MATA KULIAH MANAJEMEN KUANTITATIF – 3SKS

MODUL 10

MODEL RANTAI MARKOV

TATAP MUKA PEN"USUN

: 14 (empat bela ! : NU#MATIAS$ SE$MM

FAKULTAS EKONOMI UNI%E#SITAS ME#&U 'UANA JAKA#TA TA( )00*+)00,

1. robabilitas 4ransisi usat engembangan 5ahan Ajar . Markov (1856 – 1922) . . !alam hal ini parameter "aktu digunakan untuk menentukan perubahan ataupun besarnya market share yang didapat oleh sebuah produk.1. Rantai Markov dalam proses stokastik seringkali digunakan dalam penentuan sebuah market share. apabila seluruh kemungkinan kejadian yang dapat terjadi. .+.#M5 NU#MATIAS$SE$MM MANAJEMEN KUANTITATIF . $tate ditandai dengan ) * 0.+ . roses dikatakan terhingga (finite).-.. terhingga.MODEL RANTAI MARKOV 1( PENDAHULUAN Konsep dasar Rantai Markov baru diperkenalkan sekitar tahun 1907. Apabila suatu kejadian tertentu dari suatu rangkaian eksperimen tergantung dari beberapa kemungkinan kejadian.Markov Chain bisa diterapkan diberbagai bidang antara lain ekonomi.2 3.dan lokasi sebuah peralihan state j * 0. kependudukan. $tate $uatu keadaan. akibat. pertanian dan lain-lain. industri.. $elanjutnya diba"ah ini kita berikan berbagai notasi yang diperlukan untuk model matematika dari pengambilan keputusan Markov. . politik. . #ntuk itulah maka konsep dari Rantai Markov pada proses stokastik harus diperluas ke dalam sebuah proses yang disebut sebagai Markov Random Fields. maka rangkaian eksperimen tersebut disebut Proses Stokastik. dilambangkan dengan notasi k 0 A&i' * 11. +. Alternati/ keputusan $uatu bagian dari aksi atau strategi yang mungkin dipilih oleh seorang pengambil keputusan disetiap state ).+. Model ini berhubungan dengan suatu rangkaian proses dimana kejadian akibat suatu eksperimen hanya tergantung pada kejadian yang langsung mendahuluinya dan tidak tergantung pada rangkaian kejadian sebelum-sebelumnya yang lain.% 1.impunan semua state yang mungkin dilambangkan dengan ). atau kejadian& alamiah ' pada suatu "aktu dimana pengambil keputusan hanya mempunyai sedikit kontrol atau bahkan tidak memiliki (ontrol terhadapnya. oleh seorang Matematisi Rusia Andrei A.

. maka matriks re"ard R juga robabilitas transisi di notasikan dengan ij &k'7 i. =)R dinotasikan oleh >. oli(y optimal $uatu kebijakan yang terbaik dari sekian banyak aksi yang mungkin sebagai hasil menjalankan serangkaian proses pengambilan keputusan . oli(y $uatu langkah mengambil suatu aksi sebagai kebijakan se(ara pro(edural untuk men(apai langkah strategis yaitu mendapatkan keputusan optimal.j berukuran . 7.#M5 NU#MATIAS$SE$MM MANAJEMEN KUANTITATIF .k..dan elemen elemennya ij.Re"ard dinotasikan dengan r ij&k'.9 . ?. Misal matriks probabilitas transisi berukuran . $e(ara matematis dinyatakan sebagai himpunan semua keputusan di setiap state yang memberikan re"ard maksimal atau (ost minimal. Mendapatkan satu keputusan inilah yang sebenarnya menjadi tujuan kita menggunakan tehnik < tehnik pengambilan keputusan. Re"ard 4ransisi endapatan yang diperoleh sebagai implikasi terjadinya transisi antar state pada alternati/ keputusan ke-k.9 .robabilitas & peluang ' suatu proses bergerak dari suatu state ke state yang lain pada suatu alternati6e keputusan ke.yang elemen-elemennya r ij. dan dilihat. :.. =)R &Expectation Immediate Reward' =kspektasi re"ard yang se(ara mudah didapat. dari tiap satu state pada satu alternati/ yang dijajaki dari suatu transisi tunggal. usat engembangan 5ahan Ajar .+.8. 6 * nilai 6ariabel re"ard @ (ost relati/ yang dipergunakan untuk menyelesaikan persamaan<persamaan linear % !engan R adalah poli(y yang sedang dijalankan. $e(ara matematis dinyatakan sebagai himpunan semua keputusan yang diambil dalam setiap state. .. dengan )ndeks k di atas menunjukkan bah"a proses menjalani alternati/ keputusan ke-k di state i. *1.

A dan !. promosi khusus. ertukaran-pertukaran pelanggan untuk satu tahun Merek A 5 A ! eriode pertama jumlah pelanggan ++0 300 +30 +:0 1.1.#M5 NU#MATIAS$SE$MM MANAJEMEN KUANTITATIF .1 1 Me230 02 Mat-45 P-. !alam 4abel 1+. dan sebaliknya tambahan :0 pelanggan ke merek A berasal dari merek yang mana. A. yaitu pergantian dari satu merek ke merek lain. 4anpa tipe analisa ini.bab4l4ta T-a2 4 4 #ntuk menggambarkan proses Markov. perhatian dipusatkan pada Bhard core componentB atau kelompok yang tidak berpindah usat engembangan 5ahan Ajar . Anggapan selanjutnya adalah bah"a sampel tersebut telah me"akili keseluruhan kelompok dalam kesetiaannya terhadap suatu merek dan pola pergantian dari satu merek ke merek lain. tidak akan diketahui berapa di antara 8: bilangan yang meninggalkan merek A berpindah ke 5.1. Konsumen berpindah dari satu merek ke merek lain dapat karena pengiklanan. g & R ' * nilai ekspektasi re"ard per unit "aktu jika sistem telah berjalan sampai dengan "aktu tak berhingga &long < run expectation revenue' dan digunakan poli(y R untuk mengambil keputusan )( P#OSES MODEL #ANTAI MA#KO% P-. tetap memilih merek tersebut pada periode kedua. harga. ketidakpuasan. $ebelum membi(arakan Bkomponen yang tidak berpindahB &switchin component'.000 erubahan selama periode Mendapatkan Kehilangan :0 . A atau !. Meskipun demikian.9.0 +: 80 17: 8: 70 +: 3: 17: eriode pertama jumlah pelanggan ++: +90 +30 +:: 1. sehingga suatu analisa yang lebih terperin(i dibutuhkan untuk mengkuanti/ikasikan tingkat BmendapatkanB dan BkehilanganB bersih di antara empat merek. sebagian besar pelanggan yang mula-mula membeli merek A. Anggapan bah"a sampel konsumen terdiri dari kombinasi 1.000 responden yang tersebar pada 8 merek. ada :0 konsumen tambahan dibanding 8: konsumen yang berpindah dari merek A ke merek-merek lain. 4abel 1+.000 4abel 1+. dan lain-lain. 5.1 ini tidak menjelaskan in/ormasi yang lengkap. akan disajikan suatu (ontoh masalah tentang kegiatan-kegiatan pemilihan merek dan peramalan probabilitas transisi yang kemungkinan dilakukan para konsumen. e/0.

.79. 4abel )+. )ni memerlukan perhitungan probabilitas transisi untuk keempat merek.0. #ntuk menentukan /aktor probabilitas. )n/ormasi lebih lengkap tentang pola perpindahan merek tersebut ditunjukkan oleh 4abel 1+. 17: pembeli adalah loyal. : pembeli berpindah ke merek A dan +: pembeli ke merek !. selain in/ormasi tentang jumlah BkehilanganB ke merek para pesaing in/ormasijumlah BmendapatkanB langganan dari merek-merek saingan. sehingga merek A memperoleh tambahan bersih : langganan7 dan seterusnya. )ni berlaku juga untuk para penrbeli merek A dan !.mendapatkan dan kehilangan Mere k A 5 A ! eriode pertama jumlah pelanggan ++0 300 +30 +:0 1.al ini merupakan karakteristiK dasar proses-proses Marko6.+. $ebagai (ontoh.#M5 NU#MATIAS$SE$MM MANAJEMEN KUANTITATIF . +0 pembeli berpindah ke merek 5. !i antara ++0 pembeli merek A. A dan ! adalah 80 0 : +: usat engembangan 5ahan Ajar . ergantian merek . +30 tetap setia pada merek 5. tetapi se(ara bersamaan nrendapatkan :0 langganan dari merek-merek lain &80 langganan dari merek 5 dan l0 langganan dari merek !'.770. jumlah pelanggan yang tetap dikuasai untuk periode pengamatan dibagijumlah pelanggan pada permulaan periode.?91 dan 0. 0.000 A 0 +0 10 1: 5 Mendapatkan dari A 0 +: 0 0 ! 10 1: 10 0 A 0 80 0 10 Kehilangan ke 5 +0 0 +: 1: A 10 : 0 10 ! 1: +: 0 0 ++: +90 +30 +:: 1.?. l0 pembeli berpindah ke merek A dan l: pembeli ke merek !. sedangkan 80 pembeli berpindah ke merek A. hasilnya adalah probabilitas transisi untuk merek A sebesar 0. 5egitu juga. &17:@1++0'. !alam 4abel 1+. merek A kehilangan 8: langganannya.000 eriode pertama jumlah pelanggan robabilitas transisi untuk 5. !ari (ontoh.7. tetapi tidak ada perubahan dalam jumlah merek dan langganan total. Atas dasar suatu sur6ey konsumen telah diketahui in/ormasi pola-pola perpindahan merek berikut ini. Meskipun kita mempunyai in/ormasi pola perpindahan merek langganan dalam tabel.+ diuraikan pula.merek. yaitu serangkaian perubahan progresi/ dan saling ketergantungan.+. merek A kehilangan 8: pelanggan dan tetap menguasai 17: pelanggan &++0-8:'. dari 300 pembeli merek 5. robabilitas transisi dide/inisikan sebagai probabilitas suatu merek tertentu &atau penjual' akan tetap menguasai para pelangganannya.

79.0.?91 0.?.017 0. dari para pelanggannya dan mendapatkan 0. 4abel 1+.080 dari para pelanggan ! serta tidak mendapatkan dari para pelanggan A7 kolom ) menunjukkan bah"a merek A tetap menguasai 0.0?3 300 A 0 *0 +30 +: * 0.0 ++: $ebagai (ontoh bagaimana memba(a baris-baris dan kolom-kolom tersebut% baris ) menunjukkan bah"a A tetap menguasai 0. erhitungan untuk matriks probabilitas dalam 4abel 1+.erhitungan se(ara matematis adalah dengan menggunakan matriks probabilitas transisi seperti yang terlihat pada 4abel 1+.3 berikut. ++0 ! 1: * 0.7 0.3.0.0 +:0 10 * 0.109 +30 +0: * 0.79. 0.08.0.091 0. ++0 5 +0 * 0.79.3.?91 +30 0 *0 +30 ! 10 * 0. dan 0.0.080 0.017 300 +: * 0.000 0. matriks pertama adalah perihal jumlah para pelanggan nyata.08. Data ini dapat meramalkan tingkat di mana suatu merek akan mendapatkan atau kehilangan market share-nya dan dapat menunjukkan kemungkinan market equilibrium di usat engembangan 5ahan Ajar .79.0 ++: +90 +30 +:: 4etap dalam penguasaan &pemilikan' 5aris dalam matriks menunjukkan BretentionB dan BmendapatkanB pelanggan sedang kolom menunjukkan BretentionB dan kehilangan pelanggan.7 para pelanggannya ke 5.091.080 +:0 +1: * 0.?.091 ++0 A 10 * 0.133 0. Matriks probabilitas transisi Mendapatkan dari Kehilangan A 5 A ! Merek A 5 A ! 17: 80 0 10 +0 +30 +: 1: 10 : +0: 10 1: +: 0 +1: ++0 300 +30 +:0 Atau A 0. dan !.133 300 +30 * 0.0 0.7.080 ++0 1: * 0.7 ++0 5 80 * 0.#M5 NU#MATIAS$SE$MM MANAJEMEN KUANTITATIF .000 ! 0.7 Kehilangan 4etap dalam penguasaan &pemilikan' Merek 5 0. dari para pelanggannya dan kehilangan 0.7 300 : * 0.0?3 A 0.3 adalah sebagai berikut% Merek A A 17: * 0. !alam 4abel 1+. sedangkan matriks kedua adalah perihal probabilitas transisi.109 0..133 dari para pelanggan 5 dan 0. A.7. 0.08.080 0.0. 0.

30 0. Manajemen akan memperoleh man/aat bila mereka mengetahui berapa market share-nya di periode "aktu yang akan datang. erhitungan market share yang mungkin untuk merek A.++ 0. F4.8 5agian sebelumnya membahas Bhard!core componentB dan Bswitchin componentB para pelanggan dalam hubungannya dengan suatu merek 6ersus merekmerek lain. +3 dan +: persen untuk periode pertama. $e(ond.+30 0.080 0.08.+:: D * usat engembangan 5ahan Ajar . menggunakan /irst-order analisa Marko6.017 0.7 5 0.0 0. A. e/0. 5.79. Anggapan dasar adalah bah"a para pelanggan tidak rnengubah dari satu merek ke suatu merek lain se(ara a(ak.++: 0. 5anyak riset pemasaran telah membuktikan bah"a penggunaan anggapan /irstorder untuk maksud-maksud peramalan adalah 6alid.A2al4 a Ma-5.waktu yang akan datang sehingga manajemen dapat mengarahkan usaha-usaha promosinya.+3 0.+90 0.7.?91 0./a2 H467e-1O-/e. A. embi(araan berikut akan P-. dan ! sekarang adalah ++.t1O-/e. di samping itu mereka membeli merek-merek pada "aktu yang akan datang yang men(erminkan pilihan-pilihan mereka yang dibuat di "aktu yang lalu.0.) 1 Me2674t026 Kem026542a2 Ma-5et S7a-e /4 9a5t0 3a26 A5a2 Data26 Kembali ke (ontoh.000 ! 0. Cirst order hanya mempertimbangkan pilihan-pilihan merek yang dibuat selama suatu periode untuk penentuan probabilitas pilihan dalam periode berikutnya. 30.133 0. market share untuk merek A. roses Markov dapat berbeda order. proses Marko6 yang digunakan untuk meramal perilaku periode berikutnya terhadap merek-merek tertentu berdasarkan pola pemilihan merek para pelanggan selama tiga periode terakhir.+: 0. 5egitu juga untuk third-order.080 0.0 Kemungkinan Market $hare eriode Kedua A 5 A ! 0. dan ! dalam periode kedua dapat diperoleh dengan mengalikan matriks probabilitas transisi dengan market share pada periode pertama% robabilitas transisi Market share eriode pertama A 0.091 0.109 0.7 0.0?3 A 0.#M5 NU#MATIAS$SE$MM MANAJEMEN KUANTITATIF . 0. 5.order analisa Marko6 menganggap pilihanpilihan untuk suatu merek tertentu dalam periode berikutnya tergantung pada pilihanpilihan merek yang dibuat oleh para pelanggan selama dua periode terakhir. 0.0.?.000 0.

01: 5agian pasar merek 5 pada periode kedua erhitungan merek A &baris ketiga 9 kolom pertama'% 0.+3 * 0 0.+1: * 0.010 * 0.08.0 1.+30 0.0 9 0.01: 0.17: $etelah peme(ahan untuk periode kedua.080 9 0.080 9 0.+3* 0. 9 0.30* 0.010 5agian pasar merek A pada periode kedua erhitungan merek ! &baris keempat 9 kolom pertama'% 0.7 9 0.30* 0.0 erhitungan merek A &baris pertama 9 kolom pertama'% &1' Kemampuan A untuk tetap menguasai langganannya sendiri dikalikan bagian pasar A% &+' Kemampuan A untuk mendapatkan langganan 5 dikalikan bagian pasar 5% &3' Kemampuan A untuk mendapatkan langganan A dikalikan bagian pasar A% &8' Kemampuan A untuk mendapatkan langganan ! dikalikan bagian pasar !% 5agian pasar merek A pada periode kedua erhitungan yang sama dilakukan untuk merek 5.++ * 0. erhitungan merek 5 &baris kedua 9 kolom pertama'% 0.+3* 0 * 0. 9 0. Metode pertama adalahkelanjutan pendekatan perhitungan terdahulu.091 9 0.010 0.0.++ * 0. mengalikan usat engembangan 5ahan Ajar .0 9 0.0?3 9 0. dan !.133 9 0.+: * 0.017 9 0.+:* 0.0+0 0.30* 0.?91 9 0. periode ketiga dapat ditentukan dengan dua (ara.0 1.30 * 0.0 1. A.?.0+: 0 5agian pasar merek ! pada periode kedua 9 0.+90 0.7.79.0.109 9 0.++ * 0.0 1.1.#M5 NU#MATIAS$SE$MM MANAJEMEN KUANTITATIF .+0: 0.+3 * 0.+: * 0.0+: 0.++: 0 9 0.+30 * 0.7 9 0.++* 0.080 0.00: 0.+: * 0.0 1.+:: 0.

0.matriks probabilitas transisi mula-mula dengan market share periode kedua yang akan menghasilkan market share untuk periode ketiga.?.+?3 * 0.000 1.+31 * 0.08.+:: 1.0.+:? 0.++: * 0. manajemen mungkin memerlukan in/ormasi market share merek tertentu untuk periode tertentu di "aktu yang akan datang.0 erhitungan merek A &baris pertama 9 kolom pertama'% 0.+?3 0.080 9 0.133 0. Market share baru untuk periode ketiga dengan mempergunakan metode-metode tersebut ditunjuktan berikut ini.++? 0. Pe-74t026a2 Met./e Pe-tama erkalian matriks digunakan lagi untuk men(ari market share setiap merek.133 9 0. erhitungan terperin(i di ba"ah ini hanya diberikan untuk baris pertama dan kolom pertama% robabilitas transisi Market share eriode pertama Kemungkinan Market $hare eriode Kedua A 5 A ! A 0.79. 9 0.7.0 0.080 0.0 1.0 A 0.+90 0.7 0. metode kedua akan lebih disukai.0 ! 0.+31 0. 0.010 Kelebihan dari metode ini adalah bah"a perubahan yang terjadi dari periode ke periode dapat diamati. 5agaimanapun juga.++: 0. 0.0?3 1.++? erhitungan merek 5 &baris kedua 9 kolom pertama' erhitungan merek A &5aris ketiga 9 kolom pertama' erhitungan merek ! &baris keempat 9 kolom pertama' * 0.7 1.+30 * 0 0.091 0. Metode kedua adalah mengkuadratkan matriks probabilitas transisi untuk jumlah periode yang diinginkan dan kemudian mengelikan matrils yang dihasilkan dengan market share a"al.?91 0.109 0.017 0.+:: * 0. bila hal ini hanya merupakan kasus.+:? 1.080 0.+30 0.0 D 0.#M5 NU#MATIAS$SE$MM MANAJEMEN KUANTITATIF .039 0 9 0.79.0 5 0.+90 * 0.0 * 0.000 0. Metode ini pada dasarnya usat engembangan 5ahan Ajar .179 0.

0 5 0 0. Matriks probabilitas transisi yang telah dikuadratkan kemudian dikalikan dengan market share a"al.1:13 0.+0 1..0 0.11?: 1.10 0.79:7 0.Menentukan Kondisi-kondisi Ekuilibrium Kondisi ekuilibrium ter(apai hanya bila tidak ada pesaing yang mengubah matriks probabilitas transisi.menaikkan man/aat matriks probabilitas transisi sebagai (ara untuk langsung menunjukkan suatu jumlah periode di "aktu yang akan datang.0 5 0. BmendapatkanB dan BkehilanganB harus dip(rhitungkan. berapa besarnya market share e>uilibriumF 5eberapa matrils probabilitas transisi dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi-kondisi ekuilibrium. 4etapi yang lebih penting.0 Market share eriode pertama Kemungkinan Market $hare eriode Kedua A 5 A ! 0.0090 1. !engan (ara yang sama dapat dihitung l: hubungan lainnya. engkuadratan matriks probabilitas transisi berarti bah"a probabilitas baru pada BretentionB.078+ 0. Masalahnya.?: 0.asilnya adalah sebagai berikut % Matriks segi empat robabilitas transisi A 0. .07+9 0.7873 1.30 0.+: 1.+31 0.0: ke A.0 4ampak bah"a 5 dan A akan BmerebutB pelanggan-pelanggan A dengan A kehilangan 0.asil matriks probabilitas transisi yang telah dikuadraEan sekarang dikalikan dengan market share a"ar.+: 0.. BmendapatkanB dan BkehilanganB akan statik.10:.037: 0.?0 0.8?8 0.+:? 1.0 A 0 0. berma(am-ma(am baris dalam matriks probabilitas transisi dikalikan dengan kolom hubungannya untuk membentuk suatu matrik probabilitas transisi yang telah dikuadratkan.0 ! 0. !alam keadaan ekuilibrium pertukaran para pelanggan berkenaan dengan BretentionB. 0.1?0? 0.#M5 NU#MATIAS$SE$MM MANAJEMEN KUANTITATIF .0 D * Prosedur 3 .10 ke 5 dan 0.018: 0.1880 1.0?1? 0. #ntuk menggambarkan.+?3 0. Matriks probabilitas transisi di mana A tidak mendapatkan tetapi kehilangan ke 5 dan A adalah% A 5 A A 0./e Ke/0a erkalian matriks digunakan lagi. A tidak mendapatkan pelangganusat engembangan 5ahan Ajar .+11+ 0.+3 0.++? 0.0 A 0.073 0.0: 1. Pe-74t026a2 Met.7: 1. .++ 0.

5 &1+-1' &1+-+' &1+-3' usat engembangan 5ahan Ajar .1 0. ada tahun ini. 4iga persamaan dalam (ontoh dapat dinyatakan berikut ini% G * 0.+5 A * 0. 4ipe ekuilibrium lainnya yang mungkin terjadi adalah kondisi di mana A tak pernah kehilangan para pelanggannya% A 5 1.?0 0 0. market share yang dikuasai rnuiingmasing perusahaan adalah sebagai berikut% erusahaan G 30H.0 ersamaan untuk market share perusahaan G pada ekuilibrium sama dengan 0.0 1.3 1.pelanggan dari 5 dan A.. Pe23ele a4a2 Pe.+ kali bagian pesaing pertama pada periode ekuilibrium dikurangi satu periode..+5 G * 0. kali bagian perusahaan yang dikuasai dalam periode ekuilibrium sebelumnya &atau e>.+ 0. yang berarti kondisi ekuilibrium akhir ter(apai berdasarkan matriks probabilitas transisi yang tetap.amaa2 Se:a-a S4m0lta2 erusahaan G mempunyai dua pesaing dalam suatu segmen pasar dunia bisnisnya.-1 5entuk persamaan yang sama dapat dibuat untuk kedua pesaing.amaa21pe.-1 * 0. dan 0. ersamaan tersebut dapat ditulis% Ge>.1G I 0.+ 0.+ 0.10 1. pesaing pertama A +0H dan pesaing kedua 5 :0H.0 esaing ertama A 0.+A I 0.90 1.+5 e>..al ini akan diuraikan dengan (ontoh di ba"ah.0: 0..#M5 NU#MATIAS$SE$MM MANAJEMEN KUANTITATIF .G I 0. adalah sebagai berikut% erusahaan G erusahaan G esaing ertama A esaing Kedua 5 0.+ Ae>.0: 0.10 0 0.0 satu perusahaan pun yang mendapatkan terus seruruh peranggannya..-1 I 0. Matriks probabilitas transisi &rantai Marko6 /irs-orderj..-l' ditambah 0..A I 0. ..0 0.+A I 0.0 Gambaran yang lebih umum terjadi adalah bila tidak ada A 5 A A 0.3G I 0. yang menunjukkan arus para pelanggan.0 esaing Kedua 5 0. 0. 0. 1.-1 * 0.+ 1.G e>.+ kali bagian pesaing kedua pada periode ekuilibrium dikurangi satu periode.

7A .8.3335 0.8G I 0.J.0 * G I A I 5 &1+-8' ersamaan keempat digunakan untuk menunjukkan bah"a total ketiga market share baru * 1.+5 * 0.0.0.#M5 NU#MATIAS$SE$MM MANAJEMEN KUANTITATIF .+A I 0.85 &ubah tanda' 0 * .?:75 I 0.8G I 0..B &yang belum diketahui'.+...:7+5 &1+-?' &1+-7' usat engembangan 5ahan Ajar .7G I 0.+A I 0.+A I 0.@7 5 atau 0.' &1+-7' &1+-?' 1.8G I 0.:335 &kalikan dengan 1 1@3' 0 * 0. !engan ada bilangan yang sama pada kedua sisi persamaan.0.+A I 0.85 &1+-:' &1+-.05 1 * +.+A I 0.+5 * 0.8G I 0.7A * 0.71:5 I 1. dapat di(ari market share e>uilibrium untuk masing-masing perusahaan.333 5 A * 333 5 atau 0.5 0.0 * G I A I 5 !engan ada empat persamaan dan tiga bilangan B .3G.0.0.71:5 8.J. dapat dihasilkan persamaan yang menunjukkan tambahan dan kehilangan untuk setiap perusahaan sebagai berikut% 0 0 0 * -0.1. berikut ini% ersamaan-persamaan simultan pertarna 0 * .?:75 &1+-7' &1+-:' ersamaan-persamaan simultan kedua 0 * .+5 0 * I 0.7 $ubstitusi nilai-nilai G dan A % 1*GIAI5 1 * 0.+5 0 * .8.7G * 0.A I 0.1G I 0.3G I 0.0.7A . 5 G * .

)ni dapat dihitung dengan menggunakan aljabar marils dan ditunjukkan sebagai berikut% Matriks robabilitas transisi G 0. !engan menggunakan prosedur yang sama.0 * 0.0. (.+7? 0.00+80 &nilai determinan 3 9 3'.0010+ .08.+ 0.0 erusahaan G esaing pertama A esaing Kedua 5 D 0.0 5 0.?.7 8.091 0. 1.0 D 0.3?9 &5 pada ekuilibrium' G * . . akan tetap ada determinan 3 9 3 dalam setiap masalah.3?9 1.00+?1.3?9' * 0. usat engembangan 5ahan Ajar . 0.@7 &0.79.00007 * 0.0 0.+ 1.0018: I 0. dan (.080 0.+: * e>uilibrium market share !engan menggunakan aturan Aramer untuk mengembangkan suatu determinan.3?9' * 0.333 0.7 0. 0.00+?+.0 enyelesaian dengan !eterminan enyelesaian di atas kadang-kadang lebih mudah dengan menggunakan determinandeterminan. 0.3?9 1.333 &G pada ekuilibrium' A * 333 5 * 333 &0.017 0. / dan g * 0.5 * 0.30 0. nilai determinan 8 9 8 harus nol karena nilai determinan 3 9 3 dikalikan dengan elemen yang dilingkari &* 0'.0 Market share e>uilibrium A 0.0?3 A 0 0. 0.#M5 NU#MATIAS$SE$MM MANAJEMEN KUANTITATIF .0.109 0.+7? &A pada ekuilibrium' 8. -0. maka kondisi ekuilibrium dapat di(apai melalui% A 5 A ! A 0. kita gunakan (ontoh di muka &di mana ada 8 bilangan B .. Misal.++ 0. dan d. ada langkah-langkah a. Kangkah d merupakan jumlah langkah-langkah e.?91 0 ! 0. )ngat bah"a dalam determinan 8 9 8 bila suatu baris dan kolom dihilangkan. b.+7? 0.7 5 0. nilai-nilai penyebut 5.1 0.7 $uatu (ara yang e/ekti/ untuk membuktikan bah"a telah ter(apai kondisi ekuilibrium adalah dengan mengalikan matriks probabilitas transisi dengan market share ekuilibrium..@7 5 * .+ 0.+3 0.080 0.0.3 1.+ 0. langkah pertama adalah mengembangkan determinan pembilang untuk A dengan kolom pertamanya.133 0.00+89 dan -0..333 0. dan ! adalah -0.7. b.B dengan : persamaan'.al ini tampak pada langkahlangkah a.

00+80 * ++...0. 5 .00+80 .endekatan yang sama dapat digunakan untuk menentukan pembilang yang nilainya -0.010:+ A * .?H .00+?+ .00+89 .010:+.?H . A dan ! &-0.0.0.asil di atas dapat dibuktikan dengan mengalikan matriks probabilitas transisi dengan market share e"uili#rium.0.010:+ ! * .0. .00+?1 * -0.0. Metode yang lebih (epat untuk men(ari determinan-determinan melalui penggunaan baris 8.0.7H .0.010:+'.0.asil Market share merek < merek A.#M5 NU#MATIAS$SE$MM MANAJEMEN KUANTITATIF .010:+ 5 * .0.00+?1 * +. A dan ! adalah % A * .0.010:+ 100 H . 5. adalah dengan penjumlahan nilai-nilai determinan untuk penyebut-penyebut A .7H .00+?+ * +. usat engembangan 5ahan Ajar .00+89 * +3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful