You are on page 1of 23

RANCANGAN PERCOBAAN PTD 3009

Pengampu: Tety Hartatik, S.Pt., Ph.D.

JADWAL MINGGUAN

. Kontrol) dan N2 (60 kg/ha) diatur secara random dengan 12 replikasi.Contoh: Pengaruh dari pemberian pupuk nitrogen pada padi. Pemberian pupuk nitrogen N1(0 kg/ha.

4 5.4 6.3 2.Pengaruh Pemberian pupuk Nitrogen terhadap hasil panen padi (ton/ha) N1 (0 kg/ha) 4.6 N2 (60 kg/ha) 5.1 4. Apakah terdapat perbedaan efek perlakuan terhadap rata-rata produksi? .7 5.0 4.5 5.5 4.4 5.4 4.6 3.1 1.8 6. Hitunglah rata-rata produksi pada masing-masing perlakuan 2.5 4.1 5.1 4.9 3.6 3.4 3.8 6.4 5.8 3.9 4.

1. Rata-rata produksi   N1 = N2 = kg/ha kg/ha .

2. Perbedaan efek perlakuan  Perlu analisis variansi (ANOVA)        SSY = SSPerlakuan = SSE = SSY-SSP MSP = SSP/t-1 MSE = SSE/n-t Fstatistik = Ftabel: .

./n) t r t SSE = Y2ij i =1 j =1 ( Y2i.t SSp =( t Y2i./r) – (Y2../r) i =1 SSE = SSY-SSp ./n) r Faktor Koreksi i =1 SSY = i =1 j =1 Y2ij – (Y2.

113.12 + 65.SSP = 22.113.28 SSE = SSY .SSP = (48.1 .32/24 = 557.32/24 = 12.22)/12 .18 SSY = (4.4 2 + 3.534.87 = 22.92 + … + 4.6 2) .18 = 10.28–12.15 .

95 Keterangan: F .95 .28 12.1 22.18 10.18 0.1.1.46 26.22 = 4.30 F .48 7.22 = 7.TABEL ANOVA Sumber Variasi DF Sums of squares (SS) Mean square (MS) F-statistik F-tabel Perlakuan Error Total 1 22 23 12.

01 .01 kg/ha N2 = 5.KESIMPULAN   Rata-rata produksi N1 = 4.43 kg/ha Dari hasil analisis variansi dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk Nitrogen dapat meningkatkan produksi panen padi secara signifikan P<0.

RANCANGAN ACAK LENGKAP (RAL) POLA TERSARANG COMPLETELY RANDOMIZED DESIGN NESTED CLASSIFICATION .

.

subyek pada perlakuan dan sampel data subyek . Misal: sampel random dari darah yang diambil dari tiap subyek (r subyek) yang secara random dialokasikan untuk t kelompok perlakuan Pengukuran dilakukan untuk setiap sampel dan data yang diperoleh dikatakan tersarang (nested) sesuai dengan perlakuan yang diberikan.Pengambilan sampel pada dua atau lebih tingkat.

Model: Yijk = + + E(i)j + U(ij)k i Keterangan: Yijk = Observasi = Rata-rata populasi i = Efek perlakuan ke-i E(i)j = random error percobaan U(ij)k = random subsampling error .

U(ij)k adalah gabungan dari faktor-faktor yang tidak diketahui yang spesifik untuk satu observasi pada satu subyek .Random Error:   E(i)j merupakan efek faktor yang tidak diketahui spesifik untuk setiap unit percobaan (subyek) tetapi bukan untuk masing-masing observasi (Yijk) karena pada tiap subyek dilakukan lebih dari satu observasi.

sampel dari masing-masing perlakuan. …. subyek (unit percobaan) j = 1. … r Indeks k.t) Indeks j. … u . macam perlakuan i = 1. k = 1.Pemakaian indeks    Indeks i.

mengadakan stratifikasi data:    Menurut pejantan Menurut induk dalam pejantan Progeny dalam induk .Penggunaan rancangan Nested:  Di bidang Genetika.

TABEL ANOVA Sumber Variasi DF SS MS F-stat F-tabel Perlakuan t-1 SSP MSP MSE MSU Subyek/Perlakuan (Error t(r-1) SSE percobaan) Sampel/Subyek (Error tr (u-1) SSU sampling) Total n-1 SSY .

./ru) – (Y2..( Y2…/n) i =1 j=1 k=1 SSU = SSY-SSp-SSE .t SSp =( t Y2i../40) Faktor Koreksi r i =1 SSE = i =1 j =1 Y2ij. /u – ( Y2 i. /ru) i=1 t t r u SSY = Y2ijk .

9 1.6 2.7 2.0 1.5 2.2 1.3 2.3 2.1 2.5 1.7 2.5 2.3 2.7 2.6 1.4 1.1 2.0 3 1.0 2.0 1.0 2.0 2.2 1.8 2.5 1.0 1.3 2.9 2.7 2.9 2.1 4 1.2 2.6 2.6 Ransum 2 1 2 3 2.0 2.4 . Kandang Ayam 1 2 3 4 5 Ransum I 1 2 1.9 4 2.4 1.1 2.Contoh: Efek perlakuan ransum terhadap bobot badan ayam broiler umur 40 hari.5 2.

TABEL ANOVA Sumber Variasi DF SS MS F-stat F-tabel Perlakuan Ransum Subyek/Ransum (Error percobaan) Sampel/Subyek (Error sampling) Total 2-1 2(5-1) 2.5 (41) 40-1 SSP SSE SSU SSY MSP MSE MSU .

+ 10.06 = 0.65 SSE = ((8.72 + 2.32)/20) – (81.32 + 9.22 +43.52/40) SSU = SSY-SSp-SSE .52)/5 – ((38.32 /20) SSY = (1.( 81.22 + 43.166.71.52/40) = 166.SSp =(( 38.02+…+ 2.52 + ….42) .

TUGAS  Buat contoh percobaan dengan menggunakan RAL-Pola tersarang .