You are on page 1of 5

Pengusaha muda sukses Indonesia merupakan sosok yang melekat pada Reza Nurhilman yang akrab di panggil "AXL

". Kerja keras dan inovasinya yang sangat luar biasa ini menjadikan produknya menjadi sangat fenomenal dan heboh di Indonesia. Pasar marketing yang dibidikpun unik dan inovatif, sangatlah mengikuti perkembangan jaman yang memanfaatkan jejaring sosial twitter untuk media informasi keberadaan produknya. Pengusaha muda yang sukses merupakan impian banyak remaja yang ada di Indonesia. Semoga kisah perjalanan bisnis Reza Nurhilman bisa menginspirasi kita semua, dan semakin membakar semangat kita untuk berjual keras di bidang wirausaha. Yang harapan akhirnya menjadikan terciptanya ribuan pengusaha muda yang mandiri dan mengharumkan nama bangsa karena bisa membantu peluang pekerjaan bagi rakyat Indonesia. Mari kita simak selengkapnya kisah perjalanan Reza Nurhilman (AXL) untuk menjadi pengusaha muda yang sukses. Reza Nurhilman (AXL) Tokoh yang Sukses memanfaatkan marketing melalui media Jejaring Sosial Biodata Owner Maicih : 1) Nama : Reza Nurhilman 2) Panggilan : Axl 3) TTL : Bandung, 29 September 1987 4) Alamat : Jl.Padaringan 40 A, Kompleks KPAD, GegerKalong, Bandung 5) Pendidikan : SMPN 1 Cimahi 2002 SMAN 2 Bandung 2005 Universitas Kristen Maranatha , Jur Manajemen 2009

Profil Produk

1. Keripik singkong pedas ( level 3,5,10) 2. Baso Goreng 3. Gurilem 4. Seblak

Profil Bisnis
Dengan Tagline : “ For Ichiher With Love “ maicih ingin tampul dekat dengan para penggemarnya, selalu memanjakan penggemarnya di seantero nusantara dengan cita rasa yang berkualitas.

Awal Usaha :

·Dimulai pada pertengahan 2010 ·Dengan modal 15 juta ·Produksi 50 bungkus per hari ·Varian awal yang keluar keripik dan gurilem ·Memproduksi level 1 sampai level 5 ·Dipasarkan dengan cara kelililing

Maicih Masa Kini

·Membuat varian sampai level 10 ·Demand konsumen sangat tinggi ·Kapasitas produksi hingga kini 2000 bungkus / hari ·Omset per bulan 800 – 900 Juta ( ± 30 jt / day ) ·Memiliki 20-an jenderal as a marketer ·Pemasaran di Jakarta, Bandung, Jogja, Surabaya, dll melalui jenderal ·Pegawai Produksi yang dimiliki 30-an Belum genap setahun, 'keripik setan' bermerek Maicih menjadi ikon jajanan yang fenomenal di Bandung. Bak tersihir, saat ini banyak orang yang penasaran akan cemilan pedas yang satu ini. Sosok dibalik kesuksesan Maicih adalah Reza Nurhilman atau yang akran disapa Axl. Laki-laki berumur 23 tahun inilah yang menemukan resep keripik dari seorang nenek-nenek.Axl bertemu sosok emak-emak (Nenek-nenek ) yang memang mempunyai resep keripik lada atau keripik setan yang rasanya enak. Sosok emak-emak tersebut bukan bernama Maicih. Axl sendiri membuat nama tersebut agar lebih nyeleneh dan mudah diingat orang. Sosok emak-emak ini identik dengan ke-icihan. Dia pake selalu pakai ciput. Nama aslinya bukan Mak Icih, biar nyeleneh saja jadi beri nama Maicih. Pertemuan Axl dengan Si Emak tersebut terjadi sekitar 3 tahun lalu di daerah Cimahi. Menurut Axl, Emak tersebut tidak menjual keripik setannya secara komersil. Keripik hanya diproduksi saat momen-momen tertentu saja. Sehingga pada tahun 2010.

Yang membuat pemasaran produk ini berbeda dengan produk produk lainnya Twitter Ma Icih bambangworld. jangan harap Anda akan menemukan gerai fisik Maicih. tak kurang 3800 percakapan di Twitter membicarakan Maicih. hingga istilah “tericih-icih” untuk menggambarkan ketagihan akan pedasnya Maicih. Dalam seminggu terakhir misalnya.id. “Awalnya kami memasarkan tiga varian Maicih. Tiap hari @InfoMaicih akan memberi kabar di mana produk Maicih bisa didapatkan. Mulai dari level satu sampai lima. Pendek kata. “Kami memang sengaja tidak membangun gerai fisik. yang digembargemborkan orang di twitter.blogspot.” ungkap Axl beralasa n.000-an. hal ini ternyata ampuh dilakukannya terbukti dengan usaha yang ia jalani sekarang sangat menjadi bahan perbincangan di kalangan anak muda. “Republik Maicih” untuk manajemen. “Icihers” sebutan gaul penggemar Maicih. Axl mencoba menciptakan isu atau word of mouth (WOM). produksi keripik pun lebih diperbanyak untuk dua level tersebut. Melalui jaringan kekerabatan. jumlah follower Maicih saat ini sudah mencapai lebih dari 354 ribu.” demikian diungkapkan para icihers. Ada “Emak” (nenek) untuk pembuat keripik Maicih dan “Cucu” untuk konsumennya. facebook #maicih. Untuk itu. Ruar biasa memang. Axl memanfaatkan kecanggihan teknologi masa kini yaitu dengan media twitter dan Facebook. kantor atau tempat keramaian lainnya. Tim pemasaran Maicih yang disebut sebagai Jenderal. seblak. Dan yang terpenting. Suatu kegagalan itu adalah sangat wajar . namun dijual dengan memanfaatkan media twitter sebagai informasi lokasi dimana para Jenderal ( agen ) maicih mangkal menjajakan dagangannya. Bagaimana cara Republik Maicih membuat kalangan anak muda urban di Tanah Air bisa “tericih -icih”? Siapa sih yang gak kenal kenal dengan Maicih? Itu loh. Maicih.maicih. pemilik sekaligus President Keripik Maicih yang akrab disapa Axl (baca: Axel).” lanjutnya. Mulai dari kampus. Salah satunya.co.Kunci sukses pada bisnis yang dilakukan Axl adalah terletak pada bagaimana cara dia berfikir “out of the box” . ada “Jendral” untuk reseller-nya. Melihat efektivitas kicauan teman-temannya di dunia maya. dan situs www. maka Axl pun memutuskan untuk fokus hanya berkomunikasi lewat twitter @infomaicih. Bahkan. Suskes tidak mungkin datang sendiri . sedangkan jumlah fanpage mencapai 49. Dari sisi biaya operasionalnya sangat tinggi. dan langsung ke level 10 yang tingkat pedasnya paling tinggi. Diterangkan Axl.com . Banyak yang penasaran seperti apa produk Maicih gara-gara membaca kicauan pengguna Twitter yang bersliweran tiap saat. Kemudian. salah satu yang membuat unik dari Maicih adalah sebutan atau istilah yang dilemparkan manajemen Maicih ketika berkomunikasi dengan para calon konsumen dan pelanggannya melalui Twitter. terutama para peselancar dunia maya. dan gurilem. cara memasarkan keripik Maicih memang beda dengan keripik pedas lainnya —yang notabene sudah lebih dulu beredar di Bandung. sebutan untuk para penggemar keripik Maicih. Pemasaran produk ini berbeda dengan kudapan unik kota Bandung lainnya. orang mengalami kegagalan belum berarti dia menjadi orang yang gagal total. namun sesungguhnya ada hikmah dibalik semua itu yaitu Keberhasilan. akan menjual produk Maicih di lokasi-lokasi tertentu. Ya. dengan diferensiasi seperti itu. Orang penasaran ingin mencoba apa itu maicih. Dan biasanya mereka yang sudah merasakan kripik setan Maicih pastinya bakal tericih-icih alias kepedasan. tak sedikit dari mer eka yang ingin naik kelas menjadi “Jendral” Maicih. dengan tingkat kepedasan keripik. tak ada yang abadi sebagai tempat membeli produk Maicih. tetapi melalui sebuah perjuangan yang gigih pantang menyerah. Hanya dengan berkampanye lewat social media twitter. lewat jaringan pertemanan dan kekeluargaan. keripik Maicih memang menjadi salah satu hot isu dan fenomenal di kalangan anak muda urban. Oleh karena itu. Maklum saja. Dua bulan berjalan. gerai fisik tidak mampu menciptakan interaksi antara brand Maicih dengan konsumen. omzet Maicih menembus Rp 7 miliar per bulan. berhasil menaklukkan hati para Icihers. Calon pelanggan hanya bisa mengetahui dimana Maicih gentayangan tiap harinya melalui situs microblogging Twitter. Mereka selalu mobile sesuai posisi para jenderal. “Gak gaul kalau belum tahu dan nyoba Maicih sampai tericih-icih (tergila-gila—red). keripik pedas asal Bandung yang sekarang sedang happening dan tengah “digilai-gilai” kaum muda. Walhasil. Sejak diluncurkan akhir Juni 2010 lalu. Efeknya. “Keripik yang kami jajakan memiliki tingkat kepedasan yang berbeda. baru satu setengah tahun. Menjadi sukses adalah kewajiban dan hak setiap orang.” cerita Reza Nurhilman. Axl suskses karena berkat ketekunan dan keyakinan nya akan bisnis yang ia jalankan. Dia tidak membuka toko seperti layaknya kebanyakan penjual. permintaan untuk level tiga dan lima melonjak tajam. produk pun direspon positif oleh lingkar kekerabatan Axl. Mereka pun tak segan-segan meng-endorse keripik Maicih lewat kicauan mereka di akun twitter masingmasing. Strategi Pemasaran Ini merupakan titik berhasilnya maicih dimana dilakukan dengan strategi pemasaran yang out of the box. Axl sengaja membuatn produknya eksklusif agar orang penasaran. Cara pemasaran yang cukup unik ini terbukti mendongkrak nama Maicih di jagat twitter. keripik. merek keripik pedas asal Bandung. .

