You are on page 1of 232

Arsitektur Sistem Komputer

TERMINOLOGI
mengenai fungsi logika suatu sistem tanpa menyebut tipe komponen yang digunakan.

Arsitektur :

TERMINOLOGI
mengenai susunan komponen yang digunakan utk membangun suatu sistem  konfigurasi.

Organisasi:

TERMINOLOGI Komputer :
sistem yang terdiri dari 3 bagian utama yaitu CPU, Memory, & I/O

DIAGRAM BLOK SISTEM KOMPUTER

CPU

I/O
LINGKUNGAN
DMA (Direct Memory Access)

(ENVIRONTMENT)

MEMORY

KOMPUTER

(Central Processing Unit) (bagian pemrosesan utama)

CPU

Berfungsi :
memroses, mengolah, memanipulasi
data

MEMORY
sistem yang berfungsi :

mencatat, mengingat, merekam,

menyimpan data dalam suatu
selang waktu  sangat pendek s/d sangat panjang

I/O (Input / Output)
Sistem yang berfungsi :

melewatkan data

masuk dan atau keluar
CPU / komputer.

ERA KOMPUTER MEKANIK (1623 – 1945)
1623 : Wilhelm Schickard (1592 – 1635) profesor Universitas Tübingen, merancang & membangun mesin hitung mekanik pertama dengan kemampuan operasi aritmatika kali (x), bagi (:), tambah (+), & kurang (-).

1642
Blaise Pascal (1623 - 1662), Filsuf/Ilmuwan Perancis, merancang / membangun

mesin hitung mekanik
dua fungsi otomatis (+) / (-)

memiliki 2 set roda angka W & W’, masing masing terdiri dari 6 roda

(W5 W4 W3 W2 W1 W0) & (W5’ W4’ W3’ W2’ W1’ W0’)

*Roda W sebagai
Register Accumulator *Roda W’ sebagai

Penambah / Pengurang
*Setiap roda memiliki angka dari 0 s/d 9.

1671
Gottfried Leibniz (1646 – 1716)

Filsuf/Matematisi Jerman,

membangun mesin hitung
4 fungsi otomatis

(x), (:), (+), (-).
Penyempurnaan dari mesin Pascal.

1823
Charles Babbage (1792 – 1871), dari Inggris merancang mesin differensial untuk membuat tabel matematis fungsi polinomial derajad 6 bilangan 20 digit.

Tidak terealisir,
dihentikan th 1842 karena teknologi mekanik belum mampu dan Babbage berambisi

membuat mesin analitis.

1834 : Babbage merancang mesin analitis terdiri dari The Store dan The Mill,
menggunakan kartu berlubang

untuk operasi dan variabel

Kartu variabel untuk operasi The Mill {(x), (:), (+), (-)} & menyimpan data operand serta hasil operasi

Tidak pernah terealisir

Kartu berlubang diciptakan oleh Jaquard untuk program pola tenunan pada mesin tenun

Diagram blok mesin analitis rancangan Babbage
The Mill Arithmetic Logic Unit Data
The Store Memory Inmormation Printer And Card puncher

Instruction Operation card Program Variable card

1837 - 1853 Georg Scheutz (1785 – 1873)

orang Swedia,
merancang mesin differential untuk mengelola polinomial

derajad 3 bil 15 digit.
Terealisir tahun 1853.

1850-an
George Boole (1815 –1864) Menciptakan aljabar Boole (Boolean Algebra)

Mengelola bilangan biner (0 & 1)
Operator dasar : AND, OR, NOT Operator kombinasi : NAND, NOR, XOR, XNOR

1885 : D. E. Felt (1862 –1930) orang Amerika Merancang dan membuat comptometer, kalkulator pertama yang menggunakan tombol tekan untuk memasukkan baik data maupun instruksi dan hasilnya dicetak di kertas.

1890

Herman Hollerith (1860 – 1929), orang Amerika, menemukan mesin tabulasi menggunakan kartu berlubang untuk pengurutan dan tabulasi data numerik yang jumahnya besar.

1896 : Herman Hollerith
mendirikan perusahaan
Tabulating Machine Company memproduksi mesin tabulasi rancangannya.

1911 Perusahaan Tabulating Machine Company merger dengan beberapa perusahaan menjadi Computing-TabulatingRecording Company.

1924
Perusahaan Computing-Tabulating-

Recording Company berubah menjadi International Business Machine (IBM).

1906: Lee de Forest (1873 – 1961) menemukan tabung radio trioda (tabung hampa) untuk : 1. penguat suara 1 atau 2 tingkat 2. membangun saklar elektronik berkecepatan jauh lebih tinggi dibanding saklar mekanik 3. membangun memory biner berkecepatan sangat tinggi

3 jenis Multivibrator
1. Monostable Multivibrator memiliki 1 keadaan stabil 2. Bistable Multivibrator memiliki 2 keadaan stabil 3. Astable Multivibrator
tidak memiliki keadaan stabil

1. Monostable Multivibrator
Keluaran ON Diberi rangsangan  OFF Rangsangan diambil  ON Keluaran OFF Diberi rangsangan  ON Rangsangan diambil  OFF

Memiliki 2 keadaan stabil Flip-Flop

2. Bistable Multivibrator
Keluaran ON Diberi rangsangan  OFF Rangsangan diambil  OFF
Keluaran OFF Diberi rangsangan  ON Rangsangan diambil  ON

Tidak memiliki keadaan stabil

3. Astable Multivibrator

Begitu diberi catu daya, maka keluarannya akan berganti ganti ON dengan OFF

a). Tabung Radio Trioda +
Kisi

Anoda

++
R

_

Katoda

C

LSP
MIC R C

b). Penguat 1 tingkat dengan 1 trioda

Penguat 2 tingkat 2 trioda
++
R C LSP MIC R C R C R

Penguat 2 tingkat dengan feed back tak sengaja, timbulkan efek khusus disebut multivibrator
++
R
C LSP R

MIC

R

C

R

C
Kabel feed back tak sengaja

Multivibrator flip flop yang dapat digunakan sebagai penyimpan (memory) data biner 1 bit
++
ON OFF

R C C

OFF ON

R

C

R

R

C

1938 : Konrad Zuse,
orang Jerman, merancang & membangun komputer mekanik Z1, mengelola bilangan biner

1941 : Konrad Zuse,
merancang & membangun komputer elektro-mekanik Z3

koma mengambang *Komputer pertama yg dikendalikan program *Untuk merepresentasikn bit bit, digunakan saklar elektro-mekanik.

*Mengelola bilangan biner

1937: Howard Aiken (1900 – 1973), Fisikawan Harvard, merancang, membangun komputer elektromekanik atas dasar ide Babbage
Automatic Sequence Controlled Calculator

Program disimpan di kartu operasi & kartu variabel 1939 disebut Harvard Mark I, beroperasi 1944

Harvard Mark I
mengelola bilangan decimal
Menggunakan
Memory roda angka decimal,

kapasitas 72 bil decimal 23 angka.

Instruksi Harvard Mark I A1 A2 OP
A1 & A2 : register penyimpan operand A2 : register tujuan hasil operasi OP : jenis operasi, (x), (:), (+), (-) Mengalikan bilangan 10 digit selesai dalam 3 dt

Tabel Era Komputer Mekanik (1623 – 1945)
TH PENEMU / MESIN KEMAMPUAN x ; : ; + ; + ; x ; : ; + ; INOVASI TEKNIK 1623 Wilhelm Schickard 1642 Blaise Pascal 1671 Gotfriet Leibniz 1827 Charles Babbage / Difference Engine 1834 Charles Babbage / Analytical Engine 1941 Konrad Zuse / Z3 1944 Howard Aiken / Hardvard Mark I Tidak otomatis Otomatis Penyempurnaan mesin Pascal Tabel Fungsi linomial Otomatis (tidak terealisir) Komputasi serba guna (tidak terealisir) Komputasi serba guna Dikendalikan program Komputer Serba Guna Biner Pertama Komputasi serba guna Komputer Serba Guna Decimal Pertama

ERA KOMPUTER ELEKTRONIK (1945 - ?) Perbedaan komputer mekanik dan komputer elektronik
KOMPUTER MEKANIK 1.Kecepatan komputasi dibatasi oleh inersia (kelembaman) bagian bagian mesin yg bergerak KOMPUTER ELEKTRONIK 1.Kecepatan komputasi tidak diba-tasi oleh inersia (kelembaman) bagian bagian mesin yg bergerak

2.Transmisi informasi secara 2.Transmisi informasi dilakukan mekanik oleh roda gigi, tuas, oleh elektron, tidak ada dll tidak praktis dan tidak bagian bagian mesin yang awet bergerak

Akhir 1930-an : John Astanasoff, dari Iowa StateUniversity, membuat mesin khusus menggunakan tabung hampa trioda untuk menyelesaikan persamaan linier simultan.

1943 – 1946 :
John Mauchly & J. Presper Eckert Universitas Pensylvania, membimbing pembuatan komputer elektronik serba guna pertama ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Calculator). Konsultan : John von Neumann.

Menggunakan 18000 trioda,
Berat 30 ton. Beroperasi 1946 Perkalian bil 10 digit

diselesaikan dalam 3 µdt.
Utk membuat tabel balistik otomatis

di
U.S.Army Ordonance Departement

Memory Accumulator Elektronik,
masing masing mengelola

bil decimal 10 digit bertanda
Pada satu accumulator, angka disimpan di counter yg

terdiri dari 10 flip-flop trioda yg
membentuk rangkaian tertutup

Angka i (i = 0 s/d 9) digit ke m (m = 1 s/d 10), disimpan pada flip-flop ke i dari counter cincin accumulator ke m.
Flip-flop ke i dari counter ke m tsb dalam keadaan on, sedang 9 flip-flop lainnya off

Sebuah accumulator menyimpan bilangan 2513084196
nomor cincin 10
0
1 2 3 4

9
0
1 2 3 4

8
0
1 2 3 4

7
0
1 2 3 4

6
0
1 2 3 4

5
0
1 2 3 4

4
0
1 2 3 4

3
0
1 2 3 4

2
0
1 2 3 4

1
0
1 2 3 4

no mor
F L I P F L O P

5 6
7 8 9

5 6
7 8 9

5 6
7 8 9

5 6
7 8 9

5 6
7 8 9

5 6
7 8 9

5 6
7 8 9

5 6
7 8 9

5 6
7 8 9

5 6
7 8 9

1945
John von Neumann (1903 – 1957),

Matematisi dari Hongaria, memperkenalkan konsep Komputer Program Tersimpan

sebelum dieksekusi, baik data & instruksi harus disimpan dulu di memory utama

Electronic Discrete Variable Computer

diterapkan pada EDVAC

mengelola bilangan biner 1k kata = 1024 kata

Memory utama : Mercury-Delay-Line Kapasitas: 1 k kata (data, instruksi)

Memory kedua : kawat magnetik, 20 k kata Beroperasi : 1951

EDVAC memakai rangkaian aritmatika & logika biner serial Instruksi :
Aritmatika, I/O, Percabangan Berkondisi.

Instruksi Aritmatika :
A1 A2 A3 A4 OP

OP : Jenis Operasi (x ; : ; + ; -)
A1 & A2 : Alamat Operand A3: Alamat penyimpan hasil operasi

A4: Alamat Instruksi yg akan
dieksekusi berikutnya

Instruksi Percabangan berkondisi

A1 A2 A3 A4 C

Apabila
bil di alamat A1 ≥ bil di alamat A2
Instruksi di alamat A3 dieksekusi,

apabila tidak,
Instruksi di alamat A4 dieksekusi.

Instruksi I/O : A1 m,n A3 A4 C m : Arah transfer data n : Alamat kawat memory-kedua Apabila m = 1, kata kata di alamat A1, A1+1, A1+2, ……, A3, ditransfer ke kawat n Apabila m ≠ 1, kata kata di kawat n ditransfer ke alamat alamat A1, A1+1, A1+2, ……, A3.

1946 : John von Neumann at all merancang komputer program

tersimpan IAS di Princeton
Institut for Advance Studies,
memory utama Random Access CRT

menggunakan rangkaian elektronik untuk mengelola data biner paralel

(kata per kata)

Akhir 1940-an  awal 1950-an MIT
(Massachusetts Institute of Technology)

membangun Whirlwind I, komputer pertama yang menggunakan memory utama inti ferit

Manchester University membangun komputer ATLAS

memperkenalkan konsep
* One Level Storage
sekarang disebut Virtual Memory

* Register B
sekarang disebut Register Indeks

1947 : Eckert & Mauchly
mendirikan perusahaan
Eckert-Mauchly Computer Corporation

1951 meluncurkan UNIVAC

Universal Automatic Computer
menggunakan memory utama Mercury Delay Line dan memory-kedua Magnetic Tape

1953 : IBM meluncurkan
komputer program tersimpan

elektronik tipe 701, komputer IBM pertama dari

seri 700 yg sangat panjang

1947 : William Sockley, John Bardeen, & Walter Brattain,
menemukan transistor dari bahan semi konduktor Ge Memiliki 3 kutub
dari Bell Laboratory,

Bisa bekerja pd tegangan 12 Volt.

Emittor, Base, dan Colector

Transistor ini disebut juga transistor bipolar Ada dua jenis : PNP dan NPN Transistor dapat digunakan utk membangun memory elektronik berupa flip flop menyimpan data 1 bit bit = binary digit

++ PNP B C NPN R C C R

B

C
E

ON OFF

OFF ON

E

C : Colector E : Emittor B : Base

R

C

C

R

Gambar skema Transistor PNP dan NPN

Multivibrator flip flop transistor bipolar

1964 : Ditemukan CMOS-FET (Complementery Metal Oxide Semi Conductor Field Effect Transistor) Dapat digunakan untuk memory elektronik
Address line Drain D Source S Gate G

(a) Transistor CMOS-FET

C

T

Data line

(b) Memory 1 bit jenis CMOS-FET

Multivibrator flip flop yang dapat digunakan sebagai penyimpan (memory) data biner 1 bit
++
ON OFF

R C C

OFF ON

R

C

R

R

C

Komputer yang digunakan saat ini adalah

Komputer Elektronik Digital
yang menganut Konsep

Komputer Program Tersimpan Berorientasi Byte.
dan

Elektronik 
menggunakan rangkaian elektronik Digital  data yang diolah harus data biner

Komputer Program Tersimpan  sebelum dieksekusi, data & instruksi harus disimpan dahulu di memory utama. Berorientasi Byte  satuan data  Byte (8 bit).

Dalam keadaan ”OFF”, sebuah sistem komputer tetap menyimpan Program Aplikasi yang dimilikinya di dalam Hard Disk, Flash Disk, dll (di dalam Memory Kedua /Secondary Memory)

Agar supaya Program Aplikasi tersebut dapat digunakan (dieksekusi), maka terlebih dahulu harus ditransfer / di ”LOAD” ke Memory Utama, yaitu ke dalam RAM.

Prosedur standard yang digunakan untuk melakukan Transfer / LOAD program adalah dimulai dari PROMT pada DOS, yaitu dengan menggunakan perintah LOAD ”nama Program”

Tetapi karena pada umumnya Komputer yang ada selalu menggunakan Program Paket Windows, maka proses Transfer / LOAD program Aplikasi tersebut tak tampak.

Proses Transfer / LOAD tersebut sepenuhnya dilakukan oleh Windows. Pengguna cukup mengaktifkan (KLIK ) Icon (Shortcut) atau langsung pada nama File di mana file tersebut disimpan.

Dengan memanggil nama File yang akan dieksekusi, yaitu dengan cara ”KLIK” nama File, Windows akan melakukan Transfer / LOAD Program kemudian diikuti dengan File yang akan dieksekusi.

Perangkat Lunak terdiri dari
Instruksi dan Data
Instruction Stream Data Stream

CPU

MEMORY

ERA & GENERASI KOMPUTER ELEKTRONIK

Era Komputer Elektronik 1945 sampai kapan belum diketahui

Berdasar teknologi memory, ada 4 generasi,
I  1945 – 1955 II  1955 - 1965 III  1965 - 1975 IV  1975 - ?

Generasi I

1945 – 1954 Menggunakan teknologi
tabung hampa

Arsitektur computer generasi I
Arithmetic Logic Unit

Secondary Memory Unit

Tele-typewriter

Main Memory
Card Reader Program Control Unit Printer and Card punch Input Output Equipment

Central Processing Unit (CPU)

Central ProcessingUnit Arithmetic Logic Unit

AC

MQ
Input Output Equipment

Arithmetic Logic Circuits

DR
Instruction & Data

IBR

PC Main Memory M

IR

AR

Control Circuit

Control Signal

Address

Program Conrol Unit

Arsitektur komputer IAS

CPU memiliki Register Tabung Hampa berkecepatan tinggi.

Komputer IAS prototipe komputer serbaguna

Memory Utama  12 2 (4096) kata. panjang kata 40 bit. 2 jenis kata :  Kata Bilangan  Kata Instruksi

Bit Data (39 bit)
0 1 2 3 ----------------------------------------------------------39

Bit Tanda

(a) Kata Data.

Instruksi Kiri (20 bit) OP Code Address

Instruksi Kanan (20 bit) OP Code Address

0-------7-8--------------------19 20-------28--------------------39

(b) Kata Instruksi

Dua aspek Organisasi IAS
menyimpan Operand & Hasil Operasi. Alamat Register tercakup dalam OPCODE

1. Register di CPU

2. Di Memory Utama, Instruksi-2 disimpan di alamat2 yang hampir berurutan, sesuai urutan eksekusinya (alamat Instruksi berikutnya) = (alamat Instruksi yg sedang dieksekusi) + 1  alamat Instruksi berikutnya tereliminir dari Instruksi.

(KOMPUTER GENERASI PERTAMA)

KOMENTAR UNTUK IAS

1. Modifikasi alamat blm efisien.
Untuk ”restart” program asli yg tidak dimodifikasi harus

di”reloaded” ke memory utama.
2. Blm ada fasilitas LINK program

3. Aritmatika koma mengambang tidak diterapkan, karena ”cost” perangkat keras tinggi
4. 2 Instruksi dalam satu kata menyebabkan kerumitan kendali program dan jumlah set Instruksi meningkat.

5. Set Instruksi dititikberatkan pada komputasi numerik,  Logika pemrograman dan hal

Nonnumerik menjadi sulit.
6. Instruksi I/O dianggap tidak penting.

BAHASA (PROGRAM KOMPUTER) PADA SAAT AWAL

Awalnya, Bahasa (Program) Komputer disebut Bahasa Mesin (Instruksi & Operand), ditulis dalam Bilangan Biner di Memory Utama.

Tambahkan isi memory alamat 7 pada isi Accumulator
0011 1011 0000 0000 0111
Operation Code Address

ditulis di Memory Utama di alamat bukan 7

Awal 1950-an diperbaiki menjadi ADD XI Disebut Symbolic programming sekarang Assembly Language (Bahasa Rakitan) Disebut juga User Program

User Program tidak dalam bentuk Kode Biner  tidak dapat dibaca oleh Mesin Agar dapat dibaca oleh Mesin, User Program diterjemahkan ke Bahasa Mesin menggunakan Program Sistem khusus yang disebut Assembler

Tabel 1.1 : Generasi Bahasa Komputer

HW   SW
GENERASI 0 GENERASI 1 GENERASI 2 GENERASI 3 GENERASI 4 GENERASI 5 GENERASI 6

Mikro Progam

Bahasa Mesin Ditulis dlm bentuk bil. biner

Bahasa Assembli

Compiler

Interpreter

Program Paket
WP WS LOTUS123 MS WORD MS EXCEL
POWER POINT SMART WORK

Voice Recognizer

Bukan SW, bukan HW SW yg dikemas dlm bentuk rangkaian elektronik (Firm ware)

MV A,B

atau
untuk meringkas, ditulis dlm bentuk bil. hexa decimal

LD B,C
ADD A,B DEC C

dll

ALGOL COBOL FORTRAN PASCAL PL1 C PROLOG

BASIC

komputer dengan suara

Memerintah

FOX PRO FOX BASE VISIO

dll

dll

Bahasa tingkat tinggi Bahasa tingkat rendah (high level language) (low level language) Bahasa Pemrograman (Programming Language) Makin dekat ke mesin

Program Paket (Packet Program) Makin dekat ke manusia

Generasi II

1955 – 1964
Menggunakan teknologi Transistor diskrit

Central ProcessingUnit
AC MQ

I/O Equipment Magnetic Drum Storage Magnetic Disc Storage

Printer Card Reader

Arithmetic Logic Unit

Drum-Disc Control Unit

Magnetic Tape Storage

DR
Operator’s Console Index Register XR(1-7)

I/O Processor (Channel)

I/O Processor (Channel)

IBR
Index Address

Memory Control Unit (Multiplexer)
I/O Processor

IR

AR

PC

Core Memory M

Control Circuits

Control Signals

Arsitektur Generasi II

Ciri Komputer Generasi II 1.Menerapkan Flip Flop Transistor Bipolar Diskrit 2.Memory : Inti Ferit dan Drum Magnetik 3.Menerapkan Register Indeks & Perangkat Keras Koma Mengambang

4. Menerapkan Bahasa

Pemrograman Tingkat Tinggi
ALGOL, COBOL, & FORTRAN 5. Menerapkan I/O Processor

6. Menerapkan ”System Software”
Subroutine Libraries, Compiler,

dan Batch Monitors.

3 jenis Kata Komputer IBM 7094
Bit Data (35 bit)
0 1 2 3 ---------------------------------------------------------- 35

Bit Tanda

(a) Kata Bilangan Koma Tetap
Bit Mantise (27 bit)

Bit Pangkat (8 bit)

0 1 2 3----------8 9 --------------------------------------------- 35

Bit Tanda

(b) Kata Bilangan Koma Mengambang

0--------------------------------------- 21------------------------35

OP Code

Address

c) Kata Instruksi

Instruksi Komputer IBM 7094
1. Transfer Data Aritmatik Koma Tetap

2. Aritmatika Koma Mengambang
3. Logika (Nonnumerik) 4. Modifikasi Register Indeks

5. Percabangan
6. Kendali Input Output (I/O)

Instruksi IO
1. Kendali Perangkat IO 2.Transfer Data
3.Kendali IOP.

Tiga Tahapan Proses operasi IOP
1.Saat CPU mengeksekusi program dan menemui Instruksi I/O, CPU menginisialisasi operasi I/O

*Instruksi menyatakan perangkat IO dihubungkan dengan IOP c untuk operasi Input atau Output

*CPU juga menyatakan : Alamat a di Memory Utama adalah alamat awal Program IO yg dieksekusi oleh IOP

2. CPU mentransfer nama perangkat IO d dan alamat awal program IO a ke IOP c

3. IOP c mengeksekusi program IO & bila operasi IO terhenti baik normal ataupun tidak, register status SR diset sesuai keadaan dan sinyal interupsi dikirim ke CPU

Generasi III 1965 – 1974

1.Transistror Diskrit diganti IC
2.Memory inti ferit diganti IC

3.Menerapkan Teknologi Microprogramming

4. Pemrosesan Paralel Pipelining, Multiprogramming,

& Multiprocessing
5. Dikembangkan Metode Pembagian otomatis penggunaan prosesor dan ruang memory

Generasi IV

1975 – ?

1. Mempergunakan LSI
2. Menggunakan CMOSFET untuk RAM

3. Mathcoprocessor untuk menangani perhitungan yg
relatif rumit

Bermunculan 4. Program Paket 5. Jaringan Komputer (Network )

Di dalam sebuah Sistem Komputer terdapat Perangkat Lunak :
1. Operating System (OS) atau Sistem Operasi 2. Program Aplikasi 3. Data Base (Basis Data)

Beberapa Sistem Operasi :

1. DOS (Disk Operating System) 2. LINUX 3. dll

Windows adalah sebuah sistem perangkat lunak yang bekerja di bawah sistem operasi DOS (under DOS). Jadi pada hakekatnya Windows bukan sebuah Sistem Operasi, melainkan sebuah Program Paket.

Komputer saat ini bisa menyimpan file file yang berisi data Gambar, Suara, Text (Dokumen), dan Record. Jadi ada 4 jenis File yang bisa disimpan oleh Komputer, yaitu File Gambar, Suara, Text (Dokumen), dan Tabel.

Di dalam Sistem Komputer, File file membentuk sebuah Data Base (Basis Data). Jadi Basis Data terdiri dari beberapa File. Ada 4 jenis File, yaitu File

Gambar, Suara, Text (Dokumen), dan Tabel.

Khusus file yang berisi data dalam bentuk Record, ternyata kalau disusun, record record tersebut akan membentuk sebuah Tabel yang sangat rapi. Sehingga beberapa Vendor menyebut File jenis ini dengan sebutan TABLE (TABEL)

terdiri dari Record Record. Setiap Record terdiri dari beberapa Field. Setiap Filed terdiri dari beberapa Character. Setiap Character terdiri dari 8 bit (1 Byte)

Khusus untuk File / Tabel ini

Teknologi yang mungkin 1. Optik
2. Super Conduktor 3. Bio

Generasi V ??????

ORGANISASI MEMORY

Memory adalah sistem yg memiliki kemampuan mencatat / menyimpan / mengingat / merekam data selama suatu selang waktu. Panjang selang waktu bisa relatif sangat pendek s/d relatif sangat panjang.

dinding gua, papan tulis, prasasti, daun lontar, buku, cincin cincin di abacus, roda angka pada speedometer, film, flip flop, pita magnetik, drum magnetik, hard disk, diskette, laser disk, cd ROM, hard copy, DVD, flash disk, dll

Memory Internal

Register Memory ROM Utama RAM
Mercury Delay Line, CRT, Kawat/ Pita/ Drum magnetik, Memory Kartu/Pita Berlubang, Kedua Diskette, Hard Disk, Laser Disk, CD ROM, DVD, Flash Disk, Hard Copy, dll

Memory Memory Eksternal

4 aspek yang harus diperhatikan dalam perancangan
sistem memory

1. Pemakaian beberapa jenis perangkat memory yg berbeda dengan rasio cost/penampilan yang berbeda, diorganisasikan agar berpenampilan baik dan cost per bit rendah. Setiap individu memory membentuk suatu hirarki perangkat penyimpan.

2. Pengembangan metoda pengalokasian ruang secara otomatis membuat pemakaian ruang memory yang tersedia lebih efisien.

3. Pengembangan konsep virtual memory membebaskan pemakai dari manajemen memory dan membuat program program lebih tidak tergantung pada konfigurasi fisik memory yang digunakan.

4. link komunikasi pada sistem memory dirancang
agar semua prosesor yang terhubung dapat beroperasi pada atau mendekati

rate maksimumnya.

Meliputi a. Kenaikan efektifitas bandwidth memory processor b. Pemeliharaan mekanisme c. Perlindungan program dari pengaksesan / pennggantian area penyimpanan satu dengan yang lainnya.

Karakteristik Perangkat
Memory

1. Cost
2. Waktu & kecepatan akses 3. Moda akses

4. Alterability
5. Kepermanenan data 6. Wait State

7. Waktu siklus & kecepatan transfer data (rate of data transfer)
8. Fisik media penyimpan 9. Beberapa karakteristik fisik suatu penyimpan

1. COST penyimpan data
c = C/S [Rp/bit]

C : biaya pengadaan sistem penyimpan
S : kapasitas penyimpan

komputer berorientasi Kata 1 k kata = 1024 kata Kata : data, instruksi (Khusus Data & Instruksi) 10 (2 = 1024)

Th 1945

komputer berorientasi Byte Satuan data & instruksi adalah Byte 1 k Byte = 1024 Byte (Khusus Data & Instruksi) 10 (2 = 1024)

Sekarang

Hitunglah COST sebuah Hard Disk berkapasitas 160 GByte yg harganya Rp. 500.000,-

2. Waktu akses suatu penyimpan data
Ada 2 jenis akses yaitu Akses Baca (tR) & Akses Tulis (tW)

Waktu Akses Baca :
Waktu yang diperlukan untuk membaca data pada suatu alamat di memory tersebut dihitung dari saat mulai mengakses alamat sampai dengan pembacaannya tuntas

Waktu Akses Tulis :
Waktu yang diperlukan untuk menulis data pada suatu alamat di memory tersebut dihitung dari saat mulai mengakses alamat sampai dengan penulisannya tuntas

tR < t W
Karena pada saat menulis data, diperlukan waktu mengganti data

Yang digunakan sebagai standard Waktu akses suatu sistem memory adalah

Waktu Akses Baca

Kecepatan akses suatu penyimpan data
(Access Rate of Storage)

Banyaknya data yang bisa diakses pada sistem memmory tersebut setiap satu satuan waktu

1010 109 108 107 Kecepatan Memory [kata/dt] 106

Memory Flip Flop Transistor Bipolar Memory Transistor CMOS-FET Memory Inti Ferit

105

104
103

102 101 100

Memory drum Magnetik, disk.
Memory Optik Memory pita Magnetik (tape) Kartu Berlubang 10-6 10-5 10-4

10-1 10-2 10-7

Cost [Rp/bit]

10-3

10-2

10-1

100

Gambar 3.2 : Kecepatan Akses versus cost telnologi Memory

3. Moda akses suatu penyimpan data
Ada 3 jenis Moda Akses yaitu : Setrial, Random, & Semi Random

a. Moda Akses Serial
Untuk mengakses data di suatu alamat pada memory jenis serial harus dimulai dari alamat yang paling awal

Contoh memory dengan moda akses Serial antara lain : piringan hitam; kartu berlubang; pita (tape)/kawat magnetik

b. Moda Akses Random
Untuk mengakses data di suatu alamat pada memory jenis random dapat langsung ke alamat yang dituju

Contoh memory
dengan moda akses Random antara lain :

memory elektronik

c. Moda Akses Semi Random
Untuk mengakses data di suatu alamat pada memory jenis semi random diawali dengan akses random untuk menuju track data, kemudian dilanjutkan akses serial pada track tsb.

Contoh memory dengan moda akses Semi Random : Hard disk, Diskette, CD ROM, Laser Disk, Optical Disk.

4. Alterability suatu sistem memory Kemampuan untuk mengganti data pada saat memory tersebut digunakan (on line).

Ditinjau dari Alterability ada 3 jenis memory:
Read Write Memory (RWM) Read Only Memory (ROM) Permanen.

Memory jenis RWM, datanya dapat diganti pada
saat digunakan (on line). Yang termasuk jenis RWM

antara lain memory elektronik,

memory magnetik, Optical Disk.

Memory jenis ROM, pada saat digunakan (on line) datanya hanya dapat dibaca saja tidak dapat diganti, tetapi kemungkinan datanya dapat diganti pada saat tidak digunakan (off line).

Beberapa jenis ROM

PROM, EPROM,
EEPROM, CDROM

PROM (Programable ROM) adalah memory elektronik yang pada saat digunakan datanya hanya dapat dibaca saja, datanya tidak dapat diganti dengan data yang baru baik pada saat digunakan maupun tidak.

Memory jenis EPROM (Erasable PROM) adalah memory elektronik yg pada saat digunakan datanya hanya dapat dibaca saja dan pada saat tidak digunakan dapat diganti dengan data yang baru; untuk menghapus data digunakan sinar UV.

Memory jenis EEPROM (Electricaly EPROM) adalah memory elektronik yang pada saat digunakan datanya hanya dapat dibaca saja dan pada saat tidak digunakan dapat diganti dengan data yang baru; untuk menghapus data digunakan tegangan listrik.

Memory permanen adalah memory yang datanya tidak dapat diganti sama sekali. Yang termasuk jenis memory permanen antara lain Punch Card (Kartu Berlubang), Hard Copy, CD ROM, Laser Disk, Piringan Hitam.

5. Kepermanenan Penyimpan
(Permanence of Storage) adalah kemampuan suatu penyimpan data untuk menjaga

agar data yang telah disimpan
tidak rusak ataupun hilang.

Ada tiga kategori:
Destructive Readout (DRO) Nondestructive Readout (NDRO) dan Volatility

Penyimpan data DRO adalah penyimpan data yg setelah dibaca datanya rusak. Yang termasuk jenis DRO adalah salah satu jenis memory CMOS-FET dan Inti Ferit

Agar supaya data tidak hilang seterusnya, memory ini harus disertai dengan proses Restoring Write seperti yang ditunjukkan oleh Gambar berikut

Proses Restoring Write pd Memory DRO
DRO Memory

Destructive Read

Restoring Write NDRO Buffer Register

Penyimpan data jenis NDRO adalah suatu penyimpan data yang setelah dibaca datanya tidak rusak. Memory jenis NDRO adalah semua memory selain salah satu jenis memory CMOS-FET dan Inti Ferit.

(ketergantungan pd catu daya)

Volatility atau

ada tiga jenis memory:
Nonvolatile

(tak tergantung pd catu daya), (tergantung pada catu daya)

Volatile

& Dinamis.

Memory Volatile

 Memory yang apabila catu dayanya ditiadakan datanya rusak (hilang) Register, RAM di memory utama

Memory Nonvolatile  Memory yang apabila catu dayanya ditiadakan datanya tidak rusak (hilang) ROM, Memory Magnetik, Memory Optik, Memory Mekanik.

Memory Dinamis
 memory CMOS-FET terdiri dari 1 CMOS-FET, 1 Kapasitor

Memory sebenarnya  Kapasitor.

1964 : Ditemukan CMOS-FET (Complementery Metal Oxide Semi Conductor Field Effect Transistor) Dapat digunakan untuk memory elektronik
Address line Drain D Source S Gate G

(a) Transistor CMOS-FET

C

T

Data line

(b) Memory 1 bit jenis CMOS-FET

Apabila kapasitor berisi muatan listrik memiliki Tegangan Listrik antara 0 Volt s/d 5 Volt. Data biner 1 atau 0 direpresentasikan oleh
Tegangan HIGH 3,2 V  5 V atau LOW 0 V  3,2 V

Kapasitor berisi muatan  setiap saat mengalami
pelucutan muatan/discharge  muatannya akan habis  tegangannya menjadi 0 V

Memory CMOS-FET menyimpan data HIGH penuh muatan listrik Tegangannya 5 Volt mengalami discharge tegangan turun < 3,2 V  data HIGH jadi LOW

Sebelum Tegangan turun sampai 3,2 Volt kapasitor harus diberi penyegaran (refreshing) tegangan kembali menjadi 5 Volt. agar data tidak hilang  Refreshing secara periodik.

Memory CMOS-FET tegangan listriknya naik turun terus  disebut Memory Dinamis.

Fisik Media Penyimpan

Dari segi fisik data yg disimpan 1. Memory Mekanik 2. Memory Magnetik 3. Memory Elektronik 4. Memory Optik.

Memory Mekanik
penulisan data  Mekanik pembacaan data  Mekanik, Elektrik, Optik.
Kartu Berlubang, Hard Copy, Pita Berlubang, Tulisan Braile, Piringan Hitam.

Memory Magnetik
data : Titik Titik Magnit
Penulisan data  Magnetik Pembacaan data Magnetik

Kawat Magnetik, Disktte, Drum Magnetik, Hard Disk.

Memory Elektronik
Data  tegangan listrik HIGH & LOW
Penulisan data  Elektronik Pembacaan data  Elektronik Register, ROM & RAM pada Memory Utama, Flash Disk, PROM, EPROM, EEPROM

Memory Optik
data  Titik Titik Cermin dan Bukan Cermin Penulisan dataThermik, Magnetik Pembacaan data  Optik Laser Disk, CD-ROM, Optikal Disk, Hard Copy.

Beberapa karakteristik fisik suatu penyimpan

”Dapat saling memahami” Agar 2 sistem dengan standard yang berbeda dapat berkomunikasi, di antara keduanya harus diberi sistem antarmuka (interface)

Compatible:

Interface
Berupa HW dan atau SW Berfungsi menterjemahkan Standard Pengirim menjadi Standard Penerima
 penerima memahami data yang dikirim oleh pengirim.

Interface
Membuat agar supaya kedua belah pihak menjadi saling memahami

Komputer yang digunakan sekarang adalah komputer elektronik digital  hanya bisa mengolah data biner yang secara fisik berupa pulsa pulsa tegangan listrik HIGH dan LOW.

Bentuk fisik data :

Salah satu contoh data 12 bit HIGH  Bit 1; LOW  Bit 0
1 0 1 1 0 1 0 0 1 0 1

0

Semua data yang diolah oleh CPU harus dalam bentuk data Elektronik yang berupa Pulsa-Pulsa Tegangan Listrik yang standard.

Data yang akan diolah: -Data Mekanik -Data Magnetik -Data Elektrik -Data Elektronik -Data Optik - dll

Apabila tidak berupa pulsa pulsa tegangan listrik yang standard  data diubah dulu menjadi pulsa pulsa tegangan listrik yang standard dengan Transducer.

Data asal
1.Mekanik

Tranducer
Mechano Electric

2.Magnetik Magneto Electric

3.Optik

Opto Electr(on)ic

Kerapatan Data pada Penyimpan Data Dimensi sama, makin banyak data yang dapat disimpan  datanya semakin rapat (tinggi)

Sekarang, kerapatan data relatif sangat tinggi Hard Disk yang bisa masuk saku celana memiliki kapasitas 160 Gbyte bahkan lebih. Flashdisk dengan ukuran sebesar jari kelingking orang dewasa berkapasitas 8 Gbyte.

makin kecil ukuran sistem penyimpan data  makin mudah dibawa  semakin “portable”  konsumsi energi makin sedikit  cost makin rendah.

Reliabilitas (Reliability) suatu Penyimpan Data : Selang waktu efektif mana Penyimpan Data tersebut tetap mampu dikenai proses baca / tulis dengan benar 2 versi Reliabilitas yang pernah didefinisikan : MTBF & MTTF

MTBF (Mean Times Before Failure) selang waktu efektif yang dihitung sejak saat Penyimpan Data tersebut digunakan pertama kali s/d saat kapan

Penyimpan Data tersebut akan
mengalami kesalahan pertama dalam proses baca dan atau tulis.

MTTF (Mean Times To Failure) selang waktu efektif yang dihitung sejak saat Penyimpan Data tersebut digunakan pertama kali sampai dengan

saat kapan Penyimpan Data tersebut tepat mengalami
kesalahan pertama dalam proses baca atau tulis.

* Kesalahan timbul karena faktor internal Penyimpan Data yaitu menurunnya kemampuan (loyo/ exhausted) material Penyimpan Data untuk menerima proses baca /tulis bukan karena faktor eksternal seperti panas, listrik, magnit, atau mekanik.

Sekarang,
MTBF tidak digunakan lagi

Yang digunakan MTTF

MTBF & MTTF Penyimpan Data
MTBF Selang waktu efektif MTTF

t [jam] Saat digunakan pertama kali

Saat terjadi kesalahan Δt0 pertama

Hard Disk dgn MTTF 17000jam dipasang pada komputer yang setiap minggu (7 hari) digunakan total selama 30 jam. Apabila setiap jamnya Hard Disk tersebut diakses baca / tulis rata rata selama 3 menit, berapakah umur Hard disk tsb? Catatan : 1 tahun = 365 hari.

Komputer yang digunakan saat ini adalah
Komputer Elektronik Digital
Komputer Program Tersimpan Berorientasi Byte.
dan yang menganut Konsep

Elektronik 
menggunakan rangkaian elektronik Digital  data yang diolah harus data biner

Komputer Program Tersimpan  sebelum dieksekusi, data & instruksi harus disimpan dahulu di memory utama. Berorientasi Byte  satuan data  Byte (8 bit).

seluruh bagian komputer

CLOCK Sistem komputer memerlukan Clock untuk mensinkronkan fungsi kerja

Clock  tegangan listrik berupa gelombang kotak (square waves) yang dibangkitkan terus menerus selama komputer diberi catu daya

E [Volt]


Tclock
t [dt]

(1 clock)

Frekwensi clock fclk : banyaknya panjang gelombang () yang

dibangkitkan setiap detik

fclk = 3 Ghz setiap detik dibangkitkan
sebanyak 3G (3 x
9 10

)

Apabila 1 proses dilakukan
dlm waktu 1 clock  setiap detik dilakukankan sebanyak

3 G proses = 3 x

9 10 proses

satuan waktu terkecil

CLOCK adalah

dalam sebuah Sistem komputer

Setiap proses selalu dimulai pada saat awal Gelombang CLOCK dibangkitkan
E [Volt]


Tclock
t [dt]

(1 clock)

Wait State Sistem Komputer

Waktu akses memory / kecepatan memory ditentukan oleh karakteristik material / bahan pembentuk sistem memory tersebut  [dt]
Tidak terpengaruh oleh frekwensi clock komputer

Sebuah sistem memory, apabila digunakan pada sistem komputer dengan frekwensi clock (fclk) berapapun juga, kecepatan memory tersebut akan tetap.

Kecepatan proses oleh CPU (kecepatan CPU) ditentukan oleh tingginya frekwensi clock komputer (fclk) 
[Siklus mesin];[machine cycles]

Makin tinggi fclk, makin tinggi kecepatan CPU

Sebuah sistem memory digunakan pada komputer dengan fclk yang berbeda, maka :

kepatan memorynya tetap, kecepatan CPU berbeda.

Waktu tunggu yang dilakukan oleh CPU untuk menunggu selesainya akses data pada Memory Utama

Wait State:

kecepatan CPU lebih cepat
dibanding kecepatan Memory Utama

Besaran Wait State selalu bilangan bulat : Zero Wait State, One Wait State, Two Wait State, ……… dan seterusnya.

Gambar Wait State
CPU

MEMORY
t (dt)

CPU Time tCPU Memory tMEM - tCPU Access Time tMEM

ONE WAIT STATE

Gambar Wait State
CPU

MEMORY
t (dt)
CPU Time tCPU tMEM - tCPU

Memory Access Time tMEM

THREE WAIT STATE

tMEM  tCPU WST  tCPU di mana : tMEM : waktu proses CPU tCPU : waktu akses Memory Utama

Apabila hasil perhitungan WST yang didapat berupa bilangan pecahan, maka harus dibulatkan ke atas.

Kiat mempercepat proses sebuah Sistem komputer :

1. Menaikkan Frekwensi Clock 2.Menurunkan Wait State 3.Menggunakan Memory Antara 4.Menerapkan Virtual Memory 5.Menerapkan Proses Paralel

Perangkat Lunak terdiri dari
Instruksi dan Data
Instruction Stream Data Stream

CPU

MEMORY

Atas Dasar Aliran Instruksi dan Data, terdapat 4 jenis Komputer 1. Single Instruction Stream Single Data Stream (SISD) 2. Single Instruction Stream Multiple Data Stream (SIMD) 3. Multiple Instruction Stream Multiple Data Stream (MIMD) 4. Multiple Instruction Stream Single Data Stream (MISD)  Pipe Lining

1. SISD
D

Prosesor tunggal
I

S2

S1

Proses tidak paralel

Sm D’

Data yang masuk ke CPU diproses oleh sebuah instruksi, Data yg masuk berikutnya diproses oleh Instruksi berikutnya. Demikian seterusnya.

2. SIMD
Prosesor Jamak. Proses paralel
D1 P1 D1’ D2 P2 D2’ Dm Pm Dm’

I

Terdapat m buah Prosesor. Masing masing Prosesor menerima Data masukan yang berbeda beda
Seluruh Prosesor menerima Instruksi yang sama.

3. MIMD
Prosesor Jamak. Proses paralel
D1 I1 P1 D1’ I2 D2 P2 D2’ Im Dm Pm Dm’

Terdapat m buah Prosesor Masing masing Prosesor menerima Data masukan & Instruksi yang berbeda beda

4. MISD
Prosesor tunggal
I

D

i1
i2

S1
S2

Segment 1 Segment 2

Proses paralel

P
im Sm
D’ Segment m

Data yang masuk ke CPU diproses di S1 oleh instruksi i1. Hasilnya dimasukkan ke S2 diproses oleh instruksi i2 Pada saat hasil proses S1 dikirim ke S2 , data baru masuk ke CPU diproses di S1 bersamaan dgn proses di S2

Kemungkinan yg terjadi :
Pada satu saat, di setiap segment terdapat satu data yang diproses secara bersamaan oleh masing masing segment