Oleh: Dary Prodi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga 2013

Adalah cara individu dalam melihat pribadinya secara utuh, menyangkut fisik, emosi, intelektual, sosial dan spiritual

Body Image Self Ideal Self Esteem Self Role Self Identity .

.

Citra Tubuh. meliputi: performance. fungsi keterbatasan. sikap individu terhadap tubuhnya. serta persepsi dan perasaan tentang ukuran dan bentuk tubuh Gangguan citra tubuh perubahan persepsi tentang tubuh yang diakibatkan oleh perubahan ukuran. bentuk struktur. potensi dan fungsi tubuh. baik secara sadar maupun tidak sadar. makna dan objek yang sering kontak dengan tubuh .

dll . putus asa Perilaku merusak diri sendiri Menolak penjelasan perubahan tubuh Citra yang mengalami distorsi. Menolak melihat dan menyentuh bagian tubuh yang      berubah Persepsi negatif pada tubuh Mengungkapkan ketakutan.

Adaptive Responses Maladaptive Responses Selfactualization Positive selfconcept Low selfesteem Identity diffusion Depersonalization .

Keputusasaan Ketidakberdayaan Harga diri rendah situasional kronik Gangguan citra tubuh Ketidakefektifan koping Gangguan identitas personal .

 Gangguan citra tubuh  Koping individu tidak efektif  Gangguan identitas personal  Harga diri rendah situasional .

Melibatkan peran serta klien sesuai dengan kemampuan yang dimiliki 3. Menetapkan masalah yang dihadapinya 6. Mengidentifikasi perubahan citra tubuh 4. Melakukan tindakan yg dapat mengembangkan integritas diri . Mengidentifikasi kemampuan koping dan sumber pendukung lain 7. Meningkatkan keterbukaan dan hubungan saling percaya 2.TUM: klien menerima apa adanya perubahan tubuhnya secara positif TUK: 1. Menerima perasaan dan pikirannya 5.

4. Membina hubungan perawat-klien yang terapeutik Berikan pendidikan kesehatan Dorong klien untuk merawat diri dan berperan dalam proses keperawatan secara bertahap dan berlanjut Tingkatkan peran serta kelompok sesama klien yang memiliki masalah yang sama namun telah menyelesaikan masalahnya dengan baik Tingatkan dukungan keluarga klien Bantu klien memutuskan alternatif tindakan yang dapat mengurangi seminimal mungkin perubahan citra tubuh Lakukan rehabilitasi bertahap untuk beradaptasi terhadap perubahan . 5. 2. 6.1. 7. 3.

.

perasaan diri/evaluasi diri negatif yang berkembang sebagai respon terhadap hilangnya atau berubahnya perawatan diri seseorang yang sebelumnya mempunyai evaluasi diri positif. dan bila tidak diatasi dapat menyebabkan harga diri rendah kronis . penilaian individu tentang nilai personal yang diperoleh dengan menganalisis seberapa baik perilaku seseorang sesuai dengan ideal diri Harga diri rendah situasional.Harga diri.

.

7. 5. dll . 6. 4. 2. 3.1. Penolakan orangtua Harapan orangtua yang tidak realistis Kegagalan berulang Tuntutan peran kerja Ketidakpercayaan orangtua Tekanan kelompok sebaya Stereotip peran gender.

Trauma 2. Ketegangan peran 1.    Transisi peran perkembangan Transisi peran situasi Transisi peran sehat-sakit .

mudah tersinggung  Apatis. Perasaan malu  Rasa bersalah terhadap diri sendiri  Merendahkan martabat diri  Gangguan hubungan sosial  Percaya diri kurang. jenuh dan putus asa  Kegagalan menjalankan peran . bosan. sukar mengambil keputusan  Mencederai diri  Mudah marah.

Keputusasaan Ketidakberdayaan Harga diri rendah situasional Ketidakefektifan koping Gangguan citra tubuh Gangguan identitas personal .

4. 3.1. Harga diri rendah situasional Ketidakefektifan koping Gangguan citra tubuh Gangguan identitas personal Ketidakberdayaan Keputusasaan . 6. 5. 2.

Klien dapat mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang dimiliki 2. Pasien dapat menetapkan/memilih kegiatan yang sesuai dengan kemampuan 4. Pasien dapat menilai kemampuan yang dapat digunakan 3.TUM: Harga diri klien meningkat TUK: 1. Pasien dapat merencanakan kegiatan yg sudah dilatih . Pasien dapat melatih kegiatan yang sudah dipilih sesuai kemampuan 5.

Mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang masih dimiliki pasien Membantu pasien menilai kemampuan yang dapat digunakan Membantu pasien memilih atau menetapkan kegiatan sesuai kemampuan Melatih kegiatan pasien yang sudah dipilih sesuai dengan kemampuan Membantu pasien merencanakan kegiatan sesuai kemampuan dan memberi kesempatan pasien untuk mencoba kegiatan yg telah dilatih .1. 3. 5. 4. 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful