Karsinoma buli-buli

Karsinoma buli-buli merupakan suatu karsinoma yang berasal dari jaringan pada buli-buli. Epid: Merupakan keganasan kedua terbanyak pada sistem urogenitalia setelah karsinoma prostat. Kebanyakan terjadi pada lakilaki dengan predileksi usia 50-70 tahun. Etio: • Merokok = Risiko terkena karsinoma buli-buli meningkat dua kali lipat pada perokok dibandingkan dengan yang bukan perokok. • Lingkungan dan pekerjaan= pekerja di pabrik kimia spt pabrik cat, korek api, tekstil, dan pekerja pada salon yg sering terpapar dg senyawa amin aromatik. • ISK: kuman E.coli dan Proteus spp yg menghasilkan nitrosamin. • Pemanis buatan dan obat-obatan= kebiasaan mengkonsumsi pemanis buatan yg mengandung sakarin dan siklamat dan obat2 siklofosfamid intravesika.

Adenokarsinoma cenderung merupakan tumor penghasil mukus. • § Karsinoma sel transisional non invasif (in situ) yg ditandai berbentuk datar. Sebagian besar tumor kecil dan non-invasif. Karsinoma sel skuamosa • Jumlah tipe ini sekitar 7-8% dari karsinoma buli-buli yang biasanya dikaitkan dengan adanya iritasi kronis pada urotelium ( misalnya schistosomiasis. 2. atau sisa-sisa urachal dalam kubah buli-buli. • § Karsinoma infiltratif dengan multifokal dan tingkat keganasan tinggi. Karsinoma ini terdiri dari: • § Karsinoma sel transisional tipe papilar. Adenomaksinoma • Karsinoma ini hanya 1% sampai 2% dari kasus dan berhubungan dengan infeksi kronis.KLASIFIKASI Karsinoma buli-buli terdiri atas bebrapa tipe yaitu: (11) 1. eritema. batu buli-buli atau adanya benda asing pada buli-buli) • 3. . Karsinoma sel transisional • Karsinoma sel transisional merupakan karsinoma terbanyak dengan presentasi mencapai 90% dari semua kasus karsinoma buli-buli.

ukuran. mobilitas. urgensi dan disuria. Gejala ini sering ditemukan pada pasien dengan karsinoma yang telah mengadakan infiltrasi luas. – Nyeri pada karsinoma buli-buli disebabkan karena tumor lokal yang makin berkembang atau karena telah bermetastasis spt nyeri pada daerah suprapubik karena invasi tumor ke jaringan lunak perivesika. Jika buli-buli tidak mobile. Hematuria dapat menimbulkan retensi bekuan darah sehingga pasien datang dengan keluhan tidak dapat miksi. – Keluhan lebih lanjutberupa obstruksi saluran kemih bagian atas atau edema tungkai. Selain itu pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya massa dan penyebarannya. obstruksi pada muara buli-buli dan adanya retensi.DIAGNOSIS • Anamnesis Gejala: – hematuria yang bersifat total atau mikroskopik. dan derajat fiksasi pada organ lain. dan bersifat kambuhan (intermitten). – Gejala-gejala iritasi seperti frekuensi. hal ini menunjukkan fiksasi tumor pada struktur didekatnya melalui invasi langsung. tidak nyeri. . Ditemukannya hepatomegali atau limfadenopati supraklavikuler merupakan tanda dari metastasis. • Pemeriksaan fisis Palpasi bimanual dapat dilakukan dgn cara jari telunjuk kanan melakukan colok dubur atau colok vagina sedangkan tangan kiri melakukan palpasi pada daerah suprasimfisis untuk memperkirakan infiltrasi tumor.

Pemeriksaan ini dapat mengetahui hubungan tumor dan sekitarnya maupun ada tidaknya metastasis kelenjar limfe regional. ukuran. . jumlah. • Pem. Selain itu dpt jg langsung dilaksanakan biopsi. Lab: hematuria dan pada sitologi urin terdpt byk sel-sel urotelium yang terlepas bersama urin. situasi tangkai dan derajat infiltrasi di basis tumor. • Ct-Scan: Akurasi stadium dapat mencapai 90%.Pemeriksaan penunjang: • Sistoskopi: Dapat langsung melihat lokasi. bentuk.

terbatas pada mukosa Submukosa Lapisan otot superficial Lapisan otot dalam Lemak sekitar buli-buli Ekstensi ke utertra pars prostatika Organ sekitar Metastasis ke kelenjar limfe regional Metastasis organ ekstra pelvis .STADIUM Klasifikasi stadium TNM karsinoma buli-buli menurut UICC: (2) Tis TA T1 T2 T3a T3b T4a T4b N+ M+ Intraepitelial (karsinoma insitu) Papillar.

aneuploid. invasi ke otot. ekspresi p53. Usia tua. dan 6%. tomor multifokal dan massa yang teraba merupakan faktor lain yang dapat memperburuk prognosis penyakit.Penatalaksanaan: Stadium Non muscle invasive (stadium Ta T1) Muscle Invasive localized (stadium T2 T3a) tindakan TUR buli Instilasi intavesika TUR buli sistektomi + radiasi Muscle invasive locally + metastasis (stadium T3b T4 dan M1) kemoterapi ajuvan radiasi paliatif Prognosis: Faktor yang menentukan prognosis karsinoma buli-buli tergantung pada stadium saat didiagnosis dan derajat diferensiasi tumor. Angka harapan hidup lima tahun pada pasien dengan tumor superfisial. 50%. . dan tumor yang telah metastasis yakni berturut-turut 95%.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful