You are on page 1of 24

Hasil diskusi

Pengertian Mouthwash a. (Scovilles : 259) Mouthwash adalah suatu cairan dengan rasa dan bau yang menyenangkan, digunakan untuk membersihkan mulut b. (RPS 18 th : 1526) Mouthwash adalah suatu larutan cair dimana paling sering digunakan untuk penghilang bau, penyegar atau efek antiseptik atau untuk mengontrol plak. c. (Parrot : 1 5) Mouthwash adalah larutan yang digunakan untuk membersihkan mulut atau pengobatan kondisi penyakit pada membran mukosa oral.

d. (!alsa" : 5##) Kadang-kadang sulit untuk membedakan antara kosmetik dan obat dan khususnya untuk produkproduk yang ditujukan untuk penggunaan dalam rongga mulut. Obat gigi dan mouthwash dimana hanya digunakan sebagai pembersih, penyegar dan atau penghilang bau didefinisikan sebagai kosmetik. Mouthwash ditawarkan hanya untuk tujuan pengobatan terapeutik pada penyakit gusi dan mukosa atau sebagai obat untuk mencegah karies. Mouthwash mewakili produk yang tergolong kosmetik sekaligus obat dan hal ini ditetapkan oleh Federal Drug and osmetic !rt. e. ($he %or"ulatio& o' (os"etic : #6)) Fungsi utama dari mouthwash adalah untuk membersihkan sepenuhnya rongga mulut, menghilangkan nafas yang bau, memiliki pengaroma yang diinginkan dan membuat mulut terasa segar. (*o" +arti& : 8 #) Mouthwash secara umum dianggap sebagai cairan yang mengandung obat untuk membersihkan mulut atau mengobati penyakit pada bagian membran mukosa oral. Kesimpulan " Mouthwash adalah sediaan cair yang digunakan untuk membersihkan, menyegarkan mulut, menghilangkan bau mulut, atau untuk tujuan pengobatan penyakit pada membran mukosa oral atau penyakit gusi atau untuk mencegah karies gigi dengan rasa dan bau yang menyenangkan. Pembagian Mouthwash (!alsa" : 5#)) Mouthwash dapat diklasifikasikan sebagai berikut " #. Mouthwash kosmetik terdiri dari air $dan biasanya alcohol, pengaroma atau pewarna% juga dapat mengandung bahan-bahan surfaktan untuk tujuan dalam membantu kelarutan dari minyak esensial dan membantu dalam penetrasi dan pembersihan mulut dan gigi. &. Mouthwash dimana tujuan utamanya adalah untuk menghilangkan atau memusnahkan bakteri normal yang ditemukan dalam jumlah besar pada rongga mulut. 'ahan-bahan antiseptik

'.

(. ). *. -. ..

bertanggung jawab untuk efek ini yang harus dapat dibawa dalam larutan baik secara fisik maupun kimia. Mouthwash astrigent dimana dalam penambahannya untuk efek langsung pada mukosa oral, juga memberikan tujuan flokulasi dan pengendapan bahan protein sehingga dapat dihilangkan dengan cara pembilasan. Mouthwash pekat yang dirancang untuk penggunaan setelah diencerkan Mouthwash dapar dimana aksi utamanya tergantung pada p+ larutan sebagai contoh sediaan alkali, mungkin membantu dalam mengurangi lendir maupun sali,a. Mouthwash penghilang bau dimana tergantung pada aksi antibakterinya atau pada mekanisme lain $yang tidak berhubungan dengan aksi lain% untuk efeknya. Mouthwash terapeutik dimana diformulasikan untuk tujuan meringankan infeksi, mencegah karies gigi, atau meringankan beberapa kondisi patologikal lain pada mulut, gigi atau kerongkongan.

Zat Antiseptik Dalam Mouthwash a. (+oder& (os"etolo,- :286.289) Pemilihan antiseptik !ntiseptik umumnya digunakan dalam sediaan yang dapat membersihkan termasuk fenol, timol, salol, formalin, asan tanic, asam borat, chlorinat timol, he/aclorofen, dan campuran ammonium kuartener. Pengaroma dalam mouthwash Diperlukan kebijaksanaan dalam penambahan minyak esensial seperti yang telah disebutkan. 0engaroma adalah point penting dalam produk mouthwash yang popular dan diperlukan banyak uang dalam pembelian minyak dengan kualitas terbaik, biasanya diperoleh dengan pembelian yang bijak. 0erhatian seharusnya diberikan dalam pemilihan pengaroma untuk produk yang teroksidasi, karena banyak minyak esensial yang mudah teroksidasi dan terganggu rasanya. Dalam banyak kasus, untuk pembuatan dalam skala kecil campuran pengaroma ditujukan khusus. Digunakan dalam mouthwash yang mengandung campuran 1at pengaroma yang dikombinasikan dengan antiseptik yang cocok yang menawarkan efek germisida aktif dengan range yang luas karena banyak dari minyak esssensial juga digunakan sebagai pengaroma yang memiliki nilai germisida yang pasti khususnya timol, eugenol dan clo,e. b. (/elli&eck : #0 ) !aha& akti' -a&, 1e&ti&, dala" "oth2ash adalah: #. 0engaroma, minyak peppermint, menthol, minyak anisi, anethole, fenol, eucalyptol, clo,e, dan minyak cinnamon dan metil salisilat. 'eberapa pengaroma juga berefek disinfektan, umumnya digunakan saccharin atau pemanis lain ditambahkan kecuali gula. &. Disinfektan, asam salisilat, campuran ammonium kuartener, o/i2uinolin sulfat, thymol dan pchloro-m-cresol (. 3kstrak obat. 4ika ekstrak kaya akan tannin $seperti tincture myrrh atau cinchona% memiliki efek astrigen dan stimulan. Dengan rasanya yang menggigit juga kadang-kadang digunakan sebagai komponen pengeroma. Dalam jumlah kecil, surfaktan kadang-kadang ditambahkan untuk mouthwash yang tidak ditujukan untuk aksi kelarutannya tetapi sebagai bahan pembasah, dapat meningkatkan efek detergent dari sediaan. Mouthwash juga sering diwarnai dengan bahan celupan sayuran $5affron, carmin, flo/in, eritrosin% yang tidak memiliki efek

c.

(!alsa" 5# ) Anti bakteri 'anyak senyawa kimia dimana diketahui aktif melawan mikroorganisme berspektrum luas yang dapat digunakan dalam komposisi mouthwash pada le,el rendah yang diketahui berbahaya pada jaringan oral. 0enggunaan dari bahan-bahan ini bagaimanapun, pada konsentrasinya diketahui efektif secara in,itro, tidak perlu dibuat dalam sediaan dimana mereka berperan sebagai 6antiseptik7 ketika digunakan sebagai mouthwash. Fakta ini terutama dari defenisi istilah 6antiseptik7 yang diberikan FFD act. 8ang mewakili suatu obat, dalam labelnya, sebagai suatu antiseptik seharusnya dianggap untuk mewakili sifat germisida, kecuali untuk kasus dimana diakui atau diwakili sebagai suatu antiseptik untuk penghambat yang digunakan sebagai pembasah pakaian, salep, serbuk atau penggunaan lain yang terlibat kontak jangka panjang dengan tubuh. Dengan demikian, selama periode waktu pendek dimana kontak mouthwash pada mukosa mulut dibawah kondisi penggunan normal, itu harus menunjukkan aksi germisida jika dibuat untuk 6antiseptik7 . bagian ini merupakan ringkasan peraturan dari 5locum, dalam perwakilan pendapat dari titik pandang Food and drug administration. Karena sejak mouthwash dipertahankan efekti,itas bakterisidnya, ini akan lebih baik jika menggunakan senyawa yang telah diperkirakan untuk tujuan dengan perhatian kegunaan atau potensial terbesar. Senyawa Fenol yang Berguna 0otensial sejumlah besar turunan fenol dan bagian-bagian penting dari kelas ini dalam senyawa telah dipelajari secara berkelanjutan. 9ntuk melihat secar komperhensif dari subjek ini. +anya terbatas jumlah senyaw fenol yang ditemukan aplikasinya dalam mouthwash. Faktorfaktor terbatas termasuk secara objektif, kelarutan yang berkurang, kehilangan warna yang cepat atau degradasi, atau cukupnya informasi tentang toksikologi atau sifat sensiti,e dan harganya tinggi. 'eberapa dari senyawa ini telah digunakan termasuk " #% 'eta-naftol, digunakan dalam konsentrasi kira-kira :,(-:,* ; dalam larutan alcohol dan air. &% <imol, turunan asli dari minyak-minyak esensial yang dibuat secara sintetik, secara umum digunakan dengan konsentrasi kira-kira :,# ; (% ar,acrol, isomer dengan timol dan dengan sifat-sifat yang sama. )% Klorotimol, p-kloro, turunan timol. Konsentrasinya biasa :,:*-:,#; *% !mil-, he/yl-, heptyl-, dan octafenol telah ditemukan penggunaannya dalam formulasi mouthwash. =ni yang paling aktif dimana rantai alkilnya normal dan para- pada kelompok hidroksi. <urunan ini digunakan pada konsentrasi :,:*-:,(; -% +e/ylresorsinol, turunan dihidrofenol yang efektif ditemukan penggunaannya dalam mouthwash. =ni digunakan dalam konsentrasi :,:*-:,#; .% +eksaklorofen, mungkin paling luas digunakan dari semua antibakteri fenol, digunakan pada konsentrasi :,:&-:,&; >% Fenol sendiri masih jarang digunakan dalam mouthwash, ini menyebabkan efek anastetik local yang lemah pada membran mukosa mulut dengan tambahan pad sifat-sifat antibakterinya dan digunakn dalam konsentrasi :,#-#,: ; 0embicaraan umum, beberapa dari sifat-sifat yang lebih penting dari senyawa fenol dapat diringkas sebagai berikut " #% +ampir semua turunan hidroksiben1en mempunyai efek bakterisidal, dimana dihubungkan dengan konsentrasinya dan waktu kontak, melawan sejumlah besar mikroorganisme. &% 5ecara struktural, efek mikrobisidal dipotensiasi oleh alkalisasi, halogenasi atau hidroksi lai hingga titik dimana akti,itanya menurun. 0ada masalah ini, prinsip dari akti,itas termodinamik telah dihubungkan pada efek antibakteri.

(%

5enyawa fenol adalah lebih efektif dalam bentuk hidroksinya daripada sebgai fenolat dan biasanya lebih efektif dalam air daripada dalam pelarut lain. )% Kelarutan dalam air dari turunan fenol berkurang oleh alkilasi atau halogenasi, tetapi biasanya meningkat oleh hidroksilasi. 5ecara fisik, fenol dapat dilarutkan oleh bahan-bahan surfaktan dimana mungkin mempotensiasi aksi antibakterinya, atau kadang-kadang menekannya. *% 'ahan organik yang dapat menekan akti,itas fenol. Senyawa Ammonium Kuartener 5enyawa ammonium kuartener telah menjadi subjek yang menarik untuk antiseptik umum, disinfektan dan tujuan sanitasi. 5ebagian besar produk sediaan mouthwash diperkenalkan dalam beberapa tahun yang lalu mengandung kuartener $sebagai bahan antibakteri dan penghilang bau% 5alah satu factor yang penting bahwa telah dihasilkan kesulitan dalam formulasi untuk produk oral yang ditemukan karakteristiknya, rasa dari kuartener dimana pada awalnya tidak disetujui, tetapi mempunyai rasa yang menggigit dan efeknya yang menyenangkan. <elah diteorikan bahwa sifat ini dapat menyebabkan sifat absorbsi yang tinggi dari kuartener untuk mukosa oral dan khususnya sedikit rasa pengaroma yang baik dan penggunaan kuartener murni dapat mengatasi hal ini. !finitasnya untuk absorbsi jaringan, bagaimanapun dapat menghasilkan perpanjangan akti,itas antibakteri saat digunakan secara in ,itro. ?awrence $#:% memperlihatkan literature tentang senyawa ammonium kuartener. 'entuk aksi antibakteri mungkin telah dipelajari secara luas dibandingkan gugus tunggal dari antiseptik lainnya. Mekanisme tidak dieludasi secara komplit tetapi umumnya, dipercaya berhubungan dengan racun oksidatif dan sifat en1im glikolitik dari sel bakteri. Kelas dari senyawa ini diketahui sebagai 6germisid7 campuran ammonium kuartener telah dikembangkan yang dapat digambarkan secara umum untuk ammonium kuartener morfolinum alkil sulfat. 4enis ini memiliki derajat aktifitas bakterisid yang tinggi pada range p+ yang luas dan pencampurannya ditingkatkan dengan molekul anion. 5enyawa ini tidak langsung diendapkan oleh garam @a dari rantai panjang asam lemak atau detergen amoniak lain. 5enyawa ammonium kuartener yang telah ditampilkan dalam beberapa produk mouthwash. 'eberapa diantaranya mengandung etilpiridin klorid, 6deg,aden7, dan 6dopamine bromida7. 5emuanya adalah subjek dari e,aluasi in ,itro dan in ,i,o. Ketidakcampuran telah dicatat untuk alkaliben1ilamonium klorid dengan beberapa bahan kimia yang telah digunkan dalam sediaan mouthwash. 'eberapa diantaranya termasuk minyak peppermint, metil p-hidroksiben1oat, asam borat, karamel, asam sitrat dan saccharin. 'eberapa ketidak campuran dapat terjadi dengan kuartener lain. 'eberapa karakteristik dari kuartener, dapat disimpulkan sebagai berikut " #% Kebanyakan kuartener tidak tercampurkan secara kimia dengan detergen anionic dengan banyak senyawa lain. 5emua tidak diaktifkan sebagian oleh bahan organic. &% 9ji koefisien fenol untuk menge,aluasi kuartener adalah bukan metode yang memuaskan untuk memprediksi dibawah kondisi penggunaan. (% Dalam alkilmetilben1ilamonim halida, alkiltrimetil ammonium halida dan alkil piridin halida, gugus alkil seharusnya mengandung #&,#) dan #- ikatan karbon untuk akti,itas aptimum. )% Kuartener umumya efektif melawan bakteri dan jamur berspektrum luas. *% Kebanyakan kuartener lebih aktif pada p+ dibawah netral, tetapi etilpiridium klorid dan campuran senyawa ammonium kuartener sama efektifnya pada range p+ yang luas. Minyak esensial Msekipun bahan pengaroma dalam mouthwash dipertimbangkan lebih penting untuk karakteristik rasanya, banyak yang digunakan aksi bacterial. 'eberapa diantaranya alah minyak kayu manis, kassia, eucalyptus, thyme dan minyak-minyak pilihan seperti menthol, thimol, eukalipotol, anethole, dan metil salisilat. 9mumnya dapat dikatakan bahwa minyak esensial yang

mengandung persentase yang tinggi dari aromatik aldehid atau alcohol memiliki akti,itas bacterial, padahal kandungan asam dan ester tidak memiliki akti,itas bakterisidal. Senyawa antibakteri lain-lain Dalam penambahan pada ketiga kelas umum dari bahan antimikroba telah membicarakan poin ini, $yang umumnya digunakan% ada beberapa penambahan bahan misell digunakan dalam mouthwash atau konsentrasi mouthwash untuk efek antibakterisidnya. &% !sam ben1oat menggunakan efek antibakteri pada rongga mulut dan merusak membran mukosa dan struktur gigi. !sam ben1oat memiliki rasa yang tidak dapat diterima. (% Formaldehid adalah germisida kuat, tetapi dapat melukai jaringan mulut. 0enggunaan berkelanjutan dari formaldehid dalam formulasi cairan mouthwash tidak disarankan. )% 0otassium klorat kadang-kadang digunakan untuk infeksi oral tetapi dapat diabsorbsi oleh jaringan untuk memproduksi hemoglobinuria. *% <irotrisin dan Aromisidin adalah sedikit dari antibiotik yang stabil dalam larutan cair untuk penggunaannya dalam mouthwash. -% =odin, sediaan bebas digunakan pada konsentrasi mouthwash, iodine adalah antiseptik yang efektif. .% !sam borat digunakan daalm mouthwash pada konsentrasi &-); >% Klorin, senyawa bebas yang memiliki efek germisid dan sifat deodoran, tetapi karekteristik rasa dan baunya membuatnya tidak menyenangkan untuk digunakan. ?arutan hipoklorit distabilkan oleh bahan kimia yang biasanya digunakan. B% Kadang-kadang digunakan >-hidroksikuinolin, meskipun rasanya tidak menyenagkan, sebagai sitrat atau sulfat pada konsentrasi :,:*-:,&; #:% <urunan @itrofura1an telah diselidiki secara luas sebagai komponen mouthwash tetapi mereka memiliki akti,itas antimikroba pada spectrum yang luas. 'anyak perubahan dari asalnya yang menunjukkan tekanan pada warna yang menjadi gelap jika terkena cahaya. ##% 5enyawa organik merkuri telah disarankan untuk mouthwash, tetapi banyak diantaranya memiliki toksisitas yang tinggi atau indeks sanitasi yang dipertimbangkan terlebih dahulu #&% 5odium perborat, urea pero/ida dan senyawa penghasil oksigen lainnya yang telah disarankan, utamanya untuk efek pengobatan infeksi gigi dan gusi dan iritasi lainnya atau inflamasi mulut dan gusi. Mouthwash penghilang bau (!alsa" : 5)6) Calaupun pengakuan yang kurang dari tingginya ketelitian pada e,aluasi mulut dan intensitas bau nafas, menunjukkan derajat penggunaannya. Mekanisme aksi dari efek ini dapat dilakukan sbb" #. 0embersihan gigi dan jaringan sehingga fermentasi dan pembusukan kotoran-kotoran dapat dipindahkan secara mekanik. 0rofilaksis gigi atau penyikatan gigi dapat menurunkan intensitas bau mulut. &. 0enghambatan bakteri dan akti,itas en1imatik pad mulut sehingga produk akhir bau mulut tidak terbentuk (. Menggunakan bahan-bahan yang membatasi atau menghilangkan bahan bau oleh reaksi kimia atau absorbsi fisika. ). Memasukkan bau yang menyenangkan untuk bahan yang tidak diinginkan dengan cara penutupan efek

Alkohol dan bahan lainnya (!alsa" : 5) ) Dengan pengecualian dari air, tidak ada bahan tunggal yang digunakan dalam kebanyakan sediaan mouthwash atau pada konsentrasi yang tinggi sebagai etil alkohol. Fungsi alkohol dalam sediaan adalah " i. 9ntuk membantu kelarutan dari minyak-minyak pengaroma dan komponen organik yang kelarutannya rendah dalam air. Dalam kebanyakan instansi, tidak ada pelarut pengaroma yang dibutuhkan melebihi konsentarasi alcohol antara #:-(: ; ii. 9ntuk menurunkan tegangan permukaan dan membantu pembasahan dan aksi penetrasi dari bahan antibakteri, astrigent dan deodorant. iii. 9ntuk membantu sebagai astrigen sedang dengan keuntungan dari ikatan air dan protein. pH sediaan mouthwash (Scovilles : 260) 9mumnya banyak sediaan oral memiliki p+ bersifat alkali dengan range p+ antara . dan B,*. jika bersifat asam memiliki nilai p+ dibawah * Syarat mouthwash (+oder& (os"eticolo,- : 286) 'ahan dengan sifat germisida yang luas digunakan sebagai mouthwash dengan hasil yang frekuentatif dalam perdagangan sebagai antiseptik umum dan hygine mulut sebagai salah satu dari banyak kemungkinan penggunaannyaD umumnya dalam berbagai ,ariasi kelarutan. Dalam banyak kasus, tidak ada mouthwash yang dijual tanpa perhatian untuk tes dan bebas dari adanya toksisitas dan iritan. Pemanis dalam mouthwash a. (/elli&eck : #0 ) 9mumnya digunakan 5accharin atau pemanis lainnya dapat ditambahkan kecuali gula. Karena gula oleh bakteri yang hidup di mulut yang akan mengubah gula menjadi asam laktat. =ni adalah asam yang merusak gigi. b. (!alsa" : 5)8) 'ahan pemanis sering $tetapi tidak selalu% digunakan dalam mouthwash. 5accharin sodium ditemukan dalam aplikasi yang paling luas, tetapi garam dari asam siklohe/ansulfamic $ yclamat% juga telah dianjurkan samapi dilarang penggunaannya oleh FD!. ?arutan gliserol dan sorbitol memberikan rasa manis dan digunakan mungkin untuk mengurangi atau menghilangkan, untuk membantu penambahan rasa manis. Aula fermentasi jarang digunakan karena potensi karsinogeniknya. Fosdick $#&% menyatakan bahwa sorbitol tidak dimetabolisme untuk asam dalam waktu &: menit setelah di mulut, dan faktanya dapat menimbulkan plak. Dimana p+ sukrosa yang diproduksi sama dengan p+ dalam waktu yang sama.

S$3!454$3S. P6+!73$38 *38 %9R+753S4 (!alsa" : 5)9) !da banyak efek yang tidak menguntungkan yang dapt timbul dalam sediaan mouthwash sejak pembuatan sampai dibeli untuk digunakan. 0engaroma adalah subjek untuk degradasi, warna dapat memudarkan bahan terapeutik dapat diinaktifkan atau diendapkan kekeruhan atau opalescense dapat timbul. <idak ada pengganti untuk pengujian yang memadai, bukan hanya contoh sediaaan laboratorium, tapi juga produk yang dibuat dari bahan tanaman. 5edikit aturan khusus yang dapat dipakai tapi berikut ini adalah yang dipertimbangkan bernilai baik dalam e,aluasi produk bermanfaat dari pokok pendapat praktek " #% Kontrol kualitas yang memadai dari semua bahan mentah sangat penting. <idak ada permintaan positif terhadap berbagai produk adalah kurangnya control terhadap komponen bahan. &% 0engubahan formula nampaknya berakibat tidak diharapkan dari hasil yang tidak baik pada komposisi yang seimbang, lagipula efek ini tidak muncul hingga setelah produk disimpan untuk beberapa waktu. (% 0engujian stabilitas dipercepat pada temperature yang dinaikkan umumnya bernilai tapi tidak selalu dinormalkan di bawah kondisi yang lebih normal. )% Komposisi mouthwash, seperti produk komersial lain, harus dikirimkan dari tempat pembuatan $pabrik% ke berbagai tujuan. =ni dapat menyebabkan pemaparan terhadap suhu (:E-)*E . 0ada temperature rendah, larutan asli atau yang dengan sedikit alcohol atau glikol akan membantu dan diperluas, mungkin merusak kontainer. 0ada temperature ekstrim, sangat penting diketahui bahwa perubahan dapat terjadi secara re,ersibleFirre,ersible. *% 5ebagian besar pengaroma dan bahan terapeutik biasanya sebuah kompleks bahan organic alami dan subjek pengubahan kimia. 'ukan hanya ini yang harus diuji untuk stabilitas sebelum formulasi dibebaskan untuk pembuatan umum tapi kadangkala studi utama senyawa yang rentan akan menunjukkan kebutuhan perlindungan selama produksi, bahwa kimian dengan penggunaan antioksidan atau fisika dengan penggunaan botol berwarna kuning sawo atau sebagainya. <eknik formulasi untuk mouthwash tidak sesulit dalam banyak sediaan air. 9mumnya aturan yang baik mengikuti kelarutan bahan-bahan dalam komponen cairan yang paling larut. 4ika mencampur larutan, ,olume terbesar dari larutan biasanya harus ditambahkan ke yang lebih sedikit, walaupun pengecualiannya diketahui. 0embuatan mouthwash dilakukan paling aman dalam peralatan baja, walaupun yang berlubang, pencampuran garis-garis dalam tangki, memuaskan untuk sebagian besar produk. Formula yang kelarutan dalam le,el garis batas harus didinginkan dan pembuatannya, sebelum difiltrasi, baik melalui penggantian es untuk bagian yang terdiri dari air atau menggunakan alat pendingin. 5emua mouthwash seharusnya difiltrasi $diperbaiki% sebelum dimasukkan dalam botol. 'erbagai tipe dari filter tekanan lebih cocok D tujuan filter seperti asbes, fullers earth atau bahan inert lain dapat bermanfaat. !da banyak jumlah komposisi mouthwash potensial dan bagian formula dapat membantu tanpa tujuan selain untuk bekerja sebagai petunjuk ilustratif untuk perkembangan kerja lebih lanjut untuk deskripsi lengkap dari formula dari sedikit tipe standar mouthwash, pembaca harus mengacu pada Formularium @asional bagian larutan alkaline aromatik, larutan antiseptik dan campuran larutan sodium borat.

%or"ula 1 +e/ylresorcinol :,:>::; Alycerol &:.:::: !sam askorbat :.#::: Minyak clo,e :,:&:: Metil salisilat :.:&:: 3til alkohol #>.::: !ir -#..>:: FDG 'lue @o & :.:::* 0etunjuk penggunaan " ?arutkan dengan &-( bagian air Formula dihadirkan disini menawarkan tipe representati,e. Formula # adalah tipe he/ylresorcinol. Formula & didasrakan pada sirup kwartener, dalam kasus ini cetylpyridinium klorida D mouthwash astringensia ditunjukkan pada formula (, produk alkali dalDam formula ) D tipe klorofil dalam formula *D dan produk anti en1im dalam formula -. akhirnya formula . menawarkan mouthwash pekat, produk anhidrat selain untuk adanya air dalam etil alcohol. %or"ula 2 etylpyridinium klorida :.#::; 5orbitol, .:; larutan &:.::: Minyak innamon :,:*: Minyak 0eppermint :.#:: !sam sitrat :.#:: FDG Hed @o & :.::# <ween -: :.(:: 3til alkohol #:.::: !ir -B.()B 0etunjuk penggunaan " ?arutkan dengan (-) bagian air %or"ula # Iink klorida :.#*:; @atrium sakarin :.#:: Minyak cinnamon :.:): Menthol :.:*: FDG Hed @o ) :,::& 3til alkohol &*,::: !ir .#,-*> 0etunjuk penggunaan " ?arutkan dengan #-& bagian air %or"ula ) @atrium bikarbonat &.:::; @atrium klorida :.*:: @atrium sakarin :.:(: 3ukaliptol :.:&* <imol :,:#* 5afrol :,:): 3til alkohol &*.::: FDG 8ellow @o * :.::& !ir .&,##> 0etunjuk penggunaan " ?arutkan dengan #-& bagian air

%or"ula 5 @atrium kalium tembaga :.:*:; Minyak peppermint :.:*: Minyak spearmint :.:*: @atrium karbo/ynetilselulosa :.#:: @atrium sakarin :.#*: =gepal O--(:-<riton-#:: :.*:: 3til alcohol #:.::: !ir >>.&:: 0etunjuk penggunaan " ?arutkan dengan #-& bagian air %or"ula 6 @atrium @-lauroyl sarcosinate :.#::; Minyak peppermint :.:&: Menthol :.:&: 3ugenol :.:#: <ween &: :.&:: @atrium sakarin :.#:: 3til alkohol #&.*:: FDG 'lue @o # :.::# !ir >..:)B 0etunjuk penggunaan " ?arutkan dengan # bagian air 5ejauh yang diketahui, tidak ada formula dalam pelanggaran hak paten 95 tapi harusnya dikonfirmasikan dengan pengaroma kompeten sebelum digunakanFdiadaptasikan untuk pembuatan. Determinasi 6obat baru7 yang mungkin statusnya di bawah Federal Food, Drug !nd osmetic disarankan semua formula yang disarankan telah dibuat dalam laboratorium da ditemukan agak stabil.5tabilitas dalam range panjang tidak dapat dijamin, juga tidak ada garansi yang ditawarkan mengenai keamanan untuk jaringan oral selama penggunaan larutan semua formula membutuhkan jenis pemeriksaan yang biasanya pada produk baru yang disetujui, termasuk pengujian pemakaian jangka panjang di bawah pengawasan medisFsuper,ise dental setelah keamanannya untuk tes laboratorium telah disetujui melalui penelitian toksikologi yang memadai selama penggunaan dan atau periode tes klinik sebelum dipasarkan ketidakhadiran toksikologi potensial yang tidak diinginkan seharusnya dilaporkan.

P6:3R83 *38 P68;3R9+3 Pe2ar&a (Prescri1tio& : 1 1 < 181) !dakalanya parmasis, dalam sediaan digunakan pewarna untuk meningkatkan penerimaan pasien. Mungkin mudah digunakan untuk masalah ini adalah digunakan pewarna makanan yang dapat diperoleh di toko makanan, seperti makanan, bahan obat dan kosmetik tidak stabil. 'agaimanapun, digunakan campuran di mana stabilitasnya panjang, larutan dapat terdiri dari (-); bahan pewarna dalam propilenglikol. 0ewarna yang digunakan adalah biru, hijau, kuning dan merah. 0ewarna lain mudah didapatkan melalui pencampuran.

Pe&,aro"a 5etiap orang tidak sama dalam menentang pernyataan sederhana bahwa masyarakat mengharapkan cairan obat oral dengan cara menyenangkan dan alasan yang enak. Dalam pernyataan ini kadangkala sulit untuk mengingat bahwa beberapa tahun yang lalu sediaan cair adalah bentuk sediaan dengan rasa yang tidak enak dan bahkan yang sesuai dengan yang diharapkan. Masyarakat menyadari bahwa obat itu sendiri secara media merupakan tipe yang tidak menyenangkan. <entunya ketidaknyamanan adalah alasan yang paling penting misalnya antiseptik kulit $tingtur rodine%, perih jika digunakan di kulit dan hati dan hal ini diterima sebagai produk itu 6bekerja7. 5alep sepertinya berbau, berwarna atau berbutir sebelum memenuhi syarat. Oleh karena itu, publik dapat meningkatkan toleransi dari obat yang rasanya tidak menyenangkan. 0engubahan seluruhnya telah digunakan pengaroma dan industri farmasi. !nggapan pengaroma adalah respon gangguan untuk stimulasi dari beberapa organ-organ reseptor yang terdaftar seperti karakteristik rasa, bau, tekstur, panas dan dingin, pedas dan lunak. 'iasanya rasa dan bau adalah kontributor utama. 0engaroma secara umum telah disepakati bahwa sedikit rasa hanya mendeteksi ) rasa dasar, manis, asam, pahit dan asin. Oleh karena itu rasa akan menjadi satu atau sebuah kombinasi dari karakteristik ini $pahit J manis J manis J asam% rasa dan bau kurang penting dalam persepsi pengaroma. 5eorang dengan rasa dingin sering komplein bahwa makanannya 6kurang terasa dan oleh karena itu tidak diberi istilah. 5ebenarnya rasa yang sedikit tidak berefek. +al tersebut adalah rasa dan bau yang telah dikelompokkan. 0ersepsi pengaroma ini telah dianjurkan bahwa pengaroma dapat mendeteksi bau dasar ethereal, champora, filaoral, pipermint, pedas dan buruk. Oleh karena itu bau seperti rasa adalah satu dari atau kombinasi dari karakteristik tersebut sebagai contoh, bau almond telah digambarkan sebagai campuran dari komponen, champur, floral dan pipermint. 5ebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya, rasa dan bau adalah kontributor utama dalam persepsi pengaroma. Mereka menjadi kurang penting ketika faktor-faktor lain sangat banyak. 5eseorang yang menggunakan satu sendok teh pemanis. 'utiran pengaroma orange dapat menggambarkan hasil dengan rasa-rasa 6berpasir7. 5angat jelas bahwa respon ,isual yang berperan dalam persepsi pengaroma dan hal ini dapat diterima contohnya strawberry yang dipotong dalam ukuran dan bentuk dan seekor lalat $dan pewarna disesuaikan%. Mata penerimanya akan menandai pikirannya dengan pesan 6kau akan makan seekor lalat7 dan persepsinya disesuaikan. Kemudian hal ini agak membingungkan kemudian diakui bahwa rasa lalat sedikit berasa strawberry tetapi ada sedikit harapan bahwa dia akan menggambarkan rasa enak atau jawaban lain. !da kalanya farmasi menggunakan suatu gangguan ,isual sebagai suatu teknik pengaroma. 5atu yang biasa menentukan antihistamin adalah pengaroma buah persik tetapi warna biru. 8ang lain mempunyai aroma kola dengan warna orange. 5ementara otak mencoba untuk memutuskan apakah persik biru atau orange kola, obat lebih pahit telah diterima. Perti"ba&,a& Pe&,aro"a 0roses pengaroma partikuler akhirnya diseleksi untuk data-data obat yang digabungkan dari banyak langkah. 9ntuk alasan ini seorang farmasis dapat berterima kasih bahwa dia jarang dipanggil untuk memecahkan masalah pengaroma. Ketika akan mencoba pengaroma cherry, mint, lemon, atau orange. Karena mereka telah lebih siap dan telah dilaporkan mayoritas masalah pengaroma. Calaupun setiap pabrik menggunakan pengaroma dalam langkah umumnya telah dikurangi karakteristik rasanya $rasa menggigit, pengaroma setelahnya, dan sebagainya%, sebagai penyaman $menutupi rasa% obat. 4ika karakteristiknya sangat alami, dapat juga disintesis dan deri,ate tidak larut

air. 4ika ini berhasil, produk dapat disuspensi. Dalam banyak kesempatan, karakteristik rasa dapat dikurangi dapat diaplikasikan secara umum. 5angat penting untuk dicatat bahwa dosis yang dipertimbangkan ketika memilih pengaroma. 4ika produk itu akan digunakan banyak waktu sehari $beberapa kali sehari%. 0enggunaan pengaroma dibatalkan karena pasien cepat menjadi jenuh. Hasa 5trawberry pada antacid tidak begitu populer, bagaimanapun penampakan papermint sangat cepat diterima untuk dosis setiap harinya. Faktor lain yang dipertimbangkan adalah rata-rata umur dari populasi yang akan menggunakan obat. !nak-anak sangat cepat menerima rasa manis $cola, orange, buah dan lain-lain%. Ketika dewasa mungkin menolaknya, mereka lebih memilih mungkin mint, anggur atau li2uor. Dalam pabrik rasa yang ditambahkan tidak dideskripsikasi, teknik yang digunakan untuk mengaromakan banyak sediaan penisilin. 5ekarang dan akan datang, test sediaan dari pengaroma dilakukan dengan analisa preferen dan statistika. <abel )-B memberikan beberapa ide dari beberapa obat yang digunakan. <abel )-B Pe&,aro"a herry Orange 'uah 'urberry 8ang lainnya Stabilitas 5eluruh proses total dari desain rasa, pembuatannya harus diperhatikan tentang stabilitas dari produk akhir. Diindikasikan dalam bagian sebelumnya dari bab ini, obat-obat dalam larutan sangat mudah mengalami degradasi kimia daripada obat-obatan dalam bentuk padat $serbuk, suspensi dst%. Dalam produk pengaroma juga memungkinkan bahan-bahan pengaroma akan berinteraksi atau mempengaruhi stabilitas obat aktif. Oleh karena itu pembuatannya diusahakan untuk mendesain produk untuk menemukan kegunaan dalam kehidupan khususnya untuk penerimaan pasien. Kadangkadang dua tujuan itu berlawanan, dan bentuk sediaan oral harus didesain khusus. 5ebagai contoh, kalium penisilin - lebih diterima, tetapi tidak begitu stabil, dalam buffer-asam dicampurkan dengan pengaroma rasa jeruk. 9ntuk mengatasi kesulitan ini, produk ini dikemas dalam bentuk serbuk kering dimana farmasis menambahkan air sebelum penyaluran. Pe&,aro"a 3la"i =S Si&tetik <elah diperkirakan bahwa lebih dari #.#:: 1at pengaroma berbeda, sekarang ini tersedia untuk industri makanan dan farmasi. .*: dari bahan ini adalah sintetik. 5ekarang bahan pengaroma dalam industri telah menggantikan pengaroma alami dengan pengganti sintetik atau yang sama. +al ini telah didorong oleh banyak kerugian dari pengaroma alami, mahal, terbatas penyediannya, tingkatnya tergantung pada musim tumbuhnya, komposisinya tidak seragam dan tidak stabil. 9ntuk alasan ini bahan pengaroma sintetik telah digabungkan menjadi ,arietas yang lebih luas dalam produk makanan dan farmasi. 5ekarang ini, rata-rata !merika tidak mengetahui kemampuan tentang produk pengaroma sintetik, mulai dengan segelas jus orange pada pagi hari dan diakhiri dengan menyikat gigi pada malam hari. 0elajar dianjurkan untuk mengamati iklan pengaroma yang muncul dalam berbagai 3&tibiotik #); #.; &#; )(; =ita"i& &#; &#; #B; (B; Sediaa& batuk (:; (&; ));

majalah. Dia akan menemukan bahwa bahan-bahan seperti tomat, semangka, ayam, kopi dan melon mematikan kemampuan kimia dari bahan sintetik. 0emaparan lebih lanjut dari ,arietas luar dari pengaroma yang tersedia dapat ditemukan dalam katalog yang diminta dari pabrik pengaroma terbesar. $i1e Pe&,aro"a 5uatu pengaroma khusus dipilih untuk suatu produk, tergantung pada permintaan utama dari keadaan, farmasis memilih salah satu dari banyak tipe pengaroma yang tersedia" Minyak menguap, minyak menguap adalah bentuk pekat dari bahan pengaroma yang tersedia yang memiliki kemampuan untuk memberi aroma ribuan kali dari beratnya dalam sebuah produk. Dibuat melalui ekspresion, destilasi, atau fraksionisasi pelarut dari produk alami, atau sintetik. Karena ini adalah minyak dan tidak larut air, teknik spesial harus digunakan jika dicampurkan ke dalam produk $misalnya, penambahan ke dalam etil alkohol, propilenglikol, menggunakan filter seperti talk%. 'iasanya tidak berwarna dan pewarna makanan harus ditambahkan untuk efek natural. 'iasanya tidak dapat digunakan untuk pengaroma produk campuran kering, karena dapat menyebabkan 6caking7 dari serbuk atau berinteraksi dengan bahan aktif. 0engaroma yang tidak dikapsulkan. 0engaroma yang tidak dikapsulkan adalah bentuk pengaroma khusus yang tersedia sebagai serbuk yang beraliran bebas biasanya digunakan dalam sediaan campuran kering $misalnya kalium penisilin -.%. serbuk pengaroma dibuat dengan spray-drying secara serempak, minyak menguap dengan larutan hidrokoloid $seperti akasia%. +asil partikel kering disimpan dengan minyak menguap yang menjadi sedikit, rentan terhadap penguapan atau interaksi dengan bahan yang ditambahkan kemudian. 0engaroma yang tidak dapat dikapsulkan agak sedikit pekat daripada minyak menguap, walaupun demikian, memberikan keuntungan yaitu pengaroma ini cepat dilarutkan dalam air $karena ketersediaan area permutaan% seperti minyak menguap, pewarna dalam makanan juga harus ditambahkan untuk menghasilkan efek alami. 0engaroma akhir, pengeroma akhir mengandung minyak menguap atau $produk alami yang pekat% bahan pewarna yang cocok, dan larut air. =ni adalah pengaroma siap pakai, pada kasus tertentu $orange, lemon, dsb% tipe pengaroma ini juga akan mengandung bahan sintetik yang keruh, untuk meniru produk-produk alami, tipe pengaroma ini sangat pekat daripada minyak menguap walaupun suatu bagian akan memberikan rasa dimanapun antara #::-*:: bagian dari produk akhir. !aha& Pe"a&is Calaupun sukrosa dipertimbangkan sebagai bahan pemanis klasik untuk sediaan farmasetikal dan masih populer, ada kecenderungan pada le,el industri untuk mencampurnya atau menggantikannya sama sekali dengan pemanis sintetik. +al ini didorong oleh fakta bahwa pada berat basis " sukrosa adalah bahan pemanis yang tidak efektif. Kedua, sirup sukrosa rentan terhadap serangan mikroba dan degradasi kimia, lagi pula sukrosa cenderung mengkristal di sekeliling mulut botol yang berisi cairan sukrosa dapat menyebabkan 6caplocking7 sehingga menjadi sulit atau tidak mungkin dibuka. 5ebagian besar dan kekurangan ini diatasi dengan penggunaan bahan pemanis sintesik, yang $dengan pengecualian sorbitol% memiliki keuntungan tambahan yang tidak merugikan. 5orbitol. 5orbitol adalah bahan kristal putih dilaporkan sekitar # K kali lebih manis dari sukrosa pada bobot yang sama. 5orbitol segera larut dalam air dan kadang digunakan dalam lo1enges karena begitu dimasukkan dalam larutan akan memberikan sensasi dingin yang menyenangkan. Dalam dosis besar bekerja sebagai la/atif, akhirnya jika diabsorbsi dalam saluran gastrointestinal dimetabolisme sekitar B>;, karena bahan ini higroskopis sehingga biasa digunakan sebagai humectant dalam kosmetika pada lotion farmasetik dan krim.

5odium-5akarin, segera larut dalam air dan dilepas (::-*:: kali lebih manis daripada sukrosa pada bobot yang sama $tergantung pada penggunaannya% banyak orang komplain terhadap rasa path seperti logam setelah dirasakan. ?arutan encernya relatif stabil pada temperatur kamar, tetapi pemanasan $khususnya dengan adanya asam% akan menyebabkan hidrolisis menjadi asam sulfonamida ben1oat. 'ahan tidak berbahaya tetapi rasanya pahit. 5akarin yang tidak dimetabolisme diekskresikan tidak lebih dari &) jam setelah pemakaian.

L. 9raian 'ahan #. <hymol $F= =L " .B#% @ama Hesmi @ama ?ain HMF'M Kelarutan 0emerian 0enyimpanan Khasiat =ncomp 5tabilitas Konsentrasi &. 3ukaliptol $H05 #> th @ama resmi @ama lain HMF'M 0emerian Kelarutan =ncomp " <hymolum " <hymol " >+>O( F #*&,#* " 5ukar larut dalam air, larut dalam etanol B*; dan dalam asetat glacial p. "+ablur tidak berwarna, kadang-kadang berbentuk besar atau sabuk hablur putih, bau aromatis seperti bau thymi, rasa pedas. " Dalam wadah tertutup rapat " !ntiseptik " <hymol incomp secara eutektikum dengan menthol " 5angat larut dalam air dan umumnya dalam alkohol. " :,#; $'alsam " *(>% " #&BB% " 3ucalyptol " incol, ajeputol " #:+#>OF#*),&* " airan sedikit berwarna, memiliki karakteristik, aromatic, berasa sama kampera dan tajam, sejuk, berasa seperti rempat. " # ,olume larut dalam * ,olume dari -:; alcohol, dengan alcohol, kloroform, eter, asam glacial, tidak larut dalam air. 3ukaliptol merupakan turunan eter. 5enyawa eter menunjukkan beberaMa incomp $ketidakcocokan% jika eter yang sangat tidak reaktif digunakan, makanya hanya sedikit dalam sdiaan farmasi oral. 3ter dapat dipecah oleh asam hidriodik menjadi alkohol yang sesuai dan alkil iodida $direfluks selama & jam atau lebih% $DOM Martin " &*--&*.% " 4ika senyawa eter dipaparkan terhadap udara dan cahaya untuk waktu yang lama, dapat dioksidan menjadi pero/ida tidak menguap yang jika pelarutnya dihilangkan, dapat meledak jika dipanaskan " Iat aktif " Dalam wadah tertutup baik. " :,&; $4ellineck " (:>, <he Formulation of osmetic " (---(-.%

Kestabilan Kegunaan 0enyimpanan M N dalam sediaan

(. Menthol $F= === "(-&, 3/cipients " (()% @ama Hesmi " Mentholum @ama ?ain " Menthol 0emerian " +ablur, berbentuk jarumatau prisma, tidak berwarna, bau tajam seperti minyak permen. Hasa panas dan aromatik diikuti rasa dingin. HMF'M " #:+&: OF #*-,(B Kelarutan " 5ukar larut dalam air, sangat mudah larut dalam etanol, kloroform dan eter, mudak larut dalam paraffin cair dan minyak atsiri. 0enyimpanan " Dalam wadah tertutup baik Kegunaan " 5ebagai penyegar =ncomp " =ncomp dengan bethanaftol, butilkolral, champora, kloral hidrat, resorsinol, fenol

5tabilitas Konsentrasi

" Formulasi yang mengandung menthol :,# ; dilaporkan stabil sampai penyimpanan #> bulan pada suhu kamar " :,#-&,:; $3/cipients " (()%

). Metil 5alisilat $F= ===" (.B% @ama Hesmi " Methylis salicylas @ama ?ain " Minyak gandapura HMF'M " >+>O( F #*&,#* Kelarutan " 5ukar larut dalam air, larut dalam etanol B* ; dan dalam asetat glacial p. 0emerian " airan tidak berwarna atau kuning, bau khas aromatik, rasa manis, panas dan aromatik 0enyimpanan " Dalam wadah tertutup rapat Kegunaan " 5ebagai pengaroma =ncomp " 5alisilat memberikan aksi toksik dengan merkuri dan opiat. 5odium karbonat dan bikarbonat menyebabkan penampakan yang gelap, hampir coklat 5tabilitas " 5angat larut dalam air dan umumnya dalam alkohol. Kombinasinya dengan asam borat dengan alkaloid dari borasalisilat, sangat larut. M N dalam sediaan " :,); $4ellineck " (:>, <he Formulation of osmetic " (--% *. !lkohol $F= ==="--, 3/cipients " B% @ama Hesmi " !ethanolum @ama ?ain " 3tanol. 3til alkohol 0emerian " airan mudah menguap, jernih, tidak berwarna, bau khas, menyebabkan rasa terbakar pada lidah. Mudah menguap walaupun pada suhu rendah HMF'M " &+*O+ F )-,:. 0enyimpanan " Dalam wadah tertutup baik Kegunaan " 0elarut =ncomp " Dengan kondisi asam, larutan etanol mungkin bereaksi dengan bahan pengoksida. ampuran dengan alkali dapat menjadi gelap disebabkan oleh reaksi dengan residu aldehid 5tabilitas " ?arutan alkohol dapat disterilkan dengna autoklaf atau filtrasi, sebaiknya disimpan pada temapt tertutup, dalam tempat yang sejuk Konsentrasi " #:-(:; $'alsam " *).% -. =ndigo carmine $H05 #>th" #&>:, MD &>th "..*O3/cipients " #*#% @ama Hesmi " =ndigotindisulfonate 5odium @ama ?ain " =ndigo carmine HMF'M " #-+>@&@a&O>5& F )--,(. Kelarutan " # g dalam #:: m? air, sangat larut dalam alkohol, praktis tidak dalam pelarut organik.. 0emerian " 5erbuk ungu kebiruan atau granula biru. 0enyimpanan " Dalam wadah tertutup rapat Kegunaan " Iat pewarna

=ncomp 5tabilitas M N dalam sediaan

" 5usah bereaksi dengan asam sitrat dan larutan sukrosa. =ncomp dengan asam askorbat, gelatin, glukosa, laktosa, 1at pengoksida, larutan natrium bikarbonat saturasi. " 5angat larut dalam air dan umumnya dalam alkohol " :,::* J :,:#; $0arrot "#>:%.

.. !ir suling $F= === " *-% @ama Hesmi " !ir suling @ama lain " !2uades HM F 'M " +&O F #>,:& 0emerian " airan jernih, tidak berwarna, tidak berasa dan tidak berbau 0enyimpanan " Dalam wadah tertutup baik Kegunaan " 5ebagai pembawa

=L. !lasan 0enambahan #. <hymol - 5yarat ideal antiseptik mula kerjanya cepat dan tahan lama $long action%, berkhasiat mikrobisial luas terhadap kuman, toksisitasnya rendah dan daya absorbsinya, tidak merangsang kulit serta daya kerjanya tidak dikurangi. (OOP : 228 ! - Merupakan kristal yang diperoleh dari penguapan minyak "#ymus $ulgaris% Monar&a pun'tata dan (arum 'opti'um. Kelarutannya terbatas untuk penggunaan umum tetapi dalam konsentrasi # " (::: digunakan sebagai Mouthwash, dalam kombinasi dengan asam borat atau bora/ (Mo&errn (osmetology : 28) - 5ebagai disinfektan dimana seperti asam alisilat, komponen kuartener, o/y2uinosulfat, thymol dan p-chloro-m-cresol. (*elline'k : +,) - <hymol, deri,at dari minyak esensial, tapi dapat dibuat secara sintetis. 9mumnya digunakan dalam konsentrasi :,# ; sebagai antibacterial, antiseptik (Balsam : -+8 - Obat ini mempunyai koefisien fenol (:, bersifat bakterisid, antelmintik dan fungisid dan efektif untuk jamur. (F" : -.8 - 'erdasarkan contoh formula &*, <hymol :,# ; $4ellineck " (:>% Formula &* !sam ben1oat #.: etyl triethylammonium bromide :.* Hesorsinol #.: <imol :.# Metil salisilat :.) 3ukaliptol :.& Mentol :.# !lkohol &#.: !ir .*.. #::.: - 'erdasarkan contoh formula (, <hymol :,# ; $<he Formulation of cosmetics " (-.% Formula ( !ntiseptik Mouthwash !lkohol &#,; !sam bensoat #.:; 3<!' :.*; Hesorsinol #.:; Mentol :.#; Minyak wintergreen :.); 3ukaliptol :.&; <imol :.#; !ir .*..; <hymol digunakan sebagai antifungal dan antibakteri. Koefisien fenolnya sekitar *:, termasuk dalam antiseptikal topical dan produk analgetik dan untuk sediaan perawatan tubuh. <ermasuk dalam mouthwash untuk aksi antiseptiknya (/PS .8t# : ..)+ <hymol adalah disinfektan yang kuat dibandingkan fenol, tetapi kegunaannya terbatas oleh kelarutannya. 5ecara eksternal timol memiliki sifat fungisid (M028t# : -)1 <hymol $Metilpropilfenol% berkhasiat kuat dan kadang-kadang masih digunakan sebagai antiseptik kulit $larutan # ; dalam alkohol% dan mulut $sediaan obat gigi%. (OOP 2 : 2+3%

&. 3ukaliptol - 3ukaliptol merupakan minyak essensial pilihan yang juga memberikan aksi bakterisid. Meskipun bahan-bahan pengaroma dalam mouthwash dipertimbangkan pentingnya karakteristik rasa tapi banyak diantaranya yang memberikan aksi bakterisid. 5alah satunya eukaliptol $Balsam : -3,% - 9tamanya sebagai bahan pengaroma, secara local digunakan untuk efek antiseptic pada inflamasi hidung dan tenggorokan serta penyakit kulit tertentu $/PS .8t# " .244%. - 'erdasarkan contoh formula &, eukaliptol :,&); sebagai antiseptik dan astringent $ "#e Formulation o5 (osmeti' : +11-+1) Formula & !ntiseptik Mouthwash !lkohol #>,&.; !sam bensoat #.::; !sam borat &.::; Hesorsinol (.(#; Mentol :.##; 6ukaliptol ,!237 <imol :.#:; Metil salisilat :.):; !ir .).*&; 0ewrana karamel :.:*; - 'erdasarkan contoh formula (, eukaliptol :,&; $"#e Formulation o5 (osmeti' : +11-+1) Formula ( !ntiseptik Mouthwash !lkohol &#.:; !sam bensoat #.:; 3<!' :.*; Hesorsinol #.:; Mentol :.#; Minyak wintergreen :.); 6ukaliptol ,!27 <imol :.#; !ir .*..; - 'erdasarkan contoh formula &*, eukaliptol :,&; $*elline'k : +,8 Formula &* !sam ben1oat #.: etyl triethylammonium bromide :.* Hesorsinol #.: <imol :.# Metil salisilat :.) 3ukaliptol :.& Mentol :.# !lkohol &#.: !ir .*.. #::.:

Metil 5alisilat - Metil 5alisilat adalah cairan dengan bau yang khas yang diperoleh dari akar tumbuhan akar wangi $8ault#eria pro'ombens . Khasiat analgetisnya sama dengan salisilat lainnya (OOP : +,, - Digunakan untuk menimbulkan suatu reaksi menghadapi penyakit F infeksi $analgetik lokal%, dalam bidang farmasi, digunakan sebagai perasa resmi aromatik ekstrak ascara sagrada fluid. (/PS .8 t# : .24- Digunakan sebagai pengaroma dalam mouthwash. 0engaroma " Minyak peppermint, menthol, minyak anisi, !nethole, clo,e, dan metil salisilat. (*elline'k : +,) - Konsentrasi, dari contoh formula &*. Metil salisilat :,) ; (*elline'k : +,8% - Konsentrasi, dari contoh formula & , Metil salisilat :,): ; ( "#e Formulation o5 (osmeti' : +11 - Formula metil salisilat adalah -+)$O+% O&+. Metil salisilat adalah cairan jernih, digunakan sebagai pengaroma permen, minuman dan obat, memberikan rasa wintergreen dan digunakan dalam salep. Metil salisilat ialah asam metil salisilat, metilasi adalah ditambahkan dari kelompok metil atau hydrocarbon ke asam salisilat (999! (#emi'all! (om - Mouthwash normalnya juga mengandung bahan pengaroma. 'ahan pengaroma yang cocok digunakan dalam mouthwash termasuk wintergreen oil $metil salisilat%, minyak peppermint, minyak sintesis dan minyak anisi. 0engaroma dipakai pada konsentrasi :,:#;-&,:;. (999! Freepotent Sonline! (om - 0emerian " cairan tidak berwarna atau kuning, bau khas aromatik, rasa manis, panas dan aromatik (F: :::: +)4 ). Menthol - Menthol merupakan cairan jernih dalam air, larut dalam minyak dan sangat larut dalam alkohol. Menthol dapat berbau busuk oleh pengoksida kuat. =ncomp terhadap campuran eutektikum dengan bethanaphtol, borneol,butilchloral hydrate, kloralhidrat, champhor, fenol, pirotekol, pyrogallol, resorsinol. <hymol dan urethare (S'o$ille;s : -,) - Menthol digunakan luas dalam farmasetik, sebagai bahan permen dan produk sabun mandi sebagai pengaroma atau penghilang bau (6<'ipients : ++3 - Konsentrasi sebagai pencuci mulut :,#-&,: ; (6<'ipients :++3 - Dalam konsentrasi yang sedikit selektif menstimulasi saraf sensorik yang akan menimbulkan rasa sejuk, oleh karena itu menyebabkan sensasi kesejukan (/PS .8t#: .+.8 - Menthol luas digunakan dalam farmasetik, pembuatan permen, dan produk kamar mandi sebagai pengaroma atau meningkatkan bau (6<'ipients : ++3 - Menthol adalah bahan yang kuat digunakan dalam mouthwash. Menthol adalah anastetik lemah dan antiiritan, ini dingin dengan akti,itasnya pad reseptor dingin di otak. 'ahan aktif ini dapat membunuh kuman bakteri dalam rongga mulut. $ www! (#emi'allan&2.! 'om *. !lkohol - 3tanol bersifat bakterisid, fungisid dan ,irusid. 'anyak digunakan sebagai 1at pembantu dalam farmasi. (OOP : 2+1 - !lkohol dapat larut dalam air dalam berbagai proporsi (S'o$ille;s : 34. - 3tanol dan larutan etanol dalam berbagai konsentrasi digunakan dalam formulasi farmasetik dan kosmetik. 'agaimanapun etanol digunakan umumnya sebagai sol,ent, dalam larutan sebagai antimikroba. (6<'ipients :)

=ncomp dengan kondisi asam, larutan etanol mungkin bereaksi dengan bahan pengoksida. ampuran dengan alkali dapat menjadi gelap disebabkan oleh reaksi dengan residu aldehid. (6<'ipients : ) 0elarut yang digunakan pada sediaan mouthwash umumnya etil alkohol, konsentrasi yang tepat akan memberikan larutan yang jernih dari bahan aktif (*elline'k : +,) !lkohol dalam mouthwash memberikan kesan bersih pada mulut (www! =ealt# news! (om Dalam bidang farmasi pada prinsipnya digunakan sebagai pelarut. 0ada konsentrasi &*; digunakan untuk mencuci kulit guna mendinginkan atau menurunkan demam. 0ada konsentrasi *:; untuk mencegah keringatan yaitu astrigent dan lotio anhidrolite. 0ada konsentrasi -:-B: ; sebagai germisid. Merupakan antiseotik untuk kulit dan organ (/PS 2,t# : )28 5elain itu, penggunaan obat kumur yang mengandung alkohol P&* ; akan meningkatkan resiko timbulnya kanker mulut dan faring *: ;. (www! Promosi Kese#atan Online!'om Fungsi alkohol dalam sediaan adalah " (Balsam : -.)% #% 9ntuk membantu kelarutan dari minyak-minyak pengaroma dan komponen organik yang kelarutannya rendah dalam air. Dalam kebanyakan instansi, tidak ada pelarut pengaroma yang dibutuhkan melebihi konsentarasi alcohol antara #:-(: ; &% 9ntuk menurunkan tegangan permukaan dan membantu pembasahan dan aksi penetrasi dari bahan antibakteri, astrigent dan deodorant. (% 9ntuk membantu sebagai astrigen sedang dengan keuntungan dari ikatan air dan protein.

-. !ir suling - !ir dibuat dengan persen yang tertinggi dari semua mouthwash $kecuali untuk konsentrasi yang diturunkan sebelum digunakan% (Balsam : -38 - Digunakan sebagai pelarut, dimana cetylpyridinum klorida, mudah larut dalam air dan juga dalam alkohol $# g dalam ),* ml air dan # g dalam &,* ml alkohol%. - <entu saja terdapatnya air menimbulkan efek melarutkan pada sebagian terbesar 1at-1at yang berhubungan dengannya dan menjadi tidak murni serta mengandung garam-garam anorganik dalam jumlah berbeda. (Ansel : 2+, .. =ndigo armine - 5ecara umum, mouthwash mengandung ) bagian kelompok bahan yaitu alkohol, surfaktan, pemberi rasa dan pemanis $/PS 2,t#: )28 Mouthwash sering diwarnai dengan pewarna nabati $5affron, carmine, phlo/ine, erythrosine% yang tidak memberikan efek dalam aksinya. (*elline'k : +,) - =ndigo carmine pemeriannya berupa serbuk biru atau granula biru dengan warna agak tembaga, dipengaruhi cahaya, larutannya berwarna biru atau keunguan. (/PS.8t# : .28, 0enggunaan, indigo carmine digunakan sebagai pewarna biru dalam sediaan obat (M028t#: ))- Carna atau celupannya dapat mengurangi warna dari bentuk pewarnaan. Dalam oksidasi, warna dari indigo carmine dari biru menjadi hijau atau kuning terang. (Pres'ription : 3,)

L=. 0erhitungan 0erhitungan 'ahan a. 0erdosis #. <hymol :,#F#:: / #* m? &. 3ucalyptol :,&F#:: / #* m? (. Metil 5alisilat :,)F#:: / #* m? ). Menthol :,#F#:: / #* m? *. !lkohol #:F#:: / #* m? -. =ndigo carmine :,:::*F#:: / #* m? .. !ir ad #* m?

Q :,:#* g Q :,:(: g Q :,:-: m? Q :,:#* g Q # m? Q :,::::.* g

b. 0erbatch Dibuat # botol #:: m? dilebihkan #: ; menjadi ##: m? #. <hymol :,#F#:: / ##: Q :,## g Q ##: mg &. 3ucalyptol :,&F#:: / ##: m? Q :,&& g Q &&: mg (. Metil 5alisilat :,)F#:: / ##:m? Q :,)) m? ). Menthol :,#F#:: / ##: m? Q :,## g Q ##: mg *. !lkohol #:F#:: / ##: m? Q ## m? -. =ndigo carmine :,:::*F#:: / ##: m? Q :,::** g Q *,* mg .. !ir ad ##: m? c. 0engenceran =ndigo carmine ** mg

#: ml # m? $*,* mg%

d. ara Kerja #. Disiapkan alat dan bahan &. ditimbang semua bahan sesuai perhitungan (. Dilakukan pengenceran indigo karmine dengan menimbang indigo karmin ** mg dan dilarutkan dalam #: ml air lalu dipipet # ml.

). *. -. .. >. B.

Menthol dan timol digerus dalam lumpang dan di tambahkan eucalyptol dan dimasukkan ke dalam botol Metil salisilat dilarutkan dengan alkohol dan dimasukkan dalam botol <ambahkan indigo carmine yang telah diencerkan <ambahkan air sampai batas tanda Diberi etiket dan brosur Dimasukkan dalam wadah

!turan 0akai " Kumurlah #* ml pada pagi dan malam hari setelah menyikat gigi selama (: detik. Digunakan aturan pakai ini karena

=.

Formula !sli HF !ntiseptik Mouthwash

==. Hancangan Formula <iap #:: ml mengandung " <hymol 3ukaliptol Metil salisilat Mentol !lkohol =ndigo karmin !ir suling ===. Master Formula @ama produk 4umlah produk @o. Heg @o. 'atch " " " "

:,#; :,&; :,); :,#; #:; :,:::*; ad #* ml


R

?=0<FH35+ Mouthwash # botol S #:: ml 0OM D #(:&*:#:B ? F :****:&

?=0<FH35+ R Mouthwash
0<. 5!<O3 F!HM!539<=K!? @o # & ( ) * . Kode bahan <+?-:# 39K-:& M<5-:( M@<-:) !?K-:* =DK-:!TD-:. <gl Formula (: agustus &::* @ama bahan <hymol 3ukaliptol Metil salisilat Mentol !lkohol =ndigo karmin !2uadest <gl 0roduksi &B 5eptember &::* Kegunaan Iat aktif Iat aktif 0engaroma 0enyegar 0elarut 0ewarna 0embawa Dibuat oleh Klp = 0er Dosis :.:#* g :,:(: g :,:-: ml :,:#* g # ml :,::::.* g #* m? Disetujui oleh
+!F=I!+ DC=3@! !D+!<8!

0er 'atch #:: mg &&: mg :,) ml #:: mg #: ml :,:::* mg !d #:: ml