You are on page 1of 19

MAKALAH GANGGUAN SISTEM PERKEMIHAN “ NEFROTIK SINDROME“

Di Susun Oleh : 1. Ajeng Nur Indah D. 2. Faradilla Resta Ayu Nita Sari 3. Siti Abditya Febrioni 4. I rotun !asanah

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN STIKES AN-NUR PURWODADI TAHUN AJARAN 2013-2014

-ada tanggal : -e bi bing. Dengan e enuhi tugas ata %uliah &I"$' ateri yang berjudul & N(FRO*I! SINDRO$A& Disetujui."e bar #engesahan $a%alah ini %a i susun untu% !(S()A*AN ANA!+. ii .

$a%alah ini di e enuhi tugas a%alah ini. %arena tugas a%alah ini da#at terselesai%an dengan bai%.a yang a%alah ini da#at berguna bagi %ita se ua . buat dengan tujuan untu% ANA!& dan untu% Dala #enyusunan %esulitan %arena %urangnya #engetahuan bai% dari .a untu% si0atnya e bangun . a%alah ini. -enyusun hara# dan teri a %asih. 2213 Penyusun 24 O%tober . untu% itu #enyusun %asih %e#ada dosen #e bi bing yang telah dala #e buatan Dala endu%ung dala #roses #e buatan e bantu dan enya #ai%an u. ata %uliah & I"$' !(S()A*AN #enyusun engala i banya% au#un engetahui tentang &N(FRO*I! SINDRO$A +.a#an teri a engarah%an a%alah ini.ara #enulisan ateri yang di #erlu%an.KATA PENGANTAR -uji syu%ur #enyusun #anjat%an %ehadirat *uhan yang $aha (sa . Se%ian -ur1odadi. enyadari banya% terda#at #roses #enyusunan ini #enyusun %esalahan/%esalahan di %e#ada #e ba. Oleh %arena itu #enyusun berhara# e beri%an %riti% dan saran dari #e ba. Serta %e#ada se ua #iha% yang telah a%alah ini.

.........KONSEP DASAR PENYAKIT A............................... !o #li%asi .............................. Ren.......... De0inisi ........... BAB III........... 4........................ 1 1 2 I i ii iii iv BAB II ......................................... ).........iii DAF*AR ISI HALAMAN JUDUL ....... "atar 3ela%ang ............................................. $ani0estasi !linis ........ LEMBAR PENGESAHAN ................................................................KONSEP DASAR ASUHAN KEPERAWATAN A............................................................ 3...... KATA PENGANTAR ..................................................... Ru usan $asalah............................................................................ 3............... 4.......... -enyebab5(tiologi ....................................................... F........................................................ -e eri%saan -enunjang ....................................................................................................................... -ato0isiologi ..... 6....................................................................................... -enatala%sanaan .................................................... Nursing 4are -lan ............. BAB PENDAHULUAN A......................................................................... !lasi0i%asi ....................................ana Asuhan !e#era1atan ........ *ujuan ................ 3. DAFTAR ISI .... (............................................ D............. -eng%ajian ............ 4....................... ...................................

... 5tiologi SN se3ara garis besar dapat dibagi 6.... dan sekunder mengikuti penyakit sistemik seperti pada purpura 7eno3hS3honlein dan lupus eritematosus sitemik......... Saran .. dan merupakan penyebab tersering gagal ginjal anak yang dira#at antara tahun !1122"""..""" anak per tahun. 3.... sedangkan di Indonesia dilaporkan % per !""...... edema..... Angka kejadian SN di Amerika dan Inggris berkisar antara 2..BAN IV PENUTUP A.... L ! " #e$ % n& Sindrom nefrotik (SN) ialah keadaan klinis yang ditandai oleh proteinuria masif..... 0ada tulisan ini hanya akan dibi3arakan SN idiopatik.... DAFTAR PUSTAKA I7 BAB 1 PENDAHULUAN A... 'i 'epartemen Ilmu (esehatan Anak )(*I+........... dengan perbandingan anak laki-laki dan perempuan 2&!.. yaitu kongenital. terlebih pada bayi berusia kurang dari % bulan.. Semua penyakit yang mengubah fungsi glomerulus sehingga mengakibatkan kebo3oran protein (khususnya albumin) ke dalam ruang 4o#man akan menyebabkan terjadinya sindrom ini..... sindrom nefrotik merupakan penyebab kunjungan sebagian besar pasien di 0oliklinik (husus Nefrologi...... .................S-.........""" anak berusia di ba#ah !$ tahun per tahun..... Sindrom nefrotik pada tahun pertama kehidupan.... hipoproteinemia........ glomerulopati primer+idiopatik.... merupakan kelainan kongenital (umumnya herediter) dan mempunyai prognosis buruk..per !""............ /akarta.. !esi #ulan ....... dan dapat disertai dengan hiperlipidemia............

d.engetahui patofisologi sindrom nefrotik .B. Tu&u!" 1.engetahui pengertian sindrom nefrotik . . 0. 9. e. Tu&u!" '$u u ..engetahui manifestasi klinis sindrom nefrotik 8ujuan dari penulisan makalah diharapkan mahasis#a mampu& . 6. h. De0inisi Ne0roti% Sindro -enyebab Ne0roti% Sindro -ato0isiologi Ne0roti% Sindro $ani0estasi !linis Ne0roti% Sindro !lasi0i%asi Ne0roti% Sindro !o #li%asi Ne0roti% Sindro -enatala%sanaan Ne0roti% Sindro -e eri%saan -enunjang Ne0roti% Sindro %. 2. g.engetahui etiologi sindrom nefrotik . b. 2. Rumu !" m! !#!$ a. Tu&u!" umum *ntuk mendapatkan gambaran tentang asuhan kepera#atan dengan sindrom nefrotik serta fa3tor-faktor yang berhubungan dengan masalh tersebut. !.

dan edema (Suriadi dan .>8I.2 gram+!"" ml) yang disertai atau tidak disertai dengan edema dan hiperkolesterolemia. Sindrom Nefrotik adalah Status klinis yang ditandai dengan peningkatan permeabilitas membran glomerulus terhadap protein.ong. terutama pada anak-anak.S=N'. yang mengakibatkan kehilangan protein urinaris yang massif ('onna :.5) adalah suatu sindroma (kumpulan gejalagejala) yang terjadi akibat berbagai penyakit yang menyerang ginjal dan menyebabkan& ? . .. 2""!). 2""9). 4iasanya berupa oliguria dengan urin ber#arna gelap. !111). Sindrom nefrotik adalah penyakit dengan gejala edema.>. penurunan albumin dalam darah. dan adanya edema(Suryadi. atau urin yang kental akibat proteinuria berat ( . hipertensi dan penurunan fungsi ginjal ( Ngastiyah. dkk. hipoalbuminemia. hiperlipidemia. Sindrom nefrotik (SN) merupakan sekumpulan gejala yang terdiri dari proteinuria massif (lebih dari 2" mg+kg44+29 jam). hipoalbuminemia (kurang dari 2.BAB II KONSEP DASAR PEN(AKIT A.ansjoer Arif. Sindrom Nefrotik merupakan kumpulan gejala yang disebabkan oleh injuri glomerular yang terjadi pada anak dengan karakteristik< proteinuria. Pen&e"!i n Sindrom Nefrotik adalah kelainan pada sistem perkemihan+urinary yang ditandai dengan adanya peningkatan protein dalam urine (proteinuria). hipoalbuminemia dan hiperkolesterolemia.ita =uliani.auf. (adang-kadang terdapat hematuria. 2""!). proteinuria. hipoproteinuria. !11 ). 2""2). 0enyakit ini terjadi tiba-tiba. (. Sindroma Nefrotik (N507.

paradion. Sindrom nefrotik ba#aan 'iturunkan sebagai resesif autosomal atau karena reaksi maternofetal. Salah satu 3ara yang bisa dilakukan adalah pen3angkokan ginjal pada masa neonatus namun tidak berhasil.alaria kuartana atau parasit lain. Sebab penyakit sindrom nefrotik yang pasti belum diketahui. trombisis Bena renalis. Sindrom nefrotik sekunder 'isebabkan oleh& !) . air raksa. penisilamin. b.enurut ( 4runner @ Suddarth. 2""6). 2) 0enyakit kolagen seperti lupus eritematosus diseminata. 2""2). garam emas. Sindrom nefrotik jenis ini resisten terhadap semua pengobatan. *mumnya para ahli membagi etiologinya menjadi& a. 9) 4ahan kimia seperti trimetadion. /adi merupakan suatu reaksi antigen-antibodi. 6) Alumeronefritis akut atau glumeronefritis kronis. E!i'$'&i . sengatan lebah. 0rognosis buruk dan biasanya penderita meninggal dalam bulan-bulan pertama kehidupannya. dan lebih banyak menyerang anak laki-laki. purpura anafilaktoid. Aejalanya adalah edema pada masa neonatus.proteinuria (protein di dalam air kemih) ? menurunnya kadar albumin dalam darah ? penimbunan garam dan air yang berlebihan ? meningkatnya kadar lemak dalam darah. ra3un oak. Sindroma ini bisa terjadi pada segala usia. paling sering timbul pada usia !$ bulan sampai 9 tahun. B. 0ada anak-anak. Sindrom nefrotik merupakan gangguan klinis ditandai oleh& 0eningkatan protein dalam urin se3ara bermakna (proteinuria) 0enurunan albumin dalam darah 5dema Serum 3holesterol yang tinggi (hiperlipidemia) 8anda ? tanda tersebut dijumpai disetiap kondisi yang sangat merusak membran kapiler glomerulus dan menyebabkan peningkatan permiabilitas glomerulus (Sukiane. . akhir-akhir ini dianggap sebagai suatu penyakit autoimun.

hidiotoraks.2 g+hr pada de#asa atau ". 2""9).nefropati membranosa.ong. sembab paru 2.+. glumerulonefritis proliferatif dan glomerulosklerosis fokal segmental. 0erpindahan 3airan tersebut menjadikan Bolume 3airan intraBaskuler berkurang. . . penyakit sel sabit. :anjutan dari proteinuria menyebabkan hipoalbuminemia. (adang-kadang sesak karena hidrotoraks atau diafragma letak tinggi (asites) 6. (adang-kadang hipertensi 9. !112). asites."2 g+kg44+hr pada anak-anak 2.' . 'engan retensi natrium dan air akan menyebabkan edema. -hurg dkk membagi dalam 9 golongan yaitu& kelainan minimal.enurut (0ri3e A @ . dan lemak akan banyak dalam urin (lipiduria) ('onna :. nefritis membran oproliferatif hipokomplementemik. )! . Sindrom nefrotik idiopatik ( tidak diketahui sebabnya ) 4erdasarkan histopatologis yang tampak pada biopsi ginjal dengan pemeriksaan mikroskop biasa dan mikroskop elektron. sehingga menurunkan jumlah aliran darah ke renal karena hypoBolemi.enurunnya aliran darah ke renal.2) 3. hiperprolinemia. D. '#. 'engan menurunnya albumin. %. Sembab ringan& kelopak mata bengkak Sembab berat& anasarka.". Amiloidosis. tekanan osmotik plasma menurun sehingga 3airan intraBaskuler berpindah ke dalam interstitial. M. Aejala utama yang ditemukan adalah & !. 8erjadi peningkatan kolesterol dan trigliserida serum akibat dari peningkatan stimulasi produksi lipoprotein karena penurunan plasma albumin dan penurunan onkotik plasma Adanya hiper lipidemia juga akibat dari meningkatnya produksi lipopprtein dalam hati yang timbul oleh karena kompensasi hilangnya protein. pembengkakan skrotum+labia.".ilson :. 0roteinuria C 6. 7ipoalbuminemia D 6" g+l . .eningkatnya permeabilitas dinding kapiler glomerular akan berakibat pada hilangnya protein plasma dan kemudian akan terjadi proteinuria. ginjal akan melakukan kompensasi dengan merangsang produksi renin ? angiotensin dan peningkatan sekresi anti diuretik hormon (A'7) dan sekresi aldosteron yang kemudian terjadi retensi kalium dan air. P!)*+.*#*-. .

umumnya ditemukan hiperkolesterolemia .haley dan . (omplikasi sindrom nefrotik sebagai berikut & !.enurut (. glomerulonefritis. 'iperlukan tirah baring selama masa edema parah yang menimbulkan keadaan tidak berdaya dan selama infeksi yang interkuten. .'! . 7ypoBolemia 7ilangnya protein dalam urin 'ehidrasi G.%. Sindrom Nefrotik Sekunder 8erjadi selama perjalanan penyakit Baskuler seperti lupus eritematosus sistemik. F. . K#! . .!111).-NS & minimal 3hange nephroti3 syndrome). K*m/#. (ondisi yang sering menyebabkan sindrom nefrotik pada anak usia sekolah. 0enyakit ini resisten terhadap semua pengobatan dan kematian dapat terjadi pada tahun-yahun pertama kehidupan bayi jika tidak dilakukan dialysis.inimal ( . /uga dianjurkan untuk mempertahankan tirah baring selama diuresis jika terdapat kehilangan berat badan yang 3epat. 7iperkoagulabilitas yang akan meningkatkan resiko trombosis Bena dan arteri E. Infeksi (akibat defisiensi respon imun) 2. Anak dengan sindrom nefrotik ini. %. purpura anafilaktik.+. 6.'! . 5mboli pulmo 9. infeksi system endokarditis. 7iperlipidemia. 8romboembolisme (terutama Bena renal) 6. pada biopsi ginjalnya terlihat hampir normal bila dilihat dengan mikroskop 3ahaya. . usia gestasinya pendek dan gejala a#alnya adalah edema dan proteinuria. P. Sindrom Nefrotik (ongenital )aktor herediter sindrom nefrotik disebabkan oleh gen resesif autosomal."!)!#!' !"!!" !. /.enurut (-arpenito. 0eningkatan terjadinya aterosklerosi 2.ong !111) membagi tipe-tipe sindrom nefrotik& !. Sindrom Nefrotik :esi . bakterialis dan neoplasma limfoproliferatif. :. 2. 4ayi yang terkena sindrom nefrotik.

/ika terjadi resisten steroid dapat diterapi dengan diuretika untuk mengangkat 3airan berlebihan. H. (antong urin dan plester harus diangkat dengan lembut. osteoporosis."u"&!"!. 9. 'iit. 0emilihan obatobatan ini didasarkan pada dugaan imunologis dari keadaan penyakit. 'osis dikurangi setiap !" hari hingga dosis pemeliharaan sebesar 2 mg diberikan dua kali sehari. plester atau Berban harus dikurangi sampai minimum. konBulsi dan hipertensi. pembatasan ini dapat dihilangkan. 2. /ika obat dilanjutkan atau diperpanjang. 6. misalnya obat-obatan spironolakton dan sitotoksik ( imunosupresif ). *rin Eolume biasanya kurang dari 9"" ml+29 jam (fase oliguria). P. ulkus peptikum. Ini termasuk obat-obatan seperti %-merkaptopurin dan siklofosfamid. 'iuresis umumnya sering terjadi dengan 3epat dan obat dihentikan setelah %-!" minggu. mioglobin. Anak yang mengalami anoreksia akan memerlukan bujukan untuk menjamin masukan yang adekuat. menggunakan pelarut dan bukan dengan 3ara mengelupaskan. #arna urin kotor. hemoglobin. *sahakan masukan protein yang seimbang dalam usaha memperke3il keseimbangan negatif nitrogen yang persisten dan kehabisan jaringan yang timbul akibat kehilangan protein.0. (emoterapi& a. diabeters mellitus. b. 'iit harus mengandung 2-6 gram protein+ kg berat badan+ hari. /ika telah terjadi diuresis dan edema menghilang. 'aerah popok harus dijaga tetap bersih dan kering dan s3rotum harus disokong dengan popok yang tidak menimbulkan kontriksi.2. 5dema masif merupakan masalah dalam pera#atan kulit. 0era#atan kulit. 8rauma terhadap kulit dengan pemakaian kantong urin yang sering. . 0ada beberapa unit masukan 3airan dikurangi menjadi 1"" sampai !2"" ml+ hari dan masukan natrium dibatasi menjadi 2 gram+ hari. 2 'arah .m. 0era#atan mata. 8idak jarang mata anak tertutup akibat edema kelopak mata dan untuk men3egah alis mata yang melekat.' !!" P. efek samping dapat terjadi meliputi terhentinya pertumbuhan. 0rednisolon digunakan se3ra luas. hindarkan menggosok kulit.porfirin.erupakan kortokisteroid yang mempunyai efek samping minimal. mereka harus dis#ab dengan air hangat. sediment ke3oklatan menunjukan adanya darah.

khususnya yang berhubungan dengan adanya peningkatan berat badan dan kegagalan fungsi ginjal. (aji ri#ayat kesehatan. :akukan pengkajian fisik. edema. 7ematokrit menurun. P. mudah lelah.7emoglobin menurun karena adanya anemia.!" !. Natrium biasanya meningkat. 6. perubahan pada urin ( peningkatan Bolum. >bserBasi adanya manifestasi dari Sindrom nefrotik & (enaikan berat badan. serum sodium . 9. BAB III KONSEP DASAR ASUHAN KEPERAWATAN A. 0engkajian diagnostik meliputi meliputi analisa urin untuk protein. kalium meningkat sehubungan dengan retensi seiring dengan perpindahan seluler (asidosis) atau pengeluaran jaringan (hemolisis sel darah merah). kesulitan nafas ( efusi pleura ). pu3at pada kulit. pembengkakan abdomen (asites). 2""2). (lorida. berkurang di siang hari ). urin berbusa )."-'!&. 2. termasuk pengkajian luasnya edema. tetapi dapat berBariasi. analisa darah untuk serum protein ( total albumin+globulin ratio. bengkak pada #ajah ( khususnya di sekitar mata yang timbul pada saat bangun pagi . 4iosi ginjal dilakukan untuk memperkuat diagnosa (7usein A :atas. dan sel darah merah. kolesterol ) jumlah darah. posfat dan magnesium meningkat.

B. PATHWA( .

P#!" 'iagnosa (epera#atan ! .%.".%!0. Nu0 .

penurunan ekspansi paru. ukur dan 3atat intake dan output 3aira F >bserBasi perubahan edema F 4atasi intake garam F *kur lingkar perut F timbang berat badan setiap hari 'iagnosa (epera#atan 2 • • • • 0erubahan pola nafas b.d. 'onna :. (riteria 7asil& menunjukkan keseimbangan dan haluaran.d. anoreksia. 2""9 ) 8ujuan& tidak terjadi akumulasi 3airan dan dapat mempertahankan keseimbangan intake dan output. ( . (-arpenito. 2"""& ! pemberian obat-obatan sesuai program dan monitor efeknya 8ujuan& 0ola nafas adekuat (riteria 7asil& frekuensi dan kedalaman nafas dalam batas normal InterBensi& ? ? ? ? ? • • • • auskultasi bidang paru pantau adanya gangguan bunyi nafas berikan posisi semi fo#ler obserBasi tanda-tanda Bital kolaborasi pemberian obat diureti3 ) kolaborasi 'iagnosa (epera#atan 6 0erubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b.• • • • 0eren3anaan (epera#atan(elebihan Bolume 3airan berdasarkan penurunan tekanan osmoti3 plasma. menunjukkan masukan yang adekuat. tidak terjadi peningkatan berat badan.('oengoes. mempertahankan berat badan. InterBensi& F tanyakan makanan kesukaan pasien . InterBensi& F 0antau. tidak terjadi edema.ong.!111) 8ujuan& kebutuhan nutrisi terpenuhi (riteria 7asil& tidak terjadi mual dan muntah.

InterBensi& F pantau tingkat kemampuan pasien dalan beraktiBitas F ren3anakan dan sediakan aktiBitas se3ara bertahap F anjurkan keluarga untuk membantu aktiBitas pasien F berikan informasi pentingnya aktiBitas bagi pasien 'iagnosa (epera#atan % • • Aangguan integritas kulit berdasarkan immobilitas.'onna. (-arpenito. 8ujuan& pasien dapat mentolerir aktiBitas dan mrnghemat energi.esti infeksi berdasarkan menurunnya imunitas. !111).(. InterBensi& F 3u3i tangan sebelum dan sesudah tindakan F pantau adanya tanda-tanda infeksi F lakukan pera#atan pada daerah yang dilakukan prosedur inBasiBe F anjurkan keluarga untuk mrnjaga kebersihan pasien F kolaborasi pemberian antibioti3 'iagnosa (epera#atan 2 • • • • Intoleransi aktiBitas berdasarkan kelelahan. (riteria 7asil & menunjukkan kemampuan aktiBitas sesuai dengan kemampuan.F anjurkan keluarga untuk mrndampingi anak pada saat makan F pantau adanya mual dan muntah F bantu pasien untuk makan F berikan makanan sedikit tapi sering F berikan informasi pada keluarga tentang diet klien 'iagnosa (epera#atan 9 • • • • . tanda-tanda Bitl dalam batas normal. 'onna :.ong. mendemonstrasikan peningkatan toleransi aktiBitas. leukosit dalam batas normal.ong. 2""9). . 8ujuan& tidak terjadi kerusakan integritas kulit. (. prosedur inBasif.2""9). 8ujuan& tidak terjadi infeksi (riteria 7asil& tidak terdapat tanda-tanda infeksi.

2""9). InterBensi& F inspeksi seluruh permukaan kulit dari kerusakan kulit dan iritasi F berikan bedak+ talk untuk melindungi kulit F ubah posisi tidur setiap 9 jam F gunakan alas yang lunak untuk mengurangi penekanan pada kulit. (riteria 7asil & menytakan penerimaan situasi diri. (. karakteristik dan #arna feses F identifikasi makanan yang menyebabkan diare pada pasien F berikan makanan yang mudah diserap dan tinggi serap BAB I1 . mengeluarkan feses lunak. 'iagnosa (epera#atan • • • • Aangguan body image berdasarkan perubahan penampilan. 8ujuan& tidak terjadi gangguan boby image.• • (riteria 7asil & integritas kulit terpelihara. tidak terjadi kerusakan kulit.ong. InterBensi& F gali perasaan dan perhatian anak terhadap penampilannya F dukung sosialisasi dengan orang-orang yang tidak terkena infeksi F berikan umpan balik posotif terhadap perasaan anak 'iagnosa (epera#atan $ • • • • Aangguan pola eliminasi&diare berdasarkan mal absorbsi. 8ujuan& tidak terjadi diare. 'onna. memasukkan perubahan konsep diri tanpa harga diri negatiBe. InterBensi& F obserBasi frekuensi. (riteria 7asil & pola fungsi usus normal.

Semoga dapat menjadi bahan a3uan pembelajaran bagi mahasis#a kepera#atan. kolesterol total dan trigliserida. 2. B. %. 6 m2 luas permukaan tubuh per hari (dalam praktek. Aangguan pola nafas (elebihan Bolume 3airan Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh 7ipertensi 0( &Anemia 0roteinuria Intoleransi aktiBitas . 4eberapa ahli penyakit ginjal menambahkan kriteria lain & !. . 2. . 6. lipoprotein.m/u#!" Sindroma Nefroti3 (SN) adalah gambaran klinis dengan 3iri khusus proteinuri masif lebih dari 6. serta adanya sembab sebagai akibat dari proteinuri masif dan hipoproteinemi. $.2 gr per 29 jam) disertai hipoalbuminemi kurang dari 6.PENUTUP A. Semoga makalah ini dapat menjadi pokok bahasan dalam berbagai diskusi dan forum terbuka. kolesterol total dan trigliserida 6. globulin." gram per ml. 3ukup C 6. . kenaikan serum lipid lipoprotein. globulin. terutama mahasis#a kepera#atan 2.:ipiduria yang terlihat sebagai oBal fat bodies atau maltase 3ross bodies.2 gram per !. 2.esiko Aangguan integritas kulit Aangguan pola eliminasi&ur !."-6.(enaikan serum lipid. S!0!" DAFTAR PUSTAKA . K.asalah kepera#atan & !. 6. 0ada SN didapatkan pula lipiduria. 9. 1.Sembab. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi yang pemba3a.

edia Aes3ulapius. dkk. 'oengoes. Pedo!an Klinis Keperawatan #nak. Perawatan #nak Sakit.oni3a 5ster. :.ita.!111. alih bahasa& . 0raktek klinik Asuhan (epera#atan 0ada Anak. . 2""9.ansjoer. . • • • Suryadi dan =uliani. Arif. Nursing Care Plan: uidelines for Planning and Docu!enting Patient Care ("encana #suhan Keperawatan Pedo!an $ntuk Perencanaan dan Pendoku!entasian Perawatan Pasien). • • • • 'onna :.oorhouse. 5A-. 7usein A :atas.ary )ran3es . edisi ketiga. !11 . alih bahasa& I . 0ri3e A @ .oni3a 5ster.ilson :. /ilid !. . /akarta & 5A-. Buku #%ar Nefrologi. /akarta& 5A-. /akarta & Sagung Seto . 2""!. alih bahasa . 2""6. /akarta& 5A-. Medical Surgical Nursing (Perawatan Medikal Bedah). /akarta . alih bahasa& . -arpenito. Ngastiyah.ong.• • • 4runner @ Suddarth. Hand Book of Nursing (Buku Saku Diagnosa Keperawatan). alih bahasa& . . Pathofisiolog& Clinical Concept of Disease Process (Patofisiologi konsep klinis proses'proses pen&akit).oni3a 5ster.ade (ariasa. /akarta& 5A-. !112. /akarta& 5A-. /. 'oengoes et.ade (ariasa. /akarta& 5A-. . 2""2.en3ana Asuhan (epera#atan. /akarta& 5A-. alih bahasa& 'r.arilyinn 5. 0eter Anugrah. (!111). 2""". !111. al. . (apita Selekta (edokteran.