You are on page 1of 7

UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) GASAL 2012-2013

FAKULTAS USHULUDDIN
Institut PTIQ Jakarta
Jl. Batan I No. 2 Lebak Bulus Cilandak Jakarta Selatan 12440 Mata Kuliah Dosen : Rasm Usmani : Dr. Ahmad Fathoni, Lc, MA Jurusan Semester : Tafsir Hadis : VI (Enam)

A. Kaidah, Rasm dan Illat Surah al-A’raf ayat 43

‫ونزعنا ما في صدورهم من غل تجري من تحتهم األنهر وقالوا الحمد لِله الذي هدىنا لهذذا ومذا كنذا لنهتذدي‬ ‫لوال أن هدىنا اهلل لقد جذات رسذل ربنذا بذالح ونذو وا أن تلكذم الجنذ أورثتموهذا بمذا كنذتم تعملذون ﴿ سذور‬ ﴾ ٣٤ : ‫األعراف‬
Uraian kaidah, illat dan rasmnya sebagai berikut: a) Lafazh (‫)األنهر‬ Kaidah pertama : Penulisan Hamzah Wasal  Kaidah penulisan hamzah (‫ )ء‬yang terletak di awal kalimah  Illatnya, hamzah wasal  Rasmnya dengan bentuk alif (‫)ا‬ [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 121-122] Kaidah kedua : Penulisan Hamzah di Awal Kalimah  Kaidah penulisan hamzah (‫ )ء‬yang terletak di awal kalimah  Illatnya, hamzah (‫ )ء‬dengan ziadah lam ta’rif (‫ )ال‬di awal kalimah dengan ketentuan bahwa huruf ziadah tidak boleh menjadi penghalang bagi hamzah untuk tetap dianggap berstatus sebagai awal kalimah  Rasmnya dengan bentuk alif [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 121-122] Kaidah Ketiga : Membuang Huruf  Kaidah membuang huruf (‫)حسف الحرف‬, yaitu membuang “alif”  Illatnya, lafazh tersebut berulang dalam al-Quran  Rasmnya ditulis dengan hazf alif [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 47]

RASM USMANI

2

b) Lafazh (‫)وقالوا‬  Kaidah penambahan huruf (‫)زيبدة الحروف‬, yaitu ziadah alif  Illatnya, waw jama di akhir kalimah fi’il  Rasmnya ditulis dengan ziadah alif [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 107-108] c) Lafazh (‫)الحمد‬  Kaidah penulisan hamzah (‫ )ء‬yang terletak di awal kalimah  Illatnya, hamzah wasal  Rasmnya dengan bentuk alif (‫)ا‬ [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 121-122] d) Lafazh (‫)الذي‬ Kaidah pertama : Penulisan Hamzah (‫)ء‬  Kaidah penulisan hamzah (‫ )ء‬yang terletak di awal kalimah  Illatnya, hamzah wasal  Rasmnya dengan bentuk alif (‫)ا‬ [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 121-122] Kaidah kedua : Membuang Huruf  Kaidah membuang huruf (‫)حسف الحرف‬, yaitu membuang “salah satu dari dua lam”  Illatnya, lafaz tersebut berulang dalam al-Quran  Rasmnya ditulis dengan membuang “lam pertama” (Abu Daud) atau membuang “lam kedua” (Al-Dany) [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 105-106] e) Lafazh (‫)هدىنا‬  Kaidah membuang pergantian huruf (ibdal)  Illatnya, fi’il yang alifnya menjadi “lam kalimah”  Rasmnya ditulis dengan ya (‫)ي‬ [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 511-511] Oleh : Hasrul | NPM : 10.31.0264

RASM USMANI

3

f) Lafazh (‫)لهذا‬  Kaidah membuang huruf (‫)حسف الحرف‬, yaitu membuang “alif”  Illatnya, alif pada ha (‫ )هـ‬tanbih  Rasmnya ditulis dengan hazf alif [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 38] g) Lafazh (‫)أن‬  Kaidah penulisan hamzah (‫ )ء‬yang terletak di awal kalimah  Illatnya, hamzah berbaris fathah di awal kalimah  Rasmnya dengan bentuk alif (‫)ا‬ [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 121-122] h) Lafazh (‫)اهلل‬  Kaidah penulisan hamzah (‫ )ء‬yang terletak di awal kalimah  Illatnya, hamzah wasal  Rasmnya dengan bentuk alif (‫)ا‬ [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 121-122] i) Lafazh (

‫)جات‬

Kaidah pertama:  Kaidah penulisan hamzah (‫ )ء‬hidup di tengah kalimah yang terletak sesudah alif yang berada di tengah kalimah  Illatnya, hamzah berharakat fathah di tengah kalimah  Rasmnya ditulis sesuai huruf yang sejenis dengan harakatnya (‫)مه جىس حركة وفسهب‬ [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 131] Untuk menghindari bertemunya dua alif (‫ )إجتمبع المئليه‬diberlakukan kaidah lainnya. Kaidah kedua:  Kaidah membuang bentuk rasm hamzah disebabkan berkumpulnya dua bentuk rasm yang sama  Illatnya, hamzah hidup ditengah kalimah yang berbaris fathah dan terletak sesudah alif yang juga terletak di tengah kalimah  Rasmnya ditulis dengan tanpa bentuk (‫ حسف الصىرة‬/ ‫)بدون الصىرة‬, yaitu [‫]جبءت < جبأت‬ [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 131] Oleh : Hasrul | NPM : 10.31.0264

RASM USMANI

4

j) Lafazh (‫وا‬

‫)ونو‬

 Kaidah penambahan huruf (‫)زيبدة الحروف‬, yaitu ziadah alif  Illatnya, waw jama di akhir kalimah fi’il  Rasmnya ditulis dengan ziadah alif [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 107-108] k) Lafazh (

‫)الجن‬

 Kaidah penulisan hamzah (‫ )ء‬yang terletak di awal kalimah  Illatnya, hamzah wasal  Rasmnya dengan bentuk alif (‫)ا‬ [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 121-122] l) Lafazh (‫)أورثتموها‬  Uraiannya seperti pembahasan di atas (bagian c, f, g dan i) dengan illat hamzah (‫)ء‬ berbaris dhammah [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 121-122] B. Kaidah, Rasm dan Illat Surah al-A’raf ayat 44

‫ونا ى أصحب الجن أصذحب النذار أن قذد وجذدنا مذا وعذدنا ربنذا حقذا فهذل وجذدتم مذا وعذد ربكذم حقذا قذالوا‬ ﴾ ٣٣ : ‫نعم فأذن مؤذن بينهم أن لعن اهلل على الظذلمين ﴿ سور األعراف‬
Uraian kaidah, illat dan rasmnya sebagai berikut: a) Lafazh (‫)أصحب‬ Kaidah pertama : Penulisan Hamzah (‫)ء‬  Kaidah penulisan hamzah (‫ )ء‬yang terletak di awal kalimah  Illatnya, hamzah berbaris fathah di awal kalimah  Rasmnya dengan bentuk alif (‫)ا‬ [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 121-122] Kaidah kedua : Membuang Huruf  Kaidah membuang huruf (‫)حسف الحرف‬, yaitu membuang “alif”  Illatnya, lafaz tersebut berulang dalam al-Quran  Rasmnya ditulis dengan hazf alif [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 47] Oleh : Hasrul | NPM : 10.31.0264

RASM USMANI

5

b) Lafazh (

‫)الجن‬

 Kaidah penulisan hamzah (‫ )ء‬yang terletak di awal kalimah  Illatnya, hamzah wasal  Rasmnya dengan bentuk alif (‫)ا‬ [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 121-122] c) Lafazh (‫)النار‬  Uraiannya seperti di atas (bagian b) [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 121-122] d) Lafazh (‫)أصحب‬  Pembahasannya sebagaimana uraian di atas (bagian a) [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 121-122] e) Lafazh (‫)أن‬  Kaidah penulisan hamzah (‫ )ء‬yang terletak di awal kalimah  Illatnya, hamzah berbaris fathah di awal kalimah  Rasmnya dengan bentuk alif (‫)ا‬ [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 121-122] f) Lafazh (‫)قالوا‬  Kaidah penambahan huruf (‫)زيبدة الحروف‬, yaitu ziadah alif  Illatnya, waw jama di akhir kalimah fi’il  Rasmnya ditulis dengan ziadah alif [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 107-108] g) Lafazh (‫)فأذن‬  Kaidah penulisan hamzah yang terletak di awal kalimah  Illatnya, hamzah dengan ziadah “fa” di awal kalimah dengan ketentuan bahwa huruf ziadah tidak boleh menjadi penghalang bagi hamzah untuk tetap dianggap berstatus sebagai awal kalimah  Rasmnya dengan bentuk alif [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 121-122] Oleh : Hasrul | NPM : 10.31.0264

RASM USMANI

6

h) Lafazh (‫)مؤذن‬  Kaidah penulisan hamzah (‫ )ء‬hidup di tengah kalimah yang terletak sesudah huruf hidup  Illatnya, hamzah berbaris fathah terletak sesudah huruf yang berharakat dhammah  Rasmnya ditulis sesuai harakat huruf sebelumnya (‫)منه جنىس حركنة منب ا لهنب‬, yaitu dengan bentuk “waw” [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 144-146] i) Lafazh (‫)اهلل‬  Kaidah penulisan hamzah (‫ )ء‬yang terletak di awal kalimah  Illatnya, hamzah wasal  Rasmnya dengan bentuk alif (‫)ا‬ [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 121-122] j) Lafazh (‫)الظذلمين‬  Kaidah membuang huruf (‫)حسف الحرف‬, yaitu membuang “alif”  Illatnya, lafazh tersebut berulang dalam al-Quran (minimal 2 kali) dan setelah alif tidak terdapat tasydid dan hamzah  Rasmnya ditulis dengan hazf alif [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 18-19] C. Kaidah, Rasm dan Illat Surah al-A’raf ayat 44

﴾ ٣٥ : ‫الذين يصدون عن سبيل اهلل ويذبغونها عوجا وهم باألخر كفرون ﴿ سور األعراف‬
Uraian kaidah, illat dan rasmnya sebagai berikut: a) Lafazh (‫)الذين‬ Kaidah pertama : Penulisan Hamzah (‫)ء‬  Kaidah penulisan hamzah (‫ )ء‬yang terletak di awal kalimah  Illatnya, hamzah wasal  Rasmnya dengan bentuk alif (‫)ا‬ [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 121-122] Oleh : Hasrul | NPM : 10.31.0264

RASM USMANI

7

Kaidah kedua : Membuang Huruf  Kaidah membuang huruf (‫)حسف الحرف‬, yaitu membuang “salah satu dari dua lam”  Illatnya, lafaz tersebut berulang dalam al-Quran  Rasmnya ditulis dengan membuang “lam pertama” (Abu Daud) atau membuang “lam kedua” (Al-Dany) [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 105-106] b) Lafazh (‫)اهلل‬  Kaidah penulisan hamzah (‫ )ء‬yang terletak di awal kalimah  Illatnya, hamzah wasal  Rasmnya dengan bentuk alif (‫)ا‬ [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 121-122] c) Lafazh ( ‫)باألخر‬  Kaidah penulisan hamzah yang terletak di awal kalimah  Illatnya, hamzah dengan ziadah “huruf ‫ ”ة‬di awal kalimah dengan ketentuan bahwa huruf ziadah tidak boleh menjadi penghalang bagi hamzah untuk tetap dianggap berstatus sebagai awal kalimah  Rasmnya dengan bentuk alif (‫)ا‬ [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 121-122] d) Lafazh (‫)كفرون‬  Kaidah membuang huruf (‫)حسف الحرف‬, yaitu membuang “alif”  Illatnya, lafazh tersebut berulang dalam al-Quran (minimal 2 kali) dan setelah alif tidak terdapat tasydid dan hamzah  Rasmnya ditulis dengan hazf alif [Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 18-19]

SEKIAN

Oleh : Hasrul | NPM : 10.31.0264