Kajian teori

Asam oksalat adalah senyawa kimia yang memiliki rumus H2C2O4 dengan nama sistematis asam etanadioat. Asam dikarboksilat paling sederhana ini biasa digambarkan dengan rumus HOOC-COOH. Asam oksalat juga merupakan asam organik yang relatif kuat, 10.000 kali lebih kuat daripada asam asetat.

Larutan didefinisikan sebagai campuran homogen antara dua atau lebih zat yang terdispersi baik sebagai molekul, atom maupun ion yang komposisinya dapat berpariasi. Larutan dapat berupa gas, cairan, atau padatan. Pada umumnya zat yang digunakan sebagai pelarut adalah air (H2O), selain air yang berfungsi sebagai pelarut adalah alcohol, amoniak, kloroform, benzena, minyak, asam asetat, akan tetapi kalau menggunakan air biasanya tidak disebutkan (Gunawan, 2004). Larutan encer adalah larutan yang mengandung sebagian kecil solute, relative terhadap jumlah pelarut. Sedangkan larutan pekat adalah larutan yang mengandung sebagian besar solute. Solute adalah zat terlarut. Sedangkan solvent (pelarut) adalah medium dalam mana solute terlarut (Baroroh, 2004). Larutan baku (standar) adalah larutan yang telah diketahui konsentrasinya secara teliti, dan konsentrasinya biasa dinyatakan dalam satuan N (normalitas) atau M (molaritas). Untuk mendapatkan larutan baku dengan volume tertentu menggunakan analisa kuantitif dengan mengetahui molaritas dari larutan baku tersebut.

Perhitungan molaritas suatu larutan adalah sebagai berikut :

Dimana :

Unesa University Press : Surabaya.M = molaritas (M) m = massa V = volume (gram) (liter) Daftar pustaka Baroroh. 2004. Adi dan Roeswati. Umi L. Tangkas Kimia.U. Universitas Lambung Mangkurat : Banjar Baru Gunawan. 2010. Organisasi dan Manajemen Laboratorium Pendidikan Kimia. Amaria. . 2004. Kartika : Surabaya Mitarlis. Diktat Kimia Dasar 1. Utiyah Azizah.

Related Interests