FISIOLOGI DARAH PADA EKOR KECEBONG, KATAK DEWASA DAN MANUSIA Oleh Encik Rosi n !!"#!

$"%&# Mahasiswa Pendidikan Biologi 2011 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Riau 2829 PENDAHULUAN !arah adalah "airan tu#uh khusus $ang mengangkut #ahan%#ahan menu&u sel%sel tu#uh antara lain nutrien dan oksigen serta mengangkut 'roduk sam'ah dari sel% sel terse#ut( !arah diedarkan ke seluruh tu#uh melalui 'em#uluh darah oleh 'emom'aan &antung( Pada #inatang #er'aru) darah arteri mem#awa oksigen dari udara $ang dihiru' menu&u &aringan tu#uh) dan darah vena mem#awa kar#ondioksida se#agai sam'ah meta#olisme sel dari &aringan menu&u 'aru untuk dikeluarkan( !arah manusia #erwarna merah) mulai dari merah terang a'a#ila ka$a oksigen sam'ai merah tua a'a#ila kekurangan oksigen( *arna merah 'ada darah dise#a#kan oleh hemoglo#in) $aitu 'rotein 'erna'asan +respiratory protein, $ang mengandung #esi dalam #entuk heme) $ang meru'akan tem'at terikatn$a molekul%molekul oksigen( Pada masa larva +#erudu-ke"e#ong,) sistem 'eredaran trans'ortasin$a men$eru'ai sistem trans'ortasi 'ada ikan( .etelah mengalami metamor/osis men&adi katak) sistem trans/ormasin$a mengalami 'eru#ahan $ang sesuai dengan kehidu'an di lingkungan darat( .istem 'eredaran darah ke"e#ong meru'akan sistem 'eredaran darah tunggal) $aitu darah melewati &antung sekali dalam setia' 'eredaran( 0antung ikan ter#agi men&adi dua ruangan $aitu satu seram#i dan satu #ilik( HASIL PENGAMATAN !' Pen( ) * n Ali+ n D + h P , Eko+ Kece-on( 1a#el hasil 'engamatan aliran darah 23 1 2 : ; < P4MB4!A Ukuran +diameter, !arah $ang diangkut *arna Arah aliran 6e"e'atan /i#rin !inding AR14RI 6e"il dari'ada vena 02 Merah "erah !ari &antung ke seluruh tu#uh .angat "e'at 1e#al) elastis 542A Paling #esar 832 6e#iruan !ari seluruh tu#uh ke &antung .angat lam#at 1i'is dan kurang elastis !ekat 'ermukaan tu#uh 6API74R Besar dari'ada arteri) ke"il dari'ada vena 32 9 832 Merah tua Menghu#ungkan arteri dan vena 7am#at 1i'is dan 'ermea#el

=

7etak

7e#ih kedalam

Antara vena dan arteri

k*.$' Pen( ) * n S*+. Eko+ Kece-on( Pengamatan aliran darah 'ada katak di'ela&ari melalui aliran darah 'ada ekor ke"e#ong setelah ekor ke"e#ong $ang diamati di #awah mikrosko' terlihat 'em#uluh darah 'ada ekor ke"e#ong $ang nam'ak trans'aran dengan aliran darah %aliran darah terse#ut( 6emudian darah dari arteri ini mengalir agak lam#at ke "a#ang%"a#ang arteri $ang dise#ut arteriol(darah dari arteriol terse#ut akan terus mengalir ke ka'iler dan menu&u ke #agian ekor(dari 'em#uluh ka'iler ini darah mengalir agak lam#at menu&u venula) darah akan terus mengalir ke 'em#uluh vena dan mengalir "e'at ke arah ke'ala( Pem#uluh arteri dan vena mengalirkan darah le#ih "e'at dari'ada 'em#uluh arterior) venula dan ka'iler karena ukuran 'em#uluh darah arteri dan vena terse#ut le#ih #esar dari ukuran 'em#uluh arterior) vena dan ka'iler sehingga darah mengalir le#ih "e'at( !' $' Pen( ) * n S*+. + h 0 .+ Sel D + h Per"o#aan ini mem#andingkan struktur sel darah manusia dengan struktur sel darah katak( Pada 'engamatan sel darah merah +eritrosit.+ Sel D + h 4ritrosit manusia 1a#el >asil Pengamatan .k n Fi-+in . n Pe)-ek.truktur .k*. digunakan larutan larutan 2a8l 0)9B 'ada darah manusia dan larutan 2a8l 0)<B 'ada darah katak( 7arutan terse#ut adalah larutan $ang memiliki .el !arah 4ritrosit katak ?am#ar 1 >asil 'engamatan kelom'ok Per#esaran @ 18 A 10 3val) mem'un$ai inti) le#ih #esar dari'ada eritrosit manusia dan letakn$a &arang /' ?am#ar 2 >asil 'engamatan kelom'ok Per#esaran @ 18 A 10 Bikonka/) tidak memiliki inti) ukuran sel le#ih ke"il dari sel darah merah katak) letakn$a agak ra'at( Pe)-en*. n D + h ?am#ar ( >asil Pengamatan Fi#rin 'ada !arah 6atak dengan Per#esaran 18 A 10 PEMBAHASAN Pen( ) * n li+ n .

( .( 1hrom#in) mengkatalisis reaksi $ang memotong%motong /i#rinogen +/aktor I. 7arutan di luar sel $ang mem'un$ai tekanan osmotik le#ih ke"il dari'ada tekanan osmotik di dalam sel darah merah dise#ut hi'otonis) aki#atn$a sel men&adi mengem#ang atau 'lasmolisis dan mem#ran sel da'at 'e"ah atau ter&adi hemolisa sem'urna( Bila larutan di luar sel $ang mem'un$ai tekanan osmotik le#ih #esar dari'ada tekanan osmotik di dalam sel darah merah dise#ut hi'ertonis) aki#atn$a sel darah merah men&adi mengkerut dan mengalami krenasi( /' Pe)-en*. n D + h Pada 'engamatan ini digunakan darah manusia $ang diteteskan di atas ka"a o#&ek dan ditunggu selama #e#era'a waktu sam'ai darah mem#eku( >al ini #ertu&uan agar /i#rin da'at diamati di #awah mikrosko' karena /i#rin meru'akan 'rotein non%glo#ular $ang terli#at dalam 'roses 'em#ekuan darah( Untuk mem'ermudah 'engamatan) diteteskan Cat warna $aitu metil violet( .etelah diamati dengan #antuan mikrosko' "aha$a dengan 'er#esaran 18 A 10) terlihat #ahwa eritrosit katak #er#entuk oval dan memiliki inti( Ber#eda dengan eritrosit manusia $ang #entukn$a #ikonka/ dan tidak #erinti( Bentuk #ikonka/ 'ada eritrosit manusia #ertu&uan untuk meningkatkan luas 'ermukaan untuk di/usi gas +Miller) 2001.( Fragmen /i#rinogen #erga#ung dan mem#entuk #enang% #enang /i#rin $ang 'an&ang( Fi#rinogen adalah 'rotein 'lasma $ang larut) teta'i /i#rin tidak( 1hrom#in &uga mengaktivasi /aktor AIII $ang mem'erkuat dan mensta#ilkan #enang /i#rin +.etelah diamati dida'atkan hasil $aitu terlihatn$a /i#rin $ang #erwarna #iru keunguan( Fi#rin ter#entuk ketika 'em#uluh darah so#ek) 'rosesn$a kom'leks dan meli#atkan #an$ak reaksi kimia $ang dise#ut clotting factors( Peristiwa utama $ang ter&adi 'ada 'em#entukan #ekuan darah adalah 'eru#ahan 'rotein 'lasma $ang larut /i#rinogen +/a"tor I. mengatakan #ahwa eritrosit 'ada hewan verte#rata #er#eda dalam hal #entuk) ukuran dan &umlahn$a( 6e#an$akan verte#rata memiliki eritrosit $ang #erinti) teta'i eritrosit mamalia tidak #erinti( .hier) 2010.( Protrom#in +/aktor II.konsentrasi /isiologis dan #er/ungsi untuk men&aga agar #entuk sel darah sama se'erti #entuk $ang se#enarn$a( . men&adi 'rotein 'lasma $ang tidak larut) /i#rin +. lalu 're'arat sia' untuk diamati dengan mikrosko'( Berdasarkan teori) konsentrasi 'roto'lasma sel darah merah manusia adalah 0)89B) sedangkan konsentrasi sel darah merah katak adalah sekitar 0)<9B( 6eadaan se'erti itu akan mem'engaruhi 'engaturan meta#olisme air dan mineral 'ada organisme terse#ut( Berkaitan dengan tekanan osmotik sel) terda'at 'eristiwa $ang dise#ut dengan hemolisa osmotik $ang ter&adi karena adan$a 'er#edaan $ang #esar antara tekanan osmotik "airan di dalam sel darah merah dengan "airan $ang #erada di sekeliling sel darah merah( 1ekanan osmotik sel darah merah adalah sama dengan osmotik larutan 2a8l 0)9B) #ila dimasukkan ke dalam larutan 2a8l 0)8B #elum terlihat adan$a hemolisa) teta'i sel darah merah $ang dimasukkan ke dalam larutan 2a8l 0):B han$a se#agian sa&a dari sel darah merah $ang mengalami hemolisa dan se#agian lagi sel darah merahn$a masih utuh( Per#edaan ini dise#a#kan karena umur sel darah merah $ang sudah tua) mem#ran sel mudah 'e"ah) sedangkan sel darah $ang muda mem#ran seln$a masih kuat( Bila sel darah merah dimasukkan ke dalam larutan 2a8l 0) B) semua sel darah merah akan mengalami hemolisa sem'urna( +*ulangi) 199 . adalah al/a glo#ulin $ang terus menerus di'roduksi oleh hati dan meru'akan kom'onen normal dari 'lasma( !engan adan$a ion kalsium) aktivator 'rotrom#in mengu#ah 'rotrom#in men&adi throm#in +/aktor IIa. n Pe)-ek.elain itu) umumn$a) verte#rata rendah "enderung memiliki sel darah merah le#ih sedikit teta'i le#ih #esar dari inverte#rata $ang le#ih tinggi( Per"o#aan ini dilakukan dengan menggunakan darah manusia dan darah katak( !arah manusia dan katak terse#ut masing%masing di#uat men&adi 're'arat untuk diamati dengan mikrosko'( Masing%masing darah diteteskan di atas object glass) kemudian menam#ahkan larutan 2a8l 0)9B dan menutu'n$a dengan cover glass.( Ukuran eritrosit katak tiga kali le#ih #esar dari'ada eritrosit manusia) namun ukurann$a dengan leukosit sama #esar dan keduan$a memiliki inti sehingga 'ada darah katak sulit di#edakan antara eritrosit dan leukosit( Miller +2001.hier) 2010.k n Fi-+in .

um#er@ htt'@--2:(media(tum#lr("om-tum#lrDl&ie81F25E1F"mrkno1D.kema mekanisme 'em#ekuan darah +.?am#ar :( .2.=0=-studentDview0-"ha'ter1:-imageDli#rar$(html ?am#ar .emakin rendah konsentrasi Cat terlarut +2a8l.) sel darah merah akan mengalami krenasi( ( Pada konsentrasi 2a8l 0)9B sel darah merah tidak mengalami 'eru#ahan karena tekanan osmosis larutan 2a8l sama dengan tekanan osmotik sel darah merah +0)89B.) sel darah merah akan mengalami 'lasmolisis sedangkan semakin tinggi konsentrasi Cat terlarut +2a8l. KESIMPULAN 1( 4ritrosit katak #er#entuk oval dan mem'un$ai inti) #er#eda dengan eritrosit manusia $ang #entukn$a #ikonka/ dan tidak #erinti( 2( .00(&'g.( Fi#rin adalah 'rotein 'lasma $ang #er'eran dalam 'roses 'em#ekuan darah( <( Peristiwa utama dalam 'roses 'em#entukan #ekuan darah adalah 'eru#ahan /i#rin men&adi #enang%#enang /i#rin( . 'ada sel darah merah( .( Benang /i#rin $ang #er'eran dalam 'roses 'em#ekuan darah +.um#er@ htt'@--highered(m"grawhill("om-sites-00= . artin$a tidak ter&adi 'er#edaan gradien konsentrasi Cat terlarut di dalam mau'un di luar sel( :( >emin meru'akan 'en$usun hemoglo#in +'igmen warna merah.

herwood) 7auralle( 2001( Fisiologi anusia. 0akarta @ F6UI( 4(#ook .te'hen A( 2001( Zoology. dari Sel Ke Sistem ( 1er&( Brahm U( Pendit( 0akarta@ 4?8( 4(#ook . Fifth Edition( 2ew Gork@ M"?raw%>ill 8om'anies( 4(#ook Rust$adi) !udut( 2009( Laboratorium Kedokteran Forensik Sederhana.( 199 ( $rinsip&$rinsip Fisiologi !e'an.hier) !avid( 2010( !ole"s !uman #natomy and $hysiology) %inth Edition( 2ew Gork@ M"?raw% >ill 8om'anies( 4(#ook *ulangi) 6artolo .DAFTAR PUSTAKA Miller) . 0akarta @ !e'dik#ud !irektorat 0enderal Pendidikan 1inggi( 4(#ook 7AMPIRA2 ?AMBAR Pengambilan sampel darah untuk mengamati waktu pembekuan darah Pengambilan sampel darah untuk mengamati struktur sel darah Sampel eritrosit pada objek Pengamatan eritrosit manusia .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful