekonomi Islam di Aceh Masa Kolonial Belanda Bangsa Aceh. memajukan kerjasama yang sesuai dengan syari'ah dan dapat membantu penggantian bentuk asuransi komersial". yang diciptakannya untuk dirinya sendiri. Dari permusyawaratan tersebut kemudian menetapkan dan mengikrarkan wajib perang sabil. Oleh karena itu Kerajaan Aceh Darussalam. Aceh Sepanjang Abad. Sayyad29 telah gagal untuk mempertimbangkan hal-hal ini dan menghilangkan beberapa sifat yang tidak sama antara perjudian dan asuransi dengan alasan yang tidak cukup. Dan kesemuanya setelah membenahi tatanan pemerintahan dan tatanan militer sepeninggal Sultan Mahmud Syah II. Banyak penuits membuat tuntutan untuk suatu sistem menyeluruh yang mencakup jaminan sosial berasaskan zakat dan asu- .

(Bandung: Al Ma’arif. yang nota bene perang adalah wajib bagi seluruh rakyat Aceh. Teori. “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”. Abu Zuhra. Mufti Mohammad Shafi. sudah dapat dipastikan mengadopsi sistem ekonomi Islam. dapat dibebaskan dari pengenaan bunga seperti yang kini berlaku di dalam praktek. Keberadaan Aceh sebagai sebuah kerajaan yang tak luput dari adanya perang. Mereka juga menemukan beberapa pokok soal yang tidak bisa diterima. Mustafa Zaid. di luar perdagangan. ghanimah. bahwa Aceh sebagai sebuah kerajaan Islam.Terdapat beberapa ulama (sarjana hukum Islam) yang menemukan adanya unsur perjudian pada semua jenis asuransi. dan kerajaan Aceh Darussalam telah memaklumatkan. 1981). dan Tiongkok. walaupun pada masa itu tidak mengenal istilah tersebut. umumnya memilih asuransi bersama yang diorganisir dalam bentuk kooperasi dan tidak akan menuju kepada eksploitasi. Malikussaleh: Reinterpretasi Penyebaran Islam Nusantara. dalam A. Zarqa26. dan Aceh Darussalam sendiri diproklamirkan sebagai kerajaan Islam. Shaheedi dan Awad. sebagai suatu masalah prinsip. maka keberadaan perekonomian Kerajaan Aceh Darussalam secara langsung maupun tak langsung telah beralih kepada keadaan ekonomi dalam masa perang. Parsi. Turki. perekonomian Aceh Darussalam berjalan secara normal. ghanimah dan fai serta jizyah merupakan sumber penerimaan negara yang penting. Yousuf Moosa. salab. sejarah dapat memberikan gambaran. Sanousi. Sebelum Aceh Darussalam berada dalam kondisi perang dengan kolonial Belanda. Abdullah al Qalqeeli. Siddiqi. Tahawi. seperti riba dan adu untung (gharar) yang tidak dapat dipisahkan dengan asuransi.60 Dalam perspektif ekonomi. la menyetujui skema asuransi bersama. sedangkan faktor ketidaktahuan (jahil) dan ketidakpastiannya (gharar) yang melekat pada asuransi tidaklah mencapai tingkat demikian berat. beranggapan bahwa asuransi tidak bisa disamakan dengan salah satu bentuk akad yang dibenarkan oleh hukum fiqh Islam. sehingga bisa berfungsi tanpa eksploitasi. tidak lepas dari sifat eksploitasi dan beberapa hal yang tidak bisa diterima. tapi menetapkan beberapa ketentuan yang diarahkan pada pembersihan usaha asuransi komersial dari unsur-unsur yang tidak dikehendaki. Sheikh Bakheet. sampai harus diharamkan. 231. Kerajaan Aceh Darusssalam tetap eksis dari sejak berdirinya hingga berakhirnya peperangan dengan kolonial Belanda. 187. Pada tahun 1521. Attar25 menolak pandangan bahwa asuransi bersifat judi. Ahmad Ibrahim dan Shaukat Ali Khan21 berpendirian seperti ini. Siddiqi dan Tahawi mengemukakan alasan bagaimana pun juga. Beberapa penulis. Dalam bahasa Islam keadaan tersebut dinamakan jihad fardhu ’ain. dan karenanya di luar hukum Islam. Issa Abdouh. bahkan sampai adanya perang sabil. Jalal Mustafa al Sayyad22 dan Shaukat Ali Khan23 berpendirian seperti ini. Tetapi perusahaan asuransi komersial. Mannan. . 62 Ibid. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 81 Beberapa penulis tidak melihat adanya keburukan pada asuransi. Pada masa kerajaan Aceh Darussalam dipimpin oleh generasi selanjutnya. la menggambarkan suatu sistem asuransi yang berdasarkan pada sistem zakat.61 Pecahnya perang Aceh pada tahun 1873-1913 adalah suatu kenyataan. la bebas dari sifat perjudian. dan salab. 61 Abdul Hadi Arifin. Maka ekonomi yang terbangun dalam masyarakat Aceh 60 Fadhlullah Jamil. bahwa Kolonial Belanda berkehendak menguasai Kerajaan Aceh Darussalam. Dasooqi dan Ahmad Fahmi Abu Sunnah24. kekuasaannya meliputi Pidie pada tahun 1521. karena mengandung ketidakpastian dalam kadar tinggi dan memungkinkan penipuan. Peperangan yang berlangsung selama kurang lebih 40 tahun. A.20 Beberapa penulis setuju dengan pandangan ini sepanjang menyangkut asuransi umum. Alial Khafeef. tentu bukan hanya terkait degan persoalan politik dan keamanan saja. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. termasuk Sheikh Ali Al Khafeef.TaqiAmini. telah menawarkan pandangan bah-wa prinsip-prinsip asuransi dapat diterima. Abu Zuhra. Muslehuddin. bahwa keadaan negara dalam keadaan perang. maka kharaj. berbeda dengan mereka. Di mana Kerajaan Aceh Darussalam merupakan kesatuan dari kerajaan-kerajaan Islam sebelumnya. Di antaranya telah ada kedutaan Aceh Darussalam di India. tapi ia tidak dapat menerimanya dalam bentuk yang sekarang. Hubungan diplomatik ini. hlm.280 Ekonomi Islam: Sejarah. sumber penerimaan kerajaan sebahagiannya berasal dari fai. (Loukseumawe: University Malikussaleh Press. 2005). Muhammad al Bahy. Roohani. Demikian juga halnya bila asuransi diselenggarakan oleh negara.62 Aceh Darussalam dalam kondisi diinvasi oleh kolonial Belanda. Portugis melakukan penyerangan terhadap kerajaan Aceh Darussalam. tapi mereka menganggap bahwa asuransi jiwa tidak dapat diterima. Hasjmy. namun penyerangan itu dapat dipatahkan oleh pasukan yang dipimmpin langsung Sultan Mughayat Syah. Para penulis dalam katagori ini termasuk Zarqa 19. Adalah mungkin untuk mengatur asuransi komersial demikian rupa. hlm. Beberapa di antara mereka. adalah berakhir tanpa adanya kemenangan bagi kolonial Belanda. Sheikh Mahmud Ahmad. Aceh Darussalam telah mengadakan hubungan diplomatik dengan beberapa negara di dunia. karena melibatkan unsur perjudian dan ketidakpastian serta bertentangan dengan konsep Islam tentang takdir. bahwa prinsip yang sama menjadi dasar dari semua bentuk asuransi yang terorganisasi. Dengan demikian.Mereka yang secara prinsip dapat menerima asuransi. sejauh menyangkut prinsip-prinsip yang mendasari asuransi. Akan tetapi salah satu hubungan yang dibangun tentunya terkait dengan bidang ekonomi. menganggapnya sebagai suatu penemuan yang tidak perlu. Sekalipun Aceh Darussalam berada dalam masa perang.

antara lain oleh Baqir al Sadr. Cit. Dan lembaga kesultanan telah dieliminasi oleh penguasa kolonial. Beberapa penulis juga membahas ekonomi zakat dalam hubungannya dengan tabungan dan investasi. Telah disepakati bahwa lembaga-lembaga baru selalu bisa dibentuk dan berbagai lembaga di dalam negara maju yang moderen disebutkan sebagai pendukung gagasan itu.65 Tekanan dari penguasa kolonial dengan aparat pemerintahan adat sebagai kepanjangan kekuasaan telah membangkitkan kembali kesadaran perjuangan rakyat Aceh untuk kembali kepada masa kejayaan Aceh Darussalam. asuransi memikul tanggung jawab atas akibatakibat yang menimpa kehidupan dan hak milik. 127. dan perorangan yang berkemampuan membayar. Jaminan Sosial dan Asuransi Jaminan sosial pada umumnya dibahas dalam hubungan dengan zakat. yang akan kita bahas lagi dalam bab mengenai analisa ekomonis. Setelah Jepang menundukan Hindia Belanda tanpa syarat. lebih terfokus kepada memperjuangkan eksistensi politik Islam di Aceh. Kuala Lumpur dan berbagai tempat lainnya dan anjuran-anjuran praktis pun sudah dikemukakan untuk diperbincangkan. Bahan sejarah tentang bagaimana negara Islam pertama mengatur jaminan sosial dihidangkan hampir oleh tiap penulis mengenai pokok ini. Adalah rasa senasib dan sepenanggungan yang mendorong hati para elite Aceh untuk berintegrasi ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. 450. dan peranannya dalam memindahkan penumpukan kekayaan. (Bandung: Al Ma’arif. Prinsip-prinsip yang bersangkutan dengannya telah dibahas.67 Walupun demikian pada tataran akhir dari perjuangan menancapkan Islam sebagai fondasi Tengku Lckman Sinar. 63 kemakmuran (624:43). Baik langsung maupun tak langsung keberadaan perekonomian Aceh Darussalam mulai dikendalikan dengan format kapitalis oleh Hindia Belanda. kemudan Jepang hengkang dari Nusantara setelah bertekuk lutut kepada Sekutu. 18.66 Aceh yang baru terbebas dari kekuasaan Hindia Belanda dan Kaum Ulubelang yang tidak bernafaskan Islam. Konsep yang mendasar dan teliti mengenai tanggung jawab bersama telah disampaikan antara lain oleh Sayyid Qutb.63 Ekonomi Islam di Aceh Masa Republik Indonesia Pasca kekalahan Aceh Darussalam secara definitif oleh Hindia Belanda pada tahun 1914. Warisan Hukum Islam mengenai warisan selalu disebut oleh para penulis bersamaan dengan zakat. sebagai diungkapkan dengan tegas oleh hampir setiap penulis. (Jakarta: Sinar Harapan.. Dimana zakat membagi kembali kekayaan pada generasi sekarang..82 Ekonomi Islam: Sejarah. Isa Sulaiman. 1997). Teori. Op. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 279 Darussalam adalah ekonomi Islam. hlm. Sejarah Aceh Sebuah Gugatan Terhadap Tradisi. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Di mana Aceh (umat Islam) harus berhadap dengan kaum feodal yang berkeinginan mengembalikan Aceh dari tangan Ulama kepada Ulubelang. Di mana keberadaan politik dan ekonomi dapat berjalan secara adil menurut Islam yang secara mayoritas dipeluk oleh bangsa Aceh. walaupun harus melalui peristiwa Cumbok. Oleh karena itu perhatian tehadap ekonomi Islam belum mendapat perhatian sama sekali. mengingat fungsi redistribusinya. sehingga kekayaan yang menumpuk pada satu tempat diluar ketentuan zakat. 67 Ibid. menyumbang dalam bentuk premi asuransi. hlm. 1981). Kashif18 membayangkan suatu skema jaminan sosial dimana negara mengumpulkan zakat dari orang berpunya dan menyalurkannya kepada yang tidak punya. dalam A. 180. dapat dibagi-bagikan melalui hukum warisan. 65 M. Majikan memberikan iuran pada dana hari tua atau masa pensiun dari para pegawainya. Asuransi Asuransi tetap merupakan salah satu pokok yang paling kontroversial dalam kepustakaan. Keberadaan Aceh secara politis dan ekonomi dikuasa oleh Hindia Belanda. di mana dinar dan dirham masih merupakan mata uang yang sah sebagai alat tukar. Pendapat-pendapat terpecah secara tajam baik mengenai prinsip asuransi maupun bentuk organisasinya. 64 Abdul Hadi Arifin. kemudian Indonesia diproklamasikan sebagai nation state. hlm. Di samping zakat yang menyediakan dana bagi negara Islam untuk membiayai jaminan sosial. hlm. 64 Hindia Belanda dalam menjalankan kebijakan pemeritahan di daerah Aceh dengan perantaraan aparat pemerintahan adat yang telah terbentuk secara historis. Islam juga sangat menekankan pada bantuan sukarela kepada mereka yang membutuhkan. Namun aplikasi ekonomi Islam dalam arti sebagai kewajiban dalam beragama (Islam) tetap berjalan sebagaiman lazimnya dalam syariat Islam. hlm. Hasjmy. Pada masa peralihan ini.. sedangkan hukum Islam mengenai warisan melaksanakan pembagian kembali kekayaan antara generasi yang pergi dengan yang ada sekarang. Kondisi yang demikian telah melahirkan adanya penguasa lokal. . 66 Ibid. Masalah itu juga pemah dibahas dalam Konperensi Islam Intemasional di Kairo. kondisi sosial dan politik telah berada dalam tangan para Ulama yang sangat bersemangat untuk kembali kepada Aceh yang hidup dengan syariat Islam. 194. Di mana zakat memelihara kaum fakir miskin. “Hubungan Kerajaan Aceh Darussalam dengan Kerajaan Islam Haru”.

Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 83 bentuknya yang dimungkinkan.73 Lihat.278 Ekonomi Islam: Sejarah. dan pembelaan Islam.70 Pada perkembangan lebih lanjut. 71 Lihat UUPA. 2). hukum pidana (jinayat). walaupun belum terbingkai sebagai ekonomi Islam dalam sebuah sistem. Dalam masa era reformasi dan pasca MoU Helsinki khususnya. 69 Dan. Dan Aceh dikenal dengan predikat Serambi Mekkah.16 Tentang kekayaan hasil tambang. 69 68 . Keputusan Sidang Pleno DPRD Aceh tanggal 13 Agustus 1950. berpolitik. Di mana arah pembangunan perekonomian di Aceh diselaraskan dan menjungjung tinggi nilai-nilai Islam. seperti diterangkan oleh Qardhawi. Dan pengertian syriat Islam dalam hal ini sesuai dengan UUPA adalah meliputi ibadah. dan berekonomi harus sesuai dengan paradigma hukum Islam. pasal 125 ayat 1 dan 2. Akram menganggap sebagai instrumen bermanfaat dari kebijaksanaan fiskal dalam penggunaan ijtihad untuk prinsip tamlik (proses pemilikan) oleh negara Islam. Atif al Sayyid17 menjelaskan bagaimana zakat mengungguli semua sistem pajak resmi karena mengandung tiga macam nilai: 1). Aceh pernah lahir kembali sebagai Negara Islam. walaupun tidak berumur panjang. hukum keluarga. atau pajak tanah (yaitu sewa tanah yang dibayarkan kepada negara). Beberapa penults. Dalam prinsip dasar perekonomian di Aceh masih terformat dalam kerangka ekonomi nasional (Indonesia). peradilan. termasuk Qardhawi membahas prinsip-prinsip dasar sistem perpajakan Islam. aplikasi ekonomi Islam di Aceh ”mungkin” bisa sampai kepada aplikasi ekonomi Islam secara mutlak dengan langkah perlahan-lahan. Menurut pendapat terbanyak. 2 Juli 1953. Pemberontakan Kaum Republik: Kasus Darul Islam Aceh. adalah jawaban yang pasti bahwa masyarakat Aceh baik dalam berideologi. dengan harapan terwujudnya keadilan dan pemerataan.71 Sebagaimana diutarakan di atas. teraplikasikan dengan lahirnya produk peraturan yang melarang masyarakat Aceh untuk bermain seudati dan judi. Pungutan ini berlaku atas setiap pribadi muslim. apabila tergantung dari pengairan (irigasi) alam (sungai) atau usaha manusia. Di mana Aceh memiliki kewenangan mutlak untuk melaksanakan syariat Islam yang meliputi aqidah. 68 Juga. kelihatan-nya lebih seimbang dan menentukan. 2 dan 3. akan berimbas kepada aplikasi ekonomi Islam di Aceh. tanpa memandang siapa pemiliknya. Lihat Tegas. Pandangan yang sama juga diberikan oleh Abdul Salam. Dia memiliki dedikasi murni terhadap maksud dan tujuan dari pemungutan tersebut. hukum perdata (muamalat). di mana hukum Islam. para elite agama telah berusaha secara politis untuk memulai persoalan aplikasi ekonomi Islam. Di mana format ekonomi Indonesia secara general merupakan perekonomian kapitalistik. Pendapat terbanyak beranggapan pungutan ushar atau setengahnya dikenakan atas hasil kotor lahan. pasal 155 ayat 1. Kebanyakan dari anjuran-anjuran yang bersifat khusus yang dibuat oleh Muhammad bin Jamal dapat ditampung dalam kerangka luas yang disediakan oleh mereka yang tidak berpegang teguh pada "tamlik" (proses pemilikan) pada tiap kasus. sistem politik dan sistem ekonomi Islam mutlak berlaku di dalamnya. seorang muslim pemilik penggarap dari lahan pertanian seperti itu harus membayar kharaj maupun ushar (10%) atau setengahnya (5%). Tapi se-bahagian tanah berlaku kharaj. (Jakarta: Grafiti. Bab XXII. 72 Walaupun demikian. Bab XVII. Mabid Mahmood mendapatkan pada zakat sarana yang kuat sekali untuk suatu redistribusi kekuasaan politik. yang temyata sama dan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh ahli-ahli ekonomi moderen untuk kebijaksanaan fiskal yang tepat dan efisien. 73 Lihat UUPA. sedangkan Qardhawi secara meyakinkan menyatakan bahwa itu dikenakan sesudah dipotong lebih dulu untuk pengeluaran pupuk. Dari sejak kekuasaan Orde Lama hingga kekuasaan Orde Baru. dakwah. Wajib zakat memiliki kesadaran mendalam mengenai kewajiban terhadap Allah sebagai sumber hukum. Bagian Kesatu. 70 Lihat Nazaruddin Sjamsuddin. Pada masa pergolakan revolusi kemerdekaan pemerintah lokal di Aceh. pendidikan. pasca kekalahan Darul Islam Aceh oleh Republik Indonesia. bahwa Aceh dalam hal aplikasi ekonomi Islam ”hampir mutlak” memenuhi kriteria paradigma ekonomi Islam yang tak lepas dari paradigma Islam itu sendiri. Pendirian ini dipegang oleh Jamaat-iIslami Pakistan dalam laporan komisi ekonominya. 3). Dan dia sadar sepenuhnya atas kesanggupan dirinya untuk membayar itu. Pribadipribadi yang menemukan suatu tambang bisa diberikan hadiah atau diberikan kontrak berupa konsesi untuk eksplorasi mereka. pasal 154 ayat 1. 1990). bibit dan sebagainya. syi’ar. Teori. Dengan adanya institusi peradilan Islam ini. Aceh berstatus sebagai Daerah Istimewa. 72 Lihat UUPA. yang dianggapnya sebagai fungsi daerah Aceh. Aceh dalam perspektif pardigma ekonomi Islam hampir memiliki mutlak dalam mengaplikasikan ekonomi Islam secara menyeluruh. Bab XXII. Aceh tetap memiliki hak khusus dalam hal pemberlakuan syariat Islam yang telah mengakar dalam peradaban dan kebudayaan Aceh. Bagian Kedua. Zakat Hasil Pertanian dan Hasil Tambang Pungutan zakat atas hasil pertanian adalah dalam bentuk ushr (10%) dan setengahnya 5%. syariah dan akhlak. secara evolutif pasca berintegrasi dengan NKRI. pendapat terakhir cenderung untuk menjadikan sumber-sumber alam tersebut sebagai niilik negara dan memikul tanggung jawab untuk eksplorasi dan eksploitasinya dan Siddiqi. Usaha itu pada tahun 1950. perlahan tapi pasti. Aceh telah mampu memiliki Mahkamah Syariah.

Terdapat persamaan pendapat mengenai kesucian dari tarif zakat yang secara jelas ditetapkan oleh Rasulullah Saw. Sehubungan dengan perlunya meningkatkan bahagian ini. dengan pemberian zakat kepada para mustahiq (yang berhak menerima zakat) seperti yang diperinci dalam Al Qur'an. Kebanyakan penulis. maka tidak ada kemungkinan untuk menghapuskan pajak progresif. Tapi pembahasan Qardhawi yang mendalam. Salah satu dari peranan utama pajak progresif dalam ekonomi moderen ialah pemerataan beban dalam pengumpulan pendapatan untuk negara.84 Ekonomi Islam: Sejarah. Dalam kategori ini termasuk Mufti Muhammad Shafi dari Pakistan. membolehkan penyaluran zakat kepada para mustahiqqin secara tidak langsung lewat lembaga-lembaga penyediaan jasa untuk maksud tersebut. dengan mengurangi hak orang-orang miskin yang terdapat dalam harta orang-orang kaya. tujuan utama dari pengeluaran zakat. 15 Pendirian Husaini bertentangan dengan ijma tentang prinsip-prinsip fiqh yang bersangkutan dengannya. tidak mempunyai dasar dalam hukum. negara bisa saja memungut tambahan pajak. Penyaluran Zakat Di antara topik yang masih terdapat perbedaan adalah penyaluran zakat pada para mustahiq sebagaimana yang tercantum dalam Al-Qur'an. Teori. Pajak progressif menjamin adanya saham yang adil dari beban ini. Amin Ahsan Islahi dan Yakub Shah. sadaqah. Fleksibilitas dalam pengeluaran dana zakat ini dikaitkan dengan memperkenalkan fleksibilitas yang cukup. bagaimanapun. Dalam golongan ini termasuk Mawdudi. infaq. Ini sangat sesuai dengan tujuan ganda dari sistem ekonomi Islam. pungutan pajak hendaklah dilakukan dalam rangka penyediaan sumber dan kegiatan-kegiatan stabilisasi lainnya. Sisanya bisa menerima zakat secara tidak langsung. mustahiqqin dapat dibagi dalam dua kelompok. Beberapa ulama berpegang teguh dengan cara penyerahan langsung kepada mustahiqqin. Kelompok pertama termasuk pada fakir/miskin. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 277 ---$€£¥--- untuk mereka yang cacat mental dan fisik dan tersingkir dari kemampuan untuk mencari nafkah. Menurut Qardhawi. dengan penciptaan lapangan kerja penuh dan memungkinkan tiap orang untuk mendapatkan pendapatan dan kekayaan dengan cara yang dapat menjaga harga diri manusia". Ketetapan ini dianggap sebagai suatu ibadah. Beberapa penulis cenderung untuk memberikan tafsiran atas golongan "fisabilillah" secara luas. amil zakat dan muallaf dapat menerima zakat secara langsung. sehingga termasuk semua kegiatan sosial. Mengingat bahwa kebutuhan penerimaan negara yang selalu cenderung meningkat. Tapi Islahi mengemukakan bahwa penyaluran secara langsung kepada para asnaf (golongan) tertentu. dalam sistem itu untuk memungkinkannya memenuhi kebutuhan yang berubah-ubah dalam perencanaan fiskal. yang membatasinya pada kegiatan memajukan dan meninggikan kalimat Allah pada umumnya dalam berbagai . sehingga tertutup kemungkinan untuk mengadakan perubahan pada ketentuan zakat oleh penguasa.

sebetulnya dikemukakan oleh golongan ulama. Salih Tug12 dan Mahmud Ahmad mempunyai pandangan yang sama. tidak mesti diterapkan pada sekarang ini". dimana mereka menegaskan bahwa negara punya kekuasaan (hak) untuk memungut tambahan pajak. serta lainnya yang tidak terangkum dalam hal ini. Husaini. 2 Muhammad Nejatullah Siddiqi. persoalan 1 I hlm. politik. Akram menunjuk pada penyimpangan-penyimpangan yang terdapat dalam struktur nishab yang sekarang dan suatu peru-bahan ketentuan nishab diusulkan oleh Rafiullah. fungsi redistribusi melalui pajak progresif akan hilang lenyap dengan meninggalkan tugas untuk memper-tahankan sistem ekonomi sama rata (egalitarian) dengan pajak proporsional. yakni waktu (hawl) yang ditetapkan syari'ah. Untuk mencapai dan mempertahankan sistem sama rata semacam itu. persoalan furu’ meliputi persoalan islam dan ibadah.14 Waqar Husaini berpendapat bahwa "jenis-jenis tersebut dan tarif zakat yang ditetapkan oleh Nabi Muhammad Saw. islam dan ihsan. Pemberian alasan secara qiyas sering dilengkapi dengan menyebutkan kepentingan umum. Alasan ekonomis untuk adanya tarif yang longgar. Izadi. mempunyai furu’ (batang) yang menjulang ke langit. LIPPM. di mana pohon yang baik ciri-cirinya ialah mempunyai ushul (akar) yang menghujam ke dasar bumi. Paradigma sistem ekonomi Islam itu secara simpel terangkum dalam makna kalimat tauhid. Itulah sebabnya dalam hal yang menyangkut bentuk-bentuk baru kekayaan. Zayas. Uthman dan Fanjari. surat Ibrahim (14) ayat 24-25. Dalam sistem ekonomi Islam yang berjalan lancar. Pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Di mana Islam sebagai suatu sistem melingkupi persoalan aqidah. Argumentasi yang mendukung penilaian nishab.13 Hasanuz-zaman juga mengharapkan suatu peninjauan kembali mengenai masalah ini dengan tujuan untuk mendapatkan nishab yang seragam. Bila diterjemahkan ke dalam persoalan yang lebih rinci meliputi ideologi. dan mempunyai ukul (buah) dalam setiap musimnya. Teori. argumentasi dan kontra argumentasi pada tiap kasus. Alasan ekonomis utamanya adalah sebagai berikut: "Secara logis dan praktis adalah tidak mungkin untuk memisah-misahkan secara ketat ketiga cabang dari perencanaan fiskal: penyediaan sumber. bagaimana pun lebih berat. Tarif Para ulama telah sepakat menganggap bahwa tarif zakat telah ditentukan secara tetap dalam hukum Islam. Perhatikan kita lebih terpusat pada pem-bahasan aspek ekonomis dari segi hukum dan penafsirannya. mengemukakan alasan-alasan yang menyokong bahwa tarif-tarif ini dapat menerima perubahan-perubahan yang ditetapkan oleh negara. di mana pungutan baru dapat dilihat sebagai suatu bagian dari keseluruhan struktur pungutan zakat dan memerlukan perhatian khusus mengenai fungsinya dalam ekonomi. sosial. (Jakarta: 1986). dilihat dari segi ekonomis. yang menyokong pendiriannya. yang bisa dicatat secara kese-luruhan di sini. 13. 2 Kalimat tauhid itu mempunyai pengertian seperti sebuah pohon yang baik. di mana tidak terdapat ketentuan khusus dalam Syari'ah. yakni kalimat laa ilaaha illallah. ibadah dan mu’amalah. budaya.. Al Qur’an. diatas dan melebihi jumlah yang telah ditetapkan sebagai tarif zakat. Afazuddin. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat”. 1 Analogi kalimat tauhid ini sebagaimana Allah swt jelaskan dalam firman-Nya: ”Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik. Mahmud Ahmad mengutip surat Maulana Abul Kalam Azad. keadilan dan lain-lain. terutama Bagian Dua | BAB 5 | Teori Ekonomi Islam slam merupakan suatu sistem hidup dan kehidupan yang bersifat universal. argumentasi yang men-dukung tarif yang longgar. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 85 Perbedaan pendapat yang sama meliputi juga terhadap bentuk-bentuk kekayaan lainnya. kecuali untuk melakukan pengiriman pembayaran langsung dalam jumlah kecil. persamaan. Seluruh persoalan ini masih memerlukan penelaahan kembali secara menyeluruh. Terlalu banyak pandangan. ekonomi. tapi sejumlah penulis masa kini. . yang telah disebutkan di atas. Dengan analogi ini maka persoalan ushul meliputi persoalan iman dan aqidah. stabilitas ekonomi serta distribusi pendapatan dan kekayaan.276 Ekonomi Islam: Sejarah. akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit. Pemikiran Ekonomi Islam. serta di dalamnya meliputi persoalan iman. punya arti yang praktis. pertahanan dan keamanan. kebanyakan ahli ekonomi.

Cit. Muhammad Nejatullah Siddiqi. sehingga progresivitas bisa diterapkan pada penentuan tarif zakat. rumah dan kendaraan yang disewakan. sosialisme. di mana zat yang terkandung di bumi diserap oleh akar kemudian ditransformasikan melalui batang sehingga zat yang diserap itu berproses untuk menghasilkan buah. Piranti pendukung yang utama agar berjalannya sistem ekonomi Islam ialah sistem ekonomi memerlukan hukum sebagai pijakan beroperasinya. yang tidak dikenal dalam masa permulaan Islam. cakupannya. dari zakat. karangan Qardhawi. Kenyataan itu. buku A. Maka setiap sistem yang berkembang di muka bumi yang bersifat bathil harus ditolak oleh manusia (umat Islam) termasuk dalam hal ini ialah sistem ekonomi kapitalisme. 6 Muhammad al Mubarak. sesuai analogi kalimat tauhid yang di-qiyas-kan kepada pengertian pohon yang baik tersebut di atas. Dengan demikian diaplikasikannya ekonomi Islam dalam kehidupan sehari-hari harus bersesuaian dengan aturan-aturan Islam.5% pajak tahunan. Di antara para ahli ekonomi. jumlah minuman yang kena zakat. Dar Al Fikr. yang bathil harus dinafikan (ditolak) dan yang haq harus ditetapkan dalam jiwa dan menjadi keyakinan (aqidah_ideologi) setiap umat Islam. Dan piranti utama yang kedua ialah kekuasaan “negara” sebagai alat transformasi sistem ekonomi Islam kepada masyarakat. A.3 Karena itu. Dan mengaplikasikan ekonomi Islam merupakan sesuatu yang bernilai ibadah. Kedua. sesuai dengan makna syar’i yang terkandung dalam kalimat tauhid adalah terklasifikasikan kepada dua persoalan yang bertolak belakang. dalam semua kasus ini diusulkannya 10% pungutan dari keun tungan bersih sesudah penyusutan harga. Oleh karena itu negara merupakan salahsatu dari tiga soko guru dalam sistem ekonomi Islam. Abu Zahra dan Mawdudi membahas pemungutan zakat atas kekayaan semacam ini dan tarif zakat atas kekayaan tersebut. . Karya paling lengkap adalah Fiqh al Zakat. Teori. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 275 ukul meliputi persoalan ihsan dan muamalah. Mawdudi menganggap bahwa hanya hasil produksi yang bisa dipasarkan dari unit industri yang dikenakan 2. Sesuai dengan fungsi batang pada sebuah pohon. salah satu diantaranya adalah zakat atas mesin-mesin industri dan barang-barang modal. Abu Zahra mengusulkan 10% zakat atas keuntungan (pendapatan) bersih dari perusahaan-perusahaan tersebut. Mannan juga menekankan perlunya diperhitungkan penyusutan harga dan selanjutnya menam-bahkan bahwa "masalah tarif zakat tidak bisa dipisahkan dari produktivitas yang berbeda dari satu industri ke industri lainnya". la mengusulkan tarif zakat yang longgar. juga perusahaan-perusahaan seperti petemakan unggas dan usaha sapi perah sama dengan unit perindustrian. dalam aplikasi sistem ekonomi Islam memerlukan piranti pendukung sehingga ekonomi Islam dapat dinikmati oleh seluruh umat manusia. serta beberapa ahli ekonomi yunior telah menyampaikan pembahasan analitis mengenai zakat ini. persoalan muamalah tidak dapat dipisahkan dari persoalan aqidah dan ibadah. Lihat Tafsir Ibnu Katsir. tabungan dalam bentuk premi asuransi dan dana pensiun. hlm. Qardhawi. Sekalipun demikian. Qardhawi membenarkan pandangannya setelah diadakan dua macam perubahan penting. Op. para mustahiq (yang berhak menerima zakat) dan pelaksanaannya telah dibahas secara terperinci. Dengan demikian. kalimat tauhid merupakan pijakan filosofis ekonomi dan sistem ekonomi islam. Akram berpendapat bahwa pendirian Mawdudi ini tidak sesuai dengan pandangannya mengenai zakat atas syarat-syarat saham dalam perusahaan-perusahaan industri. (Beirut: 1972). seperti barang dagangan lainnya. Dalam paradigma Islam. bersama-sama dengan iman dan keterikatannya pada nilainilai moral dan prinsip-prinsip tertentu dalam organisasi. Per-tama ia menggolongkan rumah sewa dan kendaraan yang disewakan. Di mana makna kalimat tauhid menurut syar’i.6 3 4 keuangan negara pada awal sejarah Islam yang digambarkan dalam kondisi dan situasi moderen. yaitu surat saham dan efek-efek. Cit. dengan membebaskan barang modal dan mesin yang terpasang pada unit-unit industri. ekonomi Islam secara makro memerlukan kebijakan publik yang dikeluarkan oleh negara (Islam) untuk mengatur tatanan masyarakat dalam menjalani fungsi dan tujuan hidupnya. bahwa persoalan mu’amalah (ekonomi Islam) terkait mutlak dengan persoalan aqidah dan ibadah. dikenal juga tiga istilah yang tidak dapat dipisahkan. 5 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Nizam al Islam al iqtisad. mulkiyah (kekuasaan) dan uluhiyah (kemasyarakatan). bahwa cakupan zakat harus diperluas pada beberapa bentuk kekayaan. Beberapa hal masih belum memperlihatkan kesepakatan. Dalam bahasa Inggris ’The Law and Philosophy of zakat '. Di mana muamalah merupakan salah satu bagian dari sistem Islam. walaupun kurang original tetapi lengkap dilihat dari sudut hukum. Cakupan Zakat Telah disepakati secara umum. feodalisme dan lainnya. mesinmesin pabrik dan barang-barang modal lainnya.86 Ekonomi Islam: Sejarah. Dengan demikian. Mannan memuat bab mengenai keuangan negara secara lengkap dan kebijaksanaan fiskal. Zakat Inti dari keuangan negara Islam adalah zakat. 160. yaitu rububiyah (hukum).5 Persoalan ekonomi di dalam Islam terangkum dalam bab muamalah. Op. Dari analogi tersebut dapat ditarik sebuah kesimpulan sementara.4 Kalimat tauhid inilah pokok persoalan utama dalam Islam sebagai suatu sistem hidup.

Umar Chapra. Keuangan Negara Kepustakaan yang luas mengenai keuangan negara dalam Islam banyak didapat dalam rangka peraturan yang jelas dari syari'ah mengenai masalah ini dan adanya bahan sejarah mengenai topik ini. Pengantar dan Penterjemah M. 27. (Jakarta: Bangkit Daya Insana. juga harus mendapat perhatian dalam pengembangan sistem ekonomi Islam dan aplikasinya. Hari ini pasar perbankan Islam dengan cepat membesar. Di mana Islam menjamin kepemilikan masyarakat. 9 M. Dalam Konferensi Internasional Bank Islam kedua yang diadakan bulan Februari lalu. hubungan perindustrian serta perkembangan dan pertumbuhan. bahkan selalu menjadi landasan pengembangan sistem hingga mencapai kemapanan sebagai suatu sistem. Hari ini. membayangkan suatu masyarakat ekonomi yang didasarkan pada pengarahan negara secara luas dan penyertaan di dalam bidang-bidang perekonomian. Dasar pemikiran itu biasanya disebut sebagai filsafat. penulis-penulis kita telah membahas aspek khusus dan sistem demikian itu seperti keuangan negara. Op. Beliau dia mengatakan meskipun sejarah perbankan Islam lebih singkat tetapi sudah berkembang dan melayani kebutuhan ekonomi lebih baik. hlm. keuangan Islam merepresentasikan multi jutaan dolar industri dengan tingkatan yang sudah sangat komprehensif dari produk. Ph. Sepanjang tahun. gubernur Bank Negara. melayani Muslim dan non Muslim. menyampaikan sentilan yang tidak terlalu keras: Bahkan. produk memuaskan. uang dan perbankan.10 Prinsip Al milku lillaahi wahdah_ kepemilikan itu satu-satunya ialah Allah. seorang muslim harus sesuai dengan amanah pemilik harta. Cit. The Economic System of Islam. 280.10 Demikian pula halnya tentang bab-bab mengenai keuangan negara yang terdapat dihampir semua karya tulis mengenai sistem ekonomi Islam. 1995). sejumlah karya spesialisasi juga ada. servis. mendemonstrasikan sebagai sistem yang sangat kompetitif dari intermediasi keuangan. Tan Sri Dr Zeti Akhtar Aziz. berbagai jenis sumber daya dipandang sebagai pemberian atau titipan Tuhan kepada manusia. 11 Al Qur’an. Political Economy of the Islamic State. Sistem ekonomi Islam merupakan antitesis dari sistem ekonomi kapitalis dan sosialis. Dalam hal ekonomi. Allen Tan. (London: 1970). 8 Oleh karenanya peranan ekonomi secra aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari sistem ekonomi Islam. 7 Filsafat kemasyarakatan Islam (mua’malah). termasuk kepemilikan alat produksi dan faktor produksi. pemilikan kekayaan pribadi harus berperan sebagai kapital produktif yang akan meningkatkan besaran produksi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Teori dan Model Ekonomi Islam. Dalam mengembangkan hartanya. sistem keuangan Islam memiliki pengalaman untuk tumbuh luar biasa dan menuju transformasi. Sekarang. 11 Oleh karena itu. filsafat ekonomi meruanglingkupi tentang pendekatan menyeluruh dari suatu persoalan ekonomi. 40 10 M. 1970. memiliki pandangan yang sama. akan membuat fondasi lebih kokoh. melayani seluruh tingkatan dari konsumer dan bisnis yang meluas di antara umat Islam dunia. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 87 Islamic Bank Berhad. Islam tetap mengakui kepemilikan pribadi manusia dalam batas-batas tertentu.. Pokok pemikiran itu tidak lepas dari sistem. hlm. Metwally. Sekalipun demikian. jaminan sosial dan asuransi. Di mana sabda Rasulullah menyatakan: “adunya wasilah laa ghayah_ dunia itu sarana buka tujuan”. Husein Sawit. surat 57 ayat 7. penasihat senior Citibank Berhad. pemerintah setempat menunjukan komitmen untuk tidak ragu mengembangkan dengan semangat dan keuletan dalam sistem keuangan Malaysia. hlm. Dan 20 tahun dari sekarang. dan penggunaannya direncanakan untuk Muhammad Nejatullah Siddiqi. model Malaysia sudah membuktikan dua hal dalam menghindari risiko spekulasi sebaliknya menciptakan profit untuk nasabah dan disukai investor. Malaysia sudah menjadi negara terbesar yang mengembangkan sistem keuangan bebas bunga di dunia. yaitu untuk diri sendiri dan untuk orang lain. Sistem Ekonomi Islam dan Beberapa Aspek Khusus Di dalam kerangka dasar seperti diuraikan di atas.M. Di samping karya Aghnides "Mohammedan Theories of Finance". sistem ekonomi Islam menolak terjadinya akumulasi kekayaan yang dikuasai oleh beberapa orang saja. Tambahnya Bank Negara Malaysia juga membuka tiga cabang di luar negeri untuk memimpin bisnis bank Islam di dunia. hlm. 8 7 . perdagangan dan keuangan. Dan sistem ekonomi merupakan penguraian tentang methode dan sarana untuk menciptakan kesejahteraan umat manusia pada umumnya dan ekonomi pada khususnya. Oleh karena itu setiap manusia yang diberikan amanah akan harta harus memanfaatkan seoptimal mugkin dalam produksi guna memenuhi kesejahteraan bersama di dunia.274 Ekonomi Islam: Sejarah. Dalam aplikasi ekonomi. Dalam ekonomi islam. University of Southern California. walaupun kebanyakan bersifat sejarah dan deskriptif. Teori.D Thesis. Islamic Culture Centre. Baru saja dalam tahun-tahun ini. Ali Aswaf.9 Sistem ekonomi Islam sesuai landasan filosofisnya harus mengacu pada prinsip al maalu maalalllah_ harta itu harta Allah. Minat kita tertuju pada cara kerja umum kebijaksanaan yang berasal dari Umumnya berbagai sistem yang berkembang di dunia memiliki dasar pemikiran yang pokok dan mendalam. 73. dalam dekade ini. Penyediaan modal fisik dan modal sosial terhitung sebagai kewajiban penting dari negara Islam modern. banyak program sudah dibuat dan haknya untuk intens serta fokus oleh Bank Negara untuk mengembangkan Malaysia pada cabang perbankan Islam yang lebih signifikan.

Dalam tahun yang sama Bank Islam Malaysia Berhad menjadi bank yang mengajarkan konsep Islam secara penuh(integral). baik yang bersifat untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan umum. Dia juga asisten pengarang dalam Law and Practice of Islamic Banking and Finance.40 Sejak itu bebapa perbankan Islam sudah mendapat lisensi seperti Commerce TIJARI Bank Berhad. Malaysia membuka jalan dengan mengenalkan Lembaga Tabung Haji (LTH. Prinsip ini didasari oleh sunnah Rasul yang menyatakan bahwa. kumpulan modal untuk bank Islam relatif lebih kecil dengan banyak area sekaligus potensial untuk tumbuh di sini. pemilik harta harus menghindarkan penggunaan hartanya yang dapat membahayakan orang lain atau merugikan kepentingan umum. Hong Leong Islamic Bank Berhad. tapi setiap individu memiliki hak menggunakannya untuk kebutuhan pribadi dan kepentingan bersama.. Pustaka Firdaus. Keseimbangan (fitrah) itu ialah keselamatan di dunia dan keselamatan di akhirat. Demikian halnya. Ato' Dr Nik. 40 .12-13. Tak sedikit orang yang telah diberikan kekuasaan atas harta yang banyak. Op. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 273 kepentingan orang banyak. Orang lain atau masyarkat mempunyai hak tertentu atas harta seorang pemilik." Konsep perbankan Islam sudah didefinisikan berubah dan tidak hanya sebagai perencanaan keuangan untuk orang Islam. Bandingkan dengan bank konvensional. menunaikan zakat merupakan salahsatu kewajiban sebagai manifestasi ketundukan terhadap perintah Allah. 12 Allamah Ibn Hazm menganggap. Dalam makna ibadah. Kesepakatan perbankan Islam sudah ada sejak tahun 1983. Dalam waktu dekat memenuhi kebutuhan orang Islam dengan konsep yang berubah dan lebih banyak lagi. Malaysia Pilfrim Fund Board) pada 1963 dengan membentuk dasar sektor Islam yang lebih modern." Sejarah bank Islam muncul dalam sistem keuangan internasional sekitar 1970. hlm. tetapi konsep dan mengajar di sekolah biara juga bias bermanfaat dan saya kira ini harus lebih berusaha keras untuk menciptakan perhatian lebih tentang bank Islam kepada non Muslim.14 Harta yang dikuasakan Allah kepada manusia merupakan suatu ujian yang sangat berat. Termasuk dalam hal penggunaan harta yang dikuasakan Allah atas setiap manusia ialah kewajiban untuk membantu kerabat dekat dan keluarga kecil dan anggota keluarga besar jika mereka dalam keadaan membutuhkan. padang rumput dan api”. oleh karena itu penggunaan harta dalam aplikasinya di bidang produksi harus benar-benar direncanakan dengan sebaik-baiknya. Bank Islam kedua. gubernur bank sentral Malaysia dengan membuat cabang Bank Islam Malaysia. non Muslim pun akan menggunakan konsep dan produk perbankan Islam. tidak karena didasarkan agama semata sja. Cit. Ini sesuatu yang saya tekankankan sebab ada banyak perbedaan tentang ini. hlm. "Setiap orang mempercayai ini. Maka sejumlah zakat itulah yang menjadi hak delapan asnaf (golongan) mustahik. 13 12 diharapkan Tan Sri Dr Zeti Akhtar Aziz. Islam telah meletakkan sistem sosial yang seimbang. Maksudnya kita juga mengambil beberapa contoh untuk sekolah biara. Islam tidak mengakui hak milik absolut terhadap faktor-faktor yang berkaitan dengan produksi. mulai beroperasi 1999. Bank Muamalat Malaysia Berhad. di mana sistem ekonomi Islam harus mampu menjaga fitrahnya manusia. THB Pada 1997 Dewan Penasihat Ekonomi Syariah Nasional Malaysia dibentuk. dengan pembentukan lembaga-lembaga zakat. LTH merupakan tempat menabung bagi orang Islam yang ingin naik haji. shadaqah dan warisan. Karena itu Islam tidak mengizinkan penimbunan harta kekayaan atau faktorfaktor yang memungkinkan timbulnya kemakmuran yang pincang. "Konsep sangat penting untuk kita mengerti.88 Ekonomi Islam: Sejarah. 32. 14 Muhammad Nejatullah Siddiqi. dan tabzir (berlebihan) harus dihindari. yang juga anggota Bank Sentral Malaysia di Komisi Reformasi Hukum Bank dan Keuangan Islam menambahkan. (Jakarta: 1990). negara bertanggungjawab terhadap persediaan kebutuhan dasar setiap individu. 10 tahun kemudian seluruh bank konvensional menawarkan pembiayaan Islam terpisah dari counter bank konvensional sekaligus dan saat itu pemisahan Islamic Clearing House dan Islamic Inter Bank Market (pasar uang dan transaksi antar bank) di Malaysia sudah dimulai. Sesuai prioritas tujuan ekonomi Islam." kata Dato' Dr Nik Norzrul Thani. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. sedikit kutipan unik dari perundang-undangan dan kemungkinan pertamakali tercapai dari kesepakatan parlemen untuk menciptakan perbankan Islam. namun prinsip dan filosofinya sudah dikemukan dalam Al Quran lebih dari 1400 tahun lalu. Penggunaan harta secara mubadzir dan sikap boros dilarang dalam agama. yakni terciptanya kesejahteraan ekonomi yang diikuti dengan persaudaraan sedunia dan keadilan. Dengan demikian harta di tangan seorang muslim harus bermanfaat atas masyarakat luas. Manusia yang menguasai harta tidak berhak untuk menghancurkan harta-harta yang berada ditangannya. praktisi hukum yang menulis buku Legal Aspect of the Malaysian Financial Sytem. Irfan Mahmud Ra’na. Pemerintah menciptakan Labuan Internasional Offshore Financial Center yang sekarang sebenarnya Islamic Wall Street. Teori.13 Seorang muslim yang kekayaannya melebihi ukuran tertentu (nisab) diwajibkan membayar zakat. kemudian manusia lupa kepada fitrahnya sebagai hamba yang harus selalu ingat kepada yang menciptakannya. Dan. Karena itu penting mendapat perhatian dalam sistem ekonomi Islam. Banyak orang Islam sekolah di situ tetapi itu tidak membuat mereka terpinggirkan sebagai Muslim. “masyarakat punya hak yang sama atas air. distribusi yang adil dari pendapatan dan Al Hadits.

Hamid & Nordin. Jika rumah dijual kemudian. Karena itu upaya untuk menggali dan mengembangkannya sangat penting.19 15 16 Ibid. Studi di Malaysia 1994 menyatakan penduduk yang tahu bank Islam mendekati 100 persen. hlm. konsumen membayar sesuai komitmen berdasarkan kepercayaan. 30. melaporlan 70 persen dari orang Malaysia memilih perbankan Islam adalah pemeluk non muslim. Dikatakan baru. Teori. pembayaran berhenti. beberapa segi yang harus dikaji. "Perbankan Islam tumbuh dengan trennya dan pasti lebih baik dari yang Waspada. persetujuan untuk mengambil alih kepemilihan di akhir perjanjian biasanya ditulis dalam kontrak 30 tahun. termasuk perubahan dalam sistem kebijakan pemerintahan. kelihatan memiliki kesadaran walau masih minim tentang itu. dengan persentase yang sama aset perbankan Islam menjadi umum sebagai bank tradisional dalam menawarkan produk." International Journal of Islamic Financial Services Vol. ajaran hukum Islam atau syariah melarang investasi dalam minuman keras. mempelajari perubahan dunia Islam dan pertumbuhan sistem keuangan dengan konklusi Malaysia memimpin pasar sebagai salah satu keselarasan yang pas di Asia. Bank mendapatkan keuntungan dari menyewakan properti. 2) Menciptakan kondisi sehat di dalam pasar guna menjamin fungsinya dengan baik. 18 April 2006. Ada dua aliran pemikiran dalam Islam. di mana negara harus mencampuri kemakmuran pribadi warga negara. Kedua. Islam selain bergantung pada hukum publik yang ditetapkan oleh negara juga perhatian yang besar untuk ini dicurahkan atas pembentukkan bathin manusia lewat iman. Islamic Studies. mengatakan ada empat perbedaan pemikiran dalam Islam yang bisa diinterpretasikan dalam hukum syariah. Dato'nik Ezar Nik Bolia. ibadah. lalu Mudhaib adalah variasi opini dari banyak aspek hukum. Lalu apa yang membuat perbedaan mendasar perbankan Islam dengan konvensional? Simpel saja. . 18 Muhammad Nejatullah Siddiqi. hlm. (Lahore: 1969). tujuan ekonomi Islam harus terperinci dengan jelas. anggur. “Ekonomic Principles of Islami”. sejauh keadilan sosial ekonomis menuntutnya. 18 Keterlibatan negara hingga sejauh ini tentunya bagi kepentingan dasar dari keadilan sosial ekonomi.272 Ekonomi Islam: Sejarah. sistem ekonomi Islam itu bernaung dalam negara Islam. hlm. Dia mengatakan. moral dan tingkah laku pelaku-pelaku ekonomi harus benar-benar mencerminkan seorang yang memiliki integritas terhadap filsafat ekonomi Islam yang mendasarinya. cara berfikirnya serta tertanamnya dalam diri manusia akan pengertian moral yang kuat. Cit. Ma’asyiat el Islam. 15 Untuk mencapai keadilan ekonomi. undang-undang. 19 Fazlur Rahman. Dalam laporan di AS tentang publikasi bisnis yang dibuat Global Finance 2004. Kebingungan tentang bank Islam tidak menjadi kejutan bagi Cherrie Chin. sebagaimana yang dipraktikkan sistem bank barat yang mengimingi bunga). 17 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Islamabad. sistem ekonomi Islam seolah merupakan sesuatu yang baru. 39 Sekarang setelah 12 tahun kemudian. dan bila perlu lewat paksaan. Abul A’la Maududi. hlm. juga melarang Islam menerima bunga (riba. Kini. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 89 penguasa di seluruh dunia. "A Study on Islamic Banking Education and Strategy for the New Millenium-Malaysia Experience.. institute penelitian nasional.3 persen saja yang bisa membedakannya dengan bank konvensional. Islamic Publication.. 43. meskipun nasabah Muslim dan non Muslim bertambah. hanya 27. pendidikan dan latihan akhlaq. Mereka meminjam uang untuk properti sebagai sewa. karena literatur sistem ekonomi Islam pada zaman dahulu tidak ditemukan atau “mungkin” belum tersusun secara sistematis yang dapat dipahami dan diaplikasikan oleh orang pada masa sekarang. Setidaknya peranan negara dalam kehidupan ekonomi Islam meliputi beberapa hal di antaranya: 1) Menjamin kesesuaian dengan kode etik Islam dari tiap pribadi lewat pendidikan. sehingga segala keperluan untuk berkembangnya sistem ekonomi Islam tidak menjumpai kesulitan. Malahan dari sistem gadai tradisional dalam Islam esensinya didasarkan kepercayaan pada nasabah untuk membeli satu properti. 436. yang dapat memeliharanya serta bersikap adil. 2 No. sejak itu kemudian lebih banyak dosen melakukan penelitian. 3) Perbaikan penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diakibatkan oleh mekanisme pasar dengan bimbingan dan pengaturan maupun dengan campur tangan langsung serta partisipasi dalam prosesnya. 39 38 kemerdekaan pribadi di dalam konteks kesejahteraan masyarakat. 28. peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan khusus yang ditetapkan oleh negara. Op. Memang tidak sesimpel yang diungkapkan. Maka strategi dalam mengorganisir sistem ekonomi perlu mendapat perhatian dari para pemikir dan pelaku ekonomi Islam. Ada Sunni dan Shi'ah di bawahnya. misalnya. 4. Untuk pengembangan sistem ekonomi Islam. direktur eksekutif Prime Utilites Berhad Malaysia. Ketiga.16 Sistem ekonomi Islam adalah sistem ekonomi yang baru populer kembali setelah kehilangan masa jayanya pada beberapa abad silam.. sebelumnya senior treasury di Hong Leong Bank. sikap. ibid. pornografi judi dan cabang dari industri-industri itu. kasino. Ketika Malaysia menelurkan groundwork (sistem dasar) dalam sektor finansial kelihatannya banyak didukung orang non muslim sebagai penggerak pertumbuhan. 4) Mengambil langkah-langkah positif di bidang produksi dan pembentukan modal guna mempercepat pertumbuhan dan menjamin keadilan sosial. 38 IMF yang mengurus soal ini menunjukkan dalam studi awalnya tentang perbankan Islam 1987. Dengan media itu dapat merubah kecenderungannya.17 Idealnya. sistem ini disebut Ijara dalam Islam. NIRA. yaitu: pertama.

Istilah syariah mempunyai arti hukum. oleh karenanya sistem-sistem yang ada dalam Islam yang dapat diaplikasikan di dalam lingkungan negara yang bukan negara Islam lebih bersifat penyesuaian. hingga Surat Tanda Daftar Usaha Perdagangan (STDUP). warung atau usaha yang dibuka oleh rakyat kecil justru setiap saat terancam penggusuran atas nama pembangunan. wasiat. Shadaqah. Jika dalam teori maupun dalam aplikasinya berpijak pada pengertian kalimat tauhid. al-Ilm wal-mal fil Islam. Infaq. fai. Kini. karena pasar potensial di Indonesia adalah muslim. yang mencapai Rp 242. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).90 Ekonomi Islam: Sejarah. wakaf. Dalam sistem ekonomi Islam. dan Shadaqah Dalam negara Islam di masa jayanya. Op. lembaga keuangan negara disebut dengan Baitul Maal. 37 Ahmad Husaini. Di Indonesia. Di Indonesia sebaliknya. Akhir tahun 2000. itu adalah bukan Islam.. sudah sebuah berkah yang besar buat UKM. dibandingkan kredit non-KUK. Infaq. kreditnya hanya sebesar Rp 13. namun banyak invisible cost yang harus dibayar oleh para pelaku UKM. dari data Bank Indonesia sepanjang krisis moneter berlangsung KUK senantiasa mempunyai tingkat kolektibilitas kredit lebih baik.000 untuk mendapatkan semua surat-surat itu. Total kredit macet UKM tersebut masih jauh dibawah kredit macet Texmaco Grup yang mencapai Rp 17 trilyun. (al Qahirah: Dar al-Tahrir Lil Tiba’ah wal Nashr. salab. sehubungan dengan usaha mempertahankan keseimbangan sosial masyarakat. termasuk dalam hal ini ialah sistem ekonomi Islam. Pemerintah dalam situasi seperti saat ini memang tidak bisa dituntut untuk bersikap sama dengan yang berlaku di Australia dan Banglades. 80 persen uang yang beredar di negara itu dikelola oleh lembaga swadaya masyarakat yang mengembangkan berbagai jenis perekono-mian rakyat. di mana negara pada masa sekarang lebih banyak menggunakan sistem politik demokrasi. akan tetapi ketersediaan dana yang tepat waktu dan tepat jumlah. Bila seorang rakyat kecil ingin membuka usaha. yang dibutuhkan oleh UKM bukan subsidi. Jizyah. ghanimah. Namun apabila terjadi sebaliknya. Cit. kifarat. 22 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Teori. bahwa Islam merupakan suatu sistem yang bersifat universal melingkupi seluruh tatanan hidup dan kehidupan umat manusia di muka bumi. yang ujung-ujungnya adalah "memanjakan" yang besar (konglomerat). berbagai peluang ditawarkan. Di Banglades. cukup dengan tidak membuat kebijakan yang diskriminatif. Istilah syariah pada dewasa ini di Indonesia telah melengkapi kamus politik. Padahal. Kalangan pelaku UKM menyatakan minimal dibutuhkan Rp 200. waris. itu pun Rp 3. Sementara dari 213. maka sekalipun dikatakan “ekonomi syariah” atau “perbankan syariah”. Filsafat ekonomi Islam sebagaimana diurai di atas berpijak pada makna kalimat tauhid sebagai landasan filosofisnya. riset ini penting sebagai awal menjadi Mulai dari mendapat surat keterangan domisili dari lurah. dan tidak "mengganggu". 126. Majalah Malaysia Tatler melakukan investigasi bagaima dual banking terjadi di negara tetangga itu. bila ditelusuri lebih lanjut justru yang besar itulah yang membuat terpuruknya perekonomian negeri ini. maka sistem dan aplikasi sistem ekonomi itu ialah Islam.21 Seiring dengan tidak berlakunya sistem politik Islam. Dari semua penerimaan itu. kecenderungan penggunaan label “syariah” sangat marak. Op. ekonomi dan keuangan.4 persen. Adanya perbendaharaan negara merupakan sarana untuk menunaikan tanggung jawab negara. Sekarang sangat menarik karena persentase non muslim lebih besar di dalamnya.non performing loans) kredit KUK hanya lima persen.6 trilyun. dll. Bahkan. 37 Kondisinya sangat kontras bila dibandingkan dengan yang berlaku di Australia. geliat kebangkitan Islam lebih bersifat kultural. sistem politik sosialis dan sistem politik feodalis.22 dibayar. 1971). yaitu Baitul Maal.715 trilyun terkait dengan 200 obligor besar. Cit.6 trilyun. Sumber penerimaan Baitul Maal ialah Zakat. yang merupakan sumber penerimaan keuangan Negara Islam yang utama ialah zakat. 21 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Bahkan telah menjadi trade mark atas suatu produk ekonomi dan keuangan. serta sederhana dalam prosedur. 50. Praktis sistem-sistem lainnya di dalam Islam tidak terpakai.20 Teori Zakat. sementara NPL kredit non-KUK mencapai 21. uluran tangan yang antusias akan diberikan. hibah. Label “syariah” yang melekat pada produk ekonomi dan perbankan belum tentu Islam adalah kembali kepada landasan filosofis sistem ekonominya. dan juga diproyeksikan untuk tahun 2001 kredit bermasalah (NPL . jika dirangkaikan dengan istilah Islam_ syariah Islam berarti hukum Islam. Kerjasama Ekonomi Syari’ah (Kasus Malaysia dan Jepang) Perbankan Islam telah menjadi perhatian dunia internasional dengan sistem yang fair sebagai kebutuhan alternatif sistem keuangan bagi penduduk Muslim.496 UKM yang menjadi pasien BPPN. Namun. hlm. 20 . Terbukti. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 271 Syariah (Label ‘Syariah’ belum tentu Islam) Sebagaimana telah diuraikan di atas. Pada masa sekarang di dalam negara modern disebut dengan Kantor Perbendaharaan Negara atau disebut juga dengan Kas Negara. Ini karena tingkat kepatuhan nasabah usaha kecil lebih tinggi. dibanding nasabah usaha besar. dikenal suatu badan yang dapat mengelola sumber keuangan dari umat islam. Simak saja jumlah kredit macet 200 obligor besar yang kini menjadi pasien BPPN. hlm. bahkan modal usaha pun dibantu.

Punya anggota produktif minimal 45 orang. 25 Al Qur’an. Ketidakpahaman terhadap karakter UKM telah membuat persepsi pemerintah meleset dalam melihat UKM.26 Diqiyaskan (dianalogikan) kepadanya –menurut tarjih kami—penghasilan pabrik (industri). Ia dihitung dengan sepuluh persen (10%) atau lima persen (5%) dari setiap penghasilan pertanian yang dimakan atau yang tidak dimakan. serta punya kedekatan budaya dan psikologis dengan nasabahnya. Teori. Padahal. Bab III. Yaitu berupa sedikit kelebihan dari 23 24 Undang-Undang Republik Indonesia No. “yang diambil dari kaum kaya dan diserahkan kepada kaum miskin dan disalurkan pada delapan alokasi penyaluran yang telah ditentukan oleh Al-Qur’an. laut.23 Badan ini dibentuk dari tingkat nasional hingga tingkat kecamatan. berfirman. Meski secara resmi tidak ada pungutan yang harus Di Indonesia. dan lolos dari seleksi yang dilakukan oleh tim pengawas di tingkat kabupaten dan kota. Akibatnya.270 Ekonomi Islam: Sejarah. program LKM menjadi satu-satunya program "unggulan" untuk memberdayakan UKM. Ibid. perniagaan. bangunan (properti). Zakat yang diwajibkan Allah atas harta orangorang yang kaya. 38 Tahun 1999. Perilaku birokrasi ikut mempersulit keberadaan UKM. Akan tetapi harus mengakar di masyarakat dan sudah melakukan usaha simpan pinjam secara aktif kepada anggota minimal dalam setahun terakhir. Selain ketidakmampuan menjaga konsistensi mutu. Menurut pendapat mayoritas ulama fiqih. Zakat –dalam konteks keseluruhan umat—bukan jumlah yang sedikit. Bagi produk yang berorientasi ekspor. surat al-Baqarah ayat 267. kecuali orangorang yang memiliki penghasilan yang terbatas yang tidak mencapai nishab syar’i (batas minimal jumlah harta yang diwajibkan syari’ah untuk dizakati). Hingga menjelang berakhirnya tahun 2001. 26 Al Qur’an. Kendala melakukan ekspor secara individu akibat dari keterbatasan mendapat akses informasi pasar global. maupun setiap panen atau menuai tanaman dan buah-buhan. Termasuk dalam prosentase pembagian ini adalah kekayaan hewan. 25 Dan. Persyaratan yang ditetapkan untuk menjadi LKM yang layak mendapat alokasi dana dari Menegkop. ketimbang instansi yang benar-benar peduli dan serius memberdayakan UKM. untuk mengakomodir masyarakat (Islam) dalam menunaikan kewajiban agama telah ada undang-undang tentang pengelolaan zakat. Hal-hal yang bersifat teknis pelaksanaan diatur dengan kebijakan yang dikeluarkan menteri. antara lain dari faktor lokasi yang memungkinkan lembaga itu menjangkau nasabah pengusaha kecil dan mikro. Atas dasar undang-undang ini pengelolaan zakat di lembagakan. Yaitu tidak ketatnya manajemen penyaluran. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 91 maka dana itu akan ditarik kembali dan akan diberikan kepada LKM yang lain yang membutuhkan. namun ada kerawanan-kerawanan yang patut diwaspadai. termasuk produk yang diminati oleh konsumen di luar negeri. belum pernah mendapat bantuan dana bergulir dari proyek sejenis dalam lima tahun terakhir. yang diwajibkan atas setiap kepala yaitu zakat fitrah. . karena tampaknya pemerintah hanya melihat persoalan pendanaan yang menjadi hambatan bagi UKM. bagi sebagian besar UKM yang banyak terdapat di daerah lemahnya manajemen dan penerapan teknologi menjadi kendala untuk berkembang lebih lanjut. dan tidak adanya kegiatan pendampingan untuk menjaga kontinyuitas keberhasilan usaha kecil atau mikro. ketergantungan kepada eksportir pengumpul yang banyak tersebar di sentra-sentra industri kecil telah membuat margin keuntungan yang diperoleh UKM jauh lebih kecil dibanding kalau dapat melakukan ekspor sendiri. Allah swt. yaitu Undang-Undang No 38 Tahun 1999. surat at-Taubah ayat 60. Tidak ada seorang pun yang terma’afkan dari kewajiban zakat. tetapi wajib atas setiap muslim yang telah memiliki jumlah zakat fitrah tersebut. Perizinan yang berbelit-belit dan tidak transparan telah membuat UKM terjebak dalam ekonomi biaya tinggi. zakat jenis ini tidak mensyaratkan adanya nishab. juga tidak mampu secara cepat menyesuaikan diri dengan tuntutan perubahan mode di masyarakat. Kantor Menegkop hanya seperti melaksanakan program "bagi-bagi rezeki". tidak ditetapkannya sanksi bila ada pelanggaran penyaluran dana. sesuai dengan madzhab Umar bin Abdul Aziz dan Abu Hanifah. hewan ternak. Meski ada keunggulan yang melekat pada LKM dibanding bank umum.24 Salah satu sumber utama yang membiayai jaminan penghidupan dalam masyarakat Islam adalah zakat. Ada juga zakat lain yang bersifat tahunan. maskapai (perusahaan transportasi) darat. luwes dalam bertransaksi. Kepengurusannya terdiri dari unsur masyarakat dan pemerintah. firman Allah menyatakan: “… Dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu”. udara dan sebagainya zakatnya adalah dua setengah persen (2. sebagai kelebihan dari persedian makannya di malam dan hari idul fitri.5%) dari modal keuangan atau perniagaan. tidak perlu berbadan hukum. nishab-nya ditentukan syari’ah dengan tujuan semata-mata untuk mensucikan diri dan harta mereka. pasal 6-7. Zakat merupakan kewajiban berkala yang pengambilannya berulangulang setiap satu haul (perhitungan tahun hijriah) baik dari uang. dalam bahasa undang-undang disebut bahwa badan yang berhak menerima sumber penerimaan sebagaimana sumber penerimaan Baitul Maal ialah Badan Amil Zakat.

ia juga merupakan pajak resmi yang pemungutannya dilakukan oleh negara Islam dari para pemilik harta dan disalurkan kepada orang-orang yang berhak menerimanya (melalui para amilnya). moral dan perundang-undangan. maka potensi keuangan kaum muslimin yang berkembang di masyarakat. antara lain: pertama. Bahkan. Op. kredit Rp 100 juta . Cit. keberadaan lembaga keuangan yang dapat melayani kebutuhan ekonomi rakyat menjadi mutlak adanya. Ketiga. surat an-Nisa (4) ayat 39. dan sejahtera dalam mekanisme pasar Bila semua itu berjalan. Berkembangnya lembaga kredit di tingkat masyarakat yang paling bawah akan berdampak positif terhadap pengembangan kawasan pedesaan. 29 Al Qur’an. Akibatnya. Ia memiliki jumlah nishab (kadar). Zakat ini (baik zakat atas harta atau zakat fitrah) adalah suatu ibadah yang dijadikan seorang muslim untuk ber_taqarrub kepada Allah. Dana kompensasi subsidi BBM tahun 2001 yang dialokasikan kepada program Menegkop sebesar Rp 50 milyar. . zakat buka sekedar kebaikan pribadi atau shadaqah suka rela. bagi orang yang menetang pembayarannya kepada jama’ah Islam (negara Islam) wajib diperangi. syi’ar terbesar dan ruku Islam ketiga. Disamping itu. mandiri.. Hal itulah salah satu alasan dibentuk pemerintahan. Suatu pajak dimana orang yang menyembuyikannya akan dijatuhkan sanksi. sehingga perekonomian di tingkat terbawah. Ia merupakan kewajiban yang agung. LKM akan dikembangkan di 175 kabupaten. yaitu desa. seperti shalat dan puasa. Selama ini KUD yang dipenjarakan diharapkan dapat menjadi lembaga pembiayaan yang efektif dimasyarakat. dan tidak membedakan pengertian antara pengusaha dan perusahaan telah melahirkan berbagai salah pengertian dan kebingungan di jajaran para pengambil keputusan. Ketidakseragaman dalam mendefinisikan kredit untuk UKM.27 Zakat tersebut –dalam konteks umum—menjadi sumber dana yang sangat penting.92 Ekonomi Islam: Sejarah.20 persen membuat UKM sektor riil tidak mampu lagi bergerak. dan hanya di kawasan yang investasinya berkembang pertumbuhan akan terjadi. ia menempati urutan sesudah syahadatain dan menegakkan shalat. Dengan situasi seperti itu. Kedua. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 269 bahan makanan pokok di negerinya –atau nilai harga menurut pendapat yang benar—yaitu satu sha’ atau sekitar dua setengah kilogram. Teori. penyalurannya bersifat langsung secara perseorangan. karena bentuknya yang koperasi. Dalam al-Qur'an perkataan iman banyak digabungkan dengan infaq. KUD justru menjadi penghambat pengelolaan lembaga keuangan yang profesional. yang sudah diketahui oleh orang-orang yang berkewajiban ataupun orang-orang yang berhak menerimanya. infaq dan zakat tidak seperti di negara Islam. Dana ini lebih kecil dibanding tahun 2000 yang masih sebesar Rp 350 milyar. khususnya di pedesaan. Menyahuti gagasan yang dilontarkan oleh banyak pihak itu. kebijakan perkreditan untuk sektor UKM tidak pernah tepat sasaran.Rp 200 juta sebagai kredit konsumtif. Ibid. namun hingga saat ini peran itu belum dapat dijalankan dengan baik. Hal demikian menunjukkan dengan jelas bahwa perintah tersebut sebagai suatu keharusan (kewajiban) bukan sekedar sebagai bimbingan atau himbauan. digunakan untuk modal pengembangan LKM. tidak menjadi ekonomi berbiaya tinggi. Di masa Khalifah Abu Bakar. perbankan mematok suku bunga kredit yang sangat tinggi. Sebab masyarakat akan terbantu dalam pendanaan untuk mengembangkan potensi-potensi usaha di wilayahnya. sesuai hukum ekonomi maka investasi akan berkembang di pedesaan.ra. Keberadaan lembaga kredit di pedesaan akan menstimulasi masyarakat pedesaan menjadi masyarakat yang maju. haul (waktu) dan alokasi penyaluran yang telah ditentukan. yaitu sebagai kewajiban agama. mendefinisikan kredit dari Rp 10 juta . Pemerintah dalam menggerakkan lembaga keuangan yang dekat dengan UKM. pemerintah melalui Kantor Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah pada pertengahan tahun 2001 mengeluarkan kebijakan mengembangkan lembaga keuangan mikro (LKM). tanpa distorsi-distorsi. Hukum …. Apalagi. Ia memohon kepada Allah supaya diterima. ”Apakah kemundharatan bagi mereka. Gagasan ini mudah diucapkan. Bila pengelolaan dana tersebut berjalan baik. sekitar 17 .28 Karena sistem Baitul Maal sebagai badan yang berwenang menghimpun dan mendayagunakan sumber penerimaan dari shadaqah. dan tiap kabupaten mendapat dana untuk lima hingga enam LKM. Setiap LKM akan mendapat alokasi dana sebasar Rp 50 juta. Kewajiban Berinfaq Perintah berinfaq datang setelah perintah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. kenyataan itu sangat nampak ketika bulan ramadhan tiba. akan tetapi tidak sederhana untuk dilaksanakan. Ini hanya bisa terjadi bila pemerintah dapat menciptakan iklim. yang lambat laun akan menjadikan pedesaan kompetitif dalam tatanan perekonomian global.Rp 5 milyar sebagai pinjaman usaha menengah. Juga kenyataan itu dapat dilihat dari adanya pengemis di jalan-jalan atau yang berjalan dari pintu ke pintu. kalau mereka beriman kepada Allah dan hari kemudian dan menafkahkan sebagian rezki yang telah diberikan Allah kepada mereka? Dan adalah Allah Maha Mengetahui keadaan mereka. Memiliki tingkat pewajiban yang sangat tinggi. Di dalam al-Qur’an dan Sunnah. seperti firman Allah. tetapi “hak yang ditentukan”.” 29 27 28 Yusuf Qardhawi. Zakat –seperti disyariatkan Islam—memiliki beberapa karakteristik yang menjadi ciri khasnya.

sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka. riwayat Muslim. Teori. jika kita cuplik kembali datai BIRO. UKM telah menunjukkan eksistensinya dalam perekonomian nasional dengan pelbagai kontribusi. bertambahlah iman mereka (karenanya) elan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. Ini tidak berarti meniadakan tawakal kepada Allah dan sifat zuhud akan duma. menyatakan: ”(Yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib. surat as-Syuraa (42) ayat 38. BRI misalnya. Tafsir al-Qurthubi. Terpaan badai krisis yang hingga kini belum dapat ditepis seluruhnya itu telah memberi kesadaran akan keberadaan UKM. Ketidakpahaman terhadap karakter UKM tercermin pula dalam menetapkan definisi kredit usaha kecil (KUK).34 Apabila umat Islam sudah terbiasa menabung dan telah menjadikan hal itu sebagai suatu kebiasaan. Kisah sukses UKM. surat al-Baqarah(2) ayat 3. (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka. dan berbagai pujian yang dilontarkan kepada sektor ini ternyata tidak berbanding lurus dengan kepedulian untuk mengangkat sektor UKM ke jenjang yang lebih tinggi dalam kancah perekonomian negeri ini. dan omzet yang lebih besar dari Rp 1 milyar per tahun.”31 Selain itu. yang mendirikan shalat dan menafkahkan (menginfaqkan) sebagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka. Al Qur’an. yang tidak termasuk dalam KUK adalah pinjaman yang disalurkan kepada perusahaan yang memiliki aset produktif lebih besar dari Rp 200 juta. juga dalam surat makiyyah dinyatakan:”Dan bagi orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat. UKM masih dipandang sebelah mata. Bank lainnya. yaitu melihat UKM sebagai mitra dan konsumen yang potensial untuk dibesarkan. dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka. Ini karena perbankan tidak mengubah paradigmanya. Artinya. yang selama ini cenderung mengabaikan keberadaannya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezki (ni'mat) yang mulia. atau nafkah untuk kebaikan jamaah (masyarakat) dan untuk sabilillah (perjuangan di jalan Allah). karena terbukti bank-bank yang berorientasi pada kredit kecil terselamatkan. menetapkan kredit Kupedes (Kredit Usaha Pedesaan) hingga Rp 50 juta. setidaknya ini tampak dari rendahnya distribusi kredit kepada UKM. surat al-Baqarah (2) ayat 3. Bahkan. dan apabila di-bacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 93 saat badai krisis menghantam sejak pertengahan tahun 1997 hingga awal tahun 2001. Al-Qur'an menjadikan infaq sebagai sifat dasar orang-orang mu'min seperti mendirikan shalat yang merupakan tiang agama. Bahkan dengan berlebihan beberapa kalangan menjadikannya sebagai monumen bagi dunia usaha dan perbankan. bahwa sebagian rizki dinafkahkan dan sebagian lain ditabung. yang kini harus menjalani "rawat inap" di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) karena harus direstrukturisasi. Padahal.”30 Dan dalam firman-Nya yang termaktub dalam surat al-Anfal. maka perbankan akan lebih "ramah" kepada UKM. Barangsiapa yang menafkahkan sebagian yang ia dapatkan dari penghasilan. padahal bila paradigmanya dibalik. menyatakan:”Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka. Sementara bank-bank lain memiliki definisi yang berbeda terhadap kredit UKM. baik dari sisi makro maupun mikro. niscaya akan terkumpul padanya jumlah besar dari harta benda yang dapat mereka daya gunakan untuk kebaikan dan keberkatan seluruh masyarakat sehingga dapat menutupi berbagai kekurangan dalam kehidupan ekonomi. 34 Al hadits. di lain sisi banyak perusahaan afiliasi konglomerat yang harus dilikuidasi karena tak mampu lagi bertahan. malah muncul 99 UKM yang berorientasi ekspor. Tidak ada keseragaman definisi KUK dikalangan perbankan. baik wajib maupun sunnat. Sepanjang tahun 2001 kredit kepada UKM dan Koperasi (UKMK) hanya sekitar Rp 22 trilyun dari total kredit perbankan sebesar Rp 300 trilyun. 31 30 . bahkan 29 persen diantaranya rasio ekspornya diatas 86 persen. BI memberi definisi. Sebagaimana Firman Allah dalam menggambarkan sifat orang-orang muttaqin di permulaan surat al-Baqarah. Fakta itu semakin menguatkan dugaan berbagai pihak bahwa sektor ini memang kuat dan fleksibel. Apakah berupa zakat yang diwajibkan? Ataukah shadaqah sunnat? Ataukah nafkah atas keluarga? Para ahli tafsir menguatkan bahwa lafadz tersebut mencakup setiap infaq. semua pinjaman dengan nilai maksimum Rp 500 juta termasuk dalam KUK.268 Ekonomi Islam: Sejarah. 32 Al Qur’an. karena hal tersebut termasuk mengambil sebab kausalitas yang disyariatkan. Sementara. Ini sebenarnya fakta lama. 33 lihat. surat al-Anfal (8) ayat 2-4. sehingga tidak memerlukan lagi Al Qur’an. Mereka memandang UKM sebagai pengusaha lemah yang tidak memiliki modal besar. termasuk kredit mikro. nafkah atas diri sendiri maupun keluarga. Menurut survei BIRO diketahui 60 persen UKM memiliki rasio penjualan ekspor lebih dari 40 persen. namun tidak pernah terangkat ke permukaan. 33 Di antara rahasia ungkapan al-Qur'an bahwa ia menjadikan infaq yang diminta tersebut adalah dari sebagian rizki yang telah Allah berikan. menabung untuk keluarganya sebagai persediaan hidup mereka selama setahun. Penghargaan yang tinggi terhadap UKM layak diberikan. Berbeda dengan bank-bank yang berorientasi pada konglomerasi. dalam hadits shahih disebutkan bahwa Nabi saw. maka kecil kemungkinan untuk jatuh miskin.32 Para ahli tafsir berbeda pendapat tentang batasan yang dimaksud dengan infaq ini. Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benamya.

sehingga mereka bisa ke luar masuk pasar lokal maupun ekspor lebih cepat. ”Dan mengapa kamu tidak menafkahkan (sebagian hartamu) pada jalan Allah.Senin 3 Desember 2001. seperti yang dikatakan seorang penyair dulu: “Jika anda melunasi utang dengan utang yang lain tidak akan menjadi pelunasan. Kegiatan ekspor UKM terbanyak terjadi di sub sektor industri tekstil. an-Nasa'i dari Abd. Dalam pandangan Islam uang adalah flow concept. seperti di dalam ayat. "Sesungguhnya ayat ini turun berkenaan dengan kami orang-orang Anshar. dan al-Halda. sebagian besar UKM justru tetap bertahan. Menurut syarah Bukhari dan Muslim. dan selebihnya usaha kecil.”36 Dalam sebuah hadits terdapat interpretasi tentang "tahlukah' dengan menahan tangan dari infaq di jalan Allah. Tahlukah adalah mengurusi harta benda dan membenahinya serta meninggalkan jihad. Di antara rontoknya konglomerat karena belitan utang. "tahlukah" adalah menyibukkan diri dengan kepentingan-kepentingan pribadi dengan mengabaikan problematika umat. kerajinan kulit. bin Hamid bin Hatim. Istilah yang mungkin tepat untuk menggambarkan keberadaan usaha kecil dan menengah (UKM) ditengah situasi yang serba tidak menentu dan penuh ketidakpastian. sejak krisis melanda negeri ini pada pertengahan tahun 1997 hingga saat ini. Bagi UKM memiliki kandungan lokal yang besar. surat al-Baqarah (2) ayat195. di 34 35 Al Hadits. karena hal itu berarti megurangi jumlah uang yang beredar. dan berbuat baiklah karena sesungguhnya Allah menyertai orangorang yang berbuat baik. IbnuJarir. karena spekulasi tidak diperbolehkan. dan kelapa sawit. lalu 72. Terbukti dari data yang ada.229). Abu Ya'la. Cit. selain karena faktor ekonomi juga karena faktor keikhlasan. alangkah baiknya seandainya kita mengurusi harta kita dan membenahi apa yang telah hilang darinya. Zainul Arifin. riwayat Atha bin Yasar. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 267 pinjaman Luar Negeri yang didasarkan pada sistem riba (bunga) yang haram dan telah dimaklumatkan perang oleh Allah dan Rasul-Nya terhadap orang yang melakukannya.” Orientasi Infaq yang Dituntut Umat Islam dalam kewajibannya menunaikan infaq terdapat dua orientasi. 16. 35 Kita melihat rahasia pelarangan dan peperangan ini pada milyaran utang. mebel. . Mereka mampu hidup dengan modal sendiri. hlm. Tampaknya beliau melarang bentuk pertukaran seperti ini karena ada unsur riba di dalamnya”. janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan. Teori. Al Qur’an. maka sebagian kami berkata kepada sebagian yang lain secara sembunyi-sembunyi: Sesungguhnya harta kita telah hilang dan Allah telah menguatkan Islam serta banyak penolong-penolongnya. rotan. Itu data strata UKM berdasarkan modal. 36 Pada masa krisis ini kontribusi kegiatan ekspor terbesar diberikan oleh kelompok UKM. Seruan berinfaq ini dianjurkan oleh al-Qur'an dalam berbagai macam cara dan bentuk. jumlah usaha yang masuk dalam kelompok ini mencapai 40 juta unit. mainan anak-anak. atTirmidzi. Menurut data Survei Business Intelegence Report (BIRO) tentang prospek UKM Nasional yang dilaksanakan Februari-April 2001 di wilayah Jabotabek menunjukkan.35 Pengusaha Kecil dalam Sistem Ekonomi Syariah Tahan banting.34 Dalam konsep islam tidak dikenal money demand for speculation. Dalam bentuk pengingkaran dan hasungan. sibuk dengan mengembangkan harta benda pribadi dan meninggalkan jihad di jalan Allah. Orientasinya penting dipahami oleh umat Islam sesuai dengan kadarnya. sehingga harus selalu berputar dalam perekonomian. Orientasi Pertama: Infaq di Jalan Allah. Pengusaha di skala itu masih terus bergerak walau memikul beban yang lumayan berat. Bergugurannya perbankan tidak membuat para pelaku UKM gamang.94 Ekonomi Islam: Sejarah. yang 41. sepatu. Mereka pun relatif mampu mencapai optimalisasi produksi. Sehingga dalam menunaikannya. dan bunga yang telah memberatkan bangsa dan masyarakat sampai mereka berusaha melunasi utang dengan utang yang lain. namun tetap masih bisa berdiri dan berjalan. Abu Hurairah. 80 persen dari UKM memiliki investasi di bawah 1 juta dollar AS. Op. Abu Ayyub al-Anshari berkata. surat al-Baqarah (2) ayat 275-279. Uang adalah milik masyarakat sehingga menimbun uang di bawah bantal (tidak produktif) dilarang. melainkan utang di atas utang yang lain.5 persen omzetnya di bawah 1 juta dollar AS.000 di antaranya masuk kategori usaha menengah. 36 35 menyetujui transaksi-transaksi dengan sistem berter. ketika Allah telah menguatkan Islam dan orang-orang yang menolongnya (pengikutnya) semakin banyak. produk tekstil. Namun yang lebih menakjubkan adalah. seperti firman Allah: "Dan berinfaqlah (belanjakanlah hartamu) di jalan Allah. Abu Said.. kekuatannya untuk bertahan semakin besar.” 37 Jadi. dan Abu Said Al Hudri. 36 Kompas. kalau pun ada dukungan bank itu pun jumlahnya tidak besar. ia menshahih-kinwya. komisi. untuk itu dianjurkan sebaiknya menggunakan uang. karena kekuatan modal kerja mereka tidak bergantung sepenuhnya pada lembaga perbankan. padahal Allah-lah yang mempusakai (mempunyai) langit dan bumi? Tidak sama diantara kamu orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang Al Qur’an. Lalu Allah menurunkan kepada kami dan menjawab apa yang telah kami katakan. 37 Ibnu Katsir di dalam tafsirnya me-nil bat-tan riwayat tersebut kepada Abu Daud. Ada yang berbentuk perintah dan ancaman. atau ketidakmampuan optimalisasi kapasitas produksinya karena seretnya pasokan bahan baku yang harus diimpor. (Ibnu Katsir 1/228. Prinsip kata sektor ini begitu fleksibel.

Islamic Studies. 29 Muhammad Nejatullah Siddiqi. sesungguhnya sebahagian besar dari orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan harta orang dengan jalan yang bathil dan mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. maka beritahukanlah kepada mereka. hlm. 31 Zainul Arifin. 33 Rasulullah bersabda: “Ternyata Rasulullah tidak Fazlur Rahman. Pustaka Alvabet. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 95 harus mencampuri kemakmuran pribadi warga negara. Allah melipat-gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. 2) Menciptakan kondisi sehat di dalam pasar guna menjamin fungsinya yang baik. (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih. Al Qur’an. (Jakarta: 1986). 28 27 sebelum penaklukan (Mekkah). maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu. (Yogyakarta: 1995). penasaran sehingga mereka mengajukan pertanyaan kepadanya: Apa yang mereka nafkahkan? Al-Qur'an menyebutkan pertanyaan dari mereka ini dua kali. pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka Jahanam. Penerjemah Soeroyo dan Nastangin. “Ekonomic Principles of Islami”. 50. Teori. 31 Untuk menghasilkan keuntungan.39 Dalam firman-Nya yang lain Allah swt menyatakan: ”Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah. hlm.27 Peranan negara dalam kehidupan ekonomi islam mencakup empat hal. 40 Al Qur’an. Muhammad Nejatullah Siddiqi. 32 Zainul Arifin.32 Sistem pertukaran zaman dahulu ialah barter (bai’ al muqayyadah). 43. yaitu: 1) Menjamin kesesuaian dengan kode etik Islam dari tiap pribadi lewat pendidikan. lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: 'Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri.”38 Dalam bentuk anjuran dengan pahala yang baik. pada tiap-tiap bulir seratus biji. 30 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Ibid. hlm. hlm. Oleh karena itu beliau menekankan kepada para sahabat untuk menggunakan uang dalam transaksitransaksi mereka. Di mana rakyat merupakan subjek zakat. Ibid.28 Dalam negara Islam. maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Allah berfirman: “Mereka bertanya kepadamu tentang apa yang mereka nafkahkan." 41 Ayat-ayat ini dan yang semisalnya membuat para sahabat Rasulullah saw. 47. (Jakarta: 2005). Dana Bhakti Wakaf. surat al-Baqarah ayat 245. Karena zakat merupakan inti dari keuangan Negara Islam.29 Dalam negara Islam perbendaharaan negara (baitul maal) merupakan sarana untuk menunaikan tanggung jawab negara. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. lalu beliau ingin menggantinya dengan dengan sistem pertukaran melalui uang. Jawablah: "Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak. tentunya bagi setiap warga negara tidak ada lagi kewajiban setelah menunakan zakat. Mereka lebih tinggi derajatnya daripada orang-orang yang menafkahkan hartanya dan berperang sesudah itu. hlm. sejauh keadilan sosial ekonomis menuntutnya. bukan sebagai barang dagangan (komoditas). . lalu dibakar dengannya dahi mereka. Oleh karena itu Rasulullah meyadari akan kesulitan-kesulitan dan kelemahan-kelemahan sistem pertukaran ini.42 Yang mereka maksudkan dengan yang kedua adalah 38 39 Al Qur’an.266 Ekonomi Islam: Sejarah. Dan apa saja kebaikan yang kamu buat. pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah). orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan.. 42 Al Qur’an. 41 Al Qur’an. Doktrin Ekonomi Islam. seperti diungkap-kan dalam ayat: ”perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir.30 Mata Uang Dinar Pada dasarnya Islam memandang uang hanya sebagai alat tukar. maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya. surat al-Hadid ayat 10. 16. Di mana itu merupakan faktor yang dapat memberikan keseimbangan politik dan dalam usaha mempertahankan keseimbangan sosial. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya lah kamu dikembalikan” 40 Dalam bentuk ancaman yang keras dengan sanksi Allah dan azab-Nya yang pedih. Pemikiran Ekonomi Islam. yang mempunyai kewajiban. Op. dan pada masa Rasulullah telah dipandang sebagai suatu sistem yang sangat lemah. kaum kerabat. Allah menjanjikan kepada masing-masing mereka (balasan) yang lebih baik.. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui”. seakan-akan yang mereka maksud dari salah satunya adalah pertanyaan tentang alokasi nafkah. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah. Lembaga Islam untuk Penelitian dan Pengembangan Masyarakat_LIPPM. hlm. anak-anak yatim. Islamabad. Cit. 33 Fazlur Rahman. 4) Mengambil langkah-langkah positif di bidang produksi dan pembentukan modal guna mempercepat pertumbuhan dan menjamin keadilan sosial. 3) Perbaikan penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diakibatkan oleh mekanisme pasar dengan bimbingan dan pengaturan maupun dengan campur tangan langsung serta partisipasi dalam prosesnya. 73. surat al-Baqarah ayat 215. surat at-Taubah (9) ayat 34-35. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. uang harus dikaitkan dengan kegiata ekonomi dasar (primary economic activities) baik secara langsung melalui transaksi atau secara tidak langsung melalui penyertaan modal guna melakukan salahsatu atau seluruh kegiatan usaha. 43.. surat al-Baqarah (2) ayat 261. sebagaimana firman-Nya: ”Hai orang-orang yang beriman.

maka jawabannya adalah: “Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan.dan mereka mengutamakan (orang lain) atas diri mereka sendiri sekalipun mereka memerlukan (apa yang mereka berikan itu). mereka itulah orangorang yang beruntung" 45 Mereka mendahulukan hak-hak nafkah umum atas hak nafkah pribadinya karena dengan apa yang ada di sisi Allah. (London: 1970).43 Kata "al 'afwu dalam ayat tersebut bermakna kelebihan dari kebutuhan. 4) Pembiayaan Murabahah. karena. tentunya dapat dipraktekkan demi tercapainya kesejahteraan rakyat di negara yang bersistem apa pun. 26 Bagi kepentingan dasar dari keadilan sosial ekonomi. Oleh karenanya operasional BMT tak jauh berbeda dengan koperasi simpan pinjam. 2:261). Perumpamaan (nafkah) yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir. berkata kepadanya. Dan Mengelola berbagai jenis Pembiayaan. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya. Umar Chapra. (Beirut: 1972). kami ada di sisi Rasulullah saw. lalu Rasulullah saw. keyakinan. Namun. 44 43 BMT belum diakui sebagai lembaga keuangan secara formal. Teori. Nizam al Islam al iqtisad. dan penggantian dari-Nya di dunia. Ph. ia berkata. "Saya tidak akan mengunggulimu untuk sesuatupun selamanya.. riwayat Bukhari secara mu'allaq dalam Kitab Zakat. 44 Artinya. Dar Al Fikr. Juga. ”Tidak ada shadaqah kecuali dari kelebihan akan kebutuhan”.D Thesis. Di mana negara merupakan salah satu dari tiga soko guru dalam system ekonomi islam. 45 Al Qur’an. ialah: 1) Pembiayan Mudharabah. (QS. modal usaha. BMT dalam operasionalnya. surat al-Hasyr (59) ayat 9. 3) Pembiayaan Bai’ bi Taman ajil. yaitu supaya nafkah umum tidak melebihi nafkah pribadi sehingga seseorang menyisakan untuk diri dan keluarganya sesuatu yang mencukupi mereka dan tidak perlu lagi memintaminta kepada orang lain. The Economic System of Islam. idealnya sistem ekonomi islam dalam tataran praktek dilapangan berada dalam naungan negara islam. Tirmidzi dalam al-Manaqib dan Shahih-ny (3676) dan al-Haldm dalam az-Zakat dan di-shahih-kannya dengan syarat Muslim (1/414) serta disetujui oleh adz-Dzahabi). maka hal itu bertepatan dengan harta yang ada padaku. dan 5) Pembiayaan qardhul hasan. "Apa yang kamu sisakan untuk keluargamu?” Ia berkata. Dengan catatan pihak pemerintahnya dapat memberikan dukungan berupa kebijakan publik yang dapat menopang berjalannya sistem ekonomi islam. surat al-Baqarah (2) ayat 219. hlm. membayangkan suatu masyarakat ekonomi yang didasarkan pada pengarahan negara secara luas dan penyertaan di dalam bidang-bidang perekonomian. memerintahkan kami untuk bershadaqah. hlm. Pengendalian modal fisik dan modal sosial terhitung sebagai kewajiban penting dari negara islam modern. 40 26 Muhammad al Mubarak. Karena sistem ekonomi islam berkait secara mutlak dengan negara. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 265 pertanyaan tentang kadar yang dinafkahkan. Inilah yang dilakukan oleh Abu Bakar ash-Shiddiq ra. "'Umar berkata (lagi). Tetapi. "Saya sisakan untuk mereka Allah dan Rasul-Nya” Saya mengatakan (kepada Abu Bakar). sebagaimana dikisahkan oleh Umar ra. 280. Saya mengatakan. Katakanlah "Yang lebih dari keperluan. 24 Oleh karena itu. perdagangan dan keuangan. memang tidak ada keraguan bahwa ada beberapa kondisi individual di saat sebagian orang semakin meningkat keimanan. menerima dan menyalurkan Zakat. 160. ia berderma dengan sesuatu yang ia sendiri memerlukannya dan mendahulukan orang lain atas diri-nya. dan kerinduannya yang tinggi atas tuntutan duniawi dan kebutuhan materi. Al Hadits. . hlm. 2) Pembiayaan Musyarakah. 46 Al Hadits. bahwa kebijakan Islam dalam infaq. juga Mengelola berbagai jenis simpanan dari pihak ketiga." Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir. "Sepertiganya. ketika seseorang datang kepadanya dengan membawa emas Al Qur’an.96 Ekonomi Islam: Sejarah. Peranan Pemerintah Filsafat kemasyarakatan islam. jika saya memang dapat mengunggulinya suatu hari! Lalu saya datang dengan setengah harta saya. 'Kemudian Abu Bakar datang dengan membawa seluruh (harta) yang ada padanya' Maka Rasulullah saw. dalam rangka melaksanakan prinsip "itsaar" (mendahulukan kepentingan orang lain dari kepentingan diri sendiri) sebagaimana Allah memuji orang-orang yang berbuat itsar dengan flrman-Nya:". tanpa harus berlarut-larut memikirkan dampak politis dari kebijakan pemerintah yang akan dikeluarkan. Dan Allah Maha Luas karunia-Nya lagi Maha Mengetahui". Peranan ekonomi secara aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari system ekonomi islam. meriwayatkan. 25 M. Infaq dan Shadaqoh. negara 24 Ali Aswaf. dan pada tiap-tiap butir (menumbuhkan) 100 biji.25 Sehingga segala kebijakan yang dibutuhkan oleh sistem ekonomi islam dapat segera diakomodir. Rasulullah saw.”46 Tentang hal ini Jabir ra. "Apa yang kamu sisakan untuk keluargamu?" la berkata. bersama-sama dengan iman dan keterikatan pada nilai-nilai moral dan prinsip-prinsip tertentu dalam organisasi. 1970. Pembiayaan yang dijalankan oleh Baitul Maal wa Tamwil.. ia berkata. University of Southern California. Political Economy of the Islamic State. hari ini saya mengungguli Abu Bakar. berkata. Allah akan melipatgandakan ganjaran bagi siapa yang Dia kehendaki. mengharapkan pahalaNya di akhirat. Islamic Culture Centre. sistem ekonomi Islam sebagai suatu sistem yang bersifat universal (rahmatan lil ‘alamin). riwayat Abu Dawud dalam as-Zakat (1678).

tidak mengingkari Abu Bakar Ash Shiddiq ra.20 Fungsi BMT. hlm. 49 Yusuf Qardhawi.264 Ekonomi Islam: Sejarah.. lalu ia berkata. karena dikhawatirkan ia akan jatuh miskin. (1764) dan al-Hakim. dalam rangka mengangkat derajat dan martabat serta membela kepentingan kaum fakir dan miskin. “ Wahai Rasulullah. 47 . dan tidak mengkhawatirkan fitnah atas dirinya seperti yang dikhawatirkan atas orang yang ditolak emasnya tersebut. atau ancaman yang telah disebutkan di atas. "Seseorang di antara kalian datang dengan apa-apa yang ia miliki kemudian mengatakan ini adalah shadaqah. Perbedaanna ialah 20 M. Terlebih bila kaum dhu’afa. Pinbuk Press. 311. kami mendapatkannya dari tambang. Amin Azis. 48 Ma'alim as-Sunan dengan Sunan Abu Daud. Sebaik-baik shadaqah adalah sesuatu yang lebih dari kebutuhannya. hlm. Orientasi kedua ini adalah nafkah kepada diri. Op. 21 Ibid. (Jakarta: 2004). menumbuh kembangkan bisnis usaha mikro dan kecil.47 Berkata Imam al Khithabi. Lantas Rasulullah saw berpaling darinya.000 orang. Cit. riwayat Abu Daud dalam az-Zakat(1763). (Jakarta: 2004). kemudian ia menghampiri Rasulullah dari sisi kanannya. al-Qur'an mengingkari orang-orang yang mengaku zuhud dan para penyeru sikap berlebih-lebihan dalam agama yang mengharamkan atas diri mereka Al Hadirts. dan akhirnya ia menjadi beban bagi orang lain. dan Petunjuk Islam Mengenainya. sebesar telur. malu kami mendengar pesanmu. Tetapi mengapa kita masih berada di “pinggiran” peta perekonomian bangsa ini? Salah satu penyebabnya adalah belum tersedianya wadah untuk memaksimalkan potensi yang besar itu. Pedih menatap sosok mereka. Penanggulangan Kemiskinan Melalui POKUSMA DAN BMT. secara konseptual ialah melakukan kegiatan pengembangan usaha-usaha produktif dan investasi dalam meningkatkan kualitas ekonomi pengusaha ekonomi mikro dan kecil terutama dengan mendorong kegiatan menabung dan menunjang pembiayaan kegiatan ekonominya. jilid II. namun belum sepeuhnya berpihak pada kaum dhuafa. baik motivasinya karena zuhud dan kesederhanaan maupun kikir dan kebakhilan. 23 M. termasuk dari amalan taqarrub kepada Allah yang paling besar. Semuanya telah diremas. Akhirnya pendar mata mereka hanyalah kegetiran. saya tidak memiliki yang lainnya. Semua telah dicabut. "Dari hadits tersebut dapat difahami bahwa yang tepat bagi orang tersebut adalah menyisakan persediaan hidup untuk dirinya dan tidak melepaskan semua harta miliknya sekaligus. ada yang tertentu kadar dan alokasinya. tidak jauh berbeda dengan bank syari’ah. yang melepaskan seluruh hartanya karena Rasulullah mengetahui akan kebenaran niatnya. Keberadaan koperasi sekalipun diperuntukkan untuk usahawan kecil. Kemudian juga. BMT (Baitul Maal wa Tamwil) adalah lembaga keuangan mikro yang dioperasikan dengan prinsip bagi hasil (profit loss sharing). 22 Dewasa ini telah tersebar lebih dari 3000 BMT di seluruh nusantara. Pedoman Pendirian Baitul Maal wa Tamwil." Dalam riwayat lain: "Ambillah hartamu dari kami. namun dalam kenyataan prakteknya belum menjadi harapan bagi komunitas dhua’fa. Ada yang tidak tertentu dan terbatas bahkan diserahkan kepada nurani individu atau kepada kebutuhan masyarakat seperti kewajiban gotong-royong dan jihad dengan harta. dan telah memiliki asset (konsolidasi) lebih dari 1 trilyun rupiah. lembaga dan kondisi kehidupan ekonomi rakyat yang dilandasi oleh nilai-nilai dasar as salam (‘islam) merupakan tujuan dari pada keberadaan BMT di nusantara. atau dikhawatirkan sengitnya perang batin terhadap pengeluaran infaq tersebut akan menimbulkan penyesalan dalam dirinya sehingga harta sudah terlanjur hilang tetapi tidak mendapatkan pahalanya.23 Secara umum. kami tidak membutuhkannya' . Pindbuk Press. seperti zakat yang telah diwajibkan Islam dan dijadikannya sebagai rukun ketiganya. Ada yang sunnat. kedamaian dan kesejahteraan. BMT berfungsi menerima dana titipan berupa zakat. infaq dan shadaqah yang akan diooptimalkan dalam distribusinya sesuai dengan peraturan dan amanahnya. Amin Azis. ia menshahih-kannya mcnurut syarat Muslim (1/413) dan disepakati oleh adz-Dzahabi). Infaq yang wajib. Perincian tentang hal ini akan dijelaskan pada pembicaraan tentang distribusi. Seorang muslim tidak boleh melarang diri dan keluarganya dari rizki yang baik sedangkan ia mampu. Kemudian ia menghampiri beliau dari belakangnya. dalam akatifitas ekonominya berharap selamat di dunia dan di akhirat. Teori. Rasulullah saw.49 Orientasi Kedua: Nafkah kepada Diri dan Keluarga. 22 Ibid. Ya Rasullullah saw. BMT adalah lembaga keuangan mikro syari’ah ditumbuhkan oleh prakarsa dan dengan modal awal dari tokoh masyarakat setempat sebagai landasan system ekonomi yang dijalakankan ialah as salam: keselamatan (yang berintikan keadilan). pengingkaran. dan siapa saja yang ditanggung seseorang. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 97 mereka yang terkoyak. sistem operasional BMT sebagai lembaga keuangan mikro syari’ah."48 Tidak ada keraguan bahwa di antara infaq di jalan Allah ada yang wajib seperti yang ditunjukkan oleh ayat-ayat perintah. sementara tetangga disebelah tengah kelaparan?” Umat Islam di Indonesia mempunyai potensi yang sangat besar dalam bidang ekonomi. ambillah sebagai sedekah. hlm. xi. kekuatan keyakinannya. lalu Rasulullah saw berpaling darinya. Lalu Rasulullah saw bersabda. Sekalipun lembaga keuangan koperasi telah ada sejak lama. 2.21 Terciptanya system.!". hlm. dengan jumlah pengelola lebih dari 30. keluarga. kemudian ia meminta-minta kepada orang. 1. Sementara rentenir dan tengkulak diam-diam telah melumat mereka. “Bisakah kita tidur nyenyak.

la (kekikiran itu) menyuruh mereka untuk bakhil maka mereka berbuat bakhil. bebas riba.”52 Imam Syathibi menjelaskan tentang perintah-perintah seperti di atas: “la termasuk hal mubah (yang dibolehkan) dalam batas tertentu dan merupakan perintah secara umum baik bernilai sunat ataupun wajib. Persyaratan tak berbelit dan tanpa jaminan Kenyamanan a. Transaksi belum jelas. Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rizkikan kepadamu. Lebih bervariasi (tabungan haji. Teori. tapi kerap layu hingga sukar berkembang. Informasi dan sosialisasi masih kurang. a. al-Mundziri mcnisbatkannya pada An-Nasa'i.0 Tabel 12 Kelebihan dan Kelemahan Bank Syariah Aspek Kelebihan A. pakailah pakaianmu yang indah disetiap (memasuki) mesjid. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 263 apa yang Allah halalkan. d. Jumlah maksimum plafon masih terbatas c.54 Al Qur’an. tak memberatkan. telah mengingkari kebakhilan dan menjadikan kebakhilan salah satu penyebab kebinasaan. Produk kurang bervasiasi C. Sebagaimana Allah mengingkari kehidupan susah dan nelangsa jika dengan motivasi zuhud dan "beribadah". Al Qur’an. asy-Syathibi dalam al-Muwafaqat (1/130.50 Perintah-perintah Ilahi ini: “Pakailah pakaianmu! dan “Makan dan minumlah!” memberikan pengertian wajib bukan mubah. c. surat al-Baqarah (2) ayat 172. Sumber: Survei BI di daerah Jawa Barat. Kita juga tak bisa menuansai getar jiwa 18 19 Kelompok Al Baraka. janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu. Pelayanan cepat dicairkan. dan al-Haldm (1/11). dan janganlah kamu melampaui batas. menyatakan "Hai orangorang yang beriman. Bagi hasil hasil sama saja dengan bunga secara bisnis a. surat al-Maidah (5) ayat 87-88. "Hai orang-orang yang beriman. memerintahkan mereka untuk memutuskan tali silaturrahmi maka mereka memutuskannya dan memerintahkan mereka untuk berbuat jahat maka mereka melakukan kejahatan. karena orang-orang sebelum kamu binasa lantaran kekikiran. semuanya dari Abdullah bin 'Amr dan terdapat dalam Shahill al-Jami' ash-Shaghir (2678). petugas mandatangi nasabah. . "Jauhkanlah diri kalian dari kekikiran.8 11. b. 51 50 &Development Islamic International Company for Real Mesir 1981 Estate Development Islamic Inveslment Company of thc Gulf Mesir 1982 Islamic Investmeni House Jordan 1981 Jordan Islamic Bank for Finance Jordan 1978 &Investment 18 Kuwait Finance House Kuwait 1977 Kuwait Finance House (Turkcy) Turki 1983 Nasser Social Bank Mesir 1972 Qatar Islamic Bank Qatar 1983 Saudi-Philippine Islamic Arab Saudi 1982 Development Bank 19 Tadamon Islamic Bank Sudan 1983 West Sudan Islamic Bank Sudan 1984 Sumber: Arabia. Prinsip Syariah a.5 62. khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat.3 20. dan janganlah berlebih-lebihan. Simpanan/deposito sulit. Fasilitas kurang lengkap. Sebagaimana firman Allah.Ibid. Katakanlah: Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezki yang baik? Katakanlah: Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia. Namun benarkah cita-cita masih menggelayuti impian mereka? Mereka memang tumbuh. Sesunggufmya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. b. 53 Lihit. Middle Eastem Financial Directory 1985. jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah. b. b. Karyawan baik. Rasulullah saw.131). Abu Dawud dalam Az-Zabut 1698). Baitul Maal wa Tamwil Kaum dhuafa adalah kelompok masyarakat yang telah tercabik.0' 50. Kita tak akan paham dengan lakon mereka yang mungkin cuma indah dilantunkan di pentas sinetron. dan berhias secara umum bukan terperinci. minum. 54 Al Hadits.9 5. b. makanlah di antara rizki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah. Beliau bersabda. Menggunakan sistem bagi hasil. Aspek Kelemahan a. Jasa pinjamannya tinggi c. Ada tawar-menawar bagi hasil. kredit bagi hasil) b. surat al-A'raaf (7) ayat 31-32. Jenis Produk a. B. c. dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepadaNya. The Middie East.”53 Perintah-perintah yang tegas dari Allah ini mewajibkan untuk menikmati hal-hal yang baik berupa makan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan. makan dan minumlah.0 54. al-Qur'an mengatakan kepada seluruh manusia: “Hai anak Adam. Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui. Kelompok yang didirikan oleh Pangeran Mohammad bin Faisal.. mempertahankan hidup dan akhirnya kehabisan tenaga saat merengkuh cita-cita. dan buka pada hari libur. Ramah dan berpakaian sopan. 52 Al Qur’an. Sesusai dengan syariat.98 Ekonomi Islam: Sejarah. Karyawan belum sepenuhnya paham sistem syariah. Dia juga mengingkarinya jika disebabkan oleh kebakhilan atas hartanya dan ambisi pada dunia. riwayat Ahmad (11/161). seperti dipahami oleh sebagian ulama. Mereka tertatih melangkah.1 10.0 18.” 51 Dalam ayat lain dinyatakan pula. 1. Perhitungan bagi hasil kurang jelas.

17 Holding Company (perusahaan induk) yang dikelola oleh Dr. Nabi saw bertanya lagi. la menjawab.0 1. mencintai keindahan. beri sebaikbaik pakaian tetapi pakaian itu tidak dipakainya pada saat menghadiri undangan. ”Tidak akan masuk surga siapa yang dalam hatinya ada seberat biji sawi dari kesombongan. sehingga kenikmatan tersebut tampak pada dirinya. karena di antara tindakan mensyukuri nikmat Allah adalah menggunakannya dengan semestinya. Gamal Attia. Kita sebagai manusia –Allah Maha memiliki perumpamaan yang paling tinggi— seandainya memiliki seorang pelayan atau pengikut yang Idta. Hal ini ditegaskan pula dalam hadits: ”Sesungguhnya Allah menyukai agar bekas nikmat-Nya terlihat pada Kelompok Al Baraka didirikan oleh Syeikh Saleh Kamal. 'Sesungguhnya Allah itu indah. 'Dari harta apa saja?". ”Dari setiap harta yang telah Allah berikan padaku. ”Nabi saw bersabda.8 180. Inilah yang dicintai Allah. Islamic Financial Service Board (IFSB). Teori."at-Tirmidzi dan al-Halam dari Abdullah bin 'Amr dan di-hasan-kannya dalam Shahih air Jami' Ash-Shaghir (1887). sesungguhnya saya tertarik agar supaya pakaianku baru.0 7." Lalu seorang lelaki berkata. 14 55 "al-Halam (1/26) berkata.8 Tidak diragukan bahwa kekikiran seseorang pada dirinya dan keluarganya termasuk dalam celaan tersebut. penyempurnaan terus menerus sistem pelaporan dan pedoman akuntasi dan audit perbankan syariah. Perlunya perdalaman ataua kajian dan penyusunan ketentuan pengawasan perbankan syaraiah berbasis risiko (risk-based supervisison). ." 55 Demikianlah sunnah Nabi menjelaskan bahwa Allah itu indah. Imam Bukhari dan Muslim menjadilcm hujjah para pcrawinya dan disepakati oleh adz-Dzahabi. Kini (1985) diberi izin perbankan penuh dan disebut AJ Rajhi Banking Invcstment Corporation. ”Wahai Rasulullah. mencintai keindahan.0 34.” Al-Hakim meriwayatkannya pula. Dan pengajian daerah-daerah yang mempunyai potensi kedepan nantinya. dengan mengenakan pakaian usang. Maka Rasulullah saw.0 13. BAMUI. Juga yang utama lain adalah saling tukar informasi. la menyukai keindahan. Imam Muslim meriwayatkan dari Ibnu Mas'ud dari Nabi saw.8 2. "Apakah kamu memiliki hana?''la menjawab. Penyempurnaan sedikit infrastruktur dalam upaya pengauatan institusi pendukung industri perbankan syaraiah sangat menentukan sekali.” Sampai ia menyebutkan gantungan cemetinya. "Ya". Oleh karena itu.0 50.0 5. Sudah selayaknya keindahan tersebut terjadi dalam segala hal. beliau bersabda.!” Tidak ada salahnya apabila seorang muslim tampak necis dalam berpakaian sehingga selalu berusaha agar pakaian dan alas kakinya bagus.0 315. Kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.0 15. ketika seorang lelaki datang kepada Nabi saw.0 50. seperti Internasional Islamic Finansial Market (IIFM). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 99 dilaksanakan secara umum bagi ssitem perbankan di Indonesia. prudential regulation dan penilaian tingkat kesehatan perbank syaraiah itu sendiri. di dalam riwayatnya ini disebutkan bahwa seorang lelaki berkata.-(Apakah termasuk sombong)?' Beliau bersabda. seperti DSN. Serta yang utama adalah diperbanyaknya kegiatan edukasi publik yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat itu sendiri. rambutku terminyaki dan tali alas kakiku baru. Tabel 11 Lembaga-lembaga Keuangan Islam Bank Al Baraka Bank 14 Al Baraka Islamic Investment Bank 15 Al Baraka International PLC38 A] Baraka Investment & Development Company Al Baraka Turkish Finance House Al Rajhi Company for Currency Exchange &Commerce Al Rajhi Company for Islamic Investments Bahrain Islamic Bank Bahrain Islamic Investment Company Bank Islam Malaysia Beit Ettamouil Saudi Tounsi Dar al-Mal al-Islami16 Dubai Islamic Bank Faisal Islamic Bank of Egypt Faisal Islamic Bank of Sudan Faisal Islamic Bank of Turkey Internalionai Islamic Bank Islamic Bank International Islamic Banking System International Holding 17 Islamic Development Bank Islamic International Bank for Investment Negara Sudan Bahrain Inggeris Arab Saudi Turki Arab Saudi Inggeris Bahrain Bahrain Maiaysia Tunisia Swiss UAE Mesir Sudan Turki Bangladesh Denmark Luxemburg Arab Saudi Mesir Tanggal Didirikann 1982 1984 1984 1982 1984 1978 1980 1979 1981 1983 1984 1981 1875 1977 1977 1985 1983 1983 1978 1975 1981 Modal yang Disetor (juta f) 2. dan lembaga-lembaga pendidikannya.0 54. la membenci perbuatan yang cenderung pada kebakhilan. tetapi kesombongan itu adalah barang siapa yang menolak kebenaran dan meremehkan orang lain. 'Sesungguhnya ada seorang yang suka agar pakaiannya bagus dan alas kakinya bagus. ”Itulah keindahan. khusunya Bank Indonesia yang terus aktif berkomunikasi dengan lembaga keunagan syariah internasional.262 Ekonomi Islam: Sejarah. 15 Ibid.6 40. Asbisindo. bersabda. ”Apabila Allah memberikan kepadamu harta maka hendaklah nikmat Allah dan kemurahan-Nya itu tampak pada dirimu. sebagaimana la menyukai agar bekas nikmat-Nya terlihat pada hamba-Nya.5 42. 16 Cabang di Turki yang sepenuhnya dimiliki oleh Kuwait Finance House.7 400. Nabi saw bertanya kepadanya. dan AAOIFI.5 13. Allah itu adalah indah. Islamic Development Bank (IDB).0 7.000. Kita pasti mengangapnya sebagai hal yang aneh karena hal itu bertentangan dengan biasanya.

adanya rencana penambahan modal dan rencana pembukaan kantor cabang atau kantor di bawah kantor cabang dari Bank syariah yang sudah beroperasi. anak yatim. 60 Al Hadits. dan kepentingan masyarakat Islam yang banyak diungkapkan oleh Al-Qur'an dengan fi sabilillah (di jalan Allah ). Rasulullah saw.58 Sabda Nabi saw: "Sesungguhnya Allah pasti akan menanyakan setiap pemimpin tentang kepemimpinannya apakah ia memeliharanya ataukah menyia-nyiakan-nya. ibnu sabil. baik bank umum maupun BPRS. 6) Fungsi kelembagaan bank syariah selain menjembatani antara pihak pemilik modal dengan pihak yang membutuhkan dana. terkendalinya laju inflansi. Terdapat beberapa faktor yang mengidentifikasi hal tersebut. Dan semakin banyaknya bank syariah yang beropersi juga diharapakan akan mendapatkan kepada economic of scala dari industri yang akan berdampak pada semakin efesiensinya operasional bank-bank syaraiah. juga mempunyai fungsi khusus yaitu fungsi amanah. 59 Al Hadits. Ahmad meriwayatkannya pula (6495) dan di-shahth-\an oleh syaikh Syalar. 5) Dewan Pengawas Syariah (DPS) bertugas untuk mengawasi operasionalisasi bank dari sudut syariah. Dan Abu Dawud (1692).. dan adanya kecendrungan terus menurunnya suku bunga SBI seperti yang terjadi tahun 2002. Selain itu manajer dan pimpinan bank Islam harus menguasai dasar-dasr muamalat Islam. riwayat Ibnu Hibban dan ia men-shahth-\annya dari Anas bin Malik {AlMawaridAWl) dan di dalam al-Jnmi' ash-Shaghir dinisbatkan kepada Nasa'i serta di-liasankannya di dalam Shahib id-Jami'i. Dari gambaran tahun 2002.. selain itu faktor riil seperti yang dilaporkan BPS pada awal tahun 2003 juga sangat menunjukkan adanya peningkatan ekspor yang cukup signifikan. dunia perbankan syariah diperkirakan akan tumbuh pesat seperti tahun-tahun sebelumnya. riwayat Bukhari dan Muslim. Untuk bank umum. Dan orang yang disempitkan rizkinya hendaklah memberikan nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Selain itu. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan. serta rencana masuknya bank-bank baru dalam industri perbankan syariah.”61 At-Tirmidzi dan al-Hakim dari Abdullah bin ‘Amr dan di-hasan-kannya dalam Shahih al-Jami’As-Shaghir. Dari sisi penawaran. dan Muslim (696). baik dari bank swasta nasional maupun BPD. artinya berkewajiban menjaga dan bertanggung jawab atas keamanan dana yang disimpan dan siap sewaktu-waktu apabila dana diambil pemiliknya. sedangkan keutamaan berada di antara sikap berlebih-lebihan dan sikap berkekurangan. minuman. Karena keadilan tercermin dalam keseimbangan. Barang siapa bersikap bakhil terhadap diri dan keluarganya. surat al-Isra' ayat 29. Teori. 58 Al Hadits. Faktor eksternal yang semakin kondusif terutama dengan semakin stabilnya nilai rupiah. semuanya dari Abdullah bin "Amr. bersabda. sedangkan tingginya minat pada pemda untuk masuk ke industri perbankan syariah melalui pendirian BPRS diharapkan akan meningkatkan outreach pelayanan bank syariah khsususnya bagi masyarakat rendah dan UKM. Allah berflrman:"Dan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengulurkannya karena itu kamu menjadi tercela dan menyesal. maka pasti ia lebih bakhil terhadap kerabat. 57 Al Qur’an. Seorang lelaki (suami) di keluarganya adalah pemimpin dan bertanggung jawab terhadap yang dipimpinnya. an-Nasai dan al-Haldm. diperkirakan akan meningkatkan ekspansi pembiayaan.100 Ekonomi Islam: Sejarah. 59 Sabdanya pula menyatkan: “Cukuplah merupakan dosa bagi seorang lelaki (suami) jika ia menelantarkan orang yang ditanggungnya. "Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin bertanggung jawab pada yang dipimpinnya. tempat tinggal. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 261 hamba-Nya”. suarat ath-Thalaq ayat 7. ia menshahih-iannyz dan disepakati oleh adz-Dzahabi (1/415). 61 Al Qur’an. riwayat Tarmidzi dan al-Hakim dari Abdullah bin ‘Amr dan di-hasankannya dalam Shahih al-Jami’ Ash-Shagir (1887). Karena itu optimisme pertumbuhan volume usaha perbankan syariah nasional sangat didukung oleh rencana pengembangan usaha yang dicanangkan oleh bank umum syariah dan unit usaha syariah bank umum konvensional. dan kebaikan tercermin dalam sikap pertengahan. Arah kemajuan kedepan nantinya.” 60 Pedoman al-Qur'an tentang pemberian nafkah seseorang terhadap keluarganya ditentukan oleh ayat mulia yang sangat gamblang berikut ini: “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Diperkirakan jumlah bank syariah akan bertambah dengan masuknya pemain baru. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya. dengan relatif tingginya CAR bank syariah yang memberikan kecukupan ruang gerak untuk tetap melakukan ekspansi seperti tahun-tahun sebelumnya. diperkirakan pada tahun 2010 akan bertambah melonjak jumlah UUS. 56 Pengerahan dana masyarakat dalam bentuk deposit tabungan oleh penyimpan dianggap sebagai titipan (al-wadiah) sedangkan bagi bank dianggap sebagai titipan yang aiamanatkan sebagai penyertaan dana pada proyek-proyek yang dibiayaai bank yang beroperasi sesuai dengan prinsip syariah sehingga pada penyimpan tidak dijanjikan imbalan yang pasti.57 Tidak dibenarkan seorang muslim menyengsarakan istri dan anakanaknya serta kikir dalam menghidupi mereka sedangkan ia mampu dan lapang. dan seluruh tuntutan hidup sebagaimana teraplikasi pada pakaian dan perhiasan yang telah disinggung dalam hadits tersebut. Allah melarang berbuat kikir dan pelit dalam membelanjakan harta sebagaimana al-Qur'an juga melarang dari berlebih-lebihan dan pemborosan. orang miskin. 56 Arahan Nabi ini hendaklah teraplikasikan pada makanan. bank syariah sangat diharapkan dapat memperhatikan perkembangan pengaturan dan pengawasan yang . Apabila kita mengingat kembali potensi pasar perbankan syaraiah yang masih sangat besar dan banayk wilayah-wilayah potensial yang belum terlayani sebenarnya.

BMUI dan Takaful di Indonesia. Jakarta. Darul Falah. Kartosoewirjo. serta sebagian yang lain untuk kepentingan logistik perang. PT. 3) Di dalam kontrak-kontrak pembiayaan proyek. aqidah dan hubungan sosial. akhlaq. Ciaro. Umumnya harta berupa senjata dikuasai oleh negara kemudian didistribusikan kepada para prajurit sebagai alat kelengkapan perang. kekhususannya ialah harta itu akan ada apabila negara (islam) sedang dalam keadaan perang. Al Qur’an. tetapi juga bertanggung jawa atas perawatan orang-orang yang lemah dan membutuhkan serta jaminan kehidupan yang layak untuk Lihat Al Chaidar. Akan tetapi manfaat seperti itu tidak ada nilainya dalam pandangan Islam. 12 Al Qur’an. tetapi Al-Qur’an menganggap semua itu kecil dan menjanjikan kepada mereka bahwa Allah akan mengganti untuk mereka yang lebih baik dari itu. karena pada hakikatnya yang mengetahui tentang ruginya suatu proyek yang biayai bank hanya Allah semata. Betapun pun syi’ar agama ini membawa suatu keuntungan materi bagi penduduk Makkah dan sekitarnya. orang-orang miskin dan orang-orang dalam perjalanan. Kerabat Rasul. bank syariah tidak menerapkan perhitungan berdasarkan keuntungan yang pasti yang ditetapkan di muka. Al –Muamalat Al-Haditsah. Umumnya harta itu diperuntukkan bagi yang memperolehnya baik secara individu ataupun kelompok. Rasul. hlm. 4) Al Qur’an. sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh negara Islam berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah.63 Ghanimah dan Fa’i Di samping zakat. anak-anak yatim. seperti mendorong para turis untuk datang mendapatkan mata uang asing dan sebaginya. Allah swt. maka sesungguhnya seperlima untuk Allah. sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang. Ghanimah. 20-22. 11 Maka Islamlah satu-satunya aturan yang bersih dari ekstrimitas yang dilakukan oleh kedua sistem tersebut dan penyimpangan keduanya ke arah ifrath (berlebuhan) atau tafrith (mengurangi). infaq dan shadaqah sebagaimana terurai di atas sebagai sumber penerimaan Baitul Maal Negara Islam yang peruntukkannya bagi semua urusan negara dan kesejahteraan rakyat. tidak hanya berupa uang (cash money) akan tetapi. kerabat Rasul. (Jakarta: 1999).12 Ciri-ciri Bank Syariah Bank syariah mempunyai ciri-ciri berbeda dengan bank konvensional. supaya harta itu tidak hanya beredar di antara orang-orang kaya saja diantara kamu”. wa Ahkamuh. tujuan dan keutamaan manusia itu sendiri. Grafindo Persada. Hal itu dalam rangka memelihara prinsipprinsip. 11 10 Harta Ghanimah. Kemudian sebagian yang lain diperuntukkan untuk kemaslahatan umat (rakyat). dan Fa’i Berkenaan dengan harta ghanimah. karena pada dasarnya terdapat mudharat yang besar. Karena itu Al-Qur’an mengharamkan minuman keras dan judi. salab. Dari sinilah Islam mengharamkan haji bagi musyrikin dan mengharamkan thawaf mereka di baitullah dengan telanjang. Salab. surat Ar-Rahman ayat 8-9 13 Isa Abdurahman. Untuk harta rampasan dalam masa perang yang dapat diangkat dan ada yang tidak dapat diangkat. Memang hal itu dapat menghasilkan manfaat ekonomi. ada juga dalam bentuk barang. Maka apabila ada pertentangan antara tujuan ekonomi bagi individu atau masyarakat dengan nilai-nilai dasar itu maka Islam tidak mau peduli dengan tujuan-tujuan tersebut dan snggup mengorbankan tujuantujuan itu dengan kerelaan hati.10 Apabila kita membuka klub-klub untuk judi atau dansa. karena dia bertentangan dengan prinsip-prinsipnya dalam memelihara kesehatan akal.62 Harta yang didapat dalam masa perang itu.64 Negara Islam bukan hanya bertanggung jawab atas pertahanan dan keamanan saja. Pemikiran Politik Proklamator Negara Islam Indonesia SM. 64 Al Qur’an. (1996). orang-orang miskin dan ibnu sabil…”. Beban biaya tersebut hanya dikenakan sampai batas waktu sesuai dengan kesepakatan dalam kontrak. Teori. dan fa’i merupakan bagian yang khusus di dalam ekonomi Islam. surat Al Baqarah ayat 219. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 101 akhlaqul karimah. karena persentase bersifat melekat pada sisa utang meskipun batas waktu perjanjian berakhir. Di antaranya seperlima dari harta ghanimah dan fa’i. 63 Ibid. Pembagian harta yang didapat dalam masa perang ini. (tt). fisik. surat al Hasyr (59) ayat 7 62 . sumber penerimaan negara Islam sangat luas untuk mencukupi mereka dan menjamin kebutuhan-kebutuhan mereka. Juga. h 29 dalam Warkum Sumitro. yang besarnya tidak kaku dan dapat dilakukan dengan kebebasan untuk tawarmenawar dalam batas wajar. anak-anak yatim. salab dan fa’i merupakan bagian dari sumber penerimaan Baitul Maal Negara Islam dalam keadaan perang (darul islam fi waqtil harb). surat At Taubah ayat 28. Rasul.260 Ekonomi Islam: Sejarah. adapun ciri bank syariah adalah:131) Beban biaya yang disepakati bersama pada waktu akad perjanjian diwujudkan dalam bentuk jumlah nominan. 2) Penggunaan persentase dalam hal kewajiban untuk melakukan pembayaran selalu dihindari. azaz-azaz Perbankan Islam dan Lembaga-lembaga Terkait. dan penjualan minuman keras. berfirman tentang distribusi harta ghanimah: “Ketahuilah. Dan Allah juga berfirman tentang harta Fai’: “Apa saja harta rampasan perang (fai’) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya yang berasal dari penduduk kota-kota maka adalah untuk Allah.

hingga wilayahnya menjadi darul islam. seperti pakaiannya. Rabbnya para pemilik dan Rabbnya para penyewa. rampasan perang itu tidak boleh dibagibagikan di darul harb. cet. 1453-1456. bahwa beliau bertanggung jawab semuanya.67Berdasarkan prinsip ini Umar menetapkan tunjungan bagi setiap anak yang lahir dalam Islam.9 Sehingga mereka meresa terikat dengan ikatan persaudaraan yang kuat antara satu dengan yang lainnya dari hamba-hamba Allah. Seseorang diperintahkan oleh Rasulullah saw. Siapa saja yang mati meninggalkan harta maka harta itu untuk ahli warisnya. misalnya satu dinar atau sepuluh dirham sesuai dengan kekayaan dan kemiskinan orang kafir yang bersangkutan. Pada saat itulah rampasan perang baru dapat dibagi-bagikan. Dalam pandangan Islam. dalam tujuan dan orientasinya dan di dalam kepentingan dan fungsinya. Sesungguhnya dasar-dasar dari sistem Islam bukanlah buatan manusia. sedangkan jika imam atau kepala negara tidak menetapkan hal itu. Umar juga menetapkan tunjangan rutin bagi seorang Yahudi yang dilihatnya memintaminta di setiap pintu rumah. Dia adalah Rabbnya aghniya’ dan fuqara’. dan penumpukan kekayaan pribadi atau kelompok dengan cara apa pun. dan empat dinar dari penduduk Syam. Beliau adalah orang yang lebih bertanggung jawab atas orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri. Dia mengasihi mereka jauh lebih besar daripada kasih ibu terhadap anaknya. riwayat Bukhari dan Muslim dari Abi Qatadah. Di mana salab ialah harta yang berada dalam diri musuh yang terbunuh. tetapi merupakan ketentuan Allah yang maha mengetahui. ekonomi adalah khadim (penompang atau sarana pendukung) bagi nilai-nilai dasar seperti aqidah Islamiyah. 68 Teori Jizyah Jizyah ialah uang yang diambil dari ahli dzimmah pada akhir tahun dan besarnya ialah empat dinar emas 69 atau empat puluh dirham perak dari daerah yang ditaklukkan kaum Muslimin dengan senjata. karena Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mengambil Jizyiah satu dinar dari penduduk Yaman. karena penekanan utamanya adalah meningkatkan produktifitas. Berbeda dengan sistem-sistem lainya. Teori. senjatanya dan sebagainya. surat Quraisy ayat 4. Inilah tujuan ekonomi dalam Islam. yang semuanya adalah buatan manusia yang penuh dengan kekurangan dan dikuasai oleh hawa nafsu. mereka semua adalah hamba dan keluarga-Nya. ibadah dan 9 Al Qur’an. “Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan rasa rapar dan mengamankan mereka dari ketakutan”. untuk meneriakkan -setelah ghanimah didapatkan.102 Ekonomi Islam: Sejarah. yaitu hendaknya manusia tidak disibukkan dengan kesusahan hidup dan perang roti yang melalaikan dari ma’rifah kepada Allah dan hubungan baiknya dengan-Nya serta kehidupan lain yang lebih baik dan abadi. yang menginginkan bagi hamba-Nya kemudahan dan bukan kesulitan. Maka apabila Allah membuat sustu sistem hidup untuk mereka. Pembagian itu dimulai dengan salab. Adapun Islam. 66 65 Selain berbeda dengan seluruh sistem buatan manusia yang ada – yaitu lebih dalam dari segi kebebasan individu pemanfaatan sosial – sesungguhnya Islam juga berbeda dengan sistem-sistem itu dalam ‘ruh’ dan ‘asas’-nya. 126. menyatakan: “Siapa yang membunuh musuh maka ia berhak atas salab-nya”. Sesungguhnya sistem-sistem itu bersifat materi murni yang menjadikan ekonomi sebagai orientasi hidupnya. “Ensiklopedi Muslim Minhajul Muslim” (Jakarta. niscaya tidak ada yang lebih baik. Tunjungan ini akan bertambah seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan bayi tersebut. Rabbnya para buruh dan para pemilik profesi. Sesungguhnya kemewahan materi itulah tujuan akhir dan menjadi firdaus yang diinginkan. Karena sesungguhnya manusia itu apabila dipenuhi kebutuhannya dan keamanannya maka merasa tentram dan berkorsentrasi untuk beribadah kepada Allah dengan khussyu’. lebih sempurna dan lebih ideal dari rancangan Allah.65 Demikian juga Rasulullah saw. jika kepala negara menetapkan salab itu sebagai hak para tentara. hlm. Masing-masing tentara mendapatkan salab musuh yang ia bunuh. hadits no. Abu Hanifah dan Malik berpendapat. Sesungguhnya Allah adalah Rab bagi segala makhluq. baik hal itu ditetapkan oleh kepala negara maupun tidak. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 259 mereka. As-Salfiah.66 Salab Abu Hanifah berpendapat. Abu Bakr Jabir Al-Jazairi. Seperti juga disebutkan dalam hadits shahih-nya: “Setiap kamu adalah pemimpin dan setiap pemimpin bertanggung jawab atas yang dipimpinya…”. Lihat al-jami’ash-Shaghir. 2005). 68 Diriwayatkan oleh Abu Yusuf dalam al kharaj hlm. riwayat Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar. Siapa saja yang meninggalkan tanggungan utang atau anak kecil yang terlantar. adil. bukan pula ciptaan sekelompok dari manusia. 67 Al Hadits. 490. . Lihat. 69 5) Besarnya jizyah boleh kurang dari jumlah di atas. Atas hal ini Rasulullah saw. mereka berhak atas salab itu. Darul Falah. maka diserahkan kepada beliau dan beliau bertanggung jawab mengurusnya. Sesungguhnya ekonomi Islam dalam sistem-sistem Materilisme yang ada itu terpisah dari aklaq dan nilai-nialai kemulian. sebagai kepala negara umat Islam menjelaskan. secara otomatis salab itu menjadi harta ghanimah yang dimiliki secara bersama oleh tentara yang ikut berperang. menjadikan harta sebagai sesembahan dan dunia seluruhnya menjadi pusat perhatiannya (tumpuan harapannya). Dia-lah yang mengatur segala sesuatu tanpa penyimpangan dan tanpa pemihakan. dia telah menjadikan ekonomi sebagai sarana untuk mencapai tujuan besar. Jizyah diambil dari Al Hadits. Allah berfirman.

Untuk menyelamatkan ketergantungan umat Islam terhadap bank non-syariah. (Jakarta: 2005). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 103 Ketentuan Bank Syariah NO 1 2 3 4 5 6 7 Ketentuan SK DIR BI No. maka uang perdamaian dikenakan terhadap mereka dan gugur dengan keislaman mereka. program pengembangan modal kerja dan program pengembangan usaha bersama. Aristoteles adalah orang yang sangat menentang dan melarang bunga (riba) berkembang di masayarakat. PBI No. 6). PBI No.70 8 Tujuan Bank Syariah Bank syariah mempunyai beberapa tujuan diantaranya sebagai berikut: 1).74 Sikap Plato terhadap persoalan suku bunga yang berkembang di masyarakat Yunani. 5/3/PBI/2000 tanggal 4 Febuari 2000 tentang Fasilitas Pembiayaan Jangka Pendek bagi Bank Syariah. menghindari persiangan yang tidak sehat antara lembaga keungan. menyatakan: “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah). Bila kita telusuri.32/36/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999 tentang BUS PBI No. sangat besar menaruh perhatiannya terhadap persoalan riba. (yaitu orang-orang) yang diberikan al-Kitab kepada mereka. juga telah menimbulkan dampak negatif terhadap kehidupan ekonomi rakyat. dia menyatakan: “suku bunga menyebabkan perpecahan dan perasaan tidak puas di tengah Al Qur’an. PBI No.71 Kontektual firman Allah atas pelarangan riba merupakan penyelamatan atas manusia.72 Bahkan meminjam uang dengan bunga di larang pada zaman Yunani Kuno. Adapun orangorang yang berdamai dengan kaum Muslimin. surat at-Taubah (9) ayat 29. 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Perubahan Kegiatan Usaha Bank Umum Konvensional menjadi Bank Umum Berdasrkan Prinsip Syariah dan Pembukuan Kantor Bank Berdasarkan Prinsip Syariah oleh Bank Umum Konvensional. Al Qur’an. orang laki-laki yang telah baligh saja dan tidak dikenakan kepada anak-anak dan wanita-wanita. Upaya bank syariah di dalam mengentaskan kemiskinan ini berupa pembinaan nasabah yang lebih menonjol sifat kebersamaan dari siklus usaha yang lengkap seperti program pembinaan penguasaha produksen.M. program pembinaan konsumen. 73 Sabili. 2/9/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Sertivikat Wadiah Bank Indonesia (SWBI) PBI No.13. pembinaan pedagang perantara. 72 Zainul Arifin. 2). 71 70 . 15. 3). Islam bukanlah satu-satunya agama yang melarang pembayaran bunga.258 Ekonomi Islam: Sejarah. Metwally. Hukum jizyah ialah digunakan untuk kepentingan-kepentingan umum kaum Muslimin dan dasarnya. No. dan surat al Baqarah (2) ayat 278-279. Pustaka Alvabet. hlm. yang diarahkan kepada kegiatan usaha yang produktif. atau karena usia tua. Kewajiban membayar jizyah gugur dari orang fakir dan orang yang tidak bisa kerja karena sakit. Sumber: Biro Perbankan Syariah. 73 Demikian pula dengan Plato. 4). Teori Riba (Bunga/Rente) Islam dalam memandang perihal ekonomi. firman Allah swt. Mengarahkan kegiatan ekonomi umat untuk bermualamat secara Islam. BI. 2/8/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Pasar Uang AntarBank Syariah (PUAS) PBI No. 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Penyelenggaraan Kliring Lokal dan Penyelesaian Akhir Transaksi Antar-Bank atas Hasil Kliring Lokal. 2/8/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Giro Wajib Minimun dalam rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum yang Melakukan Kegiatan Usaha Berdasarkan Syariah. Dengan aktivitas bank syariah akan mampu menghindari pemanasan ekonomi diakibatkan adanya inflansi. Op. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. Karena itu Islam melarang setiap pembayaran bunga (riba) atas berbagai bentuk pinjaman. 74 M. khususnya mualamat yang berhubungan dengan perbankan agar terhindar dari praktek-praktek riba atau jenis-jenis usaha atau perdagangan lain yang mengandung unsur gharar (tipuan). di mana jenis-jenis usaha tersebut selain dilarang dalam Islam. menuju terciptanya kemandirian usaha. Cit. Pandangan Aristoteles yang terkait dengan soal suku bunga ialah berkenaan dengan fungsi uang sebagai alat tukar (medium of exchange). bukan alat untuk menghasilkan tambahan melalui suku bunga. “Suku Bunga Dalam Perspektif Yunani”. agar tidak terjadi kesenjangan yang amat besar antara pemilik modal dengan pihak yang membutuhkan dana. edisi 1 Agustus 2001. dalam agama-agama lainnya pun termaktub larangan tersebut.32/34/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999 tentang BUS SK DIR BI No. Di mana riba memiliki dampak yang sangat luas baik dalam kehidupan pribadi atau pun dalam masyarakat. Teori. Usaha menjaga stabilitas ekonomi dan moneter. 5). Untuk meningkatkan kualitas hidup umat dengan jalan membuka peluang berusaha yang lebih besar terutama kelompok miskin. surat ar-Ruum (30) ayat 39. hlm. dimana beliau mengutuk praktek ekonomi yang bersifat ribawi (bunga). yang pada umumnya merupakan program utama dari negara-negara yang sedang berkembang. Untuk menciptakan suatu keadilan di bidang ekonomi dengan jalan meratakan pendapatan melalui kegiatan investasi. 2003. surat Ali Imran (3) ayat 130. sehingga manusia tetap pada fitrahnya dan dunia (ekonomi) tidak menjadi tujuan hidupnya. surat annisa (4) ayat 160-161. 12. 3 tahun IX. sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk”. Untuk menanggulangi masalah kemiskinan. Para pemikir zaman dahulu-pun telah berinteraksi dan menyikapi persoalan riba yang berkembangan dalam lingkungan masyarakat di mana pemikir itu hidup.

yaitu: Pertama. harus juga dapat kita bedakan dalam pengertian bisnis (nilai tambah). tercatat beberapa perusahaan multinasional seperti KFC. Bagaimana Konsep Bank Syariahnya. Untuk itu kita harus memahami karakteristiknya. misalnya emas.104 Ekonomi Islam: Sejarah. dll. General Electric. hlm. tekhnik bagi hasilnya. yaitu Bank Islam Komersial (Islamic Comersial Bank) dan lembaga investasi dalam bentuk Internasional Holding Companies. Malaysia. diantara di Mesir. Oasis Internasional Equity Fund dari Flemings Bank (Inggris) State Street Investment Management (Amerika Serikat) Kleintwort Benson Bank (Inggris) Hongkong Shanghai Bangking Corporation (HSBC-London) dan ANZ Bank (MelbourneLondon). “the Islamic Service” di cabang-cabang bank perdagangan Arab Saudi. Riba ini sangat diharamkan Allah swt. 9. Selain itu. seperti Inggris. Transaksi komersial yang sah adalah berdasarkan tugas distribusi barang. Karena manusia pasti berinteraksi dengan persoalan ekonomi. menyatakan: “hai orang-orang yang Sabili. 119 tahun 1992. dan masih banyak lagi persoalanpersoalannya. lembaga keuangan syariah bermunculan. Namun. Exodus 25: 25 dan dalam Perjanjian Baru terdapat dalam Lukas 6: 35. adanya jasa yang segaja dilakukan sebagai nilai tambahnya. Misalnya jual beli satu kwintal gandum dengan seperempat kwintal gandum sejenisnya atau jual beli satu sha’ kurma dengan satu setengah sha’ kurma. Tabel 10 . Pustakan Utama Grafiti. ada pula negara-negara non-Muslim yang mendidirikan bank Islam. Iran. General Motor. Di dalam Perjanjian Lama. Hal ini dibicarakan pada seminar nasional Hubungan Indonesia-Timur Tengah pada 1974 dan tahun 1976 dalam seminar Internasional yang diselenggarakan oleh Lembaga Studi Ilmu-ilmu Kemasyarakatan (LSKIK) dan Yayasan Bhineka Tunggal Ika. lembaga-lembaga keungan syariah tersebut dimasukkan dalam dua ketegori. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 257 masyarakat”. Produk-produk investment banking yang islami juga ditawarkan oleh find manager konvensional seperti The Wellington Management Company (Amerika Serikat).77 Riba ialah tambahan uang pada sesuatu yang khusus. seorang menjual satu kwintal kurma dengan satu kwintal gandum hingga waktu tertentu. larangan riba tercantum dalam Leviticus 25: 27. masih banyak terdapat hambatan tentang bagaimana penerapan bank syariah. serta Turki. dan pembatasan bank asing yang ingin membuka kantornya di Indonesia. Secara garis besar. Penambahan uang yang tidak jelas (biasanya pekerjaan lintah darat) sangat mengganggu kehidupan yang harmonis sesama umat manusia. atau sya’ir (sejenis gandum).76 Selamat di dunia dan selamat di akhirat merupakan harapan dari setiap umat Islam. Riba fadhl ialah jual beli satu jenis barang dari barang-barang ribawi dengan barang sejenisnya dengan nilai harga lebih. 3 tahun IX. misalnya “Islamic windows” di Malaysia. Islam secara terang-terangan menentang keras riba. Misanya. Dari sisi penggunaan jasa perbankan syariah. Dalam riba nasi’ah terdapat kriteria riba jahiliyah. Sementara itu Citibank mendirikan Citi Islamic Investment Bank pada tahun 1996 di Bahrain yang merupakan wholly-owned subsidiary. tidak berjalan dengan UU Pokok Perbankan. Xerox. banyak terjadi penambahan uang (beda dengan praktek riba) tertapi ia berasal dari taransaksi komersial yang sah (penambahan nilai uang dengan partisipasi langsung dari pihakpihak yang terlibat di dalamnya segi resiko (imbalan) dari suatu usaha ekonomi. Sutan Remy Sjahdeini. bagaimana yang disebut dengan riba yang sebenarnya? Riba ini terbagi ke dalam dua bagian. apalagi di era modern sekarang ini. dan Chrysler. “the Islamic transactions” di cabang Bank Mesir. sementara City Chase Manhattam telah mengembangkan produk Chase Manhattan Leasing Liquidity Program (CML) untuk memenuhi kebutuhan investasi overnite dan short term lain yang halal. Pakistan. “riba” itu berasal dari suatu perkataan bahasa Arab.75 Dalam agama Nasrani pun terdapat larangan aktifitas ekonomi dan keuangan yang bersandar pada bunga. maka demi mencapai harapan tersebut seorang muslim harus takut kepada Allah dan hari akhirat dalam aktifitas ekonomi. Bahamas (Benon). siapa yang menaruh modal dalam ventura. atau ia menjual sepuluh dinar emas dengan seratus dua puluh dirham perak hingga waktu tertentu. Swiss dan Luxemberg. Contohnya. Hal tersebut cermin dan tindakan beberapa bank konvensional yang membuka sistem tertentu di dalam masing-masing bank dalam menawarkan produk bank syariah. Dengan instrumen bai’ (jual-beli). (Jakarta: 1999). Teori. Sudan . No. Berdirinya Bank Syariah di Indonesia Gagasan untuk mendirikan bank syariah di Indonesia sebenarnya sudah muncul sejek pertengahan tahun 1970-an. Namun. “Suku Bunga Dalam Perspektif Yunani”. IBM. yang makna harfiahnya “tumbuh” atau “melebihi” dan dari perkataan itu digunakan untuk makna tumbuh/bertambah besarnya sesuatu benda melebihi ukurannya atau jumlahnya aslinya. negara-negara Teluk. dimana barang yang diproduksi disediakan bagi calon konsumen yang merasa membutuhkan (tertarik). perak. firman-Nya. Perbankan Islam dan Kedudukannya dalam Tata Hukum Perbankan Indonesia. 14/1967. Denmark. Pesatnya perkembangan bank syariah menimbulkan ketertarikan bank konvensional untuk menawarkan produk-produk bank syariah. edisi 1 Agustus 2001. dan ekonomi itu urusan duniawi. 76 75 1980-an. 77 Al Qur’an. sementara pendirian bank baru dari Timur Tengah masih dicegah. Republik Indonesia No. atau gandum. riba nasi’ah. yakni UU No. Riba ini adalah jual-beli barang-barang ribawi. surat al Baqarah (2) ayat 281. atau kurma dengan barangbarang ribawi lain secara tunda. Kedua.

yang memberi makan dengan riba. dan al hadits sebagai referensi hukum atas aktifitas riba diantaranya. Adanya pertanyaan tentang bagaimana bank akan membiayai sistem ekonominya. Atas usulan ini. ide bank syariah terus bergulir di tengah pro dan kontra. yaitu sesuatu yang telah diharamkan Allah atas diri-Nya sebagaimana telah diharamkanNya atas hamba-hamba-Nya: “Wahai hamba-hamba-Ku. Libya. surat al Baqarah (2) ayat275. syirik kepada Allah.84 Termasuk di antara nilai-nilai yang telah ditetapkan oleh Islam di sini dan dalam semua aspek ekonomi Islam adalah: "sikap adil.78 Hakikat riba nasi’ah ialah si A mempunyai piutang pada si B yang akan dibayar pada suatu waktu. maka janganlah kamu saling mendzalimi”. Lawan kata dari keadilan adalah kedzaliman (azh zhulni}. riwayat Tirmidzi. 82 Riba mempunyai tujuh puluh tiga pintu.256 Ekonomi Islam: Sejarah. Berdirnya IDB memotivasi negara-negara Islam untuk mendirikan lembaga keuangan syariah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 105 dasar bunga. dan si B harus mengembalikan hutangnya plus uang tambahannya (riba) sebesar lima belas dinar. Untuk mempermudah berkembangannya bank syariah di negara-negara muslim perlu adanya usaha bersama diantara negara-negara muslim. 82 Al Hadits. melarikan diri pada saat perang. 81 Al Hadits. dan para penggagasnya terus berupaya memikirkan jalan untuk mewujudkannya. Teori. Pada akhir periode 1970-an dan awal dekade Proposal tentang Pendirian Bank Islam Internasional untuk Perdagangan dan Pembangunan (Internasional Islamic Bank for trade and Development) dan proposal Pendirian Federasi Bank Islam (Federasi of Islamic Bank). Muttafaq Alaih. Pada masa awal perkembangannya atas ide pendirian bank syari’ah tak sedikit yang meragukannya. bank Islam dalah satu artenatif sistem ekonomi Islam. pada Sidang Menteri Luar Negeri negara-negara Organisasi Konferensi Islam (OKI) di Karachi. dua orang saksinya dan penulisnya. Al Qur’an. Sidang kemudian memutuskan agar OKI mempunyai bidang yang khusus menangani masalah ekonomi dan keuangan. menuduh wanita yang suci berzinah. Secara kolektif gagasan berdirnya bank syariah di tingkat internasional. “Jauhilah tujuh hal yang membinasakan. Sekalipun demikian. membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang benar. surat Ali Imran (3) ayat 130. Kedua. Pada sidang Menteri Pembangunan Islam atau Islamic Development Bank (IDB) dengan modal awal 2 miliar dinar atau ekuivalen 2 miliar SDR (Special drawing right) IMF. 2) Diusulkan supaya dibentuk suatu bank syariah yang bersih dari sistem riba dalam waktu secepat mungkin. komite ahli yang mewakili negara-negara Islam penghasil minyak bertemu di Jeddah. 8 beriman. jika benarbenar dalam keadaan darurat. Ketika telah jatuh tempo. banyak yang beraggapan bahwa sistem perbankan bebas bunga (interes free) adalah suatu yang tidak mungkin dan tidak lazim. 3) Sementara menunggu berdirinya bank syariah. memakan riba. sesungguhnya Aku telah mengharamkan kedzaliman atas diri-Ku dan Aku telah menjadikannya di antara kamu sekalian sebagai hal yang diharamkan. 80 Al Qur’an. Di antara bentuk lain riba jahiliyah ialah si A meminjamkan uang sebesar sepuluh dinar kepada si B hingga waktu tertentu. memakan harta anak yatim. 83 dan Rasulullah saw sendiri juga menyatakan. Bulan Juli 1973. delegasi Mesir mengajukan sebuah proposal untuk mendirikan bank syariah. Malaysia pada tanggal 21-27 April 1969. Mei 1974. si A meminta uang tambahan dan memberi tempo waktu lagi. Pakistan." Cukuplah bagi kita bahwa Al-Qur'an telah menjadikan tujuan semua risalah langit adalah melaksanakan keadilan. 81 Satu dirham riba yang dimakan seseorang dengan sepengetahuannya itu lebih berat dosanya daripada tiga puluh enam kali berbuat zinah. Pada thun 1972. jika tidak ia termasuk riba dan riba itu sedikit atau banyak hukumnya haram. ”Engkau melunasi hutangmu. Maka pada bulan Desember 1970. Konferensi tersebut memutuskan beberapa hal. Allah mencintai orang-orang yang berbuat adil dan 78 79 Al Qur’an. pintu yang paling ringan ialah seseorang menikahi ibu kandungnya. Berdirnya bank ini lebih bersifat sosial daripada komersial. riwayat Al Hakim. 84 Al Hadits. riwayat Ahmad. atau aku beri tempo waktu dengan uang tambahan. janganlah kalian makan riba dengan berlipat ganda”. si A berkata kepada si B. dihalalkan jual beli. 80 Allah melaknat riba. surat Ali Imran (3I ayat130. terutama mengenai para pengusaha kecil (pedagang) yang tidak memiliki akses kepada perbankan syariah. diharamkan riba. dan lupa (lupa dari maksiat)”. Arab Saudi untuk membicarakan pendirian bank syariah. Beberapa keterangan yang terangkum dalam al qur’an. "al 'Adl" (Yang Maha Adil) adalah termasuk nama Allah. 79 Jangan memakan riba dengan berlipatganda. sihir. sistem bank tanpa riba diperkenalkan lagi dengan berdirinya Nasser Social bank di Mesir. Maret 1973 usulan tersebut kembali diagendakan. Tetapi dipihak lain. Keraguan tersebut diantaranya: Pertama.” Jika si B tidak melunasi hutangnya pada waktu yang ditentukan. yaitu: 1) Tiap keuntungan haruslah tunduk kepada hukum untung dan rugi. 8 Pada sidang Menteri Luar Negeri OKI di Benghazi. yang diikuti oleh 19 negera peserta. Hingga sekarang riba jahiliyah ini masih banyak dijumpai di masyarakat. kemudian proposal yang diajukan Mesir dikaji para ahli dari delapan belas negara Islam. bankbank yang menerapkan bunga diperbolehkan beroperasi. 83 Al Hadits. Rancangan pendirian dibahas pada pertemuan kedua. muncul dalam konferensi negara-negara Islam sedunia di Kuala Lumpur. namun. . Begitulah hingga akhirnya dalam beberapa waktu hutang si B menumpuk berkali-kali lipat dari hutang awalnya.

perkembangannya relatif cepat. menurut agama adalah tidak membelinya dengan cara ini dan tidak membiarkan hartanya ludes. misalnya Anwar Qureshi (1946). 47.85 Islam telah mengharamkan setiap hubungan bisnis yang mengandung kezhaliman dan mewajibkan terpenuhinya keadilan yang teraplikasikan dalam setiap hubungan dagang dan kontrak-kontrak bisnis.36 0. Al Qur’an. Firman-Nya: “Ingatlah. 1955. Hal itu akan menjadi suatu kedzaliman terhadapnya.11 persen menjadi 0. surart Hud (11) ayat 18 al-Khaththabi. ditandai dengan banyaknnya pemikir-pemikir muslim yang menulis tentang keberadaan bank syariah.035 persen. Dana pihak ketiga (DKP) dari 0. Pada pertengahan 1967 bank ini diambil alih oleh National Bank of Egypt dan Central Bank of Egypt. Al-Qur’an telah memaklumatkan peperangan dari Allah dan Rasulnya terhadap orang-orang yang melakukannya. jika dilihat dari data selama tiga tahun terakhir dari tahun 1999 sampai Desemeber 2002. Rintisan bank syariah lainnya adalah dengan berdirinya Mit Ghmr Lokal Saving Bank pada tahun 1963 di Mesir oleh Dr. yaitu upaya pengelolaan dana jamaah haji secara konvensional. Selama unsur tersebut tidak banyak dan tidak disengaja maka dimaklumi. Ini tercermin dari tingginya rasio pembaiayaan dibanding pendanaan syariah juga menunjukkan rasio pembiayaan dibanding pendanaan ( atau sering disebut financing to deposit atau FDR) dalam tiga tahun terakhir selalu di atas 100 persen.23 0. Namun. Permodalan bank ini dibantu oleh Raja Faisal dari Arab Saudi.gharar (jual beli yang tidak jelas sifat-sifat barang yang ditransaksikan) karena mengandung unsur ketidak-jelasan yang membahayakan salah satu pihak yang melakukan transaksi. tahun 1967.35 persen. Naiem Siddiq (1948) dan Mahmud Ahmad (1952). tetapi jika sangat besar maka tidak ada ditoleransi. Jika dihitung dalam persentase.17 0.40 0. Namun.57 2001 0. bahkan melaknat mereka. Bank pedesaan yang beroperasi tanpa bunga dan sejalan dengan prinsip-prinsip syariah ini sangat populer dan pada mulanya tumbuh dengan baik. maka bagimu pokok hartamu. Solusi orang ini.25 0. Empat tahun kemudian Mit Ghamr dapat membuka sembilan cabang dengan nasabah sekitar satu juta orang. hadits No. Kemudian yang lebih terperinci tentang gagasan ini ditulis oleh Mawdudi (1961). Di antara fenomena keadilan yang paling menonjol di sini adalah: “pengharaman riba”. Demikian juga dengan tulisan-tulisan Muhammad Hamidullah yang ditulis tahun 1944. Jika unsur "gharar" (ketidakjelasannya) itu sangat kecil maka ditolerir. 86 Yakni disepakati tentang kemakruhannya karena ada unsur kedzaliman dan merugikan.106 Ekonomi Islam: Sejarah. dan 1962.15 0. “Dalam sanad hadits tersebut terdapat seseorang yang majhul (tidak diketahui identitasnya) yaitu orang tua dari Bani Tamim. kutukan Allah (ditimpakan) atas orang-orang yang zhalim”. bank ini ditutup. Fungsi intermediasi perbankan syariah juga menunjukkan kondisi yang mengembirakan. Tingginya rasio FDR tidak terlepas dari karakteristik kegiatan perbankan dengan aktivitas sektor riil. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 255 membenci orang-orang yang berbuat zhalim. Ia menjual apa yang ada di tanganya dengan “banting harga” karena darurat. kebanyakan para ulama membenci jual-beli seperti ini. 3242. bisa dikatagorikan sebagai gagasan pendahuluan mengenai perbankan Islam. Sejarah perkembangan bank syariah modern tercatat di Pakistan dan Malaysia sekitar tahun 1940. Amad elNajar. 1957. hlm. jika terjadi transaksi jual beli dengan kondisi darurat seperti ini. Teori.35 0. Jilid V. Gagasan mengenai bank yang menggunakan sistem bagi hasil telah muncul sejak lama. seperti firman Allah: “hai orang-orang yang beriman. bertaqwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Oleh karena itu. Demikian pula ada hadits yang melarang jual beli “orang yang terpaksa” (mudhtharr). karena persoalan politik. Dan pembiayaan dari 0.17 persen menjadi 0. menurut hukum diperbolehkan dan tidak dinyatakan batal (yakni sah secara hukum meskipun tercela secara moral agama). bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba) maka ketahuilah. sehingga beroperasi atas . Islam melarang bai' al. tetapi hendaklah ia ditolong dan diberikan pinjaman serta diperlonggar pembayarannya sampai ia mampu untuk menunaikan utangnya. Namun. Al-Khaththabi berkata. Bank Indonesia. kamu tidak 85 86 Sebagai sustu industri baru.80 2002 Sumber: Biro Perbankan Syariat. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba). Sumber alasan pelarangan adalah unsur eksploitasi keperluan orang yang terpaksa (darurat) dan membeli darinya dengan harga yang lebih murah dari harga sewajarnya yaitu harga yang adil.07 persen menjadi 0. Islam melarang setiap hubungan dagang yang mengandung unsur penipuan. Ma’alim as-Sunan. Tabel 9 Perkembangan Pangsa Kegiatan Usaha Perbankan Syariah terhadap Perbankan Nasional (%) Keterangan Aset Dana Pihak Ketiga Pembiayaan/Kredit 2000 0. peningkatan pangsa perbankan syariah terhadap perbankan nasional yaitu total aktiva dari 0. Imam al-Khaththabi menafsirkan jual beli tersebut dengan mengatakan: seseorang terpaksa menjual barang karena uang yang menghimpitnya atau karena biaya hidup yang memberatkannya.80 persen.

(3242).6 Tingkat keuntungan bersih (net income) yang dihasilkan oleh bank dipengaruhi oleh faktor-faktor yang dapat dikendalikan (controlable factors). catatan-catatan laporan keuangan. perubahan modal pemilik dan laporan laba ditahan. surat al-Baqarah (2) ayat 278-279. 87 Nash al-Qur'an ini menunjukkan bahwa dasar pengharaman riba adalah melarang perbuatan zhalim bagi masing-masing dari kedua belah fihak. maka tidak boleh menzhalimi dan tidak boleh dizhalimi. Buhuts fir Riba. Demikian pula para pembuat undang-undang dan filosof terdahulu seperti “Solon” perancang undang-undang Athena lama dan Plato”. mengkategorikannya termasuk di antara “Tujuh perbuatan dosa besar yang menghancurkan”. Nabi saw. Teori. menjilat orang-orang kaya dengan mengorbankan kaum miskin. . Yaitu dalam pangkal dosanya. 90 Sedangkan agama Kristen (Nasrani) telah mengharamkannya secara tegas dalam kitab-kitabnya yang asli. Semua agama telah mencela riba sampai orang-orang Yahudi pun mengharamkannya antara mereka meskipun membolehkannya dalam hubungan bisnis mereka dengan bangsa selain Yahudi. Al Hadits. surat Ali Imran (3) ayat 75. Lord King. penulis dan saksinya. Op. maka mereka telah menghalalkan datangnya azab Allah pada mereka”. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 107 bentuk rekening wadi’ah. ”Orang orang yang mengembangkan riba lebih mirip dengan pohon kurma jantan. Sebagian kaum filosof berkata. Salah seorang di antara mereka mengatakan.254 Ekonomi Islam: Sejarah. mereka hidup dari kerja orang lain dan mereka tidak berkerja (sendiri). 91 Lihat: Abu Zahrah. “sesungguhnya masyarakat kita menapaki jalan hidup yang lurus jika dapat menurunkan nisbah bunga sampai nol. ROA adalah perbandingan antara pendapatan bersih dengan rata-rata aktiva (average asset). sumber dan penggunaan dana qard. 90 Al Qur’an. 6 7 Zainul Arifin. 66. riwayat al-Khththabi dalam Ma’alim as Sunan (V/47) hadits no. riwayat at-Thabrani dan al-Hakim dari Ibnu Abbas seperti tersebut dalam Shahih al-Jami' ash-Shaghir (679).7 Tabel 8 Perkembangan Jaringan Kantor Perbankan Syariah Keterangan BUS BUK yang mempunyai UUS Jumlah Kantor BPR Syariah 1992 1 0 1 9 2 1 40 78 1999 2 3 62 78 2000 2 3 96 81 2001 2 6 130 83 2002 menganiaya dan tidak (pula) dianiaya”. 50 Zainul Arifin. di dunia dan akhirat. 88 Nabi saw menganggapnya sebagai salah satu dari kedua perbuatan hina yang jika tersebar di masyarakat maka akan mendatangkan azab Allah. Adapaun ROE didefinisikan sebagai perbandingan antara pendapatan bersih dengan rata-rata modal (average equity) atau investasi parapemilik bank. demikian sebaliknya untuk para pemegang rekening tidak boleh mengharapkan atau meminta keuntungan atas rekening wadi’ah. Hubungan antara ROA dengan leverage digambarkan sebagai berikut: Return On Assets x Leverage Multiplier = Return on Equity (ROE). mendapatkan harta bukan sebagai imbalan kerja atau jasa. meliputi: Laporan posisi keuangan (neraca). sedangkan leaveragenya 15 maka. 5090). 88 87 Sumber: Biro Perbankan Syariat. memandang bunga apapun sumbernya-adalah suatu penghasilan yang tidak wajar karena diambil dari jerih-payah orang lain. Beliau juga melaknat orang yang memakan riba. meskipun berlainan tingkatan masing-masing. dan mengabaikan aspek perikemanusiaan demi penghasilan materi. Mereka menjelaskan resiko dan bahayanya secara sosial. 89 Al Hadits. yaitu Al Qur’an. dan faktor-faktor yang tidak dapat dikendalikan (uncontrolable factors). orang yang memberikan makan riba. Cit. Op.. hlm. hlm. Yitu perusak individu dan masyarakat. Ada dua rasio yang biasanya dipakai untuk mengukur kinerja bank. Namun bank tidak boleh menyatakan atau mejanjikan imbalan atau keuntungan apapun kepada pemegang rekening wadi’ah. ROE = 2% x 15 = 30% Perangkat laporan keuangan bank syariah yang lengkap. ekonomi dan politik. yaitu return on asset (ROA) dan return on equity (ROE).” ( Shahih al-Jami’ash-Shaghir. sumber dan penggunaan zakat dan dana sumbangan (apabila bank bertanggung jawab untuk hal ini). Cit.89 Hal itu tidak lain karena riba adalah memakan harta orang lain tanpa jerih payah dan kemungkinan mendapatkan resiko. dalam hal ini menggunakan prinsip wadi’ah yad dhmanah. Sabda Nabi saw: “mereka dalam riba tersebut sama. la berpendapat bahwa: “uang tidak melahirkan uang (dengan sendirinya)” dan barang siapa mengembangkan biakkannya dengan kerja maka ia lebih berhak mendapatkan hasilnya. Apabila bank dapat menghasilkan net income dari assetnya (ROA) sebesar 2%. Keuntungan bagi para pemilik bank merupakan hasil dari tingkat keuntungan (profitability) dari asset dan tingkat leverage yang dipakai. yaitu riba dan zina: “Jika telah tampak di suatu negeri perbuatan riba dan zina. laba-rugi. arus kas. sebagaimana terekam dalam pernyataan mereka? “Tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang ummi (orangArab)”. Sedangkan Aristoteles.. Bank Indonesia.”91Banyak ahli filsafat ekonomi di masa kita telah membicarakan riba. perubahan investasi terbatas.

Dana titipan (wadi’ah / non remunerated deposit).108 Ekonomi Islam: Sejarah. Cit. yang mengakibatkan penderitaan dan kemelaratan yang luas. Manajemen Baitul Maal baik dari segi pengelolaan maupun fungsinya semakin menonjol ketika di masa pemerintahan Umar bin Khatab. hlm. kuasi ekuitas (mudharabah account) dan titipan (wadi’ah). As-Shiddiqi dan lainlain. Disahkannya pemungutan bunga yang menambah watak anti sosial dari perusahaan kapitalistis menjurus kepada penumpukan kekayaan dan proses Irfan Mahmud Ra’na. bahwa masjid pada saat itu juga berfungsi sebagai tempat Baitul Maal. 3) Investasi khsusus (special investement account / mudharabah muqayyadah) di mana bank bertindak sebagai manajer investasi untuk memperoleh fee. juga diikuti oleh Abu Bakar pada masa beliau sebagai khalifah. (Jakarta: 1990). Praktek sistem Baitul Maal telah ada sejak masa Rasulullah saw. jadi bank tidak ikut berinvestasi sedang investor sepenuhnya mengambil resiko atas investasi tersebut.. Teori. prinsip mudharabah juga digunakan untuk jasa pengelolaan rekening tabungan. Isa Abduh. Kemudian dana cadangan. Di mana Baitul Maal dilembagakan secara tersendiri dan memiliki pengelola yang diangkat khusus untuk itu. fai. pusat kendali militer dan politik. tetapi oleh para pemegang saham sendiri (melalui rapat umum pemegang saham) diputuskan untuk ditahan kembali dalam bank. Modal inti adalah dana modal sendiri. Dalam giro wadi’ah. (Delhi: Markazi Maktabah Jama’at-e Islami. 92 hubungan kemitraan antara penyandang dana (shahibul maal) dengan pengelola dana (mudharib). Dan laba ditahan. Op. bank menghimpun dana bagi hasil atas dasar prinsip mudharabah yaitu akad kerjasama antara pemilik dana (shahibul maal) dengan pengusaha (mudharib). dan ushr. 1969). yaitu sebagian laba bank yang tidak dibagi. kemerdekaan berusaha. Islam and Modern Economics Theories. berupa: 1) rekening investasi umum. maka sumber dana bank syariah terdiri dari: modal inti (core capital). dalam bentuk 1) titipan (wadi’ah). persaingan bebas. yang umumya berupa giro atau tabungan. Bank dalam kedudukannya sebagai mudaharib menyediakan jasa bagi para investor. alasan mencari keuntungan sebagai satu-satunya perangsang. . ghanimah. hlm. yaitu dana yang berasl dari para pemegang saham bank. 93 Ibid. Baitul Maal merupakan lembaga perbendaharaan negara (islam) yang berfungsi untuk menerima dan mendistribusikan segala penerimaan negara sesuai posting yang dibenar menurut syar’i. walaupun secara ekplisit tidak dinyatakan sebagai Baitul Maal. Praktek pendistribusian harta benda dari Bahrain yang dilakukan Rasulullah seusai shalat dan diserah-terimakan di masjid merupakan suatu kenyataan. selain sebagai tempat untuk ibadah mahdhah. 92 Pada masa Rasulullah hingga masa para sahabat. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. 46. 3) rekening tabungan mudharabah. yang disihkan untuk mengantisipasi timbulnya resiko kerugian. 148. Kebiasaan Rasulullah. Al’-Arabi. Abi As-Sa’ud. di mana bank menerima simpanan dari nasabah yang mencari kesempatan investasi atas dana mereka dalam bentuk investasi berdasarakan prinsip mudharabah mutlaqah. 94 Abul A’la Maududi. jizyah. kharaj. Abu Zahrah.93 Zakat dikeluarkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan negara sesuai delapan asnaf yang termaktub dalam al qur’an. yaitu simpanan yang dijamin keamanan dan pengembaliannya (guaranted deposit) tetapi tanpa memperoleh imbalan atau keuntungan. Begitu pula para pemikir umat Islam telah menjelaskan keburukan-keburukan riba dan dampaknya yang membahayakan kehidupan dalam berbagai aspek. ialah dana pihak ketiga yag ditipkan pada bank. Beliau mengakui adanya unsur kebenaran pada prinsip-prinsip tersebut.94 Penekanan tidak wajar atas hak-hak milik pribadi dan kemerdekaan berusaha menimbulkan kerugian yang besar selama berlangsungnya revolusi industri. Salahsatu syarat mudharabah ialah dananya harus dalam bentuk uang (monetary form) dalam jumlah tertentu dan diserahkan kepada mudharib. Darraz. adapun kharaj dipergunakan untuk kebutuhan negara dalam pekerjaan umum dan pembangunan. hlm. diskriminasi antara hak para pekerja dan majikan.5 Bank syariah sesuai dengan fungsinya dapat menarik dana dari masyarakat (pihak ketiga). di mana bank bertindak sebagai manajer investasi bagi nasabah institusi (pemerintah atau lembaga keuangan lain) atau nasabah korporasi untuk menginvestasikan dana mereka pada unit-unit usaha mereka atau pada proyek-proyek tertentu yang mereka setujui. bersandar pada sumber daya alam untuk pertumbuhan serta prinsip tidak campur tangan negara merupakan alasan-alasan utama kapitalisme modern. Karena ketiga hal tersebut. 136. 2) partisipasi modal berbagio hasil dan berbagi resiko (non guaranted account) untuk investasi umum (general investement account / mudharabah mutlaqah) di mana bank akan membayar bagian keuntungan secara proporsional dengan portofolio yang didanai dengan modal tersebut. yaitu sebagian laba yang seharusnya dibagikan kepada para pemegang saham. bank islam dapat memberikan jasa simpanan giro dalam 5 Zainul Arifin. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 253 menghapusnya sama sekali”. 2) rekening investasi khusus. Kuasi ekuitas (mudharabah account). berupa modal yang disetor oleh para pemegang saham. seperti Ustadz Al-Maududi. Kapitalisme Maududi menyebutkan milik pribadi. Pustaka Firdaus. tapi beranggapan bahwa pelaksanaannya dilakukan secara lewat batas oleh kapitalisme. sumber penerimaan Baitul Maal ialah dari zakat.

Dana pihak ketiga yang dihimpun sebesar Rp. diharapkan masyarakat lebih mengenal dan tertarik dengan sistem perbankan syariah sehingga perkembangan dan kinerja bank syariah akan lebih meningkat menuju arah yang lebih prospektif.97 Kelemahan utama dari kapitalisme menurut Baqir adalah kegagalannya dalam lapangan distribusi. hlm. 1970). Jika pada akhir tahun 2001 tercatat Pembiayaan Yang Diberikan (PYD) sebesar Rp. sedikit lebih rendah dari tahun sebelumnya. (Indiana: May 1974).9 persen. kuantitas dan waktu penyampaian pesanan. Sedangkan bentuk-bentuk pembiyaan lainnya seperti salam4. sudah terdapat 2 Bank Umum Syariah (UUS). yang memungkinkan peranan aktif negara dan perlakuan yang lebih baik terhadap para buruh.05 triliun pada akhir tahun 2002 meningkat menjadi sebesar Rp. Proceeding. terciptanya perdagangan yang turun naik dan dikuasainya masyarakat oleh lembaga-lembaga keuangan yang memungut riba terus berlangsung sampai hari ini.84 persen. 4. 4 Salam ialah pembelian dengan pembayaran di muka. karena ia memperlebar jurang antara si kaya dan si miskin.2 Perbankan syariah nasional (Indonesia) dalam tiga tahun terakhir ini menunjukkan perkembangan yang relatif cepat. 100 Lihat Sayyid Qutb. (al-Qahirah: 1966). hlm. Manan. datang dari Sayyid Qutb yang berpendapat bahwa kapitalisme itu benar-benar tidak berprikemanusiaan dan bertentangan dengan Islam. yang pembelinya telah menetukan spesifikasi.3 persen. 96 Dengan mengutip Halm. Hawalah ialah 3 2 pemiskinan dari rakyat banyak. 37-38 98 Muhammad Baqir al Sadr. hlm. hlm. Iqtisaduna. Ma’rikat al Islam wa’l-ra’s Maliyah. “Friction. 3. 2. 100-106. 95 Mahmud Ahmad menolak pengakuan kapitalisme sebagai suatu proses penyesuaian diri menuju pemuasan kebutuhan manusia secara maksimal. Mannan mengkritik kapitalisme karena kegagalannya dalam mempertahankan lapangan kerja yang penuh dan karena menjamin persaingan bebas. arternatif penyaluran dana perbankan syariah relatif lebih banyak. 97 M. 3. 2003). Ijarah ialah sewa. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 109 keuntungan yang diperoleh adalah berdasarkan bagi hasil dari keuntungan bank yang pembayarannya dilakukan pada akhir bulan atau pada saat jatuh tempo. Berbeda dengan bank konvensional. persaudaraan..80 persen dari jumlah penyaluran pembaiayaan atau kredit seluruh sistem perbankan.3 Terjadinya peningkatan sebesar 48. pembiayaan perbankan syariah masih dominan pembiayaan dengan akad murabahah 70. Syeikh Mahmud Ahmad.277 miliar atau 0. mudharabah 15. Jadi. 2. 99 Suatu penolakan yang keras terhadap kapitalisme.98 Mabid Mahmud dan Chawdhri mengemukakan tambahan. Power Rationing and al-Zakat” dalam Gary. Teori. dana pihak ketiga. bahwa lewat distribusi yang adil dari hasil masyarakat yang dapat menjamin kesejahteraan dan pemenuhan kebutuhan serta besarnya ukuran kue tidak selamanya relevan dalam hubungan ini. seperti jumlah aktiva. serta 85 Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS). Maududi mempertimbangkan kembali perombakan yang diperkenalkan di negara-negara kapitalis. Sedangkan pembiayaan yang disalurkan oleh perbankan syariah adalah sebesar Rp. Namun demikian.35 persen dari dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun seluruh sistem perbankan. A.22 persen dan musyarakah 1.A. Itu dapat dilihat pada indikator keuangan. Setiap penambahan pada besarnya kue dalam sistem kapitalis mengurangi kesejahteraan dan kepuasan manusia. Krisis-krisis ekonomi merupakan jawaban yang cukup untuk menolak anggapan seperti di atas. hubungan antara bank syariah dengan nasabahnya bukan hubungan antara debitur dan kreditur. Islamic Economics: Theory and Practice. 1968). hlm. harus diakui bahwa pangsa volume usaha perbankan syariah nasional masih kecil dibandingakan dengan perbankan nasional.8 persen dari tahun sebelumnya. ijarah.252 Ekonomi Islam: Sejarah. Dibandingkan perbankan konvensional. 29 Maret 2003. rasa iba hati. (Lahore: Muhammad Ashraf. Penekanan berlebihan pada kepentingan diri sendiri dan motif demi keuntungan justru menciptakan suatu masyarakat yang hampa dari prikemanusiaan. Melalui proses sosialisasi kedua komponen tersebut diatas. Bahkan sekarang. (Lahore: Muhammad Ashraf. Data pada akhir tahun 2002.100 Ibid. yaitu 61. serta volume pembiayaan.045 miliar atau 0. Association of Muslim Social Scientist.918 miliar atau 0. 4-17.36 persen dari total aktiva seluruh perbankan nasional. seperti kita lihat tahun 2002. 99 Lihat Mabid Mahmoud. Ada aturan tertentu dalam dunia pembiayaan perbankan. 1972). “Jejak-jejak Ekonomi Syariah” (Jakarta: Senayan Abadi Publishing. pertumbuhan pembiayaan perbankan syariah sebesar 59. Penekanannya atas penambahan terus menerus dari produksi adalah salah kaprah karena penambahan produksi tidak menjamin kesejahteraan yang lebih baik. M. akan tetapi Pikiran Rakyat. (Beirut: Dar al-Fikr. pengangguran besar-besaran dan adanya kebutuhan yang tidak bisa dipenuhi ketika sumber-sumber produksi dibiarkan tidak dimanfaatkan. Economics of Islam: A Comparative Study. gadai dan hawalah masih dalam porsi yang belum signifikan. Third National Seminarr.93 persen. Walaupun adanya perubahan tersebut. total aktiva dari seluruh bank syariah nasional (tidak termasuk BPRS) adalah sebesar Rp. 03. hingga tahun 2002.28 triliun. dan kerja sama. 240-241. Luthfi Hamidi. dengan menunjukkan kekacauan yang telah terjadi karenanya. dari data diatas. 96 95 . dan mampu menjadi motor penggerak dalam pertumbuhan ekonomi bangsa.

peningkatan yang tidak terhindarkan dari kapitalisme monopoli. ia menemukan bahwa teori Moneter tentang bunga dalam versi neoklasik dan versi Keynes. yang dipinjam tak dapat tiada harus menghasilkan keuntungan. pada dasarnya hampir sama dengan bank konvensional. Pembagian keuntungan yang diperoleh dari pembiayaan yang dilakukan harus berdasarkan perjanjian pembagian keuntungan antara bank dan nasabah yang ditetapkan dimuka. semata-mata menempuh risiko tidak perlu menjamin adanya penambahan modal yang mengandung risiko itu. Dengan cara sama. bank syariah menerapkan dua akad tabungan. Teori. hlm. Perbedaannya adalah dalam mudharabah muthlaqah. Giro pada bank syariah pada umumnya menggunakan akad al-wadi'ah sehingga secara asasi bank tidak dapat menggunakannya karena sifatnya hanya sebagai titipan yang dapat diambil sewaktu-waktu. Suatu lembaga hanya bisa dibenarkan dengan menunjuk pada peranannya di dalam masyarakat dan manfaatnya untuk kemanusiaan. Teori produktivitas adalah tanpa bukti apa pun karena nilai produktivitas dari modal sebetulnya tunduk pada keadaan yang tidak pasti dari hukum penawaran dan per-mintaan. dan Nassir A. nasabah akan memperoleh keuntungan dari bagi hasil atas pendapatan dari penggunaan dana oleh bank dengan ketentuan yang telah disepakati di muka. dibutuhkan jangka waktu tertentu sehingga diperlukan adanya tenggang waktu antara dana yang diberikan dan pembagian keuntungan. Maududi meneliti peranan ini dan mendapatkan bahwa bunga adalah penyebab dari pelbagai penyakit dalam masyarakat. yaitu mudharabah muthlaqah (general invesment) dan mudharabah muqayyadah. Maududi menemukan bahwa Teori Pemilihan Waktu dan Teori Likuiditas untuk sebagian bisa dianggap berlaku. memungkinkan meningkatnya perolehan dana yang dapat dihimpun dari produk tersebut. Tapi tentu saja penjelasan tidak bisa digolongkan pada suatu pembenaran. Tabungan dengan akad wadi'ah tidak mendapatkan keuntungan dari bank. yakni pihak bank terikat dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh shahibul maal. Untuk deposito pada hakekatnya hampir sama dengan tabungan. tidak menutup kemungkinan bank dapat memberikan semacam bonus atau hadiah kepada para pemegang giro. Dikala kita menyimpulkan secara singkat pandangan para ahli ekonomi Islam mengenai lembaga seperti apa yang akan dibahas pada bab berikut. Jenis produk tabungan di bank syariah.101 Sikap menahan diri dan menunggu tidak memberikan hak kepada kapitalis atas suatu imbalan sampai ia dapat membuktikan bahwa penggunaan modal. Mahmud Abu Saud. 101 mudharabah terbagi dalam dua jenis. Seperti adanya akad yang mendasarinya. Di sini perlu ditekankan bahwa untuk memutarkan dana tersebut. yaitu giro. persaingan "yang mematikan". dan jenis layanannya. 71-75. asalkan tidak dijanjikan dimuka. Issa Abduh. yang dianggap sebagai sumber dari banyak keburukan di dalam sistem ini. yaitu dengan menerapkan akad mudharabah sehingga . Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 251 Teori-teori Modern tentang Bunga Sementara sasaran utama dari serangan kapitalisme ditujukan pada konsepsi hak milik pribadi yang bersifat mutlak. karena jika dilakukan akan sama halnya dengan bunga. tapi bank tidak dapat memberikan semacam bonus kepada nasabahnya asal tidak dijanjikan dimuka. bahkan seharusnya nasabah membayar kepada bank karena telah menugaskannya untuk menyimpan secara aman. tempat. berikut manfaat yang dapat diperolehnya. sebagai suatu yang tidak mengena dengan sebab musabab adanya bunga dibandingkan dengan bagaimana tingkat bunga itu ditentukan. maka lembaga yang paling banyak dikecam adalah ”bunga”. Dengan menolak teori produktivitas sebagai sesuatu yang berbelit-belit dalam pemberian alasannya dan teori pemilihan waktu (Time Preference) sebagai suatu yang berdasar atas dugaan psykhologis yang palsu. Oleh karena itu. jenis usaha. pemerasan tenaga kerja dan lahirnya imperialisme. Syeikh Nasir Ahmad. Maududi dan Anwar Iqbal Qureshi merupakan penyumbang-penyumbang pertama di bidang ini. la menyanggah teori klasik menurut cara-cara yang sudah dikenal. Begitu pula dengan adanya profit sharing dalam hal penggunaan dana untuk pembiayaan. Selain sistem penghimpunan dana. Some Aspects of Constitution and the Economics of Islam. dan sifat yang tak terkendalikan dari kebebasan berusaha dalam kapitalisme. (England: The Woking Mission & Literary Trust. Berbeda dengan konsep mudharabah muqayyah. maupun moral spiritual. sehingga mudharib memiliki wewenang penuh untuk mengelola dana tersebut tanpa terikat waktu. hal lainnya yang juga perlu untuk lebih disosialisasikan kepada masyarakat adalah salah satu produk bank syariah yaitu tabungan. 1967). dan deposito. sepanjang menyangkut penjelasan tentang bunga di dalam ekonomi modern. Sementara itu. Qureshi mencatat bahwa tidak terdapat teori yang sama-sama disetujui mengenai bunga _suatu pokok yang digarisbawahi oleh beberapa penulis mengenai masalah ini. giro yang berdasarkan wadi'ah tidak mendapatkan keuntungan. disini kita catat sanggahan dan penolakan mereka terhadap berbagai teori yang berusaha menjelaskan dan membenarkan penarikan bunga. Namun. yaitu wadi'ah dan mudharabah. penyakit ekonomi. Namun dalam bank syariah terdapat perbedaan-perbedaan yang sifatnya prinsipil. Dalam pada itu Mahmud Ahmad. Dalam hal tabungan. sehingga semua transaksi yang dilakukan harus mengikuti kaidah dan aturan yang berlaku menurut syariat Islam. Dengan lebih dikenalnya produk tersebut oleh masyarakat. tabungan dengan akad mudharabah. shahibul maal tidak memberikan batasan-batasan atas dana yang di investasikannya.110 Ekonomi Islam: Sejarah. Sheikh juga memberikan sumbangannya. tabungan. politik.

Hal itu disebabkan masih banyaknya masyarakat yang belum mengenal dan mengetahui sistem yang diterapkan dalam perbankan syariah sehingga manfaat dan nilai tambah yang dapat diperoleh masyarakat dari perbankan syariah kurang begitu dipahami dan diketahui. Sismondi. 103 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Jika dilihat dari sumbernya. hlm. hlm. di samping untuk penggunaan yang secara langsung tidak menghasilkan seperti pembelian fixed asset. Malthus. ia mencatat bahwa "modal dengan risiko adalah sejenis modal yang setuju untuk menghubungkan imbalannya sebagai jasa partisipasinya dalam proses produksi dengan besamya nilai yang diciptakan oleh partisipasinya itu". PT. seperti pendapat yang diperoleh dari bagi hasil dengan pihak pengguna dana. Modal pinjaman mendasarkan bunganya itu. keuntungan dan harga sewa. la me-misahkan antara peranan ekonomi yang berbeda sama sekali. Apa dan bagaimana sistem ini dilakukan sehingga sesuai dengan syariat Islam. Marshall. dimana pihak yang menerima titipan dapat menggunakan dan memanfaatkan uang atau barang yang dititipkan. 79. Pada akhir periode. ). pada dasarnya dana bank syariah dihimpun dari tiga komponen. Some Aspects of the Islamic Economy. Hlm. yang merupakan titipan murni dan setiap saat dapat diambil jika pemiliknya menghendaki. perbankan syariah masih perlu sosialisasi sehingga perkembangan dan kinerja perbankan syariah terus meningkat. 182-187. Dan usaha bank ini selalu berkaitan dengan masalah uang sebagai dagangan utamanya. yaitu modal. Mengenai sewa ia mencatat bahwa pada dasamya tanah tersebut produktif. merupakan biaya yang pertama-tama harus ditutup dari harga barang yang akan diproduksi". 1970). bagaimana sistem penghimpunan dana yang dilakukan bank syariah? Apa saja perbedaan jasa dan layanan perbankan syariah dibandingkan bank konvensional?. sedangkan modal uang tidak. sedangkan modal beresiko tidak meletakkan suatu batas seperti itu dan membiarkannya bebas untuk menggarap semua sumber alam dan mengkaryakan semua tenaga yang tersedia". Modal pinjaman karena alasan ini. ”Uang tanpa kerja tidak akan menghasilkan apa pun. titipan. menunjukkan kekuatan luar biasa pada seluruh jangkauan pertimbangan secara ekonomis. 194. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 111 prinsip-prinsip syariah. Disini la mengutip Keynes untuk menetapkan akan kemungkinan dan keinginan tingkat bunga 0 persen. Fisher dan malahan juga Bhom Bawerk dalam hubungan ini.. Teori. 104 Mahmud Ahmad. dengan tujuan untuk menciptakan suatu kerjasama antara pemilik dana (shahibul maal) dengan pengelola dana (mudharib) yang dalam hal ini adalah bank. Digunakan untuk hal-hal yang produktif seperti pembiayaan. Van Hoeve. Ensiklopedi Hukum Islam. “Semantic of Theory of Interest”. yang sebenarnya mengekalkan keseimbangan kesempatan harga. Modal sebagai dana yang diserahkan oleh para pemilik (owner). Sementara itu. dan ia dapat membebankan biaya kepada penitip sebagai biaya penitipan. Siddiqi mengutip Shackle untuk mengecilkan peranan bunga dan menggaris-bawahi "sifat-sifat bunga yang paradoksal". sedangkan tanah biar pun tanpa usaha bisa menghasilkan sesuatu Anwar Iqbal Qureshi. Dengan akad yang melandasinya yaitu al-wadi'ah.105 Tapi modal pinjaman menentukan harga partisipasinya dalam bentuk suatu tingkat bunga yang ditetapkan. para pemilik modal akan memperoleh bagian yang biasa dikenal dengan deviden yang merupakan pendapatan bank dari hasil-hasil usaha yang dilakukan. yang dimainkan oleh modal pinjaman dan modal dengan risiko. serta perbedaannya dengan sistem bank konvensional harus lebih diperkenalkan sehingga diharapkan akan lebih menarik minat masyarakat untuk ikut serta di dalamnya. Misalnya saja.102 Mahmud Ahmad dan Farid mengutip Harrod untuk menetapkan pokok yang sama. dan investasi.250 Ekonomi Islam: Sejarah.104 la memberikan sejumlah ringkasan dari teori-teori Smith. adalah keliru. Islam and the Theory of Interest with an Introduction by Sulaiman Nadvi.1 Sekalipun demikian. 10-43. Hlm. Terdapat dua jenis wadi'ah yaitu wadi'ah yad al-amanah (trustee depository). 1 . Juni 1967. Ricardo. hlm. Mahmud Ahmad menganggap bahwa bunga sebagai "sebab utama”. (Lahore: Muhammad Ashraf. 13-114. 106 Ibid. titipan merupakan salah satu prinsip yang digunakan oleh bank syariah dalam memobilisasi dananya. (Lahore: Islamic Publication. Dalam hal investasi. 102 Tim Redaksi (1994). yang dari dirinya sendiri merupakan cermin pantulan dari sebab pertama tersebut. 106 Mahmud Ahmad menilai bahwa alasan yang membenarkan bunga dengan mempersamakannya dengan sewa dan upah. Islamic Studies. dengan menetapkan suatu batas bagi daya marginal dari usaha produktif. bersamaan dengan sebab-sebab kedua tertentu. 105 Ibid. yang digunakan untuk menciptakan kekayaan lebih lanjut". Dengan merumuskan modal sebagai "bagian dari kekayaan. Ichtiar Baru. Beban biaya modal tersebut berupa bunga. Say. sedangkan modal risiko sebaliknya memperiihatkan keluwesan luar biasa bagi perusahaan yang bersangkutan. Jakarta. dan penitip akan menerima insentif berupa bonus yang merupakan hasil dari penggunaan dana tersebut. yakni pihak yang menerima titipan tidak boleh menggunakan dan memanfaatkan uang atau barang yang dititpkan. Jenis wadi'ah yang kedua adalah wadi'ah yad adh-dhamanah (guarantee depository).103 Dalam risalahnya yang cemerlang mengenai "Semantics of the Theory of Interest" Mahmud Ahmad mencatat kekacauan yang ditemuinya dalam kepustakaan ekonomi antara istilah untung (profit) dan bunga (interest). bank syariah menerapkan mudharabah sebagai akad yang melandasinya. Rawalpindi.

juga tidak sama dengan sewa dan pinjaman.. fungsi. Kita telah menyebutkan pendekatan Mawdudi yang berhati-hati mengenai campur tangan negara dalam kehidupan ekonomi. dan menginginkan agar sistem ekonomi Islam dapat mengawasi kecenderungan ini. Some. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 249 barangkali hanya rumput untuk makanan temak atau semak-semak untuk dijadikan bahan bakar”. Paper Presented at the First International Conference on Islamic Economics. Uzair juga mencatat bahwa asal mula modal dengan pembenaran yang menyertai atas — pemberian imbalan. “Some Conseptual and Practical Aspects of Interets Free Banking”. ditulis oleh Khursid Ahmad dan Naiem Siddiqi. tapi dimaksudkan sebagai sesuatu yang memiliki unsusr-unsur seperti struktur. 1976). yang makin bersifat kompleks dan saling ketergantungan. Dan sudah pasti memiliki fungsi yang dilaksnakan oleh peran tertentu dalam kegaiatan ekonomi.110 la meneliti pandangan dari Samuelson. kelihatannya menunjukkan suatu kecenderungan yang tidak bisa dibelokkan. 1977).. Joe S.112 Ekonomi Islam: Sejarah. Dengan kondisi itu dalam pikirannya. juga tidak terhadap modal fisik. seperti digambarkan oleh para penults tersebut di atas. (Makka. Berbicara perbankan dalam Islam. Muhammad Uzair. salah hitung atau sebab apa pun. yang juga memperingatkan "akan kecenderungan untuk memperlakukan modal uang seolah-olah sama dengan barang modal atau sebagai kekayaan yang nyata. Bank syariah adalah lembaga keungan yang usaha pokoknya memberikan kredit dan jasa-jasa lain dalam lalu lintas pembayaran serta peredaran kredit dan jasa-jasa lain dalam lalu lintas pembayaran serta peredaran uang yang beroperasi diseuaikan dengan Muhammad Nejatullah Siddiqi. “Teaching of Economics at the University Level in Muslim Countries: The Callenge of Alien Concepts and the Formulation of Islamic Concepts”. suatu kecenderungan yang makin sering terdapat dalam kepustakaan modern”. Patinkin.109 Suatu kritik bersifat penelitian atas usaha untuk membenarkan bunga barubaru ini telah dilakukan oleh Mahmud Saud. Ketika pembenaran yang sama untuk pemberian imbalan diterapkan pada modal uang. hlm. 36. manajemen. memberikan kesan bahwa mempergunakan jasa dari uang sama saja dengan menggunakan jasa seorang dokter. atau melibatkan suatu pengorbanan yang merupakan suatu tuntutan yang palsu tanpa dasar dalam kenyataannya. dikemukakan di dalam laporan komisi ekonomi Jamaat-i-Islami Pakistan. kerugian tersebut menjadi tanggungan dari peminjam". hlm. bersumber dari konsep mengenai modal fisik _barang modal _yang bertumpuk dalam masyarakat primitif. Samuelson yang mempersamakan harga dengan sewa untuk memakai uang.9 Suatu peranan aktif dari negara. bahkan telah menjadi contoh terbaik dalam dunia perbankan sebagai salah satu sistem perbankan modern sekarang ini. Op. hlm. maka sipemberi pinjaman yang menanggung kerugian. yang mencer-minkan kondisi yang sedang berubah dari kehidupan ekonomi moderen. qhanimah (rampasan perang). Barn. Ada beberapa penulis seperti Muhammad Abu Su'ud yang beranggapan bahwa perluasan peranan negara dalam ekonomi di zaman moderen sebagai sesuatu yang tidak sehat. berarti peti/lemari atau bangku. Cit. Mahmud Ahmad membahas sifat dan tujuan menabung dan beranggapan bahwa meningkatkan tabungan sebagai pinjaman adalah sama dengan mengabaikan suatu kebutuhan. sudah pasti tidak luput dari membicara Perbankan Syariah yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan. Pening-katan aksentuasi untuk peranan lebih positif dari negara dalam ekonomi Islam. bahkan dunia yang tidak menentu dimana proses produksi terjadi. bilamana barang itu anda gunakan. dayn (utang dagang) maal (harta) dan sebagainnya.107 Dalam hal sewa menyewa: "Jika terjadi kerugian karena nasib buruk atau salah perhitungan. Yang sudah pasti. sadaqah. Paper Presented at the First Word Coference on Muslim Education. 17.. bai’ (jual-beli). ia menimbulkan kebingungan. semua itu untuk mentimpan barang-barang berharga. Perbankan Islam Kata bank dari kata banque dalam bahasa Prancis. 108 Sebagaimana ditekankan oleh beberapa penulis. Suatu kecenderungan dicerminkan secara penuh dalam manifestasi Jama'at pada pemilihan umum tahun 1970. Teori. Perencanaan rasional. 35. di samping karya Schumpeter dan Keynes. seperti zakat. 108 107 . Kalim Siddiqi mengemukakan peranan sangat aktif negara. harus dengan sendirinya memainkan peran positif dan secara sadar memberi sumbangan untuk pelaksanaan cita-cita yang diharapkan lewat: 1). Pembangunan prasarana fisik dan sosial yang diperlukan. maka tiap kerugian karena nasib buruk. la berkesimpulan bahwa bunga tidaklah sama sifatnya dengan keuntungan. Cit. 110 Mahmud Abu Saud. Dalam Islam tidak disebutkan secara eksplisit. la menyalahkan Marshall karena telah membuat analog! yang palsu antara harga sewa dengan bunga. sedangkan dalam hal pinjaman modal. hak pemilikan atas nilai lebih atau modal dan mengelola serta mengarahkan investasi lebih lanjut". tidak memberi jaminan atas produktifitas nilai yang positif. hak dan kewajiban maka semua itu disebutkan dengan jelas. (Makka. 109 Muhammad Nejatullah Siddiqi. dan dari banco dalam bahasa Italia.. 2). yang akan "melaksanakan atas nama Allah. Kebe-ratan menyolok untuk memperlakukan bunga sebagai sewa adalah bahwa uang sebagai alat pembayaran (alat tukar) dianggap tidak mengalami penyusutan harga dan bahwa anda tak akan menyewa sesuatu yang musnah atau hilang. Op.

Tapi apakah harga tersebut? tanya Abu Saud "satu-satunya jalan untuk menentukan harga dari uang tersebut adalah dengan menentukan daya belinya . terdapat pembatasan-pembatasan kebebasan pribadi dalam bertindak. upah. Lebih-lebih pembenaran Patinkin gagal untuk mencakup bunga yang harus dibayar atas pinjaman konsumtif. suatu definisi yang lebih menunjukkan terutama pada alasan penarikan bunga (raison d'etre). perdagangan dan keuangan. perpajakan. pengaturan kegiatan bisnis. Tidak seorang pun membantah bahwa selama bisa diatasi dengan pendidikan. ini mungkin bisa ditentukan untuk waktu sekarang.. Op. Abu Saud menunjukkan bahwa pemilik modal uang bukanlah seorang penanam modal." la berpendapat bahwa "apabila dianggap bahwa keadaan suatu masyarakat secara ekonomis tidak dapat diperbaiki untuk jangka waktu yang diperkirakan. maka yang pertama adalah sangat menentukan atas hukum preferensi waktu yang dibuatnya. yang menunjukkan betapa besarnya pengaruh fikiran Mawdudi tentang masalah tersebut. malah secara sadar akan menganjurkan negara untuk melakukannya sebagai suatu kewajiban yang harus dilaksanakan. pembatasan pemilikan. Zainul Arifin. juga menentukan beberapa tindakan positif oleh negara yang bisa diterapkan pada situasi tertentu yang terdapat di beberapa negara-negara Muslim. Teori Nisbah Satu faktor yang paling menonjol dalam sistem ekonomi Islam dan sekaligus yang membedakannya dengan sistem ekonomi konvensional adalah adanya nisbah bagi hasil dalam aplikasi perbankan syariah. Di antara tindakan paksaan yang dibolehkan untuk suatu situasi tertentu. Cit. Dalam rangka membahas alasan yang membuat harga bunga uang lebih bisa diterima daripada harga komoditi. Dalam prinsip bagi hasil dikenal dua macam kontrak (akad). tapi malah tanpa peduli atas realisasi-nya itu sendiri. atau penentuan tuntutan bersama akibat beroperasinya kekuatan tak ter-kendalikan dari pasar. Fazlur Rahman mengatakan bahwa "bagi kepentingan dasar dari keadilan sosial ekonomi. ia menyebutkan bahwa "kemampuan untuk melepaskan suatu asset pada suatu tenggang waktu. tapi bagaimana mungkin untuk menentukan harga uang tersebut pada waktu yang akan datang?"111 Keynes secara mutlak menyebutkan definisi lain dari bunga. Tapi ia juga sekaligus menekankan bahwa "tata cara untuk mencapainya ialah lewat pendidikan dan bukan lewat paksaan . 39. perencanaan ekonomi dan penetapan denda-denda keuangan. yang sifatnya tidak sama dengan asset-asset dari jenis lainnya.. ketika ia menganggap bahwa bunga adalah perbedaan antara harga dari uang hari ini dan harga uang tersebut pada suatu tanggal di masa datang.". Naiem Siddiqi. Joe S. Tapi kita tidak boleh ragu-ragu mengenai satu pokok fikiran. Dalam kertas kerja paling akhir mengenai masalah ini. Teori. Nisbah bagi hasil itu melalui akad-akad bagi hasil (profit and loss sharing) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam aktifitas perekonomian. Argumen ini bersifat menipu. penyediaan modal fisik dan modal sosial oleh pemerintah dan penataan jaminan sosial terhitung sebagai kewajiban penting dari negara Islam moderen.. Sebagai methode pemenuhan permodalan (equity financing) juga ada akad-akad jual beli (al bai’) untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan (debt financing). sejauh keadilan sosial ekonomis menuntutnya. di samping usaha penghapusan kemiskinan dan penciptaan kondisi yang sehat untuk pemberian kesempatan kerja penuh dan pertumbuhan bertingkat tinggi. ruang lingkup kegiatannya ditentukan oleh tujuan dari sistem Islam. 18. paksaan untuk menjual atau menyewakan.8 Sebagai prinsip umum. . maka paksaan hendaklah dihindarkan. juga beranggapan bahwa peranan ekonomi aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari sistem ekonomi Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 113 pengarahan negara secara luas dan penyertaan di dalam bidang-bidang pereko-nomian. daftar fungsi dan kewajiban negara ini termasuk juga menciptakan kemantapan nilai uang dan menyelaraskan hubungan ekonomi intemasional. walaupun asset-asset itu sendiri mempunyai nilai yang sama.. Negara Patinkin menganggap bahwa bunga adalah salah satu bentuk penghasilan karena pemilikan.. khususnya sumber-sumber yang langka. yaitu bahwa tujuan sistem Islam harus dapat dicapai dan paksaan adalah diperboleh-kan. Bain mempersamakan dana yang bisa dipinjam dengan barang modal. . Chapra lebih positip lagi dalam kertas kerjanya yang paling akhir. negara harus mencampuri kemakmuran pribadi warga negara. nasionalisasi. sewa serta tingkat keuntungan. nilai uang dan nilai komoditi. Di antara sejawat Mawdudi yang akrab. ketika dia menetapkan bahwa "untuk pelaksanaan tujuan ini menjadi kewajiban negara Islam untuk tidak meninggalkan fungsi pokok berupa penyediaan sumbersumber. pajak progresif pada kekayaan lebih.112 Akad Musyaraqah. penentuan harga." Chapra. hlm.248 Ekonomi Islam: Sejarah. . bila usaha lewat pendidikan gagal. melalui kontrak ini dua pihak atau lebih termasuk bank dan lembaga keuangan bersama nasabahnya dapat mengumpulkan modal mereka untuk membentuk sebuah perusahaan (syirkah al inan) sebagai sebuah badan hukum (legal entity). karena bunga dibayar bukan saja sebelum realisasi penerimaan. yaitu: akad Musyarqah (joint venture profit sharing) dan akad mudharabah (trustee profit sharing). Dari dua rumusan tentang bunga yang dibuat oleh Keynes. Islam bukan saja tidak melarang yang demikian. Setiap pihak memiliki bagian secara proporsional dengan kontribusi modal mereka dan mempunyai hak 111 112 Ibid. dapat memberikan suatu kesenangan rasa terjamin yang potensial. hlm. tanpa negara mengambil alih pengelolaan langsung dari perindustrian.

Penga-turan semacam itu tidak boleh merupakan bagian dari hukum tetap. atau dapat membuat peraturan yang membuat sesuatu yang mubah menjadi wajib. maka ia menjadi haram. 116 Muhammad Nejatullah Siddiqi. hlm. Fungsinya adalah untuk menegakkan keadilan dan menjamin dipenuhinya kebutuhan dengan mengatur fasilitas-fasilitas umum dan sistem jaminan sosial. Dalam implementasi mudharabah mutlaqah. salah satu pihak dapat mengambil alih modal pihak lain sedang pihak lain tersebut menerima kembali modal mereka secara bertahap. 114 113 bagaimana pun masih memungkinkan adanya perbedaan-perbedaan yang tidak menyolok. atau dapat menjadi penyedia dana dalam hubungan mereka dengan pihak pengguna dana. juga merupakan suatu bentuk equity financing. kekuatankekuatan produksi dan sebagainya. pemilik dana memberikan kekuasaan penuh kepada pengelola untuk menggunakan dana tersebut dalam usaha yang dianggapnya baik dan menguntungkan. dan bila diundang-kan sesuatu untuk dilaksanakan. (Jakarta: 1986). syariah. terutama dalam mengatur hubungan antara manusia dengan alam. Mereka dapat menjadi pengelola dana (mudharib) dalam hubungan mereka dengan penabung dan investor. Akad mudharabah dalam aplikasinya terbagi kepada dua tipe. Zainul Arifin. Namun Zainul Arifin. Cit. secara wajar dan layak wajib ditertibkan dalam rangka untuk menjamin keadilan dan melindungi kepentingan masyarakat.114 Pihak-pihak yang bersangkutan dalam suatu akad mudharabah. Mudharib dalam kontek ini menjadi trustee atas modal tersebut. di mana pemulihan modal awal itu akan memakan waktu sampai 10 tahun. 115 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Pemikiran Ekonomi Islam. negara dapat saja mengeluarkan suatu perangkat perintah dan larangan. Bank dan lembaga keuangan dalam kontrak ini dapat menjadi salah satu pihak. Muhammad al Mubarak menyatakan bahwa negara merupakan salah satu dari tiga soko guru sistem ekonomi Islam. tetapi mempunyai bentuk (feature) yang berbeda dengan akad musyaraqah. menjamin pemenuhan kebutuhan dan mempertahankan keseimbangan sosial. karena kebutuhan akan pengaturan itu tumbuh berulang sesuai dengan perubahan dalam kondisi kehidupan. agar dapat mengendalikan kehidupan ekonomi dan memberikan bimbingan untuk mencapai tujuan-tujuan yang diingikan. jenis usaha dan sebagainya. yaitu untuk menghasilkan keuntungan. Apabila penguasa melarang sesuatu yang pada dasar-nya dibolehkan. tidak menetapkan suatu plafon prosentrase bagian dari modal dalam keuntungan yang didapat. Dalam disertasi doktomya tentang "Politik Ekonomi Negara Islam" Aswaf Ali menyimpulkan bahwa filsafat kemasyarakatan Islam. pemilik dana menentukan syarat dan pembatasan kepada pengelola dalam penggunaan dana tersebut dengan jangka waktu. Ibid. Dalam kontrak tersebut. 115 Mengenai perbankan dalam Islam yang mengambil mudharabah sebagai bentuk dasar dari cara kerjanya. hlm. 33. 19. dengan pengertian bahwa pihak-pihak yang bersangkutan akan menerima prosentase tertentu dari keuntungan dan bukan dalam jumlah uang yang ditetapkan lebih dahulu. Pemerintah dapat melarang suatu hal yang selama ini dianggap mubah (yang dibolehkan). Sementara negara tidak dapat mengesahkan apa yang secara jelas diharamkan oleh syariah atau membebaskan orang dari kewajiban-kewajiban yang secara jelas diwajib-kan oleh syariah. penemuan sumber-sumber baru. hlm. melainkan antar penyedia dana (shahibul maal) dengan enterpreneur (mudharib). yaitu akad mudharabah mutlaqah (tidak terikat) dan akad mudharabah muqayyadah (terikat). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 247 mengawasi (voting right) perusahaan sesuai dengan proporsinya. Hubungan ini selalu berubah dengan berubahnya pengetahuan. Inilah yang disebut musyarakah al muntanaqishah. (Kekuasaan ini tidak bisa diterapkan pada apa yang sejak semula sudah haram atau wajib dalam syariah).. Hal ini terutama berlaku pada perjanjian musyarakah. Islam memberikan wewenang kepada pemerintah yang dibentuk sesuai dengan hukum Islam untuk mengisi jurang ini. Di samping memperlakukan hukum syariah. Pegelola menggunakan modal tersebut dengan tujuan yang dinyatakan secara khusus dalam akad.114 Ekonomi Islam: Sejarah. membayangkan suatu masya-rakat ekonomi yang didasarkan pada . hubungan kontrak bukan hanya antara pembeli modal. Teori. bebas untuk menentukan tiap-tiap rumusan nisbah bagi kuntungan. Pembahasan ini merupakan suatu yang paling jelas bisa dilihat dalam kepustakaan. sebagai dapat dibedakan dengan hubungan antar manusia dengan manusia lainnya. jika ia dibaca dalam kaitan dengan apa yang ditulis oleh penulis mengenai permasalahan yang sama pada bagian awal buku ini. Adapun dalam impelementasi mudharabah muqayyadah. maka wajib hukumnya. Mudharib dapat berbentuk perseorangan atau badan untuk tujuan melakukan perdagangan. LIPPM. bersama-sama dengan iman dan keterikatan pada nilai-nilai moral dan prinsip-prinsip tertentu dalam organisasi. Kesemuanya itu. tempat.113 Dalam akad mudharabah. Op. Dalam pembahasannya mengenai peran negara dalam ekonomi. ibid.116 Teori Kredit dalam Islam Perjanjian mudarabah dan musyarakah pada hakikatnya bertujuan memberi modal investasi jangka panjang kepada perusahaan-perusahaan Islam. 34. Pada akad mudharabah. negara punya fungsi penting untuk membuat perundang-undangan baru yang mengatur dan dan memberikan bimbingan bagi kehidupan ekonomi dalam hal-hal yang dibiarkan tidak diatur oleh syariah. Kondisi yang terbuka guna penciptaan perundangan-undangan baru ini.

Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 115 milik. dimana segala keputusan diambil sesudah bermusyawarah secukupnya dengan wakil-wakil rakyat yang sebenarnya. 2) Menciptakan kondisi sehat di dalam pasar guna menjamin fungsinya yang baik. Sehubungan dengan usaha mempertahankan keseimbangan sosial. dibandingkan dengan perjanjian mudarabah dan musyarakah. karena dapat mengakibatkan kerugian modal. Hal ini terutama ditentukan oleh keadaan pasar. Teori. Karena keseimbangan. Kebanyakan perusahaan penerima modal dari bank merupakan perusahaan keluarga berukuran kecil. sementara tetap menghindari bunga. mengingat besarnya jumlah modal itu. negara memberikan jaminan sosial. yang di dalam Islam didapatkan berdasarkan kerja. yang merupakan bagian terbesar dari para nasabah bank Islam. yang sebagian besar modalnya selain dari bank juga berasal dari para keluarga. dengan syarat.246 Ekonomi Islam: Sejarah. Karena itu bank-bank Islam harus menemukan metode lain untuk menyediakan kredit jangka pendek. bahwa hal itu tidak bersangkutan dengan tingkatan pendapatan. mungkin dianggap perlu. namun jangka waktunya jarang yang berlangsung lebih lama dari tiga tahun. menjamin pemenuhan kebutuhan untuk tiap warganegaranya serta menciptakan keseimbangan pada standar hidup dalam masyarakat. Tentu akan lebih mudah untuk mencari pembeli jika saham-saham perusahaan itu diperjual-belikan di bursa efek. juga punya hak terhadap sumbersumber alam tersebut. khususnya pedagang eceran dan pedagang grosir. dalam bentuk Letter of Credit (L/C) sedangkan pinjaman untuk jangka lebih lama dipandang sebagai kredit jangka panjang. Baqir al Sadr telah membahas peranan negara didalam sistem ekonomi Islam dengan agak panjang lebar. Namun kebanyakan perusahaan yang menerima pinjaman bank tidak termasuk kelompok yang sahamnya diperjualbelikan di bursa. Tanggung jawab langsung negara sehubungan dengan jaminan sosial. dan karena adanya kenyataan. bagaimana pun. Kuwait adalah satu-satunya negara Islam yang mempunyai bursa efek yang cukup maju. dan bila perlu lewat paksaan. menjadi dasar kedua untuk didistribusikan. yang menyebabkan kehancuran bagi pasar uang Kuwait. Peranan ini terutama mencakup empat macam tindakan: 1) Menjamin kesesuaian dengan kode etik Islam dari tiap pribadi lewat pendidikan. sesudah kerja dan kebutuhan. Jenis kredit semacam ini jelas tidak cocok untuk pinjaman jangka pendek. Karena investasi modal saham dan perjanjian bagi hasil pada hakikatnya bersifat jangka panjang. Tahawi juga menyokong teori yang sama. 4) Mengambil langkah-langkah positif dibidang produksi dan pembentukan modal guna mempercepat pertumbuhan dan menjamin keadilan sosial. bahwa fungsi itu dilaksanakan dengan cara demokratis. dan akibatnya itu masih terasa. Di samping melaksanakan perundangan yang relevan. Baqir selanjutnya menunjukkan bahwa pembentukan perbendaharaan negara merupakan sarana untuk menunaikan tanggung jawab ini. peranan negara dalam kehidupan ekonomi makin banyak mendapat sorotan dalam berbagai tulisan. Di negara itu dulunya ada bursa resmi dan tidak resmi. serta apakah akan ada orang yang akan membeli saham yang dipegang oleh bank itu. Dana Jangka Pendek Biasanya nasabah bank memerlukan pinjaman jangka pendek. Bank-bank Inggris acapkali menyediakan kredit dagang untuk masa 90 hari atau kurang. karena saham menimbulkan masalah. yang khusus dan . ia menekankan pada pendapat. dalam hal perjanjian mudarabah pun pihak bank biasanya tidak menjual sahamnya dalam perusahaan itu selama masa empat-lima tahun. maka diperlukan kerja keras untuk melaksanakannya. Sekalipun bank mengutamakan dividen yang akan diterimanya atas saham-sahamnya. didasarkan atas hak umum dari seluruh masyarakat terhadap sumber-sumber alam. Dan sesungguhnya bank-bank Barat hanya memberi pinjaman untuk jangka waktu yang relatif pendek. 3) Perbaikan penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diakibatkan oleh mekanisme pasar dengan bimbingan dan pengaturan maupun dengan campur tangan langsung serta partisipasi dalam prosesnya. Teknik Alternatif Diterapkan untuk Kontrak Pembelian Kembali Suatu sarana baku adalah upaya murabahah (kontrak pembelian ulang untuk kredit jangka pendek) atau sarana kontrak penebusan. Jelaslah bahwa mereka akan enggan menjual saham itu bila keadaannya kurang menguntungkan. Telah disetujui bahwa negara menikmati kekuasaan yang paling luas untuk melaksanakan fungsi-fungsi tersebut. Campur tangan pihak pemerintah. Peranan Negara Tanpa suatu prasangka mengenai pentingnya kemerdekaan pribadi. bahwa sebagian warga masyarakat yang tidak punya kemampuan untuk bekerja. Selain di Kuwait jarang sekali ada perusahaan Islam yang mengumpulkan modal dari khalayak ramai. Abu Sulaiman memberikan komentar mengenai distribusi dengan meletakkan kepercayaan yang besar pada pasar yang berfungsi dengan baik. namun yang tidak resmi bubar di tahun 1982. tapi dengan standar hidup. Maka sulitlah untuk mencari ahli keluarga yang dapat menebus saham-saham dari bank Islam ini.

Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 245 cocok untuk kredit niaga. Cit. Tapi ini mengakibatkan bahwa sekelompok rakyat menerima lebih dan yang dibutuhkan dan kelompok lainnya mendapatkan kurang dari yang mereka butuhkan. Dengan demikian sarana murabahah itu merupakan pemberian kredit dalam waktu tertentu. Sistem pasar sebagai sarana untuk distribusi pendapatan di dalam masyarakat. Pihak bank Islam enggan untuk mengurus penyimpanan atau pergudangan. bahwa di dalam Islam ada dua dasar yang memberi hak atas pendapatan kerja dan kebutuhan. Perhatikanlah pernyataan berikut yang dibuat oleh penulis yang sama: "Di dalam Islam penyediaan sumber-sumber adalah optimum. Urusan pembayaran terakhir berdasarkan kontrak penjualan merupakan urusan bank dan nasabahnya. Sebagai alasan pokok untuk menentukan perubahan. Hampir semua pengekspor Barat lebih senang melaksanakan perjanjian murabahah itu. Apakah itu berarti bahwa bila semua pelaku ekonomi bertindak sesuai dengan ketentuan akhlaq Islam dan juga distribusi pendapatan dan kekayaan sesuai dengan cita-cita Islam. sebelum pembelian dilaksanakan.116 Ekonomi Islam: Sejarah. biasanya 90 hari atau paling lama 180 hari. apabila dia. bukannya penerima riba. dinilai sangat rendah oleh penulis-penulis kita. karena kebebasan pribadi yang diberikannya.. termasuk premi harga yang harus dibayarnya bila ia membeli komoditi bersangkutan sendiri. Karena itu nasabahnya mungkin akan membayar harga yang tidak seberapa mahal kepada bank. Baqir al Sadr menganggap kerja sebagai sumber utama bagi distribusi pendapatan. bank Islam bersangkutan tidak perlu menangani sendiri komoditi yang diperdagangkan. Ibid. termasuk premi harga yang tidak seberapa mahal kepada bank. bilamana nasabahnya belum sanggup menebus barang itu. pertama-tama sesuai dengan kaidah Islam dan kemudian cocok dengan selera konsumen. Op. hal ini halal. seperti dikemukakan dalam argumen terdahulu. acapkali bank dapat memperoleh diskonto atas pembelian untuk kepentingan nasabahnya. keduaduanya dalam Islam dianggap sebagai ciri-ciri tetap dari pasar. Adalah lebih perlu untuk mengadakan perubahan lewat tindakan negara. Pasar bisa memberi imbalan terhadap kerja. dan dia dapat menyerahkan barangnya secara biasa saja. Bank menerima laba dari premi penjualan kembali. hlm. Bank hanya mengurus dokumen. Komoditi bersangkutan dapat langsung diserahkan pada nasabah bank itu oleh pengekpor di Luar Negeri atau produsen Dalam Negeri. Pembahasan Kahf mengenai struktur pasar memusatkan perhatiannya pada kerja sama dan menitik beratkan peranan pemerintah dipasar. dan menurut hukum Islam. dan tidak perlu menyediakan gudang atau fasilitas penyimpanan komoditinya. maka fungsi sistem pasar akan mencapai penyediaan optimum dari sumbersumber. Karena itu sistem pemasaran harus dimodifikasi sedemikian rupa. Arti dari kalimat kedua tidak seluruhnya jelas. dan menyimpan surat bersangkutan sebagai bukti bahwa ia pemilik komoditi itu. Distribusi terakhir dari pendapatan harus sesuai dengan cita-cita Islam mengenai keadilan sosial yang menyangkut pemenuhan kebutuhan dasar bagi tiap pribadi dan juga untuk meratakan perbedaan yang menyolok. kebijaksanaan. sehingga memungkinkan penundaan tanggal penjualan kembali. la tidak mengemukakan pendapatnya ataupun menjawab pertanyaan-pertanyaan yang timbul seperti tersebut di atas. tapi mungkin bisa menyediakan kebutuhan. kekuasaan dan organisasi yang sampai saat ini belum dibahas. Tujuan-tujuan dari masyarakat muslimlah yang lebih penting. tidak ada kemungkinan bagi pemisahan antara kedua unsur itu. Premi harga itu diterimanya berdasarkan usaha niaga. karena uang pembayarannya dapat diterima lebih cepat dan tanpa risiko. Suatu keuntungan dari "murabahah" ini ialah karena kedudukan keuangan bank lebih kuat dibandingkan dengan nasabahnya. dalam pengertian Islam? Jawaban positif akan menimbulkan pertanyaan-pertanyaan lanjutan yang berkaitan dengan pengetahuan. para pemasok tidak perlu menghiraukannya. karena bank sendiri menyelenggarakan kegiatan jual beli barang. di samping itu mereka tidak terlalu repot untuk mengusahakan kredit dagang itu sendiri bagi kepentingan pelanggannya pada bank-bank konvensional. Pendapatnya ini membawa kita kepada persoalan penilaian sistem pasar.118 Dengan perjanjian murabahah itu. Semua orang akan setuju dengan Chapra bahwa "walaupun sistem pasar diakui oleh ajaran Islam. tapi itu tidak bisa dianggap sebagai sesuatu yang suci dan tidak bisa diganti.119 117 118 Zainul Arifin. Dengan demikian pengekspor Barat itu dapat memanfaatkan sarana kreditnya untuk keperluan lain. 119 Ibid.117 Biasanya masa penjualan kembali akan ditentukan oleh pihak bank dalam suatu kontrak dengan nasabahnya. Di dalam masyarakat yang benar-benar Islam. karena kegiatan itu bukan bidangnya. Dan bila bank itu membeli barang-barang sekaligus untuk beberapa nasabahnya ia dapat memperoleh diskonto tambahan karena banyaknya pembelian itu. dilain pihak. Kontrak itu dapat bersifat fleksibel. supaya sejauh mungkin sesuai dengan cita-cita Islam. namun untuk penundaan itu ditetapkan pula suatu premi tambahan. Berdasarkan sarana murabahah pihak bank akan membeli suatu komoditi tertentu lalu menjualnya kepada nasabahnya sehingga kelak bank itu akan menerima premi harga. mengenai pemecahan sistem pemasaran daripada pemecahan lewat alokasi sumber-sumber. Keadaan ini harus dirubah dengan jalan memindahkan sebagian dari pendapatan kelompok yang pertama kepada kelompok lainnya. Tugas yang bersifat pengawasan dan pengendalian dari pemerintah disatu pihak dan peranannya sebagai penjamin keten-traman masyarakat. Hak . 19. Teori.

kecuali pembahasan pendahuluan dari Siddiqi dalam Economic Enterprise in Islam. penipuan.120 Di akhir kontrak ijarah itu bank Islam bersangkutan dapat menjual alat perlengkapan. Baqir al Sadr manganjurkan agar bahan-bahan tertentu tidak diperkenankan untuk dialihkan ke dalam produksi barang-barang mewah. Kontrak jenis rangkap seperti ini semakin populer. Chapra. Teknik Altematif Diterapkan untuk Kontrak Sewa Beli Suatu alternatif bagi perjanjian murabahah adalah gagasan "ijarah" (kontrak sewa beli) atau kontrak "leasing" yang dengan tegas diperbolehkan oleh hukum Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 117 ekonomi masyarakat tidak mengizinkan pengeluaran bagi sumber-sumber yang sudah langka untuk membuat barang itu. disamping kepentingan untuk dirinya sendiri. atau menjual benda itu kepada nasabah semula. Perlu diketahui pula bahwa kontrak murabahah dapat juga dimanfaatkan untuk membiayai pembangunan atau proyek. Pengusaha: Produsen dan Pedagang Peraturan tentang tingkah laku bagi seorang pengusaha Muslim. Bila penjualan kepada nasabah semula telah disepakati dari saat pembuatan kontrak. Seperti halnya di dunia Barat. seperti peranan informasi dalam menterjemahkan kemauan balk menjadi hasil konkrit yang diharapkan oleh masyarakat. dan juga cara mengorganisasi dan melembagakan kemauan baik pribadi. Konsumen harus menghindarkan diri dari sikap berlebihan. Yusuf Qardhawi. Dia tidak akan melakukan suatu perbuatan yang merugikan orang lain. yang dirumuskan sebagai pengeluaran tidak berguna di atas keperluan untuk memenuhi kebutuhan. Karena nasabah yang menyewa alat perlengkapan itu bukan pemilik benda itu. Op. walaupun masih ditentukan oleh masa penggunaan yang diharapkan. Mengenai persoalannya sampai berapa jauh perhatian terhadap kepentingan masyarakat dapat mempengaruhi keputusan-keputusan para pengusaha. Diskusi-diskusi ini tidak berlangsung dengan sempurna. tidak terdapat suatu studi mendalam. spekulasi dan persekongkolan rahasia diantara pengusaha dan pedagang yang merugikan kepentingan konsumen. Dengan perjanjian ijarah pihak bank membeli barang seperti misalnya alat-alat besar pembangunan untuk keperluan para nasabahnya. termasuk "zakat". kemudian bersepakat untuk menyewakannya kepada mereka dengan harga sewa tetap untuk waktu tertentu. . dan dalam hal itu barang yang dijual kembali terdiri atas saham-saham dari perusahaan bersangkutan dengan premi harga yang disepakati bersama. Alt Abdul Rasul7 dan Kahf. telah dibahas terperinci diantaranya oleh Maududi. Beberapa penulis memberikan perhatian khusus mengenai kewajiban seorang majikan terhadap buruhnya. maka kontrak itu dinyatakan mengandung unsur ijarah serta murabahah. Tiada perhatian sungguh-sungguh diberikan kepada segi sosiologis dari tingkah laku pengusaha dan pedagang dalam masyarakat Islam. untuk membedakannya dari ijarah yang merupakan perjanjian sewa beli murni. Masalah ini menimbulkan persoalan-persoalan pokok. Nasabahnya itu dapat membayar uang sewa secara bulanan atau per triwulan. Yang dapat dikecualikan adalah Abdul Majeed Qureshi yang pendapatnya mengenai buruh dan hubungan perindustrian. sejauh dia tidak berhasil dalam menterjemahkan norma-norma yang seperti disenanginya menjadi program kerja yang operasional. Berlebihan adalah dalam pengertian di atas standar pemakaian rata-rata dalam suatu masyarakat. berikut penyewaannya biasanya dirincikan dengan istilah "ijirawa iktina" (kontrak pengadaan dan penyewaan). Ketidakjujuran.244 Ekonomi Islam: Sejarah. Cit. Beberapa penulis membahas konsep israf (boros) termasuk di dalamnya Naiem Siddiqi. Dalam hal semacam ini premi uang sewa dapat ditentukan lebih rendah. kecurangan. serta apakah nasabah itu memerlukan benda bersangkutan pada saat berakhirnya kontrak. ia harus melayani kepentingan masyarakat. Karena terbatasnya pustaka seperti disebutkan di atas. Pengusaha dibebani rasa keadilan dan kejujuran dalam setiap tindakannya. Bentuk khusus ijarah yang mencakup pembelian barang itu. selama produksi barang-barang yang dibutuhkan umum belum mencapai jumlah memadai. dengan uang sewa yang biasanya lebih sedikit daripada uang sewa menurut perjanjian awal. jenis kontrak ini digemari pula di dunia Islam karena uang sewanya dapat diperhitungkan dengan pajak perseroan. maka ia tidak mengeluarkan zakat untuk benda bersangkutan. atau lebih menyukai pengganti alat itu dengan model yang lebih mutakhir. Monopoli juga dianggap merugikan kepentingan masyarakat. kita bahas seperti di bawah ini.121 120 121 Muhammad Nejatullah Siddiqi. praktek-praktek pemaksaan. Pada segi positifnya. dilarang. dan sering digunakan oleh perusahaan di berbagai bidang seperti pembangunan untuk membiayai pengadaan alat-alat besar atau alat perlengkapan perusahaan. Siddiqi. Kebaikan umum selalu menjadi pedoman dalam keputusan-keputusannya. yakni suatu pemikiran yang meninggalkan standar ini secara berlebih-lebihan harus tidak diperbolehkan. Op. Kontrak itu dapat menjadi sumber dana jangka pendek atau jangka menengah. perjudian atau pemerasan. Cit. Teori. Hal ini memberantas penimbunan. sedangkan bank bersangkutan akan menetapkan harga sewa yang mencakup sebagian besar harga pembelian asli barang itu di masa kontraknya. atau menyewakannya kepada nasabah lainnya.

Teori.125 Di masa Rasulullah Muhammad maupun di masa para sahabat memimpin Negara dan pemerintahan. 123 Dalam konteks Indonesia. suatu kemustahilan bila ada dua bank sentral dalam sebuah Negara. perdagangan dan keuangan tak lepas kaitannya dengan negara sebagai institusi publik yang bertanggung jawab dunia dan akhirat. Mereka yang tidak menyetujui bagi hasil. Op. untuk mana cara-cara lainnya mungkin . Sebegitu jauh yang menyangkut persoalan penyediaan bibit dan sebagainya. 122 mereka untuk memanfaatkan lahan pertaniannya lewat kerja sama dengan pihak ketiga. bank sentral secara internasional telah menjadi symbol kedaulatan sebuah Negara. membayangkan suatu masyarakat ekonomi yang didasarkan pada kerangka negara (Islam) secara luas adalah dambaan setiap umat Islam. Ali Aswaf. 1. Bilamana ia sendiri menggarapnya maka haknya ditetapkan sebagian berupa hasil karena hasil kerjanya dan sebagian lagi karena tanah. khususnya di masa Khalifah Umar bin Khaththab telah dikenal. rupanya kurang menyadari kepentingannya maupun kelebihan cara ini dalam dorongan mereka untuk menjamin keadilan. dikendalikan langsung oleh pemerintah atau Baitul Maal. Umar Chapra. agar dilakukan oleh setiap muslim yang baik dalam mengabdi kepada masyarakat.bisa ditemukan. berbagai mazhab hukum Islam menetapkan berbagai rumusan. Oleh karena itu. Poitik Bank Sentral: Posisi Gubernur Bank Indonesia dalam Mempertahankan Independensi. adalah tidak dapat dimengerti. 126 Satu-satunya lembaga keuangan di dalam Negara Islam yang dikenal adalah Baitul Maal. Dan apabila dilihat dalam perspektif politik. Kegawatan masalah ini karenanya terletak pada sepanjang pemilik sebidang tanah berhak atas seluruh hasil bersih dari tanahnya. lebih-lebih bila kondisi . dan setiap pihak bebas untuk menganjurkan salah satu rumusan yang cocok-bagi kedua belah pihak. Op. (London: 1970). Adalah “mungkin” fungsi dan peran bank sentral sebagaimana dikenal pada masa sekarang.118 Ekonomi Islam: Sejarah. Hal mana penyertaan di dalam bidang-bidang perekonomian. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 243 Teori Bank Sentral Islam Dalam paradigma ekonomi Islam. seperti halnya dengan bagi keuntungan. Dengan demikian. hlm. 1970. Sebagai bahagiannya secara proporsional terhadap sumber-sumber alam yang bebas yaitu tanah dan tidak lebih. tetapi untuk menolak bagi hasil secara demikian. hlm. Ph. dan menguasai hasil bersih lahan pertaniannya. bank sentral adalah wakil sebuah Negara dalam bidang financial dan moneter.. etc. Konsumen Daftar barang-barang yang konsumsinya diharamkan Islam sudah cukup dikenal dan tidak menimbulkan pertentangan. bank sentral sebagai lembaga keuangan belum dikenal. University of Southern California. 2003). Political Economy of the Islamic State. Beberapa penulis juga menganjurkan diadakannya larangan atas beberapa barang mewah tertentu atau membebaninya dengan pajak yang berat untuk menghalang-halangi konsumsinya. Ini merupakan alasan bagi kasus mengenai pembatasan pemilikan pada lahan pertanian dan bukan alasan untuk bagi hasil. Maka besar dan strategisnya posisi sebuah bank sentral. Cit. Tidak ada batasan mengenai apa yang boleh dikonsumsikan oleh seorang untuk mencapai kehidupan baik. 123 M. Tapi membiarkan diri dalam kehidupan mewah tidak dikehendaki. baik di masa Rasulullah hingga di masa kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara. dan dengan demikian meningkatkan daya guna dan memainkan peranan yang oleh Islam memang diharapkan. The Economic System of Islam. Penyediaan modal fisik dan modal sosial terhitung sebagai kewajiban penting dari negara Islam modern. 125 Fachry Ali. 126 M. walaupun ekonomi Islam sebagiannya dapat diaplikasikan. hanya akan bisa diaplikasikan dalam sebuah Negara Islam. Dalam arti lain. Umar Chapra. hlm. Namun penyediaan (pembuatan) uang sebagai alat tukar. hlm. Apakah ia diperbolehkan memberikan kepada orang lain hak menggarap dan ia berbagi hasil dengan pihak ketiga dengan mengambil bagiannya berupa imbalan atas tanah lahan pertaniannya? Masalah inilah yang oleh Abu Sulaiman dijawab dengan negatif sedangkan lainnya menjawab dengan membolehkannya. 2. karena Indonesia tergolong negara yang tidak menerapkan hukum Islam. 122 Oleh karenanya peranan ekonomi secara aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari sistem ekonomi Islam.D Thesis. Dengan demikian. mengapa ia tidak diperkenankan untuk memasuki suatu "persekutuan" dengan bekerjasama dan berbagi hasil secara menyeluruh? Abu Sulaiman boleh saja mengatakan bahwa "pemilik" berhak atas tanah tersebut. Jika pemilik dari lahan yang bisa digarap diperkenankan untuk memperkerjakan buruh agar tanahnya dapat digarap. umat Isalm mendapatkan kepastian jaminan dalam berekonomi yang lepas dari azab Allah. bank sentral Islam baik dalam peranannya sebagai pusat aktifitas keuangan Islam. Islamic Culture Centre. dan mungkin akhirnya mendapat imbalan yang lebih tinggi. oleh karena itu Umar Chapra menyatakan “penyediaan modal fisik dan modal sosial merupakan tanggung jawab Negara Islam modern. Dengan ini jelas bahwa jawaban negatif dapat dianggap sebagai penolakan atas hak pemilikan itu sendiri. maupun dalam keterkaitanya dengan perihal politik ekonomi Islam. 40 124 Fachry Ali. 280. Seorang berdasarkan bagi hasil mungkin bekerja lebih tekun dibanding dengan tenaga kerja yang diupah.124 Bank sentral sebuah negara sangat berperan dalam dunia financial internasional dan kerjasma moneter. Cit. adalah keniscayaan berdirinya sebuah bank sentral. (Jakarta: LSPU Indonesia. secara langsung maupun tak langsung adalah bersinggungan dalam sosial-politik dan struktur publik.

karena pemegang deposito memandang sumbangannya untuk lembaga itu sebagai bantuan sekali jalan saja. la juga mencatat bahwa para fuqahaa (ahli hukum) yang membolehkan adanya sewa atas lahan pertanian mendasarkannya pada hukum darurat. dan karena itu harus dimungkinkan bagi Oleh karena itu. Namun soal ini dikesampingkan karena pertimbangan komersial. Mannan tidak menyukai penggunaan lahan pertanian oleh pihak ketiga atas dasar sewa. Sewa berupa uang atas tanah harus dinyatakan sebagai tidak sah. Mereka yang menganggap sah bagi hasil membandingkannya dengan bagi keuntungan. Kita tidak memasuki perbedaan pendapat tadi sepanjang perbedaan itu berdasarkan berbagai hadits yang berhubungan dengan masalah itu dan interpretasi hukum mereka. Nasir A. (London and New York: Routledge. Dengan mengutip karangan Iqbal dalam Bal-e-Jibril. dan kekuasaan otonomi para pejabat bank itu juga sangat kecil. yang bersedia menitipkan uangnya tanpa menerima imbalan berupa bunga. maka dalam waktu yang singkat lembaga tersebut pun Ibid. Yusuf. namun suatu bank percobaan lokal yang tidak memungut bunga atas pinjamannya telah didirikan pada akhir tahun 1950-an di suatu daerah pedesaan di Pakistan. The Politics of Central Bank. daripada bergabung dengan suatu usaha yang kurang mantap di daerah pedesaan. satu-satunya perdebatan mengenai penerapan asas-asas Islam dalam bidang perniagaan di tahun 1950-an tidak berlangsung di wilayah Timur Tengah melainkan di Pakistan.242 Ekonomi Islam: Sejarah. A. juga membantah pendapat. dan memberikan alasan. dilihat dari sudut ekonomi. Mannan tak beda dengan Akram. sekalipun telah dijamin oleh Undang-undang Dasarnya. ternyata aplikasi bank sentralnya tidak mampu menerapkan ekonomi non riba. baik sewa ataupun bagi hasil. 35-65. Maka dalam Undang-undang Dasar Negara itu. 1998). 129 M. bila tidak demikian mereka setuju.129 Namun walaupun cukup banyak minat untuk mendapat pinjaman. A. dan penawaran uang (pasar uang). sehingga tidak ada pembebanan biaya atas penggunaan kekuasaan atas tanah yang asli dan tak terhancurkan sesuai dengan definisi Ricardo sendiri mengenai tanah. Tahawi. la menganggap bahwa kedua putusan tersebut adalah berhubungan dengan dua situasi yang berbeda. Siddiqi dan Taqi Amini.127 Kenyataan di Pakistan ini. bahwa sewa harus dilarang dianggap sama dengan bunga. Lembaga itu menerima dukungan dari beberapa tuan tanah kecil. Cit. kita telah menjelaskan posisi Abu Sulaiman. Abu Sulaiman dan Haider Zaman Siddiqi. hlm. Tanpa adanya pemasukan deposito baru serta kesulitan yang dialami dalam mencari tenaga staf karena calon pekerja yang ada tidak besedia untuk melepaskan karier yang memberi hasil lumayan dan lebih terjamin.M. lalu disediakan kredit bagi para petani yang kurang berada untuk keperluan penyempurnaan usaha pertaniannya. seperti dinyatakan oleh Akram (613:34—36). Sheikh menentang dibolehkannya.128 Pakistan—Suatu Kegagalan Walaupun gagal dalam melarang "riba" secara nasional. Dari kredit itu tidak dipungut bunga kecuali biaya administrasi tetap untuk sekedar menutup biaya operasi bank itu. Di sana kesadaran tentang identitas keagamaan terpisah sejak mula-mula didirikannya negara itu. maka lembaga itu dalam waktu singkat kekurangan dana. Teori. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 119 Tahawi menemukan adanya hadits sahih dari Rasulullah Saw. atas kerugian bagi bidang industri. telah dibahas tentang baik buruknya. seperti diuraikan di atas. baik yang membolehkan maupun yang melarang sewa dalam bentuk uang atas tanah. dengan dasar fikiran bahwa "seorang hanya boleh memiliki tanah seluas yang dapat digarapnya sendiri. tindakantindakan yang diambil oleh bank sentral berpengaruh langsung terhadap suku bunga.M. Juga. Robert Elgie dan Helen Thompson. Hal mana dalam teori bank sentral konvensional. Apa pun penilaian orang tentang Tahawi dengan deduksi sejarahnya. Dan. dan perdagangan. termasuk S. Mereka yang menganggapnya tidak sah. bahwa tidak semua pemilik mampu menggarap lahan pertanian secara langsung. bank sentral Islam baik menurut fungsinya seperti sekarang atau seperti dulu adalah Baitul Maal. S. jumlah kredit. Mazharuddin Siddiqi. Baqir al Sadr. ia menyatakan pandangan yang sama dengannya. bila terdapat perhatian yang berlebih-lebihan dari rakyat terhadap pertanian. ia tak berhasil mengemukakan alasan ekonomis rasional guna menyokong pendapatnya. 128 127 . Metwally. Selebihnya harus diserahkannya kepada negara". bahwa sewa tersebut bertentangan dengan qiyas. maupun bagi hasil. disisipkannya satu pasal yang melarang pemungutan bunga. Pendirian dogmatis seperti itu hampir tak dapat dipertahankan. Bagi Hasil Bagi hasil dianggap sah oleh banyak penulis moderen. walaupun masalah bunga kemudian dibangkitkan berulang kali dalam Majelis Nasional di Islamabad.M. Op. Sepanjang yang menyangkut masalah filsafat ekonomi. seperti Mawdudi. Hifzur Rahman. Selain itu pihak yang menaruh uang deposito sangat memperhatikan bagaimanakah caranya dana yang mereka sediakan itu dipinjamkan. Yusuf beranggapan "pada awal sejarah Islam terdapat kecenderungan yang nyata untuk menata pengembangan yang akan datang dalam bidang pertanian sedemikian rupa. Hamid.

bisa disamakan dengan riba. sekalipun mereka sudah berpendidikan modern.130Kegairahannya merosot. pembedaan harus diadakan untuk tanah perawan di mana pemilik lahan tidak mengadakan investasi. Lalu timbul masalah sah tidaknya jumlah sewa yang lebih tinggi itu. Ini merupakan pendirian yang merupakan kesimpulan dari pemyataan Mawdudi mengenai permasalahan sewa menyewa. baik berupa tenaga maupun modal yang mengakibatkan bertambah baiknya nilai lahan itu. El Nagar-lah manajer bank itu. terdiri dari kaum Muslimin yang bergairah dan telah berpengalaman dalam bidang perbankan pada badan-badan komersial.120 Ekonomi Islam: Sejarah. maka hasil berupa pengembalian investasinya jatuh secara sah kepadanya. Tidak ada pertentangan bahwa sewa dalam bentuk uang dianggap sah atas lahan yang sudah diolah (macam kedua) sebagai pengganti "depresiasi". milik masyarakat perkotaan dan semata-mata melayani orang Mesir bergaya hidup kebaratbaratan. Mengenai macam tanah yang belum diolah. berlainan dari keadaannya di Pakistan dahulu. Orang bertanya apa yang mungkin menjadi alasan untuk menanamkan modal. diadakan suatu eksperimen baru di Mesir. yaitu eksperimen pertama yang tercatat dalam sejarah Timur Tengah dan wilayah Arab. Pendapat Abu Sulaiman bertolak dari pendirian dasarnya. Bank Tabungan itu berkembang pesat. Untuk mengijinkan ia membebankan suatu jumlah yang pasti. tidak menetapkan sesuatu plafon dari presentase bagian dari modal dalam keuntungan yang didapat. bahwa putusan perusahaan terlibat dalam pemilikan partner yang tepat dalam mudarabah. dari 1000 depositor diikuti oleh 59. tertentu dari keuntungan dan bukan dalam jumlah uang yang ditetapkan lebih dahulu. Pertanyaan ini dapat dijawab sesudah meneliti lebih mendalam mengenai sifat pengembahan investasi atas pengolahan lahan pertanian itu. Pada tanggal 24 Juli tahun 1956 Bank Tabungan Mit Chamr memulai usahanya. Tidak ada penolakan terhadap kenyataan bahwa jumlah sewa atas lahan pertanian biasanya lebih besar dari penurunan harga. yang intinya ialah membebankan suatu jumlah pasti ter-hadap suatu pengembalian nilai yang tidak pasti. Teori. dan jarang menggunakan jasa bank komersial yang dipandangnya sebagai lembaga asing. oleh karena bahagian masingmasing adalah berupa produksi yang dihasilkan dan bahagian (andil) dari pemilik atau investor tetap tidak pasti. maka pinjaman yang sedang berjalan hanya ditangani sebagai perjanjian bilateral saja antara para tuan tanah dengan para petani tanpa suatu perantaraan kelembagaan. Tapi ia gagal dalam menandingi argumen yang jelas. sekalipun ada yang mengemukakan bahwa pendahulu paham itu telah ada di daerah pedesaan Mesir pada tahun 1920-an sebagai suatu koperasi keuangan swadaya kaum petani. di Mesir lembaga itu bertempat di daerah pedesaan pula yaitu disuatu kota pedalaman di daerah Delta sungai Nil. 132 Ibid. yang melihat bahwa para karyawan staf itu adalah orang beriman. karena pandangan dan nilai-nilai kesusilaan mereka sama. dan tanah yang sudah diolah.131 Dalam waktu singkat golongan staf itu memperoleh kepercayaan dari masyarakat pedesaan berpaham konservatif. sebagai bagian dari sewa. Dalam membahas sewa tanah berupa uang atas lahan pertanian. dalam artian nilainya. walaupun ia sendiri seorang ahli pendidikan. Di Mesir—Sedikit Berhasil Pada saat eksperimen itu berakhir di Pakistan. dan ia berhasil menghimpun tenaga staf yang dipilih dengan seksama. A. namun agar berhak menerima pinjaman bebas-bunga. Abu Sulaiman menganggap pembebanan sewa dalam bentuk uang oleh si pemilik adalah tidak sah. dan setelah barisan pekerjanya yang kecil itu bubar. karena para depositor dan para debitur termasuk golongan yang sama. Seperti juga halnya di Pakistan. Cit. Op. Dengan demikian ada suatu dorongan untuk menabung uang. bahwa tiap manusia punya andil yang sama atas karunia Allah (lain halnya jika itu merupakan hasil dari keahlian atau jerih payah pribadi seseorang). Tidak ada bunga atas deposito itu. Apabila penanam modal untuk pengolahan lahan pertanian itu sendiri yang menanami lahan pertaniannya.000 depositor baru. Penulis kontemporer mengenai perbankan dalam Islam yang mengambil mudarabah sebagai bentuk dasar dari cara kerjanya. la tidak menopang pendapatnya dengan suatu preseden pun dalam Sunnah dan juga tidak memberikan argumen yang bertentangan dengan ijma' mazhab fiqh. dalam masa tiga tahun. Para petani di daerah itu selalu curiga terhadap orang luar. bila jumlah sewa yang diperkenankan untuk dipungut tidak boleh melebihi nilai penurunan harga. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 241 kandas. yang kemudian menjabat sekretaris jenderal dari Himpunan Internasional Perbankan Islam. Pengambilan investasi ini tidak pasti karena ketidakpastian harga pasar komoditi yang diproduksi. calon debitur itu harus mempunyai uang tabungan sejumlah tertentu untuk paling sedikitnya selama setahun. Schumpeter.132 130 131 Ibid. Pada umumnya semua pinjaman telah diselesaikan pada permulaan tahun 1960-an. dan khusyuk dalam melakukan ibadahnya bersama-sama para calon nasabah bank itu. Namun pandangan mereka terhadap para bankir baru itu berlainan sekali. Bagi hasil juga bisa diperbolehkan. . Abu Said juga mempersamakan sewa tersebut dengan harga bunga yang diperhitungkan atas modal uang. sebagai imbalan atas investasi untuk pengolahan lahan. sewa dan kegiatan untuk mengolah lahan pertanian. Tokoh pendorongnya ialah Ahmad El Nagar.

termasuk alat tenun bukan mesin. Pinjaman dari bank itu menghasilkan pendapatan bagi pihak yang berutang. karena tidak memperoleh bagian dari laba yang dihasilkan oleh pihak yang berutang. seperti telah diuraikan di atas. Sulit untuk mengerahkan karyawan tambahan untuk perluasan bank itu. ataupun mesin jahit biasa. tidak ada pertentangan pendapat. Pada umumnya hanya penduduk berpendapatan sedang yang berantusias dengan adanya bank ini. Orang-orang lain dan masyarakat mempunyai hak tertentu atas harta seorang pemilik. dalam bentuk sewa dan keuntungan merupakan hal yang kontroversial di dalam kepustakaan. tapi "bagian dari pemilik hanyalah sebagai imbalan atas kerugian yang mungkin dideritanya". Abu Sulaiman menganjurkan bagian yang lebih besar dari masyarakat atas hasil suatu lahan. Sementara telah terdapat konsensus atas haramnya bunga yang dipungut atas pinjaman uang. namun tidak pernah diberi waktu tenggang untuk pembayaran kembali pinjaman itu. Pihak yang berutang tidak diwajibkan untuk mengembalikan jumlah yang lebih besar sekalipun keadaan keuangannya bertambah baik. dan gaji yang dibayarkan kepada para karyawan tetap kurang menarik. yang memanfaatkannya untuk keperluan investasi modal. Ada pinjaman untuk pembelian ternak. Hak seorang pemilik untuk mengelola tanahnya sendiri atau mengembang-kan modalnya sendiri dalam usaha yang bersifat produktif atau usaha menguntungkan. bank itu hanya memungut sedikit biaya administrasi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 121 terhadap peranan yang dapat digambarkan tentang mekanisme pasar dan peranan yang dimainkan oleh negara. dan tidak dapat disangsikan bahwa bank itu memberi sumbangan berharga untuk usaha pembangunan. Meskipun demikian para petani miskin yang tidak mempunyai uang untuk didepositokan. sekalipun dapat dinyatakan bahwa memang golongan inilah yang merupakan tulang punggung perekonomian pedesaan setempat. pemugaran rumah kediaman. Pemilik tidak berhak untuk menghancurkan harta-harta yang bermanfaat. Masalah utang penduduk juga berkurang karena para peminjam tidak lagi mengandalkan para rentenir setempat yang menuntut suku bunga yang sangat tinggi. Keberhasilan Juga Menimbulkan Kegagalan Keberhasilan bank itu dibahas dalam laporan Yayasan Ford pada bulan Juni 1967. Dia tidak berhak atas keuntungan bersih yang murni. jika ada permintaan dari mereka yang benarbenar membutuhkan. Sayyid Qutb. karena penyediaan air secara efisien mutlak diperlukan oleh para petani. Mawdudi. Mannan. dan seperti halnya di Pakistan. Kewajiban zakat yang mengikat tentu harus dipenuhinya. walaupun jarak ke tempat keramaian di Kairo dan Iskandaria tidak terlalu 133 Ibid. Yang dipentingkan adalah. Penggunaan secara mubazir dan sikap boros dilarang. termasuk biaya pembangunan. di mana disebutkan bahwa bank itu berhasil memperoleh dukungan pribadi dari sejumlah besar para petani dan penduduk pedesaan. Siddiqi. pemilik harta harus menolong mereka yang sangat membutuhkan dan tidak boleh menolak suatu permintaan pinjaman berupa uang tunai atau benda. agar dana itu terus beredar. Dalam hal tersebut ia merupakan pemilik sah dari hasil lebih di atas biaya produksi. Kontroversi berpusat pada masalah-masalah penyerahan lahan pertanian untuk digarap oleh orang lain atas dasar sewa atau bagi hasil. bahwa pihak-pihak yang bersangkutan dalam suatu akad mudarabah bebas untuk menentu-kan tiap rumusan bagi untung. Abu Sulaiman membolehkan adanya bagi keuntungan. Manna' Qattan6 dan A. letak bank itu di daerah pedesaan yang merupakan faktor kurang menarik. Penulispenulis lainnya secara bulat membenarkan keputusan dari 4 mazhab utama dalam Islam (fiqh). Ini termasuk kewajiban untuk membantu kerabat dekat dalam keluarga kecil dan anggota keluarga besar jika mereka dalam keadaan membutuhkan. namun ada juga pinjaman jangka menengah sampai 5 tahun. Karena itu jumlah biaya administrasi yang dipungut sangat terbatas. Di samping zakat wajib. . Biasanya pinjaman itu adalah pinjaman jangka pendek selama 1-3 tahun. Teori. pembelian mesin-mesin sederhana untuk perusahaan kerajinan tangan. tetapi pada akhirnya mengalami kesulitan. Beberapa penulis menitikberatkan pentingnya arti ketentuan-ketentuan.133 Walaupun Bank Tabungan Mit Chamr terkenal di kalangan masyarakat. yang ditetapkan pada saat uang pinjaman diberikan. maka hak seorang pemilik atas pendapatan dari harta miliknya. tanpa mengindahkan tujuan penggunaan uang pinjaman itu. juga pada penyediaan modal dengan ketentuan bagi keuntungan (mudarabah). dan pengadaan penyempurnaan jaringan irigasi. bila pemilik tanah tersebut menguasai suatu lahan yang lebih luas dari hak rata-rata yang boleh dimiliki oleh warga masyarakat. Pemilik harus menghindarkan penggunaan hartanya dengan cara yang membahayakan orang lain atau merugikan kepentingan umum. dengan pengertian bahwa pihak-pihak yang bersangkutan akan menerima presentase Pinjaman itu digunakan untuk bermacam-macam keperluan. dengan memperhatikan larangan Nabi terhadap penimbunan. Seperti halnya di Pakistan. tidak dapat menarik manfaat dari bank itu. Pemilik Norma-norma tingkah laku untuk pemilik dibahas oleh sejumlah penulis termasuk Hifzur Rahman. dan pada mulanya berhasil. yang memandang bank itu juga sebagai milik mereka.240 Ekonomi Islam: Sejarah. bahwa mereka yang memiliki persediaan pangan dalam suatu keadaan darurat wajib menyerahkan kelebihan di atas kebutuhannya untuk mengisi kebutuhan masyarakat tersebut.

Ibid. yang menyetujui pemberian dana dari negara untuk lembaga itu. mengatur dan melengkapi tindakan-tindakan pribadi dan untuk menutupi kekurangankekurangan yang masih ada.122 Ekonomi Islam: Sejarah. diikuti dengan "persaudaraan sedunia dan keadilan. Tiap kekurangan dalam usaha mencapai tujuan. sekalipun syarat itu dapat ditafsirkan secara luas.” Ibid.136 134 135 kebebasan untuk memilih bagi tiap pribadi. karena gairah kerjanya tidak dapat dipertahankan untuk masa yang lama. Pinjaman itu pada umumnya diguna-kan untuk keperluan perumahan sedangkan pinjaman untuk tujuan spekulasi seperti pembelian "real estate" dengan maksud memperoleh tambahan modal tidak dibenarkan. maka Islam membolehkan mempergunakan kekuatan hukum untuk menegakkan keadilan secara tegas (51: 145). yang dapat memeliharanya tetap bersikap adil. Apabila semua itu gagal. Keadilan sosial. konsumen. Cara ini akan diikuti dengan mengadakan penilaian . Dan bila semua ini juga tidak berhasil. cara berfikirnya serta menanamkan dalam dirinya pengertian moral yang kuat. para buruh dan lain-lain. bahkan Ahmad El Nagar telah terdorong untuk memperluas eksperimennya sebuah lembaga baru. 136 Ali Aswaf. dilengkapi dengan jalan menjadikan hal-hal yang mandub/sunnah sebagai hukum positip oleh negara ataupun dengan konpensasi dan lain-lain tindakan positip. setiap pinjaman bebas bunga. Jelaslah El Nagar telah menarik pelajaran dari pengalamannya pada Bank Tabungan Mit Chamr. Banyak di antara mereka dipengaruhi keluarganya agar pindah ke kota untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih menguntungkan. membahas alasan dimasukkannya tujuan-tujuan non ekonomis ke dalam tujuan sistem ekonomi. Mereka juga diberi jaminan kerja yang sama dengan karyawan di sektor negara Mesir. Teori. aksentuasi Mawdudi pada tindakan penyelesaian lewat orientasi moral. dan dalam hal ini mereka tidak dapat disalahkan. seperti pemilik. Walaupun cara berfikir belakangan ini jauh lebih positip tentang peranan negara dalam usaha mencapai tujuan seperti diuraikan di atas. Mengutip kata-kata Mawdudi: "Untuk mencapai keadilan ekonomi. dengan demikian barisan pekerjanya pasti berkurang. Hal ini disetujui pula oleh pemerintah Sadat yang baru. Asas-asas Islam Berlaku Secara Ketat Bank sosial Nasser itu diperkenankan beroperasi dengan memperhatikan asas-asas ajaran Islam. Perhatian yang sangat besar untuk tujuan ini dicurahkan atas pembentukan batin manusia lewat iman. ibadah. dan sebagai permulaan diberikan dana sejumlah Mf 1. 135 Pada saat itu El Nagar telah mendapat dukungan dari teman-teman dekat almarhum Presiden Nasser. Op. karena tersedianya sumber dana yang lebih banyak. Kesulitan tambahannya ialah karyawan aslinya mulai keluar. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 239 jauh.400. Yang wajib dilaksanakan secara hukum. Pembedaan dalam hubungan ini selalu dibuat antara yang bersifat wajib (fardhu) dan dianjurkan (mandub/ sunnah). demikian pula karyawan pimpinannya. Dengan cara inilah penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diharapkan dapat dilaksanakan dengan baik. Suatu faktor yang menguntungkan ialah bank baru itu berkantor besar di Kairo. majikan. distribusi yang adil dari pendapatan dan kemerdekaan pribadi di dalam konteks kesejahteraan masyarakat". para pengusaha. sedangkan yang mandub/sunnah dilaksanakan lewat pendidikan.020 (lebih dari dua juta dollar AS). di mana ia menjabat sebagai Deputi Menejer Umum. pedagang. Pada umumnya yang diutamakan adalah pinjaman jangka pendek untuk menjamin kelancaran peredaran dana. mewakili kecenderungan yang berakar dalam pemikiran Islam dan digambarkan dengan contoh secara luas dalam kepustakaan mengenai tata perilaku dari berbagai pelaku-pelaku ekonomi. Cit. Karena itu kita akan mulai dengan mempelajari berbagai tata sikap laku dari para pelaku ekonomi. dan menunjukkan akibat dari dimasukkannya tujuan non ekonomis tadi pada cara dan sarana yang harus diterapkan untuk mencapai tujuan sistem ekonomi dalam Islam. yaitu pekerjaan yang dapat menjamin kehidupannya. Dan seperti halnya dengan Bank Tabungan Mit Chamr yang lama. yaitu Bank Sosial Nasser. masyarakat muslim harus kuat untuk menekan tiap warganya tunduk kepada batas-batas yang dibolehkan. Tindakan perorangan yang berorientasi moral diharapkan dapat mencapai hasil-hasil yang menjanun kebutuhan sosial dalam skala luas. karena menyanggupi untuk memikul semua tanggungan bank pendahulunya.134 Pemerintah Memberi Dukungan Bank Sosial Nasser Pengalaman yang mengecewakan pada Bank Tabungan Mit Chamr sama sekali tidak merupakan rintangan untuk usaha di masa depan. Peranan masing-masing dari mekanisme pasar dan tindakan yang direncanakan ditentukan sesuai dengan cara yang sama. Bahkan bank tersebut telah diambil alih oleh bank baru itu. untuk merubah kecenderungannya. sehingga dari semula telah mendapat sambutan baik.5 Siddiqi. dan pinjaman bagi orang-orang yang akan menggunakannya untuk keperluan sosial. pendidikan dan latihan akhlaq. produsen. Islam tidak hanya bergantung pada hukum. Daftar yang dibuat Chapra memberikan prioritas pada "kesejahteraan ekonomi". Hukum dan kontrol sosial adalah untuk membimbing. tetapi hanya bagi para pemegang deposito yang diperkenankan menerima pinjaman dengan syarat istimewa itu. Dengan demikian lembaga baru itu dari semula telah menikmati dukungan dana yang lebih besar. persamaan kesempatan dan kerjasama merupakan esensi berikutnya dari Mawdudi tentang tujuan pokok sistem ekonomi Islam.

Mengingat sikap saling percaya antara bank dengan nasabahnya serta moral orang beriman yang menerima pinjaman. bank itu menerima sebagian dari laba usaha. karena orang yang beriman menyadari bahwa bila mereka menyalahgunakan dana yang disediakan oleh para depositor. biaya perkawinan dalam keadaan tertentu dan segala sesuatu yang dianggap penting menurut adat kebiasaan masyarakat. dan dalam daftar kebutuhan pokok yang dibuat oleh Mawdudi. Dalam hal ini tidak disangsikan lagi bahwa bank Islam berkedudukan mantap. yaitu pemanfaatan sebaik mungkin dari jumlah maksimum sumber-sumber alam. pelayanan kesehatan untuk orang sakit dan pelayanan untuk penderita cacat. Teori. yang tidak bersifat ekonomis. di mana mereka menyatakan prinsip yang sama. Sebagai pihak mitra. dan kecil sekali kemungkinan bahwa uangnya akan digunakan oleh pihak debitur yang kurang bonafide. . dan tidak memikulkan beban kepada debitur bila usahanya mengalami kegagal-an. dan Siddiqi secara materiil tidak berbeda dengan daftar Tahawi di atas. Sayyid Qutb. yang memerlukan Uang pinjaman itu tidak dapat didepositokan pada bank komersial untuk menerima bunga. Jama'at-i-Islami Pakistan dalam laporan Dewan Ekonominya lebih dekat kepada pandangan ini. tetapi pihak yang berutang bertanggung-jawab. Ini merupakan pokok pikiranyang mendapat banyak dukungan dalam kepustakaan.238 Ekonomi Islam: Sejarah. Abu Aiman (Dr. Menurut pendapat beberapa penulis. Mengingat sifat sumber-sumber alam yang terbatas. Daftar kebutuhan pokok menurut Tahawi mencakup sandang.137 Bermacam-macam Jasa Bank Fungsi Bank Sosial Nasser itu jauh lebih luas daripada sekedar menerima deposito dan memberi pinjaman bebas bunga. yang akan terjadi dengan menghilangkan kelaparan dan rasa takut masyarakat. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 123 Tujuan Sistem Ekonomi Ekonomi yang sehat merupakan satu tujuan yang sangat ditekankan oleh setiap penulis. Bank Sosial Nasser sangat berminat untuk membina kegiatan investasinya melalui keikutsertaan langsung dalam berbagai proyek dan bersedia mengambil saham dalam usaha yang wajar. Kahf menetapkan kadar pemanfaatan maksimum sumber-sumber sebagai tujuan pertama dari kebijak-sanaan ekonomi Islam. bahkan dipandang layak dari segi sosialnya. biaya pendidikan untuk mereka yang membutuhkannya. ataupun dipinjamkan kepada seseorang dengan memungut bunga. walaupun tidak ada pengawasan terhadap penggunaan uang pinjaman itu. Bahkan. maka adalah lebih tepat untuk mengganti konsepsi pemanfaatan maksimum dengan konsepsi penggunaan penuh optimisme. Kita telah kemukakan di atas tentang tujuan kembar Tahawi berupa kecukupan dan ketenteraman. Diutamakannya Cabang-cabang Bank Sekalipun kegiatan Bank Sosial Nasser telah bervariasi dan telah merintis cara-cara perbankan baru bagi bank Islam. sekalipun transaksi mata uang asing sangat terbatas dan untuk keperluan itu nasabahnya tetap dianjurkan untuk menghubungi bank komersial lainnya. karena ini merupakan cara yang wajar untuk membagi risiko antara pihak yang menerima dana dan pihak yang menyediakannya. Dengan cara demikian bank itu dapat berperan serta langsung dalam masyarakat yang harus dibantunya. bahwa dana itu dimanfaatkan sesuai dengan asas-asas agama Islam. walaupun setiap penulis mengemukakan pula sejumlah tujuan lain. bersamaan dengan memperkecil perbedaan dalam pembagian hasil serta pengawasan berdasarkan kaidah-kaidah Islam terhadap perilaku para pelaku ekonomi. maka sedikit sekali terdapat kemungkinan uang pinjaman itu akan disalahgunakan. Selain itu disediakan pula jasa bank yang biasa di kantor besarnya di Kairo. Kembali kepada tujuan non ekonomis. Said Ramadhan Al-Buthy) juga beranggapan bahwa penemuan sumber-sumber kemakmuran dan penggarapannya adalah suatu kewajiban. namun sebaliknya turut memikul kerugiannya. sebelum kita lanjutkan penilaian mengenai pandangan-pandangan mereka tentang tujuantujuan yang non ekonomis. serta menjamin pemenuhan kebutuhan pokok bagi setiap orang. Baqir al Sadr menekankan perlu adanya penyediaan kemudahan dalam kehidupan sebagai akibat dari pertumbuhan dan perkembangan serta pemanfaatan secara maksimum dari sumber-sumber alam. ditekankan bahwa pemenuhan "kebutuhan spiritual". harus dilaksana-kan di samping usaha pemenuhan kebutuhan material. Yang mengesankan ialah kenyataan bahwa sedikit sekali kerugian yang dideritanya. pangan dan papan. tetapi tujuan utama dari 137 Ibid. Peraturan bagi hasil (laba) sepenuhnya dipandang sesuai dengan ajaran agama Islam. hal ini mungkin mencerminkan mutu dari pihak yang meminta bantuan bank itu. Mustafa Siba'i. yang harus ditakutinya bukanlah pihak bank. Mawdudi memberikan prioritas kepada "penyelamatan kebebasan manusia" yang diikuti dengan penyempurnaan akhlaq. Lebih dahulu dimana kita telaah materi' tujuan itu. melainkan Allah Yang Maha Mengetahui. status para nasabah sangat mantap sehingga mereka akan mendapat penilaian kredit yang baik dari setiap lembaga keuangan.

Juga. jumlah modal disetor telah dinaikkan sampai batas resmi M£ 4 juta (5. Strategi Islam dalam mengorganisir sistem ekonomi mempunyai 3 segi. pertama. Dengan meningkatnya jumlah deposito dan meluasnya kegiatan bank. sikap moral dan pola tingkah laku yang dirumuskan dengan baik dari pelaku-pelaku ekonomi.124 Ekonomi Islam: Sejarah. Titik berat dalam kepustakaan Islam mengenai subjek ini memang agak berbeda-beda. karena selalu didukung negara. Teori. sebetulnya dipengaruhi oleh dua kekuatan. termasuk menyediakan dana untuk perusahaan-perusahaan milik negara. yang diperkirakan masih jauh sekali dalam mencapai tujuan ini. Tujuan sistem ekonomi dibahas dan dilanjutkan dengan pembahasan pola tingkah laku pelaku-pelaku ekonomi. undang-undang. dan ketiga. bank-bank Islam itu merupakan ancaman nyata bagi bank-bank konvensional yang menerapkan cara-cara kerja Barat.5 juta USD) menjelang tahun 1978-1979. Bank Islam Tidak Membahayakan Kedudukan Bank Komersial Pengalaman nyata di Mesir memberi kesan bahwa bank-bank lama tidak menolak persaingan dari bank-bank Islam. dan terus meningkat dengan mantap mulai sejak saat didirikannya bank ini. yakni usaha pribadi yang bebas yang berorientasi moral dan pengaturan negara. maka mereka menyediakan jasa keuangan yang bersifat pelengkap daripada menyaingi bank konvensional yang kurang berminat pada kegiatan semacam itu. dan besarnya sama dengan modal Bank Mesir. namun pada umumnya mengandalkan jasa-jasa kaum rentenir tradisional. Keputusan ekonomi mengenai masalah tersebut membahas "berbagai metode untuk menentukan tingkat harga barang-barang yang akan diproduksi. dan telah meningkat dari M£ 12 juta ( 17. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 237 kegiatannya ialah mendirikan cabang-cabang bank. Penyediaan sumber-sumber. S Ibid. . Negara ikut campur dalam memimpin dan mengatur kerja suka rela dan menjamin usaha mencapai sasaran.4 Pemilikan sarana produksi dan sejauh mana tergantung pada mekanisme pemasaran atau pada penguasa pusat untuk mengambil keputusan. sekalipun tidak terlalu mencolok. sekalipun pada akhirnya di setiap masyarakat Islam. pengorganisasian produksi dan pertukaran serta pembagian pendapatan yang dihasilkan. Selain itu karena bank-bank Islam umumnya mengadakan investasi langsung di bermacam-rnacam perusahaan. yakni tujuan yang terperinci dan jelas. Menjelang tahun 1979 sudah ada 25 cabang bank ini di seluruh Mesir dan jumlah depositonya mencapai M£ 240 juta (345 juta USD). walaupun modal disetornya dari Bank Sosial Nasser hanya separuh modal Bank Nasional Mesir. dan menyediakan banyak pinjaman bebas bunga berjumlah kecil bagi orangorang yang sebelumnya tidak pernah menggunakan jasa-jasa bank.8 juta USD). Sesungguhnya usaha rentenir tradisional itulah yang terancam. merupakan kriteria utama untuk membedakan suatu sistem ekonomi dari sistem ekonomi lainnya.138 Perbankan Islam Tidak Membahayakan Bank Komersial Nasional Bank-bank komersial Mesir utama telah dinasionalisasikan. karena itu mereka mempunyai hak utama untuk melakukan peranannya. dan diharapkan akan meningkat lagi di masa mendatang. Perluasan jaringan perbankan dengan menarik golongan bukan nasabah bank juga merupakan kebijakan Bank Tabungan Mit Chamr. tetapi hal ini tidak mengganggu golongan yang berpengaruh meskipun kaum rentenir itu dituduh telah melakukan pengisapan di masa lampau. Selain itu masing-masing bank memegang peranan khusus. dan kesejahteraan ekonomi pada khususnya. jumlah deposito yang dititipkan pada Bank Sosial Nasser hanya sebagian kecil dari 138 | BAB 9 | Sistem Ekonomi Syariah istem ekonomi menguraikan tentang cara dan sarana untuk menciptakan kesejahteraan umat manusia pada umumnya. kedua. peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan khusus yang ditetapkan oleh negara. (penyediaan) sumbersumber untuk produksi dan distribusi pendapatan yang dihasilkan". Tujuannya menyediakan fasilitas deposito bagi orang beriman di sebanyak mungkin tempat. Secara khusus disebabkan karena Bank Sosial Nasser ini telah menarik nasabah baru yang sebelumnya tidak pernah memanfaatkan jasa-jasa bank konvensional. Labanya sungguh mantap. sehingga mereka tidak terlalu merisaukan soal persaingan.

140 Irfan Syauqi Beik. pembiayaan bagi pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat melalui dana zakat akan lebih baik bila dibandingkan dengan kebijakan deficit financing. Perkembangan sistem ekonomi syariah dalam satu dekade terakhir ini di Indonesia terlihat semakin pesat. Ekonomi Islam pun bukan semata-mata 139 Menurut data Biro Perbankan Syariah BI. dan profesional. Hal ini menunjukkan betapa kecilnya jumlah masing-masing deposito pada lembaga Islam tersebut.236 Ekonomi Islam: Sejarah. Oktober 2006. ulama pakar zakat) akan dapat dioptimalkan. dalam jangka waktu sepuluh tahun kedepan. Tentu ini merupakan peluang yang sangat prospektif sekaligus sebagai tantangan bagi lembaga-lembaga pendidikan yang ada. Sektor-sektor usaha lainnya. Teori.139 Langkah-langkah Membangun Sistem Ekonomi Islam ada beberapa langkah yang diperlukan dalam rangka membangun sistem perekonomian yang berdasarkan ajaran Islam. Bank tersebut berjasa pula dalam membangkitkan kembali pembayaran zakat di Mesir. Dibukanya Jakarta Islamic Index juga membuktikan bahwa ekonomi syariah memiliki pangsa pasar tersendiri dan memiliki propek yang sangat strategis kedepannya. Makalah Ekonomi Islam: Antara Wacana dan Realita . Sudah saatnya kajian ekonomi Islam mendapat ruang dan tempat yang lebih luas lagi di perguruan tinggi. Badan Amil Zakat (BAZ) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) harus mampu memerankan dirinya sebagai pengelola zakat yang tidak hanya bersifat amanah. . serta mengawasi pembagian dananya untuk hal-hal yang bermanfaat di seluruh negara. transparan. 38 tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat. Msc. Bagi pemerintah sendiri pun. Kurikulum ekonomi Islam pun perlu untuk terus menerus disempurnakan. baik pada skala mikro maupun makro harus terus diperbanyak. tetapi juga menyentuh dimensi-dimensi yang bersifat muamalah (sosial kemasyarakatan). Juga turut mendirikan Lebih dari 700 panitia yang khusus mengurus penagihan pajak sukarela itu. Ini akan memperkaya khazanah literatur ekonomi syariah sekaligus mempercepat perkembangan ekonomi syariah secara utuh dan menyeluruh. seperti asuransi syariah. BMT (Baitul Maal wat Tamwiil). Pasar Ekonomi Syariah Kita berharap dengan adanya UU No. 140 yaitu: Pertama. maka segala potensi zakat di Indonesia yang mencapai 6. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 125 deposito pada kedua bank tersebut itu. dibutuhkan tidak kurang dari 10 ribu SDM yang memiliki kualifikasi dan keahlian di bidang ekonomi syariah.3 triliun rupiah pertahunnya (menurut perhitungan Dr KH Didin Hafidhuddin. adalah dengan meningkatkan sosialisasi mengenai konsep ekonomi Islam secara komprehensif. Bahwa ekonomi Islam bukanlah semata-mata menyangkut aspek ibadah ritual saja. Bank Sosial Nasser dipandang sebagai suatu lembaga santunan oleh banyak orang sehingga pihak bank enggan mengecamnya. dimana dibutuhkan perpaduan antara pendekatan normatif keagamaan dengan pendekatan kuantitatif empiris. koperasi syariah. juga semakin berkembang. dan bahkan kini telah merambah sektor pasar modal. Riset-riset tentang ekonomi syariah. tetapi juga bertanggung jawab.

seperti UU No. 17 tahun 2000. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 235 bersifat eksklusif bagi umat Islam saja. maupun yang lainnya.142 Ketiga. maka kita akan menemukan fakta bahwa mesjid memiliki peran yang sangat vital dan signifikan dalam pengembangan dakwah Islam. Sebagai contoh.141 Jangan sampai transaksi-transaksi yang dilakukan tidak sesuai dengan prinsip-prinsip ajaran Islam. asuransi syariah. Kalangan perbankan di Eropa pun sudah melirik potensi perbankan syariah. Bahkan bukan tidak mungkin. sosial dan budaya. dimana zakat merupakan Seperti memberdayakan mesjid sebagai pusat kegiatan perekonomian. Disini dituntut optimalisasi peran Dewan Syariah Nasional MUI sebagai institusi yang memberikan keputusan atau fatwa apakah transaksi-transaksi ekonomi yang dilakukan telah sesuai dengan syariah atau belum. Rasulullah menjadikan mesjid sebagai sentra utama seluruh aktivitas keumatan. Begitu pula dengan masyarakat luas. UU No. yang diikuti oleh UBS group. dan memberikan masukan yang bersifat konstruktif bagi perbaikan dan penyempurnaan kinerja lembaga-lembaga ekonomi syariah. Bahkan kini di Inggris. 60 % nasabah bank Islam di Singapura adalah umat non muslim. Perangkat perundang-undangan dan peraturan lainnya perlu terus diperbaiki dan disempurnakan. perlu dikembangkan dan disempurnakannya institusi-institusi ekonomi syariah yang sudah ada. maka berbagai permasalahan yang terkait dengan rendahnya tingkat kesejahteraan umat akan dapat diatasi. Pinbuk. 38 tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat. yang membolehkan syariah windows. BNP Paribas SA. Soedradjat. Jika kita menilik pada shirah Rasulullah SAW. pembentukan karakter para sahabat sehingga mereka memiliki keimanan dan ketakwaan yang sangat kokoh kepada Allah SWT. lembaga zakat. Teori. Kedua. 141 ---$€£¥--- . sebuah kelompok perbankan terbesar di Eropa yang berbasis di Swiss. baik itu perbankan syariah. 142 Irawan D. maupun aspek-aspek lainnya termasuk politik. strategi perang. “Modul Manajemen Zakat”. Kita bersyukur telah memiliki beberapa perangkat perundang-undangan yang menjadi landasan pengembangan ekonomi syariah. hingga pada bidang ekonomi. Ini semua membuktikan bahwa konsep ekonomi Islam berlaku secara universal. hukum. Sebagaimana telah diketahui bersama. tetapi juga bermanfaat bagi kalangan umat beragama lainnya. Karena itu dibutuhkan adanya pengawasan yang ketat terhadap aktivitas institusi ekonomi Islam yang ada. Demikian halnya dengan HSBC dan Chase Manhattan Bank yang juga membuka window syariah. tengah dikembangkan konsep pembiayaan real estate dengan skema syariah. hal ini akan menjadi sumber inspirasi bagi kebangkitan umat Islam di seluruh bidang kehidupan. 10 tahun 1998 tentang Perbankan. telah mendirikan anak perusahaan yang diberi nama Noriba Bank yang juga beroperasi penuh dengan sistem syariah. mengontrol.126 Ekonomi Islam: Sejarah. dimana dituntut pula untuk secara aktif mengawasi. mesjid adalah pusat ibadah umat Islam. adalah dengan terus menerus memperbaiki berbagai regulasi yang ada. bank terbesar di Perancis telah membuka layanan syariahnya. apakah itu dalam aspek tarbiyah (pembinaan) para sahabat. maupun UU No.

143 ---$€£¥--- Tiap panen Segala jenis tumbuhSeukuran tumbuhan 5% nisab Tiap panen lainnya yang 10% padi memiliki nilai ekonomis Tambang dan Harta Terpendam (rikaz) Emas Senilai emas 2. marmer. Teori. Yusuf Qardawi 85 gram.5% menurut Hanafi 20%. 2. . Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 127 segala jenis bungabungaan) Rumputrumputan Buah-buahan padi Sayur-sayuran Seukuran nisab padi Seukuran nisab padi Seukuran nisab padi 5% 10% 5% 10% 5% 10% Tiap panen Tiap panen pengurang pajak. Maliki dan Syafi’i wajib dizakati apabila diperdagangkan (kategori zakatnya zakat perdagangan) Maliki. Namun ini belumlah cukup.5% menurut Hambali 20% Hambali 700 gr. dan zakatnya 2. emas platina.5% Perbulan pertahun / Pendapatan yang terkena wajib zakat adalah pendapatan kotor. apalagi mengingat Peraturan Pemerintah yang menjabarkan undang-undang tersebut belumlah ada. dll) Tambang batubatuan. Sedangkan yang keempat adalah dengan meningkatkan kualitas SDM yang memiliki kualifikasi dan wawasan ekonomi syariah yang memadai. dan Syafi’i wajib dizakati apabila diperdagangkan (kategori zakatnya zakat perdagangan) Perak Seniali 642 gram 2. 143 Ibid. Hanafi.5% 20% Menurut Maliki dan Syafi’i harta terpendam selain emas dan perak wajib di zakati.5% Ketika memperoleh Mazhab Hanafi nisabnya 107.5% Ketika memperolehnya 2. batu Senilai emas bara.5% Ketika memperolehnya Ketika memperolehnya Ketika memperolehnya 2.234 Ekonomi Islam: Sejarah. tembaga.5% Ketika memperolehnya Tambang selain emas dan perak Senilai (misal: besi.76 gr. maka zakatnya kategori zakat perdagangan Menurut Hanafi 20% zakatnya.. Menurut Hanafi harta selain logam tidak wajib dizakati. timah. dll Tambang Senilai Minyak Gas emas Harta terpendam Senilai (harta yang emas ditinggalkan non muslim) Pengahsilan / Profesi Senilai penghasilan 520 kg beras 2. Menurut Maliki dan Syafi’i wajib dizakati apabila diperdagangkan. Mazhab Hanafi kadar zakatnya 2. sehingga peraturan seperti zakat adalah sebagai pengurang pajak masih belum terealisasikan pada tataran operasional.

Syafi’i dan Hambali tidak wajib zakat. tanpa irigasi 10% Tiap panen Tiap panen . Kerbau. percetakan. dan ekor lain-lain yang setara. Domba. dll) Tanaman Hias Seukuran 5% (anggrek. emas tahun real estate. Sapi. 5% 1481 kg kacang10% kacangan. swalayan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 233 Kekayaan Ternak Kambing.5% perikanan tahun gram emas Perniagaan. zakatnya tambah 1 ekor domba umur 1 th.5% trading tahun Senilai Tiap Industri 2. dsb) Standarisasi Zakat Jenis Harta Nisab Kadar waktu Hasil Pertanian dan Hasil Bumi 1481 kg padi / 5% Padi / Beras 815 kg 10 % beras Biji-bijian (jagung.5% hiburan dan emas restoran Perdagangan Senilai 2. Perusahaan dan Pendapatan Jasa Perniagaan/ Tiap 85 gram 2. nisab 10% Keterangan Tiap panen Dengan pengairan irigasi zakatnya 5%. 30 ekor 1 domba umur 1 th.5% Tiap (export / import. penerbiatan.5% emas tahun Usaha Perhotelan. Menurut mazhab Maliki. Tiap tahun Tiap tahun Kuda Unggas dan Ikan 40 ekor Setara dg 20 dinar Unggas dan Tiap atau 85 2. Setiap bertambah 30 ekor zakatnya bertambah 1 ekor umur 1 th. 40-120 Kacangan. setiap bertambah 40 ekor zakatnya 1 ekor umur 2 th. 1 ekor umur 1 th 1 ekor umur 2 th Tiap tahun Setiap bertambah 100 ekor. Teori. Senilai 2. Kacangan umur 2 th.128 Ekonomi Islam: Sejarah.

232 Ekonomi Islam: Sejarah. apabila tidak ada sumber ekonomi yang lain. Soedradjat. sangat jelas sekali. seperti tanah. Dan setengah tetap (mobil dan mebelair) dikenakan zakatnya dari harga beli atau harga buatanya. (Jakarta: 1991) lihat juga dalam Irawan D. “Modul Manajemen Zakat”. Hambali. Perbedaan antara sistem ekonomi Islam dengan sistem ekonomi kapitalis sangat mendasar. “Modul Manajemen Zakat”.5% Senilai emas 2. stok dan piutang. nisabnya senilai 107. Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis slam merupakan sebuah sistem kehidupan yang lengkap dan menyeluruh menyangkut semua aspek kehidupan manusia. Konsep Ekonomi Islam:Suatu Pengantar.92 gr 2. mengembangkan dan menafkahkan dengan berbagai sarana yang dimiliki tanpa adanya aturan dan pembatasnya (frame of game). 91. Menurut Yusuf Qardawi nisabnya 85 gr.130 Tabel 7 Daftar Standarisasi Zakat Maal. yang dibangun dan ditegakkan atas dasar pengkultusan terhadap kebebasan individu dan terlepas dari semua ikatan nilai. I 2.131 Standarisasi Zakat Jenis Harta Nisab Emas dan Perak Emas murni Emas perhiasan dan perabotan yang berssal dari emas Perak Perhiasan dan perabotan yang berasal dari perak Logam mulia selain emas / platina Batu permata (intan dan berlian) 130 131 | BAB 6 | Keterangan Kadar waktu Menurut Mazhab Syafi’I. kecuali diperdagangkan (dikategorikan zakat perdagangan) Irawan D. Kapitalisme mengacu pada prinsip mendapat keuntungan dengan semaksimal mungkin dengan sumber daya terbatas. dan sebagainya.76 gr.5% Tiap tahun Tiap tahun Tiap tahun Tiap tahun 91.5% 642 gr. . Sasaran inti sistem ekonomi Islam adalah keadilan sosial dalam masyarakat. gedung. Maliki. dikurangi kewajiban dan hutang-hutang dan nafkah keluarga itu sendiri. semuanya dalam Islam itu udah ada aturan mainnya. 1 91. Oleh karena itu banyak sekali teks-teks nash (baik Qur’an maupun hadits) yang menerangkan dan menjelaskan tentang kebijakan-kebijakan Islam akan hubungan sosial antar umat (hablunminannas). Jadi. Perhitungan ini biasanya terhadap aktiva lancar yang terdiri dari: uang kertas. Hukum Zakat. Sistem ekonomi Islam hanyalah bagian dari keseluruhan sistem Islam itu. 1 Adapun hak masyarakat atas hartanya dan Heri Sudarsono. Litera Antarnusa.5% Tiap tahun Seniali emas 2. Dan kewajiban itu biasanya berlangsung selama sudah mencapai satu tahun sesudah tutup buku dan mencapai satu nisab. Teori. (Yogyakarta: Ekonesia. dan angka pungutan adalah dua setengah persen. Pinbuk. karena harta perdagangan itu justru harta benda yang diusahakan untuk diharap dapat berkembang atau tumbuh-berkembang. Setiap individu bebas memiliki.5% Mazhab Hanafi 700 gr. dan Syaif’i tidak wajib dizakati. dan dia Indonesia biasanya ditegaskannya bila 85 gram emas atau menurut BAZIS 94 gram emas murni. gudang. Yusuf Qardawi. hlm. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 129 yaitu prinsip an-nama’ atau al-istinma’ (prinsip produktifitas) dan di luar kebutuhan pokok.92 gr 2. surat-surat berharga. kecuali diperdagangkan (dikategorikan zakat perdagangan) Menurut mazhab Hanafi. 2004). Senilai perak 2. uang di bank. Sistem ekonomi ini sangat materialistik. dan Syaif’i tidak wajib dizakati. Terhadap aktiva tetap. Hambali. Soedradjat. sekali saja sebesar dua setengah persen seperti biasanya.5% Tiap tahun Menurut mazhab Hanafi. Pinbuk. Maliki. yaitu seharga dua puluh misqal.

130

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Konsep-konsep Ekonomi Islam

231

pengawasannya serta perhitungan atas kepemilikannya, pengembangan dan pendistribusiannya, adalah hak yang lemah bahkan hampir tidak memiliki pengaruh apa-apa. Sementara secara hati nurani (humanistik) mereka tidak lagi memiliki rasa pengawasan dan tanggung jawab yang menjadikannya menghormati kebenaran dan memeliharanya. Setiap saat mereka berusaha sedapat mungkin untuk lolos dari pengawasan hukum, khususnya tentang pajak dan permainan kotor lainnya (decoy of political). Berbeda dengan Islam, sungguh telah kita lihat bahwa Islam meletakkan batas-batas atas pemilikan (hak milik) dan karya, juga batas-batas dalam pengembangan, pengeluaran, pendistribusian dan pembelajaannya. Islam jelas menghampus bentuk kepemilikan yang mutlak secara individu, juga mengharamkan riba, menimbun, menipu, dan lain sebagainya yang menafikan (mengesampingkan) akhlaq dan bertentangan dengan kemaslahatan umum. Sistem ekonomi Islam mengacu pada prinsip kempemilikan hanya milik Allah dan manusia hanya dipercaya untuk mengoptimalkan harta yang bersifat amanah itu untuk kepentingan umum dan menjaga fitrah manusia. 2 Islam juga dengan jelas memberi hak kepada seorang hakim syar’i yang melaksanakan hukum Allah untuk mencabut pemilikan seseorang apabila bertentangan dengan kemaslahatan umat. Juga melarang memberi wewenang kepada yang belum sempurna akalnya, mengahmbur-hamburkan dan menahan mereka untuk tidak mempergunakan harta yang hakikatnya merupakan harta masyarakat atau harta Allah swt menurut prinsip “istikhlaf” (amanah).3 Sudah menjadi rahasia umum bahwa sistem ekonomi kapitalis dapat dikatakan mendominasi praktik ekonomi di berbagai belahan bumi ini. Ada anggapan bahwa sistem ini lebih menjanjikan kemakmuran masyarakat yang menjadi tujuan semua sistem perekonomian. Sementara itu, aliran sosialisme tampak menjadi semakin kurang populer karena terbukti dari beberapa negara yang menerapkannya tingkat kemakmuran yang dicapai kalah jauh dari negara-negara yang menerapkan sistem ekonomi kapitalis. Oleh karena itu, dapat disaksikan akhir-akhir ini semakin banyak negara yang mengalihkan sistem ekonominya menuju kapitalisme. Sistem ekonomi kapitalis telah dianggap berhasil dalam mencapai tujuannya walaupun di beberapa negara masih terjadi ketimpangan. Geliat kebangkitan Islam telah mendorong mengemukanya sistem ekonomi yang lebih menjanjikan, yakni sistem eknomi Islam. Terlepas dari perbedaan pandangan di antara berbagai pihak termasuk perbedaan pendapat di
Yusuf Qardhawi (terj.) “Sistem Masyarakat Islam dalam Al-Qur’an dan Sunnah” (Solo: Citra Islam Press, 1997) hlm. 250. Judul Aslinya: ‘Malaamihu Al Mujtama’ Al Muslim Alladzii Nansyuduh’ Cairo: Maktabah Wahbah. 3 Ibid.
2

timah, nekel dan lain-lainnya. Yang satu lagi adalah: La yazubu bil-izabah atau benda keras yang tidak dapat dicairkan dengan api, seperti: batubara, marmer, yagut, billaur, akik, zamrud, firuz, celak, kapur dan batu-batu permata lainnya.128 Semuanya itu adalah harta kekayaan bumi yang diperuntukkan bagi kehidupan manusia agar supaya mereka bisa mensyukuri nik’mat dan sekaligus mengamalkannya sesuai dengan fungsinya, yaitu fungsi sosial, yang berarti menuntut untuk dikeluarkan zakatnya, karena kesemuannya itu merupakan penghasilan yang berniali ekonomis. Para alim ulama seperti Abu Hanifah, mewajibkan zakat semua barang tambang. Namun, beliau tidak membatasi nisabnya, artinya sedikit maupun banyak tetap dikeluarkan zakatnya yaitu: seperlima (20/100). Ma’din (tambang) itu tercakup dalam pengertian rikaz, hal mana dikenakan 20% pungutan zakatnya. Apalagi kesemuanya adalah milik communaal bezit, hak milik masyarakat. Lain lagi dengan pendapat Malik dan asy-Syafi’I, yang hanya mewajibkan pada tambang emas dan perak dan mensyaratkan mencapai satu nisab yaitu 20 dinar atau 200 dirham. Adapun kadar pungutannya adalah 2½, dan zakatnya tiap-tiap memungut hasilnya dipungut zakatnya seperti pada tumbuhtumbuhan, jadi tidak menunggu setahun. Dan menurut beliau, hasil tambang itu sebenarnya termasuk penghasilan bumi yang wajib dipungut 10% (sepuluhpersen), akan tetapi karena melalui proses yang banyk menelan biaya, maka hanya minimal 2,5%. Bagaimana dengan perusahan-perusahaan pertambangan besar yang lain di Indonesia seperti PT. Freeford di Irian jaya? Lain lagi dengan Imam Ahmad, semua barang yang dikeluarkan dari tanah mempunyai nilai ekonomi, wajib dikenakan zakat apabila mencapai sudah mencapai satu nisab, yaitu seharga 20 dinar atau 200 dirham. Ia bahkan tidak mensyaratkan setahun, seperti Malik dan as-Safi’I di atas tadi, zakatnya tiaptiap memungut hasil seperti padi dengan kadar pungutan 2,5%. Mengenai harta karun (rikaz) yang ditemukan dan bernilai ekonomis, seperti emas, perak, besi, timah, menurut Imam Hanafiyah, Hanbillah dan Ibnu Munzir, dalam segala bentuk, seperti hiasan, tempan mainan, asesoris dan lain sebagainnya dikenakan zakat 20%. Lain dengan pendapat Imam asySyafi’i, tidak mewajibkan 20% kecuali pada temuan yang berupa emas dan perak saja. Yang pasti pada umumnya semua ulama besar itu menetapkan kesepakatan bahwa pertambangan dan harta karun yang diperoleh itu wajib dikenakan zakat-nya.129 Zakat Perdagangan Zakat perdagangan itu hukumnya sama dengan zakat-zakat mal yang lain, yaitu diwajibkan, dimana kalau kita melihat pada prinsip sumber zakat,
128 129

Ibid. Ibid.

230

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis

131

dimaksudnnya dengan al-mihanul-hurrah adalah pekerjaan bebas, tidak terikat pada orang lain, seperti pekerjaan seorang dokter swasta, pemborong, pengacara, seniman, penjahit, tukang kayu dan lain sebagainya.124 Permasalahan gaji, upah kerja, penghasilan wiraswasta itu termasuk katagori mal mustafad, yaitu harta dipungut zakatnya. Mal mustafad adalah harta yang diperoleh orang Islam dan baru dimilikinya melalui suatu cara pemiliknya yang disyahkan oleh undang-undang. 125 Jadi mal mustafad ini mencakup segala macam pendapatan, akan tetapi yang bukan pendapatan yang diperoleh dari penghasilan harta yang sudah dikenakan zakat, gaji, honor dan uang jasa itu bukan hasil dari harta benda yang berkembang, bukan hasil dari modal atau harta kekayaan produktif, akan tetapi diperoleh dengan sebab lain. Demikian juga penghasilan seorang dokter, pengacara, seninaman dan lain sebagainya, itu semuanya mencakup dalam pengertian mal mustafad. Dan mal mustafad itu sudah disepakati oleh jamaah sahabat dan ulama-ulama berikutnya untuk wajib dikenakan zakatnya. Perbedadaannya hanya pada waktu wajib zakatnya, yaitu tentang persayaratan haul. Zakat Barang Temuan (Tambang) Perihal zakat untuk barang temua, di dalam al-Qur’an dinyatakan, Allah Berfirman: “ Dan dari apa yang Kami keluarkan untuk kamu sekalian dari bumi”.126 Adapun harta benda yang dikeluarkan melalui usaha manusia dibagi menjadi dua bagian, yaitu:127 Pertama, Al-mustakhraju minal-barri atau harta benda yang dikeluarkan dari dalam tanah dengan melalui usaha manusia. Kedua, Al-mustakhraju minal-bahri atau harta benda yang berada dalam laut dan dapat diambil dengan mengunakan alat-alat seperti: mutiara, marjan, anbar, ikan dan kekayaan laut lainnya, termasuk juga ikan darat, amupun ikan yang diambil dari sungai-sungai. Al-Mustakharaju minal-barri, juga dibagi menjadi 2 bagian, yaitu: 1) Kanz atau barang-barang simpanan (harta karun), yang disimpan manusia dahulu kala, disebut juga dengan harta “rikaz”. 2) Ma’din atau barang-barang tambang, yang bukan merupakan simpanan manusia. Al-mustakhraju minal-bahri juga dibagi dua, yaitu: Mustajsad atau benda keras. Dan Ma’ atau benda cair, seperti minyak tanah, ter, aspal, belerang, gas bumi dan sebagainya. Mustasjad ini juga dibagi dua macam lagi, yaitu: Yazubui bil-izabah atau benda keras yang dapat dicairkan dengan api; tambang logam seperti emas, perak, tembaga, aluminium, besi baja,
Ibid. Ibid, hlm. 489-490. 126 Al-Qur’an, surat al-Baqarah (2) ayat 267. 127 Sjechul Hadi Permono, Sumber-suber Penggalian Zakat, (Jakarta: Pustaka Firdaus, 1999), hlm. 148.
125 124

kalangan para pakar muslim sendiri yang ternyata masih ada sebagian kalangan yang mempertanyakan apakah perlu dipakai istilah “sistem ekonomi Islam” atau tidak. Berdasarkan gambar berikut, terbukti bahwa sistem ekonomi Islam jika dipandang dari perspektif keilmuan dapat disejajarkan dengan sistem kapitalisme atau sosialisme. Hal ini didasarkan pada argumentasi bahwa sistem ekonomi Islam dapat memenuhi semua persyaratan yang dituntut agar sah diklasifikasikan sebagai sebuah sistem. Misalnya kalau dalam kapitalisme dan sosialisme ada paradigma, dasar fondasi mikro (basic of micro foundations), dan landasan filosofis (philosophic foundations), sistem ekonomi Islam juga mempunyai semua unsur tersebut. Oleh sebab itu sistem ekonomi Islam sah bila disejajarkan dengan sistem kapitalisme dan sosialisme. Perbandingan ketiga sistem ini dapat dilihat pada Gambar 1. berikut.4
Gambar 1 Perbandingan Sistem Ekonomi Sosialis, Islam dan Kapitalis
Economic

Economic System

Socialism

Islamic Economic System

Capitalism

Paradigma Marxian

Paradigma Syari’ah

Paradigma Market Economic

Basis of The Micro Foudation: No Private Ownership of The Means of Productions

Basis of The Micro Foundation: “Muslim Man” (Ahsani Taqwim)

Basic of Micro Foudation: “Economic Man”

Philosophic Foundations: Dialectical Materialism

Philosophic Foundations: Individualism in The Role of Vicegerent an Objective to Achieve ‘Falah’ in this Woeld and in The Hereafter, Accountable For Performance

Philosophic Foundations: Utilitarian Individualisme Based on The Laissezfaire Philosophy.

4

Heri Sudarsono, Konsep Ekonomi Islam:Suatu Pengantar, (Yogyakarta: Ekonesia,

2004)

132

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Konsep-konsep Ekonomi Islam

229

Hal penting yang dapat diambil dari gambar di atas adalah pertama, sistem ekonomi Islam menurut pendekatan keilmuan sejajar keberadaannya dengan kapitalisme dan sosialisme. Ke dua, siapapun dapat melihat bahwa sistem ekonomi Islam tidak sama, baik dengan kapitalisme maupun sosialisme. Ke tiga, sistem ekonomi Islam tidak bisa dikatakan secara sederhana meskipun posisinya berada di tengah atau di antara kedua sistem yang ada. Gambar di atas secara gamblang menunjukkan adanya perbedaan sangat mendasar dalam hal paradigma, dasar fondasi mikro, maupun landasan filosofisnya. Perbedaan-perbedaan ini tentu memberi akibat pada tataran lebih rendah. Sekedar contoh yang paling mudah, bagi paham kapitalisme adalah sah saja bagi seseorang untuk berdagang apa saja, sejauh hal tersebut memberikan keuntungan. Akan tetapi sistem ekonomi Islam tidaklah demikian, ada ketentuan yang mengatur, misalnya untuk tidak boleh memperdagangkan komoditi atau jasa tertentu yang melanggar aturan syariah, seperti babi, minuman keras, perjudian dan lain sebagainya.5 Dari uraian di atas, terbukti bahwa sistem kapitalisme tidak dapat disamakan dengan sistem ekonomi Islam khususnya dari aspek filosofisnya, apalagi dalam tataran teknis atau metodisnya. Yang utama pengaruhnya (efek) dan konsekuensinya bagi rakyat banyak (publik). Sudah pasti harus ada kejelian dan kehati-hatian dalam pemakaian segala instrumen atau segala teknik dan mekanisme, baik mekanisme produksi, pembagian keuntungan, antara owner dan labour, dampak lingkungan sekitarnya, dan lain-lainnya. Pembicaraan mengenai Sistem Ekonomi Islam pada beberapa tahun terakhir ini mulai mencuat ke permukaan. Namun pembicaraan itu acapkali membosankan, karena pembahasannya cenderung dengan pendekatan fiqhiyah atau masih bersifat normatif. Pembicaraan semacam ini bukan saja dilakukan oleh para kyai, ulama, atau para santri, tetapi juga oleh kebanyakan ekonom muslim. Sementara bahasan yang berkenaan dengan praktik ekonomi Islam belum banyak dilakukan. Firman Allah menyatakan dalam salah satu ayatnya, bahwa “umat Islam harus menjalankan ajaran Islam secara kaffah.”6 Perintah ini memacu umat Islam dalam menjalankan ajaran Islam dapat mencakup seluruh aspek kehidupan, baik politik, sosial, budaya, dan juga aspek ekonomi, di samping aspek keagamaan, serta mencakup seluruh teori dan praktiknya. Disinilah letak Islam sebagai agama “rahmatan lil 'alamin”.7

Zakat untuk tumbuh-tumbuhan, besarannya ialah sebagaimana hadits menyatakan: “Zakat pada tumbuh-tumbuhan yang disirami hujan dan air hujan dan mata air atau rembesan adalah seper-sepuluh dan pada yang disiram dengan onta adalah seperduapuluh (lima persen).” 121 Rasio hadits tersebut adalah beban pembiayaan yang berat dan setimpa dalam pemelihara tanaman akan mengurangi hasil keuntungannya. Hasil keuntungan yang rendah akan mengurangi beban kewajiban zakat. Dan ini adalah standard ukuran maksimal dan minimal yang tidak bisa ditawarkan lagi. Namun, menurut al-Qardawi dalam Fiqhuz-Zakatnya menyatakan: “Apabila pembiayaan tanah dan tanaman itu uang dari utang , maka Ibnu Abbas ra. Dan Ibnu Umar ra, berpendapat, hutang dilunasi dahulu dari hasil pertanian dan sisanya baru diperhitungkan zakatnya, apabila sisa itu mencapai satu nisab.” Demikian juga halnya dengan pajak terhadap tanah itu, menurut pendapat Ahmad, termasuk biaya adalah harga sewa tanah, maka dapat disamakan dengan pajak dan biaya tanah atau tanaman yang dari uang hutangan. Jumhur fuqara menganggap pajak itu sama dengan sewa tanah. Menurut pendapat BAZIS yang diperkuat dengan keputusan Gubernur DKI tertanggal 12 Juli 1976 No. D. III-5401/b/5/76 tentang Pedoman Perhitungan Zakat dalam Wilayah Daerah Khsusus Ibukota Jakarta, bahwa nisab hasil tanaman ialah 750 kg gabah padi. Apabila dalam sebuah tanaman itu tidak dipetik bersama-sama sekaligus, maka perhitungan secara kumulatif sampai musim petik itu habis atau untuk kebun yang tidak mempunyai musim (misalnya tanaman hias) sampai setahun. Jadi, ukuran 750 kg nisab itu sama dengan 5 wasaq, satu wasaq = 60 sa, jadi 5 wasaq = 5 x 60 x 1 sa = 300. 1 sa’ = 4 mud, jadi = 4 x 300 x 1 mud = 1.200 mud. Ukuran zakat fitrah di Indonesia adalah dua setengah kilogram beras, sedangkan ukuran zakat fitrah itu adalah 5 x 60 x 2,5 x 1kg = 750 kg. Sedangkan penetapan nisabnya sudah jelas, tidak akan ada wajib zakat pada korma dan habb yang jika kurang dari lima wasaq. Namun, kalau udah melebihi itu, maka sudah diwajibkan.122 Zakat Penghasilan Zakat penghasilan atau biasanya disebut zakat profesi (kasbul-‘Amal waMihan al-Hurrah). Yang sudah pasti, zakat ini biasanya hasil jerih payah, baik itu buruh, gaji pegawai dan uang jasa wiraswasta. Yang dimaksud dengan Kasbul’amal 123 oleh al-Qardawi adalah pekerjaan seseorang yang tunduk pada perseroan atau perseorangan dengan mendapat upah. Sedangkan yang
121 122

5 6

Heri Sudarsono, Op. Cit. Al Quran surat Al Baqarah ayat 208. 7 Ibid.

Al-Hafiz az-Zahabi, Talkhisul-Mustadrak, Haidar Abad, /t,th./) hlm. 180. Al-Qardawi, Yusuf, Fiqhuz-Zakah, (Bairut: Darul-Irsyad) , 1969. 123 Ibid.

228

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis

133

Gandum Kurma Anggur

1 sha (2,5) kg 1 sha (2,5) kg 1 sha (2,5) kg

2,5 kg x harga gandum 2,5 kg x harga kurma 2,5 x harga anggur

1 tahun sekali 1 tahun sekali 1 tahun sekali

Zakat Pertanian Pekerjaan yang terbaik setelah berdagang adalah pertanian. Petani yang mengarap lahanya dengan cucuran keringat sendiri meruapakan satu berkah yang tiada nilainya. Bahkan Rasulullah saw bersabda, “Seandainya seseorang menanam pohon atau berkebun, kemudian seseorang atau seekor burung atau seekor binatang memakannya, maka semua itu dianggap sebagai sedekah baginya.” Di dalam riwayat yang sama juga, di dalam Muslim terdapat tambahan, “Dan apabila apa saja dari yang ditanamnya itu dicuri, ia juga akan dianggap sebagai sedekah.”119 Di dalam tatacara bertani juga ada aturan mainnya tersendiri di dalam Islam. Bahkan harus jelas juga antara bertani dengan tanah milik sendiri, yang disebut Zara’at, dan memberikan tanahnya untuk diolah orang lain yang disebut Muzara’at. Terdapat perbedaan makna yang besar antara bentuk pertanian ini. Dan sudah pasti terdapat juga beberapa peraturan yang harus dilaksanakan dalam semua bentuk pertanian ini sebagaimana membicarakan tentang menyewa tanah. Dala setiap saat dan keadaan, hukum syariat hendaknya juga diterapkan dan dijaga tetap tetap bersih dan lurus. Berpedoman pada prinsip Islam bahwa zakat dipertanian juga dikenakan pada semua jenis tumbuh-tumbuhan yang bernilai ekonomis, maka tumbuhan di Indonesia yang diwajibkan dikeluarkan zakatnya adalah sengat luas sekali (sebagai daerah subur, terletak dilintang khatulistiwa dengan dua musimnya). Jenis-jenis tumbuhan tersebut antara lain adalah:120 1. Biji-bijian, jagung, jelai, kacang hijau, kacang tanah, kacang kedelai dan sebaginya. 2. Umbi-umbian dan sayur-sayuran: ubi kentang, ubi kayu, ubi jalar, bengkuan, bawang, cabe, petai, kol dan sebaginya. 3. buah-buahan: kelapa, pisang, durian, rambutan, duku, salak, apel, jeruk, pepaya, alpukat, mentimun dan sebaginya. 4. tanaman hias; anggrek, segala jenis bunga dan sebagainya. 5. tanaman keras, karet, kelapa sawit, cengkih, kopi, kayu cendana, kayu jati, kayu manis dan sebagainya. 6. Rumput-rumputan: serai (minyak serai), bambu, 7. Daun-daunan: teh, tembakau. 8. Dan lain-lain yang sejenisnya.
119 120

Dari pernyataan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem ekonomi Islam merupakan hanya sebagai sub-sistem dari supra-sistem ajaran Islam itu sendiri. Sebagai sebuah sub-sistem, sistem ekonomi Islam tegak dan ditegakkan dengan bertumpu pada pilar-pilar atau landasan yang kokoh. Pilar-pilar atau landasan itu sendiri adalah: 1. Nilai Dasar; 2. Nilai Instrumental; 3. Nilai Filosofis; 4. Nilai Normatif; dan 5. Nilai Praktis. Untuk dapat menjalankan suatu sub atau sistem baru dari kerangka sistem yang telah ada harus mengkaji terhadap pilar-pilar tersebut sehingga apa yang direncanakan dan akan dilaksanakan dapat diwujudkan tanpa banyak menimbulkan dampak kurang baik kepada masyarakat pemakai. Paham ekonomi konvensional (kapitalisme) berpendapat bahwa persoalan ekonomi muncul karena tuntutan pemenuhan kebutuhan yang diperlukan oleh manusia. Manusia memiliki kebutuhan yang tak terbatas sementara sumber daya untuk memenuhi kebutuhan ketersediannya terbatas. Akibatnya timbul kelangkaan, dan kelangkaan inilah yang menurut paham ekonomi konvensional merupakan masalah ekonomi yang harus dipecahkan. Kelangkaan terjadi karena barang dan jasa yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan atau pemuas kebutuhan semakin hari semakin habis baik dari sisi kualitas maupun kuantitasnya. Karena gejala ini maka orang mulai mencurahkan pengorbanan tertentu, baik dalam bentuk tenaga, waktu, maupun biaya. Jadi di sinilah yang disebut ilmu ekonomi lahir karena adanya masalah ekonomi.8 Sehubungan dengan masalah kelangkaan tersebut ada tiga hal pokok yang harus dipecahkan, yaitu “apa” (what) yang harus di produksi; “bagaimana” (how) memproduksinya dan untuk apa/ siapa (whom) barang tersebut diproduksi, serta mengapa barang diproduksi (why). Pemecahan terhadap tiga masalah pokok tersebut dilakukan tidak hanya dengan berdasarkan pada prinsip ilmu ekonomi semata. Islam dalam memandang masalah kelangkaan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan dan pemuas kebutuhan tidak berlaku hanya secara kasat mata. Islam telah memberikan gambaran tentang luasnya barang pemenuh kebutuhan manusia. Sebagaimana telah ditegaskan dalam firmanNya: “Dialah yang menciptakan untuk kalian semua, apa saja yang ada di bumi”.9
8 9

Misyykat jilid I hal. 168. Dr.K.H. Sjechul Hadi Permono, Sh, M.A, lot.cit, hlm. 62.

Muhammad Nejatullah Siddiqi, Op. Cit. Al Qur’an, surat al Baqarah (2) ayat 29

134

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Konsep-konsep Ekonomi Islam

227

Kemudian dalam firman lainya dinyatakan; “Allah yang telah menundukan untuk kalian lautan agar bahtera bisa berjalan di atasnya dengan kehendakNya, juga agar kalian bisa mengambil kebaikan (hikmahnya, efesiensi dan kemaslahatannya). Dan (Dialah) yang menundukan untuk kalian apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi”.10 Oleh karena itu, “Maka hendaknya manusia itu memperhatikan makanannya. Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit) kemudian Kami bilah bumi dengan sebaik-baiknya lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu anggur dan sayur-sayuran, zaitun, dan pohon kurma, kebun-kebun yang lebat, dan buah-buahan serta rumputrumputan untuk kesenangan dan untuk binatang-binatang temakmu”.11 Di beberapa ayat yang lainnya, Allah juga telah menjelaskan bahwa, Dialah yang telah menciptakan harta kekayaan dan tenaga manusia serta Dialah yang akan mencukupkan rezeki yang diperlukan manusia untuk keperluan hidup dan melaksanakan kewajiban kepada Allah dan masyarakat. Allah-lah yang menciptakan bumi, dan langit, dan segala isinya untuk manusia. Manusia diberikan kebebasan untuk memanfaatkannya. Dalam hal pemanfaatannya Allah tidak akan ikut campur di dalamnya. Kesemuanya diserahkan kepada manusia baik yang berkaitan dengan cara memproduksi, mendistribusikan, maupun dalam mengkonsumsi. Yang ada hanyalah aturanaturan agar manusia mendapatkan maslahat-Nya. Berkaitan dengan hal ini, Rasulullah pernah bersabda: “Kalianlah yang lebih tahu tentang (urusan) dunia kalian.” Riwayat lain menjelaskan bahwa Nabi saw telah mengutus dua muslimin untuk berangkat ke pandai besi Yaman untuk mempelajari industri persenjataan. ooo Kesemuanya ini menunjukkan, bahwa syara’ telah menyerahkan masalah memproduksi harta kekayaan tersebut pada manusia, agar mereka memproduksinya sesuai dengan keahlian dan pengetahuan mereka. Jadi dalam Islam konsep kelangkaan barang atau sumber daya adalah tidak berlaku. Artinya sumber pemenuhan kebutuhan/ pemuasan kebutuhan adalah tidak terbatas, sementara kebutuhan manusia-lah yang terbatas. Karena kebutuhan tersebut hanya berkategori pada persoalan keperluan, kesenangan, dan kemewahan. Selanjutnya para pakar ekonomi Islam menganalisis persoalan kelangkaan berpangkal dari beberapa firman Allah swt, yaitu: “...Dan Kami adakan bagimu di muka bumi itu (sumber) penghidupan...”. 12 Selanjutnya ditegaskan, yaitu: “...Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat
10 11

orang yang suka menimbun emas, perak dan barang berharga lainnya di lemarinya, tidak dipergunakan untuk kepentingan agama dan umatnya. Tidak pernah memperhatikan nasib orang-orang miskin dan anak yatim sebagai pembohong agama. Dan lebih suka kepada orang-orang yang dapat medermabaktikan harta bendanya di jalan-Nya, untuk kepentingan umat dengan pahala yang berlipat ganda di dunia dan akhirat. Belum lagi didalamnya ada hak umat juga, di mana di dalam Islam jelas aturan atau peraturan yang harus ditunaikan oleh pemilik harta dan merupakan dana Baitulmal.115 Zakat Fithrah Zakat fitrah adalah sunnah yang diwajibkan terhadap setiap individu kaum Muslim, karena Abdullah bin Umar berkata, “Rasulullah saw mewajibkan zkat fitrah pada bulan Ramadhan sebanyak satu sha’kurma, atau satu sha’ gandum terhadap budak, orang merdeka, laki-laki, perempuan, anak kecil, dan orang dewasa dari kaum Muslim”. 116 Besarnya zakat fitrah ialah satu sha’ dan satu sha’ ialah empat genggaman dua telapak tangan dan dikeluarkan dari makanan daerah setempat, seperti ; gandum, kurma, beras, susu kering dan lain sebagainya. Zakat fitrah ini juga sebuah upaya membersihkan orang yang berpuasa dari hal-hal yang tidak bermanfaat, katakata kotot dan memberi makan kepada orang-orang miskin. Dan hanya untuk orang fakir dan orang-orang miskin lebih berhak atas zakat fitrah daripada penerima-penerima lainnya, Rasulullah saw, bersabda: “kayakan mereka (orang-orang fakir) hingga tidak meminta-minta padfa hari ini (idul Fitri)”.117 Zakat fitrah tidak boleh diberikan selain orang-orang fakir kecuali jika orangorang fakir tida ada lagi, atau kefakiran mereka ringan (tidak parah), atau para penerima lainnya amat membutuhkannya. Dan kewajiban zakat fitrah ini akan gugur dengan sendirinya, apabila orangnya pada waktu menegeluarkannya tidak memiliki makanan untuk dikeluarkannya. Ini adalah salah satu upaya untuk ikut merasakan kebersamaan atas kemenagan bersama atas selesainya bulan puasa itu sendiri.118 Tabel 6 Daftar Standarisasi Zakat Fitrah
Jenis Barang Fitrah Tho’am Pokok)
115

Standar Nisab 1 sha (2,5 kg)

Standar Nilai 2,5 kg x jenis harga tho’am

Pelaksanaan 1 tahun sekali

(Makanan

Al Qur’an, surat.Aijastsiyah ayat 12- 13 Al Qur’an, surat Abasa ayat 24-32. 12 Al Qur’an, surat al A'Araaf (7) ayat 10.

Rekomendasi dan Pedoman Pelaksanaan Zakat (Jakarta: Badan Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah DKI, 1981, ke-3), hlm. 5. 116 Muttafaq ‘Ailaih. 117 Al Hadits, riwayat Baihaqi. 118 Yusuf Qardhawi., Op. Cit.

226

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis

135

biasa harus dipenuhi oleh setiap orang. Karena lebih dari kebutuhan itulah maka seseorang digolongkan sebagai orang kaya. 110 _ sabda Rasulullah: “bayarlah zakat kekayaan kalian yang dengannya anda memperoleh kesenangan, oleh karena itu zakat tidak wajib”. 111 _ sabda Rasulullah saw: “zakat hanya dibebankan ke atas pundak orang kaya”.112 Merupakan suatu landasan disyaratkannya orang yang wajib menunaikan zakat apabila kondisi kehidupan seseorang telah tergolong sebagai seorang yang kaya. Bila seseorang mempunyai harta yang sampai pada nisabnya, namun ia mempunyai hutang, maka membayar hutang adalah lebih penting untuk ditunaikan. _ mereka bertanya kepadamu tentang apa yang akan mereka berikan, katakanlah sesuatu yang lebih.113 _ sabda Rasulullah saw.: “seorang laki-laki berkata, saya mempunyai uang satu dinar, rasulullah menjawab: ‘berikanlah kepada dirimu sendiri’, ia bertanya lagi: ‘saya mempunyai yang lain lagi’, nabi menjawab: ‘berikanlah kepada istrimu’, ia bertanya lagi: ‘saya mempunyai yang lain lagi’, nabi menjawab: ‘berikanlah kepada anakmu’ ia bertanya lagi: ‘saya mempunyai yang lain lagi’ nabi menjawab: ‘kau berarti sudah mempunyai kelapangan”.114 5) Bebas dari Utang. Konsep zakat yang dimiliki Islam dapat dipercaya mampu mengatasi kemelaratan dan kemiskinan serta dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat sekaligus juga mengangkat harkat dan martabat manusiawi dan memperkecil jurang perbedaan sosial, baik pada zam,an Rasulullah saw maupun pada zaman al-Khulafa’ur-Rasyidun. Kunci utamanya adalah seluruh komponen lapisan masyarakat benar-benar dapat menaktualisasi hukum Islam tersebut, khususnya tentang hukum zakat itu sendiri. Baik itu, bagaimana meruskan kembali segi penggalian sumbernya, pendayagunaannya, organisasi pengelolaananya, dan pentasharufan-nya semuanya disusun secara sistematis, serta rumusan-rumusan yang mantap, menyeluruh dan terpadu, yang pola pikiranya sesuai dengan tuntutan masalih al-ibad (kemaslahatan umat) dengan melihat perkembangan masa kini dan tetap berdasarkan sumber-sumber ajaran Islam, maka pranata zakat ini akan tetap ampuh dan tangguh. Banyak pendapat pakar Islam yang manyatakan bahwa zakat itu adalah ta’abbudi, bukan perihal dogmatis saja, akan tetapi ta’aqquli, perihal yang rasional, karena disamping mengandung pengertian ibadah, ia juga mengandung pengertian ekonomi sosial. Ijtihat dan kias juga berlaku disana, akal pikiran ikut berkiprah, memegang peranan penting. Jadi hukum zakat bersifat reasonable, ma’qulul-ma’na. Bahkan Allah sendiri mengecam orang110 111

kamu menghinggakannya”. 13 juga firman-Nya menyatakan, “Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran”.14 Berangkat dari tiga ayat tersebut di atas, para ahli ekonomi Islam terkelompokan kepada tiga kelompok dalam penafsirannya. Kelompok pertama berdasarkan pada ayat 10 Surat Al-‘Araf. Pelopornya adalah M.A. Mannan. Dia berargumen bahwa ahli ekonomi Islam dan modern saling mendukung konsepsi tentang apa yang disebut problem ekonomi, yang meliputi: Kelangkaan sumber daya/alam (scarce source) dan keinginankeinginan yang tidak terbatas (unlimited wants). 15 Sementara itu, M. Arief nampaknya tidak sepenuhnya menyetujui dengan alasan, bahwa barangbarang langka bukan karena terbatasnya sumber daya alam, karena Allah menciptakan segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi diperuntukkan bagi manusia, sebagai contoh; air, udara, sinar matahari. Selanjutnya dikatakannya, bahwa kelangkaan itu timbul karena keterbatasan kemampuan manusia yang membuat sesuatu dalam memenuhi kebutuhannya, bukan disebabkan oleh ketidakcukupannya sumber daya yang disediakan oleh alam.16 Kelompok kedua, berangkat dari pendekatan doktrin. Dasar pijakannya adalah surat Ibrahim ayat 34. Kelompok ini dimotori oleh Nafeli dan alHasani. Mereka sependapat dengan mengatakan bahwa “kelangkaan terjadi bukan karena proses produksi yang tidak efisien, tetapi disebabkan oleh ketidakadilan/injustice) dan karena terjadinya kesalahan distribusi (maldisrtibution). Kelompok ketiga, dimotori oleh Baqir al-Sadr. Dia berargumen bahwa “Tuhan mencukupkan sumberdaya untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia secara memuaskan (satisfaction); Manusia sendirilah yang menyebabkan timbulnya problem ekonomi”. Timbulnya problem ekonomi ini disebabkan oleh dua alasan, yaitu: Ketidakadilan manusia dalam kesalahan distribusi sumber daya alam; dan adanya eksploitasi manusia pada alam yang berlebihan.17 Dalam kaitan ini dapat dibuat rekapitulasi apakah perbedaan (difference) yang terjadi jika kita menggunakan konsep pemenuhan kebutuhan (fulfilling needs) dengan pemaksimalan kepuasan atas keinginan (maximizing satisfaction of wants). 18 Hakekat masalah, di dalam kerangka

Yusuf Qardhawi, Op. Cit. hlm. 151. Al Hadits, riwayat Tabrani dari Abu Darda. 112 Al Hadits, riwayat Bukhari. 113 Al Qur’an, surat 2 ayat 219. 114 Al haidts, riwayat Ibnu Jarir, dan Muslim.

Al Qur’an, surat Ibrahim (14) ayat 34. Al Qur’an, surat Al Qamar ayat 49. 15 Farhad Nomani and Ali Rahmena, Islamic Economic Systems, (Kuala Lumpur: Business Infonnation Press, 1995). 16 Ibid. 17 Ibid. 18 M. Fahim Khan, "Theory of Consumer Behavior in Islamic Perspective," in Ausaf Ahmad and Kazim Raza Awan (ed.), Lectures on Islamic Economics, Papers and Proceeding on
14

13

136

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Konsep-konsep Ekonomi Islam

225

ekonomi konvensional, munculnya masalah ekonomi diasumsikan karena adanya kelangkaan sumber daya. Seharusnya kelangkaan sumber daya dihilangkan. Akankah problem tersebut terpecahkan? Kemungkinan besar tidak dapat. Inilah yang menyebabkan munculnya warisan ketidakmampuan sumber daya material tidak dapat memenuhi keinginan manusia. Apakah keinginan manusia dapat dipenuhi sepenuhnya? Pada kenyataannya, “keinginan” itu sendiri tidak memiliki batasan yang obyektif. Keinginan itu sendiri merupakan sesuatu yang samar-samar (tidak jelas dan jika problem ekonomi itu dibatasi berdasarkan istilah ini, juga merupakan hal yang masih samar-samar. Beberapa ahli ekonomi seperti Galbraith menunjukkan ketidakpuasannya dalam menjelaskan sasaran ekonomi dalam batasan keinginan. Menurut Galbraith: How can product be defended as want-satisfying if that production itself creates wants?19 Pemuasan keinginan manusia tidak hanya suatu asumsi teoritis untuk mendefinisikan problem ekonomi. Ideologi kapitalistik itu sendiri secara praktis mengarahkan pada individu mengejar tujuan yang tidak jelas ini. Di sisi lain, tujuan syari'ah memberikan dimensi yang berbeda terhadap problem ekonomi atas individu. Pertanyaannya adalah mengapa pada saat memproduksi barang atau jasa atau mengapa pada saat ingin menjalankan aktivitas ekonomi pertama kali harus menempatkan bahwa keinginan syari'ah itu sendiri untuk melihat setelah kesejahteraan mereka. Oleh karena itu, Syatibi menggunakan istilah “Maslahah”. 20 Aktivitas ekonomi seperti; Produksi, Konsumsi dan Pertukaran itu mengandung maslahah (kesejahteran) sebagaimana yang dibatasi dalam syari'ah yang dicapai sebagai tugas keagamaan, yang diharapkan memberikan manfaat bukan saja di dunia tetapi juga di akhirat. Semua aktivitas demikian itu harus maslahah bagi manusia yang biasa disebut “kebutuhan”. Kebutuhan ini harus dipenuhi. “Pemenuhan kebutuhan” adalah lebih baik dari pada “Pemuasan Keinginan” yang merupakan tujuan aktivitas ekonomi dan pencapaian tujuan ini merupakan tugas keagamaan. Manusia diharuskan menyelesaikan problem ekonominya. 21 Pendekatan bahwa keinginan yang tak terbatas, sementara sumber daya relatif terbatas yang dianggap sebagai problem ekonomi manusia dapat dijelaskan bagi perilaku ekonomi kapitalistik, akan tetapi hal itu tentu tidak dapat digunakan untuk menjelaskan perilaku ekonomi dalam masyarakat Islam.22

rezeki yang telah diberikannya kepada kalian”. 96 _ “Mereka sangat kikir mengeluarkan sebagian karunia yang diberikan Allah kepada mereka”. 97 Kedudukan manusia dan kaitannya dengan kekayaan adalah sebagai penyimpan, kuasa, atau benadahara. 98 Hal ini sesuai dengan keterangan firman-Nya: “Keluarkanlah oleh kalian sebagian apa yang telah Kami takdirkan kalian menyimpannya”.99 Kekayaan yang wajib dizakati ialah yang bersifat dimiliki penuh (mutlak) oleh seseorang. Dimaksudkan milik penuh ialah bahwa kekayaan itu harus berada di bawah kontrol dan di dalam kekuasaanya. 100 Sebagian ahli fiqih menyatakan bahwa kekayaan itu harus berada ditangannya, tidak tersangkut di dalamnya hak orang lain, dapat ia pergunakan, dan faedahnya dapat dinikmatinya. 101 2) Harta memiliki sifat berkembang, kekayaan yang wajib dizakati ialah kekayaan itu dikembangkan dengan sengaja atau mempunyai potensi untuk berkembang, dimaksu dalam pengertian berkembang ialah bahwa sifat kekayaan itu memberikan keuntungan baik yang bersifat diinvestasikan atau bersifat tabungan (simpanan).102 _ sabda Rasulullah: “Tidak akan berkurang kekayaan karena zakat”. 103 _“zakat yang kalian berikan untuk memperoleh ridha Allah, akan dilipatgandakan oleh Allah buat kalian”. 104 _ “bila engkau membayar zakat kekayaan, maka berarti engkau telah membuang yang tidak baik darinya”.105 nabi tidaklah mewajibkan zakat atas kekayaan yang dimiliki untuk kepentingan pribadi, sabdanya: “Seorang Muslim tidak wajib mengeluarkan zakat dari kuda atau budaknya”. 106 _ “semua kekayaan yang berkembang merupakan subjek zakat (sumber zakat)”. 107 3) Cukup Senisab.islam tidak mewajibkan zakat atas seberapa saja kekayaan yang berkembang sekalipun kecil sekali, tetapi memberi ketentuan yang bersifat standard yang dapat dijadikan sebagai patokan kaum muslimin dalam menunaikan kewajiban, dalam ilmu fiqh islam dikenal dengan istilah Nisab.108_ sabda Rasulullah saw,: “zakat hanya dibebankan ke atas pundak orang kaya”. 109 4) Lebih dari Kebutuhan Biasa (Minimal). Para Ulama Hanafiyah mensyaratakan wajibnya zakat kepada orang yang tergolong telah memenuhi kebutuhan minimal yang
96 97

an Intemational Seminar on Teaching Islamic Economics for University Teachers", Saudi Arabia: IRTI-IDB, 1987. 19 dalam Ibid. 20 Ibid. 21 Ibid. 22 Farhad Nomani and Ali Rahmena, Op. Cit.

Al Qur’an, surat 2 ayat 254. Al Qur’an, surat 3 ayat 180. 98 Yusuf Qardhawi, Op. Cit, hlm. 126. 99 Al Qur’an, surat 57 ayat 7. 100 Yusuf Qardhawi, Op. Cit., hlm. 128. 101 Ibid. 102 Yusuf Qardhawi, Op. Cit. hlm. 138. 103 Al Hadits, riwayat Tirmidzi. 104 Al Qur’an, surat 30 ayat 39. 105 Al Hadits, riwayat Ibnu Hazima dan Hakim dari Jabir. 106 Al Hadits, riwayat Muslim. 107 Yusuf Qardhawi, Op. Cit. hlm. 144. 108 Ibid., 149. 109 Al Hadits, riwayat Bukhari.

224

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis

137

masa depan dalam mata uang negara-negara Teluk Arab, selain beberapa transaksi dalam dinar Kuwait, sedangkan penguasa Arab Saudi tidak mendorong pengembangan transaksi pasaran masa depan dalam mata uang rial Saudi di Bahrain itu. Bank-bank yang berkedudukan di Arab Saudi tidak berpartisipasi dalam kegiatan pasaran masa depan di Bahrain itu, karena hal itu bertentangan dengan asas-asas Islam.88 Pada umumnya bank-bank di dunia Islam jarang melibatkan diri dalam kegiatan pasaran masa depan Barat. Di kalangan para nasabahnya kebutuhan akan jasa semacam ini sedikit sekali, namun hal ini mungkin disebabkan karena para nasabah, kurang menyadari faedah transaksi pasaran masa depan itu, dan bukan karena alasan agama. Pada umumnya tidak diragukan bahwa bank-bank yang berpangkalan di dunia Islarn, kecuali bank-bank Islam khusus, akan berpartisipasi dalam transaksi pasaran masa depan dunia Barat bila ini dikehendakinya. Karena pemerintah atau bank sentral di masingmasing negara Islamjarang memantaunya. Bagaimanapun juga, banyak sekali terjadi pembahasan, di antara bank-bank Islam tentang sikap yang harus diambil berkenaan dengan jual-beli komoditi dan pasaran masa depan.89 Konsepsi Zakat Secara umum cakupan zakat diperluas pada beberapa bentuk kekayaan yang tidak dikenal dalam masa permulaan islam, yaitu surat saham dan efek, tabungan dalam bentuk premi asuransi dan dana pensiun, rumah dan kendaraan yang disewakan, mesin-mesin pabrik dan barang-barang modal lainnya. 90 Jenis kekayaan yang wajib zakat menurut al qur’an dinyatakan dalam qs. 16:44, 9:34, 6:141, 2:276, (barang tambang). Pungutlah olehmu zakat dari kekayaan mereka kau bersihkan sucikan mereka dengannya.91 Di dalam kekayaan mereka terdapat hak peminta-minta dan orang-orang melarat.92 Harta adalah segala sesuatu yang diinginkan sekali oleh manusia menyimpan dan memilikinya. 93 Ibn Asyr mengatakan: “kekayaan pada mulanya berarti emas dan perak, tetapi kemudian berubah pengertiannya menjadi segala barang yang disimpan dan dimiliki”.94 Syarat-syarat kekayaan yang wajib zakat, yaitu: 1) Harta bersifat Milik Penuh; kekayaan pada dasarnya ialah milik Allah, sesuai dengan beberapa firmanNya menyatakan: “Berikanlah kepada mereka harta Allah yang telah dikaruniakannya kepada kalian”. 95 _ “Keluarkanlah oleh kaliian sebagian
88 89

Rodney Wilson, Lot. Cit. Ibid. 90 Muhammad Nejatullah Siddiqi, Op. Cit., hlm. 50. 91 Al Qur’an, surat at Taubah ayat 103. 92 Al Qur’an, surat 51: 19. 93 Yusuf Qardhawi, Hukum Zakat, Litera Antarnusa, (Jakarta: 1991), hlm. 123. 94 Yusuf Qardhawi, ibid. 95 Al Qur’an, surat 24 ayat 33.

Konsep Efisiensi: Konsep efisiensi dalam kerangka ekonomi konvensional adalah memaksimalkan kepuasan dengan sumber-sumber yang memadai, akan tetapi efisiensi dalam kerangka Islam adalah memaksimalkan pemenuhan kebutuhan dengan sumber-sumber yang memadai. Dua konsep ini adalah berbeda.23 Prinsip pokok ekonomi konvensional adalah efisiensi. Prinsip ini muncul, secara langsung, dari definisinya berkenaan dengan problem ekonomi. Jika keinginan adalah tidak terbatas dan sumber-sumber langka (terbatas), maka pemecahannya adalah dengan bertindak “ekonomis”. Inilah yang disebut dengan efisien, yaitu: “mengerjakan sesuatu yang terbaik dengan apa yang kita miliki”. Jika keinginan kita adalah sangat tak terbatas dan sumber dayanya adalah langka, kita tidak dapat memenuhi kepuasan masyarakat. Jelasnya, dalam konteks ekonomi Islam, bentuk efisiensi ini tidak dapat dijadikan prinsip dasar. Sebagaimana yang dijelaskan di awal, sifat yang disenangi atau diinginkan adalah sama pentingnya dengan efisiensi, namun sifat yang disukai akan ditentukan oleh Maslahah. Pemenuhan kebutuhan adalah yang diharapkan. Hal ini diharapkan dapat dipenuhi sebagai suatu hal yang penting dan berdayaguna. Kepentingannya adalah dibatasi seperti sumber-sumber yang tidak dapat dibatasi untuk memenuhi kepentingan itu. Ini bertentangan dengan janji Allah dan bertentangan dengan kenyataan, realitas sosial kemasyarakatan. Tidak ada pertanyaan yang berkaitan dengan ekonomi dalam hal kepentingan/keperluan ini. Maksudnya, kepentingan harus dipenuhi, pelengkap dan perbaikan juga harus dipenuhi. Efisiensi dan sifat yang diinginkan merupakan hal yang simultan dipenuhi dalam pemenuhan kebutuhan pelengkap dan perbaikannya. Oleh karena itu, efisiensi dan sifat yang diinginkan keduanya merupakan prinsip dasar yang ada dalam ekonomi Islam. Jadi, tidak ada lagi konflik yang berlebihan, sifat yang diinginkan akan memperoleh efisiensi yang lebih. Sifat yang diinginkan ditentukan oleh kemaslahatannya. Alat Analisis: Asumsi ekonomi konvensional adalah memaksimalkan bagian konsumer. Oleh karena itu, alat-alat matematis seperti kurver cekung, diferensiasi, dan sebagainya, dapat diterapkan. Dalam kerangka Islam, kita memiliki prinsip keseimbangan (mizaniah). Alat analisis matematis dapat diterapkan untuk maksimasi, tidak akan relevan dalam prinsip keseimbangan. Oleh karena itu, kita harus merumuskan dengan alat atau instrumentasi kita sendiri.24

23 24

Ibid. Ibid.

Reading in Microeconornics: An Islamic Perspective. Aidlt Ghazali dan Syed Omar Syed Agil. dan "barley" (sejenis gandum). teori perilaku konsumen dalam kerangka Islam akan menganalisis empat bentuk pilihan konsumen. 77. harganya sering dipotong. Oleh karena itu. Sepanjang alat analisis ekonomi konvensional diterapkan. Pertimbangan ini merupakan alasan tambahan dalam melarang transaksi mata uang untuk masa depan ter-utarna karena pihak yang berusaha dalam pasaran itu acapkali memiliki surat berharga yang menghasilkan bunga dalam salah satu mata uang asing sampai pada saat transaksi masa depan itu jatuh tempo. Mengingat bahwa sebagian besar dana depositonya berasal dari wilayah Teluk dan Arab Saudi.138 Ekonomi Islam: Sejarah. Kesukaran selanjutnya ialah bila suatu komoditi dijual untuk diserahkan di masa depan. dan Dunia Ketiga.87 Pada kenyataannya satu-satunya pusat keuangan di dunia Islam yang giat dengan pasaran mata uang asing masa depan.2 Bagan Alir Pilihan Konsumsi dalam Islam Pilihan Konsumer dalam pengalokasi Sumber First choice (1) Worldly Needs (2) Cause of Allah Second choice (3) Present Consumpti on (4) Future Consumpti on komoditi utama yang sangat penting bagi kelangsungan hidup kelompok dan perseorangan yaitu: emas. karena komoditi bersangkutan mungkin tidak tersedia untuk diserahkan pada pembelinya. termasuk logam mulia yng ada di pasar masa depan itu. perak. sekalipun adajuga beberapa transaksi pasaran masa depan berdasarkan uang Mark Jerman dan Frank Swis. Kenyataannya ialah sebagian dari investasi bagi-hasil jangka panjang di mana mereka terlibat. "Theory of Consumer Behaviour in an Islamic Perspective. alat tersebut mungkin hanya dapat diterapkan untuk beberapa pilihan di luar yang dijelaskan dalam kotak-kotak nomor 8. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 223 Luasan Teori: Berbagai macam aspek kerangka Islam untuk analisis perilaku konsumen dapat dipresentasi dalam gambar 3. Fahim Khan (1985: 178) Jadi. didasarkan pada uang dollar. Bila suatu komoditi dijual untuk diserahkan di masa depan.2 berikut:25 Gambar 1. buah kurma. Bank-bank Islam dapat menyediakan mata uang asing bagi para nasabahnya. baik mengenai mata uang asing.. adalah Bahrain. tetapi biasanya akan diusahakannya untuk mengirnbangi utang piutangjangka pendek dalam suatu mata uang asing tertentu. dan dana ini acapkali dipergunakan di pasaran dunia Barat. dan uang dollar merupakan mata uang asing utama. 9. Cit. Op.. dan risiko valuta asingjangka pendek tentu akan dihindarinya. Teori. dan sama sekali tidak ada kemungkinan bahwa bank-bank Islam itu akan berspekulasi dengan mata uang dollar untuk mencari laba dari kurs dollar itu. 1992. Luasnya transaksi masa depan dipantau oleh Dewan Moneter Bahrain. dan 10 sebagaimana dijelaskan dalam halaman sebelumnya. namun hanya untuk penyerahan seketika. Tapi ada transaksi pasaran 86 87 Third chice (5) Essentials (6) Comple men (7) Ameliorator ies Fourth choice (8) Choice Between Substitutes (9) Choice Between Substitute s (10) Choice Beetween Substitutes Sumber: M. cakupan teori perilaku konsumen dalam kerangka Islam adalah lebih luas dari pada teori perilaku konsumen dalam ilmu ekonomi konvensional.86 Biasanya Jual Beli Masa Depan Dihindari Semua bank Islam akan menghindari setiap transaksi pasar masa depan. sementara kalau ekonomi konvensional terbatas pada pilihan kedua dan keempat dan menolak pilihan pertama dan ketiga. Seluruh kegiatan jual belinya berlangsung dalam pasaran ekspor. maupun komoditi. Walaupun demikian di Bahrain pun pasaran masa depan ini agak terbatas. jelaslah bahwa risiko dollarjangka panjang tidak selalu dapat dihindari. dan rinciannya diumurnkan dalam buletin triwulannya. . Pemotongan ini disebabkan preferensi waktu dan berarti mengenai pokok-pokok bunga. Ahmad Husaini. Ibid." dalam Syayyid Tahir. selalu terdapat suatu unsur risiko ataupun "qharar" (tipu daya). 25 Mohammad Fahim Khan. Memang setiap bank Islam menyediakan bermacam-macam portfolio mata uang atau aktiva asing. Syarat ini berlaku pula terhadap mata uang asing. Keadaan ini timbul dari bisnis yang normal. dan lagi-lagi ini dilarang dalam Al Qur'an (lihat Bab III). hlm. gandum. Malaysia: Longman.

duopoli. (Jakarta: Muamalat Institute. karena besar kemungkinan terjadi penipuan. yang bersifat homogen (serba sama) setelah harga penjualannya disepakati. kini berubah menjadi sistem mekanis yang membelenggu manusia. Keseimbangan ini tidak terjadi bila antara penjual dan pembeli tidak bersikap saling merelakan. dengan kepemimpinan tekno-birokratis yang tak mengenal belas kasih. dan kemampuan pembeli untuk mendapatkan barang tersebut dari penjual. Islamic Microeconomic.85 Rupanya yang merupakan kesulitan utama kontrak masa depan itu bukanlah soal pembayaran di kernudian hari.222 Ekonomi Islam: Sejarah. 28 . harga ditentukan oleh kemampuan penjual untuk menyediakan barang yang ditawarkan kepada pembeli. Op.83 Di zaman jahiliyah transaksi-transaksi demikian termasuk penukaran buah kering dengan buah segar yang belum dipetik serta tidak ditentukan pula berapa banyaknya. Unsur inilah yang mengakibatkan larangan terhadap jual-beli enam jenis 83 Kemajuan dunia Industri telah menjadikan wajah dunia bagaikan mesin-mesin kapitalis yang semula menjadi alat bagi manusia untuk menjadikan penguasa atas alam dan dibebaskan dari perbudakan kerja. Malah ada yang mengatakan bahwa transaksi masa depan tidak mengandung muzabarah atau mukhabrah. atau hewan swasta dari pengawas satwa.27 2) Kondisi pasar yang kompetitif mendorong segala sesuatunya menjadi terbuka. Kerelaan ini ditentukan oleh penjual dan pembeli dalam mempertahankan kepentingannya atas barang tersebut. karena pihak penjual mungkin tidak akan mampu memenuhi perjanjiannya. janganlah kalian saling memakan harta sesama kalian dengan jalan yang batil kecualj dengan jalan perdagangan yang berlaku dengan suka sama suka di antara kalian”. atau perjudian karena menyangkut kemungkinan mendapat laba tanpa melakukan pekerjaan atau jerih payah. Produsen baru akan terus memasuki bisnis tersebut sampai dengan harga turun sedemikian sehingga keuntungan ekonomi habis. Teori.114 Mohammad Fahim Khan. Hukum dalam ayat Al Qur'an adalah mengenai suatu transaksi dengan pembayaran di masa mendatang. Op. dan hal ini berlaku pula dengan mata uang. Produsen yang beroperasi dengan posisi untung akan mengundang produsen lain untuk masuk ke dalam pasar yang sama sehingga jumlah output yang ditawarkan bertambah. maka ia akan memilih produsen yang lain. serta menjadikan manusia sebagai bulan-bulanan antara sistem mekanis yang berat dan kejam.84 Karena itu jual beli benda yang belum dimiliki dilarang. Bila barangnya dibeli sekarang. 2000). Ini merupakan konsekuensi dari konsep keseimbangan harga. dapat diperdebatkan bahwa pasaran jual beli di muka belum tentu mengandung unsur ketidakpastian. dan suatu ketidak pastian bagi pembeli. 3) Produsen dilarang 26 Muhammad Nejatullah Siddiqi. 85 Rodney Wilson. dan harga akan turun. 27 hlm. Nabi Muhammad beranggapan bahwa dalam transaksi semacam itu terdapat unsur perjudian. karena berlainan dengan buahbuahan yang belum matang atau ikan dalam air yang masih belum ditangkap. Sekarang Jual-beli Masa Depan Dapat Dihalalkan Bila Ada Unsur Kepastian Namun. ikan yang masih dalarn air. maka menjadikan semua pihak mendapatkan kepuasan. Cit. Transaksi semacam ini disebut "muzabarah" (tukarmenukar untuk masa depan). dan pembayarannya dijanjikan pada saat tertentu di masa yang akan datang. Jadi. sebelum hewannya tertangkap.28 Suka sama suka semakna dengan sama-sama merelakan keadaan masing-masing diketahui oleh orang lain. Al Qur’an. Dalam ekonomi Islam keseimbangan pasar mempertimbangkan beberapa hal: 1) Dalam konsep Islam. monopoli. Cit. dan banyak kaum ulama beranggapan bahwa jual-beli di muka atau pada masa depan dilarang. kontraknya sah jika syarat-syarat serta saat pembayarannya dinyatakan secara tegas. yaitu penjualan buah-buahan ketika belum matang. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 139 ini tentu dilarang oleh hukum Islam. Pada keadaan ini produsen yang telah ada di pasar tidak mempunyai insentif untuk keluar dari pasar. tidak ada keraguan mengenai mutu komoditi yang diperjualbelikan. Adiwarman A Karim. surat an-Nisa (4) ayat 29. berarti produsen dan konsumen mengetahui secara langsung kelebihan dan kelemahan dari barang yang ada di pasar. oligopoli tidak dilarang keberadaannya selama mereka tidak mengambil keuntungan di atas keuntungan normal. yang semua sudah pasti dipersenjatai sains dan dudukung oleh teknologi modern yang memabukkan. Dalam hal ini nabi mendesak agar perjanjian dibuat secara tertulis dan dihadiri oleh beberapa orang saksi.26 Teori Pasar Dalam konsep ekonomi Islam harga ditentukan oleh keseimbangan permintaan dan penawaran. Lot. Larangan yang serupa berlaku pula terhadap "mukhabrah" (jual-beli masa depan pada zaman Jahiliyah). Jual beli semacam ini dilarang oleh Nabi Muhammad ketika ia menjadi kepala pemerintahan di Madinah. Jual beli di muka terhadap komoditi juga tidak dihalalkan. Allah berfirman: “Hai orang-orang yang behman. melainkan kenyataan bahwa komoditi yang diperjualbelikan itu pun akan diserahkan pada masa depan. khususnya mengenai mata uang asing. Bila produsen menjual produknya tidak terbuka maka masyarakat akan cederung merasa kurang puas. "maisir". Transaksi serupa itu menyangkut jual beli: burung yang belum tertangkap. dan produsen yang belum masuk ke pasar tidak mempunyai insentif untuk masuk ke pasar. 84 Ibid. Cit.

Op. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 221 melakukan praktik perdagangan demi keuntungan pribadi dengan cara memapak pedagang di pinggir kota. . riwayat Muslim dari Abu Hurairah ra. Akhirnya petani itu membebankan biaya kenaikan harga angkutan pada konsumen yang membeli hasil pertanian tersebut di kota. terutama karena para pedagang di seluruh dunia ikut serta dalam kegiatan pasaran di Chicago dan dalam skala yang lebih kecil pada kegiatan Bursa Uang Masa Depan di London. maka kontrak itu dinyatakan mengandung unsur ijira serta murabahah. h. termasuk "zakat". Bisa juga ia langsung membeli uang dollar. “Janganlah kamu papak (pergi berjumpa kafilah sebelum sampai di kota dan sebelum mereka dapat tahu harga pasar) barang yang dibawa (dari luar kota). Pilihan lain ialah dengan mengadakan transaksi masa depan (forward transaction) pada kurs yang disepakati semula. “Rasulullah saw telah melarang penimbunan makanan”. Barang siapa dipapak lalu dibeli padanya (sesuatu). Kontrak jenis rangkap seperti ini semakin populer. Teori. dan meningkatkan nilai jual barang yang dibeli pembeli bila ia jual kembali. riwayat Ibnu Majah dan Abu Daud dari Abu Hurairah. Misalnya. 102 32 Al Hadits. orang yang melakukan penipuan”. Rasulullah saw bersabda. atau lebih menyukai pengganti alat itu dengan model yang lebih mutakhir. jenis kontrak ini digemari pula di dunia Islam karena uang sewanya dapat diperhitungkan dengan pajak perseroan. “Apa ini. dengan uang sewa yang biasanya lebih sedikit daripada uang sewa menurut perjanjian awal. Seorang pengimpor Arab Saudi yang mengetahui bahwa ia harus membayar sejumlah dollar AS tiga bulan kemudian.82 Jual-Beli Masa Depan tidak Dibenarkan Agama Islam Sekalipun transaksi masa depan semacam ini sudah memasyarakat di dunia Barat. atau kenaikan barang yang diakibatkan adanya kenaikan barang yang berhubungan. ukuran. Karena nasabah yang menyewa alat perlengkapan itu bukan pemilik benda itu.Sehingga tingkat konsumsi masyarakat akan menurun pada gilirannya akan mengurangi tingkat produksi. Telah bersabda Rasulullah saw. “Bahwa Rasulullah saw pernah melalui satu timbunan dari (biji-biji) makanan. akibatnya harga barang lain juga naik. 29 Bila pemapakan dilakukan masyarakat kota terhadap masyarakat desa akan menimbulkan kesenjangan pendapatan antara penduduk desa dengan kota. atau menjual benda itu kepada nasabah semula. walaupun masih ditentukan oleh masa penggunaan yang diharapkan. Cit. Hukum ini berlaku pula terhadap perdagangan komoditi masa depan. Akhirnya masyarakat desa akan mengalami perlambatan peningkatan kesejahteran ekonomi dibandingkan penduduk kota. tetapi transaksi semacam ini diharamkan dalam dunia Islam. yang juga berkembang belakangan ini. lalu menyimpannya selama tiga bulan. karena itulah ia tidak dapat memastikan jumlahnya dalam mata uang dinar. Fenomena ini juga disebut sebagai multiplier effect. Daya beli masyarakat desa akan berkurang terhadap produksi masyarakat kota. merasa sangsi mengenai kurs dollar pada saat itu. mendapatkan keuntungan dari ketidaktahuan penjual dari satu kota terhadap harga yang berlaku di kota lain. lalu tangannya kena basah. 31 Ibnu Qudamah (1997) Minhajul Oashidin. Kenaikan harga yang disebabkan kelangkaan akan mengakibatkan meningkatnya harga barangbarang yang tidak berkaitan secara langsung dengan barang barang yang ditimbun. 30 Sedangkan AI-Atsram meriwayatakan dari Abi Umamah yang mengatakan. serta apakah nasabah itu memerlukan benda bersangkutan pada saat berakhirnya kontrak. Al Hadits. Seperti halnya di dunia Barat. Bila penjual bertindak curang terhadap timbangannya. Pustaka AI-Kautsar. Jalan Orang-Orang yang Mendapat Petunjuk. Kegiatan semacam 82 Irfan Mahmud Ra’na. Dalam hal semacam ini premi uang sewa dapat ditentukan lebih rendah. ya Al Hadits. Surabaya. Kena hujan. riwayat Muslim dari Sa'id bi AI-Musaib dari Ma'mar bin Abdullah al-Adawi. Transaksi semacam ini sering dilakukan di Barat agar transaksi masa depan dapat dilindungi atau diberi asuransi terhadap segala risiko. Jaminan Masa Depan dan Risiko Kurs Mata Uang Banyak pedagang yang ingin menghindari setiap risiko penyesuaian kurs uang yang berkaitan dengan tanggungannya dalam bentuk mata uang asing dengan mengusahakan perlindungan risiko dalam pasar masa depan (forward market). 31 5) Islam melarang kaum muslimin untuk bertindak curang. hai penjual makanan? Penjual makanan itu menjawab. namun ia akan rugi karena terikat dana tunainya selama itu. daya beli pembeli berkurang. ia berhak khiyar (hak memiliki buat menjadikan atau membatalkan penjualan sebelum datang ke pasar)”. terutama mengenai tukar-menukar uang asing. maka ia tidak mengeluarkan zakat untuk benda bersangkutan. Hadits Rasulullah menyatakan: "Bukanlah termasuk umatku. Bila penjualan kepada nasabah semula telah disepakati dari saat pembuatan kontrak. pada saat BBM naik. 4) Konsep Islam melarang penimbunan karena alasan untuk mencari keuntungan dari kelangkaan barang di pasar. atau menyewakannya kepada nasabah lainnya. 30 29 Di akhir kontrak ijira itu bank Islam bersangkutan dapat menjual alat perlengkapan. jenis dan nilai maka pengaruhnya terhadap pembeli adalah.140 Ekonomi Islam: Sejarah. Rasulullah bersabda: “Tidak akan melakukan penimbunan selain orang yang salah”. lalu Rasulullah saw memasukkan padanya tangannya. sekalipun ada pedagang yang ikut serta dalam pasaran masa depan itu semata-mata sebagai spekulasi. juga akan menghadapi kemungkinan turunnya nilai dollar itu. 32 Hadits yang semakna menyatakan. petani desa membawa hasil pertaniannya ke kota dengan naik angkutan dengan membayar tarif lebih kepada angkutan. maka apabila yang empunya (barang) itu datang ke pasar.

biji dan zatnya harus sebanding timbangannya. dan sama-sama menjelaskan (cacatnya).78 Musyarakah Musyarakah ialah akad kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu yang masing-masing memberikan kontribusi dana atau amal (expertise) dengan kesepakatan bahwa keuntungan dan resiko akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan. Cit. kurma dengan kurma. Dengan perjanjian ijara pihak bank membeli barang seperti misalnya alat-alat besar pembangunan untuk ke-perluan para nasabahnya. Di dalam hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Abu Daud dari Umar. Cit. sama dan sepadan. Suatu alternatif bagi perjanjian murabahah atau disebut juga dengan gagasan "ijira" (kontrak sewa beli) atau kontrak "leasing" (Bait bi Tsaman ‘Ajil) yang dengan tegas diperbolehkan oleh hukum Islam. berikut penyewaannya biasanya dirincikan dengan istilah "ijirawa iktina" 80 (kontrak pengadaan dan penyewa-an). Teori. Sa'd bertanya kepadanya mana yang lebih baik dan ketika ia memberitahukannya bahwa (yang lebih baik adalah) gandum putih. Kaum muslimin pernah menjadi korban distorsi harga ini ketika kaum Quraisy menetapkan blokade Al Hadits. 54-55. 34 33 78 79 Ibid. Barang siapa menipu bukanlah dari (golongan) kita”. maka keduanya diberkati dalam jual-belinya. Dalam konsep ekonomi Islam cara pengendalian harga ditentukan oleh penyebabnya. Jakarta. Pustaka AIKaustar. Bentuk khusus ijira yang mencakup pembelian barang itu. “Aku mendengar Rasulullah saw ditanya tentang menjual kurma kering untuk kurma segar (basah).81 Rasulullah. dan Rasulullah berkata: Apakah kurma-kurma mengecil ukurannya ketika mengering. mengatakan. kecuali sama-sama sepakat”. sedangkan bank bersangkutan akan menetapkan harga sewa yang mencakup sebagian besar harga pembelian asli barang itu di masa kontraknya. Perak dengan perak. “Seorang muslim ada!ah saudara bagi muslim yang lain. dan sering digunakan oleh perusahaan di berbagai bidang seperti pembangunan untuk membiayai pengadaan alat-alat besar atau alat perlengkapan perusahaan. Dalam pembiayaan musyarakah ini bank dengan pengusaha mengadakan perjanjian. maka barakah juatbelinya akan dicabut”. “Emas (ditukar) dengan uang bisa riba. Apabila keduanya jujur. Muhammad Nejatullah Siddiqi. riwayat Muslim dari Abi Hurairah Imam Ibnu Majah meriwayatkan dari Uqbah bin Amir 35 lihat Syaikh Shafiyyur-Rahman al-Mubarrakfury (1997) Sirah Nabawiyah. selama keduanya belum terpisah.? Ketika Rasulullah saw diberitahu bahwa mereka mengecil. maka mekanisme pengendalian dilakukan melalui intervensi pasar. Sa'ad berkata. Apabila keduanya menyembunyikan (cacatnya) dan berdusta. . syair dengan syair. kemudian bersepakat untuk menyewakannya kepada mereka dengan harga sewa tetap untuk waktu tertentu. Rasulullah saw melarang hal itu. bur dengan bur. 150. Hadits yang semakna diriwayatkan oleh Imam An-Nasa'i dari Ubadah bin Shamit. 34 Dan dalam hadits lain Imam Bukhari meriwayatkan dari Hakim bin Hazzam dari Rasulullah saw. Maka siapa saja yang menambah atau meminta tambah maka ia telah melakukan riba. hlm. “Pembeli dan penjual itu boleh memilih. Lot. dari hasil Penelitian Kinerja Industri BPRS tahun 2002 juga diperoleh informasi bahwa perhitungan yang mudah dan sesuai dengan permintaan nasabah merupakan latar belakang mengapa pembiayaan murabahah banyak disukai. Bila penyebabnya adalah perubahan pada pecmintaan dan penawaran. Selain itu. bahwa Rasulullah bersabda: “Emas dengan emas. hlm. sementara di dalamnya terdapat cacat. 7) Jual beli dilakukan dengan keadaan nilai barang yang sama. Rasulullah saw bersabda kembali. Bank dan pengusaha berjanji bersama-sama membiayai suatu proyek yang juga dikelola secara bersama-sama. 33 6) Menyembunyikan barang cacat karena penjual mendapatkan harga yang tinggi. Yahya menyampaikan kepadaku (hadits) dari Malik.. 35 Distorsi biasanya terjadi cfikarenakan menaikkan atau menurunkan harga ditentukan secara sepihak. 80 Rodney Wilson. Dan tidak halal bagi seseorang untuk menjual barang kepada saudaranya. Mengapa engkau tidak taruh dia di sebelah atas supaya orang-orang lihat dia. untuk membedakannya dari ijira yang merupakan perjanjian sewa beli murni. antara lain karakteristik pembaiayaan murabahah yang return-nya dapat diperkirakan serta leratif mudah dalam pengelolaan likuidasi bank. Nasabahnya itu dapat membayar uang sewa secara bulanan atau per triwulan. 81 Muhammad Nejatullah Siddiqi. biji dan zatnya harus sebanding timbangannya. Rasulullah saw bersabda. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 141 pembiayaan tidak terlepas dari berbagai faktor. Op. Keuntungan yang diperoleh dari usaha tersebut akan dibagi sesuai dengan penyertaan masing-masing pihak. selain dia menjelaskan cacat tersebut kepadanya”. Sedangkan bila penyebabnya adalah distorsi terhadap permintaan dan penawaran.220 Ekonomi Islam: Sejarah. Garam dengan garam. ia melarang transaksi itu.79 Bait bi Tsaman ‘Ajil (Leasing) Teknik alternatif diterapkan untuk kontrak sewa beli dalam rangka mempermuda kebutuhan konsumen adalah bait bi Tsman ‘Ajil (Leasing). Op. Cit. Rasulullah saw mengatakan. Kontrak itu dapat menjadi sumber dana jangka pendek atau jangka menengah. dari Abdulllah ibn Yazid bahwa Zayd ibn 'Ayyash memberitahukan bahwa ia suatu ketika bertanya kepada Sa'd ibn Waqqas mengenai menjual gandum putih untuk sejenis gandum yang bagus.

Para pemimpin Quraisy menggantungkan di Ka'bah perjanjian yang ditulis oleh Manshur bin Akramah dan disahkan oleh Dewan Agung Quraisy. 4) Harga jual dicantumkan dalam akad jual-beli dan jika telah disepakad ddak dapat berubah selama berlakunya akad. 118 38 Abul Khair Jalaluddin (1991) "The Role of Government in an Islamic Economic". A Subyectwise Survey". porsi pembiayaan dengan akad murabahah dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan. Khadijah ra. 2) Saat barang diserahkan kepada bank oleh produsen (pabrik/-toko) maka bank akan menjualnya kepada nasabah secara tunai atau secara cicilan. Noordeen. akan melaksanakan ketentuan berikut. 4) Musuh Muhmmad harus didukung. lihat pula dalam Abdul Azim Islahi (1996) "History of Economic Thought in Islam. Dominasi penggunaan akad murabahah dalam 75 76 Al Qur’an." Menurut Sayyid Sabiq. p. 228-229. maka mekanisme pengendalian dilakukan melalui penghilangan distorsi termasuk penentuan harga untuk mengendalikan harga pada keadaan sebelum distorsi. "Al-Hisbah". Ibid.76 Dan aplikasi di perbankan secara teknis ialah: 1) Salam adalah transaksi jual-beli di mana barang yang diperpal-belikan belum ada. "Naikkan harga agar pengikut Muhammad tak dapat membeli". dalam Adiwarman A Karim (2001). bila harganya bagi konsumen terlalu mahal. (terj). mutu. lembaga ini akan membeli barang tersebut di pasar sehingga jumlah barang ini menjadi sedikit. ialah: “Hai orang-orangJang beriman. Landasan hukum dari sumber al-Qur'an. dalam keadaan bagaimana pun. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 219 ekonomi terhadap umat Islam. Ar Risalah.77 Murabahah Murabahah Ialah jual beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati. Dalam hal ini pemerintah juga dapat membentuk lembaga logistis guna menjaga supaya produsen dan konsumen tidak di rugikan oleh naik turunnya harga. 3) Mengingat bank ddak menjadikan barang yang dibeli atau dipesannya sebagai persediaan. macam. pada tahun 2002 menjadi 70. Untuk mempertahankan tingkat harga itu ia sendiri membeli barang dengan harga lebih. bukan untuk dijual”. Sejarah Kehidupan Rasulullah saw. ketika perdamaian beriaku di seluruh Jazirah Arab. ialah: “Tiga hal yang di dalamnya terdapat keberhakah: jual-beli secara tangguh muqaradhah (mudharabah). 3) Bila bank menjualnya secara tunai biasanya disebut pembiayaan talangan. Kuala Lumpur. menurut data informasi dari Biro Syariah Bank Indonesia.37 Intervensi pasar menjadi sangat penting daiam menjamin pengadaan barang kebutuhan pokok. 77 Zainul Arifin. 36 lihat Ja'far Subhani. hlm. Orang-orang Musrik tidak membiarkan bahan makanan masuk ke Makkah atau barang yang hendak dijual melainkan mereka langsung memborongnya. as-salam dinamai juga as-salaf (pendahuluan). Selama blokade yang berlangsung tiga tahun ini. dalam Adiwarman A Karim (2001). Abu Lahab menyerukan. 37 Ibn Taimiyah. Bulog. 2) Tak seorang pun berhak mengadakan ikatan perkawinan dengan orang muslim. hingga Hakim bisa membawa gandum itu untuk diberikan kepada bibinya. Yaitu penjualan sesuatu dengan kriteria tertentu (yang masih berada) dalam tanggungan dengan pembayaran disegerakan. Sedangkan bila produsen dirugikan akan adanya penurunan harga barang. Mereka bersumpah bahwa kaum Quraisy sepanjang hidupnya. ialah: 1) Pembelian hasil produksi harus diketahui spesifikasinya secara jelas seperti jenis. Jika pada tahun 2000 sebesar 69. 36 Hakim bin Hizam pernah membawa gandum untuk diberikan kepada bibinya. 2) Apabila hasil produksi yang diterima cacat atau tidak sesuai dengan akad maka produsen (pabrik/toko) harus bertanggung jawab dengan cara mengembalikan dana yang telah diterimanya atau menggand barang yang sesuai dengan pesanan. seperd. hendaklah kamu menuliskannya”.. apabila kamu bermuamalah tidak. 1) Melarang setiap perdagangan dan bisnis dengan pendukung Muhammad. Op Cit. Al Hadits. 38 Bila daya beli masyarakat lemah pemerintah dapat membuat kebijakan supaya produsen meningkatakan output produksi guna meningkatkan jumlah barang kebutuhan pokok di pasar. secara tunai untuk waktu yang ditentukan. Bila bank menjual secara cicilan. dan jumlahnya. Apabila kita mengacu pada dunia perbankan syariah. Teori. Lalu Abul Bakhtary datang untuk melerai keduanya. 1976). Ibnu Majah. dan mencampur gandum dengan tepung untuk keperluan rumah.29 persen.1996) hlm. surat al-aqarah (2) ayat 283. ukuran.142 Ekonomi Islam: Sejarah. pedagang pasar induk dan rekanan. 3) Melarang keras bergaul dengan kaum muslim. Mereka hanya keluar dari lembah itu untuk berbelanja sedikit.75 Dan dari sumber al-Hadits Rasulullah. 119 pesanan tersebut menjadi tanggungan penerima pesanan. (Jakarta: Lentera. umat Islam tinggal di lembah Abu Thalib di perbukitan Mekkah.33 persen. Lembaga logistis semacam Bulog. . maka dimungkinkan bagi bank untuk melakukan akad salam kepada pihak ketiga (pembeli kedua). maka bank dan nasabah harus menyepakad harga jual dan jangka waktu pembayaran. Oleh karena itu barang diserahkan secara tangguh sedangkan pembayaran dilakukan tunai. Aligarh Muslim University. Namum kaum Ouraisy memasang harga tinggi di atas harga pasar. Op. Ketentuan umum dalam hal pengaplikasian Ba’i assalam. Harga jual yang ditetapkan bank adalah harga beli bank dari nasabah yang ditambah keuntungan. Cit. Namun Abu Jahal mencegahnya. pada bulan bulan haram. Dalam keadaan kekurangan barang kebutuhan pokok. pemerintah dapat membuat aturan supaya pedagang yang menahan barangnya untuk dijual ke pasar. (Cairo: Darul Sya'b. lembaga ini akan menambah pasokan barang di pasar.

. namun bila tidak terjangkau harganya oleh masyarakat. dan padatnya penduduk. sedangkan pembayaran dilakukan secara tangguh. hlm. kota dengan desa atau desa dengan desa. murabahah lazimnya dilakukan dengan cara pembayaran cicilan (bitsaman ajit). penjualan barang kepada nasabah dilakukan atas dasar cost-plus profit. harga barang tersebut akan turun kembali. 3)Dalarn transaksi ini. “Allah telah menghalalkan jual-beli dan mengharamkan riba. Gambar Skema Bai' al-Murabahah Bai' as-Salam Kata salama dengan salafa artinya sama.1 menunjukkan terdapatnya gangguan di jalur perdagangan antar daerah akan menyebabkan pasokan barang berkurang atau kurva penawaran bergeser ke kiri. la juga berarti menjamin kelancaran perdagangan antardaerah. Vol 6. Pustaka Firdaus. Gambar 8.218 Ekonomi Islam: Sejarah. yang dalam majelis itu pemesan barang menyerahkan uang seharga barang pesanan yang barang 73 74 Pemerintah dapat mengunakan dana dari Baitul Mal untuk melakukan intervensi ini. Al Qur’an.39 Dalam keadaan nilai uang yang tidak berubah. Hazm (1947). dalam Adiwarman A Karim (2001). gampangnya orang mencari penghidupan. Suatu kota yang lebih banyak barang daripada yang dibutuhkan akan menjadikan harga barang tersebut menjadi murah. dinyatakan. Disebut salaf karena pemesan barang menyerahkan uangnya terlebih dahulu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 143 menjualnya kepada nasabah dengan harga yang ditambah keuntungan atau mark-up. sehingga batas intervensi pemerintah dapat diukur dari pergeseran kurva S1 dan S2. muqaradhah (mudharabah) dan mencampur gandum dengan tepung untuk keperluan rumah. yang berakibat dengan timbulnya persaingan dalam mendapatkan jasa pelayanan dan pekerja dan berani membayar mereka lebih dari nilai pekerjaannya. antara kota dengan kota. pertama. "Tiga hal yang di dalam terdapat keberkahan: jual-beli secara tanfguh. Kedua. Cairo al-Maktabah. Ketiga. pemerintah dapat meminta atau menarik pajak dari orang-orang yang mampu untuk menambah dana Baitul Mal. Harga jual adalah harga beli bank dari produsen (pabrik/toko) ditambah keuntungan (mark-uf). Jakarta. Intervensi pemerintah dalam mengatasi gangguan tersebut akan membuat kurva penawaran bergeser ke kanan. karena banyaknya orang kaya yang kebutuhannya akan tenaga buruh dan tukang juga besar. "Al Muhalla". Ibid. hlm. dan banyaknya bahan makanan di kota-kota menyebabkan tukang-tukang (buruh) kurang mau menerima bayaran rendah bagi pekerjaan dan pelayanannya. Disebut salam karena pemesan barang menyerahkan uangnya di tempat akad. Bila harta yang ada di Baitul Mal tidak mencukupi. 119 40 Ibnu Khaldun (1986).73 Dan hadits Rasulullah saw. Muqaddimah (terj). menyatakan:” Dari Suaib ar-Rumi ra bahwa Rasulullah saw bersabda. surat Baqarah (2) ayat 275. kenaikan harga atau penurunan harga semata-mata ditentukan oleh kekuatan penawaran dan permintaan. Harga suatu barang dapat saja dinaikkan. Definisi salam ialah akad pesanan barang yang disebutkan sifat-sifatnya. Dengan kata lain. Barang-barang hasil industri dan tenaga kerja juga mahal di tempat yang makmur karena tiga hal. Ini menguatkan kedudukan para tukang. bukan untuk dijual”. Ibnu Khaldun mengungkapkan bahwa ketika barang-barang yang tersedia sedikit maka harga-harga akan naik. riwayat Ibnu Majah. 422 39 . 2) Harga jual dicantumkan dalam akad jual-beli dan jika telah disepakad ddak dapat berubah selama berlaku akad.74 Beberapa hal teknis di perbankan dalam tataran aplikasinya ialah: 1) Bank bertindak sebagai penjual sementara nasabah sebagai pembeli. Untuk itu pembelanjaan orang kota makin meningkat”. Ibnu Khaldun juga mengidentifikasikan tiga faktor yang menyebabkan harga tinggi pada masyarakat yang makmur. Kedua pihak harus menyepakati harga jual dan jangka waktu pembayaran.40 Intervensi pasar tidak selalu diartikan pemerintah menambah jumlah ketersediaan barang. Dalam perbankan. al-Munirriyah. demikian sebaliknya. Teori. Landasan hukum dari Al-Qur'an. Al Hadits. Intervensi ini diperlukan untuk mengembalikan posisi penawaran pada posisi semula. karena besarnya kebutuhan yang ditimbulkan oleh meratanya hidup mewah dalam tempat yang demikian. bila sudah ada barang diserahkan segera kepada nasabah. pekerja dan orang yang mempunyai keahlian dan membawa peningkatan nilai pekerjaan mereka.

Jenis-jenis kafalah ialah. kemudian ia mensyaratkan atas laba dalam jumlah tertentu. hlm. 1) Kafalah bi nafs. dengan catatan harus memenuhi syarat yang disebutkan dalam hadits. 30. Dalam murabahah. Dalam aplikasi perbankan ialah uang muka (advance payment bond). 29. yaitu pembayaran utang atau pelunasan utang. yaitu: 1) harus tunai. 42 1) Keinginan masyarakat (al-raghbah) atas suatu jenis barang berbeda-beda. 2) Bila kondisi menyebabkan perlunya intervensi harga. yaitu mengambil keuntungan di atas keuntungan normal dengan menjual lebih sedikit barang untuk harga yang lebih tinggi. Ibid. yaitu: pertama. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 217 Gambar Intervensi Pasar Y Dalam lembaga keuangan. Abu Daud dari Said bin al Musyyab dari Ma'mar bin Abdullah AI-Adawi bahwa Rasulullah saw bersabda. 3) bila dipertukarkan mata uang yang sama harus dalam jumlah / kuatitas yang sama. Islahi. 3) Kafalah mualaqah. 3) Pembeli biasanya mewakili masyarakat yang lebih luas.71 Prinsip Sharf Sharf adalah transaksi pertukaran antara emas dengan perak atau pertukaran valuta asing. bila kenaikan harga disebabkan adanya distorsi terhadap permintaan dan penawaraan. 2) serah terima harus dilaksanakan. hlm. bank membiayai pembelian barang yang dibutuhkan oleh nasabahnya dengan membeli barang itu dari pemasok. Inilah hawalah yang boleh (jaiz) menurut kesepakatan ulama. Ahmad. op. dia tidak boleh melakukan ikhtikar. sesorang memindahkan utang dan mengaitkannya dengan piutang yang ada padanya. dan kemudian 69 70 X Dalam ekonomi Islam siapa pun boleh berbisnis. Dalam salah satu bagian dalam bukunya Fatawa. Teori. 41 1) Intervensi harga menyangkut kepentingan masyarakat yaitu melindungi penjual dalam hal tambahan keuntungan (profit margin) sekaligus melindungi pembeli dari penurunann daya beli. Dalam aplikasi perbankan disebut jaminan penawaran (bid bonds). penjual menyebutkan harga pembelian barang kepada pembeli. Bersumber dari hadits dari Muslim. Suatu 41 42 107 Adiwarman A Karim (2001). Islam membolehkan.. Ibnu Taimiyahmencatat berapa faktor yang berpengaruh terhadap permintaan dan konsekuensinya terhadap harga. hawalah mutlaqah seseorang memindahkan utangnya kepada orang lain dan tidak mengaitkan dengan utang yang ada pada orang itu.144 Ekonomi Islam: Sejarah. pemerintah melakukan intervensi harga.72 Bai' al-Murabahah Murabahah adalah jual-beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati antara pihak bank dan nasabah.. 72 Ibid. “Tidaklah orang melakukan ikhtikar itu kecuali ia berdosa”. yaitu jaminan mutlak yang dibatasi oleh kurun tertentu. 71 Ibid. . Hawalah terbagi kepada dua hal. Islam menghargai hak penjual dan pembeli untuk menentukan harga sekaligus melindungi hak keduanya. penjual menaikkan harga dengan cara ikhtikar atau ghaban faa hisy.. Oleh karenanya pemerintah dituntut proaktif dalam mengawasi harga guna menghindari adanya kezaliman produsen terhadap konsumen. bahkan mewajibkan. 132 AA. Bank islam sebagai lembaga keuangan dapat menerapkan prinsip ini. Artinya intervensi harga harus dilakukan secara proporsional dengan melihat kenyataan tersebut. sedangkan penjual mewakili kelompok masyarakat yang lebih kecil. 2) Kalafah bil maal. Keadaan ini sesuai dengan banyak dan sedikitnya barang yang diminta (al-Matlub) masyarakat tersebut.6 Pada perjanjian murabahah. Kebolehan intervensi harga antara lain karena. akad ini teraplikasikan dalam penerbitan bank guarantee. hawalah muqayyadah.70 Prinsip Ju’alah Ju’alah adalah suatu kontrak di mana pihak pertama menjanjikan imbalan tertentu kepada pihak kedua atas pelaksanaan suatu tugas/pelayanan yang dilakukan oleh pihak kedua untuk kepentingan pihak pertama.cit. Ibid. hlm.69 Prinsip Hawalah Hawalah adalah akad pemindahan utang/ piutang suatu pihak kepada pihak lain. karena jika tidak dilakukan intervensi harga. yaitu jaminan dari si penjamin (personal guarantee). hlm. Konsepsi Ekonomi Ibnu Taimiyah (Terj). Kedua.1997). di mana uang asing dipertukarkan dengan mata uang domestik atau dengan mata uang lainnya. Namun demikian. (Surabaya: Bina llmu.

ia termasuk transaski ‘aniyah. karena sangat dibutuhkan dalam muamalah masyarakat. bila harga terlalu turun sehingga merugikan produsen.67 Prinsip Wakalah Wakalah adalah akad perwakilan antara dua pihak. Ketiga. dan custodian menggunakan harta titipan. harga akan naik dan terjadi sebaliknya. pemerintah meningkatkan pembelian atas produk produsen tersebut dari pasar. hibah. tanpa batasan waktu dan untuk segala urusan. Wadi’ah yad amanah akan berubah menjadi wadi’ah yad dhmanah apabila karena dua hal yaitu harta titipan teracmpur. Para ulama sepakat tentang bolehnya kafalah. Dengan menjual secara langsung barang-barang yang dibutuhkan masyarakat. karena apa yang diberikan rahin (pemilik barang) untuk murtahin (pemegang barang) bukan atas imbalan akan sesuatu. wakalah muqayyadah. harga akan naik lebih tinggi daripada peningkatan kebutuhan itu kecil atau lemah. di mana tidak dianggap sempurna kecuali bila sudah diterima ‘ain al ma’qud. di mana pihak pertama mewakilkan suatu urusan kepada pihak kedua untuk bertindak atas nama pihak pertama. suka mengulur-ulur pembayaran atau diragukan kemampuan membayarnya. harga yang rendah bisa diterima darinya. Ibid. 67 Zainul Arifin. Cit. Teori. 27. misalnya bila ada kenaikan harga barang di atas batas kemampuan masyarakat maka pemerintah melakukan pengaturan dengan operasi pasar. utang atau barang.216 Ekonomi Islam: Sejarah.. Jika yang digunakan umum dipakai (naqd ra'ji). 6) Disebabkan oleh tujuan dari kontrak adanya (timbal balik) pemilikan oleh kedua pihak yang melakukan transaksi. dan agar yang berpiutang tidak dirugikan dengan ketidakmampuan orang yang berutang. qard. Kata lain rahn adalah akad menggadaikan barang dari satu pihak kepada pihak lain. Rahn adalah suatu bentuk transaksi tabaru’. Pemerintah harus mengatur harga. yaitu penunjukan wakil untuk bertindak atas namanya dalam urusan tertentu. 4) Harga juga berubah-ubah sesuai dengan (kuantitas pelanggan) siapa saja pertukaran barang itu dilakukan (al-mu'awid). wakalah al ammah. Op.44 Sedangkan. wadi’ah yad dhmanah. Kedua. dan rahn. 68 Ibid. Jika ia kaya dan dijamin membayar utang. Jika jumlah suatu jenis barang yang diminta masyarakat meningkat. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 145 kelalaian.66 Prinsip Rahn Rahn menurut syariah adalah menahan sesuatu dengan cara yang dibenarkan yang memungkinkan untuk ditarik kembali. dengan utang sebagai gantinya. ialah akad titipan di mana penerima titipan adalah trustee yang sekaligus penjamin (guarantor) keamanan aset yang dititipkan. Sebaliknya. 44 43 Ibid. . hlm. Ada beberapa jenis di dalam akad ini. harga akan lebih rendah ketimbang jika membayar dengan uang yang jarang ada di peredaran. Harga sewa dari tanah dalam kondisi demikian tak sama dengan tanah yang aman. yaitu: pertama. atau diduduki oleh binatang buas.68 Prinsip Kafalah Istilah kafalah ialah memasukan tanggungjawab seseorang ke dalam tanggungjawab orang lain dalam suatu tuntunan umum dalam masalah nyawa. melakukan penurunan tarif/bea impor terhadap barang-barang tertentu yang memicu costpush inflation atau memberikan subsidi harga kepada barang-barang tertentu. misalnya tanah yang disewakan di suatu wilayah yang banyak perampoknya. ijarah. 3) Itu juga akan berpengaruh atas menguatnya atau melemahnya tingkat kebutuhan atas barang karena meluasnya jumlah dan ukuran dari kebutuhan. Misalnya dinar dan dirham saat itu merupakan alat pembayaran yang lazim di Damaskus. yaitu perwakilan yang lebih luas dari al muqayyadah tetapi lebih sederhana dari al mutlaqah. Jika kebutuhan tinggi dan kuat. 27.. Namun hal ini kurang berlaku bila barang yang disewakan dalam kondisi yang tidak aman. Jika si pembayar mampu melakukan pembayaran dan diharapkan mampu memenuhi janjinya. 5) Harga itu dipengaruhi juga oleh bentuk alat pembayaran (uang) yang digunakan dalam jual-beli. ketimbang yang diterima dari orang lain yang diketahui sedang bangkrut. ida’. bila dalam kasus ini ia tak sepenuhnya mampu menjamin melaksanakan janjinya maka tingkat kemampuan danjaminan itu berbeda.43 Intinya pengaturan harga diperlukan bila kondisi pasar tidak menjamin adanya keuntungan di salah satu pihak. hlm. Dalam akad ini ada lima jenis yaitu. Penerima simpanan bertanggungjawab penuh atas segala kerusakan dan kehilangan. yaitu mewakilkan secara mutlak. Kedua. jika jumlah permintaannya menurun. 66 barang sangat diinginkan jika persediaannya sangat sedikit daripada jika ketersediannya berlimpah. Peran pemerintah tersebut berlaku di saat ada masalah-masalah yang ekstrem sehingga pemerintah perlu memantau kondisi pasar setiap saat guna melihat kemungkinan diperlukannya pengaturan harga. wakalah mutlaqah. 7) Aplikasi yang sama berlaku bagi seseorang yang meminjam atau menyewa. 2) Perubahan jumlah barang tergantung pada jumlah para peminta (tullab). tujuan dari transaksi itu bisa diwujudkan dengannya. Yaitu menjadikan barang yang mempunyai nilai harta sebagai jaminan utang. Pemberi sewa bisa mendapatkan keuntungan kepada penyewa. Dengan prinsip ini custodian menerima simpanan harta dari pemiliknya yang memerlukan jasab penitipan dan penyimpan mempunyai kebebasan untuk menariknya kembali sewaktuwaktu. Dalam perbankan biasanya diterapkan dalam aplikasi letter of credit (L/C) atau untuk permintaan barang Dalam Negeri dari bank Luar Negeri (L/C ekspor).

Dalam rangka mewujudkan tanggungjawab sosialnya. Yang Maha Melapangkan. pastilah Rasululah akan melaksanakannya. Ibnu Qudamah AI-Maqdisi adalah salah seorang argumentator Mazhab Hambali46 menulis. Lagi Maha Menentukan Harga. Al ijarah adalah kontrak yang melibatkan suatu barang (sebagai harga) dengan jasa atas manfaat atas barang lainnya. sementara tidak ada satu orang pun yang menuntutku karena suatu kezaliman yang aku lakukan kepadanya. dalam transaksi tersebut penjual harus menyebutkan dengan jelas barang yang diperjualbelikan dan tidak termasuk barang haram. Penduduk boleh menjual barang-barang mereka dengan harga berapa pun yang mereka sukai. kalau seandainya harga ini engkau tetapkan (niscaya tidak membumbung seperti ini). Cit. 25. bukan untuk diperjualbelikan”.65 Prinsip Wadi’ah (Titipan) Wadi’ah secara bahasa ialah sesuatu yang diletakkan pada yang bukan pemiliknya untuk dijaga. pendapat pertama. Ini melibatkan hak milik seseorang di dalamnya setiap orang memiliki hak untuk menjual pada harga berapa pun. Wahai Rasulullah saw. Loc. beliau menjawab. 65 Ibid. (Yogyakarta. kecuali terjadi karena 62 63 Al Hadits. meskipun penduduk menginginkannya. walaupun syari’ah membolehkan peminjam memberikan imbalan sesuai dengan keikhlasan. yaitu penyediaan pinjaman dana kepada pihak-pihak yang patut mendapatkannya. Model ini secara konvensional dikenal sebagai operating lease dan financing lease. menyatakan harga bisa ditentukan oleh pemerintah. yang menitipkan disebut mudi’ dan yang menerima titipan disebut wadi’. artinya ia tidak diharuskan mengganti segala resiko kehilangan atau kerusakan yang terjadi pada aset yang dititipkan. Setelah selesai masa kontrak. Dalam syariah peminjam hanya berkewajiban membayar kembali pokok pinjamannya. . Op.A. 2001). Yang Maha Menggenggam. Barang yag dititipkan disebut ida’. Bila itu dibolehkan. Islahi. harga sepenuhnya ditentukan pasar.45 Imam Abu Daud meriwayatkan dari Abu Hurairah yang mengatakan. hlm. mengatakan: “Harga pada masa Rasulullah saw membumbung. Wadi’ah terklasifikasi kepada dua tipe. LKPSM. Cit. Lalu mereka lapor. ialah akad titipan di mana penerima titipan (custodian) adalah penerima kepercayaan (trustee). Beliau menjawab. “Ini sangat nyata bahwa penetapan harga akan mendorongnya menjadi lebih mahal. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 215 Berbagai pandangan muncul mengenai pengaturan harga ini. sedangkan pendapat kedua. Muhammad Nejatullah Siddiqi. "(tidak) tetapi Allahlah yang berhak menurunkan dan menaikkan”. 195-196. Selama akad belum berakhir maka harga tidak boleh berubah. Dalam fiqh dikategorikan sebagai aqad tathawwu’. la berkata. Op. "Wahai Rasulullah saw tetapkanlah harga ini. bank islam dapat memberikan fasilitas yang disebut al qardun hasan. wadi’ah yad amanah. biarkan saja" Kemudian beliau didatangi oleh laki-laki yang lain lalu mengatakan. Dua dari empat mazhab terkenal. "(Tidak) justru. hlm.146 Ekonomi Islam: Sejarah. kontrak ini disebut al ijarah wa iqtina’ atau al ijarah munthahiyah bi tamlik. Pakar-Pakar Fiqh Sepanjang Sejarah. 2) Menetapkan harga adalah sesuatu ketidakadilan (zulm) yang dilarang. Bank dapat menggunakan akad ini sebagai produk pelengkap untuk memfasilitasi nasabah yang membutuhkan dana talangan dalam jangka waktu pendek. tetapkanlah harga ini. 55 A.64 Prinsip Qard Qard adalah meminjamkan harta kepada orang lain tanpa mengharap imbalan. Sesungguhnya Allah-lah Yang Maha Menciptakan. dalam masalah harta dan darah”. hlm. 62 Murabahah adalah kontark jual beli atas barang tertentu. Yang Maha Memberi Rezeki. riwayat Syuaib Rumy. asal ia sepakat dengan pembeliannya. 111 46 45 kepentingan rumah. menyatakan bahwa pemerintah tak mempunyai hak untuk menetap-kan harga.63 Sewa dan Sewa-Beli Sewa (ijarah) dan sewa beli (ijarah wa iqtina’) atau disebut juga ijarah munthahiyah bi tamlik oleh para ulama dianggap sebagai model pembiayaan yang dibenarkan oleh syariah islam. “Bahwa ada seorang laki-laki datang lalu berkata. dimana akad yang terjadi antara bank (sebagai pemilik barang) dengan nasabah (sebagai penyewa) dengan cicilan sewanya sudah termasuk cicilan pokok dan harga barang. 64 Zainul Arifin. yaitu akad salaing membantu dan bukan transaksi komersial. Cit. sebab jika para pedagang dari luar Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Anas. Teori. Dalam sejarah Islam masalah pengawasan atas harga muncul pada masa Rasulullah saw sendiri. penyewa dapat diberikan opsi untuk memiliki barang yang disewakan. 47 Ibnu Qudarnah mengutip hadits di atas dan memberikan dua alasan tidak diperkenankannya mengatur harga: 48 1) Rasulullah saw tidak pernah menetapkan harga. Aku ingin menghadap ke hadirat Allah.. Hambali dan Syafi'i. Ibnu Oudamah menganalisis penetapan harga dari pandangan ekonomis juga mengindikasikan tak menguntungkan bentuk pengawasan atas harga. Beliau menjawab. "Wahai Rasulullah saw. Masing-masing mengutarakan alasan yang jelas untuk mengambil pandangan tersebut. Abdullah Mustofa al Maraqhi. bahwa imam (pemimpin pemerintah) tak memiliki wewenang untuk mengatur harga bagi penduduk. yaitu: pertama.

hlm. 122 . kedua. yaitu jual beli di mana penjual melakukan penjualan dengan harga yang lebih rendah daripada harga pasar atau dengan potongan (discount). Inilah alasannya. serdang barang yang diperjual belikan diproduksi dan diserahkan kemudian. Tetapi. riwayat Ibnu Abbas. 4. yaitu pertukaran antara barang atau jasa dengan uang. Akibatnya. yaitu jual beli atau pertukaran antara satu mata uang asing dengan mata uang asing lainnya. Aplikasi jual beli seacam ini dapat dilakukan sebagai jalan keluar bagi transaksi ekspor yang tidak dapat menghasilkan valuta asing (devisa). termasuk harga pembelian dan keuntungan yang diambil. 3) Bai’ al shraf. pada umumnya bermuia dari situasi meningkatnya permintaan atau menurunnya penawaran. 7) Bai’ as salam. 5) Bai’ al musawamah. sejumlah ahli fiqh Islam mendukung kebijakan pengaturan harga. sedang barang yang diperjualbelikan itu akan diserahkan kemudian. Menurut Ibnu Taimiyah kontroversi antara para ulama tentang masalah harga berkisar dua poin. dan ketiga. Dalam transaksi jual beli tersebut penjual menyebutkan dengan jelas barang yang diperjualbelikan. Qadi Abu Ya'la dan lainnya mereka tetap menentang berbagai campur tangan terhadap keadaan itu.A lslahi (1997). Mazhab Maliki dan Hanafi. Harga yang rendah akan mendorong permintaan baru atau meningkatkan permintaan. Uang berperan sebagai alat tukar. adalah jual beli yang memiliki pengertian hampir sama dengan bai’ as salam.60 Sabda Rasulullah: “barangsiapa yang melakukan salaf (transaksi salam) hendaknya melakukannya dengan takaran yang jelas dan timbangan yang jelas pula sampai pada batas waktu tertentu”. dicetak pada garis tepi dari kitab al-Mughni oleh Ibnu Oudamah. Para penjual akan menderita karena dibatasi dari penjual barang dagangan mereka dan para pembeli menderita karena keinginan mereka tidak bisa dipenuhi. 9) Al murabahah. menganut keyakinan ini. di mana penjual tidak memberitahukan harga pokok dan keuntungan yang didapatnya. 22. dikutip oleh A. Harga yang tinggi. 44-45. mencampuri tepung dengan gandum untuk 58 mendengar adanya kebijakan pengawasan harga mereka tak akan mau membawa barang dagangannya ke suatu wilayah dimana dipaksa menjual barang dagangannya diluar harga yang ia inginkan. Teori. kenapa hal itu dilarang”. riwayat Ahmad dan Ibnu Hiban. juga akan mengecilkan hati para importir untuk mengimpor barang tersebut. akan terjadi kekurangan penawaran. Ibid. adalah akad jual beli di mana pembeli membayar uang (sebesar harga) atas barang yang telah disebutkan spesifikasinya.. Op. 4) Bai’ al murabahah. tuan rumah akan dirugikan akibat kebijakan itu dan perlu membendung berbagai usaha untuk membuat regulasi harga. yaitu kontrak jual beli di mana harga atas barang tersebut dibayar lebih dahulu tapi dapat diangsur sesuai dengan jadwal dan syarat-syarat yang disepakati bersama. hlm. Argumentasi Ibnu Oudamah melawan penetapan harga oleh pemerintah serupa dengan para ahli ekonomi modern. adalah akad jual beli barang tertentu. Dan para pedagang lokal yang memiliki barang dagangan akan menyembunyikan barang dagangannya. Jadi.214 Ekonomi Islam: Sejarah. 61 Al Hadits. sampai pengawasan harga secara lokal itu dilarang. tetapi bila para penjual mau menjual di bawah harga semestinya. Kemudian ia membaca ayat 282 surat al baqarah.49 Argumentasi itu merupakan kesimpulan sederhana bila harga ditetapkan akan membawa akibat munculnya tujuan yang saling bertentangan. perbuatan mereka itu— menurut mazhab Maliki—harus dihentikan. hlm. yaitu pada tanggal yang disepakati. Vol. merupakan salah satu bentuk jual beli yang bersifat amanah. 2) Bai’ al muqayyadah. Menurut Syafi'i atau penganut Ahmad bin Hambal seperti Abu Hafz AI-'Akbari. transaksi ini lazimnya disebut counter trade. menjal dengan pembayaran tangguh (murabahah). Pengawasan harga hanya akan memperburuk situasi tersebut. Pertama. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 147 Macam-macam Jual-Beli: Beberapa macam jual beli dalam Islam ialah: 1) Bai’ al mutlaqah. 6) Bai’ al muwadha’ah. jika terjadi harga yang tinggi dipasaran dan seseorang berusaha menetapkan harga yang lebih tinggi daripada harga sebenarnya. adalah jual beli biasa. Pada saat yang sama akan mendorong produksi dalam negeri mencari pasar luar negeri atau menahan produksinya. Mata uang asing yang diperjualbelikan dapat berupa uang kartal (bank notes) ataupun dalam bentuk uang giral (telegrafic transfer atau mail tarnsfer). jual beli seperti ini didasarakan kpada sabda Rasulullah: “tiga hal yang didalamnya terdapat keberkahan: pertama.59 Sabda Rasulullah: “Janganlah kamu menjual barang yang tidak ada padamu”. karena harganya meningkat Harga akan meningkat dan kedua pihak menderita. Cit. 61 8) Bai’ al istisna. 1374 H). perbuatan mereka dibiarkan saja. muqarradhah (nama lain dari mudharabah). 60 Al Hadits. Akad jual beli ini dilandasi oleh perkataan Ibnu Abbas: “Aku bersaksi bahwa salam yang dijamin untuk waktu tertentu benarbenar dihalalkan oleh Allah dan diizinkan. walaupun baru dilaksanakan dalam situasi penting dan menekankan perlunya kebijakan harga yang adil. 49 Ibnu Qudamah al-Maqdisi. “al-Sharh al-Kabir” (Mesir. yaitu jual beli di mana pertukaran terjadi antara barang dengan barang (barter). Para konsumen yang membutuhkan akan meminta barang dagangan dan membuat permintaan mereka tak bisa dipuaskan. demikian 58 59 Zainul Arifin.

“At-Tafafulul Ijtima fi Islam”. 1995). 90 dalam Monzer Kahf. (Jakarta: 1990). 56 Zainul Arifin. bahwa Islam memberikan kepercayaan sangat besar kepada mekanisme pasar. kalau tidak. Umar berkata. hlm. 55 Al Qur’an. kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu…”55 Sabda Rasulullah: “Pekerjaan seseorang dengan tangannya dan setiap jual beli yang mabrur. Op Cit. Telaah Analitik terhadap Fungsi Sistem Ekonomi Islam (terj).53 Sedangkan dalam AI-Muwatta'. tidak menetapkan suatu plafon dari prosentrase bagian dari modal dalam keuntungan yang didapat. kedua munta’aqadani (pihak yang berakad). di antaranya ialah: “…Allah Telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Maka baginya apa yang Telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan). Berjalanlah di muka bumi ini dengan mengais barang dagangan sebagai tengkulak (al-jaalib) yang tidak punya kios di pasar. hlm. 53 Al Qur’an. 56 “Pedagang yang jujur dan terpercaya akan bersama para nabi.12-13. Op.53 “Tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia (rezki hasil perniagaan) dari Tuhanmu…Sesungguhnya kamu sebelum itu benar-benar termasuk orangorang yang sesat. surat An Nisa (4) ayat 29. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 213 juga yang dinyatakan oleh M Nejatullah Siddiqi. Inilah pendapat yang bertentangan dengan mayoritas para ulama bahkan Maliki sendiri..51 Allamah Ibn Hazm menganggap negara bertanggungjawab terhadap persediaan kebutuhan dasar setiap individu. 34. Rabi'ah bin Abdul Rahman dan Yahya bin Sa'id dilaporkan menyetujuinya. Op. hlm. shighat (ijab qabul). "Bagaimana engkau menjualnya wahai Hathib?" Hathib menjawab. Abu Zahra membahas benda-benda yang menjadi milik Allah sebagai landasan bagi pemilikan mineral oleh pemerintah. 1964). Cit. riwayat Tirmidzi. tapi setiap indivisu memiliki hak menggunakannya untuk kebutuhan pribadi dan kepentingan bersama. Fatwa dan Ijtihad Umar bin Khattab (terj) (Surabaya: Risalah Gusti. Lahore. hlm. Cit. (Yogyakarta: Pustaka Firdaus. Op. 1999).54 “Hai orang-orang yang beriman. 61 53 Muhammad Abdul Aziz al-Halwi.. 114 52 Muhammad Abu Zahrah (1964).52 Abdurrazzaq meriwayatkan dalam AI-Mushannaf. hlm. Muhammad Nejatullah Siddiqi (1972). 40 dalam Islahi.52 Prinsip Jual Beli Beberapa nas (al-qur’an. “al-Hisbah”. 33. diantaranya: pertama. 57 Al Hadits. Maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka. Ekonomi Islam. di mana hak penduduk harus dilindungi dari kerugian yang diakibatkan olehnya. dalam Monzer Kahf. Anda telah mematok harga standar dan mereka mengikutinya. Dia juga menekankan bahwa individu-individu tidak diperbolehkan memiliki sumber-sumber ini dan pemerintah tidak dibenarkan memberi izin pemilikan atas sumber-sumbertersebut.55 51 Ibnu Taimiyah. 54 Al Qur’an. orang yang kembali (mengambil riba). 369 50 Muhammad Nejatullah Siddiqi. hlm. “The Economic Enterprise in Islam”.57 Dari beberapa nas tersebut di atas. kemudian kalian menjualnya? Juallah satu sha'-nya (empat mud) dengan harga satu dirham. ketika mereka telah memenuhi kewajibannya.. 21. Ibnu Hazm dalam AIMuhalla dan Malik dalam AI-Muwatha bahwa Umar ra pernah lewat di depan Hathib bin Abi Talta'ah yang sedang berada di pasar AI-Mushalla. Islam tidak mengakui hak milik absolut terhadap factor-faktor yang berkaitan dengan produksi. “Dua mud-nya seharga satu dirham". Islam telah meletakkan system sosial yang seimbang. hlm. dengan pembentukan lembaga-lembaga zakat. surat al Baqarah (2) ayat 198. dan Hadist) yang menyatakan tentang jual beli. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. 51 Para pengikut Abu Hanifah berkata bahwa otoritas harus menetapkan harga. Lalu Umar berbicara. Cit. tetapi. Kalian (para pedagang) telah membeli dari rumah-rumah penduduk kami. Muhammad Nejatullah Siddiqi. Yahya menyampaikan kepadaku. sehingga nilai produk tersebut tidak dapat dikaitkan dengan pekerja yang dipekerjakan di situ. 52 Irfan Mahmud Ra’na. dan urusannya (terserah) kepada Allah. beberapa ahli seperti Sa'id bin Musayyib. Karena itu islam tidak mengizinkan penimbunan harta kekayaan atau factor-faktor yang memungkinkan timbulnya kemakmuran yang pincang. Pustaka Firdaus. kemudian juallah sesuai cara kalian sendiri”. hlm. hlm. yaitu tidak ada tipuan dan khianat”. Teori. ketiga.148 Ekonomi Islam: Sejarah. 29-30. hlm. Cit. Islamic Publication. hlm.50 Poin kedua dari perbedaan pendapat antara ulama adalah penetapan harga maksimum bagi para penyalur barang dagangan. kalian menghancurkan kami. surat al Baqarah (2) 275. hanya bila masyarakat menderita akibat peningkatan harga itu. shadaqah dan warisan. Op. Di depan pedagang ini terdapat dua karung anggur kering. "Sesungguhnya telah tiba serombongan unta yang datang dari Thaif dengan membawa anggur kering. lalu terus berhenti (dari mengambil riba). dari Malik dari Yunus ibn Yusuf dari Sa'id ibn AI-Musayyab bahwa Umar ibn Khattab melewati Hatab ibn Abi Baltha'a dahulu. janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil. maka janganlah berdagang di pasar kami.. 50 Mengenai perbankan dalam islam yang mengambil mudharabah sebagai bentuk dasar dari cara kerjanya. 51 50 . maka setiap akad harus memenuhi unsur-unsur pokok sebagai rukun yang pokok. Op Cit. orang-orang yang jujur dan para syuhada”. ma’qud fiih (objek akad). (Oahirah: DarulQaumiyyah. orang-orang yang Telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya. mereka kekal di dalamnya”.

(Jakarta: RajaGrafindo Persada. Pada mudharabah. 115 . hlm. Itu bukan merupakan laporan bahwa seseorang tidak boleh menjual atau melakukan sesuatu yang wajib dilakukan atau menetapkan harga melebihi kompensasi yang ekuivalen ('iwad al-mithl). hal tersebut dapat diketahui dari kondisi berikut: 56 1) Bila dalam kasus pembebasan budaknya sendiri. dengan pengertian bahwa pihak-pihak yang bersangkutan akan menerima prosentase tertentu dari keuntungan dan bukan dalam jumlah uang yang ditetapkan lebih yang sedang mengobral anggur keringnya di pasar. Ibnu Taimiyah menegaskan bahwa Rasulullah saw pernah melakukan penetapan harga.54 Pada masa Umar bin Khattab pernah terjadi masa paceklik— yang disebut dengan amur ramadah—yang terjadi hanya di Hijaz. atau dapat menjadi penyedia dana dalam hubungan mereka dengan pihak pengguna dana. misalnya menurunnya penawaran berkaitan dengan menurunnya produksi. Namun beliau tidak mematok harga tertentu untuk makanan tersebut. Menurut Ibnu Taimiyah harga naik karena kekuatan pasar dan bukan karena ketidaksempurnaan dari pasar itu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 149 Sistem Ekonomi Islam Islam dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dalam aktifitas perekonomian ialah melalui akad-akad bagi hasil (profit and loss sharing). “Naikkan harga atau tinggalkan pasarkami”.212 Ekonomi Islam: Sejarah. Dalam kasus terjadinya kekurangan. Sebagai methode pemenuhan permodalan (equity financing) dan akad-akad jual beli (al bai’) untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan (debt financing). ini adalah sebuah kasus khusus dan bukan merupakan aturan umum. yaitu untuk menghaslkan keuntungan. hlm. melalui kontrak ini dua pihak atau lebih termasuk bank dan lembaga keuangan bersama nasabahnya dapat mengumpulkan modal mereka untuk membentuk sebuah perusahaan (syirkah al inan) sebagai sebuah badan hukum (legal entity). Ibid. Mudharib dapat beberbentuk perseorangan atau badan untuk tujuan melakukan perdagangan. 2) Dilaporkan ketika terjadi perselisihan antara dua orang. Tipe mudharabah. tempat. Op. hubungan kontrak bukan antar pemebeli modal. 214 56 AA.. 47 Musyaraqah. yaitu: Musyarqah (joint venture profit sharing) dan mudharabah (trustee profit sharing). 1996).Cit. Pegelola menggunakan modal tersebut dengan tujuan yang dinyatakan secara khusus.55 Ibnu Taimiyah menafsirkan sabda Rasulullah saw yang menolak penetapan harga meskipun pengikutnya memintanya.1999). 19. Setelah menceritakan dua kasus yang berbeda dalam bukunya AIHisbah. 18. Katanya. Pemilik tanah menemukan adanya jejak langkah pemilik pohon di atas tanahnya. ia mendekritkan bahwa harga yang adil (qimah al-adl) dari budak itu harus dipertimbangkan tanpa adanya tambahan atau pengurangan (/a wakasa wa la shatata) dan setiap orang harus diberi bagian dan budak itu harus dibebaskan. salah satu pihak dapat mengambil alih modal pihak lain sedang pihak lain tersebut menerima kembali modal mereka secara bertahap. Mudharib dalam kontek ini menjadi trustee atas modal tersebut. Orang itu ternyata tak melakukan apa-apa. Islahi (1995). (Surabaya: Risalah Gusti. Setiap pihak memiliki bagian secara proporsional dengan kontribusi modal mereka dan mempunyai hak mengawasi (voting right) perusahaan sesuai dengan proporsinya. Mudharabah mutlaqah. hlm. Beliau mengirim makanan dari Mesir dan Syam ke Hijaz. Membangun Sistem Ekonomi Alternat'f Perspektif Islam (terj). hlm. jika harga itu bisa ditetapkan untuk memenuhi kebutuhan satu orang saja.. Bank dan lembaga keuangan dalam kontrak ini dapat menjadi salah satu pihak. bahkan sebaliknya. Umar ibn al-Khattab berkata kepadanya. pemilik dana meentukan syarat dan pembatasan kepada pengelola dalam penggunaan dana tersebut dengan jangka waktu. Op. Kemudian Rasulullah saw membolehkan pemilik tanah untuk menebang pohon tersebut dan ia memberikan kompensasi harganya kepada pemilik pohon. Cit. juga merupakan suatu bentuk equity financing. Mereka dapat menjadi pengelola dana (mudharib) dalam hubungan mereka dengan penabung dan investor. tetapi mempunyai bentuk (feature) yang berbeda dengan musuaraqah. Teori.49 Pihak-pihak yang bersangkutan dalam suatu akad mudharabah bebas untuk menentukan tiap-tiap rumusan bagi untung. Rasulullah memerintahkan pemilik pohon itu untuk menjual pohon itu kepada pemilik tanah dan menerima kompensasi atau ganti rugi yang adil kepadanya. 54 Imam Malik ibn Anas. Dalam prinsip bagi hasil dikenal dua macam kontrak (akad). 47 48 360 Zainul Arifin. melainkan antar penedia dana (shahibul maal) dengan enterprenenur (mudharib). sebagai akibat langkanya makanan dan pada tahun tersebut membubung tinggi. Dalam kontrak tersebut. satu pihak memiliki pohon yang sebagian tumbuh di tanah orang.. Ibnu Taimiyah membuktikan bahwa Rasulullah saw sendiri menetapkan harga yang adil jika terjadi perselisihan antara dua orang. Sehingga berakhirlah krisis tersebut tanpa harus mematok harga. 49 Zainul Arifin. pemilik dana memberikan kekuasaan penuh kepada pengelola untuk menggunakan dana tersebut dalam usaha yang dianggapnya baik dan menguntungkan. 55 Taqiyuddin An-Nabhani. hlm. AI-Muwatta (terj). Op. Inilah yang disebut musyarakah al muntanaqishah. Dalam dua kasus tersebut ia melanjutkan penjelasannya.48 Dalam kontrak mudharabah. Cit. Mudharabah muqayyadah. yang dirasa menganggunya. la mengajukan masalah itu kepada Rasulullah saw. jenis usaha dan sebagainya. bukan karena kasus penjual menimbun atau menyembunyikan penawaran. yaitu mutlaqah (tidak terikat) dan muqayyadah (terikat).

Sebab penetapan harga tak bisa dikenakan kepada seseorang yang tak berfungsi sebagai supplyer sebab tak akan berarti apa-apa atau tidak adil. Maka importir tidak akan lagi berdagang di pasar Madinah. Dengan kondisi ini. konsumen dan pemerintah di pasar diperlukan guna menyamakan persepsinya tentang keberadaan suatu "harga". 40 160. membayangkan suatu masyarakat ekonnomi yang didasarkan pada pengarahan negara secara luas dan penyertaan di dalam bidang-bidang perekonomian. 2) menciptakan kondisi sehat di dalam pasar guna menjamin fungsinya yang baik. 44 . 4) mengambil langkah-langkah positif di bidang produksi dan pembentukan modal guna mempercepat pertumbuhan dan menjamin keadilan sosial.116 57 memeliharanya tetap bersikap adil. hlm. 1970). perdagangan dan keuangan. Nizam al Islam al iqtisad. “Ekonomic Principles of Islami”. Pengaruh lain dari mekanisme pasar yang Islami. Ali Aswaf. sehingga harga ditentukan oleh kemampuan riil masyarakat dalam mengoptimalisasikan faktor produksi yang ada di dalamnya. The Economic System of Islam. sejauh keadilan sosial ekonomis menuntutnya. Cit. 1972). Ma’asyiat el Islam.. Islamic Studies. 43 Muhammad al Mubarak. 3) perbaikan penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diakibatkan oleh mekanisme pasar dengan bimbingan dan pengaturan maupun dengan campur tangan langsung serta partisipasi dalam prosesnya. Pemilik harus menghindarkan penggunaan hartanya dengan cara yang membahayakan orang lain atau merugikan kepentingan umum. barang impor dialihkan kepada harga per nnit dari barang tersebut ketika dijuol di Pasar Madinah. Menurut Ibnu Taimiyah barang-barang yang dijual di Madinah sebagian besar berasal dari impor. bersama-sama dengan iman dan keterikatan pada nilai-nilai moral dan prinsip-prinsip tertentu dalam organisasi. 43. Teori. pakaian dan perumahan karena kebutuhan umum itu jauh lebih penting ketimbang kebutuhan seorang individu. adalah.59 Keberadaan pasar yang terbuka memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk ambil bagian dalam menentukan harga. Islam mengatur bagaimana keberadaan suatu pasar tidak merugikan antara satu dengan yang lain. Sehubungan dengan usaha mempertahankan keseimbangan sosial. (Lahore: 1969). 45 eranan ekonomi aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari system ekonomi islam. hlm.40 Peranan negara dalam kehidupan ekonomi islam mencakup empat hal. lbid. Islamabad. Kontrol apa pun yang dilakukan atas barang-barang itu akan bisa menyebabkan timbulnya kekurangan penawaran dan memperburuk situasi ekonomi dalam negeri.150 Ekonomi Islam: Sejarah. Dalam konsep Islam wujud suatu pasar merupakan refleksi dari kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. satu sama iain (minjins wahid) 57 Tak seorang pun bisa dipaksakan untuk menjual sesuatu.. 58 Tingginya harga barang impor dikarenakan beban biaya untuk mendatangkar. Penedeiaan modal fisik dan modal sosial terhitung sebagai kewajiban penting darin negara islam modern. hlm. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 211 pastilah akan lebih logis kalau hal itu ditetapkan untuk memenuhi kebutuhan publik atas produk makanan. Itulah sebabnya penetapan harga hanya mungkin dilakukan jika diketahui secara persis ada kelompok yang melakukan perdagangan dan bisnis yang manipulatif sehingga berakibat menaikkan harga. 42 Ibid. Islamic Publication. 59 Islahi (1995). (Beirut: Dar Al Fikr. 436. Jadi bila harga ditetapkan—diturunkan—maka keuntungan yang ambil sedikit atau rugi. dan bila perlu lewat paksaan. 45 Fazlur Rahman. tak ada alasan yang bisa digunakan untuk menetapkan harga. yaitu: 1) Menjamin kesesuaian dengan kode etik islam dari tiap pribadi lewat pendidikan.41 Pembentukan perbendaharan negara merupakan sarana untuk menunaikan tanggung jawab negara. 280. Para penjual dan pedagang merupakan orang yang sama. Nyatanya saat itu penduduk Madinah tak membutuhkan penetapan harga”. 1970). Umar Chapra.. Ini termasuk kewajiban untuk membantu kerabat dekat dan keluarga kecil dan anggota keluarga besar jika mereka dalam keadaan membutuhkan. 58 Jadi. Karena penjualnya tak bisa diidentifikasi secara khusus. keadaan ini akan mengakibatkan barang menjadi langka akhirnya harga barang naik. 32. Political Economy of the Islamic State. Kondisi pasar di masa Rasululullah saw menjadi justifikasi tidak ditetapkannya harga. Oleh karena keterlibatan produsen. 46 M. Muhammad Nejatullah Siddiqi. Jika harga ditetapkan kepada siapa penetapan harga itu akan dipaksakan?. pada waktu itu tak ada kelompok yang secara khusus hanya menjadi pedagang.46 39 40 Abul A’la Maududi. hlm. “seseorang yang membawa barang yang dibutuhkan untuk kehidupan sehari-hari siapa pun yang menghalangi sangat dilarang". Salah satu alasan lagi kenapa Rasulullah saw menolak menetapkan harga adalah.43Filsafat kemasyarakatan islam. 44 Bagi kepentingan dasar dari keadilan sosial ekonomi. 39 Pemilik tidak berhak untuk menghancurkan harta-harta yang bermanfaat. Rasulullah saw menghargai kegiatan impor. hlm. Op. di Madinah. 41 Ibid. hlm.42 egara merupakan salahsatu dari tiga soko guru system ekonomi islam. (California: University of Southern California. dan bukan sebaliknya. negara harus mencampuri kemakmuran pribadi warga negara. Orang lain atau masyarkat mempunyai hak tertentu atas harta seorang pemilik. Bila hal ini tercapai maka mekanisme pasar yang sesuai dengan syariah Islam akan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat. 1) Harga lebih ditentukan oleh mekanisme pasar. Penggunaan secara mubadzir dan sikap boros dilarang. dengan menyatakan. (London: Islamic Culture Centre. hlm. Bukan berarti ibnu Taimiyah berpendapat bahwa Rasulullah saw meiarang penetapan harga. demikian juga dengan barang subtitusinya.

pengembangan ekonomi lokal di Bandung. Manusia harus memanfaatkannya seoptimal mugkin dalam produksi guna memenuhi kesejahteraan bersama di dunia. Bila masyarakat bisa memenuhi kebutuhan—dan bukan keinginan semata—maka harga pasar cenderung stabil. Cit. 28.. Teori dan Model Ekonomi Islam. Metwally. bila pasar gelap dapat dihapuskan maka produsen dalam negeri tidak dirugikan. tetapi konsep pengembangan ekonomi lokal dan teknik impelementasinya terus berkembang. islam tidak hanya bergantung pada hokum. hlm.61 Di Indonesia pengembangan ekonomi lokal telah diterapkan di beberapa daerah seperti di Kabupaten Tegal. (Jakarta: Bangkit Daya Insana. 2) Bila pasar tidak bisa menjamin kestabilan harga dan harga yang terjadi merugikan salah satu pihak dalam pasar tersebut— produsen atau konsumen—maka pemerintah harus ikut turut campur tangan dengan cara mengeluarkan kebijakan-kebijakan langsung yang mempengaruhi pasar dengan motif bahwa hal itu diperlukan untuk menjaga kesinambungan perniagaan dalam kehidupan masyarakat. Op. aktualisasi keimanan seorang muslim akan terlihat di pasar. Barru (sulawesi) dan beberapa daerah lainnya lebih detai anda bisa lihat pada halaman pengembangan ekonomi lokal di Tegal pengembangan ekonomi lokal di Sumedang. 35 34 dimana mekanisme ini dibentuk oleh masyarakat dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 151 Hal yang menyedihkan justru teori-teori mereka diklaim berasal dari barat.34 Filsafat Ekonomi Islam Dalam ekonomi islam. berbagai jenis sumber daya dipandang sebagai pemberian atau titipan Tuhan kepada manusia. sikap moral dan tingkah laku yang dirumuskan dengan baik dari pelaku-pelaku ekonomi. peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan khusus yang ditetapkan oleh negara. yaitu untuk diri sendiri dan untuk orang lain.. 30. 27. dengan menghapus praktik penimbunan barang. 36 Strategi islam dalam mengorganisir system ekonomi mempunyai tiga segi. hlm. masyarakat juga akan menikmati barang yang bermutu. cara berfikirnya serta menanamkan dalam dirinya pengertian moral yang kuat. 38 Untuk mencapai keadilan ekonomi. 37 Ibid. maka dalam Islam tidak mengambil posisi kaku dalam menggunakan sistem ekonomi— seperti pemahaman bahwa sistem ekonomi Islam harus beda dengan sistem ekonomi kapitalis dan sosialis. pengembangan ekonomi lokal di Karawang. 3) Pemerintah bertanggung jawab dalam menindak pelaku pasar yang cenderung merusak. pertama. Bila penimbunan bisa dihampuskan maka masyarakat bisa mengkonsumsi barang dengan tingkat harga yang stabil. padahal kalau kita kaji teori ekonomi yang signifikan pada dunia barat. yang bahkan isinya banyak terdapat kemiripan dengan buku ‘Muqaddimah’ karya Ibn Khaldun yang dihasilkan beberapa abad sebelumnya Kontribusi besar para ilmuwan ekonomi Islam inilah yang harus kita jadikan acuan untuk terus belajar dan menghasilkan karya-karya signifikan.210 Ekonomi Islam: Sejarah. untuk merubah kecenderungannya. Teori. Op. undangundang. 4) Dengan dasar bahwa pasar merupakan representasi masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya. Pengantar dan Penterjemah M. pembajakan.M. maupun ilmu-ilmu lainnya sesuai dengan keahlian kita masingmasing. Metwally. yang dapat M.M.60 Pengembangan ekonomi lokal bukan lah hal yang baru. distribusi yang adil dari pendapatan dan kemerdekaan pribadi di dalam konteks kesejahteraan masyarakat. Karena pada dasarnya setiap masyarakat akan dapat menginterpretasikan sistem ekonomi yang mampu mensejahterakannya. pendidikan dan latihan akhlaq. yaitu tujuan yang terperinci dan jelas. Sumedang. Dan. pasar gelap dan sejenisnya. 35 Islam mengakui kepemilikan pribadi dalam batas-batas tertentu Filsafat ekonomi meruanglingkupi tentang pendekatan menyeluruh dari suatu persoalan ekonomi. Cit. Kedua. baik dalam bidang ilmu ekonomi. ibadah. sedang system ekonomi merupakan penguraian tentang methode dan sarana untuk menciptakan kesejahteraan umat manusia pada umumnya dan ekonomi pada khususnya. Husein Sawit. 73. Mudah-mudahan Allah swt menjadikan kita orang yang haus akan ilmu dan menjadikan kita semua semakin dekat dan taqarrub. 38 Ibid. .. Buku tersebut dihasilkan pada abad ke-18. pertama kali dihasilkan oleh seorang profesor dari University of Glasgow yang bernama Adam Smith pada bukunya “An Inquiry Into The Nature and Cause Of The Wealth of Nations”. hlm. Ketiga. Perhatian yang besar untuk ini dicurahkan atas pembentukkan bathin manusia lewat iman. Sebab. Ibid. M. 36 Ibid.37 Prioritas daripada tujuan ekonomi islam ialah kesejahteraan ekonomi yang diikuti dengan persaudaraan sedunia dan keadilan. Rasulullah saw pernah menggunakan sistem ekonomi pasar bebas dan pasar terkendali. 1995). Bila pembajakan bisa dihampuskan maka produsen akan memperoleh kenyamanan dalam berproduksi. 60 61 Taqiyuddin An-Nabhani. hlm. sehingga akan menimbulkan kenaikan harga barang secara umum atau inflasi. secara umum pengembangan ekonomi regional atau lokal pada dasarnya adalah usaha untuk penguatan daya saing ekonomi lokal untuk pengembangan ekonomi daerah dan tentunya akumulasi kegiatan tersebut akan berpengaruh besar pada pengembangan daya saing ekonomi nasional dan penguatan daya saing ekonomi nasional. Karena intervensi di luar kebutuhan akan meningkatkan harga.

.30 Dari edua alasan tersebut. Masih banyak karya-karya lainnya yang dihasilkan oleh para ilmuwan muslim terhadap perkembangan ilmu ekonomi. Roger E. rendahnya nilai tambah. dan rendahnya kualitas produk. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 209 Penting pengembangan ekonomi lokal dalam konteks perkuatan tidak lepas dari kinerja nyata yang dihadapi oleh sebagian besar usaha terutama mikro. Di antara berbagai faktor penyebabnya. kehidupan. khususnya Abad ke 16. 2002. 9 Agustus 2003. Teori Pertumbuhan Ekonomi Dalam ekonomi dunia kapitalis yang ada di Eropa. Teori hirarki kebutuhan ini kemudian ‘diambil’ oleh William Nassau Senior yang menyatakan bahwa kebutuhan manusia itu terdiri dari kebutuhan dasar (necessity). Ibnu Khaldun menekankan. dan harta kekayaan yang bersangkutan dengan masalah ekonomi. bahwa syariah tidak akan tegak jika tidak melalui peran negara atau penguasa. Bisnis Indonesia. Sistem ini telah berkembang dan meluas ke seluruh bumi ini. dan pembangunan tidak akan berjalan tanpa danya keadilan. persyaratan politis mengenai tingkat harga (modal. alat untuk mengukur nilai. dan polarisasi yang terus menerus meneganai kelas dan daerah (pusat/pinggir) sepanjang waktu. sekunder (decency). Kondisi ini merefleksikan produktivitas sektor mikro dan kecil yang rendah bila di bandingkan dengan usaha yang lebih besar.31 Negara atau pemerintahan tidak akan berjalan baik tanpa adanya orang (khalifah). kecil. 32 Ibid. perkembangan ekonomi secara lebih luas mengakibatkan tingkat daya saing kita tertinggal dibandingkan dengan negara-negara tetangga kita seperti misalnya Malaysia. dan menengah di Indonesia yang paling menonjol adalah rendahnya tingkat produktivitas. dan keadilan adalah salah satu kriteria manusia dihisab oleh Allah swt. keturunan.63 Salah satu alternatif dalam meningkatkan produktivitas adalah melakukan modernisasi sistem usaha secara sistemik dengan program Penguatan Daya Saing UKMK dengan Platform Klaster Industri sehingga akan memberikan dampak yang lebih luas lagi dalam meningkatkan daya saing daerah dan Nasional. Ibid. pemikiran. Kedua. dimana nilainya tidak boleh berubah-ubah Ibnu Rushd menyatakan bahwa uang itu tidak boleh berubah arena dua alasan. Al Ghazali uga menyatakan tentang tujuan utama dari penerepan syariah adalah masalah religi atau agama. maka sama seperti Allah swt yang Maha Pengukur. 31 M. 9 Agustus 2003. rendahnya tingkat penguasaan teknologi dan kemampuan wirausaha di kalangan UKMK menjadi isu yang mengemuka saat ini.Backhouse. uang berfungsi sebagai alat untuk mengukur nilai. tapi karena produktivitasnya yang rendah. Aristoteles menyebutkan bahwa fungsi uang itu ada tiga. dan kebutuhan mewah (takhsiniyyat). Keberlangsungan orang tidak akan berjalan tanpa adanya kapital/harta (al-maal).29 Sebelumnya. menurut Ibnu Khaldun penerapan syariah pada negara tidak akan tegak tanpa didasari oleh keadilan di bidang sosial dan ekonomi. Ibnu Rushd juga membantah Aristoteles tentang teori nilai uang. dan sebagai cadangan untuk konsumsi di masa depan. upah rata-rata di usaha mikro dan kecil umumnya berada dibawah upah minimum. kebutuhan primer (darruriyyah). Bila upah dijadikan produktivitas. Walau diakui pula bahwa menjadi lapangan kerja bagi sebagian besar pekerja di Indonesia. 32 Tokoh selanjutnya adalah Al Ghazali yang menyatakan bahwa kebutuhan hidup manusia itu terdiri dari tiga. Umer hapra menyatakan bahwa Ibnu Khaldun berhasil memberikan pencerahan pada dunia ekonomi. maka uang sebagai pengukur keadaannya tidak boleh berubah. Teori. Karena itu kebijakan bukan karena ukurannya yang kecil. Peningkatan produktivitas akan berdampak luas pada perbaikan kesejahteraan rakyat menggantungkan sumber kehidupannya. Pengembangan UKMK secara parsial selama ini tidak banyak memberikan hasil yang maksimal terhadap peningkatan kinerja UKMK. Loc. maka sesungguhnya nilai nominal uang itu harus sama dengan nilai intrinsiknya. uang berfungsi sebagai cadangan untuk konsumsi masa depan. uang sebagai alat tukar. Maka. sangat berkembang wacana sebagai sebuah sistem yang didasarkan pada keingginan untuk mengunpulkan modal.152 Ekonomi Islam: Sejarah.33 29 30 Bisnis Indonesia. Cit. sekunder (hajiat). Dia pun tak berubahubah. Harta didapatkan dari pembangunan yang signifikan (imarat). negara tidak akan berjalan baik tanpa adanya implementasi hukum syariah. Umar Chapra. Oleh karenanya untuk keperluan tersebut di atas kolaborasi antar berbagai pihak secara intensif Klaster indsutri. yaitu: pertama. Diperkirakan hanya menghasilkan kurang dari 40 persen Indonesia. 62 Hal ini dikarenakan usaha mikro dan sektor pertanian (yang banyak menyerap tenaga kerja). dimana peran negara sangatlah penting dalam pembangunan sosial. maka perubahan padanya sangatlah tidak adil. tetapi kontribusi dalam output nasional di katagorikan rendah. Salah satu resources yang bisa dioptimalkan untuk kegiatan di atas adalah program pemerintah yang lebih terpadu. pertama. Ahli lainnya adalah Ibnu Khaldun yang menghasilkan teori pengembangan dan pembangunan sosial dan ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan. 33 Ibid. 62 63 yang menekankan bahwa uang dapat digunakan kapan saja oleh konsumen untuk membeli keperluan hidupnya. The Penguin History of Economic. komoditi dan tenaga). program Community Development perusahaan besar atau BUMN. mempunyai produktivitas yang sangat rendah. dan kebutuhan tertier (luxury).

Brown. 64 Yang lebih mencolok lagi.208 Ekonomi Islam: Sejarah. Ibnu Khaldun. Bahkan seseorang dapat dianggap membelot dari ajaran Tuhan bila bertentangan dengannya. Ia menghasilkan sebuah teori dengan memperkenalkan fungsi keempat dari uang yaitu sebagai alat simpanan daya beli dari konsumen. dimana banyak para ilmuwan muslim berhasil memberikan karya-karya imiah yang signifikan. Dalam dunia ekonomi kapitalis. Beberapa ilmuwan muslim yang berhasil dan menghasilkan karya fenomenal pada teori ekonomi diantaranya adalah Ibnu Taimiyyah. 1992). Tingkat kedaulatan juridisnya berbeda-beda. misalnya.”28 Teori ini kalau kita kaji lebih dalam. Batas-batasnya kurang lebih ditunjukkan dengan jelas. dan hukuman mati pun akan diberikan padanya. salah satunya dalam perkembangan dunia ilmu ekonomi. termasuk karya di bidang ekonomi.65 Proses produksi dalam ekonomi dunia kapitalis dibangun di atas hubungan sentral atau antinomi: hubungan antar modal dan tenaga operasi sistem yang berjalan mempunyai pengaruh untuk meningkatkan pembatasan terhadap individu (bukan keluarga). Batasbatas dan penetuan hak-hak formal mereka telah dibatasi dengan semakin jelas (yang berpuncak di dalam struktur hukum internasional Amerika Serikat kontemporer). pemaksaan agar mereka terlibat proses kerja dalam kemampuan tertentu. 28 Ibid. meneliti. ‘Comparative Politics. Ibid. dan batas-batas organisasi rasional oleh kelompok untuk mengungguli batas-batas ini. maka yang dimaksud adalah kelas-kelas dunia ekonomi ini. kelas borjuis mencerminkan persepsi diri (self perception) ini dalam arah gaya budaya “dunia”—dalam dunia konsumsi. History of Economic Analysis. pemaksimal keuntungan untuk memupuk modal. Ibnu Rushd. hlm. Roy C. 540. terhadap kemungkinan mereke mempengaruhi hukum nilai (law of value) yang mengarisbawahi kapitalisme.27 Di sisi lain. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 153 terjadi di dunia. kelompok etnis/bangsa. sebagai kontributor nilai suplus atau sebagai penerima. 64 . Jika produksi naik dan ermintaan turun. rumah tangga – dan “negara”. Bila diteliti lebih dalam. Schumpeter bahkan menyebutnya sebagai ‘Great Gap’. Dan selanjutnya. ternyata abad kegelapan yang dialami oleh dunia barat justru berbanding terbalik dengan perkembangan keilmuan pada dunia Islam. (Jakarta: Erlangga. yaitu kaum proletar. Tokoh lainnya yang berhasil memberikan kontribusi besar adalah Ibnu Rushd (Aveorrus). Aquinas (1225-1274 M). bahkan masa ini berjalan hingga abad ke-13 yang ditandai dengan masa St. yang kini justru secara ironi diakui sebagai teori yang berasal dari dunia barat. berusaha melibatkan diri dalam aktivitas ekonomi karena ia merasa cocok tanpa kendala-kendala lokasi geografisatau pertimbangan politik lainnya. Pada abad kegelapan tersebutlah. 65 Ibid. Schumpeter. dalam mengejar kepentingan kelasnnya. 26 27 Perkembangan ekonomi dunia kapitalis melibatkan penciptaan semua institusi utama dunia modern: kelas. tetapi juga karena panjang singkatnya masa produksi (khalq) suatu komoditi. berhasil mengeluarkan teori yang dikenal dengan ‘price volatility’ atau naik turunnya harga di pasar. sixth Edition. 66 A. dan tenaga kerja di seluruh wilayahnya adalah kurang lebih besar. maka harga di pasar akan turun. Dan kelompok nilai surplus yang dirampas dari mereka. komoditi. adalah menyangkut hukum permintaan dan penawaran (supply and demand) di pasar. Al Ghazali. maka harga di pasar akan naik. Baik kelompok borjuis maupun kaum proletar adalah kelas-kelas yang dibentuk dalam ekonomi dunia. ternyata pada saat tersebut adalah masa kegelapan dunia barat (dark age) terhadap dunia keilmuan dan sains. Pada saat itu pengaruh gereja (Church Father) sangatlah kental terasa. Dia menyatakan bahwa: “Sebab naik turunnya harga di pasar bukan hanya karena adanya ketidakadilan yang disebabkan orang atau pihak tertentu. dalam buku ‘Perbandingan Politik’.Backhouse dalam bukunya yang memuat karya yang dihasilkan oleh Ibnu Rushd. dan masih banyak lagi. sebaliknya jika produksi turun dan permintaan naik. dimana mereka membatasi para ahli dan ilmuwan untuk menghasilkan karya ilmiah.26 Selama kurang lebih lima abad tersebut. bukan penyebab kapitalisme. Judul Aslinya. dunia barat mengalami kemunduran di bidang keilmuan. Immanuel Wallerstein “Ketergantungan Ekonomi Dunia Kapitalis”. sangat sedikit sekali ditemukan pemikiran dan teori ekonomi yg signifikan dihasilkan. Macridis & Bernrd E. Roger E. negara adalah suatu institusi yang eksistensinya ditentukan oleh hubungannya dengan “negara-negara” lainnya. dan menghasilkan teori-teori ekonomi yang hasilnya hingga sekarang masih relevan untuk dipelajari dan diterapkan. tidak begitu banyak teori dan karya ekonomi yg dihasilkan oleh para pemikir di dunia barat. Banyak ilmuwan muslim yang menulis. dalam bahasa dan sebagainya. Modalitas dan batas kelompok dalam struktur negara juga semakin dibatasi (dalam arti batas-batas hukum diberikan kepada tekanan tersebut. 1954. Ibnu Taimiyyah. 66 Ibid. Kelas borjuis. atau terjadi jurang atau jarak yang besar diantaranya. Hal yang menarik adalah setelah akhir masa keemasan Graceo Roma di abad ke-8 Masehi. apalagi kalau kita berbicara kelas yang objektif. semuanya merupakan konsekuensi. Semua struktur ini terjadi setelkah kapitalisme. berkisar mulai dari menyeluruh sampai dengan nol. Teori. Kekuasaan riilnya untuk mengendalikan arus model. Pada masa tersebut adalah masa keemasan umat Islam.

khususnya dalam rangka pengembangan industri jasa keungan bernuasa Islami.25 Namun pandangan Islam mengenai zakat adalah bahwa zakat merupakan lambang pensyukuran nikmat. juga sesuai dengan apa yang diterapkan oleh khalifah Umar bin Abdul Aziz. 1995).24 Ini berarti bahwa besar zakat pendapatan kerja lebih ringan dari besar zakat pendapatan modal atau modal kerja. Dan karena sumber pendapatan pada pokoknya tidak keluar dari tiga hal. sehingga meluncurlah produk baru ke pasar modal syariah.67 Tepat pada tanggal 14 Maret 2003.154 Ekonomi Islam: Sejarah. Dan mulailah dipublikasi list of Islamic stock (daftar saham yang masuk kategori syariah). Sebagimana negara-negara maju telah merintiskan pengembangan instrumen syraiah di pasar modal dengan munculnya Dow Jones Islamic Index (DJIM). berupa zakat. dan sekaligus anggota DSN. Regulasi ini akan menjadi rujukan bagi emiten baru yang berkehendak dicatat dalam daftar saham syariah. pembersihan jiwa. . obligasi syariah mengunakana skim ijarah. 14 Maret 2003 M. dia mengakui industri pasar modal syariah di Indonesia masih memprihatinkan dan mencemaskan. yaitu: 1)Menyangkut kebijakan umum. dan gabungan antara modal dan kerja. dan pemberian hak Allah. 2) Proses emisi saham syariah. ada lima ketentuan baru yang akan mengatur perjalanan pasar modal syariah. Luthfi Hamidi. Dimana membahas kedudukan DSN dan Bapepam dalam kaitannay dengan pengembangan pasar modal syaraiah. yang berisikan tentang pondasi dan pemikiran dasar ilmu ekonomi dan perkembangannya. 266-68. hlm. 25 24 Kompas. Yang sudah ada obligasi syariah mudharabah. 3) Indeks syariah yang akan menjadi pedoman penyususnan emiten-emiten yang layak masuk syariah. dan sejenisnya berupa modal-modal yang memberikan penghasilan sedangkan modal tersebut tetap utuh. yang menghimbau agar penghasilan dari kerja dapat dibebaskan dari segala macam pajak untuk mendorong kerja tersebut. Ia menjelaskan sejarah perkembangan ekonomi yang Ibid. Hadirnya Pasar Modal Syariah akan menjadi tonggak sejarah baru. seperti Rasyid Husain dan Dow Jones Islamic Market Index. 268. 69 Ibid. Inilah yang diterapkan oleh sistem perpajakan modern yang oleh para ahli moneter dihimbau agar keadilan diterapkan melalui penetapan pajak berdasarkan kuat atau lemahnya sumber pendapatan tersebut sehingga salah satu ciri penting kepribadian pajak pendapatan adalah perhitungan atas sumber pendapatan tersebut.M. seperti halnya saat Bank Muamalat di Indonesia pertama kali diperkenalkan. Mereka menegaskan bahwa perhatian terhadap sumber pendapatan seharusnya menyebabkan pajak yang ditetapkan dapat mengurangi beban pajak. ada Jakarta Islamic Index (JII). Termasuk yang terbesar di dunia. maka ketentuan dalam dunia perpajakan adalah bahwa besar pajak pendapatan atas modal tetap atau yang berkembang mempunyai urutan lebih tinggi daripada besar pajak yang dikenakan atas penghasilan dari kerja. sebagai rujukan atau pedomannya. orang-orang yang memperoleh pendapatan dari sumber yang lemah. sedangkan kerja merupakan sumber yang paling tidak stabil. Di Jakarta. loc. Pengqiasan penghasilan kepada pemberian atau gaji yang diberikan oleh khalifah kepada tentara itu lebih kuat dari pengqiasannya kepada hasil pertanian. dari gaji para tentara dan para penerima gaji lainnya langsung di dalam kantor pembayaran gaji. Dan itu ada lembaga tersendiri. Husein Sawit. pabrik-pabrik. pasar modal syariah diresmikan oleh Menkeu Boediono. Meski demikian. Schumpeter dalam bukunya yang berjudul History of Economic Analysis. 5) Reksadana syariah. Karena modal merupakan sumber yang lebih stabil dan mantap. jika dibandingkan dengan populasi muslim di atas 200 juta jiwa lebih. agar irama kemajuan pasar modal Syariah Indonesia dapat menimba masukan-masukan yang ada sesuai dengan perkembangan dunia pasar saham Internasional. Dan untuk ini juga. Dan ini harus secepatnya melaksnakan terobosanterobosan yang kongkrit dan pengembangan instrumen berbasiskan syariah. Bahkan sebagian orang-orang sosialis lebih ekstrim lagi. meskipun besar zakat masing-masing berbeda-beda. dan hak orang yang lemah. M. pembersihan harta. Bapepam mengharapakan pengembangan pasar modal syariah dapat mengirimkan delegasinya untuk mengahdiri acaraacara yang digelarkan Internasional Organization Securities Commission (IOSC). yaitu modal. 4) Instrumen obligasi syariah. Pengantar dan Penterjemah M. Sedang yang lebih tepat diqiaskan kepada pendapatan hasil pertanian adalah pendapatan dari gedung-gedung. Teori dan Model Ekonomi Islam. (Jakarta: Bangkit Daya Insana. Teori. Yaitu pengembangan produk reksadana yang bersifat hibrid 67 68 serta mengikuti tindakan Ibnu Mas'ud dan Mu'awiyah yang telah memotong sebesar tertentu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 207 Bisnis Saham Pasar modal syariah baru saja dimunculkan pertengahan Maret 2003 dan penandatangan antara Dewan Syariah Nasional (DSN) dan Badan Pengawasan Pasar Modal (Bapepam) yang isinya mengukuhkan DSN sebagai otoritas yang mengawasi aspek syariah pasar modal. Pemikiran Ilmuwan tentang Ekonomi Islam A.cit. Sekurang-kuranganya menurut pakar ekonomi syariat Indonesia. Metwally. Adiwarman Karim69. Pandangan itu menegaskan bahwa zakat wajib dipungut dari hasil kerja sebagaimana juga wujud dipungut dari pendapatan-pendapatan yang lain. kerja. hak masyarakat. dan itu berarti berperan aktif mewujudkan keadilan dalam distribusi pendapatan.68 Dalam gerak langkahnya. yang sudah memuat 30 emiten yang dikategori sesuai syariah dan layak dijadikan investasi bagi investor muslim. kalau di luar negeri. hlm.

tentu saja dengan reseiko yang tinggi pula. Doktrin Ekonomi Islam. op. maka zakatnya diambil dari pendapatan tersebut sebesar sepersepuluh. Tampaknya beliau melarang bentuk pertukaran seperti ini karena ada unsur riba di dalamnya”. Uang adalah milik masyarakat sehingga menimbun uang di bawah bantal (tidak produktif) dilarang. Op. sesuai dengan keumuman nash yang mewajibkan zakat uang sebanyak seperempat puluh. dan sesuai dengan kaedah Islam yang menegaskan bahwa kesukaran dapat meringankan besar kewajiban Lihat M. 23 Yusuf Qardhawi. berupa surat berharga yag berasal dari Ibid. untuk itu dianjurkan sebaiknya menggunakan uang. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. Klasifikasinya itu dapat diterima. Produk hibrid syariah itu mencoba mengabungkan produk yang memberikan pendapatan tetap. Op. Oleh karena itu beliau menekankan kepada para sahabat untuk menggunakan uang dalam transaksitransaksi mereka. hotel. maka zakatnya diambil dari pendapatan bersih sebesar sepersepuluh. yaitu: fixer income (obligasi)..75 Untuk memenuhi kebutuha likuiditas. (London: 1970). Abu Hurairah. hlm. percetakan. Oleh karena itu Rasulullah meyadari akan kesulitan-kesulitan dan kelemahan-kelemahan sistem pertukaran ini. Umar Chapra. tapi dengan tingkat gain yang lebih rendah. 73 Fazlur Rahman. hlm. hlm. karena spekulasi tidak diperbolehkan. sampai pada satu pendapat yang kita paparkan sebagai berikut: Penghasilan yang diperoleh dari modal saja atau dari modal kerja seperti penghasilan pabrik. dan asset securitization (sekuritisasi aset). 75 Zainul Arifin. Dalam pandangan Islam uang adalah flow concept. dan pada masa Rasulullah telah dipandang sebagai suatu sistem yang sangat lemah. sebagaimana sudah dijelaskan dalam pembahasan mengenai hal itu. 72 Zainul Arifin. Bursa Efek (Bisnis Mata Uang) Pada dasarnya Islam memandang uang hanya sebagai alat tukar. gajinya umpamanya pada bulan Safar atau Rabiul Awal atau bulan-bulan sesudahnya dan ia sudah mengeluarkan zakatnya pada waktu menerimanya. sehingga kita tidak mempersukar diri sendiri sedangkan Allah telah menegakkan syariat-Nya atas dasar kemudahan. Sedangkan modal yang tersebar dalam sektor perdagangan maka zakatnya diambil dari modal beserta keuntungannya sebesar seperempat puluh. equity (saham). 47. mobil. Yang diupayakan dapat diklarifikasi dalam empat golongan.206 Ekonomi Islam: Sejarah. 16. 74 Al Hadits. Abu Said. Zainul Arifin. Penerjemah Soeroyo dan Nastangin. uang harus dikaitkan dengan kegiata ekonomi dasar (primary economic activities) baik secara langsung melalui transaksi atau secara tidak langsung melalui penyertaan modal guna melakukan salahsatu atau seluruh kegiatan usaha. 1995). The Economic System of Islam. Teori. cit. maka besar zakat yang wajib dikeluarkan adalah seperempat puluh. Islamic Culture Centre.21 Besar Zakat Penghasilan dan Sejenisnya Berapakah besar zakat yang ditetapkan atas berbagai macam penghasilan dan pendapatan? Masalah yang diundang oleh Muhammad Ghazali agar para ulama dan ilmuwan bekerjasama membahasnya. bukan sebagai barang dagangan (komoditas). 71 70 . Untuk keperlua itu maka diperluka instrumen-instumen likuiditas. (Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf. kebutuhankebutuhan pokok dan lain-lainnya dikeluarkan. (Jakarta: Pustaka Alvabet. Cit. Sedangkan saham bisa memberikan hasil yang lebih tinggi. maka kita setelah mengadakan penelitian dan pengkajian. dan Abu Said Al Hudri. kapal terbang dan sebangsanya-besar zakatnya adalah sepersepuluh dari pendapatan bersih setelah biaya. tetapi pada saat yang sama juga bisa memberikan bagi hasil yang tinggi. hlm.72 Sistem pertukaran zaman dahulu ialah barter (bai’al muqayyadah). gedung. hutang.22 Diatas kita sudah bertemu dengan pendapat Abu Zahrah dan temantemannya mengenai zakat gedung dan pabrik bahwa bila mungkin diketahui pendapatan bersih setelah dikeluarkan ongkos-ongkos dan biaya-biaya. Cit. bank Islam juga memerlukan akses ke pasar uang (money market).. dan jika tidak mungkin diketahui pendapatan bersih seperti berbagai macam gedung dan sejenisnya. seperti keadaan dalam perusahaan industri. berdasarkan qias kepada penghasilan dari hasil pertanian yang diairi tanpa ongkos tambahan.70 Produk obligasi memberikan keuntungan yang sifatnya tetap. 73 Rasulullah bersabda: “ternyata Rasulullah tidak menyetujui transaksi-transaksi dengan sistem berter. mutual fund (reksadana). 22 Ibid. riwayat Atha bin Yasar. 16. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 155 penghasilan. 2005). maka ia tidak waJib lagi mengeluarkan zakatnya sekali lagi pada akhir tempo bersama dengan kekayaannya yang lain itu. 21 (campuran).23 Yang kita maksudkan dengan modal disini adalah modal yang dikembangkan di luar sektor perdagangan. 73. lalu beliau ingin menggantinya dengan dengan sistem pertukaran melalui uang. Tetapi pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan saja seperti pendapatan pegawai dan golongan profesi yang mereka peroleh dari pekerjaan mereka.74 Dalam konsep Islam tidak dikenal money demand for speculation. 71 Untuk menghasilkan keuntungan. tetapi mengeluarkan zakat dari penghasilan tersebut atau sisanya pada masa tempo kedua. sehingga harus selalu berputar dalam perekonomian. karena hal itu berarti megurangi jumlah uang yang beredar. baik harta penghasilan maupun yang harta yang bermasa tempo.

Rodriguez. Ibid. yang terkait dengan perdagangan. sedangkan penghasilan yang tidak mencapai nisab. Piranti keuangan itu dapat dibentuk melalui sekuritisasi aktiva / proyek aktiva (assets securitization) yang merupakan bukti penyertaan. tapi tanpa adanya voting right.20 Berdasarkan hal itu maka sisa gaji dan pendapatan setahun wajib zakat bila mencapai nisab uang. penghasilan. baik dalam bentuk penyertaan musyarakah (management share). Kita berikan contoh tentang itu bahwa seseorang mempunyai kekayaan yang dikeluarkan zakatnya setiap tahun pada awal bulan Muharram. Juga harus dikeluarkan biaya dan ongkos-ongkos untuk melakukan pekerjaan tersebut. Dalam ekonomi Islam. hlm. A Guide to Foreign Currency Operations. Op. bila ia memperoleh 19 20 Ibid. atau sejenisnya pada waktu menerimanya. 1977.19 Pengeluaran Zakat Pendapatan dan Gaji Bersih Setelah kita menegaskan pendapat yang terpilih tentang kewajiban zakat atas gaji. 78 Heinz Riehl and Rita M. Op. pasar uang adalah pasar di mana diperdagangkan surat-surat berharga jangka pendek. dan sejenisnya. Karena itulah kita menegaskan dalam pembahasan mengenai harta penghasilan bahwa bila seseorang mempunyai penghasilan itu maka ia harus menangguhkan pengeluaran zakatnya sampai bersamaan dengan pengeluaran zakat kekayaannya yang lain yang sudah jatuh tempo zakatnya.76Dalam praktik pasar uang konvensional. Itu adalah pendapat 'Atha dan lain-lain. 77 76 Ibid. ia harus mengeluarkan zakatnya pada waktu tertentu. dan berlawan dengan keperluan investasi dan pembangunan ekonomi. tidak saja dalam memfasilitasi perdagangan jangka pendek tapi juga berperan mendukung investasi jangka panjang. 173.. Dengan aktifnya pasar uang berbasis syariah maka perbankan Islam maka perbankan Islam dapat melaksanakan fungsinya secara penuh. sedang pasar valuta asig (foreign exchange market) adalah pasar di mana diperdagangkan surat-surat berharga dalam suatu mata uang dengan melibatkan mata uang lain.78 Karena surat-surat berharga yang ada di pasar keuangan konvensioal.77 Artikel-artikel yang diperdagangkan di pasar uang adalah uang (money) dan uang kuasi (near money). 171. Pengambilan dari pendapatan atau gaji bersih dimaksudkan supaya hutang bisa dibayar bila ada dan biaya hidup terendah seseorang dan yang menjadi tanggungannya bisa dikeluarkan karena biaya terendah kehidupan seseorang merupakan kebutuhan pokok seseorang. mengawasi dan hak suara dalam pengambilan keputusan (voting right) maupun dalam bentuk penyertaan mudharabah (participation share) yang mewakili modal kerja (variable capital). hlm. Perbedaan pokok antara lembaga keuangan syariah dan lembaga keuangan konvensional adalah terletak pada faktor riba. semua jeni riba adalah haram. Foregn Exchange Market.79 Instrumen Pasar Uang Syari’ah Untuk menciptakan pasar uang yang bermanfaat bagi perbankan Islam harus diciptakan instrumen pasar uang yang berbasis syariah. Inc.156 Ekonomi Islam: Sejarah. Uang atau uang kuasi tidak lain adalah surat berharga yang mewakili uang di mana seseorang (atau perusahaan) mempunyai kewajiban kepada orang (atau perusahaan) lain. maka tidak wajib zakat lagi pada waktu masa tempo tahunnya sampai. Masalah ini berdampak negatif bagi pengelolaan likuiditas maupun pengelolaan investasi jangka panjang. Sebagai konsekwensi. dan bila ia tidak mempunyai harta lain. . Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 205 sekuritisasi aset. tidak wajib zakat sampai mencapai nisab bersama dengan kekayaan lain yang harus dikeluarkan zakatnya pada waktu itu dan masa sampainya dimulai dari saat tersebut. 79 Zainul Arifin. 80 Ibid. sedangkan zakat diwajibkan atas jumlah senisab yang sudah melebihi kebutuhan pokok sebagaimana telah kita tegaskan di atas. 4. tidak wajib zakat. sehingga tidak terjadi kewajiban mengeluarkan zakat dua kali pada satu kekayaan dalam satu tahun. bila ia tidak kuatir penghasilannya itu akan terbelanjakan olehnya sebelum temponya sendiri jatuh. hlm.80 dipungut berdasar pendapat Makhul yaitu bahwa kekayaan yang sudah sampai bulan pengeluaran zakat harus dikeluarkan zakatnya.. dengan hak atas modal dan keuntungan dari modal tersebut. yang meliputi modal tetap (fixed capital) dengan hak mengelola. upah. kekayaan yang harus dibelanjakan untuk nafkah sendiri dan tanggungannya tidak diambil zakatnya. berdasarkan pada pengqiasannya kepada hasil bumi dan kurma serta sejenisnya. maka kita menegaskan pula bahwa zakat tersebut hanya diambil dari pendapatan bersih. maka bank Islam hanya memusatkan pada portofolio mereka pada aktiva jangka pendek. sedangkan gaji dan upah setahun yang tidak mencapai nisab uang – setelah biaya-biaya diatas dikeluarkan misalnya gaji pekerja-pekerja dan pegawai-pegawai kecil. Bila seseorang sudah mengeluarkan zakat gaji. McGraw-Hill. Yusuf Qardhawi. Pemilihan pendapat yang lebih kuat diatas berarti memberikan keringanann kepada orang-orang yang mempunyai gaji kecil yang tidak cukup senisab dan kepada mereka yang menerima gaji kecil pada waktu-waktu tertentu yang per satu kali waktu tidak cukup senisab. Cit. Cit. kecuali saham. 169. Teori. hlm. berbasis pada sistem bunga. bahwa biaya harus dikeluarkan terlebih dahulu baru zakat dikeluarkan zakatnya dari sisa.. maka perbankan Islam menghadapi kendala karena tidak diperbolehkan untuk menjadi bagian dari aktiva atau pasiva yang berbasis bunga.

mudah dicairkan (redeemable). hlm. Peluang dan Tantangannya di Indonesia. 83 Namun pertukaran pada masa sekarang sangat jauh berbeda dengan pertukaran yang terjadi pada masa lampau. baik dengan mengeluarkan zakatnya begitu diterima ini khususnya bagi mereka yang tidak mempunyai kekayaan lain yang bermasa wajib zakat tertentu ataupun dengan mengundurkan pengeluaran zakat sampai batas setahun bersamaan dengan kekayaannya yang lain bila ia tidak kuatir akan membelanjakannya. 82 Zainul Arifin. Cit. Hal serupa atau dekat dengan pendapat tersebut adalah pendapat Auza'i tentang seseorang yang menjual hambanya atau rumahnya bahwa ia wajib mengeluarkan zakat sesudah menerima uang penjualan ditangannya. 173. sederhana (simple). 16-18 Juni 1997. telah membolehkan diperdagangkannya Reksadana yang berisi surat-surat berharga dari perusahaan-perusahaan yang produk maupun operasinya tidak bertentangan dengan Islam. Malaysia. Pendapat itu dengan demikian memberikan keistimewaan kepada orangorang yang mempunyai uang yang harus dikeluarkan zakatnya pada bulan tertentu itu. maka uang itu tidak wajib zakat. resiko yang rendah (low risk). Dari sejak dahulu lalu lintas perdagangan antar negara termasuk di masa Rasulullah telah berlangsung. karena dinar dan dirham terbuat dari emas dan perak. Akan tetapi surat berharga yang diperdagangkan tidak dalam mata uang yang sama. sebagaimana yang dikatakan Zuhri dan Auza'i. 81 Lokar Karya tentang Reksadana Syariah.17 2) Makhul berpendapat bahwa bila seseorang harus mengeluarkan zakat ada bulan tertentu kemudian memperoleh uang tetapi kemudian dibelanjakannya. Op. dan tidak memberikan keistimewaan kepada orang yang tidak mempunyai uang seperti itu. 83 Ibid. Labuan. karena itulah perlu adanya pasar valuta asing. telah menggunakan dinar dan dirham sebagai alat tukar. Fatwa Ulama pada simposisum yang disponsori Dallah al Baraka Group pada november 1984 di Tunisia. Muhammad Nejatullah Siddiqi. Ini berarti bahwa bila seseorang mempunyai harta yang sebelumnya harus dikeluarkan zakatnya dan mempunyai masa tahun tertentu maka hendaknya ia mengundurkan pengeluaran zakat penghasilannya itu bersamaan dengan hartanya yang lain. juga dalam masa sekarang bepergian ke Luar Negeri membutuhkan uang yang berlaku di negara tujuan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 157 hendaknya ia mengeluarkan zakatnya bersamaan dengan kekayaannya yang lain-lain. maka ia harus mengeluarkan zakatnya segera. Dalam pasar valuta asing juga diperdagangkan surat-surat berharga jangka pendek. Jejak perdagangan semacam ini telah banyak dijumpai dalam sejarah. Dan juga sekalipun ia membelanjakan penghasilannya itu. maka zakatnya tetap menjadi tanggungjawabnya. paper presented to Labuan International Summit on Islamic Financial and Investment Instrument. Cit. . tanpa hak pengawasan atas manajemen atau pembagian asset kecuali untuk menjual bagian saham yang mewakili kepentingannya”. sedangkan mereka yang tidak mempunyai kekayaan lain harus mengeluarkan zakat penghasilannya pada waktu menerima penghasilan tersebut... Teori.204 Ekonomi Islam: Sejarah. “The Importance of Assets and Debts Securitization in Creating Dynamic Islamic Banking Environment”. Islam sebelum memiliki mata uang yang resmi. Op. zakatnya 17 18 Mekanisme Operasi Pasar Uang Syariah Teknis perdagangan surat-surat berharga berbasis syariah harus berada dalam batas toleransi dan ketentuan-ketentuan yang digariskan syariah. dan bila tidak mencapai nisab. Yaitu membolehkan orang-orang yang pertama tadi membelanjakan penghasilannya tanpa mengeluarkan zakat kecuali bila masih bersisa sampai bulan tertentu yang dikeluarkan zakatnya bersamaan dengan kekayaannya yang lain. dan fleksibel. diantaranya: pendapatan yang baik (good return). Cit. Bila dalam perdagangan valuta asing mengikuti pola perdagangan valuta asing Saleh Kamil. maka ia hendaknya mengeluarkan zakat uang penjualan tersebut bersamaan dengan hartanya yang lain tersebut. Lalu lintas perdagangan yang menggunakan dinar dan dirham pada masa itu tidak menjadi masalah. Op. yang wajib zakat hanya uang yang sudah datang bulan untuk mengeluarkan zakatnya itu. Pembeli hanya mempunyai hak atas bagian modal dan keuntungan tunai atas odal tersebut. di mana dinar dan dirham berlaku di negara manapun pada masa itu. 81 Yusuf Qardhawi. dimana hal itu merupakan mata uang milik Romawi dan Persia. diselenggarakan di Jakarta pada 3031 Juli 1997. tetapi bila ia kuatir penghasilan itu akan terbelanjakan olehnya.82 Oleh karena itu setiap instrmen keuangan harus memenuhi bebrapa syarat. menyatakan “adalah dibolehkan menjual bagian modal dari setiap modal dari setiap perusahaan di mana manajemen perusahaan tetap berada di tangan pemilik nama dagang (owner trade mark) yang telah terdaftar secara legal. Tetapi bila ia tidak harus mengeluarkan zakat pada bulan tertentu kemudian ia memperoleh uang. lalu lintas orang dan perdagangan dari satu negara ke negara lain tidak terlalu dipengaruhi oleh faktor politik dan ekonomi seperti pada masa sekarang. maka ia harus mengeluarkan zakatnya pada waktu uang tadi diperoleh. kecuali bila ia mempunyai bulan tertentu untuk mengeluarkan zakat. Kesimpulannya: memberikan keringanan kepada orang yang mempunyai kekayaan lain dan memberi beban berat kepada orang yang tidak mempunyai kekayaan selain penghasilannya tersebut. kecuali bila ia kuatir penghasilannya itu terbelanjakan sebelum datang masa tahunnya tersebut yang dalam hal ini ia hendaknya segera mengeluarkan zakatnya. Disamping itu. Dengan demikian pertukaran uang sangat dibutuhkan. Kebutuhan valuta asing selain untuk kebutuhan perdagangan ekport dan import. hlm.18 Dalam masalah ini yang lebih kuat adalah pendapat bahwa penghasilan yang mencapai nisab wajib diambil zakatnya. 179.

sama halnya dengan syarat-syarat bagi nasabah pengguna dana bank. Jika buahbuahan tersebut menghasilkan dua kali dalam setahun. Zainul Arifin. namun nasabah berhak mencabut rekeningnya dengan segera. Karena di dunia Islam sebagian besar transaksi dilakukan dengan 84 85 membebaskan kebanyakan golongan profesi yang menerima gaji beberapa kali pembayaran dan jarang sekali cukup nisab dari kewajiban zakat. sekalipun tempat tanaman tidak satu dan menghasilkan dua kali dalam satu tahun. 86 Ibid. dengan syarat B membelinya kembali pada masa tertentu. di mana masing-masing pihak harus menerima masing-masingmata uang pada saat yang bersamaan.85 Investasi Berjangka (Deposito) Pembayaran kepada pemegang deposito (investasi berjangka) di bank Islam juga berdasarkan pada asas "mudarabah" atau bagi hasil. Para ulama fikih itu juga berbeda pendapat tentang penyatuan hasil tanaman dan buah-buahan antara satu dengan yang lain dalam satu tahun. maka mereka tidak diberi buku cek. Banyak pemegang deposito bank-bank Islam yang menyelenggarakan lebih dari satu rekening termasuk deposito bank jenis konvensional. Begitu juga halnya kebanyakan para pegawai dan pekerja. Semoga pendapat-pendapat sebagian ulama fikih yang menegaskan bahwa harta penghasilan wajib zakat dan cara mengeluarkan zakatnya seperti yang diterangkan mereka. Op. Dan prinsip menjual barang yang tidak dikuasai secara mutlak adalah tidak dibenarkan dalam transaksi valutas asing ini.158 Ekonomi Islam: Sejarah. Motif pertukaran adalah dalam rangka menukung transaski komersial. Kita menemukan ulama-ulama fikih yang berpendapat seperti itu dalam kasus nisab pertambangan. Oleh karena itulah ketentuan setahun diberlakukan dalam zakat. bukan dalam rangka spekulasi untuk mendapatkan kelebihan dari selisih valuta asing. Teori. Harga atas pertukaran itu dapat ditentukan berdasarkan kesepakatan antara penjual dan pembeli. . maka hasil seluruhnya dikumpulkan untuk mencapai satu nisab. hlm. maka sebagai solusi dalam persoalan ini. begitu juga menurut pandangan ahli perpajakan modern. Rasulullah bersabda: “Jangan menukarkan emas dengan emas dan perak dengan perak dengan kuantitas yang sama. Juga harus dihindari jual beli bersyarat. 182. dan bila tidak ingin membelanjakannya maka 15 16 Al Hadits. Berdasarkan hal itulah zakat penghasilan bersih seorang pegawai dan golongan profesi dapat diambil dari dalam setahun penuh. di mana (misalnya) A setuju membeli barang dari B. Kedua. diriwayatkan mempunyai dua cara dalam mengeluarkan zakatnya:16 1) Az-Zuhri berpendapat bahwa bila seseorang memperoleh penghasilan dan ingin membelanjakannya sebelum bulan wajib zakatnya datang. Dalam transaski berjangka harus dilakukan dengan pihak-pihak yang mampu menyediakan valuta asing yang dipertukarkan. Muhammad Nejatullah Siddiqi. Cara Pengeluaran Zakat Harta Penghasilan Ulama-ulama salaf yang berpendapat bahwa harta penghasilan wajib zakat. r. namun karena bank-bank Islam tidak ikut serta dalam peraturan clearing bank-bank komersial konvensional. yaitu transaksi perdagangan barang dan jasa antar negara. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 203 konvensional sudah dapat dipastikan tidak akan lepas dai faktor bunga. cit. Fakta adalah bahwa para pemerintahan mengatur gaji pegawainya berdasarkan ukuran tahun. Yusuf Qardhawi. Karena bank Islam sebagai lembaga keuangan yang turut serta dalam memfasilitasi perdagangan internasional. perdagangan valuta asing dapat diqiyaskan kepada emas dan perak. yang tidak menghasilkan bunga uang ataupun imbalan lain-nya. riwayat Abu Bakar. sedangkan bila seluruh gaji itu dari satu waktu itu dikumpulkan akan cukup senisab bahkan akan mencapai beberapa nisab. Cit. tapi tukarlah emas dengan perak menurut yang kamu sukai”. Para nasabah memanfaatkan rekening semacam ini untuk pembayaran transaksi rutin. maka hendaknya ia segera mengeluarkan zakat itu terlebih dahulu dari membelanjakannya.a. dapat membantu kita dalam menetapkan kebijaksanaan wajib zakat atas penghasilan pegawai dan golongan profesi tersebut. jika pendapatan bersih setahun itu mencapai satu nisab.15 Atas dasar ini dapat kita katakan bahwa satu tahun merupakan satu kesatuan menurut pandangan pembuat syariat. yaitu mengumpulkan gaji atau penghasilan yang diterima berkalikali itu dalam waktu tertentu. Disini timbul kemungkinan yang kedua. karena kedua penghasilan tersebut adalah buah-buahan yang dihasilkan dalam satu tahun.84 Aktivitas perdagangan valuta asing harus benar-benar terbebas dari ribda dan gharar. op. bahwa hasil yang diperoleh dari waktu ke waktu yang tidak pernah terputus ditengah akan lengkap-melengkapi untuk mencapai nisab. Oleh karena itu dalam aplikasinya pertukaran harus dilakukan secara tunai (bai’ naqd). Ibid. Namun mereka dapat menggunakan buku induknya untuk menarik uang dari cabang-cabang bank Islam yang bersangkutan atau dari beberapa bank Islam lainnya. meskipun dibayarkan perbulan karena kebutuhan pegawai yang mendesak. sama halnya dengan jagung yang berbuah dua kali.. Mazhab Hanbali berpendapat bahwa hasil bermacam-macam jenis tanaman dan buah-buahan selama satu tahun penuh dikumpulkan jadi satu untuk mencapai nisab.86 Dari Rekening Lancar Tidak Diperoleh Imbalan Bank-bank Islam memperkenalkan penggunaan rekening lancar (current account).

Tetapi bila kita harus menetapkan nisab untuk setiap kali upah. Ibid. berarti kita 13 14 pembayaran tunai maka tidak adanya fasilitas buku cek. kadang-kadang pada saat-saat tertentu seperti advokat dan kontraktor serta penjahit atau sebangsanya. tidak akan merugikan kedudukan persaingan antara bank-bank Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 159 dikeluarkan bila cukup batas nisab. dan mereka hanya memelihara rekening lancar pada lembaga-lembaga itu. Siapa yang memiliki pendapatan tidak kurang dari pendapatan seorang petani yang wajib mengeluarkan zakat maka orang itu wajib mengeluarkan zakatnya. wajib berzakat. 89 Saleh Kamil. sedangkan yang tidak mencapai nisab tidak terkena. . Disamping itu juga merupakan realisasi pendapat sahabat dan para ulama fikih yang mengatakan bahwa penghasilan wajib zakatnya pada saat diterima bila mencapai nisab. Ibid. ia harus memperhatikan jangka pemberitahuannya. Tetapi barangkali pembuat syariat mempunyai maksud tertentu dalam menentukan nisab tanaman kecil. Besar itu sama dengan dua puluh misqal hasil pertanian yang disebutkan oleh banyak hadis.202 Ekonomi Islam: Sejarah. siapa yang mempunyai pendapatan yang mencapai lima wasaq (50 kail Mesir) atau 653 kg. Teori. 90 Ibid. Memberlakukan nisab dalam setiap jumlah pendapatan atau penghasilan yang diterima. sekarang ini banyak dipikirkan untuk menyediakan fasilitas semacam itu. Karena itu bank-bank Islam dipandang sebagai pelengkap bank-bank konvesional. khususnya untuk bisnis di luar negeri. dan kebanyakan pegawai menerlma gaji mereka setiap bulan.14 Tinggal Satu Persoalan Lagi Orang-orang yang memiliki profesi itu memperoleh dan menerima pendapatan mereka tidak teratur. Artinya. karena tanaman merupakan penentu kehidupan manusia. Tetapi bagaimanapun juga. atau pendapatan yang diterima. seperti nasabah koperasi pembangunan memandang depositonya di sana sebagai pelengkap bagi deposito banknya yang biasa.87 Dari Deposito Berjangka Diperoleh Laba Dari rekening mudarabah para investor bank memperoleh laba bank namun jika ia hendak mencabut rekening. maka berapakah besar nisab dalam kasus ini?13 Muhammad Ghazali dalam diskusi di atas cenderung untuk mengukurnya menurut ukuran tanaman dan buah-buahan. maka laba bank itu tidak terlalu naik-turun seperti hal-nya pada masing-masing perusahaan yang diberi dukungan dana. Ini lebih mendekati kesamaan dan keadilan sosial. karena membebaskan orangorang yang mempunyai gaji yang kecil dari kewajiban zakat dan membatasi kewajiban zakat hanya atas pegawai-pegawai tinggi dan tergolong tinggi saja. dari yang terendah nilainya yang dihasilkan tanah seperti gandum. namun karena bank-bank Islam itu memelihara portfolio investasi yangluas. kadang-kadang setiap hari seperti pendapatan seorang dokter. yang digunakannya untuk transaksi mata uang asing serta untuk urusan lainya. lalu bagaimana kita menentukan penghasilan mereka itu? Disini kita bertemu dengan dua kemungkinan: Pertama. Karena banyak orang beriinan yang enggan membuka rekening tabungan dengan menerima bunga dari bank konvensional. Cit.Kemungkinan ini dapat dibenarkan. Banyak orang memperoleh gaji dan pendapatan dalam bentuk uang. Cit.90 87 88 Al Hadits. Op. maka yang paling baik adalah menetapkan nisab gaji itu berdasarkan nisab uang. sebagian pekerja menerima upah mereka setiap minggu atau dua minggu. Yang paling penting dari besar nisab tersebut adalah bahwa nisab uang diukur dari nisab tersebut yang telah kita tetapkan sebesar nilai 85 gram emas. Ini adalah pendapat yang benar. Yusuf Qardhawi. Ini bukanlah tujuan pihak pemrakarsa gerakan bank-bank Islarn. dengan tingkat imbalan yang lebih tinggi bagi deposito dengan jangka pemberitahuan lebih lama untuk penarikan dananya. Pendapatnya akan bervariasi sesuai dengan variasi laba bank bersangkutan. Dengan demikian penghasilan yang mencapai nisab seperti gaji yang tinggi dan honorarium yang besar para pegawai dan karyawan.88 Membuka Rekening Pada Bank Islam Merupakan Kewajiban Moral Banyak orang Islam yang menganggap bahwa membuka rekening pada bank Islam adalah suatu kewajiban. oleh karena itu bank Islam tidak perlu bersaing dengan lembaga lainnya untuk memperoleh deposito. karena mereka bermaksud untuk membina lembaga-lembaga yang dapat menyediakan bermacam-macam jasa bank sebagai pengganti jasa yang disediakan oleh bank-bank konvensional. sehingga mengurangi risiko para pemegang deposito. Kontrak mudharabah dan ijira turut menjamin kemantapan pendapatan bank. Terdapat juga bermacamnnacam deposito berjangka seperti yang terdapat pada koperasi pembangunan rumah di Inggris.89 Sesungguhnya banyak nasabah bank menitipkan dana pada bank-bank Islam di samping bank-bank komersial jenis konvensional. maka kehadiran bank Islam disambut dengan gembira. Tetapi menurut ketentuan wajib zakat atau penghasilan itu bila masih bersisa di akhir tahun dan cukup senisab. Op. Setidak-tidaknya mereka akan menerima imbalan atas uang tabungannya pada bank Islam itu. gaji. dan bukan sebagai penggantinya. wajib dikenakan zakat. serta pembayaran-pembayaran yang besar kepada para golongan profesi.

bila nasabah bank menjadi pemegang deposito me-rangkap debitur. Teori. Umar Bin Abdul Aziz Empat periode Mu'awiyah. alihbahasa: J. 12 Dan Rasulullah saw.T. dan untuk menetapkan arti ”lebih” ('afw) yang dijadikan Qur’an sebagai sasaran zakat tersebut. sebaliknya pada tingkat ekonomi makro tindakan pemerintah dipandang wajar. bukan bagian perpajakan. yang bila barang tersebut dikembalikan kepada pemiliknya merupakan penghasilan baru bagi pemilik itu. United Kingdom). Sedikit banyaknya keadaan ini mencerminkan rendahnya tingkat perkembangan negara-negara Islam. Judul Asli: ‘Islamic Business Theory and Practice: Special Report No. Mulailah dari orang yang menjadi tanggunganmu. mereka akan berpengalaman dengan berbagai aspek keuangan Islam.160 Ekonomi Islam: Sejarah. melainkan sebagai suatu katalisator yang dapat merukunkan umat Islam serta sekaligus menyediakanjasa-jasa yang nyata untuk membantu para nasabahnya mematuhi ajaran agama Islam. 93 Rodney Wilson. seperti gaji pegawai dan karyawan pada masa sekarang. surat al-Baqarah (2) ayat 219. ”Kewajiban zakat hanya bagi orang kaya. bahwa Islam tidak mewajibkan zakat atas seluruh harta benda.” Hal itu sudah ditegaskan dalam syarat-syarat kekayaan yang wajib zakat. bersih dari hutang. Namun biasanya bagian perbelanjaannya yang memerlukan penyesuaian. Mungkin dalam waktu singkat kegiatan itu akan diperluas mencakup penye-diaan hipotik untuk rumah oleh sejumlah bank Islam. Namun pada tingkat ekonomi mikro di masingmasing perusahaan hanya sedikit sambutan terhadap prakarsa dari negara. Allah berfirman. Namun mereka tetap mengharapkan agar pemerintah memegang peranan penting dalam mengatur lingkungan perekonomian dengan menyelenggarakan kebijakan moneter serta fiskal. tip. 92 Saleh Kamil. Memang. atau kado. Ibnu Abi Syaibah meriwayatkan. ”Mereka bertanya kepadamu tentang apa yang mereka nafkahkan Katakanlah. Pandangan baru yang diterapkannya adalah pemungutan zakat dari pemberian. serta lebih dari kebutuhan pokok pemiliknya. (terj. Bila zakat wajib 10 11 Al Hadits.10 4. bahwa Umar bin Abdul Aziz memungut zakat pemberian dan hadiah.11 Nisab Mata Penghasilan dan Profesi Kita sudah mengetahui. Cit. Intermasa. dalam rangka anggaran pendapatan dan belanja negara. baik pada waktu yang bersamaan ataupun secara berurutan. diterbitkan oleh The Economist Publications Ltd. barang sitaan. hlm. hadiah. Salim. karena masing-masing bank Islarn tidak memandang dirinya hanya sebagai perantara. Namun hal itu adalah akibat hasrat 91 Rodney Wilson. Al Hadits. 1988). dalam bandingan dengan jumlah pendapatannya. Harta sitaan (mazalim) ialah harta benda yang disita oleh penguasa karena tindakan tidak benar pada masa-masa yang telah silam dan pemiliknya menganggapnya sudah hilang atau tidak ada lagi. karena tentunya bank mengutamakan para pemegang deposito dalam menyediakan dana kredit. riwayat Ibnu Abi Syaibah 12 Al Qur’an. Bahkan hadiah-hadiah atau bea-bea yang diberikan kepada para duta baik sebagai pemberian. Dalam hal ini bank-bank Islam itu melayani kebutuhan pinjaman konsumen melalui lembaga "qard al-hasna" 91 —yaitu kredit konsumen bebas bunga. bersabda.92 Krisis Moneter Di lingkungan ekonomi campuran di dunia Barat. datanglah pembaharu seratus tahun pertama yaitu khalifah Umar bin Abdul Aziz. . banyak pengusaha yang tidak menyukai campur tangan negara yang berlebih-lebihan. Itu adalah pendapat Umar. tetapi mewajibkan zakat atas harta benda yang mencapai nisab. lebihan dan banyak salah. serta terbatasnya dasar perpajakannya.93 Di lingkungan dunia Islarn pemerintah juga rnenggunakan APBN untuk mengendalikan anggaran belanja negara. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 201 Membuka Rekening Pada Bank Agar Diperbolehkan Menerima Pinjaman Sejumlah besar pemegang deposito pada bank Islam membuka rekening dengan tujuan agar mereka dapat menerima pinjaman. khususnya mengenai perpajakan. 55-57.tidak bermaksud menyanggah sunnah yang tegas dari Rasulullah saw.) “Bisnis Menurut Islam: Teori dan Praktek” (Jakarta: PT. Op. Pemberian (u'tiyat) adalah harta seperti honorarium atau biaya hidup yang dikeluarkan oleh Baitul mal untuk tentara Islam dan orang-orang yang berada di bawah kekuasaannya. Cit. "Yang lebih dari keperluan. Ia memungut zakat dari pemberian bila telah berada di tangan penerima. Op. riwauyat Abu Said al-Khudri. Dengan demikian mereka cenderung merasa dirinya adalah warga masyara-kat keuangan Islam. Dengan demikian ucapan ('Umalah) adalah sesuatu yang diterima seseorang karena kerjanya. Hal itu sama dengan apa yang dilakukan oleh banyak negara sekarang dalam pengenaan pajak atas hadiah-hadiah tersebut. begitu pula bila ia mengembalikan barang sitaan. (London WIA IDW. sedikit atau banyak. dan lain Abu Ubaid menyebutkan bahwa bila Umar memberikan gaji seseorang ia memungut zakatnya. 221’. ditarik zakatnya. Pertimbangan semacam ini memang dipandang wajar oleh bank yang bersangkutan. Hal itu untuk menetapkan siapa yang tergolong seorang kaya yang wajib zakat karena zakat hanya dipungut dari orang-orang kaya tersebut.

Nilai tukar (koers) dollar dengan rupiah yang nait-turun secara cepat dan tajam sehingga nilai tukar itu tidak dapat dijadikan pegangan dalam bisnis dan dalam penggunaan anggaran belanja negara. ketika Mu'awiyah memungut setengah sha' gandum zakat fitrah untuk imbalan satu sha' bukan gandum. para sahabat tidak begitu saja akan mau diam. Atau barangkali dia belum mendengar perbuatan Ibnu Mas'ud tersebut. hal ini juga bermanfaat. Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad SAW. bahkan beberapa bank di antaranya harus dilikuidasi. Dan yang jelas adalah bahwa di zaman Mu'awiyah penuh dengan kumpulan para sahabat yang terhormat. 3. karena perlunya mematuhi asas-asas agama Islam. 95 94 (Jakarta: Bulan . Dengan demikian permintaan akan kredit dapat ditekan secara efektif. sedangkan Ibnu Syihab berada di Madinah. karena bermacam-macam pajak sering menimbulkan berbagai kesulitan khas dalam suatu masyarakat Islam dan akan berpengaruh pada pemungutan pajak keagamaan khas. bukan karena diberikan. dan at Tabrani.7 Penafsiran lain itu kadang-kadang dilakukan takwil serampangan yang berbeda maksudnya dengan makna yang dapat langsung difahami. karena ia adalah khalifah dan penguasa umat Islam. riwayat Imam Malik dalam al-Muwaththa dari Ibnu Syihab 7 rnencapai kemantapan perpajakan.94 Krisis moneter yang terajdi di Indonesia berakibat sangat signifikan bagi industri perbankan. Bank-bank konvensional yang sistem opresinya bertumpu pada sistem bunga mengalami negative spread. namun banyak di antara mereka yang merasa iri atas kemantapan kestabilan ekonomi di lingkungan berusahanya pengusaha Muslim. Mu'awiyah Malik dalam al-Muwaththa dari Ibnu Syihab bahwa orang yang pertama kali mengenakan zakat dari pemberian adalah Mu'awiyah bin Abi Sufyan. yang apabila Mu'awiyah melanggar hadis Nabi atau ijma’ yang dapat dipertanggungjawabkan. karena Ibnu Mas'ud berada di Kufah. 8 Al Hadits. karena sebelumnya sudah ada yang mengenakan zakat atas pemberian yaitu Ibnu Mas'ud sebagaimana sudah kita jelaskan. seperti diberitakan hadis Abu Said al-Khudri sedangkan Mu'awiyah sendiri . 96 Hal tersebut terjadi karena tingkat suku bunga yang semakin tinggi. juga meriwayatkan demikian. Selain itu. yang menciptakan keseimbangan antara penawaran dan permintaan dana yang tersedia untuk pinjaman. bukan diambil karena kekayaan asal memang sudah wajib bayar pajak karena sudah lewat masa setahunnya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 161 zakatnya. 96 Non-perfoming loan adalah kredit macet. maka para penguasa senantiasa dapat menaikkan suku bunga. seperti zakat. riwayat Ibnu Abi Syaibah. Negative spread adalah selisih negative antara bunga yang didapat dari debitur dengan bunga yang harus dibayarkan kepada kreditur. Hal buruk yang kemudian terjadi adalah bank-bank tersebut akhirnya siambil alih oleh pemerintah (BTO). Dalam pada itu. Di dunia Barat. benar-benar telah menghantam ekonomi nasional dan sendidi-sendirnya. Suku bunga ini berlaku sebagai suatu mekanisme penetapan harga. Bila Ibnu Mas'ud mengambil zakat dari pemberian lain tentu ia tidak akan mengeluarkan zakat dari pemberian yang dikenakan dari kekayaan asalnya sebesar dua puluh lima dari setiap seribu yang mungkin lebih sedikit atau lebih banyak dari seharusnya. sehingga dia memberikan takwil tersebut. bank-bank konvensional juga menghadapi masalah meningkatnya pinjaman bermasalah (nonperfoming loan). daripada dibanyak negara Barat. banyak Bank konvensional yang berdiri karena adanya Pakto 88 mulai berjatuhan. Pada umumnya lingkungan perekonomian di hampir sernua negara Islam jauh lebih mantap dalam makna pengelolaan ekonomi negaranya. Krisis yang datangnya “out of the blue” (sekonyongkonyong dan tidak diketahui dari mana datangnya) dan menggoncangkan secara dahsyat hubungan rupiah dengan dollar Amerika.meski dikatakan bahwa ucapannya terlalu berlebihMoenawar Chalil. Para sahabat pernah tidak menyetujui Mu'awiyah tentang masalah lain. Ibnu Abi Syaibah. dan sebagai akibatnya. dilikuidasi atau direkapitalisasi. Barangkali Abu Ubaid belum mengetahui riwayat itu. laju perminIbid. Pemotongan sebesar tertentu itu hampir sama dengan apa yang disebut oleh para ahli perpajakan sekarang dengan Pengurangan Sumber. Yang jelas adalah bahwa Mu'awiyah mengenakan zakat atas pemberian menurut ukuran yang berlaku dalam negara Islam. khususnya adalah pengaturan naik turunnya suku bunga.8Hubairah sendiri sebenarnya mengakui riwayat pertama yang ditakwilkan oleh Abu Ubaid. Bila permintaan terlampau tinggi sehingga ada bahaya akan meningkatnya laju inflasi. Memang benar ada beberapa pengusaha yang mengeluh tentang inersia atau kelambanan di pihak pemerintah. Teori.95 yang mengakibatkan modal bank tersebut menjadi negatif. paham yang mereka anut dan refleksikan selalu bagi mereka adalah menjaga kebijakan moneter. Kebijakan moneter pun terbatas secara serupa. 9 Barangkali yang ia maksudkan adalah orang yang pertama mengenakan zakat atas pemberian dari khalifah. Dan. Bintang. dan at Tabrani 9 Al hadits. dan berbeda pula dengan pendapat yang berasal dari Ibnu Mas'ud bahwa maksud penarikan zakat di atas adalah penarikan zakat atas pemberian Hubairah mengatakan bahwa lbnu Mas'ud mengeluarkan zakat pemberian yang ia terima sebesar dua puluh lima dari seribu. Kekacauan moneter ini ditambah parah dengan ulah spekulan-spekulan yang hanya mencari keuntungan bagi dirinya sendiri. 1994).200 Ekonomi Islam: Sejarah. kredit yang tidak lagi memberikan kontribusi laba kepada bank. Abu Ubaid menafsirkan lain hal itu bahwa zakatnya ditarik karena memang benda itu sudah wajib dikeluarkan zakatnya waktu itu.

maka saya tidak tahu apa maksud hadis tersebut. Cit. dan hal tersebut tidak jarang terjadi dalam warisan hukum fikih kita. karena tidak sesuai dengan apa yang difahami dengan serta merta oleh umat dan dengan apa yang difahami oleh para ulama sebelumnya. Bila Ibnu Abbas tidak memaksudkan demikian. maka tentu tak seorang mujtahid pun mau mengeluarkan pendapatnya. Namun. Sedangkan pada waktu yang bersamaan persediaan uang tabungan digalakkan—hal ini berarti turunnya tekanan permintaan. Hal ini tak dapat di-benarkan. hampir semua ulama berpendapat bahwa pengaturan naik-turunnya suku bunga dengan sengaja semata-mata hanya demi kebijakan makro-ekonomi tidak dapat dibenarkan. upaya ini secara efektif akan mengurangi jumlah permintaan dalam perekonomian negara bersangkutan. kemudian mengumumkan pendapat dan ijtihad-nya bila sesuai dan tidak mengumumkannya dan bila tidak sesuai dengan ulama yang lain.98 Penyelenggaraan kegiatan di pasaran terbuka merupakan suatu sarana penting untuk mengatur kegiatan ekonomi di sejumlah besar negara Barat melalui pengendalian persediaan uang. para penguasa itu akan mengadakan daya upaya tegas untuk memperbaiki cacat yang telah timbul. Karena kenaikan suku bunga akan memberatkan beban orang-orang yang berutang.5 Abu Ubaid adalah imam dan ahli dalam persoalan zakat harta benda dan ini tidak bisa diragukan.97 Asas-asas agama Islam secara efektif menutup kemungkinan pengeluaran kebijakan moneter semacam itu. Zuhri dan lain-lainnya. tetapi mengatakan saya duga atau saya mengira. ia mempunyai pendapat sendiri tentang perkawinan mut'ah. Jika pemerintah hendak mengurangi persediaan uang logam dengan menerapkan kegiatan pasaran terbuka. namunjarang sekali penguasa moneter yang beranggapan bahwa mekanisme ini sama sekali tidak berfaedah. yang kadangkadang betul terjadi kesepakatan secara konkrit tetapi kadang-kadang tidak terjadi.162 Ekonomi Islam: Sejarah. namun saya menilai pendapatnya dalam masalah ini lemah. bila riba ditafsirkan dengan istilah sukubunga. Yaitu yang telah disepakati oleh Ibnu Mas'ud. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 199 taan umum dalam lingkungan perekonomian akan tertekan pula. Ibnu Abbas misalnya. maka saya tidak tahu apa maksud hadis tersebut?" 6 2. namun sekali lagi metode semacam itu di lingkungan dunia Islam terlarang. Tujuan pemerintah adalah melayani khalayak ramai bukannya bertindak sewenang-wenang terhadap mereka. dan dalam penutup ia mengatakan. Abu Ubaid sendiri tidak mengharuskan penafsiran tersebut mesti diumumkan. Namun masyarakat dan bank hanya akan bersedia memegang surat-surat berharga pernerintah itu bila ada Madinah menamakan tanah adalah harta benda. untuk menunggu pendapat ulama yang lain. atau hanya boleh dilaksanakan dalam bentuk yang disesuaikan. yang kemudian diikuti orang-orang sesudahnya seperti Umar bin Abdul Aziz. riwayat Ibnu Abi Syaibah dari Ibnu Abbas al Hadits. Hasan. padahal mereka tidak melakukan usaha tambahan. Teori. "Bila ia (Ibnu Abbas) tidak memaksudkan. Op. 3) Sahabat yang mempunyai pendapat sendiri merupakan hal yang tak dapat dielakkan. Diharannkannya riba berpengaruh pada semua transaksi bunga modal. terutama bila kenaikan suku bunga itu berlaku terhadap utang larna maupun utang baru. Pendapat Ibnu Abbas tersebut-bila benar-tidak bisa dibawa keluar dari zahirnya untuk disesuaikan dengan pendapat sahabat lainnya. Bila memang yang salah itu yang dimaksudkan maka ia tidak akan dipandang istimewa oleh Ibnu Abbas. karena konsumsi pun berkurang. tetapi penghambat itu tidak ada. Jika demikian. riwayat Ibnu Abbas. baik kepada bank. Pendapat Abu Ubaid yang menyatakan terdapat penghambat untuk menerima pengertian zahir hadis tersebut tidak dapat diterima karena: 1) Ibnu Abbas tidak pernah menyendiri dari pendapat umat. Kaum ulama berpendapat bahwa baik orang yang berpiutang maupun yang berutang harus diberi perlindungan terhadap perkembangan di luar kekuasaannya masing-masing. daging himar peliharaan. Ibid. Tentu saja mekanisme klasik ini sering kali gagal berfungsi secara efektif. kecuali bila terdapat sesuatu yang menghambat pemahaman menurut zahirnya tersebut. perusahaan. Karena pemilikan surat berharga pemerintah itu merupakan suatujenis tabungan. Ia memiliki beberapa ijtihad dan tarjih yang cemerlang. yang sering saya kutip. Pada dasarnya hadis tersebut harus difahami menurut zahirnya tanpa penafsiran. dan bila terjadi kegagalan. ia akan menjual surat berharga pemerintah (government securities). . Mu'awiyah. Al Hadits. dan lain-lain. atau kepada orang yang akan menggunakan uangnya untuk membeli obligasi itu. yang banyak meriwayatkan darinya. Kenaikan suku bunga itu akan menghasilkan imbalan yang tidak didasarkan jerih payah bagi pihak yang meminjamkan uang dengan memungut bunga. Dengan dernikian dana tunai di tangan masyarakat akan berkurang bahkan bank pun akan memandang surat-surat berharga itu bersifat kurang cair dibandingkan dengan uang tunai. Abdullah bin Mas'ud memberikan kami keranjang-keranjang kecil kemudian menarik 5 6 97 98 Saleh Kamil. Ibnu Mas'ud Abu Ubaid meriwayatkan pula dari Hubairah bin Yaryam. Yang benar adalah seorang mujtahid harus mengeluarkan pendapatnya baik sesuai dengan pendapat yang lain atau tidak. 2) Tidak merupakan keharusan bagi seorang sahabat yang mujtahid dalam masalah-masalah yang tidak ada nash-nya.

Lalu selisih antara harga diskonto dengan nilai penebusannya merupakan hasil untuk pemegang surat berharga itu. Orang menafsirkan bahwa Ibnu Abbas memaksudkan penghasilan itu berupa emas dan perak. pemberian. terutama di kalangan penduduk negara bersangkutan dan bankbank.. yang berkembang bukan dari kekayaan lain. Teori. yang memandang surat-surat berharga keluaran negara-negara Islam itu sebagai sesuatu yang lebih beresi-ko daripada yang dikeluarkan oleh pemerintah-pemerintah di dunia Barat atau penerbitan "eurobond" 100 oleh pernerintah negara-negara Islam. Tetapi Abu Ubaid berbeda pendapat mengenai itu. Yang kita bicarakan disini. yang dalam perpajakan dinamakan ”Tumpang Tindih Pajak”. Berlaku jugakah ketentuan setahun penuh bagi zakat kekayaan hasil kerja ini? Ataukah digabungkan dengan zakat hartanya yang sejenis dan ketentuan waktunya mengikuti waktu setahun harta lainnya yang sejenis itu? Atau wajib zakat terhitung saat harta tersebut diperoleh dan susah terpenuhi syarat-syarat zakat yang berlaku seperti cukup senisab.” 4 Demikian pula yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah. Ibnu Abbas Abu Ubaid meriwayatkan tentang seorang laki-laki yang memperoleh penghasilan ”Ia mengeluarkan zakatnya pada hari ia memperolehnya. Loc. Meskipun yang terkenal banyak di kalangan para ulama fikih itu adalah masa setahun merupakan syarat mutlak setiap harta benda wajib zakat. Ibnu Abbas sesungguhnya memaksudkannya zakat tanah. tetapi karena penyebab bebas. harta benda perolehan maupun bukan. Ibid. Acapkali sukubunga yang relatiftinggi ditawarkan dengan maksud me-narik calon pembeli potensial di luar ngeri. Di mana ia mentyatakan hadis tersebut shahih dari Ibnu Abbas. Di dunia Barat imbalan itu akan berbentuk bunga. namun pemerintah Iran. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 163 tanamannya yang sudah dikeluarkan zakatnya 1/10 atau 1/20. karena penduduk imbalannya. Sistem ini telah diperkenalkan di tahun 1983 di Arab Saudi dan berhasil baik.101 Salah satu sarana yang telah dicoba pemakaiannya oleh beberapa pemerintah Islam untuk mengatasi kesulitan mengenai penjualan surat berharga yang menghasilkan bunga ialah surat berharga dengan diskonto di bawah nilai penebusannya. Pada kenyataannya dalam beberapa tahun terakhir ini pengeluaran obligasi pemerintah yang dinyatakan dalam nilai mata uang negara bersangkutan. riwayat Abu Ubaid dari Ibnu Abbas Rodney Wilson. 115-121. maka uang yang didapat dari harga barang tersebut tidak dikeluarkan zakatnya waktu itu juga. tidak dalam nilai mata uang pemerintah Islam bersangkutan. selain dari penundaan pemakaiannya—hal ini tidak dipandang sebagai alasan yang pantas untuk pemberian imbalan itu. 101 Ibid. 102 Ibid. adalah tentang ”harta penghasilan”. karena hasil yang dinyatakan sebagai diskonto sangat menyerupai bunga. di antara negara Islam yang satu dengan yang lainnya. 100 . dan lebih dari kebutuhan-kebutuhan pokok? Yang jelas ketiga pendapat tersebut di atas adalah pendapat ulamaulama fikih. menurut yang difahami dari perkataan Ibnu Abbas. karena baik bank dalam negeri maupun perseorangan yang berharta tampaknya bergairah untuk membeli surat berharga dalam nilai mata uang rial Saudi. Mesir dan Pakistanjuga banyak me-nerbitkan surat berharga semacam itu. Di bawah ini dijelaskan tingkatan kebenaran hadis-hadis tentang ketentuan setahun tersebut dan sejauh mana para imam hadis membenarkannya. Surat-surat berharga itu tersebar luas. Harta Penghasilan Menurut Para Sahabat dan Tabi'in Harta penghasilan menurut pandangan beberapa sahabat dan Tabi’in di antaranya ialah: 1. sebagaimana ditegaskan Ibnu Hazm. begitu juga seseorang menjual produksi ternak yang sudah dikeluarkan zakatnya. hlm.99 Bermacam-macam kebiasaan praktik pengeluaran surat utang pemerintah. namun di dunia Islam kemungkinan ini tertutup secara efektif. dan obligasi dari negara-negara yang mata uangnya tidak dapat ditukarkan karena jumlahnya di luar negeri sangat sedikit. Cit. investasi modal. walaupun adajuga orang asing yang memegang sebagian surat penerbitan itu. atau semacamnya. Hal itu untuk menghindari adanya zakat ganda. Sekalipun cara perhitungannya berbeda.198 Ekonomi Islam: Sejarah. sedangkan saya (Abu Ubaid) menganggapnya tidak demikian. baik dari sejenis dengan kekayaan lain yang ada padanya atau tidak. seperti upah kerja. dan tidaklah jelas mengapa pemegang surat berharga diberi imbalan. Di masa yang lampau beberapa di antaranya menerbitkan surat-surat berharga yang meng-hasilkan bunga sama caranya dengan yang berlaku di dunia Barat. yang ditawarkan untuk pasar luar negeri kurang laris dibandingkan dengan keluaran eurobond. Hal itu menunjukkan ketiadaan ketentuan satu tahun bagi harta penghasilan. Namun sejumlah kaum fundarnentalis Islam menaruh keberatan pada sistem semacam ini. namun diskontonya berjumlah tetap. bersih dari hutang. namun tanpa membayar bunga. Pemerintah Turki merupakan penerbit terbesar dari surat berharga atau "securities" pemerintah. Hal itu berdasarkan hadis-hadis mengenai ketentuan masa setahun tersebut dan penilaian bahwa hadis-hadis tersebut berlaku bagi semua kekayaan termasuk harta hasil usaha.102 99 4 Al Hadits. karena eurobond dinyatakan dalam nilai dollar. Menurut saya ia sama sekali tidak mengatakan demikian karena tidak sesuai dengan pendapat umat.

profesi. tanpa menunggu batas waktu setahun. Saleh Kamil. Bila kekayaan dari satu kekayaan. Kesulitannya ialah bahwa surat-surat berharga pemerintah tidaklah diterbitkan dengan tujuan semacam itu. yaitu bahwa kekayaan tersebut dapat digolongkan kepada kekayaan penghasilan. Hasan. sejumlah ahli ekonomi Islam menganjurkan agar pemerintah menganut kebijakan anggaran berimbang. yang sudah dikeluarkan zakatnya. 3 2 Ibid. yakni kekayaan yang diperoleh seseorang Muslim melalui bentuk usaha baru yang sesuai dengan syariat agama. termasuk belanja untuk tujuan sosial. bank sentral dapat mengendalikan persediaan uang karena kekuasaannya mengatur pengeluaran uang baru. rnaka sebagian besar sarana baku mengenai kebijakan moneter dapat diterapkan tanpa melanggar ajaran agama Islam. Baqir. Teori. Pendapat-pendapat dan sanggahan-sanggahan terhadap pendapat-pendapat itu pernah ditulis dalam buku-buku yang sudah berada di kalangan para peneliti. Misalnya. ”harta penghasilan” dalam bentuk uang dari kekayaan wajib zakat yang belum cukup masanya setahun. Zuhri. Shadiq.3 Mencari Pendapat yang Lebih Kuat tentang Zakat Profesi Yang mendesak. pernerintah terpaksa memelihara surplus uang tunai untuk memenuhi keperluan sehari-hari. Banyak yang diterbitkan dalam rangka operasi pasaran terbuka dengan tujuan menekan persediaan uang tunai. Karena ketentuan wajib zakat adalah cukup nisab penuh pada awal tahun atau akhir tahun. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 197 Maka beberapa ulama telah mengusulkan bila pemerintah hendak menerbitkan surat berharga untuk umum. misalnya laba perdagangan dan produksi binatang ternak maka perhitungan tahunnya disamakan dengan perhitungan tahun induknya. dan kekayaan non-dagang dapat digolongkan kepada ”harta penghasilan” tersebut. Namun dalam Al Qur'an dan sunah tidak ada larangan terhadap uang 103 104 tahun tetapi cukup pada akhir tahun. Ibnu Mas'ud. Sekelompok sahabat berpendapat bahwa kewajiban zakat kekayaan tersebut langsung. 41 dan Subul as-Salam jilid 2: 129. Ini jelas.164 Ekonomi Islam: Sejarah. Op. Maka agar pemerintah tidak berutang untuk menutup defisit anggaran. adalah menemukan hukum pasti ”harta penghasilan” itu. Daud. Ia wajib mengeluarkan zakat sesuai dengan nisab yang telah berumur setahun. Nashir. terutama di Arab Saudi. Tetapi sesungguhnya persamaan itu ada yang perlu disebutkan di sini. Kemungkinan meminjam uangditutup. Sepanjang sejarah terdapat keberatan pencetakan uang kertas di beberapa negara Islam. yang di dalamnya terdapat ”harta penghasilan” itu.104 Sarana Moneter yang Diperkenankan Sekalipun di negara-negara Islam terdapat masalah-masalah mengenai pelaksanaan kebijakan mengubah suku bunga serta penyelenggaraan kegiatan pasaran terbuka untuk mengatur persediaan dana tunai. dan akibatnya anggaran belanja negara harus diselenggarakan di tingkat lebih rendah daripada yang mungkin dengan cara berlainan. Hal itu karena hubungan keuntungan dengan induknya itu sangat erat. serta Auza'i. pemerintah dapat mengurangi pencetakan uang baru. mengingat zaman sekarang yang serba instan. jilid 4: 83 dan seterusnya al-Mughni oleh Ibnu Qudamah jilid 2: 6 Nail-Authar jilid 4: 148 Rudz an-Nadzir jilid 2. Yang menarik adalah pendapat guru-guru besar tentang hasil penghasilan dan profesi dan pendapatan dari gaji atau lain-lainnya di atas. Bank Sentral Dapat Mengatur Persediaan Dana Tunai. namun dibiayai dengan utang pemerintah bila pendapatan dari pajak tidak menutup belanja negara sepenuhnya. dan untuk menekan pertumbuhan persediaan uang. Uang tunai yang berlaku di lingkungan perekonomian dunia Islam. atau sematamata untuk membiayai belanja rutin pemerintah. misalnya alMuhalla oleh Ibnu Hazm. oleh karena terdapat halhal penting yang perlu diperhatikan. penerbitannya itu haruslah didasarkan kepada bagi hasil. Proyek-proyek pembangunan diutamakan—misal-nya— pendapatannya dikaitkan dengan proyek tertentu yang merupakan tujuan pencarian dana bersangkutan. kecuali yang menentang. Hanya uang logam mulia yang dipandang sebagai bentuk mata uang sah di Kerajaan ini sampai tahun 1950an. adalah bahwa zakat wajib dipungut dari gaji atau semacamnya sebulan dari dua belas bulan. misalnya seseorang yang menjual hasil Ibid. bank sentral dapat saja mencetak uang baru. mengalami perkembangan. dan diriwayatkan juga Umar bin Abdul Aziz. Anggaran belanja itu tidak menghasilkan laba. Mu'awiyah. bahwa mereka tidak menemukan persamaannya dalam fikih selain apa yang dilaporkan tentang pendapat Ahmad tentang sewa rumah diatas. Namun dengan demikian akan timbul kerugian karena kehilangan opportunity cost 103. bila seseorang sudah memiliki satu nisab binatang ternak atau harta perdagangan. Namun ini akan mempengaruhi kebijakan flskal dan sangat sulit bagi suatu pemerintah untuk mencocokkan belanjanya dengan pendapatannya sehari-hari. maka dasar dan labanya bersama-sama dikeluarkan zakatnya pada akhir tahun. Jadi pandangan fikih tentang bentuk penghasilan itu adalah. Cit. Berdasarkan hal itu.2 Gaji dan Upah adalah Harta Pendapatan Akibat dari tafsiran itu. berbeda dengan hal itu. Untuk menambah persediaan uang. bahwa ia adalah ”harta penghasilan”. Diantara mereka adalah Ibnu Abbas. penguasaan mesin percetakan uang berkenaan dengan persediaan uangjauh lebih besar daripada di dunia Barat yang lebih berorientasi pada kredit. . yaitu bahwa hasil penghasilan.

mazhab Hanafi lebih jelas. Teori. sekalipun benar bahwa pada zaman Nabi Muhammad tidak ada uang kertas. Dan logam mulia itu tidak lagi merupakan persediaan nilai yang aman seperti sediakala. Karena harga emas dan perak tidak stabil. Sejumlah ahli ekonomi Muslimin mengakui bahwa yang kertas merupakan suatu sarana yang diperlukan. dan Muhammad bahwa nisab tidak perlu harus tercapai sepanjang tahun. Hal itu pada hakikatnya menyerupai mata penghasilan.yaitu 12 Junaih emas menurut ukuran Junaih Mesir lama. mereka mengatakan. dan wajib dikeluarkan zakatnya bila sudah mencapai satu nisab. Sehingga jelas perbedaan antara orang kaya yang wajib zakat dan orang miskin penerima zakat. Muhammad Abu Zahrah dan Abdul Wahab Khalaf mengemukakan persoalan ini dalam ceramahnya di Damaskus. Tingkat cadangan yang biasa adalah sekitar 10% dari jumlah laba untuk cadangan wajib dan 20% untuk cadangan umum. dan nisab. karena terdapatnya illat (penyebab). 2) Nisab.106 Di negara-negara Islam dana cadangan yang diserahkan kepada Bank Sentral biasanya tidak menghasilkan pendapatan. Hal itu sesuai dengan apa yang telah kita tegaskan lebih dahulu. kita tidak menemukan contohnya dalam fikih. Dalam hal ini. seperti Abdur Rahman Hasan. meskipun tidak cukup di pertengahan kertas. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 165 para ulama fikih pada zaman dulu dan sekarang tentang hukumnya. bank-bank komersial diwajibkan menyimpan cadangan di bank sentral pada tingkat yang ditentukan oleh undang-undang negara. Sejumlah bank Islarn yang menyimpan persediaan logam mulia lebih banyak dari uang kertas sebagai harta cairnya telah tahu akan risikonya. Pendapat Para Ulama Fikih Para ahli. maka ukuran itu harus terpenuhi pula buat seseorang untuk terkena kewajiban zakat. khususnya bila tingkat cadangan itu ditetapkan dengan peraturan Bank Sentral. Bila tuntutan cadangan berdasarkan undang-undang dinaikkan. hal ini semata-mata karena tuntutan kegiatan mudarabah terhadap modal. melainkan dipandang serupa denga saldo dana tunai. Ia dilaporkan berpendapat tentang seseorang yang menyewakan rumahnya dan mendapatkan uang sewaan yang cukup nisab. Cit. ”Penghasilan dan profesi. dan cara menetapkannya. Sebaliknya bila perekonomian mengalami depresi dan bukan inflasi. selain masalah khusus mengenai penyewaan yang dibicarakan Ahmad. karena hasil itu jarang terhenti sepanjang tahun bahkan kebanyakan mencapai kedua sisi ujung tahun tersebut. Dan tidak pantas untuk menganggap bahwa imbalan itu ditujukan untuk menggairahkan bank-bank komersial agar 105 106 1 Abdul Wahab Khalaf. kita dapat menetapkan hasil penghasilan sebagai sumber zakat. sekalipun pada umumnya kurang bervariasi dibandingkan dengan yang berlaku di dunia Barat. serta penjelasan tentang pendapat yang kuat. Ketentuan itu harus diperhatikan dalam mewajibkan zakat atas hasil penghasilan dan profesi ini. Cit. Semua negara Islam menggunakan uang kertas. supaya dapat jelas siapa yang tergolong kaya dan siapa yang tergolong miskin. yang menurut ulama-ulama fikih sah. maka orangorang lebih tergoda untuk melakukan spekulasi dengan logam mulia tersebut dibandingkan dengan uang kertas. Imbalan ini tidak berupa bunga. tidak ada yang keberatan terhadap uang kertas semacam itu. hal ini akan mengakibatkan tertekannya tingkat kegiatan ekonomi. Kita dapat menyimpulkan bahwa dengan penafsiran tersebut memungkinkan untuk mewajibkan zakat atas hasil penghasilan setiap tahun. 3) Besar zakatnya. Abu Yusuf. Jika kita berpegang kepada pendapat Abu Hanifah.105 Di negara-negara Islam sepertijuga di dunia Barat. seorang pekerja profesi jarang tidak memenuhi ketentuan tersebut. akibatnya ialah bank-bank komersial itu harus mengurangi uang yang dipinjamkan kepada sektor swasta. Ada beberapa ahli ekonomi Islam yang menyarankan agar bank sentral memberi imbalan atas dasarjumlah bulat (lump sum) kepada bank komersial yang menyerahkan dana cadangan kepada bank sentral itu. maka permintaan uang akan dapat digalakkan dengan mengurangi cadangan wajib. ”Zakat” (Damaskus: 1952) Abul A’la Maududi. Op. dan hanya sedikit di antaranya yang mengemukakan alasan bahwa logam mulia merupakan alat pertukaran yang efisien. tapi cukup tercapai penuh antara dua ujung tahun tanpa kurang di tengah-tengah. yang akan memungkinkan bank-bank itu menambah persediaan kredit kepada pihak perseorangan dan perusahaan. yang merupakan landasan wajib zakat. karena tidak diperhitungkan sebagai prosentase. maka orang tersebut wajib mengeluarkan zakatnya ketika menerimanya tanpa persyaratan setahun. karena emas merupakan persediaan dengan nilai yang kurang mantap. Tingkat cadangan itu umumnya lebih tinggi daripada yang diwajibkan di dunia Barat.196 Ekonomi Islam: Sejarah. asal saja pencetakan uang kertas itu tidak disalahgunakan dengan mencetak uang secara berlebih-lebihan. yaitu bahwa jumlah senisab itu cukup terdapat pada awal dan akhir tahun saja tanpa harus terdapat di pertengahan tahun. Berdasar hal itu. sedangkan rasio modal perseroan terhadap jumlah dana deposito dianggap layak pada 15%. Mengenai besar zakat. besarnya. Cadangan itu dapat diubah sebagai bagian dari pengendalian persediaan uang. Ceramah mereka sampai pada suatu kesimpulan yang teksnya sebagai berikut: ”Penghasilan dan profesi dapat diambil zakatnya bila sudah setahun dan cukup senisab. Op. bahwa jarang seseorang pekerja yang penghasilannya tidak mencapai nisab seperti yang telah kita tetapkan.”1 Dan karena Islam mempunyai ukuran bagi seseorang – untuk bisa dianggap kaya . . Ahmad Husaini.

166 Ekonomi Islam: Sejarah. Sebaliknya dalam masa resesi terjadi kebalikannya. besar zakatnya. volumenya yang besar. Cit. Bentuk-bentuk penghasilan dengan bentuknya yang modern. Penghasilan yang diperoleh dengan cara ini merupakan penghasilan profesional. advokat. berkat kecekatan tangan ataupun otak. Pertama. sebagian nasabah bank akan mencabut deposito mereka. perusahaan. mengenai pengaruhnya terhadap kegiatan ekonomi. ataupun kedua-duanya. Dengan bertambahnya pengaruh bank-bank Islam pada sistem perekonomian. sehingga para depositor akan mendepositokan kembali sebagian labanya. seperti penghasilan seorang dokter. tukang kayu dan lain-lainnya. upah. yang diberikan. labanya mungkin meningkat.107 Di samping berlakunya syarat-syarat cadangan sepanjang hukum batas kredit paling tinggi (credit ceilings) juga dapat digunakan dalam beberapa masyarakat ekonomi Islam sebagai suatu alat pengendalian moneter. Pekerjaan yang menghasilkan uang ada dua macam. bila sebagian besar deposito serta pinjaman bank didasarkan kepada bagi laba mudarabah. Namun akan timbul kesulitan. dengan tangan. ataupun dinaikkan bila tujuannya ialah mengangkat perekonomian dari jurang resesi serta untuk memperluas lapangan kerja dan kegiatan usaha secara umum. Yang kedua. maupun perorangan dengan memperoleh upah. Ibid.hadap kredit ketika resesi. Teori. Dengan demikian dana yang tersedia untuk pinjaman keperluan bisnis membengkak. supaya setiap orang mengetahui kewajiban dan haknya. Dalam keadaan ekonomi cerah. Sekali lagi: gagasan bahwa cadangan bank merupakan suatu bagian tetap dari cadangan moneter yang teratur dari bank Sentral merupakan sebab berfungsinya sistem ini. . ini merupakan suatu alat efektif untuk pengendalian moneter. Batas tertinggi itu dapat direndahkan dengan tujuan melawan laju inflasi dengan mengurangi permintaan masyarakat. seniman. ataupun honorarium. adalah pekerjaan yang dikerjakan sendiri tanpa tergantung kepada orang lain. Sesungguhnya sepanjang cadangan bank itu merupakan bagian tetap dari dana yang dikuasai oleh Bank Sentral. penjahit. Wajibkah kedua macam penghasilan yang berkembang sekarang itu dikeluarkan zakatnya ataukah tidak? Bila wajib. Penghasilan dari pekerjaan seperti itu berupa gaji. dan bagaimana tinjauan fikih Islam tentang masalah itu? Pertanyaan-pertanyaan tersebut perlu sekali memperoleh jawaban pada masa sekarang. dan sumbernya yang luas itu. otak. Op. masalah-masalah ini akan bertarnbah nyata lagi. sekalipun sulit dibayangkan bagaimanakah caranya menetapkan ambang (threshold) ter. Sehingga menimbulkan inflasi. karena bila laba itu merosot. insinyur. adalah pekerjaan yang dikerjakan seseorang buat pihak lain-baik pemerintah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 195 menambah jumlah cadangan yang merupakan kewajiban menurut hukum. serta pendapat B ---$€£¥--- 107 108 Zainul Arifin. Kita menguraikan jawaban pertanyaan-pertanyaan tersebut dalam tiga fasal: 1) Pandangan fikih tentang penghasilan dan profesi. sehingga tidak ada pilihan yang menghendaki perangsang. Karena pertimbangan ini perlu ditentukan batas kredit tertinggi selama fase perluasan siklus itu.108 Bagian Tiga | BAB 8 | Konsep-Konsep Ekonomi Islam Pandangan Fikih Tentang Penghasilan dan Profesi entuk penghasilan yang paling menyolok pada zaman sekarang ini adalah apa yang diperoleh dari pekerjaan dan profesinya. merupakan sesuatu yang belum dikenal oleh para ulama fikih pada masa silam. Oleh karena itu peraturan bagi laba cenderung lebih mendorong dari-pada memperlambat siklus konyunktur (anti-cyclical). berapakah nisabnya.

tidak pula membedakan antara pemilik besar atau kecil. Meskipun begitu Islam juga menetapkan kewajiban-kewajiban tertentu terkait kepemilikan pribadi. Sesungguhnya faham sosialis marxisme itu tegak di atas perang antar golongan dan mengobarkan api permusuhan antar golongan yang satu dengan yang lainnya dengan mempergunakan sarana kekerasan yang penuh pertumpahan darah. tetapi sekelompok manusia yang berkerja di partai dan militer yang berkuasa atas nama golongan buruh di segala bidang dan melarang sebagian besar penduduk dari segala sesuatu. Op. termasuk di dalamnya kaum buruh rakyat kecil. I 1 Mohammad Fahim Khan. selama ia memperolehnya dengan cara yang sah menurut syari’at. Olah karena itu akhirnya penejlasan dari Karl Marx adalah. kecuali satu golongan yaitu –kaum “proletar”.194 Ekonomi Islam: Sejarah. Hak milik pribadi itu memotivasikan yang paling kuat untuk merangsang produktivitas dan meningkatkannya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 167 | BAB 7 | Sumberdaya dalam Ekonomi Islam slam mengahargai hak milik pribadi karena merupakan konsekuensi fitrah dan termasuk bagian dari kebebasan individu (freedom). . Sehingga pada akhirnya seluruh golongan itu hancur. “Wahai kaum buruh sedunia bersatulah!” untuk melawan kelompok-kelompok lainnya. Cit. Islam mengajarkan bahwa di dalam setiap kepemilikan pribadi terdapat hak orang lain. Islam tidak membedakan antara sarana produksi dan lainnya.1 Padahal yang sebenarnya menang bukanlah dari kalangan buruh. Teori.

surat ar Rahman (55) ayat10-11. Mereka menyembuyikan aspirasi kelompok-kelompok yang menetang sistem dan menuduh setiap kelompok oposisi sebagai sikap primitif. Dr. dan teror pemikiran serta berbagai pelarangan terhadap kebebsan. Dari dasar keutamaan ini. “sesungguhnya tidak mengapa membunuh tiga perempat penduduk dunia agar sisanya seperempat menjadi sosialis. merupakan cikal bakal terbentuknya sistem koperasi.Cit.168 Ekonomi Islam: Sejarah. yang lebih menitik beratkan kepada kepemilikan bersama (kolektif). Teori. mengatakan bahwa urusan tanah merupakan bagian dari masalah ‘teologi.” Sebaliknya. Ibid. atau 2 3 Indonesia yang umum memiliki rasa kebersamaan yang tinggi (gotongroyong).54 ---$€£¥--- Al Hadits. Nabi saw bersabda: “jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara”. khususnya kaum sosialis. ia mengatakan. Tanah adalah modal dasar. 53 54 M.3 Tanah sebagai Modal Hassan Hanafi. Perusahaan semacam itu sebaiknya diatur oelh koperasi. Behesti. dan medidik masyarakat untuk menyelamatkan orang yang berbuat kejahatan dengan lembut dan beramar ma’ruf nahi mungkar serta memperingatkan ummat apabila melihat orang yang zhalim. Sama saja sejak masa “Lenin” sampai sekarang. kemudian bila mereka tidak meemgang kedua tangannya (mencegahnya) maka Allah akan menyegerakan siksa untuk mereka dari sisinya. yang diusahakan oleh banyak orang sebagai buruh saja adalah pembawaan dasar individualisme yang bertentangan dengan dasar perekonomian yang adil. 4 Dan inilah yang membedakan secara mendasar antara wacana kepemilikan dalam Islam dengan faham-faham lainnya yang berkembang di dunia sekarang. seorang pemikir Kiri Islam. riwayat Ahmad dan Muslim. Demikian juga halnya dengan air dan udara. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 193 Namun Islam. dibawah pemilikan pemerintah. Loc. Luthfi Hamidi. di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang”. pengkhianat atau dengan tuduhan yang lainnya.Cit. Istilah “kepemilikan kolektif” melampaui batas-batas kebangsaan dan masa. Lenin pernah menulis kepada salah seorang sahabatnya. . utama dan penting dalam segala aspek kehidupan masyarakat yang patut disyukuri setiap insan manusia. Islam ditegakan atas dasar musyawarah dan menjadikan nasihat pemerintah itu termasuk inti ajarannya. 4 Al Qur’an.’ Ia membahas tentang Teologi Tanah. satu kesatuan yang sangat mendasar. Op. kontra revolusi. nurani manusia beranggapan makhluk manusia sebagai pemilik yang sah alami ini. Islam menganggap hal itu lebih mulia daripada shalat atau puasa sunnah.2 Faham sosialis Marxis selalu diliputi oleh tekanan politik. Atas dasar asas tersebut di atas. Dan.53 Hak milik orang-seorang atas tanah yang luas. Maka jelaslah perbedaan antara orang yang mengajak para buruh untuk bersatu melawan yang lainnya dengan yang mangajak manusia seluruhnya untuk bersaudara dan menajlin cinta kasih sesam mereka. aturan dan falsahnya tegak dinatas persaudaraan antar manusia dan mengagnggap mereka semuanya satu keluarga dan memperbaiki hubungan di antara mereka apabila terjadi ketidakberesan. “Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk-(Nya). bahwa semuanya adalah ada yang memilikinya secara abadi atau hakiki.

atau kita melakukan aktifitas ekonomi atau kerja produktif.192 Ekonomi Islam: Sejarah. maka hal itu merupakan makna lahiriah dari konteks hadits tersebut. hiazat6 adalah perolehan ‘jatah’ sesorang dari aset keseluruhannya. jilid 5. Op.. yaitu koperasi. nalar seluruh umat manusia adalah pengatur alam. riwayat at-Tirmidzi dan Ahmad . Sebagai contoh wacana ini terdapat di daerah perdesaan mencakup komunitas dunia sepanjang sejarah umat manusia.52 Sistem Koperasi Menurut arah dasarnya perekonomian di masa datang akan semakin jauh daripada dasar individualisme dan semakin dekat kepada kolektivisme. Al Qur’an. kecuali dengan cara yang lebih baik (bermanfaat) sampai ia dewasa dan penuhilah janji.. ketika anda merasa haus. sejak dahulu masyarakat Asia terkenal dengan konsep dasarnya tolong-menolong (gotong-royong). sesungguhnya si Fulan telah membunuhku dengan sia-sia. yaitu. Diriwayatkan oleh ath-Thabrani dalam al-Kabir (4/ 3533). Dan seluruh umat manusia adalah pengatur alam dan masing-masing individu mempunyai ‘jatah’-nya sendiri atau berhak berkecimpung dalam praktek hiazat guna mendapatkan keuntungan dari karunia alam. dalam terminologi fiqh (yurisprudensi) mempunyai nama hiazat atau kepemilikian atas sesuatu. tanah itu otomatis menjadi miliknya? Baik dengan izin kepala negara. Tidak boleh memperlakukannya dengan sia-sia. pemerintah. atau dengan sepersepuluhnya. Dan ini merupakan komponen dari salah satu pilar penting pandangan sosialisme. Burung ini bisa dianalogikan dengan sesuatu yang dibolehkan perburuannya dan yang sejenisnya dari kekayaan daratan ataupun lautan. maupun tanpa seizinnya. dengan seperempat-nya. Hadits sangat dhaif. Op... sesungguhnya janji itupasti dimintai pertanggungan jawabnya'. Abu Hanifah berpendapat bahwa seseorang tidak boleh mengelola tanah mati kecuali setelah mendapatkan izin dari kepala negara atau pemerintah. Jadi. dan karenanya ‘jatah’ setiap individu ada dalam bentuk kolektif bersama jatah orang lain. berdasar asas-ekonomi kerayaktan maka diupayakanlah sebuah wadah yang mempunyai dasar historikal yang jelas. Jika demikian. atau memiliki setelah ada perjanjian dengan penciptanya. lalu sapi itu berbicara.7 Hukum Tata Negara dan Kepemimpinan “Siapa yang mengolah (mengelola) tanah mati (tak bertuan) ma tanah itu menjadi miliknya”. . Dan berdasrkan kolektivisme. dari Habib bin Muslimah dari Mu'adz. Allah. “Bukan vntvk ini saya diciptakan. "Wahai Tuhanku. maka kita melakukan kerja konsumsi. Dalam Islam ada falsafah tersendiri. Dr. lalu minum air dari sebuah sungai.5 Manusia bisa memiliki sesuatu (hiazat) yang merupakan asal-usul kepemilikan atau mendahului prevalensinya. hlm. Atas dasar kebersamaan. pertanian. “Sementara sabda Rasulullah saw. Dalam salah satu frakmentasi disebutkan bahwa. baik tanah "mati" dan "tidak bertuan". baik secara fltrah. Cit. Manusia dipandang sebagai pengatur alam yang punya hak memanfaatkan atau mengeksploitasinya. Hal itu tidaklah sulit bagi Allah. Teori. Jadi. Dalam sebuah hadits shahih dikemukakan bahwa seseorang menug-gangi seekor sapi. tetapi saya diciptakan untuk membajak sawah“. la tidak membunnhku karena ada suatu kemanfaatan “. Demikian juga halnya dengan siapa yang memiliki tanah dan mengelola tanah sebagai modal dasar dalam ekonomi bisnis. Apakah sapi itu berbicara dengan lisan (bahasa keadaan).:” Seseorang hanya boleh memiliki tanah mati (tidak bertuan) jika telah mendapatkan persetujuan dari pemerintah. 20. 8 Al Hadits. Tidak boleh mengambil sumber' hewani. dengan sepertiganya.Cit. maupun barang tambang tanpa ada kemanfaatan bagi manusia. dan jangan kalian biarkan tanah itu menjadi kosong. 7 Lihat Majma'uz-Zaumid . yang memiliki kesemuannya melalui aturan ketauhidan-Nya.8 Hadits itu adalah dalil bahwa kepemilikan tanah mati ditentukan ol siapa yang mengelolanya. dalam mata rantai periwayatan-nya itu terdapat Amru bin Waqid ad-Dimasyqi Abu Hafsh bahwa ia adalah periwayat yang matruk. sebagai bagian dari khawariq (hal-hal luar biasa). yaitu sama sejahtera. hlm 331. Dan. maupun secara adat kebiasaan. Ada baiknya di sini kami sebutkan flrman Allah berkenaan wasiat tcrhadap harta anak yatim: 'Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim.. pemerataan atau distribusi pendapatan dan keadilan dalam kebersamaan ini." Rasulullah saw juga mengecam orang yang membunuh burung dengan sia-sia. Beliau memberitahukan bahwa burung itu akan mengadu kepada Allah. Produksi terdapat sesuatu yang lain yang sebut perolehan (acquisition). Isyarat penting dalam hadits itu adalah dorongan mempergunakan sesuatu sesuai fungsinya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 169 dengan separuhnya. berdasarkan sabda Rasulullah 'saw. tanpa terlebih dahulu mendapatkan ian kep negara atau pemerintah. Dalam hadits lain pun dikemukakan bahwa Nabi saw mengingkari orang yang mempergunakan sesuatu yang tidak sesuai dengan fungsinya. yang kadangkala lebih tajam daripada ucapan? Ataukah ucapan itu merupakan ucapan sungguhan. Bagaiman dengan pengelolan tanah dalam pengertian luas. Behesti. surat al-Israa' ayat 34 dan 18 Farhad Nomani and Ali Rahmena. sambil berkata.Tanah mati menurut Imam Syafi'i adalah 5 6 52 .

"Wahai Tuhanku. Abu Hanifah berpendapat tanah mati adalah tanah yang jauh d tanah yang telah dikelola dan tidak dicapai oleh saluran air. dan bentuk pengelolaan lahan basah adalah dengan menahan air darinya.338. Meskipun tanah bersambung dengan tanah yang telah dikelola. Dan menahan air dari lahan itu. 51 50 9 Al Hadits. Teori. yang kadangkala lebih tajam daripada ucapan? Ataukah ucapan itu merupakan ucapan sungguhan. 577. bentuk pengelolaan lahan yang kering adalah dengan mengalirkan air ke lahan itu. sehingga kedua macam tanah itu dapat ditanami dan dijadikan lahan pertanian. baik dengan separuhnya. 271-276. Apakah sapi itu berbicara dengan lisanul bahasa keadaan). Sebagian pengikut mazhab Syafi'i berpendapat tidak tepat dengan mengatakan bahwa pengolahnya itu belum berhak memilikinya hingga ia menanam lahannya itu. maka orang yang mengelola itu tetap sebagai pemilik lahan tersebut Demikian juga dengan mudharabah (salah satu bentuk kerjasama) yaitu kerja sama antara modal dengan tenaga. dan tidak menjadi alasan baginya untuk memiliki bangunan orang tersebut. "Bukan vntvk ini saya diciptakan. tanah itu dinilai sebagai tanah yang telah dikelola. Dalam mengelola tanah mati mi. mertgalirkan air ke lahan itu. mengelola tanah itu. "Lakukanlah muzara'ah pada tanah kalian. dengan sepertiganya. Ahmad (3/313. sambil berkata.51 Rasulullah saw telah melakukan mttzara 'ah dengan orang-orang Yahudi pada tanah di Khaibar dengan separuh hasil yang dikeluarkannya. Dalam sebuah hadits shahih dikemukakan bahwa seseorang menug-gangi seekor sapi. riwayat Tirmidzi (1379). Misalnya. sehingga menjadi pembatas yang jelas antara lahan itu dan lahan lain. dan orang yang mengelolanya berhak memilikinya. Pendapat ini tidak tepat. dan jangan kalian biarkan tanah itu menjadi kosong. dengan seperempat-nya. Jika orang yang mengelola tanah uu mempekerjakan orang lain untuk menanami lahannya. sesungguhnya si Fulan telah membunuhku dengan sia-sia. karena hal itu seperti orang yang menempati suatu bangunan orang lain. yaitu: Pertama. pertanian. . Beliau memberitahukan bahwa burung itu akan mengadu kepada Allah." Rasulullah saw juga mengecam orang yang membunuh burung dengan sia-sia. yaitu dengan membolak-balikkan tanah yang berada di lahan itu. Bentuk Pengelolaan Tanah Bentuk pengelolaan tanah itu ditentukan oleh kebiasaan kar Rasulullah saw.. Hal itu tidaklah sulit bagi Allah. ia tetap berstatus sebagai tanah mati. adalah lebih berhak untuk menge tanah itu dari orang yang jauh. jika ia berbentuk lahan kering. Burung ini bisa dianalogikan dengan sesuatu yang dibolehkan perburuannya dan yang sejenisnya dari kekayaan daratan ataupun lautan. hlm.9 Kedua. menyebutnya secara indefinitif.50 Rasulullah saw telah melakukan muzara'ah dengan orang-orang Yahudi pada tanah di Khaibar dengan separuh hasil yang dikeluarkannya. Karena. Tidak boleh mengambil sumber' hewani. Ketiga. Tidak boleh memperlakukannya dengan sia-sia. jika ia berbentuk lahan yang digenangi air. atau dengan sepersepuluhnya. riwayat Ahmad dan Nasa'i. kar seperti itulah suatu bangunan dinamakan tempat tinggal yang dapat dih Dan jika ditujukan untuk ladang dan perkebunan. baik Lihat buku penulis Halal dan Haram. meninggikannya (membuat galengan sebagai tanda petak-petak lah. sekalipun kami tidak mengganggap kuat pendapat tersebut. Dimungkinkan pula menyewakannya dengan jumlah harta tentu sebagaimana pendapat sebagian besar ahli fiqh.. Jika ketiga syarat ini telah dipenuhi. sehingga pembatasan diserahkan kepada kebiasaan yang diakui. "Lakukanlah Muzara'ah pada tanah kalian. lalu sapi itu berbicara. Imam Malik pendapat bahwa orang yang tinggal dekat dengan lahan itu. la tidak membunnhku karena ada suatu kemanfaatan “. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 191 seluruh tanah yang tid dikelola dan bukan pinggir tanah yang telah terkelola. Jika demikian. Ada baiknya di sini kami sebutkan firman Allah berkenaan wasiat tcrhadap harta anak yatim: “Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim. maupun barang tambang tanpa ada kemanfaatan bagi manusia. maka bentuk pengelolaan adalah dengan mendirikan bangunan dan atapnya di lahan itu. Umar bin Abdul Aziz berkata. sebagai bagian dari khawariq (hal-hal luar biasa).381). Abu Yu berkata bahwa tanah mati adalah seluruh tanah yang jika seseora berteriak dengan suara paling kuat di lahan yang paling dekat dengan lahan yang telah dikelola. Lihat komentar kaini tentang hadits Ini dalam al-Muntafa at-Taghib wat Tarhib hadits no. . bentuk pengelolaan harus memenuhi tiga syarat.170 Ekonomi Islam: Sejarah. baik secara fltrah. tetapi saya diciptakan untuk membajak sawah °. maka hal itu merupakan makna lahiriah dari konteks hadits tersebut. Al Hadits. kecuali dengan cara yang lebih baik (bermanfaat) sampai ia dewasa dan penuhilah janji. Umar bin Abdul Aziz berkata. jika lahan ditujukan untuk dijadikan tempat tinggal. maupun secara adat kebiasaan. Isyarat penting dalam hadits itu adalah dorongan mempergunakan sesuatu sesuai fungsinya. dari pendui yang telah mengelola tanahnya. Dalam hadits lain pun dikemukakan bahwa Nabi saw mengingkari orang yang mempergunakan sesuatu yang tidak sesuai dengan fungsinya. orang yang dekat dengan lahan dan yang jauh darinya mempunyai hak yang sama. tidak ada orang yang mendengarnya yang berada di tanah yang telah dikelola itu. mengumpulkan tanah yang mengelilingi lahan itu. sesungguhnya janji itu pasti dimintai pertanggungan jawabnya”.

maka para pembesar Arab Saudi mungkin menyukai pilihan yang disebut belakangan. Allah berfirman kepada Bani Israil. jika ada pihak yang lain merebut lahan itu dan mengelolanya. Seorang muslim juga harus membersihkan piringnya dengan sendoknya. ia menjadi pihak yang paling berhak atas lahan itu. jika ia tidak turut bekerja mengelolanya. dan tidak membuang sisa-sisa makanan ke tong-tong sampah. Tanah yang dikelola adalah meiyadi tanah ma'syur (hasilnya dipungut zakat sebesar sepersepuluh/10 persen). namunjika ia mempunyai barang lain yang berada di lahan itu. ia boleh menjual bidang tahan yang telah diairi itu. kemudian ada pihak yang dapat merebutnya dari tangan si pembeli dan mengelola tanah itu. kehancuran. maka ia memiliki air dan tanah mati yang terkena air itu serta pinggir-pinggirnya. Hal itu termasuk bagian tolong menolong antara pemilik tanah dengan petani penggarap. jika orang yang baru memberikan batas-batas atas lahan itu ingin menjual lahan tersebut sebelum terlebih dahulu mengelolanya. di negara seperti Arab Saudi pun peranan kaum wanita di barisan kerjanya akan meningkat. Dan banyak dari ulama sahabat Syafi'i membolehkannya karena saat ia telah memberikan batas-batas atas lahan itu. dan lain-lain yang tergolong sebagai keruskan dimuka bumi. jika ia menjualnya. setelah memancarkan dua belas mata air untuk mereka di saat ketersesatan mereka: “…makanlah dan minumlah kamu sekalian dan jaganlah kalian melampaui batas dengan membuat kerusakan”. namun ia tidak menanaminya. Teori. Oleh usaha perbankan telah ditunjukkan cara melaksanakannya. dan orang yang mengelola lahan itu menjadi sekutunya dalam kepemilikan lahan itu. Jika seseorang telah menandakan batas-batas suatu lahan yang mati baginya. Jika tidak mampu menanamnya sendiri maka hendaknya ia merelakannya kepada saudaranya sesama muslim”. seperti kulit bangkai domba. hal ini dibolehkan. ulama masih memperdebatkan kebolehannya. Jika seseorang telah memberikan batas-batas terhadap suatu lahan yang mati. dan kemudian mengalirkan air ke lahan itu. Dalam masalah itu terdapat sebuah hadits: “Barangsiapa yang memiliki tanah. Sedangkan. meski-pun ia tetap sebagai pihak yang paling berhak atas tanah itu. Kita nantikan bagairnanakah fasilitas yang disediakan oleh majikan lainnya. jika pemilik bangunan ingin menjual bangunannya itu. setelah ia menerimanya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 171 Peran Wanita Dalam Barisan Kerja akan Bertambah Agaknya tidak dapat disangsikan lagi. karena kepemilikannya belnm permanen. ia tetap sebagai pemilik bangunan itu. Perlu disampaiakan di sini. Di antara bentuk syukurnya itu adalah menjaganya dari kerusakan. Abu Hanifah dan Abu Yusuf berpendapat bahwa jika tanah itu diairi dengan air usyr maka . Bidang Pertanian Sumber daya alam merupakan nikmat Allah kepada mahluk-Nya. Sementara. Al Hadts. Namun ini adalah suatu tantangan bagi majikan pribumi dan asing untuk merancangkan sistem kerja yang memungkinkan terpisahnya kaum wanita dan kaum pria. seperti pepohonan atau tanaman. karena lahan itu hilang dari tangannya. tanpa perlu mengandalkan pekerja perantau. Bahkan. Sementara ulama lain pengikut mazhab Syafi'i. Hal ini menyerupai Al Qur’an. menjual sisa lahan yang telah ia tandai itu. ada dua kemungkinan. Dan. Makanan yang jatuh harus dibersihkan lalu dimakan sisanya. seperti telah kami jelaskan sebelumnya. atau dengan cara disewakan kepada orang muslim lainnya yang mampu melakukannya.48 Kita telah mengetahui bagaimana Rasulullah saw meninggatkan kewajiban memanfatkan benda apapun yang terbuang. ia tidak memiliki lahan sisanya. dan tidak dibiarkan dimakan syaitan. Sedangkan. Nabi saw mengingatkan untuk tidak menyia-nyiakan satu suap pun makanan. Dan ia boleh pula menjualnya. padajangka panjang. ia menjadi pihak yang paling berhak untuk mengelola tanah itu dari orang lain. polusi. menurut pendapat Ibnu Abu Hurairah-salah seorang ulama pengikut mazhab Syafi'i-harga tanah itu masih dapat diminta kepada si pembeli. maka hendaknya ia menanamkannya. seperti harta miliknya. dan tidak boleh dipungut kharaf darinya. Jika pemilik lahan itu ingin menjual lahannya. Imam Malik berpendapat bahwa ia boleh menjual bangunan-nya dalam semua kondisi. meskipun kemudian ada orang lain yang me-nempatinya. Manusia wajib mensyukurinya. hal ini tidak boleh menurut pendapat yang zahir dalam mazhab Syafi'i. Dengan demikian. Kemudian. tidak merusaknya atau menghancurkannya. dalam Shahih alJam’ ash-Shaghir: 6514. walupun kadang kala disepelekan oleh manusia.190 Ekonomi Islam: Sejarah. Karena dihadapkan dengan pilihan antara bertambah banyaknya mempekerjakan pekerja perantau atau kaum wanita. bukan bangunannya. 49 48 pihak yang mendirikan bangunan. surat al-Baqarah (2) ayat 60. ia tidak boleh menjualnya. ia boleh menjual barang-barang itu. arahan Nabi saw untuk menggarap tanah bagi orang yang mampu menanamnya sendiri. Namun. orang yang mengelola itu lebih berhak dari orang yang telah memberikan batas atas lahan itu. Abu Hanifah berpendapat bahwa jika ia turut bekerja mendirikan bangunan itu. Imam Syafi'i berpendapat bahwa ia tidak boleh menjual bangunan itu sama sekali. yang berpendapat boleh menjual lahan itu bahwa menilai harga tanah tersebut tidak dapat diminta kepada si pembeli. baik karena berlebih-lebihan maupun meremehkannnya.49 Jika penggarapan tanah dilakukan dengan sistem muzara’ah (kerjasama) maka hal ini itu pun adalah baik. baik ia diairi dengan air usyr maupun air kharaj. ia boleh menjualnya. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja. Sedangkan. riwayat Bukhari dan Muslim dari Jabir dan Abu Hurairah.

sedangkan tanah Bashrah diairi dari gelombang air pasang. oleh pengikutaya. Di beberapa negara. namun akan disediakan pendidikan secara terpisah dan bukan secara membaur. kaum wanita berperanan penting dalam barisan kerja. jika diairi dengan sungai yang dibangun oleh Allah swt. tetapi kini wanita Saudi telah mulai dilatih untuk memegang jabatan yang lebih tinggi. karena pada lembaga pendidikan khusus untuk wanita hanya akan mempekerjakan tenaga wanita. ia memerintahkan untuk memperbaiki sungai itu. Sedangkan. Hal itu terjadi pada tahun keenam Hijriah. namun sampai saat ini eksperimen di Arab Saudi tampaknya berhasil dengan baik. dan Eufrat maka ia adalah tanah usyr. Muhammad bin Hasan berpendapatbahwa jika lahan itu adalah tanah yang dikelola dengan pengairan dari sungai yang digali oleh manusia maka ia adalah tanah kharaj. saat Raja Qabbadz bin Fairuz berkuasa sungai itujebol dan ia tidak memperhatikannya. Ini juga alasan yang tidak tepat. dan tidak perlu disangsikan bahwa wanita lulusan sekolah menengah atau perguruan tinggi paling tidak sama kemampuannya dengan rekan-rekan prianya. berkuasa. Ada dua pendapat tentang hal ini: sebagian mereka berpendapat bahwa dasarnya itu adalah karena air kharaj mengalir di Sungai Dajlah di Bashrah dan menyerap ke tanah yang dilewatinya. . dan sekalipun pada saat ini hanya beberapa pejabat saja yang berkebangsaan Arab Saudi. Ibid. Kini pendidikan untuk kaum wanita mendapat prioritas di kebanyakan negara Islam. Para pengikutnya. Penduduk Irak dan lainnya telah sepakat bahwa tanah Bashrah yang mati dan tak terurus yang kemudian dikelola adalah tanah usyr. di Arab Saudi. kemudian air itu mengalir ke Sungai Dajlah Bashrah. Kemudian.172 Ekonomi Islam: Sejarah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 189 lahan itu menjadi tanah usyr (tanah yang hasilnya dipuiigut zakat sebesar sepersepuluh/10 persen). namun ia tidak bercampur dengan air itu. Munculnya bank khusus untuk wanita ini berarti bahwa kaum wanita kini dapat mengurus uangnya sendiri. sehingga air yang kemudian dialirkan ke lahan di Bashrah itu adalah dari air Sungai Dajlah dan Eufrat. Dengan diutamakannya pendidikan secara terpisah baik di Mesir maupun di Pakistan bertambah pulalah jumlah berisan kaum pekerja wanita. Sekalipun dapat diajukan alasan bahwa ini adalah akibat kebijakan sosialis yang dianut negara-negara bersangkutan yang mendukung paham emansipasi wanita. bertempat di gedung yang berdampingan dengan cabang bank untuk kaum pria. Tentang landasan pendapat Abu Hanifah diperdebatkar. sehingga airnya meluap dan menenggelamkan bangunan-bangunan yang ada di sekitarnya. Teori.47 46 Lihat Abu Yusuf dalam Al-Haraj. sehingga hukum tanah itu berubah menjadi tanah mati. Semua pimpinannya wanita. termasuk Arab Saudi.10 Sebabnya adalah seperti diceritakan oleh para sejarawan bahwa air Dajlah mengalir di Dajlah yang dikenal dengan al-Ghaur. Bahkan usaha pendidikan di Arab Saudi merupakan majikan tunggal terbesar bagi kaum wanita. air pasang itu berasal dari laut bukan dari Dajlah dan Eufrat Pendapat ini tidak tepat karena air pasang dari laut itu hanya mendorong air tawar itu di sungai. karena al-Bathaih di Irak telah ada sebelum Islam. Pendapat Muhammad bin Hasan itu adalah berdasaAan landasan kenyataan bahwa Sungai Dajlah di Bashrah adalah di antara sungai yang diciptakan oleh Allah swt. tahun yang bertepatan dengan kejadian Rasulullah saw. dan melakukan bermacam-macam jenis pekerjaan yang biasa dilakukan oleh kaum pria. yang sampai ke Bashrah dari saluran yang lurus dan sisi-sisinya terpelihara. dan suaminya tidak boleh menggugat harta istrinya itu. Harta warisan seorang wanita tetap menjadi miliknya menurut hukum waris Islam. sehingga sebagian tanah itu kembali dapat dikelola. bukannya berkurang. Karena Sungai al-Bathaih adalah bukan termasuk sungai kharaj. bukan dari air laut yang pasang itu.46 Pendidikan pun akan Diselenggarakan Secara Terpisah Sekalipun sepanjang sejarah pendidikan kaum wanita relatif lebih diabaikan di negara-negara Islam. sehingga hukumnya terputus dari hukum sebelumnya. termasuk Mesir dan Pakistan. Dan saat anaknya. Kita harus menunggu apakah gagasan bank khusus untuk kaum wanita itu akan tersebar ke negara-negara Islam lainnya. seperti Sungai Dajlah. hal ini adalah akibat faktor kebudayaan. Bank ini telah didirikan sebagai cabang terpisah dari perusahaan perbankan komersial terbesar di Arab Saudi. Belum tentu isi dan bahan pendidikannya berlainan. Anu Syirwan. dan jika lahan itu diairi dengan air kharaj. sehingga ia tidak berstatus sebagai air kharaj. dan bukan karena larangan agama Islam. di antaranya Thalhah bin Adam berpendapat bahwa alasannya adalah karena air sungai Dajlah dan Eufrat telah menetap di Sungai alBathaih. sebelumnya adalah tanah pertanian dan pedesaan yang berisi rumah-rumah yang ditempati. sedangkan sungai-sungai yang dibangun kemudian adalah sungai yang digali oleh kaum muslimin. Dan daerah alBathaih saat ini. dan kebanyakan dari mereka itu adalah warga negara Palestina atau Mesir. Akibatnya terciptalah kesempatan kerja bagi kaum wanita. Dan. maka lahan itu menjadi tanah kharaj. mengutus Abdullah bin Hudzafah as-Sahami kepada 10 dan istri tidak mempunyai rekening lancar bersama dan masing-masing mengurus keuangannya secara terpisah. ataupun di gedung-gedung tersendiri. dan status itu tidak mengubah status hukum air yang mengalir di situ. 47 Ibid. Kaum wanita juga menyimpan sendiri pendapatannya.

bukannya wanita. menduduki jabatan kekhalifahan. Hal ini memang dapat menimbulkan frustrasi di kalangan karyawan berusia muda atau yang berkemampuan tinggi. Yang diutamakan ialah mengadakan perpisahan antara lingkungan pria dan wanita. Bank khusus untuk wanita mungkin adalah gagasan Islam yang lebih inovatifmengenai pemisahan kaum wanita dari kaum pria. dan dari tanah al-Bathaih itu. Ibid. seperti besar wilayah Bathaih. menjadi berstatus tanah usyr.a. atau menerima pekerjaan berupah. dan saluran airnya. Jika dua pendapat ini dipakai. ia dapat mengumpulkan kharajyang besar. la berhasil mengumpulkan kharaj dan tanah al-Bathaih sebesar lima juta dirham. 45 Ibid.188 Ekonomi Islam: Sejarah.45 Disediakan Lembaga Terpisah untuk Wanita Kini. karena kepentingan keluarga diutamakan di atas kepentingan perusahaan. Kemudian. juga oleh kenyataan para sahabat bersepakat bahwa tanah-tanah mati di Bashrah yang kemudian dikelola dan dlpergunakan. pejabat yang bertugas mengumpulkan kharaj daerah itu adalah Hasan an-Nabthi dalam masa kekuasaan Khalifah Walid bin Abdul Malik. sehingga tanah yang tak terurus tersebut. Dan. Kemudian kaum muslimin datang ke Irak.a. namun ini tidaklah menutup kemungkinan bagi kaum wanita untuk bekerja. menurut Syafi'i. Terpisahnya pria dan wanita baik dalam pergaulan sosial maupun dalam lingkungan kerja. Kenaikan pangkat pada umumnya didasarkan pada masa dinas seorang karyawan. dan sedang diselenggarakan usaha penelitian untuk rnengetahui bagaimanakah menyelenggarakan kegiatan pemerintahan sipil di kantor-kantor khusus untuk wanita. . sehingga perjalanan air di sungai itu terpelihara. landasan kesepakatan pendapat itu hanyalah karena adanya pengelolaan tanah bukan karena sebab yang lain. dan pasukan Persia sibuk terlibat dalam peperangan dengan kaum muslimin. 1999). ukurannya adalah dengan kadar luas yang dibutuhkan oleh tanah itu. Kisra sebagai utusan beliau kepadanya. para pekeijayang bertanggungjawab atas sungai itu tidak dapat mengatasinya. Wanita Arab Saudi pada umumnya tidak bekerja di luar rumah sendiri. dan kebanyakan sekretaris adalah pria. Dan. dan para keluarga mengharapkan agar dia diutamakan dalam soal kenaikan pangkat daripada karyawan yang bukan keluarga. didambakan di dunia Islam. Pembesar Arab Saudi lebih maju dari pemerintah Islam lainnya dalam melaksanakannya. seperti untuk jalanannya. sekalipun dalam agama Islam tidak ada larangan bagi kaum wanita untuk bekerja. la juga banyak mengeluarkan dana untuk mengatur sungai itu. Sementara. Abu Yusufberpendapat bahwa pinggir tanah itu adalah ukuran sampainya suara orang yang memanggil dari batasnya. dan tidak ada dua rumah yang saling berdempetan.12 Pinggir Tanah Mati yang Dikelola Pinggir tanah yang dikelola untuk tempat tinggal atau ladang. Para sahabat telah menjadikan Bashrah sebagai kota pada masa Umar r. yaitu Kisra Abruiz. Mereka membangun jalan raya utama selebar enam puluh cubit dan lebarjalan-jalan lain sebesar dua puluh cubit. dan lebar seluruh gang sebesar 11 12 Ibid. sehingga luas genangan air di Bathiah ber-tambah besar dan meluas. Di sana tidak terdapat keberatan terhadap nepotisme (rnengutamakan keluarga) seperti halnya di dunia Barat—bahkan ini dipandang wajar. Namun seorang majikan tidak mempunyai keleluasaan bergerak dalam soal menaikkan pangkat karyawan seperti para rekannya di dunia Barat. halaman rumah. Pemisahan antara pria dan wanita dalam lingkungan kerja didambakan. Dengan upaya perbaikan sungai itu maka luas Sungai Dajlah dan Eufrat bertambah dengan drastis. Status itu terus berlangsung hingga saat ini. bukan karena jasa atau keunggulannya.44 Wanita di Lingkungan Kerja Para pengusaha Barat yang untuk pertama kalinya mengunjungi Arab Saudi acapkali heran melihat pemisahan antara pria dan wanita. dan kenaikan pangkat para karyawan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 173 Kenaikan Pangkat Atas Dasar Masa Dinas Seorang majikan juga memikul tanggung jawab atas struktur kerja dalam perusahaannya. Biasanya suami 44 Lihat: Muhammad Abdul Aziz al-Halwi. di Arab Saudi telah disediakan lembaga-lembaga khusus yang diselenggarakan oleh wanita untuk wanita. Fatwa dan Ijtihad Umar bin Khattab (terj) (Surabaya: Risalah Gusti.11 Kemudian saat Muawiyah r. Teori. sehingga dalam satu hari saja ia dapat membuat tujuh puluh sungai kecil. Khalifah Hisyam bin Abdul Malik. yang tidak pernah teijadi sebelumnya. malah lebih besar lagi. ia mengangkat maula-nya yaitu Abdullah bin Darraj sebagai pemungut kharaj Irak. Dan. daripada mengecam atau berusaha mendobrak sistem hirarki perusahaan yang mantap. dan mereka telah membuat rencana tempat tinggal bagi anggota kabilah kota itu. Semua kantor-kantor pemerintah hanya mempekerjakan kaum pria. demikian pula kantor dari sejumlah perusahaan besar. Abruiz juga banyak membuat sungai-sungai kecil yang dialirkan dari sungai itu. Alasan yang dikemukakan oleh para sahabat Abu Hanifah bersama apa yang kami jelaskan tentang keadaan Bathaih itulah yang membuat mereka ber-pendapat seperti itu. Setelah itu. tidak ada dua bangunan yang saling berhubungan. sehingga saat sungai itu pecah tidak ada yang mem-perhatikannya. namun mereka dapat mencari hiburan dengan bertawakal menurut ajaran agama Islam. Abu Hanifah berpendapat bahwa pinggir tanah itu adalah tanah yangjauh darinya dan tidak dicapai oleh air.

Teori. Cit. dan mencukupi kebutuhan para penduduk tanpa ada kekurangan. dan walaupun kaum Muslimin menghargai kebebasan kehidupan keluarganya. dan masing-masing boleh membuat saluran air ke ladangnya dari sungai itu. majikan diharap untuk membantunya.41 Bila seorang karyawan mengalami kesulitan keuangan. Jika hal itu membuat efek yang buruk terhadap para penduduk yang biasa me-manfaatkan sungai itu. dan perlu ditunjukkan sikap murah hati bila karyawan itu mengalami kesulitan keuangan terus-menerus. yang dialirkan oleh Allah SWTdi sungai-sungai besaryang tidak dibuat oleh manusia. misalnya dengan memperluas usahanya. Air keduanya dapat dipergunakan untuk mengairi ladang dan untuk keperluan minum. dan tidak ada pula kepentingan yang mendesak sehingga membuat orang mempertengkarkan dan mempersengketakan airnya. Narnun mengingat suasana kekeluargaan. air yang dialirkan oleh Allah swt di sungai-sungai kecil. Satu cubit/depa di Syria adalah 0. Muhammad Abu Zahrah. “Jika suatu kaum berselisih pendapat tentang luas gang mereka. Seorang majikan bertanggung jawab menjamin kepastian kerja bagi para karyawan. dan mata air. Bila seorang majikan tidak memperhatikan keluarga karyawan ia dianggap tidak sopan. Di Mesir adalah 0. Ibid. bersabda. dan Di Irak adalah sepanjang 0. Basyir bin Ka'ab meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. cabang dari sungai itu untuk mengairi tanah yang lain. Seorang majikan cenderung berusaha mengatasi kesulitan jangka pendek dengan harapan bahwa dalam jangka panjang kondisi perdagangan akan membaik. tidak dipandang sebagai sikap Islam sejati. Cicilan semacam itu haruslah disesuaikan dengan keadaan keuangan karyawan. seorang majikan biasanya harus mempunyai cadangan dana cair yang cukup besar. Tentu saja hal ini tidak selalu bisa dilaksanakan. Kelalaian menyediakan dana cadangan itu akan dipandang sebagai sikap tidak bertanggung jawab. Demikian pula perhatian majikan terhadap keluarga karyawan tidak ditolak melainkan disambut baik bahkan diharapkan. Pertama. Berarti ia akan melepaskan peluang untuk memperoleh hasil dari tambahan investasi modalnya. Masing-masing pemilik lahan boleh mengambil air dari sungai itu untuk mengairi lahannya pada saat ia membutuhkan.80 m. rencana mereka itu tidak dilarang. Sistem jaminan kesempatan kerja seumur hdiup di kebanyakan negara Islam berarti bahwa seorang majikan harus tetap menahan karyawannya. Sedangkanjika tidak menghasilkan pengaruh apa-apa. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 187 tujuh cubit.43 41 Al Hadits. maka hal itu patut diperhatikan. Mengadakan "rasionalisasi" atau "penciutan" barisan pekerja semata-mata berdasarkan perkiraan atau perencanaan keuangan yang kurang menyenangkan. maka wajarlah bila cicilan utang itu dipotong dari upah karyawan.58 m. asal saja sisa upahnya tidak akan kurang dari yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pokok karyawan bersama keluarganya. Dan rumah-rumah yang mereka bangun saling berdempetan. 42 .174 Ekonomi Islam: Sejarah. Tidak ada yang boleh melarang seseorang untuk cieng-ambil minum darinya dan tidak boleh pula menghalangi seseorang untuk membuat saluran air ke ladangnya dari sungai itu. perhatian seorang majikan akan disambut baik. masing-masing orang tidak boleh saling menghalangi yang lain untuk memanfaatkan air itu. sumur. Kedua. 14 Al Hadits. Tidak bisa memecat karyawan walaupun pesanan berkurang. sekalipun sebenarnya tidak ada lagi pekerjaan bagi mereka. namun pada umumnya seorang majikan lebih memilih kebangkrutan daripada rnemecat karyawannya. atau mereka mem-buat saluran ke sungai lain. Dan. riwayat Bukhari dari Abu Hurairah. Jika sekelompok orang ingin membuat sungai. maka jadikanlah luas gang itu selebar tujuh cubit/depa”. maka rencana mereka itu dilarang.42 Agar ia dapat memberi bantuan keuangan. terutama kepada anak prianya. Tidak terbayangkan jika air kedua sungai itu sampai tidak mampu memenuhi kebutuhan manusia sekitarnya. Siapa yang mau boleh mengambil air dari sungai itu untuk mengairi ladangnya. Op. dan seharusnya mereka tidak terlalu ketat untuk menuntut pembayaran kembali. 14 Macam kedua: air sungai itu berkurang dan permukaan tidak naik sehingga ia baru dapat mengairi ladang penduduk setelah dibuat dam. Tidak mungkin berusaha dalam lingkungan dunia Islam tanpa menyediakan uang cadangan itu. kemudian dilanjutkan dengan wilayah-wilayah 13 rnengharapkan bantuan karyawannya pada setiap saat yang dipandangnya perlu. jika seorang majikan memenuhi semua tanggungjawab sosialnya. Air sungai ada tiga macam. dan tempa mengubur orang yang mati.13 Air yang Diekplorasi Air yang dieksplorasi ada tiga macam. Maka penduduk bagian hulu sungai itu dapat menahan air itu hingga dapat mengairi ladang mereka. dan sikapnya ini tidak menimbulkan kekesalan.68 m. Para majikan akan dihormati bila diketahui menyediakan dana cadangan darurat semacam itu. Bahkan kaum ulama menganjurkan agar seorang majikan menyediakan pinjaman uang bebas bunga. Mereka melakukan hal itu sesuai dengan pendapat yang telah mereka sepakati dan nash yang tidak boleh dilanggar. dan membangun pada tiap persinggahan kendaraan tempat yang luas sebagai tempat mengikat kuda-kuda mereka. seperti Sungai Dajlah dan Eufrat Kedua sungai itu juga dinamakan dengan Rafidain. 43 Ibid. riwayat Bukhari. Macam pertama: sungai yang airnya naik meninggi meskipun tidak ada dam yang menahannya. yaitu: air sungai.

masing-masing memiliki ukuran kebutuhan pengairan tersendiri. terutama bila mereka menganggap bahwa laba itu adalah hasil jerih payah mereka. mereka harus mengalirkan air itu kepada pemilik lahcm yang berikutnya”. sementara yang berkontmuitas diambil darinya yang dipakai. Jika seseorang mengairi tanahnya atau mengeluarkan airnya dari dalam tanahnya. masing-masing musim ini (untuk lahan tanah) mempunyai ukuran kebutuhan pengairan tersendiri. menetapkan bagi pemilik lahan yang berada di lembah Mahzur untuk menahan air di lahan mereka hingga sebatas mata kaki.40 Campur tangan majikan secara berlebihan di luar lingkungan kerja tidak akan diterima oleh para karyawan di dunia Barat. karena mungkin karyawan itu memenuhi sebagian kewajiban si majikan. Namun laba. “Nabisaw. ini bukan sebuah ketentuan umum bagi sepanjang masa dan bagi seluruh negeri. Sebaliknya di dunia Islam tidak ada pemisahan tegas antara jam kerja dan jam istirahat.39 Para majikan Muslimin cenderung untuk lebih bersikap kebapaan daripada rekan-rekan mereka di dunia Barat. hadits ini sahih dengan dengan adanya hadits berikutnya dalam buku ini yang menguatkannya. kemudian setelah selesai mengairi lahan msreka. Karena perbedaan dari kelima segi ini. Yang terputus diambil darinya apa yang tersimpan. Tetapi walaupun perusahaan itu bukanlah perusahaan keluarga. karena masing-masing ukurannya ditentukan sesuai dengan kebutuhan. bila dibagi-bagikan. Sistem bonus mencegah penghasilan laba yang berlebih-lebihan. 15 Ibid. Karena itu upah pokok itu harus cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok karyawan beserta keluarganya. sedangkan upah tidak berubah—ini adalah hal pasti yang memperburuk hubungan tenaga kerja yang sering terjadi di Barat. Sistem pembagian laba ini akan menghapuskan pandangan bahwa karyawan diperlakukan tidak adil dan mereka akan bekerja sekuat tenaganya untuk rneningkatkan keuntungan. bukan bonusnya. Bahkan seorang majikan bersedia memikul biaya perawatan rumah sakit untuk saudara para karyawan. Keempat. karena penyiramanan untuk perkebunan ada ukuran tertentu. maka sikap itu tidaklah mengherankan. karena ia bertindak dalam lingkup miliknya dengan cara yang AlHadits. Monzer Kahf. darinya. dan dengan penuh pengertian dia memberikan cuti kepada karyawan yang harus menjaga saudaranya yang sakit itu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 175 Tetapi hadiah atau bonus ini hanyalah merupakan suatu imbalan tambahan. karena masing-masing usia pohon mempunyai kebutuhan pengairan tersendiri. Dan. dan tidak bertemu dengan Ubadah. “Rasulullah saw. dan para karyawan tidak dapat mengandalkan uang bonus untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. khususnya mengenai pendidikan anak-anak para karyawannya. Perhatian terhadap para karyawan jauh melampaui soal pembayaran upah saja. dari segi perbedaan tanah. begitu seterusnya hingga akhimya seluruh lahan mereka dapat diairi”. maka mereka mengalirkan air itu kepada para pemilik lahan berikutnya. Kedua. memutuskan dalam masalah pengairan lahan darisungai bahwa para pemilik lahan yang berada di hulu sungai dapat mengairi lahannya sebelum pemilik lahan yang berada di hilir sungai. para majikan Muslimin acapkali memperhatikan kehidupan karyawan di luar lingkungan kerjanya. Ubadah bin Shamit meriwayatkan. dari segi perbedaan musim panas dan musim dingm. Ketiga. hal ini sulit untuk dipahami para pengusaha Barat. dan tidak jarang seorang rnajikan menyediakan beasiswa dan jaminan pendidikan lain bagi anak-anak itu. Muhammad Ibn Ishaq meriwayatkan dari Abi Malik bin Tsalabah dari ayahnya. Ahmad dari Ubadah bin Shamit dari jalan periwayatan Ishaq bin Yahya bin Walid. la adalah periwayat yang majhul keadaannya. sehingga tidak ada alasan untuk memandang laba sebagai hasil dari penindasan pada para pekerja. Ketentuan. maka tidak dapat ditentukan ukurannnya dengan ukuran yang ditetapkan oleh Rasulullah saw. 16 Al Hadits. dari segi perbedaan waktu menanam. . maka ia tidak menanggung kerugian yang dialami oleh tetangganya itu. Mereka juga memperhatikan kesehatan serta kesejahteraan para karyawan dan berusaha agar para karyawan merasa puas di lingkungan perusahaannya. kemudian setelah airyang dialirkcm ke lahan mereka itu telah mencapai ukuran mata kaki.15 Sedangkan. Op. Karena biasanya majikan dan karyawan masih sekeluarga atau sesuku. Para karyawan akan merasa tidak puas bila laba membumbung tinggi. bagi salah satu jenis saja. dari segi perbedaan tanaman yang ditanam. Cit. Teori.186 Ekonomi Islam: Sejarah. karena setiap perusahaan wajib membayar upah pokok yang memadai dan upah pokok inilah yang merupakan upah yang layak. demikian juga untuk pohon kurma dan pepohonan lain. dari segi perbedaan kontinuitasnya dan keterputusannya. untuk itu dikembalikan kepada kebiasaan yang berlaku baginya. Pertama. yaitu seukuran mata kaki. yang merupakan ciri khas banyak penguasa dan pemerintah di wilayah Timur Tengah. Kelima. Tanggung jawab seorang majikan bahkan meliputi karyawan dan keluarganya. Seorang majikan 39 40 berikutnya yang dilewati sungai itu. kemudian air itu mengalir ke tanah tetangganya hingga menenggelamkan tanah itu. Ini merupakan suatu sikap yang banyak mencerminkan pola dasar kebapaan informal. dan pada umumnya jadwal jam kerja kurang berstruktur. Namun. riwayat Ibnu Majah. Per-bedaan itu bisa terjadi dari lima segi. disambut dengan gembira. tentang ukuran air yang ditahan untuk mengairi lahannya itu. dan dengan demikian menekan risiko pertentangan antara majikan dengan karyawan. di antara tanah itu cukup diairi dengan sedikit air dan ada yang harus diairi dengan banyak air.16 Malik berpendapat bahwa ukuran pengairan untuk daerah Buthhan juga seperti itu.

Cit. Di wilayah itu perusahaan yang buruhnya berupah lebih rendah. karena seluruh urusan keluarga dapat berhasil atau gagal secara bersama-sama. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 185 dibolehkan. Jika sungai ini berada di Bashrah.37 Dukungan gagasan pembagian pendapatan sebagai imbalan kerja semakin bertambah sebagaimana yang sudah biasa terjadi secara tradisional dalam lingkungan pertanian.176 Ekonomi Islam: Sejarah. Besarnya saluran itu disesuaikan dengan hasil 17 18 tunggal mengenai wujud upah yang layak. maka sulitlah untuk menggunakannya sebagai patokan yang tepat dalam menetapkan upah. 37 38 Sayyid Qutb. Jika di dalam air yang meluap ke lahan tetangga itu hidup ikanikan di ladangnya. sebagian besar industri modern berciri padat rnodal. tetapi walaupun mengalami kegagalan mereka akan menerima santunan dari seluruh masyarakat Islam.18 Jika sungai itu bukan berada di Bashrah. baik untuk minum maupun membuat saluran darinya. Tidak dapat tidak upah yang dibayarkan oleh majikan asing akan menarik perhatian dan akan diselidiki. sekalipun mereka dengan mudah bisa mendapatkan pekerjaan dengan upah yang rendah. masing-masing pihak pemilik lahan dapat memanfaatkan air sungai itu secara teratur. Cit. maka mereka tidak boleh mempertengkar-kannya karena banyaknya air sungai itu. Dan mereka tidak perlu pula membendungnya karena dengan naiknya permukaan air sungai karena air pasang. Dengan demikian ditekankan bahwa hadiah itu diberikan berdasarkanjiwa Islam dan akan menunjukkan bahwa perusahaan itu berpegang pada ajaran Islam. Ketiga. Op. dan alat perlengkapan. masing-masing pihak men-dapatkan gilirannya yang tidak boleh diganggu oleh yang lainnya. Abdul Azim Islahi. Ibnu Qudamah al-Maqdisi. para majikan dan para karyawannya mengencangkan ikat pinggang bersamasarna.19 Kemudian tentang pengairan dari air sungai ada tiga kemungkinan. Salah seorang dari pemiliknya itu tidak boleh mendirikan jembatan di atasnya. Pertama. karena ikan itu hidup di lahan miliknya. Di sini pendapatan telah dibagi-bagi sesuai dengan proporsi masukan—misalnya. karena itu upah yang rendah sama sekali tidak akan dapat diterirna di sana. Hadiah ini dapat dibayarkan setahun sekali. sesuai dengan urutan tertib penggunaan sungai itu. air sungai itu akan meresap ke dalam tanah. Dan. dan setelah satu orang menggunakan gilirannya maka orang yang selanjutnya dapat menggunakannya. orang lain tidak berhak atas sungai itu. Op. sehingga upah bukan merupakan pengeluaran yang terbesar.17 Macam ketiga: di antara sungai ada yang digali dan dibuat oleh manusia untuk mengairi ladang yang mereka olah. meng-angkat airnya. maka orang kedua yang memiliki lahan itu menjadi pihak yang lebih berhak untuk menangkap ikan itu dari orang yang per-tama. masing-masing orang menggali saluran di atas tanahnya sesuai dengan kadar pengairan yang dibutuhkan mereka. Ketika perusahaannyajaya. mungkin di hari besar Islam. dari alasan ini saja sangatlah tidak bijaksana bila para majikan asing itu membayar upah di bawah tingkat upah yang dibayarkan oleh para majikan dalam negeri. Selain itu beberapa negara di dunia Islam—khususnya negaranegara penghasil minyak—bukan merupakan lingkungan berupah rendah menurut standar Dunia Ketiga. seperlima atau seper-sepuluh. mereka saling bergantian menggunakannya dalam hitung-an hari jika air sungai itu sedikit. membagi air sungai itu dengan membuat saluran dari kayu secara memancang dan darinya kemudian dibuat lubang-lubang kecil yang disesuaikan dengan bagian air masing-masing. . sehingga seseorang tidak boleh memonopolinya. kemudian setelah selesai mengairi ladang-ladang itu. Ma’rikat al Islam wa’l-ra’s Maliyah. kecuali setelah mendapatkan izin dari seluruh pemilik sungai itu. karena mereka memiliki hak yang sama atas sungai itu. (al-Qahirah: 1966). 19 Syeikh Mahmud Ahmad. para karyawan mendapat bagian dari labanya. Kedua. sedangkan ketika keadaannya kurang cerah. Khususnya bagi para majikan asing sangatlah penting untuk menghindari kesan ketidak adilan. Dalam keadaan semacam ini tidaklah bijaksana bila membayar upah yang rendah menurut pandangan setempat. sedangkan jika banyak dapat bergantian dengan hitungan jam. saluran itu tidak dimiliki secara khusus oleh salah seorang mereka. Seorang karyawan diharapkan lebih erat mengidentifikasikan dirinya dengan tempat bekerjanya bila diadakan pembagian pendapatan yang akan memupuk kesetiakawanan ekonomi antara para karyawan Muslimin dengan perusahaan Islamnya. Sedangkan. Maka sungai itu menjadi milik bersama mereka. dengan melaksanakan pembagian pendapatan yang berlainlainan pada setiap perusahaan. Peraturan semacam inijelaslah berlaku secara tradisional di sejumlah besar perusahaan keluarga di dunia Islam. Cit. maka sungai itu menjadi milik orang yang menggalinya dari para pemilik tanah itu. Op. Dengan pembagian itu. Teori. sumber daya. seperti saluran yang dibuat oleh para pemilik lahan di antara lahan mereka.38 Caranya. kemudian sungai itu dimasuki air pasang sehingga ia dapat memenuhi kebutuhan semua orang. Ibid. mereka dapat mengundi nama mereka. Mereka dapat mengairi seluruh ladang. belum tentu akan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dibandingkan dengan perusahaan yang buruhnya berupah tinggi. Jika mereka berselisih dalam tertib penggunaan sungai itu. yaitu di negeri yang tidak ada air pasangnya. Tambahan lagi. misalnya pada Tahun Baru Islam atau pada Hari Raya Idul Fitri. sehingga dapat ditetap-kan siapa yang pertama dan seterusnya. namun para ulama sepakat bahwa suatu sistem bonus atau hadiah akan lebih tepat. atau juga meletakkan alat pemompa air di situ. sehingga ia menjadi miliknya. tenaga kerja.

ia akan mengurangi sebagian hak orang lain.184 Ekonomi Islam: Sejarah. karena hal ini pasti akan memancing protes keras. saat mereka me-nempati suatu lahan dan menggali sumur di tanah itu untuk keperluan minum mereka dan hewanhewannya. Tidak ada satupun gagasan 34 35 kesepakatan mereka atau sesuai dengan luas lahan mereka.20 Sedangkan. Diskrirninasi hanya akan dibenarkan bila menguntungkan warga negara sendiri. pinggir sungai yang digali di lahan yang mati ini. Selain itu sebagian besar barisan pekerja mungkin terdapat di luar dunia ekonomi formal. Abul Khair Jalaluddin. misalnya di Mesir zaman Nasser. Acapkali upah minimum itu sangat rendah. Selain itu untuk mengimbangi laju inflasi seringkali penyesuaian upah minimum itu dilalaikan. dengan demikian mereka tidak pula termasuk dalam undang-undang tingkat upah minimum itu. la juga tidak boleh menunda jatah pengairan pihak yang seharusnya mendapatkan jatah pengairan lebih dahulu. telah mewakafkan sumur rumah. penggunaannya untuk memberi minum hewan lebih diutamakan daripada untuk mengairi ladang. dengan mendahulukan pintu pengairan yang belakangan. Utsman r. 20 21 Ibid. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 177 premi yang dibayarkan kepada karyawan dengan pendidikan yang lebih tinggi itu rupanya merupakan sebagian alasan mengapa orang-orang dari negara-negara Islam belajar di berbagai universitas Barat untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi. jika air sumur itu tidak dapat pula menyuplai kebutuhan keduanya maka memberi minum manusia lebih diutamakan daripada memberi minum hewan.34 Pemikiran tentang upah yang “layak” ditunjukkan dengan pembuatan undang-undang upah minimum di sebagian besar negara Islam. dan ia menjadi penyatu saluran air itu. tidak untuk kebutuhan yang lain. Karena. Secara keseluruhan gagasan upah yang layak menimbulkan masalah yang sama dengan gagasan upah “ekonomis”. sedangkan pekerja di sektor swasta tidak termasuk dalam undangundang itu. Seperti kalangan Badui yang nomaden (berpindah-pindah). untuk diambil air sungai sesuai kadar haknya. Andaikan upah minimum itu berlaku pula untuk sektor pertanian. Ibid. Begitu juga halnya para pemilik saluran air yang berupa talang-talang air.36 Meskipun dikemukakan alasan bahwa imbalan tambahan itu wajar bagi tenaga asing yang bekerja di luar tanah airnya. Abu YU£ 'f berkata bahwa pinggir saluran kanal adalah apa yang tidak tampak di permukaan tanah. Sementara. meskipun ia boleh mendahulukan membuka pintu saluran pengairan pihak yang berada dalam urutan setelah dia. dan ia tidak boleh mendahulukan pengairan yang belakangan. dan penggalinya memiliki hak yang setara dengan orang lain. selama mereka berada di tempat itu. Demikian juga dengan hukum saluran kanal karena saluran seperti itu adalah sungai dalam bumi. maka akan sulit untuk melaksanakannya dengan tegas.a. 36 Ibid. ia menggalinya untuk pemenuhan kebutuhan airnya. maka kebiasaan itu makin sulit untuk memperoleh dukungan dari pemerintah negara Islam. Mereka harus memberikan kelebihan air itu bagi orang-orang yang butuh minum. Acapkali tenaga asing Barat di Wilayah Teluk Arab diberi upah yang lebih tinggi daripada yangditerima oleh tenaga pribumi. Ibid. . jika ia menggalinya untuk air minum bagi orang yang lewat maka air yang dihasilkan oleh sumur itu menjadi milik bersama. Kedua. Maka.35 Namun dengan segala kelemahannya itu gagasan upah minimum tetap dipandang penting. karena jika tidak mereka pasti akan dikecam. air sumur itu dipergunakan untuk memberi minum hewan dan mengairi tanaman. menurut pendapat Syafi'i. Op. Maka seorang majikan bangsa asing tidak akan dibiarkan membayar upah di bawah batas minimum itu. Pertama. Dan acapkali upah minimum itu tidak berlaku bagi semua pekerja. atau me-ngurangi jatah pengairan yang lain. Lalu dibagi-bagikan secara sama kepada para pemilik hak atas air itu. hal ini banyak menimbulkan kejengkelan terutama pada perusahaan Aramco. Tidak perlu ditegaskan lagi bahwa diskriminasi yang akan menguntungkan karyawan bukan Muslimin pasti akan ditentang. Para majikan bukan Muslimin sebaiknya membayar upah pada tingkat minimal itu. ditentukan oleh kebiasaan yang berlaku dalam masalah seperti itu. Teori. serta kebutuhan hewan mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan air itu. Cit. la mengambil air dari sumur itu bersama dengan orang lain. ia tidak boleh menunda pintu pengairan yang lebih dahulu. Abu Hanifah berpendapat bahwa pinggir sungai adalah tempat dibuangnya tanah galian sungai itu. Jika airnya sedang surut dan tidak dapat menyuplai airyang mencukupinya. Dalam kasus yang ekstrim. upah minimum itu dalam prakteknya hanya berlaku bagi pegawai pemerintah saja. sekedar memenuhi kebutuhan pokok saja. mendahulukan pengairan lahan setelah dia adalah memberikan penam-bahan jatah bagi hak orang lain. kebutuhan manusia. Jika airnya sedang banyak.21 Bagi para penggali sumur ada tiga kemungkinan. dan bukan sebaliknya. Seseorang tidak boleh menambah kadar pengairannya itu. atau karena sulit mencari tenaga yang sama ketrampilannya di kalangan priburni. Mereka menjadi pihak yang paling berhak atas air sumur itu. sedangkan pada wanita dan anak-anak jarang sekali dibayarkan upah minimum menurut undang-undang itu. dan mereka mempunyai hak sama atas air itu. ini adalah pendapat yang baik. namun rupanya setiap pemerintah negara Islam merasa bahwa paling tidak mereka harus mendukung gagasan upah minimum itu mengingat suasana moral yang berlaku.

178 Ekonomi Islam: Sejarah. di samping segi ekonominya. dan 32 33 Ibid. dalam kebiasaannya mengeluarkan uang serta konsumsinya. . kecuali penggalian sumur itu membutuhkan pengeboran. Kedua. dan siapa yang menggunakan air itu tanpa seizinnya terlebih dahulu maka ia dapat meminta kembali kepada orang yang telah mengambil airnya. sebelum ia mengeksplorasinya. Jika mereka kembali dari perjalanan mereka ke sumur itu. termasuk sandang pangan. Abu Hanifah berpendapat bahwa pinggir sungai bagi orang yang menggalinya adalah seluas lima puluh cubit/depa. berpegang kepada gagasan upah "layak". kecual jika luapan airnya lebih luas. Ibid. jika ada nash yang menetapkannya maka nash itu menjadi ikutan. Itu masuk dalam kategori kebiasaan yang berlaku.32 Di dunia Barat pun banyak orang yang tidak senang soal upah sematamata ditentukan oleh faktor-faktor ekonomi saja. Ibid. Ketiga. berarti ia telah mengelola tanah tersebut dan kepemilikannya atas lahan itu dan pinggirnya menjadi resmi. maka masyarakat Islam yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok bagi semua kaum Muslimin akan dipandang mengalami kegagalan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 183 Jika mereka meninggalkan tempat itu. sebelum ia mengambil airnya. Dan. namun memiliki kekayaan berarti bertanggung jawab sosial. Perbedaan skala gaji misalnya yang scring terjadi dijawatan pemerintah bagi golongan sarjana dan bukan sarjana yang melakukan pekerjaan sama. haruslah merupakan imbalan jerih payah. status sumur itu berubah dari milik pribadi menjadi milik umum. yang mana sangat signifikan dalam kelangsungan suatu corperate dan pekerja itu sendiri. yaitu: Pertama. Teori. sebelum ia mengambil airnya. Dan. Karena itu banyak orang kaya yang hidup sederhana dalam menikmati kekayaannya. dari para bekas petani. Dan. Dan jika seseorang telah tetap kepemilikannya atas sumur dan tanah pinggir sumur itu maka ia menjadi orang yang paling berhak atas air sumur itu.23 Para ulama pengikut mazhab Syaf’i berbeda pendapat bahwa apakah sumur itu menjadi pemiliknya sebelum ia mengambil air dari sumur itu dan mengumpulkan airnya. yang biasanya dikaitkan dengan soal pemerataan. Abu Yusuf berkata bahwa batas pinggir sumur tempat minum unta adalah empat puluh cubit Ini adalah ukuran-ukuran yang hanya ditetapkan dengan nash. Juga terdapat perbedaan tingkat upah yang berlaku di dunia Barat. atau bergaya hidup yang mencolok. Riwayat jasa di masa lampau dapat membenarkan dilanjutkannya pembayaran imbalan. Karyawan penyandang gelar kesarjanaan akan menerima tambahan gaji. sumur itu menjadi sumber air sehingga menjadi milik umum. maka ia menjadi pemilik apa yang terkandung di dalamnya. Ulama lain berpendapat bahwa ia tidak memiliki sumur itu.22 Para fuqaha berbeda pendapat ukuran besarnya pinggir sumur itu. dan tempat tinggal. soal upah adalah soal moral. bahkan tidak bisa diterima. Ketiga. Bila orang kaya memboroskan uangnya dengan berjudi. Maka dengan pengeboran itu. seperti juga halnya di Jepang. penentuan ukurannya dengan akhir luas luapan air itu adalah bentuk pengukuran yang dapat dipergunakan. Para ahli falsafah Kristen termasuk Thomas Aquinas. Dan pandangan itu terutama berlaku di lingkungan dunia Islam.33 Kerisauan moral mengenai upah dinyatakan dalam tiga cara. bahkan di daerah perkotaan. Sekalipun sering terdapat perbedaan tingkat pendapatan yang cukup besar. sumur itu menjadi miliknya setelah ia selesai menuntaskan penggaliannya. ia dapat mencegah orang lain menggunakannya setelah ia mengambil air darinya. dan inilah yang menjadi alasan untuk mengharamkan riba. Sedangkan. dan menurut pandangan umum tidaklah adil. karena pada asalnya air itu belum memiliki status hukum. soal pembagian pendapatan yang wajar dipandang penting. Keadaan ini tidak menimbulkan rasa jengkel. rakyat mengharapkan agar si kaya tetap dapat menjadi teladan bagi si miskin. mereka dan orang lain mempunyai hak yang sama. jika ia menggalinya untuk kepentingan dirinya dan sebagai miliknya maka penggaliannya itu belum sampai menemukan air dan kepemilikannya atas sumur itu belum diakui. Abu Yusuf berpendapat bahwa luas pinggir sungai itu adalah seluas enam puluh cubit/depa. Menurut pendapat umum. la boleh menjualnya sebelum ia mengambil airnya. dan antara pendapatan dengan kegiatan kerja harus berkaitan. Sebagian mereka berpendapat bahwa sumur itu menjadi miliknya jika ia tinggal di situ. seharusnya upah itu cukup untuk memenuhi semua kebutuhan pokok. jika tidak ada maka penentuannya harus dengan landasan tertentu. Kekayaan bukanlah dosa. Semuanya itu dipandang sebagai hak asasi manusia. jika ia menggali-nya hingga ditemukannya air. Jika ada orang yang mengalahkannya sehingga orang 22 23 memperoleh banyak dukungan politik. batasnya adalah bagian akhir luapan air itu. serta orang yang paling dahulu mencapai sumur itu menjadi orang yang paling berhak atasnya. Sedangkan. ialah pertimbangan mengenai pendapatan. walaupun dia memakai perhiasan. Cit. berlainan halnya dengan di dunia Barat. Muhammad Baqir al Sadr. Menikmati pendapatan tanpa kerja dipandang tidak bermoral. bila soal upah sernata-mata ditentukan oleh gaya ekonomi yang abstrak saja. tingkah lakunya itu dapat merusak akhlak masyarakat dan menghancurkan nilai-nilai agama Islam. Sebagaimana habya jika ia memiliki barang tambang. sedangkan gaji tertinggi dibayarkan kepada orang yang menyandang gelar doktor. Op. barang itu tidak dipamerkannya secara mencolok mata. Imam Syafi'i berpendapat bahwa hal itu ditentukan oleh kebiasaan dalam masalah itu. Di lingkungan dunia Islam masalah moral jauh lebih dipentingkan daripada di dunia Barat. Tetapi di sini soal kegiatan masa kini kurang diperhatikan.

yang ingin mandiri dalam hal ekonomi di usia muda sebagaimana akan diperolehnya bila rnereka merantau ke wilayah Teluk Arab. Meskipun demikian di beberapa negara Islam. situasi makroekonominya lebih mantap. Dan jika menimbulkan kerugian. Mungkin banyak alasan untuk keadaan semacam ini. dan 30 itu dapat mengambil air dari sumurnya maka ia tidak dapat meminta kembali air itu. ulama yang lain berpendapat bahwa ia harus memberikannya kepada hewan. bukan tetumbuhan. Namun pada umumnya hubungan ketenagakerjaan tidak dilihat dari sudut konfrontasi antara para majikan dan karyawan. yang sudah ada urbanisasi buruh yang cukup besarjumlahnya.25 Pemberian kelebihan akan air ini dinilai dengan empat syarat. dibandingkan dengan di dunia Barat. kelebihan air di dalam sumur. kecuali di Mesir.a. dan laju inflasinya punjarang meningkat sampai angka 1 ke atas. namun mereka tidak memberikannya hingga mati. hewan itu dilarang untuk Ibid. serikat kerja itu menjalankan fungsi yang sangat mirip dengan serikat-serikat kerja di Eropa dan Amerika Serikat. jika hewan itu telah cukup diberikan minum dari salah satu dua sumur itu maka kewajiban bagi pemilik sumur yang lain menjadi gugur. Bahkan dalam hal ini pun. bukan tanaman dan tetumbuhan. Land reform telah menjadi pokok persoalan yang lebih besar daripada nasionalisasi industri di banyak negara Islam. 31 Adiwarman A Karim. Jika air itu tidak berlebih dari kebutuhannya maka ia tidak harus memberikan airnya kepada orang lain. biasanya di negara-negara Islam secara keseluruhan. dan mereka sudah merasa senang dengan upah rendah yang diterimanya di kota. Jika ia telah menimbanya. maka Allah swt akan menahan orang itu untuk mendapatkan kelebihan rahmat-Nya pada hari kiamat”. gerakan buruh di sini jauh kurang kuat dibandingkan dengan di dunia Barat. agar dalam menggiring hewan gembala itu ke sumurnya tidak menimbulkan kerugian. ia berkata bahwa Rasulullah saw. Jika mereka mendapatkan sumur umum yang lain. Maka secara umum faktor-faktor penawaran dan permintaan tampaknya tidak berperanan penting. Jika sumur itu secara hukum telah menjadi milik pribadinya. Kedua. Dan. “Siapa yang menahan kelebihan air untuk mengairi pepohonan. Keempat. menurut mazhab Syafi'i. baik bagi tanaman maupun bagi hewan-hewan gembala itu. pemilik sumur itu tidak harus memberikan air kepada para penggembala itu. mobilitas itu mungkin tidak didasarkan oleh faktor upah. maka pertentangan golongan ala Marx merupakan gagasan asing. kelebihan air tersebut salurannya bersambung ke padang gembala. 25 24 Ibid. . dan masih belum jelas apakah faktor-faktor itu akan berpengaruh besar di segi penawaran walaupun dapat mempengaruhi sisi permintaannya. Teori. dari Abu Hurairah. para penggembala itu tidak mendapatkan sumur yang lain. dan Turki. Abu Zinad meriwayatkan dari A'raj. Kedua.24 Hasan meriwayatkan bahwa seseorang mendatangi para pemilik air dan meminta diberikan minum. seperti misalnya hasrat anggota keluarga lebih muda. ia harus memberikan air itu untuk memberikan minum kepada hewan gembala. Sering terjadi pertentangan rnengenai hubungan perkotaan-pedesaan.182 Ekonomi Islam: Sejarah. bersabda. Sebagian hal ini menunjukkan usaha yang bersungguhsungguh untuk memelihara kestabilan fiskal. Jika setelah selesai mencukupi kebutuhannya terhadap air miliknya dan air tersebut masih bersisa. Cit. dan peranan serikat kerja itu pun berbeda dari yang biasanya diharapkan pengusaha Barat. pendapat Syafi'i yang meng-haruskan memberikan kelebihan itu kepada hewan bukan tetumbuhan adalah pendapat yang dipegang. Banyak pekerja di kota yang merasa bersyukur dapat melepaskan diri dari kerja keras mulai fajar sampai senja dengan upah kecil di sektor pertanian. yaitu: Pertama. dan pohon-pohon miliknya yang lain. Salah seorang peng-ikutnya. pohon kurmanya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 179 internasional. dan upah ditinjau kembali setiap 34 tahun. Karena sejumlah besar negara Islam tetap merupakan masyarakat pra-industri. yang jika tidak diberikan minum dapat menyebabkan kematiannya. menghukum mereka untuk membayar diyat orang itu. mengairi ladangnya. dan kebencian pekerja lebih diarahkan kepada para tuan tanah di pedalaman daripada ke para pengusaha perindustrian. ia tidak harus mem-berikannya. Seriientara. Kehadiran serikat kerja di sana merupakan suatu perkembangan yang relatif baru. ia tidak harus memberikannya kepada orang lain. Jika tidak dekat dengan padang gembala. Ketiga. Op. Kenyataan ini memberikan kesan bahwa lingkungan perekonomian di sana kurang berperanan dibandingkan di negara-negara perindustrian yang sudah maju. Melihat itu. dan gembala-gembala itu digiring ke sumur umum. Di banyak negara Islam gagasan kenaikan upah secara tahunan tidak ada.31 Penyesuaian masalah upah jarang dipandang sebagai suatu masalah politik dan kebanyakan karyawan tidak memandang para majikan sebagai suatu golongan yang bertentangan. sehingga sistem keuangan Islam tidak akan rusak. Hadits sahih diiriwayatkan oleh Imam Syal’i dalam Musniuhsya (382) dariAbu Hurairah.30 Tampaknya penyesuaian upah pun jarang terjadi di lingkungan dunia Islam. dan aimya secara pasti menjadi miliknya maka ia boleh menggunakannya untuk memberi minum gembalanya. Danjika sumuryang lainjuga milik pribadi maka masing-masmg kedua pemilik sumur itu harus memberikan kelebihan airnya kepada orang yang datang ke sumurnya. diantarnya ialah: Pertama. lalu Umar r. Sedangkan. Ini adalah hadits Muttafaq 'alaih. kecuali bagi orang yang amat membutuhkan untuk minum. yaitu Abu Ubaidah bin Jartsunah berpendapat bahwa kelebihan air yang ia nuliki itu tidak harus diberikan kepada hewan dan tetumbunan.

tetapi kurangnya mobilitas tenaga kerja dan struktur upah nampaknya kurang lentur dibandingkan dengan di dunia Barat.29 Dan. dan tampaknya jarang dilakukan tindakan efektifter hadap karyawan yang tidak saja mengabaikan tugasnya sendiri. antara kebiasaan yang terdapat di Amerika utara dan Eropa barat. dan ia haram untuk meminta harga atas air yang ia berikan itu. hewan-hewan gembala atau sekadar kecukupan mengairi. Farhad Nomani and Ali Rahmena. Maka pelaksanaan hukum Islam serta falsafah ekonomi Islam dalam bidang perusahaan skala besar merupakan suatu perkembangan yang relatifbaru pula. Bekerja pada suatu perusahaan seumur hidup. dengan ukuran tertentu. dan Indonesia yang membenarkan diadakannya peraturan umum (generalization) mengenai soal ketenagakerjaan di negara-negara tersebut. Pakistan. yang timbul akibat ajaran againa Islam. misalnya. yang memang kurang diteliti kecuali soal keuangannya. Tetapi banyak kemiripan dalam kebiasaan ketenagakerjaan di negara-negara Arab. Nabi Muhammad hidup di lingkungan masyarakat pra-industri. dan mempertahankan jumlah upah bersih (take-home pay) dalam hitungan nilai uang yang nyata. mungkin hanya mencerminkan perbedaan perkembangan perburuhan di negara-negara industri bersangkutan. Kurangnya mobilitas tenaga kerja. Bagi pengusaha Barat keadaan pasar tenaga kerja tampaknya sangat berbeda dengan di negerinya sendiri. baik negara 26 Islam maupun negara yang bukan Islam. dalarn masyarakat negara penghasil minyak di wilayah Teluk. Namun. 29 Ibid. namun ketentuan-ketentuan itu pun dapat ditafsirkan secara berlain-Iainan. lot. Teori ekonomi neo-klasik yang konvensional menyatakan bahwa upah ditentukan oleh interaksi antara penawaran dan permintaan di pasar tenaga kerja. Tetapi kenyataannya. misahya seukuran minum. Hanya dalam hal yang disebut belakangan inilah perbedaan upah dapat menyebabkan migrasi 27 28 Ibid. dianggap biasa. dan masalah penyelesaian upah masih merupakan masalah yang sangat kontroversial dalam kepustakaan ekonomi moderen.26 Pekerja/ Sumberdaya Manusia Walaupun dalam beberapa tahun belakangan ini teori keuangan Islam banyak diperhatikan di dunia Barat. deminikian pula dengan pemogokan sedangkan para karyawannya tampaknya lebih mengidentifikasikan dirinya pada perusahaan tempatnya bekerja. toleransi terhadap karyawan yang tidak bekerja giat. maupun yang tidak ahli. Sesungguhnya tidaklah mudah. Malaysia. jika salah satu syarat yang empat itu tidak terpenuhi. di dunia Islarn sendiri kehilahatanya faktor-faktor mikro dan rnakro ekonomi nampaknya kurang berperanan dalam soal penetapan upah. Jika keempat syarat ini terpenuhi maka pemilik sumur harus memberikan kelebihan air itu. Ini berarti jika ditawarkan upah yang lebih tinggi sebagai akibat kekurangan tenaga kerja.28 Bahkan di dunia Barat pun tidak ada kriterium yang diterima umum mengenai cara penetapan upah. Bagi seorang pengamat dari luar syarat-syarat kerja itu tampaknya agak serupa dengan di negara-negara Dunia Ketiga. sekalipun banyak perbedaan etnik dan kebudayaan. Perbedaan yang kita sadari. dalam agama Islam banyak hukum-hukum kegiatan ekonomi termasuk hubungan ketenagakerjaan. Cit. tidak akan terjadi perpindahan kerja untuk mengisi kekurangan itu. Dan. Iran. Para penggembala boleh meminta minum dari kelebihan air itu. dibandingkan dengan yang telah berlangsung dalam bidang penelitian lainnya. Memang dalam hukum syari'at ada beberapa ketentuan mengenai perlakuan terhadap karyawan. dan tarif upah yang berlaku di negaranegara yang kurang makmur dalam lingkungan dunia Islam. bahkan dalam karya penelitian. tetapi juga rnengganggu rekan-rekannya yang ingin melakukan tugasnya dengan giat. antara perusahaan yang satu ke perusahaan lainnya. dan munculnya perusahaan industri skala besar di dunia Islam merupakan suatu gejala yang relatif baru. Segi positifnya ialah jarang terdapat keresahan industri. untuk mengetahui pentingnya faktor-faktor keagamaan dan undang-undang ketenagakerjaan Islam. acapkali mengherankan seorang pengamat Barat. Teori. Namun kenyataan ini tidak dapat dijadikan bukti bahwa ciri-ciri keserupaan itu bersumber pada agama Islam. Bangladesh. ataupun perbedaan jenis pekerjaan yang satu ke jenis lainnya. hlm 104.cit. dan bukan merupakan perbedaan yang diakibatkan oleh faktor-faktor keagamaan. Turki. Maka diusahakanlah penyelesaian soal upah yang akan mengimbangi laju inflasi. dengan timbangan atau takaran. tetapi lebih menyerupai keadaan di Jepang.180 Ekonomi Islam: Sejarah. baik untuk tenaga ahli. melestarikan deferensial. Op. ia boleh meminta bayaran atas air yang ia berikan itu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 181 digiring ke sumur itu. . Hal tersebut jarang terjadi di Eropa Barat atau di AS. Sungguh sulit untuk menentukan ciri-ciri kebiasaan kerja di dunia Islam. Rodney Wilson. dan yang manakah yang merupakan kebiasaannya saja. iklim perekonomian umum sering lebih dipentingkan daripada faktor-faktor mikro ekonomi. ia tidak boleh menjual air itu dengan tanpa ada ukuran tertentu yang pasti. namun sesungguhnya. Sebaliknya.27 Memang dalam Al Qur'an dan sunnah kurang banyak bahan-bahan yang khusus mengatur soal ketenagakerjaan. Masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai soal hubungan ketenagakerjaan. dibandingkan dengan yang menyangkut segi lain dari kegiatan ekonomi. Rupanya upah tidaklah berfungsi sebagai isyarat pasaran efektif. kecuali dalam hal adanya perbedaan upah yang sangat besar.