TEORI PENGURANGAN KETIDAKPASTIAN

Jurusan Ilmu Komunikasi Pasca Sarjana UNIVERSITAS HASANUDDIN Angkatan 2012

CLICK HERE TO START

.Teori pengurangan ketidakpastian (Uncertainty Reducation Theory – URT) - Charles Berger and Richard Calabrese (1957) Tujuan: Untuk menjelaskan bagaimana komunikasi digunakan untuk mengurangi ketidakpastian diantara orang asing yang terlibat dalam pembicaraan satu sama lain untuk pertama kali.

Konsep Dalam Pengurangan Ketidakpastian  Prediksi (prediction) Kemampuan untuk memperkirakan pilihan–pilihan perilaku diri sendiri dan orang lain Penjelasan (explanation) Kemampuan untuk menginterpretasikan makna dari pilihan–pilihan perilaku  .

 Claude E. Shannon dan Warren Weaver (1949) Ketidakpastian ada ketika jumlah alternatif yang mungkin dalam sebuah situasi tinggi dan kemungkinan terjadinya alternatif-alternatif itu relatif setara. ketidakpastian menurun ketika alternatif-alternatif yang ada terbatas jumlahnya dan atau terdapat sebuah alternatif yang biasanya . Sebaliknya.

yang berhubungan . Ketidakpastian Kognitif (cognitive uncertainty) Tingkat ketidakpastian dengan kognisi. yang berhubungan 2. Tipe Ketidakpastian 1.Ketidakpastian Perilaku (behavioral uncertainty) Tingkat ketidakpastian dengan perilaku.

 Retroaktif Usaha-usaha untuk menjelaskan perilaku setelah perjumpaan itu sendiri. .Proses Pengurangan Ketidakpastian  Proaktif Terjadi ketika kita berpikir mengenai pilihanpilihan komunikasi sebelum benar-benar melakukannya dengan orang lain.

4. 6. 5. . 2. 7. Output verbal Kehangatan Nonverbal (nada mencondongkan tubuh kedepan) Pencarian informasi (bertanya) Pembukaan diri Resiprositas pembukaan diri Kesamaan Kesukaan suara.Konsep pada Komunikasi dan Pengembangan hubungan dalam Mengurangi Ketidakpastian 1. 3.

Komunikasi interpersonal adalah alat yang utama untuk mengurangi ketidakpastian. Komunikasi interpersonal adalah proses perkembangan yang terjadi melalui tahapan-tahapan. menimbulkan stress secara kognitif. perhatian utama mereka adalah untuk mengurangi ketidakpastian mereka atau meninggalkan prediktabilitas.Asumsi Teori Pengurangan Ketidakpastian        Orang mengalami ketidakpastian dalam latar interpersonal. Kuantitas dan sifat informasi yang dibagi oleh orang akan berubah seiring berjalannya waktu. Ketidakpastian adalah keadaan yang tidak mengenakkan. . Sangat mungkin untuk menduga perilaku orang dengan menggunakan cara seperti hukum. Ketika orang asing bertemu.

Itu merupakan hubungan negative lainnya. tingkat ketidakpastian untuk tiap partisipan dalam suatu hubungan akan menurun. Axiom 2 Pengurangan tingkat keraguan merupakan awal pada keadaan interaksi. Jika ketidakpastian menurun. ketika jumlah komunikasi verbal antara dua orang asing meningkat.Aksioma Teori Pengurangan Ketidakpastian Axiom 1 Dengan adanya tingkat ketidakpastian yang tinggi pada permulaan fase awal. Axiom ini meletakkan 4 positive hubungan diantara dua konseo. jumlah komunikasi verbal meningkat. Axiom 3 Tingkat Uncertainty menurun. Penambahan. mengurangi informasi tingkah laku. . Hal ini menyatakan adanya kebalikan atau hubungan negatif antara ketidakpastian dan komunikasi verbal. Pengurangan dalam tingkat keraguan akan menyebabkan pertambahan dalam nonverbal affiliative expressiveness.

Axiom 5 Tingkat Uncertainty menghasilkan laju tinggi dari hubungan timbal balik. . Hubungan persahabatan positif diutamakan disini. Tingkat rendah dari uncertainty menghasilkan tingkat rendah dari hubungan timbal balik. Lagi-lagi hubungan negatif diperlihatkan dalam axiom ini.Axiom 4 Tingkat level dari Uncertainty di dalam hubungan menyebabkan pengurangan dalam tingat keakraban dari communication content. Aksioma ini menyatakan sebuah hubungan yang negatif. sementara ketidakmiripan akan meningkatkan ketidakpastian. Axiom 6 Kemiripan di antara orang akan mengurangi ketidakpastian. Axiom ini mengambil sikap hubungan negative diantara keraguan dan level dari keakraban. Tingkat rendah dari Uncertainty menghasilkan tingkat keakraban yang tinggi. penurunan dalam ketidakpastian menghasilkan peningkatan dalam kesukaan. Axiom 7 Peningkatan tingkat ketidakpastian akan menghasilkan penurunan dalam kesukaan.

Axiom 9 terdapat hubungan kebalikan atau negatif antara ketidakpastian dan kepuasan komunikasi. makin sedikit ketidakpastian yang mereka alami.Perluasan Teori Pengurangan Ketidakpastian Axiom 8 Ketidakpastian berhubungan secara negatif dengan interaksi dalam jaringan sosial. Makin orang berinteraksi dengan teman dan anggota keluarga dari mitra hubungan mereka. .

Fase akhir (exit phase) Tahapan dalam sebuah hubungan ketika orang memutuskan apakah untuk meneruskan hubungan atau menghentikannya   .Tahapan-Tahapan dalam Perkembangan Hubungan Interpersonal  Fase awal (entry phase) Tahapan awal dari sebuah interaksi di antara orang asing. Fase personal (personal phase) Tahapan dalam sebuah hubungan ketika orang mulai untuk berkomunikasi secara lebih spontan dan personal.

Strategi Interaktif (interactive strategies) Mengurangi ketidakpastian dengan percakapan.  cara selain kontak  terlibat di dalam .Strategi dalam Mengurangi Ketidakpastian  Strategi Pasif (passive strategies) Mengurangi ketidakpastian dengan pengamatan yang tidak mengganggu. Strategi Aktif (active strategies) Mengurangi ketidakpastian dengan langsung.

Strategi Pasif (passive strategies) - Pencarian Reaktivitas (reactivity searching) Strategi pasif yang melibatkan mengamati seseorang melakukan sesuatu. Pencarian Ketidakterbatasan (disinhibition searching) - Strategi pasif yang melibatkan mengamati perilaku alami seseorang atau perilaku yang tidak terbatasi dalam sebuah lingkungan informal. .

Berger (1987) “ Ketidakpastian hubungan (relational uncertainty) didefiniskan sebagai kurangnya kepastian mengenai masa depan dan status hubungan “ kepercayaan adalah “ ketidakpastian hubungan “ alat untuk mengurangi  .

 Budaya Konteks Tinggi (high-context culture) Budaya-budaya. dimana makna suatu pesan berada dalam suatu konteks atau diinternalisasi oleh pendengar. . seperti budaya orang Jepang. dimana kebanyakan makna berada dalam kode atau pesan.Konteks Teori Pengurangan Ketidakpastian berhubungan dengan apa yang dilakukan dalam konteks antarbudaya. seperti budaya Amerika Serikat. Hall (1977)  Budaya Konteks Rendah (low-context culture) Budaya-budaya. Menurut Edward T.

Geert Hofstede (1991. hal. 119) Penghindaran ketidakpastian yang tinggi adalah “apa yang berbeda itu berbahaya” Penghindaran ketidakpastian yang rendah adalah “apa yang berbeda itu menarik” .Pengurangan ketidakpastian = Penghindaran ketidakpastian Penghindaran ketidakpastian (uncertanty avoidance) yaitu usaha untuk menolak atau menghindari situasi yang ambigu.

. yang menjadi tujuan utamanya adalah memaksimalkan hasil suatu hubungan.Kekurangan Teori Pengurangan Ketidakpastian (Uncertanty Reducation Theory) Kekurangannya teori ini adalah dinilai kurang memiliki kegunaan karena mengurangi ketidakpastian mengenai diri sendiri dan orang lain dalam sejumlah perjumpaan awal bukanlah tujuan utama.