P. 1
Aaa

Aaa

|Views: 0|Likes:
Published by Arrival Khadiva

More info:

Published by: Arrival Khadiva on Nov 05, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/09/2014

pdf

text

original

SISTEM INDERA

Indra mempunyai sel-sel reseptor khusus untuk mengenali perubahan lingkungan. Indra yang kita kenal ada lima, yaitu : 1. 2. 3. 4. 5. Indra penglihat (mata) Indra pendengar (telinga) Indra peraba (kulit) Indra pengecap (lidah) Indra pencium (hidung).

Kelima indra tersebut berfungsi untuk mengenali perubahan lingkungan luar, oleh karenanya disebut eksoreseptor. Reseptor yang berfungsi untuk mengenali lingkungan dalam, misalnya nyeri, kadar oksigen atau karbon dioksida, kadar glukosa dan sebagainya, disebut interoreseptor. Sel-sel interoreseptor misalnya terdapat pada sel otot, tendon, ligamentum, sendi, dinding saluran pencernaan, dinding pembuluh darah, dan lain sebagainya. Akan tetapi, sesungguhnya interoreseptor terdapat di seluruh tubuh manusia. Interoreseptor yang membantu koordinasi dalam sikap tubuh disebut kinestesis.

Indera Penglihat I. INDERA PENGLIHAT (MATA) Mata mempunyai reseptor khusus untuk mengenali perubahan sinar dan warna. Sesungguhnya yang disebut mata bukanlah hanya bola mata, tetapi termasuk otot-otot penggerak bola mata, kotak mata (rongga tempat mata berada), kelopak, dan bulu mata. Bola mata mempunyai 3 lapis dinding yang mengelilingi rongga bola mata. Ketiga lapis dinding ini dari luar ke dalam adalah sebagai berikut: 1. Sklera

Lapisan ini berfungsi melindungi bola mata dari gangguan. merupakan lapisan yang berisi banyak pembuluh darah yang memberi nutrisi dan oksigen terutama untuk retina. A. yaitu pengontrol ukuran pupil untuk mengatur sinar yang masuk. konjungtiva dibasahi dengan cairan yang keluar dari kelenjar air mata (kelenjar lakrimal) yang terdapat di bawah alis. rektus eksternal. Badan siliaris membentuk ligamentum yang berfungsi mengikat lensa mata. Radang konjungtiva disebut konjungtivitis. Untuk mencegah kekeringan. garam. 3. koroid membentuk badan siliaris yang berlanjut ke depan membentuk iris yang berwarna. Air mata berfungsi sebagai alat pelumas dan pencegah masuknya mikroorganisme ke dalam mata. kecuali di bagian depan bersifat transparan. Warna gelap pada koroid berfungsi untuk mencegah refleksi (pemantulan sinar). Di bagian depan iris bercelah membentuk pupil (anak mata). Koroid Koroid berwarna coklat kehitaman sampai hitam. Otot . Otot Mata Ada enam otot mata yang berfungsi memegang sklera. Air mata mengandung lendir. Kedua cairan tersebut berfungsi menjaga lensa agar selalu dalam bentuk yang benar. Kotak mata pada tengkorak berfungsi melindungi bola mata dari kerusakan. disebut kornea. Di bagian depan. Melalui pupil sinar masuk. 2. Bagian yang dilewati urat saraf optik tidak peka terhadap sinar dan daerah ini disebut bintik buta. Iris berfungsi sebagai diafragma. Kontraksi dan relaksasi dari otot badan siliaris akan mengatur cembung pipihnya lensa. Pada seluruh bagian retina berhubungan dengan badan sel-sel saraf yang serabutnya membentuk urat saraf optik yang memanjang sampai ke otak. Konjungtiva penuh dengan pembuluh darah dan serabut saraf. Selaput ini peka terhadap iritasi. rektus superior. Adanya lensa dan ligamentum pengikatnya menyebabkan rongga bola mata terbagi dua. yaitu bagian depan terletak di depan lensa berisi carian yang disebut aqueous humor dan bagian belakang terletak di belakang lensa berisi vitreous humor. berwarna putih buram (tidak tembus cahaya). Selaput transparan yang melapisi kornea dan bagian dalam kelopak mata disebut konjungtiva. Konjungtiva adalah lapisan transparan yang melapisi kornea dan kelopak mata. dan antiseptik dalam jumlah kecil. dan rektus internal). Retina Lapisan ini peka terhadap sinar. Empat di antaranya disebut otot rektus (rektus inferior.Sklera merupakan jaringan ikat dengan serat yang kuat.

ke atas. Fungsi Mata Sinar yang masuk ke mata sebelum sampai di retina mengalami pembiasan lima kali yaitu waktu melalui konjungtiva. Jarak terdekat yang dapat dilihat dengan jelas disebut titik dekat (punctum proximum). maka sudut kerucut cahaya yang masuk sangat kecil sehingga sinar tampak paralel. Pembiasan terbesar terjadi di kornea. Apabila terkena sinar. Ada tiga macam sel konus. sedangkan jika kita sangat jauh dari obyek. Cahaya dibiaskan jika melewati konjungtiva kornea. Jarak terjauh saat benda tampak jelas tanpa kontraksi disebut titik jauh (punctum remotum). terutama pigmen ungu yang terdapat pada sel batang. Ada dua macam sel reseptor pada retina. hijau. yaitu sel kerucut (sel konus) dan sel batang (sel basilus). Pigmen ungu yang terdapat pada sel basilus disebut rodopsin.18. Mata mamalia mampu mengubah derajat pembiasan dengan cara mengubah . lensa. Kerusakan salah satu sel konus akan menyebabkan buta warna. Pada waktu adaptasi. Lihat Gambar 11. kornea. misalnya sinar matahari. B. Bagi mata normal. Baik sinar dari obyek yang jauh maupun yang dekat harus direfraksikan (dibiaskan) untuk menghasilkan titik yang tajam pada retina agar obyek terlihat jelas. bayang-bayang benda akan jatuh pada bintik kuning. mata sulit untuk melihat. Sel konus berisi pigmen lembayung dan sel batang berisi pigmen ungu. Dengan ketiga macam sel konus tersebut mata dapat menangkap spektrum warna. Untuk pembentukan kembali memerlukan waktu yang disebut adaptasi gelap (disebut juga adaptasi rodopsin). sedangkan pigmen dari sel konus berfungsi lebih pada suasana terang yaitu untuk membedakan warna. Pembiasan cahaya untuk menghasilkan penglihatan yang jelas disebut pemfokusan. Pembentukan kembali pigmen terjadi dalam keadaan gelap. yaitu suatu senyawa protein dan vitamin A. Kedua macam pigmen akan terurai bila terkena sinar. Jika kita sangat dekat dengan obyek maka cahaya yang masuk ke mata tampak seperti kerucut. dan ke bawah. makin ke tengah maka jumlah sel batang makin berkurang sehingga di daerah bintik kuning hanya ada sel konus saja. dan vitreous humor. Pigmen lembayung dari sel konus merupakan senyawa iodopsin yang merupakan gabungan antara retinin dan opsin. Cahaya dari obyek yang dekat membutuhkan lebih banyak pembiasan untuk pemfokusan dibandingkan obyek yang jauh. pigmen pada sel basilus berfungsi untuk situasi kurang terang. yaitu bagian yang paling peka terhadap sinar. ke kiri. dan biru. yaitu sel yang peka terhadap warna merah. maka rodopsin akan terurai menjadi protein dan vitamin A. Oleh karena itu. Dua lainnya adalah otot obliq atas (superior) dan otot obliq bawah (inferior). aqueus humor.rektus berfungsi menggerakkan bola mata ke kanan.

Katarak adalah cacat mata. otot siliari berkontraksi sehingga memendekkan apertura yang mengelilingi lensa. Pada mata dekat ini orang tidak dapat melihat benda yang jauh. Kelainan-kelainan mata yang lain adalah: Imeralopi (rabun senja) : pada senja hari penderita menjadi rabun Xeroftalxni : kornea menjadi keying dan bersisik . Mata jauh dapat terjadi pada anak-anak. Hal ini terjadi karena adanya pengapuran pada lensa.Proses pemfokusan obyek pada jarak yang berbeda-berda disebut daya akomodasi. Hal ini disebabkan karena elastisitas lensa berkurang. Astigmatisma merupakan kelainan yang disebabkan bola mata atau permukaan lensa mata mempunyai kelengkungan yang tidak sama. C. Sebagai akibatnya ligamen suspensor mendorong lensa sehingga lensa memanjang dan pipih. Cara kerja mata manusia pada dasarnya sama dengan cara kerja kamera. Saat melihat dekat. Pada orang yang terkena katarak pandangan menjadi kabur dan daya akomodasi berkurang. mereka hanya dapat melihat benda yang jaraknya dekat. Miopi biasa terjadi pada anak-anak. otot siliari relaksasi sehingga apertura yang mengelilingi lensa membesar dan tegangan ligamen suspensor bertambah. disebabkan bola mata terlalu pendek sehingga bayang-bayang jatuh di belakang retina. titik dekat mata bisa sangat pendek. kecuali cara mengubah fokus lensa. akibatnya bayang-bayang jatuh tidak pada tempat yang sama. yaitu buramnya dan berkurang elastisitasnya lensa mata. Untuk menolong orang yang cacat seperti ini dibuat lensa silindris. Cahaya dari obyek yang jauh difokuskan oleh lensa tipis panjang. Miopi atau mata dekat adalah cacat mata yang disebabkan oleh bola mata terlalu panjang sehingga bayang-bayang dari benda yang jaraknya jauh akan jatuh di depan retina. kira-kira 9 cm untuk anak umur 11 tahun.bentuk lensa. Cacat mata pada anak-anak seperti ini disebut hipermetropi. Sekitar umur 40 tahun . Saat melihat jauh. Untuk cacat seperti ini orang dapat ditolong dengan lensa cekung (negatif). Kelainan pada Mata Pada anak-anak. Penderita presbiopi dapat dibantu dengan lensa rangkap. Perubahan bentuk lensa ini akibat kerja otot siliari. sehingga fokusnya tidak sama. yaitu titik dekat mata sampai 50 cm.50 tahun terjadi perubahan yang menyolok. jarak titik dekat makin panjang. yaitu yang mempunyai beberapa fokus. sedangkan cahaya dari obyek yang dekat difokuskan dengan lensa yang tebal dan pendek. Cacat mata seperti ini disebut presbiopi atau mata tua karena proses penuaan. Sebagai akibatnya lensa menebal dan pendek. oleh karena itu memerlukan pertolongan kaca mata untuk membaca berupa kaca mata cembung (positif). Makin tua.

Telinga luar Telinga luar terdiri dari daun telinga. Telinga luar berfungsi menangkap getaran bunyi. Rongga telinga tengah berhubungan dengan telinga luar melalui membran timpani. INDERA PENDENGAR (TELINGA) Indera Pendengar Telinga mempunyai reseptor khusus untuk mengenali getaran bunyi dan untuk keseimbangan. dan telinga dalam. dan membran timpani (gendang telinga). telinga tengah. Telinga tengah Bagian ini merupakan rongga yang berisi udara untuk menjaga tekanan udara agar seimbang. II. yaitu tegak dan membentuk saluran menuju gendang telinga.- Keratomealasi : kornea menjadi putih dan rusak. saluran luar. telinga tengah. dan telinga tengah meneruskan getaran dari telinga luar ke telinga dalam. 1. dan kelenjar lilin yang menjaga agar permukaan saluran luar dan gendang telinga tidak kering. tetapi bentuk ini kurang mendukung fungsinya sebagai penangkap dan pengumpul getaran suara. Reseptor yang ada pada telinga dalam akan menerima rarigsang bunyi dan mengirimkannya berupa impuls ke otak untuk diolah A. Ada tiga bagian utama dari telinga manusia. 2. Di dalamnya terdapat saluran Eustachio yang menghubungkan telinga tengah dengan faring. dan telinga dalam. yaitu bagian telinga luar. Daun telinga manusia mempunyai bentuk yang khas. Hubungan telinga tengah dengan bagian telinga . Saluran luar yang dekat dengan lubang telinga dilengkapi dengan rambutrambut halus yang menjaga agar benda asing tidak masuk. Susunan Telinga Telinga tersusun atas tiga bagian yaitu telinga luar. Bentuk daun telinga yang sangat sesuai dengan fungsinya adalah daun telinga pada anjing dan kucing.

Tiga saluran setengah lingkaran. sedangkan di antara saluran tengah dengan saluran timpani terdapat membran basiler. Dalam saluran tengah terdapat suatu tonjolan yang dikenal sebagai membran tektorial yang paralel dengan membran basiler dan ada di sepanjang koklea. dan keempatnya terdapat di dalam rongga vestibulum dari labirin tulang. Ada 5 bagian utama dari labirin membran.dalam melalui jendela oval dan jendela bundar yang keduanya dilapisi dengan membran yang transparan. Dasar dari sel pendengar terletak pada membran basiler dan berhubungan dengan serabut saraf yang bergabung membentuk saraf pendengar. terdiri dari labirin tulang dan labirin membran. Cara Kerja Indra Pendengaran . yaitu sebagai berikut. 3. Fungsi rangkaian tulang dengar adalah untuk mengirimkan getaran suara dari gendang telinga (membran timpani) menyeberangi rongga telinga tengah ke jendela oval. B. Selain itu terdapat pula tiga tulang pendengaran yang tersusun seperti rantai yang menghubungkan gendang telinga dengan jendela oval. Koklea terdiri dari tiga saluran yang sejajar. Koklea mengandung organ Korti untuk pendengaran. Telinga dalam Bagian ini mempunyai susunan yang rumit. dan saluran (kanal) yang dipisahkan satu dengan lainnya oleh membran. Tulang yang ketiga adalah tulang sanggurdi (stapes) yang berhubungan dengan jendela oval. Antara tulang landasan dan tulang sanggurdi terdapat sendi yang memungkinkan gerakan bebas. yaitu: saluran vestibulum yang berhubungan dengan jendela oval. Kedua tulang ini terikat erat oleh ligamentum sehingga mereka bergerak sebagai satu tulang. Ketiga tulang tersebut adalah tulang martil (maleus) menempel pada gendang telinga dan tulang landasan (inkus). 1) 2) 3) 4) 5) Tiga saluran setengah lingkaran Ampula Utrikulus Sakulus Koklea atau rumah siput Sakulus berhubungan dengan utrikulus melalui saluran sempit. ampula. Bagian yang peka terhadap rangsang bunyi ini disebut organ Korti. utrikulus dan sakulus merupakan organ keseimbangan. Di antara saluran vestibulum dengan saluran tengah terdapat membran Reissner. Sel sensori untuk mendengar tersebar di permukaan membran basiler dan ujungnya berhadapan dengan membran tektorial. saluran tengah dan saluran timpani yang berhubungan dengan jendela bundar.

dingin. yaitu . Ujung dari setup saluran setengah lingkaran membesar dan disebut ampula yang berisi reseptor.Gelombang bunyi yang masuk ke dalam telinga luar menggetarkan gendang telinga. Posisi kepala mengakibatkan desakan otolith pada rambut yang menimbulkan impuls yang akan dikirim ke otak. Perpindahan ini menyebabkan melebarnya membran pada jendela bundar. Utrikulus maupun sakulus berisi reseptor keseimbangan. Pada epidermis tidak terdapat pembuluh darah dan sel saraf. III. yang akan menggerakkan sel-sel rambut ke atas dan ke bawah. terjadilah rangsangan (impuls). sakit. Getaran ini akan diteruskan oleh ketiga tulang dengar ke jendela oval. panas. C. Kedua. Dari bagian dalam ke bagian luar. A. Alat keseimbangan di dalam utrikulus dan sakulus terdiri dari sekelompok sel saraf yang ujungnya berupa rambut bebas yang melekat pada otolith. yaitu butiran natrium karbonat. Perpindahan getaran cairan limfa di dalam saluran tengah menggerakkan membran basher yang dengan sendirinya akan menggetarkan cairan dalam saluran timpani. Susunan Kulit Kulit terdiri dari lapisan luar yang disebut epidermis dan lapisan dalam atau lapisan dermis. Getaran Struktur koklea pada jendela oval diteruskan ke cairan limfa yang ada di dalam saluran vestibulum. Saluran semisirkular (saluran setengah lingkaran) peka terhadap gerakan kepala. Alat ini disebut kupula. Alat keseimbangan yang ada di dalam ampula terdiri dari kelompok sel saraf sensori yang mempunyai rambut dalam tudung gelatin yang berbentuk kubah. dan tekanan. sedangkan pangkalnya berhubungan dengan utrikulus yang menuju ke sakulus. Getaran membran tektorial dan membran basiler akan menekan sel sensori pada organ Korti dan kemudian menghasilkan impuls yang akan dikirim ke pusat pendengar di dalam otak melalui saraf pendengaran. Epidermis tersusun atas empat lapis sel. INDERA PERABA (KULIT) Kulit merupakan indra peraba yang mempunyai reseptor khusus untuk sentuhan. Ketika rambut-rambut sel menyentuh membran tektorial. pertama adalah stratum germinativum berfungsi membentuk lapisan di sebelah atasnya. Getaran cairan tadi akan menggerakkan membran Reissmer dan menggetarkan cairan limfa dalam saluran tengah. Getaran dengan frekuensi tertentu akan menggetarkan selaput-selaput basiler. Susunan dan Cara Kerja Alat Keseimbangan Bagian dari alat vestibulum atau alat keseimbangan berupa tiga saluran setengah lingkaran yang dilengkapi dengan organ ampula (kristal) dan organ keseimbangan yang ada di dalam utrikulus clan sakulus.

kehitaman. serta pengatur suhu tubuh. Di sebelah dalam dermis terdapat timbunan lemak yang berfungsi sebagai bantalan untuk melindungi bagian dalam tubuh dari kerusakan mekanik. B. Pada setiap pangkal akar rambut melekat otot penggerak rambut. Fungsi Kulit Kulit berfungsi sebagai alat pelindung bagian dalam. Selain itu sel-sel dari lapisan granulosum umumnya menghasilkan pigmen hitam (melanin).di sebelah luar lapisan germinativum terdapat stratum granulosum yang berisi sedikit keratin yang menyebabkan kulit menjadi keras dan kering. Pada waktu dingin atau merasa takut. sehingga kulit dapat mengembang. Serat kuning bersifat elastis/lentur. Akar rambut berhubungan dengan pembuluh darah yang membawakan makanan dan oksigen. Indera Peraba Penyusun utama dari bagian dermis adalah jaringan penyokong yang terdiri dari serat yang berwarna putih dan serat yang berwarna kuning. Reseptor untuk rasa sakit ujungnya menjorok masuk ke daerah epidermis. otot rambut mengerut dan rambut menjadi tegak. sebagai alat ekskresi. Kandungan melanin menentukan derajat warna kulit. sebagai alat peraba dengan dilengkapi bermacam reseptor yang peka terhadap berbagai rangsangan. Sehubungan dengan fungsinya sebagai alat peraba. Reseptor untuk tekanan. Lapisan ketiga merupakan lapisan yang transparan disebut stratum lusidum dan lapisan keempat (lapisan terluar) adalah lapisan tanduk disebut stratum korneum. misalnya otot dan tulang. selain itu juga berhubungan dengan serabut saraf. Stratum germinativum mengadakan pertumbuhan ke daerah dermis membentuk kelenjar keringat dan akar rambut. ujungnya berada di dermis yang jauh dari . atau kecoklatan. kulit dilengkapi dengan reseptorreseptor khusus.

Permukaan lidah dilapisi dengan lapisan epitelium yang banyak mengandung kelenjar lendir. IV. Rongga atas berisi ujung-ujung cabang saraf cranial. ujung reseptornya terletak di dekat epidermis. Reseptor untuk rangsang sentuhan dan panas. yaitu bentuk benang. di bagian samping dari papila berbentuk jamur. dan reseptor pengecap berupa tunas pengecap. Di akhir setiap sel pembau pada permukaan epitelium mengandung beberapa rambut-rambut pembau yang bereaksi terhadap bahan kimia bau-bauan di udara. bentuk dataran yang dikelilingi paritparit. dan bentuk jamur. Reseptor pencium tidak bergerombol seperti tunas pengecap. Permukaan atas lidah penuh dengan tonjolan (papila). yaitu saraf olfaktori (saraf pembau). INDERA PEMBAU (HIDUNG) Indra pembau berupa kemoreseptor yang terdapat di permukaan dalam hidung. Epitelium pembau mengandung 20 juta sel-sel olfaktori yang khusus dengan aksonakson yang tegak sebagai serabut-serabut saraf pembau. INDERA PENGECAP (LIDAH) Indera Pengecap Lidah mempunyai reseptor khusus yang berkaitan dengan rangsangan kimia. Tonjolan itu dapat dikelompokkan menjadi tiga macam bentuk. yaitu pada lapisan lendir bagian atas. Lidah merupakan organ yang tersusun dari otot. V. dan di permukaan papila berbentuk benang.epidermis. Tunas pengecap terdiri atas sekelompok sel sensori yang mempunyai tonjolan seperti rambut.Hidung terlindung dari lapisan tulang rawan dan bagian rongga dalam mengandung sel-sel epitel yang . Rongga hidung mempunyai tiga lapisan yang dipisahkan oleh tulang. Tunas pengecap terdapat pada paritparit papila bentuk dataran.

Di akhir setiap sel pembau pada permukaan epitelium mengandung beberapa rambut-rambut pembau yang bereaksi terhadap bahan kimia bau-bauan di udara Bulu hidung di dalam kaviti hidung menapis debu dan mikroorganisma dari udara yang masuk dan lapisan mukus yang memerangkapnya. Zat-zat kimia tertentu berupa gas atau uap masuk bersama udara inspirasi mencapai reseptor pembau. Reseptor pencium tidak bergerombol seperti tunas pengecap.sel pembau. Selain itu hidung juga berfungsi sebagai organ untuk membau kerana reseptor bau terletak di mukosa bahagian atas hidung. yaitu pada lapisan lendir bagian atas. Bekalan darah yang banyak ke membran mukus membantu mengawal udara yang masuk menjadi hampir sama dengan suhu badan di samping melembabkannya.Epitelium pembau mengandung 20 juta sel-sel olfaktori yang khusus dengan akson-akson yang tegak sebagai serabut-serabut saraf pembau. Gambar Struktur dan Anatomi Hidung Manusi Proses Penciuman Di dalam rongga hidung terdapat selaput lendir yang mengandung sel. Indra pembau berupa kemoreseptor yang terdapat di permukaan dalam hidung. Bagian tersebut dilengkapi lendir dan rambutrambut pembau. Hidung merupakan salah satu dari panca indra yang berfungsi sebagai indra pembau. Hidung juga membantu menghasilkan dengungan (fonasi). Pada sel-sel pembau terdapat ujung-ujung saraf pembau atau saraf kranial (nervus alfaktorius). sehingga terjadi pengikatan zat dengan protein membran pada . Zat ini dapat larut dalam lendir hidung. yang selanjutnya akan bergabung membentuk serabut-serabut saraf pembau untuk menjalin dengan serabut-serabut otak (bulbus olfaktorius).berfungsi untuk menerima rangsang kimia.

Aroma makanan yang berada di rongga dalam hidung tidak dapat tercium karena serabut saraf di situ tertutup oleh lendir pilek. Kelainan ini dapat diatasi dengan memakai kacamata silindris. Inilah bukti bahwa antara organ pembau dengan pencium saling bekerja dengan baik. Beberapa kelainan dan penyakit yang menyerang alatalat indra antara lain sebagai berikut. . Berkat kemajuan ilmu pengetahuan. maka makanan terasa hambar rasanya dan kita tidak dapat mencermati bau dengan baik. Mata tidak mampu memfokuskan pandangan karena kornea mata tidak berbentuk bola. maka kita tidak dapat mengecap dengan baik. Astigmatis Astigmatis (mata silindris) adalah kelainan pada mafa yang menyebabkan penglihatan menjadi kabur. VI.dendrit. Beribu-ribu akson bergabung menjadi suatu bundel yang disebut saraf I otak (olfaktori). Hal ini terjadi karena penderita tidak mampu melihat garis-garis horizontal dan vertikal secara bersama-sama. Saraf otak ke I ini menembus lamina cribosa tulang ethmoid masuk ke rongga hidung kemudian bersinaps dengan neuron-neuron tractus olfactorius dan impuls dijalarkan ke daerah pembau primer pada korteks otak untuk diinterpretasikan. 1. Kemudian timbul impuls yang menjalar ke akson-akson. sebagian kelainan dan gangguan tersebut dapat diatasi. Kita merasakan bau buah apel berbeda dengan jeruk dan pepaya karena adanya organ pembau. Ketika seseorang menderita sakit pilek. Kelainan Dan Penyakit Pada Alat Indra Kelainan dan penyakit pada alat indra dapat mengganggu manusia ketika berinteraksi terhadap lingkungannya. Hubungan Indera Pembau dan Indera Pengecap Apabila ada gangguan pada indera pembau.

akan menimbulkan kebutaan. Juling . 7. Ji ka tidak segera cliatasi. Katarak dapat diatasi dengan tindakan operasi. dan presbiopia serta cara menolongnya telah kamu pelajari di kelas VIII. 5. dan tomat. Jadi. yaitu bagian atas berlensa cekung (negatif) dan bagian bawah berlensa cembung (positif). Miopia Miopi (rabun jauh) adalah kelainan pada mata yang ditandai dengan mata tidak dapat melihat jauh. Kekurangan vitamin A menimbulkan penebalan selaput lendir mata. Presbiopia Presbiopia (rabun dekat danjauh) adalah kelainan yang ditandai dengan mata tidak dapat melihat dekat dan jauh. Kelainan ini dialami oleh orang tua sehingga disebut juga mata tua. permukaan mata yang biasanya basah menjadi kering dan kasar (xeroftalmia/xerosis). 6. Hipermetropi Hipermetropia (rabun dekat) adalah kelainan pada mata yang ditandai dengan mata tidak dapat melihat dekat. penyakit ini merupakan tingkat lanjut rabun senja. Rabun Senja Penderita rabun senja (rabun ayam) tidak dapat melihat dengan baik pada senja dan malam hari ketika cahaya mulai rentang-remang. Cara mencegah dan mengatasi gangguan ini ialah dengan mengonsumsi rnakanan yang banyak mensandung vitamin A. Akibatnya. katarak diderjta oleh orang yang berusia lanjut. hipermetropia.rena daya akomodasi mata mulai berkurans. Kelainan ini dapat diatasi dengan memakai kaca mata berlensa cembung (positifl. Kelainan miopia. 8. Misalnya wortel. Gangguan penglihatan ini disebabkan oleh kekurangan vitamin A. Hal itu terjadi karena bola mata terlalu panjang dan bayangan benda jatuh di depan bintik kuning. Hal itu terjadi karena bola mata terlalu pendek dan bayangan jatuh di belakang bintik kuning. Kelainan ini dapat diatasi dengan memakai kaca mata berlensa cekung (negatif). Katarak Katarak (bular mata) merupakan kelainan pada lensa mata. Hal itu terjadi ka. Penyebabnya adalah kekurangan vitamin A yang sangat parah. Biasanya. Lensa mata menjadi kabur dan keruh sehingga cahaya yang masuk tidak dapat mencapai retina.2. 4. Kelainan ini dapat diatasi dengan memakai kacamata berlensa rangkap. pepaya. 3. Keratomalasi Keratomalasi ditandai dengan kornea mata yang keruh.

