TUGAS PENDAHULUAN FISIOLOGI TUMBUHAN

PERCOBAAN II PENGARUH OSMOTIK KONSENTRASI GARAM HARA TERHADAP ABSORBSI AIR DAN PERTUMBUHAN TANAMAN

NAMA NIM HARI/TANGGAL KELOMPOK ASISTEN

: ABDI KHALIK DJ : H41112252 : SELASA/12 NOVEMBER 2013 : I (SATU) : MAHDALIFAH

LABORATORIUM BOTANI JURUSAN BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2013

Dalam menggabungkan kekuatan ini di antara beberapa sel tanaman. melewati membran plasma secara osmosis dan kembali berdifusi . Absorbsi proses penyerapan suatu zat oleh zat lain. Hara merupakan Zat hara adalah bermacam-macam mineral yang terdapat di dalam tanah yang dibutuhkan oleh tumbuhan untuk melakukan fotosintesis. Osmotik atau tekanan Osmotik adalah besarnya tekanan yang harus diberikan kepada suatu larutan untuk mencegah mengalirnya molekul-molekul pelarut ke dalam larutan melalui membran semi permiabel. sel-sel tumbuhan memanfaatkan tekanan osmotik untuk mengulurkan tingkat turgidity atau kekakuan untuk menanam dinding sel. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kekeringan fisiologis! JAWAB 1. zat yang diserap masuk ke bagian dalam zat penyerap 2. itu memberi tanaman kemampuan untuk menghasilkan batang yang berdiri tegak dan dapat menahan kerusakan dari kekuatan iklim seperti angin dan hujan. Osmotik b. Mineral tersebut dalam bentuk cair yang dapat diserap oleh akar untuk disalurkan ke zat hijau daun. Penyerapan air oleh akar terutama dilakukan oleh bulu akar yang selalu terendam di tanah. Zat hara juga merupakan sari makanan dalam bentuk cair. Hara c. pada dinding sel masuk ruang bebas. Apa yang dimaksud dengan: a. Air berdifusi masuk bulu akar.SOAL 1. c. Jelaskan proses absorpsi air oleh akar tanaman! 3. b. a. Absorbsi 2. Dalam proses ini.

Kekeringan fisiologis merupakan suatu peristiwa dimana tumbuhan sukar menyerap air meskipun lingkungan sekitar banyak air atau kondisi dimana tanaman tidak dapat mengambil air karena faktor rendahnya suhu. atau karena air yang tersedia untuk itu mengandung zat yang menghambat penyerapan oleh tanaman. Jadi. Dalam keadaan ini akar dapat melakukan penyerapan pasif dengan penyetimbangan tenaga potensial air. Keseimbangan ini dapat mendorong air masuk karena sel-sel sebelah dalam mempunyai potensial air yang negatif lebih besar sebagai akibat terjadinya transporasi. Sel akar dapat menyerap air bila mempunyai potensial air yang negatif lebih besar dari pada larutan tanah. air dan unsur-unsur hara lainnya akan diserap (absorbsi) secara difusi jika konsentrasi di luar sitosol lebih tinggi daripada konsentrasi di dalam sitosol. . tekanan turgor dan tekanan dinding sel.memasuki plasma. 3. potensial osmotic (tekanan osmotik).

Related Interests