ETIKA PROFESI KELOMPOK 4

1. Program magang di Rumah Sakit Pemerintah di Jawa Barat Pada saat diselenggarakan praktik lapangan mahasiswa memperoleh 2 pembimbing yaitu 1 orang Pembimbing Akademik dan 1 orang Pembimbing Lapangan dari (rumah sakit), yang bertugas memberi bimbingan dan penilaian dalam melakukan pengamatan dan penyusunan laporan. Metode Praktik Lapangan Untuk mencapai tujuan dan memperoleh manfaat tersebut, diatur dengan tatacara dan prosedur sebagai berikut : a. Rencana kerja perorangan dan kelompok mahasiswa harus diketahui dan disetujui terlebih dahulu oleh Pembimbing Akademik dan Pembimbing Lapangan. b. Berdasakan rencana kerja tersebut Pembimbing Lapangan mengatur siklus pengamatan mahasiswa disesuaikan dengan kapasitas tampung disetiap sistem pelayanan rekam medis. c. Berdasarkan pengaturan tersebut mahasiswa melakukan pengamatan, selajutnya mencatat hasil pengamatan untuk disusun sebagai laporan perorangan dan sebagai draft laporan kelompok.
ETIKA PROFESI KELOMPOK 4

secara kelompok mahasiswa harus menyajikan dalam diskusi bersama antara mahasiswa. Pada setiap akhir siklus pangamatan mahasiswa harus menunjukan laporan tersebut kepada Pembimbing Lapangan untuk memperoleh persetujuan dan penilaian. f. g. ETIKA PROFESI KELOMPOK 4 .d. Pembimbing Lapangan dari semua rumah sakit dan Pembimbing Akademik. mahasiswa diwajibkan menyusun draft laporan akhir untuk dikonsultasikan kepada Pembimbing Lapangan dan Akademik. Pada akhir semua siklus pelayanan rekam medis. laporan tersebut disusun sebagai laporan akhir PL. Bila telah dikoreksi. Berdasarkan Laporan Akhir PL tersebut. e.

Kelebihan asupan karbohidrat meningkatnya kadar gula darah. Kadar gula dalam darah diatur oleh insulin. Asupan karbohidrat yang berlebih mengakibatkan kerja insulin yang dapat menurunkan kadar gula dalam darah menjadi resisten.2. Sehingga meningkatkan kadar gula dalam darah. ditandai dengan Karbohidrat dalam makanan akan dipecah menjadi gula didalam tubuh yang akan di pakai sebagai sumber energy. ETIKA PROFESI KELOMPOK 4 .

3. yang bertugas memberi bimbingan dan penilaian dalam melakukan pengamatan dan penyusunan laporan. ETIKA PROFESI KELOMPOK 4 . mahasiswa memperoleh 2 pembimbing yaitu : 1 orang Pembimbing Akademik dan 1 orang Pembimbing Lapangan dari (rumah sakit). Pembimbing lapangan RS Pada saat diselenggarakan praktik lapangan.

Pejabat struktural kesehatan Rumah Sakit meliputi: Direktur Wakil Direktur Pelayanan Medis. wewenang dan hak seorang pegawai dalam rangka memimpin suatu satuan organisasi. . d. Keuangan. Kepala Bidang dan/atau Kepala Bagian dan Kepala Seksi dan/atau Kepala Subbagian.4. Pejabat stuktural dan Fungsional di RS Pemerintah Jabatan Struktural Jabatan Struktural adalah suatu kedudukan yang menunjukan tugas. Pendidikan. ETIKA PROFESI KELOMPOK 4 a. Administrasi Umum. Sumber Daya Manusia. c. tanggung jawab. b.

5. berada dilingkungan unit kerja rumah sakit sesuai dengan kompetensinya. 3.Jabatan Fungsional : 1. . ETIKA PROFESI KELOMPOK 4 2. Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kelompok jabatan fungsional terdiri dari sejumlah tenaga fungsional yang terbagi atas berbagai kelompok jabatan fungsional sesuai dengan bidang keahliannya. Masing-masing tenaga fungsional. Jumlah tenaga fungsional ditentukan berdasarkan peraturan perundangundangan yang berlaku. 4. Jenis dan jenjang jabatan fungsional diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Staf medik fungsional mempunyai tugas melaksanakan diagnosa.Staf Medik Fungsional Staf Medik Fungsional adalah kelompok dokter yang bekerja dibidang medis dalam jabatan fungsional. peningkatan dan pemulihan kesehatan. Dalam melaksanakan tugasnya. ETIKA PROFESI KELOMPOK 4 . pendidikan. penelitian dan pengembangan. pencegahan akibat penyakit. pengobatan. penyuluhan. Staf Medik Fungsional dikelompokkan sesuai dengan keahliannya dan setiap kelompok dipimpin oleh seorang ketua yang bertanggungjawab kepada Direktur. staf medik fungsional menggunakan pendekatan tim dengan tenaga profesi terkait. pelatihan.

