You are on page 1of 9

APLIKASI LAYANAN PESAN MAKANAN MAKAN-MAKAN PADA RESTORAN XYZ DENGAN PLATFORM ANDROID

Faizal Rachman Politeknik Telkom faizal.rachman@mi.politekniktelkom.ac.id Abstrak Aplikasi layanan pesan antar Makan-Makan ini adalah sebuah aplikasi yang dapat membantu pelanggan restoran atau pembeli untuk memesan makanan tanpa harus menelpon restoran tersebut. Aplikasi ini berjalan pada platform Android dan berintegrasi dengan aplikasi yang berada di server dengan menggunakan php dan jquery mobile, para pelanggan cukup mengisi data diri dan pesanannya, kemudian aplikasi ini akan mengirimkan data pesanan yang akan masuk ke dalam sebuah database yang berada di server dan dapat dilihat langsung oleh admin dari restoran tersebut, dalam hal ini adalah Restoran XYZ. Selain melihat pesanan admin juga dapat mengatur menu, promo dan data-data yang lain, yang bertujuan untuk mempermudah pelanggan. Diharapkan aplikasi Makan -Makan ini dapat menggantikan cara pemesanan yang sudah ada dan dapat mempermudah pelanggan dalam hal memesan sebuah makanan. Kata kunci: aplikasi, makan-makan, restoran, pelanggan, admin, pesan antar Abstract Delivery order application Makan-Makan is the application that can help customers to book a meal from restaurant without having to call the restaurant. This application runs on the Android platform and itegrate with aplications residing on the server by using php and jquery mobile. Customers simply fill out the data themselves and the orders, then this application will send the order data to be entered into a database that resides on a server and can viewed directly by the admin of the restaurant , in this case XYZ restaurant. Besides viewing orders, admin can also maintenance menus, promos and other data, which aims to facilitate customers. Expected application Makan -Makan can replace the existing ordering and can facilitate the costumer in terms of ordering a meal.
.

Keywords: application, makan-makan, restaurant,customers,admin, delivery order 1. Pendahuluan disesuaikan dengan kebutuhan usernya secara gratis dan ada juga yang berbayar. Maka dari itu, muncullah sebuah aplikasi untuk mempermudah dan mempercepat pengguna mobile phone (Wibisono, Bandung). Gunanya dari sebuah aplikasi tersebut ialah untuk membantu user agar lebih fokus dalam sebuah pekerjaan atau kegiatan yang sedang dilakukannya. Pada saat ini sudah banyak restoran yang menggunakan sebuah aplikasi dalam mobile phone dengan berbagai macam platform. Tetapi aplikasi didalamnya hanya sebuah sistem informasi yang telah ada baru sebatas menerima data secara terus menerus dengan pemberitahuan atau notification kepada user. Contohnya adalah, informasi promo dan info letak toko terdekat. Hal ini dirasa cukup kurang karena banyak yang bisa dikaji lebih jauh seperti sebuah pemesanan makanan menggunakan aplikasi. Hingga saat ini belum ada sebuah metode pemesanan (Delivery Order) menggunakan sebuah aplikasi mobile, karena biasanya pemesanan yang

Di era telekomunikasi, perkembangan teknologi komunikasi mengarah ke sebuah teknologi yang berbasis mobile atau perangkat bergerak. Saat ini mobile phone tidak hanya digunakan sebagai media berkomunikasi untuk telepon dan sms, tetapi juga sebagai media untuk berkomunikasi langsung melalui internet untuk mengirim dan menerima data. Hal ini menyebabkan tingginya minat terhadap sebuah mobile phone yang sangat pintar, karena akan sangat menunjang bagi penggunanya dalam mengatasi kesibukan dan kebutuhan yang dimilikinya (Lubis, 2001). Dengan perkembangan zaman telekomunikasi yang begitu pesat ini, banyak mobile phone yang berjenis smart phone atau telepon pintar beredar di pasaran. Salah satu contoh yang sedang banyak dikenal dipasaran adalah mobile phone dengan menggunakan platform Android. Dalam mobile phone ber-platform ini, user atau pengguna dapat men-download berbagai macam aplikasi yang

ada selama ini dilakukan secara manual yaitu dengan menelpon ke operator restaurant, lalu pesanan itu dimasukkan melalui komputer oleh operator dan secara langsung masuk ke dalam database table pemesanan dalam restaurant. Jadi keuntungan menggunakan aplikasi ini adalah pemesan dapat memesan makanan hanya dengan sentuhan pada menu yang terdapat dalam aplikasi ini. Pemilik aplikasi ini tidak hanya dapat memesan makanan, melainkan dapat melihat informasi mengenai restaurant , menu-menu promo tentang makanan yang ada di dalam restaurant tersebut dan menu-menu makanan yang disajikan oleh restoran XYZ. Pada Proyek Akhir ini, akan dilakukan perencanaan dan implementasi sistem aplikasi pemesanan melalui aplikasi mobile web yang berjalan pada browser Android yang diberi nama aplikasi Makan-Makan. Diharapkan dengan adanya aplikasi ini akan dapat membantu pengguna mobile phone ber-platform Android dalam memesan sebuah makanan dari restoran. 2. Tinjauan Pustaka

Komponen DFD Menurut Yordan dan De Marco:


Tabel 2.1 Komponen DFD Menurut Yourdan dan DeMarco (Yourdan, 1989)

No. 1

Gambar Komponen

Keterangan Komponen Terminator

Proses

3.

Data Store

Alur Data

1.

2.1 Perancangan Perangkat Lunak Dalam membuat sebuah perangkat lunak diperlukan sebuah perencanaan agar hasil yang diperoleh yang tepat guna dan efisien bagi user. System Development Life Cycle (SDLC) SDLC adalah metodologi umum dalam siklus pengembangan sistem dan merupakan penyusunan suatu sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama dengan atau memperbaiki sistem yang sudah ada. SDLC meliputi fase-fase sebagai berikut : 1. Identifikasi dan seleksi proyek 2. Perencanaan proyek 3. Analisis 4. Desain 5. Implementasi 6. Pemeliharaan Data Flow Diagram Data Flow Diagram adalah alat pembuatan model yang memungkikan professional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubugkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupun komputerisasi. DFD disebut juga dengan nama Bubble chart, Bubble diagram, model proses, diagram alur kerja atau model fungsi

Komponen Terminator/ Entitas Luar Terminator mewakili entitas eksternal yang berkomunikasi dengan sistem yang sedang dikembangkan. Biasanya terminator dikenal dengan nama entitas luar (external entity). Terminator dapat berupa orang, sekelompok orang, organisasi, departemen di dalam organisasi, atau perusahaan yang sama tetapi diluar kendali sistem yang sedang dibuat modelnya. Terdapat dua jenis terminator : 1. Terminator Sumber (source) : merupakan terminator yang menjadi sumber. 2. Terminator Tujuan (sink) : merupakan terminator yang menjadi tujuan data/informasi sistem.
Tabel 2.2 Komponen Terminator (Yourdan, 1989)

No. 1.

Gambar Terminator

Keterangan Terminator Sumber

2.

Terminator Tujuan

3.

Terminator Tujuan dan Sumber

Komponen terminator ini perlu diberi nama sesuai dengan dunia luar yang berkomunikasi dengan sistem yang sedang dibuat modelnya, dan biasanya menggunakan kata benda, misalnya bagian penjuala, dosen dan mahasiswa 2. Komponen Proses Komponen proses menggambarkan bagian dari sistem yang mentransformasikan input menjadi output. Proses diberi nama untuk menjelaskan proses/kegiatan apa yang harus sedang/akan dilaksanakan. Pemberian nama proses dilakukan dengan menggunakan kata kerja transitif Ada empat kemungkinan yang dapat terjadi dalam proses sehubungan dengan input dan output
Tabel 2.3 Komponen Proses (Yourdan, 1989)

c.

Sistem/bagian/divisi/departemen yang sedang dianalisis oleh professional sistem digambarkan dengan komponen proses

3.

No.

Gambar Proses

Keterangan Proses Proses 1 Input dan 1 Output

1.

2.

Proses 1 input dan banyak output

3.

Proses Banyak Input dan 1 Output

Komponen Data Store Komponen ini digunakan untuk membuat model sekumpulan paket data dan diberi nama dengan kata benda jamak, misalnya Mahasiswa. Data store ini biasanya berkaitan dengan penyimpanan-penyimpanan, seperti file atau database yang berkaitan dengan penyimpanan secara komputerisasi, misalnya file disket, file harddisk, file pita magnetik. Data store juga berkaitan dengan penyimpanan secara manual seperti buku alamat, file folder, dan agenda. Suatu data store dihubungkan dengan alur data hanya pada komponen proses, tidak dengan komponen DFD lainnya. Alur data yang menghubungkan data store dengan suatu proses mempunyai pengertian sebagai berikut Alur data dari data store yang berarti sebagai pembacaan atau pengaksesan satu paket tunggal data, lebih dari satu paket data , sebagian dari satu paket tunggal data, atau sebagian lebih dari satu paket data untuk suatu proses Alur data ke data store yang berarti sebagai peng-update-an data, seperti atau lebih, atau mengubah/memodifikasi satu paket data atau lebih

4.

Proses Banyak Input dan Banyak Output

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan tentang proses : a. Proses harus memiliki input dan output b. Proses dapat dihubungkan dengan komponen terminator, data store atau proses melalui alur data.

Entity Relationship Diagram (ERD) Entity Relationship Diagram (ERD) adalah diagram yang menyediakan cara mendeskripsikan rancangan basisdata pada tingkatan logis. ERD didasarkan pada persepsi terhadap dunia nyata yang tersusun atas kumpulan objek-objek dasar yang disebut entitas dan hubungan antar objek. (Simarmatar, 2006)

Tabel 2.4 Simbol ERD (Simarmatar, 2006)

Simbol

Nama Entitas, adalah objek dalam dunia nyata yang dapat dibedakan dari objek lain.

dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia. (Safaat, 2010)
Android versi 2.2 (Froyo : Frozen Yoghurt)

Relasi, hubungan antara beberapa entitas.

Atribut, berfungsi mendeskripsikan karakter entitas.

Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market (Safaat, 2010).

Garis, menghubungkan atribut dengan entitas dan kumpulan entitas dengan relasi.

Gambar 2.1 Logo Android Froyo (Indonesia, 2010)

Pemetaan Kardinalitas Pemetaan kardinalitas menyatakan jumlah entitas dimana entitas lain dapat dihibungkan ke entitas tersebut melalui sebuah himpunan relasi. Untuk suatu himpunan relasi biner, pemetaan kardinalitas harus salah satu dari berikut :
Tabel 2.5 Pemetaan Kardinalitas

Jquery Mobile Jquery mobile adalah sebuah sistem antarmuka pengguna terpadu yang bekerja mulus di semua platform perangkat mobile popular yang dibangun diatas jQuery UI dasar. jQuery Mobile berfokus pada basis kode ringan dibangun di atas peningkatan progresif dengan desain, fleksibel, dan mudah berganti tema sesuai keinginan developer jQuery mobile ditargetkan untuk berbagai macam browser platform mobile, dengan dukungan jQuery untuk semua browser mobile yang cukup mampu dan memiliki jumlah pasar yang cukup banyak. Dengan begitu para pengguna dapat meperlakukan browser mobile web persis sebagaimana kita memperlakukan desktop browser web Semua halaman di jQuery mobile dibangun diatas fondasi HTML semantik yang cocok dengan hamper semua perangkat yang web-enabled dan mampu menafsirkan CSS dan JavaScript (Doyle, 2011). MySQL. MySQL adalah sebuah program Database server yang mampu menerima dan mengirimkan data dengan cepat dengan menggunakan perintahperintah SQL (WAHANA KOMPUTER 2008). Mysql merupakan database yang paling popular digunakan untuk membangun aplikasi web yang menggunakan database sebagai sumber dan pengelola datanya. Kepopuleran mysql dimungkinkan karena kemudahannya untuk digunakan cepat secara kinerja query, dan mencukupi untuk kebutuhan database perusahaan-

Platform Android

Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium

perusahaan skala menengah kecil. Database mysql merupakan database yang menjanjikan sebagai alternative pilihan database yang dapat digunakan untuk system database personal atau organisasi. Software database mysql kini dilepas sebagai software manajemen database yang open source, sebelumnya merupakan software database yang shareware. Software open source menjadikan software dapat didistribusikan secara bebas dan dapat digunakan untuk keperluan pribadi ataupun komersial termasuk di dalamnya source code dari software tersebut [Suprianto, Dodit. 2008.]. Web Server Web server adalah sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima permintaan HTTP dan HTTPS dari klien atau yang dikenal dengan web browser dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen html. Web server yang terkenal diantaranya adalah apache dan Microsoft Internet Information Service (IIS) [Suryatiningsih dan Muhamad, Wardani 2009].

Perangkat Lunak Yang Dibutuhkan Dalam membangun aplikasi ini juga membutuhkan perangkat lunak yang sesuai dengan spesifikasi kebutuhan sistem. Berikut ini adalah beberapa perangkat lunak yang digunakan dalam membangun aplikasi mobile ini :

Perangkat lunak developer berfungsi untuk membangun aplikasi dan menjadi sarana pengujian aplikasi sebelum diterapkan pada perangkat mobile phone.
Tabel 3.3 Perangkat Lunak Developer

NO 1 2

SOFTWARE Operating System Development Tools / editor

3 4 5 6 7

Emulator ponsel Software Development Kit DBMS Desain UI Data Modeller tools

3.

Analisis dan Perancangan

KETERANGAN Windows 7 Eclipse (client) dan Adobe Dreamweaver (server) Samsung (Android versi 2.2) Android SDK 10.7 phpMyAdmin Adobe Illustrator Data Architect Power Designer

Perangkat Keras Yang Dibutuhkan Dalam membangun aplikasi ini dibutuhkan dua buah perangkat keras. Perangkat keras untuk membangun aplikasi dan perangkat keras yang digunakan untuk implementasi. Perangkat keras developer digunakan untuk membangun aplikasi yang akan diimplementasikan di perangkat keras mobile phone.
Tabel 3.1 Perangkat Keras Developer

Perangkat lunak implementasi adalah perangkat lunak yang akan diterapkan dengan aplikasi MAKAN-MAKAN pada sebuah perangkat mobile phone.
Tabel 3.4 Perangkat Lunak Implementasi

NO 1

HARDWARE Laptop /PC

KETERANGAN RAM 1GB,Harddisk 160GB,Procesor intel core2Duo

NO 1

SOFTWARE Operating System

KETERANGAN Android 2.2 (Froyo)

Arsitektur Sistem

Perangkat keras implementasi berfungsi sebagai alat untuk mengimplementasikan aplikasi yang sudah dibangun pada perangkat keras developer.
Tabel 3.2 Perangkat Keras Implementasi

NO 1

HARDWARE HP Android

KETERANGAN Storage Mini SD card 2GB, Touch Screen


Gambar 3.1 Arsitektur Sistem

Perancangan Sistem
info_menu dt_menu

1 PEMELIHARA AN DATA MENU dt_menu

Proses bisnis Pemesanan admin Sistem Aplikasi Petugas Pengantar


Pemesan
mulai

Record

MM_MENU dt_menu 4 info_pesanan ADMIN dt_pesanan MEMBER PEMES INVOICE PEMESANAN MAKANAN dt_status_pesanan

Memasukan Konten Daftar Menu

Record Konten Daftar Menu

Cari Daftar Menu

-Konten Daftar Menu :


1. Makanan 2. Minuman

+
2 PEMELIHARA AN DATA DAERAH dt_daerah

Lihat Detail Menu

dt_status_pesanan

Pilih Pesan Langsung

MM_PESANAN

dt_member

dt_daerah

+
dt_daerah dt_status_member MM_MEMBER MM_DAERAH

Cek Pemesanan

Isi form pesan langsung

Pengecekan data pemesanan

Data pesan langsung Tidak lengkap

Data pemesanan tidak lengkap

dt_daerah dt_status_member

Data Pesanan Lengkap

3 PEMELIHARA AN MEMBER

Lihat Pesanan Baru

Record data pesanan

- Form data pesanan

dt_member dt_member

info_member

Ubah status pesanan

info_promo
Menerima Pesanan dan menandatangan

5
Cetak Bukti Pesanan Mengantar Pesanan dan Bukti Pesanan

Bukti pesanan
Mengantar salinan bukti pesanan telah lunas

PEMELIHARA AN PROMO

dt_prom

+
dt_promo

selesai

Gambar 3.2 Diagram Context

MM_PROMO

Gambar 3.4 DFD Level 1

Dalam membangun aplikasi MAKANMAKAN diperlukan sebuah perancangan sistem. Perancangan sistem perangkat lunak yang akan digunakan adalah Data Flow Diagram(DFD).

Entity Relationship Diagram Logical Model


Tanggal_pesanan Jumlah_pesanan progres_pesanan #Id_pemesanan Detail_menu

DFD Diagram Context


dt_daerah info_member ADMIN dt_member MEMBER dt_menu

Nama lengkap

Ket_pesanan

#Id_menu

alamat Pemesanan No_telpon

n
memesan

n
menu

Nama_menu

Jenis_menu Nama_daerah

n
Harga_menu

Jam_pesanan gambar

n
dipesan Terderi dari

info_promo INVOICE 0

dt_status_member

mempunyai tgl_promo #Id_daerah

info_pesanan MAKAN MAKAN dt_promo

n
Nama_promo

daerah Nama_daerahi

Promo

dt_pesanan

info_menu

+
dt_status_pesanan

#Id_promo

harga_promo

Gambar 3.3 Diagram Context Gambar 3.5 ERD (Entitity Relationship Diagram)

Physical Model

Diagram Level 1

PEMESA NA N A LA MA T NO_TELP PROGRESS_PESANAN TGL_PESANAN JML_PESANAN JAM_PESANAN ID_PEMESA NAN JAM_PESANAN NAMA_LENGKA P ID_DAERAH KET_PESANAN

integer varchar(20) MEMESA N varchar(50) integer ID_PEMESA NAN integer ID_MENU = ID_MENU varchar(10) ID_MENU integer ID_PEMESANAN = ID_PEMESANAN varchar(10) integer varchar(5) varchar(100) integer varchar(100)

MENU ID_MENU integer NAMA_MENU varchar(20) JENIS_MENU char(3) HARGA _MENU integer GAMBA R varchar(50) DETA IL_MENU varchar(150)

ID_MENU = ID_MENU

ID_MENU = ID_MENU

TERDIRI_DA RI ID_PROMO integer ID_MENU integer

ID_DAERAH = ID_DAERAH

ID_PEMESANAN = ID_PEMESANAN

DIPESA N ID_PEMESA NAN integer ID_PROMO integer ID_MENU integer

ID_PROMO = ID_PROMO

DAERA H ID_DAERAH integer NAMA_DAERAH char(10)

PROMO ID_PROMO integer NAMA_PROMO varchar(50) HARGA _PROMO integer TGL_PROMO date

Gambar 3.6 Relasi Antar Tabel

4.

Implementasi dan Pengujian menjadi tampilan

Gambar 4.3 Tampilan Halaman Menu di Browser Mobile Android

Tampilan menu dibedakan pemesan dan admin

Pengujian Pengujian dilakukan pada setiap field terdapat pada tampilan menu pemesan
Tabel 4.5 Pengelolaan Menu
Nama field Tipe masukan Keluaran yang diharapkan Berhasil simpan Hasil keluaran Muncul pada table dibawah form input kesimpulan

yang

Gambar 4.1 Tampilan Antar Muka Halaman Depan Admin

Jenis_menu, Nama menu, Harga, Detail, Jenis_menu, Nama menu, Harga, Detail

Dropdown (Makanan,Minuman), Isi (Huruf a-z, A-Z, angka 0-9) Isi (Angka 0-9), Isi (Huruf a-z, A-Z, Angka 0-9) Kosong

OK

Dalam tampilan pemesan, tampilan dibagi 2 menjadi tampilan di Android dan Android Web Browser

Gagal disimpan dan muncul pesan gagal

Gagal disimpan dan muncul pesan gagal

OK

Tabel 4.6 Pengujian Input Pemesanan

Nama field

Tipe masukan Isi (Huruf dan angka 0-9) isi (Angka 0-9) Isi(Huruf a-z, A-Z) Isi ((Huruf a-z, A-Z, angka 0-9) Isi (angka 0-9) Dropdown (Makanan, Minuman) , Isi (angka

Gambar 4.2 Tampilan Menu Awal Aplikasi Makan-Makan di Android

Tanggal, Jam, Nama Pemesan, Alamat, Daerah, No.Telpon Menu 1,Menu 2, menu 3, menu 4, menu 5 Jumlah pesan 1, Jumlah pesan 2, Jumlah pesan 3,

Keluaran yang diharapkan Berhasil simpan

Hasil keluaran Muncul diatas form input

kesimpulan

OK

Jumlah pesan 4, Jumlah pesan 5 Tanggal, Jam, Nama Pemesan, Alamat, Daerah, No.Telpon Menu 1,Menu 2, menu 3, menu 4, menu 5 Jumlah pesan 1, Jumlah pesan 2, Jumlah pesan 3, Jumlah pesan 4, Jumlah pesan 5

0-9)

Doyle, M. (2011). Master Mobile Web Apps with jQuery Mobile (Second Edition). Brighton: Elated.
Muncul pesan data belum lengkap Muncul pesan data belum lengkap OK

Kosong

Indonesia, F. A. (2010). Forum Android Indonesia. Retrieved Maret 10, 2011, from http://www.diskusiandroid.com/index.php Lubis, J. (2001). Internet User Behaviour. McMillan Publishing. Nugraha, F. (2011, May 21). Tekno Jurnal. Retrieved July 5, 2011, from http://www.tokojurnal.com Nugroho, A. (2008). Pemograman Java Menggunakan IDE Eclipse Callisto. Yogyakarta: Penerbit Andi. Raharjo, B. H. (2010). Tuntunan Pemograman JAVA Untuk Handphone Dan Alat Telekomunikasi Mobile Lainnya. Bandung : Penerbit Informatika. Roberts, S. (2009). Information System: Now and Tomorrow. Chicago: Adventure Press. Safaat, N. (2010). Android : Pemrograman Aplikasi Mobile Smartphone dan Tablet PC. Bandung: Informatika. Simarmatar, J. P. (2006). In Basis Data. Yogyakarta: ANDI. Whitten, J. L. (2004). Metode Desain dan Analisis Sistem. Indianapolis: McGraw Hill Education dan Penerbit Andi. Wibisono, G. U. (Bandung). Konsep Teknologi Seluler. Bandung: Penerbit Informatika. Yourdan, E. (1989). Modern Structured Analysis. New York: Prentice Hall.

5.

Penutup

Kesimpulan

Dari hasil pengujian Aplikasi Layanan Pesanan Makan-Makan dapat disimpulkan :


1. Aplikasi Layanan Pesanan Makan-Makan dapat memudahkan pemesan dalam memesan sebuah makanan dengan memberikan informasi tentang menu-menu makanan dan minuman yang terdapat pada restoran xyz, agar pemesan dapat melihat menu atau info sebelum memesan sebuah makanan. 2. Membantu pemesan dalam memesan makanan melalui aplikasi mobile yang menyediakan nama menu makanan dan minuman, sehingga pemesan tidak perlu mengingat nama menu yang diinginkan. Saran Aplikasi yang dibangun adalah aplikasi yang berjalan di Android dan di server dengan menggunakan jquery mobile. Aplikasi ini dapat dikembangkan kembali di handset lain selain Android dan dapat ditambahkan menu tracking, untuk memberikan informasi tentang status pesanan kepada pemesan.

Daftar Pustaka Andhie, A. L. (2004). PHP & PostgreSQL. Yogyakarta: Penerbit Andi.