SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) RESIKO PERILAKU KEKERASAN ( TERAPI KELUARGA

)
Pokok Bahasan Sasaran Hari/ Tanggal Waktu Tempat : Resiko Perilaku Kekerasan : Keluarga Tn.Y : Jum’at , 2 November 2012 : 07.30-09.00 : Mini Hospital STIKes Muhammadiyah Gombong

I. Latar Belakang
Perilaku kekerasan merupakan salah satu respon marah yang diekspresikan dengan melakukan ancaman, ,mencederai orang lain, dan atau merusak klingkungan .Respon tersebut biasanya muncul akibat adanya stressor . Respon ini dapat menimbulkan kerugian baik pada diri senidir ,orang lain, maupun lingkungan . Meliohat dampak dari kerugian yang ditimbulkan, maka penanganan pasien dengan perilakuk kekerasan perlu dilakukan secara cepat dan tepat oleh tenaga –tenaga professional. II. Tujuan Umum Setelah dilakukan pembelaajaran tersebut selama 1 x 30 menit, diharapkan keluarga mampu merawat pasien dirumah, mengetahui pengertian ,penyebab, tanda dan gejala, pengobatan serta cara merawat pasien dengan RPK.

III. Tujuan Khusus
Setelah dilakukan pembelajaran rpk, keluarga diharapkan mampu: 1. Keluarga dapat 2. Menyebutkan cara-cara penularan dan pencegahan hipertensi. 3. Menyebutkan cara-cara pengobatan hipertensi.

IV. Metode
1. Ceramah 2. Diskusi dan tanya jawab

V. Media
1. Lembar balik

VI. Isi Materi (Terlampir) VII. Proses Pelaksanaan

hadiah kepada peserta yang  Mengerti dan bisa menjawab dengan mempunyai benar.  Tanda dan gejala hipertensi.  Pengobatan hipertensi.  Pencegahan hipertensi. Misalnya dengan menyimpulkan memberikan studi kasus dan materi.  Menanyakan beberapa pertanyaan seputar opini peserta mengenai topik penyuluhan (migraine). pengetahuan  Menyampaikan kesimpulan baru tentang dengan singkat dan jelas. Pembukaan Salam pembuka Perkenalan Menyampaikan tujuan Kontrak waktu Melakukan apersepsi 2. Penyampaian materi  Pengertian hipertensi.  Penyebab hipertensi. c. penyuluhan untuk  Bersama penyaji mengetahui feed back. 15 menit a. maksud dan tujuan  Memperhatikan serta kontrak waktu dan mengikuti pelaksanaan kegiatan kepada penyuluhan peserta penyuluhan dengan bahasa yang sopan dan jelas serta penggunaan kata yang efisien. d. 3. 5 menit a. c. penyuluhan bertanya dan  Menanyakan beberapa berdialog pertanyaan singkat kepada tentang materi pasien tentang materi penyuluhan. dengan efisien mencegah kekurangan waktu  Memanfaatkan semua media yang tersedia untuk menyampaikan materi dengan baik. 20 menit Kegiatan Inti a.  Menyampaikan materi  Menyimak dan dengan jelas dan tepat sesuai memperhatikan dengan metode yang dipilih penyuluhan dengan baik dan  Menyampaikan materi antusias.  Melalukan dialog interaktif  Peserta dengan peserta penyuluhan. Penutup Sesi tanya jawab Melakukan evaluasi Menyimpulkan materi yang didiskusikan Mengakhiri kegiatan dengan salam Sasaran Penyaji Peserta Penyuluhan  Menyampaikan salam  Menjawab salam pembuka. b. b. d.No Waktu Kegiatan 1. e. materi .

 Menyampaikan salam penutup dan ucapan terimakasih dengan sopan dan jelas. penyuluhan ditandai dengan hampir keseluruhan peserta dapat menjawab studi kasus. Setting Tempat Pembelajaran dilaksanakan di Mini Hospital STIKes Muhammdaiyah Gombong Flip card Observer Penyaji Fasilitator Peserta Peserta Fasilitator .  Menjawab salam VIII.

Evaluasi Struktur a. Peserta siap mengikuti penyuluhan. b. LCD. 5. SAP sudah siap 1 minggu sebelum penyuluhan. Pengorganisasian 1. · Ketua Moderator Penyaji Sekretaris Observer Fasilitator : : : : : X. Leaflet dan Lembar pertanyaan) dan tempat sudah siap c. Evaluasi 1. d.Observer IX. 2. Evaluasi Proses . e. Pengorganisasian sudah tersusun. Penyaji sudah menyiapkan mater dan study case. 3. 4. 2. · 6. Media (Laptop. f. Moderator dan sekretaris sudah siap.

masyarakat hadir tepat waktu dan tidak meninggalkan ruangan saat penyuluhan berlangsung.spesialis.info/?penyebab-hipertensi-%28tekanandarahtinggi%29.info/?penyebab-aterosklerosis-%28hipertensi%29. Arif.a. 1996.php?id=2&sub=69 . Edisi 11. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC Guyton. c. Buku Ajar Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Kardiovaskular. Referensi       Brunner 7 Suddarth. Menyebutkan factor risiko hipertensi dengan benar. Jakarta: Salemba Medika http://www. b. Evaluasi Hasil A.703 http://www. ditandai dengan keaktifan masyarakat dalam bertanya dan adanya kemauan masyarakat untuk mendengarkan dengan baik. pemahaman. Selama penyuluhan dilaksanakan diharapkan terjadi interaksi yang positif antara penyuluh dengan masyarakat. 2008. Edisi 8. Menyebutkan penyebab hipertensi dengan benar.klikdokter.com/subpage.spesialis. 2006.703 http://jantung. Kehadiran masyarakat diharapkan tidak kurang dari 80%. Jangka Pendek Peserta penyuluhan mengerti setidaknya 80% dari semua materi yang telah disampaikan dengan kriteria: a. Arthur C. 3. Hall. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC Muttaqin. Penyuluhan kesehatan mengenai penatalaksanan hipertensi berlangsung lancar dan masyarakat mengerti tentang materi penyuluhan yang diberikan. XI. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Vol: 2. & John E. b. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. c. dan kesadaran masyarakat akan hipertensiserta factor risiko hipertensi sehingga angka kejadian penyakit jantung akibat hipertensi dapat ditekan. Menjelaskan kembali pengertian hipertensi dengan benar. Jangka Panjang Meningkatkan pengetahuan. d. Menyebutkan tanda dan gejala hipertensi dengan benar.

dikatakan hipertensi bila tekanan darahnya > 145/95 mmHg. b.LAMPIRAN I (MATERI PENYULUHAN) 1. Pria berusia ≤ 45 tahun. batasan tekanan darah yang masih dianggap normal adalah 140/90 mmHg. 1999). c. Tekanan darah diantara normotensi dan hipertensi disebut sebagai borderline hypertension (Garis Batas Hipertensi). PENGERTIAN Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu peningkatan abnormal tekanan darah dalam pembuluh darah arteri (nadi) secar terus-menerus lebih dari suatu periode. dikatakan hipertensi bila tekanan darah pada waktu berbaring ≥ 130/90 mmHg. a. Menurut WHO. Wanita hipertensi bila tekanan darah ≥ 160/95 mmHg. Pria berusia > 45 tahun. Kaplan memberikan batasan hipertensi dengan memperlihatkan usia dan jenis kelamin (Soeparman. sedangkan tekanan darah ≥ 160/95 mmHg dinyatakan sebagai hipertensi. Hipertensi juga didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan atau tekanan darah diastolic ≥ 90 mmHg. 2010. Klasifikasi Tekanan Darah Pada Dewasa Kategori Normal Normal tinggi Stadium 1 (Hipertensi ringan) Stadium 2 (Hipertensi sedang) Tekanan Darah Sistolik Dibawah 130 mmHg 130-139 mmHg 140-159 mmHg 160-179 mmHg Tekanan Darah Diastolik Dibawah 85 mmHg 85-89 mmHg 90-99 mmHg 100-109 mmHg . Udjianti.hipertensi menambah beban kerja jantung dan arteri yang bila berlanjut dapat menimbulkan kerusakan jantung dan pembuluh darah. Batasan WHO tidak membedakan usia dan jenis kelamin.

Sindroma Cushing . penyebabnya adalah penyakit ginjal.Pada sekitar 1-2%.html 2. maka tekanan darah biasanya akan kembali normal. Penyebab hipertensi lainnya yang jarang adalah feokromositoma. Obat-obatan . jika stres telah berlalu. Hipertensi esensial kemungkinan memiliki banyak penyebab. Stres cenderung menyebabkan kenaikan tekanan darah untuk sementara waktu.Siklosporin . penyebabnya tidak diketahui dan keadaan ini dikenal sebagai hipertensi esensial atau hipertensi primer.Stenosis arteri renalis . yaitu tumor pada kelenjar adrenal yang menghasilkan hormon epinefrin (adrenalin) atau norepinefrin (noradrenalin).Hiperaldosteronisme .Tumor-tumor ginjal .Feokromositoma 3. Jika penyebabnya diketahui.com/penyakit/4/Tekanan_Darah_Tinggi_Hipertensi.Kortikosteroid .Pielonefritis .Pada sekitar 5-10% penderita hipertensi.Terapi penyinaran yang mengenai ginjal 2.Pil KB . stres. Kelainan Hormonal .Trauma pada ginjal (luka yang mengenai ginjal) .Glomerulonefritis . maka disebut hipertensi sekunder. Kegemukan (obesitas). penyebabnya adalah kelainan hormonal atau pemakaian obat tertentu (misalnya pil KB). Beberapa penyebab terjadinya hipertensi sekunder: 1. PENYEBAB Pada sekitar 90% penderita hipertensi. beberapa perubahan pada jantung dan pembuluh darah kemungkinan bersamasama menyebabkan meningkatnya tekanan darah.Stadium 3 (Hipertensi berat) Stadium 4 (Hipertensi maligna) 180-209 mmHg 210 mmHg atau lebih 110-119 mmHg 120 mmHg atau lebih Sumber: http://medicastore. bisa memicu terjadinya hipertensi pada orang-orang memiliki kepekaan yang diturunkan.Penyakit ginjal polikista (biasanya diturunkan) . gaya hidup yang tidak aktif (malas berolah raga). alkohol atau garam dalam makanan. Penyakit Ginjal .

maka kemungkinan ia menderita tekanan darah tinggi lebih besar.Kokain . Faktor yang bisa dikendalikan: 1. Faktor yang tidak bisa dikendalikan: 1. Kita tidak dapat mengharapkan bahwa tekanan darah Anda saat muda akan sama ketika kita bertambah tua.Porfiria intermiten akut .Keracunan timbal akut. Beberapa faktor tersebut antara lain: a. Statistik menunjukkan bahwa masalah tekanan darah tinggi lebih tinggi pada kembar identik daripada yang kembar tidak identik. 2. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ada bukti gen yang diturunkan untuk masalah tekanan darah tinggi.Penyalahgunaan alkohol . orang dengan usia tua. Selain itu penyebab dari hipertensi dapat dibagi menjadi dua. khususnya bagi penderita diabetes..Preeklamsi pada kehamilan . Keturunan Jika seseorang memiliki orang-tua atau saudara yang memiliki tekanan darah tinggi. Kolesterol .Koartasio aorta . Usia Penelitian menunjukkan bahwa seraya usia seseorang bertambah. 2. Namun kita dapat mengendalikan agar jangan melewati batas atas yang normal. Garam Garam dapat meningkatkan tekanan darah dengan cepat pada beberapa orang.Kayu manis (dalam jumlah sangat besar) 4. penderita hipertensi ringan. Penyebab Lainnya . yaitu: faktor penyebab tekanan darah tinggi yang tidak dapat dikendalikan. dan mereka yang berkulit hitam. b.Eritropoietin . tekanan darah pun akan meningkat. Ada juga yang dapat di kendalikan sehingga bisa mengatasi penyakit darah tinggi.

8 Kurang Olahraga Kurang olahraga dan bergerak bisa menyebabkan tekanan darah dalam tubuh meningkat. Hal ini dapat membuat pembuluh darah menyempit dan akibatnya tekanan darah akan meningkat. 5. 3. Olahraga teratur mampu menurunkan tekanan darah tinggi namun jangan melakukan olahraga yang berat jika menderita tekanan darah tinggi. Rokok Merokok juga dapat meningkatkan tekanan darah menjadi tinggi. merupakan kombinasi yang sangat berbahaya yang akan memicu penyakit-penyakit yang berkaitan dengan jantung dan darah. Karena itu.Kandungan lemak yang berlebih dalam darah dapat menyebabkan timbunan kolesterol pada dinding pembuluh darah. Kendalikan kolesterol sedini mungkin. Obesitas / Kegemukan Orang yang memiliki berat badan di atas 30 persen berat badan ideal. Kebiasan merokok dapat meningkatkan risiko diabetes. 4. 6. Kafein Kafein yang terdapat pada kopi. serangan jantung dan stroke. Stres Stres dan kondisi emosi yang tidak stabil juga dapat memicu tekanan darah tinggi. 3. 7. memiliki kemungkinan lebih besar menderita tekanan darah tinggi. TANDA DAN GEJALA . teh maupun minuman cola bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah. kebiasaan merokok yang terus dilanjutkan ketika memiliki tekanan darah tinggi. Alkohol Konsumsi alkohol secara berlebihan juga menyebabkan tekanan darah tinggi.

e.         Jika hipertensinya berat atau menahun dan tidak diobati. yang memerlukan penanganan segera. Atur pola makan. antara lain tidak mengonsumsi makanan tinggi garam dan tinggi lemak. Pengobatan hipertensi secara garis besar dibagi menjadi 2 jenis yaitu: 1. meskipun secara tidak sengaja beberapa gejala terjadi bersamaan dan dipercaya berhubungan dengan tekanan darah tinggi (padahal sesungguhnya tidak). karena olah raga isotonik (spt bersepeda. 4. 5. Olah raga juga dapat digunakan untuk mengurangi/ mencegah obesitas dan mengurangi asupan garam ke dalam tubuh (tubuh yang berkeringat akan mengeluarkan garam lewat kulit). kadang penderita hipertensi berat mengalami penurunan kesadaran dan bahkan koma karena terjadi pembengkakan otak. serta perbanyak konsumsi buah dan sayur. Gejala yang dimaksud adalah sakit kepala. Hentikan kebiasaan merokok Periksa tekanan darah secara berkala. Pengobatan dengan obat-obatan (farmakologis) b. wajah kemerahan dan kelelahan. yaitu tekanan darah sistolik 120-139 mmHg atau diastolik 80-90mmHg dan Bila diperlukan konsumsi obat-obatan penurunan tekanan darah serta makan secara teratur. maupun pada seseorang dengan tekanan darah yang normal. mata. Sedapat mungkin atasi stres dan emosi c. Dan lakukan pengecekan ulang minimal setiap 2 tahun untuk kelompok nomotensi dan setiap tahun untuk kelompok pre hipertensi. yang bisa saja terjadi baik pada penderita hipertensi. PENGOBATAN .Pada sebagian besar penderita. Pengobatan non obat (non farmakologis) 2. pusing. Hindari minuman beralkohol f. PENCEGAHAN a. aerobic) yang teratur dapat memperlancar peredaran darah sehingga dapat menurunkan tekanan darah. jogging. bisa timbul gejala berikut: sakit kepala kelelahan mual muntah sesak nafas gelisah pandangan menjadi kabur yang terjadi karena adanya kerusakan pada otak. Olah raga lebih banyak dihubungkan dengan pengobatan hipertensi. Olahraga teratur. Keadaan ini disebut ensefalopati hipertensif. hipertensi tidak menimbulkan gejala. jantung dan ginjal. perdarahan dari hidung. Pertahankan berat badan ideal. d.

1. Untuk pemilihan obat yang tepat diharapkan menghubungi dokter. 3. Cara pengobatan ini hendaknya tidak dipakai sebagai pengobatan tunggal. Sedangkan pada keadaan dimana obat anti hipertensi diperlukan. yoga atau hipnosis dapat mengontrol sistem saraf yang akhirnya dapat menurunkan tekanan darah. harus memperhatikan kebiasaan makan penderita. Pengobatan dengan obat-obatan (farmakologis) Obat-obatan antihipertensi. Nasehat pengurangan garam. Pengobatan non obat (non farmakologis) Pengobatan non farmakologis kadang-kadang dapat mengontrol tekanan darah sehingga pengobatan farmakologis menjadi tidak diperlukan atau sekurang-kurangnya ditunda. Berhenti merokok dan mengurangi konsumsi alkohol 2. Mengurangi asupan garam ke dalam tubuh. Pengurangan asupan garam secara drastis akan sulit dilaksanakan. Ciptakan keadaan rileks Berbagai cara relaksasi seperti meditasi. tetapi lebih baik digunakan sebagai pelengkap pada pengobatan farmakologis. Pengobatan non farmakologis diantaranya adalah : 1. 5. pengobatan non farmakologis dapat dipakai sebagai pelengkap untuk mendapatkan efek pengobatan yang lebih baik. 4. Terdapat banyak jenis obat antihipertensi yang beredar saat ini. Melakukan olah raga seperti senam aerobik atau jalan cepat selama 30-45 menit sebanyak 3-4 kali seminggu. Diet rendah garam/kolesterol/lemak jenuh 2. .

Hipertensi juga didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan atau tekanan darah diastolic ≥ 90 mmHg. Kurang Olahraga) 3. Sedapat mungkin atasi stres dan emosi. Hentikan kebiasaan merokok. Hindari minuman beralkohol. Ciptakan keadaan rileks.LAMPIRAN II ( LEMBAR PERTANYAAN) 1.) 2. Bila diperlukan konsumsi obat-obatan penurunan tekanan darah serta makan secara teratur. Kafein. Atur pola makan. wajah kemerahan dan kelelahan) 4. Stres. Alkohol. Olahraga teratur. Berhenti merokok dan mengurangi konsumsi alcohol) . pusing. Apa saja tanda dan gejala awal hipertensi? Sebutkan minimal 2! (Gejala yang dimaksud adalah sakit kepala. Mengurangi asupan garam ke dalam tubuh. Rokok. Periksa tekanan darah secara berkala. Kolesterol. Apa saja faktor resiko yang bias dikendalikan dan factor resiko yang tidak bisa dikendalikan yang bisa menyebabkan timbulnya hipertensi? Sebutkan minimal 2! (Faktor yang bisa dikendalikan: Keturunan dan Usia Faktor yang tidak bisa dikendalikan: Garam. perdarahan dari hidung. Melakukan olah raga seperti senam aerobik atau jalan cepat selama 30-45 menit sebanyak 3-4 kali seminggu. Bagaimana cara pencegahan hipertensi? Sebutkan minimal 2! (Pertahankan berat badan ideal. Apakah yang dimaksud dengan hipertensi? (Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu peningkatan abnormal tekanan darah dalam pembuluh darah arteri (nadi) secar terus-menerus lebih dari suatu periode.) 5 Apa sajakah yang sebaiknya dilakukan oleh penderita hipertensi? Sebutkan minimal 2! (Diet rendah garam/kolesterol/lemak jenuh.hipertensi menambah beban kerja jantung dan arteri yang bila berlanjut dapat menimbulkan kerusakan jantung dan pembuluh darah. Obesitas / Kegemukan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful