Kependudukan dan Lingkungan Hidup

Oleh : ARI RAKATAMA
Balai Konservasi Sumber Daya Alam Lampung, Kementerian Kehutanan RI

Disampaikan pada Kegiatan Pembinaan Kader Konservasi tahun 2013, tanggal 7 Oktober 2013

Fakta dan prediksi          Penduduk dunia saat ini ± 7 M.5M ? Intensitas.5M. tahun 2150 ± 11M Saat ini ± 40% dari SDA telah digunakan oleh penduduk dunia SDA akan terkuras habis untuk memenuhi kebutuhan manusia sebanyak 12. dan ragam bencana alam dan lingkungan semakin meningkat Kualitas hidup semakin meningkat. tidak ada yang tersisa untuk mahluk lain Kapan penduduk dunia mencapai 12. bertambah 250.000 jiwa setiap hari Penduduk dunia tahun 2025 ± 8.2M. benarkah? Merata atau hanya segelintir orang? Peran ilmu pengetahuan dan teknologi? Solidaritas sosial secara lokal s/d global? . frekuensi.

Mengapa terjadi ledakan penduduk setelah tahun 1950 hingga saat ini? Diskusikan selama 5 menit dengan rekan .

kehangatan. pendidikan. Bila populasi ada 100 miliar. Dan faktor lain yang lebih kecil: pekerjaan. maka ini bukan disebut overpopulasi. maka keadaan ini disebut overpopulasi. uang. listrik. . sedangkan makanan/sumber daya cukup untuk 200 miliar. makanan. pengaturan sampah. tanah garapan. rumah. tetapi perbandingan antara jumlah manusia dan sumber daya yang dibutuhkan untuk hidup. obat.Overpopulasi  Overpopulasi bukan jumlah manusia.    Sumber daya termasuk: air bersih. Bila sebuah populasi berjumlah 10 orang. namun hanya ada cukup makanan/sumber daya untuk 9 orang. bahan bakar. transportasi. saluran pembuangan.

10.8.dst). dst) sedangkan pertumbuhan pangan mengikuti deret hitung (1.Tekanan Pertumbuhan Penduduk terhadap Lingkungan Thomas Robert Malthus: Pertumbuhan penduduk mengikuti deret ukur (2.3.2.4. .4.

savana.Konsekuensi:  Konversi habitat alami (hutan. perkebunan. mangrove. tambak. dll)  Eksploitasi berlebihan terhadap sumber daya alam  Industrialisasi  Polusi tanah. dan udara . air.dll) menjadi lahan sumber pangan (pertanian.

dll)  SDA sebagai bahan baku industri semakin terbatas  Kemampuan lingkungan dalam mendaur ulang polutan terbatas . minyak bumi. batu bara.Daya dukung dan daya tampung lingkungan terbatas:  Penduduk terus meningkat sedangkan luas bumi tidak pernah bertambah  Beberapa SDA penting tidak dapat diperbaharui dalam jangka pendek (mineral. gas.

mencemari alam dengan polutan yang jumlahnya lebih besar dari yang bisa di daur ulang oleh alam.Kerusakan lingkungan terjadi ketika kita: 1. 2. Dengan kata lain: melakukan eksploitasi SDA dan/atau pencemaran yang melebihi daya dukung dan daya tampung lingkungan . mengambil dari alam dalam jumlah yang lebih besar dari yang dapat disediakan oleh alam.

Club of Rome: .

.

Upaya-upaya kunci       Pengendalian jumlah penduduk Pemerataan penduduk Peningkatan sumber daya manusia Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi Efisiensi Pengelolaan lingkungan Video Pembelajaran _ Dampak populasi manusia terhadap lingkungan.flv .

Contoh SDA yang kepemilikannya tidak jelas: .Tragedi Barang Bersama (the Tragedy of the Commons) Garrett Hardin: SDA yang kepemilikannya tidak jelas cenderung lebih cepat rusak dibandingkan dengan SDA yang kepemilikannya jelas. Hal ini karena semua pihak merasa berhak untuk mengeksploitasi dan atau mencemari nya.

apakah itu dimiliki oleh negara. atau suatu komunitas. perlu membagi SDA dengan kepemilikan yang jelas.Oleh sebab itu. yang bertanggung jawab dalam mengamankan dan mengelola SDA yang dimilikinya secara berkelanjutan. swasta/privat. .

Menguntungkan secara Ekonomi. . dan 3. Penduduk adalah subjek pembangunan berkelanjutan. Diterima secara Sosial. Tiga Pilar: 1.Pembangunan Berkelanjutan Adalah proses pembangunan yang berprinsip memenuhi kebutuhan sekarang tanpa mengorbankan pemenuhan kebutuhan generasi masa depan. Tidak merusak Lingkungan. 2.

Bearable : Bertahan Equitable : Adil Viable : Giat Sustainable : Berkelanjutan .

Terima Kasih .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful