P. 1
`Buku Ekonomi Islam LAYOUT OK

`Buku Ekonomi Islam LAYOUT OK

4.0

|Views: 6,948|Likes:
Published by alchaidar

More info:

Published by: alchaidar on Jul 30, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/23/2013

pdf

text

original

Sections

  • The Glory of the Past dalam Ekonomi Islam
  • Kebangkitan Pemikiran Ekonomi Islam
  • Filsafat Ekonomi Islam
  • Usaha Ekonomi
  • Hubungan Produksi: Kerja Sama
  • Perkembangan dan Pertumbuhan
  • Sejarah Ekonomi Islam Masa Rasulullah saw
  • Sejarah Ekonomi Islam Masa Khalifah
  • Umar bin Khattab (40 SH-23 H/584- 644 M)
  • Usman bin Affan (47 SH-35H/577-656 M)
  • Ali bin Abi Thalib (23 SH-40H/600-661 M)
  • Ekonomi Islam Pasca Kemerdekaan Republik Indonesia
  • Ekonomi Masa Kerajaan Islam Peureulak
  • Ekonomi Masa Kerajaan Islam Samudra Pasai
  • Mata Uang Dirham Pasai
  • Pelabuhan dan Perdagangan
  • Ekspor dan Impor
  • Pelaksanaan Ekonomi Masa Kerajaan Aceh Darussalam
  • Ekonomi Islam di Aceh Masa Kolonial Belanda
  • Ekonomi Islam di Aceh Masa Republik Indonesia
  • Syariah (Label ‘Syariah’ belum tentu Islam)
  • Teori Zakat, Infaq, dan Shadaqah
  • Kewajiban Berinfaq
  • Orientasi Infaq yang Dituntut
  • Harta Ghanimah, Salab, dan Fa’i
  • Ghanimah dan Fa’i
  • Salab
  • Teori Jizyah
  • Teori Riba (Bunga/Rente)
  • Kapitalisme
  • Teori-teori Modern tentang Bunga
  • Teori Nisbah
  • Teori Kredit dalam Islam
  • Dana Jangka Pendek
  • Teknik Alternatif Diterapkan untuk Kontrak Pembelian Kembali
  • Teknik Altematif Diterapkan untuk Kontrak Sewa Beli
  • Teori Bank Sentral Islam
  • Pakistan—Suatu Kegagalan
  • Di Mesir—Sedikit Berhasil
  • Keberhasilan Juga Menimbulkan Kegagalan
  • Pemerintah Memberi Dukungan Bank Sosial Nasser
  • Asas-asas Islam Berlaku Secara Ketat
  • Bermacam-macam Jasa Bank
  • Bank Islam Tidak Membahayakan Kedudukan Bank Komersial
  • Perbankan Islam Tidak Membahayakan Bank Komersial Nasional
  • Pasar Ekonomi Syariah
  • Teori Pasar
  • Bisnis Saham
  • Bursa Efek (Bisnis Mata Uang)
  • Instrumen Pasar Uang Syari’ah
  • Mekanisme Operasi Pasar Uang Syariah
  • Investasi Berjangka (Deposito)
  • Dari Rekening Lancar Tidak Diperoleh Imbalan
  • Dari Deposito Berjangka Diperoleh Laba
  • Krisis Moneter
  • Sarana Moneter yang Diperkenankan
  • Tanah sebagai Modal
  • Hukum Tata Negara dan Kepemimpinan
  • Bentuk Pengelolaan Tanah
  • Pinggir Tanah Mati yang Dikelola
  • Air yang Diekplorasi
  • Pekerja/ Sumberdaya Manusia

Ekonomi Islam

Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia
---$€£¥---

380

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Peran KUD dalam Produksi dan Pemasaran Kedelai di Kabupaten Aceh Utara. Pengabdian selama menjelang 20 tahun menjadi dosen di Universitas Malikussaleh, membuat namanya menjadi tokoh pengajar yang paling senior di lingkungan kampus. Prestasi demi prestasi telah ia raih, atas dasar hal tersebut ia terpilih sebagai Rektor Universitas Malikussaleh

Prof. Abdul Hadi Arifin, M.Si

---$€£¥---

Ekonomi Islam
Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Universitas Malikussaleh Press Cetakan I Februari 2008

Riwayat Penulis

379

Perpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan (KDT) Abdul Hadi Arifin Ekonomi Islam Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia Universitas Malikussaleh Press xix, 352 hlm; 25 cm ISBN 979-99786-2-9 1. Ekonomi 2. Islam 3. Konsep I. Judul Arifin, A. Hadi

||

Riwayat Penulis
bdul Hadi Arifin dilahirkan di Desa Sawang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara Propinsi Daerah Istimewa Aceh, pada tanggal 6 Juni 1959. Mama yang diberikan ketika lahir adalah Abdul Hadi, anak keempat dari Arifin (Ayah) dan Antikah (Ibu). Anak keempat dari delapan bersaudara ini menyelesaikan pendidikan Sekolah Dasar pada tahun 1973 di Desa Sawang, selanjutnya Sekolah Menengah Tingkat Pertama pada tahun 1976 di Langsa Aceh Timur. Pendidikan Sekolah Menengah Tingkat Atas ia selesaikan pada tahun 1979 di Lhokseumawe Aceh Utara. Memasuki jenjang perguruan tinggi, ia mendaftar dan diterima pada Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala, Jurusan llmu Ekonomi dan Studi Pembangunan hingga akhimya berhasil memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada tahun 1985. Pada tahun 1992 Abdul Hadi menempuh jenjang S2-nya di Program Pasca Sarjana Universitas Padjadjaran bandung, Jurusan llmu Ekonomi dan Akutansi, Program Studi llmu Ekonomi Koperasi. Sejak tahun 1986 hingga saat ini Abdul Hadi Arifin bekerja sebagai Dosen tetap pada Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh Lhokseumawe. Pada periode yang sama ia telah diberi kesempatan bekerja sebagai Peneliti pada Proyek Pengembangan Wilayah Loan Technical Assistance (PPW-LTA 77) di Lhokseumawe, kemudian sebagai Konsultan Ekonomi pada Small Town Sanitation Project di Lhokseumawe, pada Proyek Air Bersih IKK Lhoksukon-Lhoknibong Aceh, dan pada Community Water and Sanitation Project Bali-Sidoaijo. Abdul Hadi Arifin juga aktifdalam Organisasi Pemuda dan Organisasi Profesi. Pada Organisasi Pemuda pernah aktif menjadi Pengurus GEMA MKGR Cabang Lhokseumawe sebagi Sekretaris, di Organisasi Profesi pemah menjadi Pengurus 1SEI Cabang Lhokseumawe sebagai wakil Sekretaris. Abdul Hadi Arifin juga aktif dalam kegiatan penelitian. la pemah menjadi ketua team Peneliti Survey Potensi, Prospek dan Pengembangan Anyaman Pandan di Kabupaten Aceh Utara. Pernah juga menjabat Ketua Team Peneliti pada Survey Dampak Kopinkra Bina kerajinan pada anggota dan masyarakat Lingkungan di Kabupaten Aceh Utara dan Ketua Team Peneliti pada Survey

Universitas Malikussaleh: Jl. Tgk. Chik Ditiro No. 26, Lhokseumawe P.O. Box 141, Nanggroe Aceh Darussalam  +62-0645-41373-40915  +62-0645-44450 Unimal Press: Jl. Panglateh No. 10, Keude Aceh, Lhokseumawe 24351 Nanggroe Aceh Darussalam  +62-645-47146  +62-645-47512  unimalpress@unimal.ac.id  http://www.unimal.ac.id/unimalpress Jakarta Office; Jl. Garuda Blok CC No. 2 Perum Bojong Depok Baru II Sukahati – Cibinong Bogor - INDONESIA  +62-021-87914649  +62-021-87914649

Hak Cipta © 2006, Abdul Hadi Arifin

A

® All rights reserved
Ekonomi Islam Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia Editor: Apridar, Iskandar Zulkarnaen, Rasyidin, Fauzi, Elidar Sari Hak Penerbitan: Universitas Malikussaleh Press Design Cover, Layout & Cetak: Muhammad Muntasir, Hermandar Puteh Madani Press, PT Cetakan Pertama: November 2006 Cetakan Kedua: Februari 2008

No parts of this book may be reproduced by any means, electronic or mechanical, including photocopy, recording, or information storage and retrieval system, without permission in writing from the publisher.
Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi buku ini dengan cara apa pun, termasuk dengan cara penggunaan mesin fotokopi, tanpa izin sah dari penerbit

..................................................................................................644 M).78 .............. Teori.......................................................................76 Pelaksanaan Ekonomi Masa Kerajaan Aceh Darussalam .... 45 Ekonomi Islam Pasca Kemerdekaan Republik Indonesia.. 1 The Glory of the Past dalam Ekonomi Islam.....................................17 Bab II Sejarah Ekonomi Islam ......................... Bagan/Gambar.....................................................54 Bab IV Sejarah Ekonomi Islam di Aceh. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Isi v || Daftar Isi Daftar Isi .................. v Daftar Tabel..............................40 Ali bin Abi Thalib (23 SH-40H/600-661 M) ..........................................................................................................................30 Umar bin Khattab (40 SH-23 H/584...............................71 Ekspor dan Impor.................................42 Bab III Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia................... 7 Kebangkitan Pemikiran Ekonomi Islam ........................................................................................................24 Sejarah Ekonomi Islam Masa Khalifah....................................................................................................................................................................................................68 Pelabuhan dan Perdagangan......................................................................................................... 65 Ekonomi Masa Kerajaan Islam Peureulak.........................................................................378 Ekonomi Islam: Sejarah................................................................................. xvi Kata Pengantar .......................................................................................................................................32 Usman bin Affan (47 SH-35H/577-656 M).66 Ekonomi Masa Kerajaan Islam Samudra Pasai . xx Bagian Satu Bab I Pendahuluan.........67 Mata Uang Dirham Pasai ................................................11 Hubungan Produksi: Kerja Sama..........................................................................................................................................................................................16 Perkembangan dan Pertumbuhan........................................................ 9 Filsafat Ekonomi Islam.............................................. 23 Sejarah Ekonomi Islam Masa Rasulullah saw..................................................................................................................................10 Usaha Ekonomi ............. xiv Kata Pengantar ................. xii Daftar Istilah..........................................................

................................... 267...................115 Teknik Alternatif Diterapkan untuk Kontrak Pembelian Kembali.......... 226..................................122 Bermacam-macam Jasa Bank ... 277.. 109........................ xiv............. 103................................124 Perbankan Islam Tidak Membahayakan Bank Komersial Nasional ................................ 206......... 224............ 90......... 35.................... 228................................. 371 Zakat........................................................ 212. 108.. 214... Infaq..................................115 Teknik Altematif Diterapkan untuk Kontrak Sewa Beli ................ 225. 125.................................................. 92.................................. 205................................ 59...............154 Bursa Efek (Bisnis Mata Uang)............101 Salab ..... 80 Ekonomi Islam di Aceh Masa Republik Indonesia. 253................... 275.................................158 Dari Rekening Lancar Tidak Diperoleh Imbalan ................................................ 29...117 Teori Bank Sentral Islam...................................108 Teori-teori Modern tentang Bunga . 155....... Teori...................... 129 Teori Pasar.............................120 Keberhasilan Juga Menimbulkan Kegagalan...................124 Pasar Ekonomi Syariah .......................................................122 Asas-asas Islam Berlaku Secara Ketat..... 232.vi Ekonomi Islam: Sejarah.....................................................................................................................................157 Investasi Berjangka (Deposito).............139 Bisnis Saham....... 126.......... 90 Teori Zakat......................................... 94 Harta Ghanimah....... Salab........................ 233........ 203............... 57....................... 265.................................... 371 ---$€£¥--- .......................................................... 116... 157... 216........................... 230........ 97......................................................... 213..........................119 Di Mesir—Sedikit Berhasil ............. 85 Syariah (Label ‘Syariah’ belum tentu Islam). 97................... 202...... 204................. 166..........................158 Dari Deposito Berjangka Diperoleh Laba...... 215...........................................................................................................159 —Y— Yusuf Qardhawi................................ 370............................................ 206......... 227...................................... 91.. 117........... 254........................................................................................ 224..... 27............................................................... dan Shadaqah............................................... 130..... dan Fa’i...................................................................118 Pakistan—Suatu Kegagalan ...........................................125 Bab VI Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis ................ 278............ 229.......102 Teori Jizyah.... 266....... 158.................121 Pemerintah Memberi Dukungan Bank Sosial Nasser .. 92 Orientasi Infaq yang Dituntut. 354...............................................110 Teori Nisbah..155 Instrumen Pasar Uang Syari’ah ...... 197....................... 196.........................................114 Dana Jangka Pendek...156 Mekanisme Operasi Pasar Uang Syariah ...........123 Bank Islam Tidak Membahayakan Kedudukan Bank Komersial ........................................ 205..................... 61.............. 96........... 156...... 90 Kewajiban Berinfaq..... 231..... 114.........103 Kapitalisme............ 82 Bagian Dua Bab V Teori Ekonomi Islam ......... 30.. 8...................................101 Ghanimah dan Fa’i ............................................................................................................. 219... 92............102 Teori Riba (Bunga/Rente).... 113.... Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kesimpulan: Toward The Next Economy 377 Ekonomi Islam di Aceh Masa Kolonial Belanda...............................................113 Teori Kredit dalam Islam ....................................................................................................................................................................... 203.... 227 —Z— Zainul Arifin....

.......................................... 316................376 Ekonomi Islam: Sejarah........... xvi —T— tabdzir...................................................... 51 Sultan Alaad-Din Ri’ayat Syah... 53 Sutan Remy Sjahdeini...................................... 12........................ 203 Pengeluaran Zakat Pendapatan dan Gaji Bersih. 257.......................... 24.... 16 Sayyid Qutb............. 16......................................... 46...... 65 Wiryotirto...................... 215 Prinsip Rahn...... Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Isi vii —P— P.... vii........ 279 shadaqah.... Heilbroner................. 216 rahmatan lil 'alamin........... 297 takhsiniyyat........ 216........................................ 160. 168 Hukum Tata Negara dan Kepemimpinan ......... 195 Pandangan Fikih Tentang Penghasilan dan Profesi .... 48......... 201 Tinggal Satu Persoalan Lagi ................... 50 supply and demand....................... 132............ 155.................... 188........................... 189 Peran Wanita Dalam Barisan Kerja akan Bertambah .. 7... 355 wakaf....................... 198 Nisab Mata Penghasilan dan Profesi.................................... 90 Wakaf......... 197 Harta Penghasilan Menurut Para Sahabat dan Tabi'in .......... 188 Wanita di Lingkungan Kerja.................................... 206 Pemikiran Ilmuwan tentang Ekonomi Islam. 216 Prinsip Kafalah.. 366 Paul Wheatley........... 72........ 215 Prinsip Qard.......... 164 Bab VII Sumberdaya dalam Ekonomi Islam ........................................ 265 rahn. 97............ 190 Bidang Pertanian.................................. 234 Risalah Islamiyyah..... 12.................................. 310.................. 74 —Q— qard......... 176 Syeikh Muhammad Abid AsSindi............................................................. 278.. 6..... 106 Sayyid Abd Al-Qadir 'Audah.... 201 Umar bin Khattab. 371 Wan Hussein Azmi.............. 13 Sayyid Abul A’la Maududi................. 13............. 51 Syed Ameer Ali....................................................................................... 30... 71......................... 8............ 189....................... 238...... 49. 104 Suwandi.......................... 27. 73 Pakistan... 67. 50 Syarikat Dagang Islam (SDI)................................... 215 Prinsip Wadi’ah (Titipan)................. 126 Uka Tjandrasasmita............... 92. 8 —R— Raden Aria Wirajaatmadja.............................................................................. 249.................... 8 Robert L.... 49.. 180..... 255.. 70 Sumawardoyo......................................... 51 Tengku Lckman Sinar....................... 344 Sharf............ 170 Pinggir Tanah Mati yang Dikelola.......................... 210 Sistem Ekonomi Islam... 30..................... 368 —U— UBS......................... 32.. 59.... 174 Pekerja/ Sumberdaya Manusia ........ 77 ukhuwah Islamiyah................. 93..................................... 31 Syeikh Mahmud Ahmad.............. 101....................... 173 Air yang Diekplorasi .. 30......................... 32................................... 369 —W— Wadi’ah.............. 50 rahin............. 32..... 24.... 284. 70................... 214 Sewa dan Sewa-Beli ................. 51 Sukir..................... 266........... 26 Usman bin Affan............................. 36.................... 45 Umar Bin Abdul Aziz................................ 212 Prinsip Jual Beli ............................. 68. 173 UUD 1945.. 363 Umer Chapra. Teori.............. vii. 231. 216 Rahn......... 120....................... 208 Suropranoto. 149..... 216 Prinsip Wakalah ........ 25 Soedjito Sosrodihardjo.............................. 38.......... 256.. 277. 109.. 82 Teuku Ibrahim Alfian..... 2 —S— sanad.......... 188 Disediakan Lembaga Terpisah untuk Wanita........... 12............................. 96....... 50............ 326... 50 Susanto Tirtoprodjo........... 205 Besar Zakat Penghasilan dan Sejenisnya .......................... 202 Cara Pengeluaran Zakat Harta Penghasilan....... 240.. 62 Syeikh Nasir Ahmad.. 167 Tanah sebagai Modal........ 46................................... 195 Pendapat Para Ulama Fikih ................................................. 230.. 216 ratbah.............. 190 Sistem Koperasi.......... 110 Syirkah................................. 171........... 109............................................... 119...... 148..... 197 Mencari Pendapat yang Lebih Kuat tentang Zakat Profesi.................. vii............... 88.................. 11 Qirad........................ 70............. 39 rikaz... 215.... 40 usyr................................... 192 Bagian Tiga Bab VIII Konsep-Konsep Ekonomi Islam ........................... 188 Pendidikan pun akan Diselenggarakan Secara Terpisah ......................... 207 Filsafat Ekonomi Islam......... 217 Shibli Nu’mani... 213 Macam-macam Jual-Beli .......... 169 Bentuk Pengelolaan Tanah........ 238........ 209 Tamat Jaya............. 366...................... 27.......................... 281............ 121............... xvi.... xvi Qiyas.... 37.......................... 264................... 50 Krisis Moneter........ 176................................................................. 180 Kenaikan Pangkat Atas Dasar Masa Dinas .......... 196 Gaji dan Upah adalah Harta Pendapatan. de Roo de la Faille.... 48 Sultan Hasanuddin......... 254 qath'i.. 213........................ 370. 160 Sarana Moneter yang Diperkenankan . 216 .................................

... 265 M............................... 295................217 Bai' al-Murabahah.... 200 mujtahid. 255... 109 majhul....................... 166....... 216.............. 364 Mohammad Said................ 88.............................. vii......... 58........... 87...... 50 jizyah.. 252............... Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kesimpulan: Toward The Next Economy 375 Prinsip Hawalah .......243 Pengusaha: Produsen dan Pedagang.... 266...... 23 muamalah........ 351.............. 39. 217........... 298...227 Zakat Pertanian .......... 39.............. 214.266 Pengusaha Kecil dalam Sistem Ekonomi Syariah......................................... 109...................... 7..267 Kerjasama Ekonomi Syari’ah (Kasus Malaysia dan Jepang)....... 206.......228 Zakat Penghasilan ...... 220.............. 189....... 26............................ 42.......................................... 211................... 63.......... 89................ 122................................ 367 Khulafaurasyidin..................... 327... Luthfi Hamidi................ 202........257 Tujuan Bank Syariah ...................................................................... 103........................... ix......246 Perbankan Islam........... 47.................... 103. 115.................. 216.. 219........................................ 211.... 47.. 102.......... 367 Muhammad saw. 265 Muhammad Baqir al Sadr. 30 kifayah.................. 133.... 214........................ 172... 156.....217 Prinsip Ju’alah ..249 Berdirinya Bank Syariah di Indonesia............ 114............... 114.....221 Jual-Beli Masa Depan tidak Dibenarkan Agama Islam .......... 117..................240 Bagi Hasil ......... 287.................. 118. 329........................ 263............................. 125............... 212..... 11 —L— Letter of Credit (L/C). 212..................... Metwally.... 108 Ju’alah................................................... 216 musyarakah.. 221............................................. 7....................274 Zakat........... 158............ 24 Muhammad al Mubarak. 213........ 17 Manuel Godinho de Eradia...229 Zakat Barang Temuan (Tambang). 7 muamaalah.. 55 Muhammad Nejatullah Siddiqi........217 Prinsip Sharf.. 356 Musyarakah.......... 173.....................................242 Konsumen .............. 111................... 71 —K— kafalah. 86.. Manan....... 220..............220 Jaminan Masa Depan dan Risiko Kurs Mata Uang ...... 34......... Abd.... 5............. 165. Teori................... 33................. 290.........................218 Murabahah...... 289.......................... 115..224 Zakat Fithrah ....... 338............. 57............................................... 23 Khumus.................................... 303........ 59... 289.......................... 175 Malik ben Nabi........ 190...... 39... 251..................... 87............. 112................................221 Sekarang Jual-beli Masa Depan Dapat Dihalalkan Bila Ada Unsur Kepastian ....260 Baitul Maal wa Tamwil.. 301. 308.................... 135............................274 Keuangan Negara.... 237 Tujuan Sistem Ekonomi ......... 87. 217 Julius Pour........................... Majid.... 240.263 Peranan Pemerintah.............................. 222... 339.......... 199 muqayyadah...... 8........ 86..................... 34........... 10......... 120....... 51 Mesir........... 171... 148... 257....................................... 212...................... 262........... 216........ 3... 11...... 81.... 90......... 86.. 200 mudarabah....M................ 182... 138 M.................... 294...... 36.................. 37...275 Jarmani.................... 196....... 28..... 82 ....... 217..... 119...271 Sistem Ekonomi Islam dan Beberapa Aspek Khusus ..........220 Bait bi Tsaman ‘Ajil (Leasing)........ 217............... 117.......... 357 Mu'awiyah bin Abi Sufyan.....................viii Ekonomi Islam: Sejarah. Shabri H....... 209................................. 115............258 Ciri-ciri Bank Syariah................. 307....... 43.............................230 Zakat Perdagangan ...219 Musyarakah......... 61 M....................... 1....... 265 mutlaqah.231 Bab IX Sistem Ekonomi Syariah................ 178 Muhammad Husain Haekal................................. 247....................... 252...............................................................................223 Konsepsi Zakat........... 207..... 214............. 108.................. 288......... 296............................................... 163.. 220.................. 37..... 184.. 115 —M— M.......................... 39........... 124...... 252 M..................... 85........................ 216 kaffarat....265 Mata Uang Dinar....... 304..... 191 —N— nation state.......................... vii............ 102..... 116..... 61........................................... 155................ 296..... 220. 30........................ 266 murabahah... 154........ 215........................ 343..... Umar Chapra... 292....... 174... 204.............................. 193...... 109 M.................................. 77 Martodikoro................ 210 Mabid Mahmoud...... 41................. Fahim Khan............... 35..................................................................... 33 Muhammad Ismail Yusanto....275 Cakupan Zakat... 354 murtahin...................... 159. 30 Karl Marx........ 114................ 299 muzara'ah........................................ 114...........A................222 Biasanya Jual Beli Masa Depan Dihindari................... 167 kharaj.. 256................................ 314..... 253..................................................238 Pemilik ....... 54................... 218......... 203.... 253.................. 294............................... 365 Muhammad SAW........................... 45............... 114............................................. 278 Kharaj..... 343 Muhammad Abdul Mannan..244 Peranan Negara................ 81...... 211..................... 149. 147.... 106............. 80 mua’malat... 224....... 17.............217 Bai' as-Salam......... 15....

50 G........... 216 homoeconomicus........ 332 Sistem Koperasi............. 217.......................... 229 Ibnu Khaldun.. 46 Doty Damayanti........... 78 —E— Eleanor Selling.............. 117............................................ 34.............. 131...................... 273.................................................................................. 47 Ibrahim At-Tahawi......... 51 hajiat......................... 171.. 78............................... 1 Isthmian Age.................... 90. 8 Istislah.................. 25 Heri Sudarsono........................................ 37... 12.................. 49..A.............. 285....... 278 Ijtihad............ 294 Imam Shuyuti........................ 130 Istishab.... 7.......................................... 340 . 117......... 364................................................ 305 Investasi saham sesuai syariah di pasar modal............... 260....... 3. 200................. 339 BNI Dana Syariah .... 365 Bank Sentral..................... 324 Tenaga Kerja...................374 Ekonomi Islam: Sejarah. 302 Asal Mula Asuransi Syariah ........................ 198... 40................... 91............. 336 Reksadana Syariah Pengertian Dan Definisi Reksadana Syariah......... 318 Jenis kegiatan agroindustri di Kalimantan Barat: ....... 298.. 197.. 31.... 81 Futuh al-Buldan....................................... 33........ 17.. 371 berley.................................................. 221 Isaac Newton........... 123..................... 266............... 55......................... Cokroaminoto................................. 333 Ekonomi Ribawi ..... 148.... 302 Antara Akad-Akad Islam Dengan Sistem Asuransi............. 319 Bagian Empat Bab XI Aplikasi Ekonomi Islam di Indonesia..... 287 Bab X Investasi Dalam Ekonomi Islam ................................................................ 53 HSBC.................................................. 170................ 88...................... 15.................................................. 178 Iqtishad........ 4 —H— hablunminannas................ 339 BNI Danaplus Syariah...................... 257.................................. 51...... 126.......... 164...... 51 Chase Manhattan Bank. 365 Bank Sosial Nasser........... 125......... 59............................. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Isi ix —B— Bai' as-Salam..... 90........................... 77 —F— Fadhlullah Jamil........ 364...... 31 Imam Syafi'i........................ 278 Warisan. 56............. 143................................ 62...................................................... 132 hibah. 299 Al-Mudharabah Muqayyadah on Balance Sheet.... Teori........... 58.............................. 50.................................................... 213............ 74 istikhlaf. 40................................................................... 35.............. 363............................... 263.............. 208.... 12......... 129 Haji Samanhudi... 258.......... 341...................... Parwez.............. 149... 8 —J— Jama'at al-Islami..... 300 Penyaluran Dana ........ 199............ 283 Perbankan Tanpa Bunga .. 354.... 55.. 220 Ijma'........... 76.............................. 301 ijirawa iktina... 171..... 277 Zakat Hasil Pertanian dan Hasil Tambang .......................... 18 Tarif................ 209 Hardjosumarto.... 325 Kenaikan Pangkat Atas Dasar Masa Dinas ........ 209 Ibnu Taymiyah. 126 BUSTANUS SALATIN.............. 12 Jaques Austruy........... 321 Bank Muamalah .............................................................................. 41. 297 Tabungan bagi hasil (Mudharabah)........ 304 Pembicaraan Pertama Asuransi dalam Kitab Klasik ............................... 47............... 8 ijtihad............. Kartasapoetra......... 305 Berasuransi Syariah Mengamalkan Hadits Ukhuwah......................... 101...... 279 Asuransi .............. 49.................. 169............. 58......... vi......... 366 Irfan Mahmud Ra’na........................... 215. 28 —G— G... 126 —D— darruriyyah......... 92........................... 220 Baitul Maal.... 118...... 13 Gunnard Myrdal.................... 252....... 154...... 42....... vi..... 263..... 364......... 43. 298 Al-Mudharabah Mutlaqah ................ 357............ 321 Konferensi Internasional. 124 Bank Syariah.............................. 363 Imam Malik......... 264. 30.......... 165..... ix............ 199. 316 Kebijakan Fiskal........................................ 209 Denys Lombard....... 16............................ 276 Penyaluran Zakat...................................... 4 HOS........................ 108....... 103......................................... 51 Hawalah. 107.... 344...................... 257 —I— Ibnu Abbas....... vii... 8................ 30.................. 18 ijarah.. 218 Bait bi Tsaman ‘Ajil......... 335 Nilai Mata Uang. 122....... 265...................... 8............... 79 dereuham.................. 316 Reksadana Syariah ... 214............................. 27 BNP Paribas SA.......... 78 —C— Centraal Sjarikat Islam (CSI).............. 282 Perbankan .............. 53 Charles Issawi.. 188. 317 Peluang Investasi Agroindustri..................... 300 Al-Mudharabah Muqayyadah off Balance Sheet ................................................. 77........ 339 Jenis Reksadana Syariah ........................ 301 Asuransi Syariah. 279 Uang dan Perbankan ... 252 Hazrat Anat............... 155..... 108..................................... 118....... 129......... 279 Jaminan Sosial dan Asuransi.................. 304 Mencari Alternatif Asuransi Islami ........................... 52..............................

..... 48.... 13................... 14 Abdullah bin Mas'ud..... 171...... 61... 196........ 238 Abu Bakar Siddiq.................... 100. 30 Abu Hanifah......351 Mudharabah Muqayyadah Kredit Konsumtif .................. 368........... 230....... 11. 260......... 15......... 169. 25...... xx. 134........................................ 148....... 259........ 85.................. 47.. 260 Armando Cortesao...... 37 Abduul Hamid Ahmad...... 190. 190...... Hasjmy................ 31........ 191..... 122..... 201. 49............... 2. 369 Abd... 118.................. 30...................... 148.....345 Faktor-Faktor Penyebab ... 81.......... 224......... 42.. 200 ama'ah.... 88.x Ekonomi Islam: Sejarah....... 95.............. 118............... 87............... 170.... 26 ... 139. 211... 41......................... 356 Al-Musyarakah... 26............ 359 aqidah................................ Sebuah Harapan .. 37...... 130... 169........ 351 Al-Murabahah... 39............. 241............... 142............ 192....340 Regulasi Sistem Ekonomi Syari’ah..363 Media Massa............ 29..... 24........ 213.. 33..... 91............ 24 al-Diwan.. 83.. 174........ Qadir ‘Audah...... 32..... 199 Abdullah Mustofa al Marghi. 15......... 246 Abu Sulamiman..... 210 Adiwarman A Karim................. 14... 373 Riwayat Penulis........ 365.......... 214..... 39 Allah............ 38......... 37 Ali Aswaf................. 177.... 17..... 36............... Saefuddin............................ 93..... 105........ 36.................. 179...341 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia........................ 7............. 243....... 259....... 8.............. 277. 27.. 182 Agustianto.......355 Al-Musyarakah ........ 24...... 3. 267 Abu Mu’aim.. 356 al-Muwaththa.... 265 Ali bin Abi Thalib. 307....... 14 Anthony Gidden. 7............ 34.............. 43. 66... 240.. 312..... 207... 98. 16... 99.. 165.. 173... 206........... 16. 210....... 366..... 91.....355 Prinsip bagi hasil (Profit-sharing) Al-Mudharabah ........ 56..346 Prinsip-prinsip Untuk Merespon................... 132.. 218.................. 81......... 82............ 168.. 42.. 308.................................. 107. 102..... 97..348 Rekomendasi Spesifik ...... 379 ---$€£¥--- || Indeks —A— A.......... 3 al-‘Uqaili................ 265...... 86..... 24.......... 172... 32... 43 al-Kharaj.. 14.... 366 Abu Aiman............. 126......349 Asuransi Islam di Indonesia .. 367 Ahmad Husaini... 16 Abul Hasan Ali Nadwi......... 143...... 106. 92....... 27 Adam Smith........ 42...372 Indeks ........... 359 Daftar Pustaka ... 363.......... 231 Abu Hurairah................ 90.. 179............. 363 Buku/ Artikel. 137..... 101..... 14 Abdul Hadi Arifin........................... 135..... 9...................................... 28... 46............. 85.......356 Prinsip Al-Murabahah .. 171.............357 Kesimpulan: Toward The Next Economy.... 13............ 65......... 1. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kesimpulan: Toward The Next Economy 373 Keuntungan Berinvestasi di BNI Reksadana Syariah.. 12............... 146. 123..........354 Prinsip titipan atau simpanan—Al-Wadi’ah .. 139.. 96..... 39 Abdurahman bin Ubaid al Qari..... 24 Abu Sulaiman.... 242....................... 345 Bidang-bidang Investasi Syariah di Indonesia . 297... 10. 226... 278... 82 Abdul Hamid Abu Sulaiman. 23..341 Bank Sentral Islam.. 140.. 5. 146.. 20........... 209... 155.......... 174............ 103.. 249............ 54............. 144.... 94.. 104........356 Perbedaan Bank Syariah ......... 241..... 76 Aunur Rahim Faqih............... 40...... 223 Ahmad M................ 24..... 26................ 39..... 178..... 334....... 87............... Teori.....

sixth Edition. ---$€£¥--- . Judul Aslinya. Senin 3 Desember 2001. ‘Comparative Politics. Van Hoeve. 2 Juli 1953. Judul Asli: ‘Islamic Business Theory and Practice: Special Report No. Pikiran Rakyat. Kompas. (London WIA IDW. Waspada. alih bahasa Ahmad S. Republika .T. 1988). 2002). Media Massa Kompas. 18 April 2006. Abdul Qadim.) “Bisnis Menurut Islam: Teori dan Praktek” (Jakarta: PT. Macridis & Bernrd E. Sistem Keuangan di Negara Khilafah. United Kingdom). 3 tahun IX. edisi 1 Agustus 2001. 6 Mei 2003. Tegas. 221’. (Bogor: Pustaka Thariqul Izzah. Pikiran Rakyat Cyber Media. Immanuel. 15 Maret 2006. cet. Rabu. 14 Maret 2003 Kompas.372 Ekonomi Islam: Sejarah. Rodney. “Suku Bunga Dalam Perspektif Yunani”. “Ketergantungan Ekonomi Dunia Kapitalis”. Roy C. Tempo Interaktif. Jumat. Salim. Intermasa. 1992). Jakarta. Zallum. dkk. Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia tahun 2004. 2002. 26 September 2003 Sabili. (Jakarta: Erlangga. Ichtiar Baru. i. PT. (terj. Teori. Brown. Wallerstein. Wilson. diterbitkan oleh The Economist Publications Ltd. 29 Maret 2003. (Al Amwal fi Daulah Al Khilafah). dalam buku ‘Perbandingan Politik’. Ensiklopedi Hukum Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Isi xi Tim Redaksi (1994). No. alihbahasa: J.

Doktrin Ekonomi Islam. (Jakarta: Bangkit Daya Insana. “The Economic Enterprise in Islam”. Permono. Yusuf. Subhani. “Modul Manajemen Zakat”. Etika dim Ilmu Ekonomi. “Konsep Ekonomi Islam: Suatu Pengantar”. Foregn Exchange Market. Inc. Rodriguez. 1995). Metwally. Lahore. Muhammad Nejatullah (1972). 1995). Telaah Analitik terhadap Fungsi Sistem Ekonomi Islam (terj).. Pengantar dan Penterjemah M. Irfan Mahmud. Pinbuk. (Yogyakarta: Pustaka Firdaus. 2004). Lembaga Islam untuk Penelitian dan Pengembangan Masyarakat_LIPPM. Sjechul Hadi. Islamic Publication. Litera Antarnusa. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Soedradjat. Teori. Muhammad Nejatullah.. 198. M. Ar Risalah. Irawan D. (Jakarta: 1990). Rahman. 1999). 1981. (terj). ”Debat Ekonomi ISEI 2004. Penerjemah Soeroyo dan Nastangin. Heinz Riehl and Rita M. Jakarta: LP3ES.xii Ekonomi Islam: Sejarah.1996). Pustaka Firdaus. Penerjemah Soeroyo dan Nastangin. Infaq dan Shadaqah DKI. Karnaen A. Zainul Arifin. Dana Bhakti Wakaf. Islamabad. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. Ja'far. Rahman. Minhajul Qashidin. Ekonomi Islam. Islamic Studies. Hukum Zakat. Pangestu. Ibnu (1997). Rikza. Sumber-suber Penggalian Zakat. (Jakarta: 1986). Qardawi. Litera Antarnusa..M.M. Pustaka AI-Kautsar. “Embrio Asuransi Syariah”. (Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf.. (Jakarta: 1991). Teory dan Model Ekonomi Islam. Yusuf. Doktrin Ekonomi Islam. No. “Penerapan Petunjuk Al-Qur’an Pada Produk Perbankan”. Fazlur. . Heri. Qudamah. Pemikiran Ekonomi Islam. McGraw-Hill. Mari E. Sejarah Kehidupan Rasulullah saw. Hukum Zakat. Surabaya. Myrdal. Teori dan Model Ekonomi Islam. Husein Sawit. (Jakarta: Pustaka Firdaus. 1995). 1995). “Ekonomic Principles of Islami”. Objektivitas Penelitian Sosial. Dec 2004 Ditulis kembali dari makalah DR. M. Pustaka Alvabet. (Jakarta: 1991) lihat juga dalam Irawan D. Siddiqi. Bandung: Mizan. 90 dalam Monzer Kahf.. Sudarsono. Ra’na. Syed Nawab Haider. “Modul Manajemen Zakat”. Jalan Orang-Orang yang Mendapat Petunjuk. (Jakarta: Lentera. Siddiqi. Gunnard. Fazlur.” Economic Review Journal. Fazlur. Rahman. Bagan/Gambar Tabel No.. 1977. 1982. (Jakarta: Bangkit Daya Insani. ke-3). Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Judul Tabel Perkembangan Pemikiran Ekonomi Islam Sumber-sumber Pendapatan pada Masa Rasulullah saw Pengeluaran untuk Tunjangan Hidup Masa Pemerintahan Nabi/Sahabat Subsidi dalam tahun (jumlah dalam gulden) Daftar Standarisasi Zakat Fitrah Perkembangan jaringan Kantor Perbankan Syariah Perkembangan Pangsa Kegiatan Usaha Perbankan Syariah terhadap Perbankan Nasional (%) Ketentuan Bank Syariah Lembaga-lembaga Keuangan Islam Kelebihan dan Kelemahan Bank Syariah Maulan. PK_ Sejahtera Online. Metwally. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Pustaka 371 || Daftar Tabel.. hlm. Rekomendasi dan Pedoman Pelaksanaan Zakat (Jakarta: Badan Amil Zakat. (Jakarta: 2005). 1985. (Yogyakarta: Ekonisia. Pinbuk. (Yogyakarta: 1995). Qardhawi. Soedradjat. A Guide to Foreign Currency Operations. Nagvi. Permataatmaja.

Association of Muslim Social Scientist. The Economic System of Islam. Sudarsono. Muhammad Abdul. Third National Seminarr. 1987. (Yogyakarta. 1976). Teori. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Tabel/Bagan/Gambar xii i Mahmoud. Chapra. Islamic Economic Systems. Islam and the Theory of Interest with an Introduction by Sulaiman Nadvi. ). Qureshi. (Yogyakarta: Ekonesia. Heri. (Kuala Lumpur: Business Infonnation Press. Konsep Ekonomi Islam:Suatu Pengantar. (al-Qahirah: 1966). 1998). (Yogyakarta: Ekonesia. Konsep Ekonomi Islam:Suatu Pengantar. Ma’rikat al Islam wa’l-ra’s Maliyah. Maraqhi. (Makka. Qutb. Teori dan Praktek Ekonomi Islam. M. Judul Aslinya: ‘Malaamihu Al Mujtama’ Al Muslim Alladzii Nansyuduh’ Cairo: Maktabah Wahbah. Farhad and Ali Rahmena.). (Indiana: May 1974). (Makka.) “Sistem Masyarakat Islam dalam Al-Qur’an dan Sunnah” (Solo: Citra Islam Press. Oktober 2006." in Ausaf Ahmad and Kazim Raza Awan (ed. Makalah Ekonomi Islam: Antara Wacana dan Realita . Some Aspects of the Islamic Economy. Siddiqi. 1977). (Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf. Saudi Arabia: IRTI-IDB. 250. (Lahore: Muhammad Ashraf. (London: 1970). The Politics of Central Bank. Lectures on Islamic Economics. Irfan Syauqi. 2004). Pemikiran Ekonomi Islam. Paper Presented at the First Word Coference on Muslim Education. Msc. 2001). Paper Presented at the First International Conference on Islamic Economics. (Lahore: Islamic Publication. Sudarsono. 1997) hlm. Bagan/Gambar No. Khan. (London and New York: Routledge. Mabid. LIPPM. Sayyid. Proceeding. M. Papers and Proceeding on an Intemational Seminar on Teaching Islamic Economics for University Teachers". Anwar Iqbal. Heri. Abdullah Mustofa al.370 Ekonomi Islam: Sejarah. LKPSM. “Some Conseptual and Practical Aspects of Interets Free Banking”. Islamic Culture Centre. Beik. Muhammad Nejatullah. Muhammad Nejatullah. (Jakarta: 1986). “Teaching of Economics at the University Level in Muslim Countries: The Callenge of Alien Concepts and the Formulation of Islamic Concepts”. Muhammad. Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Judul Bagan/Gambar Perbandingan Sistem Ekonomi Sosialis. 1970). Fahim. Muhammad Nejatullah. Yusuf (terj.. Siddiqi. Umar. Siddiqi. Power Rationing and al-Zakat” dalam Gary. 1995). Mannan. Qardhawi. Robert Elgie dan Helen Thompson. 1993). Pakar-Pakar Fiqh Sepanjang Sejarah. “Friction. "Theory of Consumer Behavior in Islamic Perspective. Uzair. 2004) Nomani. Islam dan Kapitalis Pilihan Konsumer dalam pengalokasi Sumber Intervensi Pasar Skema Bai' al-Murabahah Metode Penyaluran Dana Bank Syariah Struktur Organisasi Bank Muamalat Indonesia Karakteristik Operasional Perbankan Syariah ---$€£¥--- .

Rahman. The Economic System of Islam. . Sinar. Fazlur. Islamic Studies. M. (Bandung: Al Ma’arif.. Hasjmy. 1971). Chaidar. Metwally. Kartasapoetra. (Jakarta: Yayasan Soko Guru. utang atau barang Sanksi/ hukuman (denda) Status sumber air atau tanah yang sudah dikelola manusia Bagian perolehan harta yang harus dikeluarkan Tanggungjawab bersama Tidak dikenal (istilah dalam ilmu hadits) Kerjasama mutualistis kafalah kaffarat kharaj Khumus kifayah majhul muamalah Hurgronje. Aceh Sepanjang Abad. Husein Sawit. Sejenis gandum Kebutuhan pokok Dirham kerajaan Aceh Harta rampasan perang tanpa pertempuran. Darul Falah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Pustaka 369 || Daftar Istilah Istilah al-Diwan al-Muwaththa Bai' as-Salam Bai' bi Tsaman ‘Ajil Baitul Maal Bank Syariah berley darruriyyah dereuham Fa'i Ghanimah hablunminannas hajiat Hawalah Hazrat Anat hibah ijarah ijirawa iktina Ijma' ijtihad Infaq Iqtishad istikhlaf Istishab Istislah jizyah Ju’alah Arti Lembaga keuangan negara untuk menjamin angkatan perang/ lainnya Kitab hadits tulisan Imam Malik Pemesan barang menyerahkan uangnya di tempat akad = Leasing (pembelian dengan cara angsur dibiayai oleh pihak lain) Lembaga keuangan Islam di bawah pemerintahan negara Islam Bank dengan bunga 0%. (Bandung: Al Ma’arif. 1981). (Jakarta: 1990). Pustakan Utama Grafiti.xiv Ekonomi Islam: Sejarah. Pustaka Firdaus. “Hubungan Kerajaan Aceh Darussalam dengan Kerajaan Islam Haru”. Chapra. Islamic Culture Centre. pasal 6-7. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Jejak-jejak Ekonomi Syariah. Hasjmy. M. Teori. Islamic Economics: Theory and Practice. (Jakarta: 1999). Keputusan Sidang Pleno DPRD Aceh tanggal 13 Agustus 1950. dalam A. 1985). 9. Fadhlullah. Husaini. Pengantar dan Penterjemah M. (Rineka Cipta. 1990). G. Umar. UUPA. M. Luthfi. Jakarta: 1984). Pustaka Firdaus. hlm.M. 2003). Irfan Mahmud. Sejarah Aceh Sebuah Gugatan Terhadap Tradisi. pasal 125 ayat 1 dan 2. LIPPM. (Jakarta: Bangkit Daya Insana. Siddiqi. (Jakarta: Grafiti. Manan. Teori dan Model Ekonomi Islam. Koperasi Indonesia yang Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”. Ra’na. eds. 1995). Sjahdeini. Nazaruddin. (Medan: Waspada. 1997).. Ra’na. (Jakarta: 1986). (Jakarta: Senayan Abadi Publishing. Harta rampasan perang melalui pertempuran. Tengku Lukman. M. Pemikiran Ekonomi Islam. (Jakarta: 1990). Irfan Mahmud. 1981) Jamil. Ahmad. Sutan Remy. Bab III. Perbankan Islam dan Kedudukannya dalam Tata Hukum Perbankan Indonesia. 38 Tahun 1999. al-Ilm wal-mal fil Islam. Sulaiman. Bab XVII. Sjamsuddin. 1981). Kartosoewirjo.. (Jakarta: 1999). Islamabad. 1970). Undang-Undang Republik Indonesia No. Muhammad Nejatullah. (London: 1970).. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Perekonomian Amanah Salah satu prinsip hukum ekonomi Islam selain istislah dan istikhlaf Salah satu prinsip hukum ekonomi Islam selain istihab dan istikhlaf Pajak bagi non muslim di negara Islam Kontrak di mana pihak pertama menjanjikan imbalan tertentu kepada pihak kedua atas pelaksanaan suatu tugas/pelayanan yang dilakukan oleh pihak kedua untuk kepentingan pihak pertama. “Ekonomic Principles of Islami”. M. Hubungan antar manusia Kebutuhan sekunder Akad pemindahan utang/ piutang suatu pihak kepada pihak lain Kepala suku (pemimpin kaum) Pemberian cuma-cuma Sewa beli Kontrak pengadaan dan penyewaan Kesepakatan para ulama Pendapat ahli tentang suatu masalah (agama) Pengeluaran yang berasal dari sebagian penghasilan (hukumnya sunah). (al Qahirah: Dar al-Tahrir Lil Tiba’ah wal Nashr. Pemberontakan Kaum Republik: Kasus Darul Islam Aceh. dalam A. Al. (Lahore: Muhammad Ashraf. Pemikiran Politik Proklamator Negara Islam Indonesia SM. Isa. Memasukkan tanggungjawab seseorang ke dalam tanggungjawab orang lain dalam suatu tuntunan umum dalam masalah nyawa.A. Mohammad. Said. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. (Jakarta: Sinar Harapan. Snouck. Hamidi. Aceh di Mata Kolonial.

Hasjmy. Kerajaan Aceh. (Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka. Doty.49-50. (ed. Groeneveldt. Thesis Ph. 1981). (ed. “Islam di Aceh Masuk dan Berkembangnya Hingga Abad XVI”. 1978. dalam Ali Hasjmi. Wan Hussein. (Selangor: Pustaka Sarjana. Lihat Lim Heng Kow. (Jakarta: Ichtiar Van Hoeve. The Suma Oriental of Tome Pires. dalam: Hasan Muarif Ambary dan Bachtiar Ali (ed. “Description of Malacca and Meridional India and Cathay”. 15 November 2003. 6 Mei 2003. Transaksi pertukaran antara emas dengan perak atau pertukaran valuta asing Kerjasama usaha Pemborosan/ ekonomi biaya tinggi Kebutuhan mewah (lux) Persudaraan umat Islam Status sumber air atau tanah yang belum ada campur tangan/ dikelola manusia Sistem penitipan barang Sumbangan berupa tanah/ barang untuk kepentingan umum Pengeluaran yang berasal dari sebagian penghasilan (hukumnya wajib). (Jakarta: Balai Pustaka. “Adakah Kerajaan Islam Perlak Negara Islam Pertama di Asia Tenggara”. dalam A. Armando. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. (Nendelyn/Lichtenstein: Kraus Reprint Limited. (Bandung: AlMaarif. Pour.). Jaman Sultan Iskandar Muda 1607-1636. Tjandrasasmita. Eleanor.368 Ekonomi Islam: Sejarah. Lombard. Tamadun Dunia. Mills. (Columbia: Columbia University. Retrospeksi dan Refleksi Budaya Nusantara. ---$€£¥--- . ”Dinar dan Dhirham”. tahun?). (terj.). (Jakarta: Taman Iskandar Muda. (Bandung: Al Ma’arif. Hasjmy. The Golden Khersonese menamakan zaman ini sebagai The Age of City States.. 1992). Ensiklopedi Islam. (Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve. Ensiklopedia Islam. “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. 1981). 1994). 1988). 1-5. Kompas.A. Letchumanan. Paul. tahun?). Uka. Hasjmy. 1986). Historical Notes On Indonesia & Malaysia Compiled From Chinese Sources. dalam A. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. (Selangor: Fajar Bakti. 1967). 1960). Kompas.). Fadhlullah M. “Mencari Jejak Kejayaan Kerajaan Samudera Pasai”. Paper 940/1.D. JMBRAS VIII (1930) 1. (Bandung: Al Ma’arif.). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Istilah & Singkatan xv Azmi. Saleh. Denys. Teori. Siti Hawa.. 1981). Selling. “Peraan Samudera-Pasai dalam Perkembangan Islam di beberapa Daerah Asia Tenggara”. 1423 H edisi ke-1 tahun I (2002 M). 1981). mudarabah mujtahid muqayyadah murabahah murtahin musyarakah mutlaqah muzara'ah qard qath'i Qiyas rahin rahn ratbah rikaz Salab sanad Shadaqah Sharf Syirkah tabdzir takhsiniyyat ukhuwah Islamiyah usyr Wadi’ah wakaf Zakat Investasi Ahli yang melakukan ijtihad Terikat Jual-beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati antara pihak bank dan nasabah Pemegang barang gadai Kerjasama modal kerja maupun usaha Tidak terikat Kerjasama Meminjamkan harta kepada orang lain tanpa mengharap imbalan Jelas/ terang Analogi dalam memandang suatu kasus Pemilik barang gadai Sistem Gadai Rempah-rempah (cengkeh) Hasil tambang Harta rampasan perang hak milik musuh yang terbunuh. Julius. Cortesao. “Teuku Ibrahim Alfian: Keterikatan Samudera Pasai. Sejarah Tamadun Dunia. 1994). “The Evolution of Trading States in Southeast Asia before 17 th Century”. Jamil. Bustanus as-Salatin. W.P. (Jakarta: Bhatara.Mataram”. A. hlm. Lihat juga Rammani Karupiah. Sivachandralingam Sundara Raja Ayadurai. Terjemahan dan diberi catatan oleh JV. Damayanti. de Eradia Manuel Godinho. Cahaya Peradaban. Wheatley. Rangkaian periwayat hadits Sumbangan sukarela.

(ed. Sistem Ekonomi Fsiskal. keadilan. (Yogyakarta: Karya. 1986).) A. Muhammad Husein. 1968). Ra’na. Abu. Sebuah Tinjauan Islam. Susanto. “The Four Pillars of Islam”. Yogyakarta: UII Press. A. perlu dan semestinya dibangun jika suatu kehidupan yang selamat sejahtera benarbenar diinginkan untuk terwujud dalam realitas masyarakat. an-Nadwi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Pustaka 367 || Kata Pengantar -. Selain itu keunikan pendekatan Islam terletak pada sistem nilai yang mewarnai tingkah laku ekonomi/kehidupan. Heri. dalam Muhammad Nejatullah Siddiqi. (Kairo: 1346).e-syariah. 1974). Jakarta. Literas AntarNusa. Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam. Oleh karena itu bukan sekedar lamunan apabila sebuah sistem ekonomi Islam.. Jaya. Masa Depan Ilmu Ekonomi. Bahkan lebih dari sekedar nilai-nilai dasar (seperti kesatuan. (Jogyakarta: Ekonesia. Sedjarah Pergerakan Islam. “Pengantar”. (Bandung: Sinar Baru Algensindo. . “Asuransi Syariah”. Jakarta:Tintamas. Sedjarah Pergerakan Nasional Indonesia. Teori. (2001) Umarbin Khattab (terj). “Pemikiran dan Peradaban Islam”.K. 1972). 1 Juni 2006. Seeratum-Nabi (urdu) Matbee Maarif Azamgarh. Agustianto. yakni ontologi. London. Hendri. Pemikiran Ekonomi Islam. Orang-orang Besar Indonesia. (Jakarta: Gema Insani Press). The Internasional Institut of Islamic Thought (IIIT). Yusuf. 287 dalam MA Sabzwri.et. Ali.). Sudarsono. Macmilan and Co. Charles. Shibli. KUHP (Perdata). 1970). Aunur Rahim. Yakni masyarakat yang "homo-islami-cus". (Jakarta: 1990). dan bukan masyarakat yang homo-economicus sebagai-mana paham kapitalis dan sosialis. “A Shaort History of Saracens”. Muhammad Ismail. tetapi juga kita perlu memikirkan bagaimanakah proses aktualisasi itu dapat secara logis dan positif berlangsung dalam kancah kehidupan dengan sendirinya. Di tengah krisis sistem kontemporer yang bebas nilai. (Jakarta. 2nd ed.Mukti Ali. Gatra. Issawi. pasal 1150. Dan sebagaimana telah dikemukakan. Abul Hasan Ali (1975). keseimbangan. Umer (2001). Shuyuti. 2000). membangun sebuah sistem ekonomi tidak hanya memerlukan perangkat kelembagaan yang secara formal berlaku. Jakarta.. (Jakarta: Pembangunan. “Filsafat Islam Tentang Sejarah”. Perubahan Struktur Masjarakat di Djawa Suatu Analisa.’ Pustaka Al-Kausar. hampa nilai. Membangun ilmu. Kitab Al Kharaj.. termasuk ekonomi tercakup nilai-nilai dasarnya dalam Islam yakni yang bersum-ber pada tauhid. “Ijma Ulama Tentang Keharaman Bunga Bank”. Pada Masa Pemerintahan Nabi Muhammad saw. Pustaka Antara. Jakarta. “Paradigma Sistem Ekonomi Islam”. berarti kita perlu mencari landasan filsafatnya dalam tiga kerangka. Imam (2001) Tarikh Khulafa. Muhammad Abid (Syeikh) Musnad Syafi’i. Tamat. yakni paham kapitalis dan sosialis. (Jakarta: LIPPM. Bank dan Lembaga Keuangan Syariah: Deskripsi dan Ilustrasi. Sosrodihardjo. Khususnya untuk hal yang terakhir ini kita membutuhkan perangkat ilmu.Cetakan Pertama-- D ewasa ini dunia muslim tengah melewati salah satu masa sejarahnya yang paling kritis tetapi kreatif. Pustaka Firdaus. dalam www. tetapi juga mem-butuhkan perangkat ilmu yang secara teoritis dapat diterap-kan. Pringgodigdo. Nu’mani. Artinya. Rifwan. dalam esyariah. 25 Desember 2004. 6th print Vol 1. p. Islam telah cukup memuat nilai-nilai instrumental dan norma-norma yang operasional untuk di-terapkan dalam pembentukan lembaga-lembaga ekonomi masyarakat. Saefuddin. Faqih. kebebasan dan pertanggungjawaban). Adiwarman A (2001). Karim. Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam.ORG.. dalam Adiwarman (2001). ‘an Arab Philosophy of Historiy’(terj. kita tidak sekedar perlu membentuk lembaga-lembaga ekonomi yang secara normatif telah sejalan dengan nilai-nilai yang hendak kita aktualisir.xvi Ekonomi Islam: Sejarah. Yusanto. Ahmad M. kita menemukan Islam sebagai suatu sistem nilai yang penuh dan lengkap memuat nilai-nilai kehidupan. sesungguhnya dapat. karena hanya dengan ilmu gejala-gejala sosial yang akan terjadi dapat diketahui dan beramal.al. Chapra. 2003). Tirtoprodjo. Soedjito. Syed Ameer (1949). Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. as-Sindi. Segala aspek kehidupan. Irfan Mahmud. Haekal. Jakarta: The International Institut of Islamic Thought (IIIT). (Jakarta: Dian Rakyat.ORG.

(Beirut: Manshurat al-‘Asr alHadith. “Teori dan Praktek Ekonomi Islam (terj). 1984. Studi Nilai-nilai Sistem Ekonomi Islam. dalam Guidepost of the Road: The Economic Aspect. larangan bunga/rente (riba). Atau secara relatif pula dapat kita gali dari pengalaman hidup beragama dari masyarakat bangsa kita sendiri yang telah cukup populer sebagai masyarakat mayoritas muslim. 1972). 1972). Ahmad Azhar. Islamic Though. ”Economic of Islam”. Muhammad Nejatullah.A. G. May 1965). (First Publishid: 1948). dalam kerangka epistemologi kita memerlukan pijakan empirik tertentu sebagai sumber keabsahan teori-teori yang akan dikembangkan. (Lahore: Islamic Publication. maka sebuah bangunan ilmu ekonomi Islam tidak mustahil akan dapat dibangun dalam arti yang sebenar-nya. Qadir. (Beirut: Dar al-Shuruq. esyariah.. Sulaiman. Muhammad Nejatullah. epistemologi dan eksiologi. (AL-Qahirah: majma’al Buhuth Al-Islamiyah. Siddiqi. (Jakarta: LIPPM. dan menjadi petunjuk/ pedoman kehidupan ekonomi manusia di dunia. Syirkah). “Ma’alim at-Thariq: al-Nahiyah al-Iqtishadiyah”. Disinilah pada tahap yang pertama kita perlu menemu-kan nilai-nilai asumtif yang dapat digunakan untuk mengisi kerangka landasan filsafat ilmu tersebut. tingkat (tahap) demi tingkat" (QS.M. Yusuf. Economic Enterprise in Islam. Quranic Economic. Jaques. Al-Iqtishad al-Islami Madhahaban wa Nizaman wa Dirasah Muqaranah. 1997. Teori. (al-Qahirah: Dar Misr li’lTiba’ah. Pancasila adalah Untuk lebih jelas baca. (1987) Garis Besar Sistem Ekonomi Islam. Abu. Sayyid Abul A’la. Ibrahim. Basyir. 1974). Social Justice in Islam. al-Islam wa’ltanmiyat al-iqtishadiyah. dalam Gary Indiana. Siddiqi. Dana Bhakti Wakaf. Nazariyat Al-Islam al-Iqtishadiyah: al-Falsafah wal Wasail al-Mua’asirah. ”The Theory of the Economic of Islam: The Economics of TAWHID AND Brotherhood”. Audah. al-Araby. (Canada: 1973). at-Tahawi. Jakarta: Mizan. “Peran Masjid Dalam Edukasi Ekonomi Syariah”. Abd. Malik ben. "Sesungguhnya kamu harus melalui perjalanan. 1971). Qardhawi.” Peran Nilai dan Moral dalam Perekonomian Islam” Jakarta: Robbani Press. Muhammad Nejatullah. Saefuddin. Sayyid. Hibah. (1993). etis dan estetis yang islami ke tengah tingkah laku ekonomi manusia akan mewu-judkan kehidupan yang lebih terandalkan dalam menjaga keselamatan. yang terserah dengan keimanan kita sebagai muslim. Yogyakarta. Qutb. Aiman. tidak meragukan. A. Jama’at-e-Islami Pakistan. Pemikiran Ekonomi Islam. Abu dan Abduul Hamid Ahmad. Agustianto. “Turuq istithmar al-amwal wa mauqif alIslam minha”.366 Ekonomi Islam: Sejarah. (Lahore: 1969). bahwa nilai-nilai asumtif tersebut hendaknya diyakini sebagai kebenaran mutlak. dan peranan pimpinan ummat dan negara dalam pengaturan ekonomi dalam masyarakat. Dari kajian terhadap kedua hal tersebut. Lalu bagaimana hubungan antara ekonomi Islam ini untuk masyarakat Indonesia yang telah memiliki dasar negara Pancasila?. Hal ini merupakan harapan bagi seluruh makhluk khususnya ummat manusia di dunia Barat dan Timur maupun Utara dan Selatan. (Lahore: Islamic Publications. (Lahore: Islamic Publications. Muhammad Abdullah. jaminan sosial. 1960). Parwez. 1970). Jawabnya akan banyak bergantung kepada penafsiran kita sendiri tentang apa sesungguhnya Pancasila itu? Salah satu yang dapat kita garis bawahi adalah kenyataan bahwa Pancasila sendiri masih memerlukan isi untuk menjadi-kannya benarbenar fungsional sebagai nilai-nilai kebudayaan bangsa kita. (Damaskus: alMoslemoon). kerjasama ekonomi (Qirad. yakni secara filsafati mencoba menggali nilainilai dasar dan instrumental dalam Islam dan secara empiris mengambil bahan-bahan kajian dari realitas masyarakat muslim. 1986). (Lahore: Quranic Reasearch Centre). Muhammad Abdul. 1960). BPFE. dalam www. Kajian sistem ekonomi secara makro dari sistem ekonomi Islam akan dipermudah oleh fakta bahwa Islam sendiri telah melengkapi kita dengan lembaga-lembaga ekonomi-sosial seperti Zakat. (Al Azhar. al-Maududi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kata Pengantar xvii Mannan.ORG. Siddiqi. Economic of Islam. Manshur bara e intkhabat 1970. Muhamad Nejatullah. Yogyakarta. Sintesis evolusioner inilah yang merupakan jantung pendekatan Islam dalam pembentukan ilmu ekonomi yang berwawasan uniter dan total berlandaskan prinsip-prinsip etikanya yang paripurna. Austruy. Abu dan Abduul Hamid Ahmad. 84 : 19). al-Muslim fi’alam al-iqtishad. 1 . Wakaf. 1975). Siddiqi. yang harmonis dan humanis. Kairo: Al-Muktamar al-Thani li Majma’al buhuth al-Islamiyah. Pijakan empirik ini dapat kita temukan dalam sejarah ummat Islam yang secara relatif dapat dianggap sebagai kancah pengalaman nilainilai tauhid (kesatuan dan pembebasan). Al-Maal wa’lhukm fi’l-Islam.1 Fungsionalisasi nilai-nilai etos. Di dalam Al-Qur'an dan Hadits kita akan dapat menemukan nilainilai asumtif. Dan sementara itu. Some Aspects of the Islamic Economiy. (Damaskus: Dar al-Fikr. Contemporery Aspects of Economic and Social Thinking in Islam. Nabi. Sulaiman.

Mohammad Fahim. .D Thesis. “Menuju Bank Sentral Syariah”. 9 Agustus 2003. sebutan untuk merangkum keseluruhan nilai yang hidup dalam masyarakat bangsa kita. Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad saw." International Journal of Islamic Financial Services Vol. Bagaimanapun pengantar ini adalah langkah pertama ke arah pemikiran tentang filsafat dasar dalam kaitannya dengan tingkah laku manusia di sektor ekonomi. Ph. Jakarta. “The Importance of Assets and Debts Securitization in Creating Dynamic Islamic Banking Environment”. bagi alam semesta.*** Lhokseumawe. Dan proses islamisasi ekonomi ini akan gugur di tengah jalan bila kita hanya menonjolkan basa-basi simbolis dan slogan kosong. Tokoh-tokoh Besar Pemikir Ekonomi. Irfan Syauqi. M. 41 : 53). Ali. Kamil. Political Economy of the Islamic State. Umar. dan berbeda dari paham kapitalis dan sosialis serta semua sistem atau paham lainnya. kita sedang berbicara tentang substansi nilai. Hasjmy. M.. 1982). Chalil. Amin. terompet melengking dan bendera berkibar. 16-18 Juni 1997. M. Fuad (1982). Fachcruddin. Wan Hussein. Ali. Amin. Political Economy of the Islamic State." dalam Syayyid Tahir. Islahi. 17 : 84). “Islam di Aceh Masuk dan Berkembangnya Hingga Abad XVI” dalam A. 2 No. Pancasila bukan agama dan agama bukan Pancasila. Haidar Abad. Bisnis Indonesia. 1970). Penanggulangan Kemiskinan Melalui POKUSMA DAN BMT.. 1994). Konsep & Aplikasinya di Indonesia rumusan falsafah negara yang digali dari nilai-nilai kehidupan bangsa Indonesia tetapi bukan nilai-nilai kehidupan itu sendiri.D Thesis. Republika. Aswaf. dari kegelapan intelektual dan kepapaan materi serta dekadensi spiritual. Beik. Labuan. Ali. Muqaddimah (terj). spanduk terpampang. Khaldun. az-Zahabi. Khan. Sedangkan dalam kesempatan ini. Aswaf. Dengan bantuan metode analisis deduktif untuk menggali proposisi-proposisi ekonomi pokok yang relevan. Azis. Robert L./). Malaysia: Longman. Oleh karena itu kita harus menegakkan keunggulan solusi islami dalam pembangunan ekonomi dan menanggalkan solusi-solusi kapitalis. The Economic System of Islam. 1992. Presiden RI selanjutnya berpesan agar Pancasila jangan di-agama-kan dan agama jangan di-Pancasila-kan. “Jejak-jejak Ekonomi Syariah” (Jakarta: Senayan Abadi Publishing. Mutiara: Jakarta. 1970. Munculnya disiplin ilmu ekonomi Islam sebagai kebenaran perlu diupayakan untuk menuntun kebijaksanaan pembangunan ekonomi dalam rangka regenerasi kebudayaan dari homo-economicus menjadi homoislamicus. (Surabaya: Bina llmu. Azmi. 25 Desember 2004. Chapra. Reading in Microeconornics: An Islamic Perspective. Ibnu (1986). 4. Political Economy of the Islamic State. Gatra.1997). Azis. Hamidi. University of Southern California. (Jakarta: 2004). (Bandung: Al Maa’rif 1981). Pustaka Firdaus. AA. . Aidlt Ghazali dan Syed Omar Syed Agil.th. M. (London: Islamic Culture Centre. Dan selanjutnya:"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda kekuasaan Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri sehingga jelaslah bagi mereka bahwa inilah kebenar-an" (QS. Heilbroner. "Katakanlah : Tiap orang berbuat menurut cara bertindak-nya masing-masing. /t. Ph. "A Study on Islamic Banking Education and Strategy for the New Millenium-Malaysia Experience. (Jakarta: Bulan Bintang. Pedoman Pendirian Baitul Maal wa Tamwil. Pindbuk Press. “Asuransi Syariah”. 2003). bukan sebutan formalnya. Pinbuk Press.xviii Ekonomi Islam: Sejarah. (California: University of Southern California. menuju momentum kebang-kitan kembali ekonomi Islam bagi seluruh manusia dan makhluk lainnya. Saleh. Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya" (QS. (Jakarta: 2004). Berhasilnya proses regenerasi dalam artian islamisasi ekonomi bergantung ketepatan strategi untuk memulai perjalanan panjang dalam merubah struktur sosial ekonomi yang opresif dan tidak adil. 1970. kita akan mampu mempragakan bahwa ekonomi Islam itu ada (exist) baik secara normatif maupun positif. Hamid & Nordin. 13 Juni 2003. "Theory of Consumer Behaviour in an Islamic Perspective. Konsepsi Ekonomi Ibnu Taimiyah (Terj). 1970).131). Al-Hafiz. University of Southern California. Hendri. Talkhisul-Mustadrak. Teori. 22 November 2006 Abdul Hadi Arifin Daftar Pustaka 365 Aswaf. Ekonomi Islam. Moenawar. (Jakarta: Rajawali Press. Luthfi. Pancasila adalah nama. Malaysia. paper presented to Labuan International Summit on Islamic Financial and Investment Instrument. Dan pernyataan retorik inipun akan dapat menghapus ambivalensi intelektual yang mengaburkan pandangan tentang tatanan ekonomi Islam. asy-Syathibi dalam al-Muwafaqat (1/130. Pernyataan retorik ini menuntun kita agar nilai-nilai sistem ekonomi islam terhindar dari pencampur-adukan yang tidak pada tempatnya dengan falsafah ekonomi lainnya. Dan kita memulainya dengan mengentaskan diri kita dari statisme bisu. Rifwan. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia.

(Yogyakarta: Al Amin Press. (An-Nidlam al-Iqtishadi fil Islam). Darul Falah. Zainul. Arifin. al-Maqdisi. Malikussaleh Reinterpretasi Penyebaran Islam Nusantara. al-Mubarak. Abu Bakr Jabir. Arifin. Syaikh Shafiyyur-Rahman (1997) Sirah Nabawiyah. Fiqhuz-Zakah. Amin. (Jakarta: Pustaka Alvabet. M. (Bangil: Al-Izzah. Maghfur Wachid. al-Maududi. Abdul Hadi. Syarikat Islam: Obor Kebangkitan Nasional 1905-1942.. Malikussaleh: Reinterpretasi Penyebaran Islam Nusantara. dalam www. Masyhur. 2005). Arifin. 3242. (Lahore: 1969). Nizam al Islam al iqtisad. 1968).1999). al-Khaththabi. alih bahasa Moh.A lslahi (1997). M. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. 1996). Al-Qardawi. Assiyah. Zainul. Iqtisaduna. 1969. AI-Muwatta (terj). Abul A’la. (Jakarta: LSPU Indonesia.364 Ekonomi Islam: Sejarah. Poitik Bank Sentral: Posisi Gubernur Bank Indonesia dalam Mempertahankan Independensi. 2003). Majalah Politik Islam. (Yogyakarta:Al Amin Press. (Beirut: Dar Al Fikr. (Beirut: Dar al-Fikr. Ma’asyiat el Islam. 2000). Pustaka Alvabet. (Surabaya: Risalah Gusti. 1996). (Jakarta: RajaGrafindo Persada. i. (Louksemawe: University of Malikussaleh Press. al-Maududi. 1074). 47. hlm. an-Nabhani.II. Muhammad Shiddiq. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kata Pengantar xix Ali. 2005). alih bahasa Ibnu Sholah. ---$€£¥--- . (Th. “Baitul Maal dalam Sistem Ekonomi Islam”. al-Jawi.al.e-syariah. Abdul Hadi. Membangun Sistem Ekonomi Alternatif Perspektif Islam. al-Mubarrakfury. 44-45. April. 2005). al-Maududi. Abul A’la. Teori. Amin. Islam and Modern Economics Theories. 7 Maret 2004. Ma’asyiat el Islam. al-Jazairi. 1374 H). Muhammad. Muhammad Baqir. V. et. Jilid V. (Loukseumawe: University Malikussaleh Press. al-Maliki. ‘Syarikat Islam: Obor Kebangkitan Nasional (1905-1942). Islamic Publication.ORG. Ma’alim as-Sunan. Abul A’la. 1972). hadits No. Arifin. Fachry. Taqiyuddin. (Bairut: Darul-Irsyad) . Ibnu Qudamah. dikutip oleh A. “Ensiklopedi Muslim Minhajul Muslim” (Jakarta. Islamic Publication. Abdurrahman. hlm. (As-Siyasatu al-Iqtishadiyatu al-Mutsla). hlm. Pustaka AI-Kaustar. 2001). (Lahore: 1969). “al-Sharh al-Kabir” (Mesir. 4. 1969). Jakarta. (Delhi: Markazi Maktabah Jama’at-e Islami. 240241. cet. al-Sadr. Vol. 2005). Masyhur. dicetak pada garis tepi dari kitab al-Mughni oleh Ibnu Oudamah. cet. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. Politik Ekonomi Islam. (Jakarta: 2005). Anas. Malik bin. Yusuf. v.

teori. Ciaro. dalam www. Jakarta. dalam www. (Dirasat fi al-Fikri al-Islami). ekonom.ORG. (Beirut: 1972). BMUI dan Takaful di Indonesia. Agustianto. Islamic Studies. baik di dunia Islam umumnya maupun di Indonesia. 2002). Ahmad. banyak suntingan yang dilakukan untuk cetakan kedua ini mulai dari masalah bahasa sampai cara penulisan menurut standar penulisan ilmiah. Meskipun begitu. buku ini masih terdiri atas 13 Bab dan dibagi dalam 4 (empat) Bagian yang akan menguraikan tentang sejarah. konsep. dan aplikasi ekonomi syariah. 1973). Muhammad Husain.edinar. wa Ahkamuh. Fatwa dan Ijtihad Umar bin Khattab (terj) (Surabaya: Risalah Gusti. (Jogyakarta: Gajah Mada University Press. Potensi kekayaan umat Islam dunia yang luar biasa besar. prinsip-prinsip. konsep. Kronika Pasai: Sebuah Tinjauan Sejarah. dalam Serambi Indonesia online. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Pustaka 363 || || Kata Pengantar --untuk Cetakan Kedua-i akhir zaman ini. Abdurahman. esyariah. Shabri H. 1999). 1967).com. Namun. Teori. Syeikh Mahmud. Ahmad. Ahmad. Isa. Teuku Ibrahim. Rawalpindi. (1996). Islam sebagai sebuah entitas keyakinan dan ajaran terurai atas bagian-bagian meskipun sebenarnya bagian-bagian dari Islam itu tidak bisa dipisah-pisahkan antara satu dengan yang lain dalam penerapan idealnya. Majid. buku ini bukan untuk menggugat realita yang sedang terjadi namun mencoba untuk menggali kembali teori. Dar Al Fikr. Nizam al Islam al iqtisad.. maupun aplikasi ekonomi syariah yang sekarang mulai banyak dibahas berbagai kalangan.xx Ekonomi Islam: Sejarah. Bagian Pertama yaitu Bab I Pendahuluan menguraikan secara umum tentang sistem ekonomi syariah dan merefleksikan gejala mulai bangkitnya wacana ekonomi Islam. Teuku Ibrahim. Mahmud. banyak pula ditambahkan data-data baru terkait tema pembahasan menurut bab termasuk referensi-referensi baru yang relevan. fakta menunjukkan bahwa praktik ekonomi umat Islam –bisa dikatakan—tidak mewakili gambaran ideal sebuah tujuan masyarakat Islam. dan semua kalangan yang berminat akan studi ekonomi syariah –khususnya di Indonesia. cet. M. PT. Muhammad Abdul Aziz. faktanya tidak bisa menyejahterakan anak negeri Islam sendiri. Some Aspects of Constitution and the Economics of Islam. realitas menunjukkan bahwa bagianbagian dari Islam itu saat ini seperti 'berjalan' sendiri-sendiri. (tt). D . (England: The Woking Mission & Literary Trust. h 29 dalam Warkum Sumitro. Ekonomi Islam sebagai sebuah sistem sebenarnya merupakan salah satu bagian yang sangat signifikan dalam praktik keragamaan setiap muslim. Bab II sampai Bab IV mencoba menengok ke belakang melihat sejarah penerapan ekonomi Islam mulai dari awalnya di zaman kenabian sampai saat Daftar Pustaka Buku/ Artikel al-Mubarak. mahasiswa. “Semantic of Theory of Interest”. Sebaliknya. “10 Pilar Pengembangan Bank Syariah”. Studi Dasar-Dasar Pemikiran Islam. azaz-azaz Perbankan Islam dan Lembaga-lembaga Terkait. Al –Muamalat Al-Haditsah. Kronika Pasai: Sebuah Tinjauan Sedjarah. Sejak awal ditulis. pemangku kekuasaan. Agustianto. Juni 1967. Seperti pada cetakan pertama. Syeikh Nasir. Alfian. Muhammad. Abdullah. “Peran Masjid Dalam Edukasi Ekonomi Syariah”. Alfian. (Lahore: Muhammad Ashraf. 1972). alih bahasa Zamroni. (Bogor: Pustaka Thariqul Izzah. 1973). Economics of Islam: A Comparative Study. i. “Uang di Mata Pemikir Ekonomi Islam”. Grafindo Persada. al-Halwi. (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Dipersembahkan kepada para pemerhati Islam. Di samping itu. Abd.

---$€£¥--- ini di Indonesia dan Aceh khususnya. Amin. indikator utama keberhasilan pembangunan adalah pada sejauh mana tercukupinya segala kebutuhan manusianya dalam berbagai aspek. pendidikan. dan lain-lain. tempat tinggal. seperti makanan. Bab VIII sampai dengan Bab X.362 Ekonomi Islam: Sejarah. Jadi tingginya pendapatan per kapita tidak akan berarti tanpa adanya jaminan keadilan dan pemerataan pendapatan. Februari 2008 Prof. Bagian Keempat.Si ---$€£¥--- . Islam sangat menekankan pemerataan pendapatan dan keadilan ekonomim bagi masyarakat secara keseluruhan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kata Pengantar xxi adalah berorientasi kepada manusianya sehingga pembangunan manusia menempati posisi yang sangat sentral. M. Penulis mengucapkan terima kasih kepada banyak pihak yang memberikan andil dalam penyusunan buku sederhana ini karena kontribusi yang telah diberikan. Demikianlah upaya penulis dalam menyusun buku ini. Bab XI dan Bab XII membahas penerapan atau implementasi ekonomi Islam di Indonesia. mendedah konsep-konsep ekonomi Islam. Abdul Hadi Arifin. Teori-teori ekonomi Islam dibahas pada Bagian Kedua yaitu Bab V. Lhokseumawe. Bab XIII Kesimpulan yang berisi alasan bahwa ekonomi Islam akan menjadi sistem ekonomi alternatif baru bagi perekonomian dunia di masa mendatang (Toward The Next Economy). Meskipun sudah semaksimal mungkin penyempurnaan dilakukan. Wallahu`alam bi ash-shawab. Penulis tetap menantikan saran dan kritik demi penyempurnaan isi buku ini. kekurangan buku ini pasti tetaplah ada dan itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Karena itu. Bab VI dan Bab VII sedangkan Bagian Ketiga. kesehatan. Semoga bermanfaat dan berguna bagi seluruh umat. Karena seringkali terjadi bias. Teori. pakaian. seperti pernah terjadi di suatu daerah di Indonesia. yang secara statistik memiliki pendapatan per kapita tinggi tetapi pada saat yang sama jumlah desa miskinnya (desa IDT) termasuk paling banyak sehingga harus diberi subsidi pemerintah.

Karena itu segala upaya untuk melepaskan diri dari ketergantungan bantuan luar negeri harus mendapat dukungan dan sokongan penuh seluruh komponen bangsa. justru fokus utama pembangunan . Kemudian masalah lain yang sering dihadapi terutama bagi negaranegara berkembang adalah masalah bantuan luar negeri. Karena itu. Justru bantuan luar negeri ini tidak lebih dari perangkap negara-negara maju yang berperan sebagai rentenir kelas kakap dan bertujuan untuk memaksimalkan keuntungan mereka dari sumberdaya keuangan negara-negara berkembang. infrastruktur yang dibangun. Ini merupakan akibat propaganda para ekonom barat berdasarkan pada teori yang kini dikenal sebagai vicious circle theory. Sayangnya ternyata dari keseluruhan indikatorindikator itu tidak memberikan perhatian yang utuh terhadap aspek manusianya. dan lain-lain. Dalam pandangan Islam. Tidak pernah ada sejarahnya suatu negara maju karena utang luar negeri. Mereka memberikan pinjaman dengan sejumlah bunga yang nantinya harus dibayarkan kembali oleh negara penerima. barang-barang yang diimpor. Kemudian Islam juga menekankan pentingnya prinsip keadilan dalam ekonomi di mana tidak boleh ada penumpukan aset dan modal di tangan segelintir kelompok saja sehingga perlu adanya jaminan mengalirnya kekayaan dari kelompok kaya kepada kelompok miskin. Umumnya model pembangunan yang dijadikan ukuran adalah model yang dikembangkan oleh negara-negara industri maju yang menekankan pada peningkatan stok barang fisik dan jasa bagi masyarakat secara keseluruhan sekaligus meningkatkan saham per kapita atas keseluruhan barang dan jasa. Problematika pembangunan ekonomi terjadi di hampir seluruh negara berkembang meskipun masing-masing memiliki komitmen yang kuat untuk mencapai pembangunan ekonomi. Indikator-indikator pembangunan dalam proses pembangunan kita dewasa ini yang digunakan terkait dengan saving. Pembangunan pun harus memperhatikan sumberdaya lokal yang ada termasuk budaya dan tradisi sosial. Islam menekankan bahwa pendekatan pembangunan tidaklah bersifat material semata tetapi juga mengandung nilai-nilai moral di dalamnya. Tetapi pengalaman selama lebih dari setengah abad pembangunan menunjukkan ternyata perbedaan income antara negara-negara maju dan berkembang justru semakin tinggi.Kesimpulan: Toward The Next Economy 361 Hasilnya kemungkinan terjadi wage-push inflation dapat diminimumkan. pendapatan per kapita. Pendekatan pembangunan ala barat yang cenderung materialistis telah mendorong eksploitasi sumberdaya alam tanpa kendali sehingga menimbulkan kerusakan alam yang mengancam pada kelangsungan hidup di masa depan. struktur permodalan. Indonesia adalah contoh nyata negara yang terkena perangkap utang luar negeri. GNP. Porsi bantuan luar negeri dalam skema pembangunan negara berkembang sangat signifikan.

Kegiatan ekonomi memang merupakan aktivitas yang boleh dikatakan sama tuanya dengan keberadaan manusia di muka bumi ini. penurunan suku bunga hingga nol persen akan mendorong peningkatan investasi dan meningkatkan supply barang dan jasa. manipulasi nilai tukar. Pada mulanya. Jika inflasi bisa dikendalikan di satu sisi maka di sisi lain pengangguran akan meningkat. 1 D .360 Ekonomi Islam: Sejarah. Saefuddin. dalam Muhammad Nejatullah Siddiqi. Kemudian yang kedua. Mulamula cukup dengan sekedar memungut hasil alam untuk memenuhi kebutuhan pangannya. zakat sebagai sebuah institusi keuangan. Islam juga memiliki concern khusus terhadap masalah itu. dan lain-lain. penyebab utama inflasi adalah bunga itu sendiri yang telah menjadi bagian dari biaya produksi sehingga akhirnya menjadi bagian dari harga produk yang dijual. dan bahkan berperang untuk alasan klasik yang tak pernah usang.1 Maka dari itu. pembiayaan bagi pemenuhan kebutuhan hidup melalui zakat ini lebih baik daripada melalui deficit financing. dunia menghadapi masalah antara lain inflasi dan unemployment (pengangguran). (Jakarta: LIPPM. Ketiga. Masalah ini tidak akan terjadi jika asumsi perfect competition benar-benar terjadi. Untuk meyelesaikan masalah tersebut dalam pandangan ajaran Islam adalah dengan mengeliminir bunga pada kapital dalam berbagai bentuk dan mendorong investasi meningkat hingga mencapai level yang paling maksimum. Keempat. dan memanjat pohon untuk berlindung dari ancaman binatang serta bahaya alami lainnya. meskipun baru bermilyar tahun kemudian Isaac Newton menemukannya atau lebih tepat merumuskannya. lalu bekerjasama sebagai anggota kelompok manusia yang makin lama makin berkembang jumlahnya. kebijakan defisit financing tidak akan muncul menjadi kebijakan yang diinginkan melainkan kebijakan balanced budget yang lebih mendekati etos Islam sehingga akan mengarahkan pada pengembangan institusi yang mampu menyediakan pendanaan bebas bunga. manusia berkembang biak dan bertambah banyak. sektor produksi dalam perekonomian diorganisir berdasarkan basis profit-sharing atau bagi hasil sehingga tenaga kerja memiliki andil dan saham dalam suatu industri. Sejauh ini belum ada resep yang berhasil mengatasi masalah ini termasuk kebijakan manajemen defisit fiskal. “Pengantar”. Tetapi ilmu ekonomi. dioptimalkan perannya dalam memberikan bantuan dan dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan. pengendalian supply uang. 1986). Waktu beredar. Lalu manusia mesti bekerja keras. yaitu adanya bunga pada kapital yang memperlambat investasi sehingga mempersempit kesempatan kerja yang berakibat pada munculnya pengangguran. Teori. dalam konsep Islam. manusia telah dihadapkan pada persoalan bagaimana memelihara. penghapusan bunga akan menurunkan tingkat harga yang ada. Tetapi pada kenyataannya struktur pasar yang terjadi tidaklah bersifat persaingan sempurna sehingga produsen mampu mempengaruhi harga produk yang dijualnya yang secara otomatis struktur harga tersebut dipengaruhi tingkat suku bunga dan menyebabkan terjadinya inflasi. Bagi pemerintah. Hal ini dikarenakan upayaupaya penyelesaian tersebut belum menyentuh akar permasalahan yang sebenarnya. hlm. Pertama. incomes policy. persoalan ekonomi adalah gejala kehidupan manusia yang universal sifatnya. Mula-mula sebagai individu seorang diri. Kemudian dari sudut pandang Islam. Tetapi pengalaman menunjukkan kenyataan yang membingungkan para ekonom. xi. Begitu pula halnya dengan inflasi. Pemikiran Ekonomi Islam. bertikai. Sebagaimana hukum gravitasi bumi telah berlaku sejak bumi ini diciptakan. Dan yang kelima. baru dikenal oleh manusia ketika tahap perkembangan peradaban tertentu telah tercapai dalam kehidupan manusia. yakni mempertahankan dan menyambung kehidupan inderawi. Islam mengajarkan pola hidup sederhana yang berbeda dengan pola konsumerisme ala barat sehingga pola ini dapat pula mendorong tetap terkendalikannya inflasi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 1 Problematika sejak tahun 1960-an. Hal ini pun menjadi elemen yang mampu mereduksi level harga. dipercaya bahwa keduanya memiliki hubungan yang berlawanan. Dengan demikian. bersaing. Bagian Satu | BAB 1 | Pendahuluan isiplin ilmu ekonomi lahir sebagai sebuah disiplin ilmiah jauh berabad-abad lamanya setelah aktivitas dan persoalan ekonomi itu sendiri muncul dalam kehidupan manusia. mempertahankan dan menyambung kehidupannya. Sejak kemunculannya pertama kali di muka bumi. benih-benih untuk lahirnya sebuah ilmu ekonomi sesungguhnya telah tersebar dan tercecer di mana-mana sesuai dengan Ahmad M.

yakni sistem ekonomi kapitalis. Kita berbicara bukan kepada rasa kemanusiaan mereka. . analisa dan teori-teorinya yang tertuang secara detail dalam bukunya tersebut mendasari lahirnya sebuah sistem ekonomi yang sampai kini berlaku. ekonomi neo-klasik sebagai sebuah disiplin. kupasan dan sekaligus ramalan tentang kehidupan ekonomi pada jamannya. Tusi (wafat 1274 M). Bandung: Mizan. Meskipun benih 2 Meskipun demikian ternyata tidak semua tempat dapat menjadi lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya "bayi" ilmu ekonomi atau ilmu ekonomi embrionik. kekayaan gagasan serta keyakinan seorang filsuf pada jamannya. yang dimunculkan oleh Al Farabi (wafat 950 M). Karena itu dibutuhkan komprehensivitas penyelesaian problematika yang ada melalui pendekatan yang tepat. dan janganlah sekali-kali berbicara tentang keperluan3 keperluan kita. beberapa postulat dasar dari teori ekonomi neo-klasik seperti sifat egois individu. "Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations". Heilbroner. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kesimpulan: Toward The Next Economy 359 penyebaran tempat hidup manusia. Smith tidak percaya pada dorongan subjektif yang ikhlas yang mendasari tindakan ekonomi seseorang ketika ia menulis: "Bukan berkat kemurahan hati tukang daging. Teori Smith tentang sistem pasar telah memunculkan masalah-masalah ekonomi baru yang belum pernah ditemui sebelumnya tetapi justru menjadi bahan analisa bagi terbentuknya sebuah tubuh ilmu yang makin utuh. dibutuhkan adanya perubahan paradigma yang bersifat fundamental dalam membangun perekonomian. 1985 3 Lihat Robert L. benihbenih pengetahuan ekonomi memperoleh tempat yang subur untuk berkembang oleh serangkaian proses pemikiran. free enterprise yang tanpa aturan. Adam Smith adalah salah seorang pemikir terkemuka yang telah membidani kelahiran ilmu ekonomi tersebut dengan tulisannya yang monumental pada tahun 1776. akan tetapi karena mereka memperhatikan kepentingan pribadi mereka. maupun menginvestasikan sumberdaya ekonomi yang ada. kemerdekaan atau kebebasan konsumen.2 Ekonomi Islam: Sejarah. S Tetapi meskipun telah begitu banyak mengalami perubahan. Hal ini disebabkan antara lain: pertama. Teori. pengamatan dan penulisan buku-buku ilmiah dari pemikir-pemikir ekonomi besar. Karena itu. penulis mencoba menawarkan beberapa gagasan penyelesaian beberapa permasalahan ekonomi kontemporer melalui pendekatan ekonomi Islam dalam diskusi singkat di bawah ini." | BAB 13 | Kesimpulan: Toward The Next Economy … eperti kata Anthony Gidden. Pandangan. suatu yang kemudian disebutnya sebagai hukum-hukum sistem pasar. Tokoh-tokoh Besar Pemikir Ekonomi. maupun kebebasan yang bersifat absolut dalam mencari. Muncul ketidakadilan dan ketidakseimbangan dalam penguasaan aset-aset ekonomi dan kekayaan. ternyata teori Smith-lah yang sampai kini mendasari perkembangan ilmu ekonomi liberal yang melahirkan sistem ekonomi kapitalis. khususnya Inggris. Ide-ide neo-klasikal ekonomi menunjukkan ketidakmampuannya dalam mengatasi berbagai gelombang problematika ekonomi yang sangat dahsyat. tukang pembuat bir atau tukang roti kita dapat makan siang. 2 Lingkungan kondusif bagi perkembangan "bayi" ilmu ekonomi yang kini telah tumbuh dan menyebar di dunia adalah masyarakat Barat pada abad pertengahan. melainkan tentang keuntungan-keuntungan mereka. Dan kapitalisme yang telah mulai berjangkit sejak revolusi Industri. Kemudian yang kedua. Tercipta gap dan kesenjangan yang luar biasa di antara negara-negara yang ada. 1982). Di sinilah peluang sistem ekonomi Islam untuk memainkan perannya dalam membangun masa depan perekonomian yang lebih baik. Dasar analisanya semata-mata objektif. Etika dim Ilmu Ekonomi. dan makin berkembang dengan penemuan-penemuan Smith pada suatu masa dalam sejarahnya telah melahirkan "anak haram"nya yang kemudian memberontak. melainkan kepada cinta mereka kepada diri mereka sendiri. pikiran. kondisi perekonomian dunia dewasa ini berada dalam ketidakseimbangan.Lihat:Syed Nawab Haider Nagvi. Dengan ketajaman dan kekuatan nalar. Jika kondisi ini terus bertahan maka profil masa depan perekonomian dunia tidak akan pernah menampakkan secercah harapan perbaikan. (Jakarta: Rajawali Press. Untuk itu. Perancis. Jerman dan sekitarnya). Smith melihat dibalik gejala yang menjadi pusat perhatiannya. menyimpan. Apa yang dituliskan oleh Smith dalam bukunya tersebut sesungguhnya merupakan gambaran. Di dalam masyarakat Barat (Eropa. dan Ibn Khaldun yang wafat 1375 M. justru menjadi instrumen-instrumen yang menciptakan permasalahan ekonomi dunia saat ini. tidak mampu memainkan peran aktif dalam mengarahkan perilaku manusia dalam berbagai kejadian ekonomi.

minuman yang diharamkan. Ilmu adalah salah satu jenis pengetahuan yang memiliki ciri-ciri tertentu dalam tiga landasannya tersebut. menulis tentang kapitalisme. Kapitalisme memang tidak segera mati seperti diramalkan oleh Marx. budaya maupun agama memiliki tiga kerangka landasan filsafat yang mendasari bangunan sistemnya. seni. Op. sesungguhnya tidak lagi diikuti secara murni ajaran-ajarannya. tetapi pemikiran Marx sendiri tentang komunisme memunculkan kekuatan baru yang tidak kalah besarnya. "anak haram" yang memberontak dalam wujud komunisme itu dapat muncul setelah kapitalisme merajalela di mana-mana menimbulkan penderitaan dan kesengsaraan pada masyarakat buruh yang diperas dan dihisap. Menurut Gunnard Myrdal. Teori. ilmu relatif paling jelas dan ketat dalam pembatasan ciri-cirinya hingga sering juga disebut sebagai disiplin.5 Sebagaimana uraian di muka. perjudian. Berbeda dengan jenis pengetahuan yang lain. ---$€£¥--- nilai-nilai filsafatnya berasal dari masa pemunculan yang sezaman. yakni landasan ontologis berkaitan dengan persoalan tentang objek atau hakekat pengetahuan bersangkutan. yakni kapitalisme dan sosialisme. Pengetahuan tentang ekonomi kini telah mencapai taraf perkembangan sebagai sebuah disiplin tersendiri dan termasuk dalam kelompok disiplin ilmu-ilmu sosial. yaitu prinsip syariah Artinya bahwa pemberian pinjaman tidak boleh ke bisnis yang haram seperti. Tetapi dalam berbagai ranting dan cabang pemikiran yang diturunkan dari padanya masih dapat ditemui dasar-dasar ajaran kedua tokoh tersebut. si bidan yang di"nabi"-kan oleh pengikutnya pada masamasa selanjutnya.4 Baik Adam Smith maupun Karl Marx. ekonomi memang salah satu gejala sosial dan tiap studi tentang suatu persoalan sosial betapapun terbatas ruang lingkupnya 4 5 Ahmad M. Karl Marx. Sedangkan di bank syariah. ditemukan kekhasannya dan ditingkatkan nilai kebenarannya di atas ketiga landasan filsafatnya tersebut. mengupas dan kemudian meramalkan keruntuhan sistem tersebut dalam bukunya "Das Kapital". Dewasa ini pertarungan masih dengan sengit terjadi antara kedua paham tersebut dalam skala dan gelanggang yang tidak tanggung-tanggung luasnya. tanpa memandang halal-haram bisnis tersebut. Saefuddin. Ibid. Cit. Para penabung di bank konvensional tidak sadar uang yang ditabung dipinjamkan untuk berbagai bisnis. . landasan epistemologis mempersoalkan tentang cara memperolehnya atau metodologi dan landasan aksiologis membicarakan guna pengetahuan bersangkutan. Dan tiap disiplin ilmu pengetahuan. pornografi dan bisnis lain yang tidak sesuai dengan syariah.358 Ekonomi Islam: Sejarah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 3 Perbedaan ketiga adalah sasaran kredit/ pembiayaan. tumbuh dan berkembangnya ilmu dimulai dari pengetahuan yang makin dapat disistematisir. Bergantung pada isi dari ketiga kerangka landasan tersebut maka pengetahuan kemudian dibedabedakan menurut jenisnya. filsafat merupakan orientasi dasar ilmu ekonomi. Timbul. penyaluran dan simpanan dari masyarakat dibatasi oleh prinsip dasar. Ilmu ekonomi yang kini berlaku dan terus mengalami perkembangan di sebagian besar negara-negara di dunia adalah ilmu ekonomi yang bersumber dari dua sistem ajaran tersebut.

Namun bentuknya bukan kredit.F. Dalam hal ini. Pada bank syariah. tabungan maupun deposito.Sedangkan bank syariah menggunakan pendekatan profit sharing. semua transaksi itu harus mengikuti kaidah dan aturan yang berlaku pada akad-akad muamalah syariah. Sebaliknya juga benar. Dengan demikian. 1982 6 Dalam sistem bank syariah. berdasarkan perjanjian pembagian keuntungan di muka. Akan tetapi bila diamati lebih dalam. misalnya wadi’ah. Perbedaan Bank Syariah Sepintas bila dilihat secara teknis. Artinya. Objektivitas Penelitian Sosial. Karena bentuk keuntungan bank syariah sudah disepakati di depan. Dan Menurut Myrdal. Juga Marshall (teori ekonomi makro). maka dapat dikatakan bahwa bank mendapatkan keuntungan. Tapi. Suatu ilmu sosial yang "tidak memihak". Jakarta: LP3ES. Schumacher dalam tulisannya "Small is Beautiful. terdapat beberapa perbedaan mendasar di antara keduanya. Dan bahwa manusia pada dasarnya adalah egois. bank syariah akan membeli mobil yang Anda inginkan terlebih dahulu. Perbedaan antara keduanya disebut spread yang menandakan apakah perusahaan tersebut untung atau rugi. kemudian menjualnya lagi kepada Anda. Hubungan saling terkait tersebut dicoba dirumuskan berdasarkan kerangka pemikiran tertentu yang tersusun dari teori-teori dan konsep-konsep sebelumnya. ditentukan oleh etika. Sependapat dengan Myrdal ialah Eugene Lovell dalam bukunya "Humanomics". tetapi bersama-sama dengan ilmu-ilmu sosial yang lain memiliki kelemahan-kelemahan dalam keberlakuan teori-teorinya untuk masyarakat bukan Barat. Hanya dengan cara seperti itu benar-benar akan dapat dibebaskan ilmu ekonomi dari pengaruh nilai-nilai yang hendak ditanamkan. Pada bank konvensional. universitas. karena bank syariah menalanginya dulu. tentu saja produk seperti ini juga tersedia.4 Ekonomi Islam: Sejarah. Juga E. baik di bank syariah maupun bank konvensional diharuskan mengikuti aturan teknis perbankan secara umum. yang kami uraikan di atas merupakan prinsip-prinsip dasar yang umum dikenal di perbankan syariah. Penyusunan teori dan konsep tersebut berjalan menurut logika berfikir tertentu yang secara asumtif telah memuat nilai-nilai yang tidak netral lagi. Sedangkan konsep dan teori-teori yang digunakan memiliki basis pijakan di dunia empiris yang betapapun juga mengandung kekhususan-kekhususan tertentu hingga tak dapat dihilangkan sama sekali dalam generalisasinya. Economics as if People Matered". epistemologis dan aksiologis. . Teori. Baik secara ontologis. Bank konvensional menggunakan konsep biaya (cost concept) untuk menghitung keuntungan. dan juga diterapkan dalam sistem perekonomian nasional serta dicoba untuk dikembangkan oleh para ahlinya. tidak pernah ada dan untuk alasan-alasan yang logis tidak akan pernah ada. selalu mementingkan dirinya sendiri. melainkan menggunakan prinsip jual-beli. adalah ekonomi yang sarat memuat nilai-nilai kultur Barat. bunga yang dijanjikan di muka kepada nasabah penabung merupakan ongkos atau biaya yang harus dibayar oleh bank. di mana beban bunga yang dibebankan kepada peminjam lebih tinggi dari bunga yang diberikan kepada penabung. Bila spreadnya positif.6 Secara ontologis misalnya patut dipertanyakan dasar asumsi yang digunakan dalam ilmu ekonomi liberal bahwa manusia adalah binatang ekonomi (homoeconomicus) yang akan senantiasa berusaha mengejar keuntungan sebesar-besarnya dengan korbanan yang seminimum mungkin. institut dan akademi di Indonesia. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 357 memang dan harus ditentukan oleh penilaian-penilaian. karena dalam produk giro. maka nilai cicilan yang harus Anda bayarkan relatif lebih tetap. Begitu juga secara epistemologis perlu ditinjau teori-teori ekonomi yang dikembangkan berdasar logika dan fakta empiris dari suatu bagian masyarakat manusia tertentu yang memiliki nilai-nilai perilaku sosial tersendiri. Ilmu ekonomi sebagaimana kini diajarkan di sekolah. harganya sedikit lebih mahal. Universalitas teori-teori ekonomi yang kini diterapkan perlu dipertanyakan mengingat setiap kelompok masyarakat memiliki karakteristiknya sendiri. ilmu ekonomi tersebut perlu dipugar kembali. Perbedaan kedua terdapat pada imbalan yang diberikan. maka pada saat menjual kepada Anda. Dalam hal ini ilmu ekonomi sesungguhnya tidak bersendiri. namun prinsip titipan ini tidak sesuai dengan aturan syariah. transaksi pembukaan rekening. tabungan maupun deposito. Perbedaan pertama terletak pada akadnya. Kebaikan yang dapat timbul pada tindakannya adalah sematamata demi atau untuk menjaga kepentingan dirinya sendiri dan bukan oleh dorongan nilai moral dan sebagainya. Inilah yang tampaknya oleh Myrdal dinamakan/disebut sebagai "pemihakan ilmu-ilmu sosial" yang tak terhindarkan. Tentunya masih banyak lagi prinsip-prinsip perbankan syariah. menabung di bank syariah de-ngan yang belaku di bank konvensional hampir tidak ada perbedaan. berdasarkan perjanjian titipan. Keuntungan yang didapat dari pembiayaan tersebut dibagi dua. Hal ini karena. menjanjikan imbalan dengan tingkat bunga tetap terhadap uang yang disetor. sebagai bentuk keuntungan buat bank syariah. untuk bank dan untuk nasabah. semua transaksi harus berdasarkan akad yang dibenarkan oleh syariah. Dengan kata lain. baik giro. yang diistilahkan dengan Murabahah. artinya dana yang diterima bank disalurkan kepada pembiayaan. Oleh karena itu bank harus “menjual” kepada nasabah lain (peminjam) dengan biaya bunga yang lebih tinggi. Teori ilmu sosial termasuk ilmu ekonomi dikembangkan dari penangkapan terhadap hubungan saling terkait dibalik timbulnya gejala-gejala sosial yang diamati. Dengan cara seperti ini maka pengembangan teori ilmu-ilmu sosial akan senantiasa berjalan menurut garis besar jalan yang telah dibentangkan oleh teori-teori besar sebelumnya. Lihat Gunnard Myrdal.

Ilmu ekonomi kapitalis maupun sosialis marxis. gaya hidup hedonistik. Dengan menempatkan dana dalam prinsip al-mudharabah." Maka dari itu jika tinjauan dilakukan dalam kerangka aksiologis. Dalam sistem ini. Surah 39: 38. Dalam hal bank konvensional.5 juta/bulan. musyawarah. Yakni filsafat ekonomi kapitalisme berazas laissez faire (bebas. Dari pendapatan tersebut harus disisihkan terlebih dahulu untuk tabungan pengembalian modal. yang ramah dan jujur. Jika masingmasing sistem tersebut sampai kini pun memperoleh pendukung dan pejuangpejuangnya. . Lahirnya sistem kehidupan kapitalis di satu pihak dan sistem sosialis di pihak lain merupakan bukti tak terbantah tentang akibat penerangan ilmu ekonomi tersebut dalam kehidupan sosial. kerukunan dan kebersamaan serta religius yang selama berabad-abad menjadi permata kebudayaan bangsa kita. Dalam praktiknya. diterapkan untuk: pembiayaan modal kerja. Misalkan Anda membutuhkan kredit untuk pembelian mobil. konsumerisme dan bahkan sekularisme yang banyak dibawa dan timbul dari proses interaksi dengan pola-pola kehidupan baru dan asing. sistem ekonomi bukan satu-satunya sumber dan 7 Lihat Qur’an. materialisme. Pola kehidupan kapitalis adalah wujud dari sistem kehidupan ekonomi kita sekarang ini. dari modal Rp. alasan untuk mempertanyakan ilmu ekonomi kini menjadi makin relevan.30 juta diperoleh pendapatan Rp. Prinsip Al-Murabahah Dalam sistem ini. Dalam bank konvensional. Al-Musyarakah Dalam sistem ini terjadi kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu. Memang. jelas tidak bisa dipisahkan dari tujuan pengembangannya demi kepentingan nilai-nilai filsafat Adam Smith dan Karl Marx. Misalkan.7 Memperhatikan uraian sebelumnya jelas dapat diungkap apa. Boulding dalam bukunya "Toward the Development of a Cultural Economics" mengatakan "mengapa ilmu ekonomi dewasa ini kehilangan artikulturalnya. bagaimana dan betapa akibat-akibat yang dapat ditimbulkan dari penerapan ilmu ekonomi yang selama ini diajarkan di sebagian besar lembaga-lembaga pendidikan tinggi kita. Demikianlah hingga tak heran jika dewasa ini kita makin banyak menyaksikan bergeser dan berpadunya nilai-nilai kehidupan bangsa kita. Akibat dan pengaruh-pengaruhnya telah makin deras merembes kepada bidang-bidang kehidupan lain. Dalam bank konvensional Anda akan dikenakan bunga dan Anda diharuskan membayar cicilan bulanan selama waktu tertentu. Akhirnya muncullah budaya permissive. sebut saja Rp. nisbah untuk tabungan berkisar 55 –56 persen dari hasil investasi yang dilakukan oleh bank. Arus kehidupan telah mengikis nilai-nilai gotong-royong. tolong-menolong. Inti dari pola ini adalah. kitapun menyaksikan makin berjangkitnya nilai-nilai individualisme. Caranya dengan menghitung terlebih dahulu perkiraan pendapatan yang akan diperoleh oleh nasabah dari proyek tersebut. Teori. Kita dan masyarakat akan digiring kepada pola kehidupan dari mana ilmu ekonomi tersebut memperoleh sumber dan daya hidupnya. misalnya 60 persen untuk nasabah dan 40 persen untuk bank. pembiayaan seperti ini mirip dengan kredit modal kerja. selebihnya dibagi antara bank dengan nasabah dengan kesepakatan di muka. Penjual dalam hal ini harus memberi tahu harga produk yang ia beli dan menentukan suatu tingkat keuntungan sebagai tambahan. suku bunga yang berlaku mungkin saja berubah. Para pihak yang bekerja sama memberikan kontribusi modal. Di sektor perbankan. Selanjutnya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 5 diterapkan pada: tabungan dan deposito. Bertukar dan bertambah dengan nilai-nilai kehidupan baru yang asing dan dalam beberapa hal sesungguhnya banyak bertentangan dengan nilai-nilai sebelumnya. melainkan nisbah bagian keuntungan. liberal). bila Anda memiliki usaha dan ingin mendapatkan tambahan modal.2 juta.356 Ekonomi Islam: Sejarah. pemilik dana tidak mendapatkan bunga seperti halnya di bank konvensional. Sedangkan dalam sisi pembiayaan. al-mudharabah. Anda bisa menggunakan produk al-musyarakah ini. Porsi bank syariah akan diberlakukan sebagai penyertaan dengan pembagian keuntungan yang disepakati bersama. terjadi jual beli suatu barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang nilainya disepakati kedua belah pihak. Secara konkret. angka tersebut kira-kira setara dengan 11-12 persen. Keuntungan ataupun risiko usaha tersebut akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan. Sedangkan pada sisi pembiayaan. sehingga berubah menjadi disiplin abstrak yang hampa budaya. terkandung apa yang biasa disebut di bank konvensional sebagai sarana pembiayaan. Kenneth E. dan filsafat sosialisme/marxisme berazas kepada konsep pertarungan kelas. bank syariah dan Anda secara bersama-sama memberikan kontribusi modal yang kemudian digunakan untuk menjalankan usaha. Sedangkan filsafat ekonomi Islam berazas kepada konsep tauhid. maka kepentingan apa-lagikah yang lebih masuk akal untuk diterima selain daripada untuk menjaga nilai-nilai filsafat sistem tersebut. kemiskinan ditengah kemakmuran dan lain-lain yang bertentangan dengan nilai kemanusiaan atau nilai agama. bila seorang pedagang membutuhkan modal untuk berdagang maka dapat mengajukan permohonan untuk pembiayaan bagi hasil seperti al-mudharabah.

Betapapun besarnya peran koperasi di masa mendatang dalam perekonomian kita. Tetapi sejarah dan kenyataan selama ini membuktikan bahwa kemampuan konsep koperasipun sangat terbatas dalam membendung pengaruh paham kapitalis dan sosialis yang tidak kita kehendaki. ketimpangan. Siapa saja dapat memanfaatkan jasa keuangan bank syariah. Sebagai imbalan. al-mudharabah . barulah kemudian dalam. al-mudharabah adalah akad kerja sama usaha antara dua pihak. khususnya dalam sistem perekonomian nasional? Jawabannya akan banyak bergantung dari kemampuan kita untuk menjabarkan nilai-nilai tersebut. orang atau Universal. Seolah-olah faktor ekonomilah yang membentuk karakter manusia. dan segala bentuk kemelaratan serta kemiskinan. banyak dari kalangan usaha yang tidak mampu membayar. Upaya-upaya membendung pengaruh yang tak dikehendakipun bukannya tak ada. kerakusan. tetapi lebih penting dari usaha itu adalah menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai dasar asumtif dari filsafat ilmu ekonomi yang perlu digali dari bumi dan masyarakat bangsa sendiri. tetapi di antara bidang-bidang kehidupan lain. Para pengusaha tersebut tidak perlu membayar bunga sampai puluhan persen. Kesemua nilai dan norma tersebut jelas tidak sejalan dan bahkan bertentangan dengan nilai kontemporer yang ditawarkan dari sistem kehidupan liberal-kapitalistik ataupun marxis-komunistik. tetapi betul-betul merupakan kebijakan bank. baik individu maupun badan hukum. Prinsip titipan atau simpanan—Al-Wadi’ah Al-wadi’ah dapat diartikan sebagai titipan murni dari satu pihak ke pihak yang lain. semua keuntungan yang dihasilkan dari dana titipan tersebut menjadi milik bank (demikian pula sebaliknya). sedangkan apabila rugi. Syariah itu sendiri hanyalah sebuah prinsip atau sistem yang sesuai dengan aturan atau ajaran Islam. Tetapi bagaimana menjadikan nilai-nilai dan norma-norma kehidupan bangsa kita tersebut dapat betul-betul tertanam dan teraktualisir dalam kehidupan negara dan masyarakat kita. mereka cukup berbagi hasil dengan bank syariah. Dan demikianpun apabila kita tengok norma-norma kehidupan ekonomi kita yang tertuang dalam pasal 33 UUD 1945. medio 1997.Aplikasinya dalam produk perbankan. padahal manusialah yang seharusnya mengendalikan tingkah laku ekonomi. Pemberian bonus tidak dilarang dengan catatan tidak disyaratkan sebelumnya dan jumlahnya tidak ditetapkan dalam nominal atau persentasi secara advance. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 355 penyebab dari perubahan yang demikian. ekonomi demikian efektif dan dominannya mempengaruhi sistem kehidupan masyarakat. suku bunga pinjaman melambung tinggi hingga puluhan persen. tetapi apabila ilmu ekonomi yang digunakan tetap ilmu ekonomi liberal-kapitalistik. maka pengelola harus bertanggung jawab atas kerugian tersebut. koperasi tidak menyembuhkan sumber penyakitnya tetapi sekedar mengurangi efek sakit dari penyakit yang timbul. Sebagai konsekuensi. sedangkan pihak lain menjadi pengelola. yakni oleh karena ibarat obat. kita perlu membangun dasar-dasar ontologis. pada saat itu. Prinsip bagi hasil (Profit-sharing) Al-Mudharabah Secara teknis. Sebabnya cukup jelas. Jika dasar-dasar tersebut telah dapat kita letakkan. biasanya diterapkan pada produk-produk pembiayaan dan pendanaan. berpijak pada dan berlaku bagi masyarakat. fenomena ini tidak berlaku bagi pelaku usaha yang menggunakan dana dari bank syariah. sistem syariah telah memberikan manfaat bagi banyak kalangan. Pola transaksi mudharabah. yang harus dijaga dan dikembalikan kapan saja si penitip menghendakinya. Sehingga wajah bangsa kita tampak bopeng karena ketidak adilan.di mana pihak pertama menyediakan seluruh (100 persen) modal. ditanggung oleh pemilik modal selama kerugian tersebut bukan akibat kelalaian di pengelola. Akibatnya. dan juga fasilitas-fasilitas giro lain. merumuskan dan mengembangkan teori-teori ekonomi yang bersumber dari.6 Ekonomi Islam: Sejarah. Hal ini dilakukan dalam upaya merangsang semangat masya-rakat dalam menabung dan sekaligus sebagai indikator kesehatan bank. Keuntungan usaha secara mudharabah dibagi menurut kesepakatan yang dituangkan dalam kontrak. atau lebih utuh tercermin dalam nilai-nilai dasar negara. Teori. Tentunya Anda ingat. Dengan perkataan lain. kita masih akan tetap digiring kepada pola kehidupan yang mengandung nilai-nilai filsafat liberalisme. insentif atau bonus dapat diberikan dan hal ini menjadi kebijakan dari bank bersangkutan. proses selanjutnya kita coba untuk menemukan. Penentuan persentasi bagi hasil dilakukan di awal pengambilan pinjaman. Ketika krisis moneter melanda Indonesia. Dalam dunia perbankan yang semakin kompetitif. si penyimpan mendapat jaminan keamanan terhadap hartanya. epistemologis dan aksiologis di atas mana ilmu ekonomi bangsa kita sendiri akan kita bangun dengan berlandaskan nilai-nilai kultur masyarakat yang 90 persennya beragama Islam. Pada sisi penghimpunan dana. Tapi. Kita mengenal konsep koperasi sebagai alternatif lembaga ekonomi yang diharapkan dapat menggantikan pola kapitalis yang mengandung benih pertentangan antara kelas majikan dan kelas buruh dalam perusahaan. Seandainya kerugian itu diakibatkan karena kecurangan atau kelalian si pengelola. di mana bank sebagai penerima simpanan dapat memanfaatkan prinsip ini yang dalam bank konvensional dikenal dengan produk giro. Pancasila. tidak saja dalam pembentukan lembaga-lembaga ekonomi yang secara formal mengangkat nilai-nilai tersebut sebagai norma-norma yang pasif dan mati.

Muhammad Abdul Mannan mendefisinikan ekonomi Islam sebagai upaya untuk mengoptimalkan nilai Islam dalam kehidupan ekonomi masyarakat. Teori. yaitu: Pertama. Teory dan Model Ekonomi Islam. produk keuangan berprinsip syariah baru dikenal beberapa tahun yang lalu dan masih sangat terbatas. 15 Maret 2006. Bahkan boleh jadi. 1-10.10 8 Muhammad Abdul Mannan. (Jakarta: 2005). Kredit ini merupakan suatu kredit syariah yang bersifat kredit konsumtif. 10 Al Hadits. mencampuri tepung dengan gandum untuk kepentingan rumah. kita lihat defenisinya menurut beberapa ekonom Muslim. 23. untuk dibeli oleh pihak bank dengan tunai. walaupun secara generalitas ia tidak lepas dari permasalahan-permasalah yang sedang dihadapi oleh dunia perekonomian itu sendiri. melainkan juga meliputi berbagai kegiatan ekonomi dan investasi. termasuk di dalamnya berkenaan dengan keuntungan yang telah ditetapkan dan penunaian pembayaran cicilan yang akan dilakukan oleh nasabah selama waktu tertentu. Sebelum melangkah lebih jauh lagi. kehormatan. Dimulai dari sektor perbankan. hakekat ekonomi Islam itu sendiri merupakan ilmu yang dihasilkan dari sebuah upaya manusia keluar dari persoalan ekonomi dengan kebenaran alQur’an dan Hadits. yang oleh Allah dikaitkan dengan ibadah shalat pada dua puluh delapan ayat al-Qur’an. tapi umumnya tidak lepas dari atauran atau syari’at Islam itu sendiri. Metwally. Dalam aktifitas perekonomian.354 Ekonomi Islam: Sejarah. Ekonomi Islam merupakan ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang diilhami oleh nilai-nilai Islam itu sendiri. hlm. 1993). Mengkaji ekonomi dari sudut Islam. kebudayaan dan peradaban. jiwa. Di mana pihak nasabah telah menetapkan barang yang ingin dimilikinya dari sautu developer tertentu dengan harga dan spesifikasi yang jelas. Dan inilah rukun Islam yang ketiga dan dibangun secara sistematik dan agung dalam rangka menuju pembangunan ekonomi masyarakat yang adil. . Islam mempunyai pola tersendiri dalam berinteraksinya atau berprilaku yang umum sangat disesuai dengan aturan syariat Islam itu sendiri.M.M. dengan berdirinya Bank Muamalat pada November 1991. Jadi. Sedangkan menurut M. lebih luas lagi ekonomi berbasis syariah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 7 Kepemilikan rumah melalui kredit perbankan syariah merupakan implementasi juali-beli secara syariah.9 Prinsip jual beli al murabahah ini dilandasakan pada sabda Rasulullah: “Tiga hal yang di dalamnya terdapat keberkahan. pertama. yaitu: agama. bank syariah hanya diperuntukan bagi kaum muslim saja? Maaf. Teori dan Praktek Ekonomi Islam. yang tidak hanya sebagai sekedar agama. 9 8 The Glory of the Past dalam Ekonomi Islam Islam adalah suatu sistem kehidupan yang sangat universal dan komprehensif dan integral. 1. Islam adalah agama dan dunia. keturunan dan harta. Di Indonesia salahsatu bank yang mengeluarkan kredit pemilikan rumah secara syariah ialah Bank Tabungan Nasional Divisi Syariah. nasabah memesan suatu barang dari suatu agen / toko dengan harga dan spesifikasi yang jelas.9 Memang banyak sumbangsih pemikiran terhadap definisi ekonomi Islam itu. (Yogyakarta: Ekonisia. 2004). Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. Di sinilah yang membedakannya. Pustaka AlVabet. “Konsep Ekonomi Islam: Suatu Pengantar”. (Jakarta: Bangkit Daya Insani. 9 M. ra. Dalam aplikasinya.Anda tentu pernah mendengar istilah bank syariah. hlm. Zainul Arifin.10 Walau Indonesia sebagai sebuah Negara dengan pemeluk agama Islam terbesar. agama dan negara. muqarradhah (nama lain dari mudharabah) dan ketiga. Jadi. bukan untuk diperjualbelikan”. ibadah dan mua’malah. Rabu. banyak di antara Anda yang sudah menggunakan jasa lembaga keuangan syariah. Metwally. (Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf. Kemudian pihak bank membelinya dengan tunai kepada pihak developer dan dijualnya secara kredit kepada nasabah dengan keuntungan dan jangka waktu yang telah ditetapkan. Dan ditambah satu lagi. merata dan makmur. atau. 12. aqidah dan syari’ah.8 Mudharabah Muqayyadah Kredit Konsumtif Kredit konsumtif dalam dunia perbankan islam dikenal sebagai jenis produk yang bernama al murabahah. dimana disebutkan bahwa: “Ekonomi Islam adalah ilmu yang mempelajari perilaku Muslim (yang beriman) dalam suatu masyarakat Islam yang mengikuti al-Quran. Murabahah dengan pembayaran cicilan ini juga disebut bai’ bi tsaman ajil. termasuk di pasar modal dan asuransi. akal. riwayat Syuaib ar Rumy. harus ada) diharuskan untuk menjaga dan memeliharanya. hlm. Sebagian dari Anda ada yang menganggap bank syariah hanya untuk komunitas muslim. Apakah benar demikian. itulah ibadah zakat. dan tidak mengenal perubahan harga selama waktu pencicilan sesuai akad yang telah disepakati. Anda salah besar bila beranggapan seperti itu. 8 Kedua. lebih menekan pada usaha mempelajari masalah masyarakat Islam dalam memenuhi kebutuhannya. menjual dengan pembayaran tangguh (murabahah). Prinsip syariah tidak hanya terbatas pada konteks perbankan. hlm. 1995). Salah satu ibadah Islam yang pokok (mua’malat) pada kenyataannya merupakan bagian sistem keuangan dan ekonomi Islam.Bank Syariah sebenarnya berlaku untuk semua Tempo Interaktif. kita akan diajak merefleksikan diri kepada para ahli fiqh dan ahli ushul-fiqh yang telah menjadikan “agama” sebagai salah satu dari lima hal yang sifatnya dlaruri (tidak boleh tidak. 10 Heri Sudarsono. Kemudian Bank menjualnya kepada nasabah sesuai akad jual-beli yang disepakati. Hadits Nabi-nya”. kedua.

Prinsip unitlink. 15 Al Qur’an. Mutiara: Jakarta. (1993). Kendaraan bermotor pun tidak boleh tidak diasuransikan. 9.'' paparnya. khususnya dunia usaha atau bisnis. tidak saja dari industri perbankan dan asuransi. 12 11 104 perusahaan asuransi kerugian. Di Malaysia. Para ulama dan pemimpin Islam telah berbeda pendapat dalam banyak hukum dan masalah. mirip dengan praktik syariah. Islam tidak memberikan batasan tertentu pada manusia untuk mengikuti suatu aturan tertentu. Salah satunya adalah mengurangi pajak yang harus dibayar oleh wajib pajak bila ia memiliki premi asuransi. dan tidak bermaksud pada kesulitan…”. Ada 3 (tiga) alasan menurut pendapat Yusuf Qardhawi 14 . yang kita wajib menghormatinya dan berpegang kepadanya.11 yang artinya “ummat yang pertengahan”. istilah lainnya “ekonomi illahiyah” saja. Pemerintah mempermudah perusahaan yang mengajukan perizinan untuk membuka lembaga keuangan syariah. makin tinggi penjualan premi atau makin banyak nasabah masuk.Al-Maidah (5):66. zaman dan keadaan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 353 Di dalam Al-Qur’an juga. Bila tinggi hasil investasinya. ''Jika tidak segera mencari jalan keluar. Ijtihad dan Qiyas.47 persen. Namun. ''Namun. 34-38. serta tiga perusahaan penyelenggara asuransi untuk PNS dan Polri. Mereka harus membayar klaim dengan tingkat suku bunga sembilan persen sementara bunga pasar saat ini sekitar lima persen saja. Sedangkan sumber hukum ekonomi Islam lain yang diakui oleh empat mazhab adalah: Istihsan. mereka akan bangkrut dalam lima tahun. Pemerintah Malaysia melakukan berbagai kebijakan. Kedua. Dan tidak diragukan lagi bahwa ekonomi adalah urusan dunia. pasar modal syariah pun tumbuh pesar. Atau. Karena itu mengikat manusia dengan aturan yang terbatas. Sesungguhnya Islam telah datang membawa risalah yang bersifat umum dan bersifat kekal. Premi Asuransi Jadi Pengurang Pajak untuk mendorong rakyat mengikuti asuransi. Lihat juga. Allah berfirman: “… Allah bermaksud kepada kamu sekalian kemudahan. Fuad Fachcruddin (1982). “Kalian lebih mengetahui urusan dunia kalian”. Sesungguhnya Rasullullah saw sendiri menyatakan. disamping itu sumber hukum lainya ialah Ijma'. rasio penduduk yang memiliki asuransi jiwa di Malaysia mencapai 32. Hadits ini merupakan masih dalam urusan dunia. Karena itu. Sedangkan sistem ekonomi. makin besar peluang kerugian industri asuransi. empat perusahaan reasuransi.12 Ekonomi Islam sebagai ilmu ekonomi didasarkan atas sumber hukum Islam. BPFE. diperlakukan sebagai tax deducting. akan menafikan keumuman dan kekekalan risalah. persoalan ekonomi Islam diidentikan dengan Iqtishad. Perbedaan Para Ulama dan Pemimpin Islam. dengan kondisi suku bunga yang relatif rendah. atau yang lebih populer dikalangan umat Islam. Dana Bhakti Wakaf.'' katanya lagi.15 dan Ketiga. Hanya saja industri konvensional tersebut tak perlu membuat akad sebagaimana industri asuransi syariah. Dalam hal syariah pun demikian. 11. “Kalian lebih mengetahui urusan dunia kalian”. kata Syakir Sula. “ekonomi Qur’an. Keumuman dan Kekekalan Risalah Islamiyyah. Yogyakarta. divisi syariah merupakan jalan keluar bagi industri asuransi konvensional yang tengah dilanda masalah. 14 Yusuf Qardhawi. dengan memberikan 3 alasan. Ahmad Azhar Basyir. hlm. maka tinggi pula hasil baginya kepada nasabah. menurut Syakir Sula. Dalam kondisi seperti itu. tidak ada peraturan atau undangundang yang menyatakan harus bernama ekonomi Islam. Premi asuransi di Malaysia. kecuali jika ingin mewajibkan manusia dengan jalan menyulitkan dan menyempitkan. Potensi asuransi syariah di Indonesia cukup tinggi. Dengan cara ini. Istislah.5 persen pada empat tahun mendatang.13 Dalam pandangan Islam terhadapa urusan ekonomi. “Teori dan Praktek Ekonomi Islam (terj). surat Al-Baqarah ayat 185.91 persen. politik dan sejenisnya bisa berubah sesuai perubahan lingkungan. Dari sini bisa dinyatakan bahwa Ekonomi Islam bukan nama baku dalam terminologi Islam. yaitu: Pertama. Ekonomi Islam. Sementara rasio premi asuransi jiwa terhadap GDP (Produk Domestik Bruto) sekitar 4. 13 Lihat Muhammad Abdul Mannan. Yogyakarta. Selain itu Mashlahah Mursalah dan ‘urf (adat kebiasaan) merupakan sumber hukum yang juga harus diperhatuikan. atau hanya “ekonomi Islam” saja.” Peran Nilai dan Moral dalam Perekonomian Islam” Jakarta: Robbani Press. kemungkinan pemerintah ingin kehidupan rakyatnya terjamin oleh asuransi. “ekonomi syariah”.82 persen dan menjadi 7. hlm. hlm 16-18. asuransi konvensional bisa menjual produk unitlink. Dengan kebijakan semacam itu. Jika tak mau membuka atau mengonversi jadi syariah. dan dua perusahaan penyelenggara program asuransi sosial dan Jamsostek.8 Ekonomi Islam: Sejarah. Hadits yang berbunyi. Atau pun bisa diartikan mengunakan rizki yang ada di sekitar kita dengan cara berhemat agar kita menjadi manusia-manusia yang baik dan tidak merusak nikmat apa pun yang diberikan kepadaa-Nya. ''Asuransi bisnis yang potensial tidak saja di Malaysia tapi juga di Indonesia.'' Kredit Pemilikan Rumah Syari’ah . padahal semua itu telah dinafikan oleh Allah dalam agama-Nya. 1997. hlm. yaitu al-Qur’an dan al-Hadits sebagai sumber utamanya. Saat ini memang baru sekitar satu persen dari total asuransi. sehingga kita mengalami kesulitan untuk menetapkan satu Qs. tingkat keuntungan yang dijanjikan kepada konsumen adalah berdasarkan perkiraan tingkat investasi nasional. “…di antara mereka ada golongan yang pertengahan”. Dunia asuransi konvensional tengah dilanda negative spread (jumlah kewajiban lebih besar dari bunga hasil investasi). Teori. dan Istishab. (1987) Garis Besar Sistem Ekonomi Islam. tahun depan pangsa pasar asuransi syariah akan meningkat jadi 1.

Gatra.Ikatan Cendekia Muslim Indonesia. Sebagaimana para khalifah kaum Muslimin dan para penguasa mereka juga berbeda pendapat dalam mengaplikasikan prinsipprinsipnya. Ekonomi Islam sangat mendorong produktifitas dan mengembangkannya baik kuantitas maupun kualitas. Kelahiran disiplin ekonomi Islam yang baru hanyalah suatu contoh dari kebangkitan yang bersifat kreatif. maysir (perjudian). Menurut perkiraan dia. Kebangkitan Islam merupakan suatu kenyataan yang telah selesai. 7 ICMI . Daya bangkit pemikiran Islam masa kini adalah suatu aspek dari perkembangan ini. yang secara paksa dicangkokkan pada masyarakat Islam. riba. pada tahun 2005 pangsa pasar asuransi syariah naik 1. Rabu. kebudayaan dan peradaban masa depan mereka. kini ada 14 perusahaan asuransi syariah. Kebangkitan Pemikiran Ekonomi Islam Kebangkitan Islam pada masa ini tidaklah semata-mata bersifat kegiatan politik. 15 Maret 2006.36 persen. Rifwan Hendri. 4 5 sistem yang disepakati. risywah (suap). Jeddah tahun 1985 menyatakan boleh model asuransi seperti ini. Takaful atau Tadhamun) adalah usaha saling melindungi dan tolong menolong diantara sejumlah orang/ pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan/ atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi resiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan syariah. asuransi syariah pun berkembang pesat. Jumlah perusahaan asuransi secara total mencapai 357. 6 Namun potensi itu lebih banyak dikuasi perusahaan asing. Masyarakat perlu disadarkan bahwa saat ini sudah ada asuransi yang operasinya tanpa riba. . 21 Mei 2004. politik. Jumat. belum akan menyelesaikan masalah karena perusahaan asuransi harus menyebar risiko minimal di tiga perusahaan reasuransi. Saat ini terdapat 17 perusahaan asuransi termasuk yang murni syariah dan asuransi konvensional yang membuka cabang syariah. “Asuransi Syariah”. la lebih merupakan lambang dari perubahan mendasar dari dunia Islam masa kini: suatu usaha untuk melepaskan diri dari ikatan-ikatan budaya dasar peradaban Barat.Ini merupakan usaha berdimensi banyak dan masih pada tahap pembentukan. penyebab tidak signifikannya pertumbuhan asuransi syariah adalah lantaran kurangnya sosialisasi kepada umat Islam. perusahaan asuransi dan reasuransi terdiri atas 60 perusahaan asuransi jiwa.5 Industri asuransi syariah di Indonesia mempunyai peluang berkembang yang sangat besar. sehingga menjadikan gambaran sistem ini jelas baik secara historis maupun teoritis. Ini adalah proses kreatif walaupun penuh tantangan dan meliputi hampir seluruh segi kehidupan mereka di bidang intelektual. Mereka terlibat dalam mawas diri yang seksama. Pada dasawarsa inilah mulai diakui transisi yang sehat dari pemunculan "ajaran ekonomi Islam". 21/ DSN-MUI/IX/2001. Rinciannya terdiri atas 173 asuransi dan perusahaan reasuransi serta 184 perusahaan penunjang asuransi.Sebagaimana perbankan syariah. dzulm (penganiayaan). Dalam keadaan demikian dia hanyalah permulaan menuju masa depan yang penuh tantangan. serta perumusan suatu strategi baru untuk perkembangan yang bebas dengan menimba inspirasi dari cita-cita dan tata nilai Islam mengenai Ummah. Data direktorat Asuransi Departemen Keuangan menunjukan bahwa bisnis ini rata-rata tumbuh 20% pertahun. hanya dalam pengertian bahwa ia merupakan awal dari suatu proses. Dari data yang ia miliki.7 Angka tersebut meningkat dari akhir 2002 yang hanya sekitar 0. Perusahaan asruansi syariah lokal pada tahun ini diperkirakan baru akan mencapai 40 perusahaan. sebanyak 70 persen asuransi syariah dikuasai perusashaan asing. Dari jumlah tersebut baru 35 perusahaan yang disetujui dewan syariah nasional dan yang beroperasi baru 30 perusahaan. Karenanya lahirlah kesegaran baru dalam cara berfikir Islam: ide-ide baru ditelurkan dan pendekatan-pendekatan baru pun mulai dikembangkan. Ditilik dari jenisnya. pendidikan. barang haram dan maksiat. kebudayaan dan internasional.5 persen dibandingkan tahun sebelumnya (2004). Teori. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 9 Makkah tahun 1978 dan Fatwa Majma' Fiqh. Perusahaan reasuransi syariah baru akan dibuka dengan masuknya Reindo. menjadi pengucapan yang sistimatik dari "ekonomi Islam". Menurut Dewan Syariah Nasional MUI. tanpa belas kasih mengabaikan aspirasi ideologi mereka serta tradisi sejarahnya. atau satu persen dari total premi konvensional yang mencapai Rp 20 triliun. Bahkan Islam mengerahkan semua itu untuk kepentingan produksi. Islam melarang menyianyiakan potensi material maupun potensi sumber daya manusia. Kini. sosial. Akad yang sesuai dengan syariah adalah yang tidak mengandung gharar (penipuan). Dimulai dengan berdirinya Asuransi Takaful Indonesia tahun 1994. ekonomi. Adalah wajar untuk menganggap bahwa dasawarsa 1970-an merupakan garis pisah dari perkembangan pemikiran Islam mengenai ekonomi. Syakir mengatakan bila baru satu perusahaan reasuransi. suatu pengkajian kembali dari perkembangan kebudayaan selama dominasi Barat dan pengaruh lanjutannya. Di dalam ekonomi Islam kegiatan produksi menjadi sesuatu yang unik dan istimewa sebab di dalamnya terdapat faktor itqan (profesionalitas) yang dicintai Allah dan Ihsan yang diwajibkan Allah atas segala sesuatu.4 Asuransi Syariah (Ta’min.352 Ekonomi Islam: Sejarah. 25 Desember 2004. 30 Juli 2002. dalam Fatwa DSN No. sumbangan premi asuransi syariah hanya Rp 20 miliar. Dengan demikian Pesantren Virtual. 6 Tempo Interaktif. dan suatu usaha untuk menemukan kembali Islam sebagai dasar dari suatu sistem sosial yang baru.

Pembiayaan mudhorobah 2. 17 Ibid. Pembiayaan musyarokah. Tabungan mudhorobah 3. Teori. “Penerapan Petunjuk Al-Qur’an Pada Produk Perbankan”. Meratakan kesempatan usaha (59:7) 4. Dijadikan modal usaha dagang (2:275 dan 4: 29) 2. Tabungan mudhorobah 2. Asuransi ini tidak berorientasi komersial. Ini merupakan tambahan dimensi baru bagi penilaian segala persoalan dan amaliahnya dalam kehidupan dunia ini. Filsafat Ekonomi Islam Prinsip utama filsafat ekonomi Islam terletak pada hubungan manusia dengan Tuhan. 1986). B Pola Investasi 1. 30 Juli 2002. Hubungan manusia dengan Tuhannya dirumuskan dengan tauhid. Beban usaha sesuai kemampuan (2:268) 5. .18 16 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 351 investasi yang berkualitas berdasarkan berbagai kriteria seperti penyerapan tenaga kerja. Pembiayaan mudharabah 4. yaitu makhluk-makhluk manusia lainnya serta tujuan hidupnya di muka bumi. Alam semesta dengan segala sumber daya dan tenaga yang dikandungnya disediakan Allah bagi manusia untuk dimanfaatkan. Fatwa Mu'tamar ulama Islam sedunia kedua tahun 1965 di Kairo. Depositi mudhorobah Asuransi Islam di Indonesia Banyak fatwa-fatwa ulama yang mengatakan haram asuransi konvensional ini. "Tauhid adalah ibarat mata uang dengan dua muka. Fatwa Mu'tamar Ulama Sedunia ke tujuh tahun 1972. Konsep & Aplikasinya di Indonesia tibalah saatnya untuk berhenti sejenak dan mengamati dengan seksama semua literatur yang pernah dihasilkan selama tujuh puluh tahun terakhir mengenai berbagai aspek pemikiran tentang ekonomi Islam. ekspor dll melalui pendekatan yang strategis. baik menyangkut ibadah maupun panggilan hidup untuk menciptakan pola kehidupan sesuai dengan iradat-Nya.Pembiayaan murobahah 2. Depositi mudhorobah Pemyaluran Pembiayaan Jual Beli 1. Karakteristik operasional perbankan syariah menurut Karnaen Perwataatmaja. Kehidupan manusia di muka bumi merupakan suatu ujian. Lebih tepatnya prinsip utama filsafat ekonomi Islam ialah ada pada makna kalimat tauhid.17 Karena setiap orang mendapatkan kesempatan yang sama berhubungan dengan Tuhan dan alam semesta.3 Pola kerja asuransi ta'awun: perusahaan asuransi bertindak memfasilitasi dana yang disetorkan atau dipinjamkan oleh para peserta asuransi. dalam melaksanakan kehendak Allah itu. dan 3:130) 2. alam semesta dan orang-orangnya.10 Ekonomi Islam: Sejarah. namun lebih kepada orientasi sosial. 2. tapi juga merintis jalan untuk kerja lebih analitis. dengan pengerahan ahli-ahli ekonomi profesional untuk membina sistem mereka pada seperangkat aksioma dan norma yang dibangun secara mantap lewat diskusi yang menguraikan pendekatan secara Islam mengenai kehidupan dan masalah-masalah ekonominya. Jeddah tahun 1985. secara sukarela dan menyalurkan kepada para peserta asuransi yang terkena musibah. Giro wadi’ah SIMPANAN BAGI HASIL. kerusakan barang atau musibah lainnya. Mesir Januari 1919 dan Desember 1925. 276. (Jakarta: LIPPM. maka ia harus mempertanggung-jawabkannya dihadapan Allah dan keberhasilan hidup ukhrowinya tergantung pada amaliahnya dalam kehidupan di muka bumi. Pembiayaan bai’bi tsaman’ajil Pembiayaan Bagi Hasil 3. dan maksud-nya ialah untuk membuktikan keberhasilan tiap manusia dalam ujian tersebut. baik kematian. Pembaiayaan murobahah. Hakikat tauhid adalah penyerahan diri yang bulat kepada kehendak Ilahi. Perintah meninggal sistem riba (2:275. Fatwa Majma'ul Foqh. hlm. yang pertama menggambarkan Allah sebagai Khaliq (pencipta) dan pada sisi lainnya semua manusia adalah sama atau setiap orang adalah saudara bagi yang lain". yakni kalimat syahadat. Hubungan tersebut berupa hubungan persaudaraan (mu'min akhul mu'min) dan persamaan (musaawah). lalu hubungan tertentu antar manusia dengan manusia pun ditetapkan. tapi semua itu milik Allah semata-mata. 7: 35 2 Karnaen A. Pengetahuan hanya Allah saja yang tahu keberhasilan usaha pada masa yang akan datang (31: 34) Simpanan Simpanan Amanah 1. dengan maksud bukan saja untuk menelaah kembali kenyataan yang ada. 13. pembiayaan musyarokah Pembiayaan Jual Beli 1. Pemikiran Ekonomi Islam. seperti fatwa ulama Azhar. 18 Q. sebagai berikut:2 Tabel 13 Karakteristik Operasional Perbankan Syariah No A Panduan Al-Qur’an Pola Simpanan 1. 2. Ditanam untuk memproduksi barang dan jasa dengan sistem bagi hasil (7:20) dan (38:24) 3. Jaminan pembaiayaan (2:283) Simpanan Bagi Hasil 1.16 Iradat Allah ini merupakan sumber tata nilai dan merupakan tujuan akhir daya-upaya manusia. Pembiayaan bai’b tsaman’ ajil PEMBIAYAAN BAGI HASIL 1. Permataatmaja. Karena kehidupan manusia di muka bumi merupakan ujian dan semua perbekalan yang tersedia bagi manusia adalah amanat. fatwa Konferensi Ekonomi Islam pertama tahun 1976 di Mekah dan Fatwa Majma' Fiqh.S. 3 Pesantren Virtual. Muhammad Nejatullah Siddiqi.

Banyak penulis membahas tujuan usaha ekonomi yang baik secara terperinci. Suatu kehidupan yang baik antara lain adalah kehidupan yang mencukupi secara material. 24 21 Q. serta memperbaiki prosedur untuk lisensi impor sebagaimana disarankan dalam white paper. ”Economic of Islam”. 6: 112. memperbaiki prosedur ekspor di pelabuhan (saat ini dibutuhkan sekitar 30 tanda tangan yang seharusnya dapat dipersingkat dan dipermudah). agar dapat bertahan dan mencapai kehidupan yang baik. Menabung untuk jaminan hari tua dan hasrat untuk bisa meninggalkan warisan bagi keturunan diakui pula sebagai tujuan usaha produktif yang dibenarkan. HAKI). yang diridhai oleh Allah. Pada saat yang bersamaan perlu dipikirkan bagaimana merestrukturisasi BKPM untuk menggalakkan promosi. Disepakati bahwa untuk menempuh ujian kehidupan hendaklah dilakukan dengan wajar dan tidak seorang pun harus hidup tanpa bekal yang cukup dari sumber-sumber kehidupan yang dibutuhkan. lebih baik menghapus semua hambatan non tarif. Teori. (termasuk juga investor domestik) sebagai sinyal yang baik bagi iklim investasi. perniagaan. 14: 34. Dalam jangka menengah dan panjang yang dapat dilakukan diantaranya adalah mengadakan pendidikan dan pelatihan SDM. serta mengenai tingkatan kontrol sosial yang diperlukan. Tujuan ini bisa bersifat pribadi atau sosial (masyarakat). Yang perlu diciptakan adalah iklim yang kondusif untuk semua sektor dan jika memang diinginkan dapat diciptakan enclave secara geografis misalnya di daerah tertentu yang sudah ada cluster industri. merupakan pandangan yang mendapat dukungan luas dalam kepustakaan masalah ini. . Deregulasi tarif dilakukan melalui harmonisasi tariff untuk mencapai tingkat tarif tertentu sesuai white paper dan negosiasi WTO ( World Trade Organization). local content) dan memilih sektor ( picking winners) tidak dapat dikatakan berhasil di negara lain. Yang penting sekali adalah motivasi atau niat serta tujuan dari kegiatan ekonomi. hlm. langkah ini tidak akan berguna jika tidak dapat diimplementasikan dengan baik. Mereka berbeda tentunya mengenai cara pembagian sumber-sumber ini tersebut oleh individu-individu secara merata dan adil. 19 Penulis lain mengatakan bahwa hidup berkecukupan (kifayah) dan damai (amn) merupakan dua hal pokok yang tidak dapat dipisahkan. sesuai dengan nikmat Allah yang hampir tidak terbatas. Sementara tidak ada batas 19 20 Q. perdagangan. serta menarik Sementara para penulis setuju mengenai dasar filsafat tersebut. Juga disepakati bahwa Islam menolak hidup bertapa (asceticisme). Masalah ini akan dibahas lebih lanjut pada bagian lain. dan mengurangi ekonomi biaya tinggi. mempertimbangkan kembali PPN BM. semua kegiatan ekonomi merupakan amal ibadah. serta nenciptakan kebijakan investasi yang kondusif.20 Usaha Ekonomi Filsafat di atas membuka perspektif yang baik bagi kegiatan ekonomi. Ekonomi biaya tinggi dapat dilakukan melalui pengembalian PPN (Pajak Pertambahan Nilai) dan bea masuk (PPN BM) lain untuk produk ekspor dengan tepat dan cepat ( green lane dan faster audits). Dalam jangka pendek yang dapat dilakukan adalah melakukan deregulasi tarif. industri dan berbagai bentuk kegiatan produktif yang sudah dikenal pada awal sejarah Islam. kebijakan investasi yang dapat dilakukan adalah mengimplementasikan prinsip-prinsip dasar national treatment dan non discrimination. Kebijakan investasi yang dapat dilakukan dalam jangka pendek adalah meneruskan langkah-langkah yang ada di white paper (mengurangi daftar negatif) dan mengevaluasi apa yang sudah dicapai BKPM dalam implementasi one stop service untuk perijinan investasi. Tujuan pribadi yang diperbolehkan (sah) termasuk antara lain pemenuhan kebutuhan pribadi dan keluarga. Mendasarkan alasannya pada 2 ayat Al Qur'an yang jelas (qath'i). Bila diawali dengan niat atau motivasi yang tepat. Kebijakan lain adalah membentuk tim yang profesional untuk melakukan promosi. 21 Tiap penulis masalah ini mengutip ayat-ayat Qur'an dan Hadits Rasulullah Saw. serta mengurangi korupsi di bea cukai. Kebijakan industri seperti masa lalu mungkin tidak lagi tepat untuk diimplementasikan karena instrumennya sudah terbatas dengan adanya WTO (seperti subsidized credit. menjaga tidak terjadinya persaingan yang tidak sehat (behind border measures seperti competition policy. Sementara itu dalam jangka menengah dan panjang. Karena itu. Kebutuhan minimal untuk mempertahankan kehidupan pada dasarnya adalah kewajiban. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 11 melakukan spesialisasi pengembangan niche di sektor manufaktur serta mengembangkan keunggulan komparatif baru (termasuk di jasa-jasa seperti pariwisata dan ekspor tenaga kerja). untuk menunjukkan bahwa pertanian. Muhammad Nejatullah Siddiqi.S. niscaya kamu tidak bisa menghitungnya". Wilayah tersebut adalah wilayah dimana bea cukai dan lain-lain dibenahi secara total. jika ada kekhawatiran demikian.S. telah disebutkan secara tegas dalam hubungan ini. maka berbagai takanan dalam uraian mereka di jumpai pada dua masalah terakhir. Kesempatan yang sama dan santunan sosial bagi orang yang cacat merupakan syarat minimal dalam hal ini. Manusia dianjurkan untuk memanfaatkan kesempatan luas untuk berproduksi. Islamic Though. yakni hubungan antar manusia dengan manusia dalam memanfaatkan karunia Allah. Sebagaimana firman-Nya: "Dan jika kamu hitung-hitung nikmat Allah. mencari jenis kebijakan industri yang cocok. Tiada larangan apa pun untuk menjalankan usaha ekonomi. Namun demikian.350 Ekonomi Islam: Sejarah. dan membenahi salah satu high profile case seperti kasus Manulife dan Cemex.

Pada pengarang Ekonomic Committee Report dari Jama'at alIslami Pakistan beranggapan bahwa tujuan kegiatan ekonomi ialah "untuk menjadikan masyarakat Islam secara ekonomis kuat. hlm. dari sisi perdagangan internasional. Kedua. sehingga ia dapat dikembangkan dan mampu bersaing dengan baik dan berhasil dengan sistem ekonomi lainnya di seluruh dunia". Konsep & Aplikasinya di Indonesia maximum ditetapkan dalam batas jumlah. meningkatnya hambatan tariff dan birokrasi serta sangat kurangnya promosi yang terpadu dan profesional. Pemberantasan kelaparan dan kemelaratan. Keempat. Rekomendasi Spesifik Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam upaya meningkatkan daya saing dan kinerja ekspor Indonesia. Tiap penulis terkemuka menyinggung masalah ini dan semua pendekatan yang berbeda-beda mengenai suatu reorganisasi Islam tentang ekonomi modern tampak dalam pendirian mereka mengenai hak milik dalam Islam. prasarana. atau berasal dari perluasan dan peningkatan kapasitas Tim Tarif yang ada sekarang. 141-144 Lihat. 23 22 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 349 dilakukan oleh President’ s Office atau suatu planning agency ( revitalize Bappenas) dan dapat dikaitkan atau dipastikan komitmennya tidak bertentangan dengan rambu-rambu perjanjian perdagangan regional/multilateral. (AL-Qahirah: majma’al Buhuth Al-Islamiyah. Sasaran kebijakan perdagangan internasional seyogyanya diarahkan untuk mempertahankan daya saing produk Indonesia yang memiliki keunggulan komparatif dan . dan kebijakan industri (secara umum.22 Penulisan masa akhir mengenai kegiatan ekonomi memberi arti yang sangat penting untuk tujuan sosial. Teori. bertentangan dengan sifat keterbatasan dari tujuan-tujuan perorangan. Jama’at-e-Islami Pakistan. untuk mempertimbangkan permohonan untuk proteksi. Sedangkan keserakahan. Suatu badan independen yang baru dapat dibentuk. tenaga kerja). melakukan langkahlangkah debirokratisasi secara nyata di tingkat pusat maupun daerah. dan melakukan public hearing mengenai assessment tersebut. Misalnya. Dalam jangka menengah dan panjang aspek-aspek yang perlu dibenahi adalah masalah teknologi. Di bawah ini kami akan coba terlebih dahulu menguraikan apa yang telah sama-sama disepakati dan sesudah itu memisah-misahkan tulisan-tulisan khusus. 24 Lihat. Oleh karena itu. dianggap sebagai memenuhi kehendak Allah dan dijanjikan balasan yang setimpal di dunia dan di akhirat. promosi secara strategis. penyakit dan buta huruf serta pengerahan dana untuk memperkuat negara Islam dan penyebaran agama Allah (da'wan) dinyatakan sebagai tujuan terpuji dari kegiatan ekonomi perorangan. dari sisi kebijakan makro. kebijakan perdagangan dan investasi sudah cukup terbuka. Kesederhanaan pada umumnya diartikan dalam kaitannya dengan konsep negatif mengenai keborosan (israf) dan pengeluaran barang dan jasa yang dilarang oleh Islam (tabdzir). Salah satu dari langkah tersebut bisa dalam bentuk gebrakan untuk menunjukkan keseriusan pemerintah baru (misalnya menutup lembaga bea cukai dan menggantinya dengan lembaga baru). Dalam jangka menengah yang dapat dilakukan adalah mengatasi masalah struktural yang menyebabkan inflasi (misalnya distribusi dan transportasi). geografis ataupun sektoral).24 Pemilikan Sifat dan fungsi pemilikan merupakan salah satu topik yang paling banyak didiskusikan dalam kepustakaan Ekonomi Islam. (First Publishid: 1948). Social Justice in Islam. Al-Iqtishad al-Islami Madhahaban wa Nizaman wa Dirasah Muqaranah. (Lahore: 1969). b) Suatu mekanisme untuk mempertahankan konsensus dan mengatasi perbedaan pendapat/sengketa dalam menjalankan kebijakan perdagangan. Pemuasan hati dengan kehidupan mewah dan hasrat untuk berbangga-bangga dicela. Ketiga. dalam jangka pendek perlu dilakukan beberapa langkah sebagai berikut: Pertama. atau dapat juga dilakukan di Bappenas atau Kantor Menko. Ibrahim At-Tahawi. Pemilikan hakiki hanya ada pada Allah. Islam tidak dapat membenarkan pamer kemewahan dari golongan elite yang bergelimang kemewahan. Pertama. Prosedur harus ada untuk menciptakan penilaian yang independen dan obyektif untuk melakukan evaluasi mengenai dampak kepada konsumen dan sektor lain. Seseorang yang terlibat dalam kegiatan produktif untuk tujuan-tujuan tersebut di atas.12 Ekonomi Islam: Sejarah. Permasalahan yang dihadapi lebih pada aspek implementasi dan inkonsistensi maupun ketidakjelasan dalam implementasi (termasuk faktor korupsi). kualitas investasi. Manshur bara e intkhabat 1970. 23 Disebutkan bahwa hubungan yang sifatnya tidak terbatas dari tujuan sosial dalam kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi yang demikian. yang diungkapkan dengan kalimat "Berjuang di jalan Allah". melakukan promosi dan trouble shooting terhadap permasalahan secara profesional dan baik. Kestabilan makro melalui pengendalian inflasi (depresiasi terkendali dan menekan tingkat suku bunga rendah) bukan merupakan jawaban untuk menstimulus sektor riel dan ekspor. Banyak karya yang khusus mengenai masalah ini dapat ditemui dalam berbagai bahasa. bakhil (kikir) dan keinginan yang berlebihan untuk mencapai kesenangan dan kemewahan adalah tercela. dan jika dilaksanakan akan menciptakan ambivalensi atas inflation targetting policy dari BI. beberapa langkah deregulasi yang prioritas (pajak. HRD. Kedua. Kesederhanaan dalam usaha pemenuhan kebutuhan ini lebih diutamakan. 1974). sedangkan manusia memegang hak milik sebagai titipan (amanat) yang harus dipertanggung-jawabkan kepada Sayyid Qutb. karena bukan masalah utama. diberikan ruang gerak yang tidak terbatas dan sangat digalakkan.

dan c) Tingkat kontrol sosial atas hak-hak milik pribadi dan keadaan-keadaan yang memungkinkan dihilangkannya atau dibatasinya hak milik pribadi tersebut. dalam Guidepost of the Road: The Economic Aspect. hlm 24. yang akibatnya justru meningkatkan penyelundupan karena menyebabkan harga naik. punya wewenang untuk mengatur cara penggunaan kekayaan. (Damaskus: al-Moslemoon). sesuai dengan ketentuan bahwa penggantian yang layak harus dibayarkan kepada pemilik keuntungan yang bersangkutan. mengamankan pengaruh dari kelompok-kelompok yang beraneka ragam yang akan mendorong adanya proteksi. menggunakan pengaturan impor dan kenaikan tariff untuk memberantas penyelundupan. Prinsip-prinsip Untuk Merespon Pertama. Sayyid Abd Al-Qadir 'Audah mengemukakan secara panjang lebar: "Masyarakat (jama'ah) lewat wakilnya seperti penguasa dan hakim. Usaha mendapatkan kekayaan. Ketiga. Misalnya. dapat mencabut keuntungan kekayaan perorangan. rumah tinggal dan yang semacamnya. Terdapat kewajiban tertentu terhadap orang lain mengenai hak milik perorangan. Hal ini bisa diperoleh dari proses perencanaan yang Allah. yaitu: a) Fungsi pokok pemilikan pribadi. Pemilikan harta secara absolut bertentangan dengan ajaran Islam.348 Ekonomi Islam: Sejarah. Di samping milik pribadi. termasuk golongan miskin. Beberapa penulis berkeyakinan bahwa pemilik hakiki (Allah) telah melimpahkan hak-hak pemilikan terutama kepada seluruh masyarakat manusia dan penguasaan hak-hak tersebut oleh perorangan menurut sistem ekonomi Islam adalah salah. Mereka mempertahankan fungsi sosial hak pemilik atas tanah dan sumber alam lain serta membatasi milik pribadi atas barang-barang konsumtif. Fungsi dari dua macam pemilikan itu tidak secara kaku ditetapkan. karena pemilikan itu hanya ada pada Allah semata. Di samping itu. kebijakan tertentu akan tetap diperlukan untuk mengamankan atau memberi perlakuan khusus kepada kelompok. sehingga dibutuhkan dua hal yaitu: a) Suatu proses untuk mencapai kesepakatan visi dan pendekatan pada tingkat menterimenteri sektoral. berpendirian seperti ini. Walaupun Islam mengizinkan 25 Abu Aiman. . b) Cakupan relatif antara milik bersama dan milik pribadi. Semua kekayaan adalah milik Allah. maka pemilikan bersama merupakan konsepsi inti dalam Islam. Bilamana faham ekstrim sosialistis seperti di atas tidak mendapat dukungan berarti dalam keputustakaan dan ditolak secara umum sebagai suatu usaha yang tidak berhasil untuk menampilkan Islam menurut faham sosialis. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 13 biaya ekspor produk Indonesia. Tanpa konsensus dan strategi/visi yang disepakati. Ketentuan dalam Islam adalah semua hak kepunyaan Allah untuk kebaikan masyarakat dan hak ini dipegang oleh pemerintah dan tidak oleh perorangan. bila kehendak umum menuntut. daerah atau sektor tertentu. (Lahore: Quranic Reasearch Centre). Perwez dan Nasir A Sheikh dari Pakistan dan beberapa penganut sosialis Arab. 26 G. Secara politis seringkali harus dilakukan – dan mungkin penting untuk dilakukan demi mengimbangi pendekatan “liberalisasi”. perbaikan logistik darat dan antar pulau juga sangat penting supaya daerah-daerah yang terpencil/ miskin dapat terintegrasi dengan pasar dunia. subsidi atau perlakuan preferensial. Untuk ini perlu dipikirkan bagaimana mengelola proses dengan kepentingan yang beraneka ragam tersebut sehingga menghasilkan kebijakan yang konsisten dan coherent. pemanfaatannya dan penyalurannya tunduk pada ketentuan yang telah diberikan dan hendaklah mengikuti kaidah-kaidah yang ditetapkan oleh Allah. tetapi Allah menyediakannya untuk kebaikan masyarakat. Yang akan diuntungkan adalah masyarakat luas. Sebagian besar ekspor Indonesia menggunakan kontainer yang dikapalkan melalui Singapura dan Malaysia karena tidak efisiennya pelabuhan Indonesia. konsensus mengenai visi dan tim executive yang kompak. Dalam hal ini diperlukan kepemimpinan yang kuat. tapi dibiarkan untuk ditentukan sesuai dengan ketentuan syari'at berdasarkan kebutuhan dan keadaan. transparan dan dalam kerangka governance yang benar dan ada masa akhir yang jelas dengan built in review. sesuai dengan peraturan dan hukum yang terdapat dengan jelas dalam syari'at dan juga seperti telah diuraikan dalam filsafat ekonomi di atas. Liberalisasi dan perekonomian yang terintegrasi dengan ekonomi regional dan dunia bukan tujuan akhir. kebijakan akan selalu ambivalen dan tidak terfokus. "Masyarakat lewat penguasa yang mewakilinya. Quranic Economic. Teori. Berdasarkan suatu penelitian. harus disadari bahwa kebijakan perdagangan dan investasi hanya bagian dari keseluruhan. namun ramburambu kebijakan yang baik harus dipegang dalam menjalankan kebijakan “preferential” tersebut. “Ma’alim at-Thariq: al-Nahiyah al-Iqtishadiyah”.25 Perbedaan-perbedaan berkisar pada tiga masalah pokok. Parwez. Kedua. Preferensi diberikan berdasarkan kinerja atau indikator yang jelas. diperlukan adanya konsensus mengenai pentingnya tujuan akhir ini dan tentunya berdasarkan ekonomi pasar. ada beberapa tokoh terkemuka menolak pengutamaan hak milik perorangan. karena memperoleh produk yang berkualitas dengan harga bersaing dan memperoleh angkatan kerja yang bermutu.A. Indonesia dapat meningkatkan ekspor sebesar 18% jika logistik pelabuhan dan prosedur mencapai tingkat efisiensi setengah saja dari rata-rata negara APEC. Tujuan akhir adalah penciptaan industri dan produsen yang dapat bersaing dan terintegrasi dengan dunia sebagai cara untuk mencapai pembangunan yang berbasis luas ( broad-based economic development). Dengan demikian.26 Dalam hubungan ini.

Karena tiap pribadi tidak sama kemampuannya untuk mengelola atau mengambil manfaat dari sumber-sumber tersebut. Konsep & Aplikasinya di Indonesia pemilikan tanpa batas.14 Ekonomi Islam: Sejarah. Survai iklim investasi di Indonesia menunjukkan bahwa faktor-faktor utama yang membuat iklim investasi Indonesia buruk berkaitan dengan kelembagaan dan governance. Abdul Hamid Abu Sulaiman mengakui hak perorangan untuk memiliki hasil usahanya.27 Pendekatan ini memberikan prioritas kepada kepentingan umum dan menetapkan wakil-wakil dari masyarakat sebagai penengah dalam masalah kepentingan umum. (al-Qahirah: Dar Misr li’l-Tiba’ah. Prasarana yang tidak mendukung juga berperan terhadap rendahnya pertumbuhan ekonomi dan kinerja ekspor Indonesia. Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 347 Beberapa faktor domestik yang menyebabkan rendahnya pertumbuhan ekonomi Indonesia yakni menurunnya daya saing produk Indonesia. Permasalahan yang seringkali dikeluhkan adalah permasalahan tenaga kerja. ialah: pertama adalah menghindarkan seringnya dilakukan redistribusi. Nazariyat Al-Islam al-Iqtishadiyah: alFalsafah wal Wasail al-Mua’asirah. peningkatan biaya ekonomi tinggi yang disebabkan adanya korupsi. jika yang demikian itu dibutuhkan untuk kepentingan umum. dinyatakannya dalam kalimat berikut: Bersamaan yang ketat dalam pemilikan sumber alam akan berakibat seringnya dilakukan pembagian kembali pemilikan tersebut di antara warga suatu masyarakat. Sistem ini menghasilkan persamaan dan keadilan". redistribusi hasil yang didapat dari sumber tadi secara merata kepada semua warga dari masyarakat tersebut. dan memperkenankan adanya pemilikan pribadi atas sumber-sumber alam. dan ketidakpastian. relatif tingginya korupsi. daya tenaga alam dan kepentingan umum dari masyarakat. maka setiap pribadi. sedangkan yang selebihnya tetap dimiliki oleh masyarakat. Ada beberapa faktor yang menyebabkan menurunnya daya saing produk Indonesia. Ketiga. Al-Maal wa’lhukm fi’l-Islam. Alternatif yang bisa diterima. rnaka yang memiliki kemampuan lebih. Alasan untuk memperkenankan adanya ketidaksamaan dalam pemilikan pribadi dari sarana produksi. dengan demikian dapat diciptakan stabilitas. ”The Theory of the Economic of Islam: The Economics of TAWHID AND Brotherhood”. (Beirut: Manshurat al-‘Asr al-Hadith. Anjloknya investasi (domestik dan asing) jelas menghambat kinerja ekspor karena tidak terjadi peningkatan dan pengembangan produk. biaya tenaga kerja Indonesia dalam USD saat ini 35% lebih tinggi dibanding sebelum krisis. Berkurangnya minat investor asing juga berarti berkurangnya integrasi Indonesia dalam network produksi regional yang berkembang di kawasan Asia Timur di mana peran investor asing dan perusahaan multinasional serta jaringan pemasoknya sangat besar. yang akhirnya meningkatkan biaya produksi dan menurunnya daya saing. Menurut satu estimasi. Dan Kedua. kurs efektif yang tidak menguntungkan. Ini dapat dilakukannya lewat wakil-wakil dari masyarakat tersebut. 124. Survai lain juga memberikan hasil yang lebih kurang sama. 116. 78. warga dari suatu masyarakat memiliki hak yang sama. Dan ini dapat diterapkan pada pembatasan pemilikan lahan pertanian atau milik yang terdapat di kota". Ini akan berakibat buruk terhadap kegiatan ekonomi dan hubungan sosial di antara mereka. peningkatan biaya tenaga kerja yang disebabkan kenaikan gaji (UMR) yang lebih tinggi dari produktivitas dan berbagai permasalahan penerapan UndangUndang Tenaga Kerja yang menghambat mobilitas tenaga kerja. Pertama. sebagai wakil dari mereka yang menggarap kurang dari bagian yang telah ditetapkan baginya. serta permasalahan hubungan dengan buruh. 1971). 1960). hlm. mesin dan kapasitas. Walaupun demikian mereka tidak bisa menuntut seluruh barang yang dihasilkannya dari pemakaian sumber-sumber tadi. keuntungan karena depresiasi sudah tidak besar lagi. dan meningkatnya birokrasi/ peraturan-peraturan yang harus dipenuhi. Masalah ekonomi biaya tinggi tidak saja mempunyai dampak langsung terhadap biaya tetapi karena menciptakan ketidakpastian juga berdampak tidak langsung kepada perusahaan karena harus menyimpan inventory yang lebih tinggi dan tidak bisa dianggap reliable dalam delivery barang (sehingga mempengaruhi peran indsutri kita dalam network produksi regional dan global). diperkenankan untuk mempergunakan lebih dari hak yang telah ditetapkan secara sama tersebut. Kedua. modal atau lain-lain sumber daya alam tidak diperkenankan untuk dijadikan alat untuk mengeksploitasi sesamanya atau menguasai mereka. sedangkan haknya atas sumber-sumber tersebut tetap terbatas seperti semula ditetapkan baginya. anjloknya investasi dan prasarana yang tidak mendukung. dalam Gary Indiana. Contemporery Aspects of Economic and Social Thinking in Islam. hlm. 29 Abu Sulaiman dan Abduul Hamid Ahmad. Ekonomi biaya tinggi ini menurut estimasi LPEM UI jumlah cukup besar. Qadir ‘Audah. (Canada: 1973). Prasarana transportasi dan pelabuhan yang tidak mendukung telah menyebabkan meningkatnya . 28 Abu Sulaiman dan Abduul Hamid Ahmad. teknologi. Teori. untuk membatasi milik perorangan dari jenis tertentu. pungutan-pungutan tambahan yang berkaitan dengan birokrasi. tapi sepanjang menyangkut sumber-sumber alam. tapi Islam memberi kuasa kepada masyarakat (]ama'ah) sebagai satu kesatuan untuk menjamin tegaknya hak Allah dan untuk mengatur pemanfaatan kekayaan.29 27 Abd. mencapai 9% hingga 11% dari biaya produksi (tergantung daerah dan jenis usaha). Sementara survai Bank Dunia dan ADB (Asean Development Bank) menonjolkan tiga faktor utama penyebab buruknya iklim investasi di Indonesia yakni ketidakstabilan makro. 28 Pemilikan pribadi atas tanah. pajak dan bea cukai (serta lembaga-lembaga yang berkaitan dengan permasalahan tersebut). hlm. Depresiasi rupiah pada tahun 1997/ 1998 di satu sisi berhasil meningkatkan daya saing produk Indonesia tetapi karena inflasi dalam negeri lebih tinggi dari negara-negara pesaing.

hak milik negara dan milik bersama merupakan 3 bentuk pemilikan yang sejajar satu dengan lainnya dalam hukum Islam. Semua ini merupakan subyek yang akan kita bahas pada bahagian-bahagian berikutnya. Teori. namun dia menempatkan negara yang mewakili masyarakat pada kedudukan yang dianggap sebagai khalifah Pemilik Hakiki Allah. secara riil ekspor Indonesia dalam beberapa tahun terakhir tidak berbeda jauh dengan pra krisis. negara dan masyarakat masing-masing punya claim (tuntutan atas hak milik berdasarkan prinsip. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 15 pertumbuhan yang dihasilkan selama kurun waktu 1994-1996 (sebelum krisis) yang mencapai rata-rata 12. Yurisdiksi ini walaupun bersifat fungsional. Pada 2003. untuk memperkuat pendapatpendapat tertentu yang sesuai dengan pandangannya. dari gambaran yang kurang menggembirakan ini. Sebagai jalan tengah antara ijtihad berdasarkan ilmu usul fiqh dan suatu sistem yang ditarik dari satu prinsip dasar. Kairo: Al-Muktamar al-Thani li Majma’al buhuth al-Islamiyah. sementara pertumbuhan ekspor Indonesia hanya mencapai angka 3%. Walaupun ia mensitir ayat-ayat tertentu. Banyak penulis yang mengadakan pendekatan mengenai masalah pemilikan lewat berbagai sumber dan sumber-sumber pengambilan utamanya ialah kitab-kitab hukum fiqh yang sangat luas. maka hal ini akan memberi kontribusi untuk mengurangi kemiskinan. faktor domestik tampaknya memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap penurunan daya saing produk Indonesia dan lemahnya kinerja ekspor. sebagai wakil rakyat. Selain pertumbuhan yang rendah. Indonesia juga menikmati pertumbuhan permintaan yang cukup pesat dari RRC sehingga ekspor ke RRC mencapai 30% pada 2003 (walaupun pertumbuhan ini masih lebih rendah dibandingkan negara lain).31 Baqir al Sadr juga kritis mengenai pendapat. Dari sisi volume ekspor. Ini menggambarkan bahwa Indonesia mengalami kendala untuk melayani permintaan pasar eksternal. Sebelum krisis. 30 .8%. (Al Azhar. pembatasan luas/jumlah. menyimpulkan bahwa: "Perorangan (individu). bahwa negara Islam mempunyai yurisdiksi atas hak-hak perorangan. Ini berati negara diberikan hak untuk mencampuri hak milik perorangan dengan jalan mengaturnya. masih terdapat beberapa titik cerah yaitu pertumbuhan yang cukup tinggi untuk beberapa produk yang berbasiskan sumber daya alam seperti minyak kelapa sawit dan pertambangan serta dari ekspor komponen elektronika. pada dasarnya semua itu berakar dari konsepsinya mengenai tauhid. Sementara pangsa pasar ekspor Indonesia di dunia relatif tidak mengalami perkembangan tetap berkisar pada angka 0.30 Prinsip-prinsip ini diikuti dengan pembahasan terperinci mengenai kemungkinan-kemungkinan yang bisa membenarkan pencabutan atau pembatasan hak milik perorangan dengan tindakan-tindakan seperti nasionalisasi. Ia beranggapan bahwa hak milik perorangan. Bahkan terjadi penurunan presentase investasi terhadap PDB yang sangat tajam. bahwa dalam ajaran Islam hak milik perorangan. “Turuq istithmar al-amwal wa mauqif al-Islam minha”. Untuk 30 komoditi ekspor utama. dapat disebutkan usaha Siddiqi yang mengambil dalil-dalil utama yang menyangkut hak pemilikan dari pandangan universal Islam. Sementara itu. merupakan ketentuan umum sedangkan milik umum merupakan pengecualian. implikasi yang memprihatinkan adalah berkurangnya kesempatan kerja. pertumbuhan investasi juga relatif rendah. 137. Tentunya karena sebagian besar tenaga kerja yang diserap adalah kategori tidak terampil. Some Aspects of the Islamic Economiy. perdagangan dunia mengalami pertumbuhan hingga 10%. Walau Tahawi dalam ijtihadnya sampai pada kesimpulan bahwa hak milik perorangan mempunyai fungsi pokok. pandangan sosial dan filsafat Islam mengenai hukum. May 1965). pengawasan harga. hlm. mengadakan pembatasan atau menyitanya sesudah memberikan ganti rugi yang layak.8%. apabila pemilik menyimpang dari Muhammad Nejatullah Siddiqi. terutama RRC dan Vietnam (terutama untuk sektor yang padat karya seperti pakaian jadi dan sepatu). Padahal pada kurun waktu yang sama pangsa pasar RRC di pasar dunia mengalami peningkatan cukup tajam dari 3% menjadi 6%. 31 Lihat. bagi hasil pertanian dan bagi keuntungan. keuntungan dari sewa-menyewa serta pembelian paksa dan peminjaman dan sebagainya. Faktor-Faktor Penyebab Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang rendah lebih disebabkan oleh faktor eksternal maupun domestik. Muhammad Abdullah Al-Araby. Faktor eksternal adalah peningkatan persaingan dengan RRC dan Vietnam serta mulai dihapuskannya kuota tekstil dan pakaian jadi secara bertahap di pasar AS dan Eropa (mulai tahun depan tidak ada kuota lagi dan berarti tidak ada pasar yang pasti lagi melalui kuota. (Lahore: Islamic Publication. Pembagian sama rata terhadap "pendapatan sumber-sumber alam" yang mendasari pandangan Abu Sulaiman tentang riba dan pendapatnya tentang sewa tanah.346 Ekonomi Islam: Sejarah.8% per tahun. 1970). yakni dari 30% pada masa pra krisis menjadi 17. semua mengalami penurunan pertumbuhan dan kehilangan pangsa pasar kepada pesaingnya. Meskipun demikian. Di samping itu. tapi pelaksanaannya tergantung pada tata nilai dan tujuan-tujuan yang dikandung oleh Islam". Namun. tetapi harus bersaing). selama 1990-1995 diperkirakan sekitar 50% dari penciptaan lapangan kerja baru bersumber dari ekspansi ekspor dan industri-industri pendukungnya.

Cit. (Lahore: Islamic Publications. 1975). dengan mengadakan "persaingan konstruktif" adalah tujuan mencapai yang baik untuk masyarakat. Pertumbuhan di Indonesia lebih didorong oleh faktor pertumbuhan konsumsi dan bukan didorong oleh faktor ekspor netto ataupun investasi. Op. terutama dalam bidang produksi dan pertukaran kemakmuran. jauh di bawah S Ibrahim At-Tahawi. pertukaran dan distribusi. masih diperlukan satu studi 32 33 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 345 | BAB 12 | Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia Bidang-bidang Investasi Syariah di Indonesia ebelum krisis. Konsep & Aplikasinya di Indonesia peraturan pokok pemilikan.34 Hubungan Produksi: Kerja Sama Dengan sikap positip terhadap usaha ekonomi dan hak pemilikan yang berorientasi sosial dan pengutamaan kepentingan umum. juga karena secara tegas diperintahkan oleh Qur'an dan Sunnah. Namun keduanya menekankan perlunya jaminan agar dipenuhinya kebutuhan pokok bagi setiap pribadi dan dapat membenarkan suatu tindakan masyarakat jika memang sangat dibutuhkan untuk maksud tersebut. Sayyid Abul A’la Maududi. tetapi pendapatnya kemudian lebih cederung mengambil jalan tengah. Cit. Mari E.1 Kebijakan proteksi sebaiknya dihindari karena jika tidak diperhitungkan dampak keseluruhannya hanya akan menguntungkan sektor dan pihak tertentu saja dan merugikan rakyat banyak terutama yang tergolong dalam masyarakat perpendapatan rendah. No.35 Sepanjang mengenai pelembagaan sikap berkoperasi serta seberapa jauh lembaga baru akan berbeda dengan perusahaan yang kini menguasai bidang produksi. 34 35 Economic Review Journal.16 Ekonomi Islam: Sejarah. Sayyid Qutb. Kerja sama dianggap sebagai nilai dasar dalam filsafat ekonomi Islam. Untuk meningkatkan ekspor dan menyerap tenaga kerja maka diperlukan suatu strategi yang terpadu dalam menjaga kestabilan makro di antaranya dengan mem-perbaiki prasarana dan meningkatkan ketrampilan serta kapabilitas teknologi.5% per tahun selama periode 1998-2003. Persaingan dan kompetisi saling menghancurkan sama sekali tidak sesuai dalam hubungan ini. Ali Abdurrasul mengemukakan dalam hubungan ini. Tapi beliau masih tetap menghendaki agar campur tangan negara sampai pada batas minimum. yang mendapat dukungan dari kitab-kitab fiqh. Hubungan ekonomi. 162. bahwa dia harus merupakan alat bagi pelayanan masyarakat. Sejak krisis. Pangestu dalam ”Debat Ekonomi ISEI 2004” di Jakarta Convention Centre 15-16 September 2004. dan produksi bermutu tinggi sambil menghindarkan segala kegitan yang berakibat buruk bagi produsen lainnya dan bagi konsumen. dengan semangat persaudaraan. hlm. pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif rendah baik dibandingkan pada pertumbuhan tahun-tahun sebelumnya ataupun dibandingkan di negaranegara di Asia umumnya. Teori. Berbeda dengan posisi yang diambil oleh Abu Sulaiman. yang mengijinkan diadakannya kontrol sosial bilamana kepentingan sosial menghendakinya. Tulisan ini telah melalui proses editing tanpa mengurangi dan merubah isi dan makna tulisan 1 . 40. kesatuan tujuan serta kesamaan kepentingan akhir. Op. Economic of Islam. Abu Sulamiman dan abdul Hamid Ahmad. hendaknya lebih bersifat kooperasi (kerja sama). Di samping memang dikehendaki oleh persaudaraan umat manusia dan persamaan. maka pribadi-pribadi dan kelompok-kelompok dianjurkan untuk bekerja sama menciptakan pola kehidupan di dunia sesuai dengan kehendak Allah. 198. pandangan-pandangan mengenai hal-hal seperti landreform. terbentuk dari pendekatan ini. sektor ekspor Indonesia merupakan sumber penciptaan kesempatan kerja dan kesejahteraan rakyat.32 Semula Maududi lebih cenderung kepada fungsi pokok hak milik perorangan. itu memang merupakan sikap yang paling cocok bagi kepentingan praktis kemanusiaan masa kini dan dapat menyelamatkan mereka dari kehancuran persaingan kapitalistis. hlm. Op. Gambaran perkembangan kinerja ekspor bila diperhatikan ekspor Indonesia dalam beberapa tahun terakhir pasca krisis tidaklah terlalu menggembirakan. Produksi sektor manufaktur hanya tumbuh rata-rata 1.. Cit. 33 Sayyid Qutb juga berpendapat sama bahwa hak milik pribadi merupakan pokok dari hukum Islam. Dec 2004 Ditulis kembali dari makalah DR.

Pengembangan ekonomi merupakan persyaratan yang perlu dipenuhi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 17 memberi pinjaman yang bertujuan konsumtif. 132. Cit. asal semua badanbadan perekonomian mengikuti moralitas Islam. Kemudian. Kemudian bank-bank Islam yang ada saat ini masih kesulitan untuk mengumpulkan dana zakat. sesudah menggalakkan mereka dalam usahausaha produktif. kita perlu mendukung secara penuh upaya untuk membuat RUU Perbankan Syariah yang direncanakan akan selesai pada akhir 2003 ini. Cit. Pandangan Islam mengenai kerja sama tidak menghilangkan persaingan bebas dan jujur di pasaran. Karena tidak mungkin dalam suatu institusi ada dua sistem yang memiliki perbedaan-perbedaan yang sangat mendasar. tidak serasi dengan semangat Islam yang mengajarkan pendekatan global. pengetahuan yang masih rendah dan mahalnya biaya sarana komunikasi. seringkali terjadi penyimpanganpenyimpangan aktivitas transaksi yang tidak sesuai dengan syariah. 39 Tugas ini berhubungan dengan kesejahteraan bagi seluruh ummat manusia. yang menumbuhkan kerja sama antara negara-negara kaya dan miskin. 37 Ibid. 1972). 181. Kelima. hlm. Karena itu Dewan Pengawas Syariah harus berperan aktif didalam mengawasi segala aktivitas usaha yang dilakukan bank Islam. dalam rangka ini dianggap sebagai penolakan atas ni'mat dan karunia Allah. yang terpisah dengan bank sentral yang sudah ada. yang memungkinkan kaum muslimin untuk melaksanakan risalah kemanusiaan.13 ---$€£¥--- pendalaman. hlm. guna mencapai suatu masyarakat dunia yang makmur dimana tiada kelaparan dan ketakutan mencekam ummat manusia. Seorang muslim sejati melihat usaha-usaha pengembangan sebagai suatu jihad fi sabilillah. Teori. Bagaimanapun juga bank-bank syariah membutuhkan institusi bank sentral tersendiri.37 Perkembangan dan Pertumbuhan Filsafat ekonomi Islam tidak hanya berhenti dengan mengajar manusia untuk mengadakan kerja sama. Op. hlm. 6-9. (Beirut: Dar al-Shuruq. Economic Enterprise in Islam. Pendekatan nasionalistis yang sempit terhadap pengembangan ekonomi. al-Muslim fi’alam al-iqtishad. “Menuju Bank Sentral Syariah”. 13 Juni 2003. 13 Irfan Syauqi Beik. Bahkan sudah saatnya kita mengembangkan wacana Bank Sentral Syariah sebagai payung bersama bagi seluruh bank yang beroperasi berdasarkan sistem syariah. dan bisa dijadikan sebagai salah satu sumber pendanaan pinjaman untuk tujuan konsumtif. serta tiap sikap santai. akibatnya akan selalu ada permasalahan-permasalahan yang dapat menghambat perkembangan salah satunya. hlm. Studi yang dibuat oleh Siddiqi mengenai tingkah laku pengusaha. perlu ditingkatkan berbagai upaya sosialisasi secara terus menerus mengenai sistem perbankan yang sesuai dengan syariah.344 Ekonomi Islam: Sejarah. 1972). Kompetisi dinyatakan bertentangan dengan monopoli yang penghapusannya dianggap sebagai prasyarat bagi terjaminnya keadilan dan pertumbuhan. bisa jadi yang terhambat adalah perkembangan perbankan syariah. Dalam kasus ini. Hal ini membuat lebih dibutuhkan lagi untuk menggambarkan bagaimana semangat berkooperasi itu menjadi tindakan nyata yang melibatkan jutaan kesatuan perorangan. infak. padahal dana zakat ini merupakan potensi yang sangat luar biasa.. Ini terjadi karena adanya motivasi bahwa Islam melaksanakan segala sesuatu untuk perkembangan ekonomi. maupun shadaqah pada skala yang besar.36 Walaupun perhatian yang besar telah diberikan oleh Kahf mengenai masalah ini belum ada kemajuan dicapai dalam bidang ini. la menciptakan suatu rangsangan kuat untuk berkembang. 38 Malik ben Nabi. Dan masalah keenam yang dihadapi kalangan perbankan syariah adalah belum maksimalnya institusi undang-undang yang menjadi payung hukum bagi keseluruhan aktivitas perbankan Islam. Sehingga dalam prakteknya. baru bersifat studi awal. (Lahore: Islamic Publications. Karena itu. Republika. Hal itu tidak mungkin bisa dilaksanakan bila negara-negara Islam masih tetap secara politis dan ekonomis tunduk pada kekuatan yang mewakili budaya berlawanan dengan Islam. 39 Ibrahim At-Tahawi. Op. suatu yang dinyatakan Qur'an sebagai tugas suci mereka. 38 Masyarakat muslim mengarahkan kebijaksanaankebijaksanaannya agar terjamin kecukupan dan ketentraman bagi semua warganya.40 Tentang strategi pengembangan ekonomi Islam. 139-152. sifat khasnya yang utama adalah bahwa keadilan sosial dan kemakmuran berjalan bergandengan. Hal ini disebabkan oleh masih terbatasnya dana yang dapat dipinjamkan tanpa memperoleh keuntungan. .. 40 Malik ben Nabi. Alasan mendapatkan 36 Muhammad Nejatullah Siddiqi. masih minimnya sumberdaya manusia yang memahami secara komprehensif segala hal yang berkaitan dengan industri perbankan syariah.

sebagian dari kaum 41 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 343 hlm. Akibatnya bank Islam harus memikul biaya tambahan yang tidak pernah terdapat pada pembukuan bank-bank berasas bunga. berbagi keuntungan tidak dibenarkan tanpa berbagi resiko.18 Ekonomi Islam: Sejarah. Hal ini menyebabkan bank Islam terdorong untuk mencari proyek yang segera memberikan keuntungan. tidak pula peningkatan GNP (pendapatan nasional kotor) merupakan satu-satunya ukuran bagi "pertumbuhan" menurut pengertian Islam. 229-232. Ibrahim At-Tahawi. Salah satu problematika mendasar yang dihadapi oleh para pakar maupun praktisi ekonomi syariah adalah masih minimnya kualitas dan kuantitas sumberdaya manusia yang memiliki penguasaan ilmu ekonomi yang berbasis pada syariah Islamiyyah.. Jenis deposan seperti ini pada umumnya lebih cenderung untuk mendepositokan uangnya pada bank-bank yang beroperasi dengan sistem bunga/riba atau pada pasar modal (stock market). dimana bank Islam harus membayar keuntungan yang besar setiap tahun terhadap simpanan. masalah yang dihadapi oleh perbankan syariah adalah likuiditas berlebihan (excessive liquidity). Dibutuhkan adanya kerja keras dan perencanaan yang matang. Ketiga. Ini merupakan peluang yang sangat prospektif. jika suatu usaha mengalami kerugian maka bank akan menanggung beban kerugian yang lebih besar ketimbang partnernya. kemudian diimplementasikan dalam berbagai institusi ekonomi. Minimnya jumlah SDM yang memenuhi kualifikasi tersebut tentu saja mendorong berbagai kalangan yang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap ekonomi syariah untuk mengambil langkahlangkah yang bersifat solutif. tiap individu secara sukarela bekerjasama di dalam usaha tersebut. Cit. Ini dilakukan untuk mengantisipasi penarikan rekening tabungan yang dilakukan nasabah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Op. atau bahkan meminjam dari bank konvensional dengan sistem bunga. 42 Jaques Austruy. dan aspek ekonomi hanyalah salah satu dimensi. Pada umumnya nasabah lebih senang meminjam dana atas dasar mudarabah. adalah problematika biaya dan profitabilitas. Tentu saja bank Islam akan lebih cenderung mempertahankan rasio yang tinggi antara uang tunai dengan simpanannya bila dibandingkan dengan perbankan konvensional. Teori. Ini dilakukan untuk mereduksi pengeluaran manajerial. membangun institusi pendidikan ekonomi syariah yang berkualitas tentu saja menjadi pilihan yang tidak dapat ditawarkan lagi. usaha-usaha pengembangan tersebut tidak untuk tujuan dirinya sendiri. Dan diantara langkah-langkah tersebut. bank Islam akan lebih senang --dengan alasan resiko-berinvestasi atas dasar musyarakah ketimbang mudarabah. Dengan penekanan pada pokok ini Tahawi lebih jauh menyatakan. Tujuannya adalah suatu hidup sejahtera dengan segala dimensinya. Walaupun harus diakui bahwa ketika berbagai pemikiran dan konsep ekonomi syariah ini pertama kali diperkenalkan. Kedua. Sebaliknya. adalah kurangnya deposito. Bank Islam pun harus mampu meminimalisir potensi kerugian dari investasi mudarabahnya dan mengamankan tingkat keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan bank-bank riba. Problematika itu dapat kita kategorikan pada beberapa masalah yang diantaranya adalah: Pertama. sekaligus merupakan tantangan bagi kalangan akademisi dan dunia pendidikan kita.41 Dilihat dari segi pandangan Islam yang sangat luas. (Damaskus: Dar al-Fikr. mengeksploitasi sumber-sumber alam secara maksimal dan peranan aktif negara dalam memberikan jaminan pertumbuhan secara adil. betapa Islam mengutamakan amal (kerja). Perbankan yang beroperasi secara syariah tidak dapat menerima simpanan dari orang-orang yang ingin mendapat keuntungannya tanpa menanggung resiko apapun. Bank Islam pun cenderung menahan lebih banyak cadangannya (baik pada kasnya sendiri maupun bank sentral) sebagai perlindungan atas kerugian dan menjaga kepuasan para nasabah potensialnya. Kemudian. al-Islam wa’ltanmiyat al-iqtishadiyah. diperkirakan bahwa dalam jangka waktu sepuluh tahun kedepan.42 Salah satu problematika mendasar yang dihadapi oleh para pakar maupun praktisi ekonomi syariah adalah masih minimnya kualitas dan kuantitas sumberdaya manusia yang memiliki penguasaan ilmu ekonomi yang berbasis pada syariah Islamiyyah. agar output yang dihasilkan benar-benar mampu menjawab berbagai permasalahan yang ada. Masalah keempat yang dihadapi selanjutnya adalah masalah pendanaan pinjaman untuk konsumsi. Karena sesuai syariah. Namun kendala yang dihadapi pun tidaklah mudah. Menurut data Bank Indonesia. Sikap konservatif investor dan bank tersebut akan menimbulkan likuiditas berlebihan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia keuntungan pribadi bukanlah merupakan pendorong utama didalam Islam. Long gestation project (proyek dengan masa menunggu yang lama) dan proyek infrastruktur adalah proyek-proyek yang kurang menarik minat perbankan Islam. 118. tidak semua nasabah bank Islam yang potensial menyetujui meminjamkan uangnya berdasarkan prinsip musyarakah atau kemitraan. Implikasinya adalah bank Islam harus melakukan supervisi dan terkadang mengelola secara langsung operasional suatu proyek yang didanainya. Usaha-usaha pengembangan umumnya bersifat sosial. 1960). karena dalam mudarabah. Tingginya kebutuhan SDM ini menunjukkan bahwa sistem ekonomi syariah semakin dapat diterima oleh masyarakat. hlm. Bank Islam bekerja dengan aturan yang sangat ketat dan memilih investasi yang halal dan sesuai syariah saja. Minimnya jumlah SDM yang memenuhi kualifikasi tersebut tentu saja mendorong berbagai kalangan yang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap ekonomi syariah untuk mengambil langkah-langkah yang bersifat solutif. dibutuhkan tidak kurang dari 10 ribu SDM yang memiliki basis skill ekonomi syariah yang memadai. Bank Islam terkadang kesulitan untuk .

untuk kemudian dikomparasikan dengan sistem konvensional yang ada.342 Ekonomi Islam: Sejarah. Kemudian yang kedua. diantaranya adalah Chapra dalam bukunya The Turning Point. sebagaimana terbukti dari rasio pengeluaran non bunga dengan pendapatan kotor (gross revenue). inspirasi dan petunjuk pelaksanaan ekonomi Islam diambil dari al-Quran dan Sunnah Nabi saw. Ini adalah bukti dari perolehan yang lebih tinggi terhadap kekayaan bersih atau modal pendapatan dari aset dan rasio total pendapatan operasional dengan total aset. Keempat. Begitu pula halnya dengan berbagai kebijakan dan regulasi yang dikeluarkan. Ini menunjukkan bahwa bank Islam terikat pada modalnya dalam pemberian pinjaman. Didin Hafidhuddin. wajar jika kemudian banyak bank-bank konvensional yang membuka cabang syariah secara langsung maupun melalui konversi cabang-cabang konvensionalnya menjadi cabang syariah. Beberapa masalah Ada beberapa problematika yang muncul seiring dengan berkembangnya industri perbankan syariah. Pada kesempatan ini penulis mencoba untuk mengetengahkan suatu hasil riset yang dilakukan oleh Abdul Gader dan Al-Ghahani (1990) yang melakukan studi perbandingan tentang peranan bank komersial konvensional dan bank Islam dalam pembangunan ekonomi. Society and The Rising Culture. perspektif dan pandangan-pandangan ekonomi syariah mempertimbangkan peradaban Islam sebagai sumber. semuanya harus selaras dan sejalan dengan kedua sumber hukum tertinggi dalam ajaran Islam. sehingga tidak mampu menciptakan pemerataan dan kesejahteraan secara lebih adil. Sehingga. Berkembangnya wacana ekonomi syariah sebagai sistem alternatif perekonomian yang ada. Perbankan Islam Sesungguhnya jika mau jujur. ada tiga karakteristik yang melekat pada ekonomi Islam. Science. terutama dalam masalah rasionalitas dan moralitas. Padahal ajaran Islam adalah ajaran yang bersifat komprehensif dan universal. Ketiga. Sementara di tingkat kecamatan. bank Islam lebih efisien daripada bank komersial konvensional. Ada 4 poin penting yang didapat dari hasil riset tersebut. Pertama. kita pun memiliki puluhan BPRS yang telah beroperasi di seluruh wilayah Indonesia. maka volume usaha perbankan syariah baru mencapai angka 0. yang 43 Lihat. tidak lepas dari kekeliruan sejumlah premisekonomi konvensional. Ilmu ekonomi konvensional sama sekali tidak mempertimbangkan aspek nilai dan moral dalam setiap aktivitas yang dilakukannya. Begitu pula dengan rasio antara pinjaman dengan modal sendiri dan antara pinjaman dengan simpanan. Artinya bahwa kondisi yang terjadi di masa kejayaan peradaban Islam mempengaruhi terhadap pembentukan perspektif dan pandangan ekonomi Islam. bank Islam cenderung mempertahankan rasio yang lebih tinggi antara uang tunai dan simpanan dibandingkan dengan bank konvensional. dimana tidak ada satu bidang pun yang luput dari perhatian Islam. Khurshid Ahmad. Hal ini mengisyaratkan kepada kita bahwa ternyata bank Islam lebih konservatif daripada bank konvensional. baik produksi. masih banyak permasalahan yang dihadapi oleh perbankan syariah. Meskipun kalau dilihat dari volume usaha perbankan syariah jika dibandingkan dengan total keseluruhan volume usaha perbankan nasional.23 persen. Sedangkan total volume usaha perbankan nasional secara keseluruhan mencapai angka Rp 1087 triliun. Ini berarti bahwa sumber utama yang menjadi pedoman dan rujukan didalam mengembangkan ekonomi Islam adalah al-Quran dan Sunnah. tetapi masih terdapat berbagai kelemahan dan kekurangan yang perlu untuk kita sempurnakan secara bersama-sama. persentase modal sendiri (equity) terhadap total aset adalah lebih tinggi pada bank Islam daripada bank konvensional. atau dengan kata lain. yaitu: Pertama. The Challange and The Vision. Analisis ini menunjukkan bahwa meskipun pendirian bank-bank Islam telah berjalan dengan lancar. yaitu sebesar Rp 2. maka tidak ada jalan lain kecuali dengan membangun dan mengembangkan sistem ekonomi yang memiliki nilai dan norma yang dapat dipertanggung-jawabkan. Teori. seperti Umar Chapra. Kalau kita persentasekan. 2003 . untuk kemudian dikembangkan didalam institusi ekonomi praktis. Karakteristik dan Landasan Filosofis Ekonomi Islam Menurut Didin Hafidhuddin. maupun Ervin Laszio dalam 3rd Millenium. yang berarti bahwa bank-bank ini mungkin menghadapi kesulitan untuk menarik simpanan. lebih tinggi pada bank Islam bila dibandingkan dengan bank komersial konvensional. apalagi mengingat pangsa pasarnya yang sangat besar. bank Islam menunjukkan rasio keuntungan yang lebih tinggi daripada bank konvensional yang bergerak di negara yang sama.5 triliun. tidak boleh ada satu aktivitas perekonomian pun. telah berusaha lama untuk keluar dari keadaan ini dengan mengajukan dan menawarkan berbagai gagasan ekonomi alternatif yang berlandaskan ajaran Islam. maka nilainya masih relatif kecil. Yang terjadi justru ketimpangan dan kesenjangan yang luar biasa. distribusi. Hal ini telah diungkap oleh beberapa pakar ekonomi. dan tidak mengatur aspek-aspek lain yang berkaitan dengan mu`amalah yang berhubungan dengan interaksi dan pola kehidupan antar sesama manusia. mereka kekurangan kesempatan untuk meminjamkan dananya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 19 berada pada keadaan yang mengkhawatirkan. dan yang lainnya.43 Para pakar ekonomi Islam sendiri. Sehingga untuk memperbaiki keadaan tersebut. prospek perbankan syariah kedepannya sangat cerah. Dengan demikian. termasuk bidang ekonomi tentunya. Munculnya sikap semacam ini sebagai refleksi dari pemahaman bahwa ajaran agama Islam hanya mengatur pola hubungan yang bersifat individual antara manusia dengan Tuhannya saja. maupun konsumsi yang bertentangan dengan al-Quran dan Sunnah. Kedua. Walau demikian. muslimin banyak yang ragu dan tidak percaya.

Sedangkan landasan filosofis ekonomi Islam menurut Adiwarman Karim. Sebuah Harapan Perkembangan perbankan syariah di Indonesia dalam satu dekade terakhir ini sangat pesat. yang masih berlangsung hingga saat ini. penimbunan.44 Berbagai karakteristik dan landasan filosofis di atas memberikan panduan kepada kita didalam proses implementasi ekonomi Islam. maka pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana memenuhi kebutuhan SDM yang memiliki kualifikasi yang memadai.75% dari investasi Penjualan kembali atau pengalihan tanpa biaya Proyeksi pencairan penjualan T +1 (maksimum T+7)/bursa Tata cara Pembukaan Rekening dan Pembayaran. Hal ini terlihat dari semakin tumbuh dan berkembangnya industri perbankan Islam di tanah air. Sedangkan yang ketiga.000. bahwa komunitas yang dibangun oleh Rasulullah Saw merupakan komunitas terbaik yang pernah ada sepanjang sejarah peradaban manusia. Urgensi Kurikulum Ekonomi Syariah Setelah menyadari akan pentingnya penerapan sistem ekonomi Islam secara menyeluruh. yang mampu mencegah terjadinya konsentrasi kekayaan di tangan segelintir kelompok orang. dan berbagai aktivitas yang merugikan. Hal ini memberikan keyakinan kepada kita bahwa sistem ekonomi Islam ini merupakan solusi di masa yang akan datang. telah semakin menyadarkan kita akan pentingnya mencari dan mengembangkan sistem ekonomi alternatif. 10. tidak ada spekulasi. dan semakin tingginya tingkat kepercayaan masyarakat. ras. 13. maupun atribut-atribut keduniaan lainnya. Tentu saja. Kemudian yang ketiga adalah kebebasan. Teori. harus dilaksanakan sebagai bentuk penghambaan kita kepada Allah Swt secara total. keadilan. tetapi juga memberikan dampak positif kepada kalangan non muslim lainnya.45 44 45 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 341 9. dan etika ekonomi komunitas muslim pada periode awal perkembangan Islam. Sehingga seluruh aktivitas. Krisis ekonomi yang terjadi sejak pertengahan 1997. termasuk ekonomi. bahwa ekonomi Islam bertujuan untuk menemukan dan menghidupkan kembali nilai-nilai. Return dihitung berdasarkan perubahan NAB Minimum pencairan penjualan Rp. agama. prioritas. Sistem perekonomian yang dibangun pada masa itu. tanpa membedakan suku. Formulir Pembukaan Rekening dapat diperoleh di Kantor Manajer Investasi (PT. benar-benar mencerminkan pelaksanaan ajaran Islam secara utuh. kondisi saat ini membutuhkan adanya dukungan yang kuat dari berbagai pihak agar sistem ekonomi berdasarkan syariah Islamiyah dapat terus tumbuh dan berkembang di Indonesia. prinsip keadilan dan keseimbangan. sehingga menciptakan kesejahteraan. Karena itu. Setiap pemodal yang ingin membeli Unit penyertaan BNI Dana Syariah dan/atau BNI DanaPlus Syariah terlebih dahulu diharuskan untuk mengisi Formulir pembukaan Rekening dengan melampirkan fotocopi identitas diri (KTP/SIM/Paspor untuk Pemegang Unit Penyertaan perorangan) dan fotocopi akte pendirian perusahaan. . Nilainilai seperti kejujuran. yaitu dimana kita meyakini akan kemahaesaan dan kemahakuasaan Allah swt didalam mengatur segala sesuatunya. 14. benar-benar diterapkan dalam kehidupan perekonomian. Perkembangan perbankan syariah di Indonesia dalam satu dekade terakhir ini sangat pesat. Konsep & Aplikasinya di Indonesia selanjutnya diterapkan pada kondisi saat ini. yaitu: Pertama. 11. dan semakin tingginya tingkat kepercayaan masyarakat. setiap kegiatan ekonomi haruslah senantiasa berada dalam koridor keadilan dan keseimbangan.20 Ekonomi Islam: Sejarah. Sebagaimana diketahui bersama. Ketika saat ini kita berupaya untuk membangun kembali sistem perekonomian Islam. tidak berlakunya riba. yang menjadi dasar kesejahteraan manusia. terbagi atas empat hal. Ibid. termasuk mekanisme perolehan rizki. Masyarakat sangat merindukan munculnya berbagai institusi ekonomi yang dapat mewujudkan keadilan ekonomi guna mempersempit kesenjangan sosial. NPWP.Waktu pencairan penjualan setiap saat Penalti tidak ada Biaya pembelian 0. daftar anggota direksi dan komisaris serta surat kuasa dari direksi kepada pejabat yang ditunjuk untuk melakukan transaksi dengan disertai fotokopi KTP atau Paspor dari yang memberi memberi dan diberi kuasa. Selanjutnya yang keempat adalah pertanggung-jawaban. Hal ini berarti bahwa setiap manusia memiliki kebebasan untuk melaksanakan berbagai aktivitas ekonomi sepanjang tidak ada ketentuan Allah Swt yang melarangnya. prinsip tauhid. 15. Masyarakat sangat merindukan munculnya berbagai institusi ekonomi yang dapat mewujudkan keadilan ekonomi guna mempersempit kesenjangan sosial. maka nilai-nilai dan norma-norma ekonomi yang pernah diterapkan oleh Rasulullah saw bersama para sahabat harus dihidupkan kembali.500. Perlu disadari bahwa sistem ekonomi Islam ini tidak hanya diperuntukkan bagi kaum muslimin saja. karena fenomena ini terjadi justru di saat kondisi perekonomian nasional Ibid. Regulasi Sistem Ekonomi Syari’ah Bank Sentral Islam. karena mengandung nilai dan filsafat yang sejalan dengan fitrah dan kebutuhan hidup manusia. Artinya bahwa manusia harus memikul seluruh tanggung jawab atas segala keputusan yang telah diambilnya. 12. Hal ini terlihat dari semakin tumbuh dan berkembangnya industri perbankan Islam di tanah air. Yang kedua. Perkembangan perbankan syariah ini merupakan sebuah fenomena yang sangat menarik dan unik. BNI SECURITIES) dan outlet-outletnya serta di kantor-kantor cabang BNI Syariah.

98% di efek pendapatan tetap a. Terjangkau (minimum pembelian Rp.l.0. ---$€£¥--- .000. Bahkan jika memungkinkan dibukanya jurusan ekonomi Islam secara tersendiri. Hasil yang optimal (dibanding deposito) 8. Pembelian reksadana dapat dilakukan dioutlet bni securities dan bni syariah 6. SWBI. BNI Danaplus Syariah 1. termasuk perguruan tinggi. Imbalan jasa kustodian pertahun max. Pengelolaan Portofolio yang profesional 6. 1 juta atau maksimum 2% dari total unit yang dijual. 7. Minimum pembelian setiap kali Rp. 5. Fasilitas bebas pajak atas return yang diterima dari investor 9.500 juta 2.000. yang disertai oleh komprehensifitas analisis.48% sd.5 milyar 3.12.l. dimana sudah saatnya ada ruang bagi pengkajian dan penelaahan ekonomi syariah secara lebih mendalam dan aplikatif.50% pada efek yang bersifat ekuitas a. Mudah dijangkau dari segala penjuru (ATM. dimana ilmu ekonomi Islam dikembangkan dengan memadukan pendekatan normatif keagamaan dan pendekatan kuantitatif empiris. Langkah yang dapat dilakukan oleh perguruan tinggi. beserta kurikulumnya menjadi sangat signifikan. diantaranya ialah memperbaiki dan menyempurnakan kurikulum pendidikan ekonomi. Tujuan Investasi BNI DanaPlus Syariah adalah memberikan tingkat pertumbuhan nilai investasi yang lebih baik dan optimal dalam jangka panjang kepada para pemodal yang berpegang kepada Syariah Islam dengan hasil investasi yang bersih dari unsur riba' dan gharar. Bebas biaya pencairan (tidak dikenakan penalti) 7. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 21 12. Pengalihan ke reksadana non syariah tidakdikenakan biaya 8. Imbalan jasa MI pertahun max. Pembayaran penjualan kembali selambat-lambatnya 7 hari kerja (t+7). Komposisi portofolio min.Phoneplus) Tentu dalam hal ini.340 Ekonomi Islam: Sejarah. Transparan (investasi ditentukan didepan. Bebas Pajak (bukan objek pajak) 4. Total unit penyertaan sebesar Rp. Likuiditas Terjamin (dapat dicairkan sewaktu-waktu) 3. peran institusi pendidikan.1. saham prinsip syariah (jii) 4. audit 1x setahun) 5. Keuntungan Berinvestasi di BNI Reksadana Syariah 1. CD Mudharabah Mutlaqah.75% dan biaya penjualan kembali 0%. Biaya pembelian sebesar 0. Teori.CD Mudharabah Muqayaddah. 11. 10.1% berdasarkan NAB dihitung secara harian dan dibayar setiap bulan. Sertifikat Investasi Mudharabah antar bank serta efek-efek lain yang bersifat syariah dan max. Obligasi Syariah. Pembayaran penjualan kembali selambat-lambatnya 7 hari kerja (t+7). Tujuan Investasi BNI Dana Syariah adalah memberikan tingkat pertumbuhan yang stabil dalam jangka panjang kepada para pemodal yang berpegang kepada Syariah Islam dengan hasil investasi yang bersih dari unsur riba' dan gharar.25% dari NAB harian dan dibayar setiap bulan.2. Dana awal penerbitan sebesar Rp.

Imbalan jasa MI pertahun max.max.12.0. tetapi mereka tidak pernah tahu berapa jumlah pembagian hasil sebenarnya yang akan mareka terima sebelum usaha itu berhasil atau tidak. Pengalihan ke reksadana non syariah tidak dikenakan biaya 9.22 Ekonomi Islam: Sejarah. Dana awal penerbitan sebesar Rp. Jenis Reksadana Syariah BNI Dana Syariah 1. Mereka hanya tahu persentase pembagian hasil. peminjam harus membayar pinjaman plus bunganya. 4. Minimum pembelian setiap kali Rp.98% di efek pendapatan tetap a. jumlah pembagian hasil yang diterima belumlah diketahui secara pasti sebelum usaha itu berhasil atau gagal. Sedangkan dalam ekonomi Islam baik dalam bentuk usaha mudharabah mahupun musyarakah. . berhasil atau tidak bisnis para peminjam modal. Dengan kata lain. Biaya pembelian sebesar 0. keuntungan dan kerugian adalah menjadi tanggung jawab bersama.1% berdasarkan NAB dihitung secara harian dan dibayar setiap bulan 11. Perbedaan pembagian hasil yang pre-determined (exante) dalam sistim ekonomi ribawi inilah yang menyebabkan terjadinya ketidakadilan dalam ekonomi umat sehingga ianya dilarang oleh Islam dibandingkan dengan sistim ekonomi Islam yang pembagian hasilnya berdasarkan post-determined (ex-post) yang jauh lebih adil dan mensejahterakan umat Reksadana Syariah Pengertian Dan Definisi Reksadana Syariah Reksa Dana Syariah adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal sebagai pemilik harta ( shabib al-mal/rabb al-mal) untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi sebagai wakil shahib al-mal menurut ketentuan dan prinsip Syariah Islam.5 milyar 3.75% dan biaya penjualan kembali 0%.CD Mudharabah Mutlaqah. Imbalan jasa kustodian pertahun max. Pembelian reksadana dapat dilakukan di outlet BNI Securities dan BNI Syariah 7. 8. Dalam sistim ini. Sertifikat Investasi Mudharabah antar bank serta efek-efek lain yang bersifat syariah. Obligasi Syariah SWBI. CD Mudharabah Muqayaddah. Komposisi portofolio min. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 339 mempertimbangkan apakah dana yang dipinjam itu berhasil dibisniskan atau tidak. 1 juta atau maksimum 2% 5.80% sd. Fasilitas bebas pajak atas return yang diterima dari investor 10.500 juta 2. Total unit penyertaan sebesar Rp.25% dari NAB harian dan dibayar setiap bulan.l. Teori. dari total unit yang dijual. 6.

338

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sejarah Ekonomi Islam

23

pinjam meminjam dana yang digunakan untuk berbisnis adalah "Sistim Bagi Hasil" (Profit-Loss Sharing). secara umum, sistim bagi hasil ini ada yang disebut dengan mudharabah, yaitu bentuk usaha bisnis yang dilakukan oleh dua partai dimana dalam menjalankan usaha bisnis ini satu partai adalah bertindak sebagai pemodal dan partai lainnya bertindak sebagai pelaksana bisnis (enterpreneur). Sementara itu, musyarakah dimaksudkan sebagai suatu bentuk usaha bisnis/syarikat yang modalnya di biayai oleh semua partai yang terlibat dalam bisnis tersebut. Kedua bentuk bisnis ini, jauh lebih berkeadilan dibandingkan dengan bentuk bisnis dalam ekonomi konvensional, sebab apapun keuntungan atau resiko yang terjadi terhadap bisnis ini, ke semua partai yang terlibat dalam bisnis ini memiliki hak yang sama terhadap hasil usaha yang diperoleh. Bila bisnis mereka berjaya, maka semua partai akan menerima keuntungan dan sebaliknya, bila bisnis mereka bankrut maka kerugianpun harus ditanggung bersama. Jumlah pembagian keuntungan yang akan diperoleh mereka dalam mudharabah adalah berdasarkan penjanjian bersama, katakanlah 60% untuk pembagi modal dan sisanya, 40% untuk mereka yang memenej bisnis. Namun, bila usaha mudharabah mengalami kerugian, maka pelaksana tidak bertanggung jawab atas kehilangan modal yang disumbangkan pemodalnya. Ini tidak berarti para pelaksana tidak mengalami kerugian apapun, sebab ianya juga dirugikan atas jasa dan jerih payahnya yang disumbangkan untuk memajukan bisnis mereka. Dengan kata lain, pemodal rugi atas modalnya, dan pelaksana rugi atas usaha dan jerih payahnya. Sedangkan dalam musharakah, ada dua pendapat cara pembagian keuntungan yang diadopsikan. Pertama, pembagian keuntungan biasanya dibahagikan berdasarkan besarnya jumlah modal masing-masing yang diinvestasikan dalam bisnis mereka. Sebagai contoh, dalam menjalankan usaha bisnis "Emping Melinjo" yang memerlukan modal Rp100.000.000,- si A menginvestasi Rp70.000.000,- dan si B sisanya didanai oleh si B sebanyak Rp30.000.000,-. Maka pembahagian hasil keuntungan adalah 70% untuk si A dan 30% untuk si B berdasarkan jumlah proporsi modal yang mereka tanamkan. Semakin besar jumlah modal yang diinvestasikan, maka semakin besar bahagian keuntungan yang diperoleh. Sedangkan, sistim pembagian hasil kedua adalah keuntungan itu dibahagikan berdasarkan proporsi usaha dan jerih payah yang diberikan dalam menjayakan bisnis mereka. Seperti halnya dalam pembagian keuntungan, kerugian yang dialami mereka juga harus ditanggung bersama. Apapun dasar pembagian hasil yang dibuat, namun pembagian keuntungan itu haruslah berdasarkan kesepakatan bersama dan kerugian yang terjadipun hendaklah betul-betul disebabkan oleh faktor-faktor yang tidak dapat dielakkan dan bukan disebabkan oleh faktor kesengajaan.Bila kita melihat dalam sistim ekonomi ribawi (bunga), peminjam sudah ditentukan besarnya jumlah bunga yang harus dibayarkan ke bank dengan tidak

| BAB 2 |

Sejarah Ekonomi Islam

T

ujuan mulia diutusnya Rasulullah saw di muka bumi adalah membangun masyarakat yang berbudaya dan berperadaban, hal itu merupakan salah satu tujuan utama dari makna al-Qur’an diturunkan di dunia ini. Langkah-langkah utama yang diambil beliau adalah merekontruksikan secara mendasar pemahaman manusia terhadap keberadaannya di dunia. Dimulai dari hal-hal yang mendasar dan mulia (summum button) dalam bertingkah dan berperilaku (muamaalah) diantara sesamanya. Masalah muaMaalah menjadi bagian penting dari perkembangan masyarakat, yang akhirnya sangat menentukan kebijakan politik. Di mana kebijakan politik cendrung lebih dominan dalam mempengaruhi kehidupan masyarakat. Demikian juga dengan perkembangan ekonomi Islam, menjadi suatu yang tidak dapat dipisahkan dari perkembangan sejarah Islam. Walaupun sejumlah literatur tidak secara implisit menyebutkan keberadaan pemikiran ekonomi Islam, tetapi karena adanya perkembangan ekonomi Islam di masa sekarang, maka hal itu tidak dapat dipisahkan dari perkembangan sosial kemsyarakatan. Di samping itu, ekonomi Islam bukan ilmu spesifik yang menjadi alasan untuk dipisahkan dari perkembangan sosial kemasyarakatan di masa Rasullah saw dan Khulafaurasyidin. Sekalipun demikian, bukan berarti pemikiran tentang ekonomi Islam minim. Potensi pemikiran ekonomi Islam sangat potensial, sejalan karena tidak adanya pemisahan antara satu urusan dengan urusan lain dalam mencari keridhaan Allah. Mengapa saat ini perkembangan pemikiran ekonomi Islam kurang dikenal dan kurang pengaruhnya dalam kehidupan masyarakat? Faktor

24

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia

337

utamanya adalah karena kajian-kajian pemikiran ekonomi Islam kurang tereksplorasi di tengah maraknya dominasi ilmu ekonomi konvensional yang lebih banyak digunakan pada saat ini, baik di negara maju maupun negara berkembang. Akibatnya, perkembangan ekonomi Islam, yang telah ada sejak awal abad ke-7 M, kurang begitu dikenal masyarakat. Hal ini menjadikan pemikiran-pemikiran ekonomi Islam kurang mendapat perhatian yang baik, sebab masyarakatnya juga kurang mendapat informasi yang memadai. Tabel 1 Perkembangan Pemikiran Ekonomi Islam
Periode 632-656 M 656-661 M Rasulullah saw Tokoh Ekonomi Muslim

Pemikiran Ekonomi Islam di masa Khulafaurashydin. Abu Bakar Siddiq (632-634) Umar Bin Khatab (634-644), Usman bin Affan, (644-656) Ali bin Abi Thalib (656-661). 738-1037 Pemikiran Ekonomi Islam Periode Awal M Zayd bin Ali (738), Abu Hanifah (767 M), Awzai (774 M), Maalik (798 M), Abu Yusuf (798 M), Muhammad bin Hasan Al-Shaybani (804 M), Yahya bin Dam (818 M), Shafii (820 M), Abu Ubayd (838 M), Ahmad bin Hambali (855 M), Yahya Bin Hambali (855 M), Yahya bin Umar (902 M), Qudama bin Jafar (948 M), Abu Jafar al Dawudi (1012 M), Mawardi (1058 M) Hasan Al-Bashri (728 M), Ibrahim bin Dam (874 M), Fudayl bin Ayad (802 M) Ma’ruf Karkhi (815 M), Dzul Nun Al Misri (859 M), Ibn Maskawih (1030 M), al Kindi (1873 M), Farabi (950 M), Ibnu Sina (1037 M). 1058– Pemikiran Ekonomi Islam Periode Kedua. 1448 M Al-Ghazali (1111), Ibnu Taimiyah (1328), Ibnu Khaldum (1040), Syamsuddin Al-Sarakhsi (1090), Nizamul Mulk Tusi (1093), Ibnu Mas’ud Al-Kasani (1182), Al-Shaizari (1193) Fakhrudiin Al-Razi (1210), Najnudin Al-Razi (1256) Ibnu Ukhuwa (1329), Ibnu Qoyyim (1350), Muhhamd bin Abdulrahman Al-Habashi (1300) Abu Ishaq Al-Shatibi (1388), Al-Maqrizi (1441), Al-Qushayri (857) Al-Hujwari (1096), Abdul Qadir Jailani (1169) Al-Attar (1252), Ibnu Arabi (1240) Jalaludin Rumi (1274) Ibnu Baja (1138) Ibnu Tufayl (1185), Ibnu Rusyd (1198). 1446Pemikiran Ekonomi Islam Periode Ketiga 1931 M Shah Walilullah Al-Dhelhi (1762), Muhammad bin Abdul Wahab (1787), JaMaaluddin Al-Afghani (1897), Mufti Muhammad Abduh (1905) Muhammad Iqbal (1938), Ibnu Nujaym (1562), Ibnu Abidin (1836), Syeh Ahmad Sirhindi (1524). 1931 – Pemikiran Ekonomi Islam Periode Lanjut Sekarang Muhammad Abdul Mannan (b.1938), Muhammad Najatullah Siddiqi (b. 1931), Syed Nawad Haider Naqvi (b. 1935), Monzer Kahf, Sayyid Mahmud Taleghani. Muhammad baqir as Sadr, Umer Chapra. Sumber: M. Nejatullah Siddiqi (1995), M. Aslam Hannef (1995) dan A. Karim (2001).1

Sejarah Ekonomi Islam Masa Rasulullah saw Pemikiran Ekonomi Islam diawali sejak Nabi Muhammad saw diutus sebagai seorang Rasul (utusan Allah). Rasulullah saw mengeluarkan sejumlah
Diriwayatkan oleh al-‘Uqaili di dalam kitab Adh-Dhu’afa, Abu Mu’aim di dalam kitab al-Hulliyah dan Abu al-hasan Ibnu Abdu Kuwaih di dalam kitab Tsalatsatu Majalis lewat jalur periwayatan Sufyan dari Hajjaj dari Yazid ar-Ruqasyi dari Anas bin Malik dengan derajat marfu.
1

tingkat bunga di Indonesia, katakanlah, 17% dengan tingkat inflasi 15%, maka tingkat bunga riel adalah 2% (17%-15%). Ini berarti walaupun tingkat bunga nominal (tingkat bunga sebelum dikurangi dengan tingkat inflasi) tinggi di Indonesia, ini tidak secara otomatis akan mempengaruhi investor untuk membeli Rupiah, karena pada dasarnya tingkat bunga riel di Indonesia jauh lebih rendah dibandingkan dengan tingkat bunga riel di negara-negara lain. Inilah penyebab utama semakin menurunnya nilai (depresiasi) Rupiah akibat rendahnya permintaan akan Rupiah. Tinggi rendahnya nilai Rupiah sangat dipengaruhi oleh jumlah permintaan dan penawaran Rupiah di pasar uang. Semakin banyak jumlah permintaan mata uang Rupiah, maka semakin tinggi nilai mata uang Rupiah, dan sebaliknya. Begitu juga dengan penawaran, semakin tingginya jumlah Rupiah yang beredar di pasar, sementara permintaan akan Rupiah rendah, maka nilai rupiah akan menurun, dan sebaliknya. Sebenarnya, inilah yang sedang berlaku di Indonesia, dimana jangankan businessman asing, para businessman dalam negeripun lebih cenderung membeli Dolar atau mata uang asing lainnya dengan menjual Rupiah di pasar valuta asing. Ini juga bermakna semakin berkurangnya dana asing yang masuk ke Indonesia, ditambah lagi dengan larinya dana dalam negeri ke luar sehingga akan sangat mempengaruhi ketersediaan dana yang memadai sebagai modal pembangunan ekonomi. Hal ini jelas semakin memperparah penurunan nilai mata uang Rupiah dan semakin minimnya dana asing dan lokal yang tersedia untuk pembangunan ekonomi, yang pada gilirannya, akan menyebabkan krisis ekonomi terjadi berkepanjangan. Memang, harus diakui bahwa semakin rendahnya nilai Rupiah, maka semakin memperkuat daya saing komoditas eksport Indonesia di pasar internasional karena relatif murahnya harga komoditas eksport tersebut di pasar internasional bila dibeli dengan mata uang asing. Tetapi, penurunan nilai Rupiah ini tidak akan memberi pengaruh signifikan sebab kebanyakan komposisi bahan mentah komoditas eksport Indonesia adalah terdiri dari bahan mentah yang diimport dari negara luar. Dengan kata lain, kenaikan harga barang mentah akibatnya tingginya nilai mata uang (appresiasi) asing jelas akan menyebabkan biaya untuk memproduksikan komoditas eksport tersebut akan bertambah mahal sehingga produk akhir komoditas itu harus dijual dengan harga yang mahal pula. Ini menunjukkan bahwa penurunan nilai Rupiah tidak akan memberi kelebihan daya saing eksport Indonesia di pasar internasional. Permasalahan di atas, sebenarnya, tidak pernah terjadi kalau sistim ekonomi Islam diadopsi dalam sistim ekonomi negara. Kenapa tidak? Karena nilai uang tidak akan dipengaruhi oleh perbedaan tingkat bunga riel sebab ekonomi Islam tidak mengenal sistim bunga (riba). Inilah yang menyebabkan nilai uang dalam ekonomi tanpa bunga tidak mengalami volatilitas yang membahayakan.Solusi ekonomi Islam terhadap bunga (riba) dalam sistim

336

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sejarah Ekonomi Islam

25

lebih besar diperolehi akibat tingginya tingkat bunga. Terakhir, bunga dianggap sebagai tambahan biaya produksi bagi para businessman yang menggunakan modal pinjaman. Biaya produksi yang tinggi tentu akan memaksa perusahaan untuk menjual produknya dengan harga yang lebih tinggi pula. Melambungnya tingkat harga, pada gilirannya, akan mengundang terjadinya inflasi akibat semakin lemahnya daya beli konsumen. Semua dampak negatif sistim ekonomi ribawi ini secara gradual, tapi pasti, akan mengkeroposkan sendi-sendi ekonomi umat. Kehadiran krisis ekonomi tentunya tidak terlepas dari pengadopsian sistim ekonomi ribawi seperti disebutkan di atas. Bagaimana skenario sistim ekonomi ribawi akan menggerogoti sendisendi ekonomi umat, secara detail dapat disebutkan sebagai berikut. Dalam dunia perbankan yang menganut sistim ribawi tingkat bunga dijadikan acuan untuk meraih keuntungan para pemberi modal. Bank tidak mahu tahu apakah para peminjam memperoleh keuntungan atau tidak atas modal pinjamannya, yang penting para peminjam harus membayar modal pinjamannya plus bunga pinjaman. Semakin tinggi tingkat bunga dalam sebuah negara, maka semakin tinggi tingkat keuntungan yang diperoleh para pemberi modal dan semakin merusak sendi-sendi ekonomi umat akibat dampak negatif sistim ekonomi ribawi dalam masyarakat. Demikian pula, akibat terlalu tingginya tingkat bunga yang dibebankan kepada para meminjam, maka semakin sukarnya para peminjam untuk melunasi bunga pinjamannya. Apalagi dalam sistim ekonomi konvensional, biasanya pihak bank tidak terlalu selektif dalam meluncurkan kreditnya kepada masyarakat. Pihak bank tidak mahu tahu apakah uang pinjamannya itu digunakan pada sektor-sektor produktif atau tidak, yang penting bagi mereka adalah semua dana yang tersedia dapat disalurkan kepada masyarakat. Sikap bank yang beginilah yang menyebabkan semakin tingginya kredit macet dalam ekonomi akibat semakin menunggaknya hutang peminjam modal yang tidak sanggup dilunasi ketika jatuh tempo kepada pihak bank. Akibatnya, bank-bank akan memiliki defisit dana yang dampaknya sangat mempengaruhi tingkat produksi dalam masyarakat. Nilai Mata Uang Selanjutnya, sistem ekonomi ribawi juga menjadi punca utama penyebab tidak stabil nilai uang (currency) sesebuah negara. Karena uang senantiasa akan berpindah dari negara yang tingkat bunga riel yang rendah ke negara yang tingkat bunga riel yang lebih tinggi akibat para spekulator ingin memperoleh keuntungan besar dengan menyimpan uangnya dimana tingkat bunga riel relatif tinggi. Usaha memperoleh keuntungan dengan cara ini, dalam istilah ekonomi disebut dengan arbitraging. Tingkat bunga riel disini dimaksudkan adalah tingkat bunga minus tingkat inflasi. Sebagai contoh, bila

kebijakan yang menyangkut berbagai hal yang berkaitan dengan masalah kemasyarakatan, selain masalah hukum (fiqh), politik (siyasah), juga masalah perniagaan atau ekonomi (muaMaalah). Permasalahan ini menjadi salah satu pusat perhatian utama Rasulullah saw, karena merupakan pilar penyangga keimanan yang penting. Sebagaimana diriwayatkan oleh Muslim, Rasulullah saw bersabda, “Kemiskinan membawa orang kepada kekafiran”.2 Sudah pasti, upaya mengentas kemiskinan merupakan bagian dari kebijakan-kebijakan sosial yang dikeluarkan Rasulullah saw. Lebih aktual lagi, bahwa Muhammad Rasulullah sangat memperhatikan perihal ekonomi umat Islam adalah ketika Islam telah memiliki sebuah wilayah, yakni Madinah. Masjid sebagai pusat peradaban dan kebudayaan Islam, di masa Rasulullah telah difungsikan selain sebagai pusat ibadah (ritual) juga sebagai pusat komando operasi militer, pemerintahan dan pusat perekonomian. Di masa ini Rasulullah menjadikan masjid sebagai pusat penerimaan dan pendistirbusian zakat serta keuangan lainnya.3 Periode kerasulan, Nabi Muhammad diberi amanat yang sangat besar tidak hanya mengembangkan dakwah Islam, tetapi juga membina dan membangun budaya dan peradaban umat. Beliau dalam melaksanakan tugasnya tidak mendapatkan upah atau gaji sedikitpun dari negara, kecuali hadiah kecil yang umumnya berupa bahan makanan. Salah satu pemimpin kaum (Hazrat Anat) menawarkan miliknya kepada Rasulullah saw yang kemudian diberikan kepada Ummul Yaman, seorang Ibu pengasuh.4 Rasullah saw mendirikan majelis Syura, majelis ini terdiri dari pemimpin kaum yang sebagian dari mereka bertanggung-jawab mencatat wahyu. Pada tahun ke-6 hijrah, sekretaris dengan bentuk yang sederhana telah dibangun. Utusan negara telah dikirim ke berbagai raja dan pemimpin-pemimpin. Orang-orang ini mengerjakan tugasnya dengan sukarela dan membiayai hidupnya dari sumber independen, sedangkan pekerjaan sangat sederhana tidak memerlukan perhatian penuh. Pada masa Rasulullah saw tidak ada tentara forMaal, semuanya muslim yang mampu boleh menjadi tentara. Mereka tidak mendapat gaji tetap, tetapi mereka diperboleh mendapatkan bagian dari rampasan perang. Rampasan perang meliputi senjata, kuda, unta dan barang-barang bergerak lain yang didapatkan dalam perang. Situasi berubah setelah turunya surat alAnfal (8) ayat 41: “Ketahuilah sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk
H.R. Muslim. Agustianto, “Peran Masjid Dalam Edukasi Ekonomi Syariah”, dalam www. esyariah.ORG. 4 Shibli Nu’mani, Seeratum-Nabi (urdu) Matbee Maarif Azamgarh, 6th print Vol 1, p. 287 dalam MA Sabzwri, Sistem Ekonomi Fsiskal, Pada Masa Pemerintahan Nabi Muhammad saw, dalam Adiwarman (2001), Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam, The Internasional Institut of Islamic Thought (IIIT), Jakarta, h. 28.
3 2

26

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia

335

Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnu Sabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqaan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan, Dan Allah Kuasa atas segala sesuatu.” Selain pertempuran-pertempuran kecil, perang pertama antara orangorang Mekkah dan muslim terjadi di Badar. Perang ini orang Mekkah menceritakan kekalahan dan banyak yang ditawan oleh orang muslim. Rasulullah saw menetapkan besar uang tebusannya rata-rata 4.000 dirham untuk tiap tawanan. Tawanan yang miskin dan tidak dapat memberikan jumlah tersebut diminta untuk mengajar membaca sepuluh orang anak muslim. Melalui tebusan tersebut kaum muslim menerima uang.5 Rasulullah saw juga mengadopsi praktik yang lebih manusiawi terhadap tanah pertanian yang ditaklukan sebagai fai’ atau tanah dengan pemilik umum. Tanah-tanah ini dibiarkan dimiliki oleh pemilik dan menanam asal, sangat berbeda dari praktik kekaisaran Romawi dan Persia yang memisah-misahkan tanah-tanah ini dari pemiliknya dan membagikannya buat para elite militernya dan para prajuritnya. Semua tanah yang dihadiahkan kepada Rasulullah saw (iqta’) relatif lebih kecil jumlahnya dan terdiri dari tanah-tanah yang tidak bertuan. Kebijakan ini tidak hanya membantu mempertahankan kesinambungan kehidupan administrasi dan ekonomi tanah-tanah yang dikuasai, melaikan juga mendorong keadilan antara generasi dan mewujudkan sikap egaliter dalam Islam.6 Dalam bidang ekonomi, bangsa Arab telah mencapai perkembangan yang pesat. Mekah bukan saja merupakan pusat perdagangan lokal melainkan sudah menjadi jalur perdagangan dunia yang sangat penting saat itu, yang menghubungkan antara Utara (Syam), Selatan (Yaman), Timur (Persia) dan Barat (Mesir dan Abbessinia). Keberhasilan Mekkah menjadi pusat perdagangan internasional ini karena kejelian Hasyim 7 , tokoh penting suku Quraisy yang merupakan kakek buyut Muhammad saw, dalam mengisi kekosongan peranan suku bangsa lain di dalam bidang perdagangan di Mekkah sekitar abad keenam Masehi. Peredaran dagang mereka sempat dikisahkan Al-Qur’an: “Tuhan telah membinasakan kaum Quraisy dalam perjalanan di musim dingin dan musim panas. Karena itu hendaklah mereka menyembah Tuhan Kakbah ini, yang telah memberikan mereka makan di waktu kelaparan dan mengamankan mereka dari ketakutan.”.8

kemaslahatan bagi umat baik di dunia mahupun di akhirat kelak. Sebaliknya, pelanggaran syari'at Islam baik yang dilakukan dengan sengaja mahupun tidak, pasti akan mengundang malapetaka (ganjaran setimpal) langsung atau tidak langsung dari Allah swt. Krisis ekonomi adalah merupakan salah satu contoh malapetaka atau cobaan Tuhan terhadap makhluk-Nya yang telah terlalu jauh melaksanakan aktivitas ekonomi melenceng dari rel al-Qur'an dan Sunnah, seperti melegalkan riba merajelala berlaku di tengah-tengah ekonomi umat. Ekonomi Ribawi Islam telah mengharamkan riba untuk dipraktekkan dalam sistim ekonomi umatnya. Inilah yang menjadi pembeda utama antara sistim ekonomi Islam dengan ekonomi konvensional. Pelarangan riba dalam ekonomi Islam bukanlah tidak beralasan. Menurut Prof. A. M. Sadeq (1989) dalam artikelnya "Factor Pricing and Income Distribution from An Islamic perspective" yang dipublikasikan dalam Journal of Islamic Economics, menyebutkan bahwa pengharamkan riba dalam ekonomi, setidaknya, disebabkan oleh; Pertama, sistim ekonomi ribawi telah menimbulkan ketidakadilan dalam masyarakat terutama bagi para pemberi modal (bank) yang pasti menerima keuntungan tanpa mahu tahu apakah para peminjam dana tersebut memperoleh keuntungan atau tidak. Kalau para peminjam dana mendapatkan untung dalam bisnisnya, maka persoalan ketidakadilan mungkin tidak akan muncul. Namun, bila usaha bisnis para peminjam modal bankrut, para peminjam modal juga harus membayar kembali modal yang dipinjamkan dari pemodal plus bunga pinjaman. Dalam keadaan ini, para peminjam modal yang sudah bankrut seperti sudah jatuh di timpa tangga pula, dan bukankah ini sesuatu yang sangat tidak adil? Kedua, sistim ekonomi ribawi juga merupakan penyebab utama berlakunya ketidakseimbangan antara pemodal dengan peminjam. Keuntungan besar yang diperoleh para peminjam yang biasanya terdiri dari golongan industri raksasa (para konglomerat) hanya diharuskan membayar pinjaman modal mereka plus bunga pinjaman dalam jumlah yang relatif kecil dibandingkan dengan milyaran keuntungan yang mereka peroleh. Padahal para penyimpan uang di bank-bank adalah umumnya terdiri dari rakyat menengah ke bawah. Ini berarti bahwa keuntungan besar yang diterima para konglomerat dari hasil uang pinjamannya tidaklah setimpal dirasakan oleh para pemberi modal (para penyimpan uang di bank) yang umumnya terdiri dari masyarakat menengah ke bawah. Ketiga, sistim ekonomi ribawi akan menghambat investasi karena semakin tingginya tingkat bunga dalam masyarakat, maka semakin kecil kecenderungan masyarakat untuk berinvestasi. Masyarakat akan lebih cenderung untuk menyimpan uangnya di bank-bank karena keuntungan yang

Adiwarman A Karim, (2001), Ibid, hlm. 29. Umer Chapra (2001), Masa Depan Ilmu Ekonomi, Sebuah Tinjauan Islam, (Jakarta: Gema Insani Press), hlm. 156. 7 Aunur Rahim Faqih,dkk (ed.), “Pemikiran dan Peradaban Islam”, Yogyakarta: UII Press, Hlm. 24. 8 Al Qur’an, surat Quraisy (106) ayat 1-4.
6

5

tetapi mereka menolaknya.. suatu suku yang tinggal di pinggiran Madinah. Sebelum konklusi diambil. 30.S. nilai uang. Rasulullah saw membagikan tanah ini sebagian besar kepada Muhajirin dan orang Anshar yang miskin. 2nd ed.. Setelah pertempuran selama sebulan mereka 9 Abul Hasan Ali Nadwi (1975). Karachi. Kekayaan pertama datang dari Banu Nadir. Tujuh kebun penduduk Banu Nadir tersebut adalah wakaf Islam yang pertama.. Nabi meminta mereka meninggalkan kota.". 30. “The Four Pillars of Islam”. faktor-faktor non-ekonomi juga dieksplorasi secara singkat. Karena setiap aturan Ilahiah senantiasa mengandung Dan. barang-barang yang dikenai zakat. Ibid. tulisan ini diharapkan dapat mengisi kokosongan tersebut dengan menganalisa sebab-sebab timbulnya krisis ekonomi ditinjau dari kacamata ekonomi Islam. Akhirnya. Seorang Muhajirin dari banu Nadir yang telah masuk Islam memberikan tujuh kebunnya. Kejahilan manusia ini terjadi tidaklah terlepas dari sifat ketamakan atau kerakusan manusia yang lebih mementingkan diri sendiri ketimbang kemaslahatan umat sehingga mareka tidak mahu mendengar panduan Ilahi. seperti tindakan mengkonsumsi riba. budak atau orang bebas. maka tidaklah berlebihan bila krisis ekonomi yang melanda kita adalah suatu malapetaka yang sengaja diundangkan kehadirannya akibat ulah tangan jahil manusia sendiri. .11 Semua milik Banu Nadir yang ditinggalkan menjadi milik Rasulullah saw menurut ketentuan alQur’an. pendapatan dan sumber daya negara masih sangat kecil. 10 11 Adiwarman A Karim (2001). bahkan berusaha membunuh Rasulullah saw.e-Islam. h.Makan dan minumlah rezeki (yang diberikan) Allah. sementara shadaqah fitrah pada tahun ke-2 hijrah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 27 ekonomi lainnya telah berperan aktif dalam mengundang munculnya krisis ekonomi. tepung keju atau kismis. aspek etika ekonomi (economic ethical aspects). dan janganlah kamu berkeliaran di muka bumi Allah dengan berbuat kerusakan" (Q. Peraturan yang disusun meliputi sistem pengumpulan zakat. Besarnya satu sha kurma. inflasi dan pembiayaan anggaran defisit. Nabi pun mengerahkan tentara dan mengepung mereka.Sebenarnya. supaya Allah merasakan kepada mareka sebahagian dari (akibat) perbuatan mareka. Hal ini seperti disinyalir Allah swt dalam Surat Ar-Rum ayat 40: "Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia. korupsi. Akan tetapi ahli hadits memandang zakat telah diwajibkan sebelum tahun ke-9 Hijrah ketika Maulana Abdul Hasan berkata zakat diwajibkan setelah hijrah dan dalam kurun lima tahun setelahnya. Ibid. hlm. mereka menyerah dan setuju meninggalkan kota dengan membawa barang-barang sebanyak daya angkut dengan unta. Bagian Rasulullah saw digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.12 Khaibar dikuasai pada tahun ke-7 hijrah.S. Bila pelaku ekonomi telah terbiasa bertindak di luar tuntunan ekonomi Ilahiah. Karena langka dan pentingnya tulisan ini. wilayah negara berekspansi dengan cepat dan orang berbondong-bondong masuk Islam. batas-batas zakat dan tingkat persentase zakat untuk barang yang berbeda-beda. 30. p. Melakukan praktek ekonomi yang bertentangan dengan syari'at Islam seperti disebutkan dalam ayat-ayat di atas adalah merupakan suatu tindakan yang tidak hanya merugikan diri sendiri tetapi juga akan merusak sendi-sendi kehidupan ekonomi umat. 30. laki-laki atau perempuan. hlm. dan aspek-aspek kualitatif lainnya. agar mareka kembali (ke jalan yang benar)". maka tulisan ini akan dibahagikan ke dalam dua bahagian. terjadinya krisis ekonomi dalam Islam tidak terlepas dari praktek-praktek atau aktivitas ekonomi yang dilakukan bertentangan dengan nilai-nilai keIslaman. Majlis Nashreyat. Penduduknya menetang dan memerangi kaum Muslim. kemudian oleh Rasulullah saw dijadikan tanah shadaqah. tepat pada tahun kedua setelah hijrah shadaqoh fitrah diwajibkan shadaqoh yang juga dikenal dengan zakat fitrah ini diwajibkan setiap bulan Ramadhan. dan tindakan malpraktek lainnya. hutang luar negeri. Zakat diwajibkan pada tahun ke-9 hijrah. Ibid. Oleh karena itu..334 Ekonomi Islam: Sejarah. Adiwarman A Karim (2001).. Peraturan mengenai pengeluaran zakat di atas muncul pada tahun ke-9 Hijrah ketika dasar Islam telah kokoh. tetapi mereka mendapatkan bayaran dari zakat. bahagian terakhir tulisan ini akan melihat konsep ekonomi Islam dalam mengatasi inflasi dan mengoptimalkan sistim pembiayaan negara defisit serta dampak negatif hutang luar negeri terhadap ekonomi umat. Dimana bahagian pertama tulisan ini coba menyingkapi dampak negatif ekonomi ribawi dan pengaruhnya terhadap nilai mata uang. Para pengumpul zakat bukanlah pekerjaan yang memerlukan waktu dan para pegawainya tidak diberikan gaji resmi. 98 dalam Adiwarman A Karim (2001). dan beberapa faktor penyebab krisis ekonomi lainnya secara Islami. 12 Adiwarman A karim (2001). Kelompok ini masuk dalam fakta Madinah tetapi melanggar perjanjian. muda atau tua dan dibayar sebelum shalat id fitri.dan janganlah kamu merugikan manusia pada hak-haknya dan janganlah kamu merajalela di muka bumi dengan membuat kerusakan"(Q. kecuali baju baja. Sedangkan. tulisan ini coba menyoroti ekonomi ribawi. karena mereka mendapatklan tanpa berperang.10 Sampai tahun ke-4 hijrah. 9 Sebelum diwajibkan zakat bersifat sukarela dan belum ada peraturan khsusus atau ketentuan hukum. hlm. Teori. Sementara itu kita melihat bahwa sungguh sangat langka ataupun boleh dikatakan tidak ada sama sekali tulisan-tulisan yang menyoroti faktorfaktor penyebab krisis ekonomi dari aspek-aspek keagamaan (religious aspect). gandum (berley). Ibid. Al-Baqarah: 60). aspek tingkah laku para pelaku ekonomi (economic behavioral agents). atau setengah sha gandum untuk tiap muslim. Asy-Syu'ara: 183) ". Dalam ulasannya. monopoli. seperti disebutkan dalam dua ayat berikut ini: ".

Hak milik orang-seorang atas tanah yang luas. dan barang yang digunakan untuk subtitusi garmen harus diperhitungkan”. defisit neraca pembayaran yang besar. Pada masa Rasulullah saw besarnya jizyah satu dinar pertahun untuk orang dewasa yang mampu membayarnya. 31. Bila diperkirakan dengan biaya hidup di Madinah untuk rata-rata keluarga yang 13 14 bukan keluarga. Direktur International Monetary Fund (IMF) dalam kata-kata sambutannya pada Growth-Oriented Adjustment Programmes (kurang lebih) sebagai berikut: "ekonomi yang mengalami inflasi yang tidak terkawal.13 Demikian juga Rasulullah saw juga menirima satu bagian biasa yang diberikan secara berkala kepada istri-istrinya sebanyak 80 unta penuh dengan kurma dan 80 unta penuh dengan gandum. seribu lagi pada Safar tiap tahun. para pakar ekonomi berkonklusi bahwa kerapuhan fundamental ekonomi (fundamental economic fragility) adalah merupakan penyebab utama munculnya krisis ekonomi. seribu garmen dikirim pada bulan Rajab tiap tahun. telah menyebabkan kesulitan ekonomi. yaitu koperasi. karena kepentingan keluarga diutamakan di atas kepentingan perusahaan. pendeta.157. Atas dasar asas tersebut di atas. Rasulullah saw membagi Khaibar menjadi 36 bagian dan tiap bagian dibagi lagi menjadi 100 area. Hal ini seperti disebutkan oleh Michael Camdessus (1997). Hal ini memang dapat menimbulkan frustrasi di kalangan karyawan berusia muda atau yang berkemampuan tinggi. Abdullah ibnu Rawabah biasanya datang tiap tahun untuk memperkirakan hasil produksi dan membagikannya menjadi dua bagian yang sama banyak. yaitu sama sejahtera. penderita sakit dan semua yang menderita penyakit dibebaskan dari kewajiban ini. Di sana tidak terdapat keberatan terhadap nepotisme (rnengutamakan keluarga) seperti halnya di dunia Barat—bahkan ini dipandang wajar. 15 Lihat Muhammad Yasin Mazhar Siddiqi. berdasar asas-ekonomi kerayaktan maka diupayakanlah sebuah wadah yang mempunyai dasar historikal yang jelas. yang diusahakan oleh banyak orang sebagai buruh saja adalah pembawaan dasar individualisme yang bertentangan dengan dasar perekonomian yang adil. Ini dengan jelas menunjukkan bahwa defisit neraca pembayaran (deficit balance of payment). pengemis. kelebihan atau kekuarangannya itu harus diperhitungkan. Dan setengah bagian lagi diberikan untuk 1.14 Pada masa perang di masa Rasulullah saw bukan merupakan alasan bagi umat Islam untuk meningkatkan pendapatnya. daripada mengecam atau berusaha mendobrak sistem hirarki perusahaan yang mantap. Nilai dari kurma. hlm. jadi bila ada yang bernilai lebih atau kurang dari satu aukiyah. “Kami memiliki pengalaman khsusus dalam bertani dan berkebun kurma” dan meminta izin untuk tetap tinggal di sana. Adiwarman A Karim (2001). Dan berdasrkan kolektivisme. Pembayaran tidak harus merupakan uang tunai. Sistem Koperasi Menurut arah dasarnya perekonomian di masa datang akan semakin jauh daripada dasar individualisme dan semakin dekat kepada kolektivisme. Orang-orang Ailah. tetapi dapat juga berupa barang atau jasa.400 tentara dan 400 penunggang kuda (1. Setengah bagian Rasulullah saw digunakan untuk keperluan delegasi. tamu dan sebagainya. kadar pertukaran mata uang yang tidak seimbang.28 Ekonomi Islam: Sejarah. merupakan cikal bakal terbentuknya sistem koperasi. Karim (2001).400 + 400 = 1. namun mereka dapat mencari hiburan dengan bertawakal menurut ajaran agama Islam. Tiap garmen bernilai satu aukiyah. Ibid. Dalam menganalisa penyebab utama timbulnya krisis moneter tersebut. seperti yang disebutkan Baladhuri dalam kitab Futuh al-Buldan ketika menjelaskan pernyataan lengkap perjanjian Rasulullah saw dengan orang-orang Najran yang jelas dikatakan: “…setelah dinilai. tingkat bunga yang tidak realistik. . sejak dahulu masyarakat Asia terkenal dengan konsep dasarnya tolong-menolong (gotong-royong). “Peranan Harta Rampasan Perang”. 150. yang akhirnya akan memerangkapkan ekonomi negara ke dalam krisis ekonomi". Ibid. dua ribu pakaian/garmen masingmasing bernilai satu aukiyah. adalah orang Najran yang beragama Kristen (tahun keenam setelah Hijrah). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 333 menyerah dengan syarat dan berjanji meninggalkan tanahnya. Perusahaan semacam itu sebaiknya diatur oelh koperasi. 31. Mereka mengatakan kepada Rasulullah saw. Atas dasar kebersamaan.016 dirham. hlm. pembatasan perdagangan yang berkelanjutan.15 Nilai harta rampasan pad dekade awal kalender Hijrah (622-632 M) tidak lebih dari 6 juta dirham. pemerataan atau distribusi pendapatan dan keadilan dalam kebersamaan ini. investasi yang tidak efisien (inefficient investment). Syarat yang diajukan diteriima. dan banyak indikator Adiwarman A Karim (2001). Rasulullah saw mengabulkan permintaan mereka dan memberikan mereka setengah bagian hasil panen dari tanah mereka. Sebagai contoh wacana ini terdapat di daerah perdesaan Indonesia yang umum memiliki rasa kebersamaan yang tinggi (gotongroyong). beban hutang luar negeri (foreign debt-burden) yang membengkak--terutama sekali hutang jangka pendek. dalam Adiwarman A. orang tua. beban hutang luar negeri yang membengkak dan pengaliran modal yang berlaku berulang kali. hlm. Perempuan. anak-anak. Teori. Hal ini terus berlangsung selama masa kepemimpinan Rasulullah saw dan Abu Bakar. dibawah pemilikan pemerintah. Dan perang dimasa Rasulullah saw tersebut diperkirakan kurang lebih antara 74 sampai 90 kali dengan harta rampasan perang 6. Ibid. sejauh yang diketahui. Adhruh dan Adhriat membayarnya pada perang Tabuk. Diantara ahli kitab yang harus memberi pajak.800 bagian).

Dan. jumlah harta itu hanya dapat menunjang sejumlah kecil dari populasi muslim dan juga akibat perang tersebut. perkakas. dan 2) Sumber pendapatan Sekunder. Sistem jaminan kesempatan kerja seumur hdiup di kebanyakan negara Islam berarti bahwa seorang majikan harus tetap menahan karyawannya. Teori. namun pada umumnya seorang majikan lebih memilih kebangkrutan daripada rnemecat karyawannya. seorang majikan biasanya harus mempunyai cadangan dana cair yang cukup besar. zakat dikenakan pada hal-hal berikut:17 1) Benda logam yang terbuiat dari emas seperti koin. Karim (2001). Dan pengeluaran untuk zakat tidak dapat dibelanjakan untuk pengeluaran umum negara. Zakat atas hasil pertanian dan buah-buahan inilah yang dinamakan ushr. domba. Agar ia dapat memberi bantuan keuangan. misalnya dengan memperluas usahanya. dan para keluarga mengharapkan agar dia diutamakan dalam soal kenaikan pangkat daripada karyawan yang terdiri atas enam orang sebesar 3. Zakat dan ushr merupakan kewajiban agama dan termasuk salah satu pilar Islam. pada masa Rasulullah. karim (2001). dan perlu ditunjukkan sikap murah hati bila karyawan itu mengalami kesulitan keuangan terus-menerus. 18 Adiwarman A. sekalipun sebenarnya tidak ada lagi pekerjaan bagi mereka. Narnun mengingat suasana kekeluargaan. 6) Luqta. Bila seorang karyawan mengalami kesulitan keuangan.16 Dalam perjalanan roda pemerintahannya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 29 dan walaupun kaum Muslimin menghargai kebebasan kehidupan keluarganya. Tidak bisa memecat karyawan walaupun pesanan berkurang. Seorang majikan bertanggung jawab menjamin kepastian kerja bagi para karyawan. Namun seorang majikan tidak mempunyai keleluasaan bergerak dalam soal menaikkan pangkat karyawan seperti para rekannya di dunia Barat. perkakas. Rasulullah saw. Seorang majikan cenderung berusaha mengatasi kesulitan jangka pendek dengan harapan bahwa dalam jangka panjang kondisi perdagangan akan membaik. Tidak mungkin berusaha dalam lingkungan dunia Islam tanpa menyediakan uang cadangan itu. seperti koin. Rasulullah saw berkata kepada Muadz. Kelalaian menyediakan dana cadangan itu akan dipandang sebagai sikap tidak bertanggung jawab.” Demikianlah pemerintah pusat berhak menerima keuntungan hanya bila terjadi surplus yang tidak dapat didistribusikan lagi kepada orang-orang yang berhak. Zakat emas dan perak ditentukan berdasrkan beratnya. dan 7) Barang temuan.332 Ekonomi Islam: Sejarah. Ibid. Binatang ternak yang digembalakan bebas ditentukan berdasarkan jumlahnya. yaitu: 1) Sumber pendapatan primer. dan ditambah kekayaan yang dikumpulkan di Madinah. hanya dalam kasus perang Badar pada perang lain tidak disebutkan jumlah uang 16 17 Adiwarman A. 5) Hasil pertanian termasuk buah-buahan. . mendapat 2 sumber pendapatan secara umum. Sumber-sumber pendapatan sekunder yang menjadi sumber pendapatan negara: 18 1) Uang tebusan untuk para tawanan perang. Ibid. 147. harta benda yang ditingalkan musuh. Bahkan kaum ulama menganjurkan agar seorang majikan menyediakan pinjaman uang bebas bunga. Kenaikan Pangkat Atas Dasar Masa Dinas Seorang majikan juga memikul tanggung jawab atas struktur kerja dalam perusahaannya. Sumber Pendapatan Primer merupakan pendapatan utama bagi negara di masa Rasulullah saw adalah zakat dan ushr. jika seorang majikan memenuhi semua tanggungjawab sosialnya. 3) Binatang ternak unta. Pengeluaran untuk keduanya sudah diuraikan secara jelas dan eksplisit di dalam al-Qur’an surat at-Taubah (9) ayat 60. perhatian seorang majikan akan disambut baik. 2) Benda logam yang terbuat dari perak. tidak dipandang sebagai sikap Islam sejati. Karim (2001). 34. hlm. majikan diharap untuk membantunya. ornamen atau dalam bentuk lainnya. ibu kota negara. ketika ia mengirimnya ke Yaman sebagai pengumpul dan pemberi zakat: “…Katakalah kepada mereka (penduduk Yaman) bahwa Allah telah mewajibkan mereka untuk membayar zakat yang akan diambil dari orang kaya diantara mereka dan memberikannya kepada orang miskin diantara mereka. Keduanya berbeda dengan pajak dan tidak diperlakukan seperti pajak. 33. kambing. Cicilan semacam itu haruslah disesuaikan dengan keadaan keuangan karyawan. maka wajarlah bila cicilan utang itu dipotong dari upah karyawan. diperkirakan biaya untuk perang lebih dari 60 juta dirham. Lebih jauh lagi zakat secara fundamental adalah pajak lokal. Kontribusi harta rampasan perang terhadap pendapatan kaum Muslim selama 10 tahun kepemimpinan Rasulullah saw tidak lebih dari 2 persen. sepuluh kali lebih besar dari harta rampasan.000 dirham per-tahun. Mengadakan "rasionalisasi" atau "penciutan" barisan pekerja semata-mata berdasarkan perkiraan atau perencanaan keuangan yang kurang menyenangkan. Kenaikan pangkat pada umumnya didasarkan pada masa dinas seorang karyawan. asal saja sisa upahnya tidak akan kurang dari yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pokok karyawan bersama keluarganya. Tentu saja hal ini tidak selalu bisa dilaksanakan. Para majikan akan dihormati bila diketahui menyediakan dana cadangan darurat semacam itu. Menurut Bukhari. bukan karena jasa atau keunggulannya. Adiwarman A. Barang dagangan bahan tambang dan luqta ditentukan beradasrkan nilai jualnya dan hasil pertanian dan buah-buahan ditentukan berdasarkan kuantitasnya. 4) Berbagai jenis barang dagangan termasuk budak dan hewan. Ibid. dan seharusnya mereka tidak terlalu ketat untuk menuntut pembayaran kembali. Berarti ia akan melepaskan peluang untuk memperoleh hasil dari tambahan investasi modalnya. hlm. sapi. hlm. ornamen atau dalam bentuk lainnya. dan kenaikan pangkat para karyawan.

ketika berita wafatnya Rasulullah saw tersebar ke seluruh penjuru Madinah. hal ini sulit untuk dipahami para pengusaha Barat. seperti berburu pada musim haji. Sistem pembagian laba ini akan menghapuskan pandangan bahwa karyawan diperlakukan tidak adil dan mereka akan bekerja sekuat tenaganya untuk rneningkatkan keuntungan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 331 tebusan tawanan perang. dan tidak jarang seorang rnajikan menyediakan beasiswa dan jaminan pendidikan lain bagi anak-anak itu. 5) Wakaf. 4) Amwal Fadhla.30 Ekonomi Islam: Sejarah. 7) Zakat fitrah. zakat yang ditarik di masa bulan Ramadhan dan dibagi sebelum sholad Idhul Fitri. disambut dengan gembira. dan pada umumnya jadwal jam kerja kurang berstruktur. Para karyawan akan merasa tidak puas bila laba membumbung tinggi. berasal dari harta benda kaum muslimin yang meninggalkan tanpa ahli waris atau berasal dari barang-barang seorang muslim yang meninggalkan negerinya. maka sikap itu tidaklah mengherankan. Perhatian terhadap para karyawan jauh melampaui soal pembayaran upah saja. Karena biasanya majikan dan karyawan masih sekeluarga atau sesuku. Tanggung jawab seorang majikan bahkan meliputi karyawan dan keluarganya. Bahkan seorang majikan bersedia memikul biaya perawatan rumah sakit untuk saudara para karyawan. yang merupakan ciri khas banyak penguasa dan pemerintah di wilayah Timur Tengah. beliau mengambil langkah-langkah tegas untuk mengumpulkan zakat dari semua umat Islam termasuk Badui yang kembali memperlihatkan tanda-tanda pembangkangan sepeninggal Rasulullah saw. Bila seorang majikan tidak memperhatikan keluarga karyawan ia dianggap tidak sopan. Merekajuga memperhatikan kesehatan serta kesejahteraan para karyawan dan berusaha agar para karyawan merasa puas di lingkungan perusahaannya. .000 dirham menuerut Bukhari) dari Abdullah bin Rabiah dan meminjam beberapa pakaian dan hewan-hewan tunggangan dari Sufyan bin Umaiyah. Sistem bonus mencegah penghasilan laba yang berlebih-lebihan. dan dengan demikian menekan risiko pertentangan antara majikan dengan karyawan. seperti kurban dan kaffarat. terutama kepada anak prianya. terutama bila mereka menganggap bahwa laba itu adalah hasil jerih payah mereka. Abu Bakar memerintahkan pasukannya untuk menyerang suku-suku pembangkang tersebut. para majikan Muslimin acapkali memperhatikan kehidupan karyawan di luar lingkungan kerjanya. sehingga tidak ada alasan untuk memandang laba sebagai hasil dari penindasan pada para pekerja. bila dibagi-bagikan. Tabel 2 Sumber-sumber Pendapatan pada Masa Rasulullah saw No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Dari Kaum Muslim Zakat Ushr (5-10%) Ushr (2. Menurut Imam Shuyuti. sedangkan upah tidak berubah—ini adalah hal pasti yang memperburuk hubungan tenaga kerja yang sering terjadi di Barat. dan 8) shadaqah. Hadiah dari pemimpin atau pemerintah negara lain. Seorang majikan rnengharapkan bantuan karyawannya pada setiap saat yang dipandangnya perlu. Sebaliknya di dunia Islam tidak ada pemisahan tegas antara jam kerja dan jam istirahat. 6) Nawaib. banyak suku-suku Arab yang meninggalkan Islam dan menolak membayar zakat. Sejarah Ekonomi Islam Masa Khalifah Ketika kekhalifahan di masa Abu Bakar Siddiq (51 SH–13 H/ 537– 634 M) berkuasa. pajak yang jumlahnya cukup besar yang dibebankan pada kaum muslimin yang kaya dalam rangka menutupi pengeluaran negara selama masa darurat dan ini pernah terjadi pada masa perang Tabuk. Demikian pula perhatian majikan terhadap keluarga karyawan tidak ditolak melainkan disambut baik bahkan diharapkan. dan sikapnya ini tidak menimbulkan kekesalan. 2) Pinjaman-pinjaman setelah menaklukan kota Mekkah untuk pembayaran uang pembebasan kaum muslim dari Judhayma atau sebelum pertempuran Hawazin 30. Namun laba. 3) Khumus atas rikaz harta karun temuan pada periode sebelum Islam. Tetapi walaupun perusahaan itu bukanlah perusahaan keluarga. dan para karyawan tidak dapat mengandalkan uang bonus untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. Teori.5%) Zakat Fitrah Wakaf Amwal Fadila Nawaib Shadaqah yang lain Khumus No 1 2 3 Dari kaum NonMuslim Jizyah Kharaj Ushr (5%) No 1 2 3 4 5 Umum Ghanimah Fay Uang tembusan Pinjaman dari kaum muslim atau nonmuslim. dan dengan penuh pengertian dia memberikan cuti kepada karyawan yang harus menjaga saudaranya yang sakit itu. Campur tangan majikan secara berlebihan di luar lingkungan kerja tidak akan diterima oleh para karyawan di dunia Barat. harta benda yang diindikasikan kepada umat Islam yang disebabkan Allah dan pendapatannya akan didepositkan di Baitul Maal. khususnya mengenai pendidikan anak-anak para karyawannya.000 dirham (20. Umar bin Khattab memintanya bonusnya. Karena itu upah pokok itu harus cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok karyawan beserta keluarganya. Kaffarat adalah denda atas kesalahan yang dilakukan seorang muslim pada acara keagamaan. karena mungkin karyawan itu memenuhi sebagian kewajiban si majikan. Para majikan Muslimin cenderung untuk lebih bersikap kebapaan daripada rekan-rekan mereka di dunia Barat. Ini merupakan suatu sikap yang banyak mencerminkan pola dasar kebapaan informal.

44.000 dirham per-tahun. Khususnya bagi para majikan asing sangatlah penting untuk menghindari kesan ketidak adilan. “A Shaort History of Saracens”. Diberitahukan bahwa fasilitas yang diberikan kepadanya adalah seorang budak yang tugasnya memelihara seekor unta dan membersihkan air dan sehelai kain pakaian biasa. Imam Shuyuti (2001) Tarikh Khulafa. “Oh Abu Bakar! Kamu membuat tugas dari penggantimu menjadi sangat sulit. Dengan demikian ditekankan bahwa hadiah itu diberikan berdasarkanjiwa Islam dan akan menunjukkan bahwa perusahaan itu berpegang pada ajaran Islam. namun para ulama sepakat bahwa suatu sistem bonus atau hadiah akan lebih tepat. h. page. kebutuhan keluaraga Abu bakar diurus oleh kekayaan dari Baitul Maal ini. sehingga ia langsung memerintahkan untuk menjual sebagian besar tanah yang dimilikinya dan seluruh hasil penjualannya diberikan untuk pendanaan negara. "22 Abu Bakar meninggal pada 13 Hijrah atau 13 Agustus 634 Masehi dalam usia 63 tahun. namun Abu Bakar berkata: “Aku akan memerangi mereka sekalipun mereka hanya menolak membayar satu kali zakat atau menolak memberikan kambing muda yang biasa mereka serahkan kepada Rasulullah saw.”19 Abu bakar menyamakan seluruh rakyat dalam jumlah pembagian zakat.. beliau menemui banyak kesulitan dalam pengumpulan pendapat negara sehingga beliau menanyakan seberapa banyak yang diambilnya. Dalam keadaan semacam ini tidaklah bijaksana bila membayar upah yang rendah menurut pandangan setempat.”21 Lain lagi dimasa Umar bin Khatab (40 SH-23 H/584-644 M) penjualannya diberikan untuk pendanaan negara. baik dari kalangan mana saja. Menurut beberapa keterangan beliau diperboleh mengambil dua setengah atau dua tiga perempat dirham setiap hari hanya dari Baitul Maal dengan beberapa waktu.000 atau 2. karena itu upah yang rendah sama sekali tidak akan dapat diterirna di sana. bukan untuk mencabut perintah itu. tetapi walaupun mengalami kegagalan mereka akan menerima santunan dari seluruh masyarakat Islam. para karyawan mendapat bagian dari labanya. 44-45 20 19 . Beliau menanyakan lebih lanjut lagi seberapa banyak fasilitas yang telah dinikmati selama kepemimpinannya. Hadiah ini dapat dibayarkan setahun sekali. Diberitahukan bahwa fasilitas yang diberikan kepadanya adalah seorang budak yang tugasnya memelihara anak-anak dan membersihkan pedang-pedang kaum muslimin. Macmilan and Co. dengan melaksanakan pembagian pendapatan yang berlainlainan pada setiap perusahaan. Tambahan lagi. Dan tidak pandang bulu. Syed Ameer Ali (1949). sekalipun mereka dengan mudah bisa mendapatkan pekerjaan dengan upah yang rendah. Di wilayah itu perusahaan yang buruhnya berupah lebih rendah. beliau berkata. Hlm.20 Beliau juga menanyakan lebih lanjut lagi seberapa banyak fasilitas yang telah dinikmati selama kepemimpinannya. dari alasan ini saja sangatlah tidak bijaksana bila para majikan asing itu membayar upah di bawah tingkat upah yang dibayarkan oleh para majikan dalam negeri. sedangkan ketika keadaannya kurang cerah.44-45. Peraturan semacam inijelaslah berlaku secara tradisional di sejumlah besar perusahaan keluarga di dunia Islam. sebagian besar industri modern berciri padat rnodal. Ketika perusahaannyajaya. saat mendfakti wafatnya juga. Op. karena setiap perusahaan wajib membayar upah pokok yang memadai dan upah pokok inilah yang merupakan upah yang layak.’ Pustaka Al-Kausar. Ternyata sebesar 8000 dirham. hklm. Jakarta. 27 dalam Adiwarman A Karim (2001). Seorang karyawan diharapkan lebih erat mengidentifikasikan dirinya dengan tempat bekerjanya bila diadakan pembagian pendapatan yang akan memupuk kesetiakawanan ekonomi antara para karyawan Muslimin dengan perusahaan Islamnya. Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam. tenaga kerja. dan alat perlengkapan. sumber daya. ia berkata. Beliau menginstruksikan untuk mengalihkan semua fasilitas tersebut kepada pemimpin berikutnya setelah beliau wafat.Cit. Tidak dapat tidak upah yang dibayarkan oleh majikan asing akan menarik perhatian dan akan diselidiki. Ternyata tunjangan tersebut kurang mencukupi sehingga ditetapkan 2. misalnya pada Tahun Baru Islam atau pada Hari Raya Idul Fitri. Beliau menginstruksikan untuk mengalihkan semua fasilitas tersebut kepada pemimpin berikutnya setelah beliau wafat. Dan. "Oh Abu Bakar! Kamu membuat tugas dari penggantimu menjadi sangat sulit. Ibid. hlm. London. 80-81.500 dirham dan menurut keterangan lain 6. Ketika semua ini diberitahukan kepada Umar. Dukungan gagasan pembagian pendapatan sebagai imbalan kerja semakin bertambah sebagaimana yang sudah biasa terjadi secara tradisional dalam lingkungan pertanian. Jakarta: The International Institut of Islamic Thought (IIIT). karena seluruh urusan keluarga dapat berhasil atau gagal secara bersama-sama. belum tentu akan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dibandingkan dengan perusahaan yang buruhnya berupah tinggi. 22 Adiwarman A Kahm (2001). Selain itu beberapa negara di dunia Islam—khususnya negaranegara penghasil minyak—bukan merupakan lingkungan berupah rendah menurut standar Dunia Ketiga. Ketika semua ini diberitahukan kepada Umar. Caranya. mungkin di hari besar Islam. Tetapi hadiah atau bonus ini hanyalah merupakan suatu imbalan tambahan. 21 Adiwarman A Karim (2001). Teori. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 31 menggunakannya sebagai patokan yang tepat dalam menetapkan upah. Memang sejak menjadi Khalifah. sehingga upah bukan merupakan pengeluaran yang terbesar. seekor unta membawa air dan sehelai kain pakaian biasa.330 Ekonomi Islam: Sejarah. para majikan dan para karyawannya mengencangkan ikat pinggang bersamasarna. Di sini pendapatan telah dibagi-bagi sesuai dengan proporsi masukan—misalnya.

juga mengembalikan kondisi orangorang yang bekerja di bidang pertanian. 24 pekerjaan sama. sedangkan gaji tertinggi dibayarkan kepada orang yang menyandang gelar doktor. Namun siapa saja yang gagal mengelolanya selama 3 tahun. Meskipun dikemukakan alasan bahwa imbalan tambahan itu wajar bagi tenaga asing yang bekerja di luar tanah airnya. hal ini banyak menimbulkan kejengkelan terutama pada perusahaan Aramco. infaq. Tidak ada satupun gagasan tunggal mengenai wujud upah yang layak. h. zakat dan shadaqah. dan premi yang dibayarkan kepada karyawan dengan pendidikan yang lebih tinggi itu rupanya merupakan sebagian alasan mengapa orang-orang dari negara-negara Islam belajar di berbagai universitas Barat untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi. Dia menghadiahkan kepada orangorang yang sejak awal mengolahnya. Namun dengan segala kelemahannya itu gagasan upah minimum tetap dipandang penting. Teori. 12-13 Jamil Ahmad (2000). Acapkali tenaga asing Barat di Wilayah Teluk Arab diberi upah yang lebih tinggi daripada yangditerima oleh tenaga pribumi. maka ia akan kehilangan hak kepemilikannya atas tanah tersebut. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 329 dan kekhalifahannya berlangsung selama dua tahun tiga bulan sebelas hari. Dan acapkali upah minimum itu tidak berlaku bagi semua pekerja. Ali bin Abi Thalib ra. Secara keseluruhan gagasan upah yang layak menimbulkan masalah yang sama dengan gagasan upah “ekonomis”. maka kebiasaan itu makin sulit untuk memperoleh dukungan dari pemerintah negara Islam. dengan demikian mereka tidak pula termasuk dalam undang-undang tingkat upah minimum itu. atau karena sulit mencari tenaga yang sama ketrampilannya di kalangan priburni. Setelah Khalifah Umar mempercayai Abu Hurairah ketika kembali dari Bahrain membawa hasil rampasan perang sejumlah 500 ribu dirham. Selain itu untuk mengimbangi laju inflasi seringkali penyesuaian upah minimum itu dilalaikan. namun rupanya setiap pemerintah negara Islam merasa bahwa paling tidak mereka harus mendukung gagasan upah minimum itu mengingat suasana moral yang berlaku. bergelar Al-Faruq. Pemikiran tentang upah yang “layak” ditunjukkan dengan pembuatan undang-undang upah minimum di sebagian besar negara Islam. h. karena jika tidak mereka pasti akan dikecam.644 M) Umar bin Khattab atau Umar bin AI-Khattab bin Nufail bin Abd AI-Uzza bin Rabah bin Abdullah bin Qart bin Razah bin Adi bin Ka'ab bin Luay bin AIAdawi AI-Ourasyi. Keuangan negara yang terhimpun yang terbesar ialah dari hasil rampasan perang. maka sulitlah untuk . Andaikan upah minimum itu berlaku pula untuk sektor pertanian. misalnya di Mesir zaman Nasser. mengusulkan: “Uang yang sudah terkumpul setiap tahun dibagikan (didistribusikan). upah minimum itu dalam prakteknya hanya berlaku bagi pegawai pemerintah saja. Usman bin Affan berkata: “saya berpendapat uang yang banyak itu cukup banyak untuk semua orang. 21. saya sudah peergi ke Syam dan sudah melihat para raja di sana membentuk lembaga keuangan dan memobilisasi tentara. Jenazah Abu bakar dikubur di samping Rasulullah saw. mungkin dalam kondisi yang masih tandus. maka bentuklah sebuah lembaga keuangan dan adakan mobilisasi”. sedangkan pekerja di sektor swasta tidak termasuk dalam undangundang itu. Para majikan bukan Muslimin sebaiknya membayar upah pada tingkat minimal itu. Diskrirninasi hanya akan dibenarkan bila menguntungkan warga negara sendiri. Keadaan ini tidak menimbulkan rasa jengkel. Atas pendapat 23 24 Jamil Ahmad (2000). Silsilahnya berkaitan dengan garis keturunan Rasulullah saw pada generasi kedelapan. Di masa khalifah Umar. saya khawatir akibatnya akan merajalela”. sekedar memenuhi kebutuhan pokok saja. Acapkali upah minimum itu sangat rendah. atas usul ini Khalifah Umar bermusyawarah dengan para petinggi pemerintahan untuk membentuk lembaga keuangan negara. pada waktu terjadinya invasi dapat dipanggil kembali dan dinyatakan boleh menempati kembali tanah mereka. Karena itu. Maka seorang majikan bangsa asing tidak akan dibiarkan membayar upah di bawah batas minimum itu. tahun 40 sebelum Hijrah. Umar masuk Islam pada umur 27 tahun. maka akan sulit untuk melaksanakannya dengan tegas. Karyawan penyandang gelar kesarjanaan akan menerima tambahan gaji. Tidak perlu ditegaskan lagi bahwa diskriminasi yang akan menguntungkan karyawan bukan Muslimin pasti akan ditentang. Selain itu sebagian besar barisan pekerja mungkin terdapat di luar dunia ekonomi formal. sedangkan pada wanita dan anak-anak jarang sekali dibayarkan upah minimum menurut undang-undang itu. la salah satu dari tujuh belas orang Mekah yang terpelajar ketika kenabian dianugerahkan kepada Muhammad al-Amin. karena hal ini pasti akan memancing protes keras. dan jangan tersisa”. pemerintahan Islam masih dalam masa perang. karena itu perekonomiannya masih dipengaruhi oleh kondisi tersebut terutama dari segi penerimaan negara. Dan salah seorang masyarakat karena pengalamannya melihat kebiasaan orang-orang asing (di luar Madinah) dalam mengelola keuangan secara teratur dengan adanya sebuah lembaga keuangan. ia mengambil langkah-langkah pengembangannya. Ibid. Dalam kasus yang ekstrim. Op. kalau tidak dicatat untuk mengetahui siapa yang sudah mengambil dan sipa yang tidak. Kemudian. Orang-orang yang mengungsi. Cit. Dilahirkan di Mekah. Akan tetapi Walid bin Hisyam bin al Mughirah menyarankan: “Amirul Mukminin. dan bukan sebaliknya. kemudian Khalifah mengumumkan kepada masyarakat.32 Ekonomi Islam: Sejarah.23 Umar bin Khattab (40 SH-23 H/584.24 Dalam bidang ekonomi Umar bin Khatab menyadari pentingnya sektor pertanian untuk memajukan ekonomi negerinya. Panggilan Abu Hafsah.

dan memperoleh banyak dukungan politik. bahkan tidak bisa diterima. Fungsi lembaga keuangan ini untuk mengatur penerimaan dan pengeluaran negara. Di lingkungan dunia Islam masalah moral jauh lebih dipentingkan daripada di dunia Barat. bahkan di daerah perkotaan. 27 Irfan Mahmud Ra’na. dan setiap orang berhak mendapatkan makanan dari pengolahan tanah. bersabda: “Tanah yang terbengkalai adalah milik Allah dan Rasul-Nya serta kamu semua (muslimin)”. Kemudian khalifah mengangkat Aqil bin Abi Thalib. tingkah lakunya itu dapat merusak akhlak masyarakat dan menghancurkan nilai-nilai agama Islam. Litera Antarnusa. Umar berkata kepada orang banyak: “Barangsiapa mempunyai harta kembangkanlah dan barangsiapa yang mempunyai lahan. yang menjadi parasit dan menahan kemajuan ekonomi. barang itu tidak dipamerkannya secara mencolok mata. Posting pengeluaran yang utama ialah untuk kesejahteraan (tunjangan) pegawai pemerintahan dan masyarakat (fakir dan miskin). ketika kaum muslimin meminta tanah Khaibar. Bila orang kaya memboroskan uangnya dengan berjudi. 674.. yang mana sangat signifikan dalam kelangsungan suatu corperate dan pekerja itu sendiri. Riwayat jasa di masa lampau dapat membenarkan dilanjutkannya pembayaran imbalan. maka masyarakat Islam yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok bagi semua kaum Muslimin akan dipandang mengalami kegagalan. Islam menjawab bahwa faktor-faktor produksi tidak boleh menjadi pemilikan pribadi. Dan pandangan itu terutama berlaku di lingkungan dunia Islam.26 Pemilikan tanah dianggap suatu tipe pemilikan yang parexellence (paling istimewa) di negara-negara kapitalis. Juga terdapat perbedaan tingkat upah yang berlaku di dunia Barat. Jadi dilihat dari sudut pandang Islam. 29 Al Hadits. Perbedaan skala gaji misalnya yang scring terjadi dijawatan pemerintah bagi golongan sarjana dan bukan sarjana yang melakukan yang terakhir inilah Khalifah Umar mengambil keputusan. ialah pertimbangan mengenai pendapatan. walaupun dia memakai perhiasan. Para ahli falsafah Kristen termasuk Thomas Aquinas. termasuk sandang pangan. Sekalipun sering terdapat perbedaan tingkat pendapatan yang cukup besar. dalam pengertian milik setiap kelompok masyarakat. dalam kebiasaannya mengeluarkan uang serta konsumsinya. 28 Dilihat dari sudut pandang Islam. berlainan halnya dengan di dunia Barat. atau bergaya hidup yang mencolok. 25 Selain itu harta Kharaj dan Jizyah yang diterima oleh lembaga keuangan negara dipergunakan untuk membangun bendungan guna mengairi lahan yang gersang menjadi tanah pertanian yang subur. (Jakarta: 1990). Menikmati pendapatan tanpa kerja dipandang tidak bermoral. seperti juga halnya di Jepang. hlm. 672673. soal pembagian pendapatan yang wajar dipandang penting. Pustaka Firdaus. seharusnya upah itu cukup untuk memenuhi semua kebutuhan pokok. Namun kepemilikan individu ini justru tidak diakui dalam masyarakat sosialis dan komunis. Umar bin Khatab: Sebuah Tela’ah Mendalam Tentang Pertumbuhan Islam dan Kedaulatannya Masa itu. 25 . dan tempat tinggal. di samping segi ekonominya. dan antara pendapatan dengan kegiatan kerja harus berkaitan. Teori. 29 Dalam hadits lain Rasulullah saw. 28 Irfan Mahmud Ra’na. berpegang kepada gagasan upah "layak". dan tak seorangpun boleh memperoleh hak istimewa atasnya. rakyat mengharapkan agar si kaya tetap dapat menjadi teladan bagi si miskin. hlm. soal upah adalah soal moral. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 33 melepaskan diri dari kerja keras mulai fajar sampai senja dengan upah kecil di sektor pertanian. Makhramah bin Naufal dan Jubair bin Mu’tim yang ahli dalam bidang keuangan untuk menjadi pengelola lembaga keuangan. (Jakarta: 1990). dan mereka sudah merasa senang dengan upah rendah yang diterimanya di kota. 26 Ibid. yaitu: Pertama. Menurut pendapat umum. Pustaka Firdaus. Akan datang masanya kelak orang tidak lagi mau memberi selain kepada yang disenanginya”. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. hlm. riwayat Aisyah. Kekayaan bukanlah dosa. 30. bila soal upah sernata-mata ditentukan oleh gaya ekonomi yang abstrak saja. hlm. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. namun memiliki kekayaan berarti bertanggung jawab sosial. Land reform telah menjadi pokok persoalan yang lebih besar daripada nasionalisasi industri di banyak negara Islam. Kemudian Rasulullah membagi Muhammad Husain Haekal.27 Sistem kepemilikan tanah yang tidak seimbang menyebabkan lahirnya pemilik tanah yang sangat berkuasa. dan menurut pandangan umum tidaklah adil. Implementasi hadits ini langsung dicontohkan oleh Rasulullah saw. tanah dan semua yang terkandung di dalamnya harus digunakan untuk kepentingan umum dan rakyat. Tanah pada kuantitasnya bersifat terbatas dan tetap. Karena itu banyak orang kaya yang hidup sederhana dalam menikmati kekayaannya. dan inilah yang menjadi alasan untuk mengharamkan riba. Semuanya itu dipandang sebagai hak asasi manusia. buatlah ia subur. (Jakarta: 2000). Kedua. Rasulullah bersabda: “Pengolahan tanah terbengkalai yang bukan milik siapapun. Dan posting pengeluaran yang utama kedua ialah untuk kepentingan mobilisasi tentara. Ketiga. tanah sesungguhnya milik Allah. Di dunia Barat pun banyak orang yang tidak senang soal upah sematamata ditentukan oleh faktor-faktor ekonomi saja. maka dialah yang memilikinya”. haruslah merupakan imbalan jerih payah. Kerisauan moral mengenai upah dinyatakan dalam tiga cara. Tetapi di sini soal kegiatan masa kini kurang diperhatikan. dari para bekas petani. 17. yang biasanya dikaitkan dengan soal pemerataan. Di mana tanah dapat memenuhi kebutuhan pokok dan permanen bagi manusia.328 Ekonomi Islam: Sejarah. Umar bin Khatab juga tidak lupa dengan sifat tanah yang tidak dipunyai oleh unit-unit produktif lainnya.

Bahkan dalam hal ini pun. berupa tanah yang terletak antara al-bahr (laut) dan al-sakhr (tanah Irfan Mahmud Ra’na. Kemudian Sa’ad melaporkannya kepada Amirulmukminin. mobilitas itu mungkin tidak didasarkan oleh faktor upah. 162-163. dan beliau menjawab: “Saya telah menerima surat anda. Rakyat menuntut agar anda membagikan tanah dan harta benda kepada mereka. dan masa depan umat. Karena itulah. tidak ada lagi tanah yang tersisa untuk ditaklukan. Rasulullah mengambil separuh dari bagian tersebut. dan saya akan membebankan mereka dengan Kharaj dan Jizyah yang harus mereka bayar kepada kita. Suatu riwayat menyatakan: “Rasulullah saw telah memberikan iqta’ kepada Bilal bin Harith al Mujani. 32. baik untuk tenaga ahli. Hanya dalam hal yang disebut belakangan inilah perbedaan upah dapat menyebabkan migrasi internasional. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 327 tanah Khaibar menjadi 26 bagian dan masing-masing bagian dibagi lagi ke dalam 100 bagian.. Sering terjadi pertentangan rnengenai hubungan perkotaan-pedesaan. kalian lihatlah kota-kota besar. Saya telah membagi-bagikan harta benda kepada kaum muslimin. Saya kira.32 Dalam masa pemerintahan Umar bin Khatab sistem pembagian pemilikan tanah diklasifikasikan ke dalam beberapa bagian. di mana para pejuang meminta hak atas tanah. yang sudah ada urbanisasi buruh yang cukup besarjumlahnya. dan laju inflasinya punjarang meningkat sampai angka 1 ke atas. kecuali dalam hal adanya perbedaan upah yang sangat besar. Sebagian hal ini menunjukkan usaha yang bersungguhsungguh untuk memelihara kestabilan fiskal. Umar menafsirkan hadist tersebut bahwa Rasulullah saw. dan tarif upah yang berlaku di negaranegara yang kurang makmur dalam lingkungan dunia Islam. Kenyataan ini memberikan kesan bahwa lingkungan perekonomian di sana kurang berperanan dibandingkan di negara-negara perindustrian yang sudah maju. diantaranya: 1) Iqta’ ialah suatu pemilikan tanah secara individu dengan melalui cara pemberian atau penyerahan sebidang tanah oleh negara. Jika kita membagikan tanah itu sekarang. 31 Abu Yusuf. maupun yang tidak ahli. 158-159. biasanya di negara-negara Islam secara keseluruhan. Meskipun demikian di beberapa negara Islam. yang ingin mandiri dalam hal ekonomi di usia muda sebagaimana akan diperolehnya bila rnereka merantau ke wilayah Teluk Arab. membiayai hidup anak-anak yatim. Tanah dan kanal untuk gubernur. (Jakarta: 1990). Tampaknya penyesuaian upah pun jarang terjadi di lingkungan dunia Islam. Menurut Abu Ubayd. Namun pada umumnya hubungan ketenagakerjaan tidak dilihat dari sudut konfrontasi antara para majikan dan karyawan. Kemudian Amirul mukminin menjawab: “Kalian mendengarkan orang-orang yang mengatakan bahwa saya telah mencabut hak-hak mereka. Maka secara umum faktor-faktor penawaran dan permintaan tampaknya tidak berperanan penting. Allah telah melimpahkan kita dengan harta yang banyak dan tanah yang luas dari pampasan perang. tidak akan terjadi perpindahan kerja untuk mengisi kekurangan itu. lalu dengan apa kita membayar gaji mereka”. kepala pemerintahan. di mana para pejuang meminta bagian atas rampasan perang dan tanah yang ditaklukan. kecuali di Mesir. seperti misalnya hasrat anggota keluarga lebih muda. Kitab Al Kharaj. kita harus menggaji mereka secara tetap. setelah penaklukan tanah-tanah Kisra.31 Hal serupa juga terjadi pada ketika telah terjadi penaklukan Mesir oleh Panglima Amr bin al Ash. maka pertentangan golongan ala Marx merupakan gagasan asing. kita pun butuh penjaganya demi keamanan. situasi makroekonominya lebih mantap.34 Ekonomi Islam: Sejarah. Kalian lihatlah daerah-daerah perbatasan. kemudian dibagikan kepada para gubernur. kita perlu tentara yang kuas untuk menjaganya. tetapi tinggalkan tanah dan kanal. Anda memang harus membagikan harta benda kepada mereka. 30 kekurangan tenaga kerja. dan mempersiapkan generasi mendatang. Kedua. (Kairo: 1346). Teori. 30 Penafsiran Umar tersebut teraplikasikan pada ketika Sa’ad bin Abi Waqash menaklukan Irak. dan masih belum jelas apakah faktor-faktor itu akan berpengaruh besar di segi penawaran walaupun dapat mempengaruhi sisi permintaannya. dalarn masyarakat negara penghasil minyak di wilayah Teluk. hlm. dan upah ditinjau kembali setiap 34 tahun. gerakan buruh di sini jauh kurang kuat dibandingkan dengan di dunia Barat. sehingga sistem keuangan Islam tidak akan rusak. dibandingkan dengan di dunia Barat. diantarnya ialah: Pertama. Karena sejumlah besar negara Islam tetap merupakan masyarakat pra-industri. berarti kita tidak meninggalkan apa-apa untuk generasi yang akan datang”. Rupanya upah tidaklah berfungsi sebagai isyarat pasaran efektif. Mungkin banyak alasan untuk keadaan semacam ini. dan Turki. Kalau tanah-tanah tersebut saya bagi-bagikan. para panglima perang. 32 Ibid. Banyak pekerja di kota yang merasa bersyukur dapat . Di banyak negara Islam gagasan kenaikan upah secara tahunan tidak ada. biarkan tanah-tanah beserta para petaninya. serikat kerja itu menjalankan fungsi yang sangat mirip dengan serikat-serikat kerja di Eropa dan Amerika Serikat. dan peranan serikat kerja itu pun berbeda dari yang biasanya diharapkan pengusaha Barat. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. hlm. Hasil pendapatan tersebut akan saya gunakan untuk memperkuat balatentara. Penyesuaian masalah upah jarang dipandang sebagai suatu masalah politik dan kebanyakan karyawan tidak memandang para majikan sebagai suatu golongan yang bertentangan. Kehadiran serikat kerja di sana merupakan suatu perkembangan yang relatif baru. menginginkan agar tanah-tanah luas yang telah dikuasai kaum muslimin haruslah dipikirkan pemanfaatannya di masa depan. dan kebencian pekerja lebih diarahkan kepada para tuan tanah di pedalaman daripada ke para pengusaha perindustrian. hlm. Maka saya mengharap. Pustaka Firdaus.

Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 35 soal keuangannya. antara kebiasaan yang terdapat di Amerika utara dan Eropa barat. dan masalah penyelesaian upah masih merupakan masalah yang sangat kontroversial dalam kepustakaan ekonomi moderen. Ini berarti jika ditawarkan upah yang lebih tinggi sebagai akibat 11 12 karang). Pada masa Umar hukum perdagangan mengalami penyempurnaan guna menciptakan perekonomian secara sehat. hlm. juga dibangun pasar-pasar agar tercipta suasana persaingan yang bebas. 46.000 buruh yang bekerja setiap hari sepanjang tahun. Mendengar pengaduan ini. Bangladesh. dibandingkan dengan yang telah berlangsung dalam bidang penelitian lainnya. ataupun perbedaan jenis pekerjaan yang satu ke jenis lainnya.326 Ekonomi Islam: Sejarah. hlm. Hal ini juga Ibid. Tetapi banyak kemiripan dalam kebiasaan ketenagakerjaan di negara-negara Arab. baik negara Islam maupun negara yang bukan Islam. antara perusahaan yang satu ke perusahaan lainnya. hlm 104. hlm. banyak membangun kanal-kanal di distrik Khuziztan dan Ahwaz. dan munculnya perusahaan industri skala besar di dunia Islam merupakan suatu gejala yang relatif baru. Menurut Maqrizi di Mesir saja ada sekitar 120. kecuali lahan yang mengandung mineral”. dan sebuah departemen besar didirikan untuk membangun waduk-waduk. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Hasil penggarapan tanah Hima’ harus dikeluarkan untuk ushr (semacam zakat). Bagi seorang pengamat dari luar syarat-syarat kerja itu tampaknya agak serupa dengan di negara-negara Dunia Ketiga. Tetapi kenyataannya.33 Namun dalam riwayat lain ada juga tanah iqta’ yang diberi ganti rugi oleh Umar. Namun kenyataan ini tidak dapat dijadikan bukti bahwa ciri-ciri keserupaan itu bersumber pada agama Islam. Bila ushr tidak dibayarkan maka hak atas tanah tersebut dicabut oleh negara. Turki. Masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai soal hubungan ketenagakerjaan. misalnya.12 Dan.. Juza bin Muawiyah dengan seizin Umar. sekalipun banyak perbedaan etnik dan kebudayaan. Kemudian Bilal mengizinkan Umar menghadiahkannya kepada orang lain. pajak perdagangan nabati dan kurma Syria sebesar 50%. lot. Iran. 39 37 Ibidn. Kurangnya mobilitas tenaga kerja. Membanting harga dan menumpuk barang serta mengambil keuntungan secara berlebihan dipantau. dibandingkan dengan yang menyangkut segi lain dari kegiatan ekonomi. Umar mengurangi beban pajak terhadap beberapa barang. Pustaka Firdaus. beliau berkata kepada Bilal. Dengan demikian demi kemaslahatan umum tanah iqta’ dapat dikuasai kembali oleh negara. Maka pelaksanaan hukum Islam serta falsafah ekonomi Islam dalam bidang perusahaan skala besar merupakan suatu perkembangan yang relatifbaru pula. khalifah segera memberi ganti rugi sebesar 10. Memang dalam hukum syari'at ada beberapa ketentuan mengenai perlakuan terhadap karyawan. Teori. seorang laki-laki datang mengadu kepada Khalifah bahwa salah seorang tentara muslim dalam perjalanan melalui telah merusak tanamannya.11 Memang dalam Al Qur'an dan sunnah kurang banyak bahan-bahan yang khusus mengatur soal ketenagakerjaan.000 dirham. Teori ekonomi neo-klasik yang konvensional menyatakan bahwa upah ditentukan oleh interaksi antara penawaran dan permintaan di pasar tenaga kerja. 44. hlm. Pakistan. Zakat dijadikan ukuran fiskal utama dalam rangka memecahkan masalah ekonomi secara umum. (Jakarta: 1990). iklim perekonomian umum sering lebih dipentingkan daripada faktor-faktor mikro ekonomi. dan mempertahankan jumlah upah bersih (take-home pay) dalam hitungan nilai uang yang nyata. Malaysia. dan Indonesia yang membenarkan diadakannya peraturan umum (generalization) mengenai soal ketenagakerjaan di negara-negara tersebut. Hal ini untuk memperlancar arus pemasukan bahan makanan ke kota-kota.cit. hlm. di mana tanah yang dimiliki oleh satu orang atau lebih kemudian diolah oleh sebuah suku dan hasilnya digunakan untuk kepentingan bersama. yang memungkinkan pembukaan dan pengolahan banyak sekali ladang pertanian. 40. namun ketentuan-ketentuan itu pun dapat ditafsirkan secara berlain-Iainan. Pada saat yang sama. 36 Ibid. 58 34 33 Rodney Wilson. 73. Pengenaan zakat atas harta berarti menjamin penanaman kembali dalam perdagangan dan perniagaan yang tidak perlu dilakukan dalam pajak pendapatan. Maka diusahakanlah penyelesaian soal upah yang akan mengimbangi laju inflasi. Perbedaan yang kita sadari. . Nabi Muhammad hidup di lingkungan masyarakat pra-industri. 35 Ibid. Irfan Mahmud Ra’na. “adalah di luar kemampuan kamu untuk mengolah tanah seluas ini”. dan bukan merupakan perbedaan yang diakibatkan oleh faktor-faktor keagamaan. tangki-tangki kanal-kanal dan pintu-pintu air serba guna kelancaran dan distribusi air. zakat merupakan sumber pendapatan utama negara Islam.. Mereka digaji dari harta kekayaan umat. Ibid.35 Abu Yusuf menceritakan tentang keinginan Khalifah memajukan dan membantu pengembangan pertanian. Bahkan di dunia Barat pun tidak ada kriterium yang diterima umum mengenai cara penetapan upah.. Pada waktu Umar menjadi khalifah. mungkin hanya mencerminkan perbedaan perkembangan perburuhan di negara-negara industri bersangkutan. 34 dan 2) Hima’ ialah pemilikan tanah secara kolektif. melestarikan deferensial.36 Saluran irigasi terbentang di daerah-daerah taklukan. di dunia Islarn sendiri kehilahatanya faktor-faktor mikro dan rnakro ekonomi nampaknya kurang berperanan dalam soal penetapan upah. Pada waktu invansi ke Syria.37 Sebagaimana di masa Rasulullah saw.

Mekkah dan Bahrain. Sesungguhnya tidaklah mudah. Selain itu juga untuk mempelajari karakteristik unik dari risiko usaha perbankan syariah dan manajemen risiko serta sistempengawasan perbankan syariah guna menciptakan harmonisasi dan konvergensi pengaturan perbankan syariah secara internasional.. Sungguh sulit untuk menentukan ciri-ciri kebiasaan kerja di dunia Islam. "Saya membawa 500.dirham.000.000. Besok anda datang lagi". bahkan dalam karya penelitian. Forum konferensi tersebut menghadirkan 25 pembicara dari berbagai lembaga internasional seperti IDB.000 dirham kharaj 39 itu adalah jumlah yang besar sehingga khalifah mengadakan pertemuan dengan majelis Syura untuk menanyai pendapat mereka dan kemudian diputuskan bersama bahwa jumlah tersebut tidak untuk didistribusikan melainkan untuk disimpan Ibid. "Sadarkah anda apa yang anda katakan?" Abu Hurairah mengulang lagi bahwa dia membawa 500. Bekerja pada suatu perusahaan seumur hidup. tetapi lebih menyerupai keadaan di Jepang.36 Ekonomi Islam: Sejarah. dan yang manakah yang merupakan kebiasaannya saja. perlu merasa Maalu mendapatkan sumbangan. Umar mengira bahwa bicara Abu Hurairah sudah berlebihan sehingga mengulangi lagi pertanyaan itu. namun dalam Islam banyak hukumhukum kegiatan ekonomi termasuk hubungan ketenagakerjaan dibahas cukup lengkap. karena zakat berurusan dengan harta benda. pulanglah dulu dan tidurlah. Hal tersebut jarang terjadi di Eropa Barat atau di AS.000. yang memang kurang diteliti kecuali 10 Republika . Yaman. hlm.38 Di daerah perdamaian terdapat pusat-pusat perdagangan dan pekanpekan yang sangat membantu pelaksanaan kebijaksanaan dagang. deminikian pula dengan pemogokan sedangkan para karyawannya tampaknya lebih mengidentifikasikan dirinya pada perusahaan tempatnya bekerja. 26 September 2003 . dan International Islamic Rational Agency. Jumat. beberapa pekan dagang yang menonjol adalah pekan dagang 'Ukaz yang berada di Hijaz yang berdekatan dengan Sukar dan yang lainnya. Di antaranya di Ubulla. tetapi kurangnya mobilitas tenaga kerja dan struktur upah nampaknya kurang lentur dibandingkan dengan di dunia Barat. Dengan demikian dapat dihindari terjadinya suatu siklus perdagangan yang membahayakan. Umar terkejut. IMF. Literas AntarNusa. Bank Dunia. untuk mengetahui pentingnya faktor-faktor keagamaan dan undang-undang ketenagakerjaan Islam. Bagi pengusaha Barat keadaan pasar tenaga kerja tampaknya sangat berbeda dengan di negerinya sendiri. Teori. dianggap biasa. arsitektur sistem keuangan syariah. acapkali mengherankan seorang pengamat Barat.dirham. “orang yang tidak mau membayar zakat akan saya ambil zakatnya dan setengah dari seluruh kekayaan”. 672-673. la berkata "Rupanya anda masih mengantuk. Amii Bahrain mengunjungi Madinah dan membawa 500. Umar mengumumkan kepada orang banyak bahwa Abu Hurairah datang membawa uang dalam jumlah besar. Disebutkan bahwa Abu Hurairah sekembalinya dari Bahrain ditanya oleh Umar mengenai orang di sana. Keesok harinya sesudah Abu Hurairah datang lagi dan menegaskan lagi bahwa dia membawa 500.10 Tenaga Kerja Walaupun dalam beberapa tahun belakangan ini teori keuangan Islam banyak diperhatikan di dunia Barat. Lihat Muhammad Husein Haekal (2001) Umarbin Khattab (terj). 87-88. "Apa yang anda bawa?" jawab Abu Hurairah. government dan manajemen risiko pada perbankan syariah serta hasil riset mutakhir tentang perbankan syariah. 'Ukaz adalah sebuah Oasis di antara Tha'if dan Nakhlah. toleransi terhadap karyawan yang tidak bekerja giat. h. Jakarta. Pada tahun 16 Hijrah. beliau menyatakan: “Demi Allah akan saya perangi mereka membedakan antara kewajiban ibadah dan kewajiban membayar zakat. tetapi juga rnengganggu rekan-rekannya yang ingin melakukan tugasnya dengan giat. jika mereka menghindari kewajiban mereka membayar zakat kepada saya.dirham".. tanyanya. Setelah mendengar jawabannya yang pertama. Hal ini juga berkaitan dengan hukuman berat bagi orang yang tidak mau membayar zakat sehingga orang tersebut dapat didenda sebesar 50% dari jumlah kekayaannya sebagaimana dinyatakan Rasulullah saw sendiri. Cakupan materi konferensi terdiri atas materi yang berkaitan dengan stabilitas sistem keuangan. Sebaliknya. 39 38 penyelenggaraan konferensi tersebut adalah untuk menyediakan suatu forum internasional untuk penyampaian pemikiran dan diskusi tentang relevansi perbankan syariah dalam konteks penciptaan stabilitas sistem keuangan. Pekan dagang itu berlangsung pada 1-20 Duikaidah Umar mendirikan institusi administrasi yang hampir tidak mungkin diiakukan pada abad ketujuh sesudah Masehi.. walau hanya seekor anak kambing yang seharusnya itu telah mereka bayar kepada Rasulullah. Abu Hurairah. saya akan perangi mereka -saya akan perangi mereka karena menolaknya”. dan sejumlah bank sentral negara-negara yang sudah menerapkan bank syariah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 325 akan memberi keseimbangan antara perdagangan dan pengeluaran. kemudian dana itu dikelola sedemikian rupa sehingga tak seorang pun yang memerlukan bantuan. Semua surplus pendapatan dalam jumlah-jumlah tertentu harus diserahkan kepada negara. lalu tanyanya lagi. Pekan dagang berkedudukan penting. dan tampaknya jarang dilakukan tindakan efektifter hadap karyawan yang tidak saja mengabaikan tugasnya sendiri. implikasi penerapan Basel II terhadap perbankan syariah internasional. Damaskus. Ya Allah.. Umar bin Khattab amat tegas terhadap masalah zakat. yang timbul akibat ajaran againa Islam. International Islam Financial Market. Segi positifnya ialah jarang terdapat keresahan industri. .

Bahkan Bank Indonesia (BI) mengharapkan ada penambahan jumlah jaringan bank syariah yang signifikan. maka setiap transaski dan operasionalnya dari semua sistem yang harus berjalan senantiasa mengacu kepada syari’ah Islam. Sedangkan Umar bin Khattab menetapkan bagian anaknya Abdullah bin Umar bin Khattab sebesar 3000 dirham. serta satu binatang tunggangan untuk menunaikan ibadah haji. Konferensi Internasional BI pernah menggelar konferensi internasional mengenai bank syariah. Depkeu. yaitu 5.8 Oleh karena profesionalisme yang dijujung. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 37 10. Teori. Bank Indonesia tidak membatasi kalau banyak kengininan untuk berkembang jumlahnya bahkan itu yang diharapkan. Peraturan dan Pengawasan untuk Mencapai Keseragaman Peraturan Internasional” itu merupakan kerjasama antara BI.000 dirham 800 dirham 40 Umar mengatakan sendiri kepada anaknnya. riwayat Muslim. Op. Untuk menyimpan dana tersebut. Bersamaan dengan reorganisasi Baitul Maal. Perkembangan perbankan syariah di Indonesia belum sebesar yang ada di Malaysia. Corporate Suport Group 13. Konferensi yang bertema ”Manajemen Resiko. yang disebut al-Diwan. Tetapi.000 dirham setahun dan dua setel pakaian untuk setahun. Di Indonesia.000 dirham 5. Bussines Group 16.000 dirham karena keutamaan Ummu Salamah dalam Islam. Khalifah juga menunjukkan sebuah komite yang terdiri dari Nassab ternama untuk membuat laporan sensus penduduk Madinah sesuai dengan tingkat kepentingan dan kelasnya. Maka di Bank Muamalat tidak ada transaksi-transaksi yang sifatnya spekulatif. Sebenarnya al-Diwan adalah sebuah kantor yang ditujukan untuk membayar tunjangan-tunjangan angkatan perang dan pensiunan serta tunjangan lainnya dalam basis yang reguler lan tepat. satu untuk musim dingin dan satu untuk musim panas. pangsa pasar perbankan syariah baru mencapai sekitar satu persen. Bank jumlah aset maupun dana pihak ketiga masih di bawah satu persen dari total perbankan nasional. Data BI menyebutkan meskipun perkembangan perbankan syariah relatif sangat pesat hingga saat ini pangsa pasar perbankan syariah masih relatif kecil. paman Rasulullah saw Untuk kaum Muhajirin dan Anshar yang telah mengikuti perang Badar Bagi mereka yang Islamnya seperf Keislaman penduduk Badar Putra kaum Muhajirim dan Anshar Penduduk Mekah dan KETERANGAN Hasan dan Husein dimasukkan daftar sebagai kerabat Rasulullah saw Utsman bin Zaid dimasukkan dalam daftar mereka. Bussines Development Group 17. bahwa dia membedakan Abu Salamah dan memberinya 3. dari Mesir dua juta dinar. Abdulah bin Arqam ditunjuk sebagai pengurus Baitul Maal bersama dengan Abdurahman bin Ubaid al Qari serta Muayqab sebagai asistennya. Sawad. Setelah menaklukkan Syria.40 2. dan Islamic Development Bank (IDB). fiktif dan derivatif. penghasilkan Baitul Maal meningkat. Sangat kontras dengan kondisi masyarakat di Indonesia yang masih kuat nuansa KKN-nya. Cit. karena Utsman lebih disenangi Rasulullah SAW daripada Umar .000 dirham 12.000 dirham JUMLAH YANG DITETAPKAN UNTUK DIBERIKAN Bagi setiap istri Nabi Untuk Abbas. Financing Suport Group 15. kharaj dari sawad mencapai seratus juta dinar. Compliance Risk Management Staff 12. Baitul Maal secara tidak langsung bertugas sebagai pelaksana kebijakan fiskal negara Islam dan khalifah adalah yang berkuasa penuh atas dana tersebut. Baitul Maal yang reguler dan permanen didirikan untuk pertama kalinya di ibukota kemudian dibangun cabang-cabang dan di ibu kota propinsi. Profesional dan amanah merupakan suatu pegangan bagi Bank Muamalat Indonesia yang mengacu pada prinsip “Kamu lebih mengetahu urusan-urusan duniamu”.324 Ekonomi Islam: Sejarah. Umar mendirikan Diwan Islam yang pertama. Masyarakat muslim juga harus dibangun kesadarannya akan pentingnya bank syariah. ia tidak diperbolehkan menggunakannya untuk pengeluaran pribadi. Bussines Director 11. dan Mesir. Pandji Masyarakat. Tunjangan Umar tetap.9 Bank Muamalat Indonesia atau umumnya bank syariah yang tumbuh dan berkembang di Indonesia sangat mendapat perhatian dari Bank Indonesia selaku bank sentral. Di negeri jiran perkembangan perbankan syariah didukung oleh struktur masyarakat yang sudah mapan salah satunya Malaysia mempunyai tabungan haji yang sangat kuat dan tidak ada korupsi di Malaysia sebesar Indonesia. Umar membedakan Nadzar bin Anas dan beliau memberinya Al Hadits.000 dirham 4. Administration Group 14. Tujuan 8 9 sebagai cadangan darurat membiayai angkatan perang dan kebutuhan lain untuk umat. Network & Alliance Group. Menurut Abu Yusuf dalam kitabnya al-Kharaj laporan tersebut disusun sebagai berikut ini: Tabel 3 Pengeluaran untuk Tunjangan 1 JUMIAH PEMBERIAN 12.

kemudian didinginkan dengan minyak. lalu ia berkata.yaitu Hasan dan Husein bin Ali. Cit. h. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 323 masyarakat 200 dirham. "Sesungguhnya bapak ini telah rnenemuiku di hari Uhud. Assisten Directors 7. 84 miliar.41 syariah yang diterapkan maka krisis moneter dapat dilalui dengan selamat. Cit. Sharia Supervisory Board 3. (2002). Maka mari kita berperang sampai titik darah penghabisan" 42 Ibrahim Fuad Ahmad.000 dirham 2. Sumber: Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia.6 ini:42 Berdasarkan riwayat lain menyebutkan sebagaimana tabel di bawah Struktur Organisasi Bank Muamalat Indonesia 1 2 3 Tabel 4 Pengeluaran untuk Tunjangan 11 NILAI PEMBERIAN 5000 dirham 4.38 Ekonomi Islam: Sejarah. dan kenikmatan itu terwujudkan dalam bentuk laba bersih pada akhir tahun 2004 sebesar Rp.000 dirham 4. dimana beliau telah melewatkan ujian yag berat untuk mempertahankan Islam pada perang Khadaq dan beiiau mendapatkan penghargaan atas pengalian parit 11 12 1 1 1 1 1 Keterangan: 7 1. "Kalau Rasulullah saw sampai meninggal. Risk Management Commite 8. Teori." Lalu ia menghunuskan pedangnya dan 'melempar sarnng pedang seraya berkata. Umar RA berkata. "apa yang terjadi dengan Rasuluilah SAW ?" Lalu aku menjawab. 192-193 43 Umar bin Khattab memasukkan 4 orang yang tidak termasuk dari mereka . dan Salaman al-Farisi.000 dirham 500 dirham 300 dirham 250 dirham 200 dirham lOOdirham 500 dirham 400 dirham 300 dirham 200 dirham JUMLAH YANG DITETAPKAN UNTUK DIBERIKAN Untuk orang yang ikut perang Badar43 dan kaum Muhajirin yang pertama Untuk orang-orang yang ikut perang Badar dari kaum Anshar Untuk pejuang yang berjihad dalam barisan Islam dari Badar sampai per[anjian Hudaibiyah Untuk pasukan yang berjihad dalam barisan Islam dari perjanjian Hudaibiyah sampai akhir peristiwa orang-orang Murtad Untuk pejuang yang berjihad dalam barisan Islam Untuk satuan pasukan kelompok Mutsanna Untuk satuan pasukan kelompok Tsabit Untuk satuan pasukan kelompok Ar-Rabi' Untuk penduduk Hajar dan Ubad Untuk anak-anak yang ikut serta dalam berbagai pertempuran Untuk istri para pasukan di perang Badar Untuk istri para pasukan di perang Badar sampai perjanjian Hudaibiyah Untuk istri para pasukan. dalam Quthb Ibrahim Muhammad. Internal Audit Group 6. Shareholder Meeting 2. tapi juga membagikannya dalam bentuk benda Seperti diriwayatkan bahwa beliau memerintahkan untuk mengambil satu ember makanan lalu diaduk dan dibuat roti. "Yang aku fahu Rasulullah SAW telah diserang musuh. . Board Of Commissioners 4. Compliance & Corporate Suport Director 9.000 dirham 3. Op Cit. maka Allah senantiasa hidup dan Dia tidak akan mati. President Director 5. Op. mulai dari perjanjian Hudaibiyah sampai perang Riddah Untuk istri para pasukan pada perang Oodisiyah dan Yarmuk 4 5 6 7 8 9 10 Umar tidak hanya membagikan harta dalam bentuk uang. Finance & Administration Director 6 7 Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia. Op. Selanjutnya beliau 41 Ketika sebagian sahabat protes. a/ lnfaq Al 'Am fil Islam. karena mereka termasuk kerabat. Abu Dzar al-Ghifari termasuk pembesar para sahabat.

cit. hlm. "Cukup untuk seorang. 39. Bank Muamalat Indonesia menyandang predikat sebagai Bank Devisa.44 Selain itu Umar menerapkan beberapa peraturan sebagai berikut:45 1) Wilayah lraq yang ditaklukkan dengan kekuatan menjadi milik muslim dan kepemilikan ini tidak diganggu gugat. cuka dan madu dan rancangan ini telah disetujui khalifah. Lalu beliau memasak untuk makan Maalam dan berkata.C/fh. Di mana rasio pembiayaan macet hingga mencapai lebih dari 60% sehingga tercatat kerugian sebesar Rp. Bank konvensional. Umar meninggal dunia dalam usia 63 tahun. dimana sistem perbankan syariah dimasukkan ke dalam UU No. Selanjutnya sistem syariah juga diakui juga UU Bank Indonesia yang baru. Atas adanya ta’awuniyah dari IDB dalam bentuk investasi. menurut sebuah perjanjian Amar. yang pada akhirnya mereka terlikuidasi. Begitu juga untuk anak-anak. Dimana bank-bank konvensional menagalami negative spread. 193 45 Adiwarman A Karim (2001). seorang yang beragama Majusi pembantu AI-Mughirah bin Syubah menikamnya dari belakang dengan sebilah pisau beracun. Umar RA berkata. h. Jeddah.3 miliar (kurang dari sepertiga modal setor awal).4 Bank Muamalat Indonesia harus membuktikan eksistensi dirinya sebagai bank-nya orang Islam disaat krisis moneter terjadi. juga karena keunggulan daripada sistem perbankan 2 3 memanggil 30 orang. embuka wawasan baru. tepatnya pada 27 Oktober 1994 atas keberhasilan dalam operasionalnya. Bank Muamalat Indonesia harus menghadapi kriris ekonomi yang menimpa bangsa Indonesia tahun 1998. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 39 Muamalat Indonesia adalah sangat penting dalam sejarah perbankan Indonesia. Kerisauan terhadap sistem konvensional.7/1992 dengan sebutan bagi hasil. Atas kenyataan ini tak dapat mengelak dari krisis tersebut. 5. beliau memberikan rakyat baik laki-laki. meskipun pemilik tersebut kemudian memeiuk Islam dengan demikian tanah seperti itu tidak dapat dikonversikan menjadi tanah ushr. 42.2 triliun. (2002). Umar meninggal pada waktu subuh. sepanjang mereka memberi kharaj dan jizyah. Op Cit.46 Panjimasyarakat. bulan Zulhijjah 23 Hijrah. dan mereka mengambil jatah makan siang sampai mereka kenyang. sedangkan bagian yang berada di bawah perjaniian damai tetap dim'liki oleh pemilik sebelumnya dan kepemilikan lersebut adalah dialihkan.7 miliar. Tiga hari sesudah itu. op. Op. "Allah telah memotong jatah di embermu. Saat Umar shalat subuh bersamasama dengan kaum muslimin. 2) Kharaj dibebankan pada semua tanah yang berada di bawah kategori pertama. maka akhir tahun 2004 jumlah aktiva Bank Muamalat Indonesia mencapai Rp. bahkan hingga tiga Irdabb gandum. dua qist untuk setiap minyak. Atas penawaran tersebut. pembagian tanah dengan muslim. yang baru seumur jagung. Teori. IDB memberikan respon positif. paradigma baru di Indonesia. 6) Di Mesir. h. Bank Muamalat Indonesia memberikan penawaran sahamnya kepada Islamic Development Bank (IDB). Di sinilah pentingnya bank syariah.322 Ekonomi Islam: Sejarah. Op. Beban per kepaia sebesar satu dinar dan beban jarib (unit berat) yang diproduksi per jarib (ukuran) tanah. juga untuk memlihkan dan memperkuat permodalan sebagai akibat dari goncangan krisis moneter. 7) Perjanjian Damaskus (Syria) menetapkan pembayaran tunai. 5 Panjimasyarakat. Sehingga secara resmi IDB pada 21 Juni 1999 menjadi pemegang saham Bank Muamalat Indonesia. perempuan dan budak. sebuah meja judi yang sangat besar. Lihat Outhb Ibrahim Muhammad." Maka. dan ekuitas mencapai titik terendah yaitu Rp. Maka apabila seseorang ingin mengundang sahabatnya. Cit. Selain untuk mempertahankan eksistensi. karena kelahirannya UU Perbankan pun mengalami perubahan. Yang pasti. Abu Lulu Fairuz Ai-Farisi. karena ada sistem bunga. dua ember selama satu bulan. Op Cit. kharaj dibebankan sebesar satu dirham dan satu rafiz (satu ukuran lokal) gandum dan barley (jenis gandum) dengan anggapan tanah tersebut dapat dilalui air. Abu Yusuf dalam al-Kharaj dan Abu Ubaid dalam an-Anwal. 4) Sisa tanah yang tidak ditempati atau ditanami (tanah mati) atau tanah yang diklaim kembal! (seperti Basra) bila ditanami oleh muslim diperlakukan sebagai tanah ushr." Umar juga menetapkan 2 karung gandum dan cuka untuk satu orang muslimin. 5 hari. 4 Ibid. Jabatannya sebagai khalifah dipegangnya selama 10 tahun 6 bulan. 3) Bekas pemilik tanah diberi hak kepemilikan. 105 miliar. 5) Di Sawad. Op. Cit. Harga yang lebih tinggi dikenakan kepada ratbah (rempah atau cengkeh) dan perkebunan. Jasadnya dikubur di samping Rasulullah saw. dua ember setiap bulan. 269. 49 46 Abdullah Mustofa al Marghi (2001). terhadap ekonomi modern juga dialami penulis Prancis yang namanya Maurits Chalaiz.2 Dua tahun kemudian. 5 yang mengatakan bahwa dunia ini sudah menjadi big gambling table. Atas usaha yang maksimal dalam menghadapi krisis.42 44 . dan dikonversikan dengan mata uang dolar yang sedang melagit maka bank-bank konvensioal berguguran karena ini. terjadinya kezaliman terhadap para pengusaha yang waktu sedang susah. suatu arternatif yang lebih baik dari sistem ekonomi ribawi. Kewajiban yang harus mereka bayar kepada nasabah lebih besar dari pendapatan yang merak terima daripada peminjam.3 Tidak lama setelah kelahirannya. karena di dalamnya menggunakan sistem bunga. Arab Saudi. dibebankan dua dinar. dan modal pemegang saham sebesar Rp. Laporan Tahunan Bank Muamalat.

Teori. Dia juga mewariskan 1000 kuda dan 1000 wanita pelayan. Usman mendelegasikann kewenangan kepada para pemilik untuk menaksir kepemilikannya sendiri. Barang siapa memiliki properti dan utang biarkan ia untuk mengurangi dari apa yang dia miliki apa yang dia utarn dan membayar zakat untuk properti yang masih tersisa”. jalan dibangun. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 321 Usman bin Affan (47 SH-35H/577-656 M) Usman bin Affan atau Usman bin Affan bin Abi AI-As bin Umayah bin Umawy AI-Qurasyi. Untuk menata pendapatan baru. Perumahan yang dia miliki di Hunayn dan Qadi AI-Oura serta tempat-tempat lain bernilai 200. juga mendapat dukungan yang nyata pula dari masyarakat Jawa Barat yang teraplikasikan dalam pembelian saham seniali Rp. uang sejumlah 150. Usman termasuk dalam keluarga besar Umayyah dari suku Quraisy. pohon-pohon. Dalam hubungannya dengan zakat dalam sambutan Ramadhan biasanya ia mengingatkan: ”Lihatlah bulan pembayaran zakat telah tiba. Mengundang pemodal Timur Tengah untuk mendirikan bank syariah juga sudah dilakukan. Kabul. Bani Umayyah berada di bawah Bani Hasyim. terutama negaranegara Islam disekitar Teluk Persia yang kaya minyak. 40. Bank Mu’amalat Indonesia (BMI) pada tahun 1991. Balkh.Cit. Ghazni Kerman dan Sistan ditaklukkan. dan mereka pernah dipercaya menjaga bendera nasional Quraisy sebelum datangnya Islam.J. orang-orang di sekeliling Muhammad mendapatkan fasilitas perumahan dan uang. 48 Untuk meningkatkan Adiwarman A Karim (2001). pada waktu pendirianya Bank Muamalat Indonesia mendapat dukungan nyata dari ekponen Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) dengan ketua B.40 Ekonomi Islam: Sejarah. Dukungan tersebut dibuktikan dengan pembelian saham perseroan senilai Rp. sedangkan itu merupakan pendapat pribadi. Tak dapat dilupakan. Op. Habibie dan juga mendapat dukungan dari para pengusaha muslim. Tapi waktu itu masuk modal ke Indonesia lewat perbankan terbentur pada masalah UU Perbankan yang tidak mengakaui sistem syariah. Ruqayah dan saudaranya. 1 Atas berdirinya Bank B 1 Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia tahun 2004. Dia juga mengurangi zakat dari pensiun. Penghasilan Talhah dari lraq mencapai angka 1000 dinar sehari. Ummu Kulsum. dipanggil Abu Abdullah.47 Pada enam tahun pertama kepemimpinannya.000 dinar. 84 miliar. Tabri menyebutkan ketika khalifah Usman menaikkan pensiun sebesar seratus dirham. Tidak lama Islam mengakui empat kontrak dagang setelah negara-negara tersebut ditaklukkan. Dia juga memiliki 1000 unta dan 48 47 Bagian Empat | BAB 11 | Aplikasi Ekonomi Islam di Indonesia Bank Muamalah erbagai upaya ditempuh dalam rangka membentuk perbankan syariah di Indonesia. diprakarsai oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pemerintah. dikirim delegasi ke beberapa negara Timur Tengah. Usman bin Affan lahir di Mekah. 106 miliar. Kandang milik Abdurahman bin Auf berisi 1000 kuda. karena mengawini dua putri Rasulullah saw. Dalam peranan politiknya. . Aliran air digali. dan pendapatannya dari wilayah ash-Shrah bahkan lebih banyak dari itu. Secara resmi Bank Muamalat Indonesia mulai beroperasi tahun 1992. Tetapi tidak ada rinciannya. dan bergelar Zu An-Nurain (pemilik dua cahaya). 45 Ibnu Khaldun mengisahkan tentang kekayaan beberapa sahabat Rasulullah saw di masa pemerintahan Usman "pada masa Usman. Dan pada tahun 1974. Selain itu ia memperkenalkan kebiasaan membagikan makanan di masjid untuk orangorang menderita. h.000 dirham berada di tangan bendaharanya. dan silsilah pertaliannya dengan Rasulullah saw ialah pada generasi kelima. Pada masa terbunuhnya Usman. berdirinya Bank Muamalat Indonesia. Dia menambahkan santunan dengan pakaian.000 dinar dan 100. Perkembangan berikutnya keadaan ini bertambah rumit bersamaan dengan munculnya pernyataan-pernyataan yang menimbulkan kontroversi mengenai pengeluaran uang Baitul Maal dengan tidak hati-hati. buah-buahan ditanam dan keamanan perdagangan diberikan dengan cara pembentukan organisasi kepolisian tetap. Dilaporkan bahwa untuk mengamankan dari gangguan dan masalah dalam pemeriksaan kekayaan yang tidak Jelas oleh beberapa pengumpul yang nakal. kemudian tindakan efektif diterapkan dalam rangka pengembangan sumber daya alam. pengembara dan orang miskin. kebijakan Umar diikuti.

Talhah membangun kediamannya di AI-Kufah dan tengah memperbaharui kediamannya yang di Madinah. 91-90 . Bahanbahan yang digunakan antara lain gip. Sementara itu biaya pemeliharaan 10. Sa'ad bin Abi Waqqas juga membangun kediamannya di Madinah dengan dilapisi gip pada sisi luar dan sisi dalam tembok rumahnya. Semua kelompok ini bersaing satu dengan yang lain untuk memperoieh kekuasaan dan kontrol yang lebih besar atas kekayaan materi.49 Dalam pemerintahan Usman komposisi kelas sosial di dalam masyarakat berubah demikian cepat sehingga semakin sulit menengahi berbagai kepentingan yang ada. Mesir. 69-70 49 Adiwarman A Karim (2001). Tidak mudah pula mengakomodasi orang kota yang cepat kaya karena adanya peluangpeluang baru yang terbuka menyusul ditaklukannya propinsi-propinsi baru. Bukan tugas yang mudah untuk mengawasi orang Badui yang pada dasarnya mencintai kebebasan pribadi dan tidak mengenal otoritas pemerintah yang dominan.000 dinar Az-Zubair memiliki kediaman di Basra. 58 50 Di saat itu muncul empat kelompok masyarakat. (2) kaum Anshar. (1) suku Quraysh Mekah. sementara kebijakan Umar tidak demikian. Teori. dan kayu jati. Demikian. dan Barca di Afrika Utara menjadi pelabuhan pertama negara Islam. Op Cit. Ya'la bin Munyah mewariskan 50.50 Di Mesir ketika angkatan laut Byzantium memasuki Mesir. Sementara itu Usman menbaginya kepada individu-individu untuk reklamasi dan untuk kontribusi sebagian yang diprosesnya kepada Baitul Maal. dan. Ada dialog yang sangat terkenal dalam sejarah antara Usman dan Amr berkaitan dengan strukturisasi ini.. kaum muslimin membangun supremasi kelautan di wilayah Mediteriania. kaum muslim di awal perintah Usman mampu mengerahkan dua ratus kapal dan memenangkan peperangan laut yang hebat. h. Lahan luas yang dimiliki keluarga kerajaan Persia diambil alih oleh Umar tetapi dia menyimpannya sebagai lahan negara yang tidak dibagi-bagi. Laodicea dan wilayah semenanjung Syria. dan bila ini ditambah dengan lahan dan kekayaannya yang lain nilai bisa mencapai 100. (3) suku Arab pengembara.000 dirham.320 Ekonomi Islam: Sejarah. Untuk itu khalifah harus membuat beberapa perubahan administrasi tingkat atas dan mengganti Gubernur Mesir.Cit. Dilaporkan bahwa lahan ini pada masa Umar menghasilkan sembilan juta dirham tetapi pada masa Usman penerimaan meningkat menjadi lima puluh juta. Lihat Asghar Ali Engineer (2000). Wajar kalau semasa pemerintahan Usman banyak sekali konfiik yang muncul di permukaan. Lihat Ashar Ali Engineer (2000). Asswad dan lain-lain digantikan dengan orang-orang baru. Tripoli. dan pembangunan di wilayah taklukan baru dibutuhkan dana tambahan. Op. Zaid bin Tsabit yang dia wariskan emas dan perak yang telah ditumbuk halus dengan beliung.000 dinar beserta hartanya yang lain yang keseluruhannya bernilai 300. Pada periode selanjutnya dia juga mengizinkan menukar lahan tersebut dengan lahan yang ada di Hijaz dan Yaman. h. h. Nilai dari seperempat lahan yang dia wariskan mencapai 84. Basra.000 biri-biri. (4) penduduk negara-negara yang ditaklukkan. bata. AI-Kuffah dan Alexandria.000 dinar. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 41 pengeluaran pertahanan kelautan. Op Cit.

tetapi Ali menolak karena hal itu sama dencan mencuri uang milik masyarakat.42 Ekonomi Islam: Sejarah. sari jeruk. tetapi Usman menolak. terbatas pada perusahaanperusahaan yang relatif besar. 3. h 47. tetapi juga menolak hadir dalam pertemuan publik yang dihadiri khalifah. Seperti telah dikemukakan di atas bahwa Kalimantan Barat mempunyai potensi hang sangat besar untuk mengembangkan agroindustri. industri tepung tapioka. dan Mesir datang menemui Usman agar memecat para gubemurnya yang notabene adalah kerabat-kerabat sendiri. industri keripik pisang. Peternakan. pendingin. Op Cit. industri minuman ringan. Ali sangat ketat dalam menjalankan keuangan negara.000 dirham setiap tahunnya. Ali menikah dengan putri Rasulullah Fatimah az-Zahra dikaruniai dua putra Hasan dan Husein. karet skim. Pengepungan terus berjalan sampai beberapa hari. Op Cit. industri tempe/tahu.000 dirham. Ini terjadi pada bulan Dzulhijjah 35 H atau 17 Juni 656 M. minyak goreng sawit. Ibid. industri tepung ikan dan tempat pendinginan (cold storage) hasil perikanan. dan yang telah ada.51 Khalifah Usman tidak mengambil upah dari kantornya. yang berisi kegiatan: pengolahan buah-buahan. industri pendingin jeruk dengan industri sari jeruk. Sebagian di antara mereka memaksa masuk ke dalam rumah untuk kemudian membunuhnya. 52 53 Adiwarman A Karim (2001). berisi kegiatan: Pengawetan dan penyamakan kulit. salah seorang sahabat Nabi yang terkemuka yang berwenang melaksanakan kegiatan Baitul Maal pusat. industri tepung durian. ransum makanan ternak. Perikanan. dan rumah potong hewan. Hutan-hutan ini terhampar di daerah istana raja Namruz di Babilonia. berisi kegiatan: Minyak kelapa. industri rambuatan dalam kaleng. Hal ini menimbulkan kesalahpahaman antara khalifah dan Abdul bin Arqam. yang dipercaya menjadi penjaga tempat suci Ka'bah. Peluang investasi agroindustri di Kalimantan Barat terdiri dari: Industri tepung pisang. di hutan ini terdapat ngarai yang dalam yang dapat menciptakan kesempatan kerja. selanjutnya ---$€£¥--- 51 52 Adiwarman A Karim (2001). Namun demikian keberadaannya belum sesuai dengan yang diharapkan. pada waktu berumur 82 tahun dan kekhalifahannya berlangsung selama 12 tahun kurang 12 hari. 2. h. Tanaman Pangan dan Hortikultura. Mereka kemudian mengepung rumah Usman dan menuntut pengunduran diri. gula sirop. jeruk. Suatu hari saudaranya Aqil datang kepadanya meminta bantuan uang. industri pisang salai. industri selai dan industri sari nenas. berisi kegiatan: Pengalengan ikan. Baladhuri menulis kepada mereka sebuah pernyataan yang ditulis di atas sehelai perkamen. tepung tapioka. Usman juga menolak. dan perusahaan penggilingan padi. Ali bin Abu Thalib adalah saudara sepupu Rasulullah saw dan dari suku Bani Hasyim. pengolahan tengkawang dan coklat. industri nenas dalam kaleng. 4. Basrah. 57 Jamil Ahmad (2000). coconut cream. Ali Bin Abi Thalib ditakdirkan menjalankan kemudi pemerintahan melalui masa-masa paling kritis berupa pertentangan antar kelompok. hal 59-60 . industri pengolahan ubi kayu (gaplek). Jenis kegiatan agroindustri di Kalimantan Barat: 1. arang tempurung. industri komponen makanan ternak. bahkan menurut yang lainnya dia memberikan 5. Teori. ia secara sukarela menarik dirinya dari daftar penerima dana bantuan Baitul Maal. Konflik ini tidak hanya membuatnya menolak untuk menerima upah dan pekerjaannya sebagai pelayan atau muslim untuk kepentingan Allah. Perkebunan. Ali bin Abi Thalib (23 SH-40H/600-661 M) Ali bin Abi Thalib bergelar Abul Hasan.53 Masalah apakah Ali membebankan khums atas ikan atau hasil hutan (ajmat) 4. Pada Akhir hayat Usman di awali ketika pada saat berbagai utusan dari Kufah. industri dodol durian. Jenazahnya dimakamkan di Baqi' waktu Maalam hari. industri minuman segar. minyak makanan dari nabati. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 319 angkatan laut sangat tinggi yang semuanya menjadi bagian dari beban pertahanan di periode ini. tepung sagu gula.52 Ali terkenal sangat sederhana. dilahirkan pada tahun Gajah ke13.

318

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sejarah Ekonomi Islam

43

dalam ekonomi Islam terletak pada permasalahan individu manusia bukan pada tingkat kolektif (negara dan masyarakat).10 Menurut al-Maliki, ada empat perkara yang menjadi asas politik ekonomi Islam. Pertama, setiap orang adalah individu yang memerlukan pemenuhan kebutuhan. Kedua, pemenuhan kebutuhan-kebutuhan pokok dilakukan secara menyeluruh (lengkap). Ketiga, mubah (boleh) hukumnya bagi individu mencari rezki (bekerja) dengan tujuan untuk memperoleh kekayaan dan meningkatkan kemakmuran hidupnya. Keempat, nilai-nilai luhur (syariat Islam) harus mendominasi (menjadi aturan yang diterapkan) seluruh interaksi yang melibatkan individu-individu di dalam masyarakat.11 Berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa politik ekonomi kebijakan fiskal Islam adalah menjamin pemenuhan kebutuhan pokok setiap warga negara Muslim dan non Muslim/kafir dzimmi) dan mendorong mereka agar dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan sekunder dan tersiernya sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki. Politik ekonomi inilah yang menjadi garis dasar kebijakan fiskal Islam dan akan sangat terlihat dalam fungsi alokasi dan distribusi. Peluang Investasi Agroindustri Kegiatan agroindustri mempunyai potensi dalam meningkatkan nilai tambah produk hasil-hasil pertanian, bukan saja terbatas pada tingkat petani tetapi sampai pada para pengusaha yang bergerak dalam perdagangan baik lokal, nasional maupun Internasional. Agroindustri juga akan menciptakan kesempatan kerja yang memadai di pedesaan dan juga peningkatan eksport non migas. Peluang pengembangan agroindustri dapat dibagi dalam 2 kategori yakni pertama agroindustri berskala besar dengan basis perkebunan (PTP dan Swasta) Perikanan laut, peternakan dan kategori kedua agroindustri pedesaan dengan basis pertanian rakyat yang meliputi pengolahan palawija, hortikultura, hasil perikanan rakyat baik air tawar, payau maupun laut. Nilai tambah yang dihasilkan dari kegiatan agroindustri masih tetap mempunyai peluang yang cukup besar, untuk dikembangkan di Kalimantan Barat, mengingat Kalimantan Barat mempunyai potensi bahan baku, baik untuk agroindustri berskala besar maupun skala kecil. Selain itu karena Kalimantan Barat berbatasan langsung dengan negara tetangga yaitu Malaysia maka peluang pasarnya juga masih terbuka lebar. Di samping adanya peluang juga terdapat tantangan dalam mengembangkan agroindustri terutama agroindustri di pedesaan. Tantangan tersebut antara lain: kegiatan agroindustri itu harus dikembangkan dengan mengunakan teknologi yang mampu menyerap tenaga kerja pedesan dan
10 11

menurut beberapa orang, tanah untuk batu-batu istana dan menurut yang lainnya itu adalah tanah longsor.54 Pada saat pemerintahan di pegang khalifat Umar, Ali tidak hadir pada pertemuan Majelis Syuro di Djabiya (masuk wilayah Madinah) yang diadakan oleh Umar, tetapi ia menyepakati peraturan-peraturan yang sangat berkaitan dengan daerah taklukan. Pertemuan itu juga menyepakati untuk tidak mendistribusikan seluruh pendapatan Baitul Maal, tetapi menyimpan sebagai bagian cadangan. Semua kesepakatan itu berlawanan dengan pendapat Ali. Oleh karena itu ketika menjabat sebagai khalifah dia mendistribusikan seluruh pendapatan propinsi yang ada di Baitul Maal Madinah, Basrah, dan Kufah. Ali ingin mendistribusikan sawad, namun dia harus menahan diri karena takut akan terjadi perselisihan. Nahju Balaghah lebih jauh menambahkan: “Prinsip utama dari pemerataan distribusi uang rakyat diperkenankan. Sistem distribusi setiap pekan sekali untuk pertama kalinya diadopsi. Hari Kamis adalah hari pendistribusian atau hari pembayaran. Pada hari itu semua perhitungan diselesaikan dan pada hari sabtu dimulai perhitungan baru.” Mungkin cara ini merupakan solusi terbaik dipandang dari segi hukum dan keadaan negara yang sedang mengalami perubahan kepemimpinan. Khalifah Ali meningkatkan tunjangan pada pengikut-nya di Irak. Kurang lebih alokasi pengeluaran masih tetap sama sebagaimana halnya pada masa kepemimpinan Umar. Pengeluaran untuk Angkatan Laut yang ditambah jumlahnya pada masa kepemimpinan Usman hampir dihilangkan seluruhnya, karena daerah sepanjang garis pantai seperti Syria, Palestina dan Mesir berada di bawah kekuasan Muawiyah. Tetapi dengan adanya Penjaga Malam dan patroli yang diciptakan oleh Umar, Ali tetap menyediakan polisi reguler yang terorganisir yang disebut Shurta, dan pemimpinnya diberi gelar Sahibush Shurta. Dalam suratnya yang ditujukan kepada Maalik Ashter bin Harith menunjukkan Ali memiliki konsep yang jelas tentang pemerintahan, administrasi umum dan masalah-masalah yang berkaitan dengannya. Surat ini mendeskripsikan tugas dan kewajiban serta tanggung jawab penguasa. Menyusun prioritas dalam melakukan dispensasi terhadap keadilan, kontrol atas pejabat tinggi dan staf; menjelaskan kebaikan dan kekurangan jaksa, hakim dan abdi hukum, menguraikan pendapatan pegawai administrasi dan pengadaan bendahara.55 Ali bin Abi Thalib meninggal dunia akibat tebasan pedang Ibnu Muljam. Jenazahnya dimandikan kedua putranya Hasan dan Husein, kemudian dimakamkan di Kufah. Tetapi, Ibnu Asir menyatakan

Taqiyuddin an-Nabhani, Membangun Sistem Ekonomi…, hal. 53. Abdurrahman al-Maliki, Politik Ekonomi Islam, hal. 37.

54 Iman Abu Yusuf membahas dalam buku "What is taken out from the Sea" Adiwarman A Karim (2001), Ibid, h. 60 55 Adiwarman A Karim (2001), Ibid, h. 60, 61

44

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Investasi dalam Ekonomi Islam

317

bahwa ia dikuburkan di Neft. Ali meninggal dalam usia 63 tahun setelah memerintah selama 5 tahun 3 bufan.56 ***
---$€£¥---

Kebijakan Fiskal Pemahaman tentang politik ekonomi negara Islam sangat diperlukan untuk memahami politik ekonomi kebijakan fiskal Islam. Sebab politik ekonomi merupakan garis kebijakan ekonomi yang melandasi kebijakankebijakan ekonomi negara seperti halnya kebijakan fiskal. Menurut anNabhani, politik ekonomi merupakan tujuan yang ingin dicapai oleh hukumhukum yang dipergunakan untuk memecahkan mekanisme mengatur urusan manusia.5Jadi politik ekonomi dalam kebijakan fiskal meliputi dua hal, yaitu (a) hukum-hukum yang dipergunakan, dan (b) tujuan yang ingin dicapai dengan hukum-hukum tersebut. Dari sisi tujuan hukum, tujuan kebijakan fiskal Islam tidak dapat dilepaskan dari tujuan syariat Islam. Muhammad Husain Abdullah menyebutkan ada delapan tujuan luhur syariat Islam, yaitu; memelihara keturunan, akal, kemuliaan, jiwa, harta, agama, 6 ketentraman/keamanan, dan memelihara negara. Sementara itu dalam konteks kebijakan keuangan negara, Zallum sangat menekankan bahwa kebijakan keuangan negara Islam bertujuan untuk mencapai kemaslahatan 7 kaum Muslimin, memelihara urusan mereka, menjaga agar kebutuhan hidup mereka terpenuhi, tersebarnya risalah Islam dengan dakwah dan jihad fi sabililillah.8 Menurut an-Nahbani dan al-Maliki, politik ekonomi Islam adalah jaminan atas pemenuhan seluruh kebutuhan pokok (al-hajat al-asasiyah/basic needs) bagi setiap individu dan juga pemenuhan berbagai kebutuhan sekunder dan luks (al-hajat al-kamaliyah) sesuai kadar kemampuan individu bersangkutan yang hidup dalam masyarakat tertentu dengan kekhasan di dalamnya. 9 Dengan demikian titik berat sasaran pemecahan permasalahan
Taqiyuddin an-Nabhani, Membangun Sistem Ekonomi Alternatif Perspektif Islam, (AnNidlam al-Iqtishadi fil Islam), alih bahasa Moh. Maghfur Wachid, cet. v, (Surabaya: Risalah Gusti, 2000), hal. 52. Pendapat senada juga dikemukakan oleh Abdurrahman al-Maliki dalam bukunya “Politik Ekonomi Islam (terjemahan)”. menurut al-Maliki, politik ekonomi merupakan target yang menjadi sasaran hukum-hukum yang menangani pengaturan perkara-perkara manusia. (Lihat Abdurrahman al-Maliki, Politik Ekonomi Islam, (As-Siyasatu al-Iqtishadiyatu alMutsla), alih bahasa Ibnu Sholah, cet. i, (Bangil: Al-Izzah, 2001), hal. 37. 6 Muhammad Husain Abdullah, Studi Dasar-Dasar Pemikiran Islam, (Dirasat fi al-Fikri al-Islami), alih bahasa Zamroni, cet. i, (Bogor: Pustaka Thariqul Izzah, 2002), hal. 80. 7 Dengan adanya tujuan mencapai kemaslahatan atau kebaikan bagi kaum Muslimin, bukan berarti kemaslahatan menjadi tolak ukur kebijakan fiskal. Tetapi yang dimaksud dengan kemaslahatan bagi kaum Muslimin adalah segala hal yang menurut syara’ baik bagi umat, dan untuk mencapai kemaslahatan tersebut kebijakan fiskal yang ditempuh harus didasarkan kepada syara’ itu sendiri bukan didasarkan kepada kemaslahatan. 8 Lihat Abdul Qadim Zallum, Sistem Keuangan di Negara Khilafah, (Al Amwal fi Daulah Al Khilafah), cet. i, alih bahasa Ahmad S. dkk, (Bogor: Pustaka Thariqul Izzah, 2002), hal. 4, 5, 13, 14, 28, 30, 34, 36, 50, 67, 138, ,139. 9 Taqiyuddin an-Nabhani, Membangun Sistem Ekonomi Alternatif…, hal. 52. Abdurrahman al-Maliki, Politik Ekonomi Islam, hal. 37.
5

56

Abdullah Mustofa Al Maraghi (2000), Op Cit, h. 47

316

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia

45

terhadap tuntutan ganti kerugian oleh pihak ketiga. Lembaga ini tidak diperkenankan mencari laba, dan penghasilan bersihnya dibagi-bagikan pada setiap anggota yayasan itu. Tujuannya ialah untuk meringankan risiko bagi seluruh kaurn Muslimin, juga untuk menjamin orang Islarn lainnya, bahkan yang bukan Muslim pun akan menerirna santunan sesuai dengan setiap kerugian yang dideritanya sebagai akibat perbuatan salah seorang yang terasuransi. Dalam keadaan demikian maka keanggotaan yayasan asuransi timbal-balik itu tidaklah dicela, melainkan dipandang seolah-olah sebagai kewajiban agama. Ini merupakan suatu sarana yang memungkinkan seorang Muslimin untuk membantu saudaranya sesarna Muslimin. Daya upaya untuk melaksanakan usaha asuransi ini sekarang diadakan di Iran dan Pakistan dan agaknya tidak diragukan lagi bahwa perusahaan asuransi dengan asas tolongrnenolong yang diselenggarakan sesuai dengan hukum agama Islam ini akan didirikan pula di negara-negara Islam lainnya. Investasi saham sesuai syariah di pasar modal Salah satu bentuk investasi yang sesuai dengan syariah adalah membeli saham perusahaan, baik perusahaan non publik (private equity) maupun perusahaan publik/terbuka. Cara paling mudah dalam melakukan investasi saham sesuai syariah di Bursa Efek Jakarta adalah memilih dan membeli jenis saham-saham yang dimasukkan dalam Jakarta Islamic Index (JII). Reksadana Syariah Dalam reksadana konvensional, pengaturan atau penempatan portfolio investasi hanya menggunakan pertimbangan tingkat keuntungan. Sedangkan reksadana syariah selain mempertimbangkan tingkat keuntungan juga harus mempertimbangkan kehalalan suatu produk keuangan. Sebagai contoh bila reksadana syariah ingin menempatkan salah satu jenis investasinya dalam saham, maka saham yang dibeli tersebut harus termasuk perusahaan yang sudah dibolehkan secara syariat. Lebih mudahnya sudah termasuk dalam jenis saham yang ada dalam daftar JII (Jakarta Islamic Index). Demikian juga jenis investasi lainnya seperti obligasi, harus yang menganut sistem syariah. Manajer investasi reksadana syariah harus memahami investasi dan mampu melakukan kegiatan pengelolan yang sesuai dengan syariah. Untuk itu diperlukan adanya panduan mengenai normanorma yang harus dipenuhi Manajer Investasi agar investasi dan hasilnya tidak melanggar ketentuan syariah, termasuk ketentuan yang berkaitan dengan praktek riba, gharar dan maysir. Dalam praktek syariah maka Manajer Investasi bertindak sesuai dengan perjanjian atau aqad wakala. Manajer investasi akan menjadi wakil dari investor untuk kepentingan dan atas nama investor. Sebagai bukti penyertaan dalam reksadana syariah maka investor akan mendapat unit penyertaan dari reksadana syariah.

| BAB 3 |

Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia

N

ama “Indonesia” sebagai suatu bangsa baru muncul secara resmi setelah adanya “Sumpah Pemuda” tahun 1928. Kemudian, Indonesia sebagai nation state baru lahir pada tahun 1945 melalui proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus. Jika mengambil patokan adanya Indonesia sebagai bangsa setelah berdirinya Syarikat Islam (1905), yang keanggotaannya hampir meliputi seluruh daerah Hindia Belanda, maka bangsa Indonesia baru ada sejak tahun 1905. Namun kelahiran Syarikat Islam tidak mempelopori adanya kebangsaan Indonesia. Syarikat Islam lahir lebih didorong oleh faktor ukhuwah Islamiyah yang keberadaannya tertekan oleh Penguasa Hindia Belanda. Walaupun demikian, Syarikat Islam yang kelahirannya merupakan kelanjutan dari Syarikat Dagang Islam dapat dijadikan sebagai patokan awal adanya pemikiran ekonomi Islam di Indonesia. Hal ini menjadi patokan karena salah satu tujuan pergerakan SDI maupun SI adalah mengutamakan sosial ekonomi dan mempersatukan pedagang-pedagang batik. Kemudian dengan istilah “mempertinggi derajat bumi putra” implementasinya merupakan usaha politis hingga terbebas dari kekuasaan Hindia Belanda. Hasil akhir dari pergerakan para bumi putra ini kemudian dimerdekakanlah Republik Indonesia.1
1

M. Masyhur Amin, Syarikat Islam: Obor Kebangkitan Nasional 1905-1942, (Yogyakarta: Al Amin Press, 1996), hlm. 29.

46

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Investasi dalam Ekonomi Islam

315

Indonesia sebagai sebuah negara merupakan kesatuan dari berbagai kerajaan bekas kekuasaan Hindia Belanda. Di mana beberapa kerajaan yang berada dalam kekuasaan Hindia Belanda pada masa itu adalah sebahagiannya kerajaan Islam. Oleh karena itu, berbicara sejarah ekonomi Islam di Indonesia tidak lepas kaitannya dengan perkembangan ekonomi Islam yang berkembang dalam kerajaan-kerajaan Islam tersebut. Kerajaankerajaan Islam yang pernah ada dalam wilayah Nusantara merupakan suatu masyarakat dengan struktur yang lengkap. Kerajaan-kerajaan Islam dalam kenyataan sejarah telah memiliki Pelabuahan sebagai pusat perdagangan ekspor dan import. Juga telah memiliki bandar, pasar dan mata uang. Di kerajaan-kerajaan Islam di Aceh misalnya, telah banyak mata uang dereuham (dirham) ditemukan.2 Di Kerajaan Islam Sumenep sekalipun tidak dinamakan dinar atau dirham tetapi dinamaka mata uang reyal (real) adalah berasa dari mata uang Spanyol. Kemudian diadopsi menjadi mata uang Kerajaan Sumenep. Sebagai bukti bahwa mata uang ini adalah bagian dari sistem ekonomi Islam yang berjalan dalam Kerajaan Sumenep adalah mata uang reyal tersebut bertuliskan huruf Arab. Mata uang dinar juga ditemukan pada kerajaan Gowa, uang dinar ini dikenal pada masa pemerintahan Sultan Hasanuddin, sekitar abad ke-17 M. Di kerajaam Jambi pun telah dikenal mata uang yang bercirikan bahwa sistem ekonomi Islam berjalan dalam kerajaan ini. Di mana dalam mata uang Kerajaan Jambi terdapat tulisan “Sanat 1256” dengan mengggunakan huruf dan angka arab.3 Adanya bukti sejarah berupa mata uang dinar dan dirham serta mata uang lainnya yang bertuliskan huruf dan angka Arab di kerajaan-kerajaan Islam merupakan sebuah bukti, bahwa sistem ekonomi yang berjalan dalam kerajaan-kerajaan Islam tersebut adalah sistem ekonomi Islam. Kenyataan itu, sesuai dengan keberadaan sistem perekonomian yang terbangun di masa Rasulullah dan para sahabat. Sabda rasulullah yang menyatakan “...akan datang suatu masa di mana tidak ada lagi yang berguna untuk dijadikan simpanan kecuali dinar dan dirham...” adalah juga sebagai bukti bahwa sistem ekonomi yang berjalan di kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara adalah sama dengan sistem ekonomi di masa Rasulullah Muhammad. 4 Di masa pemerintahah Khalifah Umar bin Khaththab, telah menetapkan standar perbandingan dinar dan dirham yaitu dalam kadar berat dan nilai 7 dinar setara dengan 10 dirham.5
2 Teuku Ibrahim Alfian, Kronika Pasai: Sebuah Tinjauan Sedjarah, (Jogyakarta: Gajah Mada University Press, 1973), hlm. 4. 3 Ibid. 4 Hadits, dalam Musnad Imam Ahmad bin Hambal. 5 Abdul Hadi Arifin, Malikussaleh Reinterpretasi Penyebaran Islam Nusantara, (Louksemawe: University of Malikussaleh Press, 2005), hlm. 83.

menurut pandangan beberapa orang ulama larangan agama terhadapjasa asuransi akan berlaku atau tidak, bukanlah ditentukan oleh caranya perusahaan asuransi itu beroperasi, melainkan ditentukan oleh bentuk organisasinya. Karena Adanya Asas Tolong-menolong Dalam Islam Asas tolong-menolong dalam dunia Islam sesungguhnya sudah ada sejak zamanjahiliyah. Pada zaman itu biasanya seluruh keluarga atau suku dari pihak pembunuh membayar santunan pada suku korban pembunuhan. Uang tebusan itu dibayarkan untuk menghindarkan tindak pembalasan atau bahkan dendam kesumat yang mungkin akan berakibat binasanya beberapa orang anggota suku karena peperangan dendam kesumat itu. Adat istiadat itu membina kerukunan antara anggota kelompok atau suku, dan kemudian suku itu bukan saja membayar santunan atas nama seorang anggotanya dalam peristiwa pembunuhan, tetapijuga dalam peristiwa pelanggaran kecil. Ini merupakan awal dari suatu bentuk asuransi pihak ketiga, karena setiap anggota suku mengetahui bahwa anggota kelompok atau sukunya akan melindunginya dalam hal pelanggaran atau pembunuhan yang telah dilakukannya. Ini tidak akan menyebabkan seseorang anggota suku bertindak ceroboh, karena sekalipun anggota sukunya akan melindunginya, tetapi mereka akan memperlihatkan ketidaksenangan mereka atas kelakuannya. Sekarang Didirikan Yayasan Asuransi Tolong-menolong Di dalam Al Qur'an uang santunan dianjurkan sebagai usaha mencegah dendam kesumat.
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaas (pembalasan yang sebanding) berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh; orang merdeka dengan orang merdeka, hamba dengan hamba, dan wanita dengan wanita. Maka barangsiapa yangmendapat suatu pemaafan dari saudaranya, hendaklah (yang memaafkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah (yang diberi maaf) membayar (diat) kepada yang memberi maafdengan cara yang baik (pula). Yangdemikian itu adalah suatu keringanan dari Tuhan kamu dan suatu rahmat. Barang siapa yang melampaui batas sesudah itu, maka baginya siksa yang sangat pedih. Dan dalam qishaash itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu, hai orang-orang yang berakal, supaya kamu bertakwa". (Al Qur'an, 2. 178-1979).

Ketika Nabi Muhammad menjadi kepala pemerintahan di Madinah, telah diputuskannya bahwa asas santunan timbal-balik itu berlaku untuk seluruh umat atau masyarakat Mulimin. Sekarang ini diberi tafsiran bahwa setiap orang yang beriman, tanpa memandang golongan, atau suku bangsanya, dapat bergabung dengan sesama kaum Muslimin, mendirikan suatu perusahaan asuransi untuk mengadakan perlindungan timbal-balik

Abd. dan diJenewa Dar al-Mal al-Islami mendirikan cabang "takaful" (asuransi gaya Islam) yang menyediakan jasa asuransi gaya Islam. Jejak-jejak Ekonomi Syariah. Bank Islam Faisal di Sudan mendirikan perusahaan Asuransi Islam di Khartum pada tahun 1982. Sehingga Ibnu Qayyim dalam pembahasannya tentang peranan uang sependapat dengan Imam Ghazali. Islam hanya melihat uang itu sebagai alat tukar. Seperti halnya bank itu. 8 Hal ini tidak berlebihan. bahkan profesi “dagang” adalah sesuatu yang mendapat kehormatan. Sebagian besar calon nasabah Perusahaan Asuransi Islam Arab itu tampil karena anjuran Bank Islam Dubai kepada para nasabahnya. Bukhari. Bukan hanya masyarkatnya yang giat berdagang. yang memantau kegiatan perusahaan ini untuk memusatkan kepatuhannya pada hukum agama Islam. Peranan uang dalam ekonomi Islam telah didiskusikan oleh Imam Ghazali (1058-1111 M) dalam kitabnya yang terkenal “Ihya Ulumuddin”. namun pendirian perusahaan asuransi di sebagian besar negara-negara Islam masih merupakan gejala baru. sehingga pemilik harta itu tidak merasa ada alasan untuk mengasuransikannya. Hal yang utama menciptakan bentuk asuransi yang sesuai atau dihalalkan oleh umat Islam. 8 M. (Jakarta: Senayan Abadi Publishing. Dan apa yang dilakukannya tidak termasuk bagian dari sebuah sunnah. Prinsip ini hingga sekarang masih dimasukan dalam kategori perbuatan selalu diidamkan oleh sema manusia.R. walaupun akhir-akhir ini keadaannya sudah berubah. dan hampir tidak ada calon nasabah datang atas kegiatan perusahaan asuransi itu sendiri sampai sekarang.7 Sekalipun. perusahaan asuransi ini pun dilengkapi dengan suatu majelis penasihat agama Islam. 9 H. Ini adalah dana tolong menolong (mutual funds)—yaitu yayasan asuransi tidak komersial yang berusaha hanya untuk para anggotanya. Sekalipun demikian apa yang dilakukan Muhammad bin Abdullah sebagai sesuatu yang harus diikuti. Bahkan sebagian harta bergerak perlengkapan industripun tidak diasuransikan. money is not identical with commodity that can be traded for the purpose of making profit. Maka Dalam sejarah Islam. bukan sebagai barang yang bisa diperjual-belikan. . sekalipun sejumlah pemegang sahamnyajuga menjadi pemegang saham bank tersebut. Menurut Ghazali. bahkan menjadikan perbuatan dagang yang dilakukan oleh Muhammad bin Abdullah sebagai sunnah yang harus diikuti. Muhammad Rasulullah dikenal sebagai seorang yang berprofesi pedagang sebelum diangkat sebagai utusan Allah. Sekalipun dalam dasawarsa terakhir ini jumlah perusahaan perbankan Islam semakin bertambah. terlebih dalam Islam. dalam Serambi Indonesia online. Luthfi Hamidi. 2003). Namun apa yang diperbuatnya sebelum menjadi nabi adalah sebuah kebaikan. Rasulullah bersabda “Rahmat Allah atas orang-orang yang berbaik hati ketika menjual dan membeli. bahwa Islam melarang memperlakukan uang sebagai commodity (barang) yang bisa diperjual-belikan. sekaligus menjadi pemiliknya—dan Dar-al-Mal al-Islami memang telah mendirikan lembaga semacam itu dalam bentuk waqf mudarabah. Bank Islam Dubai telah mendirikan Perusahaan Asuransi Islam Arab di bawah naungannya di tahun 1979. Oleh karena itu tak sedikit umat Islam. Bahkan keberhasilan perusahaan di Dubai itulah yang mendorong kelompok Al Baraka untuk melakukan kegiatan di Bahrain. Dalam rangka memenangkan program kerja di dunia asuransi di kalangan umat Islam. Dan ketika dia membuat keputusan”. dengan menerapkan eksperimen-eksperimental di bidang asuransi secara berkesinamgbungan. 325. Kemudian kelompok Dar al-Mal al-Islami dipimpin oleh Pangeran Mohammad bin Faisal pun mendirikan beberapa perusahaan asuransi. Dua pandangan yang bertolak belakang ini telah mewarnai pemikiran ekonomi Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 47 Pasaran asuransi perabot rumah pun sangat terbatas. alat perantara. Memang banyak perusahaan asuransi Barat yang mengakui bahwa mereka pun beroperasi sesuai dengan hukum Islam pada segi-segi yang penting. Shabri H. Di mana prinsip berniaga yang dilakukan oleh Muhammad bin Abdullah adalah jujur dan adil. In Islam. dibandingkan dengan pendirian bank-bank Islam. akan tetap kerajaan (Negara) pun 6 M. Memang sedikit sekali minat untuk mendirikan perusahaan asuransi khas Islami. terus diadakan upaya-upaya progresif kedepan. kesadaran akan uang sebagai bagian dalam sistem ekonomi telah muncul sebelum ekonomi itu itu diakui sebagai disiplin ilmu tersendiri. Perusahaan ini bersifat mandiri.6 Sebagai sebuah kesimpulan tentang fungsi uang dalam Islam. Teori. hlm. “Uang di Mata Pemikir Ekonomi Islam”. Perusahaan asuransi ini pun berfungsi mengikuti garis-garis Perusahaan Asuransi Islam Arab Dubai. Perusahaan asuransi Islam yang kedua didirikan oleh Kelompok Al Baraka dipimpin oleh Syeikh Saleh Kamel dari Bahrain di tahun 1980.9 Perihal niaga (perdagangan) di masa kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara merupakan suatu pekerjaan yang paling menonjol. 7 Ibid. dan dianggap yang terbaik sejajar dengan pekerjaan bertani.314 Ekonomi Islam: Sejarah. Besar kemungkinannya bahwa kemajuan bank-bank Islam akan mendorong pertumbuhan perusahaan asuransi Islam sebagai usaha pelengkap. Ibnu Taymiyah menyebutkan bahwa uang itu tidak hanya berfungsi sebaga medium of exchange. Majid. dan alat untuk menentukan nilai. Karenajarang sekali terjadi pencurian. Penghormatan atas profesi itu banyak disebut dalam berbagai hadits. Namun Ibnu Khaldun dalam pandangannya terhadap uang lebih cenderung kepada pendapat Ibnu Taymiyah. manusia memerlukan uang sebagai medium of exchange (alat perantara/pertukaran) untuk membeli barang dan jasa.

Dalam keadaan semacam ini asuransi terhadap bangunan.. menyinggung hal yang sama. kodifikasi hukum tata pemerintah dan petunjuk memerintah dengan prinsip keadilan. Banyak bukti sejarah yang menunjukkan hubungan Samedra Pasai Mataram. Perusahaan-perusahaan asuransi itu juga menyadari besarnya risiko dalam bidang asuransi ini. 210.11 Ekonomi Islam di Masa Hindia Belanda Secara sistemik. tentu saja tidak dapat dianggap berpotensi menghasilkan laba. Semula berhubungan dalam niaga. karena banyak orang beranggapan bahwa hal ini termasuk jenis asuransi perseorangan yang tidak dihalalkan oleh hukum Islam. Karena itu tidak ada lembaga-lembaga pembiayaan seperti koperasi pembangunan yang mewajibkan pemilik rumah untuk mengasuransikan harta benda itu.begitu banyak barang diangkut sehingga kapal-kapal Majapahit pulang dari Pasai bagaikan itik berenang. utamanya harta tak bergerak sangat jarang diasuransi. Semua faktor tersebut mengakibatkan terbatasnya pasaran asuransi harta tak bergerak. Makhudum diizinkan membuka pesantren. namun sudah terjalin jaringan intelektual antara Aceh dan Jawa dan juga dengan seluruh Nusantara. Belum lagi kita mendalami Serat Tajussalatin. Dan sangat keliru kalau ada anggapan bahwa Putri Chempa yang menikah dengan Raja Majapahit berasal dari Kamboja. Dengan seizin kakak iparnya Raja Majapahit yang masih memeluk agama Hindu. Karena biasanya benda tak bergerak diperjual-belikan atas dasar pembayaran uang tunai. Hal ini adalah akibat dari kurang giatnya perusahaan asuransi untuk menggarap jenis asuransi ini. “Islam di Aceh Masuk dan Berkembangnya Hingga Abad XVI” dalam A. Dana pembinaan "real estate" di Arab Saudi dan di negara-negara Teluk Arab menyediakan pinjaman tak berbunga bagi penduduk dengan hanya membebankan biayajasa yang kecil tanpa mengadakan syarat-syarat khusus selain kewajiban membayar pinjaman itu. Hanya kelihatan kapalnya. Dan sementara itu.48 Ekonomi Islam: Sejarah. 6 Mei 2003. berasal dari masa pemerintah Sultan Alaad-Din Ri’ayat Syah (1589-1604). dan dengan bertujuan menemani kakaknya tidak merasa kesepian. 11 Kompas. adalah sudah lama terjalin. Hubungan Samudera-Pasai dan Mataram misalnya. Hasjmy. diantarnya pada makam Sultan Agung di Imogiri. Buku berbahasa dan berhuruf Jawa yang dipakai di Keraton Yogya tersebut merupakan salinan dari Kitab Tajussalatin. sebagian besarnya tidak dilindungi asuransi. Bahkan di sektor industri pun hanya perusahaan besar yang mengasuransikan alat perlengkapannya. meskipun zaman itu masih belum canggih. dan Lloyds of London merupakan penampung asuransi terakhir. Teori. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. jadilah chempa. Ekonomi ini mulai berjalan di bawah kekuasaan Hindia Belanda setelah peraturan tanam paksa (Cultuur Stelsel) dihapuskan. Dengan izin tersebut yang telah diberikan kepada Makhudum. akibat membawa muatan terlalu banyak. Dengan demikian. Surabaya. sangat jarang terjadi di dunia Islam. .10 Hubungan antara Aceh dengan Jawa selalu mengalami naik-turun. tulisan berhuruf Jawa berbahasa Pasai. kecuali perusahaan pelayaran. Lembaga-lembaga pembiayaan perumahan negara biasanya tidak rnewajibkan pihak yang berutang agar mengasuransikan harta itu sebagai syarat untuk pemberian uang hipotek. Berapa pun tingginya nilai harta tak bergerak itu di wilayah Teluk Arab. Di wilayah tersebut peraturan penertiban pembangunan sangat sedikit dan kurang ketat.” Tidak hanya barang yang dibawa. misalnya asuransi rumah dari gedung ataupun perabotannya. Juga sejalan dengan adanya penanaman modal usahawan Wan Hussein Azmi. (Bandung: Al Maa’rif 1981). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 313 mengandalkan pendapatannya dari hasil perdagangan ekspor dan impor. karena dapat diduga banyak sekali tuntutan yang akan diajukan. ”. Yogya. makajarang ada hipotek swasta. Dalam kenyataannya asuransi harta tak bergerak terbatas pada bangunan industri dan bukan rumah pribadi. Antara lain adik Putri Jeumpa bernama Pengeran Makhudum yang nantinya dikenal sebagai Sunan Ampel. Tetapi karena lidah orang Jawa agak sulit untuk mengucapkan jeumpa. Demikian pula halnya dengan problem konstruksi yang segera tersingkap setelah gedungnya selesai dibangun.. hlm. Makhudum memilih Desa Ampel Gading di pinggir Sungai Mas. dan kemudian menjadi salah seorang Wali. terdapat guci air abad XVII kiriman Sultan Iskandar Muda dari Samudera-Pasai. Kapal minyak (tanker) serta muatannya diasuransikan. 10 perusahaan kecil jarang mengasuransikan barang persediaannya. ekonomi formal yang berjalan dalam masa kekuasaan Hindia Belanda adalah ekonomi liberal. Dalam catatan Negarakertagama dilukiskan bahwa SamuderaPasai dikuasai Majapahit tahun 1360. supaya Makhudum bersedia menetap di Majapahit. Asuransi bahari merupakan satu-satunya cabang asuransi yang hidup subur di wilayah Teluk yang kaya minyak. dan keruntuhan total sebuah gedung bukanlah hal yangjarang terjadi. juga sejumlah bangsawan Aceh ikut pindah ke Majapahit dan kelak menyebar agama Islam pertama di Jawa. Seringkali terjadi penambahan lantai suatu gedung yang tidak direncanakan untuk menahan beban tambahan. sedangkan perusahaan industri milik negara biasanya mengabaikan perusahaan asuransi swasta. Apalagi kalau kita membicarakan lebih mendalam tentang dunia asuransi. Hikayat Raja-raja Pasai meyebutkan. akan tetapi pada perkembangannya perdagangan antara dua kerajaan berkahir dengan keinginan saling menguasai. atau didukung dengan pinjaman dari lembaga pembiayaan perumahan yang diselenggarakan oleh pemerintah.

14 Ibid. misalnya. 13 Hidup adalah hak setiap individu. penindasan. Hanya beberapa orang saja yang mengasuransikan kendaraan mereka terhadap risiko kerusakan. perdagangan. (Rineka Cipta. maka kebutuhan akan asuransi pun akan meningkat pula. Kenyataan itu terbukti dengan adanya sebuah Masjid di Purwokerto pada tahun 1891 telah mampu memberikan pinjaman investasi kepada Bank Penolong yang didirikan oleh Raden Aria Wirajaatmadja.15 Salahsatu pilar kemajuan peradaban Islam adalah amwal (wealth). Pihak perusahaan membutuhkan perlindungan risiko. berinfaq dan bershadaqah pada setiap muslim telah mendorong terwjudnya ekonomi Masjid. Ada pendapat. kecelakaan kapal. Adapun usaha lain yang sangat signifikan dalam rangka sosialisasi program asuransi –praktek asuransi dan hukum Islam dapat diintegralkan (disatupadukan). “Peran Masjid Dalam Edukasi Ekonomi Syariah”. Jakarta: 1984). Pertama: perusahaan asuransi biasanya tidak memasang iklan untuk mencari nasabah. Pada satu sisi kebangkitan ingin berusaha dan tercukupinya hajat hidup adalah karena faktor tekanan sistem ekonomi liberal yang menyengsarakan. dan lain-lain. 12 Sistem ekonomi ini sudah pasti tidak cocok dengan umat Islam. dan pusat informasi umat Islam. perusahaan-perusahaan asuransi kurang berminat pada asuransi mobil. Kedua: perusahaan asuransi itu tidak menawarkan asuransijiwa kepada kaum Muslimin dalam negeri. Selain itu sudah tentu tidak mungkin untuk menyingkirkan setiap unsur perjudian. lebih tepat dikatakan sebagai manifestasi dari kewajiban dalam beragama (Islam). pusat penyelesaian problematika umat dalam aspek hukum (peradilan).ORG. Namun karena alasan yang telah kita bahas itu. dan bermacam-macam masalah transportasi meliputi barang produksi serta kendaraannya. Bahkan Masjid di masa Rasulullah. negara-negara seperti misalnya Kuwait dan Persatuan Emirat Arab yang angka pendapatan per kapitanya paling tinggi.. Dalam istilah perekonomian. sekalipun berjalan namun Masjid belum dapat dikatakan sebagai lembaga keuangan Islam yang tersistem. Koperasi Indonesia yang Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. bahwa asuransi merupakan sesuatu hal mewah dan dengan meningkatnya pendapatan pribadi seseorang. dan shadaqoh dengan cara disentralisir di Masjid kemudian pengurus Masjid mendistribuskannya kepada setiap yang berhak telah menopang aktifitas ekonomi umat Islam. 15 Agustianto. hal ini bertentangan dengan asas-asas Islam. Hal ini disebabkan oleh tingginya angka kecelakaan dl harnpir semua negara-negara Islam.312 Ekonomi Islam: Sejarah. hlm. yaitu dengan hanya menyediakan asuransi usaha. kelenturan pendapatan mengenai kebutuhan asuransi sangat tinggi. infaq. atau mendesak nasabah lain untuk memperpanjang polisnya. Perusahaan asuransi dalam dan luar negeri berusaha mematuhi hukum Islam dalam tiga segi penting. sekalipun sebenarnya pendapatan itu baru akan diterima setelah beberapa periode. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 49 Pada kenyataannya banyak perusahaan dalam negeri di negara Islam yang menyatakan patuh kepada hukum Islam. perkebunan. Namun walaupun demikian. Masjid sebagai pusat ekonomi Islam pada masa kekuasaan Hindia Belanda cukup efektif. Cara ketiga: perusahaan asuransi berikhtiar menyesuaikan diri dengan hukum Islam. maka kaidah ini tidak berlaku di lingkungan dunia Islam. 58. Pada sisi lain. dan tidak ditentukan oleh manusia. Teori. dengan modal awal dari Masjid tersebut Bank Penolong telah berkembang hingga bank tersebut memiliki modal senilai f 4. Ibnu Khaldun pernah menyatakan bahwa ekonomi adalah tiang dan pilar 12 G. Merekajuga tidak memaksa calon nasabah untuk mengambil asuransi. Pada perkembangan lebih lanjut. bukan asuransi perseorangan. mereka tetap memegang surat berharga yang menghasilkan bunga untuk keperluan dana cair. Hanya perusahaanperusahaan besar saja yang mementingkan soal asuransi. namun tercukupinya kebutuhan harus dilakukan secara kolektif.. secara terbuka di dunia Islam. Kewajiban berzakat. Di masa Raasulullah. tetapi pasaran asuransi dalam negerinya sangat sedikit. dalam www. karena uang preminya terpaksa ditetapkan dengan sangat tinggi jika hendak mengharapkan laba. Ada perasaan bahwa seorang yang beriman tidak akan mengasuransikan jiwanya sendiri. namun tidak selalu berbuat sesuai dengan apa yang dinyatakannya itu. seperti: pertanian.000 (empat ribu gulden). hlm. pusat pendidikan. rakyat Hindia Belanda khususnya yang beragama Islam mempunyai keyakinan bahwa spirit ekonomi Islam harus dijalankan. Kenyataan adanya sebuah Masjid yang mampu mengelola keuangan ZIS itu. Masjid difungsikan sebagai pusat ibadah. karena manusia untuk hidup saling ketergantungan. eds. dan pemerasan. 63. Di mana penghimpunan zakat. Masjid sebagai pusat kebudayaan dan peradaban telah mewakili umat Islam sebagai institusi yang mendapatkan kepercayaan masyarakat. Kartasapoetra. Mereka hadir bila ada nasabah yang memerlukannya. Di sini salah satu kendalan utama lainnya adalah minat terhadap asuransi sangat kurang. Asuransi dana lanjut usia pun tidak disetujui. pusat pemberdayaan ekonomi umat.14 Sentralisasi ZIS dan distribusinya oleh Masjid pada masa Hindia Belanda. 13 Ibid. namun memelihara rahasia kehadirannya. kebakaran. Dalam soal usaha. karena pendapatan yang dihasilkan menyerupai bunga atas deposito bank. Pada kenyataannya investasi yang dilakukan oleh para usahawan Belanda hanyalah menimbulkan pemerkosaan hak. . namun mereka tidak mengejarngejar nasabah baru. sedangkan Belanda dalam berbagai bidang ekonomi. karena ajal adalah takdir Allah. esyariah. juga sebagai pusat komando operasi militer dan pemerintahan.

Masjid dalam fungsinya sebagai pusat pemberdayaan ekonomi dapat dipastikan sistem ekonomi Islam telah terbangun. Bagaimanakah caranya menawarkan suatu bentuk asuransi di lingkungan dunia Islam. yaitu: 1) Sumawardoyo. hlm. 19 Op. Koperasi itu dinamakan ”Kinder der Not”. Pada perkembangan lebih lanjut “ta’awuniyah” tersebut menjadi azas koperasi. namun tidak satupun negara Islam yang melarang asuransi. bahwa azas koperasi adalah kekeluargaan dan kegotongroyongan. pada tahun 1898 menggantikan E. Oleh karena itu. namun hanya sejumlah kecil perusahaan yang mengasuransikan risiko ini. Dalam pasal 5. mengingat hambatan-hambatan terhadapnya? Melihat keberadaan asuransi masih bersifat terbatas di kalangan Muslim. yang pada kenyataannya sebagian besar dimiliki oleh warga negara Arab Saudi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 311 paling penting untuk membangun peradaban Islam (imarah). Namun jarang terdapat asuransi jiwa untuk para karyawan perusahaan asing. Jika terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan kematian atau cederanya seseorang karyawan. eds. 3) Suwandi. G. Sikap hukum terhadap usaha asuransi berlain-lainan di masing-masing negara Islam dan pada umumnya masing-masing pemerintah negara Islam itu kurang memperhatikan soal asuransi dibandingkan dengan soal perbankan. Sienburgh. Di Hindia Belanda. di masa Hindia Belanda telah hadir ditengah masyarakat.. 18. pemikiran Ghazali. maka cukup jelas bahwa koperasi merupakan usaha untuk membatasi perkembangan kapitalisme. asuransi biaya pembayaran pensiun. sebagaimana yang berlaku bagi iuran dana pensiun biasa. 56. Koperasi Indonesia yang Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. De Wolf van Westerrede yang bersemangant untuk mebangun bank Simpan Pinjam.19 Pada awal abad ke. (Rineka Cipta. telah populer di Eropa pada pertengah abad ke-19. hingga kemudian mendirikan Bank Penolong sebagai lembaga keuangan yang produk utamanya adalah Simpan Pinjam. . bahaya kebakaran. Pada tahun 1891. 4) Suropranoto. dan ada sejumlah perusahaan asuransi yang terdaftar di Hongkong atau di tempat lain banyak menyelenggarakan usaha asuransi di Arab Saudi. 18 Ibid. Jakarta: 1984). namun pemikiran Raden Aria Wiraatmadja telah membuat titik kebangkitan ekonomi yang berpihak pada rakyat. Kenyataan itu pada masa Hindia Belanda ada sebuah masjid telah mampu memberikan pinjaman modal untuk pendirian sebuah bank. Koperasi pada awalnya dimunculkan oleh tokoh lokal. 5) Jarmani.20 di Solo perbaikan kearahan ekonomi umat Islam dipelopori Haji Samanhudi dengan delapan orang rekannya. Sekalipun belum sampai pada makna ”berhasil”. Namun sekarang. Teori.. Semangat De Wolf van Westerrede tersebut kemudian diaplikasikan. 2) Wiryotirto. Sekalipun tidak dapat dinamakan sebagai lembaga keuangan Islam namun ide dasarnya dilandasi oleh suatu pemikiran keislaman. bagian 3 Undang-undang No. dan pencurian. perusahaan wajib membayar santunan kepada keluarga karyawan bersangkutan. Tetapi perusahaan-perusahaan asing diperkenankan untuk menyelenggarakan usaha asuransi di wilayah Kerajaan ini. dan untuk santunan keluarga dalam hal kematian atau cacatnya seseorang karyawan dalam melakukan kerjanya. Cit. Kemunculan Koperasi adalah sejak kapitalisme telah terbukti membawa masyarakat kepada kemiskinan dari sejak awal abad ke-17. Di banyak negara Islam berlaku keadaan yang bertolak belakang dengan keadaan di Arab Saudi. namun ini tidak didasarkan kepada perjanjian asuransi. namun masingmasing menghendaki agar setiap perusahaan asuransi menyesuaikan cara kerjanya dengan ketentuan hukum agama. Syathibi. karena sebelum tahun 1920-an hanya sejumlah kecil penduduk. Perusahaan-perusahaan dalam negeri digalakkan untuk mendaftar di negara bersangkutan dan yang diutamakan untuk menyelenggarakan urusan asuransi pemerintah. mulai mencari perlindungan bermacam-macam asuransi—termasuk asuransi risiko kecelakaan. dengan bertambah besarnya skala kegiatan usaha. yang masing-masing dianggap melakukan kegiatan dengan mematuhi hukum agama Islam. Raden Aria Wiraatmadja mendapat dukungan moril dari E. Asy-Syathibi dan seluruh ulama ushul yang membahasa maqashid syari’ah senantiasa memasukan amwal sebagai pilar maqashid. Hanya Arab Saudi yang tidak memperkenankan perusahaan asuransi mendaftarkan diri karena tidak adanya peraturan dalam undang-undang pendaftaran perusahaan.50 Ekonomi Islam: Sejarah.17 Koperasi sebagai lembaga simpan pinjam. 6) Ibid. 17 16 tersebar di dunia Islam. beberapa diantaranya adalah perusahaan yang berukuran besar. AlGhazali. sehingga Bank Penolong menjadi ”Purwokerto Hulf. Di Eropa.18 Istilah Koperasi sebelum lahir dan berkembang di Indonesia. berlainan dengan perusahaanperusahaan asing. yaitu Raden Aria Wirajaatmadja. Kemudian. 12 Tahun 1967 dinyatakan. Sienburgh sebagai pejabat tinggi Hindia Belanda. dan Ibnu Khaldun telah terserap oleh umat Islam di Indonesia. Spaar En Landbouwcrediet”. termasuk para perantau yang mulai memperhatikan soal asuransi ini. Ada sistem pensiun untuk para karyawan perusahaan besar dan pegawai pemerintah.16 Di Indonesia dalam masa perkembangan Islam di Indonesia. karena tidak terdapat keringanan pajak bagi iuran asuransi. karena di sana kegiatan perusahaan asuransi asing sangat dibatasi. Kartasapoetra. hlm. Di mana lembaga keuangan koperasi ini didasarkan pada nilai “ta’awuniyah_ tolong menolong”. Bahkan pada kenyataannya terdapat suatu tingkat proteksi perusahaan usia muda untuk perusahaanperusahaan dalam negeri.

20 . Di lingkungan keluarga besar setiap orang sadar akan kewajibannya terhadap sesama ahli keluarga. Tidak banyak terdapat tindakan perlawanan terhadap hal ini. M.21 Dalam pidato pembukaannya. Karena itu asuransijiwa tidak dibutuhkan. Bagaimanapun juga. maka banyak pemerintah negara Islam yang beranggapan perlunya menjaga ketertiban keamanan secara ketat.II. yaitu: ‘tajdid salafi’ yaitu mengembalikan umat Islam pada kemurnian ajaran-ajarannya. 62. 17. Kesengsaraan yang diderita rakyat tidak hanya lumpuhnya ekonomi. Mengutamakan sosial ekonomi. sekalipun hampir semua barang muatan diangkut dengan kapal-kapal milik orang-orang Barat. sebelum pelaksanaan hukuman itu sangat berat. yaitu pemotongan sebelah tangan bagi seorang pencuri. Dikalangan Islam asuransi belum lama tersebar luas. mempunyai dua kecendrungan. Haji Samanhudi mengemukan tentang nasib bangsa Indonesia. April. Kedua. Bahkan di zaman sekarang ini pencurian tetap jarang terjadi di masyarakat Islam yang taat. 24 Soedjito Sosrodihardjo. karena membeli langsung bahan bakunya dari importir bangsa Eropa. 22. 15. ‘Syarikat Islam: Obor Kebangkitan Nasional (1905-1942). hlm. Peristiwa residivisme (kejahatan yang terulang) pun jarang sekali terjadi di lingkungan dunia Islam. Mereka menjual dengan harga murah. khususnya kelas pemasaran menengah berada di tangan orang Timur Asing. Dan. ‘an Arab Philosophy of Historiy’(terj. 21 Assiyah. karena terdapat keberatan terhadap semua prosedur perbankan dan perasuransian komersial Barat. semenjak kebangkitan agama Islam. Kemudian mereka mendirikan Syarikat Dagang Islam (SDI) sebagai manifestasi penghimpunan terhadap pengusaha muslim yang bergerak dalam perdagangan batik. hlm. (Yogyakarta: Karya. tetapi kemelaratan dan kesengsaraan yang amat dalam menyelimuti mereka. hlm. Bangsa Tionghoa menjadi kelas dua. usaha asuransi moderen mula-mula menembus ke negara-negara Islam di abad ke XIX sebagai akibat meningkatnya perdagangan dengan dunia Barat. Pustaka Antara. Kompeni dan kaum Tionghoa merasa tersaingi dalam usaha perdagangannya. 25 Adanya tekanan dan intimidasi yang kuat bagi kaum SDI. karena pelaksanaan hukum Islam yang tegas. dan mereka tidak menyenangi hal itu. 7) Sukir. Maka kelahiran Syarikat Dagang Islam adalah proses awal untuk membuka kembali alam pemikiran umat dari belenggu penjajahan atau imperialisme-kompeni yang sangat menyengsarakan rakyat. “Di negeri ini. 25 Charles Issawi. Karena para pengekspor Baratjuga merasa perlu pengasuransikan barang dagangannya terhadap kerusakan sewaktu berada di pelabuhan negara Islam. misalnya. 20 Pada saat itu SDI mengambil asas dan tujuannya sebagaimana terangkum dalam empat bagan. kejahatan semacam itu mulai bertambah jarang. (Jakarta. sekalipun hukuman ini hanya diterapkan terhadap para bromocorah. Karena jika tidak demikian tradisi yang didasarkan pada pembayaran uang tunai terpaksa harus diganti dengan penggunaan cek dan fasilitas perbankan lainnya. Memajukan agama dan sekolah-sekolah Islam. dan tidak mungkin seorang anggota keluarga dikucilkan sehingga tidak menerima bantuan diwaktu dia menderita.” 22 Tentang pergerakan Islam pada periode ini. Mereka tidak hanya berdagang tetapi juga mempunyai perusahaan-perusahaan perbatikan. 23 Ibid. (Yogyakarta:Al Amin Press. Mempertinggi derajat bumiputera. Senernya. Mempersatukan pedagang-pedagang batik.) A. 1074) hlm. yang satu lagi tajdid ashri yaitu merumuskan kembali ajaran-jaran Islam sehingga sesuai dengan alam pikiran modern. (Th. Dua pemikiran Haji Samanhudi tersebut dikarenakan adanya kecendrungan mencampur aduk ajaran Islam dengan tradisi lama. dibandingkan dengan di dunia Barat. 22 Tamat Jaya. 29. Perubahan Struktur Masjarakat di Djawa Suatu Analisa. Adapun Bangsa Indonesia dianggap bangsa kelas kambing atau disebut juga inlander. V. sekalipun para saudagar Muslimin menganggap asuransi itu tidak perlu. bangsa Belanda-lah yang kelas satu. “Filsafat Islam Tentang Sejarah”. 1972). dan perlu pula diingat bahwa syarat-syarat pembuktian.23 Faktor lain yang melatar-belakangi kelahiran Serikat Dagang Islam ialah karena adannya diskriminasi perdagangan. termasuk juga jasa asuransi. dan 8) Martodikoro. Faktor utama keberhasilan SDI merupakan perpaduan antara solidaritas agama dan solidarited kesukuan yang mendahsyatkan. sehingga dapat berakibat buruk pada seluruh keluarga besar yang bersangkutan. Kejahatan ini sangat memalukan. Tindakan semacam ini merupakan pencegahan efektif. Asuransi terhadap risiko pencurianjuga tidak diperlukan karena kejahatan semacam itu sangatjarang terdapat dalam masyarakat Islam di zaman itu. khususnya berkenaan dengan semakin bertambah keanggotaan dan pesatnya perdagangan diantara anggota. Asuransi modern timbul karena perdagangan dengan dunia Barat. Selanjutnya. Ketiga. yaitu: Pertama. Orang-orang Besar Indonesia. juga di Pakistan dan Sudan. Hal itu terangkum dalam makna filosofis yang mendalam sebagaimana yang diutarakan oleh Ibnu Khaldun. hlm.Mukti Ali. maka hal ini memaksa masyarakat menjauhi ajaran-ajaran Al Qur'an. Jakarta:Tintamas. oleh karena itu keluarga mengadakan tekanan untuk mencegah terlibatnya anggota keluarga dalam kesulitan ini.310 Ekonomi Islam: Sejarah. Ekspor dari dunia Barat diasuransikan terhadap risiko kerusakan selama masa pengangkutan. 1996). 1974). Hal inijuga mencerminkan akibat yang kurang menyenangkan. Jika kriminilitas meluas. Majalah Politik Islam. yaitu Tionghoa. dan Keempat. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 51 memberi bantuan kepada perusahaan atau seseorang yang ditimpa nasib malang yang tak terduga. angka pencuriannya termasuk yang paling rendah di seluruh dunia. Masyhur Amin. maka pengimpor dan saudagar Islam segera menyaksikan bahwa perusahaan asuransi Barat mengirim petugas penyelidikan untuk memperhitungkan jumlah uang premi. Di Arab Saudi. bisa diperkirakan sekitar baru selama 3-4 dasawarsa terakhir ini usaha perasuransian banyak Hardjosumarto. Teori. 24 Kemajuan SDI.

maka seharusnya ia menjauhkan atau memboikot setiap kegiatan yang menyangkut perusahaan asuransi. 29 M. hal Ini tampak dari dibentuknya koperasi-koperasi yang mendirikan toko-toko barang konsumsi. karena dengan cara itu ia dapat menambah penghasilan untuk kepentingan perusahaan itu serta nasabahnya. Ada beberapa faktor penting yang menyebabkan pesatnya perkembangan. Ibid. 28 Ibid. di kota Solo pada waktu itu sudah tumbuh kelas borjuis yang cukup kuat dilihat dari segi kuantitas. Termasuk kekayaan jangka pendek sebagai bagian cair dari dana persediaan untuk membayar tuntutan (claims) asuransi yang lancar serta surat berharga pemerintah yang berjangka lama. 58. 2) Bergerak bukan hanya sebagai perkumpulan pedagang dan pengusaha. Namun masing-masing perusahaan asuransi hanya tergoda untuk menjual surat berharga pemerintah itu mendahului tanggal jatuh waktunya. yang akan menghasilkan laba dan dapat diperkirakan dengan tepat dari semula. tidak bersifat pokok pada asuransi komersial itu.28 Pada tahun 1912. mengadakan gerakan boikot terhadap pedagangpedagang Tionghoa. Sampai abadi ke XIX belum ada perusahaan asuransi komersial di dunia Islam. Terutama di sekitar industri perbatikan yang tampak berkembang sangat cepat dan sudah berkembang sejak pertengahan abad ke19. bahkan menambahnya dengan risiko keuangan pembayaran uang premi. sebagai aktiva terjamin . dan akan mengakibatkan kaum Muslimin berbuat jahat. Tirto Adisuryo juga membentuk Sarikat Dagang Islam (SDI) di Bogor dan kemudian berkembang di Jakarta. hlm. khususnya kalangan pengusaha dan pedagang pribumi. mungkin akan berusaha memperoleh hasil dengan berbuat curang. menyatakan dalam pidatonya. karena para pemegang polis yang tidak rnemperoleh manfaat dari uang premi yang dibayarnya. Menurut pendapat Takashi Siraisi. tetapi sudah menjadi wadah pergerakan politik. dan 3) Telah membuka keanggotaan yang lebih luas lagi. Walaupun waktu itu belum ada rumusan mengenai ideologi Islam. malah mereka mengatur siasat lagi dengan pengharapan dapat dukungan dan kekompakan penuh dari umat Islam seluruhnya. Gerakan ini merupakan aksi penting dalam upaya menghambat laju ekonomi kapitalis yang tidak berpihak kepada masyarakat kecil. Islam hanya dipakai sebagai simbol dan sumber motivasi untuk pengerakan ekonomi kaum pribumi. Cit. Haji Oemar Said Tjokroaminoto. Sekaligus sebagai langkah propokasi untuk kemunculan pemikiran ekonomi yang berbasis syariah Islam. bahwa SI tidak bertujuan politik. Kaum Muslimin juga berpendapat bahwa asuransi mengundang ‘tuntunan palsu’ serta bermacarnmacam kecurangan lainnya. dilihat dari segi anggota. selalu menerima laba. Cokroaminoto dalam Rapat Raksasa di Surabaya pada tanggal 26 Januari 1913. dan mutlak diperlukan untuk usaha perangkap likuiditas. Secara terpisah. sedangkan risiko yang ditanggung oleh para nasabahnya sangat besar. bila harga pasaran yang berlaku melebihi nilai nominal dari surat berharga itu. mencakup semua anggota masyarakat dari berbagai segmen. suku. yaitu: 1) Tampilnya seorang pemimpin baru yang karismatik yang mahir berpidato. Namun keberatan itu lebih bersifat operasional. Cara-cara menarik untung dari perkembangan suku bunga dengan jelas dipandang haram oleh kaum Muslimin yang salah. Teori. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 309 tidak membuat mereka hilang semangat perjuangannya. Op. Sifat khusus kontrak asuransi itu dianggap dapat menggalakkan daya upaya yang melanggar hukum itu. walaupun cara kerja praktek itu merupakan asumsi kritis terhadap teori ekonomi dasar dari Keynes. karena keluarga.27 SDI berkembang lebih cepat lagi setelah namanya dipersingkat menjadi Serikat Islam (SI) dibawah kepemimpinan baru. Alasan selanjutnya untuk menentang perusahaan asuransi ialah cara penggunaan uang premi yang dibayar itu.. SI yang dibantu tentara Mangkunegara dalam upaya mendobrak kapitalisme. dan merupakan alasan yang pantas untuk tidak melibatkan diri dalam kegiatan perusahaan asuransi. atau masyarakat luas akan bersatu untuk . Namun perusahaan-perusahaan asuransi itu lebih mengutamakan investasi dalam harta kekayaan yang menghasilkan bunga dengan jangka waktu tertentu. Kaum borjuis Muslim ini terhimpun dalam SI. Karena itu pihak asuransi tidak akan mengurangi risiko para nasabahnya. Karena itu risiko yang ditanggung oleh perusahaan asuransi sangat minim. Dan pada waktu itu sudah nampak komunitas pengusaha Muslim. Masyhur Amin.26 Gerakan ekonomi Islam yang teraplikasikan melalui SDI merupakan sebuah gagasan untuk melindungi dan memberi jalan bagi pengembangan kepentingan bisnis umat Islam. pada tahun 1909. Awal abad ke-20. Keadaan semacam ini tidak dapat diterima oleh seorang Muslim yang saleh. 29 HOS. Orang tidak akan keberatan bila perusahaan asuransi menginvestasikan dana dalam modal saham. menurut Tirto Adisuryo bahwa Islam adalah agama yang memiliki semangat untuk kemajuan. Ini berarti. tetapi menghidupkan jiwa 26 27 Ibid. karena kecilnya kemungkinan nasabah itu menerima pembayaran. karena dana itu didasarkan kepada asas bagi hasil.52 Ekonomi Islam: Sejarah. Sejumlah besar perusahaan asuransi Barat menginvestasi uang iuran yang diterima dari para pemegang polis. “ada sekitar 60% penduduk Solo telah menjadi anggota”. Dalam kegiatanya SI masih melanjutkan aspirasi SDI. dan bila suku bunga tetapnya melebihi suku bunga yang berlaku di pasaran uang. Bahkan yang lebih berbahaya adalah seorang pemegang polis mungkin akan merusak harta bendanya sendiri untuk menerima ganti kerugian asuransi.

tetapi pemegang polis tidak merasa pasti bahwa dia akan menerima suatu hasil atau berapakah jumlah hasil yang akan diterimanya. bahwa untuk melindungi para pekerja membentuk sub organisasi yang dinamkan dengan Serikat Sekerja (SS). 31 30 Rodney Wilson. Kemudian persoalan tanah erfpacth ini menjadi agenda utama dalam Kongres PSII pada 24-27 Januari 1930.. Bila jaminan untuk masa depan disediakan oleh sebuah lembaga seperti misalnya suatu perusahaan asuransi. Kemudian pada 28 Desember 1930 menggelar rapat dengan 22 cabang PSII. kekurangan pangan. hlm. Kemudian pada bulan April dan Juli 1935. keamanan dan kesehatan rakyat. maka ia 4 dagang dari bangsa Indonesia. Ibid. sedangkanjurnlah tuntutan atau "claim" yang harus dibayarnya. Walaupun demikian kaum Muslimin telah mengemban bermacam-macam kewajiban terhadap sesarna kaum beriman. Kegiatan perusahaan asuransi semacam ini akan menggantikan daya upaya perseorangan dan akan mengurangi kesempatan untuk memperoleh pahala dengan memberi sedekah. bukan sebuah retorika. yaitu melawan kapitalisme yang haram.31 Upaya perlawanan terhadap kapitalisme oleh SI semakin meluas. Teori. juga sesuai dengan syariat Islam. Pada hakikatnya asuransi dipandang serupa dengan sejenis perjudian bahkan sebagai "gharar" (tipu daya). dan tidak diberikan kepada kapitalis. Realiasi hasil kongres. Dan karena banyak sekali jumlah uang premi yang dibayarkan kepadanya. Cokroaminoto mengupas masalah tanah erfpacth. hlm. . bahkan sebelum keringatnya kering harus sudah dibayar. pada beberapa bulan kemudian bermunculan aktifitas perekonomian yang lebih meluas selain perdagangan batik.K. (Jakarta: Dian Rakyat. hlm. Di beberapa instansi dan pabrik telah terbentuk organisasi ini. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 53 tidak beriman kepada Allah. namun Dia memerintahkan kepada orang yang beriman untuk menolong orang yang sengsara. Dengan demikian hubungan perseorangan akan dilembagakan. Susanto Tirtoprodjo. selain karena tidak sesuai dengan hak asasi manusia. hlm.sit. yang intinya menyatakan bahwa kontrak erfpacth harus dihentikan. di mana seseorang yang bekerja semestinya mendapat upah. memperkuat ekonominya agar dapat menghadapi bangsa asing. Memang Allah memberi rezeki kepada orang yang beriman. Kaum Muslimin yakin bahwa seseorang tidak mempunyai daya untuk menentukan nasibnya sendiri. 90. 39. dan setiap orang Islam merasa beruntung karena dapat berbakti kepada Allah dengan cara demikian. PSII melakukan penelitian dengan melalui penyebaran angket tentang pengangguran. bukan hanya dalam aplikasi perdagangan saja. Dalam Rapat Umum PPPKI pada 25 September 1928. termasuk rnemberi bantuan kepada sesama Muslimin yang menderita kesulitan keuangan. yaitu di kantor Pegadaian. cuma sedikit. dan di Perusahaan Jawatan Kereta Api. kemudian pada 5 Mei 1930 PSII menuntut kepada pemerintah Kolonial agar segala jenis kerja paksa dihapuskan.30 Pengharaman terhadap sistem ekonomi kapitalis oleh SI. Tidaklah benar bila orang beranggapan bahwa agama Islam berpegang pada fatalisme atau sikap "nrimo". dan hal ini sangat dibenci. Semangat berekonomi umat Islam ini. dan akan menghilangkan tanggung jawab orang beriman terhadap tetangganya. yaitu bank (Islam). Tegasnya kaum Muslimin beranggapan bahwa kerukunan sosial dalam lingkungan masyarakat Islam akan rusak oleh kegiatan berbagai lembaga asing. Sedjarah Pergerakan Islam. 29. Dar al-Mal alIslarnijuga melakukan kegiatan mengembangkan kesejahteraan atau "waqf mudarabah"4 untuk maksud ini atau untuk keperluan keagamaan. Orang beriman tidak berdaya dihadapan Allah. 1968). 59. Semangat masyarakat Islam dalam berekonomi yang dipelopori SI ini adalah tak lepas dari spirit yang tertuang dalam sasaran perjuangan SI. Tuntutan ini. termasuk perusahaan asuransi. Sebaliknya perusahaan asuransi seperti ‘rumah-judi’. Sub organisasi ini cukup berhasil. Sebagai realisasi dari apa yang telah nyatakan oleh pemimpin SI tersebut. 32 A. tidak pernah menderita kerugian. Perusahaan asuransi itu menentukan suatu marjin tetap untuk menutup semua biayanya. Karena uang premi yang tetap dibayarkan seakan-akan uang taruhan. hal itu juga dapat diperkirakannya atas dasar kemungkinan angka-angka statistik (statistical-probabilities). (Jakarta: Pembangunan. Di mana agenda rapat yang berhasil diputuskan adalah menuntut keringanan pajak dan tidak memperpanjang lamanya erfpacth kepada Pemerintah Kolonial. Dalam hal ini modal atau deposito pokok terpelihara utuh namun hasilnya tidak diberikan kepada depositor yang bersyukur karena menyadari bahwa depositonya dimanfaatkan untuk keperluan amal. hal ini akan mengurangi perlunya usaha tolong menolong. Pabrik Gula. beban rakyat. Sedjarah Pergerakan Nasional Indonesia. yang mutlak ditentukan oleh Takdir Ilahi. Di mana keputusannya menetapkan. lot. Kenyataan ini merupakan bukti dari perlawanan umat Islam terhadap sistem kapitalis yang telah diharamkan. kemiskinan. Hal ini sebagian dapat dilaksanakan dengan memberi sedekah pembayaran zakat dan lembaga "waqf" (pengumpul harta yang diserahkan atas dasar ibadah) hasilnya ini dapat dipakai untuk keperluan amal atau santunan. penghidupan. Selain itu. HOS. Pada 26 Oktober s/d 2 November 1919 Centraal Sjarikat Islam (CSI) mengadakan Kongres. dan unsur pokok agama Islam adalah takluk kepada takdir Allah. yang menjadi agenda kongres adalah perihal tanah partikelir dan aksi tandhim. Pringgodigdo.32 Anti imperialisme dan anti kapitalisme terus digulirkan oleh PSII. 1970).308 Ekonomi Islam: Sejarah. tetapi telah berwujud pada pendirian lembaga keuangan.

Sebagai contoh. adalah sah dan halal. kehidupan dunia dengan kehidupan sebelum dan sesudahnya. Islam memiliki paradigma yang khas tentang kepemilikan harta. bahwa kersis ekonomi dan politik nasional adalah persoalan yang sangat serius dan merupakan penghambat penerapan hukum (ekonomi) Islam. Karena asuransi dapat merupakan sarana untuk mengurangi bahkan melenyapkan risiko. namun pihak pemerintah Kolonial tetap melihat bahwa SI merupakan organisasi yang tidak hanya bertujuan untuk kemajuan ekonomi umat Islam. 35 Muhammad Ismail Yusanto. sedangkan orang yang dengan sengaja mencari risiko tidak dipandang sebagai kaum beriman sejati di mata kaum Muslimin. dalam www. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 307 Hasil penelitian ini kemudian dibawa dalam forum kongres yang diadakan pada 30 Juli s/d 4 Agustus 1935. Teori. Sesungguhnya laba dipandang sebagai imbalan wajar bagi pembagian risiko. karena paradigma sistem ekonomi Islam tidak dapat dilepaskan dari paradigma Islam itu sendiri. 115. pada kenyataannya di Indonesia belum memiliki eksistensi yang utuh. manusia dan kehidupan dunia. setidaknya SI telah memberikan spirit dalam mengaplikasikan sistem dan hukum ekonomi Islam. Asuransi dipandang sebagai suatu gagasan Barat yang asing. keputusan kongres menyatakan. Kaum Muslimin berpendapat bahwa seseorang tidak patut mencari perlindungan atas peristiwa semacam itu karena hal ini tidak diperlukan. Ibid. Jelaslah bahwa perlindungan asuransi biasanya tidak mencakup risiko usaha biasa. Gagasan agama Islam ialah "Allah yang menentukan nasib seseorang" berarti bahwa bila seseorang hendak menentukan nasibnya sendiri ini menunjukkan bahwa dia . Karena itu menanggung risiko adalah haram bagi orang yang taat. bahkan dilarang. Tujuan mudarabah adalah untuk mengurangi risiko bagi orang yang memerlukan modal. hlm. Bilamana sistem ekonomi Islam diaplikasikan dalam format Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tidak menganut sistem hukum Islam. berarti ia melaksanakan suatu hal berfaedah. harta hanya boleh dimanfaatkan Ibid. dalam istilah perekonomian yang baku. yang merupakan ciri khas dari lembaga mudarabah. hlm. bahkan bertolak belakang. terutama bagi golongan fundamentalis. Pembagian risiko.. faktor sistem ekonomi kafitalis yang dianut dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah bertolak belakang dengan paradigma sistem ekonomi Islam. Secara politis. Namun kenyataannya jauh berbeda.54 Ekonomi Islam: Sejarah.esyariah. bagi seseorang yang melindungi dirinya terhadap keadaan atau peristiwa di masa yang akan datang. Karena itu orang yang menyediakan dana untuk sarana mudarabah berarti membantu orang lain untuk menghindari risiko yang diakui merupakan unsur tak terhindarkan dalam bisnis. akan mengurangi risiko itu bagi sesama kaum Muslimin. Oleh karena itu. Pemecahan yang tepat ialah agar pengusaha bersangkutan menghindari risiko spekulasi semacam itu. Umumnya kaum muslim menolak adanya asuransi.ORG. dan bukannya mencari perlindungan asuransi. 34 Sekalipun diselimuti oleh pergerakan ekonomi. Maksud asuransi adalah menyediakan perlindungan terhadap risiko tak terduga yang timbul karena peristiwa atau keadaan di luar kekuasaan pihak yang mengasuransi. bila mereka selalu gelisah pada risiko yang ditanggungnya. dan harta yang dipusakai oleh manusia sesungguhnya merupakan pemberian dari Allah yang dikuasakan kepadanya.35 Kepastian tidak akan terwujud itu. Maka banyak kaum Muslimin yang berpendapat bahwa kemampuan mengasuransi akan berakibat pengambilan keputusan yang lebih bersifat spekulatif.. Sebaliknya orang-orang yang berusaha membagi risiko. 4. 34 33 mnemusatkan perhatian pada urusan rohani. Asuransi dipandang sebagai pemecahan kedua. Yang dikutuk ialah memaksimalkan risiko yang merupakan tujuan para penjudi dan orang yang berspekulasi. 36 Selain faktor hukum yang memberikan hambatan terhadap aplikasi ekonomi Islam di Indonesia. Paradigma Islam itu meliputi tentang alam semesta. Di mana harta adalah milik Allah. 36 Ibid. maka memperoleh perlindungan asuransi itu jelaslah merupakan dorongan untuk menanggung risiko itu. karena itu kegiatan perusahaan asuransi dihambat. Bila seorang pengusaha mencari asuransi untuk melindungi dirinya dari berbagai risiko yang dicarinya dengan sadar. Dengan demikian. 1 Juni 2006. Kaum Muslimin Menghargai Pembagian Risiko Usaha menanggung risiko dalam arti mencaricari risiko. harus dibedakan dari usaha pembagian risiko. target akhir dari pergerakan SI adalah kekuasaan (Islam). Ekonomi Islam Pasca Kemerdekaan Republik Indonesia Ekonomi Islam sebagai sebuah sistem ekonomi. adalah suatu kemustahilan membangun paradigma sistem ekonomi Islam tanpa memperhatikan paradigma Islam.33 Kehadiran SI dalam masa kekuasaan Hindia Belanda merupakan manifestasi dari kesadaran nasionalisme yang berdasarkan Islam. bukannya didukung secara aktif.. Sekalipun tidak begitu nampak dengan jelas tentang aplikasi ekonomi Islam yang dibangun oleh SI. bahkan bersifat egois. maka sebaiknya penyediaan tanggungan asuransi disambut baik oleh seluruh kaum Muslimin. Untuk mencapai target akhir itu kemudian pergerakan awalnya dimotivasi oleh pergerakan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan umat Islam. Di mana sistem ekonomi Islam terlahir dari sebuah paradigma (kerangka berfikir) Islam yang sangat luas dan menyeluruh ruang-lingkupnya. “Paradigma Sistem Ekonomi Islam”. maka dapat dipastikan tidak akan terwujud.

pada hal mereka tidak tahan menderita kerugian. Mungkin pengaplikasikan sistem ekonomi Islam di Indonesia harus berjalan secara evolutif (perlahan). Islam membedakan antara money (uang) dengan capital (modal). sebaliknya dipandang sebagai kecerobohan. Bahkan sikap menanggung risiko itu tidak dipandang sebagai sikap yang salah. dan kesulitan yang diakibatkan dari keputusan yang tidak tepat. karena keuntungan yang diperoleh pemenangnya. Pada perkembangan lebih lanjut dengan mengacu kepada Peraturan Bank Indonesia No. Di mana money dalam Islam merupkan public goods (milik masyarakat). Dan Islam tidak mengenal motif money diemand for speculation. serta digunakan untuk apa harta itu. Dalam waktu yang tidak terlalu lama. Teori. orang miskin adalah pihak yang kalah berjudi. karena Islam melarang spekulasi (maysir). kemudian mengikuti gerak perkembangan lembaga perbankan Islam. Cit. Beberapa bentuk pemikiran dan aplikasi ekonomi Islam di Indonesia tampak dalam beberapa bentuk diantaranya. walaupun keuntungan itu tidak diperolehnya dari orang yang kalah itu. 24: 33. Seminar Internasional itu diselenggarakan oleh Lembaga Studi Ilmuilmu Kemasyarakatan (LSKIK) dan Yayasan Bhineka Tunggal Ika. Maka penimbunan uang atau membiarkan tidak produktif adalah dilarang karena akan mengurangi uang yang beredar. dan 57: 7. tidak selalu dapat dipisahkan dari kesulitan yang timbul dari faktor luar. tekhnik bagi hasilnya. BMT pun banyak berdiri di seluruh Nusantara termasuk di dalamnya Koperasi Syariah. Di Barat banyak pengusaha mencari proyek dan usaha yang banyak risikonya. Keberatan lain dari agama Islam terhadap segala bentuk risiko tidak terbatas pada perjudian. Karena alasan inilah pertaruhan diharamkan. Sering terjadi. Lembaga keuangan mikro syariah pun. Orang-orang yang sengaja menanggung risiko tidak dikagumi keberaniannya. Tentu saja sukar untuk membedakan risiko yang dapat dan yang tidak dapat dihindari. Muhammad Ismail Yusanto. diantaranya tentang bagaimana penerapan bank syariah. Lembaga perbankan yang berbasis syariah di Indonesia yang pertama lahir adalah Bank Muamalat Indonesia (BMI). Hal ini dibicarakan pada seminar nasional Hubungan Indonesia-Timur Tengah pada 1974 dan tahun 1976. tapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya". Dalam Al Qur'an dengan tegasjudi diharamkan. Menurut anggapan kaum Muslimin menanggung risiko berakibat buruk terhadap kegiatan usaha. Tetapi di dunia Islam jarang ada pengusaha yang dengan sengaja menanggung risiko besar. Wajarlah bila orang yang kalah berjudi akanjengkel dan iri. Lahirnya Lembaga Keuangan Islami yaitu Bank Syariah dan Baitul Maal wa Tamwil (BMT). maka berkenaan dengan penggunaan harta dalam Islam akan dimintai pertanggung-jawaban oleh pemilik harta. Contoh lain adalah berkenaan dengan paradigma uang. 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Perubahan Kegiatan Usaha Bank Umum Konvensional menjadi Bank Umum Berdasrkan Prinsip Syariah dan Pembukuan Kantor Bank Berdasarkan Prinsip Syariah oleh Bank Umum Konvensional. Pertanggung-jawaban itu meliputi darimana dan bagaimana harta itu didapat.38 Sekalipun paradigma sistem ekonomi Islam tidak dapat berjalan secara utuh. Di dunia Islam mengambil risiko dianggap sama dengan berjudi dan disebut "maisir" atau "qimar" (judi). Hal itu bahkan dapat mengakibatkan pengabaian terhadap ibadah. Perjudian juga dapat mengakibatkan kurang meratanya pembagian pendapatan penduduk.306 Ekonomi Islam: Sejarah. bahkan ada kaurn fundarnentalis yang memandang kerugian semacam itu sebagai ganjaran wajar atas kecerobohannya itu. Kemudian lembaga keuangan Islami itu diikuti oleh bank-bank konvensional yang mendirikan cabang-cabang bank yang mengadopsi sistem perbankan Islam. Di lingkungan masyarakat Islam ada rasa iba terhadap orang-orang yang menderita kesengsaraan di luar kesalahannya sendiri. bahwa paradigma Islam meliputi persoalan kehidupan setelah kehidupan di dunia. Namun tidak ada kerisauan sosial terhadap orang-orang yang menderita kerugian sebagai akibat tindakan menanggung risiko. adalah: Pertama. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 55 sebanyak mungkin terhadap kesulitan yang mungkin timbul karena peristiwa yang tidak mereka kuasai. 37 Sebagaimana dikemukakan di atas. Katakanlah: Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia. dan tidak boleh digalakkan. Termasuk dalam hal ini Bank Syariah tidak dapat berjalan dengan 37 38 Lihat Q. dan sering terjadi orang miskinlah yang lebih parah keadaannya. "Mereka bertanya kepadamu tentang khamar (segala minuman yang memabukkan) danjudi. Banyak orang Muslimin yang taat beranggapan bahwa emosi negatif itu pasti akan timbul karena bermain judi. dan tidak ada orang yang merasa perlu menyediakan imbalan besar atas tanggungan risiko itu. Judi dipandang sebagai tindakan memecah belah karena mungkin menimbulkan dendam serta kebencian di antara pihak yang menang dan kalah. . namun pemikiran dan aplikasi ekonomi Islam di Indonesia terus berjalan seiring waktu. Op. yang paling sedikitnya dapat menyebabkan kebingungan bahkan gangguan jiwa.S. Paradigma ini cukup nyata bertolakbelakang dengan paradigma ekonomi sosialis maupun kapitalis. bahkan hampir-hampir dianggap tidak bertanggungjawab. Gagasan untuk mendirikan bank syariah di Indonesia sebenarnya sudah muncul sejak pertengahan tahun 1970-an. karena kurangnya kemungkinan bagi orang bersangkutan untuk sesuai dengan kehendak Allah yang memiliki harta itu. Dalam tataran implementasinya masih sangat banyak terdapat hambatan.

J. dan 7) Bank Idonesia (BI) sangat tidak serius dalam upaya mendukung lahirnya Bank Syariah pada masa itu. maka yang lain ikut merasakannya. maka si wakillah yang membayar kepada para pedagang itu sebagai uang pengganti sebesar junlah uang yang pernah diterimanya.. Tak dapat dilupakan. “10 Pilar Pengembangan Bank Syariah”. Juga mendapat dukungan dari para pengusaha muslim. Pendirian BMI ini diprakarsai oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pemerintah. yakni UU No. Dan terkadang bantuan yang diterima. dalam www. berdirinya BMI. tetapi para pengusaha berikhtiar untuk mencari perlindungan 3 39 40 Agustianto.42 disewanya itu. 3) Terbatasnya Pakar dan Sumber Daya Manusia (SDM) ekonomi Islam. Minimal dengan menjenguknya. PK_ Sejahtera Online. Secara resmi BMI mulai beroperasi tahun 1992 dan pada waktu pendirianya BMI mendapat dukungan nyata dari ekponen Ikatan Cendikiawan Muslim seIndonesia (ICMI) yang ketuai B. Dimana digambarkan keadaannya seperti satu tubuh. 14/1967. Sifat mengutamakan kepertingan pribadi atau dorongan mendapatkan keuntungan semata-mata. Apabila barang-barang mereka terkena masalah yangdisebutkan di atas. Semangat bertakaful menekankan pada kepentingan bersama atas dasar rasa persaudaraan diantara para peserta.56 Ekonomi Islam: Sejarah. 4) Peran pemerintah masih sangat kecil dalam memberikan dukungan terhadap implementasi ekonomi syariah. akhirnya keinginan Umat Islam memiliki lembaga keuangan syariah terpuaskan dengan berdirinya Bank Mu’amalat Indonesia (BMI) pada tahun 1991. Termasuk dalam ruang lingkup itu. Faktor-faktor hambatan dalam proses berdirinya bank syariah. Bilamana salah satu bagian tubuh merasakan sakit. juga mendapat dukungan yang nyata pula dari masyarakat Jawa Barat yang teraplikasikan dalam pembelian saham seniali Rp. jumlahnya melebihi biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan." (HR. apabila musnah karena kebakaran. 2) Belum ada gerakan bersama dalam sekala besar untuk mempromosikan bank syariah. dibajak atau sebagainya. Perumpamaan persaudaraan kaum muslimin dalam cinta dan kasih sayang diantara mereka adalah seumpama satu tubuh. Dengan dasar pijakan 'takaful' dalam berasuransi. seperti ketika tidak bisa tidur atau ketika demam. Mencari Alternatif Asuransi Islami Pada hakekatnya manusia merupakan keluarga besar kemanusiaan. merupakan dasar pijakan bagi kegiatan manusia bagi kegiatan menusia sebagai makhluk sosial. Untuk dapat meraih kehidupan bersama. Muslim) Hadits ini menggambarkan tentang adanya saling tolong menolong dalam masyarakat Islami. 41 Panjimasyarakat. Sistem At-Takaful. 106 miliar. 42.39 Melalui proses yang penuh liku dan memakan waktu. Selain itu persoalan tentang bagaimana Konsep Bank Syariahnya masih belum memiliki jawaban yang pasti. Bank Muamalat Indonesia menyandang predikat Bank Devisa. Berasuransi Syariah Mengamalkan Hadits Ukhuwah Dalam sebuah riwayat digambarkan: "Dari Nu'man bin Basyir ra. 40 Berdirinya BMI adalah sangat penting dalam sejarah perbankan Indonesia. Rikza Maulan.41 Dua tahun kemudian. . yang minimal dapat mengurangi beban penderitaan orang yang terkena musibah. Sehingga terjadilah surplus. 42 Laporan Tahunan Bank Muamalat. jika ada satu anggota masyarakat yang sakit. dimana sistem perbankan syariah dimasukkan ke dalam UU No. Selanjutnya sistem syariah juga diakui Undang-undang Bank Indonesia yang baru. Rasulullah saw bersabda. 5) Peran Ulama sebagai juru penerangan kepada masyarakat masih terbatas. tepatnya pada 27 Oktober 1994 atas keberhasilan dalam operasionalnya. Dukungan tersebut dibuktikan dengan pembelian saham perseroan senilai Rp. 7 tahun 1992. Op. atau bahkan memberikan bantuan. Demikian halnya ada pembatasan terhadap bank asing yang ingin membuka kantornya di Indonesia. diantaranya: 1) Tingkat pemahaman dan pengetahuan masyarakat terhadap bank syaraiah masih sangat rendah. op.3 Di dunia Barat maupun Islam kebutuhan perusahaan moderen akan asuransi adalah besar dan kompleks. 6) Belum optimalnya penelitian tentang ekonomi Islam dalam kalangan akademisi di perguruan tinggi termasuk dalam hal ini perguruan tinggi Islam. akan terwujud hubungan yang Islami diantara para pesertanya yang bersepakat untuk menanggung bersama atas risiko yang diakibatkan musibah. Hambatan-hambatan pendirian bank syariah pada proses awalnya masih sangat banyak. hlm. sementara pendirian bank baru dari Timur Tengah masih dicegah. 84 miliar. Sekalipun tidak mungkin menghindari semua risiko. dengan sebutan bagi hasil.cit. seperti kebakaran atau lainnya. maka penerima uang premi asuransi itu menjadi penanggung sebagai imbalan uang yang diambil dari pedagang itu. adalah siapa yang menaruh modal dalam ventura. dihilangkan seminimal mungkin dalam asuransi syariah. manusia harus saling tolong menolong dan saling menanggung antara yang satu dengan yang lain. Hadits ini menjadi dasar filosofi tegaknya sistem Asuransi Syariah. “Embrio Asuransi Syariah”.e-dinar. karena kelahirannya UU Perbankan pun mengalami perubahan. Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia tahun 2004. Habibie pada masa itu. maka akan dirasakan oleh bagian tubuh yang lainnya. tenggelam. Teori.com. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 305 UU Pokok Perbankan. Cit. yaitu saling menanggung antara sesama manusia. Di mana bank-bank syariah masih dipersamakan dengan bank konvensional.

Antara Akad-Akad Islam Dengan Sistem Asuransi Kendati akad-akad di atas memiliki beberapa kemiripan dengan sistem asuransi. . Harus diakui bahwa dunia Islam baru berkenalan dengan asuransi pada sekitar abad ke 19. resiko yang rendah (low risk). yang mengawali untuk membahas asuransi dalam karyanya yang popular. 273. yang disebut sebagai sukarah (premi asuransi) dengan ketentuan bahwa barang-barang pemakai kapal yang Lokar Karya tentang Reksadana Syariah. sederhana (simple). mudah dicairkan (redeemable). yang pada masa peralihan zaman permulaan Islam memang diakui. 43 Oleh karena itu setiap instrumen keuangan harus memenuhi bebrapa syarat. yang justru 'pembayar premi' tidak mendapatkan 'manfaat' dari preminya tersebut. Oleh karenanya sesungguhnya asuransi merupakan sesuatu yang baru dan asing di kalangan muslim. 173. Bab Jihad. JII mulai bisa diakses sejak 3 Juli tahun 2000. karena diperuntukkan bagi orang lain. Adanya JII yang merupakan subset dari Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) adalah menjadi salah satu sumber informasi yang dipergunakan oleh mereka yang berinvestasi dalam Reksadana syariah. Selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi sebagai wakil shahib al-mal menurut ketentuan dan prinsip Syariah Islam. dan tidak berdasarkan 'premi' yang dibayar oleh terjamin. Teori. Peluang dan Tantangannya di Indonesia. Dalam hal ini uang dari masyarakat yang dihimpun oleh Reksadana Syariah sebagai capital (modal). Hal serupa juga terjadi pada akad Dhaman Khatr Tariq. di Jakarta telah ada Jakarta Islamic Index (JII). Luthfi Hamidi. yang sudah memuat 30 emiten yang dikategori sesuai syariah dan layak dijadikan investasi bagi investor muslim. Reksadana syariah merupakan pengembangan produk reksadana yang bersifat hibrid (campuran). Ibnu Abidin adalah seorang ulama bermazhab Hanafi. kesimpulan dari Loka Karya terseut telah membolehkan diperdagangkannya Reksadana yang berisi surat-surat berharga dari perusahaan-perusahaan yang produk maupun operasinya tidak bertentangan dengan Islam.44 Pada perkembangan lebih lanjut tentang jual beli saham menurut syariah. mutual fund (reksadana). Op. Ia juga membayar sejumlah uang untuk seorang harby yang berada di negeri asal penyewa kapal. hlm. hlm. "Telah menjadi kebiasaan bila para pedagang menyewa kapal dari seorang harby. dan fleksibel.. dan asset securitization (sekuritisasi aset). dalam aplikasinya merupakan wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana masyarakat (pemodal) sebagai pemilik harta (shabib al-mal / rabb al-mal). Ibid.304 Ekonomi Islam: Sejarah. ketika terjadi penjajahan Dunia Barat terhadap negerinegeri Islam. Namun bukan berarti bahwa hal tersebut secara hukum Islam tidak sah dan tidak diperbolehkan. asuransi sangat kental dengan karakteristik negeri tumbuh dan berkembangnya yang tentunya sangat berbeda dengan karakter Muamalah Islamiyah.. Dan secara karakter. Reksadana Syariah produk perbankan BNI 46. yaitu Hasyiyah Ibn Abidin. equity (saham). Kemudian secara syakliyah.45 43 44 Zainul Arifin. Kaidah syariah mengatakan: "Pada dasarnya hukum sesuatu itu adalah boleh. mereka membayar upah pengangkutannya. Cit. diantaranya: pendapatan yang baik (good return). Op. 45 M. Cit. Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan syakliyah antara asuransi dengan Aqilah. Produk Reksadana Syariah diklarifikasi dalam empat golongan. diselenggarakan di Jakarta pada 30-31 Juli 1997. Namun kemudian Islam menetapkan sistim mawarisnya sendiri sehingga akad tersebut tidak mempunyai wujud lagi. yaitu: fixer income (obligasi). Seperti AlMuwalat. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 57 2) 3) muamalah tersebut didasari atas amal tathawwu dan tabarru yang tidak berorientasi pada profit. Karena dalam masalah muamalah pada prinsipnya yang penting tidak melanggar atau bertentangan dengan prinsip syariah. meskipun beberapa diantaranya dipertanyakan 'pengakuan' Islam terhadap akad tersebut. Lalu pada Aqilah. Fashl Isti'man Al-Kafir. dimana penjamin memberikan jaminannya secara sukarela. bentuk-bentuk akad di atas memang memiliki kemiripan dengan asuransi. Pembicaraan Pertama Asuransi dalam Kitab Klasik Ibnu Abidin (1784–1836) dianggap orang pertama di kalangan fuqoha yang mendiskusikan masalah asuransi. yang sebenarnya merupakan satu sistem pewarisan dalam pola kehidupan jahiliyah. namun sesungguhnya secara syakliyah terdapat perbedaanperbedaan mendasar yang cukup membedakannya dengan asuransi. Beliau menulis. hingga ada dalil yang menunjukkan pengharamannya".

32/34/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999 tentang BUS SK DIR BI No." (HR. selain karena sifatnya juga karena factor modal yang dimiliki tidak sama dengan sebuah bank. Mereka membayar sejumlah uang. 2/8/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Pasar Uang Antar Bank Syariah (PUAS) PBI No. Kemudian makanan tersebut dibagikan pada saatnya kepada mereka. Sistem ini melibatkan usaha pengumpulan dana dalam sebuah tabungan atau pengumpulan uang iuran dari peserta atau majlis. Yaitu sebuah konsep perjanjian yang berhubungan dengan manusia. “Baitul Maal dalam Sistem Ekonomi Islam”. Al-Muwalah.(Az Zarqa’ dalam Aqdud Ta’min). Manfaatnya akan dibayarkan kepada ahli waris yang dibunuh jika kasus pembunuhan itu tidak diketahui siapa pembunuhnya atau tidak ada keterangan saksi yang layak untuk benar-benar secara pasti mengetahui siapa pembunuhnya. 3) Aqd Al-hirasah Yaitu kontrak pengawal keselamatan.. terutama untuk masyarakat kecil yang membutuhkan pinjaman modal. bisa jadi sama porsinya atau berbeda-beda. 84. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 303 Tabel 5 Ketentuan Bank Syariah NO 1 2 3 4 5 6 7 8 Ketentuan SK DIR BI No. Dalam sebuah riwayat disebutkan. Kesejajaran ini. oleh sebagian ulama dianggap sebagai embrio dan acuan operasional asuransi Islam yang dikelola secara profesional. Apabila orang yang dijamin meninggal. PBI No. 2/9/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Sertivikat Wadiah Bank Indonesia (SWBI) PBI No. di mana Negara Islam yang murni atau bukan Negara Islam sekuler tidak ada. Mereka adalah bagian dari kami dan kami adalah bagian dari mereka. mereka menyatakan “Bila di Indonesia tumbuh BMT-BMT semacam yang 46 Muhammad Shiddiq Al Jawi. Pada masa sekarang. 47 Tumbuh dan berkembangnya BMT telah turut andil dalam memberikan jawaban terhadap krisis moneter di Indonesia. Cikal Bakal Asuransi Syariah 1) Bentuk-bentuk muamalah di atas (Al-Aqilah. dsb) karena memiliki kemiripan dengan prinsip-prinsip asuransi Islam. terlebih di Indonesia. menyimpan. Di dunia Islam terjadi berbagai kontrak antar individu. Maka Baitul Maal yang pernah ada dalam lintasan sejarah Islam. Para pedagang muslim pada masa lampau ingin mendapatkan perlindungan keslamatan. Sumber: Biro Perbankan Syariah. C. maka mereka mengumpulkan apa yang mereka miliki dalam satu kumpulan. sekalipun masih dikatakan sebagai lemabaga keuangan mikro syariah. . Cit.32/36/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999 tentang BUS PBI No. Lembaga keuangan mikro syariah ini mulai popular pasca krisis ekonomi di Indonesia tahun 1998. dan sekaligus sebagai bagian yang tak terpisah dari perkembangan aplikasi ekonomi Islam di Indonesia.58 Ekonomi Islam: Sejarah. 46 Di era sekarang. misalnya ada individu yang ingin selamat lalu ia membuat kontrak dengan seseorang untuk menjaga keselamatannya. kendati mereka mendapatkan porsi yang berbeda-beda. sekalipun tidak eksis sebagaimana pada masa jaya Islam. Dalam kasus ini. makanan yang diserahkan bisa jadi sama kadarnya atau berbeda-beda. Bukhari). PBI No. Optimisme para ahli ekonomi terhadap BMT dapat memberikan kontribusi terhadap perekonomian rakyat. Baitul Maal telah diberdayakan untuk kepentingan umat Islam sebagai lembaga keuangan Islam. Bedanya. Op. hlm. 2) At-Tanahud Tanahud merupakan ibarat dari makanan yang dikumpulkan dari para peserta safar yang dicampur menjadi satu. baik dari sejak zaman Rasulullah hingga kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia adalah dipandang sebagai bagian yang tak terpisah dari ruang-lingkup ekonomi Islam. 4) Dhiman Khatr Thariq Kontrak ini merupakan jaminan keselamatan lalu lintas.ORG. Baitul Maal merupakan salah satu lembaga dalam Negara Islam yang tugasnya adalah menerima. dalam www. Namun BMT ini lebih bisa disejajarkan dengan koperasi. 47 M. 2/8/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Giro Wajib Minimun dalam rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum yang Melakukan Kegiatan Usaha Berdasarkan Syariah. BI. lalu ia membuat kontrak dengan orang-orang yang kuat dan berani di daerah rawan. 5/3/PBI/2000 tanggal 4 Febuari 2000 tentang Fasilitas Pembiayaan Jangka Pendek bagi Bank Syariah.e-syariah. 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Perubahan Kegiatan Usaha Bank Umum Konvensional menjadi Bank Umum Berdasrkan Prinsip Syariah dan Pembukuan Kantor Bank Berdasarkan Prinsip Syariah oleh Bank Umum Konvensional. PBI No. maka penjamin boleh mewarisi hartanya sepanjang tidak ada ahli warisnya. dengan konpensasi kemanannya akan dijaga oleh pengawal. Luthfi Hamidi. Teori. Begitu halnya dengan makanan yang diterima. Kemudian dibagi diantara mereka secara merata. "Marga Asy’ari (Asy’ariyin) ketika keluarganya mengalami kekurangan makanan. maka Baitul Maal dipersamakan dengan Kas Negara. 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Penyelenggaraan Kliring Lokal dan Penyelesaian Akhir Transaksi Antar-Bank atas Hasil Kliring Lokal. dan pihak lain menjaga keselamatan perjalanannya. Produk BMT tidak jauh berbeda dengan produk perbankan Islam. sistem Dalam perspektif politik Islam. 2003. dimana ia membayar sejumlah uang kepada pengawal.. dan mendistribusikan uang Negara menurut ketentuan syariat Islam. tersebut melakukan jinayah. At-Tanahud. 7 Maret 2004. Istilah yang umum dipergunakan pada masa sekarang adalah Baitul Maal wa Tamwil (BMT).

49 Umat Islam khususnya. Pewaris korban membawa permasalahan tersebut ke Pengadilan. Teori. Ketiga. 49 48 . definisi asuransi syariah adalah usaha saling melindungi dan tolong-menolong di antara sejumlah orang/pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan atau tabarru’. zakat telah diwajibkan sejak tahun ke-9 Hijriyah. 38 Tahun 1999. Hal ini terlihat dari hadits yang menceritakan pertengkaran antara dua wanita dari suku Huzail. 581 Tahun 1999 tentang Pelaksanaan UU No. baik laki-laki maupun wanita. Takafful (Asuransi Islam). Bentuk ini memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai syariah.2 Hijriyah. Kini setelah adanya undang-undang tentang zakat. 88 Heri Sudarsono. dan pelayanan kepada muzzaki. Pada asuransi takaful. bahwa “Pemerintah berkewajiban memberikan perlindungan.302 Ekonomi Islam: Sejarah. Penjamin setuju untuk menanggung bayaran dia. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 59 Asuransi Syariah Menurut Fatwa Dewan Syariah Nasional (MUI). pengundangan zakat merupakan realita dari perkembangan ekonomi Islam yang berjalan di Indonesia. Bank dan Lembaga Keuangan Syariah: Deskripsi dan Ilustrasi. Terbentuknya Badan Amil Zakat.48 Kedua. 2003). Sedangkan dalam asuransi konvensional. Banyak fatwa-fatwa ulama yang mengatakan haram atas asuransi konvensional. Lalu mereka mengumpulkan dana (al-kanzu) yang diperuntukkan membantu keluarga yang terlibat dalam pembunuhan tidak disengaja. Perusahaan asuransi syariah hanya pengelola dana titipan para nasabah yang akan diinvestasikan ke dalam jenis investasi syariah. Rekening ini merupakan sebagian premi dari nasabah yang sejak awal sudah diikhlaskan oleh peserta untuk keperluan tolong-menolong bila terjadi musibah. Ketetapan menteri agama ini diikuti pula dengan Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Urusan Haji No. yaitu Badan Amil Zakat. dimana salah seorang dari mereka memukul yang lainnya dengan batu hingga mengakibatkan kematian wanita tersebut dan juga bayi yang sedang dikandungnya. pengelolaan zakat telah berada dalam sebuah badan yang resmi. dimana seorang penjamin menjamin seseorang yang tidak memiliki waris dan tidak dikeketahui ahli warisnya. pembinaan. Sebelum adanya Undangundang tentang pengelolaan zakat di Indonesia. Umat Islam tak pernah berhenti dari kewajiban menjalankan syariat zakat. 50 Ibid. (Jogyakarta: Ekonesia. Dan ada pula yang dikelola melalui masjid dan lembaga-lembaga (organisasi) Islam secara informal. Pengelolanya dari unsur masyarakat dan unsur pemerintah.50 Kemudian dalam tataran implemntasi UU No. Setelah para Ulama dan para fakar ekonomi Islam menganalisis akan persoalan asuransi. hlm. Pelaksanaannya ada yang bersifat langsung dari orang muzaki kepada mustahik. 38 TAHUN 1999. seperti fatwa ulama Al-Azhar. Saudara terdekat dari pembunuh disebut aqilah. Jika salah seorang dari anggota suatu suku terbunuh oleh anggota satu suku yang lain. Dalam asuransi takaful terdapat pos rekening yang disebut rekening tabarru' (dana kebajikan) seluruh peserta. hlm. karena ia telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kewajiban menjalankan agama (Islam). 238. Rasulullah memberikan keputusan bahwa konpensasi bagi pembunuh anak bayi adalah membebaskan budak. Dalam Islam. Asal Mula Asuransi Syariah 1)Al-Aqila Al-Aqilah yaitu saling memikul atau bertanggung jawab untuk keluarganya. Jeddah tahun 1985. dana terkumpul merupakan milik seluruh peserta. Sedangkan konpensasi atas membunuh wanita adalah uang darah (diyat) yang harus dibayar oleh Aqilah (saudara pihak ayah) dari yang tertuduh.. Ibnu Hajar Al-Asqolani mengemukakan bahwa sistem Aqilah ini diterima dan menjadi bagian dari hukum Islam. rasanya wajah ekonomi kita tak akan pucat pasi”. jika orang yang dijamin menyelaraskan peran ekonomi komersial dengan santunan social. D/291 Tahun 2000 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Zakat. Sedangkan dalam asuransi konvensional dana yang terkumpul menjadi milik perusahaan asuransi konvensional. Kemudian pada Bab III pasal 6 dinyatakan bahwa. Dalam Bab I. Al-Muwalat yaitu perjanjian jaminan. Pengelolaan dana menjadi hak dan tanggung jawab sepenuhnya perusahaan. maka pewaris korban akan dibayar dengan uang darah (diyat) sebagai konpensasi oleh saudara terdekat dari pembunuh. fatwa Konferensi Ekonomi Islam pertama tahun 1976 di Mekah dan Fatwa Majma' Fiqh. di mana konsumennya di Indonesia adalah kebanyakan Ibid. Selain karena dorongan politis. “Pengelolaan zakat dilakukan oleh Badan Amil Zakat yang dibentuk oleh pemerintah”. mustahiq dan amil zakat”. pasal 3 disebutkan. perihal kewajiban zakat tidak asing dalam penunaiannya. Dimana badan ini telah terbentuk dari tingkat pusat hingga tingkat kecamatan. untuk pembayaran klaim diambil dari rekening dana perusahaan asuransi konvensional. Mesir Januari 1919 dan Desember 1925. Indonesia sebagai Negara yang bukan Negara Islam. Undang-undang Zakat yang di dalamnya ada formalisasi lembaga zakat telah disahkan oleh pemerintah melalui Undang-undang No. dan shadaqah fitrah sejak tahun ke. Departemen Agama mengeluarkan ketetapan dengan Keputusan Menteri Agama (KMA) No. akan tetapi warga-negarannya mayoritas Islam merasa perlu untuk memformalkan zakat sebagai sumber penerimaan Negara secara tak langsung. 233. 38 Tahun 1999. BMT telah menjadi vitamin sekaligus gizi bagi perekonomian wong cilik dalam menatap masa depan. hlm..

risywah (suap). yang mayoritas umat Islam. Data direktorat Asuransi Departemen Keuangan menunjukan bahwa bisnis ini rata-rata tumbuh 20% pertahun. 21/DSN-MUI/IX/2001. secara garis besar produk pembiayaan syariah terbagi kedalam tiga kategori yang dibedakan berdasarkan tujuan penggunaannya. 3) Transaksi pembiayaan untuk usaha kerjasama yang ditujukan guna mendapatkan sekaligus barang dan jasa dengan prinsip bagi hasil. salam. dzulm (penganiayaan). Sedangkan antara pemilik dana dan pelaksana usaha berlaku nisbah bagi hasil. Pada produk bagi hasil keuntungan ditentukan oleh nisbah bagi hasil yang disepakati di muka. Penyaluran Dana Penyaluran dana bank syariah dilakukan dengan berbagai metode. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 301 umat Islam dan mereka menjadikan asuransi sebagai bagian dalam kehidupan. 2 Tahun 1992. baik kematian. Rabu. Pada kategori pertama dan kedua. 55 Tempo Interaktif. kerusakan barang atau musibah lainnya.60 Ekonomi Islam: Sejarah.51 Dengan berlandaskan fatwa Dewan Syariah Nasional tersebut dan pola kerjanya asuransi bersifat ta'awun. Pada ketika fatwa ini diumumkan. tingkat keuntungan banyak ditentukan di depan dan menjadi bagian harga atas barang atau jasa yang dijual. Fatwa MUI “Riba itu Haram”. maysir (perjudian). namun lebih kepada orientasi sosial. 25 Desember 2004. 53 Sebagaimana perbankan syariah. maka takafful telah resmi menjadi sebuah produk ekonomi Islam di Indonesia. 51 52 3) Bank menerirna komisi atas jasa mempertemukan kedua pihak. Dimulai dengan berdirinya Asuransi Takafful Indonesia tahun 1994. Fatwa Majma'ul Fiqh. Produk yang termasuk dalam kelompok ini adalah produk yang menggunakan prinsip jual-beli seperti murabahah. Fatwa Mu'tamar Ulama Islam sedunia kedua tahun 1965 di Cairo. Akad yang sesuai dengan syariah adalah yang tidak mengandung gharar (penipuan). tentang Usaha perasuransian. “Asuransi Syariah”. Menurut Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI. seperd jual-beli. Pesantren Virtual. Dalam aplikasinya perusahaan asuransi bertindak memfasilitasi dana yang disetorkan atau dipinjamkan oleh para peserta asuransi. mendefinisikan asuransi syariah merupakan usaha saling melindungi dan tolong-menolong di antara sejumlah orang/pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan atau tabarru’. Asuransi ini tidak berorientasi komersial. 54 Ibid. dalam Fatwa No.55 Keempat. dan istishna serta produk yang menggunakan prinsip sewa atau ijarah. 53 Rifwan Hendri. kini ada 14 perusahaan asuransi syariah. Adanya fatwa MUI ini salahsatunya menyangkut persoalan uang dalam pandangan Islam. pihak perbankan (konvensional) sangat khawatir terhadap kemungkinan larinya para nasabah. asuransi syariah pun berkembang pesat. pada tahun 2005 pangsa pasar asuransi syariah naik 1. Jeddah tahun 1985 menyatakan boleh model asuransi seperti ini. tingkat keuntungan bank ditentukan dari besamya keuntungan usaha sesuai dengan prinsip bagi hasil. Kemudian fatwa Dewan Syariah Nasional (MUI). 2) Transaksi pembiayaan yang ditujukan untuk mendapatkan jasa berdasarkan prinsip sewa. 30 Juli 2002.5 persen dibandingkan tahun sebelumnya (2004). pembiayaan. Fatwa ini lebih dipertegas legalitasnya setelah lahirnya Undang-undang No. Produk perbankan yang termasuk ke dalam kelompok ini adalah muyarakah dan mudharabah. Makkah tahun 1978 dan Fatwa Majma' Fiqh. Teori. Gatra. . 54 Industri asuransi syariah di Indonesia mempunyai peluang berkembang yang sangat besar. bagi hasil. Pesantren Virtual. riba. Secara sederhana. 15 Maret 2006. Sedangkan pada kategori ketiga. secara sukarela dan menyalurkan kepada para peserta asuransi yang terkena musibah. barang haram dan maksiat. Takafful atau Tadhamun) adalah usaha saling melindungi dan tolong menolong diantara sejumlah orang/ pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan/ atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi resiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan syariah. pinjaman dan investasi khusus. yaitu:4 1) Transaksi pembiayaan yang ditujukan untuk memiliki barang berdasarkan prinsip jual-beli. Fatwa Mu'tamar Ulama Sedunia ketujuh tahun 1972. metode penyaluran dana bank syariah dapat diilustrasikan dalam gambar berikut: Jual-beli Sewa Masyarakat Bagi Hasil Bank Syariah Akad Pelengkap Pi j Dalam penyaluran dana pada nasabah.52 Asuransi Syariah (Ta’min. 30 Juli 2002.

dalam e-syariah. di mana bank bertindak sebagai perantara (arranger) yang mempertemukan antara pemi.59 Kelima. Shabri H. Abd. 2) Dana simpanan khusus harus disalurkan secara langsung kepada pihak yang diamanatkan oleh pemilik dana. Ketentuan-ketentuan yang lain yang berkaitan dengan tabungan dan deposito tetap berlaku sepanjang ddak bertentangan dengan prinsip syanah. Teknik perbankan 1) Pemilik dana wajib menetapkan syarat tertentu yang harus diikuri oleh bank. gharar (uncertainty) diharamkan. 3) Sebagai tanda bukti simpanan bank menerbitkan bukti simpanan khusus.ORG. Akan tetapi pengharaman ini juga didasarkan atas istiqra (penelitian) para fakar ekonomi Islam sejak tahun 1970-an.6.12 bulan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 61 5) Deposito mudharabah hanya dapat dicairkan sesuai dengan jangka waktu yang telah disepakad. Instrument-instrumen ekonomi konvensioanl baik yang bersifat instrument policy atau institusional yang tidak sejalan dengan paradigam ekonomi Islam. Dalam Islam. muktamar. Op. Teori. Deposito yang diperpanjang. hal itu tercermin dalam puluhan kali konerensi. atau disyaratkan digunakan dengan akad tertentu. jauh sebelum MUI mengeluarkan fatwanya di Indonesia. ulama saat ini sesungghnya telah ijma tentang keharaman bunga bank. menurut Yusuf Qardhaw.3. 58 Ibid.60 Dengan demikian setiap produk yang boleh dikonsumsi oleh umat Islam tidak boleh mengandung kesamaran. Labelisasi “halal dan haram” yang dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) selain meruanglingkupi control sebagaimana yang dilakukan oleh YLKI. disyaratkan digunakan untuk bisnis tertentu. 59 Ibid. Sedang dalam ekonomi konvensional memandang semua unsure itu sebagai sesuatu yang normal dan legal. atau disyarat-kan digunakan untuk nasabah tertentu. . Definisi ini tidak menyangkut persoalan halal dan haram. Misalnya. Yang paling mendasar perbedaan dalam ekonomi Islam dan ekonomi konvensional adalah dalam system ekonomi Islam perihal interest (riba). maka fungsi uang dan peranan uang di dalam ekonomi konvensional dan ekonomi Islam adalah berbeda. Cit. Labelisasi 56 57 M. 4) Untuk deposito mudharabah. bank wajib memberikan serdfikat atau tanda penyimpanan (bilyet) deposito kepada deposan. tetapi nilai pada akad sudah tercanturn perpanjangan otomads maka ddak perlu dibuat akadbzru. 60 Al-Hadits. bank wajib menisbahkan dana dari rekening lainnya. M. Halal dan Haram Dalam Islam. “Ijma Ulama Tentang Keharaman Bunga Bank”. 56 Haramnya riba “bunga bank” sudah merupakan ijma para ulama. 57 Fatwa ini juga berimbas kepada laju pasar uang konvensional (valas).lik dana dengan pelaksana usaha. Teknik perbankan 1) Sebagai tanda bukti simpanan bank menerbitkan bukti simpanan khusus. halal itu jelas dan haram itu jelas. Juga memberikan jaminan terhadap masyarakat (umat Islam) atas sesuatu produk yang dikonsumsi. mereka yang terlibat berjumlah 300 orang. Motif spekulasi ini dimaksudkan untuk merauf keuntungan dan menumpuk kekayaan dengan memanfaatkan perubahan tingkat suku bunga dari masa ke masa. symposium dan seminar. Majid. Apabila telah tercapai kesepakatan maka hal tersebut harus dicantumkan dalam akad. 58 Maka pengharaman “interest” (riba) dalam ekonomi Islam menyebabkan tidak semua fungsi uang dalam ekonomi konvensional tidak dapat diimplemntasikan. Upaya perlindungan terhadap konsumen telah banyak dilakukan oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). gambling. Pemilik dana dapat menetapkan syarat-syarat tertentu yang harus dipatuhi oleh bank dalam mencari kegiatan usaha yang akan dibiayai dan pelaksanaan usahanya. gambling (perjudian) dan unsure-unsur yang tidak jelas. 1. setelah jatuh tempo akan diperlakukan sama seperti deposito baru.300 4) Ekonomi Islam: Sejarah. Bahkan pengharaman ini bukan semata-mata inisiatif para ulama ushul. Bank wajib memisahkan dana dari rekening lainnya. Keterlibatan interest. Labelisasi “Halal-haram”. Umar Chapra menyatakan. Al-Mudharabah Muqayyadah off Balance Sheet Jenis mudharabah ini merupakan penyaluran dana mudharabah langsung kepada pelaksana usahanya. dan juhalah dalam motif permintaan uang untuk berspekulasi adalah diharamkan dalam Islam. Lihat juga Yusuf Qardhawi. gharar. Namun perlindungan yang dilakukan oleh YLKI hanya terbatas pada definisi “tidak merugikan konsumen”. Al-Mudharabah Muqayyadah on Balance Sheet Jenis mudhambah ini merupakan simpanan khusus (restricted investment) dirnana pemilik dana dapat menetapkan syarat-syarat tertentu yang harus dipatuhi oleh bank. Simpanan khusus dicatat pada porsi tersendiri dalam rekening administrasi. Di mana memperjual-belikan uang di pasar Valuta Asing yang bersumber dari perbedaan harga beli dan harga jual dan perbedaan tingkat bunga antara satu Negara dengan Negara lain di mana valuta asing diperjual-belikan adalah bertentangan dengan nilai-nilai keislaman. Agustianto. 2) Wajib memberitahukan kepada pemilik dana mengenai nisbah dan tata cara pemberitahuan keuntungan dan atau pembagian keuntungan secara risiko yang dapat didmbulkan dari penyimpanan dana. dan bank wajib membuat akad yang mengatur persyaratan penyaluran dana simpanan khusus.

4.62 Menurut hokum positif di Republik Indonesia. 64 Heri Sudarsono.65 Setelah terbentuknya bank syariah. Setelah inventarisasi ini. (Bandung: Sinar Baru Algensindo. Hadirnya Pasar Modal Syariah menjadi tonggak sejarah baru dalam perkembangan ekonomi Islam. 63 KUHP (Perdata). Perbandingan bagi hasil dapat dalam persen atau pembagian.64 Pegadaian di masa Kolonial Belanda diperkenalkan oleh sebuah bank bernama Van Lening pada akhir abad XIX. seperti halnya saat Bank Muamalat di Indonesia pertama kali diperkenalkan. 157. Walaupun di dalamnya ada faktor ekonomi politik. 65 Ibid. Gadai dalam fikih disebut rabn. 62 61 3. Pasca penanadatanganan. hlm. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 299 halal dan haram ini tidak lepas kaitannya dengan perkembangan ekonomi Islam di Indonesia. serta kartu ATM dan atau alat penarikan lainnya kepada penabung. Berdasarkan prinsip uu ddak ada pembatasan bagi bank dalam menggunakan dana yang dihimpun. 2000). Musnad Syafi’i. 3) Tabungan mudharabah dapat diambil setiap saat oleh penabung sesuai dengan perjanjian yang disepakati. dan Asuransi Takafful. . Pemilik dana tidak diperbolehkan mencampuri pengelolaan bisnis sehari-hari Al-Mudharabah Mutlaqah Penerapan mudharabah mutlaqah dapat berupa tabungan dan deposito sehingga terdapat dua jenis himpunan dana yaitu tabungan mudharabah dan deposito mudharabah. 2) Untuk tabungan mudharabah. BMT. Barang bergerak tersebut diserahkan kepada orang yang berpiutang oleh seorang yang mempunyai utang atau oleh orang lain atas nama orang yang mempunyai utang. Berdasarkan prinsip berbagi hasil dan berbagi resiko 2. Kemunculan langsung bersifat resmi dan ditandai dengan penandatangan antara Dewan Syariah Nasional (DSN) dan Badan Pengawasan Pasar Modal (Bapepam) yang isinya mengukuhkan DSN sebagai otoritas yang mengawasi aspek syariah pasar modal. Kemudian penguasa Hindia Belanda mengeluarkan staatsblad No. dimulailah publikasi list of Islamic stock (daftar saham yang masuk kategori syariah). Kemudian oleh pemerintah Republik Indonesia statusnya diubah menjadi Dinas Pegadaian dengan melalui Staatsblad No. Tak sedikit Umat Islam yang memiliki capital. Nisbah bagi hasil disetujui dengan kontrak. Hal demikian dikarenakan dipopulerkan oleh para ahli sejarah adanya lembaga pegadaian sejak masa Hindia Belanda. Nisbah bagi hasil Feature Mudharabah 1. pasal 1150. Tepatnya peresmian Pasar Modal Syariah adalah pada tanggal 14 Maret 2003. 61 Ketujuh. Dan itu telah berkembang di masa kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara. Keuntungan dibagi berdasarkan nisbah yang telah disepakati sebelumnya 3. kini Pegadaian Kompas. Laba/rugi: Laba dibagi sesuai dengan nisbah yang disepakati dan tidak dalam jumlah yang pasti. 131 tahun 1901. Pegadaian Syariah (Rabn). tetapi dapat diambil kembali sebagai tebusan. dalam menentukan: Jumlah modal. Kerugian finansial menjadi beban pemilik dana sedangkan pengelola tidak memperoleh imbalan atas usaha yang telah dilakukan. Kerugian finansial menjadi beban pemilik dana dan Kerugian akibat salah urus atau kelalaian mudharib menjadi beban mudharib · 6. gadai adalah suatu hak yang diperoleh seseorang yang mempunyai piutang atas suatu barang bergerak. kemudian meluncurlah produk baru ke pasar modal syariah. 226 tahun 1960. dan demikian pula tak sedikit orang Islam yang membutuhkan capital. bank dapat memberikan buku tabungan sebagai bukti penyimpanan.. Dengan peraturan itu kemudian pemerintah Hindia Belanda mendirikan rumah gadai. Tidak dibenarkan masuk kepada mudharabah lain tanpa seijin shahibul maal · 5. Sesungguhnya jika kita perhatikan pegadaian telah ada syariatnya dalam Islam. Dana: Dalam bentuk dana (monetary form). BPR. Keenam. Untuk deposito mudharabah. Akad (kontrak): Ada Ijab-kabul. 1342. Menurut syara’ adalah menyandera sejumlah harta yang diserahkan sebagai jaminan secara hak. Cit. Diserahkan kepada mudharib · 4. Dalam jumlah tertentu. namun tidak diperkenankan mengalami saldo negarif. 14 Maret 2003 Syeikh Muhammad Abid As-Sindi. yang diresmikan oleh Menteri Keuangan Boediono. Op. Apabila telah tercapai kesepakatan maka hal tersebut harus dicantumkan dalam akad.62 Ekonomi Islam: Sejarah. Pasar Modal Syariah. Pasar Modal berbasis syariah telah dimunculkan pada pertengahan Maret 2003. Proyek/usaha: Tidak bertentangan dengan syariah. hlm. Jangka waktu penempatan. Teori. menurut bahasa adalah nama barang yang dijadikan sebagai jaminan kepercayaan.63 Pegadaian yang populer di Indonesia lebih dikenal sebagai sesuatu yang berasal dari Eropa. Teknik perbankan 1) Bank wajib memberitahukan kepada pemilik dana mengenai nisbah dan tata cara pemberitahuan keuntungan dan atau pembagian keuntungan secara risiko yang dapat didmbulkan dari penyimpanan dana. bank wajib memberikan sertifikat atau tanda penyimpanan {bilyet) deposito kepada deposan.

Tiap kardus berisi 48 gelas kemasan. Bogor.ainnya menjadi pengelola modal tersebut. Keuntungan yang diperoleh akan dibagi (perjanjian bagi hasil) sesuai dengan kesepakatan yang telah diikat oleh bank dan pengusaha tersebut. nilai tukarnya adalah dipersamakan dengan harga perak yang berlaku dalam masa saat itu. 387. M. Dalam hal ini bank syariah berposisi sebagai pengelola dana yang diinvestasikan oleh masyarakat (penabung) secara produktif. Namun pengelola tetap bertanggung jawab untuk melakukan pengelolaan sesuai dengan praktek kebiasaan usaha normal yang sehat (uruf). Demikian halnya dengan dinar (emas).70 Ibid. dapat dipastikan belum ada satu Negara pun yang memakainya sebagai alat tukar yang resmi.. 68 e-dinar. diantaranya untuk mahar. telah ada sebuah money changer mata uang dinar dan dirham. berdiameter 23 mm. dijual dengan harga 1 dirham. pembakuannya dilakukan dilakukan oleh Word Oslamic Trading Organization (WITO). Dalam pembiayaan mudaharabah bank mengadakan akad dengan nasabah (pengusaha). 69 M. dalam operasionalnya rabn lebih dikenal sebagai produk bank syariah. 70 Ibid. 67 66 . Dapat pula dana tersebut digunakan bank untuk melakukan pembiayaan mudharabah. Secara fisik dinar dan dirham ini mengikuti standar yang ditentukan sejak zaman Khulafaurrasyidin. 69 Dinar dan dirham nampaknya telah menjadi trend di tengah berlangsungnya evolusi ekonomi Islam di abad sekarang. pembayaran zakat harta. Mudharib: Aqil Baligh dan Menggunakan dana sesuai perjanjian dengan shahibul maal · Syariah telah berbentuk sebagai sebuah lembaga. Bandung. akan tetapi dengan beroperasinya Wakala Adina yang melayani penukaran dinar dan dirham. Dalam mengaplikasikan mudharabah. Teori. Sebagai perkembangan lebih lanjut. Bagi hasil yang didapatkan dari bank syariah dapat berubah setiap bulan. Shahibul Maal: Aqil Baligh dan Tidak ikut campur pengelolaan usaha 2. melainkan telah meluas hingga Medan. menguntungkan dan memenuhi prinsip-prinsip syariah Islam. 68 Menurut WTO. Jakarta Selatan. beratnya 4. Adapun dirham adalah perak murni (95 persen). Tipe mudharabah ada 2. dan Bekasi) saja. Peredaran dinar dan dirham pada abad 21 ini. Mata uang dinar dan dirham pada masa sekarang. Di Indonesia. Luthfi Hamidi. hadiah.. aplikasi ekonomi Islam selain yang tersebutkan di atas. maka bank bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi. Bahkan kini pemakaian dinar dan dirham tak terbatas untuk wilayah Jabotabek (Jakarta.298 Ekonomi Islam: Sejarah. pada akhirnya Lembaga Pegadaian Syariah pada tahun 2003 resmi berdiri dan terpisah dari produk perbankan syriah. Bila bank menggunakannya untuk melakukan pembiayaan mudharabah. kini tak sedikit masyarakat yang memakainya. yaitu: Mudharabah Mutlaqah: Dimana shahibul maal memberikan keleluasaan penuh kepada pengelola (mudharib) untuk mempergunakan dana tersebut dalam usaha yang dianggapnya baik dan menguntungkan. sedangkan pihak l. 381. Walaupun demikian. Hasil usaha ini akan dibagihasilkan berdasarkan nisbah yang disepakati. Mudharabah ialah: akad kerjasama usaha antara dua pihak dimana pihak pertama (shohibul mal) menyediakan seluruh (100%) modal. Hasil keuntungannya akan dibagikan kepada penabung dan bank sesuai perbandingan bagi hasil atau nisbah yang disepakati bersama. tempat. XI/9.25 gram. Dana tersebut digunakan bank untuk melakukan pembiayaan mudharabah atau ijarah seperti yang telah dijelaskan terdahulu. Tangerang.66 Sebagai bagian dari perkembangan ekonomi Islam yang tengah bergulir di tengah masyarakat Indonesia dan mendapat sambutan yang cukup hangat. berdiameter 25 mm. Op. Luthfi Hamidi. penyimpan atau deposan bertindak sebagai shahibul maal (penulik modal) dan bank sebagai mudharib (pengelola). dinar adalah koin emas 22 karat (kemurniannya 91. jenis usaha dan sebagainya. Prinsip Mudharabah Ada prinsip atau syarat yang harus dipenuhi untuk terlaksananya mudharabah. tergantung pendapatan bagi hasil yang diterima bank syariah dari para peminjam. Di antaranya adalah Money Changer Dinar dan Dirham. Sekalipun dinar dan dirham bukan mata uang resmi Negara Republik Indonesia. beratnya 3 gram. 67 Jika Rupiah ditukar dengan satu dirham (perak). Dinar dan dirham sebagai alat tukar (mata uang) telah dipergunakan oleh Jaringan Manajemen Qalbu Aa Gym dalam jual beli air kemasan MQ. Money changer ini bernama Wakala Adina.com. tepatnya di Mampang Prapatan No. Bank menyediakan pembiayaan modal usaha bagi proyek yang dikelola oleh pengusaha. Cit. 158. hlm. Cit. sekaligus juga sebagai sosialisasi terhadap masyarakat (Umat Islam). Surabaya. dan sebagai mata uang. Di Wakala Adina 1 dirham memiliki berat 3 gram perak murni. hlm. Tujuan masyarakat menggunaan dinar dan dirham memiliki tujuan yang luas. juga dapat kita saksikan berbagai bentuk ekonomi Islam dalam aplikasi yang ragam. Maka jika rupiah ditukar dengan dirham adalah sama dengan 3 gram harga perak murni. tabungan. Op. yaitu: 1. Mudharabah Muqayyadah: Dimana pemilik dana menentukan syarat dan pembatasan kepada pengelola dalam penggunaan dana tersebut dengan jangka waktu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 63 Tabungan bagi hasil (Mudharabah) Tabungan bagi hasil merupakan tabungan yang didasarkan pada prinsip mudharabah mutlaqah.7 persen). dan Yogyakarta. hlm.

. maka setiap mukmin harus produktif dalam menggunakan hartanya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 297 ---$€£¥--- | BAB 10 | Investasi Dalam Ekonomi Islam erperilaku tabdzir (konsumtif) dalam Islam termasuk sesuatu yang dilarang dan berhemat adalah sesuatu yang disyariatkan (diperintahkan) dalam Islam. Juga firman Allah swt menyatakan: “wabtagii fimaa atakallah. sekalipun besok akan kiamat”. Jenis investasi berdasarkan syariah dalam dunia perbankan dan asuransi di antaranya:2 1 2 B Al hadits. dan kejarlah akhirat seolah engkau akan mati esok hari”. wala tansa nasbaka minadunya_ kejarlah akhirat dan janganlah lupa nasib kamu di dunia”. Dengan harta yang dikuasainya. Produktifitas harta yang dimiliki itu dapat diinvestasikan dalam bentuk tabungan mudharabah atau deposito mudharabah atau dalam bentuk lainnya.sesungguhnya orang-orang yang konsumtif itu ialah temannya syaithan. Teori. Pikiran Rakyat Cyber Media. Firman-Nya menytakan: “innamal mubadziruna kaana ikhwanu sayathin -. sehingga orang lain dapat menikmati harta itu.64 Ekonomi Islam: Sejarah. Produktifitas usaha yang dilakukan oleh setiap mukmin sebagimana motivasi yang disampaikan Rasulullah “Tanamlah sebatang pohon. Juga produktifitas harta yang dikuasai harus digunakan untuk suatu usaha yang bersifat produktif. Oleh karena itu harta yang dikuasai setiap mukmin bersifat amanah bagi dirinya dan bagi orang lain.” Berhemat dalam pengertian ekonomi ialah berinvestasi.1 Rasulullah dalam memotivasi umatnya untuk berinvestasi juga tergambar dalam pernyataannya: “Kejarlah dunia seolah-olah kamu akan hidup selamanya. 2002.

Keberadaannya telah mengalami berbagai bentuk kekuasan dari mulai kekuasaan animisme-dinamisme. Teori. sebelum itu dikenal dengan nama “Negeri Salasari” dan “Basma”. ---$€£¥--- | BAB 4 | Sejarah Ekonomi Islam di Aceh ceh pada masa lampau merupakan wilayah kesatuan dari beberapa kerajaan-kerajaan Islam. “Islam di Aceh Masuk dan Berkembangnya Hingga Abad XVI”. kerajaan ini kemudian lebih terkenal dengan nama “Kerajaan Soudu”. Ibid. Bank itu akan membiayai lembaga-lembaga komersial dan lembaga-lembaga pembangunan di negara-negara tersebut. dan Perlax. Negeri Lingga. Kerajaan Indera Purba. hlm.5 Wilayah keenam kerajaan tersebut kemudian dipersatukan oleh Sultan Husain Syah yang memerintah Aceh Darussalam pada tahun 870-885 H (1465-1480 M). 189. Studi tersebut juga meng-gambarkan pembentukan suatu badan penanaman modal dan pembangunan di negerinegeri Islam. Proyek "Kuwaiti Investment House" yang mendahului studi yang dilakukan di Mesir dan juga karya dari al Araby dan Siddiqi. Badan tersebut hanya berupa lembaga perbankan atas dasar kongsi yang melakukan penanaman modal pada berbagai kegiatan usaha atas dasar mudarabah. 4 Bandarnya terkenal dengan nama “Lamuri” (asal sebutan Lam Urik). Ia mencakup pengumpulan dan penyaluran dana zakat dan penyediaan pinjaman tanpa bunga dalam jangka terbatas. 2 Kerajaan Samudera Pasai. hingga kepada bentuk kekuasaan 1 Nama Perlak dalam buku-buku tulisan bangsa asning ditulis dengan nama Plik. diantaranya yang paling terkemuka adalah Bank Pembangunan Islam di Jeddah. Lihat Wan Hussein Azmi. 1 Kerajaan Samudera. Kerajaan-kerajaan Islam itu adalah kerajaan Islam Perlak. (Bandung: Al Ma’arif. dan Negeri Isak (Gayo) Aceh Tengah (sekarang). Bank juga menyelenggarakan kegiatan komersial antara negeri-negeri Muslim dan non Muslim. Baru-baru ini sejumlah bank telah didirikan dengan prinsip untuk menghindari bunga dan memajukan cita dan citra Islam. Hasjmy. di samping berfungsi sebagai lembaga clearing untuk transaksi antar negeri-negeri Islam. 6 Ibid.296 Ekonomi Islam: Sejarah. 3 Kerajaan Pidie. Ibid. masih sangat terbatas ruang lingkupnya. Perlix. juga ada yang menyebutnya dengan “negeri Indera” (negeri Alas). Suatu ciri yang luar biasa dari proyek itu adalah rancangan pencegahan yang sangat teliti tentang cadangan kemungkinan kerugian dan pembagian keuntungan yang ditujukan untuk melindungi kepentingan para nasabah dan pemegang saham bank. 190. Ibid.6 Perjalanan Aceh sebagai sebuah wilayah memiliki sejarah yang sangat panjang. hlm. 3 Disamping bernama negeri Teumiang. 5 Bandarnya terkenal dengan nama “Kantoli” . Ibid. 2 Kerajaan Teumiang.. A .4 dan Kerajaan Indera Purba. Oleh Ptolamueus dinamakan “Argure”. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 65 lembaga-lembaga pembangunan dan lembaga-lembaga keuangan berasaskan zakat di negeri-negeri Muslim. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. 1981). dalam A.

maka peminjaman untuk usaha adalah suatu yang kontradiktif apabila suatu "pinjaman" tidak bisa memberikan keuntungan di dalam hukum Islam.66 Ekonomi Islam: Sejarah. Hasjmy dalam penelitiannya tentang keberadaan kerajaan Perlak. Dari adanya penemuan mata uang yang berasal dari Lihat Undang-undang Pemeritahan Aceh. pusat pemerintahannya berada di tepi pantai dan setiap kerajaan Islam mengutamakan pembangunan pelabuhan sebagai pusat pelayaran dan perdagangan. apabila wesel tersebut tidak dilunasi oleh penarik pada hari jatuh temponya.54 Sebagai 'alternatif kita bisa mencoba untuk menetapkan suatu tingkat keuntungan dari dana-dana yang dibayar di muka. 10 Ibid. Teori. dengan menyandang nama “Nanggroe Aceh Darussalam” dan memiliki predikat otonomi luas. Beberapa penulis secara tepat menunjukkan bahwa suatu pengaturan keuntungan dapat diterapkan pada kebanyakan penarikan wesel. Perdagangan internasional adalah cirri yang paling menonjol dalam perekonomian kerajaan-kerajaan Islam. Merumus-kan usaha dagang sebagai suatu kegiatan yang ditujukan untuk mendapat untung. Kini.8 Perlak sebagai sebuah Negara (kerajaan) Islam. dalam A. Hasjmy adalah mata uang perak bernama “Kupang”. dapat dipastikan memiliki struktur sosial dan ekonomi yang lengkap. Tak hanya itu. 9 Ibid. juga mem-perinci ciri-ciri yang sangat menonjol dari bankbank sentral dan perbankan intemasional. hlm. Hasjmy. tak beda dengan bunga dari jumlah yang dipinjam.. A. karena jumlah jasa bank sama besar dengan ongkos yang benar-benar telah dikeluarkan untuk melayani pinjaman tersebut. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. 146. juga dibuktikan dengan adanya mata uang sebagai alat tukar yang rersmi. Nanggroe Aceh Darussalam adalah satu-satunya propinsi yang mempunyai hak untuk pemberlakuan hukum Islam. lembaga-lembaga komersial. seperti juga pada penentuan tingkat prosentase bunga. telah menemukan 3 jenis mata uang yang pernah dipergunakan dalam masa kekuasaan kerajaan Islam Perlak. mungkin hal itu diserah-kan pada ketentuan pasar.10 Mata uang yang lain yang ditemukan oleh A. Hasjmy adalah mata uang tembaga (kuningan). Maksud dan pengaruh dari suatu potongan harga adalah berbeda. yang dapat digunakan untuk menutup risiko atas hutang-hutang yang mungkin tak dibayar. dilakukan dengan penggunaan sarana "kooperasi asuransi" yang kepadanya "peminjam memberi sumbangan sejumlah premi tertentu untuk menutup resiko yang mungkin terjadi. Alt Abdur Rasul tidak mengemukakan apa pun tentang besamya tingkat potongan harga. (Bandung: Al Ma’arif.. hlm. di kerajaan ini terkenal adanya pelabuhan yang bernama Bandar Khalifa sebagai pusat bisnis import dan eksport. Kata “Al A’la” merupakan kependekan dari putri Nurul A’la. Mata uang ini dipastikan oleh A. Aceh disebut sebagai sebuah propinsi dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Uzair me-nganjurkan "jasa bank" atas dasar tiap transaksi. Lamuri dan Pasai”. pada kedua sisinya bertuliskan huruf arab. Tapi barangkali tidak mungkin menerapkan hal itu pada banyak kejadian. mengingat bahwa "pemecahan suatu problema usaha hams dicari pada kegiatan usaha itu sendiri. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 295 lainnya. dan bukanlah sebagai suatu isyarat kebajikan". Demikian halnya dengan Perlak. dalam satu sisi kepingnya bertuliskan “Al A’la” dan pada sisi lainnya bertuliskan “Sultan”. Hasjmy adalah mata uang yang pernah berlaku pada masa kerajaan Perlak dipimpin oleh Perdana Menteri Sultan Makhdum Alaidin Ahmad Syah Jauhan Berdaulat. Pada satu sisinya bertuliskan “dhuribat mursyidan”. Oleh karenanya hampir di seluruh Kerajaan Islam. di samping menyediakan modal atas dasar muda-rabah. Kemudian mata uang yang ketiga yang ditemukan A.Studi yang dilakukan orang-orang Mesir. asal peminjam mau membayar kembali pinjaman tersebut.56 Orang akan heran bagaimana usaha perkreditan dapat menjadi urusan dagang. A. Bank intemasional akan ber-tindak sebagai penghubung antara perbankan nasional. sejak tanggal 10 s/d 16 Juli 1978. Mata uang yang ditemukan itu adalah mata uang dirham. hlm. . Hasjmy. Pemecahan problem hutang-hutang yang mungkin tak dibayar." Dan zakat merupakan sumber lain.7 Ekonomi Masa Kerajaan Islam Peureulak Kesimpulan Seminar Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Aceh yang berlangsung di Aceh. dan pada sisi lainnya bertuliskan “Syah Alam Barinsyah”. 1981). 143. menegaskan “Bahwa Kerajaan-kerajaan Islam pertama adalah Perlak. 150. 8 7 surat wesel. pada saat bunga dilarang. Kedua faktor ini merupakan bagian dari kemajuan sebuah peradaban dan kebudayaan dalam suatu wilayah. Uzair menganggap tingkat keuntungan tahunan pada suatu jenis usaha dapat dipakai sebagai dasar untuk meng-hitung tingkat panjar yang diberikan untuk jangka waktu satu sampai tiga bulan. Uzair menolak ide untuk penyediaan kredit jangka pendek sebagai pemberian jasa cuma-cuma. Untuk pinjaman jangka pendek kurang dari sebulan.9 Perihal kepastian suatu kerajaan Islam Perlak di masa lampau telah memiliki struktur ekonomi yang lengkap. Bank-bank lokal melakukan penanaman modal secara langsung. Kebutuhan untuk "modifikasi secara konsepsional kerangka perekonomian yang cocok dengan persyaratan ekonomi Islam"57 tidak dapat dibatasi hanya pada konsepsi modal saja. tanpa memperdulikan untung rugi usaha yang dibiayai.58 Konsep mengenai "pinjaman" juga termasuk dalam keperluan ini.55 Bank tidak akan mendapat suatu imbalan untuk suatu pinjaman. “Adakah Kerajaan Islam Perlak Negara Islam Pertama di Asia Tenggara”.

pasar dan mata uang. di SamuderaPasai. dengan alasan yang jelas bahwa itu sama saja dengan mem-bebankan bunga.52 Kelanjutannya ialah bila suatu pinjaman tidak benar-benar dibayar. Pelabuhan Samudera dalam jalur perdagangan Selat Malaka adalah jalur perdagangan Ibid. ada sebuah mata uang dirham yang bertuliskan “Mansur Maliku’l Zahir”.J.12 Menurut Ibrahim Alfian. 13 Di lokasi makam raja-raja Pasai ini.J. H. Bank bisa memberikan uang tunai kepada kreditor dan menjadi orang yang mendapat bagian keuntungan dari pembeli atas dasar mudarabah. Teuku Ibrahim Alfian. 4. Cowan. seperti mata uang dan batu nisan telah mengalami nasib yang tragis. Aceh Utara. lokal dan umum". Land-. banyak peninggalan sejarah. yang artinya uang yang terbuat dari perak. dirham adalah mata uang Samuder-Pasai. Atau alternatif lain ia dapat menguangkan surat rekening (yang sama jumlahnya dengan pinjaman bebas bunga kepada pembeli). Kronika Pasai: Sebuah Tinjauan Sejarah.Ibid. Terutama untuk masalah perdagangan. rancangan yang diusulkannya memiliki beberapa ciri yang nyata berbeda.-.K.cit. bandar. Dari koleksi dirham yang dimiliki oleh kolektor benda bersejarah. sesuatu yang tidak menyenangkan hati bagi yang mendengarnya. Beratus-ratus keping uang emas peninggalan bersejarah ini hilang dalam panci pemanas emas di toko-toko Cina. "Studi yang dilakukan di Mesir mengenai pendirian sistem perbankan Islam menggambarkan suatu dana zakat dan sebuah "dana Islam. dengan syarat bahwa kedua belah pihak nasabah yang bersangkutan memiliki neraca rata-rata tahunan dalam rekening korannya pada bank tersebut yang berjumlah sekian persen dari nilai rekening. Walau Ali Abdur Rasul menggunakan pendirian Imam Malik sebagai pegangan mendapat penilaian dari para ahli hukum Islam. hlm.57 gram. maka tidak ada pula imbalan. UntUk para pemegang "rekening tabungan" ditawarkan juga fasilitas overdraft tanpa bunga. 1973). dirham. Teori. Tidak akan ada keberatan jika bank diperkenankan untuk memungut jasa bank yang masuk akal sebagai imbalan dari suatu pinjaman tanpa atas kerajaan Perlak. Neraca rata-rata dalam rekening giro seorang pemohon kredit dapat merupakan suatu dasar untuk pemberian overdraft. Ada pun mengenai pinjaman tanpa bunga kepada umum. sebagai imbalan dari jasa bagi dilaksanakannya pembayaran hutang". maka nelayan pembuat garam kemudian menjualnya ke tukang emas orang Cina di Pasar Geudong untuk dilebur menjadi subang. hlm. hlm. ternyata tidak hanya menjadi alat tukar dalam perdagangan semata. 13 Teuku Ibrahim Alfian. Samudera-Pasai sudah memiliki pelabuhan. Bayangkan saja. 4. 14 Teuku Ibrahim Alfian. para pembuat garam sering menemukan dirham di sekitar kompleks makam. Mata uang ini juga menjadi alat perekam kejadiankejadian politik. en Volkenkunde (1938). Ali Abdur Rasul membolehkan pemberian potongan harga pada penyerahan kwitansi tagihan. masih menurut Ibrahim Alfian. Pemegang rekening giro ditawarkan di samping pem-bebasan biayabiaya pelayanan bank.53 Pan-dangan ini tidak mendapat dukungan di dalam kepustakaan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 67 bank. di wilayah Geudong. suatu bentuk lain dari kredit jangka pendek. "suatu bagian dari keuntungan yang diperoleh bank sesuai dengan besarnya jumlah kontribusinya. di samping bagian khusus mereka dalam keuntungan atas dasar mudarabah. Walaupun nilai-nilai pokok dari bank model itu tetap sama seperti diuraikan di atas. pinjaman bisa diberikan dari dana zakat. pelabuhan Samudera adalah bukti perkembangan masyarakat dan negara yang sudah kompleks. adalah juga sebuah masyarakat dengan struktur yang lengkap. Seperti yang dicatat dengan seksama oleh Ibrahim Alfian.14 Mata uang dirham. sesudah hujan turun. 15 Lihat H. namun karena pemerintah tidak menghargai penemuan ini. 18. Di sekitar makam-makam raja Pasai. dalam Kronika Pasai…. (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. di mana mata uang itu adalah dirham dan dinar." Mereka diberikan prioritas berupa jasa-jasa bank.. di Negeri Belanda. 15 Menurut Cowan. Ibid. Uang emas ini beratnya 0. 25.11 Ekonomi Masa Kerajaan Islam Samudra Pasai Kerajaan Samudera-Pasai. pene-rimaan surat penarikan wesel. dilihat dari perspektif ekonomi. sebagaimana dikutip oleh Ibrahim Alfian. hlm. dapat diketahui bahwa Malik Al-Zahir adalah gelar yang dipakai oleh sebagian besar keturunan Sultan Malikussaleh. 12 11 . Bisa dicatat. sebagaimana ditemukan oleh Dr. H. hlm. bahwa Maududi dan Siddiqi menganjurkan hal yang sama. dirham maknanya adalah uang dari emas. Loc. namun suatu tinjauan menge-nai implikasi ekonomi dari anjuran lebih banyak manfaat-nya buat penyelidikan kita. Selain itu.. di samping mengorganisir fungsi perbankan biasa berdasarkan prinsip mudarabah. juga lain-lain jasa bank seperti letter of credit (L/C).294 Ekonomi Islam: Sejarah. “Bijdrage tot de kennis der Geschiedenis van het Rijk SamoedraPase”. pada tahun 1953 harganya hanya Rp. ditemukan adanya sejumlah dirham. Cowan. Scheffer. kalung dan perhiasan silly lainnya. dari dirham yang ada. Istilah dirham berasal dari kata Arab. 151. Tetapi. terhadap paajar yang dibayarkan atas wesel yang ditarik. mutu 18 karat dengan garis tengah satu centimeter. Metode kedua direkomendasi hanya bilamana cara yang pertama tidak dapat dilaksanakan. Mengenai penarikan surat-surat wesel ada dua jalan diusulkan. seperti "penerimaan surat penarikan wesel" tanpa bunga. Dengan demikian dapat dipastikan bahwa system ekonomi kerajaan Islam Perlak telah mengadopsi system ekonomi Islam yang berlaku di masa Khulafaurrasyidin. 206.. Tijdscrift vor Indische Taal-.K.51 Dasar hukum yang dipergunakan ialah" menyisakan sebagian dari hutang kepada (yang dimiliki oleh) orang yang mengusahakan pembayaran hutang itu kembali (oleh si peminjam).

Seiring waktu berjalan. telah dibahas oleh Siddiqi dalam kertas kerja terbarunya. -agar bank-bank dapat menyediakan kredit jangka pendek tanpa bunga untuk dunia usaha. Pada masa Rasulullah saw abad ke-6. Siddiqi menganjurkan pemakaian "saham" yang di-keluarkan oleh pemerintah untuk membiayai perusahaan-perusahaan pelayanan kepentingan umum sebagai sarana operasi pasar terbuka oleh bank-bank sentral. 2. Mata Uang Dirham Pasai Mata uang dirham adalah bukti sejarah sudah majunya Kerajaan Samudera-Pasai dan pada masa itu tulisan telah dikenal. jika sektor tersebut menciut sebagai akibat dari penghapusan bunga. Demikian pula halnya manusia yang ada di Aceh. Kredit yang dibutuhkan untuk seminggu atau sebulan dapat diperkirakan pada tingkat makro. Sertifikat-sertifikat pinjaman dengan berbagai harga nominal dan jangka waktu pembayaran kembali berbeda-beda. 1423 H edisi ke-1 tahun I (2002 M). Zaman pra-sejarah telah berakhir di Indonesia sejak ditemukannya tulisan di Muarakaman. la juga mengemukakan betapa perangsang itu dapat diterapkan dalam sistem ini. yakni berupa dinar dan dirham yang merupakan mata uang Persia dan Romawi. la menganjurkan pemberian konsepsi perpajakan sebagai perangsang bagi para "pembeli" sertifikat-sertifikat tersebut. Saldo rata-rata rekening pemohon pada bank yang bersangkutan. Problema untuk menjamin keseimbangan antara permintaan untuk pinjaman bebas bunga dan penyediaannya. Kalimantan. sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits: “Abu Bakr Ibn Abi Maryam mengatakan. Kemudian masa itu telah terlewati hingga kemudian manusia dalam melakukan transaksi perdagangan telah menggunakan alat tukar berupa uang logam. 5. dianjurkan sebagai suatu sarana untuk penyediaan dana pinjaman berjangka pendek. baik dengan India. dan dapat ditekan dalam hubungan dengan pinjaman untuk berbagai sektor perekonomian. 4. Penerapan secara diskriminatif rasio pembiayaan kembali merupakan salah satu contohnya. daripada perusaha-an lainnya. Teori. setidaknya sejak sebelum abad ke-2 tersebut. Prioritas sosial yang melekat pada perusahaan. . baik yang tahunan. yang dalam hubungan sosial ekonominya telah mengenal mata uang. Kebutuhan kredit tertentu suatu perusahaan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 293 sangat penting dan termasuk dalam sejarah jalur sutra (silk road) yang merupakan jalur perdagangan luas menjangkau ke seluruh dunia.” 16 Kemudian pada masa pemerintahan Umar Bin Khattab (634644). Cina. Bank diharapkan untuk lebih mengu-tamakan jaminan yang baik daripada yang kurang baik. Tugas untuk mem-bagikan dana-dana yang bisa dipinjamkan ini pada tingkat mikro. 57. pada abad ke-2. Dalam sektor produksi. 3. bahwa ia mendengar Rasulullah saw bersabda: ‘akan datang suatu masa di mana tidak ada lagi yang berguna untuk dijadikan simpanan kecuali Dinar dan Dhirham. yang dikeluarkan oleh pemerintah. peradaban dan kebudayaan itu terus berkembang. dengan demikian peradaban sejarah di Indonesia telah tumbuh dan berkembang. Persia dan sebagainya.916) yang bergaris tengah 23 mm. jauh sebelum Islam datang ke wilayah itu telah ada hubungan dengan manusia lain yang ada di dunia. hlm. Sesuai dengan tulisan yang ditemukan tersebut masih sangat kental dari pengaruh agama Hindu dan bahwa itu adalah merupakan tulisan yang berlatar belakang budaya India (Hindu). dapat dilakukan oleh bank-bank perorangan dengan kriteria sebagai berikut: 1. dan Organisasi Perdagangan Islam dunia yang di organisir oleh Jam’ah al-murobithun. Apakah pemohon kredit telah mendapat pula ke-mudahan-kemudahan jangka panjang dari bank untuk usaha yang sama. jumlah permintaan total untuk pinjaman jangka pendek tergantung dari besamya penanaman modal berjangka panjang dan luasnya kredit perdagangan (kredit yang di-sediakan oleh suatu perusahaan kepada perusahaan lainnya).’ (Musnad Imam Ahmad bin Hambal). dimana uang dinar dengan berat 4. mata uang dinar dan dhirham itu diadopsi menjadi alat tukar yang sah pada masa pemerintahannya.”Dinar dan Dhirham”. membuat dinar dan dhirham sesuai dengan standar Umar’ra. dan pada masa alat tukar “uang” belum ada. Sifat dan j'enis jaminan yang diberikan terhadap pinjaman. Ini dapat dilakukan oleh bank sentral yang akan menjamin suatu penyediaan sebanding dengan permintaan dengan mengendalikan "rasio pembiayaan ulang" dan "rasio pinjaman". bulanan atau mingguan.3 gram terbuat dari emas 22 karat (0. Adalah dalam batas wewenang bank sentral untuk mempengaruhi. di mana beliau juga telah berinteraksi dengan masyarakat Persia dan Romawi.68 Ekonomi Islam: Sejarah. dan lebih melindungi perusahaan langganan. Dengan demikian manusia Indonesia pada masa abad itu telah melakukan hubungan sosial budaya dengan bangsa lain di dunia. baik secara langsung atau pun tidak lang-sung suatu keputusan bank pada tingkat kedua. dimana tidak ada kepentingan 16 …. perdagangan dilakukan dengan cara tukar-menukar barang yang dibutuhkan “barter”. Dan Rasulullah pernah bersabda.50 Kebanyakan permintaan untuk dana lancar dan pinjaman berjangka sangat pendek berasal dari dalam sektor pembiayaan itu sendiri. . hingga Umar bin Khattab menetapkan standar mengenai perbandingan Dinar dan Dhirham dalam kadar berat dan nilai 7 dinar harus setara dengan 10 dhirham. hingga kemudian merambah kepada hubungan ekonomi (dagang). Cahaya Peradaban. dan mung-kin akan dihapuskan.

pada abad ke-19 sekitar tahun 1812-1854. Di samping itu dia juga membahas masalah perbankan intemasional. Teori. Uang gobog Banten terdiri dari berbagai pecahan. juga dikenal uang gobog. Sedang pecahan 1/2 dan 1 terbuat dari perak dan perunggu. pipih yang di tengahnya berlubang segi empat menyerupai uang gobog Cina. cuma berbeda namanya saja dari bunga. Pada abad ke-9. "anjuran untuk menerapkan prinsip hadiah yang dalam fiqih Islam biasa disebut ji'ala. dan fungsi uang di Indonesia sebagai alat tukar diperkirakan sudah ada sejak abad ke-7. dan pada umumnya uang gobog berukir-ukiran atau bergambar binatang. Kemudian di zaman kerajaan Majapahit. berbentuk setengah bulat. Dan terbuat dari bahan tembaga. kemiripan dengan uang gobog Cina adalah menunjukkan telah adanya hubungan antara Majapahit dengan negeri Cina. dan bahwa "untuk men-ciptakan suatu rencana jangka panjang yang dapat dilaksana-kan. Kemudian uang gobog Majapahit tersebut ada juga yang tidak ada lubang. bank industri dan bank tabungan. pecahan 8. Juga di Kerajaan Banten. Siddiqi terutama memusatkan perhatian terhadap segi ekonomis dari bank bebas bunga. terdapat ukiran jambangan dan kepulan asap. terdapat uang reyal atau real yang terbuat dari batu yang digunakan pada masa pemerintahan Sultan Paku Nataningrat dari Kesultanan Sumenep. . dan menempatkan masa-lah hukumnya pada suatu karya terpisah. yaitu kerajaan tertua di Pulau Jawa yang berlokasi di Kediri. sebagai prosentase yang diberikan pada deposito berjangka. dan jenis uang ini diperkirakan dibuat pada masa pemerintahan Sultan Maulana Muhammad Pangeran Ratu Banten. la mem-bahas secara panjang lebar mengenai penciptaan dan penga-wasan kredit. dan ciri-cirinya adalah berbentuk bulat.suatu kedudukan yang dinikmatinya dalam model seperti yang diusulkan oleh Siddiqi dan Abdullah al Araby. di zaman Kerajaan Jenggala. 12. dan alat pembayaran itu disebut khrisnala. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 69 sampai-sampai kerugian yang cuma teoritis. dan saya tidak dapat menemui suatu perbedaan antara keduanya. Di Indonesia sejak masa kerajaan-kerajaan telah juga mempergunakan uang sebagai alat tukar yang sah. telah menimbulkan kesulitan serius mengenai status hukum bank dan pembenarannya untuk mendapat bahagian dari keuntungan. buat saya merupa-kan suatu yang secara logis tidak sehat" (612:91-92). Kemudian dimodifikasi oleh kerajaan Sumenep dengan motif stempel yang berupa huruf 17 Ibid. telah digunakan uang sebagai alat tukar dalam transaksi perdagangan. terdapat ukiran bunga Padma di tengah dalam sebuah bingkai. yang memang pada masa itu telah ramai hubungan perdagangan Internasional. dan garis tengahnya berukuran sekitar 24 sampai 41 mm. Bank tidak lagi me-rupakan partner keria ('amil) dalam hubungannya dengan para nasabah penyimpan uang dan sebagai partner penyedia modal dalam hubungannya dengan para pengusaha pada suatu akad mudarabah . "Bank sentral menyediakan fasilitas pembiayaan kem-bali terhadap pinjaman-pinjaman tanpa bunga yang diberikan oleh bank-bank komersial. diketahui bahwa pada awalnya uang dibuat dari bahan perak. sekitar abad ke-14. berisi nilai-nilai penting dari model bank seperti diuraikan di atas. di mana berbagai rasio pembiayaan ulang uang dhirham dengan berat 3 gram terbuat dari bahan perak murni 925 karat dan berdiameter 25 mm17. yaitu uang gobog Banten. Selain bentuk setengah bulat. sepanjang itu menyangkut hakikat keduanya". terdapat juga uang yang menyerupai uang gobog di Majapahit. Di Kerajaan Sumenep. Hal ini dapat diketahui dari berbagai sumber literatur dan peninggalan sejarah. ada pula uang yang berbentuk segi empat dan berbentuk menyerupai kancing yang bagian sisi mukanya terdapat tulisan dengan huruf sansekerta (Jawa Kuno). pada sisi mukanya. Kahf secara tepat mencatat. 24 dan 48 yang terbuat dari emas. jenis uang ini sebenarnya berasal dari mata uang kerajaan Spanyol.292 Ekonomi Islam: Sejarah. dengan ketebalan 1 sampai 3 mm. bank pertanian. tapi pembahasan singkatnya mengenai perbankan bebas bunga. la memperkenalkan beberapa suratsurat berharga tertentu untuk mengganti ikatan-ikatan dan jaminan-jaminan. Antara lain. Sumbangan utamanya terletak pada sejumlah anjuran-anjuran yang belum pemah kedengaran mengenai bank sentral. sebagai suatu bagian dari strukturnya. Sedang pada bagian sisi belakang. jika bank yang bersangkutan memerlukan dana tambahan untuk mempertahankan likuiditasnya. pembiayaan barang-barang konsumen dan pembiayaan untuk kegiatan pemerintah serta penyediaan pinjaman-pinjaman jangka pendek tanpa bunga untuk dunia usaha. la berusaha memecahkan kesulitan ini berdasarkan pandangan hukum fiqh tertentu yang penerimaannya secara umum sangat diragukan. sekitar tahun 856 hingga 1158. Walaupun sebagian besar dari karya Abdullah al Araby mengemukakan keburukan-keburukan bank yang ada sekarang. Dikemukakan bahwa "rasio pembiayaan kembali" akan merupakan sarana untuk menutup kredit dalam sua-sana inflasi dan merupakan alat untuk pengawasan kredit selektif. Dari penemuan sejarah dan sumber literatur. Besamya bantuan yang diberikan oleh bank sentral ditetapkan atas perbandingan dengan pinjaman yang diberikan oleh bank-bank komersial" (158:105). Jawa Timur. 16. sekitar abad 13. yang dibangun atas dasar hukum yang dibuatbuat. dan semula bentuknya berupa uang logam dari bahan perak. Uang khrisnala terdiri dari beberapa bahan dan pecahan. wayang dan relief yang menggambarkan cerita rakyat pada masa itu.

Teori. dan dinamisme bisa diperkenalkan dan proses pengembangan bisa dimualai dengan memanfaatkan tata nilai dan tradisi Islam. “angka" atau "bunga mawar". Fasilitas kredit dan kertas-kertas berharga dibahas dalam suatu konteks sangat terbatas tentang cara bekerja satu bank tanpa bunga ditengahtengah lembaga-lembaga yang berdasarkan bunga. sesuai tulisan dan angka Arab di sisi bagian belakang sanat 1256 18(mungkin maksudnya tahun 1840). Pencurahan pemikirannya pada segi hukum dan bukan segi ekonomi dari berbagai pengaturan yang dianjurkannya. maka bank model Baqir adalah suatu lembaga keuangan perantara yang tidak secara langsung berperan serta dalam perusahaan produksi. pada tanggal 9 April 2002 Prof Ibrahim Alfian yang menjadi promotor untuk penganugerahan gelar doktor honoris causa UGM kepada Sultan Brunei Hassanal Bolkiah di mana secara pribadi. Oleh karena itu karyanya tidak menjawab masalah teori melainkan persoalan yang lebih luas. uang dinar yang terbuat dari emas dikenal pada masa pemerintahan Sultan Hasanuddin. yaitu pada masa Sultan Malikussaleh sebelum menjadi sultan. walaupun dalam prinsip.40 mm. mata uangnya bernama dirham. (Jakarta: Ichtiar Van Hoeve. hamba hendak perkenakan ia. mempunyai pengaruh yang sangat dalam atas seluruh karyanya. Dan ciri-ciri dirham Aceh. ia membahas berbagai cara yang "sah" bagi bank untuk membebankan biaya tertentu (ji'ala) yang merupakan suatu cara yang berliku-liku untuk menjamin pendapatan yang pantas untuk bank itu . kesungguhannya untuk membebaskan para penabung deposito dari kerugian. Dan pada Kerajaan Gowa di daerah kepulauan Sulawesi. Sebuah Tinjauan Sejarah. bergaris tengah 810 mm. 4. Ibid. tetapi berfungsi atas dasar bunga. Anjuran seperti itu. pada masa Kesultanan Aceh Raya Darussalam. Berbeda dengan bank model Najjar. maka diupahnya oleh Meurah Silu akan mereka itu dengan emas dan perak…. 248. Sedang pada sisi belakang terdapat angka tahun Arab. Dirham bisa mencapai 50 jenis. 1973). barang-kali secara moral tidak bertentangan bagi orang-orang tertentu. Sebagai contoh. Semua dirham Aceh berhuruf Arab di kedua sisinya.marilah kita muslihatkan kerbau jalang yang tiada berguna pada tuan-tuan sekalian itu. Kronika Pasai. yaitu berbentuk bulat pipih. Di sana tertulis kalimat.22 Dan sebagai bukti juga. dan bank-bank serta lembaga-lembaga keuangan lainnya dengan siapa bank tanpa bunga ini harus berhubungan dan bersaing.sendiri sesuatu yang mungkin dapat dicapai dengan pendekatan langsung. hlm. beliau menyerahkan kenang-kenangan sekeping mata uang mas kuno yang dulu dipakai di Samudera-Pasai. Model bank tanpa bunga yang di-kemukakannya adalah bahagian dari pokok pikiran yang lebih luas ini. sehingga kemacetan bisa diakhiri. sejak pemerintahan Sultan Muhammad Malik az-Zahir (1267-1326). Karya Baqir merupakan jawaban dari suatu daftar per-tanyaan dari sekelompok orang di Kuwait yang ingin mengetahui bagaimana caranya membuka usaha bank tanpa bunga. 22 Ensiklopedia Islam. Di Sumatera. Ini merupakan pernyataan resmi Istilah sanad berasal dari bahasa Arab yang artinya “bukti pembayaran”. Faktor lain yang menonjol dari bank model Baqir. yakni di Sulawesi Selatan. 21 Teuku Ibrahim Alfian. berkenaan dengan alat tukar ini ditemukan berupa mata uang Kerajaan Jambi yang diperkirakan dibuat pada tahun 1840. sesuai periode pemerintahan raja-raja di Aceh. 1256 Hijriyah. 20 Teuku Ibrahim Alfian. tebal 1. la terutama memusatkan perhatian pada pembenaran jaminan ini me-nurut hukum dan tidak mendalami alasan ekonominya. (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. 1994). berdiameter sekitar 20. la bahkan menganjurkan supaya bank itu men-depositokan uangnya pada bank lain (yang berdasarkan bunga) supaya mendapatkan bunga untuk memenuhi kebutuhan tertentu.45 mm. sedangkan pada sisi belakang menyebut nama Sultan al-Adil. hlm. sekitar abad ke-17. 19 18 yang terbelakang dari negara-negara Islam.70 Ekonomi Islam: Sejarah. pembiayaan konsu-men dan pembiayaan kegiatan pemerintah. kecuali yang dikeluarkan pada masa Sultan Salah ad-Din (1405-1412). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 291 Arab "Sumenep". la beranggapan bahwa ia harus menerima sebagai hal yang diketahui kenyataan yang hidup di Kuwait dan dimana saja. memerintah dengan peri keadilan.19 Dan adapun di Kerajaan Samudera-Pasai alat tukar yang dikenal adalah uang dirham yang terbuat dari emas. Kerangka referensinya juga tidak disertai suatu pern-bahasan mengenai pengawasan kredit. namun yang penting untuk studi ini adalah ketiadaan relevansinya bagi perekonomian Islam. pada sisi muka semua menyebut Sultan dengan gelar Malik Az-Zahir. Sedangkan dirham Aceh yang dibuat 2 abad sesudahnya memiliki ukuran lebih besar 12-14 mm. di mana masalah intinya adalah altematif yang dapat bertahan sebagai ganti dari pengaturan yang ada sekarang yang berlaku secara universal. Pada sisi muka terdapat tulisan "Sultan Hasanuddin" dengan menggunakan huruf Arab. ialah bahwa para nasabah penyimpanan dibebaskan dari risiko rugi. yaitu berbentuk bundar pipih sekitar 1 mm. hlm. Gambaran yang diberikan Baqir pada lampiran ketiga dan kelima. “…. bahwa selebihnya dari sistem itu berlangsung terus atas garisgaris yang bukan Islam. Di masa jaya kerajaankerajaan Aceh abad 13 sampai 18. Kerajaan Gowa. sebagaimana kisah dalam Kronika Pasai. Ciri uang “real batu” Sumenep ini bentuknya tidak beraturan dan terbuat dari bahan perak campuran. 44.”21 juga pada masa Sultan Muhammad Malik az-Zahir (1267-1326) hingga abad ke-18. dan sama seperti uang dirham Aceh. "Masa itu satuan uangnya disebut dirham. Dan ciricirinya.20 Jenis uang ini digunakan pula pada masa kejayaan kerajaan-kerajaan Aceh dari awal abad ke-13. . bagaimana bank-bank akan be-kerja di dalam masyarakat Islam yang bebas bunga.

24 Semula orang-orang kesultanan Samudera-Pasai tiada dapat mengetahui potensi sumber daya alam tersebut. Bank itu secara aktif terlibat dalam berbagai proyek pengembangan tidak atas dasar mudarabah. 6 Mei 2003. suatu lembaga atas dasar kooperasi dan sekaligus suatu organisasi pelayanan sosial. Muhammad Uzair dan Ibrahim Dasooqo Abaza. 27 Dari hikayat raja-raja Pasai ini dapatlah diketahui bahwa kemajuan peradaban Samudera-Pasai sudah demikian tinggi. Dan usaha pertambangan itu bermula dari adanya temuan dari seseorang yang berasal dari benua Keling yang datang untuk berniaga ke Samudera-Pasai. 25 Teuku Ibrahim Alfian. Kompas. 28 “Samudera-Pasai-kerajaan”. melainkan atas dasar partnership. dan sumbangansumbangan pribadi yang mengambil tempat yang penting. yakni emas dan bernama dirham. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 71 Mannan.. Penabung sebagai nasabah mudarabah dapat dibebaskan dari risiko rugi. Janji tersebut dicantumkan dalam keping uang sebagai tanda jaminan. . la ber-anggapan bahwa reorganisasi bankbank tanpa bunga. atas keseluruhan penanaman modalnya. di Selat Malaka. Loc. Tanggung jawab atas kerugian modal yang terjadi akibat transaksi antara bank dengan pengusaha menjadi beban bank. Bank-bank itu merupakan mata rantai lembaga yang didesentralisasi dengan ciri-ciri yang sama dengan bank lokal. Buku pelajaran A. sehingga disebut sebagai kerajaan maritim. sesuai dengan persentase yang telah diumum-kan bank sebelumnya.49 di samping kertas-kertas kerja yang disampaikan pada Konperensi Ekonomi Islam di Mekkah. Saya (Ibrahim Alfian) berharap. Setelah adanya aktifitas penggalian yang berhasil ditemukan hanya lima situs (lima medan). yang akan kita bicarakan sekarang. Loc. Kerajaan Samudera-Pasai memiliki akan kehidupan perekonomiannya dari perdagangan. Lebih banyak sumbangan yang diberikan pada awal dasawarsa 70-an.290 Ekonomi Islam: Sejarah. Keuntungan perusahaan dibagi dengan bank membagi keuntungan ini dengan para penyimpan pada rekening mudarabah. karya-karya yang disebutkan pertama menggambarkan bank terutama sebagai lembaga perantara yang mengerahkan simpanan dari masyarakat atas dasar bagi keuntungan (mudarabah) dan membantu para pengusaha atas dasar yang sama.cit. 27 Teuku Ibrahim Alfian. 57.Mataram”. 26 Teuku Ibrahim Alfian. Mustafa Abdullah al Hamshari dan Sami Hamud. Posisi berbeda diambil oleh Baqir yang di-catat dibawah ini. 23 Julius Pour. Sehubungan dengan hal itu maka usaha pertambangan pun pada masa kesultanan Samudera-Pasai telah berkembang sebagai upaya pemenuhan bahan baku untuk pembuatan uang dan perhiasan dari logam mulia tersebut. akan tetapi tidak mempunyai basis agraria. Tidak ada keuntungan diberikan pada para penabung semacam ini dan malahan dari mereka bisa dipungut atau dibebankan dari biaya jasa-jasa. Bank-bank menurut Najjar adalah lembaga-lembaga yang tdidirikan untuk memajukan tabungan dan melaksana-kan tugas-tugasnya yang berguna di sektor desa. sesuai dengan diversifikasi pena-naman modal yang dilakukannya. 28 Samudera-Pasai secara geografis berada dan menguasai jalur perdagangan yang sangat penting. walaupun bank itu tidak mungkin menanggung kerugian.cit. alat tukar sudah terbuat dari logam mulia. Issa Abdouh telah menulis mengenai hal yang sama. seba-gai bagian dari usaha perombakan bentuk ekonomi raja-raja Samudera-Pasai bahwa mereka akan mengelola negaranya dengan berkeadilan. dalam Ensiklopedia Islam…. termasuk studi yang cukup lengkap dari Gharib al Gammal. Pelabuhan dan Perdagangan Samudera-Pasai sebagai pendapatan untuk kerajaan bersumber devisa yang mengandalkan dari hasil perdagangan. Bank juga bisa menerima uang simpanan dalam bentuk giro biasa."23 Pada masa kesultanan Samudera-Pasai di bawah kekuasaan Sultan Malikussaleh. Najjar tidak membahas pokok-pokok. 24 Teuku Ibrahim Alfian. teladan termaksud masih tetap dilestarikan sampai sekarang.. Teori. hlm. Bank diwajibkan untuk memberikan pinjaman jangka pendek tanpa bunga dalam jumlah terbatas. Bank-bank ini memiliki "Dana Pelayanan Sosial". Op. Demikianlah pokok-pokok penting dari model bank.Dengan pengecualian rancangan Najjar. Loc. Loc. “Teuku Ibrahim Alfian: Keterikatan Samudera Pasai. lainnya yang menyangkut perbankan komersial dan bank-bank lainnya yang menyangkut perbankan komersial dan bank-bank sentral. dan Samudera-Pasai adalah merupakan sebuah kerajaan yang terkenal dan maju yang dikarenakan oleh perdagangan dan pelayaran.cit. dengan diperlengkapi oleh Sultan segala alat perlengkapan untuk keperluan aktifitas pertambangan itu. Juga Dr. yang melekat kepada mereka secara prinsipal. dengan janji akan membayar kembali atas permintaan. 26 Dari aktifitas penggalian atas potensi pertambangan yang semula di laporkan kepada Sultan ada tujuh situs sesuai dengan prediksi orang benua Keling. yang menggalakkan penerimaan zakat dari masyarakat dan menyelenggarakan pelayananpelayanan sosial di daerah sekitarnya.cit. bahwa di dalam negerinya ada tujuh situs penggalian emas. dengan sejumlah cara-cara yang praktis.cit. pelayaran dan perkembangan Islam. Mannan mengenai ekonomi Islam memuat bab tersendiri mengenai masalah ini. 25 Setelah Sultan Malikussaleh menerima laporan dari para pembantunya mengenai adanya potensi sumber daya pertambangan dan kemudian Sultan Malikussaleh mengadakan konfirmasi dengan orang yang berasal dari benua Keling tersebut. kemudian Sultan Malikussaleh memerintahkan kepada orang benua Keling tersebut dan dibantu oleh para pekerja yang di tunjuk Sultan untuk memulai aktifitas pertambangan.

29 Samudera dan Pasai.cit. Karena bank menurut pengertian-nya merupakan usaha komersial. Dalam pada itu kita memiliki proyek "Kuwaiti Investment House" (Baitui Maal Kuwait) dan beberapa karangan berkala yang disumbangkan oleh Shaibi.47 Kita telah meneliti anjuran di atas. Kronika Pasai….. dan bangkit kembali walaupun dalam keadaan terdesak. Samudera-Pasai memang merupakan suatu daerah yang amat penting sebagai penghubung antara pusat-pusat perdagangan di Nusantara. Abdullah al Araby.. Menurut pendapat Ibrahim Alfian. yang merupakan lembaga besar pertama menurut jenisnya dalam sejarah. Loc. India. Mahmud Ahmad. Sudan terang bahwa Abu Saud tidak berusaha untuk menye-Udiki secara terperinci. 33 Perang Pasai-Siam terjadi dan berlangsung kurang lebih dua bulan lamanya setelah Samudera-Pasai menolak keras permintaan pemberian “upeti” kepada kerajaan Siam. dan akibatnya menjadikan semangat untuk bertempur pasukan perang SamuderaPasai. bukanlah kerajaan primitif karena sistem perdagangannya sudah maju dan kompleks. Op. juga dikemukakan oleh Dr. Samudera dan Pasai. hlm. 32 Teuku Ibrahim Alfian. Pandangan bahwa mudarabah tidak dapat memberi-kan suatu altematif bagi bunga dalam kaitan dengan reorga-nisasi perbankan. yang berada di pantai Aceh Timur yang bernama Kuala Majapahit.. Talak Sejang mati terkena panah. merupakan bahaya inflasi terpendam yang tetap pada penerapan sistem ini.45 Ini dikaitkan dengan permintaan yang meningkat untuk pinjaman bebas bunga dan kemungkinan sewaktu-waktu adanya pelepasan uang tunai yang tertumpuk pada bursa efek dan valuta. Akhirnya dalam pertempuran yang sengit itu Panglima perang Siam. Kronika Pasai…. sering dipergunakan berlabuhnya kapal-kapal dagang dan juga sering dipergunakan sebagai tempat penyelundupan barang-barang dari luar Samudera-Pasai. Samudera-Pasai adalah negara maritim di mana perekonomiannya mengandalkan sektor perdagangan dan pelayaran. semuanya membimbing kita pada penerimaan Piagam Bank Pembangunan Islam dalam tahun 1974. Adanya penyelundupan menandakan pajak yang biasanya dikutip oleh syahbandar berusaha untuk dihindari. yang dengan secara baik bisa diterapkan dengan cara mengadakan pungutan pajak uang yang beredar.42 la menganggap bahwa "reorganisasi semacam itu akan menjurus bagi tum-buhnya suatu "pasar gelap" dimana bunga akan muncul kembali43 Apabila para pembesar negara benar-benar berhasil secara hukum mengadakan larangan atas bunga. 33 Ibrahim Alfian.48 dan kegagalannya untuk memperhatikan karya-karya yang lebih sistematis yang diterbitkan dalam dasawarsa 60 dan 70-an.72 Ekonomi Islam: Sejarah. Ensiklopedia Islam……. Penilaiannya terhadap model bank ini sebagai "Aliran Mawdudi Qureshi". Op.. Cina dan Arab dan memiliki pelabuhan yang cukup baik untuk hal itu. Penyelundupan dalam teori ekonomi.cit. masih tidak terpecahkan. hlm. bahwa dalam Kronika Pasai diceritakan kedua kerajaan. Teori. Siddiqi..cit. yang dibahas secara singkat di bawah ini. . Mahmud Abu Saud dengan dasar pemikiran lain.. 26. Berkembangnya perdagangan kerajaan Samudera-Pasai membuat pengaruh besar di kawasan selat Malaka yang mengakibatkan kerajaan lain yang berkepentingan di kawasan tersebut. berambisi menguasai dan menduduki kerajaan Samudera-Pasai. Diikuti oleh suatu studi di Mesir dalam tahun 1972 dan pertimbangan-pertimbangan yang dibuat dalam Konperensi Menteri-menteri Keuangan Negara-negara Islam di Karachi tahun 1970. para penabung mungldn akan memilih pasaran saham dan membeli andilandil daripada menyimpan uangnya pada bank-bank mudarabah44 Penimbunan harta akan meningkat dan para pejabat moneter akan terpaksa men-cetak semakin lebih banyak uang tunai. sama seperti yang dianjurkan oleh Silvio Gessel.30 Ditinjau dari segi geografis dan sosial ekonomi.46 Pemecahan yang diajukannya untuk mengatasi bahaya-bahaya tersebut terletak pada zakat. 25. Dalam peperangan tersebut Samudera-Pasai mengalami serangan hebat dan hampir mengalami kekalahan hingga membuat Raja Samudera-Pasai turut serta ke medan pertempuran. hingga setiap kapal asing yang mengangkut barang dan masuk dalam pelabuhan Samudera-Pasai dikenakan pajak sejumlah 6 persen. Sehingga membuat kerajaan Siam memerintahkan panglimanya. Suatu contoh yang matang dan lengkap mengenai bank tanpa bunga adalah hasil dari karya-karya yang terbit pada akhir dasawarsa 60-an oleh Dr. Setelah penolakan prinsip-prinsip mudarabah. 25. Talak Sejang dengan membawa seratus perahu untuk berlayar ke Samudera-Pasai dengan tujuan meminta upeti terhadap Pasai. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 289 Keterkenalan Samudera-Pasai ini terbukti dari peristiwa bersejarah Perang Pasai-Siam. 31 Ibid. sehingga membuat armada laut Kerajaan Siam mundur 29 30 Ibrahim Alfian. memastikan yang demikian.cit. 32 Betapa majunya perekonomian Samudera-Pasai dengan perdagangan dan pelayarannya.. Dengan kemajuan kerajaan Samudera-Pasai sehingga terdapatnya para penyelundupan pada masa itu. bertambah makmur. ia mengakhiri uraiannya dengan membolehkan bank memungut "biaya service" bagi pinjaman-pinjaman41 Masalah pokok yang menghubungkan para penabung dengan penanam modal atas dasar yang lain daripada pem-bayaran bunga tetap. Op. hasil dari suatu model bank yang bekerja atas dasar mudarabah. hlm.31 Dengan ramaiannya aktifitas perdagangan dan pelayaran pada pelabuhan di Samudera-Pasai. menandakan adanya sistem dagang yang ketat dengan peraturan-peraturan yang mengikat. Muslehuddin gagal untuk memberikan altematif lain untuk perbankan tanpa bunga. Baqir al Sadr dan Najjar. Huda.

Zona perdagangan ini menuntut adanya infrastruktur pelabuhan di berbagai tempat. 36 Ibrahim Alfian. tak dapat tiada harus menjalani suatu perubahan pada saat ia diorganisir dengan dasar lain dari bunga.. umumnya me-rupakan suatu hasil dari pendekatannya secara hukum yang sempit mengenai mudarabah dan dari kegagalannya untuk menyadari bahwa konsep perbankan itu sendiri. Untuk melihat bagaimana terbentuknya zona perdagangan melalui jaringan pelabuhan-pelabuhan di sekitar Selat Malaka ini. la bertumpu pada pengeluaran saham biasa untuk pembiayaan jangka panjang dan penggunaan dana reksa untuk pembiayaan jangka pendek. yang rupanya se-karang sudah disetujui secara umum. Malaka. bahwa bank Islam tidak mungkin bisa memberikan pembiayaan kepada perusahaan-perusahaan yang sudah menanamkan modalnya sendiri. Pelabuhan di Asia Tenggara. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 73 ini menganut pengertian yang salah tentang mudarabah sebagai penyer-taan dalam keuntungan maupun dalam kerugian oleh peserta usaha. Pandangan ini ditentang dengan mengemukakan kemungkinan peme-riksaan buku mengenai keuangan dan manajemen yang dapat mengatasi hal-hal tersebut. diakui oleh hampir setiap penults mengenai masalah ini. sebagaimana yang pernah dilakukan oleh Bangsa Romawi ketika menaklukkan bangsa-bangsa jajahannya. Dalam keterangannya. Loc. 25. Langkasuka. hlm 264. kalau kita lihat dari ekonomi politik zaman sekarang. Maka Samudera-Pasai. Hal ini secara baik telah dijelaskan oleh Taufiq Shawi. yang di mana Awi Dicu pura-pura berniaga ke Samudera-Pasai dan menyerahkan peti berisi bingkisan yang di dalamnya berisi empat hulubalang yang kuat dan hebat. khususnya dalam jejaring pelabuhan di tanah Melayu. dan mengancam akan membunuhnya apabila pengawalpengawal raja menyerang mereka. Loc.34 Selain kerajaan Siam.288 Ekonomi Islam: Sejarah. Ternyata strategi ini sudah juga dilakukan oleh para ahli-ahli politik dan militer Samudera-Pasai. Ibrahim Alfian menyebutkan strategi yang dilancarkan Awi Dicu. karena hal itu berlawanan dengan prinsipprinsip mudara-bah39. Awi Dicu melancarkan siasat tipu muslihat “kuda troya” yang dengan mudah berhasil menangkap Raja Samudera-Pasai untuk dibawa ke negerinya. Pada artinya. Johor. Awi Dicu untuk mengadakan invasi terhadap Pasai dan menangkap Raja Samudera-Pasai. Takola. sebagaimana dikutip oleh Ibrahim Alfian.cit. Kronika Pasai…. hlm. gagasan tentang AFTA (ASEAN Free Trade Zone) ternyata sudah dimulai sejak abad ke-13 hingga pertengahan abad ke-14. 25. Sejarah Melayu menuliskan bahwa Sjahru’n-Nuwi 35 (tidak disebutkan dari kerajaan mana). dengan demikian para pengawal tak bisa berbuat apa-apa. hlm. telah memerintahkan panglimannya. (1920).. terlebih dahulu kita harus memahami bagaimana perkembangan kebudayaan awal (the isthmian age) di tanah Melayu.37 Salah satu dari perubah-an tersebut adalah suatu peningkatan dari penanaman modal yang sesungguhnya?8 Pada hakekatnya sebuah bank tanpa bunga tidak dapat berfungsi sebagai bank komersial yang murni. Suatu dana reksa adalah sebuah perusahaan investasi yang membeli andil penyertaan dari lain perusahaan industri dan perdagangan. Pelabuhan di Samudera-Pasai adalah bagian dari jaringan dagang yang melalui berbagai pelabuhan-pelabuhan lainnya di dunia. 36 Strategi “kuda troya” ini bukanlah strategi pertama dipergunakan. Dikemukakan juga bahwa perusahaan yang tidak mampu melaporkan keuntungan yang layak akan kehilangan kesempatan untuk mendapat bantuan bank lebih lanjut. Raja Samudera-Pasai akhirnya dibawa ke negeri Sjahrun’nNuwi. Kertas kerja Abdul Hadi Ghanameh dalam tahun 1968 tentang soal perbankan tanpa bunga (392) mengambil jalan yang berbeda dari apa yang menjadi pemikiran lanjut yang telah dikembangkan mengenai permasalahan ini. dari keempat mazhab hukum fiqh Islam. Pemyataan Muslehuddin. kembali ke negerinya. dan jalur perdagangan dibuka kembali dan kerajaan Samudera-Pasai menjadi ramai dan makmur kembali. Sayang sekali buku yang lengkap yang dijanjikan oleh Ghanameh dalam karyanya itu tidak bisa kita peroleh untuk memungkinkan mengadakan perbandingan terperinci antara rancangannya dan rancangan lain. suatu cara yang dapat mencegah praktek-praktek curang sedemikian40 Mengenai penyediaan kredit jangka pendek dalam suatu sistem tanpa bunga. de Roo de la Faille. Menurut P. dan oleh raja. Kronika Pasai…. Trengganu. Kelantan. Selangor. Ibid. Kedah. Samudera-Pasai memperoleh akan kemenangan. merupakan satu kesatuan zona perdagangan yang eksklusif. Ketika peti itu dibuka di depan raja. Teori. bahwa mudarabah dapat dijadikan dasar dari kredit semacam itu hanya untuk batasbatas tertentu.. deel LVIII. 35 34 . Alasan lain yang menentang kelayakan mudarabah adalah ketakutan akan tindakan curang dari lawan usaha bank yang bisa saja mengecilkan keuntungannya. dengan membawa empat ribu hulubalang dan seratus buah perahu.cit. keluarlah empat hulubalang itu dan menangkap raja. tidak punya dasar dalam hukum fiqh Islam. ia disamarkan sebagai pengembala ayam. Penolakan Muslehuddin36 mengenai mudarabah sebagai landasan dari perbankan bebas bunga. dan menyampingkan bukti-bukti yang diajukan yang men-dukung kebalikan dari pendapat tersebut. Pahang. dalam tulisannya di Notulen van Algemmene en Directievergederingen van het Bataviaash Genatschap van Kunsten en Wetenschappen. Ini tentu tidak menutup pemecahan lain seperti dibahas di bawah ini. Sjahrun-Nuwi adalah bekas ibukota Kerajaan Ayodhya di Siam. Singapura dan lain-lain tempat. ada kerajaan lain yang mendengar bahwa perdagangan Samudera-Pasai maju dan makmur. khususnya di Asia Tenggara.

Referensi Qureshi mengenai perbankan tanpa bunga adalah singkat dan berdasarkan suatu pengertian yang salah tentang mudarabah. Malaka. Teori. Naiem Siddiqi lebih cermat. 37 Zaman ini menyaksikan kelahiran beberapa kerajaan seperti Kedah. Kami tidak mengetahui adanya karya mengenai masalah ini yang ditulis dalam bahasa Arab pada dasawarsa 40-an. walaupun singkat. Antara lain akan kedudukan geografi Semenanjung Tanah Melayu di tengah-tengah lalu lintas perdagangan antara timur dan barat yang menyebabkan ia menjadi tempat persinggahan bagi para pedagang. Kalah. karangan Muhammad Uzair berjudul "An Outline of Interestless Banking". Menurut Wheatley. Skema . Dalam konteks ini. simpanan deposito diterima dari umum atas dasar penyertaan. Klang. Perbankan Tanpa Bunga Referensi paling awal mengenai reorganisasi perbankan atas dasar bagi keuntungan sebagai ganti dari bunga dapat ditemuai dalam karya Qureshi. Tidak jelas benar. memiliki kedudukan terkemuka sebagai terbitan pertama yang secara khusus ditulis mengenai masalah ini oleh seorang ahli ekonomi profesional. walaupun terdapat asas bagi kelahiran persekutuan kerajaan tetapi terdapat laporan yang menunjukkan kewujudan sebuah kerajaan yang kuat hingga berjaya menguasai seluruh rantau Segenting Kra di bawah pemerintahannya. la menganjurkan bagian yang lebih besar dari keuntungan untuk deposito berjangka panjang. 38 Ibid. dan membahas secara terpisah bank deposito dan bank dengan nasabah-nasabah pengusaha. Takola.74 Ekonomi Islam: Sejarah. Walau pun merupakan buku kecil dari 21 halaman. Gilani Yousufuddin tidak menyebut masalah ini. demikian juga "amanat" di-bayarkan pula atas permintaan. 1978. Karya Ahmad Irshad juga khusus membahas subjek ini. Temasik. Deposito juga diterima sebagai "pinjaman". Para pedagang dari India dan Arab berminat untuk menggunakan jalan darat meuju Segenting Kra dan itu dipandang lebih efektif dan ekonomis daripada menggunakan lalu lintas laut di Selat Malaka. Pelabuhan-pelabuhan di Kuala sungai di pantai timur ataupun pelabuhan pinggir laut di sepanjang Selat Malaka memberikan gambaran tentang proses urbanisasi di Alam Melayu sebelum kedatangan pengaruh kolonial dan imigran. Sebaliknya lalu lintas Selat Malaka menjadi bertambah penting. bahwa tidak akan ada penciptaan kredit. jelas bahwa muncul beberapa unit bandar yang bersinggungan dengan kawasan pedalaman yang tidak bergantung kepada bandar. Walau bagaimanapun. 1. muncul beberapa tempat tinggal di pinggir pantai dan muara-muara sungai dari bagian utara Segenting Kra hingga Kedah di bagian selatan. Terlepas dari keasliannya. keuntungan dibagi atas dasar keikutsertaan ini. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 287 Menjelang zaman perkembangan kebudayaan awal atau The Isthmian Age. Pada tahap-tahap selanjutnya. yang dirumuskannya secara tepat. dan berisi anjuran-anjuran yang berguna untuk penciptaan dana cadangan agar dapat menyerap kerugian-kerugian. Mahmud Ahmad mendasarkan skemanya atas "penyertaan". Langkasuka dan Tun-sun. Setelah kejatuhan kerajaan Funan. diikuti dengan uraian yang lebih cermat oleh Mawdudi dalam tahun 1950. Naiem Siddiqi dan Mahmud Ahmad pada akhir tahun empat puluh-an. Buku tersebut tidak membahas soal bank-bank sentral dan mengambil suatu pendirian tidak realistis. Pada skema dari Mawdudi. yang dibayar kembali bila diminta. Perkembangan ini telah menyebabkan lalu lintas darat yang telah dirintis antara Segenting Kra hilang kepentingannya. la berisi inti dari semua usul di masa depan dari subjek ini mengenai bank-bank deposito dan bank-bank dengan nasabah pengusaha atas dasar mudarabah. Inilah yang menyebabkan muncul kerajaan di rantau Segenting Kra pada zaman Isthmian Age. dapat disaksikan beberapa pusat bandar seperti Kedah. Ini berlaku karena keadaan geografisnya yang bergunung-gunung serta kawasan berlembah yang berupaya menghalangi kerajaan tersebut meluaskan kawasan takluknya. mengenai hubungan keuangan intemasional. suatu fasilitas terhadap apa yang mereka wajibkan untuk mem-berikan pinjaman jangka pendek tanpa bunga dari dana yang sama. apakah dia membeda-kan mudarabah dari syirkah. Buku itu juga membicarakan Bank Pengembangan Industri. atas dasar mudarabah. 37 Paul Wheatley dalam bukunya. bandar-bandar ini tidak melalui proses pembangunan perbandaran yang berkesinam-bungan dan tidak meletakkan dasar bagi kelahiran sistem pembandaran pada zaman yang seterusnya. Kuala Trengganu dan Johor yang merupakan bandar-bandar utama kerajaan. Mawdudi telah menyatakan dengan tegas peno-lakannya atas pemungutan dan penyaluran dana zakat oleh bank Islam. Lihat Lim Heng Kow. Sriwijaya (Palembang sekarang) dan diikuti oleh kerajaan Majapahit. Tiga karya awal mengenai sistem ekonomi Islam didalam bahasa Urdhu oleh Hifzur Rahman. karena salah mengartikan muda-rabah. la berisi suatu pembahasan yang baik. Dana deposito berupa pinjaman dimanfaatkan oleh bank untuk membantu pem-biayaan para pengusaha. Perkembangan ini telah menyebabkan muncul beberapa bandar dan pelabuhan di kedua belah semananjung Tanah Melayu dan juga Temasek. skema yang dibuatnya ikut salah. di Asia Tenggara beralih ke selatan khususnya dengan kemunculan Dinasti Sailendra. perusahaan-perusahaan ba-ngunan dan pinjaman konsumtif. Dalam suatu studi kemudian Uzair menganjurkan terpusatnya manajemen semua transaksi luar negeri pada bank-bank negara saja. The Golden Khersonese menamakan zaman ini sebagai The Age of City States.38 Terdapat beberapa faktor yang mendorong kemunculan kerajaan di alam Melayu. hlm. Pada awal abad masehi. Kerajaan Funan dan diikuti oleh Kerajaan Khmer terlibat dalam kegiatan perdagangan. jika dibandingkan dengan berjangka pendek.

menyampaikan sentilan yang tidak terlalu keras: "Dalam dekade ini. pelabuhan di Malaka bukan saja merupakan pelabuhan entrepot terbesar di Asia Tenggara bahkan yang terbesar di dunia. servis. maka Wheatley berpendapat “Bahwa pelabuhan di selatan Kedah sudah ada sejak abad abad ke-5 atau ke-6”. Pada akhir abad ke-15. Bahwa antara abad ke-7 dan ke-13. hlm. Kedah berkembang sebagai pelabuhan entrepot yang amat penting. Singapura. Teori. Takola dan Sabana ialah pelabuhan manakal Kole dan Palada merupakan bandar. pemerintah setempat menunjukan komitmen untuk tidak ragu mengembangkan dengan semangat dan keuletan dalam sistem keuangan Malaysia. dan kemudian muncul sebagai pelabuhan entrepot utama di Nusantara. Memperhatikan maklumat tentang bandar Malaka. melayani seluruh tingkatan dari konsumer dan bisnis yang meluas di antara umat Islam dunia. Arab dan India memainkan peranan yang aktif dalam perdagangan di Kedah.000 orang termasuk pedagang asing. Malaysia sudah menjadi negara terbesar yang mengembangkan sistem keuangan bebas bunga di dunia. India dan Arab. Perkembangan kerajaan dan pelabuhan entrepot di Kedah di dorong oleh pertumbuhan dan pesatnya perdagangan antara bangsa. Setelah mendapat perlindungan dari Cina. Meletakkan dasar yang kukuh bagi kelahiran kekuasaan politik di Semenanjung yang berjaya. Ia menjadi tumpuan pedagang dari Arab. Kole dan Palada yan muncul pada abad ke-2. Selangor dan Kedah.. keuangan Islam merepresentasikan multi jutaan dolar industri dengan tingkatan yang sudah sangat komprehensif dari produk. 9." Ptolemy menyebut tentang Takola. Tan Sri Dr Zeti Akhtar Aziz. model Malaysia sudah membuktikan dua hal menghindari risiko spekulasi sebaliknya menciptakan profit untuk nasabah dan disukai investor. Sebuah tembok telah didirikan meliputi seluruh bandar di kaki bukit. Kedah ialah negeri yang tertua di Tanah Melayu. Pemerintah menciptakan Labuan Internasional Offshore Financial Center yang sekarang sebenarnya Islamic Wall Street. istana desa yang didirikan di tengah-tengah dusun dan sawah di lembah Bertam. Dari abad ke-7 hingga ke-11. kemudian Malaka berjaya dan muncul sebagai pelabuhan entrepot yang kaya. melayani Muslim dan non Muslim. Parsi. gambaran tentangnya diperbincangkan secara umum. "Baru saja dalam tahun-tahun ini. Tambahnya Bank Negara Malaysia juga membuka tiga cabang di luar negeri untuk memimpin bisnis bank Islam di dunia.39 Pada masa permulaan berdirinya. Sekarang. Dan 20 tahun dari sekarang. Kebangkitan Malaka pada abad ke-15. Pedagang-pedagang kaya mendirikan rumah mereka di luar tembok tersebut walaupun mereka mempunyai pejabat perniagaan di dalam 39 Ibid. Johor. Sepanjang tahun. Langkasuka dan Ko Lo. Sabana. gubernur Bank Negara. THB Islamic Bank Berhad. sistem keuangan Islam memiliki pengalaman untuk tumbuh luar biasa dan menuju transformasi. Chu Li. India. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 75 yang ingin naik haji. Pelabuhan Kedah merupakan yang terbesar di Semenanjung sebelum kemunculan Malaka. yaitu Tun sun. . 10 tahun kemudian seluruh bank konvensional menawarkan pembiayaan Islam terpisah dari counter bank konvensional sekaligus dan saat itu pemisahan Islamic Clearing House dan Islamic Inter Bank Market (pasar uang dan transaksi antar bank) di Malaysia sudah dimulai. akan membuat fondasi lebih kokoh. penasihat senior Citibank Berhad." Allen Tan. Melalui interview via telefon. Pan Pan. Hong Leong Islamic Bank Berhad. Sementara itu orang laut juga mendirikan tempat-tempat tinggal di tepi laut. Sejak itu bebapa perbankan Islam sudah mendapat lisensi seperti Commerce TIJARI Bank Berhad. kegemilangan Kedah sebagai pusat perdagangan berakhir pada akhir abad ke-11. Cina dan juga dari Alam Melayu. dia mengatakan meskipun sejarah perbankan Islam lebih singkat tetapi sudah berkembang dan melayani kebutuhan ekonomi lebih baik. Paul dan berdekatan dengan muara Sungai Malaka. Kesepakatan perbankan Islam sudah ada 1983. dan Arab. Pahang. produk memuaskan. Pada 1997 Dewan Penasihat Ekonomi Syariah Nasional Malaysia dibentuk. telah muncul persinggahanpersinggahan di Kelantan. Orang-orang Melayu terutamanya golongan imigran mendirikan kediaman di kaki bukit St. Dalam tahun yang sama Bank Islam Malaysia Berhad menjadi bank yang mengajarkan konsep Islam secara penuh. Berdasarkan kepada sumber-sumber arkeologi dan dokumen-dokumen dari Cina. Bank Islam kedua. Trengganu. Chu tu Kun. Dalam Konferensi Internasional Bank Islam kedua yang diadakan Februari lalu. Paul. Bank Muamalat Malaysia Berhad.286 Ekonomi Islam: Sejarah. Sumber-sumber Cina menyatakan bahawa ia merupakan tempat persinggahan yang penting antara Cina. memiliki pandangan yang sama. mulai beroperasi 1999. sedikit kutipan unik dari perundang-undangan dan kemungkinan pertamakali tercapai dari kesepakatan parlemen untuk menciptakan perbankan Islam. yang merupakan akibat dari serangan tentara Chola pada tahun 1025. Istana raja terletak di atas bukit St. Penduduk di Malaka pada masa itu diperkirakan 40. banyak program sudah dibuat dan haknya untuk intens serta fokus oleh Bank Negara untuk mengembangkan Malaysia pada cabang perbankan Islam yang lebih signifikan. Hari ini pasar perbankan Islam dengan cepat membesar. Walau bagaimanapun. India. Sumber-sumber tertulis yang menyebut politisipolitisi awal seperti. Pedagang-pedagang dari Cina. Malaka hanya merupakan sebuah perkampungan nelayan kecil. Hari ini. mendemonstrasikan sebagai sistem yang sangat kompetitif dari intermediasi keuangan.

Malahan dari sistem gadai tradisional dalam Islam esensinya didasarkan kepercayaan pada nasabah untuk membeli satu properti. hlm. "Maksud saya ambil beberapa contoh untuk sekolah biara. Malaysia membuka jalan dengan mengenalkan Lembaga Tabung Haji (LTH. Bandingkan dengan bank konvensional. 145. Malaysia Pilfrim Fund Board) pada 1963 dengan membentuk dasar sektor Islam yang lebih modern. Sivachandralingam Sundara Raja Ayadurai Letchumanan. Mereka meminjam uang untuk properti sebagai sewa. dimungkinkan bahwa Jawa pada masa itu belum memiliki mata uang. tetapi konsep dan mengajar di sekolah biara bermanfaat [dan] saya kira ini harus lebih berusaha keras untuk menciptakan perhatian lebih tentang bank Islam kepada non Muslim. sebelumnya senior treasury di Hong Leong Bank. Dan komoditi yang diperdagangkan antara Samudera-Pasai dengan Jawa. juga melarang Islam menerima bunga (riba. Historical Notes On Indonesia & Malaysia Compiled From Chinese Sources. (Nendelyn/Lichtenstein: Kraus Reprint Limited. 1960). Samudera-Pasai tidak dapat memproduksi jung ataupun lanchera karena tidak tersedianya bahan baku utamanya yaitu kayu jati di daerah ini. pembayaran berhenti.42 Besarnya pajak yang ditetapkan Kesultanan Samudera-Pasai adalah sebesar 1 maze atau 16 tael uang Malaka terhadap setiap bahar barang yang diekspor.P. Perlakuan istimewa terhadap para pedagang Jawa oleh Samudera-Pasai."Perbankan Islam tumbuh dengan trennya dan pasti lebih baik dari yang diharapkan Tan Sri Dr Zeti Akhtar Aziz. Barang-barang impor dari Barat dikenakan pajak sebesar 6%. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 285 bandar. hlm.41 Ekspor dan Impor Selain sebagai pusat perkembangan Islam di Nusantara. Bank mendapatkan keuntungan dari menyewakan properti. gubernur bank sentral Malaysia dengan membuat cabang Bank Islam Malaysia. persetujuan untuk mengambil alih kepemilihan di akhir perjanjian biasanya ditulis dalam kontrak 30 tahun. "Konsep sangat penting untuk kita mengerti. W. SamuderaPasai juga sebagai pusat perdagangan internasional. (Selangor: Pustaka Sarjana. Budak dijual dengan harga lima maze emas. Penetapan itu berdasarkan atau tergantung dari kapal atau jung. misalnya. hlm. praktisi hukum yang menulis buku Legal Aspect of the Malaysian Financial Sytem. pada umumnya jenis komoditi beras dan komoditi dari Samudera-Pasai adalah lada. 311. Ini sesuatu yang saya tekankankan sebab ada banyak perbedaan tentang ini. 40 Selain itu. mengatakan ada empat perbedaan pemikiran dalam Islam yang bisa diinterpretasikan dalam hukum syariah. Jika rumah dijual kemudian. bahkan kedudukan para pedagang dari Jawa mendapat posisi yang istimewa dalam hubungan dagang dengan Samudera-Pasai." Konsep perbankan Islam sudah didefinisikan berubah dan tidak hanya sebagai perencana keuangan untuk orang Islam. Makanan tidak dikenakan pajak. melainkan dengan cukup memberi hadiah saja kepada sultan.43 Pertukaran komoditi yang terjadi antara Samudera-Pasai dengan Jawa. (Selangor: Fajar Bakti. Teori." kata Dato' Dr Nik Norzrul Thani. kumpulan modal untuk bank Islam relatif lebih kecil dengan banyak area sekaligus potensial untuk tumbuh di sini. direktur eksekutif Prime Utilites Berhad Malaysia. hlm. yang juga anggota Bank Sentral Malaysia di Komisi Reformasi Hukum Bank dan Keuangan Islam menambahkan. Ada dua aliran pemikiran dalam Islam. antara beras dengan lada. 41 40 dari industri-industri itu. tahun?). Dia mengatakan. Alat transportasi yang dimiliki oleh Pasai hanya berupa lanchera (kapal kecil) yang diperkirakan hanya ada empat buah itupun didatangkan dari Malaka. Kompas. non Muslim pun akan menggunakan konsep dan produk perbankan Islam. 15 November 2003. 44 Walaupun Samudera-Pasai memiliki kelebihan dalam bidang perdagangan yaitu sebagai bandar perdagangan yang cukup ramai tetapi Samudera-Pasai tidak memiliki satupun alat transportasi besar yang pada kala itu disebut kapal atau jung. 45 Armando Cortesao." Sejarah bank Islam Bank Islam muncul dalam sistem keuangan internasional sekitar 1970. Lihat juga Rammani Karupiah. Memang tidak sesimpel yang diungkapkan. konsumen membayar sesuai komitmen berdasarkan kepercayaan. Ibid. tidak karena didasarkan agama semata. Hubungan perdagangan dengan pulau Jawa sudah terjalin sejak dahulu.. 44 Doty Damayanti. Kebingungan tentang bank Islam tidak menjadi kejutan bagi Cherrie Chin. dan transaksi perdagangannya telah menggunakan dirham sebagai alat tukar. tahun?). Kerajaan Malaka pada awal perkembangannya mengimpor budak dari Samudera-Pasai. Ada Sunni dan Shi'a di bawahnya. (Jakarta: Bhatara. “Mencari Jejak Kejayaan Kerajaan Samudera Pasai”. Dato'nik Ezar Nik Bolia. Dalam waktu dekat memenuhi kebutuhan orang Islam dengan konsep yang berubah dan lebih banyak lagi. Tamadun Dunia. 87. namun prinsip dan filosofinya sudah mengemuka pada Al Quran lebih dari 1400 tahun lalu. juga tampak dengan adanya pembebasan pembayaran cukai. The Suma Oriental of Tome Pires. sistem ini disebut Ijara dalam Islam. hlm. 42 Doty Damayanti. sebagaimana yang dipraktikkan sistem bank barat yang mengimingi bunga). 32.. Dia juga asisten pengarang dalam Law and Practice of Islamic Banking and Finance. lalu Mudhaib adalah variasi opini dari banyak aspek hukum. Sejarah Tamadun Dunia. akan tetapi ada juga transaksi perdagangan itu bersifat tukar komodoti (barter). 1967).45 Ibid. bandar Malaka juga mempunyai pusat jual beli utama dan gudang-gudang untuk pedagang-pedagang asing. Groeneveldt . "Setiap orang mempercayai ini. Banyak orang Islam sekolah di situ tetapi itu tidak membuat mereka terpinggirkan sebagai Muslim. Ato' Dr Nik. Paper 940/1. LTH merupakan tempat menabung orang Islam .49-50. 43 Satu bahar sama dengan 350 kati.76 Ekonomi Islam: Sejarah.

JMBRAS VIII (1930) 1. selain dari perdagangan jalur ini pun dipakai sebagai jalur untuk menyebarkan agama Islam. berhubungan dengan penanaman lada yang cukup luas karena dilihat dari nilai ekspornya setiap tahunnya. berhubungan dengan kebutuhan beras sangat dibutuhkan rakyatnya maka untuk memastikan terpenuhinya cadangan bahan makanan tersebut. satu-satunya pencipta uang. Samudera-Pasai dikenal sebagai pelabuhan yang tersibuk (ramai). dan kain yang berasal dari Cina. Samudera-Pasai berkembang menjadi pusat perdagangan internasional. Ekspor Samudera-Pasai ke berbagai negara dan kerajaan di berbagai belahan dunia telah menempatkan Samudera-Pasai sebagai jalur perdagangan yang sangat penting. adalah produk yang digemari oleh hampir semua bangsa. Sutra. Jalur sutra (silk road) adalah jalur perdagangan dan migrasi bangsabangsa dalam jumlah yang besar dengan menggunakan pilar Islam sebagai identitas kulturalnya. beberapa penults menyerang lembaga kredit dan pembentukannya oleh bank-bank komersial. sejak itu kemudian lebih banyak dosen melakukan penelitian. hanya 27. merupa-kan penyebab dari penyakit-penyakit keuangan.49 Pada zaman pemerintahan Sultan Malikul Dhahir. supaya hak untuk menciptakan kredit dicabut dari bank-bank komersial. tembaga. dalam: Hasan Muarif Ambary dan Bachtiar Ali (ed. Persia dan Cina.284 Ekonomi Islam: Sejarah. “Description of Malacca and Meridional India and Cathay”. kasino. Muhammad Uzair menyalahkan fluk-tuasi yang luas dalam penyediaan uang dan penciptaan kredit untuk lingkungan perdagangan. 47 Masyarakat Samudera-Pasai juga memproduksi benzoin dan kamphon untuk kebutuhan para pedagang Arab. meskipun nasabah Muslim dan non Muslim bertambah. 4 41 Tercatat dalam sejarah selama abad 13 sampai ke 16. Uka Tjandrasasmita. 16. Sekarang sangat menarik karena persentase non muslim lebih besar di dalamnya. hal mana hendaknya hanya meriipakan hak istemewa dari negara. Dalam laporan di AS tentang publikasi bisnis yang dibuat Global Finance 2004. Selain bahan makanan. masingmasing berat enam tael. barang-barang yang diimpor adalah sutera berwarna . Kesultanan Pasai membebaskan pajak masuk atas berasberas impor tersebut. Loc. Jalur perdagangan sutra ini kemudian menjadi jalur yang sangat penting. Studi di Malaysia 1994 menyatakan penduduk yang tahu bank Islam mendekati 100 persen. riset ini penting sebagai awal menjadi penguasa di seluruh dunia. Kesultanan Samudera-Pasai memberikan kebijakan ekonomi pada saat itu. hlm.35 Perbankan Islam telah menjadi perhatian dunia internasional dengan sistem yang fair sebagai kebutuhan alternatif sistem keuangan bagi penduduk Muslim. 47 46 . Pelabuhan Samudera-Pasai bukan hanya diramaikan Doty Damayanti. Dalam pengaturan beras impor dari Jawa Timur (Majapahit) agar kebutuhan pangan rakyatnya terpenuhi. hlm.000 bahar setiap tahunnya. Lalu apa yang membuat perbedaan mendasar perbankan Islam dengan konvensional? Simpel saja. NIRA. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 77 Dalam membahas perbankan moderen. “Peraan Samudera-Pasai dalam Perkembangan Islam di beberapa Daerah Asia Tenggara”. Demikian juga pendapat Assal dan Fathi. 49 Manuel Godinho de Eradia. termasuk perubahan dalam sistem kebijakan pemerintahan." International Journal of Islamic Financial Services Vol. 1981). barang-barang tembikar. baik secara kultural maupun militer. maka kerajaan SamuderaPasai terpaksa mengimpor beras dari Majapahit (Jawa Timur). "A Study on Islamic Banking Education and Strategy for the New Millenium-Malaysia Experience. barus dan emas adalah komoditas penting dalam perdagangan dunia. Ketika Malaysia menelurkan groundwork (sistem dasar) dalam sektor finansial kelihatannya banyak didukung orang non muslim sebagai penggerak pertumbuhan. Mills. Dan diperkirakan bahwa kerajaan Samudera-Pasai telah melakukan pengeksporan hasil bumi rempah-rempah berupa lada sekitar 8. 1988). hlm. Kahf juga ingin mencabut hak bank-bank sektor swasta untuk menciptakan kredit. anggur. pornografi judi dan cabang Hamid & Nordin. dengan persentase yang sama aset perbankan Islam menjadi umum sebagai bank tradisional dalam menawarkan produk. mempelajari perubahan dunia Islam dan pertumbuhan sistem keuangan dengan konklusi Malaysia memimpin pasar sebagai salah satu keselarasan yang pas di Asia.D.3 persen saja yang bisa membedakannya dengan bank konvensional. 2 No.000 sampai 10. “The Evolution of Trading States in Southeast Asia before 17 th Century”. Sementara sutra. Terjemahan dan diberi catatan oleh JV. Thesis Ph. institute penelitian nasional. 46 Harga per-bahar lada sekitar 20 potong perak. Issa Abdouh juga beranggapan bahwa penciptaan kredit oleh bank-bank merugikan kepentingan rakyat yang berpeng-hasilan kecil.). Teori. pada saat itu. Studi cemerlang dari Mawdudi merupakan contoh dari kasus itu. kebutuhan pangan (beras) tidak dapat dipenuhi oleh penduduk Samudera-Pasai. Kecenderung-an ini mencapai puncaknya pada anjuran yang dibuat oleh Komisi Ekonomi Jama'at-i-Islami Pakistan. 87. 26. ajaran hukum Islam atau syariah melarang investasi dalam minuman keras.Cit. IMF yang mengurus soal ini menunjukkan dalam studi awalnya tentang perbankan Islam 1987. 48 Eleanor Selling. kelihatan memiliki kesadaran walau masih minim tentang itu. besi. Selain lada Samudera-Pasai mengekspor sutera dan benzoin. Majalah Malaysia Tatler melakukan investigasi bagaima dual banking terjadi di negara tetangga itu. Seikh juga beranggapan bahwa kekuasaan bank untuk menciptakan uang dan memperluas jaringan kredit. tidak hanya secara ekonomi sebagai produk yang mempunyai nilai jual yang tinggi dan permintaan besar yang terus meningkat di Asia. Retrospeksi dan Refleksi Budaya Nusantara. Naseer A. (Jakarta: Taman Iskandar Muda. Emas dan barus merupakan produk yang digemari oleh penduduk di berbagai negeri di Afrika dan Eropa. melaporlan 70 persen dari orang Malaysia memilih perbankan Islam adalah pemeluk non muslim. (Columbia: Columbia University.48 Demikian juga beras. 41 Sekarang setelah 12 tahun kemudian.

Terjalinnya hubungan diplomatic antara Aceh Darussalam dengan beberapa Negara di dunia. Orang cenderung untuk setuju dengan Kahf. Bustanus as-Salatin. selain karena factor politik dan pertahanan. 232-236.. di masa awal daerah kekuasaanya hanya meliputi Aceh Besar dan Daya. Suatu "pemecahan menurut Islam" dari krisis moneter internasional sekarang ini. Mahkota Alam dan Darul Kamal. Perbankan Evaluasi menurut Islam mengenai perbankan moderen berpusat sekitar keburukan lembaga bersistem bunga. Sebagai tindakan yang praktis Abu Saud menyetujui ide uang yang pakai cap32 yang dianjurkan oleh Gessel dan telah dicoba untuk waktu yang singkat di kotapraja Woergi. apa lagi diterima. 54 Ensiklopedi Islam. Akram telah membahas uang dalam konteks intemasional. Teori. serta menghentikan semua pendapatan dari peminjam berbunga yang lahir dari menganggurnya uang tersebut". Oleh karena itu kehidupan perekonomian terus berlangsung hingga Aceh sampai pada kejayaan dan kemakmuran pada masa Sultan Iskandar Muda.cit. lain dari zakat. akan tetapi juga diramaikan oleh pedagang-pedagang dari Asia.cit. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 283 oleh para pedagang dari kerajaan-kerajaan yang ada di Nusantara. Fadhlullah Jamil M.54 sebagai jalan keluar untuk menga-tasi kesulitan itu dalam sistem Islam. dan Tiongkok. dan mempersatukan dua kerajaan kecil. terletak pada pelarangan bunga.78 Ekonomi Islam: Sejarah. Afrika. Segera hal itu berkembang dalam bentuk penjelajahan yang mengandung harapan besar untuk memberikan manu-sia moderen suatu lembaga yang baru dan tepat dalam bentuk perbankan tanpa bunga. Pasai. 52 Lihat Siti Hawa Saleh.A.34. yakni fungsinya sebagai penyimpanan nilai. akan meningkatkan pendapatan riil. dan Lamuri. yang merupakan kurnia dan bukan malapetaka. Perombakan secara besar-besaran semacam itu tidak bisa dipertimbangkan. sebegitu jauh. 53 Fadhlullah Jamil M. 1981). “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”. untuk menghalang-halangi penumpukan harta dan menjamin sirkulasi terus menerus. kemudian Malaka yang jatuh ke tangan Portugis pada tahun 1511. Switzerland dalam tahun 1922. Doty Damayanti. dan Eropa. Di mana perekonomian yang terbangun di Aceh Darussalam ialah perdagangan. Parsi. “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”. 51 50 . antara lain: India. Loc. yang disebut juga Kuta Raja. Tamiang. yang mengusulkan pendapatan suatu sarana persetujuan alat penukaran oleh negara dan penyediaannya bebas dari biaya (bunga) kepada umum. (ed. Ide tersebut telah gagal. 1-5. (Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve. kekhalifahan itu telah mengirim 400 orang ahli pembuat meriam ke Aceh yang ditempatkan di Kampung Pande Aceh Besar. 1992). Aru. "Adalah perlu untuk menge-luarkan suatu jenis uang baru yang dikenakan pajak. juga yang paling menonjol adalah hubungan perekonomian. Perlak. seperti Pasai. Kahf berpendapat bahwa secara umum penulis-penulis Muslim tidak memperhatikan penggunaan uang secara sementara.52 Kerajaan Aceh Raya Darussalam telah membuka kedutaannya di luar negeri. hlm. 231-232. Karena Aceh Darussalam bersifat kerajaan. (Bandung: Al-Maarif. yang mana Akram gagal untuk mengemukakannya. Yang menarik perhatian khusus dalam konteks uang dalam ekonomi Islam adalah sumbangan yang diberikan oleh Mabid al Jarhi. Metode ini yang dilaksanakan bersamaan dengan dihapuskannya bunga uang.). untuk mendapatkan dukungan di dalam kepusta-kaan33. Turki. menyusul pada tahun 1524. Kerajaan Aceh didirikan oleh Sultan Mughayat Syah. Ia mempeluas wilayah kekuasaanya sampai ke Pidie pada tahun 1521. spekulasi. Terbentuknya Kerajaan Aceh Darussalam dihadapkan dengan beberapa versi. hlm. dalam Ali Hasjmi. ketika ia mengatakan bahwa usul Abu Saud membedakan antara asset uang dan bukan uang. Abu Saud tidak berhenti sampai disitu saja. Hingga menjadi sebuah Konfederasi Kerajaan Aceh 51 Darussalam. 53 Pasang surut kondisi politik Aceh Darussalam masih dapat dikendalikan dengan normal. penimbunan emas dan penghentian dari bursa valuta dimana bank sentral merupakan satu-satunya penjual valuta asing. Penggunaan emas secara pribadi bisa dilarang sedang semua hasil tambang emas hendaklah mengalir langsung kepada lembaga-lembaga keuangan. dan mengandung ketidakadilan karena tidak memperhitungkan perpindahan tangan selama suatu jangka waktu dan penumpukan seluruh beban uang yang dicap tersebut kepada pemegang terakhir.A. perubahan politik Dalam Negeri tidaklah berpengaruh.50 Pelaksanaan Ekonomi Masa Kerajaan Aceh Darussalam Kerajaan Aceh berdiri tahun 1514. pusat pemerintahan adalah Banda Aceh Darussalam. (ed. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Khususnya dengan Sultan Salim II yang memerintah Kekhalifahan Turki Utsmaniah. 1994). Cina. Op.). kecuali bila dilengkapi dengan pembahasan terperinci dari mereka yang pro dan kontra. (Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka. tetapi penulis hanya ingin mengungkapkan Bustanus Salatin yang menyebutkan Sultan Mughayat Syah sebagai raja atau Sultan Aceh yang pertama. Ia mendirikan Kesultanan Aceh dengan tujuan untuk melanjutkan dan mengganti beberapa kerajaan Islam sebelumnya.

atau yang gagal untuk melakukannya. dengan pengetahuan yang sangat terbatas tentang ekonomi. Aceh mengalami kemerosotan demi kemerosotan yang menghasilkan bencana politik yang menyedihkan. dan melindungi diri mereka terhadap risiko yang bisa diasuransikan. Benteng Deli dijebol. 22 meriam. Di masanya. diperkirakan Aceh memiliki 100-200 kapal. 26 meriam. tidak akan memerlukan asuransi. bahwa tiap pribadi harus dianjurkan agar berusaha untuk diri mereka sendiri sejauh yang mereka dapat lakukan. Kerajaan Pahang (1618). Kebanyakan pembahas mengenai masalah ini adalah ulama. De Hermi Toge. Beberapa penulis kelihatannya berada pada tanggapan yang salah. (Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka. Negara hanya akan diminta untuk menolong mereka yang tidak memiliki kemampuan untuk berbuat demikian. Hal ini semakin dapat diterima dan orang cenderung untuk menyetujui pendapat Fanjari bahwa daerah konsesus semakin meluas dan bahwa perbedaan pendapat makin menciut. Asuransi bersama hendaknya diperbolehkan dalam keadaan yang tidak tertampung oleh sistem yang diselenggarakan negara. 57 Setelah meninggalnya Sultan Iskandar Muda. (terj. Ia juga mempekerjakan seorang Belanda sebagai penasihat militer yang mengenalkan teknik perang bangsa Belanda dan Perancis. tidak mendorong orang memiliki sisa uang menganggur. 3 buah kapal Perancis yang dipimpin oleh Agustin de Blaulieu. Kerajaan Kedah (1619). Bustanus as-Salatin. pistol. beserta surat itu ia menyerahkan bingkisan yang berharga sangat tinggi. Setelah Blaulieu membayar cukai 80 piaster baru dibolehkan turun dan membayar sewa tempat menginap 50 piaster. 26 meriam. Akibatnya sedikit sekali analisa ekonomi dalam kebanyakan karya-karya mengenai masalah ini. Dimana Baqir menganggap bahwa zakat. 57 Lihat Denys Lombard. . sebagaimana diungkap dalam Kitab Bustanu-salatin. 117 awak. Uang dan Perbankan Adalah merupakan hak istimewa pemerintah untuk mengeluarkan uang dan mengawasi jumlah uang beredar. yang merupakan dasar dari perusahaan asuransi dan sedikit sekali usaha untuk menilai arti ekonomi dari asuransi dalam kehidupan moderen.55 Maskapai Perancis pada tahun 1619 pernah datang ke Kerajaan Aceh Raya Darussalam. kemudian dengan melalui mekanisme musyawarah para pembesar Negara Kerajaan Aceh Raya 55 Lihat Siti Hawa Saleh. yang beratnya 450 ton memuat serta 126 awak. Mereka tidak mau mengakui suatu masalah yang sangat jelas. setelah itu baru ia menghadap Sultan Iskandar Muda dan menyerahkan surat dari Raja Perancis.56 Pada masa diperintah oleh Sultan Iskandar Muda. Iskandar Muda wafat pada 27 Desember 1636. juga dalam hubungan asuransi komersial. (ed.). Kerajaan Aceh. bahwa sistem jaminan sosial menyeluruh. Untuk armada laut.282 Ekonomi Islam: Sejarah. pedang dan lain-lain. serta Kerajaan Tuah (1620). yaitu 1 steel pakaian militer pangkat tinggi lengkap dengan senjata buatan Jerman. 50 awak. Sedang-kan asuransi komersial dibolehkan untuk beroperasi di daerah-daerah dimana harus diutamakan pembaharuan dan pengambilan inisiatif. bahkan juga mengenai harta untuk kapal karam. ada peran yang terpisah antara jaminan sosial berdasar zakat dan asuransi yang diorganisir atas dasar kontribusi yang dilakukan oleh orang-orang yang bersangkutan. Sultan Iskandar Muda (1607-1636). Setelah semua terkendali. Aceh di Mata Kolonial. diantaranya kapal selebar 30 meter dengan awal 600-800 orang yang dilengkapi tiga meriam.58 Setelah wafatnya Sultan Mahmud Syah II. Baqir al Sadr. Mereka diharuskan ikut jaga malam di istana setiap tiga hari sekali tanpa membawa senjata. Ia memperketat pajak kelautan bagi kapal-kapal asing. Para bangsawan kerajaan dikontrol dengan keras oleh Iskandar Muda. 75 ton. dinobatkan pada awal April 1607. Teori. De Esperance. Mereka gagal untuk membedakan antara pemenuhan kebutuhan dan pengaturan yang direncanakan untuk peningkatan daya guna dan menjamin lancarnya fungsi kegiatan usaha-usaha perdagangan dan industri besar. Diperkenalkannya uang kertas menimbulkan beberapa persoalan baru bagi para ahli hukum. Beberapa kerajaan ditaklukkan seperti Kerajaan Johor (1613). dan penghapusan bunga melemahkan keinginan orang untuk mendapatkan keuntungan terjamin dengan penggunaan uang mengganggur tersebut. 56 Lihat Denys Lombard. Beaulieu mencatat jumlah pasukan darat Aceh sekitar 40. Baqir dan Saud menyimpulkan bahwa penggunaan uang penyimpanan nilai merupakan sumber dari banyak kesulitan. 1986). Untuk militer. 400 ton.000 orang. ibid. Kerajaan Aceh Darussalam diperintah dengan sangat ketat. Jaman Sultan Iskandar Muda 1607-1636. Kerajaan Aceh Darussalam mengekspor beras keluar wilayah. (Jakarta: Balai Pustaka. 1992). mengatur kembali pajak perdagangan (saat itu banyak pedagang Inggris dan Belanda berada di Aceh). Sebagaimana dengan baik sekali diuraikan oleh Fanjari dalam kertas kerjanya yang terakhir30. 58 Lihat Snouck Hurgronje. kapal yang dibawa antara lain: De Motmorency. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 79 ransi yang diselenggarakan oleh negara. Mahmud Abu Saud Mahmud Ahmad31 dan Kahf menaruh perhatian khusus terhadap masalah uang dan peranannya. Sedikit sekali yang menghubungkan dengan hukum jumlah besar. Sampai sejauh itu tidak ada perbedaan. De Blaulieu datang ke Kerajaan Aceh Raya Darussalam dalam misi dagang dan disambut pihak Aceh dengan baik. 6 pucuk senapan. 1985). tapi segera disetujui bahwa hal itu tidak adalagi perbedaan.). Iskandar Muda membangun angkatan perang yang sang kuat. Iskandar Muda memegang kendali terhadap produksi beras. (Jakarta: Yayasan Soko Guru.

yang dikemukakan para fuqaha lama. Sesudah perjudian. ulama besar yang oleh orang Aceh dihormati sebagai orang keramat dan kebal senjata. organisasi komersial dari asuransi merupakan sasaran serangan berikutnya. yang lazim dalam istilah Islam adalah jihad fi sabilillah. menghadapi penjajah Belanda yang memang punya semangat perang dengan motivasi menebus kekalahan perang salib dan penguasaan wilayah-wilayah Islam. Perjudian merubah sistem normal yang didasarkan pada kerja dan imbalan dan yang bertentangan dengan pembagian pendapatan dan kekayaan secara adil. Pang Nanggroe. Mereka yang berpendapat dengan tegas demikian. 27 59 Lihat Mohammad Said. Ekonomi Islam di Aceh Masa Kolonial Belanda Bangsa Aceh. dengan gelar Sultan Alaiddin Muhammad Daud Syah II. Demikian juga pendapat dari Yusufuddin. dan dari permusyawaratan itu diputuskan bahwa Aceh dalam keadaan perang suci. berkumpul juga untuk bermusyawarah sejumlah 500 orang para ulama dan pembesar negeri Aceh Raya Darussalam. Kecenderungan terakhir lebih menyetujui nasionalisasi dari asuransi. sebelum berintegrasi ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia masih eksis sebagai sebuah kerajaan Islam. Teori. Oleh karena itu Kerajaan Aceh Darussalam. Tapi beberapa penulis termasuk Zarqa.Pokok paling penting dari perbedaan pendapat itu adalah apakah asuransi mengandung unsur judi. Catatan-catatan buku peninggalan komandan perang Belanda di Aceh juga menunjukkan betapa mereka memuji ketangguhan tentara Aceh. Sayyad29 telah gagal untuk mempertimbangkan hal-hal ini dan menghilangkan beberapa sifat yang tidak sama antara perjudian dan asuransi dengan alasan yang tidak cukup. karena adanya keberatan-keberatan dari ulama-ulama terkemuka tersebut di atas. sedang asuransi melindungi hancurnya sistem itu karena kebetulan-kebetulan atau kejadian-kejadian di luar jangkauan kontrol manusia. juga beranggapan bahwa pada prinsipnya asuransi sah. melalui mekanisme syura juga. tapi suatu keputusan yang menguntungkan mengenai asuransi komersial masih tetap tertahan. Ali Al Khafeef. yakni suatu perjuangan untuk menegakkan dan mempertahankan kemurnian Islam dari aksi kelanjutan perang salib yang dikobarkan di Eropa pada awal abad ke-11. dapat diorganisir kembali agar bebas dari keburukan-keburukan tersebut. Kerajaan Aceh berdiri pada tahun 1514. sesungguhnya sebuah wilayah yang pernah dimasuki oleh kolonial Belanda. Sultan dibantu sepenuhnya oleh Panglima Tuanku Hasyim Bangta Muda. diangkatlah Tuanku Muhammad Daud sebagai sultan. oleh pasukan Marsose yang tergabung dalam Brigade Mosselman sangat dikenal sebagai ahli penyamaran dan jebakan. Beliau melakukan ekspansi. dan mereka yang terlibat dalam usaha biasa dalam kehidupan dimana pihak perusahaan berusaha untuk menang-gulanginya melalui jalan hukum dalam jumlah yang besar. Tapi dia tidak memberikan perincian lebih lanjut. Dari permusyawaratan tersebut kemudian menetapkan dan mengikrarkan wajib perang sabil.80 Ekonomi Islam: Sejarah. Konperensi menganjurkan pembentukan suatu komisi yang terdiri dari ahli-ahli syari'ah dan ekonomi untuk menyampaikan suatu sistem asuransi yang bebas dari riba dan spekulasi. dalam catatan komandan brigade ini tampak jelas kepiawaian pejuang Aceh tak kalah canggih dengan kecerdikan gerilyawan Vietkong ketika melawan tentara Amerika Serikat di akhir dekade 60-an lalu. 1981) Kebanyakan dari ulama di India dan Pakistan dalam menjawab questioner yang dikeluarkan oleh Majelis Tahqiqat Syari'ah di Lucknow. Kerajaan Aceh didirikan oleh Sultan Mughayat Syah. memajukan kerjasama yang sesuai dengan syari'ah dan dapat membantu penggantian bentuk asuransi komersial". kemudian untuk menjalankan roda pemerintahan yang kala itu perang sedang berkecamuk dan Istana telah dikuasai Belanda. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 281 Darussalam dan para ulama di Masjid Indra Puri. Sampai dengan tahun 1976 Konperensi Ekonomi Islam Internasional Pertama yang diselenggarakan di Mek-kah. Aceh Sepanjang Abad. pada awal berdirinya hanya meliputi Aceh Besar dan Daya. Attar. memutuskan: "Konperensi merasa bahwa asuransi komersial dalarn prakteknya sekarang tidak melaksanakan tujuan-tujuan syari'ah mengenai kerjasama dan solidaritas. hingga Mawdudi mengemukakan bahwa asuransi yang kini mencakup bunga. Ini diumumkan dalam resolusi yang disampaikan dalam Islamic Research Congress (Kongres Riset Islam) tahun 1965 di Kairo dan yang diterima dalam tahun 1969 di Kuala Lumpur. Bahkan. Dan. perjudian dan melanggar hukum waris Islam. Namun wilayah Aceh tak pernah tunduk dalam kekuasaan Hindia Belanda. Karena beliau masih muda. dengan segala aldbat pembiayaannya (374). Asuransi sudah dibahas dalam sejumlah konperensi Islam. yang berorientasi kepada banyaknya korban itu jelas membuat Belanda putus asa. mereka bertekad untuk melanjutkan perjuangan. yang diciptakannya untuk dirinya sendiri.59 Perang Sabil. Dan kesemuanya setelah membenahi tatanan pemerintahan dan tatanan militer sepeninggal Sultan Mahmud Syah II. Napolen Bonaparte. Siddiqi telah memperlihatkan perbedaan antara risiko yang diambil oleh seorang penjudi. mereka juga menuliskan bahwa keliatan tempur musuhnya itu setaraf dengan pasukan Kaisar Prancis. Dan pada beberapa waktu kemudian. la juga membahas peranan ekonomi dari perjudian dan asuransi. mengutip rumusanrumusan yang relevan. Banyak penuits membuat tuntutan untuk suatu sistem menyeluruh yang mencakup jaminan sosial berasaskan zakat dan asu- . karena ia tidak memenuhi syarat-syarat Islam untuk bisa diterima. Awad28 dan Tahawi telah menjelaskan perbedaan antara asuransi dan perjudian. (Medan: Waspada.

Malikussaleh: Reinterpretasi Penyebaran Islam Nusantara. Mustafa Zaid. Sheikh Bakheet. termasuk Sheikh Ali Al Khafeef. tapi menetapkan beberapa ketentuan yang diarahkan pada pembersihan usaha asuransi komersial dari unsur-unsur yang tidak dikehendaki. Di antaranya telah ada kedutaan Aceh Darussalam di India. tidak lepas dari sifat eksploitasi dan beberapa hal yang tidak bisa diterima. Yousuf Moosa. ghanimah. walaupun pada masa itu tidak mengenal istilah tersebut. 231. Tahawi. kekuasaannya meliputi Pidie pada tahun 1521. Beberapa di antara mereka. (Bandung: Al Ma’arif.TaqiAmini. karena mengandung ketidakpastian dalam kadar tinggi dan memungkinkan penipuan. dapat dibebaskan dari pengenaan bunga seperti yang kini berlaku di dalam praktek. Shaheedi dan Awad. adalah berakhir tanpa adanya kemenangan bagi kolonial Belanda. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. sudah dapat dipastikan mengadopsi sistem ekonomi Islam. bahwa Aceh sebagai sebuah kerajaan Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 81 Beberapa penulis tidak melihat adanya keburukan pada asuransi. Jalal Mustafa al Sayyad22 dan Shaukat Ali Khan23 berpendirian seperti ini. tentu bukan hanya terkait degan persoalan politik dan keamanan saja. Abu Zuhra. Pada tahun 1521. Zarqa26. dan Tiongkok. Abu Zuhra. (Loukseumawe: University Malikussaleh Press. la menyetujui skema asuransi bersama. yang nota bene perang adalah wajib bagi seluruh rakyat Aceh. Akan tetapi salah satu hubungan yang dibangun tentunya terkait dengan bidang ekonomi. namun penyerangan itu dapat dipatahkan oleh pasukan yang dipimmpin langsung Sultan Mughayat Syah. telah menawarkan pandangan bah-wa prinsip-prinsip asuransi dapat diterima. di luar perdagangan. sejauh menyangkut prinsip-prinsip yang mendasari asuransi. Peperangan yang berlangsung selama kurang lebih 40 tahun. Muhammad al Bahy. Pada masa kerajaan Aceh Darussalam dipimpin oleh generasi selanjutnya. tapi mereka menganggap bahwa asuransi jiwa tidak dapat diterima. Portugis melakukan penyerangan terhadap kerajaan Aceh Darussalam. Turki. Dalam bahasa Islam keadaan tersebut dinamakan jihad fardhu ’ain. “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”. dan salab. dan karenanya di luar hukum Islam. ghanimah dan fai serta jizyah merupakan sumber penerimaan negara yang penting. 187. Sheikh Mahmud Ahmad. Sebelum Aceh Darussalam berada dalam kondisi perang dengan kolonial Belanda. Siddiqi. Sanousi. menganggapnya sebagai suatu penemuan yang tidak perlu. Hubungan diplomatik ini. Tetapi perusahaan asuransi komersial. Abdullah al Qalqeeli. la bebas dari sifat perjudian. perekonomian Aceh Darussalam berjalan secara normal. Beberapa penulis. seperti riba dan adu untung (gharar) yang tidak dapat dipisahkan dengan asuransi. Ahmad Ibrahim dan Shaukat Ali Khan21 berpendirian seperti ini. . Issa Abdouh. maka keberadaan perekonomian Kerajaan Aceh Darussalam secara langsung maupun tak langsung telah beralih kepada keadaan ekonomi dalam masa perang. sehingga bisa berfungsi tanpa eksploitasi. Muslehuddin. Teori. Di mana Kerajaan Aceh Darussalam merupakan kesatuan dari kerajaan-kerajaan Islam sebelumnya.20 Beberapa penulis setuju dengan pandangan ini sepanjang menyangkut asuransi umum. Kerajaan Aceh Darusssalam tetap eksis dari sejak berdirinya hingga berakhirnya peperangan dengan kolonial Belanda. tapi ia tidak dapat menerimanya dalam bentuk yang sekarang. 62 Ibid. Roohani. Mereka juga menemukan beberapa pokok soal yang tidak bisa diterima.60 Dalam perspektif ekonomi. berbeda dengan mereka. bahwa Kolonial Belanda berkehendak menguasai Kerajaan Aceh Darussalam. Adalah mungkin untuk mengatur asuransi komersial demikian rupa. hlm. 1981). Mufti Mohammad Shafi. umumnya memilih asuransi bersama yang diorganisir dalam bentuk kooperasi dan tidak akan menuju kepada eksploitasi.Terdapat beberapa ulama (sarjana hukum Islam) yang menemukan adanya unsur perjudian pada semua jenis asuransi. Maka ekonomi yang terbangun dalam masyarakat Aceh 60 Fadhlullah Jamil.62 Aceh Darussalam dalam kondisi diinvasi oleh kolonial Belanda. bahkan sampai adanya perang sabil. Attar25 menolak pandangan bahwa asuransi bersifat judi. beranggapan bahwa asuransi tidak bisa disamakan dengan salah satu bentuk akad yang dibenarkan oleh hukum fiqh Islam. bahwa keadaan negara dalam keadaan perang. sebagai suatu masalah prinsip. Dengan demikian. sampai harus diharamkan. Hasjmy. Sekalipun Aceh Darussalam berada dalam masa perang. sumber penerimaan kerajaan sebahagiannya berasal dari fai. A.61 Pecahnya perang Aceh pada tahun 1873-1913 adalah suatu kenyataan. Keberadaan Aceh sebagai sebuah kerajaan yang tak luput dari adanya perang. sejarah dapat memberikan gambaran. Aceh Darussalam telah mengadakan hubungan diplomatik dengan beberapa negara di dunia. dan kerajaan Aceh Darussalam telah memaklumatkan. salab.Mereka yang secara prinsip dapat menerima asuransi. bahwa prinsip yang sama menjadi dasar dari semua bentuk asuransi yang terorganisasi. sedangkan faktor ketidaktahuan (jahil) dan ketidakpastiannya (gharar) yang melekat pada asuransi tidaklah mencapai tingkat demikian berat. maka kharaj. karena melibatkan unsur perjudian dan ketidakpastian serta bertentangan dengan konsep Islam tentang takdir. hlm.280 Ekonomi Islam: Sejarah. 2005). Siddiqi dan Tahawi mengemukakan alasan bagaimana pun juga. Parsi. Dasooqi dan Ahmad Fahmi Abu Sunnah24. Alial Khafeef. 61 Abdul Hadi Arifin. la menggambarkan suatu sistem asuransi yang berdasarkan pada sistem zakat. dan Aceh Darussalam sendiri diproklamirkan sebagai kerajaan Islam. dalam A. Para penulis dalam katagori ini termasuk Zarqa 19. Demikian juga halnya bila asuransi diselenggarakan oleh negara. Mannan.

Pendapat-pendapat terpecah secara tajam baik mengenai prinsip asuransi maupun bentuk organisasinya. dapat dibagi-bagikan melalui hukum warisan. dan perorangan yang berkemampuan membayar. antara lain oleh Baqir al Sadr. 127. Dan lembaga kesultanan telah dieliminasi oleh penguasa kolonial. 64 Hindia Belanda dalam menjalankan kebijakan pemeritahan di daerah Aceh dengan perantaraan aparat pemerintahan adat yang telah terbentuk secara historis. dalam A. walaupun harus melalui peristiwa Cumbok. Teori.. Prinsip-prinsip yang bersangkutan dengannya telah dibahas.67 Walupun demikian pada tataran akhir dari perjuangan menancapkan Islam sebagai fondasi Tengku Lckman Sinar. hlm. Islam juga sangat menekankan pada bantuan sukarela kepada mereka yang membutuhkan.. 1997). Pada masa peralihan ini. Dimana zakat membagi kembali kekayaan pada generasi sekarang. Namun aplikasi ekonomi Islam dalam arti sebagai kewajiban dalam beragama (Islam) tetap berjalan sebagaiman lazimnya dalam syariat Islam. Hasjmy. “Hubungan Kerajaan Aceh Darussalam dengan Kerajaan Islam Haru”. Kashif18 membayangkan suatu skema jaminan sosial dimana negara mengumpulkan zakat dari orang berpunya dan menyalurkannya kepada yang tidak punya. 194. kemudan Jepang hengkang dari Nusantara setelah bertekuk lutut kepada Sekutu. Baik langsung maupun tak langsung keberadaan perekonomian Aceh Darussalam mulai dikendalikan dengan format kapitalis oleh Hindia Belanda. Masalah itu juga pemah dibahas dalam Konperensi Islam Intemasional di Kairo. 1981).. Cit. Di mana keberadaan politik dan ekonomi dapat berjalan secara adil menurut Islam yang secara mayoritas dipeluk oleh bangsa Aceh. Kuala Lumpur dan berbagai tempat lainnya dan anjuran-anjuran praktis pun sudah dikemukakan untuk diperbincangkan. Kondisi yang demikian telah melahirkan adanya penguasa lokal. kondisi sosial dan politik telah berada dalam tangan para Ulama yang sangat bersemangat untuk kembali kepada Aceh yang hidup dengan syariat Islam. 63 kemakmuran (624:43). sedangkan hukum Islam mengenai warisan melaksanakan pembagian kembali kekayaan antara generasi yang pergi dengan yang ada sekarang. sehingga kekayaan yang menumpuk pada satu tempat diluar ketentuan zakat. mengingat fungsi redistribusinya. 66 Ibid. di mana dinar dan dirham masih merupakan mata uang yang sah sebagai alat tukar. Beberapa penulis juga membahas ekonomi zakat dalam hubungannya dengan tabungan dan investasi. Telah disepakati bahwa lembaga-lembaga baru selalu bisa dibentuk dan berbagai lembaga di dalam negara maju yang moderen disebutkan sebagai pendukung gagasan itu. asuransi memikul tanggung jawab atas akibatakibat yang menimpa kehidupan dan hak milik. hlm. 180. Isa Sulaiman. Setelah Jepang menundukan Hindia Belanda tanpa syarat. Di mana Aceh (umat Islam) harus berhadap dengan kaum feodal yang berkeinginan mengembalikan Aceh dari tangan Ulama kepada Ulubelang. Op. Warisan Hukum Islam mengenai warisan selalu disebut oleh para penulis bersamaan dengan zakat. 67 Ibid. Di mana zakat memelihara kaum fakir miskin.66 Aceh yang baru terbebas dari kekuasaan Hindia Belanda dan Kaum Ulubelang yang tidak bernafaskan Islam. yang akan kita bahas lagi dalam bab mengenai analisa ekomonis. kemudian Indonesia diproklamasikan sebagai nation state.65 Tekanan dari penguasa kolonial dengan aparat pemerintahan adat sebagai kepanjangan kekuasaan telah membangkitkan kembali kesadaran perjuangan rakyat Aceh untuk kembali kepada masa kejayaan Aceh Darussalam. hlm. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 279 Darussalam adalah ekonomi Islam. Jaminan Sosial dan Asuransi Jaminan sosial pada umumnya dibahas dalam hubungan dengan zakat. lebih terfokus kepada memperjuangkan eksistensi politik Islam di Aceh. Adalah rasa senasib dan sepenanggungan yang mendorong hati para elite Aceh untuk berintegrasi ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di samping zakat yang menyediakan dana bagi negara Islam untuk membiayai jaminan sosial. 18. menyumbang dalam bentuk premi asuransi.82 Ekonomi Islam: Sejarah. 450. Sejarah Aceh Sebuah Gugatan Terhadap Tradisi. Asuransi Asuransi tetap merupakan salah satu pokok yang paling kontroversial dalam kepustakaan. (Jakarta: Sinar Harapan. sebagai diungkapkan dengan tegas oleh hampir setiap penulis. 64 Abdul Hadi Arifin. Majikan memberikan iuran pada dana hari tua atau masa pensiun dari para pegawainya. Bahan sejarah tentang bagaimana negara Islam pertama mengatur jaminan sosial dihidangkan hampir oleh tiap penulis mengenai pokok ini. hlm. . dan peranannya dalam memindahkan penumpukan kekayaan. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. (Bandung: Al Ma’arif.63 Ekonomi Islam di Aceh Masa Republik Indonesia Pasca kekalahan Aceh Darussalam secara definitif oleh Hindia Belanda pada tahun 1914. 65 M. hlm. Keberadaan Aceh secara politis dan ekonomi dikuasa oleh Hindia Belanda. Konsep yang mendasar dan teliti mengenai tanggung jawab bersama telah disampaikan antara lain oleh Sayyid Qutb. Oleh karena itu perhatian tehadap ekonomi Islam belum mendapat perhatian sama sekali.

Menurut pendapat terbanyak. Aceh dalam perspektif pardigma ekonomi Islam hampir memiliki mutlak dalam mengaplikasikan ekonomi Islam secara menyeluruh. atau pajak tanah (yaitu sewa tanah yang dibayarkan kepada negara). Usaha itu pada tahun 1950. Aceh tetap memiliki hak khusus dalam hal pemberlakuan syariat Islam yang telah mengakar dalam peradaban dan kebudayaan Aceh. Pungutan ini berlaku atas setiap pribadi muslim. adalah jawaban yang pasti bahwa masyarakat Aceh baik dalam berideologi. Bab XXII. Dalam masa era reformasi dan pasca MoU Helsinki khususnya. dakwah. syariah dan akhlak. yang dianggapnya sebagai fungsi daerah Aceh. Teori. termasuk Qardhawi membahas prinsip-prinsip dasar sistem perpajakan Islam. 72 Walaupun demikian. sistem politik dan sistem ekonomi Islam mutlak berlaku di dalamnya. Keputusan Sidang Pleno DPRD Aceh tanggal 13 Agustus 1950.70 Pada perkembangan lebih lanjut. Pendapat terbanyak beranggapan pungutan ushar atau setengahnya dikenakan atas hasil kotor lahan. aplikasi ekonomi Islam di Aceh ”mungkin” bisa sampai kepada aplikasi ekonomi Islam secara mutlak dengan langkah perlahan-lahan. Di mana format ekonomi Indonesia secara general merupakan perekonomian kapitalistik. Akram menganggap sebagai instrumen bermanfaat dari kebijaksanaan fiskal dalam penggunaan ijtihad untuk prinsip tamlik (proses pemilikan) oleh negara Islam. hukum keluarga. 1990). akan berimbas kepada aplikasi ekonomi Islam di Aceh. 3). pendidikan. Aceh pernah lahir kembali sebagai Negara Islam. (Jakarta: Grafiti. perlahan tapi pasti. Pandangan yang sama juga diberikan oleh Abdul Salam. seperti diterangkan oleh Qardhawi.16 Tentang kekayaan hasil tambang. pasal 125 ayat 1 dan 2. pasal 155 ayat 1. Pada masa pergolakan revolusi kemerdekaan pemerintah lokal di Aceh. pendapat terakhir cenderung untuk menjadikan sumber-sumber alam tersebut sebagai niilik negara dan memikul tanggung jawab untuk eksplorasi dan eksploitasinya dan Siddiqi. Atif al Sayyid17 menjelaskan bagaimana zakat mengungguli semua sistem pajak resmi karena mengandung tiga macam nilai: 1). 2). secara evolutif pasca berintegrasi dengan NKRI. 73 Lihat UUPA.73 Lihat. Dengan adanya institusi peradilan Islam ini. Lihat Tegas. peradilan. kelihatan-nya lebih seimbang dan menentukan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 83 bentuknya yang dimungkinkan. 69 68 . Di mana Aceh memiliki kewenangan mutlak untuk melaksanakan syariat Islam yang meliputi aqidah. 68 Juga. Wajib zakat memiliki kesadaran mendalam mengenai kewajiban terhadap Allah sebagai sumber hukum. dan berekonomi harus sesuai dengan paradigma hukum Islam. syi’ar. pasca kekalahan Darul Islam Aceh oleh Republik Indonesia. bibit dan sebagainya.71 Sebagaimana diutarakan di atas. para elite agama telah berusaha secara politis untuk memulai persoalan aplikasi ekonomi Islam. 70 Lihat Nazaruddin Sjamsuddin. Zakat Hasil Pertanian dan Hasil Tambang Pungutan zakat atas hasil pertanian adalah dalam bentuk ushr (10%) dan setengahnya 5%. Beberapa penults. tanpa memandang siapa pemiliknya. walaupun tidak berumur panjang. Aceh telah mampu memiliki Mahkamah Syariah. Di mana arah pembangunan perekonomian di Aceh diselaraskan dan menjungjung tinggi nilai-nilai Islam. Dan Aceh dikenal dengan predikat Serambi Mekkah. 2 dan 3. 72 Lihat UUPA. 71 Lihat UUPA. hukum perdata (muamalat). Bab XVII. Pendirian ini dipegang oleh Jamaat-iIslami Pakistan dalam laporan komisi ekonominya. dengan harapan terwujudnya keadilan dan pemerataan. 2 Juli 1953. Aceh berstatus sebagai Daerah Istimewa. seorang muslim pemilik penggarap dari lahan pertanian seperti itu harus membayar kharaj maupun ushar (10%) atau setengahnya (5%). apabila tergantung dari pengairan (irigasi) alam (sungai) atau usaha manusia. Bagian Kesatu. Tapi se-bahagian tanah berlaku kharaj. Dan dia sadar sepenuhnya atas kesanggupan dirinya untuk membayar itu. Dan pengertian syriat Islam dalam hal ini sesuai dengan UUPA adalah meliputi ibadah. pasal 154 ayat 1. dan pembelaan Islam. 69 Dan. Dia memiliki dedikasi murni terhadap maksud dan tujuan dari pemungutan tersebut. Kebanyakan dari anjuran-anjuran yang bersifat khusus yang dibuat oleh Muhammad bin Jamal dapat ditampung dalam kerangka luas yang disediakan oleh mereka yang tidak berpegang teguh pada "tamlik" (proses pemilikan) pada tiap kasus. yang temyata sama dan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh ahli-ahli ekonomi moderen untuk kebijaksanaan fiskal yang tepat dan efisien. walaupun belum terbingkai sebagai ekonomi Islam dalam sebuah sistem. bahwa Aceh dalam hal aplikasi ekonomi Islam ”hampir mutlak” memenuhi kriteria paradigma ekonomi Islam yang tak lepas dari paradigma Islam itu sendiri. Pribadipribadi yang menemukan suatu tambang bisa diberikan hadiah atau diberikan kontrak berupa konsesi untuk eksplorasi mereka. sedangkan Qardhawi secara meyakinkan menyatakan bahwa itu dikenakan sesudah dipotong lebih dulu untuk pengeluaran pupuk. Mabid Mahmood mendapatkan pada zakat sarana yang kuat sekali untuk suatu redistribusi kekuasaan politik. teraplikasikan dengan lahirnya produk peraturan yang melarang masyarakat Aceh untuk bermain seudati dan judi. Dalam prinsip dasar perekonomian di Aceh masih terformat dalam kerangka ekonomi nasional (Indonesia). hukum pidana (jinayat).278 Ekonomi Islam: Sejarah. Bab XXII. Pemberontakan Kaum Republik: Kasus Darul Islam Aceh. Bagian Kedua. di mana hukum Islam. Dari sejak kekuasaan Orde Lama hingga kekuasaan Orde Baru. berpolitik.

Fleksibilitas dalam pengeluaran dana zakat ini dikaitkan dengan memperkenalkan fleksibilitas yang cukup. Salah satu dari peranan utama pajak progresif dalam ekonomi moderen ialah pemerataan beban dalam pengumpulan pendapatan untuk negara. negara bisa saja memungut tambahan pajak. amil zakat dan muallaf dapat menerima zakat secara langsung. yang membatasinya pada kegiatan memajukan dan meninggikan kalimat Allah pada umumnya dalam berbagai . Sisanya bisa menerima zakat secara tidak langsung. Dalam kategori ini termasuk Mufti Muhammad Shafi dari Pakistan. sadaqah. Beberapa penulis cenderung untuk memberikan tafsiran atas golongan "fisabilillah" secara luas. Teori. Terdapat persamaan pendapat mengenai kesucian dari tarif zakat yang secara jelas ditetapkan oleh Rasulullah Saw. sehingga tertutup kemungkinan untuk mengadakan perubahan pada ketentuan zakat oleh penguasa. Pajak progressif menjamin adanya saham yang adil dari beban ini. tidak mempunyai dasar dalam hukum. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 277 ---$€£¥--- untuk mereka yang cacat mental dan fisik dan tersingkir dari kemampuan untuk mencari nafkah. dalam sistem itu untuk memungkinkannya memenuhi kebutuhan yang berubah-ubah dalam perencanaan fiskal. dengan mengurangi hak orang-orang miskin yang terdapat dalam harta orang-orang kaya. Beberapa ulama berpegang teguh dengan cara penyerahan langsung kepada mustahiqqin. tujuan utama dari pengeluaran zakat. Dalam golongan ini termasuk Mawdudi. Mengingat bahwa kebutuhan penerimaan negara yang selalu cenderung meningkat. Ketetapan ini dianggap sebagai suatu ibadah. membolehkan penyaluran zakat kepada para mustahiqqin secara tidak langsung lewat lembaga-lembaga penyediaan jasa untuk maksud tersebut. Kelompok pertama termasuk pada fakir/miskin. Penyaluran Zakat Di antara topik yang masih terdapat perbedaan adalah penyaluran zakat pada para mustahiq sebagaimana yang tercantum dalam Al-Qur'an. Ini sangat sesuai dengan tujuan ganda dari sistem ekonomi Islam. dengan pemberian zakat kepada para mustahiq (yang berhak menerima zakat) seperti yang diperinci dalam Al Qur'an. Kebanyakan penulis. Menurut Qardhawi. pungutan pajak hendaklah dilakukan dalam rangka penyediaan sumber dan kegiatan-kegiatan stabilisasi lainnya. infaq. Sehubungan dengan perlunya meningkatkan bahagian ini. maka tidak ada kemungkinan untuk menghapuskan pajak progresif. sehingga termasuk semua kegiatan sosial.84 Ekonomi Islam: Sejarah. bagaimanapun. Tapi Islahi mengemukakan bahwa penyaluran secara langsung kepada para asnaf (golongan) tertentu. 15 Pendirian Husaini bertentangan dengan ijma tentang prinsip-prinsip fiqh yang bersangkutan dengannya. Tapi pembahasan Qardhawi yang mendalam. dengan penciptaan lapangan kerja penuh dan memungkinkan tiap orang untuk mendapatkan pendapatan dan kekayaan dengan cara yang dapat menjaga harga diri manusia". Amin Ahsan Islahi dan Yakub Shah. mustahiqqin dapat dibagi dalam dua kelompok.

sosial. Izadi. serta lainnya yang tidak terangkum dalam hal ini. Zayas. argumentasi yang men-dukung tarif yang longgar. Mahmud Ahmad mengutip surat Maulana Abul Kalam Azad. dan mempunyai ukul (buah) dalam setiap musimnya. Untuk mencapai dan mempertahankan sistem sama rata semacam itu. yang bisa dicatat secara kese-luruhan di sini. Akram menunjuk pada penyimpangan-penyimpangan yang terdapat dalam struktur nishab yang sekarang dan suatu peru-bahan ketentuan nishab diusulkan oleh Rafiullah. LIPPM. surat Ibrahim (14) ayat 24-25. budaya. sebetulnya dikemukakan oleh golongan ulama. dilihat dari segi ekonomis. Alasan ekonomis untuk adanya tarif yang longgar. di mana pohon yang baik ciri-cirinya ialah mempunyai ushul (akar) yang menghujam ke dasar bumi. stabilitas ekonomi serta distribusi pendapatan dan kekayaan. Perhatikan kita lebih terpusat pada pem-bahasan aspek ekonomis dari segi hukum dan penafsirannya. tidak mesti diterapkan pada sekarang ini". Afazuddin. persoalan furu’ meliputi persoalan islam dan ibadah. mempunyai furu’ (batang) yang menjulang ke langit. punya arti yang praktis. ekonomi. Salih Tug12 dan Mahmud Ahmad mempunyai pandangan yang sama. Di mana Islam sebagai suatu sistem melingkupi persoalan aqidah. diatas dan melebihi jumlah yang telah ditetapkan sebagai tarif zakat. dimana mereka menegaskan bahwa negara punya kekuasaan (hak) untuk memungut tambahan pajak. persoalan 1 I hlm. yang telah disebutkan di atas. mengemukakan alasan-alasan yang menyokong bahwa tarif-tarif ini dapat menerima perubahan-perubahan yang ditetapkan oleh negara. Dengan analogi ini maka persoalan ushul meliputi persoalan iman dan aqidah. yakni waktu (hawl) yang ditetapkan syari'ah. Paradigma sistem ekonomi Islam itu secara simpel terangkum dalam makna kalimat tauhid. Bila diterjemahkan ke dalam persoalan yang lebih rinci meliputi ideologi. serta di dalamnya meliputi persoalan iman. 13. Seluruh persoalan ini masih memerlukan penelaahan kembali secara menyeluruh.276 Ekonomi Islam: Sejarah. politik. pertahanan dan keamanan. argumentasi dan kontra argumentasi pada tiap kasus. Tarif Para ulama telah sepakat menganggap bahwa tarif zakat telah ditentukan secara tetap dalam hukum Islam. di mana pungutan baru dapat dilihat sebagai suatu bagian dari keseluruhan struktur pungutan zakat dan memerlukan perhatian khusus mengenai fungsinya dalam ekonomi. Alasan ekonomis utamanya adalah sebagai berikut: "Secara logis dan praktis adalah tidak mungkin untuk memisah-misahkan secara ketat ketiga cabang dari perencanaan fiskal: penyediaan sumber. di mana tidak terdapat ketentuan khusus dalam Syari'ah. . terutama Bagian Dua | BAB 5 | Teori Ekonomi Islam slam merupakan suatu sistem hidup dan kehidupan yang bersifat universal. Husaini. akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit. Pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya.. Terlalu banyak pandangan. fungsi redistribusi melalui pajak progresif akan hilang lenyap dengan meninggalkan tugas untuk memper-tahankan sistem ekonomi sama rata (egalitarian) dengan pajak proporsional. persamaan. Dalam sistem ekonomi Islam yang berjalan lancar. tapi sejumlah penulis masa kini. keadilan dan lain-lain. ibadah dan mu’amalah. Al Qur’an. Itulah sebabnya dalam hal yang menyangkut bentuk-bentuk baru kekayaan. Pemikiran Ekonomi Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 85 Perbedaan pendapat yang sama meliputi juga terhadap bentuk-bentuk kekayaan lainnya. yang menyokong pendiriannya. Argumentasi yang mendukung penilaian nishab. Teori. islam dan ihsan. kebanyakan ahli ekonomi.13 Hasanuz-zaman juga mengharapkan suatu peninjauan kembali mengenai masalah ini dengan tujuan untuk mendapatkan nishab yang seragam. 2 Kalimat tauhid itu mempunyai pengertian seperti sebuah pohon yang baik. bagaimana pun lebih berat. kecuali untuk melakukan pengiriman pembayaran langsung dalam jumlah kecil.14 Waqar Husaini berpendapat bahwa "jenis-jenis tersebut dan tarif zakat yang ditetapkan oleh Nabi Muhammad Saw. Uthman dan Fanjari. 1 Analogi kalimat tauhid ini sebagaimana Allah swt jelaskan dalam firman-Nya: ”Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik. (Jakarta: 1986). 2 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat”. Pemberian alasan secara qiyas sering dilengkapi dengan menyebutkan kepentingan umum. yakni kalimat laa ilaaha illallah.

buku A. Per-tama ia menggolongkan rumah sewa dan kendaraan yang disewakan. Maka setiap sistem yang berkembang di muka bumi yang bersifat bathil harus ditolak oleh manusia (umat Islam) termasuk dalam hal ini ialah sistem ekonomi kapitalisme. juga perusahaan-perusahaan seperti petemakan unggas dan usaha sapi perah sama dengan unit perindustrian.4 Kalimat tauhid inilah pokok persoalan utama dalam Islam sebagai suatu sistem hidup. tabungan dalam bentuk premi asuransi dan dana pensiun. walaupun kurang original tetapi lengkap dilihat dari sudut hukum. seperti barang dagangan lainnya. 160. yaitu surat saham dan efek-efek. mesinmesin pabrik dan barang-barang modal lainnya. Kedua. Mawdudi menganggap bahwa hanya hasil produksi yang bisa dipasarkan dari unit industri yang dikenakan 2. di mana zat yang terkandung di bumi diserap oleh akar kemudian ditransformasikan melalui batang sehingga zat yang diserap itu berproses untuk menghasilkan buah.86 Ekonomi Islam: Sejarah. salah satu diantaranya adalah zakat atas mesin-mesin industri dan barang-barang modal. Kenyataan itu. Cit. Karya paling lengkap adalah Fiqh al Zakat. yang bathil harus dinafikan (ditolak) dan yang haq harus ditetapkan dalam jiwa dan menjadi keyakinan (aqidah_ideologi) setiap umat Islam. Beberapa hal masih belum memperlihatkan kesepakatan. ekonomi Islam secara makro memerlukan kebijakan publik yang dikeluarkan oleh negara (Islam) untuk mengatur tatanan masyarakat dalam menjalani fungsi dan tujuan hidupnya. Dalam paradigma Islam. Dan piranti utama yang kedua ialah kekuasaan “negara” sebagai alat transformasi sistem ekonomi Islam kepada masyarakat. Di mana muamalah merupakan salah satu bagian dari sistem Islam. Qardhawi. . Di antara para ahli ekonomi. dalam aplikasi sistem ekonomi Islam memerlukan piranti pendukung sehingga ekonomi Islam dapat dinikmati oleh seluruh umat manusia. sehingga progresivitas bisa diterapkan pada penentuan tarif zakat. rumah dan kendaraan yang disewakan. cakupannya. dari zakat. Mannan memuat bab mengenai keuangan negara secara lengkap dan kebijaksanaan fiskal. persoalan muamalah tidak dapat dipisahkan dari persoalan aqidah dan ibadah. dengan membebaskan barang modal dan mesin yang terpasang pada unit-unit industri. Di mana makna kalimat tauhid menurut syar’i. Abu Zahra mengusulkan 10% zakat atas keuntungan (pendapatan) bersih dari perusahaan-perusahaan tersebut. Abu Zahra dan Mawdudi membahas pemungutan zakat atas kekayaan semacam ini dan tarif zakat atas kekayaan tersebut. A. Cakupan Zakat Telah disepakati secara umum. la mengusulkan tarif zakat yang longgar. Sesuai dengan fungsi batang pada sebuah pohon. Dan mengaplikasikan ekonomi Islam merupakan sesuatu yang bernilai ibadah. Teori. 5 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Mannan juga menekankan perlunya diperhitungkan penyusutan harga dan selanjutnya menam-bahkan bahwa "masalah tarif zakat tidak bisa dipisahkan dari produktivitas yang berbeda dari satu industri ke industri lainnya". Akram berpendapat bahwa pendirian Mawdudi ini tidak sesuai dengan pandangannya mengenai zakat atas syarat-syarat saham dalam perusahaan-perusahaan industri. hlm. (Beirut: 1972). dalam semua kasus ini diusulkannya 10% pungutan dari keun tungan bersih sesudah penyusutan harga. yaitu rububiyah (hukum). bersama-sama dengan iman dan keterikatannya pada nilainilai moral dan prinsip-prinsip tertentu dalam organisasi.3 Karena itu. bahwa cakupan zakat harus diperluas pada beberapa bentuk kekayaan. jumlah minuman yang kena zakat. Dar Al Fikr. Muhammad Nejatullah Siddiqi.5 Persoalan ekonomi di dalam Islam terangkum dalam bab muamalah. bahwa persoalan mu’amalah (ekonomi Islam) terkait mutlak dengan persoalan aqidah dan ibadah. Lihat Tafsir Ibnu Katsir. dikenal juga tiga istilah yang tidak dapat dipisahkan.6 3 4 keuangan negara pada awal sejarah Islam yang digambarkan dalam kondisi dan situasi moderen. Dengan demikian. sesuai dengan makna syar’i yang terkandung dalam kalimat tauhid adalah terklasifikasikan kepada dua persoalan yang bertolak belakang. Nizam al Islam al iqtisad. mulkiyah (kekuasaan) dan uluhiyah (kemasyarakatan). Sekalipun demikian. Dari analogi tersebut dapat ditarik sebuah kesimpulan sementara. Cit.5% pajak tahunan. Zakat Inti dari keuangan negara Islam adalah zakat. Dengan demikian diaplikasikannya ekonomi Islam dalam kehidupan sehari-hari harus bersesuaian dengan aturan-aturan Islam. sosialisme. Op. Oleh karena itu negara merupakan salahsatu dari tiga soko guru dalam sistem ekonomi Islam. Op. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 275 ukul meliputi persoalan ihsan dan muamalah. Dalam bahasa Inggris ’The Law and Philosophy of zakat '. feodalisme dan lainnya. karangan Qardhawi. Piranti pendukung yang utama agar berjalannya sistem ekonomi Islam ialah sistem ekonomi memerlukan hukum sebagai pijakan beroperasinya. para mustahiq (yang berhak menerima zakat) dan pelaksanaannya telah dibahas secara terperinci. sesuai analogi kalimat tauhid yang di-qiyas-kan kepada pengertian pohon yang baik tersebut di atas. serta beberapa ahli ekonomi yunior telah menyampaikan pembahasan analitis mengenai zakat ini. Dengan demikian. yang tidak dikenal dalam masa permulaan Islam. Qardhawi membenarkan pandangannya setelah diadakan dua macam perubahan penting. kalimat tauhid merupakan pijakan filosofis ekonomi dan sistem ekonomi islam. 6 Muhammad al Mubarak.

Pengantar dan Penterjemah M. akan membuat fondasi lebih kokoh. dalam dekade ini. Sekalipun demikian. Keuangan Negara Kepustakaan yang luas mengenai keuangan negara dalam Islam banyak didapat dalam rangka peraturan yang jelas dari syari'ah mengenai masalah ini dan adanya bahan sejarah mengenai topik ini. pemilikan kekayaan pribadi harus berperan sebagai kapital produktif yang akan meningkatkan besaran produksi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hari ini pasar perbankan Islam dengan cepat membesar. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 87 Islamic Bank Berhad. Penyediaan modal fisik dan modal sosial terhitung sebagai kewajiban penting dari negara Islam modern. 40 10 M. walaupun kebanyakan bersifat sejarah dan deskriptif. Di mana sabda Rasulullah menyatakan: “adunya wasilah laa ghayah_ dunia itu sarana buka tujuan”. banyak program sudah dibuat dan haknya untuk intens serta fokus oleh Bank Negara untuk mengembangkan Malaysia pada cabang perbankan Islam yang lebih signifikan. Sistem ekonomi Islam merupakan antitesis dari sistem ekonomi kapitalis dan sosialis. Husein Sawit. 11 Al Qur’an. 9 M. bahkan selalu menjadi landasan pengembangan sistem hingga mencapai kemapanan sebagai suatu sistem. (Jakarta: Bangkit Daya Insana. Hari ini. Dan 20 tahun dari sekarang. Teori dan Model Ekonomi Islam. 280. Ali Aswaf. Dasar pemikiran itu biasanya disebut sebagai filsafat. 8 Oleh karenanya peranan ekonomi secra aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari sistem ekonomi Islam. Malaysia sudah menjadi negara terbesar yang mengembangkan sistem keuangan bebas bunga di dunia.10 Prinsip Al milku lillaahi wahdah_ kepemilikan itu satu-satunya ialah Allah. pemerintah setempat menunjukan komitmen untuk tidak ragu mengembangkan dengan semangat dan keuletan dalam sistem keuangan Malaysia. Metwally. seorang muslim harus sesuai dengan amanah pemilik harta. Op. model Malaysia sudah membuktikan dua hal dalam menghindari risiko spekulasi sebaliknya menciptakan profit untuk nasabah dan disukai investor. filsafat ekonomi meruanglingkupi tentang pendekatan menyeluruh dari suatu persoalan ekonomi.9 Sistem ekonomi Islam sesuai landasan filosofisnya harus mengacu pada prinsip al maalu maalalllah_ harta itu harta Allah. Islamic Culture Centre. keuangan Islam merepresentasikan multi jutaan dolar industri dengan tingkatan yang sudah sangat komprehensif dari produk. Dalam hal ekonomi. perdagangan dan keuangan. Minat kita tertuju pada cara kerja umum kebijaksanaan yang berasal dari Umumnya berbagai sistem yang berkembang di dunia memiliki dasar pemikiran yang pokok dan mendalam. 11 Oleh karena itu. hlm.M. melayani seluruh tingkatan dari konsumer dan bisnis yang meluas di antara umat Islam dunia. surat 57 ayat 7. Dalam Konferensi Internasional Bank Islam kedua yang diadakan bulan Februari lalu. Tan Sri Dr Zeti Akhtar Aziz. melayani Muslim dan non Muslim. servis. Oleh karena itu setiap manusia yang diberikan amanah akan harta harus memanfaatkan seoptimal mugkin dalam produksi guna memenuhi kesejahteraan bersama di dunia. 1970. Ph. sistem keuangan Islam memiliki pengalaman untuk tumbuh luar biasa dan menuju transformasi.274 Ekonomi Islam: Sejarah. Cit.. produk memuaskan. hubungan perindustrian serta perkembangan dan pertumbuhan. hlm. Di samping karya Aghnides "Mohammedan Theories of Finance". 73. Sistem Ekonomi Islam dan Beberapa Aspek Khusus Di dalam kerangka dasar seperti diuraikan di atas. hlm. Tambahnya Bank Negara Malaysia juga membuka tiga cabang di luar negeri untuk memimpin bisnis bank Islam di dunia. Baru saja dalam tahun-tahun ini. Sepanjang tahun. Beliau dia mengatakan meskipun sejarah perbankan Islam lebih singkat tetapi sudah berkembang dan melayani kebutuhan ekonomi lebih baik. 27. hlm. dan penggunaannya direncanakan untuk Muhammad Nejatullah Siddiqi. Dalam aplikasi ekonomi. 8 7 . termasuk kepemilikan alat produksi dan faktor produksi. Political Economy of the Islamic State. Dalam mengembangkan hartanya.10 Demikian pula halnya tentang bab-bab mengenai keuangan negara yang terdapat dihampir semua karya tulis mengenai sistem ekonomi Islam. University of Southern California. Pokok pemikiran itu tidak lepas dari sistem. Dan sistem ekonomi merupakan penguraian tentang methode dan sarana untuk menciptakan kesejahteraan umat manusia pada umumnya dan ekonomi pada khususnya. penulis-penulis kita telah membahas aspek khusus dan sistem demikian itu seperti keuangan negara. Umar Chapra. penasihat senior Citibank Berhad. The Economic System of Islam. Islam tetap mengakui kepemilikan pribadi manusia dalam batas-batas tertentu. jaminan sosial dan asuransi. Sekarang. (London: 1970). 7 Filsafat kemasyarakatan Islam (mua’malah). Di mana Islam menjamin kepemilikan masyarakat. juga harus mendapat perhatian dalam pengembangan sistem ekonomi Islam dan aplikasinya. 1995). berbagai jenis sumber daya dipandang sebagai pemberian atau titipan Tuhan kepada manusia. gubernur Bank Negara. Allen Tan. Teori. menyampaikan sentilan yang tidak terlalu keras: Bahkan. mendemonstrasikan sebagai sistem yang sangat kompetitif dari intermediasi keuangan. yaitu untuk diri sendiri dan untuk orang lain. memiliki pandangan yang sama. membayangkan suatu masyarakat ekonomi yang didasarkan pada pengarahan negara secara luas dan penyertaan di dalam bidang-bidang perekonomian.D Thesis. sejumlah karya spesialisasi juga ada. sistem ekonomi Islam menolak terjadinya akumulasi kekayaan yang dikuasai oleh beberapa orang saja. uang dan perbankan. Dalam ekonomi islam.

"Konsep sangat penting untuk kita mengerti. THB Pada 1997 Dewan Penasihat Ekonomi Syariah Nasional Malaysia dibentuk. Karena itu penting mendapat perhatian dalam sistem ekonomi Islam. Islam telah meletakkan sistem sosial yang seimbang. Penggunaan harta secara mubadzir dan sikap boros dilarang dalam agama. dan tabzir (berlebihan) harus dihindari. Malaysia membuka jalan dengan mengenalkan Lembaga Tabung Haji (LTH.12-13. namun prinsip dan filosofinya sudah dikemukan dalam Al Quran lebih dari 1400 tahun lalu. 12 Allamah Ibn Hazm menganggap. Cit." kata Dato' Dr Nik Norzrul Thani. Bank Islam kedua.. dengan pembentukan lembaga-lembaga zakat. Kesepakatan perbankan Islam sudah ada sejak tahun 1983. menunaikan zakat merupakan salahsatu kewajiban sebagai manifestasi ketundukan terhadap perintah Allah. (Jakarta: 1990). shadaqah dan warisan. yang juga anggota Bank Sentral Malaysia di Komisi Reformasi Hukum Bank dan Keuangan Islam menambahkan. padang rumput dan api”. sedikit kutipan unik dari perundang-undangan dan kemungkinan pertamakali tercapai dari kesepakatan parlemen untuk menciptakan perbankan Islam. Karena itu Islam tidak mengizinkan penimbunan harta kekayaan atau faktorfaktor yang memungkinkan timbulnya kemakmuran yang pincang. oleh karena itu penggunaan harta dalam aplikasinya di bidang produksi harus benar-benar direncanakan dengan sebaik-baiknya. Teori. Termasuk dalam hal penggunaan harta yang dikuasakan Allah atas setiap manusia ialah kewajiban untuk membantu kerabat dekat dan keluarga kecil dan anggota keluarga besar jika mereka dalam keadaan membutuhkan. kumpulan modal untuk bank Islam relatif lebih kecil dengan banyak area sekaligus potensial untuk tumbuh di sini. praktisi hukum yang menulis buku Legal Aspect of the Malaysian Financial Sytem. Dalam makna ibadah. kemudian manusia lupa kepada fitrahnya sebagai hamba yang harus selalu ingat kepada yang menciptakannya. Malaysia Pilfrim Fund Board) pada 1963 dengan membentuk dasar sektor Islam yang lebih modern.13 Seorang muslim yang kekayaannya melebihi ukuran tertentu (nisab) diwajibkan membayar zakat. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. non Muslim pun akan menggunakan konsep dan produk perbankan Islam. Pemerintah menciptakan Labuan Internasional Offshore Financial Center yang sekarang sebenarnya Islamic Wall Street. pemilik harta harus menghindarkan penggunaan hartanya yang dapat membahayakan orang lain atau merugikan kepentingan umum. Keseimbangan (fitrah) itu ialah keselamatan di dunia dan keselamatan di akhirat. Dan. Demikian halnya. 14 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Ato' Dr Nik. 40 . distribusi yang adil dari pendapatan dan Al Hadits. Op. Tak sedikit orang yang telah diberikan kekuasaan atas harta yang banyak. Banyak orang Islam sekolah di situ tetapi itu tidak membuat mereka terpinggirkan sebagai Muslim. Pustaka Firdaus." Konsep perbankan Islam sudah didefinisikan berubah dan tidak hanya sebagai perencanaan keuangan untuk orang Islam. Prinsip ini didasari oleh sunnah Rasul yang menyatakan bahwa. 10 tahun kemudian seluruh bank konvensional menawarkan pembiayaan Islam terpisah dari counter bank konvensional sekaligus dan saat itu pemisahan Islamic Clearing House dan Islamic Inter Bank Market (pasar uang dan transaksi antar bank) di Malaysia sudah dimulai. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 273 kepentingan orang banyak.40 Sejak itu bebapa perbankan Islam sudah mendapat lisensi seperti Commerce TIJARI Bank Berhad. Hong Leong Islamic Bank Berhad. baik yang bersifat untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan umum. mulai beroperasi 1999. Irfan Mahmud Ra’na.88 Ekonomi Islam: Sejarah. Bandingkan dengan bank konvensional. Dengan demikian harta di tangan seorang muslim harus bermanfaat atas masyarakat luas. tidak karena didasarkan agama semata sja. 32. Sesuai prioritas tujuan ekonomi Islam. Bank Muamalat Malaysia Berhad. Ini sesuatu yang saya tekankankan sebab ada banyak perbedaan tentang ini. "Setiap orang mempercayai ini. Dalam waktu dekat memenuhi kebutuhan orang Islam dengan konsep yang berubah dan lebih banyak lagi. 13 12 diharapkan Tan Sri Dr Zeti Akhtar Aziz. Maksudnya kita juga mengambil beberapa contoh untuk sekolah biara.14 Harta yang dikuasakan Allah kepada manusia merupakan suatu ujian yang sangat berat. gubernur bank sentral Malaysia dengan membuat cabang Bank Islam Malaysia. Dalam tahun yang sama Bank Islam Malaysia Berhad menjadi bank yang mengajarkan konsep Islam secara penuh(integral). hlm. Orang lain atau masyarkat mempunyai hak tertentu atas harta seorang pemilik. “masyarakat punya hak yang sama atas air." Sejarah bank Islam muncul dalam sistem keuangan internasional sekitar 1970. di mana sistem ekonomi Islam harus mampu menjaga fitrahnya manusia. Dia juga asisten pengarang dalam Law and Practice of Islamic Banking and Finance. tapi setiap individu memiliki hak menggunakannya untuk kebutuhan pribadi dan kepentingan bersama. yakni terciptanya kesejahteraan ekonomi yang diikuti dengan persaudaraan sedunia dan keadilan. hlm. Islam tidak mengakui hak milik absolut terhadap faktor-faktor yang berkaitan dengan produksi. Manusia yang menguasai harta tidak berhak untuk menghancurkan harta-harta yang berada ditangannya. Maka sejumlah zakat itulah yang menjadi hak delapan asnaf (golongan) mustahik. negara bertanggungjawab terhadap persediaan kebutuhan dasar setiap individu. tetapi konsep dan mengajar di sekolah biara juga bias bermanfaat dan saya kira ini harus lebih berusaha keras untuk menciptakan perhatian lebih tentang bank Islam kepada non Muslim. LTH merupakan tempat menabung bagi orang Islam yang ingin naik haji.

dan bila perlu lewat paksaan. Kebingungan tentang bank Islam tidak menjadi kejutan bagi Cherrie Chin. Islamic Publication. NIRA. 38 IMF yang mengurus soal ini menunjukkan dalam studi awalnya tentang perbankan Islam 1987. 436. 15 Untuk mencapai keadilan ekonomi. hlm. juga melarang Islam menerima bunga (riba. hlm. Dengan media itu dapat merubah kecenderungannya. melaporlan 70 persen dari orang Malaysia memilih perbankan Islam adalah pemeluk non muslim.19 15 16 Ibid. Memang tidak sesimpel yang diungkapkan. Abul A’la Maududi. Ketiga. "A Study on Islamic Banking Education and Strategy for the New Millenium-Malaysia Experience. Ma’asyiat el Islam. direktur eksekutif Prime Utilites Berhad Malaysia. undang-undang. 4. "Perbankan Islam tumbuh dengan trennya dan pasti lebih baik dari yang Waspada. 2 No. sistem ini disebut Ijara dalam Islam.. Dikatakan baru. misalnya. . Maka strategi dalam mengorganisir sistem ekonomi perlu mendapat perhatian dari para pemikir dan pelaku ekonomi Islam. lalu Mudhaib adalah variasi opini dari banyak aspek hukum. 4) Mengambil langkah-langkah positif di bidang produksi dan pembentukan modal guna mempercepat pertumbuhan dan menjamin keadilan sosial. 19 Fazlur Rahman." International Journal of Islamic Financial Services Vol. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 89 penguasa di seluruh dunia. sebelumnya senior treasury di Hong Leong Bank. Bank mendapatkan keuntungan dari menyewakan properti. 39 Sekarang setelah 12 tahun kemudian. Islam selain bergantung pada hukum publik yang ditetapkan oleh negara juga perhatian yang besar untuk ini dicurahkan atas pembentukkan bathin manusia lewat iman. Kini. termasuk perubahan dalam sistem kebijakan pemerintahan. yang dapat memeliharanya serta bersikap adil. dengan persentase yang sama aset perbankan Islam menjadi umum sebagai bank tradisional dalam menawarkan produk. mempelajari perubahan dunia Islam dan pertumbuhan sistem keuangan dengan konklusi Malaysia memimpin pasar sebagai salah satu keselarasan yang pas di Asia. sistem ekonomi Islam seolah merupakan sesuatu yang baru.3 persen saja yang bisa membedakannya dengan bank konvensional. 43. Islamabad. pornografi judi dan cabang dari industri-industri itu. tujuan ekonomi Islam harus terperinci dengan jelas.272 Ekonomi Islam: Sejarah. moral dan tingkah laku pelaku-pelaku ekonomi harus benar-benar mencerminkan seorang yang memiliki integritas terhadap filsafat ekonomi Islam yang mendasarinya. Karena itu upaya untuk menggali dan mengembangkannya sangat penting.16 Sistem ekonomi Islam adalah sistem ekonomi yang baru populer kembali setelah kehilangan masa jayanya pada beberapa abad silam. sistem ekonomi Islam itu bernaung dalam negara Islam. persetujuan untuk mengambil alih kepemilihan di akhir perjanjian biasanya ditulis dalam kontrak 30 tahun. pendidikan dan latihan akhlaq. 17 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Dato'nik Ezar Nik Bolia. Mereka meminjam uang untuk properti sebagai sewa. Op. hanya 27. institute penelitian nasional. Ada dua aliran pemikiran dalam Islam. sejauh keadilan sosial ekonomis menuntutnya. cara berfikirnya serta tertanamnya dalam diri manusia akan pengertian moral yang kuat. sikap. pembayaran berhenti. di mana negara harus mencampuri kemakmuran pribadi warga negara. sebagaimana yang dipraktikkan sistem bank barat yang mengimingi bunga). Hamid & Nordin. 18 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Islamic Studies. Lalu apa yang membuat perbedaan mendasar perbankan Islam dengan konvensional? Simpel saja. Cit. “Ekonomic Principles of Islami”. 18 April 2006. anggur. 18 Keterlibatan negara hingga sejauh ini tentunya bagi kepentingan dasar dari keadilan sosial ekonomi. Dia mengatakan.17 Idealnya. ibid. konsumen membayar sesuai komitmen berdasarkan kepercayaan. yaitu: pertama.. sejak itu kemudian lebih banyak dosen melakukan penelitian. 28. karena literatur sistem ekonomi Islam pada zaman dahulu tidak ditemukan atau “mungkin” belum tersusun secara sistematis yang dapat dipahami dan diaplikasikan oleh orang pada masa sekarang. Jika rumah dijual kemudian. meskipun nasabah Muslim dan non Muslim bertambah. Ada Sunni dan Shi'ah di bawahnya. Teori. Dalam laporan di AS tentang publikasi bisnis yang dibuat Global Finance 2004. Malahan dari sistem gadai tradisional dalam Islam esensinya didasarkan kepercayaan pada nasabah untuk membeli satu properti. ibadah. (Lahore: 1969). Untuk pengembangan sistem ekonomi Islam.. kasino. sehingga segala keperluan untuk berkembangnya sistem ekonomi Islam tidak menjumpai kesulitan. kelihatan memiliki kesadaran walau masih minim tentang itu. mengatakan ada empat perbedaan pemikiran dalam Islam yang bisa diinterpretasikan dalam hukum syariah. 3) Perbaikan penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diakibatkan oleh mekanisme pasar dengan bimbingan dan pengaturan maupun dengan campur tangan langsung serta partisipasi dalam prosesnya. peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan khusus yang ditetapkan oleh negara. 2) Menciptakan kondisi sehat di dalam pasar guna menjamin fungsinya dengan baik. ajaran hukum Islam atau syariah melarang investasi dalam minuman keras. 30. Ketika Malaysia menelurkan groundwork (sistem dasar) dalam sektor finansial kelihatannya banyak didukung orang non muslim sebagai penggerak pertumbuhan. 39 38 kemerdekaan pribadi di dalam konteks kesejahteraan masyarakat. Kedua. Setidaknya peranan negara dalam kehidupan ekonomi Islam meliputi beberapa hal di antaranya: 1) Menjamin kesesuaian dengan kode etik Islam dari tiap pribadi lewat pendidikan. hlm. Studi di Malaysia 1994 menyatakan penduduk yang tahu bank Islam mendekati 100 persen. hlm. beberapa segi yang harus dikaji.

Sekarang sangat menarik karena persentase non muslim lebih besar di dalamnya. Cit.22 dibayar. Istilah syariah pada dewasa ini di Indonesia telah melengkapi kamus politik. Teori. Terbukti. sementara NPL kredit non-KUK mencapai 21. sehubungan dengan usaha mempertahankan keseimbangan sosial masyarakat. Di Indonesia. waris. 22 Muhammad Nejatullah Siddiqi. dan juga diproyeksikan untuk tahun 2001 kredit bermasalah (NPL . Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). hlm. dibandingkan kredit non-KUK. Jizyah. dan Shadaqah Dalam negara Islam di masa jayanya. Label “syariah” yang melekat pada produk ekonomi dan perbankan belum tentu Islam adalah kembali kepada landasan filosofis sistem ekonominya.715 trilyun terkait dengan 200 obligor besar.non performing loans) kredit KUK hanya lima persen. kifarat. (al Qahirah: Dar al-Tahrir Lil Tiba’ah wal Nashr. serta sederhana dalam prosedur. Kerjasama Ekonomi Syari’ah (Kasus Malaysia dan Jepang) Perbankan Islam telah menjadi perhatian dunia internasional dengan sistem yang fair sebagai kebutuhan alternatif sistem keuangan bagi penduduk Muslim. lembaga keuangan negara disebut dengan Baitul Maal. Bila seorang rakyat kecil ingin membuka usaha. Istilah syariah mempunyai arti hukum. yang mencapai Rp 242. Infaq. Di Indonesia sebaliknya.000 untuk mendapatkan semua surat-surat itu. itu adalah bukan Islam. yaitu Baitul Maal.6 trilyun. 37 Ahmad Husaini.496 UKM yang menjadi pasien BPPN. Filsafat ekonomi Islam sebagaimana diurai di atas berpijak pada makna kalimat tauhid sebagai landasan filosofisnya. wasiat. bila ditelusuri lebih lanjut justru yang besar itulah yang membuat terpuruknya perekonomian negeri ini. Praktis sistem-sistem lainnya di dalam Islam tidak terpakai. bahkan modal usaha pun dibantu. Padahal. Simak saja jumlah kredit macet 200 obligor besar yang kini menjadi pasien BPPN. bahwa Islam merupakan suatu sistem yang bersifat universal melingkupi seluruh tatanan hidup dan kehidupan umat manusia di muka bumi. 20 . Ini karena tingkat kepatuhan nasabah usaha kecil lebih tinggi. dll. Shadaqah. warung atau usaha yang dibuka oleh rakyat kecil justru setiap saat terancam penggusuran atas nama pembangunan. Namun.90 Ekonomi Islam: Sejarah. riset ini penting sebagai awal menjadi Mulai dari mendapat surat keterangan domisili dari lurah. uluran tangan yang antusias akan diberikan. maka sekalipun dikatakan “ekonomi syariah” atau “perbankan syariah”. 50. Adanya perbendaharaan negara merupakan sarana untuk menunaikan tanggung jawab negara. Cit. yang merupakan sumber penerimaan keuangan Negara Islam yang utama ialah zakat. jika dirangkaikan dengan istilah Islam_ syariah Islam berarti hukum Islam. Bahkan. dikenal suatu badan yang dapat mengelola sumber keuangan dari umat islam. kreditnya hanya sebesar Rp 13. maka sistem dan aplikasi sistem ekonomi itu ialah Islam. kecenderungan penggunaan label “syariah” sangat marak.20 Teori Zakat. cukup dengan tidak membuat kebijakan yang diskriminatif. Kalangan pelaku UKM menyatakan minimal dibutuhkan Rp 200. Op.6 trilyun. ghanimah. ekonomi dan keuangan. Akhir tahun 2000. Majalah Malaysia Tatler melakukan investigasi bagaima dual banking terjadi di negara tetangga itu. Di Banglades. 21 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Sementara dari 213. Dari semua penerimaan itu. sudah sebuah berkah yang besar buat UKM. dibanding nasabah usaha besar.. termasuk dalam hal ini ialah sistem ekonomi Islam. Pada masa sekarang di dalam negara modern disebut dengan Kantor Perbendaharaan Negara atau disebut juga dengan Kas Negara. akan tetapi ketersediaan dana yang tepat waktu dan tepat jumlah. hingga Surat Tanda Daftar Usaha Perdagangan (STDUP). Bahkan telah menjadi trade mark atas suatu produk ekonomi dan keuangan. di mana negara pada masa sekarang lebih banyak menggunakan sistem politik demokrasi. Dalam sistem ekonomi Islam. wakaf. dari data Bank Indonesia sepanjang krisis moneter berlangsung KUK senantiasa mempunyai tingkat kolektibilitas kredit lebih baik. hlm. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 271 Syariah (Label ‘Syariah’ belum tentu Islam) Sebagaimana telah diuraikan di atas. Infaq. 126.21 Seiring dengan tidak berlakunya sistem politik Islam. 1971). dan tidak "mengganggu". Pemerintah dalam situasi seperti saat ini memang tidak bisa dituntut untuk bersikap sama dengan yang berlaku di Australia dan Banglades. Kini. yang dibutuhkan oleh UKM bukan subsidi.4 persen. 37 Kondisinya sangat kontras bila dibandingkan dengan yang berlaku di Australia. namun banyak invisible cost yang harus dibayar oleh para pelaku UKM. yang ujung-ujungnya adalah "memanjakan" yang besar (konglomerat). geliat kebangkitan Islam lebih bersifat kultural. salab. Jika dalam teori maupun dalam aplikasinya berpijak pada pengertian kalimat tauhid. 80 persen uang yang beredar di negara itu dikelola oleh lembaga swadaya masyarakat yang mengembangkan berbagai jenis perekono-mian rakyat. berbagai peluang ditawarkan. Namun apabila terjadi sebaliknya. sistem politik sosialis dan sistem politik feodalis. fai. karena pasar potensial di Indonesia adalah muslim. Op. al-Ilm wal-mal fil Islam. oleh karenanya sistem-sistem yang ada dalam Islam yang dapat diaplikasikan di dalam lingkungan negara yang bukan negara Islam lebih bersifat penyesuaian. hibah. itu pun Rp 3. Total kredit macet UKM tersebut masih jauh dibawah kredit macet Texmaco Grup yang mencapai Rp 17 trilyun. Sumber penerimaan Baitul Maal ialah Zakat.

tetapi wajib atas setiap muslim yang telah memiliki jumlah zakat fitrah tersebut.270 Ekonomi Islam: Sejarah. perniagaan. Kepengurusannya terdiri dari unsur masyarakat dan pemerintah. nishab-nya ditentukan syari’ah dengan tujuan semata-mata untuk mensucikan diri dan harta mereka. Padahal. juga tidak mampu secara cepat menyesuaikan diri dengan tuntutan perubahan mode di masyarakat. Ada juga zakat lain yang bersifat tahunan. surat at-Taubah ayat 60. serta punya kedekatan budaya dan psikologis dengan nasabahnya. program LKM menjadi satu-satunya program "unggulan" untuk memberdayakan UKM. Punya anggota produktif minimal 45 orang. laut. Termasuk dalam prosentase pembagian ini adalah kekayaan hewan. termasuk produk yang diminati oleh konsumen di luar negeri. 25 Al Qur’an. Selain ketidakmampuan menjaga konsistensi mutu. Meski secara resmi tidak ada pungutan yang harus Di Indonesia. sesuai dengan madzhab Umar bin Abdul Aziz dan Abu Hanifah. luwes dalam bertransaksi. dan tidak adanya kegiatan pendampingan untuk menjaga kontinyuitas keberhasilan usaha kecil atau mikro. ketimbang instansi yang benar-benar peduli dan serius memberdayakan UKM. Yaitu tidak ketatnya manajemen penyaluran.5%) dari modal keuangan atau perniagaan. Zakat merupakan kewajiban berkala yang pengambilannya berulangulang setiap satu haul (perhitungan tahun hijriah) baik dari uang. Bab III. Perilaku birokrasi ikut mempersulit keberadaan UKM. tidak ditetapkannya sanksi bila ada pelanggaran penyaluran dana. antara lain dari faktor lokasi yang memungkinkan lembaga itu menjangkau nasabah pengusaha kecil dan mikro. zakat jenis ini tidak mensyaratkan adanya nishab. udara dan sebagainya zakatnya adalah dua setengah persen (2. Menurut pendapat mayoritas ulama fiqih. pasal 6-7. yang diwajibkan atas setiap kepala yaitu zakat fitrah. belum pernah mendapat bantuan dana bergulir dari proyek sejenis dalam lima tahun terakhir. Ibid. 26 Al Qur’an. Atas dasar undang-undang ini pengelolaan zakat di lembagakan.23 Badan ini dibentuk dari tingkat nasional hingga tingkat kecamatan. “yang diambil dari kaum kaya dan diserahkan kepada kaum miskin dan disalurkan pada delapan alokasi penyaluran yang telah ditentukan oleh Al-Qur’an. berfirman. dan lolos dari seleksi yang dilakukan oleh tim pengawas di tingkat kabupaten dan kota. surat al-Baqarah ayat 267. maupun setiap panen atau menuai tanaman dan buah-buhan. bagi sebagian besar UKM yang banyak terdapat di daerah lemahnya manajemen dan penerapan teknologi menjadi kendala untuk berkembang lebih lanjut. Hal-hal yang bersifat teknis pelaksanaan diatur dengan kebijakan yang dikeluarkan menteri. tidak perlu berbadan hukum. Ketidakpahaman terhadap karakter UKM telah membuat persepsi pemerintah meleset dalam melihat UKM. Persyaratan yang ditetapkan untuk menjadi LKM yang layak mendapat alokasi dana dari Menegkop. Yaitu berupa sedikit kelebihan dari 23 24 Undang-Undang Republik Indonesia No. Bagi produk yang berorientasi ekspor. namun ada kerawanan-kerawanan yang patut diwaspadai. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 91 maka dana itu akan ditarik kembali dan akan diberikan kepada LKM yang lain yang membutuhkan. untuk mengakomodir masyarakat (Islam) dalam menunaikan kewajiban agama telah ada undang-undang tentang pengelolaan zakat. Zakat yang diwajibkan Allah atas harta orangorang yang kaya. kecuali orangorang yang memiliki penghasilan yang terbatas yang tidak mencapai nishab syar’i (batas minimal jumlah harta yang diwajibkan syari’ah untuk dizakati). Allah swt. 25 Dan. karena tampaknya pemerintah hanya melihat persoalan pendanaan yang menjadi hambatan bagi UKM. Ia dihitung dengan sepuluh persen (10%) atau lima persen (5%) dari setiap penghasilan pertanian yang dimakan atau yang tidak dimakan. firman Allah menyatakan: “… Dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu”. Kantor Menegkop hanya seperti melaksanakan program "bagi-bagi rezeki".24 Salah satu sumber utama yang membiayai jaminan penghidupan dalam masyarakat Islam adalah zakat. sebagai kelebihan dari persedian makannya di malam dan hari idul fitri. Akibatnya. ketergantungan kepada eksportir pengumpul yang banyak tersebar di sentra-sentra industri kecil telah membuat margin keuntungan yang diperoleh UKM jauh lebih kecil dibanding kalau dapat melakukan ekspor sendiri. 38 Tahun 1999. maskapai (perusahaan transportasi) darat. Perizinan yang berbelit-belit dan tidak transparan telah membuat UKM terjebak dalam ekonomi biaya tinggi. bangunan (properti). Zakat –dalam konteks keseluruhan umat—bukan jumlah yang sedikit. Tidak ada seorang pun yang terma’afkan dari kewajiban zakat. dalam bahasa undang-undang disebut bahwa badan yang berhak menerima sumber penerimaan sebagaimana sumber penerimaan Baitul Maal ialah Badan Amil Zakat. . Akan tetapi harus mengakar di masyarakat dan sudah melakukan usaha simpan pinjam secara aktif kepada anggota minimal dalam setahun terakhir. Teori.26 Diqiyaskan (dianalogikan) kepadanya –menurut tarjih kami—penghasilan pabrik (industri). Hingga menjelang berakhirnya tahun 2001. Kendala melakukan ekspor secara individu akibat dari keterbatasan mendapat akses informasi pasar global. yaitu Undang-Undang No 38 Tahun 1999. hewan ternak. Meski ada keunggulan yang melekat pada LKM dibanding bank umum.

pemerintah melalui Kantor Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah pada pertengahan tahun 2001 mengeluarkan kebijakan mengembangkan lembaga keuangan mikro (LKM). syi’ar terbesar dan ruku Islam ketiga. yaitu sebagai kewajiban agama. Menyahuti gagasan yang dilontarkan oleh banyak pihak itu. dan tidak membedakan pengertian antara pengusaha dan perusahaan telah melahirkan berbagai salah pengertian dan kebingungan di jajaran para pengambil keputusan.27 Zakat tersebut –dalam konteks umum—menjadi sumber dana yang sangat penting.92 Ekonomi Islam: Sejarah. penyalurannya bersifat langsung secara perseorangan.28 Karena sistem Baitul Maal sebagai badan yang berwenang menghimpun dan mendayagunakan sumber penerimaan dari shadaqah. mendefinisikan kredit dari Rp 10 juta . Bila pengelolaan dana tersebut berjalan baik. Ia memohon kepada Allah supaya diterima. yaitu desa. Di masa Khalifah Abu Bakar. Ia memiliki jumlah nishab (kadar). Dana ini lebih kecil dibanding tahun 2000 yang masih sebesar Rp 350 milyar. Juga kenyataan itu dapat dilihat dari adanya pengemis di jalan-jalan atau yang berjalan dari pintu ke pintu.” 29 27 28 Yusuf Qardhawi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 269 bahan makanan pokok di negerinya –atau nilai harga menurut pendapat yang benar—yaitu satu sha’ atau sekitar dua setengah kilogram. yang sudah diketahui oleh orang-orang yang berkewajiban ataupun orang-orang yang berhak menerimanya. . mandiri. LKM akan dikembangkan di 175 kabupaten. Kewajiban Berinfaq Perintah berinfaq datang setelah perintah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. maka potensi keuangan kaum muslimin yang berkembang di masyarakat.20 persen membuat UKM sektor riil tidak mampu lagi bergerak. zakat buka sekedar kebaikan pribadi atau shadaqah suka rela. tetapi “hak yang ditentukan”. Memiliki tingkat pewajiban yang sangat tinggi.Rp 5 milyar sebagai pinjaman usaha menengah. karena bentuknya yang koperasi. infaq dan zakat tidak seperti di negara Islam. Di dalam al-Qur’an dan Sunnah. tidak menjadi ekonomi berbiaya tinggi. seperti shalat dan puasa. khususnya di pedesaan. Bahkan. 29 Al Qur’an. perbankan mematok suku bunga kredit yang sangat tinggi. Teori. Ketiga. yang lambat laun akan menjadikan pedesaan kompetitif dalam tatanan perekonomian global. Op. Gagasan ini mudah diucapkan. moral dan perundang-undangan. Dana kompensasi subsidi BBM tahun 2001 yang dialokasikan kepada program Menegkop sebesar Rp 50 milyar. Ibid. Berkembangnya lembaga kredit di tingkat masyarakat yang paling bawah akan berdampak positif terhadap pengembangan kawasan pedesaan. kredit Rp 100 juta . Selama ini KUD yang dipenjarakan diharapkan dapat menjadi lembaga pembiayaan yang efektif dimasyarakat. bagi orang yang menetang pembayarannya kepada jama’ah Islam (negara Islam) wajib diperangi. kebijakan perkreditan untuk sektor UKM tidak pernah tepat sasaran. ia menempati urutan sesudah syahadatain dan menegakkan shalat. Dalam al-Qur'an perkataan iman banyak digabungkan dengan infaq.ra. Disamping itu. Hal demikian menunjukkan dengan jelas bahwa perintah tersebut sebagai suatu keharusan (kewajiban) bukan sekedar sebagai bimbingan atau himbauan. Hukum …. ia juga merupakan pajak resmi yang pemungutannya dilakukan oleh negara Islam dari para pemilik harta dan disalurkan kepada orang-orang yang berhak menerimanya (melalui para amilnya). Cit. namun hingga saat ini peran itu belum dapat dijalankan dengan baik. Sebab masyarakat akan terbantu dalam pendanaan untuk mengembangkan potensi-potensi usaha di wilayahnya. kalau mereka beriman kepada Allah dan hari kemudian dan menafkahkan sebagian rezki yang telah diberikan Allah kepada mereka? Dan adalah Allah Maha Mengetahui keadaan mereka. Ketidakseragaman dalam mendefinisikan kredit untuk UKM. Ia merupakan kewajiban yang agung. dan sejahtera dalam mekanisme pasar Bila semua itu berjalan. sekitar 17 . tanpa distorsi-distorsi. Suatu pajak dimana orang yang menyembuyikannya akan dijatuhkan sanksi. Zakat –seperti disyariatkan Islam—memiliki beberapa karakteristik yang menjadi ciri khasnya. KUD justru menjadi penghambat pengelolaan lembaga keuangan yang profesional. dan tiap kabupaten mendapat dana untuk lima hingga enam LKM.. seperti firman Allah. digunakan untuk modal pengembangan LKM.Rp 200 juta sebagai kredit konsumtif. Dengan situasi seperti itu. ”Apakah kemundharatan bagi mereka. Ini hanya bisa terjadi bila pemerintah dapat menciptakan iklim. Akibatnya. sehingga perekonomian di tingkat terbawah. antara lain: pertama. Zakat ini (baik zakat atas harta atau zakat fitrah) adalah suatu ibadah yang dijadikan seorang muslim untuk ber_taqarrub kepada Allah. kenyataan itu sangat nampak ketika bulan ramadhan tiba. sesuai hukum ekonomi maka investasi akan berkembang di pedesaan. Keberadaan lembaga kredit di pedesaan akan menstimulasi masyarakat pedesaan menjadi masyarakat yang maju. Hal itulah salah satu alasan dibentuk pemerintahan. akan tetapi tidak sederhana untuk dilaksanakan. haul (waktu) dan alokasi penyaluran yang telah ditentukan. Kedua. keberadaan lembaga keuangan yang dapat melayani kebutuhan ekonomi rakyat menjadi mutlak adanya. Apalagi. dan hanya di kawasan yang investasinya berkembang pertumbuhan akan terjadi. Setiap LKM akan mendapat alokasi dana sebasar Rp 50 juta. surat an-Nisa (4) ayat 39. Pemerintah dalam menggerakkan lembaga keuangan yang dekat dengan UKM.

riwayat Muslim. Bahkan dengan berlebihan beberapa kalangan menjadikannya sebagai monumen bagi dunia usaha dan perbankan.”30 Dan dalam firman-Nya yang termaktub dalam surat al-Anfal. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 93 saat badai krisis menghantam sejak pertengahan tahun 1997 hingga awal tahun 2001. baik wajib maupun sunnat. Teori. menabung untuk keluarganya sebagai persediaan hidup mereka selama setahun. menyatakan: ”(Yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib. Al-Qur'an menjadikan infaq sebagai sifat dasar orang-orang mu'min seperti mendirikan shalat yang merupakan tiang agama. Sementara. maka perbankan akan lebih "ramah" kepada UKM. baik dari sisi makro maupun mikro. surat al-Baqarah (2) ayat 3. namun tidak pernah terangkat ke permukaan. Fakta itu semakin menguatkan dugaan berbagai pihak bahwa sektor ini memang kuat dan fleksibel. niscaya akan terkumpul padanya jumlah besar dari harta benda yang dapat mereka daya gunakan untuk kebaikan dan keberkatan seluruh masyarakat sehingga dapat menutupi berbagai kekurangan dalam kehidupan ekonomi. Barangsiapa yang menafkahkan sebagian yang ia dapatkan dari penghasilan. menetapkan kredit Kupedes (Kredit Usaha Pedesaan) hingga Rp 50 juta. Apakah berupa zakat yang diwajibkan? Ataukah shadaqah sunnat? Ataukah nafkah atas keluarga? Para ahli tafsir menguatkan bahwa lafadz tersebut mencakup setiap infaq. semua pinjaman dengan nilai maksimum Rp 500 juta termasuk dalam KUK. bahwa sebagian rizki dinafkahkan dan sebagian lain ditabung. padahal bila paradigmanya dibalik. surat as-Syuraa (42) ayat 38. dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka. (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka. nafkah atas diri sendiri maupun keluarga. atau nafkah untuk kebaikan jamaah (masyarakat) dan untuk sabilillah (perjuangan di jalan Allah). Ini sebenarnya fakta lama. yang tidak termasuk dalam KUK adalah pinjaman yang disalurkan kepada perusahaan yang memiliki aset produktif lebih besar dari Rp 200 juta.32 Para ahli tafsir berbeda pendapat tentang batasan yang dimaksud dengan infaq ini. 31 30 . surat al-Baqarah(2) ayat 3. Menurut survei BIRO diketahui 60 persen UKM memiliki rasio penjualan ekspor lebih dari 40 persen. dalam hadits shahih disebutkan bahwa Nabi saw. karena hal tersebut termasuk mengambil sebab kausalitas yang disyariatkan. yang kini harus menjalani "rawat inap" di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) karena harus direstrukturisasi. bahkan 29 persen diantaranya rasio ekspornya diatas 86 persen. Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benamya. 32 Al Qur’an. surat al-Anfal (8) ayat 2-4. Penghargaan yang tinggi terhadap UKM layak diberikan. Sebagaimana Firman Allah dalam menggambarkan sifat orang-orang muttaqin di permulaan surat al-Baqarah. Terpaan badai krisis yang hingga kini belum dapat ditepis seluruhnya itu telah memberi kesadaran akan keberadaan UKM. 34 Al hadits. setidaknya ini tampak dari rendahnya distribusi kredit kepada UKM. dan berbagai pujian yang dilontarkan kepada sektor ini ternyata tidak berbanding lurus dengan kepedulian untuk mengangkat sektor UKM ke jenjang yang lebih tinggi dalam kancah perekonomian negeri ini. di lain sisi banyak perusahaan afiliasi konglomerat yang harus dilikuidasi karena tak mampu lagi bertahan.268 Ekonomi Islam: Sejarah.34 Apabila umat Islam sudah terbiasa menabung dan telah menjadikan hal itu sebagai suatu kebiasaan. 33 lihat. UKM masih dipandang sebelah mata. yaitu melihat UKM sebagai mitra dan konsumen yang potensial untuk dibesarkan. Padahal. Bank lainnya. dan omzet yang lebih besar dari Rp 1 milyar per tahun. UKM telah menunjukkan eksistensinya dalam perekonomian nasional dengan pelbagai kontribusi. Kisah sukses UKM. yang selama ini cenderung mengabaikan keberadaannya. Mereka memandang UKM sebagai pengusaha lemah yang tidak memiliki modal besar. BRI misalnya. maka kecil kemungkinan untuk jatuh miskin. karena terbukti bank-bank yang berorientasi pada kredit kecil terselamatkan. yang mendirikan shalat dan menafkahkan (menginfaqkan) sebagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka.”31 Selain itu. juga dalam surat makiyyah dinyatakan:”Dan bagi orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat. Berbeda dengan bank-bank yang berorientasi pada konglomerasi. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezki (ni'mat) yang mulia. Tidak ada keseragaman definisi KUK dikalangan perbankan. Al Qur’an. sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka. Ketidakpahaman terhadap karakter UKM tercermin pula dalam menetapkan definisi kredit usaha kecil (KUK). dan apabila di-bacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya. Sementara bank-bank lain memiliki definisi yang berbeda terhadap kredit UKM. Ini karena perbankan tidak mengubah paradigmanya. Artinya. 33 Di antara rahasia ungkapan al-Qur'an bahwa ia menjadikan infaq yang diminta tersebut adalah dari sebagian rizki yang telah Allah berikan. Tafsir al-Qurthubi. BI memberi definisi. Bahkan. sehingga tidak memerlukan lagi Al Qur’an. bertambahlah iman mereka (karenanya) elan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. Sepanjang tahun 2001 kredit kepada UKM dan Koperasi (UKMK) hanya sekitar Rp 22 trilyun dari total kredit perbankan sebesar Rp 300 trilyun. termasuk kredit mikro. Ini tidak berarti meniadakan tawakal kepada Allah dan sifat zuhud akan duma. jika kita cuplik kembali datai BIRO. malah muncul 99 UKM yang berorientasi ekspor. menyatakan:”Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka.

sehingga mereka bisa ke luar masuk pasar lokal maupun ekspor lebih cepat. Di antara rontoknya konglomerat karena belitan utang. Tahlukah adalah mengurusi harta benda dan membenahinya serta meninggalkan jihad. seperti yang dikatakan seorang penyair dulu: “Jika anda melunasi utang dengan utang yang lain tidak akan menjadi pelunasan.5 persen omzetnya di bawah 1 juta dollar AS.229). sebagian besar UKM justru tetap bertahan. Dalam pandangan Islam uang adalah flow concept. karena spekulasi tidak diperbolehkan. surat al-Baqarah (2) ayat 275-279. rotan. sejak krisis melanda negeri ini pada pertengahan tahun 1997 hingga saat ini. untuk itu dianjurkan sebaiknya menggunakan uang. Prinsip kata sektor ini begitu fleksibel.Senin 3 Desember 2001. Orientasi Pertama: Infaq di Jalan Allah. dan kelapa sawit. Orientasinya penting dipahami oleh umat Islam sesuai dengan kadarnya. IbnuJarir. dan bunga yang telah memberatkan bangsa dan masyarakat sampai mereka berusaha melunasi utang dengan utang yang lain. Mereka pun relatif mampu mencapai optimalisasi produksi. dan Abu Said Al Hudri. Namun yang lebih menakjubkan adalah. karena hal itu berarti megurangi jumlah uang yang beredar. Abu Ayyub al-Anshari berkata. surat al-Baqarah (2) ayat195. Lalu Allah menurunkan kepada kami dan menjawab apa yang telah kami katakan. Mereka mampu hidup dengan modal sendiri. seperti firman Allah: "Dan berinfaqlah (belanjakanlah hartamu) di jalan Allah. padahal Allah-lah yang mempusakai (mempunyai) langit dan bumi? Tidak sama diantara kamu orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang Al Qur’an.35 Pengusaha Kecil dalam Sistem Ekonomi Syariah Tahan banting. Abu Hurairah. riwayat Atha bin Yasar. mebel. Abu Ya'la.94 Ekonomi Islam: Sejarah. Uang adalah milik masyarakat sehingga menimbun uang di bawah bantal (tidak produktif) dilarang. Al Qur’an. kalau pun ada dukungan bank itu pun jumlahnya tidak besar. Seruan berinfaq ini dianjurkan oleh al-Qur'an dalam berbagai macam cara dan bentuk.” Orientasi Infaq yang Dituntut Umat Islam dalam kewajibannya menunaikan infaq terdapat dua orientasi. janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.”36 Dalam sebuah hadits terdapat interpretasi tentang "tahlukah' dengan menahan tangan dari infaq di jalan Allah. ia menshahih-kinwya. Dalam bentuk pengingkaran dan hasungan. alangkah baiknya seandainya kita mengurusi harta kita dan membenahi apa yang telah hilang darinya. Tampaknya beliau melarang bentuk pertukaran seperti ini karena ada unsur riba di dalamnya”. Kegiatan ekspor UKM terbanyak terjadi di sub sektor industri tekstil. Zainul Arifin.34 Dalam konsep islam tidak dikenal money demand for speculation. Bergugurannya perbankan tidak membuat para pelaku UKM gamang. Sehingga dalam menunaikannya. komisi. Terbukti dari data yang ada. "tahlukah" adalah menyibukkan diri dengan kepentingan-kepentingan pribadi dengan mengabaikan problematika umat. melainkan utang di atas utang yang lain. Istilah yang mungkin tepat untuk menggambarkan keberadaan usaha kecil dan menengah (UKM) ditengah situasi yang serba tidak menentu dan penuh ketidakpastian. maka sebagian kami berkata kepada sebagian yang lain secara sembunyi-sembunyi: Sesungguhnya harta kita telah hilang dan Allah telah menguatkan Islam serta banyak penolong-penolongnya. 36 Kompas. sibuk dengan mengembangkan harta benda pribadi dan meninggalkan jihad di jalan Allah. Teori. 16. 36 35 menyetujui transaksi-transaksi dengan sistem berter. ketika Allah telah menguatkan Islam dan orang-orang yang menolongnya (pengikutnya) semakin banyak. produk tekstil. sepatu. atau ketidakmampuan optimalisasi kapasitas produksinya karena seretnya pasokan bahan baku yang harus diimpor. sehingga harus selalu berputar dalam perekonomian. hlm.. ”Dan mengapa kamu tidak menafkahkan (sebagian hartamu) pada jalan Allah. bin Hamid bin Hatim. yang 41. kekuatannya untuk bertahan semakin besar.” 37 Jadi. dan berbuat baiklah karena sesungguhnya Allah menyertai orangorang yang berbuat baik. Menurut data Survei Business Intelegence Report (BIRO) tentang prospek UKM Nasional yang dilaksanakan Februari-April 2001 di wilayah Jabotabek menunjukkan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 267 pinjaman Luar Negeri yang didasarkan pada sistem riba (bunga) yang haram dan telah dimaklumatkan perang oleh Allah dan Rasul-Nya terhadap orang yang melakukannya. Ada yang berbentuk perintah dan ancaman. mainan anak-anak. . dan selebihnya usaha kecil. jumlah usaha yang masuk dalam kelompok ini mencapai 40 juta unit. lalu 72. Pengusaha di skala itu masih terus bergerak walau memikul beban yang lumayan berat. Itu data strata UKM berdasarkan modal. atTirmidzi. di 34 35 Al Hadits. selain karena faktor ekonomi juga karena faktor keikhlasan. "Sesungguhnya ayat ini turun berkenaan dengan kami orang-orang Anshar. 36 Pada masa krisis ini kontribusi kegiatan ekspor terbesar diberikan oleh kelompok UKM. namun tetap masih bisa berdiri dan berjalan. Cit. dan al-Halda. Menurut syarah Bukhari dan Muslim.000 di antaranya masuk kategori usaha menengah. Bagi UKM memiliki kandungan lokal yang besar. 80 persen dari UKM memiliki investasi di bawah 1 juta dollar AS. an-Nasa'i dari Abd. kerajinan kulit. Abu Said. 37 Ibnu Katsir di dalam tafsirnya me-nil bat-tan riwayat tersebut kepada Abu Daud. seperti di dalam ayat. 35 Kita melihat rahasia pelarangan dan peperangan ini pada milyaran utang. karena kekuatan modal kerja mereka tidak bergantung sepenuhnya pada lembaga perbankan. Op. (Ibnu Katsir 1/228.

266 Ekonomi Islam: Sejarah.39 Dalam firman-Nya yang lain Allah swt menyatakan: ”Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah. Islamic Studies. seakan-akan yang mereka maksud dari salah satunya adalah pertanyaan tentang alokasi nafkah. pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah). lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: 'Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri.. maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu. Karena zakat merupakan inti dari keuangan Negara Islam. dan pada masa Rasulullah telah dipandang sebagai suatu sistem yang sangat lemah. “Ekonomic Principles of Islami”. 43. orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan. hlm. 3) Perbaikan penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diakibatkan oleh mekanisme pasar dengan bimbingan dan pengaturan maupun dengan campur tangan langsung serta partisipasi dalam prosesnya. penasaran sehingga mereka mengajukan pertanyaan kepadanya: Apa yang mereka nafkahkan? Al-Qur'an menyebutkan pertanyaan dari mereka ini dua kali. surat at-Taubah (9) ayat 34-35. Muhammad Nejatullah Siddiqi. 41 Al Qur’an. 4) Mengambil langkah-langkah positif di bidang produksi dan pembentukan modal guna mempercepat pertumbuhan dan menjamin keadilan sosial. 47. . maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya. 16. tentunya bagi setiap warga negara tidak ada lagi kewajiban setelah menunakan zakat.30 Mata Uang Dinar Pada dasarnya Islam memandang uang hanya sebagai alat tukar. yang mempunyai kewajiban. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 95 harus mencampuri kemakmuran pribadi warga negara. Ibid. hlm. pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka Jahanam. surat al-Hadid ayat 10. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah. 50. 32 Zainul Arifin.29 Dalam negara Islam perbendaharaan negara (baitul maal) merupakan sarana untuk menunaikan tanggung jawab negara. 30 Muhammad Nejatullah Siddiqi. 73. Pemikiran Ekonomi Islam. lalu beliau ingin menggantinya dengan dengan sistem pertukaran melalui uang. 33 Rasulullah bersabda: “Ternyata Rasulullah tidak Fazlur Rahman." 41 Ayat-ayat ini dan yang semisalnya membuat para sahabat Rasulullah saw. 31 Untuk menghasilkan keuntungan. 33 Fazlur Rahman. Al Qur’an. 31 Zainul Arifin. Pustaka Alvabet. Allah berfirman: “Mereka bertanya kepadamu tentang apa yang mereka nafkahkan. Mereka lebih tinggi derajatnya daripada orang-orang yang menafkahkan hartanya dan berperang sesudah itu. pada tiap-tiap bulir seratus biji. 29 Muhammad Nejatullah Siddiqi. kaum kerabat. 40 Al Qur’an. Di mana rakyat merupakan subjek zakat. Dan apa saja kebaikan yang kamu buat. Dana Bhakti Wakaf. uang harus dikaitkan dengan kegiata ekonomi dasar (primary economic activities) baik secara langsung melalui transaksi atau secara tidak langsung melalui penyertaan modal guna melakukan salahsatu atau seluruh kegiatan usaha. sejauh keadilan sosial ekonomis menuntutnya. Doktrin Ekonomi Islam. yaitu: 1) Menjamin kesesuaian dengan kode etik Islam dari tiap pribadi lewat pendidikan. Oleh karena itu beliau menekankan kepada para sahabat untuk menggunakan uang dalam transaksitransaksi mereka. hlm.”38 Dalam bentuk anjuran dengan pahala yang baik. hlm. Allah melipat-gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. (Yogyakarta: 1995). Cit. Penerjemah Soeroyo dan Nastangin. (Jakarta: 1986). (Jakarta: 2005). surat al-Baqarah ayat 245.. Teori. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya lah kamu dikembalikan” 40 Dalam bentuk ancaman yang keras dengan sanksi Allah dan azab-Nya yang pedih. bukan sebagai barang dagangan (komoditas). maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui”. (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih. Allah menjanjikan kepada masing-masing mereka (balasan) yang lebih baik. sebagaimana firman-Nya: ”Hai orang-orang yang beriman. 28 27 sebelum penaklukan (Mekkah). Di mana itu merupakan faktor yang dapat memberikan keseimbangan politik dan dalam usaha mempertahankan keseimbangan sosial. 2) Menciptakan kondisi sehat di dalam pasar guna menjamin fungsinya yang baik. hlm. maka beritahukanlah kepada mereka. lalu dibakar dengannya dahi mereka. 42 Al Qur’an. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. sesungguhnya sebahagian besar dari orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan harta orang dengan jalan yang bathil dan mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. hlm.42 Yang mereka maksudkan dengan yang kedua adalah 38 39 Al Qur’an. Jawablah: "Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak. 43. surat al-Baqarah (2) ayat 261. Ibid. Islamabad.32 Sistem pertukaran zaman dahulu ialah barter (bai’ al muqayyadah). Op. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. surat al-Baqarah ayat 215..27 Peranan negara dalam kehidupan ekonomi islam mencakup empat hal. Oleh karena itu Rasulullah meyadari akan kesulitan-kesulitan dan kelemahan-kelemahan sistem pertukaran ini. anak-anak yatim. Lembaga Islam untuk Penelitian dan Pengembangan Masyarakat_LIPPM. seperti diungkap-kan dalam ayat: ”perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir.28 Dalam negara Islam.

Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 265 pertanyaan tentang kadar yang dinafkahkan. riwayat Abu Dawud dalam as-Zakat (1678). 46 Al Hadits. 4) Pembiayaan Murabahah. Dengan catatan pihak pemerintahnya dapat memberikan dukungan berupa kebijakan publik yang dapat menopang berjalannya sistem ekonomi islam. (Beirut: 1972). bahwa kebijakan Islam dalam infaq. 'Kemudian Abu Bakar datang dengan membawa seluruh (harta) yang ada padanya' Maka Rasulullah saw. ialah: 1) Pembiayan Mudharabah. Pengendalian modal fisik dan modal sosial terhitung sebagai kewajiban penting dari negara islam modern. . hlm. Allah akan melipatgandakan ganjaran bagi siapa yang Dia kehendaki. 3) Pembiayaan Bai’ bi Taman ajil. 44 43 BMT belum diakui sebagai lembaga keuangan secara formal. "Apa yang kamu sisakan untuk keluargamu?" la berkata. Teori. "Saya tidak akan mengunggulimu untuk sesuatupun selamanya. berkata. Peranan Pemerintah Filsafat kemasyarakatan islam. 26 Bagi kepentingan dasar dari keadilan sosial ekonomi. 40 26 Muhammad al Mubarak. memerintahkan kami untuk bershadaqah. mereka itulah orangorang yang beruntung" 45 Mereka mendahulukan hak-hak nafkah umum atas hak nafkah pribadinya karena dengan apa yang ada di sisi Allah. Di mana negara merupakan salah satu dari tiga soko guru dalam system ekonomi islam. sebagaimana dikisahkan oleh Umar ra. Tirmidzi dalam al-Manaqib dan Shahih-ny (3676) dan al-Haldm dalam az-Zakat dan di-shahih-kannya dengan syarat Muslim (1/414) serta disetujui oleh adz-Dzahabi).96 Ekonomi Islam: Sejarah. sistem ekonomi Islam sebagai suatu sistem yang bersifat universal (rahmatan lil ‘alamin). surat al-Hasyr (59) ayat 9. bersama-sama dengan iman dan keterikatan pada nilai-nilai moral dan prinsip-prinsip tertentu dalam organisasi. Inilah yang dilakukan oleh Abu Bakar ash-Shiddiq ra. 44 Artinya. mengharapkan pahalaNya di akhirat. menerima dan menyalurkan Zakat. Perumpamaan (nafkah) yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir. Political Economy of the Islamic State. keyakinan. ia berderma dengan sesuatu yang ia sendiri memerlukannya dan mendahulukan orang lain atas diri-nya. yaitu supaya nafkah umum tidak melebihi nafkah pribadi sehingga seseorang menyisakan untuk diri dan keluarganya sesuatu yang mencukupi mereka dan tidak perlu lagi memintaminta kepada orang lain. Umar Chapra. idealnya sistem ekonomi islam dalam tataran praktek dilapangan berada dalam naungan negara islam. "Sepertiganya. dan pada tiap-tiap butir (menumbuhkan) 100 biji. lalu Rasulullah saw.D Thesis." Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir. maka hal itu bertepatan dengan harta yang ada padaku. Rasulullah saw. BMT dalam operasionalnya.dan mereka mengutamakan (orang lain) atas diri mereka sendiri sekalipun mereka memerlukan (apa yang mereka berikan itu). The Economic System of Islam. dalam rangka melaksanakan prinsip "itsaar" (mendahulukan kepentingan orang lain dari kepentingan diri sendiri) sebagaimana Allah memuji orang-orang yang berbuat itsar dengan flrman-Nya:". karena. 2) Pembiayaan Musyarakah. Nizam al Islam al iqtisad.”46 Tentang hal ini Jabir ra. 280. Katakanlah "Yang lebih dari keperluan. kami ada di sisi Rasulullah saw. riwayat Bukhari secara mu'allaq dalam Kitab Zakat. "'Umar berkata (lagi). Peranan ekonomi secara aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari system ekonomi islam. 2:261). 25 M. Dan Mengelola berbagai jenis Pembiayaan. berkata kepadanya. modal usaha. Ph. hari ini saya mengungguli Abu Bakar. meriwayatkan. negara 24 Ali Aswaf. Karena sistem ekonomi islam berkait secara mutlak dengan negara. dan kerinduannya yang tinggi atas tuntutan duniawi dan kebutuhan materi. surat al-Baqarah (2) ayat 219. ia berkata. "Saya sisakan untuk mereka Allah dan Rasul-Nya” Saya mengatakan (kepada Abu Bakar). Juga. maka jawabannya adalah: “Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan.25 Sehingga segala kebijakan yang dibutuhkan oleh sistem ekonomi islam dapat segera diakomodir. hlm. Oleh karenanya operasional BMT tak jauh berbeda dengan koperasi simpan pinjam. 45 Al Qur’an. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya. dan 5) Pembiayaan qardhul hasan. dan penggantian dari-Nya di dunia. juga Mengelola berbagai jenis simpanan dari pihak ketiga. (QS. tanpa harus berlarut-larut memikirkan dampak politis dari kebijakan pemerintah yang akan dikeluarkan. ia berkata. Al Hadits. 160. 1970. 24 Oleh karena itu. Infaq dan Shadaqoh. membayangkan suatu masyarakat ekonomi yang didasarkan pada pengarahan negara secara luas dan penyertaan di dalam bidang-bidang perekonomian. ”Tidak ada shadaqah kecuali dari kelebihan akan kebutuhan”. "Apa yang kamu sisakan untuk keluargamu?” Ia berkata.. Tetapi.43 Kata "al 'afwu dalam ayat tersebut bermakna kelebihan dari kebutuhan. hlm. ketika seseorang datang kepadanya dengan membawa emas Al Qur’an. Dan Allah Maha Luas karunia-Nya lagi Maha Mengetahui". Namun. Saya mengatakan. University of Southern California. tentunya dapat dipraktekkan demi tercapainya kesejahteraan rakyat di negara yang bersistem apa pun. Islamic Culture Centre. perdagangan dan keuangan. (London: 1970). Pembiayaan yang dijalankan oleh Baitul Maal wa Tamwil. memang tidak ada keraguan bahwa ada beberapa kondisi individual di saat sebagian orang semakin meningkat keimanan. Dar Al Fikr. jika saya memang dapat mengunggulinya suatu hari! Lalu saya datang dengan setengah harta saya..

Seorang muslim tidak boleh melarang diri dan keluarganya dari rizki yang baik sedangkan ia mampu. Pindbuk Press. 22 Dewasa ini telah tersebar lebih dari 3000 BMT di seluruh nusantara. baik motivasinya karena zuhud dan kesederhanaan maupun kikir dan kebakhilan. namun dalam kenyataan prakteknya belum menjadi harapan bagi komunitas dhua’fa. sebesar telur. Sekalipun lembaga keuangan koperasi telah ada sejak lama. saya tidak memiliki yang lainnya. Pedih menatap sosok mereka." Dalam riwayat lain: "Ambillah hartamu dari kami. atau ancaman yang telah disebutkan di atas. BMT adalah lembaga keuangan mikro syari’ah ditumbuhkan oleh prakarsa dan dengan modal awal dari tokoh masyarakat setempat sebagai landasan system ekonomi yang dijalakankan ialah as salam: keselamatan (yang berintikan keadilan).49 Orientasi Kedua: Nafkah kepada Diri dan Keluarga. Lalu Rasulullah saw bersabda. Pinbuk Press. Ada yang sunnat. lalu ia berkata. karena dikhawatirkan ia akan jatuh miskin. Sebaik-baik shadaqah adalah sesuatu yang lebih dari kebutuhannya. 21 Ibid. hlm. kemudian ia menghampiri Rasulullah dari sisi kanannya. Orientasi kedua ini adalah nafkah kepada diri. "Seseorang di antara kalian datang dengan apa-apa yang ia miliki kemudian mengatakan ini adalah shadaqah. secara konseptual ialah melakukan kegiatan pengembangan usaha-usaha produktif dan investasi dalam meningkatkan kualitas ekonomi pengusaha ekonomi mikro dan kecil terutama dengan mendorong kegiatan menabung dan menunjang pembiayaan kegiatan ekonominya. Perincian tentang hal ini akan dijelaskan pada pembicaraan tentang distribusi. dalam akatifitas ekonominya berharap selamat di dunia dan di akhirat. lalu Rasulullah saw berpaling darinya. 48 Ma'alim as-Sunan dengan Sunan Abu Daud. 47 . Ada yang tidak tertentu dan terbatas bahkan diserahkan kepada nurani individu atau kepada kebutuhan masyarakat seperti kewajiban gotong-royong dan jihad dengan harta. malu kami mendengar pesanmu. kami tidak membutuhkannya' . hlm. kemudian ia meminta-minta kepada orang. riwayat Abu Daud dalam az-Zakat(1763). dan telah memiliki asset (konsolidasi) lebih dari 1 trilyun rupiah. seperti zakat yang telah diwajibkan Islam dan dijadikannya sebagai rukun ketiganya. xi. termasuk dari amalan taqarrub kepada Allah yang paling besar.20 Fungsi BMT. BMT (Baitul Maal wa Tamwil) adalah lembaga keuangan mikro yang dioperasikan dengan prinsip bagi hasil (profit loss sharing). 22 Ibid. Akhirnya pendar mata mereka hanyalah kegetiran. “ Wahai Rasulullah. hlm. sementara tetangga disebelah tengah kelaparan?” Umat Islam di Indonesia mempunyai potensi yang sangat besar dalam bidang ekonomi.000 orang. dan tidak mengkhawatirkan fitnah atas dirinya seperti yang dikhawatirkan atas orang yang ditolak emasnya tersebut. Sementara rentenir dan tengkulak diam-diam telah melumat mereka.!". Semua telah dicabut.21 Terciptanya system. ambillah sebagai sedekah. Penanggulangan Kemiskinan Melalui POKUSMA DAN BMT. dan akhirnya ia menjadi beban bagi orang lain. hlm. Perbedaanna ialah 20 M. dengan jumlah pengelola lebih dari 30. (1764) dan al-Hakim. namun belum sepeuhnya berpihak pada kaum dhuafa. BMT berfungsi menerima dana titipan berupa zakat. menumbuh kembangkan bisnis usaha mikro dan kecil. Rasulullah saw. Amin Azis. dan siapa saja yang ditanggung seseorang. tidak jauh berbeda dengan bank syari’ah. Infaq yang wajib. al-Qur'an mengingkari orang-orang yang mengaku zuhud dan para penyeru sikap berlebih-lebihan dalam agama yang mengharamkan atas diri mereka Al Hadirts. (Jakarta: 2004). Amin Azis. Pedoman Pendirian Baitul Maal wa Tamwil.47 Berkata Imam al Khithabi. Lantas Rasulullah saw berpaling darinya. pengingkaran. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 97 mereka yang terkoyak. 2. Op.23 Secara umum.."48 Tidak ada keraguan bahwa di antara infaq di jalan Allah ada yang wajib seperti yang ditunjukkan oleh ayat-ayat perintah. 23 M. lembaga dan kondisi kehidupan ekonomi rakyat yang dilandasi oleh nilai-nilai dasar as salam (‘islam) merupakan tujuan dari pada keberadaan BMT di nusantara. yang melepaskan seluruh hartanya karena Rasulullah mengetahui akan kebenaran niatnya. “Bisakah kita tidur nyenyak. keluarga. Teori. infaq dan shadaqah yang akan diooptimalkan dalam distribusinya sesuai dengan peraturan dan amanahnya. (Jakarta: 2004). Tetapi mengapa kita masih berada di “pinggiran” peta perekonomian bangsa ini? Salah satu penyebabnya adalah belum tersedianya wadah untuk memaksimalkan potensi yang besar itu. tidak mengingkari Abu Bakar Ash Shiddiq ra. ia menshahih-kannya mcnurut syarat Muslim (1/413) dan disepakati oleh adz-Dzahabi). 49 Yusuf Qardhawi. Cit. Kemudian juga.264 Ekonomi Islam: Sejarah. jilid II. "Dari hadits tersebut dapat difahami bahwa yang tepat bagi orang tersebut adalah menyisakan persediaan hidup untuk dirinya dan tidak melepaskan semua harta miliknya sekaligus. Terlebih bila kaum dhu’afa. 1. 311. Keberadaan koperasi sekalipun diperuntukkan untuk usahawan kecil. Ya Rasullullah saw. dalam rangka mengangkat derajat dan martabat serta membela kepentingan kaum fakir dan miskin. ada yang tertentu kadar dan alokasinya. Semuanya telah diremas. atau dikhawatirkan sengitnya perang batin terhadap pengeluaran infaq tersebut akan menimbulkan penyesalan dalam dirinya sehingga harta sudah terlanjur hilang tetapi tidak mendapatkan pahalanya. kedamaian dan kesejahteraan. dan Petunjuk Islam Mengenainya. Kemudian ia menghampiri beliau dari belakangnya. sistem operasional BMT sebagai lembaga keuangan mikro syari’ah. kekuatan keyakinannya. kami mendapatkannya dari tambang.

petugas mandatangi nasabah. Al Qur’an. Sumber: Survei BI di daerah Jawa Barat. Jenis Produk a. menyatakan "Hai orangorang yang beriman. dan janganlah berlebih-lebihan.. Ada tawar-menawar bagi hasil. Teori. Transaksi belum jelas. d. riwayat Ahmad (11/161). Aspek Kelemahan a. Mereka tertatih melangkah. Pelayanan cepat dicairkan.3 20. Beliau bersabda. minum.” 51 Dalam ayat lain dinyatakan pula. Jasa pinjamannya tinggi c. Bagi hasil hasil sama saja dengan bunga secara bisnis a.131). Kita juga tak bisa menuansai getar jiwa 18 19 Kelompok Al Baraka.9 5.”53 Perintah-perintah yang tegas dari Allah ini mewajibkan untuk menikmati hal-hal yang baik berupa makan.0 18. a. karena orang-orang sebelum kamu binasa lantaran kekikiran. Sebagaimana Allah mengingkari kehidupan susah dan nelangsa jika dengan motivasi zuhud dan "beribadah". b. pakailah pakaianmu yang indah disetiap (memasuki) mesjid. Middle Eastem Financial Directory 1985.0' 50. surat al-Maidah (5) ayat 87-88. khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat. surat al-Baqarah (2) ayat 172. Prinsip Syariah a. mempertahankan hidup dan akhirnya kehabisan tenaga saat merengkuh cita-cita. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan. Ramah dan berpakaian sopan. Karyawan belum sepenuhnya paham sistem syariah. telah mengingkari kebakhilan dan menjadikan kebakhilan salah satu penyebab kebinasaan.”52 Imam Syathibi menjelaskan tentang perintah-perintah seperti di atas: “la termasuk hal mubah (yang dibolehkan) dalam batas tertentu dan merupakan perintah secara umum baik bernilai sunat ataupun wajib. janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu. al-Mundziri mcnisbatkannya pada An-Nasa'i. b.Ibid. c. "Jauhkanlah diri kalian dari kekikiran. The Middie East. 53 Lihit.98 Ekonomi Islam: Sejarah. al-Qur'an mengatakan kepada seluruh manusia: “Hai anak Adam. Persyaratan tak berbelit dan tanpa jaminan Kenyamanan a. Namun benarkah cita-cita masih menggelayuti impian mereka? Mereka memang tumbuh. Kelompok yang didirikan oleh Pangeran Mohammad bin Faisal. dan buka pada hari libur. Dia juga mengingkarinya jika disebabkan oleh kebakhilan atas hartanya dan ambisi pada dunia. 1. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 263 apa yang Allah halalkan. . semuanya dari Abdullah bin 'Amr dan terdapat dalam Shahill al-Jami' ash-Shaghir (2678). Fasilitas kurang lengkap. Rasulullah saw. Jumlah maksimum plafon masih terbatas c. Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rizkikan kepadamu. kredit bagi hasil) b. c. b. dan berhias secara umum bukan terperinci. Lebih bervariasi (tabungan haji. Kita tak akan paham dengan lakon mereka yang mungkin cuma indah dilantunkan di pentas sinetron. Baitul Maal wa Tamwil Kaum dhuafa adalah kelompok masyarakat yang telah tercabik. makan dan minumlah.0 Tabel 12 Kelebihan dan Kelemahan Bank Syariah Aspek Kelebihan A. Abu Dawud dalam Az-Zabut 1698).5 62. Produk kurang bervasiasi C.50 Perintah-perintah Ilahi ini: “Pakailah pakaianmu! dan “Makan dan minumlah!” memberikan pengertian wajib bukan mubah. dan janganlah kamu melampaui batas. "Hai orang-orang yang beriman. Sebagaimana firman Allah. 52 Al Qur’an. B. Perhitungan bagi hasil kurang jelas. seperti dipahami oleh sebagian ulama. 51 50 &Development Islamic International Company for Real Mesir 1981 Estate Development Islamic Inveslment Company of thc Gulf Mesir 1982 Islamic Investmeni House Jordan 1981 Jordan Islamic Bank for Finance Jordan 1978 &Investment 18 Kuwait Finance House Kuwait 1977 Kuwait Finance House (Turkcy) Turki 1983 Nasser Social Bank Mesir 1972 Qatar Islamic Bank Qatar 1983 Saudi-Philippine Islamic Arab Saudi 1982 Development Bank 19 Tadamon Islamic Bank Sudan 1983 West Sudan Islamic Bank Sudan 1984 Sumber: Arabia. la (kekikiran itu) menyuruh mereka untuk bakhil maka mereka berbuat bakhil. Menggunakan sistem bagi hasil. Katakanlah: Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezki yang baik? Katakanlah: Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia.8 11. dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepadaNya. asy-Syathibi dalam al-Muwafaqat (1/130. dan al-Haldm (1/11). surat al-A'raaf (7) ayat 31-32. bebas riba. b. tak memberatkan. Sesusai dengan syariat. Karyawan baik. makanlah di antara rizki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah. jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah. b. Sesunggufmya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. memerintahkan mereka untuk memutuskan tali silaturrahmi maka mereka memutuskannya dan memerintahkan mereka untuk berbuat jahat maka mereka melakukan kejahatan. Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui.1 10.0 54.54 Al Qur’an. tapi kerap layu hingga sukar berkembang. 54 Al Hadits. Informasi dan sosialisasi masih kurang. Simpanan/deposito sulit.

Nabi saw bertanya kepadanya. sebagaimana la menyukai agar bekas nikmat-Nya terlihat pada hamba-Nya. Nabi saw bertanya lagi. ”Dari setiap harta yang telah Allah berikan padaku.” Sampai ia menyebutkan gantungan cemetinya. 'Dari harta apa saja?".0 34. dan AAOIFI. Islamic Development Bank (IDB). ”Wahai Rasulullah. sesungguhnya saya tertarik agar supaya pakaianku baru. 'Sesungguhnya Allah itu indah. Perlunya perdalaman ataua kajian dan penyusunan ketentuan pengawasan perbankan syaraiah berbasis risiko (risk-based supervisison). bersabda. karena di antara tindakan mensyukuri nikmat Allah adalah menggunakannya dengan semestinya. la menyukai keindahan. Inilah yang dicintai Allah.000. ”Nabi saw bersabda. dan lembaga-lembaga pendidikannya. beri sebaikbaik pakaian tetapi pakaian itu tidak dipakainya pada saat menghadiri undangan. Oleh karena itu. sehingga kenikmatan tersebut tampak pada dirinya. penyempurnaan terus menerus sistem pelaporan dan pedoman akuntasi dan audit perbankan syariah. ketika seorang lelaki datang kepada Nabi saw.8 Tidak diragukan bahwa kekikiran seseorang pada dirinya dan keluarganya termasuk dalam celaan tersebut. Kita sebagai manusia –Allah Maha memiliki perumpamaan yang paling tinggi— seandainya memiliki seorang pelayan atau pengikut yang Idta. "Ya".5 42.0 50.5 13.” Al-Hakim meriwayatkannya pula.!” Tidak ada salahnya apabila seorang muslim tampak necis dalam berpakaian sehingga selalu berusaha agar pakaian dan alas kakinya bagus. "Apakah kamu memiliki hana?''la menjawab. tetapi kesombongan itu adalah barang siapa yang menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.0 1. Asbisindo. Gamal Attia. Dan pengajian daerah-daerah yang mempunyai potensi kedepan nantinya. beliau bersabda.8 180. ”Apabila Allah memberikan kepadamu harta maka hendaklah nikmat Allah dan kemurahan-Nya itu tampak pada dirimu. la menjawab.8 2.0 7. Kita pasti mengangapnya sebagai hal yang aneh karena hal itu bertentangan dengan biasanya. Sudah selayaknya keindahan tersebut terjadi dalam segala hal. Penyempurnaan sedikit infrastruktur dalam upaya pengauatan institusi pendukung industri perbankan syaraiah sangat menentukan sekali. Teori.0 5. Allah itu adalah indah. 16 Cabang di Turki yang sepenuhnya dimiliki oleh Kuwait Finance House."at-Tirmidzi dan al-Halam dari Abdullah bin 'Amr dan di-hasan-kannya dalam Shahih air Jami' Ash-Shaghir (1887). mencintai keindahan. Imam Bukhari dan Muslim menjadilcm hujjah para pcrawinya dan disepakati oleh adz-Dzahabi. BAMUI. mencintai keindahan. ”Itulah keindahan.-(Apakah termasuk sombong)?' Beliau bersabda. Kini (1985) diberi izin perbankan penuh dan disebut AJ Rajhi Banking Invcstment Corporation.7 400. seperti Internasional Islamic Finansial Market (IIFM). ”Tidak akan masuk surga siapa yang dalam hatinya ada seberat biji sawi dari kesombongan. 14 55 "al-Halam (1/26) berkata.0 315. Juga yang utama lain adalah saling tukar informasi. khusunya Bank Indonesia yang terus aktif berkomunikasi dengan lembaga keunagan syariah internasional." 55 Demikianlah sunnah Nabi menjelaskan bahwa Allah itu indah. Serta yang utama adalah diperbanyaknya kegiatan edukasi publik yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat itu sendiri. dengan mengenakan pakaian usang. 17 Holding Company (perusahaan induk) yang dikelola oleh Dr. Islamic Financial Service Board (IFSB).262 Ekonomi Islam: Sejarah. Tabel 11 Lembaga-lembaga Keuangan Islam Bank Al Baraka Bank 14 Al Baraka Islamic Investment Bank 15 Al Baraka International PLC38 A] Baraka Investment & Development Company Al Baraka Turkish Finance House Al Rajhi Company for Currency Exchange &Commerce Al Rajhi Company for Islamic Investments Bahrain Islamic Bank Bahrain Islamic Investment Company Bank Islam Malaysia Beit Ettamouil Saudi Tounsi Dar al-Mal al-Islami16 Dubai Islamic Bank Faisal Islamic Bank of Egypt Faisal Islamic Bank of Sudan Faisal Islamic Bank of Turkey Internalionai Islamic Bank Islamic Bank International Islamic Banking System International Holding 17 Islamic Development Bank Islamic International Bank for Investment Negara Sudan Bahrain Inggeris Arab Saudi Turki Arab Saudi Inggeris Bahrain Bahrain Maiaysia Tunisia Swiss UAE Mesir Sudan Turki Bangladesh Denmark Luxemburg Arab Saudi Mesir Tanggal Didirikann 1982 1984 1984 1982 1984 1978 1980 1979 1981 1983 1984 1981 1875 1977 1977 1985 1983 1983 1978 1975 1981 Modal yang Disetor (juta f) 2." Lalu seorang lelaki berkata. Hal ini ditegaskan pula dalam hadits: ”Sesungguhnya Allah menyukai agar bekas nikmat-Nya terlihat pada Kelompok Al Baraka didirikan oleh Syeikh Saleh Kamal. . prudential regulation dan penilaian tingkat kesehatan perbank syaraiah itu sendiri. Kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain. 15 Ibid.0 7. 'Sesungguhnya ada seorang yang suka agar pakaiannya bagus dan alas kakinya bagus.0 15. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 99 dilaksanakan secara umum bagi ssitem perbankan di Indonesia.0 54. la membenci perbuatan yang cenderung pada kebakhilan.0 13. di dalam riwayatnya ini disebutkan bahwa seorang lelaki berkata. Maka Rasulullah saw. Imam Muslim meriwayatkan dari Ibnu Mas'ud dari Nabi saw. rambutku terminyaki dan tali alas kakiku baru. seperti DSN.6 40.0 50.

60 Al Hadits. 58 Al Hadits. Dan orang yang disempitkan rizkinya hendaklah memberikan nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Selain itu. 5) Dewan Pengawas Syariah (DPS) bertugas untuk mengawasi operasionalisasi bank dari sudut syariah. Diperkirakan jumlah bank syariah akan bertambah dengan masuknya pemain baru. artinya berkewajiban menjaga dan bertanggung jawab atas keamanan dana yang disimpan dan siap sewaktu-waktu apabila dana diambil pemiliknya. dunia perbankan syariah diperkirakan akan tumbuh pesat seperti tahun-tahun sebelumnya. Dari gambaran tahun 2002. Dan Abu Dawud (1692). riwayat Tarmidzi dan al-Hakim dari Abdullah bin ‘Amr dan di-hasankannya dalam Shahih al-Jami’ Ash-Shagir (1887).58 Sabda Nabi saw: "Sesungguhnya Allah pasti akan menanyakan setiap pemimpin tentang kepemimpinannya apakah ia memeliharanya ataukah menyia-nyiakan-nya.100 Ekonomi Islam: Sejarah. 56 Arahan Nabi ini hendaklah teraplikasikan pada makanan. baik dari bank swasta nasional maupun BPD. baik bank umum maupun BPRS. Dari sisi penawaran. 61 Al Qur’an. riwayat Ibnu Hibban dan ia men-shahth-\annya dari Anas bin Malik {AlMawaridAWl) dan di dalam al-Jnmi' ash-Shaghir dinisbatkan kepada Nasa'i serta di-liasankannya di dalam Shahib id-Jami'i. dan Muslim (696). Apabila kita mengingat kembali potensi pasar perbankan syaraiah yang masih sangat besar dan banayk wilayah-wilayah potensial yang belum terlayani sebenarnya. Faktor eksternal yang semakin kondusif terutama dengan semakin stabilnya nilai rupiah. minuman. Allah melarang berbuat kikir dan pelit dalam membelanjakan harta sebagaimana al-Qur'an juga melarang dari berlebih-lebihan dan pemborosan. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan.. Arah kemajuan kedepan nantinya. anak yatim. 57 Al Qur’an. juga mempunyai fungsi khusus yaitu fungsi amanah. maka pasti ia lebih bakhil terhadap kerabat. 6) Fungsi kelembagaan bank syariah selain menjembatani antara pihak pemilik modal dengan pihak yang membutuhkan dana. serta rencana masuknya bank-bank baru dalam industri perbankan syariah. diperkirakan pada tahun 2010 akan bertambah melonjak jumlah UUS.. Untuk bank umum. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 261 hamba-Nya”. 56 Pengerahan dana masyarakat dalam bentuk deposit tabungan oleh penyimpan dianggap sebagai titipan (al-wadiah) sedangkan bagi bank dianggap sebagai titipan yang aiamanatkan sebagai penyertaan dana pada proyek-proyek yang dibiayaai bank yang beroperasi sesuai dengan prinsip syariah sehingga pada penyimpan tidak dijanjikan imbalan yang pasti. Seorang lelaki (suami) di keluarganya adalah pemimpin dan bertanggung jawab terhadap yang dipimpinnya. sedangkan tingginya minat pada pemda untuk masuk ke industri perbankan syariah melalui pendirian BPRS diharapkan akan meningkatkan outreach pelayanan bank syariah khsususnya bagi masyarakat rendah dan UKM. suarat ath-Thalaq ayat 7. bersabda. dan seluruh tuntutan hidup sebagaimana teraplikasi pada pakaian dan perhiasan yang telah disinggung dalam hadits tersebut. riwayat Bukhari dan Muslim. dan kebaikan tercermin dalam sikap pertengahan. Karena itu optimisme pertumbuhan volume usaha perbankan syariah nasional sangat didukung oleh rencana pengembangan usaha yang dicanangkan oleh bank umum syariah dan unit usaha syariah bank umum konvensional. dan kepentingan masyarakat Islam yang banyak diungkapkan oleh Al-Qur'an dengan fi sabilillah (di jalan Allah ). semuanya dari Abdullah bin "Amr. 59 Al Hadits. Dan semakin banyaknya bank syariah yang beropersi juga diharapakan akan mendapatkan kepada economic of scala dari industri yang akan berdampak pada semakin efesiensinya operasional bank-bank syaraiah. terkendalinya laju inflansi. Selain itu manajer dan pimpinan bank Islam harus menguasai dasar-dasr muamalat Islam. sedangkan keutamaan berada di antara sikap berlebih-lebihan dan sikap berkekurangan. Karena keadilan tercermin dalam keseimbangan. Barang siapa bersikap bakhil terhadap diri dan keluarganya. Rasulullah saw. Ahmad meriwayatkannya pula (6495) dan di-shahth-\an oleh syaikh Syalar. ibnu sabil.” 60 Pedoman al-Qur'an tentang pemberian nafkah seseorang terhadap keluarganya ditentukan oleh ayat mulia yang sangat gamblang berikut ini: “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. bank syariah sangat diharapkan dapat memperhatikan perkembangan pengaturan dan pengawasan yang . Allah berflrman:"Dan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengulurkannya karena itu kamu menjadi tercela dan menyesal. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya. Terdapat beberapa faktor yang mengidentifikasi hal tersebut. orang miskin. an-Nasai dan al-Haldm. surat al-Isra' ayat 29. Teori. 59 Sabdanya pula menyatkan: “Cukuplah merupakan dosa bagi seorang lelaki (suami) jika ia menelantarkan orang yang ditanggungnya. selain itu faktor riil seperti yang dilaporkan BPS pada awal tahun 2003 juga sangat menunjukkan adanya peningkatan ekspor yang cukup signifikan. tempat tinggal.57 Tidak dibenarkan seorang muslim menyengsarakan istri dan anakanaknya serta kikir dalam menghidupi mereka sedangkan ia mampu dan lapang. diperkirakan akan meningkatkan ekspansi pembiayaan. adanya rencana penambahan modal dan rencana pembukaan kantor cabang atau kantor di bawah kantor cabang dari Bank syariah yang sudah beroperasi. dan adanya kecendrungan terus menurunnya suku bunga SBI seperti yang terjadi tahun 2002. ia menshahih-iannyz dan disepakati oleh adz-Dzahabi (1/415).”61 At-Tirmidzi dan al-Hakim dari Abdullah bin ‘Amr dan di-hasan-kannya dalam Shahih al-Jami’As-Shaghir. dengan relatif tingginya CAR bank syariah yang memberikan kecukupan ruang gerak untuk tetap melakukan ekspansi seperti tahun-tahun sebelumnya. "Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin bertanggung jawab pada yang dipimpinnya.

62 Harta yang didapat dalam masa perang itu. Ghanimah. Rasul. hlm. ada juga dalam bentuk barang. surat Ar-Rahman ayat 8-9 13 Isa Abdurahman. Dan Allah juga berfirman tentang harta Fai’: “Apa saja harta rampasan perang (fai’) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya yang berasal dari penduduk kota-kota maka adalah untuk Allah. maka sesungguhnya seperlima untuk Allah. 63 Ibid. sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh negara Islam berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah. Teori. Untuk harta rampasan dalam masa perang yang dapat diangkat dan ada yang tidak dapat diangkat. tetapi Al-Qur’an menganggap semua itu kecil dan menjanjikan kepada mereka bahwa Allah akan mengganti untuk mereka yang lebih baik dari itu. Maka apabila ada pertentangan antara tujuan ekonomi bagi individu atau masyarakat dengan nilai-nilai dasar itu maka Islam tidak mau peduli dengan tujuan-tujuan tersebut dan snggup mengorbankan tujuantujuan itu dengan kerelaan hati. salab dan fa’i merupakan bagian dari sumber penerimaan Baitul Maal Negara Islam dalam keadaan perang (darul islam fi waqtil harb). Pembagian harta yang didapat dalam masa perang ini.12 Ciri-ciri Bank Syariah Bank syariah mempunyai ciri-ciri berbeda dengan bank konvensional. kerabat Rasul. Memang hal itu dapat menghasilkan manfaat ekonomi. 12 Al Qur’an. 20-22. Ciaro. Juga. karena pada hakikatnya yang mengetahui tentang ruginya suatu proyek yang biayai bank hanya Allah semata. tujuan dan keutamaan manusia itu sendiri. 64 Al Qur’an. orang-orang miskin dan orang-orang dalam perjalanan. Kerabat Rasul. dan penjualan minuman keras. tidak hanya berupa uang (cash money) akan tetapi. serta sebagian yang lain untuk kepentingan logistik perang. Umumnya harta itu diperuntukkan bagi yang memperolehnya baik secara individu ataupun kelompok. 3) Di dalam kontrak-kontrak pembiayaan proyek. (tt). Kemudian sebagian yang lain diperuntukkan untuk kemaslahatan umat (rakyat). (1996). azaz-azaz Perbankan Islam dan Lembaga-lembaga Terkait. 11 10 Harta Ghanimah. Beban biaya tersebut hanya dikenakan sampai batas waktu sesuai dengan kesepakatan dalam kontrak. supaya harta itu tidak hanya beredar di antara orang-orang kaya saja diantara kamu”. BMUI dan Takaful di Indonesia. Dari sinilah Islam mengharamkan haji bagi musyrikin dan mengharamkan thawaf mereka di baitullah dengan telanjang. Karena itu Al-Qur’an mengharamkan minuman keras dan judi. Grafindo Persada. tetapi juga bertanggung jawa atas perawatan orang-orang yang lemah dan membutuhkan serta jaminan kehidupan yang layak untuk Lihat Al Chaidar. wa Ahkamuh. Jakarta. karena pada dasarnya terdapat mudharat yang besar. dan fa’i merupakan bagian yang khusus di dalam ekonomi Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 101 akhlaqul karimah. 4) Al Qur’an. kekhususannya ialah harta itu akan ada apabila negara (islam) sedang dalam keadaan perang. dan Fa’i Berkenaan dengan harta ghanimah. adapun ciri bank syariah adalah:131) Beban biaya yang disepakati bersama pada waktu akad perjanjian diwujudkan dalam bentuk jumlah nominan. yang besarnya tidak kaku dan dapat dilakukan dengan kebebasan untuk tawarmenawar dalam batas wajar. Salab. orang-orang miskin dan ibnu sabil…”. surat Al Baqarah ayat 219. anak-anak yatim. akhlaq. Hal itu dalam rangka memelihara prinsipprinsip. Allah swt.64 Negara Islam bukan hanya bertanggung jawab atas pertahanan dan keamanan saja. sumber penerimaan negara Islam sangat luas untuk mencukupi mereka dan menjamin kebutuhan-kebutuhan mereka. seperti mendorong para turis untuk datang mendapatkan mata uang asing dan sebaginya. fisik.260 Ekonomi Islam: Sejarah. 11 Maka Islamlah satu-satunya aturan yang bersih dari ekstrimitas yang dilakukan oleh kedua sistem tersebut dan penyimpangan keduanya ke arah ifrath (berlebuhan) atau tafrith (mengurangi). bank syariah tidak menerapkan perhitungan berdasarkan keuntungan yang pasti yang ditetapkan di muka. Betapun pun syi’ar agama ini membawa suatu keuntungan materi bagi penduduk Makkah dan sekitarnya. PT.63 Ghanimah dan Fa’i Di samping zakat. aqidah dan hubungan sosial. anak-anak yatim. karena dia bertentangan dengan prinsip-prinsipnya dalam memelihara kesehatan akal. Umumnya harta berupa senjata dikuasai oleh negara kemudian didistribusikan kepada para prajurit sebagai alat kelengkapan perang. Rasul. 2) Penggunaan persentase dalam hal kewajiban untuk melakukan pembayaran selalu dihindari. Di antaranya seperlima dari harta ghanimah dan fa’i. Pemikiran Politik Proklamator Negara Islam Indonesia SM. h 29 dalam Warkum Sumitro. surat al Hasyr (59) ayat 7 62 . infaq dan shadaqah sebagaimana terurai di atas sebagai sumber penerimaan Baitul Maal Negara Islam yang peruntukkannya bagi semua urusan negara dan kesejahteraan rakyat. Akan tetapi manfaat seperti itu tidak ada nilainya dalam pandangan Islam. Al Qur’an. (Jakarta: 1999). Darul Falah. Al –Muamalat Al-Haditsah. berfirman tentang distribusi harta ghanimah: “Ketahuilah. surat At Taubah ayat 28. Kartosoewirjo. sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang. salab. karena persentase bersifat melekat pada sisa utang meskipun batas waktu perjanjian berakhir.10 Apabila kita membuka klub-klub untuk judi atau dansa.

lebih sempurna dan lebih ideal dari rancangan Allah. misalnya satu dinar atau sepuluh dirham sesuai dengan kekayaan dan kemiskinan orang kafir yang bersangkutan. “Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan rasa rapar dan mengamankan mereka dari ketakutan”.65 Demikian juga Rasulullah saw. Abu Bakr Jabir Al-Jazairi. Inilah tujuan ekonomi dalam Islam. menjadikan harta sebagai sesembahan dan dunia seluruhnya menjadi pusat perhatiannya (tumpuan harapannya). 68 Diriwayatkan oleh Abu Yusuf dalam al kharaj hlm. Adapun Islam. Jizyah diambil dari Al Hadits. niscaya tidak ada yang lebih baik. tetapi merupakan ketentuan Allah yang maha mengetahui. ibadah dan 9 Al Qur’an. Abu Hanifah dan Malik berpendapat. cet. Umar juga menetapkan tunjangan rutin bagi seorang Yahudi yang dilihatnya memintaminta di setiap pintu rumah. surat Quraisy ayat 4. Atas hal ini Rasulullah saw. Pembagian itu dimulai dengan salab. 126. 490. Sesungguhnya ekonomi Islam dalam sistem-sistem Materilisme yang ada itu terpisah dari aklaq dan nilai-nialai kemulian. yaitu hendaknya manusia tidak disibukkan dengan kesusahan hidup dan perang roti yang melalaikan dari ma’rifah kepada Allah dan hubungan baiknya dengan-Nya serta kehidupan lain yang lebih baik dan abadi. adil. Sesungguhnya Allah adalah Rab bagi segala makhluq. rampasan perang itu tidak boleh dibagibagikan di darul harb. hingga wilayahnya menjadi darul islam. Sesungguhnya sistem-sistem itu bersifat materi murni yang menjadikan ekonomi sebagai orientasi hidupnya. 67 Al Hadits. karena penekanan utamanya adalah meningkatkan produktifitas. dan empat dinar dari penduduk Syam. “Ensiklopedi Muslim Minhajul Muslim” (Jakarta. Siapa saja yang mati meninggalkan harta maka harta itu untuk ahli warisnya. Rabbnya para buruh dan para pemilik profesi. hadits no. senjatanya dan sebagainya. 66 65 Selain berbeda dengan seluruh sistem buatan manusia yang ada – yaitu lebih dalam dari segi kebebasan individu pemanfaatan sosial – sesungguhnya Islam juga berbeda dengan sistem-sistem itu dalam ‘ruh’ dan ‘asas’-nya. Siapa saja yang meninggalkan tanggungan utang atau anak kecil yang terlantar. ekonomi adalah khadim (penompang atau sarana pendukung) bagi nilai-nilai dasar seperti aqidah Islamiyah. Dia mengasihi mereka jauh lebih besar daripada kasih ibu terhadap anaknya. mereka berhak atas salab itu.67Berdasarkan prinsip ini Umar menetapkan tunjungan bagi setiap anak yang lahir dalam Islam. Di mana salab ialah harta yang berada dalam diri musuh yang terbunuh. Dia-lah yang mengatur segala sesuatu tanpa penyimpangan dan tanpa pemihakan. bukan pula ciptaan sekelompok dari manusia.9 Sehingga mereka meresa terikat dengan ikatan persaudaraan yang kuat antara satu dengan yang lainnya dari hamba-hamba Allah. Darul Falah. menyatakan: “Siapa yang membunuh musuh maka ia berhak atas salab-nya”. baik hal itu ditetapkan oleh kepala negara maupun tidak. Tunjungan ini akan bertambah seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan bayi tersebut. yang menginginkan bagi hamba-Nya kemudahan dan bukan kesulitan. Masing-masing tentara mendapatkan salab musuh yang ia bunuh. sedangkan jika imam atau kepala negara tidak menetapkan hal itu. 2005). Teori. . karena Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mengambil Jizyiah satu dinar dari penduduk Yaman. dan penumpukan kekayaan pribadi atau kelompok dengan cara apa pun. riwayat Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar. 68 Teori Jizyah Jizyah ialah uang yang diambil dari ahli dzimmah pada akhir tahun dan besarnya ialah empat dinar emas 69 atau empat puluh dirham perak dari daerah yang ditaklukkan kaum Muslimin dengan senjata. Beliau adalah orang yang lebih bertanggung jawab atas orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 259 mereka. Allah berfirman. Dalam pandangan Islam. hlm. seperti pakaiannya. Lihat al-jami’ash-Shaghir. Berbeda dengan sistem-sistem lainya. Lihat. 1453-1456. yang semuanya adalah buatan manusia yang penuh dengan kekurangan dan dikuasai oleh hawa nafsu. riwayat Bukhari dan Muslim dari Abi Qatadah. mereka semua adalah hamba dan keluarga-Nya. Maka apabila Allah membuat sustu sistem hidup untuk mereka. Seperti juga disebutkan dalam hadits shahih-nya: “Setiap kamu adalah pemimpin dan setiap pemimpin bertanggung jawab atas yang dipimpinya…”. Rabbnya para pemilik dan Rabbnya para penyewa. Pada saat itulah rampasan perang baru dapat dibagi-bagikan. 69 5) Besarnya jizyah boleh kurang dari jumlah di atas. Sesungguhnya dasar-dasar dari sistem Islam bukanlah buatan manusia. jika kepala negara menetapkan salab itu sebagai hak para tentara. Seseorang diperintahkan oleh Rasulullah saw. As-Salfiah. secara otomatis salab itu menjadi harta ghanimah yang dimiliki secara bersama oleh tentara yang ikut berperang. dalam tujuan dan orientasinya dan di dalam kepentingan dan fungsinya. maka diserahkan kepada beliau dan beliau bertanggung jawab mengurusnya. Sesungguhnya kemewahan materi itulah tujuan akhir dan menjadi firdaus yang diinginkan. Dia adalah Rabbnya aghniya’ dan fuqara’. dia telah menjadikan ekonomi sebagai sarana untuk mencapai tujuan besar. untuk meneriakkan -setelah ghanimah didapatkan.102 Ekonomi Islam: Sejarah. sebagai kepala negara umat Islam menjelaskan. bahwa beliau bertanggung jawab semuanya.66 Salab Abu Hanifah berpendapat. Karena sesungguhnya manusia itu apabila dipenuhi kebutuhannya dan keamanannya maka merasa tentram dan berkorsentrasi untuk beribadah kepada Allah dengan khussyu’.

Usaha menjaga stabilitas ekonomi dan moneter. yang diarahkan kepada kegiatan usaha yang produktif. (yaitu orang-orang) yang diberikan al-Kitab kepada mereka. 2/8/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Pasar Uang AntarBank Syariah (PUAS) PBI No. maka uang perdamaian dikenakan terhadap mereka dan gugur dengan keislaman mereka. Teori. 74 M. Karena itu Islam melarang setiap pembayaran bunga (riba) atas berbagai bentuk pinjaman. Adapun orangorang yang berdamai dengan kaum Muslimin. Pandangan Aristoteles yang terkait dengan soal suku bunga ialah berkenaan dengan fungsi uang sebagai alat tukar (medium of exchange).32/34/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999 tentang BUS SK DIR BI No. yang pada umumnya merupakan program utama dari negara-negara yang sedang berkembang. bukan alat untuk menghasilkan tambahan melalui suku bunga. Teori Riba (Bunga/Rente) Islam dalam memandang perihal ekonomi. Pustaka Alvabet. Kewajiban membayar jizyah gugur dari orang fakir dan orang yang tidak bisa kerja karena sakit. 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Penyelenggaraan Kliring Lokal dan Penyelesaian Akhir Transaksi Antar-Bank atas Hasil Kliring Lokal. “Suku Bunga Dalam Perspektif Yunani”. 15. dan surat al Baqarah (2) ayat 278-279. hlm. menyatakan: “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah). 12.70 8 Tujuan Bank Syariah Bank syariah mempunyai beberapa tujuan diantaranya sebagai berikut: 1). menuju terciptanya kemandirian usaha. Di mana riba memiliki dampak yang sangat luas baik dalam kehidupan pribadi atau pun dalam masyarakat.258 Ekonomi Islam: Sejarah. sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk”. dalam agama-agama lainnya pun termaktub larangan tersebut. PBI No. 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Perubahan Kegiatan Usaha Bank Umum Konvensional menjadi Bank Umum Berdasrkan Prinsip Syariah dan Pembukuan Kantor Bank Berdasarkan Prinsip Syariah oleh Bank Umum Konvensional. program pembinaan konsumen. surat at-Taubah (9) ayat 29. agar tidak terjadi kesenjangan yang amat besar antara pemilik modal dengan pihak yang membutuhkan dana. PBI No. Cit. 3 tahun IX. orang laki-laki yang telah baligh saja dan tidak dikenakan kepada anak-anak dan wanita-wanita. menghindari persiangan yang tidak sehat antara lembaga keungan. khususnya mualamat yang berhubungan dengan perbankan agar terhindar dari praktek-praktek riba atau jenis-jenis usaha atau perdagangan lain yang mengandung unsur gharar (tipuan). Al Qur’an. 73 Demikian pula dengan Plato. pembinaan pedagang perantara. sehingga manusia tetap pada fitrahnya dan dunia (ekonomi) tidak menjadi tujuan hidupnya. No. 2/9/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Sertivikat Wadiah Bank Indonesia (SWBI) PBI No. 2). surat ar-Ruum (30) ayat 39. surat annisa (4) ayat 160-161. 2003. Untuk menanggulangi masalah kemiskinan. 71 70 .13. hlm. Bila kita telusuri. dia menyatakan: “suku bunga menyebabkan perpecahan dan perasaan tidak puas di tengah Al Qur’an. Islam bukanlah satu-satunya agama yang melarang pembayaran bunga. 3). Op.M. Sumber: Biro Perbankan Syariah. Dengan aktivitas bank syariah akan mampu menghindari pemanasan ekonomi diakibatkan adanya inflansi. Hukum jizyah ialah digunakan untuk kepentingan-kepentingan umum kaum Muslimin dan dasarnya. 73 Sabili. Mengarahkan kegiatan ekonomi umat untuk bermualamat secara Islam. Untuk meningkatkan kualitas hidup umat dengan jalan membuka peluang berusaha yang lebih besar terutama kelompok miskin. 5). 72 Zainul Arifin. 6). 4). (Jakarta: 2005).72 Bahkan meminjam uang dengan bunga di larang pada zaman Yunani Kuno. edisi 1 Agustus 2001. firman Allah swt. dimana beliau mengutuk praktek ekonomi yang bersifat ribawi (bunga). Para pemikir zaman dahulu-pun telah berinteraksi dan menyikapi persoalan riba yang berkembangan dalam lingkungan masyarakat di mana pemikir itu hidup. Untuk menyelamatkan ketergantungan umat Islam terhadap bank non-syariah. Aristoteles adalah orang yang sangat menentang dan melarang bunga (riba) berkembang di masayarakat. 2/8/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Giro Wajib Minimun dalam rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum yang Melakukan Kegiatan Usaha Berdasarkan Syariah. program pengembangan modal kerja dan program pengembangan usaha bersama. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. atau karena usia tua. sangat besar menaruh perhatiannya terhadap persoalan riba. Metwally. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 103 Ketentuan Bank Syariah NO 1 2 3 4 5 6 7 Ketentuan SK DIR BI No.32/36/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999 tentang BUS PBI No. juga telah menimbulkan dampak negatif terhadap kehidupan ekonomi rakyat. 5/3/PBI/2000 tanggal 4 Febuari 2000 tentang Fasilitas Pembiayaan Jangka Pendek bagi Bank Syariah. Upaya bank syariah di dalam mengentaskan kemiskinan ini berupa pembinaan nasabah yang lebih menonjol sifat kebersamaan dari siklus usaha yang lengkap seperti program pembinaan penguasaha produksen. di mana jenis-jenis usaha tersebut selain dilarang dalam Islam. Untuk menciptakan suatu keadilan di bidang ekonomi dengan jalan meratakan pendapatan melalui kegiatan investasi. surat Ali Imran (3) ayat 130. BI. PBI No.71 Kontektual firman Allah atas pelarangan riba merupakan penyelamatan atas manusia.74 Sikap Plato terhadap persoalan suku bunga yang berkembang di masyarakat Yunani.

3 tahun IX. Namun. Xerox. perak. “Suku Bunga Dalam Perspektif Yunani”. menyatakan: “hai orang-orang yang Sabili. Riba ini adalah jual-beli barang-barang ribawi. misalnya “Islamic windows” di Malaysia. Perbankan Islam dan Kedudukannya dalam Tata Hukum Perbankan Indonesia. Untuk itu kita harus memahami karakteristiknya. atau ia menjual sepuluh dinar emas dengan seratus dua puluh dirham perak hingga waktu tertentu. 9. Di dalam Perjanjian Lama. Sutan Remy Sjahdeini. tercatat beberapa perusahaan multinasional seperti KFC. Misanya. (Jakarta: 1999).77 Riba ialah tambahan uang pada sesuatu yang khusus. adanya jasa yang segaja dilakukan sebagai nilai tambahnya. negara-negara Teluk. Riba fadhl ialah jual beli satu jenis barang dari barang-barang ribawi dengan barang sejenisnya dengan nilai harga lebih. ada pula negara-negara non-Muslim yang mendidirikan bank Islam. Bagaimana Konsep Bank Syariahnya. “riba” itu berasal dari suatu perkataan bahasa Arab. siapa yang menaruh modal dalam ventura. 119 tahun 1992. surat al Baqarah (2) ayat 281. banyak terjadi penambahan uang (beda dengan praktek riba) tertapi ia berasal dari taransaksi komersial yang sah (penambahan nilai uang dengan partisipasi langsung dari pihakpihak yang terlibat di dalamnya segi resiko (imbalan) dari suatu usaha ekonomi. Teori. riba nasi’ah. dll. hlm. apalagi di era modern sekarang ini. Sementara itu Citibank mendirikan Citi Islamic Investment Bank pada tahun 1996 di Bahrain yang merupakan wholly-owned subsidiary. atau sya’ir (sejenis gandum).104 Ekonomi Islam: Sejarah. 14/1967. Sudan . IBM. sementara City Chase Manhattam telah mengembangkan produk Chase Manhattan Leasing Liquidity Program (CML) untuk memenuhi kebutuhan investasi overnite dan short term lain yang halal. sementara pendirian bank baru dari Timur Tengah masih dicegah. Secara garis besar. serta Turki. masih banyak terdapat hambatan tentang bagaimana penerapan bank syariah. seperti Inggris. Iran. Transaksi komersial yang sah adalah berdasarkan tugas distribusi barang. Dengan instrumen bai’ (jual-beli). Hal ini dibicarakan pada seminar nasional Hubungan Indonesia-Timur Tengah pada 1974 dan tahun 1976 dalam seminar Internasional yang diselenggarakan oleh Lembaga Studi Ilmu-ilmu Kemasyarakatan (LSKIK) dan Yayasan Bhineka Tunggal Ika. atau gandum. 76 75 1980-an. harus juga dapat kita bedakan dalam pengertian bisnis (nilai tambah). Penambahan uang yang tidak jelas (biasanya pekerjaan lintah darat) sangat mengganggu kehidupan yang harmonis sesama umat manusia. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 257 masyarakat”. Oasis Internasional Equity Fund dari Flemings Bank (Inggris) State Street Investment Management (Amerika Serikat) Kleintwort Benson Bank (Inggris) Hongkong Shanghai Bangking Corporation (HSBC-London) dan ANZ Bank (MelbourneLondon). Misalnya jual beli satu kwintal gandum dengan seperempat kwintal gandum sejenisnya atau jual beli satu sha’ kurma dengan satu setengah sha’ kurma. yaitu Bank Islam Komersial (Islamic Comersial Bank) dan lembaga investasi dalam bentuk Internasional Holding Companies. dan pembatasan bank asing yang ingin membuka kantornya di Indonesia. tidak berjalan dengan UU Pokok Perbankan. “the Islamic transactions” di cabang Bank Mesir. Bahamas (Benon). yang makna harfiahnya “tumbuh” atau “melebihi” dan dari perkataan itu digunakan untuk makna tumbuh/bertambah besarnya sesuatu benda melebihi ukurannya atau jumlahnya aslinya. lembaga-lembaga keungan syariah tersebut dimasukkan dalam dua ketegori. Contohnya. General Motor. Produk-produk investment banking yang islami juga ditawarkan oleh find manager konvensional seperti The Wellington Management Company (Amerika Serikat). Berdirinya Bank Syariah di Indonesia Gagasan untuk mendirikan bank syariah di Indonesia sebenarnya sudah muncul sejek pertengahan tahun 1970-an. Dari sisi penggunaan jasa perbankan syariah. diantara di Mesir. Karena manusia pasti berinteraksi dengan persoalan ekonomi. yakni UU No.75 Dalam agama Nasrani pun terdapat larangan aktifitas ekonomi dan keuangan yang bersandar pada bunga. Pustakan Utama Grafiti. firman-Nya. Exodus 25: 25 dan dalam Perjanjian Baru terdapat dalam Lukas 6: 35. Hal tersebut cermin dan tindakan beberapa bank konvensional yang membuka sistem tertentu di dalam masing-masing bank dalam menawarkan produk bank syariah. Denmark. 77 Al Qur’an. Selain itu. larangan riba tercantum dalam Leviticus 25: 27. edisi 1 Agustus 2001. yaitu: Pertama. bagaimana yang disebut dengan riba yang sebenarnya? Riba ini terbagi ke dalam dua bagian. dimana barang yang diproduksi disediakan bagi calon konsumen yang merasa membutuhkan (tertarik). No. dan masih banyak lagi persoalanpersoalannya. dan ekonomi itu urusan duniawi. Kedua. Namun. dan Chrysler. Riba ini sangat diharamkan Allah swt. lembaga keuangan syariah bermunculan. Tabel 10 . maka demi mencapai harapan tersebut seorang muslim harus takut kepada Allah dan hari akhirat dalam aktifitas ekonomi. Islam secara terang-terangan menentang keras riba. Dalam riba nasi’ah terdapat kriteria riba jahiliyah. Republik Indonesia No.76 Selamat di dunia dan selamat di akhirat merupakan harapan dari setiap umat Islam. General Electric. “the Islamic Service” di cabang-cabang bank perdagangan Arab Saudi. Pakistan. seorang menjual satu kwintal kurma dengan satu kwintal gandum hingga waktu tertentu. misalnya emas. Swiss dan Luxemberg. tekhnik bagi hasilnya. Pesatnya perkembangan bank syariah menimbulkan ketertarikan bank konvensional untuk menawarkan produk-produk bank syariah. atau kurma dengan barangbarang ribawi lain secara tunda. Malaysia.

81 Al Hadits. 81 Satu dirham riba yang dimakan seseorang dengan sepengetahuannya itu lebih berat dosanya daripada tiga puluh enam kali berbuat zinah. surat al Baqarah (2) ayat275. Pakistan. Pada thun 1972. janganlah kalian makan riba dengan berlipat ganda”. 79 Jangan memakan riba dengan berlipatganda. Bulan Juli 1973. melarikan diri pada saat perang. atau aku beri tempo waktu dengan uang tambahan. sistem bank tanpa riba diperkenalkan lagi dengan berdirinya Nasser Social bank di Mesir.78 Hakikat riba nasi’ah ialah si A mempunyai piutang pada si B yang akan dibayar pada suatu waktu. Muttafaq Alaih. jika tidak ia termasuk riba dan riba itu sedikit atau banyak hukumnya haram. surat Ali Imran (3) ayat 130. yaitu: 1) Tiap keuntungan haruslah tunduk kepada hukum untung dan rugi. "al 'Adl" (Yang Maha Adil) adalah termasuk nama Allah. muncul dalam konferensi negara-negara Islam sedunia di Kuala Lumpur. dan si B harus mengembalikan hutangnya plus uang tambahannya (riba) sebesar lima belas dinar. 8 beriman. Teori. 82 Riba mempunyai tujuh puluh tiga pintu. Malaysia pada tanggal 21-27 April 1969. Tetapi dipihak lain. Pada masa awal perkembangannya atas ide pendirian bank syari’ah tak sedikit yang meragukannya. Pada sidang Menteri Pembangunan Islam atau Islamic Development Bank (IDB) dengan modal awal 2 miliar dinar atau ekuivalen 2 miliar SDR (Special drawing right) IMF. Sekalipun demikian. delegasi Mesir mengajukan sebuah proposal untuk mendirikan bank syariah. dihalalkan jual beli. dan al hadits sebagai referensi hukum atas aktifitas riba diantaranya. 8 Pada sidang Menteri Luar Negeri OKI di Benghazi. Beberapa keterangan yang terangkum dalam al qur’an. riwayat Al Hakim. sihir. Libya. 2) Diusulkan supaya dibentuk suatu bank syariah yang bersih dari sistem riba dalam waktu secepat mungkin. riwayat Ahmad. . namun. Maret 1973 usulan tersebut kembali diagendakan. Kedua." Cukuplah bagi kita bahwa Al-Qur'an telah menjadikan tujuan semua risalah langit adalah melaksanakan keadilan. Secara kolektif gagasan berdirnya bank syariah di tingkat internasional.84 Termasuk di antara nilai-nilai yang telah ditetapkan oleh Islam di sini dan dalam semua aspek ekonomi Islam adalah: "sikap adil. ide bank syariah terus bergulir di tengah pro dan kontra. Sidang kemudian memutuskan agar OKI mempunyai bidang yang khusus menangani masalah ekonomi dan keuangan. yang diikuti oleh 19 negera peserta. memakan riba. Maka pada bulan Desember 1970. Adanya pertanyaan tentang bagaimana bank akan membiayai sistem ekonominya. Atas usulan ini. riwayat Tirmidzi. Konferensi tersebut memutuskan beberapa hal.” Jika si B tidak melunasi hutangnya pada waktu yang ditentukan. Begitulah hingga akhirnya dalam beberapa waktu hutang si B menumpuk berkali-kali lipat dari hutang awalnya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 105 dasar bunga. ”Engkau melunasi hutangmu. Pada akhir periode 1970-an dan awal dekade Proposal tentang Pendirian Bank Islam Internasional untuk Perdagangan dan Pembangunan (Internasional Islamic Bank for trade and Development) dan proposal Pendirian Federasi Bank Islam (Federasi of Islamic Bank). membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang benar. banyak yang beraggapan bahwa sistem perbankan bebas bunga (interes free) adalah suatu yang tidak mungkin dan tidak lazim. “Jauhilah tujuh hal yang membinasakan. Mei 1974. dua orang saksinya dan penulisnya. pintu yang paling ringan ialah seseorang menikahi ibu kandungnya. bank Islam dalah satu artenatif sistem ekonomi Islam. menuduh wanita yang suci berzinah. syirik kepada Allah. diharamkan riba. maka janganlah kamu saling mendzalimi”. Hingga sekarang riba jahiliyah ini masih banyak dijumpai di masyarakat. yaitu sesuatu yang telah diharamkan Allah atas diri-Nya sebagaimana telah diharamkanNya atas hamba-hamba-Nya: “Wahai hamba-hamba-Ku. 80 Al Qur’an. Keraguan tersebut diantaranya: Pertama. komite ahli yang mewakili negara-negara Islam penghasil minyak bertemu di Jeddah. Al Qur’an. 83 Al Hadits. Untuk mempermudah berkembangannya bank syariah di negara-negara muslim perlu adanya usaha bersama diantara negara-negara muslim. terutama mengenai para pengusaha kecil (pedagang) yang tidak memiliki akses kepada perbankan syariah. sesungguhnya Aku telah mengharamkan kedzaliman atas diri-Ku dan Aku telah menjadikannya di antara kamu sekalian sebagai hal yang diharamkan. 80 Allah melaknat riba. memakan harta anak yatim. dan lupa (lupa dari maksiat)”. 82 Al Hadits. bankbank yang menerapkan bunga diperbolehkan beroperasi. Allah mencintai orang-orang yang berbuat adil dan 78 79 Al Qur’an. Arab Saudi untuk membicarakan pendirian bank syariah. Di antara bentuk lain riba jahiliyah ialah si A meminjamkan uang sebesar sepuluh dinar kepada si B hingga waktu tertentu. Ketika telah jatuh tempo. 83 dan Rasulullah saw sendiri juga menyatakan. Lawan kata dari keadilan adalah kedzaliman (azh zhulni}. Rancangan pendirian dibahas pada pertemuan kedua.256 Ekonomi Islam: Sejarah. jika benarbenar dalam keadaan darurat. 84 Al Hadits. pada Sidang Menteri Luar Negeri negara-negara Organisasi Konferensi Islam (OKI) di Karachi. Berdirnya bank ini lebih bersifat sosial daripada komersial. si A meminta uang tambahan dan memberi tempo waktu lagi. 3) Sementara menunggu berdirinya bank syariah. si A berkata kepada si B. yang memberi makan dengan riba. Berdirnya IDB memotivasi negara-negara Islam untuk mendirikan lembaga keuangan syariah. kemudian proposal yang diajukan Mesir dikaji para ahli dari delapan belas negara Islam. dan para penggagasnya terus berupaya memikirkan jalan untuk mewujudkannya. surat Ali Imran (3I ayat130.

menurut agama adalah tidak membelinya dengan cara ini dan tidak membiarkan hartanya ludes.17 persen menjadi 0. Empat tahun kemudian Mit Ghamr dapat membuka sembilan cabang dengan nasabah sekitar satu juta orang.11 persen menjadi 0. Bank pedesaan yang beroperasi tanpa bunga dan sejalan dengan prinsip-prinsip syariah ini sangat populer dan pada mulanya tumbuh dengan baik.25 0. Demikian pula ada hadits yang melarang jual beli “orang yang terpaksa” (mudhtharr). dan 1962. Ini tercermin dari tingginya rasio pembaiayaan dibanding pendanaan syariah juga menunjukkan rasio pembiayaan dibanding pendanaan ( atau sering disebut financing to deposit atau FDR) dalam tiga tahun terakhir selalu di atas 100 persen. Sumber alasan pelarangan adalah unsur eksploitasi keperluan orang yang terpaksa (darurat) dan membeli darinya dengan harga yang lebih murah dari harga sewajarnya yaitu harga yang adil. kamu tidak 85 86 Sebagai sustu industri baru. Al-Qur’an telah memaklumatkan peperangan dari Allah dan Rasulnya terhadap orang-orang yang melakukannya. jika terjadi transaksi jual beli dengan kondisi darurat seperti ini. bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. surart Hud (11) ayat 18 al-Khaththabi. Amad elNajar. Oleh karena itu. maka bagimu pokok hartamu. Ia menjual apa yang ada di tanganya dengan “banting harga” karena darurat. menurut hukum diperbolehkan dan tidak dinyatakan batal (yakni sah secara hukum meskipun tercela secara moral agama). Namun.80 2002 Sumber: Biro Perbankan Syariat.gharar (jual beli yang tidak jelas sifat-sifat barang yang ditransaksikan) karena mengandung unsur ketidak-jelasan yang membahayakan salah satu pihak yang melakukan transaksi. Pada pertengahan 1967 bank ini diambil alih oleh National Bank of Egypt dan Central Bank of Egypt. Sejarah perkembangan bank syariah modern tercatat di Pakistan dan Malaysia sekitar tahun 1940. Ma’alim as-Sunan. yaitu upaya pengelolaan dana jamaah haji secara konvensional. bertaqwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Teori. tahun 1967.15 0. seperti firman Allah: “hai orang-orang yang beriman. Jilid V.23 0.57 2001 0. Tabel 9 Perkembangan Pangsa Kegiatan Usaha Perbankan Syariah terhadap Perbankan Nasional (%) Keterangan Aset Dana Pihak Ketiga Pembiayaan/Kredit 2000 0. Solusi orang ini. Gagasan mengenai bank yang menggunakan sistem bagi hasil telah muncul sejak lama. Di antara fenomena keadilan yang paling menonjol di sini adalah: “pengharaman riba”.35 0. Naiem Siddiq (1948) dan Mahmud Ahmad (1952). “Dalam sanad hadits tersebut terdapat seseorang yang majhul (tidak diketahui identitasnya) yaitu orang tua dari Bani Tamim. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 255 membenci orang-orang yang berbuat zhalim.35 persen. hadits No. Al Qur’an. peningkatan pangsa perbankan syariah terhadap perbankan nasional yaitu total aktiva dari 0.106 Ekonomi Islam: Sejarah. ditandai dengan banyaknnya pemikir-pemikir muslim yang menulis tentang keberadaan bank syariah. Al-Khaththabi berkata. 1957. bisa dikatagorikan sebagai gagasan pendahuluan mengenai perbankan Islam. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba).40 0. Islam melarang bai' al. 86 Yakni disepakati tentang kemakruhannya karena ada unsur kedzaliman dan merugikan.85 Islam telah mengharamkan setiap hubungan bisnis yang mengandung kezhaliman dan mewajibkan terpenuhinya keadilan yang teraplikasikan dalam setiap hubungan dagang dan kontrak-kontrak bisnis. kebanyakan para ulama membenci jual-beli seperti ini. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba) maka ketahuilah.36 0. Tingginya rasio FDR tidak terlepas dari karakteristik kegiatan perbankan dengan aktivitas sektor riil. Demikian juga dengan tulisan-tulisan Muhammad Hamidullah yang ditulis tahun 1944. Permodalan bank ini dibantu oleh Raja Faisal dari Arab Saudi. 47. Fungsi intermediasi perbankan syariah juga menunjukkan kondisi yang mengembirakan.17 0. Namun.80 persen. jika dilihat dari data selama tiga tahun terakhir dari tahun 1999 sampai Desemeber 2002. Dan pembiayaan dari 0.07 persen menjadi 0. Jika dihitung dalam persentase. tetapi hendaklah ia ditolong dan diberikan pinjaman serta diperlonggar pembayarannya sampai ia mampu untuk menunaikan utangnya. Dana pihak ketiga (DKP) dari 0. Firman-Nya: “Ingatlah. 1955. Hal itu akan menjadi suatu kedzaliman terhadapnya. Imam al-Khaththabi menafsirkan jual beli tersebut dengan mengatakan: seseorang terpaksa menjual barang karena uang yang menghimpitnya atau karena biaya hidup yang memberatkannya.035 persen. Namun. Jika unsur "gharar" (ketidakjelasannya) itu sangat kecil maka ditolerir. perkembangannya relatif cepat. bank ini ditutup. tetapi jika sangat besar maka tidak ada ditoleransi. sehingga beroperasi atas . Islam melarang setiap hubungan dagang yang mengandung unsur penipuan. Selama unsur tersebut tidak banyak dan tidak disengaja maka dimaklumi. 3242. Kemudian yang lebih terperinci tentang gagasan ini ditulis oleh Mawdudi (1961). karena persoalan politik. misalnya Anwar Qureshi (1946). hlm. bahkan melaknat mereka. kutukan Allah (ditimpakan) atas orang-orang yang zhalim”. Rintisan bank syariah lainnya adalah dengan berdirinya Mit Ghmr Lokal Saving Bank pada tahun 1963 di Mesir oleh Dr. Bank Indonesia.

menjilat orang-orang kaya dengan mengorbankan kaum miskin. ekonomi dan politik.” ( Shahih al-Jami’ash-Shaghir.”91Banyak ahli filsafat ekonomi di masa kita telah membicarakan riba.6 Tingkat keuntungan bersih (net income) yang dihasilkan oleh bank dipengaruhi oleh faktor-faktor yang dapat dikendalikan (controlable factors). Adapaun ROE didefinisikan sebagai perbandingan antara pendapatan bersih dengan rata-rata modal (average equity) atau investasi parapemilik bank. Al Hadits. dan mengabaikan aspek perikemanusiaan demi penghasilan materi. Apabila bank dapat menghasilkan net income dari assetnya (ROA) sebesar 2%. 91 Lihat: Abu Zahrah. hlm. penulis dan saksinya. meliputi: Laporan posisi keuangan (neraca). . demikian sebaliknya untuk para pemegang rekening tidak boleh mengharapkan atau meminta keuntungan atas rekening wadi’ah. Buhuts fir Riba. perubahan investasi terbatas. ”Orang orang yang mengembangkan riba lebih mirip dengan pohon kurma jantan. mereka hidup dari kerja orang lain dan mereka tidak berkerja (sendiri). 88 87 Sumber: Biro Perbankan Syariat.254 Ekonomi Islam: Sejarah. 89 Al Hadits. di dunia dan akhirat. Yaitu dalam pangkal dosanya. la berpendapat bahwa: “uang tidak melahirkan uang (dengan sendirinya)” dan barang siapa mengembangkan biakkannya dengan kerja maka ia lebih berhak mendapatkan hasilnya. Beliau juga melaknat orang yang memakan riba. Sedangkan Aristoteles.89 Hal itu tidak lain karena riba adalah memakan harta orang lain tanpa jerih payah dan kemungkinan mendapatkan resiko. riwayat al-Khththabi dalam Ma’alim as Sunan (V/47) hadits no. catatan-catatan laporan keuangan. meskipun berlainan tingkatan masing-masing. 50 Zainul Arifin. mengkategorikannya termasuk di antara “Tujuh perbuatan dosa besar yang menghancurkan”. sebagaimana terekam dalam pernyataan mereka? “Tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang ummi (orangArab)”. 66. Semua agama telah mencela riba sampai orang-orang Yahudi pun mengharamkannya antara mereka meskipun membolehkannya dalam hubungan bisnis mereka dengan bangsa selain Yahudi. maka tidak boleh menzhalimi dan tidak boleh dizhalimi. Cit. Teori.. 88 Nabi saw menganggapnya sebagai salah satu dari kedua perbuatan hina yang jika tersebar di masyarakat maka akan mendatangkan azab Allah. Nabi saw. Cit. Yitu perusak individu dan masyarakat. ROA adalah perbandingan antara pendapatan bersih dengan rata-rata aktiva (average asset). yaitu Al Qur’an. “sesungguhnya masyarakat kita menapaki jalan hidup yang lurus jika dapat menurunkan nisbah bunga sampai nol. surat Ali Imran (3) ayat 75. perubahan modal pemilik dan laporan laba ditahan.7 Tabel 8 Perkembangan Jaringan Kantor Perbankan Syariah Keterangan BUS BUK yang mempunyai UUS Jumlah Kantor BPR Syariah 1992 1 0 1 9 2 1 40 78 1999 2 3 62 78 2000 2 3 96 81 2001 2 6 130 83 2002 menganiaya dan tidak (pula) dianiaya”. Namun bank tidak boleh menyatakan atau mejanjikan imbalan atau keuntungan apapun kepada pemegang rekening wadi’ah. memandang bunga apapun sumbernya-adalah suatu penghasilan yang tidak wajar karena diambil dari jerih-payah orang lain. sumber dan penggunaan dana qard. 5090). 6 7 Zainul Arifin. laba-rugi. Bank Indonesia. hlm. Keuntungan bagi para pemilik bank merupakan hasil dari tingkat keuntungan (profitability) dari asset dan tingkat leverage yang dipakai. Mereka menjelaskan resiko dan bahayanya secara sosial. yaitu return on asset (ROA) dan return on equity (ROE). mendapatkan harta bukan sebagai imbalan kerja atau jasa. Sabda Nabi saw: “mereka dalam riba tersebut sama. sumber dan penggunaan zakat dan dana sumbangan (apabila bank bertanggung jawab untuk hal ini). dan faktor-faktor yang tidak dapat dikendalikan (uncontrolable factors). Sebagian kaum filosof berkata. orang yang memberikan makan riba. maka mereka telah menghalalkan datangnya azab Allah pada mereka”. yaitu riba dan zina: “Jika telah tampak di suatu negeri perbuatan riba dan zina. surat al-Baqarah (2) ayat 278-279. Op. (3242). 87 Nash al-Qur'an ini menunjukkan bahwa dasar pengharaman riba adalah melarang perbuatan zhalim bagi masing-masing dari kedua belah fihak. arus kas. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 107 bentuk rekening wadi’ah. ROE = 2% x 15 = 30% Perangkat laporan keuangan bank syariah yang lengkap. Lord King.. Salah seorang di antara mereka mengatakan. Demikian pula para pembuat undang-undang dan filosof terdahulu seperti “Solon” perancang undang-undang Athena lama dan Plato”. dalam hal ini menggunakan prinsip wadi’ah yad dhmanah. 90 Al Qur’an. sedangkan leaveragenya 15 maka. Ada dua rasio yang biasanya dipakai untuk mengukur kinerja bank. 90 Sedangkan agama Kristen (Nasrani) telah mengharamkannya secara tegas dalam kitab-kitabnya yang asli. riwayat at-Thabrani dan al-Hakim dari Ibnu Abbas seperti tersebut dalam Shahih al-Jami' ash-Shaghir (679). Op. Hubungan antara ROA dengan leverage digambarkan sebagai berikut: Return On Assets x Leverage Multiplier = Return on Equity (ROE).

Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. 92 hubungan kemitraan antara penyandang dana (shahibul maal) dengan pengelola dana (mudharib). Manajemen Baitul Maal baik dari segi pengelolaan maupun fungsinya semakin menonjol ketika di masa pemerintahan Umar bin Khatab. ialah dana pihak ketiga yag ditipkan pada bank. yaitu sebagian laba bank yang tidak dibagi. juga diikuti oleh Abu Bakar pada masa beliau sebagai khalifah. Begitu pula para pemikir umat Islam telah menjelaskan keburukan-keburukan riba dan dampaknya yang membahayakan kehidupan dalam berbagai aspek. . Isa Abduh.93 Zakat dikeluarkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan negara sesuai delapan asnaf yang termaktub dalam al qur’an. As-Shiddiqi dan lainlain. 1969). Dalam giro wadi’ah. yaitu simpanan yang dijamin keamanan dan pengembaliannya (guaranted deposit) tetapi tanpa memperoleh imbalan atau keuntungan. kuasi ekuitas (mudharabah account) dan titipan (wadi’ah). yang umumya berupa giro atau tabungan. Di mana Baitul Maal dilembagakan secara tersendiri dan memiliki pengelola yang diangkat khusus untuk itu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 253 menghapusnya sama sekali”. Salahsatu syarat mudharabah ialah dananya harus dalam bentuk uang (monetary form) dalam jumlah tertentu dan diserahkan kepada mudharib. adapun kharaj dipergunakan untuk kebutuhan negara dalam pekerjaan umum dan pembangunan. Kemudian dana cadangan. alasan mencari keuntungan sebagai satu-satunya perangsang. (Jakarta: 1990). Darraz. hlm. sumber penerimaan Baitul Maal ialah dari zakat. Al’-Arabi.. Islam and Modern Economics Theories. kemerdekaan berusaha. 148. 92 Pada masa Rasulullah hingga masa para sahabat. (Delhi: Markazi Maktabah Jama’at-e Islami. Kebiasaan Rasulullah. berupa: 1) rekening investasi umum. 2) rekening investasi khusus. jadi bank tidak ikut berinvestasi sedang investor sepenuhnya mengambil resiko atas investasi tersebut. kharaj. Bank dalam kedudukannya sebagai mudaharib menyediakan jasa bagi para investor. Baitul Maal merupakan lembaga perbendaharaan negara (islam) yang berfungsi untuk menerima dan mendistribusikan segala penerimaan negara sesuai posting yang dibenar menurut syar’i.5 Bank syariah sesuai dengan fungsinya dapat menarik dana dari masyarakat (pihak ketiga). jizyah. Praktek pendistribusian harta benda dari Bahrain yang dilakukan Rasulullah seusai shalat dan diserah-terimakan di masjid merupakan suatu kenyataan. dan ushr. 93 Ibid. Op. diskriminasi antara hak para pekerja dan majikan. dalam bentuk 1) titipan (wadi’ah). Disahkannya pemungutan bunga yang menambah watak anti sosial dari perusahaan kapitalistis menjurus kepada penumpukan kekayaan dan proses Irfan Mahmud Ra’na. persaingan bebas. bahwa masjid pada saat itu juga berfungsi sebagai tempat Baitul Maal. maka sumber dana bank syariah terdiri dari: modal inti (core capital). tetapi oleh para pemegang saham sendiri (melalui rapat umum pemegang saham) diputuskan untuk ditahan kembali dalam bank. selain sebagai tempat untuk ibadah mahdhah. bersandar pada sumber daya alam untuk pertumbuhan serta prinsip tidak campur tangan negara merupakan alasan-alasan utama kapitalisme modern. Dana titipan (wadi’ah / non remunerated deposit). 46. Kapitalisme Maududi menyebutkan milik pribadi. berupa modal yang disetor oleh para pemegang saham. Teori. di mana bank menerima simpanan dari nasabah yang mencari kesempatan investasi atas dana mereka dalam bentuk investasi berdasarakan prinsip mudharabah mutlaqah. Beliau mengakui adanya unsur kebenaran pada prinsip-prinsip tersebut. hlm. 136. 3) Investasi khsusus (special investement account / mudharabah muqayyadah) di mana bank bertindak sebagai manajer investasi untuk memperoleh fee. prinsip mudharabah juga digunakan untuk jasa pengelolaan rekening tabungan. Dan laba ditahan. Pustaka Firdaus. bank menghimpun dana bagi hasil atas dasar prinsip mudharabah yaitu akad kerjasama antara pemilik dana (shahibul maal) dengan pengusaha (mudharib).108 Ekonomi Islam: Sejarah. 94 Abul A’la Maududi. ghanimah. yang disihkan untuk mengantisipasi timbulnya resiko kerugian. yang mengakibatkan penderitaan dan kemelaratan yang luas. Karena ketiga hal tersebut. Abi As-Sa’ud.94 Penekanan tidak wajar atas hak-hak milik pribadi dan kemerdekaan berusaha menimbulkan kerugian yang besar selama berlangsungnya revolusi industri. 2) partisipasi modal berbagio hasil dan berbagi resiko (non guaranted account) untuk investasi umum (general investement account / mudharabah mutlaqah) di mana bank akan membayar bagian keuntungan secara proporsional dengan portofolio yang didanai dengan modal tersebut. Praktek sistem Baitul Maal telah ada sejak masa Rasulullah saw. di mana bank bertindak sebagai manajer investasi bagi nasabah institusi (pemerintah atau lembaga keuangan lain) atau nasabah korporasi untuk menginvestasikan dana mereka pada unit-unit usaha mereka atau pada proyek-proyek tertentu yang mereka setujui. Modal inti adalah dana modal sendiri. walaupun secara ekplisit tidak dinyatakan sebagai Baitul Maal. Abu Zahrah. seperti Ustadz Al-Maududi. yaitu dana yang berasl dari para pemegang saham bank. tapi beranggapan bahwa pelaksanaannya dilakukan secara lewat batas oleh kapitalisme. pusat kendali militer dan politik. bank islam dapat memberikan jasa simpanan giro dalam 5 Zainul Arifin. Kuasi ekuitas (mudharabah account). fai. yaitu sebagian laba yang seharusnya dibagikan kepada para pemegang saham. hlm. Cit. 3) rekening tabungan mudharabah.

serta 85 Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS). 3. 1968). Data pada akhir tahun 2002. Maududi mempertimbangkan kembali perombakan yang diperkenalkan di negara-negara kapitalis. Walaupun adanya perubahan tersebut. Proceeding. yang pembelinya telah menetukan spesifikasi. hlm. datang dari Sayyid Qutb yang berpendapat bahwa kapitalisme itu benar-benar tidak berprikemanusiaan dan bertentangan dengan Islam.252 Ekonomi Islam: Sejarah.98 Mabid Mahmud dan Chawdhri mengemukakan tambahan. (Beirut: Dar al-Fikr. sedikit lebih rendah dari tahun sebelumnya. pertumbuhan pembiayaan perbankan syariah sebesar 59. sudah terdapat 2 Bank Umum Syariah (UUS). Itu dapat dilihat pada indikator keuangan. 29 Maret 2003. 2. karena ia memperlebar jurang antara si kaya dan si miskin. gadai dan hawalah masih dalam porsi yang belum signifikan. terciptanya perdagangan yang turun naik dan dikuasainya masyarakat oleh lembaga-lembaga keuangan yang memungut riba terus berlangsung sampai hari ini. 99 Lihat Mabid Mahmoud. Setiap penambahan pada besarnya kue dalam sistem kapitalis mengurangi kesejahteraan dan kepuasan manusia. Sedangkan pembiayaan yang disalurkan oleh perbankan syariah adalah sebesar Rp.918 miliar atau 0.80 persen dari jumlah penyaluran pembaiayaan atau kredit seluruh sistem perbankan. total aktiva dari seluruh bank syariah nasional (tidak termasuk BPRS) adalah sebesar Rp. (Indiana: May 1974). M. 4 Salam ialah pembelian dengan pembayaran di muka. hlm.A. Krisis-krisis ekonomi merupakan jawaban yang cukup untuk menolak anggapan seperti di atas. dana pihak ketiga. Islamic Economics: Theory and Practice. akan tetapi Pikiran Rakyat. 99 Suatu penolakan yang keras terhadap kapitalisme. Penekanan berlebihan pada kepentingan diri sendiri dan motif demi keuntungan justru menciptakan suatu masyarakat yang hampa dari prikemanusiaan. harus diakui bahwa pangsa volume usaha perbankan syariah nasional masih kecil dibandingakan dengan perbankan nasional. 96 Dengan mengutip Halm. seperti jumlah aktiva. 1970).9 persen.84 persen. hingga tahun 2002. Luthfi Hamidi. A. yang memungkinkan peranan aktif negara dan perlakuan yang lebih baik terhadap para buruh. mudharabah 15.36 persen dari total aktiva seluruh perbankan nasional. persaudaraan. Dana pihak ketiga yang dihimpun sebesar Rp. 100-106. hlm. Berbeda dengan bank konvensional.22 persen dan musyarakah 1. Iqtisaduna. 03. Economics of Islam: A Comparative Study.2 Perbankan syariah nasional (Indonesia) dalam tiga tahun terakhir ini menunjukkan perkembangan yang relatif cepat. Melalui proses sosialisasi kedua komponen tersebut diatas. Power Rationing and al-Zakat” dalam Gary. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 109 keuntungan yang diperoleh adalah berdasarkan bagi hasil dari keuntungan bank yang pembayarannya dilakukan pada akhir bulan atau pada saat jatuh tempo. arternatif penyaluran dana perbankan syariah relatif lebih banyak. hubungan antara bank syariah dengan nasabahnya bukan hubungan antara debitur dan kreditur. 96 95 .35 persen dari dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun seluruh sistem perbankan. Hawalah ialah 3 2 pemiskinan dari rakyat banyak. Ma’rikat al Islam wa’l-ra’s Maliyah. yaitu 61.3 persen. 95 Mahmud Ahmad menolak pengakuan kapitalisme sebagai suatu proses penyesuaian diri menuju pemuasan kebutuhan manusia secara maksimal. 1972). Sedangkan bentuk-bentuk pembiyaan lainnya seperti salam4. Jika pada akhir tahun 2001 tercatat Pembiayaan Yang Diberikan (PYD) sebesar Rp.277 miliar atau 0. serta volume pembiayaan. Association of Muslim Social Scientist. Manan. dan kerja sama. Ada aturan tertentu dalam dunia pembiayaan perbankan. Penekanannya atas penambahan terus menerus dari produksi adalah salah kaprah karena penambahan produksi tidak menjamin kesejahteraan yang lebih baik. hlm. pengangguran besar-besaran dan adanya kebutuhan yang tidak bisa dipenuhi ketika sumber-sumber produksi dibiarkan tidak dimanfaatkan. “Jejak-jejak Ekonomi Syariah” (Jakarta: Senayan Abadi Publishing. Dibandingkan perbankan konvensional. hlm. 3. 4. dengan menunjukkan kekacauan yang telah terjadi karenanya. Ijarah ialah sewa.97 Kelemahan utama dari kapitalisme menurut Baqir adalah kegagalannya dalam lapangan distribusi. Namun demikian. (al-Qahirah: 1966). Third National Seminarr. bahwa lewat distribusi yang adil dari hasil masyarakat yang dapat menjamin kesejahteraan dan pemenuhan kebutuhan serta besarnya ukuran kue tidak selamanya relevan dalam hubungan ini.93 persen. Teori.28 triliun.8 persen dari tahun sebelumnya. “Friction. Syeikh Mahmud Ahmad.100 Ibid. rasa iba hati. kuantitas dan waktu penyampaian pesanan. Mannan mengkritik kapitalisme karena kegagalannya dalam mempertahankan lapangan kerja yang penuh dan karena menjamin persaingan bebas. diharapkan masyarakat lebih mengenal dan tertarik dengan sistem perbankan syariah sehingga perkembangan dan kinerja bank syariah akan lebih meningkat menuju arah yang lebih prospektif. (Lahore: Muhammad Ashraf.3 Terjadinya peningkatan sebesar 48. ijarah. 4-17. Bahkan sekarang. 100 Lihat Sayyid Qutb. 37-38 98 Muhammad Baqir al Sadr. seperti kita lihat tahun 2002.045 miliar atau 0. pembiayaan perbankan syariah masih dominan pembiayaan dengan akad murabahah 70. 2003).. 240-241. (Lahore: Muhammad Ashraf. Jadi. 2.05 triliun pada akhir tahun 2002 meningkat menjadi sebesar Rp. dan mampu menjadi motor penggerak dalam pertumbuhan ekonomi bangsa. dari data diatas. 97 M.

Jenis produk tabungan di bank syariah. yaitu mudharabah muthlaqah (general invesment) dan mudharabah muqayyadah. Dengan cara sama. politik. Namun dalam bank syariah terdapat perbedaan-perbedaan yang sifatnya prinsipil. Oleh karena itu. (England: The Woking Mission & Literary Trust. yaitu wadi'ah dan mudharabah. dan Nassir A. Some Aspects of Constitution and the Economics of Islam. Teori produktivitas adalah tanpa bukti apa pun karena nilai produktivitas dari modal sebetulnya tunduk pada keadaan yang tidak pasti dari hukum penawaran dan per-mintaan. Begitu pula dengan adanya profit sharing dalam hal penggunaan dana untuk pembiayaan. hal lainnya yang juga perlu untuk lebih disosialisasikan kepada masyarakat adalah salah satu produk bank syariah yaitu tabungan. Selain sistem penghimpunan dana. sehingga semua transaksi yang dilakukan harus mengikuti kaidah dan aturan yang berlaku menurut syariat Islam. 101 mudharabah terbagi dalam dua jenis. tabungan dengan akad mudharabah. persaingan "yang mematikan". Giro pada bank syariah pada umumnya menggunakan akad al-wadi'ah sehingga secara asasi bank tidak dapat menggunakannya karena sifatnya hanya sebagai titipan yang dapat diambil sewaktu-waktu. yaitu dengan menerapkan akad mudharabah sehingga . Dalam pada itu Mahmud Ahmad. tidak menutup kemungkinan bank dapat memberikan semacam bonus atau hadiah kepada para pemegang giro. yakni pihak bank terikat dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh shahibul maal. Teori. giro yang berdasarkan wadi'ah tidak mendapatkan keuntungan. bahkan seharusnya nasabah membayar kepada bank karena telah menugaskannya untuk menyimpan secara aman. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 251 Teori-teori Modern tentang Bunga Sementara sasaran utama dari serangan kapitalisme ditujukan pada konsepsi hak milik pribadi yang bersifat mutlak. dan deposito. Suatu lembaga hanya bisa dibenarkan dengan menunjuk pada peranannya di dalam masyarakat dan manfaatnya untuk kemanusiaan. Dengan lebih dikenalnya produk tersebut oleh masyarakat. maka lembaga yang paling banyak dikecam adalah ”bunga”. Qureshi mencatat bahwa tidak terdapat teori yang sama-sama disetujui mengenai bunga _suatu pokok yang digarisbawahi oleh beberapa penulis mengenai masalah ini. dan sifat yang tak terkendalikan dari kebebasan berusaha dalam kapitalisme.110 Ekonomi Islam: Sejarah. Syeikh Nasir Ahmad. Issa Abduh. Dengan menolak teori produktivitas sebagai sesuatu yang berbelit-belit dalam pemberian alasannya dan teori pemilihan waktu (Time Preference) sebagai suatu yang berdasar atas dugaan psykhologis yang palsu. 1967). Sementara itu. 71-75. pada dasarnya hampir sama dengan bank konvensional. Namun. Maududi dan Anwar Iqbal Qureshi merupakan penyumbang-penyumbang pertama di bidang ini. peningkatan yang tidak terhindarkan dari kapitalisme monopoli. dan jenis layanannya. yaitu giro. tempat. Seperti adanya akad yang mendasarinya. Untuk deposito pada hakekatnya hampir sama dengan tabungan. Sheikh juga memberikan sumbangannya. nasabah akan memperoleh keuntungan dari bagi hasil atas pendapatan dari penggunaan dana oleh bank dengan ketentuan yang telah disepakati di muka. asalkan tidak dijanjikan dimuka.101 Sikap menahan diri dan menunggu tidak memberikan hak kepada kapitalis atas suatu imbalan sampai ia dapat membuktikan bahwa penggunaan modal. pemerasan tenaga kerja dan lahirnya imperialisme. sebagai suatu yang tidak mengena dengan sebab musabab adanya bunga dibandingkan dengan bagaimana tingkat bunga itu ditentukan. tabungan. tapi bank tidak dapat memberikan semacam bonus kepada nasabahnya asal tidak dijanjikan dimuka. Berbeda dengan konsep mudharabah muqayyah. dibutuhkan jangka waktu tertentu sehingga diperlukan adanya tenggang waktu antara dana yang diberikan dan pembagian keuntungan. sehingga mudharib memiliki wewenang penuh untuk mengelola dana tersebut tanpa terikat waktu. ia menemukan bahwa teori Moneter tentang bunga dalam versi neoklasik dan versi Keynes. disini kita catat sanggahan dan penolakan mereka terhadap berbagai teori yang berusaha menjelaskan dan membenarkan penarikan bunga. memungkinkan meningkatnya perolehan dana yang dapat dihimpun dari produk tersebut. Tapi tentu saja penjelasan tidak bisa digolongkan pada suatu pembenaran. Di sini perlu ditekankan bahwa untuk memutarkan dana tersebut. Mahmud Abu Saud. yang dipinjam tak dapat tiada harus menghasilkan keuntungan. maupun moral spiritual. Pembagian keuntungan yang diperoleh dari pembiayaan yang dilakukan harus berdasarkan perjanjian pembagian keuntungan antara bank dan nasabah yang ditetapkan dimuka. jenis usaha. sepanjang menyangkut penjelasan tentang bunga di dalam ekonomi modern. Perbedaannya adalah dalam mudharabah muthlaqah. berikut manfaat yang dapat diperolehnya. Dikala kita menyimpulkan secara singkat pandangan para ahli ekonomi Islam mengenai lembaga seperti apa yang akan dibahas pada bab berikut. Maududi menemukan bahwa Teori Pemilihan Waktu dan Teori Likuiditas untuk sebagian bisa dianggap berlaku. karena jika dilakukan akan sama halnya dengan bunga. hlm. Dalam hal tabungan. Maududi meneliti peranan ini dan mendapatkan bahwa bunga adalah penyebab dari pelbagai penyakit dalam masyarakat. semata-mata menempuh risiko tidak perlu menjamin adanya penambahan modal yang mengandung risiko itu. la menyanggah teori klasik menurut cara-cara yang sudah dikenal. yang dianggap sebagai sumber dari banyak keburukan di dalam sistem ini. penyakit ekonomi. shahibul maal tidak memberikan batasan-batasan atas dana yang di investasikannya. Tabungan dengan akad wadi'ah tidak mendapatkan keuntungan dari bank. bank syariah menerapkan dua akad tabungan.

dengan tujuan untuk menciptakan suatu kerjasama antara pemilik dana (shahibul maal) dengan pengelola dana (mudharib) yang dalam hal ini adalah bank.105 Tapi modal pinjaman menentukan harga partisipasinya dalam bentuk suatu tingkat bunga yang ditetapkan. Fisher dan malahan juga Bhom Bawerk dalam hubungan ini. Van Hoeve. 79. 182-187. yang sebenarnya mengekalkan keseimbangan kesempatan harga. Dengan merumuskan modal sebagai "bagian dari kekayaan. 102 Tim Redaksi (1994). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 111 prinsip-prinsip syariah. Jika dilihat dari sumbernya. Sementara itu. (Lahore: Islamic Publication. bank syariah menerapkan mudharabah sebagai akad yang melandasinya. Dengan akad yang melandasinya yaitu al-wadi'ah. Modal pinjaman mendasarkan bunganya itu. sedangkan modal uang tidak. seperti pendapat yang diperoleh dari bagi hasil dengan pihak pengguna dana. Juni 1967. 194. 13-114.104 la memberikan sejumlah ringkasan dari teori-teori Smith. Rawalpindi. 105 Ibid. dan penitip akan menerima insentif berupa bonus yang merupakan hasil dari penggunaan dana tersebut. Jakarta. menunjukkan kekuatan luar biasa pada seluruh jangkauan pertimbangan secara ekonomis. Digunakan untuk hal-hal yang produktif seperti pembiayaan. PT. bersamaan dengan sebab-sebab kedua tertentu. keuntungan dan harga sewa. para pemilik modal akan memperoleh bagian yang biasa dikenal dengan deviden yang merupakan pendapatan bank dari hasil-hasil usaha yang dilakukan. serta perbedaannya dengan sistem bank konvensional harus lebih diperkenalkan sehingga diharapkan akan lebih menarik minat masyarakat untuk ikut serta di dalamnya. 1970). Mahmud Ahmad menganggap bahwa bunga sebagai "sebab utama”. adalah keliru. di samping untuk penggunaan yang secara langsung tidak menghasilkan seperti pembelian fixed asset. sedangkan tanah biar pun tanpa usaha bisa menghasilkan sesuatu Anwar Iqbal Qureshi. Say. Malthus. Ensiklopedi Hukum Islam. Teori. Sismondi. “Semantic of Theory of Interest”.. ”Uang tanpa kerja tidak akan menghasilkan apa pun. perbankan syariah masih perlu sosialisasi sehingga perkembangan dan kinerja perbankan syariah terus meningkat. 103 Muhammad Nejatullah Siddiqi. yang dimainkan oleh modal pinjaman dan modal dengan risiko. 106 Ibid.1 Sekalipun demikian. yang dari dirinya sendiri merupakan cermin pantulan dari sebab pertama tersebut. Ichtiar Baru. Hal itu disebabkan masih banyaknya masyarakat yang belum mengenal dan mengetahui sistem yang diterapkan dalam perbankan syariah sehingga manfaat dan nilai tambah yang dapat diperoleh masyarakat dari perbankan syariah kurang begitu dipahami dan diketahui. Some Aspects of the Islamic Economy. Ricardo. 10-43. hlm. hlm.103 Dalam risalahnya yang cemerlang mengenai "Semantics of the Theory of Interest" Mahmud Ahmad mencatat kekacauan yang ditemuinya dalam kepustakaan ekonomi antara istilah untung (profit) dan bunga (interest). (Lahore: Muhammad Ashraf.250 Ekonomi Islam: Sejarah. Marshall. Hlm. 106 Mahmud Ahmad menilai bahwa alasan yang membenarkan bunga dengan mempersamakannya dengan sewa dan upah. la me-misahkan antara peranan ekonomi yang berbeda sama sekali. ). Dan usaha bank ini selalu berkaitan dengan masalah uang sebagai dagangan utamanya. Misalnya saja. Disini la mengutip Keynes untuk menetapkan akan kemungkinan dan keinginan tingkat bunga 0 persen. Mengenai sewa ia mencatat bahwa pada dasamya tanah tersebut produktif. Islam and the Theory of Interest with an Introduction by Sulaiman Nadvi. Dalam hal investasi. Siddiqi mengutip Shackle untuk mengecilkan peranan bunga dan menggaris-bawahi "sifat-sifat bunga yang paradoksal". Islamic Studies.102 Mahmud Ahmad dan Farid mengutip Harrod untuk menetapkan pokok yang sama. sedangkan modal risiko sebaliknya memperiihatkan keluwesan luar biasa bagi perusahaan yang bersangkutan. Beban biaya modal tersebut berupa bunga. dimana pihak yang menerima titipan dapat menggunakan dan memanfaatkan uang atau barang yang dititipkan. pada dasarnya dana bank syariah dihimpun dari tiga komponen. sedangkan modal beresiko tidak meletakkan suatu batas seperti itu dan membiarkannya bebas untuk menggarap semua sumber alam dan mengkaryakan semua tenaga yang tersedia". dan ia dapat membebankan biaya kepada penitip sebagai biaya penitipan. 1 . Pada akhir periode. titipan merupakan salah satu prinsip yang digunakan oleh bank syariah dalam memobilisasi dananya. hlm. dengan menetapkan suatu batas bagi daya marginal dari usaha produktif. Terdapat dua jenis wadi'ah yaitu wadi'ah yad al-amanah (trustee depository). yang digunakan untuk menciptakan kekayaan lebih lanjut". yang merupakan titipan murni dan setiap saat dapat diambil jika pemiliknya menghendaki. merupakan biaya yang pertama-tama harus ditutup dari harga barang yang akan diproduksi". Apa dan bagaimana sistem ini dilakukan sehingga sesuai dengan syariat Islam. Modal sebagai dana yang diserahkan oleh para pemilik (owner). yaitu modal. 104 Mahmud Ahmad. Modal pinjaman karena alasan ini. bagaimana sistem penghimpunan dana yang dilakukan bank syariah? Apa saja perbedaan jasa dan layanan perbankan syariah dibandingkan bank konvensional?. dan investasi. Jenis wadi'ah yang kedua adalah wadi'ah yad adh-dhamanah (guarantee depository). yakni pihak yang menerima titipan tidak boleh menggunakan dan memanfaatkan uang atau barang yang dititpkan. titipan. Hlm. ia mencatat bahwa "modal dengan risiko adalah sejenis modal yang setuju untuk menghubungkan imbalannya sebagai jasa partisipasinya dalam proses produksi dengan besamya nilai yang diciptakan oleh partisipasinya itu".

Pembangunan prasarana fisik dan sosial yang diperlukan. semua itu untuk mentimpan barang-barang berharga. bilamana barang itu anda gunakan. ia menimbulkan kebingungan. Muhammad Uzair. yang makin bersifat kompleks dan saling ketergantungan.109 Suatu kritik bersifat penelitian atas usaha untuk membenarkan bunga barubaru ini telah dilakukan oleh Mahmud Saud. Perbankan Islam Kata bank dari kata banque dalam bahasa Prancis. 2). Kita telah menyebutkan pendekatan Mawdudi yang berhati-hati mengenai campur tangan negara dalam kehidupan ekonomi. seperti digambarkan oleh para penults tersebut di atas. Uzair juga mencatat bahwa asal mula modal dengan pembenaran yang menyertai atas — pemberian imbalan. 35. Dan sudah pasti memiliki fungsi yang dilaksnakan oleh peran tertentu dalam kegaiatan ekonomi.9 Suatu peranan aktif dari negara. 108 Sebagaimana ditekankan oleh beberapa penulis. Mahmud Ahmad membahas sifat dan tujuan menabung dan beranggapan bahwa meningkatkan tabungan sebagai pinjaman adalah sama dengan mengabaikan suatu kebutuhan. yang mencer-minkan kondisi yang sedang berubah dari kehidupan ekonomi moderen. salah hitung atau sebab apa pun. Some. sudah pasti tidak luput dari membicara Perbankan Syariah yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan. la menyalahkan Marshall karena telah membuat analog! yang palsu antara harga sewa dengan bunga. memberikan kesan bahwa mempergunakan jasa dari uang sama saja dengan menggunakan jasa seorang dokter. atau melibatkan suatu pengorbanan yang merupakan suatu tuntutan yang palsu tanpa dasar dalam kenyataannya. manajemen. tidak memberi jaminan atas produktifitas nilai yang positif. 17. Patinkin. Yang sudah pasti. suatu kecenderungan yang makin sering terdapat dalam kepustakaan modern”. bai’ (jual-beli). (Makka. Op. 109 Muhammad Nejatullah Siddiqi. qhanimah (rampasan perang). Dalam Islam tidak disebutkan secara eksplisit. maka tiap kerugian karena nasib buruk.. sedangkan dalam hal pinjaman modal.. yang juga memperingatkan "akan kecenderungan untuk memperlakukan modal uang seolah-olah sama dengan barang modal atau sebagai kekayaan yang nyata. juga tidak terhadap modal fisik.. bahkan dunia yang tidak menentu dimana proses produksi terjadi.110 la meneliti pandangan dari Samuelson. Barn. la berkesimpulan bahwa bunga tidaklah sama sifatnya dengan keuntungan. Suatu kecenderungan dicerminkan secara penuh dalam manifestasi Jama'at pada pemilihan umum tahun 1970. hak dan kewajiban maka semua itu disebutkan dengan jelas. “Some Conseptual and Practical Aspects of Interets Free Banking”. juga tidak sama dengan sewa dan pinjaman. Kebe-ratan menyolok untuk memperlakukan bunga sebagai sewa adalah bahwa uang sebagai alat pembayaran (alat tukar) dianggap tidak mengalami penyusutan harga dan bahwa anda tak akan menyewa sesuatu yang musnah atau hilang. Paper Presented at the First Word Coference on Muslim Education. 108 107 . hlm. dayn (utang dagang) maal (harta) dan sebagainnya. Ada beberapa penulis seperti Muhammad Abu Su'ud yang beranggapan bahwa perluasan peranan negara dalam ekonomi di zaman moderen sebagai sesuatu yang tidak sehat. Dengan kondisi itu dalam pikirannya. harus dengan sendirinya memainkan peran positif dan secara sadar memberi sumbangan untuk pelaksanaan cita-cita yang diharapkan lewat: 1). sadaqah. hlm. 1976). maka sipemberi pinjaman yang menanggung kerugian. ditulis oleh Khursid Ahmad dan Naiem Siddiqi. 110 Mahmud Abu Saud. hak pemilikan atas nilai lebih atau modal dan mengelola serta mengarahkan investasi lebih lanjut". dan dari banco dalam bahasa Italia. Cit.. Joe S. berarti peti/lemari atau bangku.107 Dalam hal sewa menyewa: "Jika terjadi kerugian karena nasib buruk atau salah perhitungan. “Teaching of Economics at the University Level in Muslim Countries: The Callenge of Alien Concepts and the Formulation of Islamic Concepts”. fungsi. Op. Cit. bahkan telah menjadi contoh terbaik dalam dunia perbankan sebagai salah satu sistem perbankan modern sekarang ini.112 Ekonomi Islam: Sejarah. (Makka. 36. Pening-katan aksentuasi untuk peranan lebih positif dari negara dalam ekonomi Islam. dan menginginkan agar sistem ekonomi Islam dapat mengawasi kecenderungan ini. seperti zakat. Kalim Siddiqi mengemukakan peranan sangat aktif negara. Berbicara perbankan dalam Islam. Ketika pembenaran yang sama untuk pemberian imbalan diterapkan pada modal uang. di samping karya Schumpeter dan Keynes. Perencanaan rasional. hlm. bersumber dari konsep mengenai modal fisik _barang modal _yang bertumpuk dalam masyarakat primitif. kerugian tersebut menjadi tanggungan dari peminjam". dikemukakan di dalam laporan komisi ekonomi Jamaat-i-Islami Pakistan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 249 barangkali hanya rumput untuk makanan temak atau semak-semak untuk dijadikan bahan bakar”. yang akan "melaksanakan atas nama Allah. Bank syariah adalah lembaga keungan yang usaha pokoknya memberikan kredit dan jasa-jasa lain dalam lalu lintas pembayaran serta peredaran kredit dan jasa-jasa lain dalam lalu lintas pembayaran serta peredaran uang yang beroperasi diseuaikan dengan Muhammad Nejatullah Siddiqi. Teori. Paper Presented at the First International Conference on Islamic Economics. tapi dimaksudkan sebagai sesuatu yang memiliki unsusr-unsur seperti struktur. kelihatannya menunjukkan suatu kecenderungan yang tidak bisa dibelokkan. Samuelson yang mempersamakan harga dengan sewa untuk memakai uang. 1977).

tapi malah tanpa peduli atas realisasi-nya itu sendiri. Abu Saud menunjukkan bahwa pemilik modal uang bukanlah seorang penanam modal. walaupun asset-asset itu sendiri mempunyai nilai yang sama. paksaan untuk menjual atau menyewakan. Dalam kertas kerja paling akhir mengenai masalah ini. Chapra lebih positip lagi dalam kertas kerjanya yang paling akhir. Tapi ia juga sekaligus menekankan bahwa "tata cara untuk mencapainya ialah lewat pendidikan dan bukan lewat paksaan . perdagangan dan keuangan. ia menyebutkan bahwa "kemampuan untuk melepaskan suatu asset pada suatu tenggang waktu.. ketika ia menganggap bahwa bunga adalah perbedaan antara harga dari uang hari ini dan harga uang tersebut pada suatu tanggal di masa datang. melalui kontrak ini dua pihak atau lebih termasuk bank dan lembaga keuangan bersama nasabahnya dapat mengumpulkan modal mereka untuk membentuk sebuah perusahaan (syirkah al inan) sebagai sebuah badan hukum (legal entity).. suatu definisi yang lebih menunjukkan terutama pada alasan penarikan bunga (raison d'etre). nilai uang dan nilai komoditi. Teori. ketika dia menetapkan bahwa "untuk pelaksanaan tujuan ini menjadi kewajiban negara Islam untuk tidak meninggalkan fungsi pokok berupa penyediaan sumbersumber. sewa serta tingkat keuntungan. 18. Teori Nisbah Satu faktor yang paling menonjol dalam sistem ekonomi Islam dan sekaligus yang membedakannya dengan sistem ekonomi konvensional adalah adanya nisbah bagi hasil dalam aplikasi perbankan syariah. yang menunjukkan betapa besarnya pengaruh fikiran Mawdudi tentang masalah tersebut. tanpa negara mengambil alih pengelolaan langsung dari perindustrian. . karena bunga dibayar bukan saja sebelum realisasi penerimaan. Tapi kita tidak boleh ragu-ragu mengenai satu pokok fikiran. malah secara sadar akan menganjurkan negara untuk melakukannya sebagai suatu kewajiban yang harus dilaksanakan. Nisbah bagi hasil itu melalui akad-akad bagi hasil (profit and loss sharing) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam aktifitas perekonomian.. terdapat pembatasan-pembatasan kebebasan pribadi dalam bertindak. Tapi apakah harga tersebut? tanya Abu Saud "satu-satunya jalan untuk menentukan harga dari uang tersebut adalah dengan menentukan daya belinya . Di antara tindakan paksaan yang dibolehkan untuk suatu situasi tertentu.". Dalam prinsip bagi hasil dikenal dua macam kontrak (akad). Sebagai methode pemenuhan permodalan (equity financing) juga ada akad-akad jual beli (al bai’) untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan (debt financing). perencanaan ekonomi dan penetapan denda-denda keuangan. Di antara sejawat Mawdudi yang akrab. dapat memberikan suatu kesenangan rasa terjamin yang potensial. juga menentukan beberapa tindakan positif oleh negara yang bisa diterapkan pada situasi tertentu yang terdapat di beberapa negara-negara Muslim.. Setiap pihak memiliki bagian secara proporsional dengan kontribusi modal mereka dan mempunyai hak 111 112 Ibid. tapi bagaimana mungkin untuk menentukan harga uang tersebut pada waktu yang akan datang?"111 Keynes secara mutlak menyebutkan definisi lain dari bunga. . penentuan harga. nasionalisasi. hlm. di samping usaha penghapusan kemiskinan dan penciptaan kondisi yang sehat untuk pemberian kesempatan kerja penuh dan pertumbuhan bertingkat tinggi. Zainul Arifin. maka yang pertama adalah sangat menentukan atas hukum preferensi waktu yang dibuatnya. pajak progresif pada kekayaan lebih. perpajakan. pembatasan pemilikan. ini mungkin bisa ditentukan untuk waktu sekarang. juga beranggapan bahwa peranan ekonomi aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari sistem ekonomi Islam.112 Akad Musyaraqah. hlm. ruang lingkup kegiatannya ditentukan oleh tujuan dari sistem Islam. atau penentuan tuntutan bersama akibat beroperasinya kekuatan tak ter-kendalikan dari pasar. yaitu: akad Musyarqah (joint venture profit sharing) dan akad mudharabah (trustee profit sharing).248 Ekonomi Islam: Sejarah. Islam bukan saja tidak melarang yang demikian. Dalam rangka membahas alasan yang membuat harga bunga uang lebih bisa diterima daripada harga komoditi. khususnya sumber-sumber yang langka. negara harus mencampuri kemakmuran pribadi warga negara. . Cit. Bain mempersamakan dana yang bisa dipinjam dengan barang modal." la berpendapat bahwa "apabila dianggap bahwa keadaan suatu masyarakat secara ekonomis tidak dapat diperbaiki untuk jangka waktu yang diperkirakan. Fazlur Rahman mengatakan bahwa "bagi kepentingan dasar dari keadilan sosial ekonomi. 39. Naiem Siddiqi. Lebih-lebih pembenaran Patinkin gagal untuk mencakup bunga yang harus dibayar atas pinjaman konsumtif. Op. yang sifatnya tidak sama dengan asset-asset dari jenis lainnya. daftar fungsi dan kewajiban negara ini termasuk juga menciptakan kemantapan nilai uang dan menyelaraskan hubungan ekonomi intemasional. Negara Patinkin menganggap bahwa bunga adalah salah satu bentuk penghasilan karena pemilikan. sejauh keadilan sosial ekonomis menuntutnya." Chapra. Tidak seorang pun membantah bahwa selama bisa diatasi dengan pendidikan.. Joe S. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 113 pengarahan negara secara luas dan penyertaan di dalam bidang-bidang pereko-nomian. bila usaha lewat pendidikan gagal. yaitu bahwa tujuan sistem Islam harus dapat dicapai dan paksaan adalah diperboleh-kan. Dari dua rumusan tentang bunga yang dibuat oleh Keynes. penyediaan modal fisik dan modal sosial oleh pemerintah dan penataan jaminan sosial terhitung sebagai kewajiban penting dari negara Islam moderen. maka paksaan hendaklah dihindarkan. Argumen ini bersifat menipu. upah. pengaturan kegiatan bisnis.8 Sebagai prinsip umum.

karena kebutuhan akan pengaturan itu tumbuh berulang sesuai dengan perubahan dalam kondisi kehidupan. tidak menetapkan suatu plafon prosentrase bagian dari modal dalam keuntungan yang didapat. hubungan kontrak bukan hanya antara pembeli modal. 115 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Hal ini terutama berlaku pada perjanjian musyarakah. Dalam kontrak tersebut.113 Dalam akad mudharabah. pemilik dana menentukan syarat dan pembatasan kepada pengelola dalam penggunaan dana tersebut dengan jangka waktu. tetapi mempunyai bentuk (feature) yang berbeda dengan akad musyaraqah. Dalam disertasi doktomya tentang "Politik Ekonomi Negara Islam" Aswaf Ali menyimpulkan bahwa filsafat kemasyarakatan Islam. Pemerintah dapat melarang suatu hal yang selama ini dianggap mubah (yang dibolehkan).. Penga-turan semacam itu tidak boleh merupakan bagian dari hukum tetap. Pada akad mudharabah. Muhammad al Mubarak menyatakan bahwa negara merupakan salah satu dari tiga soko guru sistem ekonomi Islam. Adapun dalam impelementasi mudharabah muqayyadah. yaitu akad mudharabah mutlaqah (tidak terikat) dan akad mudharabah muqayyadah (terikat). jika ia dibaca dalam kaitan dengan apa yang ditulis oleh penulis mengenai permasalahan yang sama pada bagian awal buku ini. Di samping memperlakukan hukum syariah. di mana pemulihan modal awal itu akan memakan waktu sampai 10 tahun. maka ia menjadi haram. atau dapat menjadi penyedia dana dalam hubungan mereka dengan pihak pengguna dana. Mudharib dalam kontek ini menjadi trustee atas modal tersebut. negara dapat saja mengeluarkan suatu perangkat perintah dan larangan. Mudharib dapat berbentuk perseorangan atau badan untuk tujuan melakukan perdagangan. yaitu untuk menghasilkan keuntungan. Islam memberikan wewenang kepada pemerintah yang dibentuk sesuai dengan hukum Islam untuk mengisi jurang ini. dengan pengertian bahwa pihak-pihak yang bersangkutan akan menerima prosentase tertentu dari keuntungan dan bukan dalam jumlah uang yang ditetapkan lebih dahulu. Bank dan lembaga keuangan dalam kontrak ini dapat menjadi salah satu pihak. Fungsinya adalah untuk menegakkan keadilan dan menjamin dipenuhinya kebutuhan dengan mengatur fasilitas-fasilitas umum dan sistem jaminan sosial. negara punya fungsi penting untuk membuat perundang-undangan baru yang mengatur dan dan memberikan bimbingan bagi kehidupan ekonomi dalam hal-hal yang dibiarkan tidak diatur oleh syariah. agar dapat mengendalikan kehidupan ekonomi dan memberikan bimbingan untuk mencapai tujuan-tujuan yang diingikan. hlm. Mereka dapat menjadi pengelola dana (mudharib) dalam hubungan mereka dengan penabung dan investor. ibid.114 Pihak-pihak yang bersangkutan dalam suatu akad mudharabah. bersama-sama dengan iman dan keterikatan pada nilai-nilai moral dan prinsip-prinsip tertentu dalam organisasi. jenis usaha dan sebagainya. Kondisi yang terbuka guna penciptaan perundangan-undangan baru ini. hlm.114 Ekonomi Islam: Sejarah. hlm. Ibid. melainkan antar penyedia dana (shahibul maal) dengan enterpreneur (mudharib). kekuatankekuatan produksi dan sebagainya. Apabila penguasa melarang sesuatu yang pada dasar-nya dibolehkan.116 Teori Kredit dalam Islam Perjanjian mudarabah dan musyarakah pada hakikatnya bertujuan memberi modal investasi jangka panjang kepada perusahaan-perusahaan Islam. atau dapat membuat peraturan yang membuat sesuatu yang mubah menjadi wajib. LIPPM. Hubungan ini selalu berubah dengan berubahnya pengetahuan. Sementara negara tidak dapat mengesahkan apa yang secara jelas diharamkan oleh syariah atau membebaskan orang dari kewajiban-kewajiban yang secara jelas diwajib-kan oleh syariah. Pegelola menggunakan modal tersebut dengan tujuan yang dinyatakan secara khusus dalam akad. Kesemuanya itu. 115 Mengenai perbankan dalam Islam yang mengambil mudharabah sebagai bentuk dasar dari cara kerjanya. syariah. 34. menjamin pemenuhan kebutuhan dan mempertahankan keseimbangan sosial. salah satu pihak dapat mengambil alih modal pihak lain sedang pihak lain tersebut menerima kembali modal mereka secara bertahap. Cit. Namun Zainul Arifin. penemuan sumber-sumber baru. terutama dalam mengatur hubungan antara manusia dengan alam. bebas untuk menentukan tiap-tiap rumusan nisbah bagi kuntungan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 247 mengawasi (voting right) perusahaan sesuai dengan proporsinya. Pembahasan ini merupakan suatu yang paling jelas bisa dilihat dalam kepustakaan. 19. 33. Zainul Arifin. Op. Akad mudharabah dalam aplikasinya terbagi kepada dua tipe. 114 113 bagaimana pun masih memungkinkan adanya perbedaan-perbedaan yang tidak menyolok. maka wajib hukumnya. Dalam implementasi mudharabah mutlaqah. membayangkan suatu masya-rakat ekonomi yang didasarkan pada . Dalam pembahasannya mengenai peran negara dalam ekonomi. (Kekuasaan ini tidak bisa diterapkan pada apa yang sejak semula sudah haram atau wajib dalam syariah). sebagai dapat dibedakan dengan hubungan antar manusia dengan manusia lainnya. pemilik dana memberikan kekuasaan penuh kepada pengelola untuk menggunakan dana tersebut dalam usaha yang dianggapnya baik dan menguntungkan. Teori. (Jakarta: 1986). 116 Muhammad Nejatullah Siddiqi. juga merupakan suatu bentuk equity financing. tempat. Inilah yang disebut musyarakah al muntanaqishah. dan bila diundang-kan sesuatu untuk dilaksanakan. Pemikiran Ekonomi Islam. secara wajar dan layak wajib ditertibkan dalam rangka untuk menjamin keadilan dan melindungi kepentingan masyarakat.

Karena investasi modal saham dan perjanjian bagi hasil pada hakikatnya bersifat jangka panjang. Dan sesungguhnya bank-bank Barat hanya memberi pinjaman untuk jangka waktu yang relatif pendek. Sekalipun bank mengutamakan dividen yang akan diterimanya atas saham-sahamnya. serta apakah akan ada orang yang akan membeli saham yang dipegang oleh bank itu. Peranan Negara Tanpa suatu prasangka mengenai pentingnya kemerdekaan pribadi. namun jangka waktunya jarang yang berlangsung lebih lama dari tiga tahun. dibandingkan dengan perjanjian mudarabah dan musyarakah. Baqir selanjutnya menunjukkan bahwa pembentukan perbendaharaan negara merupakan sarana untuk menunaikan tanggung jawab ini. Teknik Alternatif Diterapkan untuk Kontrak Pembelian Kembali Suatu sarana baku adalah upaya murabahah (kontrak pembelian ulang untuk kredit jangka pendek) atau sarana kontrak penebusan. yang di dalam Islam didapatkan berdasarkan kerja. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 115 milik. menjadi dasar kedua untuk didistribusikan. dan akibatnya itu masih terasa. Karena keseimbangan. Maka sulitlah untuk mencari ahli keluarga yang dapat menebus saham-saham dari bank Islam ini. Kuwait adalah satu-satunya negara Islam yang mempunyai bursa efek yang cukup maju. Sehubungan dengan usaha mempertahankan keseimbangan sosial. khususnya pedagang eceran dan pedagang grosir. Abu Sulaiman memberikan komentar mengenai distribusi dengan meletakkan kepercayaan yang besar pada pasar yang berfungsi dengan baik. Tanggung jawab langsung negara sehubungan dengan jaminan sosial. didasarkan atas hak umum dari seluruh masyarakat terhadap sumber-sumber alam. sesudah kerja dan kebutuhan. menjamin pemenuhan kebutuhan untuk tiap warganegaranya serta menciptakan keseimbangan pada standar hidup dalam masyarakat. Tahawi juga menyokong teori yang sama. bagaimana pun. Namun kebanyakan perusahaan yang menerima pinjaman bank tidak termasuk kelompok yang sahamnya diperjualbelikan di bursa. Jelaslah bahwa mereka akan enggan menjual saham itu bila keadaannya kurang menguntungkan. peranan negara dalam kehidupan ekonomi makin banyak mendapat sorotan dalam berbagai tulisan. mungkin dianggap perlu. dan karena adanya kenyataan. Peranan ini terutama mencakup empat macam tindakan: 1) Menjamin kesesuaian dengan kode etik Islam dari tiap pribadi lewat pendidikan. Bank-bank Inggris acapkali menyediakan kredit dagang untuk masa 90 hari atau kurang. bahwa fungsi itu dilaksanakan dengan cara demokratis. Karena itu bank-bank Islam harus menemukan metode lain untuk menyediakan kredit jangka pendek. 2) Menciptakan kondisi sehat di dalam pasar guna menjamin fungsinya yang baik. Telah disetujui bahwa negara menikmati kekuasaan yang paling luas untuk melaksanakan fungsi-fungsi tersebut. ia menekankan pada pendapat. sementara tetap menghindari bunga. yang sebagian besar modalnya selain dari bank juga berasal dari para keluarga. Baqir al Sadr telah membahas peranan negara didalam sistem ekonomi Islam dengan agak panjang lebar. namun yang tidak resmi bubar di tahun 1982. Teori. Di samping melaksanakan perundangan yang relevan. yang merupakan bagian terbesar dari para nasabah bank Islam. 4) Mengambil langkah-langkah positif dibidang produksi dan pembentukan modal guna mempercepat pertumbuhan dan menjamin keadilan sosial. Di negara itu dulunya ada bursa resmi dan tidak resmi. dalam hal perjanjian mudarabah pun pihak bank biasanya tidak menjual sahamnya dalam perusahaan itu selama masa empat-lima tahun. Selain di Kuwait jarang sekali ada perusahaan Islam yang mengumpulkan modal dari khalayak ramai. yang khusus dan . Tentu akan lebih mudah untuk mencari pembeli jika saham-saham perusahaan itu diperjual-belikan di bursa efek. mengingat besarnya jumlah modal itu. bahwa sebagian warga masyarakat yang tidak punya kemampuan untuk bekerja. dan bila perlu lewat paksaan. karena saham menimbulkan masalah. Campur tangan pihak pemerintah. maka diperlukan kerja keras untuk melaksanakannya. Hal ini terutama ditentukan oleh keadaan pasar. 3) Perbaikan penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diakibatkan oleh mekanisme pasar dengan bimbingan dan pengaturan maupun dengan campur tangan langsung serta partisipasi dalam prosesnya.246 Ekonomi Islam: Sejarah. karena dapat mengakibatkan kerugian modal. dimana segala keputusan diambil sesudah bermusyawarah secukupnya dengan wakil-wakil rakyat yang sebenarnya. Dana Jangka Pendek Biasanya nasabah bank memerlukan pinjaman jangka pendek. bahwa hal itu tidak bersangkutan dengan tingkatan pendapatan. yang menyebabkan kehancuran bagi pasar uang Kuwait. tapi dengan standar hidup. dalam bentuk Letter of Credit (L/C) sedangkan pinjaman untuk jangka lebih lama dipandang sebagai kredit jangka panjang. dengan syarat. Kebanyakan perusahaan penerima modal dari bank merupakan perusahaan keluarga berukuran kecil. negara memberikan jaminan sosial. juga punya hak terhadap sumbersumber alam tersebut. Jenis kredit semacam ini jelas tidak cocok untuk pinjaman jangka pendek.

tapi mungkin bisa menyediakan kebutuhan. Dengan demikian sarana murabahah itu merupakan pemberian kredit dalam waktu tertentu. la tidak mengemukakan pendapatnya ataupun menjawab pertanyaan-pertanyaan yang timbul seperti tersebut di atas. bahwa di dalam Islam ada dua dasar yang memberi hak atas pendapatan kerja dan kebutuhan. Bank hanya mengurus dokumen. sebelum pembelian dilaksanakan. apabila dia. Tapi ini mengakibatkan bahwa sekelompok rakyat menerima lebih dan yang dibutuhkan dan kelompok lainnya mendapatkan kurang dari yang mereka butuhkan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 245 cocok untuk kredit niaga. sehingga memungkinkan penundaan tanggal penjualan kembali. karena bank sendiri menyelenggarakan kegiatan jual beli barang. Dengan demikian pengekspor Barat itu dapat memanfaatkan sarana kreditnya untuk keperluan lain. Perhatikanlah pernyataan berikut yang dibuat oleh penulis yang sama: "Di dalam Islam penyediaan sumber-sumber adalah optimum. keduaduanya dalam Islam dianggap sebagai ciri-ciri tetap dari pasar. Tugas yang bersifat pengawasan dan pengendalian dari pemerintah disatu pihak dan peranannya sebagai penjamin keten-traman masyarakat. bank Islam bersangkutan tidak perlu menangani sendiri komoditi yang diperdagangkan. dilain pihak. tidak ada kemungkinan bagi pemisahan antara kedua unsur itu. tapi itu tidak bisa dianggap sebagai sesuatu yang suci dan tidak bisa diganti. Distribusi terakhir dari pendapatan harus sesuai dengan cita-cita Islam mengenai keadilan sosial yang menyangkut pemenuhan kebutuhan dasar bagi tiap pribadi dan juga untuk meratakan perbedaan yang menyolok. Hampir semua pengekspor Barat lebih senang melaksanakan perjanjian murabahah itu. hal ini halal. Tujuan-tujuan dari masyarakat muslimlah yang lebih penting. Sistem pasar sebagai sarana untuk distribusi pendapatan di dalam masyarakat. karena kegiatan itu bukan bidangnya. seperti dikemukakan dalam argumen terdahulu. Berdasarkan sarana murabahah pihak bank akan membeli suatu komoditi tertentu lalu menjualnya kepada nasabahnya sehingga kelak bank itu akan menerima premi harga.119 117 118 Zainul Arifin. termasuk premi harga yang tidak seberapa mahal kepada bank. dan tidak perlu menyediakan gudang atau fasilitas penyimpanan komoditinya. Hak . dan dia dapat menyerahkan barangnya secara biasa saja.. termasuk premi harga yang harus dibayarnya bila ia membeli komoditi bersangkutan sendiri. karena kebebasan pribadi yang diberikannya. kebijaksanaan. dan menyimpan surat bersangkutan sebagai bukti bahwa ia pemilik komoditi itu. mengenai pemecahan sistem pemasaran daripada pemecahan lewat alokasi sumber-sumber. pertama-tama sesuai dengan kaidah Islam dan kemudian cocok dengan selera konsumen. karena uang pembayarannya dapat diterima lebih cepat dan tanpa risiko. dalam pengertian Islam? Jawaban positif akan menimbulkan pertanyaan-pertanyaan lanjutan yang berkaitan dengan pengetahuan.116 Ekonomi Islam: Sejarah. Baqir al Sadr menganggap kerja sebagai sumber utama bagi distribusi pendapatan. Dan bila bank itu membeli barang-barang sekaligus untuk beberapa nasabahnya ia dapat memperoleh diskonto tambahan karena banyaknya pembelian itu. Urusan pembayaran terakhir berdasarkan kontrak penjualan merupakan urusan bank dan nasabahnya. Di dalam masyarakat yang benar-benar Islam. Keadaan ini harus dirubah dengan jalan memindahkan sebagian dari pendapatan kelompok yang pertama kepada kelompok lainnya. Karena itu nasabahnya mungkin akan membayar harga yang tidak seberapa mahal kepada bank. Teori. Pembahasan Kahf mengenai struktur pasar memusatkan perhatiannya pada kerja sama dan menitik beratkan peranan pemerintah dipasar. Arti dari kalimat kedua tidak seluruhnya jelas. Karena itu sistem pemasaran harus dimodifikasi sedemikian rupa. Ibid. dinilai sangat rendah oleh penulis-penulis kita. bukannya penerima riba. dan menurut hukum Islam. hlm. Semua orang akan setuju dengan Chapra bahwa "walaupun sistem pasar diakui oleh ajaran Islam. acapkali bank dapat memperoleh diskonto atas pembelian untuk kepentingan nasabahnya. Kontrak itu dapat bersifat fleksibel. maka fungsi sistem pasar akan mencapai penyediaan optimum dari sumbersumber. para pemasok tidak perlu menghiraukannya.117 Biasanya masa penjualan kembali akan ditentukan oleh pihak bank dalam suatu kontrak dengan nasabahnya. Pendapatnya ini membawa kita kepada persoalan penilaian sistem pasar. Cit. namun untuk penundaan itu ditetapkan pula suatu premi tambahan. Pasar bisa memberi imbalan terhadap kerja. 119 Ibid. Apakah itu berarti bahwa bila semua pelaku ekonomi bertindak sesuai dengan ketentuan akhlaq Islam dan juga distribusi pendapatan dan kekayaan sesuai dengan cita-cita Islam. Pihak bank Islam enggan untuk mengurus penyimpanan atau pergudangan. bilamana nasabahnya belum sanggup menebus barang itu. supaya sejauh mungkin sesuai dengan cita-cita Islam. Bank menerima laba dari premi penjualan kembali. di samping itu mereka tidak terlalu repot untuk mengusahakan kredit dagang itu sendiri bagi kepentingan pelanggannya pada bank-bank konvensional. Adalah lebih perlu untuk mengadakan perubahan lewat tindakan negara. biasanya 90 hari atau paling lama 180 hari. kekuasaan dan organisasi yang sampai saat ini belum dibahas. Suatu keuntungan dari "murabahah" ini ialah karena kedudukan keuangan bank lebih kuat dibandingkan dengan nasabahnya. Komoditi bersangkutan dapat langsung diserahkan pada nasabah bank itu oleh pengekpor di Luar Negeri atau produsen Dalam Negeri. Sebagai alasan pokok untuk menentukan perubahan. Premi harga itu diterimanya berdasarkan usaha niaga. Op. 19.118 Dengan perjanjian murabahah itu.

spekulasi dan persekongkolan rahasia diantara pengusaha dan pedagang yang merugikan kepentingan konsumen. atau lebih menyukai pengganti alat itu dengan model yang lebih mutakhir. Dia tidak akan melakukan suatu perbuatan yang merugikan orang lain. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 117 ekonomi masyarakat tidak mengizinkan pengeluaran bagi sumber-sumber yang sudah langka untuk membuat barang itu. kemudian bersepakat untuk menyewakannya kepada mereka dengan harga sewa tetap untuk waktu tertentu. seperti peranan informasi dalam menterjemahkan kemauan balk menjadi hasil konkrit yang diharapkan oleh masyarakat. dilarang.244 Ekonomi Islam: Sejarah. atau menyewakannya kepada nasabah lainnya. Kontrak jenis rangkap seperti ini semakin populer. sedangkan bank bersangkutan akan menetapkan harga sewa yang mencakup sebagian besar harga pembelian asli barang itu di masa kontraknya. . yang dirumuskan sebagai pengeluaran tidak berguna di atas keperluan untuk memenuhi kebutuhan. Karena terbatasnya pustaka seperti disebutkan di atas. telah dibahas terperinci diantaranya oleh Maududi. Bila penjualan kepada nasabah semula telah disepakati dari saat pembuatan kontrak. Beberapa penulis memberikan perhatian khusus mengenai kewajiban seorang majikan terhadap buruhnya. kecurangan. ia harus melayani kepentingan masyarakat.121 120 121 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Teori. Yusuf Qardhawi. untuk membedakannya dari ijarah yang merupakan perjanjian sewa beli murni. Diskusi-diskusi ini tidak berlangsung dengan sempurna. termasuk "zakat". Nasabahnya itu dapat membayar uang sewa secara bulanan atau per triwulan. Beberapa penulis membahas konsep israf (boros) termasuk di dalamnya Naiem Siddiqi. tidak terdapat suatu studi mendalam. Karena nasabah yang menyewa alat perlengkapan itu bukan pemilik benda itu. Yang dapat dikecualikan adalah Abdul Majeed Qureshi yang pendapatnya mengenai buruh dan hubungan perindustrian. Pengusaha dibebani rasa keadilan dan kejujuran dalam setiap tindakannya. Tiada perhatian sungguh-sungguh diberikan kepada segi sosiologis dari tingkah laku pengusaha dan pedagang dalam masyarakat Islam. walaupun masih ditentukan oleh masa penggunaan yang diharapkan. atau menjual benda itu kepada nasabah semula. penipuan. Mengenai persoalannya sampai berapa jauh perhatian terhadap kepentingan masyarakat dapat mempengaruhi keputusan-keputusan para pengusaha. disamping kepentingan untuk dirinya sendiri. Chapra. perjudian atau pemerasan. Kebaikan umum selalu menjadi pedoman dalam keputusan-keputusannya. sejauh dia tidak berhasil dalam menterjemahkan norma-norma yang seperti disenanginya menjadi program kerja yang operasional. selama produksi barang-barang yang dibutuhkan umum belum mencapai jumlah memadai. berikut penyewaannya biasanya dirincikan dengan istilah "ijirawa iktina" (kontrak pengadaan dan penyewaan). Op. Monopoli juga dianggap merugikan kepentingan masyarakat. Masalah ini menimbulkan persoalan-persoalan pokok. Berlebihan adalah dalam pengertian di atas standar pemakaian rata-rata dalam suatu masyarakat. yakni suatu pemikiran yang meninggalkan standar ini secara berlebih-lebihan harus tidak diperbolehkan. Alt Abdul Rasul7 dan Kahf. Pada segi positifnya. maka ia tidak mengeluarkan zakat untuk benda bersangkutan. Baqir al Sadr manganjurkan agar bahan-bahan tertentu tidak diperkenankan untuk dialihkan ke dalam produksi barang-barang mewah. Kontrak itu dapat menjadi sumber dana jangka pendek atau jangka menengah. praktek-praktek pemaksaan. dan juga cara mengorganisasi dan melembagakan kemauan baik pribadi. dan dalam hal itu barang yang dijual kembali terdiri atas saham-saham dari perusahaan bersangkutan dengan premi harga yang disepakati bersama. kita bahas seperti di bawah ini. jenis kontrak ini digemari pula di dunia Islam karena uang sewanya dapat diperhitungkan dengan pajak perseroan. Bentuk khusus ijarah yang mencakup pembelian barang itu. serta apakah nasabah itu memerlukan benda bersangkutan pada saat berakhirnya kontrak.120 Di akhir kontrak ijarah itu bank Islam bersangkutan dapat menjual alat perlengkapan. Perlu diketahui pula bahwa kontrak murabahah dapat juga dimanfaatkan untuk membiayai pembangunan atau proyek. kecuali pembahasan pendahuluan dari Siddiqi dalam Economic Enterprise in Islam. Pengusaha: Produsen dan Pedagang Peraturan tentang tingkah laku bagi seorang pengusaha Muslim. Konsumen harus menghindarkan diri dari sikap berlebihan. Cit. dan sering digunakan oleh perusahaan di berbagai bidang seperti pembangunan untuk membiayai pengadaan alat-alat besar atau alat perlengkapan perusahaan. Ketidakjujuran. Seperti halnya di dunia Barat. Teknik Altematif Diterapkan untuk Kontrak Sewa Beli Suatu alternatif bagi perjanjian murabahah adalah gagasan "ijarah" (kontrak sewa beli) atau kontrak "leasing" yang dengan tegas diperbolehkan oleh hukum Islam. dengan uang sewa yang biasanya lebih sedikit daripada uang sewa menurut perjanjian awal. Hal ini memberantas penimbunan. Dengan perjanjian ijarah pihak bank membeli barang seperti misalnya alat-alat besar pembangunan untuk keperluan para nasabahnya. Op. Siddiqi. maka kontrak itu dinyatakan mengandung unsur ijarah serta murabahah. Dalam hal semacam ini premi uang sewa dapat ditentukan lebih rendah. Cit.

Cit. seperti halnya dengan bagi keuntungan. 280. 123 M. University of Southern California. untuk mana cara-cara lainnya mungkin . khususnya di masa Khalifah Umar bin Khaththab telah dikenal. rupanya kurang menyadari kepentingannya maupun kelebihan cara ini dalam dorongan mereka untuk menjamin keadilan. dan mungkin akhirnya mendapat imbalan yang lebih tinggi. Bilamana ia sendiri menggarapnya maka haknya ditetapkan sebagian berupa hasil karena hasil kerjanya dan sebagian lagi karena tanah. adalah tidak dapat dimengerti. bank sentral Islam baik dalam peranannya sebagai pusat aktifitas keuangan Islam. hlm. Ph.. 126 Satu-satunya lembaga keuangan di dalam Negara Islam yang dikenal adalah Baitul Maal. Dengan demikian. dan setiap pihak bebas untuk menganjurkan salah satu rumusan yang cocok-bagi kedua belah pihak. dan menguasai hasil bersih lahan pertaniannya. Mereka yang tidak menyetujui bagi hasil. Ali Aswaf. Namun penyediaan (pembuatan) uang sebagai alat tukar. bank sentral sebagai lembaga keuangan belum dikenal. oleh karena itu Umar Chapra menyatakan “penyediaan modal fisik dan modal sosial merupakan tanggung jawab Negara Islam modern.D Thesis. bank sentral secara internasional telah menjadi symbol kedaulatan sebuah Negara. Sebegitu jauh yang menyangkut persoalan penyediaan bibit dan sebagainya. umat Isalm mendapatkan kepastian jaminan dalam berekonomi yang lepas dari azab Allah. 122 mereka untuk memanfaatkan lahan pertaniannya lewat kerja sama dengan pihak ketiga. lebih-lebih bila kondisi . membayangkan suatu masyarakat ekonomi yang didasarkan pada kerangka negara (Islam) secara luas adalah dambaan setiap umat Islam. maupun dalam keterkaitanya dengan perihal politik ekonomi Islam. Dalam arti lain. dan dengan demikian meningkatkan daya guna dan memainkan peranan yang oleh Islam memang diharapkan. 1970. tetapi untuk menolak bagi hasil secara demikian. Kegawatan masalah ini karenanya terletak pada sepanjang pemilik sebidang tanah berhak atas seluruh hasil bersih dari tanahnya. Op. Teori. hlm. Op.125 Di masa Rasulullah Muhammad maupun di masa para sahabat memimpin Negara dan pemerintahan. Hal mana penyertaan di dalam bidang-bidang perekonomian. hlm. Apakah ia diperbolehkan memberikan kepada orang lain hak menggarap dan ia berbagi hasil dengan pihak ketiga dengan mengambil bagiannya berupa imbalan atas tanah lahan pertaniannya? Masalah inilah yang oleh Abu Sulaiman dijawab dengan negatif sedangkan lainnya menjawab dengan membolehkannya. secara langsung maupun tak langsung adalah bersinggungan dalam sosial-politik dan struktur publik. Konsumen Daftar barang-barang yang konsumsinya diharamkan Islam sudah cukup dikenal dan tidak menimbulkan pertentangan. Umar Chapra. Dengan demikian. Islamic Culture Centre. perdagangan dan keuangan tak lepas kaitannya dengan negara sebagai institusi publik yang bertanggung jawab dunia dan akhirat. 2003). (Jakarta: LSPU Indonesia. etc. Tidak ada batasan mengenai apa yang boleh dikonsumsikan oleh seorang untuk mencapai kehidupan baik. Tapi membiarkan diri dalam kehidupan mewah tidak dikehendaki. Poitik Bank Sentral: Posisi Gubernur Bank Indonesia dalam Mempertahankan Independensi. (London: 1970). Dan apabila dilihat dalam perspektif politik. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 243 Teori Bank Sentral Islam Dalam paradigma ekonomi Islam.124 Bank sentral sebuah negara sangat berperan dalam dunia financial internasional dan kerjasma moneter. Maka besar dan strategisnya posisi sebuah bank sentral. Seorang berdasarkan bagi hasil mungkin bekerja lebih tekun dibanding dengan tenaga kerja yang diupah. Oleh karena itu. Adalah “mungkin” fungsi dan peran bank sentral sebagaimana dikenal pada masa sekarang. 40 124 Fachry Ali. 122 Oleh karenanya peranan ekonomi secara aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari sistem ekonomi Islam.118 Ekonomi Islam: Sejarah. Political Economy of the Islamic State. baik di masa Rasulullah hingga di masa kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara. Dengan ini jelas bahwa jawaban negatif dapat dianggap sebagai penolakan atas hak pemilikan itu sendiri. berbagai mazhab hukum Islam menetapkan berbagai rumusan. Umar Chapra. karena Indonesia tergolong negara yang tidak menerapkan hukum Islam. The Economic System of Islam. hlm. Beberapa penulis juga menganjurkan diadakannya larangan atas beberapa barang mewah tertentu atau membebaninya dengan pajak yang berat untuk menghalang-halangi konsumsinya. Sebagai bahagiannya secara proporsional terhadap sumber-sumber alam yang bebas yaitu tanah dan tidak lebih. mengapa ia tidak diperkenankan untuk memasuki suatu "persekutuan" dengan bekerjasama dan berbagi hasil secara menyeluruh? Abu Sulaiman boleh saja mengatakan bahwa "pemilik" berhak atas tanah tersebut. 125 Fachry Ali. Ini merupakan alasan bagi kasus mengenai pembatasan pemilikan pada lahan pertanian dan bukan alasan untuk bagi hasil. dikendalikan langsung oleh pemerintah atau Baitul Maal. Jika pemilik dari lahan yang bisa digarap diperkenankan untuk memperkerjakan buruh agar tanahnya dapat digarap. 1. adalah keniscayaan berdirinya sebuah bank sentral.bisa ditemukan. Penyediaan modal fisik dan modal sosial terhitung sebagai kewajiban penting dari negara Islam modern. hanya akan bisa diaplikasikan dalam sebuah Negara Islam. agar dilakukan oleh setiap muslim yang baik dalam mengabdi kepada masyarakat. suatu kemustahilan bila ada dua bank sentral dalam sebuah Negara. walaupun ekonomi Islam sebagiannya dapat diaplikasikan. bank sentral adalah wakil sebuah Negara dalam bidang financial dan moneter. 126 M. Cit. 2. 123 Dalam konteks Indonesia.

Baqir al Sadr. juga membantah pendapat. bahwa sewa harus dilarang dianggap sama dengan bunga. karena pemegang deposito memandang sumbangannya untuk lembaga itu sebagai bantuan sekali jalan saja. (London and New York: Routledge. dan karena itu harus dimungkinkan bagi Oleh karena itu.M.M. Robert Elgie dan Helen Thompson. 129 M. jumlah kredit. namun suatu bank percobaan lokal yang tidak memungut bunga atas pinjamannya telah didirikan pada akhir tahun 1950-an di suatu daerah pedesaan di Pakistan. ia menyatakan pandangan yang sama dengannya. Cit. disisipkannya satu pasal yang melarang pemungutan bunga. yang bersedia menitipkan uangnya tanpa menerima imbalan berupa bunga. baik yang membolehkan maupun yang melarang sewa dalam bentuk uang atas tanah. tindakantindakan yang diambil oleh bank sentral berpengaruh langsung terhadap suku bunga. 1998). maka dalam waktu yang singkat lembaga tersebut pun Ibid. Hifzur Rahman. seperti dinyatakan oleh Akram (613:34—36). daripada bergabung dengan suatu usaha yang kurang mantap di daerah pedesaan. Kita tidak memasuki perbedaan pendapat tadi sepanjang perbedaan itu berdasarkan berbagai hadits yang berhubungan dengan masalah itu dan interpretasi hukum mereka. la juga mencatat bahwa para fuqahaa (ahli hukum) yang membolehkan adanya sewa atas lahan pertanian mendasarkannya pada hukum darurat.127 Kenyataan di Pakistan ini. seperti diuraikan di atas. The Politics of Central Bank.242 Ekonomi Islam: Sejarah. dan kekuasaan otonomi para pejabat bank itu juga sangat kecil. seperti Mawdudi. Mazharuddin Siddiqi. baik sewa ataupun bagi hasil. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 119 Tahawi menemukan adanya hadits sahih dari Rasulullah Saw. Selebihnya harus diserahkannya kepada negara". Maka dalam Undang-undang Dasar Negara itu. bahwa tidak semua pemilik mampu menggarap lahan pertanian secara langsung. Yusuf beranggapan "pada awal sejarah Islam terdapat kecenderungan yang nyata untuk menata pengembangan yang akan datang dalam bidang pertanian sedemikian rupa. A. Mannan tak beda dengan Akram. ternyata aplikasi bank sentralnya tidak mampu menerapkan ekonomi non riba. Namun soal ini dikesampingkan karena pertimbangan komersial. Op. walaupun masalah bunga kemudian dibangkitkan berulang kali dalam Majelis Nasional di Islamabad. dilihat dari sudut ekonomi. Sepanjang yang menyangkut masalah filsafat ekonomi. Dari kredit itu tidak dipungut bunga kecuali biaya administrasi tetap untuk sekedar menutup biaya operasi bank itu. Sewa berupa uang atas tanah harus dinyatakan sebagai tidak sah. Mannan tidak menyukai penggunaan lahan pertanian oleh pihak ketiga atas dasar sewa. bahwa sewa tersebut bertentangan dengan qiyas. atas kerugian bagi bidang industri. Metwally. Di sana kesadaran tentang identitas keagamaan terpisah sejak mula-mula didirikannya negara itu. ia tak berhasil mengemukakan alasan ekonomis rasional guna menyokong pendapatnya. dan penawaran uang (pasar uang). Apa pun penilaian orang tentang Tahawi dengan deduksi sejarahnya. Mereka yang menganggap sah bagi hasil membandingkannya dengan bagi keuntungan. Hamid. termasuk S. Abu Sulaiman dan Haider Zaman Siddiqi. 128 127 . Tahawi. A. bank sentral Islam baik menurut fungsinya seperti sekarang atau seperti dulu adalah Baitul Maal. Juga. Pendirian dogmatis seperti itu hampir tak dapat dipertahankan. la menganggap bahwa kedua putusan tersebut adalah berhubungan dengan dua situasi yang berbeda. satu-satunya perdebatan mengenai penerapan asas-asas Islam dalam bidang perniagaan di tahun 1950-an tidak berlangsung di wilayah Timur Tengah melainkan di Pakistan. kita telah menjelaskan posisi Abu Sulaiman. Hal mana dalam teori bank sentral konvensional. dengan dasar fikiran bahwa "seorang hanya boleh memiliki tanah seluas yang dapat digarapnya sendiri. dan perdagangan. S. Sheikh menentang dibolehkannya. bila terdapat perhatian yang berlebih-lebihan dari rakyat terhadap pertanian. maka lembaga itu dalam waktu singkat kekurangan dana. sekalipun telah dijamin oleh Undang-undang Dasarnya.M. dan memberikan alasan. Yusuf. sehingga tidak ada pembebanan biaya atas penggunaan kekuasaan atas tanah yang asli dan tak terhancurkan sesuai dengan definisi Ricardo sendiri mengenai tanah. Teori. Tanpa adanya pemasukan deposito baru serta kesulitan yang dialami dalam mencari tenaga staf karena calon pekerja yang ada tidak besedia untuk melepaskan karier yang memberi hasil lumayan dan lebih terjamin. Dan.129 Namun walaupun cukup banyak minat untuk mendapat pinjaman. Dengan mengutip karangan Iqbal dalam Bal-e-Jibril. Selain itu pihak yang menaruh uang deposito sangat memperhatikan bagaimanakah caranya dana yang mereka sediakan itu dipinjamkan. bila tidak demikian mereka setuju. lalu disediakan kredit bagi para petani yang kurang berada untuk keperluan penyempurnaan usaha pertaniannya. Siddiqi dan Taqi Amini. telah dibahas tentang baik buruknya.128 Pakistan—Suatu Kegagalan Walaupun gagal dalam melarang "riba" secara nasional. maupun bagi hasil. hlm. Nasir A. Bagi Hasil Bagi hasil dianggap sah oleh banyak penulis moderen. 35-65. Lembaga itu menerima dukungan dari beberapa tuan tanah kecil. Mereka yang menganggapnya tidak sah.

El Nagar-lah manajer bank itu. Di Mesir—Sedikit Berhasil Pada saat eksperimen itu berakhir di Pakistan. sewa dan kegiatan untuk mengolah lahan pertanian. dan khusyuk dalam melakukan ibadahnya bersama-sama para calon nasabah bank itu. yang kemudian menjabat sekretaris jenderal dari Himpunan Internasional Perbankan Islam. dan setelah barisan pekerjanya yang kecil itu bubar. oleh karena bahagian masingmasing adalah berupa produksi yang dihasilkan dan bahagian (andil) dari pemilik atau investor tetap tidak pasti. di Mesir lembaga itu bertempat di daerah pedesaan pula yaitu disuatu kota pedalaman di daerah Delta sungai Nil. la tidak menopang pendapatnya dengan suatu preseden pun dalam Sunnah dan juga tidak memberikan argumen yang bertentangan dengan ijma' mazhab fiqh. sekalipun mereka sudah berpendidikan modern. calon debitur itu harus mempunyai uang tabungan sejumlah tertentu untuk paling sedikitnya selama setahun. Tokoh pendorongnya ialah Ahmad El Nagar. pembedaan harus diadakan untuk tanah perawan di mana pemilik lahan tidak mengadakan investasi. baik berupa tenaga maupun modal yang mengakibatkan bertambah baiknya nilai lahan itu. tidak menetapkan sesuatu plafon dari presentase bagian dari modal dalam keuntungan yang didapat.132 130 131 Ibid. dan tanah yang sudah diolah. dalam masa tiga tahun. Para petani di daerah itu selalu curiga terhadap orang luar. bahwa putusan perusahaan terlibat dalam pemilikan partner yang tepat dalam mudarabah. Dengan demikian ada suatu dorongan untuk menabung uang. . Pendapat Abu Sulaiman bertolak dari pendirian dasarnya. bahwa tiap manusia punya andil yang sama atas karunia Allah (lain halnya jika itu merupakan hasil dari keahlian atau jerih payah pribadi seseorang).120 Ekonomi Islam: Sejarah. karena pandangan dan nilai-nilai kesusilaan mereka sama. sekalipun ada yang mengemukakan bahwa pendahulu paham itu telah ada di daerah pedesaan Mesir pada tahun 1920-an sebagai suatu koperasi keuangan swadaya kaum petani. sebagai imbalan atas investasi untuk pengolahan lahan. Pada umumnya semua pinjaman telah diselesaikan pada permulaan tahun 1960-an. Orang bertanya apa yang mungkin menjadi alasan untuk menanamkan modal. Apabila penanam modal untuk pengolahan lahan pertanian itu sendiri yang menanami lahan pertaniannya. dan ia berhasil menghimpun tenaga staf yang dipilih dengan seksama. Pada tanggal 24 Juli tahun 1956 Bank Tabungan Mit Chamr memulai usahanya. Abu Said juga mempersamakan sewa tersebut dengan harga bunga yang diperhitungkan atas modal uang. Bagi hasil juga bisa diperbolehkan. Teori. walaupun ia sendiri seorang ahli pendidikan. Tidak ada pertentangan bahwa sewa dalam bentuk uang dianggap sah atas lahan yang sudah diolah (macam kedua) sebagai pengganti "depresiasi". Mengenai macam tanah yang belum diolah. maka hasil berupa pengembalian investasinya jatuh secara sah kepadanya. A.130Kegairahannya merosot. 132 Ibid. berlainan dari keadaannya di Pakistan dahulu. Untuk mengijinkan ia membebankan suatu jumlah yang pasti. maka pinjaman yang sedang berjalan hanya ditangani sebagai perjanjian bilateral saja antara para tuan tanah dengan para petani tanpa suatu perantaraan kelembagaan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 241 kandas. sebagai bagian dari sewa. Schumpeter. Tidak ada penolakan terhadap kenyataan bahwa jumlah sewa atas lahan pertanian biasanya lebih besar dari penurunan harga. karena para depositor dan para debitur termasuk golongan yang sama. milik masyarakat perkotaan dan semata-mata melayani orang Mesir bergaya hidup kebaratbaratan. Bank Tabungan itu berkembang pesat. terdiri dari kaum Muslimin yang bergairah dan telah berpengalaman dalam bidang perbankan pada badan-badan komersial. bisa disamakan dengan riba. yaitu eksperimen pertama yang tercatat dalam sejarah Timur Tengah dan wilayah Arab. Cit.000 depositor baru. tertentu dari keuntungan dan bukan dalam jumlah uang yang ditetapkan lebih dahulu. Abu Sulaiman menganggap pembebanan sewa dalam bentuk uang oleh si pemilik adalah tidak sah. Op. Pengambilan investasi ini tidak pasti karena ketidakpastian harga pasar komoditi yang diproduksi. Namun pandangan mereka terhadap para bankir baru itu berlainan sekali. yang melihat bahwa para karyawan staf itu adalah orang beriman. Dalam membahas sewa tanah berupa uang atas lahan pertanian. Tidak ada bunga atas deposito itu. yang intinya ialah membebankan suatu jumlah pasti ter-hadap suatu pengembalian nilai yang tidak pasti. diadakan suatu eksperimen baru di Mesir. namun agar berhak menerima pinjaman bebas-bunga. bila jumlah sewa yang diperkenankan untuk dipungut tidak boleh melebihi nilai penurunan harga. dan jarang menggunakan jasa bank komersial yang dipandangnya sebagai lembaga asing. Ini merupakan pendirian yang merupakan kesimpulan dari pemyataan Mawdudi mengenai permasalahan sewa menyewa. Tapi ia gagal dalam menandingi argumen yang jelas. dalam artian nilainya. dari 1000 depositor diikuti oleh 59. Penulis kontemporer mengenai perbankan dalam Islam yang mengambil mudarabah sebagai bentuk dasar dari cara kerjanya. Seperti juga halnya di Pakistan.131 Dalam waktu singkat golongan staf itu memperoleh kepercayaan dari masyarakat pedesaan berpaham konservatif. Lalu timbul masalah sah tidaknya jumlah sewa yang lebih tinggi itu. Pertanyaan ini dapat dijawab sesudah meneliti lebih mendalam mengenai sifat pengembahan investasi atas pengolahan lahan pertanian itu.

dan pada mulanya berhasil. termasuk alat tenun bukan mesin. dengan pengertian bahwa pihak-pihak yang bersangkutan akan menerima presentase Pinjaman itu digunakan untuk bermacam-macam keperluan. Masalah utang penduduk juga berkurang karena para peminjam tidak lagi mengandalkan para rentenir setempat yang menuntut suku bunga yang sangat tinggi. namun ada juga pinjaman jangka menengah sampai 5 tahun. Biasanya pinjaman itu adalah pinjaman jangka pendek selama 1-3 tahun. bahwa pihak-pihak yang bersangkutan dalam suatu akad mudarabah bebas untuk menentu-kan tiap rumusan bagi untung. . Dalam hal tersebut ia merupakan pemilik sah dari hasil lebih di atas biaya produksi. Abu Sulaiman membolehkan adanya bagi keuntungan. tidak ada pertentangan pendapat. karena tidak memperoleh bagian dari laba yang dihasilkan oleh pihak yang berutang. Ada pinjaman untuk pembelian ternak. letak bank itu di daerah pedesaan yang merupakan faktor kurang menarik. Sayyid Qutb. Beberapa penulis menitikberatkan pentingnya arti ketentuan-ketentuan. Pinjaman dari bank itu menghasilkan pendapatan bagi pihak yang berutang. dengan memperhatikan larangan Nabi terhadap penimbunan. Keberhasilan Juga Menimbulkan Kegagalan Keberhasilan bank itu dibahas dalam laporan Yayasan Ford pada bulan Juni 1967. Pada umumnya hanya penduduk berpendapatan sedang yang berantusias dengan adanya bank ini. Orang-orang lain dan masyarakat mempunyai hak tertentu atas harta seorang pemilik. Kewajiban zakat yang mengikat tentu harus dipenuhinya. maka hak seorang pemilik atas pendapatan dari harta miliknya. yang memanfaatkannya untuk keperluan investasi modal. bila pemilik tanah tersebut menguasai suatu lahan yang lebih luas dari hak rata-rata yang boleh dimiliki oleh warga masyarakat. juga pada penyediaan modal dengan ketentuan bagi keuntungan (mudarabah). dan seperti halnya di Pakistan. Pihak yang berutang tidak diwajibkan untuk mengembalikan jumlah yang lebih besar sekalipun keadaan keuangannya bertambah baik. agar dana itu terus beredar. dan pengadaan penyempurnaan jaringan irigasi. tanpa mengindahkan tujuan penggunaan uang pinjaman itu. Hak seorang pemilik untuk mengelola tanahnya sendiri atau mengembang-kan modalnya sendiri dalam usaha yang bersifat produktif atau usaha menguntungkan. tetapi pada akhirnya mengalami kesulitan. karena penyediaan air secara efisien mutlak diperlukan oleh para petani. seperti telah diuraikan di atas. Sulit untuk mengerahkan karyawan tambahan untuk perluasan bank itu. Mannan. yang ditetapkan pada saat uang pinjaman diberikan. termasuk biaya pembangunan. Kontroversi berpusat pada masalah-masalah penyerahan lahan pertanian untuk digarap oleh orang lain atas dasar sewa atau bagi hasil. pemugaran rumah kediaman. Pemilik tidak berhak untuk menghancurkan harta-harta yang bermanfaat. pembelian mesin-mesin sederhana untuk perusahaan kerajinan tangan. jika ada permintaan dari mereka yang benarbenar membutuhkan. dan tidak dapat disangsikan bahwa bank itu memberi sumbangan berharga untuk usaha pembangunan. Seperti halnya di Pakistan. di mana disebutkan bahwa bank itu berhasil memperoleh dukungan pribadi dari sejumlah besar para petani dan penduduk pedesaan. namun tidak pernah diberi waktu tenggang untuk pembayaran kembali pinjaman itu. dalam bentuk sewa dan keuntungan merupakan hal yang kontroversial di dalam kepustakaan.240 Ekonomi Islam: Sejarah. Penggunaan secara mubazir dan sikap boros dilarang. yang memandang bank itu juga sebagai milik mereka. Mawdudi. Ini termasuk kewajiban untuk membantu kerabat dekat dalam keluarga kecil dan anggota keluarga besar jika mereka dalam keadaan membutuhkan. ataupun mesin jahit biasa. sekalipun dapat dinyatakan bahwa memang golongan inilah yang merupakan tulang punggung perekonomian pedesaan setempat. Meskipun demikian para petani miskin yang tidak mempunyai uang untuk didepositokan. bank itu hanya memungut sedikit biaya administrasi. Abu Sulaiman menganjurkan bagian yang lebih besar dari masyarakat atas hasil suatu lahan. Di samping zakat wajib. Karena itu jumlah biaya administrasi yang dipungut sangat terbatas. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 121 terhadap peranan yang dapat digambarkan tentang mekanisme pasar dan peranan yang dimainkan oleh negara.133 Walaupun Bank Tabungan Mit Chamr terkenal di kalangan masyarakat. Dia tidak berhak atas keuntungan bersih yang murni. tidak dapat menarik manfaat dari bank itu. Manna' Qattan6 dan A. Sementara telah terdapat konsensus atas haramnya bunga yang dipungut atas pinjaman uang. tapi "bagian dari pemilik hanyalah sebagai imbalan atas kerugian yang mungkin dideritanya". Pemilik harus menghindarkan penggunaan hartanya dengan cara yang membahayakan orang lain atau merugikan kepentingan umum. Yang dipentingkan adalah. dan gaji yang dibayarkan kepada para karyawan tetap kurang menarik. walaupun jarak ke tempat keramaian di Kairo dan Iskandaria tidak terlalu 133 Ibid. Penulispenulis lainnya secara bulat membenarkan keputusan dari 4 mazhab utama dalam Islam (fiqh). Teori. bahwa mereka yang memiliki persediaan pangan dalam suatu keadaan darurat wajib menyerahkan kelebihan di atas kebutuhannya untuk mengisi kebutuhan masyarakat tersebut. Siddiqi. pemilik harta harus menolong mereka yang sangat membutuhkan dan tidak boleh menolak suatu permintaan pinjaman berupa uang tunai atau benda. Pemilik Norma-norma tingkah laku untuk pemilik dibahas oleh sejumlah penulis termasuk Hifzur Rahman.

Dengan demikian lembaga baru itu dari semula telah menikmati dukungan dana yang lebih besar. dilengkapi dengan jalan menjadikan hal-hal yang mandub/sunnah sebagai hukum positip oleh negara ataupun dengan konpensasi dan lain-lain tindakan positip. mewakili kecenderungan yang berakar dalam pemikiran Islam dan digambarkan dengan contoh secara luas dalam kepustakaan mengenai tata perilaku dari berbagai pelaku-pelaku ekonomi. Kesulitan tambahannya ialah karyawan aslinya mulai keluar. dengan demikian barisan pekerjanya pasti berkurang. Pada umumnya yang diutamakan adalah pinjaman jangka pendek untuk menjamin kelancaran peredaran dana. karena tersedianya sumber dana yang lebih banyak. Cara ini akan diikuti dengan mengadakan penilaian . Bahkan bank tersebut telah diambil alih oleh bank baru itu.134 Pemerintah Memberi Dukungan Bank Sosial Nasser Pengalaman yang mengecewakan pada Bank Tabungan Mit Chamr sama sekali tidak merupakan rintangan untuk usaha di masa depan. Islam tidak hanya bergantung pada hukum.5 Siddiqi. demikian pula karyawan pimpinannya. Banyak di antara mereka dipengaruhi keluarganya agar pindah ke kota untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih menguntungkan. dan menunjukkan akibat dari dimasukkannya tujuan non ekonomis tadi pada cara dan sarana yang harus diterapkan untuk mencapai tujuan sistem ekonomi dalam Islam. Dan bila semua ini juga tidak berhasil. Pinjaman itu pada umumnya diguna-kan untuk keperluan perumahan sedangkan pinjaman untuk tujuan spekulasi seperti pembelian "real estate" dengan maksud memperoleh tambahan modal tidak dibenarkan. yang menyetujui pemberian dana dari negara untuk lembaga itu. Hukum dan kontrol sosial adalah untuk membimbing. sehingga dari semula telah mendapat sambutan baik. Ibid. Hal ini disetujui pula oleh pemerintah Sadat yang baru. Apabila semua itu gagal.400. Tindakan perorangan yang berorientasi moral diharapkan dapat mencapai hasil-hasil yang menjanun kebutuhan sosial dalam skala luas. produsen. diikuti dengan "persaudaraan sedunia dan keadilan. persamaan kesempatan dan kerjasama merupakan esensi berikutnya dari Mawdudi tentang tujuan pokok sistem ekonomi Islam. tetapi hanya bagi para pemegang deposito yang diperkenankan menerima pinjaman dengan syarat istimewa itu. bahkan Ahmad El Nagar telah terdorong untuk memperluas eksperimennya sebuah lembaga baru. Tiap kekurangan dalam usaha mencapai tujuan. Perhatian yang sangat besar untuk tujuan ini dicurahkan atas pembentukan batin manusia lewat iman. Walaupun cara berfikir belakangan ini jauh lebih positip tentang peranan negara dalam usaha mencapai tujuan seperti diuraikan di atas.122 Ekonomi Islam: Sejarah. Dan seperti halnya dengan Bank Tabungan Mit Chamr yang lama. Jelaslah El Nagar telah menarik pelajaran dari pengalamannya pada Bank Tabungan Mit Chamr. 135 Pada saat itu El Nagar telah mendapat dukungan dari teman-teman dekat almarhum Presiden Nasser. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 239 jauh. pendidikan dan latihan akhlaq. majikan. Op. dan dalam hal ini mereka tidak dapat disalahkan. di mana ia menjabat sebagai Deputi Menejer Umum. Keadilan sosial. karena menyanggupi untuk memikul semua tanggungan bank pendahulunya. sedangkan yang mandub/sunnah dilaksanakan lewat pendidikan. dan pinjaman bagi orang-orang yang akan menggunakannya untuk keperluan sosial.020 (lebih dari dua juta dollar AS). Pembedaan dalam hubungan ini selalu dibuat antara yang bersifat wajib (fardhu) dan dianjurkan (mandub/ sunnah). mengatur dan melengkapi tindakan-tindakan pribadi dan untuk menutupi kekurangankekurangan yang masih ada. Dengan cara inilah penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diharapkan dapat dilaksanakan dengan baik. Mereka juga diberi jaminan kerja yang sama dengan karyawan di sektor negara Mesir. 136 Ali Aswaf. Yang wajib dilaksanakan secara hukum. sekalipun syarat itu dapat ditafsirkan secara luas. para buruh dan lain-lain. Karena itu kita akan mulai dengan mempelajari berbagai tata sikap laku dari para pelaku ekonomi. maka Islam membolehkan mempergunakan kekuatan hukum untuk menegakkan keadilan secara tegas (51: 145). seperti pemilik. Asas-asas Islam Berlaku Secara Ketat Bank sosial Nasser itu diperkenankan beroperasi dengan memperhatikan asas-asas ajaran Islam. yang dapat memeliharanya tetap bersikap adil.136 134 135 kebebasan untuk memilih bagi tiap pribadi. Teori. distribusi yang adil dari pendapatan dan kemerdekaan pribadi di dalam konteks kesejahteraan masyarakat".” Ibid. dan sebagai permulaan diberikan dana sejumlah Mf 1. aksentuasi Mawdudi pada tindakan penyelesaian lewat orientasi moral. Peranan masing-masing dari mekanisme pasar dan tindakan yang direncanakan ditentukan sesuai dengan cara yang sama. ibadah. yaitu Bank Sosial Nasser. Daftar yang dibuat Chapra memberikan prioritas pada "kesejahteraan ekonomi". Suatu faktor yang menguntungkan ialah bank baru itu berkantor besar di Kairo. masyarakat muslim harus kuat untuk menekan tiap warganya tunduk kepada batas-batas yang dibolehkan. Mengutip kata-kata Mawdudi: "Untuk mencapai keadilan ekonomi. setiap pinjaman bebas bunga. para pengusaha. Cit. konsumen. yaitu pekerjaan yang dapat menjamin kehidupannya. karena gairah kerjanya tidak dapat dipertahankan untuk masa yang lama. membahas alasan dimasukkannya tujuan-tujuan non ekonomis ke dalam tujuan sistem ekonomi. untuk merubah kecenderungannya. cara berfikirnya serta menanamkan dalam dirinya pengertian moral yang kuat. pedagang.

dan tidak memikulkan beban kepada debitur bila usahanya mengalami kegagal-an. Ini merupakan pokok pikiranyang mendapat banyak dukungan dalam kepustakaan. Baqir al Sadr menekankan perlu adanya penyediaan kemudahan dalam kehidupan sebagai akibat dari pertumbuhan dan perkembangan serta pemanfaatan secara maksimum dari sumber-sumber alam. pelayanan kesehatan untuk orang sakit dan pelayanan untuk penderita cacat. yang memerlukan Uang pinjaman itu tidak dapat didepositokan pada bank komersial untuk menerima bunga. karena ini merupakan cara yang wajar untuk membagi risiko antara pihak yang menerima dana dan pihak yang menyediakannya. Kita telah kemukakan di atas tentang tujuan kembar Tahawi berupa kecukupan dan ketenteraman. bank itu menerima sebagian dari laba usaha. Mengingat sifat sumber-sumber alam yang terbatas. Yang mengesankan ialah kenyataan bahwa sedikit sekali kerugian yang dideritanya. tetapi tujuan utama dari 137 Ibid. Said Ramadhan Al-Buthy) juga beranggapan bahwa penemuan sumber-sumber kemakmuran dan penggarapannya adalah suatu kewajiban. Kembali kepada tujuan non ekonomis. Daftar kebutuhan pokok menurut Tahawi mencakup sandang. biaya pendidikan untuk mereka yang membutuhkannya. harus dilaksana-kan di samping usaha pemenuhan kebutuhan material. Dengan cara demikian bank itu dapat berperan serta langsung dalam masyarakat yang harus dibantunya. biaya perkawinan dalam keadaan tertentu dan segala sesuatu yang dianggap penting menurut adat kebiasaan masyarakat. walaupun setiap penulis mengemukakan pula sejumlah tujuan lain. ditekankan bahwa pemenuhan "kebutuhan spiritual". yang harus ditakutinya bukanlah pihak bank. Mawdudi memberikan prioritas kepada "penyelamatan kebebasan manusia" yang diikuti dengan penyempurnaan akhlaq. bahkan dipandang layak dari segi sosialnya.137 Bermacam-macam Jasa Bank Fungsi Bank Sosial Nasser itu jauh lebih luas daripada sekedar menerima deposito dan memberi pinjaman bebas bunga. ataupun dipinjamkan kepada seseorang dengan memungut bunga. Sebagai pihak mitra. yaitu pemanfaatan sebaik mungkin dari jumlah maksimum sumber-sumber alam. Bank Sosial Nasser sangat berminat untuk membina kegiatan investasinya melalui keikutsertaan langsung dalam berbagai proyek dan bersedia mengambil saham dalam usaha yang wajar. melainkan Allah Yang Maha Mengetahui. status para nasabah sangat mantap sehingga mereka akan mendapat penilaian kredit yang baik dari setiap lembaga keuangan. Peraturan bagi hasil (laba) sepenuhnya dipandang sesuai dengan ajaran agama Islam. Kahf menetapkan kadar pemanfaatan maksimum sumber-sumber sebagai tujuan pertama dari kebijak-sanaan ekonomi Islam. maka adalah lebih tepat untuk mengganti konsepsi pemanfaatan maksimum dengan konsepsi penggunaan penuh optimisme. Sayyid Qutb. . Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 123 Tujuan Sistem Ekonomi Ekonomi yang sehat merupakan satu tujuan yang sangat ditekankan oleh setiap penulis. karena orang yang beriman menyadari bahwa bila mereka menyalahgunakan dana yang disediakan oleh para depositor.238 Ekonomi Islam: Sejarah. Mustafa Siba'i. bersamaan dengan memperkecil perbedaan dalam pembagian hasil serta pengawasan berdasarkan kaidah-kaidah Islam terhadap perilaku para pelaku ekonomi. bahwa dana itu dimanfaatkan sesuai dengan asas-asas agama Islam. namun sebaliknya turut memikul kerugiannya. pangan dan papan. Diutamakannya Cabang-cabang Bank Sekalipun kegiatan Bank Sosial Nasser telah bervariasi dan telah merintis cara-cara perbankan baru bagi bank Islam. dan Siddiqi secara materiil tidak berbeda dengan daftar Tahawi di atas. di mana mereka menyatakan prinsip yang sama. sekalipun transaksi mata uang asing sangat terbatas dan untuk keperluan itu nasabahnya tetap dianjurkan untuk menghubungi bank komersial lainnya. yang tidak bersifat ekonomis. hal ini mungkin mencerminkan mutu dari pihak yang meminta bantuan bank itu. dan kecil sekali kemungkinan bahwa uangnya akan digunakan oleh pihak debitur yang kurang bonafide. Selain itu disediakan pula jasa bank yang biasa di kantor besarnya di Kairo. sebelum kita lanjutkan penilaian mengenai pandangan-pandangan mereka tentang tujuantujuan yang non ekonomis. Menurut pendapat beberapa penulis. Abu Aiman (Dr. Bahkan. dan dalam daftar kebutuhan pokok yang dibuat oleh Mawdudi. Lebih dahulu dimana kita telaah materi' tujuan itu. Jama'at-i-Islami Pakistan dalam laporan Dewan Ekonominya lebih dekat kepada pandangan ini. Mengingat sikap saling percaya antara bank dengan nasabahnya serta moral orang beriman yang menerima pinjaman. Teori. tetapi pihak yang berutang bertanggung-jawab. walaupun tidak ada pengawasan terhadap penggunaan uang pinjaman itu. yang akan terjadi dengan menghilangkan kelaparan dan rasa takut masyarakat. maka sedikit sekali terdapat kemungkinan uang pinjaman itu akan disalahgunakan. serta menjamin pemenuhan kebutuhan pokok bagi setiap orang. Dalam hal ini tidak disangsikan lagi bahwa bank Islam berkedudukan mantap.

sekalipun tidak terlalu mencolok. bank-bank Islam itu merupakan ancaman nyata bagi bank-bank konvensional yang menerapkan cara-cara kerja Barat. jumlah deposito yang dititipkan pada Bank Sosial Nasser hanya sebagian kecil dari 138 | BAB 9 | Sistem Ekonomi Syariah istem ekonomi menguraikan tentang cara dan sarana untuk menciptakan kesejahteraan umat manusia pada umumnya. sebetulnya dipengaruhi oleh dua kekuatan. merupakan kriteria utama untuk membedakan suatu sistem ekonomi dari sistem ekonomi lainnya. Selain itu karena bank-bank Islam umumnya mengadakan investasi langsung di bermacam-rnacam perusahaan. peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan khusus yang ditetapkan oleh negara. maka mereka menyediakan jasa keuangan yang bersifat pelengkap daripada menyaingi bank konvensional yang kurang berminat pada kegiatan semacam itu. Sesungguhnya usaha rentenir tradisional itulah yang terancam. Secara khusus disebabkan karena Bank Sosial Nasser ini telah menarik nasabah baru yang sebelumnya tidak pernah memanfaatkan jasa-jasa bank konvensional. termasuk menyediakan dana untuk perusahaan-perusahaan milik negara.8 juta USD). yakni tujuan yang terperinci dan jelas. sekalipun pada akhirnya di setiap masyarakat Islam. dan ketiga. Tujuannya menyediakan fasilitas deposito bagi orang beriman di sebanyak mungkin tempat. pertama. dan menyediakan banyak pinjaman bebas bunga berjumlah kecil bagi orangorang yang sebelumnya tidak pernah menggunakan jasa-jasa bank. dan telah meningkat dari M£ 12 juta ( 17. S Ibid. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 237 kegiatannya ialah mendirikan cabang-cabang bank. dan terus meningkat dengan mantap mulai sejak saat didirikannya bank ini. tetapi hal ini tidak mengganggu golongan yang berpengaruh meskipun kaum rentenir itu dituduh telah melakukan pengisapan di masa lampau. namun pada umumnya mengandalkan jasa-jasa kaum rentenir tradisional. dan diharapkan akan meningkat lagi di masa mendatang. Selain itu masing-masing bank memegang peranan khusus. sikap moral dan pola tingkah laku yang dirumuskan dengan baik dari pelaku-pelaku ekonomi. Perluasan jaringan perbankan dengan menarik golongan bukan nasabah bank juga merupakan kebijakan Bank Tabungan Mit Chamr. Labanya sungguh mantap. Negara ikut campur dalam memimpin dan mengatur kerja suka rela dan menjamin usaha mencapai sasaran. Dengan meningkatnya jumlah deposito dan meluasnya kegiatan bank. Penyediaan sumber-sumber.138 Perbankan Islam Tidak Membahayakan Bank Komersial Nasional Bank-bank komersial Mesir utama telah dinasionalisasikan. karena selalu didukung negara. undang-undang. karena itu mereka mempunyai hak utama untuk melakukan peranannya. sehingga mereka tidak terlalu merisaukan soal persaingan. (penyediaan) sumbersumber untuk produksi dan distribusi pendapatan yang dihasilkan". Strategi Islam dalam mengorganisir sistem ekonomi mempunyai 3 segi.5 juta USD) menjelang tahun 1978-1979. walaupun modal disetornya dari Bank Sosial Nasser hanya separuh modal Bank Nasional Mesir. Juga.124 Ekonomi Islam: Sejarah. dan kesejahteraan ekonomi pada khususnya. Titik berat dalam kepustakaan Islam mengenai subjek ini memang agak berbeda-beda. Teori. yakni usaha pribadi yang bebas yang berorientasi moral dan pengaturan negara. .4 Pemilikan sarana produksi dan sejauh mana tergantung pada mekanisme pemasaran atau pada penguasa pusat untuk mengambil keputusan. yang diperkirakan masih jauh sekali dalam mencapai tujuan ini. jumlah modal disetor telah dinaikkan sampai batas resmi M£ 4 juta (5. dan besarnya sama dengan modal Bank Mesir. Tujuan sistem ekonomi dibahas dan dilanjutkan dengan pembahasan pola tingkah laku pelaku-pelaku ekonomi. Menjelang tahun 1979 sudah ada 25 cabang bank ini di seluruh Mesir dan jumlah depositonya mencapai M£ 240 juta (345 juta USD). kedua. Bank Islam Tidak Membahayakan Kedudukan Bank Komersial Pengalaman nyata di Mesir memberi kesan bahwa bank-bank lama tidak menolak persaingan dari bank-bank Islam. pengorganisasian produksi dan pertukaran serta pembagian pendapatan yang dihasilkan. Keputusan ekonomi mengenai masalah tersebut membahas "berbagai metode untuk menentukan tingkat harga barang-barang yang akan diproduksi.

Bagi pemerintah sendiri pun. Hal ini menunjukkan betapa kecilnya jumlah masing-masing deposito pada lembaga Islam tersebut. Badan Amil Zakat (BAZ) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) harus mampu memerankan dirinya sebagai pengelola zakat yang tidak hanya bersifat amanah. Msc. BMT (Baitul Maal wat Tamwiil). ulama pakar zakat) akan dapat dioptimalkan. dibutuhkan tidak kurang dari 10 ribu SDM yang memiliki kualifikasi dan keahlian di bidang ekonomi syariah. tetapi juga bertanggung jawab.3 triliun rupiah pertahunnya (menurut perhitungan Dr KH Didin Hafidhuddin. Makalah Ekonomi Islam: Antara Wacana dan Realita . 140 Irfan Syauqi Beik. Ini akan memperkaya khazanah literatur ekonomi syariah sekaligus mempercepat perkembangan ekonomi syariah secara utuh dan menyeluruh. juga semakin berkembang. dan profesional. Dibukanya Jakarta Islamic Index juga membuktikan bahwa ekonomi syariah memiliki pangsa pasar tersendiri dan memiliki propek yang sangat strategis kedepannya. dalam jangka waktu sepuluh tahun kedepan. Sudah saatnya kajian ekonomi Islam mendapat ruang dan tempat yang lebih luas lagi di perguruan tinggi. Ekonomi Islam pun bukan semata-mata 139 Menurut data Biro Perbankan Syariah BI. adalah dengan meningkatkan sosialisasi mengenai konsep ekonomi Islam secara komprehensif. Kurikulum ekonomi Islam pun perlu untuk terus menerus disempurnakan. seperti asuransi syariah. Juga turut mendirikan Lebih dari 700 panitia yang khusus mengurus penagihan pajak sukarela itu. Oktober 2006. 38 tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat. Bank tersebut berjasa pula dalam membangkitkan kembali pembayaran zakat di Mesir. pembiayaan bagi pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat melalui dana zakat akan lebih baik bila dibandingkan dengan kebijakan deficit financing. serta mengawasi pembagian dananya untuk hal-hal yang bermanfaat di seluruh negara.139 Langkah-langkah Membangun Sistem Ekonomi Islam ada beberapa langkah yang diperlukan dalam rangka membangun sistem perekonomian yang berdasarkan ajaran Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 125 deposito pada kedua bank tersebut itu. Bahwa ekonomi Islam bukanlah semata-mata menyangkut aspek ibadah ritual saja. koperasi syariah. Tentu ini merupakan peluang yang sangat prospektif sekaligus sebagai tantangan bagi lembaga-lembaga pendidikan yang ada. Pasar Ekonomi Syariah Kita berharap dengan adanya UU No. Riset-riset tentang ekonomi syariah.236 Ekonomi Islam: Sejarah. maka segala potensi zakat di Indonesia yang mencapai 6. dimana dibutuhkan perpaduan antara pendekatan normatif keagamaan dengan pendekatan kuantitatif empiris. dan bahkan kini telah merambah sektor pasar modal. 140 yaitu: Pertama. Bank Sosial Nasser dipandang sebagai suatu lembaga santunan oleh banyak orang sehingga pihak bank enggan mengecamnya. tetapi juga menyentuh dimensi-dimensi yang bersifat muamalah (sosial kemasyarakatan). Teori. transparan. baik pada skala mikro maupun makro harus terus diperbanyak. . Sektor-sektor usaha lainnya. Perkembangan sistem ekonomi syariah dalam satu dekade terakhir ini di Indonesia terlihat semakin pesat.

Sebagai contoh. 38 tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat. sosial dan budaya. Kita bersyukur telah memiliki beberapa perangkat perundang-undangan yang menjadi landasan pengembangan ekonomi syariah. Demikian halnya dengan HSBC dan Chase Manhattan Bank yang juga membuka window syariah. seperti UU No. Karena itu dibutuhkan adanya pengawasan yang ketat terhadap aktivitas institusi ekonomi Islam yang ada. 142 Irawan D. telah mendirikan anak perusahaan yang diberi nama Noriba Bank yang juga beroperasi penuh dengan sistem syariah. pembentukan karakter para sahabat sehingga mereka memiliki keimanan dan ketakwaan yang sangat kokoh kepada Allah SWT. Kedua. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 235 bersifat eksklusif bagi umat Islam saja. 10 tahun 1998 tentang Perbankan. tengah dikembangkan konsep pembiayaan real estate dengan skema syariah. Pinbuk. hingga pada bidang ekonomi. dimana dituntut pula untuk secara aktif mengawasi. Perangkat perundang-undangan dan peraturan lainnya perlu terus diperbaiki dan disempurnakan. maupun aspek-aspek lainnya termasuk politik. Soedradjat. maka kita akan menemukan fakta bahwa mesjid memiliki peran yang sangat vital dan signifikan dalam pengembangan dakwah Islam. maupun UU No. Bahkan kini di Inggris. tetapi juga bermanfaat bagi kalangan umat beragama lainnya. hukum. 17 tahun 2000. maka berbagai permasalahan yang terkait dengan rendahnya tingkat kesejahteraan umat akan dapat diatasi. bank terbesar di Perancis telah membuka layanan syariahnya. Ini semua membuktikan bahwa konsep ekonomi Islam berlaku secara universal. yang membolehkan syariah windows. 60 % nasabah bank Islam di Singapura adalah umat non muslim. lembaga zakat. strategi perang. adalah dengan terus menerus memperbaiki berbagai regulasi yang ada.141 Jangan sampai transaksi-transaksi yang dilakukan tidak sesuai dengan prinsip-prinsip ajaran Islam. mesjid adalah pusat ibadah umat Islam.126 Ekonomi Islam: Sejarah. mengontrol. Sebagaimana telah diketahui bersama. 141 ---$€£¥--- . apakah itu dalam aspek tarbiyah (pembinaan) para sahabat. Bahkan bukan tidak mungkin. yang diikuti oleh UBS group. baik itu perbankan syariah. BNP Paribas SA. UU No. perlu dikembangkan dan disempurnakannya institusi-institusi ekonomi syariah yang sudah ada. Kalangan perbankan di Eropa pun sudah melirik potensi perbankan syariah. Teori. Jika kita menilik pada shirah Rasulullah SAW. “Modul Manajemen Zakat”. Begitu pula dengan masyarakat luas. Disini dituntut optimalisasi peran Dewan Syariah Nasional MUI sebagai institusi yang memberikan keputusan atau fatwa apakah transaksi-transaksi ekonomi yang dilakukan telah sesuai dengan syariah atau belum. Rasulullah menjadikan mesjid sebagai sentra utama seluruh aktivitas keumatan. maupun yang lainnya. dan memberikan masukan yang bersifat konstruktif bagi perbaikan dan penyempurnaan kinerja lembaga-lembaga ekonomi syariah. dimana zakat merupakan Seperti memberdayakan mesjid sebagai pusat kegiatan perekonomian. hal ini akan menjadi sumber inspirasi bagi kebangkitan umat Islam di seluruh bidang kehidupan. asuransi syariah.142 Ketiga. sebuah kelompok perbankan terbesar di Eropa yang berbasis di Swiss.

2. tembaga.5% menurut Hanafi 20%. Hanafi. . sehingga peraturan seperti zakat adalah sebagai pengurang pajak masih belum terealisasikan pada tataran operasional.5% Perbulan pertahun / Pendapatan yang terkena wajib zakat adalah pendapatan kotor. marmer. 143 Ibid. Namun ini belumlah cukup.. Mazhab Hanafi kadar zakatnya 2. Menurut Maliki dan Syafi’i wajib dizakati apabila diperdagangkan. emas platina. dan Syafi’i wajib dizakati apabila diperdagangkan (kategori zakatnya zakat perdagangan) Perak Seniali 642 gram 2. dll) Tambang batubatuan.5% 20% Menurut Maliki dan Syafi’i harta terpendam selain emas dan perak wajib di zakati. timah.5% Ketika memperolehnya Tambang selain emas dan perak Senilai (misal: besi. Maliki dan Syafi’i wajib dizakati apabila diperdagangkan (kategori zakatnya zakat perdagangan) Maliki.234 Ekonomi Islam: Sejarah. 143 ---$€£¥--- Tiap panen Segala jenis tumbuhSeukuran tumbuhan 5% nisab Tiap panen lainnya yang 10% padi memiliki nilai ekonomis Tambang dan Harta Terpendam (rikaz) Emas Senilai emas 2. apalagi mengingat Peraturan Pemerintah yang menjabarkan undang-undang tersebut belumlah ada. batu Senilai emas bara. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 127 segala jenis bungabungaan) Rumputrumputan Buah-buahan padi Sayur-sayuran Seukuran nisab padi Seukuran nisab padi Seukuran nisab padi 5% 10% 5% 10% 5% 10% Tiap panen Tiap panen pengurang pajak.5% Ketika memperolehnya 2.76 gr. Yusuf Qardawi 85 gram.5% menurut Hambali 20% Hambali 700 gr. Menurut Hanafi harta selain logam tidak wajib dizakati. dll Tambang Senilai Minyak Gas emas Harta terpendam Senilai (harta yang emas ditinggalkan non muslim) Pengahsilan / Profesi Senilai penghasilan 520 kg beras 2. Sedangkan yang keempat adalah dengan meningkatkan kualitas SDM yang memiliki kualifikasi dan wawasan ekonomi syariah yang memadai. Teori.5% Ketika memperoleh Mazhab Hanafi nisabnya 107. maka zakatnya kategori zakat perdagangan Menurut Hanafi 20% zakatnya.5% Ketika memperolehnya Ketika memperolehnya Ketika memperolehnya 2. dan zakatnya 2.

5% trading tahun Senilai Tiap Industri 2. dan ekor lain-lain yang setara. percetakan. Kerbau. swalayan. emas tahun real estate. 40-120 Kacangan. setiap bertambah 40 ekor zakatnya 1 ekor umur 2 th.5% hiburan dan emas restoran Perdagangan Senilai 2. Perusahaan dan Pendapatan Jasa Perniagaan/ Tiap 85 gram 2.5% emas tahun Usaha Perhotelan. Menurut mazhab Maliki. 1 ekor umur 1 th 1 ekor umur 2 th Tiap tahun Setiap bertambah 100 ekor. zakatnya tambah 1 ekor domba umur 1 th. penerbiatan. 30 ekor 1 domba umur 1 th. dll) Tanaman Hias Seukuran 5% (anggrek.5% Tiap (export / import. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 233 Kekayaan Ternak Kambing. Syafi’i dan Hambali tidak wajib zakat. nisab 10% Keterangan Tiap panen Dengan pengairan irigasi zakatnya 5%. Sapi. 5% 1481 kg kacang10% kacangan. Setiap bertambah 30 ekor zakatnya bertambah 1 ekor umur 1 th. tanpa irigasi 10% Tiap panen Tiap panen . Domba. Senilai 2.128 Ekonomi Islam: Sejarah.5% perikanan tahun gram emas Perniagaan. Tiap tahun Tiap tahun Kuda Unggas dan Ikan 40 ekor Setara dg 20 dinar Unggas dan Tiap atau 85 2. dsb) Standarisasi Zakat Jenis Harta Nisab Kadar waktu Hasil Pertanian dan Hasil Bumi 1481 kg padi / 5% Padi / Beras 815 kg 10 % beras Biji-bijian (jagung. Teori. Kacangan umur 2 th.

Konsep Ekonomi Islam:Suatu Pengantar. Soedradjat. dan Syaif’i tidak wajib dizakati.5% Tiap tahun Seniali emas 2. Senilai perak 2. Maliki. Maliki. surat-surat berharga. .131 Standarisasi Zakat Jenis Harta Nisab Emas dan Perak Emas murni Emas perhiasan dan perabotan yang berssal dari emas Perak Perhiasan dan perabotan yang berasal dari perak Logam mulia selain emas / platina Batu permata (intan dan berlian) 130 131 | BAB 6 | Keterangan Kadar waktu Menurut Mazhab Syafi’I. Pinbuk. yaitu seharga dua puluh misqal. I 2. apabila tidak ada sumber ekonomi yang lain. dan sebagainya. seperti tanah.232 Ekonomi Islam: Sejarah. “Modul Manajemen Zakat”. Sasaran inti sistem ekonomi Islam adalah keadilan sosial dalam masyarakat. stok dan piutang.5% Mazhab Hanafi 700 gr. Hambali. Perhitungan ini biasanya terhadap aktiva lancar yang terdiri dari: uang kertas. gudang.5% 642 gr. 2004). Dan setengah tetap (mobil dan mebelair) dikenakan zakatnya dari harga beli atau harga buatanya. semuanya dalam Islam itu udah ada aturan mainnya. Dan kewajiban itu biasanya berlangsung selama sudah mencapai satu tahun sesudah tutup buku dan mencapai satu nisab. kecuali diperdagangkan (dikategorikan zakat perdagangan) Irawan D. Pinbuk. mengembangkan dan menafkahkan dengan berbagai sarana yang dimiliki tanpa adanya aturan dan pembatasnya (frame of game). Setiap individu bebas memiliki.130 Tabel 7 Daftar Standarisasi Zakat Maal. 1 Adapun hak masyarakat atas hartanya dan Heri Sudarsono.5% Senilai emas 2. Menurut Yusuf Qardawi nisabnya 85 gr. 1 91. sekali saja sebesar dua setengah persen seperti biasanya. Perbedaan antara sistem ekonomi Islam dengan sistem ekonomi kapitalis sangat mendasar. Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis slam merupakan sebuah sistem kehidupan yang lengkap dan menyeluruh menyangkut semua aspek kehidupan manusia. Hambali. 91. (Yogyakarta: Ekonesia. uang di bank. Kapitalisme mengacu pada prinsip mendapat keuntungan dengan semaksimal mungkin dengan sumber daya terbatas. yang dibangun dan ditegakkan atas dasar pengkultusan terhadap kebebasan individu dan terlepas dari semua ikatan nilai. dan Syaif’i tidak wajib dizakati.5% Tiap tahun Tiap tahun Tiap tahun Tiap tahun 91. Yusuf Qardawi. Terhadap aktiva tetap. “Modul Manajemen Zakat”. Hukum Zakat. Teori. Jadi. hlm. gedung. nisabnya senilai 107. Litera Antarnusa. Soedradjat. dan angka pungutan adalah dua setengah persen. sangat jelas sekali. Oleh karena itu banyak sekali teks-teks nash (baik Qur’an maupun hadits) yang menerangkan dan menjelaskan tentang kebijakan-kebijakan Islam akan hubungan sosial antar umat (hablunminannas). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 129 yaitu prinsip an-nama’ atau al-istinma’ (prinsip produktifitas) dan di luar kebutuhan pokok.5% Tiap tahun Menurut mazhab Hanafi. Sistem ekonomi ini sangat materialistik.92 gr 2. dan dia Indonesia biasanya ditegaskannya bila 85 gram emas atau menurut BAZIS 94 gram emas murni. Sistem ekonomi Islam hanyalah bagian dari keseluruhan sistem Islam itu. karena harta perdagangan itu justru harta benda yang diusahakan untuk diharap dapat berkembang atau tumbuh-berkembang.76 gr. dikurangi kewajiban dan hutang-hutang dan nafkah keluarga itu sendiri. kecuali diperdagangkan (dikategorikan zakat perdagangan) Menurut mazhab Hanafi. (Jakarta: 1991) lihat juga dalam Irawan D.92 gr 2.

130

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Konsep-konsep Ekonomi Islam

231

pengawasannya serta perhitungan atas kepemilikannya, pengembangan dan pendistribusiannya, adalah hak yang lemah bahkan hampir tidak memiliki pengaruh apa-apa. Sementara secara hati nurani (humanistik) mereka tidak lagi memiliki rasa pengawasan dan tanggung jawab yang menjadikannya menghormati kebenaran dan memeliharanya. Setiap saat mereka berusaha sedapat mungkin untuk lolos dari pengawasan hukum, khususnya tentang pajak dan permainan kotor lainnya (decoy of political). Berbeda dengan Islam, sungguh telah kita lihat bahwa Islam meletakkan batas-batas atas pemilikan (hak milik) dan karya, juga batas-batas dalam pengembangan, pengeluaran, pendistribusian dan pembelajaannya. Islam jelas menghampus bentuk kepemilikan yang mutlak secara individu, juga mengharamkan riba, menimbun, menipu, dan lain sebagainya yang menafikan (mengesampingkan) akhlaq dan bertentangan dengan kemaslahatan umum. Sistem ekonomi Islam mengacu pada prinsip kempemilikan hanya milik Allah dan manusia hanya dipercaya untuk mengoptimalkan harta yang bersifat amanah itu untuk kepentingan umum dan menjaga fitrah manusia. 2 Islam juga dengan jelas memberi hak kepada seorang hakim syar’i yang melaksanakan hukum Allah untuk mencabut pemilikan seseorang apabila bertentangan dengan kemaslahatan umat. Juga melarang memberi wewenang kepada yang belum sempurna akalnya, mengahmbur-hamburkan dan menahan mereka untuk tidak mempergunakan harta yang hakikatnya merupakan harta masyarakat atau harta Allah swt menurut prinsip “istikhlaf” (amanah).3 Sudah menjadi rahasia umum bahwa sistem ekonomi kapitalis dapat dikatakan mendominasi praktik ekonomi di berbagai belahan bumi ini. Ada anggapan bahwa sistem ini lebih menjanjikan kemakmuran masyarakat yang menjadi tujuan semua sistem perekonomian. Sementara itu, aliran sosialisme tampak menjadi semakin kurang populer karena terbukti dari beberapa negara yang menerapkannya tingkat kemakmuran yang dicapai kalah jauh dari negara-negara yang menerapkan sistem ekonomi kapitalis. Oleh karena itu, dapat disaksikan akhir-akhir ini semakin banyak negara yang mengalihkan sistem ekonominya menuju kapitalisme. Sistem ekonomi kapitalis telah dianggap berhasil dalam mencapai tujuannya walaupun di beberapa negara masih terjadi ketimpangan. Geliat kebangkitan Islam telah mendorong mengemukanya sistem ekonomi yang lebih menjanjikan, yakni sistem eknomi Islam. Terlepas dari perbedaan pandangan di antara berbagai pihak termasuk perbedaan pendapat di
Yusuf Qardhawi (terj.) “Sistem Masyarakat Islam dalam Al-Qur’an dan Sunnah” (Solo: Citra Islam Press, 1997) hlm. 250. Judul Aslinya: ‘Malaamihu Al Mujtama’ Al Muslim Alladzii Nansyuduh’ Cairo: Maktabah Wahbah. 3 Ibid.
2

timah, nekel dan lain-lainnya. Yang satu lagi adalah: La yazubu bil-izabah atau benda keras yang tidak dapat dicairkan dengan api, seperti: batubara, marmer, yagut, billaur, akik, zamrud, firuz, celak, kapur dan batu-batu permata lainnya.128 Semuanya itu adalah harta kekayaan bumi yang diperuntukkan bagi kehidupan manusia agar supaya mereka bisa mensyukuri nik’mat dan sekaligus mengamalkannya sesuai dengan fungsinya, yaitu fungsi sosial, yang berarti menuntut untuk dikeluarkan zakatnya, karena kesemuannya itu merupakan penghasilan yang berniali ekonomis. Para alim ulama seperti Abu Hanifah, mewajibkan zakat semua barang tambang. Namun, beliau tidak membatasi nisabnya, artinya sedikit maupun banyak tetap dikeluarkan zakatnya yaitu: seperlima (20/100). Ma’din (tambang) itu tercakup dalam pengertian rikaz, hal mana dikenakan 20% pungutan zakatnya. Apalagi kesemuanya adalah milik communaal bezit, hak milik masyarakat. Lain lagi dengan pendapat Malik dan asy-Syafi’I, yang hanya mewajibkan pada tambang emas dan perak dan mensyaratkan mencapai satu nisab yaitu 20 dinar atau 200 dirham. Adapun kadar pungutannya adalah 2½, dan zakatnya tiap-tiap memungut hasilnya dipungut zakatnya seperti pada tumbuhtumbuhan, jadi tidak menunggu setahun. Dan menurut beliau, hasil tambang itu sebenarnya termasuk penghasilan bumi yang wajib dipungut 10% (sepuluhpersen), akan tetapi karena melalui proses yang banyk menelan biaya, maka hanya minimal 2,5%. Bagaimana dengan perusahan-perusahaan pertambangan besar yang lain di Indonesia seperti PT. Freeford di Irian jaya? Lain lagi dengan Imam Ahmad, semua barang yang dikeluarkan dari tanah mempunyai nilai ekonomi, wajib dikenakan zakat apabila mencapai sudah mencapai satu nisab, yaitu seharga 20 dinar atau 200 dirham. Ia bahkan tidak mensyaratkan setahun, seperti Malik dan as-Safi’I di atas tadi, zakatnya tiaptiap memungut hasil seperti padi dengan kadar pungutan 2,5%. Mengenai harta karun (rikaz) yang ditemukan dan bernilai ekonomis, seperti emas, perak, besi, timah, menurut Imam Hanafiyah, Hanbillah dan Ibnu Munzir, dalam segala bentuk, seperti hiasan, tempan mainan, asesoris dan lain sebagainnya dikenakan zakat 20%. Lain dengan pendapat Imam asySyafi’i, tidak mewajibkan 20% kecuali pada temuan yang berupa emas dan perak saja. Yang pasti pada umumnya semua ulama besar itu menetapkan kesepakatan bahwa pertambangan dan harta karun yang diperoleh itu wajib dikenakan zakat-nya.129 Zakat Perdagangan Zakat perdagangan itu hukumnya sama dengan zakat-zakat mal yang lain, yaitu diwajibkan, dimana kalau kita melihat pada prinsip sumber zakat,
128 129

Ibid. Ibid.

230

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis

131

dimaksudnnya dengan al-mihanul-hurrah adalah pekerjaan bebas, tidak terikat pada orang lain, seperti pekerjaan seorang dokter swasta, pemborong, pengacara, seniman, penjahit, tukang kayu dan lain sebagainya.124 Permasalahan gaji, upah kerja, penghasilan wiraswasta itu termasuk katagori mal mustafad, yaitu harta dipungut zakatnya. Mal mustafad adalah harta yang diperoleh orang Islam dan baru dimilikinya melalui suatu cara pemiliknya yang disyahkan oleh undang-undang. 125 Jadi mal mustafad ini mencakup segala macam pendapatan, akan tetapi yang bukan pendapatan yang diperoleh dari penghasilan harta yang sudah dikenakan zakat, gaji, honor dan uang jasa itu bukan hasil dari harta benda yang berkembang, bukan hasil dari modal atau harta kekayaan produktif, akan tetapi diperoleh dengan sebab lain. Demikian juga penghasilan seorang dokter, pengacara, seninaman dan lain sebagainya, itu semuanya mencakup dalam pengertian mal mustafad. Dan mal mustafad itu sudah disepakati oleh jamaah sahabat dan ulama-ulama berikutnya untuk wajib dikenakan zakatnya. Perbedadaannya hanya pada waktu wajib zakatnya, yaitu tentang persayaratan haul. Zakat Barang Temuan (Tambang) Perihal zakat untuk barang temua, di dalam al-Qur’an dinyatakan, Allah Berfirman: “ Dan dari apa yang Kami keluarkan untuk kamu sekalian dari bumi”.126 Adapun harta benda yang dikeluarkan melalui usaha manusia dibagi menjadi dua bagian, yaitu:127 Pertama, Al-mustakhraju minal-barri atau harta benda yang dikeluarkan dari dalam tanah dengan melalui usaha manusia. Kedua, Al-mustakhraju minal-bahri atau harta benda yang berada dalam laut dan dapat diambil dengan mengunakan alat-alat seperti: mutiara, marjan, anbar, ikan dan kekayaan laut lainnya, termasuk juga ikan darat, amupun ikan yang diambil dari sungai-sungai. Al-Mustakharaju minal-barri, juga dibagi menjadi 2 bagian, yaitu: 1) Kanz atau barang-barang simpanan (harta karun), yang disimpan manusia dahulu kala, disebut juga dengan harta “rikaz”. 2) Ma’din atau barang-barang tambang, yang bukan merupakan simpanan manusia. Al-mustakhraju minal-bahri juga dibagi dua, yaitu: Mustajsad atau benda keras. Dan Ma’ atau benda cair, seperti minyak tanah, ter, aspal, belerang, gas bumi dan sebagainya. Mustasjad ini juga dibagi dua macam lagi, yaitu: Yazubui bil-izabah atau benda keras yang dapat dicairkan dengan api; tambang logam seperti emas, perak, tembaga, aluminium, besi baja,
Ibid. Ibid, hlm. 489-490. 126 Al-Qur’an, surat al-Baqarah (2) ayat 267. 127 Sjechul Hadi Permono, Sumber-suber Penggalian Zakat, (Jakarta: Pustaka Firdaus, 1999), hlm. 148.
125 124

kalangan para pakar muslim sendiri yang ternyata masih ada sebagian kalangan yang mempertanyakan apakah perlu dipakai istilah “sistem ekonomi Islam” atau tidak. Berdasarkan gambar berikut, terbukti bahwa sistem ekonomi Islam jika dipandang dari perspektif keilmuan dapat disejajarkan dengan sistem kapitalisme atau sosialisme. Hal ini didasarkan pada argumentasi bahwa sistem ekonomi Islam dapat memenuhi semua persyaratan yang dituntut agar sah diklasifikasikan sebagai sebuah sistem. Misalnya kalau dalam kapitalisme dan sosialisme ada paradigma, dasar fondasi mikro (basic of micro foundations), dan landasan filosofis (philosophic foundations), sistem ekonomi Islam juga mempunyai semua unsur tersebut. Oleh sebab itu sistem ekonomi Islam sah bila disejajarkan dengan sistem kapitalisme dan sosialisme. Perbandingan ketiga sistem ini dapat dilihat pada Gambar 1. berikut.4
Gambar 1 Perbandingan Sistem Ekonomi Sosialis, Islam dan Kapitalis
Economic

Economic System

Socialism

Islamic Economic System

Capitalism

Paradigma Marxian

Paradigma Syari’ah

Paradigma Market Economic

Basis of The Micro Foudation: No Private Ownership of The Means of Productions

Basis of The Micro Foundation: “Muslim Man” (Ahsani Taqwim)

Basic of Micro Foudation: “Economic Man”

Philosophic Foundations: Dialectical Materialism

Philosophic Foundations: Individualism in The Role of Vicegerent an Objective to Achieve ‘Falah’ in this Woeld and in The Hereafter, Accountable For Performance

Philosophic Foundations: Utilitarian Individualisme Based on The Laissezfaire Philosophy.

4

Heri Sudarsono, Konsep Ekonomi Islam:Suatu Pengantar, (Yogyakarta: Ekonesia,

2004)

132

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Konsep-konsep Ekonomi Islam

229

Hal penting yang dapat diambil dari gambar di atas adalah pertama, sistem ekonomi Islam menurut pendekatan keilmuan sejajar keberadaannya dengan kapitalisme dan sosialisme. Ke dua, siapapun dapat melihat bahwa sistem ekonomi Islam tidak sama, baik dengan kapitalisme maupun sosialisme. Ke tiga, sistem ekonomi Islam tidak bisa dikatakan secara sederhana meskipun posisinya berada di tengah atau di antara kedua sistem yang ada. Gambar di atas secara gamblang menunjukkan adanya perbedaan sangat mendasar dalam hal paradigma, dasar fondasi mikro, maupun landasan filosofisnya. Perbedaan-perbedaan ini tentu memberi akibat pada tataran lebih rendah. Sekedar contoh yang paling mudah, bagi paham kapitalisme adalah sah saja bagi seseorang untuk berdagang apa saja, sejauh hal tersebut memberikan keuntungan. Akan tetapi sistem ekonomi Islam tidaklah demikian, ada ketentuan yang mengatur, misalnya untuk tidak boleh memperdagangkan komoditi atau jasa tertentu yang melanggar aturan syariah, seperti babi, minuman keras, perjudian dan lain sebagainya.5 Dari uraian di atas, terbukti bahwa sistem kapitalisme tidak dapat disamakan dengan sistem ekonomi Islam khususnya dari aspek filosofisnya, apalagi dalam tataran teknis atau metodisnya. Yang utama pengaruhnya (efek) dan konsekuensinya bagi rakyat banyak (publik). Sudah pasti harus ada kejelian dan kehati-hatian dalam pemakaian segala instrumen atau segala teknik dan mekanisme, baik mekanisme produksi, pembagian keuntungan, antara owner dan labour, dampak lingkungan sekitarnya, dan lain-lainnya. Pembicaraan mengenai Sistem Ekonomi Islam pada beberapa tahun terakhir ini mulai mencuat ke permukaan. Namun pembicaraan itu acapkali membosankan, karena pembahasannya cenderung dengan pendekatan fiqhiyah atau masih bersifat normatif. Pembicaraan semacam ini bukan saja dilakukan oleh para kyai, ulama, atau para santri, tetapi juga oleh kebanyakan ekonom muslim. Sementara bahasan yang berkenaan dengan praktik ekonomi Islam belum banyak dilakukan. Firman Allah menyatakan dalam salah satu ayatnya, bahwa “umat Islam harus menjalankan ajaran Islam secara kaffah.”6 Perintah ini memacu umat Islam dalam menjalankan ajaran Islam dapat mencakup seluruh aspek kehidupan, baik politik, sosial, budaya, dan juga aspek ekonomi, di samping aspek keagamaan, serta mencakup seluruh teori dan praktiknya. Disinilah letak Islam sebagai agama “rahmatan lil 'alamin”.7

Zakat untuk tumbuh-tumbuhan, besarannya ialah sebagaimana hadits menyatakan: “Zakat pada tumbuh-tumbuhan yang disirami hujan dan air hujan dan mata air atau rembesan adalah seper-sepuluh dan pada yang disiram dengan onta adalah seperduapuluh (lima persen).” 121 Rasio hadits tersebut adalah beban pembiayaan yang berat dan setimpa dalam pemelihara tanaman akan mengurangi hasil keuntungannya. Hasil keuntungan yang rendah akan mengurangi beban kewajiban zakat. Dan ini adalah standard ukuran maksimal dan minimal yang tidak bisa ditawarkan lagi. Namun, menurut al-Qardawi dalam Fiqhuz-Zakatnya menyatakan: “Apabila pembiayaan tanah dan tanaman itu uang dari utang , maka Ibnu Abbas ra. Dan Ibnu Umar ra, berpendapat, hutang dilunasi dahulu dari hasil pertanian dan sisanya baru diperhitungkan zakatnya, apabila sisa itu mencapai satu nisab.” Demikian juga halnya dengan pajak terhadap tanah itu, menurut pendapat Ahmad, termasuk biaya adalah harga sewa tanah, maka dapat disamakan dengan pajak dan biaya tanah atau tanaman yang dari uang hutangan. Jumhur fuqara menganggap pajak itu sama dengan sewa tanah. Menurut pendapat BAZIS yang diperkuat dengan keputusan Gubernur DKI tertanggal 12 Juli 1976 No. D. III-5401/b/5/76 tentang Pedoman Perhitungan Zakat dalam Wilayah Daerah Khsusus Ibukota Jakarta, bahwa nisab hasil tanaman ialah 750 kg gabah padi. Apabila dalam sebuah tanaman itu tidak dipetik bersama-sama sekaligus, maka perhitungan secara kumulatif sampai musim petik itu habis atau untuk kebun yang tidak mempunyai musim (misalnya tanaman hias) sampai setahun. Jadi, ukuran 750 kg nisab itu sama dengan 5 wasaq, satu wasaq = 60 sa, jadi 5 wasaq = 5 x 60 x 1 sa = 300. 1 sa’ = 4 mud, jadi = 4 x 300 x 1 mud = 1.200 mud. Ukuran zakat fitrah di Indonesia adalah dua setengah kilogram beras, sedangkan ukuran zakat fitrah itu adalah 5 x 60 x 2,5 x 1kg = 750 kg. Sedangkan penetapan nisabnya sudah jelas, tidak akan ada wajib zakat pada korma dan habb yang jika kurang dari lima wasaq. Namun, kalau udah melebihi itu, maka sudah diwajibkan.122 Zakat Penghasilan Zakat penghasilan atau biasanya disebut zakat profesi (kasbul-‘Amal waMihan al-Hurrah). Yang sudah pasti, zakat ini biasanya hasil jerih payah, baik itu buruh, gaji pegawai dan uang jasa wiraswasta. Yang dimaksud dengan Kasbul’amal 123 oleh al-Qardawi adalah pekerjaan seseorang yang tunduk pada perseroan atau perseorangan dengan mendapat upah. Sedangkan yang
121 122

5 6

Heri Sudarsono, Op. Cit. Al Quran surat Al Baqarah ayat 208. 7 Ibid.

Al-Hafiz az-Zahabi, Talkhisul-Mustadrak, Haidar Abad, /t,th./) hlm. 180. Al-Qardawi, Yusuf, Fiqhuz-Zakah, (Bairut: Darul-Irsyad) , 1969. 123 Ibid.

228

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis

133

Gandum Kurma Anggur

1 sha (2,5) kg 1 sha (2,5) kg 1 sha (2,5) kg

2,5 kg x harga gandum 2,5 kg x harga kurma 2,5 x harga anggur

1 tahun sekali 1 tahun sekali 1 tahun sekali

Zakat Pertanian Pekerjaan yang terbaik setelah berdagang adalah pertanian. Petani yang mengarap lahanya dengan cucuran keringat sendiri meruapakan satu berkah yang tiada nilainya. Bahkan Rasulullah saw bersabda, “Seandainya seseorang menanam pohon atau berkebun, kemudian seseorang atau seekor burung atau seekor binatang memakannya, maka semua itu dianggap sebagai sedekah baginya.” Di dalam riwayat yang sama juga, di dalam Muslim terdapat tambahan, “Dan apabila apa saja dari yang ditanamnya itu dicuri, ia juga akan dianggap sebagai sedekah.”119 Di dalam tatacara bertani juga ada aturan mainnya tersendiri di dalam Islam. Bahkan harus jelas juga antara bertani dengan tanah milik sendiri, yang disebut Zara’at, dan memberikan tanahnya untuk diolah orang lain yang disebut Muzara’at. Terdapat perbedaan makna yang besar antara bentuk pertanian ini. Dan sudah pasti terdapat juga beberapa peraturan yang harus dilaksanakan dalam semua bentuk pertanian ini sebagaimana membicarakan tentang menyewa tanah. Dala setiap saat dan keadaan, hukum syariat hendaknya juga diterapkan dan dijaga tetap tetap bersih dan lurus. Berpedoman pada prinsip Islam bahwa zakat dipertanian juga dikenakan pada semua jenis tumbuh-tumbuhan yang bernilai ekonomis, maka tumbuhan di Indonesia yang diwajibkan dikeluarkan zakatnya adalah sengat luas sekali (sebagai daerah subur, terletak dilintang khatulistiwa dengan dua musimnya). Jenis-jenis tumbuhan tersebut antara lain adalah:120 1. Biji-bijian, jagung, jelai, kacang hijau, kacang tanah, kacang kedelai dan sebaginya. 2. Umbi-umbian dan sayur-sayuran: ubi kentang, ubi kayu, ubi jalar, bengkuan, bawang, cabe, petai, kol dan sebaginya. 3. buah-buahan: kelapa, pisang, durian, rambutan, duku, salak, apel, jeruk, pepaya, alpukat, mentimun dan sebaginya. 4. tanaman hias; anggrek, segala jenis bunga dan sebagainya. 5. tanaman keras, karet, kelapa sawit, cengkih, kopi, kayu cendana, kayu jati, kayu manis dan sebagainya. 6. Rumput-rumputan: serai (minyak serai), bambu, 7. Daun-daunan: teh, tembakau. 8. Dan lain-lain yang sejenisnya.
119 120

Dari pernyataan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem ekonomi Islam merupakan hanya sebagai sub-sistem dari supra-sistem ajaran Islam itu sendiri. Sebagai sebuah sub-sistem, sistem ekonomi Islam tegak dan ditegakkan dengan bertumpu pada pilar-pilar atau landasan yang kokoh. Pilar-pilar atau landasan itu sendiri adalah: 1. Nilai Dasar; 2. Nilai Instrumental; 3. Nilai Filosofis; 4. Nilai Normatif; dan 5. Nilai Praktis. Untuk dapat menjalankan suatu sub atau sistem baru dari kerangka sistem yang telah ada harus mengkaji terhadap pilar-pilar tersebut sehingga apa yang direncanakan dan akan dilaksanakan dapat diwujudkan tanpa banyak menimbulkan dampak kurang baik kepada masyarakat pemakai. Paham ekonomi konvensional (kapitalisme) berpendapat bahwa persoalan ekonomi muncul karena tuntutan pemenuhan kebutuhan yang diperlukan oleh manusia. Manusia memiliki kebutuhan yang tak terbatas sementara sumber daya untuk memenuhi kebutuhan ketersediannya terbatas. Akibatnya timbul kelangkaan, dan kelangkaan inilah yang menurut paham ekonomi konvensional merupakan masalah ekonomi yang harus dipecahkan. Kelangkaan terjadi karena barang dan jasa yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan atau pemuas kebutuhan semakin hari semakin habis baik dari sisi kualitas maupun kuantitasnya. Karena gejala ini maka orang mulai mencurahkan pengorbanan tertentu, baik dalam bentuk tenaga, waktu, maupun biaya. Jadi di sinilah yang disebut ilmu ekonomi lahir karena adanya masalah ekonomi.8 Sehubungan dengan masalah kelangkaan tersebut ada tiga hal pokok yang harus dipecahkan, yaitu “apa” (what) yang harus di produksi; “bagaimana” (how) memproduksinya dan untuk apa/ siapa (whom) barang tersebut diproduksi, serta mengapa barang diproduksi (why). Pemecahan terhadap tiga masalah pokok tersebut dilakukan tidak hanya dengan berdasarkan pada prinsip ilmu ekonomi semata. Islam dalam memandang masalah kelangkaan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan dan pemuas kebutuhan tidak berlaku hanya secara kasat mata. Islam telah memberikan gambaran tentang luasnya barang pemenuh kebutuhan manusia. Sebagaimana telah ditegaskan dalam firmanNya: “Dialah yang menciptakan untuk kalian semua, apa saja yang ada di bumi”.9
8 9

Misyykat jilid I hal. 168. Dr.K.H. Sjechul Hadi Permono, Sh, M.A, lot.cit, hlm. 62.

Muhammad Nejatullah Siddiqi, Op. Cit. Al Qur’an, surat al Baqarah (2) ayat 29

134

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Konsep-konsep Ekonomi Islam

227

Kemudian dalam firman lainya dinyatakan; “Allah yang telah menundukan untuk kalian lautan agar bahtera bisa berjalan di atasnya dengan kehendakNya, juga agar kalian bisa mengambil kebaikan (hikmahnya, efesiensi dan kemaslahatannya). Dan (Dialah) yang menundukan untuk kalian apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi”.10 Oleh karena itu, “Maka hendaknya manusia itu memperhatikan makanannya. Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit) kemudian Kami bilah bumi dengan sebaik-baiknya lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu anggur dan sayur-sayuran, zaitun, dan pohon kurma, kebun-kebun yang lebat, dan buah-buahan serta rumputrumputan untuk kesenangan dan untuk binatang-binatang temakmu”.11 Di beberapa ayat yang lainnya, Allah juga telah menjelaskan bahwa, Dialah yang telah menciptakan harta kekayaan dan tenaga manusia serta Dialah yang akan mencukupkan rezeki yang diperlukan manusia untuk keperluan hidup dan melaksanakan kewajiban kepada Allah dan masyarakat. Allah-lah yang menciptakan bumi, dan langit, dan segala isinya untuk manusia. Manusia diberikan kebebasan untuk memanfaatkannya. Dalam hal pemanfaatannya Allah tidak akan ikut campur di dalamnya. Kesemuanya diserahkan kepada manusia baik yang berkaitan dengan cara memproduksi, mendistribusikan, maupun dalam mengkonsumsi. Yang ada hanyalah aturanaturan agar manusia mendapatkan maslahat-Nya. Berkaitan dengan hal ini, Rasulullah pernah bersabda: “Kalianlah yang lebih tahu tentang (urusan) dunia kalian.” Riwayat lain menjelaskan bahwa Nabi saw telah mengutus dua muslimin untuk berangkat ke pandai besi Yaman untuk mempelajari industri persenjataan. ooo Kesemuanya ini menunjukkan, bahwa syara’ telah menyerahkan masalah memproduksi harta kekayaan tersebut pada manusia, agar mereka memproduksinya sesuai dengan keahlian dan pengetahuan mereka. Jadi dalam Islam konsep kelangkaan barang atau sumber daya adalah tidak berlaku. Artinya sumber pemenuhan kebutuhan/ pemuasan kebutuhan adalah tidak terbatas, sementara kebutuhan manusia-lah yang terbatas. Karena kebutuhan tersebut hanya berkategori pada persoalan keperluan, kesenangan, dan kemewahan. Selanjutnya para pakar ekonomi Islam menganalisis persoalan kelangkaan berpangkal dari beberapa firman Allah swt, yaitu: “...Dan Kami adakan bagimu di muka bumi itu (sumber) penghidupan...”. 12 Selanjutnya ditegaskan, yaitu: “...Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat
10 11

orang yang suka menimbun emas, perak dan barang berharga lainnya di lemarinya, tidak dipergunakan untuk kepentingan agama dan umatnya. Tidak pernah memperhatikan nasib orang-orang miskin dan anak yatim sebagai pembohong agama. Dan lebih suka kepada orang-orang yang dapat medermabaktikan harta bendanya di jalan-Nya, untuk kepentingan umat dengan pahala yang berlipat ganda di dunia dan akhirat. Belum lagi didalamnya ada hak umat juga, di mana di dalam Islam jelas aturan atau peraturan yang harus ditunaikan oleh pemilik harta dan merupakan dana Baitulmal.115 Zakat Fithrah Zakat fitrah adalah sunnah yang diwajibkan terhadap setiap individu kaum Muslim, karena Abdullah bin Umar berkata, “Rasulullah saw mewajibkan zkat fitrah pada bulan Ramadhan sebanyak satu sha’kurma, atau satu sha’ gandum terhadap budak, orang merdeka, laki-laki, perempuan, anak kecil, dan orang dewasa dari kaum Muslim”. 116 Besarnya zakat fitrah ialah satu sha’ dan satu sha’ ialah empat genggaman dua telapak tangan dan dikeluarkan dari makanan daerah setempat, seperti ; gandum, kurma, beras, susu kering dan lain sebagainya. Zakat fitrah ini juga sebuah upaya membersihkan orang yang berpuasa dari hal-hal yang tidak bermanfaat, katakata kotot dan memberi makan kepada orang-orang miskin. Dan hanya untuk orang fakir dan orang-orang miskin lebih berhak atas zakat fitrah daripada penerima-penerima lainnya, Rasulullah saw, bersabda: “kayakan mereka (orang-orang fakir) hingga tidak meminta-minta padfa hari ini (idul Fitri)”.117 Zakat fitrah tidak boleh diberikan selain orang-orang fakir kecuali jika orangorang fakir tida ada lagi, atau kefakiran mereka ringan (tidak parah), atau para penerima lainnya amat membutuhkannya. Dan kewajiban zakat fitrah ini akan gugur dengan sendirinya, apabila orangnya pada waktu menegeluarkannya tidak memiliki makanan untuk dikeluarkannya. Ini adalah salah satu upaya untuk ikut merasakan kebersamaan atas kemenagan bersama atas selesainya bulan puasa itu sendiri.118 Tabel 6 Daftar Standarisasi Zakat Fitrah
Jenis Barang Fitrah Tho’am Pokok)
115

Standar Nisab 1 sha (2,5 kg)

Standar Nilai 2,5 kg x jenis harga tho’am

Pelaksanaan 1 tahun sekali

(Makanan

Al Qur’an, surat.Aijastsiyah ayat 12- 13 Al Qur’an, surat Abasa ayat 24-32. 12 Al Qur’an, surat al A'Araaf (7) ayat 10.

Rekomendasi dan Pedoman Pelaksanaan Zakat (Jakarta: Badan Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah DKI, 1981, ke-3), hlm. 5. 116 Muttafaq ‘Ailaih. 117 Al Hadits, riwayat Baihaqi. 118 Yusuf Qardhawi., Op. Cit.

226

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis

135

biasa harus dipenuhi oleh setiap orang. Karena lebih dari kebutuhan itulah maka seseorang digolongkan sebagai orang kaya. 110 _ sabda Rasulullah: “bayarlah zakat kekayaan kalian yang dengannya anda memperoleh kesenangan, oleh karena itu zakat tidak wajib”. 111 _ sabda Rasulullah saw: “zakat hanya dibebankan ke atas pundak orang kaya”.112 Merupakan suatu landasan disyaratkannya orang yang wajib menunaikan zakat apabila kondisi kehidupan seseorang telah tergolong sebagai seorang yang kaya. Bila seseorang mempunyai harta yang sampai pada nisabnya, namun ia mempunyai hutang, maka membayar hutang adalah lebih penting untuk ditunaikan. _ mereka bertanya kepadamu tentang apa yang akan mereka berikan, katakanlah sesuatu yang lebih.113 _ sabda Rasulullah saw.: “seorang laki-laki berkata, saya mempunyai uang satu dinar, rasulullah menjawab: ‘berikanlah kepada dirimu sendiri’, ia bertanya lagi: ‘saya mempunyai yang lain lagi’, nabi menjawab: ‘berikanlah kepada istrimu’, ia bertanya lagi: ‘saya mempunyai yang lain lagi’, nabi menjawab: ‘berikanlah kepada anakmu’ ia bertanya lagi: ‘saya mempunyai yang lain lagi’ nabi menjawab: ‘kau berarti sudah mempunyai kelapangan”.114 5) Bebas dari Utang. Konsep zakat yang dimiliki Islam dapat dipercaya mampu mengatasi kemelaratan dan kemiskinan serta dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat sekaligus juga mengangkat harkat dan martabat manusiawi dan memperkecil jurang perbedaan sosial, baik pada zam,an Rasulullah saw maupun pada zaman al-Khulafa’ur-Rasyidun. Kunci utamanya adalah seluruh komponen lapisan masyarakat benar-benar dapat menaktualisasi hukum Islam tersebut, khususnya tentang hukum zakat itu sendiri. Baik itu, bagaimana meruskan kembali segi penggalian sumbernya, pendayagunaannya, organisasi pengelolaananya, dan pentasharufan-nya semuanya disusun secara sistematis, serta rumusan-rumusan yang mantap, menyeluruh dan terpadu, yang pola pikiranya sesuai dengan tuntutan masalih al-ibad (kemaslahatan umat) dengan melihat perkembangan masa kini dan tetap berdasarkan sumber-sumber ajaran Islam, maka pranata zakat ini akan tetap ampuh dan tangguh. Banyak pendapat pakar Islam yang manyatakan bahwa zakat itu adalah ta’abbudi, bukan perihal dogmatis saja, akan tetapi ta’aqquli, perihal yang rasional, karena disamping mengandung pengertian ibadah, ia juga mengandung pengertian ekonomi sosial. Ijtihat dan kias juga berlaku disana, akal pikiran ikut berkiprah, memegang peranan penting. Jadi hukum zakat bersifat reasonable, ma’qulul-ma’na. Bahkan Allah sendiri mengecam orang110 111

kamu menghinggakannya”. 13 juga firman-Nya menyatakan, “Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran”.14 Berangkat dari tiga ayat tersebut di atas, para ahli ekonomi Islam terkelompokan kepada tiga kelompok dalam penafsirannya. Kelompok pertama berdasarkan pada ayat 10 Surat Al-‘Araf. Pelopornya adalah M.A. Mannan. Dia berargumen bahwa ahli ekonomi Islam dan modern saling mendukung konsepsi tentang apa yang disebut problem ekonomi, yang meliputi: Kelangkaan sumber daya/alam (scarce source) dan keinginankeinginan yang tidak terbatas (unlimited wants). 15 Sementara itu, M. Arief nampaknya tidak sepenuhnya menyetujui dengan alasan, bahwa barangbarang langka bukan karena terbatasnya sumber daya alam, karena Allah menciptakan segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi diperuntukkan bagi manusia, sebagai contoh; air, udara, sinar matahari. Selanjutnya dikatakannya, bahwa kelangkaan itu timbul karena keterbatasan kemampuan manusia yang membuat sesuatu dalam memenuhi kebutuhannya, bukan disebabkan oleh ketidakcukupannya sumber daya yang disediakan oleh alam.16 Kelompok kedua, berangkat dari pendekatan doktrin. Dasar pijakannya adalah surat Ibrahim ayat 34. Kelompok ini dimotori oleh Nafeli dan alHasani. Mereka sependapat dengan mengatakan bahwa “kelangkaan terjadi bukan karena proses produksi yang tidak efisien, tetapi disebabkan oleh ketidakadilan/injustice) dan karena terjadinya kesalahan distribusi (maldisrtibution). Kelompok ketiga, dimotori oleh Baqir al-Sadr. Dia berargumen bahwa “Tuhan mencukupkan sumberdaya untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia secara memuaskan (satisfaction); Manusia sendirilah yang menyebabkan timbulnya problem ekonomi”. Timbulnya problem ekonomi ini disebabkan oleh dua alasan, yaitu: Ketidakadilan manusia dalam kesalahan distribusi sumber daya alam; dan adanya eksploitasi manusia pada alam yang berlebihan.17 Dalam kaitan ini dapat dibuat rekapitulasi apakah perbedaan (difference) yang terjadi jika kita menggunakan konsep pemenuhan kebutuhan (fulfilling needs) dengan pemaksimalan kepuasan atas keinginan (maximizing satisfaction of wants). 18 Hakekat masalah, di dalam kerangka

Yusuf Qardhawi, Op. Cit. hlm. 151. Al Hadits, riwayat Tabrani dari Abu Darda. 112 Al Hadits, riwayat Bukhari. 113 Al Qur’an, surat 2 ayat 219. 114 Al haidts, riwayat Ibnu Jarir, dan Muslim.

Al Qur’an, surat Ibrahim (14) ayat 34. Al Qur’an, surat Al Qamar ayat 49. 15 Farhad Nomani and Ali Rahmena, Islamic Economic Systems, (Kuala Lumpur: Business Infonnation Press, 1995). 16 Ibid. 17 Ibid. 18 M. Fahim Khan, "Theory of Consumer Behavior in Islamic Perspective," in Ausaf Ahmad and Kazim Raza Awan (ed.), Lectures on Islamic Economics, Papers and Proceeding on
14

13

136

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Konsep-konsep Ekonomi Islam

225

ekonomi konvensional, munculnya masalah ekonomi diasumsikan karena adanya kelangkaan sumber daya. Seharusnya kelangkaan sumber daya dihilangkan. Akankah problem tersebut terpecahkan? Kemungkinan besar tidak dapat. Inilah yang menyebabkan munculnya warisan ketidakmampuan sumber daya material tidak dapat memenuhi keinginan manusia. Apakah keinginan manusia dapat dipenuhi sepenuhnya? Pada kenyataannya, “keinginan” itu sendiri tidak memiliki batasan yang obyektif. Keinginan itu sendiri merupakan sesuatu yang samar-samar (tidak jelas dan jika problem ekonomi itu dibatasi berdasarkan istilah ini, juga merupakan hal yang masih samar-samar. Beberapa ahli ekonomi seperti Galbraith menunjukkan ketidakpuasannya dalam menjelaskan sasaran ekonomi dalam batasan keinginan. Menurut Galbraith: How can product be defended as want-satisfying if that production itself creates wants?19 Pemuasan keinginan manusia tidak hanya suatu asumsi teoritis untuk mendefinisikan problem ekonomi. Ideologi kapitalistik itu sendiri secara praktis mengarahkan pada individu mengejar tujuan yang tidak jelas ini. Di sisi lain, tujuan syari'ah memberikan dimensi yang berbeda terhadap problem ekonomi atas individu. Pertanyaannya adalah mengapa pada saat memproduksi barang atau jasa atau mengapa pada saat ingin menjalankan aktivitas ekonomi pertama kali harus menempatkan bahwa keinginan syari'ah itu sendiri untuk melihat setelah kesejahteraan mereka. Oleh karena itu, Syatibi menggunakan istilah “Maslahah”. 20 Aktivitas ekonomi seperti; Produksi, Konsumsi dan Pertukaran itu mengandung maslahah (kesejahteran) sebagaimana yang dibatasi dalam syari'ah yang dicapai sebagai tugas keagamaan, yang diharapkan memberikan manfaat bukan saja di dunia tetapi juga di akhirat. Semua aktivitas demikian itu harus maslahah bagi manusia yang biasa disebut “kebutuhan”. Kebutuhan ini harus dipenuhi. “Pemenuhan kebutuhan” adalah lebih baik dari pada “Pemuasan Keinginan” yang merupakan tujuan aktivitas ekonomi dan pencapaian tujuan ini merupakan tugas keagamaan. Manusia diharuskan menyelesaikan problem ekonominya. 21 Pendekatan bahwa keinginan yang tak terbatas, sementara sumber daya relatif terbatas yang dianggap sebagai problem ekonomi manusia dapat dijelaskan bagi perilaku ekonomi kapitalistik, akan tetapi hal itu tentu tidak dapat digunakan untuk menjelaskan perilaku ekonomi dalam masyarakat Islam.22

rezeki yang telah diberikannya kepada kalian”. 96 _ “Mereka sangat kikir mengeluarkan sebagian karunia yang diberikan Allah kepada mereka”. 97 Kedudukan manusia dan kaitannya dengan kekayaan adalah sebagai penyimpan, kuasa, atau benadahara. 98 Hal ini sesuai dengan keterangan firman-Nya: “Keluarkanlah oleh kalian sebagian apa yang telah Kami takdirkan kalian menyimpannya”.99 Kekayaan yang wajib dizakati ialah yang bersifat dimiliki penuh (mutlak) oleh seseorang. Dimaksudkan milik penuh ialah bahwa kekayaan itu harus berada di bawah kontrol dan di dalam kekuasaanya. 100 Sebagian ahli fiqih menyatakan bahwa kekayaan itu harus berada ditangannya, tidak tersangkut di dalamnya hak orang lain, dapat ia pergunakan, dan faedahnya dapat dinikmatinya. 101 2) Harta memiliki sifat berkembang, kekayaan yang wajib dizakati ialah kekayaan itu dikembangkan dengan sengaja atau mempunyai potensi untuk berkembang, dimaksu dalam pengertian berkembang ialah bahwa sifat kekayaan itu memberikan keuntungan baik yang bersifat diinvestasikan atau bersifat tabungan (simpanan).102 _ sabda Rasulullah: “Tidak akan berkurang kekayaan karena zakat”. 103 _“zakat yang kalian berikan untuk memperoleh ridha Allah, akan dilipatgandakan oleh Allah buat kalian”. 104 _ “bila engkau membayar zakat kekayaan, maka berarti engkau telah membuang yang tidak baik darinya”.105 nabi tidaklah mewajibkan zakat atas kekayaan yang dimiliki untuk kepentingan pribadi, sabdanya: “Seorang Muslim tidak wajib mengeluarkan zakat dari kuda atau budaknya”. 106 _ “semua kekayaan yang berkembang merupakan subjek zakat (sumber zakat)”. 107 3) Cukup Senisab.islam tidak mewajibkan zakat atas seberapa saja kekayaan yang berkembang sekalipun kecil sekali, tetapi memberi ketentuan yang bersifat standard yang dapat dijadikan sebagai patokan kaum muslimin dalam menunaikan kewajiban, dalam ilmu fiqh islam dikenal dengan istilah Nisab.108_ sabda Rasulullah saw,: “zakat hanya dibebankan ke atas pundak orang kaya”. 109 4) Lebih dari Kebutuhan Biasa (Minimal). Para Ulama Hanafiyah mensyaratakan wajibnya zakat kepada orang yang tergolong telah memenuhi kebutuhan minimal yang
96 97

an Intemational Seminar on Teaching Islamic Economics for University Teachers", Saudi Arabia: IRTI-IDB, 1987. 19 dalam Ibid. 20 Ibid. 21 Ibid. 22 Farhad Nomani and Ali Rahmena, Op. Cit.

Al Qur’an, surat 2 ayat 254. Al Qur’an, surat 3 ayat 180. 98 Yusuf Qardhawi, Op. Cit, hlm. 126. 99 Al Qur’an, surat 57 ayat 7. 100 Yusuf Qardhawi, Op. Cit., hlm. 128. 101 Ibid. 102 Yusuf Qardhawi, Op. Cit. hlm. 138. 103 Al Hadits, riwayat Tirmidzi. 104 Al Qur’an, surat 30 ayat 39. 105 Al Hadits, riwayat Ibnu Hazima dan Hakim dari Jabir. 106 Al Hadits, riwayat Muslim. 107 Yusuf Qardhawi, Op. Cit. hlm. 144. 108 Ibid., 149. 109 Al Hadits, riwayat Bukhari.

224

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis

137

masa depan dalam mata uang negara-negara Teluk Arab, selain beberapa transaksi dalam dinar Kuwait, sedangkan penguasa Arab Saudi tidak mendorong pengembangan transaksi pasaran masa depan dalam mata uang rial Saudi di Bahrain itu. Bank-bank yang berkedudukan di Arab Saudi tidak berpartisipasi dalam kegiatan pasaran masa depan di Bahrain itu, karena hal itu bertentangan dengan asas-asas Islam.88 Pada umumnya bank-bank di dunia Islam jarang melibatkan diri dalam kegiatan pasaran masa depan Barat. Di kalangan para nasabahnya kebutuhan akan jasa semacam ini sedikit sekali, namun hal ini mungkin disebabkan karena para nasabah, kurang menyadari faedah transaksi pasaran masa depan itu, dan bukan karena alasan agama. Pada umumnya tidak diragukan bahwa bank-bank yang berpangkalan di dunia Islarn, kecuali bank-bank Islam khusus, akan berpartisipasi dalam transaksi pasaran masa depan dunia Barat bila ini dikehendakinya. Karena pemerintah atau bank sentral di masingmasing negara Islamjarang memantaunya. Bagaimanapun juga, banyak sekali terjadi pembahasan, di antara bank-bank Islam tentang sikap yang harus diambil berkenaan dengan jual-beli komoditi dan pasaran masa depan.89 Konsepsi Zakat Secara umum cakupan zakat diperluas pada beberapa bentuk kekayaan yang tidak dikenal dalam masa permulaan islam, yaitu surat saham dan efek, tabungan dalam bentuk premi asuransi dan dana pensiun, rumah dan kendaraan yang disewakan, mesin-mesin pabrik dan barang-barang modal lainnya. 90 Jenis kekayaan yang wajib zakat menurut al qur’an dinyatakan dalam qs. 16:44, 9:34, 6:141, 2:276, (barang tambang). Pungutlah olehmu zakat dari kekayaan mereka kau bersihkan sucikan mereka dengannya.91 Di dalam kekayaan mereka terdapat hak peminta-minta dan orang-orang melarat.92 Harta adalah segala sesuatu yang diinginkan sekali oleh manusia menyimpan dan memilikinya. 93 Ibn Asyr mengatakan: “kekayaan pada mulanya berarti emas dan perak, tetapi kemudian berubah pengertiannya menjadi segala barang yang disimpan dan dimiliki”.94 Syarat-syarat kekayaan yang wajib zakat, yaitu: 1) Harta bersifat Milik Penuh; kekayaan pada dasarnya ialah milik Allah, sesuai dengan beberapa firmanNya menyatakan: “Berikanlah kepada mereka harta Allah yang telah dikaruniakannya kepada kalian”. 95 _ “Keluarkanlah oleh kaliian sebagian
88 89

Rodney Wilson, Lot. Cit. Ibid. 90 Muhammad Nejatullah Siddiqi, Op. Cit., hlm. 50. 91 Al Qur’an, surat at Taubah ayat 103. 92 Al Qur’an, surat 51: 19. 93 Yusuf Qardhawi, Hukum Zakat, Litera Antarnusa, (Jakarta: 1991), hlm. 123. 94 Yusuf Qardhawi, ibid. 95 Al Qur’an, surat 24 ayat 33.

Konsep Efisiensi: Konsep efisiensi dalam kerangka ekonomi konvensional adalah memaksimalkan kepuasan dengan sumber-sumber yang memadai, akan tetapi efisiensi dalam kerangka Islam adalah memaksimalkan pemenuhan kebutuhan dengan sumber-sumber yang memadai. Dua konsep ini adalah berbeda.23 Prinsip pokok ekonomi konvensional adalah efisiensi. Prinsip ini muncul, secara langsung, dari definisinya berkenaan dengan problem ekonomi. Jika keinginan adalah tidak terbatas dan sumber-sumber langka (terbatas), maka pemecahannya adalah dengan bertindak “ekonomis”. Inilah yang disebut dengan efisien, yaitu: “mengerjakan sesuatu yang terbaik dengan apa yang kita miliki”. Jika keinginan kita adalah sangat tak terbatas dan sumber dayanya adalah langka, kita tidak dapat memenuhi kepuasan masyarakat. Jelasnya, dalam konteks ekonomi Islam, bentuk efisiensi ini tidak dapat dijadikan prinsip dasar. Sebagaimana yang dijelaskan di awal, sifat yang disenangi atau diinginkan adalah sama pentingnya dengan efisiensi, namun sifat yang disukai akan ditentukan oleh Maslahah. Pemenuhan kebutuhan adalah yang diharapkan. Hal ini diharapkan dapat dipenuhi sebagai suatu hal yang penting dan berdayaguna. Kepentingannya adalah dibatasi seperti sumber-sumber yang tidak dapat dibatasi untuk memenuhi kepentingan itu. Ini bertentangan dengan janji Allah dan bertentangan dengan kenyataan, realitas sosial kemasyarakatan. Tidak ada pertanyaan yang berkaitan dengan ekonomi dalam hal kepentingan/keperluan ini. Maksudnya, kepentingan harus dipenuhi, pelengkap dan perbaikan juga harus dipenuhi. Efisiensi dan sifat yang diinginkan merupakan hal yang simultan dipenuhi dalam pemenuhan kebutuhan pelengkap dan perbaikannya. Oleh karena itu, efisiensi dan sifat yang diinginkan keduanya merupakan prinsip dasar yang ada dalam ekonomi Islam. Jadi, tidak ada lagi konflik yang berlebihan, sifat yang diinginkan akan memperoleh efisiensi yang lebih. Sifat yang diinginkan ditentukan oleh kemaslahatannya. Alat Analisis: Asumsi ekonomi konvensional adalah memaksimalkan bagian konsumer. Oleh karena itu, alat-alat matematis seperti kurver cekung, diferensiasi, dan sebagainya, dapat diterapkan. Dalam kerangka Islam, kita memiliki prinsip keseimbangan (mizaniah). Alat analisis matematis dapat diterapkan untuk maksimasi, tidak akan relevan dalam prinsip keseimbangan. Oleh karena itu, kita harus merumuskan dengan alat atau instrumentasi kita sendiri.24

23 24

Ibid. Ibid.

baik mengenai mata uang asing. sekalipun adajuga beberapa transaksi pasaran masa depan berdasarkan uang Mark Jerman dan Frank Swis. dan dana ini acapkali dipergunakan di pasaran dunia Barat. Ahmad Husaini. cakupan teori perilaku konsumen dalam kerangka Islam adalah lebih luas dari pada teori perilaku konsumen dalam ilmu ekonomi konvensional. Oleh karena itu. Syarat ini berlaku pula terhadap mata uang asing. Walaupun demikian di Bahrain pun pasaran masa depan ini agak terbatas. 77. . adalah Bahrain. gandum. 1992.. Mengingat bahwa sebagian besar dana depositonya berasal dari wilayah Teluk dan Arab Saudi. termasuk logam mulia yng ada di pasar masa depan itu. Malaysia: Longman. Teori.2 Bagan Alir Pilihan Konsumsi dalam Islam Pilihan Konsumer dalam pengalokasi Sumber First choice (1) Worldly Needs (2) Cause of Allah Second choice (3) Present Consumpti on (4) Future Consumpti on komoditi utama yang sangat penting bagi kelangsungan hidup kelompok dan perseorangan yaitu: emas. dan 10 sebagaimana dijelaskan dalam halaman sebelumnya. Memang setiap bank Islam menyediakan bermacam-macam portfolio mata uang atau aktiva asing. 25 Mohammad Fahim Khan. maupun komoditi. Sepanjang alat analisis ekonomi konvensional diterapkan. Tapi ada transaksi pasaran 86 87 Third chice (5) Essentials (6) Comple men (7) Ameliorator ies Fourth choice (8) Choice Between Substitutes (9) Choice Between Substitute s (10) Choice Beetween Substitutes Sumber: M. Bila suatu komoditi dijual untuk diserahkan di masa depan. dan uang dollar merupakan mata uang asing utama. dan rinciannya diumurnkan dalam buletin triwulannya. 9. Op. karena komoditi bersangkutan mungkin tidak tersedia untuk diserahkan pada pembelinya. dan risiko valuta asingjangka pendek tentu akan dihindarinya." dalam Syayyid Tahir. dan sama sekali tidak ada kemungkinan bahwa bank-bank Islam itu akan berspekulasi dengan mata uang dollar untuk mencari laba dari kurs dollar itu. Pemotongan ini disebabkan preferensi waktu dan berarti mengenai pokok-pokok bunga. Ibid. Bank-bank Islam dapat menyediakan mata uang asing bagi para nasabahnya. Kesukaran selanjutnya ialah bila suatu komoditi dijual untuk diserahkan di masa depan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 223 Luasan Teori: Berbagai macam aspek kerangka Islam untuk analisis perilaku konsumen dapat dipresentasi dalam gambar 3. jelaslah bahwa risiko dollarjangka panjang tidak selalu dapat dihindari.87 Pada kenyataannya satu-satunya pusat keuangan di dunia Islam yang giat dengan pasaran mata uang asing masa depan. didasarkan pada uang dollar. dan "barley" (sejenis gandum). selalu terdapat suatu unsur risiko ataupun "qharar" (tipu daya). "Theory of Consumer Behaviour in an Islamic Perspective. Pertimbangan ini merupakan alasan tambahan dalam melarang transaksi mata uang untuk masa depan ter-utarna karena pihak yang berusaha dalam pasaran itu acapkali memiliki surat berharga yang menghasilkan bunga dalam salah satu mata uang asing sampai pada saat transaksi masa depan itu jatuh tempo. Seluruh kegiatan jual belinya berlangsung dalam pasaran ekspor. buah kurma. perak.138 Ekonomi Islam: Sejarah. dan lagi-lagi ini dilarang dalam Al Qur'an (lihat Bab III). Reading in Microeconornics: An Islamic Perspective. namun hanya untuk penyerahan seketika. Cit. Aidlt Ghazali dan Syed Omar Syed Agil. Kenyataannya ialah sebagian dari investasi bagi-hasil jangka panjang di mana mereka terlibat. harganya sering dipotong. sementara kalau ekonomi konvensional terbatas pada pilihan kedua dan keempat dan menolak pilihan pertama dan ketiga. tetapi biasanya akan diusahakannya untuk mengirnbangi utang piutangjangka pendek dalam suatu mata uang asing tertentu. alat tersebut mungkin hanya dapat diterapkan untuk beberapa pilihan di luar yang dijelaskan dalam kotak-kotak nomor 8. Fahim Khan (1985: 178) Jadi. hlm.. Luasnya transaksi masa depan dipantau oleh Dewan Moneter Bahrain. dan Dunia Ketiga.86 Biasanya Jual Beli Masa Depan Dihindari Semua bank Islam akan menghindari setiap transaksi pasar masa depan.2 berikut:25 Gambar 1. teori perilaku konsumen dalam kerangka Islam akan menganalisis empat bentuk pilihan konsumen. Keadaan ini timbul dari bisnis yang normal.

84 Ibid. kontraknya sah jika syarat-syarat serta saat pembayarannya dinyatakan secara tegas. Larangan yang serupa berlaku pula terhadap "mukhabrah" (jual-beli masa depan pada zaman Jahiliyah). dengan kepemimpinan tekno-birokratis yang tak mengenal belas kasih. dan hal ini berlaku pula dengan mata uang.83 Di zaman jahiliyah transaksi-transaksi demikian termasuk penukaran buah kering dengan buah segar yang belum dipetik serta tidak ditentukan pula berapa banyaknya. berarti produsen dan konsumen mengetahui secara langsung kelebihan dan kelemahan dari barang yang ada di pasar. Ini merupakan konsekuensi dari konsep keseimbangan harga. dan harga akan turun. Nabi Muhammad beranggapan bahwa dalam transaksi semacam itu terdapat unsur perjudian. kini berubah menjadi sistem mekanis yang membelenggu manusia. 3) Produsen dilarang 26 Muhammad Nejatullah Siddiqi. serta menjadikan manusia sebagai bulan-bulanan antara sistem mekanis yang berat dan kejam. Teori.222 Ekonomi Islam: Sejarah. maka menjadikan semua pihak mendapatkan kepuasan. Cit. Bila barangnya dibeli sekarang.26 Teori Pasar Dalam konsep ekonomi Islam harga ditentukan oleh keseimbangan permintaan dan penawaran. dan produsen yang belum masuk ke pasar tidak mempunyai insentif untuk masuk ke pasar. oligopoli tidak dilarang keberadaannya selama mereka tidak mengambil keuntungan di atas keuntungan normal. Keseimbangan ini tidak terjadi bila antara penjual dan pembeli tidak bersikap saling merelakan.27 2) Kondisi pasar yang kompetitif mendorong segala sesuatunya menjadi terbuka. 28 . Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 139 ini tentu dilarang oleh hukum Islam. Dalam ekonomi Islam keseimbangan pasar mempertimbangkan beberapa hal: 1) Dalam konsep Islam. Bila produsen menjual produknya tidak terbuka maka masyarakat akan cederung merasa kurang puas. surat an-Nisa (4) ayat 29. Kerelaan ini ditentukan oleh penjual dan pembeli dalam mempertahankan kepentingannya atas barang tersebut. Op. Jadi. "maisir". Jual beli semacam ini dilarang oleh Nabi Muhammad ketika ia menjadi kepala pemerintahan di Madinah. harga ditentukan oleh kemampuan penjual untuk menyediakan barang yang ditawarkan kepada pembeli. Unsur inilah yang mengakibatkan larangan terhadap jual-beli enam jenis 83 Kemajuan dunia Industri telah menjadikan wajah dunia bagaikan mesin-mesin kapitalis yang semula menjadi alat bagi manusia untuk menjadikan penguasa atas alam dan dibebaskan dari perbudakan kerja. Allah berfirman: “Hai orang-orang yang behman. Jual beli di muka terhadap komoditi juga tidak dihalalkan. Malah ada yang mengatakan bahwa transaksi masa depan tidak mengandung muzabarah atau mukhabrah. atau hewan swasta dari pengawas satwa. dan kemampuan pembeli untuk mendapatkan barang tersebut dari penjual. Transaksi serupa itu menyangkut jual beli: burung yang belum tertangkap. Op. ikan yang masih dalarn air. dan pembayarannya dijanjikan pada saat tertentu di masa yang akan datang. Transaksi semacam ini disebut "muzabarah" (tukarmenukar untuk masa depan). tidak ada keraguan mengenai mutu komoditi yang diperjualbelikan. Adiwarman A Karim. Lot. melainkan kenyataan bahwa komoditi yang diperjualbelikan itu pun akan diserahkan pada masa depan. Sekarang Jual-beli Masa Depan Dapat Dihalalkan Bila Ada Unsur Kepastian Namun. 27 hlm. Produsen yang beroperasi dengan posisi untung akan mengundang produsen lain untuk masuk ke dalam pasar yang sama sehingga jumlah output yang ditawarkan bertambah. Al Qur’an. Dalam hal ini nabi mendesak agar perjanjian dibuat secara tertulis dan dihadiri oleh beberapa orang saksi. Pada keadaan ini produsen yang telah ada di pasar tidak mempunyai insentif untuk keluar dari pasar.84 Karena itu jual beli benda yang belum dimiliki dilarang. karena besar kemungkinan terjadi penipuan. yang semua sudah pasti dipersenjatai sains dan dudukung oleh teknologi modern yang memabukkan. Cit. karena berlainan dengan buahbuahan yang belum matang atau ikan dalam air yang masih belum ditangkap. khususnya mengenai mata uang asing.85 Rupanya yang merupakan kesulitan utama kontrak masa depan itu bukanlah soal pembayaran di kernudian hari. atau perjudian karena menyangkut kemungkinan mendapat laba tanpa melakukan pekerjaan atau jerih payah. 2000). sebelum hewannya tertangkap. 85 Rodney Wilson. dan suatu ketidak pastian bagi pembeli. Islamic Microeconomic. janganlah kalian saling memakan harta sesama kalian dengan jalan yang batil kecualj dengan jalan perdagangan yang berlaku dengan suka sama suka di antara kalian”.114 Mohammad Fahim Khan. monopoli. Hukum dalam ayat Al Qur'an adalah mengenai suatu transaksi dengan pembayaran di masa mendatang. yaitu penjualan buah-buahan ketika belum matang. karena pihak penjual mungkin tidak akan mampu memenuhi perjanjiannya. Produsen baru akan terus memasuki bisnis tersebut sampai dengan harga turun sedemikian sehingga keuntungan ekonomi habis. Cit.28 Suka sama suka semakna dengan sama-sama merelakan keadaan masing-masing diketahui oleh orang lain. yang bersifat homogen (serba sama) setelah harga penjualannya disepakati. duopoli. dapat diperdebatkan bahwa pasaran jual beli di muka belum tentu mengandung unsur ketidakpastian. dan banyak kaum ulama beranggapan bahwa jual-beli di muka atau pada masa depan dilarang. maka ia akan memilih produsen yang lain. (Jakarta: Muamalat Institute.

Akhirnya petani itu membebankan biaya kenaikan harga angkutan pada konsumen yang membeli hasil pertanian tersebut di kota. lalu menyimpannya selama tiga bulan. Rasulullah saw bersabda. . ukuran. Al Hadits. akibatnya harga barang lain juga naik. Teori. Jalan Orang-Orang yang Mendapat Petunjuk. Kena hujan. Seorang pengimpor Arab Saudi yang mengetahui bahwa ia harus membayar sejumlah dollar AS tiga bulan kemudian. juga akan menghadapi kemungkinan turunnya nilai dollar itu. orang yang melakukan penipuan”. Kegiatan semacam 82 Irfan Mahmud Ra’na. h. atau kenaikan barang yang diakibatkan adanya kenaikan barang yang berhubungan. 30 29 Di akhir kontrak ijira itu bank Islam bersangkutan dapat menjual alat perlengkapan. Pustaka AI-Kautsar. Bila penjual bertindak curang terhadap timbangannya. namun ia akan rugi karena terikat dana tunainya selama itu. walaupun masih ditentukan oleh masa penggunaan yang diharapkan. Surabaya. terutama mengenai tukar-menukar uang asing. “Apa ini. 102 32 Al Hadits. Daya beli masyarakat desa akan berkurang terhadap produksi masyarakat kota. “Rasulullah saw telah melarang penimbunan makanan”. riwayat Muslim dari Sa'id bi AI-Musaib dari Ma'mar bin Abdullah al-Adawi. mendapatkan keuntungan dari ketidaktahuan penjual dari satu kota terhadap harga yang berlaku di kota lain. dan meningkatkan nilai jual barang yang dibeli pembeli bila ia jual kembali.82 Jual-Beli Masa Depan tidak Dibenarkan Agama Islam Sekalipun transaksi masa depan semacam ini sudah memasyarakat di dunia Barat. dengan uang sewa yang biasanya lebih sedikit daripada uang sewa menurut perjanjian awal. atau menjual benda itu kepada nasabah semula.140 Ekonomi Islam: Sejarah. yang juga berkembang belakangan ini. “Janganlah kamu papak (pergi berjumpa kafilah sebelum sampai di kota dan sebelum mereka dapat tahu harga pasar) barang yang dibawa (dari luar kota). 31 5) Islam melarang kaum muslimin untuk bertindak curang. maka apabila yang empunya (barang) itu datang ke pasar. maka ia tidak mengeluarkan zakat untuk benda bersangkutan. Op.Sehingga tingkat konsumsi masyarakat akan menurun pada gilirannya akan mengurangi tingkat produksi. Kontrak jenis rangkap seperti ini semakin populer. Hadits Rasulullah menyatakan: "Bukanlah termasuk umatku. pada saat BBM naik. “Bahwa Rasulullah saw pernah melalui satu timbunan dari (biji-biji) makanan. Misalnya. Karena nasabah yang menyewa alat perlengkapan itu bukan pemilik benda itu. ia berhak khiyar (hak memiliki buat menjadikan atau membatalkan penjualan sebelum datang ke pasar)”. Bila penjualan kepada nasabah semula telah disepakati dari saat pembuatan kontrak. jenis dan nilai maka pengaruhnya terhadap pembeli adalah. ya Al Hadits. 29 Bila pemapakan dilakukan masyarakat kota terhadap masyarakat desa akan menimbulkan kesenjangan pendapatan antara penduduk desa dengan kota. Fenomena ini juga disebut sebagai multiplier effect. jenis kontrak ini digemari pula di dunia Islam karena uang sewanya dapat diperhitungkan dengan pajak perseroan. riwayat Ibnu Majah dan Abu Daud dari Abu Hurairah. sekalipun ada pedagang yang ikut serta dalam pasaran masa depan itu semata-mata sebagai spekulasi. Rasulullah bersabda: “Tidak akan melakukan penimbunan selain orang yang salah”. maka kontrak itu dinyatakan mengandung unsur ijira serta murabahah. termasuk "zakat". Kenaikan harga yang disebabkan kelangkaan akan mengakibatkan meningkatnya harga barangbarang yang tidak berkaitan secara langsung dengan barang barang yang ditimbun. Dalam hal semacam ini premi uang sewa dapat ditentukan lebih rendah. daya beli pembeli berkurang. Akhirnya masyarakat desa akan mengalami perlambatan peningkatan kesejahteran ekonomi dibandingkan penduduk kota. Pilihan lain ialah dengan mengadakan transaksi masa depan (forward transaction) pada kurs yang disepakati semula. Bisa juga ia langsung membeli uang dollar. Jaminan Masa Depan dan Risiko Kurs Mata Uang Banyak pedagang yang ingin menghindari setiap risiko penyesuaian kurs uang yang berkaitan dengan tanggungannya dalam bentuk mata uang asing dengan mengusahakan perlindungan risiko dalam pasar masa depan (forward market). merasa sangsi mengenai kurs dollar pada saat itu. atau menyewakannya kepada nasabah lainnya. Transaksi semacam ini sering dilakukan di Barat agar transaksi masa depan dapat dilindungi atau diberi asuransi terhadap segala risiko. 30 Sedangkan AI-Atsram meriwayatakan dari Abi Umamah yang mengatakan. atau lebih menyukai pengganti alat itu dengan model yang lebih mutakhir. 32 Hadits yang semakna menyatakan. petani desa membawa hasil pertaniannya ke kota dengan naik angkutan dengan membayar tarif lebih kepada angkutan. lalu Rasulullah saw memasukkan padanya tangannya. Barang siapa dipapak lalu dibeli padanya (sesuatu). serta apakah nasabah itu memerlukan benda bersangkutan pada saat berakhirnya kontrak. Seperti halnya di dunia Barat. terutama karena para pedagang di seluruh dunia ikut serta dalam kegiatan pasaran di Chicago dan dalam skala yang lebih kecil pada kegiatan Bursa Uang Masa Depan di London. tetapi transaksi semacam ini diharamkan dalam dunia Islam. 4) Konsep Islam melarang penimbunan karena alasan untuk mencari keuntungan dari kelangkaan barang di pasar. lalu tangannya kena basah. hai penjual makanan? Penjual makanan itu menjawab. riwayat Muslim dari Abu Hurairah ra. karena itulah ia tidak dapat memastikan jumlahnya dalam mata uang dinar. Cit. 31 Ibnu Qudamah (1997) Minhajul Oashidin. Hukum ini berlaku pula terhadap perdagangan komoditi masa depan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 221 melakukan praktik perdagangan demi keuntungan pribadi dengan cara memapak pedagang di pinggir kota. Telah bersabda Rasulullah saw.

Suatu alternatif bagi perjanjian murabahah atau disebut juga dengan gagasan "ijira" (kontrak sewa beli) atau kontrak "leasing" (Bait bi Tsaman ‘Ajil) yang dengan tegas diperbolehkan oleh hukum Islam. syair dengan syair. biji dan zatnya harus sebanding timbangannya. bahwa Rasulullah bersabda: “Emas dengan emas. 33 6) Menyembunyikan barang cacat karena penjual mendapatkan harga yang tinggi. Di dalam hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Abu Daud dari Umar. Rasulullah saw mengatakan. selama keduanya belum terpisah. Sa'ad berkata. “Seorang muslim ada!ah saudara bagi muslim yang lain. selain dia menjelaskan cacat tersebut kepadanya”. dan sama-sama menjelaskan (cacatnya). bur dengan bur.? Ketika Rasulullah saw diberitahu bahwa mereka mengecil. hlm. maka mekanisme pengendalian dilakukan melalui intervensi pasar. Cit. dan Rasulullah berkata: Apakah kurma-kurma mengecil ukurannya ketika mengering. Kontrak itu dapat menjadi sumber dana jangka pendek atau jangka menengah. sementara di dalamnya terdapat cacat. biji dan zatnya harus sebanding timbangannya. dari Abdulllah ibn Yazid bahwa Zayd ibn 'Ayyash memberitahukan bahwa ia suatu ketika bertanya kepada Sa'd ibn Waqqas mengenai menjual gandum putih untuk sejenis gandum yang bagus. Rasulullah saw bersabda. Keuntungan yang diperoleh dari usaha tersebut akan dibagi sesuai dengan penyertaan masing-masing pihak. 7) Jual beli dilakukan dengan keadaan nilai barang yang sama.. riwayat Muslim dari Abi Hurairah Imam Ibnu Majah meriwayatkan dari Uqbah bin Amir 35 lihat Syaikh Shafiyyur-Rahman al-Mubarrakfury (1997) Sirah Nabawiyah. sama dan sepadan. dan sering digunakan oleh perusahaan di berbagai bidang seperti pembangunan untuk membiayai pengadaan alat-alat besar atau alat perlengkapan perusahaan. Maka siapa saja yang menambah atau meminta tambah maka ia telah melakukan riba. Rasulullah saw bersabda kembali. Bila penyebabnya adalah perubahan pada pecmintaan dan penawaran. mengatakan. kurma dengan kurma. maka keduanya diberkati dalam jual-belinya. antara lain karakteristik pembaiayaan murabahah yang return-nya dapat diperkirakan serta leratif mudah dalam pengelolaan likuidasi bank. Jakarta. Muhammad Nejatullah Siddiqi. 150. . maka barakah juatbelinya akan dicabut”. sedangkan bank bersangkutan akan menetapkan harga sewa yang mencakup sebagian besar harga pembelian asli barang itu di masa kontraknya. Apabila keduanya menyembunyikan (cacatnya) dan berdusta. Garam dengan garam. Rasulullah saw melarang hal itu. Apabila keduanya jujur.220 Ekonomi Islam: Sejarah. Dan tidak halal bagi seseorang untuk menjual barang kepada saudaranya. Dengan perjanjian ijara pihak bank membeli barang seperti misalnya alat-alat besar pembangunan untuk ke-perluan para nasabahnya. Mengapa engkau tidak taruh dia di sebelah atas supaya orang-orang lihat dia. Dalam konsep ekonomi Islam cara pengendalian harga ditentukan oleh penyebabnya. Sa'd bertanya kepadanya mana yang lebih baik dan ketika ia memberitahukannya bahwa (yang lebih baik adalah) gandum putih. Hadits yang semakna diriwayatkan oleh Imam An-Nasa'i dari Ubadah bin Shamit. Bentuk khusus ijira yang mencakup pembelian barang itu. Bank dan pengusaha berjanji bersama-sama membiayai suatu proyek yang juga dikelola secara bersama-sama. Lot. “Emas (ditukar) dengan uang bisa riba. Cit. kemudian bersepakat untuk menyewakannya kepada mereka dengan harga sewa tetap untuk waktu tertentu. dari hasil Penelitian Kinerja Industri BPRS tahun 2002 juga diperoleh informasi bahwa perhitungan yang mudah dan sesuai dengan permintaan nasabah merupakan latar belakang mengapa pembiayaan murabahah banyak disukai. hlm. Teori. untuk membedakannya dari ijira yang merupakan perjanjian sewa beli murni. Kaum muslimin pernah menjadi korban distorsi harga ini ketika kaum Quraisy menetapkan blokade Al Hadits. 34 Dan dalam hadits lain Imam Bukhari meriwayatkan dari Hakim bin Hazzam dari Rasulullah saw.81 Rasulullah. 54-55.78 Musyarakah Musyarakah ialah akad kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu yang masing-masing memberikan kontribusi dana atau amal (expertise) dengan kesepakatan bahwa keuntungan dan resiko akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan. “Pembeli dan penjual itu boleh memilih. 34 33 78 79 Ibid.79 Bait bi Tsaman ‘Ajil (Leasing) Teknik alternatif diterapkan untuk kontrak sewa beli dalam rangka mempermuda kebutuhan konsumen adalah bait bi Tsman ‘Ajil (Leasing). Nasabahnya itu dapat membayar uang sewa secara bulanan atau per triwulan. 35 Distorsi biasanya terjadi cfikarenakan menaikkan atau menurunkan harga ditentukan secara sepihak. Pustaka AIKaustar. Sedangkan bila penyebabnya adalah distorsi terhadap permintaan dan penawaran. 80 Rodney Wilson. Dalam pembiayaan musyarakah ini bank dengan pengusaha mengadakan perjanjian. berikut penyewaannya biasanya dirincikan dengan istilah "ijirawa iktina" 80 (kontrak pengadaan dan penyewa-an). Barang siapa menipu bukanlah dari (golongan) kita”. 81 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Perak dengan perak. Op. ia melarang transaksi itu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 141 pembiayaan tidak terlepas dari berbagai faktor. Yahya menyampaikan kepadaku (hadits) dari Malik. kecuali sama-sama sepakat”. “Aku mendengar Rasulullah saw ditanya tentang menjual kurma kering untuk kurma segar (basah). Selain itu. Op. Cit.

Aligarh Muslim University.1996) hlm. 2) Tak seorang pun berhak mengadakan ikatan perkawinan dengan orang muslim. Jika pada tahun 2000 sebesar 69. Untuk mempertahankan tingkat harga itu ia sendiri membeli barang dengan harga lebih. 38 Bila daya beli masyarakat lemah pemerintah dapat membuat kebijakan supaya produsen meningkatakan output produksi guna meningkatkan jumlah barang kebutuhan pokok di pasar. Oleh karena itu barang diserahkan secara tangguh sedangkan pembayaran dilakukan tunai. maka bank dan nasabah harus menyepakad harga jual dan jangka waktu pembayaran. 36 Hakim bin Hizam pernah membawa gandum untuk diberikan kepada bibinya. p. Op Cit. Dalam keadaan kekurangan barang kebutuhan pokok. Kuala Lumpur. Ketentuan umum dalam hal pengaplikasian Ba’i assalam. 1976). Op. Apabila kita mengacu pada dunia perbankan syariah. dalam Adiwarman A Karim (2001). (Jakarta: Lentera. dalam keadaan bagaimana pun. 3) Mengingat bank ddak menjadikan barang yang dibeli atau dipesannya sebagai persediaan.37 Intervensi pasar menjadi sangat penting daiam menjamin pengadaan barang kebutuhan pokok. 37 Ibn Taimiyah. as-salam dinamai juga as-salaf (pendahuluan).77 Murabahah Murabahah Ialah jual beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati. 3) Melarang keras bergaul dengan kaum muslim. Para pemimpin Quraisy menggantungkan di Ka'bah perjanjian yang ditulis oleh Manshur bin Akramah dan disahkan oleh Dewan Agung Quraisy. Lembaga logistis semacam Bulog. Mereka bersumpah bahwa kaum Quraisy sepanjang hidupnya. (terj). ialah: “Hai orang-orangJang beriman. 119 pesanan tersebut menjadi tanggungan penerima pesanan. pada bulan bulan haram. Harga jual yang ditetapkan bank adalah harga beli bank dari nasabah yang ditambah keuntungan. Namum kaum Ouraisy memasang harga tinggi di atas harga pasar. A Subyectwise Survey". Landasan hukum dari sumber al-Qur'an.29 persen. 4) Musuh Muhmmad harus didukung. Lalu Abul Bakhtary datang untuk melerai keduanya. pemerintah dapat membuat aturan supaya pedagang yang menahan barangnya untuk dijual ke pasar. Mereka hanya keluar dari lembah itu untuk berbelanja sedikit. Bulog. dan mencampur gandum dengan tepung untuk keperluan rumah. 2) Apabila hasil produksi yang diterima cacat atau tidak sesuai dengan akad maka produsen (pabrik/toko) harus bertanggung jawab dengan cara mengembalikan dana yang telah diterimanya atau menggand barang yang sesuai dengan pesanan. Bila bank menjual secara cicilan. hendaklah kamu menuliskannya”. Sejarah Kehidupan Rasulullah saw. "Al-Hisbah". Orang-orang Musrik tidak membiarkan bahan makanan masuk ke Makkah atau barang yang hendak dijual melainkan mereka langsung memborongnya.76 Dan aplikasi di perbankan secara teknis ialah: 1) Salam adalah transaksi jual-beli di mana barang yang diperpal-belikan belum ada. lembaga ini akan membeli barang tersebut di pasar sehingga jumlah barang ini menjadi sedikit. lihat pula dalam Abdul Azim Islahi (1996) "History of Economic Thought in Islam. hlm. Teori. Noordeen. 3) Bila bank menjualnya secara tunai biasanya disebut pembiayaan talangan. Abu Lahab menyerukan. Ibnu Majah. pedagang pasar induk dan rekanan. seperd. mutu. dan jumlahnya. macam. surat al-aqarah (2) ayat 283. pada tahun 2002 menjadi 70. 1) Melarang setiap perdagangan dan bisnis dengan pendukung Muhammad. Cit. . apabila kamu bermuamalah tidak. maka dimungkinkan bagi bank untuk melakukan akad salam kepada pihak ketiga (pembeli kedua). akan melaksanakan ketentuan berikut. 77 Zainul Arifin. secara tunai untuk waktu yang ditentukan. lembaga ini akan menambah pasokan barang di pasar. 4) Harga jual dicantumkan dalam akad jual-beli dan jika telah disepakad ddak dapat berubah selama berlakunya akad. Dalam hal ini pemerintah juga dapat membentuk lembaga logistis guna menjaga supaya produsen dan konsumen tidak di rugikan oleh naik turunnya harga. 2) Saat barang diserahkan kepada bank oleh produsen (pabrik/-toko) maka bank akan menjualnya kepada nasabah secara tunai atau secara cicilan.142 Ekonomi Islam: Sejarah. umat Islam tinggal di lembah Abu Thalib di perbukitan Mekkah. ukuran." Menurut Sayyid Sabiq. 118 38 Abul Khair Jalaluddin (1991) "The Role of Government in an Islamic Economic". maka mekanisme pengendalian dilakukan melalui penghilangan distorsi termasuk penentuan harga untuk mengendalikan harga pada keadaan sebelum distorsi. Selama blokade yang berlangsung tiga tahun ini. Namun Abu Jahal mencegahnya. bukan untuk dijual”. hingga Hakim bisa membawa gandum itu untuk diberikan kepada bibinya. Dominasi penggunaan akad murabahah dalam 75 76 Al Qur’an. porsi pembiayaan dengan akad murabahah dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan.75 Dan dari sumber al-Hadits Rasulullah. Ibid. 228-229. Sedangkan bila produsen dirugikan akan adanya penurunan harga barang. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 219 ekonomi terhadap umat Islam.33 persen. Yaitu penjualan sesuatu dengan kriteria tertentu (yang masih berada) dalam tanggungan dengan pembayaran disegerakan. Khadijah ra. ialah: 1) Pembelian hasil produksi harus diketahui spesifikasinya secara jelas seperti jenis. Al Hadits. ialah: “Tiga hal yang di dalamnya terdapat keberhakah: jual-beli secara tangguh muqaradhah (mudharabah).. "Naikkan harga agar pengikut Muhammad tak dapat membeli". (Cairo: Darul Sya'b. bila harganya bagi konsumen terlalu mahal. Ar Risalah. 36 lihat Ja'far Subhani. dalam Adiwarman A Karim (2001). menurut data informasi dari Biro Syariah Bank Indonesia. ketika perdamaian beriaku di seluruh Jazirah Arab.

Gambar Skema Bai' al-Murabahah Bai' as-Salam Kata salama dengan salafa artinya sama.1 menunjukkan terdapatnya gangguan di jalur perdagangan antar daerah akan menyebabkan pasokan barang berkurang atau kurva penawaran bergeser ke kiri. Kedua pihak harus menyepakati harga jual dan jangka waktu pembayaran. Muqaddimah (terj). karena besarnya kebutuhan yang ditimbulkan oleh meratanya hidup mewah dalam tempat yang demikian. Ketiga. la juga berarti menjamin kelancaran perdagangan antardaerah. sedangkan pembayaran dilakukan secara tangguh. Suatu kota yang lebih banyak barang daripada yang dibutuhkan akan menjadikan harga barang tersebut menjadi murah. pemerintah dapat meminta atau menarik pajak dari orang-orang yang mampu untuk menambah dana Baitul Mal. demikian sebaliknya. dalam Adiwarman A Karim (2001). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 143 menjualnya kepada nasabah dengan harga yang ditambah keuntungan atau mark-up. pekerja dan orang yang mempunyai keahlian dan membawa peningkatan nilai pekerjaan mereka. Definisi salam ialah akad pesanan barang yang disebutkan sifat-sifatnya. kenaikan harga atau penurunan harga semata-mata ditentukan oleh kekuatan penawaran dan permintaan. Untuk itu pembelanjaan orang kota makin meningkat”. Barang-barang hasil industri dan tenaga kerja juga mahal di tempat yang makmur karena tiga hal. antara kota dengan kota. Kedua. 3)Dalarn transaksi ini. Cairo al-Maktabah. kota dengan desa atau desa dengan desa. bukan untuk dijual”. Landasan hukum dari Al-Qur'an. al-Munirriyah. gampangnya orang mencari penghidupan. Dalam perbankan. sehingga batas intervensi pemerintah dapat diukur dari pergeseran kurva S1 dan S2. dan padatnya penduduk. Al Hadits. hlm. bila sudah ada barang diserahkan segera kepada nasabah. Ibid. surat Baqarah (2) ayat 275. Vol 6. Ibnu Khaldun mengungkapkan bahwa ketika barang-barang yang tersedia sedikit maka harga-harga akan naik.218 Ekonomi Islam: Sejarah. penjualan barang kepada nasabah dilakukan atas dasar cost-plus profit. namun bila tidak terjangkau harganya oleh masyarakat. . "Tiga hal yang di dalam terdapat keberkahan: jual-beli secara tanfguh. pertama.39 Dalam keadaan nilai uang yang tidak berubah. Bila harta yang ada di Baitul Mal tidak mencukupi. menyatakan:” Dari Suaib ar-Rumi ra bahwa Rasulullah saw bersabda. harga barang tersebut akan turun kembali. murabahah lazimnya dilakukan dengan cara pembayaran cicilan (bitsaman ajit). Gambar 8. Hazm (1947). 2) Harga jual dicantumkan dalam akad jual-beli dan jika telah disepakad ddak dapat berubah selama berlaku akad. Disebut salaf karena pemesan barang menyerahkan uangnya terlebih dahulu. Intervensi pemerintah dalam mengatasi gangguan tersebut akan membuat kurva penawaran bergeser ke kanan. karena banyaknya orang kaya yang kebutuhannya akan tenaga buruh dan tukang juga besar. Teori. muqaradhah (mudharabah) dan mencampur gandum dengan tepung untuk keperluan rumah. dinyatakan. Pustaka Firdaus. riwayat Ibnu Majah. Intervensi ini diperlukan untuk mengembalikan posisi penawaran pada posisi semula. Ini menguatkan kedudukan para tukang. 422 39 . Dengan kata lain. Harga suatu barang dapat saja dinaikkan. 119 40 Ibnu Khaldun (1986). yang berakibat dengan timbulnya persaingan dalam mendapatkan jasa pelayanan dan pekerja dan berani membayar mereka lebih dari nilai pekerjaannya.40 Intervensi pasar tidak selalu diartikan pemerintah menambah jumlah ketersediaan barang. Ibnu Khaldun juga mengidentifikasikan tiga faktor yang menyebabkan harga tinggi pada masyarakat yang makmur. yang dalam majelis itu pemesan barang menyerahkan uang seharga barang pesanan yang barang 73 74 Pemerintah dapat mengunakan dana dari Baitul Mal untuk melakukan intervensi ini. Harga jual adalah harga beli bank dari produsen (pabrik/toko) ditambah keuntungan (mark-uf). hlm. "Al Muhalla". Disebut salam karena pemesan barang menyerahkan uangnya di tempat akad. dan banyaknya bahan makanan di kota-kota menyebabkan tukang-tukang (buruh) kurang mau menerima bayaran rendah bagi pekerjaan dan pelayanannya. Al Qur’an.74 Beberapa hal teknis di perbankan dalam tataran aplikasinya ialah: 1) Bank bertindak sebagai penjual sementara nasabah sebagai pembeli. Jakarta. “Allah telah menghalalkan jual-beli dan mengharamkan riba.73 Dan hadits Rasulullah saw.

pemerintah melakukan intervensi harga.1997). (Surabaya: Bina llmu. Abu Daud dari Said bin al Musyyab dari Ma'mar bin Abdullah AI-Adawi bahwa Rasulullah saw bersabda. hlm. kemudian ia mensyaratkan atas laba dalam jumlah tertentu. 3) bila dipertukarkan mata uang yang sama harus dalam jumlah / kuatitas yang sama. 2) serah terima harus dilaksanakan. dia tidak boleh melakukan ikhtikar. Ibid. di mana uang asing dipertukarkan dengan mata uang domestik atau dengan mata uang lainnya. Jenis-jenis kafalah ialah. hlm. yaitu jaminan mutlak yang dibatasi oleh kurun tertentu. 42 1) Keinginan masyarakat (al-raghbah) atas suatu jenis barang berbeda-beda. dengan catatan harus memenuhi syarat yang disebutkan dalam hadits. 30. 132 AA. yaitu: 1) harus tunai. 41 1) Intervensi harga menyangkut kepentingan masyarakat yaitu melindungi penjual dalam hal tambahan keuntungan (profit margin) sekaligus melindungi pembeli dari penurunann daya beli. Dalam aplikasi perbankan disebut jaminan penawaran (bid bonds). hlm.144 Ekonomi Islam: Sejarah. Oleh karenanya pemerintah dituntut proaktif dalam mengawasi harga guna menghindari adanya kezaliman produsen terhadap konsumen.69 Prinsip Hawalah Hawalah adalah akad pemindahan utang/ piutang suatu pihak kepada pihak lain. 3) Kafalah mualaqah. Namun demikian. bahkan mewajibkan. Suatu 41 42 107 Adiwarman A Karim (2001).cit. sesorang memindahkan utang dan mengaitkannya dengan piutang yang ada padanya. karena jika tidak dilakukan intervensi harga. Islahi. dan kemudian 69 70 X Dalam ekonomi Islam siapa pun boleh berbisnis. Ibnu Taimiyahmencatat berapa faktor yang berpengaruh terhadap permintaan dan konsekuensinya terhadap harga. Islam membolehkan. Inilah hawalah yang boleh (jaiz) menurut kesepakatan ulama. Ahmad. Islam menghargai hak penjual dan pembeli untuk menentukan harga sekaligus melindungi hak keduanya. Ibid. Kebolehan intervensi harga antara lain karena. Artinya intervensi harga harus dilakukan secara proporsional dengan melihat kenyataan tersebut. 29. op. hawalah muqayyadah. penjual menaikkan harga dengan cara ikhtikar atau ghaban faa hisy.6 Pada perjanjian murabahah. . Dalam salah satu bagian dalam bukunya Fatawa.. 2) Bila kondisi menyebabkan perlunya intervensi harga. Hawalah terbagi kepada dua hal. Kedua. Bersumber dari hadits dari Muslim. Teori. bila kenaikan harga disebabkan adanya distorsi terhadap permintaan dan penawaraan. 72 Ibid. hlm. hawalah mutlaqah seseorang memindahkan utangnya kepada orang lain dan tidak mengaitkan dengan utang yang ada pada orang itu. 71 Ibid. yaitu mengambil keuntungan di atas keuntungan normal dengan menjual lebih sedikit barang untuk harga yang lebih tinggi.. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 217 Gambar Intervensi Pasar Y Dalam lembaga keuangan. sedangkan penjual mewakili kelompok masyarakat yang lebih kecil. yaitu jaminan dari si penjamin (personal guarantee). Dalam aplikasi perbankan ialah uang muka (advance payment bond).71 Prinsip Sharf Sharf adalah transaksi pertukaran antara emas dengan perak atau pertukaran valuta asing. 1) Kafalah bi nafs. 3) Pembeli biasanya mewakili masyarakat yang lebih luas. Konsepsi Ekonomi Ibnu Taimiyah (Terj). penjual menyebutkan harga pembelian barang kepada pembeli.72 Bai' al-Murabahah Murabahah adalah jual-beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati antara pihak bank dan nasabah. yaitu pembayaran utang atau pelunasan utang. “Tidaklah orang melakukan ikhtikar itu kecuali ia berdosa”. bank membiayai pembelian barang yang dibutuhkan oleh nasabahnya dengan membeli barang itu dari pemasok.. Keadaan ini sesuai dengan banyak dan sedikitnya barang yang diminta (al-Matlub) masyarakat tersebut. yaitu: pertama.70 Prinsip Ju’alah Ju’alah adalah suatu kontrak di mana pihak pertama menjanjikan imbalan tertentu kepada pihak kedua atas pelaksanaan suatu tugas/pelayanan yang dilakukan oleh pihak kedua untuk kepentingan pihak pertama. Dalam murabahah. 2) Kalafah bil maal. akad ini teraplikasikan dalam penerbitan bank guarantee. Bank islam sebagai lembaga keuangan dapat menerapkan prinsip ini.

44 Sedangkan. wadi’ah yad dhmanah. Jika kebutuhan tinggi dan kuat. Wadi’ah yad amanah akan berubah menjadi wadi’ah yad dhmanah apabila karena dua hal yaitu harta titipan teracmpur. harga akan naik dan terjadi sebaliknya.68 Prinsip Kafalah Istilah kafalah ialah memasukan tanggungjawab seseorang ke dalam tanggungjawab orang lain dalam suatu tuntunan umum dalam masalah nyawa. utang atau barang. misalnya tanah yang disewakan di suatu wilayah yang banyak perampoknya. atau diduduki oleh binatang buas. 2) Perubahan jumlah barang tergantung pada jumlah para peminta (tullab). hlm.67 Prinsip Wakalah Wakalah adalah akad perwakilan antara dua pihak. Kedua. yaitu: pertama. karena sangat dibutuhkan dalam muamalah masyarakat. ketimbang yang diterima dari orang lain yang diketahui sedang bangkrut. . Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 145 kelalaian. yaitu penunjukan wakil untuk bertindak atas namanya dalam urusan tertentu. Ketiga. wakalah al ammah. Jika si pembayar mampu melakukan pembayaran dan diharapkan mampu memenuhi janjinya. yaitu perwakilan yang lebih luas dari al muqayyadah tetapi lebih sederhana dari al mutlaqah. Penerima simpanan bertanggungjawab penuh atas segala kerusakan dan kehilangan. dan agar yang berpiutang tidak dirugikan dengan ketidakmampuan orang yang berutang. ijarah. wakalah muqayyadah. tanpa batasan waktu dan untuk segala urusan. dengan utang sebagai gantinya. Pemerintah harus mengatur harga. Sebaliknya. hlm. 6) Disebabkan oleh tujuan dari kontrak adanya (timbal balik) pemilikan oleh kedua pihak yang melakukan transaksi. 27. di mana tidak dianggap sempurna kecuali bila sudah diterima ‘ain al ma’qud. ialah akad titipan di mana penerima titipan adalah trustee yang sekaligus penjamin (guarantor) keamanan aset yang dititipkan. wakalah mutlaqah. Cit. Ibid. Op.66 Prinsip Rahn Rahn menurut syariah adalah menahan sesuatu dengan cara yang dibenarkan yang memungkinkan untuk ditarik kembali. suka mengulur-ulur pembayaran atau diragukan kemampuan membayarnya. Kata lain rahn adalah akad menggadaikan barang dari satu pihak kepada pihak lain. Jika yang digunakan umum dipakai (naqd ra'ji). harga akan naik lebih tinggi daripada peningkatan kebutuhan itu kecil atau lemah. hibah. Teori.. Jika ia kaya dan dijamin membayar utang.43 Intinya pengaturan harga diperlukan bila kondisi pasar tidak menjamin adanya keuntungan di salah satu pihak. karena apa yang diberikan rahin (pemilik barang) untuk murtahin (pemegang barang) bukan atas imbalan akan sesuatu. Misalnya dinar dan dirham saat itu merupakan alat pembayaran yang lazim di Damaskus. Para ulama sepakat tentang bolehnya kafalah. dan custodian menggunakan harta titipan. pemerintah meningkatkan pembelian atas produk produsen tersebut dari pasar.. tujuan dari transaksi itu bisa diwujudkan dengannya. bila harga terlalu turun sehingga merugikan produsen. Yaitu menjadikan barang yang mempunyai nilai harta sebagai jaminan utang. Dengan menjual secara langsung barang-barang yang dibutuhkan masyarakat.216 Ekonomi Islam: Sejarah. melakukan penurunan tarif/bea impor terhadap barang-barang tertentu yang memicu costpush inflation atau memberikan subsidi harga kepada barang-barang tertentu. Harga sewa dari tanah dalam kondisi demikian tak sama dengan tanah yang aman. 3) Itu juga akan berpengaruh atas menguatnya atau melemahnya tingkat kebutuhan atas barang karena meluasnya jumlah dan ukuran dari kebutuhan. 5) Harga itu dipengaruhi juga oleh bentuk alat pembayaran (uang) yang digunakan dalam jual-beli. misalnya bila ada kenaikan harga barang di atas batas kemampuan masyarakat maka pemerintah melakukan pengaturan dengan operasi pasar. Rahn adalah suatu bentuk transaksi tabaru’. bila dalam kasus ini ia tak sepenuhnya mampu menjamin melaksanakan janjinya maka tingkat kemampuan danjaminan itu berbeda. Dalam perbankan biasanya diterapkan dalam aplikasi letter of credit (L/C) atau untuk permintaan barang Dalam Negeri dari bank Luar Negeri (L/C ekspor). 67 Zainul Arifin. Dengan prinsip ini custodian menerima simpanan harta dari pemiliknya yang memerlukan jasab penitipan dan penyimpan mempunyai kebebasan untuk menariknya kembali sewaktuwaktu. qard. Dalam akad ini ada lima jenis yaitu. 4) Harga juga berubah-ubah sesuai dengan (kuantitas pelanggan) siapa saja pertukaran barang itu dilakukan (al-mu'awid). dan rahn. Peran pemerintah tersebut berlaku di saat ada masalah-masalah yang ekstrem sehingga pemerintah perlu memantau kondisi pasar setiap saat guna melihat kemungkinan diperlukannya pengaturan harga. 7) Aplikasi yang sama berlaku bagi seseorang yang meminjam atau menyewa. Pemberi sewa bisa mendapatkan keuntungan kepada penyewa. Kedua. harga yang rendah bisa diterima darinya. Ada beberapa jenis di dalam akad ini. ida’. harga akan lebih rendah ketimbang jika membayar dengan uang yang jarang ada di peredaran. Namun hal ini kurang berlaku bila barang yang disewakan dalam kondisi yang tidak aman. 66 barang sangat diinginkan jika persediaannya sangat sedikit daripada jika ketersediannya berlimpah. ia termasuk transaski ‘aniyah. jika jumlah permintaannya menurun. Jika jumlah suatu jenis barang yang diminta masyarakat meningkat. 68 Ibid. 27. di mana pihak pertama mewakilkan suatu urusan kepada pihak kedua untuk bertindak atas nama pihak pertama. yaitu mewakilkan secara mutlak. 44 43 Ibid.

45 Imam Abu Daud meriwayatkan dari Abu Hurairah yang mengatakan. beliau menjawab. "(tidak) tetapi Allahlah yang berhak menurunkan dan menaikkan”. 47 Ibnu Qudarnah mengutip hadits di atas dan memberikan dua alasan tidak diperkenankannya mengatur harga: 48 1) Rasulullah saw tidak pernah menetapkan harga. kontrak ini disebut al ijarah wa iqtina’ atau al ijarah munthahiyah bi tamlik. Yang Maha Menggenggam. “Ini sangat nyata bahwa penetapan harga akan mendorongnya menjadi lebih mahal. Dalam rangka mewujudkan tanggungjawab sosialnya. wadi’ah yad amanah. menyatakan harga bisa ditentukan oleh pemerintah. Wahai Rasulullah saw. 2) Menetapkan harga adalah sesuatu ketidakadilan (zulm) yang dilarang. 195-196. "(Tidak) justru. hlm. meskipun penduduk menginginkannya. ialah akad titipan di mana penerima titipan (custodian) adalah penerima kepercayaan (trustee). Pakar-Pakar Fiqh Sepanjang Sejarah. Yang Maha Memberi Rezeki. 62 Murabahah adalah kontark jual beli atas barang tertentu. la berkata. sementara tidak ada satu orang pun yang menuntutku karena suatu kezaliman yang aku lakukan kepadanya.. Model ini secara konvensional dikenal sebagai operating lease dan financing lease. 55 A. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 215 Berbagai pandangan muncul mengenai pengaturan harga ini. Masing-masing mengutarakan alasan yang jelas untuk mengambil pandangan tersebut. Lalu mereka lapor. Yang Maha Melapangkan. Beliau menjawab. bahwa imam (pemimpin pemerintah) tak memiliki wewenang untuk mengatur harga bagi penduduk. Muhammad Nejatullah Siddiqi. artinya ia tidak diharuskan mengganti segala resiko kehilangan atau kerusakan yang terjadi pada aset yang dititipkan. harga sepenuhnya ditentukan pasar. yaitu akad salaing membantu dan bukan transaksi komersial. Al ijarah adalah kontrak yang melibatkan suatu barang (sebagai harga) dengan jasa atas manfaat atas barang lainnya. Op. 65 Ibid.64 Prinsip Qard Qard adalah meminjamkan harta kepada orang lain tanpa mengharap imbalan. penyewa dapat diberikan opsi untuk memiliki barang yang disewakan. Sesungguhnya Allah-lah Yang Maha Menciptakan. 25. asal ia sepakat dengan pembeliannya. sebab jika para pedagang dari luar Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Anas. Bila itu dibolehkan. pendapat pertama. Loc. hlm. Abdullah Mustofa al Maraqhi. pastilah Rasululah akan melaksanakannya. Cit.146 Ekonomi Islam: Sejarah. Cit. Wadi’ah terklasifikasi kepada dua tipe. "Wahai Rasulullah saw. Hambali dan Syafi'i. yaitu: pertama.63 Sewa dan Sewa-Beli Sewa (ijarah) dan sewa beli (ijarah wa iqtina’) atau disebut juga ijarah munthahiyah bi tamlik oleh para ulama dianggap sebagai model pembiayaan yang dibenarkan oleh syariah islam. “Bahwa ada seorang laki-laki datang lalu berkata. 64 Zainul Arifin. Aku ingin menghadap ke hadirat Allah. Beliau menjawab. Barang yag dititipkan disebut ida’. Bank dapat menggunakan akad ini sebagai produk pelengkap untuk memfasilitasi nasabah yang membutuhkan dana talangan dalam jangka waktu pendek.A. Ibnu Qudamah AI-Maqdisi adalah salah seorang argumentator Mazhab Hambali46 menulis. menyatakan bahwa pemerintah tak mempunyai hak untuk menetap-kan harga. LKPSM. 2001). "Wahai Rasulullah saw tetapkanlah harga ini. bukan untuk diperjualbelikan”. hlm. 111 46 45 kepentingan rumah. dalam transaksi tersebut penjual harus menyebutkan dengan jelas barang yang diperjualbelikan dan tidak termasuk barang haram. dalam masalah harta dan darah”. dimana akad yang terjadi antara bank (sebagai pemilik barang) dengan nasabah (sebagai penyewa) dengan cicilan sewanya sudah termasuk cicilan pokok dan harga barang. bank islam dapat memberikan fasilitas yang disebut al qardun hasan. Dalam sejarah Islam masalah pengawasan atas harga muncul pada masa Rasulullah saw sendiri. Cit. sedangkan pendapat kedua. Dalam syariah peminjam hanya berkewajiban membayar kembali pokok pinjamannya. kalau seandainya harga ini engkau tetapkan (niscaya tidak membumbung seperti ini). Op. Ini melibatkan hak milik seseorang di dalamnya setiap orang memiliki hak untuk menjual pada harga berapa pun. Ibnu Oudamah menganalisis penetapan harga dari pandangan ekonomis juga mengindikasikan tak menguntungkan bentuk pengawasan atas harga. tetapkanlah harga ini. Penduduk boleh menjual barang-barang mereka dengan harga berapa pun yang mereka sukai. mengatakan: “Harga pada masa Rasulullah saw membumbung. Islahi. kecuali terjadi karena 62 63 Al Hadits. Setelah selesai masa kontrak. Lagi Maha Menentukan Harga.65 Prinsip Wadi’ah (Titipan) Wadi’ah secara bahasa ialah sesuatu yang diletakkan pada yang bukan pemiliknya untuk dijaga. Dua dari empat mazhab terkenal. Dalam fiqh dikategorikan sebagai aqad tathawwu’. Selama akad belum berakhir maka harga tidak boleh berubah. yaitu penyediaan pinjaman dana kepada pihak-pihak yang patut mendapatkannya. . walaupun syari’ah membolehkan peminjam memberikan imbalan sesuai dengan keikhlasan. biarkan saja" Kemudian beliau didatangi oleh laki-laki yang lain lalu mengatakan. yang menitipkan disebut mudi’ dan yang menerima titipan disebut wadi’. (Yogyakarta. Teori. riwayat Syuaib Rumy.

49 Ibnu Qudamah al-Maqdisi. Harga yang tinggi. yaitu jual beli di mana penjual melakukan penjualan dengan harga yang lebih rendah daripada harga pasar atau dengan potongan (discount). karena harganya meningkat Harga akan meningkat dan kedua pihak menderita. termasuk harga pembelian dan keuntungan yang diambil. 44-45. yaitu kontrak jual beli di mana harga atas barang tersebut dibayar lebih dahulu tapi dapat diangsur sesuai dengan jadwal dan syarat-syarat yang disepakati bersama.. Dan para pedagang lokal yang memiliki barang dagangan akan menyembunyikan barang dagangannya. sedang barang yang diperjualbelikan itu akan diserahkan kemudian. walaupun baru dilaksanakan dalam situasi penting dan menekankan perlunya kebijakan harga yang adil. Aplikasi jual beli seacam ini dapat dilakukan sebagai jalan keluar bagi transaksi ekspor yang tidak dapat menghasilkan valuta asing (devisa).60 Sabda Rasulullah: “barangsiapa yang melakukan salaf (transaksi salam) hendaknya melakukannya dengan takaran yang jelas dan timbangan yang jelas pula sampai pada batas waktu tertentu”. demikian 58 59 Zainul Arifin. Qadi Abu Ya'la dan lainnya mereka tetap menentang berbagai campur tangan terhadap keadaan itu. hlm. riwayat Ibnu Abbas. Uang berperan sebagai alat tukar. yaitu jual beli atau pertukaran antara satu mata uang asing dengan mata uang asing lainnya. dikutip oleh A. 9) Al murabahah. Teori. Cit. hlm. Akad jual beli ini dilandasi oleh perkataan Ibnu Abbas: “Aku bersaksi bahwa salam yang dijamin untuk waktu tertentu benarbenar dihalalkan oleh Allah dan diizinkan. Vol. Pengawasan harga hanya akan memperburuk situasi tersebut. Ibid. Dalam transaksi jual beli tersebut penjual menyebutkan dengan jelas barang yang diperjualbelikan. 2) Bai’ al muqayyadah. tetapi bila para penjual mau menjual di bawah harga semestinya. sejumlah ahli fiqh Islam mendukung kebijakan pengaturan harga. adalah akad jual beli barang tertentu. Argumentasi Ibnu Oudamah melawan penetapan harga oleh pemerintah serupa dengan para ahli ekonomi modern.49 Argumentasi itu merupakan kesimpulan sederhana bila harga ditetapkan akan membawa akibat munculnya tujuan yang saling bertentangan. akan terjadi kekurangan penawaran. tuan rumah akan dirugikan akibat kebijakan itu dan perlu membendung berbagai usaha untuk membuat regulasi harga.214 Ekonomi Islam: Sejarah. Inilah alasannya. mencampuri tepung dengan gandum untuk 58 mendengar adanya kebijakan pengawasan harga mereka tak akan mau membawa barang dagangannya ke suatu wilayah dimana dipaksa menjual barang dagangannya diluar harga yang ia inginkan. transaksi ini lazimnya disebut counter trade. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 147 Macam-macam Jual-Beli: Beberapa macam jual beli dalam Islam ialah: 1) Bai’ al mutlaqah. sampai pengawasan harga secara lokal itu dilarang. muqarradhah (nama lain dari mudharabah). serdang barang yang diperjual belikan diproduksi dan diserahkan kemudian. Para konsumen yang membutuhkan akan meminta barang dagangan dan membuat permintaan mereka tak bisa dipuaskan. 122 . kenapa hal itu dilarang”. 6) Bai’ al muwadha’ah. 22. Kemudian ia membaca ayat 282 surat al baqarah. menjal dengan pembayaran tangguh (murabahah). adalah jual beli biasa. pada umumnya bermuia dari situasi meningkatnya permintaan atau menurunnya penawaran. 60 Al Hadits. Pada saat yang sama akan mendorong produksi dalam negeri mencari pasar luar negeri atau menahan produksinya. Op. jika terjadi harga yang tinggi dipasaran dan seseorang berusaha menetapkan harga yang lebih tinggi daripada harga sebenarnya. Menurut Ibnu Taimiyah kontroversi antara para ulama tentang masalah harga berkisar dua poin. 5) Bai’ al musawamah. jual beli seperti ini didasarakan kpada sabda Rasulullah: “tiga hal yang didalamnya terdapat keberkahan: pertama. Para penjual akan menderita karena dibatasi dari penjual barang dagangan mereka dan para pembeli menderita karena keinginan mereka tidak bisa dipenuhi. perbuatan mereka itu— menurut mazhab Maliki—harus dihentikan. “al-Sharh al-Kabir” (Mesir. 7) Bai’ as salam. adalah akad jual beli di mana pembeli membayar uang (sebesar harga) atas barang yang telah disebutkan spesifikasinya. yaitu jual beli di mana pertukaran terjadi antara barang dengan barang (barter). yaitu pertukaran antara barang atau jasa dengan uang. dicetak pada garis tepi dari kitab al-Mughni oleh Ibnu Oudamah.59 Sabda Rasulullah: “Janganlah kamu menjual barang yang tidak ada padamu”. kedua. Pertama. 1374 H). Menurut Syafi'i atau penganut Ahmad bin Hambal seperti Abu Hafz AI-'Akbari. hlm. Mata uang asing yang diperjualbelikan dapat berupa uang kartal (bank notes) ataupun dalam bentuk uang giral (telegrafic transfer atau mail tarnsfer). menganut keyakinan ini.A lslahi (1997). Jadi. Harga yang rendah akan mendorong permintaan baru atau meningkatkan permintaan. 4. 3) Bai’ al shraf. riwayat Ahmad dan Ibnu Hiban. Tetapi. perbuatan mereka dibiarkan saja. juga akan mengecilkan hati para importir untuk mengimpor barang tersebut. 61 8) Bai’ al istisna. Mazhab Maliki dan Hanafi. dan ketiga. di mana penjual tidak memberitahukan harga pokok dan keuntungan yang didapatnya. 61 Al Hadits. adalah jual beli yang memiliki pengertian hampir sama dengan bai’ as salam. yaitu pada tanggal yang disepakati. merupakan salah satu bentuk jual beli yang bersifat amanah. Akibatnya. 4) Bai’ al murabahah.

57 Al Hadits. Berjalanlah di muka bumi ini dengan mengais barang dagangan sebagai tengkulak (al-jaalib) yang tidak punya kios di pasar. lalu terus berhenti (dari mengambil riba). Abu Zahra membahas benda-benda yang menjadi milik Allah sebagai landasan bagi pemilikan mineral oleh pemerintah. Islam telah meletakkan system sosial yang seimbang. 34. 40 dalam Islahi. 52 Irfan Mahmud Ra’na.55 51 Ibnu Taimiyah. ketiga. 33. Pustaka Firdaus. (Yogyakarta: Pustaka Firdaus. Teori. yaitu tidak ada tipuan dan khianat”. “al-Hisbah”. Ibnu Hazm dalam AIMuhalla dan Malik dalam AI-Muwatha bahwa Umar ra pernah lewat di depan Hathib bin Abi Talta'ah yang sedang berada di pasar AI-Mushalla.. di antaranya ialah: “…Allah Telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. dan urusannya (terserah) kepada Allah. 54 Al Qur’an. kemudian kalian menjualnya? Juallah satu sha'-nya (empat mud) dengan harga satu dirham. dengan pembentukan lembaga-lembaga zakat. Op. (Jakarta: 1990).53 Sedangkan dalam AI-Muwatta'. janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil. Cit. 50 Mengenai perbankan dalam islam yang mengambil mudharabah sebagai bentuk dasar dari cara kerjanya. mereka kekal di dalamnya”.148 Ekonomi Islam: Sejarah. 1995). Cit. Dia juga menekankan bahwa individu-individu tidak diperbolehkan memiliki sumber-sumber ini dan pemerintah tidak dibenarkan memberi izin pemilikan atas sumber-sumbertersebut.51 Allamah Ibn Hazm menganggap negara bertanggungjawab terhadap persediaan kebutuhan dasar setiap individu. hanya bila masyarakat menderita akibat peningkatan harga itu. hlm. ma’qud fiih (objek akad). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 213 juga yang dinyatakan oleh M Nejatullah Siddiqi.52 Prinsip Jual Beli Beberapa nas (al-qur’an. 55 Al Qur’an. maka setiap akad harus memenuhi unsur-unsur pokok sebagai rukun yang pokok. tapi setiap indivisu memiliki hak menggunakannya untuk kebutuhan pribadi dan kepentingan bersama. kalian menghancurkan kami. dan Hadist) yang menyatakan tentang jual beli. Kalian (para pedagang) telah membeli dari rumah-rumah penduduk kami. surat An Nisa (4) ayat 29. Maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka. Anda telah mematok harga standar dan mereka mengikutinya. "Sesungguhnya telah tiba serombongan unta yang datang dari Thaif dengan membawa anggur kering. Op Cit. 51 50 . orang yang kembali (mengambil riba). 56 “Pedagang yang jujur dan terpercaya akan bersama para nabi. Fatwa dan Ijtihad Umar bin Khattab (terj) (Surabaya: Risalah Gusti. ketika mereka telah memenuhi kewajibannya. Inilah pendapat yang bertentangan dengan mayoritas para ulama bahkan Maliki sendiri. “At-Tafafulul Ijtima fi Islam”. hlm. (Oahirah: DarulQaumiyyah. 21. hlm. Lahore. Op. Rabi'ah bin Abdul Rahman dan Yahya bin Sa'id dilaporkan menyetujuinya. 61 53 Muhammad Abdul Aziz al-Halwi. Cit. hlm.. Karena itu islam tidak mengizinkan penimbunan harta kekayaan atau factor-faktor yang memungkinkan timbulnya kemakmuran yang pincang. dari Malik dari Yunus ibn Yusuf dari Sa'id ibn AI-Musayyab bahwa Umar ibn Khattab melewati Hatab ibn Abi Baltha'a dahulu. 29-30. 53 Al Qur’an. Op. Di depan pedagang ini terdapat dua karung anggur kering. surat al Baqarah (2) ayat 198.57 Dari beberapa nas tersebut di atas. kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu…”55 Sabda Rasulullah: “Pekerjaan seseorang dengan tangannya dan setiap jual beli yang mabrur. Ekonomi Islam. Muhammad Nejatullah Siddiqi (1972). beberapa ahli seperti Sa'id bin Musayyib. Muhammad Nejatullah Siddiqi. kemudian juallah sesuai cara kalian sendiri”. kedua munta’aqadani (pihak yang berakad). Telaah Analitik terhadap Fungsi Sistem Ekonomi Islam (terj). Islamic Publication. 114 52 Muhammad Abu Zahrah (1964). tidak menetapkan suatu plafon dari prosentrase bagian dari modal dalam keuntungan yang didapat. Op Cit. dalam Monzer Kahf. Cit.. surat al Baqarah (2) 275. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. bahwa Islam memberikan kepercayaan sangat besar kepada mekanisme pasar.12-13.52 Abdurrazzaq meriwayatkan dalam AI-Mushannaf. "Bagaimana engkau menjualnya wahai Hathib?" Hathib menjawab. 90 dalam Monzer Kahf. orang-orang yang jujur dan para syuhada”. di mana hak penduduk harus dilindungi dari kerugian yang diakibatkan olehnya. “The Economic Enterprise in Islam”. sehingga nilai produk tersebut tidak dapat dikaitkan dengan pekerja yang dipekerjakan di situ. tetapi. Maka baginya apa yang Telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan).54 “Hai orang-orang yang beriman. hlm. kalau tidak. riwayat Tirmidzi. shighat (ijab qabul). Islam tidak mengakui hak milik absolut terhadap factor-faktor yang berkaitan dengan produksi. hlm. Op. diantaranya: pertama. hlm. Yahya menyampaikan kepadaku. 1999). maka janganlah berdagang di pasar kami. 56 Zainul Arifin. Umar berkata. Lalu Umar berbicara.53 “Tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia (rezki hasil perniagaan) dari Tuhanmu…Sesungguhnya kamu sebelum itu benar-benar termasuk orangorang yang sesat. orang-orang yang Telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya. 51 Para pengikut Abu Hanifah berkata bahwa otoritas harus menetapkan harga.. shadaqah dan warisan. hlm. 1964). hlm. hlm. hlm.50 Poin kedua dari perbedaan pendapat antara ulama adalah penetapan harga maksimum bagi para penyalur barang dagangan. “Dua mud-nya seharga satu dirham". 369 50 Muhammad Nejatullah Siddiqi.

Mudharabah muqayyadah. Mudharib dapat beberbentuk perseorangan atau badan untuk tujuan melakukan perdagangan. bukan karena kasus penjual menimbun atau menyembunyikan penawaran. pemilik dana memberikan kekuasaan penuh kepada pengelola untuk menggunakan dana tersebut dalam usaha yang dianggapnya baik dan menguntungkan. 2) Dilaporkan ketika terjadi perselisihan antara dua orang. jenis usaha dan sebagainya. Setiap pihak memiliki bagian secara proporsional dengan kontribusi modal mereka dan mempunyai hak mengawasi (voting right) perusahaan sesuai dengan proporsinya. salah satu pihak dapat mengambil alih modal pihak lain sedang pihak lain tersebut menerima kembali modal mereka secara bertahap. Op. 1996).49 Pihak-pihak yang bersangkutan dalam suatu akad mudharabah bebas untuk menentukan tiap-tiap rumusan bagi untung. satu pihak memiliki pohon yang sebagian tumbuh di tanah orang. Pemilik tanah menemukan adanya jejak langkah pemilik pohon di atas tanahnya. hal tersebut dapat diketahui dari kondisi berikut: 56 1) Bila dalam kasus pembebasan budaknya sendiri. Bank dan lembaga keuangan dalam kontrak ini dapat menjadi salah satu pihak. misalnya menurunnya penawaran berkaitan dengan menurunnya produksi. hubungan kontrak bukan antar pemebeli modal. Mudharib dalam kontek ini menjadi trustee atas modal tersebut. melalui kontrak ini dua pihak atau lebih termasuk bank dan lembaga keuangan bersama nasabahnya dapat mengumpulkan modal mereka untuk membentuk sebuah perusahaan (syirkah al inan) sebagai sebuah badan hukum (legal entity). (Jakarta: RajaGrafindo Persada.212 Ekonomi Islam: Sejarah. Tipe mudharabah. Katanya. Kemudian Rasulullah saw membolehkan pemilik tanah untuk menebang pohon tersebut dan ia memberikan kompensasi harganya kepada pemilik pohon. Namun beliau tidak mematok harga tertentu untuk makanan tersebut. tetapi mempunyai bentuk (feature) yang berbeda dengan musuaraqah. pemilik dana meentukan syarat dan pembatasan kepada pengelola dalam penggunaan dana tersebut dengan jangka waktu. atau dapat menjadi penyedia dana dalam hubungan mereka dengan pihak pengguna dana. hlm.1999). Sebagai methode pemenuhan permodalan (equity financing) dan akad-akad jual beli (al bai’) untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan (debt financing). AI-Muwatta (terj).55 Ibnu Taimiyah menafsirkan sabda Rasulullah saw yang menolak penetapan harga meskipun pengikutnya memintanya. 54 Imam Malik ibn Anas.Cit. Pegelola menggunakan modal tersebut dengan tujuan yang dinyatakan secara khusus. 19. Teori. Setelah menceritakan dua kasus yang berbeda dalam bukunya AIHisbah. ini adalah sebuah kasus khusus dan bukan merupakan aturan umum.54 Pada masa Umar bin Khattab pernah terjadi masa paceklik— yang disebut dengan amur ramadah—yang terjadi hanya di Hijaz. (Surabaya: Risalah Gusti. Membangun Sistem Ekonomi Alternat'f Perspektif Islam (terj). sebagai akibat langkanya makanan dan pada tahun tersebut membubung tinggi. Rasulullah memerintahkan pemilik pohon itu untuk menjual pohon itu kepada pemilik tanah dan menerima kompensasi atau ganti rugi yang adil kepadanya. Ibid. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 149 Sistem Ekonomi Islam Islam dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dalam aktifitas perekonomian ialah melalui akad-akad bagi hasil (profit and loss sharing). 55 Taqiyuddin An-Nabhani. Dalam kasus terjadinya kekurangan. Dalam dua kasus tersebut ia melanjutkan penjelasannya. Orang itu ternyata tak melakukan apa-apa.. Mudharabah mutlaqah. Op. Menurut Ibnu Taimiyah harga naik karena kekuatan pasar dan bukan karena ketidaksempurnaan dari pasar itu. Itu bukan merupakan laporan bahwa seseorang tidak boleh menjual atau melakukan sesuatu yang wajib dilakukan atau menetapkan harga melebihi kompensasi yang ekuivalen ('iwad al-mithl). hlm. “Naikkan harga atau tinggalkan pasarkami”. bahkan sebaliknya. dengan pengertian bahwa pihak-pihak yang bersangkutan akan menerima prosentase tertentu dari keuntungan dan bukan dalam jumlah uang yang ditetapkan lebih yang sedang mengobral anggur keringnya di pasar. yaitu: Musyarqah (joint venture profit sharing) dan mudharabah (trustee profit sharing). Cit. la mengajukan masalah itu kepada Rasulullah saw. yaitu mutlaqah (tidak terikat) dan muqayyadah (terikat). juga merupakan suatu bentuk equity financing. 18. Beliau mengirim makanan dari Mesir dan Syam ke Hijaz. Op. yaitu untuk menghaslkan keuntungan. Dalam prinsip bagi hasil dikenal dua macam kontrak (akad). 214 56 AA. Pada mudharabah. hlm. Ibnu Taimiyah menegaskan bahwa Rasulullah saw pernah melakukan penetapan harga..48 Dalam kontrak mudharabah. jika harga itu bisa ditetapkan untuk memenuhi kebutuhan satu orang saja. ia mendekritkan bahwa harga yang adil (qimah al-adl) dari budak itu harus dipertimbangkan tanpa adanya tambahan atau pengurangan (/a wakasa wa la shatata) dan setiap orang harus diberi bagian dan budak itu harus dibebaskan. tempat. Ibnu Taimiyah membuktikan bahwa Rasulullah saw sendiri menetapkan harga yang adil jika terjadi perselisihan antara dua orang. Mereka dapat menjadi pengelola dana (mudharib) dalam hubungan mereka dengan penabung dan investor. 47 48 360 Zainul Arifin. Islahi (1995). Cit. Sehingga berakhirlah krisis tersebut tanpa harus mematok harga. Inilah yang disebut musyarakah al muntanaqishah. yang dirasa menganggunya. 115 . 47 Musyaraqah. hlm.. 49 Zainul Arifin. melainkan antar penedia dana (shahibul maal) dengan enterprenenur (mudharib). hlm. Dalam kontrak tersebut. Umar ibn al-Khattab berkata kepadanya.

Political Economy of the Islamic State. 45 eranan ekonomi aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari system ekonomi islam. 1970). (Beirut: Dar Al Fikr. yaitu: 1) Menjamin kesesuaian dengan kode etik islam dari tiap pribadi lewat pendidikan. Para penjual dan pedagang merupakan orang yang sama.41 Pembentukan perbendaharan negara merupakan sarana untuk menunaikan tanggung jawab negara. 436. sejauh keadilan sosial ekonomis menuntutnya. (California: University of Southern California. “seseorang yang membawa barang yang dibutuhkan untuk kehidupan sehari-hari siapa pun yang menghalangi sangat dilarang". Itulah sebabnya penetapan harga hanya mungkin dilakukan jika diketahui secara persis ada kelompok yang melakukan perdagangan dan bisnis yang manipulatif sehingga berakibat menaikkan harga. (London: Islamic Culture Centre. dan bukan sebaliknya. 58 Jadi. Muhammad Nejatullah Siddiqi. hlm. adalah. Umar Chapra. Rasulullah saw menghargai kegiatan impor. 59 Islahi (1995). hlm. demikian juga dengan barang subtitusinya. pada waktu itu tak ada kelompok yang secara khusus hanya menjadi pedagang. 41 Ibid. hlm. satu sama iain (minjins wahid) 57 Tak seorang pun bisa dipaksakan untuk menjual sesuatu. Oleh karena keterlibatan produsen. Pemilik harus menghindarkan penggunaan hartanya dengan cara yang membahayakan orang lain atau merugikan kepentingan umum. hlm.40 Peranan negara dalam kehidupan ekonomi islam mencakup empat hal. 42 Ibid.. Op. hlm. Orang lain atau masyarkat mempunyai hak tertentu atas harta seorang pemilik. Islamabad. barang impor dialihkan kepada harga per nnit dari barang tersebut ketika dijuol di Pasar Madinah.. 32. negara harus mencampuri kemakmuran pribadi warga negara. Menurut Ibnu Taimiyah barang-barang yang dijual di Madinah sebagian besar berasal dari impor. 43. 1972). dengan menyatakan. konsumen dan pemerintah di pasar diperlukan guna menyamakan persepsinya tentang keberadaan suatu "harga". 2) menciptakan kondisi sehat di dalam pasar guna menjamin fungsinya yang baik. 1970). Jika harga ditetapkan kepada siapa penetapan harga itu akan dipaksakan?. 40 160. tak ada alasan yang bisa digunakan untuk menetapkan harga.150 Ekonomi Islam: Sejarah. “Ekonomic Principles of Islami”. Bukan berarti ibnu Taimiyah berpendapat bahwa Rasulullah saw meiarang penetapan harga. dan bila perlu lewat paksaan. perdagangan dan keuangan. 44 . 45 Fazlur Rahman. 4) mengambil langkah-langkah positif di bidang produksi dan pembentukan modal guna mempercepat pertumbuhan dan menjamin keadilan sosial. The Economic System of Islam. Cit. Islam mengatur bagaimana keberadaan suatu pasar tidak merugikan antara satu dengan yang lain. Penedeiaan modal fisik dan modal sosial terhitung sebagai kewajiban penting darin negara islam modern.59 Keberadaan pasar yang terbuka memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk ambil bagian dalam menentukan harga. sehingga harga ditentukan oleh kemampuan riil masyarakat dalam mengoptimalisasikan faktor produksi yang ada di dalamnya. Nizam al Islam al iqtisad. Ini termasuk kewajiban untuk membantu kerabat dekat dan keluarga kecil dan anggota keluarga besar jika mereka dalam keadaan membutuhkan. membayangkan suatu masyarakat ekonnomi yang didasarkan pada pengarahan negara secara luas dan penyertaan di dalam bidang-bidang perekonomian. Penggunaan secara mubadzir dan sikap boros dilarang. Jadi bila harga ditetapkan—diturunkan—maka keuntungan yang ambil sedikit atau rugi. 1) Harga lebih ditentukan oleh mekanisme pasar. Salah satu alasan lagi kenapa Rasulullah saw menolak menetapkan harga adalah. Islamic Publication. 280. keadaan ini akan mengakibatkan barang menjadi langka akhirnya harga barang naik. lbid. Sebab penetapan harga tak bisa dikenakan kepada seseorang yang tak berfungsi sebagai supplyer sebab tak akan berarti apa-apa atau tidak adil. Kondisi pasar di masa Rasululullah saw menjadi justifikasi tidak ditetapkannya harga. Islamic Studies. 43 Muhammad al Mubarak. Sehubungan dengan usaha mempertahankan keseimbangan sosial. pakaian dan perumahan karena kebutuhan umum itu jauh lebih penting ketimbang kebutuhan seorang individu.116 57 memeliharanya tetap bersikap adil.46 39 40 Abul A’la Maududi. 44 Bagi kepentingan dasar dari keadilan sosial ekonomi. hlm.42 egara merupakan salahsatu dari tiga soko guru system ekonomi islam. 46 M. Ali Aswaf. Dalam konsep Islam wujud suatu pasar merupakan refleksi dari kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 211 pastilah akan lebih logis kalau hal itu ditetapkan untuk memenuhi kebutuhan publik atas produk makanan. Ma’asyiat el Islam. Teori. (Lahore: 1969). bersama-sama dengan iman dan keterikatan pada nilai-nilai moral dan prinsip-prinsip tertentu dalam organisasi.. Kontrol apa pun yang dilakukan atas barang-barang itu akan bisa menyebabkan timbulnya kekurangan penawaran dan memperburuk situasi ekonomi dalam negeri. 3) perbaikan penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diakibatkan oleh mekanisme pasar dengan bimbingan dan pengaturan maupun dengan campur tangan langsung serta partisipasi dalam prosesnya. Dengan kondisi ini.43Filsafat kemasyarakatan islam. di Madinah. Karena penjualnya tak bisa diidentifikasi secara khusus. hlm. 58 Tingginya harga barang impor dikarenakan beban biaya untuk mendatangkar. Nyatanya saat itu penduduk Madinah tak membutuhkan penetapan harga”. Bila hal ini tercapai maka mekanisme pasar yang sesuai dengan syariah Islam akan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat. Pengaruh lain dari mekanisme pasar yang Islami. Maka importir tidak akan lagi berdagang di pasar Madinah. 39 Pemilik tidak berhak untuk menghancurkan harta-harta yang bermanfaat.

3) Pemerintah bertanggung jawab dalam menindak pelaku pasar yang cenderung merusak. 37 Ibid. Karena pada dasarnya setiap masyarakat akan dapat menginterpretasikan sistem ekonomi yang mampu mensejahterakannya. 4) Dengan dasar bahwa pasar merupakan representasi masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya. yang bahkan isinya banyak terdapat kemiripan dengan buku ‘Muqaddimah’ karya Ibn Khaldun yang dihasilkan beberapa abad sebelumnya Kontribusi besar para ilmuwan ekonomi Islam inilah yang harus kita jadikan acuan untuk terus belajar dan menghasilkan karya-karya signifikan. maka dalam Islam tidak mengambil posisi kaku dalam menggunakan sistem ekonomi— seperti pemahaman bahwa sistem ekonomi Islam harus beda dengan sistem ekonomi kapitalis dan sosialis. distribusi yang adil dari pendapatan dan kemerdekaan pribadi di dalam konteks kesejahteraan masyarakat. 38 Untuk mencapai keadilan ekonomi. pendidikan dan latihan akhlaq. hlm. Bila masyarakat bisa memenuhi kebutuhan—dan bukan keinginan semata—maka harga pasar cenderung stabil. secara umum pengembangan ekonomi regional atau lokal pada dasarnya adalah usaha untuk penguatan daya saing ekonomi lokal untuk pengembangan ekonomi daerah dan tentunya akumulasi kegiatan tersebut akan berpengaruh besar pada pengembangan daya saing ekonomi nasional dan penguatan daya saing ekonomi nasional. 35 Islam mengakui kepemilikan pribadi dalam batas-batas tertentu Filsafat ekonomi meruanglingkupi tentang pendekatan menyeluruh dari suatu persoalan ekonomi. aktualisasi keimanan seorang muslim akan terlihat di pasar. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 151 Hal yang menyedihkan justru teori-teori mereka diklaim berasal dari barat. untuk merubah kecenderungannya. Bila penimbunan bisa dihampuskan maka masyarakat bisa mengkonsumsi barang dengan tingkat harga yang stabil. yang dapat M.M. 36 Strategi islam dalam mengorganisir system ekonomi mempunyai tiga segi. Bila pembajakan bisa dihampuskan maka produsen akan memperoleh kenyamanan dalam berproduksi. hlm. Dan.60 Pengembangan ekonomi lokal bukan lah hal yang baru. Metwally.61 Di Indonesia pengembangan ekonomi lokal telah diterapkan di beberapa daerah seperti di Kabupaten Tegal. masyarakat juga akan menikmati barang yang bermutu. cara berfikirnya serta menanamkan dalam dirinya pengertian moral yang kuat. Rasulullah saw pernah menggunakan sistem ekonomi pasar bebas dan pasar terkendali. M. 36 Ibid. Sumedang. sedang system ekonomi merupakan penguraian tentang methode dan sarana untuk menciptakan kesejahteraan umat manusia pada umumnya dan ekonomi pada khususnya.. sikap moral dan tingkah laku yang dirumuskan dengan baik dari pelaku-pelaku ekonomi. 35 34 dimana mekanisme ini dibentuk oleh masyarakat dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. . 2) Bila pasar tidak bisa menjamin kestabilan harga dan harga yang terjadi merugikan salah satu pihak dalam pasar tersebut— produsen atau konsumen—maka pemerintah harus ikut turut campur tangan dengan cara mengeluarkan kebijakan-kebijakan langsung yang mempengaruhi pasar dengan motif bahwa hal itu diperlukan untuk menjaga kesinambungan perniagaan dalam kehidupan masyarakat. hlm. (Jakarta: Bangkit Daya Insana. tetapi konsep pengembangan ekonomi lokal dan teknik impelementasinya terus berkembang. Op. 30. Buku tersebut dihasilkan pada abad ke-18. 27. padahal kalau kita kaji teori ekonomi yang signifikan pada dunia barat. pengembangan ekonomi lokal di Karawang. dengan menghapus praktik penimbunan barang. hlm. Teori. maupun ilmu-ilmu lainnya sesuai dengan keahlian kita masingmasing. yaitu untuk diri sendiri dan untuk orang lain. pertama..M. pertama kali dihasilkan oleh seorang profesor dari University of Glasgow yang bernama Adam Smith pada bukunya “An Inquiry Into The Nature and Cause Of The Wealth of Nations”. 38 Ibid. Pengantar dan Penterjemah M. undangundang. Mudah-mudahan Allah swt menjadikan kita orang yang haus akan ilmu dan menjadikan kita semua semakin dekat dan taqarrub. 73. Teori dan Model Ekonomi Islam. peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan khusus yang ditetapkan oleh negara. Kedua. Cit. baik dalam bidang ilmu ekonomi. 1995). Sebab. pembajakan. berbagai jenis sumber daya dipandang sebagai pemberian atau titipan Tuhan kepada manusia.210 Ekonomi Islam: Sejarah. Ketiga. bila pasar gelap dapat dihapuskan maka produsen dalam negeri tidak dirugikan. yaitu tujuan yang terperinci dan jelas. 60 61 Taqiyuddin An-Nabhani. Husein Sawit. islam tidak hanya bergantung pada hokum. pasar gelap dan sejenisnya. Ibid.37 Prioritas daripada tujuan ekonomi islam ialah kesejahteraan ekonomi yang diikuti dengan persaudaraan sedunia dan keadilan. Barru (sulawesi) dan beberapa daerah lainnya lebih detai anda bisa lihat pada halaman pengembangan ekonomi lokal di Tegal pengembangan ekonomi lokal di Sumedang.34 Filsafat Ekonomi Islam Dalam ekonomi islam.. Manusia harus memanfaatkannya seoptimal mugkin dalam produksi guna memenuhi kesejahteraan bersama di dunia. ibadah. Cit. Op. Perhatian yang besar untuk ini dicurahkan atas pembentukkan bathin manusia lewat iman. pengembangan ekonomi lokal di Bandung. 28. sehingga akan menimbulkan kenaikan harga barang secara umum atau inflasi. Karena intervensi di luar kebutuhan akan meningkatkan harga. Metwally.

30 Dari edua alasan tersebut. khususnya Abad ke 16. dan harta kekayaan yang bersangkutan dengan masalah ekonomi. dan pembangunan tidak akan berjalan tanpa danya keadilan. rendahnya tingkat penguasaan teknologi dan kemampuan wirausaha di kalangan UKMK menjadi isu yang mengemuka saat ini. Ibid. negara tidak akan berjalan baik tanpa adanya implementasi hukum syariah. The Penguin History of Economic. dimana nilainya tidak boleh berubah-ubah Ibnu Rushd menyatakan bahwa uang itu tidak boleh berubah arena dua alasan.63 Salah satu alternatif dalam meningkatkan produktivitas adalah melakukan modernisasi sistem usaha secara sistemik dengan program Penguatan Daya Saing UKMK dengan Platform Klaster Industri sehingga akan memberikan dampak yang lebih luas lagi dalam meningkatkan daya saing daerah dan Nasional. maka sama seperti Allah swt yang Maha Pengukur. dan keadilan adalah salah satu kriteria manusia dihisab oleh Allah swt. tetapi kontribusi dalam output nasional di katagorikan rendah. maka perubahan padanya sangatlah tidak adil.29 Sebelumnya. Roger E. uang berfungsi sebagai alat untuk mengukur nilai. Keberlangsungan orang tidak akan berjalan tanpa adanya kapital/harta (al-maal). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 209 Penting pengembangan ekonomi lokal dalam konteks perkuatan tidak lepas dari kinerja nyata yang dihadapi oleh sebagian besar usaha terutama mikro. persyaratan politis mengenai tingkat harga (modal. dan kebutuhan tertier (luxury). Bisnis Indonesia. Ahli lainnya adalah Ibnu Khaldun yang menghasilkan teori pengembangan dan pembangunan sosial dan ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan. bahwa syariah tidak akan tegak jika tidak melalui peran negara atau penguasa. . Bila upah dijadikan produktivitas. Ibnu Rushd juga membantah Aristoteles tentang teori nilai uang. komoditi dan tenaga). Masih banyak karya-karya lainnya yang dihasilkan oleh para ilmuwan muslim terhadap perkembangan ilmu ekonomi. Oleh karenanya untuk keperluan tersebut di atas kolaborasi antar berbagai pihak secara intensif Klaster indsutri. Di antara berbagai faktor penyebabnya. Teori hirarki kebutuhan ini kemudian ‘diambil’ oleh William Nassau Senior yang menyatakan bahwa kebutuhan manusia itu terdiri dari kebutuhan dasar (necessity). Dia pun tak berubahubah. sangat berkembang wacana sebagai sebuah sistem yang didasarkan pada keingginan untuk mengunpulkan modal. dan kebutuhan mewah (takhsiniyyat). Sistem ini telah berkembang dan meluas ke seluruh bumi ini. Kondisi ini merefleksikan produktivitas sektor mikro dan kecil yang rendah bila di bandingkan dengan usaha yang lebih besar.Backhouse. kehidupan. 32 Tokoh selanjutnya adalah Al Ghazali yang menyatakan bahwa kebutuhan hidup manusia itu terdiri dari tiga. uang sebagai alat tukar. sekunder (hajiat). Diperkirakan hanya menghasilkan kurang dari 40 persen Indonesia. Harta didapatkan dari pembangunan yang signifikan (imarat). Cit.33 29 30 Bisnis Indonesia. 62 Hal ini dikarenakan usaha mikro dan sektor pertanian (yang banyak menyerap tenaga kerja). Peningkatan produktivitas akan berdampak luas pada perbaikan kesejahteraan rakyat menggantungkan sumber kehidupannya. yaitu: pertama. dan polarisasi yang terus menerus meneganai kelas dan daerah (pusat/pinggir) sepanjang waktu. Teori Pertumbuhan Ekonomi Dalam ekonomi dunia kapitalis yang ada di Eropa. menurut Ibnu Khaldun penerapan syariah pada negara tidak akan tegak tanpa didasari oleh keadilan di bidang sosial dan ekonomi. 9 Agustus 2003. Pengembangan UKMK secara parsial selama ini tidak banyak memberikan hasil yang maksimal terhadap peningkatan kinerja UKMK. 9 Agustus 2003. maka uang sebagai pengukur keadaannya tidak boleh berubah. 2002.152 Ekonomi Islam: Sejarah. pemikiran. 31 M. sekunder (decency). mempunyai produktivitas yang sangat rendah. 32 Ibid. dan rendahnya kualitas produk. Kedua. kebutuhan primer (darruriyyah). pertama. program Community Development perusahaan besar atau BUMN. 33 Ibid. Umer hapra menyatakan bahwa Ibnu Khaldun berhasil memberikan pencerahan pada dunia ekonomi. kecil. Maka. uang berfungsi sebagai cadangan untuk konsumsi masa depan. keturunan. dimana peran negara sangatlah penting dalam pembangunan sosial. Umar Chapra. Walau diakui pula bahwa menjadi lapangan kerja bagi sebagian besar pekerja di Indonesia. Aristoteles menyebutkan bahwa fungsi uang itu ada tiga. maka sesungguhnya nilai nominal uang itu harus sama dengan nilai intrinsiknya. Al Ghazali uga menyatakan tentang tujuan utama dari penerepan syariah adalah masalah religi atau agama. Loc.31 Negara atau pemerintahan tidak akan berjalan baik tanpa adanya orang (khalifah). Salah satu resources yang bisa dioptimalkan untuk kegiatan di atas adalah program pemerintah yang lebih terpadu. Ibnu Khaldun menekankan. Teori. 62 63 yang menekankan bahwa uang dapat digunakan kapan saja oleh konsumen untuk membeli keperluan hidupnya. dan sebagai cadangan untuk konsumsi di masa depan. alat untuk mengukur nilai. perkembangan ekonomi secara lebih luas mengakibatkan tingkat daya saing kita tertinggal dibandingkan dengan negara-negara tetangga kita seperti misalnya Malaysia. rendahnya nilai tambah. Karena itu kebijakan bukan karena ukurannya yang kecil. upah rata-rata di usaha mikro dan kecil umumnya berada dibawah upah minimum. dan menengah di Indonesia yang paling menonjol adalah rendahnya tingkat produktivitas. tapi karena produktivitasnya yang rendah.

Pada saat itu pengaruh gereja (Church Father) sangatlah kental terasa. ‘Comparative Politics. Dia menyatakan bahwa: “Sebab naik turunnya harga di pasar bukan hanya karena adanya ketidakadilan yang disebabkan orang atau pihak tertentu. maka harga di pasar akan turun. bukan penyebab kapitalisme. negara adalah suatu institusi yang eksistensinya ditentukan oleh hubungannya dengan “negara-negara” lainnya. maka yang dimaksud adalah kelas-kelas dunia ekonomi ini. misalnya. hlm. Bila diteliti lebih dalam. Hal yang menarik adalah setelah akhir masa keemasan Graceo Roma di abad ke-8 Masehi. History of Economic Analysis. Macridis & Bernrd E.”28 Teori ini kalau kita kaji lebih dalam. berkisar mulai dari menyeluruh sampai dengan nol. 26 27 Perkembangan ekonomi dunia kapitalis melibatkan penciptaan semua institusi utama dunia modern: kelas. Teori. dan hukuman mati pun akan diberikan padanya. Batasbatas dan penetuan hak-hak formal mereka telah dibatasi dengan semakin jelas (yang berpuncak di dalam struktur hukum internasional Amerika Serikat kontemporer). maka harga di pasar akan naik. yang kini justru secara ironi diakui sebagai teori yang berasal dari dunia barat. Judul Aslinya. termasuk karya di bidang ekonomi. Roger E. Pada abad kegelapan tersebutlah. Brown. 540. berusaha melibatkan diri dalam aktivitas ekonomi karena ia merasa cocok tanpa kendala-kendala lokasi geografisatau pertimbangan politik lainnya. sangat sedikit sekali ditemukan pemikiran dan teori ekonomi yg signifikan dihasilkan. 1992). (Jakarta: Erlangga. dan batas-batas organisasi rasional oleh kelompok untuk mengungguli batas-batas ini. bahkan masa ini berjalan hingga abad ke-13 yang ditandai dengan masa St. 66 Ibid. dimana banyak para ilmuwan muslim berhasil memberikan karya-karya imiah yang signifikan. Batas-batasnya kurang lebih ditunjukkan dengan jelas. adalah menyangkut hukum permintaan dan penawaran (supply and demand) di pasar. Ibnu Khaldun. Ibid. Kelas borjuis. yaitu kaum proletar. Dan kelompok nilai surplus yang dirampas dari mereka. semuanya merupakan konsekuensi. Schumpeter. Roy C. Schumpeter bahkan menyebutnya sebagai ‘Great Gap’. Ia menghasilkan sebuah teori dengan memperkenalkan fungsi keempat dari uang yaitu sebagai alat simpanan daya beli dari konsumen. dan masih banyak lagi. pemaksaan agar mereka terlibat proses kerja dalam kemampuan tertentu. dalam bahasa dan sebagainya. Aquinas (1225-1274 M). Bahkan seseorang dapat dianggap membelot dari ajaran Tuhan bila bertentangan dengannya.Backhouse dalam bukunya yang memuat karya yang dihasilkan oleh Ibnu Rushd. berhasil mengeluarkan teori yang dikenal dengan ‘price volatility’ atau naik turunnya harga di pasar. komoditi. terhadap kemungkinan mereke mempengaruhi hukum nilai (law of value) yang mengarisbawahi kapitalisme. Kekuasaan riilnya untuk mengendalikan arus model. dimana mereka membatasi para ahli dan ilmuwan untuk menghasilkan karya ilmiah. salah satunya dalam perkembangan dunia ilmu ekonomi. tetapi juga karena panjang singkatnya masa produksi (khalq) suatu komoditi. kelas borjuis mencerminkan persepsi diri (self perception) ini dalam arah gaya budaya “dunia”—dalam dunia konsumsi. Beberapa ilmuwan muslim yang berhasil dan menghasilkan karya fenomenal pada teori ekonomi diantaranya adalah Ibnu Taimiyyah. apalagi kalau kita berbicara kelas yang objektif. Pada masa tersebut adalah masa keemasan umat Islam. dunia barat mengalami kemunduran di bidang keilmuan. ternyata pada saat tersebut adalah masa kegelapan dunia barat (dark age) terhadap dunia keilmuan dan sains. kelompok etnis/bangsa. meneliti. Banyak ilmuwan muslim yang menulis. 1954. 64 . dan tenaga kerja di seluruh wilayahnya adalah kurang lebih besar. pemaksimal keuntungan untuk memupuk modal. 28 Ibid. Ibnu Taimiyyah. Immanuel Wallerstein “Ketergantungan Ekonomi Dunia Kapitalis”.208 Ekonomi Islam: Sejarah. 66 A.65 Proses produksi dalam ekonomi dunia kapitalis dibangun di atas hubungan sentral atau antinomi: hubungan antar modal dan tenaga operasi sistem yang berjalan mempunyai pengaruh untuk meningkatkan pembatasan terhadap individu (bukan keluarga). Jika produksi naik dan ermintaan turun. Dan selanjutnya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 153 terjadi di dunia. Semua struktur ini terjadi setelkah kapitalisme. Ibnu Rushd. Dalam dunia ekonomi kapitalis. 64 Yang lebih mencolok lagi. Al Ghazali. sebaliknya jika produksi turun dan permintaan naik.27 Di sisi lain. tidak begitu banyak teori dan karya ekonomi yg dihasilkan oleh para pemikir di dunia barat. Modalitas dan batas kelompok dalam struktur negara juga semakin dibatasi (dalam arti batas-batas hukum diberikan kepada tekanan tersebut. dan menghasilkan teori-teori ekonomi yang hasilnya hingga sekarang masih relevan untuk dipelajari dan diterapkan. sixth Edition. rumah tangga – dan “negara”. sebagai kontributor nilai suplus atau sebagai penerima. Tokoh lainnya yang berhasil memberikan kontribusi besar adalah Ibnu Rushd (Aveorrus). Tingkat kedaulatan juridisnya berbeda-beda.26 Selama kurang lebih lima abad tersebut. dalam buku ‘Perbandingan Politik’. atau terjadi jurang atau jarak yang besar diantaranya. Baik kelompok borjuis maupun kaum proletar adalah kelas-kelas yang dibentuk dalam ekonomi dunia. ternyata abad kegelapan yang dialami oleh dunia barat justru berbanding terbalik dengan perkembangan keilmuan pada dunia Islam. dalam mengejar kepentingan kelasnnya. 65 Ibid.

154 Ekonomi Islam: Sejarah. Bapepam mengharapakan pengembangan pasar modal syariah dapat mengirimkan delegasinya untuk mengahdiri acaraacara yang digelarkan Internasional Organization Securities Commission (IOSC). ada lima ketentuan baru yang akan mengatur perjalanan pasar modal syariah. loc. Dan karena sumber pendapatan pada pokoknya tidak keluar dari tiga hal. pembersihan harta. Di Jakarta. sehingga meluncurlah produk baru ke pasar modal syariah. 5) Reksadana syariah. Pandangan itu menegaskan bahwa zakat wajib dipungut dari hasil kerja sebagaimana juga wujud dipungut dari pendapatan-pendapatan yang lain. kalau di luar negeri. kerja. Sebagimana negara-negara maju telah merintiskan pengembangan instrumen syraiah di pasar modal dengan munculnya Dow Jones Islamic Index (DJIM). pabrik-pabrik. . juga sesuai dengan apa yang diterapkan oleh khalifah Umar bin Abdul Aziz. dan sejenisnya berupa modal-modal yang memberikan penghasilan sedangkan modal tersebut tetap utuh.68 Dalam gerak langkahnya. Husein Sawit. Teori dan Model Ekonomi Islam. obligasi syariah mengunakana skim ijarah.25 Namun pandangan Islam mengenai zakat adalah bahwa zakat merupakan lambang pensyukuran nikmat. Metwally. yang berisikan tentang pondasi dan pemikiran dasar ilmu ekonomi dan perkembangannya. yaitu: 1)Menyangkut kebijakan umum. Regulasi ini akan menjadi rujukan bagi emiten baru yang berkehendak dicatat dalam daftar saham syariah. 266-68. Termasuk yang terbesar di dunia. Sekurang-kuranganya menurut pakar ekonomi syariat Indonesia. pembersihan jiwa. (Jakarta: Bangkit Daya Insana. 2) Proses emisi saham syariah. sebagai rujukan atau pedomannya. Pengqiasan penghasilan kepada pemberian atau gaji yang diberikan oleh khalifah kepada tentara itu lebih kuat dari pengqiasannya kepada hasil pertanian. Ia menjelaskan sejarah perkembangan ekonomi yang Ibid. 69 Ibid. 4) Instrumen obligasi syariah. sedangkan kerja merupakan sumber yang paling tidak stabil.M. Pengantar dan Penterjemah M. Meski demikian. orang-orang yang memperoleh pendapatan dari sumber yang lemah. dan itu berarti berperan aktif mewujudkan keadilan dalam distribusi pendapatan. meskipun besar zakat masing-masing berbeda-beda. yang menghimbau agar penghasilan dari kerja dapat dibebaskan dari segala macam pajak untuk mendorong kerja tersebut. Hadirnya Pasar Modal Syariah akan menjadi tonggak sejarah baru. Yang sudah ada obligasi syariah mudharabah. khususnya dalam rangka pengembangan industri jasa keungan bernuasa Islami. M. Adiwarman Karim69. Pemikiran Ilmuwan tentang Ekonomi Islam A. hlm. dan pemberian hak Allah. Schumpeter dalam bukunya yang berjudul History of Economic Analysis. Dan ini harus secepatnya melaksnakan terobosanterobosan yang kongkrit dan pengembangan instrumen berbasiskan syariah. berupa zakat. Teori. Luthfi Hamidi. Karena modal merupakan sumber yang lebih stabil dan mantap. 25 24 Kompas. Dan mulailah dipublikasi list of Islamic stock (daftar saham yang masuk kategori syariah). Yaitu pengembangan produk reksadana yang bersifat hibrid 67 68 serta mengikuti tindakan Ibnu Mas'ud dan Mu'awiyah yang telah memotong sebesar tertentu. Sedang yang lebih tepat diqiaskan kepada pendapatan hasil pertanian adalah pendapatan dari gedung-gedung. dan hak orang yang lemah. hlm. yaitu modal. pasar modal syariah diresmikan oleh Menkeu Boediono. 268. ada Jakarta Islamic Index (JII).24 Ini berarti bahwa besar zakat pendapatan kerja lebih ringan dari besar zakat pendapatan modal atau modal kerja. seperti halnya saat Bank Muamalat di Indonesia pertama kali diperkenalkan. dari gaji para tentara dan para penerima gaji lainnya langsung di dalam kantor pembayaran gaji.cit. dia mengakui industri pasar modal syariah di Indonesia masih memprihatinkan dan mencemaskan. 3) Indeks syariah yang akan menjadi pedoman penyususnan emiten-emiten yang layak masuk syariah. Inilah yang diterapkan oleh sistem perpajakan modern yang oleh para ahli moneter dihimbau agar keadilan diterapkan melalui penetapan pajak berdasarkan kuat atau lemahnya sumber pendapatan tersebut sehingga salah satu ciri penting kepribadian pajak pendapatan adalah perhitungan atas sumber pendapatan tersebut. dan gabungan antara modal dan kerja. 1995). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 207 Bisnis Saham Pasar modal syariah baru saja dimunculkan pertengahan Maret 2003 dan penandatangan antara Dewan Syariah Nasional (DSN) dan Badan Pengawasan Pasar Modal (Bapepam) yang isinya mengukuhkan DSN sebagai otoritas yang mengawasi aspek syariah pasar modal. maka ketentuan dalam dunia perpajakan adalah bahwa besar pajak pendapatan atas modal tetap atau yang berkembang mempunyai urutan lebih tinggi daripada besar pajak yang dikenakan atas penghasilan dari kerja. hak masyarakat. seperti Rasyid Husain dan Dow Jones Islamic Market Index. dan sekaligus anggota DSN. Dimana membahas kedudukan DSN dan Bapepam dalam kaitannay dengan pengembangan pasar modal syaraiah. Bahkan sebagian orang-orang sosialis lebih ekstrim lagi. Dan itu ada lembaga tersendiri. yang sudah memuat 30 emiten yang dikategori sesuai syariah dan layak dijadikan investasi bagi investor muslim. Mereka menegaskan bahwa perhatian terhadap sumber pendapatan seharusnya menyebabkan pajak yang ditetapkan dapat mengurangi beban pajak.67 Tepat pada tanggal 14 Maret 2003. 14 Maret 2003 M. jika dibandingkan dengan populasi muslim di atas 200 juta jiwa lebih. Dan untuk ini juga. agar irama kemajuan pasar modal Syariah Indonesia dapat menimba masukan-masukan yang ada sesuai dengan perkembangan dunia pasar saham Internasional.

75 Zainul Arifin. Cit. dan asset securitization (sekuritisasi aset). Doktrin Ekonomi Islam. sebagaimana sudah dijelaskan dalam pembahasan mengenai hal itu. 72 Zainul Arifin. Oleh karena itu beliau menekankan kepada para sahabat untuk menggunakan uang dalam transaksitransaksi mereka. tetapi pada saat yang sama juga bisa memberikan bagi hasil yang tinggi. cit. tapi dengan tingkat gain yang lebih rendah. kapal terbang dan sebangsanya-besar zakatnya adalah sepersepuluh dari pendapatan bersih setelah biaya. 16. maka besar zakat yang wajib dikeluarkan adalah seperempat puluh. baik harta penghasilan maupun yang harta yang bermasa tempo. 74 Al Hadits. hutang. lalu beliau ingin menggantinya dengan dengan sistem pertukaran melalui uang. karena spekulasi tidak diperbolehkan. gajinya umpamanya pada bulan Safar atau Rabiul Awal atau bulan-bulan sesudahnya dan ia sudah mengeluarkan zakatnya pada waktu menerimanya. Penerjemah Soeroyo dan Nastangin. (Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf. bukan sebagai barang dagangan (komoditas). Dalam pandangan Islam uang adalah flow concept. 1995).70 Produk obligasi memberikan keuntungan yang sifatnya tetap. (London: 1970). Teori. Yang diupayakan dapat diklarifikasi dalam empat golongan. Untuk keperlua itu maka diperluka instrumen-instumen likuiditas. Uang adalah milik masyarakat sehingga menimbun uang di bawah bantal (tidak produktif) dilarang. hlm. mobil. Islamic Culture Centre.74 Dalam konsep Islam tidak dikenal money demand for speculation. 16. hotel. 71 Untuk menghasilkan keuntungan. dan sesuai dengan kaedah Islam yang menegaskan bahwa kesukaran dapat meringankan besar kewajiban Lihat M. sampai pada satu pendapat yang kita paparkan sebagai berikut: Penghasilan yang diperoleh dari modal saja atau dari modal kerja seperti penghasilan pabrik.23 Yang kita maksudkan dengan modal disini adalah modal yang dikembangkan di luar sektor perdagangan. dan pada masa Rasulullah telah dipandang sebagai suatu sistem yang sangat lemah. sehingga kita tidak mempersukar diri sendiri sedangkan Allah telah menegakkan syariat-Nya atas dasar kemudahan. 23 Yusuf Qardhawi. op. Op.. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 155 penghasilan. karena hal itu berarti megurangi jumlah uang yang beredar. Sedangkan saham bisa memberikan hasil yang lebih tinggi. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. Tampaknya beliau melarang bentuk pertukaran seperti ini karena ada unsur riba di dalamnya”.72 Sistem pertukaran zaman dahulu ialah barter (bai’al muqayyadah). tetapi mengeluarkan zakat dari penghasilan tersebut atau sisanya pada masa tempo kedua. Umar Chapra. 22 Ibid. maka zakatnya diambil dari pendapatan tersebut sebesar sepersepuluh. (Jakarta: Pustaka Alvabet. 71 70 . hlm. Produk hibrid syariah itu mencoba mengabungkan produk yang memberikan pendapatan tetap. berupa surat berharga yag berasal dari Ibid. yaitu: fixer income (obligasi). 73 Rasulullah bersabda: “ternyata Rasulullah tidak menyetujui transaksi-transaksi dengan sistem berter. kebutuhankebutuhan pokok dan lain-lainnya dikeluarkan.206 Ekonomi Islam: Sejarah. riwayat Atha bin Yasar. untuk itu dianjurkan sebaiknya menggunakan uang. maka zakatnya diambil dari pendapatan bersih sebesar sepersepuluh. 2005). 21 (campuran). equity (saham). Sedangkan modal yang tersebar dalam sektor perdagangan maka zakatnya diambil dari modal beserta keuntungannya sebesar seperempat puluh. 47. berdasarkan qias kepada penghasilan dari hasil pertanian yang diairi tanpa ongkos tambahan. Cit.22 Diatas kita sudah bertemu dengan pendapat Abu Zahrah dan temantemannya mengenai zakat gedung dan pabrik bahwa bila mungkin diketahui pendapatan bersih setelah dikeluarkan ongkos-ongkos dan biaya-biaya. mutual fund (reksadana). Op. sehingga harus selalu berputar dalam perekonomian. Tetapi pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan saja seperti pendapatan pegawai dan golongan profesi yang mereka peroleh dari pekerjaan mereka. tentu saja dengan reseiko yang tinggi pula. dan jika tidak mungkin diketahui pendapatan bersih seperti berbagai macam gedung dan sejenisnya. hlm. Oleh karena itu Rasulullah meyadari akan kesulitan-kesulitan dan kelemahan-kelemahan sistem pertukaran ini. gedung. Zainul Arifin. maka ia tidak waJib lagi mengeluarkan zakatnya sekali lagi pada akhir tempo bersama dengan kekayaannya yang lain itu. uang harus dikaitkan dengan kegiata ekonomi dasar (primary economic activities) baik secara langsung melalui transaksi atau secara tidak langsung melalui penyertaan modal guna melakukan salahsatu atau seluruh kegiatan usaha. dan Abu Said Al Hudri. sesuai dengan keumuman nash yang mewajibkan zakat uang sebanyak seperempat puluh.21 Besar Zakat Penghasilan dan Sejenisnya Berapakah besar zakat yang ditetapkan atas berbagai macam penghasilan dan pendapatan? Masalah yang diundang oleh Muhammad Ghazali agar para ulama dan ilmuwan bekerjasama membahasnya. Klasifikasinya itu dapat diterima. maka kita setelah mengadakan penelitian dan pengkajian. The Economic System of Islam. bank Islam juga memerlukan akses ke pasar uang (money market). 73 Fazlur Rahman. 73.75 Untuk memenuhi kebutuha likuiditas. seperti keadaan dalam perusahaan industri.. Abu Said. Bursa Efek (Bisnis Mata Uang) Pada dasarnya Islam memandang uang hanya sebagai alat tukar. Abu Hurairah. percetakan. hlm.

bila ia tidak kuatir penghasilannya itu akan terbelanjakan olehnya sebelum temponya sendiri jatuh. Dalam ekonomi Islam. Yusuf Qardhawi. maka kita menegaskan pula bahwa zakat tersebut hanya diambil dari pendapatan bersih. 77 76 Ibid. atau sejenisnya pada waktu menerimanya. 171. sedangkan penghasilan yang tidak mencapai nisab. hlm.79 Instrumen Pasar Uang Syari’ah Untuk menciptakan pasar uang yang bermanfaat bagi perbankan Islam harus diciptakan instrumen pasar uang yang berbasis syariah. sedangkan gaji dan upah setahun yang tidak mencapai nisab uang – setelah biaya-biaya diatas dikeluarkan misalnya gaji pekerja-pekerja dan pegawai-pegawai kecil. 79 Zainul Arifin. Cit. hlm. Juga harus dikeluarkan biaya dan ongkos-ongkos untuk melakukan pekerjaan tersebut. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 205 sekuritisasi aset. A Guide to Foreign Currency Operations. kecuali saham. sehingga tidak terjadi kewajiban mengeluarkan zakat dua kali pada satu kekayaan dalam satu tahun. 80 Ibid.. Karena itulah kita menegaskan dalam pembahasan mengenai harta penghasilan bahwa bila seseorang mempunyai penghasilan itu maka ia harus menangguhkan pengeluaran zakatnya sampai bersamaan dengan pengeluaran zakat kekayaannya yang lain yang sudah jatuh tempo zakatnya. Rodriguez. dengan hak atas modal dan keuntungan dari modal tersebut.80 dipungut berdasar pendapat Makhul yaitu bahwa kekayaan yang sudah sampai bulan pengeluaran zakat harus dikeluarkan zakatnya.156 Ekonomi Islam: Sejarah. sedang pasar valuta asig (foreign exchange market) adalah pasar di mana diperdagangkan surat-surat berharga dalam suatu mata uang dengan melibatkan mata uang lain. 169. Op. Pengambilan dari pendapatan atau gaji bersih dimaksudkan supaya hutang bisa dibayar bila ada dan biaya hidup terendah seseorang dan yang menjadi tanggungannya bisa dikeluarkan karena biaya terendah kehidupan seseorang merupakan kebutuhan pokok seseorang. Inc.. tidak saja dalam memfasilitasi perdagangan jangka pendek tapi juga berperan mendukung investasi jangka panjang. Ibid. 1977.20 Berdasarkan hal itu maka sisa gaji dan pendapatan setahun wajib zakat bila mencapai nisab uang. 78 Heinz Riehl and Rita M. yang meliputi modal tetap (fixed capital) dengan hak mengelola. hlm. Op. maka perbankan Islam menghadapi kendala karena tidak diperbolehkan untuk menjadi bagian dari aktiva atau pasiva yang berbasis bunga. Kita berikan contoh tentang itu bahwa seseorang mempunyai kekayaan yang dikeluarkan zakatnya setiap tahun pada awal bulan Muharram. Piranti keuangan itu dapat dibentuk melalui sekuritisasi aktiva / proyek aktiva (assets securitization) yang merupakan bukti penyertaan.19 Pengeluaran Zakat Pendapatan dan Gaji Bersih Setelah kita menegaskan pendapat yang terpilih tentang kewajiban zakat atas gaji. Pemilihan pendapat yang lebih kuat diatas berarti memberikan keringanann kepada orang-orang yang mempunyai gaji kecil yang tidak cukup senisab dan kepada mereka yang menerima gaji kecil pada waktu-waktu tertentu yang per satu kali waktu tidak cukup senisab. tidak wajib zakat.78 Karena surat-surat berharga yang ada di pasar keuangan konvensioal. Sebagai konsekwensi. dan bila ia tidak mempunyai harta lain. upah. Uang atau uang kuasi tidak lain adalah surat berharga yang mewakili uang di mana seseorang (atau perusahaan) mempunyai kewajiban kepada orang (atau perusahaan) lain. Perbedaan pokok antara lembaga keuangan syariah dan lembaga keuangan konvensional adalah terletak pada faktor riba. mengawasi dan hak suara dalam pengambilan keputusan (voting right) maupun dalam bentuk penyertaan mudharabah (participation share) yang mewakili modal kerja (variable capital). bahwa biaya harus dikeluarkan terlebih dahulu baru zakat dikeluarkan zakatnya dari sisa. sedangkan zakat diwajibkan atas jumlah senisab yang sudah melebihi kebutuhan pokok sebagaimana telah kita tegaskan di atas. 173. bila ia memperoleh 19 20 Ibid. Cit. berdasarkan pada pengqiasannya kepada hasil bumi dan kurma serta sejenisnya. Foregn Exchange Market. berbasis pada sistem bunga. penghasilan. maka bank Islam hanya memusatkan pada portofolio mereka pada aktiva jangka pendek. Dengan aktifnya pasar uang berbasis syariah maka perbankan Islam maka perbankan Islam dapat melaksanakan fungsinya secara penuh. tidak wajib zakat sampai mencapai nisab bersama dengan kekayaan lain yang harus dikeluarkan zakatnya pada waktu itu dan masa sampainya dimulai dari saat tersebut.76Dalam praktik pasar uang konvensional.77 Artikel-artikel yang diperdagangkan di pasar uang adalah uang (money) dan uang kuasi (near money). tapi tanpa adanya voting right. dan berlawan dengan keperluan investasi dan pembangunan ekonomi. baik dalam bentuk penyertaan musyarakah (management share). Teori. ia harus mengeluarkan zakatnya pada waktu tertentu. yang terkait dengan perdagangan.. semua jeni riba adalah haram. McGraw-Hill. 4. kekayaan yang harus dibelanjakan untuk nafkah sendiri dan tanggungannya tidak diambil zakatnya. hlm. dan sejenisnya. pasar uang adalah pasar di mana diperdagangkan surat-surat berharga jangka pendek. . Itu adalah pendapat 'Atha dan lain-lain. Bila seseorang sudah mengeluarkan zakat gaji. maka tidak wajib zakat lagi pada waktu masa tempo tahunnya sampai. Masalah ini berdampak negatif bagi pengelolaan likuiditas maupun pengelolaan investasi jangka panjang.

maka zakatnya tetap menjadi tanggungjawabnya. kecuali bila ia kuatir penghasilannya itu terbelanjakan sebelum datang masa tahunnya tersebut yang dalam hal ini ia hendaknya segera mengeluarkan zakatnya. Labuan. dan fleksibel. Cit. 83 Ibid. Pembeli hanya mempunyai hak atas bagian modal dan keuntungan tunai atas odal tersebut. karena itulah perlu adanya pasar valuta asing. diselenggarakan di Jakarta pada 3031 Juli 1997. telah membolehkan diperdagangkannya Reksadana yang berisi surat-surat berharga dari perusahaan-perusahaan yang produk maupun operasinya tidak bertentangan dengan Islam. hlm. menyatakan “adalah dibolehkan menjual bagian modal dari setiap modal dari setiap perusahaan di mana manajemen perusahaan tetap berada di tangan pemilik nama dagang (owner trade mark) yang telah terdaftar secara legal. Kebutuhan valuta asing selain untuk kebutuhan perdagangan ekport dan import. juga dalam masa sekarang bepergian ke Luar Negeri membutuhkan uang yang berlaku di negara tujuan. hlm. Pendapat itu dengan demikian memberikan keistimewaan kepada orangorang yang mempunyai uang yang harus dikeluarkan zakatnya pada bulan tertentu itu. Yaitu membolehkan orang-orang yang pertama tadi membelanjakan penghasilannya tanpa mengeluarkan zakat kecuali bila masih bersisa sampai bulan tertentu yang dikeluarkan zakatnya bersamaan dengan kekayaannya yang lain. mudah dicairkan (redeemable). zakatnya 17 18 Mekanisme Operasi Pasar Uang Syariah Teknis perdagangan surat-surat berharga berbasis syariah harus berada dalam batas toleransi dan ketentuan-ketentuan yang digariskan syariah. dimana hal itu merupakan mata uang milik Romawi dan Persia. diantaranya: pendapatan yang baik (good return). . Op. Lalu lintas perdagangan yang menggunakan dinar dan dirham pada masa itu tidak menjadi masalah. 83 Namun pertukaran pada masa sekarang sangat jauh berbeda dengan pertukaran yang terjadi pada masa lampau. yang wajib zakat hanya uang yang sudah datang bulan untuk mengeluarkan zakatnya itu.. Hal serupa atau dekat dengan pendapat tersebut adalah pendapat Auza'i tentang seseorang yang menjual hambanya atau rumahnya bahwa ia wajib mengeluarkan zakat sesudah menerima uang penjualan ditangannya. maka ia harus mengeluarkan zakatnya pada waktu uang tadi diperoleh. di mana dinar dan dirham berlaku di negara manapun pada masa itu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 157 hendaknya ia mengeluarkan zakatnya bersamaan dengan kekayaannya yang lain-lain.204 Ekonomi Islam: Sejarah. tanpa hak pengawasan atas manajemen atau pembagian asset kecuali untuk menjual bagian saham yang mewakili kepentingannya”. Dan juga sekalipun ia membelanjakan penghasilannya itu. Kesimpulannya: memberikan keringanan kepada orang yang mempunyai kekayaan lain dan memberi beban berat kepada orang yang tidak mempunyai kekayaan selain penghasilannya tersebut. dan bila tidak mencapai nisab. tetapi bila ia kuatir penghasilan itu akan terbelanjakan olehnya. maka uang itu tidak wajib zakat.. maka ia harus mengeluarkan zakatnya segera. Disamping itu. lalu lintas orang dan perdagangan dari satu negara ke negara lain tidak terlalu dipengaruhi oleh faktor politik dan ekonomi seperti pada masa sekarang. karena dinar dan dirham terbuat dari emas dan perak. sederhana (simple). Op. “The Importance of Assets and Debts Securitization in Creating Dynamic Islamic Banking Environment”. Malaysia.18 Dalam masalah ini yang lebih kuat adalah pendapat bahwa penghasilan yang mencapai nisab wajib diambil zakatnya.82 Oleh karena itu setiap instrmen keuangan harus memenuhi bebrapa syarat. maka ia hendaknya mengeluarkan zakat uang penjualan tersebut bersamaan dengan hartanya yang lain tersebut. Jejak perdagangan semacam ini telah banyak dijumpai dalam sejarah. sebagaimana yang dikatakan Zuhri dan Auza'i. Tetapi bila ia tidak harus mengeluarkan zakat pada bulan tertentu kemudian ia memperoleh uang. Bila dalam perdagangan valuta asing mengikuti pola perdagangan valuta asing Saleh Kamil. kecuali bila ia mempunyai bulan tertentu untuk mengeluarkan zakat. paper presented to Labuan International Summit on Islamic Financial and Investment Instrument. 179. Islam sebelum memiliki mata uang yang resmi. 82 Zainul Arifin. Dalam pasar valuta asing juga diperdagangkan surat-surat berharga jangka pendek. 16-18 Juni 1997. Fatwa Ulama pada simposisum yang disponsori Dallah al Baraka Group pada november 1984 di Tunisia. baik dengan mengeluarkan zakatnya begitu diterima ini khususnya bagi mereka yang tidak mempunyai kekayaan lain yang bermasa wajib zakat tertentu ataupun dengan mengundurkan pengeluaran zakat sampai batas setahun bersamaan dengan kekayaannya yang lain bila ia tidak kuatir akan membelanjakannya. Peluang dan Tantangannya di Indonesia. Muhammad Nejatullah Siddiqi. telah menggunakan dinar dan dirham sebagai alat tukar. dan tidak memberikan keistimewaan kepada orang yang tidak mempunyai uang seperti itu.17 2) Makhul berpendapat bahwa bila seseorang harus mengeluarkan zakat ada bulan tertentu kemudian memperoleh uang tetapi kemudian dibelanjakannya. Cit. 81 Lokar Karya tentang Reksadana Syariah. Op. 81 Yusuf Qardhawi. resiko yang rendah (low risk). Ini berarti bahwa bila seseorang mempunyai harta yang sebelumnya harus dikeluarkan zakatnya dan mempunyai masa tahun tertentu maka hendaknya ia mengundurkan pengeluaran zakat penghasilannya itu bersamaan dengan hartanya yang lain. sedangkan mereka yang tidak mempunyai kekayaan lain harus mengeluarkan zakat penghasilannya pada waktu menerima penghasilan tersebut. Cit. Akan tetapi surat berharga yang diperdagangkan tidak dalam mata uang yang sama. Dari sejak dahulu lalu lintas perdagangan antar negara termasuk di masa Rasulullah telah berlangsung. Teori. Dengan demikian pertukaran uang sangat dibutuhkan. 173.

di mana masing-masing pihak harus menerima masing-masingmata uang pada saat yang bersamaan. di mana (misalnya) A setuju membeli barang dari B. Yusuf Qardhawi. Teori.158 Ekonomi Islam: Sejarah. sekalipun tempat tanaman tidak satu dan menghasilkan dua kali dalam satu tahun. . Disini timbul kemungkinan yang kedua. Kedua. Banyak pemegang deposito bank-bank Islam yang menyelenggarakan lebih dari satu rekening termasuk deposito bank jenis konvensional. dengan syarat B membelinya kembali pada masa tertentu. Karena di dunia Islam sebagian besar transaksi dilakukan dengan 84 85 membebaskan kebanyakan golongan profesi yang menerima gaji beberapa kali pembayaran dan jarang sekali cukup nisab dari kewajiban zakat. Motif pertukaran adalah dalam rangka menukung transaski komersial. meskipun dibayarkan perbulan karena kebutuhan pegawai yang mendesak. Oleh karena itulah ketentuan setahun diberlakukan dalam zakat. Op. Semoga pendapat-pendapat sebagian ulama fikih yang menegaskan bahwa harta penghasilan wajib zakat dan cara mengeluarkan zakatnya seperti yang diterangkan mereka. jika pendapatan bersih setahun itu mencapai satu nisab. Begitu juga halnya kebanyakan para pegawai dan pekerja. karena kedua penghasilan tersebut adalah buah-buahan yang dihasilkan dalam satu tahun. Kita menemukan ulama-ulama fikih yang berpendapat seperti itu dalam kasus nisab pertambangan. riwayat Abu Bakar. Para ulama fikih itu juga berbeda pendapat tentang penyatuan hasil tanaman dan buah-buahan antara satu dengan yang lain dalam satu tahun. maka sebagai solusi dalam persoalan ini. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 203 konvensional sudah dapat dipastikan tidak akan lepas dai faktor bunga. cit.15 Atas dasar ini dapat kita katakan bahwa satu tahun merupakan satu kesatuan menurut pandangan pembuat syariat. Ibid. Karena bank Islam sebagai lembaga keuangan yang turut serta dalam memfasilitasi perdagangan internasional. Berdasarkan hal itulah zakat penghasilan bersih seorang pegawai dan golongan profesi dapat diambil dari dalam setahun penuh.85 Investasi Berjangka (Deposito) Pembayaran kepada pemegang deposito (investasi berjangka) di bank Islam juga berdasarkan pada asas "mudarabah" atau bagi hasil. Oleh karena itu dalam aplikasinya pertukaran harus dilakukan secara tunai (bai’ naqd).. bukan dalam rangka spekulasi untuk mendapatkan kelebihan dari selisih valuta asing. maka hasil seluruhnya dikumpulkan untuk mencapai satu nisab. tapi tukarlah emas dengan perak menurut yang kamu sukai”. yaitu transaksi perdagangan barang dan jasa antar negara. dapat membantu kita dalam menetapkan kebijaksanaan wajib zakat atas penghasilan pegawai dan golongan profesi tersebut. Mazhab Hanbali berpendapat bahwa hasil bermacam-macam jenis tanaman dan buah-buahan selama satu tahun penuh dikumpulkan jadi satu untuk mencapai nisab. maka hendaknya ia segera mengeluarkan zakat itu terlebih dahulu dari membelanjakannya. yang tidak menghasilkan bunga uang ataupun imbalan lain-nya. Juga harus dihindari jual beli bersyarat. namun nasabah berhak mencabut rekeningnya dengan segera. hlm. sedangkan bila seluruh gaji itu dari satu waktu itu dikumpulkan akan cukup senisab bahkan akan mencapai beberapa nisab. Muhammad Nejatullah Siddiqi. Jika buahbuahan tersebut menghasilkan dua kali dalam setahun. sama halnya dengan jagung yang berbuah dua kali. 182. Harga atas pertukaran itu dapat ditentukan berdasarkan kesepakatan antara penjual dan pembeli. sama halnya dengan syarat-syarat bagi nasabah pengguna dana bank. maka mereka tidak diberi buku cek. Dalam transaski berjangka harus dilakukan dengan pihak-pihak yang mampu menyediakan valuta asing yang dipertukarkan. r. Cara Pengeluaran Zakat Harta Penghasilan Ulama-ulama salaf yang berpendapat bahwa harta penghasilan wajib zakat. Zainul Arifin. namun karena bank-bank Islam tidak ikut serta dalam peraturan clearing bank-bank komersial konvensional. perdagangan valuta asing dapat diqiyaskan kepada emas dan perak. Fakta adalah bahwa para pemerintahan mengatur gaji pegawainya berdasarkan ukuran tahun.a. Dan prinsip menjual barang yang tidak dikuasai secara mutlak adalah tidak dibenarkan dalam transaksi valutas asing ini. Namun mereka dapat menggunakan buku induknya untuk menarik uang dari cabang-cabang bank Islam yang bersangkutan atau dari beberapa bank Islam lainnya. 86 Ibid. Cit. begitu juga menurut pandangan ahli perpajakan modern.86 Dari Rekening Lancar Tidak Diperoleh Imbalan Bank-bank Islam memperkenalkan penggunaan rekening lancar (current account). yaitu mengumpulkan gaji atau penghasilan yang diterima berkalikali itu dalam waktu tertentu. Para nasabah memanfaatkan rekening semacam ini untuk pembayaran transaksi rutin. diriwayatkan mempunyai dua cara dalam mengeluarkan zakatnya:16 1) Az-Zuhri berpendapat bahwa bila seseorang memperoleh penghasilan dan ingin membelanjakannya sebelum bulan wajib zakatnya datang. bahwa hasil yang diperoleh dari waktu ke waktu yang tidak pernah terputus ditengah akan lengkap-melengkapi untuk mencapai nisab. Rasulullah bersabda: “Jangan menukarkan emas dengan emas dan perak dengan perak dengan kuantitas yang sama. op.84 Aktivitas perdagangan valuta asing harus benar-benar terbebas dari ribda dan gharar. dan bila tidak ingin membelanjakannya maka 15 16 Al Hadits.

Dengan demikian penghasilan yang mencapai nisab seperti gaji yang tinggi dan honorarium yang besar para pegawai dan karyawan. Ibid. seperti nasabah koperasi pembangunan memandang depositonya di sana sebagai pelengkap bagi deposito banknya yang biasa. .Kemungkinan ini dapat dibenarkan.14 Tinggal Satu Persoalan Lagi Orang-orang yang memiliki profesi itu memperoleh dan menerima pendapatan mereka tidak teratur. Yang paling penting dari besar nisab tersebut adalah bahwa nisab uang diukur dari nisab tersebut yang telah kita tetapkan sebesar nilai 85 gram emas. Op. atau pendapatan yang diterima. Tetapi barangkali pembuat syariat mempunyai maksud tertentu dalam menentukan nisab tanaman kecil. Teori. dari yang terendah nilainya yang dihasilkan tanah seperti gandum. ia harus memperhatikan jangka pemberitahuannya. serta pembayaran-pembayaran yang besar kepada para golongan profesi. lalu bagaimana kita menentukan penghasilan mereka itu? Disini kita bertemu dengan dua kemungkinan: Pertama. yang digunakannya untuk transaksi mata uang asing serta untuk urusan lainya. Ini lebih mendekati kesamaan dan keadilan sosial.89 Sesungguhnya banyak nasabah bank menitipkan dana pada bank-bank Islam di samping bank-bank komersial jenis konvensional. Siapa yang memiliki pendapatan tidak kurang dari pendapatan seorang petani yang wajib mengeluarkan zakat maka orang itu wajib mengeluarkan zakatnya. maka berapakah besar nisab dalam kasus ini?13 Muhammad Ghazali dalam diskusi di atas cenderung untuk mengukurnya menurut ukuran tanaman dan buah-buahan. dan kebanyakan pegawai menerlma gaji mereka setiap bulan. Setidak-tidaknya mereka akan menerima imbalan atas uang tabungannya pada bank Islam itu. sehingga mengurangi risiko para pemegang deposito. gaji. 90 Ibid. maka laba bank itu tidak terlalu naik-turun seperti hal-nya pada masing-masing perusahaan yang diberi dukungan dana. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 159 dikeluarkan bila cukup batas nisab. dengan tingkat imbalan yang lebih tinggi bagi deposito dengan jangka pemberitahuan lebih lama untuk penarikan dananya. Yusuf Qardhawi.90 87 88 Al Hadits. Cit. kadang-kadang setiap hari seperti pendapatan seorang dokter.88 Membuka Rekening Pada Bank Islam Merupakan Kewajiban Moral Banyak orang Islam yang menganggap bahwa membuka rekening pada bank Islam adalah suatu kewajiban. Tetapi bagaimanapun juga. Ibid. Ini adalah pendapat yang benar. siapa yang mempunyai pendapatan yang mencapai lima wasaq (50 kail Mesir) atau 653 kg.87 Dari Deposito Berjangka Diperoleh Laba Dari rekening mudarabah para investor bank memperoleh laba bank namun jika ia hendak mencabut rekening. Tetapi menurut ketentuan wajib zakat atau penghasilan itu bila masih bersisa di akhir tahun dan cukup senisab. khususnya untuk bisnis di luar negeri. sebagian pekerja menerima upah mereka setiap minggu atau dua minggu. berarti kita 13 14 pembayaran tunai maka tidak adanya fasilitas buku cek. maka yang paling baik adalah menetapkan nisab gaji itu berdasarkan nisab uang. Karena itu bank-bank Islam dipandang sebagai pelengkap bank-bank konvesional. Banyak orang memperoleh gaji dan pendapatan dalam bentuk uang. sekarang ini banyak dipikirkan untuk menyediakan fasilitas semacam itu. Kontrak mudharabah dan ijira turut menjamin kemantapan pendapatan bank. wajib berzakat. Pendapatnya akan bervariasi sesuai dengan variasi laba bank bersangkutan. wajib dikenakan zakat. kadang-kadang pada saat-saat tertentu seperti advokat dan kontraktor serta penjahit atau sebangsanya. Besar itu sama dengan dua puluh misqal hasil pertanian yang disebutkan oleh banyak hadis. Karena banyak orang beriinan yang enggan membuka rekening tabungan dengan menerima bunga dari bank konvensional. Ini bukanlah tujuan pihak pemrakarsa gerakan bank-bank Islarn. tidak akan merugikan kedudukan persaingan antara bank-bank Islam. dan bukan sebagai penggantinya. Cit. Tetapi bila kita harus menetapkan nisab untuk setiap kali upah. oleh karena itu bank Islam tidak perlu bersaing dengan lembaga lainnya untuk memperoleh deposito. karena membebaskan orangorang yang mempunyai gaji yang kecil dari kewajiban zakat dan membatasi kewajiban zakat hanya atas pegawai-pegawai tinggi dan tergolong tinggi saja. maka kehadiran bank Islam disambut dengan gembira. namun karena bank-bank Islam itu memelihara portfolio investasi yangluas. Op. sedangkan yang tidak mencapai nisab tidak terkena. Terdapat juga bermacamnnacam deposito berjangka seperti yang terdapat pada koperasi pembangunan rumah di Inggris. karena tanaman merupakan penentu kehidupan manusia. Disamping itu juga merupakan realisasi pendapat sahabat dan para ulama fikih yang mengatakan bahwa penghasilan wajib zakatnya pada saat diterima bila mencapai nisab. Memberlakukan nisab dalam setiap jumlah pendapatan atau penghasilan yang diterima.202 Ekonomi Islam: Sejarah. 89 Saleh Kamil. Artinya. dan mereka hanya memelihara rekening lancar pada lembaga-lembaga itu. karena mereka bermaksud untuk membina lembaga-lembaga yang dapat menyediakan bermacam-macam jasa bank sebagai pengganti jasa yang disediakan oleh bank-bank konvensional.

"Yang lebih dari keperluan.” Hal itu sudah ditegaskan dalam syarat-syarat kekayaan yang wajib zakat. Hal itu untuk menetapkan siapa yang tergolong seorang kaya yang wajib zakat karena zakat hanya dipungut dari orang-orang kaya tersebut.T. mereka akan berpengalaman dengan berbagai aspek keuangan Islam.92 Krisis Moneter Di lingkungan ekonomi campuran di dunia Barat. 12 Dan Rasulullah saw. Itu adalah pendapat Umar. Allah berfirman. Bahkan hadiah-hadiah atau bea-bea yang diberikan kepada para duta baik sebagai pemberian. ”Kewajiban zakat hanya bagi orang kaya. dalam bandingan dengan jumlah pendapatannya. Dengan demikian ucapan ('Umalah) adalah sesuatu yang diterima seseorang karena kerjanya. datanglah pembaharu seratus tahun pertama yaitu khalifah Umar bin Abdul Aziz. Namun hal itu adalah akibat hasrat 91 Rodney Wilson. Namun pada tingkat ekonomi mikro di masingmasing perusahaan hanya sedikit sambutan terhadap prakarsa dari negara. Namun mereka tetap mengharapkan agar pemerintah memegang peranan penting dalam mengatur lingkungan perekonomian dengan menyelenggarakan kebijakan moneter serta fiskal. Bila zakat wajib 10 11 Al Hadits. Op. Sedikit banyaknya keadaan ini mencerminkan rendahnya tingkat perkembangan negara-negara Islam. (London WIA IDW. Al Hadits. surat al-Baqarah (2) ayat 219. dan lain Abu Ubaid menyebutkan bahwa bila Umar memberikan gaji seseorang ia memungut zakatnya. diterbitkan oleh The Economist Publications Ltd. Ia memungut zakat dari pemberian bila telah berada di tangan penerima. Dengan demikian mereka cenderung merasa dirinya adalah warga masyara-kat keuangan Islam.10 4. bukan bagian perpajakan. 55-57. serta terbatasnya dasar perpajakannya. bersih dari hutang.tidak bermaksud menyanggah sunnah yang tegas dari Rasulullah saw. khususnya mengenai perpajakan. Op. (terj. riwauyat Abu Said al-Khudri. bila nasabah bank menjadi pemegang deposito me-rangkap debitur. Cit. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 201 Membuka Rekening Pada Bank Agar Diperbolehkan Menerima Pinjaman Sejumlah besar pemegang deposito pada bank Islam membuka rekening dengan tujuan agar mereka dapat menerima pinjaman. Pandangan baru yang diterapkannya adalah pemungutan zakat dari pemberian. tip. Umar Bin Abdul Aziz Empat periode Mu'awiyah. 93 Rodney Wilson.11 Nisab Mata Penghasilan dan Profesi Kita sudah mengetahui. barang sitaan. seperti gaji pegawai dan karyawan pada masa sekarang. bahwa Islam tidak mewajibkan zakat atas seluruh harta benda. 92 Saleh Kamil. atau kado. Mulailah dari orang yang menjadi tanggunganmu. bahwa Umar bin Abdul Aziz memungut zakat pemberian dan hadiah. ditarik zakatnya. karena masing-masing bank Islarn tidak memandang dirinya hanya sebagai perantara. hlm. riwayat Ibnu Abi Syaibah 12 Al Qur’an.93 Di lingkungan dunia Islarn pemerintah juga rnenggunakan APBN untuk mengendalikan anggaran belanja negara. yang bila barang tersebut dikembalikan kepada pemiliknya merupakan penghasilan baru bagi pemilik itu. dalam rangka anggaran pendapatan dan belanja negara. Judul Asli: ‘Islamic Business Theory and Practice: Special Report No. Namun biasanya bagian perbelanjaannya yang memerlukan penyesuaian. serta lebih dari kebutuhan pokok pemiliknya. alihbahasa: J. 1988). tetapi mewajibkan zakat atas harta benda yang mencapai nisab. Harta sitaan (mazalim) ialah harta benda yang disita oleh penguasa karena tindakan tidak benar pada masa-masa yang telah silam dan pemiliknya menganggapnya sudah hilang atau tidak ada lagi. sedikit atau banyak. Ibnu Abi Syaibah meriwayatkan. Mungkin dalam waktu singkat kegiatan itu akan diperluas mencakup penye-diaan hipotik untuk rumah oleh sejumlah bank Islam. Pertimbangan semacam ini memang dipandang wajar oleh bank yang bersangkutan. melainkan sebagai suatu katalisator yang dapat merukunkan umat Islam serta sekaligus menyediakanjasa-jasa yang nyata untuk membantu para nasabahnya mematuhi ajaran agama Islam. banyak pengusaha yang tidak menyukai campur tangan negara yang berlebih-lebihan.160 Ekonomi Islam: Sejarah. . baik pada waktu yang bersamaan ataupun secara berurutan. Salim. Hal itu sama dengan apa yang dilakukan oleh banyak negara sekarang dalam pengenaan pajak atas hadiah-hadiah tersebut.) “Bisnis Menurut Islam: Teori dan Praktek” (Jakarta: PT. Intermasa. United Kingdom). dan untuk menetapkan arti ”lebih” ('afw) yang dijadikan Qur’an sebagai sasaran zakat tersebut. bersabda. Pemberian (u'tiyat) adalah harta seperti honorarium atau biaya hidup yang dikeluarkan oleh Baitul mal untuk tentara Islam dan orang-orang yang berada di bawah kekuasaannya. sebaliknya pada tingkat ekonomi makro tindakan pemerintah dipandang wajar. Teori. ”Mereka bertanya kepadamu tentang apa yang mereka nafkahkan Katakanlah. hadiah. Memang. begitu pula bila ia mengembalikan barang sitaan. lebihan dan banyak salah. karena tentunya bank mengutamakan para pemegang deposito dalam menyediakan dana kredit. Dalam hal ini bank-bank Islam itu melayani kebutuhan pinjaman konsumen melalui lembaga "qard al-hasna" 91 —yaitu kredit konsumen bebas bunga. 221’. Cit.

Dan yang jelas adalah bahwa di zaman Mu'awiyah penuh dengan kumpulan para sahabat yang terhormat. sedangkan Ibnu Syihab berada di Madinah. Suku bunga ini berlaku sebagai suatu mekanisme penetapan harga. Bintang. Negative spread adalah selisih negative antara bunga yang didapat dari debitur dengan bunga yang harus dibayarkan kepada kreditur. Pada umumnya lingkungan perekonomian di hampir sernua negara Islam jauh lebih mantap dalam makna pengelolaan ekonomi negaranya. bahkan beberapa bank di antaranya harus dilikuidasi. karena Ibnu Mas'ud berada di Kufah. 9 Barangkali yang ia maksudkan adalah orang yang pertama mengenakan zakat atas pemberian dari khalifah. Pemotongan sebesar tertentu itu hampir sama dengan apa yang disebut oleh para ahli perpajakan sekarang dengan Pengurangan Sumber. Ibnu Abi Syaibah. 96 Hal tersebut terjadi karena tingkat suku bunga yang semakin tinggi. Bila permintaan terlampau tinggi sehingga ada bahaya akan meningkatnya laju inflasi. 96 Non-perfoming loan adalah kredit macet. hal ini juga bermanfaat. yang apabila Mu'awiyah melanggar hadis Nabi atau ijma’ yang dapat dipertanggungjawabkan. paham yang mereka anut dan refleksikan selalu bagi mereka adalah menjaga kebijakan moneter. para sahabat tidak begitu saja akan mau diam. Kekacauan moneter ini ditambah parah dengan ulah spekulan-spekulan yang hanya mencari keuntungan bagi dirinya sendiri. karena bermacam-macam pajak sering menimbulkan berbagai kesulitan khas dalam suatu masyarakat Islam dan akan berpengaruh pada pemungutan pajak keagamaan khas. khususnya adalah pengaturan naik turunnya suku bunga. Selain itu. Dalam pada itu. Memang benar ada beberapa pengusaha yang mengeluh tentang inersia atau kelambanan di pihak pemerintah. seperti zakat. Bila Ibnu Mas'ud mengambil zakat dari pemberian lain tentu ia tidak akan mengeluarkan zakat dari pemberian yang dikenakan dari kekayaan asalnya sebesar dua puluh lima dari setiap seribu yang mungkin lebih sedikit atau lebih banyak dari seharusnya. 95 94 (Jakarta: Bulan . riwayat Ibnu Abi Syaibah. Krisis yang datangnya “out of the blue” (sekonyongkonyong dan tidak diketahui dari mana datangnya) dan menggoncangkan secara dahsyat hubungan rupiah dengan dollar Amerika. bank-bank konvensional juga menghadapi masalah meningkatnya pinjaman bermasalah (nonperfoming loan). Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad SAW.94 Krisis moneter yang terajdi di Indonesia berakibat sangat signifikan bagi industri perbankan. sehingga dia memberikan takwil tersebut. 8 Al Hadits. laju perminIbid. Nilai tukar (koers) dollar dengan rupiah yang nait-turun secara cepat dan tajam sehingga nilai tukar itu tidak dapat dijadikan pegangan dalam bisnis dan dalam penggunaan anggaran belanja negara. bukan karena diberikan. Kebijakan moneter pun terbatas secara serupa. benar-benar telah menghantam ekonomi nasional dan sendidi-sendirnya. banyak Bank konvensional yang berdiri karena adanya Pakto 88 mulai berjatuhan. Abu Ubaid menafsirkan lain hal itu bahwa zakatnya ditarik karena memang benda itu sudah wajib dikeluarkan zakatnya waktu itu. Di dunia Barat. 3. ketika Mu'awiyah memungut setengah sha' gandum zakat fitrah untuk imbalan satu sha' bukan gandum. namun banyak di antara mereka yang merasa iri atas kemantapan kestabilan ekonomi di lingkungan berusahanya pengusaha Muslim.7 Penafsiran lain itu kadang-kadang dilakukan takwil serampangan yang berbeda maksudnya dengan makna yang dapat langsung difahami. Yang jelas adalah bahwa Mu'awiyah mengenakan zakat atas pemberian menurut ukuran yang berlaku dalam negara Islam.meski dikatakan bahwa ucapannya terlalu berlebihMoenawar Chalil.95 yang mengakibatkan modal bank tersebut menjadi negatif.8Hubairah sendiri sebenarnya mengakui riwayat pertama yang ditakwilkan oleh Abu Ubaid. riwayat Imam Malik dalam al-Muwaththa dari Ibnu Syihab 7 rnencapai kemantapan perpajakan. Bank-bank konvensional yang sistem opresinya bertumpu pada sistem bunga mengalami negative spread. Dan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 161 zakatnya. maka para penguasa senantiasa dapat menaikkan suku bunga. Dengan demikian permintaan akan kredit dapat ditekan secara efektif. juga meriwayatkan demikian. bukan diambil karena kekayaan asal memang sudah wajib bayar pajak karena sudah lewat masa setahunnya. Teori.200 Ekonomi Islam: Sejarah. dan sebagai akibatnya. karena ia adalah khalifah dan penguasa umat Islam. kredit yang tidak lagi memberikan kontribusi laba kepada bank. Atau barangkali dia belum mendengar perbuatan Ibnu Mas'ud tersebut. 1994). dan berbeda pula dengan pendapat yang berasal dari Ibnu Mas'ud bahwa maksud penarikan zakat di atas adalah penarikan zakat atas pemberian Hubairah mengatakan bahwa lbnu Mas'ud mengeluarkan zakat pemberian yang ia terima sebesar dua puluh lima dari seribu. Mu'awiyah Malik dalam al-Muwaththa dari Ibnu Syihab bahwa orang yang pertama kali mengenakan zakat dari pemberian adalah Mu'awiyah bin Abi Sufyan. Hal buruk yang kemudian terjadi adalah bank-bank tersebut akhirnya siambil alih oleh pemerintah (BTO). seperti diberitakan hadis Abu Said al-Khudri sedangkan Mu'awiyah sendiri . daripada dibanyak negara Barat. karena sebelumnya sudah ada yang mengenakan zakat atas pemberian yaitu Ibnu Mas'ud sebagaimana sudah kita jelaskan. dan at Tabrani 9 Al hadits. dilikuidasi atau direkapitalisasi. Barangkali Abu Ubaid belum mengetahui riwayat itu. Para sahabat pernah tidak menyetujui Mu'awiyah tentang masalah lain. yang menciptakan keseimbangan antara penawaran dan permintaan dana yang tersedia untuk pinjaman. karena perlunya mematuhi asas-asas agama Islam. dan at Tabrani.

Abu Ubaid sendiri tidak mengharuskan penafsiran tersebut mesti diumumkan. Abdullah bin Mas'ud memberikan kami keranjang-keranjang kecil kemudian menarik 5 6 97 98 Saleh Kamil. tetapi mengatakan saya duga atau saya mengira. yang kadangkadang betul terjadi kesepakatan secara konkrit tetapi kadang-kadang tidak terjadi. Jika pemerintah hendak mengurangi persediaan uang logam dengan menerapkan kegiatan pasaran terbuka. hampir semua ulama berpendapat bahwa pengaturan naik-turunnya suku bunga dengan sengaja semata-mata hanya demi kebijakan makro-ekonomi tidak dapat dibenarkan. Pada dasarnya hadis tersebut harus difahami menurut zahirnya tanpa penafsiran. Teori. Namun masyarakat dan bank hanya akan bersedia memegang surat-surat berharga pernerintah itu bila ada Madinah menamakan tanah adalah harta benda.97 Asas-asas agama Islam secara efektif menutup kemungkinan pengeluaran kebijakan moneter semacam itu. kecuali bila terdapat sesuatu yang menghambat pemahaman menurut zahirnya tersebut. baik kepada bank. karena tidak sesuai dengan apa yang difahami dengan serta merta oleh umat dan dengan apa yang difahami oleh para ulama sebelumnya. yang sering saya kutip. 2) Tidak merupakan keharusan bagi seorang sahabat yang mujtahid dalam masalah-masalah yang tidak ada nash-nya. Al Hadits. Sedangkan pada waktu yang bersamaan persediaan uang tabungan digalakkan—hal ini berarti turunnya tekanan permintaan. Bila Ibnu Abbas tidak memaksudkan demikian. namunjarang sekali penguasa moneter yang beranggapan bahwa mekanisme ini sama sekali tidak berfaedah. untuk menunggu pendapat ulama yang lain. namun saya menilai pendapatnya dalam masalah ini lemah. Pendapat Ibnu Abbas tersebut-bila benar-tidak bisa dibawa keluar dari zahirnya untuk disesuaikan dengan pendapat sahabat lainnya. Namun. maka tentu tak seorang mujtahid pun mau mengeluarkan pendapatnya. Ibid. dan lain-lain.162 Ekonomi Islam: Sejarah. Dengan dernikian dana tunai di tangan masyarakat akan berkurang bahkan bank pun akan memandang surat-surat berharga itu bersifat kurang cair dibandingkan dengan uang tunai. upaya ini secara efektif akan mengurangi jumlah permintaan dalam perekonomian negara bersangkutan. Hal ini tak dapat di-benarkan. tetapi penghambat itu tidak ada.5 Abu Ubaid adalah imam dan ahli dalam persoalan zakat harta benda dan ini tidak bisa diragukan. Ibnu Abbas misalnya. Zuhri dan lain-lainnya. yang banyak meriwayatkan darinya. dan dalam penutup ia mengatakan. Kenaikan suku bunga itu akan menghasilkan imbalan yang tidak didasarkan jerih payah bagi pihak yang meminjamkan uang dengan memungut bunga. Op. terutama bila kenaikan suku bunga itu berlaku terhadap utang larna maupun utang baru. Diharannkannya riba berpengaruh pada semua transaksi bunga modal. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 199 taan umum dalam lingkungan perekonomian akan tertekan pula. Hasan. Kaum ulama berpendapat bahwa baik orang yang berpiutang maupun yang berutang harus diberi perlindungan terhadap perkembangan di luar kekuasaannya masing-masing. Jika demikian. atau kepada orang yang akan menggunakan uangnya untuk membeli obligasi itu. maka saya tidak tahu apa maksud hadis tersebut. kemudian mengumumkan pendapat dan ijtihad-nya bila sesuai dan tidak mengumumkannya dan bila tidak sesuai dengan ulama yang lain. dan hal tersebut tidak jarang terjadi dalam warisan hukum fikih kita. daging himar peliharaan. Karena kenaikan suku bunga akan memberatkan beban orang-orang yang berutang. Mu'awiyah. 3) Sahabat yang mempunyai pendapat sendiri merupakan hal yang tak dapat dielakkan. ia akan menjual surat berharga pemerintah (government securities). . para penguasa itu akan mengadakan daya upaya tegas untuk memperbaiki cacat yang telah timbul. riwayat Ibnu Abbas.98 Penyelenggaraan kegiatan di pasaran terbuka merupakan suatu sarana penting untuk mengatur kegiatan ekonomi di sejumlah besar negara Barat melalui pengendalian persediaan uang. Yaitu yang telah disepakati oleh Ibnu Mas'ud. ia mempunyai pendapat sendiri tentang perkawinan mut'ah. Pendapat Abu Ubaid yang menyatakan terdapat penghambat untuk menerima pengertian zahir hadis tersebut tidak dapat diterima karena: 1) Ibnu Abbas tidak pernah menyendiri dari pendapat umat. namun sekali lagi metode semacam itu di lingkungan dunia Islam terlarang. atau hanya boleh dilaksanakan dalam bentuk yang disesuaikan. dan bila terjadi kegagalan. Tentu saja mekanisme klasik ini sering kali gagal berfungsi secara efektif. perusahaan. Yang benar adalah seorang mujtahid harus mengeluarkan pendapatnya baik sesuai dengan pendapat yang lain atau tidak. maka saya tidak tahu apa maksud hadis tersebut?" 6 2. padahal mereka tidak melakukan usaha tambahan. "Bila ia (Ibnu Abbas) tidak memaksudkan. riwayat Ibnu Abi Syaibah dari Ibnu Abbas al Hadits. Ibnu Mas'ud Abu Ubaid meriwayatkan pula dari Hubairah bin Yaryam. Bila memang yang salah itu yang dimaksudkan maka ia tidak akan dipandang istimewa oleh Ibnu Abbas. Tujuan pemerintah adalah melayani khalayak ramai bukannya bertindak sewenang-wenang terhadap mereka. Ia memiliki beberapa ijtihad dan tarjih yang cemerlang. yang kemudian diikuti orang-orang sesudahnya seperti Umar bin Abdul Aziz. karena konsumsi pun berkurang. bila riba ditafsirkan dengan istilah sukubunga. Cit. Karena pemilikan surat berharga pemerintah itu merupakan suatujenis tabungan.

maka uang yang didapat dari harga barang tersebut tidak dikeluarkan zakatnya waktu itu juga. harta benda perolehan maupun bukan. namun diskontonya berjumlah tetap. Ibnu Abbas Abu Ubaid meriwayatkan tentang seorang laki-laki yang memperoleh penghasilan ”Ia mengeluarkan zakatnya pada hari ia memperolehnya.. dan tidaklah jelas mengapa pemegang surat berharga diberi imbalan. yang berkembang bukan dari kekayaan lain. baik dari sejenis dengan kekayaan lain yang ada padanya atau tidak. 101 Ibid. Ibid.99 Bermacam-macam kebiasaan praktik pengeluaran surat utang pemerintah. pemberian. Sistem ini telah diperkenalkan di tahun 1983 di Arab Saudi dan berhasil baik. selain dari penundaan pemakaiannya—hal ini tidak dipandang sebagai alasan yang pantas untuk pemberian imbalan itu. walaupun adajuga orang asing yang memegang sebagian surat penerbitan itu. yang dalam perpajakan dinamakan ”Tumpang Tindih Pajak”. 102 Ibid. Berlaku jugakah ketentuan setahun penuh bagi zakat kekayaan hasil kerja ini? Ataukah digabungkan dengan zakat hartanya yang sejenis dan ketentuan waktunya mengikuti waktu setahun harta lainnya yang sejenis itu? Atau wajib zakat terhitung saat harta tersebut diperoleh dan susah terpenuhi syarat-syarat zakat yang berlaku seperti cukup senisab. Di dunia Barat imbalan itu akan berbentuk bunga. Acapkali sukubunga yang relatiftinggi ditawarkan dengan maksud me-narik calon pembeli potensial di luar ngeri. tetapi karena penyebab bebas. hlm. Ibnu Abbas sesungguhnya memaksudkannya zakat tanah. adalah tentang ”harta penghasilan”. Lalu selisih antara harga diskonto dengan nilai penebusannya merupakan hasil untuk pemegang surat berharga itu. Pemerintah Turki merupakan penerbit terbesar dari surat berharga atau "securities" pemerintah. 115-121. Tetapi Abu Ubaid berbeda pendapat mengenai itu. yang ditawarkan untuk pasar luar negeri kurang laris dibandingkan dengan keluaran eurobond. Hal itu untuk menghindari adanya zakat ganda.102 99 4 Al Hadits. Surat-surat berharga itu tersebar luas. Menurut saya ia sama sekali tidak mengatakan demikian karena tidak sesuai dengan pendapat umat. Di mana ia mentyatakan hadis tersebut shahih dari Ibnu Abbas.” 4 Demikian pula yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah. Orang menafsirkan bahwa Ibnu Abbas memaksudkan penghasilan itu berupa emas dan perak. 100 . seperti upah kerja. Loc. Di masa yang lampau beberapa di antaranya menerbitkan surat-surat berharga yang meng-hasilkan bunga sama caranya dengan yang berlaku di dunia Barat. bersih dari hutang. karena hasil yang dinyatakan sebagai diskonto sangat menyerupai bunga. Yang kita bicarakan disini. riwayat Abu Ubaid dari Ibnu Abbas Rodney Wilson. yang memandang surat-surat berharga keluaran negara-negara Islam itu sebagai sesuatu yang lebih beresi-ko daripada yang dikeluarkan oleh pemerintah-pemerintah di dunia Barat atau penerbitan "eurobond" 100 oleh pernerintah negara-negara Islam. Meskipun yang terkenal banyak di kalangan para ulama fikih itu adalah masa setahun merupakan syarat mutlak setiap harta benda wajib zakat. di antara negara Islam yang satu dengan yang lainnya. begitu juga seseorang menjual produksi ternak yang sudah dikeluarkan zakatnya.198 Ekonomi Islam: Sejarah. sebagaimana ditegaskan Ibnu Hazm. Di bawah ini dijelaskan tingkatan kebenaran hadis-hadis tentang ketentuan setahun tersebut dan sejauh mana para imam hadis membenarkannya. Teori. Hal itu menunjukkan ketiadaan ketentuan satu tahun bagi harta penghasilan. investasi modal. Cit. namun pemerintah Iran. Sekalipun cara perhitungannya berbeda. Harta Penghasilan Menurut Para Sahabat dan Tabi'in Harta penghasilan menurut pandangan beberapa sahabat dan Tabi’in di antaranya ialah: 1. Namun sejumlah kaum fundarnentalis Islam menaruh keberatan pada sistem semacam ini. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 163 tanamannya yang sudah dikeluarkan zakatnya 1/10 atau 1/20. karena penduduk imbalannya. Hal itu berdasarkan hadis-hadis mengenai ketentuan masa setahun tersebut dan penilaian bahwa hadis-hadis tersebut berlaku bagi semua kekayaan termasuk harta hasil usaha. karena baik bank dalam negeri maupun perseorangan yang berharta tampaknya bergairah untuk membeli surat berharga dalam nilai mata uang rial Saudi. sedangkan saya (Abu Ubaid) menganggapnya tidak demikian. dan obligasi dari negara-negara yang mata uangnya tidak dapat ditukarkan karena jumlahnya di luar negeri sangat sedikit. tidak dalam nilai mata uang pemerintah Islam bersangkutan. Mesir dan Pakistanjuga banyak me-nerbitkan surat berharga semacam itu. terutama di kalangan penduduk negara bersangkutan dan bankbank. namun di dunia Islam kemungkinan ini tertutup secara efektif. menurut yang difahami dari perkataan Ibnu Abbas.101 Salah satu sarana yang telah dicoba pemakaiannya oleh beberapa pemerintah Islam untuk mengatasi kesulitan mengenai penjualan surat berharga yang menghasilkan bunga ialah surat berharga dengan diskonto di bawah nilai penebusannya. karena eurobond dinyatakan dalam nilai dollar. Pada kenyataannya dalam beberapa tahun terakhir ini pengeluaran obligasi pemerintah yang dinyatakan dalam nilai mata uang negara bersangkutan. dan lebih dari kebutuhan-kebutuhan pokok? Yang jelas ketiga pendapat tersebut di atas adalah pendapat ulamaulama fikih. atau semacamnya. namun tanpa membayar bunga.

mengingat zaman sekarang yang serba instan. 41 dan Subul as-Salam jilid 2: 129. misalnya seseorang yang menjual hasil Ibid. misalnya laba perdagangan dan produksi binatang ternak maka perhitungan tahunnya disamakan dengan perhitungan tahun induknya. serta Auza'i. Op. Hanya uang logam mulia yang dipandang sebagai bentuk mata uang sah di Kerajaan ini sampai tahun 1950an. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 197 Maka beberapa ulama telah mengusulkan bila pemerintah hendak menerbitkan surat berharga untuk umum. Kesulitannya ialah bahwa surat-surat berharga pemerintah tidaklah diterbitkan dengan tujuan semacam itu. terutama di Arab Saudi. yaitu bahwa hasil penghasilan. Banyak yang diterbitkan dalam rangka operasi pasaran terbuka dengan tujuan menekan persediaan uang tunai. Namun dalam Al Qur'an dan sunah tidak ada larangan terhadap uang 103 104 tahun tetapi cukup pada akhir tahun. ”harta penghasilan” dalam bentuk uang dari kekayaan wajib zakat yang belum cukup masanya setahun. Cit. dan kekayaan non-dagang dapat digolongkan kepada ”harta penghasilan” tersebut. Ibnu Mas'ud. Untuk menambah persediaan uang. Tetapi sesungguhnya persamaan itu ada yang perlu disebutkan di sini. Yang menarik adalah pendapat guru-guru besar tentang hasil penghasilan dan profesi dan pendapatan dari gaji atau lain-lainnya di atas. Berdasarkan hal itu. Kemungkinan meminjam uangditutup. rnaka sebagian besar sarana baku mengenai kebijakan moneter dapat diterapkan tanpa melanggar ajaran agama Islam. Mu'awiyah. Teori. Pendapat-pendapat dan sanggahan-sanggahan terhadap pendapat-pendapat itu pernah ditulis dalam buku-buku yang sudah berada di kalangan para peneliti. bila seseorang sudah memiliki satu nisab binatang ternak atau harta perdagangan. profesi. mengalami perkembangan. atau sematamata untuk membiayai belanja rutin pemerintah. Jadi pandangan fikih tentang bentuk penghasilan itu adalah.104 Sarana Moneter yang Diperkenankan Sekalipun di negara-negara Islam terdapat masalah-masalah mengenai pelaksanaan kebijakan mengubah suku bunga serta penyelenggaraan kegiatan pasaran terbuka untuk mengatur persediaan dana tunai. dan akibatnya anggaran belanja negara harus diselenggarakan di tingkat lebih rendah daripada yang mungkin dengan cara berlainan. Diantara mereka adalah Ibnu Abbas. Zuhri.164 Ekonomi Islam: Sejarah. dan untuk menekan pertumbuhan persediaan uang. dan diriwayatkan juga Umar bin Abdul Aziz. berbeda dengan hal itu. misalnya alMuhalla oleh Ibnu Hazm. Ini jelas. Proyek-proyek pembangunan diutamakan—misal-nya— pendapatannya dikaitkan dengan proyek tertentu yang merupakan tujuan pencarian dana bersangkutan. . penguasaan mesin percetakan uang berkenaan dengan persediaan uangjauh lebih besar daripada di dunia Barat yang lebih berorientasi pada kredit. adalah menemukan hukum pasti ”harta penghasilan” itu. Sekelompok sahabat berpendapat bahwa kewajiban zakat kekayaan tersebut langsung. Uang tunai yang berlaku di lingkungan perekonomian dunia Islam. Hal itu karena hubungan keuntungan dengan induknya itu sangat erat. bahwa ia adalah ”harta penghasilan”. Bank Sentral Dapat Mengatur Persediaan Dana Tunai.2 Gaji dan Upah adalah Harta Pendapatan Akibat dari tafsiran itu. maka dasar dan labanya bersama-sama dikeluarkan zakatnya pada akhir tahun. jilid 4: 83 dan seterusnya al-Mughni oleh Ibnu Qudamah jilid 2: 6 Nail-Authar jilid 4: 148 Rudz an-Nadzir jilid 2. Anggaran belanja itu tidak menghasilkan laba. namun dibiayai dengan utang pemerintah bila pendapatan dari pajak tidak menutup belanja negara sepenuhnya. tanpa menunggu batas waktu setahun. pemerintah dapat mengurangi pencetakan uang baru. termasuk belanja untuk tujuan sosial. Karena ketentuan wajib zakat adalah cukup nisab penuh pada awal tahun atau akhir tahun. Misalnya. Namun dengan demikian akan timbul kerugian karena kehilangan opportunity cost 103. Daud. pernerintah terpaksa memelihara surplus uang tunai untuk memenuhi keperluan sehari-hari. yaitu bahwa kekayaan tersebut dapat digolongkan kepada kekayaan penghasilan. 3 2 Ibid. yang di dalamnya terdapat ”harta penghasilan” itu. Bila kekayaan dari satu kekayaan. sejumlah ahli ekonomi Islam menganjurkan agar pemerintah menganut kebijakan anggaran berimbang. oleh karena terdapat halhal penting yang perlu diperhatikan. Maka agar pemerintah tidak berutang untuk menutup defisit anggaran. Baqir. yang sudah dikeluarkan zakatnya. bank sentral dapat mengendalikan persediaan uang karena kekuasaannya mengatur pengeluaran uang baru. Nashir. Ia wajib mengeluarkan zakat sesuai dengan nisab yang telah berumur setahun. Hasan. Shadiq. penerbitannya itu haruslah didasarkan kepada bagi hasil. Namun ini akan mempengaruhi kebijakan flskal dan sangat sulit bagi suatu pemerintah untuk mencocokkan belanjanya dengan pendapatannya sehari-hari. yakni kekayaan yang diperoleh seseorang Muslim melalui bentuk usaha baru yang sesuai dengan syariat agama. adalah bahwa zakat wajib dipungut dari gaji atau semacamnya sebulan dari dua belas bulan.3 Mencari Pendapat yang Lebih Kuat tentang Zakat Profesi Yang mendesak. Sepanjang sejarah terdapat keberatan pencetakan uang kertas di beberapa negara Islam. bahwa mereka tidak menemukan persamaannya dalam fikih selain apa yang dilaporkan tentang pendapat Ahmad tentang sewa rumah diatas. bank sentral dapat saja mencetak uang baru. kecuali yang menentang. Saleh Kamil.

yaitu bahwa jumlah senisab itu cukup terdapat pada awal dan akhir tahun saja tanpa harus terdapat di pertengahan tahun. Pendapat Para Ulama Fikih Para ahli. sedangkan rasio modal perseroan terhadap jumlah dana deposito dianggap layak pada 15%. besarnya. Sejumlah bank Islarn yang menyimpan persediaan logam mulia lebih banyak dari uang kertas sebagai harta cairnya telah tahu akan risikonya. kita tidak menemukan contohnya dalam fikih. Imbalan ini tidak berupa bunga. mereka mengatakan. dan cara menetapkannya. Sehingga jelas perbedaan antara orang kaya yang wajib zakat dan orang miskin penerima zakat. . Dan tidak pantas untuk menganggap bahwa imbalan itu ditujukan untuk menggairahkan bank-bank komersial agar 105 106 1 Abdul Wahab Khalaf. Ahmad Husaini. selain masalah khusus mengenai penyewaan yang dibicarakan Ahmad. Sejumlah ahli ekonomi Muslimin mengakui bahwa yang kertas merupakan suatu sarana yang diperlukan. maka permintaan uang akan dapat digalakkan dengan mengurangi cadangan wajib. 2) Nisab. Muhammad Abu Zahrah dan Abdul Wahab Khalaf mengemukakan persoalan ini dalam ceramahnya di Damaskus. tapi cukup tercapai penuh antara dua ujung tahun tanpa kurang di tengah-tengah.yaitu 12 Junaih emas menurut ukuran Junaih Mesir lama. Semua negara Islam menggunakan uang kertas. ”Zakat” (Damaskus: 1952) Abul A’la Maududi. sekalipun pada umumnya kurang bervariasi dibandingkan dengan yang berlaku di dunia Barat. Teori. mazhab Hanafi lebih jelas. Dalam hal ini. serta penjelasan tentang pendapat yang kuat. Dan logam mulia itu tidak lagi merupakan persediaan nilai yang aman seperti sediakala. kita dapat menetapkan hasil penghasilan sebagai sumber zakat.105 Di negara-negara Islam sepertijuga di dunia Barat. Cit. yang akan memungkinkan bank-bank itu menambah persediaan kredit kepada pihak perseorangan dan perusahaan. 3) Besar zakatnya. Jika kita berpegang kepada pendapat Abu Hanifah. karena hasil itu jarang terhenti sepanjang tahun bahkan kebanyakan mencapai kedua sisi ujung tahun tersebut. maka orang tersebut wajib mengeluarkan zakatnya ketika menerimanya tanpa persyaratan setahun. Bila tuntutan cadangan berdasarkan undang-undang dinaikkan. yang menurut ulama-ulama fikih sah. dan wajib dikeluarkan zakatnya bila sudah mencapai satu nisab. hal ini semata-mata karena tuntutan kegiatan mudarabah terhadap modal. maka ukuran itu harus terpenuhi pula buat seseorang untuk terkena kewajiban zakat. asal saja pencetakan uang kertas itu tidak disalahgunakan dengan mencetak uang secara berlebih-lebihan.”1 Dan karena Islam mempunyai ukuran bagi seseorang – untuk bisa dianggap kaya . Op. akibatnya ialah bank-bank komersial itu harus mengurangi uang yang dipinjamkan kepada sektor swasta. supaya dapat jelas siapa yang tergolong kaya dan siapa yang tergolong miskin. bank-bank komersial diwajibkan menyimpan cadangan di bank sentral pada tingkat yang ditentukan oleh undang-undang negara. Abu Yusuf. karena terdapatnya illat (penyebab). Hal itu pada hakikatnya menyerupai mata penghasilan. Ia dilaporkan berpendapat tentang seseorang yang menyewakan rumahnya dan mendapatkan uang sewaan yang cukup nisab. seperti Abdur Rahman Hasan. Ceramah mereka sampai pada suatu kesimpulan yang teksnya sebagai berikut: ”Penghasilan dan profesi dapat diambil zakatnya bila sudah setahun dan cukup senisab. Sebaliknya bila perekonomian mengalami depresi dan bukan inflasi. ”Penghasilan dan profesi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 165 para ulama fikih pada zaman dulu dan sekarang tentang hukumnya. karena tidak diperhitungkan sebagai prosentase. sekalipun benar bahwa pada zaman Nabi Muhammad tidak ada uang kertas. Berdasar hal itu. Kita dapat menyimpulkan bahwa dengan penafsiran tersebut memungkinkan untuk mewajibkan zakat atas hasil penghasilan setiap tahun. Cit. Mengenai besar zakat. Ada beberapa ahli ekonomi Islam yang menyarankan agar bank sentral memberi imbalan atas dasarjumlah bulat (lump sum) kepada bank komersial yang menyerahkan dana cadangan kepada bank sentral itu. dan hanya sedikit di antaranya yang mengemukakan alasan bahwa logam mulia merupakan alat pertukaran yang efisien. khususnya bila tingkat cadangan itu ditetapkan dengan peraturan Bank Sentral. Cadangan itu dapat diubah sebagai bagian dari pengendalian persediaan uang. bahwa jarang seseorang pekerja yang penghasilannya tidak mencapai nisab seperti yang telah kita tetapkan. hal ini akan mengakibatkan tertekannya tingkat kegiatan ekonomi. melainkan dipandang serupa denga saldo dana tunai. maka orangorang lebih tergoda untuk melakukan spekulasi dengan logam mulia tersebut dibandingkan dengan uang kertas. dan nisab. Hal itu sesuai dengan apa yang telah kita tegaskan lebih dahulu. dan Muhammad bahwa nisab tidak perlu harus tercapai sepanjang tahun. karena emas merupakan persediaan dengan nilai yang kurang mantap. Op. Tingkat cadangan yang biasa adalah sekitar 10% dari jumlah laba untuk cadangan wajib dan 20% untuk cadangan umum. seorang pekerja profesi jarang tidak memenuhi ketentuan tersebut.106 Di negara-negara Islam dana cadangan yang diserahkan kepada Bank Sentral biasanya tidak menghasilkan pendapatan. Karena harga emas dan perak tidak stabil. Ketentuan itu harus diperhatikan dalam mewajibkan zakat atas hasil penghasilan dan profesi ini.196 Ekonomi Islam: Sejarah. yang merupakan landasan wajib zakat. Tingkat cadangan itu umumnya lebih tinggi daripada yang diwajibkan di dunia Barat. tidak ada yang keberatan terhadap uang kertas semacam itu. meskipun tidak cukup di pertengahan kertas.

supaya setiap orang mengetahui kewajiban dan haknya. adalah pekerjaan yang dikerjakan sendiri tanpa tergantung kepada orang lain. seperti penghasilan seorang dokter. Wajibkah kedua macam penghasilan yang berkembang sekarang itu dikeluarkan zakatnya ataukah tidak? Bila wajib. Kita menguraikan jawaban pertanyaan-pertanyaan tersebut dalam tiga fasal: 1) Pandangan fikih tentang penghasilan dan profesi. besar zakatnya.108 Bagian Tiga | BAB 8 | Konsep-Konsep Ekonomi Islam Pandangan Fikih Tentang Penghasilan dan Profesi entuk penghasilan yang paling menyolok pada zaman sekarang ini adalah apa yang diperoleh dari pekerjaan dan profesinya. Sehingga menimbulkan inflasi. serta pendapat B ---$€£¥--- 107 108 Zainul Arifin. dengan tangan. ataupun dinaikkan bila tujuannya ialah mengangkat perekonomian dari jurang resesi serta untuk memperluas lapangan kerja dan kegiatan usaha secara umum. sehingga tidak ada pilihan yang menghendaki perangsang. . Penghasilan yang diperoleh dengan cara ini merupakan penghasilan profesional. karena bila laba itu merosot. Pertama. dan sumbernya yang luas itu. Dengan demikian dana yang tersedia untuk pinjaman keperluan bisnis membengkak. Sesungguhnya sepanjang cadangan bank itu merupakan bagian tetap dari dana yang dikuasai oleh Bank Sentral. Bentuk-bentuk penghasilan dengan bentuknya yang modern. advokat. ataupun kedua-duanya. insinyur. berkat kecekatan tangan ataupun otak.hadap kredit ketika resesi. maupun perorangan dengan memperoleh upah. Ibid. Namun akan timbul kesulitan. merupakan sesuatu yang belum dikenal oleh para ulama fikih pada masa silam. otak. masalah-masalah ini akan bertarnbah nyata lagi. adalah pekerjaan yang dikerjakan seseorang buat pihak lain-baik pemerintah.166 Ekonomi Islam: Sejarah. volumenya yang besar. penjahit. labanya mungkin meningkat. sehingga para depositor akan mendepositokan kembali sebagian labanya. ataupun honorarium. Cit. perusahaan. sebagian nasabah bank akan mencabut deposito mereka. upah. dan bagaimana tinjauan fikih Islam tentang masalah itu? Pertanyaan-pertanyaan tersebut perlu sekali memperoleh jawaban pada masa sekarang. yang diberikan. Penghasilan dari pekerjaan seperti itu berupa gaji. Oleh karena itu peraturan bagi laba cenderung lebih mendorong dari-pada memperlambat siklus konyunktur (anti-cyclical). Pekerjaan yang menghasilkan uang ada dua macam. Batas tertinggi itu dapat direndahkan dengan tujuan melawan laju inflasi dengan mengurangi permintaan masyarakat. Karena pertimbangan ini perlu ditentukan batas kredit tertinggi selama fase perluasan siklus itu. Teori. Op. tukang kayu dan lain-lainnya. sekalipun sulit dibayangkan bagaimanakah caranya menetapkan ambang (threshold) ter. Sekali lagi: gagasan bahwa cadangan bank merupakan suatu bagian tetap dari cadangan moneter yang teratur dari bank Sentral merupakan sebab berfungsinya sistem ini.107 Di samping berlakunya syarat-syarat cadangan sepanjang hukum batas kredit paling tinggi (credit ceilings) juga dapat digunakan dalam beberapa masyarakat ekonomi Islam sebagai suatu alat pengendalian moneter. Yang kedua. seniman. berapakah nisabnya. Sebaliknya dalam masa resesi terjadi kebalikannya. mengenai pengaruhnya terhadap kegiatan ekonomi. ini merupakan suatu alat efektif untuk pengendalian moneter. bila sebagian besar deposito serta pinjaman bank didasarkan kepada bagi laba mudarabah. Dalam keadaan ekonomi cerah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 195 menambah jumlah cadangan yang merupakan kewajiban menurut hukum. Dengan bertambahnya pengaruh bank-bank Islam pada sistem perekonomian.

Sesungguhnya faham sosialis marxisme itu tegak di atas perang antar golongan dan mengobarkan api permusuhan antar golongan yang satu dengan yang lainnya dengan mempergunakan sarana kekerasan yang penuh pertumpahan darah. Sehingga pada akhirnya seluruh golongan itu hancur.194 Ekonomi Islam: Sejarah.1 Padahal yang sebenarnya menang bukanlah dari kalangan buruh. Teori. kecuali satu golongan yaitu –kaum “proletar”. Op. Hak milik pribadi itu memotivasikan yang paling kuat untuk merangsang produktivitas dan meningkatkannya. tetapi sekelompok manusia yang berkerja di partai dan militer yang berkuasa atas nama golongan buruh di segala bidang dan melarang sebagian besar penduduk dari segala sesuatu. Islam tidak membedakan antara sarana produksi dan lainnya. Olah karena itu akhirnya penejlasan dari Karl Marx adalah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 167 | BAB 7 | Sumberdaya dalam Ekonomi Islam slam mengahargai hak milik pribadi karena merupakan konsekuensi fitrah dan termasuk bagian dari kebebasan individu (freedom). Islam mengajarkan bahwa di dalam setiap kepemilikan pribadi terdapat hak orang lain. . “Wahai kaum buruh sedunia bersatulah!” untuk melawan kelompok-kelompok lainnya. I 1 Mohammad Fahim Khan. Meskipun begitu Islam juga menetapkan kewajiban-kewajiban tertentu terkait kepemilikan pribadi. tidak pula membedakan antara pemilik besar atau kecil. selama ia memperolehnya dengan cara yang sah menurut syari’at. termasuk di dalamnya kaum buruh rakyat kecil. Cit.

Op.Cit.54 ---$€£¥--- Al Hadits. Maka jelaslah perbedaan antara orang yang mengajak para buruh untuk bersatu melawan yang lainnya dengan yang mangajak manusia seluruhnya untuk bersaudara dan menajlin cinta kasih sesam mereka. Loc. Dan. Lenin pernah menulis kepada salah seorang sahabatnya. Dr. Tanah adalah modal dasar. pengkhianat atau dengan tuduhan yang lainnya.Cit. Ibid. Demikian juga halnya dengan air dan udara. seorang pemikir Kiri Islam. merupakan cikal bakal terbentuknya sistem koperasi. Islam ditegakan atas dasar musyawarah dan menjadikan nasihat pemerintah itu termasuk inti ajarannya. khususnya kaum sosialis. atau 2 3 Indonesia yang umum memiliki rasa kebersamaan yang tinggi (gotongroyong). Nabi saw bersabda: “jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara”. dibawah pemilikan pemerintah. satu kesatuan yang sangat mendasar. Teori. aturan dan falsahnya tegak dinatas persaudaraan antar manusia dan mengagnggap mereka semuanya satu keluarga dan memperbaiki hubungan di antara mereka apabila terjadi ketidakberesan. 4 Al Qur’an. Mereka menyembuyikan aspirasi kelompok-kelompok yang menetang sistem dan menuduh setiap kelompok oposisi sebagai sikap primitif. surat ar Rahman (55) ayat10-11. kemudian bila mereka tidak meemgang kedua tangannya (mencegahnya) maka Allah akan menyegerakan siksa untuk mereka dari sisinya. Perusahaan semacam itu sebaiknya diatur oelh koperasi.168 Ekonomi Islam: Sejarah. Luthfi Hamidi. Behesti. ia mengatakan. utama dan penting dalam segala aspek kehidupan masyarakat yang patut disyukuri setiap insan manusia. yang diusahakan oleh banyak orang sebagai buruh saja adalah pembawaan dasar individualisme yang bertentangan dengan dasar perekonomian yang adil.2 Faham sosialis Marxis selalu diliputi oleh tekanan politik. yang lebih menitik beratkan kepada kepemilikan bersama (kolektif). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 193 Namun Islam. nurani manusia beranggapan makhluk manusia sebagai pemilik yang sah alami ini.” Sebaliknya.’ Ia membahas tentang Teologi Tanah. Istilah “kepemilikan kolektif” melampaui batas-batas kebangsaan dan masa. riwayat Ahmad dan Muslim. dan teror pemikiran serta berbagai pelarangan terhadap kebebsan. dan medidik masyarakat untuk menyelamatkan orang yang berbuat kejahatan dengan lembut dan beramar ma’ruf nahi mungkar serta memperingatkan ummat apabila melihat orang yang zhalim. 4 Dan inilah yang membedakan secara mendasar antara wacana kepemilikan dalam Islam dengan faham-faham lainnya yang berkembang di dunia sekarang. Islam menganggap hal itu lebih mulia daripada shalat atau puasa sunnah. “sesungguhnya tidak mengapa membunuh tiga perempat penduduk dunia agar sisanya seperempat menjadi sosialis. Dari dasar keutamaan ini. Sama saja sejak masa “Lenin” sampai sekarang.3 Tanah sebagai Modal Hassan Hanafi.53 Hak milik orang-seorang atas tanah yang luas. 53 54 M. Atas dasar asas tersebut di atas. “Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk-(Nya). . kontra revolusi. di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang”. mengatakan bahwa urusan tanah merupakan bagian dari masalah ‘teologi. bahwa semuanya adalah ada yang memilikinya secara abadi atau hakiki.

“Sementara sabda Rasulullah saw. maka kita melakukan kerja konsumsi. Hadits sangat dhaif. la tidak membunnhku karena ada suatu kemanfaatan “. Atas dasar kebersamaan. sesungguhnya si Fulan telah membunuhku dengan sia-sia. yaitu.Tanah mati menurut Imam Syafi'i adalah 5 6 52 . Beliau memberitahukan bahwa burung itu akan mengadu kepada Allah. hlm. pertanian. hlm 331.192 Ekonomi Islam: Sejarah. Jadi. yaitu sama sejahtera.7 Hukum Tata Negara dan Kepemimpinan “Siapa yang mengolah (mengelola) tanah mati (tak bertuan) ma tanah itu menjadi miliknya”. “Bukan vntvk ini saya diciptakan.8 Hadits itu adalah dalil bahwa kepemilikan tanah mati ditentukan ol siapa yang mengelolanya. Dalam sebuah hadits shahih dikemukakan bahwa seseorang menug-gangi seekor sapi. sesungguhnya janji itupasti dimintai pertanggungan jawabnya'.5 Manusia bisa memiliki sesuatu (hiazat) yang merupakan asal-usul kepemilikan atau mendahului prevalensinya. maka hal itu merupakan makna lahiriah dari konteks hadits tersebut. Ada baiknya di sini kami sebutkan flrman Allah berkenaan wasiat tcrhadap harta anak yatim: 'Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim. nalar seluruh umat manusia adalah pengatur alam.Cit. 7 Lihat Majma'uz-Zaumid . berdasar asas-ekonomi kerayaktan maka diupayakanlah sebuah wadah yang mempunyai dasar historikal yang jelas.:” Seseorang hanya boleh memiliki tanah mati (tidak bertuan) jika telah mendapatkan persetujuan dari pemerintah. Op. Dalam hadits lain pun dikemukakan bahwa Nabi saw mengingkari orang yang mempergunakan sesuatu yang tidak sesuai dengan fungsinya. atau dengan sepersepuluhnya. jilid 5. Dalam salah satu frakmentasi disebutkan bahwa. Dalam Islam ada falsafah tersendiri.. Isyarat penting dalam hadits itu adalah dorongan mempergunakan sesuatu sesuai fungsinya. Jika demikian. . sebagai bagian dari khawariq (hal-hal luar biasa). 20.52 Sistem Koperasi Menurut arah dasarnya perekonomian di masa datang akan semakin jauh daripada dasar individualisme dan semakin dekat kepada kolektivisme. Op. Abu Hanifah berpendapat bahwa seseorang tidak boleh mengelola tanah mati kecuali setelah mendapatkan izin dari kepala negara atau pemerintah. Allah. dan karenanya ‘jatah’ setiap individu ada dalam bentuk kolektif bersama jatah orang lain. Dan seluruh umat manusia adalah pengatur alam dan masing-masing individu mempunyai ‘jatah’-nya sendiri atau berhak berkecimpung dalam praktek hiazat guna mendapatkan keuntungan dari karunia alam. Burung ini bisa dianalogikan dengan sesuatu yang dibolehkan perburuannya dan yang sejenisnya dari kekayaan daratan ataupun lautan. atau memiliki setelah ada perjanjian dengan penciptanya. Al Qur’an. baik tanah "mati" dan "tidak bertuan". berdasarkan sabda Rasulullah 'saw. tanpa terlebih dahulu mendapatkan ian kep negara atau pemerintah. Behesti. Dan. yaitu koperasi. hiazat6 adalah perolehan ‘jatah’ sesorang dari aset keseluruhannya. maupun secara adat kebiasaan.. dalam terminologi fiqh (yurisprudensi) mempunyai nama hiazat atau kepemilikian atas sesuatu. Apakah sapi itu berbicara dengan lisan (bahasa keadaan).. tetapi saya diciptakan untuk membajak sawah“. sejak dahulu masyarakat Asia terkenal dengan konsep dasarnya tolong-menolong (gotong-royong). Bagaiman dengan pengelolan tanah dalam pengertian luas.. Tidak boleh memperlakukannya dengan sia-sia. Produksi terdapat sesuatu yang lain yang sebut perolehan (acquisition). surat al-Israa' ayat 34 dan 18 Farhad Nomani and Ali Rahmena. Dan ini merupakan komponen dari salah satu pilar penting pandangan sosialisme. Jadi. dalam mata rantai periwayatan-nya itu terdapat Amru bin Waqid ad-Dimasyqi Abu Hafsh bahwa ia adalah periwayat yang matruk. "Wahai Tuhanku. Teori. atau kita melakukan aktifitas ekonomi atau kerja produktif. Tidak boleh mengambil sumber' hewani. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 169 dengan separuhnya. Dan berdasrkan kolektivisme. Manusia dipandang sebagai pengatur alam yang punya hak memanfaatkan atau mengeksploitasinya. dengan sepertiganya." Rasulullah saw juga mengecam orang yang membunuh burung dengan sia-sia. pemerataan atau distribusi pendapatan dan keadilan dalam kebersamaan ini. yang memiliki kesemuannya melalui aturan ketauhidan-Nya. sambil berkata. Cit. maupun tanpa seizinnya. dari Habib bin Muslimah dari Mu'adz. pemerintah. lalu sapi itu berbicara. lalu minum air dari sebuah sungai. Sebagai contoh wacana ini terdapat di daerah perdesaan mencakup komunitas dunia sepanjang sejarah umat manusia. dan jangan kalian biarkan tanah itu menjadi kosong. riwayat at-Tirmidzi dan Ahmad . maupun barang tambang tanpa ada kemanfaatan bagi manusia. tanah itu otomatis menjadi miliknya? Baik dengan izin kepala negara. kecuali dengan cara yang lebih baik (bermanfaat) sampai ia dewasa dan penuhilah janji. Demikian juga halnya dengan siapa yang memiliki tanah dan mengelola tanah sebagai modal dasar dalam ekonomi bisnis. Diriwayatkan oleh ath-Thabrani dalam al-Kabir (4/ 3533). yang kadangkala lebih tajam daripada ucapan? Ataukah ucapan itu merupakan ucapan sungguhan. Dr. ketika anda merasa haus. dengan seperempat-nya. 8 Al Hadits. Hal itu tidaklah sulit bagi Allah.. baik secara fltrah.

Abu Hanifah berpendapat tanah mati adalah tanah yang jauh d tanah yang telah dikelola dan tidak dicapai oleh saluran air. dan orang yang mengelolanya berhak memilikinya. dengan sepertiganya. Isyarat penting dalam hadits itu adalah dorongan mempergunakan sesuatu sesuai fungsinya. Bentuk Pengelolaan Tanah Bentuk pengelolaan tanah itu ditentukan oleh kebiasaan kar Rasulullah saw. jika ia berbentuk lahan yang digenangi air. "Lakukanlah muzara'ah pada tanah kalian. la tidak membunnhku karena ada suatu kemanfaatan “. sehingga kedua macam tanah itu dapat ditanami dan dijadikan lahan pertanian. sesungguhnya si Fulan telah membunuhku dengan sia-sia.50 Rasulullah saw telah melakukan muzara'ah dengan orang-orang Yahudi pada tanah di Khaibar dengan separuh hasil yang dikeluarkannya. adalah lebih berhak untuk menge tanah itu dari orang yang jauh. karena hal itu seperti orang yang menempati suatu bangunan orang lain. lalu sapi itu berbicara. riwayat Tirmidzi (1379). Dimungkinkan pula menyewakannya dengan jumlah harta tentu sebagaimana pendapat sebagian besar ahli fiqh. Tidak boleh mengambil sumber' hewani. Hal itu tidaklah sulit bagi Allah. bentuk pengelolaan harus memenuhi tiga syarat. pertanian. sehingga pembatasan diserahkan kepada kebiasaan yang diakui. 577. bentuk pengelolaan lahan yang kering adalah dengan mengalirkan air ke lahan itu. Pendapat ini tidak tepat. mengelola tanah itu. Ada baiknya di sini kami sebutkan firman Allah berkenaan wasiat tcrhadap harta anak yatim: “Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim. Burung ini bisa dianalogikan dengan sesuatu yang dibolehkan perburuannya dan yang sejenisnya dari kekayaan daratan ataupun lautan. . maka bentuk pengelolaan adalah dengan mendirikan bangunan dan atapnya di lahan itu. maka orang yang mengelola itu tetap sebagai pemilik lahan tersebut Demikian juga dengan mudharabah (salah satu bentuk kerjasama) yaitu kerja sama antara modal dengan tenaga. dan jangan kalian biarkan tanah itu menjadi kosong. sekalipun kami tidak mengganggap kuat pendapat tersebut. kecuali dengan cara yang lebih baik (bermanfaat) sampai ia dewasa dan penuhilah janji. baik dengan separuhnya. 51 50 9 Al Hadits. menyebutnya secara indefinitif. tidak ada orang yang mendengarnya yang berada di tanah yang telah dikelola itu. ia tetap berstatus sebagai tanah mati.9 Kedua. hlm. yaitu dengan membolak-balikkan tanah yang berada di lahan itu. maka hal itu merupakan makna lahiriah dari konteks hadits tersebut. Dalam mengelola tanah mati mi. baik Lihat buku penulis Halal dan Haram. 271-276. kar seperti itulah suatu bangunan dinamakan tempat tinggal yang dapat dih Dan jika ditujukan untuk ladang dan perkebunan. Tidak boleh memperlakukannya dengan sia-sia. sambil berkata. Misalnya. Lihat komentar kaini tentang hadits Ini dalam al-Muntafa at-Taghib wat Tarhib hadits no. Teori. Umar bin Abdul Aziz berkata.51 Rasulullah saw telah melakukan mttzara 'ah dengan orang-orang Yahudi pada tanah di Khaibar dengan separuh hasil yang dikeluarkannya. atau dengan sepersepuluhnya. meninggikannya (membuat galengan sebagai tanda petak-petak lah. tetapi saya diciptakan untuk membajak sawah °. "Bukan vntvk ini saya diciptakan. Jika demikian. Umar bin Abdul Aziz berkata. orang yang dekat dengan lahan dan yang jauh darinya mempunyai hak yang sama. mertgalirkan air ke lahan itu. Dalam hadits lain pun dikemukakan bahwa Nabi saw mengingkari orang yang mempergunakan sesuatu yang tidak sesuai dengan fungsinya. Dan menahan air dari lahan itu.338. dari pendui yang telah mengelola tanahnya. "Wahai Tuhanku. Meskipun tanah bersambung dengan tanah yang telah dikelola. Imam Malik pendapat bahwa orang yang tinggal dekat dengan lahan itu.. Jika orang yang mengelola tanah uu mempekerjakan orang lain untuk menanami lahannya. maupun secara adat kebiasaan. Dalam sebuah hadits shahih dikemukakan bahwa seseorang menug-gangi seekor sapi. yang kadangkala lebih tajam daripada ucapan? Ataukah ucapan itu merupakan ucapan sungguhan. dan bentuk pengelolaan lahan basah adalah dengan menahan air darinya. jika lahan ditujukan untuk dijadikan tempat tinggal. .. Beliau memberitahukan bahwa burung itu akan mengadu kepada Allah. Jika ketiga syarat ini telah dipenuhi. jika ia berbentuk lahan kering.381). dengan seperempat-nya. dan tidak menjadi alasan baginya untuk memiliki bangunan orang tersebut. Sebagian pengikut mazhab Syafi'i berpendapat tidak tepat dengan mengatakan bahwa pengolahnya itu belum berhak memilikinya hingga ia menanam lahannya itu.170 Ekonomi Islam: Sejarah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 191 seluruh tanah yang tid dikelola dan bukan pinggir tanah yang telah terkelola. sehingga menjadi pembatas yang jelas antara lahan itu dan lahan lain. baik secara fltrah. Ahmad (3/313. tanah itu dinilai sebagai tanah yang telah dikelola. yaitu: Pertama. Apakah sapi itu berbicara dengan lisanul bahasa keadaan). Abu Yu berkata bahwa tanah mati adalah seluruh tanah yang jika seseora berteriak dengan suara paling kuat di lahan yang paling dekat dengan lahan yang telah dikelola. Karena. sesungguhnya janji itu pasti dimintai pertanggungan jawabnya”." Rasulullah saw juga mengecam orang yang membunuh burung dengan sia-sia. Al Hadits. riwayat Ahmad dan Nasa'i. sebagai bagian dari khawariq (hal-hal luar biasa). Ketiga. mengumpulkan tanah yang mengelilingi lahan itu. "Lakukanlah Muzara'ah pada tanah kalian. maupun barang tambang tanpa ada kemanfaatan bagi manusia.

karena lahan itu hilang dari tangannya. dan tidak membuang sisa-sisa makanan ke tong-tong sampah.190 Ekonomi Islam: Sejarah. Oleh usaha perbankan telah ditunjukkan cara melaksanakannya. namun ia tidak menanaminya. Kemudian. namunjika ia mempunyai barang lain yang berada di lahan itu. baik ia diairi dengan air usyr maupun air kharaj. setelah ia menerimanya. setelah memancarkan dua belas mata air untuk mereka di saat ketersesatan mereka: “…makanlah dan minumlah kamu sekalian dan jaganlah kalian melampaui batas dengan membuat kerusakan”. ia menjadi pihak yang paling berhak untuk mengelola tanah itu dari orang lain. ia tetap sebagai pemilik bangunan itu. Imam Malik berpendapat bahwa ia boleh menjual bangunan-nya dalam semua kondisi. jika ia tidak turut bekerja mengelolanya. hal ini tidak boleh menurut pendapat yang zahir dalam mazhab Syafi'i. maka para pembesar Arab Saudi mungkin menyukai pilihan yang disebut belakangan. Bahkan. Dan. Hal itu termasuk bagian tolong menolong antara pemilik tanah dengan petani penggarap. ia boleh menjualnya. Al Hadts. arahan Nabi saw untuk menggarap tanah bagi orang yang mampu menanamnya sendiri. Makanan yang jatuh harus dibersihkan lalu dimakan sisanya. tidak merusaknya atau menghancurkannya. tanpa perlu mengandalkan pekerja perantau. Karena dihadapkan dengan pilihan antara bertambah banyaknya mempekerjakan pekerja perantau atau kaum wanita. maka ia memiliki air dan tanah mati yang terkena air itu serta pinggir-pinggirnya. seperti pepohonan atau tanaman. Jika pemilik lahan itu ingin menjual lahannya. Kita nantikan bagairnanakah fasilitas yang disediakan oleh majikan lainnya. Sementara. Seorang muslim juga harus membersihkan piringnya dengan sendoknya. Dan ia boleh pula menjualnya. Sedangkan. walupun kadang kala disepelekan oleh manusia. Manusia wajib mensyukurinya. yang berpendapat boleh menjual lahan itu bahwa menilai harga tanah tersebut tidak dapat diminta kepada si pembeli. ia boleh menjual bidang tahan yang telah diairi itu. Tanah yang dikelola adalah meiyadi tanah ma'syur (hasilnya dipungut zakat sebesar sepersepuluh/10 persen). menurut pendapat Ibnu Abu Hurairah-salah seorang ulama pengikut mazhab Syafi'i-harga tanah itu masih dapat diminta kepada si pembeli. Sedangkan. ada dua kemungkinan. ia tidak boleh menjualnya. dan lain-lain yang tergolong sebagai keruskan dimuka bumi. dan tidak dibiarkan dimakan syaitan. Bidang Pertanian Sumber daya alam merupakan nikmat Allah kepada mahluk-Nya.49 Jika penggarapan tanah dilakukan dengan sistem muzara’ah (kerjasama) maka hal ini itu pun adalah baik. kehancuran. di negara seperti Arab Saudi pun peranan kaum wanita di barisan kerjanya akan meningkat. jika orang yang baru memberikan batas-batas atas lahan itu ingin menjual lahan tersebut sebelum terlebih dahulu mengelolanya. meski-pun ia tetap sebagai pihak yang paling berhak atas tanah itu. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja. Teori. ulama masih memperdebatkan kebolehannya. 49 48 pihak yang mendirikan bangunan. riwayat Bukhari dan Muslim dari Jabir dan Abu Hurairah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 171 Peran Wanita Dalam Barisan Kerja akan Bertambah Agaknya tidak dapat disangsikan lagi. Namun ini adalah suatu tantangan bagi majikan pribumi dan asing untuk merancangkan sistem kerja yang memungkinkan terpisahnya kaum wanita dan kaum pria. Abu Hanifah berpendapat bahwa jika ia turut bekerja mendirikan bangunan itu. dan orang yang mengelola lahan itu menjadi sekutunya dalam kepemilikan lahan itu. atau dengan cara disewakan kepada orang muslim lainnya yang mampu melakukannya. baik karena berlebih-lebihan maupun meremehkannnya. kemudian ada pihak yang dapat merebutnya dari tangan si pembeli dan mengelola tanah itu. Perlu disampaiakan di sini. seperti telah kami jelaskan sebelumnya. menjual sisa lahan yang telah ia tandai itu. Jika seseorang telah menandakan batas-batas suatu lahan yang mati baginya. Hal ini menyerupai Al Qur’an. Di antara bentuk syukurnya itu adalah menjaganya dari kerusakan. Sedangkan. dan kemudian mengalirkan air ke lahan itu. dalam Shahih alJam’ ash-Shaghir: 6514. Dalam masalah itu terdapat sebuah hadits: “Barangsiapa yang memiliki tanah. Allah berfirman kepada Bani Israil.48 Kita telah mengetahui bagaimana Rasulullah saw meninggatkan kewajiban memanfatkan benda apapun yang terbuang. seperti kulit bangkai domba. meskipun kemudian ada orang lain yang me-nempatinya. hal ini dibolehkan. Namun. ia boleh menjual barang-barang itu. bukan bangunannya. ia tidak memiliki lahan sisanya. orang yang mengelola itu lebih berhak dari orang yang telah memberikan batas atas lahan itu. Jika seseorang telah memberikan batas-batas terhadap suatu lahan yang mati. surat al-Baqarah (2) ayat 60. Nabi saw mengingatkan untuk tidak menyia-nyiakan satu suap pun makanan. Sementara ulama lain pengikut mazhab Syafi'i. Dengan demikian. seperti harta miliknya. Imam Syafi'i berpendapat bahwa ia tidak boleh menjual bangunan itu sama sekali. jika ada pihak yang lain merebut lahan itu dan mengelolanya. padajangka panjang. Jika tidak mampu menanamnya sendiri maka hendaknya ia merelakannya kepada saudaranya sesama muslim”. Abu Hanifah dan Abu Yusuf berpendapat bahwa jika tanah itu diairi dengan air usyr maka . Dan banyak dari ulama sahabat Syafi'i membolehkannya karena saat ia telah memberikan batas-batas atas lahan itu. polusi. maka hendaknya ia menanamkannya. jika ia menjualnya. dan tidak boleh dipungut kharaf darinya. jika pemilik bangunan ingin menjual bangunannya itu. ia menjadi pihak yang paling berhak atas lahan itu. karena kepemilikannya belnm permanen.

Kemudian. namun akan disediakan pendidikan secara terpisah dan bukan secara membaur. tahun yang bertepatan dengan kejadian Rasulullah saw. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 189 lahan itu menjadi tanah usyr (tanah yang hasilnya dipuiigut zakat sebesar sepersepuluh/10 persen). Harta warisan seorang wanita tetap menjadi miliknya menurut hukum waris Islam. Muhammad bin Hasan berpendapatbahwa jika lahan itu adalah tanah yang dikelola dengan pengairan dari sungai yang digali oleh manusia maka ia adalah tanah kharaj. dan bukan karena larangan agama Islam. karena pada lembaga pendidikan khusus untuk wanita hanya akan mempekerjakan tenaga wanita. sehingga hukum tanah itu berubah menjadi tanah mati. berkuasa. Dan daerah alBathaih saat ini. saat Raja Qabbadz bin Fairuz berkuasa sungai itujebol dan ia tidak memperhatikannya. dan jika lahan itu diairi dengan air kharaj. sedangkan tanah Bashrah diairi dari gelombang air pasang. Para pengikutnya. seperti Sungai Dajlah. Hal itu terjadi pada tahun keenam Hijriah. dan tidak perlu disangsikan bahwa wanita lulusan sekolah menengah atau perguruan tinggi paling tidak sama kemampuannya dengan rekan-rekan prianya.47 46 Lihat Abu Yusuf dalam Al-Haraj. sedangkan sungai-sungai yang dibangun kemudian adalah sungai yang digali oleh kaum muslimin. mengutus Abdullah bin Hudzafah as-Sahami kepada 10 dan istri tidak mempunyai rekening lancar bersama dan masing-masing mengurus keuangannya secara terpisah. 47 Ibid. Ada dua pendapat tentang hal ini: sebagian mereka berpendapat bahwa dasarnya itu adalah karena air kharaj mengalir di Sungai Dajlah di Bashrah dan menyerap ke tanah yang dilewatinya. sehingga airnya meluap dan menenggelamkan bangunan-bangunan yang ada di sekitarnya. Teori. termasuk Arab Saudi. sehingga air yang kemudian dialirkan ke lahan di Bashrah itu adalah dari air Sungai Dajlah dan Eufrat. ia memerintahkan untuk memperbaiki sungai itu. Munculnya bank khusus untuk wanita ini berarti bahwa kaum wanita kini dapat mengurus uangnya sendiri. Dengan diutamakannya pendidikan secara terpisah baik di Mesir maupun di Pakistan bertambah pulalah jumlah berisan kaum pekerja wanita. ataupun di gedung-gedung tersendiri. Sekalipun dapat diajukan alasan bahwa ini adalah akibat kebijakan sosialis yang dianut negara-negara bersangkutan yang mendukung paham emansipasi wanita. di Arab Saudi. tetapi kini wanita Saudi telah mulai dilatih untuk memegang jabatan yang lebih tinggi. dan kebanyakan dari mereka itu adalah warga negara Palestina atau Mesir. . oleh pengikutaya. kemudian air itu mengalir ke Sungai Dajlah Bashrah. Tentang landasan pendapat Abu Hanifah diperdebatkar. Ibid. hal ini adalah akibat faktor kebudayaan. dan Eufrat maka ia adalah tanah usyr. Bank ini telah didirikan sebagai cabang terpisah dari perusahaan perbankan komersial terbesar di Arab Saudi. bukannya berkurang. namun ia tidak bercampur dengan air itu. Kini pendidikan untuk kaum wanita mendapat prioritas di kebanyakan negara Islam. sehingga sebagian tanah itu kembali dapat dikelola. sebelumnya adalah tanah pertanian dan pedesaan yang berisi rumah-rumah yang ditempati. Kaum wanita juga menyimpan sendiri pendapatannya. jika diairi dengan sungai yang dibangun oleh Allah swt. karena al-Bathaih di Irak telah ada sebelum Islam. Di beberapa negara. Akibatnya terciptalah kesempatan kerja bagi kaum wanita.10 Sebabnya adalah seperti diceritakan oleh para sejarawan bahwa air Dajlah mengalir di Dajlah yang dikenal dengan al-Ghaur. sehingga ia tidak berstatus sebagai air kharaj. bertempat di gedung yang berdampingan dengan cabang bank untuk kaum pria. dan status itu tidak mengubah status hukum air yang mengalir di situ. maka lahan itu menjadi tanah kharaj. di antaranya Thalhah bin Adam berpendapat bahwa alasannya adalah karena air sungai Dajlah dan Eufrat telah menetap di Sungai alBathaih. termasuk Mesir dan Pakistan. dan sekalipun pada saat ini hanya beberapa pejabat saja yang berkebangsaan Arab Saudi. dan melakukan bermacam-macam jenis pekerjaan yang biasa dilakukan oleh kaum pria. kaum wanita berperanan penting dalam barisan kerja. Anu Syirwan.46 Pendidikan pun akan Diselenggarakan Secara Terpisah Sekalipun sepanjang sejarah pendidikan kaum wanita relatif lebih diabaikan di negara-negara Islam. Bahkan usaha pendidikan di Arab Saudi merupakan majikan tunggal terbesar bagi kaum wanita. air pasang itu berasal dari laut bukan dari Dajlah dan Eufrat Pendapat ini tidak tepat karena air pasang dari laut itu hanya mendorong air tawar itu di sungai.172 Ekonomi Islam: Sejarah. yang sampai ke Bashrah dari saluran yang lurus dan sisi-sisinya terpelihara. Penduduk Irak dan lainnya telah sepakat bahwa tanah Bashrah yang mati dan tak terurus yang kemudian dikelola adalah tanah usyr. namun sampai saat ini eksperimen di Arab Saudi tampaknya berhasil dengan baik. dan suaminya tidak boleh menggugat harta istrinya itu. Semua pimpinannya wanita. Belum tentu isi dan bahan pendidikannya berlainan. Pendapat Muhammad bin Hasan itu adalah berdasaAan landasan kenyataan bahwa Sungai Dajlah di Bashrah adalah di antara sungai yang diciptakan oleh Allah swt. Ini juga alasan yang tidak tepat. Dan. Dan saat anaknya. Kita harus menunggu apakah gagasan bank khusus untuk kaum wanita itu akan tersebar ke negara-negara Islam lainnya. Karena Sungai al-Bathaih adalah bukan termasuk sungai kharaj. bukan dari air laut yang pasang itu. Sedangkan. sehingga hukumnya terputus dari hukum sebelumnya.

Fatwa dan Ijtihad Umar bin Khattab (terj) (Surabaya: Risalah Gusti. dan pasukan Persia sibuk terlibat dalam peperangan dengan kaum muslimin.11 Kemudian saat Muawiyah r. 45 Ibid. sehingga perjalanan air di sungai itu terpelihara. daripada mengecam atau berusaha mendobrak sistem hirarki perusahaan yang mantap. dan kenaikan pangkat para karyawan. dan para keluarga mengharapkan agar dia diutamakan dalam soal kenaikan pangkat daripada karyawan yang bukan keluarga. Di sana tidak terdapat keberatan terhadap nepotisme (rnengutamakan keluarga) seperti halnya di dunia Barat—bahkan ini dipandang wajar. Namun seorang majikan tidak mempunyai keleluasaan bergerak dalam soal menaikkan pangkat karyawan seperti para rekannya di dunia Barat. halaman rumah. dan saluran airnya. dan sedang diselenggarakan usaha penelitian untuk rnengetahui bagaimanakah menyelenggarakan kegiatan pemerintahan sipil di kantor-kantor khusus untuk wanita. sehingga luas genangan air di Bathiah ber-tambah besar dan meluas. juga oleh kenyataan para sahabat bersepakat bahwa tanah-tanah mati di Bashrah yang kemudian dikelola dan dlpergunakan. Mereka membangun jalan raya utama selebar enam puluh cubit dan lebarjalan-jalan lain sebesar dua puluh cubit.a. . tidak ada dua bangunan yang saling berhubungan. malah lebih besar lagi. Kisra sebagai utusan beliau kepadanya.44 Wanita di Lingkungan Kerja Para pengusaha Barat yang untuk pertama kalinya mengunjungi Arab Saudi acapkali heran melihat pemisahan antara pria dan wanita. para pekeijayang bertanggungjawab atas sungai itu tidak dapat mengatasinya. pejabat yang bertugas mengumpulkan kharaj daerah itu adalah Hasan an-Nabthi dalam masa kekuasaan Khalifah Walid bin Abdul Malik. Abu Yusufberpendapat bahwa pinggir tanah itu adalah ukuran sampainya suara orang yang memanggil dari batasnya. di Arab Saudi telah disediakan lembaga-lembaga khusus yang diselenggarakan oleh wanita untuk wanita. landasan kesepakatan pendapat itu hanyalah karena adanya pengelolaan tanah bukan karena sebab yang lain. bukan karena jasa atau keunggulannya. Ibid. dan tidak ada dua rumah yang saling berdempetan. Terpisahnya pria dan wanita baik dalam pergaulan sosial maupun dalam lingkungan kerja. Yang diutamakan ialah mengadakan perpisahan antara lingkungan pria dan wanita. la berhasil mengumpulkan kharaj dan tanah al-Bathaih sebesar lima juta dirham. menurut Syafi'i. Kemudian. 1999). ukurannya adalah dengan kadar luas yang dibutuhkan oleh tanah itu. didambakan di dunia Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 173 Kenaikan Pangkat Atas Dasar Masa Dinas Seorang majikan juga memikul tanggung jawab atas struktur kerja dalam perusahaannya. bukannya wanita. Dengan upaya perbaikan sungai itu maka luas Sungai Dajlah dan Eufrat bertambah dengan drastis. Dan. sehingga dalam satu hari saja ia dapat membuat tujuh puluh sungai kecil. ia dapat mengumpulkan kharajyang besar. Khalifah Hisyam bin Abdul Malik.188 Ekonomi Islam: Sejarah. menduduki jabatan kekhalifahan. dan kebanyakan sekretaris adalah pria. ia mengangkat maula-nya yaitu Abdullah bin Darraj sebagai pemungut kharaj Irak. Kemudian kaum muslimin datang ke Irak.12 Pinggir Tanah Mati yang Dikelola Pinggir tanah yang dikelola untuk tempat tinggal atau ladang. Dan. seperti untuk jalanannya. Sementara. Pemisahan antara pria dan wanita dalam lingkungan kerja didambakan. dan lebar seluruh gang sebesar 11 12 Ibid. dan mereka telah membuat rencana tempat tinggal bagi anggota kabilah kota itu. Abu Hanifah berpendapat bahwa pinggir tanah itu adalah tanah yangjauh darinya dan tidak dicapai oleh air. atau menerima pekerjaan berupah. demikian pula kantor dari sejumlah perusahaan besar. dan dari tanah al-Bathaih itu. sekalipun dalam agama Islam tidak ada larangan bagi kaum wanita untuk bekerja. sehingga tanah yang tak terurus tersebut. Pembesar Arab Saudi lebih maju dari pemerintah Islam lainnya dalam melaksanakannya. Kenaikan pangkat pada umumnya didasarkan pada masa dinas seorang karyawan. yaitu Kisra Abruiz. karena kepentingan keluarga diutamakan di atas kepentingan perusahaan. Setelah itu.45 Disediakan Lembaga Terpisah untuk Wanita Kini. Para sahabat telah menjadikan Bashrah sebagai kota pada masa Umar r. Dan. seperti besar wilayah Bathaih. namun mereka dapat mencari hiburan dengan bertawakal menurut ajaran agama Islam. Abruiz juga banyak membuat sungai-sungai kecil yang dialirkan dari sungai itu. menjadi berstatus tanah usyr. Alasan yang dikemukakan oleh para sahabat Abu Hanifah bersama apa yang kami jelaskan tentang keadaan Bathaih itulah yang membuat mereka ber-pendapat seperti itu. sehingga saat sungai itu pecah tidak ada yang mem-perhatikannya. Wanita Arab Saudi pada umumnya tidak bekerja di luar rumah sendiri. Semua kantor-kantor pemerintah hanya mempekerjakan kaum pria. Hal ini memang dapat menimbulkan frustrasi di kalangan karyawan berusia muda atau yang berkemampuan tinggi. yang tidak pernah teijadi sebelumnya. Teori. namun ini tidaklah menutup kemungkinan bagi kaum wanita untuk bekerja. Jika dua pendapat ini dipakai. Biasanya suami 44 Lihat: Muhammad Abdul Aziz al-Halwi. la juga banyak mengeluarkan dana untuk mengatur sungai itu. Status itu terus berlangsung hingga saat ini. Bank khusus untuk wanita mungkin adalah gagasan Islam yang lebih inovatifmengenai pemisahan kaum wanita dari kaum pria.a.

Para majikan akan dihormati bila diketahui menyediakan dana cadangan darurat semacam itu. namun pada umumnya seorang majikan lebih memilih kebangkrutan daripada rnemecat karyawannya. Tentu saja hal ini tidak selalu bisa dilaksanakan.42 Agar ia dapat memberi bantuan keuangan. maka hal itu patut diperhatikan. kemudian dilanjutkan dengan wilayah-wilayah 13 rnengharapkan bantuan karyawannya pada setiap saat yang dipandangnya perlu. perhatian seorang majikan akan disambut baik. dan perlu ditunjukkan sikap murah hati bila karyawan itu mengalami kesulitan keuangan terus-menerus. Air sungai ada tiga macam. Muhammad Abu Zahrah. jika seorang majikan memenuhi semua tanggungjawab sosialnya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 187 tujuh cubit. yang dialirkan oleh Allah SWTdi sungai-sungai besaryang tidak dibuat oleh manusia. masing-masing orang tidak boleh saling menghalangi yang lain untuk memanfaatkan air itu. Tidak ada yang boleh melarang seseorang untuk cieng-ambil minum darinya dan tidak boleh pula menghalangi seseorang untuk membuat saluran air ke ladangnya dari sungai itu. asal saja sisa upahnya tidak akan kurang dari yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pokok karyawan bersama keluarganya. maka rencana mereka itu dilarang. dan membangun pada tiap persinggahan kendaraan tempat yang luas sebagai tempat mengikat kuda-kuda mereka.41 Bila seorang karyawan mengalami kesulitan keuangan. tidak dipandang sebagai sikap Islam sejati. 43 Ibid. Cicilan semacam itu haruslah disesuaikan dengan keadaan keuangan karyawan. riwayat Bukhari dari Abu Hurairah. atau mereka mem-buat saluran ke sungai lain. seorang majikan biasanya harus mempunyai cadangan dana cair yang cukup besar. Op. Jika sekelompok orang ingin membuat sungai. sumur. Mengadakan "rasionalisasi" atau "penciutan" barisan pekerja semata-mata berdasarkan perkiraan atau perencanaan keuangan yang kurang menyenangkan. Dan rumah-rumah yang mereka bangun saling berdempetan. majikan diharap untuk membantunya. dan mencukupi kebutuhan para penduduk tanpa ada kekurangan. Maka penduduk bagian hulu sungai itu dapat menahan air itu hingga dapat mengairi ladang mereka.174 Ekonomi Islam: Sejarah. sekalipun sebenarnya tidak ada lagi pekerjaan bagi mereka. Jika hal itu membuat efek yang buruk terhadap para penduduk yang biasa me-manfaatkan sungai itu. dan mata air. Mereka melakukan hal itu sesuai dengan pendapat yang telah mereka sepakati dan nash yang tidak boleh dilanggar. Bahkan kaum ulama menganjurkan agar seorang majikan menyediakan pinjaman uang bebas bunga.58 m. 14 Macam kedua: air sungai itu berkurang dan permukaan tidak naik sehingga ia baru dapat mengairi ladang penduduk setelah dibuat dam.68 m. Berarti ia akan melepaskan peluang untuk memperoleh hasil dari tambahan investasi modalnya. misalnya dengan memperluas usahanya. Pertama. Seorang majikan cenderung berusaha mengatasi kesulitan jangka pendek dengan harapan bahwa dalam jangka panjang kondisi perdagangan akan membaik. dan masing-masing boleh membuat saluran air ke ladangnya dari sungai itu. Cit. Sedangkanjika tidak menghasilkan pengaruh apa-apa. Basyir bin Ka'ab meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. dan seharusnya mereka tidak terlalu ketat untuk menuntut pembayaran kembali.13 Air yang Diekplorasi Air yang dieksplorasi ada tiga macam. Teori. terutama kepada anak prianya. dan sikapnya ini tidak menimbulkan kekesalan. Dan. Narnun mengingat suasana kekeluargaan. 42 . Tidak mungkin berusaha dalam lingkungan dunia Islam tanpa menyediakan uang cadangan itu. Seorang majikan bertanggung jawab menjamin kepastian kerja bagi para karyawan. 14 Al Hadits. bersabda. dan walaupun kaum Muslimin menghargai kebebasan kehidupan keluarganya. dan tidak ada pula kepentingan yang mendesak sehingga membuat orang mempertengkarkan dan mempersengketakan airnya. Sistem jaminan kesempatan kerja seumur hdiup di kebanyakan negara Islam berarti bahwa seorang majikan harus tetap menahan karyawannya. maka wajarlah bila cicilan utang itu dipotong dari upah karyawan. Tidak terbayangkan jika air kedua sungai itu sampai tidak mampu memenuhi kebutuhan manusia sekitarnya. yaitu: air sungai.80 m. riwayat Bukhari. Bila seorang majikan tidak memperhatikan keluarga karyawan ia dianggap tidak sopan. Tidak bisa memecat karyawan walaupun pesanan berkurang. Ibid. Kedua. Di Mesir adalah 0. Air keduanya dapat dipergunakan untuk mengairi ladang dan untuk keperluan minum. dan tempa mengubur orang yang mati. “Jika suatu kaum berselisih pendapat tentang luas gang mereka.43 41 Al Hadits. Macam pertama: sungai yang airnya naik meninggi meskipun tidak ada dam yang menahannya. dan Di Irak adalah sepanjang 0. seperti Sungai Dajlah dan Eufrat Kedua sungai itu juga dinamakan dengan Rafidain. Siapa yang mau boleh mengambil air dari sungai itu untuk mengairi ladangnya. rencana mereka itu tidak dilarang. maka jadikanlah luas gang itu selebar tujuh cubit/depa”. Satu cubit/depa di Syria adalah 0. Demikian pula perhatian majikan terhadap keluarga karyawan tidak ditolak melainkan disambut baik bahkan diharapkan. air yang dialirkan oleh Allah swt di sungai-sungai kecil. cabang dari sungai itu untuk mengairi tanah yang lain. Masing-masing pemilik lahan boleh mengambil air dari sungai itu untuk mengairi lahannya pada saat ia membutuhkan. Kelalaian menyediakan dana cadangan itu akan dipandang sebagai sikap tidak bertanggung jawab.

Seorang majikan 39 40 berikutnya yang dilewati sungai itu.16 Malik berpendapat bahwa ukuran pengairan untuk daerah Buthhan juga seperti itu. karena masing-masing usia pohon mempunyai kebutuhan pengairan tersendiri. Perhatian terhadap para karyawan jauh melampaui soal pembayaran upah saja. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 175 Tetapi hadiah atau bonus ini hanyalah merupakan suatu imbalan tambahan. hal ini sulit untuk dipahami para pengusaha Barat. Keempat. di antara tanah itu cukup diairi dengan sedikit air dan ada yang harus diairi dengan banyak air. Teori. Ini merupakan suatu sikap yang banyak mencerminkan pola dasar kebapaan informal. Ketentuan. darinya. bukan bonusnya. la adalah periwayat yang majhul keadaannya. Dan. Sistem bonus mencegah penghasilan laba yang berlebih-lebihan. dan tidak jarang seorang rnajikan menyediakan beasiswa dan jaminan pendidikan lain bagi anak-anak itu. dan pada umumnya jadwal jam kerja kurang berstruktur. Karena biasanya majikan dan karyawan masih sekeluarga atau sesuku. para majikan Muslimin acapkali memperhatikan kehidupan karyawan di luar lingkungan kerjanya. Namun. Kelima. sedangkan upah tidak berubah—ini adalah hal pasti yang memperburuk hubungan tenaga kerja yang sering terjadi di Barat. Yang terputus diambil darinya apa yang tersimpan. dari segi perbedaan tanah. dan tidak bertemu dengan Ubadah. maka mereka mengalirkan air itu kepada para pemilik lahan berikutnya. Jika seseorang mengairi tanahnya atau mengeluarkan airnya dari dalam tanahnya. Bahkan seorang majikan bersedia memikul biaya perawatan rumah sakit untuk saudara para karyawan. yaitu seukuran mata kaki. Namun laba. Mereka juga memperhatikan kesehatan serta kesejahteraan para karyawan dan berusaha agar para karyawan merasa puas di lingkungan perusahaannya. dari segi perbedaan musim panas dan musim dingm. bila dibagi-bagikan. Muhammad Ibn Ishaq meriwayatkan dari Abi Malik bin Tsalabah dari ayahnya. karena penyiramanan untuk perkebunan ada ukuran tertentu. dari segi perbedaan tanaman yang ditanam. Pertama. maka sikap itu tidaklah mengherankan. Karena itu upah pokok itu harus cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok karyawan beserta keluarganya. sehingga tidak ada alasan untuk memandang laba sebagai hasil dari penindasan pada para pekerja. riwayat Ibnu Majah. Op. Ubadah bin Shamit meriwayatkan. Sistem pembagian laba ini akan menghapuskan pandangan bahwa karyawan diperlakukan tidak adil dan mereka akan bekerja sekuat tenaganya untuk rneningkatkan keuntungan. 15 Ibid. mereka harus mengalirkan air itu kepada pemilik lahcm yang berikutnya”.39 Para majikan Muslimin cenderung untuk lebih bersikap kebapaan daripada rekan-rekan mereka di dunia Barat. Cit. disambut dengan gembira. 16 Al Hadits. hadits ini sahih dengan dengan adanya hadits berikutnya dalam buku ini yang menguatkannya. memutuskan dalam masalah pengairan lahan darisungai bahwa para pemilik lahan yang berada di hulu sungai dapat mengairi lahannya sebelum pemilik lahan yang berada di hilir sungai. dan dengan penuh pengertian dia memberikan cuti kepada karyawan yang harus menjaga saudaranya yang sakit itu.186 Ekonomi Islam: Sejarah. Monzer Kahf. menetapkan bagi pemilik lahan yang berada di lembah Mahzur untuk menahan air di lahan mereka hingga sebatas mata kaki. yang merupakan ciri khas banyak penguasa dan pemerintah di wilayah Timur Tengah. karena masing-masing ukurannya ditentukan sesuai dengan kebutuhan. kemudian air itu mengalir ke tanah tetangganya hingga menenggelamkan tanah itu. demikian juga untuk pohon kurma dan pepohonan lain.40 Campur tangan majikan secara berlebihan di luar lingkungan kerja tidak akan diterima oleh para karyawan di dunia Barat. maka ia tidak menanggung kerugian yang dialami oleh tetangganya itu. dan dengan demikian menekan risiko pertentangan antara majikan dengan karyawan. Tanggung jawab seorang majikan bahkan meliputi karyawan dan keluarganya. “Nabisaw. Sebaliknya di dunia Islam tidak ada pemisahan tegas antara jam kerja dan jam istirahat. ini bukan sebuah ketentuan umum bagi sepanjang masa dan bagi seluruh negeri. Ahmad dari Ubadah bin Shamit dari jalan periwayatan Ishaq bin Yahya bin Walid. Per-bedaan itu bisa terjadi dari lima segi. maka tidak dapat ditentukan ukurannnya dengan ukuran yang ditetapkan oleh Rasulullah saw. karena mungkin karyawan itu memenuhi sebagian kewajiban si majikan. sementara yang berkontmuitas diambil darinya yang dipakai. terutama bila mereka menganggap bahwa laba itu adalah hasil jerih payah mereka. karena setiap perusahaan wajib membayar upah pokok yang memadai dan upah pokok inilah yang merupakan upah yang layak. Tetapi walaupun perusahaan itu bukanlah perusahaan keluarga. tentang ukuran air yang ditahan untuk mengairi lahannya itu. karena ia bertindak dalam lingkup miliknya dengan cara yang AlHadits. dan para karyawan tidak dapat mengandalkan uang bonus untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. “Rasulullah saw. untuk itu dikembalikan kepada kebiasaan yang berlaku baginya. kemudian setelah selesai mengairi lahan msreka. khususnya mengenai pendidikan anak-anak para karyawannya. Kedua. masing-masing memiliki ukuran kebutuhan pengairan tersendiri. Para karyawan akan merasa tidak puas bila laba membumbung tinggi.15 Sedangkan. dari segi perbedaan waktu menanam. begitu seterusnya hingga akhimya seluruh lahan mereka dapat diairi”. Karena perbedaan dari kelima segi ini. kemudian setelah airyang dialirkcm ke lahan mereka itu telah mencapai ukuran mata kaki. Ketiga. . dari segi perbedaan kontinuitasnya dan keterputusannya. masing-masing musim ini (untuk lahan tanah) mempunyai ukuran kebutuhan pengairan tersendiri. bagi salah satu jenis saja.

Ketiga. Cit. tetapi walaupun mengalami kegagalan mereka akan menerima santunan dari seluruh masyarakat Islam.18 Jika sungai itu bukan berada di Bashrah. membagi air sungai itu dengan membuat saluran dari kayu secara memancang dan darinya kemudian dibuat lubang-lubang kecil yang disesuaikan dengan bagian air masing-masing. kecuali setelah mendapatkan izin dari seluruh pemilik sungai itu. sesuai dengan urutan tertib penggunaan sungai itu. Ibid.176 Ekonomi Islam: Sejarah. karena mereka memiliki hak yang sama atas sungai itu. para karyawan mendapat bagian dari labanya. Besarnya saluran itu disesuaikan dengan hasil 17 18 tunggal mengenai wujud upah yang layak. maka mereka tidak boleh mempertengkar-kannya karena banyaknya air sungai itu. 19 Syeikh Mahmud Ahmad. (al-Qahirah: 1966). Seorang karyawan diharapkan lebih erat mengidentifikasikan dirinya dengan tempat bekerjanya bila diadakan pembagian pendapatan yang akan memupuk kesetiakawanan ekonomi antara para karyawan Muslimin dengan perusahaan Islamnya. air sungai itu akan meresap ke dalam tanah. . maka orang kedua yang memiliki lahan itu menjadi pihak yang lebih berhak untuk menangkap ikan itu dari orang yang per-tama. sehingga ia menjadi miliknya. Pertama. orang lain tidak berhak atas sungai itu. kemudian sungai itu dimasuki air pasang sehingga ia dapat memenuhi kebutuhan semua orang. dan alat perlengkapan. maka sulitlah untuk menggunakannya sebagai patokan yang tepat dalam menetapkan upah.17 Macam ketiga: di antara sungai ada yang digali dan dibuat oleh manusia untuk mengairi ladang yang mereka olah. Di sini pendapatan telah dibagi-bagi sesuai dengan proporsi masukan—misalnya. baik untuk minum maupun membuat saluran darinya. Peraturan semacam inijelaslah berlaku secara tradisional di sejumlah besar perusahaan keluarga di dunia Islam. sekalipun mereka dengan mudah bisa mendapatkan pekerjaan dengan upah yang rendah. sedangkan ketika keadaannya kurang cerah. masing-masing orang menggali saluran di atas tanahnya sesuai dengan kadar pengairan yang dibutuhkan mereka. Dan mereka tidak perlu pula membendungnya karena dengan naiknya permukaan air sungai karena air pasang. mereka dapat mengundi nama mereka. karena ikan itu hidup di lahan miliknya. masing-masing pihak men-dapatkan gilirannya yang tidak boleh diganggu oleh yang lainnya. Khususnya bagi para majikan asing sangatlah penting untuk menghindari kesan ketidak adilan. Dan. sumber daya. karena itu upah yang rendah sama sekali tidak akan dapat diterirna di sana. Teori.38 Caranya. namun para ulama sepakat bahwa suatu sistem bonus atau hadiah akan lebih tepat. dari alasan ini saja sangatlah tidak bijaksana bila para majikan asing itu membayar upah di bawah tingkat upah yang dibayarkan oleh para majikan dalam negeri. dan setelah satu orang menggunakan gilirannya maka orang yang selanjutnya dapat menggunakannya. kemudian setelah selesai mengairi ladang-ladang itu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 185 dibolehkan. seperti saluran yang dibuat oleh para pemilik lahan di antara lahan mereka. maka sungai itu menjadi milik orang yang menggalinya dari para pemilik tanah itu. yaitu di negeri yang tidak ada air pasangnya. Dengan pembagian itu. Cit. Ma’rikat al Islam wa’l-ra’s Maliyah. mereka saling bergantian menggunakannya dalam hitung-an hari jika air sungai itu sedikit. meng-angkat airnya. Cit. Selain itu beberapa negara di dunia Islam—khususnya negaranegara penghasil minyak—bukan merupakan lingkungan berupah rendah menurut standar Dunia Ketiga. Jika sungai ini berada di Bashrah. sedangkan jika banyak dapat bergantian dengan hitungan jam. masing-masing pihak pemilik lahan dapat memanfaatkan air sungai itu secara teratur. karena seluruh urusan keluarga dapat berhasil atau gagal secara bersama-sama. Maka sungai itu menjadi milik bersama mereka. misalnya pada Tahun Baru Islam atau pada Hari Raya Idul Fitri. Tambahan lagi. Tidak dapat tidak upah yang dibayarkan oleh majikan asing akan menarik perhatian dan akan diselidiki. Dalam keadaan semacam ini tidaklah bijaksana bila membayar upah yang rendah menurut pandangan setempat. belum tentu akan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dibandingkan dengan perusahaan yang buruhnya berupah tinggi. Ibnu Qudamah al-Maqdisi. Dengan demikian ditekankan bahwa hadiah itu diberikan berdasarkanjiwa Islam dan akan menunjukkan bahwa perusahaan itu berpegang pada ajaran Islam. Hadiah ini dapat dibayarkan setahun sekali. Jika mereka berselisih dalam tertib penggunaan sungai itu. sehingga upah bukan merupakan pengeluaran yang terbesar. seperlima atau seper-sepuluh. para majikan dan para karyawannya mengencangkan ikat pinggang bersamasarna. sebagian besar industri modern berciri padat rnodal. Op. Salah seorang dari pemiliknya itu tidak boleh mendirikan jembatan di atasnya. tenaga kerja.19 Kemudian tentang pengairan dari air sungai ada tiga kemungkinan. saluran itu tidak dimiliki secara khusus oleh salah seorang mereka. Mereka dapat mengairi seluruh ladang. sehingga dapat ditetap-kan siapa yang pertama dan seterusnya. Di wilayah itu perusahaan yang buruhnya berupah lebih rendah. Op. Ketika perusahaannyajaya. Abdul Azim Islahi. Sedangkan. dengan melaksanakan pembagian pendapatan yang berlainlainan pada setiap perusahaan. 37 38 Sayyid Qutb. sehingga seseorang tidak boleh memonopolinya. Op. Jika di dalam air yang meluap ke lahan tetangga itu hidup ikanikan di ladangnya. atau juga meletakkan alat pemompa air di situ. Kedua.37 Dukungan gagasan pembagian pendapatan sebagai imbalan kerja semakin bertambah sebagaimana yang sudah biasa terjadi secara tradisional dalam lingkungan pertanian. mungkin di hari besar Islam.

Sementara.184 Ekonomi Islam: Sejarah. saat mereka me-nempati suatu lahan dan menggali sumur di tanah itu untuk keperluan minum mereka dan hewanhewannya. dan mereka mempunyai hak sama atas air itu. Ibid. Mereka menjadi pihak yang paling berhak atas air sumur itu. Selain itu untuk mengimbangi laju inflasi seringkali penyesuaian upah minimum itu dilalaikan. Lalu dibagi-bagikan secara sama kepada para pemilik hak atas air itu. upah minimum itu dalam prakteknya hanya berlaku bagi pegawai pemerintah saja. ia menggalinya untuk pemenuhan kebutuhan airnya. Jika airnya sedang surut dan tidak dapat menyuplai airyang mencukupinya. Tidak ada satupun gagasan 34 35 kesepakatan mereka atau sesuai dengan luas lahan mereka. maka kebiasaan itu makin sulit untuk memperoleh dukungan dari pemerintah negara Islam. la mengambil air dari sumur itu bersama dengan orang lain. Dalam kasus yang ekstrim. Abu YU£ 'f berkata bahwa pinggir saluran kanal adalah apa yang tidak tampak di permukaan tanah. hal ini banyak menimbulkan kejengkelan terutama pada perusahaan Aramco. Kedua. penggunaannya untuk memberi minum hewan lebih diutamakan daripada untuk mengairi ladang. sekedar memenuhi kebutuhan pokok saja. Maka seorang majikan bangsa asing tidak akan dibiarkan membayar upah di bawah batas minimum itu. Diskrirninasi hanya akan dibenarkan bila menguntungkan warga negara sendiri. Karena. pinggir sungai yang digali di lahan yang mati ini.36 Meskipun dikemukakan alasan bahwa imbalan tambahan itu wajar bagi tenaga asing yang bekerja di luar tanah airnya. Tidak perlu ditegaskan lagi bahwa diskriminasi yang akan menguntungkan karyawan bukan Muslimin pasti akan ditentang. Maka. jika ia menggalinya untuk air minum bagi orang yang lewat maka air yang dihasilkan oleh sumur itu menjadi milik bersama. karena hal ini pasti akan memancing protes keras. serta kebutuhan hewan mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan air itu. Dan acapkali upah minimum itu tidak berlaku bagi semua pekerja. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 177 premi yang dibayarkan kepada karyawan dengan pendidikan yang lebih tinggi itu rupanya merupakan sebagian alasan mengapa orang-orang dari negara-negara Islam belajar di berbagai universitas Barat untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi. dengan mendahulukan pintu pengairan yang belakangan. Acapkali tenaga asing Barat di Wilayah Teluk Arab diberi upah yang lebih tinggi daripada yangditerima oleh tenaga pribumi. Op. tidak untuk kebutuhan yang lain.34 Pemikiran tentang upah yang “layak” ditunjukkan dengan pembuatan undang-undang upah minimum di sebagian besar negara Islam. telah mewakafkan sumur rumah. Begitu juga halnya para pemilik saluran air yang berupa talang-talang air. dan ia tidak boleh mendahulukan pengairan yang belakangan. Abu Hanifah berpendapat bahwa pinggir sungai adalah tempat dibuangnya tanah galian sungai itu.21 Bagi para penggali sumur ada tiga kemungkinan. meskipun ia boleh mendahulukan membuka pintu saluran pengairan pihak yang berada dalam urutan setelah dia. atau karena sulit mencari tenaga yang sama ketrampilannya di kalangan priburni. Seseorang tidak boleh menambah kadar pengairannya itu. karena jika tidak mereka pasti akan dikecam. Pertama.35 Namun dengan segala kelemahannya itu gagasan upah minimum tetap dipandang penting. dengan demikian mereka tidak pula termasuk dalam undang-undang tingkat upah minimum itu. Selain itu sebagian besar barisan pekerja mungkin terdapat di luar dunia ekonomi formal. Andaikan upah minimum itu berlaku pula untuk sektor pertanian. atau me-ngurangi jatah pengairan yang lain. maka akan sulit untuk melaksanakannya dengan tegas. Teori. Ibid. ditentukan oleh kebiasaan yang berlaku dalam masalah seperti itu. dan ia menjadi penyatu saluran air itu. Mereka harus memberikan kelebihan air itu bagi orang-orang yang butuh minum. Para majikan bukan Muslimin sebaiknya membayar upah pada tingkat minimal itu. jika air sumur itu tidak dapat pula menyuplai kebutuhan keduanya maka memberi minum manusia lebih diutamakan daripada memberi minum hewan. sedangkan pekerja di sektor swasta tidak termasuk dalam undangundang itu. Jika airnya sedang banyak. Abul Khair Jalaluddin. Acapkali upah minimum itu sangat rendah. Demikian juga dengan hukum saluran kanal karena saluran seperti itu adalah sungai dalam bumi. dan penggalinya memiliki hak yang setara dengan orang lain. ia tidak boleh menunda pintu pengairan yang lebih dahulu. air sumur itu dipergunakan untuk memberi minum hewan dan mengairi tanaman. la juga tidak boleh menunda jatah pengairan pihak yang seharusnya mendapatkan jatah pengairan lebih dahulu. Cit. Seperti kalangan Badui yang nomaden (berpindah-pindah). ini adalah pendapat yang baik.20 Sedangkan. . kebutuhan manusia.a. menurut pendapat Syafi'i. ia akan mengurangi sebagian hak orang lain. misalnya di Mesir zaman Nasser. Utsman r. sedangkan pada wanita dan anak-anak jarang sekali dibayarkan upah minimum menurut undang-undang itu. 20 21 Ibid. mendahulukan pengairan lahan setelah dia adalah memberikan penam-bahan jatah bagi hak orang lain. Secara keseluruhan gagasan upah yang layak menimbulkan masalah yang sama dengan gagasan upah “ekonomis”. namun rupanya setiap pemerintah negara Islam merasa bahwa paling tidak mereka harus mendukung gagasan upah minimum itu mengingat suasana moral yang berlaku. untuk diambil air sungai sesuai kadar haknya. 36 Ibid. selama mereka berada di tempat itu. dan bukan sebaliknya.

bahkan tidak bisa diterima. dan 32 33 Ibid. Di lingkungan dunia Islam masalah moral jauh lebih dipentingkan daripada di dunia Barat. haruslah merupakan imbalan jerih payah. ialah pertimbangan mengenai pendapatan.178 Ekonomi Islam: Sejarah. Dan jika seseorang telah tetap kepemilikannya atas sumur dan tanah pinggir sumur itu maka ia menjadi orang yang paling berhak atas air sumur itu. Ibid. maka ia menjadi pemilik apa yang terkandung di dalamnya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 183 Jika mereka meninggalkan tempat itu. sedangkan gaji tertinggi dibayarkan kepada orang yang menyandang gelar doktor. Kekayaan bukanlah dosa. dan siapa yang menggunakan air itu tanpa seizinnya terlebih dahulu maka ia dapat meminta kembali kepada orang yang telah mengambil airnya. yang biasanya dikaitkan dengan soal pemerataan. kecual jika luapan airnya lebih luas. sebelum ia mengambil airnya. dalam kebiasaannya mengeluarkan uang serta konsumsinya. Perbedaan skala gaji misalnya yang scring terjadi dijawatan pemerintah bagi golongan sarjana dan bukan sarjana yang melakukan pekerjaan sama. termasuk sandang pangan. Teori.22 Para fuqaha berbeda pendapat ukuran besarnya pinggir sumur itu. batasnya adalah bagian akhir luapan air itu. atau bergaya hidup yang mencolok. bila soal upah sernata-mata ditentukan oleh gaya ekonomi yang abstrak saja. dan antara pendapatan dengan kegiatan kerja harus berkaitan. seperti juga halnya di Jepang. Dan. yang mana sangat signifikan dalam kelangsungan suatu corperate dan pekerja itu sendiri. Itu masuk dalam kategori kebiasaan yang berlaku. Karyawan penyandang gelar kesarjanaan akan menerima tambahan gaji. Ibid. sumur itu menjadi sumber air sehingga menjadi milik umum. dari para bekas petani. tingkah lakunya itu dapat merusak akhlak masyarakat dan menghancurkan nilai-nilai agama Islam. dan tempat tinggal. Semuanya itu dipandang sebagai hak asasi manusia. jika ada nash yang menetapkannya maka nash itu menjadi ikutan. berlainan halnya dengan di dunia Barat. berarti ia telah mengelola tanah tersebut dan kepemilikannya atas lahan itu dan pinggirnya menjadi resmi. Dan. Abu Hanifah berpendapat bahwa pinggir sungai bagi orang yang menggalinya adalah seluas lima puluh cubit/depa. Cit. Sedangkan. Juga terdapat perbedaan tingkat upah yang berlaku di dunia Barat. Sekalipun sering terdapat perbedaan tingkat pendapatan yang cukup besar. namun memiliki kekayaan berarti bertanggung jawab sosial. Sebagaimana habya jika ia memiliki barang tambang. Dan. Kedua. Dan pandangan itu terutama berlaku di lingkungan dunia Islam. status sumur itu berubah dari milik pribadi menjadi milik umum. bahkan di daerah perkotaan. Ulama lain berpendapat bahwa ia tidak memiliki sumur itu. Menurut pendapat umum. sebelum ia mengeksplorasinya. jika ia menggali-nya hingga ditemukannya air. Karena itu banyak orang kaya yang hidup sederhana dalam menikmati kekayaannya. Imam Syafi'i berpendapat bahwa hal itu ditentukan oleh kebiasaan dalam masalah itu. Riwayat jasa di masa lampau dapat membenarkan dilanjutkannya pembayaran imbalan. sebelum ia mengambil airnya. serta orang yang paling dahulu mencapai sumur itu menjadi orang yang paling berhak atasnya. Keadaan ini tidak menimbulkan rasa jengkel. seharusnya upah itu cukup untuk memenuhi semua kebutuhan pokok. dan inilah yang menjadi alasan untuk mengharamkan riba. maka masyarakat Islam yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok bagi semua kaum Muslimin akan dipandang mengalami kegagalan. soal upah adalah soal moral. Ketiga. mereka dan orang lain mempunyai hak yang sama. Tetapi di sini soal kegiatan masa kini kurang diperhatikan. Abu Yusuf berpendapat bahwa luas pinggir sungai itu adalah seluas enam puluh cubit/depa. Menikmati pendapatan tanpa kerja dipandang tidak bermoral. la boleh menjualnya sebelum ia mengambil airnya. walaupun dia memakai perhiasan. soal pembagian pendapatan yang wajar dipandang penting.23 Para ulama pengikut mazhab Syaf’i berbeda pendapat bahwa apakah sumur itu menjadi pemiliknya sebelum ia mengambil air dari sumur itu dan mengumpulkan airnya. Jika mereka kembali dari perjalanan mereka ke sumur itu. Para ahli falsafah Kristen termasuk Thomas Aquinas. jika ia menggalinya untuk kepentingan dirinya dan sebagai miliknya maka penggaliannya itu belum sampai menemukan air dan kepemilikannya atas sumur itu belum diakui. barang itu tidak dipamerkannya secara mencolok mata. Bila orang kaya memboroskan uangnya dengan berjudi.32 Di dunia Barat pun banyak orang yang tidak senang soal upah sematamata ditentukan oleh faktor-faktor ekonomi saja. sumur itu menjadi miliknya setelah ia selesai menuntaskan penggaliannya. di samping segi ekonominya.33 Kerisauan moral mengenai upah dinyatakan dalam tiga cara. Maka dengan pengeboran itu. Muhammad Baqir al Sadr. Op. Jika ada orang yang mengalahkannya sehingga orang 22 23 memperoleh banyak dukungan politik. Ketiga. jika tidak ada maka penentuannya harus dengan landasan tertentu. karena pada asalnya air itu belum memiliki status hukum. Abu Yusuf berkata bahwa batas pinggir sumur tempat minum unta adalah empat puluh cubit Ini adalah ukuran-ukuran yang hanya ditetapkan dengan nash. berpegang kepada gagasan upah "layak". dan menurut pandangan umum tidaklah adil. rakyat mengharapkan agar si kaya tetap dapat menjadi teladan bagi si miskin. penentuan ukurannya dengan akhir luas luapan air itu adalah bentuk pengukuran yang dapat dipergunakan. Sedangkan. Sebagian mereka berpendapat bahwa sumur itu menjadi miliknya jika ia tinggal di situ. ia dapat mencegah orang lain menggunakannya setelah ia mengambil air darinya. . kecuali penggalian sumur itu membutuhkan pengeboran. yaitu: Pertama.

Jika setelah selesai mencukupi kebutuhannya terhadap air miliknya dan air tersebut masih bersisa. namun mereka tidak memberikannya hingga mati. Kedua. sehingga sistem keuangan Islam tidak akan rusak. serikat kerja itu menjalankan fungsi yang sangat mirip dengan serikat-serikat kerja di Eropa dan Amerika Serikat. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 179 internasional. dan laju inflasinya punjarang meningkat sampai angka 1 ke atas.a. mobilitas itu mungkin tidak didasarkan oleh faktor upah. Sering terjadi pertentangan rnengenai hubungan perkotaan-pedesaan. hewan itu dilarang untuk Ibid. Ketiga. yaitu Abu Ubaidah bin Jartsunah berpendapat bahwa kelebihan air yang ia nuliki itu tidak harus diberikan kepada hewan dan tetumbunan. dan kebencian pekerja lebih diarahkan kepada para tuan tanah di pedalaman daripada ke para pengusaha perindustrian.30 Tampaknya penyesuaian upah pun jarang terjadi di lingkungan dunia Islam. pohon kurmanya.182 Ekonomi Islam: Sejarah. kecuali di Mesir. dan peranan serikat kerja itu pun berbeda dari yang biasanya diharapkan pengusaha Barat. dari Abu Hurairah.24 Hasan meriwayatkan bahwa seseorang mendatangi para pemilik air dan meminta diberikan minum. Danjika sumuryang lainjuga milik pribadi maka masing-masmg kedua pemilik sumur itu harus memberikan kelebihan airnya kepada orang yang datang ke sumurnya. menurut mazhab Syafi'i. dan mereka sudah merasa senang dengan upah rendah yang diterimanya di kota. Kehadiran serikat kerja di sana merupakan suatu perkembangan yang relatif baru. Namun pada umumnya hubungan ketenagakerjaan tidak dilihat dari sudut konfrontasi antara para majikan dan karyawan. Kenyataan ini memberikan kesan bahwa lingkungan perekonomian di sana kurang berperanan dibandingkan di negara-negara perindustrian yang sudah maju. “Siapa yang menahan kelebihan air untuk mengairi pepohonan.31 Penyesuaian masalah upah jarang dipandang sebagai suatu masalah politik dan kebanyakan karyawan tidak memandang para majikan sebagai suatu golongan yang bertentangan. Jika mereka mendapatkan sumur umum yang lain. Jika sumur itu secara hukum telah menjadi milik pribadinya. Di banyak negara Islam gagasan kenaikan upah secara tahunan tidak ada. dan aimya secara pasti menjadi miliknya maka ia boleh menggunakannya untuk memberi minum gembalanya. dibandingkan dengan di dunia Barat. Land reform telah menjadi pokok persoalan yang lebih besar daripada nasionalisasi industri di banyak negara Islam. dan upah ditinjau kembali setiap 34 tahun. Melihat itu. Jika air itu tidak berlebih dari kebutuhannya maka ia tidak harus memberikan airnya kepada orang lain. Seriientara. Cit. para penggembala itu tidak mendapatkan sumur yang lain. ia harus memberikan air itu untuk memberikan minum kepada hewan gembala. bersabda. dan 30 itu dapat mengambil air dari sumurnya maka ia tidak dapat meminta kembali air itu. kecuali bagi orang yang amat membutuhkan untuk minum. Jika tidak dekat dengan padang gembala. maka Allah swt akan menahan orang itu untuk mendapatkan kelebihan rahmat-Nya pada hari kiamat”. Karena sejumlah besar negara Islam tetap merupakan masyarakat pra-industri. baik bagi tanaman maupun bagi hewan-hewan gembala itu. situasi makroekonominya lebih mantap. 31 Adiwarman A Karim. bukan tanaman dan tetumbuhan. seperti misalnya hasrat anggota keluarga lebih muda. agar dalam menggiring hewan gembala itu ke sumurnya tidak menimbulkan kerugian. kelebihan air di dalam sumur. pendapat Syafi'i yang meng-haruskan memberikan kelebihan itu kepada hewan bukan tetumbuhan adalah pendapat yang dipegang. Teori. Op. Maka secara umum faktor-faktor penawaran dan permintaan tampaknya tidak berperanan penting. maka pertentangan golongan ala Marx merupakan gagasan asing. ia tidak harus memberikannya kepada orang lain. biasanya di negara-negara Islam secara keseluruhan. Mungkin banyak alasan untuk keadaan semacam ini. Keempat. pemilik sumur itu tidak harus memberikan air kepada para penggembala itu. Ini adalah hadits Muttafaq 'alaih. ulama yang lain berpendapat bahwa ia harus memberikannya kepada hewan. Abu Zinad meriwayatkan dari A'raj. Bahkan dalam hal ini pun. . Hadits sahih diiriwayatkan oleh Imam Syal’i dalam Musniuhsya (382) dariAbu Hurairah. yaitu: Pertama. ia berkata bahwa Rasulullah saw. kelebihan air tersebut salurannya bersambung ke padang gembala. dan gembala-gembala itu digiring ke sumur umum. diantarnya ialah: Pertama. yang jika tidak diberikan minum dapat menyebabkan kematiannya. mengairi ladangnya. dan Turki. Jika ia telah menimbanya. dan masih belum jelas apakah faktor-faktor itu akan berpengaruh besar di segi penawaran walaupun dapat mempengaruhi sisi permintaannya. yang sudah ada urbanisasi buruh yang cukup besarjumlahnya. jika hewan itu telah cukup diberikan minum dari salah satu dua sumur itu maka kewajiban bagi pemilik sumur yang lain menjadi gugur. 25 24 Ibid. lalu Umar r.25 Pemberian kelebihan akan air ini dinilai dengan empat syarat. menghukum mereka untuk membayar diyat orang itu. Kedua. Meskipun demikian di beberapa negara Islam. Dan. dan pohon-pohon miliknya yang lain. bukan tetumbuhan. Sedangkan. Banyak pekerja di kota yang merasa bersyukur dapat melepaskan diri dari kerja keras mulai fajar sampai senja dengan upah kecil di sektor pertanian. Sebagian hal ini menunjukkan usaha yang bersungguhsungguh untuk memelihara kestabilan fiskal. Dan jika menimbulkan kerugian. gerakan buruh di sini jauh kurang kuat dibandingkan dengan di dunia Barat. yang ingin mandiri dalam hal ekonomi di usia muda sebagaimana akan diperolehnya bila rnereka merantau ke wilayah Teluk Arab. Salah seorang peng-ikutnya. ia tidak harus mem-berikannya.

mungkin hanya mencerminkan perbedaan perkembangan perburuhan di negara-negara industri bersangkutan. dengan ukuran tertentu. dan tampaknya jarang dilakukan tindakan efektifter hadap karyawan yang tidak saja mengabaikan tugasnya sendiri. Turki. deminikian pula dengan pemogokan sedangkan para karyawannya tampaknya lebih mengidentifikasikan dirinya pada perusahaan tempatnya bekerja. Op. Malaysia. Bangladesh. Namun. dan yang manakah yang merupakan kebiasaannya saja. dan ia haram untuk meminta harga atas air yang ia berikan itu. Cit. dianggap biasa. Ini berarti jika ditawarkan upah yang lebih tinggi sebagai akibat kekurangan tenaga kerja. dan Indonesia yang membenarkan diadakannya peraturan umum (generalization) mengenai soal ketenagakerjaan di negara-negara tersebut. tetapi kurangnya mobilitas tenaga kerja dan struktur upah nampaknya kurang lentur dibandingkan dengan di dunia Barat. dan bukan merupakan perbedaan yang diakibatkan oleh faktor-faktor keagamaan. Tetapi kenyataannya. Masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai soal hubungan ketenagakerjaan. Pakistan. sekalipun banyak perbedaan etnik dan kebudayaan. ia boleh meminta bayaran atas air yang ia berikan itu. kecuali dalam hal adanya perbedaan upah yang sangat besar.cit. dalam agama Islam banyak hukum-hukum kegiatan ekonomi termasuk hubungan ketenagakerjaan.27 Memang dalam Al Qur'an dan sunnah kurang banyak bahan-bahan yang khusus mengatur soal ketenagakerjaan. untuk mengetahui pentingnya faktor-faktor keagamaan dan undang-undang ketenagakerjaan Islam. lot. Nabi Muhammad hidup di lingkungan masyarakat pra-industri.180 Ekonomi Islam: Sejarah. Teori ekonomi neo-klasik yang konvensional menyatakan bahwa upah ditentukan oleh interaksi antara penawaran dan permintaan di pasar tenaga kerja. ataupun perbedaan jenis pekerjaan yang satu ke jenis lainnya. antara kebiasaan yang terdapat di Amerika utara dan Eropa barat. misahya seukuran minum. hewan-hewan gembala atau sekadar kecukupan mengairi. misalnya. dalarn masyarakat negara penghasil minyak di wilayah Teluk. Para penggembala boleh meminta minum dari kelebihan air itu. dibandingkan dengan yang telah berlangsung dalam bidang penelitian lainnya. toleransi terhadap karyawan yang tidak bekerja giat. iklim perekonomian umum sering lebih dipentingkan daripada faktor-faktor mikro ekonomi. Bagi seorang pengamat dari luar syarat-syarat kerja itu tampaknya agak serupa dengan di negara-negara Dunia Ketiga. namun sesungguhnya. Dan. Iran. jika salah satu syarat yang empat itu tidak terpenuhi. Memang dalam hukum syari'at ada beberapa ketentuan mengenai perlakuan terhadap karyawan. Segi positifnya ialah jarang terdapat keresahan industri. Hanya dalam hal yang disebut belakangan inilah perbedaan upah dapat menyebabkan migrasi 27 28 Ibid. Sesungguhnya tidaklah mudah. Perbedaan yang kita sadari. Kurangnya mobilitas tenaga kerja. ia tidak boleh menjual air itu dengan tanpa ada ukuran tertentu yang pasti. antara perusahaan yang satu ke perusahaan lainnya. maupun yang tidak ahli. baik negara 26 Islam maupun negara yang bukan Islam. Sungguh sulit untuk menentukan ciri-ciri kebiasaan kerja di dunia Islam. Tetapi banyak kemiripan dalam kebiasaan ketenagakerjaan di negara-negara Arab. Namun kenyataan ini tidak dapat dijadikan bukti bahwa ciri-ciri keserupaan itu bersumber pada agama Islam. Rupanya upah tidaklah berfungsi sebagai isyarat pasaran efektif. bahkan dalam karya penelitian. dan mempertahankan jumlah upah bersih (take-home pay) dalam hitungan nilai uang yang nyata. yang timbul akibat ajaran againa Islam. Bekerja pada suatu perusahaan seumur hidup. tidak akan terjadi perpindahan kerja untuk mengisi kekurangan itu. melestarikan deferensial. tetapi lebih menyerupai keadaan di Jepang. 29 Ibid. Maka pelaksanaan hukum Islam serta falsafah ekonomi Islam dalam bidang perusahaan skala besar merupakan suatu perkembangan yang relatifbaru pula. dengan timbangan atau takaran. Jika keempat syarat ini terpenuhi maka pemilik sumur harus memberikan kelebihan air itu. hlm 104. dan masalah penyelesaian upah masih merupakan masalah yang sangat kontroversial dalam kepustakaan ekonomi moderen. di dunia Islarn sendiri kehilahatanya faktor-faktor mikro dan rnakro ekonomi nampaknya kurang berperanan dalam soal penetapan upah.26 Pekerja/ Sumberdaya Manusia Walaupun dalam beberapa tahun belakangan ini teori keuangan Islam banyak diperhatikan di dunia Barat.29 Dan. Hal tersebut jarang terjadi di Eropa Barat atau di AS. Sebaliknya. dan munculnya perusahaan industri skala besar di dunia Islam merupakan suatu gejala yang relatif baru. yang memang kurang diteliti kecuali soal keuangannya. dan tarif upah yang berlaku di negaranegara yang kurang makmur dalam lingkungan dunia Islam.28 Bahkan di dunia Barat pun tidak ada kriterium yang diterima umum mengenai cara penetapan upah. . Bagi pengusaha Barat keadaan pasar tenaga kerja tampaknya sangat berbeda dengan di negerinya sendiri. Farhad Nomani and Ali Rahmena. Maka diusahakanlah penyelesaian soal upah yang akan mengimbangi laju inflasi. tetapi juga rnengganggu rekan-rekannya yang ingin melakukan tugasnya dengan giat. dibandingkan dengan yang menyangkut segi lain dari kegiatan ekonomi. Teori. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 181 digiring ke sumur itu. namun ketentuan-ketentuan itu pun dapat ditafsirkan secara berlain-Iainan. acapkali mengherankan seorang pengamat Barat. baik untuk tenaga ahli. Rodney Wilson.