You are on page 1of 3

3.2.

3 Tipe dan Macam Notch pada specimen Impact pukul takik Pembagian jenis specimen impact ditinjau dari bentuk notchnya, dibagi menjadi 3 bagian : 1. V notch Bentuk notchnya seperti huruf V, mudah untuk melakukan pengujiannya, ukuran benda kecil sehingga mudah untuk diuji. Biaya yang dikeluarkan untuk pengujiannya relative murah disbanding dengan menggunakan notch lainnya dan pengujiannya dapat dilakukan di suhu ruang. Kelebihan yang lain adalah patahan yang terjadi sangat terkonsentrasi, sedangkan kekurangan dari V notch adalah terlalu mudah patah. V notch dapat digunakan

untuk semua spesimen yang akan diuji dan segala ukuran specimen.

Gambar 3.5 : Bentuk V nocth Sumber : Wesley, Addison (1999:156) 2. Keyhole Notch Notchnya berbentuk seperti lubang kunci, untuk melakukan pengujiannya cukup sulit dibandingkan dengan V notch, ukuran notch-nya lebih dalam dan tumpul dibandingkan V notch. Oleh karena itu cukup sulit specimen tersebut untuk patah, pengujiannya dilakukan pada suhu ruang. Kekurangan yang lain adalah patah kurang terkonsentrasi. Keyhole biasanya digunakan untuk specimen berukuran besar.

Gambar 3.6 : Bentuk keyhole notch Sumber : Wesley, Addison (1999:156) 3. U notch Bentuk notchnya merupakan huruf U. karena bentuk notchnya yang membentuk huruf U yang tumpul, mengakibatkan specimen tersebut sulit patah untu diberi uji kejut, kedalaman notchnya sama seperti keyhole yaitu 5 mm. kelebihan dari U notch adalah pembuatan yang mudah. U notch dapat digunakan pada semua specimen dan semua ukuran specimen.

Gambar 3.7 : Bentuk U notch Sumber : Wesley, Addison (1999:156)

Fungsi dari notch adalah untuk mempermudah mengetahui titi patah specimen. Notch akan mempengaruhi harga impact sesuai Bentuk v notch. Karena mudah untuk

diuji, ukuran bendanya kecil. Biaya relative murah dan pengujiannya dapat dilakukan di suhu ruang. Untuk membuat notch digunakan mesin bubut dan alat khusus notch.