Critical Appraisal Artikel Prognosis

Fakultas Kedokteran – Universitas YARSI

PROGNOSIS
Kemungkinan luaran suatu penyakit dan frekuensi kejadiannya

Faktor prognostik
Karakteristik pasien yang dapat digunakan untuk meramalkan luaran

Faktor prognostik Demografik: mis: umur Spesifik thd penyakit: mis: stage tumor Komorbiditas: penyakit lain yang menyertai Luaran Sembuh Survival Kematian Komplikasi .

Merokok Faktor risiko Kanker paru Stage tumor Faktor prognosis Survival 5 tahun .

Randomisasi: tidak etis Pilihan terbaik: studi kohort Individu-individu mewakili populasi tertentu Faktor prognostik Kriteria luaran .

The clinical scenario: Seorang bayi usia 10 bln baru saja pulih dari meningitis. . Orangtua bayi tersebut ingin tahu apakah bayi mereka akan mengalami gangguan perkembangan di kemudian hari.

The question Apakah bayi yang pulih dari meningitis lebih sering mengalami sekuele jangka panjang berupa gangguan perkembangan? .

Rosalinde Hurley and David Harvey BMJ 2001. Catherine Peckham. John de Louvois.The search Pubmed Clinical queries: meningitis AND infan* prognosis Meningitis in infancy in England and Wales: follow up at age 5 years Helen Bedford.533- .323. Susan Halket.

dan berada pada kondisi yang sama dalam perjalanan penyakitnya? Referral filter bias: pasien dari tempat referal biasanya lebih berat penyakitnya .APAKAH HASIL PENELITIAN TSB VALID? A. Apakah terdapat sampel yang representatif. Petunjuk primer 1. terdefinisi jelas.

. Sampel diambil dari pelayanan primer. yg pulih dari penyakitnya Kontrol: matching umur dan jenis kelamin dari klinik dr umum yang dikunjungi oleh kasus. sdh dikonfirmasi dg pemeriksaan lab.Cohort Kasus: bayi dg meningitis pd usia < 1 thn.. .

Apakah follow-up cukup lama dan lengkap? Cukup lama sampai terjadi luaran Perhatikan drop out .2.karena sembuh/gejala berkurang? .karena luaran terjadi (kematian? Masuk RS?) .

Ggn kognitif/tingkah laku dapat diidentifikasi DO 8% pada klp kasus. .Follow up s/d usia 5 thn: mulai sekolah formal. 6% pada klp kontrol penyebab DO dijelaskan.

Penderita DM Usia tua Komplikasi kardiovaskular 100 15 DO 15: 12 dg komplikasi Angka sebenarnya: 100 15 + 12 .

Petunjuk sekunder 1.B. Apakah kriteria luaran yang digunakan obyektif dan tanpa bias? Obyektif. quality of life Penilai outcome: dibutakan thdp faktor prognosis . mudah dinilai: kematian Memerlukan pertimbangan: infark miokard Sulit dinilai: disabilitas.

Tidak mungkin dilakukan pembutaan besar kemungkinan terjadi bias .Data berasal dari dr umum dan orangtua.

2. apakah dilakukan adjustment untuk faktor-faktor prognostik yang penting? Karakteristik tidak sama? Terapi yang didapat tidak sama? Adjustment dengan metode statistik . Bila ditemukan subgrup dg prognosis yg beda.

Faktor prognosis: usia pada saat onset (neonatus/bukan) organisme penyebab berat lahir usia gestasi .

Apakah dilakukan validasi pada suatu kelompok independen (test-set)? tidak .3.

APA HASILNYA? 1. Bagaimana presisi estimasi tersebut? . Berapa besar kemungkinan terjadinya luaran dalam jangka waktu tertentu? 2.

.

.

APAKAH HASIL INI MEMBANTU SAYA MERAWAT PASIEN? 1. Apakah pasien dalam penelitian tersebut serupa dengan pasien saya? 2. Apakah hasil tersebut membantu memilih atau menghindari terapi tertentu? 3. Apakah hasilnya membantu dalam memberikan konseling kepada pasien saya? .

memperlambat terjadinya atau mengatasi disabilitas .Mungkin membantu untuk menentukan pemeriksaan apa yg dpt dilakukan untuk mengidentifikasi adanya disabilitas menentukan apakah ada terapi yg efektif untuk mencegah.

 TERIMA KASIH .