You are on page 1of 1

Hukum Faraday Arah medan listrik di beberapa titik dapat dilukiskan secara grafis dengan menggunakan garis-garis

gaya (kayalan). Konsep dasar ini dikemukakan oleh Michael Faraday yang berbunyi : Sebuah garis gaya dalam suatu medan listrik adalah sebuah garis gaya yang dilukiskan apabila garis singgung pada setiap titiknya menunjukkan arah medan listrik pada titik tersebut. Hukum Oersted Jika muatan listrik mengalir melalui kawat penghantar konduktor, maka akan timbul pengaruh magnetik disekitar kawar berarus tersebut. Pengaruh magnetik ini mampu menarik bahan magnetik lainnya. Jika serbuk besi diletakkan disekitar kawat berarus maka serbuk besi tersebut akan berarah secara teratur. Hans Christian Oersted, pada tahun1820, mengadakan penelitian tentang pengaruh medan magnet disekitar kawat berarus.

Jika muatan listrik mengalir melalui kawat penghantar konduktor, maka akan timbul pengaruh magnetik disekitar kawar berarus tersebut. Pengaruh magnetik ini mampu menarik bahan magnetik lainnya. Jika serbuk besi diletakkan disekitar kawat berarus maka serbuk besi tersebut akan berarah secara teratur.
Kaidah Fleming Kaidah tangan kiri fleming atau aturan tangan Kiri Fleming. Kaidah tangan kiri Fleming adalah sebuah kaidah untuk menentukan arah gaya elektromagnetik / putaran kumparan pada sebuah motor listrik. Kaidah tangan kiri fleming ini diciptakan oleh John Ambrose Fleming, seorang fisikawan Inggris pada akhir abad ke-19. Untuk mengenang jasanya, maka kaidah ini disebut kaidah tangan kiri fleming atau aturan tangan kiri Fleming. Kaidah tangan kanan Fleming digunakan untuk meramalkan arah putaran kumparan pada sebuah motor listrik. Caranya adalah dengan merengangkan ibu jari, telunjuk dan jari tengah tangan kiri secara tegak lurus antara satu sama lain. Jari telunjuk diumpamakan sebagai arah medan magnet Jari tengah menunjukan arah arus Ibu jari menunjuk kearah mana kumparan akan berputar / gaya elektromagnetik.