MAKALAH : MANAJEMEN WAKTU Oleh Huda Nuralawiyah BAB I PENDAHULUAN Waktu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1997

) adalah seluruh rangkaian saat ketika proses, perbuatan atau keadaan berada atau berlangsung. Dalam hal ini, skala waktu merupakan interval antara dua buah keadaan/kejadian, atau bisa merupakan lama berlangsungnya suatu kejadian. Manajemen waktu merupakan alat yang efektif untuk membantu seseorang maupun organisasi meraih sasarannya sehingga penting untuk memahami dan mengamalkan ilmu manajemen waktu. Bagaimanapun juga, waktu adalah karunia Allah SWT yang bersifat tidak dapat disimpan, tidak dapat diulang, dan tidak dapat dihentikan. Sehingga, ketika tujuh menit kita lewatkan begitu saja, tanpa ada amalan yang terbaik yang kita lakukan, maka hilanglah sudah tujuh menit tersebut dan jadilah kita merugi sebagaimana yang Allah SWT sampaikan dalam QS Al Ashr Ayat 1-3 berikut: (1) Demi Masa. (2) Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, (3) kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, dan nasihat-menasihati supaya menaati kebenaran, dan nasihat-menasihati supaya menetapi kesabaran. BAB II PEMBAHASAN Mengevaluasi Penggunaan Waktu Kata evaluasi berasal dari bahasa Inggris evaluation yang berarti penilaian atau penaksiran (John M. Echols dan Hasan Shadily: 1983). Evaluasi adalah proses penilaian. Penilaian ini bisa menjadi netral, positif atau negatif atau merupakan gabungan dari keduanya. Saat sesuatu dievaluasi biasanya orang yang mengevaluasi mengambil keputusan tentang nilai atau manfaatnya Waktu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1997) adalah seluruh rangkaian saat ketika proses, perbuatan atau keadaan berada atau berlangsung. Dalam hal ini, skala waktu merupakan interval antara dua buah keadaan/kejadian, atau bisa merupakan lama berlangsungnya suatu kejadian. Jadi mengevaluasi waktu berarti kita akan mengevaluasi hal-hal yang telah dan kelak akan dilakukan.

dan seterusnya. . Berapa banyak waktu yang dimiliki oleh orang – orang besar.Evaluasi Pemanfaatan Waktu Sehari Untuk mengenali bagaimana cara memanfaatkan waktu dalam sehari. Bila sumber daya waktu ini dianugerahkan sama persis kepada semua orang. Berapa jam yang dimanfaatkan untuk perjalanan menuju tempat bekerja dan pulang kembali ke rumah? 5. Berapa jam yang dimanfaatkan untuk keluarga? 7. 168 jam seminggu. Berapa jam yang digunakan untuk membaca. lantas kenapa pencapaian orang bisa begitu berbeda? Salah satu kuncinya adalah manajemen waktu. Dan berapa jam yang digunakan untuk masyarakat sekitar (Personal Social Responsibility)? Dengan melakukan evaluasi manajemen waktu. berolahraga. Alloh SWT juga berfirman dalam surat Thaha ayat 130 : “Maka sabarlah kamu atas apa yang mereka katakan. supaya kamu merasa senang. Semua orang memiliki waktu yang sama : 24 jam sehari. dan berbagi atas suatu pengetahuan dan pengalaman (belajar)? 4. Hal ini menegaskan pula mengenai pengefektivan waktu yang digunakan. dalam sehari? 24 jam. Berapa jam yang digunakan untuk melakukan perencanaan? 2. dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu. seperti ilmuwan penemu listrik Thomas Alva Edison. ngobrol yang tak perlu dan lain sebagainya) dan mana yang kekurangan porsinya (misalnya membaca Quran. sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya dan bertasbih pulalah pada waktu-waktu di malam hari dan pada waktu-waktu di siang hari. maka kita dapat mengenali bagaimana penggunaan waktu dalam sehari sehingga dapat menemukan hal-hal mana saja yang menurut kita berlebihan porsi waktunya (misalnya makan terlalu lama.” Penyita Waktu Terbesar Berapa banyak waktu yang dimiliki siswa terbaik atau mahasiswa terbaik dalam sehari? 24 jam. maka kita dapat mengevaluasi kegiatan dengan bertanya kepada diri sendiri. 672 jam sebulan. antara lain: 1. dan bersantai (sejenak)? 6. mempelajari teknik-teknik baru untuk memudahkan penyelesaian tugas). Berapa jam yang dimanfaatkan untuk bekerja optimal? 3. memahami. Berapa jam yang digunakan untuk beristirahat.karena selain dalam surat Al’ashr.

Kebanyakan orang tidak sadar bagaimana mereka mengisi waktu. Alokasikan waktu untuk tiap kegiatan e. a. pertemuan/rapat rutin di organisasi/ekstrakurikuler. Buat daftar kegiatan yang hendak dikerjakan b. Evaluasi penerapan jadwal Penjelasan untuk point (a) adalah sebagai berikut. Mereka terus saja mengeluh tidak punya cukup waktu. Penyita waktu manusia. Komunikasi yang digunakan tidak sia-sia jika memang digunakan untuk hal-hal yang positif dan bersifat publikatif. Maka. twitter. manusia tidur sebanyak 210 jam. Begitu seterusnya. Tidurnya manusia juga menjadi penyita waktu terbanyak. Bukan bermain semata. dll). a. . ibadah. langkah pertama dari manajemen waktu ini adalah dengan memantau penggunaan waktu kita. Bisa kita hitung 7 jam perhari. Buat skala prioritas dari setiap kegiatan c. seperti bergumul di social network(Facebook. Berikut adalah strategi yang dapat kita pakai dalam menyusun jadwal mingguan. makan. Padahal bisa jadi waktu mereka sebenarnya diisi dengan hal – hal yang tidak bermanfaat. adalah penggunaan media yang tidak bermanfaat. praktikum. Komunikasi di sini. Mengelola waktu secara produktif Strategi Untuk menyusun Jadwal Selanjutnya dalam memudahkan kita mengambil langkah perlangkahnya untuk manajemen waktu ini. tentunya kita memerlukan strategi dalam menyusun jadwal agar lebih efektif. Buat daftar kegiatan yang hendak dikerjakan * Tuliskan Aktivitas Tetap Mulailah mengisi jadwal mingguan dengan mengisikan aktivitas tetap. Perkirakan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan tiap kegiatan d. Termasuk dalam aktivitas tetap adalah kuliah. berarti dalam 1 bulan. karena rata-rata 7 jam setiap hari dilewati dengan tertidur. tidur. disadari atau tidak adalah waktu untuk tidur dan berkomunikasi.

Pada masing – masing waktu belajar buatlah sasaran yang realistik. membaca ulang dan membaca ulang bahan kuliah untuk minggu ini. dan kemampuan mengingat akan turun. jikas kita memiliki blok waktu yang sangat panjang. Namun perlu diingat bahwa dengan berjalannya waktu dan bahan kuliah yang semakin banyak. Bila kita belajar lebih dari 50 menit. yaitu 2 jam belajar mandiri untuk setiap SKS. dan membuat alat bantu belajar. kita dapat fleksibel dengan angka ini. Sebagai acuan awal gunakan rasio 2 banding 1. pemahaman. Kita perlu membuat alat bantu belajar untuk dipergunakan pada waktu mengulang yang akan datang. mengerjakan tugas. Distribusikan waktu belajar mandiri ini setiap hari sepanjang minggu. Gunakan waktu ini untuk mata kuliah yang “berat” dan tidak kita sukai. Waktu yang terlalu pendek belum sampai menyebabkan kita benar – benar terlibat dengan bahan yang dipelajari. konsentrasi. Kita pun perlu menduga soal dan waktu untuk mengerjakannya.* Tambahkan Waktu Belajar Tetap Kita perlu memberikan waktu yang memadai untuk waktu belajar mandiri bagi setiap SKS mata kuliah yang diambil. misalnya pagi jam 04. kita akan membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk membaca ulang. minggu lalu atau minggu sebelumnya. Pertimbangkan kiat – kiat berikut pada saat kita menyusun waktu belajar tetap :  Mulailah mengisi belajar tetap pada waktu yang paling mudah bagi kita untuk berkonsentrasi. satu blok berikutnya kita dapt melakukan hal yang ringan misalnya merapikan buku – buku. kita dapat mengambil istirahat 10 menit.00 dan malam jam 21. katakan 7 – 8 jam sekaligus. Ada pelajaran yang memerlukan lebih dan ada pula yang kurang. kita perlu menjadwalkan waktu belajar fleksibel. Setelah satu blok 50 menit. pakailah untuk mata kuliah yang berbeda.  Rencanakan waktu belajar dalam blok waktu 50 menit.  Hindari belajar secara maraton. hindari menggunakannya untuk satu mata kuliah. Ini akan sangat berguna sebagai jaring pengaman bila kita tidak dapat menyelesaikan tugas atau pekerjaan rumah pada waktu belajar tetap. * Tambahkan Waktu Belajar Fleksibel Selain waktu belajar tetap. Kita dapat belajar dalam 3 blok masing – masing 50 menit.00 – 06. Pada awal . membersihkan kamar. Waktu belajar mandiri digunakan untuk membaca ulang bahan. selanjutnya kembali dengan belajar. Waktu siang diantara dua kuliah dapat kita pakai untuk mata kulaih yang tidak terlalu berat.00.00 – 23.

waktu belajar tetap dan waktu belajar fleksibel yang tetap tiap minggu. Setelah semua kegiatan didaftarkan. Misalnya. luangkan waktu untuk kegiatan ini.semester. * Tambahkan Waktu Untuk Kegiatan Ekstrakurikuler Dan Kegiatan Pribadi Kegiatan ekstrakurikuler penting untuk melatih kita berorganisasi dan bekerjasama. kita perlu membuat skala prioritas dari seabrek kegiatan yang harus kita lakukan. ada baiknya waktu untuk keperluan ini pun kita rencanakan. Dan yang tak kalah penting. Buat skala prioritas dari setiap kegiatan Untuk mengoptimumkan penggunaan waktu. Yang penting buatlah skala prioritas yang memang sesuai dengan visi dan misi hidup kita. Perkirakan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan tiap kegiatan . golongkan mereka berdasarkan skala prioritas kita. Setelah mengisi aktivitas tetap. Agar tidak lepas kendali. b. jangan lupa juga memasukkan tugas – tugas yang sifatnya pribadi seperti membersihkan kamar. Terserah saja. tentu saja harus realistis. Sekali lagi. c. * Tambahkan Waktu Untuk Rileks Tentu saja kita perlu waktu untuk bersantai. Namun jangan lupa tugas utama kita saat ini adalah belajar. semua tergantung diri kita masing -masing. waktu belajar fleksibel dapat kita jadikan waktu bebas. Kalau mau lulus dengan baik. angka 1 untuk kegiatan – kegiatan yang dianggap paling penting. kita dapat membuat jadwal mingguan baru sebelum menambahkan kegiatan lain pada jadwal. Mungkin untuk si A kegiatan bersama keluarga adalah yang paling penting sedang untuk si B kegiatan organisasi sangat penting untuk didahulukan. mungkin kita belum perlu jam belajar mandiri yang banyak. Angka 2 untuk kegiatan yang tikda begitu penting dan seterusnya. Tidak ada kata benar atau salah dalam mengurutkannya karena memang setiap diri kita memiliki prioritas yang berbeda dalam hidup.Kita tidak bisa mengikuti rasa malas dan menaruh belajar di papan bawah. tentu saja kita perlu menempatkannya walau tidak harus menjadi prioritas pertama. Jadi. mencuci baju dan lain – lain.

Sedang waktu dimana kita cenderung sering melamun dapat dipakai untuk kegiatan lain misalnya saja mencuci pakaian atau membereskan kamar. kalau kita memperkirakan tugas tersebut dapat selesai dalam waktu 2 jam.Waktu yang kita butuhkan untuk tiap kegiatan dapat diperkirakan dari pengalaman – pengalaman kita sebelumnya. Tentu tidak realistis kalau di saat yang sama kita juga menginginkan untuk mendapat nilai A. ada baiknya kita memberikan waktu tambahan. untuk ujian Kimia Dasar minggu ini kita hanya menyediakan waktu belajar 2 jam. kita bisa menambahnya setengah jam. mungkin sekali kita menemukan masih adanya selisih yang cukup besar antara pemakaian waktu yang kita rencanakan dan yang kita pantau. Penyebab perbedaan ini kemungkinan besar pada belum terbiasanya kita mengikuti rencana. cobalah untuk terus berdisiplin terhadap rencana kita. e. Terutama kegiatan yang memiliki tingkat kerumitan tinggi atau berhubungan dengan orang lain. Evaluasi penerapan jadwal Setelah selesai minggu kedua. d. Hal ini dapat dipertimbangkan karena memang ada hal – hal tertentu yang punya kecenderungan molor waktu pengerjaannya. Hanya saja untuk tiap aktivitas kita patut bertanya : * Apakah pengerjaannnya selama ini sudah efisien? * Apakah kita dapat mengerjakannya dengan lebih cepat? * Apa yang dapat kita lakukan untuk dapat mengoptimalkan aktivitas tersebut? Untuk kegiatan – kegiatan tertentu seperti mengerjakan tugas. Apakah kita tipe orang yang bisa berkonsentrasi di pagi hari ataukah tipe yang lebih suka bekerja di malam hari? Tiap orang memiliki waktu puncak produktif yang berbeda – beda. Alokasikan waktu untuk tiap kegiatan Amati diri sendiri. Kita harus bisa memanfaatkan sebisa mungkin waktu produktif itu untuk hal yang memang menuntut konsentrasi tinggi seperti belajar misalnya. . Jadi. Selain itu. Misalnya saja. Padahal bahannya saja sampai 4 bab dan kita belum pernah membacanya sama sekali. kita perlu realistis dalam memperkirakan waktu pengerjaan.

Belajarlah untuk mengatakan “tidak” pada hal yang sekiranya akan menyita waktu kita dan kurang bermanfaat. waktu untuk keluarga. setiap hari. “Bagaimana cara terbaik menggunakan waktu saya sekarang? dan KERJAKAN! REFERENSI Departemen Agama RI. Tidak bisa diulang. maka kita akan memperoleh manfaatnya pada jangka panjang. Akibatnya tak jarang waktu yang semestinya digunakan untuk belajar malah dipakai untuk berbincang – bincang atau pergi jalan – jalan tanpa direncanakan.  Bagi seorang muslim. Alquran dan Tafsirnya. Jilid 7 juz 19-2021. 2011. praktik Manajemen waktu itu adalah: 1. BAB III PENUTUP Pada dasarnya kita perlu melakukan sejumlah hal berikut:  Memahami dan merenungkan bahwa manajemen waktu adalah karunia Allah SWT yang sangat berharga.Jakarta. dan waktu untuk pengembangan diri kita. dan sebisa mungkin minimalkan aktivitas mendadak yang memakan jadwal waktu yang telah direncanakan. Buatlah daftar dan tentukan prioritas sasaran mingguan 2. Tangani setiap tugas sekali 5. waktu untuk bekerja. misalnya. tidak hanya sekedar teknik. Jakarta: Mutiara Media. pahami dan renungkan QS Al Ashr setelah bangun tidur. Curahlan perhatian utama pada prioritas A 4. Ismail Jaili dan Fadillah Ulfa. Belajar Bilang “tidak” Biasanya yang paling sulit adalah mengatakan “tidak”. Terus menerus bertanya. kita juga dapat melakukan evaluasi untuk selanjutnya dapat menyesuaikan perencanaan waktu.  Secara ringkas. Terutama pada ajakan teman. selama minimal sepuluh menit. . Sediakanlah waktu khusus untuk bersosialisasi dengan teman. disimpan dan dihentikan. Buatlah daftar “to do” harian. yaitu kita akan memiliki kesadaran atas pemanfaatan waktu yang efektif.2009.  Evaluasi waktu bisa kita gunakan dalam sejumlah kelompok.  Penggunaan waktu efektif pun telah jelas tertera dalam QS Toha ayat 130. dan tentukan prioritas 3.Setelah beberapa bulan boleh jadi kita merasa perlu untuk melakukan siklus pemantauan dan perencanaan waktu. Manajemen Waktu Untuk Meraih Kebahagiaan Dunia Dan Akhirat : Wal „Ashr Demi Masa. Bila kita telah dapat menjadikan manajemen waktu sebagai kebiasaan.

Marion E. Jakarta: Bumi Aksara. M Quraish. . Haynes. Jakarta:Lentera Hati. Kesan dan Keserasian Al-Quran Vol 10.Malayu SP Hasibuan. 2010. Manajemen Waktu. Manajemen Sumber Daya Manusia.2002. Jakarta. Shihab. Tafsir Al-Mishbah Pesan. 2005.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful