Penatalaksanaan Medis Pasien dengan Gangguan Umum Eliminasi Fekal

Oleh Tania Khaerunnisa, 1006673033 Mahasiswi FIK UI 2010

Perawat dalam memberikan intervensi pada pasien gangguan eliminasi fekal tentunya tidak hanya memberikan intervensi keperawatan. erkadang! ada pula tindakan k"lab"ratif yang harus dilakukan dengan d"kter dalam hal penatalaksanaan medis. Penatalaksanaan medis pasien dengan gangguan umum eliminasi fekal berma#am$ma#am tergantung pada gangguan yang ia alami. Pada tulisan ini! akan dibahas mengenai penatalaksanaan medis pasien dengan abn"rmalitas eliminasi fekal yaitu diare! k"nstipasi dan "bstipasi. Diare %bn"rmalitas berupa k"ndisi dimana ter&adi frekuensi defekasi yang abn"rmal 'lebih dari ( kali)hari* serta perubahan dalam isi 'lebih dari 200 g)hari* dan k"nsistensi 'feses #air* disebut dengan diare '+runner , -uddarth! 1../*. Penatalaksanaan medis diarahkan pada pengendalian atau peng"batan penyakit dasar. 0bat tertentu dapat mengurangi beratnya diare dan penyakit '#ari d"sis "bat diare*. 1alam penatalaksanaan untuk diare ringan! #airan "ral harus segera ditingkatkan dan gluk"sa "ral serta larutan elektr"lit dapat diberikan untuk rehidrasi pasien. Pada diare sedang sebagai akibat dari sumber n"n$infeksius! "bat tidak spesifik seperti difen"ksilat '2"m"til* dan l"peramid 'Im"dium* diberikan untuk menurunkan m"tilitas. +ila diare sangat berat atau preparat infeksius teridentifikasi maka preparat antimikr"bial diberikan. Untuk hidrasi yang #epat! mungkin diperlukan &uga terapi #airan intravena 'biasanya pada anak ke#il atau lansia*. %dapun penatalaksanaan pada diare akut menurut '-ud"y" , -etiy"hadi! 200/* terdiri dari rehidrasi! diet! "bat anti$diare dan "bat antimikr"ba.  Rehidrasi 3ika pasien pada keadaan umum baik dan tidak dehidrasi maka asupan #airan yang adekuat dapat di#apai dengan minuman ringan! sari buah! dan sup. 3ika pasien kehilangan #airan yang banyak dan dehidrasi maka penatalaksanaan yang dilakukan leibh agresif seperti #airan

Pemberian #airan terbagi atas7 1). 3ika sk"r lebih atau sama ( disertai sy"k diberikan #airan per intravena. 1ua &am pertama 'tahap rehidrasi inisial*  &umlah t"tal kebutuhan #airan pada rumus +3 plasma)1aldiy"n" diberikan langsung dalam 2 &am agar rehidrasi "ptimal.a<l! 2!4 g . 1ehidrasi terdiri dari dehidrasi ringan! sedang dan berat. Pemberian per "ral diberikan larutan "ralit yang hip"t"nik dengan k"mp"sisi 2. Untuk memberikan rehidrasi! perlu dinilai dulu dera&at dehidrasi. 3ika dehidrasi ringan)sedang pasien dapat diberikan #airan per "ral atau selang nas"gastrik ke#uali bila k"ntra indikasi atau "ral)saluran #erna atas tak dapat dipakai. 1ehidrasi ringan &ika pasien mengalami kekurangan #airan 2$4 5 dari berat badan. 1alam menentukan &umlah #airan yang akan diberikan sesuai yaitu sesuai dengan &umlah #airan yang keluar dari tubuh. <"nt"hnya "ralit generik! renalyte! phar"lit! dll. Met"de 1aldiy"n" 3ika sk"r : ( dan tidak ada sy"k maka hanya diberikan #airan per"ral 'sebanyak mungkin sedikit demi sedikit*. 3). 3ika tidak sy"k atau sk"r 1aldiy"n" : ( dapat diganti #airan per "ral. 3am . Pemberian #airan rehidrasi dapat melalui "ral! enteral melalui selang nas"gastrik atau intravena. 1 &am berikut)&am ke$( 'tahap 2*  pemberian berdasarkan kehilangan #airan selama 2 &am pemberian rehidrasi inisial sebelumnya. Met"de Pier#e 1ehidrasi ringan! kebutuhan #airan 8 45 9 +erat badan 'kg* 1ehidarasi sedang! kebutuhan #airan 8 65 9 berat badan 'kg* 1ehidrasi berat! kebutuhan #airan8 105 berat badan 'kg* #.atrium +ikarb"nat dan 1!4 g K<l tiap liter. g gluk"sa! (!4 g . +3 plasma b. %da beberapa ma#am pemberian #airan7 a. 2).intravena atau rehidrasi "ral dengan #airan is"t"nik mengandung elektr"lit dan gula atau star#h harus diberikan. -edang &ika 4$65 dan berat &ika 6$ 105.

%lternatif lain yaitu k"ntrim"ksaC"l .  Obat anti-diare =""dley . 1* paling efektif  derival "pi"id 'l"peramide! difen"ksilat$atr"pin dan tinkur "pium*. 0bat ini baik untuk bakteri pat"gen invarsif '<ampyl"ba#ter! -higella! -alm"nella! yersinia dan %er"m"nas spe#ies*.  Diet 3ika tidak muntah$muntah hebat maka pasien diare tidak dian&urkan puasa. 0bat pilihan yaitu kuin"l"n 'misal sipr"fl"ksasin 400 mg 29)hari selama 4 A B hari*.g infeksi -higella* bila tanpa anti mikr"ba karena dapat memperlama penyembuhn penyakit. Peng"batan empirik diindikasikan pada pasien yang diduga mengalmi infeksi bakteri invasif! diare turis! atau imun"supresif. 0bat antim"tilitas harus hati$hati pada pasien disentri yang panas 'e. +ismuth subsalisilat dapat digunakan terapi k"ntraindikasi pada pasien >I? karena dapat menimbulkan ensefal"pati bismuth. Pada diare akut tidak diperlukan.  Obat antimikr ba. 2* "bat yang mengeraskan tin&a7 atapulgite @ 9 2 tab)hari! sme#tite ( 9 1 saset diberikan tiap diare en#er sampai diare berhenti. Minuman berkafein dan alk"h"l &uga harus dihindari karena dapat meningkatkan m"tilitas dan sekresi usus. 0bat diare n"n spesifik terdiri dari agensia pebentuk tin&a yang mempat 'bulk f"rming*! abs"rben dan agensia "pi"id 'berhati$hati pada pasien dengan asma! penyakit paru kr"nis! hipertr"fi pr"stat benigna dan glau#"ma akut bersudut sempit. 0bat anti peristaltik bisa men#etuskan mega#"l"n t"9i#a pada pasien dengan infeksi balterial invasif. -usu sapi harus dihindarkan karena adanya defisiensi laktase transien yang disebabkan "leh infeksi virus dan bakteri.selan&utnya #airan diberikan berdasarkan kehilangan #airan 3ika dehidrasi sedang)berat maka sebaiknya pasien diberikan #airan melalui infus pembuluh darah. =helan menyebutkan bahwa "bat anti diare n"n spesifik umumnya digunakan se#ara berlebihan. %dapun "bat yang dapat mengurangi ge&ala. (* "bat anti sekret"rik)anti enkephalinase7 >idrase# ( 9 1 tab)hari.

0sm"tik laktasif me#akup garam atau salin! laktul"se dan glieserin.(*./*. 3ika penggunaan laksatif &angka pan&ang benar$benar diperlukan maka preparat pembentuk$bulk diberikan dalam k"mbinasi dengan laksatif "sm"tik. 1alam pr"gram diet sangatlah dian&urkan untuk menambahkan / sampai 12 send"k teh penuh sekam.. Penatalaksanaan medis k"nstipasi ditu&ukan pada penyebab dasar k"nstipasi. -uddarth! 1. >ayes! 1. %dapun penatalaksanaan lain meliputi an&uran memasukan serat dalam diet dengan peningkatan asupan #airan dan pembuatan pr"gram latihan rutih untuk memperkuat "t"t abd"men. >ayes! 1. >asilnya dapat berupa dampak bi"l"gis berupa teknik yang dapat digunakan untuk membantu pasien bela&ar merelaksasi mekanisme sfingter untuk pengeluaran feses. 2aksatif dipakai untuk mengeluarkan feses 'Kee .. 3ika penggunaan laksatif diperlukan! salah satu dari hal berkut ini dapat dilakukan7 preparat pembentuk bulk! preparat salin dan "sm"tik! lubrikan! stimulan atau pelunak feses.'trimet"prim)sulfamet"ksaC"l! 1/0)600 mg 29)hari atau eritr"misin 240 A 400 mg @9)hari*! Metr"nidaC"l 240 mg (9)hari selama B hari diberikan bagi yang di#urigai giardiasis. 2aksatif pembentuk bulk merupakan bahan$ bahan berserat yang meningkatkan ukuran tin&a dengan menyerap air ke dalam usus! meningkatkan ukuran tin&a dan peristaltik. . -ebagai #"nt"h penggunaan preparat pr"kinetik seperti <isaprinde dapat menigkatkan frekuensi defekasi..(*.(*. -alah satunya adalah penghentian penyalahgunaan laksatif.. 1efekasi biasanya timbul dalam /$2@ &am 'Kee . Daram hiper"sm"lar menarik air ke k"l"n dan meningkatkan air di dalm tin&a untuk menambah bentuk sehingga meningkatkan peristaltik 'Kee . -elain itu! diperlukan &uga terapi "bat$"batan khusus yang dapat digunakan untuk meningkatkan fungsi m"t"rik instrinsik usus. >ayes! 1. >al ini untuk memun#ulkan gerakan yang #epat pada k"l"n dan feses dalam &umlah banyak dan lembut! k"nseling diet harus mengan&urkan diet tinggi sisa. Untuk k"nstipasi! enema dan sup"sit"ria rektal se#ara umum tidak dian&urkan dan harus diberikan untuk peng"batan pada impaksi atau persiapan usus untuk pembedahan atau pr"sedur diagn"stik. Konstipasi K"nstipasi merupakan tidak teraturnya defekasi dan abn"rmal! selain itu &uga ter&adi pengerasan feses yang tidak n"rmal dan membuat pasasenya sulit dan kadang menimbulkan nyeri '+runner .

Operasi 0bstipasi "bstruksi t"tal bersifat sangat urgent untuk dilakukan tindakan "perasi karena &ika terlambat akan ter&adi perf"rasi usus akibat tekanan tinggi. Pada keadaaan ini baru dapat dipakai laksatif berupa laktul"sa! serat. 0bstipasi disebabkan karena "bstruksi intestinal. Pada "bstruksi parsial dapat diberikan makanan #air dan "bat$"batan. Penyumbatan feses yang letaknya agak tinggi dapat dibantu dengan minyak enema. 3ika hal ini tidak berhasil! lakkan pemeriksaan m"tilitas 'man"metri anus dan tes transit k"l"n*. -&amsuhidayat . 3"ng dalam +uku %&ar Ilmu +edah menyatakan bahwa diperlukan &uga pemeriksaan rektum digital 're#tal t"u#her* &ika k"nstipasi merupakan gangguan. Diet Pada "bstruksi t"tal dian&urkan untuk tidak makan apa$apa. -hr"#k dalam >andb""k "f -urgery menyebutkan bahwa penyeluaran feses yang tertumpuk di rektum dapat memperbesar kemungkinan ter&adinya hem"r"id! fisura anus dan tukak. . 3ika penyumbatan feses diteruskan harus dikeluarkan se#ara digital bahkan pr"ses sedasi ataupun anestesi mungkin diperlukan. 0bat$"bat pr"kinetik seperti #isapride! tegaser"d dapat dipakai.Menurut -ud"y" et. Obstipasi 0bstipasi merupakan k"nstipasi berat dimana biasanya disebabkan karena pergerakan feses dalam usus terhalang 'adanya "bstruksi usus*. +eberapa penatalaksanaannya meliputi7 Perawatan Medis Fesustasi untuk meng"reksi #airan dan elektr"lit tubuh! peng"batan untuk men#egah parahnya sakit dan nas"grastis de#"mpressi"n pada "bstruksi parah untuk men#egah muntah dan aspirasi. %ll '200/*! peng"batan untuk k"nstipasi idi"patik berupa diet tinggi serat 20$(0 gram per hari! banyak minum! &ika mungkin hentikan laksatif dan "bat$"bat tidak penting 'EElihat pen&elasan sebelumya mengenai laksatif*.

Re!erensi" -meltCer! -. 6 Hd. =. I er&.2 . 0bat$"bat ini paling aman! &ika masih tidak bisa diatasi! bisa diberikan bisak"dil.> . =helan! %. +uku %&ar Ilmu +edah. . Pharma#"l"gy7 % . Hd 2.< . '1. Bth Hd. 2Bth Hditi"n. '200B*. I er&. -ud"y"! %.&ay . =""dley! M . Fahard&a '200B* mengemukakan bahwa peng"batan untuk "bstipasi disesuaikan dengan penyebabnya. Fahard&a! K. >andb""k "f -urgery.F. Kee! 3. HD<7 3akarta. Pilihan lainnya adalah garam$garam an"rganik 'Mg-0@! Mg$0ksida*. 0bstipasi kr"nis diatasi dengan laksansia dengan daya memperbesar isi usus 'laktul"sa . %d&i 1harma! Petrus 2ukmant"! DunawanJ. Hlek Media K"mputind"7 3akarta. -&amsuhidayat! F .1. 1r. Psyllium*. HD<7 3akarta. +are! +. Hndah Pakaryaningsih .=. Pusat Penerbitan 1epartemen Ilmu Penyakit 1alam Fakultas Ked"kteran Universitas Ind"nesia7 3akarta.D. 0bstipasi insidentil 'dikarenakan tin&a keras* ditangani dengan penggunaan laksans dengan daya melunakkan 'gliser"l dan bisak"dil*.+ -aunder <"mpany. '200/*. >ayes! H. Hdisi @.! Idrus! %. -uddarthGs e9tb""k "f Medi#al$-urgi#al . %hmad >. I er&. Kayasan Hssentia Medi#a . +uku %&ar Ilmu Penyakit 1alam...! -etiy"hadi! +. 3ilid I. HD<7 3akarta. 3"ng! =. '1./*.(*. -#hr"#k! . F. &ay! . M"ni#a HsterJ. 3ika "bstipasi tidak diatasi maka akan menyebabkan tin&a membatu! wasir! fisura bahkan ink"ntinensi tin&a. 0bat$"bat Penting7 Khasiat! Penggunaan dan Hfek$efek sampingnya.ursing. %sdie! 1-P1$KH*. ?"l 2. %ndi 0ffset7 K"gyakarta. Manual "f Medi#al herapeuti#s. +runner .ursing Pr"#ess %ppr"a#h.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful