Cantik Karena Akhlak Cantik itu... Cantik itu apa sih? Definisi cantik itu bagaimana?

Kenapa hampir semua bunga disebut cantik, dan perempuan di seluruh penjuru dunia berlomba-lomba untuk menjadi cantik seperti bunga-bunga? Cantik itu apakah harus hidung mancung, kulit putih, dengan badan tinggi semampai? Apakah mesti yang seperti itu? Apakah sama definisi cantik antara satu orang dengan yang lain? Jawabannya pasti tidak. Nah, jadi cantik itu relatif. Terlebih lagi, kalau kita bicara masalah fisik, cantik fisik itu given dari Sang Pencipta. Bentuk hidung, warna kulit dan tinggi badan itu sudah dari sananya. Itu bukan sesuatu yang kita capai dengan kerja keras kita sendiri. Jadi kita tidak pantas menyandang gelar hebat gara-gara terlahir ke dunia dengan fisik yang cantik sempurna, pun sebaliknya, kita tidak jadi orang yang kalah hanya gara-gara tampilan fisik kita pas-pasan saja. Kenapa Allah menciptakan rupa manusia berbeda-beda? Yang satu lebih cantik dari yang lainnya? Tentu ada maksud tersendiri dibalik takdir yang Allah tetapkan untuk setiap manusia. Perumpamaannya seperti tanamann, Allah melebihkan sebagian dari yang lainnya. “Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanamantanaman dan pohon korma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir.” (QS Ar-Ra’d ayat 4) Terlahir dengan fisik yang cantik boleh jadi menjadi kebaikan bagi seseorang, tapi bisa jadi menjadi bencana jika dianugerahkan kepada yang lain. Dan Allah Maha Tahu apa yang terbaik bagi kita, tinggal kita mau atau tidak mensyukuri apa-apa yang memang sudah given dari-Nya. Inner Beauty? Menyadari bahwa kecantikan fisik merupakan karunia yang sifatnya given, maka orang-orang merancang sebuah definisi cantik yang lebih adil dan bisa diusahakan oleh setiap perempuan. Dan kemudian muncullah istilah inner beauty, kecantikan dari dalam, kecantian batin. Biasanya kecantikan yang satu ini dinilai dari intelektualitas, wawasan, kedewasaan, cara berkomunikasi dengan orang lain, dan pengaruhnya terhadap lingkungan. Muslimah dan kecantikan? Mari tinggalkan sejenak inner beauty yang kita bahas sebelumnya. Sebagai muslimah, kita punya definisi tersendiri untuk kata cantik dan bagaimana memoles diri dengan kecantikan itu. Kecantikan yang harus ada pada muslimah, baik ia dikaruniai fisik yang cantik atau tidak. Kecantikan yang sesungguhnya ada pada akhlak... Coba bayangkan jika ada dua orang perempuan, yang satu dikaruniai wajah yang sangan menawan sedangkan yang lain wajahnya bisa dibilang pas-pasan. Akan tetapi perempuan yang pertama sering berbicara kotor, sombong, suka berdusta dan kurang memuliakan orangtuanya. Perempuan kedua, meski wajahnya pas-pasan, tapi lisannya terjaga, rendah hati, jujur, dan sangat memuliakan orangtuanya. Kita tentu akan lebih menyukai perempuan yang kedua ketimbang yang pertama.

.” (HR. “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak-akhlak mulia. Saudariku. Buktinya saat Rasulullah mengabarkan bahwa kecantikan fisik bukanlah hal utama yang menjadi patokan untuk memilih calon istri. Sedangkan kecantikan akhlak ada karena kita usahakan dan senantiasa mempesona meski kita mulai menua. pangkat. tentu engkau pernah mendengar sebuah sabda dari Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam. sebagaimana hadits: “Perempuan itu dinikahi karena empat faktor yaitu agama. sebagaimana hadits : “Sebaik-baik keislaman kaum mukminin adalah orang yang kaum muslimin merasa aman dari (kejahatan) lisan dan tangannya. Al-Bukhari) Akhlak yang baik juga merupakan tanda kebaikan agama seseorang. bahkan akhlaknya itu banyak membuat orang masuk islam. harta dan kecantikannya. tapi jaminan didekatkan dengan Allah dan Rasul-Nya.” (HR.Tirmidzi) “Seorang mukmin bukanlah orang yang suka mencela dan bukan orang yang suka melaknat serta bukan orang yang suka bicara jorok dan kotor.Bagaimanapun kecantikan fisik hadir tanpa usaha dari kita dan ia pasti akan hilang seiring waktu berjalan. Buah dari akhlak yang baik bukan hanya tentang kecantikan batin atau inner beauty saja. Bahkan Rasulullah diutus untuk menyempurnakan akhlak. Sebaik-baik keimanan kaum mukminin adalah mereka yang paling baik akhlaknya. Ahmad) Lihatlah bahwa akhlak merupakan perkara yang sangat utama dalam agama kita. Oleh karena itu. seseorang yang ingin memperbaiki akhlaknya tentu harus memperkuat imannya juga.” (HR. tapi yang lebih dari itu ialah pahala berlimpah dan surga Allah subhanahu wata’ala.. martabat. Jika tidak... Pilihlah perempuan yang baik agamanya. jelaslah bagi kita bahwa akhlak adalah perkara yang wajib untuk senantiasa kita perbaiki karena ia menyangkut iman dan agama kita.. Ath-Thabrani) Kebaikan agama seseorang lebih utama daripada kebaikan hal-hal duniawi seperti harta.” (HR. Berikut ini merupakan dalil-dalil yang menerangkan bahwa kebaikan akhlak kita lahir dari kesempurnaan iman. bahkan fisik. Kebaikan akhlak buah dari kesempurnaan iman. Telah kita ketahui betapa indah akhlak Rasulullah Muhammad dalam kehidupannya. Orang-orang mencintai beliau karena akhlaknya.. ”Yang paling banyak memasukkan ke surga adalah takwa kepada Allah dan akhlak yang mulia” (HR At-Tirmidzi) . “Kaum mukminin yang paling sempurna imannya adalah yang bagus akhlaknya dan sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istri-istrinya. Setelah kita baca dan renungi hadits-hadits Rasulullah tadi. niscaya engkau akan menjadi orang yang merugi” (HR Bukhari dan Muslim) Bukan hanya cantik.

Akhlak yang baik seperti apa? Akhlak yang baik adalah yang sesuai dengan tuntunan agama kita yang sempurna. Telah ada pada Qur’an dan sunnah. . Shalawat serta salam semoga selalu tercurah untuknya. “Sungguh. Kita memohon kepada Allah agar senantiasa dimudahkan dalam kebaikan. akhlak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah al-Qur’an.” (HR Muslim) Teladan terbaik ada pada Rasulullah. telah banyak contoh dari para nabi. rasul dan sahabat-sahabat tentang bagaimana akhlak mulia mereka.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.