P. 1
ppt

ppt

|Views: 9|Likes:
Published by Pande Surya
ppt
ppt

More info:

Published by: Pande Surya on Nov 18, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/01/2014

pdf

text

original

OM SWASTYASTU……..

PERBANDINGAN GIGI ASLI DENGAN IMPLAN MERUPAKAN : SEBUAH KUNCI PERENCANAAN PERAWATAN

Oleh : Pande Putu Yuliana Surya (043/G/08) Ni Made Yuwanti Praptini (044/G/08)

BAB I PENDAHULUAN

estetika. dan kesehatan. terlepas dari atrofi. penyakit. atau cedera dari sistem stomatognathic. ucapan. .Latar Belakang  Tujuan kedokteran gigi modern adalah untuk mengembalikan kontur normal. Selama beberapa dekade. fungsi. kenyamanan. yang mendasari tujuan melestarikan gigi asli telah memberikan dasar untuk pengambilan keputusan klinis dalam kedokteran gigi.

. sering disebut-sebut sebagai sama atau bahkan lebih unggul dari gigi alami. begitu banyak sehingga menimbulkan kecepatan dari pergeseran ini. Perhatian seorang praktisi sekarang sedang ditarik ke arah menyediakan gigi pengganti. dan banyak dokter telah bergerak cepat untuk mengadopsi implan gigi sebagai standar baru perawatan. dalam perkembangan saat ini implan gigi telah membuat terobosan dalam paradigma kuno.

Rumusan Masalah “Bagaimana perbandingan antara gigi asli “Natural Tooth” dengan implan yang merupakan kunci sebuah perencanaan perawatan?”  .

Tujuan Kajian Untuk mengetahui perbandingan antara gigi asli “Natural Tooth” dengan implan yang merupakan kunci sebuah perencanaan perawatan. .

mahasiswa FKG. Memberikan informasi kepada penulis. dokter gigi dan komunitas medis tentang perbandingan antara gigi asli dan implan didalam suatu perawatan .Manfaat Kajian  1.

 2. Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut khususnya dalam kehilangan gigi agar dapat segera menggantikan gigi yang hilang dengan menggunakan implan .

BAB II TINJAUAN PUSTAKA .

1 Definisi Implan • suatu alat yang ditanam secara bedah ke dalam jaringan lunak atau ke dalam tulang rahang agar gigitiruan dapat dipasang di atasnya .2.

Alat ini terdiri atas dua bagian yaitu supra struktur infra struktur tertanam dalam tulang rahang dan berfungsi sebagai kaitan. .1. 2.

Gambar implan .

Umur  Tidak ada batas usia atas untuk perawatan implan asalkan pasien cukup sehat dan bersedia dirawat.2.1 Faktor dari Pasien 1.2. Lesi Mukosa yang parah . 2. Penyakit gigi tidak diobati dan penyakit sistemik 3.2 Faktor Yang Mempengaruhi Pemasangan Implan 2.

Kenyamanan pasien 7. yang mengabaikan penyembuhan tulang dan dapat menyebabkan osteoradionekrosis 6. Radioterapi sebelumnya ke rahang  Radiasi dari hasil rahang di endarteritis.5. Merokok dan penyalahgunaan narkoba Merokok merupakan faktor risiko yang sangat penting dalam periodontitis dan mempengaruhi penyembuhan setelah pemasangan implan .

4. Pertimbangan biologi Gigi dengan karakteristik warna yang unik Kuantitas dan kualitas tulang Anatomi jaringan lunak . 3.2. 2.2 Faktor dari Gigi dan Jaringan Periodonsium 1.2.

2. Adjunctive prosedur 2. Komplikasi procedural 3.2.3 Faktor Pengobatan Terkait 1. Hasil pengobatan .

seseorang harus mengambil faktor : Daya Tahan kebersihan oral Estetika Rencana Pengobatan fleksibilitas .2. Dari mata prosthodontik mempertimbangkan implan dan prostesis gigi tetap.2.4 Faktor dari sudut pandang bidang kedokteran gigi 1.

5 hingga 2.0 mm dari struktur gigi. Dari mata restorative dentist Perawatan endodontik merupakan kontraindikasi bila ada gigi yang tersisa sedikit. Struktur dan mahkota terlibat setidaknya 1.2. Indikasi lain untuk implan termasuk edentulous yang berdekatan dengan gigi tanpa restorasi atau kebutuhan untuk restorasi dan edentulous berdekatan dengan gigi penopang dengan ruang pulpa besar dan orang-orang dengan riwayat avulsi .

pembengkakan di daerah operasi. yang umumnya terjadi karena gagalnya penyatuan antara implan dan tulang.3 Efek Samping Penggunaan Implan 1. 3. Dental implan juga bisa patah. rasa sakit selama beradaptasi dengan implan . atau berubah posisi setelah beberapa lama yang mengindikasikan kegagalan perawatan.2. goyang. 2. pasien dapat merasakan ketidaknyamanan. 4.

BAB III PEMBAHASAN .

.. estetik dan komunikasi.Gigi asli (Natural Tooth) memiliki bagian dan mempunyai fungsi masing. untuk pencernaan.masing sesuai dengan bentuknya secara garis besar yaitu. Apabila tidak dirawat akan mengakibatkan kerusakan dan tidak dapat di rawat dan harus dicabut  membutuhkan gigi palsu sebagai pengganti .Gigi memiliki jaringan penyokong atau jaringan penyangga gigi.

. kebersihan rongga mulut yang baik. 3. tiruan . kehilangan semua atau sebagian gigi geliginya. . ketebalan tulang rahang yang cukup. 2.Gigi tanggal dan menggantinya dengan menggunakan implan  syarat implan : 1.Cara pencegahan agar gigi tersebut dapat terawat yaitu dengan menjaga kebersihan mulut.

implan gigi tidak dapat digunakan. 5. merokok dan alkohol serta kebersihan mulut yang jelek. . kebiasaan buruk seperti bruksism. mempunyai penyakit sistemik. sulit memakai gigi tiruan konvensional akibat adanya koordinasi otot mulut yang kurang sehingga stabilitas gigi tiruan sulit tercapai. hipersensitif terhadap salah satu komponen implan.4.

- - implan gigi yang dipasang tidak sesuai dengan yang diharapkan. 2. pergerakan implan cukup nyata. infeksi. 3. . 4. hilangnya tulang pendukung bersifat progresif. rasa sakit yang kronis. dan harus dilepas jika ada keadaan yaitu 1.

fraktur (patah) tulang.5. patahnya implan bersifat ireversibel. 6. kerusakan gigi didekatnya yang bersifat ireversibel. 7. adanya fistula oraoantral atau oronasal. anestesia atau parestesia yang tidak tertahankan. . gangguan kesehatan atau mental yang nyata. 8.

menggunakan benang gigi sebagai  . 3. 2. menggunakan obat kumur klorheksidin sebagai antibakteri. menjaga kesehatan rongga mulut anda melalui penyikatan gigi dengan teknik dan frekuensi yang tepat (usahakan jangan ada sisa makanan yang tersisa dan menempel pada implan dan gigi-gigi anda).Cara pemeliharan saat penggunaan implan : 1.

Tabel gigi asli vs implan TABEL GIGI ASLI VS implan Parameter Komposisi Gigi Kalsium fosfor Implan Titanium primer dan titanium berdasarkan alloy Alami Kedalaman ginggiva alami Junctional epitel Jaringan penghubung Di enamel Mengelilingi permukaan gigi Hidup sulcus Dalam Tidak hidup Tergantung kedalaman dan restorasi margin Di titanium Paralel dan serat sirkuler. tidak ada perlekatan dengan jaringan dan tulang Serat ginggiva Complex aray Tidak ada jaringan kolagen .

Tabel gigi asli vs implan TABEL GIGI ASLI VS implan Tulang crest 1 sampai 2 mm apical dari cementoenamel Tergantung desain implan junction Saraf menghubungkan Propioseptif Karakteristik fisik Sangat sensitif Pergerakan fisiologis karena bagian viscoelastis dari ligament. Tidak ada ligament reseptor Koneksi yang rigid ke tulang yang Ada Tidak ada Karakteristik adaptif Ligamen yang lebar Tidak ada kapasitas adaptif .

lamina dense zones Tiga belas group: melingkar melalui permukaan gigi. tulang.08 mm Sedikit 2. penurunan fibroblasts 3. supraperiosteal dan periodontal ligament 3 mm Lebih sering . lamina densa.04 to 2. dan sublamina lucida zones dua group: parallel and circular fibers peningkatan collagen.TABEL GIGI ASLI VS implan Penghubung Sementum.91 mm Greater. bone functional ankylosis ligament Lamina.5-5 mm Jarang Epitel penghubung Lamina lucida dan lucida. peningkatan fibroblasts Jaringan penghubung Kedalaman biologi Vascular Kedalaman probe Perdarahan probe 2. Penurunan collagen. periodontum. Osseointegration.

BAB IV SIMPULAN .

Kedua terapi memiliki keuntungan dan hasil yang memuaskan.Kesimpulan Dental implan memiliki tempat yang kokoh sebagai protokol standar untuk mengganti gigi yang hilang. Muncul perdebatan yang mengatakan implan harus dihilangkan untuk melindungi gigi. jauh dari titik tertinggi. .

Gigi yang alami harus dilihat kemugkinannya dibandingkan penyulit. impaln sebagai pengganti gigi yang hilang. evaluasi klinis dan pengertian dari pasien diperlukan sebelum memberikan terapi.Sangat penting untuk mengingatkan bahwa tidak ada strategi untuk menyembuhkan semua penyakit. Pada pengertian ini. Bukan sebagai pengganti gigi alami . Sebagai gambaran.

Om Santi – Santi – Santi Om…. .  Terima kasih ….

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->