jamur. Buta warna lebih banyak diderita laki-laki dari pada perempuan. atau virus yang masuk melalui berbagai cara. Kelainan ini dapat diatasi dengan tindakan operasi pada otot mata. Buta warna merupakan penyakit keturunan yang tidak dapat disembuhkan. keracunan timbel. 13. misalnya virus influenze. hijau. Glaukoma Kelainan ini ditandai dengan peningkatan tekanan di dalam bola mata. Radang Telinga Radang telinga dapat terjadi di bagian luar maupun tengah. yang masuk dari rongga mulut melirlui saluran Eustachius. Penyakit ini harus ditangani oleh dokter THT. Untuk mengatasi gangguan ini harus diketahui dulu penyebabnya. atau tumor otak bagian depan. 12. Radang telinga bagian luar terjadi karena bakteri. misalnya masuk bersama air ketika berenang. misalnya cidera atau infeksi di dasar kepala. Kelainan ini dapat diatasi dengan obat-obatan yang harus diminum seumur hidup atau dengan tindakan pembedahan. Penyakit ini dapat terjadi karena beberapa hal. kebanyakan merokok. 9. Tekanan terjadi karena adanya sumbatan pada saluran di dalam bola mata dan pembentukan cairan di bola mata yang berlebihan. 11. Kelainan yang tidak segera diatasi dapat menyebabkan kebutaan. 10. Otosklerosis Penyakit ini merupakan tuli konduksr yang menahun karena tulang sanggurdi kaku dan tidak dapat bergerak secara leluasa. Anosmia Anosmia adalah gangguan pada hidung berupa kehilangan kemampuan untuk membau. . Buta Warna Penderita buta warna tidak dapat membedakan warna tertentu. misalnya merah. Radang telinga tengah (otitis media) dapat terjadi karena bakteri atau virus.Kelainan mata ini disebabkan adanya ketidak serasian kerja otot penggerak bola mata kanan dan kiri. dan biru.

2010.1 _____. ALAT INDERA PADA MANUSIA.org/mw/Alat_Indra_Pada_Manusia_9.Indera. _____.KU/edukasi. SISTEM INDERA MANUSIA.org/5-lima-alat-inderamanusia-mata-hidung-telinga-lidah-kulit-panca-indera _____. http://biologi-itey. _____. INDERA PENCIMAN.Manusia/ _____.blogspot.DAFTAR PUSTAKA _____.com/2010/01/hidung-inderapenciuman. LIMA ALAT INDERA PADA MANUSIA.net/yuesbi/e- DU. http://organisasi.bogor. http://www. _____.net/SMA/Biologi/Sistem. http://idkf.html .crayonpedia.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->