TUGAS TEKNOLOGI HERBAL FORMULA OBAT HERBAL (TUNGGAL & CAMPURAN) OBAT LUKA

HERLINA 1206313186

UNIVERSITAS INDONESIA FAKULTAS FARMASI PROGRAM PROFESI APOTEKER 2012

.......................................................................................................... b............................ Anredera cordifolia folium........ Aloe vera gel .................... II...................................................................................... Aloe vera gel ......................... .............................................................................................................. Pendahuluan ........... a...... Aloe vera gel ............................. VI............ Indikasi / Kontraindikasi…......................... Daftar Acuan .................. a.................. Aloe vera gel ................. Interaksi Obat ............................................................................................... Aloe vera gel ................................... Efek Farmakologi .................. b...................... Anredera cordifolia folium.............................................. b........................................................ Kandungan Kimia ......................................... Anredera cordifolia folium........................... IX.................... Anredera cordifolia folium................. Anredera cordifolia folium................................ a... Anredera cordifolia folium......................................................................................................................................................................................................... Nama Tanaman ........................... V............... a............. b................... Anredera cordifolia folium......................................... a................................................................ Aloe vera . Anredera cordifolia ................................... Resep Tunggal ............................................................................. Anredera cordifolia folium......................................................... a.. Dosis......................................... VIII........... XIV..................DAFTAR ISI I..... b.......... a...................... XI........................... a....................... b... b.............. Anredera cordifolia folium.................. VII......... a................... XII..................................................... b............................................ Aloe vera gel ........................................... b..................................................... III................. b....................................... Aloe vera........ Deskripsi Simplisia ..... a................................................... a.................................... Efek yang Tidak Diinginkan ................ Toksisitas . 1 2 2 2 2 2 3 3 3 4 4 4 4 4 4 6 7 7 7 7 7 7 7 7 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 9 ................................................................... b..................................... Deskripsi Tanaman............................................................ Aloe vera gel .................................................................... Aloe vera gel ................................. XIII........ Anredera cordifolia ........ X.......... ................................. Resep Campuran ........................ Aloe vera gel .... IV.............................

perdarahan dan bengkak. 6. 4. 3. Luka insisi (Incised wounds). Misal yang terjadi akibat pembedahan. fibrin. Luka bakar (Combustio) Penyembuhan luka terkait dengan regenerasi sel sampai fungsi organ tubuh kembali pulih. Penanganan yang umum dilakukan ketika terjadi luka: 1. Luka memar (Contusion Wound). terjadi akibat adanya benda. Luka bersih (aseptik) biasanya tertutup oleh sutura seterah seluruh pembuluh darah yang luka diikat (Ligasi) 2. Kemampuan tubuh untuk menangani trauma jaringan dipengaruhi oleh luasnya kerusakan dan keadaan umum kesehatan tiap orang. 2. Abses ini timbul dari serum. Luka gores (Lacerated Wound). Keutuhan kulit dan mukosa membran berperan sebagai garis pertama untuk mempertahankan diri dari mikroorganisme. Luka lecet (Abraded Wound). Respon tubuh terhadap berbagai cedera dengan proses pemulihan yang kompleks dan dinamis yang menghasilkan pemulihan anatomi dan fungsi secara terus menerus disebut dengan penyembuhan luka (Black JM. terjadi akibat kulit bergesekan dengan benda lain yang biasanya dengan benda yang tidak tajam. Pendahuluan Luka merupakan suatu kerusakan integritas kulit yang dapat terjadi ketika kulit terpapar suhu atau pH. Aliran darah ke dan dari jaringan yang luka. 3. Beberapa jenis luka yang sering terjadi: 1. terjadi karena teriris oleh instrumen yang tajam. Respon tubuh secara sistemik pada trauma. 4. 6. Penyembuhan akan dicapai dalam waktu yang lebih singkat ketika luka bebas dari benda asing. seperti peluru atau pisau yang masuk kedalam kulit dengan diameter yang kecil. . 5. terjadi akibat benturan oleh suatu tekanan dan dikarakteristikkan oleh cedera pada jaringan lunak. zat kimia. gesekan. Beberapa prinsip dalam penyembuhan luka: 1.1 I. yaitu luka yang menembus organ tubuh biasanya pada bagian awal luka masuk diameternya kecil tetapi pada bagian ujung biasanya lukanya akan melebar. Idealnya luka yang sembuh kembali normal secara struktur anatomi. Respon tubuh pada luka lebih efektif jika nutrisi yang tepat tetap dijaga. melakukan tugas dan berfungsi secara normal. Daerah yang terluka dibasuh dengan air mengalir. fungsi dan penampilan. Luka tusuk (Punctured Wound). Benda asing seperti pasir atau mikroorganisme akan menyebabkan terbentuknya suatu abses sebelum benda tersebut diangkat. 2001). 7. 5. ditunjukkan dengan tanda-tanda dan respon yang berurutan dimana sel secara bersama-sama berinteraksi. trauma tekanan dan radiasi. Luka tembus (Penetrating Wound). terjadi akibat benda yang tajam seperti oleh kaca atau oleh kawat. terutama bakteri. jaringan sel mati dan leukosit yang membentuk suatu cairan yang kental yang disebut dengan nanah.

Daun berbentuk pita dengan helaian yang memanjang. permukaan daun dilapisi lilin. Tatabue III. II. Lidah buaya tidak mempunyai cabang. umbi. berwarna hijau keabu-abuan. Penggunaan obat herbal secara empiris dipercaya untuk membantu mempercepat penyembuhan luka. Batang lidah buaya juga dapat disetek untuk perbanyakan tanaman. : Liliaceae : Gel Aloe vera : Aloe barbadensis Mill. Daun lidah buaya melekat dari bagian bawah batu satu dengan yang lain berhadaphadapan membentuk struktur khas yang disebut roset. 2. Bagian tanaman yang dapat digunakan adalah daun. Antiseptik yang mengandung fenol ataupun povidon iodin diberikan untuk mencegah kontaminasi bakteri. buah. Daerah yang terluka ditutup dengan plester untuk sementara waktu. Daunnya berdaging tebal. tidak bertulang.2 2. bersifat sukulen (banyak mengandung air) dan banyak mengandung getah atau lendir (gel). merupakan jenis sukulen atau banyak mengandung cairan. getah. Lidah buaya yang bertangkai panjang juga muncul dari batang melalui celah-celah atau ketiak daun. dengan duri lemas . Lidah buaya merupakan tumbuhan yang dapat hidup di tempat yang bersuhu tinggi atau ditanam di pekarangan rumah sebagai tanaman hias. akar. 1. dan juga keseluruhan tanaman (herba). Bentuk daunnya menyerupai pedang dengan ujung meruncing. Berikut adalah deskripsi masing-masing bagian tanaman lidah buaya. Batang tanaman pendek dan kecil. : Ilat baya (Jawa). Aloe vera (L) Burm. Melalui batang ini akan muncul tunastunas yang selanjutnya menjadikan anakan.) Steenis : Basselaceae : Anredera cordifolia folium : Boussingaulatia gracilis Miers Boussingaultia cordifolia Boussingaultia basselloides : Rinutu. batang. Nama Tanaman a. Batangnya tidak terlihat karena tertutup oleh daun-daun yang rapat dan sebagian terbenam dalam tanah. 3. dikelilingi oleh pelepah daun. Tanaman ini menyerupai kaktus. letah buaya (Sunda) : Anredera cordifolia (Ten. Nama latin Familia Nama simplisia Sinonim Nama daerah b. Nama latin Familia Nama simplisia Sinonim Nama daerah : Aloe vera (L) Burm. Deskripsi Tanaman a.

permukaan halus. menyebar ke samping di bagian bawah tanaman. 2. Jumlah jamur tidak lebih dari 100/ml. panjang helai mahkota 0. berwarna hijau. 3. bisa dimakan. silindris.5-1 cm.5 m.5 kg – 1 kg. Tidak mengandung Salmonella sp dan Staphylococcus sp. Bunga lidah buaya biasanya muncul bila ditanam di pegunungan. Bunga berukuran kecil. 1. Pada tepi daun terdapat duri yang tidak terlalu keras. lebar 3 .) Steenis Tanaman binahong berupa tumbuhan menjalar. saling membelit. berwarna merah. bagian dalam solid. kadang membentuk semacam umbi yang melekat di ketiak daun dengan bentuk tak beraturan dan bertekstur kasar. 3. namun lebih sering berkembang atau dikembangbiakan secara vegetatif melalui akar rimpangnya. Bunga majemuk berbentuk tandan. berdaging lunak. bisa mencapai panjang +/. diperoleh dari getah daging daun Aloe vera (L) Burm. Akar tanaman lidah buaya berupa akar serabut yang pendek. Jumlah enterobakteria dan bakteri Gram negatif kurang dari 10/ml. berbau harum.10 cm. Anredera cordifolia (Ten. ujung runcing. Jumlah bakteri aerobik tidak lebih dari 100/ml. warna daunnya berwarna hijau. IV. Akar berbentuk rimpang. Deskripsi Simplisia a. tersusun berseling. tepi rata. bertangkai sangat pendek (subsessile). helaian daun tipis lemas. pangkal berlekuk (emerginatus). Panjang akar berkisar antara 50– 100 cm. dan panjangnya bisa mencapai 1 meter.7 cm. Berikut adalah deskripsi dari masing-masing bagian dari tanaman binahong.5% . 4. mahkota berwarna krem keputih-putihan berjumlah lima helai tidak berlekatan. Aloe vera Gel (WHO Monograph) Cairan kental yang tidak berwarna dan tidak berbau dengan rasa agak pahit. Batang lunak. muncul di ketiak daun. 4. Bunga berwarna kuning atau kemerahan berupa pipa yang mengumpul. berumur panjang (perenial). daun melingkar rapat di sekeliling batang bersaf-saf. panjang 5 . Daun tunggal. Perbanyakan generatif (biji). keluar dari ketiak daun. dengan berat 0. tersusun dalam rangkaian berbentuk tandan. b. bertangkai panjang. Panjang daun dapat mencapai 30 – 50 cm. 3.3 dipinggirnya. bentuk jantung (cordata). Syarat simplisia: 1. permukaan licin. 2. Mengandung air tidak kurang dari 98. dan pada daun yang masih muda terdapat bercak-bercak putih.

Efek terapeutik aloe vera gel juga mencakup pencegahan iskemia dermal progresif yang disebabkan luka bakar. memperpanjang durasi stimulasi granulasi jaringan (Tizard et al. faktor pertumbuhan dapat berikatan langsung dengan acemannan membentuk ikatan yang stabil. Studi in vivo mengemukakan bahwa aloe vera gel dapat menyembuhkan luka dengan stimulasi langsung aktifitas makrofag dan fibroblas. 1995).3 mg/kg b. polisakarida yang terdapat dalam aloe vera gel memegang peranan penting. saponin. karena manosa-6-fosfat mampu berikatan dengan reseptor faktor pertumbuhan pada permukaan fibroblas. alkaloid. Kabbani.C. Daun lidah buaya melekat dari bagian bawah batu satu dengan yang lain berhadap-hadapan membentuk struktur khas yang disebut roset. antrakuinon. (Robert&Travis. sehingga aktivitasnya meningkat (Davis et al. Kandungan kimia a. vitamin A. Aloe vera gel Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa aloe vera gel dapat mempercepat penyembuhan luka. daun yang digunakan adalah daun segar. polisakarida.. polifenol Efek farmakologi a. Daunnya berdaging tebal. 1995 dan Karaca. Acemannan yang terkandung dalam Aloe vera gel mampu mempercepat penyembuhan luka dan mengurangi induksi radiasi pada reaksi kulit. 1994). Asam salisilat. 1995 dan Robert&Travis. Anredera cordifolia Folium Pada penyembuhan luka. acemannan adalah agen pengaktivasi makrofag yang potensial. permukaan daun dilapisi lilin. 4. Hal ini disebabkan mekanisme aksi acemannan yang melalui 2 cara. Bentuk daunnya menyerupai pedang dengan ujung meruncing. luka akibat serangan listrik dan penyalahgunaan obat intraarterial. 1987) b. dengan duri lemas dipinggirnya V. Daun berbentuk pita dengan helaian yang memanjang. . Moro . (Davis. Aloe vera Gel Sterol. Kedua. 1995). saponin. Dalam hal ini. bersifat sukulen (banyak mengandung air) dan banyak mengandung getah atau lendir (gel). (Tizard et al. berwarna hijau keabu-abuan..E. Sharma&Norgren . 1995). Anredera cordifolia Folium Flavonoid.4 Kadar timbal tidak lebih dari 10 mg/kg. Magnesium laktat. Pertama. sehingga mampu menstimulasi pelepasan sitokin fibrogenik. VI. gigitan serangga. kadar kadmium tidak lebih dari 0. Aktivasi fibroblas akan meningkatkan jumlah kolagen dan proteoglikan yang disintesis pada jaringan kulit. terpenoid (asam oleanolat).. tidak bertulang.

Polisakarida (pektin. 1995)  Pemberian aloe vera pada tikus diabetes yang dilukai dapat mempercepat proses penyembuhan luka melalui pembentukan kolagen. Sukwaranat. Leitner. Donato.. 1994 dan Mc Cauley. 1989)  Pemberian mannosa-6-fosfat pada tikus dengan dosis 300 mg/kgbb membantu menyembuhkan luka. Boonpucknavig . glukomannan. (Visuthikosol.5% peroral. 2011):      Asam amino sebagai komponen pembentuk protein jaringan. dan Chandrakasan . 1994)  Pemberian aloe vera pada 27 pasien luka bakar menunjukkan efek penyembuhan luka yang lebih cepat dibandingkan dengan gauze vaselin. Sriurairatana.C. dan derivat manosa). Chaiyakunapruk . dan Chuenjid Kongkaew . campesterol. hemiselulosa. (Davis.8% topikal). β-sitosterol). Vitamin A. (Chitra. Acemannan telah diteliti menunjukkan efek antivirus dan imunostimulan dalam penyembuhan luka. (Maenthaisong. Sterol (lupeol. antracin) yang memiliki aktivitas analgesik dan antibakteri. Saponin sebagai antiseptik dan pembersih luka. Chowchuen. Beberapa penelitian yang menunjukkan efek penyembuhan luka dari aloe vera gel:  Pemberian aloe vera baik secara peroral 100mg/kgbb/hari maupun topikal mengurangi diameter luka pada tikus (62. Haas . Reddy KS . Russo.    . atau gauze. asam aloetat. Niruntraporn. 1997)  Pemberian aloe vera gel pada 371 pasien menunjukkan efek penyembuhan luka yang lebih cepat dibandingkan dengan krim sulfadiazin perak. 1990). Hartman. dan Reddy JJ . Byrne . Lupeol sebagai antiseptik dan analgesik. alovin. Magnesium laktat menghambat histidin dekarboksilase dan mencegah pembentukan histamin dari histadin. Sajithlal. Asam salisilat memiliki efek analgesik dan keratolitik yang dapat membantu perbaikan jaringan nekrotik yang terluka. acemannan. dan E sebagai anti oksidan dan merangsang pembentukan kolagen pada jaringan kulit. Antrakuinon (Aloe Emodin. (Davis. 50. 2006) Kandungan kimia pada aloe vera gel memberikan efek farmakologi sebagai berikut (Reddy CHU.5 Analisis in vivo dari luka-luka ini menunjukkan bahwa aloe vera gel berperan sebagai inhibitor tromboksan A2 (mediator progresif kerusakan jaringan) (Davis et al.

Dengan adanya penurunan kadar gula darah pada luka. Wahyudi. Nitrit Oksida mampu meningkatkan aliran darah yang . Asam oleanolik juga memiliki zat anti inflamasi. 2009)  Pemberian ekstrak alkohol 40% daun binahong pada marmut yang dilukai memberikan efek penyembuhan 100% setelah 15 hari (Miladaniyah dan Prabowo .9 mg/hari pada tikus yang dilukai mampu memberikan efek penyembuhan luka selama 3 hari. (Djamil. Kountul. Kemudian antibodi akan mengaktifkan komplemen. 2012) Kandungan kimia yang terdapat pada daun binahong memiliki efek farmakologi sebagai berikut (Khunaifi. anti-oksidan Mekanisme anti-inflamasi terjadi melalui efek penghambatan pada jalur metabolisme asam arakhidonat. analgesik. Hanafi . Mekanisme perlindungan oleh asam oleanolik adalah dengan mencegah masuknya racun ke dalam sel dan meningkatkan sistem pertahanan sel. Seoliongan. yang dapat berfungsi sebagai toksin yang kuat untuk membunuh bakteri. 2010)  Ekstrak methanol daun binahong memiliki efek antiadhesi ( Amertha.  Ekstrak etil asetat daun binahong memiliki daya antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aureginosa. 2012)  Aktivitas antioksidan daun binahong diperoleh dari kandungan 8glukopiranosil-4. 2010). Kandungan nitrit oksida pada asam oleanolik juga menjadi anti oksidan. pembentukan prostaglandin. Anredera cordifolia folium Beberapa penelitian yang menunjukkan efek penyembuhan luka dari binahong:  Pemberian umbi binahong peroral 2. Senyawa saponin triterpenoid pada daun binahong dapat menurunkan gula darah. pelepasan histamin pada radang  Asam Oleanolik Merupakan golongan triterpenoid yang merupakan antioksidan pada tanaman. (Khunaifi . 2010):  Flavonoid Berperan sebagai agen anti-inflamasi.  Protein Protein dengan berat molekul yang besar akan menjadi antigen yang memacu pembentukan antibodi. maka dapat pula menurunkan terjadinya infeksi.6 b. Wahono. (Sumartiningsih . Jadi dengan adanya asam oleanolik ini akan memperkuat daya tahan sel terhadap infeksi dan memperbaiki sel sehingga sel dapat beregenerasi dengan baik. Protein tersebut juga mampu menstimulasi produksi nitrit oksida. 5-7-trihidroksiflavon.

VII. b. Kontraindikasi: Pasien yang alergi terhadap aloe vera gel atau tanaman Liliaceae. Benavides. Kontraindikasi: Belum ada data. maka serat kolagen yang terbentuk akan lebih kokoh dan mempercepat penyembuhan luka. mungkin akan mengalami reaksi alergi saat menggunakan aloe vera gel. VIII. Selain itu. Studi in vitro pertumbuhan sel manusia normal yang dilakukan oleh Winters. nitrit oksida merangsang tubuh untuk memproduksi hormon pertumbuhan yang berguna untuk menstimulasi pertumbuhan dan reproduksi sel yang rusak. berfungsi dalam pemeliharaan membran mukosa. . dan Clouse pada tahun 1981 menunjukkan bahwa aloe vera gel dapat bersifat sitotoksik baik terhadap sel normal maupun sel tumor (WHO Monograph . Anredera cordifolia Folium Belum ada data mengenai toksisitas penggunaan daun binahong secara topikal. b. 1999). Aloe Vera Gel Kandungan barbaloin dapat menyebabkan toksisitas bila diberikan dalam jumlah berlebih. Toksisitas a. asam askorbat penting untuk mengaktifkan enzim prolil hidroksilase yang menunjang tahap hidroksilasi dalam pembentukan kolagen. Aloe vera gel Belum ada data khusus yang menyatakan bahwa aloe vera gel berinteraksi dengan zat lain pada pemakaian topikal. dan juga bunga tulip. Interaksi obat a. Dengan adanya asam askorbat ini. Anredera cordifolia Folium Indikasi: membantu menyembuhkan luka insisi (luka iris). dan luka bakar ringan. mempercepat penyembuhan . bawang putih.7 membawa nutrisi ke tiap jaringan sel.  Asam Askorbat (Vitamin C) Asam askorbat dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi. Perhatian untuk pasien yang alergi terhadap bawang merah. Namun. dan luka bakar. IX. Aloe vera gel Indikasi: membantu menyembuhkan luka insisi (luka iris). dan sebagai antioksidan. luka memar. Indikasi / kontraindikasi a. luka memar.

Tumbuk hingga agak halus. buang pangkal daunnya. ataupun rasa terbakar Dosis a. Aloe vera gel Pada beberapa kasus. Anredera cordifolia Folium 3-5 lembar daun binahong. penggunaan daun binahong dapat menyebabkan rasa perih. Ulangi pengolesan bila lendir sudah mengering. Resep campuran Aloe vera Kunyit Daun binahong 1 lembar daun 1 rimpang 2 lembar . Aloe vera gel Cuci bersih daun lidah buaya. reaksi ini mungkin disebabkan oleh kontaminasi antrakuinon (WHO Monograph . Pengobatan dilakukan sampai peradangan atau rasa panas pada kulit menghilang. Oleskan daun yang berlendir pada luka. Beberapa laporan pernah disampaikan mengenai dermatitis terdiseminasi. XII. 3 kali sehari dibalurkan pada luka XI. penggunaan aloe vera gel dapat menyebabkan iritasi ringan. atau sediaan yang mengandung gel segar (10-70%) (WHO Monograph). Aloe vera gel Gel segar. b. reaksi alergi akut dan urtikaria. b. Biarkan hingga mengering. Anredera cordifolia Folium Pada beberapa kasus. Berdasarkan hasil penelitian Hunter dan Frumkin pada tahun 1991. Efek yang tidak diinginkan a. Balurkan tumbukan pada daerah luka. b. Resep tunggal a.3 kali sehari dioleskan pada luka.8 penggunaannya bersama dengan obat topikal lain harus tetap diperhatikan. Anredera cordifolia Folium Belum ada data mengenai interaksi antara daun binahong dengan senyawa atau obat lain secara topikal. ataupun rasa terbakar. terutama pada kulit yang mengalami dermabrasi . gatal. gatal. Anredera cordifolia Folium Cuci bersh daun dan batang binahong. hingga lendirnya menutupi seluruh bagian luka. 1999). X. XIII. lalu kuliti daunnya. b.

Leitner MG. Seoliongan S. Journal of the American Pediatric Medical Association. dan E yang terdapat pada aloe vera mampu berperan sebagai anti oksidan dan merangsang pembentukan kolagen pada jaringan kulit.9 Cara pakai: Semua bahan dicuci bersih. (2010). Aloe vera and Wound healing. Kabbani JM. Oral and Topical Activity of Aloe vera. Khunaifi. Kandungan vitamin A. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Binahong Anredera cordifolia (Ten. Elsevier. Kountul C. Escherichia coli and Pseudomonas aeruginosa.(9). Davis RH. Kunyit dan daun binahong ditumbuk bersamaan. Kunyit juga bersifat imunomodulator sehingga penyembuhan luka dapat berlangsung lebih cepat. IBPM. M. 84:614–621. 3. InternationalResearch Journal of Pharmacy. Byrne ME. Journal of the American Pediatric Medical Association. Aloe vera. Hanafi . Daftar Acuan Amertha. Davis RH et al. 84:77–81. Journal of the American Pediatric Medical Association.4. Wound Healing. (1994). Davis RH. kunyit. Enterococcus faecelis. Djamil R.( 2012) In Vitro Inhibition Zone test of Binahong (Anredera cordifolia) Towards Staphylococcus aureu. Anti-inflammatory and wound healing of growth substance in Aloe vera. Black JM & Hawks JH (2009). and sterol influence on wound tensile strength and anti-inflammation. sehingga dapat mengurangi peradangan yang terjadi akibat luka.165-169. Efek yang terjadi: Ketiga bahan yang digunakan memiliki efek sinergis dalam penyembuhan luka.C. Journal of the American Pediatric Medical Association. Aduk sampai rata. 79: 59-62 Davis RH et al. Mufid. Aloe vera. Indonesia Journal of Biomedical science. Russo JM.1:30-34. Medical-surgical Nursing: Clinical Management for Positive Outcomes. XIV.( 2012). Antioxidant activity of Anredera cordifolia (Ten) Stenis Leaves. dan binahong memiliki efek sebagai anti-inflamasi dan antibakteri. Wahyudi PS. Moro NP. (1989). balurkan pada bagian tubuh yang luka. Wahono S. hydrocortisone. (1987). Aloe vera dipotong kecil-kecil. (1994).) Steenis) Terhadap Bakteri Staphylococcus . ditambahkan aloe vera gel. diambil cairan yang keluar saat pemotongan. 77. 6. Binahong dipercaya sebagai pendingin kulit.

WHO. Asian Journal of Oral Health & Allied Sciences . Universa Medicina. CHU . Sri . (2010).. Bhowmik D. WHO Monograph Volume 1. (2012). . 1:1 Jan-Mar 2011. 31. (2007). Aloe vera – a Wound Healer. Pengaruh Pemberian Binahong Terhadap Jumlah Sel Radang dan Jumlah Sel Fibroblast pada Hematoma Otot Regio Femoris Ventralis pada Tikus ( Rattus Norvegicus Strain Wistar ) Jantan. Reddy.1 Reddy . Aloe vera: A Potensial her and Its Medicinal Importance. (2011). KS. Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya. Journal of Chemical and Pharmaceutical Research 2(1):21-29. Ethanolic Extract of Anredera cordifolia (ten) Steenis Leaves improved Wound Healing in Guinea Pigs. (1999).(2009). Reddy. Miladiyah I. Sussman. Skripsi. Biswajit.10 aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Tesis. Philadelphia: William&Wilkins Sumartiningsih. C . JJ. Bates-Jensen B. Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim malang Kumar KPS. Prabowo BR . Wound Care : A Collaborative Practice Manual for Health Profesiionals. Geneva: WHO. Chiranjib.