P. 1
PETUALANGANKU.doc

PETUALANGANKU.doc

|Views: 17|Likes:
Published by Defri Rahman
iyu
iyu

More info:

Published by: Defri Rahman on Oct 27, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/24/2014

pdf

text

original

PETUALANGANKU

By : Archie

Ketika dilihatnya aku sudah lemas karena kepuasan, Macan mencabut kontol karet itu dan berbisik, kalau saja aku kepengen maka sebaiknya aku pakai alat itu, dia nggak keberatan. Aku tak menyahut, karena saat itu aku barulah merasa malu, entah bagaimana sikapku tadi ketika mencapai puncak kenikmatan. Tetapi aku tak perduli lagi, tokh yang menyuruh Macan sendiri. Sambil tiduran, aku sempat berpikir mana yang paling nikmat, bersetubuh dengan Macan, dijilati oleh Macan atau main dengan kontol karet itu. Aku merasa bahwa yang paling nikmat adalah dijilati, karena rasa gelinya membuat tubuhku jadi menggelepar gelepar seperti ikan yang jatuh kedarat. Kedua barulah main pakai kontol karet itu, tetapi aku juga bertanya dalam hatiku, bagaimana rasanya main dengan laki laki yang mampu bertahan lama dalam bersetubuh, pasti aku akan menemukan kenikmatan yang luar biasa, karena pada saat mencapai puncaknya, pasti kami sama sama akan beringas. Meskipun aku sudah lebih menikmati kepuasan seks dengan kontol karet itu, tetapi hubunganku dengan Macan tetap saja hambar, karena dimataku Macan makin hari makin bertambah seenaknya sendiri, entah karena dia mengalami stress atau bagaimana, tetapi yang jelas, makin hari Macan makin ngawur dan tak bertanggung jawab baik dalam hal keuangan maupun dalam hal keluarga. Aku sendiri dengan keadaan ekonomi orang tuaku yang kaya, aku tak pernah perduli dengan kelakuan Macan itu, aku mampu membiayai hidupku dengan uang orang tuaku serta juga dengan bisnisku sendiri, meskipun Macan selalu marah bila aku berdagang. Aku menyadari juga bahwa memang berdagang bagi perempuan secantik dan semontok aku memang berbahaya, karena banyak lelaki hidung belang yang selalu siap memangsa aku. Untunglah selama ini aku dapat bertahan karena aku masih dapat menerima kepuasan yang kudapat dari memuaskan diri sendiri, meskipun sejujurnya saja aku masih mengharapkan kontol yang segar dan

persetubuhan dengan laki laki yang perkasa yang dapat membuat aku benar benar berteriak keenakan oleh cara mainnya yang tangguh............... kelima Jikalau Ahmad selalu mencurigai kalau aku berbuat serong dengan kenalanku dari berdagang, kurasa itu tak keliru, karena mereka memang rata rata seringkali menggoda aku meskipun aku tak pernah menganggapinya. Tetapi yang diluar dugaan Macan dan sesungguhnya saja juga diluar dugaanku, justru teman dekat Macan sendiri yang membuat ulah denganku......................... Macan mempunyai seorang kenalan yang berbisnis dengannya, aku juga kenal baik dengan laki laki C--- ini, dia seringkali datang kerumah dan berbincang bincang dengan Macan. Setiap kali ada kesempatan dia selalu mengajak aku berbicara, bicaranya menyenangkan dan dia selalu bercerita tentang segala macam hal yang aku senangi. Selama itu Macan tak pernah curiga karena bisnisnya dengan Rudy nama si pria itu selalu sukses dan dia merasa banyak diberi keuntungan oleh Rudy, sehingga malahan seringkali bila Rudy datang dan dia harus pergi, maka Rudy selalu diajaknya, tetapi jikalau Rudy menolak, maka dibiarkannya Rudy tetap dirumahku dan disuruhnya aku untuk menemaninya. Sifatku yang terbuka dan periang menyebabkan pembicaraan kami selalu hidup dan menyenangkan, bahkan akhirnya kami sering berbicara juga masalah seks. Aku sangat suka dengan cara Rudy berbicara, karena setiap kali dia bercerita, nonokku jadi basah kuyup karena terangsang mendengar ceritanya yang hebat hebat itu. Tetapi khusus yang satu ini aku tak pernah bercerita pada Macan, kusimpan sendiri. Saat itu aku baru saja menutup garasi setelah mengantar Macan keluar, aku langsung bergegas mandi karena hari sudah agak siang. Didalam kamar mandi aku melepas dusterku dan tanpa sengaja pandanganku menatap pada kaca besar yang sengaja dipasang Macan dikamar mandi itu. Aku melihat tubuh telanjangku sendiri, kulihat susuku yang montok menantang dengan

bahkan pernah aku mencukur jembutku dihadapannya. Ketika kurasa nonokku seperti terganjal. Jadi otomatis aku lebih banyak main sendiri demi untuk kepuasan nafsu seks ku yang menggebu gebu itu. Rudy menyatakan kalau dia akan kerumahku. Dia bertanya apakah aku telanjang bulat. sehingga ia menelepon aku dari jalan. kalau tidak tentu sudah dapat melihat ketelanjanganku itu. Aku mengiakan dan . benar saja ketika aku menunduk dan menyibakkan jembutku. Aku kaget sekali. Ketika rasa geli makin terasa. saat itulah kudengar teleponku berdering. Aku jadi bernafsu sendiri karena membayangkan seandainya ada pria yang bersamaku dikamar mandi itu. kuhentikan gosokan nikmat itu . aku bersandar pada tembok kamar mandi sementara tanganku yang kiri menguakkan lubang nonokku dan jari tangan kananku makin cepat menggosok itil serta mengaduk aduk liang nonokku.pentilnya yang mencuat keatas. jikalau dulu melihat aku telanjang saja dia sudah langsung terangsang meskipun kontolnya agak impoten. belum lagi jembutku yang rimbun disela pahaku itu. ketika kuiakan ia berkata lagi. dalam hati aku mengumpat karena sedang asyik asyiknya kok telepon berdering. rasa geli yang kurasakan membuat mataku terpejam menikmatinya. dia juga diam saja. Badanku jadi gemetar karena sentuhan jariku itu. dia tertawa terkekeh ketika kuberitahu bahwa saat itu aku sedang mandi. kulihat itilku yang warnanya merah tua itu sudah muncul keluar dari celah lipatan bibir nonokku. Pelan pelan kugosok itilku dengan jari. tetapi belakangan ini meskipun aku telanjang dia tak bereaksi apa apa. aku sadar bahwa itilku sudah mulai membengkak. sayang teleponnya tidak bervideo. Ketika kupastikan bahwa aku dirumah sendirian. Karena tak juga berhenti dering telepon itu. Aku mengomel panjang pendek ketika kuketahui telepon itu datangnya dari Rudy. memang belakangan ini hampir tak pernah aku bersetubuh dengan Macan karena belakangan ini Macan sering sakit dan kondisi tubuhnya lemah. Aku tertawa ketika ia berkata bahwa tadi ia melihat mobil Macan meluncur kearah Surabaya. dengan telanjang bulat aku keluar dari kamar mandi dan mengangkat telepon itu.

