You are on page 1of 36

Prof. Dr.Chatarina Umbul Wahyuni,dr.MS.

MPH

Epidemiologi
Adalah : Studi yang mempelajari distribusi masalah kesehatan dalam populasi dan Faktor-faktor yang mempengaruhi distribusi agar supaya faktor tersebut dapat dimodifikasi untuk perbaikan status kesehatan

Perkembangan Epidemiologi
460-377 SM : Hipocrates ( Bapak Kedokteran Modern) Abad 14 & 15 : The Black Death (Wabah Sampar di Eropa) Abad 17 : Pre mordial Epidemiologi Modern ( Data vital statistik) Abad 18 : Revolusi industri,Vaksinasi Jenner Abad 19 : Surveillance William Farr Penyelidkan Epidemi Snow Revolusi Microbiologi dan Teori kuman Emile Duirkheim Epidemiologi Sosial James Lind Epidemiologi Nutrisi Abad 20 : Epidemiologi Modern (Doll, Hill dkk) Epidemiologi Klinik Epidemiologi Molekuler

Thames . 1849 100 80 Kematian Kolera per 10.Korelasi kematian kolera dengan ketinggian tempat dari sungai Thames London.000 pddk 60 40 20 20 40 60 80 100 120 340 360 Ketinggian dari permukaan hilir sungai S.

Peranan Epidemiologi dalam Kesehatan Masyarakat  Digunakan sebagai alat menganalisa memprioritaskan masalah kesehatan Menyiapkan informasi untuk keperluan program dan Mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi .

The 9 Epidemiological Questions  Identifikasi  Gambaran dan distribusi  Analisa  Pengukuran yang dipakai/intervensi .

Identifikasi Q 1: Apa masalah kesehatan / masalah pelayanan kesehatan utama yang ada pada daerah anda? .

Gambaran dan distribusi Q 2: Berapa banyak kasus atau masalah yang terjadi? Q 3: Kapan masalah ini terjadi / meningkat? Q 4: Dimana masalah terjadi/muncul? Q 5: Siapa yang terkena? .

Analisis Q 6: Mengapa masalah itu terjadi? Faktor utama apakah yang ada disitu? .

Pengukuran dan intervensi Q 7: Macam ukuran (indikator) apakah yang digunakan dalam mengatasi masalah tersebut? Evaluasi : Q 8: Hasil-hasil apakah yang dicapai? Kesulitan apakah kita hadapi dalam mengatasi masalah tersebut? Q 9: Apalagi yang bisa dikerjakan? macam asisten yang dibutuhkan? .

Q 2: How many? Kelompok A Kelompok B 1 .

How Many? 3 Rasio Adalah pembagian dua angka di mana numerator tidak masuk di dalam denominator X Y Proporsi Bentuk khusus dari pembagian di mana numerator termasuk di dalam denominator X X+Y .

ini merupakan dasar pengukuran peristiwaperistiwa yang terjadi x y+x x 1 dt .How Many? 4 Rate Adalah suatu ukuran waktu spesifik.

How Many? Contoh rate : Maternal Mortality Rate : Jumlah kematian ibu melahirkan dalam 1 tahun 5 /100.000 Jumlah bayi lahir hidup dalam tahun /area yang sama Infant Mortality Rate : Jumlah kematian pada anak kurang 1 tahun dalam 1 tahun / 100.000 Jumlah bayi lahir hidup dalam tahun / area yang sama .

How Many? 6 Prevalensi penyakit adalah jumlah kasus pada populasi tertentu pada titik waktu tertentu Insidensi adalah jumlah kasus baru yang muncul dalam periode waktu pada populasi at risk .

Q3 : When Kapan kasus secara umum terjadi?  Pada tahun-tahun tertentu  Pada minggu-minggu tertentu  Pada hari-hari tertentu  Tanpa variasi yang jelas 1 .

Q4 : Where 1 Dimana kasus atau peristiwa itu terjadi? • Apakah terbatas pada daerah tertentu? • Apakah mengikuti pola geografik dari kejadian penyakit? .

Q5 Who is Affected Introduction to the Risk Approach .

Different Population Groups Occupation Occupation Occupation Occupation Occupation Occupation Literacy/illiteracy Distance to HP .

Risk Group Kelompok risiko adalah kelompok orang yang terpapar oleh faktor risiko dan akan lebih berisiko untuk mendapatkan suatu penyakit .

karakteristik genetik Tidak berarti seluruh individu dengan risk factor akan menjadi sakit. gaya hidup. Atau tidak adanya risk factor menjamin tidak adanya penyakit .Risk Factor Variabel yang memerlukan peningkatan kemungkinan penyakit itu berkembang melalui paparan dan kerentanan Suatu aspek perilaku perorangan. paparan lingkungan.

Gaya hidup .Kebiasaan merokok .Risk Factor 2 Faktor-faktor risiko yang dapat diubah dan tidak dapat diubah: Yang tidak dapat diubah -Umur -Jenis kelamin -Riwayat keluarga -Ras Dapat diubah .Penggunaan kondom .

Risk Approach  Risk estimates adalah alat pendekatan risiko dalam perencanaan  Derajat risiko pada populasi ataupun individu merupakan pernyataan suatu kebutuhan  Kebutuhan-kebutuhan tersebut diestimasikan dengan menggunakan indikator sifat kerusakan spesifik pada kelompok tertentu .

Risk Approach in Health Planning  Kita mengidentifikasi kelompok risiko tinggi yang menderita karena penyakit/problem tertentu dan di desain program khusus untuk itu .

Risk Approach: Advantages  Mengurangi biaya (peningkatan efisiensi)  Adaptasi program kesehatan pada kelompok risiko tinggi  Meningkatkan cakupan program kesehatan pada daerah yang terabaikan (memperbaiki efektivitas) .

 Memfasilitasi perencanaan pelayanan kesehatan  Memperbarui kesadaran petugas kesehatan sebagai kelompok populasi risiko  Memperbaiki kesehatan melalui perbaikan faktor risiko .

Risk Approach: Disadvantages  Stigmatisasi kelompok populasi tertentu  Mengabaikan orang-orang dengan faktor risiko rendah  Mengabaikan penyebab penyakit yang multi faktorial  Berorientasi pada penyakit dan bukan pada kesehatan  Mengabaikan prioritas lain .

Epidemiology dan Prevention .

 Tujuan Utama Epidemiologi dalam Prevention adalah : Menentukan Sub Group dalam populasi yang berisiko tinggi terkena penyakit Why should we are identify such high Risk groups ? .

Maka kita mampu mengidentifikasi specific factors atau karakteristik dan kmd kita bisa memodifikasi faktor2 tsb 2. Bisa langsung dilakukan usaha pencegahan seperti Screening untuk deteksi dini. .Bila kita mampu mengidentifikasi kelompok risiko tinggi 1.

PENCEGAHAN PENYAKIT 1. 4. 3. PencegahanPremordial Pencegahan Primer Pencegahan Sekunder Pencegahan Tersier . 2.

Pencegahan Premordial Adalah : Menghindari terbentuknya pola hidup sosial ekonomi dan kultural yang diketahui mempunyai kontribusi untuk meningkatkan risiko penyakit .1.

Pencegahan Primer “ Health Promotion dan Spesific protection” Adalah : Untuk mengurangi insidensi penyakit dengan cara mengendalikan penyebabpenyebab penyakit dan faktor-faktor risikonya .2.

3. Pencegahan Sekunder “Early Diagnosis & Promp treatment” Adalah : Untuk menghentikan proses penyakit lebih lanjut dan mencegah komplikasi .

dan membantu penderita melakukan penyesuaian terhadap kondisi yg tidak dapat diobati lagi . memperkecil penderitaan. Pencegahan Tersier “ Disability limitation . Rehabilitation “ Adalah : Menurunkan kelemahan dan kecacatan.4.

A High Risk Group Lebih sering membutuhkan tindakan klinik. sehingga lebih mahal dan lebih dalam dan inconvinient Mis: Screening unt Cholesterol pd anak2 . tidak mahal dan superfisial Mis : Anjuran Dilarang Merokok.Approaches to Prevention 1. Anjuran Diet pada CHD 2.Base approach Dimana dilakukan pencegahan untuk seluruh populasi. A population.