Percobaan VI AKTIVITAS ANTELMINTIK

Tanggal Percobaan : 01 Asisten : Nongki Apt Disusun oleh : Nissa Nurhayati Fathurrohman M Vita Purwanti

April 2010 Sakinah.,S.Si.,

10060307145 10060307146 10060307147

LABORATORIUM FARMASI TERPADU UNIT D & E PROGRAM STUDI FARMASI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS ISLAM BANDUNG 2010

Percobaan VI AKTIVITAS ANTELMINTIK
I.TUJUAN
Merancang dan melakukan eksperimen sederhana untuk menguji aktivitas antelmintik (anti cacing) suatu bahan uji secara in vitro

Setelah keluar dari tubuh.1998).html Antelmintik : obat untuk memberantas / mengurangi cacing dalam usus / jaringan. Pantrin. Pirantel pamoat dapat diminum dengan keadaan perut kosong. Pirantel pamoat adalah obat cacing yang banyak digunakan saat ini. 1. cepat diabsorpsi . Sediaan biasanya berupa sirup (250 mg/ml) atau tablet (125 mg /tablet). cacing akan segera mati. yaitu dosis tunggal. Jadi jangan heran jika orang tersebut diresepkan 4 tablet pirantel (125 mg) sekali minum. cacing gelang (Ascaris lumbrocoides). dosis tidak boleh melebihi 1 gr (MIMS. yaitu 10 mg / kgBB. dan cacing kremi (Enterobius vermicularis) (MIMS. (Drugs. Cacing yang lumpuh akan mudah terbawa keluar bersama tinja. ada Combantrin.wartamedika. Bahan uji yang potensial sebagai antelmintik dapat langsung mematikan cacing atau menyebabkan kelumpuhan (paralisis) apabila cacing diinkubasi dalam larutan bahan uji tersebut. atau diminum bersama makanan. Nama dagang pirantel pamoat yang beredar di Indonesia bermacam-macam. Selain itu khasiatnya pun cukup baik. Omegpantrin.1998). dll.- Menjelaskan perbedaan paralisis spastik dan flasid yang terjadi pada cacing setelah kontak dengan antelmintik (anti cacing) II. yaitu hanya satu kali diminum. Walaupun demikian. Mungkin karena cara penggunaannya yang praktis. Pemakaiannya berupa dosis tunggal. Cara kerja pirantel pamoat adalah dengan melumpuhkan cacing. Dosis biasanya dihitung per berat badan (BB). susu atau jus. http://www. Paralisis dapat berupa paralisis spastik dan flasid. 2007). Bagi orang yang mempunyai berat badan 50 kg misalnya. Anti cacing yang menyebabkan paralisis oto cacing akan menyebabkan pergerakan cacing yang berbeda dengan cacing normal.TEORI Salah satu mekanisme kerja antelmintik adalah menyebabkan paralisis (kelumpuhan) otot cacing.Com. membutuhkan 500 mg pirantel.Dietikarbamazin : menyebabkan paralisis mikrofilaria menjadi hancur.com/2007/11/pirantel-pamoat-obat-cacing-dosis. Beberapa diantaranya adalah cacing tambang (Necator americanus dan Ancylostoma duodenale). sehingga disukai banyak orang. Pirantel pamoat dapat membasmi berbagai jenis cacing di usus.

http://enjoywithpharmacy. tissue.Levamisol : dosis tunggal untuk Ascaris dan Trichostrongylus.html III. 7. granulosus dan Enterobius vermikularis. IV.9% b/v Bahan lain : air suling.piperazin : efektif terhadap Ascaris lumbricoides dan E. ginjal dan darah. pinset.usus. E. upixon) Cacing uji : Ascaris suum Medium : NaCl 0. efektif rendah untuk Necator americanus. askariasis. air dengan suhu 500C Alat : inkubator. termometer.niridazol : efektif untuk Schistosoma haematobium dan Schistosoma Mansoni. oksiuriasis dan larva migrans kulit. PROSEDUR • • • • Sebelum percobaan. 6. batang pengaduk. 8. Kontraindikasi pada hati. exkresi lewat urin. gelas piala 1 L. 9. cawan petri. efektif sedang untuk Ancylostoma duodenale. 2. Merupakan obat cacing yang pertama kali.9% Larutan dengan masing konsentrasi dtuangkan ke dalam cawan petri Kemudian cawan petri yang berisi larutan uji dimasukkan ke dalam inkubator pada suhu 370C . 5. cacing tambang. cacing kremi dan cacing tambang.blogspot.ALAT DAN BAHAN Antibiotik : Pirantel pamoat (combatrin.mebendazol : mengobati cacing gelang. 4. contoh : Schistosoma mansoni dan Schistosoma japonicum.pirazikuantel : efektif terhadap Cestoda dan Trematoda. cacing harus diaktifkan terlebih dahulu pada suhu 370C.tiabendazol : efektif terhadap strongyloidiasis.20% dan 0. sarung tangan. cacing kremi. Larutan uji (pirantel pamoat) dan kontrol (NaCl) disiapkan dengan konsentrasi masing-masing 5%.com/2009/02/antelmintik. Trichuris trichiura. Cacing khasnya menempel di dinding usus.niklosamid : untuk cacing pita (Cestoda). cacing pita dan Strongyloides stercolarlis.pirantel pamoat : untuk cacing gelang. vermicularis. 3.

masuk ke bronkiolus. Pada cacing betina. . Setibanya di usus. Cacing akan menginfeksi dalam usus. Larva akan menembus usus dan masuk ke pembuluh darah.• Kemudian setiap cawan petri dimasukkan sepasang cacing. Telur ini pada akhirnya akan keluar kembali bersama tinja. kemudian di laring. Siklus hidup cacing tersebut yaitu : Pada tinja penderita askariasis yang membuang air tidak pada tempatnya dapat mengandung telur askariasis yang telah dubuahi. Siklus pun akan terulang kembali bila penderita baru ini membuang tinjanya tidak pada tempatnya. Telur akan masuk ke saluran pencernaan dan telur akan menjadi larva pada usus. trakea. Telur yang telah dibuahi berukuran 60 x 45 mikron. pada sepertiga depan terdapat bagian yang disebut cincin atau gelang kopulasi. bronkus. bila terdapat orang lain yang memegang tanah yang telah tercemar telur Ascaris dan tidak mencuci tangannya. jantung dan kemudian di paru-paru. Seekor cacing betina dapat bertelur hingga sekitar 200. larva akan menjadi cacing dewasa. Cacing dewasa hidup pada usus manusia. yakni hati. Telur ini akan matang dalam waktu 21 hari.PEMBAHASAN Tujuan percobaan ini adalah untuk menguji aktivitas antelmintik secara in vitro serta untuk mengetahui perbedaan paralisis spastik dan flasid yang terjadi pada cacing setelah kontak dengan antelmintik. sedangkan betina sekitar 22-35 cm. Pada cacing jantan ditemukan spikula atau bagian seperti untaian rambut di ujung ekornya (posterior). Ciri morfologi cacing tersebut adalah Cacing jantan berukuran sekitar 10-30 cm. PENGAMATAN VI. Cacing akan menetap di usus dan kemudian berkopulasi dan bertelur.000 telur per harinya. Ia akan tertelan kembali masuk ke saluran cerna. Ia akan beredar mengikuti sistem peredaran. Sedangkan telur yang tak dibuahi. kemudian tanpa sengaja makan dan menelan telur Ascaris. Cacing yang digunakan adalah cacing Ascaris suum. Catat waktunya! V. Telur yang telah dibuahi inilah yang dapat menginfeksi manusia. cacing akan merusak alveolus. bentuknya lebih besar sekitar 90 x 40 mikron. Pada paru-paru.

DAFTAR PUSTAKA .KESIMPULAN Dari percobaan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa : VIII.Cacing ini VII.