Anatomi dan Fisiologi Esofagus dan Korelasinya dengan Pembedahan

Warko Karnadihardja
Subbagian Bedah Digestif FKUP/RSHS Bandung

Anatomi Esofagus
Organ tubular berotot  Sepanjang C7 s/d Th 11  Antara pharynx dg lambung  Terbagi 3 regional

– Cervical, Thoracic, Abdominal

Terdapat 2 sphincter
– UES dan LES

Anatomi Esofagus
Cervical Eso agak melengkung ke kiri  Thoracic Eso agak melengkung ke kanan  Abdominal Eso panjang 2-4 cm  3 penyempitan normal

– Cricoid – Bronchus kiri & arcus aorta – Hiatus diafragma

.

.

.

.

.

Peranan Thoracoscopy Penilaian Anatomi  Bedah Invasif Minimal  .

.

.

Fisiologi Esofagus dan GE Junction Lumen Eso selalu kosong  Peristalsis primer  – Mendorong habis ke distal semua yg masuk dari pharynx sewaktu menelan  Peristalsis sekunder – Mendorong balik cairan dan udara dari lambung .

Fisiologi Esofagus dan GE Junction  Upper Esophageal Sphincter [UES] – Berkonstraksi sewaktu inspirasi agar udara tidak tertelan  Elemen Gastro-Esophageal Junction [GE] – Berkonstraksi mencegah refluks  Yang berbeda dg fisiologi diatas dianggap ABNORMAL .

.

.

.

.

Gangguan Fungsi Esofagus  Retensi material di dalam Eso dan refluks berlebihan ke dalam Eso adalah ABNORMAL Disfungsi terdiri atas – Disorders Peristalsis – Incompetence Sphincter  .

.

.

.

.

.

.

140:442-449 .al Arch Surg.Primary Esophageal Motality Disorders (PEMDs) Achalasia  Diffuse Esophageal Spasm (DES)  Nutcracker Esophagus (NE)  Hypertensive Lower Esophageal Sphincter (HTN-LES)  Patti. 2005. MD et.

MD et. 2005.al Arch Surg.Assessment for PEMDs Clinical symptoms  Radiology  Endoscopy  Esophageal Manometry  Ambulatory pH Monitoring  Patti.140:442-449 .

.

ACHALASIA .

.

.

Kesimpulan  Memahami anatomi esofagus sangat penting sewaktu pembedahan – Cara approach: konvensional. invasif minimal – Mempertahankan vaskularisasi yg baik – Alasan Three-Field Resection untuk keganasan .

Kesimpulan  Memahami fisiologi normal sangat penting sewaktu pembedahan agar – Reseksi dan rekonstruksi mendekati fungsi normal atau mencegah efek abnormal  Memahami Disorders dan Incompetency sangat penting untuk – Menegakkan diagnosa – Memilih pengobatannya .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful