You are on page 1of 7

AKHLAQ BERMASYARAKAT

A. Bertamu dan menerima tamu
Dalam kehidupan, ada kalanya kita berkunjung dan di kunjungi.
Bertamu :
Sebelum memasuki rumah orang lain, hendaknya ucapkan salam kpada penghuni
Og¬³Ò^4C 4ׯg~-.-
W-ONL4`-47 ºº W-O¬U7=;³·>
>ONO+ 4O¯OEN ¯ª¬:g>ONO+
__4®EO W-OOO)e·4-¯OÞ
W-O÷©ggU=O¬4Ò -OÞ>4N
E_)Uu-Ò¡ _ ¯ª7¯g¯·O ¬O¯OE=
¯ª7¯-¯ ¯ª7¯+UE¬·¯ ¬]ÒNO-EO·>
^g_÷
27. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum
meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. yang demikian itu lebih baik bagimu, agar
kamu (selalu) ingat. (An Nur 27)

Ucapkan salam dulu, kemudian meminta ijin pada penghuni.. meminta ijin juga dilakukan
hanya 3 kali saja, mengapa? Karena ketukan yang pertama sebagai pemberitahuan kepada tuan rumah
akan kedatangan tamu, ketukan kedua memberikan kesempatan kepada penghuni rumah untuk bersiap-
siap atau menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan, ketukan ketiga diharapkan penghuni rumah
sudah berjalan menuju pintu. Setelah ketukan ketiga tetap tidak ada yang mbukain pintu, berarti gak
ada yang dirumah atau sang penghuni lagi gak mau aja menerima tau. “keep huznudzon “ !
Dan kita harus pergi dan jangan memaksa masuk, (ntar dikira maling) :D .. cobalah lain kali,

Allah berfirman :
p)¯·· ¯¦-¯ W-Ò÷³´_Ò` .E_1g·
-4³EOÒ¡ ºE·· E-O¬U7=;³·> _/4®EO
¬]·Ou·NC ¯7¯·¯ W p)³4Ò º1g~ Nª7¯·¯
W-ON¬´_¯O- W-ON¬´_¯O·· W
4O¬- _O·.^eÒ¡ ¯ª7¯·¯ _ +.-4Ò
E©) ¬]O¬UE©u¬·> _¦1)U4× ^gg÷
28. jika kamu tidak menemui seorangpun didalamnya, Maka janganlah kamu masuk sebelum kamu
mendapat izin. dan jika dikatakan kepadamu: "Kembali (saja)lah, Maka hendaklah kamu kembali. itu
bersih bagimu dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.
(An Nur 28)

Hal lain yang perlu diperhatikan :
1. Jangan bertamu sembarang waktu, carilah waktu dimana kira kira tuan rumah gak terganggu.
2. Jangan lama lama kalo bertamu, langsung aja terus terang, jangan basa basi.
3. Jangan melakukan kegiatan yang mengganggu tuan rumah, jaga sikap, jangan main pegang2
barang orang.
4. Hormati jamuan, jika kita berpuasa sunah pas bertamu dan disuguhi, kita dianjurkan untuk
membatalkan puasa kita, hargai tuan rumah yang sudah bersusah payah menjamu kita.
5. Pamitlah sewaktu mau pulang. Jika tanpa pamit itu sangat tidak sopan. Dan dapat menimbulkan
fitnah
Menerima Tamu
Menerima tamu dan memuliakan tanpa membedakan sosial merupakan tindakan terpuji. Hal
itu bisa dilakukan dengan cara antara lain dengan menyambut kedatangannya dengan muka manis (tapi
beneran, jangan Cuma pasang muka tapi hati gak) dan tutur kata yang lemah lembut, sopan santun.
Kalo tamu mau menginap, persilahkan, maksimal 3 hari tiga malam. Lebih dari itu, terserah tuan rumah
mau diapain. 3 hari pertama itu kewajiban, trus setelah itu dah jadi shodaqoh.
B. Hubungan baik dengan tetangga
Tetangga adalah yang dekat dengan kita setelah anggota keluarga sendiri.
“tetangga sebelum rumah, kawan sebelum jalan, dan bekal sebelum perjalanan.” (HR.Hakim)
Baik buruknya sikap tetangga kepada kita, tentu tergantung juga bagaimana kita bersikap kepada
mereka. Oleh sebab itu, mengapa Allah SWT memerintahkan kita untuk bertbuat baik kepada tetangga.
¯ W-Ò÷³+:;N-4Ò -.- ºº4Ò
W-O7)O;¯¬ ·gO) 6*^OE- W
÷×^¯4).4O^¯)4Ò
4L=O;O)³ O´O)4Ò
_OÞ.¯O¬³^¯- _OE©4-41^¯-4Ò
÷×-´¯=OE©^¯-4Ò jOO_^¯-4Ò
OgO _OÞ.¯O¬³^¯- jOO_^¯-4Ò
´UN4¬×^¯- ´UgOO¯-4Ò
´ULE×^¯) ÷×^¯-4Ò
÷O):OO¯- 4`4Ò ;e·¯ÞU4`
¯ª7¯NLE©uCÒ¡ ¯ Ep)³ -.- ºº
OUg47© }4` 4p~º± Lº4^C¬` -OONC··
^@g÷
36. sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. dan berbuat
baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang
dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, Ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya
Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri, (An Nisa 36)

Pentingnya Hubungan Baik dengan Tetangga
Sikap hidup bertetangga mempunyai mempunyai hubungan significan dengan kualitas imam
seorang. Semakin kuat imat seseorang, semakin baik dia dengan tetangganya, begitu sebaliknya.

Bentuk Bentuk Hubungan Baik dengan Tetangga
Minimal itu diwujudkan dengan cara kita tidak mengganggu dan menyusahkan mereka. Yang
baik lagi kita secara aktif berbuat baik dan menguntungkan tetangga kita.
Seorang muslim harus peduli dan memperhatikan tetangganya. Mengulurkan tangan untuk mengatasi
kesulitan hidup yang dihadapi tetangga. Jangan sampai kita tertidur nyenyak sementara tetangga kita
nangis kelaparan.
C. Hubungan Baik dengan Masyarakat
Hubungan baik dengan masyarakat sangatlah diperlukan, karena tidak ada seorang pun yang
dapat hidup tanpa bantuan masyarakat.
Pada dasarnya tidak ada bedanya antara tata cara pergaulan antara muslim dan non, hanya saja terbatas
dalam beberapa hal yang berkaitan dengan ibadah.

Kewajiban Sosial Sesama Muslim
Setiap orang harus mengetahui hak dan kewajibannya masing masing sebagai anggota masyarakat.
1. Menjawab Salam
Mengucap salam itu sunnah, sedangkan menjawabnya itu wajib. Hal itu dapat dimengerti, jika kita
tak menjawab salam orang, betapa sakitnya orang itu. Dan salam akan lebih baik jika diucapkan
sempurna, dengan utuh.
2 . -·O)³4Ò ®7+1j´ONO lOE1´·4)
W-O·1E··· =}=O;OÒ)
.Ogu+g` uÒÒ¡ .E-Ò·1+O ¯
Ep)³ -.- 4p~E _OÞ>4N ÷]7
·7¯/E* l1´OEO ^gg÷
86. apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, Maka balaslah
penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan
yang serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungankan segala sesuatu. (An Nisa 86)

2. Mengunjungi orang sakit
Menurut Rosulullah SAW. Orang beriman itu satu tubh, apabila salah satunya sakit, maka yang
lain ikut prihatin. Dengan cara meluangkan waktu untuk menjenguk keluarga kita yang sakit.
Kunjungan kita bisa jadi sebagai obat si sakit, dia merasa senang karena masih ada sahabat yang
mau berbagi duka.
3. Mengiringkan jenazah
Mengantarkan jenazah sampai ke liang kubur, disamping mengurangi kedukaan ahli waris yang
ditinggalkan, juga sangat penting untuk mengingatkan, bahwa cepat atau lambat, tapi pasti, setiap
orang pasti akan mengalami kematian. Oleh sebab itu, bersiaplah menghadapinya.
4. Mengabulkan Undangan
“apabila seseorang di antara kamu di undang menghadiri walimahan, maka hendaklah di
amenghadirinya” (H.Muttafaqun „Alaih)
5. Menyahuti orang bersin
Orang bersin disunatkan ngucap Hamdallah, bersyukur kepada Allah, karena biasanya bersin
pertanda badan ringan dari penyakit. Bagi yang mendengar juga diwajibkan menyahuti dengan
membaca yarhamukallah (mendoakan semoga Allah SWT mengasihinya). Orang yang tadi bersih
juga wajib menjawab pula, yahdikumullah wa yushlih balakum (semoga Allah SWT menunjuki
dan memperbaiki keadaanmu).
Toleransi Agama
Islam tidak melarang kita untuk membina hubungan baik dengan orang NON, tapi hal ini tidak boleh
diterapkan dalam hal keagamaan atau ibadah. Cotohnya seperti kita mengikuti upacara keagamaan
mereka, atau sebaliknya.
¯7¯·¯ ¯7¯N4Cg1 4Oj¯4Ò ÷ׯg1 ^g÷
6. untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku." (Al Kafirun 6)
D. Pergaulan Muda Mudi
1. Mengucapkan dan menjawab salam
- Islam mengajarkan kapada semua Muslim untuk saling bertukar salam apabila bertemu atau
bertamu, supaya rasa kasih sayang sesama dapat selalu terpupuk dengan baik.
- Salam lebih baik diucapkan lengkap
- Mengucap salam hukumnya sunat tetapi jawabnya wajib.
- Bila bertamu, tamu lebih dulu mengucap salam, jika dijalan, yang terlebih dahulu adalah yang
berada di atas kendaran kepada pejalan kaki, pejalan kaki kepada yang duduk.
- Salam tidak hanya diucapkan ketika bertemu, tapi juga waktu berpisah
- Jika dalam rombongan, baik yang mengucapkan maupun menjawab boleh hanya seorang dari
anggota rombongan tersebut.
- Rosulullah saw melarang orang islam mengucapkan dan menjawab salam Ahlul Kitab
(Yahudi dan Nasrani), jika mereka mengucap salam, jawablah dengan waalaikum saja.
- Pria boleh mengucapkan salam kepada wanita dan sebaliknya, salam yang di ajarkan islam
adalah salam bernilai tinggi, universal dan tak terikat dengan waktu. Karena mengandung doa
untuk mendapatkan keselamatan rahmat dan berah dari Allah SWT .
2. Berjabat Tangan
Rosulullah saw mengajarkan bahwa untuk lebih menyempurnakan salam dan menguatkan tali
ukhuwah islamiyah, sebaiknya ucapan salam diikuti dengan berjabat tangan, tentu jika
memungkinkan. Jabat tangan haruslah ikhlas.
Dalam berbagai hadis, dijelaskan bahwa seorang pria tidak boleh berjabatan tangan atau
bersalaman dengan wanita yang bukan istri dan bukan pula mahramnya, begitu pula sebaliknya.
Karena itu bersentuhan, dan itulah awal dari sebuah perzinaan.
3. Khalwah
Rosulullah melarang pria dan wanita (muda mudi dan belum nikah dan bukan mahram) ber
khalwah (bertemu pribadi) baik di tempat umum,apalagi tempat sepi. Karena itu bisa menimbulkan
bahaya. Syaitan akan terus mencari peluang walaupun kedua nya sudah berpegang teguh iman
yang kuat. Zina bisa mulai dari berpandangan lalu bersentuhan dan terjadilah.
¬~ ¬--gLg`u·÷©·Ug¢¯
W-OO_7¯4C ;}g`
;eg-@O=¯Ò¡
W-OO¬E¼^4·©4Ò ¯¦÷_E_ÒNO¬· _
Elg¯·O _O·.^eÒ¡ ¯ª+¤O± ¯ Ep)³
-.- lOO)lE= E©)
4pON¬E4¯4C ^@´÷ ¬~4Ò
ge4Lg`u·÷©·Ug¢¯ =};_¬_^¯4C
;}g` O}g-@O=¯Ò¡
=};¬E¼^4·©4Ò O}÷_E_ÒNO¬· ºº4Ò
¬-¯g³¯lNC O}÷_44[C)e ·º)³
4` 4OE_·÷ E_u4g` W
4×^¯)O;×4O^¯4Ò O}g-@O÷©¬C·±
_OÞ>4N O}jgj±ON1N_ W ºº4Ò
¬-¯g³¯lNC O}÷_44[C)e ·º)³
·;)_g·¯ON¬+lg¯ uÒÒ¡
·;)_j*.4-47 uÒÒ¡
g7.4-47 ·;)_g-·¯ON¬+
uÒÒ¡ ·;)_j*.E4¯Ò¡ uÒÒ¡
g7.E4¯Ò¡ ·;)_g-·¯ON¬+
uÒÒ¡ O})_g^4Ou=)³ uÒÒ¡
×/j_4 ·;)_g^4Ou=)³ uÒÒ¡
×/j_4 O})_g>4OE=Ò¡ uÒÒ¡
O})_j*.=O)e uÒÒ¡ 4`
;e·¯ÞU4` O}÷_NLE©uCÒ¡ jÒÒ¡
¬--g¬)l+¯- )O¯OEN
Oj¯Òq¡ gO4¯Oe"- =}g`
´·~E}@´O¯- jÒÒ¡
÷^¼g]C¯- ¬-¯g~-.- ¯¦·¯
W-ÒNOE_;¬4C _OÞ>4N gª4O¯O4N
g7.=Og)4¯- W ºº4Ò
4×^¯)O;×EC O})_)UN_¯OÒ)
=ªÞUu¬NOg¯ 4` 4×-g¼^C7© }g`
O})_g4[C)e _ W-EO+O¬>4Ò
OÞ¯)³ *.- ¬1g··- 4OGCÒ¡
¬]ONLg`u·÷©^¯- u7¯+UE¬·¯
¬]O÷·)U^¼¬> ^@¯÷
30. Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya,
dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, Sesungguhnya
Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat".
31. Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan
kemaluannya, dan janganlah mereka Menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak
dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah
Menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami
mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-
laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan
mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan
laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti
tentang aurat wanita. dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang
mereka sembunyikan. dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, Hai orang-orang yang
beriman supaya kamu beruntung.
(An Nur 30-31)

“Maka hatihatilah teman, jangan main main, jangan ambil resiko, kita main aman saja, jangan
kecawakan orang tua, ingat mereka susah payah buat kalian”
Keep smile !

E. Ukhuwah Islamiyah
Adalah sebuah istilah yang menunjukkan persaudaraan antara sesama Muslim seluruh dunia tanpa
melihat perbedaan warna kulit, bahasa, suku, bangsa, dan kewarganegaraan. Yang merangkai
persaudaraan mereka adalah kesamaan keyakinan kepada Allah SWT dan Rosul Nya.
E©^^)³ 4pONLg`u·÷©^¯- ¬E4Ou=)³
W-O÷·)U;Ò·· 4×u-4 ¯7¯uC4OE=Ò¡ _
W-O¬³E>-4Ò -.- u7¯+UE¬·¯
4pO+·EO¯O¬> ^¯´÷
10. orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan)
antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat. (Al Hujurat
10)

Menegakkan dan membina Ukhuwah Islamiyah
Perlu 4 tiang
1. Ta‟aruf
Saling kenal mengenal, tidak hanya fisik atau biodata ringkas belaka, tapi lebih jauh lagi juga
taaruf latar belakang pendidikan budaya, keagamaan, pemikiran, ide-ide,cita-cita, dan taaruf
problem kehidupan yang dihadapi.
2. Tafahum
Saling memahami kelebihan dan kekurangan, kekuatan dan kelemahan masing masing, sehingga
segala macam bentuk kesalahfahaman dapat dihindari.
3. Ta‟awum
Saling tolong menolong. Yang kuat menolong yang lemah, yang mempunyai kelebihan menolong
yang kekurangan.
4. Takaful
Saling memberikan jaminan, sehingga menimbulkan rasa aman. Tidak ada rasa kekhawatiran dan
kecemasan menghadapi hidup ini karena ada jaminan dari sesama saudara untuk memberikan
pertolongan.
Jangan ukhuwah islamiyah hanya tinggal teori atau menjadi ajaran kosong yang tidak terlihat
dalam kehidupan yang nyata.

Memelihara Ukhuwah Islamiyah
Setiap muslim harus dapat menjauhi segala sikap dan perbuatan yang dapat merusak dan
merenggangkan ukhuwah tersebut. Sesudah menyatakan bahwa semua umat islam adalah
bersaudara, Allah SWT melarang orang orang yang beriman untuk melakukan beberapa hal yang
dapat merusak dan merenggangkan ukhuwah islamiyah.
Og¬³Ò^4C 4ׯg~-.-
W-ONL4`-47 ºº ¯OEC¯OEC ¬¯¯O·~
}g)` `¬¯O·~ -/=O4N pÒ¡
W-O+^O7¯4C -LO¯OE= ¯ª×gu+g)`
ºº4Ò E7.=O)e }g)` ·7.=O)Oe
-/=O4N pÒ¡ O}7¯4C -LO¯OE=
O}×gu+g)` W ºº4Ò W-¼Ò+Og©·U·>
¯7¯=O¬¼^Ò¡ ºº4Ò
W-Ò+O44L·>
´U·³^¯·) W "·^-)
N®;-]º- 7-OOO¬¼^¯-
E³u¬4 ^}E©Ce"- _ }4`4Ò
¯ª-¯ ¯U+-4C Elj·^·¯Òq·· Nª¬-
4pO+·j·-¬¯- ^¯¯÷
11. Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan
yang lain, boleh Jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. dan jangan pula sekumpulan
perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh Jadi yang direndahkan itu lebih baik. dan
janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung
ejekan. seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan Barangsiapa
yang tidak bertobat, Maka mereka Itulah orang-orang yang zalim.
(Al Hujurat 11)

Og¬³Ò^4C 4ׯg~-.-
W-ONL4`-47 W-O+lg[4-;_-
-LOOg1E =}g)` ^-}-¬¯-
·])³ 4*u¬4 ^-}-¬¯- _¦^¦)³
W ºº4Ò W-OOOOOO_Ò` ºº4Ò U4-^¯4C
ª7¯¬_u¬+ ¯_u¬4 _
OUg47©Ò¡ ¯¦¬±÷³4ÞÒ¡ pÒ¡
º¬±·4C =ª¯··¯ gO1´=Ò¡ 6-^14`
+ÞO÷©+u-@O·¯·· _
W-O¬³E>-4Ò -.- _ Ep)³
-.- _·-·O·> ¬®7gO·O ^¯g÷
12. Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena
sebagian dari purba-sangka itu dosa. dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah
menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging
saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan bertakwalah
kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. (Al Hujarat 12)

Ada enam sikap dan perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT dalam dua ayat, yaitu
1. Memperolok olokan orang lain
2. Mencaci aki dengan kata2 yang menyakitkan
3. Memanggil orang lain dengan gelar yang tidak disukai
4. Berburuk sangka
5. Mencari cari kesalahan orang lain
6. Bergunjing
Demikianlah, mudah mudahan kita dapat menjaga diri dari sikap dan perbuatan yang dapat merusak
ukhuwah islamiyah diatas.