permintaan Maicih langsung booming. “Dalam sehari. boleh dibilang mereka belum masuk kategori “bergaul”. character building. bahkan terkesan jadul (jaman dulu —red).” ungkap Axl. untuk menunjukkan bahwa Maicih adalah sang pionir. dengan modal awal yang hanya Rp 15 juta. “Selain harus memiliki mindset Independent Bussiness Owner dan lulus Akademi Jendral Maicih. berhasilkah Axl pada misi keduanya: membangun gengsi menjadi jendral Maicih? Jawabannya. dan soft skill lainnya. Tak cukup. Melalui konsep nomaden itu. nilai pembelanjaan minimal Rp 100 juta per minggunya. Maicih juga sudah menjangkau mancanegara. Oleh karena itu. ada dari kalangan artis muda yang sudah menjadi jendral Maicih. Di Cirebon. kini omzet Maicih membengkak.” ia menambahkan. Jangan heran. “Beda lagi dengan Bekasi. para jendral juga menjadi endorser sekaligus talker brand Maicih. Tak mengherankan. Axl mencontohkan. omzet Maicih —yang didapat dari pembelanjaan keripik para jendral—sudah menembus Rp 7 miliar. area Cirebon memiliki karakteristik yang berbeda dengan wilayah Jakarta. Mereka sendirilah yang harus mampu membangun brand Maicih dan memasarkannya di wilayahnya masing-masing. Ketiga batch itu dibedakan berdasarkan pembelanjaan keripik Maicih. jika belum tahu dan mencoba Maicih. bagaimana cara Maicih dikomunikasikan dan dijajakan? Rupanya.Lantas. cetak. “Ada tiga batch yang kami tawarkan kepada para calon jendral. maupun online. Setelah sukses dibincangkan di jejaring sosial serta diliput banyak media elektronik. tak sedikit anak-anak muda justru menunggu-nunggu kicauan dari para jendral Maicih plus berharap lokasi kampus atau rumah mereka bisa disambangi mobil Maicih. Menjadi seorang jendral Maicih jelas tidak mudah. tak sedikit pembelanjaan mereka tiap minggunya Rp 200 juta -Rp 300 juta.” ia mengaku. dari Aceh hingga Papua.” jelasnya. inovasi. Jogja. misi berikut dari Axl dan kawan-kawan adalah menciptakan gengsi profesi seorang jendral. kami lebih mendahulukan wilayah-wilayah yang masih kosong pemain dan memiliki potensial market. urai Axl. Lantas. alias nomaden. “Kami akan re-packaging dan meluncurkan varian baru. Seleksi dilakukan sangat ketat. Surabaya. saat ini Axl dan tim sedang menggodok konsep eventnya. Dampaknya.” Jika saat ini kemasan Maicih masih terlihat biasa. ketika Axl diundang hadir di salah satu program Metro TV dan Trans7. Maicih mulai kedatangan kompetitor. jelas berhasil. Kontribusi tertinggi memang masih di kota-kota besar seperti Jakarta. tepat di awal tahun 2012. Sementara batch tiga.” Itu artinya. Selain reseller.” terang Axl. “Untuk jendral batch dua. tiap harinya lokasi yang disambangi berpindah-pindah.” tegas Axl. dan Semarang.” tuturnya. tidak bisa tinggal diam. Konsep jualan nomaden itu rupanya justru menggelitik rasa penasaran sekaligus memicu antusiasme konsumen. Bahkan. punya gengsi jika bisa menjadi icihers. Sebut saja Jepang dan Singapura. Axl mengaku. Selain syarat pembelanjaan. Kerja keras para jendral—yang merupakan anak-anak muda kelahiran era 80-an—itu tak percuma. Dalam waktu dekat. menjadi narasumber di media elektronik. komunikasi jauh sangat efektif menggunakan medium radio. Bahkan. Di daerah asalnya di Bandung. jika para jendral Maicih dituntut untuk inovatif memikirkan cara-cara efektif dalam memasarkan keripik Maicih di area mereka masing-masing.” imbuhnya. Dan. Pendekatan di sana justru sifatnya harus personal. Jendral tersebutlah yang bertugas berkicau di akun twitter mereka masing-masing tentang lokasi-lokasi mana saja yang bakal disambangi mobil yang membawa keripik Maicih untuk dijajakan. calon jendral di -training seputar team work. Pendeknya. “Di sana. di tangan para jendral-lah reputasi dan nasib brand Maicih digantungkan. “Para jendral dibebaskan untuk berinovasi dalam memasarkan produk Maicih. kategori baru. Ini dibuktikan dengan membludaknya anak-anak muda yang ingin menjadi jendral Maicih. Oleh karena itu. Namun. “Kami ingin mencapai misi pertama kami. Batch dua. tak kurang dari 30 brand keripik—dengan jenis varian yang serupa—mulai agresif memasarkan produknya. Untuk batch pertama. jendral di sana pun bekerja sama dengan sejumlah radio lokal untuk menggelar talkshow seputar Maicih. yang terpenting adalah calon jendral Maicih harus datang ke Bandung untuk interview dan mengikuti Akademi Jendral Maicih. nilai pembelanjaan para jendral minimal Rp 5 juta per minggunya. Desember 2011) . diungkapkan Axl. Maicih sudah sampai seantero Indonesia. Maka. Untuk re-packaging dan peluncuran varian baru itu. maupun online. Maicih punya sederet “jendral”—sebutan untuk pasukan penjual atau reseller Maicih. nilai pembelanjaan produk Maicih minimal Rp 10 juta per minggunya. Per bulan. Bahkan.(Dwi Wulandari – Majalah MIX-MarketingCommunications. Sementara di Jakarta. para calon jendral harus mampu menjadi Independent Bussiness Owner (IBO). tak segansegan Republik Maicih memasang reklame Maicih di papan bilboard akbar di wilayah Bandung. “Kami tidak men-support dana sepeser pun untuk para jendral. lebih dari seribu orang yang ingin mendaftar menjadi jendral Maicih. Kini. hingga menggelar program corporate social responsibility. tahun depan akan segera berganti. Republik Maicih pun akan jauh lebih agresif menjadi pembicara di acara seminar atau workshop. seleksi para jendral dilakukan sangat ketat. Axl mengaku tidak bisa sembarangan menerima para jendral. yaitu menciptakan gengsi di dalam diri konsumen kalau bisa mengkonsumsi Maicih. cetak. Kini. Lantaran. diakui Axl. Dan. seblak keju.

tetapi ada proses interview dan training. ia ketemu ibu-ibu yang sosoknya menyerupai Maicih dalam memorinya. Selebihnya agen. Pada semua varian dari kripik. Berkat pemasaran yang dikemas secara professional dengan metode gentayangan dimana pembeli yang mencari keripik. membuat kripik ini dibantu sejumlah orang. Produk popular ini biasanya gampang ditemukan di warung dan dijual secara eceran. “M aicih itu terlahir waktu saya masih kecil. Selain gratis. Kemudian ia terinspirasi untuk membuat brand Maicihdan ternyata orang lain sangat menyukainya. antrean pernah memanjang hingga satu kilometer. “Sekarang saya ngejar-ngejar konsumen. kalau saya dibawa mama ke pasar. Karena banyak yang mengatasnamakan Maicih atau memakai nama maicih dengan cara yang tidak baik. Kami juga punya menteri perhubungan. . Jawa Barat. Cerita Dibalik sukses Maicih Keripik pedas sering diidentikan dengan makanan kampung. keripik level 3-5. Ia membuat bahasa marketing dengan nuansa yang berbeda supaya lebih menarik. Dari segi SDM. yang megang jalur distribusi dan penjualan ke luar pulau. Namun konsumen tidak perlu khawatir karena dalam komposisi Maicih tidak memakai bahan pengawet dan bisa awet sampai delapan bulan. Dengan Twitter. Maicih mampu diproduksi 75 ribu bungkus per minggu. Sementara maicih yang asli itu hanya diinfokan oleh akun twitter @infomaicih dan yang hanya dijual oleh para jenderal. Nama brand Maicih diambil dari kisah masa lalu yang selalu teringat olehnya. Mereka mencari cara bagaimana mengemas jajaran kampung yang tradisional ini agar bisa naik kelas. gurilam dan jeblak itu Rp11 ribu. gurilam dan jeblak Rp15 ribu.000 per bungkus. tapi nanti suatu waktu konsumen yang ngejar-ngejar saya. Syarat untuk menjadi jenderal orang yang menjadi jenderal dipilih yang memiliki intelektual baik. Kemudian ia lebih fokus untuk memasarkannya. memang pemasaran addicted. promosi seperti bola salju. Karena. Penduduk di sebuah kampung di Bandung. Dan produk ini sangat baik untuk kesehatan. menyulap keripik pedas biasa menjadi keripik pedas yang dicari-cari oleh banyak konsumen.” Dan. Sekarang Jenderal-jenderal punya fans dan komunitasnya masing-masing. Ia mematok harga maicih di daerah Bandung. Dalam sebulan omzet yang dikantongi bisa mencapai Rp 800 juta sampai Rp 900 juta. Setiap belanja dia ngeluarin dompet. Dan. keripik produksi Reza sedang digandrungi oleh masyarakat Bandung. Ungkapnya. Konsumen harus mengantre berjam-jam demi mendapatkan keripik superpedas itu. ia mau mengantar walau satu bungkus. Di mana sehari saja. kami nggak hanya asal menerima jenderal. selalu habis. Maicih lebih enak kalau dikombinasikan dengan makanan-makanan lainnya.Beberapa tahun lalu. promosi di Twitter bisa menjadi gong karena kekuatan marketingnya dibuat orang-orang yang beli Maicih. pembuat bumbu. suka ada ibu-ibu tua pake ciput dengan baju alakadarnya. terus membesar. jeblak. Di luar Bandung. Jadi istilahnya. Mereka membeli lisensi untuk izin usaha. Mereka rela mengantre walau hujan badai. Bukan bermaksud mendeskritkan pekerjaan diluaran sana.Hasil pemasaran dari keripik “MAICIH” Produk Maicih hasil kerja sama Reza (pemilik keripik “MAICIH”) dan kawan-kawan bersama warga setempat. mereka adalah distributor atau agen resmi yang menjual kripik Maicih. dan berkompeten. “Mereka yang sudah merasakan Maicih punya testimoni masing-masing. Reza Nurhilman. Orang yang belum tahu Maicih akan bertanya dan mereka yang nge-tweet soal Maicih akan dengan antusias menjelaskan. Mama saya bilangnya itu dompet Maicih”. untuk keripik yang level 10 Rp15 ribu. Ia seperti ingin membangun kerajaan sendiri. Awalnya. Ibu-ibu paruh baya yang pakaiannya tradisional membuat bumbu kripik pedas. sehari sekarang mencapai 2. untuk segi pekerja itu sendiri sekitar 10 orang termasuk bagian packing. karena produk saya cuma keripik. Strategi itu sukses. karena nyeleneh dan unik. mi rebus. gurilem. “ya ini agen maicih. dan detoksifikasi. terutama anak muda. Rasa pedas Maicih dari rempah pilihan dan cabai yang segar. bonus dari toko emas yang ada resletingnya untuk masukin receh. pemasaran Maicih melalui teman-teman saja yang bertestimoni di media sosial twitter. fungsi jantung. sekarang terbukti. Penjualan yang dahulu hanya 100 biji tapi setelah sekarang sudah bermitra dengan maicih. Jenderal bukan karyawan tapi mitra usaha.” Ujarnya. Waktu itu Ia percaya. Ibu Ade. Ia tidak mempunyai karyawan yang banyak. Keripiknya menjadi barang buruan. seperti agen minyak dan kurang menjual. masak. atau dicampur di lotek. ditunjuk Reza menjadi mitra produksi rumahan maicih. keripik level 3-5. Keripik Maicih juga enak dimakan pakai nasi. Memilih rasa pedas karena memberikan efek kecanduan untuk yang mencobanya. Kalau disebut agen. Jadi. Alasan pemasaran hanya melalui Twitter dan Facebook. dan distribusi. yang disebut jenderal maicih. yang level 10 itu Rp18 ribu. Kualitas mereka harus yang terbaik. ada pula keripik pedas yang dapat dipesan melalui jejaring sosial Twitter atau Facebook.” sepertinya kurang keren. Di setiap kota juga ngantre. Ibu Ade merasakan perubahan yang signifikan. ia masih memakai sistem cash on delivery (COD). Dengan brand Maicih. Waktu awal-awal. kalau saya sebutnya. Jadi bisa dipertanggung jawabkan. Disebut jenderal agar value-nya bertambah. Menurutnya. saya tidak usah capek-capek promosi. bisa mencapai keuntungan Rp 30 juta. Banyak konsumen yang dirugikan karena tertipu. Biasanya. Bahkan. Namun.

Axl akan terus melakukan inovasinya tetapi dengan tidak meninggalkan ciri khas mengangkat camilan kelas rendahan menjadi berkelas dan diminati orang banyak. serta bagaimana menyikapi bisnis ini ke konsumen. Ia memberi harga satu bungkus keripiknya sebesar Rp11 ribu. Berapa pun jumlah pesanan keripik. dan rasa ketagihan bagi mereka yang sudah. Setelah dua bulan.Training jenderal seputar caracter building. jendralnya para TKI di sana. Maicih ingin mengangkat jajanan kampung untuk bisa ‘naik kelas. Karena di Bandung sudah cukup happening. wah. pasti akan tercapai. bisa meraih keuntung an per hari antara Rp1. tapi ketika kita mengejarnya dengan yakin dan percaya. tes pasar menunjukkan bahwa keripik level 3 dan 5 adalah yang paling laris. Jadi. jadi kita akan ke luar kota. Januari 2011. level 10. Kemungkinan pada masa mendatang akan muncul produk-produk lain yang lebih Inovatif lagi. Axl memasarkan keripik pedas Maicih dengan lima level atau tingkat kepedasan.5 juta hingga Rp 2 juta. Pemasaran luar kota akan diprioritaskan. Anak-anak muda itu harus jauh lebih yakin. Jika ingin menekuni sesuatu harus konsisten dan antusias. level 5 ternyata kurang pedas dan mencari yang lebih. Axl ingin Bandung juga bisa dikenal sebagai kota asal Maicih. tapi juga bisa dibilang independent bussiness owner (IBO). dua level keripik itulah yang diproduksi massal. mereka tidak hanya menjual keripik. Kini. Mereka tidak hanya jual beli putus. sejenis krupuk pipih pedas. Tetapi masih sistem kirim. tepatnya tanggal 07 mei 2011 maicih melaunching produk terbarunya yaitu seblak. Kita harus yakin dan semangat jika kita mempunyai cita-cita dan tujuan. Mimpi Axl untuk terus memopulerkan Maicih pun tak tanggung-tanggung. Awalnya. ia ingin pemasaran tidak hanya nasional tetapi go internasional.000 bungkus per hari untuk semua varian produknya. tidak semudah membalikkan telapak tangan. sikap. Dan setiap bulan ia dan para jenderalnya mengevaluasi penjualannya dengan mengadakan event-event. merasa sebagai pemilik Maicih di kotanya masing-masing. Dengan mengikuti training mereka akan siap menjadi pengusaha dari segi mental. mulai dari level 1 hingga 5. Untuk menuju puncak itu memang tidak mudah. . ia akan mengantarnya sendiri. Bandung dengan peuyeum. knowledge. Maicih kembali berinovasi dengan menciptakan keripik Maicih edisi spesial. Pada bulan mei 2011 . polos tanpa sablonan logo. Bungkus keripiknya saat itu pun masih sederhana. Ia sendiri sering sharing knowledge di training. Namanya berkibar di dunia maya berkat strategi pemasaran lewat jejaring sosial Twitter. Sekarang sudah masuk sampai singapura dan jepang. Ketenaran keripik pedas Maicih menimbulkan rasa penasaran bagi mereka yang belum mencoba. Tentu saja penghasilan itu lebih besar jika dibandingkan dengan gaji pejabat selevel menteri sekalipun. tetapi juga education. Harapan kedepannya. Kita mengenal Sumedang dengan tahu. Berkat inovasi marketing cerdasnya itu. Karena. kini Maicih diproduksi sekitar 2. luar pulau. dengan varian level yang berbeda-beda. Axl pun ketiban rezeki. bahkan luar negeri. Ada orang-orang yang merasa tertantang.