You are on page 1of 22

STRUMA DIFFUSA TOKSIK

STEFANY 102008111

SKENARIO 1
Seorang wanita berusia 42 tahun berobat ke poliklinik karena sering berdebar-debar, sesak, keringat banyak terutama di leher, kepala, punggung meskipun pasien berada di ruangan ber-AC. OS juga merasa penglihatannya kabur dan tampak dobel bila nonton TV. OS mengatakan makan banyak, tapi dirasakan badannya bertambah kurus, selama 3 bulan terakhir turun sebanyak 6 kg. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 140/90 mmHg, denyut nadi 110x/menit, frekuensi napas 26x/menit, suhu 37◦C. kelopak mata kanan tidak menutup dan kedua kelopak mata tampak bergetar, terlihat perbesaran lingkar leher dan bila diukur 36 cm. Cor: bising sistolik diapeks, pulmo dan abdomen dalam batas normal.

• Grave’s disease adalah bentuk umum dari tirotoksikosis → terjadi akibat antibodi reseptor TSH (Thyroid Stimulating Hormone) yang merangsangsang aktivitas tiroid itu sendiri. . Istilah toksik dan non toksik dipakai karena adanya perubahan dari segi fungsi fisiologis kelenjar tiroid seperti hipertiroid dan hipotiroid istilah nodusa dan diffusa lebih kepada perubahan bentuk anatomi.• Hipertiroidisme : tirotoksikosis dari kelebihan hormon tiroid yang beredar dalam sirkulasi diakibatkan oleh kelenjar tiroid yang hiperaktif.

keras/kenyal? Sudah berapa lama? . -Adakah disertai gejala penyerta lain seperti demam.menggigil. berkeringat. Sekarang: -Keluhan utama -Sifat dan derajat keparahan serta kronologi penyakit. -Sejak kapan mulai sakit? Sakit memberat pada saat beraktivitas atau sewaktu istirahat? -keadaan yang memperbaik/ memperburuk sakit serta factor pemicu. BB menurun. perubahan suara? -Benjolan nyeri/ tidak. batuk. kaki bengkak. pilek (tanda infeksi saluran pernapasan atas).ANAMNESIS Identitas: alamat Umur Jenis kelamin Kerja Jumlah anak Riwayat Peny. lemas.

Lingkungan / sosial:  Aktivitas fisik  Pekerjaan  Merokok  Konsumsi alkohol .Riwayat penyakit keluarga .Riwayat penyakit menahun keluarga .Riwayat penyakit dahulu ..

PEMERIKSAAN FISIK Keadaan umum: - Tingkat kesadaran Konsentrasi Keadaan sakit Gelisah / tenang. keringat. lemas Tanda vital: Suhu tubuh Nadi : takikardi - Tekanan Darah : ↑ akibat efek dari hormon tiroid Frekuensi napas .

Perhatikan tanda-tanda: Eksoftalmus: penonjolan bola mata Moebius sign: gagal melakukan konvergensi Von grave sign: keterlambatan kelopak mata Jofroy sign: gagal mengerutkan dahi Von stelwag sign: mata jarang berkedip Rosenbach sign: tremor pada mata .INSPEKSI& PALPASI .Mengukur pembesaran leher .Melakukan perabaan pada bagian leher yg bengkak apakah teraba rata (diffusa) atau berbenjol-benjol (nodul) .

AUSKULTASI Mendengar bunyi jantung normal atau tidak → Terdengar bunyi sistolik jantung di apeks jantung akibat palpitasi .

PEMERIKSAAN PENUNJANG a. Pemeriksaan FT3 dan FT4: kadar FT3 dan FT4 akan meninggi pada pasien tersangka hipertiroidisme. b. Pemeriksaan TSH Rab (TSH reseptor antibodies): pada morbus Graves biasanya positif d. Pemeriksaan TSHs serum: kadar TSH didapatkan rendah pada keadaan hiperfungsi kelenjar tiroid. Pemeriksaan antitiroglobulin dan antimikrosomal antibody: meningkat pada morbus Graves . c.

sebagai pengarah biopsi aspirasi serta deteksi lesi-lesi yang tak teraba secara klinis . • Ultrasonografi tiroid .untuk penilaian tindak lanjut pengobatan. .sebagai pemeriksaan penyaring. dan .menentukan letak dan sifat lesi. .PEMERIKSAAN RADIOLOGI • MRI orbita Untuk memvisualisasikan oftalmopati yang menyerang otot ekstraokular.

Peningkatan metabolisme . atau dermopati/acropathy (jarang sekali) – Grave’s. .diasosiasikan dengan okulopati.pembesaran difus hiperplastik dan kelebihan menghasilkan hormone tiroid .WORKING DIAGNOSIS Struma Difusa Toksik: .

DIFFERENTIAL DIAGNOSIS STRUMA MULTINODULER TOKSIK (PLUMMER DISEASE) Suatu noduler yg non toksik → jangka 15-20 tahun dpt menjadi toksik Keluhan: Sukar menelan Batuk Gangguan pernafasan Suara serak .

mungkin karena suatu escape effect atau ada defek intra tiroid sebelumnya . lobak) -kelainan biosintesis herediter -penggunan yodium dalam dosis besar dan waktu lama. kol.Ketidakmampuan menghasilkan hormon tiroid yang cukup u/ memenuhi kebutuhan tubuh tanpa disertai gangguan fungsi Beberapa faktor yang berpengaruh pada gangguan pembentukan hormon adalah : -kekurangan yodium ringan -masuknya bahan makanan yang bersifat goitrogenik yang berpengaruh terhadap pembentukan tiroksin dalam kelenjar (kubis.SIMPLE GOITER . singkong.

Jinak lebih sering pada perempuan >40 tahun -Pada penderita sering terjadi paralise pita suara yg sifatnya unilateral -laki-laki lebih berisiko mendapat kanker tiroid .pertumbuhan nodul yang cepat → keganasan tiroid .KARSINOMA TIROID .

kehamilan .ETIOLOGI Struma diffusa toksik : penyakit autoimun dimana terjadi peningkatan pelepasan hormon tiroid.Obat–obatan : litium dan amiodaron .Kelebihan asupan yodium . yaitu thyroidstimulating immunoglobulin Faktor risiko : .stress .

EPIDEMIOLOGI Perempuan > laki-laki Dapat terjadi pada semua usia : puncak 20-40 tahun .

PATOFISIOLOGI defek pada limfosit T → limfosit B ↓ antibodi ↓ berikatan dengan reseptor TSH ↓ merangsang sintesa dan sekresi hormon tiroid .

Perubahan kulit dan kondisi rambut dapat terjadi .Peningkatan ukuran kelenjar tiroid .Gangguan reproduksi . iritabilitas.Peningkatan frekuensi buang air besar . intoleransi terhadap panas. keringat berlebihan .Peningkatan tonus otot. peningkatan rasa lapar .MANIFESTASI KLINIS . peningkatan sensitivitas terhadap katekolamin .Peningkatan frekuensi jantung .Eksoftalmus (penonjolan bola mata) .Penurunan berat badan.Peningkatan laju metabolism basal dan prduksi panas. tremor.

propylthiouracil (PTU). . merupakan drug of choice.PTU menurunkan konversi T4 ke T3.PENATALAKSANAAN Medika mentosa: . .menghambat hormonogenesis pada tiroid. . methimazole (MTZ) .PTU → jika pasien tidak toleran dengan obat lain .propanolol: u/ mengendalikan gejala-gejala adrenergik (takikardi dan hipertensi) .MTZ: T ½ lebih panjang dan lebih cepat kembali ke euthyroid.

Pasien umur 35 tahun atau lebih . .Pada wanita hamil (trimester kedua) yang memerlukan obat antitiroid dosis besar .Alergi terhadap obat antitiroid.Non-medika mentosa:  Subtotal thyroidectomy Indikasi : .Adenoma toksik . pasien tidak dapat menerima yodium radioaktif .Adenoma toksik atau struma multinodular toksik .Pada penyakit Graves yang berhubungan dengan satu atau lebih nodul  Terapi radioaktif iodin Indikasi : .Gagal mencapai remisi sesudah pemberian obat antitiroid .Pasien umur muda dengan struma besar serta tidak berespons terhadap obatantitiroid.Hipertiroidisme yang kambuh sesudah penberian dioperasi .

Gejala-gejala saluran cerna berupa mual.diare dan ikterus.agitasi. . muntah.KOMPLIKASI . gelisah. . flushing dan hiperhidrosis. .Takhikardi hebat . .Demam tinggi. delirium sampai koma.Krisis tiroid (Thyroid storm) merupakan eksaserbasi akut dari semua gejala tirotoksikosis yang berat sehingga dapat mengancam kehidupan penderita. atrial fibrilasi sampai payah jantung. .

PROGNOSIS Umumnya baik bila diobati dengan benar .