KISAH HIJRAH NABI MUHAMMAD S.A.

W DARI MEKAH KE MADINAH
Artikel 1 KISAH HIJRAH NABI MUHAMMAD S.A.W DARI MEKAH KE MADINAH Nabi Muhammad s.a.w hijrah ke Madinah setelah mendapatkaan wahyu dari Allah (Q.s. Alanfal ayat 30). Diterangkan bahwa ada orang-orang yang berdaya upaya untuk mencelakai Nabi. Nabi berhijrah bersama sahabatnya Abu bakar a.s.

Sebelum melakukan perjalanan ke Madinah, Nabi bersama Abu Bakar bersembunyi di gunung tsur dalam Gua tsur selama 3 hari 3 malam.

Pada saat itu Nabi dan Sahabat Abu Bakar tengah pengejaran para kaum musyrikin quraisy. Mereka hendak membunuh Nabi sebagai upaya memadamkan cahaya islam.

Namun, upaya pengejaran belum berhasil karena banyak pertolongan Allah diberikan kepada Nabi dan Abu Bakar. Terlihat dari adanya sarang laba-laba dan sarang telur merpati di pintu gua tsur. Sehingga mengindikasikan tidak ada orang di dalamnya.

Barulah setelah itu, Nabi bersama sahabat Abu Bakar memulai perjalanan menuju Madinah. Diriwayatkan bahwa Nabi dan Abu bakar melakukan perjalanan bersama dua orang penunjuk jalan yaitu Abdullah bin Uraiqith dan Amir Bin Fuhairah dengan berkendaraan unta. Kaum musyrikin quraisy setelah kehilangan Nabi dan Abu Bakar, mereka sibuk menyiarkan ke sekeliling kota Mekah dan kepada Suku-suku dan kabilah, kepala-kepalanya dimintai pertolongan untuk mencari Nabi Muhammad. Siapapun yang berhasil menangkap nabi akan diberikan 100 ekor unta.

Di tengah perjalanan di sebuah dusun bernama qudaidin. Salah seorang penduduknya mengenali Nabi dan sahabat Abu bakar. Kemudian diceritakan kepada pemimpin kabilahnya bernama Suraqah bin Malik Al Mudlij. Namun Suraqah menyangkalnya karena ia ingin menangkapnya sendirian.

Secepatnya Suraqah mengejar perjalanan Nabi dan Sahabat Abu Bakar. Abu bakar yang

Buraidah yang berhasrat mendapatkan hadiah 100 ekor unta ingin pula menangkap Nabi. Kemudian Suraqah memanggil nama Nabi dan meminta perlindungan dari bahaya dan juga mengucapkan beribu maaf. Nabi pun berdoa‟a kepada Allah dan dengan kehendak Allah berulang kali kuda yang ditunggangi Suraqah tergelincir dan Suraqah jatuh terpelanting ke tanah. . dan Ahad. Peristiwa menakjubkan ini diceritakan kembali oleh Ummu Ma‟bad kepada suaminya Abu Ma‟bad. bertemu pula dengan rombonganm kafilah dari Qabilah Banu Sahmin yang dikepalai oleh Buraidah bin Al-Hashib Al-Aslamy. Selama itu.mengetahui ada seseorang mengejarnya merasa khawatir sampai menangis kalau orang tersebut menangkap Nabi. Beserta 70 orang kaumnya hendak menangkap Nabi namun dengan kehendak Allah seketika itu mereka semua membaca Syahadat dan berislam. Mereka hendak membeli kurma. Artikel 2 DI DALAM GOA TSUR Rasullah (SAW) dan Abu Bakar (RA) tinggal di dalam goa Tsur pada hari Jum‟at. Selanjutnya Nabi dan sahabat Abu Bakar singgah di sebuah perkemahan milik seorang perempuan bernama Ummu Ma‟bad. Mereka mengiringi Nabi hingga ke Madinah. daging. Keluarlah rasa bahwa kemenangan akan di dapat oleh Nabi Muhammad. padahal kambing itu sudah tidak bisa lagi mengeluarkan air susu. Dari Suraqahlah Nabi mulai mengetahui tentang imbalan 100 ekor unta jika berhasil menangkapnya. Sabtu. berlangsung pertolongan bagi mereka berdua. Akhirnya mengadakan perjanjian tertulis. Saat masuk ke Madinah dikibarkanlah bendera. dan air susu. Sampai-sampai ia pun bercita-cita jika bertemu Nabi ingin menjadi pengikut dan sahabatnya. Sesudah itu. Beliau hendak memerah susunya dengan ijin Allah memancarlah begitu banyak air susu. Nabi tersenyum dan memerintahkan untuk merahasiakan tentang kepergian dirinya. Sebelum sampai di Madinah beliau telah mendapat pengikut baru yang dijumpai selama perjalanan. Pada saat itu nabi melihat seekor kambing yang kurus menderita payah dan sakit.

2. Rasulullah (SAW) pergi menuju rumah Abu Bakar (RA) dan kemudian mereka berdua melompat keluar melalui jendela belakang rumah dan melarikan diri di kegelapan malam sebagaimana telah direncanakan. Berdua saja mereka menempuh jarak lebih-kurang 7. Amar menggiring kembali domba-dombanya ke Makkah sebelum fajar selang beberapa waktu setelah Abdullah bin Abu Bakar kembali ke Makkah. Pada waktu itu Abu Bakar (RA) menawarkan satu dari onta itu kepada Nabi (SAW) sebagai hadiah. Amar bin Fuhairah menggiring domba-domba gembalaannya ke dalam goa pada malam hari sehingga Rasulullah (SAW) dan Abu Bakar (RA) bisa minum susu domba hingga cukup kenyang. dengan demikian jejak kaki Abdullah terhapus oleh jejak domba-domba itu. 3. Artikel 4 . Onta inilah yang kemudian dikenal sebagai onta Rasulullah (SAW) yang dinamai Quswa. Orang-orang kafir amat sangat marah karena ternyata adalah Ali (RA) yang berada di tempat tidur Nabi Muhammad (SAW). Abu Bakar (RA) pun akhirnya bersedia menerima pembayaran sebesar empat ratus dirham untuk onta itu. Mereka mengumumkan sayembara berhadiah 100 ekor onta bagi siapa saja yang dapat menyerahkan kepala Nabi (SAW). Artikel 3 PERJALANAN HIJRAH RASULULLAH (SAW) Dari rumah beliau. maka pencarian dan pengejaran secara besarbesaran terhadap Rasulullah (SAW) pun mereka lakukan.5 Km menuju sebuah goa yang dikenal dengan sebutan “Goa Tsur”. mereka berdua memulai perjalanan menuju Madinah. Namun beliau (SAW) memaksa membeli onta itu. seorang kafir yang dapat dipercaya dan bekerja sebagai pemandu yang diupah oleh Abu Bakar (RA) datang ke goa ini. 5. Abdullah bin Ariqat Laitsi. membawa dua ekor onta. Sebelum fajar ia sudah kembali ke Makkah sehingga seolah-olah ia selalu berada di Makkah. Dengan dipandu oleh Abdullah bin Ariqat. setelah hari ke-tiga. Abdullah bin Abu Bakar (RA) mendatangi goa pada malam hari dan menyampaikan berita perihal berbagai rencana dan kegiatan orang-orang kafir kepada mereka berdua.1. 4. Amar juga menyertai perjalanan mereka.

Yastrib kemudian berubah nama menjadi Madinat un-Nabi.Hijrah Nabi Muhammad Pada September 622. tapi kata un-Nabi menghilang. yang berarti "kota Nabi". Sebagai mana pertanyaan Abu Hurairah ra kepada Rasulullah saw : . Kalimat yang sangat dibenci pihak-pihak tertentu. Ataukah ia Kafir. Kalimat inilah yang akan membuat seseorang bergembira di Hari Kiamat. dan hanya disebut Madinah. Kalimat yang dapat membuat perubahan besar pada wajah Dunia. Kalimat yang membawa kemaslahatan di seluruh Dunia. Kalimat inilah yang menjadi pembeda seseorang. Artikel 5 Kalimah Thayyibah Sungguh tiada Kalimat yang lebih indah dari Kalimat “Laa Ilaha Illa Allah”. Kota tempat tinggal Nabi Muhammad disebut Madinah dan wilayah sekitarnya disebut Yastrib. apakah ia Muslim. Penanggalan Isalm yang disebut hijriah dicetuskan oleh Umar bin Khattab pada tahun 638 atau 17 tahun setelah peristiwa hijrah. Kalimat yang membawa penerangan bagi segenap Umat Manusia di seluruh Alam. maka secara diam-diam Nabi Muhammad bersama abu bakar pergi meninggalkan kota Mekkah. terdapat skenario pembunuhan kepada Nabi Muhammad. Sedikit demi sedikit. yang berarti "kota". Nabi Muhammad dan pengikutnya berhijrah ke Yastrib 320 kilometer (200 mil) utara Mekkah.

Orang yang paling berbahagia dengan syafa'atku pada hari kiamat adalah orang yang mengucapkan Laa ilaaha illallah dengan ikhlas dari hatinya atau jiwanya". akan dengan sendirinya terhindar dari perbuatan-perbuatan dosa. Dan setiap Muslimyang taat. baik dalam sholatnya.(H. bahwa tidak ada orang yang mendahuluimu dalam menanyakan masalah ini. setiap orang yang akan menjadi Muslim pasti akan mengucapkan kalimat ini. Kalimat ini ialah kalimat tertinggi dalam tingkatan keimanan. Sebagaimana dalam hadist : . Seseorang yang sering-sering mengucapkan kalimat ini.ِ ْ‫فاعتِك ي وم ال‬ ِ ُ ‫ال رس‬ ِ ‫قيام‬ ِ َّ‫ول الل‬ ِ‫َّاس ب‬ ِ ‫ق‬ ‫ة‬ ‫ش‬ ‫ن‬ ‫ال‬ ‫د‬ ‫ع‬ ‫َس‬ ‫أ‬ ‫ن‬ ‫م‬ ‫ه‬ َ َ‫س‬ َ َ ُ َ َ َ ُ‫صلَّى اللَّه‬ ْ َ ‫ول اللَّه‬ َ َ َ َ َ َ َُ ْ ُ‫ر‬ ْ َ ‫يَا‬ ِ ‫اْل‬ ِ ‫علَي‬ ِ ‫د‬ َّ ِ َ َ ‫ل‬ ‫أ‬ ‫يث‬ ‫ا‬ ‫ذ‬ ‫ه‬ ‫ن‬ ‫ع‬ ‫ِن‬ ‫ل‬ ‫أ‬ ‫س‬ ‫ي‬ ‫َل‬ ‫ن‬ ‫أ‬ ‫ة‬ ‫ر‬ ‫ي‬ ‫ر‬ ‫ه‬ ‫ا‬ ‫َب‬ ‫أ‬ ‫ا‬ ‫ي‬ ‫ت‬ ‫ن‬ ‫ن‬ ‫ظ‬ ‫د‬ ‫ق‬ ‫ل‬ ‫م‬ ‫ل‬ ‫س‬ ‫و‬ ‫ه‬ ْ ُ‫و‬ ُ َ َ َ َ ْ ََّ‫د أ‬ َ ٌ ‫َح‬ ْ ْ َ َ َ َ َ َْ َْ ََْ ُ َ َ ُ َ ََ َْ ِ ‫ِت ي و‬ ِ ‫قيام‬ ِ ‫ك لِما رأَي‬ ِ ِ ِ ْ ‫ك علَى‬ ِ ِ ‫م‬ ِ ‫د الن‬ ‫ة‬ َ‫ش‬ ُ‫ع‬ َ ِ‫َّاس ب‬ َ‫ف‬ َ َ ‫ن ح ْرص‬ ُ ْ َ َ َ ‫مْن‬ ْ ‫اْلَديث أ‬ َ ْ َ ِ ‫اع‬ َ ‫َس‬ َ َ ْ‫م ال‬ ْ ‫ت‬ ِ‫س‬ ِ‫ف‬ ِ ِ‫من قَ ْلب‬ ِ ‫َل اللَّه خالِصا‬ ِ ِ َ ‫ال‬ ‫ه‬ ‫أ‬ ‫ه‬ َ َ‫ن ق‬ ْ َ‫َو ن‬ ْ َ ْ ً َ ُ َّ‫َل إلَهَ إ‬ ْ‫م‬ "Wahai Rasulullah siapakah orang yang paling berbahagia dengan syafa'atmu pada hari kiamat?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Aku telah menduga wahai Abu Hurairah. karena aku lihat betapa perhatian dirimu terhadap hadits.R Bukhari) Di seluruh Dunia. maupun dalam setiap do‟a-do‟anya. psati akan sangat sering mengulang-ulang kalimat ini. dzikirnya.

Namun. yang diagung-agungkan selain Allah swt yang satu.R Abu Daud) Lalu apakah makna dari kalimat ini? Sungguh kalimat ini ialah susunan kalimat yang datang hanya dari Allah swt. sungguh sekali lagi. dengan hanya mengucapkannya saja seseorang sudah diwajibkan Allah untuknya surga dan terhindar dari api neraka yang menyala-nyala. yang paling tinggi adalah ucapan LAA ILAAHA ILLAALLAH dan yang paling rendah adalah menyingkirkan tulang dari jalan. dan malu adalah bagian dari keimanan. tiadalah kalimat terbaik yang dapat diucapkan seseorang selain kalimat ini. pertama adalah penolakan terhadap segala „ilah‟ yang berarti sesembahan atau tuhan atau bisa juga idola. Makna dari kalimat ini.ِ ‫ه صلَّى اللَّه علَي‬ ِ َّ‫ول الل‬ ِ‫ن ب‬ َّ ِ َ ‫ق‬ ‫ا‬ ‫ه‬ ‫ل‬ ‫ض‬ ‫ف‬ ‫أ‬ ‫ن‬ ‫و‬ ‫ع‬ ‫ب‬ ‫س‬ ‫و‬ ‫ع‬ ‫ض‬ ‫ا‬ ‫مي‬ ‫اْل‬ ‫ال‬ ‫ق‬ ‫م‬ ‫ل‬ ‫س‬ ‫و‬ ‫ه‬ ْ ُ‫و‬ َ َ‫س‬ َ‫ل‬ ُ ْ َ َ َ ُ ْ َ َ َ َ‫َل إِلَه‬ ُ ْ ْ ٌ َ ُ َ ََ ُ‫ر‬ ْ َ َ ََ ٌِ ِ َ‫اْلمي‬ ِ َ َ‫َدن‬ ِ َِّ‫ن الط‬ ِ ْ‫عظ‬ َِّ‫إ‬ ِْ ‫ن‬ ‫ان‬ ‫م‬ ْ‫و‬ ُ ُ‫اْلَيَاء‬ ْ ‫وأ‬ َ ‫م‬ ْ‫ش‬ َ ْ‫ماطَةُ ال‬ َ ‫اها إ‬ ْ ‫عبَة‬ ْ‫ع‬ َ ‫ريق‬ َ ُ‫َل اللَّه‬ Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Iman itu ada tujuh puluh cabang. dan tiada seorang makhlukpun ciptaanNya yang dapat membuat yang semisal. kedua hal ini tidak hanya sekedar pengucapan dan tidak menuntut pertanggungjawaban. sebaliknya."(H. Dua hal inilah yang menjadikan seseorang telah Muslim dan akan diakui keislamannya. Selanjutnya adalah pengakuan akan hanya Allah satu-satunya dan tiada lain yang dapat diagungkan dan dipuja-puja. Sebagaimana dalam Hadist Nabi saw : . sehingga. Namun saudaraku sekalian. segera setelah seseorang mengucapkan Kalimat “ Laa Ilaha Illa Allah” akan muncullah serangkaian kewajiban-kewajiban yang mengiringinya.

sebarkanlah Kalimat ini kepada sebanyak-banyaknya orang dengan cara yang lembut. Ajaklah mereka untuk menikmati keindahan beriman dan berislam. Dan inilah kewajiban kita sebagai Umat Islam. dan Azzawajalla mewajibkan surga menyelamatkannya dari neraka. Tugas kitalah sebagai yang mengetahuinya untuk memberikan petunjuk kepada mereka. Beliau mengajak sebanyak-banyaknya Manusia agar dapat merasakan hidayah Allah swt.R Ahmad) Karena itulah sudaraku. Sebagaimana yang dicontohkan Nabi saw.”( H.ِ ‫قه‬ ِ ‫ل لَه‬ ِ ‫ِبا‬ ِ‫َل إِلَهَ إ‬ َّ َّ َّ َّ ‫ن‬ ‫م‬ ‫ت‬ ‫َع‬ ‫أ‬ ‫و‬ ‫ة‬ ‫ن‬ ‫اْل‬ ‫ا‬ ‫ِب‬ ‫ج‬ ‫و‬ ‫ز‬ ‫ع‬ ‫ه‬ ‫ل‬ ‫ال‬ ‫ب‬ ‫ج‬ ‫َو‬ ‫أ‬ ‫ه‬ ‫ل‬ ‫ال‬ ‫َل‬ ْ َ َ‫ن ق‬ َّ َ ‫ال‬ َ َ َّ َ ْ َ ُ ُ ُ ُ َ َ َ َ َ ْ َ ْ ْ‫م‬ َ َ َ ‫النَّا‬ “Barangsiapa Allah bersaksi bahwa tidak ada tuhan kecuali baginya Allah. . Sesungguhnyaorang-orang yang tidak mengetahui kebenaran Islam ialah orang-orang yang tersesat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful