You are on page 1of 16

STEVEN-JOHNSON SYNDROM

Oleh :
Yusmala Helmy

.Pendahuluan • EM dan SJS  nekrolisis epidermal toksik.  bagian dari ”spektrum EM” tunggal • Perubahan patologik  terdiri dari akumulasi sel mononuklear sekitar pembuluh darah dermal superfisialis. multiokular intradermal.

mukosa orificium serta mata yang biasanya disertai gejala umum berat dan memerlukan perawatan di rumah sakit.• SSJ merupakan sindrom yang ditandai oleh erosi membran mukosa dan lepuh yang tersebar. . • SSJ suatu kumpulan gejala klinis yang ditandai oleh trias kelainan pada kulit. sering predominan pada dada dan ditandai dengan eritematous.

.

.

• Golongan salisilat. sulfa dan penisilin .• Latar belakang  Steven Johnson Syndrome (SJS) berhubungan dengan reaksi obat.

jamur .Etiologi : • Hipersensitivitas terhadap infeksi .virus .micoplasma pneumoni .bakteri .protozoa .mikobacterium .

hiposensitisasi serbuk sari. racun ivy • Sensitivitas terhadap .makanan (margarin) . vaksin difteria. sinar X . limfoma. tumor pelvis.• Imunisasi / hiposensitisasi . polio. leiomioma • Penyakit jaringan ikat : SLE • Rangsang fisis : sinar matahari.obat-obatan (lokal & sistemik) • Neoplasma : leukimia. tifoid dan campak .serum kuda. pertusis.

Patogenesis • Belum jelas sampai saat ini • Ditemukannya endapan IgM. C3 dan fibrin serta kompleks imun beredar dalam sirkulasi . IgA.

pegal otot. malaise. blefarokonjungtivitis. vesikel atau bula • Kelainan mata : konjungtivitis kataralis. iridosiklitis dll… . gangguan GIT. iritis. penurunan kesadaran sampai kejang • Kelainan kulit berupa eritema.Manifestasi klinis • Gejala prodromal 1-14 hari ( demam. papel.

Diagnosis • Anamnesis • Pemeriksaan fisik • Laboratorium .

Tatalaksana • • • • • • Dirawat di picu Hentikan faktor penyebab Topikal Kortikosteroid Infus / tranfusi Antibiotik sistemik .

• Penggunaan kortikosteroid masih diperdebatkan pada EM dari SJS. pengobatan simptomatis yang hati-hati menjadi esensial . tanpa keuntungan lainnya pada durasi penyakit dibandingkan dengan anak-anak yang hanya dirawat dengan perawatan suportif • Pada EM dan SJS. Beberapa pasien menerima kortikosteroid.

. memiliki morbiditas dan mortalitas yang rendah jika diberikan pengobatan secara simptomatis yang tepat. • Pada kedua penyakit tersebut.• Pada prakteknya diagnosis EM pada anakanak sering keliru. • EM dan SJS lebih banyak terjadi karena dipicu oleh agen infeksi.

Komplikasi • • • • Sepsis BP Pedarahan Kebutaan .