P. 1
`Buku Ekonomi Islam LAYOUT OK

`Buku Ekonomi Islam LAYOUT OK

4.0

|Views: 6,948|Likes:
Published by alchaidar

More info:

Published by: alchaidar on Jul 30, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/23/2013

pdf

text

original

Sections

  • The Glory of the Past dalam Ekonomi Islam
  • Kebangkitan Pemikiran Ekonomi Islam
  • Filsafat Ekonomi Islam
  • Usaha Ekonomi
  • Hubungan Produksi: Kerja Sama
  • Perkembangan dan Pertumbuhan
  • Sejarah Ekonomi Islam Masa Rasulullah saw
  • Sejarah Ekonomi Islam Masa Khalifah
  • Umar bin Khattab (40 SH-23 H/584- 644 M)
  • Usman bin Affan (47 SH-35H/577-656 M)
  • Ali bin Abi Thalib (23 SH-40H/600-661 M)
  • Ekonomi Islam Pasca Kemerdekaan Republik Indonesia
  • Ekonomi Masa Kerajaan Islam Peureulak
  • Ekonomi Masa Kerajaan Islam Samudra Pasai
  • Mata Uang Dirham Pasai
  • Pelabuhan dan Perdagangan
  • Ekspor dan Impor
  • Pelaksanaan Ekonomi Masa Kerajaan Aceh Darussalam
  • Ekonomi Islam di Aceh Masa Kolonial Belanda
  • Ekonomi Islam di Aceh Masa Republik Indonesia
  • Syariah (Label ‘Syariah’ belum tentu Islam)
  • Teori Zakat, Infaq, dan Shadaqah
  • Kewajiban Berinfaq
  • Orientasi Infaq yang Dituntut
  • Harta Ghanimah, Salab, dan Fa’i
  • Ghanimah dan Fa’i
  • Salab
  • Teori Jizyah
  • Teori Riba (Bunga/Rente)
  • Kapitalisme
  • Teori-teori Modern tentang Bunga
  • Teori Nisbah
  • Teori Kredit dalam Islam
  • Dana Jangka Pendek
  • Teknik Alternatif Diterapkan untuk Kontrak Pembelian Kembali
  • Teknik Altematif Diterapkan untuk Kontrak Sewa Beli
  • Teori Bank Sentral Islam
  • Pakistan—Suatu Kegagalan
  • Di Mesir—Sedikit Berhasil
  • Keberhasilan Juga Menimbulkan Kegagalan
  • Pemerintah Memberi Dukungan Bank Sosial Nasser
  • Asas-asas Islam Berlaku Secara Ketat
  • Bermacam-macam Jasa Bank
  • Bank Islam Tidak Membahayakan Kedudukan Bank Komersial
  • Perbankan Islam Tidak Membahayakan Bank Komersial Nasional
  • Pasar Ekonomi Syariah
  • Teori Pasar
  • Bisnis Saham
  • Bursa Efek (Bisnis Mata Uang)
  • Instrumen Pasar Uang Syari’ah
  • Mekanisme Operasi Pasar Uang Syariah
  • Investasi Berjangka (Deposito)
  • Dari Rekening Lancar Tidak Diperoleh Imbalan
  • Dari Deposito Berjangka Diperoleh Laba
  • Krisis Moneter
  • Sarana Moneter yang Diperkenankan
  • Tanah sebagai Modal
  • Hukum Tata Negara dan Kepemimpinan
  • Bentuk Pengelolaan Tanah
  • Pinggir Tanah Mati yang Dikelola
  • Air yang Diekplorasi
  • Pekerja/ Sumberdaya Manusia

Ekonomi Islam

Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia
---$€£¥---

380

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Peran KUD dalam Produksi dan Pemasaran Kedelai di Kabupaten Aceh Utara. Pengabdian selama menjelang 20 tahun menjadi dosen di Universitas Malikussaleh, membuat namanya menjadi tokoh pengajar yang paling senior di lingkungan kampus. Prestasi demi prestasi telah ia raih, atas dasar hal tersebut ia terpilih sebagai Rektor Universitas Malikussaleh

Prof. Abdul Hadi Arifin, M.Si

---$€£¥---

Ekonomi Islam
Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Universitas Malikussaleh Press Cetakan I Februari 2008

Riwayat Penulis

379

Perpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan (KDT) Abdul Hadi Arifin Ekonomi Islam Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia Universitas Malikussaleh Press xix, 352 hlm; 25 cm ISBN 979-99786-2-9 1. Ekonomi 2. Islam 3. Konsep I. Judul Arifin, A. Hadi

||

Riwayat Penulis
bdul Hadi Arifin dilahirkan di Desa Sawang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara Propinsi Daerah Istimewa Aceh, pada tanggal 6 Juni 1959. Mama yang diberikan ketika lahir adalah Abdul Hadi, anak keempat dari Arifin (Ayah) dan Antikah (Ibu). Anak keempat dari delapan bersaudara ini menyelesaikan pendidikan Sekolah Dasar pada tahun 1973 di Desa Sawang, selanjutnya Sekolah Menengah Tingkat Pertama pada tahun 1976 di Langsa Aceh Timur. Pendidikan Sekolah Menengah Tingkat Atas ia selesaikan pada tahun 1979 di Lhokseumawe Aceh Utara. Memasuki jenjang perguruan tinggi, ia mendaftar dan diterima pada Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala, Jurusan llmu Ekonomi dan Studi Pembangunan hingga akhimya berhasil memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada tahun 1985. Pada tahun 1992 Abdul Hadi menempuh jenjang S2-nya di Program Pasca Sarjana Universitas Padjadjaran bandung, Jurusan llmu Ekonomi dan Akutansi, Program Studi llmu Ekonomi Koperasi. Sejak tahun 1986 hingga saat ini Abdul Hadi Arifin bekerja sebagai Dosen tetap pada Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh Lhokseumawe. Pada periode yang sama ia telah diberi kesempatan bekerja sebagai Peneliti pada Proyek Pengembangan Wilayah Loan Technical Assistance (PPW-LTA 77) di Lhokseumawe, kemudian sebagai Konsultan Ekonomi pada Small Town Sanitation Project di Lhokseumawe, pada Proyek Air Bersih IKK Lhoksukon-Lhoknibong Aceh, dan pada Community Water and Sanitation Project Bali-Sidoaijo. Abdul Hadi Arifin juga aktifdalam Organisasi Pemuda dan Organisasi Profesi. Pada Organisasi Pemuda pernah aktif menjadi Pengurus GEMA MKGR Cabang Lhokseumawe sebagi Sekretaris, di Organisasi Profesi pemah menjadi Pengurus 1SEI Cabang Lhokseumawe sebagai wakil Sekretaris. Abdul Hadi Arifin juga aktif dalam kegiatan penelitian. la pemah menjadi ketua team Peneliti Survey Potensi, Prospek dan Pengembangan Anyaman Pandan di Kabupaten Aceh Utara. Pernah juga menjabat Ketua Team Peneliti pada Survey Dampak Kopinkra Bina kerajinan pada anggota dan masyarakat Lingkungan di Kabupaten Aceh Utara dan Ketua Team Peneliti pada Survey

Universitas Malikussaleh: Jl. Tgk. Chik Ditiro No. 26, Lhokseumawe P.O. Box 141, Nanggroe Aceh Darussalam  +62-0645-41373-40915  +62-0645-44450 Unimal Press: Jl. Panglateh No. 10, Keude Aceh, Lhokseumawe 24351 Nanggroe Aceh Darussalam  +62-645-47146  +62-645-47512  unimalpress@unimal.ac.id  http://www.unimal.ac.id/unimalpress Jakarta Office; Jl. Garuda Blok CC No. 2 Perum Bojong Depok Baru II Sukahati – Cibinong Bogor - INDONESIA  +62-021-87914649  +62-021-87914649

Hak Cipta © 2006, Abdul Hadi Arifin

A

® All rights reserved
Ekonomi Islam Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia Editor: Apridar, Iskandar Zulkarnaen, Rasyidin, Fauzi, Elidar Sari Hak Penerbitan: Universitas Malikussaleh Press Design Cover, Layout & Cetak: Muhammad Muntasir, Hermandar Puteh Madani Press, PT Cetakan Pertama: November 2006 Cetakan Kedua: Februari 2008

No parts of this book may be reproduced by any means, electronic or mechanical, including photocopy, recording, or information storage and retrieval system, without permission in writing from the publisher.
Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi buku ini dengan cara apa pun, termasuk dengan cara penggunaan mesin fotokopi, tanpa izin sah dari penerbit

..78 .................................................................. 65 Ekonomi Masa Kerajaan Islam Peureulak.................................10 Usaha Ekonomi ........................16 Perkembangan dan Pertumbuhan.378 Ekonomi Islam: Sejarah............................................................................................................32 Usman bin Affan (47 SH-35H/577-656 M)............................. Teori........................................................................................ 45 Ekonomi Islam Pasca Kemerdekaan Republik Indonesia...............................................................................................................................................................................................................................................................17 Bab II Sejarah Ekonomi Islam ..................... xiv Kata Pengantar ............. xii Daftar Istilah................................. xvi Kata Pengantar .............40 Ali bin Abi Thalib (23 SH-40H/600-661 M) ...............11 Hubungan Produksi: Kerja Sama..68 Pelabuhan dan Perdagangan...............................................76 Pelaksanaan Ekonomi Masa Kerajaan Aceh Darussalam ................................................................................66 Ekonomi Masa Kerajaan Islam Samudra Pasai .................................................................................................................................................................................................. 23 Sejarah Ekonomi Islam Masa Rasulullah saw........................71 Ekspor dan Impor.............................................................................................................................................................................................................................................. Bagan/Gambar...................................................... 7 Kebangkitan Pemikiran Ekonomi Islam .. xx Bagian Satu Bab I Pendahuluan.........................................................54 Bab IV Sejarah Ekonomi Islam di Aceh..644 M)............................................................................................................. 1 The Glory of the Past dalam Ekonomi Islam.........67 Mata Uang Dirham Pasai . v Daftar Tabel............................................ Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Isi v || Daftar Isi Daftar Isi ......................................................................... 9 Filsafat Ekonomi Islam..................................30 Umar bin Khattab (40 SH-23 H/584.............................42 Bab III Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia........24 Sejarah Ekonomi Islam Masa Khalifah..............................................................................................................

.................................. 90..................... 61........................................ 108....... 219...................................................................113 Teori Kredit dalam Islam ........... 202.......................... 8.................. 27......................108 Teori-teori Modern tentang Bunga .......................... 166............................................ 231.. 267................ 94 Harta Ghanimah........... 227 —Z— Zainul Arifin. 232......................................... 265.................... 92 Orientasi Infaq yang Dituntut... 266... 91............102 Teori Jizyah......................................................................122 Bermacam-macam Jasa Bank ................... 82 Bagian Dua Bab V Teori Ekonomi Islam ..... 97.......................139 Bisnis Saham................. 92................................. 116............. 129 Teori Pasar................158 Dari Rekening Lancar Tidak Diperoleh Imbalan .......159 —Y— Yusuf Qardhawi..... 275....................... 196.............. 254.... 125.............125 Bab VI Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis ..............................124 Perbankan Islam Tidak Membahayakan Bank Komersial Nasional .................................................................. 203................................................. 204.................................. 253............. 227.......... 157............ Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kesimpulan: Toward The Next Economy 377 Ekonomi Islam di Aceh Masa Kolonial Belanda......................... Infaq.......... 229....................................................................... 109. 371 ---$€£¥--- .......................... 103....................................................118 Pakistan—Suatu Kegagalan ........................................ Salab....101 Ghanimah dan Fa’i ................................ 215.......................................................110 Teori Nisbah............................................. 225........................................ dan Shadaqah..................................................... 85 Syariah (Label ‘Syariah’ belum tentu Islam)......... 230.............115 Teknik Alternatif Diterapkan untuk Kontrak Pembelian Kembali.................................. 92.............. 57............................................. 30............................. 156.....................157 Investasi Berjangka (Deposito)..............103 Kapitalisme... 114................... 354.............................. 277.. 155..... 370..................... 216...............................155 Instrumen Pasar Uang Syari’ah ....... 205.........................156 Mekanisme Operasi Pasar Uang Syariah .............. 97........... dan Fa’i.......................... 212...... 90 Teori Zakat... 80 Ekonomi Islam di Aceh Masa Republik Indonesia............................ xiv........102 Teori Riba (Bunga/Rente)......................... 117................................................120 Keberhasilan Juga Menimbulkan Kegagalan........ 197............ 206................................... Teori...........................................101 Salab .................... 130......................................................................... 226............ 158............................ 203... 278......117 Teori Bank Sentral Islam.........119 Di Mesir—Sedikit Berhasil ................. 29...............154 Bursa Efek (Bisnis Mata Uang)....123 Bank Islam Tidak Membahayakan Kedudukan Bank Komersial .....................................................................122 Asas-asas Islam Berlaku Secara Ketat....... 224.............................................. 371 Zakat....................................................................................... 206.................... 213........................... 96... 233......................158 Dari Deposito Berjangka Diperoleh Laba..................................................................................... 214....................vi Ekonomi Islam: Sejarah... 90 Kewajiban Berinfaq.114 Dana Jangka Pendek........... 224.... 113................121 Pemerintah Memberi Dukungan Bank Sosial Nasser ........................115 Teknik Altematif Diterapkan untuk Kontrak Sewa Beli ............ 228...................................................124 Pasar Ekonomi Syariah .. 59............. 35............................... 205..... 126......

173 Air yang Diekplorasi .......... 155.................................. 8... 74 —Q— qard. 36......... 366....... 121... 278................... 180............. 216 Prinsip Kafalah.................. 363 Umer Chapra............ 176 Syeikh Muhammad Abid AsSindi......... 16 Sayyid Qutb................ 180 Kenaikan Pangkat Atas Dasar Masa Dinas .................. 50 Krisis Moneter... 88............................ 24.......... 170 Pinggir Tanah Mati yang Dikelola................................ 37..... 264............................................... 214 Sewa dan Sewa-Beli .......... 7.......... 368 —U— UBS.. 92........................... 90 Wakaf......................................... xvi —T— tabdzir................ 32.................... 2 —S— sanad..... 215 Prinsip Qard................................... 216 ......... 164 Bab VII Sumberdaya dalam Ekonomi Islam ........................................... 230........................... 70........... 198 Nisab Mata Penghasilan dan Profesi........ 255.......... 51 Syed Ameer Ali......................................................... 149.... 13............................................. 30.................................................... 62 Syeikh Nasir Ahmad........................... 110 Syirkah. 369 —W— Wadi’ah.... 212 Prinsip Jual Beli ......................... 192 Bagian Tiga Bab VIII Konsep-Konsep Ekonomi Islam ......... 234 Risalah Islamiyyah.................. 40 usyr....... 197 Harta Penghasilan Menurut Para Sahabat dan Tabi'in .......... 48...... 344 Sharf.. 281......... 96......... 50 supply and demand........... 120....................... 208 Suropranoto........... 97.. 24........... 188 Wanita di Lingkungan Kerja........................ 132..... 370... 49.......................................... 217 Shibli Nu’mani.................... 216 ratbah.......... 216 Rahn.................... 197 Mencari Pendapat yang Lebih Kuat tentang Zakat Profesi.... 249........................................376 Ekonomi Islam: Sejarah..... 38............... 297 takhsiniyyat.......................... 59........ 207 Filsafat Ekonomi Islam..... 12. 27... 50....................... xvi...................................... 240.............................. 265 rahn.................... 16........................... 119.................. 213..... 202 Cara Pengeluaran Zakat Harta Penghasilan................... 51 Sukir. 49.......... 203 Pengeluaran Zakat Pendapatan dan Gaji Bersih..... 71..... 310............................ vii................... 77 ukhuwah Islamiyah................. 73 Pakistan... 188.................................... 188 Pendidikan pun akan Diselenggarakan Secara Terpisah ............. 12.. 39 rikaz....... 45 Umar Bin Abdul Aziz............. 190 Bidang Pertanian............. Teori. 8 —R— Raden Aria Wirajaatmadja............ 72..................... 104 Suwandi........... 174 Pekerja/ Sumberdaya Manusia .............................................................. 254 qath'i..... 215 Prinsip Rahn......... 201 Tinggal Satu Persoalan Lagi ........ 11 Qirad......... 160.... 195 Pandangan Fikih Tentang Penghasilan dan Profesi ................................... 68....................... 12............... 355 wakaf..... Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Isi vii —P— P...... 206 Pemikiran Ilmuwan tentang Ekonomi Islam...... 46.. 284... 256............. 216... vii... 126 Uka Tjandrasasmita......... 67......... Heilbroner. 238.................................... 215. 6............... 70 Sumawardoyo..... 30................ 266.................. 101................................. 215 Prinsip Wadi’ah (Titipan).......................... 53 Sutan Remy Sjahdeini.................................. 8 Robert L....... 30........ vii...... 32................... 51 Tengku Lckman Sinar.. 195 Pendapat Para Ulama Fikih ..... 50 Susanto Tirtoprodjo.............. 176... 189 Peran Wanita Dalam Barisan Kerja akan Bertambah ......... 168 Hukum Tata Negara dan Kepemimpinan . 106 Sayyid Abd Al-Qadir 'Audah.................................................................... 50 Syarikat Dagang Islam (SDI).................... 190 Sistem Koperasi.................. 13 Sayyid Abul A’la Maududi............................... 188 Disediakan Lembaga Terpisah untuk Wanita... 32........ 160 Sarana Moneter yang Diperkenankan ......................................... 167 Tanah sebagai Modal............................ 371 Wan Hussein Azmi........ 171.... 213 Macam-macam Jual-Beli ...... 201 Umar bin Khattab.... 27............. 205 Besar Zakat Penghasilan dan Sejenisnya ............................ 65 Wiryotirto.... 210 Sistem Ekonomi Islam. 257.. 231...... 148............................... 82 Teuku Ibrahim Alfian............. 109.... 51 Sultan Alaad-Din Ri’ayat Syah....................................... 277................ de Roo de la Faille................ 216 rahmatan lil 'alamin........... 173 UUD 1945...................................................................... 216 Prinsip Wakalah ... 196 Gaji dan Upah adalah Harta Pendapatan...... 366 Paul Wheatley...... 279 shadaqah. 316.... 25 Soedjito Sosrodihardjo.................................... 70.................... 189................... 169 Bentuk Pengelolaan Tanah................... xvi Qiyas.......... 50 rahin........................................................... 26 Usman bin Affan.............. 109... 48 Sultan Hasanuddin................... 209 Tamat Jaya...... 46......... 31 Syeikh Mahmud Ahmad........................ 326........ 238....................... 93.......

..................... 266 murabahah.....242 Konsumen ................ 287..... 115................................. 327...................... 15.......... 117............................ 39........... 196......218 Murabahah............................231 Bab IX Sistem Ekonomi Syariah....................... 33 Muhammad Ismail Yusanto.. 81................... 154.......................... 214........... 304........... 220..................... 288..... 357 Mu'awiyah bin Abi Sufyan..217 Prinsip Sharf...... 166.................................... 240........... 28.. 219.......................... 86................. Abd........................... 216 musyarakah... 108... 307.. 11.................... 217 Julius Pour...................227 Zakat Pertanian ................................... 295......... 135. 216.................... 86.229 Zakat Barang Temuan (Tambang).............................................. 265 M. 212................................. 175 Malik ben Nabi..................... 122............ ix............228 Zakat Penghasilan ...................... 289.................. 190.......... 87......... 251.............271 Sistem Ekonomi Islam dan Beberapa Aspek Khusus ........ 114..... 103........ 256........... 265 mutlaqah.. 210 Mabid Mahmoud................... 298.... 214....... 120............ 112..................... 34................... 193. 147.... 26..... 42...... 262........................ 77 Martodikoro......... 294......... 119.....A.................... 37......219 Musyarakah....258 Ciri-ciri Bank Syariah.................... 224..........230 Zakat Perdagangan ................... 115...... 221...................... 17 Manuel Godinho de Eradia... 220................ 57............... 303.......... 124......... 217............................................................ 263.... 45.............. Manan........................................... 149........... 191 —N— nation state....... 163...................... 88...... 184... 290..... Shabri H..... 213....... 216.............. 37................ 294............................. 207........ 54... 23 Khumus............... 118..................... 351.238 Pemilik ........... 10..... 85.. 7 muamaalah.... 211.217 Bai' as-Salam................................................... 24 Muhammad al Mubarak. 253... 102.................... 90......... 109 majhul...................... 216...............274 Keuangan Negara.............. 214........................................................... 50 jizyah..............263 Peranan Pemerintah.......................... Luthfi Hamidi......274 Zakat.... 329.............. 33.. 296..... 155................ 114................................ 43..... 117...... 308..........249 Berdirinya Bank Syariah di Indonesia.............220 Bait bi Tsaman ‘Ajil (Leasing)...... 209............ 71 —K— kafalah..............257 Tujuan Bank Syariah ....... 343.............viii Ekonomi Islam: Sejarah....... 23 muamalah. 215................... Teori........................ 182........ 172................ 247....... 220.................................246 Perbankan Islam. 133... Metwally..........................260 Baitul Maal wa Tamwil........... 80 mua’malat...... 173.................... 11 —L— Letter of Credit (L/C)................... 114.................... 30... 1..... 252..... 39.... 211... 34.. 81......... 204.................... 171...... 61...................................... 82 ................. 103...................................... 237 Tujuan Sistem Ekonomi .......220 Jaminan Masa Depan dan Risiko Kurs Mata Uang ..................... 8........265 Mata Uang Dinar......... 217....... 61 M........... 39............. 253.. 252............. 200 mujtahid...........224 Zakat Fithrah ......... 199 muqayyadah.................217 Prinsip Ju’alah .. 202.221 Sekarang Jual-beli Masa Depan Dapat Dihalalkan Bila Ada Unsur Kepastian .... 116...........217 Bai' al-Murabahah.................. 343 Muhammad Abdul Mannan................................... 47....... 257....................... 212.. 212..... 178 Muhammad Husain Haekal........ 125......... 109.............................. 255... 47... Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kesimpulan: Toward The Next Economy 375 Prinsip Hawalah ...............275 Cakupan Zakat.... 167 kharaj...267 Kerjasama Ekonomi Syari’ah (Kasus Malaysia dan Jepang)..................................... 252 M.......................... 301.....223 Konsepsi Zakat...... 7...... 265 Muhammad Baqir al Sadr...... 36. 222.............. 217............................. 367 Muhammad saw................ 86.. 206.... 39.....222 Biasanya Jual Beli Masa Depan Dihindari. 220.... 111....................... 148.... 138 M.... 189.... 108 Ju’alah........ 174... 58...................................... 3..............................240 Bagi Hasil ............ 266........................... 292....................................... 203........... 106..................................... 5....................................243 Pengusaha: Produsen dan Pedagang. 7. 63......... 55 Muhammad Nejatullah Siddiqi............................. Majid............. 59............. 156................. 289.................................... 278 Kharaj....... 364 Mohammad Said..................... 89.. 41... 158......................................... 30 kifayah... 159....... 354 murtahin.......... 30 Karl Marx...............266 Pengusaha Kecil dalam Sistem Ekonomi Syariah.......... 115 —M— M.. 114............... 102................ 216 kaffarat.. 339..... 87...... 314..... 35...... 51 Mesir................................................. vii.......... 87............. 365 Muhammad SAW... Fahim Khan................ 211...... 114....................................... 17.. 165.....................275 Jarmani. 338.... 299 muzara'ah. 200 mudarabah.... 115........ 296..................... 218............................ 109 M..............................244 Peranan Negara... Umar Chapra.........................M.................................................. vii............ 367 Khulafaurasyidin.....................221 Jual-Beli Masa Depan tidak Dibenarkan Agama Islam . 356 Musyarakah...

...... 40... 363 Imam Malik....... 301 ijirawa iktina.. 47 Ibrahim At-Tahawi............................................... 216 homoeconomicus................. 126.. 263................. 344.......... 276 Penyaluran Zakat..................................... 51 Hawalah............................................................................ 108......................... 46 Doty Damayanti.... 335 Nilai Mata Uang.......................... 277 Zakat Hasil Pertanian dan Hasil Tambang ...... 363.......... 218 Bait bi Tsaman ‘Ajil............................. 51 Chase Manhattan Bank...................................... 31 Imam Syafi'i...... 31....... 198.............. 257 —I— Ibnu Abbas......... 371 berley.... 4 —H— hablunminannas.... 8 ijtihad............................................. 18 Tarif. 214... 15.................... 273......................... 316 Reksadana Syariah ........... 33.............. 53 Charles Issawi.. 58.............. 155...................... 34........... Teori.... 51 hajiat............................... 171................. 8 —J— Jama'at al-Islami................... 364.............. 264..... 25 Heri Sudarsono....... 304 Pembicaraan Pertama Asuransi dalam Kitab Klasik .......... 321 Konferensi Internasional.... 12............................... 302 Antara Akad-Akad Islam Dengan Sistem Asuransi.............. 213.......... 18 ijarah. 171......................................... 103... 220 Baitul Maal.......... 305 Berasuransi Syariah Mengamalkan Hadits Ukhuwah........... vi.................... 49... 143. 79 dereuham.. 294 Imam Shuyuti..................... 279 Uang dan Perbankan ............... 92.................... 252 Hazrat Anat............... 263......................................... 4 HOS. 285. 354.. 278 Warisan................ 77.............. 17......... 165............................................. 90..... 126 BUSTANUS SALATIN............. 125.. 265...... 90............................................................ 301 Asuransi Syariah...... 118............ Parwez........................................................................................... vii.............................. 3................................... 59.......................... 49............ 266.....A............ 340 .................................. 58................................ 78....................... 27 BNP Paribas SA.... 299 Al-Mudharabah Muqayyadah on Balance Sheet................................... 131................................... 332 Sistem Koperasi.......................................... 55.......... 13 Gunnard Myrdal...................... 1 Isthmian Age................................ 260................. 51......... 257.... 56...... 169................. 74 istikhlaf.......... 199........ Cokroaminoto.................... 123....... 12 Jaques Austruy............................................ 287 Bab X Investasi Dalam Ekonomi Islam ..................... 215............. 101........................................ 28 —G— G. 339 BNI Dana Syariah ............. 8............ 208.... 197.......... 199............. 122.......................................... 319 Bagian Empat Bab XI Aplikasi Ekonomi Islam di Indonesia............ 107. 283 Perbankan Tanpa Bunga ...................................................... 297 Tabungan bagi hasil (Mudharabah)...... 279 Asuransi ................ 78 —C— Centraal Sjarikat Islam (CSI).......................... 41. 126 —D— darruriyyah...... 188. 304 Mencari Alternatif Asuransi Islami ......... ix............................ 339 Jenis Reksadana Syariah ......... 209 Denys Lombard........ 7..... vi........... 220 Ijma'............................ 252................................ 55....................... 30.................. 12..... Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Isi ix —B— Bai' as-Salam.. 302 Asal Mula Asuransi Syariah ...... 170. 50 G.............................. 108.... 30.. 130 Istishab..... 118........ 221 Isaac Newton... 258........ 364.. 47........................ 117............................... 88. 321 Bank Muamalah ...... 132 hibah.......................................... 164.......... 42...... 8 Istislah.. 53 HSBC........ 325 Kenaikan Pangkat Atas Dasar Masa Dinas .................. 8.... 366 Irfan Mahmud Ra’na.. 149... 154..... 298 Al-Mudharabah Mutlaqah .......... 364... 324 Tenaga Kerja................... 339 BNI Danaplus Syariah.........................................374 Ekonomi Islam: Sejarah............. 365 Bank Sosial Nasser............................................ 336 Reksadana Syariah Pengertian Dan Definisi Reksadana Syariah............................... Kartasapoetra...................................... 282 Perbankan .. 52........................ 357......................... 129.................. 81 Futuh al-Buldan..... 178 Iqtishad........................................... 278 Ijtihad.. 298.......... 217..................... 148..... 40.......... 16.... 209 Hardjosumarto.. 333 Ekonomi Ribawi ... 365 Bank Sentral.... 316 Kebijakan Fiskal.... 129 Haji Samanhudi.................... 35....................... 76.......................... 62............. 317 Peluang Investasi Agroindustri.. 37... 305 Investasi saham sesuai syariah di pasar modal.. 91...................................................... 300 Penyaluran Dana .. 318 Jenis kegiatan agroindustri di Kalimantan Barat: ......... 300 Al-Mudharabah Muqayyadah off Balance Sheet .. 124 Bank Syariah.......... 229 Ibnu Khaldun.. 209 Ibnu Taymiyah............ 200............ 117.. 43.............. 50............ 78 —E— Eleanor Selling. 279 Jaminan Sosial dan Asuransi.............. 77 —F— Fadhlullah Jamil............. 341................

. 214.. 135....... 218......... 66.... 11............... 87... 101............ 13............ 91....... 122...... 130. 265 Ali bin Abi Thalib.......... 118...... 14.......... 40....341 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia. 368........................... 32.............................. 190.......355 Al-Musyarakah ........... 165................ 146.... 39 Allah. Sebuah Harapan ........ 356 al-Muwaththa..... 366............. 373 Riwayat Penulis.. 1..... 85........ 143.354 Prinsip titipan atau simpanan—Al-Wadi’ah .................x Ekonomi Islam: Sejarah. 312.. 81.. 24...... 259... 27. 174...... 201......................... 15................ 36.............................. 213.348 Rekomendasi Spesifik . 10..... 26 ..363 Media Massa.... 24........ 38....... Teori.............. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kesimpulan: Toward The Next Economy 373 Keuntungan Berinvestasi di BNI Reksadana Syariah........... 365.............. 168.................... 23....340 Regulasi Sistem Ekonomi Syari’ah..... 174............. 142.. 223 Ahmad M..356 Prinsip Al-Murabahah . 308............................ 260...... 366 Abu Aiman.. 28....... 277............ 134.. 13....... 7.... 169............. 179. 334................ 8... 182 Agustianto........ 137.. 3 al-‘Uqaili.. 16 Abul Hasan Ali Nadwi....... 95.. 43 al-Kharaj.................... 65.... 207...... 200 ama'ah...... 29...... 39 Abdurahman bin Ubaid al Qari....... 98................... 9.......... 33....345 Faktor-Faktor Penyebab . 2. Hasjmy............. 170.. Saefuddin..... 31... 87........ Qadir ‘Audah. 42.. 41... 118.... 144............... 345 Bidang-bidang Investasi Syariah di Indonesia ... 140............... 37............................ 224....356 Perbedaan Bank Syariah .. 39.................... 24.. 82 Abdul Hamid Abu Sulaiman.. 92....... 30.......... 211.. 100. 246 Abu Sulamiman. 190....... 102... 178........ 14 Anthony Gidden........ 179........................... 231 Abu Hurairah. 15..... 86............... 48....... 90.. 85.....349 Asuransi Islam di Indonesia ............ 37 Ali Aswaf. 191................ 171..................... 148. 241...... 171...... 192..... 47..... 39... 199 Abdullah Mustofa al Marghi... 27 Adam Smith. 30 Abu Hanifah.... 267 Abu Mu’aim... 37 Abduul Hamid Ahmad. 46. 7..... 155... 106........ 169.......................... 12.........346 Prinsip-prinsip Untuk Merespon..... 88... 24 Abu Sulaiman... 259........ 99..................... 5.... 226...... 83....... 17.. 54.. 379 ---$€£¥--- || Indeks —A— A.. 249............... 241.. 359 aqidah.... 126.............. 14 Abdullah bin Mas'ud.. 104..... 14.. 81................ 49............... 14 Abdul Hadi Arifin........ 363... 210. 132................. 34.. 172. 242.. 91.... 307............ 206......... 103........... 173......... 210 Adiwarman A Karim...... 42.......................... 24 al-Diwan.. 123......... 367 Ahmad Husaini...... 76 Aunur Rahim Faqih.. 26.... 26......................... 24.............355 Prinsip bagi hasil (Profit-sharing) Al-Mudharabah ... 177........ 3....... 56.341 Bank Sentral Islam... 36..... 297. 25..... 240.... 260 Armando Cortesao..................357 Kesimpulan: Toward The Next Economy...372 Indeks .......... 97....... 209........................ 105.................... 148...... 196.......... 139. xx......... 61...... 363 Buku/ Artikel.........351 Mudharabah Muqayyadah Kredit Konsumtif .. 43.. 238 Abu Bakar Siddiq.............. 139........ 351 Al-Murabahah. 146. 82......... 243...... 265. 356 Al-Musyarakah. 42...... 20................. 16... 16..... 107....................... 32........... 94................................. 369 Abd.... 93........ 278.... 359 Daftar Pustaka .......... 96.. 230..............

2002. Pikiran Rakyat. Pikiran Rakyat Cyber Media. i. alih bahasa Ahmad S. (terj. Waspada. 1988). 6 Mei 2003. Media Massa Kompas. Brown. cet. Salim. Wallerstein.T. 221’. dkk. Ensiklopedi Hukum Islam. 29 Maret 2003. Roy C. edisi 1 Agustus 2001. Zallum. 3 tahun IX. Immanuel. Tegas. Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia tahun 2004. Rodney. Macridis & Bernrd E. 18 April 2006. (Bogor: Pustaka Thariqul Izzah. Jumat. Rabu.372 Ekonomi Islam: Sejarah. ‘Comparative Politics. Ichtiar Baru. dalam buku ‘Perbandingan Politik’. Judul Aslinya. Senin 3 Desember 2001. alihbahasa: J. Jakarta. sixth Edition. 26 September 2003 Sabili. Teori. Wilson. 1992).) “Bisnis Menurut Islam: Teori dan Praktek” (Jakarta: PT. Judul Asli: ‘Islamic Business Theory and Practice: Special Report No. PT. (London WIA IDW. Republika . (Jakarta: Erlangga. Abdul Qadim. 2002). 14 Maret 2003 Kompas. Van Hoeve. Tempo Interaktif. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Isi xi Tim Redaksi (1994). “Ketergantungan Ekonomi Dunia Kapitalis”. United Kingdom). 2 Juli 1953. “Suku Bunga Dalam Perspektif Yunani”. ---$€£¥--- . 15 Maret 2006. diterbitkan oleh The Economist Publications Ltd. No. Kompas. Intermasa. (Al Amwal fi Daulah Al Khilafah). Sistem Keuangan di Negara Khilafah.

M. Permono.. Sumber-suber Penggalian Zakat. Qudamah. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. Heri. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Pustaka 371 || Daftar Tabel. Doktrin Ekonomi Islam. Litera Antarnusa. PK_ Sejahtera Online. 1995). Minhajul Qashidin. 1981. (Jakarta: 1991) lihat juga dalam Irawan D. Rodriguez. (Jakarta: 2005). Litera Antarnusa. ”Debat Ekonomi ISEI 2004. “Ekonomic Principles of Islami”. (Jakarta: 1986).. Penerjemah Soeroyo dan Nastangin. Telaah Analitik terhadap Fungsi Sistem Ekonomi Islam (terj).. Metwally. Metwally. Rikza. “Modul Manajemen Zakat”.. Soedradjat. Objektivitas Penelitian Sosial. Teory dan Model Ekonomi Islam. Rahman. hlm. (Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf. Pemikiran Ekonomi Islam. Muhammad Nejatullah (1972).. (Yogyakarta: Pustaka Firdaus. Irawan D. A Guide to Foreign Currency Operations. (Yogyakarta: 1995). Rahman. (Jakarta: Bangkit Daya Insana. 1985. Karnaen A. Subhani. Hukum Zakat. (Yogyakarta: Ekonisia. Doktrin Ekonomi Islam. Pangestu. 1995). Irfan Mahmud. Bandung: Mizan. 1995). Gunnard.M. 1977. Ekonomi Islam.xii Ekonomi Islam: Sejarah. Sudarsono. Pinbuk. (Jakarta: Lentera. (Jakarta: 1991). Yusuf. Qardawi. Jalan Orang-Orang yang Mendapat Petunjuk. No. Inc. (terj)..1996). Surabaya. 2004). 90 dalam Monzer Kahf. (Jakarta: Bangkit Daya Insani. Pustaka Alvabet. 1982. Mari E. Teori dan Model Ekonomi Islam. Lahore. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Pengantar dan Penterjemah M. Siddiqi. Bagan/Gambar Tabel No. Myrdal. Ar Risalah. 1995). Rahman. Syed Nawab Haider. Fazlur. Ja'far. Husein Sawit. (Jakarta: Pustaka Firdaus. Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Judul Tabel Perkembangan Pemikiran Ekonomi Islam Sumber-sumber Pendapatan pada Masa Rasulullah saw Pengeluaran untuk Tunjangan Hidup Masa Pemerintahan Nabi/Sahabat Subsidi dalam tahun (jumlah dalam gulden) Daftar Standarisasi Zakat Fitrah Perkembangan jaringan Kantor Perbankan Syariah Perkembangan Pangsa Kegiatan Usaha Perbankan Syariah terhadap Perbankan Nasional (%) Ketentuan Bank Syariah Lembaga-lembaga Keuangan Islam Kelebihan dan Kelemahan Bank Syariah Maulan. Pustaka AI-Kautsar. Dana Bhakti Wakaf. Heinz Riehl and Rita M. (Jakarta: 1990). Dec 2004 Ditulis kembali dari makalah DR. Penerjemah Soeroyo dan Nastangin.” Economic Review Journal. Islamic Publication. “Penerapan Petunjuk Al-Qur’an Pada Produk Perbankan”. Rekomendasi dan Pedoman Pelaksanaan Zakat (Jakarta: Badan Amil Zakat. 1999). Permataatmaja. Islamabad. Muhammad Nejatullah. “Embrio Asuransi Syariah”.. Teori. Siddiqi. M. Fazlur. Hukum Zakat. Qardhawi. Pustaka Firdaus. McGraw-Hill. Nagvi. Soedradjat. Zainul Arifin. Etika dim Ilmu Ekonomi. Ibnu (1997). Sjechul Hadi. Yusuf. Infaq dan Shadaqah DKI. “The Economic Enterprise in Islam”. Foregn Exchange Market. “Modul Manajemen Zakat”. Islamic Studies. “Konsep Ekonomi Islam: Suatu Pengantar”. 198. Sejarah Kehidupan Rasulullah saw. . ke-3). Jakarta: LP3ES. M. Lembaga Islam untuk Penelitian dan Pengembangan Masyarakat_LIPPM. Fazlur. Pinbuk. Ra’na.

Heri. Muhammad Nejatullah. 1970). Islamic Culture Centre. Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Judul Bagan/Gambar Perbandingan Sistem Ekonomi Sosialis. “Teaching of Economics at the University Level in Muslim Countries: The Callenge of Alien Concepts and the Formulation of Islamic Concepts”. Uzair. (Indiana: May 1974). 1976). Fahim. M. (al-Qahirah: 1966). 1998). Msc. Bagan/Gambar No. Sudarsono. (Makka. Farhad and Ali Rahmena. 1997) hlm. Abdullah Mustofa al. 2004) Nomani. Oktober 2006. Khan. Paper Presented at the First International Conference on Islamic Economics. Islamic Economic Systems. ). Muhammad Abdul. Siddiqi. Qutb. 1993). Association of Muslim Social Scientist. (Yogyakarta: Ekonesia. Ma’rikat al Islam wa’l-ra’s Maliyah. Lectures on Islamic Economics. (Yogyakarta. Robert Elgie dan Helen Thompson. Irfan Syauqi. Judul Aslinya: ‘Malaamihu Al Mujtama’ Al Muslim Alladzii Nansyuduh’ Cairo: Maktabah Wahbah. Saudi Arabia: IRTI-IDB. Muhammad Nejatullah. Power Rationing and al-Zakat” dalam Gary. 2004). Mannan. Siddiqi. LKPSM. Some Aspects of the Islamic Economy. Third National Seminarr. Umar.). (London: 1970). Siddiqi. Sudarsono.370 Ekonomi Islam: Sejarah. (Lahore: Muhammad Ashraf. 1995). (Makka. 1977). (Lahore: Islamic Publication. Pemikiran Ekonomi Islam. (Yogyakarta: Ekonesia. Mabid. Qureshi. (Kuala Lumpur: Business Infonnation Press. Teori dan Praktek Ekonomi Islam. The Politics of Central Bank. 250. Qardhawi." in Ausaf Ahmad and Kazim Raza Awan (ed. Islam and the Theory of Interest with an Introduction by Sulaiman Nadvi..) “Sistem Masyarakat Islam dalam Al-Qur’an dan Sunnah” (Solo: Citra Islam Press. Konsep Ekonomi Islam:Suatu Pengantar. Anwar Iqbal. 2001). Islam dan Kapitalis Pilihan Konsumer dalam pengalokasi Sumber Intervensi Pasar Skema Bai' al-Murabahah Metode Penyaluran Dana Bank Syariah Struktur Organisasi Bank Muamalat Indonesia Karakteristik Operasional Perbankan Syariah ---$€£¥--- . Chapra. Makalah Ekonomi Islam: Antara Wacana dan Realita . "Theory of Consumer Behavior in Islamic Perspective. 1987. Maraqhi. LIPPM. Heri. Paper Presented at the First Word Coference on Muslim Education. (Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf. Teori. (London and New York: Routledge. Muhammad Nejatullah. Muhammad. “Some Conseptual and Practical Aspects of Interets Free Banking”. Konsep Ekonomi Islam:Suatu Pengantar. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Tabel/Bagan/Gambar xii i Mahmoud. Beik. M. Pakar-Pakar Fiqh Sepanjang Sejarah. Proceeding. Papers and Proceeding on an Intemational Seminar on Teaching Islamic Economics for University Teachers". Yusuf (terj. “Friction. Sayyid. (Jakarta: 1986). The Economic System of Islam.

Perbankan Islam dan Kedudukannya dalam Tata Hukum Perbankan Indonesia.. Koperasi Indonesia yang Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Pustakan Utama Grafiti. Luthfi. Manan. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. M. 1971). G. (Jakarta: Sinar Harapan. Bab XVII.A. Jakarta: 1984). (Jakarta: Senayan Abadi Publishing. Kartosoewirjo. Darul Falah. Chapra. Islamic Economics: Theory and Practice. (Lahore: Muhammad Ashraf. M. Husein Sawit. (Bandung: Al Ma’arif. Rahman. Sejarah Aceh Sebuah Gugatan Terhadap Tradisi.. “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”. Snouck.. (Jakarta: Bangkit Daya Insana. (Jakarta: 1999). Nazaruddin. (Jakarta: Yayasan Soko Guru. Hasjmy. utang atau barang Sanksi/ hukuman (denda) Status sumber air atau tanah yang sudah dikelola manusia Bagian perolehan harta yang harus dikeluarkan Tanggungjawab bersama Tidak dikenal (istilah dalam ilmu hadits) Kerjasama mutualistis kafalah kaffarat kharaj Khumus kifayah majhul muamalah Hurgronje. M. Mohammad. Hasjmy. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab.xiv Ekonomi Islam: Sejarah. (al Qahirah: Dar al-Tahrir Lil Tiba’ah wal Nashr. Hubungan antar manusia Kebutuhan sekunder Akad pemindahan utang/ piutang suatu pihak kepada pihak lain Kepala suku (pemimpin kaum) Pemberian cuma-cuma Sewa beli Kontrak pengadaan dan penyewaan Kesepakatan para ulama Pendapat ahli tentang suatu masalah (agama) Pengeluaran yang berasal dari sebagian penghasilan (hukumnya sunah). Hamidi. Siddiqi. (Jakarta: 1990). UUPA. Tengku Lukman. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Teori. eds. Sinar. Chaidar. Memasukkan tanggungjawab seseorang ke dalam tanggungjawab orang lain dalam suatu tuntunan umum dalam masalah nyawa. (Jakarta: Grafiti. Umar. 9. Sjahdeini. Bab III. Ra’na.M. 1985). Al. Metwally. Pemberontakan Kaum Republik: Kasus Darul Islam Aceh. LIPPM. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Husaini. 1981) Jamil. Islamabad. (Jakarta: 1999). dalam A. 1990). Fazlur. 2003). “Hubungan Kerajaan Aceh Darussalam dengan Kerajaan Islam Haru”. (Jakarta: 1986). 1981). dalam A. Pemikiran Politik Proklamator Negara Islam Indonesia SM. Muhammad Nejatullah. 38 Tahun 1999. . 1995). Aceh di Mata Kolonial. Pengantar dan Penterjemah M. Ra’na. 1981). Isa. Perekonomian Amanah Salah satu prinsip hukum ekonomi Islam selain istislah dan istikhlaf Salah satu prinsip hukum ekonomi Islam selain istihab dan istikhlaf Pajak bagi non muslim di negara Islam Kontrak di mana pihak pertama menjanjikan imbalan tertentu kepada pihak kedua atas pelaksanaan suatu tugas/pelayanan yang dilakukan oleh pihak kedua untuk kepentingan pihak pertama. (Medan: Waspada. pasal 125 ayat 1 dan 2. Irfan Mahmud. M. Sjamsuddin. Keputusan Sidang Pleno DPRD Aceh tanggal 13 Agustus 1950. Jejak-jejak Ekonomi Syariah. “Ekonomic Principles of Islami”. (London: 1970). pasal 6-7. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Pustaka 369 || Daftar Istilah Istilah al-Diwan al-Muwaththa Bai' as-Salam Bai' bi Tsaman ‘Ajil Baitul Maal Bank Syariah berley darruriyyah dereuham Fa'i Ghanimah hablunminannas hajiat Hawalah Hazrat Anat hibah ijarah ijirawa iktina Ijma' ijtihad Infaq Iqtishad istikhlaf Istishab Istislah jizyah Ju’alah Arti Lembaga keuangan negara untuk menjamin angkatan perang/ lainnya Kitab hadits tulisan Imam Malik Pemesan barang menyerahkan uangnya di tempat akad = Leasing (pembelian dengan cara angsur dibiayai oleh pihak lain) Lembaga keuangan Islam di bawah pemerintahan negara Islam Bank dengan bunga 0%. Said. Pustaka Firdaus. (Bandung: Al Ma’arif. Islamic Culture Centre. Pustaka Firdaus. Fadhlullah. 1997). Kartasapoetra. The Economic System of Islam. M. Sejenis gandum Kebutuhan pokok Dirham kerajaan Aceh Harta rampasan perang tanpa pertempuran. Islamic Studies. (Jakarta: 1990). Sutan Remy. hlm. Sulaiman. Harta rampasan perang melalui pertempuran. Pemikiran Ekonomi Islam. Aceh Sepanjang Abad. (Rineka Cipta. Teori dan Model Ekonomi Islam. Undang-Undang Republik Indonesia No.. 1970). Irfan Mahmud. Ahmad. al-Ilm wal-mal fil Islam.

Wan Hussein. 1981). (Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka. ---$€£¥--- . Denys. “Adakah Kerajaan Islam Perlak Negara Islam Pertama di Asia Tenggara”. 1423 H edisi ke-1 tahun I (2002 M). Retrospeksi dan Refleksi Budaya Nusantara. Jaman Sultan Iskandar Muda 1607-1636. tahun?). Selling. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Letchumanan. Groeneveldt. Julius. (Selangor: Pustaka Sarjana. Hasjmy. Wheatley. 6 Mei 2003. 15 November 2003.P. Lihat juga Rammani Karupiah. (terj. Lombard. (Bandung: AlMaarif. mudarabah mujtahid muqayyadah murabahah murtahin musyarakah mutlaqah muzara'ah qard qath'i Qiyas rahin rahn ratbah rikaz Salab sanad Shadaqah Sharf Syirkah tabdzir takhsiniyyat ukhuwah Islamiyah usyr Wadi’ah wakaf Zakat Investasi Ahli yang melakukan ijtihad Terikat Jual-beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati antara pihak bank dan nasabah Pemegang barang gadai Kerjasama modal kerja maupun usaha Tidak terikat Kerjasama Meminjamkan harta kepada orang lain tanpa mengharap imbalan Jelas/ terang Analogi dalam memandang suatu kasus Pemilik barang gadai Sistem Gadai Rempah-rempah (cengkeh) Hasil tambang Harta rampasan perang hak milik musuh yang terbunuh. Cortesao. W. ”Dinar dan Dhirham”. (Bandung: Al Ma’arif.). Paper 940/1. Kerajaan Aceh. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Teori. Damayanti. 1992). The Suma Oriental of Tome Pires. Tjandrasasmita. de Eradia Manuel Godinho. Kompas. dalam A. Sejarah Tamadun Dunia. 1988). Cahaya Peradaban. (Jakarta: Taman Iskandar Muda. Bustanus as-Salatin. 1960). The Golden Khersonese menamakan zaman ini sebagai The Age of City States. dalam: Hasan Muarif Ambary dan Bachtiar Ali (ed. Fadhlullah M. Tamadun Dunia. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Istilah & Singkatan xv Azmi. Pour.. 1986). 1981). Jamil. Ensiklopedi Islam.). Doty. Siti Hawa. “Mencari Jejak Kejayaan Kerajaan Samudera Pasai”.). (Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve.).. (Jakarta: Bhatara. 1-5. Ensiklopedia Islam. (Columbia: Columbia University. 1967). Transaksi pertukaran antara emas dengan perak atau pertukaran valuta asing Kerjasama usaha Pemborosan/ ekonomi biaya tinggi Kebutuhan mewah (lux) Persudaraan umat Islam Status sumber air atau tanah yang belum ada campur tangan/ dikelola manusia Sistem penitipan barang Sumbangan berupa tanah/ barang untuk kepentingan umum Pengeluaran yang berasal dari sebagian penghasilan (hukumnya wajib).D. 1994). (ed. (Jakarta: Balai Pustaka. tahun?). A. Thesis Ph. (Jakarta: Ichtiar Van Hoeve. Sivachandralingam Sundara Raja Ayadurai. “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”. Saleh.Mataram”. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. “Islam di Aceh Masuk dan Berkembangnya Hingga Abad XVI”. Eleanor.368 Ekonomi Islam: Sejarah. Terjemahan dan diberi catatan oleh JV. hlm. “Peraan Samudera-Pasai dalam Perkembangan Islam di beberapa Daerah Asia Tenggara”. Hasjmy. Uka. (Selangor: Fajar Bakti. “Teuku Ibrahim Alfian: Keterikatan Samudera Pasai. (Bandung: Al Ma’arif. 1978. JMBRAS VIII (1930) 1. dalam Ali Hasjmi. (ed. 1981).A. Lihat Lim Heng Kow. Mills. Rangkaian periwayat hadits Sumbangan sukarela. 1994). Armando. Kompas. (Nendelyn/Lichtenstein: Kraus Reprint Limited. Historical Notes On Indonesia & Malaysia Compiled From Chinese Sources. 1981). Hasjmy. “Description of Malacca and Meridional India and Cathay”. Paul.49-50. dalam A. “The Evolution of Trading States in Southeast Asia before 17 th Century”.

Gatra. sesungguhnya dapat. tetapi juga mem-butuhkan perangkat ilmu yang secara teoritis dapat diterap-kan. “Filsafat Islam Tentang Sejarah”. Bank dan Lembaga Keuangan Syariah: Deskripsi dan Ilustrasi. Sistem Ekonomi Fsiskal. (2001) Umarbin Khattab (terj). Irfan Mahmud. Charles. Jakarta. 1 Juni 2006. Segala aspek kehidupan. Sebuah Tinjauan Islam. London. Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam. dalam www. 1968). Di tengah krisis sistem kontemporer yang bebas nilai. (Jogyakarta: Ekonesia. Tirtoprodjo. The Internasional Institut of Islamic Thought (IIIT). karena hanya dengan ilmu gejala-gejala sosial yang akan terjadi dapat diketahui dan beramal. A. 2000). Muhammad Abid (Syeikh) Musnad Syafi’i. Rifwan. 2003). Muhammad Ismail. 1972). Nu’mani. dalam esyariah. “Pengantar”. Sosrodihardjo. Jakarta. Heri. dalam Adiwarman (2001). Faqih. tetapi juga kita perlu memikirkan bagaimanakah proses aktualisasi itu dapat secara logis dan positif berlangsung dalam kancah kehidupan dengan sendirinya. Abu. Sedjarah Pergerakan Islam. Pustaka Firdaus. 1986). Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam. (Jakarta: LIPPM.. KUHP (Perdata). berarti kita perlu mencari landasan filsafatnya dalam tiga kerangka. Pustaka Antara. Teori.Cetakan Pertama-- D ewasa ini dunia muslim tengah melewati salah satu masa sejarahnya yang paling kritis tetapi kreatif.. (Jakarta: Pembangunan. Karim. Sudarsono. Shibli. Literas AntarNusa. “Asuransi Syariah”. Masa Depan Ilmu Ekonomi. 1970). Yakni masyarakat yang "homo-islami-cus". dalam Muhammad Nejatullah Siddiqi.K. Oleh karena itu bukan sekedar lamunan apabila sebuah sistem ekonomi Islam. Soedjito. Orang-orang Besar Indonesia. Issawi. Haekal.. keadilan. Ahmad M. membangun sebuah sistem ekonomi tidak hanya memerlukan perangkat kelembagaan yang secara formal berlaku. Tamat. (Jakarta: Dian Rakyat. kebebasan dan pertanggungjawaban). (Jakarta. Jaya. an-Nadwi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Pustaka 367 || Kata Pengantar -. Yogyakarta: UII Press. Jakarta:Tintamas. Abul Hasan Ali (1975). keseimbangan.. “The Four Pillars of Islam”. Aunur Rahim. (ed. yakni ontologi.ORG. Imam (2001) Tarikh Khulafa.e-syariah. Muhammad Husein. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. 287 dalam MA Sabzwri.’ Pustaka Al-Kausar. Bahkan lebih dari sekedar nilai-nilai dasar (seperti kesatuan. Saefuddin.Mukti Ali.ORG. Shuyuti. (Jakarta: 1990). Macmilan and Co. kita menemukan Islam sebagai suatu sistem nilai yang penuh dan lengkap memuat nilai-nilai kehidupan. Adiwarman A (2001). dan bukan masyarakat yang homo-economicus sebagai-mana paham kapitalis dan sosialis.xvi Ekonomi Islam: Sejarah. “Pemikiran dan Peradaban Islam”. “Ijma Ulama Tentang Keharaman Bunga Bank”.) A. 1974). Pringgodigdo. . Dan sebagaimana telah dikemukakan. yakni paham kapitalis dan sosialis. pasal 1150. Selain itu keunikan pendekatan Islam terletak pada sistem nilai yang mewarnai tingkah laku ekonomi/kehidupan. Ali. Islam telah cukup memuat nilai-nilai instrumental dan norma-norma yang operasional untuk di-terapkan dalam pembentukan lembaga-lembaga ekonomi masyarakat. Chapra. Hendri. Susanto. 6th print Vol 1. Sedjarah Pergerakan Nasional Indonesia. Perubahan Struktur Masjarakat di Djawa Suatu Analisa. Seeratum-Nabi (urdu) Matbee Maarif Azamgarh. Jakarta. p. Artinya. “A Shaort History of Saracens”.). perlu dan semestinya dibangun jika suatu kehidupan yang selamat sejahtera benarbenar diinginkan untuk terwujud dalam realitas masyarakat. (Jakarta: Gema Insani Press). Umer (2001). termasuk ekonomi tercakup nilai-nilai dasarnya dalam Islam yakni yang bersum-ber pada tauhid. (Bandung: Sinar Baru Algensindo.al. hampa nilai. (Kairo: 1346). kita tidak sekedar perlu membentuk lembaga-lembaga ekonomi yang secara normatif telah sejalan dengan nilai-nilai yang hendak kita aktualisir. as-Sindi. Ra’na. Pada Masa Pemerintahan Nabi Muhammad saw. Khususnya untuk hal yang terakhir ini kita membutuhkan perangkat ilmu. Kitab Al Kharaj. Jakarta: The International Institut of Islamic Thought (IIIT). Yusanto. 2nd ed. Agustianto. Syed Ameer (1949). Pemikiran Ekonomi Islam. (Yogyakarta: Karya. ‘an Arab Philosophy of Historiy’(terj. 25 Desember 2004.et. Membangun ilmu. “Paradigma Sistem Ekonomi Islam”. Yusuf.

Wakaf. “Peran Masjid Dalam Edukasi Ekonomi Syariah”.1 Fungsionalisasi nilai-nilai etos. 1972). Dana Bhakti Wakaf. (Al Azhar. ”The Theory of the Economic of Islam: The Economics of TAWHID AND Brotherhood”. dalam Guidepost of the Road: The Economic Aspect. al-Islam wa’ltanmiyat al-iqtishadiyah. epistemologi dan eksiologi. Aiman. Abu. 1997. Lalu bagaimana hubungan antara ekonomi Islam ini untuk masyarakat Indonesia yang telah memiliki dasar negara Pancasila?. 1970). BPFE. dalam Gary Indiana. Muhammad Abdul. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kata Pengantar xvii Mannan. dan menjadi petunjuk/ pedoman kehidupan ekonomi manusia di dunia. Saefuddin. 1984. Siddiqi. Nabi. Di dalam Al-Qur'an dan Hadits kita akan dapat menemukan nilainilai asumtif. bahwa nilai-nilai asumtif tersebut hendaknya diyakini sebagai kebenaran mutlak. 1960). al-Muslim fi’alam al-iqtishad. (al-Qahirah: Dar Misr li’lTiba’ah. Studi Nilai-nilai Sistem Ekonomi Islam. yakni secara filsafati mencoba menggali nilainilai dasar dan instrumental dalam Islam dan secara empiris mengambil bahan-bahan kajian dari realitas masyarakat muslim. May 1965). Basyir.” Peran Nilai dan Moral dalam Perekonomian Islam” Jakarta: Robbani Press. (Beirut: Dar al-Shuruq. Austruy. 1986). Siddiqi. Siddiqi. Dan sementara itu. Sayyid Abul A’la. Disinilah pada tahap yang pertama kita perlu menemu-kan nilai-nilai asumtif yang dapat digunakan untuk mengisi kerangka landasan filsafat ilmu tersebut. al-Maududi. 1972). jaminan sosial. Hal ini merupakan harapan bagi seluruh makhluk khususnya ummat manusia di dunia Barat dan Timur maupun Utara dan Selatan. (First Publishid: 1948). Al-Iqtishad al-Islami Madhahaban wa Nizaman wa Dirasah Muqaranah. Muhamad Nejatullah. Malik ben. (1993). Kajian sistem ekonomi secara makro dari sistem ekonomi Islam akan dipermudah oleh fakta bahwa Islam sendiri telah melengkapi kita dengan lembaga-lembaga ekonomi-sosial seperti Zakat. G. Qardhawi. tingkat (tahap) demi tingkat" (QS. Audah. (AL-Qahirah: majma’al Buhuth Al-Islamiyah. 1971). Islamic Though. maka sebuah bangunan ilmu ekonomi Islam tidak mustahil akan dapat dibangun dalam arti yang sebenar-nya. Ahmad Azhar. (Lahore: 1969). Muhammad Abdullah. Contemporery Aspects of Economic and Social Thinking in Islam. (Canada: 1973). dalam kerangka epistemologi kita memerlukan pijakan empirik tertentu sebagai sumber keabsahan teori-teori yang akan dikembangkan. Social Justice in Islam. “Teori dan Praktek Ekonomi Islam (terj). Hibah. Agustianto. Yogyakarta. Some Aspects of the Islamic Economiy. at-Tahawi. (Lahore: Quranic Reasearch Centre). Parwez. Abd. (Damaskus: alMoslemoon). Yusuf. Manshur bara e intkhabat 1970. Muhammad Nejatullah. Jaques. etis dan estetis yang islami ke tengah tingkah laku ekonomi manusia akan mewu-judkan kehidupan yang lebih terandalkan dalam menjaga keselamatan. "Sesungguhnya kamu harus melalui perjalanan. Sulaiman. (Lahore: Islamic Publications. Siddiqi. Teori. Qutb.. Sulaiman. Muhammad Nejatullah. Kairo: Al-Muktamar al-Thani li Majma’al buhuth al-Islamiyah. “Turuq istithmar al-amwal wa mauqif alIslam minha”. Ibrahim.366 Ekonomi Islam: Sejarah. Qadir. Sintesis evolusioner inilah yang merupakan jantung pendekatan Islam dalam pembentukan ilmu ekonomi yang berwawasan uniter dan total berlandaskan prinsip-prinsip etikanya yang paripurna.M. larangan bunga/rente (riba). Al-Maal wa’lhukm fi’l-Islam. ”Economic of Islam”. Pemikiran Ekonomi Islam. Economic of Islam. (1987) Garis Besar Sistem Ekonomi Islam. Syirkah). esyariah. 1 . dalam www. 1960). A. yang terserah dengan keimanan kita sebagai muslim. Yogyakarta. Atau secara relatif pula dapat kita gali dari pengalaman hidup beragama dari masyarakat bangsa kita sendiri yang telah cukup populer sebagai masyarakat mayoritas muslim. Dari kajian terhadap kedua hal tersebut.ORG. Muhammad Nejatullah. Pijakan empirik ini dapat kita temukan dalam sejarah ummat Islam yang secara relatif dapat dianggap sebagai kancah pengalaman nilainilai tauhid (kesatuan dan pembebasan). yang harmonis dan humanis. Pancasila adalah Untuk lebih jelas baca. (Jakarta: LIPPM. Economic Enterprise in Islam. 1975). Jama’at-e-Islami Pakistan. Nazariyat Al-Islam al-Iqtishadiyah: al-Falsafah wal Wasail al-Mua’asirah. dan peranan pimpinan ummat dan negara dalam pengaturan ekonomi dalam masyarakat. Abu dan Abduul Hamid Ahmad. kerjasama ekonomi (Qirad. tidak meragukan. “Ma’alim at-Thariq: al-Nahiyah al-Iqtishadiyah”. (Lahore: Islamic Publication. (Lahore: Islamic Publications. Quranic Economic. 84 : 19). al-Araby. Abu dan Abduul Hamid Ahmad. (Beirut: Manshurat al-‘Asr alHadith. (Damaskus: Dar al-Fikr. 1974). Sayyid.A. Jakarta: Mizan. Jawabnya akan banyak bergantung kepada penafsiran kita sendiri tentang apa sesungguhnya Pancasila itu? Salah satu yang dapat kita garis bawahi adalah kenyataan bahwa Pancasila sendiri masih memerlukan isi untuk menjadi-kannya benarbenar fungsional sebagai nilai-nilai kebudayaan bangsa kita.

Khan. M. 2 No. paper presented to Labuan International Summit on Islamic Financial and Investment Instrument. Bagaimanapun pengantar ini adalah langkah pertama ke arah pemikiran tentang filsafat dasar dalam kaitannya dengan tingkah laku manusia di sektor ekonomi. bagi alam semesta. “The Importance of Assets and Debts Securitization in Creating Dynamic Islamic Banking Environment”. 41 : 53). Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad saw. Political Economy of the Islamic State. Ibnu (1986). 1982). Islahi. Irfan Syauqi. Dengan bantuan metode analisis deduktif untuk menggali proposisi-proposisi ekonomi pokok yang relevan. “Asuransi Syariah”. Ph. bukan sebutan formalnya. menuju momentum kebang-kitan kembali ekonomi Islam bagi seluruh manusia dan makhluk lainnya. Saleh. sebutan untuk merangkum keseluruhan nilai yang hidup dalam masyarakat bangsa kita. Pedoman Pendirian Baitul Maal wa Tamwil. Al-Hafiz. kita sedang berbicara tentang substansi nilai. Dan kita memulainya dengan mengentaskan diri kita dari statisme bisu. (California: University of Southern California. 17 : 84). Chapra. Fuad (1982). 1970. Talkhisul-Mustadrak. . 1970." International Journal of Islamic Financial Services Vol. Heilbroner. Azis. 9 Agustus 2003. Malaysia: Longman. Penanggulangan Kemiskinan Melalui POKUSMA DAN BMT. 22 November 2006 Abdul Hadi Arifin Daftar Pustaka 365 Aswaf. University of Southern California. Hamid & Nordin. 16-18 Juni 1997. kita akan mampu mempragakan bahwa ekonomi Islam itu ada (exist) baik secara normatif maupun positif. Reading in Microeconornics: An Islamic Perspective. Amin. az-Zahabi. Ali. "Theory of Consumer Behaviour in an Islamic Perspective. 1970). 1992. Dan proses islamisasi ekonomi ini akan gugur di tengah jalan bila kita hanya menonjolkan basa-basi simbolis dan slogan kosong. Oleh karena itu kita harus menegakkan keunggulan solusi islami dalam pembangunan ekonomi dan menanggalkan solusi-solusi kapitalis. Hamidi. Bisnis Indonesia. Umar. Moenawar. (Jakarta: 2004). “Jejak-jejak Ekonomi Syariah” (Jakarta: Senayan Abadi Publishing. “Islam di Aceh Masuk dan Berkembangnya Hingga Abad XVI” dalam A. 1970). (London: Islamic Culture Centre. Konsep & Aplikasinya di Indonesia rumusan falsafah negara yang digali dari nilai-nilai kehidupan bangsa Indonesia tetapi bukan nilai-nilai kehidupan itu sendiri. "A Study on Islamic Banking Education and Strategy for the New Millenium-Malaysia Experience. Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya" (QS. dari kegelapan intelektual dan kepapaan materi serta dekadensi spiritual. Haidar Abad.131). (Surabaya: Bina llmu. Republika. Political Economy of the Islamic State. Sedangkan dalam kesempatan ini. Luthfi. Fachcruddin. terompet melengking dan bendera berkibar.D Thesis. Beik. Chalil. asy-Syathibi dalam al-Muwafaqat (1/130./). Pernyataan retorik ini menuntun kita agar nilai-nilai sistem ekonomi islam terhindar dari pencampur-adukan yang tidak pada tempatnya dengan falsafah ekonomi lainnya. Berhasilnya proses regenerasi dalam artian islamisasi ekonomi bergantung ketepatan strategi untuk memulai perjalanan panjang dalam merubah struktur sosial ekonomi yang opresif dan tidak adil. 1994). AA." dalam Syayyid Tahir. 13 Juni 2003.D Thesis. Konsepsi Ekonomi Ibnu Taimiyah (Terj). “Menuju Bank Sentral Syariah”. Aidlt Ghazali dan Syed Omar Syed Agil. Rifwan. Pustaka Firdaus.. Mutiara: Jakarta. Amin. Labuan. (Bandung: Al Maa’rif 1981). dan berbeda dari paham kapitalis dan sosialis serta semua sistem atau paham lainnya. Aswaf.th. 25 Desember 2004. Hendri. Khaldun. Muqaddimah (terj). Pancasila adalah nama. The Economic System of Islam. Ph. Aswaf. Wan Hussein. Dan selanjutnya:"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda kekuasaan Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri sehingga jelaslah bagi mereka bahwa inilah kebenar-an" (QS. Ali. Presiden RI selanjutnya berpesan agar Pancasila jangan di-agama-kan dan agama jangan di-Pancasila-kan. Jakarta.. Munculnya disiplin ilmu ekonomi Islam sebagai kebenaran perlu diupayakan untuk menuntun kebijaksanaan pembangunan ekonomi dalam rangka regenerasi kebudayaan dari homo-economicus menjadi homoislamicus. Ekonomi Islam. M. University of Southern California. (Jakarta: Rajawali Press. 4. Malaysia. 2003). (Jakarta: 2004). Ali. Robert L. . spanduk terpampang. Azis. M. Political Economy of the Islamic State. Dan pernyataan retorik inipun akan dapat menghapus ambivalensi intelektual yang mengaburkan pandangan tentang tatanan ekonomi Islam.1997).xviii Ekonomi Islam: Sejarah. Tokoh-tokoh Besar Pemikir Ekonomi. Hasjmy. Mohammad Fahim. /t. Pinbuk Press. Gatra.*** Lhokseumawe. M. "Katakanlah : Tiap orang berbuat menurut cara bertindak-nya masing-masing. (Jakarta: Bulan Bintang. Pindbuk Press. Kamil. Azmi. Teori. Pancasila bukan agama dan agama bukan Pancasila. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia.

Abdul Hadi. Amin. Politik Ekonomi Islam. Malik bin. Abul A’la. Pustaka Alvabet. al-Maududi. (Loukseumawe: University Malikussaleh Press. 1969). (Jakarta: 2005). 1969. (As-Siyasatu al-Iqtishadiyatu al-Mutsla). cet. 1074). “al-Sharh al-Kabir” (Mesir. Islamic Publication. (Delhi: Markazi Maktabah Jama’at-e Islami. dalam www. (Jakarta: Pustaka Alvabet. (Jakarta: RajaGrafindo Persada. 4. Arifin. (Beirut: Dar Al Fikr. Malikussaleh Reinterpretasi Penyebaran Islam Nusantara. 7 Maret 2004. Fachry. 1968). Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. Al-Qardawi. al-Jazairi. Islam and Modern Economics Theories. Muhammad Baqir. 2005). cet. Abdurrahman. M. Abdul Hadi. 240241. Jakarta.II. al-Maqdisi. 1374 H). dikutip oleh A. al-Maliki. 1972). Fiqhuz-Zakah. Membangun Sistem Ekonomi Alternatif Perspektif Islam. Taqiyuddin.. ‘Syarikat Islam: Obor Kebangkitan Nasional (1905-1942). 47. 2001). (Jakarta: LSPU Indonesia. Darul Falah. Ma’alim as-Sunan. an-Nabhani. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. Yusuf. hlm. (An-Nidlam al-Iqtishadi fil Islam). v. Syaikh Shafiyyur-Rahman (1997) Sirah Nabawiyah. M. 2005). (Th. (Surabaya: Risalah Gusti. Nizam al Islam al iqtisad. 1996). Abu Bakr Jabir. al-Maududi. Jilid V. Maghfur Wachid. V. (Lahore: 1969). Vol. “Baitul Maal dalam Sistem Ekonomi Islam”. al-Maududi. 3242.A lslahi (1997). Poitik Bank Sentral: Posisi Gubernur Bank Indonesia dalam Mempertahankan Independensi. 2000). AI-Muwatta (terj). Amin. Majalah Politik Islam. Pustaka AI-Kaustar.e-syariah. (Bangil: Al-Izzah. Zainul. Muhammad. Anas. al-Mubarak. Arifin. Muhammad Shiddiq. Assiyah. Iqtisaduna. 2005). Abul A’la. Zainul. (Yogyakarta:Al Amin Press. Islamic Publication.ORG. i. Masyhur. Arifin.1999). alih bahasa Moh. al-Khaththabi. et. (Beirut: Dar al-Fikr. (Yogyakarta: Al Amin Press. Arifin. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kata Pengantar xix Ali. alih bahasa Ibnu Sholah. Syarikat Islam: Obor Kebangkitan Nasional 1905-1942. Ma’asyiat el Islam. dicetak pada garis tepi dari kitab al-Mughni oleh Ibnu Oudamah. April. 44-45. hlm. Ma’asyiat el Islam. al-Sadr. (Bairut: Darul-Irsyad) . ---$€£¥--- . (Louksemawe: University of Malikussaleh Press. Teori. 2005).al. (Lahore: 1969). hadits No. 1996). al-Mubarrakfury. al-Jawi. Ibnu Qudamah. 2003). hlm. Abul A’la.364 Ekonomi Islam: Sejarah. Malikussaleh: Reinterpretasi Penyebaran Islam Nusantara. “Ensiklopedi Muslim Minhajul Muslim” (Jakarta. Masyhur.

(Dirasat fi al-Fikri al-Islami). Some Aspects of Constitution and the Economics of Islam. Potensi kekayaan umat Islam dunia yang luar biasa besar. al-Halwi. Majid. BMUI dan Takaful di Indonesia. Muhammad. konsep. realitas menunjukkan bahwa bagianbagian dari Islam itu saat ini seperti 'berjalan' sendiri-sendiri. wa Ahkamuh. Syeikh Mahmud. PT. D . maupun aplikasi ekonomi syariah yang sekarang mulai banyak dibahas berbagai kalangan. “Semantic of Theory of Interest”. banyak suntingan yang dilakukan untuk cetakan kedua ini mulai dari masalah bahasa sampai cara penulisan menurut standar penulisan ilmiah. (Beirut: 1972). Abdurahman. Ciaro. fakta menunjukkan bahwa praktik ekonomi umat Islam –bisa dikatakan—tidak mewakili gambaran ideal sebuah tujuan masyarakat Islam. Syeikh Nasir. Nizam al Islam al iqtisad. Kronika Pasai: Sebuah Tinjauan Sedjarah. Sebaliknya. teori. Islamic Studies. “Uang di Mata Pemikir Ekonomi Islam”. buku ini bukan untuk menggugat realita yang sedang terjadi namun mencoba untuk menggali kembali teori. Teuku Ibrahim. Al –Muamalat Al-Haditsah. mahasiswa. cet. banyak pula ditambahkan data-data baru terkait tema pembahasan menurut bab termasuk referensi-referensi baru yang relevan.edinar. (Jogyakarta: Gajah Mada University Press. Muhammad Abdul Aziz. Kronika Pasai: Sebuah Tinjauan Sejarah. Economics of Islam: A Comparative Study. Studi Dasar-Dasar Pemikiran Islam. esyariah. (Lahore: Muhammad Ashraf. 1973). Jakarta. Rawalpindi. Teuku Ibrahim. h 29 dalam Warkum Sumitro. Ekonomi Islam sebagai sebuah sistem sebenarnya merupakan salah satu bagian yang sangat signifikan dalam praktik keragamaan setiap muslim. Grafindo Persada.. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Pustaka 363 || || Kata Pengantar --untuk Cetakan Kedua-i akhir zaman ini. Bagian Pertama yaitu Bab I Pendahuluan menguraikan secara umum tentang sistem ekonomi syariah dan merefleksikan gejala mulai bangkitnya wacana ekonomi Islam. alih bahasa Zamroni. Isa. konsep. “10 Pilar Pengembangan Bank Syariah”. Fatwa dan Ijtihad Umar bin Khattab (terj) (Surabaya: Risalah Gusti. i. Ahmad. Ahmad. baik di dunia Islam umumnya maupun di Indonesia. pemangku kekuasaan. azaz-azaz Perbankan Islam dan Lembaga-lembaga Terkait.xx Ekonomi Islam: Sejarah. Bab II sampai Bab IV mencoba menengok ke belakang melihat sejarah penerapan ekonomi Islam mulai dari awalnya di zaman kenabian sampai saat Daftar Pustaka Buku/ Artikel al-Mubarak. Teori. 1972). Juni 1967. faktanya tidak bisa menyejahterakan anak negeri Islam sendiri. M. Dar Al Fikr. Agustianto. Muhammad Husain. Seperti pada cetakan pertama. Alfian. ekonom. Mahmud. Agustianto. dalam www. dan aplikasi ekonomi syariah. (England: The Woking Mission & Literary Trust.ORG. 2002). Namun. (tt). dalam Serambi Indonesia online. 1967). Meskipun begitu. “Peran Masjid Dalam Edukasi Ekonomi Syariah”. (Bogor: Pustaka Thariqul Izzah.com. prinsip-prinsip. (1996). Ahmad. dalam www. Islam sebagai sebuah entitas keyakinan dan ajaran terurai atas bagian-bagian meskipun sebenarnya bagian-bagian dari Islam itu tidak bisa dipisah-pisahkan antara satu dengan yang lain dalam penerapan idealnya. Alfian. Shabri H. Abd. dan semua kalangan yang berminat akan studi ekonomi syariah –khususnya di Indonesia. Abdullah. Dipersembahkan kepada para pemerhati Islam. Sejak awal ditulis. buku ini masih terdiri atas 13 Bab dan dibagi dalam 4 (empat) Bagian yang akan menguraikan tentang sejarah. (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. 1973). Di samping itu. 1999).

tempat tinggal. Karena seringkali terjadi bias. M. kesehatan. indikator utama keberhasilan pembangunan adalah pada sejauh mana tercukupinya segala kebutuhan manusianya dalam berbagai aspek. ---$€£¥--- ini di Indonesia dan Aceh khususnya. Penulis tetap menantikan saran dan kritik demi penyempurnaan isi buku ini. mendedah konsep-konsep ekonomi Islam. Meskipun sudah semaksimal mungkin penyempurnaan dilakukan.Si ---$€£¥--- . Bab XIII Kesimpulan yang berisi alasan bahwa ekonomi Islam akan menjadi sistem ekonomi alternatif baru bagi perekonomian dunia di masa mendatang (Toward The Next Economy). Februari 2008 Prof. Bab XI dan Bab XII membahas penerapan atau implementasi ekonomi Islam di Indonesia. Demikianlah upaya penulis dalam menyusun buku ini. pendidikan. yang secara statistik memiliki pendapatan per kapita tinggi tetapi pada saat yang sama jumlah desa miskinnya (desa IDT) termasuk paling banyak sehingga harus diberi subsidi pemerintah. Lhokseumawe. Wallahu`alam bi ash-shawab. Bab VIII sampai dengan Bab X. Amin. kekurangan buku ini pasti tetaplah ada dan itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Jadi tingginya pendapatan per kapita tidak akan berarti tanpa adanya jaminan keadilan dan pemerataan pendapatan. Penulis mengucapkan terima kasih kepada banyak pihak yang memberikan andil dalam penyusunan buku sederhana ini karena kontribusi yang telah diberikan. Abdul Hadi Arifin. Islam sangat menekankan pemerataan pendapatan dan keadilan ekonomim bagi masyarakat secara keseluruhan. dan lain-lain. Bab VI dan Bab VII sedangkan Bagian Ketiga. Semoga bermanfaat dan berguna bagi seluruh umat. seperti pernah terjadi di suatu daerah di Indonesia. Bagian Keempat. Teori-teori ekonomi Islam dibahas pada Bagian Kedua yaitu Bab V. Karena itu. pakaian. seperti makanan.362 Ekonomi Islam: Sejarah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kata Pengantar xxi adalah berorientasi kepada manusianya sehingga pembangunan manusia menempati posisi yang sangat sentral. Teori.

barang-barang yang diimpor. pendapatan per kapita. Islam menekankan bahwa pendekatan pembangunan tidaklah bersifat material semata tetapi juga mengandung nilai-nilai moral di dalamnya. Indikator-indikator pembangunan dalam proses pembangunan kita dewasa ini yang digunakan terkait dengan saving. struktur permodalan. Tetapi pengalaman selama lebih dari setengah abad pembangunan menunjukkan ternyata perbedaan income antara negara-negara maju dan berkembang justru semakin tinggi. Karena itu segala upaya untuk melepaskan diri dari ketergantungan bantuan luar negeri harus mendapat dukungan dan sokongan penuh seluruh komponen bangsa. Mereka memberikan pinjaman dengan sejumlah bunga yang nantinya harus dibayarkan kembali oleh negara penerima. Kemudian masalah lain yang sering dihadapi terutama bagi negaranegara berkembang adalah masalah bantuan luar negeri. Dalam pandangan Islam. Indonesia adalah contoh nyata negara yang terkena perangkap utang luar negeri. Kemudian Islam juga menekankan pentingnya prinsip keadilan dalam ekonomi di mana tidak boleh ada penumpukan aset dan modal di tangan segelintir kelompok saja sehingga perlu adanya jaminan mengalirnya kekayaan dari kelompok kaya kepada kelompok miskin. Justru bantuan luar negeri ini tidak lebih dari perangkap negara-negara maju yang berperan sebagai rentenir kelas kakap dan bertujuan untuk memaksimalkan keuntungan mereka dari sumberdaya keuangan negara-negara berkembang. Pendekatan pembangunan ala barat yang cenderung materialistis telah mendorong eksploitasi sumberdaya alam tanpa kendali sehingga menimbulkan kerusakan alam yang mengancam pada kelangsungan hidup di masa depan. Pembangunan pun harus memperhatikan sumberdaya lokal yang ada termasuk budaya dan tradisi sosial. Porsi bantuan luar negeri dalam skema pembangunan negara berkembang sangat signifikan. Tidak pernah ada sejarahnya suatu negara maju karena utang luar negeri. Problematika pembangunan ekonomi terjadi di hampir seluruh negara berkembang meskipun masing-masing memiliki komitmen yang kuat untuk mencapai pembangunan ekonomi. Umumnya model pembangunan yang dijadikan ukuran adalah model yang dikembangkan oleh negara-negara industri maju yang menekankan pada peningkatan stok barang fisik dan jasa bagi masyarakat secara keseluruhan sekaligus meningkatkan saham per kapita atas keseluruhan barang dan jasa. Karena itu. infrastruktur yang dibangun. justru fokus utama pembangunan . Ini merupakan akibat propaganda para ekonom barat berdasarkan pada teori yang kini dikenal sebagai vicious circle theory. dan lain-lain.Kesimpulan: Toward The Next Economy 361 Hasilnya kemungkinan terjadi wage-push inflation dapat diminimumkan. Sayangnya ternyata dari keseluruhan indikatorindikator itu tidak memberikan perhatian yang utuh terhadap aspek manusianya. GNP.

Tetapi ilmu ekonomi. penurunan suku bunga hingga nol persen akan mendorong peningkatan investasi dan meningkatkan supply barang dan jasa. Hal ini dikarenakan upayaupaya penyelesaian tersebut belum menyentuh akar permasalahan yang sebenarnya. manusia telah dihadapkan pada persoalan bagaimana memelihara. Lalu manusia mesti bekerja keras. Teori. dunia menghadapi masalah antara lain inflasi dan unemployment (pengangguran). Hal ini pun menjadi elemen yang mampu mereduksi level harga. Pemikiran Ekonomi Islam. Keempat. Islam mengajarkan pola hidup sederhana yang berbeda dengan pola konsumerisme ala barat sehingga pola ini dapat pula mendorong tetap terkendalikannya inflasi. kebijakan defisit financing tidak akan muncul menjadi kebijakan yang diinginkan melainkan kebijakan balanced budget yang lebih mendekati etos Islam sehingga akan mengarahkan pada pengembangan institusi yang mampu menyediakan pendanaan bebas bunga.1 Maka dari itu. manusia berkembang biak dan bertambah banyak. Dengan demikian. dipercaya bahwa keduanya memiliki hubungan yang berlawanan. Bagian Satu | BAB 1 | Pendahuluan isiplin ilmu ekonomi lahir sebagai sebuah disiplin ilmiah jauh berabad-abad lamanya setelah aktivitas dan persoalan ekonomi itu sendiri muncul dalam kehidupan manusia. meskipun baru bermilyar tahun kemudian Isaac Newton menemukannya atau lebih tepat merumuskannya. Dan yang kelima. yaitu adanya bunga pada kapital yang memperlambat investasi sehingga mempersempit kesempatan kerja yang berakibat pada munculnya pengangguran. Mula-mula sebagai individu seorang diri. lalu bekerjasama sebagai anggota kelompok manusia yang makin lama makin berkembang jumlahnya. incomes policy. Kegiatan ekonomi memang merupakan aktivitas yang boleh dikatakan sama tuanya dengan keberadaan manusia di muka bumi ini. zakat sebagai sebuah institusi keuangan. Pertama. Islam juga memiliki concern khusus terhadap masalah itu. Untuk meyelesaikan masalah tersebut dalam pandangan ajaran Islam adalah dengan mengeliminir bunga pada kapital dalam berbagai bentuk dan mendorong investasi meningkat hingga mencapai level yang paling maksimum. Sejauh ini belum ada resep yang berhasil mengatasi masalah ini termasuk kebijakan manajemen defisit fiskal. dalam konsep Islam. dalam Muhammad Nejatullah Siddiqi. xi. dan memanjat pohon untuk berlindung dari ancaman binatang serta bahaya alami lainnya. pembiayaan bagi pemenuhan kebutuhan hidup melalui zakat ini lebih baik daripada melalui deficit financing. dioptimalkan perannya dalam memberikan bantuan dan dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan. Pada mulanya. benih-benih untuk lahirnya sebuah ilmu ekonomi sesungguhnya telah tersebar dan tercecer di mana-mana sesuai dengan Ahmad M. bersaing. 1986). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 1 Problematika sejak tahun 1960-an. penghapusan bunga akan menurunkan tingkat harga yang ada. mempertahankan dan menyambung kehidupannya. Ketiga. dan lain-lain. dan bahkan berperang untuk alasan klasik yang tak pernah usang. bertikai. Tetapi pada kenyataannya struktur pasar yang terjadi tidaklah bersifat persaingan sempurna sehingga produsen mampu mempengaruhi harga produk yang dijualnya yang secara otomatis struktur harga tersebut dipengaruhi tingkat suku bunga dan menyebabkan terjadinya inflasi. manipulasi nilai tukar. Masalah ini tidak akan terjadi jika asumsi perfect competition benar-benar terjadi. pengendalian supply uang. hlm. Mulamula cukup dengan sekedar memungut hasil alam untuk memenuhi kebutuhan pangannya. Waktu beredar. Kemudian dari sudut pandang Islam. Bagi pemerintah. sektor produksi dalam perekonomian diorganisir berdasarkan basis profit-sharing atau bagi hasil sehingga tenaga kerja memiliki andil dan saham dalam suatu industri. Sebagaimana hukum gravitasi bumi telah berlaku sejak bumi ini diciptakan. 1 D . “Pengantar”. yakni mempertahankan dan menyambung kehidupan inderawi. Sejak kemunculannya pertama kali di muka bumi.360 Ekonomi Islam: Sejarah. Begitu pula halnya dengan inflasi. (Jakarta: LIPPM. Saefuddin. Tetapi pengalaman menunjukkan kenyataan yang membingungkan para ekonom. penyebab utama inflasi adalah bunga itu sendiri yang telah menjadi bagian dari biaya produksi sehingga akhirnya menjadi bagian dari harga produk yang dijual. Jika inflasi bisa dikendalikan di satu sisi maka di sisi lain pengangguran akan meningkat. baru dikenal oleh manusia ketika tahap perkembangan peradaban tertentu telah tercapai dalam kehidupan manusia. Kemudian yang kedua. persoalan ekonomi adalah gejala kehidupan manusia yang universal sifatnya.

Di sinilah peluang sistem ekonomi Islam untuk memainkan perannya dalam membangun masa depan perekonomian yang lebih baik. free enterprise yang tanpa aturan. kekayaan gagasan serta keyakinan seorang filsuf pada jamannya. . Di dalam masyarakat Barat (Eropa. maupun menginvestasikan sumberdaya ekonomi yang ada. kupasan dan sekaligus ramalan tentang kehidupan ekonomi pada jamannya. justru menjadi instrumen-instrumen yang menciptakan permasalahan ekonomi dunia saat ini. menyimpan. yang dimunculkan oleh Al Farabi (wafat 950 M). benihbenih pengetahuan ekonomi memperoleh tempat yang subur untuk berkembang oleh serangkaian proses pemikiran. ternyata teori Smith-lah yang sampai kini mendasari perkembangan ilmu ekonomi liberal yang melahirkan sistem ekonomi kapitalis. melainkan kepada cinta mereka kepada diri mereka sendiri. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kesimpulan: Toward The Next Economy 359 penyebaran tempat hidup manusia. kemerdekaan atau kebebasan konsumen. pengamatan dan penulisan buku-buku ilmiah dari pemikir-pemikir ekonomi besar. S Tetapi meskipun telah begitu banyak mengalami perubahan. melainkan tentang keuntungan-keuntungan mereka. Muncul ketidakadilan dan ketidakseimbangan dalam penguasaan aset-aset ekonomi dan kekayaan. suatu yang kemudian disebutnya sebagai hukum-hukum sistem pasar. Adam Smith adalah salah seorang pemikir terkemuka yang telah membidani kelahiran ilmu ekonomi tersebut dengan tulisannya yang monumental pada tahun 1776. analisa dan teori-teorinya yang tertuang secara detail dalam bukunya tersebut mendasari lahirnya sebuah sistem ekonomi yang sampai kini berlaku. dibutuhkan adanya perubahan paradigma yang bersifat fundamental dalam membangun perekonomian. 1985 3 Lihat Robert L. Kita berbicara bukan kepada rasa kemanusiaan mereka. Smith melihat dibalik gejala yang menjadi pusat perhatiannya. beberapa postulat dasar dari teori ekonomi neo-klasik seperti sifat egois individu. Tusi (wafat 1274 M). pikiran. Tercipta gap dan kesenjangan yang luar biasa di antara negara-negara yang ada. "Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations". Karena itu. Karena itu dibutuhkan komprehensivitas penyelesaian problematika yang ada melalui pendekatan yang tepat. tidak mampu memainkan peran aktif dalam mengarahkan perilaku manusia dalam berbagai kejadian ekonomi. Smith tidak percaya pada dorongan subjektif yang ikhlas yang mendasari tindakan ekonomi seseorang ketika ia menulis: "Bukan berkat kemurahan hati tukang daging. Jerman dan sekitarnya). 2 Lingkungan kondusif bagi perkembangan "bayi" ilmu ekonomi yang kini telah tumbuh dan menyebar di dunia adalah masyarakat Barat pada abad pertengahan. Apa yang dituliskan oleh Smith dalam bukunya tersebut sesungguhnya merupakan gambaran. ekonomi neo-klasik sebagai sebuah disiplin. penulis mencoba menawarkan beberapa gagasan penyelesaian beberapa permasalahan ekonomi kontemporer melalui pendekatan ekonomi Islam dalam diskusi singkat di bawah ini. Ide-ide neo-klasikal ekonomi menunjukkan ketidakmampuannya dalam mengatasi berbagai gelombang problematika ekonomi yang sangat dahsyat. khususnya Inggris. Kemudian yang kedua. Tokoh-tokoh Besar Pemikir Ekonomi. yakni sistem ekonomi kapitalis. akan tetapi karena mereka memperhatikan kepentingan pribadi mereka. dan makin berkembang dengan penemuan-penemuan Smith pada suatu masa dalam sejarahnya telah melahirkan "anak haram"nya yang kemudian memberontak. Etika dim Ilmu Ekonomi. tukang pembuat bir atau tukang roti kita dapat makan siang. Pandangan. Perancis. kondisi perekonomian dunia dewasa ini berada dalam ketidakseimbangan.2 Ekonomi Islam: Sejarah. dan Ibn Khaldun yang wafat 1375 M. maupun kebebasan yang bersifat absolut dalam mencari. Dengan ketajaman dan kekuatan nalar.Lihat:Syed Nawab Haider Nagvi. Meskipun benih 2 Meskipun demikian ternyata tidak semua tempat dapat menjadi lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya "bayi" ilmu ekonomi atau ilmu ekonomi embrionik. Untuk itu. (Jakarta: Rajawali Press. Dan kapitalisme yang telah mulai berjangkit sejak revolusi Industri." | BAB 13 | Kesimpulan: Toward The Next Economy … eperti kata Anthony Gidden. Hal ini disebabkan antara lain: pertama. Bandung: Mizan. Teori. Heilbroner. Jika kondisi ini terus bertahan maka profil masa depan perekonomian dunia tidak akan pernah menampakkan secercah harapan perbaikan. Dasar analisanya semata-mata objektif. dan janganlah sekali-kali berbicara tentang keperluan3 keperluan kita. Teori Smith tentang sistem pasar telah memunculkan masalah-masalah ekonomi baru yang belum pernah ditemui sebelumnya tetapi justru menjadi bahan analisa bagi terbentuknya sebuah tubuh ilmu yang makin utuh. 1982).

Dewasa ini pertarungan masih dengan sengit terjadi antara kedua paham tersebut dalam skala dan gelanggang yang tidak tanggung-tanggung luasnya. Pengetahuan tentang ekonomi kini telah mencapai taraf perkembangan sebagai sebuah disiplin tersendiri dan termasuk dalam kelompok disiplin ilmu-ilmu sosial. Ilmu adalah salah satu jenis pengetahuan yang memiliki ciri-ciri tertentu dalam tiga landasannya tersebut. Timbul. tetapi pemikiran Marx sendiri tentang komunisme memunculkan kekuatan baru yang tidak kalah besarnya. Menurut Gunnard Myrdal. sesungguhnya tidak lagi diikuti secara murni ajaran-ajarannya. yakni kapitalisme dan sosialisme. penyaluran dan simpanan dari masyarakat dibatasi oleh prinsip dasar. Para penabung di bank konvensional tidak sadar uang yang ditabung dipinjamkan untuk berbagai bisnis. ditemukan kekhasannya dan ditingkatkan nilai kebenarannya di atas ketiga landasan filsafatnya tersebut. Dan tiap disiplin ilmu pengetahuan. Saefuddin. Ilmu ekonomi yang kini berlaku dan terus mengalami perkembangan di sebagian besar negara-negara di dunia adalah ilmu ekonomi yang bersumber dari dua sistem ajaran tersebut. pornografi dan bisnis lain yang tidak sesuai dengan syariah.5 Sebagaimana uraian di muka. yakni landasan ontologis berkaitan dengan persoalan tentang objek atau hakekat pengetahuan bersangkutan. ilmu relatif paling jelas dan ketat dalam pembatasan ciri-cirinya hingga sering juga disebut sebagai disiplin. Sedangkan di bank syariah. Kapitalisme memang tidak segera mati seperti diramalkan oleh Marx. perjudian. tumbuh dan berkembangnya ilmu dimulai dari pengetahuan yang makin dapat disistematisir. ---$€£¥--- nilai-nilai filsafatnya berasal dari masa pemunculan yang sezaman. landasan epistemologis mempersoalkan tentang cara memperolehnya atau metodologi dan landasan aksiologis membicarakan guna pengetahuan bersangkutan. filsafat merupakan orientasi dasar ilmu ekonomi. Op. Ibid. Teori.358 Ekonomi Islam: Sejarah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 3 Perbedaan ketiga adalah sasaran kredit/ pembiayaan. ekonomi memang salah satu gejala sosial dan tiap studi tentang suatu persoalan sosial betapapun terbatas ruang lingkupnya 4 5 Ahmad M. yaitu prinsip syariah Artinya bahwa pemberian pinjaman tidak boleh ke bisnis yang haram seperti. mengupas dan kemudian meramalkan keruntuhan sistem tersebut dalam bukunya "Das Kapital". Cit. tanpa memandang halal-haram bisnis tersebut. "anak haram" yang memberontak dalam wujud komunisme itu dapat muncul setelah kapitalisme merajalela di mana-mana menimbulkan penderitaan dan kesengsaraan pada masyarakat buruh yang diperas dan dihisap. Bergantung pada isi dari ketiga kerangka landasan tersebut maka pengetahuan kemudian dibedabedakan menurut jenisnya. menulis tentang kapitalisme. . si bidan yang di"nabi"-kan oleh pengikutnya pada masamasa selanjutnya. Karl Marx. budaya maupun agama memiliki tiga kerangka landasan filsafat yang mendasari bangunan sistemnya.4 Baik Adam Smith maupun Karl Marx. Berbeda dengan jenis pengetahuan yang lain. Tetapi dalam berbagai ranting dan cabang pemikiran yang diturunkan dari padanya masih dapat ditemui dasar-dasar ajaran kedua tokoh tersebut. seni. minuman yang diharamkan.

Pada bank konvensional.Sedangkan bank syariah menggunakan pendekatan profit sharing. baik di bank syariah maupun bank konvensional diharuskan mengikuti aturan teknis perbankan secara umum. Artinya. Perbedaan pertama terletak pada akadnya. tabungan maupun deposito. Perbedaan kedua terdapat pada imbalan yang diberikan. Baik secara ontologis. semua transaksi itu harus mengikuti kaidah dan aturan yang berlaku pada akad-akad muamalah syariah.6 Secara ontologis misalnya patut dipertanyakan dasar asumsi yang digunakan dalam ilmu ekonomi liberal bahwa manusia adalah binatang ekonomi (homoeconomicus) yang akan senantiasa berusaha mengejar keuntungan sebesar-besarnya dengan korbanan yang seminimum mungkin. berdasarkan perjanjian titipan. Oleh karena itu bank harus “menjual” kepada nasabah lain (peminjam) dengan biaya bunga yang lebih tinggi. Dengan cara seperti ini maka pengembangan teori ilmu-ilmu sosial akan senantiasa berjalan menurut garis besar jalan yang telah dibentangkan oleh teori-teori besar sebelumnya. Teori ilmu sosial termasuk ilmu ekonomi dikembangkan dari penangkapan terhadap hubungan saling terkait dibalik timbulnya gejala-gejala sosial yang diamati. Dengan demikian. maka dapat dikatakan bahwa bank mendapatkan keuntungan. Hubungan saling terkait tersebut dicoba dirumuskan berdasarkan kerangka pemikiran tertentu yang tersusun dari teori-teori dan konsep-konsep sebelumnya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 357 memang dan harus ditentukan oleh penilaian-penilaian. epistemologis dan aksiologis. Juga Marshall (teori ekonomi makro). Perbedaan Bank Syariah Sepintas bila dilihat secara teknis. menabung di bank syariah de-ngan yang belaku di bank konvensional hampir tidak ada perbedaan. Sebaliknya juga benar. transaksi pembukaan rekening. Tentunya masih banyak lagi prinsip-prinsip perbankan syariah. kemudian menjualnya lagi kepada Anda. ilmu ekonomi tersebut perlu dipugar kembali. tabungan maupun deposito. Suatu ilmu sosial yang "tidak memihak". selalu mementingkan dirinya sendiri. Karena bentuk keuntungan bank syariah sudah disepakati di depan. Dalam hal ini. Hanya dengan cara seperti itu benar-benar akan dapat dibebaskan ilmu ekonomi dari pengaruh nilai-nilai yang hendak ditanamkan. Bila spreadnya positif. tidak pernah ada dan untuk alasan-alasan yang logis tidak akan pernah ada. Dan Menurut Myrdal. menjanjikan imbalan dengan tingkat bunga tetap terhadap uang yang disetor. . di mana beban bunga yang dibebankan kepada peminjam lebih tinggi dari bunga yang diberikan kepada penabung. yang diistilahkan dengan Murabahah. tentu saja produk seperti ini juga tersedia. Schumacher dalam tulisannya "Small is Beautiful. Tapi. terdapat beberapa perbedaan mendasar di antara keduanya. Bank konvensional menggunakan konsep biaya (cost concept) untuk menghitung keuntungan. Universalitas teori-teori ekonomi yang kini diterapkan perlu dipertanyakan mengingat setiap kelompok masyarakat memiliki karakteristiknya sendiri. tetapi bersama-sama dengan ilmu-ilmu sosial yang lain memiliki kelemahan-kelemahan dalam keberlakuan teori-teorinya untuk masyarakat bukan Barat. harganya sedikit lebih mahal. melainkan menggunakan prinsip jual-beli. Jakarta: LP3ES. maka nilai cicilan yang harus Anda bayarkan relatif lebih tetap. berdasarkan perjanjian pembagian keuntungan di muka. dan juga diterapkan dalam sistem perekonomian nasional serta dicoba untuk dikembangkan oleh para ahlinya. bunga yang dijanjikan di muka kepada nasabah penabung merupakan ongkos atau biaya yang harus dibayar oleh bank. Keuntungan yang didapat dari pembiayaan tersebut dibagi dua. Penyusunan teori dan konsep tersebut berjalan menurut logika berfikir tertentu yang secara asumtif telah memuat nilai-nilai yang tidak netral lagi. yang kami uraikan di atas merupakan prinsip-prinsip dasar yang umum dikenal di perbankan syariah. Juga E. Teori. semua transaksi harus berdasarkan akad yang dibenarkan oleh syariah. Namun bentuknya bukan kredit. Perbedaan antara keduanya disebut spread yang menandakan apakah perusahaan tersebut untung atau rugi. baik giro. Inilah yang tampaknya oleh Myrdal dinamakan/disebut sebagai "pemihakan ilmu-ilmu sosial" yang tak terhindarkan. 1982 6 Dalam sistem bank syariah. Kebaikan yang dapat timbul pada tindakannya adalah sematamata demi atau untuk menjaga kepentingan dirinya sendiri dan bukan oleh dorongan nilai moral dan sebagainya. misalnya wadi’ah. maka pada saat menjual kepada Anda. sebagai bentuk keuntungan buat bank syariah. ditentukan oleh etika. Begitu juga secara epistemologis perlu ditinjau teori-teori ekonomi yang dikembangkan berdasar logika dan fakta empiris dari suatu bagian masyarakat manusia tertentu yang memiliki nilai-nilai perilaku sosial tersendiri. Pada bank syariah.4 Ekonomi Islam: Sejarah. Lihat Gunnard Myrdal. Hal ini karena. Sedangkan konsep dan teori-teori yang digunakan memiliki basis pijakan di dunia empiris yang betapapun juga mengandung kekhususan-kekhususan tertentu hingga tak dapat dihilangkan sama sekali dalam generalisasinya. artinya dana yang diterima bank disalurkan kepada pembiayaan. Dengan kata lain. untuk bank dan untuk nasabah. Dalam hal ini ilmu ekonomi sesungguhnya tidak bersendiri. Akan tetapi bila diamati lebih dalam. Economics as if People Matered". Objektivitas Penelitian Sosial. universitas. Sependapat dengan Myrdal ialah Eugene Lovell dalam bukunya "Humanomics". namun prinsip titipan ini tidak sesuai dengan aturan syariah. Ilmu ekonomi sebagaimana kini diajarkan di sekolah.F. adalah ekonomi yang sarat memuat nilai-nilai kultur Barat. karena dalam produk giro. karena bank syariah menalanginya dulu. Dan bahwa manusia pada dasarnya adalah egois. institut dan akademi di Indonesia. bank syariah akan membeli mobil yang Anda inginkan terlebih dahulu.

Kita dan masyarakat akan digiring kepada pola kehidupan dari mana ilmu ekonomi tersebut memperoleh sumber dan daya hidupnya. Porsi bank syariah akan diberlakukan sebagai penyertaan dengan pembagian keuntungan yang disepakati bersama. Dalam bank konvensional. terjadi jual beli suatu barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang nilainya disepakati kedua belah pihak. Yakni filsafat ekonomi kapitalisme berazas laissez faire (bebas. suku bunga yang berlaku mungkin saja berubah. materialisme. al-mudharabah. nisbah untuk tabungan berkisar 55 –56 persen dari hasil investasi yang dilakukan oleh bank. maka kepentingan apa-lagikah yang lebih masuk akal untuk diterima selain daripada untuk menjaga nilai-nilai filsafat sistem tersebut. konsumerisme dan bahkan sekularisme yang banyak dibawa dan timbul dari proses interaksi dengan pola-pola kehidupan baru dan asing.2 juta. jelas tidak bisa dipisahkan dari tujuan pengembangannya demi kepentingan nilai-nilai filsafat Adam Smith dan Karl Marx. pembiayaan seperti ini mirip dengan kredit modal kerja. bagaimana dan betapa akibat-akibat yang dapat ditimbulkan dari penerapan ilmu ekonomi yang selama ini diajarkan di sebagian besar lembaga-lembaga pendidikan tinggi kita. Sedangkan dalam sisi pembiayaan. Para pihak yang bekerja sama memberikan kontribusi modal. melainkan nisbah bagian keuntungan. tolong-menolong. Arus kehidupan telah mengikis nilai-nilai gotong-royong. diterapkan untuk: pembiayaan modal kerja. Keuntungan ataupun risiko usaha tersebut akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan. Dalam bank konvensional Anda akan dikenakan bunga dan Anda diharuskan membayar cicilan bulanan selama waktu tertentu. alasan untuk mempertanyakan ilmu ekonomi kini menjadi makin relevan. Anda bisa menggunakan produk al-musyarakah ini. terkandung apa yang biasa disebut di bank konvensional sebagai sarana pembiayaan. .5 juta/bulan. liberal). Misalkan Anda membutuhkan kredit untuk pembelian mobil. bila Anda memiliki usaha dan ingin mendapatkan tambahan modal. angka tersebut kira-kira setara dengan 11-12 persen. Inti dari pola ini adalah. musyawarah. yang ramah dan jujur. sehingga berubah menjadi disiplin abstrak yang hampa budaya.356 Ekonomi Islam: Sejarah. Akhirnya muncullah budaya permissive.7 Memperhatikan uraian sebelumnya jelas dapat diungkap apa. pemilik dana tidak mendapatkan bunga seperti halnya di bank konvensional.30 juta diperoleh pendapatan Rp. Secara konkret. Al-Musyarakah Dalam sistem ini terjadi kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu. Sedangkan filsafat ekonomi Islam berazas kepada konsep tauhid. kitapun menyaksikan makin berjangkitnya nilai-nilai individualisme. Penjual dalam hal ini harus memberi tahu harga produk yang ia beli dan menentukan suatu tingkat keuntungan sebagai tambahan. misalnya 60 persen untuk nasabah dan 40 persen untuk bank. kemiskinan ditengah kemakmuran dan lain-lain yang bertentangan dengan nilai kemanusiaan atau nilai agama. Di sektor perbankan. Sedangkan pada sisi pembiayaan. dari modal Rp. Ilmu ekonomi kapitalis maupun sosialis marxis. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 5 diterapkan pada: tabungan dan deposito. Selanjutnya. Bertukar dan bertambah dengan nilai-nilai kehidupan baru yang asing dan dalam beberapa hal sesungguhnya banyak bertentangan dengan nilai-nilai sebelumnya. Dalam praktiknya. Dalam hal bank konvensional. bank syariah dan Anda secara bersama-sama memberikan kontribusi modal yang kemudian digunakan untuk menjalankan usaha. gaya hidup hedonistik. Memang. Teori. Demikianlah hingga tak heran jika dewasa ini kita makin banyak menyaksikan bergeser dan berpadunya nilai-nilai kehidupan bangsa kita. Misalkan. Boulding dalam bukunya "Toward the Development of a Cultural Economics" mengatakan "mengapa ilmu ekonomi dewasa ini kehilangan artikulturalnya. Dari pendapatan tersebut harus disisihkan terlebih dahulu untuk tabungan pengembalian modal. kerukunan dan kebersamaan serta religius yang selama berabad-abad menjadi permata kebudayaan bangsa kita. Kenneth E. sistem ekonomi bukan satu-satunya sumber dan 7 Lihat Qur’an." Maka dari itu jika tinjauan dilakukan dalam kerangka aksiologis. dan filsafat sosialisme/marxisme berazas kepada konsep pertarungan kelas. Pola kehidupan kapitalis adalah wujud dari sistem kehidupan ekonomi kita sekarang ini. Akibat dan pengaruh-pengaruhnya telah makin deras merembes kepada bidang-bidang kehidupan lain. Jika masingmasing sistem tersebut sampai kini pun memperoleh pendukung dan pejuangpejuangnya. Lahirnya sistem kehidupan kapitalis di satu pihak dan sistem sosialis di pihak lain merupakan bukti tak terbantah tentang akibat penerangan ilmu ekonomi tersebut dalam kehidupan sosial. Dengan menempatkan dana dalam prinsip al-mudharabah. bila seorang pedagang membutuhkan modal untuk berdagang maka dapat mengajukan permohonan untuk pembiayaan bagi hasil seperti al-mudharabah. Surah 39: 38. sebut saja Rp. selebihnya dibagi antara bank dengan nasabah dengan kesepakatan di muka. Dalam sistem ini. Prinsip Al-Murabahah Dalam sistem ini. Caranya dengan menghitung terlebih dahulu perkiraan pendapatan yang akan diperoleh oleh nasabah dari proyek tersebut.

banyak dari kalangan usaha yang tidak mampu membayar.Aplikasinya dalam produk perbankan. Pemberian bonus tidak dilarang dengan catatan tidak disyaratkan sebelumnya dan jumlahnya tidak ditetapkan dalam nominal atau persentasi secara advance. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 355 penyebab dari perubahan yang demikian. yang harus dijaga dan dikembalikan kapan saja si penitip menghendakinya. epistemologis dan aksiologis di atas mana ilmu ekonomi bangsa kita sendiri akan kita bangun dengan berlandaskan nilai-nilai kultur masyarakat yang 90 persennya beragama Islam. Tetapi sejarah dan kenyataan selama ini membuktikan bahwa kemampuan konsep koperasipun sangat terbatas dalam membendung pengaruh paham kapitalis dan sosialis yang tidak kita kehendaki. sedangkan pihak lain menjadi pengelola. Seandainya kerugian itu diakibatkan karena kecurangan atau kelalian si pengelola. fenomena ini tidak berlaku bagi pelaku usaha yang menggunakan dana dari bank syariah. tetapi lebih penting dari usaha itu adalah menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai dasar asumtif dari filsafat ilmu ekonomi yang perlu digali dari bumi dan masyarakat bangsa sendiri. mereka cukup berbagi hasil dengan bank syariah. Seolah-olah faktor ekonomilah yang membentuk karakter manusia. sedangkan apabila rugi. orang atau Universal. ditanggung oleh pemilik modal selama kerugian tersebut bukan akibat kelalaian di pengelola. kita perlu membangun dasar-dasar ontologis. merumuskan dan mengembangkan teori-teori ekonomi yang bersumber dari. Hal ini dilakukan dalam upaya merangsang semangat masya-rakat dalam menabung dan sekaligus sebagai indikator kesehatan bank. pada saat itu. proses selanjutnya kita coba untuk menemukan. Sebagai konsekuensi. si penyimpan mendapat jaminan keamanan terhadap hartanya. dan juga fasilitas-fasilitas giro lain. Upaya-upaya membendung pengaruh yang tak dikehendakipun bukannya tak ada. Prinsip titipan atau simpanan—Al-Wadi’ah Al-wadi’ah dapat diartikan sebagai titipan murni dari satu pihak ke pihak yang lain. medio 1997. al-mudharabah . insentif atau bonus dapat diberikan dan hal ini menjadi kebijakan dari bank bersangkutan.di mana pihak pertama menyediakan seluruh (100 persen) modal. khususnya dalam sistem perekonomian nasional? Jawabannya akan banyak bergantung dari kemampuan kita untuk menjabarkan nilai-nilai tersebut. Para pengusaha tersebut tidak perlu membayar bunga sampai puluhan persen. Keuntungan usaha secara mudharabah dibagi menurut kesepakatan yang dituangkan dalam kontrak. barulah kemudian dalam. Kesemua nilai dan norma tersebut jelas tidak sejalan dan bahkan bertentangan dengan nilai kontemporer yang ditawarkan dari sistem kehidupan liberal-kapitalistik ataupun marxis-komunistik. Prinsip bagi hasil (Profit-sharing) Al-Mudharabah Secara teknis. kerakusan. Pada sisi penghimpunan dana. Teori. Syariah itu sendiri hanyalah sebuah prinsip atau sistem yang sesuai dengan aturan atau ajaran Islam. Akibatnya. Sehingga wajah bangsa kita tampak bopeng karena ketidak adilan. Siapa saja dapat memanfaatkan jasa keuangan bank syariah. tetapi betul-betul merupakan kebijakan bank. koperasi tidak menyembuhkan sumber penyakitnya tetapi sekedar mengurangi efek sakit dari penyakit yang timbul. tidak saja dalam pembentukan lembaga-lembaga ekonomi yang secara formal mengangkat nilai-nilai tersebut sebagai norma-norma yang pasif dan mati. Dan demikianpun apabila kita tengok norma-norma kehidupan ekonomi kita yang tertuang dalam pasal 33 UUD 1945. tetapi apabila ilmu ekonomi yang digunakan tetap ilmu ekonomi liberal-kapitalistik. ekonomi demikian efektif dan dominannya mempengaruhi sistem kehidupan masyarakat. al-mudharabah adalah akad kerja sama usaha antara dua pihak. Dalam dunia perbankan yang semakin kompetitif. Kita mengenal konsep koperasi sebagai alternatif lembaga ekonomi yang diharapkan dapat menggantikan pola kapitalis yang mengandung benih pertentangan antara kelas majikan dan kelas buruh dalam perusahaan. berpijak pada dan berlaku bagi masyarakat. yakni oleh karena ibarat obat. Tapi. Ketika krisis moneter melanda Indonesia. dan segala bentuk kemelaratan serta kemiskinan. padahal manusialah yang seharusnya mengendalikan tingkah laku ekonomi. Pancasila. suku bunga pinjaman melambung tinggi hingga puluhan persen. biasanya diterapkan pada produk-produk pembiayaan dan pendanaan. atau lebih utuh tercermin dalam nilai-nilai dasar negara. Penentuan persentasi bagi hasil dilakukan di awal pengambilan pinjaman. ketimpangan.6 Ekonomi Islam: Sejarah. Pola transaksi mudharabah. baik individu maupun badan hukum. maka pengelola harus bertanggung jawab atas kerugian tersebut. semua keuntungan yang dihasilkan dari dana titipan tersebut menjadi milik bank (demikian pula sebaliknya). Tetapi bagaimana menjadikan nilai-nilai dan norma-norma kehidupan bangsa kita tersebut dapat betul-betul tertanam dan teraktualisir dalam kehidupan negara dan masyarakat kita. Sebagai imbalan. Tentunya Anda ingat. di mana bank sebagai penerima simpanan dapat memanfaatkan prinsip ini yang dalam bank konvensional dikenal dengan produk giro. tetapi di antara bidang-bidang kehidupan lain. Betapapun besarnya peran koperasi di masa mendatang dalam perekonomian kita. Jika dasar-dasar tersebut telah dapat kita letakkan. kita masih akan tetap digiring kepada pola kehidupan yang mengandung nilai-nilai filsafat liberalisme. Sebabnya cukup jelas. Dengan perkataan lain. sistem syariah telah memberikan manfaat bagi banyak kalangan.

termasuk di dalamnya berkenaan dengan keuntungan yang telah ditetapkan dan penunaian pembayaran cicilan yang akan dilakukan oleh nasabah selama waktu tertentu. 1993). Bahkan boleh jadi. Metwally. Anda salah besar bila beranggapan seperti itu. lebih menekan pada usaha mempelajari masalah masyarakat Islam dalam memenuhi kebutuhannya. Murabahah dengan pembayaran cicilan ini juga disebut bai’ bi tsaman ajil. Di Indonesia salahsatu bank yang mengeluarkan kredit pemilikan rumah secara syariah ialah Bank Tabungan Nasional Divisi Syariah. 1. kehormatan. banyak di antara Anda yang sudah menggunakan jasa lembaga keuangan syariah. jiwa. Teori. 10 Al Hadits.M.354 Ekonomi Islam: Sejarah.Bank Syariah sebenarnya berlaku untuk semua Tempo Interaktif. 1-10. (Yogyakarta: Ekonisia. aqidah dan syari’ah. pertama. Pustaka AlVabet. untuk dibeli oleh pihak bank dengan tunai. keturunan dan harta. Metwally. lebih luas lagi ekonomi berbasis syariah. bukan untuk diperjualbelikan”. yaitu: agama. Sebagian dari Anda ada yang menganggap bank syariah hanya untuk komunitas muslim. 9 M. dengan berdirinya Bank Muamalat pada November 1991. Kredit ini merupakan suatu kredit syariah yang bersifat kredit konsumtif. Hadits Nabi-nya”. nasabah memesan suatu barang dari suatu agen / toko dengan harga dan spesifikasi yang jelas. dan tidak mengenal perubahan harga selama waktu pencicilan sesuai akad yang telah disepakati. Sebelum melangkah lebih jauh lagi. melainkan juga meliputi berbagai kegiatan ekonomi dan investasi. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. 2004). “Konsep Ekonomi Islam: Suatu Pengantar”. Rabu. Sedangkan menurut M. Teory dan Model Ekonomi Islam.9 Prinsip jual beli al murabahah ini dilandasakan pada sabda Rasulullah: “Tiga hal yang di dalamnya terdapat keberkahan. (Jakarta: 2005). yang oleh Allah dikaitkan dengan ibadah shalat pada dua puluh delapan ayat al-Qur’an. Ekonomi Islam merupakan ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang diilhami oleh nilai-nilai Islam itu sendiri. Di sinilah yang membedakannya. Apakah benar demikian. Islam adalah agama dan dunia. muqarradhah (nama lain dari mudharabah) dan ketiga. bank syariah hanya diperuntukan bagi kaum muslim saja? Maaf. hlm. kita akan diajak merefleksikan diri kepada para ahli fiqh dan ahli ushul-fiqh yang telah menjadikan “agama” sebagai salah satu dari lima hal yang sifatnya dlaruri (tidak boleh tidak. produk keuangan berprinsip syariah baru dikenal beberapa tahun yang lalu dan masih sangat terbatas. Dalam aktifitas perekonomian. yang tidak hanya sebagai sekedar agama. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 7 Kepemilikan rumah melalui kredit perbankan syariah merupakan implementasi juali-beli secara syariah. Dimulai dari sektor perbankan. kebudayaan dan peradaban. agama dan negara. Jadi. dimana disebutkan bahwa: “Ekonomi Islam adalah ilmu yang mempelajari perilaku Muslim (yang beriman) dalam suatu masyarakat Islam yang mengikuti al-Quran. atau. riwayat Syuaib ar Rumy.8 Mudharabah Muqayyadah Kredit Konsumtif Kredit konsumtif dalam dunia perbankan islam dikenal sebagai jenis produk yang bernama al murabahah. hakekat ekonomi Islam itu sendiri merupakan ilmu yang dihasilkan dari sebuah upaya manusia keluar dari persoalan ekonomi dengan kebenaran alQur’an dan Hadits. Zainul Arifin. 15 Maret 2006. . mencampuri tepung dengan gandum untuk kepentingan rumah. Prinsip syariah tidak hanya terbatas pada konteks perbankan.Anda tentu pernah mendengar istilah bank syariah.M. 23. akal. Kemudian pihak bank membelinya dengan tunai kepada pihak developer dan dijualnya secara kredit kepada nasabah dengan keuntungan dan jangka waktu yang telah ditetapkan. Muhammad Abdul Mannan mendefisinikan ekonomi Islam sebagai upaya untuk mengoptimalkan nilai Islam dalam kehidupan ekonomi masyarakat. (Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf. hlm. Islam mempunyai pola tersendiri dalam berinteraksinya atau berprilaku yang umum sangat disesuai dengan aturan syariat Islam itu sendiri. Dan ditambah satu lagi. harus ada) diharuskan untuk menjaga dan memeliharanya. Di mana pihak nasabah telah menetapkan barang yang ingin dimilikinya dari sautu developer tertentu dengan harga dan spesifikasi yang jelas. Salah satu ibadah Islam yang pokok (mua’malat) pada kenyataannya merupakan bagian sistem keuangan dan ekonomi Islam. walaupun secara generalitas ia tidak lepas dari permasalahan-permasalah yang sedang dihadapi oleh dunia perekonomian itu sendiri. (Jakarta: Bangkit Daya Insani. 12. 1995). 8 Kedua. Teori dan Praktek Ekonomi Islam. menjual dengan pembayaran tangguh (murabahah). Mengkaji ekonomi dari sudut Islam.9 Memang banyak sumbangsih pemikiran terhadap definisi ekonomi Islam itu. tapi umumnya tidak lepas dari atauran atau syari’at Islam itu sendiri.10 8 Muhammad Abdul Mannan. itulah ibadah zakat. Dan inilah rukun Islam yang ketiga dan dibangun secara sistematik dan agung dalam rangka menuju pembangunan ekonomi masyarakat yang adil. merata dan makmur. ibadah dan mua’malah. 9 8 The Glory of the Past dalam Ekonomi Islam Islam adalah suatu sistem kehidupan yang sangat universal dan komprehensif dan integral. yaitu: Pertama. Jadi. Dalam aplikasinya. kedua. hlm.10 Walau Indonesia sebagai sebuah Negara dengan pemeluk agama Islam terbesar. Kemudian Bank menjualnya kepada nasabah sesuai akad jual-beli yang disepakati. kita lihat defenisinya menurut beberapa ekonom Muslim. 10 Heri Sudarsono. hlm. ra. termasuk di pasar modal dan asuransi.

''Namun. Sedangkan sistem ekonomi. diperlakukan sebagai tax deducting. dan tidak bermaksud pada kesulitan…”. hlm. “…di antara mereka ada golongan yang pertengahan”. mereka akan bangkrut dalam lima tahun. kecuali jika ingin mewajibkan manusia dengan jalan menyulitkan dan menyempitkan. khususnya dunia usaha atau bisnis. Namun. empat perusahaan reasuransi. atau hanya “ekonomi Islam” saja. Di Malaysia. Dunia asuransi konvensional tengah dilanda negative spread (jumlah kewajiban lebih besar dari bunga hasil investasi). 12 11 104 perusahaan asuransi kerugian.47 persen. (1993). Yogyakarta. Kendaraan bermotor pun tidak boleh tidak diasuransikan.'' katanya lagi. tidak ada peraturan atau undangundang yang menyatakan harus bernama ekonomi Islam. Sedangkan sumber hukum ekonomi Islam lain yang diakui oleh empat mazhab adalah: Istihsan. disamping itu sumber hukum lainya ialah Ijma'. 11. istilah lainnya “ekonomi illahiyah” saja. Pemerintah Malaysia melakukan berbagai kebijakan. Pemerintah mempermudah perusahaan yang mengajukan perizinan untuk membuka lembaga keuangan syariah. Bila tinggi hasil investasinya. Perbedaan Para Ulama dan Pemimpin Islam. padahal semua itu telah dinafikan oleh Allah dalam agama-Nya. Islam tidak memberikan batasan tertentu pada manusia untuk mengikuti suatu aturan tertentu. hlm. dengan memberikan 3 alasan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 353 Di dalam Al-Qur’an juga. Dana Bhakti Wakaf. makin tinggi penjualan premi atau makin banyak nasabah masuk. Dari sini bisa dinyatakan bahwa Ekonomi Islam bukan nama baku dalam terminologi Islam.11 yang artinya “ummat yang pertengahan”. sehingga kita mengalami kesulitan untuk menetapkan satu Qs. (1987) Garis Besar Sistem Ekonomi Islam.5 persen pada empat tahun mendatang. Mereka harus membayar klaim dengan tingkat suku bunga sembilan persen sementara bunga pasar saat ini sekitar lima persen saja. politik dan sejenisnya bisa berubah sesuai perubahan lingkungan.12 Ekonomi Islam sebagai ilmu ekonomi didasarkan atas sumber hukum Islam.8 Ekonomi Islam: Sejarah. “Teori dan Praktek Ekonomi Islam (terj). Ijtihad dan Qiyas. ''Jika tidak segera mencari jalan keluar. Dalam kondisi seperti itu. Prinsip unitlink. Atau. mirip dengan praktik syariah. Hadits yang berbunyi. Jika tak mau membuka atau mengonversi jadi syariah. Karena itu. Sesungguhnya Rasullullah saw sendiri menyatakan.Al-Maidah (5):66. Teori. 13 Lihat Muhammad Abdul Mannan. kata Syakir Sula.” Peran Nilai dan Moral dalam Perekonomian Islam” Jakarta: Robbani Press. divisi syariah merupakan jalan keluar bagi industri asuransi konvensional yang tengah dilanda masalah. Hadits ini merupakan masih dalam urusan dunia. 15 Al Qur’an. Karena itu mengikat manusia dengan aturan yang terbatas. akan menafikan keumuman dan kekekalan risalah. Sementara rasio premi asuransi jiwa terhadap GDP (Produk Domestik Bruto) sekitar 4.'' paparnya. tingkat keuntungan yang dijanjikan kepada konsumen adalah berdasarkan perkiraan tingkat investasi nasional. menurut Syakir Sula. Mutiara: Jakarta. 34-38. Kedua. Selain itu Mashlahah Mursalah dan ‘urf (adat kebiasaan) merupakan sumber hukum yang juga harus diperhatuikan. Atau pun bisa diartikan mengunakan rizki yang ada di sekitar kita dengan cara berhemat agar kita menjadi manusia-manusia yang baik dan tidak merusak nikmat apa pun yang diberikan kepadaa-Nya. atau yang lebih populer dikalangan umat Islam. “ekonomi syariah”. “ekonomi Qur’an. Premi asuransi di Malaysia. yaitu al-Qur’an dan al-Hadits sebagai sumber utamanya. dan dua perusahaan penyelenggara program asuransi sosial dan Jamsostek. yang kita wajib menghormatinya dan berpegang kepadanya. Salah satunya adalah mengurangi pajak yang harus dibayar oleh wajib pajak bila ia memiliki premi asuransi. makin besar peluang kerugian industri asuransi. Ahmad Azhar Basyir. Dan tidak diragukan lagi bahwa ekonomi adalah urusan dunia.'' Kredit Pemilikan Rumah Syari’ah .13 Dalam pandangan Islam terhadapa urusan ekonomi. Potensi asuransi syariah di Indonesia cukup tinggi. Allah berfirman: “… Allah bermaksud kepada kamu sekalian kemudahan. persoalan ekonomi Islam diidentikan dengan Iqtishad. “Kalian lebih mengetahui urusan dunia kalian”. dan Istishab. Hanya saja industri konvensional tersebut tak perlu membuat akad sebagaimana industri asuransi syariah. 1997. “Kalian lebih mengetahui urusan dunia kalian”.82 persen dan menjadi 7. tahun depan pangsa pasar asuransi syariah akan meningkat jadi 1. Keumuman dan Kekekalan Risalah Islamiyyah. Yogyakarta.91 persen. maka tinggi pula hasil baginya kepada nasabah. Dengan cara ini.15 dan Ketiga. tidak saja dari industri perbankan dan asuransi. Premi Asuransi Jadi Pengurang Pajak untuk mendorong rakyat mengikuti asuransi. kemungkinan pemerintah ingin kehidupan rakyatnya terjamin oleh asuransi. pasar modal syariah pun tumbuh pesar. Dalam hal syariah pun demikian. hlm 16-18. Sesungguhnya Islam telah datang membawa risalah yang bersifat umum dan bersifat kekal. serta tiga perusahaan penyelenggara asuransi untuk PNS dan Polri. yaitu: Pertama. Ekonomi Islam. Istislah. dengan kondisi suku bunga yang relatif rendah. hlm. 14 Yusuf Qardhawi. ''Asuransi bisnis yang potensial tidak saja di Malaysia tapi juga di Indonesia. Lihat juga. BPFE. Saat ini memang baru sekitar satu persen dari total asuransi. Dengan kebijakan semacam itu. zaman dan keadaan. surat Al-Baqarah ayat 185. rasio penduduk yang memiliki asuransi jiwa di Malaysia mencapai 32. asuransi konvensional bisa menjual produk unitlink. Ada 3 (tiga) alasan menurut pendapat Yusuf Qardhawi 14 . Fuad Fachcruddin (1982). 9. Para ulama dan pemimpin Islam telah berbeda pendapat dalam banyak hukum dan masalah.

hanya dalam pengertian bahwa ia merupakan awal dari suatu proses. Perusahaan asruansi syariah lokal pada tahun ini diperkirakan baru akan mencapai 40 perusahaan.5 persen dibandingkan tahun sebelumnya (2004). atau satu persen dari total premi konvensional yang mencapai Rp 20 triliun. Data direktorat Asuransi Departemen Keuangan menunjukan bahwa bisnis ini rata-rata tumbuh 20% pertahun. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 9 Makkah tahun 1978 dan Fatwa Majma' Fiqh. riba. 25 Desember 2004. Kini. Daya bangkit pemikiran Islam masa kini adalah suatu aspek dari perkembangan ini. . 30 Juli 2002. Takaful atau Tadhamun) adalah usaha saling melindungi dan tolong menolong diantara sejumlah orang/ pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan/ atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi resiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan syariah. Ini adalah proses kreatif walaupun penuh tantangan dan meliputi hampir seluruh segi kehidupan mereka di bidang intelektual. maysir (perjudian). Dalam keadaan demikian dia hanyalah permulaan menuju masa depan yang penuh tantangan. Dimulai dengan berdirinya Asuransi Takaful Indonesia tahun 1994. Dari jumlah tersebut baru 35 perusahaan yang disetujui dewan syariah nasional dan yang beroperasi baru 30 perusahaan. sumbangan premi asuransi syariah hanya Rp 20 miliar. 4 5 sistem yang disepakati. Dengan demikian Pesantren Virtual. Jumlah perusahaan asuransi secara total mencapai 357. Teori. tanpa belas kasih mengabaikan aspirasi ideologi mereka serta tradisi sejarahnya. kini ada 14 perusahaan asuransi syariah. Rifwan Hendri.Ikatan Cendekia Muslim Indonesia. kebudayaan dan internasional.352 Ekonomi Islam: Sejarah. sosial. Di dalam ekonomi Islam kegiatan produksi menjadi sesuatu yang unik dan istimewa sebab di dalamnya terdapat faktor itqan (profesionalitas) yang dicintai Allah dan Ihsan yang diwajibkan Allah atas segala sesuatu.7 Angka tersebut meningkat dari akhir 2002 yang hanya sekitar 0. Kelahiran disiplin ekonomi Islam yang baru hanyalah suatu contoh dari kebangkitan yang bersifat kreatif. serta perumusan suatu strategi baru untuk perkembangan yang bebas dengan menimba inspirasi dari cita-cita dan tata nilai Islam mengenai Ummah. menjadi pengucapan yang sistimatik dari "ekonomi Islam". suatu pengkajian kembali dari perkembangan kebudayaan selama dominasi Barat dan pengaruh lanjutannya. 21/ DSN-MUI/IX/2001. ekonomi. Rabu.36 persen. Adalah wajar untuk menganggap bahwa dasawarsa 1970-an merupakan garis pisah dari perkembangan pemikiran Islam mengenai ekonomi. Syakir mengatakan bila baru satu perusahaan reasuransi. sebanyak 70 persen asuransi syariah dikuasai perusashaan asing.5 Industri asuransi syariah di Indonesia mempunyai peluang berkembang yang sangat besar. sehingga menjadikan gambaran sistem ini jelas baik secara historis maupun teoritis. Mereka terlibat dalam mawas diri yang seksama. 6 Tempo Interaktif. Ditilik dari jenisnya. Kebangkitan Pemikiran Ekonomi Islam Kebangkitan Islam pada masa ini tidaklah semata-mata bersifat kegiatan politik. “Asuransi Syariah”. Sebagaimana para khalifah kaum Muslimin dan para penguasa mereka juga berbeda pendapat dalam mengaplikasikan prinsipprinsipnya. Karenanya lahirlah kesegaran baru dalam cara berfikir Islam: ide-ide baru ditelurkan dan pendekatan-pendekatan baru pun mulai dikembangkan. Masyarakat perlu disadarkan bahwa saat ini sudah ada asuransi yang operasinya tanpa riba. barang haram dan maksiat. 15 Maret 2006. Jeddah tahun 1985 menyatakan boleh model asuransi seperti ini. Rinciannya terdiri atas 173 asuransi dan perusahaan reasuransi serta 184 perusahaan penunjang asuransi. penyebab tidak signifikannya pertumbuhan asuransi syariah adalah lantaran kurangnya sosialisasi kepada umat Islam.Sebagaimana perbankan syariah. kebudayaan dan peradaban masa depan mereka. Bahkan Islam mengerahkan semua itu untuk kepentingan produksi. politik.4 Asuransi Syariah (Ta’min. asuransi syariah pun berkembang pesat. Dari data yang ia miliki. la lebih merupakan lambang dari perubahan mendasar dari dunia Islam masa kini: suatu usaha untuk melepaskan diri dari ikatan-ikatan budaya dasar peradaban Barat. belum akan menyelesaikan masalah karena perusahaan asuransi harus menyebar risiko minimal di tiga perusahaan reasuransi. Kebangkitan Islam merupakan suatu kenyataan yang telah selesai. Menurut perkiraan dia. Saat ini terdapat 17 perusahaan asuransi termasuk yang murni syariah dan asuransi konvensional yang membuka cabang syariah. risywah (suap). 7 ICMI . dzulm (penganiayaan). 21 Mei 2004. Jumat. dan suatu usaha untuk menemukan kembali Islam sebagai dasar dari suatu sistem sosial yang baru. Islam melarang menyianyiakan potensi material maupun potensi sumber daya manusia. Gatra. Ekonomi Islam sangat mendorong produktifitas dan mengembangkannya baik kuantitas maupun kualitas. Perusahaan reasuransi syariah baru akan dibuka dengan masuknya Reindo.Ini merupakan usaha berdimensi banyak dan masih pada tahap pembentukan. pendidikan. Pada dasawarsa inilah mulai diakui transisi yang sehat dari pemunculan "ajaran ekonomi Islam". Menurut Dewan Syariah Nasional MUI. dalam Fatwa DSN No. pada tahun 2005 pangsa pasar asuransi syariah naik 1. perusahaan asuransi dan reasuransi terdiri atas 60 perusahaan asuransi jiwa. 6 Namun potensi itu lebih banyak dikuasi perusahaan asing. Akad yang sesuai dengan syariah adalah yang tidak mengandung gharar (penipuan). yang secara paksa dicangkokkan pada masyarakat Islam.

secara sukarela dan menyalurkan kepada para peserta asuransi yang terkena musibah. tapi juga merintis jalan untuk kerja lebih analitis.Pembiayaan murobahah 2. baik kematian. 30 Juli 2002. Tabungan mudhorobah 2. Mesir Januari 1919 dan Desember 1925. Perintah meninggal sistem riba (2:275. “Penerapan Petunjuk Al-Qur’an Pada Produk Perbankan”. Giro wadi’ah SIMPANAN BAGI HASIL. pembiayaan musyarokah Pembiayaan Jual Beli 1. dalam melaksanakan kehendak Allah itu. yakni kalimat syahadat. Pembiayaan mudharabah 4. Lebih tepatnya prinsip utama filsafat ekonomi Islam ialah ada pada makna kalimat tauhid. 276. sebagai berikut:2 Tabel 13 Karakteristik Operasional Perbankan Syariah No A Panduan Al-Qur’an Pola Simpanan 1. Depositi mudhorobah Pemyaluran Pembiayaan Jual Beli 1. Pembiayaan musyarokah. dan 3:130) 2. tapi semua itu milik Allah semata-mata. Pengetahuan hanya Allah saja yang tahu keberhasilan usaha pada masa yang akan datang (31: 34) Simpanan Simpanan Amanah 1. Teori.S. 2. 1986). seperti fatwa ulama Azhar. maka ia harus mempertanggung-jawabkannya dihadapan Allah dan keberhasilan hidup ukhrowinya tergantung pada amaliahnya dalam kehidupan di muka bumi. Hakikat tauhid adalah penyerahan diri yang bulat kepada kehendak Ilahi. Pembaiayaan murobahah. Alam semesta dengan segala sumber daya dan tenaga yang dikandungnya disediakan Allah bagi manusia untuk dimanfaatkan. Jeddah tahun 1985. ekspor dll melalui pendekatan yang strategis. Ditanam untuk memproduksi barang dan jasa dengan sistem bagi hasil (7:20) dan (38:24) 3. Depositi mudhorobah Asuransi Islam di Indonesia Banyak fatwa-fatwa ulama yang mengatakan haram asuransi konvensional ini. kerusakan barang atau musibah lainnya. Pembiayaan bai’bi tsaman’ajil Pembiayaan Bagi Hasil 3. Karakteristik operasional perbankan syariah menurut Karnaen Perwataatmaja.16 Iradat Allah ini merupakan sumber tata nilai dan merupakan tujuan akhir daya-upaya manusia. Filsafat Ekonomi Islam Prinsip utama filsafat ekonomi Islam terletak pada hubungan manusia dengan Tuhan. 17 Ibid. Meratakan kesempatan usaha (59:7) 4. . alam semesta dan orang-orangnya. dengan pengerahan ahli-ahli ekonomi profesional untuk membina sistem mereka pada seperangkat aksioma dan norma yang dibangun secara mantap lewat diskusi yang menguraikan pendekatan secara Islam mengenai kehidupan dan masalah-masalah ekonominya. dan maksud-nya ialah untuk membuktikan keberhasilan tiap manusia dalam ujian tersebut. hlm. "Tauhid adalah ibarat mata uang dengan dua muka.18 16 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 351 investasi yang berkualitas berdasarkan berbagai kriteria seperti penyerapan tenaga kerja. 7: 35 2 Karnaen A. (Jakarta: LIPPM. Pembiayaan mudhorobah 2. Fatwa Mu'tamar Ulama Sedunia ke tujuh tahun 1972. Hubungan manusia dengan Tuhannya dirumuskan dengan tauhid. yang pertama menggambarkan Allah sebagai Khaliq (pencipta) dan pada sisi lainnya semua manusia adalah sama atau setiap orang adalah saudara bagi yang lain". Pembiayaan bai’b tsaman’ ajil PEMBIAYAAN BAGI HASIL 1. Fatwa Mu'tamar ulama Islam sedunia kedua tahun 1965 di Kairo. baik menyangkut ibadah maupun panggilan hidup untuk menciptakan pola kehidupan sesuai dengan iradat-Nya. Dijadikan modal usaha dagang (2:275 dan 4: 29) 2. Permataatmaja. Hubungan tersebut berupa hubungan persaudaraan (mu'min akhul mu'min) dan persamaan (musaawah).17 Karena setiap orang mendapatkan kesempatan yang sama berhubungan dengan Tuhan dan alam semesta.3 Pola kerja asuransi ta'awun: perusahaan asuransi bertindak memfasilitasi dana yang disetorkan atau dipinjamkan oleh para peserta asuransi. B Pola Investasi 1. fatwa Konferensi Ekonomi Islam pertama tahun 1976 di Mekah dan Fatwa Majma' Fiqh. Kehidupan manusia di muka bumi merupakan suatu ujian. 3 Pesantren Virtual. 2. Karena kehidupan manusia di muka bumi merupakan ujian dan semua perbekalan yang tersedia bagi manusia adalah amanat. Ini merupakan tambahan dimensi baru bagi penilaian segala persoalan dan amaliahnya dalam kehidupan dunia ini. namun lebih kepada orientasi sosial.10 Ekonomi Islam: Sejarah. Asuransi ini tidak berorientasi komersial. Fatwa Majma'ul Foqh. Pemikiran Ekonomi Islam. Beban usaha sesuai kemampuan (2:268) 5. 13. 18 Q. yaitu makhluk-makhluk manusia lainnya serta tujuan hidupnya di muka bumi. Tabungan mudhorobah 3. dengan maksud bukan saja untuk menelaah kembali kenyataan yang ada. lalu hubungan tertentu antar manusia dengan manusia pun ditetapkan. Muhammad Nejatullah Siddiqi. Jaminan pembaiayaan (2:283) Simpanan Bagi Hasil 1. Konsep & Aplikasinya di Indonesia tibalah saatnya untuk berhenti sejenak dan mengamati dengan seksama semua literatur yang pernah dihasilkan selama tujuh puluh tahun terakhir mengenai berbagai aspek pemikiran tentang ekonomi Islam.

dan mengurangi ekonomi biaya tinggi. Sementara itu dalam jangka menengah dan panjang. 6: 112. Deregulasi tarif dilakukan melalui harmonisasi tariff untuk mencapai tingkat tarif tertentu sesuai white paper dan negosiasi WTO ( World Trade Organization). Yang penting sekali adalah motivasi atau niat serta tujuan dari kegiatan ekonomi. Dalam jangka menengah dan panjang yang dapat dilakukan diantaranya adalah mengadakan pendidikan dan pelatihan SDM. serta mengenai tingkatan kontrol sosial yang diperlukan. Bila diawali dengan niat atau motivasi yang tepat. niscaya kamu tidak bisa menghitungnya". Suatu kehidupan yang baik antara lain adalah kehidupan yang mencukupi secara material. (termasuk juga investor domestik) sebagai sinyal yang baik bagi iklim investasi. ”Economic of Islam”. Tiada larangan apa pun untuk menjalankan usaha ekonomi. menjaga tidak terjadinya persaingan yang tidak sehat (behind border measures seperti competition policy. Kebijakan investasi yang dapat dilakukan dalam jangka pendek adalah meneruskan langkah-langkah yang ada di white paper (mengurangi daftar negatif) dan mengevaluasi apa yang sudah dicapai BKPM dalam implementasi one stop service untuk perijinan investasi. Mereka berbeda tentunya mengenai cara pembagian sumber-sumber ini tersebut oleh individu-individu secara merata dan adil. Manusia dianjurkan untuk memanfaatkan kesempatan luas untuk berproduksi. Karena itu. mencari jenis kebijakan industri yang cocok. dan membenahi salah satu high profile case seperti kasus Manulife dan Cemex. kebijakan investasi yang dapat dilakukan adalah mengimplementasikan prinsip-prinsip dasar national treatment dan non discrimination. Wilayah tersebut adalah wilayah dimana bea cukai dan lain-lain dibenahi secara total. mempertimbangkan kembali PPN BM. 14: 34. serta memperbaiki prosedur untuk lisensi impor sebagaimana disarankan dalam white paper. merupakan pandangan yang mendapat dukungan luas dalam kepustakaan masalah ini. 24 21 Q. Tujuan pribadi yang diperbolehkan (sah) termasuk antara lain pemenuhan kebutuhan pribadi dan keluarga. agar dapat bertahan dan mencapai kehidupan yang baik. Dalam jangka pendek yang dapat dilakukan adalah melakukan deregulasi tarif. serta nenciptakan kebijakan investasi yang kondusif. Kesempatan yang sama dan santunan sosial bagi orang yang cacat merupakan syarat minimal dalam hal ini. Tujuan ini bisa bersifat pribadi atau sosial (masyarakat). untuk menunjukkan bahwa pertanian. Banyak penulis membahas tujuan usaha ekonomi yang baik secara terperinci. Yang perlu diciptakan adalah iklim yang kondusif untuk semua sektor dan jika memang diinginkan dapat diciptakan enclave secara geografis misalnya di daerah tertentu yang sudah ada cluster industri. lebih baik menghapus semua hambatan non tarif. maka berbagai takanan dalam uraian mereka di jumpai pada dua masalah terakhir. Juga disepakati bahwa Islam menolak hidup bertapa (asceticisme). Islamic Though. langkah ini tidak akan berguna jika tidak dapat diimplementasikan dengan baik. Sementara tidak ada batas 19 20 Q. Kebijakan industri seperti masa lalu mungkin tidak lagi tepat untuk diimplementasikan karena instrumennya sudah terbatas dengan adanya WTO (seperti subsidized credit.S. Muhammad Nejatullah Siddiqi. perniagaan. yang diridhai oleh Allah. 19 Penulis lain mengatakan bahwa hidup berkecukupan (kifayah) dan damai (amn) merupakan dua hal pokok yang tidak dapat dipisahkan. semua kegiatan ekonomi merupakan amal ibadah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 11 melakukan spesialisasi pengembangan niche di sektor manufaktur serta mengembangkan keunggulan komparatif baru (termasuk di jasa-jasa seperti pariwisata dan ekspor tenaga kerja).S. perdagangan. 21 Tiap penulis masalah ini mengutip ayat-ayat Qur'an dan Hadits Rasulullah Saw. Menabung untuk jaminan hari tua dan hasrat untuk bisa meninggalkan warisan bagi keturunan diakui pula sebagai tujuan usaha produktif yang dibenarkan.20 Usaha Ekonomi Filsafat di atas membuka perspektif yang baik bagi kegiatan ekonomi. Masalah ini akan dibahas lebih lanjut pada bagian lain. Pada saat yang bersamaan perlu dipikirkan bagaimana merestrukturisasi BKPM untuk menggalakkan promosi. local content) dan memilih sektor ( picking winners) tidak dapat dikatakan berhasil di negara lain. Teori. Sebagaimana firman-Nya: "Dan jika kamu hitung-hitung nikmat Allah. yakni hubungan antar manusia dengan manusia dalam memanfaatkan karunia Allah. memperbaiki prosedur ekspor di pelabuhan (saat ini dibutuhkan sekitar 30 tanda tangan yang seharusnya dapat dipersingkat dan dipermudah). serta mengurangi korupsi di bea cukai. Kebutuhan minimal untuk mempertahankan kehidupan pada dasarnya adalah kewajiban. Namun demikian. Ekonomi biaya tinggi dapat dilakukan melalui pengembalian PPN (Pajak Pertambahan Nilai) dan bea masuk (PPN BM) lain untuk produk ekspor dengan tepat dan cepat ( green lane dan faster audits). Kebijakan lain adalah membentuk tim yang profesional untuk melakukan promosi. Mendasarkan alasannya pada 2 ayat Al Qur'an yang jelas (qath'i). industri dan berbagai bentuk kegiatan produktif yang sudah dikenal pada awal sejarah Islam.350 Ekonomi Islam: Sejarah. telah disebutkan secara tegas dalam hubungan ini. . HAKI). sesuai dengan nikmat Allah yang hampir tidak terbatas. jika ada kekhawatiran demikian. Disepakati bahwa untuk menempuh ujian kehidupan hendaklah dilakukan dengan wajar dan tidak seorang pun harus hidup tanpa bekal yang cukup dari sumber-sumber kehidupan yang dibutuhkan. hlm. serta menarik Sementara para penulis setuju mengenai dasar filsafat tersebut.

24 Lihat. Suatu badan independen yang baru dapat dibentuk. Islam tidak dapat membenarkan pamer kemewahan dari golongan elite yang bergelimang kemewahan. sedangkan manusia memegang hak milik sebagai titipan (amanat) yang harus dipertanggung-jawabkan kepada Sayyid Qutb. penyakit dan buta huruf serta pengerahan dana untuk memperkuat negara Islam dan penyebaran agama Allah (da'wan) dinyatakan sebagai tujuan terpuji dari kegiatan ekonomi perorangan. 1974). tenaga kerja). Konsep & Aplikasinya di Indonesia maximum ditetapkan dalam batas jumlah. diberikan ruang gerak yang tidak terbatas dan sangat digalakkan. dan melakukan public hearing mengenai assessment tersebut. atau dapat juga dilakukan di Bappenas atau Kantor Menko. Teori. Rekomendasi Spesifik Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam upaya meningkatkan daya saing dan kinerja ekspor Indonesia. (AL-Qahirah: majma’al Buhuth Al-Islamiyah. Ibrahim At-Tahawi. Di bawah ini kami akan coba terlebih dahulu menguraikan apa yang telah sama-sama disepakati dan sesudah itu memisah-misahkan tulisan-tulisan khusus. Misalnya. dalam jangka pendek perlu dilakukan beberapa langkah sebagai berikut: Pertama. Sasaran kebijakan perdagangan internasional seyogyanya diarahkan untuk mempertahankan daya saing produk Indonesia yang memiliki keunggulan komparatif dan . Kesederhanaan pada umumnya diartikan dalam kaitannya dengan konsep negatif mengenai keborosan (israf) dan pengeluaran barang dan jasa yang dilarang oleh Islam (tabdzir). 23 22 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 349 dilakukan oleh President’ s Office atau suatu planning agency ( revitalize Bappenas) dan dapat dikaitkan atau dipastikan komitmennya tidak bertentangan dengan rambu-rambu perjanjian perdagangan regional/multilateral. Oleh karena itu. dan jika dilaksanakan akan menciptakan ambivalensi atas inflation targetting policy dari BI. Pemberantasan kelaparan dan kemelaratan. 23 Disebutkan bahwa hubungan yang sifatnya tidak terbatas dari tujuan sosial dalam kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi yang demikian. Kesederhanaan dalam usaha pemenuhan kebutuhan ini lebih diutamakan. kualitas investasi. Sedangkan keserakahan. HRD. Tiap penulis terkemuka menyinggung masalah ini dan semua pendekatan yang berbeda-beda mengenai suatu reorganisasi Islam tentang ekonomi modern tampak dalam pendirian mereka mengenai hak milik dalam Islam. Dalam jangka menengah yang dapat dilakukan adalah mengatasi masalah struktural yang menyebabkan inflasi (misalnya distribusi dan transportasi). melakukan promosi dan trouble shooting terhadap permasalahan secara profesional dan baik. melakukan langkahlangkah debirokratisasi secara nyata di tingkat pusat maupun daerah. Pada pengarang Ekonomic Committee Report dari Jama'at alIslami Pakistan beranggapan bahwa tujuan kegiatan ekonomi ialah "untuk menjadikan masyarakat Islam secara ekonomis kuat. karena bukan masalah utama. hlm. Kedua. 141-144 Lihat. Kestabilan makro melalui pengendalian inflasi (depresiasi terkendali dan menekan tingkat suku bunga rendah) bukan merupakan jawaban untuk menstimulus sektor riel dan ekspor. prasarana.12 Ekonomi Islam: Sejarah. Dalam jangka menengah dan panjang aspek-aspek yang perlu dibenahi adalah masalah teknologi. Kedua. beberapa langkah deregulasi yang prioritas (pajak. (Lahore: 1969). meningkatnya hambatan tariff dan birokrasi serta sangat kurangnya promosi yang terpadu dan profesional. Seseorang yang terlibat dalam kegiatan produktif untuk tujuan-tujuan tersebut di atas. Permasalahan yang dihadapi lebih pada aspek implementasi dan inkonsistensi maupun ketidakjelasan dalam implementasi (termasuk faktor korupsi). Jama’at-e-Islami Pakistan. dan kebijakan industri (secara umum. kebijakan perdagangan dan investasi sudah cukup terbuka. Pemuasan hati dengan kehidupan mewah dan hasrat untuk berbangga-bangga dicela. b) Suatu mekanisme untuk mempertahankan konsensus dan mengatasi perbedaan pendapat/sengketa dalam menjalankan kebijakan perdagangan. Ketiga. Manshur bara e intkhabat 1970.24 Pemilikan Sifat dan fungsi pemilikan merupakan salah satu topik yang paling banyak didiskusikan dalam kepustakaan Ekonomi Islam. Salah satu dari langkah tersebut bisa dalam bentuk gebrakan untuk menunjukkan keseriusan pemerintah baru (misalnya menutup lembaga bea cukai dan menggantinya dengan lembaga baru). Pemilikan hakiki hanya ada pada Allah. Pertama. bakhil (kikir) dan keinginan yang berlebihan untuk mencapai kesenangan dan kemewahan adalah tercela. untuk mempertimbangkan permohonan untuk proteksi. Al-Iqtishad al-Islami Madhahaban wa Nizaman wa Dirasah Muqaranah.22 Penulisan masa akhir mengenai kegiatan ekonomi memberi arti yang sangat penting untuk tujuan sosial. dari sisi kebijakan makro. geografis ataupun sektoral). (First Publishid: 1948). Social Justice in Islam. dari sisi perdagangan internasional. Keempat. dianggap sebagai memenuhi kehendak Allah dan dijanjikan balasan yang setimpal di dunia dan di akhirat. sehingga ia dapat dikembangkan dan mampu bersaing dengan baik dan berhasil dengan sistem ekonomi lainnya di seluruh dunia". bertentangan dengan sifat keterbatasan dari tujuan-tujuan perorangan. Banyak karya yang khusus mengenai masalah ini dapat ditemui dalam berbagai bahasa. promosi secara strategis. Prosedur harus ada untuk menciptakan penilaian yang independen dan obyektif untuk melakukan evaluasi mengenai dampak kepada konsumen dan sektor lain. atau berasal dari perluasan dan peningkatan kapasitas Tim Tarif yang ada sekarang. yang diungkapkan dengan kalimat "Berjuang di jalan Allah".

Dalam hal ini diperlukan kepemimpinan yang kuat. Terdapat kewajiban tertentu terhadap orang lain mengenai hak milik perorangan. Sebagian besar ekspor Indonesia menggunakan kontainer yang dikapalkan melalui Singapura dan Malaysia karena tidak efisiennya pelabuhan Indonesia. maka pemilikan bersama merupakan konsepsi inti dalam Islam. Tanpa konsensus dan strategi/visi yang disepakati. bila kehendak umum menuntut. tetapi Allah menyediakannya untuk kebaikan masyarakat. Ketentuan dalam Islam adalah semua hak kepunyaan Allah untuk kebaikan masyarakat dan hak ini dipegang oleh pemerintah dan tidak oleh perorangan. Walaupun Islam mengizinkan 25 Abu Aiman. berpendirian seperti ini. karena memperoleh produk yang berkualitas dengan harga bersaing dan memperoleh angkatan kerja yang bermutu. subsidi atau perlakuan preferensial. Pemilikan harta secara absolut bertentangan dengan ajaran Islam.25 Perbedaan-perbedaan berkisar pada tiga masalah pokok. daerah atau sektor tertentu. Kedua. Yang akan diuntungkan adalah masyarakat luas. (Damaskus: al-Moslemoon). Beberapa penulis berkeyakinan bahwa pemilik hakiki (Allah) telah melimpahkan hak-hak pemilikan terutama kepada seluruh masyarakat manusia dan penguasaan hak-hak tersebut oleh perorangan menurut sistem ekonomi Islam adalah salah. Ketiga. b) Cakupan relatif antara milik bersama dan milik pribadi. Semua kekayaan adalah milik Allah. Misalnya. Bilamana faham ekstrim sosialistis seperti di atas tidak mendapat dukungan berarti dalam keputustakaan dan ditolak secara umum sebagai suatu usaha yang tidak berhasil untuk menampilkan Islam menurut faham sosialis. hlm 24. namun ramburambu kebijakan yang baik harus dipegang dalam menjalankan kebijakan “preferential” tersebut.348 Ekonomi Islam: Sejarah. menggunakan pengaturan impor dan kenaikan tariff untuk memberantas penyelundupan. Untuk ini perlu dipikirkan bagaimana mengelola proses dengan kepentingan yang beraneka ragam tersebut sehingga menghasilkan kebijakan yang konsisten dan coherent. termasuk golongan miskin. Di samping milik pribadi.A. sesuai dengan ketentuan bahwa penggantian yang layak harus dibayarkan kepada pemilik keuntungan yang bersangkutan. Sayyid Abd Al-Qadir 'Audah mengemukakan secara panjang lebar: "Masyarakat (jama'ah) lewat wakilnya seperti penguasa dan hakim. Fungsi dari dua macam pemilikan itu tidak secara kaku ditetapkan. Prinsip-prinsip Untuk Merespon Pertama. kebijakan tertentu akan tetap diperlukan untuk mengamankan atau memberi perlakuan khusus kepada kelompok. transparan dan dalam kerangka governance yang benar dan ada masa akhir yang jelas dengan built in review. Indonesia dapat meningkatkan ekspor sebesar 18% jika logistik pelabuhan dan prosedur mencapai tingkat efisiensi setengah saja dari rata-rata negara APEC. sehingga dibutuhkan dua hal yaitu: a) Suatu proses untuk mencapai kesepakatan visi dan pendekatan pada tingkat menterimenteri sektoral. Preferensi diberikan berdasarkan kinerja atau indikator yang jelas. kebijakan akan selalu ambivalen dan tidak terfokus. konsensus mengenai visi dan tim executive yang kompak. sesuai dengan peraturan dan hukum yang terdapat dengan jelas dalam syari'at dan juga seperti telah diuraikan dalam filsafat ekonomi di atas.26 Dalam hubungan ini. . Liberalisasi dan perekonomian yang terintegrasi dengan ekonomi regional dan dunia bukan tujuan akhir. Tujuan akhir adalah penciptaan industri dan produsen yang dapat bersaing dan terintegrasi dengan dunia sebagai cara untuk mencapai pembangunan yang berbasis luas ( broad-based economic development). rumah tinggal dan yang semacamnya. yaitu: a) Fungsi pokok pemilikan pribadi. "Masyarakat lewat penguasa yang mewakilinya. pemanfaatannya dan penyalurannya tunduk pada ketentuan yang telah diberikan dan hendaklah mengikuti kaidah-kaidah yang ditetapkan oleh Allah. Quranic Economic. dalam Guidepost of the Road: The Economic Aspect. perbaikan logistik darat dan antar pulau juga sangat penting supaya daerah-daerah yang terpencil/ miskin dapat terintegrasi dengan pasar dunia. Usaha mendapatkan kekayaan. Dengan demikian. Mereka mempertahankan fungsi sosial hak pemilik atas tanah dan sumber alam lain serta membatasi milik pribadi atas barang-barang konsumtif. Parwez. dapat mencabut keuntungan kekayaan perorangan. harus disadari bahwa kebijakan perdagangan dan investasi hanya bagian dari keseluruhan. Secara politis seringkali harus dilakukan – dan mungkin penting untuk dilakukan demi mengimbangi pendekatan “liberalisasi”. dan c) Tingkat kontrol sosial atas hak-hak milik pribadi dan keadaan-keadaan yang memungkinkan dihilangkannya atau dibatasinya hak milik pribadi tersebut. Teori. punya wewenang untuk mengatur cara penggunaan kekayaan. yang akibatnya justru meningkatkan penyelundupan karena menyebabkan harga naik. “Ma’alim at-Thariq: al-Nahiyah al-Iqtishadiyah”. Berdasarkan suatu penelitian. tapi dibiarkan untuk ditentukan sesuai dengan ketentuan syari'at berdasarkan kebutuhan dan keadaan. Hal ini bisa diperoleh dari proses perencanaan yang Allah. ada beberapa tokoh terkemuka menolak pengutamaan hak milik perorangan. diperlukan adanya konsensus mengenai pentingnya tujuan akhir ini dan tentunya berdasarkan ekonomi pasar. Di samping itu. Perwez dan Nasir A Sheikh dari Pakistan dan beberapa penganut sosialis Arab. (Lahore: Quranic Reasearch Centre). karena pemilikan itu hanya ada pada Allah semata. mengamankan pengaruh dari kelompok-kelompok yang beraneka ragam yang akan mendorong adanya proteksi. 26 G. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 13 biaya ekspor produk Indonesia.

dan ketidakpastian. 116. kurs efektif yang tidak menguntungkan. Walaupun demikian mereka tidak bisa menuntut seluruh barang yang dihasilkannya dari pemakaian sumber-sumber tadi. Anjloknya investasi (domestik dan asing) jelas menghambat kinerja ekspor karena tidak terjadi peningkatan dan pengembangan produk. untuk membatasi milik perorangan dari jenis tertentu. (al-Qahirah: Dar Misr li’l-Tiba’ah. Prasarana transportasi dan pelabuhan yang tidak mendukung telah menyebabkan meningkatnya .14 Ekonomi Islam: Sejarah. hlm. Ini dapat dilakukannya lewat wakil-wakil dari masyarakat tersebut. (Canada: 1973). Alasan untuk memperkenankan adanya ketidaksamaan dalam pemilikan pribadi dari sarana produksi. Berkurangnya minat investor asing juga berarti berkurangnya integrasi Indonesia dalam network produksi regional yang berkembang di kawasan Asia Timur di mana peran investor asing dan perusahaan multinasional serta jaringan pemasoknya sangat besar. mesin dan kapasitas. sedangkan haknya atas sumber-sumber tersebut tetap terbatas seperti semula ditetapkan baginya. 28 Pemilikan pribadi atas tanah. Qadir ‘Audah. jika yang demikian itu dibutuhkan untuk kepentingan umum.27 Pendekatan ini memberikan prioritas kepada kepentingan umum dan menetapkan wakil-wakil dari masyarakat sebagai penengah dalam masalah kepentingan umum. peningkatan biaya ekonomi tinggi yang disebabkan adanya korupsi. pajak dan bea cukai (serta lembaga-lembaga yang berkaitan dengan permasalahan tersebut). hlm. maka setiap pribadi. rnaka yang memiliki kemampuan lebih. Dan Kedua. ”The Theory of the Economic of Islam: The Economics of TAWHID AND Brotherhood”. (Beirut: Manshurat al-‘Asr al-Hadith. 1960). hlm. Sistem ini menghasilkan persamaan dan keadilan". peningkatan biaya tenaga kerja yang disebabkan kenaikan gaji (UMR) yang lebih tinggi dari produktivitas dan berbagai permasalahan penerapan UndangUndang Tenaga Kerja yang menghambat mobilitas tenaga kerja. tapi sepanjang menyangkut sumber-sumber alam. 29 Abu Sulaiman dan Abduul Hamid Ahmad. Permasalahan yang seringkali dikeluhkan adalah permasalahan tenaga kerja. dalam Gary Indiana. dinyatakannya dalam kalimat berikut: Bersamaan yang ketat dalam pemilikan sumber alam akan berakibat seringnya dilakukan pembagian kembali pemilikan tersebut di antara warga suatu masyarakat. modal atau lain-lain sumber daya alam tidak diperkenankan untuk dijadikan alat untuk mengeksploitasi sesamanya atau menguasai mereka. Survai lain juga memberikan hasil yang lebih kurang sama. 78. Sementara survai Bank Dunia dan ADB (Asean Development Bank) menonjolkan tiga faktor utama penyebab buruknya iklim investasi di Indonesia yakni ketidakstabilan makro. yang akhirnya meningkatkan biaya produksi dan menurunnya daya saing. daya tenaga alam dan kepentingan umum dari masyarakat. 1971). pungutan-pungutan tambahan yang berkaitan dengan birokrasi. diperkenankan untuk mempergunakan lebih dari hak yang telah ditetapkan secara sama tersebut. relatif tingginya korupsi. dan memperkenankan adanya pemilikan pribadi atas sumber-sumber alam.29 27 Abd. Pertama. biaya tenaga kerja Indonesia dalam USD saat ini 35% lebih tinggi dibanding sebelum krisis. Menurut satu estimasi. Kedua. Contemporery Aspects of Economic and Social Thinking in Islam. Ini akan berakibat buruk terhadap kegiatan ekonomi dan hubungan sosial di antara mereka. Abdul Hamid Abu Sulaiman mengakui hak perorangan untuk memiliki hasil usahanya. 28 Abu Sulaiman dan Abduul Hamid Ahmad. Teori. keuntungan karena depresiasi sudah tidak besar lagi. Karena tiap pribadi tidak sama kemampuannya untuk mengelola atau mengambil manfaat dari sumber-sumber tersebut. Ada beberapa faktor yang menyebabkan menurunnya daya saing produk Indonesia. Nazariyat Al-Islam al-Iqtishadiyah: alFalsafah wal Wasail al-Mua’asirah. teknologi. anjloknya investasi dan prasarana yang tidak mendukung. mencapai 9% hingga 11% dari biaya produksi (tergantung daerah dan jenis usaha). redistribusi hasil yang didapat dari sumber tadi secara merata kepada semua warga dari masyarakat tersebut. warga dari suatu masyarakat memiliki hak yang sama. sebagai wakil dari mereka yang menggarap kurang dari bagian yang telah ditetapkan baginya. 124. tapi Islam memberi kuasa kepada masyarakat (]ama'ah) sebagai satu kesatuan untuk menjamin tegaknya hak Allah dan untuk mengatur pemanfaatan kekayaan. dan meningkatnya birokrasi/ peraturan-peraturan yang harus dipenuhi. Dan ini dapat diterapkan pada pembatasan pemilikan lahan pertanian atau milik yang terdapat di kota". dengan demikian dapat diciptakan stabilitas. sedangkan yang selebihnya tetap dimiliki oleh masyarakat. serta permasalahan hubungan dengan buruh. Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 347 Beberapa faktor domestik yang menyebabkan rendahnya pertumbuhan ekonomi Indonesia yakni menurunnya daya saing produk Indonesia. Alternatif yang bisa diterima. Survai iklim investasi di Indonesia menunjukkan bahwa faktor-faktor utama yang membuat iklim investasi Indonesia buruk berkaitan dengan kelembagaan dan governance. Prasarana yang tidak mendukung juga berperan terhadap rendahnya pertumbuhan ekonomi dan kinerja ekspor Indonesia. Masalah ekonomi biaya tinggi tidak saja mempunyai dampak langsung terhadap biaya tetapi karena menciptakan ketidakpastian juga berdampak tidak langsung kepada perusahaan karena harus menyimpan inventory yang lebih tinggi dan tidak bisa dianggap reliable dalam delivery barang (sehingga mempengaruhi peran indsutri kita dalam network produksi regional dan global). Al-Maal wa’lhukm fi’l-Islam. ialah: pertama adalah menghindarkan seringnya dilakukan redistribusi. Depresiasi rupiah pada tahun 1997/ 1998 di satu sisi berhasil meningkatkan daya saing produk Indonesia tetapi karena inflasi dalam negeri lebih tinggi dari negara-negara pesaing. Ekonomi biaya tinggi ini menurut estimasi LPEM UI jumlah cukup besar. Konsep & Aplikasinya di Indonesia pemilikan tanpa batas. Ketiga.

Kairo: Al-Muktamar al-Thani li Majma’al buhuth al-Islamiyah.8% per tahun. “Turuq istithmar al-amwal wa mauqif al-Islam minha”. bagi hasil pertanian dan bagi keuntungan. mengadakan pembatasan atau menyitanya sesudah memberikan ganti rugi yang layak.8%. Some Aspects of the Islamic Economiy. Ini berati negara diberikan hak untuk mencampuri hak milik perorangan dengan jalan mengaturnya. Faktor-Faktor Penyebab Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang rendah lebih disebabkan oleh faktor eksternal maupun domestik. hak milik negara dan milik bersama merupakan 3 bentuk pemilikan yang sejajar satu dengan lainnya dalam hukum Islam. Untuk 30 komoditi ekspor utama. Muhammad Abdullah Al-Araby. implikasi yang memprihatinkan adalah berkurangnya kesempatan kerja. masih terdapat beberapa titik cerah yaitu pertumbuhan yang cukup tinggi untuk beberapa produk yang berbasiskan sumber daya alam seperti minyak kelapa sawit dan pertambangan serta dari ekspor komponen elektronika.31 Baqir al Sadr juga kritis mengenai pendapat. Indonesia juga menikmati pertumbuhan permintaan yang cukup pesat dari RRC sehingga ekspor ke RRC mencapai 30% pada 2003 (walaupun pertumbuhan ini masih lebih rendah dibandingkan negara lain). pertumbuhan investasi juga relatif rendah. Teori. faktor domestik tampaknya memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap penurunan daya saing produk Indonesia dan lemahnya kinerja ekspor. semua mengalami penurunan pertumbuhan dan kehilangan pangsa pasar kepada pesaingnya.346 Ekonomi Islam: Sejarah. Bahkan terjadi penurunan presentase investasi terhadap PDB yang sangat tajam. secara riil ekspor Indonesia dalam beberapa tahun terakhir tidak berbeda jauh dengan pra krisis. May 1965). hlm. tetapi harus bersaing). Banyak penulis yang mengadakan pendekatan mengenai masalah pemilikan lewat berbagai sumber dan sumber-sumber pengambilan utamanya ialah kitab-kitab hukum fiqh yang sangat luas. 31 Lihat. Ia beranggapan bahwa hak milik perorangan. menyimpulkan bahwa: "Perorangan (individu). tapi pelaksanaannya tergantung pada tata nilai dan tujuan-tujuan yang dikandung oleh Islam". (Al Azhar. Namun. Tentunya karena sebagian besar tenaga kerja yang diserap adalah kategori tidak terampil. namun dia menempatkan negara yang mewakili masyarakat pada kedudukan yang dianggap sebagai khalifah Pemilik Hakiki Allah. Semua ini merupakan subyek yang akan kita bahas pada bahagian-bahagian berikutnya. maka hal ini akan memberi kontribusi untuk mengurangi kemiskinan. Ini menggambarkan bahwa Indonesia mengalami kendala untuk melayani permintaan pasar eksternal. pengawasan harga. Dari sisi volume ekspor. (Lahore: Islamic Publication. apabila pemilik menyimpang dari Muhammad Nejatullah Siddiqi.8%. yakni dari 30% pada masa pra krisis menjadi 17. Pada 2003. pada dasarnya semua itu berakar dari konsepsinya mengenai tauhid. Sementara itu. untuk memperkuat pendapatpendapat tertentu yang sesuai dengan pandangannya. dapat disebutkan usaha Siddiqi yang mengambil dalil-dalil utama yang menyangkut hak pemilikan dari pandangan universal Islam. bahwa negara Islam mempunyai yurisdiksi atas hak-hak perorangan. Selain pertumbuhan yang rendah. Sebagai jalan tengah antara ijtihad berdasarkan ilmu usul fiqh dan suatu sistem yang ditarik dari satu prinsip dasar. Pembagian sama rata terhadap "pendapatan sumber-sumber alam" yang mendasari pandangan Abu Sulaiman tentang riba dan pendapatnya tentang sewa tanah.30 Prinsip-prinsip ini diikuti dengan pembahasan terperinci mengenai kemungkinan-kemungkinan yang bisa membenarkan pencabutan atau pembatasan hak milik perorangan dengan tindakan-tindakan seperti nasionalisasi. Padahal pada kurun waktu yang sama pangsa pasar RRC di pasar dunia mengalami peningkatan cukup tajam dari 3% menjadi 6%. sebagai wakil rakyat. 30 . pandangan sosial dan filsafat Islam mengenai hukum. sementara pertumbuhan ekspor Indonesia hanya mencapai angka 3%. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 15 pertumbuhan yang dihasilkan selama kurun waktu 1994-1996 (sebelum krisis) yang mencapai rata-rata 12. merupakan ketentuan umum sedangkan milik umum merupakan pengecualian. 1970). bahwa dalam ajaran Islam hak milik perorangan. selama 1990-1995 diperkirakan sekitar 50% dari penciptaan lapangan kerja baru bersumber dari ekspansi ekspor dan industri-industri pendukungnya. Meskipun demikian. dari gambaran yang kurang menggembirakan ini. Faktor eksternal adalah peningkatan persaingan dengan RRC dan Vietnam serta mulai dihapuskannya kuota tekstil dan pakaian jadi secara bertahap di pasar AS dan Eropa (mulai tahun depan tidak ada kuota lagi dan berarti tidak ada pasar yang pasti lagi melalui kuota. Yurisdiksi ini walaupun bersifat fungsional. Sementara pangsa pasar ekspor Indonesia di dunia relatif tidak mengalami perkembangan tetap berkisar pada angka 0. Di samping itu. negara dan masyarakat masing-masing punya claim (tuntutan atas hak milik berdasarkan prinsip. Walau Tahawi dalam ijtihadnya sampai pada kesimpulan bahwa hak milik perorangan mempunyai fungsi pokok. Walaupun ia mensitir ayat-ayat tertentu. terutama RRC dan Vietnam (terutama untuk sektor yang padat karya seperti pakaian jadi dan sepatu). pembatasan luas/jumlah. Sebelum krisis. 137. perdagangan dunia mengalami pertumbuhan hingga 10%. keuntungan dari sewa-menyewa serta pembelian paksa dan peminjaman dan sebagainya.

hendaknya lebih bersifat kooperasi (kerja sama). yang mendapat dukungan dari kitab-kitab fiqh. juga karena secara tegas diperintahkan oleh Qur'an dan Sunnah. No. Mari E. Cit. 1975). itu memang merupakan sikap yang paling cocok bagi kepentingan praktis kemanusiaan masa kini dan dapat menyelamatkan mereka dari kehancuran persaingan kapitalistis. 40. dengan mengadakan "persaingan konstruktif" adalah tujuan mencapai yang baik untuk masyarakat. Tulisan ini telah melalui proses editing tanpa mengurangi dan merubah isi dan makna tulisan 1 . Untuk meningkatkan ekspor dan menyerap tenaga kerja maka diperlukan suatu strategi yang terpadu dalam menjaga kestabilan makro di antaranya dengan mem-perbaiki prasarana dan meningkatkan ketrampilan serta kapabilitas teknologi. maka pribadi-pribadi dan kelompok-kelompok dianjurkan untuk bekerja sama menciptakan pola kehidupan di dunia sesuai dengan kehendak Allah. Kerja sama dianggap sebagai nilai dasar dalam filsafat ekonomi Islam. Abu Sulamiman dan abdul Hamid Ahmad. Sayyid Abul A’la Maududi. dan produksi bermutu tinggi sambil menghindarkan segala kegitan yang berakibat buruk bagi produsen lainnya dan bagi konsumen. Cit. Op. Namun keduanya menekankan perlunya jaminan agar dipenuhinya kebutuhan pokok bagi setiap pribadi dan dapat membenarkan suatu tindakan masyarakat jika memang sangat dibutuhkan untuk maksud tersebut. Persaingan dan kompetisi saling menghancurkan sama sekali tidak sesuai dalam hubungan ini. pandangan-pandangan mengenai hal-hal seperti landreform.1 Kebijakan proteksi sebaiknya dihindari karena jika tidak diperhitungkan dampak keseluruhannya hanya akan menguntungkan sektor dan pihak tertentu saja dan merugikan rakyat banyak terutama yang tergolong dalam masyarakat perpendapatan rendah. pertukaran dan distribusi. 33 Sayyid Qutb juga berpendapat sama bahwa hak milik pribadi merupakan pokok dari hukum Islam. Di samping memang dikehendaki oleh persaudaraan umat manusia dan persamaan. Pertumbuhan di Indonesia lebih didorong oleh faktor pertumbuhan konsumsi dan bukan didorong oleh faktor ekspor netto ataupun investasi. Tapi beliau masih tetap menghendaki agar campur tangan negara sampai pada batas minimum.16 Ekonomi Islam: Sejarah. Produksi sektor manufaktur hanya tumbuh rata-rata 1. sektor ekspor Indonesia merupakan sumber penciptaan kesempatan kerja dan kesejahteraan rakyat. Berbeda dengan posisi yang diambil oleh Abu Sulaiman. terbentuk dari pendekatan ini. pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif rendah baik dibandingkan pada pertumbuhan tahun-tahun sebelumnya ataupun dibandingkan di negaranegara di Asia umumnya. bahwa dia harus merupakan alat bagi pelayanan masyarakat. Cit. yang mengijinkan diadakannya kontrol sosial bilamana kepentingan sosial menghendakinya. Sejak krisis. hlm. terutama dalam bidang produksi dan pertukaran kemakmuran. hlm. (Lahore: Islamic Publications. Op. jauh di bawah S Ibrahim At-Tahawi. Dec 2004 Ditulis kembali dari makalah DR. 198.34 Hubungan Produksi: Kerja Sama Dengan sikap positip terhadap usaha ekonomi dan hak pemilikan yang berorientasi sosial dan pengutamaan kepentingan umum.5% per tahun selama periode 1998-2003. Teori. masih diperlukan satu studi 32 33 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 345 | BAB 12 | Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia Bidang-bidang Investasi Syariah di Indonesia ebelum krisis. Sayyid Qutb. Konsep & Aplikasinya di Indonesia peraturan pokok pemilikan. 34 35 Economic Review Journal. Gambaran perkembangan kinerja ekspor bila diperhatikan ekspor Indonesia dalam beberapa tahun terakhir pasca krisis tidaklah terlalu menggembirakan. kesatuan tujuan serta kesamaan kepentingan akhir.. Ali Abdurrasul mengemukakan dalam hubungan ini. Pangestu dalam ”Debat Ekonomi ISEI 2004” di Jakarta Convention Centre 15-16 September 2004.35 Sepanjang mengenai pelembagaan sikap berkoperasi serta seberapa jauh lembaga baru akan berbeda dengan perusahaan yang kini menguasai bidang produksi. Op. 162. Hubungan ekonomi. Economic of Islam. tetapi pendapatnya kemudian lebih cederung mengambil jalan tengah. dengan semangat persaudaraan.32 Semula Maududi lebih cenderung kepada fungsi pokok hak milik perorangan.

baru bersifat studi awal. yang terpisah dengan bank sentral yang sudah ada. Pengembangan ekonomi merupakan persyaratan yang perlu dipenuhi. hlm. Alasan mendapatkan 36 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Bagaimanapun juga bank-bank syariah membutuhkan institusi bank sentral tersendiri. Sehingga dalam prakteknya. (Lahore: Islamic Publications. kita perlu mendukung secara penuh upaya untuk membuat RUU Perbankan Syariah yang direncanakan akan selesai pada akhir 2003 ini. sesudah menggalakkan mereka dalam usahausaha produktif. suatu yang dinyatakan Qur'an sebagai tugas suci mereka. Studi yang dibuat oleh Siddiqi mengenai tingkah laku pengusaha.. hlm.40 Tentang strategi pengembangan ekonomi Islam. tidak serasi dengan semangat Islam yang mengajarkan pendekatan global. Karena itu.13 ---$€£¥--- pendalaman. Republika. dan bisa dijadikan sebagai salah satu sumber pendanaan pinjaman untuk tujuan konsumtif. (Beirut: Dar al-Shuruq. Cit. Hal ini disebabkan oleh masih terbatasnya dana yang dapat dipinjamkan tanpa memperoleh keuntungan. 38 Malik ben Nabi. 13 Juni 2003. yang memungkinkan kaum muslimin untuk melaksanakan risalah kemanusiaan. 139-152. Dalam kasus ini. Teori. 39 Tugas ini berhubungan dengan kesejahteraan bagi seluruh ummat manusia. yang menumbuhkan kerja sama antara negara-negara kaya dan miskin. Bahkan sudah saatnya kita mengembangkan wacana Bank Sentral Syariah sebagai payung bersama bagi seluruh bank yang beroperasi berdasarkan sistem syariah. guna mencapai suatu masyarakat dunia yang makmur dimana tiada kelaparan dan ketakutan mencekam ummat manusia. Hal ini membuat lebih dibutuhkan lagi untuk menggambarkan bagaimana semangat berkooperasi itu menjadi tindakan nyata yang melibatkan jutaan kesatuan perorangan. asal semua badanbadan perekonomian mengikuti moralitas Islam. Karena itu Dewan Pengawas Syariah harus berperan aktif didalam mengawasi segala aktivitas usaha yang dilakukan bank Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 17 memberi pinjaman yang bertujuan konsumtif. 40 Malik ben Nabi.344 Ekonomi Islam: Sejarah.36 Walaupun perhatian yang besar telah diberikan oleh Kahf mengenai masalah ini belum ada kemajuan dicapai dalam bidang ini. Hal itu tidak mungkin bisa dilaksanakan bila negara-negara Islam masih tetap secara politis dan ekonomis tunduk pada kekuatan yang mewakili budaya berlawanan dengan Islam. dalam rangka ini dianggap sebagai penolakan atas ni'mat dan karunia Allah. 37 Ibid. 38 Masyarakat muslim mengarahkan kebijaksanaankebijaksanaannya agar terjamin kecukupan dan ketentraman bagi semua warganya. hlm. Karena tidak mungkin dalam suatu institusi ada dua sistem yang memiliki perbedaan-perbedaan yang sangat mendasar. serta tiap sikap santai. 132.37 Perkembangan dan Pertumbuhan Filsafat ekonomi Islam tidak hanya berhenti dengan mengajar manusia untuk mengadakan kerja sama. “Menuju Bank Sentral Syariah”. Kemudian bank-bank Islam yang ada saat ini masih kesulitan untuk mengumpulkan dana zakat. sifat khasnya yang utama adalah bahwa keadilan sosial dan kemakmuran berjalan bergandengan. 6-9. 181. al-Muslim fi’alam al-iqtishad. Kompetisi dinyatakan bertentangan dengan monopoli yang penghapusannya dianggap sebagai prasyarat bagi terjaminnya keadilan dan pertumbuhan. padahal dana zakat ini merupakan potensi yang sangat luar biasa. Dan masalah keenam yang dihadapi kalangan perbankan syariah adalah belum maksimalnya institusi undang-undang yang menjadi payung hukum bagi keseluruhan aktivitas perbankan Islam. Op. pengetahuan yang masih rendah dan mahalnya biaya sarana komunikasi. perlu ditingkatkan berbagai upaya sosialisasi secara terus menerus mengenai sistem perbankan yang sesuai dengan syariah. Pendekatan nasionalistis yang sempit terhadap pengembangan ekonomi. seringkali terjadi penyimpanganpenyimpangan aktivitas transaksi yang tidak sesuai dengan syariah. 13 Irfan Syauqi Beik. Kemudian. la menciptakan suatu rangsangan kuat untuk berkembang. masih minimnya sumberdaya manusia yang memahami secara komprehensif segala hal yang berkaitan dengan industri perbankan syariah. akibatnya akan selalu ada permasalahan-permasalahan yang dapat menghambat perkembangan salah satunya. Op. 1972). infak. maupun shadaqah pada skala yang besar. Seorang muslim sejati melihat usaha-usaha pengembangan sebagai suatu jihad fi sabilillah.. Economic Enterprise in Islam. Pandangan Islam mengenai kerja sama tidak menghilangkan persaingan bebas dan jujur di pasaran. Ini terjadi karena adanya motivasi bahwa Islam melaksanakan segala sesuatu untuk perkembangan ekonomi. 39 Ibrahim At-Tahawi. . hlm. 1972). bisa jadi yang terhambat adalah perkembangan perbankan syariah. Kelima. Cit.

hlm. betapa Islam mengutamakan amal (kerja). karena dalam mudarabah. adalah problematika biaya dan profitabilitas.41 Dilihat dari segi pandangan Islam yang sangat luas. agar output yang dihasilkan benar-benar mampu menjawab berbagai permasalahan yang ada. Konsep & Aplikasinya di Indonesia keuntungan pribadi bukanlah merupakan pendorong utama didalam Islam. Pada umumnya nasabah lebih senang meminjam dana atas dasar mudarabah. 42 Jaques Austruy.42 Salah satu problematika mendasar yang dihadapi oleh para pakar maupun praktisi ekonomi syariah adalah masih minimnya kualitas dan kuantitas sumberdaya manusia yang memiliki penguasaan ilmu ekonomi yang berbasis pada syariah Islamiyyah. kemudian diimplementasikan dalam berbagai institusi ekonomi. Implikasinya adalah bank Islam harus melakukan supervisi dan terkadang mengelola secara langsung operasional suatu proyek yang didanainya. Walaupun harus diakui bahwa ketika berbagai pemikiran dan konsep ekonomi syariah ini pertama kali diperkenalkan. dibutuhkan tidak kurang dari 10 ribu SDM yang memiliki basis skill ekonomi syariah yang memadai. Namun kendala yang dihadapi pun tidaklah mudah. Perbankan yang beroperasi secara syariah tidak dapat menerima simpanan dari orang-orang yang ingin mendapat keuntungannya tanpa menanggung resiko apapun. masalah yang dihadapi oleh perbankan syariah adalah likuiditas berlebihan (excessive liquidity). atau bahkan meminjam dari bank konvensional dengan sistem bunga. sebagian dari kaum 41 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 343 hlm. tiap individu secara sukarela bekerjasama di dalam usaha tersebut. usaha-usaha pengembangan tersebut tidak untuk tujuan dirinya sendiri. Minimnya jumlah SDM yang memenuhi kualifikasi tersebut tentu saja mendorong berbagai kalangan yang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap ekonomi syariah untuk mengambil langkahlangkah yang bersifat solutif. Teori. Minimnya jumlah SDM yang memenuhi kualifikasi tersebut tentu saja mendorong berbagai kalangan yang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap ekonomi syariah untuk mengambil langkah-langkah yang bersifat solutif. tidak pula peningkatan GNP (pendapatan nasional kotor) merupakan satu-satunya ukuran bagi "pertumbuhan" menurut pengertian Islam. Dibutuhkan adanya kerja keras dan perencanaan yang matang. berbagi keuntungan tidak dibenarkan tanpa berbagi resiko. diperkirakan bahwa dalam jangka waktu sepuluh tahun kedepan. sekaligus merupakan tantangan bagi kalangan akademisi dan dunia pendidikan kita.. Kedua. Karena sesuai syariah. mengeksploitasi sumber-sumber alam secara maksimal dan peranan aktif negara dalam memberikan jaminan pertumbuhan secara adil. Ini merupakan peluang yang sangat prospektif. Sikap konservatif investor dan bank tersebut akan menimbulkan likuiditas berlebihan. Kemudian. membangun institusi pendidikan ekonomi syariah yang berkualitas tentu saja menjadi pilihan yang tidak dapat ditawarkan lagi. tidak semua nasabah bank Islam yang potensial menyetujui meminjamkan uangnya berdasarkan prinsip musyarakah atau kemitraan. Hal ini menyebabkan bank Islam terdorong untuk mencari proyek yang segera memberikan keuntungan. al-Islam wa’ltanmiyat al-iqtishadiyah. Ini dilakukan untuk mereduksi pengeluaran manajerial. jika suatu usaha mengalami kerugian maka bank akan menanggung beban kerugian yang lebih besar ketimbang partnernya. Problematika itu dapat kita kategorikan pada beberapa masalah yang diantaranya adalah: Pertama. Dan diantara langkah-langkah tersebut. Ketiga. Bank Islam pun cenderung menahan lebih banyak cadangannya (baik pada kasnya sendiri maupun bank sentral) sebagai perlindungan atas kerugian dan menjaga kepuasan para nasabah potensialnya. dimana bank Islam harus membayar keuntungan yang besar setiap tahun terhadap simpanan. Tentu saja bank Islam akan lebih cenderung mempertahankan rasio yang tinggi antara uang tunai dengan simpanannya bila dibandingkan dengan perbankan konvensional.18 Ekonomi Islam: Sejarah. Bank Islam pun harus mampu meminimalisir potensi kerugian dari investasi mudarabahnya dan mengamankan tingkat keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan bank-bank riba. Ibrahim At-Tahawi. adalah kurangnya deposito. Long gestation project (proyek dengan masa menunggu yang lama) dan proyek infrastruktur adalah proyek-proyek yang kurang menarik minat perbankan Islam. Usaha-usaha pengembangan umumnya bersifat sosial. 229-232. (Damaskus: Dar al-Fikr. Salah satu problematika mendasar yang dihadapi oleh para pakar maupun praktisi ekonomi syariah adalah masih minimnya kualitas dan kuantitas sumberdaya manusia yang memiliki penguasaan ilmu ekonomi yang berbasis pada syariah Islamiyyah. Dengan penekanan pada pokok ini Tahawi lebih jauh menyatakan. Menurut data Bank Indonesia. Akibatnya bank Islam harus memikul biaya tambahan yang tidak pernah terdapat pada pembukuan bank-bank berasas bunga. 1960). dan aspek ekonomi hanyalah salah satu dimensi. Tingginya kebutuhan SDM ini menunjukkan bahwa sistem ekonomi syariah semakin dapat diterima oleh masyarakat. Bank Islam terkadang kesulitan untuk . Op. 118. bank Islam akan lebih senang --dengan alasan resiko-berinvestasi atas dasar musyarakah ketimbang mudarabah. Jenis deposan seperti ini pada umumnya lebih cenderung untuk mendepositokan uangnya pada bank-bank yang beroperasi dengan sistem bunga/riba atau pada pasar modal (stock market). Tujuannya adalah suatu hidup sejahtera dengan segala dimensinya. Cit. Masalah keempat yang dihadapi selanjutnya adalah masalah pendanaan pinjaman untuk konsumsi. Ini dilakukan untuk mengantisipasi penarikan rekening tabungan yang dilakukan nasabah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Sebaliknya. Bank Islam bekerja dengan aturan yang sangat ketat dan memilih investasi yang halal dan sesuai syariah saja.

Khurshid Ahmad. maupun Ervin Laszio dalam 3rd Millenium. Teori. yang berarti bahwa bank-bank ini mungkin menghadapi kesulitan untuk menarik simpanan. prospek perbankan syariah kedepannya sangat cerah. perspektif dan pandangan-pandangan ekonomi syariah mempertimbangkan peradaban Islam sebagai sumber. Berkembangnya wacana ekonomi syariah sebagai sistem alternatif perekonomian yang ada. diantaranya adalah Chapra dalam bukunya The Turning Point. sehingga tidak mampu menciptakan pemerataan dan kesejahteraan secara lebih adil. Ini berarti bahwa sumber utama yang menjadi pedoman dan rujukan didalam mengembangkan ekonomi Islam adalah al-Quran dan Sunnah. bank Islam lebih efisien daripada bank komersial konvensional. 2003 . bank Islam cenderung mempertahankan rasio yang lebih tinggi antara uang tunai dan simpanan dibandingkan dengan bank konvensional. telah berusaha lama untuk keluar dari keadaan ini dengan mengajukan dan menawarkan berbagai gagasan ekonomi alternatif yang berlandaskan ajaran Islam. Karakteristik dan Landasan Filosofis Ekonomi Islam Menurut Didin Hafidhuddin. untuk kemudian dikembangkan didalam institusi ekonomi praktis. Artinya bahwa kondisi yang terjadi di masa kejayaan peradaban Islam mempengaruhi terhadap pembentukan perspektif dan pandangan ekonomi Islam. tidak lepas dari kekeliruan sejumlah premisekonomi konvensional. Sehingga. Society and The Rising Culture. Didin Hafidhuddin. Kedua.5 triliun. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 19 berada pada keadaan yang mengkhawatirkan. mereka kekurangan kesempatan untuk meminjamkan dananya. Science. terutama dalam masalah rasionalitas dan moralitas. lebih tinggi pada bank Islam bila dibandingkan dengan bank komersial konvensional. Sehingga untuk memperbaiki keadaan tersebut. termasuk bidang ekonomi tentunya. maupun konsumsi yang bertentangan dengan al-Quran dan Sunnah. Hal ini mengisyaratkan kepada kita bahwa ternyata bank Islam lebih konservatif daripada bank konvensional. Munculnya sikap semacam ini sebagai refleksi dari pemahaman bahwa ajaran agama Islam hanya mengatur pola hubungan yang bersifat individual antara manusia dengan Tuhannya saja. masih banyak permasalahan yang dihadapi oleh perbankan syariah. Hal ini telah diungkap oleh beberapa pakar ekonomi. persentase modal sendiri (equity) terhadap total aset adalah lebih tinggi pada bank Islam daripada bank konvensional. Begitu pula halnya dengan berbagai kebijakan dan regulasi yang dikeluarkan. maka volume usaha perbankan syariah baru mencapai angka 0. kita pun memiliki puluhan BPRS yang telah beroperasi di seluruh wilayah Indonesia. wajar jika kemudian banyak bank-bank konvensional yang membuka cabang syariah secara langsung maupun melalui konversi cabang-cabang konvensionalnya menjadi cabang syariah. The Challange and The Vision. Ilmu ekonomi konvensional sama sekali tidak mempertimbangkan aspek nilai dan moral dalam setiap aktivitas yang dilakukannya. yaitu: Pertama. Walau demikian. ada tiga karakteristik yang melekat pada ekonomi Islam. Yang terjadi justru ketimpangan dan kesenjangan yang luar biasa. atau dengan kata lain. Beberapa masalah Ada beberapa problematika yang muncul seiring dengan berkembangnya industri perbankan syariah. Ketiga. Keempat. bank Islam menunjukkan rasio keuntungan yang lebih tinggi daripada bank konvensional yang bergerak di negara yang sama. Sedangkan total volume usaha perbankan nasional secara keseluruhan mencapai angka Rp 1087 triliun. apalagi mengingat pangsa pasarnya yang sangat besar. muslimin banyak yang ragu dan tidak percaya. seperti Umar Chapra. untuk kemudian dikomparasikan dengan sistem konvensional yang ada. maka tidak ada jalan lain kecuali dengan membangun dan mengembangkan sistem ekonomi yang memiliki nilai dan norma yang dapat dipertanggung-jawabkan. distribusi. baik produksi. Ini menunjukkan bahwa bank Islam terikat pada modalnya dalam pemberian pinjaman. Begitu pula dengan rasio antara pinjaman dengan modal sendiri dan antara pinjaman dengan simpanan. tidak boleh ada satu aktivitas perekonomian pun.342 Ekonomi Islam: Sejarah. sebagaimana terbukti dari rasio pengeluaran non bunga dengan pendapatan kotor (gross revenue). yaitu sebesar Rp 2. Kalau kita persentasekan. Pertama. Pada kesempatan ini penulis mencoba untuk mengetengahkan suatu hasil riset yang dilakukan oleh Abdul Gader dan Al-Ghahani (1990) yang melakukan studi perbandingan tentang peranan bank komersial konvensional dan bank Islam dalam pembangunan ekonomi. dan tidak mengatur aspek-aspek lain yang berkaitan dengan mu`amalah yang berhubungan dengan interaksi dan pola kehidupan antar sesama manusia. dimana tidak ada satu bidang pun yang luput dari perhatian Islam. Perbankan Islam Sesungguhnya jika mau jujur. semuanya harus selaras dan sejalan dengan kedua sumber hukum tertinggi dalam ajaran Islam. Ini adalah bukti dari perolehan yang lebih tinggi terhadap kekayaan bersih atau modal pendapatan dari aset dan rasio total pendapatan operasional dengan total aset. Ada 4 poin penting yang didapat dari hasil riset tersebut. Kemudian yang kedua. dan yang lainnya. tetapi masih terdapat berbagai kelemahan dan kekurangan yang perlu untuk kita sempurnakan secara bersama-sama. yang 43 Lihat. inspirasi dan petunjuk pelaksanaan ekonomi Islam diambil dari al-Quran dan Sunnah Nabi saw. maka nilainya masih relatif kecil. Meskipun kalau dilihat dari volume usaha perbankan syariah jika dibandingkan dengan total keseluruhan volume usaha perbankan nasional. Sementara di tingkat kecamatan.23 persen. Padahal ajaran Islam adalah ajaran yang bersifat komprehensif dan universal. Dengan demikian.43 Para pakar ekonomi Islam sendiri. Analisis ini menunjukkan bahwa meskipun pendirian bank-bank Islam telah berjalan dengan lancar.

Waktu pencairan penjualan setiap saat Penalti tidak ada Biaya pembelian 0. BNI SECURITIES) dan outlet-outletnya serta di kantor-kantor cabang BNI Syariah. setiap kegiatan ekonomi haruslah senantiasa berada dalam koridor keadilan dan keseimbangan. Krisis ekonomi yang terjadi sejak pertengahan 1997. dan semakin tingginya tingkat kepercayaan masyarakat. dan berbagai aktivitas yang merugikan. telah semakin menyadarkan kita akan pentingnya mencari dan mengembangkan sistem ekonomi alternatif. Ketika saat ini kita berupaya untuk membangun kembali sistem perekonomian Islam. Regulasi Sistem Ekonomi Syari’ah Bank Sentral Islam. Formulir Pembukaan Rekening dapat diperoleh di Kantor Manajer Investasi (PT. sehingga menciptakan kesejahteraan. Hal ini berarti bahwa setiap manusia memiliki kebebasan untuk melaksanakan berbagai aktivitas ekonomi sepanjang tidak ada ketentuan Allah Swt yang melarangnya. yang mampu mencegah terjadinya konsentrasi kekayaan di tangan segelintir kelompok orang. Kemudian yang ketiga adalah kebebasan. Perkembangan perbankan syariah di Indonesia dalam satu dekade terakhir ini sangat pesat. yang masih berlangsung hingga saat ini. Ibid. keadilan. karena mengandung nilai dan filsafat yang sejalan dengan fitrah dan kebutuhan hidup manusia.45 44 45 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 341 9. Sedangkan landasan filosofis ekonomi Islam menurut Adiwarman Karim. daftar anggota direksi dan komisaris serta surat kuasa dari direksi kepada pejabat yang ditunjuk untuk melakukan transaksi dengan disertai fotokopi KTP atau Paspor dari yang memberi memberi dan diberi kuasa. prinsip keadilan dan keseimbangan.20 Ekonomi Islam: Sejarah. kondisi saat ini membutuhkan adanya dukungan yang kuat dari berbagai pihak agar sistem ekonomi berdasarkan syariah Islamiyah dapat terus tumbuh dan berkembang di Indonesia. prioritas. Sebuah Harapan Perkembangan perbankan syariah di Indonesia dalam satu dekade terakhir ini sangat pesat. maka pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana memenuhi kebutuhan SDM yang memiliki kualifikasi yang memadai. Perkembangan perbankan syariah ini merupakan sebuah fenomena yang sangat menarik dan unik. Setiap pemodal yang ingin membeli Unit penyertaan BNI Dana Syariah dan/atau BNI DanaPlus Syariah terlebih dahulu diharuskan untuk mengisi Formulir pembukaan Rekening dengan melampirkan fotocopi identitas diri (KTP/SIM/Paspor untuk Pemegang Unit Penyertaan perorangan) dan fotocopi akte pendirian perusahaan. Yang kedua. terbagi atas empat hal. yaitu dimana kita meyakini akan kemahaesaan dan kemahakuasaan Allah swt didalam mengatur segala sesuatunya. Karena itu. maka nilai-nilai dan norma-norma ekonomi yang pernah diterapkan oleh Rasulullah saw bersama para sahabat harus dihidupkan kembali. maupun atribut-atribut keduniaan lainnya. Sehingga seluruh aktivitas. prinsip tauhid. termasuk ekonomi. 11. Tentu saja. termasuk mekanisme perolehan rizki. Sedangkan yang ketiga. Hal ini terlihat dari semakin tumbuh dan berkembangnya industri perbankan Islam di tanah air. tanpa membedakan suku. Selanjutnya yang keempat adalah pertanggung-jawaban. penimbunan. 10. karena fenomena ini terjadi justru di saat kondisi perekonomian nasional Ibid. dan semakin tingginya tingkat kepercayaan masyarakat. yaitu: Pertama. harus dilaksanakan sebagai bentuk penghambaan kita kepada Allah Swt secara total. tidak berlakunya riba. Hal ini terlihat dari semakin tumbuh dan berkembangnya industri perbankan Islam di tanah air. benar-benar mencerminkan pelaksanaan ajaran Islam secara utuh. tidak ada spekulasi.000. Masyarakat sangat merindukan munculnya berbagai institusi ekonomi yang dapat mewujudkan keadilan ekonomi guna mempersempit kesenjangan sosial. dan etika ekonomi komunitas muslim pada periode awal perkembangan Islam. agama. Sebagaimana diketahui bersama. Urgensi Kurikulum Ekonomi Syariah Setelah menyadari akan pentingnya penerapan sistem ekonomi Islam secara menyeluruh. 13. Return dihitung berdasarkan perubahan NAB Minimum pencairan penjualan Rp. Perlu disadari bahwa sistem ekonomi Islam ini tidak hanya diperuntukkan bagi kaum muslimin saja. bahwa ekonomi Islam bertujuan untuk menemukan dan menghidupkan kembali nilai-nilai. tetapi juga memberikan dampak positif kepada kalangan non muslim lainnya. Sistem perekonomian yang dibangun pada masa itu.500. Masyarakat sangat merindukan munculnya berbagai institusi ekonomi yang dapat mewujudkan keadilan ekonomi guna mempersempit kesenjangan sosial. yang menjadi dasar kesejahteraan manusia. Nilainilai seperti kejujuran. Hal ini memberikan keyakinan kepada kita bahwa sistem ekonomi Islam ini merupakan solusi di masa yang akan datang. ras. 14. benar-benar diterapkan dalam kehidupan perekonomian. Konsep & Aplikasinya di Indonesia selanjutnya diterapkan pada kondisi saat ini. bahwa komunitas yang dibangun oleh Rasulullah Saw merupakan komunitas terbaik yang pernah ada sepanjang sejarah peradaban manusia. Artinya bahwa manusia harus memikul seluruh tanggung jawab atas segala keputusan yang telah diambilnya.75% dari investasi Penjualan kembali atau pengalihan tanpa biaya Proyeksi pencairan penjualan T +1 (maksimum T+7)/bursa Tata cara Pembukaan Rekening dan Pembayaran. 15. . 12. Teori. NPWP.44 Berbagai karakteristik dan landasan filosofis di atas memberikan panduan kepada kita didalam proses implementasi ekonomi Islam.

Sertifikat Investasi Mudharabah antar bank serta efek-efek lain yang bersifat syariah dan max. Dana awal penerbitan sebesar Rp.12.500 juta 2.l. SWBI. Keuntungan Berinvestasi di BNI Reksadana Syariah 1. Tujuan Investasi BNI Dana Syariah adalah memberikan tingkat pertumbuhan yang stabil dalam jangka panjang kepada para pemodal yang berpegang kepada Syariah Islam dengan hasil investasi yang bersih dari unsur riba' dan gharar. Pembayaran penjualan kembali selambat-lambatnya 7 hari kerja (t+7). Imbalan jasa kustodian pertahun max. Pembelian reksadana dapat dilakukan dioutlet bni securities dan bni syariah 6. Langkah yang dapat dilakukan oleh perguruan tinggi. Minimum pembelian setiap kali Rp. Bebas Pajak (bukan objek pajak) 4. 5. yang disertai oleh komprehensifitas analisis. Pembayaran penjualan kembali selambat-lambatnya 7 hari kerja (t+7). Total unit penyertaan sebesar Rp.48% sd. ---$€£¥--- . saham prinsip syariah (jii) 4. 7. Bahkan jika memungkinkan dibukanya jurusan ekonomi Islam secara tersendiri.1. diantaranya ialah memperbaiki dan menyempurnakan kurikulum pendidikan ekonomi. Terjangkau (minimum pembelian Rp.0. Teori. dimana sudah saatnya ada ruang bagi pengkajian dan penelaahan ekonomi syariah secara lebih mendalam dan aplikatif.000.l. BNI Danaplus Syariah 1. termasuk perguruan tinggi. beserta kurikulumnya menjadi sangat signifikan. Komposisi portofolio min.340 Ekonomi Islam: Sejarah. Pengalihan ke reksadana non syariah tidakdikenakan biaya 8. Tujuan Investasi BNI DanaPlus Syariah adalah memberikan tingkat pertumbuhan nilai investasi yang lebih baik dan optimal dalam jangka panjang kepada para pemodal yang berpegang kepada Syariah Islam dengan hasil investasi yang bersih dari unsur riba' dan gharar. Bebas biaya pencairan (tidak dikenakan penalti) 7. audit 1x setahun) 5. peran institusi pendidikan. 98% di efek pendapatan tetap a.2.50% pada efek yang bersifat ekuitas a. 10. Mudah dijangkau dari segala penjuru (ATM.CD Mudharabah Muqayaddah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 21 12. CD Mudharabah Mutlaqah.Phoneplus) Tentu dalam hal ini. Likuiditas Terjamin (dapat dicairkan sewaktu-waktu) 3. Transparan (investasi ditentukan didepan. 11. Imbalan jasa MI pertahun max.75% dan biaya penjualan kembali 0%.5 milyar 3.000. Hasil yang optimal (dibanding deposito) 8. dimana ilmu ekonomi Islam dikembangkan dengan memadukan pendekatan normatif keagamaan dan pendekatan kuantitatif empiris. Fasilitas bebas pajak atas return yang diterima dari investor 9. 1 juta atau maksimum 2% dari total unit yang dijual.1% berdasarkan NAB dihitung secara harian dan dibayar setiap bulan. Biaya pembelian sebesar 0.25% dari NAB harian dan dibayar setiap bulan. Pengelolaan Portofolio yang profesional 6. Obligasi Syariah.

Total unit penyertaan sebesar Rp. 4.80% sd.22 Ekonomi Islam: Sejarah. Imbalan jasa kustodian pertahun max.1% berdasarkan NAB dihitung secara harian dan dibayar setiap bulan 11. tetapi mereka tidak pernah tahu berapa jumlah pembagian hasil sebenarnya yang akan mareka terima sebelum usaha itu berhasil atau tidak.75% dan biaya penjualan kembali 0%. jumlah pembagian hasil yang diterima belumlah diketahui secara pasti sebelum usaha itu berhasil atau gagal. Biaya pembelian sebesar 0.98% di efek pendapatan tetap a. keuntungan dan kerugian adalah menjadi tanggung jawab bersama.0.max. Sertifikat Investasi Mudharabah antar bank serta efek-efek lain yang bersifat syariah. Teori. Obligasi Syariah SWBI.CD Mudharabah Mutlaqah. Komposisi portofolio min. Pengalihan ke reksadana non syariah tidak dikenakan biaya 9. Dana awal penerbitan sebesar Rp. 6.l. Dengan kata lain.500 juta 2. Sedangkan dalam ekonomi Islam baik dalam bentuk usaha mudharabah mahupun musyarakah. Imbalan jasa MI pertahun max.5 milyar 3. Mereka hanya tahu persentase pembagian hasil. Dalam sistim ini. . peminjam harus membayar pinjaman plus bunganya. dari total unit yang dijual. CD Mudharabah Muqayaddah. Jenis Reksadana Syariah BNI Dana Syariah 1.25% dari NAB harian dan dibayar setiap bulan. Fasilitas bebas pajak atas return yang diterima dari investor 10. berhasil atau tidak bisnis para peminjam modal. 8. 1 juta atau maksimum 2% 5. Pembelian reksadana dapat dilakukan di outlet BNI Securities dan BNI Syariah 7. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 339 mempertimbangkan apakah dana yang dipinjam itu berhasil dibisniskan atau tidak.12. Perbedaan pembagian hasil yang pre-determined (exante) dalam sistim ekonomi ribawi inilah yang menyebabkan terjadinya ketidakadilan dalam ekonomi umat sehingga ianya dilarang oleh Islam dibandingkan dengan sistim ekonomi Islam yang pembagian hasilnya berdasarkan post-determined (ex-post) yang jauh lebih adil dan mensejahterakan umat Reksadana Syariah Pengertian Dan Definisi Reksadana Syariah Reksa Dana Syariah adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal sebagai pemilik harta ( shabib al-mal/rabb al-mal) untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi sebagai wakil shahib al-mal menurut ketentuan dan prinsip Syariah Islam. Minimum pembelian setiap kali Rp.

338

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sejarah Ekonomi Islam

23

pinjam meminjam dana yang digunakan untuk berbisnis adalah "Sistim Bagi Hasil" (Profit-Loss Sharing). secara umum, sistim bagi hasil ini ada yang disebut dengan mudharabah, yaitu bentuk usaha bisnis yang dilakukan oleh dua partai dimana dalam menjalankan usaha bisnis ini satu partai adalah bertindak sebagai pemodal dan partai lainnya bertindak sebagai pelaksana bisnis (enterpreneur). Sementara itu, musyarakah dimaksudkan sebagai suatu bentuk usaha bisnis/syarikat yang modalnya di biayai oleh semua partai yang terlibat dalam bisnis tersebut. Kedua bentuk bisnis ini, jauh lebih berkeadilan dibandingkan dengan bentuk bisnis dalam ekonomi konvensional, sebab apapun keuntungan atau resiko yang terjadi terhadap bisnis ini, ke semua partai yang terlibat dalam bisnis ini memiliki hak yang sama terhadap hasil usaha yang diperoleh. Bila bisnis mereka berjaya, maka semua partai akan menerima keuntungan dan sebaliknya, bila bisnis mereka bankrut maka kerugianpun harus ditanggung bersama. Jumlah pembagian keuntungan yang akan diperoleh mereka dalam mudharabah adalah berdasarkan penjanjian bersama, katakanlah 60% untuk pembagi modal dan sisanya, 40% untuk mereka yang memenej bisnis. Namun, bila usaha mudharabah mengalami kerugian, maka pelaksana tidak bertanggung jawab atas kehilangan modal yang disumbangkan pemodalnya. Ini tidak berarti para pelaksana tidak mengalami kerugian apapun, sebab ianya juga dirugikan atas jasa dan jerih payahnya yang disumbangkan untuk memajukan bisnis mereka. Dengan kata lain, pemodal rugi atas modalnya, dan pelaksana rugi atas usaha dan jerih payahnya. Sedangkan dalam musharakah, ada dua pendapat cara pembagian keuntungan yang diadopsikan. Pertama, pembagian keuntungan biasanya dibahagikan berdasarkan besarnya jumlah modal masing-masing yang diinvestasikan dalam bisnis mereka. Sebagai contoh, dalam menjalankan usaha bisnis "Emping Melinjo" yang memerlukan modal Rp100.000.000,- si A menginvestasi Rp70.000.000,- dan si B sisanya didanai oleh si B sebanyak Rp30.000.000,-. Maka pembahagian hasil keuntungan adalah 70% untuk si A dan 30% untuk si B berdasarkan jumlah proporsi modal yang mereka tanamkan. Semakin besar jumlah modal yang diinvestasikan, maka semakin besar bahagian keuntungan yang diperoleh. Sedangkan, sistim pembagian hasil kedua adalah keuntungan itu dibahagikan berdasarkan proporsi usaha dan jerih payah yang diberikan dalam menjayakan bisnis mereka. Seperti halnya dalam pembagian keuntungan, kerugian yang dialami mereka juga harus ditanggung bersama. Apapun dasar pembagian hasil yang dibuat, namun pembagian keuntungan itu haruslah berdasarkan kesepakatan bersama dan kerugian yang terjadipun hendaklah betul-betul disebabkan oleh faktor-faktor yang tidak dapat dielakkan dan bukan disebabkan oleh faktor kesengajaan.Bila kita melihat dalam sistim ekonomi ribawi (bunga), peminjam sudah ditentukan besarnya jumlah bunga yang harus dibayarkan ke bank dengan tidak

| BAB 2 |

Sejarah Ekonomi Islam

T

ujuan mulia diutusnya Rasulullah saw di muka bumi adalah membangun masyarakat yang berbudaya dan berperadaban, hal itu merupakan salah satu tujuan utama dari makna al-Qur’an diturunkan di dunia ini. Langkah-langkah utama yang diambil beliau adalah merekontruksikan secara mendasar pemahaman manusia terhadap keberadaannya di dunia. Dimulai dari hal-hal yang mendasar dan mulia (summum button) dalam bertingkah dan berperilaku (muamaalah) diantara sesamanya. Masalah muaMaalah menjadi bagian penting dari perkembangan masyarakat, yang akhirnya sangat menentukan kebijakan politik. Di mana kebijakan politik cendrung lebih dominan dalam mempengaruhi kehidupan masyarakat. Demikian juga dengan perkembangan ekonomi Islam, menjadi suatu yang tidak dapat dipisahkan dari perkembangan sejarah Islam. Walaupun sejumlah literatur tidak secara implisit menyebutkan keberadaan pemikiran ekonomi Islam, tetapi karena adanya perkembangan ekonomi Islam di masa sekarang, maka hal itu tidak dapat dipisahkan dari perkembangan sosial kemsyarakatan. Di samping itu, ekonomi Islam bukan ilmu spesifik yang menjadi alasan untuk dipisahkan dari perkembangan sosial kemasyarakatan di masa Rasullah saw dan Khulafaurasyidin. Sekalipun demikian, bukan berarti pemikiran tentang ekonomi Islam minim. Potensi pemikiran ekonomi Islam sangat potensial, sejalan karena tidak adanya pemisahan antara satu urusan dengan urusan lain dalam mencari keridhaan Allah. Mengapa saat ini perkembangan pemikiran ekonomi Islam kurang dikenal dan kurang pengaruhnya dalam kehidupan masyarakat? Faktor

24

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia

337

utamanya adalah karena kajian-kajian pemikiran ekonomi Islam kurang tereksplorasi di tengah maraknya dominasi ilmu ekonomi konvensional yang lebih banyak digunakan pada saat ini, baik di negara maju maupun negara berkembang. Akibatnya, perkembangan ekonomi Islam, yang telah ada sejak awal abad ke-7 M, kurang begitu dikenal masyarakat. Hal ini menjadikan pemikiran-pemikiran ekonomi Islam kurang mendapat perhatian yang baik, sebab masyarakatnya juga kurang mendapat informasi yang memadai. Tabel 1 Perkembangan Pemikiran Ekonomi Islam
Periode 632-656 M 656-661 M Rasulullah saw Tokoh Ekonomi Muslim

Pemikiran Ekonomi Islam di masa Khulafaurashydin. Abu Bakar Siddiq (632-634) Umar Bin Khatab (634-644), Usman bin Affan, (644-656) Ali bin Abi Thalib (656-661). 738-1037 Pemikiran Ekonomi Islam Periode Awal M Zayd bin Ali (738), Abu Hanifah (767 M), Awzai (774 M), Maalik (798 M), Abu Yusuf (798 M), Muhammad bin Hasan Al-Shaybani (804 M), Yahya bin Dam (818 M), Shafii (820 M), Abu Ubayd (838 M), Ahmad bin Hambali (855 M), Yahya Bin Hambali (855 M), Yahya bin Umar (902 M), Qudama bin Jafar (948 M), Abu Jafar al Dawudi (1012 M), Mawardi (1058 M) Hasan Al-Bashri (728 M), Ibrahim bin Dam (874 M), Fudayl bin Ayad (802 M) Ma’ruf Karkhi (815 M), Dzul Nun Al Misri (859 M), Ibn Maskawih (1030 M), al Kindi (1873 M), Farabi (950 M), Ibnu Sina (1037 M). 1058– Pemikiran Ekonomi Islam Periode Kedua. 1448 M Al-Ghazali (1111), Ibnu Taimiyah (1328), Ibnu Khaldum (1040), Syamsuddin Al-Sarakhsi (1090), Nizamul Mulk Tusi (1093), Ibnu Mas’ud Al-Kasani (1182), Al-Shaizari (1193) Fakhrudiin Al-Razi (1210), Najnudin Al-Razi (1256) Ibnu Ukhuwa (1329), Ibnu Qoyyim (1350), Muhhamd bin Abdulrahman Al-Habashi (1300) Abu Ishaq Al-Shatibi (1388), Al-Maqrizi (1441), Al-Qushayri (857) Al-Hujwari (1096), Abdul Qadir Jailani (1169) Al-Attar (1252), Ibnu Arabi (1240) Jalaludin Rumi (1274) Ibnu Baja (1138) Ibnu Tufayl (1185), Ibnu Rusyd (1198). 1446Pemikiran Ekonomi Islam Periode Ketiga 1931 M Shah Walilullah Al-Dhelhi (1762), Muhammad bin Abdul Wahab (1787), JaMaaluddin Al-Afghani (1897), Mufti Muhammad Abduh (1905) Muhammad Iqbal (1938), Ibnu Nujaym (1562), Ibnu Abidin (1836), Syeh Ahmad Sirhindi (1524). 1931 – Pemikiran Ekonomi Islam Periode Lanjut Sekarang Muhammad Abdul Mannan (b.1938), Muhammad Najatullah Siddiqi (b. 1931), Syed Nawad Haider Naqvi (b. 1935), Monzer Kahf, Sayyid Mahmud Taleghani. Muhammad baqir as Sadr, Umer Chapra. Sumber: M. Nejatullah Siddiqi (1995), M. Aslam Hannef (1995) dan A. Karim (2001).1

Sejarah Ekonomi Islam Masa Rasulullah saw Pemikiran Ekonomi Islam diawali sejak Nabi Muhammad saw diutus sebagai seorang Rasul (utusan Allah). Rasulullah saw mengeluarkan sejumlah
Diriwayatkan oleh al-‘Uqaili di dalam kitab Adh-Dhu’afa, Abu Mu’aim di dalam kitab al-Hulliyah dan Abu al-hasan Ibnu Abdu Kuwaih di dalam kitab Tsalatsatu Majalis lewat jalur periwayatan Sufyan dari Hajjaj dari Yazid ar-Ruqasyi dari Anas bin Malik dengan derajat marfu.
1

tingkat bunga di Indonesia, katakanlah, 17% dengan tingkat inflasi 15%, maka tingkat bunga riel adalah 2% (17%-15%). Ini berarti walaupun tingkat bunga nominal (tingkat bunga sebelum dikurangi dengan tingkat inflasi) tinggi di Indonesia, ini tidak secara otomatis akan mempengaruhi investor untuk membeli Rupiah, karena pada dasarnya tingkat bunga riel di Indonesia jauh lebih rendah dibandingkan dengan tingkat bunga riel di negara-negara lain. Inilah penyebab utama semakin menurunnya nilai (depresiasi) Rupiah akibat rendahnya permintaan akan Rupiah. Tinggi rendahnya nilai Rupiah sangat dipengaruhi oleh jumlah permintaan dan penawaran Rupiah di pasar uang. Semakin banyak jumlah permintaan mata uang Rupiah, maka semakin tinggi nilai mata uang Rupiah, dan sebaliknya. Begitu juga dengan penawaran, semakin tingginya jumlah Rupiah yang beredar di pasar, sementara permintaan akan Rupiah rendah, maka nilai rupiah akan menurun, dan sebaliknya. Sebenarnya, inilah yang sedang berlaku di Indonesia, dimana jangankan businessman asing, para businessman dalam negeripun lebih cenderung membeli Dolar atau mata uang asing lainnya dengan menjual Rupiah di pasar valuta asing. Ini juga bermakna semakin berkurangnya dana asing yang masuk ke Indonesia, ditambah lagi dengan larinya dana dalam negeri ke luar sehingga akan sangat mempengaruhi ketersediaan dana yang memadai sebagai modal pembangunan ekonomi. Hal ini jelas semakin memperparah penurunan nilai mata uang Rupiah dan semakin minimnya dana asing dan lokal yang tersedia untuk pembangunan ekonomi, yang pada gilirannya, akan menyebabkan krisis ekonomi terjadi berkepanjangan. Memang, harus diakui bahwa semakin rendahnya nilai Rupiah, maka semakin memperkuat daya saing komoditas eksport Indonesia di pasar internasional karena relatif murahnya harga komoditas eksport tersebut di pasar internasional bila dibeli dengan mata uang asing. Tetapi, penurunan nilai Rupiah ini tidak akan memberi pengaruh signifikan sebab kebanyakan komposisi bahan mentah komoditas eksport Indonesia adalah terdiri dari bahan mentah yang diimport dari negara luar. Dengan kata lain, kenaikan harga barang mentah akibatnya tingginya nilai mata uang (appresiasi) asing jelas akan menyebabkan biaya untuk memproduksikan komoditas eksport tersebut akan bertambah mahal sehingga produk akhir komoditas itu harus dijual dengan harga yang mahal pula. Ini menunjukkan bahwa penurunan nilai Rupiah tidak akan memberi kelebihan daya saing eksport Indonesia di pasar internasional. Permasalahan di atas, sebenarnya, tidak pernah terjadi kalau sistim ekonomi Islam diadopsi dalam sistim ekonomi negara. Kenapa tidak? Karena nilai uang tidak akan dipengaruhi oleh perbedaan tingkat bunga riel sebab ekonomi Islam tidak mengenal sistim bunga (riba). Inilah yang menyebabkan nilai uang dalam ekonomi tanpa bunga tidak mengalami volatilitas yang membahayakan.Solusi ekonomi Islam terhadap bunga (riba) dalam sistim

336

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sejarah Ekonomi Islam

25

lebih besar diperolehi akibat tingginya tingkat bunga. Terakhir, bunga dianggap sebagai tambahan biaya produksi bagi para businessman yang menggunakan modal pinjaman. Biaya produksi yang tinggi tentu akan memaksa perusahaan untuk menjual produknya dengan harga yang lebih tinggi pula. Melambungnya tingkat harga, pada gilirannya, akan mengundang terjadinya inflasi akibat semakin lemahnya daya beli konsumen. Semua dampak negatif sistim ekonomi ribawi ini secara gradual, tapi pasti, akan mengkeroposkan sendi-sendi ekonomi umat. Kehadiran krisis ekonomi tentunya tidak terlepas dari pengadopsian sistim ekonomi ribawi seperti disebutkan di atas. Bagaimana skenario sistim ekonomi ribawi akan menggerogoti sendisendi ekonomi umat, secara detail dapat disebutkan sebagai berikut. Dalam dunia perbankan yang menganut sistim ribawi tingkat bunga dijadikan acuan untuk meraih keuntungan para pemberi modal. Bank tidak mahu tahu apakah para peminjam memperoleh keuntungan atau tidak atas modal pinjamannya, yang penting para peminjam harus membayar modal pinjamannya plus bunga pinjaman. Semakin tinggi tingkat bunga dalam sebuah negara, maka semakin tinggi tingkat keuntungan yang diperoleh para pemberi modal dan semakin merusak sendi-sendi ekonomi umat akibat dampak negatif sistim ekonomi ribawi dalam masyarakat. Demikian pula, akibat terlalu tingginya tingkat bunga yang dibebankan kepada para meminjam, maka semakin sukarnya para peminjam untuk melunasi bunga pinjamannya. Apalagi dalam sistim ekonomi konvensional, biasanya pihak bank tidak terlalu selektif dalam meluncurkan kreditnya kepada masyarakat. Pihak bank tidak mahu tahu apakah uang pinjamannya itu digunakan pada sektor-sektor produktif atau tidak, yang penting bagi mereka adalah semua dana yang tersedia dapat disalurkan kepada masyarakat. Sikap bank yang beginilah yang menyebabkan semakin tingginya kredit macet dalam ekonomi akibat semakin menunggaknya hutang peminjam modal yang tidak sanggup dilunasi ketika jatuh tempo kepada pihak bank. Akibatnya, bank-bank akan memiliki defisit dana yang dampaknya sangat mempengaruhi tingkat produksi dalam masyarakat. Nilai Mata Uang Selanjutnya, sistem ekonomi ribawi juga menjadi punca utama penyebab tidak stabil nilai uang (currency) sesebuah negara. Karena uang senantiasa akan berpindah dari negara yang tingkat bunga riel yang rendah ke negara yang tingkat bunga riel yang lebih tinggi akibat para spekulator ingin memperoleh keuntungan besar dengan menyimpan uangnya dimana tingkat bunga riel relatif tinggi. Usaha memperoleh keuntungan dengan cara ini, dalam istilah ekonomi disebut dengan arbitraging. Tingkat bunga riel disini dimaksudkan adalah tingkat bunga minus tingkat inflasi. Sebagai contoh, bila

kebijakan yang menyangkut berbagai hal yang berkaitan dengan masalah kemasyarakatan, selain masalah hukum (fiqh), politik (siyasah), juga masalah perniagaan atau ekonomi (muaMaalah). Permasalahan ini menjadi salah satu pusat perhatian utama Rasulullah saw, karena merupakan pilar penyangga keimanan yang penting. Sebagaimana diriwayatkan oleh Muslim, Rasulullah saw bersabda, “Kemiskinan membawa orang kepada kekafiran”.2 Sudah pasti, upaya mengentas kemiskinan merupakan bagian dari kebijakan-kebijakan sosial yang dikeluarkan Rasulullah saw. Lebih aktual lagi, bahwa Muhammad Rasulullah sangat memperhatikan perihal ekonomi umat Islam adalah ketika Islam telah memiliki sebuah wilayah, yakni Madinah. Masjid sebagai pusat peradaban dan kebudayaan Islam, di masa Rasulullah telah difungsikan selain sebagai pusat ibadah (ritual) juga sebagai pusat komando operasi militer, pemerintahan dan pusat perekonomian. Di masa ini Rasulullah menjadikan masjid sebagai pusat penerimaan dan pendistirbusian zakat serta keuangan lainnya.3 Periode kerasulan, Nabi Muhammad diberi amanat yang sangat besar tidak hanya mengembangkan dakwah Islam, tetapi juga membina dan membangun budaya dan peradaban umat. Beliau dalam melaksanakan tugasnya tidak mendapatkan upah atau gaji sedikitpun dari negara, kecuali hadiah kecil yang umumnya berupa bahan makanan. Salah satu pemimpin kaum (Hazrat Anat) menawarkan miliknya kepada Rasulullah saw yang kemudian diberikan kepada Ummul Yaman, seorang Ibu pengasuh.4 Rasullah saw mendirikan majelis Syura, majelis ini terdiri dari pemimpin kaum yang sebagian dari mereka bertanggung-jawab mencatat wahyu. Pada tahun ke-6 hijrah, sekretaris dengan bentuk yang sederhana telah dibangun. Utusan negara telah dikirim ke berbagai raja dan pemimpin-pemimpin. Orang-orang ini mengerjakan tugasnya dengan sukarela dan membiayai hidupnya dari sumber independen, sedangkan pekerjaan sangat sederhana tidak memerlukan perhatian penuh. Pada masa Rasulullah saw tidak ada tentara forMaal, semuanya muslim yang mampu boleh menjadi tentara. Mereka tidak mendapat gaji tetap, tetapi mereka diperboleh mendapatkan bagian dari rampasan perang. Rampasan perang meliputi senjata, kuda, unta dan barang-barang bergerak lain yang didapatkan dalam perang. Situasi berubah setelah turunya surat alAnfal (8) ayat 41: “Ketahuilah sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk
H.R. Muslim. Agustianto, “Peran Masjid Dalam Edukasi Ekonomi Syariah”, dalam www. esyariah.ORG. 4 Shibli Nu’mani, Seeratum-Nabi (urdu) Matbee Maarif Azamgarh, 6th print Vol 1, p. 287 dalam MA Sabzwri, Sistem Ekonomi Fsiskal, Pada Masa Pemerintahan Nabi Muhammad saw, dalam Adiwarman (2001), Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam, The Internasional Institut of Islamic Thought (IIIT), Jakarta, h. 28.
3 2

26

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia

335

Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnu Sabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqaan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan, Dan Allah Kuasa atas segala sesuatu.” Selain pertempuran-pertempuran kecil, perang pertama antara orangorang Mekkah dan muslim terjadi di Badar. Perang ini orang Mekkah menceritakan kekalahan dan banyak yang ditawan oleh orang muslim. Rasulullah saw menetapkan besar uang tebusannya rata-rata 4.000 dirham untuk tiap tawanan. Tawanan yang miskin dan tidak dapat memberikan jumlah tersebut diminta untuk mengajar membaca sepuluh orang anak muslim. Melalui tebusan tersebut kaum muslim menerima uang.5 Rasulullah saw juga mengadopsi praktik yang lebih manusiawi terhadap tanah pertanian yang ditaklukan sebagai fai’ atau tanah dengan pemilik umum. Tanah-tanah ini dibiarkan dimiliki oleh pemilik dan menanam asal, sangat berbeda dari praktik kekaisaran Romawi dan Persia yang memisah-misahkan tanah-tanah ini dari pemiliknya dan membagikannya buat para elite militernya dan para prajuritnya. Semua tanah yang dihadiahkan kepada Rasulullah saw (iqta’) relatif lebih kecil jumlahnya dan terdiri dari tanah-tanah yang tidak bertuan. Kebijakan ini tidak hanya membantu mempertahankan kesinambungan kehidupan administrasi dan ekonomi tanah-tanah yang dikuasai, melaikan juga mendorong keadilan antara generasi dan mewujudkan sikap egaliter dalam Islam.6 Dalam bidang ekonomi, bangsa Arab telah mencapai perkembangan yang pesat. Mekah bukan saja merupakan pusat perdagangan lokal melainkan sudah menjadi jalur perdagangan dunia yang sangat penting saat itu, yang menghubungkan antara Utara (Syam), Selatan (Yaman), Timur (Persia) dan Barat (Mesir dan Abbessinia). Keberhasilan Mekkah menjadi pusat perdagangan internasional ini karena kejelian Hasyim 7 , tokoh penting suku Quraisy yang merupakan kakek buyut Muhammad saw, dalam mengisi kekosongan peranan suku bangsa lain di dalam bidang perdagangan di Mekkah sekitar abad keenam Masehi. Peredaran dagang mereka sempat dikisahkan Al-Qur’an: “Tuhan telah membinasakan kaum Quraisy dalam perjalanan di musim dingin dan musim panas. Karena itu hendaklah mereka menyembah Tuhan Kakbah ini, yang telah memberikan mereka makan di waktu kelaparan dan mengamankan mereka dari ketakutan.”.8

kemaslahatan bagi umat baik di dunia mahupun di akhirat kelak. Sebaliknya, pelanggaran syari'at Islam baik yang dilakukan dengan sengaja mahupun tidak, pasti akan mengundang malapetaka (ganjaran setimpal) langsung atau tidak langsung dari Allah swt. Krisis ekonomi adalah merupakan salah satu contoh malapetaka atau cobaan Tuhan terhadap makhluk-Nya yang telah terlalu jauh melaksanakan aktivitas ekonomi melenceng dari rel al-Qur'an dan Sunnah, seperti melegalkan riba merajelala berlaku di tengah-tengah ekonomi umat. Ekonomi Ribawi Islam telah mengharamkan riba untuk dipraktekkan dalam sistim ekonomi umatnya. Inilah yang menjadi pembeda utama antara sistim ekonomi Islam dengan ekonomi konvensional. Pelarangan riba dalam ekonomi Islam bukanlah tidak beralasan. Menurut Prof. A. M. Sadeq (1989) dalam artikelnya "Factor Pricing and Income Distribution from An Islamic perspective" yang dipublikasikan dalam Journal of Islamic Economics, menyebutkan bahwa pengharamkan riba dalam ekonomi, setidaknya, disebabkan oleh; Pertama, sistim ekonomi ribawi telah menimbulkan ketidakadilan dalam masyarakat terutama bagi para pemberi modal (bank) yang pasti menerima keuntungan tanpa mahu tahu apakah para peminjam dana tersebut memperoleh keuntungan atau tidak. Kalau para peminjam dana mendapatkan untung dalam bisnisnya, maka persoalan ketidakadilan mungkin tidak akan muncul. Namun, bila usaha bisnis para peminjam modal bankrut, para peminjam modal juga harus membayar kembali modal yang dipinjamkan dari pemodal plus bunga pinjaman. Dalam keadaan ini, para peminjam modal yang sudah bankrut seperti sudah jatuh di timpa tangga pula, dan bukankah ini sesuatu yang sangat tidak adil? Kedua, sistim ekonomi ribawi juga merupakan penyebab utama berlakunya ketidakseimbangan antara pemodal dengan peminjam. Keuntungan besar yang diperoleh para peminjam yang biasanya terdiri dari golongan industri raksasa (para konglomerat) hanya diharuskan membayar pinjaman modal mereka plus bunga pinjaman dalam jumlah yang relatif kecil dibandingkan dengan milyaran keuntungan yang mereka peroleh. Padahal para penyimpan uang di bank-bank adalah umumnya terdiri dari rakyat menengah ke bawah. Ini berarti bahwa keuntungan besar yang diterima para konglomerat dari hasil uang pinjamannya tidaklah setimpal dirasakan oleh para pemberi modal (para penyimpan uang di bank) yang umumnya terdiri dari masyarakat menengah ke bawah. Ketiga, sistim ekonomi ribawi akan menghambat investasi karena semakin tingginya tingkat bunga dalam masyarakat, maka semakin kecil kecenderungan masyarakat untuk berinvestasi. Masyarakat akan lebih cenderung untuk menyimpan uangnya di bank-bank karena keuntungan yang

Adiwarman A Karim, (2001), Ibid, hlm. 29. Umer Chapra (2001), Masa Depan Ilmu Ekonomi, Sebuah Tinjauan Islam, (Jakarta: Gema Insani Press), hlm. 156. 7 Aunur Rahim Faqih,dkk (ed.), “Pemikiran dan Peradaban Islam”, Yogyakarta: UII Press, Hlm. 24. 8 Al Qur’an, surat Quraisy (106) ayat 1-4.
6

5

agar mareka kembali (ke jalan yang benar)".10 Sampai tahun ke-4 hijrah. Dimana bahagian pertama tulisan ini coba menyingkapi dampak negatif ekonomi ribawi dan pengaruhnya terhadap nilai mata uang. Ibid.dan janganlah kamu merugikan manusia pada hak-haknya dan janganlah kamu merajalela di muka bumi dengan membuat kerusakan"(Q. bahkan berusaha membunuh Rasulullah saw. aspek etika ekonomi (economic ethical aspects). dan janganlah kamu berkeliaran di muka bumi Allah dengan berbuat kerusakan" (Q. barang-barang yang dikenai zakat. 30.11 Semua milik Banu Nadir yang ditinggalkan menjadi milik Rasulullah saw menurut ketentuan alQur’an. suatu suku yang tinggal di pinggiran Madinah. 30. hlm. bahagian terakhir tulisan ini akan melihat konsep ekonomi Islam dalam mengatasi inflasi dan mengoptimalkan sistim pembiayaan negara defisit serta dampak negatif hutang luar negeri terhadap ekonomi umat.e-Islam. Karachi. Kelompok ini masuk dalam fakta Madinah tetapi melanggar perjanjian. wilayah negara berekspansi dengan cepat dan orang berbondong-bondong masuk Islam. 30. Bila pelaku ekonomi telah terbiasa bertindak di luar tuntunan ekonomi Ilahiah. hlm. Kekayaan pertama datang dari Banu Nadir. tepat pada tahun kedua setelah hijrah shadaqoh fitrah diwajibkan shadaqoh yang juga dikenal dengan zakat fitrah ini diwajibkan setiap bulan Ramadhan. laki-laki atau perempuan..S. Ibid. . faktor-faktor non-ekonomi juga dieksplorasi secara singkat. Penduduknya menetang dan memerangi kaum Muslim. dan tindakan malpraktek lainnya. Melakukan praktek ekonomi yang bertentangan dengan syari'at Islam seperti disebutkan dalam ayat-ayat di atas adalah merupakan suatu tindakan yang tidak hanya merugikan diri sendiri tetapi juga akan merusak sendi-sendi kehidupan ekonomi umat. 30. tepung keju atau kismis. Nabi pun mengerahkan tentara dan mengepung mereka.334 Ekonomi Islam: Sejarah. Akan tetapi ahli hadits memandang zakat telah diwajibkan sebelum tahun ke-9 Hijrah ketika Maulana Abdul Hasan berkata zakat diwajibkan setelah hijrah dan dalam kurun lima tahun setelahnya. “The Four Pillars of Islam”. Ibid. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 27 ekonomi lainnya telah berperan aktif dalam mengundang munculnya krisis ekonomi. tulisan ini diharapkan dapat mengisi kokosongan tersebut dengan menganalisa sebab-sebab timbulnya krisis ekonomi ditinjau dari kacamata ekonomi Islam. h.. 9 Sebelum diwajibkan zakat bersifat sukarela dan belum ada peraturan khsusus atau ketentuan hukum. 98 dalam Adiwarman A Karim (2001). hlm. Rasulullah saw membagikan tanah ini sebagian besar kepada Muhajirin dan orang Anshar yang miskin.. tulisan ini coba menyoroti ekonomi ribawi. nilai uang. Sebelum konklusi diambil.. Para pengumpul zakat bukanlah pekerjaan yang memerlukan waktu dan para pegawainya tidak diberikan gaji resmi. 10 11 Adiwarman A Karim (2001). Al-Baqarah: 60). Sementara itu kita melihat bahwa sungguh sangat langka ataupun boleh dikatakan tidak ada sama sekali tulisan-tulisan yang menyoroti faktorfaktor penyebab krisis ekonomi dari aspek-aspek keagamaan (religious aspect). p.S. gandum (berley). 12 Adiwarman A karim (2001). Adiwarman A Karim (2001). Akhirnya. Karena setiap aturan Ilahiah senantiasa mengandung Dan. sementara shadaqah fitrah pada tahun ke-2 hijrah. seperti tindakan mengkonsumsi riba. Peraturan mengenai pengeluaran zakat di atas muncul pada tahun ke-9 Hijrah ketika dasar Islam telah kokoh. hutang luar negeri. atau setengah sha gandum untuk tiap muslim.. korupsi. maka tidaklah berlebihan bila krisis ekonomi yang melanda kita adalah suatu malapetaka yang sengaja diundangkan kehadirannya akibat ulah tangan jahil manusia sendiri. Asy-Syu'ara: 183) ". Besarnya satu sha kurma. Nabi meminta mereka meninggalkan kota. dan beberapa faktor penyebab krisis ekonomi lainnya secara Islami. kemudian oleh Rasulullah saw dijadikan tanah shadaqah. Hal ini seperti disinyalir Allah swt dalam Surat Ar-Rum ayat 40: "Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia. muda atau tua dan dibayar sebelum shalat id fitri. Setelah pertempuran selama sebulan mereka 9 Abul Hasan Ali Nadwi (1975). Dalam ulasannya. batas-batas zakat dan tingkat persentase zakat untuk barang yang berbeda-beda. mereka menyerah dan setuju meninggalkan kota dengan membawa barang-barang sebanyak daya angkut dengan unta. Zakat diwajibkan pada tahun ke-9 hijrah. tetapi mereka menolaknya. tetapi mereka mendapatkan bayaran dari zakat. kecuali baju baja. pendapatan dan sumber daya negara masih sangat kecil. dan aspek-aspek kualitatif lainnya. supaya Allah merasakan kepada mareka sebahagian dari (akibat) perbuatan mareka. Peraturan yang disusun meliputi sistem pengumpulan zakat. Kejahilan manusia ini terjadi tidaklah terlepas dari sifat ketamakan atau kerakusan manusia yang lebih mementingkan diri sendiri ketimbang kemaslahatan umat sehingga mareka tidak mahu mendengar panduan Ilahi. Majlis Nashreyat.Makan dan minumlah rezeki (yang diberikan) Allah.Sebenarnya.". inflasi dan pembiayaan anggaran defisit. Ibid.12 Khaibar dikuasai pada tahun ke-7 hijrah. 2nd ed. terjadinya krisis ekonomi dalam Islam tidak terlepas dari praktek-praktek atau aktivitas ekonomi yang dilakukan bertentangan dengan nilai-nilai keIslaman. Teori. budak atau orang bebas. Oleh karena itu. monopoli. seperti disebutkan dalam dua ayat berikut ini: ". Tujuh kebun penduduk Banu Nadir tersebut adalah wakaf Islam yang pertama. maka tulisan ini akan dibahagikan ke dalam dua bahagian. Karena langka dan pentingnya tulisan ini. Seorang Muhajirin dari banu Nadir yang telah masuk Islam memberikan tujuh kebunnya. aspek tingkah laku para pelaku ekonomi (economic behavioral agents). Bagian Rasulullah saw digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Sedangkan. karena mereka mendapatklan tanpa berperang.

telah menyebabkan kesulitan ekonomi.13 Demikian juga Rasulullah saw juga menirima satu bagian biasa yang diberikan secara berkala kepada istri-istrinya sebanyak 80 unta penuh dengan kurma dan 80 unta penuh dengan gandum. Teori. Pembayaran tidak harus merupakan uang tunai. Perempuan. namun mereka dapat mencari hiburan dengan bertawakal menurut ajaran agama Islam. kadar pertukaran mata uang yang tidak seimbang.016 dirham. hlm.400 tentara dan 400 penunggang kuda (1. daripada mengecam atau berusaha mendobrak sistem hirarki perusahaan yang mantap. Dalam menganalisa penyebab utama timbulnya krisis moneter tersebut. kelebihan atau kekuarangannya itu harus diperhitungkan. “Kami memiliki pengalaman khsusus dalam bertani dan berkebun kurma” dan meminta izin untuk tetap tinggal di sana. Sebagai contoh wacana ini terdapat di daerah perdesaan Indonesia yang umum memiliki rasa kebersamaan yang tinggi (gotongroyong).15 Nilai harta rampasan pad dekade awal kalender Hijrah (622-632 M) tidak lebih dari 6 juta dirham. Diantara ahli kitab yang harus memberi pajak. seperti yang disebutkan Baladhuri dalam kitab Futuh al-Buldan ketika menjelaskan pernyataan lengkap perjanjian Rasulullah saw dengan orang-orang Najran yang jelas dikatakan: “…setelah dinilai. berdasar asas-ekonomi kerayaktan maka diupayakanlah sebuah wadah yang mempunyai dasar historikal yang jelas. Karim (2001). Dan setengah bagian lagi diberikan untuk 1. anak-anak. dan barang yang digunakan untuk subtitusi garmen harus diperhitungkan”.14 Pada masa perang di masa Rasulullah saw bukan merupakan alasan bagi umat Islam untuk meningkatkan pendapatnya. Tiap garmen bernilai satu aukiyah. pendeta. . dua ribu pakaian/garmen masingmasing bernilai satu aukiyah. dibawah pemilikan pemerintah. pemerataan atau distribusi pendapatan dan keadilan dalam kebersamaan ini. Mereka mengatakan kepada Rasulullah saw. beban hutang luar negeri (foreign debt-burden) yang membengkak--terutama sekali hutang jangka pendek. seribu garmen dikirim pada bulan Rajab tiap tahun. Rasulullah saw membagi Khaibar menjadi 36 bagian dan tiap bagian dibagi lagi menjadi 100 area. Perusahaan semacam itu sebaiknya diatur oelh koperasi.800 bagian). merupakan cikal bakal terbentuknya sistem koperasi. Nilai dari kurma. dan banyak indikator Adiwarman A Karim (2001). dalam Adiwarman A. Pada masa Rasulullah saw besarnya jizyah satu dinar pertahun untuk orang dewasa yang mampu membayarnya. Ibid. Setengah bagian Rasulullah saw digunakan untuk keperluan delegasi. tetapi dapat juga berupa barang atau jasa. seribu lagi pada Safar tiap tahun. yaitu sama sejahtera. 15 Lihat Muhammad Yasin Mazhar Siddiqi. sejak dahulu masyarakat Asia terkenal dengan konsep dasarnya tolong-menolong (gotong-royong). pengemis.28 Ekonomi Islam: Sejarah. para pakar ekonomi berkonklusi bahwa kerapuhan fundamental ekonomi (fundamental economic fragility) adalah merupakan penyebab utama munculnya krisis ekonomi. “Peranan Harta Rampasan Perang”. Orang-orang Ailah. Ini dengan jelas menunjukkan bahwa defisit neraca pembayaran (deficit balance of payment). defisit neraca pembayaran yang besar. pembatasan perdagangan yang berkelanjutan. Hak milik orang-seorang atas tanah yang luas. Di sana tidak terdapat keberatan terhadap nepotisme (rnengutamakan keluarga) seperti halnya di dunia Barat—bahkan ini dipandang wajar. orang tua. Adiwarman A Karim (2001). Abdullah ibnu Rawabah biasanya datang tiap tahun untuk memperkirakan hasil produksi dan membagikannya menjadi dua bagian yang sama banyak. adalah orang Najran yang beragama Kristen (tahun keenam setelah Hijrah). investasi yang tidak efisien (inefficient investment). Ibid.400 + 400 = 1. Syarat yang diajukan diteriima. Dan berdasrkan kolektivisme. Bila diperkirakan dengan biaya hidup di Madinah untuk rata-rata keluarga yang 13 14 bukan keluarga. Hal ini seperti disebutkan oleh Michael Camdessus (1997). yaitu koperasi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 333 menyerah dengan syarat dan berjanji meninggalkan tanahnya. Hal ini memang dapat menimbulkan frustrasi di kalangan karyawan berusia muda atau yang berkemampuan tinggi. 31. penderita sakit dan semua yang menderita penyakit dibebaskan dari kewajiban ini. Sistem Koperasi Menurut arah dasarnya perekonomian di masa datang akan semakin jauh daripada dasar individualisme dan semakin dekat kepada kolektivisme. Ibid. Adhruh dan Adhriat membayarnya pada perang Tabuk. Direktur International Monetary Fund (IMF) dalam kata-kata sambutannya pada Growth-Oriented Adjustment Programmes (kurang lebih) sebagai berikut: "ekonomi yang mengalami inflasi yang tidak terkawal. yang akhirnya akan memerangkapkan ekonomi negara ke dalam krisis ekonomi". Hal ini terus berlangsung selama masa kepemimpinan Rasulullah saw dan Abu Bakar. karena kepentingan keluarga diutamakan di atas kepentingan perusahaan. Rasulullah saw mengabulkan permintaan mereka dan memberikan mereka setengah bagian hasil panen dari tanah mereka. beban hutang luar negeri yang membengkak dan pengaliran modal yang berlaku berulang kali. 31.157. 150. Dan perang dimasa Rasulullah saw tersebut diperkirakan kurang lebih antara 74 sampai 90 kali dengan harta rampasan perang 6. sejauh yang diketahui. tamu dan sebagainya. Atas dasar kebersamaan. jadi bila ada yang bernilai lebih atau kurang dari satu aukiyah. yang diusahakan oleh banyak orang sebagai buruh saja adalah pembawaan dasar individualisme yang bertentangan dengan dasar perekonomian yang adil. hlm. hlm. Atas dasar asas tersebut di atas. tingkat bunga yang tidak realistik.

hlm. tidak dipandang sebagai sikap Islam sejati. domba. ketika ia mengirimnya ke Yaman sebagai pengumpul dan pemberi zakat: “…Katakalah kepada mereka (penduduk Yaman) bahwa Allah telah mewajibkan mereka untuk membayar zakat yang akan diambil dari orang kaya diantara mereka dan memberikannya kepada orang miskin diantara mereka. Ibid. dan para keluarga mengharapkan agar dia diutamakan dalam soal kenaikan pangkat daripada karyawan yang terdiri atas enam orang sebesar 3. pada masa Rasulullah. majikan diharap untuk membantunya. seorang majikan biasanya harus mempunyai cadangan dana cair yang cukup besar. . Tentu saja hal ini tidak selalu bisa dilaksanakan. Berarti ia akan melepaskan peluang untuk memperoleh hasil dari tambahan investasi modalnya. ornamen atau dalam bentuk lainnya. bukan karena jasa atau keunggulannya. Teori. jumlah harta itu hanya dapat menunjang sejumlah kecil dari populasi muslim dan juga akibat perang tersebut. Karim (2001). perkakas. Kelalaian menyediakan dana cadangan itu akan dipandang sebagai sikap tidak bertanggung jawab. Zakat atas hasil pertanian dan buah-buahan inilah yang dinamakan ushr. Agar ia dapat memberi bantuan keuangan. Menurut Bukhari. Lebih jauh lagi zakat secara fundamental adalah pajak lokal. karim (2001).332 Ekonomi Islam: Sejarah. 4) Berbagai jenis barang dagangan termasuk budak dan hewan.” Demikianlah pemerintah pusat berhak menerima keuntungan hanya bila terjadi surplus yang tidak dapat didistribusikan lagi kepada orang-orang yang berhak.16 Dalam perjalanan roda pemerintahannya. Namun seorang majikan tidak mempunyai keleluasaan bergerak dalam soal menaikkan pangkat karyawan seperti para rekannya di dunia Barat. sapi. Kontribusi harta rampasan perang terhadap pendapatan kaum Muslim selama 10 tahun kepemimpinan Rasulullah saw tidak lebih dari 2 persen. Mengadakan "rasionalisasi" atau "penciutan" barisan pekerja semata-mata berdasarkan perkiraan atau perencanaan keuangan yang kurang menyenangkan. harta benda yang ditingalkan musuh. 5) Hasil pertanian termasuk buah-buahan. 34. hanya dalam kasus perang Badar pada perang lain tidak disebutkan jumlah uang 16 17 Adiwarman A. Bahkan kaum ulama menganjurkan agar seorang majikan menyediakan pinjaman uang bebas bunga. Zakat dan ushr merupakan kewajiban agama dan termasuk salah satu pilar Islam. Seorang majikan cenderung berusaha mengatasi kesulitan jangka pendek dengan harapan bahwa dalam jangka panjang kondisi perdagangan akan membaik. 33. Sumber-sumber pendapatan sekunder yang menjadi sumber pendapatan negara: 18 1) Uang tebusan untuk para tawanan perang. mendapat 2 sumber pendapatan secara umum. 2) Benda logam yang terbuat dari perak. perkakas. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 29 dan walaupun kaum Muslimin menghargai kebebasan kehidupan keluarganya. Sistem jaminan kesempatan kerja seumur hdiup di kebanyakan negara Islam berarti bahwa seorang majikan harus tetap menahan karyawannya. Pengeluaran untuk keduanya sudah diuraikan secara jelas dan eksplisit di dalam al-Qur’an surat at-Taubah (9) ayat 60. zakat dikenakan pada hal-hal berikut:17 1) Benda logam yang terbuiat dari emas seperti koin. sekalipun sebenarnya tidak ada lagi pekerjaan bagi mereka. Binatang ternak yang digembalakan bebas ditentukan berdasarkan jumlahnya. dan kenaikan pangkat para karyawan. jika seorang majikan memenuhi semua tanggungjawab sosialnya. namun pada umumnya seorang majikan lebih memilih kebangkrutan daripada rnemecat karyawannya. Kenaikan pangkat pada umumnya didasarkan pada masa dinas seorang karyawan. Kenaikan Pangkat Atas Dasar Masa Dinas Seorang majikan juga memikul tanggung jawab atas struktur kerja dalam perusahaannya. dan perlu ditunjukkan sikap murah hati bila karyawan itu mengalami kesulitan keuangan terus-menerus. Adiwarman A. seperti koin. Bila seorang karyawan mengalami kesulitan keuangan. 18 Adiwarman A. diperkirakan biaya untuk perang lebih dari 60 juta dirham. 147. dan 2) Sumber pendapatan Sekunder. dan seharusnya mereka tidak terlalu ketat untuk menuntut pembayaran kembali. Para majikan akan dihormati bila diketahui menyediakan dana cadangan darurat semacam itu. Keduanya berbeda dengan pajak dan tidak diperlakukan seperti pajak. Dan pengeluaran untuk zakat tidak dapat dibelanjakan untuk pengeluaran umum negara. ornamen atau dalam bentuk lainnya. Barang dagangan bahan tambang dan luqta ditentukan beradasrkan nilai jualnya dan hasil pertanian dan buah-buahan ditentukan berdasarkan kuantitasnya. Tidak mungkin berusaha dalam lingkungan dunia Islam tanpa menyediakan uang cadangan itu. maka wajarlah bila cicilan utang itu dipotong dari upah karyawan. hlm. hlm. dan 7) Barang temuan. Rasulullah saw berkata kepada Muadz. Narnun mengingat suasana kekeluargaan. 3) Binatang ternak unta. Dan. misalnya dengan memperluas usahanya. Zakat emas dan perak ditentukan berdasrkan beratnya. asal saja sisa upahnya tidak akan kurang dari yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pokok karyawan bersama keluarganya. Cicilan semacam itu haruslah disesuaikan dengan keadaan keuangan karyawan. ibu kota negara.000 dirham per-tahun. perhatian seorang majikan akan disambut baik. dan ditambah kekayaan yang dikumpulkan di Madinah. Rasulullah saw. Ibid. Sumber Pendapatan Primer merupakan pendapatan utama bagi negara di masa Rasulullah saw adalah zakat dan ushr. Tidak bisa memecat karyawan walaupun pesanan berkurang. Karim (2001). kambing. Ibid. yaitu: 1) Sumber pendapatan primer. 6) Luqta. Seorang majikan bertanggung jawab menjamin kepastian kerja bagi para karyawan. sepuluh kali lebih besar dari harta rampasan.

sedangkan upah tidak berubah—ini adalah hal pasti yang memperburuk hubungan tenaga kerja yang sering terjadi di Barat.5%) Zakat Fitrah Wakaf Amwal Fadila Nawaib Shadaqah yang lain Khumus No 1 2 3 Dari kaum NonMuslim Jizyah Kharaj Ushr (5%) No 1 2 3 4 5 Umum Ghanimah Fay Uang tembusan Pinjaman dari kaum muslim atau nonmuslim.000 dirham menuerut Bukhari) dari Abdullah bin Rabiah dan meminjam beberapa pakaian dan hewan-hewan tunggangan dari Sufyan bin Umaiyah. banyak suku-suku Arab yang meninggalkan Islam dan menolak membayar zakat. Tetapi walaupun perusahaan itu bukanlah perusahaan keluarga. Ini merupakan suatu sikap yang banyak mencerminkan pola dasar kebapaan informal. 5) Wakaf. Tabel 2 Sumber-sumber Pendapatan pada Masa Rasulullah saw No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Dari Kaum Muslim Zakat Ushr (5-10%) Ushr (2. dan 8) shadaqah. seperti berburu pada musim haji. Karena biasanya majikan dan karyawan masih sekeluarga atau sesuku. Bila seorang majikan tidak memperhatikan keluarga karyawan ia dianggap tidak sopan. hal ini sulit untuk dipahami para pengusaha Barat. Abu Bakar memerintahkan pasukannya untuk menyerang suku-suku pembangkang tersebut. Campur tangan majikan secara berlebihan di luar lingkungan kerja tidak akan diterima oleh para karyawan di dunia Barat. Para karyawan akan merasa tidak puas bila laba membumbung tinggi. . Seorang majikan rnengharapkan bantuan karyawannya pada setiap saat yang dipandangnya perlu. Hadiah dari pemimpin atau pemerintah negara lain. Menurut Imam Shuyuti. pajak yang jumlahnya cukup besar yang dibebankan pada kaum muslimin yang kaya dalam rangka menutupi pengeluaran negara selama masa darurat dan ini pernah terjadi pada masa perang Tabuk. Kaffarat adalah denda atas kesalahan yang dilakukan seorang muslim pada acara keagamaan. para majikan Muslimin acapkali memperhatikan kehidupan karyawan di luar lingkungan kerjanya. 6) Nawaib. Sejarah Ekonomi Islam Masa Khalifah Ketika kekhalifahan di masa Abu Bakar Siddiq (51 SH–13 H/ 537– 634 M) berkuasa. Merekajuga memperhatikan kesehatan serta kesejahteraan para karyawan dan berusaha agar para karyawan merasa puas di lingkungan perusahaannya. yang merupakan ciri khas banyak penguasa dan pemerintah di wilayah Timur Tengah. Teori. dan dengan demikian menekan risiko pertentangan antara majikan dengan karyawan. ketika berita wafatnya Rasulullah saw tersebar ke seluruh penjuru Madinah. zakat yang ditarik di masa bulan Ramadhan dan dibagi sebelum sholad Idhul Fitri. Sebaliknya di dunia Islam tidak ada pemisahan tegas antara jam kerja dan jam istirahat. 4) Amwal Fadhla. Tanggung jawab seorang majikan bahkan meliputi karyawan dan keluarganya.30 Ekonomi Islam: Sejarah. maka sikap itu tidaklah mengherankan. dan dengan penuh pengertian dia memberikan cuti kepada karyawan yang harus menjaga saudaranya yang sakit itu. Umar bin Khattab memintanya bonusnya. berasal dari harta benda kaum muslimin yang meninggalkan tanpa ahli waris atau berasal dari barang-barang seorang muslim yang meninggalkan negerinya. Demikian pula perhatian majikan terhadap keluarga karyawan tidak ditolak melainkan disambut baik bahkan diharapkan. Perhatian terhadap para karyawan jauh melampaui soal pembayaran upah saja. karena mungkin karyawan itu memenuhi sebagian kewajiban si majikan. dan tidak jarang seorang rnajikan menyediakan beasiswa dan jaminan pendidikan lain bagi anak-anak itu. Sistem pembagian laba ini akan menghapuskan pandangan bahwa karyawan diperlakukan tidak adil dan mereka akan bekerja sekuat tenaganya untuk rneningkatkan keuntungan. khususnya mengenai pendidikan anak-anak para karyawannya. dan sikapnya ini tidak menimbulkan kekesalan. disambut dengan gembira. 7) Zakat fitrah. 2) Pinjaman-pinjaman setelah menaklukan kota Mekkah untuk pembayaran uang pembebasan kaum muslim dari Judhayma atau sebelum pertempuran Hawazin 30. seperti kurban dan kaffarat. Sistem bonus mencegah penghasilan laba yang berlebih-lebihan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 331 tebusan tawanan perang. Para majikan Muslimin cenderung untuk lebih bersikap kebapaan daripada rekan-rekan mereka di dunia Barat. 3) Khumus atas rikaz harta karun temuan pada periode sebelum Islam.000 dirham (20. harta benda yang diindikasikan kepada umat Islam yang disebabkan Allah dan pendapatannya akan didepositkan di Baitul Maal. Namun laba. Bahkan seorang majikan bersedia memikul biaya perawatan rumah sakit untuk saudara para karyawan. terutama bila mereka menganggap bahwa laba itu adalah hasil jerih payah mereka. terutama kepada anak prianya. Karena itu upah pokok itu harus cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok karyawan beserta keluarganya. bila dibagi-bagikan. dan pada umumnya jadwal jam kerja kurang berstruktur. beliau mengambil langkah-langkah tegas untuk mengumpulkan zakat dari semua umat Islam termasuk Badui yang kembali memperlihatkan tanda-tanda pembangkangan sepeninggal Rasulullah saw. sehingga tidak ada alasan untuk memandang laba sebagai hasil dari penindasan pada para pekerja. dan para karyawan tidak dapat mengandalkan uang bonus untuk memenuhi kebutuhan pokoknya.

Syed Ameer Ali (1949). sehingga upah bukan merupakan pengeluaran yang terbesar. namun para ulama sepakat bahwa suatu sistem bonus atau hadiah akan lebih tepat. Dan tidak pandang bulu. Beliau menginstruksikan untuk mengalihkan semua fasilitas tersebut kepada pemimpin berikutnya setelah beliau wafat. Khususnya bagi para majikan asing sangatlah penting untuk menghindari kesan ketidak adilan. Ibid.44-45.500 dirham dan menurut keterangan lain 6. beliau menemui banyak kesulitan dalam pengumpulan pendapat negara sehingga beliau menanyakan seberapa banyak yang diambilnya. beliau berkata.20 Beliau juga menanyakan lebih lanjut lagi seberapa banyak fasilitas yang telah dinikmati selama kepemimpinannya. dan alat perlengkapan. Dan. Beliau menginstruksikan untuk mengalihkan semua fasilitas tersebut kepada pemimpin berikutnya setelah beliau wafat. baik dari kalangan mana saja. dengan melaksanakan pembagian pendapatan yang berlainlainan pada setiap perusahaan. Op. sebagian besar industri modern berciri padat rnodal. tetapi walaupun mengalami kegagalan mereka akan menerima santunan dari seluruh masyarakat Islam. para majikan dan para karyawannya mengencangkan ikat pinggang bersamasarna. Imam Shuyuti (2001) Tarikh Khulafa. 44-45 20 19 . Tambahan lagi. Jakarta: The International Institut of Islamic Thought (IIIT).”19 Abu bakar menyamakan seluruh rakyat dalam jumlah pembagian zakat. Dengan demikian ditekankan bahwa hadiah itu diberikan berdasarkanjiwa Islam dan akan menunjukkan bahwa perusahaan itu berpegang pada ajaran Islam.. Beliau menanyakan lebih lanjut lagi seberapa banyak fasilitas yang telah dinikmati selama kepemimpinannya. 22 Adiwarman A Kahm (2001). Menurut beberapa keterangan beliau diperboleh mengambil dua setengah atau dua tiga perempat dirham setiap hari hanya dari Baitul Maal dengan beberapa waktu. Hadiah ini dapat dibayarkan setahun sekali. Ketika perusahaannyajaya. dari alasan ini saja sangatlah tidak bijaksana bila para majikan asing itu membayar upah di bawah tingkat upah yang dibayarkan oleh para majikan dalam negeri. Diberitahukan bahwa fasilitas yang diberikan kepadanya adalah seorang budak yang tugasnya memelihara anak-anak dan membersihkan pedang-pedang kaum muslimin. page. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 31 menggunakannya sebagai patokan yang tepat dalam menetapkan upah. tenaga kerja. belum tentu akan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dibandingkan dengan perusahaan yang buruhnya berupah tinggi. "22 Abu Bakar meninggal pada 13 Hijrah atau 13 Agustus 634 Masehi dalam usia 63 tahun. bukan untuk mencabut perintah itu. hlm. hklm. Ketika semua ini diberitahukan kepada Umar. "Oh Abu Bakar! Kamu membuat tugas dari penggantimu menjadi sangat sulit. Caranya. Di sini pendapatan telah dibagi-bagi sesuai dengan proporsi masukan—misalnya. Jakarta. Hlm. kebutuhan keluaraga Abu bakar diurus oleh kekayaan dari Baitul Maal ini. sehingga ia langsung memerintahkan untuk menjual sebagian besar tanah yang dimilikinya dan seluruh hasil penjualannya diberikan untuk pendanaan negara. mungkin di hari besar Islam. para karyawan mendapat bagian dari labanya.’ Pustaka Al-Kausar. 80-81.000 atau 2. “Oh Abu Bakar! Kamu membuat tugas dari penggantimu menjadi sangat sulit. 27 dalam Adiwarman A Karim (2001). sekalipun mereka dengan mudah bisa mendapatkan pekerjaan dengan upah yang rendah. Selain itu beberapa negara di dunia Islam—khususnya negaranegara penghasil minyak—bukan merupakan lingkungan berupah rendah menurut standar Dunia Ketiga. Diberitahukan bahwa fasilitas yang diberikan kepadanya adalah seorang budak yang tugasnya memelihara seekor unta dan membersihkan air dan sehelai kain pakaian biasa. 44. Teori. Dukungan gagasan pembagian pendapatan sebagai imbalan kerja semakin bertambah sebagaimana yang sudah biasa terjadi secara tradisional dalam lingkungan pertanian. Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam.Cit. 21 Adiwarman A Karim (2001).000 dirham per-tahun. sedangkan ketika keadaannya kurang cerah. h. karena setiap perusahaan wajib membayar upah pokok yang memadai dan upah pokok inilah yang merupakan upah yang layak.330 Ekonomi Islam: Sejarah. misalnya pada Tahun Baru Islam atau pada Hari Raya Idul Fitri. Ternyata sebesar 8000 dirham.”21 Lain lagi dimasa Umar bin Khatab (40 SH-23 H/584-644 M) penjualannya diberikan untuk pendanaan negara. saat mendfakti wafatnya juga. Ternyata tunjangan tersebut kurang mencukupi sehingga ditetapkan 2. London. Peraturan semacam inijelaslah berlaku secara tradisional di sejumlah besar perusahaan keluarga di dunia Islam. seekor unta membawa air dan sehelai kain pakaian biasa. Ketika semua ini diberitahukan kepada Umar. Tetapi hadiah atau bonus ini hanyalah merupakan suatu imbalan tambahan. Seorang karyawan diharapkan lebih erat mengidentifikasikan dirinya dengan tempat bekerjanya bila diadakan pembagian pendapatan yang akan memupuk kesetiakawanan ekonomi antara para karyawan Muslimin dengan perusahaan Islamnya. Macmilan and Co. karena seluruh urusan keluarga dapat berhasil atau gagal secara bersama-sama. Dalam keadaan semacam ini tidaklah bijaksana bila membayar upah yang rendah menurut pandangan setempat. Memang sejak menjadi Khalifah. ia berkata. namun Abu Bakar berkata: “Aku akan memerangi mereka sekalipun mereka hanya menolak membayar satu kali zakat atau menolak memberikan kambing muda yang biasa mereka serahkan kepada Rasulullah saw. karena itu upah yang rendah sama sekali tidak akan dapat diterirna di sana. sumber daya. “A Shaort History of Saracens”. Di wilayah itu perusahaan yang buruhnya berupah lebih rendah. Tidak dapat tidak upah yang dibayarkan oleh majikan asing akan menarik perhatian dan akan diselidiki.

dan bukan sebaliknya. Dia menghadiahkan kepada orangorang yang sejak awal mengolahnya.24 Dalam bidang ekonomi Umar bin Khatab menyadari pentingnya sektor pertanian untuk memajukan ekonomi negerinya. infaq. saya khawatir akibatnya akan merajalela”. Tidak perlu ditegaskan lagi bahwa diskriminasi yang akan menguntungkan karyawan bukan Muslimin pasti akan ditentang. sedangkan pada wanita dan anak-anak jarang sekali dibayarkan upah minimum menurut undang-undang itu. sekedar memenuhi kebutuhan pokok saja.32 Ekonomi Islam: Sejarah. Kemudian. ia mengambil langkah-langkah pengembangannya. maka ia akan kehilangan hak kepemilikannya atas tanah tersebut. Di masa khalifah Umar. la salah satu dari tujuh belas orang Mekah yang terpelajar ketika kenabian dianugerahkan kepada Muhammad al-Amin. Keuangan negara yang terhimpun yang terbesar ialah dari hasil rampasan perang. Ali bin Abi Thalib ra. Akan tetapi Walid bin Hisyam bin al Mughirah menyarankan: “Amirul Mukminin. sedangkan pekerja di sektor swasta tidak termasuk dalam undangundang itu. 24 pekerjaan sama. Pemikiran tentang upah yang “layak” ditunjukkan dengan pembuatan undang-undang upah minimum di sebagian besar negara Islam. h. Dalam kasus yang ekstrim. maka akan sulit untuk melaksanakannya dengan tegas. saya sudah peergi ke Syam dan sudah melihat para raja di sana membentuk lembaga keuangan dan memobilisasi tentara. Ibid. Namun dengan segala kelemahannya itu gagasan upah minimum tetap dipandang penting. hal ini banyak menimbulkan kejengkelan terutama pada perusahaan Aramco. Andaikan upah minimum itu berlaku pula untuk sektor pertanian. karena itu perekonomiannya masih dipengaruhi oleh kondisi tersebut terutama dari segi penerimaan negara. Karyawan penyandang gelar kesarjanaan akan menerima tambahan gaji. atau karena sulit mencari tenaga yang sama ketrampilannya di kalangan priburni. Panggilan Abu Hafsah. Meskipun dikemukakan alasan bahwa imbalan tambahan itu wajar bagi tenaga asing yang bekerja di luar tanah airnya. 21. 12-13 Jamil Ahmad (2000). Selain itu sebagian besar barisan pekerja mungkin terdapat di luar dunia ekonomi formal. Teori. Selain itu untuk mengimbangi laju inflasi seringkali penyesuaian upah minimum itu dilalaikan. Usman bin Affan berkata: “saya berpendapat uang yang banyak itu cukup banyak untuk semua orang.644 M) Umar bin Khattab atau Umar bin AI-Khattab bin Nufail bin Abd AI-Uzza bin Rabah bin Abdullah bin Qart bin Razah bin Adi bin Ka'ab bin Luay bin AIAdawi AI-Ourasyi. Setelah Khalifah Umar mempercayai Abu Hurairah ketika kembali dari Bahrain membawa hasil rampasan perang sejumlah 500 ribu dirham. kalau tidak dicatat untuk mengetahui siapa yang sudah mengambil dan sipa yang tidak. Op. pada waktu terjadinya invasi dapat dipanggil kembali dan dinyatakan boleh menempati kembali tanah mereka. Namun siapa saja yang gagal mengelolanya selama 3 tahun. maka bentuklah sebuah lembaga keuangan dan adakan mobilisasi”. mungkin dalam kondisi yang masih tandus. Dan acapkali upah minimum itu tidak berlaku bagi semua pekerja. juga mengembalikan kondisi orangorang yang bekerja di bidang pertanian. Diskrirninasi hanya akan dibenarkan bila menguntungkan warga negara sendiri. maka kebiasaan itu makin sulit untuk memperoleh dukungan dari pemerintah negara Islam. dan jangan tersisa”. upah minimum itu dalam prakteknya hanya berlaku bagi pegawai pemerintah saja. h. kemudian Khalifah mengumumkan kepada masyarakat. karena jika tidak mereka pasti akan dikecam. atas usul ini Khalifah Umar bermusyawarah dengan para petinggi pemerintahan untuk membentuk lembaga keuangan negara. Secara keseluruhan gagasan upah yang layak menimbulkan masalah yang sama dengan gagasan upah “ekonomis”. dengan demikian mereka tidak pula termasuk dalam undang-undang tingkat upah minimum itu.23 Umar bin Khattab (40 SH-23 H/584. sedangkan gaji tertinggi dibayarkan kepada orang yang menyandang gelar doktor. tahun 40 sebelum Hijrah. dan premi yang dibayarkan kepada karyawan dengan pendidikan yang lebih tinggi itu rupanya merupakan sebagian alasan mengapa orang-orang dari negara-negara Islam belajar di berbagai universitas Barat untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi. Acapkali tenaga asing Barat di Wilayah Teluk Arab diberi upah yang lebih tinggi daripada yangditerima oleh tenaga pribumi. Dilahirkan di Mekah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 329 dan kekhalifahannya berlangsung selama dua tahun tiga bulan sebelas hari. Silsilahnya berkaitan dengan garis keturunan Rasulullah saw pada generasi kedelapan. Acapkali upah minimum itu sangat rendah. pemerintahan Islam masih dalam masa perang. maka sulitlah untuk . namun rupanya setiap pemerintah negara Islam merasa bahwa paling tidak mereka harus mendukung gagasan upah minimum itu mengingat suasana moral yang berlaku. zakat dan shadaqah. misalnya di Mesir zaman Nasser. Tidak ada satupun gagasan tunggal mengenai wujud upah yang layak. Orang-orang yang mengungsi. bergelar Al-Faruq. Para majikan bukan Muslimin sebaiknya membayar upah pada tingkat minimal itu. Atas pendapat 23 24 Jamil Ahmad (2000). karena hal ini pasti akan memancing protes keras. Umar masuk Islam pada umur 27 tahun. Maka seorang majikan bangsa asing tidak akan dibiarkan membayar upah di bawah batas minimum itu. Keadaan ini tidak menimbulkan rasa jengkel. Karena itu. mengusulkan: “Uang yang sudah terkumpul setiap tahun dibagikan (didistribusikan). Jenazah Abu bakar dikubur di samping Rasulullah saw. Dan salah seorang masyarakat karena pengalamannya melihat kebiasaan orang-orang asing (di luar Madinah) dalam mengelola keuangan secara teratur dengan adanya sebuah lembaga keuangan. Cit.

dan menurut pandangan umum tidaklah adil. (Jakarta: 1990). 30. Ketiga. Implementasi hadits ini langsung dicontohkan oleh Rasulullah saw. hlm. seharusnya upah itu cukup untuk memenuhi semua kebutuhan pokok. ketika kaum muslimin meminta tanah Khaibar. namun memiliki kekayaan berarti bertanggung jawab sosial. Umar bin Khatab juga tidak lupa dengan sifat tanah yang tidak dipunyai oleh unit-unit produktif lainnya. dan antara pendapatan dengan kegiatan kerja harus berkaitan. Perbedaan skala gaji misalnya yang scring terjadi dijawatan pemerintah bagi golongan sarjana dan bukan sarjana yang melakukan yang terakhir inilah Khalifah Umar mengambil keputusan. 29 Dalam hadits lain Rasulullah saw. Akan datang masanya kelak orang tidak lagi mau memberi selain kepada yang disenanginya”. rakyat mengharapkan agar si kaya tetap dapat menjadi teladan bagi si miskin. di samping segi ekonominya. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. 672673. Juga terdapat perbedaan tingkat upah yang berlaku di dunia Barat. Umar bin Khatab: Sebuah Tela’ah Mendalam Tentang Pertumbuhan Islam dan Kedaulatannya Masa itu. tingkah lakunya itu dapat merusak akhlak masyarakat dan menghancurkan nilai-nilai agama Islam. Teori. bersabda: “Tanah yang terbengkalai adalah milik Allah dan Rasul-Nya serta kamu semua (muslimin)”. bila soal upah sernata-mata ditentukan oleh gaya ekonomi yang abstrak saja. dalam pengertian milik setiap kelompok masyarakat. dan setiap orang berhak mendapatkan makanan dari pengolahan tanah. Umar berkata kepada orang banyak: “Barangsiapa mempunyai harta kembangkanlah dan barangsiapa yang mempunyai lahan. hlm. Islam menjawab bahwa faktor-faktor produksi tidak boleh menjadi pemilikan pribadi.328 Ekonomi Islam: Sejarah. tanah sesungguhnya milik Allah. yang menjadi parasit dan menahan kemajuan ekonomi. dan inilah yang menjadi alasan untuk mengharamkan riba. Fungsi lembaga keuangan ini untuk mengatur penerimaan dan pengeluaran negara. 17. Di dunia Barat pun banyak orang yang tidak senang soal upah sematamata ditentukan oleh faktor-faktor ekonomi saja. dan tempat tinggal. Semuanya itu dipandang sebagai hak asasi manusia. Sekalipun sering terdapat perbedaan tingkat pendapatan yang cukup besar. Karena itu banyak orang kaya yang hidup sederhana dalam menikmati kekayaannya. hlm. Namun kepemilikan individu ini justru tidak diakui dalam masyarakat sosialis dan komunis. maka masyarakat Islam yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok bagi semua kaum Muslimin akan dipandang mengalami kegagalan. hlm. yang biasanya dikaitkan dengan soal pemerataan. termasuk sandang pangan. Tanah pada kuantitasnya bersifat terbatas dan tetap. dari para bekas petani. Di lingkungan dunia Islam masalah moral jauh lebih dipentingkan daripada di dunia Barat. 674. Menurut pendapat umum. Menikmati pendapatan tanpa kerja dipandang tidak bermoral. riwayat Aisyah. 26 Ibid. Bila orang kaya memboroskan uangnya dengan berjudi. buatlah ia subur.27 Sistem kepemilikan tanah yang tidak seimbang menyebabkan lahirnya pemilik tanah yang sangat berkuasa. ialah pertimbangan mengenai pendapatan. Land reform telah menjadi pokok persoalan yang lebih besar daripada nasionalisasi industri di banyak negara Islam. bahkan tidak bisa diterima. Kedua. yang mana sangat signifikan dalam kelangsungan suatu corperate dan pekerja itu sendiri. atau bergaya hidup yang mencolok.26 Pemilikan tanah dianggap suatu tipe pemilikan yang parexellence (paling istimewa) di negara-negara kapitalis. 28 Irfan Mahmud Ra’na. Kekayaan bukanlah dosa. dan mereka sudah merasa senang dengan upah rendah yang diterimanya di kota. bahkan di daerah perkotaan. Riwayat jasa di masa lampau dapat membenarkan dilanjutkannya pembayaran imbalan. Kerisauan moral mengenai upah dinyatakan dalam tiga cara. Jadi dilihat dari sudut pandang Islam. 25 . Pustaka Firdaus. Kemudian khalifah mengangkat Aqil bin Abi Thalib. tanah dan semua yang terkandung di dalamnya harus digunakan untuk kepentingan umum dan rakyat. dan memperoleh banyak dukungan politik. berpegang kepada gagasan upah "layak". Tetapi di sini soal kegiatan masa kini kurang diperhatikan. (Jakarta: 1990). Dan posting pengeluaran yang utama kedua ialah untuk kepentingan mobilisasi tentara. Makhramah bin Naufal dan Jubair bin Mu’tim yang ahli dalam bidang keuangan untuk menjadi pengelola lembaga keuangan. Kemudian Rasulullah membagi Muhammad Husain Haekal. dan tak seorangpun boleh memperoleh hak istimewa atasnya. Di mana tanah dapat memenuhi kebutuhan pokok dan permanen bagi manusia. Para ahli falsafah Kristen termasuk Thomas Aquinas. seperti juga halnya di Jepang.. 28 Dilihat dari sudut pandang Islam. dalam kebiasaannya mengeluarkan uang serta konsumsinya. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Litera Antarnusa. soal upah adalah soal moral. Rasulullah bersabda: “Pengolahan tanah terbengkalai yang bukan milik siapapun. Posting pengeluaran yang utama ialah untuk kesejahteraan (tunjangan) pegawai pemerintahan dan masyarakat (fakir dan miskin). haruslah merupakan imbalan jerih payah. Pustaka Firdaus. soal pembagian pendapatan yang wajar dipandang penting. 27 Irfan Mahmud Ra’na. walaupun dia memakai perhiasan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 33 melepaskan diri dari kerja keras mulai fajar sampai senja dengan upah kecil di sektor pertanian. yaitu: Pertama. maka dialah yang memilikinya”. 29 Al Hadits. (Jakarta: 2000). berlainan halnya dengan di dunia Barat. 25 Selain itu harta Kharaj dan Jizyah yang diterima oleh lembaga keuangan negara dipergunakan untuk membangun bendungan guna mengairi lahan yang gersang menjadi tanah pertanian yang subur. barang itu tidak dipamerkannya secara mencolok mata. Dan pandangan itu terutama berlaku di lingkungan dunia Islam.

Karena sejumlah besar negara Islam tetap merupakan masyarakat pra-industri. dan upah ditinjau kembali setiap 34 tahun. para panglima perang. membiayai hidup anak-anak yatim. Tampaknya penyesuaian upah pun jarang terjadi di lingkungan dunia Islam. Rupanya upah tidaklah berfungsi sebagai isyarat pasaran efektif. Sebagian hal ini menunjukkan usaha yang bersungguhsungguh untuk memelihara kestabilan fiskal.32 Dalam masa pemerintahan Umar bin Khatab sistem pembagian pemilikan tanah diklasifikasikan ke dalam beberapa bagian. 162-163. seperti misalnya hasrat anggota keluarga lebih muda. Kemudian Sa’ad melaporkannya kepada Amirulmukminin. situasi makroekonominya lebih mantap. sehingga sistem keuangan Islam tidak akan rusak. Rasulullah mengambil separuh dari bagian tersebut. dan beliau menjawab: “Saya telah menerima surat anda. Suatu riwayat menyatakan: “Rasulullah saw telah memberikan iqta’ kepada Bilal bin Harith al Mujani. Maka saya mengharap. dan mempersiapkan generasi mendatang. kecuali dalam hal adanya perbedaan upah yang sangat besar. Jika kita membagikan tanah itu sekarang. 32 Ibid. Maka secara umum faktor-faktor penawaran dan permintaan tampaknya tidak berperanan penting. lalu dengan apa kita membayar gaji mereka”. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Banyak pekerja di kota yang merasa bersyukur dapat . Pustaka Firdaus. Sering terjadi pertentangan rnengenai hubungan perkotaan-pedesaan. hlm. di mana para pejuang meminta hak atas tanah. kita harus menggaji mereka secara tetap. baik untuk tenaga ahli. Kedua. yang ingin mandiri dalam hal ekonomi di usia muda sebagaimana akan diperolehnya bila rnereka merantau ke wilayah Teluk Arab. Teori. biasanya di negara-negara Islam secara keseluruhan. Hasil pendapatan tersebut akan saya gunakan untuk memperkuat balatentara. maupun yang tidak ahli. maka pertentangan golongan ala Marx merupakan gagasan asing. 30 kekurangan tenaga kerja. gerakan buruh di sini jauh kurang kuat dibandingkan dengan di dunia Barat. kemudian dibagikan kepada para gubernur. dan masa depan umat. dan tarif upah yang berlaku di negaranegara yang kurang makmur dalam lingkungan dunia Islam.. dalarn masyarakat negara penghasil minyak di wilayah Teluk.31 Hal serupa juga terjadi pada ketika telah terjadi penaklukan Mesir oleh Panglima Amr bin al Ash. serikat kerja itu menjalankan fungsi yang sangat mirip dengan serikat-serikat kerja di Eropa dan Amerika Serikat. Meskipun demikian di beberapa negara Islam. berarti kita tidak meninggalkan apa-apa untuk generasi yang akan datang”. Rakyat menuntut agar anda membagikan tanah dan harta benda kepada mereka. Kalau tanah-tanah tersebut saya bagi-bagikan. menginginkan agar tanah-tanah luas yang telah dikuasai kaum muslimin haruslah dipikirkan pemanfaatannya di masa depan. berupa tanah yang terletak antara al-bahr (laut) dan al-sakhr (tanah Irfan Mahmud Ra’na. 31 Abu Yusuf. Kalian lihatlah daerah-daerah perbatasan. tetapi tinggalkan tanah dan kanal. di mana para pejuang meminta bagian atas rampasan perang dan tanah yang ditaklukan. Mungkin banyak alasan untuk keadaan semacam ini. setelah penaklukan tanah-tanah Kisra. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 327 tanah Khaibar menjadi 26 bagian dan masing-masing bagian dibagi lagi ke dalam 100 bagian. kepala pemerintahan. 30 Penafsiran Umar tersebut teraplikasikan pada ketika Sa’ad bin Abi Waqash menaklukan Irak. dibandingkan dengan di dunia Barat. Kitab Al Kharaj. Di banyak negara Islam gagasan kenaikan upah secara tahunan tidak ada. tidak akan terjadi perpindahan kerja untuk mengisi kekurangan itu. Anda memang harus membagikan harta benda kepada mereka. dan peranan serikat kerja itu pun berbeda dari yang biasanya diharapkan pengusaha Barat. kita perlu tentara yang kuas untuk menjaganya. Penyesuaian masalah upah jarang dipandang sebagai suatu masalah politik dan kebanyakan karyawan tidak memandang para majikan sebagai suatu golongan yang bertentangan. mobilitas itu mungkin tidak didasarkan oleh faktor upah. biarkan tanah-tanah beserta para petaninya. hlm. dan laju inflasinya punjarang meningkat sampai angka 1 ke atas. hlm. 158-159. Bahkan dalam hal ini pun. (Kairo: 1346).34 Ekonomi Islam: Sejarah. Hanya dalam hal yang disebut belakangan inilah perbedaan upah dapat menyebabkan migrasi internasional. Namun pada umumnya hubungan ketenagakerjaan tidak dilihat dari sudut konfrontasi antara para majikan dan karyawan. dan kebencian pekerja lebih diarahkan kepada para tuan tanah di pedalaman daripada ke para pengusaha perindustrian. kecuali di Mesir. 32. Allah telah melimpahkan kita dengan harta yang banyak dan tanah yang luas dari pampasan perang. Kemudian Amirul mukminin menjawab: “Kalian mendengarkan orang-orang yang mengatakan bahwa saya telah mencabut hak-hak mereka. tidak ada lagi tanah yang tersisa untuk ditaklukan. diantarnya ialah: Pertama. diantaranya: 1) Iqta’ ialah suatu pemilikan tanah secara individu dengan melalui cara pemberian atau penyerahan sebidang tanah oleh negara. kita pun butuh penjaganya demi keamanan. Saya kira. (Jakarta: 1990). Kenyataan ini memberikan kesan bahwa lingkungan perekonomian di sana kurang berperanan dibandingkan di negara-negara perindustrian yang sudah maju. Saya telah membagi-bagikan harta benda kepada kaum muslimin. Kehadiran serikat kerja di sana merupakan suatu perkembangan yang relatif baru. Umar menafsirkan hadist tersebut bahwa Rasulullah saw. yang sudah ada urbanisasi buruh yang cukup besarjumlahnya. dan Turki. Tanah dan kanal untuk gubernur. Menurut Abu Ubayd. Karena itulah. dan saya akan membebankan mereka dengan Kharaj dan Jizyah yang harus mereka bayar kepada kita. kalian lihatlah kota-kota besar. dan masih belum jelas apakah faktor-faktor itu akan berpengaruh besar di segi penawaran walaupun dapat mempengaruhi sisi permintaannya.

ataupun perbedaan jenis pekerjaan yang satu ke jenis lainnya. mungkin hanya mencerminkan perbedaan perkembangan perburuhan di negara-negara industri bersangkutan.11 Memang dalam Al Qur'an dan sunnah kurang banyak bahan-bahan yang khusus mengatur soal ketenagakerjaan. dan bukan merupakan perbedaan yang diakibatkan oleh faktor-faktor keagamaan.000 dirham. Memang dalam hukum syari'at ada beberapa ketentuan mengenai perlakuan terhadap karyawan. Kemudian Bilal mengizinkan Umar menghadiahkannya kepada orang lain. tangki-tangki kanal-kanal dan pintu-pintu air serba guna kelancaran dan distribusi air. Turki. Pustaka Firdaus. dan Indonesia yang membenarkan diadakannya peraturan umum (generalization) mengenai soal ketenagakerjaan di negara-negara tersebut.. Hal ini juga Ibid. Zakat dijadikan ukuran fiskal utama dalam rangka memecahkan masalah ekonomi secara umum. Masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai soal hubungan ketenagakerjaan. dan mempertahankan jumlah upah bersih (take-home pay) dalam hitungan nilai uang yang nyata. Pada waktu invansi ke Syria.33 Namun dalam riwayat lain ada juga tanah iqta’ yang diberi ganti rugi oleh Umar.000 buruh yang bekerja setiap hari sepanjang tahun. hlm. antara kebiasaan yang terdapat di Amerika utara dan Eropa barat. 34 dan 2) Hima’ ialah pemilikan tanah secara kolektif. Hasil penggarapan tanah Hima’ harus dikeluarkan untuk ushr (semacam zakat). Hal ini untuk memperlancar arus pemasukan bahan makanan ke kota-kota. dan sebuah departemen besar didirikan untuk membangun waduk-waduk. di dunia Islarn sendiri kehilahatanya faktor-faktor mikro dan rnakro ekonomi nampaknya kurang berperanan dalam soal penetapan upah. (Jakarta: 1990). seorang laki-laki datang mengadu kepada Khalifah bahwa salah seorang tentara muslim dalam perjalanan melalui telah merusak tanamannya. Tetapi kenyataannya. Pengenaan zakat atas harta berarti menjamin penanaman kembali dalam perdagangan dan perniagaan yang tidak perlu dilakukan dalam pajak pendapatan. Kurangnya mobilitas tenaga kerja. 58 34 33 Rodney Wilson. Pakistan. misalnya. di mana tanah yang dimiliki oleh satu orang atau lebih kemudian diolah oleh sebuah suku dan hasilnya digunakan untuk kepentingan bersama. namun ketentuan-ketentuan itu pun dapat ditafsirkan secara berlain-Iainan. Juza bin Muawiyah dengan seizin Umar.37 Sebagaimana di masa Rasulullah saw. pajak perdagangan nabati dan kurma Syria sebesar 50%. sekalipun banyak perbedaan etnik dan kebudayaan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 35 soal keuangannya.. beliau berkata kepada Bilal. Umar mengurangi beban pajak terhadap beberapa barang. Ini berarti jika ditawarkan upah yang lebih tinggi sebagai akibat 11 12 karang). hlm. khalifah segera memberi ganti rugi sebesar 10. Bangladesh. Bahkan di dunia Barat pun tidak ada kriterium yang diterima umum mengenai cara penetapan upah. Mereka digaji dari harta kekayaan umat. 40. dibandingkan dengan yang telah berlangsung dalam bidang penelitian lainnya. Menurut Maqrizi di Mesir saja ada sekitar 120. Nabi Muhammad hidup di lingkungan masyarakat pra-industri. Maka diusahakanlah penyelesaian soal upah yang akan mengimbangi laju inflasi. kecuali lahan yang mengandung mineral”. baik negara Islam maupun negara yang bukan Islam.35 Abu Yusuf menceritakan tentang keinginan Khalifah memajukan dan membantu pengembangan pertanian. Teori ekonomi neo-klasik yang konvensional menyatakan bahwa upah ditentukan oleh interaksi antara penawaran dan permintaan di pasar tenaga kerja. Bagi seorang pengamat dari luar syarat-syarat kerja itu tampaknya agak serupa dengan di negara-negara Dunia Ketiga. .12 Dan. Mendengar pengaduan ini. Bila ushr tidak dibayarkan maka hak atas tanah tersebut dicabut oleh negara. iklim perekonomian umum sering lebih dipentingkan daripada faktor-faktor mikro ekonomi. hlm. Membanting harga dan menumpuk barang serta mengambil keuntungan secara berlebihan dipantau. Pada masa Umar hukum perdagangan mengalami penyempurnaan guna menciptakan perekonomian secara sehat. Namun kenyataan ini tidak dapat dijadikan bukti bahwa ciri-ciri keserupaan itu bersumber pada agama Islam. antara perusahaan yang satu ke perusahaan lainnya.. Irfan Mahmud Ra’na. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab.cit.36 Saluran irigasi terbentang di daerah-daerah taklukan. Teori. hlm 104. banyak membangun kanal-kanal di distrik Khuziztan dan Ahwaz. zakat merupakan sumber pendapatan utama negara Islam. 44. dibandingkan dengan yang menyangkut segi lain dari kegiatan ekonomi. Malaysia. Maka pelaksanaan hukum Islam serta falsafah ekonomi Islam dalam bidang perusahaan skala besar merupakan suatu perkembangan yang relatifbaru pula. Iran.326 Ekonomi Islam: Sejarah. Perbedaan yang kita sadari. dan masalah penyelesaian upah masih merupakan masalah yang sangat kontroversial dalam kepustakaan ekonomi moderen. 35 Ibid. “adalah di luar kemampuan kamu untuk mengolah tanah seluas ini”. dan munculnya perusahaan industri skala besar di dunia Islam merupakan suatu gejala yang relatif baru. 36 Ibid. 39 37 Ibidn. lot. Pada saat yang sama. hlm. yang memungkinkan pembukaan dan pengolahan banyak sekali ladang pertanian. juga dibangun pasar-pasar agar tercipta suasana persaingan yang bebas. Ibid. hlm. Dengan demikian demi kemaslahatan umum tanah iqta’ dapat dikuasai kembali oleh negara. 73. Tetapi banyak kemiripan dalam kebiasaan ketenagakerjaan di negara-negara Arab. melestarikan deferensial. Pada waktu Umar menjadi khalifah. 46.

Setelah mendengar jawabannya yang pertama. Sesungguhnya tidaklah mudah. beliau menyatakan: “Demi Allah akan saya perangi mereka membedakan antara kewajiban ibadah dan kewajiban membayar zakat. Forum konferensi tersebut menghadirkan 25 pembicara dari berbagai lembaga internasional seperti IDB. yang memang kurang diteliti kecuali 10 Republika . lalu tanyanya lagi. hlm. karena zakat berurusan dengan harta benda. dan tampaknya jarang dilakukan tindakan efektifter hadap karyawan yang tidak saja mengabaikan tugasnya sendiri. tetapi kurangnya mobilitas tenaga kerja dan struktur upah nampaknya kurang lentur dibandingkan dengan di dunia Barat. untuk mengetahui pentingnya faktor-faktor keagamaan dan undang-undang ketenagakerjaan Islam. "Apa yang anda bawa?" jawab Abu Hurairah. dan yang manakah yang merupakan kebiasaannya saja. Pekan dagang berkedudukan penting. "Sadarkah anda apa yang anda katakan?" Abu Hurairah mengulang lagi bahwa dia membawa 500.000 dirham kharaj 39 itu adalah jumlah yang besar sehingga khalifah mengadakan pertemuan dengan majelis Syura untuk menanyai pendapat mereka dan kemudian diputuskan bersama bahwa jumlah tersebut tidak untuk didistribusikan melainkan untuk disimpan Ibid. acapkali mengherankan seorang pengamat Barat. tetapi juga rnengganggu rekan-rekannya yang ingin melakukan tugasnya dengan giat. Disebutkan bahwa Abu Hurairah sekembalinya dari Bahrain ditanya oleh Umar mengenai orang di sana. Damaskus. pulanglah dulu dan tidurlah. kemudian dana itu dikelola sedemikian rupa sehingga tak seorang pun yang memerlukan bantuan. Keesok harinya sesudah Abu Hurairah datang lagi dan menegaskan lagi bahwa dia membawa 500. Pada tahun 16 Hijrah. arsitektur sistem keuangan syariah. Umar terkejut. h. deminikian pula dengan pemogokan sedangkan para karyawannya tampaknya lebih mengidentifikasikan dirinya pada perusahaan tempatnya bekerja. perlu merasa Maalu mendapatkan sumbangan. Sungguh sulit untuk menentukan ciri-ciri kebiasaan kerja di dunia Islam. Umar mengumumkan kepada orang banyak bahwa Abu Hurairah datang membawa uang dalam jumlah besar. Yaman. saya akan perangi mereka -saya akan perangi mereka karena menolaknya”. Pekan dagang itu berlangsung pada 1-20 Duikaidah Umar mendirikan institusi administrasi yang hampir tidak mungkin diiakukan pada abad ketujuh sesudah Masehi.. . 39 38 penyelenggaraan konferensi tersebut adalah untuk menyediakan suatu forum internasional untuk penyampaian pemikiran dan diskusi tentang relevansi perbankan syariah dalam konteks penciptaan stabilitas sistem keuangan. Cakupan materi konferensi terdiri atas materi yang berkaitan dengan stabilitas sistem keuangan.38 Di daerah perdamaian terdapat pusat-pusat perdagangan dan pekanpekan yang sangat membantu pelaksanaan kebijaksanaan dagang. Amii Bahrain mengunjungi Madinah dan membawa 500.dirham. dan sejumlah bank sentral negara-negara yang sudah menerapkan bank syariah. Lihat Muhammad Husein Haekal (2001) Umarbin Khattab (terj).36 Ekonomi Islam: Sejarah. Sebaliknya. yang timbul akibat ajaran againa Islam.000. 26 September 2003 . government dan manajemen risiko pada perbankan syariah serta hasil riset mutakhir tentang perbankan syariah.. International Islam Financial Market. tetapi lebih menyerupai keadaan di Jepang. Ya Allah. Bank Dunia. Mekkah dan Bahrain. la berkata "Rupanya anda masih mengantuk. Hal ini juga berkaitan dengan hukuman berat bagi orang yang tidak mau membayar zakat sehingga orang tersebut dapat didenda sebesar 50% dari jumlah kekayaannya sebagaimana dinyatakan Rasulullah saw sendiri.000. namun dalam Islam banyak hukumhukum kegiatan ekonomi termasuk hubungan ketenagakerjaan dibahas cukup lengkap. Hal tersebut jarang terjadi di Eropa Barat atau di AS. Teori. Umar mengira bahwa bicara Abu Hurairah sudah berlebihan sehingga mengulangi lagi pertanyaan itu. Bekerja pada suatu perusahaan seumur hidup.dirham". Bagi pengusaha Barat keadaan pasar tenaga kerja tampaknya sangat berbeda dengan di negerinya sendiri. Di antaranya di Ubulla. "Saya membawa 500. toleransi terhadap karyawan yang tidak bekerja giat. jika mereka menghindari kewajiban mereka membayar zakat kepada saya. “orang yang tidak mau membayar zakat akan saya ambil zakatnya dan setengah dari seluruh kekayaan”.dirham. implikasi penerapan Basel II terhadap perbankan syariah internasional. beberapa pekan dagang yang menonjol adalah pekan dagang 'Ukaz yang berada di Hijaz yang berdekatan dengan Sukar dan yang lainnya. Jakarta. dan International Islamic Rational Agency. Segi positifnya ialah jarang terdapat keresahan industri.. Dengan demikian dapat dihindari terjadinya suatu siklus perdagangan yang membahayakan. 'Ukaz adalah sebuah Oasis di antara Tha'if dan Nakhlah. Literas AntarNusa. 672-673.10 Tenaga Kerja Walaupun dalam beberapa tahun belakangan ini teori keuangan Islam banyak diperhatikan di dunia Barat. Umar bin Khattab amat tegas terhadap masalah zakat. dianggap biasa. tanyanya. Selain itu juga untuk mempelajari karakteristik unik dari risiko usaha perbankan syariah dan manajemen risiko serta sistempengawasan perbankan syariah guna menciptakan harmonisasi dan konvergensi pengaturan perbankan syariah secara internasional. walau hanya seekor anak kambing yang seharusnya itu telah mereka bayar kepada Rasulullah. bahkan dalam karya penelitian. IMF. Jumat. Abu Hurairah. 87-88. Besok anda datang lagi".. Semua surplus pendapatan dalam jumlah-jumlah tertentu harus diserahkan kepada negara.000. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 325 akan memberi keseimbangan antara perdagangan dan pengeluaran.

Corporate Suport Group 13.324 Ekonomi Islam: Sejarah. Tujuan 8 9 sebagai cadangan darurat membiayai angkatan perang dan kebutuhan lain untuk umat. Compliance Risk Management Staff 12. Setelah menaklukkan Syria. Network & Alliance Group.000 dirham 12. kharaj dari sawad mencapai seratus juta dinar. Op. Bersamaan dengan reorganisasi Baitul Maal. penghasilkan Baitul Maal meningkat. Umar mendirikan Diwan Islam yang pertama. yang disebut al-Diwan.000 dirham karena keutamaan Ummu Salamah dalam Islam. yaitu 5. Bank jumlah aset maupun dana pihak ketiga masih di bawah satu persen dari total perbankan nasional.40 2. Baitul Maal secara tidak langsung bertugas sebagai pelaksana kebijakan fiskal negara Islam dan khalifah adalah yang berkuasa penuh atas dana tersebut.000 dirham 800 dirham 40 Umar mengatakan sendiri kepada anaknnya. Teori. Di Indonesia. Tetapi. Sawad. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 37 10. paman Rasulullah saw Untuk kaum Muhajirin dan Anshar yang telah mengikuti perang Badar Bagi mereka yang Islamnya seperf Keislaman penduduk Badar Putra kaum Muhajirim dan Anshar Penduduk Mekah dan KETERANGAN Hasan dan Husein dimasukkan daftar sebagai kerabat Rasulullah saw Utsman bin Zaid dimasukkan dalam daftar mereka.000 dirham setahun dan dua setel pakaian untuk setahun. Bussines Group 16. Untuk menyimpan dana tersebut. Pandji Masyarakat. serta satu binatang tunggangan untuk menunaikan ibadah haji. ia tidak diperbolehkan menggunakannya untuk pengeluaran pribadi. Sangat kontras dengan kondisi masyarakat di Indonesia yang masih kuat nuansa KKN-nya. pangsa pasar perbankan syariah baru mencapai sekitar satu persen. dan Islamic Development Bank (IDB). karena Utsman lebih disenangi Rasulullah SAW daripada Umar . riwayat Muslim. fiktif dan derivatif. Bahkan Bank Indonesia (BI) mengharapkan ada penambahan jumlah jaringan bank syariah yang signifikan.8 Oleh karena profesionalisme yang dijujung. Depkeu. Menurut Abu Yusuf dalam kitabnya al-Kharaj laporan tersebut disusun sebagai berikut ini: Tabel 3 Pengeluaran untuk Tunjangan 1 JUMIAH PEMBERIAN 12. Administration Group 14. satu untuk musim dingin dan satu untuk musim panas. Masyarakat muslim juga harus dibangun kesadarannya akan pentingnya bank syariah. Bussines Development Group 17. Konferensi Internasional BI pernah menggelar konferensi internasional mengenai bank syariah. dan Mesir. Profesional dan amanah merupakan suatu pegangan bagi Bank Muamalat Indonesia yang mengacu pada prinsip “Kamu lebih mengetahu urusan-urusan duniamu”. Konferensi yang bertema ”Manajemen Resiko.000 dirham 4. Cit. Peraturan dan Pengawasan untuk Mencapai Keseragaman Peraturan Internasional” itu merupakan kerjasama antara BI. Di negeri jiran perkembangan perbankan syariah didukung oleh struktur masyarakat yang sudah mapan salah satunya Malaysia mempunyai tabungan haji yang sangat kuat dan tidak ada korupsi di Malaysia sebesar Indonesia. Perkembangan perbankan syariah di Indonesia belum sebesar yang ada di Malaysia. Data BI menyebutkan meskipun perkembangan perbankan syariah relatif sangat pesat hingga saat ini pangsa pasar perbankan syariah masih relatif kecil. Tunjangan Umar tetap. bahwa dia membedakan Abu Salamah dan memberinya 3.000 dirham 5. Sedangkan Umar bin Khattab menetapkan bagian anaknya Abdullah bin Umar bin Khattab sebesar 3000 dirham. maka setiap transaski dan operasionalnya dari semua sistem yang harus berjalan senantiasa mengacu kepada syari’ah Islam. Bank Indonesia tidak membatasi kalau banyak kengininan untuk berkembang jumlahnya bahkan itu yang diharapkan. Baitul Maal yang reguler dan permanen didirikan untuk pertama kalinya di ibukota kemudian dibangun cabang-cabang dan di ibu kota propinsi. Abdulah bin Arqam ditunjuk sebagai pengurus Baitul Maal bersama dengan Abdurahman bin Ubaid al Qari serta Muayqab sebagai asistennya.9 Bank Muamalat Indonesia atau umumnya bank syariah yang tumbuh dan berkembang di Indonesia sangat mendapat perhatian dari Bank Indonesia selaku bank sentral. Umar membedakan Nadzar bin Anas dan beliau memberinya Al Hadits.000 dirham JUMLAH YANG DITETAPKAN UNTUK DIBERIKAN Bagi setiap istri Nabi Untuk Abbas. Financing Suport Group 15. dari Mesir dua juta dinar. Sebenarnya al-Diwan adalah sebuah kantor yang ditujukan untuk membayar tunjangan-tunjangan angkatan perang dan pensiunan serta tunjangan lainnya dalam basis yang reguler lan tepat. Maka di Bank Muamalat tidak ada transaksi-transaksi yang sifatnya spekulatif. Bussines Director 11. Khalifah juga menunjukkan sebuah komite yang terdiri dari Nassab ternama untuk membuat laporan sensus penduduk Madinah sesuai dengan tingkat kepentingan dan kelasnya.

41 syariah yang diterapkan maka krisis moneter dapat dilalui dengan selamat.000 dirham 2. Risk Management Commite 8. Op Cit.6 ini:42 Berdasarkan riwayat lain menyebutkan sebagaimana tabel di bawah Struktur Organisasi Bank Muamalat Indonesia 1 2 3 Tabel 4 Pengeluaran untuk Tunjangan 11 NILAI PEMBERIAN 5000 dirham 4. "Kalau Rasulullah saw sampai meninggal. dan kenikmatan itu terwujudkan dalam bentuk laba bersih pada akhir tahun 2004 sebesar Rp. Umar RA berkata. kemudian didinginkan dengan minyak.000 dirham 3. dalam Quthb Ibrahim Muhammad. tapi juga membagikannya dalam bentuk benda Seperti diriwayatkan bahwa beliau memerintahkan untuk mengambil satu ember makanan lalu diaduk dan dibuat roti. (2002)." Lalu ia menghunuskan pedangnya dan 'melempar sarnng pedang seraya berkata. mulai dari perjanjian Hudaibiyah sampai perang Riddah Untuk istri para pasukan pada perang Oodisiyah dan Yarmuk 4 5 6 7 8 9 10 Umar tidak hanya membagikan harta dalam bentuk uang. Compliance & Corporate Suport Director 9. Cit. Op.yaitu Hasan dan Husein bin Ali. Abu Dzar al-Ghifari termasuk pembesar para sahabat. karena mereka termasuk kerabat. Board Of Commissioners 4. Op. h. "Yang aku fahu Rasulullah SAW telah diserang musuh. Teori. dan Salaman al-Farisi. "apa yang terjadi dengan Rasuluilah SAW ?" Lalu aku menjawab. . "Sesungguhnya bapak ini telah rnenemuiku di hari Uhud. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 323 masyarakat 200 dirham. 192-193 43 Umar bin Khattab memasukkan 4 orang yang tidak termasuk dari mereka .000 dirham 4. Assisten Directors 7. a/ lnfaq Al 'Am fil Islam. Maka mari kita berperang sampai titik darah penghabisan" 42 Ibrahim Fuad Ahmad. Finance & Administration Director 6 7 Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia. Sharia Supervisory Board 3. 84 miliar.000 dirham 500 dirham 300 dirham 250 dirham 200 dirham lOOdirham 500 dirham 400 dirham 300 dirham 200 dirham JUMLAH YANG DITETAPKAN UNTUK DIBERIKAN Untuk orang yang ikut perang Badar43 dan kaum Muhajirin yang pertama Untuk orang-orang yang ikut perang Badar dari kaum Anshar Untuk pejuang yang berjihad dalam barisan Islam dari Badar sampai per[anjian Hudaibiyah Untuk pasukan yang berjihad dalam barisan Islam dari perjanjian Hudaibiyah sampai akhir peristiwa orang-orang Murtad Untuk pejuang yang berjihad dalam barisan Islam Untuk satuan pasukan kelompok Mutsanna Untuk satuan pasukan kelompok Tsabit Untuk satuan pasukan kelompok Ar-Rabi' Untuk penduduk Hajar dan Ubad Untuk anak-anak yang ikut serta dalam berbagai pertempuran Untuk istri para pasukan di perang Badar Untuk istri para pasukan di perang Badar sampai perjanjian Hudaibiyah Untuk istri para pasukan.38 Ekonomi Islam: Sejarah. maka Allah senantiasa hidup dan Dia tidak akan mati. President Director 5. lalu ia berkata. Cit. Shareholder Meeting 2. Sumber: Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia. dimana beliau telah melewatkan ujian yag berat untuk mempertahankan Islam pada perang Khadaq dan beiiau mendapatkan penghargaan atas pengalian parit 11 12 1 1 1 1 1 Keterangan: 7 1. Internal Audit Group 6. Selanjutnya beliau 41 Ketika sebagian sahabat protes.

7 miliar. Op Cit. Arab Saudi. terhadap ekonomi modern juga dialami penulis Prancis yang namanya Maurits Chalaiz. karena ada sistem bunga. bahkan hingga tiga Irdabb gandum. 2) Kharaj dibebankan pada semua tanah yang berada di bawah kategori pertama. Bank Muamalat Indonesia menyandang predikat sebagai Bank Devisa. pembagian tanah dengan muslim. 49 46 Abdullah Mustofa al Marghi (2001). karena kelahirannya UU Perbankan pun mengalami perubahan. Jasadnya dikubur di samping Rasulullah saw. 5 Panjimasyarakat." Umar juga menetapkan 2 karung gandum dan cuka untuk satu orang muslimin. dua ember setiap bulan. 269. terjadinya kezaliman terhadap para pengusaha yang waktu sedang susah. yang baru seumur jagung. Maka apabila seseorang ingin mengundang sahabatnya. IDB memberikan respon positif. Begitu juga untuk anak-anak. Sehingga secara resmi IDB pada 21 Juni 1999 menjadi pemegang saham Bank Muamalat Indonesia.3 miliar (kurang dari sepertiga modal setor awal). dua qist untuk setiap minyak. Bank Muamalat Indonesia harus menghadapi kriris ekonomi yang menimpa bangsa Indonesia tahun 1998. cuka dan madu dan rancangan ini telah disetujui khalifah. beliau memberikan rakyat baik laki-laki. perempuan dan budak. Atas kenyataan ini tak dapat mengelak dari krisis tersebut. 4 Ibid. juga untuk memlihkan dan memperkuat permodalan sebagai akibat dari goncangan krisis moneter. Yang pasti. Harga yang lebih tinggi dikenakan kepada ratbah (rempah atau cengkeh) dan perkebunan. Kewajiban yang harus mereka bayar kepada nasabah lebih besar dari pendapatan yang merak terima daripada peminjam. dan modal pemegang saham sebesar Rp. 42. seorang yang beragama Majusi pembantu AI-Mughirah bin Syubah menikamnya dari belakang dengan sebilah pisau beracun. Laporan Tahunan Bank Muamalat. op. Jeddah. 193 45 Adiwarman A Karim (2001). Cit. meskipun pemilik tersebut kemudian memeiuk Islam dengan demikian tanah seperti itu tidak dapat dikonversikan menjadi tanah ushr. Kerisauan terhadap sistem konvensional. dan mereka mengambil jatah makan siang sampai mereka kenyang. Umar meninggal dunia dalam usia 63 tahun. 39. 3) Bekas pemilik tanah diberi hak kepemilikan. Lalu beliau memasak untuk makan Maalam dan berkata. dua ember selama satu bulan. Op." Maka. Op Cit. paradigma baru di Indonesia.44 Selain itu Umar menerapkan beberapa peraturan sebagai berikut:45 1) Wilayah lraq yang ditaklukkan dengan kekuatan menjadi milik muslim dan kepemilikan ini tidak diganggu gugat. kharaj dibebankan sebesar satu dirham dan satu rafiz (satu ukuran lokal) gandum dan barley (jenis gandum) dengan anggapan tanah tersebut dapat dilalui air. 7) Perjanjian Damaskus (Syria) menetapkan pembayaran tunai.3 Tidak lama setelah kelahirannya. "Cukup untuk seorang.C/fh. Cit. bulan Zulhijjah 23 Hijrah. 5. tepatnya pada 27 Oktober 1994 atas keberhasilan dalam operasionalnya. "Allah telah memotong jatah di embermu.46 Panjimasyarakat. Op. Umar RA berkata. sepanjang mereka memberi kharaj dan jizyah. yang pada akhirnya mereka terlikuidasi. Atas penawaran tersebut. juga karena keunggulan daripada sistem perbankan 2 3 memanggil 30 orang. hlm. dan ekuitas mencapai titik terendah yaitu Rp. 105 miliar.2 Dua tahun kemudian. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 39 Muamalat Indonesia adalah sangat penting dalam sejarah perbankan Indonesia. Beban per kepaia sebesar satu dinar dan beban jarib (unit berat) yang diproduksi per jarib (ukuran) tanah. (2002). Umar meninggal pada waktu subuh. 5 hari. embuka wawasan baru. Selanjutnya sistem syariah juga diakui juga UU Bank Indonesia yang baru. dan dikonversikan dengan mata uang dolar yang sedang melagit maka bank-bank konvensioal berguguran karena ini. dibebankan dua dinar. Saat Umar shalat subuh bersamasama dengan kaum muslimin. Atas adanya ta’awuniyah dari IDB dalam bentuk investasi.4 Bank Muamalat Indonesia harus membuktikan eksistensi dirinya sebagai bank-nya orang Islam disaat krisis moneter terjadi. Atas usaha yang maksimal dalam menghadapi krisis. Lihat Outhb Ibrahim Muhammad. 5 yang mengatakan bahwa dunia ini sudah menjadi big gambling table. Bank konvensional. Di mana rasio pembiayaan macet hingga mencapai lebih dari 60% sehingga tercatat kerugian sebesar Rp. sebuah meja judi yang sangat besar. 6) Di Mesir.42 44 . h. maka akhir tahun 2004 jumlah aktiva Bank Muamalat Indonesia mencapai Rp.7/1992 dengan sebutan bagi hasil.322 Ekonomi Islam: Sejarah. 5) Di Sawad. Op. sedangkan bagian yang berada di bawah perjaniian damai tetap dim'liki oleh pemilik sebelumnya dan kepemilikan lersebut adalah dialihkan. 4) Sisa tanah yang tidak ditempati atau ditanami (tanah mati) atau tanah yang diklaim kembal! (seperti Basra) bila ditanami oleh muslim diperlakukan sebagai tanah ushr. dimana sistem perbankan syariah dimasukkan ke dalam UU No. Di sinilah pentingnya bank syariah.2 triliun. Jabatannya sebagai khalifah dipegangnya selama 10 tahun 6 bulan. Selain untuk mempertahankan eksistensi. Tiga hari sesudah itu. suatu arternatif yang lebih baik dari sistem ekonomi ribawi. Dimana bank-bank konvensional menagalami negative spread. menurut sebuah perjanjian Amar.cit. Abu Yusuf dalam al-Kharaj dan Abu Ubaid dalam an-Anwal. Abu Lulu Fairuz Ai-Farisi. Teori. Bank Muamalat Indonesia memberikan penawaran sahamnya kepada Islamic Development Bank (IDB). karena di dalamnya menggunakan sistem bunga. h.

orang-orang di sekeliling Muhammad mendapatkan fasilitas perumahan dan uang. Kandang milik Abdurahman bin Auf berisi 1000 kuda. Teori. Dia juga mewariskan 1000 kuda dan 1000 wanita pelayan. Bank Mu’amalat Indonesia (BMI) pada tahun 1991. Kabul. Dalam peranan politiknya. pada waktu pendirianya Bank Muamalat Indonesia mendapat dukungan nyata dari ekponen Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) dengan ketua B. pohon-pohon. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 321 Usman bin Affan (47 SH-35H/577-656 M) Usman bin Affan atau Usman bin Affan bin Abi AI-As bin Umayah bin Umawy AI-Qurasyi. Dia juga memiliki 1000 unta dan 48 47 Bagian Empat | BAB 11 | Aplikasi Ekonomi Islam di Indonesia Bank Muamalah erbagai upaya ditempuh dalam rangka membentuk perbankan syariah di Indonesia. dan pendapatannya dari wilayah ash-Shrah bahkan lebih banyak dari itu. karena mengawini dua putri Rasulullah saw. dan bergelar Zu An-Nurain (pemilik dua cahaya). 1 Atas berdirinya Bank B 1 Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia tahun 2004. Usman termasuk dalam keluarga besar Umayyah dari suku Quraisy. uang sejumlah 150. . dikirim delegasi ke beberapa negara Timur Tengah. 48 Untuk meningkatkan Adiwarman A Karim (2001). 45 Ibnu Khaldun mengisahkan tentang kekayaan beberapa sahabat Rasulullah saw di masa pemerintahan Usman "pada masa Usman. Tabri menyebutkan ketika khalifah Usman menaikkan pensiun sebesar seratus dirham. berdirinya Bank Muamalat Indonesia. dan mereka pernah dipercaya menjaga bendera nasional Quraisy sebelum datangnya Islam. kebijakan Umar diikuti.J. Tidak lama Islam mengakui empat kontrak dagang setelah negara-negara tersebut ditaklukkan. Penghasilan Talhah dari lraq mencapai angka 1000 dinar sehari. Dilaporkan bahwa untuk mengamankan dari gangguan dan masalah dalam pemeriksaan kekayaan yang tidak Jelas oleh beberapa pengumpul yang nakal. Aliran air digali. Dukungan tersebut dibuktikan dengan pembelian saham perseroan senilai Rp. buah-buahan ditanam dan keamanan perdagangan diberikan dengan cara pembentukan organisasi kepolisian tetap. 84 miliar. Mengundang pemodal Timur Tengah untuk mendirikan bank syariah juga sudah dilakukan. 40. Perkembangan berikutnya keadaan ini bertambah rumit bersamaan dengan munculnya pernyataan-pernyataan yang menimbulkan kontroversi mengenai pengeluaran uang Baitul Maal dengan tidak hati-hati. Op. Bani Umayyah berada di bawah Bani Hasyim. Perumahan yang dia miliki di Hunayn dan Qadi AI-Oura serta tempat-tempat lain bernilai 200. kemudian tindakan efektif diterapkan dalam rangka pengembangan sumber daya alam. Tapi waktu itu masuk modal ke Indonesia lewat perbankan terbentur pada masalah UU Perbankan yang tidak mengakaui sistem syariah. Tetapi tidak ada rinciannya.000 dirham berada di tangan bendaharanya. Dia juga mengurangi zakat dari pensiun. Pada masa terbunuhnya Usman. diprakarsai oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pemerintah.47 Pada enam tahun pertama kepemimpinannya.40 Ekonomi Islam: Sejarah. pengembara dan orang miskin. Balkh. juga mendapat dukungan yang nyata pula dari masyarakat Jawa Barat yang teraplikasikan dalam pembelian saham seniali Rp. Habibie dan juga mendapat dukungan dari para pengusaha muslim. Untuk menata pendapatan baru. Ruqayah dan saudaranya. Dan pada tahun 1974. jalan dibangun. Selain itu ia memperkenalkan kebiasaan membagikan makanan di masjid untuk orangorang menderita. terutama negaranegara Islam disekitar Teluk Persia yang kaya minyak. Tak dapat dilupakan.000 dinar dan 100. h. Secara resmi Bank Muamalat Indonesia mulai beroperasi tahun 1992. Barang siapa memiliki properti dan utang biarkan ia untuk mengurangi dari apa yang dia miliki apa yang dia utarn dan membayar zakat untuk properti yang masih tersisa”. Dia menambahkan santunan dengan pakaian.000 dinar. 106 miliar.Cit. Ghazni Kerman dan Sistan ditaklukkan. Ummu Kulsum. dan silsilah pertaliannya dengan Rasulullah saw ialah pada generasi kelima. Dalam hubungannya dengan zakat dalam sambutan Ramadhan biasanya ia mengingatkan: ”Lihatlah bulan pembayaran zakat telah tiba. Usman bin Affan lahir di Mekah. Usman mendelegasikann kewenangan kepada para pemilik untuk menaksir kepemilikannya sendiri. dipanggil Abu Abdullah. sedangkan itu merupakan pendapat pribadi.

69-70 49 Adiwarman A Karim (2001). Sa'ad bin Abi Waqqas juga membangun kediamannya di Madinah dengan dilapisi gip pada sisi luar dan sisi dalam tembok rumahnya. h. kaum muslimin membangun supremasi kelautan di wilayah Mediteriania. Ya'la bin Munyah mewariskan 50. Op Cit. Lihat Asghar Ali Engineer (2000). dan Barca di Afrika Utara menjadi pelabuhan pertama negara Islam. Dilaporkan bahwa lahan ini pada masa Umar menghasilkan sembilan juta dirham tetapi pada masa Usman penerimaan meningkat menjadi lima puluh juta. Op Cit. Ada dialog yang sangat terkenal dalam sejarah antara Usman dan Amr berkaitan dengan strukturisasi ini. Tidak mudah pula mengakomodasi orang kota yang cepat kaya karena adanya peluangpeluang baru yang terbuka menyusul ditaklukannya propinsi-propinsi baru. Wajar kalau semasa pemerintahan Usman banyak sekali konfiik yang muncul di permukaan. dan bila ini ditambah dengan lahan dan kekayaannya yang lain nilai bisa mencapai 100. Lahan luas yang dimiliki keluarga kerajaan Persia diambil alih oleh Umar tetapi dia menyimpannya sebagai lahan negara yang tidak dibagi-bagi.. Sementara itu Usman menbaginya kepada individu-individu untuk reklamasi dan untuk kontribusi sebagian yang diprosesnya kepada Baitul Maal. h. Tripoli. dan. AI-Kuffah dan Alexandria.000 dinar beserta hartanya yang lain yang keseluruhannya bernilai 300. 91-90 . Bukan tugas yang mudah untuk mengawasi orang Badui yang pada dasarnya mencintai kebebasan pribadi dan tidak mengenal otoritas pemerintah yang dominan. Bahanbahan yang digunakan antara lain gip. (3) suku Arab pengembara.320 Ekonomi Islam: Sejarah. (1) suku Quraysh Mekah. Talhah membangun kediamannya di AI-Kufah dan tengah memperbaharui kediamannya yang di Madinah. 58 50 Di saat itu muncul empat kelompok masyarakat. Asswad dan lain-lain digantikan dengan orang-orang baru. h.000 dinar Az-Zubair memiliki kediaman di Basra. Mesir.Cit. Pada periode selanjutnya dia juga mengizinkan menukar lahan tersebut dengan lahan yang ada di Hijaz dan Yaman. (4) penduduk negara-negara yang ditaklukkan.50 Di Mesir ketika angkatan laut Byzantium memasuki Mesir. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 41 pengeluaran pertahanan kelautan. Teori. Untuk itu khalifah harus membuat beberapa perubahan administrasi tingkat atas dan mengganti Gubernur Mesir. Lihat Ashar Ali Engineer (2000). dan pembangunan di wilayah taklukan baru dibutuhkan dana tambahan. Demikian. bata. sementara kebijakan Umar tidak demikian.49 Dalam pemerintahan Usman komposisi kelas sosial di dalam masyarakat berubah demikian cepat sehingga semakin sulit menengahi berbagai kepentingan yang ada. Laodicea dan wilayah semenanjung Syria. Op. Semua kelompok ini bersaing satu dengan yang lain untuk memperoieh kekuasaan dan kontrol yang lebih besar atas kekayaan materi. Nilai dari seperempat lahan yang dia wariskan mencapai 84.000 biri-biri. (2) kaum Anshar. kaum muslim di awal perintah Usman mampu mengerahkan dua ratus kapal dan memenangkan peperangan laut yang hebat. Basra.000 dinar.000 dirham. Zaid bin Tsabit yang dia wariskan emas dan perak yang telah ditumbuk halus dengan beliung. Sementara itu biaya pemeliharaan 10. dan kayu jati.

jeruk. industri selai dan industri sari nenas. Suatu hari saudaranya Aqil datang kepadanya meminta bantuan uang. dan Mesir datang menemui Usman agar memecat para gubemurnya yang notabene adalah kerabat-kerabat sendiri. tetapi Ali menolak karena hal itu sama dencan mencuri uang milik masyarakat. Ali Bin Abi Thalib ditakdirkan menjalankan kemudi pemerintahan melalui masa-masa paling kritis berupa pertentangan antar kelompok. industri minuman segar. Baladhuri menulis kepada mereka sebuah pernyataan yang ditulis di atas sehelai perkamen. Usman juga menolak. tetapi juga menolak hadir dalam pertemuan publik yang dihadiri khalifah. selanjutnya ---$€£¥--- 51 52 Adiwarman A Karim (2001). 57 Jamil Ahmad (2000). coconut cream.52 Ali terkenal sangat sederhana. Perikanan. Op Cit. berisi kegiatan: Pengawetan dan penyamakan kulit. berisi kegiatan: Pengalengan ikan. di hutan ini terdapat ngarai yang dalam yang dapat menciptakan kesempatan kerja. 3. Tanaman Pangan dan Hortikultura. yang dipercaya menjadi penjaga tempat suci Ka'bah. dilahirkan pada tahun Gajah ke13. 2. berisi kegiatan: Minyak kelapa. Ali menikah dengan putri Rasulullah Fatimah az-Zahra dikaruniai dua putra Hasan dan Husein. industri komponen makanan ternak. dan yang telah ada. minyak goreng sawit. Sebagian di antara mereka memaksa masuk ke dalam rumah untuk kemudian membunuhnya. pengolahan tengkawang dan coklat. sari jeruk. tetapi Usman menolak. Jenazahnya dimakamkan di Baqi' waktu Maalam hari. ransum makanan ternak. Namun demikian keberadaannya belum sesuai dengan yang diharapkan. Pengepungan terus berjalan sampai beberapa hari. Pada Akhir hayat Usman di awali ketika pada saat berbagai utusan dari Kufah.51 Khalifah Usman tidak mengambil upah dari kantornya. dan perusahaan penggilingan padi. industri tempe/tahu. industri pendingin jeruk dengan industri sari jeruk. h. industri keripik pisang. industri minuman ringan. industri dodol durian. arang tempurung. industri tepung durian. 52 53 Adiwarman A Karim (2001). bahkan menurut yang lainnya dia memberikan 5. pendingin. Ali bin Abu Thalib adalah saudara sepupu Rasulullah saw dan dari suku Bani Hasyim. Ini terjadi pada bulan Dzulhijjah 35 H atau 17 Juni 656 M. Ibid. Ali bin Abi Thalib (23 SH-40H/600-661 M) Ali bin Abi Thalib bergelar Abul Hasan. industri nenas dalam kaleng. Peluang investasi agroindustri di Kalimantan Barat terdiri dari: Industri tepung pisang. Teori.000 dirham. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 319 angkatan laut sangat tinggi yang semuanya menjadi bagian dari beban pertahanan di periode ini. tepung sagu gula. Hutan-hutan ini terhampar di daerah istana raja Namruz di Babilonia. dan rumah potong hewan. tepung tapioka. Ali sangat ketat dalam menjalankan keuangan negara. Mereka kemudian mengepung rumah Usman dan menuntut pengunduran diri. hal 59-60 .53 Masalah apakah Ali membebankan khums atas ikan atau hasil hutan (ajmat) 4. industri pisang salai. minyak makanan dari nabati. Op Cit. h 47. Jenis kegiatan agroindustri di Kalimantan Barat: 1. salah seorang sahabat Nabi yang terkemuka yang berwenang melaksanakan kegiatan Baitul Maal pusat. Perkebunan. terbatas pada perusahaanperusahaan yang relatif besar. gula sirop. industri rambuatan dalam kaleng. karet skim. industri tepung tapioka. yang berisi kegiatan: pengolahan buah-buahan. industri pengolahan ubi kayu (gaplek). pada waktu berumur 82 tahun dan kekhalifahannya berlangsung selama 12 tahun kurang 12 hari. 4. Konflik ini tidak hanya membuatnya menolak untuk menerima upah dan pekerjaannya sebagai pelayan atau muslim untuk kepentingan Allah. Hal ini menimbulkan kesalahpahaman antara khalifah dan Abdul bin Arqam.42 Ekonomi Islam: Sejarah. ia secara sukarela menarik dirinya dari daftar penerima dana bantuan Baitul Maal.000 dirham setiap tahunnya. Peternakan. Basrah. industri tepung ikan dan tempat pendinginan (cold storage) hasil perikanan. Seperti telah dikemukakan di atas bahwa Kalimantan Barat mempunyai potensi hang sangat besar untuk mengembangkan agroindustri.

318

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sejarah Ekonomi Islam

43

dalam ekonomi Islam terletak pada permasalahan individu manusia bukan pada tingkat kolektif (negara dan masyarakat).10 Menurut al-Maliki, ada empat perkara yang menjadi asas politik ekonomi Islam. Pertama, setiap orang adalah individu yang memerlukan pemenuhan kebutuhan. Kedua, pemenuhan kebutuhan-kebutuhan pokok dilakukan secara menyeluruh (lengkap). Ketiga, mubah (boleh) hukumnya bagi individu mencari rezki (bekerja) dengan tujuan untuk memperoleh kekayaan dan meningkatkan kemakmuran hidupnya. Keempat, nilai-nilai luhur (syariat Islam) harus mendominasi (menjadi aturan yang diterapkan) seluruh interaksi yang melibatkan individu-individu di dalam masyarakat.11 Berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa politik ekonomi kebijakan fiskal Islam adalah menjamin pemenuhan kebutuhan pokok setiap warga negara Muslim dan non Muslim/kafir dzimmi) dan mendorong mereka agar dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan sekunder dan tersiernya sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki. Politik ekonomi inilah yang menjadi garis dasar kebijakan fiskal Islam dan akan sangat terlihat dalam fungsi alokasi dan distribusi. Peluang Investasi Agroindustri Kegiatan agroindustri mempunyai potensi dalam meningkatkan nilai tambah produk hasil-hasil pertanian, bukan saja terbatas pada tingkat petani tetapi sampai pada para pengusaha yang bergerak dalam perdagangan baik lokal, nasional maupun Internasional. Agroindustri juga akan menciptakan kesempatan kerja yang memadai di pedesaan dan juga peningkatan eksport non migas. Peluang pengembangan agroindustri dapat dibagi dalam 2 kategori yakni pertama agroindustri berskala besar dengan basis perkebunan (PTP dan Swasta) Perikanan laut, peternakan dan kategori kedua agroindustri pedesaan dengan basis pertanian rakyat yang meliputi pengolahan palawija, hortikultura, hasil perikanan rakyat baik air tawar, payau maupun laut. Nilai tambah yang dihasilkan dari kegiatan agroindustri masih tetap mempunyai peluang yang cukup besar, untuk dikembangkan di Kalimantan Barat, mengingat Kalimantan Barat mempunyai potensi bahan baku, baik untuk agroindustri berskala besar maupun skala kecil. Selain itu karena Kalimantan Barat berbatasan langsung dengan negara tetangga yaitu Malaysia maka peluang pasarnya juga masih terbuka lebar. Di samping adanya peluang juga terdapat tantangan dalam mengembangkan agroindustri terutama agroindustri di pedesaan. Tantangan tersebut antara lain: kegiatan agroindustri itu harus dikembangkan dengan mengunakan teknologi yang mampu menyerap tenaga kerja pedesan dan
10 11

menurut beberapa orang, tanah untuk batu-batu istana dan menurut yang lainnya itu adalah tanah longsor.54 Pada saat pemerintahan di pegang khalifat Umar, Ali tidak hadir pada pertemuan Majelis Syuro di Djabiya (masuk wilayah Madinah) yang diadakan oleh Umar, tetapi ia menyepakati peraturan-peraturan yang sangat berkaitan dengan daerah taklukan. Pertemuan itu juga menyepakati untuk tidak mendistribusikan seluruh pendapatan Baitul Maal, tetapi menyimpan sebagai bagian cadangan. Semua kesepakatan itu berlawanan dengan pendapat Ali. Oleh karena itu ketika menjabat sebagai khalifah dia mendistribusikan seluruh pendapatan propinsi yang ada di Baitul Maal Madinah, Basrah, dan Kufah. Ali ingin mendistribusikan sawad, namun dia harus menahan diri karena takut akan terjadi perselisihan. Nahju Balaghah lebih jauh menambahkan: “Prinsip utama dari pemerataan distribusi uang rakyat diperkenankan. Sistem distribusi setiap pekan sekali untuk pertama kalinya diadopsi. Hari Kamis adalah hari pendistribusian atau hari pembayaran. Pada hari itu semua perhitungan diselesaikan dan pada hari sabtu dimulai perhitungan baru.” Mungkin cara ini merupakan solusi terbaik dipandang dari segi hukum dan keadaan negara yang sedang mengalami perubahan kepemimpinan. Khalifah Ali meningkatkan tunjangan pada pengikut-nya di Irak. Kurang lebih alokasi pengeluaran masih tetap sama sebagaimana halnya pada masa kepemimpinan Umar. Pengeluaran untuk Angkatan Laut yang ditambah jumlahnya pada masa kepemimpinan Usman hampir dihilangkan seluruhnya, karena daerah sepanjang garis pantai seperti Syria, Palestina dan Mesir berada di bawah kekuasan Muawiyah. Tetapi dengan adanya Penjaga Malam dan patroli yang diciptakan oleh Umar, Ali tetap menyediakan polisi reguler yang terorganisir yang disebut Shurta, dan pemimpinnya diberi gelar Sahibush Shurta. Dalam suratnya yang ditujukan kepada Maalik Ashter bin Harith menunjukkan Ali memiliki konsep yang jelas tentang pemerintahan, administrasi umum dan masalah-masalah yang berkaitan dengannya. Surat ini mendeskripsikan tugas dan kewajiban serta tanggung jawab penguasa. Menyusun prioritas dalam melakukan dispensasi terhadap keadilan, kontrol atas pejabat tinggi dan staf; menjelaskan kebaikan dan kekurangan jaksa, hakim dan abdi hukum, menguraikan pendapatan pegawai administrasi dan pengadaan bendahara.55 Ali bin Abi Thalib meninggal dunia akibat tebasan pedang Ibnu Muljam. Jenazahnya dimandikan kedua putranya Hasan dan Husein, kemudian dimakamkan di Kufah. Tetapi, Ibnu Asir menyatakan

Taqiyuddin an-Nabhani, Membangun Sistem Ekonomi…, hal. 53. Abdurrahman al-Maliki, Politik Ekonomi Islam, hal. 37.

54 Iman Abu Yusuf membahas dalam buku "What is taken out from the Sea" Adiwarman A Karim (2001), Ibid, h. 60 55 Adiwarman A Karim (2001), Ibid, h. 60, 61

44

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Investasi dalam Ekonomi Islam

317

bahwa ia dikuburkan di Neft. Ali meninggal dalam usia 63 tahun setelah memerintah selama 5 tahun 3 bufan.56 ***
---$€£¥---

Kebijakan Fiskal Pemahaman tentang politik ekonomi negara Islam sangat diperlukan untuk memahami politik ekonomi kebijakan fiskal Islam. Sebab politik ekonomi merupakan garis kebijakan ekonomi yang melandasi kebijakankebijakan ekonomi negara seperti halnya kebijakan fiskal. Menurut anNabhani, politik ekonomi merupakan tujuan yang ingin dicapai oleh hukumhukum yang dipergunakan untuk memecahkan mekanisme mengatur urusan manusia.5Jadi politik ekonomi dalam kebijakan fiskal meliputi dua hal, yaitu (a) hukum-hukum yang dipergunakan, dan (b) tujuan yang ingin dicapai dengan hukum-hukum tersebut. Dari sisi tujuan hukum, tujuan kebijakan fiskal Islam tidak dapat dilepaskan dari tujuan syariat Islam. Muhammad Husain Abdullah menyebutkan ada delapan tujuan luhur syariat Islam, yaitu; memelihara keturunan, akal, kemuliaan, jiwa, harta, agama, 6 ketentraman/keamanan, dan memelihara negara. Sementara itu dalam konteks kebijakan keuangan negara, Zallum sangat menekankan bahwa kebijakan keuangan negara Islam bertujuan untuk mencapai kemaslahatan 7 kaum Muslimin, memelihara urusan mereka, menjaga agar kebutuhan hidup mereka terpenuhi, tersebarnya risalah Islam dengan dakwah dan jihad fi sabililillah.8 Menurut an-Nahbani dan al-Maliki, politik ekonomi Islam adalah jaminan atas pemenuhan seluruh kebutuhan pokok (al-hajat al-asasiyah/basic needs) bagi setiap individu dan juga pemenuhan berbagai kebutuhan sekunder dan luks (al-hajat al-kamaliyah) sesuai kadar kemampuan individu bersangkutan yang hidup dalam masyarakat tertentu dengan kekhasan di dalamnya. 9 Dengan demikian titik berat sasaran pemecahan permasalahan
Taqiyuddin an-Nabhani, Membangun Sistem Ekonomi Alternatif Perspektif Islam, (AnNidlam al-Iqtishadi fil Islam), alih bahasa Moh. Maghfur Wachid, cet. v, (Surabaya: Risalah Gusti, 2000), hal. 52. Pendapat senada juga dikemukakan oleh Abdurrahman al-Maliki dalam bukunya “Politik Ekonomi Islam (terjemahan)”. menurut al-Maliki, politik ekonomi merupakan target yang menjadi sasaran hukum-hukum yang menangani pengaturan perkara-perkara manusia. (Lihat Abdurrahman al-Maliki, Politik Ekonomi Islam, (As-Siyasatu al-Iqtishadiyatu alMutsla), alih bahasa Ibnu Sholah, cet. i, (Bangil: Al-Izzah, 2001), hal. 37. 6 Muhammad Husain Abdullah, Studi Dasar-Dasar Pemikiran Islam, (Dirasat fi al-Fikri al-Islami), alih bahasa Zamroni, cet. i, (Bogor: Pustaka Thariqul Izzah, 2002), hal. 80. 7 Dengan adanya tujuan mencapai kemaslahatan atau kebaikan bagi kaum Muslimin, bukan berarti kemaslahatan menjadi tolak ukur kebijakan fiskal. Tetapi yang dimaksud dengan kemaslahatan bagi kaum Muslimin adalah segala hal yang menurut syara’ baik bagi umat, dan untuk mencapai kemaslahatan tersebut kebijakan fiskal yang ditempuh harus didasarkan kepada syara’ itu sendiri bukan didasarkan kepada kemaslahatan. 8 Lihat Abdul Qadim Zallum, Sistem Keuangan di Negara Khilafah, (Al Amwal fi Daulah Al Khilafah), cet. i, alih bahasa Ahmad S. dkk, (Bogor: Pustaka Thariqul Izzah, 2002), hal. 4, 5, 13, 14, 28, 30, 34, 36, 50, 67, 138, ,139. 9 Taqiyuddin an-Nabhani, Membangun Sistem Ekonomi Alternatif…, hal. 52. Abdurrahman al-Maliki, Politik Ekonomi Islam, hal. 37.
5

56

Abdullah Mustofa Al Maraghi (2000), Op Cit, h. 47

316

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia

45

terhadap tuntutan ganti kerugian oleh pihak ketiga. Lembaga ini tidak diperkenankan mencari laba, dan penghasilan bersihnya dibagi-bagikan pada setiap anggota yayasan itu. Tujuannya ialah untuk meringankan risiko bagi seluruh kaurn Muslimin, juga untuk menjamin orang Islarn lainnya, bahkan yang bukan Muslim pun akan menerirna santunan sesuai dengan setiap kerugian yang dideritanya sebagai akibat perbuatan salah seorang yang terasuransi. Dalam keadaan demikian maka keanggotaan yayasan asuransi timbal-balik itu tidaklah dicela, melainkan dipandang seolah-olah sebagai kewajiban agama. Ini merupakan suatu sarana yang memungkinkan seorang Muslimin untuk membantu saudaranya sesarna Muslimin. Daya upaya untuk melaksanakan usaha asuransi ini sekarang diadakan di Iran dan Pakistan dan agaknya tidak diragukan lagi bahwa perusahaan asuransi dengan asas tolongrnenolong yang diselenggarakan sesuai dengan hukum agama Islam ini akan didirikan pula di negara-negara Islam lainnya. Investasi saham sesuai syariah di pasar modal Salah satu bentuk investasi yang sesuai dengan syariah adalah membeli saham perusahaan, baik perusahaan non publik (private equity) maupun perusahaan publik/terbuka. Cara paling mudah dalam melakukan investasi saham sesuai syariah di Bursa Efek Jakarta adalah memilih dan membeli jenis saham-saham yang dimasukkan dalam Jakarta Islamic Index (JII). Reksadana Syariah Dalam reksadana konvensional, pengaturan atau penempatan portfolio investasi hanya menggunakan pertimbangan tingkat keuntungan. Sedangkan reksadana syariah selain mempertimbangkan tingkat keuntungan juga harus mempertimbangkan kehalalan suatu produk keuangan. Sebagai contoh bila reksadana syariah ingin menempatkan salah satu jenis investasinya dalam saham, maka saham yang dibeli tersebut harus termasuk perusahaan yang sudah dibolehkan secara syariat. Lebih mudahnya sudah termasuk dalam jenis saham yang ada dalam daftar JII (Jakarta Islamic Index). Demikian juga jenis investasi lainnya seperti obligasi, harus yang menganut sistem syariah. Manajer investasi reksadana syariah harus memahami investasi dan mampu melakukan kegiatan pengelolan yang sesuai dengan syariah. Untuk itu diperlukan adanya panduan mengenai normanorma yang harus dipenuhi Manajer Investasi agar investasi dan hasilnya tidak melanggar ketentuan syariah, termasuk ketentuan yang berkaitan dengan praktek riba, gharar dan maysir. Dalam praktek syariah maka Manajer Investasi bertindak sesuai dengan perjanjian atau aqad wakala. Manajer investasi akan menjadi wakil dari investor untuk kepentingan dan atas nama investor. Sebagai bukti penyertaan dalam reksadana syariah maka investor akan mendapat unit penyertaan dari reksadana syariah.

| BAB 3 |

Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia

N

ama “Indonesia” sebagai suatu bangsa baru muncul secara resmi setelah adanya “Sumpah Pemuda” tahun 1928. Kemudian, Indonesia sebagai nation state baru lahir pada tahun 1945 melalui proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus. Jika mengambil patokan adanya Indonesia sebagai bangsa setelah berdirinya Syarikat Islam (1905), yang keanggotaannya hampir meliputi seluruh daerah Hindia Belanda, maka bangsa Indonesia baru ada sejak tahun 1905. Namun kelahiran Syarikat Islam tidak mempelopori adanya kebangsaan Indonesia. Syarikat Islam lahir lebih didorong oleh faktor ukhuwah Islamiyah yang keberadaannya tertekan oleh Penguasa Hindia Belanda. Walaupun demikian, Syarikat Islam yang kelahirannya merupakan kelanjutan dari Syarikat Dagang Islam dapat dijadikan sebagai patokan awal adanya pemikiran ekonomi Islam di Indonesia. Hal ini menjadi patokan karena salah satu tujuan pergerakan SDI maupun SI adalah mengutamakan sosial ekonomi dan mempersatukan pedagang-pedagang batik. Kemudian dengan istilah “mempertinggi derajat bumi putra” implementasinya merupakan usaha politis hingga terbebas dari kekuasaan Hindia Belanda. Hasil akhir dari pergerakan para bumi putra ini kemudian dimerdekakanlah Republik Indonesia.1
1

M. Masyhur Amin, Syarikat Islam: Obor Kebangkitan Nasional 1905-1942, (Yogyakarta: Al Amin Press, 1996), hlm. 29.

46

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Investasi dalam Ekonomi Islam

315

Indonesia sebagai sebuah negara merupakan kesatuan dari berbagai kerajaan bekas kekuasaan Hindia Belanda. Di mana beberapa kerajaan yang berada dalam kekuasaan Hindia Belanda pada masa itu adalah sebahagiannya kerajaan Islam. Oleh karena itu, berbicara sejarah ekonomi Islam di Indonesia tidak lepas kaitannya dengan perkembangan ekonomi Islam yang berkembang dalam kerajaan-kerajaan Islam tersebut. Kerajaankerajaan Islam yang pernah ada dalam wilayah Nusantara merupakan suatu masyarakat dengan struktur yang lengkap. Kerajaan-kerajaan Islam dalam kenyataan sejarah telah memiliki Pelabuahan sebagai pusat perdagangan ekspor dan import. Juga telah memiliki bandar, pasar dan mata uang. Di kerajaan-kerajaan Islam di Aceh misalnya, telah banyak mata uang dereuham (dirham) ditemukan.2 Di Kerajaan Islam Sumenep sekalipun tidak dinamakan dinar atau dirham tetapi dinamaka mata uang reyal (real) adalah berasa dari mata uang Spanyol. Kemudian diadopsi menjadi mata uang Kerajaan Sumenep. Sebagai bukti bahwa mata uang ini adalah bagian dari sistem ekonomi Islam yang berjalan dalam Kerajaan Sumenep adalah mata uang reyal tersebut bertuliskan huruf Arab. Mata uang dinar juga ditemukan pada kerajaan Gowa, uang dinar ini dikenal pada masa pemerintahan Sultan Hasanuddin, sekitar abad ke-17 M. Di kerajaam Jambi pun telah dikenal mata uang yang bercirikan bahwa sistem ekonomi Islam berjalan dalam kerajaan ini. Di mana dalam mata uang Kerajaan Jambi terdapat tulisan “Sanat 1256” dengan mengggunakan huruf dan angka arab.3 Adanya bukti sejarah berupa mata uang dinar dan dirham serta mata uang lainnya yang bertuliskan huruf dan angka Arab di kerajaan-kerajaan Islam merupakan sebuah bukti, bahwa sistem ekonomi yang berjalan dalam kerajaan-kerajaan Islam tersebut adalah sistem ekonomi Islam. Kenyataan itu, sesuai dengan keberadaan sistem perekonomian yang terbangun di masa Rasulullah dan para sahabat. Sabda rasulullah yang menyatakan “...akan datang suatu masa di mana tidak ada lagi yang berguna untuk dijadikan simpanan kecuali dinar dan dirham...” adalah juga sebagai bukti bahwa sistem ekonomi yang berjalan di kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara adalah sama dengan sistem ekonomi di masa Rasulullah Muhammad. 4 Di masa pemerintahah Khalifah Umar bin Khaththab, telah menetapkan standar perbandingan dinar dan dirham yaitu dalam kadar berat dan nilai 7 dinar setara dengan 10 dirham.5
2 Teuku Ibrahim Alfian, Kronika Pasai: Sebuah Tinjauan Sedjarah, (Jogyakarta: Gajah Mada University Press, 1973), hlm. 4. 3 Ibid. 4 Hadits, dalam Musnad Imam Ahmad bin Hambal. 5 Abdul Hadi Arifin, Malikussaleh Reinterpretasi Penyebaran Islam Nusantara, (Louksemawe: University of Malikussaleh Press, 2005), hlm. 83.

menurut pandangan beberapa orang ulama larangan agama terhadapjasa asuransi akan berlaku atau tidak, bukanlah ditentukan oleh caranya perusahaan asuransi itu beroperasi, melainkan ditentukan oleh bentuk organisasinya. Karena Adanya Asas Tolong-menolong Dalam Islam Asas tolong-menolong dalam dunia Islam sesungguhnya sudah ada sejak zamanjahiliyah. Pada zaman itu biasanya seluruh keluarga atau suku dari pihak pembunuh membayar santunan pada suku korban pembunuhan. Uang tebusan itu dibayarkan untuk menghindarkan tindak pembalasan atau bahkan dendam kesumat yang mungkin akan berakibat binasanya beberapa orang anggota suku karena peperangan dendam kesumat itu. Adat istiadat itu membina kerukunan antara anggota kelompok atau suku, dan kemudian suku itu bukan saja membayar santunan atas nama seorang anggotanya dalam peristiwa pembunuhan, tetapijuga dalam peristiwa pelanggaran kecil. Ini merupakan awal dari suatu bentuk asuransi pihak ketiga, karena setiap anggota suku mengetahui bahwa anggota kelompok atau sukunya akan melindunginya dalam hal pelanggaran atau pembunuhan yang telah dilakukannya. Ini tidak akan menyebabkan seseorang anggota suku bertindak ceroboh, karena sekalipun anggota sukunya akan melindunginya, tetapi mereka akan memperlihatkan ketidaksenangan mereka atas kelakuannya. Sekarang Didirikan Yayasan Asuransi Tolong-menolong Di dalam Al Qur'an uang santunan dianjurkan sebagai usaha mencegah dendam kesumat.
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaas (pembalasan yang sebanding) berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh; orang merdeka dengan orang merdeka, hamba dengan hamba, dan wanita dengan wanita. Maka barangsiapa yangmendapat suatu pemaafan dari saudaranya, hendaklah (yang memaafkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah (yang diberi maaf) membayar (diat) kepada yang memberi maafdengan cara yang baik (pula). Yangdemikian itu adalah suatu keringanan dari Tuhan kamu dan suatu rahmat. Barang siapa yang melampaui batas sesudah itu, maka baginya siksa yang sangat pedih. Dan dalam qishaash itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu, hai orang-orang yang berakal, supaya kamu bertakwa". (Al Qur'an, 2. 178-1979).

Ketika Nabi Muhammad menjadi kepala pemerintahan di Madinah, telah diputuskannya bahwa asas santunan timbal-balik itu berlaku untuk seluruh umat atau masyarakat Mulimin. Sekarang ini diberi tafsiran bahwa setiap orang yang beriman, tanpa memandang golongan, atau suku bangsanya, dapat bergabung dengan sesama kaum Muslimin, mendirikan suatu perusahaan asuransi untuk mengadakan perlindungan timbal-balik

Oleh karena itu tak sedikit umat Islam. Jejak-jejak Ekonomi Syariah. Bahkan keberhasilan perusahaan di Dubai itulah yang mendorong kelompok Al Baraka untuk melakukan kegiatan di Bahrain. Perusahaan ini bersifat mandiri. “Uang di Mata Pemikir Ekonomi Islam”. Abd. terus diadakan upaya-upaya progresif kedepan. Bank Islam Faisal di Sudan mendirikan perusahaan Asuransi Islam di Khartum pada tahun 1982. 9 H. sekaligus menjadi pemiliknya—dan Dar-al-Mal al-Islami memang telah mendirikan lembaga semacam itu dalam bentuk waqf mudarabah. dan hampir tidak ada calon nasabah datang atas kegiatan perusahaan asuransi itu sendiri sampai sekarang. dibandingkan dengan pendirian bank-bank Islam.9 Perihal niaga (perdagangan) di masa kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara merupakan suatu pekerjaan yang paling menonjol. Memang sedikit sekali minat untuk mendirikan perusahaan asuransi khas Islami. 7 Ibid. Dan apa yang dilakukannya tidak termasuk bagian dari sebuah sunnah. bahkan profesi “dagang” adalah sesuatu yang mendapat kehormatan. Sekalipun demikian apa yang dilakukan Muhammad bin Abdullah sebagai sesuatu yang harus diikuti. Sekalipun dalam dasawarsa terakhir ini jumlah perusahaan perbankan Islam semakin bertambah.6 Sebagai sebuah kesimpulan tentang fungsi uang dalam Islam. dalam Serambi Indonesia online. Memang banyak perusahaan asuransi Barat yang mengakui bahwa mereka pun beroperasi sesuai dengan hukum Islam pada segi-segi yang penting. perusahaan asuransi ini pun dilengkapi dengan suatu majelis penasihat agama Islam. terlebih dalam Islam. Dalam rangka memenangkan program kerja di dunia asuransi di kalangan umat Islam. Islam hanya melihat uang itu sebagai alat tukar. Dan ketika dia membuat keputusan”. alat perantara. Muhammad Rasulullah dikenal sebagai seorang yang berprofesi pedagang sebelum diangkat sebagai utusan Allah. Namun apa yang diperbuatnya sebelum menjadi nabi adalah sebuah kebaikan. (Jakarta: Senayan Abadi Publishing. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 47 Pasaran asuransi perabot rumah pun sangat terbatas. Seperti halnya bank itu. dan diJenewa Dar al-Mal al-Islami mendirikan cabang "takaful" (asuransi gaya Islam) yang menyediakan jasa asuransi gaya Islam. hlm. namun pendirian perusahaan asuransi di sebagian besar negara-negara Islam masih merupakan gejala baru. dan alat untuk menentukan nilai. Maka Dalam sejarah Islam. dan dianggap yang terbaik sejajar dengan pekerjaan bertani. Bukan hanya masyarkatnya yang giat berdagang. manusia memerlukan uang sebagai medium of exchange (alat perantara/pertukaran) untuk membeli barang dan jasa. kesadaran akan uang sebagai bagian dalam sistem ekonomi telah muncul sebelum ekonomi itu itu diakui sebagai disiplin ilmu tersendiri. bukan sebagai barang yang bisa diperjual-belikan. Ini adalah dana tolong menolong (mutual funds)—yaitu yayasan asuransi tidak komersial yang berusaha hanya untuk para anggotanya. Karenajarang sekali terjadi pencurian.314 Ekonomi Islam: Sejarah.7 Sekalipun. Besar kemungkinannya bahwa kemajuan bank-bank Islam akan mendorong pertumbuhan perusahaan asuransi Islam sebagai usaha pelengkap. yang memantau kegiatan perusahaan ini untuk memusatkan kepatuhannya pada hukum agama Islam. Ibnu Taymiyah menyebutkan bahwa uang itu tidak hanya berfungsi sebaga medium of exchange. Luthfi Hamidi. 8 Hal ini tidak berlebihan. Dua pandangan yang bertolak belakang ini telah mewarnai pemikiran ekonomi Islam. Namun Ibnu Khaldun dalam pandangannya terhadap uang lebih cenderung kepada pendapat Ibnu Taymiyah. money is not identical with commodity that can be traded for the purpose of making profit. Sebagian besar calon nasabah Perusahaan Asuransi Islam Arab itu tampil karena anjuran Bank Islam Dubai kepada para nasabahnya. In Islam. 8 M. bahkan menjadikan perbuatan dagang yang dilakukan oleh Muhammad bin Abdullah sebagai sunnah yang harus diikuti. Sehingga Ibnu Qayyim dalam pembahasannya tentang peranan uang sependapat dengan Imam Ghazali. Prinsip ini hingga sekarang masih dimasukan dalam kategori perbuatan selalu diidamkan oleh sema manusia. Teori. akan tetap kerajaan (Negara) pun 6 M. sehingga pemilik harta itu tidak merasa ada alasan untuk mengasuransikannya. walaupun akhir-akhir ini keadaannya sudah berubah. Perusahaan asuransi ini pun berfungsi mengikuti garis-garis Perusahaan Asuransi Islam Arab Dubai. sekalipun sejumlah pemegang sahamnyajuga menjadi pemegang saham bank tersebut. Majid. Rasulullah bersabda “Rahmat Allah atas orang-orang yang berbaik hati ketika menjual dan membeli. bahwa Islam melarang memperlakukan uang sebagai commodity (barang) yang bisa diperjual-belikan. Bank Islam Dubai telah mendirikan Perusahaan Asuransi Islam Arab di bawah naungannya di tahun 1979. Perusahaan asuransi Islam yang kedua didirikan oleh Kelompok Al Baraka dipimpin oleh Syeikh Saleh Kamel dari Bahrain di tahun 1980. Di mana prinsip berniaga yang dilakukan oleh Muhammad bin Abdullah adalah jujur dan adil. Menurut Ghazali. . Kemudian kelompok Dar al-Mal al-Islami dipimpin oleh Pangeran Mohammad bin Faisal pun mendirikan beberapa perusahaan asuransi. Peranan uang dalam ekonomi Islam telah didiskusikan oleh Imam Ghazali (1058-1111 M) dalam kitabnya yang terkenal “Ihya Ulumuddin”. 325. Bukhari. 2003). Shabri H. Hal yang utama menciptakan bentuk asuransi yang sesuai atau dihalalkan oleh umat Islam. Penghormatan atas profesi itu banyak disebut dalam berbagai hadits.R. dengan menerapkan eksperimen-eksperimental di bidang asuransi secara berkesinamgbungan. Bahkan sebagian harta bergerak perlengkapan industripun tidak diasuransikan.

Makhudum diizinkan membuka pesantren. tentu saja tidak dapat dianggap berpotensi menghasilkan laba. Dengan demikian. sedangkan perusahaan industri milik negara biasanya mengabaikan perusahaan asuransi swasta. terdapat guci air abad XVII kiriman Sultan Iskandar Muda dari Samudera-Pasai. Dalam keadaan semacam ini asuransi terhadap bangunan. Semula berhubungan dalam niaga. ekonomi formal yang berjalan dalam masa kekuasaan Hindia Belanda adalah ekonomi liberal. akan tetapi pada perkembangannya perdagangan antara dua kerajaan berkahir dengan keinginan saling menguasai. sebagian besarnya tidak dilindungi asuransi.begitu banyak barang diangkut sehingga kapal-kapal Majapahit pulang dari Pasai bagaikan itik berenang. sangat jarang terjadi di dunia Islam. Makhudum memilih Desa Ampel Gading di pinggir Sungai Mas. Surabaya. Dana pembinaan "real estate" di Arab Saudi dan di negara-negara Teluk Arab menyediakan pinjaman tak berbunga bagi penduduk dengan hanya membebankan biayajasa yang kecil tanpa mengadakan syarat-syarat khusus selain kewajiban membayar pinjaman itu. karena banyak orang beranggapan bahwa hal ini termasuk jenis asuransi perseorangan yang tidak dihalalkan oleh hukum Islam. Belum lagi kita mendalami Serat Tajussalatin. Perusahaan-perusahaan asuransi itu juga menyadari besarnya risiko dalam bidang asuransi ini. Kapal minyak (tanker) serta muatannya diasuransikan. Apalagi kalau kita membicarakan lebih mendalam tentang dunia asuransi. Hanya kelihatan kapalnya. Dalam catatan Negarakertagama dilukiskan bahwa SamuderaPasai dikuasai Majapahit tahun 1360. utamanya harta tak bergerak sangat jarang diasuransi. misalnya asuransi rumah dari gedung ataupun perabotannya. adalah sudah lama terjalin. meskipun zaman itu masih belum canggih. 10 perusahaan kecil jarang mengasuransikan barang persediaannya. Dengan seizin kakak iparnya Raja Majapahit yang masih memeluk agama Hindu. Dengan izin tersebut yang telah diberikan kepada Makhudum. Antara lain adik Putri Jeumpa bernama Pengeran Makhudum yang nantinya dikenal sebagai Sunan Ampel. (Bandung: Al Maa’rif 1981). menyinggung hal yang sama. Buku berbahasa dan berhuruf Jawa yang dipakai di Keraton Yogya tersebut merupakan salinan dari Kitab Tajussalatin.. Banyak bukti sejarah yang menunjukkan hubungan Samedra Pasai Mataram. Semua faktor tersebut mengakibatkan terbatasnya pasaran asuransi harta tak bergerak. Asuransi bahari merupakan satu-satunya cabang asuransi yang hidup subur di wilayah Teluk yang kaya minyak. Demikian pula halnya dengan problem konstruksi yang segera tersingkap setelah gedungnya selesai dibangun. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 313 mengandalkan pendapatannya dari hasil perdagangan ekspor dan impor. berasal dari masa pemerintah Sultan Alaad-Din Ri’ayat Syah (1589-1604). “Islam di Aceh Masuk dan Berkembangnya Hingga Abad XVI” dalam A. Hasjmy. supaya Makhudum bersedia menetap di Majapahit. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia.48 Ekonomi Islam: Sejarah. Bahkan di sektor industri pun hanya perusahaan besar yang mengasuransikan alat perlengkapannya. akibat membawa muatan terlalu banyak. dan dengan bertujuan menemani kakaknya tidak merasa kesepian. karena dapat diduga banyak sekali tuntutan yang akan diajukan. Lembaga-lembaga pembiayaan perumahan negara biasanya tidak rnewajibkan pihak yang berutang agar mengasuransikan harta itu sebagai syarat untuk pemberian uang hipotek.11 Ekonomi Islam di Masa Hindia Belanda Secara sistemik. dan keruntuhan total sebuah gedung bukanlah hal yangjarang terjadi. Dan sangat keliru kalau ada anggapan bahwa Putri Chempa yang menikah dengan Raja Majapahit berasal dari Kamboja. jadilah chempa. 210. dan Lloyds of London merupakan penampung asuransi terakhir. 11 Kompas. makajarang ada hipotek swasta. Juga sejalan dengan adanya penanaman modal usahawan Wan Hussein Azmi. Di wilayah tersebut peraturan penertiban pembangunan sangat sedikit dan kurang ketat. Seringkali terjadi penambahan lantai suatu gedung yang tidak direncanakan untuk menahan beban tambahan. Dalam kenyataannya asuransi harta tak bergerak terbatas pada bangunan industri dan bukan rumah pribadi. juga sejumlah bangsawan Aceh ikut pindah ke Majapahit dan kelak menyebar agama Islam pertama di Jawa.. namun sudah terjalin jaringan intelektual antara Aceh dan Jawa dan juga dengan seluruh Nusantara. Tetapi karena lidah orang Jawa agak sulit untuk mengucapkan jeumpa. atau didukung dengan pinjaman dari lembaga pembiayaan perumahan yang diselenggarakan oleh pemerintah. Hubungan Samudera-Pasai dan Mataram misalnya. 6 Mei 2003.” Tidak hanya barang yang dibawa. Dan sementara itu. Yogya. Ekonomi ini mulai berjalan di bawah kekuasaan Hindia Belanda setelah peraturan tanam paksa (Cultuur Stelsel) dihapuskan. ”. Hikayat Raja-raja Pasai meyebutkan. Berapa pun tingginya nilai harta tak bergerak itu di wilayah Teluk Arab. . dan kemudian menjadi salah seorang Wali. Karena itu tidak ada lembaga-lembaga pembiayaan seperti koperasi pembangunan yang mewajibkan pemilik rumah untuk mengasuransikan harta benda itu.10 Hubungan antara Aceh dengan Jawa selalu mengalami naik-turun. Karena biasanya benda tak bergerak diperjual-belikan atas dasar pembayaran uang tunai. kecuali perusahaan pelayaran. diantarnya pada makam Sultan Agung di Imogiri. kodifikasi hukum tata pemerintah dan petunjuk memerintah dengan prinsip keadilan. Hal ini adalah akibat dari kurang giatnya perusahaan asuransi untuk menggarap jenis asuransi ini. Teori. hlm. tulisan berhuruf Jawa berbahasa Pasai.

Ada pendapat. Kenyataan itu terbukti dengan adanya sebuah Masjid di Purwokerto pada tahun 1891 telah mampu memberikan pinjaman investasi kepada Bank Penolong yang didirikan oleh Raden Aria Wirajaatmadja. Pada perkembangan lebih lanjut. namun tercukupinya kebutuhan harus dilakukan secara kolektif.312 Ekonomi Islam: Sejarah. 13 Ibid. kebakaran. pusat penyelesaian problematika umat dalam aspek hukum (peradilan). mereka tetap memegang surat berharga yang menghasilkan bunga untuk keperluan dana cair. Namun karena alasan yang telah kita bahas itu. Perusahaan asuransi dalam dan luar negeri berusaha mematuhi hukum Islam dalam tiga segi penting. Selain itu sudah tentu tidak mungkin untuk menyingkirkan setiap unsur perjudian. sekalipun berjalan namun Masjid belum dapat dikatakan sebagai lembaga keuangan Islam yang tersistem. Dalam soal usaha. Pada satu sisi kebangkitan ingin berusaha dan tercukupinya hajat hidup adalah karena faktor tekanan sistem ekonomi liberal yang menyengsarakan. maka kebutuhan akan asuransi pun akan meningkat pula. penindasan. Cara ketiga: perusahaan asuransi berikhtiar menyesuaikan diri dengan hukum Islam. lebih tepat dikatakan sebagai manifestasi dari kewajiban dalam beragama (Islam). perkebunan. karena ajal adalah takdir Allah. namun tidak selalu berbuat sesuai dengan apa yang dinyatakannya itu. Koperasi Indonesia yang Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. atau mendesak nasabah lain untuk memperpanjang polisnya. perdagangan. Kartasapoetra. karena pendapatan yang dihasilkan menyerupai bunga atas deposito bank. kecelakaan kapal. infaq. Ada perasaan bahwa seorang yang beriman tidak akan mengasuransikan jiwanya sendiri. 58. misalnya. secara terbuka di dunia Islam. Teori. juga sebagai pusat komando operasi militer dan pemerintahan. (Rineka Cipta.14 Sentralisasi ZIS dan distribusinya oleh Masjid pada masa Hindia Belanda. “Peran Masjid Dalam Edukasi Ekonomi Syariah”. rakyat Hindia Belanda khususnya yang beragama Islam mempunyai keyakinan bahwa spirit ekonomi Islam harus dijalankan. pusat pemberdayaan ekonomi umat. Bahkan Masjid di masa Rasulullah.. bahwa asuransi merupakan sesuatu hal mewah dan dengan meningkatnya pendapatan pribadi seseorang. Kewajiban berzakat. 63. eds. hlm. bukan asuransi perseorangan. . Masjid sebagai pusat ekonomi Islam pada masa kekuasaan Hindia Belanda cukup efektif. maka kaidah ini tidak berlaku di lingkungan dunia Islam.ORG. kelenturan pendapatan mengenai kebutuhan asuransi sangat tinggi. Namun walaupun demikian. Pihak perusahaan membutuhkan perlindungan risiko. yaitu dengan hanya menyediakan asuransi usaha..15 Salahsatu pilar kemajuan peradaban Islam adalah amwal (wealth). namun mereka tidak mengejarngejar nasabah baru. dengan modal awal dari Masjid tersebut Bank Penolong telah berkembang hingga bank tersebut memiliki modal senilai f 4. Pada kenyataannya investasi yang dilakukan oleh para usahawan Belanda hanyalah menimbulkan pemerkosaan hak. dalam www. perusahaan-perusahaan asuransi kurang berminat pada asuransi mobil. esyariah. dan bermacam-macam masalah transportasi meliputi barang produksi serta kendaraannya. Ibnu Khaldun pernah menyatakan bahwa ekonomi adalah tiang dan pilar 12 G. Mereka hadir bila ada nasabah yang memerlukannya. hal ini bertentangan dengan asas-asas Islam. 12 Sistem ekonomi ini sudah pasti tidak cocok dengan umat Islam. karena uang preminya terpaksa ditetapkan dengan sangat tinggi jika hendak mengharapkan laba. Kenyataan adanya sebuah Masjid yang mampu mengelola keuangan ZIS itu. Asuransi dana lanjut usia pun tidak disetujui. dan tidak ditentukan oleh manusia. dan shadaqoh dengan cara disentralisir di Masjid kemudian pengurus Masjid mendistribuskannya kepada setiap yang berhak telah menopang aktifitas ekonomi umat Islam. Adapun usaha lain yang sangat signifikan dalam rangka sosialisasi program asuransi –praktek asuransi dan hukum Islam dapat diintegralkan (disatupadukan).000 (empat ribu gulden). Di masa Raasulullah. Pada sisi lain. negara-negara seperti misalnya Kuwait dan Persatuan Emirat Arab yang angka pendapatan per kapitanya paling tinggi. pusat pendidikan. sekalipun sebenarnya pendapatan itu baru akan diterima setelah beberapa periode. 13 Hidup adalah hak setiap individu. berinfaq dan bershadaqah pada setiap muslim telah mendorong terwjudnya ekonomi Masjid. Hanya perusahaanperusahaan besar saja yang mementingkan soal asuransi. tetapi pasaran asuransi dalam negerinya sangat sedikit. Kedua: perusahaan asuransi itu tidak menawarkan asuransijiwa kepada kaum Muslimin dalam negeri. Di mana penghimpunan zakat. Masjid difungsikan sebagai pusat ibadah. Hal ini disebabkan oleh tingginya angka kecelakaan dl harnpir semua negara-negara Islam. hlm. Masjid sebagai pusat kebudayaan dan peradaban telah mewakili umat Islam sebagai institusi yang mendapatkan kepercayaan masyarakat. namun memelihara rahasia kehadirannya. dan lain-lain. Di sini salah satu kendalan utama lainnya adalah minat terhadap asuransi sangat kurang. karena manusia untuk hidup saling ketergantungan. Merekajuga tidak memaksa calon nasabah untuk mengambil asuransi. 14 Ibid. Hanya beberapa orang saja yang mengasuransikan kendaraan mereka terhadap risiko kerusakan. Pertama: perusahaan asuransi biasanya tidak memasang iklan untuk mencari nasabah. Dalam istilah perekonomian. dan pemerasan. 15 Agustianto. dan pusat informasi umat Islam. Jakarta: 1984). seperti: pertanian. sedangkan Belanda dalam berbagai bidang ekonomi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 49 Pada kenyataannya banyak perusahaan dalam negeri di negara Islam yang menyatakan patuh kepada hukum Islam.

karena di sana kegiatan perusahaan asuransi asing sangat dibatasi. 5) Jarmani. Jakarta: 1984). sehingga Bank Penolong menjadi ”Purwokerto Hulf. Asy-Syathibi dan seluruh ulama ushul yang membahasa maqashid syari’ah senantiasa memasukan amwal sebagai pilar maqashid. pada tahun 1898 menggantikan E. Di Eropa. Syathibi. (Rineka Cipta. namun tidak satupun negara Islam yang melarang asuransi. dan untuk santunan keluarga dalam hal kematian atau cacatnya seseorang karyawan dalam melakukan kerjanya. G. Sekalipun belum sampai pada makna ”berhasil”. Di banyak negara Islam berlaku keadaan yang bertolak belakang dengan keadaan di Arab Saudi. maka cukup jelas bahwa koperasi merupakan usaha untuk membatasi perkembangan kapitalisme. hingga kemudian mendirikan Bank Penolong sebagai lembaga keuangan yang produk utamanya adalah Simpan Pinjam. 18 Ibid. yaitu Raden Aria Wirajaatmadja. karena tidak terdapat keringanan pajak bagi iuran asuransi. namun masingmasing menghendaki agar setiap perusahaan asuransi menyesuaikan cara kerjanya dengan ketentuan hukum agama. namun ini tidak didasarkan kepada perjanjian asuransi. bahwa azas koperasi adalah kekeluargaan dan kegotongroyongan. dan ada sejumlah perusahaan asuransi yang terdaftar di Hongkong atau di tempat lain banyak menyelenggarakan usaha asuransi di Arab Saudi. Kenyataan itu pada masa Hindia Belanda ada sebuah masjid telah mampu memberikan pinjaman modal untuk pendirian sebuah bank. mengingat hambatan-hambatan terhadapnya? Melihat keberadaan asuransi masih bersifat terbatas di kalangan Muslim.. 12 Tahun 1967 dinyatakan. Bagaimanakah caranya menawarkan suatu bentuk asuransi di lingkungan dunia Islam.18 Istilah Koperasi sebelum lahir dan berkembang di Indonesia. Sekalipun tidak dapat dinamakan sebagai lembaga keuangan Islam namun ide dasarnya dilandasi oleh suatu pemikiran keislaman. Teori. bagian 3 Undang-undang No. Bahkan pada kenyataannya terdapat suatu tingkat proteksi perusahaan usia muda untuk perusahaanperusahaan dalam negeri. namun hanya sejumlah kecil perusahaan yang mengasuransikan risiko ini. mulai mencari perlindungan bermacam-macam asuransi—termasuk asuransi risiko kecelakaan. Ada sistem pensiun untuk para karyawan perusahaan besar dan pegawai pemerintah.16 Di Indonesia dalam masa perkembangan Islam di Indonesia. Semangat De Wolf van Westerrede tersebut kemudian diaplikasikan. yang pada kenyataannya sebagian besar dimiliki oleh warga negara Arab Saudi. Perusahaan-perusahaan dalam negeri digalakkan untuk mendaftar di negara bersangkutan dan yang diutamakan untuk menyelenggarakan urusan asuransi pemerintah. beberapa diantaranya adalah perusahaan yang berukuran besar. namun pemikiran Raden Aria Wiraatmadja telah membuat titik kebangkitan ekonomi yang berpihak pada rakyat. 17 16 tersebar di dunia Islam. Cit. Namun jarang terdapat asuransi jiwa untuk para karyawan perusahaan asing. 18. Kemudian.17 Koperasi sebagai lembaga simpan pinjam. 56. yang masing-masing dianggap melakukan kegiatan dengan mematuhi hukum agama Islam. Namun sekarang. Raden Aria Wiraatmadja mendapat dukungan moril dari E. Spaar En Landbouwcrediet”. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 311 paling penting untuk membangun peradaban Islam (imarah). Dalam pasal 5. Di Hindia Belanda. Sikap hukum terhadap usaha asuransi berlain-lainan di masing-masing negara Islam dan pada umumnya masing-masing pemerintah negara Islam itu kurang memperhatikan soal asuransi dibandingkan dengan soal perbankan. di masa Hindia Belanda telah hadir ditengah masyarakat. termasuk para perantau yang mulai memperhatikan soal asuransi ini. pemikiran Ghazali.20 di Solo perbaikan kearahan ekonomi umat Islam dipelopori Haji Samanhudi dengan delapan orang rekannya. Pada tahun 1891. hlm. . Oleh karena itu. Sienburgh sebagai pejabat tinggi Hindia Belanda. dan Ibnu Khaldun telah terserap oleh umat Islam di Indonesia..19 Pada awal abad ke. Tetapi perusahaan-perusahaan asing diperkenankan untuk menyelenggarakan usaha asuransi di wilayah Kerajaan ini. hlm. De Wolf van Westerrede yang bersemangant untuk mebangun bank Simpan Pinjam.50 Ekonomi Islam: Sejarah. 2) Wiryotirto. Sienburgh. Hanya Arab Saudi yang tidak memperkenankan perusahaan asuransi mendaftarkan diri karena tidak adanya peraturan dalam undang-undang pendaftaran perusahaan. Koperasi itu dinamakan ”Kinder der Not”. Di mana lembaga keuangan koperasi ini didasarkan pada nilai “ta’awuniyah_ tolong menolong”. perusahaan wajib membayar santunan kepada keluarga karyawan bersangkutan. asuransi biaya pembayaran pensiun. sebagaimana yang berlaku bagi iuran dana pensiun biasa. berlainan dengan perusahaanperusahaan asing. Koperasi Indonesia yang Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. telah populer di Eropa pada pertengah abad ke-19. 3) Suwandi. Pada perkembangan lebih lanjut “ta’awuniyah” tersebut menjadi azas koperasi. Koperasi pada awalnya dimunculkan oleh tokoh lokal. Masjid dalam fungsinya sebagai pusat pemberdayaan ekonomi dapat dipastikan sistem ekonomi Islam telah terbangun. bahaya kebakaran. eds. dan pencurian. Kemunculan Koperasi adalah sejak kapitalisme telah terbukti membawa masyarakat kepada kemiskinan dari sejak awal abad ke-17. AlGhazali. yaitu: 1) Sumawardoyo. karena sebelum tahun 1920-an hanya sejumlah kecil penduduk. 6) Ibid. dengan bertambah besarnya skala kegiatan usaha. Jika terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan kematian atau cederanya seseorang karyawan. 19 Op. 4) Suropranoto. Kartasapoetra.

Bangsa Tionghoa menjadi kelas dua. Jakarta:Tintamas. Memajukan agama dan sekolah-sekolah Islam. maka pengimpor dan saudagar Islam segera menyaksikan bahwa perusahaan asuransi Barat mengirim petugas penyelidikan untuk memperhitungkan jumlah uang premi. sehingga dapat berakibat buruk pada seluruh keluarga besar yang bersangkutan. maka banyak pemerintah negara Islam yang beranggapan perlunya menjaga ketertiban keamanan secara ketat. yaitu: Pertama. 24 Kemajuan SDI. khususnya berkenaan dengan semakin bertambah keanggotaan dan pesatnya perdagangan diantara anggota. 1972). Peristiwa residivisme (kejahatan yang terulang) pun jarang sekali terjadi di lingkungan dunia Islam. Mempertinggi derajat bumiputera. 20 . juga di Pakistan dan Sudan. Di lingkungan keluarga besar setiap orang sadar akan kewajibannya terhadap sesama ahli keluarga.II. Majalah Politik Islam. 20 Pada saat itu SDI mengambil asas dan tujuannya sebagaimana terangkum dalam empat bagan.) A. karena membeli langsung bahan bakunya dari importir bangsa Eropa. 24 Soedjito Sosrodihardjo. bisa diperkirakan sekitar baru selama 3-4 dasawarsa terakhir ini usaha perasuransian banyak Hardjosumarto. 1996). angka pencuriannya termasuk yang paling rendah di seluruh dunia. hlm. hlm. Dan. Karena itu asuransijiwa tidak dibutuhkan. dan Keempat. tetapi kemelaratan dan kesengsaraan yang amat dalam menyelimuti mereka. Karena para pengekspor Baratjuga merasa perlu pengasuransikan barang dagangannya terhadap kerusakan sewaktu berada di pelabuhan negara Islam. Ekspor dari dunia Barat diasuransikan terhadap risiko kerusakan selama masa pengangkutan. dan 8) Martodikoro. Perubahan Struktur Masjarakat di Djawa Suatu Analisa. 22. ‘Syarikat Islam: Obor Kebangkitan Nasional (1905-1942). Selanjutnya. termasuk juga jasa asuransi. 62.23 Faktor lain yang melatar-belakangi kelahiran Serikat Dagang Islam ialah karena adannya diskriminasi perdagangan. “Filsafat Islam Tentang Sejarah”. Kemudian mereka mendirikan Syarikat Dagang Islam (SDI) sebagai manifestasi penghimpunan terhadap pengusaha muslim yang bergerak dalam perdagangan batik. dibandingkan dengan di dunia Barat. Faktor utama keberhasilan SDI merupakan perpaduan antara solidaritas agama dan solidarited kesukuan yang mendahsyatkan. hlm. 25 Charles Issawi. Kompeni dan kaum Tionghoa merasa tersaingi dalam usaha perdagangannya. V. (Jakarta. Bahkan di zaman sekarang ini pencurian tetap jarang terjadi di masyarakat Islam yang taat. Senernya. karena terdapat keberatan terhadap semua prosedur perbankan dan perasuransian komersial Barat. usaha asuransi moderen mula-mula menembus ke negara-negara Islam di abad ke XIX sebagai akibat meningkatnya perdagangan dengan dunia Barat. sebelum pelaksanaan hukuman itu sangat berat. sekalipun para saudagar Muslimin menganggap asuransi itu tidak perlu. Jika kriminilitas meluas. Tidak banyak terdapat tindakan perlawanan terhadap hal ini. Bagaimanapun juga. Pustaka Antara.Mukti Ali. April. Ketiga. semenjak kebangkitan agama Islam. 7) Sukir. Kejahatan ini sangat memalukan. bangsa Belanda-lah yang kelas satu. 15. karena pelaksanaan hukum Islam yang tegas. Kedua. 23 Ibid. “Di negeri ini. misalnya. Hal inijuga mencerminkan akibat yang kurang menyenangkan. M. Mempersatukan pedagang-pedagang batik. khususnya kelas pemasaran menengah berada di tangan orang Timur Asing. (Yogyakarta:Al Amin Press. Hal itu terangkum dalam makna filosofis yang mendalam sebagaimana yang diutarakan oleh Ibnu Khaldun. hlm. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 51 memberi bantuan kepada perusahaan atau seseorang yang ditimpa nasib malang yang tak terduga. dan perlu pula diingat bahwa syarat-syarat pembuktian.310 Ekonomi Islam: Sejarah. sekalipun hampir semua barang muatan diangkut dengan kapal-kapal milik orang-orang Barat. sekalipun hukuman ini hanya diterapkan terhadap para bromocorah.” 22 Tentang pergerakan Islam pada periode ini. Asuransi terhadap risiko pencurianjuga tidak diperlukan karena kejahatan semacam itu sangatjarang terdapat dalam masyarakat Islam di zaman itu. Teori. Maka kelahiran Syarikat Dagang Islam adalah proses awal untuk membuka kembali alam pemikiran umat dari belenggu penjajahan atau imperialisme-kompeni yang sangat menyengsarakan rakyat. kejahatan semacam itu mulai bertambah jarang. Adapun Bangsa Indonesia dianggap bangsa kelas kambing atau disebut juga inlander. Mereka menjual dengan harga murah. yaitu: ‘tajdid salafi’ yaitu mengembalikan umat Islam pada kemurnian ajaran-ajarannya. 22 Tamat Jaya. yaitu Tionghoa. yaitu pemotongan sebelah tangan bagi seorang pencuri. Kesengsaraan yang diderita rakyat tidak hanya lumpuhnya ekonomi. Tindakan semacam ini merupakan pencegahan efektif. Karena jika tidak demikian tradisi yang didasarkan pada pembayaran uang tunai terpaksa harus diganti dengan penggunaan cek dan fasilitas perbankan lainnya.21 Dalam pidato pembukaannya. yang satu lagi tajdid ashri yaitu merumuskan kembali ajaran-jaran Islam sehingga sesuai dengan alam pikiran modern. Masyhur Amin. maka hal ini memaksa masyarakat menjauhi ajaran-ajaran Al Qur'an. oleh karena itu keluarga mengadakan tekanan untuk mencegah terlibatnya anggota keluarga dalam kesulitan ini. 25 Adanya tekanan dan intimidasi yang kuat bagi kaum SDI. dan tidak mungkin seorang anggota keluarga dikucilkan sehingga tidak menerima bantuan diwaktu dia menderita. Haji Samanhudi mengemukan tentang nasib bangsa Indonesia. Di Arab Saudi. (Yogyakarta: Karya. 17. Dikalangan Islam asuransi belum lama tersebar luas. 21 Assiyah. Mereka tidak hanya berdagang tetapi juga mempunyai perusahaan-perusahaan perbatikan. Mengutamakan sosial ekonomi. dan mereka tidak menyenangi hal itu. 1074) hlm. Asuransi modern timbul karena perdagangan dengan dunia Barat. (Th. 29. Orang-orang Besar Indonesia. Dua pemikiran Haji Samanhudi tersebut dikarenakan adanya kecendrungan mencampur aduk ajaran Islam dengan tradisi lama. mempunyai dua kecendrungan. ‘an Arab Philosophy of Historiy’(terj. 1974).

walaupun cara kerja praktek itu merupakan asumsi kritis terhadap teori ekonomi dasar dari Keynes. dan bila suku bunga tetapnya melebihi suku bunga yang berlaku di pasaran uang. Keadaan semacam ini tidak dapat diterima oleh seorang Muslim yang saleh. sebagai aktiva terjamin . bila harga pasaran yang berlaku melebihi nilai nominal dari surat berharga itu. karena para pemegang polis yang tidak rnemperoleh manfaat dari uang premi yang dibayarnya. Terutama di sekitar industri perbatikan yang tampak berkembang sangat cepat dan sudah berkembang sejak pertengahan abad ke19. yaitu: 1) Tampilnya seorang pemimpin baru yang karismatik yang mahir berpidato. karena kecilnya kemungkinan nasabah itu menerima pembayaran. Secara terpisah. menurut Tirto Adisuryo bahwa Islam adalah agama yang memiliki semangat untuk kemajuan.26 Gerakan ekonomi Islam yang teraplikasikan melalui SDI merupakan sebuah gagasan untuk melindungi dan memberi jalan bagi pengembangan kepentingan bisnis umat Islam. karena keluarga. Tirto Adisuryo juga membentuk Sarikat Dagang Islam (SDI) di Bogor dan kemudian berkembang di Jakarta.. 29 M. Kaum borjuis Muslim ini terhimpun dalam SI. Haji Oemar Said Tjokroaminoto. tidak bersifat pokok pada asuransi komersial itu. Ibid. Cara-cara menarik untung dari perkembangan suku bunga dengan jelas dipandang haram oleh kaum Muslimin yang salah. karena dengan cara itu ia dapat menambah penghasilan untuk kepentingan perusahaan itu serta nasabahnya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 309 tidak membuat mereka hilang semangat perjuangannya. bahwa SI tidak bertujuan politik. 2) Bergerak bukan hanya sebagai perkumpulan pedagang dan pengusaha. Sampai abadi ke XIX belum ada perusahaan asuransi komersial di dunia Islam. sedangkan risiko yang ditanggung oleh para nasabahnya sangat besar. Namun perusahaan-perusahaan asuransi itu lebih mengutamakan investasi dalam harta kekayaan yang menghasilkan bunga dengan jangka waktu tertentu. dan mutlak diperlukan untuk usaha perangkap likuiditas. Cokroaminoto dalam Rapat Raksasa di Surabaya pada tanggal 26 Januari 1913. Alasan selanjutnya untuk menentang perusahaan asuransi ialah cara penggunaan uang premi yang dibayar itu. Sejumlah besar perusahaan asuransi Barat menginvestasi uang iuran yang diterima dari para pemegang polis. Termasuk kekayaan jangka pendek sebagai bagian cair dari dana persediaan untuk membayar tuntutan (claims) asuransi yang lancar serta surat berharga pemerintah yang berjangka lama. Menurut pendapat Takashi Siraisi. yang akan menghasilkan laba dan dapat diperkirakan dengan tepat dari semula. di kota Solo pada waktu itu sudah tumbuh kelas borjuis yang cukup kuat dilihat dari segi kuantitas. menyatakan dalam pidatonya. Op. tetapi menghidupkan jiwa 26 27 Ibid. mencakup semua anggota masyarakat dari berbagai segmen.52 Ekonomi Islam: Sejarah. atau masyarakat luas akan bersatu untuk . Islam hanya dipakai sebagai simbol dan sumber motivasi untuk pengerakan ekonomi kaum pribumi. tetapi sudah menjadi wadah pergerakan politik. mengadakan gerakan boikot terhadap pedagangpedagang Tionghoa. Gerakan ini merupakan aksi penting dalam upaya menghambat laju ekonomi kapitalis yang tidak berpihak kepada masyarakat kecil. Dan pada waktu itu sudah nampak komunitas pengusaha Muslim. Teori. Ini berarti. Karena itu risiko yang ditanggung oleh perusahaan asuransi sangat minim. mungkin akan berusaha memperoleh hasil dengan berbuat curang. 28 Ibid. SI yang dibantu tentara Mangkunegara dalam upaya mendobrak kapitalisme. Namun masing-masing perusahaan asuransi hanya tergoda untuk menjual surat berharga pemerintah itu mendahului tanggal jatuh waktunya. Sekaligus sebagai langkah propokasi untuk kemunculan pemikiran ekonomi yang berbasis syariah Islam. karena dana itu didasarkan kepada asas bagi hasil. dan akan mengakibatkan kaum Muslimin berbuat jahat. dan 3) Telah membuka keanggotaan yang lebih luas lagi. Masyhur Amin. khususnya kalangan pengusaha dan pedagang pribumi. malah mereka mengatur siasat lagi dengan pengharapan dapat dukungan dan kekompakan penuh dari umat Islam seluruhnya. hlm. Walaupun waktu itu belum ada rumusan mengenai ideologi Islam. Bahkan yang lebih berbahaya adalah seorang pemegang polis mungkin akan merusak harta bendanya sendiri untuk menerima ganti kerugian asuransi. bahkan menambahnya dengan risiko keuangan pembayaran uang premi. Awal abad ke-20. hal Ini tampak dari dibentuknya koperasi-koperasi yang mendirikan toko-toko barang konsumsi. Ada beberapa faktor penting yang menyebabkan pesatnya perkembangan. Dalam kegiatanya SI masih melanjutkan aspirasi SDI.27 SDI berkembang lebih cepat lagi setelah namanya dipersingkat menjadi Serikat Islam (SI) dibawah kepemimpinan baru. maka seharusnya ia menjauhkan atau memboikot setiap kegiatan yang menyangkut perusahaan asuransi. dan merupakan alasan yang pantas untuk tidak melibatkan diri dalam kegiatan perusahaan asuransi. pada tahun 1909. Cit. selalu menerima laba. Orang tidak akan keberatan bila perusahaan asuransi menginvestasikan dana dalam modal saham. 58. “ada sekitar 60% penduduk Solo telah menjadi anggota”. Sifat khusus kontrak asuransi itu dianggap dapat menggalakkan daya upaya yang melanggar hukum itu. Namun keberatan itu lebih bersifat operasional. suku. dilihat dari segi anggota. Kaum Muslimin juga berpendapat bahwa asuransi mengundang ‘tuntunan palsu’ serta bermacarnmacam kecurangan lainnya. 29 HOS. Karena itu pihak asuransi tidak akan mengurangi risiko para nasabahnya.28 Pada tahun 1912.

Susanto Tirtoprodjo. Teori. Dalam Rapat Umum PPPKI pada 25 September 1928. hlm. memperkuat ekonominya agar dapat menghadapi bangsa asing. Sebaliknya perusahaan asuransi seperti ‘rumah-judi’. Tuntutan ini. 1970). Walaupun demikian kaum Muslimin telah mengemban bermacam-macam kewajiban terhadap sesarna kaum beriman. Bila jaminan untuk masa depan disediakan oleh sebuah lembaga seperti misalnya suatu perusahaan asuransi. Pabrik Gula. termasuk perusahaan asuransi. Di mana keputusannya menetapkan. Ibid. Memang Allah memberi rezeki kepada orang yang beriman. (Jakarta: Pembangunan.K. bahwa untuk melindungi para pekerja membentuk sub organisasi yang dinamkan dengan Serikat Sekerja (SS). hal itu juga dapat diperkirakannya atas dasar kemungkinan angka-angka statistik (statistical-probabilities). sedangkanjurnlah tuntutan atau "claim" yang harus dibayarnya. termasuk rnemberi bantuan kepada sesama Muslimin yang menderita kesulitan keuangan. Di mana agenda rapat yang berhasil diputuskan adalah menuntut keringanan pajak dan tidak memperpanjang lamanya erfpacth kepada Pemerintah Kolonial. 29. lot. Semangat berekonomi umat Islam ini. Kegiatan perusahaan asuransi semacam ini akan menggantikan daya upaya perseorangan dan akan mengurangi kesempatan untuk memperoleh pahala dengan memberi sedekah. Kemudian persoalan tanah erfpacth ini menjadi agenda utama dalam Kongres PSII pada 24-27 Januari 1930. Kemudian pada 28 Desember 1930 menggelar rapat dengan 22 cabang PSII. 1968). Kaum Muslimin yakin bahwa seseorang tidak mempunyai daya untuk menentukan nasibnya sendiri. kemudian pada 5 Mei 1930 PSII menuntut kepada pemerintah Kolonial agar segala jenis kerja paksa dihapuskan. dan unsur pokok agama Islam adalah takluk kepada takdir Allah. yang menjadi agenda kongres adalah perihal tanah partikelir dan aksi tandhim. dan hal ini sangat dibenci. tetapi pemegang polis tidak merasa pasti bahwa dia akan menerima suatu hasil atau berapakah jumlah hasil yang akan diterimanya. Karena uang premi yang tetap dibayarkan seakan-akan uang taruhan. bukan hanya dalam aplikasi perdagangan saja. dan setiap orang Islam merasa beruntung karena dapat berbakti kepada Allah dengan cara demikian. maka ia 4 dagang dari bangsa Indonesia.30 Pengharaman terhadap sistem ekonomi kapitalis oleh SI. kekurangan pangan. juga sesuai dengan syariat Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 53 tidak beriman kepada Allah. 32 A. yaitu di kantor Pegadaian. . hlm. penghidupan. Sebagai realisasi dari apa yang telah nyatakan oleh pemimpin SI tersebut. Selain itu. bukan sebuah retorika. selain karena tidak sesuai dengan hak asasi manusia. Cokroaminoto mengupas masalah tanah erfpacth.32 Anti imperialisme dan anti kapitalisme terus digulirkan oleh PSII. Dalam hal ini modal atau deposito pokok terpelihara utuh namun hasilnya tidak diberikan kepada depositor yang bersyukur karena menyadari bahwa depositonya dimanfaatkan untuk keperluan amal. dan tidak diberikan kepada kapitalis. Semangat masyarakat Islam dalam berekonomi yang dipelopori SI ini adalah tak lepas dari spirit yang tertuang dalam sasaran perjuangan SI. Sub organisasi ini cukup berhasil. di mana seseorang yang bekerja semestinya mendapat upah.308 Ekonomi Islam: Sejarah. Kenyataan ini merupakan bukti dari perlawanan umat Islam terhadap sistem kapitalis yang telah diharamkan. Sedjarah Pergerakan Islam. Dan karena banyak sekali jumlah uang premi yang dibayarkan kepadanya. namun Dia memerintahkan kepada orang yang beriman untuk menolong orang yang sengsara. yang mutlak ditentukan oleh Takdir Ilahi. HOS. dan akan menghilangkan tanggung jawab orang beriman terhadap tetangganya. PSII melakukan penelitian dengan melalui penyebaran angket tentang pengangguran. Tegasnya kaum Muslimin beranggapan bahwa kerukunan sosial dalam lingkungan masyarakat Islam akan rusak oleh kegiatan berbagai lembaga asing. Pada hakikatnya asuransi dipandang serupa dengan sejenis perjudian bahkan sebagai "gharar" (tipu daya). Tidaklah benar bila orang beranggapan bahwa agama Islam berpegang pada fatalisme atau sikap "nrimo". pada beberapa bulan kemudian bermunculan aktifitas perekonomian yang lebih meluas selain perdagangan batik. Di beberapa instansi dan pabrik telah terbentuk organisasi ini. 39. bahkan sebelum keringatnya kering harus sudah dibayar. Dar al-Mal alIslarnijuga melakukan kegiatan mengembangkan kesejahteraan atau "waqf mudarabah"4 untuk maksud ini atau untuk keperluan keagamaan. Perusahaan asuransi itu menentukan suatu marjin tetap untuk menutup semua biayanya. hlm. yang intinya menyatakan bahwa kontrak erfpacth harus dihentikan. 59. yaitu bank (Islam). keamanan dan kesehatan rakyat. hal ini akan mengurangi perlunya usaha tolong menolong. beban rakyat. 90.sit. Kemudian pada bulan April dan Juli 1935. (Jakarta: Dian Rakyat. Dengan demikian hubungan perseorangan akan dilembagakan. hlm. Realiasi hasil kongres. cuma sedikit. tetapi telah berwujud pada pendirian lembaga keuangan. yaitu melawan kapitalisme yang haram. Sedjarah Pergerakan Nasional Indonesia.31 Upaya perlawanan terhadap kapitalisme oleh SI semakin meluas. Pringgodigdo. kemiskinan. dan di Perusahaan Jawatan Kereta Api. tidak pernah menderita kerugian.. Hal ini sebagian dapat dilaksanakan dengan memberi sedekah pembayaran zakat dan lembaga "waqf" (pengumpul harta yang diserahkan atas dasar ibadah) hasilnya ini dapat dipakai untuk keperluan amal atau santunan. 31 30 Rodney Wilson. Pada 26 Oktober s/d 2 November 1919 Centraal Sjarikat Islam (CSI) mengadakan Kongres. Orang beriman tidak berdaya dihadapan Allah.

esyariah. Ekonomi Islam Pasca Kemerdekaan Republik Indonesia Ekonomi Islam sebagai sebuah sistem ekonomi. karena paradigma sistem ekonomi Islam tidak dapat dilepaskan dari paradigma Islam itu sendiri. Sebaliknya orang-orang yang berusaha membagi risiko. Sesungguhnya laba dipandang sebagai imbalan wajar bagi pembagian risiko. Umumnya kaum muslim menolak adanya asuransi. bahkan bertolak belakang. bukannya didukung secara aktif. manusia dan kehidupan dunia. dalam www. akan mengurangi risiko itu bagi sesama kaum Muslimin. Secara politis. Namun kenyataannya jauh berbeda. 115. keputusan kongres menyatakan. 1 Juni 2006. maka dapat dipastikan tidak akan terwujud. Dengan demikian.35 Kepastian tidak akan terwujud itu. Pemecahan yang tepat ialah agar pengusaha bersangkutan menghindari risiko spekulasi semacam itu. Pembagian risiko.. faktor sistem ekonomi kafitalis yang dianut dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah bertolak belakang dengan paradigma sistem ekonomi Islam. Bilamana sistem ekonomi Islam diaplikasikan dalam format Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tidak menganut sistem hukum Islam. Gagasan agama Islam ialah "Allah yang menentukan nasib seseorang" berarti bahwa bila seseorang hendak menentukan nasibnya sendiri ini menunjukkan bahwa dia . Karena itu orang yang menyediakan dana untuk sarana mudarabah berarti membantu orang lain untuk menghindari risiko yang diakui merupakan unsur tak terhindarkan dalam bisnis. Islam memiliki paradigma yang khas tentang kepemilikan harta.ORG. dan harta yang dipusakai oleh manusia sesungguhnya merupakan pemberian dari Allah yang dikuasakan kepadanya. bahwa kersis ekonomi dan politik nasional adalah persoalan yang sangat serius dan merupakan penghambat penerapan hukum (ekonomi) Islam. adalah sah dan halal. Sebagai contoh. 34 Sekalipun diselimuti oleh pergerakan ekonomi. 4. bila mereka selalu gelisah pada risiko yang ditanggungnya. dan bukannya mencari perlindungan asuransi. 36 Selain faktor hukum yang memberikan hambatan terhadap aplikasi ekonomi Islam di Indonesia. hlm. dalam istilah perekonomian yang baku. hlm. Di mana harta adalah milik Allah. “Paradigma Sistem Ekonomi Islam”. Teori. yang merupakan ciri khas dari lembaga mudarabah. Sekalipun tidak begitu nampak dengan jelas tentang aplikasi ekonomi Islam yang dibangun oleh SI. Tujuan mudarabah adalah untuk mengurangi risiko bagi orang yang memerlukan modal. terutama bagi golongan fundamentalis. Maka banyak kaum Muslimin yang berpendapat bahwa kemampuan mengasuransi akan berakibat pengambilan keputusan yang lebih bersifat spekulatif. bahkan dilarang. Di mana sistem ekonomi Islam terlahir dari sebuah paradigma (kerangka berfikir) Islam yang sangat luas dan menyeluruh ruang-lingkupnya. Yang dikutuk ialah memaksimalkan risiko yang merupakan tujuan para penjudi dan orang yang berspekulasi. Karena asuransi dapat merupakan sarana untuk mengurangi bahkan melenyapkan risiko. Ibid. setidaknya SI telah memberikan spirit dalam mengaplikasikan sistem dan hukum ekonomi Islam. maka memperoleh perlindungan asuransi itu jelaslah merupakan dorongan untuk menanggung risiko itu.. karena itu kegiatan perusahaan asuransi dihambat.33 Kehadiran SI dalam masa kekuasaan Hindia Belanda merupakan manifestasi dari kesadaran nasionalisme yang berdasarkan Islam. harta hanya boleh dimanfaatkan Ibid. bahkan bersifat egois. Asuransi dipandang sebagai pemecahan kedua. bagi seseorang yang melindungi dirinya terhadap keadaan atau peristiwa di masa yang akan datang. Asuransi dipandang sebagai suatu gagasan Barat yang asing.54 Ekonomi Islam: Sejarah. Maksud asuransi adalah menyediakan perlindungan terhadap risiko tak terduga yang timbul karena peristiwa atau keadaan di luar kekuasaan pihak yang mengasuransi. Karena itu menanggung risiko adalah haram bagi orang yang taat. harus dibedakan dari usaha pembagian risiko. Bila seorang pengusaha mencari asuransi untuk melindungi dirinya dari berbagai risiko yang dicarinya dengan sadar. Paradigma Islam itu meliputi tentang alam semesta. Untuk mencapai target akhir itu kemudian pergerakan awalnya dimotivasi oleh pergerakan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan umat Islam. 34 33 mnemusatkan perhatian pada urusan rohani. adalah suatu kemustahilan membangun paradigma sistem ekonomi Islam tanpa memperhatikan paradigma Islam. sedangkan orang yang dengan sengaja mencari risiko tidak dipandang sebagai kaum beriman sejati di mata kaum Muslimin. 35 Muhammad Ismail Yusanto. pada kenyataannya di Indonesia belum memiliki eksistensi yang utuh. Oleh karena itu. kehidupan dunia dengan kehidupan sebelum dan sesudahnya. target akhir dari pergerakan SI adalah kekuasaan (Islam). namun pihak pemerintah Kolonial tetap melihat bahwa SI merupakan organisasi yang tidak hanya bertujuan untuk kemajuan ekonomi umat Islam. berarti ia melaksanakan suatu hal berfaedah. 36 Ibid. maka sebaiknya penyediaan tanggungan asuransi disambut baik oleh seluruh kaum Muslimin. Kaum Muslimin Menghargai Pembagian Risiko Usaha menanggung risiko dalam arti mencaricari risiko.. Jelaslah bahwa perlindungan asuransi biasanya tidak mencakup risiko usaha biasa. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 307 Hasil penelitian ini kemudian dibawa dalam forum kongres yang diadakan pada 30 Juli s/d 4 Agustus 1935. Kaum Muslimin berpendapat bahwa seseorang tidak patut mencari perlindungan atas peristiwa semacam itu karena hal ini tidak diperlukan.

bahwa paradigma Islam meliputi persoalan kehidupan setelah kehidupan di dunia. Tentu saja sukar untuk membedakan risiko yang dapat dan yang tidak dapat dihindari. Seminar Internasional itu diselenggarakan oleh Lembaga Studi Ilmuilmu Kemasyarakatan (LSKIK) dan Yayasan Bhineka Tunggal Ika. bahkan hampir-hampir dianggap tidak bertanggungjawab. Gagasan untuk mendirikan bank syariah di Indonesia sebenarnya sudah muncul sejak pertengahan tahun 1970-an. Banyak orang Muslimin yang taat beranggapan bahwa emosi negatif itu pasti akan timbul karena bermain judi. Sering terjadi. Pertanggung-jawaban itu meliputi darimana dan bagaimana harta itu didapat. karena Islam melarang spekulasi (maysir). Tetapi di dunia Islam jarang ada pengusaha yang dengan sengaja menanggung risiko besar. karena kurangnya kemungkinan bagi orang bersangkutan untuk sesuai dengan kehendak Allah yang memiliki harta itu. Contoh lain adalah berkenaan dengan paradigma uang. serta digunakan untuk apa harta itu. yang paling sedikitnya dapat menyebabkan kebingungan bahkan gangguan jiwa. adalah: Pertama. "Mereka bertanya kepadamu tentang khamar (segala minuman yang memabukkan) danjudi. kemudian mengikuti gerak perkembangan lembaga perbankan Islam. karena keuntungan yang diperoleh pemenangnya. Orang-orang yang sengaja menanggung risiko tidak dikagumi keberaniannya. pada hal mereka tidak tahan menderita kerugian. Cit. Lembaga keuangan mikro syariah pun. Dan Islam tidak mengenal motif money diemand for speculation. tekhnik bagi hasilnya. Kemudian lembaga keuangan Islami itu diikuti oleh bank-bank konvensional yang mendirikan cabang-cabang bank yang mengadopsi sistem perbankan Islam. Keberatan lain dari agama Islam terhadap segala bentuk risiko tidak terbatas pada perjudian. dan tidak ada orang yang merasa perlu menyediakan imbalan besar atas tanggungan risiko itu. Pada perkembangan lebih lanjut dengan mengacu kepada Peraturan Bank Indonesia No.306 Ekonomi Islam: Sejarah. tapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya". dan kesulitan yang diakibatkan dari keputusan yang tidak tepat. Di mana money dalam Islam merupkan public goods (milik masyarakat). walaupun keuntungan itu tidak diperolehnya dari orang yang kalah itu. bahkan ada kaurn fundarnentalis yang memandang kerugian semacam itu sebagai ganjaran wajar atas kecerobohannya itu. Karena alasan inilah pertaruhan diharamkan. Dalam waktu yang tidak terlalu lama. BMT pun banyak berdiri di seluruh Nusantara termasuk di dalamnya Koperasi Syariah. 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Perubahan Kegiatan Usaha Bank Umum Konvensional menjadi Bank Umum Berdasrkan Prinsip Syariah dan Pembukuan Kantor Bank Berdasarkan Prinsip Syariah oleh Bank Umum Konvensional. Hal itu bahkan dapat mengakibatkan pengabaian terhadap ibadah. Op. Namun tidak ada kerisauan sosial terhadap orang-orang yang menderita kerugian sebagai akibat tindakan menanggung risiko. sebaliknya dipandang sebagai kecerobohan. Judi dipandang sebagai tindakan memecah belah karena mungkin menimbulkan dendam serta kebencian di antara pihak yang menang dan kalah. Menurut anggapan kaum Muslimin menanggung risiko berakibat buruk terhadap kegiatan usaha.38 Sekalipun paradigma sistem ekonomi Islam tidak dapat berjalan secara utuh. namun pemikiran dan aplikasi ekonomi Islam di Indonesia terus berjalan seiring waktu. Maka penimbunan uang atau membiarkan tidak produktif adalah dilarang karena akan mengurangi uang yang beredar. Di dunia Islam mengambil risiko dianggap sama dengan berjudi dan disebut "maisir" atau "qimar" (judi). Teori. 37 Sebagaimana dikemukakan di atas. Di Barat banyak pengusaha mencari proyek dan usaha yang banyak risikonya. Dalam Al Qur'an dengan tegasjudi diharamkan. Termasuk dalam hal ini Bank Syariah tidak dapat berjalan dengan 37 38 Lihat Q. . Katakanlah: Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia. maka berkenaan dengan penggunaan harta dalam Islam akan dimintai pertanggung-jawaban oleh pemilik harta. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 55 sebanyak mungkin terhadap kesulitan yang mungkin timbul karena peristiwa yang tidak mereka kuasai. Hal ini dibicarakan pada seminar nasional Hubungan Indonesia-Timur Tengah pada 1974 dan tahun 1976. Bahkan sikap menanggung risiko itu tidak dipandang sebagai sikap yang salah. Beberapa bentuk pemikiran dan aplikasi ekonomi Islam di Indonesia tampak dalam beberapa bentuk diantaranya. 24: 33. dan sering terjadi orang miskinlah yang lebih parah keadaannya. Wajarlah bila orang yang kalah berjudi akanjengkel dan iri. tidak selalu dapat dipisahkan dari kesulitan yang timbul dari faktor luar. dan 57: 7. orang miskin adalah pihak yang kalah berjudi. Mungkin pengaplikasikan sistem ekonomi Islam di Indonesia harus berjalan secara evolutif (perlahan).S. Muhammad Ismail Yusanto. Dalam tataran implementasinya masih sangat banyak terdapat hambatan. Islam membedakan antara money (uang) dengan capital (modal). Lahirnya Lembaga Keuangan Islami yaitu Bank Syariah dan Baitul Maal wa Tamwil (BMT). dan tidak boleh digalakkan. Paradigma ini cukup nyata bertolakbelakang dengan paradigma ekonomi sosialis maupun kapitalis. Di lingkungan masyarakat Islam ada rasa iba terhadap orang-orang yang menderita kesengsaraan di luar kesalahannya sendiri. diantaranya tentang bagaimana penerapan bank syariah. Perjudian juga dapat mengakibatkan kurang meratanya pembagian pendapatan penduduk. Lembaga perbankan yang berbasis syariah di Indonesia yang pertama lahir adalah Bank Muamalat Indonesia (BMI).

7 tahun 1992. dan 7) Bank Idonesia (BI) sangat tidak serius dalam upaya mendukung lahirnya Bank Syariah pada masa itu. Teori. yang minimal dapat mengurangi beban penderitaan orang yang terkena musibah. op. merupakan dasar pijakan bagi kegiatan manusia bagi kegiatan menusia sebagai makhluk sosial. tetapi para pengusaha berikhtiar untuk mencari perlindungan 3 39 40 Agustianto." (HR. Semangat bertakaful menekankan pada kepentingan bersama atas dasar rasa persaudaraan diantara para peserta. tepatnya pada 27 Oktober 1994 atas keberhasilan dalam operasionalnya.. Hadits ini menjadi dasar filosofi tegaknya sistem Asuransi Syariah.com. Demikian halnya ada pembatasan terhadap bank asing yang ingin membuka kantornya di Indonesia. Rikza Maulan. Secara resmi BMI mulai beroperasi tahun 1992 dan pada waktu pendirianya BMI mendapat dukungan nyata dari ekponen Ikatan Cendikiawan Muslim seIndonesia (ICMI) yang ketuai B. tenggelam. diantaranya: 1) Tingkat pemahaman dan pengetahuan masyarakat terhadap bank syaraiah masih sangat rendah. Dan terkadang bantuan yang diterima. Tak dapat dilupakan. .41 Dua tahun kemudian. Apabila barang-barang mereka terkena masalah yangdisebutkan di atas. Bank Muamalat Indonesia menyandang predikat Bank Devisa. Dimana digambarkan keadaannya seperti satu tubuh. Selain itu persoalan tentang bagaimana Konsep Bank Syariahnya masih belum memiliki jawaban yang pasti. PK_ Sejahtera Online. Perumpamaan persaudaraan kaum muslimin dalam cinta dan kasih sayang diantara mereka adalah seumpama satu tubuh. 6) Belum optimalnya penelitian tentang ekonomi Islam dalam kalangan akademisi di perguruan tinggi termasuk dalam hal ini perguruan tinggi Islam. Dengan dasar pijakan 'takaful' dalam berasuransi. Cit. maka akan dirasakan oleh bagian tubuh yang lainnya. juga mendapat dukungan yang nyata pula dari masyarakat Jawa Barat yang teraplikasikan dalam pembelian saham seniali Rp. karena kelahirannya UU Perbankan pun mengalami perubahan. Selanjutnya sistem syariah juga diakui Undang-undang Bank Indonesia yang baru. Untuk dapat meraih kehidupan bersama. dihilangkan seminimal mungkin dalam asuransi syariah. maka si wakillah yang membayar kepada para pedagang itu sebagai uang pengganti sebesar junlah uang yang pernah diterimanya. adalah siapa yang menaruh modal dalam ventura. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 305 UU Pokok Perbankan. sementara pendirian bank baru dari Timur Tengah masih dicegah. akhirnya keinginan Umat Islam memiliki lembaga keuangan syariah terpuaskan dengan berdirinya Bank Mu’amalat Indonesia (BMI) pada tahun 1991. akan terwujud hubungan yang Islami diantara para pesertanya yang bersepakat untuk menanggung bersama atas risiko yang diakibatkan musibah. hlm. Habibie pada masa itu. dalam www.J. jumlahnya melebihi biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan. Mencari Alternatif Asuransi Islami Pada hakekatnya manusia merupakan keluarga besar kemanusiaan. berdirinya BMI. Dukungan tersebut dibuktikan dengan pembelian saham perseroan senilai Rp. 2) Belum ada gerakan bersama dalam sekala besar untuk mempromosikan bank syariah.56 Ekonomi Islam: Sejarah. Di mana bank-bank syariah masih dipersamakan dengan bank konvensional. dibajak atau sebagainya. dengan sebutan bagi hasil. jika ada satu anggota masyarakat yang sakit. Minimal dengan menjenguknya. 42. Juga mendapat dukungan dari para pengusaha muslim. seperti ketika tidak bisa tidur atau ketika demam. Muslim) Hadits ini menggambarkan tentang adanya saling tolong menolong dalam masyarakat Islami. seperti kebakaran atau lainnya. Faktor-faktor hambatan dalam proses berdirinya bank syariah. Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia tahun 2004. 5) Peran Ulama sebagai juru penerangan kepada masyarakat masih terbatas. Rasulullah saw bersabda. “10 Pilar Pengembangan Bank Syariah”. yaitu saling menanggung antara sesama manusia. manusia harus saling tolong menolong dan saling menanggung antara yang satu dengan yang lain. 106 miliar. 42 Laporan Tahunan Bank Muamalat.cit. Bilamana salah satu bagian tubuh merasakan sakit. Berasuransi Syariah Mengamalkan Hadits Ukhuwah Dalam sebuah riwayat digambarkan: "Dari Nu'man bin Basyir ra. maka yang lain ikut merasakannya. dimana sistem perbankan syariah dimasukkan ke dalam UU No. 3) Terbatasnya Pakar dan Sumber Daya Manusia (SDM) ekonomi Islam. apabila musnah karena kebakaran. 41 Panjimasyarakat.42 disewanya itu.39 Melalui proses yang penuh liku dan memakan waktu. maka penerima uang premi asuransi itu menjadi penanggung sebagai imbalan uang yang diambil dari pedagang itu. Sifat mengutamakan kepertingan pribadi atau dorongan mendapatkan keuntungan semata-mata. atau bahkan memberikan bantuan. 4) Peran pemerintah masih sangat kecil dalam memberikan dukungan terhadap implementasi ekonomi syariah. Pendirian BMI ini diprakarsai oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pemerintah. “Embrio Asuransi Syariah”. 14/1967. Hambatan-hambatan pendirian bank syariah pada proses awalnya masih sangat banyak. Sistem At-Takaful. Op. Sekalipun tidak mungkin menghindari semua risiko. Termasuk dalam ruang lingkup itu. yakni UU No.e-dinar.3 Di dunia Barat maupun Islam kebutuhan perusahaan moderen akan asuransi adalah besar dan kompleks. 84 miliar. 40 Berdirinya BMI adalah sangat penting dalam sejarah perbankan Indonesia. Sehingga terjadilah surplus.

yang mengawali untuk membahas asuransi dalam karyanya yang popular. asuransi sangat kental dengan karakteristik negeri tumbuh dan berkembangnya yang tentunya sangat berbeda dengan karakter Muamalah Islamiyah. Beliau menulis. Namun bukan berarti bahwa hal tersebut secara hukum Islam tidak sah dan tidak diperbolehkan. dalam aplikasinya merupakan wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana masyarakat (pemodal) sebagai pemilik harta (shabib al-mal / rabb al-mal). Cit. mutual fund (reksadana).45 43 44 Zainul Arifin. Hal serupa juga terjadi pada akad Dhaman Khatr Tariq. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 57 2) 3) muamalah tersebut didasari atas amal tathawwu dan tabarru yang tidak berorientasi pada profit. meskipun beberapa diantaranya dipertanyakan 'pengakuan' Islam terhadap akad tersebut. yang justru 'pembayar premi' tidak mendapatkan 'manfaat' dari preminya tersebut. di Jakarta telah ada Jakarta Islamic Index (JII). yang sebenarnya merupakan satu sistem pewarisan dalam pola kehidupan jahiliyah. karena diperuntukkan bagi orang lain. Antara Akad-Akad Islam Dengan Sistem Asuransi Kendati akad-akad di atas memiliki beberapa kemiripan dengan sistem asuransi. Bab Jihad. hingga ada dalil yang menunjukkan pengharamannya". Fashl Isti'man Al-Kafir. namun sesungguhnya secara syakliyah terdapat perbedaanperbedaan mendasar yang cukup membedakannya dengan asuransi. Op. ketika terjadi penjajahan Dunia Barat terhadap negerinegeri Islam. Luthfi Hamidi. dan tidak berdasarkan 'premi' yang dibayar oleh terjamin. 43 Oleh karena itu setiap instrumen keuangan harus memenuhi bebrapa syarat. yang sudah memuat 30 emiten yang dikategori sesuai syariah dan layak dijadikan investasi bagi investor muslim. diantaranya: pendapatan yang baik (good return). Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan syakliyah antara asuransi dengan Aqilah. hlm.. Pembicaraan Pertama Asuransi dalam Kitab Klasik Ibnu Abidin (1784–1836) dianggap orang pertama di kalangan fuqoha yang mendiskusikan masalah asuransi. diselenggarakan di Jakarta pada 30-31 Juli 1997. yang disebut sebagai sukarah (premi asuransi) dengan ketentuan bahwa barang-barang pemakai kapal yang Lokar Karya tentang Reksadana Syariah. 173. Dan secara karakter. Lalu pada Aqilah. Produk Reksadana Syariah diklarifikasi dalam empat golongan. yaitu: fixer income (obligasi). Peluang dan Tantangannya di Indonesia. dimana penjamin memberikan jaminannya secara sukarela. yaitu Hasyiyah Ibn Abidin. resiko yang rendah (low risk). Harus diakui bahwa dunia Islam baru berkenalan dengan asuransi pada sekitar abad ke 19. Teori. Seperti AlMuwalat. yang pada masa peralihan zaman permulaan Islam memang diakui. Ibnu Abidin adalah seorang ulama bermazhab Hanafi. Oleh karenanya sesungguhnya asuransi merupakan sesuatu yang baru dan asing di kalangan muslim. . dan asset securitization (sekuritisasi aset). sederhana (simple). Cit. Ia juga membayar sejumlah uang untuk seorang harby yang berada di negeri asal penyewa kapal. equity (saham). Ibid. bentuk-bentuk akad di atas memang memiliki kemiripan dengan asuransi.304 Ekonomi Islam: Sejarah. Kemudian secara syakliyah. "Telah menjadi kebiasaan bila para pedagang menyewa kapal dari seorang harby.44 Pada perkembangan lebih lanjut tentang jual beli saham menurut syariah. mereka membayar upah pengangkutannya. hlm. JII mulai bisa diakses sejak 3 Juli tahun 2000.. 45 M. Op. dan fleksibel. Karena dalam masalah muamalah pada prinsipnya yang penting tidak melanggar atau bertentangan dengan prinsip syariah. kesimpulan dari Loka Karya terseut telah membolehkan diperdagangkannya Reksadana yang berisi surat-surat berharga dari perusahaan-perusahaan yang produk maupun operasinya tidak bertentangan dengan Islam. Namun kemudian Islam menetapkan sistim mawarisnya sendiri sehingga akad tersebut tidak mempunyai wujud lagi. Dalam hal ini uang dari masyarakat yang dihimpun oleh Reksadana Syariah sebagai capital (modal). Selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi sebagai wakil shahib al-mal menurut ketentuan dan prinsip Syariah Islam. mudah dicairkan (redeemable). 273. Reksadana syariah merupakan pengembangan produk reksadana yang bersifat hibrid (campuran). Kaidah syariah mengatakan: "Pada dasarnya hukum sesuatu itu adalah boleh. Reksadana Syariah produk perbankan BNI 46. Adanya JII yang merupakan subset dari Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) adalah menjadi salah satu sumber informasi yang dipergunakan oleh mereka yang berinvestasi dalam Reksadana syariah.

PBI No. Cikal Bakal Asuransi Syariah 1) Bentuk-bentuk muamalah di atas (Al-Aqilah. hlm. makanan yang diserahkan bisa jadi sama kadarnya atau berbeda-beda. Al-Muwalah. Mereka adalah bagian dari kami dan kami adalah bagian dari mereka. Dalam sebuah riwayat disebutkan. lalu ia membuat kontrak dengan orang-orang yang kuat dan berani di daerah rawan. Op. Mereka membayar sejumlah uang. Di dunia Islam terjadi berbagai kontrak antar individu. 7 Maret 2004. misalnya ada individu yang ingin selamat lalu ia membuat kontrak dengan seseorang untuk menjaga keselamatannya. Namun BMT ini lebih bisa disejajarkan dengan koperasi. dimana ia membayar sejumlah uang kepada pengawal. maka penjamin boleh mewarisi hartanya sepanjang tidak ada ahli warisnya. Kemudian makanan tersebut dibagikan pada saatnya kepada mereka. 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Penyelenggaraan Kliring Lokal dan Penyelesaian Akhir Transaksi Antar-Bank atas Hasil Kliring Lokal. maka Baitul Maal dipersamakan dengan Kas Negara.32/36/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999 tentang BUS PBI No. Bedanya. kendati mereka mendapatkan porsi yang berbeda-beda. dan sekaligus sebagai bagian yang tak terpisah dari perkembangan aplikasi ekonomi Islam di Indonesia. Luthfi Hamidi. maka mereka mengumpulkan apa yang mereka miliki dalam satu kumpulan. 2003. BI. 4) Dhiman Khatr Thariq Kontrak ini merupakan jaminan keselamatan lalu lintas. Cit. 2) At-Tanahud Tanahud merupakan ibarat dari makanan yang dikumpulkan dari para peserta safar yang dicampur menjadi satu. Lembaga keuangan mikro syariah ini mulai popular pasca krisis ekonomi di Indonesia tahun 1998. PBI No. Sistem ini melibatkan usaha pengumpulan dana dalam sebuah tabungan atau pengumpulan uang iuran dari peserta atau majlis. PBI No.32/34/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999 tentang BUS SK DIR BI No. baik dari sejak zaman Rasulullah hingga kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia adalah dipandang sebagai bagian yang tak terpisah dari ruang-lingkup ekonomi Islam.e-syariah. 47 M. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 303 Tabel 5 Ketentuan Bank Syariah NO 1 2 3 4 5 6 7 8 Ketentuan SK DIR BI No. Teori." (HR. Apabila orang yang dijamin meninggal. Kesejajaran ini. Pada masa sekarang. di mana Negara Islam yang murni atau bukan Negara Islam sekuler tidak ada. dengan konpensasi kemanannya akan dijaga oleh pengawal. 47 Tumbuh dan berkembangnya BMT telah turut andil dalam memberikan jawaban terhadap krisis moneter di Indonesia. Optimisme para ahli ekonomi terhadap BMT dapat memberikan kontribusi terhadap perekonomian rakyat. dan mendistribusikan uang Negara menurut ketentuan syariat Islam. sistem Dalam perspektif politik Islam. Begitu halnya dengan makanan yang diterima. oleh sebagian ulama dianggap sebagai embrio dan acuan operasional asuransi Islam yang dikelola secara profesional. Baitul Maal telah diberdayakan untuk kepentingan umat Islam sebagai lembaga keuangan Islam. mereka menyatakan “Bila di Indonesia tumbuh BMT-BMT semacam yang 46 Muhammad Shiddiq Al Jawi. Produk BMT tidak jauh berbeda dengan produk perbankan Islam. 5/3/PBI/2000 tanggal 4 Febuari 2000 tentang Fasilitas Pembiayaan Jangka Pendek bagi Bank Syariah. Bukhari). At-Tanahud. terlebih di Indonesia. C. “Baitul Maal dalam Sistem Ekonomi Islam”. 3) Aqd Al-hirasah Yaitu kontrak pengawal keselamatan.. "Marga Asy’ari (Asy’ariyin) ketika keluarganya mengalami kekurangan makanan. Dalam kasus ini. sekalipun masih dikatakan sebagai lemabaga keuangan mikro syariah. terutama untuk masyarakat kecil yang membutuhkan pinjaman modal. 46 Di era sekarang. 2/8/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Giro Wajib Minimun dalam rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum yang Melakukan Kegiatan Usaha Berdasarkan Syariah.ORG. dan pihak lain menjaga keselamatan perjalanannya. Yaitu sebuah konsep perjanjian yang berhubungan dengan manusia. 2/9/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Sertivikat Wadiah Bank Indonesia (SWBI) PBI No. Maka Baitul Maal yang pernah ada dalam lintasan sejarah Islam. selain karena sifatnya juga karena factor modal yang dimiliki tidak sama dengan sebuah bank.58 Ekonomi Islam: Sejarah. dsb) karena memiliki kemiripan dengan prinsip-prinsip asuransi Islam. .. sekalipun tidak eksis sebagaimana pada masa jaya Islam. Kemudian dibagi diantara mereka secara merata. dalam www. 84. bisa jadi sama porsinya atau berbeda-beda. Para pedagang muslim pada masa lampau ingin mendapatkan perlindungan keslamatan. Istilah yang umum dipergunakan pada masa sekarang adalah Baitul Maal wa Tamwil (BMT). tersebut melakukan jinayah. Sumber: Biro Perbankan Syariah. 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Perubahan Kegiatan Usaha Bank Umum Konvensional menjadi Bank Umum Berdasrkan Prinsip Syariah dan Pembukuan Kantor Bank Berdasarkan Prinsip Syariah oleh Bank Umum Konvensional.(Az Zarqa’ dalam Aqdud Ta’min). menyimpan. Baitul Maal merupakan salah satu lembaga dalam Negara Islam yang tugasnya adalah menerima. 2/8/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Pasar Uang Antar Bank Syariah (PUAS) PBI No. Manfaatnya akan dibayarkan kepada ahli waris yang dibunuh jika kasus pembunuhan itu tidak diketahui siapa pembunuhnya atau tidak ada keterangan saksi yang layak untuk benar-benar secara pasti mengetahui siapa pembunuhnya.

Dan ada pula yang dikelola melalui masjid dan lembaga-lembaga (organisasi) Islam secara informal. zakat telah diwajibkan sejak tahun ke-9 Hijriyah. Kemudian pada Bab III pasal 6 dinyatakan bahwa. Ibnu Hajar Al-Asqolani mengemukakan bahwa sistem Aqilah ini diterima dan menjadi bagian dari hukum Islam. pengelolaan zakat telah berada dalam sebuah badan yang resmi. Jika salah seorang dari anggota suatu suku terbunuh oleh anggota satu suku yang lain. 38 Tahun 1999. Sedangkan dalam asuransi konvensional. Al-Muwalat yaitu perjanjian jaminan. Pengelolaan dana menjadi hak dan tanggung jawab sepenuhnya perusahaan. dimana seorang penjamin menjamin seseorang yang tidak memiliki waris dan tidak dikeketahui ahli warisnya. Sedangkan dalam asuransi konvensional dana yang terkumpul menjadi milik perusahaan asuransi konvensional. pembinaan. Perusahaan asuransi syariah hanya pengelola dana titipan para nasabah yang akan diinvestasikan ke dalam jenis investasi syariah. 233. Terbentuknya Badan Amil Zakat. Bank dan Lembaga Keuangan Syariah: Deskripsi dan Ilustrasi. 2003). 88 Heri Sudarsono. 49 48 . “Pengelolaan zakat dilakukan oleh Badan Amil Zakat yang dibentuk oleh pemerintah”. Penjamin setuju untuk menanggung bayaran dia. Pelaksanaannya ada yang bersifat langsung dari orang muzaki kepada mustahik. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 59 Asuransi Syariah Menurut Fatwa Dewan Syariah Nasional (MUI).49 Umat Islam khususnya. mustahiq dan amil zakat”. seperti fatwa ulama Al-Azhar. 38 TAHUN 1999. di mana konsumennya di Indonesia adalah kebanyakan Ibid. Bentuk ini memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai syariah.2 Hijriyah. karena ia telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kewajiban menjalankan agama (Islam). BMT telah menjadi vitamin sekaligus gizi bagi perekonomian wong cilik dalam menatap masa depan. Ketetapan menteri agama ini diikuti pula dengan Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Urusan Haji No. dimana salah seorang dari mereka memukul yang lainnya dengan batu hingga mengakibatkan kematian wanita tersebut dan juga bayi yang sedang dikandungnya. Teori. Mesir Januari 1919 dan Desember 1925.. baik laki-laki maupun wanita. hlm. Banyak fatwa-fatwa ulama yang mengatakan haram atas asuransi konvensional. Asal Mula Asuransi Syariah 1)Al-Aqila Al-Aqilah yaitu saling memikul atau bertanggung jawab untuk keluarganya. rasanya wajah ekonomi kita tak akan pucat pasi”. Sebelum adanya Undangundang tentang pengelolaan zakat di Indonesia. Pengelolanya dari unsur masyarakat dan unsur pemerintah. jika orang yang dijamin menyelaraskan peran ekonomi komersial dengan santunan social. hlm. yaitu Badan Amil Zakat.50 Kemudian dalam tataran implemntasi UU No. Dimana badan ini telah terbentuk dari tingkat pusat hingga tingkat kecamatan.302 Ekonomi Islam: Sejarah. definisi asuransi syariah adalah usaha saling melindungi dan tolong-menolong di antara sejumlah orang/pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan atau tabarru’. Dalam asuransi takaful terdapat pos rekening yang disebut rekening tabarru' (dana kebajikan) seluruh peserta. maka pewaris korban akan dibayar dengan uang darah (diyat) sebagai konpensasi oleh saudara terdekat dari pembunuh. 238. dan pelayanan kepada muzzaki. (Jogyakarta: Ekonesia. Undang-undang Zakat yang di dalamnya ada formalisasi lembaga zakat telah disahkan oleh pemerintah melalui Undang-undang No. 38 Tahun 1999. pasal 3 disebutkan. Kini setelah adanya undang-undang tentang zakat. Saudara terdekat dari pembunuh disebut aqilah. dan shadaqah fitrah sejak tahun ke. untuk pembayaran klaim diambil dari rekening dana perusahaan asuransi konvensional. Rekening ini merupakan sebagian premi dari nasabah yang sejak awal sudah diikhlaskan oleh peserta untuk keperluan tolong-menolong bila terjadi musibah. Umat Islam tak pernah berhenti dari kewajiban menjalankan syariat zakat. dana terkumpul merupakan milik seluruh peserta. perihal kewajiban zakat tidak asing dalam penunaiannya. bahwa “Pemerintah berkewajiban memberikan perlindungan. Pada asuransi takaful.. 581 Tahun 1999 tentang Pelaksanaan UU No. Dalam Islam.48 Kedua. pengundangan zakat merupakan realita dari perkembangan ekonomi Islam yang berjalan di Indonesia. Jeddah tahun 1985. D/291 Tahun 2000 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Zakat. Ketiga. Lalu mereka mengumpulkan dana (al-kanzu) yang diperuntukkan membantu keluarga yang terlibat dalam pembunuhan tidak disengaja. Selain karena dorongan politis. akan tetapi warga-negarannya mayoritas Islam merasa perlu untuk memformalkan zakat sebagai sumber penerimaan Negara secara tak langsung. Pewaris korban membawa permasalahan tersebut ke Pengadilan. Dalam Bab I. hlm. Setelah para Ulama dan para fakar ekonomi Islam menganalisis akan persoalan asuransi. 50 Ibid. Takafful (Asuransi Islam). fatwa Konferensi Ekonomi Islam pertama tahun 1976 di Mekah dan Fatwa Majma' Fiqh. Hal ini terlihat dari hadits yang menceritakan pertengkaran antara dua wanita dari suku Huzail. Departemen Agama mengeluarkan ketetapan dengan Keputusan Menteri Agama (KMA) No. Indonesia sebagai Negara yang bukan Negara Islam. Rasulullah memberikan keputusan bahwa konpensasi bagi pembunuh anak bayi adalah membebaskan budak. Sedangkan konpensasi atas membunuh wanita adalah uang darah (diyat) yang harus dibayar oleh Aqilah (saudara pihak ayah) dari yang tertuduh.

52 Asuransi Syariah (Ta’min. barang haram dan maksiat. 53 Rifwan Hendri. Dalam aplikasinya perusahaan asuransi bertindak memfasilitasi dana yang disetorkan atau dipinjamkan oleh para peserta asuransi. Produk yang termasuk dalam kelompok ini adalah produk yang menggunakan prinsip jual-beli seperti murabahah. Dimulai dengan berdirinya Asuransi Takafful Indonesia tahun 1994. 54 Ibid. Pesantren Virtual. Teori. Penyaluran Dana Penyaluran dana bank syariah dilakukan dengan berbagai metode. salam. Akad yang sesuai dengan syariah adalah yang tidak mengandung gharar (penipuan). pembiayaan. pihak perbankan (konvensional) sangat khawatir terhadap kemungkinan larinya para nasabah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 301 umat Islam dan mereka menjadikan asuransi sebagai bagian dalam kehidupan.51 Dengan berlandaskan fatwa Dewan Syariah Nasional tersebut dan pola kerjanya asuransi bersifat ta'awun. kini ada 14 perusahaan asuransi syariah. riba. 2 Tahun 1992. yang mayoritas umat Islam. Pada ketika fatwa ini diumumkan. Takafful atau Tadhamun) adalah usaha saling melindungi dan tolong menolong diantara sejumlah orang/ pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan/ atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi resiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan syariah. Sedangkan antara pemilik dana dan pelaksana usaha berlaku nisbah bagi hasil. Fatwa ini lebih dipertegas legalitasnya setelah lahirnya Undang-undang No. kerusakan barang atau musibah lainnya. 51 52 3) Bank menerirna komisi atas jasa mempertemukan kedua pihak. tingkat keuntungan banyak ditentukan di depan dan menjadi bagian harga atas barang atau jasa yang dijual. Sedangkan pada kategori ketiga. dan istishna serta produk yang menggunakan prinsip sewa atau ijarah. Fatwa Majma'ul Fiqh. Pesantren Virtual. seperd jual-beli.60 Ekonomi Islam: Sejarah. 30 Juli 2002. bagi hasil. pinjaman dan investasi khusus. . asuransi syariah pun berkembang pesat. maka takafful telah resmi menjadi sebuah produk ekonomi Islam di Indonesia. Secara sederhana. Pada produk bagi hasil keuntungan ditentukan oleh nisbah bagi hasil yang disepakati di muka. 55 Tempo Interaktif. yaitu:4 1) Transaksi pembiayaan yang ditujukan untuk memiliki barang berdasarkan prinsip jual-beli. mendefinisikan asuransi syariah merupakan usaha saling melindungi dan tolong-menolong di antara sejumlah orang/pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan atau tabarru’. dalam Fatwa No. 53 Sebagaimana perbankan syariah. Gatra. Data direktorat Asuransi Departemen Keuangan menunjukan bahwa bisnis ini rata-rata tumbuh 20% pertahun. 15 Maret 2006. Rabu. Fatwa Mu'tamar Ulama Islam sedunia kedua tahun 1965 di Cairo. tentang Usaha perasuransian. Fatwa MUI “Riba itu Haram”. Makkah tahun 1978 dan Fatwa Majma' Fiqh. Kemudian fatwa Dewan Syariah Nasional (MUI). Produk perbankan yang termasuk ke dalam kelompok ini adalah muyarakah dan mudharabah. maysir (perjudian). 21/DSN-MUI/IX/2001. metode penyaluran dana bank syariah dapat diilustrasikan dalam gambar berikut: Jual-beli Sewa Masyarakat Bagi Hasil Bank Syariah Akad Pelengkap Pi j Dalam penyaluran dana pada nasabah. 3) Transaksi pembiayaan untuk usaha kerjasama yang ditujukan guna mendapatkan sekaligus barang dan jasa dengan prinsip bagi hasil. Pada kategori pertama dan kedua. 30 Juli 2002. 54 Industri asuransi syariah di Indonesia mempunyai peluang berkembang yang sangat besar. tingkat keuntungan bank ditentukan dari besamya keuntungan usaha sesuai dengan prinsip bagi hasil. Jeddah tahun 1985 menyatakan boleh model asuransi seperti ini. risywah (suap). 25 Desember 2004. secara garis besar produk pembiayaan syariah terbagi kedalam tiga kategori yang dibedakan berdasarkan tujuan penggunaannya.55 Keempat. namun lebih kepada orientasi sosial. 2) Transaksi pembiayaan yang ditujukan untuk mendapatkan jasa berdasarkan prinsip sewa.5 persen dibandingkan tahun sebelumnya (2004). “Asuransi Syariah”. pada tahun 2005 pangsa pasar asuransi syariah naik 1. dzulm (penganiayaan). secara sukarela dan menyalurkan kepada para peserta asuransi yang terkena musibah. Fatwa Mu'tamar Ulama Sedunia ketujuh tahun 1972. baik kematian. Menurut Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI. Adanya fatwa MUI ini salahsatunya menyangkut persoalan uang dalam pandangan Islam. Asuransi ini tidak berorientasi komersial.

60 Al-Hadits. Instrument-instrumen ekonomi konvensioanl baik yang bersifat instrument policy atau institusional yang tidak sejalan dengan paradigam ekonomi Islam. 1. Akan tetapi pengharaman ini juga didasarkan atas istiqra (penelitian) para fakar ekonomi Islam sejak tahun 1970-an. Labelisasi “halal dan haram” yang dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) selain meruanglingkupi control sebagaimana yang dilakukan oleh YLKI. 4) Untuk deposito mudharabah.3. Labelisasi “Halal-haram”.lik dana dengan pelaksana usaha. symposium dan seminar. tetapi nilai pada akad sudah tercanturn perpanjangan otomads maka ddak perlu dibuat akadbzru. Umar Chapra menyatakan.6. Motif spekulasi ini dimaksudkan untuk merauf keuntungan dan menumpuk kekayaan dengan memanfaatkan perubahan tingkat suku bunga dari masa ke masa. Pemilik dana dapat menetapkan syarat-syarat tertentu yang harus dipatuhi oleh bank dalam mencari kegiatan usaha yang akan dibiayai dan pelaksanaan usahanya.59 Kelima. bank wajib menisbahkan dana dari rekening lainnya.60 Dengan demikian setiap produk yang boleh dikonsumsi oleh umat Islam tidak boleh mengandung kesamaran. 58 Ibid. atau disyarat-kan digunakan untuk nasabah tertentu. Bahkan pengharaman ini bukan semata-mata inisiatif para ulama ushul. Juga memberikan jaminan terhadap masyarakat (umat Islam) atas sesuatu produk yang dikonsumsi. 3) Sebagai tanda bukti simpanan bank menerbitkan bukti simpanan khusus. jauh sebelum MUI mengeluarkan fatwanya di Indonesia. di mana bank bertindak sebagai perantara (arranger) yang mempertemukan antara pemi. disyaratkan digunakan untuk bisnis tertentu. setelah jatuh tempo akan diperlakukan sama seperti deposito baru. gharar (uncertainty) diharamkan.12 bulan. mereka yang terlibat berjumlah 300 orang. 57 Fatwa ini juga berimbas kepada laju pasar uang konvensional (valas). 59 Ibid. Teknik perbankan 1) Pemilik dana wajib menetapkan syarat tertentu yang harus diikuri oleh bank. gambling. halal itu jelas dan haram itu jelas. gambling (perjudian) dan unsure-unsur yang tidak jelas. dan juhalah dalam motif permintaan uang untuk berspekulasi adalah diharamkan dalam Islam.300 4) Ekonomi Islam: Sejarah. Teori. Lihat juga Yusuf Qardhawi. Keterlibatan interest. Agustianto. Apabila telah tercapai kesepakatan maka hal tersebut harus dicantumkan dalam akad. menurut Yusuf Qardhaw. Yang paling mendasar perbedaan dalam ekonomi Islam dan ekonomi konvensional adalah dalam system ekonomi Islam perihal interest (riba). Al-Mudharabah Muqayyadah on Balance Sheet Jenis mudhambah ini merupakan simpanan khusus (restricted investment) dirnana pemilik dana dapat menetapkan syarat-syarat tertentu yang harus dipatuhi oleh bank. atau disyaratkan digunakan dengan akad tertentu. bank wajib memberikan serdfikat atau tanda penyimpanan (bilyet) deposito kepada deposan. maka fungsi uang dan peranan uang di dalam ekonomi konvensional dan ekonomi Islam adalah berbeda. Deposito yang diperpanjang. Labelisasi 56 57 M. Definisi ini tidak menyangkut persoalan halal dan haram. gharar. ulama saat ini sesungghnya telah ijma tentang keharaman bunga bank.ORG. Simpanan khusus dicatat pada porsi tersendiri dalam rekening administrasi. Halal dan Haram Dalam Islam. Op. Upaya perlindungan terhadap konsumen telah banyak dilakukan oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Di mana memperjual-belikan uang di pasar Valuta Asing yang bersumber dari perbedaan harga beli dan harga jual dan perbedaan tingkat bunga antara satu Negara dengan Negara lain di mana valuta asing diperjual-belikan adalah bertentangan dengan nilai-nilai keislaman. 2) Dana simpanan khusus harus disalurkan secara langsung kepada pihak yang diamanatkan oleh pemilik dana. Majid. muktamar. hal itu tercermin dalam puluhan kali konerensi. Teknik perbankan 1) Sebagai tanda bukti simpanan bank menerbitkan bukti simpanan khusus. Sedang dalam ekonomi konvensional memandang semua unsure itu sebagai sesuatu yang normal dan legal. . 56 Haramnya riba “bunga bank” sudah merupakan ijma para ulama. Misalnya. Cit. 58 Maka pengharaman “interest” (riba) dalam ekonomi Islam menyebabkan tidak semua fungsi uang dalam ekonomi konvensional tidak dapat diimplemntasikan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 61 5) Deposito mudharabah hanya dapat dicairkan sesuai dengan jangka waktu yang telah disepakad. Shabri H. 2) Wajib memberitahukan kepada pemilik dana mengenai nisbah dan tata cara pemberitahuan keuntungan dan atau pembagian keuntungan secara risiko yang dapat didmbulkan dari penyimpanan dana. Dalam Islam. M. dan bank wajib membuat akad yang mengatur persyaratan penyaluran dana simpanan khusus. “Ijma Ulama Tentang Keharaman Bunga Bank”. Al-Mudharabah Muqayyadah off Balance Sheet Jenis mudharabah ini merupakan penyaluran dana mudharabah langsung kepada pelaksana usahanya. Bank wajib memisahkan dana dari rekening lainnya. dalam e-syariah. Namun perlindungan yang dilakukan oleh YLKI hanya terbatas pada definisi “tidak merugikan konsumen”. Abd. Ketentuan-ketentuan yang lain yang berkaitan dengan tabungan dan deposito tetap berlaku sepanjang ddak bertentangan dengan prinsip syanah.

Dan itu telah berkembang di masa kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara. Laba/rugi: Laba dibagi sesuai dengan nisbah yang disepakati dan tidak dalam jumlah yang pasti. Pegadaian Syariah (Rabn). gadai adalah suatu hak yang diperoleh seseorang yang mempunyai piutang atas suatu barang bergerak.63 Pegadaian yang populer di Indonesia lebih dikenal sebagai sesuatu yang berasal dari Eropa. Dana: Dalam bentuk dana (monetary form). Kerugian finansial menjadi beban pemilik dana sedangkan pengelola tidak memperoleh imbalan atas usaha yang telah dilakukan. Tepatnya peresmian Pasar Modal Syariah adalah pada tanggal 14 Maret 2003.65 Setelah terbentuknya bank syariah. Apabila telah tercapai kesepakatan maka hal tersebut harus dicantumkan dalam akad. Kemudian penguasa Hindia Belanda mengeluarkan staatsblad No. 62 61 3. Kemudian oleh pemerintah Republik Indonesia statusnya diubah menjadi Dinas Pegadaian dengan melalui Staatsblad No. Op. .64 Pegadaian di masa Kolonial Belanda diperkenalkan oleh sebuah bank bernama Van Lening pada akhir abad XIX. menurut bahasa adalah nama barang yang dijadikan sebagai jaminan kepercayaan.. Musnad Syafi’i. bank wajib memberikan sertifikat atau tanda penyimpanan {bilyet) deposito kepada deposan. Proyek/usaha: Tidak bertentangan dengan syariah. dan Asuransi Takafful. hlm. Menurut syara’ adalah menyandera sejumlah harta yang diserahkan sebagai jaminan secara hak. dalam menentukan: Jumlah modal. Sesungguhnya jika kita perhatikan pegadaian telah ada syariatnya dalam Islam. 65 Ibid. 131 tahun 1901. Gadai dalam fikih disebut rabn. yang diresmikan oleh Menteri Keuangan Boediono. Cit. BPR. Kemunculan langsung bersifat resmi dan ditandai dengan penandatangan antara Dewan Syariah Nasional (DSN) dan Badan Pengawasan Pasar Modal (Bapepam) yang isinya mengukuhkan DSN sebagai otoritas yang mengawasi aspek syariah pasar modal. (Bandung: Sinar Baru Algensindo. Keenam. Dengan peraturan itu kemudian pemerintah Hindia Belanda mendirikan rumah gadai. Pasar Modal berbasis syariah telah dimunculkan pada pertengahan Maret 2003.62 Menurut hokum positif di Republik Indonesia. 2000). Tidak dibenarkan masuk kepada mudharabah lain tanpa seijin shahibul maal · 5. 226 tahun 1960. hlm.62 Ekonomi Islam: Sejarah. bank dapat memberikan buku tabungan sebagai bukti penyimpanan. 64 Heri Sudarsono. 1342. seperti halnya saat Bank Muamalat di Indonesia pertama kali diperkenalkan. 63 KUHP (Perdata). Kerugian finansial menjadi beban pemilik dana dan Kerugian akibat salah urus atau kelalaian mudharib menjadi beban mudharib · 6. kini Pegadaian Kompas. serta kartu ATM dan atau alat penarikan lainnya kepada penabung. 2) Untuk tabungan mudharabah. Teori. Keuntungan dibagi berdasarkan nisbah yang telah disepakati sebelumnya 3. Diserahkan kepada mudharib · 4. Teknik perbankan 1) Bank wajib memberitahukan kepada pemilik dana mengenai nisbah dan tata cara pemberitahuan keuntungan dan atau pembagian keuntungan secara risiko yang dapat didmbulkan dari penyimpanan dana. 14 Maret 2003 Syeikh Muhammad Abid As-Sindi. Walaupun di dalamnya ada faktor ekonomi politik. Perbandingan bagi hasil dapat dalam persen atau pembagian. Pasar Modal Syariah. Barang bergerak tersebut diserahkan kepada orang yang berpiutang oleh seorang yang mempunyai utang atau oleh orang lain atas nama orang yang mempunyai utang. Dalam jumlah tertentu. Berdasarkan prinsip berbagi hasil dan berbagi resiko 2. Tak sedikit Umat Islam yang memiliki capital. Nisbah bagi hasil disetujui dengan kontrak. Akad (kontrak): Ada Ijab-kabul. Setelah inventarisasi ini. BMT. namun tidak diperkenankan mengalami saldo negarif. 157. 3) Tabungan mudharabah dapat diambil setiap saat oleh penabung sesuai dengan perjanjian yang disepakati. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 299 halal dan haram ini tidak lepas kaitannya dengan perkembangan ekonomi Islam di Indonesia. dimulailah publikasi list of Islamic stock (daftar saham yang masuk kategori syariah). kemudian meluncurlah produk baru ke pasar modal syariah. Jangka waktu penempatan. dan demikian pula tak sedikit orang Islam yang membutuhkan capital. Hadirnya Pasar Modal Syariah menjadi tonggak sejarah baru dalam perkembangan ekonomi Islam. 4. tetapi dapat diambil kembali sebagai tebusan. Hal demikian dikarenakan dipopulerkan oleh para ahli sejarah adanya lembaga pegadaian sejak masa Hindia Belanda. Untuk deposito mudharabah. Nisbah bagi hasil Feature Mudharabah 1. Berdasarkan prinsip uu ddak ada pembatasan bagi bank dalam menggunakan dana yang dihimpun. 61 Ketujuh. Pemilik dana tidak diperbolehkan mencampuri pengelolaan bisnis sehari-hari Al-Mudharabah Mutlaqah Penerapan mudharabah mutlaqah dapat berupa tabungan dan deposito sehingga terdapat dua jenis himpunan dana yaitu tabungan mudharabah dan deposito mudharabah. pasal 1150. Pasca penanadatanganan.

Op. Tipe mudharabah ada 2. tepatnya di Mampang Prapatan No. Cit. Cit. Prinsip Mudharabah Ada prinsip atau syarat yang harus dipenuhi untuk terlaksananya mudharabah. dan Bekasi) saja. melainkan telah meluas hingga Medan. tergantung pendapatan bagi hasil yang diterima bank syariah dari para peminjam.7 persen). Dinar dan dirham sebagai alat tukar (mata uang) telah dipergunakan oleh Jaringan Manajemen Qalbu Aa Gym dalam jual beli air kemasan MQ. Jakarta Selatan. Money changer ini bernama Wakala Adina. Tiap kardus berisi 48 gelas kemasan. 158.66 Sebagai bagian dari perkembangan ekonomi Islam yang tengah bergulir di tengah masyarakat Indonesia dan mendapat sambutan yang cukup hangat. hlm. hlm.25 gram. Shahibul Maal: Aqil Baligh dan Tidak ikut campur pengelolaan usaha 2. dijual dengan harga 1 dirham. Mudharabah ialah: akad kerjasama usaha antara dua pihak dimana pihak pertama (shohibul mal) menyediakan seluruh (100%) modal. Op. Hasil keuntungannya akan dibagikan kepada penabung dan bank sesuai perbandingan bagi hasil atau nisbah yang disepakati bersama. tabungan. Bandung. penyimpan atau deposan bertindak sebagai shahibul maal (penulik modal) dan bank sebagai mudharib (pengelola). Teori. Di Wakala Adina 1 dirham memiliki berat 3 gram perak murni.. Dalam mengaplikasikan mudharabah. 69 Dinar dan dirham nampaknya telah menjadi trend di tengah berlangsungnya evolusi ekonomi Islam di abad sekarang. dinar adalah koin emas 22 karat (kemurniannya 91.ainnya menjadi pengelola modal tersebut. kini tak sedikit masyarakat yang memakainya. dan sebagai mata uang. dalam operasionalnya rabn lebih dikenal sebagai produk bank syariah. Mata uang dinar dan dirham pada masa sekarang. Surabaya. hadiah. Keuntungan yang diperoleh akan dibagi (perjanjian bagi hasil) sesuai dengan kesepakatan yang telah diikat oleh bank dan pengusaha tersebut. maka bank bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi. Tangerang. 381. beratnya 3 gram. 68 Menurut WTO. Sekalipun dinar dan dirham bukan mata uang resmi Negara Republik Indonesia. telah ada sebuah money changer mata uang dinar dan dirham. akan tetapi dengan beroperasinya Wakala Adina yang melayani penukaran dinar dan dirham. Demikian halnya dengan dinar (emas). 67 66 . Bagi hasil yang didapatkan dari bank syariah dapat berubah setiap bulan. pada akhirnya Lembaga Pegadaian Syariah pada tahun 2003 resmi berdiri dan terpisah dari produk perbankan syriah. Peredaran dinar dan dirham pada abad 21 ini. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 63 Tabungan bagi hasil (Mudharabah) Tabungan bagi hasil merupakan tabungan yang didasarkan pada prinsip mudharabah mutlaqah. Dalam hal ini bank syariah berposisi sebagai pengelola dana yang diinvestasikan oleh masyarakat (penabung) secara produktif. Mudharabah Muqayyadah: Dimana pemilik dana menentukan syarat dan pembatasan kepada pengelola dalam penggunaan dana tersebut dengan jangka waktu.. M. Namun pengelola tetap bertanggung jawab untuk melakukan pengelolaan sesuai dengan praktek kebiasaan usaha normal yang sehat (uruf). Luthfi Hamidi. Adapun dirham adalah perak murni (95 persen). 387. Dalam pembiayaan mudaharabah bank mengadakan akad dengan nasabah (pengusaha).298 Ekonomi Islam: Sejarah. Dapat pula dana tersebut digunakan bank untuk melakukan pembiayaan mudharabah. 68 e-dinar. dan Yogyakarta. sedangkan pihak l.70 Ibid. Di antaranya adalah Money Changer Dinar dan Dirham. aplikasi ekonomi Islam selain yang tersebutkan di atas. beratnya 4. Bank menyediakan pembiayaan modal usaha bagi proyek yang dikelola oleh pengusaha. Bila bank menggunakannya untuk melakukan pembiayaan mudharabah. 67 Jika Rupiah ditukar dengan satu dirham (perak). pembakuannya dilakukan dilakukan oleh Word Oslamic Trading Organization (WITO). juga dapat kita saksikan berbagai bentuk ekonomi Islam dalam aplikasi yang ragam. Luthfi Hamidi. Maka jika rupiah ditukar dengan dirham adalah sama dengan 3 gram harga perak murni. 70 Ibid. 69 M. nilai tukarnya adalah dipersamakan dengan harga perak yang berlaku dalam masa saat itu. Mudharib: Aqil Baligh dan Menggunakan dana sesuai perjanjian dengan shahibul maal · Syariah telah berbentuk sebagai sebuah lembaga. Walaupun demikian. sekaligus juga sebagai sosialisasi terhadap masyarakat (Umat Islam). hlm. XI/9.com. Sebagai perkembangan lebih lanjut. diantaranya untuk mahar. yaitu: 1. pembayaran zakat harta. berdiameter 23 mm. berdiameter 25 mm. Bahkan kini pemakaian dinar dan dirham tak terbatas untuk wilayah Jabotabek (Jakarta. tempat. jenis usaha dan sebagainya. Bogor. Secara fisik dinar dan dirham ini mengikuti standar yang ditentukan sejak zaman Khulafaurrasyidin. yaitu: Mudharabah Mutlaqah: Dimana shahibul maal memberikan keleluasaan penuh kepada pengelola (mudharib) untuk mempergunakan dana tersebut dalam usaha yang dianggapnya baik dan menguntungkan. menguntungkan dan memenuhi prinsip-prinsip syariah Islam. Tujuan masyarakat menggunaan dinar dan dirham memiliki tujuan yang luas. Di Indonesia. Hasil usaha ini akan dibagihasilkan berdasarkan nisbah yang disepakati. dapat dipastikan belum ada satu Negara pun yang memakainya sebagai alat tukar yang resmi. Dana tersebut digunakan bank untuk melakukan pembiayaan mudharabah atau ijarah seperti yang telah dijelaskan terdahulu.

dan kejarlah akhirat seolah engkau akan mati esok hari”. . sehingga orang lain dapat menikmati harta itu.64 Ekonomi Islam: Sejarah. maka setiap mukmin harus produktif dalam menggunakan hartanya. Pikiran Rakyat Cyber Media. sekalipun besok akan kiamat”. Juga firman Allah swt menyatakan: “wabtagii fimaa atakallah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 297 ---$€£¥--- | BAB 10 | Investasi Dalam Ekonomi Islam erperilaku tabdzir (konsumtif) dalam Islam termasuk sesuatu yang dilarang dan berhemat adalah sesuatu yang disyariatkan (diperintahkan) dalam Islam. Juga produktifitas harta yang dikuasai harus digunakan untuk suatu usaha yang bersifat produktif. Produktifitas usaha yang dilakukan oleh setiap mukmin sebagimana motivasi yang disampaikan Rasulullah “Tanamlah sebatang pohon. Firman-Nya menytakan: “innamal mubadziruna kaana ikhwanu sayathin -. Teori. Produktifitas harta yang dimiliki itu dapat diinvestasikan dalam bentuk tabungan mudharabah atau deposito mudharabah atau dalam bentuk lainnya. Dengan harta yang dikuasainya. Oleh karena itu harta yang dikuasai setiap mukmin bersifat amanah bagi dirinya dan bagi orang lain.sesungguhnya orang-orang yang konsumtif itu ialah temannya syaithan. Jenis investasi berdasarkan syariah dalam dunia perbankan dan asuransi di antaranya:2 1 2 B Al hadits. 2002. wala tansa nasbaka minadunya_ kejarlah akhirat dan janganlah lupa nasib kamu di dunia”.1 Rasulullah dalam memotivasi umatnya untuk berinvestasi juga tergambar dalam pernyataannya: “Kejarlah dunia seolah-olah kamu akan hidup selamanya.” Berhemat dalam pengertian ekonomi ialah berinvestasi.

Studi tersebut juga meng-gambarkan pembentukan suatu badan penanaman modal dan pembangunan di negerinegeri Islam. Proyek "Kuwaiti Investment House" yang mendahului studi yang dilakukan di Mesir dan juga karya dari al Araby dan Siddiqi. Ia mencakup pengumpulan dan penyaluran dana zakat dan penyediaan pinjaman tanpa bunga dalam jangka terbatas. diantaranya yang paling terkemuka adalah Bank Pembangunan Islam di Jeddah. sebelum itu dikenal dengan nama “Negeri Salasari” dan “Basma”.296 Ekonomi Islam: Sejarah.4 dan Kerajaan Indera Purba. Teori. 189. Ibid. Ibid. 3 Kerajaan Pidie. hingga kepada bentuk kekuasaan 1 Nama Perlak dalam buku-buku tulisan bangsa asning ditulis dengan nama Plik. juga ada yang menyebutnya dengan “negeri Indera” (negeri Alas). 2 Kerajaan Samudera Pasai. Lihat Wan Hussein Azmi. A . 1 Kerajaan Samudera. kerajaan ini kemudian lebih terkenal dengan nama “Kerajaan Soudu”. Ibid. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. hlm. 5 Bandarnya terkenal dengan nama “Kantoli” . 1981). Keberadaannya telah mengalami berbagai bentuk kekuasan dari mulai kekuasaan animisme-dinamisme. Baru-baru ini sejumlah bank telah didirikan dengan prinsip untuk menghindari bunga dan memajukan cita dan citra Islam. 4 Bandarnya terkenal dengan nama “Lamuri” (asal sebutan Lam Urik). Oleh Ptolamueus dinamakan “Argure”. 6 Ibid. Perlix. dalam A. Kerajaan Indera Purba. masih sangat terbatas ruang lingkupnya. di samping berfungsi sebagai lembaga clearing untuk transaksi antar negeri-negeri Islam. Negeri Lingga. (Bandung: Al Ma’arif. “Islam di Aceh Masuk dan Berkembangnya Hingga Abad XVI”. 3 Disamping bernama negeri Teumiang. Bank juga menyelenggarakan kegiatan komersial antara negeri-negeri Muslim dan non Muslim. dan Negeri Isak (Gayo) Aceh Tengah (sekarang). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 65 lembaga-lembaga pembangunan dan lembaga-lembaga keuangan berasaskan zakat di negeri-negeri Muslim. Bank itu akan membiayai lembaga-lembaga komersial dan lembaga-lembaga pembangunan di negara-negara tersebut. 190. Suatu ciri yang luar biasa dari proyek itu adalah rancangan pencegahan yang sangat teliti tentang cadangan kemungkinan kerugian dan pembagian keuntungan yang ditujukan untuk melindungi kepentingan para nasabah dan pemegang saham bank. ---$€£¥--- | BAB 4 | Sejarah Ekonomi Islam di Aceh ceh pada masa lampau merupakan wilayah kesatuan dari beberapa kerajaan-kerajaan Islam.6 Perjalanan Aceh sebagai sebuah wilayah memiliki sejarah yang sangat panjang. Badan tersebut hanya berupa lembaga perbankan atas dasar kongsi yang melakukan penanaman modal pada berbagai kegiatan usaha atas dasar mudarabah. 2 Kerajaan Teumiang. hlm. dan Perlax.. Ibid.5 Wilayah keenam kerajaan tersebut kemudian dipersatukan oleh Sultan Husain Syah yang memerintah Aceh Darussalam pada tahun 870-885 H (1465-1480 M). Kerajaan-kerajaan Islam itu adalah kerajaan Islam Perlak. Hasjmy.

hlm. Untuk pinjaman jangka pendek kurang dari sebulan. yang dapat digunakan untuk menutup risiko atas hutang-hutang yang mungkin tak dibayar. Kedua faktor ini merupakan bagian dari kemajuan sebuah peradaban dan kebudayaan dalam suatu wilayah. di kerajaan ini terkenal adanya pelabuhan yang bernama Bandar Khalifa sebagai pusat bisnis import dan eksport. Merumus-kan usaha dagang sebagai suatu kegiatan yang ditujukan untuk mendapat untung. di samping menyediakan modal atas dasar muda-rabah.9 Perihal kepastian suatu kerajaan Islam Perlak di masa lampau telah memiliki struktur ekonomi yang lengkap. pusat pemerintahannya berada di tepi pantai dan setiap kerajaan Islam mengutamakan pembangunan pelabuhan sebagai pusat pelayaran dan perdagangan. “Adakah Kerajaan Islam Perlak Negara Islam Pertama di Asia Tenggara”. A.. karena jumlah jasa bank sama besar dengan ongkos yang benar-benar telah dikeluarkan untuk melayani pinjaman tersebut.56 Orang akan heran bagaimana usaha perkreditan dapat menjadi urusan dagang. Demikian halnya dengan Perlak. Kemudian mata uang yang ketiga yang ditemukan A. Perdagangan internasional adalah cirri yang paling menonjol dalam perekonomian kerajaan-kerajaan Islam. Aceh disebut sebagai sebuah propinsi dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kebutuhan untuk "modifikasi secara konsepsional kerangka perekonomian yang cocok dengan persyaratan ekonomi Islam"57 tidak dapat dibatasi hanya pada konsepsi modal saja. (Bandung: Al Ma’arif. . menegaskan “Bahwa Kerajaan-kerajaan Islam pertama adalah Perlak. 146. Hasjmy. tanpa memperdulikan untung rugi usaha yang dibiayai. Uzair me-nganjurkan "jasa bank" atas dasar tiap transaksi. juga dibuktikan dengan adanya mata uang sebagai alat tukar yang rersmi. hlm.66 Ekonomi Islam: Sejarah. Hasjmy. Kini. pada saat bunga dilarang. A. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 295 lainnya. juga mem-perinci ciri-ciri yang sangat menonjol dari bankbank sentral dan perbankan intemasional.54 Sebagai 'alternatif kita bisa mencoba untuk menetapkan suatu tingkat keuntungan dari dana-dana yang dibayar di muka. Dari adanya penemuan mata uang yang berasal dari Lihat Undang-undang Pemeritahan Aceh. mengingat bahwa "pemecahan suatu problema usaha hams dicari pada kegiatan usaha itu sendiri. Hasjmy adalah mata uang tembaga (kuningan). Beberapa penulis secara tepat menunjukkan bahwa suatu pengaturan keuntungan dapat diterapkan pada kebanyakan penarikan wesel. pada kedua sisinya bertuliskan huruf arab. telah menemukan 3 jenis mata uang yang pernah dipergunakan dalam masa kekuasaan kerajaan Islam Perlak. 9 Ibid. Bank-bank lokal melakukan penanaman modal secara langsung. 8 7 surat wesel.8 Perlak sebagai sebuah Negara (kerajaan) Islam. dan bukanlah sebagai suatu isyarat kebajikan". seperti juga pada penentuan tingkat prosentase bunga. dilakukan dengan penggunaan sarana "kooperasi asuransi" yang kepadanya "peminjam memberi sumbangan sejumlah premi tertentu untuk menutup resiko yang mungkin terjadi.. Alt Abdur Rasul tidak mengemukakan apa pun tentang besamya tingkat potongan harga. Teori. Hasjmy dalam penelitiannya tentang keberadaan kerajaan Perlak. tak beda dengan bunga dari jumlah yang dipinjam. hlm. Mata uang ini dipastikan oleh A. 150. 1981). 10 Ibid.Studi yang dilakukan orang-orang Mesir. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. lembaga-lembaga komersial. Maksud dan pengaruh dari suatu potongan harga adalah berbeda. dalam A. Kata “Al A’la” merupakan kependekan dari putri Nurul A’la.58 Konsep mengenai "pinjaman" juga termasuk dalam keperluan ini. maka peminjaman untuk usaha adalah suatu yang kontradiktif apabila suatu "pinjaman" tidak bisa memberikan keuntungan di dalam hukum Islam." Dan zakat merupakan sumber lain. Oleh karenanya hampir di seluruh Kerajaan Islam. dapat dipastikan memiliki struktur sosial dan ekonomi yang lengkap. Hasjmy adalah mata uang perak bernama “Kupang”.55 Bank tidak akan mendapat suatu imbalan untuk suatu pinjaman. Nanggroe Aceh Darussalam adalah satu-satunya propinsi yang mempunyai hak untuk pemberlakuan hukum Islam. dengan menyandang nama “Nanggroe Aceh Darussalam” dan memiliki predikat otonomi luas. Tapi barangkali tidak mungkin menerapkan hal itu pada banyak kejadian. Pada satu sisinya bertuliskan “dhuribat mursyidan”. Uzair menganggap tingkat keuntungan tahunan pada suatu jenis usaha dapat dipakai sebagai dasar untuk meng-hitung tingkat panjar yang diberikan untuk jangka waktu satu sampai tiga bulan. 143. Hasjmy adalah mata uang yang pernah berlaku pada masa kerajaan Perlak dipimpin oleh Perdana Menteri Sultan Makhdum Alaidin Ahmad Syah Jauhan Berdaulat. Bank intemasional akan ber-tindak sebagai penghubung antara perbankan nasional. Mata uang yang ditemukan itu adalah mata uang dirham.10 Mata uang yang lain yang ditemukan oleh A. asal peminjam mau membayar kembali pinjaman tersebut. Tak hanya itu. Lamuri dan Pasai”. sejak tanggal 10 s/d 16 Juli 1978. dalam satu sisi kepingnya bertuliskan “Al A’la” dan pada sisi lainnya bertuliskan “Sultan”. Pemecahan problem hutang-hutang yang mungkin tak dibayar. dan pada sisi lainnya bertuliskan “Syah Alam Barinsyah”. Uzair menolak ide untuk penyediaan kredit jangka pendek sebagai pemberian jasa cuma-cuma.7 Ekonomi Masa Kerajaan Islam Peureulak Kesimpulan Seminar Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Aceh yang berlangsung di Aceh. mungkin hal itu diserah-kan pada ketentuan pasar. apabila wesel tersebut tidak dilunasi oleh penarik pada hari jatuh temponya.

kalung dan perhiasan silly lainnya. H. dirham adalah mata uang Samuder-Pasai. seperti "penerimaan surat penarikan wesel" tanpa bunga.K.57 gram. Pelabuhan Samudera dalam jalur perdagangan Selat Malaka adalah jalur perdagangan Ibid. hlm. Tidak akan ada keberatan jika bank diperkenankan untuk memungut jasa bank yang masuk akal sebagai imbalan dari suatu pinjaman tanpa atas kerajaan Perlak.K. pinjaman bisa diberikan dari dana zakat. 12 11 . bandar. sesudah hujan turun. Neraca rata-rata dalam rekening giro seorang pemohon kredit dapat merupakan suatu dasar untuk pemberian overdraft. H. bahwa Maududi dan Siddiqi menganjurkan hal yang sama. Di sekitar makam-makam raja Pasai.52 Kelanjutannya ialah bila suatu pinjaman tidak benar-benar dibayar. lokal dan umum". Mengenai penarikan surat-surat wesel ada dua jalan diusulkan. Metode kedua direkomendasi hanya bilamana cara yang pertama tidak dapat dilaksanakan.12 Menurut Ibrahim Alfian. Selain itu. pelabuhan Samudera adalah bukti perkembangan masyarakat dan negara yang sudah kompleks. 151. di SamuderaPasai. Aceh Utara. "Studi yang dilakukan di Mesir mengenai pendirian sistem perbankan Islam menggambarkan suatu dana zakat dan sebuah "dana Islam. seperti mata uang dan batu nisan telah mengalami nasib yang tragis. Samudera-Pasai sudah memiliki pelabuhan. Ada pun mengenai pinjaman tanpa bunga kepada umum. Bayangkan saja.J. suatu bentuk lain dari kredit jangka pendek. rancangan yang diusulkannya memiliki beberapa ciri yang nyata berbeda. Mata uang ini juga menjadi alat perekam kejadiankejadian politik. hlm. di samping bagian khusus mereka dalam keuntungan atas dasar mudarabah. dirham maknanya adalah uang dari emas. sebagaimana dikutip oleh Ibrahim Alfian. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 67 bank. mutu 18 karat dengan garis tengah satu centimeter. Bisa dicatat. Scheffer.11 Ekonomi Masa Kerajaan Islam Samudra Pasai Kerajaan Samudera-Pasai. namun karena pemerintah tidak menghargai penemuan ini. pasar dan mata uang. Kronika Pasai: Sebuah Tinjauan Sejarah. dengan syarat bahwa kedua belah pihak nasabah yang bersangkutan memiliki neraca rata-rata tahunan dalam rekening korannya pada bank tersebut yang berjumlah sekian persen dari nilai rekening. Seperti yang dicatat dengan seksama oleh Ibrahim Alfian.. yang artinya uang yang terbuat dari perak. 25. 4. hlm. 15 Menurut Cowan. 13 Di lokasi makam raja-raja Pasai ini. hlm. Cowan. 13 Teuku Ibrahim Alfian. di samping mengorganisir fungsi perbankan biasa berdasarkan prinsip mudarabah. ternyata tidak hanya menjadi alat tukar dalam perdagangan semata. ada sebuah mata uang dirham yang bertuliskan “Mansur Maliku’l Zahir”. dilihat dari perspektif ekonomi. ditemukan adanya sejumlah dirham. di Negeri Belanda. Terutama untuk masalah perdagangan. para pembuat garam sering menemukan dirham di sekitar kompleks makam. “Bijdrage tot de kennis der Geschiedenis van het Rijk SamoedraPase”. Ibid. sesuatu yang tidak menyenangkan hati bagi yang mendengarnya. di wilayah Geudong.53 Pan-dangan ini tidak mendapat dukungan di dalam kepustakaan. sebagai imbalan dari jasa bagi dilaksanakannya pembayaran hutang". dari dirham yang ada.-. 14 Teuku Ibrahim Alfian." Mereka diberikan prioritas berupa jasa-jasa bank.. di mana mata uang itu adalah dirham dan dinar. masih menurut Ibrahim Alfian.14 Mata uang dirham. terhadap paajar yang dibayarkan atas wesel yang ditarik.J. Uang emas ini beratnya 0. Land-. Teuku Ibrahim Alfian. Tijdscrift vor Indische Taal-.. Dengan demikian dapat dipastikan bahwa system ekonomi kerajaan Islam Perlak telah mengadopsi system ekonomi Islam yang berlaku di masa Khulafaurrasyidin. dalam Kronika Pasai…. maka tidak ada pula imbalan.294 Ekonomi Islam: Sejarah. dapat diketahui bahwa Malik Al-Zahir adalah gelar yang dipakai oleh sebagian besar keturunan Sultan Malikussaleh. 4. hlm. UntUk para pemegang "rekening tabungan" ditawarkan juga fasilitas overdraft tanpa bunga. Atau alternatif lain ia dapat menguangkan surat rekening (yang sama jumlahnya dengan pinjaman bebas bunga kepada pembeli). Pemegang rekening giro ditawarkan di samping pem-bebasan biayabiaya pelayanan bank. maka nelayan pembuat garam kemudian menjualnya ke tukang emas orang Cina di Pasar Geudong untuk dilebur menjadi subang. 15 Lihat H.51 Dasar hukum yang dipergunakan ialah" menyisakan sebagian dari hutang kepada (yang dimiliki oleh) orang yang mengusahakan pembayaran hutang itu kembali (oleh si peminjam).Ibid. Ali Abdur Rasul membolehkan pemberian potongan harga pada penyerahan kwitansi tagihan. Tetapi. 206. en Volkenkunde (1938). banyak peninggalan sejarah. Teori. dirham. Istilah dirham berasal dari kata Arab. Beratus-ratus keping uang emas peninggalan bersejarah ini hilang dalam panci pemanas emas di toko-toko Cina. juga lain-lain jasa bank seperti letter of credit (L/C). 1973). Walaupun nilai-nilai pokok dari bank model itu tetap sama seperti diuraikan di atas. namun suatu tinjauan menge-nai implikasi ekonomi dari anjuran lebih banyak manfaat-nya buat penyelidikan kita. Walau Ali Abdur Rasul menggunakan pendirian Imam Malik sebagai pegangan mendapat penilaian dari para ahli hukum Islam. 18. adalah juga sebuah masyarakat dengan struktur yang lengkap.cit. dengan alasan yang jelas bahwa itu sama saja dengan mem-bebankan bunga. Bank bisa memberikan uang tunai kepada kreditor dan menjadi orang yang mendapat bagian keuntungan dari pembeli atas dasar mudarabah. Loc. "suatu bagian dari keuntungan yang diperoleh bank sesuai dengan besarnya jumlah kontribusinya. pada tahun 1953 harganya hanya Rp. Dari koleksi dirham yang dimiliki oleh kolektor benda bersejarah. pene-rimaan surat penarikan wesel. Cowan. sebagaimana ditemukan oleh Dr. (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

50 Kebanyakan permintaan untuk dana lancar dan pinjaman berjangka sangat pendek berasal dari dalam sektor pembiayaan itu sendiri. jika sektor tersebut menciut sebagai akibat dari penghapusan bunga. peradaban dan kebudayaan itu terus berkembang. Apakah pemohon kredit telah mendapat pula ke-mudahan-kemudahan jangka panjang dari bank untuk usaha yang sama. Seiring waktu berjalan. Tugas untuk mem-bagikan dana-dana yang bisa dipinjamkan ini pada tingkat mikro. 1423 H edisi ke-1 tahun I (2002 M). 57.” 16 Kemudian pada masa pemerintahan Umar Bin Khattab (634644).68 Ekonomi Islam: Sejarah. Sifat dan j'enis jaminan yang diberikan terhadap pinjaman. Kebutuhan kredit tertentu suatu perusahaan. Persia dan sebagainya.’ (Musnad Imam Ahmad bin Hambal). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 293 sangat penting dan termasuk dalam sejarah jalur sutra (silk road) yang merupakan jalur perdagangan luas menjangkau ke seluruh dunia. Mata Uang Dirham Pasai Mata uang dirham adalah bukti sejarah sudah majunya Kerajaan Samudera-Pasai dan pada masa itu tulisan telah dikenal. sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits: “Abu Bakr Ibn Abi Maryam mengatakan. hingga kemudian merambah kepada hubungan ekonomi (dagang). dan mung-kin akan dihapuskan. yakni berupa dinar dan dirham yang merupakan mata uang Persia dan Romawi. Adalah dalam batas wewenang bank sentral untuk mempengaruhi. Kalimantan.”Dinar dan Dhirham”. Kredit yang dibutuhkan untuk seminggu atau sebulan dapat diperkirakan pada tingkat makro. dan lebih melindungi perusahaan langganan. Cahaya Peradaban. daripada perusaha-an lainnya. Penerapan secara diskriminatif rasio pembiayaan kembali merupakan salah satu contohnya. membuat dinar dan dhirham sesuai dengan standar Umar’ra. Problema untuk menjamin keseimbangan antara permintaan untuk pinjaman bebas bunga dan penyediaannya. Ini dapat dilakukan oleh bank sentral yang akan menjamin suatu penyediaan sebanding dengan permintaan dengan mengendalikan "rasio pembiayaan ulang" dan "rasio pinjaman". Demikian pula halnya manusia yang ada di Aceh. baik secara langsung atau pun tidak lang-sung suatu keputusan bank pada tingkat kedua. dan Organisasi Perdagangan Islam dunia yang di organisir oleh Jam’ah al-murobithun. Sertifikat-sertifikat pinjaman dengan berbagai harga nominal dan jangka waktu pembayaran kembali berbeda-beda. Prioritas sosial yang melekat pada perusahaan. 5. pada abad ke-2. Dalam sektor produksi. Kemudian masa itu telah terlewati hingga kemudian manusia dalam melakukan transaksi perdagangan telah menggunakan alat tukar berupa uang logam. la juga mengemukakan betapa perangsang itu dapat diterapkan dalam sistem ini. -agar bank-bank dapat menyediakan kredit jangka pendek tanpa bunga untuk dunia usaha. dapat dilakukan oleh bank-bank perorangan dengan kriteria sebagai berikut: 1. baik yang tahunan. dan dapat ditekan dalam hubungan dengan pinjaman untuk berbagai sektor perekonomian. telah dibahas oleh Siddiqi dalam kertas kerja terbarunya. baik dengan India. dimana uang dinar dengan berat 4. yang dikeluarkan oleh pemerintah. setidaknya sejak sebelum abad ke-2 tersebut. Bank diharapkan untuk lebih mengu-tamakan jaminan yang baik daripada yang kurang baik. dimana tidak ada kepentingan 16 …. jauh sebelum Islam datang ke wilayah itu telah ada hubungan dengan manusia lain yang ada di dunia. Saldo rata-rata rekening pemohon pada bank yang bersangkutan. mata uang dinar dan dhirham itu diadopsi menjadi alat tukar yang sah pada masa pemerintahannya. Siddiqi menganjurkan pemakaian "saham" yang di-keluarkan oleh pemerintah untuk membiayai perusahaan-perusahaan pelayanan kepentingan umum sebagai sarana operasi pasar terbuka oleh bank-bank sentral.916) yang bergaris tengah 23 mm. Teori. dianjurkan sebagai suatu sarana untuk penyediaan dana pinjaman berjangka pendek. yang dalam hubungan sosial ekonominya telah mengenal mata uang. la menganjurkan pemberian konsepsi perpajakan sebagai perangsang bagi para "pembeli" sertifikat-sertifikat tersebut. Zaman pra-sejarah telah berakhir di Indonesia sejak ditemukannya tulisan di Muarakaman. 2. di mana beliau juga telah berinteraksi dengan masyarakat Persia dan Romawi. Sesuai dengan tulisan yang ditemukan tersebut masih sangat kental dari pengaruh agama Hindu dan bahwa itu adalah merupakan tulisan yang berlatar belakang budaya India (Hindu). jumlah permintaan total untuk pinjaman jangka pendek tergantung dari besamya penanaman modal berjangka panjang dan luasnya kredit perdagangan (kredit yang di-sediakan oleh suatu perusahaan kepada perusahaan lainnya). hingga Umar bin Khattab menetapkan standar mengenai perbandingan Dinar dan Dhirham dalam kadar berat dan nilai 7 dinar harus setara dengan 10 dhirham. dengan demikian peradaban sejarah di Indonesia telah tumbuh dan berkembang. 4. . 3. bahwa ia mendengar Rasulullah saw bersabda: ‘akan datang suatu masa di mana tidak ada lagi yang berguna untuk dijadikan simpanan kecuali Dinar dan Dhirham. . bulanan atau mingguan. Dan Rasulullah pernah bersabda. hlm.3 gram terbuat dari emas 22 karat (0. perdagangan dilakukan dengan cara tukar-menukar barang yang dibutuhkan “barter”. Pada masa Rasulullah saw abad ke-6. Cina. Dengan demikian manusia Indonesia pada masa abad itu telah melakukan hubungan sosial budaya dengan bangsa lain di dunia. dan pada masa alat tukar “uang” belum ada.

Sedang pecahan 1/2 dan 1 terbuat dari perak dan perunggu. Dan terbuat dari bahan tembaga. berbentuk setengah bulat. Jawa Timur. dan garis tengahnya berukuran sekitar 24 sampai 41 mm. dan menempatkan masa-lah hukumnya pada suatu karya terpisah. yaitu kerajaan tertua di Pulau Jawa yang berlokasi di Kediri. Sumbangan utamanya terletak pada sejumlah anjuran-anjuran yang belum pemah kedengaran mengenai bank sentral. Hal ini dapat diketahui dari berbagai sumber literatur dan peninggalan sejarah. terdapat uang reyal atau real yang terbuat dari batu yang digunakan pada masa pemerintahan Sultan Paku Nataningrat dari Kesultanan Sumenep. 24 dan 48 yang terbuat dari emas. kemiripan dengan uang gobog Cina adalah menunjukkan telah adanya hubungan antara Majapahit dengan negeri Cina. 12. wayang dan relief yang menggambarkan cerita rakyat pada masa itu. Di samping itu dia juga membahas masalah perbankan intemasional. dan jenis uang ini diperkirakan dibuat pada masa pemerintahan Sultan Maulana Muhammad Pangeran Ratu Banten. 16. dan pada umumnya uang gobog berukir-ukiran atau bergambar binatang. dan alat pembayaran itu disebut khrisnala. pecahan 8. telah digunakan uang sebagai alat tukar dalam transaksi perdagangan. Dikemukakan bahwa "rasio pembiayaan kembali" akan merupakan sarana untuk menutup kredit dalam sua-sana inflasi dan merupakan alat untuk pengawasan kredit selektif. Di Indonesia sejak masa kerajaan-kerajaan telah juga mempergunakan uang sebagai alat tukar yang sah. la berusaha memecahkan kesulitan ini berdasarkan pandangan hukum fiqh tertentu yang penerimaannya secara umum sangat diragukan. di zaman Kerajaan Jenggala. berisi nilai-nilai penting dari model bank seperti diuraikan di atas. telah menimbulkan kesulitan serius mengenai status hukum bank dan pembenarannya untuk mendapat bahagian dari keuntungan. Sedang pada bagian sisi belakang. ada pula uang yang berbentuk segi empat dan berbentuk menyerupai kancing yang bagian sisi mukanya terdapat tulisan dengan huruf sansekerta (Jawa Kuno). sekitar abad 13. dan ciri-cirinya adalah berbentuk bulat. Selain bentuk setengah bulat. la memperkenalkan beberapa suratsurat berharga tertentu untuk mengganti ikatan-ikatan dan jaminan-jaminan. yaitu uang gobog Banten. Uang khrisnala terdiri dari beberapa bahan dan pecahan. tapi pembahasan singkatnya mengenai perbankan bebas bunga. dan fungsi uang di Indonesia sebagai alat tukar diperkirakan sudah ada sejak abad ke-7. sebagai prosentase yang diberikan pada deposito berjangka. Di Kerajaan Sumenep. "Bank sentral menyediakan fasilitas pembiayaan kem-bali terhadap pinjaman-pinjaman tanpa bunga yang diberikan oleh bank-bank komersial. pembiayaan barang-barang konsumen dan pembiayaan untuk kegiatan pemerintah serta penyediaan pinjaman-pinjaman jangka pendek tanpa bunga untuk dunia usaha. pipih yang di tengahnya berlubang segi empat menyerupai uang gobog Cina. juga dikenal uang gobog. sekitar abad ke-14. Siddiqi terutama memusatkan perhatian terhadap segi ekonomis dari bank bebas bunga. terdapat juga uang yang menyerupai uang gobog di Majapahit. "anjuran untuk menerapkan prinsip hadiah yang dalam fiqih Islam biasa disebut ji'ala. Uang gobog Banten terdiri dari berbagai pecahan. di mana berbagai rasio pembiayaan ulang uang dhirham dengan berat 3 gram terbuat dari bahan perak murni 925 karat dan berdiameter 25 mm17. Juga di Kerajaan Banten. jenis uang ini sebenarnya berasal dari mata uang kerajaan Spanyol. dengan ketebalan 1 sampai 3 mm. jika bank yang bersangkutan memerlukan dana tambahan untuk mempertahankan likuiditasnya. yang memang pada masa itu telah ramai hubungan perdagangan Internasional. terdapat ukiran jambangan dan kepulan asap. buat saya merupa-kan suatu yang secara logis tidak sehat" (612:91-92).292 Ekonomi Islam: Sejarah. la mem-bahas secara panjang lebar mengenai penciptaan dan penga-wasan kredit.suatu kedudukan yang dinikmatinya dalam model seperti yang diusulkan oleh Siddiqi dan Abdullah al Araby. dan bahwa "untuk men-ciptakan suatu rencana jangka panjang yang dapat dilaksana-kan. sepanjang itu menyangkut hakikat keduanya". Teori. sebagai suatu bagian dari strukturnya. bank pertanian. Kemudian uang gobog Majapahit tersebut ada juga yang tidak ada lubang. Kahf secara tepat mencatat. cuma berbeda namanya saja dari bunga. Walaupun sebagian besar dari karya Abdullah al Araby mengemukakan keburukan-keburukan bank yang ada sekarang. yang dibangun atas dasar hukum yang dibuatbuat. Dari penemuan sejarah dan sumber literatur. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 69 sampai-sampai kerugian yang cuma teoritis. . pada sisi mukanya. sekitar tahun 856 hingga 1158. pada abad ke-19 sekitar tahun 1812-1854. Pada abad ke-9. Besamya bantuan yang diberikan oleh bank sentral ditetapkan atas perbandingan dengan pinjaman yang diberikan oleh bank-bank komersial" (158:105). Bank tidak lagi me-rupakan partner keria ('amil) dalam hubungannya dengan para nasabah penyimpan uang dan sebagai partner penyedia modal dalam hubungannya dengan para pengusaha pada suatu akad mudarabah . Kemudian di zaman kerajaan Majapahit. bank industri dan bank tabungan. diketahui bahwa pada awalnya uang dibuat dari bahan perak. dan saya tidak dapat menemui suatu perbedaan antara keduanya. dan semula bentuknya berupa uang logam dari bahan perak. Kemudian dimodifikasi oleh kerajaan Sumenep dengan motif stempel yang berupa huruf 17 Ibid. terdapat ukiran bunga Padma di tengah dalam sebuah bingkai. Antara lain.

19 Dan adapun di Kerajaan Samudera-Pasai alat tukar yang dikenal adalah uang dirham yang terbuat dari emas. maka diupahnya oleh Meurah Silu akan mereka itu dengan emas dan perak…. (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. hamba hendak perkenakan ia. Kerajaan Gowa. Dan ciri-ciri dirham Aceh. yaitu berbentuk bulat pipih. yakni di Sulawesi Selatan. la beranggapan bahwa ia harus menerima sebagai hal yang diketahui kenyataan yang hidup di Kuwait dan dimana saja. Sedangkan dirham Aceh yang dibuat 2 abad sesudahnya memiliki ukuran lebih besar 12-14 mm. bergaris tengah 810 mm. tebal 1. Semua dirham Aceh berhuruf Arab di kedua sisinya.sendiri sesuatu yang mungkin dapat dicapai dengan pendekatan langsung. Dan ciricirinya. ia membahas berbagai cara yang "sah" bagi bank untuk membebankan biaya tertentu (ji'ala) yang merupakan suatu cara yang berliku-liku untuk menjamin pendapatan yang pantas untuk bank itu . 44. Faktor lain yang menonjol dari bank model Baqir. di mana masalah intinya adalah altematif yang dapat bertahan sebagai ganti dari pengaturan yang ada sekarang yang berlaku secara universal. Di Sumatera. walaupun dalam prinsip. Kerangka referensinya juga tidak disertai suatu pern-bahasan mengenai pengawasan kredit. Kronika Pasai. pembiayaan konsu-men dan pembiayaan kegiatan pemerintah. dan sama seperti uang dirham Aceh. 4. Oleh karena itu karyanya tidak menjawab masalah teori melainkan persoalan yang lebih luas. dan bank-bank serta lembaga-lembaga keuangan lainnya dengan siapa bank tanpa bunga ini harus berhubungan dan bersaing. pada masa Kesultanan Aceh Raya Darussalam. sekitar abad ke-17. namun yang penting untuk studi ini adalah ketiadaan relevansinya bagi perekonomian Islam. berkenaan dengan alat tukar ini ditemukan berupa mata uang Kerajaan Jambi yang diperkirakan dibuat pada tahun 1840.22 Dan sebagai bukti juga. 248. “angka" atau "bunga mawar". la terutama memusatkan perhatian pada pembenaran jaminan ini me-nurut hukum dan tidak mendalami alasan ekonominya. Berbeda dengan bank model Najjar. Karya Baqir merupakan jawaban dari suatu daftar per-tanyaan dari sekelompok orang di Kuwait yang ingin mengetahui bagaimana caranya membuka usaha bank tanpa bunga. sebagaimana kisah dalam Kronika Pasai. uang dinar yang terbuat dari emas dikenal pada masa pemerintahan Sultan Hasanuddin. 19 18 yang terbelakang dari negara-negara Islam. mata uangnya bernama dirham. memerintah dengan peri keadilan. 20 Teuku Ibrahim Alfian. Anjuran seperti itu. sedangkan pada sisi belakang menyebut nama Sultan al-Adil. la bahkan menganjurkan supaya bank itu men-depositokan uangnya pada bank lain (yang berdasarkan bunga) supaya mendapatkan bunga untuk memenuhi kebutuhan tertentu. “…. hlm. 1994). yaitu pada masa Sultan Malikussaleh sebelum menjadi sultan. Teori.70 Ekonomi Islam: Sejarah. sejak pemerintahan Sultan Muhammad Malik az-Zahir (1267-1326). Gambaran yang diberikan Baqir pada lampiran ketiga dan kelima. pada sisi muka semua menyebut Sultan dengan gelar Malik Az-Zahir. Pada sisi muka terdapat tulisan "Sultan Hasanuddin" dengan menggunakan huruf Arab. 1973). Pencurahan pemikirannya pada segi hukum dan bukan segi ekonomi dari berbagai pengaturan yang dianjurkannya. maka bank model Baqir adalah suatu lembaga keuangan perantara yang tidak secara langsung berperan serta dalam perusahaan produksi. (Jakarta: Ichtiar Van Hoeve. bahwa selebihnya dari sistem itu berlangsung terus atas garisgaris yang bukan Islam. Ciri uang “real batu” Sumenep ini bentuknya tidak beraturan dan terbuat dari bahan perak campuran. sesuai periode pemerintahan raja-raja di Aceh. Dan pada Kerajaan Gowa di daerah kepulauan Sulawesi. hlm. berdiameter sekitar 20. Model bank tanpa bunga yang di-kemukakannya adalah bahagian dari pokok pikiran yang lebih luas ini. yaitu berbentuk bundar pipih sekitar 1 mm. beliau menyerahkan kenang-kenangan sekeping mata uang mas kuno yang dulu dipakai di Samudera-Pasai.40 mm. Sedang pada sisi belakang terdapat angka tahun Arab.”21 juga pada masa Sultan Muhammad Malik az-Zahir (1267-1326) hingga abad ke-18. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 291 Arab "Sumenep". pada tanggal 9 April 2002 Prof Ibrahim Alfian yang menjadi promotor untuk penganugerahan gelar doktor honoris causa UGM kepada Sultan Brunei Hassanal Bolkiah di mana secara pribadi.45 mm.marilah kita muslihatkan kerbau jalang yang tiada berguna pada tuan-tuan sekalian itu. kecuali yang dikeluarkan pada masa Sultan Salah ad-Din (1405-1412). dan dinamisme bisa diperkenalkan dan proses pengembangan bisa dimualai dengan memanfaatkan tata nilai dan tradisi Islam. tetapi berfungsi atas dasar bunga. Fasilitas kredit dan kertas-kertas berharga dibahas dalam suatu konteks sangat terbatas tentang cara bekerja satu bank tanpa bunga ditengahtengah lembaga-lembaga yang berdasarkan bunga. ialah bahwa para nasabah penyimpanan dibebaskan dari risiko rugi. hlm. 22 Ensiklopedia Islam. "Masa itu satuan uangnya disebut dirham. 1256 Hijriyah. kesungguhannya untuk membebaskan para penabung deposito dari kerugian. Dirham bisa mencapai 50 jenis. Sebagai contoh. mempunyai pengaruh yang sangat dalam atas seluruh karyanya. sehingga kemacetan bisa diakhiri. Di masa jaya kerajaankerajaan Aceh abad 13 sampai 18. bagaimana bank-bank akan be-kerja di dalam masyarakat Islam yang bebas bunga. Di sana tertulis kalimat. Sebuah Tinjauan Sejarah. Ibid. barang-kali secara moral tidak bertentangan bagi orang-orang tertentu. . sesuai tulisan dan angka Arab di sisi bagian belakang sanat 1256 18(mungkin maksudnya tahun 1840).20 Jenis uang ini digunakan pula pada masa kejayaan kerajaan-kerajaan Aceh dari awal abad ke-13. 21 Teuku Ibrahim Alfian. Ini merupakan pernyataan resmi Istilah sanad berasal dari bahasa Arab yang artinya “bukti pembayaran”.

teladan termaksud masih tetap dilestarikan sampai sekarang. seba-gai bagian dari usaha perombakan bentuk ekonomi raja-raja Samudera-Pasai bahwa mereka akan mengelola negaranya dengan berkeadilan. 26 Dari aktifitas penggalian atas potensi pertambangan yang semula di laporkan kepada Sultan ada tujuh situs sesuai dengan prediksi orang benua Keling. bahwa di dalam negerinya ada tujuh situs penggalian emas. 24 Teuku Ibrahim Alfian. dengan janji akan membayar kembali atas permintaan.cit. Tanggung jawab atas kerugian modal yang terjadi akibat transaksi antara bank dengan pengusaha menjadi beban bank. Kompas. yang melekat kepada mereka secara prinsipal. 25 Teuku Ibrahim Alfian. Janji tersebut dicantumkan dalam keping uang sebagai tanda jaminan. Buku pelajaran A.49 di samping kertas-kertas kerja yang disampaikan pada Konperensi Ekonomi Islam di Mekkah. Juga Dr. dengan diperlengkapi oleh Sultan segala alat perlengkapan untuk keperluan aktifitas pertambangan itu. hlm.. 25 Setelah Sultan Malikussaleh menerima laporan dari para pembantunya mengenai adanya potensi sumber daya pertambangan dan kemudian Sultan Malikussaleh mengadakan konfirmasi dengan orang yang berasal dari benua Keling tersebut.Dengan pengecualian rancangan Najjar.cit. “Teuku Ibrahim Alfian: Keterikatan Samudera Pasai. sesuai dengan persentase yang telah diumum-kan bank sebelumnya. alat tukar sudah terbuat dari logam mulia. yakni emas dan bernama dirham. Dan usaha pertambangan itu bermula dari adanya temuan dari seseorang yang berasal dari benua Keling yang datang untuk berniaga ke Samudera-Pasai. 26 Teuku Ibrahim Alfian. Bank-bank menurut Najjar adalah lembaga-lembaga yang tdidirikan untuk memajukan tabungan dan melaksana-kan tugas-tugasnya yang berguna di sektor desa. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 71 Mannan. yang akan kita bicarakan sekarang. 27 Dari hikayat raja-raja Pasai ini dapatlah diketahui bahwa kemajuan peradaban Samudera-Pasai sudah demikian tinggi.Mataram”. Najjar tidak membahas pokok-pokok. 28 “Samudera-Pasai-kerajaan”.. sehingga disebut sebagai kerajaan maritim. 28 Samudera-Pasai secara geografis berada dan menguasai jalur perdagangan yang sangat penting. Muhammad Uzair dan Ibrahim Dasooqo Abaza. suatu lembaga atas dasar kooperasi dan sekaligus suatu organisasi pelayanan sosial. akan tetapi tidak mempunyai basis agraria.cit. Lebih banyak sumbangan yang diberikan pada awal dasawarsa 70-an. 24 Semula orang-orang kesultanan Samudera-Pasai tiada dapat mengetahui potensi sumber daya alam tersebut. dalam Ensiklopedia Islam…. Pelabuhan dan Perdagangan Samudera-Pasai sebagai pendapatan untuk kerajaan bersumber devisa yang mengandalkan dari hasil perdagangan. Saya (Ibrahim Alfian) berharap. Tidak ada keuntungan diberikan pada para penabung semacam ini dan malahan dari mereka bisa dipungut atau dibebankan dari biaya jasa-jasa. termasuk studi yang cukup lengkap dari Gharib al Gammal. Loc. Op. Bank-bank ini memiliki "Dana Pelayanan Sosial". Kerajaan Samudera-Pasai memiliki akan kehidupan perekonomiannya dari perdagangan. sesuai dengan diversifikasi pena-naman modal yang dilakukannya. karya-karya yang disebutkan pertama menggambarkan bank terutama sebagai lembaga perantara yang mengerahkan simpanan dari masyarakat atas dasar bagi keuntungan (mudarabah) dan membantu para pengusaha atas dasar yang sama. Keuntungan perusahaan dibagi dengan bank membagi keuntungan ini dengan para penyimpan pada rekening mudarabah. 27 Teuku Ibrahim Alfian. Bank diwajibkan untuk memberikan pinjaman jangka pendek tanpa bunga dalam jumlah terbatas."23 Pada masa kesultanan Samudera-Pasai di bawah kekuasaan Sultan Malikussaleh.cit. Mustafa Abdullah al Hamshari dan Sami Hamud. Setelah adanya aktifitas penggalian yang berhasil ditemukan hanya lima situs (lima medan). Teori. di Selat Malaka. Bank itu secara aktif terlibat dalam berbagai proyek pengembangan tidak atas dasar mudarabah. Penabung sebagai nasabah mudarabah dapat dibebaskan dari risiko rugi. Bank-bank itu merupakan mata rantai lembaga yang didesentralisasi dengan ciri-ciri yang sama dengan bank lokal. Loc. dengan sejumlah cara-cara yang praktis. atas keseluruhan penanaman modalnya. walaupun bank itu tidak mungkin menanggung kerugian. Loc. pelayaran dan perkembangan Islam.290 Ekonomi Islam: Sejarah. . Loc. Issa Abdouh telah menulis mengenai hal yang sama.cit. dan Samudera-Pasai adalah merupakan sebuah kerajaan yang terkenal dan maju yang dikarenakan oleh perdagangan dan pelayaran. Mannan mengenai ekonomi Islam memuat bab tersendiri mengenai masalah ini. 6 Mei 2003. la ber-anggapan bahwa reorganisasi bankbank tanpa bunga. lainnya yang menyangkut perbankan komersial dan bank-bank lainnya yang menyangkut perbankan komersial dan bank-bank sentral. Demikianlah pokok-pokok penting dari model bank. 23 Julius Pour. 57. Posisi berbeda diambil oleh Baqir yang di-catat dibawah ini. dan sumbangansumbangan pribadi yang mengambil tempat yang penting. melainkan atas dasar partnership. yang menggalakkan penerimaan zakat dari masyarakat dan menyelenggarakan pelayananpelayanan sosial di daerah sekitarnya. Sehubungan dengan hal itu maka usaha pertambangan pun pada masa kesultanan Samudera-Pasai telah berkembang sebagai upaya pemenuhan bahan baku untuk pembuatan uang dan perhiasan dari logam mulia tersebut. Bank juga bisa menerima uang simpanan dalam bentuk giro biasa. kemudian Sultan Malikussaleh memerintahkan kepada orang benua Keling tersebut dan dibantu oleh para pekerja yang di tunjuk Sultan untuk memulai aktifitas pertambangan.

Talak Sejang mati terkena panah. 33 Ibrahim Alfian. semuanya membimbing kita pada penerimaan Piagam Bank Pembangunan Islam dalam tahun 1974.46 Pemecahan yang diajukannya untuk mengatasi bahaya-bahaya tersebut terletak pada zakat... Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 289 Keterkenalan Samudera-Pasai ini terbukti dari peristiwa bersejarah Perang Pasai-Siam.42 la menganggap bahwa "reorganisasi semacam itu akan menjurus bagi tum-buhnya suatu "pasar gelap" dimana bunga akan muncul kembali43 Apabila para pembesar negara benar-benar berhasil secara hukum mengadakan larangan atas bunga. merupakan bahaya inflasi terpendam yang tetap pada penerapan sistem ini. berambisi menguasai dan menduduki kerajaan Samudera-Pasai. Setelah penolakan prinsip-prinsip mudarabah. Siddiqi. hlm. Dengan kemajuan kerajaan Samudera-Pasai sehingga terdapatnya para penyelundupan pada masa itu. hingga setiap kapal asing yang mengangkut barang dan masuk dalam pelabuhan Samudera-Pasai dikenakan pajak sejumlah 6 persen. bahwa dalam Kronika Pasai diceritakan kedua kerajaan. para penabung mungldn akan memilih pasaran saham dan membeli andilandil daripada menyimpan uangnya pada bank-bank mudarabah44 Penimbunan harta akan meningkat dan para pejabat moneter akan terpaksa men-cetak semakin lebih banyak uang tunai. Abdullah al Araby. yang dibahas secara singkat di bawah ini. 32 Teuku Ibrahim Alfian. hasil dari suatu model bank yang bekerja atas dasar mudarabah. juga dikemukakan oleh Dr. sehingga membuat armada laut Kerajaan Siam mundur 29 30 Ibrahim Alfian. 32 Betapa majunya perekonomian Samudera-Pasai dengan perdagangan dan pelayarannya. sering dipergunakan berlabuhnya kapal-kapal dagang dan juga sering dipergunakan sebagai tempat penyelundupan barang-barang dari luar Samudera-Pasai. hlm. yang dengan secara baik bisa diterapkan dengan cara mengadakan pungutan pajak uang yang beredar.cit. Samudera dan Pasai. bukanlah kerajaan primitif karena sistem perdagangannya sudah maju dan kompleks.31 Dengan ramaiannya aktifitas perdagangan dan pelayaran pada pelabuhan di Samudera-Pasai. Akhirnya dalam pertempuran yang sengit itu Panglima perang Siam. India. yang berada di pantai Aceh Timur yang bernama Kuala Majapahit. 26.45 Ini dikaitkan dengan permintaan yang meningkat untuk pinjaman bebas bunga dan kemungkinan sewaktu-waktu adanya pelepasan uang tunai yang tertumpuk pada bursa efek dan valuta. Penyelundupan dalam teori ekonomi. Adanya penyelundupan menandakan pajak yang biasanya dikutip oleh syahbandar berusaha untuk dihindari. menandakan adanya sistem dagang yang ketat dengan peraturan-peraturan yang mengikat. Sudan terang bahwa Abu Saud tidak berusaha untuk menye-Udiki secara terperinci. Karena bank menurut pengertian-nya merupakan usaha komersial. Teori. Loc. Penilaiannya terhadap model bank ini sebagai "Aliran Mawdudi Qureshi". 33 Perang Pasai-Siam terjadi dan berlangsung kurang lebih dua bulan lamanya setelah Samudera-Pasai menolak keras permintaan pemberian “upeti” kepada kerajaan Siam. Op. Sehingga membuat kerajaan Siam memerintahkan panglimanya. Dalam pada itu kita memiliki proyek "Kuwaiti Investment House" (Baitui Maal Kuwait) dan beberapa karangan berkala yang disumbangkan oleh Shaibi. Baqir al Sadr dan Najjar. hlm. Diikuti oleh suatu studi di Mesir dalam tahun 1972 dan pertimbangan-pertimbangan yang dibuat dalam Konperensi Menteri-menteri Keuangan Negara-negara Islam di Karachi tahun 1970.48 dan kegagalannya untuk memperhatikan karya-karya yang lebih sistematis yang diterbitkan dalam dasawarsa 60 dan 70-an. Samudera-Pasai adalah negara maritim di mana perekonomiannya mengandalkan sektor perdagangan dan pelayaran. bertambah makmur. yang merupakan lembaga besar pertama menurut jenisnya dalam sejarah. Mahmud Ahmad.cit.. memastikan yang demikian.30 Ditinjau dari segi geografis dan sosial ekonomi. Ensiklopedia Islam……. Mahmud Abu Saud dengan dasar pemikiran lain. Cina dan Arab dan memiliki pelabuhan yang cukup baik untuk hal itu. Berkembangnya perdagangan kerajaan Samudera-Pasai membuat pengaruh besar di kawasan selat Malaka yang mengakibatkan kerajaan lain yang berkepentingan di kawasan tersebut. Menurut pendapat Ibrahim Alfian.cit. Op. Samudera-Pasai memang merupakan suatu daerah yang amat penting sebagai penghubung antara pusat-pusat perdagangan di Nusantara. Muslehuddin gagal untuk memberikan altematif lain untuk perbankan tanpa bunga. dan akibatnya menjadikan semangat untuk bertempur pasukan perang SamuderaPasai. Kronika Pasai…. 31 Ibid. Talak Sejang dengan membawa seratus perahu untuk berlayar ke Samudera-Pasai dengan tujuan meminta upeti terhadap Pasai. 29 Samudera dan Pasai. Suatu contoh yang matang dan lengkap mengenai bank tanpa bunga adalah hasil dari karya-karya yang terbit pada akhir dasawarsa 60-an oleh Dr.72 Ekonomi Islam: Sejarah.. dan bangkit kembali walaupun dalam keadaan terdesak... 25.47 Kita telah meneliti anjuran di atas. masih tidak terpecahkan. sama seperti yang dianjurkan oleh Silvio Gessel. Pandangan bahwa mudarabah tidak dapat memberi-kan suatu altematif bagi bunga dalam kaitan dengan reorga-nisasi perbankan.cit.. ia mengakhiri uraiannya dengan membolehkan bank memungut "biaya service" bagi pinjaman-pinjaman41 Masalah pokok yang menghubungkan para penabung dengan penanam modal atas dasar yang lain daripada pem-bayaran bunga tetap. 25. Huda. Kronika Pasai…. Dalam peperangan tersebut Samudera-Pasai mengalami serangan hebat dan hampir mengalami kekalahan hingga membuat Raja Samudera-Pasai turut serta ke medan pertempuran. . Op.

Pemyataan Muslehuddin. dari keempat mazhab hukum fiqh Islam. Kronika Pasai…. Dalam keterangannya. tak dapat tiada harus menjalani suatu perubahan pada saat ia diorganisir dengan dasar lain dari bunga. Suatu dana reksa adalah sebuah perusahaan investasi yang membeli andil penyertaan dari lain perusahaan industri dan perdagangan. Penolakan Muslehuddin36 mengenai mudarabah sebagai landasan dari perbankan bebas bunga. diakui oleh hampir setiap penults mengenai masalah ini. hlm. hlm. Samudera-Pasai memperoleh akan kemenangan. Pelabuhan di Asia Tenggara. dan mengancam akan membunuhnya apabila pengawalpengawal raja menyerang mereka. dengan membawa empat ribu hulubalang dan seratus buah perahu. hlm 264. Pahang. bahwa mudarabah dapat dijadikan dasar dari kredit semacam itu hanya untuk batasbatas tertentu. gagasan tentang AFTA (ASEAN Free Trade Zone) ternyata sudah dimulai sejak abad ke-13 hingga pertengahan abad ke-14. umumnya me-rupakan suatu hasil dari pendekatannya secara hukum yang sempit mengenai mudarabah dan dari kegagalannya untuk menyadari bahwa konsep perbankan itu sendiri.. de Roo de la Faille. Ternyata strategi ini sudah juga dilakukan oleh para ahli-ahli politik dan militer Samudera-Pasai. tidak punya dasar dalam hukum fiqh Islam. Selangor. Kertas kerja Abdul Hadi Ghanameh dalam tahun 1968 tentang soal perbankan tanpa bunga (392) mengambil jalan yang berbeda dari apa yang menjadi pemikiran lanjut yang telah dikembangkan mengenai permasalahan ini. Kedah. kembali ke negerinya. Menurut P. keluarlah empat hulubalang itu dan menangkap raja. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 73 ini menganut pengertian yang salah tentang mudarabah sebagai penyer-taan dalam keuntungan maupun dalam kerugian oleh peserta usaha. 36 Ibrahim Alfian.37 Salah satu dari perubah-an tersebut adalah suatu peningkatan dari penanaman modal yang sesungguhnya?8 Pada hakekatnya sebuah bank tanpa bunga tidak dapat berfungsi sebagai bank komersial yang murni. karena hal itu berlawanan dengan prinsipprinsip mudara-bah39. sebagaimana yang pernah dilakukan oleh Bangsa Romawi ketika menaklukkan bangsa-bangsa jajahannya. Sayang sekali buku yang lengkap yang dijanjikan oleh Ghanameh dalam karyanya itu tidak bisa kita peroleh untuk memungkinkan mengadakan perbandingan terperinci antara rancangannya dan rancangan lain. Ketika peti itu dibuka di depan raja. Ibrahim Alfian menyebutkan strategi yang dilancarkan Awi Dicu. Awi Dicu melancarkan siasat tipu muslihat “kuda troya” yang dengan mudah berhasil menangkap Raja Samudera-Pasai untuk dibawa ke negerinya. dalam tulisannya di Notulen van Algemmene en Directievergederingen van het Bataviaash Genatschap van Kunsten en Wetenschappen. Malaka. dan jalur perdagangan dibuka kembali dan kerajaan Samudera-Pasai menjadi ramai dan makmur kembali. Kronika Pasai…. telah memerintahkan panglimannya. terlebih dahulu kita harus memahami bagaimana perkembangan kebudayaan awal (the isthmian age) di tanah Melayu. Ibid. Pandangan ini ditentang dengan mengemukakan kemungkinan peme-riksaan buku mengenai keuangan dan manajemen yang dapat mengatasi hal-hal tersebut.. Dikemukakan juga bahwa perusahaan yang tidak mampu melaporkan keuntungan yang layak akan kehilangan kesempatan untuk mendapat bantuan bank lebih lanjut. Sejarah Melayu menuliskan bahwa Sjahru’n-Nuwi 35 (tidak disebutkan dari kerajaan mana). Pada artinya.cit. Trengganu. Ini tentu tidak menutup pemecahan lain seperti dibahas di bawah ini. ia disamarkan sebagai pengembala ayam. dengan demikian para pengawal tak bisa berbuat apa-apa. 25. la bertumpu pada pengeluaran saham biasa untuk pembiayaan jangka panjang dan penggunaan dana reksa untuk pembiayaan jangka pendek. Maka Samudera-Pasai. Takola. ada kerajaan lain yang mendengar bahwa perdagangan Samudera-Pasai maju dan makmur. Hal ini secara baik telah dijelaskan oleh Taufiq Shawi. khususnya di Asia Tenggara. Langkasuka. yang rupanya se-karang sudah disetujui secara umum. Sjahrun-Nuwi adalah bekas ibukota Kerajaan Ayodhya di Siam.cit. deel LVIII. Johor. Pelabuhan di Samudera-Pasai adalah bagian dari jaringan dagang yang melalui berbagai pelabuhan-pelabuhan lainnya di dunia. dan menyampingkan bukti-bukti yang diajukan yang men-dukung kebalikan dari pendapat tersebut. yang di mana Awi Dicu pura-pura berniaga ke Samudera-Pasai dan menyerahkan peti berisi bingkisan yang di dalamnya berisi empat hulubalang yang kuat dan hebat. kalau kita lihat dari ekonomi politik zaman sekarang. bahwa bank Islam tidak mungkin bisa memberikan pembiayaan kepada perusahaan-perusahaan yang sudah menanamkan modalnya sendiri. (1920). khususnya dalam jejaring pelabuhan di tanah Melayu. Alasan lain yang menentang kelayakan mudarabah adalah ketakutan akan tindakan curang dari lawan usaha bank yang bisa saja mengecilkan keuntungannya.. Untuk melihat bagaimana terbentuknya zona perdagangan melalui jaringan pelabuhan-pelabuhan di sekitar Selat Malaka ini. Raja Samudera-Pasai akhirnya dibawa ke negeri Sjahrun’nNuwi. merupakan satu kesatuan zona perdagangan yang eksklusif. suatu cara yang dapat mencegah praktek-praktek curang sedemikian40 Mengenai penyediaan kredit jangka pendek dalam suatu sistem tanpa bunga. Zona perdagangan ini menuntut adanya infrastruktur pelabuhan di berbagai tempat.34 Selain kerajaan Siam. Loc. sebagaimana dikutip oleh Ibrahim Alfian. Singapura dan lain-lain tempat. 36 Strategi “kuda troya” ini bukanlah strategi pertama dipergunakan. dan oleh raja. 25. Loc. Kelantan. 35 34 .288 Ekonomi Islam: Sejarah. Teori. Awi Dicu untuk mengadakan invasi terhadap Pasai dan menangkap Raja Samudera-Pasai.

jelas bahwa muncul beberapa unit bandar yang bersinggungan dengan kawasan pedalaman yang tidak bergantung kepada bandar. Karya Ahmad Irshad juga khusus membahas subjek ini. karangan Muhammad Uzair berjudul "An Outline of Interestless Banking". hlm. Pada tahap-tahap selanjutnya. 37 Paul Wheatley dalam bukunya. Terlepas dari keasliannya. walaupun terdapat asas bagi kelahiran persekutuan kerajaan tetapi terdapat laporan yang menunjukkan kewujudan sebuah kerajaan yang kuat hingga berjaya menguasai seluruh rantau Segenting Kra di bawah pemerintahannya. Para pedagang dari India dan Arab berminat untuk menggunakan jalan darat meuju Segenting Kra dan itu dipandang lebih efektif dan ekonomis daripada menggunakan lalu lintas laut di Selat Malaka. Dana deposito berupa pinjaman dimanfaatkan oleh bank untuk membantu pem-biayaan para pengusaha. jika dibandingkan dengan berjangka pendek. bandar-bandar ini tidak melalui proses pembangunan perbandaran yang berkesinam-bungan dan tidak meletakkan dasar bagi kelahiran sistem pembandaran pada zaman yang seterusnya. Antara lain akan kedudukan geografi Semenanjung Tanah Melayu di tengah-tengah lalu lintas perdagangan antara timur dan barat yang menyebabkan ia menjadi tempat persinggahan bagi para pedagang. suatu fasilitas terhadap apa yang mereka wajibkan untuk mem-berikan pinjaman jangka pendek tanpa bunga dari dana yang sama. Referensi Qureshi mengenai perbankan tanpa bunga adalah singkat dan berdasarkan suatu pengertian yang salah tentang mudarabah. Naiem Siddiqi dan Mahmud Ahmad pada akhir tahun empat puluh-an. skema yang dibuatnya ikut salah. Kerajaan Funan dan diikuti oleh Kerajaan Khmer terlibat dalam kegiatan perdagangan. yang dibayar kembali bila diminta. Gilani Yousufuddin tidak menyebut masalah ini. la menganjurkan bagian yang lebih besar dari keuntungan untuk deposito berjangka panjang. Menurut Wheatley. Deposito juga diterima sebagai "pinjaman". karena salah mengartikan muda-rabah. Skema . Klang. diikuti dengan uraian yang lebih cermat oleh Mawdudi dalam tahun 1950.38 Terdapat beberapa faktor yang mendorong kemunculan kerajaan di alam Melayu. simpanan deposito diterima dari umum atas dasar penyertaan. Sriwijaya (Palembang sekarang) dan diikuti oleh kerajaan Majapahit. keuntungan dibagi atas dasar keikutsertaan ini. Perkembangan ini telah menyebabkan muncul beberapa bandar dan pelabuhan di kedua belah semananjung Tanah Melayu dan juga Temasek. dapat disaksikan beberapa pusat bandar seperti Kedah. demikian juga "amanat" di-bayarkan pula atas permintaan. Takola. Temasik. 1978. Kami tidak mengetahui adanya karya mengenai masalah ini yang ditulis dalam bahasa Arab pada dasawarsa 40-an. muncul beberapa tempat tinggal di pinggir pantai dan muara-muara sungai dari bagian utara Segenting Kra hingga Kedah di bagian selatan. Tidak jelas benar. Naiem Siddiqi lebih cermat. Sebaliknya lalu lintas Selat Malaka menjadi bertambah penting. apakah dia membeda-kan mudarabah dari syirkah. mengenai hubungan keuangan intemasional. Langkasuka dan Tun-sun. Buku tersebut tidak membahas soal bank-bank sentral dan mengambil suatu pendirian tidak realistis. Pada awal abad masehi. walaupun singkat. Setelah kejatuhan kerajaan Funan. Ini berlaku karena keadaan geografisnya yang bergunung-gunung serta kawasan berlembah yang berupaya menghalangi kerajaan tersebut meluaskan kawasan takluknya. Perbankan Tanpa Bunga Referensi paling awal mengenai reorganisasi perbankan atas dasar bagi keuntungan sebagai ganti dari bunga dapat ditemuai dalam karya Qureshi. Inilah yang menyebabkan muncul kerajaan di rantau Segenting Kra pada zaman Isthmian Age. Pelabuhan-pelabuhan di Kuala sungai di pantai timur ataupun pelabuhan pinggir laut di sepanjang Selat Malaka memberikan gambaran tentang proses urbanisasi di Alam Melayu sebelum kedatangan pengaruh kolonial dan imigran. memiliki kedudukan terkemuka sebagai terbitan pertama yang secara khusus ditulis mengenai masalah ini oleh seorang ahli ekonomi profesional. Teori. Perkembangan ini telah menyebabkan lalu lintas darat yang telah dirintis antara Segenting Kra hilang kepentingannya. atas dasar mudarabah. Lihat Lim Heng Kow. 38 Ibid. Kalah. yang dirumuskannya secara tepat. Pada skema dari Mawdudi. Mahmud Ahmad mendasarkan skemanya atas "penyertaan". The Golden Khersonese menamakan zaman ini sebagai The Age of City States. 37 Zaman ini menyaksikan kelahiran beberapa kerajaan seperti Kedah. Walau bagaimanapun. 1. Dalam suatu studi kemudian Uzair menganjurkan terpusatnya manajemen semua transaksi luar negeri pada bank-bank negara saja. dan membahas secara terpisah bank deposito dan bank dengan nasabah-nasabah pengusaha. Kuala Trengganu dan Johor yang merupakan bandar-bandar utama kerajaan. di Asia Tenggara beralih ke selatan khususnya dengan kemunculan Dinasti Sailendra. perusahaan-perusahaan ba-ngunan dan pinjaman konsumtif. Malaka. Mawdudi telah menyatakan dengan tegas peno-lakannya atas pemungutan dan penyaluran dana zakat oleh bank Islam. dan berisi anjuran-anjuran yang berguna untuk penciptaan dana cadangan agar dapat menyerap kerugian-kerugian.74 Ekonomi Islam: Sejarah. la berisi inti dari semua usul di masa depan dari subjek ini mengenai bank-bank deposito dan bank-bank dengan nasabah pengusaha atas dasar mudarabah. Tiga karya awal mengenai sistem ekonomi Islam didalam bahasa Urdhu oleh Hifzur Rahman. la berisi suatu pembahasan yang baik. Dalam konteks ini. Buku itu juga membicarakan Bank Pengembangan Industri. bahwa tidak akan ada penciptaan kredit. Walau pun merupakan buku kecil dari 21 halaman. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 287 Menjelang zaman perkembangan kebudayaan awal atau The Isthmian Age.

Pada 1997 Dewan Penasihat Ekonomi Syariah Nasional Malaysia dibentuk. Melalui interview via telefon.000 orang termasuk pedagang asing. Arab dan India memainkan peranan yang aktif dalam perdagangan di Kedah. Pedagang-pedagang kaya mendirikan rumah mereka di luar tembok tersebut walaupun mereka mempunyai pejabat perniagaan di dalam 39 Ibid. pelabuhan di Malaka bukan saja merupakan pelabuhan entrepot terbesar di Asia Tenggara bahkan yang terbesar di dunia. Kole dan Palada yan muncul pada abad ke-2. akan membuat fondasi lebih kokoh. Memperhatikan maklumat tentang bandar Malaka. Langkasuka dan Ko Lo. Teori." Ptolemy menyebut tentang Takola.. mulai beroperasi 1999. Cina dan juga dari Alam Melayu. Sumber-sumber tertulis yang menyebut politisipolitisi awal seperti. Kedah berkembang sebagai pelabuhan entrepot yang amat penting. produk memuaskan. Malaka hanya merupakan sebuah perkampungan nelayan kecil. memiliki pandangan yang sama. Ia menjadi tumpuan pedagang dari Arab. maka Wheatley berpendapat “Bahwa pelabuhan di selatan Kedah sudah ada sejak abad abad ke-5 atau ke-6”. Parsi. Setelah mendapat perlindungan dari Cina. Perkembangan kerajaan dan pelabuhan entrepot di Kedah di dorong oleh pertumbuhan dan pesatnya perdagangan antara bangsa. Penduduk di Malaka pada masa itu diperkirakan 40. 9. sistem keuangan Islam memiliki pengalaman untuk tumbuh luar biasa dan menuju transformasi. gambaran tentangnya diperbincangkan secara umum. servis. mendemonstrasikan sebagai sistem yang sangat kompetitif dari intermediasi keuangan. Trengganu." Allen Tan.39 Pada masa permulaan berdirinya. Dalam tahun yang sama Bank Islam Malaysia Berhad menjadi bank yang mengajarkan konsep Islam secara penuh. Chu tu Kun. Dan 20 tahun dari sekarang. Istana raja terletak di atas bukit St. Bahwa antara abad ke-7 dan ke-13. Pan Pan. Walau bagaimanapun. hlm. Bank Islam kedua. banyak program sudah dibuat dan haknya untuk intens serta fokus oleh Bank Negara untuk mengembangkan Malaysia pada cabang perbankan Islam yang lebih signifikan. Pelabuhan Kedah merupakan yang terbesar di Semenanjung sebelum kemunculan Malaka. Paul dan berdekatan dengan muara Sungai Malaka. Malaysia sudah menjadi negara terbesar yang mengembangkan sistem keuangan bebas bunga di dunia. pemerintah setempat menunjukan komitmen untuk tidak ragu mengembangkan dengan semangat dan keuletan dalam sistem keuangan Malaysia. yang merupakan akibat dari serangan tentara Chola pada tahun 1025. Pemerintah menciptakan Labuan Internasional Offshore Financial Center yang sekarang sebenarnya Islamic Wall Street. Dari abad ke-7 hingga ke-11. yaitu Tun sun. Berdasarkan kepada sumber-sumber arkeologi dan dokumen-dokumen dari Cina. sedikit kutipan unik dari perundang-undangan dan kemungkinan pertamakali tercapai dari kesepakatan parlemen untuk menciptakan perbankan Islam. Dalam Konferensi Internasional Bank Islam kedua yang diadakan Februari lalu. Selangor dan Kedah. India. telah muncul persinggahanpersinggahan di Kelantan. Hong Leong Islamic Bank Berhad. istana desa yang didirikan di tengah-tengah dusun dan sawah di lembah Bertam. Pada akhir abad ke-15. Hari ini. Pedagang-pedagang dari Cina. kemudian Malaka berjaya dan muncul sebagai pelabuhan entrepot yang kaya. gubernur Bank Negara. Sepanjang tahun. . Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 75 yang ingin naik haji. 10 tahun kemudian seluruh bank konvensional menawarkan pembiayaan Islam terpisah dari counter bank konvensional sekaligus dan saat itu pemisahan Islamic Clearing House dan Islamic Inter Bank Market (pasar uang dan transaksi antar bank) di Malaysia sudah dimulai. Tambahnya Bank Negara Malaysia juga membuka tiga cabang di luar negeri untuk memimpin bisnis bank Islam di dunia. Pahang. Bank Muamalat Malaysia Berhad. Paul. keuangan Islam merepresentasikan multi jutaan dolar industri dengan tingkatan yang sudah sangat komprehensif dari produk. melayani Muslim dan non Muslim. Kebangkitan Malaka pada abad ke-15. Singapura. THB Islamic Bank Berhad. Sekarang. Sejak itu bebapa perbankan Islam sudah mendapat lisensi seperti Commerce TIJARI Bank Berhad. India dan Arab. Johor. penasihat senior Citibank Berhad. melayani seluruh tingkatan dari konsumer dan bisnis yang meluas di antara umat Islam dunia. "Baru saja dalam tahun-tahun ini. India. model Malaysia sudah membuktikan dua hal menghindari risiko spekulasi sebaliknya menciptakan profit untuk nasabah dan disukai investor. Hari ini pasar perbankan Islam dengan cepat membesar. dia mengatakan meskipun sejarah perbankan Islam lebih singkat tetapi sudah berkembang dan melayani kebutuhan ekonomi lebih baik. Kedah ialah negeri yang tertua di Tanah Melayu. dan Arab. Sumber-sumber Cina menyatakan bahawa ia merupakan tempat persinggahan yang penting antara Cina. Sebuah tembok telah didirikan meliputi seluruh bandar di kaki bukit. Sementara itu orang laut juga mendirikan tempat-tempat tinggal di tepi laut. Chu Li. kegemilangan Kedah sebagai pusat perdagangan berakhir pada akhir abad ke-11. menyampaikan sentilan yang tidak terlalu keras: "Dalam dekade ini. Sabana. Kesepakatan perbankan Islam sudah ada 1983. Orang-orang Melayu terutamanya golongan imigran mendirikan kediaman di kaki bukit St. dan kemudian muncul sebagai pelabuhan entrepot utama di Nusantara.286 Ekonomi Islam: Sejarah. Takola dan Sabana ialah pelabuhan manakal Kole dan Palada merupakan bandar. Meletakkan dasar yang kukuh bagi kelahiran kekuasaan politik di Semenanjung yang berjaya. Tan Sri Dr Zeti Akhtar Aziz.

Penetapan itu berdasarkan atau tergantung dari kapal atau jung. (Selangor: Fajar Bakti. 40 Selain itu. LTH merupakan tempat menabung orang Islam . Malahan dari sistem gadai tradisional dalam Islam esensinya didasarkan kepercayaan pada nasabah untuk membeli satu properti." Sejarah bank Islam Bank Islam muncul dalam sistem keuangan internasional sekitar 1970. namun prinsip dan filosofinya sudah mengemuka pada Al Quran lebih dari 1400 tahun lalu. mengatakan ada empat perbedaan pemikiran dalam Islam yang bisa diinterpretasikan dalam hukum syariah. misalnya. Kerajaan Malaka pada awal perkembangannya mengimpor budak dari Samudera-Pasai. 42 Doty Damayanti. Makanan tidak dikenakan pajak. 145."Perbankan Islam tumbuh dengan trennya dan pasti lebih baik dari yang diharapkan Tan Sri Dr Zeti Akhtar Aziz.76 Ekonomi Islam: Sejarah. Dalam waktu dekat memenuhi kebutuhan orang Islam dengan konsep yang berubah dan lebih banyak lagi. Mereka meminjam uang untuk properti sebagai sewa. Budak dijual dengan harga lima maze emas. Sivachandralingam Sundara Raja Ayadurai Letchumanan. 1967). Dia juga asisten pengarang dalam Law and Practice of Islamic Banking and Finance. Banyak orang Islam sekolah di situ tetapi itu tidak membuat mereka terpinggirkan sebagai Muslim.49-50. SamuderaPasai juga sebagai pusat perdagangan internasional. akan tetapi ada juga transaksi perdagangan itu bersifat tukar komodoti (barter)." Konsep perbankan Islam sudah didefinisikan berubah dan tidak hanya sebagai perencana keuangan untuk orang Islam. hlm. 45 Armando Cortesao. “Mencari Jejak Kejayaan Kerajaan Samudera Pasai”. Samudera-Pasai tidak dapat memproduksi jung ataupun lanchera karena tidak tersedianya bahan baku utamanya yaitu kayu jati di daerah ini. Bandingkan dengan bank konvensional.. 87. "Konsep sangat penting untuk kita mengerti. Malaysia Pilfrim Fund Board) pada 1963 dengan membentuk dasar sektor Islam yang lebih modern. Sejarah Tamadun Dunia. Hubungan perdagangan dengan pulau Jawa sudah terjalin sejak dahulu. Bank mendapatkan keuntungan dari menyewakan properti. gubernur bank sentral Malaysia dengan membuat cabang Bank Islam Malaysia. pembayaran berhenti. Dia mengatakan.42 Besarnya pajak yang ditetapkan Kesultanan Samudera-Pasai adalah sebesar 1 maze atau 16 tael uang Malaka terhadap setiap bahar barang yang diekspor. Ada dua aliran pemikiran dalam Islam. dan transaksi perdagangannya telah menggunakan dirham sebagai alat tukar. Lihat juga Rammani Karupiah. Ini sesuatu yang saya tekankankan sebab ada banyak perbedaan tentang ini. (Jakarta: Bhatara. juga tampak dengan adanya pembebasan pembayaran cukai. hlm. tahun?). melainkan dengan cukup memberi hadiah saja kepada sultan. 43 Satu bahar sama dengan 350 kati. tidak karena didasarkan agama semata.41 Ekspor dan Impor Selain sebagai pusat perkembangan Islam di Nusantara. "Maksud saya ambil beberapa contoh untuk sekolah biara. Memang tidak sesimpel yang diungkapkan. hlm. sebelumnya senior treasury di Hong Leong Bank." kata Dato' Dr Nik Norzrul Thani. Kebingungan tentang bank Islam tidak menjadi kejutan bagi Cherrie Chin. praktisi hukum yang menulis buku Legal Aspect of the Malaysian Financial Sytem.P. bandar Malaka juga mempunyai pusat jual beli utama dan gudang-gudang untuk pedagang-pedagang asing. pada umumnya jenis komoditi beras dan komoditi dari Samudera-Pasai adalah lada. Teori.. bahkan kedudukan para pedagang dari Jawa mendapat posisi yang istimewa dalam hubungan dagang dengan Samudera-Pasai. 32. Dan komoditi yang diperdagangkan antara Samudera-Pasai dengan Jawa. persetujuan untuk mengambil alih kepemilihan di akhir perjanjian biasanya ditulis dalam kontrak 30 tahun. Barang-barang impor dari Barat dikenakan pajak sebesar 6%. Ada Sunni dan Shi'a di bawahnya. hlm. non Muslim pun akan menggunakan konsep dan produk perbankan Islam. 311. (Nendelyn/Lichtenstein: Kraus Reprint Limited. 15 November 2003. 1960). lalu Mudhaib adalah variasi opini dari banyak aspek hukum. yang juga anggota Bank Sentral Malaysia di Komisi Reformasi Hukum Bank dan Keuangan Islam menambahkan. sistem ini disebut Ijara dalam Islam. Jika rumah dijual kemudian. "Setiap orang mempercayai ini. Groeneveldt . Malaysia membuka jalan dengan mengenalkan Lembaga Tabung Haji (LTH. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 285 bandar. sebagaimana yang dipraktikkan sistem bank barat yang mengimingi bunga). W. hlm. konsumen membayar sesuai komitmen berdasarkan kepercayaan. The Suma Oriental of Tome Pires. Ato' Dr Nik. Paper 940/1. Dato'nik Ezar Nik Bolia. Perlakuan istimewa terhadap para pedagang Jawa oleh Samudera-Pasai. dimungkinkan bahwa Jawa pada masa itu belum memiliki mata uang. Alat transportasi yang dimiliki oleh Pasai hanya berupa lanchera (kapal kecil) yang diperkirakan hanya ada empat buah itupun didatangkan dari Malaka. juga melarang Islam menerima bunga (riba.43 Pertukaran komoditi yang terjadi antara Samudera-Pasai dengan Jawa. direktur eksekutif Prime Utilites Berhad Malaysia. 44 Doty Damayanti. Tamadun Dunia. (Selangor: Pustaka Sarjana.45 Ibid. tahun?). Kompas. 44 Walaupun Samudera-Pasai memiliki kelebihan dalam bidang perdagangan yaitu sebagai bandar perdagangan yang cukup ramai tetapi Samudera-Pasai tidak memiliki satupun alat transportasi besar yang pada kala itu disebut kapal atau jung. antara beras dengan lada. 41 40 dari industri-industri itu. kumpulan modal untuk bank Islam relatif lebih kecil dengan banyak area sekaligus potensial untuk tumbuh di sini. Historical Notes On Indonesia & Malaysia Compiled From Chinese Sources. Ibid. tetapi konsep dan mengajar di sekolah biara bermanfaat [dan] saya kira ini harus lebih berusaha keras untuk menciptakan perhatian lebih tentang bank Islam kepada non Muslim.

melaporlan 70 persen dari orang Malaysia memilih perbankan Islam adalah pemeluk non muslim. “The Evolution of Trading States in Southeast Asia before 17 th Century”. adalah produk yang digemari oleh hampir semua bangsa. 41 Sekarang setelah 12 tahun kemudian. Kesultanan Pasai membebaskan pajak masuk atas berasberas impor tersebut. hal mana hendaknya hanya meriipakan hak istemewa dari negara. sejak itu kemudian lebih banyak dosen melakukan penelitian. 2 No. Studi di Malaysia 1994 menyatakan penduduk yang tahu bank Islam mendekati 100 persen. merupa-kan penyebab dari penyakit-penyakit keuangan. 49 Manuel Godinho de Eradia. masingmasing berat enam tael. 47 46 . maka kerajaan SamuderaPasai terpaksa mengimpor beras dari Majapahit (Jawa Timur). Retrospeksi dan Refleksi Budaya Nusantara. Teori. supaya hak untuk menciptakan kredit dicabut dari bank-bank komersial. selain dari perdagangan jalur ini pun dipakai sebagai jalur untuk menyebarkan agama Islam. hanya 27. "A Study on Islamic Banking Education and Strategy for the New Millenium-Malaysia Experience. 26. satu-satunya pencipta uang.3 persen saja yang bisa membedakannya dengan bank konvensional. pada saat itu. Demikian juga pendapat Assal dan Fathi.000 bahar setiap tahunnya. dalam: Hasan Muarif Ambary dan Bachtiar Ali (ed. kasino. Samudera-Pasai berkembang menjadi pusat perdagangan internasional. (Columbia: Columbia University. Samudera-Pasai dikenal sebagai pelabuhan yang tersibuk (ramai). institute penelitian nasional. berhubungan dengan penanaman lada yang cukup luas karena dilihat dari nilai ekspornya setiap tahunnya. Naseer A. Studi cemerlang dari Mawdudi merupakan contoh dari kasus itu. Sementara sutra. IMF yang mengurus soal ini menunjukkan dalam studi awalnya tentang perbankan Islam 1987. Issa Abdouh juga beranggapan bahwa penciptaan kredit oleh bank-bank merugikan kepentingan rakyat yang berpeng-hasilan kecil. Ketika Malaysia menelurkan groundwork (sistem dasar) dalam sektor finansial kelihatannya banyak didukung orang non muslim sebagai penggerak pertumbuhan. 4 41 Tercatat dalam sejarah selama abad 13 sampai ke 16. “Description of Malacca and Meridional India and Cathay”. tidak hanya secara ekonomi sebagai produk yang mempunyai nilai jual yang tinggi dan permintaan besar yang terus meningkat di Asia. Kecenderung-an ini mencapai puncaknya pada anjuran yang dibuat oleh Komisi Ekonomi Jama'at-i-Islami Pakistan. Uka Tjandrasasmita. Seikh juga beranggapan bahwa kekuasaan bank untuk menciptakan uang dan memperluas jaringan kredit. Loc. hlm. baik secara kultural maupun militer. Mills. Pelabuhan Samudera-Pasai bukan hanya diramaikan Doty Damayanti. 87. 1981). pornografi judi dan cabang Hamid & Nordin. Dalam laporan di AS tentang publikasi bisnis yang dibuat Global Finance 2004. mempelajari perubahan dunia Islam dan pertumbuhan sistem keuangan dengan konklusi Malaysia memimpin pasar sebagai salah satu keselarasan yang pas di Asia. 47 Masyarakat Samudera-Pasai juga memproduksi benzoin dan kamphon untuk kebutuhan para pedagang Arab. Emas dan barus merupakan produk yang digemari oleh penduduk di berbagai negeri di Afrika dan Eropa. Dalam pengaturan beras impor dari Jawa Timur (Majapahit) agar kebutuhan pangan rakyatnya terpenuhi.49 Pada zaman pemerintahan Sultan Malikul Dhahir. meskipun nasabah Muslim dan non Muslim bertambah.Cit. barang-barang tembikar. Selain bahan makanan.D. besi. kebutuhan pangan (beras) tidak dapat dipenuhi oleh penduduk Samudera-Pasai. dan kain yang berasal dari Cina. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 77 Dalam membahas perbankan moderen. anggur. Dan diperkirakan bahwa kerajaan Samudera-Pasai telah melakukan pengeksporan hasil bumi rempah-rempah berupa lada sekitar 8. Majalah Malaysia Tatler melakukan investigasi bagaima dual banking terjadi di negara tetangga itu. NIRA. ajaran hukum Islam atau syariah melarang investasi dalam minuman keras. 48 Eleanor Selling. berhubungan dengan kebutuhan beras sangat dibutuhkan rakyatnya maka untuk memastikan terpenuhinya cadangan bahan makanan tersebut. Persia dan Cina. kelihatan memiliki kesadaran walau masih minim tentang itu. Kahf juga ingin mencabut hak bank-bank sektor swasta untuk menciptakan kredit. Selain lada Samudera-Pasai mengekspor sutera dan benzoin. (Jakarta: Taman Iskandar Muda. 16. Kesultanan Samudera-Pasai memberikan kebijakan ekonomi pada saat itu. termasuk perubahan dalam sistem kebijakan pemerintahan. beberapa penults menyerang lembaga kredit dan pembentukannya oleh bank-bank komersial. barus dan emas adalah komoditas penting dalam perdagangan dunia. Sekarang sangat menarik karena persentase non muslim lebih besar di dalamnya.284 Ekonomi Islam: Sejarah. Lalu apa yang membuat perbedaan mendasar perbankan Islam dengan konvensional? Simpel saja. barang-barang yang diimpor adalah sutera berwarna . tembaga. Sutra. Muhammad Uzair menyalahkan fluk-tuasi yang luas dalam penyediaan uang dan penciptaan kredit untuk lingkungan perdagangan. 1988). riset ini penting sebagai awal menjadi penguasa di seluruh dunia.000 sampai 10. JMBRAS VIII (1930) 1.48 Demikian juga beras. 46 Harga per-bahar lada sekitar 20 potong perak." International Journal of Islamic Financial Services Vol. Ekspor Samudera-Pasai ke berbagai negara dan kerajaan di berbagai belahan dunia telah menempatkan Samudera-Pasai sebagai jalur perdagangan yang sangat penting.35 Perbankan Islam telah menjadi perhatian dunia internasional dengan sistem yang fair sebagai kebutuhan alternatif sistem keuangan bagi penduduk Muslim. dengan persentase yang sama aset perbankan Islam menjadi umum sebagai bank tradisional dalam menawarkan produk. Terjemahan dan diberi catatan oleh JV. “Peraan Samudera-Pasai dalam Perkembangan Islam di beberapa Daerah Asia Tenggara”. hlm. hlm. Jalur perdagangan sutra ini kemudian menjadi jalur yang sangat penting.). Thesis Ph. Jalur sutra (silk road) adalah jalur perdagangan dan migrasi bangsabangsa dalam jumlah yang besar dengan menggunakan pilar Islam sebagai identitas kulturalnya.

selain karena factor politik dan pertahanan. “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”. Ide tersebut telah gagal. "Adalah perlu untuk menge-luarkan suatu jenis uang baru yang dikenakan pajak. Terjalinnya hubungan diplomatic antara Aceh Darussalam dengan beberapa Negara di dunia. akan meningkatkan pendapatan riil. Hingga menjadi sebuah Konfederasi Kerajaan Aceh 51 Darussalam. Yang menarik perhatian khusus dalam konteks uang dalam ekonomi Islam adalah sumbangan yang diberikan oleh Mabid al Jarhi. Akram telah membahas uang dalam konteks intemasional. terletak pada pelarangan bunga. 51 50 . antara lain: India. menyusul pada tahun 1524. dalam Ali Hasjmi. perubahan politik Dalam Negeri tidaklah berpengaruh. Metode ini yang dilaksanakan bersamaan dengan dihapuskannya bunga uang. Oleh karena itu kehidupan perekonomian terus berlangsung hingga Aceh sampai pada kejayaan dan kemakmuran pada masa Sultan Iskandar Muda. Turki. yakni fungsinya sebagai penyimpanan nilai. Pasai. untuk mendapatkan dukungan di dalam kepusta-kaan33. Suatu "pemecahan menurut Islam" dari krisis moneter internasional sekarang ini.78 Ekonomi Islam: Sejarah. serta menghentikan semua pendapatan dari peminjam berbunga yang lahir dari menganggurnya uang tersebut". Kahf berpendapat bahwa secara umum penulis-penulis Muslim tidak memperhatikan penggunaan uang secara sementara. Tamiang.50 Pelaksanaan Ekonomi Masa Kerajaan Aceh Darussalam Kerajaan Aceh berdiri tahun 1514. hlm. Segera hal itu berkembang dalam bentuk penjelajahan yang mengandung harapan besar untuk memberikan manu-sia moderen suatu lembaga yang baru dan tepat dalam bentuk perbankan tanpa bunga. yang merupakan kurnia dan bukan malapetaka. Penggunaan emas secara pribadi bisa dilarang sedang semua hasil tambang emas hendaklah mengalir langsung kepada lembaga-lembaga keuangan. Op. Perombakan secara besar-besaran semacam itu tidak bisa dipertimbangkan. 54 Ensiklopedi Islam.A. kemudian Malaka yang jatuh ke tangan Portugis pada tahun 1511. Perlak. Bustanus as-Salatin. (Bandung: Al-Maarif. 53 Fadhlullah Jamil M. yang disebut juga Kuta Raja. lain dari zakat. pusat pemerintahan adalah Banda Aceh Darussalam. sebegitu jauh. hlm. 232-236. juga yang paling menonjol adalah hubungan perekonomian. dan Tiongkok. Aru. Parsi. Ia mendirikan Kesultanan Aceh dengan tujuan untuk melanjutkan dan mengganti beberapa kerajaan Islam sebelumnya. Orang cenderung untuk setuju dengan Kahf. Karena Aceh Darussalam bersifat kerajaan. yang mengusulkan pendapatan suatu sarana persetujuan alat penukaran oleh negara dan penyediaannya bebas dari biaya (bunga) kepada umum. Mahkota Alam dan Darul Kamal. (Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve.cit. ketika ia mengatakan bahwa usul Abu Saud membedakan antara asset uang dan bukan uang. 1-5. akan tetapi juga diramaikan oleh pedagang-pedagang dari Asia. dan mempersatukan dua kerajaan kecil. Fadhlullah Jamil M. Di mana perekonomian yang terbangun di Aceh Darussalam ialah perdagangan. Switzerland dalam tahun 1922. Khususnya dengan Sultan Salim II yang memerintah Kekhalifahan Turki Utsmaniah. 1981). Sebagai tindakan yang praktis Abu Saud menyetujui ide uang yang pakai cap32 yang dianjurkan oleh Gessel dan telah dicoba untuk waktu yang singkat di kotapraja Woergi. Loc. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 283 oleh para pedagang dari kerajaan-kerajaan yang ada di Nusantara. dan Eropa. (ed.34.54 sebagai jalan keluar untuk menga-tasi kesulitan itu dalam sistem Islam.52 Kerajaan Aceh Raya Darussalam telah membuka kedutaannya di luar negeri. 1994). kecuali bila dilengkapi dengan pembahasan terperinci dari mereka yang pro dan kontra. penimbunan emas dan penghentian dari bursa valuta dimana bank sentral merupakan satu-satunya penjual valuta asing. Abu Saud tidak berhenti sampai disitu saja. Teori. 1992). Terbentuknya Kerajaan Aceh Darussalam dihadapkan dengan beberapa versi.. 52 Lihat Siti Hawa Saleh. yang mana Akram gagal untuk mengemukakannya. seperti Pasai. di masa awal daerah kekuasaanya hanya meliputi Aceh Besar dan Daya. Perbankan Evaluasi menurut Islam mengenai perbankan moderen berpusat sekitar keburukan lembaga bersistem bunga. untuk menghalang-halangi penumpukan harta dan menjamin sirkulasi terus menerus. 53 Pasang surut kondisi politik Aceh Darussalam masih dapat dikendalikan dengan normal. kekhalifahan itu telah mengirim 400 orang ahli pembuat meriam ke Aceh yang ditempatkan di Kampung Pande Aceh Besar. dan mengandung ketidakadilan karena tidak memperhitungkan perpindahan tangan selama suatu jangka waktu dan penumpukan seluruh beban uang yang dicap tersebut kepada pemegang terakhir.). Doty Damayanti. Afrika. tetapi penulis hanya ingin mengungkapkan Bustanus Salatin yang menyebutkan Sultan Mughayat Syah sebagai raja atau Sultan Aceh yang pertama. Cina. apa lagi diterima. 231-232.). dan Lamuri. “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”. Ia mempeluas wilayah kekuasaanya sampai ke Pidie pada tahun 1521. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia.A. spekulasi. Kerajaan Aceh didirikan oleh Sultan Mughayat Syah.cit. (ed. (Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.

setelah itu baru ia menghadap Sultan Iskandar Muda dan menyerahkan surat dari Raja Perancis. pistol. bahkan juga mengenai harta untuk kapal karam. juga dalam hubungan asuransi komersial. Dimana Baqir menganggap bahwa zakat.).282 Ekonomi Islam: Sejarah. Benteng Deli dijebol. Sultan Iskandar Muda (1607-1636). yang merupakan dasar dari perusahaan asuransi dan sedikit sekali usaha untuk menilai arti ekonomi dari asuransi dalam kehidupan moderen. dan penghapusan bunga melemahkan keinginan orang untuk mendapatkan keuntungan terjamin dengan penggunaan uang mengganggur tersebut. yaitu 1 steel pakaian militer pangkat tinggi lengkap dengan senjata buatan Jerman. atau yang gagal untuk melakukannya. dan melindungi diri mereka terhadap risiko yang bisa diasuransikan. yang beratnya 450 ton memuat serta 126 awak. Kerajaan Aceh Darussalam diperintah dengan sangat ketat. Kebanyakan pembahas mengenai masalah ini adalah ulama. Mahmud Abu Saud Mahmud Ahmad31 dan Kahf menaruh perhatian khusus terhadap masalah uang dan peranannya. Mereka diharuskan ikut jaga malam di istana setiap tiga hari sekali tanpa membawa senjata. Ia memperketat pajak kelautan bagi kapal-kapal asing. Aceh di Mata Kolonial. Beberapa kerajaan ditaklukkan seperti Kerajaan Johor (1613). tapi segera disetujui bahwa hal itu tidak adalagi perbedaan. 58 Lihat Snouck Hurgronje. 75 ton. 57 Setelah meninggalnya Sultan Iskandar Muda. diantaranya kapal selebar 30 meter dengan awal 600-800 orang yang dilengkapi tiga meriam. 26 meriam. Asuransi bersama hendaknya diperbolehkan dalam keadaan yang tidak tertampung oleh sistem yang diselenggarakan negara. Di masanya. sebagaimana diungkap dalam Kitab Bustanu-salatin. diperkirakan Aceh memiliki 100-200 kapal. (Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka. Jaman Sultan Iskandar Muda 1607-1636. (terj. Bustanus as-Salatin.55 Maskapai Perancis pada tahun 1619 pernah datang ke Kerajaan Aceh Raya Darussalam. 56 Lihat Denys Lombard. Sebagaimana dengan baik sekali diuraikan oleh Fanjari dalam kertas kerjanya yang terakhir30. 6 pucuk senapan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 79 ransi yang diselenggarakan oleh negara. pedang dan lain-lain. tidak akan memerlukan asuransi. Hal ini semakin dapat diterima dan orang cenderung untuk menyetujui pendapat Fanjari bahwa daerah konsesus semakin meluas dan bahwa perbedaan pendapat makin menciut. (Jakarta: Balai Pustaka. bahwa tiap pribadi harus dianjurkan agar berusaha untuk diri mereka sendiri sejauh yang mereka dapat lakukan. Kerajaan Aceh. 1985). Aceh mengalami kemerosotan demi kemerosotan yang menghasilkan bencana politik yang menyedihkan. 57 Lihat Denys Lombard. De Blaulieu datang ke Kerajaan Aceh Raya Darussalam dalam misi dagang dan disambut pihak Aceh dengan baik.). 400 ton. . Teori. kemudian dengan melalui mekanisme musyawarah para pembesar Negara Kerajaan Aceh Raya 55 Lihat Siti Hawa Saleh. Mereka gagal untuk membedakan antara pemenuhan kebutuhan dan pengaturan yang direncanakan untuk peningkatan daya guna dan menjamin lancarnya fungsi kegiatan usaha-usaha perdagangan dan industri besar. bahwa sistem jaminan sosial menyeluruh. dinobatkan pada awal April 1607. Mereka tidak mau mengakui suatu masalah yang sangat jelas. Iskandar Muda wafat pada 27 Desember 1636. Baqir al Sadr. Kerajaan Aceh Darussalam mengekspor beras keluar wilayah. Sedang-kan asuransi komersial dibolehkan untuk beroperasi di daerah-daerah dimana harus diutamakan pembaharuan dan pengambilan inisiatif. Setelah Blaulieu membayar cukai 80 piaster baru dibolehkan turun dan membayar sewa tempat menginap 50 piaster. Baqir dan Saud menyimpulkan bahwa penggunaan uang penyimpanan nilai merupakan sumber dari banyak kesulitan. 117 awak. (Jakarta: Yayasan Soko Guru. Untuk militer. 26 meriam. ibid.000 orang. 22 meriam.58 Setelah wafatnya Sultan Mahmud Syah II. (ed. mengatur kembali pajak perdagangan (saat itu banyak pedagang Inggris dan Belanda berada di Aceh). Sampai sejauh itu tidak ada perbedaan. Iskandar Muda memegang kendali terhadap produksi beras. kapal yang dibawa antara lain: De Motmorency. Kerajaan Pahang (1618). 3 buah kapal Perancis yang dipimpin oleh Agustin de Blaulieu. De Hermi Toge. Diperkenalkannya uang kertas menimbulkan beberapa persoalan baru bagi para ahli hukum. Beberapa penulis kelihatannya berada pada tanggapan yang salah. Para bangsawan kerajaan dikontrol dengan keras oleh Iskandar Muda. Ia juga mempekerjakan seorang Belanda sebagai penasihat militer yang mengenalkan teknik perang bangsa Belanda dan Perancis. Kerajaan Kedah (1619). beserta surat itu ia menyerahkan bingkisan yang berharga sangat tinggi. 1992). Setelah semua terkendali. Beaulieu mencatat jumlah pasukan darat Aceh sekitar 40. Iskandar Muda membangun angkatan perang yang sang kuat. Untuk armada laut. dengan pengetahuan yang sangat terbatas tentang ekonomi. ada peran yang terpisah antara jaminan sosial berdasar zakat dan asuransi yang diorganisir atas dasar kontribusi yang dilakukan oleh orang-orang yang bersangkutan.56 Pada masa diperintah oleh Sultan Iskandar Muda. serta Kerajaan Tuah (1620). tidak mendorong orang memiliki sisa uang menganggur. Negara hanya akan diminta untuk menolong mereka yang tidak memiliki kemampuan untuk berbuat demikian. Uang dan Perbankan Adalah merupakan hak istimewa pemerintah untuk mengeluarkan uang dan mengawasi jumlah uang beredar. Akibatnya sedikit sekali analisa ekonomi dalam kebanyakan karya-karya mengenai masalah ini. De Esperance. Sedikit sekali yang menghubungkan dengan hukum jumlah besar. 50 awak. 1986).

pada awal berdirinya hanya meliputi Aceh Besar dan Daya. Catatan-catatan buku peninggalan komandan perang Belanda di Aceh juga menunjukkan betapa mereka memuji ketangguhan tentara Aceh. kemudian untuk menjalankan roda pemerintahan yang kala itu perang sedang berkecamuk dan Istana telah dikuasai Belanda.80 Ekonomi Islam: Sejarah. Tapi beberapa penulis termasuk Zarqa. berkumpul juga untuk bermusyawarah sejumlah 500 orang para ulama dan pembesar negeri Aceh Raya Darussalam. Demikian juga pendapat dari Yusufuddin. Napolen Bonaparte. Attar. yang lazim dalam istilah Islam adalah jihad fi sabilillah. Dari permusyawaratan tersebut kemudian menetapkan dan mengikrarkan wajib perang sabil. Banyak penuits membuat tuntutan untuk suatu sistem menyeluruh yang mencakup jaminan sosial berasaskan zakat dan asu- . oleh pasukan Marsose yang tergabung dalam Brigade Mosselman sangat dikenal sebagai ahli penyamaran dan jebakan. Sultan dibantu sepenuhnya oleh Panglima Tuanku Hasyim Bangta Muda. Tapi dia tidak memberikan perincian lebih lanjut. mereka bertekad untuk melanjutkan perjuangan. juga beranggapan bahwa pada prinsipnya asuransi sah. Asuransi sudah dibahas dalam sejumlah konperensi Islam. dalam catatan komandan brigade ini tampak jelas kepiawaian pejuang Aceh tak kalah canggih dengan kecerdikan gerilyawan Vietkong ketika melawan tentara Amerika Serikat di akhir dekade 60-an lalu. Perjudian merubah sistem normal yang didasarkan pada kerja dan imbalan dan yang bertentangan dengan pembagian pendapatan dan kekayaan secara adil. Dan. karena ia tidak memenuhi syarat-syarat Islam untuk bisa diterima. melalui mekanisme syura juga. menghadapi penjajah Belanda yang memang punya semangat perang dengan motivasi menebus kekalahan perang salib dan penguasaan wilayah-wilayah Islam. memajukan kerjasama yang sesuai dengan syari'ah dan dapat membantu penggantian bentuk asuransi komersial". dan mereka yang terlibat dalam usaha biasa dalam kehidupan dimana pihak perusahaan berusaha untuk menang-gulanginya melalui jalan hukum dalam jumlah yang besar. yang diciptakannya untuk dirinya sendiri. Kecenderungan terakhir lebih menyetujui nasionalisasi dari asuransi. Sesudah perjudian. Namun wilayah Aceh tak pernah tunduk dalam kekuasaan Hindia Belanda. Karena beliau masih muda. mengutip rumusanrumusan yang relevan. memutuskan: "Konperensi merasa bahwa asuransi komersial dalarn prakteknya sekarang tidak melaksanakan tujuan-tujuan syari'ah mengenai kerjasama dan solidaritas. Ini diumumkan dalam resolusi yang disampaikan dalam Islamic Research Congress (Kongres Riset Islam) tahun 1965 di Kairo dan yang diterima dalam tahun 1969 di Kuala Lumpur. 1981) Kebanyakan dari ulama di India dan Pakistan dalam menjawab questioner yang dikeluarkan oleh Majelis Tahqiqat Syari'ah di Lucknow. sebelum berintegrasi ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia masih eksis sebagai sebuah kerajaan Islam. dapat diorganisir kembali agar bebas dari keburukan-keburukan tersebut. perjudian dan melanggar hukum waris Islam. Sayyad29 telah gagal untuk mempertimbangkan hal-hal ini dan menghilangkan beberapa sifat yang tidak sama antara perjudian dan asuransi dengan alasan yang tidak cukup. dengan gelar Sultan Alaiddin Muhammad Daud Syah II. yang berorientasi kepada banyaknya korban itu jelas membuat Belanda putus asa. Kerajaan Aceh berdiri pada tahun 1514. Mereka yang berpendapat dengan tegas demikian. (Medan: Waspada. Awad28 dan Tahawi telah menjelaskan perbedaan antara asuransi dan perjudian. Dan kesemuanya setelah membenahi tatanan pemerintahan dan tatanan militer sepeninggal Sultan Mahmud Syah II. diangkatlah Tuanku Muhammad Daud sebagai sultan. sesungguhnya sebuah wilayah yang pernah dimasuki oleh kolonial Belanda. tapi suatu keputusan yang menguntungkan mengenai asuransi komersial masih tetap tertahan. karena adanya keberatan-keberatan dari ulama-ulama terkemuka tersebut di atas. yang dikemukakan para fuqaha lama.59 Perang Sabil. Sampai dengan tahun 1976 Konperensi Ekonomi Islam Internasional Pertama yang diselenggarakan di Mek-kah. Bahkan. Ekonomi Islam di Aceh Masa Kolonial Belanda Bangsa Aceh.Pokok paling penting dari perbedaan pendapat itu adalah apakah asuransi mengandung unsur judi. la juga membahas peranan ekonomi dari perjudian dan asuransi. Siddiqi telah memperlihatkan perbedaan antara risiko yang diambil oleh seorang penjudi. dan dari permusyawaratan itu diputuskan bahwa Aceh dalam keadaan perang suci. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 281 Darussalam dan para ulama di Masjid Indra Puri. Beliau melakukan ekspansi. Teori. Oleh karena itu Kerajaan Aceh Darussalam. hingga Mawdudi mengemukakan bahwa asuransi yang kini mencakup bunga. mereka juga menuliskan bahwa keliatan tempur musuhnya itu setaraf dengan pasukan Kaisar Prancis. 27 59 Lihat Mohammad Said. dengan segala aldbat pembiayaannya (374). Pang Nanggroe. Dan pada beberapa waktu kemudian. Ali Al Khafeef. sedang asuransi melindungi hancurnya sistem itu karena kebetulan-kebetulan atau kejadian-kejadian di luar jangkauan kontrol manusia. ulama besar yang oleh orang Aceh dihormati sebagai orang keramat dan kebal senjata. organisasi komersial dari asuransi merupakan sasaran serangan berikutnya. yakni suatu perjuangan untuk menegakkan dan mempertahankan kemurnian Islam dari aksi kelanjutan perang salib yang dikobarkan di Eropa pada awal abad ke-11. Kerajaan Aceh didirikan oleh Sultan Mughayat Syah. Konperensi menganjurkan pembentukan suatu komisi yang terdiri dari ahli-ahli syari'ah dan ekonomi untuk menyampaikan suatu sistem asuransi yang bebas dari riba dan spekulasi. Aceh Sepanjang Abad.

Dengan demikian. Sanousi.62 Aceh Darussalam dalam kondisi diinvasi oleh kolonial Belanda.20 Beberapa penulis setuju dengan pandangan ini sepanjang menyangkut asuransi umum. Zarqa26.61 Pecahnya perang Aceh pada tahun 1873-1913 adalah suatu kenyataan. Akan tetapi salah satu hubungan yang dibangun tentunya terkait dengan bidang ekonomi. Ahmad Ibrahim dan Shaukat Ali Khan21 berpendirian seperti ini. adalah berakhir tanpa adanya kemenangan bagi kolonial Belanda. bahwa Kolonial Belanda berkehendak menguasai Kerajaan Aceh Darussalam. (Bandung: Al Ma’arif. Muslehuddin. bahwa prinsip yang sama menjadi dasar dari semua bentuk asuransi yang terorganisasi. Attar25 menolak pandangan bahwa asuransi bersifat judi. Sebelum Aceh Darussalam berada dalam kondisi perang dengan kolonial Belanda. 231. Siddiqi. la menyetujui skema asuransi bersama. Kerajaan Aceh Darusssalam tetap eksis dari sejak berdirinya hingga berakhirnya peperangan dengan kolonial Belanda. 61 Abdul Hadi Arifin. bahwa keadaan negara dalam keadaan perang. Di antaranya telah ada kedutaan Aceh Darussalam di India. (Loukseumawe: University Malikussaleh Press. Beberapa penulis.280 Ekonomi Islam: Sejarah. Abu Zuhra. 62 Ibid. dan salab. 187. Aceh Darussalam telah mengadakan hubungan diplomatik dengan beberapa negara di dunia. berbeda dengan mereka. sedangkan faktor ketidaktahuan (jahil) dan ketidakpastiannya (gharar) yang melekat pada asuransi tidaklah mencapai tingkat demikian berat. Teori. ghanimah.TaqiAmini. Shaheedi dan Awad. sejauh menyangkut prinsip-prinsip yang mendasari asuransi. Pada tahun 1521. namun penyerangan itu dapat dipatahkan oleh pasukan yang dipimmpin langsung Sultan Mughayat Syah. Tahawi. Hasjmy. Muhammad al Bahy. Abu Zuhra. Demikian juga halnya bila asuransi diselenggarakan oleh negara. dapat dibebaskan dari pengenaan bunga seperti yang kini berlaku di dalam praktek. Malikussaleh: Reinterpretasi Penyebaran Islam Nusantara. tidak lepas dari sifat eksploitasi dan beberapa hal yang tidak bisa diterima. hlm. tapi ia tidak dapat menerimanya dalam bentuk yang sekarang. salab. dan karenanya di luar hukum Islam.Mereka yang secara prinsip dapat menerima asuransi. Mustafa Zaid. sejarah dapat memberikan gambaran. Portugis melakukan penyerangan terhadap kerajaan Aceh Darussalam. la bebas dari sifat perjudian. karena melibatkan unsur perjudian dan ketidakpastian serta bertentangan dengan konsep Islam tentang takdir. . Yousuf Moosa. sehingga bisa berfungsi tanpa eksploitasi. beranggapan bahwa asuransi tidak bisa disamakan dengan salah satu bentuk akad yang dibenarkan oleh hukum fiqh Islam. tapi mereka menganggap bahwa asuransi jiwa tidak dapat diterima. Sekalipun Aceh Darussalam berada dalam masa perang. sebagai suatu masalah prinsip. Hubungan diplomatik ini. maka keberadaan perekonomian Kerajaan Aceh Darussalam secara langsung maupun tak langsung telah beralih kepada keadaan ekonomi dalam masa perang. kekuasaannya meliputi Pidie pada tahun 1521. termasuk Sheikh Ali Al Khafeef. perekonomian Aceh Darussalam berjalan secara normal. Siddiqi dan Tahawi mengemukakan alasan bagaimana pun juga. Pada masa kerajaan Aceh Darussalam dipimpin oleh generasi selanjutnya. dan Tiongkok. umumnya memilih asuransi bersama yang diorganisir dalam bentuk kooperasi dan tidak akan menuju kepada eksploitasi. Issa Abdouh. Sheikh Mahmud Ahmad. Maka ekonomi yang terbangun dalam masyarakat Aceh 60 Fadhlullah Jamil. Keberadaan Aceh sebagai sebuah kerajaan yang tak luput dari adanya perang. hlm. Beberapa di antara mereka. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia.60 Dalam perspektif ekonomi. di luar perdagangan. Sheikh Bakheet.Terdapat beberapa ulama (sarjana hukum Islam) yang menemukan adanya unsur perjudian pada semua jenis asuransi. Dasooqi dan Ahmad Fahmi Abu Sunnah24. Roohani. Di mana Kerajaan Aceh Darussalam merupakan kesatuan dari kerajaan-kerajaan Islam sebelumnya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 81 Beberapa penulis tidak melihat adanya keburukan pada asuransi. maka kharaj. tapi menetapkan beberapa ketentuan yang diarahkan pada pembersihan usaha asuransi komersial dari unsur-unsur yang tidak dikehendaki. dalam A. 1981). Tetapi perusahaan asuransi komersial. sampai harus diharamkan. sudah dapat dipastikan mengadopsi sistem ekonomi Islam. telah menawarkan pandangan bah-wa prinsip-prinsip asuransi dapat diterima. Mannan. sumber penerimaan kerajaan sebahagiannya berasal dari fai. walaupun pada masa itu tidak mengenal istilah tersebut. Dalam bahasa Islam keadaan tersebut dinamakan jihad fardhu ’ain. Abdullah al Qalqeeli. bahwa Aceh sebagai sebuah kerajaan Islam. dan Aceh Darussalam sendiri diproklamirkan sebagai kerajaan Islam. Peperangan yang berlangsung selama kurang lebih 40 tahun. yang nota bene perang adalah wajib bagi seluruh rakyat Aceh. Turki. Para penulis dalam katagori ini termasuk Zarqa 19. A. menganggapnya sebagai suatu penemuan yang tidak perlu. la menggambarkan suatu sistem asuransi yang berdasarkan pada sistem zakat. tentu bukan hanya terkait degan persoalan politik dan keamanan saja. seperti riba dan adu untung (gharar) yang tidak dapat dipisahkan dengan asuransi. Parsi. 2005). Jalal Mustafa al Sayyad22 dan Shaukat Ali Khan23 berpendirian seperti ini. Alial Khafeef. dan kerajaan Aceh Darussalam telah memaklumatkan. Adalah mungkin untuk mengatur asuransi komersial demikian rupa. ghanimah dan fai serta jizyah merupakan sumber penerimaan negara yang penting. bahkan sampai adanya perang sabil. karena mengandung ketidakpastian dalam kadar tinggi dan memungkinkan penipuan. “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”. Mereka juga menemukan beberapa pokok soal yang tidak bisa diterima. Mufti Mohammad Shafi.

64 Hindia Belanda dalam menjalankan kebijakan pemeritahan di daerah Aceh dengan perantaraan aparat pemerintahan adat yang telah terbentuk secara historis. antara lain oleh Baqir al Sadr. Oleh karena itu perhatian tehadap ekonomi Islam belum mendapat perhatian sama sekali. kemudan Jepang hengkang dari Nusantara setelah bertekuk lutut kepada Sekutu. Op. dan perorangan yang berkemampuan membayar. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Kuala Lumpur dan berbagai tempat lainnya dan anjuran-anjuran praktis pun sudah dikemukakan untuk diperbincangkan. 450. Dan lembaga kesultanan telah dieliminasi oleh penguasa kolonial. Sejarah Aceh Sebuah Gugatan Terhadap Tradisi. 1997). Konsep yang mendasar dan teliti mengenai tanggung jawab bersama telah disampaikan antara lain oleh Sayyid Qutb. sedangkan hukum Islam mengenai warisan melaksanakan pembagian kembali kekayaan antara generasi yang pergi dengan yang ada sekarang. Keberadaan Aceh secara politis dan ekonomi dikuasa oleh Hindia Belanda. 194. kondisi sosial dan politik telah berada dalam tangan para Ulama yang sangat bersemangat untuk kembali kepada Aceh yang hidup dengan syariat Islam. Adalah rasa senasib dan sepenanggungan yang mendorong hati para elite Aceh untuk berintegrasi ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. di mana dinar dan dirham masih merupakan mata uang yang sah sebagai alat tukar. menyumbang dalam bentuk premi asuransi. dapat dibagi-bagikan melalui hukum warisan.66 Aceh yang baru terbebas dari kekuasaan Hindia Belanda dan Kaum Ulubelang yang tidak bernafaskan Islam. hlm.82 Ekonomi Islam: Sejarah. Pada masa peralihan ini. Isa Sulaiman. dalam A. Kondisi yang demikian telah melahirkan adanya penguasa lokal. Asuransi Asuransi tetap merupakan salah satu pokok yang paling kontroversial dalam kepustakaan. sebagai diungkapkan dengan tegas oleh hampir setiap penulis. 63 kemakmuran (624:43). dan peranannya dalam memindahkan penumpukan kekayaan. Islam juga sangat menekankan pada bantuan sukarela kepada mereka yang membutuhkan. Prinsip-prinsip yang bersangkutan dengannya telah dibahas. . 67 Ibid. Masalah itu juga pemah dibahas dalam Konperensi Islam Intemasional di Kairo. 65 M. 18. Telah disepakati bahwa lembaga-lembaga baru selalu bisa dibentuk dan berbagai lembaga di dalam negara maju yang moderen disebutkan sebagai pendukung gagasan itu. Warisan Hukum Islam mengenai warisan selalu disebut oleh para penulis bersamaan dengan zakat. hlm. yang akan kita bahas lagi dalam bab mengenai analisa ekomonis. Bahan sejarah tentang bagaimana negara Islam pertama mengatur jaminan sosial dihidangkan hampir oleh tiap penulis mengenai pokok ini.67 Walupun demikian pada tataran akhir dari perjuangan menancapkan Islam sebagai fondasi Tengku Lckman Sinar.. Cit. Kashif18 membayangkan suatu skema jaminan sosial dimana negara mengumpulkan zakat dari orang berpunya dan menyalurkannya kepada yang tidak punya..65 Tekanan dari penguasa kolonial dengan aparat pemerintahan adat sebagai kepanjangan kekuasaan telah membangkitkan kembali kesadaran perjuangan rakyat Aceh untuk kembali kepada masa kejayaan Aceh Darussalam. Baik langsung maupun tak langsung keberadaan perekonomian Aceh Darussalam mulai dikendalikan dengan format kapitalis oleh Hindia Belanda. Jaminan Sosial dan Asuransi Jaminan sosial pada umumnya dibahas dalam hubungan dengan zakat. 127. mengingat fungsi redistribusinya. Teori. Di mana zakat memelihara kaum fakir miskin. asuransi memikul tanggung jawab atas akibatakibat yang menimpa kehidupan dan hak milik.. hlm. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 279 Darussalam adalah ekonomi Islam. Pendapat-pendapat terpecah secara tajam baik mengenai prinsip asuransi maupun bentuk organisasinya. 180. hlm. Di mana keberadaan politik dan ekonomi dapat berjalan secara adil menurut Islam yang secara mayoritas dipeluk oleh bangsa Aceh. “Hubungan Kerajaan Aceh Darussalam dengan Kerajaan Islam Haru”. Di samping zakat yang menyediakan dana bagi negara Islam untuk membiayai jaminan sosial. Di mana Aceh (umat Islam) harus berhadap dengan kaum feodal yang berkeinginan mengembalikan Aceh dari tangan Ulama kepada Ulubelang. Namun aplikasi ekonomi Islam dalam arti sebagai kewajiban dalam beragama (Islam) tetap berjalan sebagaiman lazimnya dalam syariat Islam. walaupun harus melalui peristiwa Cumbok. Beberapa penulis juga membahas ekonomi zakat dalam hubungannya dengan tabungan dan investasi. sehingga kekayaan yang menumpuk pada satu tempat diluar ketentuan zakat. 1981).63 Ekonomi Islam di Aceh Masa Republik Indonesia Pasca kekalahan Aceh Darussalam secara definitif oleh Hindia Belanda pada tahun 1914. (Bandung: Al Ma’arif. Setelah Jepang menundukan Hindia Belanda tanpa syarat. hlm. lebih terfokus kepada memperjuangkan eksistensi politik Islam di Aceh. Majikan memberikan iuran pada dana hari tua atau masa pensiun dari para pegawainya. (Jakarta: Sinar Harapan. Dimana zakat membagi kembali kekayaan pada generasi sekarang. Hasjmy. 66 Ibid. kemudian Indonesia diproklamasikan sebagai nation state. 64 Abdul Hadi Arifin.

3). walaupun belum terbingkai sebagai ekonomi Islam dalam sebuah sistem.278 Ekonomi Islam: Sejarah. pendidikan. Dan dia sadar sepenuhnya atas kesanggupan dirinya untuk membayar itu. pasal 125 ayat 1 dan 2. walaupun tidak berumur panjang.16 Tentang kekayaan hasil tambang. Aceh dalam perspektif pardigma ekonomi Islam hampir memiliki mutlak dalam mengaplikasikan ekonomi Islam secara menyeluruh. sistem politik dan sistem ekonomi Islam mutlak berlaku di dalamnya. pasal 154 ayat 1. Dengan adanya institusi peradilan Islam ini. Dan pengertian syriat Islam dalam hal ini sesuai dengan UUPA adalah meliputi ibadah.71 Sebagaimana diutarakan di atas. peradilan. hukum keluarga. bibit dan sebagainya. pasal 155 ayat 1. 71 Lihat UUPA. Di mana arah pembangunan perekonomian di Aceh diselaraskan dan menjungjung tinggi nilai-nilai Islam. syariah dan akhlak. kelihatan-nya lebih seimbang dan menentukan. yang temyata sama dan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh ahli-ahli ekonomi moderen untuk kebijaksanaan fiskal yang tepat dan efisien. pasca kekalahan Darul Islam Aceh oleh Republik Indonesia.70 Pada perkembangan lebih lanjut. yang dianggapnya sebagai fungsi daerah Aceh. 72 Lihat UUPA. apabila tergantung dari pengairan (irigasi) alam (sungai) atau usaha manusia. para elite agama telah berusaha secara politis untuk memulai persoalan aplikasi ekonomi Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 83 bentuknya yang dimungkinkan. dan berekonomi harus sesuai dengan paradigma hukum Islam. Pendirian ini dipegang oleh Jamaat-iIslami Pakistan dalam laporan komisi ekonominya. Pendapat terbanyak beranggapan pungutan ushar atau setengahnya dikenakan atas hasil kotor lahan. 2 dan 3. pendapat terakhir cenderung untuk menjadikan sumber-sumber alam tersebut sebagai niilik negara dan memikul tanggung jawab untuk eksplorasi dan eksploitasinya dan Siddiqi. Kebanyakan dari anjuran-anjuran yang bersifat khusus yang dibuat oleh Muhammad bin Jamal dapat ditampung dalam kerangka luas yang disediakan oleh mereka yang tidak berpegang teguh pada "tamlik" (proses pemilikan) pada tiap kasus. atau pajak tanah (yaitu sewa tanah yang dibayarkan kepada negara). Pungutan ini berlaku atas setiap pribadi muslim. Wajib zakat memiliki kesadaran mendalam mengenai kewajiban terhadap Allah sebagai sumber hukum. secara evolutif pasca berintegrasi dengan NKRI. Pribadipribadi yang menemukan suatu tambang bisa diberikan hadiah atau diberikan kontrak berupa konsesi untuk eksplorasi mereka. Dari sejak kekuasaan Orde Lama hingga kekuasaan Orde Baru. Usaha itu pada tahun 1950. Tapi se-bahagian tanah berlaku kharaj. Dalam masa era reformasi dan pasca MoU Helsinki khususnya. Keputusan Sidang Pleno DPRD Aceh tanggal 13 Agustus 1950. 73 Lihat UUPA. 69 68 . Pemberontakan Kaum Republik: Kasus Darul Islam Aceh. Atif al Sayyid17 menjelaskan bagaimana zakat mengungguli semua sistem pajak resmi karena mengandung tiga macam nilai: 1). Bab XVII. 2 Juli 1953. seperti diterangkan oleh Qardhawi. Dalam prinsip dasar perekonomian di Aceh masih terformat dalam kerangka ekonomi nasional (Indonesia). 72 Walaupun demikian. berpolitik. 68 Juga. Pada masa pergolakan revolusi kemerdekaan pemerintah lokal di Aceh. perlahan tapi pasti. seorang muslim pemilik penggarap dari lahan pertanian seperti itu harus membayar kharaj maupun ushar (10%) atau setengahnya (5%). Zakat Hasil Pertanian dan Hasil Tambang Pungutan zakat atas hasil pertanian adalah dalam bentuk ushr (10%) dan setengahnya 5%. Menurut pendapat terbanyak. Beberapa penults. dakwah. 69 Dan. Aceh berstatus sebagai Daerah Istimewa. Dan Aceh dikenal dengan predikat Serambi Mekkah. Bab XXII. dan pembelaan Islam. Aceh tetap memiliki hak khusus dalam hal pemberlakuan syariat Islam yang telah mengakar dalam peradaban dan kebudayaan Aceh. 2). Aceh telah mampu memiliki Mahkamah Syariah. Teori. Bab XXII. Bagian Kesatu. Mabid Mahmood mendapatkan pada zakat sarana yang kuat sekali untuk suatu redistribusi kekuasaan politik. sedangkan Qardhawi secara meyakinkan menyatakan bahwa itu dikenakan sesudah dipotong lebih dulu untuk pengeluaran pupuk. Di mana Aceh memiliki kewenangan mutlak untuk melaksanakan syariat Islam yang meliputi aqidah. Aceh pernah lahir kembali sebagai Negara Islam. tanpa memandang siapa pemiliknya. Lihat Tegas. dengan harapan terwujudnya keadilan dan pemerataan. Bagian Kedua. hukum pidana (jinayat). Akram menganggap sebagai instrumen bermanfaat dari kebijaksanaan fiskal dalam penggunaan ijtihad untuk prinsip tamlik (proses pemilikan) oleh negara Islam. 70 Lihat Nazaruddin Sjamsuddin. hukum perdata (muamalat). termasuk Qardhawi membahas prinsip-prinsip dasar sistem perpajakan Islam. di mana hukum Islam.73 Lihat. teraplikasikan dengan lahirnya produk peraturan yang melarang masyarakat Aceh untuk bermain seudati dan judi. Di mana format ekonomi Indonesia secara general merupakan perekonomian kapitalistik. aplikasi ekonomi Islam di Aceh ”mungkin” bisa sampai kepada aplikasi ekonomi Islam secara mutlak dengan langkah perlahan-lahan. adalah jawaban yang pasti bahwa masyarakat Aceh baik dalam berideologi. bahwa Aceh dalam hal aplikasi ekonomi Islam ”hampir mutlak” memenuhi kriteria paradigma ekonomi Islam yang tak lepas dari paradigma Islam itu sendiri. (Jakarta: Grafiti. 1990). Pandangan yang sama juga diberikan oleh Abdul Salam. syi’ar. Dia memiliki dedikasi murni terhadap maksud dan tujuan dari pemungutan tersebut. akan berimbas kepada aplikasi ekonomi Islam di Aceh.

Tapi Islahi mengemukakan bahwa penyaluran secara langsung kepada para asnaf (golongan) tertentu. infaq. Fleksibilitas dalam pengeluaran dana zakat ini dikaitkan dengan memperkenalkan fleksibilitas yang cukup. sehingga tertutup kemungkinan untuk mengadakan perubahan pada ketentuan zakat oleh penguasa. Ketetapan ini dianggap sebagai suatu ibadah. dengan mengurangi hak orang-orang miskin yang terdapat dalam harta orang-orang kaya. Amin Ahsan Islahi dan Yakub Shah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 277 ---$€£¥--- untuk mereka yang cacat mental dan fisik dan tersingkir dari kemampuan untuk mencari nafkah. amil zakat dan muallaf dapat menerima zakat secara langsung. Dalam golongan ini termasuk Mawdudi. Salah satu dari peranan utama pajak progresif dalam ekonomi moderen ialah pemerataan beban dalam pengumpulan pendapatan untuk negara. Mengingat bahwa kebutuhan penerimaan negara yang selalu cenderung meningkat. sehingga termasuk semua kegiatan sosial. Terdapat persamaan pendapat mengenai kesucian dari tarif zakat yang secara jelas ditetapkan oleh Rasulullah Saw. Ini sangat sesuai dengan tujuan ganda dari sistem ekonomi Islam. Beberapa ulama berpegang teguh dengan cara penyerahan langsung kepada mustahiqqin. mustahiqqin dapat dibagi dalam dua kelompok. Sehubungan dengan perlunya meningkatkan bahagian ini. pungutan pajak hendaklah dilakukan dalam rangka penyediaan sumber dan kegiatan-kegiatan stabilisasi lainnya. negara bisa saja memungut tambahan pajak. sadaqah. dalam sistem itu untuk memungkinkannya memenuhi kebutuhan yang berubah-ubah dalam perencanaan fiskal. Menurut Qardhawi. 15 Pendirian Husaini bertentangan dengan ijma tentang prinsip-prinsip fiqh yang bersangkutan dengannya. Sisanya bisa menerima zakat secara tidak langsung. Pajak progressif menjamin adanya saham yang adil dari beban ini. membolehkan penyaluran zakat kepada para mustahiqqin secara tidak langsung lewat lembaga-lembaga penyediaan jasa untuk maksud tersebut. Penyaluran Zakat Di antara topik yang masih terdapat perbedaan adalah penyaluran zakat pada para mustahiq sebagaimana yang tercantum dalam Al-Qur'an. dengan penciptaan lapangan kerja penuh dan memungkinkan tiap orang untuk mendapatkan pendapatan dan kekayaan dengan cara yang dapat menjaga harga diri manusia". Beberapa penulis cenderung untuk memberikan tafsiran atas golongan "fisabilillah" secara luas. Dalam kategori ini termasuk Mufti Muhammad Shafi dari Pakistan. Kelompok pertama termasuk pada fakir/miskin. Tapi pembahasan Qardhawi yang mendalam. maka tidak ada kemungkinan untuk menghapuskan pajak progresif. dengan pemberian zakat kepada para mustahiq (yang berhak menerima zakat) seperti yang diperinci dalam Al Qur'an.84 Ekonomi Islam: Sejarah. tujuan utama dari pengeluaran zakat. Kebanyakan penulis. yang membatasinya pada kegiatan memajukan dan meninggikan kalimat Allah pada umumnya dalam berbagai . bagaimanapun. tidak mempunyai dasar dalam hukum. Teori.

. Husaini. kebanyakan ahli ekonomi. mempunyai furu’ (batang) yang menjulang ke langit. Paradigma sistem ekonomi Islam itu secara simpel terangkum dalam makna kalimat tauhid. persamaan. Terlalu banyak pandangan. Dengan analogi ini maka persoalan ushul meliputi persoalan iman dan aqidah. di mana pohon yang baik ciri-cirinya ialah mempunyai ushul (akar) yang menghujam ke dasar bumi. dan mempunyai ukul (buah) dalam setiap musimnya. Salih Tug12 dan Mahmud Ahmad mempunyai pandangan yang sama. pertahanan dan keamanan. 1 Analogi kalimat tauhid ini sebagaimana Allah swt jelaskan dalam firman-Nya: ”Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik. sebetulnya dikemukakan oleh golongan ulama. argumentasi dan kontra argumentasi pada tiap kasus. . dimana mereka menegaskan bahwa negara punya kekuasaan (hak) untuk memungut tambahan pajak. tidak mesti diterapkan pada sekarang ini". Izadi. LIPPM. yang telah disebutkan di atas. persoalan furu’ meliputi persoalan islam dan ibadah. diatas dan melebihi jumlah yang telah ditetapkan sebagai tarif zakat. di mana tidak terdapat ketentuan khusus dalam Syari'ah. Argumentasi yang mendukung penilaian nishab. surat Ibrahim (14) ayat 24-25. 13. Di mana Islam sebagai suatu sistem melingkupi persoalan aqidah. serta lainnya yang tidak terangkum dalam hal ini. Zayas. terutama Bagian Dua | BAB 5 | Teori Ekonomi Islam slam merupakan suatu sistem hidup dan kehidupan yang bersifat universal. Alasan ekonomis utamanya adalah sebagai berikut: "Secara logis dan praktis adalah tidak mungkin untuk memisah-misahkan secara ketat ketiga cabang dari perencanaan fiskal: penyediaan sumber. Pemberian alasan secara qiyas sering dilengkapi dengan menyebutkan kepentingan umum. Untuk mencapai dan mempertahankan sistem sama rata semacam itu. budaya.13 Hasanuz-zaman juga mengharapkan suatu peninjauan kembali mengenai masalah ini dengan tujuan untuk mendapatkan nishab yang seragam. bagaimana pun lebih berat. islam dan ihsan. keadilan dan lain-lain. punya arti yang praktis. mengemukakan alasan-alasan yang menyokong bahwa tarif-tarif ini dapat menerima perubahan-perubahan yang ditetapkan oleh negara. dilihat dari segi ekonomis. Afazuddin. ekonomi. yakni waktu (hawl) yang ditetapkan syari'ah.14 Waqar Husaini berpendapat bahwa "jenis-jenis tersebut dan tarif zakat yang ditetapkan oleh Nabi Muhammad Saw. Mahmud Ahmad mengutip surat Maulana Abul Kalam Azad. yang menyokong pendiriannya. ibadah dan mu’amalah. yakni kalimat laa ilaaha illallah. Perhatikan kita lebih terpusat pada pem-bahasan aspek ekonomis dari segi hukum dan penafsirannya.276 Ekonomi Islam: Sejarah. Itulah sebabnya dalam hal yang menyangkut bentuk-bentuk baru kekayaan. kecuali untuk melakukan pengiriman pembayaran langsung dalam jumlah kecil. Akram menunjuk pada penyimpangan-penyimpangan yang terdapat dalam struktur nishab yang sekarang dan suatu peru-bahan ketentuan nishab diusulkan oleh Rafiullah. (Jakarta: 1986). Uthman dan Fanjari. 2 Muhammad Nejatullah Siddiqi. akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit. persoalan 1 I hlm. Bila diterjemahkan ke dalam persoalan yang lebih rinci meliputi ideologi. serta di dalamnya meliputi persoalan iman. fungsi redistribusi melalui pajak progresif akan hilang lenyap dengan meninggalkan tugas untuk memper-tahankan sistem ekonomi sama rata (egalitarian) dengan pajak proporsional. Dalam sistem ekonomi Islam yang berjalan lancar. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 85 Perbedaan pendapat yang sama meliputi juga terhadap bentuk-bentuk kekayaan lainnya. Teori. di mana pungutan baru dapat dilihat sebagai suatu bagian dari keseluruhan struktur pungutan zakat dan memerlukan perhatian khusus mengenai fungsinya dalam ekonomi. Pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Alasan ekonomis untuk adanya tarif yang longgar. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat”. 2 Kalimat tauhid itu mempunyai pengertian seperti sebuah pohon yang baik. Tarif Para ulama telah sepakat menganggap bahwa tarif zakat telah ditentukan secara tetap dalam hukum Islam. tapi sejumlah penulis masa kini. politik. sosial. stabilitas ekonomi serta distribusi pendapatan dan kekayaan. Al Qur’an. argumentasi yang men-dukung tarif yang longgar. Seluruh persoalan ini masih memerlukan penelaahan kembali secara menyeluruh. yang bisa dicatat secara kese-luruhan di sini. Pemikiran Ekonomi Islam.

Abu Zahra mengusulkan 10% zakat atas keuntungan (pendapatan) bersih dari perusahaan-perusahaan tersebut. Oleh karena itu negara merupakan salahsatu dari tiga soko guru dalam sistem ekonomi Islam. karangan Qardhawi. Dalam bahasa Inggris ’The Law and Philosophy of zakat '. Cit. bersama-sama dengan iman dan keterikatannya pada nilainilai moral dan prinsip-prinsip tertentu dalam organisasi. sesuai dengan makna syar’i yang terkandung dalam kalimat tauhid adalah terklasifikasikan kepada dua persoalan yang bertolak belakang. kalimat tauhid merupakan pijakan filosofis ekonomi dan sistem ekonomi islam. mulkiyah (kekuasaan) dan uluhiyah (kemasyarakatan). hlm. dari zakat. buku A. para mustahiq (yang berhak menerima zakat) dan pelaksanaannya telah dibahas secara terperinci. yaitu rububiyah (hukum). mesinmesin pabrik dan barang-barang modal lainnya. Op. dalam aplikasi sistem ekonomi Islam memerlukan piranti pendukung sehingga ekonomi Islam dapat dinikmati oleh seluruh umat manusia. juga perusahaan-perusahaan seperti petemakan unggas dan usaha sapi perah sama dengan unit perindustrian. Sesuai dengan fungsi batang pada sebuah pohon. 6 Muhammad al Mubarak.6 3 4 keuangan negara pada awal sejarah Islam yang digambarkan dalam kondisi dan situasi moderen. Dengan demikian. Lihat Tafsir Ibnu Katsir. Mannan memuat bab mengenai keuangan negara secara lengkap dan kebijaksanaan fiskal. (Beirut: 1972). Dalam paradigma Islam.4 Kalimat tauhid inilah pokok persoalan utama dalam Islam sebagai suatu sistem hidup. Kenyataan itu. la mengusulkan tarif zakat yang longgar. Di mana muamalah merupakan salah satu bagian dari sistem Islam. Muhammad Nejatullah Siddiqi. Op. Dengan demikian. yaitu surat saham dan efek-efek. . Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 275 ukul meliputi persoalan ihsan dan muamalah. di mana zat yang terkandung di bumi diserap oleh akar kemudian ditransformasikan melalui batang sehingga zat yang diserap itu berproses untuk menghasilkan buah. bahwa persoalan mu’amalah (ekonomi Islam) terkait mutlak dengan persoalan aqidah dan ibadah. sehingga progresivitas bisa diterapkan pada penentuan tarif zakat. sosialisme. rumah dan kendaraan yang disewakan. Karya paling lengkap adalah Fiqh al Zakat. sesuai analogi kalimat tauhid yang di-qiyas-kan kepada pengertian pohon yang baik tersebut di atas. Akram berpendapat bahwa pendirian Mawdudi ini tidak sesuai dengan pandangannya mengenai zakat atas syarat-syarat saham dalam perusahaan-perusahaan industri. yang bathil harus dinafikan (ditolak) dan yang haq harus ditetapkan dalam jiwa dan menjadi keyakinan (aqidah_ideologi) setiap umat Islam. Per-tama ia menggolongkan rumah sewa dan kendaraan yang disewakan. feodalisme dan lainnya.86 Ekonomi Islam: Sejarah. Maka setiap sistem yang berkembang di muka bumi yang bersifat bathil harus ditolak oleh manusia (umat Islam) termasuk dalam hal ini ialah sistem ekonomi kapitalisme. Sekalipun demikian. Qardhawi membenarkan pandangannya setelah diadakan dua macam perubahan penting. A. Dari analogi tersebut dapat ditarik sebuah kesimpulan sementara. Mannan juga menekankan perlunya diperhitungkan penyusutan harga dan selanjutnya menam-bahkan bahwa "masalah tarif zakat tidak bisa dipisahkan dari produktivitas yang berbeda dari satu industri ke industri lainnya". Cakupan Zakat Telah disepakati secara umum. Teori. salah satu diantaranya adalah zakat atas mesin-mesin industri dan barang-barang modal. 160. Dengan demikian diaplikasikannya ekonomi Islam dalam kehidupan sehari-hari harus bersesuaian dengan aturan-aturan Islam.5% pajak tahunan. Abu Zahra dan Mawdudi membahas pemungutan zakat atas kekayaan semacam ini dan tarif zakat atas kekayaan tersebut. Cit. dalam semua kasus ini diusulkannya 10% pungutan dari keun tungan bersih sesudah penyusutan harga. Beberapa hal masih belum memperlihatkan kesepakatan. serta beberapa ahli ekonomi yunior telah menyampaikan pembahasan analitis mengenai zakat ini. Dan mengaplikasikan ekonomi Islam merupakan sesuatu yang bernilai ibadah. bahwa cakupan zakat harus diperluas pada beberapa bentuk kekayaan. persoalan muamalah tidak dapat dipisahkan dari persoalan aqidah dan ibadah.3 Karena itu. jumlah minuman yang kena zakat. dengan membebaskan barang modal dan mesin yang terpasang pada unit-unit industri. Qardhawi. Zakat Inti dari keuangan negara Islam adalah zakat. Di mana makna kalimat tauhid menurut syar’i. Dar Al Fikr. Kedua. seperti barang dagangan lainnya.5 Persoalan ekonomi di dalam Islam terangkum dalam bab muamalah. yang tidak dikenal dalam masa permulaan Islam. Di antara para ahli ekonomi. Piranti pendukung yang utama agar berjalannya sistem ekonomi Islam ialah sistem ekonomi memerlukan hukum sebagai pijakan beroperasinya. cakupannya. Nizam al Islam al iqtisad. dikenal juga tiga istilah yang tidak dapat dipisahkan. 5 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Mawdudi menganggap bahwa hanya hasil produksi yang bisa dipasarkan dari unit industri yang dikenakan 2. walaupun kurang original tetapi lengkap dilihat dari sudut hukum. Dan piranti utama yang kedua ialah kekuasaan “negara” sebagai alat transformasi sistem ekonomi Islam kepada masyarakat. ekonomi Islam secara makro memerlukan kebijakan publik yang dikeluarkan oleh negara (Islam) untuk mengatur tatanan masyarakat dalam menjalani fungsi dan tujuan hidupnya. tabungan dalam bentuk premi asuransi dan dana pensiun.

11 Al Qur’an. Sistem Ekonomi Islam dan Beberapa Aspek Khusus Di dalam kerangka dasar seperti diuraikan di atas.10 Demikian pula halnya tentang bab-bab mengenai keuangan negara yang terdapat dihampir semua karya tulis mengenai sistem ekonomi Islam. Di samping karya Aghnides "Mohammedan Theories of Finance". Sistem ekonomi Islam merupakan antitesis dari sistem ekonomi kapitalis dan sosialis. Dalam hal ekonomi. produk memuaskan. pemerintah setempat menunjukan komitmen untuk tidak ragu mengembangkan dengan semangat dan keuletan dalam sistem keuangan Malaysia. pemilikan kekayaan pribadi harus berperan sebagai kapital produktif yang akan meningkatkan besaran produksi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 40 10 M. bahkan selalu menjadi landasan pengembangan sistem hingga mencapai kemapanan sebagai suatu sistem. Dasar pemikiran itu biasanya disebut sebagai filsafat. (Jakarta: Bangkit Daya Insana. keuangan Islam merepresentasikan multi jutaan dolar industri dengan tingkatan yang sudah sangat komprehensif dari produk. uang dan perbankan. Di mana sabda Rasulullah menyatakan: “adunya wasilah laa ghayah_ dunia itu sarana buka tujuan”. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 87 Islamic Bank Berhad. servis. Sekarang. The Economic System of Islam. (London: 1970). sistem keuangan Islam memiliki pengalaman untuk tumbuh luar biasa dan menuju transformasi. 1970.D Thesis. juga harus mendapat perhatian dalam pengembangan sistem ekonomi Islam dan aplikasinya. filsafat ekonomi meruanglingkupi tentang pendekatan menyeluruh dari suatu persoalan ekonomi. hlm. Minat kita tertuju pada cara kerja umum kebijaksanaan yang berasal dari Umumnya berbagai sistem yang berkembang di dunia memiliki dasar pemikiran yang pokok dan mendalam. Islamic Culture Centre. Political Economy of the Islamic State. 280. Cit. perdagangan dan keuangan. Dalam ekonomi islam. jaminan sosial dan asuransi. 9 M. Hari ini. 11 Oleh karena itu. 7 Filsafat kemasyarakatan Islam (mua’malah). hlm. 27. Ali Aswaf. seorang muslim harus sesuai dengan amanah pemilik harta. sistem ekonomi Islam menolak terjadinya akumulasi kekayaan yang dikuasai oleh beberapa orang saja. melayani Muslim dan non Muslim. penulis-penulis kita telah membahas aspek khusus dan sistem demikian itu seperti keuangan negara. melayani seluruh tingkatan dari konsumer dan bisnis yang meluas di antara umat Islam dunia. Sepanjang tahun. 1995). penasihat senior Citibank Berhad. Tambahnya Bank Negara Malaysia juga membuka tiga cabang di luar negeri untuk memimpin bisnis bank Islam di dunia. University of Southern California. Hari ini pasar perbankan Islam dengan cepat membesar. Beliau dia mengatakan meskipun sejarah perbankan Islam lebih singkat tetapi sudah berkembang dan melayani kebutuhan ekonomi lebih baik. Sekalipun demikian. Di mana Islam menjamin kepemilikan masyarakat. dan penggunaannya direncanakan untuk Muhammad Nejatullah Siddiqi. Allen Tan. Pengantar dan Penterjemah M.10 Prinsip Al milku lillaahi wahdah_ kepemilikan itu satu-satunya ialah Allah.M. 73. Dalam Konferensi Internasional Bank Islam kedua yang diadakan bulan Februari lalu. sejumlah karya spesialisasi juga ada. mendemonstrasikan sebagai sistem yang sangat kompetitif dari intermediasi keuangan. Malaysia sudah menjadi negara terbesar yang mengembangkan sistem keuangan bebas bunga di dunia. dalam dekade ini. Dalam aplikasi ekonomi. Islam tetap mengakui kepemilikan pribadi manusia dalam batas-batas tertentu. banyak program sudah dibuat dan haknya untuk intens serta fokus oleh Bank Negara untuk mengembangkan Malaysia pada cabang perbankan Islam yang lebih signifikan. Penyediaan modal fisik dan modal sosial terhitung sebagai kewajiban penting dari negara Islam modern. Teori. Dan 20 tahun dari sekarang. Ph. Oleh karena itu setiap manusia yang diberikan amanah akan harta harus memanfaatkan seoptimal mugkin dalam produksi guna memenuhi kesejahteraan bersama di dunia. akan membuat fondasi lebih kokoh. Dalam mengembangkan hartanya. membayangkan suatu masyarakat ekonomi yang didasarkan pada pengarahan negara secara luas dan penyertaan di dalam bidang-bidang perekonomian. hubungan perindustrian serta perkembangan dan pertumbuhan. Dan sistem ekonomi merupakan penguraian tentang methode dan sarana untuk menciptakan kesejahteraan umat manusia pada umumnya dan ekonomi pada khususnya. gubernur Bank Negara.9 Sistem ekonomi Islam sesuai landasan filosofisnya harus mengacu pada prinsip al maalu maalalllah_ harta itu harta Allah. berbagai jenis sumber daya dipandang sebagai pemberian atau titipan Tuhan kepada manusia.274 Ekonomi Islam: Sejarah. termasuk kepemilikan alat produksi dan faktor produksi. hlm. Metwally. menyampaikan sentilan yang tidak terlalu keras: Bahkan. Umar Chapra. Keuangan Negara Kepustakaan yang luas mengenai keuangan negara dalam Islam banyak didapat dalam rangka peraturan yang jelas dari syari'ah mengenai masalah ini dan adanya bahan sejarah mengenai topik ini. Tan Sri Dr Zeti Akhtar Aziz. Teori dan Model Ekonomi Islam. walaupun kebanyakan bersifat sejarah dan deskriptif.. Baru saja dalam tahun-tahun ini. 8 7 . Pokok pemikiran itu tidak lepas dari sistem. hlm. yaitu untuk diri sendiri dan untuk orang lain. memiliki pandangan yang sama. 8 Oleh karenanya peranan ekonomi secra aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari sistem ekonomi Islam. Op. surat 57 ayat 7. model Malaysia sudah membuktikan dua hal dalam menghindari risiko spekulasi sebaliknya menciptakan profit untuk nasabah dan disukai investor. Husein Sawit.

yakni terciptanya kesejahteraan ekonomi yang diikuti dengan persaudaraan sedunia dan keadilan. Penggunaan harta secara mubadzir dan sikap boros dilarang dalam agama. Prinsip ini didasari oleh sunnah Rasul yang menyatakan bahwa. kemudian manusia lupa kepada fitrahnya sebagai hamba yang harus selalu ingat kepada yang menciptakannya. pemilik harta harus menghindarkan penggunaan hartanya yang dapat membahayakan orang lain atau merugikan kepentingan umum.88 Ekonomi Islam: Sejarah. Kesepakatan perbankan Islam sudah ada sejak tahun 1983. Bandingkan dengan bank konvensional. Sesuai prioritas tujuan ekonomi Islam. tidak karena didasarkan agama semata sja. Karena itu Islam tidak mengizinkan penimbunan harta kekayaan atau faktorfaktor yang memungkinkan timbulnya kemakmuran yang pincang. Pustaka Firdaus. 40 . Termasuk dalam hal penggunaan harta yang dikuasakan Allah atas setiap manusia ialah kewajiban untuk membantu kerabat dekat dan keluarga kecil dan anggota keluarga besar jika mereka dalam keadaan membutuhkan. Bank Islam kedua. Malaysia Pilfrim Fund Board) pada 1963 dengan membentuk dasar sektor Islam yang lebih modern. Islam telah meletakkan sistem sosial yang seimbang. oleh karena itu penggunaan harta dalam aplikasinya di bidang produksi harus benar-benar direncanakan dengan sebaik-baiknya. Op. di mana sistem ekonomi Islam harus mampu menjaga fitrahnya manusia. Maksudnya kita juga mengambil beberapa contoh untuk sekolah biara. Malaysia membuka jalan dengan mengenalkan Lembaga Tabung Haji (LTH. Teori." kata Dato' Dr Nik Norzrul Thani. Ato' Dr Nik. Dengan demikian harta di tangan seorang muslim harus bermanfaat atas masyarakat luas. praktisi hukum yang menulis buku Legal Aspect of the Malaysian Financial Sytem. Dalam makna ibadah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 273 kepentingan orang banyak. LTH merupakan tempat menabung bagi orang Islam yang ingin naik haji. Islam tidak mengakui hak milik absolut terhadap faktor-faktor yang berkaitan dengan produksi. negara bertanggungjawab terhadap persediaan kebutuhan dasar setiap individu. Demikian halnya. 14 Muhammad Nejatullah Siddiqi. THB Pada 1997 Dewan Penasihat Ekonomi Syariah Nasional Malaysia dibentuk. 10 tahun kemudian seluruh bank konvensional menawarkan pembiayaan Islam terpisah dari counter bank konvensional sekaligus dan saat itu pemisahan Islamic Clearing House dan Islamic Inter Bank Market (pasar uang dan transaksi antar bank) di Malaysia sudah dimulai. Manusia yang menguasai harta tidak berhak untuk menghancurkan harta-harta yang berada ditangannya. Banyak orang Islam sekolah di situ tetapi itu tidak membuat mereka terpinggirkan sebagai Muslim. sedikit kutipan unik dari perundang-undangan dan kemungkinan pertamakali tercapai dari kesepakatan parlemen untuk menciptakan perbankan Islam. hlm.14 Harta yang dikuasakan Allah kepada manusia merupakan suatu ujian yang sangat berat. shadaqah dan warisan. baik yang bersifat untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan umum. namun prinsip dan filosofinya sudah dikemukan dalam Al Quran lebih dari 1400 tahun lalu. (Jakarta: 1990). tetapi konsep dan mengajar di sekolah biara juga bias bermanfaat dan saya kira ini harus lebih berusaha keras untuk menciptakan perhatian lebih tentang bank Islam kepada non Muslim. Ini sesuatu yang saya tekankankan sebab ada banyak perbedaan tentang ini. “masyarakat punya hak yang sama atas air. Keseimbangan (fitrah) itu ialah keselamatan di dunia dan keselamatan di akhirat. mulai beroperasi 1999. dengan pembentukan lembaga-lembaga zakat. 13 12 diharapkan Tan Sri Dr Zeti Akhtar Aziz." Sejarah bank Islam muncul dalam sistem keuangan internasional sekitar 1970. Hong Leong Islamic Bank Berhad. "Konsep sangat penting untuk kita mengerti. yang juga anggota Bank Sentral Malaysia di Komisi Reformasi Hukum Bank dan Keuangan Islam menambahkan. Karena itu penting mendapat perhatian dalam sistem ekonomi Islam. non Muslim pun akan menggunakan konsep dan produk perbankan Islam. tapi setiap individu memiliki hak menggunakannya untuk kebutuhan pribadi dan kepentingan bersama.13 Seorang muslim yang kekayaannya melebihi ukuran tertentu (nisab) diwajibkan membayar zakat. "Setiap orang mempercayai ini. 12 Allamah Ibn Hazm menganggap. Dan. Dalam tahun yang sama Bank Islam Malaysia Berhad menjadi bank yang mengajarkan konsep Islam secara penuh(integral). kumpulan modal untuk bank Islam relatif lebih kecil dengan banyak area sekaligus potensial untuk tumbuh di sini. gubernur bank sentral Malaysia dengan membuat cabang Bank Islam Malaysia. hlm. Pemerintah menciptakan Labuan Internasional Offshore Financial Center yang sekarang sebenarnya Islamic Wall Street. distribusi yang adil dari pendapatan dan Al Hadits. dan tabzir (berlebihan) harus dihindari.. 32. Bank Muamalat Malaysia Berhad. Maka sejumlah zakat itulah yang menjadi hak delapan asnaf (golongan) mustahik.40 Sejak itu bebapa perbankan Islam sudah mendapat lisensi seperti Commerce TIJARI Bank Berhad." Konsep perbankan Islam sudah didefinisikan berubah dan tidak hanya sebagai perencanaan keuangan untuk orang Islam. menunaikan zakat merupakan salahsatu kewajiban sebagai manifestasi ketundukan terhadap perintah Allah. Dalam waktu dekat memenuhi kebutuhan orang Islam dengan konsep yang berubah dan lebih banyak lagi. Irfan Mahmud Ra’na. Cit. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab.12-13. Tak sedikit orang yang telah diberikan kekuasaan atas harta yang banyak. Orang lain atau masyarkat mempunyai hak tertentu atas harta seorang pemilik. padang rumput dan api”. Dia juga asisten pengarang dalam Law and Practice of Islamic Banking and Finance.

"Perbankan Islam tumbuh dengan trennya dan pasti lebih baik dari yang Waspada. meskipun nasabah Muslim dan non Muslim bertambah.3 persen saja yang bisa membedakannya dengan bank konvensional. 39 38 kemerdekaan pribadi di dalam konteks kesejahteraan masyarakat.272 Ekonomi Islam: Sejarah. Ketika Malaysia menelurkan groundwork (sistem dasar) dalam sektor finansial kelihatannya banyak didukung orang non muslim sebagai penggerak pertumbuhan. Mereka meminjam uang untuk properti sebagai sewa. 18 April 2006. Karena itu upaya untuk menggali dan mengembangkannya sangat penting. Maka strategi dalam mengorganisir sistem ekonomi perlu mendapat perhatian dari para pemikir dan pelaku ekonomi Islam. undang-undang. yang dapat memeliharanya serta bersikap adil. hlm. sebelumnya senior treasury di Hong Leong Bank. Islamic Publication. Untuk pengembangan sistem ekonomi Islam. 2 No. pendidikan dan latihan akhlaq. ajaran hukum Islam atau syariah melarang investasi dalam minuman keras. 38 IMF yang mengurus soal ini menunjukkan dalam studi awalnya tentang perbankan Islam 1987.16 Sistem ekonomi Islam adalah sistem ekonomi yang baru populer kembali setelah kehilangan masa jayanya pada beberapa abad silam. Dia mengatakan. sistem ini disebut Ijara dalam Islam." International Journal of Islamic Financial Services Vol. Kebingungan tentang bank Islam tidak menjadi kejutan bagi Cherrie Chin. 4. Kini. 18 Muhammad Nejatullah Siddiqi. 39 Sekarang setelah 12 tahun kemudian. sejak itu kemudian lebih banyak dosen melakukan penelitian. sehingga segala keperluan untuk berkembangnya sistem ekonomi Islam tidak menjumpai kesulitan. dengan persentase yang sama aset perbankan Islam menjadi umum sebagai bank tradisional dalam menawarkan produk. Kedua. Ada Sunni dan Shi'ah di bawahnya. karena literatur sistem ekonomi Islam pada zaman dahulu tidak ditemukan atau “mungkin” belum tersusun secara sistematis yang dapat dipahami dan diaplikasikan oleh orang pada masa sekarang. sebagaimana yang dipraktikkan sistem bank barat yang mengimingi bunga). Malahan dari sistem gadai tradisional dalam Islam esensinya didasarkan kepercayaan pada nasabah untuk membeli satu properti. 19 Fazlur Rahman. 15 Untuk mencapai keadilan ekonomi.. ibid. sejauh keadilan sosial ekonomis menuntutnya. moral dan tingkah laku pelaku-pelaku ekonomi harus benar-benar mencerminkan seorang yang memiliki integritas terhadap filsafat ekonomi Islam yang mendasarinya. Teori. anggur. hlm. Setidaknya peranan negara dalam kehidupan ekonomi Islam meliputi beberapa hal di antaranya: 1) Menjamin kesesuaian dengan kode etik Islam dari tiap pribadi lewat pendidikan. kasino. hlm. Ketiga. 4) Mengambil langkah-langkah positif di bidang produksi dan pembentukan modal guna mempercepat pertumbuhan dan menjamin keadilan sosial. peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan khusus yang ditetapkan oleh negara.. mempelajari perubahan dunia Islam dan pertumbuhan sistem keuangan dengan konklusi Malaysia memimpin pasar sebagai salah satu keselarasan yang pas di Asia. persetujuan untuk mengambil alih kepemilihan di akhir perjanjian biasanya ditulis dalam kontrak 30 tahun. yaitu: pertama. pornografi judi dan cabang dari industri-industri itu. 17 Muhammad Nejatullah Siddiqi. juga melarang Islam menerima bunga (riba. ibadah. Abul A’la Maududi. . tujuan ekonomi Islam harus terperinci dengan jelas. pembayaran berhenti. lalu Mudhaib adalah variasi opini dari banyak aspek hukum. institute penelitian nasional. 2) Menciptakan kondisi sehat di dalam pasar guna menjamin fungsinya dengan baik. 436. NIRA. Studi di Malaysia 1994 menyatakan penduduk yang tahu bank Islam mendekati 100 persen. kelihatan memiliki kesadaran walau masih minim tentang itu. termasuk perubahan dalam sistem kebijakan pemerintahan. beberapa segi yang harus dikaji. mengatakan ada empat perbedaan pemikiran dalam Islam yang bisa diinterpretasikan dalam hukum syariah. Islamic Studies. di mana negara harus mencampuri kemakmuran pribadi warga negara. dan bila perlu lewat paksaan. 28. Hamid & Nordin. Ma’asyiat el Islam. hlm. Dato'nik Ezar Nik Bolia. hanya 27. sistem ekonomi Islam seolah merupakan sesuatu yang baru. Dikatakan baru. 18 Keterlibatan negara hingga sejauh ini tentunya bagi kepentingan dasar dari keadilan sosial ekonomi.19 15 16 Ibid. direktur eksekutif Prime Utilites Berhad Malaysia. Jika rumah dijual kemudian. Cit.. (Lahore: 1969). 43. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 89 penguasa di seluruh dunia. cara berfikirnya serta tertanamnya dalam diri manusia akan pengertian moral yang kuat. Islamabad. "A Study on Islamic Banking Education and Strategy for the New Millenium-Malaysia Experience. Memang tidak sesimpel yang diungkapkan. Islam selain bergantung pada hukum publik yang ditetapkan oleh negara juga perhatian yang besar untuk ini dicurahkan atas pembentukkan bathin manusia lewat iman. sistem ekonomi Islam itu bernaung dalam negara Islam. misalnya.17 Idealnya. Bank mendapatkan keuntungan dari menyewakan properti. Op. Ada dua aliran pemikiran dalam Islam. melaporlan 70 persen dari orang Malaysia memilih perbankan Islam adalah pemeluk non muslim. sikap. 30. Dengan media itu dapat merubah kecenderungannya. konsumen membayar sesuai komitmen berdasarkan kepercayaan. 3) Perbaikan penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diakibatkan oleh mekanisme pasar dengan bimbingan dan pengaturan maupun dengan campur tangan langsung serta partisipasi dalam prosesnya. Dalam laporan di AS tentang publikasi bisnis yang dibuat Global Finance 2004. Lalu apa yang membuat perbedaan mendasar perbankan Islam dengan konvensional? Simpel saja. “Ekonomic Principles of Islami”.

Di Indonesia.22 dibayar. warung atau usaha yang dibuka oleh rakyat kecil justru setiap saat terancam penggusuran atas nama pembangunan. Adanya perbendaharaan negara merupakan sarana untuk menunaikan tanggung jawab negara. Pada masa sekarang di dalam negara modern disebut dengan Kantor Perbendaharaan Negara atau disebut juga dengan Kas Negara. serta sederhana dalam prosedur. Sumber penerimaan Baitul Maal ialah Zakat. riset ini penting sebagai awal menjadi Mulai dari mendapat surat keterangan domisili dari lurah. dibandingkan kredit non-KUK. dan Shadaqah Dalam negara Islam di masa jayanya. Filsafat ekonomi Islam sebagaimana diurai di atas berpijak pada makna kalimat tauhid sebagai landasan filosofisnya. jika dirangkaikan dengan istilah Islam_ syariah Islam berarti hukum Islam. uluran tangan yang antusias akan diberikan. Istilah syariah mempunyai arti hukum. dll. yang merupakan sumber penerimaan keuangan Negara Islam yang utama ialah zakat. Cit. Namun apabila terjadi sebaliknya. dan juga diproyeksikan untuk tahun 2001 kredit bermasalah (NPL . Praktis sistem-sistem lainnya di dalam Islam tidak terpakai. al-Ilm wal-mal fil Islam. sementara NPL kredit non-KUK mencapai 21. hibah.000 untuk mendapatkan semua surat-surat itu. 126. Kini. itu pun Rp 3. Ini karena tingkat kepatuhan nasabah usaha kecil lebih tinggi. 21 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Di Indonesia sebaliknya. Jizyah. Op. Infaq. Shadaqah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 271 Syariah (Label ‘Syariah’ belum tentu Islam) Sebagaimana telah diuraikan di atas.6 trilyun. akan tetapi ketersediaan dana yang tepat waktu dan tepat jumlah. bila ditelusuri lebih lanjut justru yang besar itulah yang membuat terpuruknya perekonomian negeri ini. Total kredit macet UKM tersebut masih jauh dibawah kredit macet Texmaco Grup yang mencapai Rp 17 trilyun. Bila seorang rakyat kecil ingin membuka usaha. Majalah Malaysia Tatler melakukan investigasi bagaima dual banking terjadi di negara tetangga itu. ghanimah. yaitu Baitul Maal. Terbukti. di mana negara pada masa sekarang lebih banyak menggunakan sistem politik demokrasi. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).non performing loans) kredit KUK hanya lima persen. Bahkan telah menjadi trade mark atas suatu produk ekonomi dan keuangan. Teori. Label “syariah” yang melekat pada produk ekonomi dan perbankan belum tentu Islam adalah kembali kepada landasan filosofis sistem ekonominya. Namun. (al Qahirah: Dar al-Tahrir Lil Tiba’ah wal Nashr. dari data Bank Indonesia sepanjang krisis moneter berlangsung KUK senantiasa mempunyai tingkat kolektibilitas kredit lebih baik. bahkan modal usaha pun dibantu. yang ujung-ujungnya adalah "memanjakan" yang besar (konglomerat). termasuk dalam hal ini ialah sistem ekonomi Islam. hlm. ekonomi dan keuangan. Akhir tahun 2000. 22 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Jika dalam teori maupun dalam aplikasinya berpijak pada pengertian kalimat tauhid. Sementara dari 213. kifarat. Dari semua penerimaan itu. 50.715 trilyun terkait dengan 200 obligor besar. salab. dibanding nasabah usaha besar. maka sistem dan aplikasi sistem ekonomi itu ialah Islam. Bahkan.496 UKM yang menjadi pasien BPPN. kreditnya hanya sebesar Rp 13. Istilah syariah pada dewasa ini di Indonesia telah melengkapi kamus politik. karena pasar potensial di Indonesia adalah muslim. cukup dengan tidak membuat kebijakan yang diskriminatif. 37 Kondisinya sangat kontras bila dibandingkan dengan yang berlaku di Australia.20 Teori Zakat.21 Seiring dengan tidak berlakunya sistem politik Islam. Kerjasama Ekonomi Syari’ah (Kasus Malaysia dan Jepang) Perbankan Islam telah menjadi perhatian dunia internasional dengan sistem yang fair sebagai kebutuhan alternatif sistem keuangan bagi penduduk Muslim. 20 . geliat kebangkitan Islam lebih bersifat kultural. itu adalah bukan Islam. dan tidak "mengganggu". waris. maka sekalipun dikatakan “ekonomi syariah” atau “perbankan syariah”. bahwa Islam merupakan suatu sistem yang bersifat universal melingkupi seluruh tatanan hidup dan kehidupan umat manusia di muka bumi. oleh karenanya sistem-sistem yang ada dalam Islam yang dapat diaplikasikan di dalam lingkungan negara yang bukan negara Islam lebih bersifat penyesuaian. kecenderungan penggunaan label “syariah” sangat marak. yang mencapai Rp 242. Kalangan pelaku UKM menyatakan minimal dibutuhkan Rp 200. Padahal. Cit. dikenal suatu badan yang dapat mengelola sumber keuangan dari umat islam. lembaga keuangan negara disebut dengan Baitul Maal. sistem politik sosialis dan sistem politik feodalis. hlm. berbagai peluang ditawarkan. Infaq. 37 Ahmad Husaini. wasiat. 80 persen uang yang beredar di negara itu dikelola oleh lembaga swadaya masyarakat yang mengembangkan berbagai jenis perekono-mian rakyat. fai. Simak saja jumlah kredit macet 200 obligor besar yang kini menjadi pasien BPPN. yang dibutuhkan oleh UKM bukan subsidi. Di Banglades. Pemerintah dalam situasi seperti saat ini memang tidak bisa dituntut untuk bersikap sama dengan yang berlaku di Australia dan Banglades. sudah sebuah berkah yang besar buat UKM. sehubungan dengan usaha mempertahankan keseimbangan sosial masyarakat. wakaf..6 trilyun. Dalam sistem ekonomi Islam. Op. 1971). hingga Surat Tanda Daftar Usaha Perdagangan (STDUP).4 persen.90 Ekonomi Islam: Sejarah. Sekarang sangat menarik karena persentase non muslim lebih besar di dalamnya. namun banyak invisible cost yang harus dibayar oleh para pelaku UKM.

Atas dasar undang-undang ini pengelolaan zakat di lembagakan. dan lolos dari seleksi yang dilakukan oleh tim pengawas di tingkat kabupaten dan kota.270 Ekonomi Islam: Sejarah. pasal 6-7. Ibid. program LKM menjadi satu-satunya program "unggulan" untuk memberdayakan UKM. luwes dalam bertransaksi. bangunan (properti). Selain ketidakmampuan menjaga konsistensi mutu. Yaitu berupa sedikit kelebihan dari 23 24 Undang-Undang Republik Indonesia No. termasuk produk yang diminati oleh konsumen di luar negeri. yang diwajibkan atas setiap kepala yaitu zakat fitrah. .23 Badan ini dibentuk dari tingkat nasional hingga tingkat kecamatan. 25 Dan. maskapai (perusahaan transportasi) darat. Allah swt. Teori.26 Diqiyaskan (dianalogikan) kepadanya –menurut tarjih kami—penghasilan pabrik (industri). Meski ada keunggulan yang melekat pada LKM dibanding bank umum. kecuali orangorang yang memiliki penghasilan yang terbatas yang tidak mencapai nishab syar’i (batas minimal jumlah harta yang diwajibkan syari’ah untuk dizakati). sesuai dengan madzhab Umar bin Abdul Aziz dan Abu Hanifah. Zakat –dalam konteks keseluruhan umat—bukan jumlah yang sedikit. Hal-hal yang bersifat teknis pelaksanaan diatur dengan kebijakan yang dikeluarkan menteri. antara lain dari faktor lokasi yang memungkinkan lembaga itu menjangkau nasabah pengusaha kecil dan mikro. surat al-Baqarah ayat 267. Persyaratan yang ditetapkan untuk menjadi LKM yang layak mendapat alokasi dana dari Menegkop. nishab-nya ditentukan syari’ah dengan tujuan semata-mata untuk mensucikan diri dan harta mereka. berfirman. karena tampaknya pemerintah hanya melihat persoalan pendanaan yang menjadi hambatan bagi UKM. Menurut pendapat mayoritas ulama fiqih.5%) dari modal keuangan atau perniagaan. ketimbang instansi yang benar-benar peduli dan serius memberdayakan UKM. hewan ternak. belum pernah mendapat bantuan dana bergulir dari proyek sejenis dalam lima tahun terakhir. “yang diambil dari kaum kaya dan diserahkan kepada kaum miskin dan disalurkan pada delapan alokasi penyaluran yang telah ditentukan oleh Al-Qur’an. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 91 maka dana itu akan ditarik kembali dan akan diberikan kepada LKM yang lain yang membutuhkan. Hingga menjelang berakhirnya tahun 2001. Punya anggota produktif minimal 45 orang. Meski secara resmi tidak ada pungutan yang harus Di Indonesia. Bagi produk yang berorientasi ekspor. Termasuk dalam prosentase pembagian ini adalah kekayaan hewan. laut. juga tidak mampu secara cepat menyesuaikan diri dengan tuntutan perubahan mode di masyarakat. Akibatnya. zakat jenis ini tidak mensyaratkan adanya nishab. sebagai kelebihan dari persedian makannya di malam dan hari idul fitri. udara dan sebagainya zakatnya adalah dua setengah persen (2. firman Allah menyatakan: “… Dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu”. Bab III. Perilaku birokrasi ikut mempersulit keberadaan UKM. Ia dihitung dengan sepuluh persen (10%) atau lima persen (5%) dari setiap penghasilan pertanian yang dimakan atau yang tidak dimakan. Ketidakpahaman terhadap karakter UKM telah membuat persepsi pemerintah meleset dalam melihat UKM. 26 Al Qur’an. surat at-Taubah ayat 60. 38 Tahun 1999. Kantor Menegkop hanya seperti melaksanakan program "bagi-bagi rezeki". Zakat yang diwajibkan Allah atas harta orangorang yang kaya. untuk mengakomodir masyarakat (Islam) dalam menunaikan kewajiban agama telah ada undang-undang tentang pengelolaan zakat. tidak ditetapkannya sanksi bila ada pelanggaran penyaluran dana. Tidak ada seorang pun yang terma’afkan dari kewajiban zakat. bagi sebagian besar UKM yang banyak terdapat di daerah lemahnya manajemen dan penerapan teknologi menjadi kendala untuk berkembang lebih lanjut. tetapi wajib atas setiap muslim yang telah memiliki jumlah zakat fitrah tersebut. dalam bahasa undang-undang disebut bahwa badan yang berhak menerima sumber penerimaan sebagaimana sumber penerimaan Baitul Maal ialah Badan Amil Zakat. tidak perlu berbadan hukum. yaitu Undang-Undang No 38 Tahun 1999. ketergantungan kepada eksportir pengumpul yang banyak tersebar di sentra-sentra industri kecil telah membuat margin keuntungan yang diperoleh UKM jauh lebih kecil dibanding kalau dapat melakukan ekspor sendiri. Yaitu tidak ketatnya manajemen penyaluran.24 Salah satu sumber utama yang membiayai jaminan penghidupan dalam masyarakat Islam adalah zakat. namun ada kerawanan-kerawanan yang patut diwaspadai. dan tidak adanya kegiatan pendampingan untuk menjaga kontinyuitas keberhasilan usaha kecil atau mikro. Akan tetapi harus mengakar di masyarakat dan sudah melakukan usaha simpan pinjam secara aktif kepada anggota minimal dalam setahun terakhir. Kepengurusannya terdiri dari unsur masyarakat dan pemerintah. maupun setiap panen atau menuai tanaman dan buah-buhan. 25 Al Qur’an. Perizinan yang berbelit-belit dan tidak transparan telah membuat UKM terjebak dalam ekonomi biaya tinggi. Padahal. Ada juga zakat lain yang bersifat tahunan. serta punya kedekatan budaya dan psikologis dengan nasabahnya. perniagaan. Kendala melakukan ekspor secara individu akibat dari keterbatasan mendapat akses informasi pasar global. Zakat merupakan kewajiban berkala yang pengambilannya berulangulang setiap satu haul (perhitungan tahun hijriah) baik dari uang.

dan tiap kabupaten mendapat dana untuk lima hingga enam LKM. Di dalam al-Qur’an dan Sunnah. keberadaan lembaga keuangan yang dapat melayani kebutuhan ekonomi rakyat menjadi mutlak adanya. yaitu sebagai kewajiban agama. syi’ar terbesar dan ruku Islam ketiga.Rp 200 juta sebagai kredit konsumtif. Dana kompensasi subsidi BBM tahun 2001 yang dialokasikan kepada program Menegkop sebesar Rp 50 milyar. mandiri. kalau mereka beriman kepada Allah dan hari kemudian dan menafkahkan sebagian rezki yang telah diberikan Allah kepada mereka? Dan adalah Allah Maha Mengetahui keadaan mereka. Dana ini lebih kecil dibanding tahun 2000 yang masih sebesar Rp 350 milyar. Ia merupakan kewajiban yang agung. pemerintah melalui Kantor Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah pada pertengahan tahun 2001 mengeluarkan kebijakan mengembangkan lembaga keuangan mikro (LKM). dan tidak membedakan pengertian antara pengusaha dan perusahaan telah melahirkan berbagai salah pengertian dan kebingungan di jajaran para pengambil keputusan. Gagasan ini mudah diucapkan. Berkembangnya lembaga kredit di tingkat masyarakat yang paling bawah akan berdampak positif terhadap pengembangan kawasan pedesaan. kredit Rp 100 juta . moral dan perundang-undangan.ra. digunakan untuk modal pengembangan LKM. surat an-Nisa (4) ayat 39. Selama ini KUD yang dipenjarakan diharapkan dapat menjadi lembaga pembiayaan yang efektif dimasyarakat. ia menempati urutan sesudah syahadatain dan menegakkan shalat. sekitar 17 . Dalam al-Qur'an perkataan iman banyak digabungkan dengan infaq. zakat buka sekedar kebaikan pribadi atau shadaqah suka rela. bagi orang yang menetang pembayarannya kepada jama’ah Islam (negara Islam) wajib diperangi. Disamping itu. namun hingga saat ini peran itu belum dapat dijalankan dengan baik. Ketidakseragaman dalam mendefinisikan kredit untuk UKM. yang lambat laun akan menjadikan pedesaan kompetitif dalam tatanan perekonomian global. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 269 bahan makanan pokok di negerinya –atau nilai harga menurut pendapat yang benar—yaitu satu sha’ atau sekitar dua setengah kilogram. tanpa distorsi-distorsi. yang sudah diketahui oleh orang-orang yang berkewajiban ataupun orang-orang yang berhak menerimanya. Ia memiliki jumlah nishab (kadar). kenyataan itu sangat nampak ketika bulan ramadhan tiba. Dengan situasi seperti itu. Suatu pajak dimana orang yang menyembuyikannya akan dijatuhkan sanksi. seperti shalat dan puasa. Keberadaan lembaga kredit di pedesaan akan menstimulasi masyarakat pedesaan menjadi masyarakat yang maju. Ini hanya bisa terjadi bila pemerintah dapat menciptakan iklim. Ketiga. seperti firman Allah.20 persen membuat UKM sektor riil tidak mampu lagi bergerak. mendefinisikan kredit dari Rp 10 juta . dan sejahtera dalam mekanisme pasar Bila semua itu berjalan.92 Ekonomi Islam: Sejarah. perbankan mematok suku bunga kredit yang sangat tinggi. Pemerintah dalam menggerakkan lembaga keuangan yang dekat dengan UKM. karena bentuknya yang koperasi. 29 Al Qur’an.” 29 27 28 Yusuf Qardhawi. yaitu desa. infaq dan zakat tidak seperti di negara Islam. Memiliki tingkat pewajiban yang sangat tinggi. Hal itulah salah satu alasan dibentuk pemerintahan. kebijakan perkreditan untuk sektor UKM tidak pernah tepat sasaran. akan tetapi tidak sederhana untuk dilaksanakan. Hal demikian menunjukkan dengan jelas bahwa perintah tersebut sebagai suatu keharusan (kewajiban) bukan sekedar sebagai bimbingan atau himbauan. ”Apakah kemundharatan bagi mereka. Kedua. tetapi “hak yang ditentukan”. Di masa Khalifah Abu Bakar. Op. sesuai hukum ekonomi maka investasi akan berkembang di pedesaan. Bahkan. . antara lain: pertama. Akibatnya. haul (waktu) dan alokasi penyaluran yang telah ditentukan. Teori. Bila pengelolaan dana tersebut berjalan baik. penyalurannya bersifat langsung secara perseorangan. Sebab masyarakat akan terbantu dalam pendanaan untuk mengembangkan potensi-potensi usaha di wilayahnya. Zakat ini (baik zakat atas harta atau zakat fitrah) adalah suatu ibadah yang dijadikan seorang muslim untuk ber_taqarrub kepada Allah. Hukum ….Rp 5 milyar sebagai pinjaman usaha menengah. sehingga perekonomian di tingkat terbawah. khususnya di pedesaan. Juga kenyataan itu dapat dilihat dari adanya pengemis di jalan-jalan atau yang berjalan dari pintu ke pintu. Ia memohon kepada Allah supaya diterima. tidak menjadi ekonomi berbiaya tinggi. Zakat –seperti disyariatkan Islam—memiliki beberapa karakteristik yang menjadi ciri khasnya. maka potensi keuangan kaum muslimin yang berkembang di masyarakat. Menyahuti gagasan yang dilontarkan oleh banyak pihak itu. dan hanya di kawasan yang investasinya berkembang pertumbuhan akan terjadi. ia juga merupakan pajak resmi yang pemungutannya dilakukan oleh negara Islam dari para pemilik harta dan disalurkan kepada orang-orang yang berhak menerimanya (melalui para amilnya). Kewajiban Berinfaq Perintah berinfaq datang setelah perintah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.. Cit. Setiap LKM akan mendapat alokasi dana sebasar Rp 50 juta.27 Zakat tersebut –dalam konteks umum—menjadi sumber dana yang sangat penting. Ibid. Apalagi. LKM akan dikembangkan di 175 kabupaten. KUD justru menjadi penghambat pengelolaan lembaga keuangan yang profesional.28 Karena sistem Baitul Maal sebagai badan yang berwenang menghimpun dan mendayagunakan sumber penerimaan dari shadaqah.

268 Ekonomi Islam: Sejarah. atau nafkah untuk kebaikan jamaah (masyarakat) dan untuk sabilillah (perjuangan di jalan Allah). menetapkan kredit Kupedes (Kredit Usaha Pedesaan) hingga Rp 50 juta. surat al-Baqarah(2) ayat 3. menyatakan:”Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka. dan apabila di-bacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya. Terpaan badai krisis yang hingga kini belum dapat ditepis seluruhnya itu telah memberi kesadaran akan keberadaan UKM. dan omzet yang lebih besar dari Rp 1 milyar per tahun. karena hal tersebut termasuk mengambil sebab kausalitas yang disyariatkan. Sementara bank-bank lain memiliki definisi yang berbeda terhadap kredit UKM. 33 lihat. menabung untuk keluarganya sebagai persediaan hidup mereka selama setahun. UKM telah menunjukkan eksistensinya dalam perekonomian nasional dengan pelbagai kontribusi. Fakta itu semakin menguatkan dugaan berbagai pihak bahwa sektor ini memang kuat dan fleksibel. semua pinjaman dengan nilai maksimum Rp 500 juta termasuk dalam KUK. 31 30 . maka perbankan akan lebih "ramah" kepada UKM. Bahkan dengan berlebihan beberapa kalangan menjadikannya sebagai monumen bagi dunia usaha dan perbankan. maka kecil kemungkinan untuk jatuh miskin. namun tidak pernah terangkat ke permukaan. BRI misalnya.32 Para ahli tafsir berbeda pendapat tentang batasan yang dimaksud dengan infaq ini. sehingga tidak memerlukan lagi Al Qur’an. Tafsir al-Qurthubi. niscaya akan terkumpul padanya jumlah besar dari harta benda yang dapat mereka daya gunakan untuk kebaikan dan keberkatan seluruh masyarakat sehingga dapat menutupi berbagai kekurangan dalam kehidupan ekonomi. Ini tidak berarti meniadakan tawakal kepada Allah dan sifat zuhud akan duma. surat al-Baqarah (2) ayat 3. surat al-Anfal (8) ayat 2-4. bertambahlah iman mereka (karenanya) elan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. jika kita cuplik kembali datai BIRO. Bank lainnya. Barangsiapa yang menafkahkan sebagian yang ia dapatkan dari penghasilan. yang kini harus menjalani "rawat inap" di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) karena harus direstrukturisasi. karena terbukti bank-bank yang berorientasi pada kredit kecil terselamatkan. menyatakan: ”(Yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib. baik dari sisi makro maupun mikro. Berbeda dengan bank-bank yang berorientasi pada konglomerasi. Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benamya. surat as-Syuraa (42) ayat 38. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezki (ni'mat) yang mulia. Menurut survei BIRO diketahui 60 persen UKM memiliki rasio penjualan ekspor lebih dari 40 persen. Mereka memandang UKM sebagai pengusaha lemah yang tidak memiliki modal besar. Padahal. 33 Di antara rahasia ungkapan al-Qur'an bahwa ia menjadikan infaq yang diminta tersebut adalah dari sebagian rizki yang telah Allah berikan.”30 Dan dalam firman-Nya yang termaktub dalam surat al-Anfal. Artinya. bahkan 29 persen diantaranya rasio ekspornya diatas 86 persen. 34 Al hadits. yang mendirikan shalat dan menafkahkan (menginfaqkan) sebagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka. Tidak ada keseragaman definisi KUK dikalangan perbankan.”31 Selain itu. Bahkan. baik wajib maupun sunnat. bahwa sebagian rizki dinafkahkan dan sebagian lain ditabung. dan berbagai pujian yang dilontarkan kepada sektor ini ternyata tidak berbanding lurus dengan kepedulian untuk mengangkat sektor UKM ke jenjang yang lebih tinggi dalam kancah perekonomian negeri ini. dalam hadits shahih disebutkan bahwa Nabi saw. di lain sisi banyak perusahaan afiliasi konglomerat yang harus dilikuidasi karena tak mampu lagi bertahan. dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka. Sepanjang tahun 2001 kredit kepada UKM dan Koperasi (UKMK) hanya sekitar Rp 22 trilyun dari total kredit perbankan sebesar Rp 300 trilyun. yaitu melihat UKM sebagai mitra dan konsumen yang potensial untuk dibesarkan. juga dalam surat makiyyah dinyatakan:”Dan bagi orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat. Ini sebenarnya fakta lama. riwayat Muslim. Sebagaimana Firman Allah dalam menggambarkan sifat orang-orang muttaqin di permulaan surat al-Baqarah. (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka. setidaknya ini tampak dari rendahnya distribusi kredit kepada UKM. Kisah sukses UKM. Sementara. BI memberi definisi. padahal bila paradigmanya dibalik. Ketidakpahaman terhadap karakter UKM tercermin pula dalam menetapkan definisi kredit usaha kecil (KUK). yang selama ini cenderung mengabaikan keberadaannya. termasuk kredit mikro. Teori. Penghargaan yang tinggi terhadap UKM layak diberikan. Ini karena perbankan tidak mengubah paradigmanya. yang tidak termasuk dalam KUK adalah pinjaman yang disalurkan kepada perusahaan yang memiliki aset produktif lebih besar dari Rp 200 juta.34 Apabila umat Islam sudah terbiasa menabung dan telah menjadikan hal itu sebagai suatu kebiasaan. nafkah atas diri sendiri maupun keluarga. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 93 saat badai krisis menghantam sejak pertengahan tahun 1997 hingga awal tahun 2001. Apakah berupa zakat yang diwajibkan? Ataukah shadaqah sunnat? Ataukah nafkah atas keluarga? Para ahli tafsir menguatkan bahwa lafadz tersebut mencakup setiap infaq. 32 Al Qur’an. sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka. Al-Qur'an menjadikan infaq sebagai sifat dasar orang-orang mu'min seperti mendirikan shalat yang merupakan tiang agama. Al Qur’an. malah muncul 99 UKM yang berorientasi ekspor. UKM masih dipandang sebelah mata.

rotan. . selain karena faktor ekonomi juga karena faktor keikhlasan. 16. Teori. 37 Ibnu Katsir di dalam tafsirnya me-nil bat-tan riwayat tersebut kepada Abu Daud. sehingga mereka bisa ke luar masuk pasar lokal maupun ekspor lebih cepat. Al Qur’an. Ada yang berbentuk perintah dan ancaman. yang 41. 36 Pada masa krisis ini kontribusi kegiatan ekspor terbesar diberikan oleh kelompok UKM. Tahlukah adalah mengurusi harta benda dan membenahinya serta meninggalkan jihad. jumlah usaha yang masuk dalam kelompok ini mencapai 40 juta unit. atau ketidakmampuan optimalisasi kapasitas produksinya karena seretnya pasokan bahan baku yang harus diimpor. seperti yang dikatakan seorang penyair dulu: “Jika anda melunasi utang dengan utang yang lain tidak akan menjadi pelunasan. sepatu. ia menshahih-kinwya. karena spekulasi tidak diperbolehkan. Dalam pandangan Islam uang adalah flow concept. mainan anak-anak. melainkan utang di atas utang yang lain. namun tetap masih bisa berdiri dan berjalan. Orientasi Pertama: Infaq di Jalan Allah.. lalu 72. dan bunga yang telah memberatkan bangsa dan masyarakat sampai mereka berusaha melunasi utang dengan utang yang lain. dan berbuat baiklah karena sesungguhnya Allah menyertai orangorang yang berbuat baik. Pengusaha di skala itu masih terus bergerak walau memikul beban yang lumayan berat. Prinsip kata sektor ini begitu fleksibel.Senin 3 Desember 2001. Seruan berinfaq ini dianjurkan oleh al-Qur'an dalam berbagai macam cara dan bentuk. surat al-Baqarah (2) ayat 275-279. atTirmidzi.” 37 Jadi. (Ibnu Katsir 1/228. sehingga harus selalu berputar dalam perekonomian. ”Dan mengapa kamu tidak menafkahkan (sebagian hartamu) pada jalan Allah. Mereka mampu hidup dengan modal sendiri. dan selebihnya usaha kecil. Bagi UKM memiliki kandungan lokal yang besar. bin Hamid bin Hatim.” Orientasi Infaq yang Dituntut Umat Islam dalam kewajibannya menunaikan infaq terdapat dua orientasi. Terbukti dari data yang ada. dan Abu Said Al Hudri. seperti di dalam ayat. hlm. Istilah yang mungkin tepat untuk menggambarkan keberadaan usaha kecil dan menengah (UKM) ditengah situasi yang serba tidak menentu dan penuh ketidakpastian.34 Dalam konsep islam tidak dikenal money demand for speculation. Dalam bentuk pengingkaran dan hasungan. Itu data strata UKM berdasarkan modal. Bergugurannya perbankan tidak membuat para pelaku UKM gamang. riwayat Atha bin Yasar. karena hal itu berarti megurangi jumlah uang yang beredar.5 persen omzetnya di bawah 1 juta dollar AS. seperti firman Allah: "Dan berinfaqlah (belanjakanlah hartamu) di jalan Allah.”36 Dalam sebuah hadits terdapat interpretasi tentang "tahlukah' dengan menahan tangan dari infaq di jalan Allah. Uang adalah milik masyarakat sehingga menimbun uang di bawah bantal (tidak produktif) dilarang. Abu Ya'la. Sehingga dalam menunaikannya. alangkah baiknya seandainya kita mengurusi harta kita dan membenahi apa yang telah hilang darinya. Abu Hurairah. 80 persen dari UKM memiliki investasi di bawah 1 juta dollar AS. ketika Allah telah menguatkan Islam dan orang-orang yang menolongnya (pengikutnya) semakin banyak. Cit. Op. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 267 pinjaman Luar Negeri yang didasarkan pada sistem riba (bunga) yang haram dan telah dimaklumatkan perang oleh Allah dan Rasul-Nya terhadap orang yang melakukannya. dan kelapa sawit. kalau pun ada dukungan bank itu pun jumlahnya tidak besar. IbnuJarir. kerajinan kulit. 36 35 menyetujui transaksi-transaksi dengan sistem berter. Lalu Allah menurunkan kepada kami dan menjawab apa yang telah kami katakan. sebagian besar UKM justru tetap bertahan. sibuk dengan mengembangkan harta benda pribadi dan meninggalkan jihad di jalan Allah. kekuatannya untuk bertahan semakin besar. mebel. maka sebagian kami berkata kepada sebagian yang lain secara sembunyi-sembunyi: Sesungguhnya harta kita telah hilang dan Allah telah menguatkan Islam serta banyak penolong-penolongnya. janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.94 Ekonomi Islam: Sejarah. an-Nasa'i dari Abd. untuk itu dianjurkan sebaiknya menggunakan uang. padahal Allah-lah yang mempusakai (mempunyai) langit dan bumi? Tidak sama diantara kamu orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang Al Qur’an. karena kekuatan modal kerja mereka tidak bergantung sepenuhnya pada lembaga perbankan. sejak krisis melanda negeri ini pada pertengahan tahun 1997 hingga saat ini. "tahlukah" adalah menyibukkan diri dengan kepentingan-kepentingan pribadi dengan mengabaikan problematika umat. Di antara rontoknya konglomerat karena belitan utang.35 Pengusaha Kecil dalam Sistem Ekonomi Syariah Tahan banting. Abu Ayyub al-Anshari berkata. Orientasinya penting dipahami oleh umat Islam sesuai dengan kadarnya. Abu Said. surat al-Baqarah (2) ayat195. "Sesungguhnya ayat ini turun berkenaan dengan kami orang-orang Anshar. Menurut syarah Bukhari dan Muslim. Menurut data Survei Business Intelegence Report (BIRO) tentang prospek UKM Nasional yang dilaksanakan Februari-April 2001 di wilayah Jabotabek menunjukkan. Tampaknya beliau melarang bentuk pertukaran seperti ini karena ada unsur riba di dalamnya”. komisi. dan al-Halda. produk tekstil.000 di antaranya masuk kategori usaha menengah. Zainul Arifin. Namun yang lebih menakjubkan adalah. di 34 35 Al Hadits. 35 Kita melihat rahasia pelarangan dan peperangan ini pada milyaran utang. 36 Kompas. Mereka pun relatif mampu mencapai optimalisasi produksi. Kegiatan ekspor UKM terbanyak terjadi di sub sektor industri tekstil.229).

(Yogyakarta: 1995). Doktrin Ekonomi Islam. surat al-Hadid ayat 10.32 Sistem pertukaran zaman dahulu ialah barter (bai’ al muqayyadah). 3) Perbaikan penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diakibatkan oleh mekanisme pasar dengan bimbingan dan pengaturan maupun dengan campur tangan langsung serta partisipasi dalam prosesnya. Karena zakat merupakan inti dari keuangan Negara Islam. 47. maka beritahukanlah kepada mereka. 40 Al Qur’an. lalu beliau ingin menggantinya dengan dengan sistem pertukaran melalui uang. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui”.39 Dalam firman-Nya yang lain Allah swt menyatakan: ”Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. 4) Mengambil langkah-langkah positif di bidang produksi dan pembentukan modal guna mempercepat pertumbuhan dan menjamin keadilan sosial. yang mempunyai kewajiban.. Ibid. lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: 'Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri. hlm. maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya. orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan. sejauh keadilan sosial ekonomis menuntutnya. 30 Muhammad Nejatullah Siddiqi. sebagaimana firman-Nya: ”Hai orang-orang yang beriman. tentunya bagi setiap warga negara tidak ada lagi kewajiban setelah menunakan zakat. hlm. Al Qur’an. Islamic Studies.. maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. pada tiap-tiap bulir seratus biji. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya lah kamu dikembalikan” 40 Dalam bentuk ancaman yang keras dengan sanksi Allah dan azab-Nya yang pedih." 41 Ayat-ayat ini dan yang semisalnya membuat para sahabat Rasulullah saw. Teori. dan pada masa Rasulullah telah dipandang sebagai suatu sistem yang sangat lemah. yaitu: 1) Menjamin kesesuaian dengan kode etik Islam dari tiap pribadi lewat pendidikan. Di mana rakyat merupakan subjek zakat. 42 Al Qur’an. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah. bukan sebagai barang dagangan (komoditas). seperti diungkap-kan dalam ayat: ”perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir.. 2) Menciptakan kondisi sehat di dalam pasar guna menjamin fungsinya yang baik. . sesungguhnya sebahagian besar dari orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan harta orang dengan jalan yang bathil dan mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. (Jakarta: 2005). penasaran sehingga mereka mengajukan pertanyaan kepadanya: Apa yang mereka nafkahkan? Al-Qur'an menyebutkan pertanyaan dari mereka ini dua kali. Di mana itu merupakan faktor yang dapat memberikan keseimbangan politik dan dalam usaha mempertahankan keseimbangan sosial. 29 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Mereka lebih tinggi derajatnya daripada orang-orang yang menafkahkan hartanya dan berperang sesudah itu. “Ekonomic Principles of Islami”. 41 Al Qur’an. 43. Lembaga Islam untuk Penelitian dan Pengembangan Masyarakat_LIPPM. 32 Zainul Arifin. hlm. Allah berfirman: “Mereka bertanya kepadamu tentang apa yang mereka nafkahkan. uang harus dikaitkan dengan kegiata ekonomi dasar (primary economic activities) baik secara langsung melalui transaksi atau secara tidak langsung melalui penyertaan modal guna melakukan salahsatu atau seluruh kegiatan usaha. Allah menjanjikan kepada masing-masing mereka (balasan) yang lebih baik. hlm. 33 Fazlur Rahman. kaum kerabat.29 Dalam negara Islam perbendaharaan negara (baitul maal) merupakan sarana untuk menunaikan tanggung jawab negara. Muhammad Nejatullah Siddiqi. 33 Rasulullah bersabda: “Ternyata Rasulullah tidak Fazlur Rahman.266 Ekonomi Islam: Sejarah. surat at-Taubah (9) ayat 34-35. Oleh karena itu Rasulullah meyadari akan kesulitan-kesulitan dan kelemahan-kelemahan sistem pertukaran ini.27 Peranan negara dalam kehidupan ekonomi islam mencakup empat hal. hlm. 43. Allah melipat-gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. 28 27 sebelum penaklukan (Mekkah). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.28 Dalam negara Islam. Jawablah: "Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak. (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih. Pustaka Alvabet. Ibid. maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 95 harus mencampuri kemakmuran pribadi warga negara. Dan apa saja kebaikan yang kamu buat. surat al-Baqarah ayat 245. lalu dibakar dengannya dahi mereka. 31 Untuk menghasilkan keuntungan. hlm. seakan-akan yang mereka maksud dari salah satunya adalah pertanyaan tentang alokasi nafkah. pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah).42 Yang mereka maksudkan dengan yang kedua adalah 38 39 Al Qur’an. Dana Bhakti Wakaf. pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka Jahanam.30 Mata Uang Dinar Pada dasarnya Islam memandang uang hanya sebagai alat tukar. surat al-Baqarah (2) ayat 261. 73. Op. 16. Cit. Penerjemah Soeroyo dan Nastangin. 31 Zainul Arifin. Oleh karena itu beliau menekankan kepada para sahabat untuk menggunakan uang dalam transaksitransaksi mereka. (Jakarta: 1986). anak-anak yatim. Islamabad.”38 Dalam bentuk anjuran dengan pahala yang baik. Pemikiran Ekonomi Islam. 50. surat al-Baqarah ayat 215.

(Beirut: 1972). ”Tidak ada shadaqah kecuali dari kelebihan akan kebutuhan”. 280. Al Hadits. 25 M. Perumpamaan (nafkah) yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir. 40 26 Muhammad al Mubarak. 2) Pembiayaan Musyarakah. "Apa yang kamu sisakan untuk keluargamu?” Ia berkata. 1970. tanpa harus berlarut-larut memikirkan dampak politis dari kebijakan pemerintah yang akan dikeluarkan. (QS. Nizam al Islam al iqtisad. riwayat Bukhari secara mu'allaq dalam Kitab Zakat. bahwa kebijakan Islam dalam infaq. surat al-Baqarah (2) ayat 219. 4) Pembiayaan Murabahah. Infaq dan Shadaqoh. dan 5) Pembiayaan qardhul hasan. menerima dan menyalurkan Zakat. surat al-Hasyr (59) ayat 9.”46 Tentang hal ini Jabir ra. ia berkata. sistem ekonomi Islam sebagai suatu sistem yang bersifat universal (rahmatan lil ‘alamin). (London: 1970). maka jawabannya adalah: “Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Allah akan melipatgandakan ganjaran bagi siapa yang Dia kehendaki.. meriwayatkan. sebagaimana dikisahkan oleh Umar ra. Peranan Pemerintah Filsafat kemasyarakatan islam.dan mereka mengutamakan (orang lain) atas diri mereka sendiri sekalipun mereka memerlukan (apa yang mereka berikan itu). The Economic System of Islam. maka hal itu bertepatan dengan harta yang ada padaku. Namun.43 Kata "al 'afwu dalam ayat tersebut bermakna kelebihan dari kebutuhan. hlm. jika saya memang dapat mengunggulinya suatu hari! Lalu saya datang dengan setengah harta saya. 44 Artinya.D Thesis. lalu Rasulullah saw. Peranan ekonomi secara aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari system ekonomi islam. "'Umar berkata (lagi). karena. Teori. 160.96 Ekonomi Islam: Sejarah. Oleh karenanya operasional BMT tak jauh berbeda dengan koperasi simpan pinjam. dalam rangka melaksanakan prinsip "itsaar" (mendahulukan kepentingan orang lain dari kepentingan diri sendiri) sebagaimana Allah memuji orang-orang yang berbuat itsar dengan flrman-Nya:". "Apa yang kamu sisakan untuk keluargamu?" la berkata. berkata kepadanya. Katakanlah "Yang lebih dari keperluan. Dar Al Fikr. 46 Al Hadits. keyakinan. "Sepertiganya. 3) Pembiayaan Bai’ bi Taman ajil. Rasulullah saw. hari ini saya mengungguli Abu Bakar. dan kerinduannya yang tinggi atas tuntutan duniawi dan kebutuhan materi. 2:261). Inilah yang dilakukan oleh Abu Bakar ash-Shiddiq ra. Juga. Dan Allah Maha Luas karunia-Nya lagi Maha Mengetahui". . Saya mengatakan. 44 43 BMT belum diakui sebagai lembaga keuangan secara formal. ia berderma dengan sesuatu yang ia sendiri memerlukannya dan mendahulukan orang lain atas diri-nya. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya.. Tirmidzi dalam al-Manaqib dan Shahih-ny (3676) dan al-Haldm dalam az-Zakat dan di-shahih-kannya dengan syarat Muslim (1/414) serta disetujui oleh adz-Dzahabi). Pembiayaan yang dijalankan oleh Baitul Maal wa Tamwil. memerintahkan kami untuk bershadaqah. 24 Oleh karena itu. tentunya dapat dipraktekkan demi tercapainya kesejahteraan rakyat di negara yang bersistem apa pun. Dengan catatan pihak pemerintahnya dapat memberikan dukungan berupa kebijakan publik yang dapat menopang berjalannya sistem ekonomi islam. ketika seseorang datang kepadanya dengan membawa emas Al Qur’an. ia berkata. Pengendalian modal fisik dan modal sosial terhitung sebagai kewajiban penting dari negara islam modern. negara 24 Ali Aswaf. riwayat Abu Dawud dalam as-Zakat (1678). Tetapi. Dan Mengelola berbagai jenis Pembiayaan. juga Mengelola berbagai jenis simpanan dari pihak ketiga. berkata. 45 Al Qur’an. Ph. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 265 pertanyaan tentang kadar yang dinafkahkan.25 Sehingga segala kebijakan yang dibutuhkan oleh sistem ekonomi islam dapat segera diakomodir. kami ada di sisi Rasulullah saw. Islamic Culture Centre. "Saya tidak akan mengunggulimu untuk sesuatupun selamanya." Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir. Karena sistem ekonomi islam berkait secara mutlak dengan negara. ialah: 1) Pembiayan Mudharabah. BMT dalam operasionalnya. Political Economy of the Islamic State. dan pada tiap-tiap butir (menumbuhkan) 100 biji. "Saya sisakan untuk mereka Allah dan Rasul-Nya” Saya mengatakan (kepada Abu Bakar). perdagangan dan keuangan. membayangkan suatu masyarakat ekonomi yang didasarkan pada pengarahan negara secara luas dan penyertaan di dalam bidang-bidang perekonomian. dan penggantian dari-Nya di dunia. mereka itulah orangorang yang beruntung" 45 Mereka mendahulukan hak-hak nafkah umum atas hak nafkah pribadinya karena dengan apa yang ada di sisi Allah. idealnya sistem ekonomi islam dalam tataran praktek dilapangan berada dalam naungan negara islam. modal usaha. memang tidak ada keraguan bahwa ada beberapa kondisi individual di saat sebagian orang semakin meningkat keimanan. University of Southern California. Umar Chapra. hlm. 'Kemudian Abu Bakar datang dengan membawa seluruh (harta) yang ada padanya' Maka Rasulullah saw. mengharapkan pahalaNya di akhirat. 26 Bagi kepentingan dasar dari keadilan sosial ekonomi. bersama-sama dengan iman dan keterikatan pada nilai-nilai moral dan prinsip-prinsip tertentu dalam organisasi. Di mana negara merupakan salah satu dari tiga soko guru dalam system ekonomi islam. yaitu supaya nafkah umum tidak melebihi nafkah pribadi sehingga seseorang menyisakan untuk diri dan keluarganya sesuatu yang mencukupi mereka dan tidak perlu lagi memintaminta kepada orang lain. hlm.

saya tidak memiliki yang lainnya. Akhirnya pendar mata mereka hanyalah kegetiran. tidak mengingkari Abu Bakar Ash Shiddiq ra. 48 Ma'alim as-Sunan dengan Sunan Abu Daud.21 Terciptanya system. Lalu Rasulullah saw bersabda. Rasulullah saw. Perbedaanna ialah 20 M. Keberadaan koperasi sekalipun diperuntukkan untuk usahawan kecil. BMT (Baitul Maal wa Tamwil) adalah lembaga keuangan mikro yang dioperasikan dengan prinsip bagi hasil (profit loss sharing). infaq dan shadaqah yang akan diooptimalkan dalam distribusinya sesuai dengan peraturan dan amanahnya. ambillah sebagai sedekah. kami tidak membutuhkannya' . (1764) dan al-Hakim. keluarga. Pedih menatap sosok mereka.23 Secara umum. atau dikhawatirkan sengitnya perang batin terhadap pengeluaran infaq tersebut akan menimbulkan penyesalan dalam dirinya sehingga harta sudah terlanjur hilang tetapi tidak mendapatkan pahalanya. Sementara rentenir dan tengkulak diam-diam telah melumat mereka. Kemudian ia menghampiri beliau dari belakangnya. Pinbuk Press. Seorang muslim tidak boleh melarang diri dan keluarganya dari rizki yang baik sedangkan ia mampu. dan siapa saja yang ditanggung seseorang. ia menshahih-kannya mcnurut syarat Muslim (1/413) dan disepakati oleh adz-Dzahabi). sementara tetangga disebelah tengah kelaparan?” Umat Islam di Indonesia mempunyai potensi yang sangat besar dalam bidang ekonomi. 2. (Jakarta: 2004). Lantas Rasulullah saw berpaling darinya. Terlebih bila kaum dhu’afa. karena dikhawatirkan ia akan jatuh miskin. kedamaian dan kesejahteraan. Amin Azis..000 orang. xi. hlm. namun belum sepeuhnya berpihak pada kaum dhuafa. namun dalam kenyataan prakteknya belum menjadi harapan bagi komunitas dhua’fa."48 Tidak ada keraguan bahwa di antara infaq di jalan Allah ada yang wajib seperti yang ditunjukkan oleh ayat-ayat perintah. kami mendapatkannya dari tambang.!". 49 Yusuf Qardhawi. “ Wahai Rasulullah. sebesar telur.264 Ekonomi Islam: Sejarah. kemudian ia menghampiri Rasulullah dari sisi kanannya. "Seseorang di antara kalian datang dengan apa-apa yang ia miliki kemudian mengatakan ini adalah shadaqah. BMT adalah lembaga keuangan mikro syari’ah ditumbuhkan oleh prakarsa dan dengan modal awal dari tokoh masyarakat setempat sebagai landasan system ekonomi yang dijalakankan ialah as salam: keselamatan (yang berintikan keadilan). "Dari hadits tersebut dapat difahami bahwa yang tepat bagi orang tersebut adalah menyisakan persediaan hidup untuk dirinya dan tidak melepaskan semua harta miliknya sekaligus. Ya Rasullullah saw.47 Berkata Imam al Khithabi. Op. Tetapi mengapa kita masih berada di “pinggiran” peta perekonomian bangsa ini? Salah satu penyebabnya adalah belum tersedianya wadah untuk memaksimalkan potensi yang besar itu. kemudian ia meminta-minta kepada orang. “Bisakah kita tidur nyenyak. dan Petunjuk Islam Mengenainya. Cit. al-Qur'an mengingkari orang-orang yang mengaku zuhud dan para penyeru sikap berlebih-lebihan dalam agama yang mengharamkan atas diri mereka Al Hadirts. ada yang tertentu kadar dan alokasinya. Ada yang tidak tertentu dan terbatas bahkan diserahkan kepada nurani individu atau kepada kebutuhan masyarakat seperti kewajiban gotong-royong dan jihad dengan harta. termasuk dari amalan taqarrub kepada Allah yang paling besar. Perincian tentang hal ini akan dijelaskan pada pembicaraan tentang distribusi. hlm. jilid II.20 Fungsi BMT. Sekalipun lembaga keuangan koperasi telah ada sejak lama. sistem operasional BMT sebagai lembaga keuangan mikro syari’ah. Infaq yang wajib. 22 Dewasa ini telah tersebar lebih dari 3000 BMT di seluruh nusantara. menumbuh kembangkan bisnis usaha mikro dan kecil. tidak jauh berbeda dengan bank syari’ah. 22 Ibid. 47 . Pindbuk Press. dengan jumlah pengelola lebih dari 30. pengingkaran. lembaga dan kondisi kehidupan ekonomi rakyat yang dilandasi oleh nilai-nilai dasar as salam (‘islam) merupakan tujuan dari pada keberadaan BMT di nusantara. Semua telah dicabut. seperti zakat yang telah diwajibkan Islam dan dijadikannya sebagai rukun ketiganya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 97 mereka yang terkoyak. dan akhirnya ia menjadi beban bagi orang lain. kekuatan keyakinannya. dalam akatifitas ekonominya berharap selamat di dunia dan di akhirat. Kemudian juga. 21 Ibid. Sebaik-baik shadaqah adalah sesuatu yang lebih dari kebutuhannya. lalu Rasulullah saw berpaling darinya. riwayat Abu Daud dalam az-Zakat(1763). Ada yang sunnat. hlm. hlm. Penanggulangan Kemiskinan Melalui POKUSMA DAN BMT. yang melepaskan seluruh hartanya karena Rasulullah mengetahui akan kebenaran niatnya. Pedoman Pendirian Baitul Maal wa Tamwil. baik motivasinya karena zuhud dan kesederhanaan maupun kikir dan kebakhilan.49 Orientasi Kedua: Nafkah kepada Diri dan Keluarga. dalam rangka mengangkat derajat dan martabat serta membela kepentingan kaum fakir dan miskin. 311. lalu ia berkata. 1. BMT berfungsi menerima dana titipan berupa zakat. malu kami mendengar pesanmu. atau ancaman yang telah disebutkan di atas. (Jakarta: 2004). Teori. Semuanya telah diremas. 23 M." Dalam riwayat lain: "Ambillah hartamu dari kami. dan tidak mengkhawatirkan fitnah atas dirinya seperti yang dikhawatirkan atas orang yang ditolak emasnya tersebut. secara konseptual ialah melakukan kegiatan pengembangan usaha-usaha produktif dan investasi dalam meningkatkan kualitas ekonomi pengusaha ekonomi mikro dan kecil terutama dengan mendorong kegiatan menabung dan menunjang pembiayaan kegiatan ekonominya. Amin Azis. dan telah memiliki asset (konsolidasi) lebih dari 1 trilyun rupiah. Orientasi kedua ini adalah nafkah kepada diri.

dan janganlah kamu melampaui batas. Jasa pinjamannya tinggi c. surat al-Maidah (5) ayat 87-88. Karyawan belum sepenuhnya paham sistem syariah. 52 Al Qur’an. Teori. surat al-A'raaf (7) ayat 31-32. petugas mandatangi nasabah. d. 51 50 &Development Islamic International Company for Real Mesir 1981 Estate Development Islamic Inveslment Company of thc Gulf Mesir 1982 Islamic Investmeni House Jordan 1981 Jordan Islamic Bank for Finance Jordan 1978 &Investment 18 Kuwait Finance House Kuwait 1977 Kuwait Finance House (Turkcy) Turki 1983 Nasser Social Bank Mesir 1972 Qatar Islamic Bank Qatar 1983 Saudi-Philippine Islamic Arab Saudi 1982 Development Bank 19 Tadamon Islamic Bank Sudan 1983 West Sudan Islamic Bank Sudan 1984 Sumber: Arabia. c. Kita juga tak bisa menuansai getar jiwa 18 19 Kelompok Al Baraka. Namun benarkah cita-cita masih menggelayuti impian mereka? Mereka memang tumbuh. janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu. . Ramah dan berpakaian sopan. minum. B.50 Perintah-perintah Ilahi ini: “Pakailah pakaianmu! dan “Makan dan minumlah!” memberikan pengertian wajib bukan mubah. b. Fasilitas kurang lengkap.”52 Imam Syathibi menjelaskan tentang perintah-perintah seperti di atas: “la termasuk hal mubah (yang dibolehkan) dalam batas tertentu dan merupakan perintah secara umum baik bernilai sunat ataupun wajib. Bagi hasil hasil sama saja dengan bunga secara bisnis a. Beliau bersabda. menyatakan "Hai orangorang yang beriman. tapi kerap layu hingga sukar berkembang. Persyaratan tak berbelit dan tanpa jaminan Kenyamanan a. khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat. bebas riba.3 20. b. Sebagaimana Allah mengingkari kehidupan susah dan nelangsa jika dengan motivasi zuhud dan "beribadah". 1. Jenis Produk a. Sesusai dengan syariat. la (kekikiran itu) menyuruh mereka untuk bakhil maka mereka berbuat bakhil.0 Tabel 12 Kelebihan dan Kelemahan Bank Syariah Aspek Kelebihan A. Kelompok yang didirikan oleh Pangeran Mohammad bin Faisal. Al Qur’an. Transaksi belum jelas. b.1 10. Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui. a. Sesunggufmya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rizkikan kepadamu. riwayat Ahmad (11/161). Sebagaimana firman Allah. Middle Eastem Financial Directory 1985. 53 Lihit. makanlah di antara rizki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah. Produk kurang bervasiasi C. c.131). memerintahkan mereka untuk memutuskan tali silaturrahmi maka mereka memutuskannya dan memerintahkan mereka untuk berbuat jahat maka mereka melakukan kejahatan. Lebih bervariasi (tabungan haji. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan. Rasulullah saw. dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepadaNya.0' 50. kredit bagi hasil) b.0 54. Baitul Maal wa Tamwil Kaum dhuafa adalah kelompok masyarakat yang telah tercabik.98 Ekonomi Islam: Sejarah. b. karena orang-orang sebelum kamu binasa lantaran kekikiran. Karyawan baik.9 5. dan buka pada hari libur. al-Qur'an mengatakan kepada seluruh manusia: “Hai anak Adam.5 62. jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah. semuanya dari Abdullah bin 'Amr dan terdapat dalam Shahill al-Jami' ash-Shaghir (2678). Informasi dan sosialisasi masih kurang. 54 Al Hadits. dan janganlah berlebih-lebihan. asy-Syathibi dalam al-Muwafaqat (1/130.” 51 Dalam ayat lain dinyatakan pula. b. Dia juga mengingkarinya jika disebabkan oleh kebakhilan atas hartanya dan ambisi pada dunia. Ada tawar-menawar bagi hasil. dan berhias secara umum bukan terperinci. Menggunakan sistem bagi hasil.0 18. makan dan minumlah. Katakanlah: Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezki yang baik? Katakanlah: Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 263 apa yang Allah halalkan. Mereka tertatih melangkah.. Abu Dawud dalam Az-Zabut 1698). dan al-Haldm (1/11). The Middie East. "Jauhkanlah diri kalian dari kekikiran. Perhitungan bagi hasil kurang jelas.8 11. Jumlah maksimum plafon masih terbatas c. "Hai orang-orang yang beriman. Sumber: Survei BI di daerah Jawa Barat. Kita tak akan paham dengan lakon mereka yang mungkin cuma indah dilantunkan di pentas sinetron. al-Mundziri mcnisbatkannya pada An-Nasa'i.Ibid. mempertahankan hidup dan akhirnya kehabisan tenaga saat merengkuh cita-cita. Simpanan/deposito sulit. Aspek Kelemahan a. telah mengingkari kebakhilan dan menjadikan kebakhilan salah satu penyebab kebinasaan. Prinsip Syariah a. tak memberatkan. pakailah pakaianmu yang indah disetiap (memasuki) mesjid. Pelayanan cepat dicairkan. seperti dipahami oleh sebagian ulama.54 Al Qur’an.”53 Perintah-perintah yang tegas dari Allah ini mewajibkan untuk menikmati hal-hal yang baik berupa makan. surat al-Baqarah (2) ayat 172.

beri sebaikbaik pakaian tetapi pakaian itu tidak dipakainya pada saat menghadiri undangan.8 Tidak diragukan bahwa kekikiran seseorang pada dirinya dan keluarganya termasuk dalam celaan tersebut. mencintai keindahan.0 50. Penyempurnaan sedikit infrastruktur dalam upaya pengauatan institusi pendukung industri perbankan syaraiah sangat menentukan sekali.0 54. Sudah selayaknya keindahan tersebut terjadi dalam segala hal. 15 Ibid. Kita sebagai manusia –Allah Maha memiliki perumpamaan yang paling tinggi— seandainya memiliki seorang pelayan atau pengikut yang Idta. ”Dari setiap harta yang telah Allah berikan padaku.262 Ekonomi Islam: Sejarah.0 34.0 13. Kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.0 7. 'Sesungguhnya ada seorang yang suka agar pakaiannya bagus dan alas kakinya bagus.0 50.7 400. Imam Bukhari dan Muslim menjadilcm hujjah para pcrawinya dan disepakati oleh adz-Dzahabi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 99 dilaksanakan secara umum bagi ssitem perbankan di Indonesia. ”Apabila Allah memberikan kepadamu harta maka hendaklah nikmat Allah dan kemurahan-Nya itu tampak pada dirimu. "Apakah kamu memiliki hana?''la menjawab.8 180. seperti Internasional Islamic Finansial Market (IIFM). la menyukai keindahan. Tabel 11 Lembaga-lembaga Keuangan Islam Bank Al Baraka Bank 14 Al Baraka Islamic Investment Bank 15 Al Baraka International PLC38 A] Baraka Investment & Development Company Al Baraka Turkish Finance House Al Rajhi Company for Currency Exchange &Commerce Al Rajhi Company for Islamic Investments Bahrain Islamic Bank Bahrain Islamic Investment Company Bank Islam Malaysia Beit Ettamouil Saudi Tounsi Dar al-Mal al-Islami16 Dubai Islamic Bank Faisal Islamic Bank of Egypt Faisal Islamic Bank of Sudan Faisal Islamic Bank of Turkey Internalionai Islamic Bank Islamic Bank International Islamic Banking System International Holding 17 Islamic Development Bank Islamic International Bank for Investment Negara Sudan Bahrain Inggeris Arab Saudi Turki Arab Saudi Inggeris Bahrain Bahrain Maiaysia Tunisia Swiss UAE Mesir Sudan Turki Bangladesh Denmark Luxemburg Arab Saudi Mesir Tanggal Didirikann 1982 1984 1984 1982 1984 1978 1980 1979 1981 1983 1984 1981 1875 1977 1977 1985 1983 1983 1978 1975 1981 Modal yang Disetor (juta f) 2." 55 Demikianlah sunnah Nabi menjelaskan bahwa Allah itu indah. Perlunya perdalaman ataua kajian dan penyusunan ketentuan pengawasan perbankan syaraiah berbasis risiko (risk-based supervisison).!” Tidak ada salahnya apabila seorang muslim tampak necis dalam berpakaian sehingga selalu berusaha agar pakaian dan alas kakinya bagus. penyempurnaan terus menerus sistem pelaporan dan pedoman akuntasi dan audit perbankan syariah. dengan mengenakan pakaian usang. sesungguhnya saya tertarik agar supaya pakaianku baru. tetapi kesombongan itu adalah barang siapa yang menolak kebenaran dan meremehkan orang lain. la membenci perbuatan yang cenderung pada kebakhilan. 16 Cabang di Turki yang sepenuhnya dimiliki oleh Kuwait Finance House. mencintai keindahan. khusunya Bank Indonesia yang terus aktif berkomunikasi dengan lembaga keunagan syariah internasional. 14 55 "al-Halam (1/26) berkata.6 40. Asbisindo. dan lembaga-lembaga pendidikannya.5 42. karena di antara tindakan mensyukuri nikmat Allah adalah menggunakannya dengan semestinya. la menjawab.5 13. Inilah yang dicintai Allah.0 15. "Ya". Nabi saw bertanya kepadanya. ”Nabi saw bersabda. ”Tidak akan masuk surga siapa yang dalam hatinya ada seberat biji sawi dari kesombongan. sehingga kenikmatan tersebut tampak pada dirinya.-(Apakah termasuk sombong)?' Beliau bersabda. Dan pengajian daerah-daerah yang mempunyai potensi kedepan nantinya. rambutku terminyaki dan tali alas kakiku baru." Lalu seorang lelaki berkata.0 315. ketika seorang lelaki datang kepada Nabi saw.” Sampai ia menyebutkan gantungan cemetinya. di dalam riwayatnya ini disebutkan bahwa seorang lelaki berkata. Hal ini ditegaskan pula dalam hadits: ”Sesungguhnya Allah menyukai agar bekas nikmat-Nya terlihat pada Kelompok Al Baraka didirikan oleh Syeikh Saleh Kamal. Islamic Development Bank (IDB).8 2. ”Itulah keindahan. BAMUI. ”Wahai Rasulullah.000. 'Dari harta apa saja?".0 7. Maka Rasulullah saw. . Kini (1985) diberi izin perbankan penuh dan disebut AJ Rajhi Banking Invcstment Corporation. Nabi saw bertanya lagi. seperti DSN. Gamal Attia. Oleh karena itu. Allah itu adalah indah. Serta yang utama adalah diperbanyaknya kegiatan edukasi publik yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat itu sendiri."at-Tirmidzi dan al-Halam dari Abdullah bin 'Amr dan di-hasan-kannya dalam Shahih air Jami' Ash-Shaghir (1887).0 5. sebagaimana la menyukai agar bekas nikmat-Nya terlihat pada hamba-Nya. 17 Holding Company (perusahaan induk) yang dikelola oleh Dr. dan AAOIFI. beliau bersabda. Kita pasti mengangapnya sebagai hal yang aneh karena hal itu bertentangan dengan biasanya. Teori. Imam Muslim meriwayatkan dari Ibnu Mas'ud dari Nabi saw. Juga yang utama lain adalah saling tukar informasi.0 1.” Al-Hakim meriwayatkannya pula. 'Sesungguhnya Allah itu indah. Islamic Financial Service Board (IFSB). prudential regulation dan penilaian tingkat kesehatan perbank syaraiah itu sendiri. bersabda.

Allah melarang berbuat kikir dan pelit dalam membelanjakan harta sebagaimana al-Qur'an juga melarang dari berlebih-lebihan dan pemborosan. Rasulullah saw.100 Ekonomi Islam: Sejarah. 59 Sabdanya pula menyatkan: “Cukuplah merupakan dosa bagi seorang lelaki (suami) jika ia menelantarkan orang yang ditanggungnya. Dan orang yang disempitkan rizkinya hendaklah memberikan nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah berflrman:"Dan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengulurkannya karena itu kamu menjadi tercela dan menyesal. ibnu sabil. anak yatim. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan. Faktor eksternal yang semakin kondusif terutama dengan semakin stabilnya nilai rupiah. juga mempunyai fungsi khusus yaitu fungsi amanah.. Barang siapa bersikap bakhil terhadap diri dan keluarganya. surat al-Isra' ayat 29. sedangkan keutamaan berada di antara sikap berlebih-lebihan dan sikap berkekurangan.58 Sabda Nabi saw: "Sesungguhnya Allah pasti akan menanyakan setiap pemimpin tentang kepemimpinannya apakah ia memeliharanya ataukah menyia-nyiakan-nya. Arah kemajuan kedepan nantinya. 58 Al Hadits. 56 Arahan Nabi ini hendaklah teraplikasikan pada makanan. 57 Al Qur’an. bersabda. tempat tinggal. Diperkirakan jumlah bank syariah akan bertambah dengan masuknya pemain baru. maka pasti ia lebih bakhil terhadap kerabat. suarat ath-Thalaq ayat 7. artinya berkewajiban menjaga dan bertanggung jawab atas keamanan dana yang disimpan dan siap sewaktu-waktu apabila dana diambil pemiliknya. sedangkan tingginya minat pada pemda untuk masuk ke industri perbankan syariah melalui pendirian BPRS diharapkan akan meningkatkan outreach pelayanan bank syariah khsususnya bagi masyarakat rendah dan UKM. semuanya dari Abdullah bin "Amr. Apabila kita mengingat kembali potensi pasar perbankan syaraiah yang masih sangat besar dan banayk wilayah-wilayah potensial yang belum terlayani sebenarnya.. 60 Al Hadits. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 261 hamba-Nya”. terkendalinya laju inflansi. baik dari bank swasta nasional maupun BPD. baik bank umum maupun BPRS. Karena keadilan tercermin dalam keseimbangan. 56 Pengerahan dana masyarakat dalam bentuk deposit tabungan oleh penyimpan dianggap sebagai titipan (al-wadiah) sedangkan bagi bank dianggap sebagai titipan yang aiamanatkan sebagai penyertaan dana pada proyek-proyek yang dibiayaai bank yang beroperasi sesuai dengan prinsip syariah sehingga pada penyimpan tidak dijanjikan imbalan yang pasti. selain itu faktor riil seperti yang dilaporkan BPS pada awal tahun 2003 juga sangat menunjukkan adanya peningkatan ekspor yang cukup signifikan. dan kebaikan tercermin dalam sikap pertengahan. "Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin bertanggung jawab pada yang dipimpinnya. 5) Dewan Pengawas Syariah (DPS) bertugas untuk mengawasi operasionalisasi bank dari sudut syariah. adanya rencana penambahan modal dan rencana pembukaan kantor cabang atau kantor di bawah kantor cabang dari Bank syariah yang sudah beroperasi. 61 Al Qur’an. Karena itu optimisme pertumbuhan volume usaha perbankan syariah nasional sangat didukung oleh rencana pengembangan usaha yang dicanangkan oleh bank umum syariah dan unit usaha syariah bank umum konvensional. riwayat Bukhari dan Muslim. dengan relatif tingginya CAR bank syariah yang memberikan kecukupan ruang gerak untuk tetap melakukan ekspansi seperti tahun-tahun sebelumnya. 6) Fungsi kelembagaan bank syariah selain menjembatani antara pihak pemilik modal dengan pihak yang membutuhkan dana. dan adanya kecendrungan terus menurunnya suku bunga SBI seperti yang terjadi tahun 2002. dan kepentingan masyarakat Islam yang banyak diungkapkan oleh Al-Qur'an dengan fi sabilillah (di jalan Allah ). minuman. orang miskin. dan Muslim (696). ia menshahih-iannyz dan disepakati oleh adz-Dzahabi (1/415).”61 At-Tirmidzi dan al-Hakim dari Abdullah bin ‘Amr dan di-hasan-kannya dalam Shahih al-Jami’As-Shaghir. Teori. dunia perbankan syariah diperkirakan akan tumbuh pesat seperti tahun-tahun sebelumnya. riwayat Ibnu Hibban dan ia men-shahth-\annya dari Anas bin Malik {AlMawaridAWl) dan di dalam al-Jnmi' ash-Shaghir dinisbatkan kepada Nasa'i serta di-liasankannya di dalam Shahib id-Jami'i.57 Tidak dibenarkan seorang muslim menyengsarakan istri dan anakanaknya serta kikir dalam menghidupi mereka sedangkan ia mampu dan lapang. Selain itu. riwayat Tarmidzi dan al-Hakim dari Abdullah bin ‘Amr dan di-hasankannya dalam Shahih al-Jami’ Ash-Shagir (1887). 59 Al Hadits. Ahmad meriwayatkannya pula (6495) dan di-shahth-\an oleh syaikh Syalar. dan seluruh tuntutan hidup sebagaimana teraplikasi pada pakaian dan perhiasan yang telah disinggung dalam hadits tersebut.” 60 Pedoman al-Qur'an tentang pemberian nafkah seseorang terhadap keluarganya ditentukan oleh ayat mulia yang sangat gamblang berikut ini: “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya. Terdapat beberapa faktor yang mengidentifikasi hal tersebut. Untuk bank umum. Seorang lelaki (suami) di keluarganya adalah pemimpin dan bertanggung jawab terhadap yang dipimpinnya. an-Nasai dan al-Haldm. Dari gambaran tahun 2002. diperkirakan akan meningkatkan ekspansi pembiayaan. Dari sisi penawaran. Dan semakin banyaknya bank syariah yang beropersi juga diharapakan akan mendapatkan kepada economic of scala dari industri yang akan berdampak pada semakin efesiensinya operasional bank-bank syaraiah. bank syariah sangat diharapkan dapat memperhatikan perkembangan pengaturan dan pengawasan yang . serta rencana masuknya bank-bank baru dalam industri perbankan syariah. diperkirakan pada tahun 2010 akan bertambah melonjak jumlah UUS. Dan Abu Dawud (1692). Selain itu manajer dan pimpinan bank Islam harus menguasai dasar-dasr muamalat Islam.

11 10 Harta Ghanimah. Beban biaya tersebut hanya dikenakan sampai batas waktu sesuai dengan kesepakatan dalam kontrak. sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh negara Islam berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah. tetapi juga bertanggung jawa atas perawatan orang-orang yang lemah dan membutuhkan serta jaminan kehidupan yang layak untuk Lihat Al Chaidar. akhlaq. serta sebagian yang lain untuk kepentingan logistik perang. aqidah dan hubungan sosial. Dan Allah juga berfirman tentang harta Fai’: “Apa saja harta rampasan perang (fai’) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya yang berasal dari penduduk kota-kota maka adalah untuk Allah.64 Negara Islam bukan hanya bertanggung jawab atas pertahanan dan keamanan saja. Maka apabila ada pertentangan antara tujuan ekonomi bagi individu atau masyarakat dengan nilai-nilai dasar itu maka Islam tidak mau peduli dengan tujuan-tujuan tersebut dan snggup mengorbankan tujuantujuan itu dengan kerelaan hati. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 101 akhlaqul karimah. 3) Di dalam kontrak-kontrak pembiayaan proyek. Allah swt. salab. Teori. Pemikiran Politik Proklamator Negara Islam Indonesia SM. surat Ar-Rahman ayat 8-9 13 Isa Abdurahman. 2) Penggunaan persentase dalam hal kewajiban untuk melakukan pembayaran selalu dihindari.63 Ghanimah dan Fa’i Di samping zakat. fisik.10 Apabila kita membuka klub-klub untuk judi atau dansa. supaya harta itu tidak hanya beredar di antara orang-orang kaya saja diantara kamu”. (Jakarta: 1999). 63 Ibid. anak-anak yatim. Al –Muamalat Al-Haditsah. 4) Al Qur’an. Rasul. Al Qur’an. Darul Falah. Ciaro. karena persentase bersifat melekat pada sisa utang meskipun batas waktu perjanjian berakhir. Akan tetapi manfaat seperti itu tidak ada nilainya dalam pandangan Islam. Rasul.62 Harta yang didapat dalam masa perang itu. surat At Taubah ayat 28. 11 Maka Islamlah satu-satunya aturan yang bersih dari ekstrimitas yang dilakukan oleh kedua sistem tersebut dan penyimpangan keduanya ke arah ifrath (berlebuhan) atau tafrith (mengurangi). h 29 dalam Warkum Sumitro. bank syariah tidak menerapkan perhitungan berdasarkan keuntungan yang pasti yang ditetapkan di muka. dan penjualan minuman keras. azaz-azaz Perbankan Islam dan Lembaga-lembaga Terkait. ada juga dalam bentuk barang. Salab. kerabat Rasul. Memang hal itu dapat menghasilkan manfaat ekonomi. surat al Hasyr (59) ayat 7 62 . dan fa’i merupakan bagian yang khusus di dalam ekonomi Islam. karena pada hakikatnya yang mengetahui tentang ruginya suatu proyek yang biayai bank hanya Allah semata. hlm. tujuan dan keutamaan manusia itu sendiri. yang besarnya tidak kaku dan dapat dilakukan dengan kebebasan untuk tawarmenawar dalam batas wajar. Grafindo Persada. Umumnya harta itu diperuntukkan bagi yang memperolehnya baik secara individu ataupun kelompok.12 Ciri-ciri Bank Syariah Bank syariah mempunyai ciri-ciri berbeda dengan bank konvensional. sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang. karena dia bertentangan dengan prinsip-prinsipnya dalam memelihara kesehatan akal. Karena itu Al-Qur’an mengharamkan minuman keras dan judi. (tt). surat Al Baqarah ayat 219. dan Fa’i Berkenaan dengan harta ghanimah. tidak hanya berupa uang (cash money) akan tetapi. Untuk harta rampasan dalam masa perang yang dapat diangkat dan ada yang tidak dapat diangkat. kekhususannya ialah harta itu akan ada apabila negara (islam) sedang dalam keadaan perang. Dari sinilah Islam mengharamkan haji bagi musyrikin dan mengharamkan thawaf mereka di baitullah dengan telanjang. orang-orang miskin dan ibnu sabil…”. Kemudian sebagian yang lain diperuntukkan untuk kemaslahatan umat (rakyat). tetapi Al-Qur’an menganggap semua itu kecil dan menjanjikan kepada mereka bahwa Allah akan mengganti untuk mereka yang lebih baik dari itu. karena pada dasarnya terdapat mudharat yang besar. BMUI dan Takaful di Indonesia. Ghanimah. Jakarta. berfirman tentang distribusi harta ghanimah: “Ketahuilah. anak-anak yatim. Kartosoewirjo. orang-orang miskin dan orang-orang dalam perjalanan. PT. Pembagian harta yang didapat dalam masa perang ini. sumber penerimaan negara Islam sangat luas untuk mencukupi mereka dan menjamin kebutuhan-kebutuhan mereka. Juga. adapun ciri bank syariah adalah:131) Beban biaya yang disepakati bersama pada waktu akad perjanjian diwujudkan dalam bentuk jumlah nominan. maka sesungguhnya seperlima untuk Allah. infaq dan shadaqah sebagaimana terurai di atas sebagai sumber penerimaan Baitul Maal Negara Islam yang peruntukkannya bagi semua urusan negara dan kesejahteraan rakyat. 20-22. Hal itu dalam rangka memelihara prinsipprinsip. seperti mendorong para turis untuk datang mendapatkan mata uang asing dan sebaginya. wa Ahkamuh. Umumnya harta berupa senjata dikuasai oleh negara kemudian didistribusikan kepada para prajurit sebagai alat kelengkapan perang. Kerabat Rasul.260 Ekonomi Islam: Sejarah. (1996). Betapun pun syi’ar agama ini membawa suatu keuntungan materi bagi penduduk Makkah dan sekitarnya. 64 Al Qur’an. 12 Al Qur’an. salab dan fa’i merupakan bagian dari sumber penerimaan Baitul Maal Negara Islam dalam keadaan perang (darul islam fi waqtil harb). Di antaranya seperlima dari harta ghanimah dan fa’i.

riwayat Bukhari dan Muslim dari Abi Qatadah. Dalam pandangan Islam. Sesungguhnya kemewahan materi itulah tujuan akhir dan menjadi firdaus yang diinginkan. Dia adalah Rabbnya aghniya’ dan fuqara’. karena Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mengambil Jizyiah satu dinar dari penduduk Yaman. Masing-masing tentara mendapatkan salab musuh yang ia bunuh. yang menginginkan bagi hamba-Nya kemudahan dan bukan kesulitan. Seperti juga disebutkan dalam hadits shahih-nya: “Setiap kamu adalah pemimpin dan setiap pemimpin bertanggung jawab atas yang dipimpinya…”. hadits no.65 Demikian juga Rasulullah saw. sedangkan jika imam atau kepala negara tidak menetapkan hal itu. dalam tujuan dan orientasinya dan di dalam kepentingan dan fungsinya. hingga wilayahnya menjadi darul islam. 69 5) Besarnya jizyah boleh kurang dari jumlah di atas. Dia-lah yang mengatur segala sesuatu tanpa penyimpangan dan tanpa pemihakan. senjatanya dan sebagainya.9 Sehingga mereka meresa terikat dengan ikatan persaudaraan yang kuat antara satu dengan yang lainnya dari hamba-hamba Allah. karena penekanan utamanya adalah meningkatkan produktifitas. Allah berfirman. 68 Teori Jizyah Jizyah ialah uang yang diambil dari ahli dzimmah pada akhir tahun dan besarnya ialah empat dinar emas 69 atau empat puluh dirham perak dari daerah yang ditaklukkan kaum Muslimin dengan senjata. misalnya satu dinar atau sepuluh dirham sesuai dengan kekayaan dan kemiskinan orang kafir yang bersangkutan. Darul Falah. Dia mengasihi mereka jauh lebih besar daripada kasih ibu terhadap anaknya. Berbeda dengan sistem-sistem lainya. Siapa saja yang mati meninggalkan harta maka harta itu untuk ahli warisnya. . Abu Bakr Jabir Al-Jazairi. Abu Hanifah dan Malik berpendapat. Umar juga menetapkan tunjangan rutin bagi seorang Yahudi yang dilihatnya memintaminta di setiap pintu rumah. menjadikan harta sebagai sesembahan dan dunia seluruhnya menjadi pusat perhatiannya (tumpuan harapannya). Rabbnya para buruh dan para pemilik profesi. 2005). seperti pakaiannya. maka diserahkan kepada beliau dan beliau bertanggung jawab mengurusnya. 68 Diriwayatkan oleh Abu Yusuf dalam al kharaj hlm. Sesungguhnya Allah adalah Rab bagi segala makhluq. ekonomi adalah khadim (penompang atau sarana pendukung) bagi nilai-nilai dasar seperti aqidah Islamiyah.67Berdasarkan prinsip ini Umar menetapkan tunjungan bagi setiap anak yang lahir dalam Islam. mereka semua adalah hamba dan keluarga-Nya. Pembagian itu dimulai dengan salab. Maka apabila Allah membuat sustu sistem hidup untuk mereka. dan penumpukan kekayaan pribadi atau kelompok dengan cara apa pun. Karena sesungguhnya manusia itu apabila dipenuhi kebutuhannya dan keamanannya maka merasa tentram dan berkorsentrasi untuk beribadah kepada Allah dengan khussyu’. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 259 mereka. Rabbnya para pemilik dan Rabbnya para penyewa. rampasan perang itu tidak boleh dibagibagikan di darul harb. 1453-1456. yaitu hendaknya manusia tidak disibukkan dengan kesusahan hidup dan perang roti yang melalaikan dari ma’rifah kepada Allah dan hubungan baiknya dengan-Nya serta kehidupan lain yang lebih baik dan abadi. Seseorang diperintahkan oleh Rasulullah saw. niscaya tidak ada yang lebih baik. Beliau adalah orang yang lebih bertanggung jawab atas orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri. Di mana salab ialah harta yang berada dalam diri musuh yang terbunuh. “Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan rasa rapar dan mengamankan mereka dari ketakutan”. Adapun Islam. 66 65 Selain berbeda dengan seluruh sistem buatan manusia yang ada – yaitu lebih dalam dari segi kebebasan individu pemanfaatan sosial – sesungguhnya Islam juga berbeda dengan sistem-sistem itu dalam ‘ruh’ dan ‘asas’-nya. Pada saat itulah rampasan perang baru dapat dibagi-bagikan. Inilah tujuan ekonomi dalam Islam. Jizyah diambil dari Al Hadits. cet. Lihat al-jami’ash-Shaghir. Teori. Sesungguhnya ekonomi Islam dalam sistem-sistem Materilisme yang ada itu terpisah dari aklaq dan nilai-nialai kemulian. Lihat. untuk meneriakkan -setelah ghanimah didapatkan. Sesungguhnya dasar-dasar dari sistem Islam bukanlah buatan manusia. 126. dan empat dinar dari penduduk Syam. “Ensiklopedi Muslim Minhajul Muslim” (Jakarta. bahwa beliau bertanggung jawab semuanya. menyatakan: “Siapa yang membunuh musuh maka ia berhak atas salab-nya”. surat Quraisy ayat 4. hlm. Tunjungan ini akan bertambah seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan bayi tersebut. Sesungguhnya sistem-sistem itu bersifat materi murni yang menjadikan ekonomi sebagai orientasi hidupnya. riwayat Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar. secara otomatis salab itu menjadi harta ghanimah yang dimiliki secara bersama oleh tentara yang ikut berperang.102 Ekonomi Islam: Sejarah. mereka berhak atas salab itu. As-Salfiah. baik hal itu ditetapkan oleh kepala negara maupun tidak. yang semuanya adalah buatan manusia yang penuh dengan kekurangan dan dikuasai oleh hawa nafsu.66 Salab Abu Hanifah berpendapat. ibadah dan 9 Al Qur’an. lebih sempurna dan lebih ideal dari rancangan Allah. adil. sebagai kepala negara umat Islam menjelaskan. dia telah menjadikan ekonomi sebagai sarana untuk mencapai tujuan besar. 67 Al Hadits. 490. bukan pula ciptaan sekelompok dari manusia. Siapa saja yang meninggalkan tanggungan utang atau anak kecil yang terlantar. Atas hal ini Rasulullah saw. jika kepala negara menetapkan salab itu sebagai hak para tentara. tetapi merupakan ketentuan Allah yang maha mengetahui.

Cit. program pengembangan modal kerja dan program pengembangan usaha bersama. surat Ali Imran (3) ayat 130. hlm. juga telah menimbulkan dampak negatif terhadap kehidupan ekonomi rakyat. 72 Zainul Arifin. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. atau karena usia tua. Untuk menanggulangi masalah kemiskinan. (yaitu orang-orang) yang diberikan al-Kitab kepada mereka.74 Sikap Plato terhadap persoalan suku bunga yang berkembang di masyarakat Yunani. 3 tahun IX. 2/8/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Pasar Uang AntarBank Syariah (PUAS) PBI No. orang laki-laki yang telah baligh saja dan tidak dikenakan kepada anak-anak dan wanita-wanita. menyatakan: “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah). 73 Demikian pula dengan Plato. bukan alat untuk menghasilkan tambahan melalui suku bunga.M. PBI No. 71 70 . 2/8/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Giro Wajib Minimun dalam rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum yang Melakukan Kegiatan Usaha Berdasarkan Syariah. 4). sangat besar menaruh perhatiannya terhadap persoalan riba. Dengan aktivitas bank syariah akan mampu menghindari pemanasan ekonomi diakibatkan adanya inflansi. Para pemikir zaman dahulu-pun telah berinteraksi dan menyikapi persoalan riba yang berkembangan dalam lingkungan masyarakat di mana pemikir itu hidup. edisi 1 Agustus 2001. 74 M. Untuk menciptakan suatu keadilan di bidang ekonomi dengan jalan meratakan pendapatan melalui kegiatan investasi. dalam agama-agama lainnya pun termaktub larangan tersebut. PBI No. surat ar-Ruum (30) ayat 39. 2/9/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Sertivikat Wadiah Bank Indonesia (SWBI) PBI No. Al Qur’an. Pustaka Alvabet. 6). Di mana riba memiliki dampak yang sangat luas baik dalam kehidupan pribadi atau pun dalam masyarakat. Adapun orangorang yang berdamai dengan kaum Muslimin. “Suku Bunga Dalam Perspektif Yunani”. menghindari persiangan yang tidak sehat antara lembaga keungan. 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Penyelenggaraan Kliring Lokal dan Penyelesaian Akhir Transaksi Antar-Bank atas Hasil Kliring Lokal. Untuk meningkatkan kualitas hidup umat dengan jalan membuka peluang berusaha yang lebih besar terutama kelompok miskin. Hukum jizyah ialah digunakan untuk kepentingan-kepentingan umum kaum Muslimin dan dasarnya. Bila kita telusuri. sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk”. dia menyatakan: “suku bunga menyebabkan perpecahan dan perasaan tidak puas di tengah Al Qur’an. Pandangan Aristoteles yang terkait dengan soal suku bunga ialah berkenaan dengan fungsi uang sebagai alat tukar (medium of exchange).258 Ekonomi Islam: Sejarah.32/34/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999 tentang BUS SK DIR BI No.32/36/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999 tentang BUS PBI No. 5/3/PBI/2000 tanggal 4 Febuari 2000 tentang Fasilitas Pembiayaan Jangka Pendek bagi Bank Syariah. 3). Op. agar tidak terjadi kesenjangan yang amat besar antara pemilik modal dengan pihak yang membutuhkan dana.71 Kontektual firman Allah atas pelarangan riba merupakan penyelamatan atas manusia.70 8 Tujuan Bank Syariah Bank syariah mempunyai beberapa tujuan diantaranya sebagai berikut: 1). Kewajiban membayar jizyah gugur dari orang fakir dan orang yang tidak bisa kerja karena sakit. (Jakarta: 2005). hlm.13. dimana beliau mengutuk praktek ekonomi yang bersifat ribawi (bunga). 15. Mengarahkan kegiatan ekonomi umat untuk bermualamat secara Islam. sehingga manusia tetap pada fitrahnya dan dunia (ekonomi) tidak menjadi tujuan hidupnya.72 Bahkan meminjam uang dengan bunga di larang pada zaman Yunani Kuno. khususnya mualamat yang berhubungan dengan perbankan agar terhindar dari praktek-praktek riba atau jenis-jenis usaha atau perdagangan lain yang mengandung unsur gharar (tipuan). 12. Usaha menjaga stabilitas ekonomi dan moneter. Islam bukanlah satu-satunya agama yang melarang pembayaran bunga. program pembinaan konsumen. BI. Teori Riba (Bunga/Rente) Islam dalam memandang perihal ekonomi. firman Allah swt. maka uang perdamaian dikenakan terhadap mereka dan gugur dengan keislaman mereka. Untuk menyelamatkan ketergantungan umat Islam terhadap bank non-syariah. Karena itu Islam melarang setiap pembayaran bunga (riba) atas berbagai bentuk pinjaman. yang pada umumnya merupakan program utama dari negara-negara yang sedang berkembang. No. surat at-Taubah (9) ayat 29. 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Perubahan Kegiatan Usaha Bank Umum Konvensional menjadi Bank Umum Berdasrkan Prinsip Syariah dan Pembukuan Kantor Bank Berdasarkan Prinsip Syariah oleh Bank Umum Konvensional. menuju terciptanya kemandirian usaha. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 103 Ketentuan Bank Syariah NO 1 2 3 4 5 6 7 Ketentuan SK DIR BI No. Aristoteles adalah orang yang sangat menentang dan melarang bunga (riba) berkembang di masayarakat. 2003. surat annisa (4) ayat 160-161. Sumber: Biro Perbankan Syariah. dan surat al Baqarah (2) ayat 278-279. PBI No. Metwally. di mana jenis-jenis usaha tersebut selain dilarang dalam Islam. Upaya bank syariah di dalam mengentaskan kemiskinan ini berupa pembinaan nasabah yang lebih menonjol sifat kebersamaan dari siklus usaha yang lengkap seperti program pembinaan penguasaha produksen. Teori. pembinaan pedagang perantara. 2). 73 Sabili. 5). yang diarahkan kepada kegiatan usaha yang produktif.

Oasis Internasional Equity Fund dari Flemings Bank (Inggris) State Street Investment Management (Amerika Serikat) Kleintwort Benson Bank (Inggris) Hongkong Shanghai Bangking Corporation (HSBC-London) dan ANZ Bank (MelbourneLondon). lembaga-lembaga keungan syariah tersebut dimasukkan dalam dua ketegori. Hal tersebut cermin dan tindakan beberapa bank konvensional yang membuka sistem tertentu di dalam masing-masing bank dalam menawarkan produk bank syariah. Dari sisi penggunaan jasa perbankan syariah. Riba ini adalah jual-beli barang-barang ribawi. 119 tahun 1992. atau ia menjual sepuluh dinar emas dengan seratus dua puluh dirham perak hingga waktu tertentu. Iran. Bagaimana Konsep Bank Syariahnya. Denmark. maka demi mencapai harapan tersebut seorang muslim harus takut kepada Allah dan hari akhirat dalam aktifitas ekonomi. Selain itu. Transaksi komersial yang sah adalah berdasarkan tugas distribusi barang. tercatat beberapa perusahaan multinasional seperti KFC. Karena manusia pasti berinteraksi dengan persoalan ekonomi. apalagi di era modern sekarang ini. larangan riba tercantum dalam Leviticus 25: 27.77 Riba ialah tambahan uang pada sesuatu yang khusus. Sudan . General Electric. “riba” itu berasal dari suatu perkataan bahasa Arab. banyak terjadi penambahan uang (beda dengan praktek riba) tertapi ia berasal dari taransaksi komersial yang sah (penambahan nilai uang dengan partisipasi langsung dari pihakpihak yang terlibat di dalamnya segi resiko (imbalan) dari suatu usaha ekonomi. 14/1967. firman-Nya. Produk-produk investment banking yang islami juga ditawarkan oleh find manager konvensional seperti The Wellington Management Company (Amerika Serikat). IBM. Sementara itu Citibank mendirikan Citi Islamic Investment Bank pada tahun 1996 di Bahrain yang merupakan wholly-owned subsidiary. atau kurma dengan barangbarang ribawi lain secara tunda. Swiss dan Luxemberg. Hal ini dibicarakan pada seminar nasional Hubungan Indonesia-Timur Tengah pada 1974 dan tahun 1976 dalam seminar Internasional yang diselenggarakan oleh Lembaga Studi Ilmu-ilmu Kemasyarakatan (LSKIK) dan Yayasan Bhineka Tunggal Ika. siapa yang menaruh modal dalam ventura. Dalam riba nasi’ah terdapat kriteria riba jahiliyah. Riba ini sangat diharamkan Allah swt. harus juga dapat kita bedakan dalam pengertian bisnis (nilai tambah). 76 75 1980-an. dan pembatasan bank asing yang ingin membuka kantornya di Indonesia. 77 Al Qur’an. “the Islamic transactions” di cabang Bank Mesir. tidak berjalan dengan UU Pokok Perbankan. Di dalam Perjanjian Lama. dimana barang yang diproduksi disediakan bagi calon konsumen yang merasa membutuhkan (tertarik). Pakistan. Dengan instrumen bai’ (jual-beli). Republik Indonesia No. Misanya. dan ekonomi itu urusan duniawi. perak. surat al Baqarah (2) ayat 281. Pesatnya perkembangan bank syariah menimbulkan ketertarikan bank konvensional untuk menawarkan produk-produk bank syariah. Riba fadhl ialah jual beli satu jenis barang dari barang-barang ribawi dengan barang sejenisnya dengan nilai harga lebih. atau gandum. Contohnya. lembaga keuangan syariah bermunculan. sementara City Chase Manhattam telah mengembangkan produk Chase Manhattan Leasing Liquidity Program (CML) untuk memenuhi kebutuhan investasi overnite dan short term lain yang halal. No. Perbankan Islam dan Kedudukannya dalam Tata Hukum Perbankan Indonesia. Secara garis besar. sementara pendirian bank baru dari Timur Tengah masih dicegah. ada pula negara-negara non-Muslim yang mendidirikan bank Islam. adanya jasa yang segaja dilakukan sebagai nilai tambahnya. atau sya’ir (sejenis gandum). Namun. Sutan Remy Sjahdeini. yang makna harfiahnya “tumbuh” atau “melebihi” dan dari perkataan itu digunakan untuk makna tumbuh/bertambah besarnya sesuatu benda melebihi ukurannya atau jumlahnya aslinya. serta Turki. edisi 1 Agustus 2001. General Motor. Bahamas (Benon).104 Ekonomi Islam: Sejarah. misalnya “Islamic windows” di Malaysia. Misalnya jual beli satu kwintal gandum dengan seperempat kwintal gandum sejenisnya atau jual beli satu sha’ kurma dengan satu setengah sha’ kurma. Untuk itu kita harus memahami karakteristiknya. diantara di Mesir. Exodus 25: 25 dan dalam Perjanjian Baru terdapat dalam Lukas 6: 35. misalnya emas. Namun. Xerox. yaitu: Pertama. negara-negara Teluk.76 Selamat di dunia dan selamat di akhirat merupakan harapan dari setiap umat Islam. Berdirinya Bank Syariah di Indonesia Gagasan untuk mendirikan bank syariah di Indonesia sebenarnya sudah muncul sejek pertengahan tahun 1970-an. Malaysia. riba nasi’ah.75 Dalam agama Nasrani pun terdapat larangan aktifitas ekonomi dan keuangan yang bersandar pada bunga. 3 tahun IX. dll. Kedua. bagaimana yang disebut dengan riba yang sebenarnya? Riba ini terbagi ke dalam dua bagian. “Suku Bunga Dalam Perspektif Yunani”. hlm. menyatakan: “hai orang-orang yang Sabili. yakni UU No. Tabel 10 . Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 257 masyarakat”. masih banyak terdapat hambatan tentang bagaimana penerapan bank syariah. dan Chrysler. seperti Inggris. dan masih banyak lagi persoalanpersoalannya. Teori. yaitu Bank Islam Komersial (Islamic Comersial Bank) dan lembaga investasi dalam bentuk Internasional Holding Companies. Penambahan uang yang tidak jelas (biasanya pekerjaan lintah darat) sangat mengganggu kehidupan yang harmonis sesama umat manusia. (Jakarta: 1999). Islam secara terang-terangan menentang keras riba. tekhnik bagi hasilnya. Pustakan Utama Grafiti. “the Islamic Service” di cabang-cabang bank perdagangan Arab Saudi. 9. seorang menjual satu kwintal kurma dengan satu kwintal gandum hingga waktu tertentu.

yaitu: 1) Tiap keuntungan haruslah tunduk kepada hukum untung dan rugi. dan para penggagasnya terus berupaya memikirkan jalan untuk mewujudkannya. 8 beriman. Hingga sekarang riba jahiliyah ini masih banyak dijumpai di masyarakat.” Jika si B tidak melunasi hutangnya pada waktu yang ditentukan. Lawan kata dari keadilan adalah kedzaliman (azh zhulni}.78 Hakikat riba nasi’ah ialah si A mempunyai piutang pada si B yang akan dibayar pada suatu waktu. bank Islam dalah satu artenatif sistem ekonomi Islam. janganlah kalian makan riba dengan berlipat ganda”. Pada masa awal perkembangannya atas ide pendirian bank syari’ah tak sedikit yang meragukannya. namun. pintu yang paling ringan ialah seseorang menikahi ibu kandungnya. 8 Pada sidang Menteri Luar Negeri OKI di Benghazi. 3) Sementara menunggu berdirinya bank syariah. ”Engkau melunasi hutangmu. ide bank syariah terus bergulir di tengah pro dan kontra. muncul dalam konferensi negara-negara Islam sedunia di Kuala Lumpur. Mei 1974. riwayat Tirmidzi. surat Ali Imran (3) ayat 130. Allah mencintai orang-orang yang berbuat adil dan 78 79 Al Qur’an. memakan harta anak yatim. 82 Riba mempunyai tujuh puluh tiga pintu. Tetapi dipihak lain. Berdirnya IDB memotivasi negara-negara Islam untuk mendirikan lembaga keuangan syariah. Keraguan tersebut diantaranya: Pertama. bankbank yang menerapkan bunga diperbolehkan beroperasi. Begitulah hingga akhirnya dalam beberapa waktu hutang si B menumpuk berkali-kali lipat dari hutang awalnya. Bulan Juli 1973. yang memberi makan dengan riba." Cukuplah bagi kita bahwa Al-Qur'an telah menjadikan tujuan semua risalah langit adalah melaksanakan keadilan. 84 Al Hadits. Pada thun 1972. Kedua. yaitu sesuatu yang telah diharamkan Allah atas diri-Nya sebagaimana telah diharamkanNya atas hamba-hamba-Nya: “Wahai hamba-hamba-Ku. Konferensi tersebut memutuskan beberapa hal. Al Qur’an. Pakistan. dan lupa (lupa dari maksiat)”. delegasi Mesir mengajukan sebuah proposal untuk mendirikan bank syariah. jika tidak ia termasuk riba dan riba itu sedikit atau banyak hukumnya haram. Pada akhir periode 1970-an dan awal dekade Proposal tentang Pendirian Bank Islam Internasional untuk Perdagangan dan Pembangunan (Internasional Islamic Bank for trade and Development) dan proposal Pendirian Federasi Bank Islam (Federasi of Islamic Bank). Teori. 80 Al Qur’an. Libya. Muttafaq Alaih. Maka pada bulan Desember 1970. riwayat Ahmad. yang diikuti oleh 19 negera peserta. terutama mengenai para pengusaha kecil (pedagang) yang tidak memiliki akses kepada perbankan syariah. surat al Baqarah (2) ayat275. kemudian proposal yang diajukan Mesir dikaji para ahli dari delapan belas negara Islam. menuduh wanita yang suci berzinah. maka janganlah kamu saling mendzalimi”. Sekalipun demikian. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 105 dasar bunga. 81 Al Hadits. Maret 1973 usulan tersebut kembali diagendakan.256 Ekonomi Islam: Sejarah. 80 Allah melaknat riba. diharamkan riba. sistem bank tanpa riba diperkenalkan lagi dengan berdirinya Nasser Social bank di Mesir. Beberapa keterangan yang terangkum dalam al qur’an. Rancangan pendirian dibahas pada pertemuan kedua. surat Ali Imran (3I ayat130. dua orang saksinya dan penulisnya. syirik kepada Allah. banyak yang beraggapan bahwa sistem perbankan bebas bunga (interes free) adalah suatu yang tidak mungkin dan tidak lazim. dan si B harus mengembalikan hutangnya plus uang tambahannya (riba) sebesar lima belas dinar. Arab Saudi untuk membicarakan pendirian bank syariah. Secara kolektif gagasan berdirnya bank syariah di tingkat internasional. Untuk mempermudah berkembangannya bank syariah di negara-negara muslim perlu adanya usaha bersama diantara negara-negara muslim. Di antara bentuk lain riba jahiliyah ialah si A meminjamkan uang sebesar sepuluh dinar kepada si B hingga waktu tertentu. 83 dan Rasulullah saw sendiri juga menyatakan. Adanya pertanyaan tentang bagaimana bank akan membiayai sistem ekonominya. dan al hadits sebagai referensi hukum atas aktifitas riba diantaranya. dihalalkan jual beli. . pada Sidang Menteri Luar Negeri negara-negara Organisasi Konferensi Islam (OKI) di Karachi. Malaysia pada tanggal 21-27 April 1969.84 Termasuk di antara nilai-nilai yang telah ditetapkan oleh Islam di sini dan dalam semua aspek ekonomi Islam adalah: "sikap adil. “Jauhilah tujuh hal yang membinasakan. 81 Satu dirham riba yang dimakan seseorang dengan sepengetahuannya itu lebih berat dosanya daripada tiga puluh enam kali berbuat zinah. si A meminta uang tambahan dan memberi tempo waktu lagi. 2) Diusulkan supaya dibentuk suatu bank syariah yang bersih dari sistem riba dalam waktu secepat mungkin. Sidang kemudian memutuskan agar OKI mempunyai bidang yang khusus menangani masalah ekonomi dan keuangan. riwayat Al Hakim. memakan riba. sesungguhnya Aku telah mengharamkan kedzaliman atas diri-Ku dan Aku telah menjadikannya di antara kamu sekalian sebagai hal yang diharamkan. "al 'Adl" (Yang Maha Adil) adalah termasuk nama Allah. Berdirnya bank ini lebih bersifat sosial daripada komersial. Ketika telah jatuh tempo. si A berkata kepada si B. jika benarbenar dalam keadaan darurat. Pada sidang Menteri Pembangunan Islam atau Islamic Development Bank (IDB) dengan modal awal 2 miliar dinar atau ekuivalen 2 miliar SDR (Special drawing right) IMF. sihir. atau aku beri tempo waktu dengan uang tambahan. komite ahli yang mewakili negara-negara Islam penghasil minyak bertemu di Jeddah. melarikan diri pada saat perang. 82 Al Hadits. 79 Jangan memakan riba dengan berlipatganda. membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang benar. 83 Al Hadits. Atas usulan ini.

Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 255 membenci orang-orang yang berbuat zhalim. Amad elNajar. ditandai dengan banyaknnya pemikir-pemikir muslim yang menulis tentang keberadaan bank syariah. bahkan melaknat mereka. “Dalam sanad hadits tersebut terdapat seseorang yang majhul (tidak diketahui identitasnya) yaitu orang tua dari Bani Tamim. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba) maka ketahuilah. menurut agama adalah tidak membelinya dengan cara ini dan tidak membiarkan hartanya ludes. kebanyakan para ulama membenci jual-beli seperti ini. Naiem Siddiq (1948) dan Mahmud Ahmad (1952).gharar (jual beli yang tidak jelas sifat-sifat barang yang ditransaksikan) karena mengandung unsur ketidak-jelasan yang membahayakan salah satu pihak yang melakukan transaksi. Dan pembiayaan dari 0.035 persen. sehingga beroperasi atas .85 Islam telah mengharamkan setiap hubungan bisnis yang mengandung kezhaliman dan mewajibkan terpenuhinya keadilan yang teraplikasikan dalam setiap hubungan dagang dan kontrak-kontrak bisnis. misalnya Anwar Qureshi (1946).17 persen menjadi 0. bertaqwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Fungsi intermediasi perbankan syariah juga menunjukkan kondisi yang mengembirakan.35 persen. karena persoalan politik.25 0. hlm. Namun. bank ini ditutup. tahun 1967. Ini tercermin dari tingginya rasio pembaiayaan dibanding pendanaan syariah juga menunjukkan rasio pembiayaan dibanding pendanaan ( atau sering disebut financing to deposit atau FDR) dalam tiga tahun terakhir selalu di atas 100 persen. Jika dihitung dalam persentase. Demikian juga dengan tulisan-tulisan Muhammad Hamidullah yang ditulis tahun 1944. Bank Indonesia.35 0.07 persen menjadi 0. perkembangannya relatif cepat.15 0. Pada pertengahan 1967 bank ini diambil alih oleh National Bank of Egypt dan Central Bank of Egypt. Al-Qur’an telah memaklumatkan peperangan dari Allah dan Rasulnya terhadap orang-orang yang melakukannya. Tabel 9 Perkembangan Pangsa Kegiatan Usaha Perbankan Syariah terhadap Perbankan Nasional (%) Keterangan Aset Dana Pihak Ketiga Pembiayaan/Kredit 2000 0. Dana pihak ketiga (DKP) dari 0. maka bagimu pokok hartamu. bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. 1955. Sumber alasan pelarangan adalah unsur eksploitasi keperluan orang yang terpaksa (darurat) dan membeli darinya dengan harga yang lebih murah dari harga sewajarnya yaitu harga yang adil. Jilid V. jika dilihat dari data selama tiga tahun terakhir dari tahun 1999 sampai Desemeber 2002. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba). Permodalan bank ini dibantu oleh Raja Faisal dari Arab Saudi.11 persen menjadi 0.23 0. tetapi jika sangat besar maka tidak ada ditoleransi. Jika unsur "gharar" (ketidakjelasannya) itu sangat kecil maka ditolerir. hadits No. Oleh karena itu. jika terjadi transaksi jual beli dengan kondisi darurat seperti ini.80 persen. dan 1962. Namun. Ma’alim as-Sunan. Tingginya rasio FDR tidak terlepas dari karakteristik kegiatan perbankan dengan aktivitas sektor riil. Ia menjual apa yang ada di tanganya dengan “banting harga” karena darurat. Hal itu akan menjadi suatu kedzaliman terhadapnya. Namun. 1957. menurut hukum diperbolehkan dan tidak dinyatakan batal (yakni sah secara hukum meskipun tercela secara moral agama).106 Ekonomi Islam: Sejarah.57 2001 0. Rintisan bank syariah lainnya adalah dengan berdirinya Mit Ghmr Lokal Saving Bank pada tahun 1963 di Mesir oleh Dr.36 0. Di antara fenomena keadilan yang paling menonjol di sini adalah: “pengharaman riba”. Empat tahun kemudian Mit Ghamr dapat membuka sembilan cabang dengan nasabah sekitar satu juta orang.80 2002 Sumber: Biro Perbankan Syariat. Bank pedesaan yang beroperasi tanpa bunga dan sejalan dengan prinsip-prinsip syariah ini sangat populer dan pada mulanya tumbuh dengan baik. kamu tidak 85 86 Sebagai sustu industri baru. Sejarah perkembangan bank syariah modern tercatat di Pakistan dan Malaysia sekitar tahun 1940. yaitu upaya pengelolaan dana jamaah haji secara konvensional. 47. Gagasan mengenai bank yang menggunakan sistem bagi hasil telah muncul sejak lama. Islam melarang bai' al. peningkatan pangsa perbankan syariah terhadap perbankan nasional yaitu total aktiva dari 0. Selama unsur tersebut tidak banyak dan tidak disengaja maka dimaklumi. surart Hud (11) ayat 18 al-Khaththabi. Imam al-Khaththabi menafsirkan jual beli tersebut dengan mengatakan: seseorang terpaksa menjual barang karena uang yang menghimpitnya atau karena biaya hidup yang memberatkannya. Al Qur’an. Islam melarang setiap hubungan dagang yang mengandung unsur penipuan. Solusi orang ini. Firman-Nya: “Ingatlah. kutukan Allah (ditimpakan) atas orang-orang yang zhalim”.40 0. Teori. tetapi hendaklah ia ditolong dan diberikan pinjaman serta diperlonggar pembayarannya sampai ia mampu untuk menunaikan utangnya. Demikian pula ada hadits yang melarang jual beli “orang yang terpaksa” (mudhtharr).17 0. bisa dikatagorikan sebagai gagasan pendahuluan mengenai perbankan Islam. Kemudian yang lebih terperinci tentang gagasan ini ditulis oleh Mawdudi (1961). 3242. seperti firman Allah: “hai orang-orang yang beriman. Al-Khaththabi berkata. 86 Yakni disepakati tentang kemakruhannya karena ada unsur kedzaliman dan merugikan.

90 Al Qur’an. Adapaun ROE didefinisikan sebagai perbandingan antara pendapatan bersih dengan rata-rata modal (average equity) atau investasi parapemilik bank. surat al-Baqarah (2) ayat 278-279. sumber dan penggunaan zakat dan dana sumbangan (apabila bank bertanggung jawab untuk hal ini).” ( Shahih al-Jami’ash-Shaghir. dan faktor-faktor yang tidak dapat dikendalikan (uncontrolable factors). meskipun berlainan tingkatan masing-masing. perubahan investasi terbatas. sebagaimana terekam dalam pernyataan mereka? “Tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang ummi (orangArab)”. Salah seorang di antara mereka mengatakan. 90 Sedangkan agama Kristen (Nasrani) telah mengharamkannya secara tegas dalam kitab-kitabnya yang asli. riwayat al-Khththabi dalam Ma’alim as Sunan (V/47) hadits no. Demikian pula para pembuat undang-undang dan filosof terdahulu seperti “Solon” perancang undang-undang Athena lama dan Plato”. Sebagian kaum filosof berkata. memandang bunga apapun sumbernya-adalah suatu penghasilan yang tidak wajar karena diambil dari jerih-payah orang lain. ROA adalah perbandingan antara pendapatan bersih dengan rata-rata aktiva (average asset).6 Tingkat keuntungan bersih (net income) yang dihasilkan oleh bank dipengaruhi oleh faktor-faktor yang dapat dikendalikan (controlable factors). yaitu Al Qur’an. Semua agama telah mencela riba sampai orang-orang Yahudi pun mengharamkannya antara mereka meskipun membolehkannya dalam hubungan bisnis mereka dengan bangsa selain Yahudi. la berpendapat bahwa: “uang tidak melahirkan uang (dengan sendirinya)” dan barang siapa mengembangkan biakkannya dengan kerja maka ia lebih berhak mendapatkan hasilnya. Op.7 Tabel 8 Perkembangan Jaringan Kantor Perbankan Syariah Keterangan BUS BUK yang mempunyai UUS Jumlah Kantor BPR Syariah 1992 1 0 1 9 2 1 40 78 1999 2 3 62 78 2000 2 3 96 81 2001 2 6 130 83 2002 menganiaya dan tidak (pula) dianiaya”. mengkategorikannya termasuk di antara “Tujuh perbuatan dosa besar yang menghancurkan”.”91Banyak ahli filsafat ekonomi di masa kita telah membicarakan riba. Ada dua rasio yang biasanya dipakai untuk mengukur kinerja bank. 89 Al Hadits. sedangkan leaveragenya 15 maka.. Cit. meliputi: Laporan posisi keuangan (neraca). Yitu perusak individu dan masyarakat.254 Ekonomi Islam: Sejarah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 107 bentuk rekening wadi’ah. riwayat at-Thabrani dan al-Hakim dari Ibnu Abbas seperti tersebut dalam Shahih al-Jami' ash-Shaghir (679). Namun bank tidak boleh menyatakan atau mejanjikan imbalan atau keuntungan apapun kepada pemegang rekening wadi’ah. laba-rugi.89 Hal itu tidak lain karena riba adalah memakan harta orang lain tanpa jerih payah dan kemungkinan mendapatkan resiko. 88 Nabi saw menganggapnya sebagai salah satu dari kedua perbuatan hina yang jika tersebar di masyarakat maka akan mendatangkan azab Allah. Keuntungan bagi para pemilik bank merupakan hasil dari tingkat keuntungan (profitability) dari asset dan tingkat leverage yang dipakai. demikian sebaliknya untuk para pemegang rekening tidak boleh mengharapkan atau meminta keuntungan atas rekening wadi’ah. Nabi saw. Apabila bank dapat menghasilkan net income dari assetnya (ROA) sebesar 2%. menjilat orang-orang kaya dengan mengorbankan kaum miskin. 88 87 Sumber: Biro Perbankan Syariat. catatan-catatan laporan keuangan. 66. yaitu riba dan zina: “Jika telah tampak di suatu negeri perbuatan riba dan zina. Mereka menjelaskan resiko dan bahayanya secara sosial. orang yang memberikan makan riba. maka mereka telah menghalalkan datangnya azab Allah pada mereka”. di dunia dan akhirat. perubahan modal pemilik dan laporan laba ditahan. 50 Zainul Arifin.. 91 Lihat: Abu Zahrah. 5090). Bank Indonesia. Sabda Nabi saw: “mereka dalam riba tersebut sama. penulis dan saksinya. Buhuts fir Riba. surat Ali Imran (3) ayat 75. Beliau juga melaknat orang yang memakan riba. yaitu return on asset (ROA) dan return on equity (ROE). (3242). mereka hidup dari kerja orang lain dan mereka tidak berkerja (sendiri). 6 7 Zainul Arifin. Cit. arus kas. Sedangkan Aristoteles. Yaitu dalam pangkal dosanya. maka tidak boleh menzhalimi dan tidak boleh dizhalimi. ekonomi dan politik. Teori. dalam hal ini menggunakan prinsip wadi’ah yad dhmanah. ROE = 2% x 15 = 30% Perangkat laporan keuangan bank syariah yang lengkap. “sesungguhnya masyarakat kita menapaki jalan hidup yang lurus jika dapat menurunkan nisbah bunga sampai nol. hlm. Al Hadits. . ”Orang orang yang mengembangkan riba lebih mirip dengan pohon kurma jantan. 87 Nash al-Qur'an ini menunjukkan bahwa dasar pengharaman riba adalah melarang perbuatan zhalim bagi masing-masing dari kedua belah fihak. sumber dan penggunaan dana qard. Hubungan antara ROA dengan leverage digambarkan sebagai berikut: Return On Assets x Leverage Multiplier = Return on Equity (ROE). dan mengabaikan aspek perikemanusiaan demi penghasilan materi. mendapatkan harta bukan sebagai imbalan kerja atau jasa. Op. Lord King. hlm.

Salahsatu syarat mudharabah ialah dananya harus dalam bentuk uang (monetary form) dalam jumlah tertentu dan diserahkan kepada mudharib.93 Zakat dikeluarkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan negara sesuai delapan asnaf yang termaktub dalam al qur’an. (Delhi: Markazi Maktabah Jama’at-e Islami. walaupun secara ekplisit tidak dinyatakan sebagai Baitul Maal. 136.. Isa Abduh. 93 Ibid. Di mana Baitul Maal dilembagakan secara tersendiri dan memiliki pengelola yang diangkat khusus untuk itu. yang mengakibatkan penderitaan dan kemelaratan yang luas. fai. ghanimah. Praktek sistem Baitul Maal telah ada sejak masa Rasulullah saw. bank menghimpun dana bagi hasil atas dasar prinsip mudharabah yaitu akad kerjasama antara pemilik dana (shahibul maal) dengan pengusaha (mudharib). Teori. Disahkannya pemungutan bunga yang menambah watak anti sosial dari perusahaan kapitalistis menjurus kepada penumpukan kekayaan dan proses Irfan Mahmud Ra’na. di mana bank bertindak sebagai manajer investasi bagi nasabah institusi (pemerintah atau lembaga keuangan lain) atau nasabah korporasi untuk menginvestasikan dana mereka pada unit-unit usaha mereka atau pada proyek-proyek tertentu yang mereka setujui.108 Ekonomi Islam: Sejarah. hlm. yaitu sebagian laba yang seharusnya dibagikan kepada para pemegang saham. Dana titipan (wadi’ah / non remunerated deposit). 92 Pada masa Rasulullah hingga masa para sahabat. prinsip mudharabah juga digunakan untuk jasa pengelolaan rekening tabungan. hlm. Abi As-Sa’ud. pusat kendali militer dan politik. dalam bentuk 1) titipan (wadi’ah). As-Shiddiqi dan lainlain. . tetapi oleh para pemegang saham sendiri (melalui rapat umum pemegang saham) diputuskan untuk ditahan kembali dalam bank. 94 Abul A’la Maududi. Beliau mengakui adanya unsur kebenaran pada prinsip-prinsip tersebut. Cit. kharaj. 148. (Jakarta: 1990). sumber penerimaan Baitul Maal ialah dari zakat. Dan laba ditahan. dan ushr. yang umumya berupa giro atau tabungan. Karena ketiga hal tersebut. berupa: 1) rekening investasi umum. kuasi ekuitas (mudharabah account) dan titipan (wadi’ah). Begitu pula para pemikir umat Islam telah menjelaskan keburukan-keburukan riba dan dampaknya yang membahayakan kehidupan dalam berbagai aspek. kemerdekaan berusaha. ialah dana pihak ketiga yag ditipkan pada bank. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Abu Zahrah. Kuasi ekuitas (mudharabah account). 3) rekening tabungan mudharabah. selain sebagai tempat untuk ibadah mahdhah. diskriminasi antara hak para pekerja dan majikan. 2) partisipasi modal berbagio hasil dan berbagi resiko (non guaranted account) untuk investasi umum (general investement account / mudharabah mutlaqah) di mana bank akan membayar bagian keuntungan secara proporsional dengan portofolio yang didanai dengan modal tersebut. 2) rekening investasi khusus. Praktek pendistribusian harta benda dari Bahrain yang dilakukan Rasulullah seusai shalat dan diserah-terimakan di masjid merupakan suatu kenyataan. 46. persaingan bebas. tapi beranggapan bahwa pelaksanaannya dilakukan secara lewat batas oleh kapitalisme. yaitu sebagian laba bank yang tidak dibagi. Modal inti adalah dana modal sendiri. jizyah. seperti Ustadz Al-Maududi. Pustaka Firdaus. Op. yaitu dana yang berasl dari para pemegang saham bank. 1969). adapun kharaj dipergunakan untuk kebutuhan negara dalam pekerjaan umum dan pembangunan. berupa modal yang disetor oleh para pemegang saham. 3) Investasi khsusus (special investement account / mudharabah muqayyadah) di mana bank bertindak sebagai manajer investasi untuk memperoleh fee. bahwa masjid pada saat itu juga berfungsi sebagai tempat Baitul Maal. Islam and Modern Economics Theories. Bank dalam kedudukannya sebagai mudaharib menyediakan jasa bagi para investor. 92 hubungan kemitraan antara penyandang dana (shahibul maal) dengan pengelola dana (mudharib). Kemudian dana cadangan. Darraz. bank islam dapat memberikan jasa simpanan giro dalam 5 Zainul Arifin. bersandar pada sumber daya alam untuk pertumbuhan serta prinsip tidak campur tangan negara merupakan alasan-alasan utama kapitalisme modern. Manajemen Baitul Maal baik dari segi pengelolaan maupun fungsinya semakin menonjol ketika di masa pemerintahan Umar bin Khatab.5 Bank syariah sesuai dengan fungsinya dapat menarik dana dari masyarakat (pihak ketiga). yaitu simpanan yang dijamin keamanan dan pengembaliannya (guaranted deposit) tetapi tanpa memperoleh imbalan atau keuntungan. Al’-Arabi. Kapitalisme Maududi menyebutkan milik pribadi. di mana bank menerima simpanan dari nasabah yang mencari kesempatan investasi atas dana mereka dalam bentuk investasi berdasarakan prinsip mudharabah mutlaqah. Kebiasaan Rasulullah. jadi bank tidak ikut berinvestasi sedang investor sepenuhnya mengambil resiko atas investasi tersebut. Baitul Maal merupakan lembaga perbendaharaan negara (islam) yang berfungsi untuk menerima dan mendistribusikan segala penerimaan negara sesuai posting yang dibenar menurut syar’i. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 253 menghapusnya sama sekali”.94 Penekanan tidak wajar atas hak-hak milik pribadi dan kemerdekaan berusaha menimbulkan kerugian yang besar selama berlangsungnya revolusi industri. maka sumber dana bank syariah terdiri dari: modal inti (core capital). yang disihkan untuk mengantisipasi timbulnya resiko kerugian. juga diikuti oleh Abu Bakar pada masa beliau sebagai khalifah. alasan mencari keuntungan sebagai satu-satunya perangsang. Dalam giro wadi’ah. hlm.

hingga tahun 2002. Third National Seminarr. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 109 keuntungan yang diperoleh adalah berdasarkan bagi hasil dari keuntungan bank yang pembayarannya dilakukan pada akhir bulan atau pada saat jatuh tempo. dengan menunjukkan kekacauan yang telah terjadi karenanya. 96 95 . persaudaraan. Jika pada akhir tahun 2001 tercatat Pembiayaan Yang Diberikan (PYD) sebesar Rp. hlm. Sedangkan bentuk-bentuk pembiyaan lainnya seperti salam4. akan tetapi Pikiran Rakyat. 1968). (Lahore: Muhammad Ashraf. bahwa lewat distribusi yang adil dari hasil masyarakat yang dapat menjamin kesejahteraan dan pemenuhan kebutuhan serta besarnya ukuran kue tidak selamanya relevan dalam hubungan ini. 3. arternatif penyaluran dana perbankan syariah relatif lebih banyak. hubungan antara bank syariah dengan nasabahnya bukan hubungan antara debitur dan kreditur.93 persen. A. Syeikh Mahmud Ahmad. dan kerja sama. seperti jumlah aktiva. Melalui proses sosialisasi kedua komponen tersebut diatas. datang dari Sayyid Qutb yang berpendapat bahwa kapitalisme itu benar-benar tidak berprikemanusiaan dan bertentangan dengan Islam. M.918 miliar atau 0. sudah terdapat 2 Bank Umum Syariah (UUS). 4 Salam ialah pembelian dengan pembayaran di muka. sedikit lebih rendah dari tahun sebelumnya. 95 Mahmud Ahmad menolak pengakuan kapitalisme sebagai suatu proses penyesuaian diri menuju pemuasan kebutuhan manusia secara maksimal.277 miliar atau 0. Bahkan sekarang. Luthfi Hamidi. Manan.36 persen dari total aktiva seluruh perbankan nasional. “Jejak-jejak Ekonomi Syariah” (Jakarta: Senayan Abadi Publishing. terciptanya perdagangan yang turun naik dan dikuasainya masyarakat oleh lembaga-lembaga keuangan yang memungut riba terus berlangsung sampai hari ini.28 triliun. “Friction. Dana pihak ketiga yang dihimpun sebesar Rp. Dibandingkan perbankan konvensional. Penekanannya atas penambahan terus menerus dari produksi adalah salah kaprah karena penambahan produksi tidak menjamin kesejahteraan yang lebih baik. 240-241. ijarah. (Lahore: Muhammad Ashraf.100 Ibid. 4. Association of Muslim Social Scientist. karena ia memperlebar jurang antara si kaya dan si miskin. 96 Dengan mengutip Halm. Islamic Economics: Theory and Practice. dana pihak ketiga. serta 85 Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS). hlm. pembiayaan perbankan syariah masih dominan pembiayaan dengan akad murabahah 70.9 persen. Jadi. gadai dan hawalah masih dalam porsi yang belum signifikan. dan mampu menjadi motor penggerak dalam pertumbuhan ekonomi bangsa. 2003). kuantitas dan waktu penyampaian pesanan. Setiap penambahan pada besarnya kue dalam sistem kapitalis mengurangi kesejahteraan dan kepuasan manusia. (Indiana: May 1974). Economics of Islam: A Comparative Study. 100-106. mudharabah 15. Mannan mengkritik kapitalisme karena kegagalannya dalam mempertahankan lapangan kerja yang penuh dan karena menjamin persaingan bebas. harus diakui bahwa pangsa volume usaha perbankan syariah nasional masih kecil dibandingakan dengan perbankan nasional. 4-17. rasa iba hati. hlm. 99 Lihat Mabid Mahmoud.3 persen. Ada aturan tertentu dalam dunia pembiayaan perbankan.A. hlm. Power Rationing and al-Zakat” dalam Gary. Penekanan berlebihan pada kepentingan diri sendiri dan motif demi keuntungan justru menciptakan suatu masyarakat yang hampa dari prikemanusiaan. 2. Iqtisaduna. pertumbuhan pembiayaan perbankan syariah sebesar 59.22 persen dan musyarakah 1.. Teori. seperti kita lihat tahun 2002. Proceeding. 37-38 98 Muhammad Baqir al Sadr. Ijarah ialah sewa. Ma’rikat al Islam wa’l-ra’s Maliyah.05 triliun pada akhir tahun 2002 meningkat menjadi sebesar Rp. Walaupun adanya perubahan tersebut. 03. 3. pengangguran besar-besaran dan adanya kebutuhan yang tidak bisa dipenuhi ketika sumber-sumber produksi dibiarkan tidak dimanfaatkan. 2. Data pada akhir tahun 2002. serta volume pembiayaan. yang pembelinya telah menetukan spesifikasi. dari data diatas.2 Perbankan syariah nasional (Indonesia) dalam tiga tahun terakhir ini menunjukkan perkembangan yang relatif cepat. Sedangkan pembiayaan yang disalurkan oleh perbankan syariah adalah sebesar Rp. yaitu 61.80 persen dari jumlah penyaluran pembaiayaan atau kredit seluruh sistem perbankan. (al-Qahirah: 1966).84 persen.98 Mabid Mahmud dan Chawdhri mengemukakan tambahan. 1972). 100 Lihat Sayyid Qutb.8 persen dari tahun sebelumnya. 99 Suatu penolakan yang keras terhadap kapitalisme.3 Terjadinya peningkatan sebesar 48. Hawalah ialah 3 2 pemiskinan dari rakyat banyak. Itu dapat dilihat pada indikator keuangan. Berbeda dengan bank konvensional.252 Ekonomi Islam: Sejarah. 97 M.35 persen dari dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun seluruh sistem perbankan. total aktiva dari seluruh bank syariah nasional (tidak termasuk BPRS) adalah sebesar Rp. (Beirut: Dar al-Fikr. Krisis-krisis ekonomi merupakan jawaban yang cukup untuk menolak anggapan seperti di atas. yang memungkinkan peranan aktif negara dan perlakuan yang lebih baik terhadap para buruh.045 miliar atau 0. diharapkan masyarakat lebih mengenal dan tertarik dengan sistem perbankan syariah sehingga perkembangan dan kinerja bank syariah akan lebih meningkat menuju arah yang lebih prospektif. hlm. Maududi mempertimbangkan kembali perombakan yang diperkenalkan di negara-negara kapitalis. Namun demikian. 29 Maret 2003. 1970).97 Kelemahan utama dari kapitalisme menurut Baqir adalah kegagalannya dalam lapangan distribusi.

memungkinkan meningkatnya perolehan dana yang dapat dihimpun dari produk tersebut. bahkan seharusnya nasabah membayar kepada bank karena telah menugaskannya untuk menyimpan secara aman. Dengan cara sama. (England: The Woking Mission & Literary Trust. Untuk deposito pada hakekatnya hampir sama dengan tabungan. dan jenis layanannya. dibutuhkan jangka waktu tertentu sehingga diperlukan adanya tenggang waktu antara dana yang diberikan dan pembagian keuntungan. sepanjang menyangkut penjelasan tentang bunga di dalam ekonomi modern. Sheikh juga memberikan sumbangannya. peningkatan yang tidak terhindarkan dari kapitalisme monopoli. persaingan "yang mematikan". politik. shahibul maal tidak memberikan batasan-batasan atas dana yang di investasikannya. dan deposito. Selain sistem penghimpunan dana. 71-75. Teori produktivitas adalah tanpa bukti apa pun karena nilai produktivitas dari modal sebetulnya tunduk pada keadaan yang tidak pasti dari hukum penawaran dan per-mintaan. bank syariah menerapkan dua akad tabungan. Qureshi mencatat bahwa tidak terdapat teori yang sama-sama disetujui mengenai bunga _suatu pokok yang digarisbawahi oleh beberapa penulis mengenai masalah ini. yaitu dengan menerapkan akad mudharabah sehingga . semata-mata menempuh risiko tidak perlu menjamin adanya penambahan modal yang mengandung risiko itu. pada dasarnya hampir sama dengan bank konvensional. Maududi dan Anwar Iqbal Qureshi merupakan penyumbang-penyumbang pertama di bidang ini. ia menemukan bahwa teori Moneter tentang bunga dalam versi neoklasik dan versi Keynes. Dalam hal tabungan. Mahmud Abu Saud. Maududi meneliti peranan ini dan mendapatkan bahwa bunga adalah penyebab dari pelbagai penyakit dalam masyarakat. Begitu pula dengan adanya profit sharing dalam hal penggunaan dana untuk pembiayaan. Berbeda dengan konsep mudharabah muqayyah. Dikala kita menyimpulkan secara singkat pandangan para ahli ekonomi Islam mengenai lembaga seperti apa yang akan dibahas pada bab berikut. yang dipinjam tak dapat tiada harus menghasilkan keuntungan. Namun dalam bank syariah terdapat perbedaan-perbedaan yang sifatnya prinsipil. Dengan menolak teori produktivitas sebagai sesuatu yang berbelit-belit dalam pemberian alasannya dan teori pemilihan waktu (Time Preference) sebagai suatu yang berdasar atas dugaan psykhologis yang palsu. hal lainnya yang juga perlu untuk lebih disosialisasikan kepada masyarakat adalah salah satu produk bank syariah yaitu tabungan. tempat. giro yang berdasarkan wadi'ah tidak mendapatkan keuntungan. Jenis produk tabungan di bank syariah. Seperti adanya akad yang mendasarinya. sebagai suatu yang tidak mengena dengan sebab musabab adanya bunga dibandingkan dengan bagaimana tingkat bunga itu ditentukan. Teori. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 251 Teori-teori Modern tentang Bunga Sementara sasaran utama dari serangan kapitalisme ditujukan pada konsepsi hak milik pribadi yang bersifat mutlak. Sementara itu. Syeikh Nasir Ahmad. Maududi menemukan bahwa Teori Pemilihan Waktu dan Teori Likuiditas untuk sebagian bisa dianggap berlaku. la menyanggah teori klasik menurut cara-cara yang sudah dikenal. Dalam pada itu Mahmud Ahmad. tapi bank tidak dapat memberikan semacam bonus kepada nasabahnya asal tidak dijanjikan dimuka. asalkan tidak dijanjikan dimuka. Perbedaannya adalah dalam mudharabah muthlaqah. yaitu wadi'ah dan mudharabah. tabungan. dan sifat yang tak terkendalikan dari kebebasan berusaha dalam kapitalisme. nasabah akan memperoleh keuntungan dari bagi hasil atas pendapatan dari penggunaan dana oleh bank dengan ketentuan yang telah disepakati di muka. Tapi tentu saja penjelasan tidak bisa digolongkan pada suatu pembenaran. tabungan dengan akad mudharabah. berikut manfaat yang dapat diperolehnya. yang dianggap sebagai sumber dari banyak keburukan di dalam sistem ini. Issa Abduh. jenis usaha. tidak menutup kemungkinan bank dapat memberikan semacam bonus atau hadiah kepada para pemegang giro.110 Ekonomi Islam: Sejarah. maupun moral spiritual. yaitu giro. yaitu mudharabah muthlaqah (general invesment) dan mudharabah muqayyadah. Oleh karena itu. Dengan lebih dikenalnya produk tersebut oleh masyarakat. pemerasan tenaga kerja dan lahirnya imperialisme. Giro pada bank syariah pada umumnya menggunakan akad al-wadi'ah sehingga secara asasi bank tidak dapat menggunakannya karena sifatnya hanya sebagai titipan yang dapat diambil sewaktu-waktu. 1967). dan Nassir A. maka lembaga yang paling banyak dikecam adalah ”bunga”. karena jika dilakukan akan sama halnya dengan bunga. penyakit ekonomi. sehingga mudharib memiliki wewenang penuh untuk mengelola dana tersebut tanpa terikat waktu. 101 mudharabah terbagi dalam dua jenis.101 Sikap menahan diri dan menunggu tidak memberikan hak kepada kapitalis atas suatu imbalan sampai ia dapat membuktikan bahwa penggunaan modal. yakni pihak bank terikat dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh shahibul maal. hlm. Pembagian keuntungan yang diperoleh dari pembiayaan yang dilakukan harus berdasarkan perjanjian pembagian keuntungan antara bank dan nasabah yang ditetapkan dimuka. Suatu lembaga hanya bisa dibenarkan dengan menunjuk pada peranannya di dalam masyarakat dan manfaatnya untuk kemanusiaan. Tabungan dengan akad wadi'ah tidak mendapatkan keuntungan dari bank. Di sini perlu ditekankan bahwa untuk memutarkan dana tersebut. sehingga semua transaksi yang dilakukan harus mengikuti kaidah dan aturan yang berlaku menurut syariat Islam. Namun. Some Aspects of Constitution and the Economics of Islam. disini kita catat sanggahan dan penolakan mereka terhadap berbagai teori yang berusaha menjelaskan dan membenarkan penarikan bunga.

Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 111 prinsip-prinsip syariah. hlm. dengan menetapkan suatu batas bagi daya marginal dari usaha produktif. ). Fisher dan malahan juga Bhom Bawerk dalam hubungan ini.102 Mahmud Ahmad dan Farid mengutip Harrod untuk menetapkan pokok yang sama. Ricardo. dan investasi. Ichtiar Baru. 1970). la me-misahkan antara peranan ekonomi yang berbeda sama sekali. bagaimana sistem penghimpunan dana yang dilakukan bank syariah? Apa saja perbedaan jasa dan layanan perbankan syariah dibandingkan bank konvensional?. keuntungan dan harga sewa. yang merupakan titipan murni dan setiap saat dapat diambil jika pemiliknya menghendaki. yang dari dirinya sendiri merupakan cermin pantulan dari sebab pertama tersebut. 104 Mahmud Ahmad. Dan usaha bank ini selalu berkaitan dengan masalah uang sebagai dagangan utamanya. 106 Ibid. Ensiklopedi Hukum Islam. Marshall. hlm. Disini la mengutip Keynes untuk menetapkan akan kemungkinan dan keinginan tingkat bunga 0 persen. di samping untuk penggunaan yang secara langsung tidak menghasilkan seperti pembelian fixed asset. hlm. Mengenai sewa ia mencatat bahwa pada dasamya tanah tersebut produktif. ”Uang tanpa kerja tidak akan menghasilkan apa pun. Apa dan bagaimana sistem ini dilakukan sehingga sesuai dengan syariat Islam. Jenis wadi'ah yang kedua adalah wadi'ah yad adh-dhamanah (guarantee depository). bank syariah menerapkan mudharabah sebagai akad yang melandasinya. yakni pihak yang menerima titipan tidak boleh menggunakan dan memanfaatkan uang atau barang yang dititpkan.1 Sekalipun demikian. 106 Mahmud Ahmad menilai bahwa alasan yang membenarkan bunga dengan mempersamakannya dengan sewa dan upah. menunjukkan kekuatan luar biasa pada seluruh jangkauan pertimbangan secara ekonomis. Sementara itu. yaitu modal. Siddiqi mengutip Shackle untuk mengecilkan peranan bunga dan menggaris-bawahi "sifat-sifat bunga yang paradoksal". Hal itu disebabkan masih banyaknya masyarakat yang belum mengenal dan mengetahui sistem yang diterapkan dalam perbankan syariah sehingga manfaat dan nilai tambah yang dapat diperoleh masyarakat dari perbankan syariah kurang begitu dipahami dan diketahui. ia mencatat bahwa "modal dengan risiko adalah sejenis modal yang setuju untuk menghubungkan imbalannya sebagai jasa partisipasinya dalam proses produksi dengan besamya nilai yang diciptakan oleh partisipasinya itu". Mahmud Ahmad menganggap bahwa bunga sebagai "sebab utama”. titipan. Say. Modal pinjaman karena alasan ini. yang dimainkan oleh modal pinjaman dan modal dengan risiko. serta perbedaannya dengan sistem bank konvensional harus lebih diperkenalkan sehingga diharapkan akan lebih menarik minat masyarakat untuk ikut serta di dalamnya. Jakarta. Misalnya saja. Malthus. sedangkan tanah biar pun tanpa usaha bisa menghasilkan sesuatu Anwar Iqbal Qureshi. Digunakan untuk hal-hal yang produktif seperti pembiayaan. Hlm. pada dasarnya dana bank syariah dihimpun dari tiga komponen. titipan merupakan salah satu prinsip yang digunakan oleh bank syariah dalam memobilisasi dananya. Modal sebagai dana yang diserahkan oleh para pemilik (owner). Jika dilihat dari sumbernya. Beban biaya modal tersebut berupa bunga. sedangkan modal uang tidak. 10-43. Teori. adalah keliru. dan ia dapat membebankan biaya kepada penitip sebagai biaya penitipan. 13-114. Islam and the Theory of Interest with an Introduction by Sulaiman Nadvi.103 Dalam risalahnya yang cemerlang mengenai "Semantics of the Theory of Interest" Mahmud Ahmad mencatat kekacauan yang ditemuinya dalam kepustakaan ekonomi antara istilah untung (profit) dan bunga (interest). dan penitip akan menerima insentif berupa bonus yang merupakan hasil dari penggunaan dana tersebut. 105 Ibid. yang sebenarnya mengekalkan keseimbangan kesempatan harga. Van Hoeve. Some Aspects of the Islamic Economy. perbankan syariah masih perlu sosialisasi sehingga perkembangan dan kinerja perbankan syariah terus meningkat. “Semantic of Theory of Interest”. Pada akhir periode.250 Ekonomi Islam: Sejarah. PT. Terdapat dua jenis wadi'ah yaitu wadi'ah yad al-amanah (trustee depository). bersamaan dengan sebab-sebab kedua tertentu. 79. seperti pendapat yang diperoleh dari bagi hasil dengan pihak pengguna dana. (Lahore: Muhammad Ashraf. Islamic Studies. sedangkan modal risiko sebaliknya memperiihatkan keluwesan luar biasa bagi perusahaan yang bersangkutan. Juni 1967. 194. Rawalpindi.. Dengan merumuskan modal sebagai "bagian dari kekayaan. 102 Tim Redaksi (1994). merupakan biaya yang pertama-tama harus ditutup dari harga barang yang akan diproduksi". sedangkan modal beresiko tidak meletakkan suatu batas seperti itu dan membiarkannya bebas untuk menggarap semua sumber alam dan mengkaryakan semua tenaga yang tersedia". Modal pinjaman mendasarkan bunganya itu. 103 Muhammad Nejatullah Siddiqi. 182-187. 1 . Sismondi. yang digunakan untuk menciptakan kekayaan lebih lanjut". (Lahore: Islamic Publication. dimana pihak yang menerima titipan dapat menggunakan dan memanfaatkan uang atau barang yang dititipkan.104 la memberikan sejumlah ringkasan dari teori-teori Smith.105 Tapi modal pinjaman menentukan harga partisipasinya dalam bentuk suatu tingkat bunga yang ditetapkan. Dengan akad yang melandasinya yaitu al-wadi'ah. Dalam hal investasi. Hlm. dengan tujuan untuk menciptakan suatu kerjasama antara pemilik dana (shahibul maal) dengan pengelola dana (mudharib) yang dalam hal ini adalah bank. para pemilik modal akan memperoleh bagian yang biasa dikenal dengan deviden yang merupakan pendapatan bank dari hasil-hasil usaha yang dilakukan.

Some.109 Suatu kritik bersifat penelitian atas usaha untuk membenarkan bunga barubaru ini telah dilakukan oleh Mahmud Saud. suatu kecenderungan yang makin sering terdapat dalam kepustakaan modern”. 1976). 17. harus dengan sendirinya memainkan peran positif dan secara sadar memberi sumbangan untuk pelaksanaan cita-cita yang diharapkan lewat: 1). ia menimbulkan kebingungan. hlm. la berkesimpulan bahwa bunga tidaklah sama sifatnya dengan keuntungan. Bank syariah adalah lembaga keungan yang usaha pokoknya memberikan kredit dan jasa-jasa lain dalam lalu lintas pembayaran serta peredaran kredit dan jasa-jasa lain dalam lalu lintas pembayaran serta peredaran uang yang beroperasi diseuaikan dengan Muhammad Nejatullah Siddiqi. Pening-katan aksentuasi untuk peranan lebih positif dari negara dalam ekonomi Islam.107 Dalam hal sewa menyewa: "Jika terjadi kerugian karena nasib buruk atau salah perhitungan. 1977). ditulis oleh Khursid Ahmad dan Naiem Siddiqi. maka tiap kerugian karena nasib buruk. “Teaching of Economics at the University Level in Muslim Countries: The Callenge of Alien Concepts and the Formulation of Islamic Concepts”. sudah pasti tidak luput dari membicara Perbankan Syariah yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan. tidak memberi jaminan atas produktifitas nilai yang positif. 110 Mahmud Abu Saud.110 la meneliti pandangan dari Samuelson. seperti digambarkan oleh para penults tersebut di atas. juga tidak terhadap modal fisik. Perencanaan rasional. seperti zakat. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 249 barangkali hanya rumput untuk makanan temak atau semak-semak untuk dijadikan bahan bakar”. Berbicara perbankan dalam Islam. semua itu untuk mentimpan barang-barang berharga. (Makka. kerugian tersebut menjadi tanggungan dari peminjam". Paper Presented at the First International Conference on Islamic Economics. dayn (utang dagang) maal (harta) dan sebagainnya. Teori.. Paper Presented at the First Word Coference on Muslim Education. “Some Conseptual and Practical Aspects of Interets Free Banking”. dan menginginkan agar sistem ekonomi Islam dapat mengawasi kecenderungan ini. qhanimah (rampasan perang). hlm. Dengan kondisi itu dalam pikirannya. yang akan "melaksanakan atas nama Allah. juga tidak sama dengan sewa dan pinjaman. 36. tapi dimaksudkan sebagai sesuatu yang memiliki unsusr-unsur seperti struktur. (Makka. Ketika pembenaran yang sama untuk pemberian imbalan diterapkan pada modal uang. bahkan dunia yang tidak menentu dimana proses produksi terjadi. di samping karya Schumpeter dan Keynes. 109 Muhammad Nejatullah Siddiqi. hak dan kewajiban maka semua itu disebutkan dengan jelas.9 Suatu peranan aktif dari negara.. Pembangunan prasarana fisik dan sosial yang diperlukan. yang makin bersifat kompleks dan saling ketergantungan. atau melibatkan suatu pengorbanan yang merupakan suatu tuntutan yang palsu tanpa dasar dalam kenyataannya. hak pemilikan atas nilai lebih atau modal dan mengelola serta mengarahkan investasi lebih lanjut". bilamana barang itu anda gunakan. berarti peti/lemari atau bangku. Patinkin. manajemen. Kita telah menyebutkan pendekatan Mawdudi yang berhati-hati mengenai campur tangan negara dalam kehidupan ekonomi. Op. fungsi. dikemukakan di dalam laporan komisi ekonomi Jamaat-i-Islami Pakistan. 108 Sebagaimana ditekankan oleh beberapa penulis. Dan sudah pasti memiliki fungsi yang dilaksnakan oleh peran tertentu dalam kegaiatan ekonomi. Suatu kecenderungan dicerminkan secara penuh dalam manifestasi Jama'at pada pemilihan umum tahun 1970. yang mencer-minkan kondisi yang sedang berubah dari kehidupan ekonomi moderen. 35. Uzair juga mencatat bahwa asal mula modal dengan pembenaran yang menyertai atas — pemberian imbalan. sadaqah. salah hitung atau sebab apa pun. kelihatannya menunjukkan suatu kecenderungan yang tidak bisa dibelokkan. Op. Mahmud Ahmad membahas sifat dan tujuan menabung dan beranggapan bahwa meningkatkan tabungan sebagai pinjaman adalah sama dengan mengabaikan suatu kebutuhan. Yang sudah pasti. Perbankan Islam Kata bank dari kata banque dalam bahasa Prancis.. maka sipemberi pinjaman yang menanggung kerugian. Cit.. la menyalahkan Marshall karena telah membuat analog! yang palsu antara harga sewa dengan bunga. Dalam Islam tidak disebutkan secara eksplisit. Kebe-ratan menyolok untuk memperlakukan bunga sebagai sewa adalah bahwa uang sebagai alat pembayaran (alat tukar) dianggap tidak mengalami penyusutan harga dan bahwa anda tak akan menyewa sesuatu yang musnah atau hilang. Samuelson yang mempersamakan harga dengan sewa untuk memakai uang. bersumber dari konsep mengenai modal fisik _barang modal _yang bertumpuk dalam masyarakat primitif. Cit. Ada beberapa penulis seperti Muhammad Abu Su'ud yang beranggapan bahwa perluasan peranan negara dalam ekonomi di zaman moderen sebagai sesuatu yang tidak sehat. Muhammad Uzair. memberikan kesan bahwa mempergunakan jasa dari uang sama saja dengan menggunakan jasa seorang dokter. sedangkan dalam hal pinjaman modal. bai’ (jual-beli).112 Ekonomi Islam: Sejarah. Joe S. 108 107 . 2). Barn. hlm. yang juga memperingatkan "akan kecenderungan untuk memperlakukan modal uang seolah-olah sama dengan barang modal atau sebagai kekayaan yang nyata. dan dari banco dalam bahasa Italia. bahkan telah menjadi contoh terbaik dalam dunia perbankan sebagai salah satu sistem perbankan modern sekarang ini. Kalim Siddiqi mengemukakan peranan sangat aktif negara.

juga menentukan beberapa tindakan positif oleh negara yang bisa diterapkan pada situasi tertentu yang terdapat di beberapa negara-negara Muslim.. Lebih-lebih pembenaran Patinkin gagal untuk mencakup bunga yang harus dibayar atas pinjaman konsumtif. daftar fungsi dan kewajiban negara ini termasuk juga menciptakan kemantapan nilai uang dan menyelaraskan hubungan ekonomi intemasional. hlm. maka paksaan hendaklah dihindarkan.. Op. terdapat pembatasan-pembatasan kebebasan pribadi dalam bertindak. dapat memberikan suatu kesenangan rasa terjamin yang potensial. perencanaan ekonomi dan penetapan denda-denda keuangan. paksaan untuk menjual atau menyewakan. Islam bukan saja tidak melarang yang demikian. suatu definisi yang lebih menunjukkan terutama pada alasan penarikan bunga (raison d'etre).8 Sebagai prinsip umum. yaitu: akad Musyarqah (joint venture profit sharing) dan akad mudharabah (trustee profit sharing). Tapi ia juga sekaligus menekankan bahwa "tata cara untuk mencapainya ialah lewat pendidikan dan bukan lewat paksaan . Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 113 pengarahan negara secara luas dan penyertaan di dalam bidang-bidang pereko-nomian. pajak progresif pada kekayaan lebih. karena bunga dibayar bukan saja sebelum realisasi penerimaan. atau penentuan tuntutan bersama akibat beroperasinya kekuatan tak ter-kendalikan dari pasar. yang menunjukkan betapa besarnya pengaruh fikiran Mawdudi tentang masalah tersebut. upah. khususnya sumber-sumber yang langka. Nisbah bagi hasil itu melalui akad-akad bagi hasil (profit and loss sharing) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam aktifitas perekonomian. Dari dua rumusan tentang bunga yang dibuat oleh Keynes. Negara Patinkin menganggap bahwa bunga adalah salah satu bentuk penghasilan karena pemilikan. sejauh keadilan sosial ekonomis menuntutnya. Abu Saud menunjukkan bahwa pemilik modal uang bukanlah seorang penanam modal. pengaturan kegiatan bisnis. Tapi kita tidak boleh ragu-ragu mengenai satu pokok fikiran. ketika dia menetapkan bahwa "untuk pelaksanaan tujuan ini menjadi kewajiban negara Islam untuk tidak meninggalkan fungsi pokok berupa penyediaan sumbersumber. melalui kontrak ini dua pihak atau lebih termasuk bank dan lembaga keuangan bersama nasabahnya dapat mengumpulkan modal mereka untuk membentuk sebuah perusahaan (syirkah al inan) sebagai sebuah badan hukum (legal entity). 18. Bain mempersamakan dana yang bisa dipinjam dengan barang modal. Teori. di samping usaha penghapusan kemiskinan dan penciptaan kondisi yang sehat untuk pemberian kesempatan kerja penuh dan pertumbuhan bertingkat tinggi." la berpendapat bahwa "apabila dianggap bahwa keadaan suatu masyarakat secara ekonomis tidak dapat diperbaiki untuk jangka waktu yang diperkirakan. walaupun asset-asset itu sendiri mempunyai nilai yang sama. yang sifatnya tidak sama dengan asset-asset dari jenis lainnya. ruang lingkup kegiatannya ditentukan oleh tujuan dari sistem Islam." Chapra. . penentuan harga. ini mungkin bisa ditentukan untuk waktu sekarang. hlm. Chapra lebih positip lagi dalam kertas kerjanya yang paling akhir. Tidak seorang pun membantah bahwa selama bisa diatasi dengan pendidikan. juga beranggapan bahwa peranan ekonomi aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari sistem ekonomi Islam. ia menyebutkan bahwa "kemampuan untuk melepaskan suatu asset pada suatu tenggang waktu. Cit.. Di antara tindakan paksaan yang dibolehkan untuk suatu situasi tertentu. pembatasan pemilikan. bila usaha lewat pendidikan gagal.. nilai uang dan nilai komoditi. malah secara sadar akan menganjurkan negara untuk melakukannya sebagai suatu kewajiban yang harus dilaksanakan. perdagangan dan keuangan. tapi bagaimana mungkin untuk menentukan harga uang tersebut pada waktu yang akan datang?"111 Keynes secara mutlak menyebutkan definisi lain dari bunga. sewa serta tingkat keuntungan. Naiem Siddiqi. perpajakan.112 Akad Musyaraqah. . Setiap pihak memiliki bagian secara proporsional dengan kontribusi modal mereka dan mempunyai hak 111 112 Ibid. Joe S. Dalam rangka membahas alasan yang membuat harga bunga uang lebih bisa diterima daripada harga komoditi. Tapi apakah harga tersebut? tanya Abu Saud "satu-satunya jalan untuk menentukan harga dari uang tersebut adalah dengan menentukan daya belinya . .. Teori Nisbah Satu faktor yang paling menonjol dalam sistem ekonomi Islam dan sekaligus yang membedakannya dengan sistem ekonomi konvensional adalah adanya nisbah bagi hasil dalam aplikasi perbankan syariah. Zainul Arifin. nasionalisasi. Di antara sejawat Mawdudi yang akrab.248 Ekonomi Islam: Sejarah. Dalam kertas kerja paling akhir mengenai masalah ini. Fazlur Rahman mengatakan bahwa "bagi kepentingan dasar dari keadilan sosial ekonomi. maka yang pertama adalah sangat menentukan atas hukum preferensi waktu yang dibuatnya. Argumen ini bersifat menipu. Sebagai methode pemenuhan permodalan (equity financing) juga ada akad-akad jual beli (al bai’) untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan (debt financing). ketika ia menganggap bahwa bunga adalah perbedaan antara harga dari uang hari ini dan harga uang tersebut pada suatu tanggal di masa datang. Dalam prinsip bagi hasil dikenal dua macam kontrak (akad). tanpa negara mengambil alih pengelolaan langsung dari perindustrian.". 39. yaitu bahwa tujuan sistem Islam harus dapat dicapai dan paksaan adalah diperboleh-kan. tapi malah tanpa peduli atas realisasi-nya itu sendiri. penyediaan modal fisik dan modal sosial oleh pemerintah dan penataan jaminan sosial terhitung sebagai kewajiban penting dari negara Islam moderen. negara harus mencampuri kemakmuran pribadi warga negara.

tidak menetapkan suatu plafon prosentrase bagian dari modal dalam keuntungan yang didapat. menjamin pemenuhan kebutuhan dan mempertahankan keseimbangan sosial. 114 113 bagaimana pun masih memungkinkan adanya perbedaan-perbedaan yang tidak menyolok. Mudharib dapat berbentuk perseorangan atau badan untuk tujuan melakukan perdagangan. Pemerintah dapat melarang suatu hal yang selama ini dianggap mubah (yang dibolehkan). Adapun dalam impelementasi mudharabah muqayyadah. penemuan sumber-sumber baru. atau dapat membuat peraturan yang membuat sesuatu yang mubah menjadi wajib. dan bila diundang-kan sesuatu untuk dilaksanakan.114 Ekonomi Islam: Sejarah. tempat. terutama dalam mengatur hubungan antara manusia dengan alam. Hal ini terutama berlaku pada perjanjian musyarakah. yaitu akad mudharabah mutlaqah (tidak terikat) dan akad mudharabah muqayyadah (terikat). kekuatankekuatan produksi dan sebagainya. hlm. agar dapat mengendalikan kehidupan ekonomi dan memberikan bimbingan untuk mencapai tujuan-tujuan yang diingikan. karena kebutuhan akan pengaturan itu tumbuh berulang sesuai dengan perubahan dalam kondisi kehidupan. Pembahasan ini merupakan suatu yang paling jelas bisa dilihat dalam kepustakaan. 115 Mengenai perbankan dalam Islam yang mengambil mudharabah sebagai bentuk dasar dari cara kerjanya. Dalam disertasi doktomya tentang "Politik Ekonomi Negara Islam" Aswaf Ali menyimpulkan bahwa filsafat kemasyarakatan Islam. 115 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 247 mengawasi (voting right) perusahaan sesuai dengan proporsinya. Op. Cit. salah satu pihak dapat mengambil alih modal pihak lain sedang pihak lain tersebut menerima kembali modal mereka secara bertahap. Mudharib dalam kontek ini menjadi trustee atas modal tersebut. jika ia dibaca dalam kaitan dengan apa yang ditulis oleh penulis mengenai permasalahan yang sama pada bagian awal buku ini. Inilah yang disebut musyarakah al muntanaqishah. hlm. dengan pengertian bahwa pihak-pihak yang bersangkutan akan menerima prosentase tertentu dari keuntungan dan bukan dalam jumlah uang yang ditetapkan lebih dahulu. 19. juga merupakan suatu bentuk equity financing. ibid. Kondisi yang terbuka guna penciptaan perundangan-undangan baru ini. Dalam implementasi mudharabah mutlaqah. Akad mudharabah dalam aplikasinya terbagi kepada dua tipe. Pegelola menggunakan modal tersebut dengan tujuan yang dinyatakan secara khusus dalam akad. membayangkan suatu masya-rakat ekonomi yang didasarkan pada . 116 Muhammad Nejatullah Siddiqi. 33. Pada akad mudharabah. Dalam kontrak tersebut. maka ia menjadi haram. 34. Ibid. Kesemuanya itu. Dalam pembahasannya mengenai peran negara dalam ekonomi. negara punya fungsi penting untuk membuat perundang-undangan baru yang mengatur dan dan memberikan bimbingan bagi kehidupan ekonomi dalam hal-hal yang dibiarkan tidak diatur oleh syariah. Pemikiran Ekonomi Islam. hubungan kontrak bukan hanya antara pembeli modal. bersama-sama dengan iman dan keterikatan pada nilai-nilai moral dan prinsip-prinsip tertentu dalam organisasi. pemilik dana menentukan syarat dan pembatasan kepada pengelola dalam penggunaan dana tersebut dengan jangka waktu. Di samping memperlakukan hukum syariah. yaitu untuk menghasilkan keuntungan. sebagai dapat dibedakan dengan hubungan antar manusia dengan manusia lainnya. pemilik dana memberikan kekuasaan penuh kepada pengelola untuk menggunakan dana tersebut dalam usaha yang dianggapnya baik dan menguntungkan. melainkan antar penyedia dana (shahibul maal) dengan enterpreneur (mudharib). Islam memberikan wewenang kepada pemerintah yang dibentuk sesuai dengan hukum Islam untuk mengisi jurang ini. di mana pemulihan modal awal itu akan memakan waktu sampai 10 tahun. atau dapat menjadi penyedia dana dalam hubungan mereka dengan pihak pengguna dana. Apabila penguasa melarang sesuatu yang pada dasar-nya dibolehkan. Fungsinya adalah untuk menegakkan keadilan dan menjamin dipenuhinya kebutuhan dengan mengatur fasilitas-fasilitas umum dan sistem jaminan sosial. jenis usaha dan sebagainya. Teori.113 Dalam akad mudharabah. Zainul Arifin. (Kekuasaan ini tidak bisa diterapkan pada apa yang sejak semula sudah haram atau wajib dalam syariah). LIPPM. Namun Zainul Arifin. Hubungan ini selalu berubah dengan berubahnya pengetahuan. Muhammad al Mubarak menyatakan bahwa negara merupakan salah satu dari tiga soko guru sistem ekonomi Islam. bebas untuk menentukan tiap-tiap rumusan nisbah bagi kuntungan. hlm. Penga-turan semacam itu tidak boleh merupakan bagian dari hukum tetap. syariah.114 Pihak-pihak yang bersangkutan dalam suatu akad mudharabah. maka wajib hukumnya. tetapi mempunyai bentuk (feature) yang berbeda dengan akad musyaraqah. Bank dan lembaga keuangan dalam kontrak ini dapat menjadi salah satu pihak.116 Teori Kredit dalam Islam Perjanjian mudarabah dan musyarakah pada hakikatnya bertujuan memberi modal investasi jangka panjang kepada perusahaan-perusahaan Islam. negara dapat saja mengeluarkan suatu perangkat perintah dan larangan. Mereka dapat menjadi pengelola dana (mudharib) dalam hubungan mereka dengan penabung dan investor. secara wajar dan layak wajib ditertibkan dalam rangka untuk menjamin keadilan dan melindungi kepentingan masyarakat. Sementara negara tidak dapat mengesahkan apa yang secara jelas diharamkan oleh syariah atau membebaskan orang dari kewajiban-kewajiban yang secara jelas diwajib-kan oleh syariah. (Jakarta: 1986)..

Jenis kredit semacam ini jelas tidak cocok untuk pinjaman jangka pendek. Tentu akan lebih mudah untuk mencari pembeli jika saham-saham perusahaan itu diperjual-belikan di bursa efek. Peranan Negara Tanpa suatu prasangka mengenai pentingnya kemerdekaan pribadi. dimana segala keputusan diambil sesudah bermusyawarah secukupnya dengan wakil-wakil rakyat yang sebenarnya. Kuwait adalah satu-satunya negara Islam yang mempunyai bursa efek yang cukup maju. Abu Sulaiman memberikan komentar mengenai distribusi dengan meletakkan kepercayaan yang besar pada pasar yang berfungsi dengan baik. bahwa sebagian warga masyarakat yang tidak punya kemampuan untuk bekerja. karena saham menimbulkan masalah. dibandingkan dengan perjanjian mudarabah dan musyarakah. Tanggung jawab langsung negara sehubungan dengan jaminan sosial. namun jangka waktunya jarang yang berlangsung lebih lama dari tiga tahun. bahwa fungsi itu dilaksanakan dengan cara demokratis. Selain di Kuwait jarang sekali ada perusahaan Islam yang mengumpulkan modal dari khalayak ramai. dalam hal perjanjian mudarabah pun pihak bank biasanya tidak menjual sahamnya dalam perusahaan itu selama masa empat-lima tahun. Dan sesungguhnya bank-bank Barat hanya memberi pinjaman untuk jangka waktu yang relatif pendek. maka diperlukan kerja keras untuk melaksanakannya. Jelaslah bahwa mereka akan enggan menjual saham itu bila keadaannya kurang menguntungkan. Kebanyakan perusahaan penerima modal dari bank merupakan perusahaan keluarga berukuran kecil.246 Ekonomi Islam: Sejarah. negara memberikan jaminan sosial. 4) Mengambil langkah-langkah positif dibidang produksi dan pembentukan modal guna mempercepat pertumbuhan dan menjamin keadilan sosial. yang di dalam Islam didapatkan berdasarkan kerja. Campur tangan pihak pemerintah. 3) Perbaikan penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diakibatkan oleh mekanisme pasar dengan bimbingan dan pengaturan maupun dengan campur tangan langsung serta partisipasi dalam prosesnya. Di samping melaksanakan perundangan yang relevan. karena dapat mengakibatkan kerugian modal. yang khusus dan . namun yang tidak resmi bubar di tahun 1982. yang sebagian besar modalnya selain dari bank juga berasal dari para keluarga. ia menekankan pada pendapat. Baqir al Sadr telah membahas peranan negara didalam sistem ekonomi Islam dengan agak panjang lebar. yang merupakan bagian terbesar dari para nasabah bank Islam. Maka sulitlah untuk mencari ahli keluarga yang dapat menebus saham-saham dari bank Islam ini. juga punya hak terhadap sumbersumber alam tersebut. dengan syarat. Sehubungan dengan usaha mempertahankan keseimbangan sosial. serta apakah akan ada orang yang akan membeli saham yang dipegang oleh bank itu. sementara tetap menghindari bunga. Telah disetujui bahwa negara menikmati kekuasaan yang paling luas untuk melaksanakan fungsi-fungsi tersebut. Karena itu bank-bank Islam harus menemukan metode lain untuk menyediakan kredit jangka pendek. bahwa hal itu tidak bersangkutan dengan tingkatan pendapatan. yang menyebabkan kehancuran bagi pasar uang Kuwait. peranan negara dalam kehidupan ekonomi makin banyak mendapat sorotan dalam berbagai tulisan. Baqir selanjutnya menunjukkan bahwa pembentukan perbendaharaan negara merupakan sarana untuk menunaikan tanggung jawab ini. Di negara itu dulunya ada bursa resmi dan tidak resmi. tapi dengan standar hidup. dan akibatnya itu masih terasa. Namun kebanyakan perusahaan yang menerima pinjaman bank tidak termasuk kelompok yang sahamnya diperjualbelikan di bursa. Bank-bank Inggris acapkali menyediakan kredit dagang untuk masa 90 hari atau kurang. mungkin dianggap perlu. Peranan ini terutama mencakup empat macam tindakan: 1) Menjamin kesesuaian dengan kode etik Islam dari tiap pribadi lewat pendidikan. Dana Jangka Pendek Biasanya nasabah bank memerlukan pinjaman jangka pendek. Hal ini terutama ditentukan oleh keadaan pasar. Karena investasi modal saham dan perjanjian bagi hasil pada hakikatnya bersifat jangka panjang. menjadi dasar kedua untuk didistribusikan. khususnya pedagang eceran dan pedagang grosir. 2) Menciptakan kondisi sehat di dalam pasar guna menjamin fungsinya yang baik. Tahawi juga menyokong teori yang sama. mengingat besarnya jumlah modal itu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 115 milik. dan karena adanya kenyataan. sesudah kerja dan kebutuhan. Karena keseimbangan. Teori. dan bila perlu lewat paksaan. Sekalipun bank mengutamakan dividen yang akan diterimanya atas saham-sahamnya. menjamin pemenuhan kebutuhan untuk tiap warganegaranya serta menciptakan keseimbangan pada standar hidup dalam masyarakat. bagaimana pun. didasarkan atas hak umum dari seluruh masyarakat terhadap sumber-sumber alam. dalam bentuk Letter of Credit (L/C) sedangkan pinjaman untuk jangka lebih lama dipandang sebagai kredit jangka panjang. Teknik Alternatif Diterapkan untuk Kontrak Pembelian Kembali Suatu sarana baku adalah upaya murabahah (kontrak pembelian ulang untuk kredit jangka pendek) atau sarana kontrak penebusan.

. Arti dari kalimat kedua tidak seluruhnya jelas. sebelum pembelian dilaksanakan.118 Dengan perjanjian murabahah itu. Distribusi terakhir dari pendapatan harus sesuai dengan cita-cita Islam mengenai keadilan sosial yang menyangkut pemenuhan kebutuhan dasar bagi tiap pribadi dan juga untuk meratakan perbedaan yang menyolok. Pasar bisa memberi imbalan terhadap kerja. hlm. Adalah lebih perlu untuk mengadakan perubahan lewat tindakan negara. karena kebebasan pribadi yang diberikannya. Hak . termasuk premi harga yang tidak seberapa mahal kepada bank. Op. tapi mungkin bisa menyediakan kebutuhan. Perhatikanlah pernyataan berikut yang dibuat oleh penulis yang sama: "Di dalam Islam penyediaan sumber-sumber adalah optimum. Karena itu nasabahnya mungkin akan membayar harga yang tidak seberapa mahal kepada bank. Dengan demikian pengekspor Barat itu dapat memanfaatkan sarana kreditnya untuk keperluan lain. Di dalam masyarakat yang benar-benar Islam. mengenai pemecahan sistem pemasaran daripada pemecahan lewat alokasi sumber-sumber. karena kegiatan itu bukan bidangnya. maka fungsi sistem pasar akan mencapai penyediaan optimum dari sumbersumber. Dan bila bank itu membeli barang-barang sekaligus untuk beberapa nasabahnya ia dapat memperoleh diskonto tambahan karena banyaknya pembelian itu. bukannya penerima riba. seperti dikemukakan dalam argumen terdahulu. Cit. Semua orang akan setuju dengan Chapra bahwa "walaupun sistem pasar diakui oleh ajaran Islam. bilamana nasabahnya belum sanggup menebus barang itu. Tugas yang bersifat pengawasan dan pengendalian dari pemerintah disatu pihak dan peranannya sebagai penjamin keten-traman masyarakat. bahwa di dalam Islam ada dua dasar yang memberi hak atas pendapatan kerja dan kebutuhan. tapi itu tidak bisa dianggap sebagai sesuatu yang suci dan tidak bisa diganti. Apakah itu berarti bahwa bila semua pelaku ekonomi bertindak sesuai dengan ketentuan akhlaq Islam dan juga distribusi pendapatan dan kekayaan sesuai dengan cita-cita Islam. dan dia dapat menyerahkan barangnya secara biasa saja. 119 Ibid. para pemasok tidak perlu menghiraukannya. karena bank sendiri menyelenggarakan kegiatan jual beli barang. Pihak bank Islam enggan untuk mengurus penyimpanan atau pergudangan. apabila dia. Baqir al Sadr menganggap kerja sebagai sumber utama bagi distribusi pendapatan. biasanya 90 hari atau paling lama 180 hari. Ibid. dalam pengertian Islam? Jawaban positif akan menimbulkan pertanyaan-pertanyaan lanjutan yang berkaitan dengan pengetahuan. Kontrak itu dapat bersifat fleksibel. Suatu keuntungan dari "murabahah" ini ialah karena kedudukan keuangan bank lebih kuat dibandingkan dengan nasabahnya. hal ini halal. Premi harga itu diterimanya berdasarkan usaha niaga. Bank hanya mengurus dokumen. dinilai sangat rendah oleh penulis-penulis kita. dan menurut hukum Islam. Tapi ini mengakibatkan bahwa sekelompok rakyat menerima lebih dan yang dibutuhkan dan kelompok lainnya mendapatkan kurang dari yang mereka butuhkan. supaya sejauh mungkin sesuai dengan cita-cita Islam.117 Biasanya masa penjualan kembali akan ditentukan oleh pihak bank dalam suatu kontrak dengan nasabahnya. Dengan demikian sarana murabahah itu merupakan pemberian kredit dalam waktu tertentu. termasuk premi harga yang harus dibayarnya bila ia membeli komoditi bersangkutan sendiri. Pendapatnya ini membawa kita kepada persoalan penilaian sistem pasar.116 Ekonomi Islam: Sejarah. kekuasaan dan organisasi yang sampai saat ini belum dibahas. Sistem pasar sebagai sarana untuk distribusi pendapatan di dalam masyarakat. Sebagai alasan pokok untuk menentukan perubahan. la tidak mengemukakan pendapatnya ataupun menjawab pertanyaan-pertanyaan yang timbul seperti tersebut di atas. sehingga memungkinkan penundaan tanggal penjualan kembali. Komoditi bersangkutan dapat langsung diserahkan pada nasabah bank itu oleh pengekpor di Luar Negeri atau produsen Dalam Negeri. namun untuk penundaan itu ditetapkan pula suatu premi tambahan. Keadaan ini harus dirubah dengan jalan memindahkan sebagian dari pendapatan kelompok yang pertama kepada kelompok lainnya. keduaduanya dalam Islam dianggap sebagai ciri-ciri tetap dari pasar. kebijaksanaan. acapkali bank dapat memperoleh diskonto atas pembelian untuk kepentingan nasabahnya. 19. Pembahasan Kahf mengenai struktur pasar memusatkan perhatiannya pada kerja sama dan menitik beratkan peranan pemerintah dipasar. pertama-tama sesuai dengan kaidah Islam dan kemudian cocok dengan selera konsumen. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 245 cocok untuk kredit niaga. dan menyimpan surat bersangkutan sebagai bukti bahwa ia pemilik komoditi itu. di samping itu mereka tidak terlalu repot untuk mengusahakan kredit dagang itu sendiri bagi kepentingan pelanggannya pada bank-bank konvensional. Karena itu sistem pemasaran harus dimodifikasi sedemikian rupa. dan tidak perlu menyediakan gudang atau fasilitas penyimpanan komoditinya. Bank menerima laba dari premi penjualan kembali. Tujuan-tujuan dari masyarakat muslimlah yang lebih penting. Teori.119 117 118 Zainul Arifin. tidak ada kemungkinan bagi pemisahan antara kedua unsur itu. Urusan pembayaran terakhir berdasarkan kontrak penjualan merupakan urusan bank dan nasabahnya. Hampir semua pengekspor Barat lebih senang melaksanakan perjanjian murabahah itu. dilain pihak. karena uang pembayarannya dapat diterima lebih cepat dan tanpa risiko. bank Islam bersangkutan tidak perlu menangani sendiri komoditi yang diperdagangkan. Berdasarkan sarana murabahah pihak bank akan membeli suatu komoditi tertentu lalu menjualnya kepada nasabahnya sehingga kelak bank itu akan menerima premi harga.

berikut penyewaannya biasanya dirincikan dengan istilah "ijirawa iktina" (kontrak pengadaan dan penyewaan). Berlebihan adalah dalam pengertian di atas standar pemakaian rata-rata dalam suatu masyarakat. Bila penjualan kepada nasabah semula telah disepakati dari saat pembuatan kontrak. Op. termasuk "zakat". Dalam hal semacam ini premi uang sewa dapat ditentukan lebih rendah. kita bahas seperti di bawah ini. disamping kepentingan untuk dirinya sendiri. atau menyewakannya kepada nasabah lainnya. maka ia tidak mengeluarkan zakat untuk benda bersangkutan. atau menjual benda itu kepada nasabah semula. kemudian bersepakat untuk menyewakannya kepada mereka dengan harga sewa tetap untuk waktu tertentu. maka kontrak itu dinyatakan mengandung unsur ijarah serta murabahah. Diskusi-diskusi ini tidak berlangsung dengan sempurna. Karena nasabah yang menyewa alat perlengkapan itu bukan pemilik benda itu. Beberapa penulis memberikan perhatian khusus mengenai kewajiban seorang majikan terhadap buruhnya. untuk membedakannya dari ijarah yang merupakan perjanjian sewa beli murni. yakni suatu pemikiran yang meninggalkan standar ini secara berlebih-lebihan harus tidak diperbolehkan. Dengan perjanjian ijarah pihak bank membeli barang seperti misalnya alat-alat besar pembangunan untuk keperluan para nasabahnya. Beberapa penulis membahas konsep israf (boros) termasuk di dalamnya Naiem Siddiqi. ia harus melayani kepentingan masyarakat. Tiada perhatian sungguh-sungguh diberikan kepada segi sosiologis dari tingkah laku pengusaha dan pedagang dalam masyarakat Islam. kecuali pembahasan pendahuluan dari Siddiqi dalam Economic Enterprise in Islam. Cit. Ketidakjujuran. sedangkan bank bersangkutan akan menetapkan harga sewa yang mencakup sebagian besar harga pembelian asli barang itu di masa kontraknya. Alt Abdul Rasul7 dan Kahf. penipuan. Monopoli juga dianggap merugikan kepentingan masyarakat. atau lebih menyukai pengganti alat itu dengan model yang lebih mutakhir. Kontrak itu dapat menjadi sumber dana jangka pendek atau jangka menengah. praktek-praktek pemaksaan. selama produksi barang-barang yang dibutuhkan umum belum mencapai jumlah memadai. spekulasi dan persekongkolan rahasia diantara pengusaha dan pedagang yang merugikan kepentingan konsumen. Kebaikan umum selalu menjadi pedoman dalam keputusan-keputusannya. serta apakah nasabah itu memerlukan benda bersangkutan pada saat berakhirnya kontrak. Pada segi positifnya.244 Ekonomi Islam: Sejarah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 117 ekonomi masyarakat tidak mengizinkan pengeluaran bagi sumber-sumber yang sudah langka untuk membuat barang itu. Pengusaha dibebani rasa keadilan dan kejujuran dalam setiap tindakannya. dengan uang sewa yang biasanya lebih sedikit daripada uang sewa menurut perjanjian awal. Konsumen harus menghindarkan diri dari sikap berlebihan. dan juga cara mengorganisasi dan melembagakan kemauan baik pribadi. Op. dilarang. perjudian atau pemerasan. dan dalam hal itu barang yang dijual kembali terdiri atas saham-saham dari perusahaan bersangkutan dengan premi harga yang disepakati bersama. Baqir al Sadr manganjurkan agar bahan-bahan tertentu tidak diperkenankan untuk dialihkan ke dalam produksi barang-barang mewah.121 120 121 Muhammad Nejatullah Siddiqi. . Yang dapat dikecualikan adalah Abdul Majeed Qureshi yang pendapatnya mengenai buruh dan hubungan perindustrian. Seperti halnya di dunia Barat. Bentuk khusus ijarah yang mencakup pembelian barang itu. jenis kontrak ini digemari pula di dunia Islam karena uang sewanya dapat diperhitungkan dengan pajak perseroan. Teknik Altematif Diterapkan untuk Kontrak Sewa Beli Suatu alternatif bagi perjanjian murabahah adalah gagasan "ijarah" (kontrak sewa beli) atau kontrak "leasing" yang dengan tegas diperbolehkan oleh hukum Islam. Chapra. sejauh dia tidak berhasil dalam menterjemahkan norma-norma yang seperti disenanginya menjadi program kerja yang operasional. Cit. Teori. dan sering digunakan oleh perusahaan di berbagai bidang seperti pembangunan untuk membiayai pengadaan alat-alat besar atau alat perlengkapan perusahaan. Mengenai persoalannya sampai berapa jauh perhatian terhadap kepentingan masyarakat dapat mempengaruhi keputusan-keputusan para pengusaha. telah dibahas terperinci diantaranya oleh Maududi. Hal ini memberantas penimbunan. Dia tidak akan melakukan suatu perbuatan yang merugikan orang lain. Pengusaha: Produsen dan Pedagang Peraturan tentang tingkah laku bagi seorang pengusaha Muslim. Siddiqi. Masalah ini menimbulkan persoalan-persoalan pokok. Nasabahnya itu dapat membayar uang sewa secara bulanan atau per triwulan. kecurangan. Perlu diketahui pula bahwa kontrak murabahah dapat juga dimanfaatkan untuk membiayai pembangunan atau proyek. Kontrak jenis rangkap seperti ini semakin populer. Yusuf Qardhawi. yang dirumuskan sebagai pengeluaran tidak berguna di atas keperluan untuk memenuhi kebutuhan.120 Di akhir kontrak ijarah itu bank Islam bersangkutan dapat menjual alat perlengkapan. walaupun masih ditentukan oleh masa penggunaan yang diharapkan. Karena terbatasnya pustaka seperti disebutkan di atas. seperti peranan informasi dalam menterjemahkan kemauan balk menjadi hasil konkrit yang diharapkan oleh masyarakat. tidak terdapat suatu studi mendalam.

Maka besar dan strategisnya posisi sebuah bank sentral. dan mungkin akhirnya mendapat imbalan yang lebih tinggi. karena Indonesia tergolong negara yang tidak menerapkan hukum Islam. Adalah “mungkin” fungsi dan peran bank sentral sebagaimana dikenal pada masa sekarang. Cit. Sebagai bahagiannya secara proporsional terhadap sumber-sumber alam yang bebas yaitu tanah dan tidak lebih.. Bilamana ia sendiri menggarapnya maka haknya ditetapkan sebagian berupa hasil karena hasil kerjanya dan sebagian lagi karena tanah. Dalam arti lain. suatu kemustahilan bila ada dua bank sentral dalam sebuah Negara. Penyediaan modal fisik dan modal sosial terhitung sebagai kewajiban penting dari negara Islam modern. Op. (London: 1970). hlm. 122 mereka untuk memanfaatkan lahan pertaniannya lewat kerja sama dengan pihak ketiga. untuk mana cara-cara lainnya mungkin . bank sentral sebagai lembaga keuangan belum dikenal. seperti halnya dengan bagi keuntungan. Apakah ia diperbolehkan memberikan kepada orang lain hak menggarap dan ia berbagi hasil dengan pihak ketiga dengan mengambil bagiannya berupa imbalan atas tanah lahan pertaniannya? Masalah inilah yang oleh Abu Sulaiman dijawab dengan negatif sedangkan lainnya menjawab dengan membolehkannya. Poitik Bank Sentral: Posisi Gubernur Bank Indonesia dalam Mempertahankan Independensi. Teori. dan menguasai hasil bersih lahan pertaniannya. Oleh karena itu. Hal mana penyertaan di dalam bidang-bidang perekonomian. Beberapa penulis juga menganjurkan diadakannya larangan atas beberapa barang mewah tertentu atau membebaninya dengan pajak yang berat untuk menghalang-halangi konsumsinya. walaupun ekonomi Islam sebagiannya dapat diaplikasikan. hanya akan bisa diaplikasikan dalam sebuah Negara Islam. Political Economy of the Islamic State. Dengan demikian. Namun penyediaan (pembuatan) uang sebagai alat tukar. agar dilakukan oleh setiap muslim yang baik dalam mengabdi kepada masyarakat. Op. Seorang berdasarkan bagi hasil mungkin bekerja lebih tekun dibanding dengan tenaga kerja yang diupah. 123 M. baik di masa Rasulullah hingga di masa kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara. (Jakarta: LSPU Indonesia. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 243 Teori Bank Sentral Islam Dalam paradigma ekonomi Islam. khususnya di masa Khalifah Umar bin Khaththab telah dikenal. maupun dalam keterkaitanya dengan perihal politik ekonomi Islam. 2003). perdagangan dan keuangan tak lepas kaitannya dengan negara sebagai institusi publik yang bertanggung jawab dunia dan akhirat. adalah keniscayaan berdirinya sebuah bank sentral.D Thesis. berbagai mazhab hukum Islam menetapkan berbagai rumusan. adalah tidak dapat dimengerti. Umar Chapra. Jika pemilik dari lahan yang bisa digarap diperkenankan untuk memperkerjakan buruh agar tanahnya dapat digarap. 126 M. 1. tetapi untuk menolak bagi hasil secara demikian. Dengan ini jelas bahwa jawaban negatif dapat dianggap sebagai penolakan atas hak pemilikan itu sendiri. Konsumen Daftar barang-barang yang konsumsinya diharamkan Islam sudah cukup dikenal dan tidak menimbulkan pertentangan. hlm.bisa ditemukan. 280. Umar Chapra. membayangkan suatu masyarakat ekonomi yang didasarkan pada kerangka negara (Islam) secara luas adalah dambaan setiap umat Islam. 123 Dalam konteks Indonesia. Dan apabila dilihat dalam perspektif politik.118 Ekonomi Islam: Sejarah. 2. Tidak ada batasan mengenai apa yang boleh dikonsumsikan oleh seorang untuk mencapai kehidupan baik. oleh karena itu Umar Chapra menyatakan “penyediaan modal fisik dan modal sosial merupakan tanggung jawab Negara Islam modern. Tapi membiarkan diri dalam kehidupan mewah tidak dikehendaki. Cit. bank sentral adalah wakil sebuah Negara dalam bidang financial dan moneter. bank sentral secara internasional telah menjadi symbol kedaulatan sebuah Negara. 40 124 Fachry Ali. Mereka yang tidak menyetujui bagi hasil. bank sentral Islam baik dalam peranannya sebagai pusat aktifitas keuangan Islam. 122 Oleh karenanya peranan ekonomi secara aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari sistem ekonomi Islam. The Economic System of Islam. mengapa ia tidak diperkenankan untuk memasuki suatu "persekutuan" dengan bekerjasama dan berbagi hasil secara menyeluruh? Abu Sulaiman boleh saja mengatakan bahwa "pemilik" berhak atas tanah tersebut. hlm. Islamic Culture Centre. 126 Satu-satunya lembaga keuangan di dalam Negara Islam yang dikenal adalah Baitul Maal. lebih-lebih bila kondisi . secara langsung maupun tak langsung adalah bersinggungan dalam sosial-politik dan struktur publik. dikendalikan langsung oleh pemerintah atau Baitul Maal. rupanya kurang menyadari kepentingannya maupun kelebihan cara ini dalam dorongan mereka untuk menjamin keadilan.124 Bank sentral sebuah negara sangat berperan dalam dunia financial internasional dan kerjasma moneter. Dengan demikian. etc. hlm. Kegawatan masalah ini karenanya terletak pada sepanjang pemilik sebidang tanah berhak atas seluruh hasil bersih dari tanahnya.125 Di masa Rasulullah Muhammad maupun di masa para sahabat memimpin Negara dan pemerintahan. Ali Aswaf. University of Southern California. Ph. 1970. Ini merupakan alasan bagi kasus mengenai pembatasan pemilikan pada lahan pertanian dan bukan alasan untuk bagi hasil. dan dengan demikian meningkatkan daya guna dan memainkan peranan yang oleh Islam memang diharapkan. 125 Fachry Ali. Sebegitu jauh yang menyangkut persoalan penyediaan bibit dan sebagainya. umat Isalm mendapatkan kepastian jaminan dalam berekonomi yang lepas dari azab Allah. dan setiap pihak bebas untuk menganjurkan salah satu rumusan yang cocok-bagi kedua belah pihak.

seperti dinyatakan oleh Akram (613:34—36). Kita tidak memasuki perbedaan pendapat tadi sepanjang perbedaan itu berdasarkan berbagai hadits yang berhubungan dengan masalah itu dan interpretasi hukum mereka. Selebihnya harus diserahkannya kepada negara". jumlah kredit. bila terdapat perhatian yang berlebih-lebihan dari rakyat terhadap pertanian. Maka dalam Undang-undang Dasar Negara itu. telah dibahas tentang baik buruknya. Sepanjang yang menyangkut masalah filsafat ekonomi. la menganggap bahwa kedua putusan tersebut adalah berhubungan dengan dua situasi yang berbeda. 1998). daripada bergabung dengan suatu usaha yang kurang mantap di daerah pedesaan. Teori. juga membantah pendapat. Sheikh menentang dibolehkannya.M. dilihat dari sudut ekonomi. seperti diuraikan di atas. Dari kredit itu tidak dipungut bunga kecuali biaya administrasi tetap untuk sekedar menutup biaya operasi bank itu. Op. tindakantindakan yang diambil oleh bank sentral berpengaruh langsung terhadap suku bunga. dengan dasar fikiran bahwa "seorang hanya boleh memiliki tanah seluas yang dapat digarapnya sendiri. baik sewa ataupun bagi hasil. karena pemegang deposito memandang sumbangannya untuk lembaga itu sebagai bantuan sekali jalan saja. A. Siddiqi dan Taqi Amini. maka lembaga itu dalam waktu singkat kekurangan dana. Dengan mengutip karangan Iqbal dalam Bal-e-Jibril. maupun bagi hasil. A. Yusuf. bahwa sewa harus dilarang dianggap sama dengan bunga. bank sentral Islam baik menurut fungsinya seperti sekarang atau seperti dulu adalah Baitul Maal. termasuk S. lalu disediakan kredit bagi para petani yang kurang berada untuk keperluan penyempurnaan usaha pertaniannya. Pendirian dogmatis seperti itu hampir tak dapat dipertahankan. Nasir A. dan penawaran uang (pasar uang). 129 M. satu-satunya perdebatan mengenai penerapan asas-asas Islam dalam bidang perniagaan di tahun 1950-an tidak berlangsung di wilayah Timur Tengah melainkan di Pakistan. Mereka yang menganggap sah bagi hasil membandingkannya dengan bagi keuntungan. Mannan tak beda dengan Akram. Baqir al Sadr. Lembaga itu menerima dukungan dari beberapa tuan tanah kecil. Mannan tidak menyukai penggunaan lahan pertanian oleh pihak ketiga atas dasar sewa.242 Ekonomi Islam: Sejarah. Apa pun penilaian orang tentang Tahawi dengan deduksi sejarahnya. Selain itu pihak yang menaruh uang deposito sangat memperhatikan bagaimanakah caranya dana yang mereka sediakan itu dipinjamkan. Namun soal ini dikesampingkan karena pertimbangan komersial. Tanpa adanya pemasukan deposito baru serta kesulitan yang dialami dalam mencari tenaga staf karena calon pekerja yang ada tidak besedia untuk melepaskan karier yang memberi hasil lumayan dan lebih terjamin.128 Pakistan—Suatu Kegagalan Walaupun gagal dalam melarang "riba" secara nasional. Robert Elgie dan Helen Thompson. Hifzur Rahman. walaupun masalah bunga kemudian dibangkitkan berulang kali dalam Majelis Nasional di Islamabad. dan perdagangan. seperti Mawdudi. Hal mana dalam teori bank sentral konvensional. yang bersedia menitipkan uangnya tanpa menerima imbalan berupa bunga. baik yang membolehkan maupun yang melarang sewa dalam bentuk uang atas tanah. Mazharuddin Siddiqi. Tahawi. Abu Sulaiman dan Haider Zaman Siddiqi. Cit. dan kekuasaan otonomi para pejabat bank itu juga sangat kecil. atas kerugian bagi bidang industri. S. Juga. disisipkannya satu pasal yang melarang pemungutan bunga. (London and New York: Routledge.M. ternyata aplikasi bank sentralnya tidak mampu menerapkan ekonomi non riba. Di sana kesadaran tentang identitas keagamaan terpisah sejak mula-mula didirikannya negara itu. The Politics of Central Bank. maka dalam waktu yang singkat lembaga tersebut pun Ibid. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 119 Tahawi menemukan adanya hadits sahih dari Rasulullah Saw. Dan. bahwa tidak semua pemilik mampu menggarap lahan pertanian secara langsung. Yusuf beranggapan "pada awal sejarah Islam terdapat kecenderungan yang nyata untuk menata pengembangan yang akan datang dalam bidang pertanian sedemikian rupa. Metwally. bahwa sewa tersebut bertentangan dengan qiyas. hlm.M. Sewa berupa uang atas tanah harus dinyatakan sebagai tidak sah. namun suatu bank percobaan lokal yang tidak memungut bunga atas pinjamannya telah didirikan pada akhir tahun 1950-an di suatu daerah pedesaan di Pakistan. 128 127 . ia tak berhasil mengemukakan alasan ekonomis rasional guna menyokong pendapatnya. Bagi Hasil Bagi hasil dianggap sah oleh banyak penulis moderen. ia menyatakan pandangan yang sama dengannya.127 Kenyataan di Pakistan ini.129 Namun walaupun cukup banyak minat untuk mendapat pinjaman. bila tidak demikian mereka setuju. kita telah menjelaskan posisi Abu Sulaiman. 35-65. Hamid. sekalipun telah dijamin oleh Undang-undang Dasarnya. sehingga tidak ada pembebanan biaya atas penggunaan kekuasaan atas tanah yang asli dan tak terhancurkan sesuai dengan definisi Ricardo sendiri mengenai tanah. dan karena itu harus dimungkinkan bagi Oleh karena itu. Mereka yang menganggapnya tidak sah. la juga mencatat bahwa para fuqahaa (ahli hukum) yang membolehkan adanya sewa atas lahan pertanian mendasarkannya pada hukum darurat. dan memberikan alasan.

Tapi ia gagal dalam menandingi argumen yang jelas. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 241 kandas. karena para depositor dan para debitur termasuk golongan yang sama.000 depositor baru. A. Pada tanggal 24 Juli tahun 1956 Bank Tabungan Mit Chamr memulai usahanya. . dan ia berhasil menghimpun tenaga staf yang dipilih dengan seksama. sewa dan kegiatan untuk mengolah lahan pertanian. bahwa tiap manusia punya andil yang sama atas karunia Allah (lain halnya jika itu merupakan hasil dari keahlian atau jerih payah pribadi seseorang).131 Dalam waktu singkat golongan staf itu memperoleh kepercayaan dari masyarakat pedesaan berpaham konservatif. dan tanah yang sudah diolah. yang kemudian menjabat sekretaris jenderal dari Himpunan Internasional Perbankan Islam. Tidak ada penolakan terhadap kenyataan bahwa jumlah sewa atas lahan pertanian biasanya lebih besar dari penurunan harga.120 Ekonomi Islam: Sejarah. Abu Said juga mempersamakan sewa tersebut dengan harga bunga yang diperhitungkan atas modal uang. Bank Tabungan itu berkembang pesat. dari 1000 depositor diikuti oleh 59. dan jarang menggunakan jasa bank komersial yang dipandangnya sebagai lembaga asing. Abu Sulaiman menganggap pembebanan sewa dalam bentuk uang oleh si pemilik adalah tidak sah. Pengambilan investasi ini tidak pasti karena ketidakpastian harga pasar komoditi yang diproduksi. Dalam membahas sewa tanah berupa uang atas lahan pertanian. Pada umumnya semua pinjaman telah diselesaikan pada permulaan tahun 1960-an. Lalu timbul masalah sah tidaknya jumlah sewa yang lebih tinggi itu. Seperti juga halnya di Pakistan. berlainan dari keadaannya di Pakistan dahulu. Pertanyaan ini dapat dijawab sesudah meneliti lebih mendalam mengenai sifat pengembahan investasi atas pengolahan lahan pertanian itu. Namun pandangan mereka terhadap para bankir baru itu berlainan sekali. bila jumlah sewa yang diperkenankan untuk dipungut tidak boleh melebihi nilai penurunan harga. di Mesir lembaga itu bertempat di daerah pedesaan pula yaitu disuatu kota pedalaman di daerah Delta sungai Nil.130Kegairahannya merosot. El Nagar-lah manajer bank itu. tertentu dari keuntungan dan bukan dalam jumlah uang yang ditetapkan lebih dahulu. yaitu eksperimen pertama yang tercatat dalam sejarah Timur Tengah dan wilayah Arab. bisa disamakan dengan riba. dan khusyuk dalam melakukan ibadahnya bersama-sama para calon nasabah bank itu. Tidak ada pertentangan bahwa sewa dalam bentuk uang dianggap sah atas lahan yang sudah diolah (macam kedua) sebagai pengganti "depresiasi". dalam artian nilainya. sebagai imbalan atas investasi untuk pengolahan lahan. yang intinya ialah membebankan suatu jumlah pasti ter-hadap suatu pengembalian nilai yang tidak pasti. karena pandangan dan nilai-nilai kesusilaan mereka sama. baik berupa tenaga maupun modal yang mengakibatkan bertambah baiknya nilai lahan itu. sekalipun mereka sudah berpendidikan modern. Bagi hasil juga bisa diperbolehkan. Di Mesir—Sedikit Berhasil Pada saat eksperimen itu berakhir di Pakistan. Schumpeter. Penulis kontemporer mengenai perbankan dalam Islam yang mengambil mudarabah sebagai bentuk dasar dari cara kerjanya. Op. Dengan demikian ada suatu dorongan untuk menabung uang. calon debitur itu harus mempunyai uang tabungan sejumlah tertentu untuk paling sedikitnya selama setahun. walaupun ia sendiri seorang ahli pendidikan. maka pinjaman yang sedang berjalan hanya ditangani sebagai perjanjian bilateral saja antara para tuan tanah dengan para petani tanpa suatu perantaraan kelembagaan. pembedaan harus diadakan untuk tanah perawan di mana pemilik lahan tidak mengadakan investasi. Tidak ada bunga atas deposito itu. milik masyarakat perkotaan dan semata-mata melayani orang Mesir bergaya hidup kebaratbaratan. maka hasil berupa pengembalian investasinya jatuh secara sah kepadanya. sebagai bagian dari sewa.132 130 131 Ibid. 132 Ibid. Mengenai macam tanah yang belum diolah. terdiri dari kaum Muslimin yang bergairah dan telah berpengalaman dalam bidang perbankan pada badan-badan komersial. diadakan suatu eksperimen baru di Mesir. Ini merupakan pendirian yang merupakan kesimpulan dari pemyataan Mawdudi mengenai permasalahan sewa menyewa. Teori. dalam masa tiga tahun. Untuk mengijinkan ia membebankan suatu jumlah yang pasti. dan setelah barisan pekerjanya yang kecil itu bubar. tidak menetapkan sesuatu plafon dari presentase bagian dari modal dalam keuntungan yang didapat. bahwa putusan perusahaan terlibat dalam pemilikan partner yang tepat dalam mudarabah. namun agar berhak menerima pinjaman bebas-bunga. Pendapat Abu Sulaiman bertolak dari pendirian dasarnya. yang melihat bahwa para karyawan staf itu adalah orang beriman. Para petani di daerah itu selalu curiga terhadap orang luar. Apabila penanam modal untuk pengolahan lahan pertanian itu sendiri yang menanami lahan pertaniannya. oleh karena bahagian masingmasing adalah berupa produksi yang dihasilkan dan bahagian (andil) dari pemilik atau investor tetap tidak pasti. sekalipun ada yang mengemukakan bahwa pendahulu paham itu telah ada di daerah pedesaan Mesir pada tahun 1920-an sebagai suatu koperasi keuangan swadaya kaum petani. la tidak menopang pendapatnya dengan suatu preseden pun dalam Sunnah dan juga tidak memberikan argumen yang bertentangan dengan ijma' mazhab fiqh. Cit. Tokoh pendorongnya ialah Ahmad El Nagar. Orang bertanya apa yang mungkin menjadi alasan untuk menanamkan modal.

bahwa mereka yang memiliki persediaan pangan dalam suatu keadaan darurat wajib menyerahkan kelebihan di atas kebutuhannya untuk mengisi kebutuhan masyarakat tersebut. namun ada juga pinjaman jangka menengah sampai 5 tahun. termasuk alat tenun bukan mesin. dan seperti halnya di Pakistan. Beberapa penulis menitikberatkan pentingnya arti ketentuan-ketentuan. Kontroversi berpusat pada masalah-masalah penyerahan lahan pertanian untuk digarap oleh orang lain atas dasar sewa atau bagi hasil. Manna' Qattan6 dan A. dan pengadaan penyempurnaan jaringan irigasi.133 Walaupun Bank Tabungan Mit Chamr terkenal di kalangan masyarakat. ataupun mesin jahit biasa. Masalah utang penduduk juga berkurang karena para peminjam tidak lagi mengandalkan para rentenir setempat yang menuntut suku bunga yang sangat tinggi. termasuk biaya pembangunan. Keberhasilan Juga Menimbulkan Kegagalan Keberhasilan bank itu dibahas dalam laporan Yayasan Ford pada bulan Juni 1967. Penulispenulis lainnya secara bulat membenarkan keputusan dari 4 mazhab utama dalam Islam (fiqh). Yang dipentingkan adalah. tidak ada pertentangan pendapat. seperti telah diuraikan di atas. Dia tidak berhak atas keuntungan bersih yang murni. Orang-orang lain dan masyarakat mempunyai hak tertentu atas harta seorang pemilik. tanpa mengindahkan tujuan penggunaan uang pinjaman itu. yang memandang bank itu juga sebagai milik mereka. letak bank itu di daerah pedesaan yang merupakan faktor kurang menarik. dengan memperhatikan larangan Nabi terhadap penimbunan. karena penyediaan air secara efisien mutlak diperlukan oleh para petani. namun tidak pernah diberi waktu tenggang untuk pembayaran kembali pinjaman itu. Kewajiban zakat yang mengikat tentu harus dipenuhinya. Pada umumnya hanya penduduk berpendapatan sedang yang berantusias dengan adanya bank ini. Pemilik tidak berhak untuk menghancurkan harta-harta yang bermanfaat. walaupun jarak ke tempat keramaian di Kairo dan Iskandaria tidak terlalu 133 Ibid. yang ditetapkan pada saat uang pinjaman diberikan. tetapi pada akhirnya mengalami kesulitan. Mannan. Dalam hal tersebut ia merupakan pemilik sah dari hasil lebih di atas biaya produksi. Siddiqi. Mawdudi. Abu Sulaiman menganjurkan bagian yang lebih besar dari masyarakat atas hasil suatu lahan. Biasanya pinjaman itu adalah pinjaman jangka pendek selama 1-3 tahun. sekalipun dapat dinyatakan bahwa memang golongan inilah yang merupakan tulang punggung perekonomian pedesaan setempat. pemugaran rumah kediaman. tidak dapat menarik manfaat dari bank itu. tapi "bagian dari pemilik hanyalah sebagai imbalan atas kerugian yang mungkin dideritanya". Sementara telah terdapat konsensus atas haramnya bunga yang dipungut atas pinjaman uang. karena tidak memperoleh bagian dari laba yang dihasilkan oleh pihak yang berutang. juga pada penyediaan modal dengan ketentuan bagi keuntungan (mudarabah). pemilik harta harus menolong mereka yang sangat membutuhkan dan tidak boleh menolak suatu permintaan pinjaman berupa uang tunai atau benda. Abu Sulaiman membolehkan adanya bagi keuntungan. jika ada permintaan dari mereka yang benarbenar membutuhkan. Pemilik Norma-norma tingkah laku untuk pemilik dibahas oleh sejumlah penulis termasuk Hifzur Rahman. Pinjaman dari bank itu menghasilkan pendapatan bagi pihak yang berutang. dan gaji yang dibayarkan kepada para karyawan tetap kurang menarik. Penggunaan secara mubazir dan sikap boros dilarang. Meskipun demikian para petani miskin yang tidak mempunyai uang untuk didepositokan. Seperti halnya di Pakistan. Hak seorang pemilik untuk mengelola tanahnya sendiri atau mengembang-kan modalnya sendiri dalam usaha yang bersifat produktif atau usaha menguntungkan. pembelian mesin-mesin sederhana untuk perusahaan kerajinan tangan. dalam bentuk sewa dan keuntungan merupakan hal yang kontroversial di dalam kepustakaan. bank itu hanya memungut sedikit biaya administrasi. maka hak seorang pemilik atas pendapatan dari harta miliknya. Sulit untuk mengerahkan karyawan tambahan untuk perluasan bank itu. di mana disebutkan bahwa bank itu berhasil memperoleh dukungan pribadi dari sejumlah besar para petani dan penduduk pedesaan.240 Ekonomi Islam: Sejarah. Karena itu jumlah biaya administrasi yang dipungut sangat terbatas. bahwa pihak-pihak yang bersangkutan dalam suatu akad mudarabah bebas untuk menentu-kan tiap rumusan bagi untung. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 121 terhadap peranan yang dapat digambarkan tentang mekanisme pasar dan peranan yang dimainkan oleh negara. Sayyid Qutb. Pihak yang berutang tidak diwajibkan untuk mengembalikan jumlah yang lebih besar sekalipun keadaan keuangannya bertambah baik. dan pada mulanya berhasil. agar dana itu terus beredar. Di samping zakat wajib. Ini termasuk kewajiban untuk membantu kerabat dekat dalam keluarga kecil dan anggota keluarga besar jika mereka dalam keadaan membutuhkan. dengan pengertian bahwa pihak-pihak yang bersangkutan akan menerima presentase Pinjaman itu digunakan untuk bermacam-macam keperluan. dan tidak dapat disangsikan bahwa bank itu memberi sumbangan berharga untuk usaha pembangunan. . yang memanfaatkannya untuk keperluan investasi modal. bila pemilik tanah tersebut menguasai suatu lahan yang lebih luas dari hak rata-rata yang boleh dimiliki oleh warga masyarakat. Teori. Pemilik harus menghindarkan penggunaan hartanya dengan cara yang membahayakan orang lain atau merugikan kepentingan umum. Ada pinjaman untuk pembelian ternak.

Ibid. Apabila semua itu gagal. yang menyetujui pemberian dana dari negara untuk lembaga itu. cara berfikirnya serta menanamkan dalam dirinya pengertian moral yang kuat. sekalipun syarat itu dapat ditafsirkan secara luas. di mana ia menjabat sebagai Deputi Menejer Umum. para buruh dan lain-lain.134 Pemerintah Memberi Dukungan Bank Sosial Nasser Pengalaman yang mengecewakan pada Bank Tabungan Mit Chamr sama sekali tidak merupakan rintangan untuk usaha di masa depan. sehingga dari semula telah mendapat sambutan baik. Cara ini akan diikuti dengan mengadakan penilaian . maka Islam membolehkan mempergunakan kekuatan hukum untuk menegakkan keadilan secara tegas (51: 145). dilengkapi dengan jalan menjadikan hal-hal yang mandub/sunnah sebagai hukum positip oleh negara ataupun dengan konpensasi dan lain-lain tindakan positip. Kesulitan tambahannya ialah karyawan aslinya mulai keluar. Peranan masing-masing dari mekanisme pasar dan tindakan yang direncanakan ditentukan sesuai dengan cara yang sama. Banyak di antara mereka dipengaruhi keluarganya agar pindah ke kota untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih menguntungkan. Cit. para pengusaha. konsumen. Suatu faktor yang menguntungkan ialah bank baru itu berkantor besar di Kairo. Keadilan sosial. Asas-asas Islam Berlaku Secara Ketat Bank sosial Nasser itu diperkenankan beroperasi dengan memperhatikan asas-asas ajaran Islam. untuk merubah kecenderungannya. Hukum dan kontrol sosial adalah untuk membimbing. bahkan Ahmad El Nagar telah terdorong untuk memperluas eksperimennya sebuah lembaga baru. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 239 jauh. masyarakat muslim harus kuat untuk menekan tiap warganya tunduk kepada batas-batas yang dibolehkan. yang dapat memeliharanya tetap bersikap adil. tetapi hanya bagi para pemegang deposito yang diperkenankan menerima pinjaman dengan syarat istimewa itu. demikian pula karyawan pimpinannya. Perhatian yang sangat besar untuk tujuan ini dicurahkan atas pembentukan batin manusia lewat iman. mengatur dan melengkapi tindakan-tindakan pribadi dan untuk menutupi kekurangankekurangan yang masih ada. seperti pemilik. karena menyanggupi untuk memikul semua tanggungan bank pendahulunya. Mereka juga diberi jaminan kerja yang sama dengan karyawan di sektor negara Mesir. Hal ini disetujui pula oleh pemerintah Sadat yang baru. mewakili kecenderungan yang berakar dalam pemikiran Islam dan digambarkan dengan contoh secara luas dalam kepustakaan mengenai tata perilaku dari berbagai pelaku-pelaku ekonomi. Islam tidak hanya bergantung pada hukum.400. Yang wajib dilaksanakan secara hukum. sedangkan yang mandub/sunnah dilaksanakan lewat pendidikan. Mengutip kata-kata Mawdudi: "Untuk mencapai keadilan ekonomi. Tiap kekurangan dalam usaha mencapai tujuan. dan menunjukkan akibat dari dimasukkannya tujuan non ekonomis tadi pada cara dan sarana yang harus diterapkan untuk mencapai tujuan sistem ekonomi dalam Islam. pendidikan dan latihan akhlaq. pedagang. Dan bila semua ini juga tidak berhasil. Dengan demikian lembaga baru itu dari semula telah menikmati dukungan dana yang lebih besar. Karena itu kita akan mulai dengan mempelajari berbagai tata sikap laku dari para pelaku ekonomi. dengan demikian barisan pekerjanya pasti berkurang. karena tersedianya sumber dana yang lebih banyak. aksentuasi Mawdudi pada tindakan penyelesaian lewat orientasi moral. Dengan cara inilah penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diharapkan dapat dilaksanakan dengan baik. distribusi yang adil dari pendapatan dan kemerdekaan pribadi di dalam konteks kesejahteraan masyarakat". yaitu Bank Sosial Nasser.020 (lebih dari dua juta dollar AS). 135 Pada saat itu El Nagar telah mendapat dukungan dari teman-teman dekat almarhum Presiden Nasser. Pinjaman itu pada umumnya diguna-kan untuk keperluan perumahan sedangkan pinjaman untuk tujuan spekulasi seperti pembelian "real estate" dengan maksud memperoleh tambahan modal tidak dibenarkan. Walaupun cara berfikir belakangan ini jauh lebih positip tentang peranan negara dalam usaha mencapai tujuan seperti diuraikan di atas. diikuti dengan "persaudaraan sedunia dan keadilan. Pada umumnya yang diutamakan adalah pinjaman jangka pendek untuk menjamin kelancaran peredaran dana. Jelaslah El Nagar telah menarik pelajaran dari pengalamannya pada Bank Tabungan Mit Chamr. dan pinjaman bagi orang-orang yang akan menggunakannya untuk keperluan sosial.122 Ekonomi Islam: Sejarah. Op. Teori.” Ibid. Bahkan bank tersebut telah diambil alih oleh bank baru itu. produsen. ibadah. persamaan kesempatan dan kerjasama merupakan esensi berikutnya dari Mawdudi tentang tujuan pokok sistem ekonomi Islam. 136 Ali Aswaf. dan dalam hal ini mereka tidak dapat disalahkan. yaitu pekerjaan yang dapat menjamin kehidupannya. membahas alasan dimasukkannya tujuan-tujuan non ekonomis ke dalam tujuan sistem ekonomi. setiap pinjaman bebas bunga. dan sebagai permulaan diberikan dana sejumlah Mf 1.5 Siddiqi. Daftar yang dibuat Chapra memberikan prioritas pada "kesejahteraan ekonomi". Tindakan perorangan yang berorientasi moral diharapkan dapat mencapai hasil-hasil yang menjanun kebutuhan sosial dalam skala luas. Dan seperti halnya dengan Bank Tabungan Mit Chamr yang lama. majikan. Pembedaan dalam hubungan ini selalu dibuat antara yang bersifat wajib (fardhu) dan dianjurkan (mandub/ sunnah). karena gairah kerjanya tidak dapat dipertahankan untuk masa yang lama.136 134 135 kebebasan untuk memilih bagi tiap pribadi.

dan kecil sekali kemungkinan bahwa uangnya akan digunakan oleh pihak debitur yang kurang bonafide. Mawdudi memberikan prioritas kepada "penyelamatan kebebasan manusia" yang diikuti dengan penyempurnaan akhlaq. Kembali kepada tujuan non ekonomis. Sayyid Qutb. status para nasabah sangat mantap sehingga mereka akan mendapat penilaian kredit yang baik dari setiap lembaga keuangan. Ini merupakan pokok pikiranyang mendapat banyak dukungan dalam kepustakaan. dan dalam daftar kebutuhan pokok yang dibuat oleh Mawdudi. maka adalah lebih tepat untuk mengganti konsepsi pemanfaatan maksimum dengan konsepsi penggunaan penuh optimisme. karena orang yang beriman menyadari bahwa bila mereka menyalahgunakan dana yang disediakan oleh para depositor. Dalam hal ini tidak disangsikan lagi bahwa bank Islam berkedudukan mantap. Yang mengesankan ialah kenyataan bahwa sedikit sekali kerugian yang dideritanya. biaya pendidikan untuk mereka yang membutuhkannya. Lebih dahulu dimana kita telaah materi' tujuan itu. walaupun setiap penulis mengemukakan pula sejumlah tujuan lain. serta menjamin pemenuhan kebutuhan pokok bagi setiap orang. Bank Sosial Nasser sangat berminat untuk membina kegiatan investasinya melalui keikutsertaan langsung dalam berbagai proyek dan bersedia mengambil saham dalam usaha yang wajar. ataupun dipinjamkan kepada seseorang dengan memungut bunga. tetapi pihak yang berutang bertanggung-jawab. dan tidak memikulkan beban kepada debitur bila usahanya mengalami kegagal-an. Kahf menetapkan kadar pemanfaatan maksimum sumber-sumber sebagai tujuan pertama dari kebijak-sanaan ekonomi Islam. tetapi tujuan utama dari 137 Ibid. yang harus ditakutinya bukanlah pihak bank.238 Ekonomi Islam: Sejarah. pangan dan papan. Abu Aiman (Dr. Selain itu disediakan pula jasa bank yang biasa di kantor besarnya di Kairo. Mengingat sifat sumber-sumber alam yang terbatas. walaupun tidak ada pengawasan terhadap penggunaan uang pinjaman itu. sebelum kita lanjutkan penilaian mengenai pandangan-pandangan mereka tentang tujuantujuan yang non ekonomis. Sebagai pihak mitra. bank itu menerima sebagian dari laba usaha. bersamaan dengan memperkecil perbedaan dalam pembagian hasil serta pengawasan berdasarkan kaidah-kaidah Islam terhadap perilaku para pelaku ekonomi. Baqir al Sadr menekankan perlu adanya penyediaan kemudahan dalam kehidupan sebagai akibat dari pertumbuhan dan perkembangan serta pemanfaatan secara maksimum dari sumber-sumber alam. ditekankan bahwa pemenuhan "kebutuhan spiritual". biaya perkawinan dalam keadaan tertentu dan segala sesuatu yang dianggap penting menurut adat kebiasaan masyarakat. Bahkan. melainkan Allah Yang Maha Mengetahui. Mengingat sikap saling percaya antara bank dengan nasabahnya serta moral orang beriman yang menerima pinjaman. sekalipun transaksi mata uang asing sangat terbatas dan untuk keperluan itu nasabahnya tetap dianjurkan untuk menghubungi bank komersial lainnya. di mana mereka menyatakan prinsip yang sama. Mustafa Siba'i. dan Siddiqi secara materiil tidak berbeda dengan daftar Tahawi di atas. Said Ramadhan Al-Buthy) juga beranggapan bahwa penemuan sumber-sumber kemakmuran dan penggarapannya adalah suatu kewajiban. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 123 Tujuan Sistem Ekonomi Ekonomi yang sehat merupakan satu tujuan yang sangat ditekankan oleh setiap penulis. karena ini merupakan cara yang wajar untuk membagi risiko antara pihak yang menerima dana dan pihak yang menyediakannya. Daftar kebutuhan pokok menurut Tahawi mencakup sandang. Kita telah kemukakan di atas tentang tujuan kembar Tahawi berupa kecukupan dan ketenteraman. yang memerlukan Uang pinjaman itu tidak dapat didepositokan pada bank komersial untuk menerima bunga. Teori. hal ini mungkin mencerminkan mutu dari pihak yang meminta bantuan bank itu. bahwa dana itu dimanfaatkan sesuai dengan asas-asas agama Islam. yang tidak bersifat ekonomis. yaitu pemanfaatan sebaik mungkin dari jumlah maksimum sumber-sumber alam. maka sedikit sekali terdapat kemungkinan uang pinjaman itu akan disalahgunakan.137 Bermacam-macam Jasa Bank Fungsi Bank Sosial Nasser itu jauh lebih luas daripada sekedar menerima deposito dan memberi pinjaman bebas bunga. Diutamakannya Cabang-cabang Bank Sekalipun kegiatan Bank Sosial Nasser telah bervariasi dan telah merintis cara-cara perbankan baru bagi bank Islam. Dengan cara demikian bank itu dapat berperan serta langsung dalam masyarakat yang harus dibantunya. pelayanan kesehatan untuk orang sakit dan pelayanan untuk penderita cacat. yang akan terjadi dengan menghilangkan kelaparan dan rasa takut masyarakat. Jama'at-i-Islami Pakistan dalam laporan Dewan Ekonominya lebih dekat kepada pandangan ini. bahkan dipandang layak dari segi sosialnya. . namun sebaliknya turut memikul kerugiannya. harus dilaksana-kan di samping usaha pemenuhan kebutuhan material. Menurut pendapat beberapa penulis. Peraturan bagi hasil (laba) sepenuhnya dipandang sesuai dengan ajaran agama Islam.

sikap moral dan pola tingkah laku yang dirumuskan dengan baik dari pelaku-pelaku ekonomi. kedua. dan besarnya sama dengan modal Bank Mesir. namun pada umumnya mengandalkan jasa-jasa kaum rentenir tradisional. S Ibid. dan menyediakan banyak pinjaman bebas bunga berjumlah kecil bagi orangorang yang sebelumnya tidak pernah menggunakan jasa-jasa bank. yang diperkirakan masih jauh sekali dalam mencapai tujuan ini. karena selalu didukung negara. yakni usaha pribadi yang bebas yang berorientasi moral dan pengaturan negara. sebetulnya dipengaruhi oleh dua kekuatan.8 juta USD). Selain itu karena bank-bank Islam umumnya mengadakan investasi langsung di bermacam-rnacam perusahaan. dan diharapkan akan meningkat lagi di masa mendatang. bank-bank Islam itu merupakan ancaman nyata bagi bank-bank konvensional yang menerapkan cara-cara kerja Barat. merupakan kriteria utama untuk membedakan suatu sistem ekonomi dari sistem ekonomi lainnya. Tujuan sistem ekonomi dibahas dan dilanjutkan dengan pembahasan pola tingkah laku pelaku-pelaku ekonomi.138 Perbankan Islam Tidak Membahayakan Bank Komersial Nasional Bank-bank komersial Mesir utama telah dinasionalisasikan. Teori. (penyediaan) sumbersumber untuk produksi dan distribusi pendapatan yang dihasilkan". Dengan meningkatnya jumlah deposito dan meluasnya kegiatan bank. undang-undang.5 juta USD) menjelang tahun 1978-1979. jumlah modal disetor telah dinaikkan sampai batas resmi M£ 4 juta (5. Strategi Islam dalam mengorganisir sistem ekonomi mempunyai 3 segi. Negara ikut campur dalam memimpin dan mengatur kerja suka rela dan menjamin usaha mencapai sasaran. maka mereka menyediakan jasa keuangan yang bersifat pelengkap daripada menyaingi bank konvensional yang kurang berminat pada kegiatan semacam itu. sekalipun tidak terlalu mencolok. peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan khusus yang ditetapkan oleh negara. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 237 kegiatannya ialah mendirikan cabang-cabang bank. dan kesejahteraan ekonomi pada khususnya. Perluasan jaringan perbankan dengan menarik golongan bukan nasabah bank juga merupakan kebijakan Bank Tabungan Mit Chamr. walaupun modal disetornya dari Bank Sosial Nasser hanya separuh modal Bank Nasional Mesir. Titik berat dalam kepustakaan Islam mengenai subjek ini memang agak berbeda-beda. Menjelang tahun 1979 sudah ada 25 cabang bank ini di seluruh Mesir dan jumlah depositonya mencapai M£ 240 juta (345 juta USD). jumlah deposito yang dititipkan pada Bank Sosial Nasser hanya sebagian kecil dari 138 | BAB 9 | Sistem Ekonomi Syariah istem ekonomi menguraikan tentang cara dan sarana untuk menciptakan kesejahteraan umat manusia pada umumnya. Sesungguhnya usaha rentenir tradisional itulah yang terancam. sekalipun pada akhirnya di setiap masyarakat Islam. pengorganisasian produksi dan pertukaran serta pembagian pendapatan yang dihasilkan. Selain itu masing-masing bank memegang peranan khusus. Keputusan ekonomi mengenai masalah tersebut membahas "berbagai metode untuk menentukan tingkat harga barang-barang yang akan diproduksi. karena itu mereka mempunyai hak utama untuk melakukan peranannya.124 Ekonomi Islam: Sejarah. Juga. yakni tujuan yang terperinci dan jelas. dan terus meningkat dengan mantap mulai sejak saat didirikannya bank ini. Labanya sungguh mantap. sehingga mereka tidak terlalu merisaukan soal persaingan. termasuk menyediakan dana untuk perusahaan-perusahaan milik negara.4 Pemilikan sarana produksi dan sejauh mana tergantung pada mekanisme pemasaran atau pada penguasa pusat untuk mengambil keputusan. . dan ketiga. Secara khusus disebabkan karena Bank Sosial Nasser ini telah menarik nasabah baru yang sebelumnya tidak pernah memanfaatkan jasa-jasa bank konvensional. Penyediaan sumber-sumber. dan telah meningkat dari M£ 12 juta ( 17. Bank Islam Tidak Membahayakan Kedudukan Bank Komersial Pengalaman nyata di Mesir memberi kesan bahwa bank-bank lama tidak menolak persaingan dari bank-bank Islam. pertama. Tujuannya menyediakan fasilitas deposito bagi orang beriman di sebanyak mungkin tempat. tetapi hal ini tidak mengganggu golongan yang berpengaruh meskipun kaum rentenir itu dituduh telah melakukan pengisapan di masa lampau.

BMT (Baitul Maal wat Tamwiil). 140 yaitu: Pertama. koperasi syariah. 140 Irfan Syauqi Beik. . Badan Amil Zakat (BAZ) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) harus mampu memerankan dirinya sebagai pengelola zakat yang tidak hanya bersifat amanah. Bank tersebut berjasa pula dalam membangkitkan kembali pembayaran zakat di Mesir. Bahwa ekonomi Islam bukanlah semata-mata menyangkut aspek ibadah ritual saja. Bagi pemerintah sendiri pun. baik pada skala mikro maupun makro harus terus diperbanyak. Msc. ulama pakar zakat) akan dapat dioptimalkan. Perkembangan sistem ekonomi syariah dalam satu dekade terakhir ini di Indonesia terlihat semakin pesat. dibutuhkan tidak kurang dari 10 ribu SDM yang memiliki kualifikasi dan keahlian di bidang ekonomi syariah. juga semakin berkembang. Juga turut mendirikan Lebih dari 700 panitia yang khusus mengurus penagihan pajak sukarela itu. Oktober 2006. dimana dibutuhkan perpaduan antara pendekatan normatif keagamaan dengan pendekatan kuantitatif empiris. serta mengawasi pembagian dananya untuk hal-hal yang bermanfaat di seluruh negara. Riset-riset tentang ekonomi syariah. Teori. pembiayaan bagi pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat melalui dana zakat akan lebih baik bila dibandingkan dengan kebijakan deficit financing. Ini akan memperkaya khazanah literatur ekonomi syariah sekaligus mempercepat perkembangan ekonomi syariah secara utuh dan menyeluruh. 38 tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat. dalam jangka waktu sepuluh tahun kedepan. dan bahkan kini telah merambah sektor pasar modal. Ekonomi Islam pun bukan semata-mata 139 Menurut data Biro Perbankan Syariah BI. Dibukanya Jakarta Islamic Index juga membuktikan bahwa ekonomi syariah memiliki pangsa pasar tersendiri dan memiliki propek yang sangat strategis kedepannya.3 triliun rupiah pertahunnya (menurut perhitungan Dr KH Didin Hafidhuddin.236 Ekonomi Islam: Sejarah. dan profesional. Tentu ini merupakan peluang yang sangat prospektif sekaligus sebagai tantangan bagi lembaga-lembaga pendidikan yang ada. maka segala potensi zakat di Indonesia yang mencapai 6. Sudah saatnya kajian ekonomi Islam mendapat ruang dan tempat yang lebih luas lagi di perguruan tinggi. transparan. Pasar Ekonomi Syariah Kita berharap dengan adanya UU No. Bank Sosial Nasser dipandang sebagai suatu lembaga santunan oleh banyak orang sehingga pihak bank enggan mengecamnya. Sektor-sektor usaha lainnya. adalah dengan meningkatkan sosialisasi mengenai konsep ekonomi Islam secara komprehensif. seperti asuransi syariah. Hal ini menunjukkan betapa kecilnya jumlah masing-masing deposito pada lembaga Islam tersebut. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 125 deposito pada kedua bank tersebut itu. Makalah Ekonomi Islam: Antara Wacana dan Realita . Kurikulum ekonomi Islam pun perlu untuk terus menerus disempurnakan. tetapi juga bertanggung jawab.139 Langkah-langkah Membangun Sistem Ekonomi Islam ada beberapa langkah yang diperlukan dalam rangka membangun sistem perekonomian yang berdasarkan ajaran Islam. tetapi juga menyentuh dimensi-dimensi yang bersifat muamalah (sosial kemasyarakatan).

Pinbuk. pembentukan karakter para sahabat sehingga mereka memiliki keimanan dan ketakwaan yang sangat kokoh kepada Allah SWT. Begitu pula dengan masyarakat luas. maka berbagai permasalahan yang terkait dengan rendahnya tingkat kesejahteraan umat akan dapat diatasi. 142 Irawan D. sosial dan budaya. 10 tahun 1998 tentang Perbankan. Perangkat perundang-undangan dan peraturan lainnya perlu terus diperbaiki dan disempurnakan. UU No. Rasulullah menjadikan mesjid sebagai sentra utama seluruh aktivitas keumatan. dimana zakat merupakan Seperti memberdayakan mesjid sebagai pusat kegiatan perekonomian.126 Ekonomi Islam: Sejarah. tengah dikembangkan konsep pembiayaan real estate dengan skema syariah.141 Jangan sampai transaksi-transaksi yang dilakukan tidak sesuai dengan prinsip-prinsip ajaran Islam. asuransi syariah. Bahkan bukan tidak mungkin. yang diikuti oleh UBS group. maupun aspek-aspek lainnya termasuk politik. hingga pada bidang ekonomi. telah mendirikan anak perusahaan yang diberi nama Noriba Bank yang juga beroperasi penuh dengan sistem syariah. mesjid adalah pusat ibadah umat Islam. bank terbesar di Perancis telah membuka layanan syariahnya. perlu dikembangkan dan disempurnakannya institusi-institusi ekonomi syariah yang sudah ada. seperti UU No.142 Ketiga. yang membolehkan syariah windows. sebuah kelompok perbankan terbesar di Eropa yang berbasis di Swiss. lembaga zakat. Disini dituntut optimalisasi peran Dewan Syariah Nasional MUI sebagai institusi yang memberikan keputusan atau fatwa apakah transaksi-transaksi ekonomi yang dilakukan telah sesuai dengan syariah atau belum. 141 ---$€£¥--- . baik itu perbankan syariah. maupun UU No. dimana dituntut pula untuk secara aktif mengawasi. apakah itu dalam aspek tarbiyah (pembinaan) para sahabat. 60 % nasabah bank Islam di Singapura adalah umat non muslim. Kita bersyukur telah memiliki beberapa perangkat perundang-undangan yang menjadi landasan pengembangan ekonomi syariah. Demikian halnya dengan HSBC dan Chase Manhattan Bank yang juga membuka window syariah. Soedradjat. hal ini akan menjadi sumber inspirasi bagi kebangkitan umat Islam di seluruh bidang kehidupan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 235 bersifat eksklusif bagi umat Islam saja. BNP Paribas SA. Jika kita menilik pada shirah Rasulullah SAW. 38 tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat. strategi perang. Sebagaimana telah diketahui bersama. Karena itu dibutuhkan adanya pengawasan yang ketat terhadap aktivitas institusi ekonomi Islam yang ada. hukum. 17 tahun 2000. dan memberikan masukan yang bersifat konstruktif bagi perbaikan dan penyempurnaan kinerja lembaga-lembaga ekonomi syariah. mengontrol. maka kita akan menemukan fakta bahwa mesjid memiliki peran yang sangat vital dan signifikan dalam pengembangan dakwah Islam. maupun yang lainnya. adalah dengan terus menerus memperbaiki berbagai regulasi yang ada. Sebagai contoh. Bahkan kini di Inggris. tetapi juga bermanfaat bagi kalangan umat beragama lainnya. Ini semua membuktikan bahwa konsep ekonomi Islam berlaku secara universal. Kedua. Kalangan perbankan di Eropa pun sudah melirik potensi perbankan syariah. “Modul Manajemen Zakat”. Teori.

.5% Ketika memperolehnya Ketika memperolehnya Ketika memperolehnya 2. Hanafi. Namun ini belumlah cukup. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 127 segala jenis bungabungaan) Rumputrumputan Buah-buahan padi Sayur-sayuran Seukuran nisab padi Seukuran nisab padi Seukuran nisab padi 5% 10% 5% 10% 5% 10% Tiap panen Tiap panen pengurang pajak.5% menurut Hanafi 20%.5% Perbulan pertahun / Pendapatan yang terkena wajib zakat adalah pendapatan kotor. dan Syafi’i wajib dizakati apabila diperdagangkan (kategori zakatnya zakat perdagangan) Perak Seniali 642 gram 2.5% menurut Hambali 20% Hambali 700 gr. sehingga peraturan seperti zakat adalah sebagai pengurang pajak masih belum terealisasikan pada tataran operasional. dan zakatnya 2. marmer. maka zakatnya kategori zakat perdagangan Menurut Hanafi 20% zakatnya.5% Ketika memperoleh Mazhab Hanafi nisabnya 107. 143 ---$€£¥--- Tiap panen Segala jenis tumbuhSeukuran tumbuhan 5% nisab Tiap panen lainnya yang 10% padi memiliki nilai ekonomis Tambang dan Harta Terpendam (rikaz) Emas Senilai emas 2. Mazhab Hanafi kadar zakatnya 2.5% Ketika memperolehnya 2. batu Senilai emas bara. 2.5% Ketika memperolehnya Tambang selain emas dan perak Senilai (misal: besi. Menurut Maliki dan Syafi’i wajib dizakati apabila diperdagangkan. Teori.234 Ekonomi Islam: Sejarah. Maliki dan Syafi’i wajib dizakati apabila diperdagangkan (kategori zakatnya zakat perdagangan) Maliki.5% 20% Menurut Maliki dan Syafi’i harta terpendam selain emas dan perak wajib di zakati. emas platina. 143 Ibid. . Yusuf Qardawi 85 gram. timah. apalagi mengingat Peraturan Pemerintah yang menjabarkan undang-undang tersebut belumlah ada. dll Tambang Senilai Minyak Gas emas Harta terpendam Senilai (harta yang emas ditinggalkan non muslim) Pengahsilan / Profesi Senilai penghasilan 520 kg beras 2.76 gr. dll) Tambang batubatuan. Menurut Hanafi harta selain logam tidak wajib dizakati. Sedangkan yang keempat adalah dengan meningkatkan kualitas SDM yang memiliki kualifikasi dan wawasan ekonomi syariah yang memadai. tembaga.

5% hiburan dan emas restoran Perdagangan Senilai 2. 30 ekor 1 domba umur 1 th. zakatnya tambah 1 ekor domba umur 1 th. setiap bertambah 40 ekor zakatnya 1 ekor umur 2 th. Senilai 2. Teori. Kerbau. tanpa irigasi 10% Tiap panen Tiap panen . swalayan.128 Ekonomi Islam: Sejarah.5% perikanan tahun gram emas Perniagaan. Syafi’i dan Hambali tidak wajib zakat. Menurut mazhab Maliki. Tiap tahun Tiap tahun Kuda Unggas dan Ikan 40 ekor Setara dg 20 dinar Unggas dan Tiap atau 85 2. Sapi. dan ekor lain-lain yang setara. Kacangan umur 2 th. penerbiatan. nisab 10% Keterangan Tiap panen Dengan pengairan irigasi zakatnya 5%. dll) Tanaman Hias Seukuran 5% (anggrek. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 233 Kekayaan Ternak Kambing. Perusahaan dan Pendapatan Jasa Perniagaan/ Tiap 85 gram 2.5% Tiap (export / import. dsb) Standarisasi Zakat Jenis Harta Nisab Kadar waktu Hasil Pertanian dan Hasil Bumi 1481 kg padi / 5% Padi / Beras 815 kg 10 % beras Biji-bijian (jagung.5% trading tahun Senilai Tiap Industri 2. 40-120 Kacangan. Setiap bertambah 30 ekor zakatnya bertambah 1 ekor umur 1 th. emas tahun real estate. 1 ekor umur 1 th 1 ekor umur 2 th Tiap tahun Setiap bertambah 100 ekor. Domba. 5% 1481 kg kacang10% kacangan.5% emas tahun Usaha Perhotelan. percetakan.

semuanya dalam Islam itu udah ada aturan mainnya. Sasaran inti sistem ekonomi Islam adalah keadilan sosial dalam masyarakat. seperti tanah. dan Syaif’i tidak wajib dizakati. 1 91. karena harta perdagangan itu justru harta benda yang diusahakan untuk diharap dapat berkembang atau tumbuh-berkembang. Sistem ekonomi Islam hanyalah bagian dari keseluruhan sistem Islam itu. Pinbuk. 1 Adapun hak masyarakat atas hartanya dan Heri Sudarsono. dikurangi kewajiban dan hutang-hutang dan nafkah keluarga itu sendiri. Dan kewajiban itu biasanya berlangsung selama sudah mencapai satu tahun sesudah tutup buku dan mencapai satu nisab.92 gr 2. Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis slam merupakan sebuah sistem kehidupan yang lengkap dan menyeluruh menyangkut semua aspek kehidupan manusia. sangat jelas sekali. Soedradjat. sekali saja sebesar dua setengah persen seperti biasanya. surat-surat berharga. Soedradjat. Konsep Ekonomi Islam:Suatu Pengantar. 91.5% Tiap tahun Tiap tahun Tiap tahun Tiap tahun 91. “Modul Manajemen Zakat”. uang di bank. Perhitungan ini biasanya terhadap aktiva lancar yang terdiri dari: uang kertas. (Yogyakarta: Ekonesia. 2004). Pinbuk. Terhadap aktiva tetap. “Modul Manajemen Zakat”. (Jakarta: 1991) lihat juga dalam Irawan D.131 Standarisasi Zakat Jenis Harta Nisab Emas dan Perak Emas murni Emas perhiasan dan perabotan yang berssal dari emas Perak Perhiasan dan perabotan yang berasal dari perak Logam mulia selain emas / platina Batu permata (intan dan berlian) 130 131 | BAB 6 | Keterangan Kadar waktu Menurut Mazhab Syafi’I. .5% Senilai emas 2. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 129 yaitu prinsip an-nama’ atau al-istinma’ (prinsip produktifitas) dan di luar kebutuhan pokok. Menurut Yusuf Qardawi nisabnya 85 gr.232 Ekonomi Islam: Sejarah. Hukum Zakat. Teori. yang dibangun dan ditegakkan atas dasar pengkultusan terhadap kebebasan individu dan terlepas dari semua ikatan nilai. kecuali diperdagangkan (dikategorikan zakat perdagangan) Menurut mazhab Hanafi.5% Tiap tahun Seniali emas 2. Dan setengah tetap (mobil dan mebelair) dikenakan zakatnya dari harga beli atau harga buatanya. dan dia Indonesia biasanya ditegaskannya bila 85 gram emas atau menurut BAZIS 94 gram emas murni. Hambali. dan Syaif’i tidak wajib dizakati.130 Tabel 7 Daftar Standarisasi Zakat Maal. yaitu seharga dua puluh misqal. gudang.5% Mazhab Hanafi 700 gr. mengembangkan dan menafkahkan dengan berbagai sarana yang dimiliki tanpa adanya aturan dan pembatasnya (frame of game).92 gr 2. Jadi.5% Tiap tahun Menurut mazhab Hanafi.5% 642 gr. Hambali. dan sebagainya. dan angka pungutan adalah dua setengah persen. nisabnya senilai 107. Setiap individu bebas memiliki. Perbedaan antara sistem ekonomi Islam dengan sistem ekonomi kapitalis sangat mendasar.76 gr. apabila tidak ada sumber ekonomi yang lain. Senilai perak 2. I 2. gedung. Yusuf Qardawi. Litera Antarnusa. kecuali diperdagangkan (dikategorikan zakat perdagangan) Irawan D. Kapitalisme mengacu pada prinsip mendapat keuntungan dengan semaksimal mungkin dengan sumber daya terbatas. Maliki. Oleh karena itu banyak sekali teks-teks nash (baik Qur’an maupun hadits) yang menerangkan dan menjelaskan tentang kebijakan-kebijakan Islam akan hubungan sosial antar umat (hablunminannas). stok dan piutang. hlm. Sistem ekonomi ini sangat materialistik. Maliki.

130

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Konsep-konsep Ekonomi Islam

231

pengawasannya serta perhitungan atas kepemilikannya, pengembangan dan pendistribusiannya, adalah hak yang lemah bahkan hampir tidak memiliki pengaruh apa-apa. Sementara secara hati nurani (humanistik) mereka tidak lagi memiliki rasa pengawasan dan tanggung jawab yang menjadikannya menghormati kebenaran dan memeliharanya. Setiap saat mereka berusaha sedapat mungkin untuk lolos dari pengawasan hukum, khususnya tentang pajak dan permainan kotor lainnya (decoy of political). Berbeda dengan Islam, sungguh telah kita lihat bahwa Islam meletakkan batas-batas atas pemilikan (hak milik) dan karya, juga batas-batas dalam pengembangan, pengeluaran, pendistribusian dan pembelajaannya. Islam jelas menghampus bentuk kepemilikan yang mutlak secara individu, juga mengharamkan riba, menimbun, menipu, dan lain sebagainya yang menafikan (mengesampingkan) akhlaq dan bertentangan dengan kemaslahatan umum. Sistem ekonomi Islam mengacu pada prinsip kempemilikan hanya milik Allah dan manusia hanya dipercaya untuk mengoptimalkan harta yang bersifat amanah itu untuk kepentingan umum dan menjaga fitrah manusia. 2 Islam juga dengan jelas memberi hak kepada seorang hakim syar’i yang melaksanakan hukum Allah untuk mencabut pemilikan seseorang apabila bertentangan dengan kemaslahatan umat. Juga melarang memberi wewenang kepada yang belum sempurna akalnya, mengahmbur-hamburkan dan menahan mereka untuk tidak mempergunakan harta yang hakikatnya merupakan harta masyarakat atau harta Allah swt menurut prinsip “istikhlaf” (amanah).3 Sudah menjadi rahasia umum bahwa sistem ekonomi kapitalis dapat dikatakan mendominasi praktik ekonomi di berbagai belahan bumi ini. Ada anggapan bahwa sistem ini lebih menjanjikan kemakmuran masyarakat yang menjadi tujuan semua sistem perekonomian. Sementara itu, aliran sosialisme tampak menjadi semakin kurang populer karena terbukti dari beberapa negara yang menerapkannya tingkat kemakmuran yang dicapai kalah jauh dari negara-negara yang menerapkan sistem ekonomi kapitalis. Oleh karena itu, dapat disaksikan akhir-akhir ini semakin banyak negara yang mengalihkan sistem ekonominya menuju kapitalisme. Sistem ekonomi kapitalis telah dianggap berhasil dalam mencapai tujuannya walaupun di beberapa negara masih terjadi ketimpangan. Geliat kebangkitan Islam telah mendorong mengemukanya sistem ekonomi yang lebih menjanjikan, yakni sistem eknomi Islam. Terlepas dari perbedaan pandangan di antara berbagai pihak termasuk perbedaan pendapat di
Yusuf Qardhawi (terj.) “Sistem Masyarakat Islam dalam Al-Qur’an dan Sunnah” (Solo: Citra Islam Press, 1997) hlm. 250. Judul Aslinya: ‘Malaamihu Al Mujtama’ Al Muslim Alladzii Nansyuduh’ Cairo: Maktabah Wahbah. 3 Ibid.
2

timah, nekel dan lain-lainnya. Yang satu lagi adalah: La yazubu bil-izabah atau benda keras yang tidak dapat dicairkan dengan api, seperti: batubara, marmer, yagut, billaur, akik, zamrud, firuz, celak, kapur dan batu-batu permata lainnya.128 Semuanya itu adalah harta kekayaan bumi yang diperuntukkan bagi kehidupan manusia agar supaya mereka bisa mensyukuri nik’mat dan sekaligus mengamalkannya sesuai dengan fungsinya, yaitu fungsi sosial, yang berarti menuntut untuk dikeluarkan zakatnya, karena kesemuannya itu merupakan penghasilan yang berniali ekonomis. Para alim ulama seperti Abu Hanifah, mewajibkan zakat semua barang tambang. Namun, beliau tidak membatasi nisabnya, artinya sedikit maupun banyak tetap dikeluarkan zakatnya yaitu: seperlima (20/100). Ma’din (tambang) itu tercakup dalam pengertian rikaz, hal mana dikenakan 20% pungutan zakatnya. Apalagi kesemuanya adalah milik communaal bezit, hak milik masyarakat. Lain lagi dengan pendapat Malik dan asy-Syafi’I, yang hanya mewajibkan pada tambang emas dan perak dan mensyaratkan mencapai satu nisab yaitu 20 dinar atau 200 dirham. Adapun kadar pungutannya adalah 2½, dan zakatnya tiap-tiap memungut hasilnya dipungut zakatnya seperti pada tumbuhtumbuhan, jadi tidak menunggu setahun. Dan menurut beliau, hasil tambang itu sebenarnya termasuk penghasilan bumi yang wajib dipungut 10% (sepuluhpersen), akan tetapi karena melalui proses yang banyk menelan biaya, maka hanya minimal 2,5%. Bagaimana dengan perusahan-perusahaan pertambangan besar yang lain di Indonesia seperti PT. Freeford di Irian jaya? Lain lagi dengan Imam Ahmad, semua barang yang dikeluarkan dari tanah mempunyai nilai ekonomi, wajib dikenakan zakat apabila mencapai sudah mencapai satu nisab, yaitu seharga 20 dinar atau 200 dirham. Ia bahkan tidak mensyaratkan setahun, seperti Malik dan as-Safi’I di atas tadi, zakatnya tiaptiap memungut hasil seperti padi dengan kadar pungutan 2,5%. Mengenai harta karun (rikaz) yang ditemukan dan bernilai ekonomis, seperti emas, perak, besi, timah, menurut Imam Hanafiyah, Hanbillah dan Ibnu Munzir, dalam segala bentuk, seperti hiasan, tempan mainan, asesoris dan lain sebagainnya dikenakan zakat 20%. Lain dengan pendapat Imam asySyafi’i, tidak mewajibkan 20% kecuali pada temuan yang berupa emas dan perak saja. Yang pasti pada umumnya semua ulama besar itu menetapkan kesepakatan bahwa pertambangan dan harta karun yang diperoleh itu wajib dikenakan zakat-nya.129 Zakat Perdagangan Zakat perdagangan itu hukumnya sama dengan zakat-zakat mal yang lain, yaitu diwajibkan, dimana kalau kita melihat pada prinsip sumber zakat,
128 129

Ibid. Ibid.

230

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis

131

dimaksudnnya dengan al-mihanul-hurrah adalah pekerjaan bebas, tidak terikat pada orang lain, seperti pekerjaan seorang dokter swasta, pemborong, pengacara, seniman, penjahit, tukang kayu dan lain sebagainya.124 Permasalahan gaji, upah kerja, penghasilan wiraswasta itu termasuk katagori mal mustafad, yaitu harta dipungut zakatnya. Mal mustafad adalah harta yang diperoleh orang Islam dan baru dimilikinya melalui suatu cara pemiliknya yang disyahkan oleh undang-undang. 125 Jadi mal mustafad ini mencakup segala macam pendapatan, akan tetapi yang bukan pendapatan yang diperoleh dari penghasilan harta yang sudah dikenakan zakat, gaji, honor dan uang jasa itu bukan hasil dari harta benda yang berkembang, bukan hasil dari modal atau harta kekayaan produktif, akan tetapi diperoleh dengan sebab lain. Demikian juga penghasilan seorang dokter, pengacara, seninaman dan lain sebagainya, itu semuanya mencakup dalam pengertian mal mustafad. Dan mal mustafad itu sudah disepakati oleh jamaah sahabat dan ulama-ulama berikutnya untuk wajib dikenakan zakatnya. Perbedadaannya hanya pada waktu wajib zakatnya, yaitu tentang persayaratan haul. Zakat Barang Temuan (Tambang) Perihal zakat untuk barang temua, di dalam al-Qur’an dinyatakan, Allah Berfirman: “ Dan dari apa yang Kami keluarkan untuk kamu sekalian dari bumi”.126 Adapun harta benda yang dikeluarkan melalui usaha manusia dibagi menjadi dua bagian, yaitu:127 Pertama, Al-mustakhraju minal-barri atau harta benda yang dikeluarkan dari dalam tanah dengan melalui usaha manusia. Kedua, Al-mustakhraju minal-bahri atau harta benda yang berada dalam laut dan dapat diambil dengan mengunakan alat-alat seperti: mutiara, marjan, anbar, ikan dan kekayaan laut lainnya, termasuk juga ikan darat, amupun ikan yang diambil dari sungai-sungai. Al-Mustakharaju minal-barri, juga dibagi menjadi 2 bagian, yaitu: 1) Kanz atau barang-barang simpanan (harta karun), yang disimpan manusia dahulu kala, disebut juga dengan harta “rikaz”. 2) Ma’din atau barang-barang tambang, yang bukan merupakan simpanan manusia. Al-mustakhraju minal-bahri juga dibagi dua, yaitu: Mustajsad atau benda keras. Dan Ma’ atau benda cair, seperti minyak tanah, ter, aspal, belerang, gas bumi dan sebagainya. Mustasjad ini juga dibagi dua macam lagi, yaitu: Yazubui bil-izabah atau benda keras yang dapat dicairkan dengan api; tambang logam seperti emas, perak, tembaga, aluminium, besi baja,
Ibid. Ibid, hlm. 489-490. 126 Al-Qur’an, surat al-Baqarah (2) ayat 267. 127 Sjechul Hadi Permono, Sumber-suber Penggalian Zakat, (Jakarta: Pustaka Firdaus, 1999), hlm. 148.
125 124

kalangan para pakar muslim sendiri yang ternyata masih ada sebagian kalangan yang mempertanyakan apakah perlu dipakai istilah “sistem ekonomi Islam” atau tidak. Berdasarkan gambar berikut, terbukti bahwa sistem ekonomi Islam jika dipandang dari perspektif keilmuan dapat disejajarkan dengan sistem kapitalisme atau sosialisme. Hal ini didasarkan pada argumentasi bahwa sistem ekonomi Islam dapat memenuhi semua persyaratan yang dituntut agar sah diklasifikasikan sebagai sebuah sistem. Misalnya kalau dalam kapitalisme dan sosialisme ada paradigma, dasar fondasi mikro (basic of micro foundations), dan landasan filosofis (philosophic foundations), sistem ekonomi Islam juga mempunyai semua unsur tersebut. Oleh sebab itu sistem ekonomi Islam sah bila disejajarkan dengan sistem kapitalisme dan sosialisme. Perbandingan ketiga sistem ini dapat dilihat pada Gambar 1. berikut.4
Gambar 1 Perbandingan Sistem Ekonomi Sosialis, Islam dan Kapitalis
Economic

Economic System

Socialism

Islamic Economic System

Capitalism

Paradigma Marxian

Paradigma Syari’ah

Paradigma Market Economic

Basis of The Micro Foudation: No Private Ownership of The Means of Productions

Basis of The Micro Foundation: “Muslim Man” (Ahsani Taqwim)

Basic of Micro Foudation: “Economic Man”

Philosophic Foundations: Dialectical Materialism

Philosophic Foundations: Individualism in The Role of Vicegerent an Objective to Achieve ‘Falah’ in this Woeld and in The Hereafter, Accountable For Performance

Philosophic Foundations: Utilitarian Individualisme Based on The Laissezfaire Philosophy.

4

Heri Sudarsono, Konsep Ekonomi Islam:Suatu Pengantar, (Yogyakarta: Ekonesia,

2004)

132

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Konsep-konsep Ekonomi Islam

229

Hal penting yang dapat diambil dari gambar di atas adalah pertama, sistem ekonomi Islam menurut pendekatan keilmuan sejajar keberadaannya dengan kapitalisme dan sosialisme. Ke dua, siapapun dapat melihat bahwa sistem ekonomi Islam tidak sama, baik dengan kapitalisme maupun sosialisme. Ke tiga, sistem ekonomi Islam tidak bisa dikatakan secara sederhana meskipun posisinya berada di tengah atau di antara kedua sistem yang ada. Gambar di atas secara gamblang menunjukkan adanya perbedaan sangat mendasar dalam hal paradigma, dasar fondasi mikro, maupun landasan filosofisnya. Perbedaan-perbedaan ini tentu memberi akibat pada tataran lebih rendah. Sekedar contoh yang paling mudah, bagi paham kapitalisme adalah sah saja bagi seseorang untuk berdagang apa saja, sejauh hal tersebut memberikan keuntungan. Akan tetapi sistem ekonomi Islam tidaklah demikian, ada ketentuan yang mengatur, misalnya untuk tidak boleh memperdagangkan komoditi atau jasa tertentu yang melanggar aturan syariah, seperti babi, minuman keras, perjudian dan lain sebagainya.5 Dari uraian di atas, terbukti bahwa sistem kapitalisme tidak dapat disamakan dengan sistem ekonomi Islam khususnya dari aspek filosofisnya, apalagi dalam tataran teknis atau metodisnya. Yang utama pengaruhnya (efek) dan konsekuensinya bagi rakyat banyak (publik). Sudah pasti harus ada kejelian dan kehati-hatian dalam pemakaian segala instrumen atau segala teknik dan mekanisme, baik mekanisme produksi, pembagian keuntungan, antara owner dan labour, dampak lingkungan sekitarnya, dan lain-lainnya. Pembicaraan mengenai Sistem Ekonomi Islam pada beberapa tahun terakhir ini mulai mencuat ke permukaan. Namun pembicaraan itu acapkali membosankan, karena pembahasannya cenderung dengan pendekatan fiqhiyah atau masih bersifat normatif. Pembicaraan semacam ini bukan saja dilakukan oleh para kyai, ulama, atau para santri, tetapi juga oleh kebanyakan ekonom muslim. Sementara bahasan yang berkenaan dengan praktik ekonomi Islam belum banyak dilakukan. Firman Allah menyatakan dalam salah satu ayatnya, bahwa “umat Islam harus menjalankan ajaran Islam secara kaffah.”6 Perintah ini memacu umat Islam dalam menjalankan ajaran Islam dapat mencakup seluruh aspek kehidupan, baik politik, sosial, budaya, dan juga aspek ekonomi, di samping aspek keagamaan, serta mencakup seluruh teori dan praktiknya. Disinilah letak Islam sebagai agama “rahmatan lil 'alamin”.7

Zakat untuk tumbuh-tumbuhan, besarannya ialah sebagaimana hadits menyatakan: “Zakat pada tumbuh-tumbuhan yang disirami hujan dan air hujan dan mata air atau rembesan adalah seper-sepuluh dan pada yang disiram dengan onta adalah seperduapuluh (lima persen).” 121 Rasio hadits tersebut adalah beban pembiayaan yang berat dan setimpa dalam pemelihara tanaman akan mengurangi hasil keuntungannya. Hasil keuntungan yang rendah akan mengurangi beban kewajiban zakat. Dan ini adalah standard ukuran maksimal dan minimal yang tidak bisa ditawarkan lagi. Namun, menurut al-Qardawi dalam Fiqhuz-Zakatnya menyatakan: “Apabila pembiayaan tanah dan tanaman itu uang dari utang , maka Ibnu Abbas ra. Dan Ibnu Umar ra, berpendapat, hutang dilunasi dahulu dari hasil pertanian dan sisanya baru diperhitungkan zakatnya, apabila sisa itu mencapai satu nisab.” Demikian juga halnya dengan pajak terhadap tanah itu, menurut pendapat Ahmad, termasuk biaya adalah harga sewa tanah, maka dapat disamakan dengan pajak dan biaya tanah atau tanaman yang dari uang hutangan. Jumhur fuqara menganggap pajak itu sama dengan sewa tanah. Menurut pendapat BAZIS yang diperkuat dengan keputusan Gubernur DKI tertanggal 12 Juli 1976 No. D. III-5401/b/5/76 tentang Pedoman Perhitungan Zakat dalam Wilayah Daerah Khsusus Ibukota Jakarta, bahwa nisab hasil tanaman ialah 750 kg gabah padi. Apabila dalam sebuah tanaman itu tidak dipetik bersama-sama sekaligus, maka perhitungan secara kumulatif sampai musim petik itu habis atau untuk kebun yang tidak mempunyai musim (misalnya tanaman hias) sampai setahun. Jadi, ukuran 750 kg nisab itu sama dengan 5 wasaq, satu wasaq = 60 sa, jadi 5 wasaq = 5 x 60 x 1 sa = 300. 1 sa’ = 4 mud, jadi = 4 x 300 x 1 mud = 1.200 mud. Ukuran zakat fitrah di Indonesia adalah dua setengah kilogram beras, sedangkan ukuran zakat fitrah itu adalah 5 x 60 x 2,5 x 1kg = 750 kg. Sedangkan penetapan nisabnya sudah jelas, tidak akan ada wajib zakat pada korma dan habb yang jika kurang dari lima wasaq. Namun, kalau udah melebihi itu, maka sudah diwajibkan.122 Zakat Penghasilan Zakat penghasilan atau biasanya disebut zakat profesi (kasbul-‘Amal waMihan al-Hurrah). Yang sudah pasti, zakat ini biasanya hasil jerih payah, baik itu buruh, gaji pegawai dan uang jasa wiraswasta. Yang dimaksud dengan Kasbul’amal 123 oleh al-Qardawi adalah pekerjaan seseorang yang tunduk pada perseroan atau perseorangan dengan mendapat upah. Sedangkan yang
121 122

5 6

Heri Sudarsono, Op. Cit. Al Quran surat Al Baqarah ayat 208. 7 Ibid.

Al-Hafiz az-Zahabi, Talkhisul-Mustadrak, Haidar Abad, /t,th./) hlm. 180. Al-Qardawi, Yusuf, Fiqhuz-Zakah, (Bairut: Darul-Irsyad) , 1969. 123 Ibid.

228

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis

133

Gandum Kurma Anggur

1 sha (2,5) kg 1 sha (2,5) kg 1 sha (2,5) kg

2,5 kg x harga gandum 2,5 kg x harga kurma 2,5 x harga anggur

1 tahun sekali 1 tahun sekali 1 tahun sekali

Zakat Pertanian Pekerjaan yang terbaik setelah berdagang adalah pertanian. Petani yang mengarap lahanya dengan cucuran keringat sendiri meruapakan satu berkah yang tiada nilainya. Bahkan Rasulullah saw bersabda, “Seandainya seseorang menanam pohon atau berkebun, kemudian seseorang atau seekor burung atau seekor binatang memakannya, maka semua itu dianggap sebagai sedekah baginya.” Di dalam riwayat yang sama juga, di dalam Muslim terdapat tambahan, “Dan apabila apa saja dari yang ditanamnya itu dicuri, ia juga akan dianggap sebagai sedekah.”119 Di dalam tatacara bertani juga ada aturan mainnya tersendiri di dalam Islam. Bahkan harus jelas juga antara bertani dengan tanah milik sendiri, yang disebut Zara’at, dan memberikan tanahnya untuk diolah orang lain yang disebut Muzara’at. Terdapat perbedaan makna yang besar antara bentuk pertanian ini. Dan sudah pasti terdapat juga beberapa peraturan yang harus dilaksanakan dalam semua bentuk pertanian ini sebagaimana membicarakan tentang menyewa tanah. Dala setiap saat dan keadaan, hukum syariat hendaknya juga diterapkan dan dijaga tetap tetap bersih dan lurus. Berpedoman pada prinsip Islam bahwa zakat dipertanian juga dikenakan pada semua jenis tumbuh-tumbuhan yang bernilai ekonomis, maka tumbuhan di Indonesia yang diwajibkan dikeluarkan zakatnya adalah sengat luas sekali (sebagai daerah subur, terletak dilintang khatulistiwa dengan dua musimnya). Jenis-jenis tumbuhan tersebut antara lain adalah:120 1. Biji-bijian, jagung, jelai, kacang hijau, kacang tanah, kacang kedelai dan sebaginya. 2. Umbi-umbian dan sayur-sayuran: ubi kentang, ubi kayu, ubi jalar, bengkuan, bawang, cabe, petai, kol dan sebaginya. 3. buah-buahan: kelapa, pisang, durian, rambutan, duku, salak, apel, jeruk, pepaya, alpukat, mentimun dan sebaginya. 4. tanaman hias; anggrek, segala jenis bunga dan sebagainya. 5. tanaman keras, karet, kelapa sawit, cengkih, kopi, kayu cendana, kayu jati, kayu manis dan sebagainya. 6. Rumput-rumputan: serai (minyak serai), bambu, 7. Daun-daunan: teh, tembakau. 8. Dan lain-lain yang sejenisnya.
119 120

Dari pernyataan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem ekonomi Islam merupakan hanya sebagai sub-sistem dari supra-sistem ajaran Islam itu sendiri. Sebagai sebuah sub-sistem, sistem ekonomi Islam tegak dan ditegakkan dengan bertumpu pada pilar-pilar atau landasan yang kokoh. Pilar-pilar atau landasan itu sendiri adalah: 1. Nilai Dasar; 2. Nilai Instrumental; 3. Nilai Filosofis; 4. Nilai Normatif; dan 5. Nilai Praktis. Untuk dapat menjalankan suatu sub atau sistem baru dari kerangka sistem yang telah ada harus mengkaji terhadap pilar-pilar tersebut sehingga apa yang direncanakan dan akan dilaksanakan dapat diwujudkan tanpa banyak menimbulkan dampak kurang baik kepada masyarakat pemakai. Paham ekonomi konvensional (kapitalisme) berpendapat bahwa persoalan ekonomi muncul karena tuntutan pemenuhan kebutuhan yang diperlukan oleh manusia. Manusia memiliki kebutuhan yang tak terbatas sementara sumber daya untuk memenuhi kebutuhan ketersediannya terbatas. Akibatnya timbul kelangkaan, dan kelangkaan inilah yang menurut paham ekonomi konvensional merupakan masalah ekonomi yang harus dipecahkan. Kelangkaan terjadi karena barang dan jasa yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan atau pemuas kebutuhan semakin hari semakin habis baik dari sisi kualitas maupun kuantitasnya. Karena gejala ini maka orang mulai mencurahkan pengorbanan tertentu, baik dalam bentuk tenaga, waktu, maupun biaya. Jadi di sinilah yang disebut ilmu ekonomi lahir karena adanya masalah ekonomi.8 Sehubungan dengan masalah kelangkaan tersebut ada tiga hal pokok yang harus dipecahkan, yaitu “apa” (what) yang harus di produksi; “bagaimana” (how) memproduksinya dan untuk apa/ siapa (whom) barang tersebut diproduksi, serta mengapa barang diproduksi (why). Pemecahan terhadap tiga masalah pokok tersebut dilakukan tidak hanya dengan berdasarkan pada prinsip ilmu ekonomi semata. Islam dalam memandang masalah kelangkaan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan dan pemuas kebutuhan tidak berlaku hanya secara kasat mata. Islam telah memberikan gambaran tentang luasnya barang pemenuh kebutuhan manusia. Sebagaimana telah ditegaskan dalam firmanNya: “Dialah yang menciptakan untuk kalian semua, apa saja yang ada di bumi”.9
8 9

Misyykat jilid I hal. 168. Dr.K.H. Sjechul Hadi Permono, Sh, M.A, lot.cit, hlm. 62.

Muhammad Nejatullah Siddiqi, Op. Cit. Al Qur’an, surat al Baqarah (2) ayat 29

134

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Konsep-konsep Ekonomi Islam

227

Kemudian dalam firman lainya dinyatakan; “Allah yang telah menundukan untuk kalian lautan agar bahtera bisa berjalan di atasnya dengan kehendakNya, juga agar kalian bisa mengambil kebaikan (hikmahnya, efesiensi dan kemaslahatannya). Dan (Dialah) yang menundukan untuk kalian apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi”.10 Oleh karena itu, “Maka hendaknya manusia itu memperhatikan makanannya. Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit) kemudian Kami bilah bumi dengan sebaik-baiknya lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu anggur dan sayur-sayuran, zaitun, dan pohon kurma, kebun-kebun yang lebat, dan buah-buahan serta rumputrumputan untuk kesenangan dan untuk binatang-binatang temakmu”.11 Di beberapa ayat yang lainnya, Allah juga telah menjelaskan bahwa, Dialah yang telah menciptakan harta kekayaan dan tenaga manusia serta Dialah yang akan mencukupkan rezeki yang diperlukan manusia untuk keperluan hidup dan melaksanakan kewajiban kepada Allah dan masyarakat. Allah-lah yang menciptakan bumi, dan langit, dan segala isinya untuk manusia. Manusia diberikan kebebasan untuk memanfaatkannya. Dalam hal pemanfaatannya Allah tidak akan ikut campur di dalamnya. Kesemuanya diserahkan kepada manusia baik yang berkaitan dengan cara memproduksi, mendistribusikan, maupun dalam mengkonsumsi. Yang ada hanyalah aturanaturan agar manusia mendapatkan maslahat-Nya. Berkaitan dengan hal ini, Rasulullah pernah bersabda: “Kalianlah yang lebih tahu tentang (urusan) dunia kalian.” Riwayat lain menjelaskan bahwa Nabi saw telah mengutus dua muslimin untuk berangkat ke pandai besi Yaman untuk mempelajari industri persenjataan. ooo Kesemuanya ini menunjukkan, bahwa syara’ telah menyerahkan masalah memproduksi harta kekayaan tersebut pada manusia, agar mereka memproduksinya sesuai dengan keahlian dan pengetahuan mereka. Jadi dalam Islam konsep kelangkaan barang atau sumber daya adalah tidak berlaku. Artinya sumber pemenuhan kebutuhan/ pemuasan kebutuhan adalah tidak terbatas, sementara kebutuhan manusia-lah yang terbatas. Karena kebutuhan tersebut hanya berkategori pada persoalan keperluan, kesenangan, dan kemewahan. Selanjutnya para pakar ekonomi Islam menganalisis persoalan kelangkaan berpangkal dari beberapa firman Allah swt, yaitu: “...Dan Kami adakan bagimu di muka bumi itu (sumber) penghidupan...”. 12 Selanjutnya ditegaskan, yaitu: “...Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat
10 11

orang yang suka menimbun emas, perak dan barang berharga lainnya di lemarinya, tidak dipergunakan untuk kepentingan agama dan umatnya. Tidak pernah memperhatikan nasib orang-orang miskin dan anak yatim sebagai pembohong agama. Dan lebih suka kepada orang-orang yang dapat medermabaktikan harta bendanya di jalan-Nya, untuk kepentingan umat dengan pahala yang berlipat ganda di dunia dan akhirat. Belum lagi didalamnya ada hak umat juga, di mana di dalam Islam jelas aturan atau peraturan yang harus ditunaikan oleh pemilik harta dan merupakan dana Baitulmal.115 Zakat Fithrah Zakat fitrah adalah sunnah yang diwajibkan terhadap setiap individu kaum Muslim, karena Abdullah bin Umar berkata, “Rasulullah saw mewajibkan zkat fitrah pada bulan Ramadhan sebanyak satu sha’kurma, atau satu sha’ gandum terhadap budak, orang merdeka, laki-laki, perempuan, anak kecil, dan orang dewasa dari kaum Muslim”. 116 Besarnya zakat fitrah ialah satu sha’ dan satu sha’ ialah empat genggaman dua telapak tangan dan dikeluarkan dari makanan daerah setempat, seperti ; gandum, kurma, beras, susu kering dan lain sebagainya. Zakat fitrah ini juga sebuah upaya membersihkan orang yang berpuasa dari hal-hal yang tidak bermanfaat, katakata kotot dan memberi makan kepada orang-orang miskin. Dan hanya untuk orang fakir dan orang-orang miskin lebih berhak atas zakat fitrah daripada penerima-penerima lainnya, Rasulullah saw, bersabda: “kayakan mereka (orang-orang fakir) hingga tidak meminta-minta padfa hari ini (idul Fitri)”.117 Zakat fitrah tidak boleh diberikan selain orang-orang fakir kecuali jika orangorang fakir tida ada lagi, atau kefakiran mereka ringan (tidak parah), atau para penerima lainnya amat membutuhkannya. Dan kewajiban zakat fitrah ini akan gugur dengan sendirinya, apabila orangnya pada waktu menegeluarkannya tidak memiliki makanan untuk dikeluarkannya. Ini adalah salah satu upaya untuk ikut merasakan kebersamaan atas kemenagan bersama atas selesainya bulan puasa itu sendiri.118 Tabel 6 Daftar Standarisasi Zakat Fitrah
Jenis Barang Fitrah Tho’am Pokok)
115

Standar Nisab 1 sha (2,5 kg)

Standar Nilai 2,5 kg x jenis harga tho’am

Pelaksanaan 1 tahun sekali

(Makanan

Al Qur’an, surat.Aijastsiyah ayat 12- 13 Al Qur’an, surat Abasa ayat 24-32. 12 Al Qur’an, surat al A'Araaf (7) ayat 10.

Rekomendasi dan Pedoman Pelaksanaan Zakat (Jakarta: Badan Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah DKI, 1981, ke-3), hlm. 5. 116 Muttafaq ‘Ailaih. 117 Al Hadits, riwayat Baihaqi. 118 Yusuf Qardhawi., Op. Cit.

226

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis

135

biasa harus dipenuhi oleh setiap orang. Karena lebih dari kebutuhan itulah maka seseorang digolongkan sebagai orang kaya. 110 _ sabda Rasulullah: “bayarlah zakat kekayaan kalian yang dengannya anda memperoleh kesenangan, oleh karena itu zakat tidak wajib”. 111 _ sabda Rasulullah saw: “zakat hanya dibebankan ke atas pundak orang kaya”.112 Merupakan suatu landasan disyaratkannya orang yang wajib menunaikan zakat apabila kondisi kehidupan seseorang telah tergolong sebagai seorang yang kaya. Bila seseorang mempunyai harta yang sampai pada nisabnya, namun ia mempunyai hutang, maka membayar hutang adalah lebih penting untuk ditunaikan. _ mereka bertanya kepadamu tentang apa yang akan mereka berikan, katakanlah sesuatu yang lebih.113 _ sabda Rasulullah saw.: “seorang laki-laki berkata, saya mempunyai uang satu dinar, rasulullah menjawab: ‘berikanlah kepada dirimu sendiri’, ia bertanya lagi: ‘saya mempunyai yang lain lagi’, nabi menjawab: ‘berikanlah kepada istrimu’, ia bertanya lagi: ‘saya mempunyai yang lain lagi’, nabi menjawab: ‘berikanlah kepada anakmu’ ia bertanya lagi: ‘saya mempunyai yang lain lagi’ nabi menjawab: ‘kau berarti sudah mempunyai kelapangan”.114 5) Bebas dari Utang. Konsep zakat yang dimiliki Islam dapat dipercaya mampu mengatasi kemelaratan dan kemiskinan serta dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat sekaligus juga mengangkat harkat dan martabat manusiawi dan memperkecil jurang perbedaan sosial, baik pada zam,an Rasulullah saw maupun pada zaman al-Khulafa’ur-Rasyidun. Kunci utamanya adalah seluruh komponen lapisan masyarakat benar-benar dapat menaktualisasi hukum Islam tersebut, khususnya tentang hukum zakat itu sendiri. Baik itu, bagaimana meruskan kembali segi penggalian sumbernya, pendayagunaannya, organisasi pengelolaananya, dan pentasharufan-nya semuanya disusun secara sistematis, serta rumusan-rumusan yang mantap, menyeluruh dan terpadu, yang pola pikiranya sesuai dengan tuntutan masalih al-ibad (kemaslahatan umat) dengan melihat perkembangan masa kini dan tetap berdasarkan sumber-sumber ajaran Islam, maka pranata zakat ini akan tetap ampuh dan tangguh. Banyak pendapat pakar Islam yang manyatakan bahwa zakat itu adalah ta’abbudi, bukan perihal dogmatis saja, akan tetapi ta’aqquli, perihal yang rasional, karena disamping mengandung pengertian ibadah, ia juga mengandung pengertian ekonomi sosial. Ijtihat dan kias juga berlaku disana, akal pikiran ikut berkiprah, memegang peranan penting. Jadi hukum zakat bersifat reasonable, ma’qulul-ma’na. Bahkan Allah sendiri mengecam orang110 111

kamu menghinggakannya”. 13 juga firman-Nya menyatakan, “Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran”.14 Berangkat dari tiga ayat tersebut di atas, para ahli ekonomi Islam terkelompokan kepada tiga kelompok dalam penafsirannya. Kelompok pertama berdasarkan pada ayat 10 Surat Al-‘Araf. Pelopornya adalah M.A. Mannan. Dia berargumen bahwa ahli ekonomi Islam dan modern saling mendukung konsepsi tentang apa yang disebut problem ekonomi, yang meliputi: Kelangkaan sumber daya/alam (scarce source) dan keinginankeinginan yang tidak terbatas (unlimited wants). 15 Sementara itu, M. Arief nampaknya tidak sepenuhnya menyetujui dengan alasan, bahwa barangbarang langka bukan karena terbatasnya sumber daya alam, karena Allah menciptakan segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi diperuntukkan bagi manusia, sebagai contoh; air, udara, sinar matahari. Selanjutnya dikatakannya, bahwa kelangkaan itu timbul karena keterbatasan kemampuan manusia yang membuat sesuatu dalam memenuhi kebutuhannya, bukan disebabkan oleh ketidakcukupannya sumber daya yang disediakan oleh alam.16 Kelompok kedua, berangkat dari pendekatan doktrin. Dasar pijakannya adalah surat Ibrahim ayat 34. Kelompok ini dimotori oleh Nafeli dan alHasani. Mereka sependapat dengan mengatakan bahwa “kelangkaan terjadi bukan karena proses produksi yang tidak efisien, tetapi disebabkan oleh ketidakadilan/injustice) dan karena terjadinya kesalahan distribusi (maldisrtibution). Kelompok ketiga, dimotori oleh Baqir al-Sadr. Dia berargumen bahwa “Tuhan mencukupkan sumberdaya untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia secara memuaskan (satisfaction); Manusia sendirilah yang menyebabkan timbulnya problem ekonomi”. Timbulnya problem ekonomi ini disebabkan oleh dua alasan, yaitu: Ketidakadilan manusia dalam kesalahan distribusi sumber daya alam; dan adanya eksploitasi manusia pada alam yang berlebihan.17 Dalam kaitan ini dapat dibuat rekapitulasi apakah perbedaan (difference) yang terjadi jika kita menggunakan konsep pemenuhan kebutuhan (fulfilling needs) dengan pemaksimalan kepuasan atas keinginan (maximizing satisfaction of wants). 18 Hakekat masalah, di dalam kerangka

Yusuf Qardhawi, Op. Cit. hlm. 151. Al Hadits, riwayat Tabrani dari Abu Darda. 112 Al Hadits, riwayat Bukhari. 113 Al Qur’an, surat 2 ayat 219. 114 Al haidts, riwayat Ibnu Jarir, dan Muslim.

Al Qur’an, surat Ibrahim (14) ayat 34. Al Qur’an, surat Al Qamar ayat 49. 15 Farhad Nomani and Ali Rahmena, Islamic Economic Systems, (Kuala Lumpur: Business Infonnation Press, 1995). 16 Ibid. 17 Ibid. 18 M. Fahim Khan, "Theory of Consumer Behavior in Islamic Perspective," in Ausaf Ahmad and Kazim Raza Awan (ed.), Lectures on Islamic Economics, Papers and Proceeding on
14

13

136

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Konsep-konsep Ekonomi Islam

225

ekonomi konvensional, munculnya masalah ekonomi diasumsikan karena adanya kelangkaan sumber daya. Seharusnya kelangkaan sumber daya dihilangkan. Akankah problem tersebut terpecahkan? Kemungkinan besar tidak dapat. Inilah yang menyebabkan munculnya warisan ketidakmampuan sumber daya material tidak dapat memenuhi keinginan manusia. Apakah keinginan manusia dapat dipenuhi sepenuhnya? Pada kenyataannya, “keinginan” itu sendiri tidak memiliki batasan yang obyektif. Keinginan itu sendiri merupakan sesuatu yang samar-samar (tidak jelas dan jika problem ekonomi itu dibatasi berdasarkan istilah ini, juga merupakan hal yang masih samar-samar. Beberapa ahli ekonomi seperti Galbraith menunjukkan ketidakpuasannya dalam menjelaskan sasaran ekonomi dalam batasan keinginan. Menurut Galbraith: How can product be defended as want-satisfying if that production itself creates wants?19 Pemuasan keinginan manusia tidak hanya suatu asumsi teoritis untuk mendefinisikan problem ekonomi. Ideologi kapitalistik itu sendiri secara praktis mengarahkan pada individu mengejar tujuan yang tidak jelas ini. Di sisi lain, tujuan syari'ah memberikan dimensi yang berbeda terhadap problem ekonomi atas individu. Pertanyaannya adalah mengapa pada saat memproduksi barang atau jasa atau mengapa pada saat ingin menjalankan aktivitas ekonomi pertama kali harus menempatkan bahwa keinginan syari'ah itu sendiri untuk melihat setelah kesejahteraan mereka. Oleh karena itu, Syatibi menggunakan istilah “Maslahah”. 20 Aktivitas ekonomi seperti; Produksi, Konsumsi dan Pertukaran itu mengandung maslahah (kesejahteran) sebagaimana yang dibatasi dalam syari'ah yang dicapai sebagai tugas keagamaan, yang diharapkan memberikan manfaat bukan saja di dunia tetapi juga di akhirat. Semua aktivitas demikian itu harus maslahah bagi manusia yang biasa disebut “kebutuhan”. Kebutuhan ini harus dipenuhi. “Pemenuhan kebutuhan” adalah lebih baik dari pada “Pemuasan Keinginan” yang merupakan tujuan aktivitas ekonomi dan pencapaian tujuan ini merupakan tugas keagamaan. Manusia diharuskan menyelesaikan problem ekonominya. 21 Pendekatan bahwa keinginan yang tak terbatas, sementara sumber daya relatif terbatas yang dianggap sebagai problem ekonomi manusia dapat dijelaskan bagi perilaku ekonomi kapitalistik, akan tetapi hal itu tentu tidak dapat digunakan untuk menjelaskan perilaku ekonomi dalam masyarakat Islam.22

rezeki yang telah diberikannya kepada kalian”. 96 _ “Mereka sangat kikir mengeluarkan sebagian karunia yang diberikan Allah kepada mereka”. 97 Kedudukan manusia dan kaitannya dengan kekayaan adalah sebagai penyimpan, kuasa, atau benadahara. 98 Hal ini sesuai dengan keterangan firman-Nya: “Keluarkanlah oleh kalian sebagian apa yang telah Kami takdirkan kalian menyimpannya”.99 Kekayaan yang wajib dizakati ialah yang bersifat dimiliki penuh (mutlak) oleh seseorang. Dimaksudkan milik penuh ialah bahwa kekayaan itu harus berada di bawah kontrol dan di dalam kekuasaanya. 100 Sebagian ahli fiqih menyatakan bahwa kekayaan itu harus berada ditangannya, tidak tersangkut di dalamnya hak orang lain, dapat ia pergunakan, dan faedahnya dapat dinikmatinya. 101 2) Harta memiliki sifat berkembang, kekayaan yang wajib dizakati ialah kekayaan itu dikembangkan dengan sengaja atau mempunyai potensi untuk berkembang, dimaksu dalam pengertian berkembang ialah bahwa sifat kekayaan itu memberikan keuntungan baik yang bersifat diinvestasikan atau bersifat tabungan (simpanan).102 _ sabda Rasulullah: “Tidak akan berkurang kekayaan karena zakat”. 103 _“zakat yang kalian berikan untuk memperoleh ridha Allah, akan dilipatgandakan oleh Allah buat kalian”. 104 _ “bila engkau membayar zakat kekayaan, maka berarti engkau telah membuang yang tidak baik darinya”.105 nabi tidaklah mewajibkan zakat atas kekayaan yang dimiliki untuk kepentingan pribadi, sabdanya: “Seorang Muslim tidak wajib mengeluarkan zakat dari kuda atau budaknya”. 106 _ “semua kekayaan yang berkembang merupakan subjek zakat (sumber zakat)”. 107 3) Cukup Senisab.islam tidak mewajibkan zakat atas seberapa saja kekayaan yang berkembang sekalipun kecil sekali, tetapi memberi ketentuan yang bersifat standard yang dapat dijadikan sebagai patokan kaum muslimin dalam menunaikan kewajiban, dalam ilmu fiqh islam dikenal dengan istilah Nisab.108_ sabda Rasulullah saw,: “zakat hanya dibebankan ke atas pundak orang kaya”. 109 4) Lebih dari Kebutuhan Biasa (Minimal). Para Ulama Hanafiyah mensyaratakan wajibnya zakat kepada orang yang tergolong telah memenuhi kebutuhan minimal yang
96 97

an Intemational Seminar on Teaching Islamic Economics for University Teachers", Saudi Arabia: IRTI-IDB, 1987. 19 dalam Ibid. 20 Ibid. 21 Ibid. 22 Farhad Nomani and Ali Rahmena, Op. Cit.

Al Qur’an, surat 2 ayat 254. Al Qur’an, surat 3 ayat 180. 98 Yusuf Qardhawi, Op. Cit, hlm. 126. 99 Al Qur’an, surat 57 ayat 7. 100 Yusuf Qardhawi, Op. Cit., hlm. 128. 101 Ibid. 102 Yusuf Qardhawi, Op. Cit. hlm. 138. 103 Al Hadits, riwayat Tirmidzi. 104 Al Qur’an, surat 30 ayat 39. 105 Al Hadits, riwayat Ibnu Hazima dan Hakim dari Jabir. 106 Al Hadits, riwayat Muslim. 107 Yusuf Qardhawi, Op. Cit. hlm. 144. 108 Ibid., 149. 109 Al Hadits, riwayat Bukhari.

224

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis

137

masa depan dalam mata uang negara-negara Teluk Arab, selain beberapa transaksi dalam dinar Kuwait, sedangkan penguasa Arab Saudi tidak mendorong pengembangan transaksi pasaran masa depan dalam mata uang rial Saudi di Bahrain itu. Bank-bank yang berkedudukan di Arab Saudi tidak berpartisipasi dalam kegiatan pasaran masa depan di Bahrain itu, karena hal itu bertentangan dengan asas-asas Islam.88 Pada umumnya bank-bank di dunia Islam jarang melibatkan diri dalam kegiatan pasaran masa depan Barat. Di kalangan para nasabahnya kebutuhan akan jasa semacam ini sedikit sekali, namun hal ini mungkin disebabkan karena para nasabah, kurang menyadari faedah transaksi pasaran masa depan itu, dan bukan karena alasan agama. Pada umumnya tidak diragukan bahwa bank-bank yang berpangkalan di dunia Islarn, kecuali bank-bank Islam khusus, akan berpartisipasi dalam transaksi pasaran masa depan dunia Barat bila ini dikehendakinya. Karena pemerintah atau bank sentral di masingmasing negara Islamjarang memantaunya. Bagaimanapun juga, banyak sekali terjadi pembahasan, di antara bank-bank Islam tentang sikap yang harus diambil berkenaan dengan jual-beli komoditi dan pasaran masa depan.89 Konsepsi Zakat Secara umum cakupan zakat diperluas pada beberapa bentuk kekayaan yang tidak dikenal dalam masa permulaan islam, yaitu surat saham dan efek, tabungan dalam bentuk premi asuransi dan dana pensiun, rumah dan kendaraan yang disewakan, mesin-mesin pabrik dan barang-barang modal lainnya. 90 Jenis kekayaan yang wajib zakat menurut al qur’an dinyatakan dalam qs. 16:44, 9:34, 6:141, 2:276, (barang tambang). Pungutlah olehmu zakat dari kekayaan mereka kau bersihkan sucikan mereka dengannya.91 Di dalam kekayaan mereka terdapat hak peminta-minta dan orang-orang melarat.92 Harta adalah segala sesuatu yang diinginkan sekali oleh manusia menyimpan dan memilikinya. 93 Ibn Asyr mengatakan: “kekayaan pada mulanya berarti emas dan perak, tetapi kemudian berubah pengertiannya menjadi segala barang yang disimpan dan dimiliki”.94 Syarat-syarat kekayaan yang wajib zakat, yaitu: 1) Harta bersifat Milik Penuh; kekayaan pada dasarnya ialah milik Allah, sesuai dengan beberapa firmanNya menyatakan: “Berikanlah kepada mereka harta Allah yang telah dikaruniakannya kepada kalian”. 95 _ “Keluarkanlah oleh kaliian sebagian
88 89

Rodney Wilson, Lot. Cit. Ibid. 90 Muhammad Nejatullah Siddiqi, Op. Cit., hlm. 50. 91 Al Qur’an, surat at Taubah ayat 103. 92 Al Qur’an, surat 51: 19. 93 Yusuf Qardhawi, Hukum Zakat, Litera Antarnusa, (Jakarta: 1991), hlm. 123. 94 Yusuf Qardhawi, ibid. 95 Al Qur’an, surat 24 ayat 33.

Konsep Efisiensi: Konsep efisiensi dalam kerangka ekonomi konvensional adalah memaksimalkan kepuasan dengan sumber-sumber yang memadai, akan tetapi efisiensi dalam kerangka Islam adalah memaksimalkan pemenuhan kebutuhan dengan sumber-sumber yang memadai. Dua konsep ini adalah berbeda.23 Prinsip pokok ekonomi konvensional adalah efisiensi. Prinsip ini muncul, secara langsung, dari definisinya berkenaan dengan problem ekonomi. Jika keinginan adalah tidak terbatas dan sumber-sumber langka (terbatas), maka pemecahannya adalah dengan bertindak “ekonomis”. Inilah yang disebut dengan efisien, yaitu: “mengerjakan sesuatu yang terbaik dengan apa yang kita miliki”. Jika keinginan kita adalah sangat tak terbatas dan sumber dayanya adalah langka, kita tidak dapat memenuhi kepuasan masyarakat. Jelasnya, dalam konteks ekonomi Islam, bentuk efisiensi ini tidak dapat dijadikan prinsip dasar. Sebagaimana yang dijelaskan di awal, sifat yang disenangi atau diinginkan adalah sama pentingnya dengan efisiensi, namun sifat yang disukai akan ditentukan oleh Maslahah. Pemenuhan kebutuhan adalah yang diharapkan. Hal ini diharapkan dapat dipenuhi sebagai suatu hal yang penting dan berdayaguna. Kepentingannya adalah dibatasi seperti sumber-sumber yang tidak dapat dibatasi untuk memenuhi kepentingan itu. Ini bertentangan dengan janji Allah dan bertentangan dengan kenyataan, realitas sosial kemasyarakatan. Tidak ada pertanyaan yang berkaitan dengan ekonomi dalam hal kepentingan/keperluan ini. Maksudnya, kepentingan harus dipenuhi, pelengkap dan perbaikan juga harus dipenuhi. Efisiensi dan sifat yang diinginkan merupakan hal yang simultan dipenuhi dalam pemenuhan kebutuhan pelengkap dan perbaikannya. Oleh karena itu, efisiensi dan sifat yang diinginkan keduanya merupakan prinsip dasar yang ada dalam ekonomi Islam. Jadi, tidak ada lagi konflik yang berlebihan, sifat yang diinginkan akan memperoleh efisiensi yang lebih. Sifat yang diinginkan ditentukan oleh kemaslahatannya. Alat Analisis: Asumsi ekonomi konvensional adalah memaksimalkan bagian konsumer. Oleh karena itu, alat-alat matematis seperti kurver cekung, diferensiasi, dan sebagainya, dapat diterapkan. Dalam kerangka Islam, kita memiliki prinsip keseimbangan (mizaniah). Alat analisis matematis dapat diterapkan untuk maksimasi, tidak akan relevan dalam prinsip keseimbangan. Oleh karena itu, kita harus merumuskan dengan alat atau instrumentasi kita sendiri.24

23 24

Ibid. Ibid.

hlm. Aidlt Ghazali dan Syed Omar Syed Agil. Fahim Khan (1985: 178) Jadi. Malaysia: Longman. Keadaan ini timbul dari bisnis yang normal. alat tersebut mungkin hanya dapat diterapkan untuk beberapa pilihan di luar yang dijelaskan dalam kotak-kotak nomor 8. Memang setiap bank Islam menyediakan bermacam-macam portfolio mata uang atau aktiva asing. jelaslah bahwa risiko dollarjangka panjang tidak selalu dapat dihindari. sekalipun adajuga beberapa transaksi pasaran masa depan berdasarkan uang Mark Jerman dan Frank Swis. termasuk logam mulia yng ada di pasar masa depan itu. Reading in Microeconornics: An Islamic Perspective. dan 10 sebagaimana dijelaskan dalam halaman sebelumnya. "Theory of Consumer Behaviour in an Islamic Perspective. harganya sering dipotong. Kenyataannya ialah sebagian dari investasi bagi-hasil jangka panjang di mana mereka terlibat.. Bila suatu komoditi dijual untuk diserahkan di masa depan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 223 Luasan Teori: Berbagai macam aspek kerangka Islam untuk analisis perilaku konsumen dapat dipresentasi dalam gambar 3. Oleh karena itu. Bank-bank Islam dapat menyediakan mata uang asing bagi para nasabahnya. Sepanjang alat analisis ekonomi konvensional diterapkan.87 Pada kenyataannya satu-satunya pusat keuangan di dunia Islam yang giat dengan pasaran mata uang asing masa depan. gandum. 25 Mohammad Fahim Khan. dan dana ini acapkali dipergunakan di pasaran dunia Barat. Op. dan "barley" (sejenis gandum). Kesukaran selanjutnya ialah bila suatu komoditi dijual untuk diserahkan di masa depan.86 Biasanya Jual Beli Masa Depan Dihindari Semua bank Islam akan menghindari setiap transaksi pasar masa depan. karena komoditi bersangkutan mungkin tidak tersedia untuk diserahkan pada pembelinya. 77. dan risiko valuta asingjangka pendek tentu akan dihindarinya.138 Ekonomi Islam: Sejarah. dan sama sekali tidak ada kemungkinan bahwa bank-bank Islam itu akan berspekulasi dengan mata uang dollar untuk mencari laba dari kurs dollar itu. tetapi biasanya akan diusahakannya untuk mengirnbangi utang piutangjangka pendek dalam suatu mata uang asing tertentu. Walaupun demikian di Bahrain pun pasaran masa depan ini agak terbatas. namun hanya untuk penyerahan seketika.. baik mengenai mata uang asing. Cit. maupun komoditi. Ibid. sementara kalau ekonomi konvensional terbatas pada pilihan kedua dan keempat dan menolak pilihan pertama dan ketiga. selalu terdapat suatu unsur risiko ataupun "qharar" (tipu daya). Luasnya transaksi masa depan dipantau oleh Dewan Moneter Bahrain. 9. dan Dunia Ketiga. Ahmad Husaini. teori perilaku konsumen dalam kerangka Islam akan menganalisis empat bentuk pilihan konsumen. cakupan teori perilaku konsumen dalam kerangka Islam adalah lebih luas dari pada teori perilaku konsumen dalam ilmu ekonomi konvensional. dan uang dollar merupakan mata uang asing utama. Pertimbangan ini merupakan alasan tambahan dalam melarang transaksi mata uang untuk masa depan ter-utarna karena pihak yang berusaha dalam pasaran itu acapkali memiliki surat berharga yang menghasilkan bunga dalam salah satu mata uang asing sampai pada saat transaksi masa depan itu jatuh tempo. dan lagi-lagi ini dilarang dalam Al Qur'an (lihat Bab III). Syarat ini berlaku pula terhadap mata uang asing." dalam Syayyid Tahir. Seluruh kegiatan jual belinya berlangsung dalam pasaran ekspor.2 Bagan Alir Pilihan Konsumsi dalam Islam Pilihan Konsumer dalam pengalokasi Sumber First choice (1) Worldly Needs (2) Cause of Allah Second choice (3) Present Consumpti on (4) Future Consumpti on komoditi utama yang sangat penting bagi kelangsungan hidup kelompok dan perseorangan yaitu: emas. Pemotongan ini disebabkan preferensi waktu dan berarti mengenai pokok-pokok bunga. perak. didasarkan pada uang dollar.2 berikut:25 Gambar 1. 1992. Tapi ada transaksi pasaran 86 87 Third chice (5) Essentials (6) Comple men (7) Ameliorator ies Fourth choice (8) Choice Between Substitutes (9) Choice Between Substitute s (10) Choice Beetween Substitutes Sumber: M. dan rinciannya diumurnkan dalam buletin triwulannya. buah kurma. . Teori. Mengingat bahwa sebagian besar dana depositonya berasal dari wilayah Teluk dan Arab Saudi. adalah Bahrain.

Keseimbangan ini tidak terjadi bila antara penjual dan pembeli tidak bersikap saling merelakan. Jadi. kini berubah menjadi sistem mekanis yang membelenggu manusia. dan kemampuan pembeli untuk mendapatkan barang tersebut dari penjual.222 Ekonomi Islam: Sejarah. dan suatu ketidak pastian bagi pembeli. surat an-Nisa (4) ayat 29. dan hal ini berlaku pula dengan mata uang. dan produsen yang belum masuk ke pasar tidak mempunyai insentif untuk masuk ke pasar. 28 . monopoli. Jual beli di muka terhadap komoditi juga tidak dihalalkan. janganlah kalian saling memakan harta sesama kalian dengan jalan yang batil kecualj dengan jalan perdagangan yang berlaku dengan suka sama suka di antara kalian”. atau hewan swasta dari pengawas satwa. harga ditentukan oleh kemampuan penjual untuk menyediakan barang yang ditawarkan kepada pembeli.85 Rupanya yang merupakan kesulitan utama kontrak masa depan itu bukanlah soal pembayaran di kernudian hari. yang bersifat homogen (serba sama) setelah harga penjualannya disepakati. karena besar kemungkinan terjadi penipuan. sebelum hewannya tertangkap. berarti produsen dan konsumen mengetahui secara langsung kelebihan dan kelemahan dari barang yang ada di pasar. 85 Rodney Wilson. dan pembayarannya dijanjikan pada saat tertentu di masa yang akan datang. khususnya mengenai mata uang asing.27 2) Kondisi pasar yang kompetitif mendorong segala sesuatunya menjadi terbuka. Cit.83 Di zaman jahiliyah transaksi-transaksi demikian termasuk penukaran buah kering dengan buah segar yang belum dipetik serta tidak ditentukan pula berapa banyaknya. Jual beli semacam ini dilarang oleh Nabi Muhammad ketika ia menjadi kepala pemerintahan di Madinah. Pada keadaan ini produsen yang telah ada di pasar tidak mempunyai insentif untuk keluar dari pasar. yaitu penjualan buah-buahan ketika belum matang. Cit. karena pihak penjual mungkin tidak akan mampu memenuhi perjanjiannya. Produsen yang beroperasi dengan posisi untung akan mengundang produsen lain untuk masuk ke dalam pasar yang sama sehingga jumlah output yang ditawarkan bertambah. Allah berfirman: “Hai orang-orang yang behman. Nabi Muhammad beranggapan bahwa dalam transaksi semacam itu terdapat unsur perjudian. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 139 ini tentu dilarang oleh hukum Islam. "maisir". Transaksi serupa itu menyangkut jual beli: burung yang belum tertangkap. dapat diperdebatkan bahwa pasaran jual beli di muka belum tentu mengandung unsur ketidakpastian. dan banyak kaum ulama beranggapan bahwa jual-beli di muka atau pada masa depan dilarang. 27 hlm. Produsen baru akan terus memasuki bisnis tersebut sampai dengan harga turun sedemikian sehingga keuntungan ekonomi habis. (Jakarta: Muamalat Institute. Cit. dan harga akan turun. duopoli. Kerelaan ini ditentukan oleh penjual dan pembeli dalam mempertahankan kepentingannya atas barang tersebut. Larangan yang serupa berlaku pula terhadap "mukhabrah" (jual-beli masa depan pada zaman Jahiliyah). kontraknya sah jika syarat-syarat serta saat pembayarannya dinyatakan secara tegas. Transaksi semacam ini disebut "muzabarah" (tukarmenukar untuk masa depan).26 Teori Pasar Dalam konsep ekonomi Islam harga ditentukan oleh keseimbangan permintaan dan penawaran.84 Karena itu jual beli benda yang belum dimiliki dilarang.28 Suka sama suka semakna dengan sama-sama merelakan keadaan masing-masing diketahui oleh orang lain. Bila produsen menjual produknya tidak terbuka maka masyarakat akan cederung merasa kurang puas. 3) Produsen dilarang 26 Muhammad Nejatullah Siddiqi. atau perjudian karena menyangkut kemungkinan mendapat laba tanpa melakukan pekerjaan atau jerih payah. Lot. maka ia akan memilih produsen yang lain. melainkan kenyataan bahwa komoditi yang diperjualbelikan itu pun akan diserahkan pada masa depan. maka menjadikan semua pihak mendapatkan kepuasan. Sekarang Jual-beli Masa Depan Dapat Dihalalkan Bila Ada Unsur Kepastian Namun. Al Qur’an. Op. 84 Ibid. yang semua sudah pasti dipersenjatai sains dan dudukung oleh teknologi modern yang memabukkan. Malah ada yang mengatakan bahwa transaksi masa depan tidak mengandung muzabarah atau mukhabrah. Teori. 2000). Adiwarman A Karim. Unsur inilah yang mengakibatkan larangan terhadap jual-beli enam jenis 83 Kemajuan dunia Industri telah menjadikan wajah dunia bagaikan mesin-mesin kapitalis yang semula menjadi alat bagi manusia untuk menjadikan penguasa atas alam dan dibebaskan dari perbudakan kerja. ikan yang masih dalarn air. oligopoli tidak dilarang keberadaannya selama mereka tidak mengambil keuntungan di atas keuntungan normal. Hukum dalam ayat Al Qur'an adalah mengenai suatu transaksi dengan pembayaran di masa mendatang.114 Mohammad Fahim Khan. Islamic Microeconomic. Op. Dalam hal ini nabi mendesak agar perjanjian dibuat secara tertulis dan dihadiri oleh beberapa orang saksi. serta menjadikan manusia sebagai bulan-bulanan antara sistem mekanis yang berat dan kejam. karena berlainan dengan buahbuahan yang belum matang atau ikan dalam air yang masih belum ditangkap. Dalam ekonomi Islam keseimbangan pasar mempertimbangkan beberapa hal: 1) Dalam konsep Islam. tidak ada keraguan mengenai mutu komoditi yang diperjualbelikan. Bila barangnya dibeli sekarang. Ini merupakan konsekuensi dari konsep keseimbangan harga. dengan kepemimpinan tekno-birokratis yang tak mengenal belas kasih.

30 29 Di akhir kontrak ijira itu bank Islam bersangkutan dapat menjual alat perlengkapan. 32 Hadits yang semakna menyatakan. “Apa ini. Telah bersabda Rasulullah saw. Bila penjual bertindak curang terhadap timbangannya. ia berhak khiyar (hak memiliki buat menjadikan atau membatalkan penjualan sebelum datang ke pasar)”. sekalipun ada pedagang yang ikut serta dalam pasaran masa depan itu semata-mata sebagai spekulasi. Misalnya. mendapatkan keuntungan dari ketidaktahuan penjual dari satu kota terhadap harga yang berlaku di kota lain. daya beli pembeli berkurang. Kontrak jenis rangkap seperti ini semakin populer. 29 Bila pemapakan dilakukan masyarakat kota terhadap masyarakat desa akan menimbulkan kesenjangan pendapatan antara penduduk desa dengan kota.Sehingga tingkat konsumsi masyarakat akan menurun pada gilirannya akan mengurangi tingkat produksi. 31 5) Islam melarang kaum muslimin untuk bertindak curang. Bila penjualan kepada nasabah semula telah disepakati dari saat pembuatan kontrak. jenis kontrak ini digemari pula di dunia Islam karena uang sewanya dapat diperhitungkan dengan pajak perseroan. Bisa juga ia langsung membeli uang dollar. maka kontrak itu dinyatakan mengandung unsur ijira serta murabahah. atau lebih menyukai pengganti alat itu dengan model yang lebih mutakhir. 31 Ibnu Qudamah (1997) Minhajul Oashidin. Seperti halnya di dunia Barat. maka apabila yang empunya (barang) itu datang ke pasar. “Janganlah kamu papak (pergi berjumpa kafilah sebelum sampai di kota dan sebelum mereka dapat tahu harga pasar) barang yang dibawa (dari luar kota). yang juga berkembang belakangan ini. riwayat Muslim dari Abu Hurairah ra. lalu Rasulullah saw memasukkan padanya tangannya. Rasulullah bersabda: “Tidak akan melakukan penimbunan selain orang yang salah”. jenis dan nilai maka pengaruhnya terhadap pembeli adalah. namun ia akan rugi karena terikat dana tunainya selama itu. Dalam hal semacam ini premi uang sewa dapat ditentukan lebih rendah. 30 Sedangkan AI-Atsram meriwayatakan dari Abi Umamah yang mengatakan. . Kenaikan harga yang disebabkan kelangkaan akan mengakibatkan meningkatnya harga barangbarang yang tidak berkaitan secara langsung dengan barang barang yang ditimbun. Barang siapa dipapak lalu dibeli padanya (sesuatu). Surabaya. pada saat BBM naik. Pustaka AI-Kautsar. maka ia tidak mengeluarkan zakat untuk benda bersangkutan.82 Jual-Beli Masa Depan tidak Dibenarkan Agama Islam Sekalipun transaksi masa depan semacam ini sudah memasyarakat di dunia Barat. walaupun masih ditentukan oleh masa penggunaan yang diharapkan. Akhirnya masyarakat desa akan mengalami perlambatan peningkatan kesejahteran ekonomi dibandingkan penduduk kota. Al Hadits. Cit. Hukum ini berlaku pula terhadap perdagangan komoditi masa depan. h. “Rasulullah saw telah melarang penimbunan makanan”. Karena nasabah yang menyewa alat perlengkapan itu bukan pemilik benda itu. Seorang pengimpor Arab Saudi yang mengetahui bahwa ia harus membayar sejumlah dollar AS tiga bulan kemudian. ya Al Hadits. Pilihan lain ialah dengan mengadakan transaksi masa depan (forward transaction) pada kurs yang disepakati semula. Rasulullah saw bersabda. ukuran. Kena hujan. 102 32 Al Hadits.140 Ekonomi Islam: Sejarah. Akhirnya petani itu membebankan biaya kenaikan harga angkutan pada konsumen yang membeli hasil pertanian tersebut di kota. Jaminan Masa Depan dan Risiko Kurs Mata Uang Banyak pedagang yang ingin menghindari setiap risiko penyesuaian kurs uang yang berkaitan dengan tanggungannya dalam bentuk mata uang asing dengan mengusahakan perlindungan risiko dalam pasar masa depan (forward market). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 221 melakukan praktik perdagangan demi keuntungan pribadi dengan cara memapak pedagang di pinggir kota. riwayat Ibnu Majah dan Abu Daud dari Abu Hurairah. Daya beli masyarakat desa akan berkurang terhadap produksi masyarakat kota. Fenomena ini juga disebut sebagai multiplier effect. terutama mengenai tukar-menukar uang asing. atau menyewakannya kepada nasabah lainnya. serta apakah nasabah itu memerlukan benda bersangkutan pada saat berakhirnya kontrak. akibatnya harga barang lain juga naik. riwayat Muslim dari Sa'id bi AI-Musaib dari Ma'mar bin Abdullah al-Adawi. termasuk "zakat". dan meningkatkan nilai jual barang yang dibeli pembeli bila ia jual kembali. Jalan Orang-Orang yang Mendapat Petunjuk. terutama karena para pedagang di seluruh dunia ikut serta dalam kegiatan pasaran di Chicago dan dalam skala yang lebih kecil pada kegiatan Bursa Uang Masa Depan di London. merasa sangsi mengenai kurs dollar pada saat itu. Op. dengan uang sewa yang biasanya lebih sedikit daripada uang sewa menurut perjanjian awal. hai penjual makanan? Penjual makanan itu menjawab. orang yang melakukan penipuan”. Hadits Rasulullah menyatakan: "Bukanlah termasuk umatku. tetapi transaksi semacam ini diharamkan dalam dunia Islam. atau kenaikan barang yang diakibatkan adanya kenaikan barang yang berhubungan. lalu tangannya kena basah. petani desa membawa hasil pertaniannya ke kota dengan naik angkutan dengan membayar tarif lebih kepada angkutan. Teori. juga akan menghadapi kemungkinan turunnya nilai dollar itu. 4) Konsep Islam melarang penimbunan karena alasan untuk mencari keuntungan dari kelangkaan barang di pasar. Transaksi semacam ini sering dilakukan di Barat agar transaksi masa depan dapat dilindungi atau diberi asuransi terhadap segala risiko. Kegiatan semacam 82 Irfan Mahmud Ra’na. “Bahwa Rasulullah saw pernah melalui satu timbunan dari (biji-biji) makanan. karena itulah ia tidak dapat memastikan jumlahnya dalam mata uang dinar. lalu menyimpannya selama tiga bulan. atau menjual benda itu kepada nasabah semula.

Keuntungan yang diperoleh dari usaha tersebut akan dibagi sesuai dengan penyertaan masing-masing pihak. Teori. Hadits yang semakna diriwayatkan oleh Imam An-Nasa'i dari Ubadah bin Shamit. Dengan perjanjian ijara pihak bank membeli barang seperti misalnya alat-alat besar pembangunan untuk ke-perluan para nasabahnya. Suatu alternatif bagi perjanjian murabahah atau disebut juga dengan gagasan "ijira" (kontrak sewa beli) atau kontrak "leasing" (Bait bi Tsaman ‘Ajil) yang dengan tegas diperbolehkan oleh hukum Islam. Sa'd bertanya kepadanya mana yang lebih baik dan ketika ia memberitahukannya bahwa (yang lebih baik adalah) gandum putih. Apabila keduanya menyembunyikan (cacatnya) dan berdusta. Barang siapa menipu bukanlah dari (golongan) kita”. hlm. Selain itu. berikut penyewaannya biasanya dirincikan dengan istilah "ijirawa iktina" 80 (kontrak pengadaan dan penyewa-an). Kontrak itu dapat menjadi sumber dana jangka pendek atau jangka menengah. mengatakan. Jakarta. Bentuk khusus ijira yang mencakup pembelian barang itu. Mengapa engkau tidak taruh dia di sebelah atas supaya orang-orang lihat dia. bahwa Rasulullah bersabda: “Emas dengan emas. “Seorang muslim ada!ah saudara bagi muslim yang lain. Garam dengan garam. 34 33 78 79 Ibid. Muhammad Nejatullah Siddiqi. Nasabahnya itu dapat membayar uang sewa secara bulanan atau per triwulan. Cit. Dalam konsep ekonomi Islam cara pengendalian harga ditentukan oleh penyebabnya. selain dia menjelaskan cacat tersebut kepadanya”. dari Abdulllah ibn Yazid bahwa Zayd ibn 'Ayyash memberitahukan bahwa ia suatu ketika bertanya kepada Sa'd ibn Waqqas mengenai menjual gandum putih untuk sejenis gandum yang bagus. syair dengan syair. maka barakah juatbelinya akan dicabut”. Cit. 35 Distorsi biasanya terjadi cfikarenakan menaikkan atau menurunkan harga ditentukan secara sepihak. Dalam pembiayaan musyarakah ini bank dengan pengusaha mengadakan perjanjian. 34 Dan dalam hadits lain Imam Bukhari meriwayatkan dari Hakim bin Hazzam dari Rasulullah saw. 54-55. riwayat Muslim dari Abi Hurairah Imam Ibnu Majah meriwayatkan dari Uqbah bin Amir 35 lihat Syaikh Shafiyyur-Rahman al-Mubarrakfury (1997) Sirah Nabawiyah. 7) Jual beli dilakukan dengan keadaan nilai barang yang sama. . kemudian bersepakat untuk menyewakannya kepada mereka dengan harga sewa tetap untuk waktu tertentu. hlm. Rasulullah saw mengatakan. dan Rasulullah berkata: Apakah kurma-kurma mengecil ukurannya ketika mengering. Maka siapa saja yang menambah atau meminta tambah maka ia telah melakukan riba.81 Rasulullah. Lot. sementara di dalamnya terdapat cacat. Pustaka AIKaustar. Op. Di dalam hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Abu Daud dari Umar. biji dan zatnya harus sebanding timbangannya. “Emas (ditukar) dengan uang bisa riba. Rasulullah saw bersabda kembali. Yahya menyampaikan kepadaku (hadits) dari Malik. selama keduanya belum terpisah. 150. bur dengan bur. 81 Muhammad Nejatullah Siddiqi. untuk membedakannya dari ijira yang merupakan perjanjian sewa beli murni. dan sering digunakan oleh perusahaan di berbagai bidang seperti pembangunan untuk membiayai pengadaan alat-alat besar atau alat perlengkapan perusahaan. “Pembeli dan penjual itu boleh memilih. maka keduanya diberkati dalam jual-belinya.? Ketika Rasulullah saw diberitahu bahwa mereka mengecil. Perak dengan perak. Rasulullah saw bersabda. sama dan sepadan.78 Musyarakah Musyarakah ialah akad kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu yang masing-masing memberikan kontribusi dana atau amal (expertise) dengan kesepakatan bahwa keuntungan dan resiko akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan. ia melarang transaksi itu. dari hasil Penelitian Kinerja Industri BPRS tahun 2002 juga diperoleh informasi bahwa perhitungan yang mudah dan sesuai dengan permintaan nasabah merupakan latar belakang mengapa pembiayaan murabahah banyak disukai. sedangkan bank bersangkutan akan menetapkan harga sewa yang mencakup sebagian besar harga pembelian asli barang itu di masa kontraknya.79 Bait bi Tsaman ‘Ajil (Leasing) Teknik alternatif diterapkan untuk kontrak sewa beli dalam rangka mempermuda kebutuhan konsumen adalah bait bi Tsman ‘Ajil (Leasing).220 Ekonomi Islam: Sejarah. Sedangkan bila penyebabnya adalah distorsi terhadap permintaan dan penawaran. Op. maka mekanisme pengendalian dilakukan melalui intervensi pasar. kurma dengan kurma. biji dan zatnya harus sebanding timbangannya. Kaum muslimin pernah menjadi korban distorsi harga ini ketika kaum Quraisy menetapkan blokade Al Hadits. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 141 pembiayaan tidak terlepas dari berbagai faktor. Sa'ad berkata. kecuali sama-sama sepakat”. Bank dan pengusaha berjanji bersama-sama membiayai suatu proyek yang juga dikelola secara bersama-sama. 33 6) Menyembunyikan barang cacat karena penjual mendapatkan harga yang tinggi. “Aku mendengar Rasulullah saw ditanya tentang menjual kurma kering untuk kurma segar (basah). Bila penyebabnya adalah perubahan pada pecmintaan dan penawaran. antara lain karakteristik pembaiayaan murabahah yang return-nya dapat diperkirakan serta leratif mudah dalam pengelolaan likuidasi bank. Rasulullah saw melarang hal itu. dan sama-sama menjelaskan (cacatnya). Dan tidak halal bagi seseorang untuk menjual barang kepada saudaranya.. 80 Rodney Wilson. Apabila keduanya jujur. Cit.

bukan untuk dijual”. lembaga ini akan menambah pasokan barang di pasar. pedagang pasar induk dan rekanan.33 persen. 3) Mengingat bank ddak menjadikan barang yang dibeli atau dipesannya sebagai persediaan. Landasan hukum dari sumber al-Qur'an. Dominasi penggunaan akad murabahah dalam 75 76 Al Qur’an. Bulog. ialah: “Hai orang-orangJang beriman. Oleh karena itu barang diserahkan secara tangguh sedangkan pembayaran dilakukan tunai. 3) Bila bank menjualnya secara tunai biasanya disebut pembiayaan talangan.75 Dan dari sumber al-Hadits Rasulullah. 3) Melarang keras bergaul dengan kaum muslim. 118 38 Abul Khair Jalaluddin (1991) "The Role of Government in an Islamic Economic". secara tunai untuk waktu yang ditentukan. Ibnu Majah.29 persen. 228-229. as-salam dinamai juga as-salaf (pendahuluan). 37 Ibn Taimiyah. Dalam keadaan kekurangan barang kebutuhan pokok. 1976). Jika pada tahun 2000 sebesar 69. Op. apabila kamu bermuamalah tidak. "Al-Hisbah". 4) Harga jual dicantumkan dalam akad jual-beli dan jika telah disepakad ddak dapat berubah selama berlakunya akad. Cit. Teori.77 Murabahah Murabahah Ialah jual beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati.. Mereka bersumpah bahwa kaum Quraisy sepanjang hidupnya. Ar Risalah. pada bulan bulan haram. p. 36 Hakim bin Hizam pernah membawa gandum untuk diberikan kepada bibinya. hlm. ialah: “Tiga hal yang di dalamnya terdapat keberhakah: jual-beli secara tangguh muqaradhah (mudharabah). dalam keadaan bagaimana pun. Mereka hanya keluar dari lembah itu untuk berbelanja sedikit. Namum kaum Ouraisy memasang harga tinggi di atas harga pasar." Menurut Sayyid Sabiq. 4) Musuh Muhmmad harus didukung. dan jumlahnya. 2) Saat barang diserahkan kepada bank oleh produsen (pabrik/-toko) maka bank akan menjualnya kepada nasabah secara tunai atau secara cicilan. 36 lihat Ja'far Subhani. 1) Melarang setiap perdagangan dan bisnis dengan pendukung Muhammad. Bila bank menjual secara cicilan. Abu Lahab menyerukan. akan melaksanakan ketentuan berikut. Ketentuan umum dalam hal pengaplikasian Ba’i assalam. dalam Adiwarman A Karim (2001). "Naikkan harga agar pengikut Muhammad tak dapat membeli". (Cairo: Darul Sya'b. (terj). lembaga ini akan membeli barang tersebut di pasar sehingga jumlah barang ini menjadi sedikit. 2) Tak seorang pun berhak mengadakan ikatan perkawinan dengan orang muslim. Dalam hal ini pemerintah juga dapat membentuk lembaga logistis guna menjaga supaya produsen dan konsumen tidak di rugikan oleh naik turunnya harga. ialah: 1) Pembelian hasil produksi harus diketahui spesifikasinya secara jelas seperti jenis. Sejarah Kehidupan Rasulullah saw. seperd. dalam Adiwarman A Karim (2001). ketika perdamaian beriaku di seluruh Jazirah Arab.1996) hlm. Harga jual yang ditetapkan bank adalah harga beli bank dari nasabah yang ditambah keuntungan. 38 Bila daya beli masyarakat lemah pemerintah dapat membuat kebijakan supaya produsen meningkatakan output produksi guna meningkatkan jumlah barang kebutuhan pokok di pasar. hendaklah kamu menuliskannya”. 2) Apabila hasil produksi yang diterima cacat atau tidak sesuai dengan akad maka produsen (pabrik/toko) harus bertanggung jawab dengan cara mengembalikan dana yang telah diterimanya atau menggand barang yang sesuai dengan pesanan. Khadijah ra. Lembaga logistis semacam Bulog. 77 Zainul Arifin. ukuran. porsi pembiayaan dengan akad murabahah dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan. menurut data informasi dari Biro Syariah Bank Indonesia. 119 pesanan tersebut menjadi tanggungan penerima pesanan. Lalu Abul Bakhtary datang untuk melerai keduanya. lihat pula dalam Abdul Azim Islahi (1996) "History of Economic Thought in Islam. maka dimungkinkan bagi bank untuk melakukan akad salam kepada pihak ketiga (pembeli kedua). pemerintah dapat membuat aturan supaya pedagang yang menahan barangnya untuk dijual ke pasar. Untuk mempertahankan tingkat harga itu ia sendiri membeli barang dengan harga lebih. Selama blokade yang berlangsung tiga tahun ini. Ibid. maka mekanisme pengendalian dilakukan melalui penghilangan distorsi termasuk penentuan harga untuk mengendalikan harga pada keadaan sebelum distorsi. A Subyectwise Survey". mutu. maka bank dan nasabah harus menyepakad harga jual dan jangka waktu pembayaran. Noordeen. macam. . Aligarh Muslim University. dan mencampur gandum dengan tepung untuk keperluan rumah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 219 ekonomi terhadap umat Islam. bila harganya bagi konsumen terlalu mahal. (Jakarta: Lentera. umat Islam tinggal di lembah Abu Thalib di perbukitan Mekkah. Al Hadits.37 Intervensi pasar menjadi sangat penting daiam menjamin pengadaan barang kebutuhan pokok. Op Cit. Yaitu penjualan sesuatu dengan kriteria tertentu (yang masih berada) dalam tanggungan dengan pembayaran disegerakan. Para pemimpin Quraisy menggantungkan di Ka'bah perjanjian yang ditulis oleh Manshur bin Akramah dan disahkan oleh Dewan Agung Quraisy.76 Dan aplikasi di perbankan secara teknis ialah: 1) Salam adalah transaksi jual-beli di mana barang yang diperpal-belikan belum ada.142 Ekonomi Islam: Sejarah. hingga Hakim bisa membawa gandum itu untuk diberikan kepada bibinya. Kuala Lumpur. Orang-orang Musrik tidak membiarkan bahan makanan masuk ke Makkah atau barang yang hendak dijual melainkan mereka langsung memborongnya. Apabila kita mengacu pada dunia perbankan syariah. surat al-aqarah (2) ayat 283. Namun Abu Jahal mencegahnya. pada tahun 2002 menjadi 70. Sedangkan bila produsen dirugikan akan adanya penurunan harga barang.

Ketiga. Landasan hukum dari Al-Qur'an. menyatakan:” Dari Suaib ar-Rumi ra bahwa Rasulullah saw bersabda. yang berakibat dengan timbulnya persaingan dalam mendapatkan jasa pelayanan dan pekerja dan berani membayar mereka lebih dari nilai pekerjaannya. pertama. Disebut salam karena pemesan barang menyerahkan uangnya di tempat akad. namun bila tidak terjangkau harganya oleh masyarakat. kota dengan desa atau desa dengan desa. antara kota dengan kota. . 3)Dalarn transaksi ini. Cairo al-Maktabah. Untuk itu pembelanjaan orang kota makin meningkat”. Ini menguatkan kedudukan para tukang. Teori. Disebut salaf karena pemesan barang menyerahkan uangnya terlebih dahulu. Kedua. bila sudah ada barang diserahkan segera kepada nasabah. Kedua pihak harus menyepakati harga jual dan jangka waktu pembayaran.218 Ekonomi Islam: Sejarah. penjualan barang kepada nasabah dilakukan atas dasar cost-plus profit. 2) Harga jual dicantumkan dalam akad jual-beli dan jika telah disepakad ddak dapat berubah selama berlaku akad. Gambar Skema Bai' al-Murabahah Bai' as-Salam Kata salama dengan salafa artinya sama. Ibnu Khaldun juga mengidentifikasikan tiga faktor yang menyebabkan harga tinggi pada masyarakat yang makmur. Harga jual adalah harga beli bank dari produsen (pabrik/toko) ditambah keuntungan (mark-uf). “Allah telah menghalalkan jual-beli dan mengharamkan riba. Al Hadits. la juga berarti menjamin kelancaran perdagangan antardaerah. Intervensi pemerintah dalam mengatasi gangguan tersebut akan membuat kurva penawaran bergeser ke kanan. Definisi salam ialah akad pesanan barang yang disebutkan sifat-sifatnya. murabahah lazimnya dilakukan dengan cara pembayaran cicilan (bitsaman ajit). karena banyaknya orang kaya yang kebutuhannya akan tenaga buruh dan tukang juga besar. hlm. Barang-barang hasil industri dan tenaga kerja juga mahal di tempat yang makmur karena tiga hal.40 Intervensi pasar tidak selalu diartikan pemerintah menambah jumlah ketersediaan barang.39 Dalam keadaan nilai uang yang tidak berubah. Muqaddimah (terj). Vol 6. karena besarnya kebutuhan yang ditimbulkan oleh meratanya hidup mewah dalam tempat yang demikian. Ibid. "Al Muhalla". Jakarta. "Tiga hal yang di dalam terdapat keberkahan: jual-beli secara tanfguh.73 Dan hadits Rasulullah saw.1 menunjukkan terdapatnya gangguan di jalur perdagangan antar daerah akan menyebabkan pasokan barang berkurang atau kurva penawaran bergeser ke kiri. muqaradhah (mudharabah) dan mencampur gandum dengan tepung untuk keperluan rumah. kenaikan harga atau penurunan harga semata-mata ditentukan oleh kekuatan penawaran dan permintaan. pekerja dan orang yang mempunyai keahlian dan membawa peningkatan nilai pekerjaan mereka. yang dalam majelis itu pemesan barang menyerahkan uang seharga barang pesanan yang barang 73 74 Pemerintah dapat mengunakan dana dari Baitul Mal untuk melakukan intervensi ini. gampangnya orang mencari penghidupan. dan banyaknya bahan makanan di kota-kota menyebabkan tukang-tukang (buruh) kurang mau menerima bayaran rendah bagi pekerjaan dan pelayanannya. dalam Adiwarman A Karim (2001). Bila harta yang ada di Baitul Mal tidak mencukupi. hlm.74 Beberapa hal teknis di perbankan dalam tataran aplikasinya ialah: 1) Bank bertindak sebagai penjual sementara nasabah sebagai pembeli. sedangkan pembayaran dilakukan secara tangguh. Dalam perbankan. pemerintah dapat meminta atau menarik pajak dari orang-orang yang mampu untuk menambah dana Baitul Mal. 422 39 . dan padatnya penduduk. Dengan kata lain. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 143 menjualnya kepada nasabah dengan harga yang ditambah keuntungan atau mark-up. Ibnu Khaldun mengungkapkan bahwa ketika barang-barang yang tersedia sedikit maka harga-harga akan naik. dinyatakan. riwayat Ibnu Majah. Gambar 8. al-Munirriyah. bukan untuk dijual”. Pustaka Firdaus. demikian sebaliknya. Al Qur’an. Hazm (1947). surat Baqarah (2) ayat 275. Suatu kota yang lebih banyak barang daripada yang dibutuhkan akan menjadikan harga barang tersebut menjadi murah. harga barang tersebut akan turun kembali. sehingga batas intervensi pemerintah dapat diukur dari pergeseran kurva S1 dan S2. Harga suatu barang dapat saja dinaikkan. 119 40 Ibnu Khaldun (1986). Intervensi ini diperlukan untuk mengembalikan posisi penawaran pada posisi semula.

69 Prinsip Hawalah Hawalah adalah akad pemindahan utang/ piutang suatu pihak kepada pihak lain. Artinya intervensi harga harus dilakukan secara proporsional dengan melihat kenyataan tersebut. “Tidaklah orang melakukan ikhtikar itu kecuali ia berdosa”. hlm. Abu Daud dari Said bin al Musyyab dari Ma'mar bin Abdullah AI-Adawi bahwa Rasulullah saw bersabda. 41 1) Intervensi harga menyangkut kepentingan masyarakat yaitu melindungi penjual dalam hal tambahan keuntungan (profit margin) sekaligus melindungi pembeli dari penurunann daya beli. 2) Kalafah bil maal. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 217 Gambar Intervensi Pasar Y Dalam lembaga keuangan. Teori. 3) bila dipertukarkan mata uang yang sama harus dalam jumlah / kuatitas yang sama. Ibid. yaitu jaminan dari si penjamin (personal guarantee). 3) Pembeli biasanya mewakili masyarakat yang lebih luas. 1) Kafalah bi nafs. akad ini teraplikasikan dalam penerbitan bank guarantee. kemudian ia mensyaratkan atas laba dalam jumlah tertentu. hlm. yaitu mengambil keuntungan di atas keuntungan normal dengan menjual lebih sedikit barang untuk harga yang lebih tinggi. dan kemudian 69 70 X Dalam ekonomi Islam siapa pun boleh berbisnis.72 Bai' al-Murabahah Murabahah adalah jual-beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati antara pihak bank dan nasabah. hawalah muqayyadah. bila kenaikan harga disebabkan adanya distorsi terhadap permintaan dan penawaraan. 71 Ibid. Islahi. hlm. 2) serah terima harus dilaksanakan. Dalam salah satu bagian dalam bukunya Fatawa. 42 1) Keinginan masyarakat (al-raghbah) atas suatu jenis barang berbeda-beda.. Dalam murabahah. Jenis-jenis kafalah ialah. yaitu pembayaran utang atau pelunasan utang. Oleh karenanya pemerintah dituntut proaktif dalam mengawasi harga guna menghindari adanya kezaliman produsen terhadap konsumen. Ibid.71 Prinsip Sharf Sharf adalah transaksi pertukaran antara emas dengan perak atau pertukaran valuta asing. Ibnu Taimiyahmencatat berapa faktor yang berpengaruh terhadap permintaan dan konsekuensinya terhadap harga. karena jika tidak dilakukan intervensi harga. Inilah hawalah yang boleh (jaiz) menurut kesepakatan ulama. Konsepsi Ekonomi Ibnu Taimiyah (Terj). sesorang memindahkan utang dan mengaitkannya dengan piutang yang ada padanya. dia tidak boleh melakukan ikhtikar. 2) Bila kondisi menyebabkan perlunya intervensi harga. hlm. 30. yaitu jaminan mutlak yang dibatasi oleh kurun tertentu. Islam menghargai hak penjual dan pembeli untuk menentukan harga sekaligus melindungi hak keduanya.6 Pada perjanjian murabahah. penjual menaikkan harga dengan cara ikhtikar atau ghaban faa hisy. penjual menyebutkan harga pembelian barang kepada pembeli. di mana uang asing dipertukarkan dengan mata uang domestik atau dengan mata uang lainnya. 72 Ibid. Islam membolehkan.cit. 3) Kafalah mualaqah. pemerintah melakukan intervensi harga. op. Bank islam sebagai lembaga keuangan dapat menerapkan prinsip ini. yaitu: 1) harus tunai. Ahmad. (Surabaya: Bina llmu.70 Prinsip Ju’alah Ju’alah adalah suatu kontrak di mana pihak pertama menjanjikan imbalan tertentu kepada pihak kedua atas pelaksanaan suatu tugas/pelayanan yang dilakukan oleh pihak kedua untuk kepentingan pihak pertama. Kedua.144 Ekonomi Islam: Sejarah. 29. Dalam aplikasi perbankan disebut jaminan penawaran (bid bonds). Keadaan ini sesuai dengan banyak dan sedikitnya barang yang diminta (al-Matlub) masyarakat tersebut. Kebolehan intervensi harga antara lain karena. bank membiayai pembelian barang yang dibutuhkan oleh nasabahnya dengan membeli barang itu dari pemasok. Hawalah terbagi kepada dua hal.1997). dengan catatan harus memenuhi syarat yang disebutkan dalam hadits. sedangkan penjual mewakili kelompok masyarakat yang lebih kecil... Suatu 41 42 107 Adiwarman A Karim (2001). Bersumber dari hadits dari Muslim. . Dalam aplikasi perbankan ialah uang muka (advance payment bond). 132 AA. yaitu: pertama. bahkan mewajibkan. Namun demikian. hawalah mutlaqah seseorang memindahkan utangnya kepada orang lain dan tidak mengaitkan dengan utang yang ada pada orang itu.

Dengan prinsip ini custodian menerima simpanan harta dari pemiliknya yang memerlukan jasab penitipan dan penyimpan mempunyai kebebasan untuk menariknya kembali sewaktuwaktu. dan rahn. Jika jumlah suatu jenis barang yang diminta masyarakat meningkat.. yaitu: pertama. 2) Perubahan jumlah barang tergantung pada jumlah para peminta (tullab). yaitu penunjukan wakil untuk bertindak atas namanya dalam urusan tertentu. jika jumlah permintaannya menurun. bila harga terlalu turun sehingga merugikan produsen. Penerima simpanan bertanggungjawab penuh atas segala kerusakan dan kehilangan. atau diduduki oleh binatang buas. yaitu mewakilkan secara mutlak. yaitu perwakilan yang lebih luas dari al muqayyadah tetapi lebih sederhana dari al mutlaqah. Cit. ia termasuk transaski ‘aniyah. wakalah muqayyadah. 5) Harga itu dipengaruhi juga oleh bentuk alat pembayaran (uang) yang digunakan dalam jual-beli. qard. 3) Itu juga akan berpengaruh atas menguatnya atau melemahnya tingkat kebutuhan atas barang karena meluasnya jumlah dan ukuran dari kebutuhan. Namun hal ini kurang berlaku bila barang yang disewakan dalam kondisi yang tidak aman. hlm. Pemberi sewa bisa mendapatkan keuntungan kepada penyewa. ketimbang yang diterima dari orang lain yang diketahui sedang bangkrut.67 Prinsip Wakalah Wakalah adalah akad perwakilan antara dua pihak. utang atau barang. Dengan menjual secara langsung barang-barang yang dibutuhkan masyarakat. Peran pemerintah tersebut berlaku di saat ada masalah-masalah yang ekstrem sehingga pemerintah perlu memantau kondisi pasar setiap saat guna melihat kemungkinan diperlukannya pengaturan harga. Teori.44 Sedangkan. Rahn adalah suatu bentuk transaksi tabaru’. Kedua. 6) Disebabkan oleh tujuan dari kontrak adanya (timbal balik) pemilikan oleh kedua pihak yang melakukan transaksi. Harga sewa dari tanah dalam kondisi demikian tak sama dengan tanah yang aman. Misalnya dinar dan dirham saat itu merupakan alat pembayaran yang lazim di Damaskus. ijarah. Ketiga. Jika kebutuhan tinggi dan kuat. 66 barang sangat diinginkan jika persediaannya sangat sedikit daripada jika ketersediannya berlimpah. Dalam akad ini ada lima jenis yaitu. Jika si pembayar mampu melakukan pembayaran dan diharapkan mampu memenuhi janjinya.216 Ekonomi Islam: Sejarah. harga yang rendah bisa diterima darinya. dan custodian menggunakan harta titipan. bila dalam kasus ini ia tak sepenuhnya mampu menjamin melaksanakan janjinya maka tingkat kemampuan danjaminan itu berbeda. karena apa yang diberikan rahin (pemilik barang) untuk murtahin (pemegang barang) bukan atas imbalan akan sesuatu.66 Prinsip Rahn Rahn menurut syariah adalah menahan sesuatu dengan cara yang dibenarkan yang memungkinkan untuk ditarik kembali. ialah akad titipan di mana penerima titipan adalah trustee yang sekaligus penjamin (guarantor) keamanan aset yang dititipkan. hlm. Jika yang digunakan umum dipakai (naqd ra'ji). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 145 kelalaian. Yaitu menjadikan barang yang mempunyai nilai harta sebagai jaminan utang. misalnya bila ada kenaikan harga barang di atas batas kemampuan masyarakat maka pemerintah melakukan pengaturan dengan operasi pasar.43 Intinya pengaturan harga diperlukan bila kondisi pasar tidak menjamin adanya keuntungan di salah satu pihak. 27. Kata lain rahn adalah akad menggadaikan barang dari satu pihak kepada pihak lain.. Pemerintah harus mengatur harga. wadi’ah yad dhmanah. Kedua. . harga akan naik dan terjadi sebaliknya. hibah. di mana pihak pertama mewakilkan suatu urusan kepada pihak kedua untuk bertindak atas nama pihak pertama. dan agar yang berpiutang tidak dirugikan dengan ketidakmampuan orang yang berutang.68 Prinsip Kafalah Istilah kafalah ialah memasukan tanggungjawab seseorang ke dalam tanggungjawab orang lain dalam suatu tuntunan umum dalam masalah nyawa. suka mengulur-ulur pembayaran atau diragukan kemampuan membayarnya. Jika ia kaya dan dijamin membayar utang. 27. melakukan penurunan tarif/bea impor terhadap barang-barang tertentu yang memicu costpush inflation atau memberikan subsidi harga kepada barang-barang tertentu. tujuan dari transaksi itu bisa diwujudkan dengannya. wakalah al ammah. Sebaliknya. Dalam perbankan biasanya diterapkan dalam aplikasi letter of credit (L/C) atau untuk permintaan barang Dalam Negeri dari bank Luar Negeri (L/C ekspor). ida’. karena sangat dibutuhkan dalam muamalah masyarakat. pemerintah meningkatkan pembelian atas produk produsen tersebut dari pasar. Wadi’ah yad amanah akan berubah menjadi wadi’ah yad dhmanah apabila karena dua hal yaitu harta titipan teracmpur. 44 43 Ibid. 4) Harga juga berubah-ubah sesuai dengan (kuantitas pelanggan) siapa saja pertukaran barang itu dilakukan (al-mu'awid). Ibid. harga akan lebih rendah ketimbang jika membayar dengan uang yang jarang ada di peredaran. harga akan naik lebih tinggi daripada peningkatan kebutuhan itu kecil atau lemah. Op. Ada beberapa jenis di dalam akad ini. 68 Ibid. wakalah mutlaqah. dengan utang sebagai gantinya. di mana tidak dianggap sempurna kecuali bila sudah diterima ‘ain al ma’qud. 67 Zainul Arifin. tanpa batasan waktu dan untuk segala urusan. Para ulama sepakat tentang bolehnya kafalah. 7) Aplikasi yang sama berlaku bagi seseorang yang meminjam atau menyewa. misalnya tanah yang disewakan di suatu wilayah yang banyak perampoknya.

kontrak ini disebut al ijarah wa iqtina’ atau al ijarah munthahiyah bi tamlik. LKPSM. Al ijarah adalah kontrak yang melibatkan suatu barang (sebagai harga) dengan jasa atas manfaat atas barang lainnya. Pakar-Pakar Fiqh Sepanjang Sejarah. mengatakan: “Harga pada masa Rasulullah saw membumbung. Dalam fiqh dikategorikan sebagai aqad tathawwu’. hlm. Sesungguhnya Allah-lah Yang Maha Menciptakan. tetapkanlah harga ini. biarkan saja" Kemudian beliau didatangi oleh laki-laki yang lain lalu mengatakan. Hambali dan Syafi'i. Lalu mereka lapor. "Wahai Rasulullah saw.. beliau menjawab. Yang Maha Memberi Rezeki. Loc. "(Tidak) justru. . yaitu penyediaan pinjaman dana kepada pihak-pihak yang patut mendapatkannya. ialah akad titipan di mana penerima titipan (custodian) adalah penerima kepercayaan (trustee). yaitu: pertama. 62 Murabahah adalah kontark jual beli atas barang tertentu. kalau seandainya harga ini engkau tetapkan (niscaya tidak membumbung seperti ini). Selama akad belum berakhir maka harga tidak boleh berubah. Ibnu Qudamah AI-Maqdisi adalah salah seorang argumentator Mazhab Hambali46 menulis. Dalam sejarah Islam masalah pengawasan atas harga muncul pada masa Rasulullah saw sendiri. Ibnu Oudamah menganalisis penetapan harga dari pandangan ekonomis juga mengindikasikan tak menguntungkan bentuk pengawasan atas harga. Beliau menjawab. dalam transaksi tersebut penjual harus menyebutkan dengan jelas barang yang diperjualbelikan dan tidak termasuk barang haram. bukan untuk diperjualbelikan”. 64 Zainul Arifin. riwayat Syuaib Rumy. 2001).65 Prinsip Wadi’ah (Titipan) Wadi’ah secara bahasa ialah sesuatu yang diletakkan pada yang bukan pemiliknya untuk dijaga. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 215 Berbagai pandangan muncul mengenai pengaturan harga ini. Yang Maha Melapangkan. Dalam rangka mewujudkan tanggungjawab sosialnya. 25. Op.A. 111 46 45 kepentingan rumah. “Ini sangat nyata bahwa penetapan harga akan mendorongnya menjadi lebih mahal. Muhammad Nejatullah Siddiqi. menyatakan harga bisa ditentukan oleh pemerintah. 47 Ibnu Qudarnah mengutip hadits di atas dan memberikan dua alasan tidak diperkenankannya mengatur harga: 48 1) Rasulullah saw tidak pernah menetapkan harga. Beliau menjawab. Dalam syariah peminjam hanya berkewajiban membayar kembali pokok pinjamannya. harga sepenuhnya ditentukan pasar. pendapat pertama. asal ia sepakat dengan pembeliannya. Cit. Model ini secara konvensional dikenal sebagai operating lease dan financing lease. artinya ia tidak diharuskan mengganti segala resiko kehilangan atau kerusakan yang terjadi pada aset yang dititipkan. meskipun penduduk menginginkannya.45 Imam Abu Daud meriwayatkan dari Abu Hurairah yang mengatakan. (Yogyakarta. bank islam dapat memberikan fasilitas yang disebut al qardun hasan. penyewa dapat diberikan opsi untuk memiliki barang yang disewakan. Cit. Cit. 55 A. wadi’ah yad amanah. Masing-masing mengutarakan alasan yang jelas untuk mengambil pandangan tersebut. 65 Ibid. yaitu akad salaing membantu dan bukan transaksi komersial. dalam masalah harta dan darah”. la berkata. Wahai Rasulullah saw.146 Ekonomi Islam: Sejarah. Bank dapat menggunakan akad ini sebagai produk pelengkap untuk memfasilitasi nasabah yang membutuhkan dana talangan dalam jangka waktu pendek. Islahi. Dua dari empat mazhab terkenal. Abdullah Mustofa al Maraqhi. Lagi Maha Menentukan Harga. Bila itu dibolehkan. hlm. bahwa imam (pemimpin pemerintah) tak memiliki wewenang untuk mengatur harga bagi penduduk. Ini melibatkan hak milik seseorang di dalamnya setiap orang memiliki hak untuk menjual pada harga berapa pun. "(tidak) tetapi Allahlah yang berhak menurunkan dan menaikkan”. Yang Maha Menggenggam. menyatakan bahwa pemerintah tak mempunyai hak untuk menetap-kan harga.63 Sewa dan Sewa-Beli Sewa (ijarah) dan sewa beli (ijarah wa iqtina’) atau disebut juga ijarah munthahiyah bi tamlik oleh para ulama dianggap sebagai model pembiayaan yang dibenarkan oleh syariah islam. "Wahai Rasulullah saw tetapkanlah harga ini. “Bahwa ada seorang laki-laki datang lalu berkata. kecuali terjadi karena 62 63 Al Hadits. hlm. Wadi’ah terklasifikasi kepada dua tipe. Barang yag dititipkan disebut ida’. Teori. Setelah selesai masa kontrak. Penduduk boleh menjual barang-barang mereka dengan harga berapa pun yang mereka sukai. 195-196. Aku ingin menghadap ke hadirat Allah. 2) Menetapkan harga adalah sesuatu ketidakadilan (zulm) yang dilarang. walaupun syari’ah membolehkan peminjam memberikan imbalan sesuai dengan keikhlasan. sebab jika para pedagang dari luar Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Anas. pastilah Rasululah akan melaksanakannya.64 Prinsip Qard Qard adalah meminjamkan harta kepada orang lain tanpa mengharap imbalan. dimana akad yang terjadi antara bank (sebagai pemilik barang) dengan nasabah (sebagai penyewa) dengan cicilan sewanya sudah termasuk cicilan pokok dan harga barang. yang menitipkan disebut mudi’ dan yang menerima titipan disebut wadi’. sedangkan pendapat kedua. Op. sementara tidak ada satu orang pun yang menuntutku karena suatu kezaliman yang aku lakukan kepadanya.

Harga yang tinggi. juga akan mengecilkan hati para importir untuk mengimpor barang tersebut. Vol. dicetak pada garis tepi dari kitab al-Mughni oleh Ibnu Oudamah. 22. sedang barang yang diperjualbelikan itu akan diserahkan kemudian. Op. dikutip oleh A.214 Ekonomi Islam: Sejarah. riwayat Ahmad dan Ibnu Hiban. Jadi. 60 Al Hadits. 2) Bai’ al muqayyadah. adalah akad jual beli barang tertentu. Pertama. Mata uang asing yang diperjualbelikan dapat berupa uang kartal (bank notes) ataupun dalam bentuk uang giral (telegrafic transfer atau mail tarnsfer). dan ketiga. 122 . kedua. menganut keyakinan ini. 61 8) Bai’ al istisna. Pengawasan harga hanya akan memperburuk situasi tersebut. Uang berperan sebagai alat tukar. 3) Bai’ al shraf. termasuk harga pembelian dan keuntungan yang diambil.. adalah jual beli biasa. 49 Ibnu Qudamah al-Maqdisi. yaitu jual beli di mana penjual melakukan penjualan dengan harga yang lebih rendah daripada harga pasar atau dengan potongan (discount). transaksi ini lazimnya disebut counter trade. jika terjadi harga yang tinggi dipasaran dan seseorang berusaha menetapkan harga yang lebih tinggi daripada harga sebenarnya. yaitu kontrak jual beli di mana harga atas barang tersebut dibayar lebih dahulu tapi dapat diangsur sesuai dengan jadwal dan syarat-syarat yang disepakati bersama. kenapa hal itu dilarang”. Pada saat yang sama akan mendorong produksi dalam negeri mencari pasar luar negeri atau menahan produksinya. yaitu jual beli di mana pertukaran terjadi antara barang dengan barang (barter). perbuatan mereka itu— menurut mazhab Maliki—harus dihentikan. Cit. Argumentasi Ibnu Oudamah melawan penetapan harga oleh pemerintah serupa dengan para ahli ekonomi modern. yaitu pertukaran antara barang atau jasa dengan uang. demikian 58 59 Zainul Arifin. sampai pengawasan harga secara lokal itu dilarang. Dan para pedagang lokal yang memiliki barang dagangan akan menyembunyikan barang dagangannya.59 Sabda Rasulullah: “Janganlah kamu menjual barang yang tidak ada padamu”.49 Argumentasi itu merupakan kesimpulan sederhana bila harga ditetapkan akan membawa akibat munculnya tujuan yang saling bertentangan. Menurut Syafi'i atau penganut Ahmad bin Hambal seperti Abu Hafz AI-'Akbari. Tetapi. tetapi bila para penjual mau menjual di bawah harga semestinya. 4. sejumlah ahli fiqh Islam mendukung kebijakan pengaturan harga. hlm. Para konsumen yang membutuhkan akan meminta barang dagangan dan membuat permintaan mereka tak bisa dipuaskan. 5) Bai’ al musawamah. yaitu jual beli atau pertukaran antara satu mata uang asing dengan mata uang asing lainnya. pada umumnya bermuia dari situasi meningkatnya permintaan atau menurunnya penawaran. walaupun baru dilaksanakan dalam situasi penting dan menekankan perlunya kebijakan harga yang adil. 61 Al Hadits.60 Sabda Rasulullah: “barangsiapa yang melakukan salaf (transaksi salam) hendaknya melakukannya dengan takaran yang jelas dan timbangan yang jelas pula sampai pada batas waktu tertentu”. serdang barang yang diperjual belikan diproduksi dan diserahkan kemudian. 1374 H). Teori. Inilah alasannya. Akad jual beli ini dilandasi oleh perkataan Ibnu Abbas: “Aku bersaksi bahwa salam yang dijamin untuk waktu tertentu benarbenar dihalalkan oleh Allah dan diizinkan. Qadi Abu Ya'la dan lainnya mereka tetap menentang berbagai campur tangan terhadap keadaan itu. perbuatan mereka dibiarkan saja. adalah akad jual beli di mana pembeli membayar uang (sebesar harga) atas barang yang telah disebutkan spesifikasinya. Aplikasi jual beli seacam ini dapat dilakukan sebagai jalan keluar bagi transaksi ekspor yang tidak dapat menghasilkan valuta asing (devisa). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 147 Macam-macam Jual-Beli: Beberapa macam jual beli dalam Islam ialah: 1) Bai’ al mutlaqah. jual beli seperti ini didasarakan kpada sabda Rasulullah: “tiga hal yang didalamnya terdapat keberkahan: pertama. Ibid. adalah jual beli yang memiliki pengertian hampir sama dengan bai’ as salam. 9) Al murabahah. di mana penjual tidak memberitahukan harga pokok dan keuntungan yang didapatnya. tuan rumah akan dirugikan akibat kebijakan itu dan perlu membendung berbagai usaha untuk membuat regulasi harga. yaitu pada tanggal yang disepakati. riwayat Ibnu Abbas. Menurut Ibnu Taimiyah kontroversi antara para ulama tentang masalah harga berkisar dua poin. Para penjual akan menderita karena dibatasi dari penjual barang dagangan mereka dan para pembeli menderita karena keinginan mereka tidak bisa dipenuhi. hlm.A lslahi (1997). akan terjadi kekurangan penawaran. Harga yang rendah akan mendorong permintaan baru atau meningkatkan permintaan. 6) Bai’ al muwadha’ah. Mazhab Maliki dan Hanafi. 4) Bai’ al murabahah. Dalam transaksi jual beli tersebut penjual menyebutkan dengan jelas barang yang diperjualbelikan. hlm. Kemudian ia membaca ayat 282 surat al baqarah. menjal dengan pembayaran tangguh (murabahah). mencampuri tepung dengan gandum untuk 58 mendengar adanya kebijakan pengawasan harga mereka tak akan mau membawa barang dagangannya ke suatu wilayah dimana dipaksa menjual barang dagangannya diluar harga yang ia inginkan. 7) Bai’ as salam. muqarradhah (nama lain dari mudharabah). karena harganya meningkat Harga akan meningkat dan kedua pihak menderita. Akibatnya. merupakan salah satu bentuk jual beli yang bersifat amanah. 44-45. “al-Sharh al-Kabir” (Mesir.

Maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka. “Dua mud-nya seharga satu dirham". sehingga nilai produk tersebut tidak dapat dikaitkan dengan pekerja yang dipekerjakan di situ. Muhammad Nejatullah Siddiqi. 54 Al Qur’an. maka janganlah berdagang di pasar kami. hlm. hanya bila masyarakat menderita akibat peningkatan harga itu. Abu Zahra membahas benda-benda yang menjadi milik Allah sebagai landasan bagi pemilikan mineral oleh pemerintah. 33. lalu terus berhenti (dari mengambil riba). Ekonomi Islam. orang yang kembali (mengambil riba).. hlm. Cit. Teori. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 213 juga yang dinyatakan oleh M Nejatullah Siddiqi. Fatwa dan Ijtihad Umar bin Khattab (terj) (Surabaya: Risalah Gusti. tidak menetapkan suatu plafon dari prosentrase bagian dari modal dalam keuntungan yang didapat. janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil. 1999).53 Sedangkan dalam AI-Muwatta'. Cit. hlm. dalam Monzer Kahf. hlm. (Jakarta: 1990). bahwa Islam memberikan kepercayaan sangat besar kepada mekanisme pasar. Cit. di mana hak penduduk harus dilindungi dari kerugian yang diakibatkan olehnya. 55 Al Qur’an. 369 50 Muhammad Nejatullah Siddiqi. di antaranya ialah: “…Allah Telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Op. 90 dalam Monzer Kahf. Op. kedua munta’aqadani (pihak yang berakad). ma’qud fiih (objek akad). dari Malik dari Yunus ibn Yusuf dari Sa'id ibn AI-Musayyab bahwa Umar ibn Khattab melewati Hatab ibn Abi Baltha'a dahulu. orang-orang yang jujur dan para syuhada”. beberapa ahli seperti Sa'id bin Musayyib. Maka baginya apa yang Telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan). Telaah Analitik terhadap Fungsi Sistem Ekonomi Islam (terj). Pustaka Firdaus. Inilah pendapat yang bertentangan dengan mayoritas para ulama bahkan Maliki sendiri.53 “Tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia (rezki hasil perniagaan) dari Tuhanmu…Sesungguhnya kamu sebelum itu benar-benar termasuk orangorang yang sesat. Karena itu islam tidak mengizinkan penimbunan harta kekayaan atau factor-faktor yang memungkinkan timbulnya kemakmuran yang pincang. Ibnu Hazm dalam AIMuhalla dan Malik dalam AI-Muwatha bahwa Umar ra pernah lewat di depan Hathib bin Abi Talta'ah yang sedang berada di pasar AI-Mushalla. 52 Irfan Mahmud Ra’na. “At-Tafafulul Ijtima fi Islam”. hlm. surat An Nisa (4) ayat 29. 50 Mengenai perbankan dalam islam yang mengambil mudharabah sebagai bentuk dasar dari cara kerjanya. hlm. kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu…”55 Sabda Rasulullah: “Pekerjaan seseorang dengan tangannya dan setiap jual beli yang mabrur. kemudian kalian menjualnya? Juallah satu sha'-nya (empat mud) dengan harga satu dirham. hlm. shadaqah dan warisan. Islam tidak mengakui hak milik absolut terhadap factor-faktor yang berkaitan dengan produksi. tapi setiap indivisu memiliki hak menggunakannya untuk kebutuhan pribadi dan kepentingan bersama. 51 50 . "Sesungguhnya telah tiba serombongan unta yang datang dari Thaif dengan membawa anggur kering. 34. tetapi..55 51 Ibnu Taimiyah. kemudian juallah sesuai cara kalian sendiri”. dan urusannya (terserah) kepada Allah. hlm. (Oahirah: DarulQaumiyyah. Dia juga menekankan bahwa individu-individu tidak diperbolehkan memiliki sumber-sumber ini dan pemerintah tidak dibenarkan memberi izin pemilikan atas sumber-sumbertersebut. shighat (ijab qabul). Islam telah meletakkan system sosial yang seimbang. ketika mereka telah memenuhi kewajibannya. Muhammad Nejatullah Siddiqi (1972). Lahore. Rabi'ah bin Abdul Rahman dan Yahya bin Sa'id dilaporkan menyetujuinya. 1964). “al-Hisbah”.57 Dari beberapa nas tersebut di atas.51 Allamah Ibn Hazm menganggap negara bertanggungjawab terhadap persediaan kebutuhan dasar setiap individu. surat al Baqarah (2) ayat 198. “The Economic Enterprise in Islam”. Di depan pedagang ini terdapat dua karung anggur kering. dan Hadist) yang menyatakan tentang jual beli. "Bagaimana engkau menjualnya wahai Hathib?" Hathib menjawab. 1995). orang-orang yang Telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya. 29-30.50 Poin kedua dari perbedaan pendapat antara ulama adalah penetapan harga maksimum bagi para penyalur barang dagangan. 40 dalam Islahi. Lalu Umar berbicara. Berjalanlah di muka bumi ini dengan mengais barang dagangan sebagai tengkulak (al-jaalib) yang tidak punya kios di pasar. Anda telah mematok harga standar dan mereka mengikutinya.12-13. Kalian (para pedagang) telah membeli dari rumah-rumah penduduk kami. 51 Para pengikut Abu Hanifah berkata bahwa otoritas harus menetapkan harga.. kalian menghancurkan kami. Op.. hlm.52 Prinsip Jual Beli Beberapa nas (al-qur’an. 53 Al Qur’an. (Yogyakarta: Pustaka Firdaus. riwayat Tirmidzi. Op Cit.52 Abdurrazzaq meriwayatkan dalam AI-Mushannaf. 56 “Pedagang yang jujur dan terpercaya akan bersama para nabi. kalau tidak. 21. maka setiap akad harus memenuhi unsur-unsur pokok sebagai rukun yang pokok. 114 52 Muhammad Abu Zahrah (1964). Cit. 56 Zainul Arifin. 57 Al Hadits. ketiga. Islamic Publication. hlm. hlm.148 Ekonomi Islam: Sejarah. Yahya menyampaikan kepadaku. dengan pembentukan lembaga-lembaga zakat. diantaranya: pertama. Umar berkata.54 “Hai orang-orang yang beriman. 61 53 Muhammad Abdul Aziz al-Halwi. Op Cit. mereka kekal di dalamnya”. surat al Baqarah (2) 275. Op. yaitu tidak ada tipuan dan khianat”.

Pegelola menggunakan modal tersebut dengan tujuan yang dinyatakan secara khusus. hlm.48 Dalam kontrak mudharabah. 1996). atau dapat menjadi penyedia dana dalam hubungan mereka dengan pihak pengguna dana. (Jakarta: RajaGrafindo Persada. misalnya menurunnya penawaran berkaitan dengan menurunnya produksi. Setelah menceritakan dua kasus yang berbeda dalam bukunya AIHisbah. Itu bukan merupakan laporan bahwa seseorang tidak boleh menjual atau melakukan sesuatu yang wajib dilakukan atau menetapkan harga melebihi kompensasi yang ekuivalen ('iwad al-mithl). Orang itu ternyata tak melakukan apa-apa. Cit.. Dalam dua kasus tersebut ia melanjutkan penjelasannya. Tipe mudharabah. Beliau mengirim makanan dari Mesir dan Syam ke Hijaz.212 Ekonomi Islam: Sejarah.Cit. Mudharib dapat beberbentuk perseorangan atau badan untuk tujuan melakukan perdagangan. Dalam kasus terjadinya kekurangan. Islahi (1995). Dalam prinsip bagi hasil dikenal dua macam kontrak (akad). tempat. dengan pengertian bahwa pihak-pihak yang bersangkutan akan menerima prosentase tertentu dari keuntungan dan bukan dalam jumlah uang yang ditetapkan lebih yang sedang mengobral anggur keringnya di pasar. Setiap pihak memiliki bagian secara proporsional dengan kontribusi modal mereka dan mempunyai hak mengawasi (voting right) perusahaan sesuai dengan proporsinya. hal tersebut dapat diketahui dari kondisi berikut: 56 1) Bila dalam kasus pembebasan budaknya sendiri. Ibid. hlm. melainkan antar penedia dana (shahibul maal) dengan enterprenenur (mudharib).55 Ibnu Taimiyah menafsirkan sabda Rasulullah saw yang menolak penetapan harga meskipun pengikutnya memintanya. Mereka dapat menjadi pengelola dana (mudharib) dalam hubungan mereka dengan penabung dan investor.. yang dirasa menganggunya. Pada mudharabah. Mudharib dalam kontek ini menjadi trustee atas modal tersebut. Namun beliau tidak mematok harga tertentu untuk makanan tersebut. Teori. Ibnu Taimiyah membuktikan bahwa Rasulullah saw sendiri menetapkan harga yang adil jika terjadi perselisihan antara dua orang. Menurut Ibnu Taimiyah harga naik karena kekuatan pasar dan bukan karena ketidaksempurnaan dari pasar itu. melalui kontrak ini dua pihak atau lebih termasuk bank dan lembaga keuangan bersama nasabahnya dapat mengumpulkan modal mereka untuk membentuk sebuah perusahaan (syirkah al inan) sebagai sebuah badan hukum (legal entity). Katanya. Ibnu Taimiyah menegaskan bahwa Rasulullah saw pernah melakukan penetapan harga. AI-Muwatta (terj). “Naikkan harga atau tinggalkan pasarkami”. 115 . Membangun Sistem Ekonomi Alternat'f Perspektif Islam (terj).54 Pada masa Umar bin Khattab pernah terjadi masa paceklik— yang disebut dengan amur ramadah—yang terjadi hanya di Hijaz. yaitu: Musyarqah (joint venture profit sharing) dan mudharabah (trustee profit sharing). pemilik dana memberikan kekuasaan penuh kepada pengelola untuk menggunakan dana tersebut dalam usaha yang dianggapnya baik dan menguntungkan. 214 56 AA. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 149 Sistem Ekonomi Islam Islam dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dalam aktifitas perekonomian ialah melalui akad-akad bagi hasil (profit and loss sharing). Mudharabah mutlaqah. sebagai akibat langkanya makanan dan pada tahun tersebut membubung tinggi. hlm. salah satu pihak dapat mengambil alih modal pihak lain sedang pihak lain tersebut menerima kembali modal mereka secara bertahap. yaitu mutlaqah (tidak terikat) dan muqayyadah (terikat). bukan karena kasus penjual menimbun atau menyembunyikan penawaran. Sehingga berakhirlah krisis tersebut tanpa harus mematok harga. ia mendekritkan bahwa harga yang adil (qimah al-adl) dari budak itu harus dipertimbangkan tanpa adanya tambahan atau pengurangan (/a wakasa wa la shatata) dan setiap orang harus diberi bagian dan budak itu harus dibebaskan. tetapi mempunyai bentuk (feature) yang berbeda dengan musuaraqah. Op. jenis usaha dan sebagainya. bahkan sebaliknya. yaitu untuk menghaslkan keuntungan. (Surabaya: Risalah Gusti. Cit. hlm. 54 Imam Malik ibn Anas. juga merupakan suatu bentuk equity financing. 47 Musyaraqah. jika harga itu bisa ditetapkan untuk memenuhi kebutuhan satu orang saja.1999). 2) Dilaporkan ketika terjadi perselisihan antara dua orang. 18. satu pihak memiliki pohon yang sebagian tumbuh di tanah orang. hlm. Bank dan lembaga keuangan dalam kontrak ini dapat menjadi salah satu pihak. Pemilik tanah menemukan adanya jejak langkah pemilik pohon di atas tanahnya. 47 48 360 Zainul Arifin. Mudharabah muqayyadah.49 Pihak-pihak yang bersangkutan dalam suatu akad mudharabah bebas untuk menentukan tiap-tiap rumusan bagi untung. Dalam kontrak tersebut. 19. ini adalah sebuah kasus khusus dan bukan merupakan aturan umum. Rasulullah memerintahkan pemilik pohon itu untuk menjual pohon itu kepada pemilik tanah dan menerima kompensasi atau ganti rugi yang adil kepadanya. hubungan kontrak bukan antar pemebeli modal. Inilah yang disebut musyarakah al muntanaqishah. Umar ibn al-Khattab berkata kepadanya. 49 Zainul Arifin. la mengajukan masalah itu kepada Rasulullah saw. 55 Taqiyuddin An-Nabhani. Sebagai methode pemenuhan permodalan (equity financing) dan akad-akad jual beli (al bai’) untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan (debt financing). Op. pemilik dana meentukan syarat dan pembatasan kepada pengelola dalam penggunaan dana tersebut dengan jangka waktu.. Kemudian Rasulullah saw membolehkan pemilik tanah untuk menebang pohon tersebut dan ia memberikan kompensasi harganya kepada pemilik pohon. Op.

41 Ibid. Muhammad Nejatullah Siddiqi. keadaan ini akan mengakibatkan barang menjadi langka akhirnya harga barang naik. Dengan kondisi ini. Menurut Ibnu Taimiyah barang-barang yang dijual di Madinah sebagian besar berasal dari impor. Op. Bukan berarti ibnu Taimiyah berpendapat bahwa Rasulullah saw meiarang penetapan harga. Political Economy of the Islamic State. Para penjual dan pedagang merupakan orang yang sama. Cit. Ini termasuk kewajiban untuk membantu kerabat dekat dan keluarga kecil dan anggota keluarga besar jika mereka dalam keadaan membutuhkan.. lbid. 42 Ibid. demikian juga dengan barang subtitusinya. bersama-sama dengan iman dan keterikatan pada nilai-nilai moral dan prinsip-prinsip tertentu dalam organisasi. 39 Pemilik tidak berhak untuk menghancurkan harta-harta yang bermanfaat. 46 M.59 Keberadaan pasar yang terbuka memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk ambil bagian dalam menentukan harga. Islamabad. Jika harga ditetapkan kepada siapa penetapan harga itu akan dipaksakan?. Nizam al Islam al iqtisad. Kontrol apa pun yang dilakukan atas barang-barang itu akan bisa menyebabkan timbulnya kekurangan penawaran dan memperburuk situasi ekonomi dalam negeri. hlm. dan bukan sebaliknya. 1) Harga lebih ditentukan oleh mekanisme pasar. 58 Jadi. 40 160. Ali Aswaf. 3) perbaikan penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diakibatkan oleh mekanisme pasar dengan bimbingan dan pengaturan maupun dengan campur tangan langsung serta partisipasi dalam prosesnya. hlm. “Ekonomic Principles of Islami”. Sehubungan dengan usaha mempertahankan keseimbangan sosial. “seseorang yang membawa barang yang dibutuhkan untuk kehidupan sehari-hari siapa pun yang menghalangi sangat dilarang". Penedeiaan modal fisik dan modal sosial terhitung sebagai kewajiban penting darin negara islam modern. Orang lain atau masyarkat mempunyai hak tertentu atas harta seorang pemilik. Rasulullah saw menghargai kegiatan impor. pakaian dan perumahan karena kebutuhan umum itu jauh lebih penting ketimbang kebutuhan seorang individu. Karena penjualnya tak bisa diidentifikasi secara khusus. 280.116 57 memeliharanya tetap bersikap adil. pada waktu itu tak ada kelompok yang secara khusus hanya menjadi pedagang. satu sama iain (minjins wahid) 57 Tak seorang pun bisa dipaksakan untuk menjual sesuatu.46 39 40 Abul A’la Maududi. hlm. 1970). negara harus mencampuri kemakmuran pribadi warga negara. Pengaruh lain dari mekanisme pasar yang Islami. 44 . 1970). 2) menciptakan kondisi sehat di dalam pasar guna menjamin fungsinya yang baik. Maka importir tidak akan lagi berdagang di pasar Madinah. Sebab penetapan harga tak bisa dikenakan kepada seseorang yang tak berfungsi sebagai supplyer sebab tak akan berarti apa-apa atau tidak adil. Dalam konsep Islam wujud suatu pasar merupakan refleksi dari kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. tak ada alasan yang bisa digunakan untuk menetapkan harga. Oleh karena keterlibatan produsen. Bila hal ini tercapai maka mekanisme pasar yang sesuai dengan syariah Islam akan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat. 4) mengambil langkah-langkah positif di bidang produksi dan pembentukan modal guna mempercepat pertumbuhan dan menjamin keadilan sosial. Umar Chapra.42 egara merupakan salahsatu dari tiga soko guru system ekonomi islam. (Lahore: 1969). Nyatanya saat itu penduduk Madinah tak membutuhkan penetapan harga”. dan bila perlu lewat paksaan.41 Pembentukan perbendaharan negara merupakan sarana untuk menunaikan tanggung jawab negara. yaitu: 1) Menjamin kesesuaian dengan kode etik islam dari tiap pribadi lewat pendidikan. 45 eranan ekonomi aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari system ekonomi islam. Islam mengatur bagaimana keberadaan suatu pasar tidak merugikan antara satu dengan yang lain. hlm. Teori. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 211 pastilah akan lebih logis kalau hal itu ditetapkan untuk memenuhi kebutuhan publik atas produk makanan. 59 Islahi (1995). konsumen dan pemerintah di pasar diperlukan guna menyamakan persepsinya tentang keberadaan suatu "harga". 32. Salah satu alasan lagi kenapa Rasulullah saw menolak menetapkan harga adalah. sehingga harga ditentukan oleh kemampuan riil masyarakat dalam mengoptimalisasikan faktor produksi yang ada di dalamnya. 436.. Itulah sebabnya penetapan harga hanya mungkin dilakukan jika diketahui secara persis ada kelompok yang melakukan perdagangan dan bisnis yang manipulatif sehingga berakibat menaikkan harga.43Filsafat kemasyarakatan islam. membayangkan suatu masyarakat ekonnomi yang didasarkan pada pengarahan negara secara luas dan penyertaan di dalam bidang-bidang perekonomian. (London: Islamic Culture Centre. barang impor dialihkan kepada harga per nnit dari barang tersebut ketika dijuol di Pasar Madinah. 45 Fazlur Rahman. (Beirut: Dar Al Fikr. Jadi bila harga ditetapkan—diturunkan—maka keuntungan yang ambil sedikit atau rugi. perdagangan dan keuangan. 44 Bagi kepentingan dasar dari keadilan sosial ekonomi. (California: University of Southern California. hlm.150 Ekonomi Islam: Sejarah. Kondisi pasar di masa Rasululullah saw menjadi justifikasi tidak ditetapkannya harga. sejauh keadilan sosial ekonomis menuntutnya. The Economic System of Islam. dengan menyatakan. Penggunaan secara mubadzir dan sikap boros dilarang. di Madinah. Pemilik harus menghindarkan penggunaan hartanya dengan cara yang membahayakan orang lain atau merugikan kepentingan umum. 43. adalah. hlm. Ma’asyiat el Islam. 58 Tingginya harga barang impor dikarenakan beban biaya untuk mendatangkar.40 Peranan negara dalam kehidupan ekonomi islam mencakup empat hal. hlm. Islamic Studies.. Islamic Publication. 43 Muhammad al Mubarak. 1972).

hlm. berbagai jenis sumber daya dipandang sebagai pemberian atau titipan Tuhan kepada manusia. (Jakarta: Bangkit Daya Insana. 2) Bila pasar tidak bisa menjamin kestabilan harga dan harga yang terjadi merugikan salah satu pihak dalam pasar tersebut— produsen atau konsumen—maka pemerintah harus ikut turut campur tangan dengan cara mengeluarkan kebijakan-kebijakan langsung yang mempengaruhi pasar dengan motif bahwa hal itu diperlukan untuk menjaga kesinambungan perniagaan dalam kehidupan masyarakat. 35 34 dimana mekanisme ini dibentuk oleh masyarakat dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhannya.60 Pengembangan ekonomi lokal bukan lah hal yang baru. 4) Dengan dasar bahwa pasar merupakan representasi masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya. aktualisasi keimanan seorang muslim akan terlihat di pasar. secara umum pengembangan ekonomi regional atau lokal pada dasarnya adalah usaha untuk penguatan daya saing ekonomi lokal untuk pengembangan ekonomi daerah dan tentunya akumulasi kegiatan tersebut akan berpengaruh besar pada pengembangan daya saing ekonomi nasional dan penguatan daya saing ekonomi nasional. 3) Pemerintah bertanggung jawab dalam menindak pelaku pasar yang cenderung merusak. Rasulullah saw pernah menggunakan sistem ekonomi pasar bebas dan pasar terkendali. bila pasar gelap dapat dihapuskan maka produsen dalam negeri tidak dirugikan. Bila penimbunan bisa dihampuskan maka masyarakat bisa mengkonsumsi barang dengan tingkat harga yang stabil.34 Filsafat Ekonomi Islam Dalam ekonomi islam. masyarakat juga akan menikmati barang yang bermutu. pembajakan.210 Ekonomi Islam: Sejarah. 1995). Metwally. yaitu untuk diri sendiri dan untuk orang lain. untuk merubah kecenderungannya. Sumedang. cara berfikirnya serta menanamkan dalam dirinya pengertian moral yang kuat. padahal kalau kita kaji teori ekonomi yang signifikan pada dunia barat.61 Di Indonesia pengembangan ekonomi lokal telah diterapkan di beberapa daerah seperti di Kabupaten Tegal. Cit. pasar gelap dan sejenisnya. 27. 37 Ibid. Karena intervensi di luar kebutuhan akan meningkatkan harga. . distribusi yang adil dari pendapatan dan kemerdekaan pribadi di dalam konteks kesejahteraan masyarakat. hlm.. dengan menghapus praktik penimbunan barang. Perhatian yang besar untuk ini dicurahkan atas pembentukkan bathin manusia lewat iman. Bila masyarakat bisa memenuhi kebutuhan—dan bukan keinginan semata—maka harga pasar cenderung stabil. 36 Strategi islam dalam mengorganisir system ekonomi mempunyai tiga segi. Ibid. Mudah-mudahan Allah swt menjadikan kita orang yang haus akan ilmu dan menjadikan kita semua semakin dekat dan taqarrub.. tetapi konsep pengembangan ekonomi lokal dan teknik impelementasinya terus berkembang. undangundang. pengembangan ekonomi lokal di Karawang. baik dalam bidang ilmu ekonomi. sehingga akan menimbulkan kenaikan harga barang secara umum atau inflasi. Op. 60 61 Taqiyuddin An-Nabhani. 28. hlm. Cit. yang dapat M. maupun ilmu-ilmu lainnya sesuai dengan keahlian kita masingmasing.M. sedang system ekonomi merupakan penguraian tentang methode dan sarana untuk menciptakan kesejahteraan umat manusia pada umumnya dan ekonomi pada khususnya. 36 Ibid. pendidikan dan latihan akhlaq. Barru (sulawesi) dan beberapa daerah lainnya lebih detai anda bisa lihat pada halaman pengembangan ekonomi lokal di Tegal pengembangan ekonomi lokal di Sumedang. Karena pada dasarnya setiap masyarakat akan dapat menginterpretasikan sistem ekonomi yang mampu mensejahterakannya. Husein Sawit. Dan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 151 Hal yang menyedihkan justru teori-teori mereka diklaim berasal dari barat. pengembangan ekonomi lokal di Bandung.. yaitu tujuan yang terperinci dan jelas. Teori dan Model Ekonomi Islam. yang bahkan isinya banyak terdapat kemiripan dengan buku ‘Muqaddimah’ karya Ibn Khaldun yang dihasilkan beberapa abad sebelumnya Kontribusi besar para ilmuwan ekonomi Islam inilah yang harus kita jadikan acuan untuk terus belajar dan menghasilkan karya-karya signifikan. 30.M. Sebab. sikap moral dan tingkah laku yang dirumuskan dengan baik dari pelaku-pelaku ekonomi. islam tidak hanya bergantung pada hokum. 73. 38 Ibid. M. Op. Buku tersebut dihasilkan pada abad ke-18. Teori. pertama kali dihasilkan oleh seorang profesor dari University of Glasgow yang bernama Adam Smith pada bukunya “An Inquiry Into The Nature and Cause Of The Wealth of Nations”. maka dalam Islam tidak mengambil posisi kaku dalam menggunakan sistem ekonomi— seperti pemahaman bahwa sistem ekonomi Islam harus beda dengan sistem ekonomi kapitalis dan sosialis. pertama. Kedua. Bila pembajakan bisa dihampuskan maka produsen akan memperoleh kenyamanan dalam berproduksi. Pengantar dan Penterjemah M. ibadah.37 Prioritas daripada tujuan ekonomi islam ialah kesejahteraan ekonomi yang diikuti dengan persaudaraan sedunia dan keadilan. Ketiga. Manusia harus memanfaatkannya seoptimal mugkin dalam produksi guna memenuhi kesejahteraan bersama di dunia. hlm. 38 Untuk mencapai keadilan ekonomi. 35 Islam mengakui kepemilikan pribadi dalam batas-batas tertentu Filsafat ekonomi meruanglingkupi tentang pendekatan menyeluruh dari suatu persoalan ekonomi. Metwally. peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan khusus yang ditetapkan oleh negara.

Ibnu Khaldun menekankan. Umar Chapra. dan harta kekayaan yang bersangkutan dengan masalah ekonomi. 32 Ibid. 2002. Dia pun tak berubahubah. dimana peran negara sangatlah penting dalam pembangunan sosial. dan menengah di Indonesia yang paling menonjol adalah rendahnya tingkat produktivitas. Kedua. Al Ghazali uga menyatakan tentang tujuan utama dari penerepan syariah adalah masalah religi atau agama. Umer hapra menyatakan bahwa Ibnu Khaldun berhasil memberikan pencerahan pada dunia ekonomi. 33 Ibid. Di antara berbagai faktor penyebabnya. menurut Ibnu Khaldun penerapan syariah pada negara tidak akan tegak tanpa didasari oleh keadilan di bidang sosial dan ekonomi. alat untuk mengukur nilai. rendahnya tingkat penguasaan teknologi dan kemampuan wirausaha di kalangan UKMK menjadi isu yang mengemuka saat ini. dan sebagai cadangan untuk konsumsi di masa depan.29 Sebelumnya. dan kebutuhan mewah (takhsiniyyat). dan polarisasi yang terus menerus meneganai kelas dan daerah (pusat/pinggir) sepanjang waktu. maka perubahan padanya sangatlah tidak adil. tetapi kontribusi dalam output nasional di katagorikan rendah.31 Negara atau pemerintahan tidak akan berjalan baik tanpa adanya orang (khalifah). dan pembangunan tidak akan berjalan tanpa danya keadilan. . Oleh karenanya untuk keperluan tersebut di atas kolaborasi antar berbagai pihak secara intensif Klaster indsutri. negara tidak akan berjalan baik tanpa adanya implementasi hukum syariah. khususnya Abad ke 16. 9 Agustus 2003. dan rendahnya kualitas produk. tapi karena produktivitasnya yang rendah. maka sesungguhnya nilai nominal uang itu harus sama dengan nilai intrinsiknya. 32 Tokoh selanjutnya adalah Al Ghazali yang menyatakan bahwa kebutuhan hidup manusia itu terdiri dari tiga. yaitu: pertama. persyaratan politis mengenai tingkat harga (modal. Loc. 9 Agustus 2003. Keberlangsungan orang tidak akan berjalan tanpa adanya kapital/harta (al-maal). Cit. kehidupan. Karena itu kebijakan bukan karena ukurannya yang kecil. 62 Hal ini dikarenakan usaha mikro dan sektor pertanian (yang banyak menyerap tenaga kerja). uang berfungsi sebagai alat untuk mengukur nilai. sekunder (hajiat). kecil. Ibid. Kondisi ini merefleksikan produktivitas sektor mikro dan kecil yang rendah bila di bandingkan dengan usaha yang lebih besar. Peningkatan produktivitas akan berdampak luas pada perbaikan kesejahteraan rakyat menggantungkan sumber kehidupannya. Pengembangan UKMK secara parsial selama ini tidak banyak memberikan hasil yang maksimal terhadap peningkatan kinerja UKMK. Teori hirarki kebutuhan ini kemudian ‘diambil’ oleh William Nassau Senior yang menyatakan bahwa kebutuhan manusia itu terdiri dari kebutuhan dasar (necessity). Sistem ini telah berkembang dan meluas ke seluruh bumi ini. Harta didapatkan dari pembangunan yang signifikan (imarat). rendahnya nilai tambah. Maka. dimana nilainya tidak boleh berubah-ubah Ibnu Rushd menyatakan bahwa uang itu tidak boleh berubah arena dua alasan. sangat berkembang wacana sebagai sebuah sistem yang didasarkan pada keingginan untuk mengunpulkan modal. keturunan. Bila upah dijadikan produktivitas. Teori. kebutuhan primer (darruriyyah). The Penguin History of Economic.30 Dari edua alasan tersebut. sekunder (decency). Teori Pertumbuhan Ekonomi Dalam ekonomi dunia kapitalis yang ada di Eropa. maka uang sebagai pengukur keadaannya tidak boleh berubah. Roger E. bahwa syariah tidak akan tegak jika tidak melalui peran negara atau penguasa.63 Salah satu alternatif dalam meningkatkan produktivitas adalah melakukan modernisasi sistem usaha secara sistemik dengan program Penguatan Daya Saing UKMK dengan Platform Klaster Industri sehingga akan memberikan dampak yang lebih luas lagi dalam meningkatkan daya saing daerah dan Nasional. pemikiran. pertama. Salah satu resources yang bisa dioptimalkan untuk kegiatan di atas adalah program pemerintah yang lebih terpadu. Ibnu Rushd juga membantah Aristoteles tentang teori nilai uang.33 29 30 Bisnis Indonesia. maka sama seperti Allah swt yang Maha Pengukur. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 209 Penting pengembangan ekonomi lokal dalam konteks perkuatan tidak lepas dari kinerja nyata yang dihadapi oleh sebagian besar usaha terutama mikro. Aristoteles menyebutkan bahwa fungsi uang itu ada tiga. perkembangan ekonomi secara lebih luas mengakibatkan tingkat daya saing kita tertinggal dibandingkan dengan negara-negara tetangga kita seperti misalnya Malaysia. program Community Development perusahaan besar atau BUMN. Diperkirakan hanya menghasilkan kurang dari 40 persen Indonesia. komoditi dan tenaga). dan kebutuhan tertier (luxury). Walau diakui pula bahwa menjadi lapangan kerja bagi sebagian besar pekerja di Indonesia. upah rata-rata di usaha mikro dan kecil umumnya berada dibawah upah minimum. dan keadilan adalah salah satu kriteria manusia dihisab oleh Allah swt. 31 M. mempunyai produktivitas yang sangat rendah.152 Ekonomi Islam: Sejarah. 62 63 yang menekankan bahwa uang dapat digunakan kapan saja oleh konsumen untuk membeli keperluan hidupnya. uang sebagai alat tukar. uang berfungsi sebagai cadangan untuk konsumsi masa depan. Bisnis Indonesia. Masih banyak karya-karya lainnya yang dihasilkan oleh para ilmuwan muslim terhadap perkembangan ilmu ekonomi.Backhouse. Ahli lainnya adalah Ibnu Khaldun yang menghasilkan teori pengembangan dan pembangunan sosial dan ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan.

26 Selama kurang lebih lima abad tersebut. dalam bahasa dan sebagainya. 540. Bahkan seseorang dapat dianggap membelot dari ajaran Tuhan bila bertentangan dengannya. 64 . Ia menghasilkan sebuah teori dengan memperkenalkan fungsi keempat dari uang yaitu sebagai alat simpanan daya beli dari konsumen. berhasil mengeluarkan teori yang dikenal dengan ‘price volatility’ atau naik turunnya harga di pasar.208 Ekonomi Islam: Sejarah. Dan selanjutnya. Tingkat kedaulatan juridisnya berbeda-beda. Bila diteliti lebih dalam. Hal yang menarik adalah setelah akhir masa keemasan Graceo Roma di abad ke-8 Masehi. kelas borjuis mencerminkan persepsi diri (self perception) ini dalam arah gaya budaya “dunia”—dalam dunia konsumsi. pemaksaan agar mereka terlibat proses kerja dalam kemampuan tertentu. dan menghasilkan teori-teori ekonomi yang hasilnya hingga sekarang masih relevan untuk dipelajari dan diterapkan. (Jakarta: Erlangga. pemaksimal keuntungan untuk memupuk modal. Batasbatas dan penetuan hak-hak formal mereka telah dibatasi dengan semakin jelas (yang berpuncak di dalam struktur hukum internasional Amerika Serikat kontemporer). Schumpeter bahkan menyebutnya sebagai ‘Great Gap’. History of Economic Analysis. Tokoh lainnya yang berhasil memberikan kontribusi besar adalah Ibnu Rushd (Aveorrus).Backhouse dalam bukunya yang memuat karya yang dihasilkan oleh Ibnu Rushd. Macridis & Bernrd E. Teori. dimana banyak para ilmuwan muslim berhasil memberikan karya-karya imiah yang signifikan. 28 Ibid.”28 Teori ini kalau kita kaji lebih dalam. maka harga di pasar akan naik. 66 Ibid. ‘Comparative Politics. Schumpeter. dan tenaga kerja di seluruh wilayahnya adalah kurang lebih besar. Judul Aslinya. berusaha melibatkan diri dalam aktivitas ekonomi karena ia merasa cocok tanpa kendala-kendala lokasi geografisatau pertimbangan politik lainnya. sangat sedikit sekali ditemukan pemikiran dan teori ekonomi yg signifikan dihasilkan. komoditi. salah satunya dalam perkembangan dunia ilmu ekonomi. dalam buku ‘Perbandingan Politik’. 66 A.65 Proses produksi dalam ekonomi dunia kapitalis dibangun di atas hubungan sentral atau antinomi: hubungan antar modal dan tenaga operasi sistem yang berjalan mempunyai pengaruh untuk meningkatkan pembatasan terhadap individu (bukan keluarga). Kelas borjuis. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 153 terjadi di dunia. Dalam dunia ekonomi kapitalis. Semua struktur ini terjadi setelkah kapitalisme. Batas-batasnya kurang lebih ditunjukkan dengan jelas. sebaliknya jika produksi turun dan permintaan naik. sixth Edition. negara adalah suatu institusi yang eksistensinya ditentukan oleh hubungannya dengan “negara-negara” lainnya. Dan kelompok nilai surplus yang dirampas dari mereka. Brown. dimana mereka membatasi para ahli dan ilmuwan untuk menghasilkan karya ilmiah. maka harga di pasar akan turun. ternyata abad kegelapan yang dialami oleh dunia barat justru berbanding terbalik dengan perkembangan keilmuan pada dunia Islam. sebagai kontributor nilai suplus atau sebagai penerima. Baik kelompok borjuis maupun kaum proletar adalah kelas-kelas yang dibentuk dalam ekonomi dunia. Aquinas (1225-1274 M). semuanya merupakan konsekuensi. hlm. dan masih banyak lagi. Jika produksi naik dan ermintaan turun. apalagi kalau kita berbicara kelas yang objektif. Modalitas dan batas kelompok dalam struktur negara juga semakin dibatasi (dalam arti batas-batas hukum diberikan kepada tekanan tersebut. yaitu kaum proletar. Dia menyatakan bahwa: “Sebab naik turunnya harga di pasar bukan hanya karena adanya ketidakadilan yang disebabkan orang atau pihak tertentu. Pada masa tersebut adalah masa keemasan umat Islam. Banyak ilmuwan muslim yang menulis.27 Di sisi lain. 64 Yang lebih mencolok lagi. terhadap kemungkinan mereke mempengaruhi hukum nilai (law of value) yang mengarisbawahi kapitalisme. 1992). Beberapa ilmuwan muslim yang berhasil dan menghasilkan karya fenomenal pada teori ekonomi diantaranya adalah Ibnu Taimiyyah. meneliti. misalnya. Al Ghazali. tetapi juga karena panjang singkatnya masa produksi (khalq) suatu komoditi. maka yang dimaksud adalah kelas-kelas dunia ekonomi ini. 1954. Ibnu Taimiyyah. Ibnu Rushd. yang kini justru secara ironi diakui sebagai teori yang berasal dari dunia barat. kelompok etnis/bangsa. dalam mengejar kepentingan kelasnnya. rumah tangga – dan “negara”. berkisar mulai dari menyeluruh sampai dengan nol. Roy C. Kekuasaan riilnya untuk mengendalikan arus model. 65 Ibid. Pada abad kegelapan tersebutlah. termasuk karya di bidang ekonomi. dan batas-batas organisasi rasional oleh kelompok untuk mengungguli batas-batas ini. Ibid. bukan penyebab kapitalisme. dunia barat mengalami kemunduran di bidang keilmuan. tidak begitu banyak teori dan karya ekonomi yg dihasilkan oleh para pemikir di dunia barat. Pada saat itu pengaruh gereja (Church Father) sangatlah kental terasa. Ibnu Khaldun. atau terjadi jurang atau jarak yang besar diantaranya. Roger E. ternyata pada saat tersebut adalah masa kegelapan dunia barat (dark age) terhadap dunia keilmuan dan sains. 26 27 Perkembangan ekonomi dunia kapitalis melibatkan penciptaan semua institusi utama dunia modern: kelas. adalah menyangkut hukum permintaan dan penawaran (supply and demand) di pasar. Immanuel Wallerstein “Ketergantungan Ekonomi Dunia Kapitalis”. dan hukuman mati pun akan diberikan padanya. bahkan masa ini berjalan hingga abad ke-13 yang ditandai dengan masa St.

sehingga meluncurlah produk baru ke pasar modal syariah. Mereka menegaskan bahwa perhatian terhadap sumber pendapatan seharusnya menyebabkan pajak yang ditetapkan dapat mengurangi beban pajak. yaitu: 1)Menyangkut kebijakan umum. meskipun besar zakat masing-masing berbeda-beda. 2) Proses emisi saham syariah. pasar modal syariah diresmikan oleh Menkeu Boediono.68 Dalam gerak langkahnya. maka ketentuan dalam dunia perpajakan adalah bahwa besar pajak pendapatan atas modal tetap atau yang berkembang mempunyai urutan lebih tinggi daripada besar pajak yang dikenakan atas penghasilan dari kerja. orang-orang yang memperoleh pendapatan dari sumber yang lemah. Teori. loc. agar irama kemajuan pasar modal Syariah Indonesia dapat menimba masukan-masukan yang ada sesuai dengan perkembangan dunia pasar saham Internasional. ada Jakarta Islamic Index (JII). seperti Rasyid Husain dan Dow Jones Islamic Market Index. yang menghimbau agar penghasilan dari kerja dapat dibebaskan dari segala macam pajak untuk mendorong kerja tersebut. 268. Yaitu pengembangan produk reksadana yang bersifat hibrid 67 68 serta mengikuti tindakan Ibnu Mas'ud dan Mu'awiyah yang telah memotong sebesar tertentu. 1995). hlm. hlm. Hadirnya Pasar Modal Syariah akan menjadi tonggak sejarah baru. (Jakarta: Bangkit Daya Insana. Sedang yang lebih tepat diqiaskan kepada pendapatan hasil pertanian adalah pendapatan dari gedung-gedung. Sebagimana negara-negara maju telah merintiskan pengembangan instrumen syraiah di pasar modal dengan munculnya Dow Jones Islamic Index (DJIM). Dan untuk ini juga. Teori dan Model Ekonomi Islam. Sekurang-kuranganya menurut pakar ekonomi syariat Indonesia. Yang sudah ada obligasi syariah mudharabah. 69 Ibid. Inilah yang diterapkan oleh sistem perpajakan modern yang oleh para ahli moneter dihimbau agar keadilan diterapkan melalui penetapan pajak berdasarkan kuat atau lemahnya sumber pendapatan tersebut sehingga salah satu ciri penting kepribadian pajak pendapatan adalah perhitungan atas sumber pendapatan tersebut. Pemikiran Ilmuwan tentang Ekonomi Islam A. Husein Sawit. dia mengakui industri pasar modal syariah di Indonesia masih memprihatinkan dan mencemaskan. . 266-68. Meski demikian. dan sekaligus anggota DSN. Dan itu ada lembaga tersendiri. Dimana membahas kedudukan DSN dan Bapepam dalam kaitannay dengan pengembangan pasar modal syaraiah. ada lima ketentuan baru yang akan mengatur perjalanan pasar modal syariah. Dan mulailah dipublikasi list of Islamic stock (daftar saham yang masuk kategori syariah). pembersihan jiwa. Pengqiasan penghasilan kepada pemberian atau gaji yang diberikan oleh khalifah kepada tentara itu lebih kuat dari pengqiasannya kepada hasil pertanian. hak masyarakat. Schumpeter dalam bukunya yang berjudul History of Economic Analysis. Pandangan itu menegaskan bahwa zakat wajib dipungut dari hasil kerja sebagaimana juga wujud dipungut dari pendapatan-pendapatan yang lain. Bapepam mengharapakan pengembangan pasar modal syariah dapat mengirimkan delegasinya untuk mengahdiri acaraacara yang digelarkan Internasional Organization Securities Commission (IOSC). Pengantar dan Penterjemah M. M. dan sejenisnya berupa modal-modal yang memberikan penghasilan sedangkan modal tersebut tetap utuh.24 Ini berarti bahwa besar zakat pendapatan kerja lebih ringan dari besar zakat pendapatan modal atau modal kerja. pabrik-pabrik. Luthfi Hamidi. dan gabungan antara modal dan kerja. yang sudah memuat 30 emiten yang dikategori sesuai syariah dan layak dijadikan investasi bagi investor muslim.25 Namun pandangan Islam mengenai zakat adalah bahwa zakat merupakan lambang pensyukuran nikmat. 3) Indeks syariah yang akan menjadi pedoman penyususnan emiten-emiten yang layak masuk syariah. kerja.M.154 Ekonomi Islam: Sejarah. 4) Instrumen obligasi syariah. Regulasi ini akan menjadi rujukan bagi emiten baru yang berkehendak dicatat dalam daftar saham syariah. sedangkan kerja merupakan sumber yang paling tidak stabil. Bahkan sebagian orang-orang sosialis lebih ekstrim lagi. 25 24 Kompas. obligasi syariah mengunakana skim ijarah. 5) Reksadana syariah. pembersihan harta. dan hak orang yang lemah. 14 Maret 2003 M. khususnya dalam rangka pengembangan industri jasa keungan bernuasa Islami.67 Tepat pada tanggal 14 Maret 2003. kalau di luar negeri. jika dibandingkan dengan populasi muslim di atas 200 juta jiwa lebih. yang berisikan tentang pondasi dan pemikiran dasar ilmu ekonomi dan perkembangannya. dari gaji para tentara dan para penerima gaji lainnya langsung di dalam kantor pembayaran gaji. juga sesuai dengan apa yang diterapkan oleh khalifah Umar bin Abdul Aziz. yaitu modal. Termasuk yang terbesar di dunia. Metwally. Dan karena sumber pendapatan pada pokoknya tidak keluar dari tiga hal. berupa zakat. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 207 Bisnis Saham Pasar modal syariah baru saja dimunculkan pertengahan Maret 2003 dan penandatangan antara Dewan Syariah Nasional (DSN) dan Badan Pengawasan Pasar Modal (Bapepam) yang isinya mengukuhkan DSN sebagai otoritas yang mengawasi aspek syariah pasar modal. sebagai rujukan atau pedomannya. Adiwarman Karim69. dan itu berarti berperan aktif mewujudkan keadilan dalam distribusi pendapatan. Di Jakarta.cit. seperti halnya saat Bank Muamalat di Indonesia pertama kali diperkenalkan. Dan ini harus secepatnya melaksnakan terobosanterobosan yang kongkrit dan pengembangan instrumen berbasiskan syariah. Karena modal merupakan sumber yang lebih stabil dan mantap. Ia menjelaskan sejarah perkembangan ekonomi yang Ibid. dan pemberian hak Allah.

(Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf. hlm. (Jakarta: Pustaka Alvabet. berdasarkan qias kepada penghasilan dari hasil pertanian yang diairi tanpa ongkos tambahan. Islamic Culture Centre. 2005). 16. gajinya umpamanya pada bulan Safar atau Rabiul Awal atau bulan-bulan sesudahnya dan ia sudah mengeluarkan zakatnya pada waktu menerimanya. Bursa Efek (Bisnis Mata Uang) Pada dasarnya Islam memandang uang hanya sebagai alat tukar. seperti keadaan dalam perusahaan industri. hotel. sesuai dengan keumuman nash yang mewajibkan zakat uang sebanyak seperempat puluh. baik harta penghasilan maupun yang harta yang bermasa tempo. 21 (campuran). dan sesuai dengan kaedah Islam yang menegaskan bahwa kesukaran dapat meringankan besar kewajiban Lihat M. karena spekulasi tidak diperbolehkan. Oleh karena itu Rasulullah meyadari akan kesulitan-kesulitan dan kelemahan-kelemahan sistem pertukaran ini.23 Yang kita maksudkan dengan modal disini adalah modal yang dikembangkan di luar sektor perdagangan. 47.75 Untuk memenuhi kebutuha likuiditas. dan jika tidak mungkin diketahui pendapatan bersih seperti berbagai macam gedung dan sejenisnya.. sehingga harus selalu berputar dalam perekonomian. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 155 penghasilan.72 Sistem pertukaran zaman dahulu ialah barter (bai’al muqayyadah). 73. tetapi mengeluarkan zakat dari penghasilan tersebut atau sisanya pada masa tempo kedua. untuk itu dianjurkan sebaiknya menggunakan uang. 74 Al Hadits. maka ia tidak waJib lagi mengeluarkan zakatnya sekali lagi pada akhir tempo bersama dengan kekayaannya yang lain itu. maka besar zakat yang wajib dikeluarkan adalah seperempat puluh. percetakan. Produk hibrid syariah itu mencoba mengabungkan produk yang memberikan pendapatan tetap. kapal terbang dan sebangsanya-besar zakatnya adalah sepersepuluh dari pendapatan bersih setelah biaya. Untuk keperlua itu maka diperluka instrumen-instumen likuiditas. dan pada masa Rasulullah telah dipandang sebagai suatu sistem yang sangat lemah. yaitu: fixer income (obligasi). Sedangkan modal yang tersebar dalam sektor perdagangan maka zakatnya diambil dari modal beserta keuntungannya sebesar seperempat puluh.70 Produk obligasi memberikan keuntungan yang sifatnya tetap. 22 Ibid. 75 Zainul Arifin. Umar Chapra. Klasifikasinya itu dapat diterima. maka kita setelah mengadakan penelitian dan pengkajian. 16. Abu Hurairah. hlm. bank Islam juga memerlukan akses ke pasar uang (money market). hlm. op. Sedangkan saham bisa memberikan hasil yang lebih tinggi. maka zakatnya diambil dari pendapatan bersih sebesar sepersepuluh. Penerjemah Soeroyo dan Nastangin. Teori. Abu Said. Yang diupayakan dapat diklarifikasi dalam empat golongan. mutual fund (reksadana). equity (saham). Dalam pandangan Islam uang adalah flow concept.206 Ekonomi Islam: Sejarah. Cit. The Economic System of Islam. 72 Zainul Arifin. dan Abu Said Al Hudri. Zainul Arifin.22 Diatas kita sudah bertemu dengan pendapat Abu Zahrah dan temantemannya mengenai zakat gedung dan pabrik bahwa bila mungkin diketahui pendapatan bersih setelah dikeluarkan ongkos-ongkos dan biaya-biaya. gedung. 73 Rasulullah bersabda: “ternyata Rasulullah tidak menyetujui transaksi-transaksi dengan sistem berter. bukan sebagai barang dagangan (komoditas). Doktrin Ekonomi Islam. tentu saja dengan reseiko yang tinggi pula. maka zakatnya diambil dari pendapatan tersebut sebesar sepersepuluh. tetapi pada saat yang sama juga bisa memberikan bagi hasil yang tinggi. sebagaimana sudah dijelaskan dalam pembahasan mengenai hal itu. 1995). tapi dengan tingkat gain yang lebih rendah. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. hutang. Op. sampai pada satu pendapat yang kita paparkan sebagai berikut: Penghasilan yang diperoleh dari modal saja atau dari modal kerja seperti penghasilan pabrik. karena hal itu berarti megurangi jumlah uang yang beredar.21 Besar Zakat Penghasilan dan Sejenisnya Berapakah besar zakat yang ditetapkan atas berbagai macam penghasilan dan pendapatan? Masalah yang diundang oleh Muhammad Ghazali agar para ulama dan ilmuwan bekerjasama membahasnya. mobil. kebutuhankebutuhan pokok dan lain-lainnya dikeluarkan. cit. Uang adalah milik masyarakat sehingga menimbun uang di bawah bantal (tidak produktif) dilarang. uang harus dikaitkan dengan kegiata ekonomi dasar (primary economic activities) baik secara langsung melalui transaksi atau secara tidak langsung melalui penyertaan modal guna melakukan salahsatu atau seluruh kegiatan usaha. berupa surat berharga yag berasal dari Ibid. (London: 1970). Oleh karena itu beliau menekankan kepada para sahabat untuk menggunakan uang dalam transaksitransaksi mereka. dan asset securitization (sekuritisasi aset). 23 Yusuf Qardhawi. 71 Untuk menghasilkan keuntungan. Op. sehingga kita tidak mempersukar diri sendiri sedangkan Allah telah menegakkan syariat-Nya atas dasar kemudahan. hlm. lalu beliau ingin menggantinya dengan dengan sistem pertukaran melalui uang. 71 70 . riwayat Atha bin Yasar. Cit. 73 Fazlur Rahman. Tampaknya beliau melarang bentuk pertukaran seperti ini karena ada unsur riba di dalamnya”.74 Dalam konsep Islam tidak dikenal money demand for speculation.. Tetapi pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan saja seperti pendapatan pegawai dan golongan profesi yang mereka peroleh dari pekerjaan mereka.

dan bila ia tidak mempunyai harta lain. Karena itulah kita menegaskan dalam pembahasan mengenai harta penghasilan bahwa bila seseorang mempunyai penghasilan itu maka ia harus menangguhkan pengeluaran zakatnya sampai bersamaan dengan pengeluaran zakat kekayaannya yang lain yang sudah jatuh tempo zakatnya. McGraw-Hill. Piranti keuangan itu dapat dibentuk melalui sekuritisasi aktiva / proyek aktiva (assets securitization) yang merupakan bukti penyertaan. semua jeni riba adalah haram.. maka kita menegaskan pula bahwa zakat tersebut hanya diambil dari pendapatan bersih. Pemilihan pendapat yang lebih kuat diatas berarti memberikan keringanann kepada orang-orang yang mempunyai gaji kecil yang tidak cukup senisab dan kepada mereka yang menerima gaji kecil pada waktu-waktu tertentu yang per satu kali waktu tidak cukup senisab. dan berlawan dengan keperluan investasi dan pembangunan ekonomi. Dengan aktifnya pasar uang berbasis syariah maka perbankan Islam maka perbankan Islam dapat melaksanakan fungsinya secara penuh. 173.79 Instrumen Pasar Uang Syari’ah Untuk menciptakan pasar uang yang bermanfaat bagi perbankan Islam harus diciptakan instrumen pasar uang yang berbasis syariah. yang terkait dengan perdagangan. 4. maka bank Islam hanya memusatkan pada portofolio mereka pada aktiva jangka pendek. maka perbankan Islam menghadapi kendala karena tidak diperbolehkan untuk menjadi bagian dari aktiva atau pasiva yang berbasis bunga. maka tidak wajib zakat lagi pada waktu masa tempo tahunnya sampai. Teori. bila ia memperoleh 19 20 Ibid. Pengambilan dari pendapatan atau gaji bersih dimaksudkan supaya hutang bisa dibayar bila ada dan biaya hidup terendah seseorang dan yang menjadi tanggungannya bisa dikeluarkan karena biaya terendah kehidupan seseorang merupakan kebutuhan pokok seseorang. bila ia tidak kuatir penghasilannya itu akan terbelanjakan olehnya sebelum temponya sendiri jatuh. Rodriguez. Masalah ini berdampak negatif bagi pengelolaan likuiditas maupun pengelolaan investasi jangka panjang. Bila seseorang sudah mengeluarkan zakat gaji. mengawasi dan hak suara dalam pengambilan keputusan (voting right) maupun dalam bentuk penyertaan mudharabah (participation share) yang mewakili modal kerja (variable capital). upah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 205 sekuritisasi aset. Cit. Uang atau uang kuasi tidak lain adalah surat berharga yang mewakili uang di mana seseorang (atau perusahaan) mempunyai kewajiban kepada orang (atau perusahaan) lain. Juga harus dikeluarkan biaya dan ongkos-ongkos untuk melakukan pekerjaan tersebut. bahwa biaya harus dikeluarkan terlebih dahulu baru zakat dikeluarkan zakatnya dari sisa. 171. Cit. Dalam ekonomi Islam. sedangkan penghasilan yang tidak mencapai nisab. yang meliputi modal tetap (fixed capital) dengan hak mengelola. Ibid. tidak saja dalam memfasilitasi perdagangan jangka pendek tapi juga berperan mendukung investasi jangka panjang. hlm. pasar uang adalah pasar di mana diperdagangkan surat-surat berharga jangka pendek. hlm. 169.156 Ekonomi Islam: Sejarah. tidak wajib zakat sampai mencapai nisab bersama dengan kekayaan lain yang harus dikeluarkan zakatnya pada waktu itu dan masa sampainya dimulai dari saat tersebut.77 Artikel-artikel yang diperdagangkan di pasar uang adalah uang (money) dan uang kuasi (near money). ia harus mengeluarkan zakatnya pada waktu tertentu. 79 Zainul Arifin. tapi tanpa adanya voting right. 78 Heinz Riehl and Rita M. Foregn Exchange Market. kekayaan yang harus dibelanjakan untuk nafkah sendiri dan tanggungannya tidak diambil zakatnya. dan sejenisnya. atau sejenisnya pada waktu menerimanya. penghasilan.. Op. sedangkan gaji dan upah setahun yang tidak mencapai nisab uang – setelah biaya-biaya diatas dikeluarkan misalnya gaji pekerja-pekerja dan pegawai-pegawai kecil. 1977. hlm. Yusuf Qardhawi. .19 Pengeluaran Zakat Pendapatan dan Gaji Bersih Setelah kita menegaskan pendapat yang terpilih tentang kewajiban zakat atas gaji. tidak wajib zakat.76Dalam praktik pasar uang konvensional. sedang pasar valuta asig (foreign exchange market) adalah pasar di mana diperdagangkan surat-surat berharga dalam suatu mata uang dengan melibatkan mata uang lain. kecuali saham. Inc. sehingga tidak terjadi kewajiban mengeluarkan zakat dua kali pada satu kekayaan dalam satu tahun. Kita berikan contoh tentang itu bahwa seseorang mempunyai kekayaan yang dikeluarkan zakatnya setiap tahun pada awal bulan Muharram.20 Berdasarkan hal itu maka sisa gaji dan pendapatan setahun wajib zakat bila mencapai nisab uang. baik dalam bentuk penyertaan musyarakah (management share). 80 Ibid.. dengan hak atas modal dan keuntungan dari modal tersebut. sedangkan zakat diwajibkan atas jumlah senisab yang sudah melebihi kebutuhan pokok sebagaimana telah kita tegaskan di atas. Itu adalah pendapat 'Atha dan lain-lain. Sebagai konsekwensi. Perbedaan pokok antara lembaga keuangan syariah dan lembaga keuangan konvensional adalah terletak pada faktor riba. 77 76 Ibid. Op. berbasis pada sistem bunga. A Guide to Foreign Currency Operations. berdasarkan pada pengqiasannya kepada hasil bumi dan kurma serta sejenisnya.78 Karena surat-surat berharga yang ada di pasar keuangan konvensioal.80 dipungut berdasar pendapat Makhul yaitu bahwa kekayaan yang sudah sampai bulan pengeluaran zakat harus dikeluarkan zakatnya. hlm.

Pembeli hanya mempunyai hak atas bagian modal dan keuntungan tunai atas odal tersebut. lalu lintas orang dan perdagangan dari satu negara ke negara lain tidak terlalu dipengaruhi oleh faktor politik dan ekonomi seperti pada masa sekarang. 81 Lokar Karya tentang Reksadana Syariah. Labuan. Kebutuhan valuta asing selain untuk kebutuhan perdagangan ekport dan import. menyatakan “adalah dibolehkan menjual bagian modal dari setiap modal dari setiap perusahaan di mana manajemen perusahaan tetap berada di tangan pemilik nama dagang (owner trade mark) yang telah terdaftar secara legal. Op. Cit. Cit.18 Dalam masalah ini yang lebih kuat adalah pendapat bahwa penghasilan yang mencapai nisab wajib diambil zakatnya. Disamping itu. Islam sebelum memiliki mata uang yang resmi. 81 Yusuf Qardhawi. 83 Namun pertukaran pada masa sekarang sangat jauh berbeda dengan pertukaran yang terjadi pada masa lampau. Ini berarti bahwa bila seseorang mempunyai harta yang sebelumnya harus dikeluarkan zakatnya dan mempunyai masa tahun tertentu maka hendaknya ia mengundurkan pengeluaran zakat penghasilannya itu bersamaan dengan hartanya yang lain. diantaranya: pendapatan yang baik (good return). mudah dicairkan (redeemable). maka ia harus mengeluarkan zakatnya pada waktu uang tadi diperoleh.82 Oleh karena itu setiap instrmen keuangan harus memenuhi bebrapa syarat. 16-18 Juni 1997. sebagaimana yang dikatakan Zuhri dan Auza'i. Pendapat itu dengan demikian memberikan keistimewaan kepada orangorang yang mempunyai uang yang harus dikeluarkan zakatnya pada bulan tertentu itu. Dengan demikian pertukaran uang sangat dibutuhkan. sederhana (simple). telah menggunakan dinar dan dirham sebagai alat tukar. Fatwa Ulama pada simposisum yang disponsori Dallah al Baraka Group pada november 1984 di Tunisia. maka zakatnya tetap menjadi tanggungjawabnya. karena itulah perlu adanya pasar valuta asing.. Dan juga sekalipun ia membelanjakan penghasilannya itu. tanpa hak pengawasan atas manajemen atau pembagian asset kecuali untuk menjual bagian saham yang mewakili kepentingannya”. hlm. Cit. Bila dalam perdagangan valuta asing mengikuti pola perdagangan valuta asing Saleh Kamil. Tetapi bila ia tidak harus mengeluarkan zakat pada bulan tertentu kemudian ia memperoleh uang. baik dengan mengeluarkan zakatnya begitu diterima ini khususnya bagi mereka yang tidak mempunyai kekayaan lain yang bermasa wajib zakat tertentu ataupun dengan mengundurkan pengeluaran zakat sampai batas setahun bersamaan dengan kekayaannya yang lain bila ia tidak kuatir akan membelanjakannya. paper presented to Labuan International Summit on Islamic Financial and Investment Instrument. dan fleksibel. tetapi bila ia kuatir penghasilan itu akan terbelanjakan olehnya. Lalu lintas perdagangan yang menggunakan dinar dan dirham pada masa itu tidak menjadi masalah. Malaysia. Op. kecuali bila ia kuatir penghasilannya itu terbelanjakan sebelum datang masa tahunnya tersebut yang dalam hal ini ia hendaknya segera mengeluarkan zakatnya. dimana hal itu merupakan mata uang milik Romawi dan Persia. sedangkan mereka yang tidak mempunyai kekayaan lain harus mengeluarkan zakat penghasilannya pada waktu menerima penghasilan tersebut. dan tidak memberikan keistimewaan kepada orang yang tidak mempunyai uang seperti itu. kecuali bila ia mempunyai bulan tertentu untuk mengeluarkan zakat. dan bila tidak mencapai nisab.17 2) Makhul berpendapat bahwa bila seseorang harus mengeluarkan zakat ada bulan tertentu kemudian memperoleh uang tetapi kemudian dibelanjakannya.. . hlm. Yaitu membolehkan orang-orang yang pertama tadi membelanjakan penghasilannya tanpa mengeluarkan zakat kecuali bila masih bersisa sampai bulan tertentu yang dikeluarkan zakatnya bersamaan dengan kekayaannya yang lain. Hal serupa atau dekat dengan pendapat tersebut adalah pendapat Auza'i tentang seseorang yang menjual hambanya atau rumahnya bahwa ia wajib mengeluarkan zakat sesudah menerima uang penjualan ditangannya. karena dinar dan dirham terbuat dari emas dan perak. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 157 hendaknya ia mengeluarkan zakatnya bersamaan dengan kekayaannya yang lain-lain. maka ia harus mengeluarkan zakatnya segera. Dalam pasar valuta asing juga diperdagangkan surat-surat berharga jangka pendek. yang wajib zakat hanya uang yang sudah datang bulan untuk mengeluarkan zakatnya itu. 179. 82 Zainul Arifin. Op. zakatnya 17 18 Mekanisme Operasi Pasar Uang Syariah Teknis perdagangan surat-surat berharga berbasis syariah harus berada dalam batas toleransi dan ketentuan-ketentuan yang digariskan syariah. Teori. maka ia hendaknya mengeluarkan zakat uang penjualan tersebut bersamaan dengan hartanya yang lain tersebut. Peluang dan Tantangannya di Indonesia. telah membolehkan diperdagangkannya Reksadana yang berisi surat-surat berharga dari perusahaan-perusahaan yang produk maupun operasinya tidak bertentangan dengan Islam. Muhammad Nejatullah Siddiqi. Dari sejak dahulu lalu lintas perdagangan antar negara termasuk di masa Rasulullah telah berlangsung. juga dalam masa sekarang bepergian ke Luar Negeri membutuhkan uang yang berlaku di negara tujuan. diselenggarakan di Jakarta pada 3031 Juli 1997.204 Ekonomi Islam: Sejarah. di mana dinar dan dirham berlaku di negara manapun pada masa itu. Akan tetapi surat berharga yang diperdagangkan tidak dalam mata uang yang sama. Jejak perdagangan semacam ini telah banyak dijumpai dalam sejarah. Kesimpulannya: memberikan keringanan kepada orang yang mempunyai kekayaan lain dan memberi beban berat kepada orang yang tidak mempunyai kekayaan selain penghasilannya tersebut. “The Importance of Assets and Debts Securitization in Creating Dynamic Islamic Banking Environment”. 173. resiko yang rendah (low risk). 83 Ibid. maka uang itu tidak wajib zakat.

maka hasil seluruhnya dikumpulkan untuk mencapai satu nisab. bahwa hasil yang diperoleh dari waktu ke waktu yang tidak pernah terputus ditengah akan lengkap-melengkapi untuk mencapai nisab. Rasulullah bersabda: “Jangan menukarkan emas dengan emas dan perak dengan perak dengan kuantitas yang sama.86 Dari Rekening Lancar Tidak Diperoleh Imbalan Bank-bank Islam memperkenalkan penggunaan rekening lancar (current account). dan bila tidak ingin membelanjakannya maka 15 16 Al Hadits. Motif pertukaran adalah dalam rangka menukung transaski komersial. dengan syarat B membelinya kembali pada masa tertentu. yang tidak menghasilkan bunga uang ataupun imbalan lain-nya. Mazhab Hanbali berpendapat bahwa hasil bermacam-macam jenis tanaman dan buah-buahan selama satu tahun penuh dikumpulkan jadi satu untuk mencapai nisab. Banyak pemegang deposito bank-bank Islam yang menyelenggarakan lebih dari satu rekening termasuk deposito bank jenis konvensional. Teori. sekalipun tempat tanaman tidak satu dan menghasilkan dua kali dalam satu tahun. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 203 konvensional sudah dapat dipastikan tidak akan lepas dai faktor bunga. bukan dalam rangka spekulasi untuk mendapatkan kelebihan dari selisih valuta asing. sedangkan bila seluruh gaji itu dari satu waktu itu dikumpulkan akan cukup senisab bahkan akan mencapai beberapa nisab. yaitu mengumpulkan gaji atau penghasilan yang diterima berkalikali itu dalam waktu tertentu. karena kedua penghasilan tersebut adalah buah-buahan yang dihasilkan dalam satu tahun.a. Kedua. diriwayatkan mempunyai dua cara dalam mengeluarkan zakatnya:16 1) Az-Zuhri berpendapat bahwa bila seseorang memperoleh penghasilan dan ingin membelanjakannya sebelum bulan wajib zakatnya datang. Berdasarkan hal itulah zakat penghasilan bersih seorang pegawai dan golongan profesi dapat diambil dari dalam setahun penuh. Oleh karena itulah ketentuan setahun diberlakukan dalam zakat. Op. sama halnya dengan jagung yang berbuah dua kali. Semoga pendapat-pendapat sebagian ulama fikih yang menegaskan bahwa harta penghasilan wajib zakat dan cara mengeluarkan zakatnya seperti yang diterangkan mereka. hlm. 182. . Fakta adalah bahwa para pemerintahan mengatur gaji pegawainya berdasarkan ukuran tahun. Namun mereka dapat menggunakan buku induknya untuk menarik uang dari cabang-cabang bank Islam yang bersangkutan atau dari beberapa bank Islam lainnya. Ibid. maka mereka tidak diberi buku cek. tapi tukarlah emas dengan perak menurut yang kamu sukai”. Oleh karena itu dalam aplikasinya pertukaran harus dilakukan secara tunai (bai’ naqd). maka sebagai solusi dalam persoalan ini. Cara Pengeluaran Zakat Harta Penghasilan Ulama-ulama salaf yang berpendapat bahwa harta penghasilan wajib zakat. Karena bank Islam sebagai lembaga keuangan yang turut serta dalam memfasilitasi perdagangan internasional. perdagangan valuta asing dapat diqiyaskan kepada emas dan perak. jika pendapatan bersih setahun itu mencapai satu nisab. op. Disini timbul kemungkinan yang kedua. Begitu juga halnya kebanyakan para pegawai dan pekerja. Harga atas pertukaran itu dapat ditentukan berdasarkan kesepakatan antara penjual dan pembeli. dapat membantu kita dalam menetapkan kebijaksanaan wajib zakat atas penghasilan pegawai dan golongan profesi tersebut. Para ulama fikih itu juga berbeda pendapat tentang penyatuan hasil tanaman dan buah-buahan antara satu dengan yang lain dalam satu tahun. di mana (misalnya) A setuju membeli barang dari B. cit. Cit. Muhammad Nejatullah Siddiqi. Yusuf Qardhawi. Dan prinsip menjual barang yang tidak dikuasai secara mutlak adalah tidak dibenarkan dalam transaksi valutas asing ini. Para nasabah memanfaatkan rekening semacam ini untuk pembayaran transaksi rutin. meskipun dibayarkan perbulan karena kebutuhan pegawai yang mendesak. yaitu transaksi perdagangan barang dan jasa antar negara. namun nasabah berhak mencabut rekeningnya dengan segera. riwayat Abu Bakar. Juga harus dihindari jual beli bersyarat. sama halnya dengan syarat-syarat bagi nasabah pengguna dana bank. di mana masing-masing pihak harus menerima masing-masingmata uang pada saat yang bersamaan.85 Investasi Berjangka (Deposito) Pembayaran kepada pemegang deposito (investasi berjangka) di bank Islam juga berdasarkan pada asas "mudarabah" atau bagi hasil. Jika buahbuahan tersebut menghasilkan dua kali dalam setahun. maka hendaknya ia segera mengeluarkan zakat itu terlebih dahulu dari membelanjakannya. Dalam transaski berjangka harus dilakukan dengan pihak-pihak yang mampu menyediakan valuta asing yang dipertukarkan.. namun karena bank-bank Islam tidak ikut serta dalam peraturan clearing bank-bank komersial konvensional. r. Karena di dunia Islam sebagian besar transaksi dilakukan dengan 84 85 membebaskan kebanyakan golongan profesi yang menerima gaji beberapa kali pembayaran dan jarang sekali cukup nisab dari kewajiban zakat. begitu juga menurut pandangan ahli perpajakan modern. Kita menemukan ulama-ulama fikih yang berpendapat seperti itu dalam kasus nisab pertambangan.84 Aktivitas perdagangan valuta asing harus benar-benar terbebas dari ribda dan gharar. 86 Ibid.15 Atas dasar ini dapat kita katakan bahwa satu tahun merupakan satu kesatuan menurut pandangan pembuat syariat. Zainul Arifin.158 Ekonomi Islam: Sejarah.

karena tanaman merupakan penentu kehidupan manusia. dari yang terendah nilainya yang dihasilkan tanah seperti gandum. Setidak-tidaknya mereka akan menerima imbalan atas uang tabungannya pada bank Islam itu. Tetapi bagaimanapun juga. kadang-kadang pada saat-saat tertentu seperti advokat dan kontraktor serta penjahit atau sebangsanya. Terdapat juga bermacamnnacam deposito berjangka seperti yang terdapat pada koperasi pembangunan rumah di Inggris. dan mereka hanya memelihara rekening lancar pada lembaga-lembaga itu. gaji. Cit. Ini adalah pendapat yang benar. Ibid.90 87 88 Al Hadits. Tetapi menurut ketentuan wajib zakat atau penghasilan itu bila masih bersisa di akhir tahun dan cukup senisab. karena mereka bermaksud untuk membina lembaga-lembaga yang dapat menyediakan bermacam-macam jasa bank sebagai pengganti jasa yang disediakan oleh bank-bank konvensional. sehingga mengurangi risiko para pemegang deposito. yang digunakannya untuk transaksi mata uang asing serta untuk urusan lainya. Besar itu sama dengan dua puluh misqal hasil pertanian yang disebutkan oleh banyak hadis. oleh karena itu bank Islam tidak perlu bersaing dengan lembaga lainnya untuk memperoleh deposito. berarti kita 13 14 pembayaran tunai maka tidak adanya fasilitas buku cek.202 Ekonomi Islam: Sejarah. Ini bukanlah tujuan pihak pemrakarsa gerakan bank-bank Islarn. Tetapi barangkali pembuat syariat mempunyai maksud tertentu dalam menentukan nisab tanaman kecil. sekarang ini banyak dipikirkan untuk menyediakan fasilitas semacam itu. sedangkan yang tidak mencapai nisab tidak terkena. 90 Ibid. Dengan demikian penghasilan yang mencapai nisab seperti gaji yang tinggi dan honorarium yang besar para pegawai dan karyawan.88 Membuka Rekening Pada Bank Islam Merupakan Kewajiban Moral Banyak orang Islam yang menganggap bahwa membuka rekening pada bank Islam adalah suatu kewajiban. Ibid. Yang paling penting dari besar nisab tersebut adalah bahwa nisab uang diukur dari nisab tersebut yang telah kita tetapkan sebesar nilai 85 gram emas. Karena itu bank-bank Islam dipandang sebagai pelengkap bank-bank konvesional. dengan tingkat imbalan yang lebih tinggi bagi deposito dengan jangka pemberitahuan lebih lama untuk penarikan dananya. sebagian pekerja menerima upah mereka setiap minggu atau dua minggu. dan kebanyakan pegawai menerlma gaji mereka setiap bulan.Kemungkinan ini dapat dibenarkan. atau pendapatan yang diterima. Ini lebih mendekati kesamaan dan keadilan sosial. dan bukan sebagai penggantinya. wajib berzakat.87 Dari Deposito Berjangka Diperoleh Laba Dari rekening mudarabah para investor bank memperoleh laba bank namun jika ia hendak mencabut rekening. Disamping itu juga merupakan realisasi pendapat sahabat dan para ulama fikih yang mengatakan bahwa penghasilan wajib zakatnya pada saat diterima bila mencapai nisab.89 Sesungguhnya banyak nasabah bank menitipkan dana pada bank-bank Islam di samping bank-bank komersial jenis konvensional. namun karena bank-bank Islam itu memelihara portfolio investasi yangluas. Op. . Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 159 dikeluarkan bila cukup batas nisab. Siapa yang memiliki pendapatan tidak kurang dari pendapatan seorang petani yang wajib mengeluarkan zakat maka orang itu wajib mengeluarkan zakatnya. Tetapi bila kita harus menetapkan nisab untuk setiap kali upah. Op. Karena banyak orang beriinan yang enggan membuka rekening tabungan dengan menerima bunga dari bank konvensional. Artinya. maka kehadiran bank Islam disambut dengan gembira. Teori. karena membebaskan orangorang yang mempunyai gaji yang kecil dari kewajiban zakat dan membatasi kewajiban zakat hanya atas pegawai-pegawai tinggi dan tergolong tinggi saja. maka laba bank itu tidak terlalu naik-turun seperti hal-nya pada masing-masing perusahaan yang diberi dukungan dana. 89 Saleh Kamil.14 Tinggal Satu Persoalan Lagi Orang-orang yang memiliki profesi itu memperoleh dan menerima pendapatan mereka tidak teratur. Kontrak mudharabah dan ijira turut menjamin kemantapan pendapatan bank. Memberlakukan nisab dalam setiap jumlah pendapatan atau penghasilan yang diterima. wajib dikenakan zakat. kadang-kadang setiap hari seperti pendapatan seorang dokter. Cit. maka berapakah besar nisab dalam kasus ini?13 Muhammad Ghazali dalam diskusi di atas cenderung untuk mengukurnya menurut ukuran tanaman dan buah-buahan. seperti nasabah koperasi pembangunan memandang depositonya di sana sebagai pelengkap bagi deposito banknya yang biasa. lalu bagaimana kita menentukan penghasilan mereka itu? Disini kita bertemu dengan dua kemungkinan: Pertama. ia harus memperhatikan jangka pemberitahuannya. Banyak orang memperoleh gaji dan pendapatan dalam bentuk uang. tidak akan merugikan kedudukan persaingan antara bank-bank Islam. Pendapatnya akan bervariasi sesuai dengan variasi laba bank bersangkutan. khususnya untuk bisnis di luar negeri. maka yang paling baik adalah menetapkan nisab gaji itu berdasarkan nisab uang. serta pembayaran-pembayaran yang besar kepada para golongan profesi. Yusuf Qardhawi. siapa yang mempunyai pendapatan yang mencapai lima wasaq (50 kail Mesir) atau 653 kg.

bahwa Umar bin Abdul Aziz memungut zakat pemberian dan hadiah. Harta sitaan (mazalim) ialah harta benda yang disita oleh penguasa karena tindakan tidak benar pada masa-masa yang telah silam dan pemiliknya menganggapnya sudah hilang atau tidak ada lagi. (London WIA IDW. Pandangan baru yang diterapkannya adalah pemungutan zakat dari pemberian. dan untuk menetapkan arti ”lebih” ('afw) yang dijadikan Qur’an sebagai sasaran zakat tersebut. seperti gaji pegawai dan karyawan pada masa sekarang. sedikit atau banyak. Judul Asli: ‘Islamic Business Theory and Practice: Special Report No. karena masing-masing bank Islarn tidak memandang dirinya hanya sebagai perantara. khususnya mengenai perpajakan. alihbahasa: J. banyak pengusaha yang tidak menyukai campur tangan negara yang berlebih-lebihan.92 Krisis Moneter Di lingkungan ekonomi campuran di dunia Barat. tetapi mewajibkan zakat atas harta benda yang mencapai nisab. Sedikit banyaknya keadaan ini mencerminkan rendahnya tingkat perkembangan negara-negara Islam. . atau kado. surat al-Baqarah (2) ayat 219. hadiah. diterbitkan oleh The Economist Publications Ltd. dalam rangka anggaran pendapatan dan belanja negara. sebaliknya pada tingkat ekonomi makro tindakan pemerintah dipandang wajar. (terj. Mulailah dari orang yang menjadi tanggunganmu. melainkan sebagai suatu katalisator yang dapat merukunkan umat Islam serta sekaligus menyediakanjasa-jasa yang nyata untuk membantu para nasabahnya mematuhi ajaran agama Islam. bersabda. Memang. Ia memungut zakat dari pemberian bila telah berada di tangan penerima.10 4.160 Ekonomi Islam: Sejarah. Allah berfirman. hlm. bila nasabah bank menjadi pemegang deposito me-rangkap debitur. Dengan demikian ucapan ('Umalah) adalah sesuatu yang diterima seseorang karena kerjanya. Hal itu sama dengan apa yang dilakukan oleh banyak negara sekarang dalam pengenaan pajak atas hadiah-hadiah tersebut. Cit. mereka akan berpengalaman dengan berbagai aspek keuangan Islam. Namun hal itu adalah akibat hasrat 91 Rodney Wilson. Pertimbangan semacam ini memang dipandang wajar oleh bank yang bersangkutan. lebihan dan banyak salah. Itu adalah pendapat Umar. Pemberian (u'tiyat) adalah harta seperti honorarium atau biaya hidup yang dikeluarkan oleh Baitul mal untuk tentara Islam dan orang-orang yang berada di bawah kekuasaannya.) “Bisnis Menurut Islam: Teori dan Praktek” (Jakarta: PT. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 201 Membuka Rekening Pada Bank Agar Diperbolehkan Menerima Pinjaman Sejumlah besar pemegang deposito pada bank Islam membuka rekening dengan tujuan agar mereka dapat menerima pinjaman. yang bila barang tersebut dikembalikan kepada pemiliknya merupakan penghasilan baru bagi pemilik itu. bahwa Islam tidak mewajibkan zakat atas seluruh harta benda.11 Nisab Mata Penghasilan dan Profesi Kita sudah mengetahui. "Yang lebih dari keperluan. Op. datanglah pembaharu seratus tahun pertama yaitu khalifah Umar bin Abdul Aziz. riwayat Ibnu Abi Syaibah 12 Al Qur’an. Namun biasanya bagian perbelanjaannya yang memerlukan penyesuaian. dan lain Abu Ubaid menyebutkan bahwa bila Umar memberikan gaji seseorang ia memungut zakatnya. Hal itu untuk menetapkan siapa yang tergolong seorang kaya yang wajib zakat karena zakat hanya dipungut dari orang-orang kaya tersebut. Dalam hal ini bank-bank Islam itu melayani kebutuhan pinjaman konsumen melalui lembaga "qard al-hasna" 91 —yaitu kredit konsumen bebas bunga. Ibnu Abi Syaibah meriwayatkan. Cit. 92 Saleh Kamil. Bila zakat wajib 10 11 Al Hadits. Bahkan hadiah-hadiah atau bea-bea yang diberikan kepada para duta baik sebagai pemberian. Op. Salim.” Hal itu sudah ditegaskan dalam syarat-syarat kekayaan yang wajib zakat. bersih dari hutang. baik pada waktu yang bersamaan ataupun secara berurutan. 93 Rodney Wilson.93 Di lingkungan dunia Islarn pemerintah juga rnenggunakan APBN untuk mengendalikan anggaran belanja negara. serta terbatasnya dasar perpajakannya. Teori. tip. Namun mereka tetap mengharapkan agar pemerintah memegang peranan penting dalam mengatur lingkungan perekonomian dengan menyelenggarakan kebijakan moneter serta fiskal. dalam bandingan dengan jumlah pendapatannya. 55-57. Mungkin dalam waktu singkat kegiatan itu akan diperluas mencakup penye-diaan hipotik untuk rumah oleh sejumlah bank Islam. 1988). karena tentunya bank mengutamakan para pemegang deposito dalam menyediakan dana kredit. ”Mereka bertanya kepadamu tentang apa yang mereka nafkahkan Katakanlah. Dengan demikian mereka cenderung merasa dirinya adalah warga masyara-kat keuangan Islam. United Kingdom). Umar Bin Abdul Aziz Empat periode Mu'awiyah. 12 Dan Rasulullah saw. barang sitaan. Al Hadits. bukan bagian perpajakan.T. Namun pada tingkat ekonomi mikro di masingmasing perusahaan hanya sedikit sambutan terhadap prakarsa dari negara. riwauyat Abu Said al-Khudri. 221’. Intermasa. ditarik zakatnya. serta lebih dari kebutuhan pokok pemiliknya. begitu pula bila ia mengembalikan barang sitaan.tidak bermaksud menyanggah sunnah yang tegas dari Rasulullah saw. ”Kewajiban zakat hanya bagi orang kaya.

riwayat Ibnu Abi Syaibah.200 Ekonomi Islam: Sejarah. Pada umumnya lingkungan perekonomian di hampir sernua negara Islam jauh lebih mantap dalam makna pengelolaan ekonomi negaranya. sehingga dia memberikan takwil tersebut. Krisis yang datangnya “out of the blue” (sekonyongkonyong dan tidak diketahui dari mana datangnya) dan menggoncangkan secara dahsyat hubungan rupiah dengan dollar Amerika. Yang jelas adalah bahwa Mu'awiyah mengenakan zakat atas pemberian menurut ukuran yang berlaku dalam negara Islam. yang menciptakan keseimbangan antara penawaran dan permintaan dana yang tersedia untuk pinjaman. Atau barangkali dia belum mendengar perbuatan Ibnu Mas'ud tersebut. Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad SAW. 1994). Abu Ubaid menafsirkan lain hal itu bahwa zakatnya ditarik karena memang benda itu sudah wajib dikeluarkan zakatnya waktu itu.8Hubairah sendiri sebenarnya mengakui riwayat pertama yang ditakwilkan oleh Abu Ubaid. Bank-bank konvensional yang sistem opresinya bertumpu pada sistem bunga mengalami negative spread.95 yang mengakibatkan modal bank tersebut menjadi negatif. benar-benar telah menghantam ekonomi nasional dan sendidi-sendirnya. bahkan beberapa bank di antaranya harus dilikuidasi. 8 Al Hadits. Para sahabat pernah tidak menyetujui Mu'awiyah tentang masalah lain.meski dikatakan bahwa ucapannya terlalu berlebihMoenawar Chalil. Bila Ibnu Mas'ud mengambil zakat dari pemberian lain tentu ia tidak akan mengeluarkan zakat dari pemberian yang dikenakan dari kekayaan asalnya sebesar dua puluh lima dari setiap seribu yang mungkin lebih sedikit atau lebih banyak dari seharusnya. Dan. Negative spread adalah selisih negative antara bunga yang didapat dari debitur dengan bunga yang harus dibayarkan kepada kreditur. daripada dibanyak negara Barat. 3. Bila permintaan terlampau tinggi sehingga ada bahaya akan meningkatnya laju inflasi. juga meriwayatkan demikian. Kebijakan moneter pun terbatas secara serupa. seperti zakat. dan at Tabrani. yang apabila Mu'awiyah melanggar hadis Nabi atau ijma’ yang dapat dipertanggungjawabkan. Barangkali Abu Ubaid belum mengetahui riwayat itu. Ibnu Abi Syaibah. maka para penguasa senantiasa dapat menaikkan suku bunga. dan sebagai akibatnya. karena sebelumnya sudah ada yang mengenakan zakat atas pemberian yaitu Ibnu Mas'ud sebagaimana sudah kita jelaskan. 96 Non-perfoming loan adalah kredit macet. 96 Hal tersebut terjadi karena tingkat suku bunga yang semakin tinggi. sedangkan Ibnu Syihab berada di Madinah. riwayat Imam Malik dalam al-Muwaththa dari Ibnu Syihab 7 rnencapai kemantapan perpajakan. namun banyak di antara mereka yang merasa iri atas kemantapan kestabilan ekonomi di lingkungan berusahanya pengusaha Muslim. Hal buruk yang kemudian terjadi adalah bank-bank tersebut akhirnya siambil alih oleh pemerintah (BTO). paham yang mereka anut dan refleksikan selalu bagi mereka adalah menjaga kebijakan moneter. karena bermacam-macam pajak sering menimbulkan berbagai kesulitan khas dalam suatu masyarakat Islam dan akan berpengaruh pada pemungutan pajak keagamaan khas. laju perminIbid. Mu'awiyah Malik dalam al-Muwaththa dari Ibnu Syihab bahwa orang yang pertama kali mengenakan zakat dari pemberian adalah Mu'awiyah bin Abi Sufyan. Bintang. seperti diberitakan hadis Abu Said al-Khudri sedangkan Mu'awiyah sendiri . dan at Tabrani 9 Al hadits. Teori. bukan karena diberikan. karena ia adalah khalifah dan penguasa umat Islam. Dan yang jelas adalah bahwa di zaman Mu'awiyah penuh dengan kumpulan para sahabat yang terhormat. bukan diambil karena kekayaan asal memang sudah wajib bayar pajak karena sudah lewat masa setahunnya. dilikuidasi atau direkapitalisasi. banyak Bank konvensional yang berdiri karena adanya Pakto 88 mulai berjatuhan. karena perlunya mematuhi asas-asas agama Islam. Dengan demikian permintaan akan kredit dapat ditekan secara efektif. dan berbeda pula dengan pendapat yang berasal dari Ibnu Mas'ud bahwa maksud penarikan zakat di atas adalah penarikan zakat atas pemberian Hubairah mengatakan bahwa lbnu Mas'ud mengeluarkan zakat pemberian yang ia terima sebesar dua puluh lima dari seribu.94 Krisis moneter yang terajdi di Indonesia berakibat sangat signifikan bagi industri perbankan. Kekacauan moneter ini ditambah parah dengan ulah spekulan-spekulan yang hanya mencari keuntungan bagi dirinya sendiri. Di dunia Barat. Pemotongan sebesar tertentu itu hampir sama dengan apa yang disebut oleh para ahli perpajakan sekarang dengan Pengurangan Sumber. Selain itu. khususnya adalah pengaturan naik turunnya suku bunga. Memang benar ada beberapa pengusaha yang mengeluh tentang inersia atau kelambanan di pihak pemerintah. 95 94 (Jakarta: Bulan . hal ini juga bermanfaat. 9 Barangkali yang ia maksudkan adalah orang yang pertama mengenakan zakat atas pemberian dari khalifah. karena Ibnu Mas'ud berada di Kufah. ketika Mu'awiyah memungut setengah sha' gandum zakat fitrah untuk imbalan satu sha' bukan gandum. Dalam pada itu. kredit yang tidak lagi memberikan kontribusi laba kepada bank. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 161 zakatnya. para sahabat tidak begitu saja akan mau diam.7 Penafsiran lain itu kadang-kadang dilakukan takwil serampangan yang berbeda maksudnya dengan makna yang dapat langsung difahami. bank-bank konvensional juga menghadapi masalah meningkatnya pinjaman bermasalah (nonperfoming loan). Nilai tukar (koers) dollar dengan rupiah yang nait-turun secara cepat dan tajam sehingga nilai tukar itu tidak dapat dijadikan pegangan dalam bisnis dan dalam penggunaan anggaran belanja negara. Suku bunga ini berlaku sebagai suatu mekanisme penetapan harga.

Jika pemerintah hendak mengurangi persediaan uang logam dengan menerapkan kegiatan pasaran terbuka. ia mempunyai pendapat sendiri tentang perkawinan mut'ah. Jika demikian. Kenaikan suku bunga itu akan menghasilkan imbalan yang tidak didasarkan jerih payah bagi pihak yang meminjamkan uang dengan memungut bunga. Hal ini tak dapat di-benarkan. yang banyak meriwayatkan darinya. Bila memang yang salah itu yang dimaksudkan maka ia tidak akan dipandang istimewa oleh Ibnu Abbas. Pada dasarnya hadis tersebut harus difahami menurut zahirnya tanpa penafsiran. Ia memiliki beberapa ijtihad dan tarjih yang cemerlang. para penguasa itu akan mengadakan daya upaya tegas untuk memperbaiki cacat yang telah timbul.97 Asas-asas agama Islam secara efektif menutup kemungkinan pengeluaran kebijakan moneter semacam itu. atau hanya boleh dilaksanakan dalam bentuk yang disesuaikan. yang kemudian diikuti orang-orang sesudahnya seperti Umar bin Abdul Aziz. tetapi penghambat itu tidak ada. Tentu saja mekanisme klasik ini sering kali gagal berfungsi secara efektif. maka tentu tak seorang mujtahid pun mau mengeluarkan pendapatnya. untuk menunggu pendapat ulama yang lain. Teori. namunjarang sekali penguasa moneter yang beranggapan bahwa mekanisme ini sama sekali tidak berfaedah. Sedangkan pada waktu yang bersamaan persediaan uang tabungan digalakkan—hal ini berarti turunnya tekanan permintaan. namun saya menilai pendapatnya dalam masalah ini lemah. Abu Ubaid sendiri tidak mengharuskan penafsiran tersebut mesti diumumkan.5 Abu Ubaid adalah imam dan ahli dalam persoalan zakat harta benda dan ini tidak bisa diragukan.98 Penyelenggaraan kegiatan di pasaran terbuka merupakan suatu sarana penting untuk mengatur kegiatan ekonomi di sejumlah besar negara Barat melalui pengendalian persediaan uang. Namun. kemudian mengumumkan pendapat dan ijtihad-nya bila sesuai dan tidak mengumumkannya dan bila tidak sesuai dengan ulama yang lain. Ibnu Mas'ud Abu Ubaid meriwayatkan pula dari Hubairah bin Yaryam. Bila Ibnu Abbas tidak memaksudkan demikian. Zuhri dan lain-lainnya. upaya ini secara efektif akan mengurangi jumlah permintaan dalam perekonomian negara bersangkutan. baik kepada bank. tetapi mengatakan saya duga atau saya mengira. dan dalam penutup ia mengatakan. maka saya tidak tahu apa maksud hadis tersebut. Namun masyarakat dan bank hanya akan bersedia memegang surat-surat berharga pernerintah itu bila ada Madinah menamakan tanah adalah harta benda. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 199 taan umum dalam lingkungan perekonomian akan tertekan pula. ia akan menjual surat berharga pemerintah (government securities). maka saya tidak tahu apa maksud hadis tersebut?" 6 2. terutama bila kenaikan suku bunga itu berlaku terhadap utang larna maupun utang baru. "Bila ia (Ibnu Abbas) tidak memaksudkan. riwayat Ibnu Abi Syaibah dari Ibnu Abbas al Hadits. daging himar peliharaan. Abdullah bin Mas'ud memberikan kami keranjang-keranjang kecil kemudian menarik 5 6 97 98 Saleh Kamil. Hasan. riwayat Ibnu Abbas. Op. Kaum ulama berpendapat bahwa baik orang yang berpiutang maupun yang berutang harus diberi perlindungan terhadap perkembangan di luar kekuasaannya masing-masing. yang sering saya kutip.162 Ekonomi Islam: Sejarah. namun sekali lagi metode semacam itu di lingkungan dunia Islam terlarang. karena tidak sesuai dengan apa yang difahami dengan serta merta oleh umat dan dengan apa yang difahami oleh para ulama sebelumnya. Diharannkannya riba berpengaruh pada semua transaksi bunga modal. Cit. Dengan dernikian dana tunai di tangan masyarakat akan berkurang bahkan bank pun akan memandang surat-surat berharga itu bersifat kurang cair dibandingkan dengan uang tunai. karena konsumsi pun berkurang. bila riba ditafsirkan dengan istilah sukubunga. hampir semua ulama berpendapat bahwa pengaturan naik-turunnya suku bunga dengan sengaja semata-mata hanya demi kebijakan makro-ekonomi tidak dapat dibenarkan. 3) Sahabat yang mempunyai pendapat sendiri merupakan hal yang tak dapat dielakkan. Mu'awiyah. Yang benar adalah seorang mujtahid harus mengeluarkan pendapatnya baik sesuai dengan pendapat yang lain atau tidak. Ibid. . Tujuan pemerintah adalah melayani khalayak ramai bukannya bertindak sewenang-wenang terhadap mereka. Pendapat Ibnu Abbas tersebut-bila benar-tidak bisa dibawa keluar dari zahirnya untuk disesuaikan dengan pendapat sahabat lainnya. Karena pemilikan surat berharga pemerintah itu merupakan suatujenis tabungan. atau kepada orang yang akan menggunakan uangnya untuk membeli obligasi itu. dan bila terjadi kegagalan. kecuali bila terdapat sesuatu yang menghambat pemahaman menurut zahirnya tersebut. 2) Tidak merupakan keharusan bagi seorang sahabat yang mujtahid dalam masalah-masalah yang tidak ada nash-nya. Yaitu yang telah disepakati oleh Ibnu Mas'ud. Al Hadits. perusahaan. dan lain-lain. Ibnu Abbas misalnya. Karena kenaikan suku bunga akan memberatkan beban orang-orang yang berutang. Pendapat Abu Ubaid yang menyatakan terdapat penghambat untuk menerima pengertian zahir hadis tersebut tidak dapat diterima karena: 1) Ibnu Abbas tidak pernah menyendiri dari pendapat umat. padahal mereka tidak melakukan usaha tambahan. dan hal tersebut tidak jarang terjadi dalam warisan hukum fikih kita. yang kadangkadang betul terjadi kesepakatan secara konkrit tetapi kadang-kadang tidak terjadi.

Di mana ia mentyatakan hadis tersebut shahih dari Ibnu Abbas. Pemerintah Turki merupakan penerbit terbesar dari surat berharga atau "securities" pemerintah. Tetapi Abu Ubaid berbeda pendapat mengenai itu. Sistem ini telah diperkenalkan di tahun 1983 di Arab Saudi dan berhasil baik. 115-121. di antara negara Islam yang satu dengan yang lainnya. Ibnu Abbas Abu Ubaid meriwayatkan tentang seorang laki-laki yang memperoleh penghasilan ”Ia mengeluarkan zakatnya pada hari ia memperolehnya. harta benda perolehan maupun bukan.99 Bermacam-macam kebiasaan praktik pengeluaran surat utang pemerintah. pemberian. baik dari sejenis dengan kekayaan lain yang ada padanya atau tidak. Berlaku jugakah ketentuan setahun penuh bagi zakat kekayaan hasil kerja ini? Ataukah digabungkan dengan zakat hartanya yang sejenis dan ketentuan waktunya mengikuti waktu setahun harta lainnya yang sejenis itu? Atau wajib zakat terhitung saat harta tersebut diperoleh dan susah terpenuhi syarat-syarat zakat yang berlaku seperti cukup senisab. Hal itu untuk menghindari adanya zakat ganda. riwayat Abu Ubaid dari Ibnu Abbas Rodney Wilson. Surat-surat berharga itu tersebar luas. dan tidaklah jelas mengapa pemegang surat berharga diberi imbalan. Hal itu menunjukkan ketiadaan ketentuan satu tahun bagi harta penghasilan. Di dunia Barat imbalan itu akan berbentuk bunga. namun di dunia Islam kemungkinan ini tertutup secara efektif. investasi modal. hlm. selain dari penundaan pemakaiannya—hal ini tidak dipandang sebagai alasan yang pantas untuk pemberian imbalan itu.198 Ekonomi Islam: Sejarah. dan lebih dari kebutuhan-kebutuhan pokok? Yang jelas ketiga pendapat tersebut di atas adalah pendapat ulamaulama fikih. tidak dalam nilai mata uang pemerintah Islam bersangkutan. walaupun adajuga orang asing yang memegang sebagian surat penerbitan itu. Orang menafsirkan bahwa Ibnu Abbas memaksudkan penghasilan itu berupa emas dan perak. karena eurobond dinyatakan dalam nilai dollar.101 Salah satu sarana yang telah dicoba pemakaiannya oleh beberapa pemerintah Islam untuk mengatasi kesulitan mengenai penjualan surat berharga yang menghasilkan bunga ialah surat berharga dengan diskonto di bawah nilai penebusannya. Yang kita bicarakan disini. Di bawah ini dijelaskan tingkatan kebenaran hadis-hadis tentang ketentuan setahun tersebut dan sejauh mana para imam hadis membenarkannya. Di masa yang lampau beberapa di antaranya menerbitkan surat-surat berharga yang meng-hasilkan bunga sama caranya dengan yang berlaku di dunia Barat. Lalu selisih antara harga diskonto dengan nilai penebusannya merupakan hasil untuk pemegang surat berharga itu. Loc. karena hasil yang dinyatakan sebagai diskonto sangat menyerupai bunga. Menurut saya ia sama sekali tidak mengatakan demikian karena tidak sesuai dengan pendapat umat. sebagaimana ditegaskan Ibnu Hazm. Acapkali sukubunga yang relatiftinggi ditawarkan dengan maksud me-narik calon pembeli potensial di luar ngeri. Meskipun yang terkenal banyak di kalangan para ulama fikih itu adalah masa setahun merupakan syarat mutlak setiap harta benda wajib zakat. dan obligasi dari negara-negara yang mata uangnya tidak dapat ditukarkan karena jumlahnya di luar negeri sangat sedikit. Sekalipun cara perhitungannya berbeda.. 101 Ibid. Ibnu Abbas sesungguhnya memaksudkannya zakat tanah. Mesir dan Pakistanjuga banyak me-nerbitkan surat berharga semacam itu.102 99 4 Al Hadits. maka uang yang didapat dari harga barang tersebut tidak dikeluarkan zakatnya waktu itu juga. Ibid.” 4 Demikian pula yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah. Hal itu berdasarkan hadis-hadis mengenai ketentuan masa setahun tersebut dan penilaian bahwa hadis-hadis tersebut berlaku bagi semua kekayaan termasuk harta hasil usaha. 102 Ibid. sedangkan saya (Abu Ubaid) menganggapnya tidak demikian. yang dalam perpajakan dinamakan ”Tumpang Tindih Pajak”. Harta Penghasilan Menurut Para Sahabat dan Tabi'in Harta penghasilan menurut pandangan beberapa sahabat dan Tabi’in di antaranya ialah: 1. bersih dari hutang. begitu juga seseorang menjual produksi ternak yang sudah dikeluarkan zakatnya. tetapi karena penyebab bebas. namun pemerintah Iran. seperti upah kerja. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 163 tanamannya yang sudah dikeluarkan zakatnya 1/10 atau 1/20. karena baik bank dalam negeri maupun perseorangan yang berharta tampaknya bergairah untuk membeli surat berharga dalam nilai mata uang rial Saudi. Teori. terutama di kalangan penduduk negara bersangkutan dan bankbank. yang memandang surat-surat berharga keluaran negara-negara Islam itu sebagai sesuatu yang lebih beresi-ko daripada yang dikeluarkan oleh pemerintah-pemerintah di dunia Barat atau penerbitan "eurobond" 100 oleh pernerintah negara-negara Islam. 100 . atau semacamnya. namun diskontonya berjumlah tetap. Cit. yang ditawarkan untuk pasar luar negeri kurang laris dibandingkan dengan keluaran eurobond. yang berkembang bukan dari kekayaan lain. menurut yang difahami dari perkataan Ibnu Abbas. adalah tentang ”harta penghasilan”. Pada kenyataannya dalam beberapa tahun terakhir ini pengeluaran obligasi pemerintah yang dinyatakan dalam nilai mata uang negara bersangkutan. Namun sejumlah kaum fundarnentalis Islam menaruh keberatan pada sistem semacam ini. karena penduduk imbalannya. namun tanpa membayar bunga.

Anggaran belanja itu tidak menghasilkan laba. Misalnya. dan diriwayatkan juga Umar bin Abdul Aziz. dan akibatnya anggaran belanja negara harus diselenggarakan di tingkat lebih rendah daripada yang mungkin dengan cara berlainan. bahwa ia adalah ”harta penghasilan”. Hanya uang logam mulia yang dipandang sebagai bentuk mata uang sah di Kerajaan ini sampai tahun 1950an. Sepanjang sejarah terdapat keberatan pencetakan uang kertas di beberapa negara Islam. mengalami perkembangan. Hal itu karena hubungan keuntungan dengan induknya itu sangat erat. bank sentral dapat mengendalikan persediaan uang karena kekuasaannya mengatur pengeluaran uang baru. bank sentral dapat saja mencetak uang baru. sejumlah ahli ekonomi Islam menganjurkan agar pemerintah menganut kebijakan anggaran berimbang. ”harta penghasilan” dalam bentuk uang dari kekayaan wajib zakat yang belum cukup masanya setahun. Op. namun dibiayai dengan utang pemerintah bila pendapatan dari pajak tidak menutup belanja negara sepenuhnya. Baqir. yang sudah dikeluarkan zakatnya. bila seseorang sudah memiliki satu nisab binatang ternak atau harta perdagangan. Tetapi sesungguhnya persamaan itu ada yang perlu disebutkan di sini. termasuk belanja untuk tujuan sosial. Diantara mereka adalah Ibnu Abbas. Daud. yakni kekayaan yang diperoleh seseorang Muslim melalui bentuk usaha baru yang sesuai dengan syariat agama. oleh karena terdapat halhal penting yang perlu diperhatikan. Yang menarik adalah pendapat guru-guru besar tentang hasil penghasilan dan profesi dan pendapatan dari gaji atau lain-lainnya di atas. Maka agar pemerintah tidak berutang untuk menutup defisit anggaran. yang di dalamnya terdapat ”harta penghasilan” itu. kecuali yang menentang. penguasaan mesin percetakan uang berkenaan dengan persediaan uangjauh lebih besar daripada di dunia Barat yang lebih berorientasi pada kredit. atau sematamata untuk membiayai belanja rutin pemerintah. dan kekayaan non-dagang dapat digolongkan kepada ”harta penghasilan” tersebut. . yaitu bahwa kekayaan tersebut dapat digolongkan kepada kekayaan penghasilan. jilid 4: 83 dan seterusnya al-Mughni oleh Ibnu Qudamah jilid 2: 6 Nail-Authar jilid 4: 148 Rudz an-Nadzir jilid 2. Zuhri. misalnya seseorang yang menjual hasil Ibid. pernerintah terpaksa memelihara surplus uang tunai untuk memenuhi keperluan sehari-hari. Berdasarkan hal itu. Cit. pemerintah dapat mengurangi pencetakan uang baru. Karena ketentuan wajib zakat adalah cukup nisab penuh pada awal tahun atau akhir tahun.104 Sarana Moneter yang Diperkenankan Sekalipun di negara-negara Islam terdapat masalah-masalah mengenai pelaksanaan kebijakan mengubah suku bunga serta penyelenggaraan kegiatan pasaran terbuka untuk mengatur persediaan dana tunai. Namun dengan demikian akan timbul kerugian karena kehilangan opportunity cost 103. Banyak yang diterbitkan dalam rangka operasi pasaran terbuka dengan tujuan menekan persediaan uang tunai. Sekelompok sahabat berpendapat bahwa kewajiban zakat kekayaan tersebut langsung.2 Gaji dan Upah adalah Harta Pendapatan Akibat dari tafsiran itu. Untuk menambah persediaan uang. adalah menemukan hukum pasti ”harta penghasilan” itu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 197 Maka beberapa ulama telah mengusulkan bila pemerintah hendak menerbitkan surat berharga untuk umum. Uang tunai yang berlaku di lingkungan perekonomian dunia Islam. Hasan. Namun ini akan mempengaruhi kebijakan flskal dan sangat sulit bagi suatu pemerintah untuk mencocokkan belanjanya dengan pendapatannya sehari-hari. Bank Sentral Dapat Mengatur Persediaan Dana Tunai. Saleh Kamil. serta Auza'i. dan untuk menekan pertumbuhan persediaan uang. misalnya alMuhalla oleh Ibnu Hazm. terutama di Arab Saudi. Teori. penerbitannya itu haruslah didasarkan kepada bagi hasil. bahwa mereka tidak menemukan persamaannya dalam fikih selain apa yang dilaporkan tentang pendapat Ahmad tentang sewa rumah diatas.3 Mencari Pendapat yang Lebih Kuat tentang Zakat Profesi Yang mendesak. Shadiq. adalah bahwa zakat wajib dipungut dari gaji atau semacamnya sebulan dari dua belas bulan. Bila kekayaan dari satu kekayaan. rnaka sebagian besar sarana baku mengenai kebijakan moneter dapat diterapkan tanpa melanggar ajaran agama Islam. Jadi pandangan fikih tentang bentuk penghasilan itu adalah. Pendapat-pendapat dan sanggahan-sanggahan terhadap pendapat-pendapat itu pernah ditulis dalam buku-buku yang sudah berada di kalangan para peneliti. 3 2 Ibid. Kesulitannya ialah bahwa surat-surat berharga pemerintah tidaklah diterbitkan dengan tujuan semacam itu. Ini jelas. misalnya laba perdagangan dan produksi binatang ternak maka perhitungan tahunnya disamakan dengan perhitungan tahun induknya. tanpa menunggu batas waktu setahun. maka dasar dan labanya bersama-sama dikeluarkan zakatnya pada akhir tahun. Namun dalam Al Qur'an dan sunah tidak ada larangan terhadap uang 103 104 tahun tetapi cukup pada akhir tahun. 41 dan Subul as-Salam jilid 2: 129. Ia wajib mengeluarkan zakat sesuai dengan nisab yang telah berumur setahun. Kemungkinan meminjam uangditutup. profesi. yaitu bahwa hasil penghasilan. mengingat zaman sekarang yang serba instan. Nashir. Mu'awiyah. berbeda dengan hal itu.164 Ekonomi Islam: Sejarah. Proyek-proyek pembangunan diutamakan—misal-nya— pendapatannya dikaitkan dengan proyek tertentu yang merupakan tujuan pencarian dana bersangkutan. Ibnu Mas'ud.

Abu Yusuf. 3) Besar zakatnya. Dalam hal ini. asal saja pencetakan uang kertas itu tidak disalahgunakan dengan mencetak uang secara berlebih-lebihan. sekalipun pada umumnya kurang bervariasi dibandingkan dengan yang berlaku di dunia Barat. supaya dapat jelas siapa yang tergolong kaya dan siapa yang tergolong miskin. karena hasil itu jarang terhenti sepanjang tahun bahkan kebanyakan mencapai kedua sisi ujung tahun tersebut.196 Ekonomi Islam: Sejarah. maka orangorang lebih tergoda untuk melakukan spekulasi dengan logam mulia tersebut dibandingkan dengan uang kertas. yaitu bahwa jumlah senisab itu cukup terdapat pada awal dan akhir tahun saja tanpa harus terdapat di pertengahan tahun. Cit. Ada beberapa ahli ekonomi Islam yang menyarankan agar bank sentral memberi imbalan atas dasarjumlah bulat (lump sum) kepada bank komersial yang menyerahkan dana cadangan kepada bank sentral itu. karena terdapatnya illat (penyebab). ”Penghasilan dan profesi. sedangkan rasio modal perseroan terhadap jumlah dana deposito dianggap layak pada 15%.105 Di negara-negara Islam sepertijuga di dunia Barat. Ahmad Husaini. akibatnya ialah bank-bank komersial itu harus mengurangi uang yang dipinjamkan kepada sektor swasta.yaitu 12 Junaih emas menurut ukuran Junaih Mesir lama. Muhammad Abu Zahrah dan Abdul Wahab Khalaf mengemukakan persoalan ini dalam ceramahnya di Damaskus. Kita dapat menyimpulkan bahwa dengan penafsiran tersebut memungkinkan untuk mewajibkan zakat atas hasil penghasilan setiap tahun. sekalipun benar bahwa pada zaman Nabi Muhammad tidak ada uang kertas. dan wajib dikeluarkan zakatnya bila sudah mencapai satu nisab.106 Di negara-negara Islam dana cadangan yang diserahkan kepada Bank Sentral biasanya tidak menghasilkan pendapatan. Op. seorang pekerja profesi jarang tidak memenuhi ketentuan tersebut. dan hanya sedikit di antaranya yang mengemukakan alasan bahwa logam mulia merupakan alat pertukaran yang efisien. bank-bank komersial diwajibkan menyimpan cadangan di bank sentral pada tingkat yang ditentukan oleh undang-undang negara. ”Zakat” (Damaskus: 1952) Abul A’la Maududi. Cit. mereka mengatakan. bahwa jarang seseorang pekerja yang penghasilannya tidak mencapai nisab seperti yang telah kita tetapkan. Ceramah mereka sampai pada suatu kesimpulan yang teksnya sebagai berikut: ”Penghasilan dan profesi dapat diambil zakatnya bila sudah setahun dan cukup senisab. Pendapat Para Ulama Fikih Para ahli. Ia dilaporkan berpendapat tentang seseorang yang menyewakan rumahnya dan mendapatkan uang sewaan yang cukup nisab. yang akan memungkinkan bank-bank itu menambah persediaan kredit kepada pihak perseorangan dan perusahaan. Sebaliknya bila perekonomian mengalami depresi dan bukan inflasi. khususnya bila tingkat cadangan itu ditetapkan dengan peraturan Bank Sentral. Op. kita dapat menetapkan hasil penghasilan sebagai sumber zakat.”1 Dan karena Islam mempunyai ukuran bagi seseorang – untuk bisa dianggap kaya . Ketentuan itu harus diperhatikan dalam mewajibkan zakat atas hasil penghasilan dan profesi ini. karena tidak diperhitungkan sebagai prosentase. selain masalah khusus mengenai penyewaan yang dibicarakan Ahmad. seperti Abdur Rahman Hasan. Karena harga emas dan perak tidak stabil. Imbalan ini tidak berupa bunga. Teori. yang menurut ulama-ulama fikih sah. serta penjelasan tentang pendapat yang kuat. Sejumlah bank Islarn yang menyimpan persediaan logam mulia lebih banyak dari uang kertas sebagai harta cairnya telah tahu akan risikonya. Dan logam mulia itu tidak lagi merupakan persediaan nilai yang aman seperti sediakala. dan Muhammad bahwa nisab tidak perlu harus tercapai sepanjang tahun. hal ini semata-mata karena tuntutan kegiatan mudarabah terhadap modal. Hal itu sesuai dengan apa yang telah kita tegaskan lebih dahulu. dan cara menetapkannya. karena emas merupakan persediaan dengan nilai yang kurang mantap. Dan tidak pantas untuk menganggap bahwa imbalan itu ditujukan untuk menggairahkan bank-bank komersial agar 105 106 1 Abdul Wahab Khalaf. Sejumlah ahli ekonomi Muslimin mengakui bahwa yang kertas merupakan suatu sarana yang diperlukan. maka ukuran itu harus terpenuhi pula buat seseorang untuk terkena kewajiban zakat. 2) Nisab. meskipun tidak cukup di pertengahan kertas. tidak ada yang keberatan terhadap uang kertas semacam itu. hal ini akan mengakibatkan tertekannya tingkat kegiatan ekonomi. melainkan dipandang serupa denga saldo dana tunai. Hal itu pada hakikatnya menyerupai mata penghasilan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 165 para ulama fikih pada zaman dulu dan sekarang tentang hukumnya. . Jika kita berpegang kepada pendapat Abu Hanifah. dan nisab. tapi cukup tercapai penuh antara dua ujung tahun tanpa kurang di tengah-tengah. Sehingga jelas perbedaan antara orang kaya yang wajib zakat dan orang miskin penerima zakat. besarnya. kita tidak menemukan contohnya dalam fikih. Tingkat cadangan itu umumnya lebih tinggi daripada yang diwajibkan di dunia Barat. maka permintaan uang akan dapat digalakkan dengan mengurangi cadangan wajib. yang merupakan landasan wajib zakat. Berdasar hal itu. Bila tuntutan cadangan berdasarkan undang-undang dinaikkan. Semua negara Islam menggunakan uang kertas. mazhab Hanafi lebih jelas. Tingkat cadangan yang biasa adalah sekitar 10% dari jumlah laba untuk cadangan wajib dan 20% untuk cadangan umum. Mengenai besar zakat. Cadangan itu dapat diubah sebagai bagian dari pengendalian persediaan uang. maka orang tersebut wajib mengeluarkan zakatnya ketika menerimanya tanpa persyaratan setahun.

insinyur. sekalipun sulit dibayangkan bagaimanakah caranya menetapkan ambang (threshold) ter. Ibid. Pertama. mengenai pengaruhnya terhadap kegiatan ekonomi. Sehingga menimbulkan inflasi. Kita menguraikan jawaban pertanyaan-pertanyaan tersebut dalam tiga fasal: 1) Pandangan fikih tentang penghasilan dan profesi. Teori. Batas tertinggi itu dapat direndahkan dengan tujuan melawan laju inflasi dengan mengurangi permintaan masyarakat. dan bagaimana tinjauan fikih Islam tentang masalah itu? Pertanyaan-pertanyaan tersebut perlu sekali memperoleh jawaban pada masa sekarang. ataupun honorarium. besar zakatnya. karena bila laba itu merosot.107 Di samping berlakunya syarat-syarat cadangan sepanjang hukum batas kredit paling tinggi (credit ceilings) juga dapat digunakan dalam beberapa masyarakat ekonomi Islam sebagai suatu alat pengendalian moneter. Dalam keadaan ekonomi cerah. serta pendapat B ---$€£¥--- 107 108 Zainul Arifin. labanya mungkin meningkat. dengan tangan. merupakan sesuatu yang belum dikenal oleh para ulama fikih pada masa silam. advokat. ataupun dinaikkan bila tujuannya ialah mengangkat perekonomian dari jurang resesi serta untuk memperluas lapangan kerja dan kegiatan usaha secara umum. penjahit. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 195 menambah jumlah cadangan yang merupakan kewajiban menurut hukum. Penghasilan yang diperoleh dengan cara ini merupakan penghasilan profesional. Namun akan timbul kesulitan. Yang kedua. upah. adalah pekerjaan yang dikerjakan seseorang buat pihak lain-baik pemerintah. volumenya yang besar. ataupun kedua-duanya. Penghasilan dari pekerjaan seperti itu berupa gaji. tukang kayu dan lain-lainnya.166 Ekonomi Islam: Sejarah. Bentuk-bentuk penghasilan dengan bentuknya yang modern. maupun perorangan dengan memperoleh upah. ini merupakan suatu alat efektif untuk pengendalian moneter. Oleh karena itu peraturan bagi laba cenderung lebih mendorong dari-pada memperlambat siklus konyunktur (anti-cyclical). seperti penghasilan seorang dokter. Sekali lagi: gagasan bahwa cadangan bank merupakan suatu bagian tetap dari cadangan moneter yang teratur dari bank Sentral merupakan sebab berfungsinya sistem ini. sehingga para depositor akan mendepositokan kembali sebagian labanya.hadap kredit ketika resesi. Wajibkah kedua macam penghasilan yang berkembang sekarang itu dikeluarkan zakatnya ataukah tidak? Bila wajib. yang diberikan. bila sebagian besar deposito serta pinjaman bank didasarkan kepada bagi laba mudarabah. sebagian nasabah bank akan mencabut deposito mereka. berkat kecekatan tangan ataupun otak. perusahaan. Op. berapakah nisabnya. Karena pertimbangan ini perlu ditentukan batas kredit tertinggi selama fase perluasan siklus itu. dan sumbernya yang luas itu. seniman. Cit. Pekerjaan yang menghasilkan uang ada dua macam. Dengan bertambahnya pengaruh bank-bank Islam pada sistem perekonomian. . sehingga tidak ada pilihan yang menghendaki perangsang. Sesungguhnya sepanjang cadangan bank itu merupakan bagian tetap dari dana yang dikuasai oleh Bank Sentral. Dengan demikian dana yang tersedia untuk pinjaman keperluan bisnis membengkak. supaya setiap orang mengetahui kewajiban dan haknya.108 Bagian Tiga | BAB 8 | Konsep-Konsep Ekonomi Islam Pandangan Fikih Tentang Penghasilan dan Profesi entuk penghasilan yang paling menyolok pada zaman sekarang ini adalah apa yang diperoleh dari pekerjaan dan profesinya. masalah-masalah ini akan bertarnbah nyata lagi. Sebaliknya dalam masa resesi terjadi kebalikannya. otak. adalah pekerjaan yang dikerjakan sendiri tanpa tergantung kepada orang lain.

Islam mengajarkan bahwa di dalam setiap kepemilikan pribadi terdapat hak orang lain. Islam tidak membedakan antara sarana produksi dan lainnya. “Wahai kaum buruh sedunia bersatulah!” untuk melawan kelompok-kelompok lainnya. Hak milik pribadi itu memotivasikan yang paling kuat untuk merangsang produktivitas dan meningkatkannya. Op. tetapi sekelompok manusia yang berkerja di partai dan militer yang berkuasa atas nama golongan buruh di segala bidang dan melarang sebagian besar penduduk dari segala sesuatu. Olah karena itu akhirnya penejlasan dari Karl Marx adalah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 167 | BAB 7 | Sumberdaya dalam Ekonomi Islam slam mengahargai hak milik pribadi karena merupakan konsekuensi fitrah dan termasuk bagian dari kebebasan individu (freedom). Cit. Meskipun begitu Islam juga menetapkan kewajiban-kewajiban tertentu terkait kepemilikan pribadi. termasuk di dalamnya kaum buruh rakyat kecil. I 1 Mohammad Fahim Khan. Sesungguhnya faham sosialis marxisme itu tegak di atas perang antar golongan dan mengobarkan api permusuhan antar golongan yang satu dengan yang lainnya dengan mempergunakan sarana kekerasan yang penuh pertumpahan darah.1 Padahal yang sebenarnya menang bukanlah dari kalangan buruh. selama ia memperolehnya dengan cara yang sah menurut syari’at. Teori. Sehingga pada akhirnya seluruh golongan itu hancur. tidak pula membedakan antara pemilik besar atau kecil. . kecuali satu golongan yaitu –kaum “proletar”.194 Ekonomi Islam: Sejarah.

“Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk-(Nya). Behesti. kontra revolusi.” Sebaliknya. yang diusahakan oleh banyak orang sebagai buruh saja adalah pembawaan dasar individualisme yang bertentangan dengan dasar perekonomian yang adil. Demikian juga halnya dengan air dan udara. kemudian bila mereka tidak meemgang kedua tangannya (mencegahnya) maka Allah akan menyegerakan siksa untuk mereka dari sisinya.168 Ekonomi Islam: Sejarah. dan medidik masyarakat untuk menyelamatkan orang yang berbuat kejahatan dengan lembut dan beramar ma’ruf nahi mungkar serta memperingatkan ummat apabila melihat orang yang zhalim. yang lebih menitik beratkan kepada kepemilikan bersama (kolektif). Sama saja sejak masa “Lenin” sampai sekarang. dan teror pemikiran serta berbagai pelarangan terhadap kebebsan. riwayat Ahmad dan Muslim. Lenin pernah menulis kepada salah seorang sahabatnya. Dari dasar keutamaan ini. Mereka menyembuyikan aspirasi kelompok-kelompok yang menetang sistem dan menuduh setiap kelompok oposisi sebagai sikap primitif. Ibid. Luthfi Hamidi.53 Hak milik orang-seorang atas tanah yang luas. Dan. Islam menganggap hal itu lebih mulia daripada shalat atau puasa sunnah. Dr.Cit. pengkhianat atau dengan tuduhan yang lainnya. bahwa semuanya adalah ada yang memilikinya secara abadi atau hakiki. Atas dasar asas tersebut di atas. satu kesatuan yang sangat mendasar. 53 54 M. aturan dan falsahnya tegak dinatas persaudaraan antar manusia dan mengagnggap mereka semuanya satu keluarga dan memperbaiki hubungan di antara mereka apabila terjadi ketidakberesan.2 Faham sosialis Marxis selalu diliputi oleh tekanan politik. surat ar Rahman (55) ayat10-11. merupakan cikal bakal terbentuknya sistem koperasi. 4 Al Qur’an. mengatakan bahwa urusan tanah merupakan bagian dari masalah ‘teologi. “sesungguhnya tidak mengapa membunuh tiga perempat penduduk dunia agar sisanya seperempat menjadi sosialis. Tanah adalah modal dasar. Istilah “kepemilikan kolektif” melampaui batas-batas kebangsaan dan masa. nurani manusia beranggapan makhluk manusia sebagai pemilik yang sah alami ini.’ Ia membahas tentang Teologi Tanah. Nabi saw bersabda: “jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara”. Islam ditegakan atas dasar musyawarah dan menjadikan nasihat pemerintah itu termasuk inti ajarannya. Perusahaan semacam itu sebaiknya diatur oelh koperasi. dibawah pemilikan pemerintah. Op. ia mengatakan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 193 Namun Islam. khususnya kaum sosialis. seorang pemikir Kiri Islam.Cit. atau 2 3 Indonesia yang umum memiliki rasa kebersamaan yang tinggi (gotongroyong). di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang”. Loc.3 Tanah sebagai Modal Hassan Hanafi. Teori. 4 Dan inilah yang membedakan secara mendasar antara wacana kepemilikan dalam Islam dengan faham-faham lainnya yang berkembang di dunia sekarang. utama dan penting dalam segala aspek kehidupan masyarakat yang patut disyukuri setiap insan manusia. . Maka jelaslah perbedaan antara orang yang mengajak para buruh untuk bersatu melawan yang lainnya dengan yang mangajak manusia seluruhnya untuk bersaudara dan menajlin cinta kasih sesam mereka.54 ---$€£¥--- Al Hadits.

maupun tanpa seizinnya. 7 Lihat Majma'uz-Zaumid . Abu Hanifah berpendapat bahwa seseorang tidak boleh mengelola tanah mati kecuali setelah mendapatkan izin dari kepala negara atau pemerintah. maupun secara adat kebiasaan. yaitu. Cit. Dr. sesungguhnya si Fulan telah membunuhku dengan sia-sia. hiazat6 adalah perolehan ‘jatah’ sesorang dari aset keseluruhannya. Dalam Islam ada falsafah tersendiri. atau dengan sepersepuluhnya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 169 dengan separuhnya. lalu minum air dari sebuah sungai. berdasar asas-ekonomi kerayaktan maka diupayakanlah sebuah wadah yang mempunyai dasar historikal yang jelas. Burung ini bisa dianalogikan dengan sesuatu yang dibolehkan perburuannya dan yang sejenisnya dari kekayaan daratan ataupun lautan. dalam mata rantai periwayatan-nya itu terdapat Amru bin Waqid ad-Dimasyqi Abu Hafsh bahwa ia adalah periwayat yang matruk.Cit. Teori. baik secara fltrah. Diriwayatkan oleh ath-Thabrani dalam al-Kabir (4/ 3533)... Ada baiknya di sini kami sebutkan flrman Allah berkenaan wasiat tcrhadap harta anak yatim: 'Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim. kecuali dengan cara yang lebih baik (bermanfaat) sampai ia dewasa dan penuhilah janji. Tidak boleh memperlakukannya dengan sia-sia.7 Hukum Tata Negara dan Kepemimpinan “Siapa yang mengolah (mengelola) tanah mati (tak bertuan) ma tanah itu menjadi miliknya”. berdasarkan sabda Rasulullah 'saw. pertanian. atau memiliki setelah ada perjanjian dengan penciptanya. Isyarat penting dalam hadits itu adalah dorongan mempergunakan sesuatu sesuai fungsinya. “Bukan vntvk ini saya diciptakan. yaitu koperasi. Hal itu tidaklah sulit bagi Allah. dan karenanya ‘jatah’ setiap individu ada dalam bentuk kolektif bersama jatah orang lain. Tidak boleh mengambil sumber' hewani. lalu sapi itu berbicara. Op. dalam terminologi fiqh (yurisprudensi) mempunyai nama hiazat atau kepemilikian atas sesuatu. yang memiliki kesemuannya melalui aturan ketauhidan-Nya. . Dalam hadits lain pun dikemukakan bahwa Nabi saw mengingkari orang yang mempergunakan sesuatu yang tidak sesuai dengan fungsinya. Dan ini merupakan komponen dari salah satu pilar penting pandangan sosialisme. Behesti. Hadits sangat dhaif.5 Manusia bisa memiliki sesuatu (hiazat) yang merupakan asal-usul kepemilikan atau mendahului prevalensinya. Dalam salah satu frakmentasi disebutkan bahwa. dengan sepertiganya. surat al-Israa' ayat 34 dan 18 Farhad Nomani and Ali Rahmena. sejak dahulu masyarakat Asia terkenal dengan konsep dasarnya tolong-menolong (gotong-royong). Demikian juga halnya dengan siapa yang memiliki tanah dan mengelola tanah sebagai modal dasar dalam ekonomi bisnis. Jika demikian. riwayat at-Tirmidzi dan Ahmad . dari Habib bin Muslimah dari Mu'adz. "Wahai Tuhanku. Beliau memberitahukan bahwa burung itu akan mengadu kepada Allah. dengan seperempat-nya. Produksi terdapat sesuatu yang lain yang sebut perolehan (acquisition). 8 Al Hadits. tanpa terlebih dahulu mendapatkan ian kep negara atau pemerintah. maupun barang tambang tanpa ada kemanfaatan bagi manusia. sesungguhnya janji itupasti dimintai pertanggungan jawabnya'. Apakah sapi itu berbicara dengan lisan (bahasa keadaan). la tidak membunnhku karena ada suatu kemanfaatan “. baik tanah "mati" dan "tidak bertuan". Jadi.Tanah mati menurut Imam Syafi'i adalah 5 6 52 . Manusia dipandang sebagai pengatur alam yang punya hak memanfaatkan atau mengeksploitasinya.:” Seseorang hanya boleh memiliki tanah mati (tidak bertuan) jika telah mendapatkan persetujuan dari pemerintah.. pemerataan atau distribusi pendapatan dan keadilan dalam kebersamaan ini. Jadi. maka kita melakukan kerja konsumsi. “Sementara sabda Rasulullah saw. Dalam sebuah hadits shahih dikemukakan bahwa seseorang menug-gangi seekor sapi. tetapi saya diciptakan untuk membajak sawah“. Op. 20. yaitu sama sejahtera.8 Hadits itu adalah dalil bahwa kepemilikan tanah mati ditentukan ol siapa yang mengelolanya. yang kadangkala lebih tajam daripada ucapan? Ataukah ucapan itu merupakan ucapan sungguhan. dan jangan kalian biarkan tanah itu menjadi kosong. Dan seluruh umat manusia adalah pengatur alam dan masing-masing individu mempunyai ‘jatah’-nya sendiri atau berhak berkecimpung dalam praktek hiazat guna mendapatkan keuntungan dari karunia alam. pemerintah.. tanah itu otomatis menjadi miliknya? Baik dengan izin kepala negara. atau kita melakukan aktifitas ekonomi atau kerja produktif." Rasulullah saw juga mengecam orang yang membunuh burung dengan sia-sia. hlm. sambil berkata. sebagai bagian dari khawariq (hal-hal luar biasa). Sebagai contoh wacana ini terdapat di daerah perdesaan mencakup komunitas dunia sepanjang sejarah umat manusia. nalar seluruh umat manusia adalah pengatur alam. Atas dasar kebersamaan.52 Sistem Koperasi Menurut arah dasarnya perekonomian di masa datang akan semakin jauh daripada dasar individualisme dan semakin dekat kepada kolektivisme. Al Qur’an. hlm 331. Allah. ketika anda merasa haus. Bagaiman dengan pengelolan tanah dalam pengertian luas. Dan. maka hal itu merupakan makna lahiriah dari konteks hadits tersebut.192 Ekonomi Islam: Sejarah. jilid 5.. Dan berdasrkan kolektivisme.

lalu sapi itu berbicara. Jika ketiga syarat ini telah dipenuhi. sesungguhnya si Fulan telah membunuhku dengan sia-sia. ia tetap berstatus sebagai tanah mati. sehingga menjadi pembatas yang jelas antara lahan itu dan lahan lain. hlm.338. kecuali dengan cara yang lebih baik (bermanfaat) sampai ia dewasa dan penuhilah janji. Meskipun tanah bersambung dengan tanah yang telah dikelola. tanah itu dinilai sebagai tanah yang telah dikelola. pertanian. Hal itu tidaklah sulit bagi Allah.9 Kedua. "Wahai Tuhanku. riwayat Ahmad dan Nasa'i. Ada baiknya di sini kami sebutkan firman Allah berkenaan wasiat tcrhadap harta anak yatim: “Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim. bentuk pengelolaan harus memenuhi tiga syarat. mertgalirkan air ke lahan itu. dan bentuk pengelolaan lahan basah adalah dengan menahan air darinya.. sehingga pembatasan diserahkan kepada kebiasaan yang diakui. yaitu: Pertama. 51 50 9 Al Hadits. riwayat Tirmidzi (1379). Imam Malik pendapat bahwa orang yang tinggal dekat dengan lahan itu. dan orang yang mengelolanya berhak memilikinya. Tidak boleh mengambil sumber' hewani. "Lakukanlah muzara'ah pada tanah kalian. yaitu dengan membolak-balikkan tanah yang berada di lahan itu. maka orang yang mengelola itu tetap sebagai pemilik lahan tersebut Demikian juga dengan mudharabah (salah satu bentuk kerjasama) yaitu kerja sama antara modal dengan tenaga. jika lahan ditujukan untuk dijadikan tempat tinggal." Rasulullah saw juga mengecam orang yang membunuh burung dengan sia-sia. Teori. maka hal itu merupakan makna lahiriah dari konteks hadits tersebut. Beliau memberitahukan bahwa burung itu akan mengadu kepada Allah. Lihat komentar kaini tentang hadits Ini dalam al-Muntafa at-Taghib wat Tarhib hadits no. dan jangan kalian biarkan tanah itu menjadi kosong. yang kadangkala lebih tajam daripada ucapan? Ataukah ucapan itu merupakan ucapan sungguhan. la tidak membunnhku karena ada suatu kemanfaatan “. 577.381). sebagai bagian dari khawariq (hal-hal luar biasa). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 191 seluruh tanah yang tid dikelola dan bukan pinggir tanah yang telah terkelola. Ketiga.170 Ekonomi Islam: Sejarah. karena hal itu seperti orang yang menempati suatu bangunan orang lain. maupun barang tambang tanpa ada kemanfaatan bagi manusia. Dimungkinkan pula menyewakannya dengan jumlah harta tentu sebagaimana pendapat sebagian besar ahli fiqh. adalah lebih berhak untuk menge tanah itu dari orang yang jauh. Sebagian pengikut mazhab Syafi'i berpendapat tidak tepat dengan mengatakan bahwa pengolahnya itu belum berhak memilikinya hingga ia menanam lahannya itu. maupun secara adat kebiasaan. menyebutnya secara indefinitif. sesungguhnya janji itu pasti dimintai pertanggungan jawabnya”. Dalam mengelola tanah mati mi. meninggikannya (membuat galengan sebagai tanda petak-petak lah. baik secara fltrah. Misalnya. Jika orang yang mengelola tanah uu mempekerjakan orang lain untuk menanami lahannya. tidak ada orang yang mendengarnya yang berada di tanah yang telah dikelola itu. orang yang dekat dengan lahan dan yang jauh darinya mempunyai hak yang sama. Abu Yu berkata bahwa tanah mati adalah seluruh tanah yang jika seseora berteriak dengan suara paling kuat di lahan yang paling dekat dengan lahan yang telah dikelola. mengumpulkan tanah yang mengelilingi lahan itu. Tidak boleh memperlakukannya dengan sia-sia. Apakah sapi itu berbicara dengan lisanul bahasa keadaan). Al Hadits. mengelola tanah itu. "Lakukanlah Muzara'ah pada tanah kalian. jika ia berbentuk lahan kering. Pendapat ini tidak tepat. dengan seperempat-nya. Burung ini bisa dianalogikan dengan sesuatu yang dibolehkan perburuannya dan yang sejenisnya dari kekayaan daratan ataupun lautan. . dengan sepertiganya. maka bentuk pengelolaan adalah dengan mendirikan bangunan dan atapnya di lahan itu. Karena. . atau dengan sepersepuluhnya. bentuk pengelolaan lahan yang kering adalah dengan mengalirkan air ke lahan itu. sehingga kedua macam tanah itu dapat ditanami dan dijadikan lahan pertanian. Bentuk Pengelolaan Tanah Bentuk pengelolaan tanah itu ditentukan oleh kebiasaan kar Rasulullah saw. sambil berkata. sekalipun kami tidak mengganggap kuat pendapat tersebut. Dan menahan air dari lahan itu. tetapi saya diciptakan untuk membajak sawah °. dan tidak menjadi alasan baginya untuk memiliki bangunan orang tersebut. dari pendui yang telah mengelola tanahnya. jika ia berbentuk lahan yang digenangi air. Umar bin Abdul Aziz berkata. Ahmad (3/313. kar seperti itulah suatu bangunan dinamakan tempat tinggal yang dapat dih Dan jika ditujukan untuk ladang dan perkebunan. 271-276. baik Lihat buku penulis Halal dan Haram. Umar bin Abdul Aziz berkata. Isyarat penting dalam hadits itu adalah dorongan mempergunakan sesuatu sesuai fungsinya.. Abu Hanifah berpendapat tanah mati adalah tanah yang jauh d tanah yang telah dikelola dan tidak dicapai oleh saluran air.51 Rasulullah saw telah melakukan mttzara 'ah dengan orang-orang Yahudi pada tanah di Khaibar dengan separuh hasil yang dikeluarkannya.50 Rasulullah saw telah melakukan muzara'ah dengan orang-orang Yahudi pada tanah di Khaibar dengan separuh hasil yang dikeluarkannya. baik dengan separuhnya. "Bukan vntvk ini saya diciptakan. Dalam sebuah hadits shahih dikemukakan bahwa seseorang menug-gangi seekor sapi. Jika demikian. Dalam hadits lain pun dikemukakan bahwa Nabi saw mengingkari orang yang mempergunakan sesuatu yang tidak sesuai dengan fungsinya.

Di antara bentuk syukurnya itu adalah menjaganya dari kerusakan. Teori.48 Kita telah mengetahui bagaimana Rasulullah saw meninggatkan kewajiban memanfatkan benda apapun yang terbuang. Jika seseorang telah memberikan batas-batas terhadap suatu lahan yang mati. kehancuran. Kemudian. maka para pembesar Arab Saudi mungkin menyukai pilihan yang disebut belakangan. polusi. ia boleh menjualnya. ia tetap sebagai pemilik bangunan itu. kemudian ada pihak yang dapat merebutnya dari tangan si pembeli dan mengelola tanah itu. Oleh usaha perbankan telah ditunjukkan cara melaksanakannya. namunjika ia mempunyai barang lain yang berada di lahan itu. walupun kadang kala disepelekan oleh manusia. seperti kulit bangkai domba. meskipun kemudian ada orang lain yang me-nempatinya. jika pemilik bangunan ingin menjual bangunannya itu. ulama masih memperdebatkan kebolehannya. dan tidak membuang sisa-sisa makanan ke tong-tong sampah. Dan banyak dari ulama sahabat Syafi'i membolehkannya karena saat ia telah memberikan batas-batas atas lahan itu. jika ia tidak turut bekerja mengelolanya. karena lahan itu hilang dari tangannya. hal ini dibolehkan. Makanan yang jatuh harus dibersihkan lalu dimakan sisanya. riwayat Bukhari dan Muslim dari Jabir dan Abu Hurairah. Jika seseorang telah menandakan batas-batas suatu lahan yang mati baginya. Jika tidak mampu menanamnya sendiri maka hendaknya ia merelakannya kepada saudaranya sesama muslim”. dan orang yang mengelola lahan itu menjadi sekutunya dalam kepemilikan lahan itu. Hal ini menyerupai Al Qur’an. maka ia memiliki air dan tanah mati yang terkena air itu serta pinggir-pinggirnya. Namun. karena kepemilikannya belnm permanen. ia menjadi pihak yang paling berhak atas lahan itu. Dalam masalah itu terdapat sebuah hadits: “Barangsiapa yang memiliki tanah. maka hendaknya ia menanamkannya.49 Jika penggarapan tanah dilakukan dengan sistem muzara’ah (kerjasama) maka hal ini itu pun adalah baik. Nabi saw mengingatkan untuk tidak menyia-nyiakan satu suap pun makanan. ia menjadi pihak yang paling berhak untuk mengelola tanah itu dari orang lain. Bahkan. Sementara. menjual sisa lahan yang telah ia tandai itu. dan tidak boleh dipungut kharaf darinya. padajangka panjang. orang yang mengelola itu lebih berhak dari orang yang telah memberikan batas atas lahan itu. baik karena berlebih-lebihan maupun meremehkannnya. ia boleh menjual bidang tahan yang telah diairi itu. arahan Nabi saw untuk menggarap tanah bagi orang yang mampu menanamnya sendiri. Abu Hanifah berpendapat bahwa jika ia turut bekerja mendirikan bangunan itu. Jika pemilik lahan itu ingin menjual lahannya. Imam Malik berpendapat bahwa ia boleh menjual bangunan-nya dalam semua kondisi. dan kemudian mengalirkan air ke lahan itu. 49 48 pihak yang mendirikan bangunan. atau dengan cara disewakan kepada orang muslim lainnya yang mampu melakukannya. Dan ia boleh pula menjualnya. Tanah yang dikelola adalah meiyadi tanah ma'syur (hasilnya dipungut zakat sebesar sepersepuluh/10 persen). Sementara ulama lain pengikut mazhab Syafi'i. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 171 Peran Wanita Dalam Barisan Kerja akan Bertambah Agaknya tidak dapat disangsikan lagi. setelah memancarkan dua belas mata air untuk mereka di saat ketersesatan mereka: “…makanlah dan minumlah kamu sekalian dan jaganlah kalian melampaui batas dengan membuat kerusakan”. ada dua kemungkinan. Dan. ia tidak memiliki lahan sisanya. Abu Hanifah dan Abu Yusuf berpendapat bahwa jika tanah itu diairi dengan air usyr maka . jika ada pihak yang lain merebut lahan itu dan mengelolanya. hal ini tidak boleh menurut pendapat yang zahir dalam mazhab Syafi'i. Sedangkan. tidak merusaknya atau menghancurkannya. Hal itu termasuk bagian tolong menolong antara pemilik tanah dengan petani penggarap. jika ia menjualnya. seperti pepohonan atau tanaman. seperti telah kami jelaskan sebelumnya. Karena dihadapkan dengan pilihan antara bertambah banyaknya mempekerjakan pekerja perantau atau kaum wanita. yang berpendapat boleh menjual lahan itu bahwa menilai harga tanah tersebut tidak dapat diminta kepada si pembeli. baik ia diairi dengan air usyr maupun air kharaj. ia tidak boleh menjualnya. Allah berfirman kepada Bani Israil. Manusia wajib mensyukurinya. dalam Shahih alJam’ ash-Shaghir: 6514. menurut pendapat Ibnu Abu Hurairah-salah seorang ulama pengikut mazhab Syafi'i-harga tanah itu masih dapat diminta kepada si pembeli. Kita nantikan bagairnanakah fasilitas yang disediakan oleh majikan lainnya. surat al-Baqarah (2) ayat 60. Sedangkan. Perlu disampaiakan di sini. ia boleh menjual barang-barang itu. Al Hadts. dan lain-lain yang tergolong sebagai keruskan dimuka bumi. tanpa perlu mengandalkan pekerja perantau. Imam Syafi'i berpendapat bahwa ia tidak boleh menjual bangunan itu sama sekali. Seorang muslim juga harus membersihkan piringnya dengan sendoknya. Dengan demikian. di negara seperti Arab Saudi pun peranan kaum wanita di barisan kerjanya akan meningkat. setelah ia menerimanya. Bidang Pertanian Sumber daya alam merupakan nikmat Allah kepada mahluk-Nya. jika orang yang baru memberikan batas-batas atas lahan itu ingin menjual lahan tersebut sebelum terlebih dahulu mengelolanya.190 Ekonomi Islam: Sejarah. namun ia tidak menanaminya. meski-pun ia tetap sebagai pihak yang paling berhak atas tanah itu. Namun ini adalah suatu tantangan bagi majikan pribumi dan asing untuk merancangkan sistem kerja yang memungkinkan terpisahnya kaum wanita dan kaum pria. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja. Sedangkan. bukan bangunannya. seperti harta miliknya. dan tidak dibiarkan dimakan syaitan.

sehingga ia tidak berstatus sebagai air kharaj. sebelumnya adalah tanah pertanian dan pedesaan yang berisi rumah-rumah yang ditempati. Akibatnya terciptalah kesempatan kerja bagi kaum wanita. namun sampai saat ini eksperimen di Arab Saudi tampaknya berhasil dengan baik. 47 Ibid. Penduduk Irak dan lainnya telah sepakat bahwa tanah Bashrah yang mati dan tak terurus yang kemudian dikelola adalah tanah usyr. tetapi kini wanita Saudi telah mulai dilatih untuk memegang jabatan yang lebih tinggi.10 Sebabnya adalah seperti diceritakan oleh para sejarawan bahwa air Dajlah mengalir di Dajlah yang dikenal dengan al-Ghaur. di antaranya Thalhah bin Adam berpendapat bahwa alasannya adalah karena air sungai Dajlah dan Eufrat telah menetap di Sungai alBathaih. kemudian air itu mengalir ke Sungai Dajlah Bashrah. Karena Sungai al-Bathaih adalah bukan termasuk sungai kharaj. dan bukan karena larangan agama Islam. sehingga air yang kemudian dialirkan ke lahan di Bashrah itu adalah dari air Sungai Dajlah dan Eufrat. Dan. namun akan disediakan pendidikan secara terpisah dan bukan secara membaur. Bank ini telah didirikan sebagai cabang terpisah dari perusahaan perbankan komersial terbesar di Arab Saudi. Ada dua pendapat tentang hal ini: sebagian mereka berpendapat bahwa dasarnya itu adalah karena air kharaj mengalir di Sungai Dajlah di Bashrah dan menyerap ke tanah yang dilewatinya.46 Pendidikan pun akan Diselenggarakan Secara Terpisah Sekalipun sepanjang sejarah pendidikan kaum wanita relatif lebih diabaikan di negara-negara Islam. sehingga sebagian tanah itu kembali dapat dikelola. Para pengikutnya. Dan daerah alBathaih saat ini. sedangkan tanah Bashrah diairi dari gelombang air pasang. Muhammad bin Hasan berpendapatbahwa jika lahan itu adalah tanah yang dikelola dengan pengairan dari sungai yang digali oleh manusia maka ia adalah tanah kharaj.47 46 Lihat Abu Yusuf dalam Al-Haraj. Ibid. jika diairi dengan sungai yang dibangun oleh Allah swt. Kita harus menunggu apakah gagasan bank khusus untuk kaum wanita itu akan tersebar ke negara-negara Islam lainnya. termasuk Arab Saudi. Hal itu terjadi pada tahun keenam Hijriah. dan status itu tidak mengubah status hukum air yang mengalir di situ. dan Eufrat maka ia adalah tanah usyr. Ini juga alasan yang tidak tepat. Sekalipun dapat diajukan alasan bahwa ini adalah akibat kebijakan sosialis yang dianut negara-negara bersangkutan yang mendukung paham emansipasi wanita. Dan saat anaknya. Kini pendidikan untuk kaum wanita mendapat prioritas di kebanyakan negara Islam. sehingga hukumnya terputus dari hukum sebelumnya. dan melakukan bermacam-macam jenis pekerjaan yang biasa dilakukan oleh kaum pria. ia memerintahkan untuk memperbaiki sungai itu.172 Ekonomi Islam: Sejarah. saat Raja Qabbadz bin Fairuz berkuasa sungai itujebol dan ia tidak memperhatikannya. air pasang itu berasal dari laut bukan dari Dajlah dan Eufrat Pendapat ini tidak tepat karena air pasang dari laut itu hanya mendorong air tawar itu di sungai. Anu Syirwan. oleh pengikutaya. bertempat di gedung yang berdampingan dengan cabang bank untuk kaum pria. Sedangkan. maka lahan itu menjadi tanah kharaj. sedangkan sungai-sungai yang dibangun kemudian adalah sungai yang digali oleh kaum muslimin. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 189 lahan itu menjadi tanah usyr (tanah yang hasilnya dipuiigut zakat sebesar sepersepuluh/10 persen). dan tidak perlu disangsikan bahwa wanita lulusan sekolah menengah atau perguruan tinggi paling tidak sama kemampuannya dengan rekan-rekan prianya. karena al-Bathaih di Irak telah ada sebelum Islam. bukan dari air laut yang pasang itu. berkuasa. dan sekalipun pada saat ini hanya beberapa pejabat saja yang berkebangsaan Arab Saudi. sehingga hukum tanah itu berubah menjadi tanah mati. Munculnya bank khusus untuk wanita ini berarti bahwa kaum wanita kini dapat mengurus uangnya sendiri. seperti Sungai Dajlah. Kemudian. Dengan diutamakannya pendidikan secara terpisah baik di Mesir maupun di Pakistan bertambah pulalah jumlah berisan kaum pekerja wanita. sehingga airnya meluap dan menenggelamkan bangunan-bangunan yang ada di sekitarnya. . namun ia tidak bercampur dengan air itu. Belum tentu isi dan bahan pendidikannya berlainan. dan suaminya tidak boleh menggugat harta istrinya itu. Teori. Tentang landasan pendapat Abu Hanifah diperdebatkar. karena pada lembaga pendidikan khusus untuk wanita hanya akan mempekerjakan tenaga wanita. tahun yang bertepatan dengan kejadian Rasulullah saw. dan jika lahan itu diairi dengan air kharaj. Bahkan usaha pendidikan di Arab Saudi merupakan majikan tunggal terbesar bagi kaum wanita. ataupun di gedung-gedung tersendiri. hal ini adalah akibat faktor kebudayaan. Harta warisan seorang wanita tetap menjadi miliknya menurut hukum waris Islam. termasuk Mesir dan Pakistan. bukannya berkurang. yang sampai ke Bashrah dari saluran yang lurus dan sisi-sisinya terpelihara. Semua pimpinannya wanita. di Arab Saudi. Pendapat Muhammad bin Hasan itu adalah berdasaAan landasan kenyataan bahwa Sungai Dajlah di Bashrah adalah di antara sungai yang diciptakan oleh Allah swt. Kaum wanita juga menyimpan sendiri pendapatannya. dan kebanyakan dari mereka itu adalah warga negara Palestina atau Mesir. kaum wanita berperanan penting dalam barisan kerja. mengutus Abdullah bin Hudzafah as-Sahami kepada 10 dan istri tidak mempunyai rekening lancar bersama dan masing-masing mengurus keuangannya secara terpisah. Di beberapa negara.

Mereka membangun jalan raya utama selebar enam puluh cubit dan lebarjalan-jalan lain sebesar dua puluh cubit. dan kenaikan pangkat para karyawan. halaman rumah. sehingga luas genangan air di Bathiah ber-tambah besar dan meluas. didambakan di dunia Islam. ia dapat mengumpulkan kharajyang besar. Di sana tidak terdapat keberatan terhadap nepotisme (rnengutamakan keluarga) seperti halnya di dunia Barat—bahkan ini dipandang wajar. dan sedang diselenggarakan usaha penelitian untuk rnengetahui bagaimanakah menyelenggarakan kegiatan pemerintahan sipil di kantor-kantor khusus untuk wanita.12 Pinggir Tanah Mati yang Dikelola Pinggir tanah yang dikelola untuk tempat tinggal atau ladang. dan mereka telah membuat rencana tempat tinggal bagi anggota kabilah kota itu. Abu Yusufberpendapat bahwa pinggir tanah itu adalah ukuran sampainya suara orang yang memanggil dari batasnya. bukannya wanita. landasan kesepakatan pendapat itu hanyalah karena adanya pengelolaan tanah bukan karena sebab yang lain. . demikian pula kantor dari sejumlah perusahaan besar.a. Ibid. la juga banyak mengeluarkan dana untuk mengatur sungai itu. Para sahabat telah menjadikan Bashrah sebagai kota pada masa Umar r. yang tidak pernah teijadi sebelumnya. sehingga perjalanan air di sungai itu terpelihara. namun ini tidaklah menutup kemungkinan bagi kaum wanita untuk bekerja. Sementara. Dengan upaya perbaikan sungai itu maka luas Sungai Dajlah dan Eufrat bertambah dengan drastis. tidak ada dua bangunan yang saling berhubungan. Bank khusus untuk wanita mungkin adalah gagasan Islam yang lebih inovatifmengenai pemisahan kaum wanita dari kaum pria. dan kebanyakan sekretaris adalah pria. dan tidak ada dua rumah yang saling berdempetan. Alasan yang dikemukakan oleh para sahabat Abu Hanifah bersama apa yang kami jelaskan tentang keadaan Bathaih itulah yang membuat mereka ber-pendapat seperti itu. juga oleh kenyataan para sahabat bersepakat bahwa tanah-tanah mati di Bashrah yang kemudian dikelola dan dlpergunakan. Pemisahan antara pria dan wanita dalam lingkungan kerja didambakan. malah lebih besar lagi. dan dari tanah al-Bathaih itu. Semua kantor-kantor pemerintah hanya mempekerjakan kaum pria. di Arab Saudi telah disediakan lembaga-lembaga khusus yang diselenggarakan oleh wanita untuk wanita. Biasanya suami 44 Lihat: Muhammad Abdul Aziz al-Halwi. Terpisahnya pria dan wanita baik dalam pergaulan sosial maupun dalam lingkungan kerja. Kisra sebagai utusan beliau kepadanya. seperti besar wilayah Bathaih. seperti untuk jalanannya. sehingga tanah yang tak terurus tersebut. Dan. 1999). Namun seorang majikan tidak mempunyai keleluasaan bergerak dalam soal menaikkan pangkat karyawan seperti para rekannya di dunia Barat. Hal ini memang dapat menimbulkan frustrasi di kalangan karyawan berusia muda atau yang berkemampuan tinggi. Abruiz juga banyak membuat sungai-sungai kecil yang dialirkan dari sungai itu. la berhasil mengumpulkan kharaj dan tanah al-Bathaih sebesar lima juta dirham.45 Disediakan Lembaga Terpisah untuk Wanita Kini. dan pasukan Persia sibuk terlibat dalam peperangan dengan kaum muslimin. dan saluran airnya.11 Kemudian saat Muawiyah r. 45 Ibid. sehingga dalam satu hari saja ia dapat membuat tujuh puluh sungai kecil. Abu Hanifah berpendapat bahwa pinggir tanah itu adalah tanah yangjauh darinya dan tidak dicapai oleh air. Wanita Arab Saudi pada umumnya tidak bekerja di luar rumah sendiri. Khalifah Hisyam bin Abdul Malik. Kemudian kaum muslimin datang ke Irak. Dan. Jika dua pendapat ini dipakai. namun mereka dapat mencari hiburan dengan bertawakal menurut ajaran agama Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 173 Kenaikan Pangkat Atas Dasar Masa Dinas Seorang majikan juga memikul tanggung jawab atas struktur kerja dalam perusahaannya. daripada mengecam atau berusaha mendobrak sistem hirarki perusahaan yang mantap. dan lebar seluruh gang sebesar 11 12 Ibid. sehingga saat sungai itu pecah tidak ada yang mem-perhatikannya. sekalipun dalam agama Islam tidak ada larangan bagi kaum wanita untuk bekerja.188 Ekonomi Islam: Sejarah.44 Wanita di Lingkungan Kerja Para pengusaha Barat yang untuk pertama kalinya mengunjungi Arab Saudi acapkali heran melihat pemisahan antara pria dan wanita. bukan karena jasa atau keunggulannya. Status itu terus berlangsung hingga saat ini. para pekeijayang bertanggungjawab atas sungai itu tidak dapat mengatasinya. karena kepentingan keluarga diutamakan di atas kepentingan perusahaan. menduduki jabatan kekhalifahan. menjadi berstatus tanah usyr. yaitu Kisra Abruiz. atau menerima pekerjaan berupah. Yang diutamakan ialah mengadakan perpisahan antara lingkungan pria dan wanita. ukurannya adalah dengan kadar luas yang dibutuhkan oleh tanah itu. Kenaikan pangkat pada umumnya didasarkan pada masa dinas seorang karyawan. Kemudian. Dan. ia mengangkat maula-nya yaitu Abdullah bin Darraj sebagai pemungut kharaj Irak. dan para keluarga mengharapkan agar dia diutamakan dalam soal kenaikan pangkat daripada karyawan yang bukan keluarga. menurut Syafi'i.a. Pembesar Arab Saudi lebih maju dari pemerintah Islam lainnya dalam melaksanakannya. Fatwa dan Ijtihad Umar bin Khattab (terj) (Surabaya: Risalah Gusti. Teori. pejabat yang bertugas mengumpulkan kharaj daerah itu adalah Hasan an-Nabthi dalam masa kekuasaan Khalifah Walid bin Abdul Malik. Setelah itu.

68 m. kemudian dilanjutkan dengan wilayah-wilayah 13 rnengharapkan bantuan karyawannya pada setiap saat yang dipandangnya perlu. 42 . dan seharusnya mereka tidak terlalu ketat untuk menuntut pembayaran kembali. Jika hal itu membuat efek yang buruk terhadap para penduduk yang biasa me-manfaatkan sungai itu. Jika sekelompok orang ingin membuat sungai. masing-masing orang tidak boleh saling menghalangi yang lain untuk memanfaatkan air itu. seorang majikan biasanya harus mempunyai cadangan dana cair yang cukup besar. namun pada umumnya seorang majikan lebih memilih kebangkrutan daripada rnemecat karyawannya. Sistem jaminan kesempatan kerja seumur hdiup di kebanyakan negara Islam berarti bahwa seorang majikan harus tetap menahan karyawannya.174 Ekonomi Islam: Sejarah. Tidak bisa memecat karyawan walaupun pesanan berkurang. maka jadikanlah luas gang itu selebar tujuh cubit/depa”. Pertama.58 m.80 m. Tentu saja hal ini tidak selalu bisa dilaksanakan. riwayat Bukhari dari Abu Hurairah. yaitu: air sungai. Mereka melakukan hal itu sesuai dengan pendapat yang telah mereka sepakati dan nash yang tidak boleh dilanggar. dan masing-masing boleh membuat saluran air ke ladangnya dari sungai itu. dan mata air. Kedua. Air keduanya dapat dipergunakan untuk mengairi ladang dan untuk keperluan minum. bersabda. Berarti ia akan melepaskan peluang untuk memperoleh hasil dari tambahan investasi modalnya. riwayat Bukhari.42 Agar ia dapat memberi bantuan keuangan. misalnya dengan memperluas usahanya. rencana mereka itu tidak dilarang. Bahkan kaum ulama menganjurkan agar seorang majikan menyediakan pinjaman uang bebas bunga.41 Bila seorang karyawan mengalami kesulitan keuangan. “Jika suatu kaum berselisih pendapat tentang luas gang mereka. air yang dialirkan oleh Allah swt di sungai-sungai kecil. 14 Al Hadits. Para majikan akan dihormati bila diketahui menyediakan dana cadangan darurat semacam itu. tidak dipandang sebagai sikap Islam sejati. dan Di Irak adalah sepanjang 0. dan tempa mengubur orang yang mati.43 41 Al Hadits. Op. sekalipun sebenarnya tidak ada lagi pekerjaan bagi mereka. sumur. dan mencukupi kebutuhan para penduduk tanpa ada kekurangan. Sedangkanjika tidak menghasilkan pengaruh apa-apa. Masing-masing pemilik lahan boleh mengambil air dari sungai itu untuk mengairi lahannya pada saat ia membutuhkan. Siapa yang mau boleh mengambil air dari sungai itu untuk mengairi ladangnya. seperti Sungai Dajlah dan Eufrat Kedua sungai itu juga dinamakan dengan Rafidain. majikan diharap untuk membantunya. maka hal itu patut diperhatikan. Teori. Tidak terbayangkan jika air kedua sungai itu sampai tidak mampu memenuhi kebutuhan manusia sekitarnya. dan walaupun kaum Muslimin menghargai kebebasan kehidupan keluarganya. maka rencana mereka itu dilarang. cabang dari sungai itu untuk mengairi tanah yang lain. terutama kepada anak prianya. Air sungai ada tiga macam. Basyir bin Ka'ab meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. Macam pertama: sungai yang airnya naik meninggi meskipun tidak ada dam yang menahannya. Narnun mengingat suasana kekeluargaan. Ibid. dan tidak ada pula kepentingan yang mendesak sehingga membuat orang mempertengkarkan dan mempersengketakan airnya. Seorang majikan cenderung berusaha mengatasi kesulitan jangka pendek dengan harapan bahwa dalam jangka panjang kondisi perdagangan akan membaik. perhatian seorang majikan akan disambut baik. Dan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 187 tujuh cubit. Cit. Bila seorang majikan tidak memperhatikan keluarga karyawan ia dianggap tidak sopan. jika seorang majikan memenuhi semua tanggungjawab sosialnya. 43 Ibid. Kelalaian menyediakan dana cadangan itu akan dipandang sebagai sikap tidak bertanggung jawab. Di Mesir adalah 0. Cicilan semacam itu haruslah disesuaikan dengan keadaan keuangan karyawan. Demikian pula perhatian majikan terhadap keluarga karyawan tidak ditolak melainkan disambut baik bahkan diharapkan. Tidak ada yang boleh melarang seseorang untuk cieng-ambil minum darinya dan tidak boleh pula menghalangi seseorang untuk membuat saluran air ke ladangnya dari sungai itu. dan perlu ditunjukkan sikap murah hati bila karyawan itu mengalami kesulitan keuangan terus-menerus. 14 Macam kedua: air sungai itu berkurang dan permukaan tidak naik sehingga ia baru dapat mengairi ladang penduduk setelah dibuat dam. Satu cubit/depa di Syria adalah 0. asal saja sisa upahnya tidak akan kurang dari yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pokok karyawan bersama keluarganya. maka wajarlah bila cicilan utang itu dipotong dari upah karyawan. Seorang majikan bertanggung jawab menjamin kepastian kerja bagi para karyawan. atau mereka mem-buat saluran ke sungai lain. Mengadakan "rasionalisasi" atau "penciutan" barisan pekerja semata-mata berdasarkan perkiraan atau perencanaan keuangan yang kurang menyenangkan. Maka penduduk bagian hulu sungai itu dapat menahan air itu hingga dapat mengairi ladang mereka. Tidak mungkin berusaha dalam lingkungan dunia Islam tanpa menyediakan uang cadangan itu. dan membangun pada tiap persinggahan kendaraan tempat yang luas sebagai tempat mengikat kuda-kuda mereka. dan sikapnya ini tidak menimbulkan kekesalan. yang dialirkan oleh Allah SWTdi sungai-sungai besaryang tidak dibuat oleh manusia. Dan rumah-rumah yang mereka bangun saling berdempetan. Muhammad Abu Zahrah.13 Air yang Diekplorasi Air yang dieksplorasi ada tiga macam.

Muhammad Ibn Ishaq meriwayatkan dari Abi Malik bin Tsalabah dari ayahnya. Sistem pembagian laba ini akan menghapuskan pandangan bahwa karyawan diperlakukan tidak adil dan mereka akan bekerja sekuat tenaganya untuk rneningkatkan keuntungan. 15 Ibid.186 Ekonomi Islam: Sejarah. Pertama. khususnya mengenai pendidikan anak-anak para karyawannya. Yang terputus diambil darinya apa yang tersimpan. 16 Al Hadits. yang merupakan ciri khas banyak penguasa dan pemerintah di wilayah Timur Tengah.40 Campur tangan majikan secara berlebihan di luar lingkungan kerja tidak akan diterima oleh para karyawan di dunia Barat. Bahkan seorang majikan bersedia memikul biaya perawatan rumah sakit untuk saudara para karyawan. masing-masing memiliki ukuran kebutuhan pengairan tersendiri. Monzer Kahf. para majikan Muslimin acapkali memperhatikan kehidupan karyawan di luar lingkungan kerjanya. Karena itu upah pokok itu harus cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok karyawan beserta keluarganya. sedangkan upah tidak berubah—ini adalah hal pasti yang memperburuk hubungan tenaga kerja yang sering terjadi di Barat. dan dengan demikian menekan risiko pertentangan antara majikan dengan karyawan. dari segi perbedaan tanaman yang ditanam. dari segi perbedaan waktu menanam. Teori. dan dengan penuh pengertian dia memberikan cuti kepada karyawan yang harus menjaga saudaranya yang sakit itu. karena ia bertindak dalam lingkup miliknya dengan cara yang AlHadits. masing-masing musim ini (untuk lahan tanah) mempunyai ukuran kebutuhan pengairan tersendiri. Seorang majikan 39 40 berikutnya yang dilewati sungai itu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 175 Tetapi hadiah atau bonus ini hanyalah merupakan suatu imbalan tambahan. hadits ini sahih dengan dengan adanya hadits berikutnya dalam buku ini yang menguatkannya.16 Malik berpendapat bahwa ukuran pengairan untuk daerah Buthhan juga seperti itu. karena setiap perusahaan wajib membayar upah pokok yang memadai dan upah pokok inilah yang merupakan upah yang layak. tentang ukuran air yang ditahan untuk mengairi lahannya itu. menetapkan bagi pemilik lahan yang berada di lembah Mahzur untuk menahan air di lahan mereka hingga sebatas mata kaki. maka tidak dapat ditentukan ukurannnya dengan ukuran yang ditetapkan oleh Rasulullah saw. darinya. dan tidak jarang seorang rnajikan menyediakan beasiswa dan jaminan pendidikan lain bagi anak-anak itu. dari segi perbedaan musim panas dan musim dingm. maka sikap itu tidaklah mengherankan. dari segi perbedaan kontinuitasnya dan keterputusannya. dari segi perbedaan tanah. mereka harus mengalirkan air itu kepada pemilik lahcm yang berikutnya”. begitu seterusnya hingga akhimya seluruh lahan mereka dapat diairi”. Karena biasanya majikan dan karyawan masih sekeluarga atau sesuku. maka ia tidak menanggung kerugian yang dialami oleh tetangganya itu. Tanggung jawab seorang majikan bahkan meliputi karyawan dan keluarganya. dan para karyawan tidak dapat mengandalkan uang bonus untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. kemudian setelah airyang dialirkcm ke lahan mereka itu telah mencapai ukuran mata kaki. Mereka juga memperhatikan kesehatan serta kesejahteraan para karyawan dan berusaha agar para karyawan merasa puas di lingkungan perusahaannya. karena masing-masing usia pohon mempunyai kebutuhan pengairan tersendiri. kemudian air itu mengalir ke tanah tetangganya hingga menenggelamkan tanah itu. maka mereka mengalirkan air itu kepada para pemilik lahan berikutnya. Para karyawan akan merasa tidak puas bila laba membumbung tinggi. Karena perbedaan dari kelima segi ini. di antara tanah itu cukup diairi dengan sedikit air dan ada yang harus diairi dengan banyak air. Kedua. karena masing-masing ukurannya ditentukan sesuai dengan kebutuhan. disambut dengan gembira. Ketentuan. ini bukan sebuah ketentuan umum bagi sepanjang masa dan bagi seluruh negeri. yaitu seukuran mata kaki. Ketiga. Tetapi walaupun perusahaan itu bukanlah perusahaan keluarga. Perhatian terhadap para karyawan jauh melampaui soal pembayaran upah saja. dan pada umumnya jadwal jam kerja kurang berstruktur. Ahmad dari Ubadah bin Shamit dari jalan periwayatan Ishaq bin Yahya bin Walid. demikian juga untuk pohon kurma dan pepohonan lain. Sistem bonus mencegah penghasilan laba yang berlebih-lebihan. karena mungkin karyawan itu memenuhi sebagian kewajiban si majikan. Cit. Namun laba. terutama bila mereka menganggap bahwa laba itu adalah hasil jerih payah mereka. “Nabisaw. riwayat Ibnu Majah. Jika seseorang mengairi tanahnya atau mengeluarkan airnya dari dalam tanahnya. karena penyiramanan untuk perkebunan ada ukuran tertentu.15 Sedangkan. dan tidak bertemu dengan Ubadah. Kelima. . bukan bonusnya. Op. bila dibagi-bagikan. memutuskan dalam masalah pengairan lahan darisungai bahwa para pemilik lahan yang berada di hulu sungai dapat mengairi lahannya sebelum pemilik lahan yang berada di hilir sungai. bagi salah satu jenis saja.39 Para majikan Muslimin cenderung untuk lebih bersikap kebapaan daripada rekan-rekan mereka di dunia Barat. Keempat. Namun. kemudian setelah selesai mengairi lahan msreka. Dan. hal ini sulit untuk dipahami para pengusaha Barat. la adalah periwayat yang majhul keadaannya. “Rasulullah saw. Ubadah bin Shamit meriwayatkan. sementara yang berkontmuitas diambil darinya yang dipakai. untuk itu dikembalikan kepada kebiasaan yang berlaku baginya. Sebaliknya di dunia Islam tidak ada pemisahan tegas antara jam kerja dan jam istirahat. Per-bedaan itu bisa terjadi dari lima segi. sehingga tidak ada alasan untuk memandang laba sebagai hasil dari penindasan pada para pekerja. Ini merupakan suatu sikap yang banyak mencerminkan pola dasar kebapaan informal.

sehingga seseorang tidak boleh memonopolinya. sesuai dengan urutan tertib penggunaan sungai itu. Jika mereka berselisih dalam tertib penggunaan sungai itu. sehingga upah bukan merupakan pengeluaran yang terbesar. Ibnu Qudamah al-Maqdisi. 19 Syeikh Mahmud Ahmad. Teori. Pertama. seperlima atau seper-sepuluh. masing-masing pihak men-dapatkan gilirannya yang tidak boleh diganggu oleh yang lainnya. Khususnya bagi para majikan asing sangatlah penting untuk menghindari kesan ketidak adilan. maka mereka tidak boleh mempertengkar-kannya karena banyaknya air sungai itu. Maka sungai itu menjadi milik bersama mereka. Tambahan lagi. karena itu upah yang rendah sama sekali tidak akan dapat diterirna di sana.38 Caranya. dan alat perlengkapan.17 Macam ketiga: di antara sungai ada yang digali dan dibuat oleh manusia untuk mengairi ladang yang mereka olah. masing-masing orang menggali saluran di atas tanahnya sesuai dengan kadar pengairan yang dibutuhkan mereka. Cit. tenaga kerja.18 Jika sungai itu bukan berada di Bashrah.19 Kemudian tentang pengairan dari air sungai ada tiga kemungkinan. maka sungai itu menjadi milik orang yang menggalinya dari para pemilik tanah itu. Tidak dapat tidak upah yang dibayarkan oleh majikan asing akan menarik perhatian dan akan diselidiki. Kedua. Dengan pembagian itu. Cit. Peraturan semacam inijelaslah berlaku secara tradisional di sejumlah besar perusahaan keluarga di dunia Islam. Dan mereka tidak perlu pula membendungnya karena dengan naiknya permukaan air sungai karena air pasang. Ketiga. air sungai itu akan meresap ke dalam tanah. mereka dapat mengundi nama mereka. sehingga ia menjadi miliknya. Sedangkan. Di wilayah itu perusahaan yang buruhnya berupah lebih rendah. dari alasan ini saja sangatlah tidak bijaksana bila para majikan asing itu membayar upah di bawah tingkat upah yang dibayarkan oleh para majikan dalam negeri. Seorang karyawan diharapkan lebih erat mengidentifikasikan dirinya dengan tempat bekerjanya bila diadakan pembagian pendapatan yang akan memupuk kesetiakawanan ekonomi antara para karyawan Muslimin dengan perusahaan Islamnya. sebagian besar industri modern berciri padat rnodal. namun para ulama sepakat bahwa suatu sistem bonus atau hadiah akan lebih tepat. misalnya pada Tahun Baru Islam atau pada Hari Raya Idul Fitri. Dalam keadaan semacam ini tidaklah bijaksana bila membayar upah yang rendah menurut pandangan setempat. Ibid. membagi air sungai itu dengan membuat saluran dari kayu secara memancang dan darinya kemudian dibuat lubang-lubang kecil yang disesuaikan dengan bagian air masing-masing. atau juga meletakkan alat pemompa air di situ. Op. para majikan dan para karyawannya mengencangkan ikat pinggang bersamasarna. Jika sungai ini berada di Bashrah. kemudian setelah selesai mengairi ladang-ladang itu. seperti saluran yang dibuat oleh para pemilik lahan di antara lahan mereka. maka orang kedua yang memiliki lahan itu menjadi pihak yang lebih berhak untuk menangkap ikan itu dari orang yang per-tama. Hadiah ini dapat dibayarkan setahun sekali. Dengan demikian ditekankan bahwa hadiah itu diberikan berdasarkanjiwa Islam dan akan menunjukkan bahwa perusahaan itu berpegang pada ajaran Islam. kecuali setelah mendapatkan izin dari seluruh pemilik sungai itu. saluran itu tidak dimiliki secara khusus oleh salah seorang mereka. sumber daya. mereka saling bergantian menggunakannya dalam hitung-an hari jika air sungai itu sedikit. meng-angkat airnya. karena seluruh urusan keluarga dapat berhasil atau gagal secara bersama-sama. belum tentu akan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dibandingkan dengan perusahaan yang buruhnya berupah tinggi. karena ikan itu hidup di lahan miliknya. Ma’rikat al Islam wa’l-ra’s Maliyah. 37 38 Sayyid Qutb. kemudian sungai itu dimasuki air pasang sehingga ia dapat memenuhi kebutuhan semua orang. sehingga dapat ditetap-kan siapa yang pertama dan seterusnya. Abdul Azim Islahi. sedangkan ketika keadaannya kurang cerah. dengan melaksanakan pembagian pendapatan yang berlainlainan pada setiap perusahaan. Jika di dalam air yang meluap ke lahan tetangga itu hidup ikanikan di ladangnya. Dan.37 Dukungan gagasan pembagian pendapatan sebagai imbalan kerja semakin bertambah sebagaimana yang sudah biasa terjadi secara tradisional dalam lingkungan pertanian.176 Ekonomi Islam: Sejarah. (al-Qahirah: 1966). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 185 dibolehkan. Mereka dapat mengairi seluruh ladang. baik untuk minum maupun membuat saluran darinya. sedangkan jika banyak dapat bergantian dengan hitungan jam. para karyawan mendapat bagian dari labanya. Besarnya saluran itu disesuaikan dengan hasil 17 18 tunggal mengenai wujud upah yang layak. karena mereka memiliki hak yang sama atas sungai itu. maka sulitlah untuk menggunakannya sebagai patokan yang tepat dalam menetapkan upah. orang lain tidak berhak atas sungai itu. mungkin di hari besar Islam. Ketika perusahaannyajaya. Selain itu beberapa negara di dunia Islam—khususnya negaranegara penghasil minyak—bukan merupakan lingkungan berupah rendah menurut standar Dunia Ketiga. masing-masing pihak pemilik lahan dapat memanfaatkan air sungai itu secara teratur. tetapi walaupun mengalami kegagalan mereka akan menerima santunan dari seluruh masyarakat Islam. dan setelah satu orang menggunakan gilirannya maka orang yang selanjutnya dapat menggunakannya. Op. . Cit. yaitu di negeri yang tidak ada air pasangnya. Salah seorang dari pemiliknya itu tidak boleh mendirikan jembatan di atasnya. sekalipun mereka dengan mudah bisa mendapatkan pekerjaan dengan upah yang rendah. Di sini pendapatan telah dibagi-bagi sesuai dengan proporsi masukan—misalnya. Op.

dan penggalinya memiliki hak yang setara dengan orang lain. dan mereka mempunyai hak sama atas air itu. Kedua. Teori. Lalu dibagi-bagikan secara sama kepada para pemilik hak atas air itu. namun rupanya setiap pemerintah negara Islam merasa bahwa paling tidak mereka harus mendukung gagasan upah minimum itu mengingat suasana moral yang berlaku. Utsman r. jika ia menggalinya untuk air minum bagi orang yang lewat maka air yang dihasilkan oleh sumur itu menjadi milik bersama. serta kebutuhan hewan mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan air itu.36 Meskipun dikemukakan alasan bahwa imbalan tambahan itu wajar bagi tenaga asing yang bekerja di luar tanah airnya. atau me-ngurangi jatah pengairan yang lain. Maka. Acapkali tenaga asing Barat di Wilayah Teluk Arab diberi upah yang lebih tinggi daripada yangditerima oleh tenaga pribumi. Begitu juga halnya para pemilik saluran air yang berupa talang-talang air. Karena. mendahulukan pengairan lahan setelah dia adalah memberikan penam-bahan jatah bagi hak orang lain. Abu Hanifah berpendapat bahwa pinggir sungai adalah tempat dibuangnya tanah galian sungai itu. Mereka menjadi pihak yang paling berhak atas air sumur itu. Abu YU£ 'f berkata bahwa pinggir saluran kanal adalah apa yang tidak tampak di permukaan tanah. jika air sumur itu tidak dapat pula menyuplai kebutuhan keduanya maka memberi minum manusia lebih diutamakan daripada memberi minum hewan. Jika airnya sedang surut dan tidak dapat menyuplai airyang mencukupinya. pinggir sungai yang digali di lahan yang mati ini. la juga tidak boleh menunda jatah pengairan pihak yang seharusnya mendapatkan jatah pengairan lebih dahulu. upah minimum itu dalam prakteknya hanya berlaku bagi pegawai pemerintah saja. dengan mendahulukan pintu pengairan yang belakangan.35 Namun dengan segala kelemahannya itu gagasan upah minimum tetap dipandang penting. Ibid. Andaikan upah minimum itu berlaku pula untuk sektor pertanian. air sumur itu dipergunakan untuk memberi minum hewan dan mengairi tanaman. saat mereka me-nempati suatu lahan dan menggali sumur di tanah itu untuk keperluan minum mereka dan hewanhewannya. telah mewakafkan sumur rumah. dengan demikian mereka tidak pula termasuk dalam undang-undang tingkat upah minimum itu. karena jika tidak mereka pasti akan dikecam. ditentukan oleh kebiasaan yang berlaku dalam masalah seperti itu. atau karena sulit mencari tenaga yang sama ketrampilannya di kalangan priburni. Seseorang tidak boleh menambah kadar pengairannya itu. meskipun ia boleh mendahulukan membuka pintu saluran pengairan pihak yang berada dalam urutan setelah dia.184 Ekonomi Islam: Sejarah. maka kebiasaan itu makin sulit untuk memperoleh dukungan dari pemerintah negara Islam. Pertama. Seperti kalangan Badui yang nomaden (berpindah-pindah). sekedar memenuhi kebutuhan pokok saja. Jika airnya sedang banyak. Demikian juga dengan hukum saluran kanal karena saluran seperti itu adalah sungai dalam bumi. ia tidak boleh menunda pintu pengairan yang lebih dahulu. ia menggalinya untuk pemenuhan kebutuhan airnya. Dan acapkali upah minimum itu tidak berlaku bagi semua pekerja. Selain itu sebagian besar barisan pekerja mungkin terdapat di luar dunia ekonomi formal. hal ini banyak menimbulkan kejengkelan terutama pada perusahaan Aramco. Maka seorang majikan bangsa asing tidak akan dibiarkan membayar upah di bawah batas minimum itu.34 Pemikiran tentang upah yang “layak” ditunjukkan dengan pembuatan undang-undang upah minimum di sebagian besar negara Islam. sedangkan pada wanita dan anak-anak jarang sekali dibayarkan upah minimum menurut undang-undang itu.21 Bagi para penggali sumur ada tiga kemungkinan. Para majikan bukan Muslimin sebaiknya membayar upah pada tingkat minimal itu. Selain itu untuk mengimbangi laju inflasi seringkali penyesuaian upah minimum itu dilalaikan. la mengambil air dari sumur itu bersama dengan orang lain. 36 Ibid. dan bukan sebaliknya. Secara keseluruhan gagasan upah yang layak menimbulkan masalah yang sama dengan gagasan upah “ekonomis”. . 20 21 Ibid. Op. Acapkali upah minimum itu sangat rendah. kebutuhan manusia. Cit. misalnya di Mesir zaman Nasser. untuk diambil air sungai sesuai kadar haknya.20 Sedangkan. maka akan sulit untuk melaksanakannya dengan tegas. Sementara. tidak untuk kebutuhan yang lain. Mereka harus memberikan kelebihan air itu bagi orang-orang yang butuh minum. Tidak ada satupun gagasan 34 35 kesepakatan mereka atau sesuai dengan luas lahan mereka. selama mereka berada di tempat itu. penggunaannya untuk memberi minum hewan lebih diutamakan daripada untuk mengairi ladang. menurut pendapat Syafi'i. Tidak perlu ditegaskan lagi bahwa diskriminasi yang akan menguntungkan karyawan bukan Muslimin pasti akan ditentang. dan ia menjadi penyatu saluran air itu. Abul Khair Jalaluddin. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 177 premi yang dibayarkan kepada karyawan dengan pendidikan yang lebih tinggi itu rupanya merupakan sebagian alasan mengapa orang-orang dari negara-negara Islam belajar di berbagai universitas Barat untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi. ini adalah pendapat yang baik. Diskrirninasi hanya akan dibenarkan bila menguntungkan warga negara sendiri. ia akan mengurangi sebagian hak orang lain. Dalam kasus yang ekstrim.a. Ibid. dan ia tidak boleh mendahulukan pengairan yang belakangan. sedangkan pekerja di sektor swasta tidak termasuk dalam undangundang itu. karena hal ini pasti akan memancing protes keras.

Dan jika seseorang telah tetap kepemilikannya atas sumur dan tanah pinggir sumur itu maka ia menjadi orang yang paling berhak atas air sumur itu. serta orang yang paling dahulu mencapai sumur itu menjadi orang yang paling berhak atasnya. Dan. Juga terdapat perbedaan tingkat upah yang berlaku di dunia Barat. Riwayat jasa di masa lampau dapat membenarkan dilanjutkannya pembayaran imbalan. Abu Hanifah berpendapat bahwa pinggir sungai bagi orang yang menggalinya adalah seluas lima puluh cubit/depa. seharusnya upah itu cukup untuk memenuhi semua kebutuhan pokok. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 183 Jika mereka meninggalkan tempat itu. la boleh menjualnya sebelum ia mengambil airnya. bila soal upah sernata-mata ditentukan oleh gaya ekonomi yang abstrak saja. Ulama lain berpendapat bahwa ia tidak memiliki sumur itu. Perbedaan skala gaji misalnya yang scring terjadi dijawatan pemerintah bagi golongan sarjana dan bukan sarjana yang melakukan pekerjaan sama. Sedangkan. Imam Syafi'i berpendapat bahwa hal itu ditentukan oleh kebiasaan dalam masalah itu. bahkan tidak bisa diterima. dan menurut pandangan umum tidaklah adil. penentuan ukurannya dengan akhir luas luapan air itu adalah bentuk pengukuran yang dapat dipergunakan. Abu Yusuf berkata bahwa batas pinggir sumur tempat minum unta adalah empat puluh cubit Ini adalah ukuran-ukuran yang hanya ditetapkan dengan nash. Ibid. Sebagaimana habya jika ia memiliki barang tambang. Dan. yang biasanya dikaitkan dengan soal pemerataan. jika tidak ada maka penentuannya harus dengan landasan tertentu. Para ahli falsafah Kristen termasuk Thomas Aquinas.23 Para ulama pengikut mazhab Syaf’i berbeda pendapat bahwa apakah sumur itu menjadi pemiliknya sebelum ia mengambil air dari sumur itu dan mengumpulkan airnya. Karena itu banyak orang kaya yang hidup sederhana dalam menikmati kekayaannya. dan siapa yang menggunakan air itu tanpa seizinnya terlebih dahulu maka ia dapat meminta kembali kepada orang yang telah mengambil airnya. Semuanya itu dipandang sebagai hak asasi manusia. dalam kebiasaannya mengeluarkan uang serta konsumsinya. dan 32 33 Ibid. Kedua. Itu masuk dalam kategori kebiasaan yang berlaku. yang mana sangat signifikan dalam kelangsungan suatu corperate dan pekerja itu sendiri. karena pada asalnya air itu belum memiliki status hukum.178 Ekonomi Islam: Sejarah. ia dapat mencegah orang lain menggunakannya setelah ia mengambil air darinya. Tetapi di sini soal kegiatan masa kini kurang diperhatikan. Karyawan penyandang gelar kesarjanaan akan menerima tambahan gaji. seperti juga halnya di Jepang. berlainan halnya dengan di dunia Barat. Dan. mereka dan orang lain mempunyai hak yang sama. sumur itu menjadi sumber air sehingga menjadi milik umum. Keadaan ini tidak menimbulkan rasa jengkel. . maka masyarakat Islam yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok bagi semua kaum Muslimin akan dipandang mengalami kegagalan.22 Para fuqaha berbeda pendapat ukuran besarnya pinggir sumur itu. Muhammad Baqir al Sadr. Jika ada orang yang mengalahkannya sehingga orang 22 23 memperoleh banyak dukungan politik. jika ia menggalinya untuk kepentingan dirinya dan sebagai miliknya maka penggaliannya itu belum sampai menemukan air dan kepemilikannya atas sumur itu belum diakui. maka ia menjadi pemilik apa yang terkandung di dalamnya.33 Kerisauan moral mengenai upah dinyatakan dalam tiga cara. namun memiliki kekayaan berarti bertanggung jawab sosial. kecuali penggalian sumur itu membutuhkan pengeboran. batasnya adalah bagian akhir luapan air itu. dan antara pendapatan dengan kegiatan kerja harus berkaitan. Dan pandangan itu terutama berlaku di lingkungan dunia Islam. Sebagian mereka berpendapat bahwa sumur itu menjadi miliknya jika ia tinggal di situ. Menikmati pendapatan tanpa kerja dipandang tidak bermoral. walaupun dia memakai perhiasan. Kekayaan bukanlah dosa. dari para bekas petani. Bila orang kaya memboroskan uangnya dengan berjudi. Cit. di samping segi ekonominya. ialah pertimbangan mengenai pendapatan. sebelum ia mengeksplorasinya. Abu Yusuf berpendapat bahwa luas pinggir sungai itu adalah seluas enam puluh cubit/depa. jika ia menggali-nya hingga ditemukannya air. Sedangkan. Di lingkungan dunia Islam masalah moral jauh lebih dipentingkan daripada di dunia Barat. dan inilah yang menjadi alasan untuk mengharamkan riba. Ketiga. sebelum ia mengambil airnya. Menurut pendapat umum. Ketiga. barang itu tidak dipamerkannya secara mencolok mata. Teori. soal upah adalah soal moral. Op. berarti ia telah mengelola tanah tersebut dan kepemilikannya atas lahan itu dan pinggirnya menjadi resmi. Ibid. jika ada nash yang menetapkannya maka nash itu menjadi ikutan. atau bergaya hidup yang mencolok. Sekalipun sering terdapat perbedaan tingkat pendapatan yang cukup besar. rakyat mengharapkan agar si kaya tetap dapat menjadi teladan bagi si miskin. kecual jika luapan airnya lebih luas. termasuk sandang pangan. soal pembagian pendapatan yang wajar dipandang penting. status sumur itu berubah dari milik pribadi menjadi milik umum. Jika mereka kembali dari perjalanan mereka ke sumur itu. haruslah merupakan imbalan jerih payah. yaitu: Pertama. berpegang kepada gagasan upah "layak". sebelum ia mengambil airnya. dan tempat tinggal. sumur itu menjadi miliknya setelah ia selesai menuntaskan penggaliannya. sedangkan gaji tertinggi dibayarkan kepada orang yang menyandang gelar doktor. bahkan di daerah perkotaan. Maka dengan pengeboran itu. tingkah lakunya itu dapat merusak akhlak masyarakat dan menghancurkan nilai-nilai agama Islam.32 Di dunia Barat pun banyak orang yang tidak senang soal upah sematamata ditentukan oleh faktor-faktor ekonomi saja.

pendapat Syafi'i yang meng-haruskan memberikan kelebihan itu kepada hewan bukan tetumbuhan adalah pendapat yang dipegang. serikat kerja itu menjalankan fungsi yang sangat mirip dengan serikat-serikat kerja di Eropa dan Amerika Serikat. Maka secara umum faktor-faktor penawaran dan permintaan tampaknya tidak berperanan penting. bersabda. menghukum mereka untuk membayar diyat orang itu. lalu Umar r. 31 Adiwarman A Karim. dan aimya secara pasti menjadi miliknya maka ia boleh menggunakannya untuk memberi minum gembalanya. gerakan buruh di sini jauh kurang kuat dibandingkan dengan di dunia Barat. yaitu: Pertama. Meskipun demikian di beberapa negara Islam. Dan jika menimbulkan kerugian. biasanya di negara-negara Islam secara keseluruhan. baik bagi tanaman maupun bagi hewan-hewan gembala itu. Kedua. Kehadiran serikat kerja di sana merupakan suatu perkembangan yang relatif baru. Sering terjadi pertentangan rnengenai hubungan perkotaan-pedesaan. ia tidak harus mem-berikannya. Ini adalah hadits Muttafaq 'alaih.24 Hasan meriwayatkan bahwa seseorang mendatangi para pemilik air dan meminta diberikan minum. Karena sejumlah besar negara Islam tetap merupakan masyarakat pra-industri. Danjika sumuryang lainjuga milik pribadi maka masing-masmg kedua pemilik sumur itu harus memberikan kelebihan airnya kepada orang yang datang ke sumurnya. Kenyataan ini memberikan kesan bahwa lingkungan perekonomian di sana kurang berperanan dibandingkan di negara-negara perindustrian yang sudah maju. Hadits sahih diiriwayatkan oleh Imam Syal’i dalam Musniuhsya (382) dariAbu Hurairah. Jika setelah selesai mencukupi kebutuhannya terhadap air miliknya dan air tersebut masih bersisa. Sedangkan. menurut mazhab Syafi'i. sehingga sistem keuangan Islam tidak akan rusak. Jika sumur itu secara hukum telah menjadi milik pribadinya. . Cit. agar dalam menggiring hewan gembala itu ke sumurnya tidak menimbulkan kerugian. hewan itu dilarang untuk Ibid. ia tidak harus memberikannya kepada orang lain. Jika ia telah menimbanya. ia harus memberikan air itu untuk memberikan minum kepada hewan gembala. Mungkin banyak alasan untuk keadaan semacam ini.182 Ekonomi Islam: Sejarah. dan masih belum jelas apakah faktor-faktor itu akan berpengaruh besar di segi penawaran walaupun dapat mempengaruhi sisi permintaannya. Keempat. Teori. kelebihan air tersebut salurannya bersambung ke padang gembala. maka pertentangan golongan ala Marx merupakan gagasan asing. bukan tanaman dan tetumbuhan. Land reform telah menjadi pokok persoalan yang lebih besar daripada nasionalisasi industri di banyak negara Islam. kelebihan air di dalam sumur. diantarnya ialah: Pertama. Namun pada umumnya hubungan ketenagakerjaan tidak dilihat dari sudut konfrontasi antara para majikan dan karyawan. jika hewan itu telah cukup diberikan minum dari salah satu dua sumur itu maka kewajiban bagi pemilik sumur yang lain menjadi gugur. maka Allah swt akan menahan orang itu untuk mendapatkan kelebihan rahmat-Nya pada hari kiamat”. namun mereka tidak memberikannya hingga mati. mengairi ladangnya. Banyak pekerja di kota yang merasa bersyukur dapat melepaskan diri dari kerja keras mulai fajar sampai senja dengan upah kecil di sektor pertanian. kecuali di Mesir. Abu Zinad meriwayatkan dari A'raj. dan gembala-gembala itu digiring ke sumur umum. situasi makroekonominya lebih mantap. 25 24 Ibid. dan Turki. ulama yang lain berpendapat bahwa ia harus memberikannya kepada hewan. kecuali bagi orang yang amat membutuhkan untuk minum. Kedua. dan 30 itu dapat mengambil air dari sumurnya maka ia tidak dapat meminta kembali air itu. pohon kurmanya. dan upah ditinjau kembali setiap 34 tahun. Dan. Di banyak negara Islam gagasan kenaikan upah secara tahunan tidak ada. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 179 internasional. Jika tidak dekat dengan padang gembala. yaitu Abu Ubaidah bin Jartsunah berpendapat bahwa kelebihan air yang ia nuliki itu tidak harus diberikan kepada hewan dan tetumbunan. seperti misalnya hasrat anggota keluarga lebih muda. dan mereka sudah merasa senang dengan upah rendah yang diterimanya di kota. “Siapa yang menahan kelebihan air untuk mengairi pepohonan.a.30 Tampaknya penyesuaian upah pun jarang terjadi di lingkungan dunia Islam. ia berkata bahwa Rasulullah saw. Melihat itu. Ketiga.25 Pemberian kelebihan akan air ini dinilai dengan empat syarat. dan peranan serikat kerja itu pun berbeda dari yang biasanya diharapkan pengusaha Barat. Op. yang sudah ada urbanisasi buruh yang cukup besarjumlahnya. para penggembala itu tidak mendapatkan sumur yang lain.31 Penyesuaian masalah upah jarang dipandang sebagai suatu masalah politik dan kebanyakan karyawan tidak memandang para majikan sebagai suatu golongan yang bertentangan. bukan tetumbuhan. Sebagian hal ini menunjukkan usaha yang bersungguhsungguh untuk memelihara kestabilan fiskal. dan laju inflasinya punjarang meningkat sampai angka 1 ke atas. Jika mereka mendapatkan sumur umum yang lain. Jika air itu tidak berlebih dari kebutuhannya maka ia tidak harus memberikan airnya kepada orang lain. yang ingin mandiri dalam hal ekonomi di usia muda sebagaimana akan diperolehnya bila rnereka merantau ke wilayah Teluk Arab. dan pohon-pohon miliknya yang lain. dibandingkan dengan di dunia Barat. mobilitas itu mungkin tidak didasarkan oleh faktor upah. Seriientara. dari Abu Hurairah. Salah seorang peng-ikutnya. pemilik sumur itu tidak harus memberikan air kepada para penggembala itu. Bahkan dalam hal ini pun. dan kebencian pekerja lebih diarahkan kepada para tuan tanah di pedalaman daripada ke para pengusaha perindustrian. yang jika tidak diberikan minum dapat menyebabkan kematiannya.

ia boleh meminta bayaran atas air yang ia berikan itu. yang memang kurang diteliti kecuali soal keuangannya. tetapi kurangnya mobilitas tenaga kerja dan struktur upah nampaknya kurang lentur dibandingkan dengan di dunia Barat. 29 Ibid. hlm 104. Sungguh sulit untuk menentukan ciri-ciri kebiasaan kerja di dunia Islam. di dunia Islarn sendiri kehilahatanya faktor-faktor mikro dan rnakro ekonomi nampaknya kurang berperanan dalam soal penetapan upah. Perbedaan yang kita sadari. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 181 digiring ke sumur itu. jika salah satu syarat yang empat itu tidak terpenuhi. melestarikan deferensial. Farhad Nomani and Ali Rahmena. dan tarif upah yang berlaku di negaranegara yang kurang makmur dalam lingkungan dunia Islam. namun ketentuan-ketentuan itu pun dapat ditafsirkan secara berlain-Iainan. dan bukan merupakan perbedaan yang diakibatkan oleh faktor-faktor keagamaan. bahkan dalam karya penelitian. Masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai soal hubungan ketenagakerjaan. dan yang manakah yang merupakan kebiasaannya saja. sekalipun banyak perbedaan etnik dan kebudayaan. Hanya dalam hal yang disebut belakangan inilah perbedaan upah dapat menyebabkan migrasi 27 28 Ibid. dan munculnya perusahaan industri skala besar di dunia Islam merupakan suatu gejala yang relatif baru. Pakistan. antara perusahaan yang satu ke perusahaan lainnya. Rodney Wilson. Op. Teori. ia tidak boleh menjual air itu dengan tanpa ada ukuran tertentu yang pasti. Sesungguhnya tidaklah mudah.27 Memang dalam Al Qur'an dan sunnah kurang banyak bahan-bahan yang khusus mengatur soal ketenagakerjaan. tidak akan terjadi perpindahan kerja untuk mengisi kekurangan itu.29 Dan. dengan timbangan atau takaran. . dalam agama Islam banyak hukum-hukum kegiatan ekonomi termasuk hubungan ketenagakerjaan. Malaysia. dan tampaknya jarang dilakukan tindakan efektifter hadap karyawan yang tidak saja mengabaikan tugasnya sendiri. Tetapi kenyataannya. baik negara 26 Islam maupun negara yang bukan Islam. deminikian pula dengan pemogokan sedangkan para karyawannya tampaknya lebih mengidentifikasikan dirinya pada perusahaan tempatnya bekerja. mungkin hanya mencerminkan perbedaan perkembangan perburuhan di negara-negara industri bersangkutan. Hal tersebut jarang terjadi di Eropa Barat atau di AS. Para penggembala boleh meminta minum dari kelebihan air itu. Namun. kecuali dalam hal adanya perbedaan upah yang sangat besar. tetapi lebih menyerupai keadaan di Jepang. iklim perekonomian umum sering lebih dipentingkan daripada faktor-faktor mikro ekonomi. dibandingkan dengan yang menyangkut segi lain dari kegiatan ekonomi.28 Bahkan di dunia Barat pun tidak ada kriterium yang diterima umum mengenai cara penetapan upah. dan mempertahankan jumlah upah bersih (take-home pay) dalam hitungan nilai uang yang nyata. Maka pelaksanaan hukum Islam serta falsafah ekonomi Islam dalam bidang perusahaan skala besar merupakan suatu perkembangan yang relatifbaru pula. toleransi terhadap karyawan yang tidak bekerja giat. dianggap biasa. untuk mengetahui pentingnya faktor-faktor keagamaan dan undang-undang ketenagakerjaan Islam. Maka diusahakanlah penyelesaian soal upah yang akan mengimbangi laju inflasi. dengan ukuran tertentu. hewan-hewan gembala atau sekadar kecukupan mengairi. baik untuk tenaga ahli. lot. Namun kenyataan ini tidak dapat dijadikan bukti bahwa ciri-ciri keserupaan itu bersumber pada agama Islam. tetapi juga rnengganggu rekan-rekannya yang ingin melakukan tugasnya dengan giat. misalnya. Bagi pengusaha Barat keadaan pasar tenaga kerja tampaknya sangat berbeda dengan di negerinya sendiri. Nabi Muhammad hidup di lingkungan masyarakat pra-industri. dan ia haram untuk meminta harga atas air yang ia berikan itu. dibandingkan dengan yang telah berlangsung dalam bidang penelitian lainnya. acapkali mengherankan seorang pengamat Barat. Turki. Memang dalam hukum syari'at ada beberapa ketentuan mengenai perlakuan terhadap karyawan. Cit. Segi positifnya ialah jarang terdapat keresahan industri. dalarn masyarakat negara penghasil minyak di wilayah Teluk. Rupanya upah tidaklah berfungsi sebagai isyarat pasaran efektif. Bangladesh. dan Indonesia yang membenarkan diadakannya peraturan umum (generalization) mengenai soal ketenagakerjaan di negara-negara tersebut.cit. Sebaliknya. ataupun perbedaan jenis pekerjaan yang satu ke jenis lainnya.180 Ekonomi Islam: Sejarah. Teori ekonomi neo-klasik yang konvensional menyatakan bahwa upah ditentukan oleh interaksi antara penawaran dan permintaan di pasar tenaga kerja.26 Pekerja/ Sumberdaya Manusia Walaupun dalam beberapa tahun belakangan ini teori keuangan Islam banyak diperhatikan di dunia Barat. Jika keempat syarat ini terpenuhi maka pemilik sumur harus memberikan kelebihan air itu. Bagi seorang pengamat dari luar syarat-syarat kerja itu tampaknya agak serupa dengan di negara-negara Dunia Ketiga. namun sesungguhnya. antara kebiasaan yang terdapat di Amerika utara dan Eropa barat. Dan. Iran. Bekerja pada suatu perusahaan seumur hidup. dan masalah penyelesaian upah masih merupakan masalah yang sangat kontroversial dalam kepustakaan ekonomi moderen. yang timbul akibat ajaran againa Islam. Tetapi banyak kemiripan dalam kebiasaan ketenagakerjaan di negara-negara Arab. misahya seukuran minum. Kurangnya mobilitas tenaga kerja. Ini berarti jika ditawarkan upah yang lebih tinggi sebagai akibat kekurangan tenaga kerja. maupun yang tidak ahli.