hanya saja ia cuma berdiri didepan pintu sambil berkata. Ketika aku membuka lemari . sana duduk dulu. Rudy pun mengikutiku kekamar. karena memang aku tak memakai apapun disebelah dalam. maka dengan membelakangi Rudy aku melepas dusterku. Baru saja aku keluar dari kamar mandi kudengar ketukan dipintu depan. aku sedikit heran kok begitu cepat dia sampai dirumahku. Seperti yang sudah kuduga... Karena ketukan dipintu semakin keras aku memutuskan untuk cuek saja. Selintasan kulihat kontol Rudy sudah ngaceng melihatku. jadi kupersilahkan dia untuk duduk dulu dan aku langsung masuk menuju kamarku untuk berganti pakaian.. karena tampak dari celananya yang menggembung dibagian depan itu.!" Aku berdebar debar melihat kenekadan Rudy ini. tetapi aku menduga kalau dia tadi menelpon mempergunakan hand phone. aku mau ganti ya. biar aku lihat dari sini. kan selama ini kamu kan memangnya nggak pernah pakai celana. tetapi aku justru menmbayangkan hal yang lain lagi.. "kenapa mesti ganti... apa bedanya ---. Matanya berpindah pindah menatap susuku dan keselangkanganku yang ada dibalik duster tipisku. Aku jadi agak malu. " Kalau mau ganti ya ganti saja. karena memang sebenarnya aku juga suka dengan Rudy.. "Rud.. nanti kita omong omong lagi yang sip !" Tapi Rudy diam saja malah katanya. Rudy sambil cengar cengir berdiri didepan pintu. maka otomatis saat itu aku telanjang bulat.. apakah aku langsung membukakan pintu ataukah aku berganti pakaian dulu. apakah aku diam saja.kembali aku masuk kekamar mandi. tapi aku berkata. ketika aku masuk kekamar.. seandainya saja Rudy mengajakku main.. Aku tersenyum malu.dan C--.. Aku agak berpikir. sehingga langsung meluncur kerumahku. tanpa kupersilahkan dia sudah menerobos masuk dan berdiri disampingku sambil memperhatikanku. tokh dirumahku sepi. kok sekarang malah mau ganti pakaian. karena saat itu seperti biasanya aku sama sekali tak memakai pakaian dalam serta duster yang aku pakai agak tipis sehingga pasti Rudy dapat melihat benda benda rahasia milikku. jadi aku langsung kepintu dan membukanya.. pasti itu Rudy. rencanaku untuk memuaskan diri jadi buyar karena telepon Rudy tadi.

tubuhku kusandarkan sepenuhnya kebadan Rudy sambil berbisik "Rud aku takut kalau ketahuan tetangga lho !" Tetapi Rudy yang mungkin juga sudah kesetanan tak perduli. kedua tangannya langsung meremas susuku dengan lembut sementara bibirnya menciumi leherku dari belakang. Aku benar benar tak tahan dengan semua ini. karena cara Rudy merangsangku sangat halus dan kalem sekali. tangannya dengan lembut memilin puting susuku sementara tangannya yang satu berusaha menyelipkan jarinya diliang nonokku dan yang paling membuat aku lemas adalah ciuman dan jilatan jilatan Rudy pada leher serta daun telingaku. tiba tiba kurasakan Rudy memelukku dari belakang. lidahnya yang hangat itu mulai menjilati lubang duburku.pakaianku. Aku mencoba untuk memberontak. bahkan sekarang tangannya yang satu mulai merambah kebukit nonokku dan mengusap ngusap jembutku yang lebat itu. karena meskipun nonokku sama sekali belum disentuh. Benar benar nikmat. Rasanya aku sudah ingin menjerit minta disetubuhi saja. tetapi cumbuan Rudy sudah membuat aku banjir nggak karu karuan. Benar benar luar biasa. pantatku menyentuh benjolan kontolnya yang sudah ngaceng itu. dia terus menciumi punggungku mulai dari leher turun terus menyusuri pingganggu. Rudy tak perduli meskipun aku tak mau terlentang. bahkan justru dengan gerakanku itu. baru sekarang berhasil lho !" Rangsangan Rudy pada susuku benar benar membuat nafsuku jadi naik. rasa geli dan . apalagi ketika Rudy menguakkan pantatku dari belakang dan diluar dugaanku. Rasanya seluruh tubuhku jadi membengkak dan mukaku terasa panas sekali. teknik mencumbuku sangat berbeda dengan Macan yang kasar itu. tetapi Rudy sepertinya melekat dipunggungku. aku menjerit kecil merasakan kenikmatan ini. kemudian ia bahkan menggigit pelan pelan pantatku yang montok itu dengan gigitan mesra. Sambil berbisik Rudy berkata ditelingaku "Aku sudah lama rindu kepengen meraba jembutmu yang lebat ini. malah aku didorongnya ketempat tidur dan didorongnya aku keatas tempat tidur. tetapi tangan Rudy lebih kuat memelukku. Aku mencoba untuk melarang Rudy dan mendorong tubuhnya. karena masih malu aku tak mau terlentang. tetapi aku terus saja telungkup dan menempelkan mukaku keatas kasur.

segera aku menurunkan tanganku dan langsung menggenggam kontol Rudy. sehingga ketika ia mendekatiku aku langsung merenggangkan pahaku agar ia mudah memasukkan kontolnya itu. Aku mandah saja ketika Rudy mendorong tubuhku sehingga sekarang aku terlentang. kontolnya tak sebesar punya Macan tetapi benar benar kaku dan mendongak keatas. aku benar benar tak tahan. Ketika kulirik. tangan Rudy yang masih bebas dengan penuh keahlian meremas remas susuku itu dan memilin pentilnya. tanpa menyuruh dua kali. tetapi diluar dugaanku. Ketika Rudy mengulum putingku.gatal yang ditimbulkan oleh gesekan lidah Rudy yang kasap itu. aku sudah pasrah dan menanti puncak dari kenikmatan ini. Aku menduga Rudy akan langsung memasukkan kontolnya seperti kebiasaan Macan selama ini. Rudy benar benar jagoan ! Dengan gerakan gerakan yang ritmis dia mulai menusukkan kontolnya keliangku. Rudy benar benar seorang penurut. tanganku dengan gemas meremasnya sehingga kadang kadang Rudy terjengit karena sakit. kurasakan lidahnya menyelusuri bibirku serta menggigit bibirku dengan lembut. Sejujurnya saja aku saat itu tak merasakan sama sekali geseran kontol Rudy diliang nonokku. ternyata Rudy sedang melepas pakaiannya sendiri sehinga telanjang bulat. tetapi dia tidak melakukannya secara lurus melainkan justru dia menusuknya menyamping sehingga ujung kontolnya menabrak dinding nonokku yang peka itu. Sekali tekan kontolnya yang sebenarnya saja bukan ukuranku langsung amblas kedalam liang nonokku. Aku jadi . kubiarkan Rudy menyaksikan tubuhku yang hanya pernah dilihat Macan itu. dengan suara serak kuminta Rudy agar segera memasukkan kontolnya itu. ia langsung kembali menindihku dan mengarahkan kontolnya keliang nonokku. warnanya coklat dan ujungnya merah tua menunjukkan kalau nafsunya juga sudah memuncak. ketika Rudy berbisik agar aku memegang kontolnya. tak ada sedikitpun usahaku untuk menutupi tubuhku. kubiarkan dia memperlakukannya sesuka hati. Terasa begitu hangat dan hidup kontol Rudy itu. tetapi dugaanku salah. Tanpa sadar aku telah memeluk Rudy dan menekan dadanya kedadaku. rasanya dunia sudah berputar putar. ia justru menindihiku dan mencium bibirku dengan mesra.

dia malahan mendekatkan bibirnya kenonokku yang basah kuyup dengan lendir dari nonokku sendiri itu. aku masih belum keluar lho ! " Aku tak sanggup untuk menjawab. ia mencabut kontolnya dan berbaring disampingku.. tetapi Rudy masih tetap tangguh merojokkan kontolnya yang tetap perkasa itu. suamiku benar benar tak ada artinya dibandingkan dia ini. tanpa ragu ia menjilati cairan lendir yang mengalir dari nonokku itu dan menelannya. karena begitu mudah dikalahkan oleh dia. "Ayo dilanjutkan. Tak tahan dengan semua ini. aku segera bangkit dari tidurku dan langsung kugenggam kontol Rudy serta kutuntun kemulutku. Kudengar nafasnya mendesah desah seperti orang bekerja keras. Rupanya Rudy benar benar seorang yang penurut. namun aku masih ingin mengumpulkan kekuatan dulu. Badanku benar benar lemas. Rudy berbisik ketelingaku. aku mencakar cakar. Aku benar benar kagum dengan Rudy.kelojotan oleh gerakan Rudy ini. setelah agak lama langsung ditusukkan sehingga kontolnya masuk lagi. aku jadi merasa malu dengan Rudy karena seolah olah aku ini perempuan yang hiper seks. aku meminta Rudy agar berhenti dengan semua ini. ternyata masih kaku . aku hanya menggelengkan kepalaku. Entah berapa kali aku mencapai kepuasan. bahkan kadang kadang ia mencabut kontolnya dan dengan cara dipegang ia menggeser geserkan ujung kontolnya keitilku. Bahkan ia sepertinya ingin mengeluarkan semua lendir itu sampai yang ada didalam nonokku dan ditelannya semua.. tak kusangka meskipun kontolnya termasuk kecil bagi seorang perempuan ---. ketika kuraba kontolnya. entah apa yang kucakar tetapi yang pasti saat itu aku memuntahkan semua kerinduanku akan kontol yang sejati sehingga aku berkelojotan menumpahkan semua rasa nikmat yang terkumpul dinonokku itu.sepertiku.. Rudy tersenyum melihat aku tergeletak lemas ini.. tetapi cara mainnya benar benar luar biasa ! Aku jadi merintih rintih oleh permainan Rudy. kucoba untuk mendorong Rudy dari atas badanku. aku tak tahan dengan semuanya ini. kuhisap . Badanku rasanya sangat enteng. Aku ingin membalasnya dan membuat Rudy juga mengakui kehebatanku ! Begitu aku merasa segar. Rasa geli yang ditimbulkan oleh jilatan Rudy membuat aku mulai terangsang lagi.

kurasakan ia menguakkan pahaku dari belakang. gerakan Rudy yang berputar mebuat aku makin geli. Rudy langsung melenguh dan kurasakan air maninya yang hangat menyembur memenuhi dinding dinding nonokku itu. Badanku dan badan Rudy penuh dengan keringat begitu juga dengan sprei tempat kami bersetubuh basah kuyup dengan keringat dan juga dengan cairan dari kemaluan kami. kontol Rudy benar benar enak. kuputar juga pantatku berlawanan arah dengan gerakan Rudy. dia benar benar tak tahan geli " Jangan. tetapi aku tak mau. Sambil tetap mengangkang aku tertidur lelap sekali. Rudy membalikkan badanku sehingga tengkurap. Aku tak pernah melupakan hari itu. .kontol Rudy sampai habis dan kubiarkan tetap didalam mulutku sambil kukenyot kenyot seperti permen. kurasakan kontolnya sudah menerobos nonokku dari belakang. kali ini aku menemukan kelemahan Rudy. Aku terus menciumi Rudy dengan penuh kelegaan. aku merasa kembali lemas. tangannya menjambak rambutku seolah olah ia ingin agar aku melepaskan hisapan itu. Sekali ini aku merasa kontol Rudy menyenggol liang rahimku yang paling dalam. Kuputar putar pantatku untuk membuat kontol Rudy merasa enak. akupun memuntahkan cairan kenikmatanku entah untuk yang keberapa kalinya. inilah pertama kalinya aku bersetubuh habis habisan sampai bukan sekedar puas bahkan sampai hampir pingsan. Rudy merintih rintih keenakan. malahan kugelitik pelirnya dengan jariku dan kuselipkan jariku diliang duburnya. Rudy juga tertidur sambil merebahkan kepalanya disusuku. Rasa hangat air maninya membuat aku juga tak tahan lagi. dan sebelum aku menyadari apa yang akan dilakukannya. aku merebahkan badanku disampingnya sehingga kontolnya kembali bebas. karena begitu aku memutar pantatku. aku tak tahan geli. aku langsung mengangkangi Rudy dan menyelipkan kontolnya diantara kedua pahaku. nanti malah nggak ngaceng ! Aku tertawa mendengar kata katanya itu. Tak tahan dengan semua ini. Rudy menggerak gerakkan pantatnya ingin lepas dari rangsanganku. ketika kulepaskan hisapanku. sekali tekan kontolnya amblas ditelan nonokku. tetapi yang terjadi justru aku yang kegelian sendiri.

karena kuatnya luar biasa. bahkan seringkali juga aku yang datang kerumah Rudy bilamana isterinya sedang pergi. keenam Macan benar benar tak pernah curiga dengan Rudy yang selalu meniduri aku itu. aku dan Rudy main dikamar tamu tanpa dicurigai Macan. bahkan ia tak sempat mencuci kontolnya yang masih berlepotan lendir itu. pernah juga ketika Macan sedang sakit dikamar. dan Rudy selalu memenuhi undanganku itu. Ketika Macan pulang. dengan menahan perasaanku yang agak ketakutan kukatakan saja kalau aku barusan main sendiri ketika ia datang. Memang rupanya Rudy ditakdirkan untuk menjadi pemuas nafsuku yang selalu bergejolak itu. kebetulan anak anakku sedang pergi les jadi aku bisa melayaninya. Suatu kali hampir saja aku ketahuan kalau barusan main dengan Rudy. Aku dan Rudy sepakat untuk memanfaatkan setiap waktu yang ada untuk bersetubuh terutama kalau Macan pergi. Dia mengatakan bahwa dengan aku dia menemukan lawan tanding yang betul betul seimbang. padahal setiap kali Macan pergi aku selalu menelepon Rudy agar datang kerumah. dia kok mendadak saja memelukku serta meraba nonokku yang tak pakai celana dalam itu. Selesai main satu kali. isterinya sendiri sampai minta ampun jika harus main dengan dia. dia malahan terangsang dengan ceritaku dan langsung menyetubuhi aku diatas meja makan.kuremas remas rambutnya . kontolnya yang agak lemas itu dengan . Untunglah Macan tak berminat untuk membantu aku memuaskan diriku sendiri. Rudy cepat cepat minta pulang. karena dari omongan Rudy aku berkesimpulan bahwa dia itu hiper seks. Dengan agak curiga dia bertanya kok kepunyaanku basah kuyup. Aku selalu menghindari kecurigaan Macan dengan berbicara secukupnya dengan Rudy. Ceritanya sore itu aku main dengan Rudy yang katanya baru datang dari Surabaya dan mampir kerumahku. Yang paling edan. Aku sudah membayangkan bahwa setelah ini hari hariku tak akan lagi hambar tetapi akan menjadi menyenangkan karena Rudy akan mengisi kekosonganku dengan kontolnya yang ampuh itu. begitu juga denganku.

O. lupa sama aku ya !" Aku menerima uluran tangannya sambil berusaha mengingat ingat wajah cantik yang ada didepanku itu ! Melihat aku yang kebingungan. Hampir satu jam kami bercakap cakap mengoyak masa lalu. dia menjawab kalau dia sedang ada tugas dari kantornya. maka dia seringkali berteman denganku. dia adalah kakak kelasku. . wanita itu spontan menjelaskan : "Aku Tina. apakah kalian siap ? Kita teruskan ceritaku dengan pengalaman pengalamanku yang lain ya ! Aku punya seorang teman perempuan yang bernama Tina. dari SMA I. karena ternyata banyak pengalamanku yang lain kudapat bukan dari Rudy saja.. Dalam hati aku berpikir kalau Macan itu pria yang sangat goblok. karena meskipun dia sekelas diatasku. Ketika kutanya kok dia bisa muncul dikotaku. Kejutan yang kudapat adalah ketika aku berbelanja disebuah supermarket.K. aku tak pernah lagi mendengar kabar beritanya lagi. tetapi karena aku termasuk cewek cakep juga disekolah. suamiku kerja dimana dan lain sebagainya.mudah ditelan nonokku. masak lupa !" Aku langsung menjerit kecil dan kupeluk dia. dengan gembira dia menarikku masuk kesebuah rumah makan yang ada disupermarket. Dengan napas mendesah desah Macan menusukkan kontolnya dan setelah beberapa kali dia sudah memuntahkan air maninya. sebenarnya dia sudah kukenal sejak aku duduk dibangku SMA. Dan seperti biasanya juga Macan tak memperdulikan kekecewaanku itu. Yang selalu kuingat dari mbak Tina ini adalah wajahnya yang sangat cantik dan punya banyak penggemar dikalangan pelajar disekolahku. Bagiku kontol Rudy sangat memuaskan tetapi ternyata bukan Rudy satu satunya yang dapat memuaskan aku. seorang ibu yang berdandan rapi sekali menyapaku dengan menepuk pundakku " Ida kan ?. dia hanya tertawa saja dan berkata kalau dalam satu dua hari ini dia akan mengunjungi aku. Aku bergaya agak marah karena dia lagi lagi tak berkutik menghadapi nonokku. Ketika dia lulus SMA. masakan tak merasa kalau isterinya barusan dipakai oleh orang lain. Mbak Tina menanyakan berapa anakku. tetapi ketika kutanya mengenai dirinya.

dirumah aku sempat bercerita pada Macan tentang mbak Tina dan kukatakan juga kalau dia akan berkunjung dalam waktu dekat ini.Dalam perjalanan pulang kerumah aku terus teringat pada mbak Tina. Untuk aku sendiri. mbak Tina bercerita segala macam kepadaku sampai akhirnya dia masuk kekamar mandi. Lama mbak Tina dirumahku. saat inipun tubuhnya boleh dikata tidak berubah bahkan kelihatan lebih segar karena rupanya dia sukses dengan bisnisnya yang bergerak dibidang perbankan. aku memandang dadanya yang berlapis beha serta selangkangannya yang hanya memakai celana dalam yang sangat kecil sehingga tak dapat menutupi kerimbunan jembutnya. karena bagiku yang berpostur tinggi . dia banyak berjanji akan membantu Macan dengan pekerjaannya. katanya masih kepengen berbicara banyak denganku. tak kuduga mbak Tina mengajakku untuk pergi kehotelnya. tetapi dia memberinya hadiah begitu juga dengan kedua anakku. Dengan hanya memakai beha dan celana dalam saja. Mbak Tina sendiri langsung berganti pakaian. Kedatangan mbak Tina dirumahku benar benar suatu kegembiraan tersendiri bagi keluargaku. Mbak Tina menempati sebuah suite room yang besar dan mewah. Entah mengapa hatiku jadi berdebar ketika melihat mbak Tina begitu bebas membuka pakaiannya didepanku. dia juga ikut menemui mbak Tina dan banyak berbicara juga. aku langsung duduk disofa sambil menikmati keindahan kamar hotel kelas satu dikotaku ini. sicantik yang dulu begitu langsing dan putih. Aku melihat tivi sendirian sambil membayangkan mbak Tina yang begitu cantik dengan tubuh yang sangat ideal sekali. Macan juga ikut bergembira. meskipun dia belum pernah mengenal Macan suamiku. karena itu aku segera berganti pakaian dan langsung ikut dengan mobil mbak Tina. sebuah Mercedes 320 yang masih baru. mbak Tina memberiku sebuah kalung mutiara yang amat indah. sambil terus menerus bercerita panjang lebar. katanya milik kantor cabang yang dikotaku. Macan tak keberatan sama sekali. mbak Tina kelihatan sangat menyukai Macan.

begitu berbeda dengan tubuh mbak Tina yang langsing. aku hanya . pintu kamar mandi diketuk oleh mbak Tina. kok tega suaminya membiarkan mbak Tina bekerja sampai keluar kota segala. Begitu didalam kamar mandi dan melihat tubuhku yang telanjang bulat itu. sekalian saja aku mengeringkan rambut ya !" Tanpa ragu ragu aku segera membuka pintu kamar mandi dan membiarkan mbak Tina masuk untuk mengeringkan rambut dengan hair dryer yang ada dikamar mandi. nonok yang mencembung ditutupi jembut yang begitu lebatnya. setelah kututup pintunya aku segera membuka pakaianku sehingga akupun telanjang bulat. kalau masalah jembut. wajahnya segar sekali dan kelihatan makin cantik. bukankah mereka sudah kaya raya ? Belum sempat aku memikirkan jawabannya. buah dadanya bulat dan mengkal dan tak sedikitpun kendur. tetapi aku juga berpikir lagi. Baru saja aku akan masuk ke badkuip untuk mandi. badanmu bagus sekali ya. mbak Tina tak henti hentinya berdecak sambil berkata "Aduh Ida. langsing tetapi padat dan berisi. aku membayangkan seandainya mbak Tina berdiri disampingku tentu akan tampak pemandangan yang sangat kontras. ketika kutanya dia menjawab "Biar nggak terlalu lama. mbak Tina sudah keluar dari kamar mandi dengan berbalutkan kimono. aku memandang tubuhku sendiri. hanya saja mbak Tina rupanya tak pernah mencukur jembutnya sehingga semrawut keluar semua dari balik celana dalamnya yang ukuran mini itu. Aku membayangkan tentu suaminya puas menghadapi mbak Tina ini. adalah suatu kegembiraan bila bisa memiliki tubuh seperti mbak Tina. Kuturuti saran mbak Tina dengan bangkit berdiri dan menuju kamar mandi. Tinggi. ketika kukatakan bahwa aku nggak membawa ganti. tak kusangka kalau dadamu masih begitu kencang !" Matanya terus memandang tubuhku dengan mata yang berbinar binar. tubuhku sangat montok dengan susu yang besar. benar benar menarik. Mbak Tina menyuruhku mandi karena dia ingin mengajak aku untuk makan malam dibawah. dia mengatakan kalau pakaian yang kupakai sudah bagus hanya sebaiknya aku mandi saja dulu.besar ini. mungkin sama dengan kepunyaanku yang lebat. pantatnya besar dengan perut yang rata. Didepan kaca kamar mandi yang lebar itu.

dengan tanpa sungkan mbak Tina mulai menciumi susuku serta meraba raba nonokku. ketika mbak Tina menyabuni susuku. Aku terpaksa keluar dari kamar mandi dengan hanya memakai handuk saja. pahanya agak terentang sehingga menampakkan celah nonoknya yang merah kehitam hitaman. Dengan telaten dia menyabuni badanku. Aku sendiri tanpa sadar sudah melepaskan handuk dan mulai mengambil celana dalamku yang tergeletak didekat tempat tidur. Saat itulah mbak Tina bangkit dari berbaringnya serta menarik tubuhku yang polos itu keatas tempat tidur. Ketika aku mulai menggosok badanku dengan sabun.tertawa sambil menjawab kalau tubuh mbak Tina juga bagus. tetapi tangannya juga ikut ikutan meraba badanku. mbak Tina menawarkan untuk membantu menggosok badanku. maka tanpa sungkan mbak Tina mulai meremasi bukit nonokku bahkan menyelipkan jarinya kedalam liang nonokku. mbak Tina bukan hanya berbicara. bahkan dia juga meremas lembut lenganku kemudian dia juga meraba susuku serta meremasnya. karena aku diam saja. Aku agak terperangah dengan kelakuan mbak Tina ini. ternyata pakaianku tak ada dikamar mandi. Diluat dugaanku. Aku menggelinjang geli . ia hanya menyuruhku agar cepat menyelesaikan mandi. tetapi dia tak beranjak memandangku. Mbak Tina hanya tersenyum melihat sikapku itu. Aku jadi merintih dan mendorong jari mbak Tina. Ketika kutanyakan dijawabnya karena dia kuatir kalau basah. aku dibuatnya menggelinjang karena mbak Tina bukan hanya menggosok tetapi juga meremas dengan lembut. mbak Tina menyuruhku untuk segera mandi. apalagi ketika tangan mbak Tina mulai mengembara keselangkanganku. Aku segera mengeringkan badanku dengan handuk dan bermaksud memakai kembali pakaianku. terasa geli ketika mbak Tina menyentuh pentil susuku yang peka itu. karena rasanya benar benar aduhai geli geli nikmat. rupanya dibawa keluar oleh mbak Tina. ketika itu kulihat mbak Tina berbaring ditempat tidur juga dalam keadaan telanjang bulat. Dengan suara yang agak serak. aku tertawa geli karena aku jadi terangsang dengan remasannya. benar benar posisi yang sangat merangsang sehingga aku yang seorang perempuan juga menelan ludah melihat pemandangan yang menggiurkan itu.

itilnya yang kecil menonjol keluar. risih karena mbak Tina sesama perempuan berbeda dengan Macan atau Rudy yang lawan jenis. tetapi mbak Tina merubah posisiku sehingga sekarang posisi kami menjadi 69 seperti biasanya kalau aku dan Rudy saling hisap. kadang kadang menggelitik bibir nonokku. Ketika kujilati benda bulat itu. kulayani ciumannya yang hangat itu. Jilatan mbak Tina terus berpindah pindah. Begitu lembut tetapi sangat terasa nikmatnya. dengan penuh nafsu ia mencium bibirku serta menyodokkan lidahnya yang hangat kedalam rongga mulutku. saking tak tahannya aku sampai terduduk diatas tempat tidur itu sambil tanganku menekan kepala mbak Tina agar makin terasa nikmatnya. Ketika mbak Tina berbisik ditelingaku agar aku juga menjilati nonoknya. ketika kupentang bibir nonoknya. kaku dan bulat seperti kacang. sementara tangan mbak Tina terus meremas remas buah dadaku. aku berusaha mendorong kepala mbak Tina. ia terus meremas remas tubuhku dengan penuh nafsu dan yang tak pernah kupikirkan. tetapi mbak Tina rupanya sudah dikuasai nafsu sehingga usahaku tak berhasil. geli dan nikmat karena memang jilatan lidah mbak Tina terasa berbeda sekali dengan jilatan laki laki. Mbak Tina tak perduli dengan sikapku. sementara aku sendiri sambil menahan rasa geli yang diberikan mbak Tina juga ikut menjilati nonoknya yang sudah basah karena menahan nafsu itu. aku tak perduli kuteruskan . Saat itu mbak Tina tiba tiba menghentikan jilatannya dan ia menerkamku sehingga aku kembali terlentang diatas tempat tidur. Dengan posisi ini mbak Tina yang ada dibawahku juga dapat aktif menjilati nonokku. Aku merasa risih dan juga geli bercampur nikmat.disamping rasa aneh karena merasa sama sama perempuan. tanpa dikomando aku sudah memeluk mbak Tina dengan penuh nafsu juga. apalagi ketika mbak Tina memusatkan jilatannya pada ujung itilku yang peka itu. mbak Tina mulai menjilati nonokku. mbak Tina menjerit lirih. kadang kadang masuk kedalam liangnya. Nonok mbak Tina berbau harum. tanpa disuruh dua kali aku langsung menungging dan mulai menjilatinya. aku merintih rintih sambil mengangkat angkat pantatku saking enaknya.

apalagi ketika dia memasukkan ujung kontol yang satu kedalam nonoknya. mbak Tina mendorong badanku sehingga terguling kesampingnya dan ia bangun untuk mengambil sesuatu dari tasnya. aku diam saja menyaksikan semua tingkah laku mbak Tina ini. Namun bagaimanapun juga aku yang sudah sejak tadi dirangsang dengan segala macam jilatan seorang akhli akhirnya tak dapat juga menahan rasa nikmat. Aku tak tahu kapan mbak Tina mencapai kepuasannya. Karena panjangnya luar biasa. nampak sekali kalau itilnya juga tergesek. Dengan tubuh yang penuh keringat badan mbak Tina kelihatan seksi sekali. tetapi ini lebih menarik karena ujung kontolnya ada dua dan lebih besar batangnya. Aku tak tahan dengan semua ini. tanpa kusadari badanku lemas dan menindih mbak Tina yang ada dibawahku dalam posisi 69. Mbak Tina diam saja. Tetapi ketika mbak Tina memelukku dan menyuruhku memutar mutar pantat sementara bibirnya dengan rakus menciumi bibirku. langsung nonoknya merekah menampakkan itilnya yang seperti kacang itu. suatu saat mbak Tina berhenti dan dengan ujung kontol yang satu masih terbenam dalam nonoknya.menjilati itil yang sangat peka itu. mbak Tina menekan pantatku agar nonokku makin menempel pada mulutnya. Melihat aku mencapai kepuasan itu. aku merintih ketika ujung kontol karet itu menyenggol dasar rahimku dengan keras sekali. aku jadi terangsang lagi. Mbak Tina memejamkan mata sambil merojok kontol karet itu keliang nonoknya dengan penuh semangat. Ketika dilihatnya aku sudah tenang kembali. mbak Tina mendekati nonokku yang terkuak lebar itu dan menekannya. malahan dia memelukku erat erat dan mengelus elus tubuhku. Rasa geli memenuhi rongga nonokku ketika seluruh dinding nonokku dipadati dengan kontol karet itu. ketika mbak Tina menggerak gerakan kontol karet itu. karena ia tersenyum ketika . tetapi sebenarnya yang sangat merangsang adalah ciuman mbak Tina serta gesekan susunya pada susuku yang membuat aku sekali lagi mencapai kepuasan. karena kulihat itilnya sampai melesak karena gosokan kontol karet itu. dengan melenguh keras aku mencapai orgasme. tetapi aku yakin mbak Tina sudah mendapatkannya. ternyata yang dikeluarkan adalah kontol karet seperti kepunyaanku.

Mbak Tina menyatakan bahwa dia suka dengan wanita tetapi dia juga suka dengan pria. Tetapi bagaimanapun juga katanya dia lebih suka dengan wanita. akupun turut menemani mereka berbicara. aku jadi mengantuk dan berkali kali aku menguap. kujawab sejujurnya bahwa Macan impoten dan aku punya cowok lain yang mampu memuaskan aku. Sambil berbaring telanjang bulat diatas tempat tidur. dengan lembut ia menciumi dadaku yang penuh keringat serta menjilati pentil susuku. malahan mbak Tina banyak bicara soal cowok yang ideal dan macam macam mengenai hubungan seks antara pria dan wanita. mbak Tina kembali terangsang dan dengan terang terangan dia minta aku untuk menjilati nonoknya. Aku benar benar tak menyangka kalau aku akan mendapat kepuasan seperti ini. Mbak Tina kelihatan sangat senang berbicara dengan Macan. Sekitar jam 10 malam barulah mbak Tina mengantar aku pulang. Aku mengiakan dan meminta maaf lalu aku segera masuk untuk tidur. Ketika aku bercerita tentang Rudy.melihat aku mencapai kepuasan berkali kali. sementara dia masih betah berbicara dengan Macan. Entah karena kurang dilibatkan atau karena memang terlalu kerja keras ketika "main" dengan mbak Tina. selintas terpikir . Ketika mbak Tina bertanya kepadaku tentang Macan. Sambil berganti duster tidur. rasanya aku bisa melupakan enaknya kontol yang asli untuk sesaat dikarenakan kepintaran mbak Tina memuaskan nafsuku. aku pun melakukannya sambil mbak Tina juga aktif menggosok itilnya dengan jari. Mbak Tina rupanya melihat kalau aku lelah. pembicaraannya kadang kadang seronok sekali. akupun hanya ikut nimbrung saja. Mbak Tina tertawa dan tak percaya kalau Macan itu impoten. karena dengan wanita dia punya rasa cinta tetapi pada pria dia hanya punya nafsu saja. sampai akhirnya kembali dia mencapai klimaks. karena aku kuatir kalau Macan curiga padaku. Tetapi kalau kuperhatikan semua pembicaraan mbak Tina tak sedikitpun yang berbau hubunga sejenis. malah dia yang kerasan berlama lama menemani mbak Tina berbincang diruang tamu. mbak Tina bercerita tentang kebiasaannya bermain seks dengan sesama wanita. maka ia menyuruhku untuk tidur saja. Macan tak curiga apapun padaku.

Namun ketika kudengarkan dengan cermat. kurasakan nonokku menjadi basah menyaksikan adegan yang super seram ini. yang membuat aku terkejut sekali. meskipun dalam hatiku aku ragu kalau Macan mampu "main" dengan mbak Tina. ketika mbak Tina mengulumnya. Dengan agak malas aku duduk ditempat tidur. sepertinya hanya kepalanya saja yang masuk kedalam mulut sedangkan sebagian besar batangnya tak muat dalam mulut mbak Tina. seandainya saja Macan tidak impoten.olehku. dan juga jilatan lidah Macan pasti akan membuat mbak Tina kelabakan. apakah mbak Tina belum pulang. Aku bersembunyi dibelakang bupet sehingga aku dapat melihat dengan leluasa saat Macan mengejang ketika Mbak Tina menjilati batang kontolnya kemudian berpindah menjilati buah pelir Macan. Mbak Tina sendiri masih berpakaian lengkap sedangkan Macan sudah melepas celananya hingga separuh telanjang. namun ketika aku tersadar kulihat Macan masih belum masuk kamarku sementara diluar juga sudah sepi. ketika pelan pelan kubuka pintu kamar dan mengintip keluar. sayup sayup kudengar suara bisikan diluar. aku yakin kontol Macan lebih enak daripada kontol karet. aku jadi bertanya tanya. mereka tak mengetahui kalau aku keluar dari kamar dan beringsut ingsut mencari tempat yang strategis untuk mengintai apa yang mereka lakukan. Hatiku jadi berdebar debar penuh ingin tahu apa yang dilakukan mbak Tina dan Macan. aku rela kalau Macan memberi kenikmatan pada mbak Tina. kulihat mbak Tina sedang menggenggam kontol Macan serta menghisapnya. Saking asyiknya. namun dalam hati aku tetap curiga kalau diluar pasti ada sesuatu yang berkaitan dengan masalah seks. Hatiku berdebar debar sementara nafsuku jadi memuncak melihat kerakusan mbak Tina mengulum kontol Macan itu. tak kusangka bahwa Macan yang biasanya impoten menghadapi aku sekarang bisa ngaceng segagah itu dihadapan . ternyata kontol Macan bisa ngaceng sehingga tegak berdiri dan besar sekali. Seumurku rasanya aku belum pernah melihat kontol Macan segagah ini. Entah berapa lama aku terlelap. apalgi kok didepan sepi sekali. Benar saja. saking panjangnya kontol Macan.

Macan dengan sigap berdiri sementara mbak Tina berbaring disofa dimana biasanya aku juga pernah main dengan Macan juga dengan Rudy. rasanya aku kepengen keluar dari persembunyianku dan langsung ikut menikmati kontol Macan. menggunakan kedua tangannya untuk membentang bibir nonoknya sehingga lidah Macan bisa makin dalam menyelusup kedinding dalam nonoknya yang sangat sensitif itu.mbak Tina. Mbak Tina makin merintih rintih. ia merengkuh mbak Tina kedadanya serta menarik celana panjang mbak Tina agar supaya juga telanjang. sampai akhirnya dengan suara serak dia minta pada Macan memasukkan barangnya itu. mbak Tina menjerit lirih sambil menggigit pundak Macan. Kakinya yang tadi terentang lebar itu sekarang menjepit pinggang Macan. Macan merojokkan kontolnya . Macan yang aku ketahui gila nonok itu langsung menerkam mbak Tina dan mendudukkannya disofa. Macan berlutut diantara paha mbak Tina dan tangannya menggenggam kontolnya yang seperti anak kucing itu serta menempatkannya diantara bibir nonok mbak Tina. kakinya yang satu dinaikkan diatas sandaran kursi sedangkan yang satunya dipentang lebar dan naik keatas meja kaca. Melihat jembut mbak Tina yang lebat itu. mbak Tina segera membuka blousenya dan melepas behanya sehingga Macan leluasa meremas remas susunya yang bulat mengkal itu. tetapi hatiku masih menahan karena aku ingin melihat bagaimana permainan mbak Tina bila dengan laki laki. dengan gerakan cepat Macan yang memang kasar itu menekan kontolnya memasuki nonok mbak Tina. aku dapat membayangkan betapa enaknya itil yang dijilat oleh lidah Macan yang kasar itu. Mbak Tina yang mengerti maksud Macan segera berdiri dan melepas celana panjangnya sekaligus juga celana dalamnya. menggeliat geliat karena jilatan Macan itu. Tangan mbak Tina meremas remas kepala Macan serta menekannya kepangkal pahanya. tangan Macan menggapai gapai mencari dada mbak Tina yang masih memakai blouse itu. Macan rupanya sudah tak tahan dengan jilatan serta kuluman mbak Tina itu. Mbak Tina yang rupanya masih kurang puas dengan jilatan Macan. tanpa sungkan Macan langsung merentangkan paha mbak Tina dan secepat itu pula wajah Macan tenggelam diantara selangkangan mbak Tina. dan begitu kontol itu amblas seluruhnya. Mbak Tina.

Aku tak tahan melihat semua ini. bukannya aku cemburu atau sakit hati. mbak Tina membuat kontol Macan amblas. yang pasti semua ini besok akan aku ceritakan pada mbak Tina. yang penting saat ini aku akan tidur. tetapi dia justru memutar mutar pantatnya. mbak Tina langsung mengangkangi kontol Macan yang seperti tiang besi. Macan menggeliat geliat. tapi kalau sudah nafsu naik keotak. Sengaja kugosokkan keujung itilku. sekali menekan. karena seharian tadi aku sudah berkali kali memuntahkan cairan kenikmatan baik itu dengan mbak Tina maupun yang aku ikhtiarkan sendiri. aku tak tahan melihat pantat mbak Tina yang berputar cepat mengimbangi tusukan kontol Macan sementara nafas mereka sama sama memburu. Tanpa kuduga. aku menggigit bibirku ketika rasa geli merasuki tubuhku. aku yakin mbak Tina sangat menikmati permainan seks ini. karena tubuh Macan jangkung. karena sofanya kurang panjang. mana mereka perduli.dengan keras sekali seperti kebiasaannya. ia meminta Macan untuk merubah posisinya. berindap indap aku kembali kekamarku. Sekarang mbak Tina menyuruh Macan untuk berbaring disofa. langsung mbak Tina tidak mengangkat pantatnya lagi. karena disitulah pusat rangsangan seks yang aku rasakan. aku malahan senang kalau mbak Tina . dalam sekejap aku sudah merintih karena aku telah mencapai kepuasan. lurus panjang dengan ujungnya yang besar seperti jamur itu. itu urusan besok. kuambil kontol karet kepunyaanku sendiri dan langsung kumasukkan kedalam liang nonokku. padahal aku berada dekat sekali dengan mereka. kubayangkan Rudy dan mbak Tina bersama sama mencumbuku. terbukti mereka sudah tak memperdulikan keadaan sekelilingnya. yang satu menjilati nonokku sedang Rudy menusukkan kontolnya sambil disenggol senggolkan kedinding nonok. tiba tiba mbak Tina menyuruh Macan untuk berhenti menggerakkan pantatnya. sementara mbak Tina meremas remas sendiri susunya yang sudah basah kuyup dengan keringat itu. Aku tak perduli dengan Macan dan mbak Tina yang masih asyik didepan. maka kakinya melengkung. aku juga ingin menyelesaikan nafsuku yang naik gara gara adegan seks ini.

.... jadi dia jangan terlalu memaksakan kehendaknya padaku... aku juga tak perduli kalau nantinya dengan aku Macan kembali tak bisa ngaceng. yang penting. aku sudah tahu belangnya... aku juga boleh mencari kebebasan serta kepuasanku sendiri.... ....mampu membuat kontol Macan jadi ngaceng lagi...

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->