sebagai bagian dari suatu kewajiban atau obligasi. Hasil kerja kurang baik • Hasil kerja adalah objek berwujud atau tak berwujud yang merupakan hasil pelaksanaan proyek. • hasil kerja kurang baik berarti hasil yang dicapai kurang memuaskan atau kurang sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. ETIKA PROFESI KELOMPOK 4 .5.

Data klinik • Data klinis diartikan sebagai data hasil pemeriksaan. ETIKA PROFESI KELOMPOK 4 . pengobatan. perawatan yang dilakukan oleh praktisi kesehatan dan penunjang medis terhadap pasien rawat inap maupun rawat jalan (termasuk darurat). Data/informasi klinis yang terakumulasi dalam rekam kesehatan/rekam medis merupakan basis data (data base)yang dibedakan dalam jenis data yang diinginkan dan fungsi kegunaannya sehingga menghasilkan beragam data/informasi.6.

mencetuskan dan menata gagasan. dan mengetahui cara memanfaatkan informasi untuk memecahkan masalah. and mencari sumber-sumber informasi yang relevan untuk dirinya . Mendeteksi inkonsistensi dan kesalahan umum dalam pemberian alasan 4. menarik kesimpulan. Seorang pemikir kritis mampu menyimpulkan dari apa yang diketahuinya. Keterampilan berfikir kritis: 1. membuat perbandingan. Memahami hubungan-hubungan logis antar gagasan 2. Memecahkan masalah secara sistematis 5. Mengidentifikasi. mengkontruksi. mengevaluasi argumen dan memecahkan masalah (Chance. dan mengevaluasi argumen 3. Merefleksikan kebenaran keyakinan dan nilai-nilai diri sendiri ETIKA PROFESI KELOMPOK 4 . Berfikir kritis Kemampuan untuk menganalisis fakta.7. Mengidentifikasi relevansi dan kepentingan gagasan 6. Seorang dengan daya ingat baik dan memiliki banyak fakta tidak berarti seorang pemikir kritis. mempertahankan pendapat.1986) Berpikir kritis tidak sama dengan mengakumulasi informasi.

Bukan pemikir kritis  Mengumpulkan fakta dan informasi. menangkap. maupun memikirkan masalah inti. ETIKA PROFESI KELOMPOK 4 . Mempunyai konsep 2. Selalu bertanya/ menyelidik 5.Ciri berfikir kritis adalah: 1. b. Pemikir kritis  Cepat mengidentifikasi informasi yang relevan. Berpikir rasional 3.  Tidak melihat. Berpikir otonom/ mandiri Perbedaan Pemikir Kritis dan bukan pemikir Kritis: a.  Dapat memanfaatkan informasi untuk merumuskan solusi masalah atau mengambil keputusan. dan jika perlu mencari informasi tambahan yang relevan. memisahkannya dari informasi yang irelevan. Berpikir kreatif 4. memandang semua informasi sama pentingnya .

dan salah satu upaya untuk mencapai tujuan tersebut adalah pelayanan gizi yang meliputi penyelenggaraan makanan. RI. baik untuk keperluan -metabolisme tubuh. penyusunan diet pasien hingga pelaksanaannya. dalam Konas Persagi. Asupan makanan pasien • Asupan makanan adalah semua jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi tubuh setiap hari. ETIKA PROFESI KELOMPOK 4 . Rumah sakit adalah suatu wadah atau tempat pelayanan kesehatan yang berusaha untuk mencapai pemulihan penderita dalam waktu sesingkat mungkin.8. pemberian makanan yang memenuhi kebutuhan gizi dan termakan habis oleh setiap pasien merupakan salah satu faktor untuk mempercepat proses pemulihan atau kesembuhan pasien (Somali. berarti dengan biaya perawatan yang sama Rumah Sakit dapat memberikan pelayanan yang lebih baik (Depkes. 1995). Makanan yang memenuhi kebutuhan gizi dan dikonsumsi habis akan mempercepat proses penyembuhan dan memperpendek hariperawatan. evaluasi diruang perawatan dan pelayanan gizi yang diberikan untuk mencapai pelayanan gizi pasien yang optimal dalam memenuhi kebutuhan zat-zat gizi pasien. • Kegiatan pelayanan gizi di ruang rawat inap merupakan rangkaian kegiatan yang dimulai dari upaya perencanaan. 1991). peningkatan kesehatan ataupun untuk mengoreksi kelainan metabolisme dalam upaya penyembuhan penyakit pasien.

Monitor Proses rutin pengumpulan data dan pengumpulan data dan pengukuran kemajuan atas objektif program/pemantauan perubahan yang focus dalam proses dan keluaran. Melibatkan perhitungan atas apa yang dilakukan pengamatan atas kualitas dari layanan yang kita berikan ETIKA PROFESI KELOMPOK 4 .9.

Komunikasi dengan profesi lain Komunikasi dengan profesi lain yaitu suatu proses penyampaian fikiran/informasi dari seorang profesi ke profesi lain melalui suatu cara tertentu sehingga profesi lain tersebut mengerti betul apa yang dimaksud yang berkaitan dengan proses pemeriksaan/pengobatan/perawatan dalam rangka membantu menyelesaikan masalah kesehatan pasien.10. ETIKA PROFESI KELOMPOK 4 .

ETIKA PROFESI KELOMPOK 4 . kewenangan ketrampilan teknis dan moral.11. Profesi • Profesi adalah aktifitas intelektual yang dipelajari termasuk pelatihan yang di selenggarakan ecara formal ataupun tidak formal dan memperoleh sertifikat yang dikeluarkan oleh sekelompok atau badan yang bertanggung jawab pada keilmuan tersebut dalam melayani masyarakat. menggunakan etika layanan profesi dengan mengimplikasikan kompetensi pencetuskan ide.

ETIKA PROFESI KELOMPOK 4 .

UNCLEAR TERM .

bencana atau komplikasi yang masih ada harapan hidupnya (reversible).1. karena syok terancam jiwa oleh kegagalan / disfungsi satu organ atau ganda akibat penyakit. . Ruangan ini digunakan untuk merawat dan mengobati pasien yang membutuhkan perawatan dan observasi intensif. Diruang perawatan intensif (ICU) • Di Ruang Perwatan Intensif Ruang (ICU) adalah sedang berada di dalam ruang rawat Rumah Sakit yang memberikan asuhan keperawatan secara terkonsentrasi dan lengkap. serta dilengkapi dengan staf dan peralatan khusus. serta komprehensif.

cairan. Sering digunakan oleh seseorang yang tidak mampu untuk mengkonsumsi makanan.2. . makanan lewat sonde (NGT) • NGT adalah kependekan dari NasoGastric Tube. dan obat-obatan secara oral. karena akan dilanjutkan oleh makanan cair. biasa bersifat sementara. alat ini digunakan untuk memasukkan makanan cair penuh (enteral) dengan selang plasitic yang dipasang melalui hidung sampai lambung.

.3. yaitu 6 kali sehari). OVERFEEDING • Overfeeding merupakan kondisi pemberian makanan sonde yang terlalu banyak atau berlebihan kepada pasien (pemberian diatas batas yang dianjurkan.

FATAL • Suatu keadaan atau kondisi yang tidak dapat diubah atau diperbaiki lagi. .4.

5. diselidiki ). DIPERIKSA • Menurut kamus besar bahasa Indonesia : Diperiksa adalah dilakukan pemeriksaan ( diteliti. .

Farland) . Proses rutin pengumpulan data dan pengukuran kemajuan atas suatu suatu program • Koordinasi Suatu usaha sinkron dan teratur untuk menyediakan jumlah dan waktu yang tepat. dan mengarahkan pelaksanaan untuk menghasilkan suatu tindakan yang seragam dan harmonis pada sasaran yang telah ditentukan (G. MONITORING DAN KOORDINASI • Monitoring Pemantauan yang dapat dijelaskan sebagai kesadaran tentang apa yang ingin diketahui. (Mc.6.Terry) Suatu proses dimana pimpinan mengembangkan pola usaha kelompok secara teratur di antara bawahannya dan menjamin kesatuan tindakan di dalam mencapai tujuan.R.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful